Doa setelah berwudu ´asyhadu allaa ilaaha illalloohu wahdahu laa syariikalahu wa asyhadu anna Muhammadan µabduhu wa Rosuuluh

, Alloohummaj¶alni minat tawwabiina waj¶alnii minal mutathohhiriin´ Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah selain Allah semata; yang tidak ada sekutu baginya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya, Ya Allah jadikan aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikan aku termasuk orang-orang yang suka mensucikan diri A. DOA MANDI JUNUB / JANABAT ³Nawaitu ghuslal li rof¶il hadatsil akbari minal janabati µan jami¶il badani fardhan lillahi ta¶ala.´ Saya berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari semua badan setelah junub, yang merupakan kewajiban hanya karena Allah semata. B. DOA MANDI SUCI MENSTRUASI ³Nawaitu ghuslal li rof¶il hadatsil akbari minal haidi µan jami¶il badani fardhan lillahi ta¶ala´ Saya berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari semua badan saya setelah menstruasi, yang merupakan kewajiban hanya karena Allah semata. C. DOA SETELAH BERSIH NIFAS ³Nawaitu ghuslal li rof¶il hadatsil akbari minan nifasi µan jami¶il badani fardhan lillahi ta¶ala´ Saya berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari semua badan saya setelah nifas, yang merupakan kewajiban hanya karena Allah semata. D. DOA MANDI SETELAH MELAHIRKAN ³Nawaitu ghuslal li rof¶il hadatsil akbari minal wiladati µan jami¶il badani fardhan lillahi ta¶ala´ Saya berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari semua badan saya setelah melahirkan, yang merupakan kewajiban hanya karena Allah semata´

Rukun Mandi Wajib
Rukun Mandi ada tiga perkara meliputi
y y y

Niat dengan tujuan membezakan ibadat dan adat. Niat ini sekadar dilafazkan di dalam hati dan tidak perlu dilafazkan secara zahir (secara lisan) Menghilangkan kotoran dan najis pada badan. Meratakan air ke seluruh anggota badan yang zahir termasuk segala lipatan-lipatan badan. (Sayyid Sabiq, Fiqh Sunnah)

Cara Mandi Wajib

Al Bukhari dan Muslim) Cara mandi wajib yang paling baik adalah mengikut cara yang diriwayatkan oleh Imam AtTirmizi. berdasarkan hadits berikut: . Setelah itu beliau guyur seluruh badannya. Kaki dibasuh selepas mandi nanti. 5. 6. beliau tuangkan ke atas kepalanya sebanyak 3 kali tuangan. 9. maka dia mengambil (air) dengan kedua telapak tangannya tiga kali lalu menyiramkannya di atas kepalanya.. dan tidak sah jika menggunakan air yang bukannya air mutlak. ketiak. Berdasarkan hadis dari Aisyah ra. Membasuh kepala berserta dengan telinga sebanyak 3 kali dengan 3 kali menimba air. Membasuh tangan sebanyak 3 kali. Membasuh kaki. kemudian dia mengambil air dengan satu tangannya lalu menyiramkannya ke bagian tubuh kanan dan dengan tangannya yang lain ke bagian tubuh yang kiri. beliau berkata: ³Kami ( istri-istri Nabi) apabila salah seorang diantara kami junub.Mandi wajib hendaklah dikerjakan menggunakan menggunakan air mutlak iaitu air yang suci lagi menyucikan. TATA CARA MANDI JUNUB BAGI WANITA Dari µAisyah Radhiyallahu µAnha. Hingga beliau menganggap telah cukup. Lalu beliau mengambil air dan memasukkan jari-jemarinya ke pangkal rambut. jika Rasulullah SAW hendak mandi janabah (junub). Kemudian beliau basuh kedua kakinya´ (HR. 2. 1. Menjirus air ke seluruh bahagian badan di sebelah lambung kanan dari atas sampai ke bawah. 4. 8. beliau membasuh kedua tangannya. Membasuh keseluruhan rambut di kepala. lutut dan lain-lain supaya terkena air. 10. 3.´ (Hadits Shahih riwayat Bukhari: 277 dan Abu Dawud: 253) Seorang wanita tidak wajib menguraikan (melepaskan) jalinan rambutnya ketika mandi karena junub. Menjirus lambung kiri dari atas sampai ke bawah. Membaca bismillah sambil berniat untuk mengangkat hadas besar . Lantas berwuduk sebagaimana berwuduk untuk solat. 7. Cara mandi wajib paling afdal sekiranya mengikut sunnah Rasulullah SAW. ³Dahulu. Mengambil wuduk sebagaimana biasa kecuali kaki. Kemudian menuangkan air dari tangan kanan ke tangan kirinya lalu membasuh kemaluannya. Menggosok bahagian-bahagian yang sulit seperti pusat. Membasuh alat kelamin dari kotoran dan najis.

2.´ (Hadits Shahih riwayat Muslim. c. kemudian engkau bersuci. Menurut Mazhab ini bahkan bacaan tahmid. rukun khutbah menurut mazhab ini adalah satu hal. Mazhab Maliki. sudah cukup untuk menggugurkan kewajiban khutbah. Mazhab Hanafi. cukup bagimu menuangkan air ke atas kepalamu tiga kali kemudian engkau mengguyurkan air ke badanmu. 3. Menyiramkan air ke atas kepalanya tiga kali. ahmadullah. 5. Tirmidzi:1/176. Adapun Mazhab-mazhab lainnya adalah sebagai berikut: 1. atau athi'ullah. atau tahlil. satu dan dua. Bacaan "alhamdulillah" dalam setiap khutbah. tidak harus bahasa Arab.Dari Ummu Salamah Radhiyallahu µAnha berkata: : Aku (Ummu Salamah) berkata: ³Wahai Rasulullah. 7. rukun khutbah menurut mazhab ini ada empat hal. aku menguatkan jalinan rambutku. Seorang wanita mengambil airnya. 2. Mazhab Hanbali. B. Memuji kepada Allah (Dengan membaca: "al-hamdulillah. Rukun Khutbah 1. Berwasiat untuk melakukan ketakwaan dalam setiap khutbah (pesannya: "ittaqullah. yaitu ungkapan yang memuat kabar gembira (dengan janji-janji pahala dari Tuhan) atau peringatan (bagi orang-orang yang suka melanggar aturan Tuhan). Abu Dawud: 251. hadits: 105 dan dia berkata: ³Hadits Hasan shahih. dan atau semacamnya") 3. 6. Doa untuk kebaikan dan ampunan bagi orang-orang beriman pada khutbah kedua. Menurut mazhab ini. b. Membaca satu . 4. 3. atau. 5. semua rukun tersebut harus disampaikan dalam bahasa Arab. Mengambil secarik kain atau kapas(atau semisalnya) lalu diberi minyak wangi kasturi atau semisalnya kemudian mengusap bekas darah (farji) dengannya. maka apakah aku harus menguraikannya untuk mandi karena junub?´ Beliau bersabda: ³Tidak. Menggosok-gosok kepalanya sehingga air sampai pada pangkal rambutnya. an-Nasaai: 1/131. rukun khutbah adalah satu hal. 2. Tidak wajib membuka jalinan rambut ketika mandi. kemudian berwudhu dan membaguskan wudhu¶nya (dimulai dengan bagian yang kanan). aku adalah seorang wanita. baik panjang maupun pendek. Membaca satu atau sebagian ayat al-Qur`an. atau hamdan lillah. Mengguyurkan air ke badan dimulai dengan bagian yang kanan kemudian bagian yang kiri. yaitu: a. satu dan dua (salawatnya: "Allahumma sholli 'ala Muhammad. Jika tidak ada yang mampu menggunakan bahasa Arab maka kewajiban salat Jum'at gugur untuk dilaksanakan. adapun pesan-pesan lain yang tidak termasuk rukun bisa disampaikan dengan bahasa yang dipahami oleh jamaah. atau ushikum bitaqwallah. Salawat atas Nabi Muhammad. dan sesamanya") dalam setiap khutbah pertama dan kedua. Menyiramkan air ke badannya. Mazhab ini berpendapat bahwa keseluruhan khutbah harus disampaikan dalam bahasa Arab. Mazhab ini berpendapat bahwa khutbah bisa disampaikan dalam bahasa apa saja.´ Ibnu Majah: 603) Ringkasan tentang mandi junub bagi wanita adalah: 1. Rukun di atas adalah rukun khutbah dalam Mazhab Syafi'i. yaitu dzikir secara mutlak. atau tasbih. dan atau semisalnya") 4. Membaca salawat untuk Nabi Muhammad saw dalam setiap khutbah.

Salam. Wa 'l-Lah-u a'lam. Dalam hadist lain dikatakan "Kalau kalian lupa. Khutbah dilakukan sebelum salat Jum'at 2. atau .atau sebagian ayat al-Qur'an. 40 orang. atau ragu-ragu dalam jumlah rakaat shalat. bersabda "Kalau kalian ragu dalam salat.w. karena berjamaah harus mengikuti imam. Para ulama berbeda pendapat mengenai tempat sujud syahwi. 4. Ashab Sunan). Demikian.R. maka ambil yang engkau yakini. maka bersujudlah". . Niat 3. dan setelah salam bila disebabkan oleh kelebihan dalam menjalankan amalan salat. namun dalam berjamaah ma'mum tidak boleh melakukan sujud sahwi bila imam tidak melakukannya.a. Syafi'ie mengatakan sujud syahwi dilakukan sebelum (menjelang) salam setelah membaca tasyahud. Sujud syahwi dilakukan baik dalam salat berjamaah maupun sendiri. 5. Wasiat untuk melakukan ketakwaan. dan sempurnakanlah. Salat Jum'at segera dilakukan begitu khutbah usai. maka hendaknya ia bersujud dua kali". Sujud syahwi adalah sujud yang dilakukan karena lalai dalam menjalankan salah satu tindakan shalat. Hanbali mengatakan boleh memilih mana yang disukai antara sebelum dan sesudah salam. Bagi yang tak bisa berbahasa Arab maka menggunakan bahasa yang dimampui. 6. rincian syarat dan rukun khutbah menurut mazhab-mazhab besar yang banyak berlaku. Syarat Khutbah 1. Mazhab ini juga berpendapat bahwa khutbah harus disampaikan dalam bahasa Arab bagi yang mampu. Hanafi mengatakan setelah salam pertama kemudian dilanjutkan dengan membaca tasyahud lagi baru setelah itu melakukan salam dua kali. Cara melakukan sujud syahwi adalah seperti sujud biasa. Shocheh Ha. tidak boleh diselingi dengan hal-hal yang tidak ada sangkut pautnya dengan pelaksanaan salat Jum'at. Yang membedakan hanya waktu penyampaiannya. Antara khutbah satu dan khutbah dua dilakukan dalam satu waktu. Riwayat Muslim mengatakan "Kalau seseorang menambahkan sesuatu atau mengurangi sesuatu dalam shalatnya. . d. dua kali. Memang hampir tidak ada perbedaan antara khutbah dengan ceramah yang biasa dilakukan para dai. namun yang lebih utama adalah sebelum salam. minimal sejumlah orang yang wajib dipenuhi sebagai syarat sahnya salat Jum'at. Demikian. misalnya lupa melakukan tasyahud awal. semoga membantu. Maliki mengatakan sujud syahwi dilakukan sebelum salam bila disebabkan karena kekurangan dalam melaksanakan amalan shalat. (antara keduanya tidak boleh dipisahkan dengan salat Jum'at ). Dalam sebuah hadist Rasulullah s. khusus untuk ayat al-Qur`an tidak boleh digantikan dengan bahasa lain. Disampaikan dengan suara yang bisa didengar oleh jamaah. kemudian lanjutkan sampai salam lalu bersujudlah dua kali" (riwayat Ibnu Mas'ud H. Disampaikan dengan bahasa yang bisa dipaham oleh Jamaah.

Sujud ini disyariatkan sebagaimana disebutkan dalam hadits Abu Bakrah radhiallahu µanhu ³ ³Bahwasanya Nabi shalalahu a¶alihi wasallam apabila mendapatkan hal yang menyenangkan atau diberitakan kabar gembira kepadanya. Muttafaq Alaihi). Hukum sujud syahwi sunat menurut mayoritas ulama dan wajib menurut pendapat Hanafi. Rasulullah SAW pun telah bersabda dalam haditsnya yang masyhur : Dari Ibnu Umar ra bahwa Rasulullah SAW bersabda. Rukun Shalat Jenazah Shalat jenazah itu terdiri dari 8 rukun.â¼ (HR. Syeikh Utsaimin mengatakan: Cara sujud syukur adalah seperti melakukan sujud tilawah diluar sholat. Ibnu Majah No 1384) Adapun caranya. Al-Bayyinah : 5). beliau melakukan sujud syukur kepada Allah ta¶ala´ (HR. Bacaan sujud syahwi adalah "subhaana man laa yanaamu walaa yashuu". dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat.â¼ Sesungguhnya setiap amal itu tergantung niatnya. 1. .(QS.Semua pendapat mempunyai landasan hadist yang kuat. Berdiri Bila Mampu Shalat jenazah tidak sah bila dilakukan sambil duduk atau di atas kendaraan (hewan tunggangan) selama seseorang mampu untuk berdiri dan tidak ada uzurnya. Niat itu adanya di dalam hati dan intinya adalah tekad serta menyengaja di dalam hati bahwa kita akan melakukan shalat tertentu saat ini. Dan niatnya adalah untuk melakukan ibadah kepada Allah SWT. Niat Shalat jenazah sebagaimana shalat dan ibadah lainnya tidak dianggap sah kalau tidak diniatkan. dan yang demikian itulah agama yang lurus. Sebagian ulama memandang harus dilakukan dalam keadaan wudhu dan dengan bertakbir sekali lalu sujud dengan menghadap qiblat kemudian berdoa seperti doa sujud biasa. Sujud syukur adalah sujud yang dilakukan seseoranga karena ia mendapat kenikmatan atau terbebas dari bencana dan malapetaka. Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta⼌atan kepada-Nya dalam agama yang lurus . 2. Setiap orang mendapatkan sesuai niatnya.

(HR. Membaca Surat Al-Fatihah 5. Membaca Shalawat kepada Rasulullah SAW 6. sms-ku kemarin tidak lengkap doanya⼦ini yg lengkapnya⼦) 8. Doa Untuk Jenazah Dalilnya adalah sabda Rasulullah SAW : Bila kalian menyalati jenazah. wa wassi⼌ madkhalahu. Namun begitu mendengar berita kerasulan Muhammad SAW. wa⼌aafihi wa⼌fu â¼×anhu. Diantara lafaznya yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW antara lain : Allahummaghfir lahu warhamhu. 4. Salam Jadi secara urutannya adalah sebagai berikut : 1. Takbir ** Membaca Doa : Allahumma Laa Tahrimnaa Ajrahu Mengucap Salam . (HR. Takbir 4 kali Aturan ini didapat dari hadits Jabir yang menceritakan bagaimana bentuk shalat Nabi ketika menyolatkan jenazah. . beliau akhirnya menyatakan diri masuk Islam. Ada juga artikel lain yg menuliskan: Allahummaghfir lahu warhamhu. Takbiratul Ihram seperti biasa **Membaca Al-Fatihah 2. Takbir ** Membaca Shalawat kepada Nabi SAW : Allahumma Shalli â¼×Alaa Muhamad? 3. Dari Jabi ra bahwa Rasulullah SAW menyolatkan jenazah Raja Najasyi (shalat ghaib) dan beliau takbir 4 kali. waghsilhu bil-ma⼌i watstsalji wal-baradi. Bukhari : 1245. 7. Doa Setelah Takbir Keempat Misalnya doa yang berbunyi : Allahumma Laa Tahrimna Ajrahu wa laa taftinnaa ba⼌dahu waghfirlana wa lahu (maaf pren.3. maka murnikanlah doa untuknya. wa akrim nuzulahu. . wa⼌aafihi wa⼌fu â¼×anhu. Abu Daud : 3199 dan Ibnu Majah : 1947). Takbir ** Membaca Doa : Allahummaghfir lahu war-hamhu . 4. Muslim 952 dan Ahmad 3:355) Najasyi dikabarkan masuk Islam setelah sebelumnya seorang pemeluk nasrani yang taat.

shalat dzuhur dan Ashar dikerjakan pada waktu Dzuhur atau pada waktu Ashar.Shalat Jamak adalah : Shalat yang digabungkan. Shalat Maghrib dan Isya¶ dilaksanakan pada waktu Maghrib atau pada waktu Isya¶. Apabila turun hujan lebat c. Shalat Jamak ini boleh dilaksankan karena bebrapa alasan (halangan) berikut ini: a. iqomat atau sesuatu keperluan yang sangat penting . Mengenai jarak perjalanan yang menyebabkan musafir diperbolehkan mengqoshar shalat para ulama memang berbeda pendapat. sidang pembaca. Sedangkan menurut Imam Hanafi. Karena sakit dan takut d. Misalnya. Jarak yang ditempuh cukup jauh. Menurut Imam Syafi¶i dan Imam Malik beserta pengikut keduanya. baru disusul shalat kedua c. y Shalat jamak dapat dilaksanakan dengan 2 (dua) cara: 1. Misalnya shalat Dzuhur dan Ashar dilaksanakan pada waktu Dzuhur atau shalat Maghrib dan Isya¶ dilaksanakan pada waktu Maghrib. Syarat syah Jamak Taqdim ialah: y a. Jamak Taqdim (Jamak yang didahulukan) yaitu menjamak 2 (dua) shalat dan melaksanakannya pada waktu shalat yang pertama. yaitu 16 (enam belas) Farsah. Mendahulukan shalat pertama. yaitu mengumpulkan dua shalat fardhu yang dilaksanakan dalam satu waktu. Saudaraku. batas minimal jarak bepergian (safar) untuk dapat mengqoshar shalat adalah 2 (dua) marhalah (48 mil) yaitu 16 Farsah atau 138 km. Sedangkan Subuh tetap pada waktunya dan tidak boleh digabungkan dengan shalat lain. kecuali duduk. Ala al Madzhabhib al Arba¶ah) Tetapi sebagian ulama lagi berpendapat bahwa jarak perjalanan (musafir) itu sekurang-kurangnya dua hari perjalanan kaki atau dua marhalah. Berurutan. yakni 81 km (Begitulah yang disepakati oleh sebagian Imam Madzhab sebagaimana disebutkan dalam kitab AL-Fikih. Berniat menjamak shalat kedua pada shalat pertama b. artinya tidak diselingi dengan perbuatan atau perkataan lain. Dalam perjalanan yang bukan untuk maksiat b. mengqoshar shalat baru boleh dilakukan apabila jarak perjalanan yang ditempuh mencapai 3 (tiga) marhalah (72 mil) yaitu 24 Farsah atau 207 km. sama dengan 138 (seratus tiga puluh delapan) km.

Berurutan. Masih dalam perjalanan. beliau kumpulkan antara Dzuhur dan Ashar dan apabila beliau ta¶khirkan shalat Ashar. Adapun syarat syah shalah Qashar sama dengan shalat Jamak. artinya tidak diselingi dengan perbuatan atau perkataan lain. y Perhatikan Hadist Nabi SAW : y ´Rasulullah SAW tidak bepergian. Jamak Ta¶khir (jamak yang diakhirkan). shalat Dzuhur dan Ashar dilaksanakan pada waktu Ashar atau shalat Maghrib dan shalat Isya¶ dilaksanakan pada waktu shalat Isya¶ y Syarat Syah Jamak Ta¶khir ialah: a. melainkan mengerjakan shalat dua raka¶at saja sehingga beliau kembali dari perjalanannya dan bahwasanya beliau telah bermukim di Mekkah di masa Fathul Mekkah selama delapan belas malam. kecuali duduk.´ b. Harus memahami cara melakukan 4. Dalam shalat Maghrib begitu juga. apabila telah tergelincir matahari sebelum beliau berangkat. Muadz bin Jabal menerangkan bahwasanya Nabi SAW dipeperangan Tabuk. mengqashar shalat hukumnya sunnah. Niat (melafazhkan pada shalat pertama) yaitu : ´Aku ta¶khirkan shalat Dzuhurku diwaktu Ashar. yaitu menjamak 2 (dua) shalat dan melaksanakannya pada waktu shalat yang kedua. Sebagaimana menjamak shalat. hanya ditambah : 1. iqomat atau sesuatu keperluan yang sangat penting. Tidak makmum kepada orang yang shalat sempurna 3. Dan ini merupakan rushah (keringanan) dari Allah SWT bagi orang-orang yang memenuhi persyaratan tertentu. bila sudah sampai dirumah harus dikerjakan sempurna walaupun tetap jamak. Shalatnya yang 4 (empat) rakaat 2. Dalam Jamak ta¶khir tidak disyaratkan mendahulukan shalat pertama atau shalat kedua. Sedangkan shalat Qashar ialah: Shalat yang dipendekkan. beliau mengerjakan . Misalnya. jika terbenam matahari sebelum berangkat. yaitu shalat fardhu yang 4 (empat) rakat (Dzuhur. Ashar dan Isya¶) dijadikan 2 (dua) rakaat.2. Nabi SAW mengumpulkan Maghrib dengan Isya¶ jika beliau berangkat sebelum terbenam matahari beliau ta¶khirkan Maghrib sehingga beliau singgah (berhenti) untuk Isya¶ kemudian beliau menjamakkan antara keduanya. masing-masing dilaksanakan tetap pada waktunya. Misalnya shalat Dzuhur dan Ashar boleh mendahulukan Ashar baru Dzuhur atau sebaliknya.

setelah itu mengerjakan shalat Ashar dua rakaat... Jika hendak melakukan Jamak Qashar. Maksudnya agar manusia itu tidak meninggalkan shalat fardhu walau dalam keadaan bagaimanapun. kami adalah orang ± orang yang dalam perjalanan. Qashar.´ (QS. didalam safar (perjalanan) dua rakaat dan didalam khauf (keadaan takut/perang) satu rakaat. Abu Daud dan Turmudzi) Shalat Jamak Qashar dapat pula dilaksanakan secara taqdim dan ta¶khir. merupakan rushah atau keringanan dari Allah SWT. y Perhatikan Hadist dari Ibnu Umar berikut ini: ´Pernah Rasulullah SAW menjamak Qashar shalat Maghrib dengan shalat Isya¶. setelah selesai Dzuhur iqomah lagi. Saudaraku sesama muslim. Abu Daud) y Sedangkan cara melaksanakan shalat Qashar adalah : 1.´ (HR. beliau laksanakan Maghrib tiga rakat dan Isya¶ dua rakaat dengan satu kali iqomah. Mengerjakan shalat yang empat rakaat dilaksanakan dua rakaat kemudian salam y Firman Allah SWT ´Bila kamu mengadakan perjalanan dimuka bumi.´ (HR. bershalatlah kamu sekalian dua raka¶at lagi. tidaklah kamu berdosa jika kamu memendekkan shalat. bahwa diperbolehkannya seseorang melakukan shalat Jamak. Niat shalat qashar ketika takbiratul ihram. An-Nisa: 101) y Nabi SAW bersabda: ´Dari Ibnu Abbas ra ia berkata: ´Shalat itu difardhukan atau diwajibkan atas lidah Nabimu didalam hadlar (mukim) empat rakaat.shalat dengan para Jama¶ah dua raka¶at kecuali shalat Maghrib. Kemudian bersabda Rasulullah SAW: ´Wahai penduduk mekkah. maupun Jamak Qashar.´ (HR. . 2. umpamanya kita mengumpulkan Ashar dengan Dzuhur yakni kita tarik shalat Ashar kedalam shalat Dzuhur maka hendaklah kita sesudah Adzan dan Iqomah mengerjakan shalat Dzuhur dua rakaat. Sesungguhnya Allah SWT tidak menghendaki kesukaran pada hamba-hamba-Nya. Muslim) y Sementara shalat jamak Qashar adalah: Mengumpulkan dua shalat fardhu dalam satu waktu dan meringkas rakaatnya yang semula empat rakaat menjadi dua rakaat.

Qashar bahkan shalat Jamak Qashar sekaligus setelah memenuhi persyaratan tersebut diatas. 5. 2.´ Allahu Akbar. Shalat Dzuhur jama¶ ta¶khir ´Aku niat shalat fardhu Dzuhur dua rakaat qashar karena Allah. Shalat Maghrib jama¶ taqdim ´Aku niat shalat Maghrib tiga rakaat jama¶ sama Isya¶ fardhu karena Allah.. lantas bagaimana lafazh niat shalat-shalat tersebut? y Berikut ini lafazh niat shalat Qashar dengan Jamak : 1. Shalat Ashar Jama¶ Taqdim ´Aku niat shalat fardhu Ashar dua rakaat qashar karena Allah.´ Allahu Akbar 4. Shalat Ashar jama¶ ta¶khir ´Aku niat shalat fardhu Ashar dua rakaat qashar karena Allah. Shalat Dzuhur Jama¶ Taqdim: ´Aku niat shalat fardhu Dzuhur dua rakaat qashar dengan jama¶ sama Ashar karena Allah´ Allahu Akbar.´ Allahu Akbar.´ Allahu Akbar..y Sesuai Firman-Nya: ´Allah SWT menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.´ Allahu Akbar 3.´(QS. Shalat Isya¶ jama taqdim ´Aku niat shalat Isya dua rakaat qashar fardhu karena Allah. Al-Baqarah: 185) Setelah kita mengetahui seseorang (musafir) boleh mengerjakan shalat Jamak. . 6.

8. Allahu Akbar Walillaahil Hamdu Subhaanallahi. Allaahu Akbar Walillahilhamdu. Allaahu Akbar Kabiiraw Wal-Hamdu Lillaahi Katsiiraw Wa Subhaanallaahi Bukrataw Wa Ashiilaa. Subhanallahi Walhamdulillahi Walaa Ilaaha Illallaahu Wallaahu Akbar Wa Laa Haula Wa Laa Quwwata Illaa Billaahil-µAliyyil-Azhiim Takbir lengkap: Allaahu Akbar. Kamaa Yambaghii Li Jalaali Wajhika Kariim Wa Azhiimi Sulthaanik . Hamday Yuwaafii Ni¶amahu Wa Yukaafii Maziidah. Shadaqa Wa'dahu Wanashara 'Abdahu Wa-A'azzajundahu Wahazamal Ahzaaba Wahdahu. Syahadat (Asyhadu An Laa Ilaaha Illallaah. Shalat Maghrib jama¶ ta¶khir ´Aku niat shalat Maghrib tiga rakaat fardhu karena Allah. Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji¶un 4. Ta¶audz (A¶uudzu Billaahi Minasy-Syaithaanir-Rajiim) 3. Laa Yanamu Wala Yamuttu.´ Allahu Akbar. Subhanal Malikil Maujudi. Shalat Isya jama¶ ta¶khir BACAAN DO'A SESUDAH SHOLAT Bacaan Lima 1. Wa Atuubu Ilaiih.7. Laa Ilaaha Illallaahu Wallaahu Akbar. Subhanal Malikil Hayyil Lazi. 3x Laa Ilaaha Illallaahu Wahdahuu Laa Syariikalahu. Laa Haula Wa Laa Quwwata Illaa Billaahil-µAliyyil-Azhiim 5. Wala Yafuutu Abadan Subhun Qudusun Rabbunaa Wa Rabbul Malaikati Warruuh. Laa Ilaaha Illallaahu Walaa Na'budu Illaa Iyyahu Mukhlishiina Lahuddiinna Walau Karihal Kaafirun. 33x (Astaghfirullaahal-µAzhiim) A¶uudzu Billaahi Minasy-Syaithaanir-Rajiim. 3x Do¶a lengkap sesudah Sholat Syahadat Ta'audz + Al-Fatihah Astaghfirullaahal-µAzhiim. Wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasuulullaah 2. 3x Subhanal Malikil Ma'budi. Wa Lahul-Hamdu Yuhyii Wa Yumiitu Wa Huwa µAlaa Kulli Syai¶in Qadiir. Laa Ilaaha Illallaahu Wallaahu Akbar. 33x Allaahu Akbar. Al-Hamdu Lillaahi Rabbil-µAalamiin. Allaahu Akbar. 33x Laa Ilaaha Illallaahu. Hamdan Na¶iimiin. 33x Istighfar. Lahul Mulku. 3x. Alladzii Laa Ilaaha Illaa Huwal-Hayyul-Qayyuum. Yaa Rabbanaa Lakal-Hamdu. Wa Laa Ka Syukru. Hamdan Syakiiriin. 33x Al-Hamdu Lillahi. Bismillaahir-Rahmaanir-Rahiim. Laa Ilaaha Illallaahu Wahdahu.

Tuhan pemilik seruan yang sempurna ini. Nabi Muhammad dan perkenankanlah permohonannya pada hari kiamat . Artinya: "Ya Allah. dan shalat yang didirikan! Limpahkanlah rahmat dan kedamaian kepada junjungan kami. Kamaa Shallaita 'Alaa Sayyidinaa Ibraahiim Wa 'Alaa Aali Sayyidinaa Ibraahiim.Shalawat lengkap: Allaahumma Shalli µAlaa Sayyidinaa Muhammadiw Wa'alaa Aali Sayyidinaa Muhammadin. SHALLI WASALLIM 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA AATIHII SU'LAHUU YAUMAL QIYAAMAH. Kamaa Baarakta 'Alaa Sayyidinaa Ibraahiim Wa 'Alaa Aali Sayyidinaa Ibraahiim. Fil-'Aalamiina Innaka Hamiidum Majiid Do'a setelah Iqamah ALLAAHUMMARABBA HAADZIHIDDA 'WATITTAAMMAH WASH SHALAATIL QAA'IMAH. Wa Baarik 'Alaa Sayyidinaa Muhammad Wa 'Alaa Aali Sayyidinaa Muhammad.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful