P. 1
Membangun Ftp Server Pada Windows Server 2008

Membangun Ftp Server Pada Windows Server 2008

|Views: 7,980|Likes:
Published by d-fbuser-46200232
Membangun Ftp Server Pada Windows Server 2008
Membangun Ftp Server Pada Windows Server 2008

More info:

Published by: d-fbuser-46200232 on Jan 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/12/2014

pdf

text

original

Sections

  • 1.1 Latar Belakang
  • 1.2 Batasan Masalah
  • 1.3 Tujuan
  • 1.4 Waktu dan Tempat PKL
  • 2.1 Sejarah TVRI
  • 2.1.1 Pembangunan Stasiun Produksi Keliling
  • 2.2 Tujuan Organisasi
  • 2.3 Kegiatan
  • 2.4 Struktur Organisasi
  • Gambar 1 Struktur Organisasi LPP TVRI
  • 2.4.1 Stasiun
  • 3.1 Jaringan Komputer
  • 3.1.1 Berdasarkan Area
  • Tabel 1 Perbandingan Jarak LAN, MAN, dan WAN
  • 3.1.2 Berdasarkan Media Penghantar
  • 3.1.3 Berdasarkan Fungsi
  • 3.2 Topologi Jaringan
  • 3.2.1 Topologi Fisik
  • Gambar 3 Contoh Topologi Ring
  • Gambar 4 Contoh Topologi Star
  • Gambar 5 Contoh Topologi Tree
  • Gambar 6 Contoh Topologi Mesh
  • 3.2.2 Topologi Logika
  • 3.3 Model OSI
  • 3.4 Konsep Dasar TCP/IP
  • Tabel 3 Protokol Model DARPA
  • 3.5 IP Address
  • 3.6 Router
  • 3.7 Pengertian FTP
  • 3.7.1 Konsep Dasar FTP Server
  • 3.7.2 Mode Dalam FTP
  • 3.7.3 Karakteristik FTP
  • 3.7.4 Kelebihan FTP dibanding Protocol Lain (HTTP)
  • 3.7.5 Kelemahan FTP
  • 3.8 Metode Waterfall
  • Gambar 8 Ilustrasi Metode Waterfall (Sommerville 2001)
  • 3.8.1 Tahapan Analisis dan Definisi Kebutuhan
  • 3.8.2 Tahapan Perancangan Sistem
  • 3.8.3 Tahapan Implementasi dan Pengujian Unit
  • 3.8.4 Tahapan Integrasi dan Pengujian Sistem
  • 3.8.5 Tahapan Pengoperasian dan Pemeliharaan
  • IMPLEMENTASI FTP SERVER DENGAN WINDOWS SERVER 2008
  • 4.1 Fase Analisis
  • 4.1.1 Analisa Kebutuhan
  • 4.1.2 Analisis Kebutuhan Pengguna
  • Tabel 4 Karakteristik Pengguna
  • 4.1.3 Analisis Kebutuhan Sistem
  • 4.2 Fase Perancangan
  • 4.2.1 Perancangan Proses
  • Tabel 5 Pembuatan Password pada Masing-Masing Satiun TV
  • 4.3 Fase Implementasi
  • 4.3.1 Implementasi Sistem
  • Gambar 14 Memilih Aplikasi Yang Akan Diinstal
  • Gambar 15 Service Tambahan
  • Gambar 16 Daftar Fitur Web Server (IIS)
  • Gambar 17 Rincian Fiture Yang Akan Diinstal
  • Gambar 20 Folder Penyimpanan Data
  • Gambar 21 Membuka FTP Server TVRI
  • Gambar 22 Menghubungkan Home Direktori ke TVRI Server
  • Gambar 23 Home Direktori Yang Telah Terhubung ke FTP Server TVRI
  • Gambar 24 Membuat User Baru
  • Gambar 25 Account pada User Yang Telah Dibuat
  • Gambar 30 Memberikan Akses ke Folder Bandung
  • Gambar 31 Pilih Akses Pengguna
  • Gambar 32 Mencari User Bandung
  • Gambar 34 Select User Bandung
  • Gambar 35 User Bandung Telah Diproteksi dengan Password
  • 4.4 Fase Pengujian
  • 4.4.1 Pengujian Menggunakan Filezilla Client
  • Tabel 6 Proses Upload-Donwload pada Jaringan Local
  • Tabel 7 Proses Upload-Donwload pada Jaringan Luar
  • Gambar 38 Tampilan FTP Server pada Web Browser
  • DAFTAR PUSTAKA

MEMBANGUN FTP SERVER PADA WINDOWS SERVER 2008 DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK TVRI

RICO SATRIA

PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DIREKTORAT PROGRAM DIPLOMA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2009

MEMBANGUN FTP SERVER PADA WINDOWS SERVER 2008 DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK TVRI

RICO SATRIA J3D106005

Laporan Praktik Kerja Lapangan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar A.Md. pada Program Diploma Keahlian Teknik Komputer

PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DIREKTORAT PROGRAM DIPLOMA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2009

Judul Nama NIM Program Keahlian

: Membangun FTP Server pada Windows Server 2008 di Lembaga Penyiaran Publik TVRI : Rico Satria : J3D106005 : Teknik Komputer

Menyetujui, Dosen Pembimbing

Dyah Ruwiyanti, S.Kom

Mengetahui, Direktur Program Diploma Koordinator Program Keahlian

Prof. Dr. Ir. M. Zairin Junior, M.SC NIP 19590218 198601 1001

Shelvie Nidya Neyman S.Kom. MSi NIP 19770206 200501 2002

Tanggal lulus :

Oleh karena itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun demi kesempurnaan Laporan Praktik Kerja Lapangan ini. Juli 2009 Penulis . Ibu Dyah Ruwiyanti. dukungan dan perhatiannya. selaku Manager Teknik TVRI yang telah memberikan izin untuk menyusun tugas akhir di LPP TVRI Jakarta.Kom Selaku dosen pembimbing yang telah memberikan bimbingan. Teman. S. Bapak Bintang Hadi dan Bapak Warih yang telah banyak sekali memberikan ilmunya selama Praktik Kerja Lapangan ini. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada mereka yang telah memberikan bantuan dan dukungannya dalam penulisan Laporan Praktik Kerja Lapangan ini: Kedua orang tuaku MHD. Bapak Irawanto selaku pembimbing lapangan atas saran dan ilmu yang bermanfaat yang diberikan selama Praktik Kerja Lapangan berlangsung.PRAKATA Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat dan karuniaNya. Bapak Dody. Gerbang Pemuda. Penulis menyadari bahwa penulisan Laporan Praktik Kerja Lapangan ini jauh dari kesempurnaan. sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan hasil Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang dilaksanakan dari tanggal 10 Maret 2009 – 8 Mei 2009 di LPP TVRI Jl. petunjuk dan saran selama Praktik Kerja Lapangan dan penyusunan laporan ini. Bogor. Penulisan Laporan Praktik Kerja Lapangan ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan pada Program Studi Diploma III Jurusan Teknik Komputer Institut Pertanian Bogor. Rum dan Nadratul Fajri. dan seluruh keluarga atas doa.teman Pondok Pangeran dan Teknik Komputer 43 Diploma IPB yang tidak dapat disebutkan satu persatu atas bantuan dan dukungannya terhadap penulis. Jakarta Pusat.

pasangan MHD Rum dan Nadratul Fajri. Pendidikan sekolah lanjutan tingkat pertama diselesaikan di SLTP Negeri 04 Lubuk Basung pada tahun 2003. Berta Permata Sari dan Panji Prima Putra.RIWAYAT HIDUP Penulis dilahirkan di kota Pariaman. sebagai anak pertama dari empat bersaudara Nadia Khairun Nisa. . Selanjutnya pada tahun yang sama melalui jalur USMI penulis diterima sebagai Mahasiswa di Institut Pertanian Bogor pada Program Diploma III jurusan Teknik Komputer. Kemudian penulis melanjutkan pendidikan sekolah lanjutan tingkat atas di SMA Negeri 2 Lubuk Basung dan diselesaikan pada tahun 2006.

....................................4.................................................................3 2..........................2 2........ 10 Berdasarkan Area ........................................................................................ 4 2......................................1 Jaringan Komputer ..2 3.............. 17 3......2........................................................................................... 13 Topologi Logika ................... 8 2..........2 1......................................................1 BAB III TINJAUAN PUSTAKA .. 18 ...........1........................................ 12 Berdasarkan Fungsi............ 3 Pembangunan Stasiun Produksi Keliling........................................ 2 Waktu dan Tempat PKL..................................................1...................................................................................................................................................3 Model OSI .............. 10 3...................................................... ix BAB I PENDAHULUAN ....... 2 BAB II KEADAAN UMUM LPP TVRI.........................................................1 3...........................................3 3....................................... 2 Tujuan ..............................................2.............1...................................................... viii DAFTAR GAMBAR .........................................................1 1.......... 1 Batasan Masalah.............................. 6 Struktur Organisasi........4 Latar Belakang ............................................................................................................... 12 3.............. v DAFTAR TABEL..................................................... 6 Stasiun ...........................................................................................................................................................................................................4 Tujuan Organisasi .......................................................1 3........................................................................................ 13 Topologi Fisik .......................................................DAFTAR ISI Halaman DAFTAR ISI............1 2.........2 3...........2 Topologi Jaringan..................................................................................................................................................................... 5 Kegiatan .......................1 Sejarah TVRI ................................ 3 2....................................................1............................................................................................ 1 1................. 10 Berdasarkan Media Penghantar .............................3 1................................................................

