You are on page 1of 8

ÉΟó¡Î0 «!

$# Ç≈uΗ÷q§9$# ÉΟŠÏm§9$#

Shalat, kegiatan ibadah yang di awali dengan Takbir dan disudahi


dengan salam. Makna Shalat sendiri menurut bahasa ‘Arab berarti do’a,
tentunya dengan rangkaian syarat tertentu, Shalat adalah ibadah wajib,
memang benar karna Shalat tercantum dalam agenda Fardhu ‘ain.

Dari anas: Bersabda Nabi SAW.:”sesungguhnya yang mula


mula difardhukan Allah manusia dalam urusan agama mereka
ialah sembayang dan yang mula mula menjadi perhitungan nanti,
ialah sembayang. Allah berfirman : Lihatlah olehmu sembayang
hamba-Ku, maka jika ia sempurna maka ditulis sempurna, dan jika
ia kurang berfirman Allah : Adakah bagi hamba-Ku sembayang
sunnat? Maka jika ada baginya sembayang sunnat,
disempurnakanlah yang wajib dengan sunnat”. Riwayat Abu Ya’la.

Fisualisasi ibadah yang preogratif, tidak bisa diganggu gugat, tidak bisa
diwakilkan, di manapun, kapanpun ini adalah Shalat, dan “tidak ada nanti
untuk Shalat” .
Bahkan dilapang medan perang sa’at mata pedang terhunus siap menyayat
pori-pori yang menembus kulit ari menganga menumpahkan darah, maka
Shalat tetap dalam agenda catatan prioritas teratas.

Dari Saleh bin Khauwat dari orang yang sembahyang bersama-


sama dengan Nabi SAW. Di masa perang”Zatur Riqa”, katanya:
sesungguhnya sebagian berbaris bersama sama dengan Nabi SAW dan
sebahagian yang lain menghadap musuh, maka Nabi SAW sembahyang
sa’ay raka’at bersama-sama dengan barisan dibelakang beliau. Kemudian
beliau berdiri menunggu, maka barisa pertama lalu meneruskan
sembahyang, kemudian mereka pergi menjaga musuh, dan datang
bahagian kedua yang tadinya menjaga musuh. Nabi SAW sembahyang
bersama-sama dengan mereka satu raka’at pula, menyempurnakan
sembahyang beliau. Kemudian mereka menyempurnakan sembahyang
masing-masing, lalu nabi memberi salam bersama-sama dengan mereka.”
Riwayat Jama’ah kecuali Ibnu Majah.

...1
wiyart_ibrahim
Sabda Rasulullah SAW.:
Dari Ibnu ‘Umar, sesungguhnya Rasulullah telah menerangkan
sembahyang takut, sabda belia:”kalau keadan takut itu sudah
sedemikian rupa, maka sembahyanglah berjalan kaki atau
kendaraan”.Riwayat Ibnu Majah.

Mengisaratkan bahwa dalam genting apapun Shalat harus tetap


didirikan.

Firman allah SWT,


Al-Baqarah:239*
öΝs9 $¨Β Νà6yϑ¯=tæ $yϑx. ©!$# (#ρãà2øŒ$$sù ÷ΛäΨÏΒr& !#sŒÎ*sù ( $ZΡ$t7ø.â‘ ÷ρr& »ω$y_Ìsù óΟçFø Åz ÷βÎ*sù

∩⊄⊂∪ šχθãΚn=÷ès? (#θçΡθä3s?


239. Jika kamu dalam keadaan takut (bahaya), Maka shalatlah sambil berjalan
atau berkendaraan. Kemudian apabila kamu Telah aman, Maka sebutlah Allah
(shalatlah), sebagaimana Allah Telah mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu
ketahui.

Allah Maha Memperhitungkan, tentunya tahu semua ini baik untuk Manusia,
karna boleh jadi yang baik menurut kita tapi sebenarnya buruk.

Firman Allah SWT,


Al-Baqarah:216*

#|¤tãuρ ( öΝà6©9 ×ö%yz uθèδuρ $\↔ø‹x© (#θèδtõ3s? βr& #|¤tãuρ ( öΝä3©9 ×νöä. uθèδuρ ãΑ$tFÉ)ø9$# ãΝà6ø‹n=tæ |=ÏGä.

∩⊄⊇∉∪ šχθßϑn=÷ès? Ÿω óΟçFΡr&uρ ãΝn=÷ètƒ ª!$#uρ 3 öΝä3©9 @Ÿ° uθèδuρ $\↔ø‹x© (#θ™6Åsè? βr&
216. Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang
kamu benci. boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan
boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah
mengetahui, sedang kamu tidak Mengetahui.

Shalat dalam penerapannya tidak hanya sebagai rutinitas Fardu


semata, dilihat dari sisi pandang kesehatan, dengan gerak romantis halus
namun bersinergis Shalat memiliki “rahasia” nikmat sehat didalamnya.
...2
wiyart_ibrahim
Gerak ruku’ yang tulang punggung hingga tulang betis saling mengadakan
kesepakatan gerak menjadikan peredaran darah menjadi lancar, rileksasi
otot-otot yang berkontraksi tersebut me-refresh-kan kembali otot yang letih.
Karna didalam darah salah satu komposisinya adalah Hemoglobin, yaitu
protein globin yang dapat mengikat oksigen(O2), Kemudian sujud yang
mengalirkan darah dengan protein globin yang terikat pada pigmen heme
merah ini mendistribusikan oksigen(O2) ke otak sebagai asupan energi yang
terancang sedemikian rupa dalam gerak Shalat.

Perlu diingat, otak merupakan pusat kendali tubuh, yang meramu sekenario
aktifitas tubuh, mengoprasikan dan menyadap hasil input dari organ tubuh.
Takayal, perbuatan yang dilakukan positif apabila otak terkontrol baik
dengan asupan energi yang cukup, sebaliknya tingkahlaku buruk yang
didapat dari output pusat kendali yang disconnect karna nosignal, oksigen
yang langka.
Kontribusi yang multifungsi dari simbiosis gerak shalat bagi kesehatan,
Firman Allah SWT,
Al-Ankabut:45*

Ï!$t±ósx ø9$# Ç∅tã 4‘sS÷Ζs? nο4θn=¢Á9$# χÎ) ( nο4θn=¢Á9$# ÉΟÏ%r&uρ É=≈tGÅ3ø9$# š∅ÏΒ y7ø‹s9Î) zÇrρé& !$tΒ ã≅ø?$#

∩⊆∈∪ tβθãèoΨóÁs? $tΒ ÞΟn=÷ètƒ ª!$#uρ 3 çt9ò2r& «!$# ãø.Ï%s!uρ 3 Ìs3Ζßϑø9$#uρ


45. Bacalah apa yang Telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan
Dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji
dan mungkar. dan Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar
(keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). dan Allah mengetahui apa yang kamu
kerjakan.

Dan tentunya, asupan energi yang baik menjadikan otak lebih terkontrol.
Firman Allah SWT,
Ar-ra’d:28*
∩⊄∇∪ Ü>θè=à)ø9$# ’È⌡yϑôÜs? «!$# Ìò2É‹Î/ Ÿωr& 3 «!$# Ìø.É‹Î/ Οßγç/θè=è% ’È⌡uΚôÜs?uρ (#θãΖtΒ#u tÏ%©!$#
28. (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan
mengingat Allah. Ingatlah, Hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.

...3
wiyart_ibrahim
Keta’atan dan iman dalam Shalat menjadikan otak rileks karna distribusi
oksigen ini menjadikan otak dapat menyimpan File yang baik, berfikir
jernih, terarah, manfaat, motifasi. Tentunya file-file ini dari folder yang di
Ridho Yang Maha Menguasai Nafas, kontribusi yang elegan.

Ingat pemikiran yang jernih dan selalu mengingat Allah akan menjadikan
hati tentram.
Dicatat “ Subhanallah

Shalat kontribusinya dalam sosioantropologi, apakah pernah ada


pejabat tinggi yang menempati Syaf belakang, Brigjen ataupun Jendral
ketika Shalat? tentunya ada.
Apakah mungkin seorang Direktur Pertambangan Nasional diimami oleh
seorang penyemir sepatu yang ada di depan Gerbang kantor ketika Shalat di
masjid? Sangat mungki.
Juga tidak ada alasan apabila seorang Kepala Badan Intelejen Negara dalam
suatu Negara berada satu syaf, bahkan dibelakang syaf yang ditempati
seorang terdakwa suatu kasus mutilasi di masjid Lembaga Pemasyarakatan.
Juga apakah seorang Tamu Kenegaraan menggunakan pakaian lapis Emas
logam mulia ataupun intan yang merupakan kristalisasi hasil pembentuka
karbon yang menjadi permata ketika Shalat, TIDAK, semua sama ketika
Shalat.
Allah tidak memandang seorang karna kekayaannya, jabatannya atau
apapun yang merupakan keberhasilan duniawi semata. Namun Allah azza
wajalla memandang dari sisi seberapa besar Hamba-Nya meyakini keesaan
Allah, beriman bertakwa mencintai Rasulullah. Shalat meniadakan
komponen Protocol Zion Diskriminasi, melenyapkan hijab antara
berkemampuan dan fakir, semua sama.
Ukhuwah islamiyah yang terjalin,

“Orang mukmin itu dengan sebagian orang mukmin yang


lain seperti bangunan, yang saling mengokohkan satu sama yang
lain.(H.R Bukhari)

“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling


mengasihi, saling belas, dan saling cinta itu bagaikan jasad
(tubuh). Apabila salah satu anggota tubuh ada yang mengeluh,
maka karenanya terik menariklah seluruh tubuh (kalau satu

...4
wiyart_ibrahim
anggota tubuh sakit, seluruh tubuhpun menjadi sakit) sebab
tidak dapat tidur dan demam panas.”(H.R Bukhari)

Kolektifitas keberagaman warna sosial yang terbentuk dalam jama’ah Shalat


ini merupakan pendidikan ukhuwah islamiyah, Rasulullah SAW.
menekankan umat islam dapat membangun wajan silaturahim ini, tidak lain
Shalat, Shalat berjama’ah. Dengan ancaman Beliau:

Dari abuHurairah RA., bahwa Rasulullah SAW. Bersabda


,”Demi Dzat yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya saya telah
mencita-citakan untuk menghimpun kayu bakar, kemudian saya
perintahkan Shalat dengan diadzani. Kemudian saya menyuruh
seorang laki-laki untuk mengimami mereka, selanjutnya saya
berpaling kepada orang-orang, maka saya bakar rumah-rumah
mereka (yang tidak berjama’ah).’(HR.Bukhari).

Kedisiplinan lantunan bacaan Shalat, gerak dinamis elegan, atas


kebersamaan shaf shaf dari berbagai macam kemajemukan sosial menengah
keatas, menengah kebawah, kurus, gemuk, lapar kenyang semua tersusun
dalam shaf. Tak ada ketimpangan status sosial, semua sama ketika Shalat.
Tersirat pendidikan moral sosial dalam Shalat.

Paparan diatas dengan sedikit -sekali lagi sedikit- kilasan bagaimana


manfa’at Shalat bagi kehidupan sehari hari menjadi rujukan pemahaman,
betapa penting shalat -tentunya tidak hanya dilihat dari sisi Religius secara
Subyektif- bagi kehidupan kita yang terkadang banyak umat islam sendiri
yang menelantarkan shalat –SEMOGA SELALU DALAM NIKMAT IMAN
DAN ISLAM.

Mulai dapat dihimpun, Substansi Shalat tidak hanya linier garis ibadah saja,
sehingga banyak umat islam yang mengerjakan –hanya mengerjakan bukan
mendirikan- Shalat. Artinya mereka hanya “menggugurkan kewajiban”. --
Agar tidak berdosa,tangkas mereka. –yang penting sudah Shalat,diplomatis.
–yang penting mengerjakan rukun,teoritis.

– Tanpa mereka sadari akan makna Shalat.

– Saya fikir,

...5
wiyart_ibrahim
– Shalat tidak hanya ibadah, melainkan kebutuhan.

Sekali lagi, banyak dari mereka yang mengerjakan Shalat hanya karna
menggugurkan kewajiban, hanya karna Shalat adalah fardhu ‘ain, banyak
dari mereka –semoga bukan Shu’udzon- hanya jungkat jungkit, sujud
tersungkur, berdiri, kemudian sujud lagi jungkir balik, dan, salam. Shalat
selesai. Tanpa tuma’ninah. –yang penting sudah Shalat.

– Tanpa mereka sadari akan makna Shalat.

– Saya fikir,

– Shalat tidak hanya ibadah, melainkan kebutuhan.

##

Shalat adalah kebutuhan, mengapa demikian?

Dalam “Hukum gerak dinamis Shalat (wiyart II)” _saya sebut


demikian_, Filosofi -yang insya Allah- sedikit dapat mendiskripsikan ilmu
Allah yang tersirat dalam Shalat. Bagaimana Shalat memiliki keterkaitan
dalam ilmu sains, sentuhan ilmu ilmu modern yang ternyata telah Allah
sisipkan didalam maknawiyah Shalat. Bagaimana Allah mencintai hamba-
Nya dengan memberikan hadiah istimiwa bagi umat Muhammad ini. Shalat.

Kita beranjak unuk lebih memehami Hukum ini.

Didalam Shalat, Hukum Gerak Dinamis shalat” membagi gerak shalat


kedalam 3 sikap, yaitu: Berdiri, Ruku’, dan Sujud.

Berdiri = 180 0

Ruku’ = 90 0

...6
wiyart_ibrahim
Sujud = 45 0

1800

450 900

Catatan : Satu lingkaran penuh adalah 3600


Berdiri = 1800 , Ruku’ = 900 , Sujud = 450

Isya’, Dzuhur, dan ‘Ashar 4 Raka’at


Maghrib 3 Raka’at
Shubuh 2 Raka’at
Analisis:

Dalam Shalat Fardhu 3 Shalat diataranya yang memiliki jumlah


raka’at yang sama Isya’, Dzuhur, dan ‘Ashar yaitu 4 Raka’at. 2 Shalat
Fardhu yang lain yaitu Maghrib dan Shubuh masing-masing memiliki 3
Raka’at dan 2 raka’at.
Dalam _Hukum Gerak Dinamis Shalat_ Shalat Fardhu dikelompokan dalam
3 himpunan sesuai dengan jumlah Raka’atnya.

1. Shalat ‘Isya, Dzuhur, ‘Ashar.

Didalam shalat ini terdapat 4 Raka’at dengan: 4 kali posisi


berdiri, 4 kali melakukan ruku’ dan 8 kali bersujud.
Berdiri, 180 x 4 = 720
Ruku’, 90 x 4 = 360
Sujud, 45 x 8 = 360
Jumlah = 1400,

...7
wiyart_ibrahim
karna setiap satu putaran penuh berjumlah 360, maka 1400:360 = 4.
”sama dengan jumlah Raka’at, yaitu 4”

2. Shalat Maghrib.
Didalam shalat ini terdapat 3 Raka’at dengan: 3 kali posisi
berdiri, 3 kali melakukan ruku’ dan 6 kali bersujud.
Berdiri, 180 x 3 = 540
Ruku’, 90 x 3 = 270
Sujud, 45 x 3 = 270
Jumlah = 1080,
karna setiap satu putaran penuh berjumlah 360, maka 1080:360 = 3.
”sama dengan jumlah Raka’at, yaitu 3”

3.Shalat Shubuh.

Didalam shalat ini terdapat 2 Raka’at dengan: 2 kali posisi


berdiri, 2 kali melakukan ruku’ dan 4 kali bersujud.
Berdiri, 180 x 2 = 360
Ruku’, 90 x 2 = 180
Sujud, 45 x 4 = 180
Jumlah = 720,
karna setiap satu putaran penuh berjumlah 360, maka 720:360 = 2.
”sama dengan jumlah Raka’at, yaitu 2”

...8
wiyart_ibrahim