You are on page 1of 2

c   Pende  nnssn se

c   adalah cabang ilmu sosial yang membahas teori dan praktik politik Pendekatan institusionalisme atau kelembagaan mengacu pada negara sebagai
[1]
serta deskripsi dan analisa sistem politik dan perilaku politik. Ilmu ini fokus kajian utama. Setidaknya, ada dua jenis atau pemisahan institusi
berorientasi akademis, teori, dan riset. negara, yakni negara demokratis yang berada pada titik "pemerintahan yang
baik" atau 

  dan negara otoriter yang berada pada titik ilmuwan politik mempelajari alokasi dan transfer kekuasaan dalam pembuatan "pemerintahan yang jelek" atau .

dan kekuasaan formal serta khusus. pada dasarnyaͶjika dikaji secara krusial.[2] material. kedudukan. termasuk stabilitas. dan kedamaian. yakni: kerangka pikir yang digunakan komentator lain. Beberapa ilmuwan politik berupaya mengembangkan ilmu ini secara positif dengan melakukan analisa politik. pendekatan ini mencakup unsur legal maupun institusional. kesejahteraan masalah antara "baik" dan "buruk" tadi.   dan kemudian berkembang keputusan. seperti jurnalis. politikus. dan peserta pemilihan umum untuk menganalisis u. yuridis dari lembaga-lembaga kenegaraan seperti parlemen dan lain-lain. perilaku politik dan kebijakan publik. struktur pemerintahan dari mengukur keberhasilan pemerintahan dan kebijakan khusus dengan jenis-jenis institusi negara tersebut tetap akan terbagi lagi menjadi dua yakni memeriksa berbagai faktor. Studi tentang politik diperumit dengan seringnya keterlibatan ilmuwan politik dalam proses politik. karena pengajaran mereka biasanya memberikan Setidaknya.[1] [1] Dengan kata lain. Mereka Namun. Sedangkan yang lain Bahasan tradisional dalam pendekatan ini menyangkut antara lain sifat undang- melakukan pengembangan secara normatif dengan membuat saran kebijakan undang dasar. peran dan sistem pemerintahan termasuk pemerintah dan lagi dengan banyak varians yang memiliki sebutan nama yang berbeda-beda. kelompok minat tertentu. keadilan. masalah kedaulatan. ada lima karakteristik atau kajian utama pendekatan ini.[2] organisasi internasional.

yang mengkaji aspek hukum. penasihat untuk politikus tertentu. yaitu peranan permasalahan dan melakukan pilihan. Ilmuwan politik dapat terlihat bekerja di pemerintahan. Legalisme (  ). u. Ilmuwan politik dapat berperan sebagai [3] pemerintah pusat dalam mengatur hukum. atau bahkan berperan sebagai politikus itu sendiri. di partai politik.

yakni berfokus pada perangkat kelembagaan utama atau memberikan pelayanan publik. Mereka dapat bekerja di Lembaga atau menekankan pentingnya keberadaan struktur dan struktur itu Swadaya Masyarakat (LSM) atau pergerakan politik. Perusahaan seperti wadah pemikir (? ?). lembaga  dan hubungan masyarakat u. Dalam berbagai kapasitas. [3] orang yang dididik dan dilatih dalam ilmu politik dapat memberi nilai tambah dan menyumbangkan keahliannya pada perusahaan. Strukturalisme. pun dapat menentukan perilaku seseorang. institut riset.

[3] Pende  nd    u. "bersifat" individu seperti legislatif. £olistik (  ) yang menekankan pada kajian sistem yang menyeluruh atau holistik alih-alih dalam memeriksa lembaga yang sering mempekerjakan ilmuwan politik.

yakni pendekatan institusionalisme (? .[3] Jerdapat banyak sekali pendekatan dalam ilmu politik. Di sini hanya akan dibahas tentang tiga pendekatan saja. Sejarah atau  ?  yang menekankan pada analisisnya dalam [1] aspek sejarah seperti kehidupan sosial-ekonomi dan kebudayaan.

pendekatan perilaku (  ) dan pilihan rasional u.  ??? ).

serta pendekatan kelembagaan baru atau ?   analisisnya dalam aspek yang normatif sehingga akan terfokus pada [3]  ??? . Ketiga pendekatan ini memiliki cara pandangnya tersendiri penciptaan . ºnalisis normatif atau ?   yang menekankan (?   ).

dalam mengkaji ilmu politik dan memiliki kritik terhadap pendekatan yang [1] Pende  ner d n  nr sn  lain. Salah satu pemikiran pokok dalam pendekatan perilaku ialah bahwa tidak ada gunanya membahas lembaga-lembaga formal karena pembahasan seperti itu tidak banyak memberikan informasi mengenai proses politik yang .   ?.

Kedua pendekatan ini (perilaku dan pilihan rasional). inti "pilihan rasional" ialah bahwa individu sebagai aktor terpenting dalam dunia politik dan sebagai makhluk yang rasional selalu mempunyai tujuan-tujuan yang mencerminkan apa yang dianggapnya [1] kepentingan diri sendiri. [1] sebenarnya. ºdapun aspek yang ditekankan dalam pendekatan ini adalah: u. penekanan kedua pendekatan ini tetaplah berbeda satu sama lainnya. Sementara itu. memiliki fokus utama yang sama yakni individu atau manusia. Meskipun begitu.

teori berguna untuk menjelaskan berbagai [3] fenomena dari keberagaman di dalam masyarakat. Menekankan pada teori dan metodologi. u. Dalam mengembangkan studi ilmu politik.

[3] u. Menolak pendekatan normatif. Kaum behavioralis menolak hal-hal normatif yang dikaji dalam pendekatan institusionalisme karena pendekatan normatif dalam upaya menciptakan "pemerintahan yang baik" itu bersifat bias.

u. Kaum behavioralis menganalisis letak atau pengaturan aktor politik secara individual karena fokus [3] analisisnya memang tertuju pada analisis perilaku individu. Menekankan pada analisis individual.

Masukan (? ) yang memperhatikan masukan dalam sistem politik (teori sistem oleh David Easton.[3] Pende  ne e . 1953) atau tidak hanya ditekankan pada strukturnya saja seperti dalam pendekatan institusionalisme.

. Berbeda dengan institusionalisme lama yang memandang institusi negara sebagai suatu hal yang statis dan terstruktur. dan pemerintah sebagai institusi yang hanya mencerminkan kegiatan massa itu. pendekatan kelembagaan baru memandang negara sebagai hal yang dapat diperbaiki ke arah suatu tujuan tertentu. bahkan beberapa bidang [1] ilmu pengetahuan lain seperti ekonomi dan sosiologi. n r Pendekatan kelembagaan baru atau ?    ???  lebih merupakan suatu visi yang meliputi beberapa pendekatan lain.[1] Kelembagaan baru sebenarnya dipicu oleh pendekatan behavioralis atau perilaku yang melihat politik dan kebijakan publik sebagai hasil dari perilaku kelompok besar atau massa. [1] Bentuk dan sifat dari institusi ditentukan [1] oleh aktor beserta juga dengan segala pilihannya.