pangan dan gizi

NAMA NIM LOKAL

:KARTIKA DEWI :10982006686 : IIIc AGROTEKNOLOGI

STUDI PANGAN dan GIZI

BAB I GIZI IBU HAMIL

Badan kesehatan dunia memperkirakan, paling sedikit terjadi 100 kegiatan seksual dalm sehari yang membuahkan 910.000 kehamilan, separuhnya tidak terencana dan seperempatnya memang belum diinginkan. Sekitar 150.000 tahun angka ini bertambah menjadi 53 juta. Masih menurut laporan ini,lebih kurang sepertiga sampai separuh wanita pernah menjalani aborsi, sedikitnya sekali sebelum sebelum mereka memasuki masa menopause. Sepertiga dari pengguguran ini berlangsung dalam kondisi yang tidak aman serta illegal,yang setiap hari memyebabkan kira-kira 135-275 kematian. Genap setahun, bilangan ini tumbuh menjadi50-100 ribu. Angka kematian ibu berkaitan dengan aborsi ternyata cukup besar. Di tahun 1966 kasusnya baru menyentuh angka 30/100.000 kelahiran hidup. Selama 18 tahun (1984) bilangan ini naik menjadi 128. Sementara, kematian oleh penyebab lain terus menurun dari 65 menjadi 21 kasus pada tahun yang sama. Kematian yang terkait dengan proses aborsi mencapai 20% dari taksiran 500-600 kematian ibu setiap tahun. Sebagian besar musibah ini (90%) berlangsung di Negara yang sedang berkembang (40% di asia tenggara). Sementara angka kematian ibu di Indonesia bertahan pada bilangan 425/100.000 kelahiran hidup (posisi 10 negara di asia tenggara bergerak dari 40 ke 539/100.000, dengan kisaran 130 (yogya) sampai 1.340(nusa tenggara timur; dan 340-750 (pedesaan jawa). Bilangan ini diharapkan menurun sampai hitungan 225 pada tahun 1999. Meski hitungan semakin kecil (450 pada tahun 1986), namun masih jauh lebih tinggi (40-50 kali)

ketimbang Negara yang telah maju. UNICEF (1998) memperkirakan peningkatan kematian sebesar 60-70% (dari 20.000 kematian pada 1997) sebagai akibat krisis moneter, ketika nili tukar rupiah terhadap dollar amerika terpuruh dari Rp.1.850 per satu dolar pada tahun 1997 menjadi Rp.12.000 di tahun 1998. Eklampsia, pendarahan, serta penyakit infeksi dianggap sebagai penyebab kematian pada umumnya. Ketiga penyakit ini berkait erat, baik langsung maupun tidak langsung dengabn status gizi ibu. Pendarahan pascapartum(Hemorrhagic Post Partum/HPP) dan plasenta pravia, misalnya, kerap menyengsarakan penderitaan anemia (63.5% pada tahun 1992) defisiensi gizi. Kasus anemia defisiensi gizi sendiri pada umumnya selalu disertai dengan malnutrisi serta infestasi parasit. Semua itu berpangkal pada´keengganan´ ibuu untuk menjalani perawatan antenatal. Mengutip angka statistic, jumlah ibu yang menjalani perwatan antenatal sebanyak 4 kali baru mencapai 50%, sementara itu pemanfaatan fasilitas kesehatan oleh mereka (terutama masyarakat kelas bawah) masih rendah, disamping pelayanan itu sendiri masih jauh dari optimal. Rendahnya mutu pelayanan dan pemanfaatan fasilitas kesehatan terbaca pada data tersebut: (1) kelahiran yang dibantu oleh ahli kesehatan terlatih hanya 30%, (2) proporsi kurang kalori protein dan kekurangan vitamin A pada wanita hamil masih tinggi, (3) ketersedian tablet besi program KIA yang jumlahnya kurang dari 90 tablet, hanya cukup untuk memasok 50% wanita hamil, (4) jadwal kerja puskesmas tidak sesuai dengan pola kesibuka wanita pedesaan. Malnutrisi bukan hanya melemahkan fisik dan membahayakan jiwa ibu, tetapi juga mengancam keselamatan janin. Wanita yang bersikeras hamil di kala status gizinya buruk, resikonya melahirkan bayi berberat badan 2-3 kali lebih besar ketimbang mereka yang berstatus gizi baik;disamping kemungkinan bayi mati sebesar 1,5 kali (National Center for Health Statistic/NCHS 1986).

