Perihal

:

JAWABAN GUGATAN dan GUGATAN REKONPENSI Dalam Perkara Perdata No : 313/PDT/G/2010/PN.DPS.

Lamp

:

1 bundel.

KEPADA : YTH. KETUA PENGADILAN NEGERI DENPASAR c/q. MAJELIS HAKIM PERKARA No. 313/PDT/G/2010/PN.DPS di- Pengadilan Negeri Denpasar. D e n p a s a r – Bali.

Dengan Hormat, Bertindak untuk dan atas nama : RITA LUDIA SARI, perempuan, umur 35 tahun, agama : Kristen, yang beralamat di : 73c Lady Margaret Road, Camden, London NW5 2NN, Inggris, yang selanjutnya disebut sebagai ------------------------ Tergugat Konpensi / Penggugat Rekonpensi. Saya yang tersebut dan selanjutnya bertanda-tangan dibawah ini : HERY WIDYANTO, SH., BAMBANG TRIYANTO, SH., Advokat, bertindak berdasarkan kekuatan surat kuasa khusus tertanggal 5 Oktober 2010 (terlampir). Dengan ini mengajukan Jawaban dan Gugatan Rekonvensi dalam Perkara Perdata No : 313/PDT/G/2010/PN.DPS sebagai berikut : I. JAWABAN DALAM KONPENSI. 1) Bahwa Tergugat secara tegas menolak seluruh dalil-dalil gugatan Penggugat, kecuali yang akan diakui secara tegas. 2) Bahwa benar, Tergugat dan Penggugat telah menikah pada tanggal 16 Maret 2009 dan selanjutnya pernikahan tersebut telah dicatatkan pada Dinas

Benar Penggugat pernah melaporkan Tegugat ke Polisi di kota London. 5) Bahwa tidak benar yang dikatakan Penggugat : kerukunan rumah-tangga Penggugat dan Tergugat sirna sejak tanggal 10 September 2009 karena Tergugat telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga terhadap Penggugat hingga menyebabkan Penggugat luka-luka. 6) Bahwa tidak benar yang dikatakan Penggugat. dalam pernikahan antara Tergugat dan Penggugat belum mempunyai anak. benar sejak awal pernikahan kehidupan Tergugat dan Penggugat rukun-rukun saja sebagaimana layaknya pasangan suami-istri lainnya. Justru harapan untuk rukun dan bahagia selalu ada dan terbuka lebar dalam rumah-tangga Penggugat dan Tergugat sebagaimana pada pasangan suamiistri lainnya 7) Bahwa karena itu tidak benar pula pernyataan/kesimpulan Penggugat yang menyatakan. Dan karenanya dalil Penggugat yang menyatakan bahwa antara Penggugat dan Tergugat tidak ada harapan lagi untuk hidup rukun menjadi tidak benar. namun Tergugat tidak pernah dihukum karena laporan tersebut. Dan tidak benar Tergugat telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga terhadap Penggugat. sebagai suami ia (Penggugat) telah berusaha membina dan menyadarkan Tergugat untuk memperbaiki diri agar bisa rukun kembali. Yang benar adalah sejak awal hingga saat inipun kehidupan rumah tangga Tergugat dan Penggugat berlangsung normal dan wajar seperti layaknya pasangan suami-istri lainnya. 3) Bahwa benar. 4) Bahwa. No 1 tahun 1974 tentang Perkawinan. Sehingga tidak benar ia telah melakukan usaha seperti itu. bahwa tujuan mulia perkawinan Penggugat dan Tergugat untuk 2 .Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Badung sebagai mana terbukti dalam Kutipan Akta Perkawinan Nomor : 487/2009. Karena itu perkawinan ini sah menurut UU. Karena sebenarnya tidak ada persoalan/permasalahan yang sangat mendasar yang dapat mengancam keutuhan rumah-tangga Tergugat dan Penggugat.

Karena Penggugat dan Tergugat telah menikah menurut tata cara agama kristen maka perkawinan ini tunduk terhadap segala ketentuan agama Kristen. 8) Bahwa keinginan Penggugat menuntut agar perkawinan Penggugat dan Tergugat diputus dengan perceraian itu adalah hak Penggugat. Dan itu berkaitan pula dengan Trilogi perkawinan kristiani yang berasaskan monogami. Sedangkan pasal 2 menyatakan bahwa : Perkawinan adalah sah. selanjutnya ayat 2 menyatakan : Tiap-tiap perkawinan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu Penggugat sendiri telah mengucapkan ikrar/janji pernikahan didepan pendeta dan saksi-saksi untuk sehidup-semati. tidak boleh diceraikan manusia. UU. fidelitas dan indisolubilitas. 3 . Larangan ini bersifat mutlak/unconditional karena ia tertulis dalam alkitab yang merupakan pegangan hidup umat Kristiani. (Markus 10:9 & Matius 19:6). let not man separate. apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agama dan kepercayaan itu. Sebagaimana tentang perkawinan yang diatur dalam UU no. 1 tahun 1974 dalam pasal 1 telah menyatakan : Perkawinan adalah ikatan lahir bathin antara seorang pria dengan seorang wanita dengan tujuan membentuk keluarga (rumah-tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan ketuhanan yang maha esa. Namun pengajuan hak-nya itu harus berdasarkan dan sesuai dengan ajaran Kristiani serta memenuhi dasar alasan yang dibenarkan menurut hukum. Pembukaan UUD 1945) maka segala sesuatu bentuk hukum di Indonesia haruslah berlandaskan asas Ketuhanan.membentuk keluarga yang bahagia dan kekal sebagaimana amanat pasal 1. a) PENOLAKAN TERGUGAT BERDASARKAN ALASAN AGAMA. Dimana menurut ajaran Kristus sebagaimana tertulis dalam Alkitab : ”Karena itu. apa yang telah dipersatukan Allah. No. baik dalam suka maupun duka dengan Tergugat hingga ajal yang memisahkan. 1 tahun 1974 tidak tercapai. b) PENOLAKAN TERGUGAT BERDASARKAN ALASAN HUKUM 1) Karena Indonesia adalah negara hukum yang berdasarkan Ketuhanan (alenia IV." atau yang dalam bahasa Inggris : What therefore God hath joined together.

Dengan demikian dalam hukum tentang perkawinan. Oleh karena itu dalam perkara ini (dimana para pihaknya adalah pemeluk agama Kristen). penjelasan pasal 39 ayat 2 huruf d UU no. Berkaitan dengan hal itu. namun perlu diperhatikan adalah pembuktian kebenaranya. agama merupakan landasan utama dalam pelaksanaannya. 1 tahun 1974 dan pasal Dimana dalam gugatan ini alasan yang dipergunakan Penggugat untuk melakukan perceraian hanya karena salah satu pihak melakukan kekejaman atau penganiayaan berat yang membahayakan terhadap pihak lain. agama Kristen melarang adanya perceraian. Memang melaporkan suatu kejadian atau perbuatan kepada kepolisian adalah hak asasi setiap orang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa apa yang terjadi sebenarnya bukanlah merupakan suatu kekejaman dan atau penganiayaan berat dan atau sejenis dengan perbuatan melanggar hukum lainnya. Karena bila terbukti maka Terlapor akan dihukum. Selain itu Penggugat tidak mengajukan alasan lain. 2) Bahwa alasan gugatan Penggugat tidak terbukti dan atau tidak jo sesuai dengan ketentuan undang undang pasal 39 ayat 2 19 huruf f PP no. Dalam hal ini Tergugat sama sekali tidak pernah dihukum oleh aparat penegak hukum di Inggris. Dan untuk menguatkan alasannya Penggugat mengajukan Laporan Polisi dari Kepolisian London. Dan itu membuktikan kesalahannya. atas laporan Penggugat tersebut Tergugat tidak pernah dihukum. maka kepada mereka harus didahulukan pemberlakuan ketentuan agama kristen yang dalam hal ini. 9 tahun 1975 . Karena itu patut dinyatakan ia tidak terbukti melakukan pelanggaran hukum apalagi melakukan kekejaman dan atau penganiayaan berat terhadap Penggugat. 4 . Sehingga permohonan Penggugat disini harus dinyatakan ditolak atau setidanya dinyatakan tidak dapat di terima karena tidak sesuai dengan ketentuan dasar dari agamanya. Tergugat sebelum ini (dalam angka 4 alenia terakhir) telah menyatakan bahwa.

3) Bahwa sejak awal pernikahan hingga kini. No 1 tahun 1974 tentang Perkawinan. kehidupan rumah tangga Penggugat Rekonpensi dan Tergugat Rekonpensi rukun-rukun saja sebagaimana layaknya pasangan suami-istri lainnya. Karenanya Penggugatlah yang harus menanggung sendiri biaya perkara ini. Berdasarkan ketentuan pasal 30 dan 33 UU. Dengan demikian maka petitum Penggugat dalam hal ini harus ditolak atau setidaknya dinyatakan tidak dapat diterima.Dengan demikan maka dalil gugatan Penggugat patut dinyatakan tidak terbukti dan atau setidaknya tidak sesuai dengan ketentuan undang-undang.1 tahun 1974. GUGATAN DALAM REKONPENSI. Karena itu pernikahan Penggugat dan Tergugat sah dan tunduk pada ketentuan ajaran agama Kristen. 2) Bahwa pada tanggal 16 Maret 2009 perkawinan Penggugat Rekonpensi dan Tergugat Rekonpensi telah dicatatkan pada Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Badung sebagaimana terbukti dalam Kutipan Akta Perkawinan Nomor : 487/2009. II. 9) Bahwa Penggugat tidak menyatakan dalam posita gugatannya tentang keinginan dan alasannya agar biaya perkara dibebankan kepada Tergugat. Karena itu perkawinan ini sah menurut UU. maka demi mempertahankan keutuhan rumah-tangga serta melaksanakan kewajiban luhur menegakkan rumah-tangga agar tahun 1974 serta demi menjalankan perintah Allah.1 . Penggugat Rekonpensi dengan ini mohon kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Denpasar agar memerintahkan kepada Tergugat Rekonpensi maupun bersama-sama dengan Penggugat Rekonpensi untuk menjalani program 5 tercapai tujuan mulia suatu perkawinan sebagaimana dikehendaki pasal 1 UU No. Karenanya gugatan Pengugat patut dinyatakan ditolak dan atau setidaknya tidak dapat diterima. Namun dimintakan dalam petitum gugatannya. No. 1) Bahwa pada tanggal 16 Maret 2009 Penggugat Rekonpensi dan Tergugat Rekonpensi telah melangsungkan perkawinan menurut tata cara dan ketentuan agama Kristen. 4) Bahwa karena Tergugat Rekonpensi telah mengajukan gugatan cerai kepada Pengadilan Negeri Denpasar dengan maksud menceraikan Penggugat Rekonpensi.

6) Bahwa selama proses gugatan perceraian ini berlangsung dan belum mempunyai kekuatan hukum tetap dan demi menghindarkan terjadinya penelantaran terhadap diri Penggugat Rekonpensi sebagai warga negara Indonesia yang tinggal di Inggris tanpa sanak keluarga dan karena niat awalnya adalah demi mengikuti dan mengabdi pada suami maka Penggugat Rekonpensi mohon demi hukum dan perikemanusiaan kepada Majelis Hakim sesuai dengan pasal 24 ayat 1 dan 2 (a). No. kesemuanya dengan tanggungan biaya yang dipikul oleh Tergugat Rekonpensi. 1 tahun 1974 agar mewajibkan Tergugat Rekonpensi untuk memberi biaya nafkah hidup dan tunjangan kesehatan kepada Penggugat Rekonpensi sejak putusan ini mempunyai kekuatan hukum tetap/inkracht yang nilainya setara 6 .penasehatan dan penyehatan perkawinan pada lembaga yang melaksanakan itu diwilayah tempat tinggal Tergugat Rekonpensi dan Penggugat Rekonpensi. 1 tahun 1974 menentukan agar segala biaya yang timbul berkaitan dengan itu dibebankan kepada Tergugat Rekonpensi sebagai suami. Oleh karena itu Penggugat Rekonpensi mohon kepada Majelis Hakim sesuai dengan pasal 34 ayat 1 UU No. 2. PP No. b) Agar mewajibkan Tergugat Rekonpensi memberi biaya nafkah hidup dan tunjangan kesehatan kepada Penggugat Rekonpensi yang nilainya setara dengan uang £. untuk memutuskan terlebih dahulu : a) Agar Tergugat rekonpensi diberi ijin dan perlindungan hukum untuk tinggal sementara ditempat kediaman bersama saat ini sampai perkaranya diputus dan mempunyai kekuatan hukum tetap. maka Penggugat Rekonpensi dengan ini mohon kepada Majelis Hakim sesuai dengan pasal 41 ayat 3 UU.9 tahun 1975. 7) Bahwa bilamana gugatan konpensi dari Tergugat Rekonpensi dikabulkan Hakim. yang pembayarannya dilakukan secara tunai dan sekaligus setiap tanggal 1 bulan berjalan sampai dengan perkara ini diputus dan mempunyai kekuatan hukum tetap. 5) Bahwa karena adanya gugatan dari Tergugat Rekonpensi. maka Penggugat Rekonpensi merasa program penasehatan dan penyehatan perkawinan merupakan keperluan hidup berumah tangga demi tercapainya tujuan mulia perkawinan. dan menyebabkan putusnya perkawinan Penggugat Rekonpensi dengan Tergugat Rekonpensi.500 (dua ribu lima ratus poundsterling) perbulan.

500 (dua ribu lima ratus poundsterling) perbulan. 2) Mewajibkan Tergugat Rekonpensi memberi biaya nafkah hidup dan tunjangan kesehatan kepada Penggugat Rekonpensi yang nilainya setara dengan uang £. DALAM KONPENSI 1) Menyatakan hukum menolak atau setidaknya menyatakan tidak dapat diterima gugatan Penggugat untuk seluruhnya. Dan mewajibkan Tergugat Rekonpensi mentaati putusan ini. 8) Bahwa karena Tergugat Rekonpensi-lah yang mulanya mengajukan gugatan kepada Penggugat Rekonpensi. Dan selanjutnya mewajibkan Tergugat Rekonpensi mentaati putusan ini. yang pembayarannya dilakukan secara tunai dan sekaligus setiap tanggal 1 bulan berjalan sampai Penggugat Rekonpensi menikah lagi dengan pihak lain dan atau meninggal dunia. yang pembayarannya dilakukan secara tunai dan sekaligus setiap tanggal 1 bulan berjalan sampai dengan perkara ini diputus dan mempunyai kekuatan hukum tetap. maka demi hukum dan keadilan berdasarkan peri kemanusiaan maka segala biaya yang timbul dalam perkara perceraian ini menjadi tanggungan Tergugat Rekonpensi. serta menyediakan tempat tinggal yang layak bagi Tergugat Rekonpensi. maka Tergugat Konpensi dan selanjutnya sebagai Penggugat Rekonpensi mohon kepada Majelis Hakim Yang Terhormat yang memeriksa dan mengadili perkara ini agar berkenan memutus perkara ini dengan amar putusan sebagai berikut : DALAM PUTUSAN PENDAHULUAN : Menyatakan hukum : 1) Memberi ijin dan perlindungan hukum kepada Penggugat Rekonpensi untuk tinggal sementara ditempat kediaman bersama saat ini sampai gugatan perceraian ini diputus dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap kesemuanya dengan tanggungan biaya yang dipikul oleh Tergugat Rekonpensi. DALAM PUTUSAN AKHIR : I. 2.dengan uang £. 2. Berdasarkan hal-hal yang telah diuraikan tersebut diatas. 7 .500 (dua ribu lima ratus poundsterling) perbulan.

DALAM REKONPENSI 1) Menyatakan hukum menerima dan mengabulkan gugatan Penggugat Rekonpensi untuk seluruhnya. serta menyediakan tempat tinggal yang layak bagi Tergugat Rekonpensi.2) Menyatakan hukum Perkawinan Penggugat dan Tergugat tidak putus karena perceraian. 6) Menyatakan menghukum Tergugat Rekonpensi untuk membayar biaya dalam perkara ini. 8 . Dan mewajibkan Tergugat Rekonpensi mentaati putusan ini. 3) Menyatakan hukum menolak atau setidaknya menyatakan tidak dapat diterima permohonan Penggugat untuk membebankan pembayaran biaya perkara dalam perkara ini kepada Tergugat. 5) Menyatakan hukum mewajibkan Tergugat Rekonpensi untuk memberi biaya nafkah hidup dan tunjangan kesehatan kepada Penggugat Rekonpensi sejak putusan ini mempunyai kekuatan hukum tetap/inkracht yang nilainya setara dengan uang £.500 (dua ribu lima ratus poundsterling) perbulan. yang pembayarannya dilakukan secara tunai dan sekaligus setiap tanggal 1 bulan berjalan sampai Penggugat Rekonpensi menikah lagi dengan pihak lain dan atau meninggal dunia. 2. 3) Menyatakan hukum demi melestarikan dan agar mencapai tujuan mulia perkawinan maka memerintahkan kepada Tergugat Rekonpensi dan atau bersama-sama dengan Penggugat Rekonpensi untuk menjalani program penasehatan dan penyehatan perkawinan diwilayah tempat tinggalnya terdekat. 2) Menyatakan hukum perkawinan Penggugat Rekonpensi dan Tergugat Rekonpensi utuh dan sah serta tunduk pada ketentuan agama Kristen dan sesuai dengan UU No. 1 tahun 1974. 4) Menyatakan hukum Tergugat Rekonpensi wajib menanggung segala biaya yang timbul dalam pelaksanaan program penasehatan dan penyehatan perkawinan. II.

mohon Putusan yang seadiladilnya (ex aequo et bono). 27 Oktober 2010. SH) 9 . DALAM KONPENSI DAN REKONPENSI Menyatakan hukum menghukum Penggugat Konpensi / Tergugat Rekonpensi menanggung semua biaya yang timbul dalam perkara ini. Denpasar. Demikian Jawaban Konpensi dan Gugatan Rekonpensi ini kami ajukan. Atas perhatian dan pertimbangannya kami ucapkan terima-kasih.III. Hormat kami : a/n Kuasa Hukum Tergugat Konpensi / Penggugat Rekonvensi ( Bambang Triyanto. ATAU : Bilamana Majelis Hakim berpendapat lain.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful