You are on page 1of 32

c c

   

A. Latar Belakang

Kita ketahui bahwa sebenarnya sejak dulu teknologi sudah ada atau manusia sudah
menggunakan teknologi. Seseorang menggunakan teknologi karena manusia berakal. Dengan
akalnya ia ingin keluar dari masalah, ingin hidup lebih baik, lebih aman dan sebagainya.
Perkembangan teknologi terjadi karena seseorang menggunakan akalnya dan akalnya untuk
menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya.

Pada satu sisi, perkembangan dunia IPTEK yang demikian mengagumkan itu
memang telah membawa manfaat yang luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia.
Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik yang cukup besar, kini
relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis, Demikian juga
ditemukannya formulasi-formulasi baru kapasitas komputer, seolah sudah mampu menggeser
posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktifitas manusia. Ringkas
kata kemajuan IPTEK yang telah kita capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan
memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia. Sumbangan
IPTEK terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun
manusia tidak bisa pula menipu diri sendiri akan kenyataan bahwa IPTEK mendatangkan
malapetaka dan kesengsaraan bagi manusia.

Kalaupun teknologi mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan,
tidak berarti teknologi sinonim dengan kebenaran. Sebab iptek hanya mampu menampilkan
kenyataan . Kebenaran yang manusiawi haruslah lebih dari sekedar kenyataan obyektif.
Kebenaran harus mencakup pula unsur keadilan. Tentu saja iptek tidak mengenal moral
kemanusiaan, oleh karena iptek tidak pernah bisa menjadi standar kebenaran ataupun solusi
dari masalah-masalah manusia.
B. Rumusan masalah

Berpijak dari latar belakang di atas, maka yang menjadi rumusan masalah pada
penulisan makalah ini adalah : Apakah dampak dari teknologi terhadap kehidupan manusia?
c c

 

Menurut Iskandar Alisyahbana (1980) Teknologi telah dikenal manusia sejak jutaan
tahun yang lalu karena dorongan untuk hidup yang lebih nyaman, lebih makmur dan lebih
sejahtera. Jadi sejak awal peradaban sebenarnya telah ada teknologi, meskipun istilah
³teknologi belum digunakan. Istilah ³teknologi´ berasal dari ³techne ³ atau cara dan ³logos´
atau pengetahuan. Jadi secara harfiah teknologi dapat diartikan pengetahuan tentang cara.
Pengertian teknologi sendiri menurutnya adalah cara melakukan sesuatu untuk memenuhi
kebutuhan manusia dengan bantuan akal dan alat, sehingga seakan-akan memperpanjang,
memperkuat atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, pancaindra dan otak manusia.
Sedangkan menurut Jaques Ellul (1967: 1967 xxv) memberi arti teknologi sebagai´
keseluruhan metode yang secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap
bidang kegiatan manusia´Pengertian teknologi secara umum adalah:


 Proses yang meningkatkan nilai tambah


 Produk yang digunakan dan dihasilkan untuk memudahkan dan meningkatkan kinerja


 Struktur atau sistem di mana proses dan produk itu dikembamngkan dan digunakan
Sedangkan dampak adalah suatu akibat yang ditimbulkan oleh sesuatu . Jadi dampak
teknologi adalah akibat yang ditimbulkan oleh suatu teknologi, bisa akibat baik bisa juga
akibat buruk dalam kehidupan manusia.
Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini,
karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan. Setiap
inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan
banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus
dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh
inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun demikian, walaupun
pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga juga
memungkinkan digunakan untuk hal negatif. Karena itu pada makalah ini kami membuat
dampak-dampak positif dan negatif dari kemajuan teknologi dalam kehidupan manusia
c c
 c  

Perkembangan dunia iptek yang demikian pesatnya telah membawa manfaat luar
biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya
menuntut kemampuan fisik cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat
mesin-mesin otomatis. Sistem kerja robotis telah mengalihfungsikan tenaga otot manusia
dengan pembesaran dan percepatan yang menakjubkan.

Begitupun dengan telah ditemukannya formulasi-formulasi baru aneka kapasitas


komputer, seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai
bidang ilmu dan aktivitas manusia. Ringkas kata, kemajuan iptek yang telah kita capai
sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan
kenyamanan bagi kehidupan umat manusia.

Bagi masyarakat sekarang, iptek sudah merupakan suatu religion. Pengembangan


iptek dianggap sebagai solusi dari permasalahan yang ada. Sementara orang bahkan memuja
iptek sebagai liberator yang akan membebaskan mereka dari kungkungan kefanaan dunia.
Iptek diyakini akan memberi umat manusia kesehatan, kebahagiaan dan imortalitas.
Sumbangan iptek terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri.
Namun manusia tidak bisa pula menipu diri akan kenyataan bahwa iptek mendatangkan
malapetaka dan kesengsaraan bagi manusia. Dalam peradaban modern yang muda, terlalu
sering manusia terhenyak oleh disilusi dari dampak negatif iptek terhadap kehidupan umat
manusia. Kalaupun iptek mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak
berarti iptek sinonim dengan kebenaran. Sebab iptek hanya mampu menampilkan kenyataan.
Kebenaran yang manusiawi haruslah lebih dari sekedar kenyataan obyektif. Kebenaran harus
mencakup pula unsur keadilan.

Tentu saja iptek tidak mengenal moral kemanusiaan, oleh karena itu iptek tidak
pernah bisa mejadi standar kebenaran ataupun solusi dari masalah-masalah
kemanusiaan.{mospagebreak} Dampak positif dan dampak negative dari
perkembanganteknologi dilihat dari berbagai bidang:


4  c    

Dalam bidang informasi dan komunikasi telah terjadi kemajuan yang sangat pesat.
Dari kemajuan dapat kita rasakan dampak positipnya antara lain:

a. Kita akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di
bumi bagian manapun melalui internet

b. Kita dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya
dengan melalui handphone

c. Kita mendapatkan layanan bank yang dengan sangat mudah. Dan lain-lain

Disamping keuntungan-keuntungan yang kita peroleh ternyata kemajuan kemajuan


teknologi tersebut dimanfaatkan juga untuk hal-hal yang negatif, antara lain:

a. Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris (Kompas)

b. Penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang
bisa disalah gunakan fihak tertentu untuk tujuan tertentu

c. Kerahasiaan alat tes semakin terancam Melalui internet kita dapat memperoleh
informasi tentang tes psikologi, dan bahkan dapat memperoleh layanan tes psikologi
secara langsung dari internet.

d. Kecemasan teknologi Selain itu ada kecemasan skala kecil akibat teknologi
komputer. Kerusakan komputer karena terserang virus, kehilangan berbagai file
penting dalam komputer inilah beberapa contoh stres yang terjadi karena teknologi.
Rusaknya modem internet karena disambar petir.

 c   

Dalam bidang ekonomi teknologi berkembang sangat pesat. Dari kemajuan teknologi
dapat kita rasakan manfaat positifnya antara lain:
1. Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi

2. Terjadinya industrialisasi

3. Produktifitas dunia industri semakin meningkat

Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik


dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Investasi dan reinvestasi
yang berlangsung secara besar-besaran yang akan semakin meningkatkan produktivitas dunia
ekonomi. Di masa depan, dampak perkembangan teknologi di dunia industri akan semakin
penting. Tanda-tanda telah menunjukkan bahwa akan segera muncul teknologi bisnis yang
memungkinkan konsumen secara individual melakukan kontak langsung dengan pabrik
sehingga pelayanan dapat dilaksanakan secara langsung dan selera individu dapat dipenuhi,
dan yang lebih penting konsumen tidak perlu pergi ke toko.

4. Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill
dan pengetahuan yang dimiliki.Kecenderungan perkembangan teknologi dan
ekonomi, akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja
yang diperlukan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan
akan mengalami perubahan yang cepat. Akibatnya, pendidikan yang diperlukan
adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasikan
pengetahuan dan skill sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja yang berubah
tersebut.

5. Di bidang kedokteran dan kemajauan ekonomi mampu menjadikan produk


kedokteran menjadi komoditi Meskipun demikian ada pula dampak negatifnya antara
lain;1. terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi
yang sesuai dengan yang dibutuhkan2. Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi
yang ketat pada era globalisasi akan juga melahirkan generasi yang secara mora l
mengalami kemerosotan: konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental
³instant´. {mospagebreak}



· c   c

Akibat kemajuan teknologi bisa kita lihat

1. Perbedaan kepribadian pria dan wanita. Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini
semakin besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam
dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis. Bahkan perubahan perilaku ke arah
perilaku yang sebelumnya merupakan pekerjaan pria semakin menonjol.Data yang
tertulis dalam buku Megatrend for Women:From Liberation to Leadership yang
ditulis oleh Patricia Aburdene & John Naisbitt (1993) menunjukkan bahwa peran
wanita dalam kepemimpinan semakin membesar. Semakin banyak wanita yang
memasuki bidang politik, sebagai anggota parlemen, senator, gubernur, menteri, dan
berbagai jabatan penting lainnya.

2. Meningkatnya rasa percaya diriKemajuan ekonomi di negara-negara Asia melahirkan


fenomena yang menarik. Perkembangan dan kemajuan ekonomi telah meningkatkan
rasa percaya diri dan ketahanan diri sebagai suatu bangsa akan semakin kokoh.
Bangsa-bangsa Barat tidak lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa Asia.

3. Tekanan, kompetisi yang tajam di pelbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi
globalisasi, akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja keras
Meskipun demikian kemajuan teknologi akan berpengaruh negatip pada aspek
budaya:

a. Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan
pelajar. Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya
pemenuhan berbagai keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga
masyarakat menjadi ³kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani´.

b. Kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja semakin meningkat semakin
lemahnya kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di masyarakat, seperti gotong royong
dan tolong-menolong telah melemahkan kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan
penting dalam menciptakan kesatuan sosial. Akibat lanjut bisa dilihat bersama,
kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja dan pelajar semakin meningkat
dalam berbagai bentuknya, seperti perkelahian, corat-coret, pelanggaran lalu lintas
sampai tindak kejahatan.

c. Pola interaksi antar manusia yang berubah Kehadiran komputer pada kebanyakan
rumah tangga golongan menengah ke atas telah merubah pola interaksi keluarga.
Komputer yang disambungkan dengan telpon telah membuka peluang bagi siapa saja
untuk berhubungan dengan dunia luar. Program internet relay chatting (IRC), internet,
dan e-mail telah membuat orang asyik dengan kehidupannya sendiri. Selain itu
tersedianya berbagai warung internet (warnet) telah memberi peluang kepada banyak
orang yang tidak memiliki komputer dan saluran internet sendiri untuk berkomunikasi
dengan orang lain melalui internet. Kini semakin banyak orang yang menghabiskan
waktunya sendirian dengan komputer. Melalui program internet relay chatting (IRC)
anak-anak bisa asyik mengobrol dengan teman dan orang asing kapan saja.

Î  c   

Teknologi mempunyai peran yang sangat penting dalam bidang pendidikan antara lain:

a. Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat
pendidikan. Dampak dari hal ini adalah guru bukannya satu-satunya sumber ilmu
pengetahuan.

b. Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan
guru dalam proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi terciptalah metode-
metode baru yang membuat siswa mampu memahami materi-materi yang abstrak,
karena materi tersebut dengan bantuan teknologi bisa dibuat abstrak.

c. Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka

Dengan kemajuan teknologi proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa


dengan guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos internet dan lain-lain.Disamping itu juga
muncul dampak negatif dalam proses pendidikan antara lain:
1. Kerahasiaan alat tes semakin terancam Program tes inteligensi seperti tes Raven,
Differential Aptitudes Test dapat diakses melalui compact disk.. Implikasi dari
permasalahan ini adalah, tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor, dan
pengembangan tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui
internet tersebut.
2. Penyalah gunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak
kriminal. Kita tahu bahwa kemajuan di badang pendidikan juga mencetak generasi
yang berepngetahuan tinggi tetapi mempunyai moral yang rendah. Contonya dengan
ilmu komputer yang tingi maka orang akan berusaha menerobos sistem perbangkan
dan lain-lain.

å  c   

1. Timbulnya kelas menengah baru Pertumbuhan teknologi dan ekonomi di kawasan
ini akan mendorong munculnya kelas menengah baru. Kemampuan, keterampilan
serta gaya hidup mereka sudah tidak banyak berbeda dengan kelas menengah di
negara-negera Barat. Dapat diramalkan, kelas menengah baru ini akan menjadi
pelopor untuk menuntut kebebasan politik dan kebebasan berpendapat yang lebih
besar.

2. Proses regenerasi kepemimpinan. Sudah barang tentu peralihan generasi


kepemimpinan ini akan berdampak dalam gaya dan substansi politik yang diterapkan.
Nafas kebebasan dan persamaan semakin kental.

3. Di bidang politik internasional, juga terdapat kecenderungan tumbuh berkembangnya


regionalisme. Kemajuan di bidang teknologi komunikasi telah menghasilkan
kesadaran regionalisme. Ditambah dengan kemajuan di bidang teknologi transportasi
telah menyebabkan meningkatnya kesadaran tersebut. Kesadaran itu akan terwujud
dalam bidang kerjasama ekonomi, sehingga regionalisme akan melahirkan kekuatan
ekonomi baru.
c c

   

Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini,
karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan.
Perkembangan teknologi memang sangat diperlukan. Setiap inovasi diciptakan untuk
memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta
sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi
masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah
dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun manusia tiudak bisa menipu diri sendiri akan
kenyataan bahwa teknologi mendatangkan berbagai efek negatif bagi manusia.
Oleh karena itu untuk mencegah atau mengurangi akibat negatif kemajuan teknologi,
pemerintah di suatu negara harus membuat peraturan-peraturan atau melalui suatu konvensi
internasional yang harus dipatuhi oleh pengguna teknologi.

 !"
 " 
http://www.e-dukasi.net/karyaanda/viewkarya.php?kid=16
http://lenijuwita.wordpress.com/2007/03/10/
http://www.tekkomdik-sumbar.org/problematika_sptr_guru_24.html

#" "$ $    


A. IPTEK DAN PERKEMBANGANNYA

Menunit Adolf Portman, secara biologis manusia dipandang sebagai premature,


karena manusia tidak memiliki daya penyesuaian terhadap lingkungan secara alami. Pada saat
manusia bani lahir, tanpa perlindungan orang tua atau lingkungannya, manusia tidak dapat
bertahan hidup. Tetapi kekurangan ini diganti dengan kemampuan manusia untuk
menciptakan suatu lingkungan tiruan yang bentuknya beraneka ragam. Dalam hal ini manusia
dibekali teknik untuk membuat lingkungan menjadi cocok dengan dirinya, sehingga muncul
kebudayaan manusia sebagai hasil abstraksi manusia terhadap lingkungan dan
permasalahannya. Makin tinggi tingkat kemampuan berabstraksi, makin tinggi pula
kebudayaan orang atau bangsa tersebut Teknik secara umum diartikan sebagai alat
perlengkapan dan metode membuat sesuatu yang lebih mengembangkan ketrampilan
manusia. Pada dasarnya, teknologi adalah ilmu terapan, sebaliknya teknologi juga mendorong
diiptakannya atau ditimbulkannya ilmu pengetahuan yang lebih maju.

4  !%" 

a. Fase teknik destruktif. Pada fase ini, untuk memecahkan segala permasalahan dan
kebutuhannya, manusia langsung mengambil dari alam, tidak ada usaha untuk
mengembalikannya ke alam.

b. Fase Teknik Konstruktif.


Masyarakat pada fase ini telah mampu melakukan penciptaan sehingga menghasilkan
kebudayaan baru yang sebelumnya tidak terdapat di alam! Dengan penciptaan baru ini,
sedikit demi sedikit manusia telah menciptakan lingkungan baru yang selalu bermodalkan
alam sekitar sehingga merupakan ³the second nature´ atau ³ alam kedua´.

c. Fase modern. Fase ini merupakan puncak perkembangan teknik yang telah dicapai
manusia. Teknik modem ini bertitik tolak dari analisa matematis alam, sehingga
manusia mampu membangun suatu peradaban baru, yaitu peradaban mesin. Ciri
peradaban mesin diantaranya adalah kesatuan bahasa internasional sebagai pengantar
dan diciptakannya bahasa simbol yang satu, seragam, dan internasional, yaitu bahasa
³matematika´.
 "  # 

a. Teknologi Tinggi (Hi-tech). Suatu jenis teknologi mutakhir yang dikembangkan dari
hasil pnerapan ilmu pengetahuan terbaru. Contoh : komputer, laser, bioteknologi,
satelit komunikasi, dan sebagainya. Ciri-ciri teknologi tinggi ini adalah padat modal,
didukung rasilitas riset dan pengembangan, biaya perawatan tinggi, ketrampilan
operatornya tinggi, dan masyarakat penggunanya ilmiah.

b. Teknologi Madya. Suatu jenis teknologi yang dapat dikembangkan dan didukung
masyarakat yang lebih sederhana dan dapat digunakan dengan biaya dan kegunaan
yang paling menguntungkan. Ciri teknologi madya adalah tidak memerlukan modal
yang terlalu besar dan tidak memerlukan pengetahuan baru, karena telah bersifat
rutin. Penerapan teknologi madya ini bersifat setengah padat modal dan padat karya,
unsur-unsur yang mendukung industrinya biasanya dapat diperoleh di dalam negri dan
ketrampilan pekerjanya tidak terlalu tinggi.

c. Teknologi
Tepat Guna. Pada umumnya sebagai teknologi madya dengan tingkatan yang lebih
sederhana. Teknologi ini dicirikan dengan skala modal kecil, peralatan yang digunakan
sederhana, dan pelaksanaannya bersifat padat karya. Biasanya dilakukan di negara-negara
berkembang, karena dapat membantu perekonomian di pedesaan, mengurangi urbanisasi dan
menciptakan tradisi teknologi dari tingkat paling sederhana. Teknologi tepat guna ini sering
disebut juga teknologi pedesaan. (rural technology) atau teknologi pribumi (indigeneus
technology).
B. PEMENUHAN KEBUTUHAN PRIMER

1. Sandang

Manusia sebagai mahluk susila memerlukan pakaian. Mula-mula pakaian yang


dikenakan hanya untuk menutupi auratnya saja, kemudian pakaian juga berfungsi untuk
melindungi diri dari sengatan panas dan udara dingin. Sekarang, pakaian mempunyai fungsi
yang lebih luas lagi, yaitu untuk kenyamanan dengan menciptakan jenis pakaian yang sesuai
dengan kebutuhan, misalnya pakaian tidur, pakaian olah raga, pakaian kerja dan sebagainya,
bahkan sekarang orang beranggapan bahwa dapat menunjukan status sosial pemakainya.
Kebutuhan manusia yang makin meningkat juga mendorong untuk
menciptakanmanusia teknologi yang dapat meningkatkan mutu dan jenis bahan pakaian.
Sekarang manusia tidak hanya mengandalkan serat-serat alami untuk membuat bahan
pakaian, tetapi dapat juga membuat serat-serat sistentis dari pokok-pokok kayu (benang
rayon) maupun dari bahan galian seperti hasil sulingan batu bara dan minyak bumi (poliester,
polipropilen, polietilen).

2. Pangan

Pangan merupakan kebutuhan pokok manusia untuk dapat bertahan hidup. Kebutuhan
pangan ini terus meningkat baik kualitas maupun kuantitasnya, sejalan dengan meningkatnya
jumlah penduduk. Usaha untuk memenuhi kebutuhan pangan biasanya dilakukan dengan cara
ekstensifikasi, yaitu dengan memperluas lahan pertanian, dan dengan intenstfikasi, yaitu
dengan meningkatkan mutu melalui pemilihan bibit unggul, cara penggarapan yang lebih
baik, pemeliharaan tanaman yang lebih teliti dan pengolahan pasca panen yang lebih
sempurna.
Dengan memanfaatkan IPA dan teknologi yang makin berkembang manusia dapat
menciptakan bibit unggul dengan teknik radiasi, rekayasa genetika, dan sebagainya.
penggunaan hormon tumbuhan yang mampu memacu tumbuhnya daun, bunga ataubuah lebih
lebat atau lebih cepat. Penggunaan mekanisasi pertanian juga membantu manusia dalam
mengolah lahan dan memungut hasil panen dengan lebih cepat Di samping keuntungan yang
diperoleh akibat penggunaan teknologi untuk pengolahan lahan pertanian, ada pula dampak
negatif yang perlu diwaspadai, yaitu penggunaan racun pemberantas hama tanaman. Racun
pembasmi hama ini ternyata dapat pula membunuh hewan ternak, meracuni hasil panen dan
akhirnya meracuni manusia itu sendiri.

3. Papan

Dalam masa yang masih tradisional pembuatan rumah sangat tergantung pada bahan-
bahan yang ada di sekitarnya. Misalnya di daerah pegunungan atap dibuat dari ijuk, di daerah
pantai dari daun rumbia, di daerah yang kaya akan kayu, seperti di Kalimantan, orang
membuat atap dari sirap, di Toraja memakai bambu, sedangkan di Nusa Tenggara
menggunakan ilalang.
Sejalan dengan makin meningkatnya kebutuhan manusia akan tempat tinggal,
terutama di kota-kota besar, di mana lahan untuk pembangunan rumah semakin sempit, maka
manusia berusaha membuat rumah bertingkat dan menggunakan bahan-bahan bangunan yang
makin ditingkatkan kualitasnya. Fungsi rumah juga tidak lagi hanya sekedar untuk bertahan
diri dari cuaca yang tidak menguntungkan dan berlindung dari serangan binatang buas, tetapi
sudah merupakan tempat tinggal yang memenuhi rasa kenyamanan dan keindahan.

C. PEMENUHAN KEBUTUHAN SEKUNDER

Kebutuhan sekunder manusia timbul setelah kebutuhan primernya terpenuhi, terutama


berupa kebutuhan akibat manusia makin memerlukan hubungan dengan manusia lain. Antara
lain diperlukan industri untuk memenuhi kebutuhan manusia secara massal, transportasi yang
diperlukan untuk mengangkut barang-barang kebutuhan dari satu daerah ke daerah lain atau
diperlukan untuk hubungan manusia dari satu daerah ke daerah lain, kesehatan yang makin
terjamin, dan sebagainya.

1. Bidang Industri

Teknologi merupakan cara yang harus dilakukan manusia dalam usaha untuk
memenuhi kebutuhannya yang makin meningkat baik kualitas maupun kuantitasnya, karena
itu diperlukan alih teknologi (transfer of technology) dari negara-negara maju ke negara-
negara berkembang. Proses pengambilalihan teknologi ini memerlukan perhitungan yang
matang agar teknologi yang baru dapat diterima dan digunakanoleh masyarakat waktu itu
(teknologi yang adaptif), serta sifatnya melindungi teknologi yang telah ada (teknologi
protektif). Secara positif industri memang memberikan kegunaan besar pada manusia, tetapi
dampak sampingannya berupa limbah industri dapat pula menimbulkan gangguan bagi
penduduk yang bertempat tinggal di sekitar kawasan industri.
2. Bidang Transportasi

Penemuan roda memegang peranan penting transportasi, karena dengan roda yang
bentuknya bundar dapat diperlukan gerakan yang mudah, kemudian lebih dipermudah lagi
dengan digunakannya binatang penarik, sehingga beban manusia makin ringan. Setelah
ditemukannya mesin yang dapat menggerakkan roda, maka transportasi bukan hanya lebih
ringan, tetapi juga lebih cepat. Bersamaan dengan kemajuan di bidang transportasi ini muncul
pula dampak-dampak negatif, seperti tercemarnya udara oleh banyaknya kendaraan bermotor,
tercemarnya lautan, dan tercemarnya udara oleh sisa pembakaran pesawat udara, yang
jumlahnya setiap hari terus bertambah.

3. Bidang Komunikasi

Sebagai mahluk sosial manusia peiiu berkomunikasi dengan sesamanya. Cara yang
paling sederhana dalah dengan bertatap muka secara langsung, tetapi bila jaraknya jauh tentu
diperlukan alat komunikasi. Kemajuan di bidang komunikasi ini dimulai dengan
ditemukannya telegraph yang masih mempergunakan kawat oleh Samuel Morse (1832),
kemudian disempurnakan oleh Guighelmo Marconi yang sudah tanpa kawat (1895). Pada
tahun 1872, Alexander Abraham Bell menemukan pesawat telpon, mula-mula masih
mempergunakan kawat, kemudian digantikan dengan gelombang radio. Untuk keperluan
kantor, sekarang orang dapat mempergunakan telex (teleprinter exchange).
Dengan ditemukannya satelit telekomunikasi kebutuhan manusia makin terpenuhi
untuk mengadakan hubungan secara lebih cepat dan murah. Orang makin mudah
mengadakan hubungan satu dengan yang lain.
Salah satu akibat positif dengan majunya komunikasi adalah terjadi deurbanisasi,
karena manusia walaupun tinggal juga di daerah pedesaan tidak lagi merasakan ketinggalan
bila dibandingkan dengan yang tinggal di kota. Dapat pula dikatakan bahwa dengan majunya
komunikasi dan teknologi lainnya, desa-desa menjadi kota dalam pengertian bukan geografis,
tetapi teknis sosial, sehingga perbedaan antara desa dan kota makin lama makin kecil.

4. Kesehatan

Kebutuhan akan kesehatan makin dirasakan oleh manusia, sehingga usaha untuk
memerangi penyakit yang menjadi sumber malapetaka makin giat dilakukan. Dengan biologi
sebagai ilmu dapat diketahui struktur tubuh, organ-organ, dan cara bekerjanya organ untuk
menunjang kehidupan manusia. Dari biologi sebagai ilmu mumi ini berkembang ilmu terapan
yang secara praktis berguna bagi kesejahteraan manusia.
Sementara itu manusia di Bumi yang jumlahnya di kota-kota besar makin banyak,
mulai timbul penyakit baru yang sifatnya psikhis, antara lain kekalutan mental yang dapat
berkembang menjadi frustasi. Kehidupan kota yang keras, tidak mengenal toleransi,
sedangkan manusia sendiri makin rakus dan individual, maka gangguan kesehatan yang
dikenal dengan stress makin berkembang dalam masyarakat.

D. EKONOMI, SOSIAL DAN BUDAYA

1. Ekonomi

Masalah kebutuhan primer, sekunder, tertier, maupun masalah sumber daya alam,
sebenarnya secara tidak langsung sudah mengemukakan masalah ekonomi. Sebab sebagai
Homo economicus, dalam segala tindakannya, manusia selalu memperhitungkan
untung rugi. atau dalam bahasa teknik disebut sebagai dampak positif dan negatif.
Karena ekonomi adalah kebutuhan manusia, maka siapa yang dapat menguasai
perekonomian, dialah yang memegang kekuasaan. Pada saat mata pencaharian utama
manusia masih menyangkut soal tanah, kaum feodallah yang memegang kekuasaan.
Sedangkan ketika industri memegang peran penting dalam ekonomi maka kaum kapitalislah
yang memegang peranan utama dalam penyediaan segala kebutuhan manusia. Sekarang ini
kaum kapitalis industrialis telah banyak mengembangkan usahanya hingga melampaui batas
negaranya yang disebut Multi National Corporation (MNC). Kadang-kadang perusahaan
multinasional ini di negara-negara berkembang ikut serta menentukan politik pemerintahan.
Perusahaan besar semacam itu tidak mungkin berkembang tanpa dukungan teknologi tinggi
serta modal besar.
Walaupun sebagian penduduk dunia masih hidup,di bawah garis kemiskinan namun
sebagian besar sudah dapat merasakan manfaat dipergunakannya teknologi modem, karena
kebutuhan hidupnya dapat dengan mudah diperoleh dengan harga yang relatif lebih murah.
Cara pembayaran pun dapat dilakukan dengan tunai atau kredit
2. Sosial

Dengan berkembangnya industri dan kegiatan ekonomi, maka memungkinkan orang


hidup dalam lapangan pekerjaan tersebut. Hal tersebut dapat dilihat dari angka-angka yang
menunjukkan bahwa pekerja di pabrik atau perusahaan terus meningkat, sedangkan yang
bekerja di sektor pertanian makin menurun.

Nilai sosial juga berubah. Pada masa lalu orang merasa bahwa menjadi pegawai negri
dinilai lebih tinggi status sosialnya dibandingkan dengan para pedagang atau pengusaha.
Sekarang menjadi pengusaha ataukaryawan pabrik dianggap sebagai tenaga
profesional yang mempunyai nilai status yang tinggi.
Makin berkembangnya teknologi menyebabkan industri yang memproduksi barang
secara massal juga makin meningkat. Tetapi sering kali juga dimanfaatkan untuk kepentingan
yang negatif, seperti peniruan atau pemalsuan merek dagang, dan sebagainya. Kian majunya
masyarakat yang dibarengi dengan peningkatan jumlah penduduk, menyebabkan manusia
sering kehilangan nilai etisnya, dan mudah melakukan tindakan yang tercela dan melanggar
hukum.

3. Budaya

Budaya dapat berwujud tiga hal, yaitu ide atau gagasan, tingkah laku atau tindakan,
dan benda atau barang yang dihasilkan oleh manusia. Jadi budaya mempunyai pengertian
yang luas. Seperti telah diuraikan di atas teknologi dan industri mempunyai dampak positif
dan negatif. Karena itu hendaknya teknologi secara efektif mampu memerangi kemiskinan,
keterbelakangan, dan menjamin kemajuan bagi bangsa manusia. Manusia juga perlu sadar
bahwa orang menciptakan sesuatu bukan untuk menghancurkan, melainkan untuk
kesejahteraan.
 !"
 " 


http://wartawarga.gunadarma.ac.id
http://www.scribd.com/doc/32029738/Peranan-Ilmu-Pengetahuan-Dan-Teknologi
c c
  
 c &   " ' '&"
  
  ' 

1. DAMPAK TERHADAP PENCAPAIAN KEMAKMURAN DAN PERLUASAN


KEMUDAHAN

1) Dampak positif dalam upaya pemenuhan kebutuhan manusia

A. Perkembangan IPA dan Teknologi dapat mendatangkan kemakmuran materi.

Adanya perkembangan IPA dan Teknologi timbullah cabang ilmu pengetahuan baru
antara lain :


 Teknik modern yang terdiri dari teknik penerbangan, teknik Kimia, teknik sipil,
teknik nucleur, teknik listrik, teknik mekanik. teknologi hutan. teknologi gedung.
matalurgi. teknologi transportasi dan Iain-lain.

 Dengan menggunakan cabang-cabang ilmu pengetahuan baru tersebut kita dapat
memperoleh hasil, misalnya :
Penggunaan teknik kimia, orang dapat mendirikan industri jika kimia dasar yang
dapat menghasilkan bahan-bahan dasar untuk keperluan industri lain seperti asam sulfat,
asam nitrat, asam klorida, asam cuka dan Iain-lain.
Penggunaan teknik nucleur, orang dapat membuat reaktor nucleur yang dapat
menghasilkan zat-zat radio aktif, dimana zat- zat ini dapat dimanfaatkan untuk maksud-
maksud damai. Misalnya untuk keperluan bidang kesehatan (sinar Rontgen), di bidang
pertanian untuk memperbaiki bibit, sehingga diperoleh bibit unggul, untuk mendapatkan
energi tinggi dan Iain-lain.
Penggunaan teknik mekanik. Dengan ilmu tersebut manusia dapat membuat desain
dan pembuatan bermacam-macam mesin, dariistrumenyangsangat haJus sampailokomotif,
dan mesin-mesin yang sangat kompleks.
Penggunaan teknik penerbangan telah demikian pesat, dari pesawat terbang yang
sederhana sampai pesawat terbang mutakhir/pesawat ruang angkasa) dapat dibuat oleh para
ahli.
Penggunaan teknologi hutan seperti kita ketahui hutan mempunyai banyak fungsi kertas,
industri kayu lapis/bahan bangunan, berfungsi pula sebagai penyimpanan air, sebagai obyek
pariwisata dan dapat pula merupakan obyek. penelitian. Demikian pentingnya hutan maka
perlu kita jaga. kelestariannya. Untuk ini dengan kemajuan teknologi, sekarang telah ada teori
bagaimana me-ngolah hutan, di mana manusia dapat memperoleh hasil, tetapi kelestariannya
tetap terjaga. Misalnya telah terencana kapan dan berapa banyak pohon ditebang, kapan harus
diadakan peremajaan, hutan mana merupakan hutan lindung dan Iain-lain, di samping
pemanfaatan hasil hutan yang efektif dan efisien dengan penggunaan kemajuan IPA dan
Teknologi. Dengan demikian maka menurut fungsinya hutan dapat dibagi menjadi hutan
lindung, hutan produksi, hutan suaka alam dan hutan wisata. Sedang menurut formasinya
hutan dapat dibagi menjadi:

 Hutan pantai, terdapat di daerah pantai, tanah kering ber-pasir.

 Hutan payau, terdapat di sekitar muara sungai, selamanya atau hampir selanjanya
tergenang air tawar dari sungai.

 Hutan rawa gambut, semacam hutan rawa tetapi tumbuh di atas lapisan gambut
(tumpukan bahan organik yang sedikit terurai) dengan tebal 1- 22m. Energi gambut
adalah energi bila tumpukan bahan organik yang sedikit terurai ini dicetak, kemudian
dibakar.

 Hutan hujan, terdapat di daerah beriklim basah.

Hutan musim, terdapat di daerah beriklim musim. Penggunaan cabang metallurgi


Metallurgi merupakan pengetrapan Fisika dan Kimia. De¬ngan metallurgi orang dapat
mengambil biji logam dari cam-purannya, misalnya mengambil biji besi dari campurannya.
Tetapi dengan metallurgi sebaliknya orang dapat membuat suatu zat baru dengan
menggabungkan/mencampur dua macam logam atau lebih, misalnya membuat baja dari besi
dan karbon.
Metallurgi sebenarnya bukan suatu ilmu yang baru, karena metallurgi yang dikerjakan
secara sederhana telah diketahui 500 tahun sebelum Masehi. Hanya pengetrapan metallurgi
secara modern baru populer pada pertengahan abad 19 karena usaha seorang ahli fisika dari
Jerman (Georgins Agricola) dengan bukunya yang berjudul: De Re Metallica (Concerning
Metal). Di dalam buku tersebut diuraikan proses metallurgi mulai dari sifat-sifat logam dan
metalloid sampai dengan cara penggunaannya untuk suatu proses.
Dengan dukungan teori atom, teori zat padat, teori material, ikatan kimia maka
metallurgi dapat berkembang dengan pesat. Orang dapat membentuk suatu campuran zat
(alliase) dengan sifat-sifat ya,ng diinginkan. Misalnya kita dipasaran dapat men-jumpai
bermaam-macam kualitas perunggu, hal ini karena pe-runggu dapat diperoleh dari campuran
tembaga dan aluminium, tembaga dan mangan, tembaga, seng, dan timah putih, atau
tem¬baga dengan logam yang lain. Demikian pula baja, orang dapat membuat kualitas baja
sesuai dengan keperluannya. Misalnya baja untuk rel kereta api, untuk kerangka jembatan,
atau tiang suatu pabrik dibuat dari campuran, karbon, fosfat, sulfur dan silikon, sedangkan
stainless steels suatu baja yang tahan terhadap perkaratan dan tidak mudah kusam (tetap
mengkilat) yang banyak digunakan untuk alat-alat rumah tangga, mesin, peralatan listrik dan
Iain-lain, di mana merupakan alat yang berkualitas tinggi. Alat tersebut dibuat dari campuran
antaira karbon, besi, nikel atau khroom. Dari contoh-contoh di atas mudahlah difahami
bahwa kegiatan tersebut akan dapat mendatangkan kemakmuran bila dikelola dengan baik
dan penuh rasa fanggung jawab.

2) Perkembangan IPA dan Teknologi dapat mendatangkan kemudahan hidup.

Sudah menjadi sifat dari kebanyakan manusia bila telah ter-penuhi satu keinginan
maka akan timbul keinginan yang lain atau keinginan kelengkapan dari apa yang telah
dicapai. Dan setiap orang tidak ingin mengalami kesulitan, apalagi mengulangi kesulitan
yang pernah dialami, tetapi setiap orang akan berusaha dalam setiap langkah untuk
mendapatkan kemudahan. Usaha untuk mendapatkan kemudahan hidup antara lain dengan
penge-trapan perkembangan IPA dan Teknologi. Misalnya antara lain :

 Dengan teknik modern orang dapat mengendalikan aliran air sungai, dengan
membuat bendungan, saluran primer , dan saluran sekunder. Dari pengaturan air
tersebut petani men¬dapatkan kemudahan dalam memperoleh air. Selain untuk
pertanian .bendungan dapat dimanfaatkan untuk pembangkit tenaga listrik,
sehingga masyarakat mendapatkan kemudahan memperoleh energi.

Dengan teknik modem telah dapat dibuat bermacam-macam alat yang dapat
meringankan pekerjaan seseorang. Misalnya dengan adanya kalkulator mempermudah orang
menghitung, adanya mesin cuci, kompor gas/listrik, kulkas, dan alat rumah tangga elektronik
yang lain mempermudah ibu-ibu rumah tangga dalam melaksanakan tugasnya.


 Dengan teknik modem dapat dibuat bermacam-macam media pendidikan,
seperti OHP, Slide, Film strip, TV, Tape Recorder dan Iain-lain yang dapat
memmpermudah para pendidik dalam melaksanakan tugasnya.

Dengan teknik modem dapat dibuat bermacam-macam alat transportasi (kapal


terbang, kapal laut, alat transportasi darat) dan sarana komunikasi seperti pesawat telepon,
telegram, satelit, radio, TV, CB dan Iain-lain.
Alat-alat tersebut mempermudah berbagai bidang kegiatan, baik yang bersifat
dinas/pemerintahan maupun swasta. Dan masih banyak lagi contoh lain usaha yang dapat
dilakukan oleh manusia dengan memanfaatkan perkembangan IPA dan Tek¬nologi untuk
mendapatkan kemudahan.

3) Dampak Negatif Yang Menyulitkan Pengendalian Diri

Di samping dampak positif dengan kebersihan di bidang kemakmuran materi dan


perluasan kemudahan yang diperoleh dengan pengetrapan dari pengembangan IPA dan
Teknologi, dapat pula menimbulkan dampak negatif apabila tidak dapat mengendalikan diri.
Suatu negara yang menguasai perkembangan IPA dan Teknologi akan dengan
cepat/lebih mudah memperoleh kemak¬muran materi dibandingkan dengan negara yang
kurang mem-punyai kemampuan di bidang perkembangan IPA dan Teknologi. Hal ini mudah
difahami karena kalah bersaing dalam jumlah maupun mutu produksi misalnya. Akibatnya
dapat menimbulkan negara kaya dan negara miskin. Kalau kita ambil ukuran yang lebih
kecil, seseorang yang mampu mendirikan suatu pabrik de¬ngan peralatan teknologi modern
akan dapat bersaing dengan seseorang yang menghasilkan barang yang sama di mana
menggunakan peralatan yang sederhana. Juga' pengetrapan teknik nukleur yang
dikembangkan untuk membuat rudal, senjata kimia, hal mana menimbulkan kegelisahan umat
manusia, karena dapat mengancam perdamaian dunia bila masing-masing negara tersebut
tidak dapat mengendalikan diri.
Di samping itu juga kita Jihat kenyataan-kenyataan berikut:
a. Kurang adanya hubungan yang serasi antara sistem produksi, sistem ekonomi dan
sistem ekologi, sehingga dalam mem-produksi hanya berpedoman pada sistem
ekonomi, tanpa memperhatikan sistem ekologi. Akibatnya terjadilah pema-kaian dan
pemborosan sumber daya alam secara berlebihan dan kurang memanfaatkan sumber
daya manusia yang melim-pah karena dianggap kurang ekonomis, selanjutnya yang
tim-bul adalah adanya golongan masyarakat yang menguasai produksi dan golongan
masyarakat yang memerlukan peker¬jaan karena tenaganya sudah dapat digantikan
oleh alat-alat yang lebih ekonomis. Masyarakat semacam ini secara ekologis tidak
dapat bertahan.
b. Usaha manusia menaklukkan alam melalui sains dan tekno¬logi yang semula
bertujuan untuk menyejahterakan kehi-dupan manusia, membuat kehidupan di bumi
semakin nyaman, ternyata mengakibatkan pemusatan kekuasaan ter-‡ hadap alam
pada sejumlah kecil manusia di bumi (yang rae-nguasai sains dan teknologi) yang
akhirnya dapat menjadi penguasaan terhadap manusia lain (yang tidak menguasai
sains dan teknologi).
c. Saling curiga antara kelompok-kelompok mengakibatkan raa-sing-masing
kelompok/negara berusaha mempersiapkan diri menghadapi segala kemungkinan
kurang menguntungkan dirinya, maka berlomba-lombalah negara-negara maju mem-
buat berbagai senjata mutakhir yang dapat digunakan untuk mempertahankan diri,
hingga saat ini menumpuklah beraneka ragam senjata pemusnah yang sebenarnya
dapat mengancam peradaban manusia di bumi itu sendiri, bila sam-pai terjadi perang
total.

Perkembangan sains dan teknologi yang demikian pesat dan memberikan hasil yang
dapat dinikmati manusia ternyata menim-bulkan berbagai masalah yang bar-u terasa akhir-
akhir ini, yaitu :
1. Masalah kesempatan kerja bagi penduduk yang terus bertam-bah setiap tahunnya.
2. Masalah pertambahan angkatan kerja dan kesukaran/ham-batan dalam bidang
pengembangan industri sehubungan de-ngan pertambahan angkatan kerja tersebut.
3. Masalah pengadaan dan permintaan akan bahan-bahan dasar seperti kayu, bahan-
bahan mineral dan bahan-bahan sebagai sumber energi, di mana bahan-bahan tersebut
bila peng-gunaannya berlebihan dikhawatirkan akan merugikan generasi yang akan
datang.
4. Masalah pembiayaan, penentuan arah dan pola pendidikan, riset dan perkembangan
teknologi yang sangat berbeda an¬tara negara yang satu dengan negara yang lain.
5. Masalah yang berkaitan dengan kepincangan nilai perda-gangan nasional, di mana
perbandingan nilai ekspor dan impor terlalu besar. Pada negara-negara maju ekspor
barang-barang jadi ke negara-negara berkembang memiliki nilai yang sangat besar
dibanding impor yang dilakukan negara maju tersebut dari negara berkembang karena
yang diimpornya berupa bahan-bahan dasar untuk membuat barang-barang jadi
tersebut, bila hal ini dibiarkan terus menerus maka neraca perdagangan milik negara
maju dan negara berkem¬bang bila dibandingkan sangat pincang/berat sebelah.
Masalah-masalah tadi bersumber pada dinamika kependu-dukan, pengembangan
sumber daya alam, pertumbuhan ekonomi dan perkembangan teknologi, yang
kesemuanya bertitik tolak pada satu masalah besar yaitu perkembangan dunia yang
tidak memperhitungakan daya tampung planet bumi yang sebenarnya terbatas. Oleh
karenanya perlu disadari para pakar yang bertugas sebagai pengambil keputusan,
mengenai hubungan kait mengkait antara beberapa masalah besar tadi, sehingga
segala kebijak-sanaan yang diputuskan selalu berusaha mengatasi masalah-masalah
yang sudah ada dan jangan membuat masalah baru.
Yang dirasakan manusia bukan hanya dampak teknologi ter¬hadap kehidupan
manusia saja, melainkan dampak keseluruhan masalah besar yang saling beriteraksi. Kurang
tepat apabila semua dampak negatif yang terlihat sekarang dianggap sebagai dampak
teknologi saja atau dampak struktur ekonomi saja, karena keduanya memang tidak berdiri
sendiri-sendiri.

DAMPAK TERHADAP PENDAYAGUNAAN SUMBER DAYA ALAM

A. Dampak Positif Tentang Keberhasilan Manusia

Minyak bumi pada saat ini masih merupakan sumber daya alam yang paling utama
untuk memenuhi kebutuhan energi dunia. Hal ini dapat kita saksikan bahwa segala mesin,
misalnya mesin dalam berbagai pabrik, mobil, ban, truk, kereta api, kapal laut, pesawat
terbang, semuanya menggunakan minyak bumi sebagai bahan bakar. Kita juga mengetahui
bahwa minyak bumi merupakan bahan galian yang tidak dapat diperbaharui (un-renewable),
artinya sekali pakai habis. Minyak bumi itu berasal dari fosil yang terbentuk secara alamiah
dalam proses jutaan tahun lamanya yang jumlahnya juga terbatas. Pada suatu saat minyak
bumi akan habis. Maka demi kelestarian kehidupan di muka bumi, orang hams segera
mencari gantinya. Berbagai alter-natif pengganti minyak bumi itu akan diuraikan di belakang.
Pada bagian ini pertama perlu diketahui adalah dampak negatifnya, yaitu hasil pembakaran
minyak bumi itu berupa gas-gas oksida, antara lain karbondioksida yang berguna untuk
fotosintesis (pem-bentukan zat gula atau pati pada tanaman berhijau daun dengan bantuan
matahari) dan gas karbon monoksida yang bersifat sa-ngat beracun. Gas CO ini dapat
meracuni sel-sel darah merah sehingga sel-sel itu tidak mampu berfungsi lagi sebagai
pengang-kut oksigen dalam jaringan tubuh. Jelaga sebagai sisa gas yang halus misalnya pada
mesin disel atau mesin premium yang sudah kurang baik atau sudah tua akan dapat
menjadikan orang sesak napas. Namun yang sangat berbahaya adalah gas-gas yang me-
ngandung Pb (timah hitam) atau Hg (air raksa) yang semuanya ini merupakan campuran
premium agar premium menjadi mudah terbakar (sebagai katalisator pembakaran).
Keracunan gas-gas tersebut di atas sukar diobati karena logam-logam tersebut men-gendap
dalam jaringan tubuh kita. Unsur-unsur yang lain juga sa¬ngat berbahaya sebagai hasil atau
bawaan dari fosil itu sendiri antara lain adalah arsen, dan belerang.
a. Pemanfaatan Pengembangan IPA dan Teknologi Dapat Untuk Menaikkan Kuantitas
Suatu Produksi, Misalnya :

ƒ Di bidang Pertanian.
Keberhasilan di bidang pertanian sangat dipengaruhi oleh keadaan lahan pertanian
seperti bibit, pupuk, air, cara peng-olahan serta perawatannya dan juga pemasarannya, di
mana satu dengan yang lain tak dapat dipisahkan. Dukungan apakah yang dapat diberikan
oleh perkembangan IPA dan Teknologi. Dengan teori material dapat ditentukan jenis tanah
suatu lahan, kan-dungan unsur-unsur yang diperlukan oleh tanaman, sehingga dapat
ditentukan pupuk yang paling tepat, berapa banyaknya dan pada jarak berapa dari tanaman
yang mudah dicapai oleh akar. Di depan telah disinggung bahwa sinar radioaktif dapat untuk
mendapatkan bibit unggul. Dan telah tersedia pula bahan zat untuk memberantas
hama/pencegahan terserangnya tanaman yang mana ini juga merupakan hasil suatu teknologi
Dengan diketahuinya syarat-syarat suatu tumbuhan dapat hidup, maka oleh negara-negara
yang lahan pertaniannya sangat terbatas dimanfaatkan untuk menambah kuantitas produksi
pangan de¬ngan mengembangkan tanaman yang bergantung di atas air yang mengalir, di
mana di dalam air yang mengalir tersebut dilengkapi dengan unsur-unsur yang diperlukan
oleh tumbuhan tersebut yang dapat diserap lewat akar yang terendam dalam air mengalir
tersebut.
ƒ Di bidang Industri.
Kita ambil contoh industri pengolahan minyak kelapa sawit. Penggunaan teknologi
yang maju untuk pengolahan minyak kelapa sawit dengan temperatur dan tekanan yang telah
diatur sesuai dengan alat yang digunakan akan dapat memperoleh hasil yang lebih banyak
dibandingkan dengan cara tradisional. Hal ini mengingat pengolah pada temperatur yang
tepat tidak banyak minyak yang terbuang (menguap) dan tekanan yang tepat maka
kemungkinan minyak yang tertinggal pada ampas dapat diperkecil.

b. Pengembangan IPA dan Teknologi Dapat Menaikkan Kualitas/Mutu Produksi.


Dengan teknologi material yang didukung oleh konsep-kon-sep IPA (teori atom,
ikatan kimia, reaksi molekuler dan Iain-lain) para ahli makin menguasai sifat maupun
pemanfaatan suatu senyawa, dengan mengubah/mereaksikan sehingga mendapatkan senyawa
baru dengan kualitas sesuai yang diinginkan. Misalnya:
Pada pengolahan minyak bumi, yang semula kita mengenal bensin, sekarang kita mengenal
premium di mana premium dikatakan lebih baik karena mempunyai nilai oktan yang lebih
tinggi sehingga tidak mudah/cepat merusak alat atau mesin yang menggunakan bahan bakar
tersebut. - Pembuatan kaca, kalau dahulu kita hanya mengenal kaca yang jernih atau
berwarna, tetapi sekarang kita kenal kaca riben, di mana ini juga karena hasil kemajuan IPA
dan Teknologi yang merupakan perpaduan Fisika dan Kimia. Contoh lain misalnya pada
industri baja. Dengan penge-tahuan material proses mettalurgi di industri baja dapat
diproduksi bermacam-macam baja sesuai dengan kekuatan dan sifat yang diinginkan.
Demikian pula di bidang obat-obatan, dapat dibuat obat yang berkualitas tinggi, misalnya
diketemukannya cara sterilisasi yang lebih tepat (tanpa me* ngurangi/merusak mutu bahan
yang disterilkan).

c. Pengolahan Sumber Daya Alam Yang Effektif dan Effisien Dapat Menambah Ragam
Produksi, Misalnya :
Kalau kita melihat ketela pohon akan segera terlintas pada pikiran bahwa bahan
tersebut dapat diekspor, dalam bentuk gaplek atau tepung kanji (tepung tapioka). Tetapi
dengan kemajuan Teknologi yang dapat memproses dengan fermentasi maka ketela pohon
dapat pula untuk menghasilkan gula yang dikenal dengan gula cair. Di samping menambah
ragam produksi, proses fermentasi (peragian) ketela pohon merupakan hasil peningkatan nilai
ekonomi suatu barang, karena gula merupakan salah satu sumber energi yang pokok bagi
manusia.
Pada pengolahan minyak bumi yang mula-mula hanya meng¬hasilkan macam-macam
bahan bakar seperti LNG, LPG, Avigas, premium, solar, minyak tanah, dan minyak pelumas
lilin serta aspal, sekarang dapat dikembangkan untuk menghasilkan propilen suatu bahan
untuk pembuatan plastik, gas H2 untuk pembuatan pupuk, ABS (alkil bennena sulfonat)
untuk pem¬buatan detergent.

A. Dampak Negatif Meningkatkan Keborosan menimbulkan Pencemaran dan Limbah


Pendayagunaan sumber daya alam dengan menggunakan kemajuan IPA dan
Teknologi dapat pula menimbulkan dampak negatif apabila dilaksanakan secara tidak
bertanggung jawab. Misalnya timbulnya pemborosan penggunaan sumber daya alam. Hal ini
dapat disebabkan oleh berbagai sebab, karena tidak tahu, karena tidak sadar atau karena
sebab yang lain. Suatu gedung modern yang karena konstruksinya siang haripun memerlukan
penerangan, ini merupakan suatu pemborosan. Penggunaan AC yang sebenarnya dapat
diganti dengan adanya ventilasi yang cukup. Dan meskipun teknologi modern sudah
didukung oleh IPA yang selalu berusaha menekan akibat sampingan negatif tetapi suatu
kenyataan bahwa pada pendayagunaan sumber daya alam masih terjadi pula dampak negatif,
yaitu timbulnya pen¬cemaran lingkungan. Pencemaran (polusi) ialah adanya suatu or-
ganisme atau unsur lain ke dalam suatu sumber daya misalnya ; air, udara atau tanah, dalam
kadar yang mengganggu kegunaan sumberdaya itu. Hal ini sebagian besar karena kurang
kesadaran kurang tanggung jawabnya para pemakai teknologi tersebut. Adanya suatu pabrik
di mana menggunakan mesin yang dalam mengadakan pembakaran tidak sempurna akibatnya
menge-luarkan gas CO yang dapat menimbulkan pencemaran udara. Afinitas antara CO dan
hemoglobin sekitar 200 kali lebih kuat bila dibanding antara O2 dan hemoglobin, dan
membentuk senyawa karboksi hemoglobin yang stabil. Atmosfir yang mengan-dung 80 ppm
CO dalam tempo 8 jam dapat mengurangi distribusi O2 dalam darah kita sekitar 15%. Untuk
itu maka aliran darah dipercepat akibatnya orang dapat pusing-pusing kemudian lemas dan
kandungan CO sebesar 1.300 ppm dalam tempo 30 menit dapat menyebabkan fatal.
Pabrik yang mengeluarkan bahan buangan (air limbah) yang mengandung bahan yang
dapat menimbulkan pencemaran air, misalnya Hg. Hal ini sebenarnya dapat dicegah apabila
pabrik tersebut telah mengolah air limbah tersebut sebelum dibuang, dan bahkan bahan yang
dapat menimbulkan pencemaran tersebut dapat dimanfaatkan kembali oleh pabrik. Sering
pula ada pabrik yang kurang memperhatikan suara yang ditimbulkan oleh proses dari pabrik
yang kurang memperhatikan suara yang ditimbulkan oleh proses dari pabrik tersebut
sehingga dapat menimbulkan pencemaran suara, hal ini sudah sering dialami oleh kota-kota
industri. oleh kota-kota industri.
Pencemaran (polusi) suara ialah setiap sumber suara yang melebihi kekerasan 65 db.
(desi-bel). 10 db. bunyi pernapasan 100 db. bunyi musik Klub malam 30 db. berbisik
60 db. percakapan sehari-hari 120 db. pesawat jet, 175 db pesawat angkasa luar.
Polusi suara dapat menyebabkan :
ƒ ketulian
ƒ kelelahan jasmani
ƒ gangguan rohani.
Penggunaan pestisida di bidang pertaman dapat pula menim-bulkah pencemaran
penggunaannya kurang tepat.
Penggunaan teknik nukleur yang dapat dimanfaatkan di bidang pertanian, kesehatan, sumber
energi dapat pula men'nbulkan pencemaran, misalnya dengan adanya kebocoran akan terjadi
radiasi.
Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 4 tahun 1982 tentang
ketentuan pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup Sumber Daya, diterangkan sebagai berikut
Sumber daya adalah unsur lingkungan hidup yang terdiri atas sumber daya manusia, sumber
daya alam hayati, sumber daya alam non hayati dan sumber buatan.
Kalau dikelompokkan pada dasarnya sumber daya alam dapat dibagi menjadi:
a. Sumber daya manusia, di mana tercakup kuantitas, kualitas pengetahuan keterampilan
dan kebudayaannya juga sarana dan lembaga swadaya masyarakat
b. Sumber daya fisik (sumber daya alam dan buatan), dapat dibedakan:

 sumber alam hayati, yang terdiri dari flora dan fauna.

 sumber alam non hayati, meliputi tanah, air, udara, mineral ("minyak bumi, batu
bara, gas alam dan sebagainya).

 sumber daya strategis (semua mineral essensial untuk usaha hankam), iklim,
energi matahari. Sumber daya alam akan berarti apabila manusia mempunyai
kemampuan untuk memanfaatkannya. Sumber daya alam ada yang dapat
diperbaharui (renewable), yang bila dimanfaatkan secara baik, digunakan
dengan pengelolaan yang cermat tidak sampai -habis sama sekali, maka akan
dapat dimanfaatkan sepan-jang masa. Termasuk dalam kelompok ini adalah
sumber alam hayati. Sedangkan sumber daya alam yang tidak dapat
diper¬baharui (non renewable), merupakan bahan yang akan selalu berkurang
setiap kali digunakan, oleh karenanya pemanfaatannya harus sehemat dan
seefisien mungkin, karena kalau tidak makagenerasi yang akan datang tidak
akan dapat ikut menikmatinya. Termasuk di sini sumber aya alam non hayati.
Kedua sumber daya alam tersebut sering kali merupakan tulang punggung pem-
bangunan suatu negara, sehingga pengelolaannya harus yang tepat agar dapat
meningkatkan pembangunan suatu negara, taraf hidup dan kemakmuran bangsa
di negara tersebut. Apabila pe¬ngelolaan terhadap sumber daya alam yang tidak
dapat diper¬baharui, harus benar-benar mengacu pada kehidupan di masa depan.
Dalam memanfaatkan sumber daya alam perlu memper-hatikan beberapa lingkungan,
yaitu lingkungan perlindungan yang matang lingkungan produksi yang tumbuh, lingkungan
pemu-kiman dan lingkungan industri, artinya pemanfaatan summer daya alam untuk suatu
produksi tidak dapat pemukiman, lingkungan perlindungan dan industri, begitu juga
sebaliknya. Jadi alokasi penggunaan sumber daya alam tersebut harus diatur. Dengan
demikian ada keseimbangan penggunaan antara lingkungan yang satu dengan yang lain
sehingga dapat dimanfaatkan secara terus-menerus.

DAMPAK TERHADAP SUMBER DAYA MANUSIA


A. Dampak Positif
1. Perkembangan IPA dan Teknologi dapat membuka bariyak lapangan
pekerjaan baru, di mana sumber daya manusia dapat berperan, baik tenaga
maupun pikiran.
Seperti telah diuraikan bahwa dari perkembangan IPA dan Teknologi dampak positif
yaitu dapat terpenuhinya kebutuhan manusia akan kemakmuran materi dan kemudahan,
manusia dapat mendayagunakan sumber daya alam lebih efektif dan efisien, manusia dapat
mengubah sistem transpormasi dan komunikasi sehingga menimbulkan kemudahan-
kemudahan. Untuk semua kegiatan- kegiatan tersebut jelas diperlukan tenaga dan pikiran
manusia, atau dengan lain perkataan terciptalah banyak pangan pekerjaan baru. Misalnya
dengan adanya berbagai industri, adanya alat transportasi dan komunikasi baru, mekanisasi di
bidang pertanian dan Iain-lain.
2. Perkembangan IPA dan Teknologi dapat menaikkan kualitas sumber daya
manusia (ketrampilan dan kecerdasan manusia). Ketrampilan dan kecerdasan
manusia perkembangannya sangat dipengaruhi oleh banyak hal.
Perkembangan IPA dan teknologi memungkinkan terjadi perkembangan
ketrampilan dan kecerdasan manusia. Hal ini karena dengan perkembangan
IPA dan Teknologi memungkinkan :
Tersedianya sarana dan prasarana penunjang kegiatan ilmiah, misalnya penemuan
teori baru, dengan teori baru timbul teknologi baru dengan peralatan yang lebih maju dan
seterus-nya.
Meningkatnya kemakmuran materi dan kesehatan masya-rakatnya (hal ini sangat
mempengaruhi peningkatan in-telegensi manusia sehubungan dengan pemenuhan-peme-
nuhan gizi).

B. Dampak Negatif


Pemanfaatan perkembangan IPA dan Teknologi yang tidak/ kurarig tepat bagi kondisi
masyarakatnya tidak menambahkan lapangan pekerjaan, tetapi justru sebaliknya, dapat
mempersempit lapangan pekerjaan. Hal ini karena efektifitas dan efisiensi sis¬tem dalam
teknologi baru. Misalnya banyak pekerjaan yang mula-mula menjadi tugas manusia dapat
diganti oleh mesin. Di negara-negara berkembang masuknya teknologi baru menim¬bulkan
masalah di bidang ketenagaan karena secara berlebihan sumber daya manusia cukup besar
bahkan dapat berlebihan tetapi secara kualitatif dirasakan sangat kurang. Terutama untuk
menangani teknologi tinggi.
Akibat-akibat sistem teknologi pada kehidupan manusia makin meluas.
Perkembangan teknologi yang pesat membuat masyarakat menikmati segalanya dengan lebih
enak, mudah uniform mekanis (diatur komputer, mesin) serta rasional. Karena teknologi
memperenak hidup kita kehilangan kepekaan untuk mencoba-coba yang secara psikologis
penting untuk berani meng-hadapi tantangan hidup sebagai suatu "gambling". Rasionalitas
teknologi yang ingin mengontrol seluruh proses secara teliti dan ketat baik psikologi maupun
sosial sebenarnya mengatur pula kehidupan psiko sosial dan merasuki jalan serta proses
berpikir kita. Pengaruh itu begitu besar sehingga tanpa sadar kita mengi-kutinya
berkompromi dengannya. Kesadaran kitapun ikut men¬jadi kesadaran tehnokratis. Ancaman
paling besar yang dibawa teknologi adalah mematikannya imajinasi manusia. Schumacher
menegaskan bahwa teknologi melalui masyarakat yang sudah diperes merusak pemikiran
manusia.
Pengembangan teknologi yang mengatur perilaku manusia mengakibatkan munculnya
masalah-masalah etis sebagai berikut:
1. Penemuan teknologi yang mengatur perilaku ini menyebabkan kemampuan
perilaku seseorang berubah dengan operasi dan manipulasi dalam susunan
syaraf otak melalui:
a. Spychosurgerys infus;
b. bahan kimiawi;
c. obat bius tertentu;
d. ESB (Elekctrical Stimulation of the Brain) ;
e. Shock listrik tertentu.
Lagi pula penemuan terbaru dalam teknik psikologi yakni "dynamic psychotherapy"
mampu merangsang bagian-bagian yang penting sehingga kelakuan dapat di atur dan disusun.
Dengan begitu otonomi dan kebebasan bertindak manusia sebagai suatu nilai berada
diambang kemusnahan.
Pemahaman "njimet" tingkah laku manusia demi tujuan ekonomis, untung lebih
banyak, menyebabkan penggunaan media (radio, televisi) untuk mengatur kelakuan manusia.
Behavior control memunculkan masalah etis bilakelakuan seseorang dikontrol oleh
teknologi dan bukan oleh manusia itu sendiri. Konflik muncul justru karena sipengatur
memper-budak orang yang dikendalikan, kebebasan bertindaknya dikontrol dan diarahkan
menurut kehendak sipengontrol. Sorotan mengenai hal ini paling tajam dilontarkan oleh
Schumacher. Menurut beliau eksistensi sejati menusia adalah bahwa manusia menjadi
manusia justru karena ia bekerja. Peker-jaan bernilai tinggi bagi manusia, ia adalah ciri
eksistensi manusia, ciri kodrat kemanusiaannya. Pemakaian teknologi super modern condong
mengasingkan manusia dari eksistensinya sebagai pekerja, sebab di sana manusia tidak
mengalami kepuasaan dalam bekerja, pekerjaan tangan dan otak manusia telah diganti
dengan tenaga- tenaga mesin. Lebih jauh beliau menegaskan bahwa pemakaian teknologi
mengakibatkan pem-batasan pada kebebasan manusia. Macam- macam teknik perhi-tungan
mengancam kebebasan manusia justru karena segala sesuatu mau dikomputerisasikan.
Padahal tindakan manusia tidak dapat direncanakan dengan perhitungan matematis yang
dilakukan oleh komputer. Justru msanusialah yang memiliki kebijaksanaan