KONTRAK KULIAH PLANKTONOLOGI

DOSEN PENGASUH : DRA. SRI MURWANI, M.SC Tujuan Instruksional Umum kuliah ini adalah setelah mempelajari Planktonologi, Mahasiswa dapat memahami Plankton sebagai salah satu biota perairan yang berperan sebagai produksi primer, konsumen dalam ekosistem, dan sebagai bioindikator kualitas perairan Tujuan Instruksional Khusus adalah setelah mempelajari PLANKTON Mahasiswa diharapkan mampu: 1. Menjelaskan pentingnya mempelajari Plankton 2. Menjelaskan cara sampling dan pengawetan Plankton 3. Menjelaskan kedudukan Plankton dalam ekosistem perairan 4. Menjelaskan jenis-jenis Fitoplankton dan Zooplankton 5. Menjelaskan pengukuran produksi primer serta faktor-faktor yang mempengaruhinya 6. Menjelaskan Plankton sebagai bioindikator kualitas perairan 7. Menjelaskan Plankton sbg penunjang budidaya KULIAH HARI SELASA PKL 10.00 – 11.40 MULAI TGL 3 DAN 10 OKTOBER

Ketentuan yang harus ditaati oleh Mahasiswa:
1. Kuliah tidak boleh memakai sendal dan kaos oblong atau baju ketat 2. Tidak boleh telat lebih dari 15 menit kalau sudah lebih 15 menit tidak usah masuk 3. Presentase kehadiran minimal 80% untuk tatap muka, bila kurang dari itu tidak boleh ikut ujian, kecuali sakit parah dan ada rujukan dari dokter dan rumah sakit 4. Praktikum harus hadir 100% dan boleh inhal (mengulang praktikum) tetapi bahan praktikum dibebankan pada Mahasiswa.

Evaluasi pembelajaran
Presentase untuk tatap muka 55% dan praktikum 30%, tugas 15%. Berkas ujian akan dikembalikan dan mahasiswa bisa protes kalau ada kesalahan nilai

Buku acuan:
1. Johan Basmi, 1995. Planktonologi: Produktifitas Primer. Fakultas Perikanan IPB. Bogor 2. Johan Basmi, 2000. Planktonologi: Plankton sebagai Bioindikator kualitas air. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB. Bogor 3. Hutabarat ,J. 1986. Kunci identifikasi Zooplankton. Universitas Indonesia (UI Press) 4. Sachlan, M. 1971. Planktonologi. Universitas Diponegoro, Semarang

PENTINGNYA MEMPELAJARI PLANKTON
PLANKTON FUNGSI MIKROSKOPIS , TEROMBANG AMBING ARUS/OMBAK DISTRIBUSI VERTIKAL DAN HORIZONTAL 1. PENYEDIA MAKANAN PEMULA BAGI SELURUH KONSUMEN: ZOOPLANKTON & ANAK IKAN 2. SUMBER OKSIGEN TERLARUT (FOTOSINTESIS) 3. FONDASI DARI SIKLUS MAKANAN DI PERAIRAN 4. INDIKASI PENCEMARAN SUATU PERAIRAN

RANTAI MAKNAN PHYTOPLANKTON ZOOPLANKTON (HERBIV0R) ZOOLANKTON (KARNIVORA) IKAN BESAR MANUSIA PERAN PLANKTON DALAM BUDIDAYA IKAN/UDANG PKN ALAMI KATEGORI PLANKTON MENURUT UKURANNYA: 1. MAKROPLANKTON > 500 µm 2. MIKROPLANKTON 50 µm – 500 µm 3. NANOPLANKTON 10 µm – 50 µm 4. ULTRAPLANKTON 0,5 µm – 10 µm

30 – 9. METODE YANG DIPERGUNAKAN SAMPLING PLANKTON 1. METODE CIDUK MENGAPA DAN DIMANA? WAKTU SAMPLING PAGI 5. PLANKTON NET NO 25 UNTUK SAMPLING KATEGORI 1 DAN 2 2. DI BERI FORMALIN 4% (1 BAG. METODE TARIK MENGAPA DAN DIMANA? 2. PENYIMPANAN FORMALIN 4% DALAM AQUABIDES . 2 CONTOH 1.00 CARANYA ? PENGAWETAN DAN PENYIMPANAN 1.30 – 15. TETAP SEGAR. DI CENTRIFUGE DENGAN KECEPATAN 400 RPM KATEGORI 3 & 4 ENDAPAN YANG ADA DIUJUNG TABUNG YG DIKOLEKSI. AQUADES) NOTE: FORMALIN BERKUALITAS TINGGI DISIMPAN DIBOTOL KACA 2. FORMALIN 40% DGN 9 BAG.30 CARANYA ? SORE 15. METODE CELUP MENGAPA DAN DIMANA? 3.00 CARANYA? SIANG 9.30 – 18. 2.CARA DAN WAKTU SAMPLING PLANKTON ALAT YANG DIPERGUNAKAN SAMPLING PLANKTON ADALAH 1.

C6H12O6 TINGGI DINOFLAGELLATA GRUP CAMPURAN: AUTO. GONYAULAX. ASEKSUAL: SPORA JENISNYA 1.BERDASARKAN SINAR MTH HUB DGN FOTOSINT FITOPLANT KOLOM AIR DIBAGI 3 ZONA : 1.TUNAS 2. JENIS YG DI AIR TAWAR: CERATIUM . DD SEL PECAH 3. NORMAL. ZONA EUPOTIK SINAR MTH BANYAK FULL FOTOSINT FOTO SIN > RESPIRASI 2. KRITIS. HYPNOSPORA = APLANOSPORA BUT DINDING 2 X LEBIH TEBAL 4. ZONA APOTIK NON SNR MTHR FOTOS< RESPIRASI FITOPLKT YG PALING PENTING DILAUT DIATOM & DINOFLAGELATA DIATOM FOTOSINTESIS OPTIMAL O2 TINGGI. ZONA DISPOTIK SNR MTH KECIL FOTOS = RESPIRASI 3. AUTOSPORA SPORA YG DIBENTUK SPORANGIUM (DLM SEL INDUK) YG SAMA BESAR DGN SEL INDUK PECAH TUMBUH . ZOOSPORA SPORA MOTIL BERFLAGEL. JD KISTA (SPORA DIAM) BILA LINGK. DINOPHYSIS. APLANOSPORA LINGK. SAPO-TROF JENIS DINO YG PENTING DI LAUT : PERIDINIUM. HIRUDINELLA REPROD. TERSEDIMENTASI KE DASAR PERAIRAN/LUMPUR. ZOOZPORA BENTUK DDING SEL TEBAL. HETERO.

MOLUSKA ► CRUSTACEA DAN LARVA-LARVANYA ► ► ► JENIS MENURUT SIKLUS HIDUP 1. POLYCHAETA. TERSIER ► PROTOZOA. HOLOPLANKTON SEPANJANG HIDUP MENJADI PLANKTON FITO 2. DIMANA. EUGLENOPHYTA MELIMPAH DI AIR TAWAR DINOFLAGELLATA. SEB. CHLOROPHYTA. SELULOSA) MELIMPAH DI DAERAH EUTROFIK. KAPAN? JENIS PLANKTON ZOOPLANKTON ► KONSUMEN PRIMER. HIDUP SBG PLANKTON. PYRROPHYTA MENGUASAI LAUTAN MEMPUNYAI BERAT JENIS LEBIH BESAR DINDING SEL (SILIKA. COELENTERATA. KEPITING .► ► ► ► ► ► ► PHYTOPLANKTON 90 % DISUSUN OLEH ALGAE PRODUSEN MELAKUKAN FOTOSYNTESIS AUTOTROF CYANOPHYTA. KALSIUM KARBONAT. LAGI BENTHOS LARVA2 UDANG DAN MOLUSKA. MEROPLANKTON SEB. SEKUNDER.

DI AIR TAWAR HANYA 10% ALTERNATIF PAKAN TUMBUHAN AIR (HIDUP LAMA) ► ► .PHYTOPLANKTON MEMEGANG PERANAN PENTING SECARA EKOLOGIS PENYUMBANG ENERGI BAGI BIOTA BENTIK TEMPAT2 DANGKAL BAGAIMANA DENGAN TEMPAT YANG DALAM? ► PAKAN ALAMI DALAM KULTUR IKAN-IKAN BERNILAI EKONOMI PENTING ► ► DAPAT DIPAKAI TUK MENGETAHUI IKLIM PADA PERIODE GEOLOGI YG BERBEDA DLM PALAENTOLOGI (FOSIL) SISA DARI COCOLITHOPHORA & DIATOM KARENA PERUBAHAN TEMPERATUR MENGHARUSKAN FITOPLANKTON MEMPUNYAI KULIT (SKELETON) MENGIDENTIFIKASI DAERAH ALAMI LAUT ADANYA CIRI SPECIFIK SPECIES YANG MELIMPAH PD SUATU DAERAH DIPAKAI SEBAGAI INDIKATOR KESUBURAN PERAIRAN DAERAH TROPIS & SUBTROPIS INDIKATOR PENCEMARAN PERAIRAN DGN INDEKS SHANNON-WIENER DIPAKAI DETEKSI KEBERADAAN ZOOPLANKTON PERBEDAAN UTAMA PRODUKSI PRIMER DI LAUT & AIR TAWAR DI LAUT 100 % FITO DIMAKAN ZOO.

BATANG. REPRODUKSI ASEKSUAL (ZOO SPORA DAN HYPNOSPORA) SEKSUAL (ISOGAMI. REPRODUKTIVE AND TEMPORARY CYST REPRODUKSI FUSI 2 NUKLEUS YG SAMA DARI SEL INDUK YG SAMA (ISOGAMI) ► 2. B CADANGAN MKN: KANJI MIKROSKOPIS. MKN: PARAMYLUM. LEMAK2 HAVE 3 KISTA : PROTEKTIVE. EUGLENOPHYTA .KLASIFIKASI ALGAE / FITOPLANKTON ► ALGAE DALAM BHS.DAUN (THALLUS) ► ► KARAKTERISTIK DIVISI-DIVISI ALGAE/FITOPLANKTON: 1. ANISOGAMI. OOGAMI= SPETMATOGONIA DAN OOGONIA) KROMATOFOR = CHLOROPHYTA.INDONESIA GANGGANG KELOMPOK FLORA YG NON AKAR. CHLOROPHYTA KROMATOFORA HIJAU RUMPUT CHLOROFIL A. FLAGELLA CAD.

COKLAT GELAP CAD MKN: KANJI UNISELLULER DGN 2 FLAGEL YG TDK SAMA REPROD. RHODOPHYTA FIKOERITRIN: PIGMEN MERAH FLORIDEAN ASEKSUAL: SPORA UNFLAGEL SPORANGIA SEKSUAL: SPERMATIUM & KARPOGONIUM GAMET JANTAN GAMET BETINA . MKN. OO GAMI 6. MOTIL (PYRIFORM) 2 FLAGELL ORGAN REPRO: UNILOKULER & PLURILOKULER REPROD SEKS: ISO. ANISO. SILIKA SEL BERFLAGEL/TIDAK REPRODUK.MKN: KANJI NUKLEUS PROKARYOTIK (TAHAN PANAS) LETUSAN GN KRAKATAU PIONER 7.LEMAK DD. PYRROPHYTA HIJAU KUNING. ASEKSUAL DGN SPORA MOTIL/NON MOTIL 5.3. ASEKSUAL APLANOSPORA SEKSUAL FUSI OOGAMI AND ISOGAMI 4. MKN:LEUSIN. CYANOPHYTA FIKOSIANIN : HIJAU KEBIRUAN CD. SEL 2 LAPIS.: LAMINARIN SEL REPROD. CHRYSOPHYTA COKLAT KEEMASAN CAD. PHAEOPHYTA COKLAT KEKEMASAN CAD.

MICROSISTIS RED TIDE BILA BLOOMING SAJA LAUT 3. SPIRULINA ANAK IKAN MAS DAN MUJAIR 2. CHROOCCOCCUS ANAK IKAN NILA DAN SEPAT 4.A. CYANOPHYTA ► ► ► ► ► ► ► ► ► ► ► FIKOSIANIN DAN FIKOERITRIN BIRU LAUT BIRU KEMERAHAN PELOPOR PENGHIDUPAN PENTING DI DUNIA KRAKATAU TAHAN KERING ANABIOSIS DIPINGGIR2 SUNGAI/DANAU TAHAN PANAS ANTARA 70oC – 90oC OSCILLATORIA 90% HIDUP DI AIR TAWAR DAERAH EPILIMNION & TERMOKLIN MAMPU MENGIKAT N2 LANGSUNG DARI UDARA NOSTOC. ANABAENA-AZOLLA BELUM PUNYA INTI YG SEMPURNA PROKARYOTIK PAKAN ALAMI BANDENG DI TAMBAK LYNGBYA & OSCILLATORIA CARA KULTUR KE 2 NYA DIPUPUK DGN BUNGKIL KLAPA & UREA GENERA YANG SEBAGAI PAKAN ALAMI IKAN : 1. TOLIPOTRIX. MERISMOPEDIA NENER BRECKISH WATER ALGA BIRU . CALOTHRYX.

KONJUGASI BERSATU 2 MICRONUCLEUS ZYGOTE BILA KONDISI KRITIS. KELAS VOLVOCALES ► HIDUP BERKOLONI PANDORINA.B. ZOOSPORA VOLVOX V. VOLVOX ► AIR TAWAR “RICH ORGANIC MATTER” . V. OOGAMI OOGONIUM & ANTERIDIUM ZYGOTE KEADAAN KRITIS :CHARA DAN NITELLA 1. HAVE 2 FLAGEL/ISOKANTAE ► REPROD.KERING. PRIMER FLAGEL SAMA PANJANG (ISOKONTAE) CAD. DIVISI CHLOROPHYTA ► ► ► ► SIFAT UMUM SEBAGIAN BESAR DI AIR TAWAR PRODS. HUJAN b. MKN : KANJI REPRODUKSI ASEKSUAL --> ZOOSPORA. AUTOS (KELOMP. EUDORINA.GLOBATOR 20.000 SEL/KOLONI ► PAKAN ANAK IKAN MAS DIPUPUK DGN KOTORAN KUDA (1 MINGGU) . SPORA DLM INDUK & MENYERUPAI INDUK) SEKSUAL a. APLANOS. FUSI BERSATU 2 ISOGAMET ULOTRICHIA BERSATU 2 ANISOGAMET ENTEROMORPHA (di tambak-tambak) c. AURENS 500 – 600. AUTOSPORA PANDORINA DAN OOGAMI .

AUTOSPORA HIDRODICTION HIDUP DI SAWAH REPROD. KELAS CONJUGALES ♠ KOLONI FILAMENTOUS (SPT BENANG) SPIROGYRA BILA TER LALU BANYAK MENJADI PENJERAT ANAK-ANAK IKAN ♠ REPRODUKSI APLANOSPORA SPIROGYRA KONJUGASI DESMIDIACEAE FUSI CLOSTERIUM DAN COSMARIUM OOGONIUM ANTHRODESMUS & XANTHIDIUM ♠ SEBAGAI INDIKATOR PERAIRAN YANG AGAK ASAM pH 5 – 6 BILA BANYAK DITEMUKAN CLAMIDOMONAS . SELENASTRUM.2. ZOOSPORA 3. RAPHIDIUM REPRODUKSI ASEKSUAL ZOOSPORA PEDIASTRUM REPROD. KELAS CHLOROCOCCALES ► ► UNISELULER KOLONI CHLOROCOCCUM. ASEKSUAL HYPNOSPORA SCENEDESMUS REPROD.

KELAS XANTHOPHYCEAE ► HIJAU KEKUNINGAN ( ∑ KLOROFIL < ∑ KAROTENOID). Botyopsis arhiza ► EVOLUSI SAMA DGN CHLOROPHYTA BENTUK DIATOM bentuk flagelum bentuk panjang dan pendek adalah hasil proses reduksi dari flagellum Cholophyta. MINYAK & LEUKOSIN ► UNISELULER DGN 2 FLAGEL YG TDK SAMA Chlorochromonas minuta ► 2 DD SEL YG SALING MENUTUP/ TUMPANG TINDIH Odaphiocytium arbusculum dan Tribonema Sp ► ADA KOLONI TIDAK MOTIL Botryum. DIVISI CHRYSOPHYTA ► ► ► ► ► ► ► MIKROSKOPIS. PANJANG MENJULUR KEDEPAN. XANTHOPHYCEAE (Heterocontae hijau kuning) 2.3. . BACILLARIAPHYCEAE (Coklat) DIATOMAE (PAKAN YG DISUKAI ANAK-ANAK IKAN DI LAUT) 1. SANGAT PENTING SEBAGAI BASIC NUTRIENT DI LAUT DINDING SEL TD 2 BAG YG MENYATU (BENTUK WADAH DAN TUTUP) MENGANDUNG SILIKON (Si) SEL2 NYA BERFLAGEL TDK SAMA PANJANG. PENDEK KE BELAKANG CHROMATOFOR HIJAU KEKUNINGAN ATAU COKLAT KEEMASAN DI BAGI DLM 3 KELAS: 1. CHRYSOPHYCEAE (Coklat keemasan) 3.

PENYEBARANNYA XANTHOPHYCEAE BOTRYOCOCCUS DAN TRIBONEMA UMUM DI AIR TAWAR HALOSPAERA GENERA PENTING PENYUSUN PLANKTON LAUT CHLORAMOEBA DAN HETEROCLORIS COCOK DI AIR PAYAU TDK ADA DINDING SEL. CHRYSAMOEBA RADIAN ► ADA YANG MEMBENTUK KOLONI MOTIL CHRISOPHAERELLA. KELAS CHRYSOPHYCEAE KELOMPOK DGN SEL YG BERVARIASI ( UNISELULER) COKLAT KEEMASAN CONTOH. SYNURA. PROTOPLASMA HANYA DI BATASI MEMBRAN ► BOTRYDIUM DAN OPHIOCYTIUM DI ATAS LUMPUR ► ► ► 2. DAN UROGLENA VOLVOX ► ADA YANG MENEMPEL PADA SUBSTRAT. LORIKA2 (BENTUK VAS BUNGA) DINOBRYON • ADA YG MENEMPEL PD DASAR LAUT COCOLITHS PLANKTON • TERKECIL (ULTRAPLANKTON) FS CHRISOPHYCEAE PADA UMUMNYA : MEREFLEKSI CAHAYA BANYAK DAERAH YG INTENSITAS CHY TINGGI UNIK KELAS INI ADALAH KARAKTER PEMBENTUKAN KISTA SANGAT JELAS DI DLM DD SEL SEPERTI MEMBENTUK 2 LAPIS DD SEL DARI SILIKAT YG BEDA UKURAN : MALOMONAS ► MELAKUKAN PERKECAMBAHAN PADA KISTA (CHROMULINA) ► .

BILA SEDANG KAWIN? COSCINODISCUS.3. BENTHOS. ATOMOS = TERPOTONG EPITEKA (TUTUP) HIPOTEKA (WADAH) PRODUSEN PRIMER SANGAT DISUKAI ZOOPLANKTON DAN ANAK-ANAK IKAN LAUT FUNGSI EKOSISTEM PLANKTON. PERIFITON HABITAT 90 % AIR LAUT. SYNENDRA ORDO CENTRICE RADIAL TUTUP DAN WADAHNYA NON RAPHE GERAK MELAYANG BERGANDENGAN KOLONI IF MAKAN.TIDAK PUNYA SPINA (CHAETAE) HABITAT AIR TAWAR GENUS KOSMOPOLIT : NAVICULA. KELAS BACILLARIAPHYCEAE / DIATOMAE ♥ BACIL = BENTUK SEPERTI BATANG ♥ ♥ ♥ ♥ WARNA COKLAT CAD.STEPHANODISCUS GAMBAR HAL 43 UNTUK BILATERAL DAN RADIAL . GAMBAR HAL 37) GERAK MAJU & MUNDUR PD SUBSTRAT . MAKANYA : MINYAK DIATOMAE DI = 2 BAGIAN. NITZSCHIA. 10% AIR TAWAR REPRODUKSI SEL DIVISION INTI MEMBELAH BARU KOTAKNYA NORMAL AUTOSPORA PADA BIDDULPHIA (GAMBAR HAL 41) HUJAN DAN MIKROSPORA (GAMBAR 42) BADAI ORDO PENNATE TUTUP DAN WADAHNYA ADA RAPHE (ALUR MEMANJANG DR BILATERAL UJUNG KE UJUNG.

REPRODUKSI SECARA SEKSUAL: FUSI. UNISELLULER (BERSEL TUNGGAL) 2. CARA MEMBELAH: PROTOPLAS MEMBESAR SEL TERPISAH BARU INTI MEMBELAH 4. GYROSIGMA. ANISOGAMET 5. SKELETONEMA. DINDING SILIKAT PERSAMAAN DIATOM DGN DESMIDIACEAE (CHOLOPHYTA) REPRODUKSI SECARA KONYUGASI TAPI PERBEDAAN PD: WARNA/CHROMATOFOR DINDING SEL (DESMIDIACEA: SILIKAT – DIATOM:SELULOSA) .CENTRICE……PUNYA SPINA (CHAETAE) HABITAT AIR LAUT GENUS KOSMOPOLIT: CHAETOCEROS. BIDDULPHIA PERSAMAAN ANTARA CHRISOPHYTA DGN DIATOMAE PADA CENTRALES BENTUK YG PRIMITIF SO BUKTI EVOLUSI DIATOM BERASAL DARI CHRYSOPHYTA YAITU: 1. REPRODUKSINYA ASEXUAL: ZOOSPORA/CELL DIVISION 3. MELOSIRA. SAMA-SAMA WARNA COKLAT.

DINDING SELNYA BERSINAR MALAM HARI LUMINENSENCE NOCTILUCA & PYRROCYSTIS ANAK2 IKAN BERMAIN ► ► REPRODUKSI : ZOOSPORA DAN APLANOSPORA CARA KOLEKSI: DIENDAPKAN DENGAN CENTRIFUGE 1000 RPM . KLOROFIL (HIJAU). DINDING SELNYA TEBAL BENTUK KOTAK. FIKOERITRIN (KEMERAHAN) SEBAGAI HOLOPLANKTON DI LAUT. PIRIMIDIN (SAWO MATANG). SEDIKIT DI AIR TAWAR ( 10%) SEBAGAI PARASIT BEBERAPA IKAN (5%) PRODUSER SEKUNDER DISUKAI ANAK2 IKAN KARENA: 1. DIDING SELNYA LUNAK DAN MUDAH DITELAN DINOPHYSIS BENTUK SESUAI BUKAAN MULUT POST LARVA IKAN 2. MUDAH DIBUKA PERIDINIUM 3.PYRROPHYTA/PERANG ► ► ► ► CHROMATOPHOR : PYROFIL TD: FIKOPIRIN (KUNING).

CERATIUM JENIS YANG JUGA DI TEMUKAN DI DANAU KOSMOPOLIT 3. GYMNODINIUM. KECUALI DANAU. IKAN2 BERMAIN. BLASTIDIUM PARASIT PADA COPEPODA 5. NOCTILUCA. TETAPI BENTUK KOTAK LONJONG KECIL PAKAN ALAMI YANG PALING DISUKAI ANAK-ANAK IKAN DI LAUT REPRODUKSI ASEKSUAL DAN CEPAT = DIATOMAE KUIS I PHYTOPLANKTON 3 NOVEMBER JAM 9. 2. DI SAWAH DAN KOLAM JARANG DITEMUKAN. NOCTILUCA DAN PYRROCISTIS SIMBIOSIS ZOOXANTELA LUMINESENCE DI PANTAI-PANTAI TERUTAMA TENGAH MALAM.30 . DINOPHYSIS JENIS YANG PUNYA TUTUP DAN KOTAK SPT DIATOMAE. OODINIUM PARASIT DLM INSANG-INSANG IKAN LAUT TROPIS 6. NEMATODINIUM JENIS YANG PUNYA NEMATOSIT (SENGAT) HIDUP PADA KOLON IKAN 7. JENIS DAN KARAKTER PYRROPHYTA: 1.PEMBENTUK DETRITUS DI LAUT. PERYDINIUM.GONYAULAX. PERIDINIUM 4. GYMNODINIUM BLOOMING (N & P TINGGI) RED TIDE (PASANG MERAH) CERATIUM. GLENODINIUM HIDUP DALAM USUS KERAPU 8.

LARVA: MOLUSKA. UBUR-UBUR . ZOEA. MYSIS MIKRONEKTON MEGAPLANKTON CEPHALOPODA. EUPHASIIDA. SUMBER PAKAN ALAMI IKAN DISTRIBUSINYA MENYESUAIKAN DENGAN PAKAN HORIZONTAL DAN VERTIKAL (ADA URAIAN LANJUT) ? UKURAN ZOOPLANKTON: UKURAN 20 – 200 µm 200 µm — 2000 µm = 2mm 2—20 mm 20– 200 mm > 200 mm JENIS ZOOPLANKTON PROTOZOA (FORAMINIFERA.ZOOPLANKTON ► ► ► ► ► KEDUDUKAN DALAM EKOSISTEM KONSUMEN PRIMER MAKAN PHYTOPLANKTON SBG. CRUSTACEA (POST LARVA/JUVENIL) LARVA CUMI-CUMI. IKAN KECIL & UDANG KECIL SCYPOZOA (COELENTERATA). ANNELIDA. NAUPLII COPEPODA KELOMPOK MIKROPLANKTON MESOPLANKTON MAKROPLANKTON CLADOCERA. COPEPODA LARVA. CILIATA) ROTIFERA. ECHINODERMATA LARVA CRUSTACEA: NAUPLII.

TUBUHNYA MUNCUL DI PERMU KAAN. EPIPELAGIS HIDUP PD KEDALAMAN < 100 cm PLANKTON 4. NEUSTON HIDUP DIATAS PERMUKAAN AI R DAN 10 cm DIBAWAH PERMUKAAN AIR (SERANGGA YANG DIPERMUKAAN AIR) 3. DISTRIBUSI DISEBABKAN OLEH ANGIN. ESTUARIA 2. EPIBENTHIK PLANKTON DASAR PERAIRAN COPEPODA UDANG. ABYSSOPELAGIS HIDUP 2000 – 4000 cm LARVA COPEPODA 7.KLASIFIKASI PLANKTON BERDASARKAN HABITAT: 1. PLANKTON NERITIK DI DALAM PAPARAN BENUA. LOBSTER OPEPODA ADALAH PLANKTON YG MELIMPAH DI LAUT. HYPALMYROPLANKTON DI DALAM AIR PAYAU. PLEUSTON HIDUP DI LAUT. MESOPELAGIS HIDUP 100 – 1000 cm LARVA LOUBSTER 5. PLANKTON OSEANIK DI LUAR PAPARAN BENUA B. BATHYPELAGIS HIDUP 1000 – 2000 cm LARVA IKAN 6. PLANKTON LAUT ( HALIPLANKTON) A. PAKAN ALAMI ANAK-ANAK UDANG TERMASUK LOUBSTER . PHYSALIA DAN VETELLA (COELENTERATA) 2. SEB.100 KM C. PLANKTON AIR TAWAR (LIMNOPLANKTON) KLASIFIKASI PLANKTON BERDASARKAN DISTRIBUSI KEDALAM: 1.

FORAMINIFERA KONSUMEN PRIMER NODOSARIA FRONDICULINA. LECYTIUM B. ACTINOSPAERIUM. ZOOPLANKTON PADA PROTOZOA: KELAS SARCODINA SUBKLAS 1. DIFUGIA PYRIFORMIS KOLAM C. GLOBIGERINA. ORDO RADIOLARIA. ALLOGRONIA KONSUMEN SEKUNDER PLANORBULINA. DISCOBULINA 1. RHIZOPODA A. ARCELLA VULGARIS KOLAM/SAWAH 2. NUMULITES. AMOEBINA B. ACTINOPODA . ACTINOPHRYS AIR LAUT 2. PEGUNUNGAN DI TIMOR TIMUR SILIKATNYA TINGGI PIRAMIDA DI MESIR LICHNAPSIS GILTOCHII ASEKSUAL CELL DIVISION 2. TESTACEA AMOEBA PROTEUS DI SAWAH TUBUH BERCANGKANG/COKLAT/KUNING 1. ORDO HELIOZOA AIR TAWAR A.1.

INDIKATOR POLISAPROBA VORTICELLA. FAVELLA TINTINOPSIS ( HIDUP DILAUT) ► ZOOPLANKTON SBG. ZOOPLANKTON COELENTERATA DAN CTENOPHORA COELENTERATA HYDROIDEA SBG MEROPLANKTON SARSIA 90% CARNIVORA KRN ADA TENTAKEL LENGKAP NEMATOCYT TERKENAL JELLY FISH BENTUK TUBUH POLIP DAN MEDUSAE A. LERIOPE. PAKAN ALAMI IKAN AIR TAWAR: PARAMAECIUM. SETULARIA B. CILIATA ► ZOOPLANKTON SBG. TUBULARIA. PENNARIA. MEDUSAE OBELIA. DAN BOUGENVILLIA C. AKAN MELAKUKAN REPRO DUKSI DENGAN PEDAL DISK .3.DIDINIUM. LIMNOMEDUSAE CRASPEDACUSTA SIMBIOSIS DENGAN ZOOXANTELLA PENGHIAS TERUMBU KARANG SAAT BADAI DI LAUT. POLIP HYDRA. SPIROSTOMUM. STENTOR 2.

GAMBAR 15 AIR LAUT VELAMEN : TUBUH PIPIH SPT IKAT PINGGANG. AIR PAYAU BEROE TUBUH SPT TERMOS.CTENOPHORA COMB-JELLY COMB ADALAH ALAT GERAK CILIA DAN MENGELUARKAN CAHAYA DIRANGSANG DGN DISERAPNYA CAHAYA MATAHARI = KUNANG2 AIR PLEUROBRACHIA: TUBUH SPT BOLA. UDANG GALAH STENOSTOMUM IKAN GORAMY DAN LELE MACROSTOMUM SIDAT DAN BAUNG BDELLOURA KEPITING DAN UDANG PANTAI PLANARIA DAN DUGESIA PAKAN IKAN MUJAIR KARNIVORA MAKAN MELALUI FARINK YG MENJULUR MANGSA DI BANTING DI BATUAN. ZOOPLANKTON PLATYHELMINTHES DISUKAI OLEH ANAK-ANAK IKAN SUNGAI * TURBELARIA POLYCHOERUS IKAN EMAS. HIJAU. BIRU. PANJANG 10 – 15 cm. COMB PLATE SPT TALI PENGIKAT. UNGU PANJANG 2 – 5 mm. WRN ROSE MAWAR. FARINK MENUSUK NUSUK MANGSA SAMPAI MATI DITELAN . GAMBAR 15 AIR TAWAR 3. PANJANG 1 – 5 cm. TENTAKEL DLM SARUNG.

EMAS.4. AMICTIC PARTENOGENESIS DIPLOID MENETAS ROTIFERA BETINA 2. MICTIC HAPLOID DIBUAHI MENETAS ROTIFERA JANTAN 3. CATYPNA PAKAN ALAMI IKAN KEMBUNG ► SEISON SEBAGAI PAKAN ALAMI DI TAMBAK (BANDENG) BUDIDAYA DENGAN PUPUK KANDANG AYAM DAN KAMBING 1 MINGGU STLAH DIPUPUK BARU DITANAM CARA . DORMAN/DALAM KEMASAN TIDAK DIBUAHI TAHAN KERING NETAS ROTIFERA JANTAN & BETINA ► BUDIDAYADI AIR TAWAR PERLU SALINITAS ± 3 PERMIL ASPLANCA. NILA ► BRACHIONUS PAKAN ALAMI ANAK-ANAK IKAN KAKAP PHILODINA. KERATELLA. ASCHELMINTHES ROTIFERA. DIURELLA PAKAN ALAMI IKAN SEPAT. DAN BOTHOLCA PAKAN UDANG2 LAUT PEDALION PAKAN ALAMI ANAK KERAPU ☻ ROTIFERA (WHELL ANIMACULES) 80% HIDUP DILAUT ► SALINITAS TINGGI > 40 PERMIL BUDIDAYA DI LAUT UMUR 8 – 12 HARI JUMLAH TELUR HANYA 5 BTR/INDUK ► 3 JENIS TELUR: 1.

NEMATODA.5. DAN CHAETOGNATHA ► GASROTRICHIA ► ► DI AIR TAWAR DAN DI LAUT ↓ ↓ LEPIDODERMELLA NACRODASYOIDA ANAK IKAN NILA/SEPAT ANAK IKAN KERAPU UMUR 10 – 15 HARI DAN TELUR YANG DIHASILKAN 10/INDUK NEMATODA (ROUND WORM) MAKAN DIATOMAE/PYRROPHYCEAE PAKAN ALAMI UDANG DI TAMBAK MONHYSTERA & CHROMADORA PAKAN ALAMI BANDENG ALAINUS & CRYPTONCHUS CHAETOGNATHA SERING ADA DI ANTARA PERIFITON AIR TAWAR GOL INI SANGAT RAKUS MAKAN PLANKTON GNATHA = RAHANG BERSETA/DURI DI MULUT WARNA PUTIH SAGITA SP PUNYA 2 SIRIP PAKAN IKAN SIMBA KROHNITTA SP PUNYA 1 SIRIP PAKAN IKAN GORAMY UROKROHNITTA SP PAKAN IKAN MUJAIR (GAMBAR HAL 21) ► ► ► ► ► . GASTROTRICHIA.

6. PUTIH MEROPLANKTON AIR TAWAR DAN AIR LAUT OLIGOCHAET POLYCHAET ↓ ↓ TUBIFEX TUBIFEX LARVA TROCHOPHORE INDIKATOR PENCEMARAN TRAVISIOPSIS PARAPOD DAUN LAGISCA PROSTOM HAVE 4 TENTAKEL. MANUSIA YANG PALING ENAK. SETIAP RUAS DITUMBUHI KAKI SEMU (PARAPODIA) WARNA TUBUH: MERAH. EUNICE BUDIDAYA MORTALITAS > 60%. MAN MEMOTONG TUBUH MASING2 TUBUH KELUAR OVUM DAN SPERMA FERTILISASI EKSTERNAL UPAYA BUDIDAYA TELAH DILAKUKAN DI BIRU LAUT KATULISTIWA NEREIS. BURUNG. TUBUH BERUAS-RUAS. SYLIS. PARAPODIA SPT SISIK TOMOPTERIS PROSTOM SPT T GAMBAR HAL 17 DAN 18 REPRODUKSI : MEMIJAH SELALU BERENANG KE PERMUKAAN SWARMING PESTA PORA IKAN. PAKAN IKAN. ANNELIDA ► ► ► ► ► ► ► OLIGOCHAETA & POLYCHAETA ► ► ► ► ► ► TUBUH MEMANJANG SPT CACING. MUDAH DIPEROLEH SAAT SWARMING . BIRU. KUNING. HUJAU. JINGGA. BURUNG.

LARVA GLOCHIDIUM ( SEBAGAI PARASIT USUS IKAN. CEPHALOPODA MEROPLANKTON LARVA ADA 3: TROCHOPHORE. PECTEN LARVA KERANG LAUT DIMAKAN LUMBA2 3. GASTROPODA LARVA TROCHOPHORE ADA CANGKANG TIPIS ATLANTA: TUBUH SPT SIPUT. REMIS DAN KIJING NUCULA DAN SOLEMNA --> LARVA GLOCHIDIUM DIMAKAN IKAN BUNTAL LAUT FILTER FEEDER: 1.7. MYTILLUS ANODONTA WOODIANA KERANG KALI 2. MOLUSKA ► ► ► ► ► ► ► ► ► ► GASTROPODA. ADA CANGKANG. GERAK KEATAS DAN KEBAWAH GAMBAR HAL 28 CEPHALOPODA LARVA VELIGER TANPA CANGKANG HYALOCYCLIK TBUH BERKERUT (CRINKLY) 30 SQUID (CUMI) TUBUH JERNIH HAL 31 LOLIGO DAN SEPIA APA BEDANYA PELECYPODA KERANG. PELECYPODA. ADA KAIT). PUNYA MATA GAMBAR HAL 27 CRESEIS : TABUNG MERUNCING. POROMYA DAN CARDIUM KERANG DANAU . VELIGER.

UKURAN TUBUH KECIL (ANTAR 0. UDANGT-UDANGAN TINGKAT RENDAH 2. COPEPODA D. UKURAN TUBUHNYA > 3 CM . BRANCHYPODA B. SUSAH DICERNA ADA 2 SUB KLAS : ENTOMOSTRACA DAN MALACOSTRACA ENTOMOSTRACA : 1. BROOD SAC DI DAERAH PERUT 5. ORDONYA: A.CRUSTACEA ► ► ► ► HABITAT AIR TAWAR. OSTRAPODA C. CIRRIPEDIA 4. PAYAU. ORDONYA: MYCIDACEAE EUPHASIACEAE 4. LAUT • • • • MEROPLANKTON TERPENTING DI PERAIRAN EKONOMIS PUNYA CANGKANG DARI BAHAN CHITIN. BROOD SAC DI DAERAH KEPALA 5. STADIUM: NAUPLIUS-METANAUPLIUS-MYSISJUVENIL/POST LARVA 3.3 CM) MALACOSTRACA : 1. UDANG-UDANGAN TINGKAT TINGGI 2.5. STADIUM: NAUPLIUS-METANAUPLIUS-ZOEAMYSIS-JUVENIL 3.

KERAGAMAN INDEKS KERAGAMAN SPECIES DEFINISI KEHETEROGEN JUMLAH SPECIES DLM KOMUNITAS.∑ (ni ) log (ni ) atau H = . KERAGAMAN PLANKTON DPT DIHITUNG DGN RUMUS SHANNON-WIENER (1949) dalam ODUM (1994) : s s H = .∑ pi lon pi N N Keterangan: H = Indeks keragaman Pi = Jumlah individu dari ni/N ni = Jumlah individu species ke .i N = Jumlah total individu S = jumlah species NILAI INDEKS DISAMAKAN DENGAN KRITERIA INDEKS KERAGAMAN MASON (1981) .ANALISIS BIOTA PERAIRAN * MENGETAHUI TINGKAT PENURUNAN KUALITAS PERAIRAN LANGSUNG & TDK LANGSUNG MEMPENGARUHI EKOSISTEM * ANALISIS BIOTA PERAIRAN MELIPUTI ANALISIS: 1.

3.TABEL 1. 4. 2. KRITERIA INDEKS KERAGAMAN. INDEKS KERAGAMAN (H) >3 2.3 <1 KATEGORI KERAGAMAN KERAGAMAN TINGGI KATEGORI PENCEMARAN BELUM TERCEMAR 1 – 2.5 . KATEGORI PENCEMARAN MASON (1981) NO 1.5 KERAGAMAN CUKUP TINGGI KERAGAMAN SEDANG KERAGAMAN RENDAH TERCEMAR RINGAN TERCEMAR BERAT TERCEMAR SEDANG Catatan: Menurut Welch dan Marth (1982) khusus untuk menghitung individu plankton terlebih dahulu dihitung dengan rumus sebagai berikut ni = a (1000) b L Keterangan: ni = Jumlah individu/ml a = Jmlah individu dlm SR (Sedgwich Reffer Cell Counting camber) b = volume pemadatan (ml) L = volume sampel yang dipadatkan (ml) 1000 = volume SR (ml) .

2002). KEMELIMPAHAN INDEKS KEMELIMPAHAN INDEKS KEMELIMPAHAN DPT DIHITUNG DGN RUMUS: K = ni N Keterangan: K = Indeks kemelimpahan relatif ni = Jumlah individu species ke . .i N = Jumlah total individu Untuk kemelimpahan benthos menurut Ardi (2002) dengan rumus sebagai berikut: K = ni/N x 10000 AS Keterangan: K = Indeks kemelimpahan relatif ni = Jumlah individu species ke .2.i N = Jumlah total individu A = luas bukaan mulut alat Eikman Grap (cm2) S = Jumlah penggambilan sampel pada stasiun pengamatan 10000 = merupakan nilai konnversi individu per cm2 menjadi per m2 (Bower and Jerrold. 1984 dalam Ardi.

tetapi ada indeks ketidaksamaan yaitu 1 – S . INDEKS KESAMAAN INDEKS INI UNTUK MENGUJI SAMPEL SATU DENGAN YANG LAIN DALAM JUMLAH SPECIESNYA.3. INDEKS KESAMAAN YG DIPAKAI SORENSEN (ODUM. 1994) DENGAN RUMUS: 2C S = A+B Keterangan: S = Indeks kesamaan Sorensen A = Jumlah species dalam samel A B = Jumlah species dalam sampel B C = Jumlah species yang sama pada ke 2 sampel Ada indeks kesamaan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful