You are on page 1of 10

___________________________________________________________

BPS KABUPATEN PARIGI MOUTONG

No. 06/08-72/Th.III, 01 Juli 2010

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

 Pada Bulan Juni 2010 di Kota Parigi terjadi Inflasi sebesar 0,53 persen,

dengan perubahan Indeks Harga Konsumen secara umum dari 108,38 pada

bulan Mei 2010 menjadi 108,97 pada Juni 2010. Inflasi Kota Parigi ini, lebih

rendah dibandingkan perubahan indeks Harga Konsumen secara umum di

Kota Palu yang menunjukkan terjadinya inflasi sebesar 0,83 persen pada

bulan yang sama.

 Inflasi yang terjadi di bulanan ini, didukung oleh peningkatan Indeks Harga

Konsumen yang terjadi pada beberapa kelompok pengeluaran, yaitu

Kelompok Bahan Makanan sebesar 2,20 persen; Kelompok Sandang sebesar

0,10 persen serta kelompok Perumahan, Air, listrik, Gas & Bahan Bakar;

kelompok transport, komunikasi & jasa keuangan dan kelompok Pendidikan,

rekreasi & olah raga yang peningkatan indeksnya masing-masing tercatat

sebesar 0,01 persen. Sementara Kelompok makanan jadi,minuman,rokok

dan tembakau pada bulan ini justru mengalami penurunan indeks harga

konsumen -0,01 persen. Untuk kelompok pengeluaran kesehatan tidak

mengalami perubahan indeks harga konsumen dari bulan sebelumnya.

 Dengan inflasi secara umum sebesar 0,53 persen menjadikan laju inflasi

sampai dengan Juni 2010 tercatat sebesar 1,63 persen.

Berita Resmi Statistik Kabupaten Parimo No. 06/08-72/ Th. III. 01 Juli 2010
1
BULAN JUNI 2010 KOTA PARIGI INFLASI 0,53 PERSEN

Perkembangan harga berbagai komoditas kebutuhan masyarakat di Kota Parigi

Bulan Juni 2010 secara umum mengalami peningkatan dari bulan sebelumnya. Hal ini

digambarkan oleh meningkatnya Indeks Harga Konsumen (IHK) secara umum dari

Bulan Mei 2010 yang tercatat sebesar 108,38 menjadi 108,97 pada Bulan juni 2010,

atau terjadi inflasi sebesar 0,53 persen. Dengan demikian menjadikan laju inflasi Juni

2010 atau perubahan indeks harga konsumen bulan Juni 2010 terhadap indeks harga

konsumen bulan Desember 2009 sebesar 1,63 persen.

Kebutuhan masyarakat yang di kelompokan dalam 7 (tujuh) kelompok

pengeluaran mulai dari: bahan makanan; makanan jadi,minuman,rokok & tembakau;

Perumahan,air,listrik,gas & bahan bakar; Sandang; Kesehatan; Pendidikan, rekresasi

& olah raga serta Transport, komunikasi & jasa keuangan, selama Bulan Juni 2010

harga komoditas atau jenis barang pada beberapa kelompok pengeluaran mengalami

perubahan harga yang fluktuatif dari bulan sebelumnya. Gambaran tersebut tercermin

oleh perubahan indeks harga konsumen (IHK) pada kelompok pengeluaran yang

mengalami peningkatan ataupun penurunan.

Pada bulan ini kelompok pengeluaran yang mengalami peningkatan IHK paling

tinggi terjadi pada kelompok bahan makanan yang tercatat sebesar 2,20 persen dan

terendah adalah kelompok perumahan,air,listrik,gas & bahan bakar; kelompok

pengeluaran transpor,komunikasi & jasa keuangan serta kelompok pendidikan,

rekreasi & olah raga yaitu masing-masing masing-masing sebesar 0,01 persen.

Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan IHK terjadi pada

kelompok makanan jadi, minuman,rokok & tembakau sebesar -0,01 persen.

Sementara kelompok pengeluaran untuk kesehatan tidak mengalami perubahan IHK

dari bulan sebelumnya.

Berita Resmi Statistik Kabupaten Parimo No. 06/08-72/ Th. III. 01 Juli 2010
2
Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Kelompok

Makanan selama Bulan Juni 2010 antara lain : ayam hidup, ikan bubara, ikan

cakalang, mujair, ikan asin belah, susu bubuk, susu kental manis, telur ayam ras,

sayur bayam, buncis, kacang panjang, kentang, ketimun, kol putih, labu siam, sawi

hijau, tauge, terong panjang, tomat sayur, wortel, kacang tanah, tomat buah, bawang

merah, cabe merah, cabe rawit, kelapa butir, minyak goreng dan gula pasir.

Tabel. 1. Inflasi Juni 2010, dan Laju Inflasi di Kota Parigi Kabupaten Parigi Moutong
Menurut Kelompok Pengeluaran (2007=100)

Laju
IHK IHK IHK Inflasi
Kelompok Pengeluaran Inflasi
Des’200 Mei Juni Juni
Barang dan Jasa s.d Juni
9 2010 2010 2010*)
2010 **)
(1) (2) (3) (3) (5) (7)

UMUM 107,22 108,38 108,97 0,53 1,63


1. Bahan Makanan 103,77 104,78 107,08 2,20 3,19
2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok &
119,79 122,58 122,57 -0,01 2,32
Tembakau

3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar 117,81 118,49 118,50 0,01 0,58

4. Sandang 96,68 96,64 96,74 0,10 0,06

5. Kesehatan 106,80 109,21 109,21 0,00 2,25

6. Pendidikan, Rekreasi & Olahraga 107,17 108,55 108,56 0,01 1,29

7. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan 91,13 91,57 91,58 0,01 0,49

Keterangan:
*) Persentase perubahan IHK Bulan Juni 2010 terhadap IHK Bulan Mei 2010
**) Persentase perubahan IHK Bulan Juni 2010 terhadap IHK Bulan Desember 2009

Sementara untuk kelompok non makanan antara lain: sabun cair/cuci piring,

sabun detergen bubuk, emas perhiasan, tas sekolah dan helm.

Untuk komoditas yang mengalami penurunan harga pada kelompok makanan

antara lain: beras, ikan bandeng, ikan baronang, cumi-cumi, kakap merah, kembung,

selar, udang basah, susu untuk balita, susu untuk bayi, jagung manis, buah jeruk,

buah papaya, bawang putih dan kembang gula.

Berita Resmi Statistik Kabupaten Parimo No. 06/08-72/ Th. III. 01 Juli 2010
3
Tabel.2.

Sumbangan Kelompok Pengeluaran terhadap Inflasi Bulan Juni 2010 (persen)


di Kota Parigi Kabupaten Parigi Moutong.

Kelompok Pengeluaran Andil Inflasi/Deflasi


(1) (2)

Umum 0,53

1. Bahan makanan 0,52

2. Makanan Jadi,Minuman,Rokok dan Tembakau 0,00

3. Perumahan,air,Listrik, Gas dan Bahan Bakar 0,00

4. Sandang 0,01

5. Kesehatan 0,00

6. Pendidikan,Rekreasi dan Olahraga 0,00

7. Transpor,Komunikasi dan Jasa Keuangan 0,00

Deflasi/ Inflasi secara umum, merupakan gabungan share atau andil Deflasi/

Inflasi yang diciptakan oleh masing-masing kelompok pengeluaran karena terjadinya

peningkatan atau penurunan Indeks Harga Konsumennya.

Pada bulan ini dengan inflasi secara umum sebesar 0,53 persen, dipengaruhi

oleh kenaikan harga yang terjadi pada kelompok bahan makanan, dimana kenaikan

harga pada kelompok ini mampu memberikan andil inflasi sebesar 0,52 persen,

sementara sisanya sebesar 0,01 persen disumbangkan oleh kenaikan harga yang

terjadi pada kelompok sandang. Sementara pada kelompok perumahan,air,listrik,gas

& bahan bakar; kelompok pendidikan, rekreasi & olah raga serta kelompok

transport,komunikasi & jasa keuangan meskipun terjadi peningkatan harga tetapi tidak

dapat memberikan andil inflasi. Begitu juga kelompok makanan jadi, minuman, rokok

Berita Resmi Statistik Kabupaten Parimo No. 06/08-72/ Th. III. 01 Juli 2010
4
& tembakau yang mengalami penurunan harga tetapi tidak mampu memberikan andil

deflasi. (Tabel.2.)

URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN

1. Kelompok Bahan Makanan

Kelompok bahan makanan pada bulan Juni 2010 mengalami perubahan indeks

sebesar 2,20 persen, atau terjadi peningkatan indeks dari 104,78 pada Mei 2010

menjadi 107,08 pada Juni 2010.

Dari 11 (sebelas) sub kelompok dalam kelompok bahan makanan, 8 (delapan) sub

kelompok mengalami peningkatan indeks, 2 (dua) sub kelompok mengalami

penurunan indeks dan 1 (satu) sub kelompok yang relatif stabil dari bulan

sebelumnya.

Delapan sub kelompok yang mengalami peningkatan indeks yaitu; sub kelompok

daging & hasil-hasilnya sebesar 1,63 persen; sub kelompok ikan diawetkan sebesar

3,62 persen; sub kelompok telur, susu & hasil-hasilnya 1,20 persen; sub kelompok

sayur-sayuran 19,76 persen; sub kelompok kacang-kacangan 0,12 persen; sub

kelompok buah-buahan 14,38 persen; sub kelompok bumbu-bumbuan sebesar 8,16

persen dan sub kelompok minyak & lemak sebesar 0,89 persen.

Adapun sub kelompok yang mengalami penurunan indeks yaitu: sub kelompok

padi-padian & umbi-umbian serta hasilnya sebesar -1,16 persen dan sub kelompok

ikan segar sebesar -5,63 persen. Untuk sub kelompok yang tidak mengalami

perubahan indeks harga konsumen dari bulan sebelumnya yaitu sub kelompok bahan

makanan lainnya.

Kelompok ini pada bulan Juni 2010 memberikan andil inflasi sebesar 0,52 persen.

Adapun kenaikan harga dari komoditas yang memberikan andil inflasi antara lain;

Berita Resmi Statistik Kabupaten Parimo No. 06/08-72/ Th. III. 01 Juli 2010
5
ayam hidup, ikan bubara, ikan cakalang, mujair, ikan asin teri, susu bubuk, telur ayam

ras, sayur bayam, buncis, kacang panjang, kentang, ketimun, kol putih, labu siam,

sawi hijau, terong panjang, tomat sayur, wortel, tomat buah, bawang merah, cabe

merah, cabe rawit, kelapa butir dan minyak goreng. Sedangkan penurunan harga dari

komoditas yang memberikan andil deflasi antara lain: beras, ikan bandeng, cumi-cumi,

kembung, selar, udang segar, jagung manis, buah papaya dan bawang putih.

2. Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau

Kelompok ini pada bulan Juni 2010 mengalami perubahan indeks sebesar -0,01

persen atau terjadi penurunan indeks dari 122,58 pada Mei 2010 menjadi 122,57 pada

Juni 2010.

Dari 3 (tiga) sub kelompok dalam kelompok ini, sub kelompok yang mengalami

peningkatan indeks harga konsumen terjadi pada sub kelompok minuman yang tidak

beralkohol sebesar 0,06 persen dan yang mengalami penurunan indeks harga

konsumennya adalah sub kelompok makanan jadi yaitu sebesar -0,04 persen.

Sementara sub kelompok Tembakau & minuman beralkohol indeks harga

konsumennya masih relatif stabil dari bulan sebelumnya.

Meskipun selama Juni 2010 harga-harga pada kelompok pengeluaran ini

cenderung menurun, namun penurunan harga tersebut belum mampu mempengaruhi

penurunan harga terhadap kebutuhan masyarakat secara umum, karena tidak dapat

memberikan andil/share untuk terjadinya deflasi.

3. Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar

Kelompok ini pada Bulan Juni 2010 mengalami perubahan indeks sebesar 0,01

persen, atau terjadi peningkatan IHK dari 118,49 pada Mei 2010 menjadi 118,50 pada

Juni 2010.

Berita Resmi Statistik Kabupaten Parimo No. 06/08-72/ Th. III. 01 Juli 2010
6
Dari 4 (empat) sub kelompok yang tergolong dalam kelompok pengeluaran ini

yaitu sub kelompok biaya tempat tinggal; sub kelompok bahan bakar, penerangan &

air; sub kelompok perlengkapan rumah tangga serta sub kelompok penyelenggaraan

rumah tangga. Sub kelompok yang mengalami peningkatan indeks harga konsumen

terjadi pada sub kelompok penyelenggaraan rumah tangga sebesar 0,09 persen.

Sementara tiga sub kelompok lainnya masih relatif stabil dari bulan sebelumnya.

Namun demikian perubahan indeks yang terjadi pada sub kelompok tersebut

diatas, belum mampu memberikan andil inflasi terhadap kenaikan harga secara

umum.

4. Kelompok Sandang

Untuk kelompok ini pada bulan Juni 2010, tercatat mengalami perubahan indeks

harga konsumen sebesar 0,10 persen atau terjadi peningkatan indeks dari 96,64 pada

Mei 2010 menjadi 96,74 pada Juni 2010.

Empat sub kelompok yang tergabung dalam kelompok ini yaitu sub kelompok

sandang laki-laki, sandang wanita, sandang anak-anak serta barang pribadi &

sandang lainnya, hanya satu sub kelompok yang mengalami peningkatan indeks dari

bulan sebelumnya yaitu: sub kelompok barang pribadi & sandang lainnya sebesar

0,53 persen. Sementara tiga sub kelompok lainnya masih relatif sama dengan bulan

sebelumnya.

Dengan terjadinya peningkatan indeks pada sub kelompok tersebut, menjadikan

kelompok sandang ini mampu menciptakan andil inflasi sebesar 0,01 persen terhadap

inflasi harga secara umum. Adapun kenaikan harga yang mampu memberikan andil

inflasi terjadi pada kenaikan harga emas perhiasan.

Berita Resmi Statistik Kabupaten Parimo No. 06/08-72/ Th. III. 01 Juli 2010
7
5. Kelompok Kesehatan

Kondisi harga kebutuhan masyarakat yang tergolong dalam kelompok kesehatan,

selama bulan Juni 2010 tidak mengalami peningkatan, dimana tidak terjadinya

perubahan indeks harga konsumen dari bulan sebelumnya. Dengan kata lain semua

komoditas barang dan jasa yang tergolong pada kelompok ini harganya masih relatif

stabil dengan harga bulan sebelumnya.

6. Kelompok Pendidikan, rekreasi dan olah raga

Kelompok Pendidikan, rekreasi & olahraga pada bulan Juni 2010 ini, perubahan

indeks harga konsumen tercatat sebesar 0,01 persen dari bulan sebelumnya. Dimana

indeks harga konsumen berubah dari 108,55 pada bulan Mei 2010 menjadi 108,56

pada Juni 2010. Dari 5 (lima) sub kelompok yaitu; sub kelompok pendidikan; sub

kelompok kursus-kursus/pelatihan; sub kelompok perlengkapan/peralatan pendidikan;

sub kelompok rekreasi dan sub kelompok olah raga, hanya sub kelompok

perlengkapan/peralatan pendidikan yang mengalami perubahan indeks harga

konsumen sebesar 0,07 persen. Sementara 4 (empat) sub kelompok yang lain tidak

mengalami perubahan.

Dengan peningkatan indeks harga konsumen sebesar 0,01 persen pada kelompok

ini, akan tetapi tidak dapat mempengaruhi perubahan harga secara umum.

7. Kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan

Selama bulan Juni 2010, harga kebutuhan masyarakat yang tergolong pada

kelompok ini, mengalami sedikit kenaikan dari bulan sebelumnya. Dimana perubahan

indeks harga konsumen kelompok ini tercatat sebesar 0,01 persen atau meningkat

dari 91,57 pada Mei 2010 menjadi 91,58 pada Juni 2010. Perubahan tersebut

didukung oleh peningkatan indeks harga konsumen pada sub kelompok sarana dan

Berita Resmi Statistik Kabupaten Parimo No. 06/08-72/ Th. III. 01 Juli 2010
8
penunjang transport sebesar 0,13 persen. Sementara tiga sub kelompok lainnya

(sub kelompok transport; sub kelompok komunikasi & pengiriman serta sub kelompok

jasa keuangan) tidak mengalami perubahan.

Meskipun kelompok ini mengalami perubahan indeks harga konsumen dari bulan

sebelumnya, tetapi peningkatannya belum mampu mempengaruhi inflasi secara

umum.

Berita Resmi Statistik Kabupaten Parimo No. 06/08-72/ Th. III. 01 Juli 2010
9
Untuk Keterangan lebih lanjut, hubungi;

BPS Kabupaten Parigi Moutong

Alamat : Kompleks Perkantoran Bambalemo Kecamatan Parigi


Telp. (0450) 2700245 Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah

Berita Resmi Statistik Kabupaten Parimo No. 06/08-72/ Th. III. 01 Juli 2010
10