30 Drs. Pristiadi Utomo, M.Pd.

FISIKA KELAS VIII

Drs. Pristiadi Utomo, M.Pd. BAB IV PERPINDAHAN KALOR Pembelajaran ini bertujuan agar Anda dapat :
Menyelidiki perpindahan kalor secara konduksi (untuk zat padat), konveksi (untuk zat cair dan gas), dan radiasi Mengidentifikasi zat yang termasuk konduktor dan isolator kalor Mengaplikasikan konsep perpindahan kalor untuk menyelesaikan masalah fisika sehari-hari misalnya pada termos dan setrika. KONDUKSI

KONVEKSI

Air dalam ketel direbus menjadi mendidih berarti kalor telah berpindah dari kompor ke air. Seekor kucing merasa hangat di depan perapian. Kucing merasakan aliran kalor melalui udara. Pengait besi terasa panas pada ujung lainnya sementara ujung yang satu berada di bara api. Pada BAB ini Kamu akan mempelajari cara-cara fisik energi kalor berpindah yaitu melalui tiga cara konduksi, konveksi, dan radiasi. Cara fisik energi kalor dapat dipindahkan melalui tiga cara yaitu konduksi, konveksi dan radiasi. Konduksi memerlukan medium zat padat untuk mengalirkan kalor, konveksi terjadi pada zat cair maupun gas, tetapi radiasi tidak selalu memerlukan perantara karena melalui gelombang elektromagnetik umumnya radiasi infra merah. Perpindahan kalor, dalam fisika adalah memindahkan energi kalor dari satu bagian ke bagian lain yang berbeda suhunya. Ketiga proses konduksi, konveksi dan radiasi dapat terjadi secara serempak, sebagai contoh pada saat merebus air dalam panci, kalor dipindahkan secara konduksi melalui dinding panci yang berisi air. Kalor dikonveksi air ke seluruh bagian, dan radiasi nyala api ke segala arah.

Drs. Pristiadi Utomo, M.Pd.

dengan satuan watt/m2. Konveksi Istilah konveksi dipakai untuk perpindahan kalor dari satu tempat ke tempat lain akibat perpindahan bahannya sendiri. Jika bahan yang dipanaskan dipaksa bergerak dengan alat peniup atau pompa. Membedakan Perpindahan Kalor Secara Konduksi. Pristiadi Utomo. A. Perpindahan kalor melalui zat padat Bila zat padat sepanjang L kedua ujungnya memiliki suhu t1 dan t2. Bila perubahan suhu tiap ujung zat padat bervariasi secara linier maka konduksi kalor terjadi secara stasioner. dengan satuan joule Daya hantar konduksi P= . prosesnya disebut konveksi paksa.1. dengan t1 > t2 dan luas penampang permukaan penerima kalor sebesar A maka kalor (Heat) yang mengalir sebesar Energi konduksi E= kA∆t t L kA∆t L k∆t L . t1A H A t2 L Gambar 4. Pristiadi Utomo.Pd. M. Konveksi dan Radiasi Konduksi Konduksi adalah satu-satunya cara perpindahan kalor dalam zat padat. Namun jika bahan itu mengalir akibat perbedaan kerapatan massa prosesnya Drs. Jadi perpindahan kalor ini dibawa oleh materi itu sendiri dan materi itu berupa zat cair atau gas yang biasa disebut dengan fluida. dimana dan t adalah waktu berlangsungnya konduksi.Pd.31 Drs. Dalam perpindahan ini energi kalor dialirkan dari suatu bagian ke baguian lain melalui perambatan “energi dalam” dari satu partikel ditransfer ke partikel lain yang berdekatan dan berlanjut seterusnya secara beranting Perwujudan dari perambatan energi dalam ini merupakan getaran partikel di setiap titik kesetimbangannya. dan A adalah luas penampang yang di lalui hantaran kalor. M. Dimana k adalah koefisien konduksi atau konduktivitas termal benda. dengan satuan watt Intensitas konduksi perubahan suhu ∆ t = t1 – t2 H= . .

Radiasi Proses radiasi pada dasarnya berbeda dari konduksi dan konveksi dalam arti bahwa perpindahan kalor tidak memerlukan medium. Beberapa gejala radiasi dapat diuraikan dalam kaitan dengan teori gelombang dan yang lain dapat diterangkan dalam kaitan dengan teori kuantum. pengembunan . t P = h A ∆t H = h ∆t . Pristiadi Utomo. Rumus konveksi sebagai berikut. Ahli ilmu fisika Jerman Max Planck pada tahun 1900menggunakan teori kuantum dan mekanika statistik untuk memperoleh hukum pokok radiasi. ataukah kecepatan besar menimbulkan aliran terbuka  Apakah terjadi penguapan.Pd.dengan satuan joule .2. Terjadinya angin darat maupun angin laut dapat jelaskan melalui konveksi alamiah udara. . disebut konveksi alamiah. dan lain-lain. dengan satuan watt . viskositas. Energi konveksi Daya konveksi Intensitas konveksi E = h A ∆t . Radiasi matahari dalam bentuk gelombang elektromagnetik mencapai bumi melalui ruang hampa udara Radiasi adalah suatu istilah yang biasanya berlaku untuk bermacam-macam gejala gelombang elektromagnetis. kalor jenis dan konduktivitas termal  Apakah kecepatan fluida kecil sehingga aliran linier. misalnya :  Bentuk permukaan  Apakah zat fluida itu bersentuhan dengan permukaan fluida lain  Kerapatan massa. Gambar 4. M. Ahli ilmu fisika Amerika kelahiran Jerman Albert Einstein tahun 1905 menunjukkan perilaku energi radiasi yang terkuantisasi dalam eksperimen fotolistriknya.Pd. Kalor yang diperoleh atau hilang dari suatu permukaan fluida bersuhu tertentu yang berhubungan pada fluida lain bersuhu berbeda. Pristiadi Utomo. M.dengan satuan watt/m2 Dengan h adalah koefisien konveksi zat cair.32 Drs. Drs. tergantung pada beberapa hal. Bahkan dapat melalui ruang hampa.

Pd. dan berbentuk padat pada suhu ruangan. Benda yang berwarna hitam memiliki kemampuan menyerap atau memancarkan energi jauh lebih baik dari pada benda yang berwarna putih. Pristiadi Utomo. Panci terbuat dari aluminium sebagai konduktor panas yang baik Zat yang dapat menghantarkan kalor dengan baik disebut konduktor panas. sedangkan perpindahan kalor secara radiasi tidak memerlukan medium perantara. aluminium. Kekuatan energi radiasi yang dipancarkan oleh suatu benda sebanding dengan pangkat empat suhu mutlak benda. . M. nikel. Pristiadi Utomo.33 Drs. emas dan sebagainya. B.Pd. Dalam hal ini e disebut emisivitas yang nilainya 0 ≤ e≤ 1. Hanya benda ideal ( benda hitam) yang memancarkan radiasi seperti itu menurut Hukum Planck. Zat-zat ada yang mudah menghantarkan kalor ada yang sukar menghantarkan kalor. Gambar 4. bahkan dapat berlangsung melalui hampa udara (vakum). Ada satu konduktor panas yang berbentuk cair pada suhu ruang yaitu raksa. Kayu sebagai isolator panas Drs.4. Dirumuskan sebagai berikut. Energi radiasi yang dipancarkan oleh suatu benda disebut emisi. M. dan T suhu mutlak . Misalnya besi. perak. zat cair. seng. maupun zat gas. Konduktor dan Isolator Proses perpindahan kalor secara konduksi dan konveksi memerlukan medium hantaran zat padat. Benda yang berwarna putih memiliki e = 0 dan benda yang berwarna hitam memiliki e = 1. Konduktor pada umumnya berupa logam. Energi radiasi : Daya radiasi : Intensitas radiasi : E = e σ T4 A t P = e σ T4A R = e σ T4 dengan satuan joule dengan satuan watt dengan satuan watt/m2 Dimana σ adalah konstanta Stefan-Boltzmann = 5.67 x 10-8 watt/m2 K4. baja. Gambar 4. platina.3.

Pada pembuatan termos air panas selalu memiliki permukaan yang mengkilap di permukaan dinding bagian dalamnya. Pristiadi Utomo. kelompokkanlah bahan itu menjadi isolator panas. kain. Kegiatan 4. 4. udara dan sebagainya. Sehingga panas air dapat dipertahankan. 5.Pd. karena bahan sepatu termasuk isolator kalor. Pristiadi Utomo. Di luarnya terdapat ruang hampa baru kemudian terdapat dinding luar. Ulangi terus kegiatan ini sampai dengan bahan-bahan yang Kamu dapat selesai. Isolator panas dapat berupa kertas. Bila menjumpai bahan yang tidak langsung terbakar atau mengalami perubahan bentuk melainkan ujung yang terpegang terasa panas . panas dari elemen setrika dikonduksikan ke seluruh bagian setrika sehingga pemanasan permukaan bagian bawah setrika merata. Dengan demikian pakaian dapat tergosok dengan permukaan setrika yang memiliki panas merata. Sentuhkanlah ujung tiap-tiap bahan ke nyala sementara ujung lainnya tetap Kamu pegang.34 Drs. Pada saat menyetrika pakaian. Penghantar kalor yang kurang baik disebut dengan isolator panas.1. M. kayu. 2. Aplikasi Perpindahan Kalor dalam Kehidupan Sehari-hari Penerapan perpindahan kalor dalam kehidupan sehari-hari sangat banyak. Nyalakan sebuah lilin. walaupun Kamu seringkali tidak menyadarinya. M. . Bila menjumpai bahan yang langsung terbakar atau mengalami perubahan wujud. 3. C. kelompokkanlah behan itu ke dalam konduktor panas. Gambar 4. Pada siang hari yang terik sepatu atau sandal yang Kamu pakai melindungi perpindahan panas dari aspal jalan. Drs.5. Pada malam hari bumi tidak menjadi dingin sekali karena atmosfer memainkan peran sebagai isolator sekaligus sebagai medium konveksi udara. Tujuan :Menguji bahan konduktor dan isolator 1. dan siapkan berbagai bahan yangakan diuji sifat daya hantar panasmya. plastik. Termos mampu mencegah perpindahan panas secara konduksi Hal itu dimaksudkan agar kalor dari air panas tidak segera berpindah secara konduksi kea rah dinding luar.Pd.

 Perpindahan kalor banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari namun Kita sering tidak menyadarinya. RINGKASAN  Kalor berpindah dari bagian bersuhu tinggi ke bagian bersuhu rendah  Ada tiga cara perpindahan kalor yaitu konduksi.Pd. Faktor –faktor apa sajakah yang mempengaruhi banyaknya energi yang dipancarkan per satuan waktu oleh sebuah benda hitam ideal ? 7. t  Energi radiasi dapat dirumuskan E = e σ T4 A t  Konduktor adalah semua benda yang mudah menghantarkan kalor. Setrika memiliki panas yang merata akibat konduksi kalor.6. 6. Tuliskan rumus intensitas kalor secara konveksi ! Drs. Gambar 4. Pristiadi Utomo. konveksi.! 3.  Isolator adalah semua benda yang sukar menghantarkan kalor. M. Ada tiga cara yang berbeda tentang transformasi energi panas antara dua titik yang berlainan suhunya.35 Drs. M. radiasi  Energi konduksi dapat dirumuskan E = kA∆t t L  Energi konveksi dapat dirumuskan E = h A ∆t . Disebut apakah proses perpindahan kalor yang disertai pemindahan massa zat cair atau gas yang dipanasi ? 5. Dari arah mana kemanakah arah aliran panas pada benda ? 2. Pristiadi Utomo.Pd. . sebutkan dan jelaskan. SOAL-SOAL KOMPETENSI BAB IV SOAL ESSAY 1. Disebut apakah proses perpindahan energi kalor dimana tidak ada zat perantara yang memegang peranan dalam pemindahan itu. Tuliskan rumus intensitas kalor secara konduksi ! 8. Disebut apakah proses perpindahan kalor di mana tidak ada pemindahan massa zat-zat atau gas yang dipanasi ? 4.

Berapa kalori kalor yang dihantarkan tembok tiap m2 dalam waktu 2 menit ? 10. Hitunglah banyaknya kalor yang dihantarkan ! 12. Apa yang dimaksud dengan konduktivitas termal? 19. 9. Volume air yang direbus dalam panci memiliki luas permukaan 100 cm2. Sebuah peti es terbuat dari kayu yang tebalnya 5 cm dan mempunyai luas efektif 1 m 2. Pristiadi Utomo. Apa yang dimaksud dengan konveksi (aliran) ? 20. 11 kg c.det°C. 13 kg 2. . Luas dasar ketel itu 180 cm2 dan tebalnya 1. Sebuah dinding tembok tebalnya 30 cm mempunyai konduktivitas termal 0. 3350 kkal Drs. 3053 kkal c. Sebuah ketel tembaga ditempatkan di atas api gas.Pd.s °C. Sebutkan pemanfaatan dari perpindahan secara konduksi ! 16. maka banyaknya kalor yang dihantarkan tiap menit melalui dasar ketel itu a. Dengan cara apa sajakah kalor dari kompor berpindah ke air dalam panci aluminium yang sedang dipanaskan ? 15. Mengapa dinding botol termos dibuat rangkap dan bagian dalamnya terbuat dari kaca mengkilap? Bagaimana jika dinding bagian dalamnya pecah ? 14. Bagaimana cara panas dari matahari smpai ke bumi ? SOAL PILIHAN GANDA 1.36 Drs. M. M. Konduktivitas termalnya 0. Permukaan yang satu bersuhu 25 °C dan permukaan lainnya bersuhu 15° C.s °C . 10 kg b. Sebutkan cara perpindahan kalor mulai dari api sampai ke air yang dipanaskan dalam sebuah panic dari almunium ! 17. Berilah contoh konduktor yang berbentuk padat dan yang berbentuk cair pada suhu kamar ! 11. Pristiadi Utomo. Suhu di dalam peti 5°C dan suhu di luar peti 25°C. Jika kalor lebur es 80 kal/g maka tiap hari (24 jam) banyaknya es yang akan melebur di dalam peti e situ a. Sebutkan 3 cara perpindahan kalor pada perapian penghangat rumah di musim dingin seperti di Negara sub tropis 18.00027 kal/cm.Pd.det°C.918 kal/cm.0017 kal/cm. Di dalam ketel terdapat air yang sedang mendidih pada 100°C dan suhu di permukaan luar ketel 150°C. Berapa intensitas radiasi dari sebuah benda hitam yang bersuhu 27°C dan berjari-jari 10 cm ? 13.05 joule/cm2. Bila koefisien konveksi air 0. 12 kg d. Bagian yang bersentuhan dengan nyala api bersuhu 80 °C sedangkan permukaan bagian atas bersuhu 50 °C.5 mm. Jika konduktivitas termal tembaga 0. 3035 kkal b. 3305 kkal d.

50 watt b.det°C. 60 watt c. Semua logam merupakan konduktor yang baik karena Drs. 2549 K d. Jika dalam 5 menit banyaknya air yang mengalir dalam bungkus kain itu 250 gram.7 °C b. 2112 watt/m2 c. . Tenaga radiasi 9. Sebuah lampu pijar mempunyai daya pemakaian 15 watt apabila suhunya 2000 K. 4 g b.918 kal/cm. Jika daya pancar kawat pijar itu 30% dari daya pancar benda hitam ideal. 8 g d.4 maka permukaan itu menyerap a. maka suhu air ini naik a. 21 watt/m2 d. 2594 K 6. Pristiadi Utomo. Suatu permukaan perak mempunyai faktor refleksi 0. 2495 K c. 76 watt 7. maka suhu kawat pijar itu a.Pd. Agar suhu kawat pijarnya dapat mencapai 3000 K. 8. 6 g c. atom-atomnya tidak saling bertumbukan c. Suatu tenaga radiasi datang pada permukaan benda dengan kekuatan 35 watt/m2. 7. 7357 watt/cm2 d. 7387 watt/cm2 b. Sebuah lampu pijar dari 25 watt mempunyai kawat pijar yang luas permukaannya 0. 1122 watt/m2 b. Suhu pada permukaan matahari kira-kira 6000 K. Konduktivitas termal tembaga 0. maka banyaknya es yang melebur tiap menit a. 10 g 5. 18 watt/m2 permukaan ini pada suhu tersebut ialah a. permukaannya mengkilap b. Sebatang tembaga yang diameternya 2cm dan panjangnya 40 cm dimasukkan dengan salah satu ujungnya dalam air yang sedang mendidih dan ujung lainnya dibungkus dengan kain yang didinginkan dengan aliran air pada 10°C. 1212 watt/m2 c. Pristiadi Utomo.37 Drs.97 pada 900 K.8°C d. Konduktivitas termal aluminium ialah 0. maka besarnya tenaga yang harus diberikan kepadanya a.5°C c. M.4 cm2. Jika faktor refleksi permukaan tersebut 0. maka banyaknya radiasi yang diterima oleh permukaan bumi dari matahari a. 14 watt/m2 b. 1221 watt/m2 d.det. °C. 70 watt d. 2459 K b. 5. 7348 watt/cm2 c.Pd. 7. 25 watt/m2 8. M. 3.504 kal/cm. Kalau matahari kita anggap sebagai benda hitam ideal. mempunyai elektron-elektron bebas 10. 7378 watt/cm2 a. atom-atomnya berdekatan d.7°C 4. Jika salah satu ujung sebatang aluminium yang panjangnya 30 cm dan diameternya 2 cm dimasukkan dalam air yang mendidih pada 100°C dan ujung lainnya dimasukkan dalam es (KL 80 kal/g).

padat. Konveksi kalor tidak terjadi apabila air……. Radiasi lantaran gelombang elektromagnetik dipancarkan oleh a. Adanya desakan dari bawah 18.. Radiasi c. Arah aliran pada konveksi secara berurutan adalah……. Pada konveksi. gerakan molekulnya diarahkan b. Zat gas secara pancaran d. Air yang panas dan yang dingin d. M. Berpindahnya kalor karena perpindahnya partikel-partikel zatnya disebut……. Hantaran b. Zat cair secara aliran b. Air dingin ke atas yang panas yang panas ke bawah b. Ruang hampa secara pancaran 16. massa jenisnya lebih kecil daripada fluida di sekelilingnya 12. cair dan gas d. Pristiadi Utomo. Konvensi 15. Adanya dorongan dari kalor c.Pd. Zat padat secara rambatan c. ada arus di sekelilingnya c. Massa jenisnya berkurang d. padat dan gas a. M. . a. Bagian air yang dipanaskan bergerak ke atas karena……… a. Dipanaskan dalam waktu yang tepat d. padat dan cair b. antena radio dan televise saja b. Air yang panas keatas dan air dingin yang ke bawah c. Udara panas dan dingin bergerak ke bawah c. cair dan gas 13.38 Drs. semua benda c. Massa jenisnya membesar b. a. tumbukan molekul-molekul d. Dipanaskan dari bagian bawah c. bagian-bagian fluida yang dipanasi bergerak karena a. Dipanaskan dari bagian atas b. benda panas ke benda dingin saja d. Udara panas bergerak ke atas dan yang dingin ke bawah b. 11. Proses pemindahan panas secara konveksi terjadi dalam benda 14. Arus konveksi udara terjadi ketika…………………. a.Pd. Perpindahan kalor secara konvensi terjadi pada……… a. Air yang panas dan yang dingin sama-sama bergerak ke bawah 17. benda dingin ke benda panas saja a. Pancaran d. Pristiadi Utomo. Dipanaskan dalam wakatu yang sebentar 19. Udara panas bergerak ke bawah dan yang dingin ke atas c.. Drs. Uadara panas dan dingin bergerak ke atas d.

