Masalah Isu Kemiskinan di Jakarta Pendahuluan Study mengenai jumlah kemiskinan di Indonesia telah berusaha di ungkap oleh BPS

sejak tahun 1984. Penelitian BPS tentang kemiskian absolute menyatakan bahwa dewasa ini penduduk yang berada dibawah garis kemiskinan dengan menggunakan criteria pengeluaran per kapita perbulan. Sedangkan menurut data dari BPS Jumlah penduduk miskin di DKI Jakarta pada bulan Maret 2009 sebesar 323,17 ribu orang (3,62 persen). Dibandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2008 sebesar 379.6 ribu orang (4,29 persen), berarti jumlah penduduk miskin turun sebesar 57,45 ribu (0,67 persen). Dari data tersebut dapat diketahui bahwa laju penurunan jumlah pendusuk miskin begitu cepat di pedesaan di banding di perkotaan di sebabkan oleh adanya arus urbanisasi dari desa ke kota. Kendatipun harus diakui bahwa secara agregat penurunan jumlah penduduk miskin tersebut sebagai dampak langsung maupun tidak langsug dari berbagai kebijaksanaan penmbangunan yang telah dilaksanakan selama ini. Konsep Kemiskinan Kemiskinan adalah keadaan dimana seseorang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf hidup kelompoknya dan juga tidak mampu memanfaatkan tenaga, mental maupun fisiknya dalam kelompok tersebut Tiga dimensi (aspek atau segi) kemiskinan,yaitu:Pertama, kemiskianan multidimensi artinya karena kebutuhan manusia itu bermacam-macam, maka kemiskiananpun memiliki banyak aspek. Diliahat dari kebijakan umum kemmiskinan meliputi aspek primer yang berupa mikin akan asset-aset, organisaisi politik dan pengetahuan serta keterampilan san aspek yang sekunder yang berupa miskin jaringan social dan sumber-sumber keuangan dan informasi. Dimensi-dimensi kemiskinan tersebut memanifestasikan dirinya dalam bentuk kekurangan gizi,air dan perumahan yang tidak sehat dan perawatan kesehatan yang kurang baik serta pendisikan yamg juga kurang baik. Kedua, Aspek kemiskinan tadi saling berkaitn baik secara maupun tidak langsung. Hal ini berarti bahwa kemajuan atau kemunduran pada salh satu aspek dapat mempengaruhi kemajuan atau kemunduran pada aspek lainnya. Ketiga, bahwa yang miskin adalah manusianya baik secara individual mupun kolektif. Kita seering mendengar perkataan kemiskinan pesesaan (rural proferty) dan sebagainya,

Keempat kebanyakan mereka tinggal di pedesaan. Pertama pasda umumya mereka tidak memiliki factor produksi seperti tanah modal ataupun keterampilan sehingga kemmpuan untuk memperoleh pendapatan menjadi terbatas. Ini yang diusebut tidak meratanya pendapatan penduduk di Indonesia. • Tingakat pendidikan masyarakat yang rendah Banyak masyarakat Indonesia yang tidak memiliki pendidikan yang di butuhkan oleh perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja. Ketiga tingkat poendidikan rendah waktu mereka tersita untuk mencari nafkah dan mendapatkan pendapatan penghasilan. an sich yang mengalami kemiskianan tetapi orang – orang atau penduduk atau juga manusianya yang menderita miskin jadi miskin adalah orangorangnya penduduk atau manusianya. Dengan demikian banyak penduduk di Indonesia yang tidak memperoleh penghasilan itu menyebabkan kemiskinan di Indonesia • Tidak meratanya pendapatan penduduk Indonesia Pendapatan penduduk yang didapatkan dari hasil pekerjaan yang mereka lakukan relative tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari sedangkan ada sebagian penduduk di Indonesia mempunyai pendapatan yang berlebih. Dan pada umumya untuk memperoleh pendapatan yang tinggi diperlukan tingkat pendidikan yang tinggi pula atau minimal mempunyai memiliki ketrampilan yang memadai dehingga dapat memp[eroleh pendapatan yang dapat memenuhi kebutuhan dehari-hari sehingga kemakmuran penduduk dapat terlaksana dengan baik dan kemiskinan dpat di tanggulangi. Kelima mereka yang hidup di kota masih berusia muda dan tidak didujung oleh keterampilan yang memadai. Adapun cirri-ciri kemiskinan pada umumnya adalah.namun ini bukan desa atau kota. Penyebab Kemiskinan Pada umumnya di Negara Indonesia penyebab-penyebab kemiskinan adalah sebagai berikut: • Kurangnya lapangan pekerjaan yang tersedia di Indonesia Seperti kita ketahui lapangan pekerjaan yang terdapat di Indonesia tidak seimbang dengan jumlah penduduk yang ada dimana lapangan pekerjaan lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah penduduknya. • Kurangnya perhatian dari pemerintah . Kedua mereka tidak memmiliki kemungkinan untk memperoleh asset produksi dengan kekuatan sendiri.

ini dimksudkan bahwa masy6arakat Indonesia banyak yang menagalmi kemtain akibat kelaparan atau melakukan tindakan bunuh diri karena tidak kuat dalam menjalani kemiskinan yang di alami. Kurangnya perhatian pemerintah akan maslah ini mungkin menjadi salah satu penyebnya. Keadaan ini disebabkan oleh ketrbatasan dalam kepemilikan dan penguasaan factor produksi sehingga kemampun masyarakat dalam menghasilkan dan menikmati hasil-hasil pembangunan belum merata dan belum seimbang.Masalah kemiskinan bisa dibilang menjadi maslah Negara yang semakin berkembang setiap tahunnya dan pemerintah sampai sekarang belum mampu mengatasi masalah tersebut. Strategi pengentasan Kemiskinan Kemiskian timbul karena ada sebagian masyarakat yang belum ikut serta dalam pembanguna sehingga belum dapat menikmati hasil pembangunan secara memadai. Oleh sebab-sebabitu upaya pengembangan kegiatan ekonomi kelompk masyarakat berpendapatan rendah senantiasa ditempatkan sebagi prioritas utama. • • Banyak penduduk Indonesia yang kelaparan karena tidak mampu untuk membeli kebutuha akan makanan yang merka makan sehari-hari Tidak bersekolah (tingkat pendidikan yang rendah) ini menyebnabkan masyarakat si Indonesia tidak mempunyai ilmu yang cukup untuk memperoleh pekerjaan dan tidak memiliki keterampilan yang cukup untuk memperoleh pendapatan • Tingkat kejahatan meningkat .m penyedia factor produksi termsuk modal dan kemampuan peningkatan . • Tingkat kematian meningkat. Masyarakat Indonesia jadi terdesak untuk memperoleh pendapatan dengan cara-cara kejahatan karena dengan cara yang baik mereka tidak mempunyai modal yaitu ilmu dan ketermpilan yang cukup. Sejalan dengan itu. Dampak dari kemiskinan terhadap Masyarakat Banyak dampak yang terjadi yang disebabkan oleh kemiskinan diantaran adalah sebagai berikut: • Kesejahteraan masyarakat sangat jauh dari sangat rendah Ini berarrti dengan adanya tingkat kemiskian yang tinggi banyak masyarakat Indonesia yang tidak memiliki pendapatan yang mencukupi kebutuhan hidup masyarakat.

dan kesehatan dengan harga yang terjangkau oleh penduduk miskin.pangan. Kebijaksanaan tidak lansung Kebijaksanaan tidak lansung diarahkan pada penciptaan kondisi yang menjamin kelangsungan setiap upaya penanggulangan kemiskinan. Upaya penggolongan ekonomi makro yang yang berhati-hati melalui kebijaksanaan keuangan dan perpajakan merupakan bagian dari upaya menaggulangi kemiskinan. Pelaksanaan pembangunan nasional yang dijhabarkan dalam program pembangunan sektoral. . Pembangunan baik secara langsung maupun tidak langsung dirancang untk memecahkan maslah kemiskinan.kemampuan masyarakat menjadi landasan bagi berkembangnya kegiatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan..melalui penyediaan kebutuhan dasar seperti sandang pangan papan kesehatan dan pendidikan. Kebijaksanaan langsung Kebijaksaan langsung diarahkan kepada peningkatan peran serta dan peroduktifitas sumber daya manusi. Kebijaksanaan dasar pengentasan Kemiskinan Kebijaksaaan penanggulangan kemiskianan dapat di kategorikan menjadi dua yaitu kebijaksanaan: 1. Dalam hubungan ini.regional dan khusus.pendidikan. Pengendalain tingkat inflasi diarahkan pada penciptaan situsasi yang kondusif bagi upaya penyediaan kebutuhan daasar seperti sandang.penguasaan teknik produksi. 2.ekonomi yang stabil dan budaya yang berkembang.pemasaran hasil dan pengelolaan surplus usaha.serta pengembangan kegiatan-kegiatan social ekonomi yang bekelanjutan untuk mendorong kemandirian golangan masyarakat yang berpendapatan rendah. Kondisi yang dimaksudkan anatara lain adalah suasana social politik yang tentera.papan. pengembangan kegiatan social ekonomi rkyat diprioritaskan pada pengembangan kegiatan social ekonomi penduduk miskin di desadesa miskin berupa peningkatan kualitas sumber daya manusia dan peningkatan permodalan yang didukung sepenuhnya dengan kegiatan pelatih yang terintegrasi sejak kegiatan penghimpunan modal. Pemenuhan kebutuhan dasar akan memberiakn peluang bagi penduduk miskin untuk melakukan kegiatan social – ekonomi yang dapat memberikan pendapatan yang memadai.khususnya golongan masyarakat berpendapatan rendah.

berarti jumlah penduduk miskin turun sebesar 57.banyak warga miskin pendatang dari daerah-daerah di Jawa. Yunaedi hanyalah petani tanpa lahan.yang disewanya setiap tahun. Dengan jumlah penduduk yang banyak maka DKI Jakarta mempunyai banyak masalah kependudukan yang salah satunya adalah masalah kemiskinan yang kurun tahun jumlahnya selalu meningkat.17 ribu orang (3. Akan tetapi.18 juta orang tetapi jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia tidak seimbang dengan jumlah angkatan kerja yang ada.15 juta jiwa sehimgga Jakarta merupkan salah satu kota terpadat di wilayah Negara Indonesia. "Kalau sudah rugi begitu. Namun. bawang jugalah yang mengiris hatinya. Contoh kasus kemiskinan saat di wilayah Jakarta Harus diakui. Bagi Yunaedi (37). Dan salah satu penyebab kemiskinan adalah kurngnya lapangan pekerjaan yang tersedia di wilayah DKI Jakarta menurut data BPS Pada tahun 2008 jumlah angkatan kerja sebesar 4. yang tidak tercatat sebagai penduduk DKI.67 persen). Akhirnya. Dia menggarap lahan milik orang lain. itu pun pergi ke Jakarta. program itu hanya menjangkau warga miskin ber-KTP DKI.13% Dari data BPS pula dapat dikatakan bahwa kemiskinan dari tahun-ketahun secara umum dikatakan meningkat. Jakarta mempunyai berbagai program pemberantasan kemiskinan. Jawa Tengah.45 ribu (0. petani bawang asal Brebes.62 persen). biaya produksi bawang kerap taksebanding dengan harga jual hasil garapannya. Kondisi kemiskinan di wilayah Dki Jakarta Jumlah penduduk miskin di DKI Jakarta pada bulan Maret 2009 sebesar 323. Namun.77 juta orang dan bukan angkatan kerja 2. Dibandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2008 sebesar 379. bahkan juga luar Jawa. Keadaan ini dapat terjadi karena salah satu penyebabnya adalah adanya deflasi pada bulan januari sampai maret sebesar 0.keluarga habis- . Air mata yang merembes bukan karena percikan air bawang yang memang bisa membikin mata pedas.29 persen). mengingat bawang berarti mengingat masa-masa hidup bersama keluarganya yang selalu diwarnai tangisan.6 ribu orang (4. Padahal. Hl ini dapat dilihat dari table prosentase jumlah kemiskinan dari tahun 1996-2008 Jumlah dan Persentase Penduduk Miskin di Indonesia Menurut Daerah 1996-2008.Gambaran Kondisi wilayah Dki Jakarta DKI Jakarta merupakan ibukota Negara Indonesia yang memiliki jumlah penduduk pada tahun 2008 sebesar 9.

bantaran kali.habisan. Petani seolah dimiskinkan. Ini tentu saja makin menggemukkan pundi-pundi perusahaan multinasional di sektor pertanian. Tahun 1999 Yunaedi ke Jakarta dan berjualan nasi goreng. Salah satu awal mula penyebab kemiskinan di kota adalah ketika sektor pertanian dikebiri secara sistemik. Bawang itu begitu. kemudahan dalam penyediaan tanah untuk kegiatan investasi dan eksploitasi sumber daya alam dalam skala besar terbuka luas. ketiadaan hak atas tanah di desa mereka berlanjut dengan tiadanya hak mereka atas tempat tinggal di Ibu Kota. Tercerabutnya tanah dari kehidupan petani diperparah dengan mandeknya pelaksanaan reformasi agraria (land reform) yang diamanatkan Undang-Undang Pokok Agraria Nomor 5 Tahun 1960. "Potret kemiskinan di kota hanya salah satu manifestasi dampak dari pengebirian itu. Yunaedi pun tak berdaya ketika gagal mengurus kartukeluarga miskin. Mereka pun menempati lahan-lahan ilegal. Jakarta Selatan. petani terus bergantung pada pupuk kimia. pada nangis semua di rumah. hingga tepi rel kereta.Mereka terus-menerus terpinggirkan secara sistemik. jika tidak selalu merosot. dan benih. kepemilikan lahan oleh petani terus menyempit. Akibatnya. Di sanalah mereka tinggal bersama ratusan jiwa kaum urban miskin lainnya. indeks nilai tukar petani selalu rendah. Kepemilikan dan penguasaan tanah pun dibatasi. Namun. Sementara. Onghokham Institute mencatat." tutur Yunaedi mengenang. Bersama Sarmah (31) dan dua anaknya. Di Jakarta. kolong jembatan. Undang-undang itu mengamanatkan pemerintah untuk meredistribusi tanah Negara kepada para petani penggarap dan petani tak bertanah. Semangat perundang-undangan itu tak lain untuk menciptakan pemerataan dalam kesempatan kegiatan produktif di bidangpertanian. tak ada sumber penghidupan yang memadai. Kedaulatan petani pun terkebiri dengan diadopsinya gagasan Revolusi Hijau. Konversi lahan pertanian terus saja terjadi. Akibatnya. pestisida. perundang-undangan itu justru mandek sejak memasuki tahun 1970. Yunaedi hanyalah salah satu potret ketidakberdayaan kaum miskin di Jakarta. Mereka pun mencari nafkah di . Yunaedi mengontrak rumah petak dari tripleks di atas Kali Mampang.Benar-benar bisa bikin nangis betulan. kolong jalan tol. Karena statuskependudukannya ilegal. "Tak salah bukan kalau lantas mereka berbondong-bondong ke Jakarta mencari hidup? Mereka tak lagi punya tanah." ujar Dian. Sebaliknya. Baru belakangan ini Badan Pertanahan Nasional berusaha merealisasikan amanat yang telah mati suri puluhan tahun. Gubukgubuk kumuh mereka terjepit di antara permukiman mewah." papar Dian.

pelayanan kesehatan. Kampung Bandan. Terbitnya Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2005 tentang Pengadaan Tanah bagi Pelaksanaan Pembangunan untuk Kepentingan Umum semakin melegalkan penggusuran paksa. Kemiskinan absolut berarti tak punya akses kepada sumber daya dasar yang menopang kehidupan. pendidikan. bayangbayang kehilangan sumber penghidupan serta tempat bernaung terus mengancam. Sama halnya dengan Yunaedi. bahu jalan. Sebab. Marunda. COHRE menempatkan Indonesia sebagai satu dari tujuh negara yang melakukan penggusuran paling besar di dunia. seperti air bersih. Bantaran sungai. Angka-angka itu menegaskan inflasi dan kenaikan harga yang meroket. benih (bagi petani). Tidak ada data yang akurat tentang besaran pendapatan warga Jakarta. kaum miskin kerap diusir. atau asupan kalori saja. atau tanah-tanah kosong yang belum dibangun oleh pemiliknya adalah pilihan paling mudah. Kepala Dinas Kependudukan DKI Jakarta Abdul Kadir menyebut ada puluhan titik komunitas warga yang menempati daerah terlarang.kawasan terlarang. Sedangkan UPC mencatat. telah mencapai level cukup gawat. mengutip sebuah lembaga survei di enam kota besar di Indonesia. yakni dua dollar sehari. Melalui Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 1988 tentang Ketertiban Umum. sementara pendapatan tidak bergerak.094 keluarga digusur. di antaranya 32 lokasi di Jakarta Utara. pinggir rel. kolong jembatan. dan lingkungan yang sehat. tanah. juga kawasan parkir. persisnya di kolong jalan tol layang Pluit. Permukiman kaum miskin yang kumuh dianggap penyakit dan merusak gemerlapnya kota. makanan bergizi. sementara di Cakung Drain sekitar 300 keluarga. rumah yang layak. Para ahli mendefinisikan kemiskinan sebagai ketiadaan akses pada hal-hal yang vital dalam hidup. di Tanah Merah saja ada 750 keluarga.Digusur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengatasi kemiskinan di kota dengan pendekatan represif. Sebagai warga ilegal. 22 persen penduduk kota hidup dengan biaya kurang dari Rp . Paul McCarthy dari Bank Dunia dalam Global Report (2003). Teluk Gong. sebagian besar dari mereka terpaksa menghuni lahanlahan yang semestinya bukan untuk permukiman. Centre on Housing Rights and Evictions (COHRE). dan jalur hijau di bantaran Cakung Drain. sejak tahun 2000 hingga 2005 saja sebanyak 19. Antara lain di Rawa Bebek. Tanah Merah. menyebut penggusuranpaksa di Indonesia. Jumlah mereka bisa ratusan ribu jiwa. khususnya Jakarta. kemiskinan absolut tak bisa direduksi dengan penghitungan pendapatan yang dibuat lembaga-lembaga internasional. menulis. sebuah organisasi dunia diSwiss yang mengampanyekan hak atas tempat tinggal. Penertiban. trotoar. Dengan demikian.

Yang satu menguruskan badan dengan biaya jutaan rupiah. Mereka yang tergolong kaya bisa membayar makanan sepiring seharga ratusan ribu rupiah. berbagai data memperlihatkan masih 65 persen peredaran uang di Indonesia menumpuk di Jakarta.000 sampai Rp 500. Data ini menjelaskan mengapa semakin banyak orang pergi ke kota besar untuk mengais rezeki yang semakin sulit di desa dan di kota-kota kecil. sekitar 50 persen rumah tangga di Indonesia tergolong rentan terhadap kemiskinan. sementara ribuan anak tak bisa makan tiga kali sehari. Sekitar 20 persennya hidup dengan sekitar Rp 350. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta merupakan provinsi terkaya di Indonesia dan berada di peringkat tertinggi Indeks Pembangunan Manusia dalam Laporan Pembangunan Manusia Indonesia tahun 2004. Kendati begitu. Meski UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sudah diterapkan.000 sehari.000. Bank Dunia mencatat. Walau bukan karena tekanan. jauh lebih rendah dari kawasan pedesaan yang 59 persen.000 per bulan pada tahun 2001. Gemerlap Jakarta menjadi seperti lampu neon yang menarik laron. tingkat kemiskinan meningkat dalam konsep kerentanan terhadap kemiskinan sebagai dampak krisis ekonomi. ketika proses industrialisasi masif dimulai. Kesimpulan ini diperoleh karena masih besarnya prosentaase kemiskinan yang . Laju pertumbuhan penduduknya jauh lebih tinggi dibandingkan data resmi. Akan tetapi. "Itu yang kini tergambar di wijah Jakarta" kata Kasubdit Studies Harga Konsumen Badan Pusat Statistik Sasmita. sementara ribuan orang lainnya memeras keringat untuk Rp 10. Pada awal tahun masyarakat sudah dihantui dengan kenaikan harga BBM akibat naiknnya harga minyak dunia.000 per bulan sebagai "miskin" juga terlalu menyederhanakan persoalan karena tidak menghitung biaya perumahan dan jumlah keluarga.350. Di kota. mengatakan mereka yang hidup dengan pendapatan di bawah Rp 500. Penutup Dari makalah yang penulis buat yaitu dari berbagai sumber yang diperoleh maka diperoleh kesiompulan bahwa DKI Jakarta sampai saat ini belum dapat mengatasi masalh kemiskinan. menjadikan megacity terbesar di Asia Tenggara ini penuh paradoks mulai tahun 1970-1980. tingkat kerentanan itu diperkirakan sekitar 29 persen. Bisa dipahami kalau kota ini menjadi semacam tempat "pengungsian" dari kehidupan yang menekan di tempat lain. hanya minyak goreng dan minyak tanah pun kini juga melonjak.

15 juta jiwa Pemerintah DKI Jakarta juga telah banyak melakukan cara-cara pengentasan kemiskinan tetapi kemiskinan juga belum bisa diatasi dengan baik. Jakarta : BPS Provinsi DKI Jakarta www. Dengan masih besarnya tingkat kemiskinan di wilah DKI Jakarta maka pemerintah haarus lebih tanggap dalam mengatasi maslah ini.62% dari penduduk yang berjumlah 9. Depok.google. Ekonomi Pembangunan.1978 BPS Provinsi DKI Jakarta. Karena seperti yang kita tau kemiskinan merupakan slah satu kpenyebab ketidak makmuran masyarakat Indonesia.com Artikel Sarie Febriane .harus berihak pada kaum miskin agar mereka tidak semakin tertindas dengan masalah kemiskinan yang mereka hadapi Selain itu harusnya pemerintah DKI Jakarta dapat memperbanyak sector-sektor usaha angka pengangguran dapat ditekan karena seperti yanmg kita ketahui pengangguran merupakan salah satu penyebab kemiskinan. 2009. Jakarta Dalam Angka 2009.hal ini dapat dilihat dari contoh kasus kemiskinan yang terjadi di wilayah DKI Jakarta. Dengan demikian kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah DKI Jakarta.ada pada wilayah DKI Jakarta yaitu sebesar 3. DAFTAR PUSTAKA Sukirno Sadono. Lembaga penerbit fakultas ekonomi universitas Indonesia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful