You are on page 1of 26

MAGNET

DALAM ELEKTRONIKA

SEJARAH MAGNET

Menurut sejarah dilaporkan bahwa magnet sudah sekitar untuk waktu yang
teramat panjang. Magnet terlebih dulu dicatat sekitar 2500-3000 tahun BC. Their asal
terlebih dulu dicatat dalam Minor Asia di negeri banyak memanggil Magnesia. Tanah di
sana diperkaya dengan oksida terbuat dari besi yang menarik metal ke itu. Pub lokal
menyebutkannya Magnetite. Cerita lain dikatakan seorang anak laki-laki muda, yang
hidup 2500 tahun BC, yang dinamai Magnes— seorang gembala di Mount Ida. Kapan-
kapan dia memelihara dombanya sedangkan memakai sandal yang berisi besi di satu-
satunya. Dia merasakannya dengan keras berjalan menaiki gunung sewaktu kakinya
merasa berat dan tertikam ke muka batu. Mount Ida dirasakan berisi batu permata yang
dianggap Lodestone, yang adalah barang tambang magnetik yang dikenal yang pertama.
Dilaporkan bahwa Lodestone tersebut dinamai Magnes sesuai anak laki-laki yang
menemukannya, dan nanti sadar kembali diketahui sebagai magnet. Cleopatra adalah
mungkin tokoh terkemuka pertama untuk memakai magnet.

SIFAT MAGNET

Kata magnet diambil dari Magnesia, nama suatu daerah di Asia Kecil, suatu
tempat ketika orang-orang Yunani (diperkirakan tahun 600 SM) menemukan sifat dari
mineral magnetik (Fe3O4,) yang terdapat dalam batu-batuan dan mempunyai sifat dapat
menarik partikel-partikel besi. Diperkirakan orang Cina adalah yang pertama
kali memanfaatkan batu bermuatan ini sebagai kompas, baik di darat maupun di laut.

Sebuah magnet terdiri atas magnet-magnet kecil. Suatu bahan bersifat magnet jika
magnet-magnet kecil (elementer) memiliki arah yang sama (tersusun teratur Magnet-
magnet kecil ini disebut magnet elementer. Pada logam yang bukan magnet, magnet

Apa yang akan terjadi bila sebuah magnet batang dipotong pada bagian tengahnya? . Kutub magnet adalah daerah yang berada pada ujung-ujung magnet kekuatan magnet yang paling besar berada pada kutub-kutub magnet. Dari Gambar di atas dapat diambil kesimpulan sebagai berikut. Setiap magnet memiliki dua kutub magnet.elementernya mempunyai arah sembarangan (tidak teratur) sehingga efeknya saling meniadakan. yaitu kutub utara clan kutub selatan. • Kutub-kutub magnet tidak sejenis (kutub utara dengan kutub selatan atau kutub selatan dengan kutub utara) akan tarik-menarik. Bagaimanakah sifat-sifat magnet? Selain memiliki sifat menarik logam tertentu. yang mengakibatkan tidak adanya kutub-kutub magnet pada ujung logam. magnet juga memiliki sifat-sifat tertentu bila kutub magnet yang satu berdekatan dengan kutub magnet yang lain.: • Kutub-kutub magnet sejenis (kutub utara dengan kutub utara atau kutub selatan dengan kutub selatan) akan tolak-menolak.

. Plastic Magnets 5. jadi. Ceramic Magnets 4. Jenis magnet tetap selama ini yang diketahui terdapat pada: 1. potongan-potongan magnet tadi akan membentuk kutub-kutub magnet yang baru. 2. sebuah magnet terdiri atas magnet-magnet kecil yang terletak berderet dari kutub utara menghadap ke arah kutub selatan magnet dan sebaliknya kutub selatan menghadap ke arah kutub utara magnet. merupakan magnet tetap yang paling kuat. Alnico Magnets Magnet tidak tetap (remanen) Magnet tidak tetap (remanen) tergantung pada medan listrik untuk menghasilkan medan magnet. apa yang akan tejadi jika potongan magnet tadi dipotong lagi? Ternyata. Magnet-magnet kecil tersebut dinamakan domain atau magnet elementer. Kennudian. JENIS MAGNET Magnet tetap Magnet tetap tidak memerlukan tenaga atau bantuan dari luar untuk menghasilkan daya magnet (berelektromagnetik). Bagian tengah magnet yang terpotong akan membentuk kutub-kutub magnet yang baru. Contoh magnet tidak tetap adalah elektromagnet. Samarium-Cobalt Magnets 3. Neodymium Magnets.

Magnet diletakkan pada solenoida dan dialiri arus listrik searah (DC). Dibanting-banting. 2. Bahan yang biasa dijadikan magnet adalah: besi dan baja. Oleh sebab itu. 3. Menghilangkan sifat kemagnetan Cara menghilangkan sifat kemagnetan antara lain: 1. Tapi sifat kemagnetan besi lebih mudah hilang daripada baja. besi lebih sering digunakan untuk membuat elektromagnet. 2. Induksi magnet.Magnet buatan Magnet buatan meliputi hampir seluruh magnet yang ada sekarang ini. . 4. Digosok dengan magnet lain secara searah. Magnet ladam 3. Magnet diletakkan pada solenoida dan dialiri arus listrik bolak-balik (AC). Magnet batang 4. Magnet U 2. Bentuk magnet buatan antara lain: 1. Dibakar. Besi lebih mudah untuk dijadikan magnet daripada baja. 3. Magnet lingkaran 5. Magnet jarum (kompas) Cara membuat magnet Cara membuat magnet antara lain: 1. Dipukul-pukul.

Rapat Garis-Garis Gaya ( FLUX DENSITY ) = B Definisi : Jumlah garis gaya tiap satuan luas yang tegak lurus kuat medan. garis-garis gaya keluar dari kutub-kutub dan masuk ke dalam kutub Selatan. dan H = kuat medan titik itu dalam : atau dalam Garis Gaya. Sejalan dengan faham ini. Kuat medan magnet di suatu titik di dalam medan magnet ialah besar gaya pada suatu satuan kuat kutub di titik itu di dalam medan magnet m adalah kuat kutub yang menimbulkan medan magnet dalam Ampere-meter. R jarak dari kutub magnet sampai titik yang bersangkutan dalam meter. Kuat Medan ( H ) = ITENSITY. Gambar pola garis-garis gaya. yang gaya tarik/tolaknya masih dirasakan oleh magnet lain. Untuk membuat pola garis-garis gaya dapat dengan jalan menaburkan serbuk besi disekitar sebuah magnet. . Garis gaya adalah : Lintasan kutub Utara dalam medan magnet atau garis yang bentuknya demikian hingga kuat medan di tiap titik dinyatakan oleh garis singgungnya. PENGERTIAN MEDAN MAGNET Medan magnet adalah ruangan di sekitar kutub magnet.

H = Kuat medan magnet. B = rapat garis-garis gaya. maka banyaknya garis-garis gaya ( ) yang menembus bidang seluar A m2 dan mengapit sudut dengan kuat medan adalah : = B. catatan : rapat garis-garis gaya menyatakan kebesaran induksi magnetik. . = Permeabilitas zat itu. Kuat medan magnet di suatu titik sebanding dengan rapat garis-garis gaya dan berbanding terbalik dengan permeabilitasnya.A Sin Satuanya : Weber. Medan magnet yang rapat garis-garis gayanya sama disebut : medan magnet serba sama ( homogen ) Bila rapat garis-garis gaya dalam medan yang serba sama B.

Sehubungan dengan sifat-sifat kemagnetan benda dibedakan atas Diamagnetik dan Para magnetik. tembaga. Benda paramagnetik : bila ditempatkan dalam medan magnet yang tidak homogen. kaca flinta. Benda magnetik : bila ditempatkan dalam medan magnet yang tidak homogen. nikel. Benda-benda yang demikian mempunyai nilai permeabilitas relatif lebih kecil dari satu. akan mengambil posisi sejajar dengan arah kuat medan. baja. Contoh : Aluminium. Benda-benda yang demikian mempunyai permeabilitas relatif lebih besar dari pada satu. sulfat tembaga dan banyak lagi garam-garam logam adalah zat paramagnetik. platina. Contoh : Besi. cobalt dan campuran logam tertentu ( almico ) . ujung-ujung benda itu mengalami gaya tolak sehingga benda akan mengambil posisi yang tegak lurus pada kuat medan. emas. Benda feromagnetik : Benda-benda yang mempunyai effek magnet yang sangat besar. sangat kuat ditarik oleh magnet dan mempunyai permeabilitas relatif sampai beberapa ribu. Contoh : Bismuth. oksigen. antimon.Diamagnetik Dan Para Magnetik.