tanah atau darat lebih cepat panas daripada laut. nelayan pulang pergi berlayar 24.Pd.. sehingga udara bergerak ke atas dan digantikan oleh udara dari darat menuju laut d. konvensi d. sehingga udara bergerak dari laut ke darat c.. M. . nelayan untuk pergi berlayar mencari ikan c. Penjelasan yang manakah yang menjelaskan terjadinya angin laut ? a. Alat untuk mengetahui pancaran kalor disebut…………. cahaya matahari sampai ke bumi c.. sehingga udara bergerak ke atas dan digantikan oleh udara dari laut menuju darat b. sehingga udara bergerak ke atas dan digantikan oleh udara dari darat menuju ke laut. 20.Pd. waktu siang. Pristiadi Utomo.39 Drs. a. nelayan untuk pulang dan pergi berlayar 23. a. hantaran b. waktu malam. waktu siang laut lebih lebih cepat panas daripada darat. Peristiwa perpindahan kalor secara radiasi adalah…………. Pemanfaatan dari konveksi udara pada angin laut yaitu…………… a. nelayan untuk menjual ikan hasil tangkapannya d. radiasi 25. Perpindahan kalor tanpa zat perantara disebut…………. terjadinya angin darat dan angin laut b. sehingga udara bergerak ke atas dan di gantikan oleh udara dari laut menuju ke darat b. tanah panas sehingga udara dari darat menuju ke laut 22. Pejelasan yang manakah yang menjeslaskan terjadinya angin darat ? a. nelayan pergi berlayar mencari ikan c. M. waktu siang tanah atau darat lebih cepat panas daripada air laut. Pemanfaatan dari konveksi udara pada angin darat adalah……………. nelayan pulang berlayar mencari ikan b. tanah panas sehingga udara dari laut bergerak ke darat d. tanah atau darat lebih cepat panas dari pada laut. di laut 21. darat Drs. laut lebih cepat panas daripada darat sehingga udara dari menuju laut c. a. waktu siang. pemanasan ujung batang logam 26. waktu malam. waktu malam. memasak air sampai mendidih d. laut lebih cepat panas daripada di darat. waktu malam. aliran c. nelayan pergi menjual ikan d. nelayan pulang setelah berlayar mencari ikan b. Pristiadi Utomo.

Termos yang baik adalah termos yang bentuknya baik.Pd. a. Termograf d. Reaktor 28. Ruangan rumah di beri cat yang berwarna Putih agar terasa cerah pemakaian konsep perpindahan kalor dalam kehidupan sehari-hari. maruangan rumah diberi cat hal harganya dan air di dalamnya tetap hangat. Drs. Radiator d. Permukaan hitam dapat memancarkan kalor d. Kubus kotak c. Warna hitam karena dapat menyerap kalor d. Permukaan kubus hitam memancarkan kalor lebih lambat dari yang Putih c. Permukaan Putih dapat memantulkan kalor b. Hal ini disebabkan karena……………. Dinding kaca termos mengkilat untuk mencegah penyerapan kalor d.. kecuali……. Permukaan kubus hitam memancarkan kalor yang lebih cepat daripada permukaan Putih b. a.. Pristiadi Utomo.. Warna hitam karena dapat memantulkan kalor 31. Warna putih karena dapat memantulkan kalor b. a. Pristiadi Utomo. Permukaan Putih dapat memancarkan kalor c. Alat untuk menunjukkan sifat permukaan benda terhadap radiasi kalor adalah …. Berikut ini adalah pernyataan yang tepat tentang penyerapan dan pemantulan kalor. Kubus lesli b. Ternyata air dalam pipa bagian kanan turun dan pada bagian kiri naik. M. Cara berpakaian yang tepat ketika siang hari ditarik matahari menurut penyerapan kalor adalah………….Pd. Salah satu alat yang dapat mempertahankan panas dan untuk mencegah perpindahan kalor adalah termos. a. M. Ada ruang hampa atau vakum untuk mencegah perpindahan kalor secara konveksi c. Temperatur 27. a. Berikut ini adalah prinsip kerja termos berdasarkan kaidah tersebut. a.. Permukaan hitam dapat menyerap kalor 30. Permukaan kubus Putih posisinya lebih rendah daripada posisi yang hitam 29. kecuali……. Permukaan kubus Putih memancarkan kalor lebih cepat daripada yang hitam d. Dinding dalam terbuat dari kaca untuk mencegah perpindahan kalor secara konduktif b. Berikut kecuali……. Warna putih karena dapat menyerap kalor c. a. Panas kubus lesli pipa diisi air panas. . Termos b.40 Drs. 32. Termoskop c.

Alat pemanas Drs. Setrika mengkonduksi kalor terhadap pakaian yang disetrikaTermos dapat mencegah perpindahan kalor c. .41 Drs. M. Pristiadi Utomo. Pristiadi Utomo.Pd. M. b.Pd.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful