Nama : Agry Widya Pradipta NRP : A24080070

Tanggal Praktikum: 19 Mei 2010 Bahan Tanaman : Kacang Panjang (Vigna sinensis) Nama Asisten: 1.Yan Maulana/G34061251 2.Garmita Febriani/G34061546

Mayor: Agronomi & Hortikultura Kelompok : 5

Inisiasi Akar

Tujuan Merangsang pembentukan akar pada stek batang kacang panjang dengan auksin. Pendahuluan Proses pertumbuhan akar adventif terdiri atas tiga bagian difresiasi sel yang diikuti dengan terbentuknya sel-sel meristem (inisiasi akar), diffrensiasi sel-sel meristem tadi sampau terbentuk priomordia akar dan munculnya akar-akar baru ( Ashari,1995 ). Dalam hubungannya dengan pertumbuhan akar, Luckwil (1956) telah melakukan suatu eksperimen dengan menggunakan zat kimia NAA (Naphthalene acetic acid), IAA (Indole acetid acid) dan IAN (Indole-3-acetonitrile) yang ditreatment pada kecambah kacang. Dari hasil eksperimennya diperoleh petunjuk bahwa ketiga jenis auksin ini mendorong pertumbuhan primordia akar. (Hartman 1975). Tipe-tipe dari sistem perakaran memiliki jenis dan perbedaan pada tanaman. Namun secara garis besar ada dua tipe sistem perakaran yaitu primary root system dan adventitious root system ( Cronguist, 1982 ). Pemebentukan akar dipengaruhi oleh adanya auksin. Auksin pada akar lebih cepat dibandingkan dengan batang, tetapi konsentrasi auksin distimulasi untuk batang dapat menghambat pertumbuhan akar ( Witham and Devlin, 2002 ). Keberhasilan perbanyakan tanaman hanya ditentukan oleh langkah-langkah yang tepat dalam melaksanakan metode pembiakan. Faktor terpenting yang harus mendapat perhatian adalah ketersediaan air, suhu udara, suhu media, cahaya dan ketersediaan unsur hara essensial bagi tanaman ( Lakitan, 1995 ). Peranan daun pada stek cukup besar, karena daun melakukan proses assimilasi dan hasil assimilasi tentu dapat mempercepat pertumbuhan akar. Tetapi dalam jumlah

Maka dari itu daun pada stek yang diikutkan satu atau dua saja atau lebih aman dihilangkan sama sekali( Wudianto. tidak diamat i 0.00 Pembahasan Perlakuan Destilata (kontrol) Hoagland+hara mikro Hoagland+0.. Data inisisasi akar Lab Bio3.675 0.375 0. 13.4 Lupa.1m g IAA/l Hoagland+1. kehadiran biji atau suatu sumber eksogen auksin diperlukan untuk pertumbuhan buah.8 .483 0. namun permulaan pertumbuhan akar baru digalakkan pada jaringan kalus yang terbentuk pada stek.00-16.daun yang terlalu banyak akan menghambat pertumbuhan akar stek. oleh karena penguapan yang cukup besar.0mg IAA/l Jumlah baris akar lateral 4 4 3 3 Jumlah akar lateral(panjan g ≥ 1mm) 4 4 3 1 Jumlah primordia akar(panjang ≤ 1mm) 0 0 0 2 Panjang rata-rata akar (cm) 1.48 2. tidak diamat i Jumla h primo rdia akar Panjan g ratarata akar (cm) 3.1mg IAA/l Hoagland+1. Secara normal.0m g IAA/l Tabel 2 . seperti epinasti (kelainan bentuk daun yang disebabkan oleh pertumbuhan yang tidak sama urat daun bagian ujung dan pangkalnya). Auksin mengatur proses di dalam tubuh tanaman dalam morfogenesis. Konsentrasi auksin yang berlebihan menyebabkan ketidaknormalan. Auksin menunda absisi daun dan buah. misalnya buah strawberry tumbuh tanpa biji bila diberi perlakuan dengan asam naftalenasetat (NAA) atau dengan pilokram.Data Inisiasi akar kelompok 5 Jumla h baris akar latera l Lupa. Rabu. 1999 . Misalnya kuncup lateral dan pertumbuhan akar dihambat oleh auksin.6 0. Auksin juga efektif dalam mencegah berkecambahnya umbi yang disimpan (Gardner et al 1991). Hasil Pengamatan Tabel 1. Auksin merangsang partenokarpi (buah tanpa biji) pada buah .1 Perlakuan Jumlah akar lateral 6 6 5 8 Destilata (kontrol) Hoagland+hara mikro Hoagland+0.

serta panjang akar lateral sepajang 3. Diperoleh data dengan rincian panjang akar lateral rata-rata 2. Gardner.Hasil dari pengamatan yang telah dilakukan. Hortikultura Aspek Budidaya. Hasil yang berikutnya yaitu pada media yang berisi larutan Hoagland + 0.. Cronguist. . diantaranya mungkin IAA yang di gunakan sudah rusak karena terkena cahaya matahari langsung Kesimpulan Pembentukan akar pada stek batang dapat dirangsang dengan auksin. New York.1 IAA dan Hoagland+hara mikro. serta jumlah akar lateral sebanyak 5 buah. Di luar dari faktor lingkungan.6 cm. Sedangkan pada larutan Hoagland+0.1 mg IAA/I yang menghasilkan panjang ratarata akar lateral 0. diketahui bahwa perlakuan pada media air destilata dihasilkan jumlah akar lateral sebanyak 6. seharusnya menunjukkan pertumbuhan akar yang lebih baik dari kontrol karena jumlah hara yang diperlukannya tercukupi dengan baik. Jakarta: Universitas Indonesia Press. Basic Botany Third Edition. 1982.48 cm. Franklin P. Daftar Pustaka Ashari. tidak maksimumnya pertumbuhan akar lateral pada perlakuan dengan Hoagland tanpa IAA tersebut mungkin disebabkan karena faktor internal tanaman tersebut.. Untuk jumlah primordia dan baris akar lupa tidak di amati jadi digunakan data kelompok hari rabu sebagai acuan.4 cm. 1995. Pada perlakuan dengan Hoagland didapat hasil jumlah akar lateral yaitu 6 dengan rata-rata panjag akar lateral 0. jumlah baris akar lateral 3. Akan tetapi hanya pada larutan hoagland+1.0 mg IAA/I.Tidak samanya hasil dengan literatur daat disebabkan oleh beberapa faktor. Akan tetapi pada konsentrasi tertentu auksin juga bersifat menghambat perpanjangan sehingga akar pada larutan yang mengandug IAA akan lebih pendek daripada tanpa IAA. Fisiologi Tanaman Budidaya. Pada perlakuan dengan Hoagland+hara mikro tanpa IAA. 1991. Hal ini dapat terlihat pada kedua tabel. S. A. Karena dari kedua data yang diperoleh kontrol memiliki jumlah dan panjang akar yang lebih banyak dan panjang dari pada perlakuan dengan menggunakan Hoagland+0.0 IAA ataupun hara mikro.1 IAA jumlah akar lateral lebih banyak dari pada kontrol tapi akarnya lebih pendek dari pada kontrol. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pada perlakuan kontrol jumlah akar lateral lebih banyak dan lebih panjang di bandingkan perlakuan Hoagland+0.1 IAA/1. Jakarta. Dari hasil penamatan tidak menunjukkan adanya peranan yang signifikan dari auksin dalam pembentukan akar lateral. Sedangkan untuk larutan Hoagland + 1. Harper & Row Publisher. UI Press.1 cm dan julah akar lateral sebanyak 8 buah.0 IAA yang menghasilkan primordia akar.

R. geotropisme. Plant propagation. Cangkok dan Okulasi. 1975. Pada penambahan IAA dapat menghambat laju pertumbuhan dari akar lateral. Penambahan hormon auksin dengan konsentrasi tertentu dapat menghambat pemanjangan akar lateral pula. New Delhi. 4. CBS Publisher & Distributors. phototropisme. 1995. London : Prentice Hall International Inc.mengatur pengembangan sel ataupun jaringan. Penebar Swadaya. H. PT Raja Grafindo. Plant Physiology Fourth Edition. Hartman. B.. 1999. F. mencegah absisi dan senescence . 2. karena pada konsentrasi tersebut terbentuk akar lateral dan primordia serta memiliki memiliki akar yang cukup panjang . perkecambahan pucuk apikal dan menstimulus pembelahan sel dalam inisisasi pembentukan akar adventif serta pembelahan sel kambium pada batang . Kester. E. Jawaban pertanyaan 1. Berdasarkan kedua tael di atas Konsentrasi auksin 1. jumlah akar lateral dan primordial akar lateral sehingga perlakuan 1 dan 2 dapat dibedakan. Auksin memiliki banyak kegunaan praktis di lapang. Wudianto. cara membedakanya yaitu dengan mengamati laju tumbuh dari akar lateral.0 mg/l terlihat efektif untuk menginisiasi akar. Antara lain: untuk perbesaran sel.Lakitan. T. Hortikultura Teori. Witham.. peningkatan volume buah.M. 3. Membuat Stek. R. Jakarta..H and Devlin. Jakarta. buah partenokarpi. jumlah akar lateral dan primordial akar lateral yang tumbuh. Pengaruh dari pemberian hormon auksin pada percobaan kali ini yaitu merangsang pertumbuhan dan inisiasi akar lateral dan perpanjangan akar lateral pada konsentrasi tertentu. dan D. Budidaya dan Pascapanen. 2002.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful