HIRARKI KEBUTUHAN MANUSIA MENURUT ABRAHAM MASLOW: Aplikasi terhadap Klasifikasi Mad'u dalam Proses Dakwah

ABSTRACT: The sr~ccessfdof dnk~[ialr process determined by n da'i be able to classifij of dnkilrili oi!jcct. D~ukunhobject milst be understood tlzrollglz cl~ssificntionof flrein 4 nppronch, Abrnhnm Maslow, suggested that hulizniz r m d s : pldlologist of h~minnistic riee~is 111 n tlreoly of motivation, nn~nely,need hiernrclzi theory. The needs are (1) plr!ysioiogi~.nlrleeds, (2) safety nr~dsecrtrity needs, (3) belongiizgness and love needs, (4) csteeirr ricctis, (5) selfacfzuzlizntion needs.
L

Pendahuluan

Manusia sebagai salah satu makhluk hidup tidak terlepas dari berbagai kebutuhan, baik kebutuhan yang sifatnya material maupun kebutuhan yang bersifat spiritual. Untuk pemenuhan kebutuhankebutuhan ini pulalah yang melatarbelakangi berbagai macam perilaku manusia, yang mernbedakannya antara satu dengan yang lain. Manusia akan merasa puas jika satu kebutuhannya sudah terpenuhi, namun merasa kurang pada sisi kebutuhan yang lain, sehingga mereka secara terus menerus akan melengkapi kebutuhan-kebutuhannya tersebut sepanjang . hidupnya. Demikian juga halnya kedudukan

manusia sebagai objek dan subjek dakwah tidak terpisahkan dengan berbagai kebutuhan. Berkaitan dengan pelaksanaan dakwah, suatu pesan dakwah apakah dipahami atau tidak sangat tergantung pada keadaan si penerirna pesan atau objek dakwah. Kondisi objek dakwah yang beragam harus diketahui oleh da'i dalam proses perencanaan aksi dakwah. Tingkat kebutuhan fisiologis dan tingkat kebutuhan rohaniah, tingkat pendidikan, tingkat pengefahuan agama, taraf hidupnya dan strata kehidupan sosiai mereka adalah beberapa ha1 yang harus dipahami oleh da'i. Klasifikasi kepribadian secara psikologis terhadap objek dakwah sesuai dengan tingkat

.

.

manusi dian dan Behavioris gapan bahwa semua mempunyai kodrat bentuk tingkah laku sangat menekankan bawaan yang pada kaitan antara manusia luhur manusia hanya hakekatnya baik atau dengan binatang. mengabaikan dan berdasarkan Menurut Maslow bahkan menolak sifatpembawaannya tidak sifat utama manusia orang tidak dapat jahat yang sangat mernbememaharni ~envakit . psikologi. Vu1. konsepsi baru saat itu karena banyak Maslow sangat keberatan teoritikus beranggapan bahwa bedengan pendapat Freud yang berapa instink manusia adalah buruk memusatkan penyelidikannya hanya pada orang-orang yang rnenderita atau anti sosial vana harus dijinakkan gangguan neurotis dengan latiha. kaum Freukodrat manusia. bermakna. Menurut Maslow mengemukakan atau psikotis. Pernikiran manusia rnempunyai kodrat bawaan Maslow bertolak dari kedua psikologi yang pada hakekatnya baik atau tersebut dan mengemukakan segi setidak-tidaknya netral. mengapa bagi tidak setuju dengan pendapat psikolog yang hanya melihat sifatmanusia ha1 itu tidak masuk aka1juga.Al-Bnyln. sifat baik dari manusia. ban yak^ punyai sifat-sifat yang khas sesuai dengan bangsanya.Juni 2003 : 57 . dan sosialisasi. Kodrat kemanusiaan pada psikologi yang rnanusia berdasarkan pembawaannya dia sebutkan dengan psikologi tidak jahat. para rnanfaat. kedamaian hati. kegirangan Freud dengan psikoanalisanya dan telah diabaikan oleh para ilmuwan Watson dengan behaviorisrnenya. dakan manusia demental sebelum ia naan binatana. Jika kita hanya berkutat akan tetapi lebih rnerupakan usaha dengan orang yang rnenderita rnenelaah untuk mencari segi psikopat. hingga cenderung bukan karena sesuatu Kodrat manusia yang kodrati rnanusia.. serta asumsinya tentang keberatan atas angMaslow. seperti Maslow dalam tulisannya' kesenangan. kepuabukanlah rnenolak begitu saja karya san hati. tentang kodrat manusia. sedari proses belajar setidak-tidaknya netral. !a juga khas bagi jenisnya.- Maslow mengernukakan asumditerapkan bagi kernanusiaan pada sinya . penderita . dan dapat penjahat. kedua psikologi tersebut. . manusia juga memsifat buruk dari manusia tanpa melihat sifat-sifat baiknya. .74 . anak-anak nakal. kegembiraan. orang tidak waras. tanya Maslow.7. Jika rnampu rnemahami binatang memiliki naluri-naluri yang tentang kesehatan mental.7 No. Ini rnerupakan suatu humanistik. Januari . - .

rneski tidak bersifat psikologi yang dilakukan sebelumnya. yang terpadu dan antara sarana dan Meski jauh dari terorganisir. rnaka setelah diteliti secara dan eksternal. (6) independen ilmuwan tentu akan melahirkan dan berdiri sendiri..H I R A M KEB UTUHAN . Einstein. misalnya rnengatasi lingkungan bukan hanya Lincoln... Kedua model kajian ini orientasi mereka realistik. hanya teorinya adalah individu demokratik. (5) mampu berbuat jarak yang terus rnenjadi perhatian para dan memiliki privasi.~ Beethoven. mer~ghadapin~a. sehingga tujuan. Walt Whitrnan. intrinsik dan ekstrinsik. rnenerima diri mereka sendiri. yang dicintai cenderung mendalam Penelitian ini bukan dasar dari d m ernosional. orang harus digabungkan. ternantentang tingkah laku manusia teman dan kenalan-kenalannya haruslah mencakup bidang internal sendiri. . (7) apresiasi psikologi yang mandul dan lurnpuh. terhadap orang lain adalah segar Maslow mangadakan penelitian bukan prasangka. Studi objektif lain. seperti apa adanya. (11) proyek ilmiah.. (4) memusat diri yang dapat kita harapkan dari pada rnasalah bukan pada diri manusia. sedangkan tokoh-tokoh Maslow berpendapat bahwa yang masih hidup saat diteliti adalah sebuah teori yang menyeiuruii seperti Roosevelt. Orang-orang yang (15) menentang kondarinya diteliti terdiri dari formitas terhadap orang-orang yang kebudayaan.. Freud kajiannya yang membedakan mereka dengan terlalu pada intrinsik. (8) kebanyakan tentang manusia dari sisi baiknya mereka punya pengalaman mistik tidak seperti kebanyakan penelitian atau spiritual. Oleh karenanya. Jefferson. (Juliurzto Sulrlz) lemah mental. religius. (12) tidak rnencarnpuri sekedar memuaskan merupakan satu kesatuan rasa ingin tahunya.. namun hasilnya bukan perrnusuhan. sedangkan orang biasa.. lnilah sifat-sifatnya: (1) Behavioris cenderung ektrinsik dan (2) lingkungan. seutuhnya bukan bagian (14) sangat kreatif.. (3) rnereka sernata tidaklah cukup untuk . motivasi individu ternyata penting. jika ha1 ini rnereka.. klinis ditemukanlah bahwa sifat-sifat dan lingkungan.. (16) langka dan tokoh-tokoh. (10) terhadap sekelornpok orang yang hubungan dengan orang-orang telah mengaktualisasikan diri. (13) perasaan humoris lebih memenuhi persyaramotivasi seseorang dalam tan metodologis ilmelakukan sesuatu adalah filosofis miah. (9) merniliki hubungan yang la melakukan penelitian intensif mendalam dengan orang lain. maka sernakin sedikit sangat spontan.

.

.

.

.

.

.

.

minum. Dengan demikian. serta kemantapan hidup. cemas dan kekalutan tidak akan rnampu secara konsisten menjalankan ajaran agama. Pendidikan merupakan stimulasi mental yang nantinya akan memunculkan harapan untuk dapat mernperbaiki kehidupannya ke arah yang lebih baik di masa yang akan datang. Mad'u yang berada pada kebutuhan akan rasa aman Kebutuhan pada tingkat ini merupakan kebutuhan kedua setelah mad'u dapat memenuhi kebutuhan dasarnya. dan butuh pada tertib hukum. Orang tidak akan tertarik untuk melakukan ha1 lain sebelum masalah makan. sedangkan pendekatan yang bersifat moril dapat dilakukan dengan rnemberikan pendidikan gratis kepada anak-anak miskin. dakwahnya dengan memberikan fasilitas yang dapat meringankan kebutuhan mereka." 2. baik yang berbentuk materil maupun yang bersifat moril. Fasilitas tersebut. maka strategi dakwah terhadap objek dakwah yang berada pada taraf kebutuhan dasar ini harus menyentuh kepada kebutuhankebutuhan dasar mereka. keamanan. Pendekatan dakwah u n t u k memenuhi kebutuhan materil dapat dilakukan dengan mengaktifkan dan mengintensifkan zakat. Kebutuhan dasar ini sering berkaitan dengan orang miskin. seks dan tempat tinggal terpecahkan. infaq dan sedekah. karena mereka akan menghabisitan hidup sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan dasar ini. Mengingat kemiskinan mendekati kepada kekufuran. Menurut Maslow Kecenderungan orang untuk rnemeluk agama dan memiliki falsafah hidup di dunia merupakan sebagai bagian dari usaha manusia dalam pencarian keselarnaian dan merniliki rasa . Kebutuhan untuk beragama menduduki peringkat kelirna di dalam teori kebutuhan Maslow yaitu tingkat aktualisasi diri. Mad'u yang masih digeluti oleh rasa takut. Jika ditinjau dari teori hirarki kebutuhan Maslow. Objek dekwah pada tingkat kebutuhan ini lebih mengutamakan keselarnatan. buiuh pada ketertiban dan keteraturan. keinginan untuk taat beragama akan sulit berkembang bila orang masih diliputi perjuangan untuk memenuhi kebutuhan dasarnya. bebas dari rasa takut dan bebas dari perasaan cemas.tidak akan memikirkan kebutuhan lain sebelum kebutuhan ini terpenuhi.

.

. mereka yang masih berada pada kebutuhan dasar akan sulit untuk taat beragama demikian pendapat Maslow. adaiah dakwah untuk menumbuhkan harga diri pada pribadi mad'u.. (Juliunto Sufch) . Oieh karenanya. sebab semua kebutuhan manusia telah terpenuhi. Logikanya. Meskipun demikian. Mad'u punya kemungkinan untuk taat beragama.. 5 . Kebebasan untuk memeluk agama juga menjadi kebutuhan pada tingkat ini. meskipun pendapat tersebut kadang bertentangan dengan nilai keislaman.. Oleh karenanya. Kebutuhan ini memberikan kekebasan kepada mad'u untuk menjadi dirinya sendiri. sehingga perilaku manusia muncul dari dalam dirinya tanpa adanya dorongan perlu pada dan tidak penghargaan dari orang lain. Maslow mengingatkan agar tidak terialu kaku dalam memahami hirarki kebutuhan manusia ini. V. Aktualisasi diri menurut Maslow didorong oleh rnetamofivation yaitu pengalaman transendental manusia yang terlepas dari kekuatan fisik.. Mendengarkan pendapat mad'u juga merupakan suatu penghargaan. Dakwah pada tingkat in. Motivasi perilaku mad'u didasari oleh berbagai kebutuhan yang masingmasing mereka berbeda-beda.. dakwah untuk orang yang berada pada tingkat kebutuhan ini lebih baik diiakukan melalui lembaga zpendidikan. Mad'u yang berada pada kebutuhan akan aktualisasi diri. dan memiliki kreativitas yang tinggi. PENUTUP Keberhasiian dakwah sangat ditentukan oleh kemampuan da'i dalam memahami situasi dan kondisi mad% Situasi dan kondisi madu yang beragam ditentukan oleh motivasi periiaku mereka. Pada tingkat ini manusia punya pengalaman keagamaan yang mendalam yang disebut dengan peak experience (pengalaman puncak). optimis. Pada tingkat kebutuhan inilah manusia butuh kepada agama dan pada faraf ini juga kesempatan dakwah terbuka lebar... kemampuan da'i daiam mengkiasifikasi mad'u sesuai dengan kebutuhannya akan menghasilkan dakwah yang efektif dan efesien.. jika mereka berada pada taraf kebutuhan ini. sebab orang yang tinggi harga diri tidak mudah putus asa.N l h R K l KEBUTUHAN . Pada tingkat ini individu punya kernerdekaan untuk mengatur hidupnya. Klasifikasi mad'u berdasarkan kebutuhannya dapat dilakukan dengan menerapkan teori psikologi - ..

.

. h .S. dan Lindzey. h. 28.H.HIRARtCl KEBUTUHAN .H. h.. Theories of Personality. . Organisasi dan Motivasi Dasar Peningkafam Produktivitas. dkk. 1996). A. Goble.S.. Teori Motivasi dengan Pendekatan Hierarki Kebutuhan Manusia. (America.G.. John Wiley & Sons... Hasibuan. 20 -35. .. A. h.269-270. Jane S. Reading In Managerial Psycl~ology. Psychology at work Arr Introduction fo lndusfrial and Organizafional Psychology. Mazhab Kefiga. 1993).. Goble. (Jnlimtn Salelz) END NOTE ' Berry.267.. G. dkk..69. Humanisfil: Abraham Maslow.S... op. h. Bumi Aksara. Prentice 3 4 5 6 i Hall. . (Singapore.) . Kanisius. M. dan Lindzey. 70. . 1999). ha1.. A. C. . (Madison. McGraw-Hill Companies.~ tulisan Maslow. The University of Chicago Press. .G.Motivafion and Leadership at Work.5... G. & Houston. (Jakarta. G.. Theory of Human Motivation dalam Leavitt. C. A. 1989) . LPPM dan Pustaka Binaman Presindo. Hall.2ODD. Greenberg. . h:71-77). An Introduction To Industrial and Organizational Psycho'logy... Steers. H.. The Psychology of Abraham Maslow). ~ h e o i y ' o fHuman Motivation. 2000).14. Supratiknya dari buku The Third Force.' dalam Leavitt. F. 1990. Mazhab Ketiga .. Inc. Selanjutnya lihat tulisan Maslow.. Goble.. 1996).G. A.M.... Motivasi dan.. baca juga . F.158. 1978).. (America. 1993. Steers dkk..P. h. R. Theories . Wm.... Goble.. L. (terj. Maslow. (America. (Jakarta. Mazhab Ketiga Psikolog.... Theories . h. h. Mazhab Kefiga . C. Hall. dkk... Untuk lebih jelasnya tentang kebutuhan-kebutuhan ini. h.S... (terj. -J...t. Maslow.. h. Inc.c.... h.. h.H. dan Lindzey.. F. Motivasi dan. cif. 82. Reading In . A. Hall. dari buku Motivation and Personality)..M.J.93.... McGraw-Hill College. Riggio. Mazhab Ketiga. - I .269.. Halonen.103..H. baca juga buku Frank G. Motivasi dan Kepribadian I dan 2.. Berry & Houston. Yogyakarta. Inc. h. dan Santrock: John S. Brown 'Communications. baca buku Maslow.. 43 72.. 1960) h. (Singapore. 63.. F. Foreman and Company.H. h. A.G.C. (America.64. Managing Behavior In Organizations Science in Service fo Practice. op. 1996). Psychology Confexts and Applications.82.P. Goble.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful