BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Salah satu ciri makhluk hidup adalah mengalami pertumbuhan dan perkembangan.

Begitu juga dengan pertumbuhan kecambah kacang-kacangan. Pertumbuhan adalah peningkatan ukuran yang bersifat permanen (tetap), tidak dapat dibalik, dan bersifat kuantitatif. Sedangkan perkembangan adalah proses perubahan menuju kedewasaan yang bersifat kualitatif. Banyak orang membuat kecambah dengan cara konvensional, padahal pertumbuhan kecambah kacang hijau akan cepat mengalami perkembangan dan pertumbuhan dengan rangsangan yang berasal dari lingkungan seperti cahaya matahari yang dapat mempengaruhi pertumbuhan kecambah. Cahaya matahari adalah sumber energi utama bagi kehidupan seluruh makhluk hidup didunia. Bagi manusia , hewan dan tumbuhan cahaya matahari adalah penerang dunia ini. Selain itu, bagi tumbuhan khususnya yang berklorofil cahaya matahari sangat menentukan proses fotosintesis. Fotosintesis adalah proses dasar pada tumbuhan untuk menghasilkan makanan. Makanan yang dihasilkan akan menentukan ketersediaan energi untuk pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Kekurangan cahaya matahari akan mengganggu proses fotosintesis dan pertumbuhan, meskipun kebutuhan cahaya tergantung pada jenis tumbuhan. Selain itu, kekurangan cahaya saat perkembangan berlangsung akan menimbulkan gejala etiolasi, dimana batang kecambah akan tumbuh lebih cepat namun lemah dan daunnya berukuran kecil, tipis dan berwarna pucat ( tidak hijau ). Semua ini terjadi dikarenakan tidak adanya cahaya sehingga dapat memaksimalkan fungsi auksin untuk penunjang sel – sel tumbuhan sebaliknya, tumbuhan yang tumbuh ditempat terang menyebabkan tumbuhan – tumbuhan tumbuh lebih lambat dengan kondisi relatif pendek, daun berkembang, lebih lebar, lebih hijau, tampak lebih segar dan batang kecambah lebih kokoh.

1

Namun dibalik segala kegunaan pertumbuhan kacang-kacangan yang baik itu ada faktor-faktor yang mungkin sebagian orang tidak mengetahuinya. Oleh sebab itu kami memilih permasalahan ini sebagai poin penting dalam pembuatan makalah ini. Kami ingin membuktikan bahwa teori yamg sudah ada itu benar. B. RUMUSAN MASALAH 1. Bagaimana pengaruh cahaya matahari perhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang-kacangan ? 2. Bagaimana perbedaan tanaman kacang yang diletakan di ruang yang terkena sinar matahari secara langsung, terkena cahaya melalui celah dan diruang yang sangat sedikit cahayanya ? 3. Bagaimana pengaruh medium tanam terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang ? 4. Bagaimana perbedaan laju pertumbuhan beberapa jenis tanaman kacang ? A. BATASAN MASALAH Penulis mengamati pertumbuhan dan perkembangan kacang hijau, kacang merah, dan kacang tholo selama 2 minggu ( 14 hari ). Faktor-faktor pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan yang diuji oleh penulis adalah : 1. Cahaya Matahari 2. Medium Tanam 3. Hormon Auksin 4. Genetik A. HIPOTESIS
1. Tumbuhan kacang-kacangan yang diletakan diruang yang langsung terkena

cahaya maka pertumbuhannya akan lebih lambat namun daunnya tampak

2

2. 3. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang-kacangan.kacangan. Membandingkan pertumbuhan kacang-kacangan yang ditanam dengan medium tanah dan dengan kapas. dan kacang tholo. tipis & berwarna pucat. Meningkatkan pengetahuan tentang pencahayaan yang baik untuk pertumbuhan kecambah kacang . Membandingkan pengaruh cahaya matahari langsung. maka tanaman kacang akan mengarah ke arah datangnya cahaya. A. MANFAAT PENELITIAN Adapun manfaat penelitian ini yaitu 1. kacang merah. TUJUAN PENELITIAN 1. 3 .lebih lebar. 4. tidak langsung. PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TUMBUHAN Diawali dengan proses perkecambahan biji. 2. Membandingkan laju pertumbuhan beberapa tanaman kacang. 3. Dan jika di ruang yang kekurangan cahaya maka batang kecambah akan tumbuh lebih cepat namun lemah. 2. dan tidak sama sekali terhadap pertumbuhan kecambah kacang. A. Jika diruang dimana cahaya masuk hanya melalui bagian celah-celah tertentu. BAB II KAJIAN MATERI A. yaitu kacang hijau. daunnya berukuran kecil. Dapat mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang. Sedangkan tanaman kacang yang ditanam pada medium kapas akan tumbuh lebih lambat dan batangnya tidak kokoh. Tanaman kacang yang ditanam pada medium tanah akan tumbuh lebih cepat dan batangnya akan tumbuh lebih kokoh. yaitu proses pertumbuhan dna perkembangan biji atau spora menjadi kecambah (semai muda). Laju pertumbuhan setiap tanaman kacang berbeda-beda tergantung gen dan hormon masing-masing jenis. hijau tampak segar dan batang kokoh.

Bersifat kualitatif dan tidak dapat diukur dengan suatu alat. Terdapat 2 macam pertumbuhan. daerah pemanjangan dan daerah differensiasi 2. Pertumbuhan Sekunder Pertumbuhan yang menyebabkan akar dan batang bertambah lebar. dan membelah ke arah luar membentuk floem sekunder sehingga batang tambah membesar) dan kambium gabus (disebut juga felogen terletak dibawah epidermis dekar kolenkima yang berfungsi menebalkan batang. Ditandai dengan berfungsinya alat-alat reproduksi pada makhluk hidup. bentuk. serta dapat terlihat secara fisik dan bersifat irreversibel . sehingga epidermis lebih kedap terhadap air). Bersifat kuantitatif. Perkembangan yaitu proses menuju kedewasaan (kematangan pada sel). yaitu: 1. ukuran serta fungsi sel akibat adanya pembelahan sel. Pertumbuhan ini disebabkan adanya pembelahan pada jaringan meristem sekunder (meristem lateral). ~ diawali dengan pembelahan sel di daerah meristem apikal ~ meristem apikal terbagi atas 3 daerah yaitu daerah pembelajan. dapat diukur dengan suatu alat ukur tertentu. Tahapan pertumbuhan dan perkembangan : Pembelahan sel (cleavage) : Jumlah bertambah banyak Spesialisasi: sel-sel yang sejenis berkelompok Diferensiasi sel : Sel-sel mengalami perbedaan bentuk dan fungsi Organogenesis sel: proses pembentukkan organ-organ tumbuhan Morfogenesis sel: Organ satu dengan yang yang lain memiliki kekhususan dalam bentuk dan fungsi Perkecambahan: proses pertumbuhan biji menjadi makhluk hidup baru 4 . menyebabkan pembelahan sel ke arah dalam membentuk xilem sekunder. Pertumbuhan Primer Pertumbuhan yang menyebabkan batang batang dan akar tumbuhan bertambah tinggi atau panjang. Pertumbuhan tanaman dapat diukur dengan alat auksanometer. Ada dua macam meristem lateral yaitu Kambium vaskuler (terletak diantara xilem dan floem.Pertumbuhan yaitu proses pertambahan jumlah. Untuk tanaman dengan keluarnya bunga serta buah.

dan pertumbuhan embrio. Embrio tumbuh dann berkembang – – – Jenis perkecambahan: Berdasarkan letak kotiledonnya. membongkar cadangan makanan dalam kotiledon / endosperm Hasil pembongkaran berupa sumber energi sebagai bahan penyusun komponen sel. dan cahaya) dan faktor internal (hormon. Perkecambahan dipengaruhi oleh faktor eksternal (kadar air. Biasanya terjadi pada tanaman monokotil A. Biasanya terjadi pada tanaman dikotil. perkecambahan dibedakan atas: 1. Perkecambahan tipe hipogaeal Perkecambahan yang ditandai dengan posisi kotiledon (biji) tetap berada di dalam tanah. kematangan embrio. Urutan proses perkecambahan: – Imbibisi: Masuknya air kedalam biji Aktifnya enzim-enzim untuk proses metabolisme . suhu. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TUMBUHAN 1. Contoh : 5 . 2. FAKTOR DALAM a. dann sifat dormansi biji). oksigen. Perkecambahan tipe epigaeal Perkecambahan yang ditandai dengan posisi kotiledon berada di atas permukaan tanah.Berikut ini akan penulis bahas mengenai proses perkecambahan yang berkaitan dengan penelitian ini. Genetika Yaitu ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat keturunan Dibedakan menjadi 2 yaitu genotip (yaitu sifat yang tidak tampak dari luar tubuh makhluk hidup) dan fenotip (yaitu sifat fisik yang tampak dari luat tubuh makhluk hidup). Perkecambahan Perkecambahan adalah tumbuhnya embrio dalam biji secara perlahan menjadi tumbuhan dewasa.

KALIN Berfungsi untuk :merangsang pembentukan organ 5. Fungsinya untuk : Merangsang perpanjangan sel Merangsang pembentukan bunga dan buah Merangsang perpanjangan titik tumbuh Menggiatkan sel-sel kambium untuk membentuk sel-sel baru. Hormon Yaitu senyawa kimia yang terdiri dari protein yang berfungsi sebagai zat perangsang/mengaktifkan sel-sel untuk bertumbuh dan berkembang. Untuk tumbuhan disebut dengan fitohormon. Biasanya terdapat hampir di semua makhluk hidup. Merangsang aktivitas jaringan kambium Merangsang pertumbuhan lebih cepat. 1. GIBERELIN Berfungsi untuk . 2. 3. 2. ASAM ABSISAT Yaitu hormon yang berfungsi untuk menghambat pertumbuhan tanaman dengan cara memperlambat metabolisme tanaman . 3. dll. auksin menjadi tidak aktif. Merangsang tumbuhan lebih ceat tinggi dari normal. 1. 4. melalui 6 . AUXIN/IAA Banyak ditemukan di bagian ujung tunas dan ujung akar. Jika terkena cahaya. Merangsang pembelahan sel pada tunas Merangsang pertumbuhan ke arah lateral dari pucuk Merangsang pelebaran daun Merangsang pertumbuhan akar 4. b. SITOKININ Berfungsi untuk : 1. 4. Merangsang pertumbuhan bunga lebih cepat Menghambat pertumbuhan biji/dormansi biji. 2. 5. Macam FITOHORMON antara lain : 1.Rasa buah manis – asam Batang tumbuhan panjang – pendek.

maka akan dapat memacu proses pembungaan pada tanaman nanas dan mangga. seperti musim kemarau atau dingin. ETILEN Merupakan hormon yang berbentuk gas yang berfungsi untuk mempercepat pematangan buah dan memperkuat batang. 2. Pada penelitian tentang perkecambahan kacang ini. 2. Suhu optimum yaitu suhu yang paling baik untuk makhluk hidup bertumbuha dan berkembang Suhu maksimum yaitu suhu yang berada di kisaran atas dari keadaan normal yang memungkinkan makhluk hidup untuk bertumbuh dan berkembang. 3.proses dormansi. penulis hanya menguji hormon auksin yang bekerja pada tanaman yang mendapat intensitas cahaya yang berbeda-beda. SUHU Dibedakan menjadi 3 yaitu : 1. ASAM TRAUMALIN Berfungsi untuk memperbaiki pelukaan yang terjadi pada tumbuhan dengan membentuk jaringan kalus. Seperti berinteraksi dengan hormone auxin. maka dapat mengatur perbandingan antara bunga jantan dan bunga betina pada tumbuhan monoceus. 1. 6. Suhu minimum yaitu suhu yang berada di kisaran bawah dari keadaan normal yang memungkinkan makhluk hidup untuk bertumbuh dan berkembang. Pada tanaman tertentu dengan menggugurkan daun untuk mempertahankan kehidupan. Saat berinteraksi dengan hormone giberellin. Berperan pada saat lingkungan tidak menguntungkan. b. CAHAYA 7 . Dapat berinteraksi dengan hormon lain dan memiliki fungsi yang khusus. Jaringan kalus inilah yang akan menutup luka tersebut sehingga tumbuhan tidakakanmati tetapi meempebaiki diri dengan jaringan yang baru. FAKTOR LUAR a.

2. KELEMBABAN Terbagi mejadi 2 macam yaitu : 1. d. HARA MINERAL Hara mineral banyak terdapat dalam tanah dan merupakan unsur hara yang lengkap. air berfungsi sebagai penstimulir metabolisme dan sebagai pelarut dalam perubahan dan pengangkutan cadangan makanan kepada seluruh bagian tanaman sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik. AIR Air merupakan faktor vital bagi makhluk hidup. Setiap tumbuhan tidak sama dalam menanggapi respon terhadap lamanya penyinaraan serta intensitas cahaya yang diterima. Hal ini dikendalikan oleh pigmen warna yang mengabsorpsi cahaya. Contohnya adalah peristiwa etiolasi pada tumbuhan yang memungkinkan tumbuhan tumbuh dengan cepat di daerah yang kekurangan cahaya. sintetis protein dan sebagai alat angkut zat-zat makanan ke bagian e. Sehingga kalau dibiarkan akan mati. Air diperlukan dalam proses pelarutan garam-garam mineral dalam tanah. daun dan akar. Tanah yang kekurangan unsur hara dapat dibantu dengan proses pemupukan yang sesuai dengan ukuran dan kondisi 8 . Faktor ini juga dapat menjadi faktor penghambat pertumbuhan dan perkembangan. alat angkut zat hara dalam tanah melalui akar. Keadaan ini disebut dengan fotoperiodisme. terutama bagi tumbuhan. Kelembaban Udara yang berperan terhadap proses transpirasi yang berkaitan dengan penyerapan unsur hara dalam tanah. c.Merupakan faktor yang sangat dibutuhkan oleh tumbuhan.yaitu pigmen fitokrom. Kelembaban Tanah yang berperanan dalam kandungan unsur hara/zat organik dan anorganik yang terkandung dalam tanah. Kelembaban udara yang tinggi akan dapat mendukung proses pertumbuhan. Pada fase perkecambahan imbibisi. sintesis karbohidrat. Tanaman yang mengalami etiolasi akan memperlihatkan gejala klorosis pada batang.

g.8 – 7. MEDIA TANAM Selain tanah.2. Kacang hijau Nama umum Kingdom : Kacang hijau : Plantae Subkingdom : Tracheobionta Super Divisi : Spermatophyta Divisi Kelas Sub Kelas Ordo Famili Genus Spesies 2. MAKANAN Tumbuhan memperoleh makanannya dengan melakukan fotosintesis dan asupan unsur hara serta air yang masuk dalam tubuh. karena kelembaban mempengaruhi kerja enzim untuk berkecambah. Kacang merah Nama umum : Kacang merah Kingdom Divisi Sub divisio : Plantae : Spermatophyta : Angiospermae : Magnoliophyta : Magnoliopsida (Dycotyledonae) : Rosidae : Fabales : Fabaceae : Phaseolus : Phaseolus radiatus L. f. Hasil dari fotosintesis inilah yang akan membuat tumbuhan dapat bertumbuh dan berkembang. B.tanah tersebut. dan hara tambahan. Namun medium tanam yang baik adalah medium yang memiliki pH berkisar 6. KACANG-KACANGAN Beberapa jenis kacang yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah : 1. Kapas yang bisa digunakan adalah kapas yang lembab..Unsur hara dapat dibedakan hara makro/makronutrien. hara mikro/mikronutrien. karena kapas memiliki daya serap yang tinggi. kapas dapat dijadikan sebagai media tanam. 9 .

Adapun metode-metode tersebut antara lain : 1. 2. Kacang tolo : Dycotyledonae : Calyciflorae : Rosales (Leguminales) : Leguminoceae (Papilionaceae) : Papilionoideae : Phaseolus : Phaseolus vulgaris L.Kelas Sub kelas Ordo Famili Sub famili Genus Spesies 3. METODE PENELITIAN Dalam penulisan karya tulis ini. penulis menggunakan empat metode yang dibutuhkan untuk mendapatkan keterangan. Nama umum : Kacang tolo / kacang tunggak Kingdom Divisi Sub divisi Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Plantae : Spermatophyta : Angiospermae : Dycotyledonae : Leguminales : Papilionoideae (Papilionaceae) : Vigna : Vigna unguiculata L BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Pengamatan 10 . Metode Percobaan Metode ini penulis gunakan untuk mencoba secara langsung membuat kecambah dari masing-masing jenis kacang-kacangan dengan intensitas cahaya yang berbeda-beda.

d. Hercules D1. Metode Keperpustakaan Metode ini penulis gunakan untuk mengumpulkan data dengan jalan membaca buku-buku tentang pertumbuhan dan perkembangan yang ada kaitannya dengan pertumbuhan kecambah tanaman kacang-kacangan dengan intensitas cahaya yang berbeda-beda . A. warna daun. Adapun waktu penilitian dilaksanakan penulis pada 28 Juli 2010 s. Bumi Antariksa Jl. 3. VARIABEL Variabel kontrol dan bebas Variabel kontrol Jenis tanaman Intensitas cahaya Medium tanam Variabel bebas Intensitas cahaya dan medium tanam Jenis tanaman dan medium tanam Intensitas cahaya dan jenis tanaman Variabel terikat : tinggi tanaman kacang . kokoh tidaknya tanaman kacang-kacangan.Metode ini penulis gunkan untuk mengamati secara langsung pengaruh intensitas cahaya yang berbeda-beda terhadap pertumbuhan kecambah masing-masing jenis kacang-kacangan. TEMPAT DAN WAKTU PENELITIAN Penelitian mengenai pertumbuhan kecambah tanaman kacang-kacangan dengan intensitas cahaya yang berbeda-beda ini penulis laksanakan di rumah salah satu anggota kelompok yang bertempat di Perum. B. 11 . 4. 10 Agustus 2010 (2 minggu). Metode Penelitian Metode ini penulis gunakan untuk meneliti pengaruh intensitas cahaya yang berbeda-beda terhadap pertumbuhan kecambah tanaman kacangkacangan.

ALAT DAN BAHAN 1. 8. Menyiapkan alat dan bahan. 5. 4. Menanam 4 biji masing-masing jenis kacang-kacangan ke dalam setiap gelas aqua dan meletakannya di 3 tempat yang berbeda intensitas cahaya. -Variabel bebas : cahaya matahari. yaitu di pagi hari. tidak langsung. 8. 4. Menyirami tanaman kacang setiap hari. Mengukur tinggi tiap tanaman kacang setiap hari dengan menggunakan bantuan benang dan penggaris. Mencatat hasil pengukuran dan pengamatan ke dalam tabel hasil penelitian. 9. 5. 7. 3. Masing-masing gelas aqua diberi label dengan keterangan intensitas cahaya.C. 7. 12 . A. 6. biji 18 kacang merah. dan ruangan yang tidak mendapat cahaya. 3. 18 buah gelas aqua 2. baik yang medium tanah ataupun medium kapas. warna daun. -Variabel terikat : tinggi tanaman kacang . 18 biji kacang hijau. kokoh tidaknya tanaman kacang-kacangan. 6. 2. Memasukan kapas ke dalam 9 gelas aqua lalu diberi sedikit air dan memasukkan tanah berhumus ke dalam 9 gelas aqua lain lalu diberi sedikit air. dan 18 biji kacang tholo Tanah berhumus Kapas secukupnya Penggaris Benang Jarum Air LANGKAH KERJA Menentukan variable-variabel. 1. yaitu tempat dengan intensitas cahaya langsung. Mengamati perbedaan-perbedaan yang terjadi antara tanaman di masing- masing gelas aqua.

5 24 30 35.5 2 4.2 tidak terkena cahaya kapas 0.3 23.5 16 23.7 19.5 15 12.1 3.BAB IV PEMBAHASAN A. Pertumbuhan Kacang Hijau Tinggi tanaman pada hari ke 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 terkena cahaya langsung Kapas tanah 0 0 1 1 5 7 5.5 12 22.5 8.5 19.5 16 14 18 15.5 2 2.5 26.5 27 23 28.5 11.5 8 19 11 21.7 9.5 3 8. HASIL PENGAMATAN PERTUMBUHAN TANAMAN Penulis menyajikan data pertumbuhan tanaman kacang dalam beberapa tabel berdasarkan: 1.8 8.1 13 20 22 26 27 28 tanah 0.9 12.5 5. penulis mencatat hasil pertumbuhan masing-masing tanaman sebagai berikut: a.5 12.4 6.8 16.5 7.5 terkena cahaya tidak langsung kapas tanah 0 0. Intensitas Cahaya Matahari Berdasarkan intensitas cahaya matahari yang didapat.5 40 13 .5 21.

5 2. Pertumbuhan Kacang Merah Berkaitan dengan tidak tumbuhnya kacang merah pada medium kapas.2 24.5 19 21 22.5 28.5 3.5 12.11 12 13 14 19 20.2 tidak terkena cahaya kapas 0.5 6.5 tanah 0.7 7 8.4 27 28.7 29.5 30.2 21 23 25 25.5 26 27.5 28 28.2 3 6 10 10 10.3 22 24.5 2 3 3.8 26.5 8.5 28 28.7 41 41.3 10.4 28 31.5 7.5 c. Pertumbuhan Kacang Tolo Tinggi tanaman pada hari ke 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 terkena cahaya langsung kapas 0 0.2 11 14.5 42 b.5 23 28 33 34 38 39 40 40.5 18 22 23 24 24.8 7.5 2. sebagai berikut: hari ke 1 terkena cahaya langsung 0 terkena cahaya tidak langsung 0 tidak terkena cahaya 0 14 .5 tanah 0 1 5 8. maka penulis hanya menyajikan data pertumbuhannya pada medium tanah.4 13 14 tanah 0 1.6 25 26 terkena cahaya tidak langsung kapas 0 2 4 6.2 4.5 6.8 29.5 30.5 15 17.5 30.5 12.5 29.7 29.4 15 15.3 10 11 13 19 24 27.3 8.7 18.5 31 32.5 11.5 29 29.2 16.5 40.

1. Karena pada keadaan gelap.7 1.5 cm 42 cm Kacang tholo pada intensitas cahaya tinggi kapas 14 cm kapas 2 cm tanah 26 cm Kacang merah pada intensitas cahaya tinggi: tanah 0 cm Dari tabel di atas.3 1. Hal ini dikarenakan terdapatnya kandungan zat hara. dapat penulis simpulkan bahwa pertumbuhan tanaman yang paling cepat yaitu pada intensitas cahaya yang kurang atau tidak mendapat cahaya sama sekali. dapat disimpulkan bahwa medium tanah dapat menumbuhkembangkan tanaman dengan lebih baik dibandingkan dengan kapas. Medium Tanam Penulis mengambil sampel dari beberapa hasil akhir pertumbuhan tanaman pada medium tanah dan kapas (pada hari ke-14) sebagai berikut: Kacang hijau pada intensitas cahaya kurang: kapas tanah 29.5 1.5 1 1 1. hormon auksin yang merngsang pemanjangan sel dapat bekerja dengan baik dan cepat.5 0.2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 0 0.8 2 2 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Dari data pertumbuhan ketiga tanaman kacang diatas. unsur 15 . Hanya saja tanaman tampak pucat dan layu akibat kekurangan cahaya.5 1.

5 19.2 4.5 2 3 3.3 10 11 13 19 24 27.5 K.5 16 . TABEL DAN GRAFIK HASIL PENGAMATAN PERTUMBUHAN TANAMAN KACANG PADA MEDIUM KAPAS Tinggi tanaman pada hari ke 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Terkena cahaya langsung K.5 11.5 6.8 29.5 28 28. K Tolo 0 2 4 6. hijau 0 1 5 5.5 29. merah 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Tidak terkena cahaya sama sekali K.3 10.5 16 19 20. dan unsur makro pada tanah. serta pH tanah yang asam. Terkena cahaya tidak langsung K.3 8.5 23 26 27.mikro.5 6.5 12. kacang tolo. Tolo 0. merah 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 merah hijau 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 3.2 3 6 10 10 10.5 8 11 12 16. Tolo 0 0.5 2.2 11 14.5 29 K.7 7.4 13 K. 2.5 12.8 8.5 19 21 K.3 22 K.1 13 20 22 26 27 28 28 28.5 14 15.5 6.5 11. dan kacang merah pada perlakuan yang berbeda-beda.5 2 4. Jenis Tanaman Berikut ini adalah tabel dan grafik perbandingan laju pertumbuhan tanaman kacang hijau. hijau 0.7 7 8. sehingga baik untuk pertumbuhan tanaman.

hijau K. Tolo cahaya Terkena cahaya tidak Tidak terkena cahaya langsung sama sekali K.14 24. hijau K. TABEL DAN GRAFIK HASIL PENGAMATAN PERTUMBUHAN TANAMAN KACANG PADA MEDIUM TANAH Tinggi tanaman hari ke Terkena langsung K.5 0 Dari ketiga grafik diatas. merah K. merah K. merah 17 . dapat kita ambil kesimpulan bahwa tanaman yang memiliki laju pertumbuhan tercepat adalah kacang hijau. Sedangkan kacang merah tidak mengalami pertumbuhan selama 2 minggu tersebut.5 0 29.2 14 0 30. K hijau Tolo K. Tolo K.5 22.5 30. Kacang tolo sedikit lebih lambat dibanding kacang hijau.

Jadi.5 18 22 23 24 24.5 1. 18 . dan yang terlambat adalah kacang merah.4 28 31.5 31 32.5 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Dari ketiga grafik diatas.2 21 23 25 25.3 23. laju pertumbuhan yang tercepat yaitu kacang hijau. penulis dapat menyimpulkan bahwa pada medium tanah maupun kapas. meski sangat lambat.5 15 17. kacang hijau tetap mengalami pertumbuhan tercepat dibandingkan kacang tolo dan kacang merah.8 2 2 2 0.4 8.5 42 0 1 5 8.5 2.5 21.5 3 8.2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0.2 16.1 5. Namun.9 12.5 8.8 26.5 3.7 41 41.5 22.7 1.5 1.8 26. kacang merah mengalami pertumbuhan pada kondisi intensitas cahaya tinggi dan pada medium tanah.5 40 40.6 25 26 0 0 0.5 12.5 7.5 24 30 35.5 0.7 29.5 23. selanjutnya kacang tolo.1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 0 1 7 9.2 28.5 0 1.5 12.5 1 1 1.4 27 28.5 23 28 33 34 38 39 40 40.5 30.5 15 16 18 19.5 0.3 1.7 18.7 29.8 7.4 15 15.5 2.7 27 28.5 19 21.5 24.

19 .PERKEMBANGAN TANAMAN Berikut ini penulis akan menyajikan tabel data hasil pengamatan terhadap perkembangan tanaman kacang setiap harinya.

batang. hijau belum tumbuh apapun tumbuh batang hijau kemerahan tumbuh akar hijau kemerahan sda akar dan batang semakin panjang K Tholo belum tumbuh apapun tumbuh batang putih kehijauan sda mulai tumbuh akar tebal akar. daun tumbuh panjang agak melengkung sda sda daun sedikit sda tumbuh daun sda daun sedikit tumbuh daun hijau muda agak busuk sda sda tumbuh daun hijau muda akar dan batang semakin panjang sda Terkena cahaya langsung K. warna hijau 7 sda 8 9 10 11 12 13 14 sda sda sda sda sda sda sda sda sda sda sda busuk sda sda sda sda sda sda akar. batang semakin panjang warna hijau muda kemerahan sda K. merah belum tumbuh apapun sda tidak mengalami pertumbuhan kecambah mulai ditumbuhi jamur jamur semakin tebal Terkena cahaya tidak langsung K. tetapi melengkung dan warna pucat sda agak busuk sda keluar belatung sda agak busuk semakin panjang tumbuh agak melengkung sda sda sda sda sda busuk sda keluar belatung sda sda sda pertumbuhan melambat sda sda agak layu sda sda sda sda sda sda agak layu busuk sda sda sda sda sda b. daun warna hijau muda sda sda sda akar. Tholo belum tumbuh apapun tumbuh batang putih sda tumbuh akar putih tebal akar batang semakin panjang K. Pada Medium Tanah 20 . Pada Medium Kapas Hari ke 1 2 tumbuh akar 3 akar dan batang semakin panjang 4 tumbuh daun hijau 5 daun semakin lebat 6 akar. akar.a. melengkung. batang. batang semakin panjang. dan warna putih hijau kekuningan sda tumbuh daun hijau keputihan sedikit pertumbuhan cepat. merah belum tumbuh apapun sda jamur semakin tebal tidak mengalami pertumbuhan sda sda daun. batang smakin panjang. Tholo tumbuh batang hijau muda tumbuh akar tebal akar bercabang K. daun. hijau tumbuh batang warna hijau muda sda K. merah belum tumbuh apapun belum tumbuh apapun kecambah diselimuti jamur sda sda Tidak terkena cahaya sama sekali K. hijau belum tumbuh apapun tumbuh batang putih sda tumbuh akar putih tumbuh daun hijau pucat jumlah sedikit K. tetapi lentur pertumbuhan semakin cepat.

Tholo belum tumbuh apapun tumbuh batang putih sda tumbuh akar putih tebal akar batang semakin panjang K. Pertumbuhan mengarah ke arah cahaya akar. namun cukup kokoh.Hari ke - Terkena cahaya langsung K. merah belum tumbuh apapun belum tumbuh sda sda 1 2 tumbuh akar 3 akar dan batang semakin panjang 4 tumbuh daun hijau 5 6 daun semakin lebat. hijau tumbuh batang warna hijau sda K. batang kokoh akar. dan kokoh sda sda sda tumbuh daun hijau keputihan sedikit pertumbuhan sangat cepat. hijau belum tumbuh apapun tumbuh batang hijau kemerahan tumbuh akar hijau kemerahan sda K Tholo belum tumbuh apapun tumbuh batang putih kehijauan sda mulai tumbuh akar tebal akar. warna hijau pekat. batang semakin panjang warna hijau muda kemerahan sda tumbuh daun hijau muda mengarah ke arah datangnya cahaya daun sedikit namun kokoh semakin panjang tumbuh agak melengkung sda sda sda sda K. tetapi lentur pertumbuhan semakin cepat. hijau. hanya batang yang tumbuh sda tumbuh daun hijau muda daun sedikit. daun warna hijau. tetapi masih kokoh sda sda sda sda sda sda sda sda sda sda sda sda sda sda sda sda sda tumbuh daun tumbuhan kokoh sda perkembangan sangat lambat. batang smakin panjang. Tholo tumbuh batang hijau muda tumbuh akar tebal akar bercabang akar dan batang semakin panjang sda K. merah belum tumbuh apapun belum tumbuh apapun kecambah diselimuti jamur kecambah tidak mengalami pertumbuhan sda Tidak terkena cahaya sama sekali K. dan warna putih hijau kekuningan sda 7 akar. akar. hijau belum tumbuh apapun tumbuh batang putih sda tumbuh akar warna pucat K. melengkung. daun. tetapi melengkung dan warna pucat sda sda sda agak busuk sda sda sda agak busuk sda keluar belatung sda sda sda pertumbuhan melambat sda sda agak layu sda sda sda agak layu sda sda sda sda sda sda sda sda sda 21 . daun tumbuh panjang agak melengkung sda sda sda akar dan batang semakin panjang tumbuh daun hijau pucat jumlah sedikit ditumbuhi jamur sda sda daun. batang. merah belum tumbuh apapun sda mulai tumbuh batang dari embrio sda Terkena cahaya tidak langsung K. batang kokoh sda 8 9 10 11 12 13 14 pertumbuhan melambat. batang. batang tumbuh sangat panjang.

Selanjutnya kacang tolo. hormon auksin yang merangsang pemanjangan sel dapat bekerja aktif. hormon auksin menjadi tidak aktif. Yaitu tanaman paling cepat tumbuh panjang pada intensitas cahaya yang kurang atau tidak mendapat cahaya sama sekali. Derajat keasaman tanah juga lebih optimal untuk pertumbuhan tanaman dibandingkan kapas. d. Sedangkan pada saat terkena cahaya matahari. Pada tumbuhan yang diletakkan pada cahaya tidak langsung di satu sisi. ataupun pencahayaan yang kurang baik. Khususnya kacang merah. Pertumbuhan Tanaman Kacang a.B. Berdasarkan Intensitas Cahaya Dari data tabel hasil penelitian yang penulis lakukan. Karena pada keadaan gelap. penulis mengamati bahwa tanaman yang ditanam pada medium kapas lebih lambat pertumbuhannya dibandingkan pada medium tanah. Berdasarkan Jenis Tanaman Dari data hasil pengamatan. Akibatnya bagian yang terlindung dari cahaya akan tumbuh lebih panjang. laju pertumbuhan berdasarkan intensitas cahaya yang didapatkan memiliki kesamaan pola. diantaranya bibit tanaman yang kurang baik. dapat diamati bahwa baik pada jenis tumbuhan yang berbeda maupun pada medium yang berbeda. suhu yang tidak optimal. Pada percobaan 22 . dan pada intensitas cahaya apapun. Hal ini disebabkan adanya nutrien dan zat hara yang dibutuhkan tumbuhan pada medium tanah. tanaman yang tidak terkena cahaya matahari juga tampak pucat dan layu walaupun tumbuh panjang. Berdasarkan Medium Tanam Dari penelitian ini. medium tanam yang tidak sesuai. penulis mengamati bahwa baik pada medium tanah maupun kapas. ANALISIS DATA 1. maka tumbuhan memanjang ke arah datangnya cahaya c. Peristiwa ini disebut etiolasi. Hal ini disebabkan beberapa faktor. jenis tanaman kacang dalam percobaan ini yang memiliki laju pertumbuhan tercepat yaitu kacang hijau. karena bersifat asam. Namun. pertumbuhannya sangat lambat dibandingkan lainnya. dan yang terlambat adalah kacang merah.

Batang lembagapun memanjang. maupun berbeda satu sama lain sesuai genetisnya. sehat. Proses pertama yaitu terjadi imbibisi yang akhirnya dapat mengaktifkan enzim untuk melakukan perkecambahan. Kotiledon akan terus menempel sebagai kotil. dan kokoh. menembus Tumbuhanpun terus memanjang hingga kotil terlepas dan daun semakin intensitas cahaya yang BAB V PENUTUP 23 . nutrisi. kacang merah hanya dapat tumbuh pada medium tanah pada intensitas cahaya yang banyak. Perkembangan Tanaman Kacang Dari data yang penulis amati. pada umumnya pola perkembangan ketiga kacang diatas memiliki kesamaan. Setelah itu terjadi pembelahan sel dan tumbuhlah embrio dari kecambah. Perkembangan tanaman kacang yang paling baik yaitu pada medium tanah dengan pengairan yang cukup dan intensitas cahaya yang cukup. Setiap tumbuhan membutuhkan suhu optimal. 1.ini. kotiledon tumbuh akar akan membelah ke dan dalam tumbuhlah medium daun tanam. sehingga tanaman tumbuh lebih hijau. Hipokotil menjadi tegak dan muncul ke permukaan medium tanam. Laju pertumbuhan yang berbeda-beda antar tanaman tersebut disebabkan faktor genetis tumbuhan yang berbeda-beda mulai dari tingkat varietas bahkan tingkat satuan makhluk hidup. Selanjutnya. Mula-mula muncullah hipokotil (ruas batang di bawah daun lembaga yang akan tumbuh menjadi akar). (perkecambahan epigeal). Kemudian lebat.

dan pH yang sesuai untuk menumbuhkembangkan tanaman. sehingga tanaman dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Namun daunnya tampak lebih lebar. sedikit. sehat. tipis. maka tanaman kacang akan mengarah ke arah datangnya cahaya. karena tanah mengandung nutrien.A. Cahaya merupakan faktor eksternal atau luar yang mempengaruhi pertumbuhan & perkembangan pada tumbuhan. Hal ini disebabkan karena perbedaan genetis antar makhluk hidup. Tanaman kacang yang diletakan di tempat yang langsung terkena cahaya matahari. 2. A. Dan jika di ruang yang kekurangan cahaya maka batang kecambah akan tumbuh lebih cepat namun lemah. 4. hijau segar & batangnya kokoh. SARAN Saran dari penulis adalah sebaiknya menanam tanaman pada medium tanah yang mengandung cukup unsur hara dan pH yang sesuai. lebat. Tanaman kacang pada percobaan ini yang memiliki laju pertumbuhan tercepat yaitu kacang hijau. serta mendapat cukup cahaya matahari dan air. Selanjutnya kacang tolo. dan kokoh. Tanaman kacang yang ditanam pada medium tanah tumbuh lebih cepat dan batangnya tumbuh lebih kokoh dibandingkan pada medium kapas. KESIMPULAN Hasil Percobaan menunjukan bahwa : 1. zat hara. dan yang terlambat adalah kacang merah. 24 . daunnya berukuran kecil. Jika diruang dimana cahaya masuk hanya melalui bagian celah-celah tertentu(tidak langsung). pertumbuhannya lebih lambat dibandingkan pada intensitas cahaya kurang maupun tidak sasa sekali. 3. dan berwarna pucat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful