PPSllwI25/SJ

Milik Dep. P dan K Tidak diperdagangkan

P ANDHA W A GUBAH

- Ringkasan dan Alih Aksara

Drs. SUDIBJO Z. HADISUTJIPTO

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan PROYEK PENERBITAN BUKU SASTRA· INDONESIA DAN DAERAH Jakarta 1982

Diterbitkan oleh

Proyek PenerbitanBuku Sastra Indonesia .dan Daerah

. Hak'pengarang;diliildungi undang-undang

BP No. 1062

KATA PENGANTAR

Bahagialah kita, bangsa Indonesia, bahwa hampir disetiap daerah di seluruh tanah air hingga kini masih tersimpan karya-karya sastra lama, yang pada hakikatnya adalah eagar budaya nasionalkita. Kesemuanya itu merupakan tuangan pengalaman jiwa bangsa yang dapat dijadikan sumber penelitian bagi pembinaan dan pengembangan kebudayaan dan

ilmu di segala bidang. .

Karya sastra lama akan dapat memberikan khazanah ilmu pengetahuan yang beraneka rnacam ragamnya. Penggalian karya sastra lama yang tersebar di daerah-daerah ini, akan menghasilkan ciri-ciri khas kebudayaan.daerah, yangmeliputi pula pandanganhidupserta landasan falsafah yangrnulia dan tinggi nilainya. Modal semacam .ltu, yang ter- .' simpan dalam karya-karya sastra daerah, akhimyaakan dapat juga

menunjang kekayaan sastra Indoriesia pada umurnnya.. .

Pemeliharaan, pembinaan, dan penggalian sastra daeran jelas akan -besar sekali bantuannya dalam us aha kita untuk membina kebudayaan nasional pada-umumnya, dan pengarahan pendidikanpada khususnya.

Saling pengertian antardaerah, yang sangat besar artinya bagi pemeliharaan kerukunan hidup antarsuku danagama, akan dapat tercipta pula, bila sastra-sastra daerah yang termuat dalam karya-karya sastra lama itu, diterjernahkan atau diungkapkan dalam bahasa Indonesia. Dalam taraf pembangunan bangsa dewasainirnanusia-manusia Indonesia sungguh memerlukan sekali warisan rohaniah yang terkan-·· dung dalam sastra-sastradaerah itu. Kita yakin bahwasegala sesuatunya yang dapat tergali dad dalamnya tidak hanya akan berguna bagi daerah yang bersangkutan saja, melainkan jugaakan dapat bermanfaat bagi seluruh bangsa Indonesia, bahkan Iebihdari itu, iaakan dapat menjelma menjadi sumbangan yang khas sifatnya. bagi pengembangan sastra dunia.

Sejalan dan seirama dengan pertimbangan 'tersebut di atas, kamisajikan pada kesempatan ini suatu karya sastra daerah Jawa, dengan harapan semoga dapat menjadi pengisi dan.pelengkap dalam usaha men .. ciptakan minat baeadanapresiasi masyarakat kita terhadap karya

sastra, yang masih dirasa sangat terbatas. .

Jakarta, 1982

Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah

DAFTAR lSI

KataPendahuluan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 7

Ringkasan ~,' , . . . . . . . .. . . . . . . .. . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 9 ~

L Jejer Nagari Wiratha, Prabu Matswapati Dhawuh Malih Nagari Ngastina.- .........................• , . . .. 21

II. Adegan Pasanggrahan Ngastina, PrabuDuryudana

Dhawuh PadosBale Kancana .. , .... '.... .. .. . . . . .. 27 III. Adegan Pasanggrahan NgamertacRadenWrekodara Kadhawuhaning Sri Kresna Pados Bale Kancana . , . : 40 IV. Adegan ing Karangkadhempel,' Semar Saanakipun,

Kadhatengan Raden Wrekodara " . .. 46

V. Adegan ing Aldaka Wingit, Kalamurka Ian Kalasengara, Malihanipun Hyang Bayu Ian Ryang Sambu,

Lajeng Prang kaliyan Raden Wrekodara " . .60

VI. Adegan ing Jonggringsalaka, HYi!ngOu'ru., 'So",anipun Bathari Durga Nyuwun Idi Badhe Anggodha Ingkang

Sami Malih Nagari . . . .. . . . . . . . . . . . . . .. . . . .. 70

VII. Patih Sengkuni 'DipunsusupiBathari D~rga,Lajeng Pasulayan kaliyan Prabu Baladewa .... " . . . . . . . . .. 14 VIII. Adegan Nagari Singgela.Prabu Bisawarna, Dhatengi-

pun RadenWrekodara . . . . . . . . . . . . . . .. . . .. . . . . . .. 85 IX., RadenWrekodara Kabegal Sang Anoman tuwin Para

Korawa ' '. ,97

X. Raden Burisrawa Pancakara kaliyanRadenSatyaki,

. Adipati Kama kaliyan Raden Oathutkaca 106

XI. lng Wiratha,Ngrembag Prang Bratayuda 111

XII. Raden Antareja Pejah 116

KATAPENDAHULUAN

Cerita Pandhawa=Gubah diambil dari PakemPa,dhaIafigan, induk.eerita-cerita wayang purwa, yangdi daIam praktekpertunjukan . wayang merupakan sebuah "lakon"lengkap;untuk dinikmati selama satu hari atau satumalampenuh.

Penulis membagi 'seluruh cerita. menjadf12.' adegan, mulai adegan pertama, jejer, di Negara -Wiratha. 'Dan _diakhiri , dengan matinya Raden Antareja pada adegan yangke-:.12. Keseluruhannya digubah dalam bentuk tembang Macapat,tidak terika;

olehjumlah adegan. ' - ,

Tembang-tembang Macapat yang kita temuiIalah: 1.' Asmarandana, 2. Sinom, 3. Dhandhanggula.a. Pang~r,5. Kinanthi, 6. Durma, -7. Maskumambang, 8. Sinom, dani9.Pangkur. Pada bait ke'-2 awal tulisannya, penulistnenjelaskanbahwa iamulai garapannya pada hari Senin Legi, .tanggal 7 bUlan.Rajap,tahtln Ehe; 'di dalam tahun 1820qaka atau tahun Ma.sehi1888.

Ataskerja sarna yang balk dengan - PN BaIaiPustaka .maka Cerita Pandhawa Gubah dapat dlterbitkan kembaIibertuliskan huruf Latinbeserta ringkasan cerita.

Jakarta, 1982

Penyunting

.'(1i;q~~!'jl?t~ ~~'r9P,~~';L.);;ltc; ;'I)

;., l"lYiU>LiJP1'jPKA~~·:;·· ;;?r',r: ·'rq':;:'.fn,:;

:1i1i:::\:.P~;,tQ9.,iM~~SW,~::~Jll\~~1.W:~~~'~~~b~gi:~gefj Mt~;:!')i,

f·;se~~{[~UFawai meri~an£;g!i1e:'Ke~6ari£i;~~miliig''del~p~h:!faftiS .. Bale f:'Keh;gana4fu!d~1u:adhlM\ltilR11ta:SHl~~~~J~~~!'?IJ~ifgsi~Jjlyal1g

;T~?~~:;~:~!~:~~aah :~faFlair::dti(iuk':~dlaHl~h}ht;{:a,~:t~~K(~g;\~ffin

Yang .. diutus memberitahukan- kepada pi ., .,., -e-a

Kura.wa)ia1:ih'lR~d€Ji::~em, ::I>utta;s61~g!:Wif~fi1t· '.'is%~eHk-

.' !)sa:),pem.15agi~ida-enm~niedanIperang1cltaK;uros'efta;.:'!'.u;{:(;i\.

rf·:)A};:~ ~:{ ~]~~-Y.lfJJ~~~.il ::-; fC!. ::~ ;'L;;;'- \( ,ft>:;

dLq ;?J!3ja1fluryilc;lalUl\\men¥Uruli saUdiirii4_saudai~ya'rm,e,ncariiBaIe ,;\'~ibt::;'iK,en~pa::r:~':l (i /,

. Dipesanggrahan pihak Astina, Raja Duryudanase&ihlB~ ..

. ,cidllig j a'e'ngiuf);~~ata~'·~~iia§eil~tnya$'rYitlikrn1~le~lPWlcaraka)i '. ialah

'·phili1fhhsrajatVlira~:;'fhn~ttk:·1n~iicmiJBi~ J{1etl&lnliFMer~ld".g

·'··"·;~'h·;';d'" j,J. '0), . .;, Hni': .c ~"'::f'" ",.; .. :ici';;:1:h~, .. t,{.,..·'·;·r' ,;,:[. 'lXlljif'tili""i~' ·t"fi"'£iL 'mellB'laaY·".NaJa·'·'.u1J1YUulhl~ "~m~I; ~ iiuma; .' ryuly<ftl':1\.,¥,lI~, ;Fa .... an

"5eW~mil,' paraKUriiwa°tTah" paHl:'f~ji:yank o~tpffi'~~da K-Wawa. :;"'J,:~;:hRaJ;i'~\Srt'yudanW"rrlihfaU~,ettmJtik .~eSi . nurna?~~et?taii~Elaie

':~":t~7f':'~~~~;~~~~

'RaaefiE'Wrekifdara':" r'1{f(tskij:hM:,ae~~'il1riefea~~ffil{atl·\li6~f,-.jk

' .. t' \ •. _""- -of, "1"~" ',' - ,:",~~ ... _-'~,':''' :~~'.~_ ··l?· .. ··, .. ,.t""n::,.!'--',··.'·

f.lttreffcaflfiyaP'juga,fi·aiiift"k··beThllr'i:i~r;''iiapat)'tmen4anuttllIJ\'Vtekd~.

}K:~1Yttiah,q~&si:)Durii~Mihlmt'3:i p~eiidJ~~ffi~iJSl~iA~t· .. lI"" iT',J ,.

nya diutus mencari Bale Kari6an*P!lf~::i~m .:·~~·'~Jt

'. iarang.'.J".:~iiill.iili.:··i). Du.tSa\ana1;g:Ja'.".f'~l(lHft.·~ .1.R:HflliHHnw ... · h ' .. ' .' .... :b. :2,~."" ....•

. \\n;:':':~'·~daSut¥ijatair~tyangl~nJks .titltiWdt@~1fiafr.h .~~mra f.

;:\;1f'( !~·;t';;;:>u;n$:fn ;iC!;Hi.::r·li'.m~:~.r.:; .fff~lJt 7rlMfrt~m ,

lurus terus ke baratjanga11~.pai me~Yimpang. Dankeberangkatannya menunggu masa K8.ffika:' Kdmudian keempat orang yang hendak diutus, itu d,ipal1;sgil?, .dan diberi pesan-pesan oleh Patih sengkuni, Sem.entm-aitti'R.aj~SUytidimaf'kembali ke dalamistana.

Dursasana y~'I11'~n~~.irl~:.pe~t,ah., itu dengan.iperasaan kurang 'gemb~~,:, ~e~~,!,~~p~~'~r,~tih~~,~ngkUni, ap~ahseldranya dia dapa.~w~.n~~;,.~ ~~~c~a;: kel.ak,ketwun.annya pula yang~.~Afum~, .• enJad,iJ;aJa.Patih Sengkuni.menielaskan ,b~w:a.i#i4;it:Q;;.t~rjiQj:~.;S~epab sekarang.pun sebe- , namya yang nleDJadJ,.:,,~' ':ah,.Sri$uYUdana" melainkan

, Kurawa, SriSu~~~.}:, ,~darnWwalciliK\lfaw~.

• . . __ : ._.':~"". :.: .< _---"-:,~ - _,-,:>;(._" ~ - ,\.h.' -' , .. :~-- '. - ,

Setelahse ',';';b~} "~mempagi tugas; Patih.Sengkuni

lalu pergike ......•... ,...Se;tr~. . ... ' ... asia b~emJldengan utusllliWirata

yangdipimpi#'Pl~hga~r·,:-,s¢~" yang.sedang.berbinoang dengan

Raja Baladewa.": " , ' "

, [(I. Raden W;~~~;l}j¢~~t.'W9S)lPCmCariBale Kencana

, .' Raja AmartaSri¥'ti<.1~t:~(d!UdlJk'di,singgasartanya:':Disebelah Idrinya'duduk Sri Kresna.,¥ang' menghadap Raden Wrekudara" Raden, Arjuna,'fRaden)NatculiitR~den$adewa~ bersambung para putra Pandawa Raden Pancawala, Raden Angkawijaya, Raden Gatu~aca., .','" , '

, Dalam.persidangan 4mJ.uga !~e~~,d~b~c3!akan isyar~t yang dapat me~~an, 1l.~~tll~~a,.,j;UiW.>J3ale .Kancana.iHal itu sangat me~Y~dihkan Raj~)~~e:H~tira~~~n~,ia .tidak .tah~l·bagaimana Bale Keneana itu ~sr:dic~. P~()il1anitu Ialu diserahkan kepada Sri Krespa, y~gm~~jUr~"s~payaRaja. X\\djstira .tidakusahcemas. S,i.i;.~~~tia.l~llJJU~HUgaskanpencarian Bale Kencana itu.k~padaWrelc.~.a,f:Alcan;t~tapiuntukkebethasilannya, Wre~ud~alIarus411~JJ.~J~,~i~ili.'~;,Semar. serta. ~~-anaknya, Petuniuk. Sril(re,~~:';!Yang,·I~:i it~ge~ Wrekuqara· harus ber,jaIan lurus l<~ . ara¥ P~;;tt~::4alinan~iia'akan,tpendapat petunjuk taib tentang t~lllpatB~e,f.(~.t:lcanaltu. .

Sri Kresna .menjel~4<an·rihlame~l1Paharus diiti,n,gkan Ki Lurah Semar dan anak7'~~Y4. :. Para"p,anakawan· itu masing·masing memiIlkituah.'Seinaimampu tttenarllc' niat yang kuat,

10

sehingga niat itu meniadipuia pennohonan akan berhasilnvasuatu niat. Gin-eng bertuah menghindarkan . diri dari bahaya, sedangkan Petruk bertuah dapat menghilangkarr angkernya pohon maupun tempat-tempat yang akan dilalui.

Wrekudara -Ialu mohon diri. Adik-adiknya Ingin turut serta, akan tetapi dilarang oleh Sri Kresna. KemudianAnuna menq<!pat tugas supaya menghadap kakandanya, raja Mandura SriBalad~wa. sedangkan para putrarnendapattugas beriagademi keselanjatan

pesanggrahan Pandawadi Kurusetra. .

iv. Raden .Wrekudarake Karang Kadempel menemui Ki Lurah

Semar dan anak-anaknya

Suatu ketika Ki Lurah Semar sedang menasehatikedua anaknya supaya tidak terlalu seringmeninggalkanrumah karena terlalu asyik berkelana dalam hutan. Gareng danPetruk bertengkar sendiri memperebutkankebenarannya masing-rnasing,

Dalam suasanaramai itulah Raden Wrekudara tiba-tiba datang. Kedatangannyasangat menggembirakanLurah Semar dan anak-anaknya. Setelahsaling menanyakankeselamatan, Wrekudara menjelaskan rnaksud kedatangannya, Diielaskan pula pesan Sri Kresna bahwa dalam mencari Bale Kencana itu.,Wrekudara harus selalu tunduk pada petunjuk Ki Lurah Semar. Pertama-tarna Semar menjelaskan mengapa dalam tugas berat danberbahaya itu Wrekudara yangdiutus. Keterangan Semar -membuat ha'ti Wrekudara menjadi lega, dan hal itumerupakan bekal yang sangat

berharga dalam menunaikan tugas. "~,,'ii;

Setelah bercakap,:cakap. sejenak mereka segera berart'gkat . meninggalkan Karang Kadempel. Wrekudara berialan , di depan, diiringkan Semar, Petruk, Gareng, yangselalubersenda.gurau.

v. Wrekudara dibegal dua orang r~

Tersebutlah dipuncak sebuah.gunungyangakan dilaluioleh Wrekudara berdiam dua rorang raksasayang~ang~t besar dan mengerikan. Namanya Kalamurka, .dan Kalasengara, Mereka tinggal dalam sebuah gua, dan -sedang kehingungankarena tidakadit

11

nakanan, Padahal merek<!-,StJ.@hlap::rr .• .Ke.(iuaraksasa.itu. sebenar'ya dewa yang,.~dangme~pll;:t~utu:k;an.,

. Wrekuciara •. agak .ri~~~~~ke~a4en<lak melalui gunung rang tampakangker itll,.·~tt9t~lvS.~4f:.;segera memQeri petunuk, bahwa gunUng itwh~~~~~)Jj'1U~.p.~rgunUIlg itu angker, ~an letapi justru. ,d.eng!lll:';rr.t~~~W;~j:inya~al<ancliperoleh petuniuk len tang petjalan,~iSelanj~~¥~~.... .

Wrekudata;la1u,berj~~('J»ellntas.i.·'Ptlncak.:gunung. Kemudian ampailah ke ·sebu<\hgui-:,. .. :"dihuni:pl~h:.,raKs~sa. Rak~a.sa yang apar itu gembirasekali~t.kedatang!lll .manusia. Wrekudara ikan dimangs~:(~aiu, . '·'.erap.g;,:,~eti1<a kedua raksasa Itu

engah, keduanya dit " .. ' .. ' .,1.ldill~t~an ke Sebll:ID;;pohon. llancur. lebur-kedua rS~4.J'tll. A.~antetapi mayatnyasegera

lilangtak menentu. . ",.',:L'''' . '.' '.. '.' .

Tiba-tiba beIhembus",·;':r'ributdi~ertai mendung. tak lama

iemudian 'llut'ari:thenj£d;;f ;:;~~h{K;¢!ijcakegelapan~tusirna, .

lampaklah duaorang 'd,;;,:$hX~~,Jla)l1lclan Sambu. Kedua dewa Itu me~heri pe : ...,:,~ada,Wr~~udara, bahwa apa yang dicarinya sudah.tidak ·be~"i" ,i'~tQulau la.\y<l lagi, melainkan ada di negeri Singgela, sehingga"'li~s'mela1iliJatitan yang sangat luas. Untuk dapatberjalan di!~~t~l,WrekuoaIl.I,mendapat bantuan dati

. kedua dewaitu;· .'. ";' ... .... ..... .

VI. Batari Durga moh~ij>iz:m.'iIyang G.uru hendakmenggodame-

reka yang.akan meihljjginegru;a' ,

Ketika Hyang Gufu"~~p'Hyang'N:¥~cl~sedang membicarakan usaha raja Wi!l!l.taun~:;:.'B't~4amaik~\Q-,Pandawadan Kurawa, datanglah Batari . DUl'_:g~;::I'~~L KAAyatJ,~,~ .... .Iamlnta .izmkepada Hyang Guru~t;uk meI1&~~~¥:;mgh~h4ak'heFdamai. Hyang.Guru mengizinkan; dan Durga 'g~ra berangka t.

Setelah Durga ben :.+YaIlgi~~ffienyes~ Ill~p.gapa~a

telah memberi. izin .. Hyad.a .fi1el\ielaskan, bah'.\'a hal itu merupakan suatu ilel'tan.:Wla a'ru:itAyuda tidak akan urung.

. ' Pada saar'itu Radell.Se:~·'-~¢dR1Igin~Mirnpinpen1bagiari.neganl dihadiri para raja. kedl1a:h~~plliak.·'eiira ~emba~ya sangat . berha ti-ha ti agarjangah sa.filp<4;tiIhbU[kek~l~an.·

12

VII. lBatari Durga menyusupi Patih Sengkunisehingga bertengkar dengan Prabu Baladewa

Pekerjaan mengukur negara sudah hampir selesai.Karena ·:tl,ari sudah hampir malamrnereka lalu mengasor SriBaladewa tidur seiaiardengan Raden. Seta. Di bawahnya tidur Patih Satlg1q.lni berjajardengan Nakula dan Sadewa.Pada.saat ituiahpurgadatang ke pesanggrahan, Dengan kesaktiannya, Durga .lalu menyusup ke

. dalam perut Patih Sengkuni. .. '.... .... .

, Ketika Sengkuni bangun di pagi hari, tiba-tiba ia me~jadi

linglung dan berubah pikiran. Y~g baik-berubahjadi jaha~,.~a berseru-seru . kepada para Kurawa, rnenyatakanb<lhw~ pembagian negara telah berlangsWIg. secara tidak adil, Itll'semua gara:~~a perbuatan . raja '. Mandura, yang. kemarin didatangioleh. ArjqHa. U capan Sengkuni Itu'menyebabkan Sri Baladewamarah. Sen,gk:'\fpi dihaiar; .... akan tetapi tidak merasakan sakit sawai,sekali kai~l1a kesaktian Durga ada padanya. Akantetapi laJIlak;¢lamaan.k~ada.a,n Sengkuni remuk redam juga, Untuk mered~an' k;:emarahan.Sri Baladewa Nakula mengusulkan supaya memanggu SriKn::~na.

. '_ ., "'. _ -.- ,'_, . - .. :.; ... .:::/.,': ...... _-_. . .... _.

~Saran Sri Kresna .dilaksanakan. Patih . Seri~4ni 'seolah-olah

. dikeroyok, akan tetapi sebenarnyadibawa keVtlsauw~an~isel'tai ucapan-ucapan yang manis. Dengan cara itu,I>1.lntatid~ t<lhan lagi berada di 'perut Sengkuni, Ia sangat malu,k;el'.~~a.Sri Kresna. Kemudian Sri Kresna memberi penjelasan kepadaSri'Baladewatentang keadaan Sengkuni yang sebenaniya. Danapayang diucapkan OlehSengkuni itupasti menyebabkan urungnyapembagian 'ilegara secara ~ damai. Sekarang tinggal: lagi rnenanggu hasilnya yang meneari Bale Kencana.

vm. Raden Wrekudara tiba di negeri Singgela

B~rkat bantuan-Hyang Bayu, <l~Jalll,wakw.sirlgkat Wrekudara telah sliUllPai di ne.g~p Singgela..K,e~tidian .i~,l?ert~mu d~IJ,~a,n seorang raksasa yan~membawanya·:ni~righa(i~I'.R:aja Bisawarna, yang mendapat tugas ,darfSri Ramawijaya, menja~a.Bli1e,Ken~M,la . Berdasarkan suatu pesan bahwa Ba1~. Kellcana#"ll:'.Risa sajadip~l"ikan -: kepada satria TanahJawa yal1gl,l1amp\l 4~t;l.p.gke ket;~jaan

13

Singgela, makaRaia cana itu diminta dan. \,L,u,'q;:W,~bl'.C.

rnenj adi persoalan rnembawanya, karena :"'<U)-!':"'~\.!U""'~la

Mendengar oelite1IIlEliSawfurna

rnenjadi cemas, .... . . c, •. ,.··.,_ '.

Kresna ~. CIJ<lUi:l,HYiOl .•

nula ia . Kemudian ia .'. :.' '.. .

jak bersinar, .

JX.RadenWtetrudaradi~W.lo1ehAn6fi1ah dan para Kurawa Raden Wrekudara m~i~~~ diat~s.Jautan. Kebetulan pada \V~tu itu Ano~an, yanf,~~a;llg' bertapa,dipuncakg1Jll'ung Ken-

. ~aJisada melihat cahaya.g~.neilaFaIldiataslautan. Ii tidak pangling bahwa yang bercahaya'~~iaIahBale.K¢ncanabeka$ .singgasana gustinya dulu. Iamengiraa.Qaorang Yatlgmencurlnya,$ehingga ia berniat merebutnya ke1llbiili;.'An6manJ~gsung mepyetang Raden' .. Wrekudara s3J1lbil. m~~~,I;l'~;~al~ Kencana .• .Tentu saia Wrekudara marah dim balikmen¥eran!J:;l!ale,KencCll).ada.patdirebut kembali, Akan tetapi An()f11anI)1~~'~~$g, lagi,4~15eduanya salingmempertahankannya.·Satu' sa~ ;'. . .eI<:"encanaada di tangan Anoman. Lalu Anoman diten~ang:l<;~~t7~atRad(l~aat itulah Bale Kencana melesat dari tangatiAn(,tXiait/{)ld~le,~atjaul1. dan' akhirnya jatuh lee.laut, lalu tenggelam ke·ct~~ya.Pad.a~titulaIt mereka barn saling tanya siape getanganmttsllhnya;' 'Setelah mengerti duduk

14

'y

petsok.!annya Anoman sangat menyesal. Akan tetapi terhibunjuga hatinyadengan perasaar); bahwa semuanya itu tejah~eIjadikarena kehendak dewata. Anoman menasehati WrekudaraagatKembalike Amartavdan mclapcskankepada Sri Kresna ap~Y,ang . .t~laht~rjadi.

Dalam perialanan.pulang itulah'~aden."Wrekudara diJuldang· oleh Kurawa yang.jugasedang mencari Bale Kencana, '. Perten~3l''' an, danakhirnya Pf'rkelahian tak d<l;p<l;t diJiin4~", Akan'tetapi Dursasana tidak. dapat.ptengalahkaJl,WreJcudara.A~ya utusan Kurawa . mundur, . dan,>QennaksudIIlenetuskan'l>~galanannyake Wirata~ Tuiuannya akattmengatakanbalhva., B~eKeilcruia telah berhasili ditemukan, ,ak:an . tetapi diteh"t oIeh~_¢seorartg ·Y'&n.S

membegalnya eli tengahhutan, . ... .. . ". '.'

X. . Raden Burisrawaberkelahi dengan Raden Sety4lki, Adip~ti

Kama dengan Radeft Gatutkaca . . .

,Pil\,urusetra, .di1 kubu .. masin~tniasing" .. P~4~wamau!,un' ; Kurawa ,sama-sama·mengadakanpes~as8lllpaijauh;;:mablIn.W~tu itu Raden Burisrawa:b.eI\~akperii keplfsan~cmPewi'S~mb~;' .dra, akan tetapi ternyata tersesatkepes~ggnilian Lesanpurn, ialah pesanggrahan Arya Setyaki. lstri}Arya;~.e,zy~Lme1l;lbuj~ Burisrawa ... supaya. bersabarsebeniar, ..• akan te~a111,ternyat3:1ewat pintu 'belakang istriArya' Setyaki menefnui sUanubya dan melapor-

kan kedatangan RadenBUrisraw8. '. . .' .

·Arya. Setyaki langStmg mert~erangRad~fi~~8Wa;;<l~ terjacijlahperkelaliian,'seru .: Ra~e1t.'13tFra't,V~( ;~ballitiligs~J?~ pingsan.,dan akhirnya.dibawa olehpaFaKuraw.a.\::;tkej~iliijl

itu Adipati Karnarnarah dan lruigsung men {A,' . 'ill; .Riden '

Gatutkaea berusaha'memberi . pe#j~l~:tn'~tl~,,'))ati,K~~l tentangduduknya perkara, Akan te~p{~<lip~~/K#~ti4akmau meneriJrianya. Lalu berkelllhilahketiu~ya: Adi'~~1ix,:ama'haropir saiamelepaskan panah saktinya, alcatf tetaPidicegat. olen' Patih

Sengkllni... . ...' . '.' '.. :,', '

. A:dipati Kama me~adap Sri~re~na me1l8adu.kanhamya.

O1eh',~ri Kresna dijelaskan bahwa .,fiemuakej~4i~~Jtu mema,-ng sudahatas kehendak dewata~Pan :.Iil~rupakan:'pe~anda bahwa keruktinanantara PandawadariKUrawa ineDfang tidak' aItaJl.

15

nya lyang paling hebat ialah untuk membunuhmusuh tidak perlu berhadapan. Cukup dengan menjilat bekas tapak.kakinya.

Sri Kresna menunjukkan sebuah bekastapak kaki untukdijilat sebagaipercobaan. Tapak lalu dijilat, dantiba-tiba gemparlah Pandawa karena. Raden Antareja mendadak mati tanpa sebab apa pun. Semua merasa sedih sekali. Dan temyata Bunga Wijayakusuma milik Sri Kresna tak dapat meng}iidupkannya kembali. Jadi matinya Antareja memang sudah dikehendaki oleh dewa, dan yang meniadi sebabadalah kakeknya sendiri. Melihat kematian anakriya, Wrekudara hampir saja mengamuk, akan tetapi dapat disabarkan -oleh Sri Kresna. Jenazah Arrtarejalalu dibakar.Arwahnya diterima oleh dewa dan didudukkandisebuah mah]igai indah.

, I

17