You are on page 1of 35

Pelatihan Jurnalistik Media Online

Pusat Pengembangan Daya Saing-BPPT


Jakarta, 6-7 April 2010
Materi Pers
Press Material

• Rilis Pers (Press Release)

• Lembar Fakta (Fact Sheet)


Proses Penulisan
• Jangan takut untuk membuat draft tulisan terlebih dahulu

• Memakai 5W + 1 H (who, what, when, where, why & how)

• Menggunakan struktur penulisan Piramida Terbalik


Proses Penyuntingan
• Minta orang lain untuk membacanya

• Menulis dan menyunting jangan dilakukan pada waktu yg


sama

• Klarifikasi lagi peristiwanya, subyeknya, dan nama-namanya

• Periksa kembali angka-angka dan jumlah


Sebuah press release haruslah …..

• Bernilai berita
• Fokus kepada satu subyek yg menjadi sentral
• Termasuk fakta-fakta, angka-angka dan jumlah
• Jangan memasukkan informasi yg belum jelas/meragukan
• Paparkan semuanya dalam satu halaman
• Sebutkan orang yg berwenang sebagai kontak buat wartawan dalam
rilis pers (misalnya: Juru Bicara, Pejabat Humas, dll)
• Sebutkan juga berbagai saluran yg bisa dihubungi seperti nomor
telepon, email hingga nomor hp-nya
• Mempertimbangkan minat pembaca
Bernilai berita
• Efek/dampak, seberapa besar dampak/efek berita dari pers rilis Anda

• Ketidak-biasaan/keanehan, ada kejadian yg tidak biasa atau menarik


perhatian publik

• Konflik, ada masalah penting atau ada konflik yg terjadi

• Orang terkenal/dikenal publik, sumber yg kredibel untuk dikutip

• Kedekatan, seberapa dekat hubungannya dengan berita yg terjadi


sekarang?
Tujuh Elemen Dasar
Ada tujuh elemen dasar yang harus dimiliki dalam setiap rilis pers baik yang berhubungan dengan isinya dan
bagaimana mencantumkannya:

1. UNTUK DITERBITKAN SEGERA: Kata-kata ini harus muncul di bagian pojok kanan atas dan dicetak dengan
huruf besar dan tebal semua.
2. Informasi kontak: Masukkan nama dan jabatan orang yang dijadikan sebagai sumber informasi resmi yang
memiliki banyak informasi. Biasanya Juru Bicara atau pejabat humas. Di bawah nama dan jabata masukkan
pula nomor telepon, no. handphone, email dan jangan lupa alamat website nya juga.
3. Judul berita: Terletak di bawah kontak dan dicetak dengan huruf tebal agar menarik perhatian.
4. Lokasi dan waktu: Berada sebelum paragraf pertama dan menunjukkan kota dimana rilis pers ini
diterbitkan dan mencantumkan tanggalnya.
5. Lead Paragraph: Paragraf pertama sebagai pembuka haruslah menarik perhatian pembaca dan
mengandung unsur 5 W (who, what, when, where, why).
6. Teks: Bagian utama dari rilis pers Anda dimana seluruh pesan Anda dapat dikembangkan secara penuh.
7. Blurb: Pada bagian akhir rilis pers bisa dicantumkan lagi keterangan produk atau keterangan tambahan
lainnya dalam bentuk tulisan pendek satu alinea saja.
Usulan Format
• Gunakan kertas ukuran A4.
• Gunakan cetak tebal untuk judul berita guna menarik perhatian pembaca.
• Gunakan huruf besar untuk huruf pertama dari setiap kata pada judul berita.
Jika judulnya panjang maka buat dua baris guna memudahkan untuk membaca.
• Selesaikan rilis dalam satu halaman atau bisa juga ditambahkan ke halaman
berikutnya jika tidak cukup satu halaman.
• Gunakan satu muka saja dari setiap kertas. Jangan bolak-balik biar tidak
membingungkan.
• Gunakan kata ―bersambung‖ diantara tanda kutip lalu letakkan di bagian bawah
tengah halaman agar pembacanya tahu ada halaman lain untuk dibaca . Atau
gunakan petunjuk halaman seperti ―halaman 1 dari 2‖ di pojok kanan atas.
• Gunakan simbol tiga bintang (***) pada paragraf terakhir untuk menunjukkan
akhir dari tulisan rilis pers.
Press Release Template
UNTUK SEGERA DIPUBLIKASIKAN:
KONTAK:
Pejabat yg berwenang untuk dihubungi
Nama Institusi
Nomor Telepone
Nomor Fax
Alamat Email
Alamat Website

Judul berita

Nama kota, Tanggal — paragraf pembuka/lead (harus berisi: who, what, when, where, why):

Teks naskah – Harus berisi semua informasi yang relevan yang berhubungan dengan produk Anda
atau jasaperusahaan Anda. Termasuk manfaat apa yg bisa didapat dan mengapa produk Anda
istimewa. Juga sertakan kutipan dari orang penting di perusahaan Anda, pakar industri atau
kesaksian dari konsumen yang puas..

Jika ada lebih dari satu halaman, maka gunakan: ‗-bersambung-‘ atau no hlm ‗1 dr2‘

Blurb – keterangan singkat tentang produk dan informasi tambahan lainnya.


Siaran Pers
Untuk Disiarkan Segera

Untuk Informasi:
Cinthya Debie,
Tel. 72790028 – 31, fax. 7229994
e-mail: cinthya@intermatrix.co.id, seluler: 0816123665

Telepon Multimedia Pertama Cybereye 2G, Tawarkan Solusi Internet

Jakarta, 11 Mei 2001. Sebagai upaya untuk memperkenalkan internet secara luas bagi
semua kalangan, PT Safe-T-Net Indonesia memperkenalkan pesawat telepon
multimedia Cybereye 2G yang pertama didunia yang memungkinkan pengguna untuk
mengakses internet tanpa komputer. Dengan kemudahannya, Cybereye 2G dapat
digunakan oleh mereka yang sama sekali tidak memiliki pengetahuan komputer atau
tidak familiar dengan teknologi komputer.

Untuk mengakses internet, Cybereye 2G hanya perlu dihubungkan dengan line telepon
biasa. Sebagai pengganti monitor, alat ini hanya perlu dihubungkan dengan pesawat
televisi standar, sedangkan pengganti keyboard digunakan cyberpad yang
memungkinkan pengguna hanya perlu menulis seperti biasa. "Dengan Cybereye 2G,
semua pelanggan telepon rumah biasa dapat langsung menjadi pelanggan internet dari
penyedia jasa internet mana saja. Ini merupakan komitmen kami untuk
menyebarluaskan penggunaan internet bagi semua kalangan, termasuk kalangan rumah
tangga, secara lebih mudah dan murah," Jelas Ratiza Busiri, Presiden Direktur PT
Safe-T-Net Indonesia.

Penggunaan Cybereye 2G juga sekaligus akan menjadi jawaban atas lambatnya


pertumbuhan pengguna internet terdaftar di Indonesia dimana salah satu kendalanya
adalah harga perangkat komputer yang malah serta pengetahuan komputer yang
rendah. Harga satu unit Cybereye 2G sendiri sangat jauh berada dibawah harga satu
perangkat komputer dan bisa digunakan oleh siapa saja tanpa perlu pengetahuan
komputer.

Sebagai telepon multimedia, keunggulan Cybereye 2G bukan hanya dalam mengakses


internet. Alat ini memungkinkan penggunanya untuk melakukan video conference
karena telah dilengkapi dengan kamera, remote video surveillance, security protection,
fire control, closed circuit television, home automation, Internet protocol (IP) telephony,
dan sistem elektronik pengenalan pribadi sidik jari (electronic fingerprint identification).
Semua keunggulan tersebut membuat kita seperti memiliki seorang 'penjaga rumah'
terlatih untuk mengatasi berbagai problem keamanan dan komunikasi. Ini akan
membuat penggunanya merasa aman sekalipun berada jauh dari rumah.

Cybereye 2G adalah merupakan alat sejenis yang pertama kali didunia dan pertama kali
diluncurkan di pasar Indonesia dengan harga yang sangat komptetitif.

***
Teknik Praktik Menulis (1)

• Judul berita

• Lead (paragraf pembuka)

• Badan berita – 5 W + 1 H

• Informasi lainnya
Teknik Praktik Menulis (2)
Headline
Lead
What
Where
When

Materi Why Pengembangan


Who
How
Additional Info 1
Additional Info 2
Additional Info 3

Baca Terakhir Produksi Lay Out


Untuk ACC
Editing
Pers Rilis diterbitkan
Headline

Lead

What

Where

When

Why

Who

How

Additional Info 1

Additional Info 2

Additional Info 3
 Tidak perlu menjadi Andrea Hirata, Dewi Lestari
maupun Ayu Utami untuk bisa menulis online

 Sudah banyak blogger yang tak punya latar


belakang menulis, tetapi bisa menulis dengan baik,
enak dibaca dan tulisannya dirindukan oleh
pengunjung setianya
W1 = What

W2 = Who

W3 = When

W4 = Where

W5 = Why

H = How
 WHAT adalah apa yang akan kita tulis. Tema
apa yang ingin kita ungkapkan. Hal apa yang
ingin kita tuangkan dalam tulisan.

 What ini bisa apa saja. Bisa soal “Capres dan


Cawapres”, “Apakah Lulusan MBA sudah Tidak
Laku Lagi?” atau topik yang paling gres:
“Peresmian Jembatan Suramadu”. What yang
kita tentukan ini akan menjadi dasar untuk 4W
lainnya.

 Mari kita ambil topik “Peresmian Jembatan


Suramadu” saja. Mumpung masih hangat.
 WHO adalah siapa sosok yang menjadi tokoh
utama di WHAT. Sosok ini bisa personal/orang
atau lembaga/organisasi/perusahaan.

 Dalam hal ini adalah Departemen Perhubungan


RI ( plus Menteri Perhubunganya). Nah, apakah
pembaca kita memang sudah tahu apa/siapa
Departemen Perhubungan. Kalau kita ketemu
WHO yang tidak dikenal target pembaca kita,
maka kita harus mengupasnya dengan baik
sehingga jelas keterkaitannya dengan WHAT.
 WHEN adalah waktu kejadian WHAT.

 Ini yang sering diabaikan oleh banyak penulis


karena dianggap kurang penting. Padahal WHEN
kalau diolah dengan baik akan memperkaya tulisan.

 Misalnya “Peresmian Jembatan Suramadu


diluncurkan tepat pada 14 Agustus 2009,
bersamaan dengan kunjungan Presiden SBY ke
Jatim”
 WHERE adalah tempat kejadian WHAT.

 Ini termasuk yang juga sering diabaikan oleh


banyak penulis karena dianggap kurang
penting. Padahal WHERE kalau diolah dengan
baik akan memperkaya tulisan.

 Misalnya “Peresmian Jembatan Suramadu tepat


pada 14 Agustus 2009 di Surabaya, yang dulu
dikenal sebagai kota maritim karena memiliki
pelabuhan terbesar di Indonesia dan menjadi
pangkalan TNI AL”
 WHY adalah mengapa terjadi WHAT. Ini
yang paling menarik karena bisa dikupas
dari berbagai sudut.

 Mengapa jembatan Suramadu perlu


dibangun? Apakah dampaknya bagi
perekonomian Madura dan Jawa Timur?
HOW adalah bagaimana WHAT terjadi,
bagaimana prosesnya, lika-likunya, dll.
 Asal sudah memenuhi rumus 5W+1H,
sebuah tulisan memang telah memenuhi
syarat sebagai tulisan yang memenuhi
kelengkapan informasi. Ibarat membangun
rumah, kita sudah bisa melihatnya sebagai
rumah yang layak: memiliki fondasi, tiang,
dinding yang membentuk ruangan-ruangan,
atap, pintu dan jendela.
 Tapi apakah dengan 5W + 1H saja sudah
cukup?
 Tidak! 5W+1H tidak menjamin tulisan PERLU
dibaca
 Tulisan yang memenuhi 5W+1H saja tak akan
mampu menarik orang membaca. Mungkin
melihat judulnya saja sudah langsung ia
lewatkan.
 Ketika kita menulis, sudah hampir pasti
tujuannya ingin dibaca orang lain. Jarang
sekali orang nulis kemudian disimpan
sendiri dan suatu saat dibakar. Agar orang
lain mau membaca, tulisan tersebut
haruslah menarik minat mereka.

 Untuk menjadikan sebuah tulisan menarik


minta banyak orang yang menjadi target
kita, perlu tambahan faktor lagi. Yakni
MAGNITUDE. Terjemahan mudahnya: daya
tarik.
 Magnitude biasanya telah tersedia karena ada
kejadian.
◦ Lumpur Lapindo Brantas
◦ Korupsi DPR
◦ Kolaborasi Capres-Cawapres
◦ Dll

 Magnitude juga bisa diciptakan. (Tugas PR


untuk menciptakan magnitude)
 Jadi, kini rumus tulisan yang baik menjadi:
5W+1H+1M.

 Cukupkah? Bisa saja dianggap cukup. Tapi


kalau mau enak dibaca masih ada lagi yang
syarat diperlukan. Yakni struktur tulisan.
 Tulisan yang memenuhi rumus 5W+1H+1M sudah
boleh disebut tulisan yang informatif dan menarik.
Namun tanpa logika/struktur tulisan yang jelas,
sebuah tulisan akan sulit dipahami. Tanpa logika
yang baik, tulisan akan melompat-lompat, antara
alinea satu dan alenea berikutnya tidak
“nyambung” dan tidak mengalir. Persis seperti
bicara lisan, meski kita tahu betul apa yang ingin
kita bicarakan, tapi jika mengucapkannya tidak
terstruktur, meloncat ke sana kemari, maka orang
lain akan kesulitan menangkap apa fokus ucapan
kita.
 Judul

 Pengantar

 Isi

 Penutup
 Judul
Judul adalah madu pertama untuk memikat orang
mau membaca tulisan kita. Judul yang “menggigit”
akan mengantar orang mau membaca alenea
pertama.
 Pengantar
◦ Alinea pertama adalah madu pertama untuk
memikat orang membaca alinea-alinea berikutnya.
Jika alinea pertama kurang menarik, minat untuk
meneruskan membaca akan berkurang, meski
judulnya menarik.
 Isi
◦ Isi ini berupa uraian 5W+1H. Apapaun isi tulisan,
usahakan rumus ini dipenuhi. Soal mana yang akan
ditekan, terserah pada tingkat kepentingan
masing-masing komponen. Boleh saja WHO nya
dikupas habis, karena memang menarik.
 Nah, hingga di sini, kita bisa simpulkan
bahwa rumus tulisan yang menarik adalah
5W+1H+1M+1L (logika).

 Mau Praktek?
 Buat Rilis Pers yg berkaitan dengan Pusat
Informasi UMKM

 Topiknya bisa macam-macam yg penting


menarik

 Ditulis dengan menggunakan struktur yg


telah dibahas di pelatihan