Pernahkah kamu melihat tabung berwarna biru yang dipasang pada tiang listrik? Alat tersebut adalah transformator yang berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan tegangan. kamu sudah mengetahui bahwa kelistrikan dapat menghasilkan kemagnetan. Kuda (pada gambar) sedang membawa pembangkit listrik untuk penerangan lapangan ski. Bagaimanakah cara menaikkan dan menurunkan tegangan listrik? Untuk memahami hal ini pelajari uraian berikut. Untuk membawa energi listrik. keperluan listrik pada tegangan yang sesuai dapat terpenuhi. Adakah pusat pembangkit listrik di dekat rumahmu? Pembangkit listrik biasanya terletak jauh dari permukiman penduduk. diperlukan kabel yang sangat panjang. Dahulu untuk membawa listrik diperlukan kuda. Dengan adanya transformator. Seandainya transformator belum ditemukan. berapa ekor kuda yang diperlukan untuk penerangan sebuah kota? Fenomena pemindahan listrik akan kamu pelajari pada bab ini. A. Menurutmu. Induksi Elektromagnetik Listrik dalam era industri merupakan keperluan yang sangat vital. dapatkah kemagnetan menimbulkan kelistrikan? Kemagnetan dan kelistrikan merupakan dua gejala alam yang prosesnya dapat dibolak- . Karena itu diperlukan alat yang dapat menaikkan kembali tegangan sesuai keperluan. atau lebih dikenal transmisi daya listrik. Pada bab ini kamu akan mempelajari pemanfaatan kemagnetan dalam produk teknologi. GGL INDUKSI Pada bab sebelumnya. Kabel yang demikian dapat menurunkan tegangan.

Ketika sebuah magnet yang digerakkan masuk dan keluar pada kumparan (seperti kegiatan di atas). jumlah garis gaya-gaya magnet yang terdapat di dalam kumparan bertambah banyak. Arah arus induksi dapat ditentukan dengan cara memerhatikan arah medan magnet yang ditimbulkannya.1. Bergeraknya jarum galvanometer menunjukkan bahwa magnet yang digerakkan keluar dan masuk pada kumparan menimbulkan arus listrik. Penyebab Terjadinya GGL Induksi Ketika kutub utara magnet batang digerakkan masuk ke dalam kumparan. Akibatnya medan magnet hasil arus induksi bersifat mengurangi garis gaya itu. Arus listrik bisa terjadi jika pada ujung-ujung kumparan terdapat GGL (gaya gerak listrik). Pada saat magnet masuk.garis gaya ini menimbulkan GGL induksi pada ujung-ujung kumparan. ujung kumparan itu merupakan kutub utara sehingga arah arus induksi seperti yang ditunjukkan Gambar 12.balik. di ujung kumparan tidak terjadi arus listrik. GGL induksi yang ditimbulkan menyebabkan arus listrik mengalir menggerakkan jarum galvanometer. Dengan demikian. Sebuah magnet yang digerakkan masuk dan keluar pada kumparan dapat menghasilkan arus listrik pada kumparan itu.a (ingat kembali cara menentukan kutub-kutub . Bertambahnya jumlah garis. Tahun 1821 Michael Faraday membuktikan bahwa perubahan medan magnet dapat menimbulkan arus listrik (artinya magnet menimbulkan listrik) melalui eksperimen yang sangat sederhana.C. Jika magnet diam di dalam kumparan. Galvanometer merupakan alat yang dapat digunakan untuk mengetahui ada tidaknya arus listrik yang mengalir. Ketika H. Oersted membuktikan bahwa di sekitar kawat berarus listrik terdapat medan magnet (artinya listrik menimbulkan magnet). para ilmuwan mulai berpikir keterkaitan antara kelistrikan dan kemagnetan. jarum galvanometer menyimpang ke kanan dan ke kiri. garis gaya dalam kumparan bertambah. GGL yang terjadi di ujung-ujung kumparan dinamakan GGL induksi. 1. Arus listrik hanya timbul pada saat magnet bergerak.

maka pada ujung-ujung kumparan tidak terjadi GGL induksi. kecepatan gerakan magnet atau kecepatan perubahan jumlah garis-garis gaya magnet (fluks magnetik). Coba sebutkan bagaimana cara memperlakukan magnet dan kumparan agar timbul GGL induksi? 2. jumlah lilitan. ujung. Peristiwa timbulnya GGL induksi dan arus induksi akibat adanya perubahan jumlah garis-garis gaya magnet disebut induksi elektromagnetik.b. GGL yang timbul akibat adanya perubahan jumlah garis-garis gaya magnet dalam kumparan disebut GGL induksi. Faktor yang Memengaruhi Besar GGL Induksi Sebenarnya besar kecil GGL induksi dapat dilihat pada besar kecilnya penyimpangan sudut jarum galvanometer. Akibatnya. b.1. c. Arus listrik yang ditimbulkan GGL induksi disebut arus induksi. pada saat magnet keluar garis gaya dalam kumparan berkurang. sehingga arah arus induksi seperti yang ditunjukkan Gambar 12. kumparan itu merupakan kutub selatan. Jika sudut penyimpangan jarum galvanometer besar. GGL induksi yang ditimbulkan menyebabkan arus listrik mengalir dan menggerakkan jarum galvanometer. GGL induksi dan arus induksi yang dihasilkan besar. Bagaimanakah cara memperbesar GGL induksi? Ada tiga faktor yang memengaruhi GGL induksi. medan magnet . Ketika kutub utara magnet batang digerakkan keluar dari dalam kumparan. jumlah garis-garis gaya magnet di dalam kumparan tidak terjadi perubahan (tetap). yaitu : a. Karena jumlah garis-garis gaya tetap. Berkurangnya jumlah garis-garis gaya ini juga menimbulkan GGL induksi pada ujung-ujung kumparan. tidak terjadi arus listrik dan jarum galvanometer tidak bergerak. Sama halnya ketika magnet batang masuk ke kumparan. Ketika kutub utara magnet batang diam di dalam kumparan.solenoida). Akibatnya medan magnet hasil arus induksi bersifat menambah garis gaya itu. Dengan demikian. GGL induksi dapat terjadi pada kedua ujung kumparan jika di dalam kumparan terjadi perubahan jumlah garis-garis gaya magnet (fluks magnetik). jumlah garis-garis gaya magnet yang terdapat di dalam kumparan berkurang. Jadi.

Bagaimanakah generator bekerja? Ketika kumparan sejajar dengan arah medan magnet (membentuk sudut 0 derajat). Ciri generator DC menggunakan cincin belah (komutator). PENERAPAN INDUKSI ELEKTROMAGNETIK Pada induksi elektromagnetik terjadi perubahan bentuk energi gerak menjadi energi listrik. Di dalam generator dan dinamo terdapat kumparan dan magnet. Kumparan atau magnet yang berputar menyebabkan terjadinya perubahan jumlah garis-garis gaya magnet dalam kumparan. Hal itu menyebabkan GGL induksi dihasilkan secara terus-menerus dengan pola yang berulang secara periodic. Ciri generator AC menggunakan cincin ganda. Perubahan tersebut menyebabkan terjadinya GGL induksi pada kumparan. yaitu generator arus searah (DC) dan generator arus bolak-balik (AC). arus yang dihasilkan berupa arus searah. Energi mekanik yang diberikan generator dan dinamo diubah ke dalam bentuk energi gerak rotasi. Kedua ujung kumparan dihubungkan dengan sikat karbon yang terdapat pada setiap cincin. Generator arus DC. Generator AC sering disebut alternator. Jadi. Kedua kutub magnet akan menimbulkan medan magnet. 1. generator AC dapat diubah menjadi generator DC dengan cara mengganti cincin ganda dengan sebuah komutator. Arus listrik yang dihasilkan berupa arus bolak-balik. Induksi elektromagnetik digunakan pada pembangkit energi listrik. Kumparan merupakan bagian generator yang berputar (bergerak) disebut rotor. Pada saat kumparan berputar perlahan-lahan. Magnet tetap merupakan bagian generator yang tidak bergerak disebut stator. Pembangkit energi listrik yang menerapkan induksi elektromagnetik adalah generator dan dinamo. Generator Generator dibedakan menjadi dua.2).kutub yang tak sejenis dari dua magnet yang saling berhadapan. arus dan GGL beranjak naik sampai kumparan membentuk sudut 90 . belum terjadi arus listrik dan tidak terjadi GGL induksi (perhatikan Gambar 12.B. Baik generator AC dan generator DC memutar kumparan di dalam medan magnet tetap. Sebuah generator AC kumparan berputar di antara kutub.

Ketika kumparan mem bentuk sudut 180 derajat kedudukan kumparan sejajar dengan arah medan magnet. arus dan GGL makin berkurang. maka GGL induksi dan arus induksi menjadi nol. 2. putaran kumparan terus berputar. Pada saat membentuk sudut 270 derajat. terjadi lagi kumparan berarus tegak lurus dengan arah medan magnet.derajat. Pada kedudukan kuat arus dan GGL induksi menunjukkan nilai maksimum lagi. Pada kedudukan ini kuat arus dan GGL induksi menunjukkan nilai maksimum. arus dan tegangan turun perlahanlahan hingga mencapai nol dan kumparan kembali ke posisi semula hingga memb entuk sudut 360 derajat. namun arahnya berbeda. Saat itu posisi kumparan tegak lurus dengan arah medan magnet. Selanjutnya. Putaran kumparan berikutnya arus dan tegangan mulai naik lagi dengan arah yang berlawanan. Putaran kumparan selanjutnya. Dinamo .

Alat pembangkit listrik arus bolak balik yang paling sederhana adalah dinamo sepeda. kumparan atau magnet ikut berputar. Prinsip kerja dinamo sama dengan generator yaitu memutar kumparan di dalam medan magnet atau memutar magnet di dalam kumparan. jumlah lilitan diperbanyak. Cincin ini memungkinkan arus listrik yang dihasilkan pada rangkaian luar Dinamo berupa arus searah walaupun di dalam dinamo sendiri menghasilkan arus bolak-balik. Pada dinamo arus searah menggunakan satu cincin yang dibelah menjadi dua yang disebut cincin belah (komutator). dan menggunakan inti besi lunak di dalam kumparan. Perbedaan antara dinamo DC dengan dinamo AC terletak pada cincin yang digunakan. C. makin cepat magnet atau kumparan berputar. Makin besar pula GGL induksi dan arus listrik yang dihasilkan. dinamo arus searah (DC) dan dinamo arus bolak-balik (AC). Makin cepat gerakan roda sepeda. Dinamo dibedakan menjadi dua yaitu. timbul GGL induksi pada ujung-ujung kumparan dan arus listrik mengalir. Bagian dinamo yang tidak bergerak disebut stator. pada dinamo arus bolak-balik menggunakan cincin ganda (dua cincin). Jika roda berputar. Adapun. Bagian dinamo yang berputar disebut rotor. GGL induksi pada dinamo dapat diperbesar dengan cara putaran roda dipercepat. Akibatnya. Jika dihubungkan dengan lampu. nyala lampu makin terang. TRANSFORMATOR . Tenaga yang digunakan untuk memutar rotor adalah roda sepeda. menggunakan magnet yang kuat (besar).

yaitu terminal input dan terminal output. Padahal tegangan listrik yang disediakan PLN 220 V. Kumparan primer yang dihubungkan dengan PLN sebagai tegangan masukan (input) yang akan dinaikkan atau diturunkan. Adapun. arus induksi yang dihasilkan adalah arus AC yang besarnya sesuai dengan jumlah lilitan sekunder. Prinsip kerja transformator menerapkan peristiwa induksi elektromagnetik. Bahkan generator pembangkit listrik menghasilkan tegangan listrik yang sangat tinggi mencapai hingga puluhan ribu volt. Jika pada kumparan primer dialiri arus AC. Karena arus AC. Terminal output terdapat pada kumparan sekunder. Dengan demikian. kumparan primer. Bagian utama transformator ada tiga. yaitu inti besi yang berlapis-lapis. pada elektromagnet selalu terjadi perubahan garis gaya magnet. . Bagaimanakah cara mengubah tegangan listrik? Alat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan AC disebut transformator (trafo). Tegangan listrik yang akan diubah dihubungkan dengan terminal input. Terminal input terdapat pada kumparan primer. Kumparan sekunder dihubungkan dengan beban sebagai tegangan keluaran (output). Kenyataannya sampai di rumah tegangan listrik tinggal 220 V. Adapun. inti besi yang dililiti kumparan akan menjadi magnet (elektromagnet). Hal itulah yang menimbulkan GGL induksi pada kumparan sekunder. Di rumah mungkin kamu pernah dihadapkan persoalan tegangan listrik. dan kumparan sekunder. ketika kamu akan menghidupkan radio yang memerlukan tegangan 6 V atau 12 V. hasil pengubahan tegangan diperoleh pada terminal output. pada kumparan sekunder juga terjadi perubahan garis gaya magnet. Perubahan garis gaya tersebut akan bergeser ke kumparan sekunder. Trafo memiliki dua terminal.

Trafo step up adalah transformator yang berfungsi untuk menaikkan tegangan AC. b. Transformator Ideal . c. Macam-Macam Transformator Apabila tegangan terminal output lebih besar daripada tegangan yang diubah. yaitu trafo step up dan trafo step down. Trafo step down adalah transformator yang berfungsi untuk menurunkan tegangan AC. jumlah lilitan primer lebih sedikit daripada jumlah lilitan sekunder. kuat arus primer lebih besar daripada kuat arus sekunder. b. 2. jumlah lilitan primer lebih banyak daripada jumlah lilitan sekunder. Sebaliknya apabila tegangan terminal output lebih kecil daripada tegangan yang diubah. Trafo ini memiliki ciri-ciri: a. trafo yang digunakan berfungsi sebagai penaik tegangan. transformator (trafo) dibedakan menjadi dua. kuat arus primer lebih kecil daripada kuat arus sekunder.1. c. tegangan primer lebih besar daripada tegangan sekunder. trafo yang digunakan berfungsi sebagai penurun tegangan. Dengan demikian. Trafo ini memiliki ciri-ciri: a. tegangan primer lebih kecil daripada tegangan sekunder.

yaitu ketika jumlah energi yang masuk pada kumparan primer sama dengan jumlah energi yang keluar pada kumparan sekunder. Besar tegangan dan kuat arus pada trafo bergantung banyaknya lilitan. Dengan: Vp = tegangan primer (tegangan input = Vi ) dengan satuan volt (V) Vs = tegangan sekunder (tegangan output = Vo) dengan satuan volt (V) Np = jumlah lilitan primer Ns = jumlah lilitan sekunder Ip = kuat arus primer (kuat arus input = Ii) dengan satuan ampere (A) Is = kuat arus sekunder (kuat arus output = Io) dengan satuan ampere (A) . Hal ini berlaku untuk lilitan primer dan sekunder. Berdasarkan rumus-rumus di atas. Makin banyak jumlah lilitan tegangan yang dihasilkan makin besar. Hubungan antara jumlah lilitan primer dan sekunder dengan tegangan primer dan tegangan sekunder dirumuskan Trafo dikatakan ideal jika tidak ada energi yang hilang menjadi kalor. Hubungan antara tegangan dengan kuat arus pada kumparan primer dan sekunder dirumuskan Jika kedua ruas dibagi dengan t. hubungan antara jumlah lilitan primer dan sekunder dengan kuat arus primer dan sekunder dapat dirumuskan sebagai Dengan demikian untuk transformator ideal akan berlaku persamaan berikut. diperoleh rumus Dalam hal ini faktor (V × I) adalah daya (P) transformator. Besar tegangan sebanding dengan jumlah lilitan.

. tegangan pada kumparan sekunder. Sebuah transformator dihubungkan dengan PLN pada tegangan 100 V menyebabkan kuat arus pada kumparan primer 10 A.2. kuat arus pada kumparan sekunder. hitunglah: a. Jika perbandingan jumlah lilitan primer dan sekunder 1 : 25. b.

Namun. pada kenyataannya trafo tidak pernah ideal. Penggunaan Transformator Banyak peralatan listrik di rumah yang menggunakan transformator step down. selalu timbul energi kalor. Jika trafo digunakan. Efisiensi trafo dinyatakan dengan η . 3. Trafo tersebut berfungsi untuk menurunkan tegangan listrik PLN yang besarnya 220 V menjadi tegangan lebih rendah sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian. Sebelum masuk rangkaian elektronik . 4. energi listrik yang masuk pada kumparan primer selalu lebih besar daripada energi yang keluar pada kumparan sekunder. daya primer lebih besar daripada daya sekunder. Efisiensi Transformator Di bagian sebelumnya kamu sudah mempelajari transformator atau trafo yang ideal. Akibatnya. Besar efisiensi trafo dapat dirumuskan sebagai berikut. Perbandingan antara daya sekunder dengan daya primer atau hasil bagi antara energi sekunder dengan energi primer yang dinyatakan dengan persen disebut efisiensi trafo. Berkurangnya daya dan energi listrik pada sebuah trafo ditentukan oleh besarnya efisiensi trafo.

pada alat. Catu daya menggunakan trafo step down yang berfungsi untuk menurunkan tegangan 220 V menjadi beberapa tegangan AC yang besarnya antara 2 V sampai 12 V b. Adaptor merupakan catu daya yang ditambah denga n . a. adaptor. tegangan 220 V dari PLN dihubungkan dengan trafo step down terlebih dahulu untuk diturunkan. dan transmisi daya listrik jarak jauh. Ada beberapa alat yang menggunakan transformator antara lain catu daya. Jika alat itu langsung dihubungkan dengan PLN. apabila alat itu dipasang trafo step down yang mampu mengubah tegangan 220 V menjadi 25 V. Misalnya kebutuhan peralatan listrik 25 V. alat itu akan terhindar dari kerusakan. Namun. Power supply (catu daya) Catu daya merupakan alat yang digunakan untuk menghasilkan tegangan AC yang rendah. alat itu akan rusak atau terbakar. Adaptor (penyearah arus) Adaptor terdiri atas trafo step down dan rangkaian penyearah arus listrik yang berupa diode.

c. diperlukan trafo step up. Transmisi daya listrik jarak jauh dapat dilakukan dengan menggunakan tegangan besar dan arus yang kecil. Sebelum masuk ke rumah- rumah penduduk tegangan diturunkan menggunakan trafo step down hingga menghasilkan 220 V. yaitu energi yang hilang dalam perjalanan dapat dikurangi dan kawat penghantar yang diperlukan dapat lebih kecil serta harganya lebih murah. Proses pengiriman daya listrik kepada pelanggan listrik (konsumen) yang jaraknya jauh disebut transmisi daya listrik jarak jauh. Untuk menyalurkan energi listrik ke konsumen yang jauh.penyearah arus. tegangan yang dihasilkan generator pembangkit listrik perlu dinaikkan mencapai ratusan ribu volt. Fungsi penyearah arus adalah mengubah tegangan AC menjadi tegangan DC. Tegangan tinggi ditransmisikan melalui kabel jaringan listrik yang panjang menuju konsumen. Untuk itu. Dengan cara itu akan diperoleh beberapa keuntungan. SOAL LATIHAN . Transmisi daya listrik jarak jauh Pembangkit listrik biasanya dibangun jauh dari permukiman penduduk.

Pada transformator ideal berlaku rumus 8. 4. dan trafo. Fungsi transformator atau trafo adalah menaikkan atau menurunkan tegangan AC. Apakah perbedaan antara catu daya dengan adaptor? 2. Untuk transformator yang tidak ideal berlaku rumus efisiensi 9. Induksi elektromagnetik diterapkan pada: generator.1. sedangkan untuk menurunkan tegangan listrik digunakan trafo step-down. 5. . adanya perubahan medan magnet pada suatu kumparan dapat menimbulkan gaya gerak listrik. Mengapa transmisi daya listrik jarak jauh menggunakan trafo? RANGKUMAN 1. Fungsi generator atau dinamo adalah untuk mengubah energi kinetik menjadi energi listrik. Menurut Faraday. Untuk menaikkan tegangan listrik digunakan trafo step-up. 2. adaptor. Transformator digunakan pada catu daya. Dengan cara ini akan diperoleh beberapa keuntungan. 7. c. jumlah lilitan. 6. yaitu a. Besar GGL induksi bergantung pada tiga faktor. 3. kuat medan magnet. dan instalasi transmisi daya listrik jarak jauh 10. kecepatan perubahan jumlah garis-garis gaya magnet. b. dinamo. Arah arus induksi dalam kumparan selalu sedemikian rupa sehingga menghasilkan medan magnet yang menentang sebab-sebab yang menimbulkannya. Transmisi daya listrik jarak jauh dapat dilakukan dengan menggunakan tegangan yang besar dan arus yang kecil.

GALVANOMETER adalah alat untuk menyelidiki besar dan arah arus induksi pada suatu rangkaian. Kita dapat membangkitkan GGL induksi dengan cara berikut.yaitu energi yang hilang dalam perjalanan dapat dikurangi dan kawat penghantar yang diperlukan dapat lebih kecil serta harganya lebih murah. 1. . Memutar kumparan dalam magnet 4. INDUKSI ELEKTROMAGNETIK Induksi elektromagnetik pertama kali dipelajari dan ditemukan oleh Michael Faraday pada tahun 1831. Memutus-mutus arus listrik yang melalui kumparan. Menggerakkan magnet keluar masuk kumparan 2. Memutar magnet di dekat kumparan 3. Induksi elektromagnetik atau imbas listrik merupakan pembangkitan energi listrik dari medan magnet. Induksi elektromagnetik terjadi pada suatu kumparan jika ada perubahan jumlah garis gaya magnet yang dilingkupi setiap saat.

Jika jumlah garis gaya yang dilingkupi kumparan berkurang. makin besar GGL induksi yang timbul. dan kekuatan magnet yang digunakan. . Penyimpangan jarum galvanometer ke kanan dan ke kiri tersebut menunjukkan bahwa GGL induksi yang dihasilkan kumparan berupa tegangan bolak-balik/AC (alternating current). kecepatan gerak magnet. Ada berapa faktor yang menentukan besar GGL induksi yang diketahui dari besar penyimpangan jarum galvanometer. besar GGL induksi pada kedua ujung kumparan sebanding dengan laju perubahan fluks magnetik yang dilingkupi kumparan. kuat arus induksi yang timbul juga lebih besar. Jumlah lilitan pada kumparan 2. jarum galvanometer menyimpang ke kiri. jarum galvanometer menyimpang ke kanan. Jika GGL induksi lebih besar. yaitu: 1. kamu akan dapat menyimpulkan bahwa besar GGL induksi bergantung pada tiga faktor. Menurut Faraday. Kekuatan magnet batang yang digunakan. Artinya. Jika kamu melakukan percobaan ini secara teliti dengan mengubah-ubah jumlah lilitan. Adapun yang dimaksud FLUKS adalah banyaknya garis gaya magnet yang menembus suatu bidang.Jika jumlah garis gaya yang dilingkupi kumparan bertambah. Kecepatan gerak magnet keluar-masuk kumparan 3. semakin cepat terjadinya perubahan fluks magnetik.

b. Alat ini pertama kali ditemukan oleh Michael Faraday. arus induksi yang ditimbulkan berupa arus AC. 1. GENERATOR AC Bagian utama generator AC terdiri atas magnet permanen (tetap). ¤ mempercepat perputaran kumparan. Orang pertama yang menyelidiki dan menemukan hal tersebut adalah MICHAEL FARADAY. Energi kinetik pada generator dapat juga diperoleh dari angin atau air terjun. Namun pada generator DC arah arus induksinya tidak berubah. dan ¤ menyisipkan inti besi lunak ke dalam kumparan. Karena dihubungkan dengan cincin geser. generator dapat dibedakan menjadi dua macam. perubahan garis gaya magnet diperoleh dengan cara memutar kumparan di dalam medan magnet permanen. GGL induksi yang ditimbulkan oleh generator AC dapat diperbesar dengan cara: ¤ memperbanyak lilitan kumparan. cincin geser. dan sikat. a. Pada generator. yaitu gerator AC (alternating current) dan generator DC (direct current).Induksi elektromagnetik saat ini sudah banyak dimanfaatkan untuk keperluan hidup sehari-hari. Berdasarkan arus yang dihasilkan. Hal ini karena cincin yang digunakan pada generator DC berupa cincin belah (komutator). Baik arus bolak-balik maupun searah dapat digunakan untuk penerangan dan alat-alat pemanas. Oleh karena itu. GENERATOR Generator (dinamo) merupakan alat yang prinsip kerjanya berdasarkan induksi elektromagnetik. perputaran kumparan menimbulkan GGL induksi AC. Generator adalah mesin yang mengubah energi kinetik menjadi energi listrik. . kumparan (solenoida). ¤ menggunakan magnet yang lebih kuat. Generator AC menghasilkan arus bolak-balik dan generator DC menghasilkan arus searah. GENERATOR DC Prinsip kerja generator (dinamo) DC sama dengan generator AC.