You are on page 1of 9

BAB I

PENDAHULUAN

A. Penegasan Istilah
Pendidikan adalah usaha manusia dalam meningkatkan pengetahuan tentang alam
sekitarnya. Pendidikan diawali dengan proses belajar untuk mengetahui suatu hal
kemudian mengolah informasi tersebut untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Pendidikan dalam lingkungan keluarga memiliki peranan penting terhadap perkembangan
anak. Orang tua mereka bertanggung jawab terhadap semua peningkatan dan kemajuan
pendidikan anak-anaknya. Keluargalah yang menjadi penopang hidup sekaligus sebagai
penentu masadepan anak.
Dalam sebuah keluarga, pendidikan diawali sejak anak masih dalam ayunan, ditimang
dan dibelai untuk kemudian dibentuk sebuah karakter anak yang diharapkan. Peran
penting keluarga merupakan hal yang paling berpengaruh besar terhadap jiwa dan
perkembangan mental anak-anak, mereka diberi bekal ilmu dan pengetahuan yang orang
tua miliki.
Prestasi belajar siswa dipengaruhi oleh faktor intern dan ekstern, faktor intern misalnya
adalah kemauan dan niat anak, bakat, serta kesungguhan. Faktor ekstern misalnya
dorongan orang tua atau teman, pengaruh lingkungan dan sebagainya.

B. Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan hal mutlak yang harus dipenuhi oleh setiap individu, baik anak-
anak, dewasa maupun orang tua. Ada istilah mengatakan “tidak ada kata terlambat untuk
belajar”.
Betapa penting dan perlunya pendidikan itu bagi anak-anak. Dan jelaslah pula mengapa
anak-anak itu harus mendapat pendidikan. “Pendidikan ialah segala usaha orang dewasa
dalam pergaulannya dengan anak-anak untuk memimpin perkembangan jasmani dan
rohaninya kearah kedewasaan”.

“Pendidikan ialah pimpinan yang diberikan dengan sengaja oleh orang dewasa kepada anak-anak. bentuk dan fungsi peranan orang tua kepada anak. c. D. ilmu dan pengetahuan serta perkembangan dalam hidupnya. Tujuan Pembuatan Karya Ilmiah Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah :Menggali informasi mengenai peran serta orang tua terhadap prestasi anak sebagai sumber pengetahuan penulis khususnya dan pembaca pada umumnya. Perumusan Masalah Pembahasan materi ini meliputi : a. b. E. Melengkapi tugas salah satu mata kuliah. Pemecahan masalah yang berkaitan dengan upaya peningkatan prestasi belajar anak. . Menjadi seorang yang mandiri dalam bersikap dan matang dalam pemikiran. anak diharapkan dapat menemukan jati dirinya. Mengenalkan arti. 1. Masalah yang dihadapi orang tua dalam upaya peningkatan prestasi belajar anak. Dengan peran serta orang tua. C. Peranan orang tua dalam meningkatkan prestasi belajar anak. 2. d. oleh karena itu dituntut untuk mendapatkan pendidikan setinggi mungkin dengan dukungan dan dorongan dari orang tua. Apa arti pendidikan. Alasan Pemilihan Judul Pada kesempatan ini penulis mengambil judul “Pengaruh peran orang tua terhadap prestasi anak” karena pada dasarnya setiap individu memerlukan bimbingan dan dorongan orang tua dalam meningkatkan pendidikan. Seorang anak menjadi mengerti apa arti hidup dan kehidupan. dalam pertumbuhannya (jasmani dan rohani) agar berguna bagi diri sendiri dan bagi masyarakat”.

3. Mencari sumber informasi untuk dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. 4. Sebagai sumbangsih pengetahuan untuk masyarakat mengenai “Pengaruh peran orang terhadap prestasi anak”. .

terutama pasal 3 dan 4 yangberbunyisebagaiberikut: Pasal 3 : Tujuan pendidikan dan pengajaran ialah membentuk manusia susila yang cakap dan warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab tentang kesejahteraan masyarakat dan tanah air. Pendidikan terbagi menjadi : a. pelatihan dan lain sebagainya yang bersifat informal. Pendidikan Sekolah Adalah pendidikan yang berada dalam lingkungan sekolah. Pengertian Pendidikan adalah usaha manusia dalam meningkatkan ilmu dan pengetahuan dalam kehidupan. yaitu: a. Pendidikan Keluarga Adalah pendidikan yang berada dalam lingkungan keluarga. . membentuk manusia susila yang cakap. Kalau kita meneliti apa yang tercantum pada pasal-pasal di atas. Pendidikan masyarakat/sosial Adalah pendidikan yang berada dalam lingkungan maskarakat. B. membentuk manusia susila b. membentuk warga negara. BAB II PENGARUH PERAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI ANAK A. Tujuan Pendidikan Pemerintah Indonesia telah menggariskan dasar-dasar dan tujuan pendidikan dan pengajaran itu di dalam Undang-undang nomor 12 tahun 1954. c. c. b. maka nyatalah apa yang menjadi tujuan pendidikan itu. terdiri atas kursus- kursus. Pasal 4 : Pendidikan dan pengajaran berdasar atas asas-asas yang termaktub dalam "Panca Sila" Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia dan atas kebudayaan kebangsaan Indonesia.

tetapi lebih cenderung dipengaruhi oleh kurangnya dorongan orang tua terhadap kemauan belajar anak. Memberikan semangat terhadap diri anak akan pentingnya suatu pendidikan untuk masa depan mereka. Orang tua yang peduli terhadap kemajuan anaknya akan berusaha memberikan apa yang terbaik bagi anak-anak mereka. Berbeda dengan orang tua yang kurang peduli dengan perkembangan dan prestasi anak. Masalah yang dihadapi dunia pendidikan itu sangat luas pertama sifat sasarannya yaitu manusia sebagai makhluk misteri. e.serta memberikan les tambahan kepad aanak. . Peran serta adalah ikut berupayanya orang tua terhadap kemajuan pendidikan anak- anaknya.d. memasukan anak ke lembaga-lembaga kursus. golongan atas. Ketiga golongan ini biasanya dipengaruhi oleh faktor bakat dan kemauan. Peran serta ini dapat dilakukan langsung ataupun tidak langsung. kedua karena usaha pendidikan harus mengantisipasi kehari depan yang tidak segenap seginya terjangkau oleh kemampuan daya ramal manusia. antara lain dengan menyekolahkan anak ke sekolah-sekolah favorite. membentuk warga negara yang demokratis. Secara umum prestasi anak terbagi menjadi tiga. membentuk warga negara yang bertanggung jawab tentang kesejahteraan masyarakat dan tanah air. Bukan berarti anak yang prestasinya kelas bawah dikarenakan karena mereka bodoh. C. memberikan segala fasilitas yang diinginkan guna mencapai prestasi anak yang semaksimal mungkin. Bentuk peran serta orang tua terhadap perkembangan prestasi anak antara lain : 1. Dalam peningkatan prestasi belajar anak saat ini orang tua banyak melakukan terobosan-terobosan. Pengaruh Peran Orang Tua terhadap Prestasi Anak Pendidikan mempunyai tugas menyiapkan sumber daya manusia untuk pembangunan. mengandalkan pendidikan hanya pada sekolah semata sementara perhatian dari orang tua kurang atau bahkan tidak sama sekali. ini dilakukan agar prestasi dan semangat belajar anak-anaknya meningkat. Mereka seharusnya sadar bahwa segala tindakan mereka sangat berpengaruh terhadap masa depan anaknya. menengah dan bawah. mereka cenderung masa bodoh.

Pemberian tugas kepada anak dapat melatih mereka untuk dapat bertanggung jawab terhadap diri mereka dan kepada orang lain.2. bahkan tidak sedikit mereka yang tidak bersekolah sama sekali. seiring dengan bertambahnya usia dan daya nalar anak. Masalah Permasalahan umum yang dialami oleh setiap orang tua dalam memberikan dukungan terhadap anak-anaknya banyak dikarenakan kesibukan mereka mencari nafkah. mereka berdalih bahwa mereka sangat tidak mempunyai waktu untuk sekedar membantu mengerjakan pekerjaan rumah (PR) bagi anaknya.Sebagai fasilitator terhadap segala kegiatan mereka. Mereka yang kurang mendapat dukungan dari orang tua menganggap bahwa orang tua mereka tidak peduli terhadap mereka dan cenderungmemberi jarak antara mereka dengna orang tua mereka. Sebagai tempat bertanya dan mengaduh terhadap hal-hal yang menjadi permasalahan anak. 6. Dengan peran serta orang tua tersebut maka kemajuan dan peningkatan prestasi belajar anak di sekolah dapat terus meningkat. Banyak orang tua yang tidak mengenyam pendidikan tinggi. Memberikan motivasi kepada anak untuk selalu meningkatkan prestasi belajar mereka. D. kendala Sumber Daya Manusia (SDM) orang tua menjadi penyebab kurangnya mereka dalam ikut serta meningkatkan prestasi anaknya. 4. Permasalahan dan Pemecahan Masalah berkaitan dengan peran serta orang tua 1. 3Menjadi sumber ilmu dan pengetahuan dalam keluarga.Memberikan arahan yang jelas untuk masa depan anak-anaknya. merasa tidak berguna dan bahkan cenderung untuk menyalahkan orang lain dalam tindakannya di masyarakat. . Selain permasalahan di atas.waktu semuanya dihabiskan untuk bekerja dan bekerja. Umumnya mereka adalah orang tua tempo dulu atau orang tua yang hidup di tempat-tempat pedalaman atu desa yang masih belum maju. Kurangnya peran serta orang tua dapat menjadikan anak sebagai jiwa atau pribadi yang merasa tidak diabaikan. 5. Orang tua merasa bahwa waktu yang mereka miliki tidak sampai atau tidak mencukupi untuk memberikan bimbingan bagi anaknya.

namun kemandirian adalah usaha untuk menjalankan atau melaksanakan segala pekerjaan dengan mengandalkan kemampuan sendiri dengan dukungna dan dorongan dari orang lai. Kemandirian bukan berarti tanpa dukungan dari orang lain. .Seberatapapun permasalahan merekapastidapatdilaluiapabilamendapat dukungan dan bantuan dari orang tua. ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi anak-anak agar menjadi pribadi yang maju dan bertanggungjawab. Pemecahan Peran serta orang tua hendaknya sedini mungkin diterapkan pada anak-anak mereka. Sebagai orang tua hendaknya menanamkan semangat dan disiplin kepada anak-anak mereka agar dapat berprestasi di sekolah dan kedisiplinan menjadi kunci untuk mencapai keberhasilan.2.

Pendidikan diawali dengan proses belajar untuk mengetahui suatu hal kemudian mengolah informasi tersebut untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. terutama pasal 3 dan 4 yang berbuny sebagai berikut: 1) Pasal 3. Kesimpulan Pendidikan adalah usaha manusia dalam meningkatkan pengetahuan tentang alam sekitarnya. 2) Pasal 4. Pendidikan dan pengajaran ber dasar atas asas-asas yang termasuk dalam "Panca Sila" Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia dan atas kebudayaan kebangsaan Indonesia. Tujuan pendidikan dan pengajaran ialah membentuk manusia susila yang cakap dan warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab tentang kesejahteraan masyarakat dan tanah air. . BAB III PENUTUP A. Pemerintah Indonesia telah menggariskan dasar-dasar dan tujuan pendidikan dan pengajaran itu di dalam Undang-undang nomor 12 tahun 1954.

Sebagai tempat bertanya dan mengaduh terhadap hal-hal yang menjadi permasalahan anak. seminar. 4. Memberikan motivasi kepada anak untuk selalu meningkatkan prestasi belajar mereka. 6. 2. Sebagai fasilitator terhadap segala kegiatan mereka. B. . dan pengorbanan yang tulus hendaknya mereka berikan untuk kemajuan anak-anak mereka kelak. 5. 2. 4.Bentuk peran serta orang tua terhadap perkembangan prestasi anak antara lain : 1. maka saran yang penulis berikan antara lain : 1. Memberikan pengertian kepada semua orang tua bahwa masa depan anak ada di tangan mereka. Memberikan semangat terhadap diri anak akan pentingnya suatu pendidikan untuk masa depan mereka. kegiatan-kegiatan kelompok studi seperti PKG dan lain-lain. Pengembangan kemampuan tenaga kependidikan melalui studi lanjut. Saran Untuk peningkatan prestasi belaj anak dalam menempuh pendidikan yang berkualitas. Menjadi sumber ilmu dan pengetahuan dalam keluarga. 3. penataran. latihan. Memberikan arahan yang jelas untuk masa depan anak-anaknya. Meningkatkan ketertarikan siswa terhadap pendidikan dengan memberikan nuansa belajar yang nyaman. Meningkatkan peran serta orang tua semaksimal mungkin untuk dapat membimbing dan mengarahkan akan untuk lebih berprestasi dalam pendidikan mereka. menarik dan menyenangkan. 3.