............................... 32 4........................ 29 Tahapan Perancangan Sistem .................................................................8...2 3.....8 Metode Waterfall ................8.......... 31 Analisis Kebutuhan Sistem .............7.......................................................................................................... 33 Perancangan Proses..............................................................................1....3 Fase Implementasi ..........................................................3 4.....................5 BAB IV IMPLEMENTASI FTP SERVER DENGAN WINDOWS SERVER 2008.. 27 Kelemahan FTP ....................2 4...4 3......3 3...........................vi 3.....4 3.4 3...2 Fase Perancangan ......................6 3............................................................................................. 29 3............. 48 Pengujian Menggunakan Filezilla Client ................................1.......................................................7............................................5 3................ 26 Kelebihan FTP dibanding Protocol Lain (HTTP) .............................................................1....... 29 Tahapan Implementasi dan Pengujian Unit ................................. 29 Tahapan Pengoperasian dan Pemeliharaan ..................................... 30 Analisis Kebutuhan Pengguna .................1 4.................................. 25 Karakteristik FTP ........................2 3.............................7..................................................................................................................................1 3.......... 28 3..............7 Konsep Dasar TCP/IP ..... 34 Implementasi Sistem .............................................................8..........3 3.........................................8...................8.................................. 23 Pengertian FTP ............ 21 IP Address .7........................ 30 Analisa Kebutuhan ................... 33 4......... 22 Router ....... 24 Mode Dalam FTP.............................3................................................2..........................................................1 vi ................................5 3..............4 Fase Pengujian ....... 28 Tahapan Analisis dan Definisi Kebutuhan ......1 3............................................................................................................................. 23 Konsep Dasar FTP Server.............. 30 4................................................... 48 4................. 29 Tahapan Integrasi dan Pengujian Sistem .................. 34 4......1 4............................7........................................4........1 Fase Analisis ...................................................................1 4...........................

vii

4.4.2 4.5

Pengujian Menggunakan Browser Mozilla Firefox ................................... 50

Fase Pemeliharaan ............................................................................................. 50

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN .......................................................................... 51 5.1 5.2 Kesimpulan ....................................................................................................... 51 Saran .................................................................................................................. 51

DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................................... 52

vii

DAFTAR TABEL
Halaman 1 Perbandingan Jarak LAN, MAN, dan WAN ................................................................ 11 2 Lapisan OSI Layer ........................................................................................................ 19 3 Protokol Model DARPA ............................................................................................... 21 4 Karakteristik Pengguna ................................................................................................. 32 5 Pembuatan Password pada Masing-Masing Satiun TV ............................................... 33 6 Proses Upload-Donwload pada Jaringan Local ............................................................ 48 7 Proses Upload-Donwload pada Jaringan Luar ............................................................. 49

DAFTAR GAMBAR
Halaman 1 Struktur Organisasi LPP TVRI ....................................................................................... 7 2 Contoh Topologi Bus .................................................................................................... 14 3 Contoh Topologi Ring .................................................................................................. 14 4 Contoh Topologi Star.................................................................................................... 15 5 Contoh Topologi Tree ................................................................................................... 16 6 Contoh Topologi Mesh ................................................................................................. 16 7 Alur Transfer Data ........................................................................................................ 24 8 Ilustrasi Metode Waterfall (Sommerville 2001) ........................................................... 28 9 Jaringan di TVRI .......................................................................................................... 31 10 Internet Protokol ......................................................................................................... 34 11 Server Manager .......................................................................................................... 35 12 Memulai Add Roles ..................................................................................................... 35 13 Add Roles Wizard........................................................................................................ 36 14 Memilih Aplikasi Yang Akan Diinstal ....................................................................... 36 15 Service Tambahan ....................................................................................................... 37 16 Daftar Fitur Web Server (IIS) ..................................................................................... 37 17 Rincian Fiture Yang Akan DiiInstal ........................................................................... 38 18 Instalasi Selesai ........................................................................................................... 38 19 System Service FTP Server ......................................................................................... 39 20 Folder Penyimpanan Data ........................................................................................... 39 21 Membuka FTP Server TVRI....................................................................................... 40 22 Menghubungkan Home Direktori ke TVRI Server .................................................... 40 23 Home Direktori Yang Telah Terhubung ke FTP Server TVRI .................................. 41 24 Membuat User Baru.................................................................................................... 42 25 Account pada User Yang Telah Dibuat ...................................................................... 42 26 Setting Password......................................................................................................... 43

............................................................ 47 35 User Bandung Telah Diproteksi dengan Password ................................................ 43 28 Menghubungkan Home Direktori ke Account Yang Telah Dibuat ...................... 47 36 Proses Upload-Download dengan Filezila Client pada Jaringan Local ........ 49 38 Tampilan FTP Server pada Web Browser........................................................................................... 45 32 Mencari User Bandung ...........................x 27 Memasukan Password .................................................................................................................................... 45 31 Pilih Akses Pengguna ........................ 44 29 Bandung Properties .................................................................................. 44 30 Memberikan Akses ke Folder Bandung.................................................................................................................. 50 x ........................................................................ 48 37 Proses Upload-Download dengan Filezila Client pada Jaringan Luar ............................ 46 33 Pilih User Bandung ............................................................................................... 46 34 Select User Bandung ..............................................

yang berfungsi sebagai penyedia layanan FTP. Untuk melakukan pertukaran data ini. kegiatan seperti komunikasi. Jaringan komputer disini dapat dikatakan cukup besar karena terdiri dari banyak komputer yang berada di gedung yang berbeda. Dalam protocol ini. Dengan adanya jaringan komputer ini. Jaringan komputer di LPP TVRI tidak hanya dipakai pada jaringan lokal saja tetapi juga dapat digunakan untuk akses internet. terdapat dua entitas yang penting. Manfaat ini tentunya akan dapat meningkatkan dampak positif bagi perusahaan yang mengaplikasikannya.BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi sekarang ini cepat sekali mengalami kemajuan terutama pada bidang jaringan komputer. Pada saat ini. pertukaran dan pengiriman data sangat dibutuhkan. Salah satu perusahaan yang telah menggunakan jaringan komputer antara lain LPP TVRI. Dengan sendirinya. yang berfungsi sebagai peminta layanan FTP. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang penyiaran. dan FTP Client. pertukaran data dalam bentuk digital merupakan metode penting dalam pertukaran data tersebut. Sebagian besar perusahaan telah menggunakan jaringan komputer untuk mempermudah melakukan pekerjaannya seperti komunikasi. data dalam bentuk digital merupakan salah satu bentuk utama penyimpanan data. yaitu FTP Server. yang selanjutnya akan disebut sebagai FTP. dan salah satu protocol yang banyak digunakan adalah File Transfer protocol. File adalah salah satu bentuk data digital yang bentuknya dapat langsung dilihat dan mudah dipindahkan. . beberapa pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih mudah dan cepat. pertukaran dan pengiriman data. digunakan protocol yang menspesifikasikan bagaimana data dipertukarkan.

2 1. Karena itu perlu dibuat sebuah File Transfer Protocol untuk pertukaran data antar statiun TV TVRI. Bagaimana proses pengambilan data yang disimpan pada sekumpulan FTP Server dapat diakses melalui Internet. Bagaimana user TVRI FTP Client dapat dengan mudah mengakses layanan sekumpulan FTP Server melalui software Filezilla Client. Oleh karena itu dibangun FTP Server dengan menggunakan Windows 2008 Server. Perusahaan ini berlokasi di Jl.4 Waktu dan Tempat PKL Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini berlangsung selama 41 hari kerja dan dilaksanakan mulai tanggal 10 Maret 2009 – 17 April 2009 di LPP TVRI. komunikasi sangat dibutuhkan untuk kelancaran pekerjaan di LPP TVRI. 1.00 sampai pukul 17.3 Tujuan Sebagai suatu lembaga yang bergerak dalam hal penyiaran. Jam kerja PKL disini dimulai pada pukul 10. Gerbang Pemuda Senayan. yang bertujuan agar tiap-tiap statiun TVRI dapat saling bertukar data. Rumusan masalah yang ada ini meliputi : 1. Halhal yang akan dibahas antara lain mengenai instalasi FTP dan pembuatan password pada masing-masing station TV TVRI. . Jakarta 10270. 3. Karena itu penulis akan melakukan pembatasan masalah hanya pada mengembangan metode keamanan pada proses upload/download yang dilakukan.2 Batasan Masalah Jaringan komputer memiliki ruang lingkup yang luas sekali untuk dibahas secara detail.00. 1. 2. Jaringan komputer berperan penting terutama dalam hal akses internet. Menyediakan tempat penyimpanan bagi user TVRI. Kebutuhan komunikasi sangat penting bagi karyawan di lingkungan kerja maupun di TVRI.

Pemerintah Indonesia memutuskan untuk memasukkan proyek media massa televisi ke dalam proyek pembangunan Asian Games IV di bawah koordinasi urusan proyek Asian Games IV. Siaran perdananya menayangkan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-17 dari Istana Negara Jakarta. Pada tahun 80-an dan 90an TVRI tidak diperbolehkan menayangkan iklan. Pada tahun 1961. Dahulu TVRI pernah menayangkan iklan dalam satu tayangan khusus yang dengan judul acara Mana Suka Siaran Niaga (sehari dua kali). Maladi untuk segera menyiapkan proyek televisi (saat itu waktu persiapan hanya tinggal 10 bulan) dengan jadwal sebagai berikut: 1. 25 Juli 1961. Membangun studio di eks AKPEN di Senayan (TVRI sekarang). 20/SK/M/1961 tentang pembentukan Panitia Persiapan Televisi (P2T). dan akhirnya TVRI kembali menayangkan iklan. . Sebagian biaya operasional TVRI masih ditanggung oleh negara. Siarannya ini masih berupa hitam putih. TVRI kemudian meliput Asian Games yang diselenggarakan di Jakarta.BAB II KEADAAN UMUM LPP TVRI 2. Pada 23 Oktober 1961. yang mengudara sejak tahun 1962 di Jakarta. Menteri Penerangan mengeluarkan SK Menpen No. Presiden Soekarno yang sedang berada di Wina mengirimkan teleks kepada Menteri Penerangan saat itu. Status TVRI saat ini adalah Lembaga Penyiaran Publik. TVRI memonopoli siaran televisi di Indonesia sebelum tahun 1989 ketika didirikan televisi swasta pertama RCTI di Jakarta. dan SCTV pada tahun 1990 di Surabaya.1 Sejarah TVRI Televisi Republik Indonesia (TVRI) adalah stasiun televisi pertama di Indonesia.

Ujungpandang (Makassar). Kemudian pada 24 Agustus 1962. 8. 6. Pada tahun 1964 mulailah dirintis pembangunan Stasiun Penyiaran Daerah dimulai dengan TVRI Stasiun Yogyakarta. Membangun dua pemancar: 100 watt dan 10 Kw dengan tower 80 meter. TVRI mulai mengadakan siaran percobaan dengan acara HUT Proklamasi Kemerdekaan Indonesia XVII dari halaman Istana Merdeka Jakarta. 5. dikeluarkan Keppres No. 215/1963 tentang pembentukan Yayasan TVRI dengan Pimpinan Umum Presiden RI. 17 Agustus 1962. Mempersiapkan software (program dan tenaga). dengan pemancar cadangan berkekuatan 100 watt. secara bertahap di beberapa ibu kota Provinsi dibentuklah Stasiun-stasiun Produksi Keliling atau SPK. 4. Surabaya. yang berfungsi sebagai perwakilan atau koresponden TVRI di daerah. yang secara berturut-turut diikuti dengan Stasiun Medan. 2. 3. TVRI mengudara untuk pertama kalinya dengan acara siaran langsung upacara pembukaan Asian Games IV dari stadion utama Gelora Bung Karno 20 Oktober 1963. yang terdiri dari: 1. 3. Denpasar dan Balikpapan (bantuan Pertamina).1. 7.4 2. SPK Jayapura SPK Ambon SPK Kupang SPK Malang (Tahun 1982 diintegrasikan dengan TVRI Stasiun Surabaya) SPK Semarang SPK Bandung SPK Banjarmasin SPK Pontianak . 2. Manado.1 Pembangunan Stasiun Produksi Keliling Mulai tahun 1977.

SPK Padang 12. SPK Jambi 11. tugas TVRI adalah menyampaikan informasi tentang kebijakan Pemerintah kepada rakyat dan pada waktu yang bersamaan menciptakan two-way traffic (lalu lintas dua jalur) dari rakyat untuk pemerintah selama tidak mendiskreditkan usaha-usaha Pemerintah. TVRI diubah menjadi salah satu bagian dari organisasi dan tatakerja Departemen Penerangan. Departemen Penerangan Republik Indonesia. TVRI memiliki status ganda yaitu selain sebagai Yayasan Televisi RI juga sebagai Direktorat Televisi. tertib dan sejahtera.5 9. . yang bertujuan supaya tiap warga Indonesia mengenyam kesejahteraan lahiriah dan mental spiritual. supaya TVRI menjadi suatu well-integrated mass media (media massa yang terintegrasikan dengan baik) Pemerintah. adil. Sebagai alat komunikasi Pemerintah. langsung bertanggung-jawab pada Direktur Jendral Radio. SPK Banda Aceh 10. sedang manajemen yang diterapkan yaitu manajemen perkantoran/birokrasi. Tahun 1975. dikeluarkan SK Menpen No. yang diberi status Direktorat.2 Tujuan Organisasi Tahun 1974. dan Film. SPK Lampung 2. Pada garis besarnya tujuan kebijakan Pemerintah dan program-programnya adalah untuk membangun bangsa dan negara Indonesia yang modern dengan masyarakat yang aman. TV. 55 Bahan siaran/KEP/Menpen/1975. tepat dan baik. Semua kebijaksanaan Pemerintah beserta programnya harus dapat diterjemahkan melalui siaran-siaran dari studio-studio TVRI yang berkedudukan di ibukota maupun daerah dengan cepat. Semua pelaksanaan TVRI baik di ibukota maupun di Daerah harus meletakkan tekanan kerjanya kepada integrasi.

TVRI bersiaran dengan menggunakan dua sistem yaitu VHF dan UHF. . terdiri atas 5. mulai pukul 05. Direksi TVRI melalui restrukturisasi akan diketahui jumlah sumber daya manusia yang dibutuhkan. Bandung dan Medan. SDM dan Keuangan.00 WIB dengan substansi acara bersifat informatif. mengingat sikap mental karyawan dan hampir semua acara TVRI masih mengacu pada status Perjan yang kurang memiliki nilai jual.00 WIB hingga 24.099.085 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 1. pembenahan di bidang Marketing dan Programing. setelah selesainya dibangun stasiun pemancar Gunung Tela Bogor pada 18 Mei 2002 dengan kekuatan 80 Kw. Sehubungan dengan itu Direksi TVRI tengah melakukan konsolidasi.6 2. melalui restrukturisasi. dengan kualifikasi yang jelas.014 orang Tenaga Honor/Kontrak yang tersebar di seluruh Indonesia dan sekitar 1.3 Kegiatan Karyawan TVRI pada Tahun Anggaran 2007 berjumlah 6. Struktur organisasi di LPP TVRI dapat dilihat pada Gambar 1. berdasarkan kemampuan masing-masing individu karyawan untuk mengisi fungsi-fungsi yang ada dalam struktur organisasi sesuai dengan keahlian dan profesi masing-masing.600 orang di antaranya adalah karyawan Kantor Pusat dan TVRI Stasiun Pusat Jakarta. Kota-kota yang telah menggunakan UHF yaitu Jakarta. 2. Melalui PERSERO ini Pemerintah mengharapkan Direksi TVRI dapat melakukan pembenahan-pembenahan baik di bidang Manajemen.4 Struktur Organisasi Dengan perubahan status TVRI dari Perusahaan Jawatan ke TV Publik sesuai dengan undang-undang nomor 32 tahun 2002 tentang penyiaran. selain beberapa kota kecil seperti di Kalimantan dan Jawa Timur. Khusus mengenai karyawan. edukatif dan entertain. Struktur Organisasi. maka TVRI diberi masa transisi selama 3 tahun dengan mengacu Peraturan Pemerintah Nomor 9 tahun 2002 di mana disebutkan TVRI berbentuk PERSERO atau PT. TVRI Pusat Jakarta setiap hari melakukan siaran selama 19 jam.

Dengan adanya masa transisi selama 3 tahun ini. TVRI benar-benar diuji untuk belajar mandiri dengan menggali dana dari berbagai sumber antara lain dalam bentuk kerjasama dengan pihak luar baik swasta maupun sesama BUMN serta meningkatkan profesionalisme karyawan. . Dalam bentuk PERSERO selama masa transisi ini.7 Direktur Utama Kepala Pusat Pengawasan Intern Direktur Program dan Berita GM Program Direktur Keuangan GM Perencanaan GM Penunjang Program dan GM Berita Evaluasi GM Anggaran GM Akuntansi dan GM Teknik Produksi dan Peralatan GM Teknologi Informatika dan Kerja Sama Direktur Teknik GM Transmisi Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Direktur Umum Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Direktur Pengembangan GM Pengadaan dan Inventarisasi GM Sarana dan Prasarana GM Sumber Daya Manusia GM Kesekretariatan dan dan Usaha GM Penjualan Pemasaran Siaran dan Lalu Lintas GM Penjualan dan Pemasaran Teknik dan Non GM Strategi Pengembangan Usaha dan Gambar 1 Struktur Organisasi LPP TVRI Melalui restrukturisasi tersebut akan diketahui apakah untuk mengisi fungsi tersebut di atas dapat diketahui. diharapkan TVRI akan dapat memenuhi kriteria yang disyaratkan oleh undang-undang penyiaran yaitu sebagai TV publik dengan sasaran khalayak yang jelas. dan apakah perlu dicari tenaga profesional dari luar atau dapat memanfaatkan sumberdaya TVRI yang tersedia.

dan TVRI memiliki stasiun relay pada sejumlah kota di Indonesia. TVRI Stasiun Daerah pada umumnya juga direlay oleh stasiun relay di wilayah provinsi tersebut. TVRI telah melalui perjalanan panjang dan mempunyai peran strategis dalam perjuangan dan perjalanan kehidupan bangsa. Sesuai dengan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran. TVRI mengoperasikan kembali seluruh pemancar stasiun relay TVRI sebanyak 376 buah. TVRI resmi menjadi Lembaga Penyiaran Publik.4.1 Stasiun Stasiun Pusat TVRI berada di Jakarta. yang tersebar di seluruh Indonesia. bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-44 (24 Agustus 2006). Berikut adalah daftar TVRI Stasiun Daerah: • o o o o o o • o o Sumatera: TVRI Aceh (Banda Aceh) TVRI Jambi (Jambi) TVRI Sumatera Barat (Padang) TVRI Sumatera Selatan (Palembang) TVRI Riau (Pekanbaru) TVRI Lampung (Bandar Lampung) Jawa: TVRI Jawa Barat (Bandung) TVRI Jawa Tengah (Semarang) . Selain TVRI Stasiun Pusat Jakarta. juga terdapat TVRI Stasiun Daerah pada beberapa ibukota provinsi di Indonesia. Sebagai stasiun televisi pertama di negeri ini. TVRI Stasiun Daerah selain merelay TVRI Jakarta. 2.8 Bertepatan dengan peringatan hari kebangkitan nasional tanggal 20 Mei 2003 yang lalu. juga memiliki acara yang bersifat lokal (termasuk Berita Daerah) pada jam-jam tertentu.

dan pada tahun 2000. .9 o o • o o • o o o • o o • o o TVRI Jawa Timur (Surabaya) TVRI Yogyakarta (Yogyakarta) Bali dan Nusatenggara: TVRI Bali (Denpasar) TVRI Nusa Tenggara Timur (Kupang) Kalimantan: TVRI Kalimantan Timur (Balikpapan) TVRI Kalimantan Selatan (Banjarmasin) TVRI Kalimantan Barat (Pontianak) Sulawesi: TVRI Sulawesi Utara (Manado) TVRI Sulawesi Selatan (Makassar) Maluku dan Papua: TVRI Maluku (Ambon) TVRI Papua (Jayapura) Motto TVRI pada awalnya adalah Menjalin Persatuan dan Kesatuan. mottonya berubah menjadi Makin Dekat di Hati.

1 Berdasarkan area atau skala Berdasarkan media penghantar Berdasarkan fungsi Berdasarkan Area Menurut Sofana (2008) berdasarkan skala atau areanya. Untuk memudahkan memahami jaringan computer. dan sebagainya) yang saling terhubung satu sama lain melalui media perantara. sehingga masing-masing komputer yang terhubung tersebut bisa saling bertukar data atau berbagi perangkat keras (Sofana. Informasi berupa data akan mengalir dari satu komputer ke komputer lainnya atau dari satu komputer ke perangkat yang lain. umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah kantor pada sebuah gedung atau tiap-tiap ruangan pada sebuah sekolah.BAB III TINJAUAN PUSTAKA 3.1. LAN Local Area Network (LAN) adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif kecil. Media perantara disini bisa berupa kabel atau tanpa kabel (nirkabel). .1 Jaringan Komputer Jaringan komputer adalah kumpulan beberapa komputer (dan perangkat lain seperti printer. 2008). para ahli kemudian membagi jaringan computer berdasarkan beberapa klasifikasi. di antaranya: • • • 3. yaitu: 1. jaringan komputer dapat dibagi menjadi empat jenis. LAN biasa digunakan untuk jaringan kecil yang menggunakan resource bersama-sama. seperti pengunaan printer secara bersama. penggunaan media penyimpanan. scanner.

Daerah cakupan MAN bisa satu RW.11 2. Internet Internet adalah interkoneksi jaringan-jaringan komputer yang ada di dunia sehingga cakupannya sudah mencapai satu planet.000 10.000 > 10.jaringan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar. 3. Tabel 1 Perbandingan Jarak LAN. WAN Wide Area Network (WAN) adalah jaringan yang cakupannya lebih luas dari MAN. bahkan satu benua.000 – 100. WAN dan Intranet.000 – 1. dan WAN Jarak/ cakupan (meter) 10 – 100 100 – 1000 1000 – 10. Tabel 1 ini dapat digunakan untuk sekedar memberikan gambaran berapa kirakira luas area LAN.000. satu pulau. 4. bahkan satu provinsi.000 Contoh Ruangan Gedung Kampus Kota Negara Benua Planet Jenis LAN LAN LAN MAN WAN WAN Internet . bahkan tidak menutup kemungkinan mencakup antar planet.000. Dalam hal ini jaringan MAN menghubungkan beberapa buah jaringan. MAN. MAN Metropolitan Area Network (MAN) menggunakan metode yang sama dengan LAN namun daerah cakupannya lebih luas.000 1.000. Metode yang digunakan WAN hampir sama dengan LAN dan MAN.000 100.000. beberapa kantor yang berada dalam komplek yang sama. Cakupan WAN meliputi satu kawasan. MAN. satu negara. satu kota.000 – 10.

Saat ini sudah semakin banyak outlet atau lokasi tertentu yang menyediakan layanan wireless network. Peer to Peer Peer to Peer adalah jaringan komputer dimana setiap komputer bisa menjadi server sekaligus client.1.3 Berdasarkan Fungsi Menurut Sofana (2008) berdasarkan fungsinya. jaringan komputer dapat dibagi menjadi dua jenis. 2. yaitu: 1. Wireless Network Wireless network adalah jaringan tanpa kabel yang menggunakan media penghantar gelombang radio atau cahaya infrared. Kabel yang umum digunakan pada jaringan komputer biasanya menggunakan bahan dasar tembaga. Layanan ini membuat pengguna dengan mudah melakukan akses Internet tanpa kabel. Ada juga jenis kabel lain yang menggunakan bahan sejenis fiber optic atau serat optik. Wire Network Wire network adalah jaringan komputer yang menggunakan kabel sebagai media penghantar. Peer to Peer banyak diimplementasikan pada LAN.12 3. . Walaupun dapat juga diimplementasikan pada MAN. WAN atau Internet. Setiap komputer dapat menerima dan memberikan access dari atau ke komputer lain.2 Berdasarkan Media Penghantar Menurut Sofana (2008) berdasarkan media penghantar.1. 3. yaitu: 1. jaringan komputer dapat dibagi menjadi dua jenis.

Server melayani komputer lain atau yang disebut dengan client. file atau yang lain. Sedangkan Topologi logika berkaitan dengan bagaimana data mengalir di dalam Topologi fisik (Sopandi. seperti: server. dan pengkabelannya (Sopandi. 2006). • Paling sederhana dalam instalasi. Lihat Gambar 2. hub/switch. . yaitu physical topology (topologi fisik) dan logical topology (topologi logika). 2006). Topologi ini mempunyai karakteristik sebagai berikut: • Merupakan suatu kabel yang kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat node node. Topologi fisik berkaitan dengan layout atau bentuk jaringan.2 Topologi Jaringan Topologi adalah suatu aturan bagaimana menghubungkan komputer satu sama lain secara fisik dan pola hubungan antara komponen-komponen yang berkomunikasi melalui media/peralatan jaringan.13 2.1 Topologi Fisik Menurut Sopandi (2006) topologi (fisik) komputer dapat digunakan untuk mempermudah memahami jaringan komputer. Topologi Bus Jaringan yang menggunakan topologi bus dapat dikenali dari penggunaan sebuah kabel backbone (kabel utama) yang menghubungkan semua peralatan jaringan. workstation. Ada 2 jenis topologi. Layanan yang diberikan bisa berupa akses Web. seperti bagaimana memilih perangkat dan melakukan instalasi perangkat jaringan. email.2. 3. yaitu: a. 3. Client Server Client Server adalah jaringan komputer yang salah satu (boleh lebih) komputer difungsikan sebagai server atau induk bagi komputer lain. Topologi fisik dapat dibagi menjadi beberapa jenis.

• Problem terbesar jika salah satu segmen kabel putus. Beberapa karakteristik topologi ring antara lain: • • • • Lingkaran tertutup yang berisi node node. Menggunakan sebuah kabel backbone untuk transmisi data. maka seluruh jaringan akan berhenti. Jika kabel putus maka jaringan akan lumpuh.14 • Signal melewati kabel 2 arah sehingga memungkinkan terjadinya collision. Topologi Ring Jaringan yang menggunakan topologi ini dapat dikenali dari kabel backbone yang membentuk cincin. Signal mengalir dalam satu arah sehingga menghindarkan terjadinya collision (tabrakan data). Setiap komputer terhubung dengan kabel backbone. Gambar 3 Contoh Topologi Ring . Gambar 2 Contoh Topologi Bus b. Lihat Gambar 3.

Topologi Star Topologi jaringan ini banyak digunakan di berbagai tempat. Topologi ini merupakan gabungan beberapa topologi star yang dihubungkan dengan topologi bus. Karakteristik yang dimiliki topologi ini mirip dengan . karena kemudahannya untuk menambah atau mengurangi serta mudah untuk mendeteksi kerusakan pada sistim jaringan yang ada. Lihat Gambar 4. Pada topologi ini.15 c. terdapat sebuah terminal pusat (hub/switch) yang mengatur dan mengendalikan semua kegiatan komunikasi data. Relatif lebih mahal Gambar 4 Contoh Topologi Star d. Topologi Tree Topologi tree disebut juga topologi star-bus atau star/bus hybrid. Karakteristik topologi star antara lain : • • Menggunakan sentral berupa hub atau switch. • Mudah dikembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke sentral node. Topologi tree digunakan untuk menghubungkan beberapa LAN dengan LAN lain. Keunggulan jika salah satu kabel node terputus yang lainnya tidak terganggu. • • Jika hub atau sentral rusak maka jaringan akan lumpuh.

Selain rumit juga sangat boros kabel. Lihat Gambar 5. bisa menggunakan kabel coaxial. Lihat Gambar 6.16 topologi bus dan star. Gambar 5 Contoh Topologi Tree e. Topologi tree banyak digunakan untuk WAN.satu ke setiap komputer. Apabila jumlah komputer semakin banyak maka instalasi kabel jaringan akan semakin rumit juga. Setiap komputer terhubung ke komputer lain melalui kabel. Topologi mesh cocok digunakan pada jaringan yang sangat kritis. Topologi Mesh Topologi mesh dapat dikenali dengan hubungan point to point atau satu. Topologi mesh sangat jarang diimplementasikan. twisted pair. Gambar 6 Contoh Topologi Mesh . bahkan serat optik.

Ethernet LAN Dikembangkan Xorox Corp pada tahun 70-an dan menjadi populer pada tahun 80-an karena diterima sebagai standar IEEE 802. Sekarang token itu tidak dapat digunakan lagi oleh node lain sampai data mencapai tujuannya. Topologi logika berkaitan dengan bagaimana data mengalir pada jaringan. Token passing scheme dapat dijelaskan secara sederhana: sebuah token bebas mengalir pada setiap node melalui network.5 yang dikembangkan IBM untuk menghindari collision tidak menggunakan collision detection melainkan token passing scheme. c. CSMA/CD mengendalikan operasi pada setiap interface antara LAN dan sebuah stasiun. Saat sebuah node ingin mengirimkan paket. maka topologi logika tidak terlihat dengan mata.17 3.2 Topologi Logika Jika topologi fisik mudah dilihat dari bentuk dan peralatan yang digunakan.3 (IEEE = Institute of Electrical and Electronics Enggineers). b. Ethernet LAN biasanya menggunakan sistim bus baseband dimana isyarat akan dimodulasikan secara langsung. Menurut Sopandi (2006) dilihat dari metode akses. Topologi logika sangat erat kaitannya dengan Media Access Control dan protokol.2. Ethernet bekerja berdasarkan broadcast network di mana setiap node menerima setiap transmisi data yang dikirim oleh sebuah node menggunakan metode CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access/Collision Detection). ARC net Dikembangkan Datapoint pada tahun 70’an dan dipopularkan oleh Standar Microsystem Inc. node itu meraih dan merekatkan frame atau paketnya ke token.. menggunakan prinsip token passing scheme dan . Token Ring Berdasarkan standar IEE 802. Jika telah sampai token dilepaskan lagi oleh originating stasion. topologi logika terdiri dari: a.

Model ini disebut juga dengan “Model tujuh lapis OSI” (OSI seven layer model) (Sofana. sehingga International Organization for Standarization (ISO) membuat suatu arsitektur komuniksi yang dikenal sebagai OSI model yang mendefinisikan standar untuk menghubungkan komputer-komputer dari vendor yang berbeda (Sofana. 2008). Namun ide tersebut gagal diwujudkan. Card network ARC net lebih murah daripada card ethernet. Masing-masing vendor menggunakan protokol dan format data yang berbeda-beda. FDDI FDDI (Fiber Distributed Data Interchange) menggunakan kabel fiber optik (serat optik) yang bekerja berdasarkan dua ring konsentrik.3 Model OSI OSI Reference Model for open networking atau model referensi jaringan terbuka OSI adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. Jumlahnya bisa mencapai 1000 node dengan jarak sampai dengan 200 km. Model referensi ini pada awalnya ditujukan untuk mengembangkan protokolprotokol jaringan . implementasi menggunakan kabel coax RG 62. Salah satu ring dapat berfungsi sebagai backup atau dibuat menjadi pengirim saja (mengirim dan menerima data dalam arah yang berbeda).5 Mbps dan 20Mbps. 3. Model DARPA . OSI merupakan singkatan dari Open System Interconnection.masing berkecepatan 1200Mbps dengan menggunakan token passing scheme. masing. Kecepatannya 2. Model OSI dibuat untuk mengatasi berbagai kendala internet working akibat perbedaan arsitektur dan protokol jaringan. d. Prinsip kerjanya secara sederhana dangan melewatkan token ke setiap node yang memiliki nomor broadcast tertentu.18 broadcast. Kegagalan itu disebabkan oleh beberapa faktor berikut: • Standar model referensi ini mirip dengan model referensi DARPA yang dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF). 2008).

Physical Lapisan terendah ini mengatur sinkronisasi pengiriman data. model OSI hanya menjadi “model ideal” dan tidak pernah diwujudkan sebagai suatu protokol. spesifikasi mekanik. OSI Reference Model digunakan sebagai acuan saat mempelajari bagaimana protokol-protokol jaringan dapat berfungsi dan berinteraksi. Tabel 2 Lapisan OSI Layer 7 6 5 4 3 2 1 Aplication layer Presentation layer Session layer Transport layer Network layer Data link layer Physical layer Menurut Sopandi (2006) fungsi dan penjelasan dari masing-masing layer. • Model referensi OSI dianggap terlalu kompleks.19 adalah model basis protokol TCP/IP yang populer digunakan. magnet. Layer ini berkaitan langsung dengan besaran fisis seperti listrik. gelombang. . elektrik dan interface antar terminal. koneksi pin dan jenis kabel. • Pertumbuhan Internet yang sangat pesat dengan menggunakan protokol TCP/IP telah membuat OSI Reference Model menjadi kurang populer dan kurang diminati Menurut Sofana (2008) hingga saat ini. impedansi. seperti besar tegangan. frekuensi. yaitu: 1. Ketujuh lapisan tersebut dapat dilihat pada Tabel 2. sementara fungsi lainnya (seperti flow control error correction) diulang-ulang pada beberapa layer. Beberapa fungsi (seperti metode komunikasi connectionless) dianggap kurang bagus.

paket dan melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer 3. Aplication Lapisan paling tinggi ini mengatur interaksi pengguna komputer dengan program aplikasi yang dipakai. kompresi teks dan penyandian data. mengkoordinasikan proses pengiriman dan penerimaan serta mengatur pertukaran data. Presentation Pada lapisan ini dilakukan konversi data agar data yang dikirim dapat dimengerti oleh penerima. Data link Pada lapisan ini data diubah dalam bentuk paket.20 2. Pada lapisan ini juga terjadi error correction. 4. Session Lapisan ini menyiapakan saluran komunikasi dan terminal dalam hubungan antarterminal. 3. Transport Lapisan ini mengatur keutuhan data. sinkronisasi paket yang dikirim maupun yang diterima. pengiriman file dan pemakaian database. Network Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP. flow control. membuat header untuk paket. menerima data dari lapisan session dan meneruskannya ke lapisan network. Pada layer ini juga dilakukan proses deteksi error dan transmisi ulang paket-paket yang error. Lapisan ini juga memeriksa apakah data telah sampai dialamat yang dituju. 6. 5. . pendeteksian kesalahan yang terjadi saat pengiriman data dan pengendalian akses saluran. persiapan saluran antar terminal. MAC Address dan menentukan bagaimana perangkatperangkat jaringan seperti bridge dan switch layer 2 beroperasi. Lapisan ini juga mengatur pamakaian bersama data dan peralatan. 7.

Protokol ini merupakan komunikasi utama dalam internet serta intranet.4 Konsep Dasar TCP/IP TCP/IP adalah sekumpulan protokol yang didesain untuk melakukan fungsi-fungsi komunikasi data pada jaringan atau internet. . 2006).21 3. ARP) Network Interface Layer (Ethernet. SLIP. Tabel 3 Protokol Model DARPA Aplication Layer (SMTP. Sekumpulan protokol TCP/IP ini dimodelkan dengan empat layer. TCP/IP terdiri atas sekumpulan protokol yang masing-masing bertanggung jawab atas bagian-bagian tertentu dari komunikasi data. Protokol ini memungkinkan sistim apapun yang terhubung kedalamnya bisa berkomunikasi dengan sistim lain tanpa harus memperdulikan bagaimana remote system yang lain tersebut bekerja (Sopandi. ICMP. HTTP) Transport Layer (TCP. menghandel address port dari tiap paket sehingga akan menjamin paket akan sampai ke tujuannya (Sopandi. Layer yang paling bawah IP (Internet Protocol). PPP) TCP/IP adalah program dua layer. Layer yang paling atas TCP (Transmission Control Protocol). mengatur assembly dari pesan atau file ke dalam paket-paket yang lebih kecil yang akan ditransmisikan melalui internet dan diterima oleh TCP layer yang akan meng-assembly paket ke dalam pesan atau bentuk yang sebenarnya. FTP. Protokol ini dikembangkan pada tahun 1969 oleh DARPA (Defence Advanced Research Projects Agency) yang mendanai riset dan pembuatan paket switching eksperimental yang diberi nama ARPANET. Keempat layer tersebut dapat dilihat pada Tabel 3. 2006). UDP) Internet Layer (IP.

Network ID (NetID) menunjukan nomor jaringan sedangkan host ID mengidentifikasi host dalam satu jaringan (Sopandi.097. IP address terdiri atas empat buah bilangan oktet (8bit). Ip address ini dikelompokkan menjadi lima kelas.22 3. Menggunakan 8 bit alamat jaringan dan 24 bit untuk alamat host. Nilai terbesar dari bilangan biner 8 bit yaitu 255. IP address untuk IP versi 4 merupakan representasi dari 32 bit bilangan biner yang ditampilkan dalam bentuk desimal dengan dipisah tanda titik. Kelas A • • • Nilai satu bit pertama IP address adalah 0.777. Dialokasikan untuk jaringan besar dan sedang. Mempunyai 2.532 host untuk setiap jaringan. Kelas B • • • • Nilai dua bit pertama IP address adalah 10. 2. Mempunyai 16. • Dialokasikan untuk jaringan dengan jumlah host yang besar. Dialokasikan untuk jaringan dengan jumlah host tak sampai 254 . IP address terdiri atas Network ID dan host ID. 2006). Kelas C • • • • Nilai tiga bit pertama IP address adalah 110. 3.384 jaringan dengan 65. Menggunakan 24 bit alamat jaringan dan 8 bit untuk alamat host.214 host untuk setiap jaringan. Mempunyai 126 jaringan (0 dan 127 dicadangkan) dengan 16.5 IP Address IP address merupakan pengenal yang digunakan untuk memberi alamat pada tiap- tiap komputer dalam jaringan. yaitu: 1.152 jaringan dengan 254 host untuk setiap jaringan. Menggunakan 16 bit alamat jaringan dan 16 bit untuk alamat host.

2. 3. Transfer yang file/data ini dapat terjadi antara komputer yang berbentuk mainframe dan sebuah komputer di jaringan lokal. Router bekerja menggunakan routing table yang disimpan di memori-nya untuk membuat keputusan tentang ke mana dan bagaimana paket dikirimkan.7 Pengertian FTP FTP merupakan singkatan dari File Transfer Protocol. Router PC. Protokol routing dapat mengantisipasi berbagai kondisi yang tidak dimiliki oleh peralatan bridge. 2006). Kelas D • • Nilai empat bit pertama IP address adalah 1110. Router dapat memutuskan rute terbaik yang akan ditempuh oleh paket data. Kelas E dicadangkan untuk kepentingan eksperimen. Router terdiri atas dua jenis: 1. serta menjalankan program untuk mengatur routing paket. adalah sebuah device khusus yang dibuat oleh pabrik misal Cisco. Atau transfer data dapat terjadi dari komputer kita ke server FTP melalui internet. 5. FTP terdiri dari sebuah client dan sebuah server yang merupakan aplikasi yang memberikan akses/pertukaran transfer data antara dua komputer ( client dan server ).23 4. . Router bekerja pada lapisan Network sedangkan bridge bekerja pada lapisan Data link (Sopandi. adalah dimana PC dapat difungsikan sebagai router selama memiliki lebih dari satu interface jaringan. Router berbeda dengan bridge. mampu mem-forward paket IP. Router Dedicated. Kelas E • • 3.6 Nilai empat bit pertama IP address adalah 1111. Digunakan untuk keperluan IP multicasting. Router Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.

1 Konsep Dasar FTP Server FTP atau File Transfer Protocol merupakan service yang digunakan untuk keperluan transfer file. dan dapat diakses oleh sejumlah besar komputer secara bersamaan.7. user dapat mengirim (upload) file ke server dan dapat mengambil (download) file dari server. service FTP dianggap kurang secure. Seperti halnya telnet. Gambar 7 Alur Transfer Data FTP menggunakan connection controlling TCP (Transmission Control Protocol) sebagai protocol transmission yang menjamin data diterima oleh recipient. dll sesuai dengan izin yang diberikan oleh FTP server. Karena data yang dikirim tidak di-enkripsi. FTP Server adalah suatu server yang menjalankan software yang memberikan layanan tukar menukar file dengan selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat request dari FTP client.24 FTP merupakan aplikasi yang sangat berguna (powerful) karena aplikasi ini menyediakan akses kepada pengunjung atau user untuk mengakses data yang tersimpan pada server tersebut. menghapus. Alur FTP dapat dilihat pada Gambar 7. 3. Oleh karena itu tidak perlu adanya paket loss atau error checking selama koneksi masih tersambung. Secara “gamblangnya” TCP memastikan setiap data yang dikirim atau diterima hanya sekali (sesuai request) tanpa error dan pada urutan yang benar. Dengan memanfaatkan service FTP. FTP Client adalah computer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tukar menukar file. Jika terhubung dengan FTP server. maka client dapat men-download. . meng-upload.

record (EOR). • Stream • Block • Compressed • ASCII • Binary ASCII-mode digunakan untuk transfer data berupa text file.7. Inilah yang menjadi alasan diperlukannya pemikiran mengenai keamanan pada FTP. . sangat penting untuk memperhatikan potensial resiko keamanan yang dapat terjadi.2 Mode Dalam FTP FTP biasanya menggunakan dua buah port untuk koneksi yaitu port 20 dan port 21 dan berjalan exclusively melalui TCP bukan UDP. Tetapi sekarang user tidak perlu khawatir karena hampir semua FTP clients akan secara otomatis mengenali tipe data yang akan di-transfer. sedangkan pada Binary-mode digunakan untuk transfer data berupa program atau sejenisnya. terdapat 2 mode koneksi yaitu aktif mode (active mode) dan pasif mode (passive mode). 3.25 Data transmission membedakan antara beberapa tipe transfer yang mana completion dalam stream mode ditandai oleh end-of-file (EOF) dan dalam dua tipe transfer selanjutnya dengan end-of. Biasanya port 21 adalah command port dan port 20 adalah data port. Pada FTP server. FTP Server mendengar pada port 21 untuk incoming connection dari FTP client. Karena user recognition dan password authentification tidak dilakukan pengenkripsian.

3.26 a. server secara aktif terhubung dengan client. client mengirimkan sebuah port command ke server. b. Bila suatu koneksi diperlukan. client memulai koneksi dengan server dengan memecahkan permasalahan dalam firewall penyaring koneksi port data ke client menuju server. Pertama. Secara umum. menentukan alamat dan nomor port dari client yang sedang mendengar. yakni jalur keluar dan jalur masuk. Untuk melakukan pengaturan aktif mode. koneksi yang terjadi antara dua host terdiri atas dua buah jalur.7. Full-duplex: Untuk setiap host TCP. Active Mode Pada aktif mode ini. • Dapat diandalkan (reliable): Data yang dikirimkan ke sebuah koneksi TCP akan diurutkan dengan sebuah nomor urut paket dan akan mengharapkan paket positive acknowledgment dari penerima. server bertanggung jawab untuk menutup koneksi-koneksi ini. . Koneksi TCP ditutup dengan menggunakan proses terminasi koneksi TCP (TCP connection termination). Passive Mode Pada pasif mode. client memulai koneksi data dari data port-nya ke data port yang telah ditentukan oleh server. server memulai suatu koneksi ke client di alamat ini.3 Karakteristik FTP • Berorientasi sambungan (connection-oriented): Sebelum data dapat ditransmisikan antara dua host. dua proses yang berjalan pada lapisan aplikasi harus melakukan negosiasi untuk membuat sesi koneksi terlebih dahulu. client menghubungi server pada command port dan mengeluarkan perintah PASV. Kemudian. Server kemudian memberikan jawaban dengan port 2024. memberitahu client bahwa port tersebut sedang mendengarkan untuk koneksi data. maka segmen TCP (protokol data unit dalam protokol TCP) akan ditransmisikan ulang. Jika tidak ada paket Acknowledgment dari penerima.

mobile dan sebagainya . dimana ketika terjadi timeout dicapai. HTTP memiliki fitur timeout. 3. TCP mengimplementasikan layanan flow control yang dimiliki oleh pihak pengirim yang secara terus menerus memantau dan membatasi jumlah data yang dikirimkan pada satu waktu. yang akhirnya membuat "macet" jaringan internetwork IP. web.4 Kelebihan FTP dibanding Protocol Lain (HTTP) • FTP client memiliki fitur untuk resume upload ketika terjadi kesalahan ditengah jalan. proses upload masih bias dilanjutkan. Untuk mencegah pihak penerima untuk memperoleh data yang tidak dapat disangganya (buffer). • FTP client bisa dibuat untuk berbagai media seperti desktop.7. yang mengindikasikan jumlah buffer yang masih tersedia dalam pihak penerima. TCP juga mengimplementasikan flow control dalam pihak penerima. • Memiliki layanan flow control: Untuk mencegah data terlalu banyak dikirimkan pada satu waktu. hubungan antara server dan client diputus tanpa ada pemberitahuan kepada client. • • FTP memang dibuat untuk memindahkan data dengan reliably dan efisien.27 • Byte stream: TCP melihat data yang dikirimkan dan diterima melalui dua jalur masuk dan jalur keluar TCP sebagai sebuah byte stream yang berdekatan (kontigu). Nomor urut TCP dan nomor acknowlegment dalam setiap header TCP didefinisikan juga dalam bentuk byte. • Mengirimkan paket secara "one-to-one": hal ini karena memang TCP harus membuat sebuah sirkuit logis antara dua buah protokol lapisan aplikasi agar saling dapat berkomunikasi. TCP tidak menyediakan layanan pengiriman data secara one-to-many.

maupun perintah yang dikirim dapat di sniffing oleh orang dengan menggunakan protocol analyzer (Sniffer). Mode text yang dipakai untuk transfer data adalah format ASCII atau format Binary. Karena pengirimannya tanpa enkripsi.8 Metode Waterfall Pada penelitian ini metode yang dipakai adalah Metode Waterfall. password. (Sommerville 2001). FTP menggunakan mode ASCII untuk transfer data. Metode Waterfall merupakan model proses pengembangan perangkat lunak yang pertama kali dipublikasikan dari model lainnya. Kelebihan dari metode ini yaitu pada setiap tahap yang dilewati dapat kembali ke tahap sebelumnya ataupun diteruskan ke tahap berikutnya (iterative depelopment) dan metode ini sangat baik digunakan apabila kebutuhan sudah diketahui sebelumnya. 3. Analisis dan defenisi kebutuhan Perancangan sistem Implementasi dan pengujian unit Integrasi dan pengujian sistem Pengoperasian dan pemeliharaan Gambar 8 Ilustrasi Metode Waterfall (Sommerville 2001) .5 Kelemahan FTP • FTP sebenarnya kurang aman untuk mentransfer file karena file tersebut ditransfer tanpa melalui enkripsi terlebih dahulu tetapi melalui clear text. Secara default. data yang ditransfer. Metode ini cocok untuk pembangunan atau pengembangan aplikasi sistem yang tidak terlalu luas dan rumit.7.28 3. maka username. Seperti pada Gambar 8.

8. 3. 3.8. kesalahan-kesalahan mengembangkan yang tidak ditemukan dari unit pada sistem.1 Tahapan Analisis dan Definisi Kebutuhan Pada tahap ini dilakukan analisis dan penentuan defenisi dan alur kerja dari sistem yang diperlukan. Penjelasan dan tujuan dari sistem dapat diperoleh melalui konsultasi dengan pengguna sistem.8. Hasil konsultasi tersebut kemudian didefenisikan ke dalam rincian kebutuhan sebagai perencanaan sekaligus perancangan sistem.29 Penjelasan untuk setiap tahapan tersebut adalah : 3. Setelah pengujian.3 Tahapan Implementasi dan Pengujian Unit Pada tahap ini.8. Desain perangkat lunak melibatkan identifikasi dan deskripsi abstraksi dari sistem beserta relasinya. Desain sistem menetapkan arsitektur sistem secara menyeluruh. 3. . 3.4 Tahapan Integrasi dan Pengujian Sistem Unit program atau program diintegrasikan dan diuji sebagai satu sistem untuk memastikan bahwa seluruh kebutuhan perangkat lunak telah terpenuhi dan terintegrasi satu sama lain.5 Tahapan Pengoperasian dan Pemeliharaan Pengoperasian sistem dan pemeliharaan sistem dilakukan untuk memperbaiki sebelumnya. sistem diberikan pada pengguna. tahap dan implementasi meningkatkan pelayanan sistem mengikuti berbagai kebutuhan yang baru.2 Tahapan Perancangan Sistem Desain diperlukan untuk tampilan perangkat lunak atau antar muka sistem yang akan dibangun. Pengujian unit melibatkan verifikasi setiap unit memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan.8. desain dari perangkat lunak dibuat dalam program atau unit-unit dari program.

pertukaran dan pengiriman data dapat lebih cepat diselesaikan dengan jaringan komputer. Dalam protocol ini. yang selanjutnya akan disebut sebagai FTP. Pada saat ini. dan lain-lain. Untuk melakukan pertukaran data ini. Tugas-tugas seperti komunikasi. Ada berbagai macam OS yang bisa digunakan dalam membangun FTP server ini. yaitu FTP Server. dan FTP Client. .1 Analisa Kebutuhan Jaringan komputer mempunyai manfaat yang besar sekali dalam membantu menyelesaikan berbagai macam tugas. Ubuntu Server. Open Suse 11. yang berfungsi sebagai peminta layanan FTP. Agar jaringan komputer ini dapat terus berfungsi dengan baik dan maksimal diperlukan adanya suatu perawatan atau manajemen jaringan. Manajemen jaringan dapat dilakukan secara berkala agar kinerja jaringan komputer yang ada tetap stabil. pertukaran data dalam bentuk digital merupakan metode penting dalam pertukaran data tersebut.1. TVRI menggunakan Windows 2008 Server sebagai OS-nya.BAB IV IMPLEMENTASI FTP SERVER DENGAN WINDOWS SERVER 2008 4. Dengan sendirinya. antara lain Fedora core 7. data dalam bentuk digital merupakan salah satu bentuk utama penyimpanan data. File adalah salah satu bentuk data digital yang bentuknya dapat langsung dilihat dan mudah dipindahkan. 4. digunakan protocol yang menspesifikasikanbagaimana data dipertukarkan.1 Fase Analisis Tahap analisis diawali dengan menganalisa kebutuhan serta meminta informasi dari pengguna untuk mempelajari permasalahan yang ada. yang berfungsi sebagai penyedia layanan FTP. dan salah satu protocol yang banyak digunakan adalah File Transfer Protocol. terdapat dua entitas yang penting.

2 Analisis Kebutuhan Pengguna Pengguna FTP Server di TVRI Jakarta dibagi menjadi dua kategori. Hal ini dapat kita lihat pada topologi jaringan komputer yang ada di LPP TVRI pada Gambar 9. . yaitu pengelola (admin TVRI) dan pengguna umum.31 Jaringan komputer pada LPP TVRI memiliki jumlah klien yang cukup banyak. 4.1. Karakteristik pengguna FTP Server pegawai TVRI Jakarta dengan masing-masing hak aksesnya dijelaskan pada Tabel 4. Gambar 9 Jaringan di TVRI Oleh karena itu TVRI membutuhkan sebuah server yang besar untuk penyimpanan data mereka.

4.3. meliputi: proses transfer data.1. meliputi: upload.32 Tabel 4 Karakteristik Pengguna Kategori Pengguna Administrator Hak akses Admin bisa mengakses setiap folder yang ada. Melakukan akses data ke dalam.8 Mhz DVD ROM Kapasitas free space hard disk 320 GB Kapasitas memori 2 GB Keyboard dan mouse Kabel 10 base T/UTP jenis Straight dan Cross 4.3. menghapus.1.2 Kebutuhan Perangkat lunak • • • • Sistem operasi yang digunakan yaitu Windows Server 2008 Aplikasi Web Server (IIS) yang sudah tertanam di Windowsnya Filezilla Client pada computer Client Browser Mozila atau Internet Explorer . Membatasi hak akses user dari luar.1. User User bisa mengakses sebatas data yang telah diizinkan oleh admin.3 Analisis Kebutuhan Sistem Kebutuhan yang diperlukan dalam membangun FTP Server di Windows Server 2008 adalah: 4.1 Kebutuhan Perangkat Keras • • • • • • Komputer Server Pentium IV 2. mengedit. download data. upload dan download.dan menambahkan data.

1 Perancangan Proses Perancangan proses ini lebih spesifik pada sistem yang dikembangkan yaitu pada pembuatan account masing-masing statiun TV TVRI dan pembuatan password.2.2 Fase Perancangan Setelah kebutuhan pengguna diketahui. dilakukan perancangan terhadap hal-hal yang menjadi acuan saat melakukan pembuatan produk. Lihat pada Tabel 5.33 4. 4. Tabel 5 Pembuatan Password pada Masing-Masing Satiun TV Statiun TVRI Bali Bengkulu Jabar Jatim Jateng Lampung Jambi Gorontalo Kalbar Kaltim Kalteng Kalsel Riau Yogyakarta Maluku Papua Bandung B4l1password B3n9kulu J4b4r J4t1m J4t3n9 L4mpun9 J4mbi G0ront4lo K4lb4r K4lt1m K4lt3n9 K4ls3l R14u Y09y4kart4 M4luku P4pu4 B4ndun9 Password .

dan pembuatan password.langkah yang dilakukan antara lain instalasi FTP Server.3.34 4. 4. ini berfungsi supaya komputer server bisa terhubung dengan jaringan local maupun internet.3.1.1 Implementasi Sistem Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam membangun FTP Server di Windows 2008 Server adalah: 4. 4. Gambar 10 Internet Protokol . Lihat pada Gambar 10. konfigurasi FTP.3 Fase Implementasi Implementasi merupakan langkah-angkah apa saja yang telah dilakukan untuk penyelesaian masalah pada kasus ini adalah instalasi FTP di perusahaan tersebut.1 Windows Server 2008 Menginstal Operating System Windows 2008 Server di komputer yang telah disediakan.1.2 Setting Pada Internet Protocol Memasukan alamat IP Address dan DNS pada Internet protocol.3. Langkah.

Berikut langkah-langkah menginstal: Langkah 1: Buka Server Manager. Kemudian klik Adds Roles Gambar 12 Memulai Add Roles .3 Aplikasi Internet Information Service Menginstal aplikasi Internet Information Service. Gambar 11 Server Manager Langkah 2: Kemudian pada Gambar 11 klik Roles.35 4. aplikasi ini terletak Server Manager. akan tampil Gambar 11.1. Aplikasi ini sudah tertanam di dalam Windowsnya.3. akan tampil seperti pada Gambar 12.

kemudian klk next untuk melanjutkan. Lihat pada Gambar 14.36 Langkah 3: Akan tampil jendela Add Roles Wizard seperti pada Gambar 13. Selanjutnya klik Next. Gambar 14 Memilih Aplikasi Yang Akan Diinstal . Gambar 13 Add Roles Wizard Langkah 4: Pada jendela berikutnya anda akan diminta untuk memilih server apa saja yang akan diinstal. yang di dalamnya terdapat service-service yang dibutuhkan dalam pembuatan FTP Server. Pilih Web Server (IIS). Disini kita membutuhkan aplikasi Web Server (IIS).

lihat Gambar 16. Gambar 15 Service Tambahan Langkah 6: Pada jendela berikut ini kita diminta untuk menambahkan service yang dibutuhkan. Gambar 16 Daftar Fitur Web Server (IIS) .37 Langkah 5: Selanjutnya akan muncul jendela seperti pada Gambar 15. klik Add Required Role Services untuk melanjutkan. Klik Next untuk melanjutkan.

Selanjutnya klik Next.38 Langkah 7: Pada langkah selanjutnya akan tampil jendela informasi rincian tentang apa yang akan diinstal. Gambar 18 Instalasi Selesai . Gambar 17 Rincian Fiture Yang Akan Diinstal Langkah 8: Proses instalasi telah selesai. seperti yang ditunjukkan pada Gambar 17. Lihat pada Gambar 18.

Gambar 19 System Service FTP Server 4. FTP Publishing Service. seperti Bali. Jabar. periksa apakah service-service yang diperlukan dalam FTP sudah jalan. Langkah-langkahnya sebagai berikut: Langkah 1: Membuat direktori tempat penyimpanan data pada statiun TV masingmasing kota.39 Setelah instalasi selesai. Pastikan ketiga aplikasi ini sudah jalan. Bengkulu.1. simpan di dalam satu folder.4 Membuat Home Direktori Pembuatan home direktori dilakukan untuk tempat penyimpanan data pada masing-masing statiun TV TVRI. Lihat Gambar 19. dan IIS Admin Service. Seperti yang ditunjukan pada Gambar 20. Service yang dibutuhkan adalah: Aplication Host Helper Service. Gambar 20 Folder Penyimpanan Data .3.dan lain-lain.

Masuk ke Internet Information Service (IIS). klik pada tab Home Direktori. Gambar 21 Membuka FTP Server TVRI Langkah 3: Apabila sudah muncul jendela Properties. properties pada FTP Sites-nya. Lihat Gambar 22. dan cari tempat penyimpanan data yang telah dibuat tadi. tujuannya supaya user bisa mengakses data dari FTP Server. Seperti yang terlihat pada Gambar 21. Gambar 22 Menghubungkan Home Direktori ke TVRI Server .40 Langkah 2: Menghubungkan folder penyimpanan di atas ke FTP Server-nya TVRI. Beri tanda centang pada read. dan Log visit. Kemudian klik OK. Write.

Gambar 23 Home Direktori Yang Telah Terhubung ke FTP Server TVRI Proses pembuatan direktori Sudah selesai.3.1. Pembuatan password ini bertujuan supaya setiap statiun hanya bisa mengakses direktori mereka masing-masing. 4.5 Pembuatan Password Pada Setiap Direktori TVRI meminta dibuatkan password pada setiap statiun.41 Langkah 4: Sekarang coba lihat di Internet Information Service-nya semua direktori yang dibuat tadi sudah muncul di FTP Sites. Adapun langkah-langkahnya yaitu: . Lihat pada Gambar 23.

dan klik kanan pada Users dan klik New User. Pada jendela Server Manager klik Configuration -> Local User and Groups -> User. Gambar 25 Account pada User Yang Telah Dibuat . Lihat Gambar 24. Gambar 24 Membuat User Baru Langkah 2: Selanjutnya buat account dengan nama yang sama dengan direktori yang telah dibuat di folder tadi hasilnya jadi sepert pada Gambar 25.42 Langkah 1: Masuk ke Server Manager.

Gambar 27 Memasukan Password . Lihat Gambar 26.43 Langkah 3: Apabila User Account telah dibuat. selanjutnya klik kanan pada setiap user dan klik Set Password. lalu setting password pada setiap user. kemudian klik create. Lihat Gambar 27. Gambar 26 Setting Password Langkah 4: Beri tanda centang pada bagian Password never expires.

Lihat Gambar 28. Gambar 29 Bandung Properties . kemudian klik Edit Permissions.44 Langkah 5: Langkah selanjutnya menghubungkan user tadi pada setiap direktori yang telah dibuat sebelumnya. Klik kanan pada salah satu direktori. Seperti pada Gambar 29. Gambar 28 Menghubungkan Home Direktori ke Account Yang Telah Dibuat Langkah 6: Apabila sudah muncul jendela Bandung Properties. misalnya Bandung. lalu klik tab Security. klik edit.

45 Langkah 7: Apabila sudah muncul jendela Permission. Gambar 30 Memberikan Akses ke Folder Bandung Langkah 8: Apabila sudah tampil jendela User or Groups. Gambar 31 Pilih Akses Pengguna . klik Add. klik Advanced. Lihat pada Gambar 30. Lihat Gambar 31.

Gambar 33 Pilih User Bandung . klik Find Now. lalu pilih Bandung. Seperti pada Gambar 32. Lihat pada Gambar 33.46 Langkah 9: Langkah selanjutnya akan muncul jendela Select User of Group. Gambar 32 Mencari User Bandung Langkah 10: Akan muncul semua user yang telah dibuat tadi.

. Bengkulu. Jabar. Lihat pada Gambar 34. Lihat pada Gambar 35. dan lain-lain. Gambar 34 Select User Bandung Langkah 12: User bandung telah muncul di tab security. Selanjutnya klik OK. lakukan pengaturan seperti diatas. Gambar 35 User Bandung Telah Diproteksi dengan Password Untuk setiap direktori seperti Bali.47 Langkah 11: User Bandung telah muncul di kotak dialog.

4.168.48 4.1 Pengujian Menggunakan Filezilla Client Pengujian dilakukan dari komputer local dan komputer luar jaringan dengan menggunakan software Filezilla Client. • Akses ke FTP Server yang dilakukan dari jaringan local dengan IP 192. Pengujian dilakukan dengan software Filezilla Client dan Mozilla Firefox. Tabel 6 Proses Upload-Donwload pada Jaringan Local Proses Upload Download Komputer Local Berhasil Berhasil Gambar 36 Proses Upload-Download dengan Filezila Client pada Jaringan Local .0.4 Fase Pengujian Tahap pengujian merupakan proses menjalankan program dengan tujuan mencari kesalahan yang belum diketahui sebelumnya.10. 4. Lihat pada Tabel 6. Ditunjukan pada Gambar.

Gambar ditunjukan pada Lampiran 2.50. Tabel 7 Proses Upload-Donwload pada Jaringan Luar Proses Upload Download Komputer Luar Berhasil Berhasil Gambar 37 Proses Upload-Download dengan Filezila Client pada Jaringan Luar .97. Lihat pada Tabel 6.107.49 • Akses ke FTP Server yang dilakukan dari jaringan luar dengan IP 118.

. Selain itu penghapusan juga perlu dilakukan terhadap data yang sudah tidak dibutuhkan lagi. Lihat pada Gambar 36.4.5 Fase Pemeliharaan Pemeliharaan dilakukan dengan mengatur data yang di upload dan di download oleh user TVRI. Gambar 38 Tampilan FTP Server pada Web Browser 4.2 Pengujian Menggunakan Browser Mozilla Firefox Pengujian yang dilakukan pada jendela browser.50 4.

dan mempermudah dalam transfer data. pengguna dilarang mengetahui isi dari informasi yang diberikan tersebut.2 Saran Dari hasil pengujian yang dilakukan.1 Kesimpulan Dengan dibuatnya FTP Server Dengan Menggunakan Windows Server 2008 Televisi Republik Indonesia. 5. bahwa FTP Server dengan Windows Server 2008 ini terdapat kekurangan yaitu tidak bisa melakukan download file dari komputer client secara bebas dengan ketentuan-ketentuan sendiri. . Oleh karena itu disarankan untuk penelitian selanjutnya agar disempurnakan dari segi keamanan dan kualitas pentransferan data yang diinginkan. dokumentasi bagi Televisi Republik Indonesia.BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5. Pembangunan proyek ini. karena apabila dibebaskan dalam download file akan menciptakan kerahasiaan file menjadi tidak aman. untuk memaksimalkan kinerja dan penyimpanan data yang lebih efisien informasi mengenai data yang ada dan kegiatan instansi kepada masyarakat dan mitra kerja. dapat digunakan sebagai salah satu media publikasi.

Dede.iis.aspx/29/installing-iis-70-on-windows-server-2008/ [31 Juli 2009]. Http://afif256. 2009.0 : Installing and Configuring IIS 7. I. Sofana.0 : The Official Microsoft IIS Site. Http://learn. 2006. [31 Juli 2009]. 2008. 2008. Membangun Jaringan Komputer.net/page. 2008. Kelebihan dan Kelemahan FTP Server « Afif256’s Weblog. Aminudin. Bandung.net/?p=60. Sopandi.DAFTAR PUSTAKA Afif256’s Weblog. Informatika. [31 Juli 2009].Net » File Tranfer Protocol (FTP). IIS Internet Information Service. Installing IIS 7. Bandung. . Iwan.0 on Windows Server 2008 : Installing IIS 7. Edisi ke-6. Informatika. 2001. Adminudin. Software Engineering. Sommerville. Http://aminudin. United States Of America : Addison-Weley Publishers.com/2008/08/05/kelebihan-dan-kelemahan-ftp-server/.wordpress. Instalasi dan Konfigurasi Jaringan Komputer.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->