Diagnose kehamilan
kehamilan yang normal akan berlangsung selama 38-40 minggu. Jika dihitung dengan ukuran hari, kehamilan akan berakhir sesudah 266 hari, atau 38 minggu pascaovulasi, atau kirakira 40 minggu dari akhir hari pertama haid terakhir atau 9,5 bulan dalam hitungan kalender. Seorang wanita baru dapat dipastikan hamil jika pemeriksa telah melihat tanda pasti hamil, yaitu: mendengar suara detak jantung, dapat melihat (dengan ultrasonografi/USG) dan meraba bentuk janin. Namun demikian, pemeriksaan fisik harus pula memasukkan tanda

anggapan dan kemungkinan hamil. Penentuan kadar HCG (Human Gonodotropin)di dalam urine merupakan petunjuk adanya kehamilan. Uji terhadap urine cukup peka untuk menentukan kadar HCG yang ditemukan 4 minggu setelah HPHT (hari pertama haid haid terakhir), atau sekitar 2 minggu setelah pembuahan.

Perubahan fisik selama hamil
Kehamilan dapat memicu sekaligus memacu terjadinya perubahan tubuh secara anatomis, fisiologis, maupun biokimia. Perubahan ini dapat terjadi secara sistemik atau sekadar local. Tujuannya jelas sudah yaitu menyejahterakan janin, meskipun kerap mengabaikan kesehatan ibu.

System endokrin
sebagai organ endokrin, plasenta menghasilkan berbagai hormone yang sangat pentingb untuk menyinambungkan kehamilan. Hormone ini antara lain human chorionic gonadotropin (hCG), human placental lactogen (hPL), estrogen progesterone, serta human chorionic thyrotropin. Human chorionic gonadotropin, substabsi yang sudah lama digunakan untuk memantau kehamilan, berfungsi mempertahankan korpus luteum, human placental lactogen bertugas mempercepat kegiatan kelenjar tiroid ibu hamil. Peningkatan produksi estrogen berpengaruh pada pembesaran uterus, buah natrium, perubahan deposisi lemak dan factor pembekuan dalam darah, relaksasin persendian, penurunan produksi HCl dan pepsin lambbung, dan berpengaruh pada fungsi tiroid serta menggangu metabolism asam folat. Progesterone memacu pertumbuhan endometrium, penumpukan lemak ibu, peningkatan retensi natrium dan pelemasan jaringan otot polos (mengakibatkan penurunan kelenturan rahin, gerak lambung, dan tonus otot). Kelenjar endokrin juga menunjukan perubahan. Kelenjar hipofisis tiroid menbesar sedikit, laju metabolism basal meningkat (akibat peningkatan konsumsi oksigen serta luas permukaan tubuh ibu dan bayi) sebanyak 25% (Jensen, benson & bobak, 1981) di samping itu kelenjar paratiroid juga membesar. Itulah sebabnya mengapa kebutuhan akan vitamin D dan kalsium ikut meningkat.

Saluran pencernaan
Selama kehamilan berlangsung, terjadi poerubahan mulai dari rongga mulut hingga usus besar, termasuk organ penghasil enzim pencernaan, seperti hati bdan empedu. Pertambahn

hormon esterogen memperbanayak sekresi air ludah dan sifatnya menjadi lebih asam. Kondisi ini memudahkan terjadinya lubang gigi dan sekaligus menjelaskan bahwa lubang gigi tidak disebabkan oleh kekurangan kalsium karena kalsium gigi bersifat stabil. Jika asupan berkurang, bukam kalsium gigi yang termobilisasi, melainkan kalsium tulang. Yang berlangsung di sekitar gigi hanyalah pembengkakan sehingga gusinterkesan mudah berdarah. Peningkatan kadar progesterone menurunkan motilitas saluran cerna karena motilitas serta tonus otot polos berkurang. Waktu pengosongan lambung dan transit makanan memanjang sehingga lebih banyak air yang terserap. Hal ini yang mengakibatkan sembelit. Produksi asam lambung , terutama pada trimester I sangatb variatif, dapat bertambah atau bahkan berkurang. Peningkatan hormone gastrin yang dihasilkan oleh plasenta menyebabkan volume lambung meningkat, sementara keasamannya berkurang. Refluks lambung sering kali terjadi (yerutama selam trimester III) akibat penurunan peristaltik esophagus, pemanjangan waktu pengosongan oleh uterus yang terus membesar. Metabolism karbohidrat berubah sehingga glukosa untuk janin cukup tersedia. Keadaan ini berpotensi menimbulkan diabetes kehamilan. Human placental lactogen (HPL) menyebabkan terjadinya lipolisis meningkatkan kadar asam lemak bebas di dalam plasma yang berdampak pada penyiapan sumber energy pengganti untuk ibu. HPL menggangu kerja insulin sehingga kebutuhan akan insulin bertambah. Perubahan ini dapat mengakibatkan diabetes kehamilan pada wanita yang tidak mampu memenuhi peningkatan kebutuhan akan insulin tersebut. Metabolisme lemak juga meningkat. Penimbunan lemak ini diduga berlatarbelakang upaya proteksi seandainya pada akhir kehamilan ibu menderita kelaparan atau bekerja terlalu berat. Lemak dalam plasma meningkat pada paruh terakhir kehamilan, memyebabkan nafsu makan menurun. Seandainya keadaan ini berlangsung berkepanjangan, tubuh akan menggunakan cadangan lemak tersebut sehingga akan membentuk keton yang dapat menyusup ke dalam urine serta cairan amnion.

Ginjal dan saluran kemih
panjang dan berat ginjal selama hamil akan bertambah antara 1-1,5 cm. piala ginjal melebar sampai 60cc (jika tidak hamil 10cc). ureter diatas atau pintu atas panggul melebar, memanjang, dan berkelok. Stasis kemudian terjadi, menyisakan banyak sekali urine di dalam saluran pengumpul (dapat mencapai 200cc). perubahan fungsi ginjal diduga akibat peningkatan

Kecepatan aliran air kencing dan eksresi natrium pada akhir kehamilan dapat dipengaruhi oleh posisi tubuh: nilainya dua kali lebih tinggi pada keadaan berbaring miring ketimbang tidur terlentang.hormone tiroid. kortisol. Kondisi yang kedua menusutkan aliran darah ke atrium kanan. Namun demikian. dan akan tetap tinggi sampai kehamilan berakhir (akan kembali normalsesudah 20 minggu pascapartum). hormone plasenta (adreno corticotropic hormone /ACTH. meski GFR meningkat. Keadaan yang pertama menyebabkan aliran balik tergaggu sehingga darah mengumpul pada tukai bawah. Glomerular filtration rate (GFR) meningkatkan sampai 50%. dan (secara acak) tidak berkaitan dengan kadar glukosa dalam darah. jumlah kehamilan. untuk selanjutnya melambat pada trimester III. Dampak kedua kondisi tersebut adalah hipotensi. Volume darah wanita bertubuh kecil meningkatnya 20%. kadar transferin serta serum feritn. Volume puncak dicapai pada pertengahan trimester III. sementara mereka yang besar meningkat sampai 100% (rata-rata: 45-50%). Besarnya peningkatan volume darah bervariasi menurut ukuran tubuh. Volume darah mulai meningkat pada trimester I yang kemudian mengalami percepatan selama trimester II. serta pernah atau tidaknya lahir melahirkan bayi kembar. Glukosuria selama hamil tidak berarti patologis. aldosteron. Hipotensi postural dicetuskan oleh terganggunya aliran darah melalui rongga panggul.hormone ibu. serta factor lain seperti peningkatan volume plasma. Aliran plasma ginjal meninggi sampai 25-50%. Penurunan ini . yaitu sekitar 30-50%. System kardiovaskular Pembesaran uterus menekan pembuluh darah yang melewati rongga panggul dan paha. kadar gula pada keadaan ini harus dipantau dengasn seksamakarena boleh jadi merupakan tanda awal diabetes mellitus. Jika wanita tidur telentang . uterus yang besar ini juga menekan vena cava.human chorionic somato-mammotropin). Kadar hemoglobin dan besi menurun. sementara supine hypotensive syndrome atau vena caval syndrome dipicu oleh tekanan pada vena cava. jumlah urine yang diekskresikan setiap hari tidak berubah. melainkan dampak dari peningkatan GFR yang tidak dibarengi oleh peningkatan kemampuantubulus untuk memyerap glukosa yang diekskresikan tidak sama. anti Diuretik hormone/ADH. termasuk pula. Peningkatan ini mulai terjadi di awal kehamilan. jumlah bayi yang pernah dilahirkan. Namun demikian.

transferin meninggi dari 300µg/100cc (jika tidak hamil) menjadi 500µg/100cc pada trimester III. (2) tungkai terkena polio. (c) food fadism. (6) janin kembar. penurunan ini terbilang normal karena terjadi pada keadaan hamil. diet. Penilaian tentang asupan pangan dapat diperoleh 24 jam (24-hour recall) atau metode lainnya. Waktu pengosongan memendek dan sering tidak lengkap. (e) pecandu obat dan alkohol. (5) presentasi bokong. Risiko lain yang tidak langsung berkaitan gizi adalah (1) tinggi badan <150cm. (h) riwayat obstetrik buruk: pernah melahirkan anak mati dan. Dengan demikain. (i) tengah menjalani terapi gizi untuk penyakit sistemik. Penilaian status gizi Penilaian status gizi pada wanita hamil meliputi evaluasi terhadap factor resiko. Kadar albumin dan globulin plasma menurun. Peningkatan ini di anggap sebagai langkah pemudahan transfer besi ke janin. dan (8) malaria endemik. (f) berat <80% atau >120% berat baku. tidak jarang pula. Risiko yang pertama adalah (a) usia dibawak 18 tahun. pertambahan berat tidak adekuat (<1 kg/bulan) dan Ht <33 (terendah 30) termasuk ke dalam risiko kedua. Kantong empedu Penurunan tinus dinding otot polos menyebabkan fungsi kantong empedu berubah. diduga akibat dari penambahan isoenzim alkalin fosfatase plasenta. edema dan albuminuria>2. (3) hemoglobin <8. Factor resiko diet dibagi ke dalam krlompok. rasio albumin/globulin juga menurun tajam. namun. (7) pendarahan vagina. yaitu risiko selama hamil dan resiko selama perawatan (antenatal). meski penurunan albumin lebih banyak. (b) keluarga prasejahtera. (4) tekanan darah <140/90 mm Hg. . Kegiatan alkalin fosfatase dalam serum meningkat dua kali. Hati Fungsi hati berubah meskipun morfologinya tidak. Cairan empedu mengental dan tidak jarang pula terjadi stasis yang memudahkan terbentuknya batu empedu. Komposisi kimiawi cairan empedu tidak berubah dan kegiatan kolinesterase dalam plasma kehamilan normal. (g) terlalu sering hamil: >8 kali dengan sela waktu< 1tahun.mencerminkan keadaan hemodilusi.5 mg%. pengukuran antropometrik dan biokimiawi. (d) perokok berat. Namun.

Berat lahir berkorelasi positif dengan pertambahan berat total selama hamil. juga berdasarka keadaan (a) keadaan sosial dan ekonomi waktu hamil. obat tertentu.Faktor yang mempengaruhi status gizi Berat badan bayi baru lahir ditentukan oleh (disamping faktor genetis) status gizi janin. Status gizi ibu konsepsi dipengaruhi oleh (1) keadaan sosial dan ekonomi ibu sebelum hamil. Berat badan rendah sebelum konsepsi. (c) asupan pangan. dan (5) usia kehamilan pertama. Status gizi ibu pda waktu melahirkan ditentukan berdasarkan keadaan kesehatan dan status gizi waktu konsepsi. Wanita penyakit kronis memerlukan bukan hanya zat gizi untuk mengatasi penyakitnya. berguna untuk pemastian apakah ibu berkemamapuan membeli dan memilih makanan yang bernilai gziz timggi. tetapi juga untuk kehamilan yang sedang ia jalani. Pemeriksaan antropometris yang biasa dilakukan ialah penimbangan berat. Status gizi janin ditentukan antara lain oleh status gizi ibu pada waktu konsepsi. Riayat kesehatan dan pengguna obat membantu dokter dala penyiapan gizi khusus. Usia diperlukan untuk menentukan besaran kalori serta zat gizi yang akan diberikan. Berat pada kunjungan pertama ditimbang sementara berat sebelumnya jangan terlewat untuk ditanyakan. pengukuran tinggi. termasuk alkohol yang biasa diresepka meredakan penyakit kronis ini tidak sedikit ³berinterksi´ dengan zat gizi. dan (d) pernah tidaknya terjangkit penyakit infeksi. Status ekonomi. (4) paritas. dan pola pertambahan berat. (2) keadaan kesehatan dan gizi ibu. Disamping itu. Kecukupan gizi selama hamil baru dapat dipantau melalui parameter keadaan kesehatan ibu dan berat lahit lahir janin. terlebih jika yang bersangkutan hidup di bawah garis kemiskinan (keluarga prasejahtera). Berat sebelum hamil . Manfaat riwayat obstetri ialah membantu menentukan besaran kebutuhan akan zat gizi karen aterlalu sering hamil dapat menguras cadangan zat gizi tubuh. (b) derajat pekerjaan fisik. (3) jarak kelahiran jika yang dikandung bukan anak pertama. serta pertambahan berat yang tidak adekuat merupakan penilaian langsung yang dapat digunakan untuk memperkirakan laju pertumbuhan janin. penentuan berat ideal. Meskipun baku penilaian status gizi wanita yang tidak hamil tidak dapat di fisiologis selama dapat digunakan sebagai petunjuk.

Pertambahn berat mereka yang berberat rendah (BMI<19.3 kg.8) diharapkan sebesar 12.2 kg.3 kg.4 kg pada tahun 1988.3 kg sampai akhir kehamilan. pertambahan berat <1 kg selama trimester II. yang kemudian bergerak naik sampai 14. Namun demikian. sumber di atas tidak mengariskan perbedan antara wanita yang berberat nomal. yaitu pembatasan pertambahan berat badan akan membantu mencegah terjadinay toksemia. Stats gizi buru ditandai oleh berat sebelum hamil 10% dibawah atau diatas 20% di atas berat ideal. Sayangnya. Berat kini diperlukan untuk menentukan pola pertambahn berat.50 kg tiap minggu.0). mereka menganjurkan agar penambahan berat hingga kemilan berakhir tidak lebih dari 8. dan yang obese (BMI26. . National Academy of Scienses (1970) menganjurkan pertambahan berat sekitar 9-11.0) berkisar antara 6. berlebihan. Selama trimester I. dan kemudian mencatatnya dalam KMS ibu hamil.8 kgaaa) dianjurkan untuk wanita yang sangat obese (BMI>29. atau kurang. serta kematian perinatal. Pertambahan yang berlebihan setelah minggu ke-20 menyiratkan terjadinya retensi air dan juga berkaitan dengan besar janin dan risiko penyulitan disproporsi kepalan panggul (DKP). Laju pertambahan berat selama hamil merupakan petunjuk yang sama pentingnya dengan pertambahan berat itu sendiri. Sebaliknya.memang.9 kg (bagi wanita yang berat terhadap tinggi badannya normal). American College of Obstetrics and Gynaecologi menganjurkan pertambahan sebesar 10-12. Pada tahun 1983 usulan ini diubah menjadi 10-12. berapa besar sebenarnya jumlah yang pasti masih kontroversi.1-29. Retensi berlebihan juga merupakan tanda awal preeklampsia. banyak para medis (termasuk dokter) yang menganut konsep semikelaparan.8-11. dan tahun 1990. apalagi trimester III jelas tidak cukup dan dapat memperbesar risiko kelahiran berat badan rendah. Pola pertambahan berat badan Sebelum dekade tujuh puluhan. Batas bawah aa96. Karena itu sebaiknya kita menentukan patokan besaran pertambhan berat sampai kehamilan berakhir sekaligus memantau prosesnya.berguna untuk penentuan prognosis serta keputusan perlu tidaknya dilakukan terapi gizi secara intensif. Rata-rata penambahan berat wanita amerika pada tahun 1980 sebesar 13 kg.34-0. pemunduran pertumbuhan dalam rahim. kisaran pertambahan bearat sebaiknya 12 kg (350-400g/mg).7-21.3-15. sementara trimester II & III sekitar 0.2 kg. bersama dengan institute of medicine angka tersebut diperbaiki menjadi 11.8 kg.

6 kg.tambahan berat total selama 40 minggu kehamilan sebanyak 12. Jika status gizi ibu baik dan status kesehatannya selama hamil tidak buruk (tidak menderita hipertensi. pertambahan berat kumulatif wanita pendek (150 cm) cukup ditata sampai sekitar 8. masih ada pengecualian dalam penggunaan patokan umum di atas karena pada hakikatnya tujuan pertambahan berat kumulatif itu didasarkan pada berat dan tinggi badan sebelum hamil. merupakan faktor di samping faktor lain seperti multiparitas. Di . serta tidak berkebiasaan buruk (perokok atau pecandu alkohol). dan berubah menjadi 230 g seminggu pada minggu ke 33-36. Meskipun begitu. Ibu penderita malnutrisi sepanjang minggu terakhir kehamilan akan melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (<2500 g). Kecepatan tumbuh sebesar 30-35 g sehari berlangsung pada minggu ke 32-34. Mereka dengan berat berlebih.5 kg menyiratkan porsi komponen ibu telah menyentuh angka 7 kg. Mereka yang hamil kembar dibatasi sekitar 15.4-20. pertambahan berat tidak terjadi lagi. begitu pula sebaliknya. sementara ditempat lain wanita hamil tidak diperkenankan memakan susu dan daging. pertambahan berat di perlambat sampai 0. Sementara pertumbuhan janin dan plasenta serta penambahan jumlah cairan amnion berlangsung sangat cepat selama trimester III. Status gizi ibu. Sebelum tahun tujuh puluhan. Selebihnya adalah komponen berat janin. karena jaringan lemak banyak ditimbun selam trimster III.3 kg/minggu. Wanita pada suatu tempat dianjurkan menyantap makanan yang kaya akan zat gizi. penimbunan porsi ibu dan pertambahan jaringan janin tidak langsung serentak. 1968). baik sebelum maupun ketika sedang hamil. Pertambahan komponen dalam tubuh ibi terjadi sepanjang trimester II. misalnya). berdasarkan pengamatannya pada kasus aborsi terinduksi. berat janin bertambah sebesar 5 g sehari pada minggu ke 14-15 dan menjadi 10 g pada minggu ke-20. Menurur penelitian ini. Wanita yang menderita malnutrisi sebelum hamil atau selam minggu pertama kehamilan cenderung melahirkan bayiyang menderita kerusakan otak dan sumsum tulang.4 kg.8-13. maka status gizi bayi yang kelak dilahirkannya juga baik. Memasuki minggu ke 41-42. Meskipun laju pertambahan berat ibu pada trimester II dan III pada dasarnya sama. jarak kehamilan dan keadaan kesehatan yang sangat berpengaruh terhadap hasil konsepsi. konsep pemberian makanan di tiap daerah sangat berbeda (siefert . karena sistem saraf pusat sangat peka pada 2-5 minggu pertama.Namun demikian. Laju pertumbuhan janin pernah diteliti ole William (1967).

(6) perawatan gizi yang dapat membantu pengobatan penyulit yang terjadi selama kehamilan (diabetes kehamilan). (4) buah dan sayur yang kaya akan vitamin C. Kelebihan berat memang harus dikurangi. Perencanaan gizi untuk wanita hamil sebaiknya mengacu pada RDA dibandingkan ibu yang tidak hamil. melainkan dengan melakukan olahraga. melahirkan bayi dengan menyusui serta merawat bayi kelak. (5) sayuran berwarna hijau tua. (3) roti dan bebijian. Dahulu. mereka dianjurkan untuk untuk mengurangi asupan energy dan Nacl (Nacl dianggap menahan air sehingga mengakibatkan eklampsia). kalsium 50%.cina misalnya. yaitu (1) makanan yang mengandung protein (hewani dan nabati). (2) makanan padat kalori dapat membentuk lebih banyak jaringan tubuh bukan lemak. dam zat besi 200-300%. jika berat badan wanita hamil tidak sesuai dengan usia kehamilannya (sangat obese). kecuali zat besi dan asam folat. janin. kebutuhan ibu hamil akan protein meningkat asmapi 68%.serta plasenta. Bahan pangan yang digunakan harus meliputi enam kelompok. vitamin. mineral. (2) susu dan olahannya. Itulah sebabnya suplementasi kedua zat ini tetap diperlukan meskipun status gizi wanita yang hamil itu terposisi pada ³jalur hijau´ KMS ibu hamil. protein yang bernilai biologi tinngi. tetapi tidak dengan pembatasan diet. . Jika keenam bahan makanan ini digunakan. dan cairan untuk memenuhi kebutuhan zat gizi ibu. (6) buah dan sayur lain. maka seluruh zat gizi yang dibutuhkan oleh wanita hamil akan terpenuhi. (4) perencanaan perawatan gizi yang memungkinkan ibu hamil untuk memperoleh dan mempertahankan status gizi optimal sehingga dapat menjalani kehamilan dengan aman dan berhasil. Kebutuhan gizi selama hamil Tujuan penataan gizi pada waktu hamil adalah untuk menyiapkan: (1) cukup kalori. (7) mendorong ibu hamil sepanjang waktu mengembangkan kebiasaan makan yang baik yang dapat diajarkan kepda anaknya selama hidup. (3) cukup kalori dan zat gizi untuk memnuhi petambahan berat baku selama hamil. (5) perawatan gizi yang dapat mengurangi atau menghilangkan reaksi yang tidak diinginkan . seperti mual dan muntah. Prisip ini sekarasng tidak dianut lagi karena konsep semikelaparan dapat menimbulkan ketosis dam pembatasan asupan kalori akan berdampak pada berkurangnya asupan zat lain. wanita hamil dilarang menyantap kura-kura larena bayi yang terlahir dikhawatirkan akan mempunyai leher sependek kua-kura.

energi yang tersembunyi dalam protein ditaksir sebanyak 5. Sepanjang trimester III. 100-150 kkal sehari. yaitu penambahan volume darah. Di kanada.000 kkal. Karena banyaknya perbedaan kebutuhan energi selama hamil. Nilai ini dihitung berdasarkan kesetaraan dengan pritein dan lemak yang tertimbun dan pertunbuhan janin dan keperluan ibu. sepanjang trimester II dan III. hasil penjumlahan ini kemudian dibagi dengan angka 250. dan trimester II & III sebesar 300 kkal. Energi tambahan selama trimester II diperlukan untuk pemekaran jaringan ibu. penambahan untuk trimester I sebesar 100 kkal. Kebutuhan akan energi pada trimester I meningkat secara minimal. Untuk memperoleh besaran energi per hari.244 kkal yang digunakan untuk mengubah energi yang terkait dalam makanan menjadi energi yang dapat dimetabolisir. 1980). . dan lemak 36. Sementara Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi V 1993 mematok angka 285 kkal per hari. perubahan derajat kegiatan fisik dan efisiensi energi selama hamil. dan pertumbuhan. atau jika mengacu pada hitungan durmin (1992) dkk. Hasilnya ialah 300 kkal.537 kkal.000 kkal. kegiatan fisik. Dia bahkan menganjurkan kisaran 69. masih dibutuhkan ³suntikan´ enrgi sebanyak 26.180 kkal. atau keduanya di samping lama berlangsungnya kehamilan itu. yaitu perkiraan lamanya kehamilan jika di hitung dengan hari. Setelah itu. Angka ini tentu saja tidak termasuk penambahan akibat perubahan temperatur ruangan.000-70. penumbuhan uterus dan payu darah. jumlah total energi yang harus tersedia selama kehamilan ialah 74. Patokan ini bagi mereka yang tidak mengubah kegiatan fisik semasa mengandung.000 kkal (National Academy of Sciences. Perbedaan angka perkiraan ini berakar pada kesalahan dalam menafsirkan cadangan lemak ibu. kebutuhan akan terus membesar sampai pada akhir kehamilan. Dengan demikian. Agar energi ini dapat ditabung. serta penumpukan lemak.Energi Besaran energy yang terasup merupakan factor gizi paling penting jika dikaitkan dengan berat badan lahir bayi. energi tambahan dipergunakan untuk pertumbuhan janin dan plasenta. WHO menganjurkan jumlah tambahan sebesar 150 kkal sehari pada trimester I. atau kira-kira 300 kkal tiap hari diatas kebutuhan wanita tidak hamil.337 kkal. Banyaknya energy yang harus disiapkan sehingga kehamilan berakhir sekitar (dibulatkan) 80. dan 350 kkal selama trimester II & III. NAS mennenapkannya menjadi 80.

3g/ kg/ hari (gravida mature). Jumlah protein yang harus tersedia samapi akhir kehamilan diperkirakan sebanyak 925g yang tertimbun dalam jaringan ibu.Protein Sama seperti energi. terbukti mampu mencegah penurunan HB akibat hemodilusi. tambahan yang dianjurkan ialah 5g pada trimester I. kebutuhan wanita akan protein akan membubung sampai 68%. pada trimester pertama. Di Kanada. dan 1. 1982).5g perhari. tambahan ini meningkat menjadi 10g sehari. 1. Jika koefisien variabilitas sebesar 15%. telur. dan 200 mg lenyap ketika melahirkan. plasenta. dan 24g selama trimester III. tidak terkeculi indonesia. Jumlah sebanyak ini tidak mungkin tercukupi hanya melalui diet.18 tahun).7gr/ kg/ hari (dibawah 15 tahun) Bahan pangan yang dijadikan sumber sebaiknya 2/3nya merupakan bahan pangan yang bernilai biologi tinggi. Protein yang berasa dari tumbuhan (niali biologinya rendah) cukup 1/3 bagian. Perkiraan besaran zat besi yang perlu ditimbun selama hamil ialah 1040 mg. Bagi wanita norma. susu dan hasil olahannya. baik lwat makanan dan atau pemberian suplementasi. Jika PER dinggap 70%. 200 mg Fe tertahan oleh tubuh ketiaka melahirkan dan 840 mg sisanya hilang sebanyak 300 mg besi ditransper kejanin. karena itu suplememtasi zat besi perlu sekali diberlakukan. cadangan besi dalam tubuh wanita akan habis pada akhir kehamilan (Tailor dkk. Dari jumlah ini.75 mg untuk pembentukan plasenta. Dengan demikian. Untuk menjaga agar stok ini terkuras dan mencegah kekurangan setiap wanita hamil dianjurkan untuk menelan besi sebnyak . National Academy of Sciences mematok angka sekitar 30g. ikan. 15g pada trimester II. angka ini terlalu tinggi. kebutuhan wanita hamil akan Fe meningkat (untuk pembentukan plsenta dan sel darah merah) sebesar 200-300%. Zat Besi Anemia gizi karena kekurangan zat besi masih lazim terjadi di Negara sedang berkembang. Semantara Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi V 1993 menganjurkan penambahan 12g /hari. denagn rincian 50. Tampa suplementasi (Comitte on Maternal Nutrition menganjurkan suplementasi besi selama trimester II dan III). dalam satu hari asupan proetin dapat mencapai 75-100 g (sekitar 12% dari jumlah total kalori) atau sekitar 1. bahkan kepada wanita yang bergizi baik.rata pertambahan protein ialah 8. Sementara itu. bayi. seperti daging tak berlemak. 450 mg untuk menambah jumlah sel darah merah.5/ kg/ hari (usia 15. maka rat. Penambahan asupan besi.

karena tablet besi dapat menutunkan kadar besi dalam serum Asam folat Asam folat merupakan satu. menyebabkan sembelit. (2) bahwa dengan pemberian suplementasi saja.satunya vitamin yang kebuthnnya selama hamil berlipat dua. dan agar. Respons terhadap pengobatan terpantau melalui perbaikan nilai hemoglobi yang meningkat diindikasikan jika preparat oral tidak dapat ditoleransi. dan (3) bahaya jika suplementatif digunakan secara berlebihan. Keracunan besi mudah dan lazim terjadi pada pencandu al. baik diNegara yang sedang berkembang maupun yang telah meju mengalami kekurangan asam folat karena kandungan kandungan asam folat didalam makanan sehari. Dua kondisi pertama menyebabkan kaki kejang. Takaran ini tidak akan terpenuhi hanya melalui makanan. Namun di Amerika Serikat. Pengobatan harus diteruskan selama tiga bulan setelah nilai hemoglobin kembali normal yang bertujuan untuk memperbarui simpanan besi. dan gangguan tidur. Kekeurangan asam folat secara marginal mengakibatkan penigkatan kepekaan. Hati. Jika. penting sekali dipastikan apakah wanita hamil yang bersangkutan telah mengerti (1) tujuan dari suplementasi tersebut.60mg. tidak menjamin asupan zat gizi lain pasti adekuat.60% wanita.hari mereka tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan wanita hamil. Pemberian suplementasi preparat Fe. perlu diberiakan setiap hari. jangan terlalu bersemangat memberiakn Fe. Kasus kelebiahn dosis memang belum terdengar di Indonesia. Ferrous sulfate 30mg yang mengandung 60mg elemen besi (keterserapan 10%) diberiakn sebanyak tiga kali sehari. Penyulit ini dapat diredakan denagn cara memperbanyak inum. terutama pitamin A dan D (pada percobaan denagn hewan. serealia.kohol menahun yang mengkonsumsi anggur murahan karena mengandung banyak sekali besi. telah diputuskan untuk memberikan suplementasi sebelum kertas resep ditulis. Jika preparat ferrous fumarate atau guconate. pemberian vitamin Adan D dosis tinggi mengakibatkan malformasi). pada sebagian wanita. Kekejangan ini biasa timbul pada malam hari .agar. sekitar 24.hati. lelah berat. oleh sebab itu suplemen sebesar 30. penting pula diingat tambahan besi sebaiknya diperoleh dari makanan. Disamping itu. dimulai pada minggu ke 12 kehamilan yang diteruskan sampai 3 bulan pasca partum. tanpa diserati zat gizi ynag lain.30mg setiap hari. dilaporkan terjadi 2000 kasus intoksikasi besi setiap tahun. menambah konsumsi makanan yang kaya akan serat seperti roti.

misalnya kacang kering. untuk mengkonsumsi asam flat sebanyak 4 mg sehari pada kehamilan selanjutnya. ngantuk berat.sum tualng belakang dibentuk pada minggu pertama kehamilan. Dengan demikian. Penelitai di Unuversitas Clipornia (gladys B) menurunkan resiko terjadinya spina bifida dan anencephaly meskipun kemudian dibantah oleh C ze izel dari National Institute of Hygiene. asparagus dan kacang. dan pembentuka heme. . hati (250µg/100gr). Widyakarya Nasional Panagan dan Gizi (1993) menganjurkan dosis sebear µg /kg/ hari (200) µ tanpa membatasi pernah tidaknya melahirkan bayi cacat. Gejala anemia jenis ini diare. Jiak kekurangan asam folat bertambah parah. daging. sintesis DNA pertumbuhan sel.4. dan 470 µmg perhari. atau suplemen folat sebnyak 400µ setiap hari. pemberian suplementasi harus dilaksanakan sebelum konsepsi terjadi. Jenis makanan yang banyak mengandung asam folat natara lain ragi (1000µ/100gr). pucat dan perlambatn prekuensi nadi. karena otak dan susm.8 mg tidak efektif dalam menurunkan cacat lahir. yang dikenal sebagai restless leg syndrome. Perbedaan pendapat itu kemudian ditengahi oleh CDC (1991). akan terjdi anaemia yang ditandai denagn penampakan kelelahan dan defresi. dan III. Namun cara ini berdamapak negatif terhadap kelompok bukan target. Berdasarkan penelitiannya pada 5000 oramg wanita di Budapes. II. defresi. Kekrangan asam folat berkaitan denagan berat lahir rendah. dan neural tubedefect. kacang kedelai (100µg/100g). Strategi pencegahn kekurangan asam folat mencakup peningkatan kesadarn akan pentingnya konsumsi makanan yang kaya akan asam folat. Pemberian suplementasi terbukti mampu menghapus kalainan ini. Sumber lain ialah ikan. Asaupan lebih dari 1mg/ hari dapat menutupi kemungkinan kekeurangan B12.kacanagn. RDA USA sebesar 0. Besasrnya suplementasi ialah 280. ablasio plasenta. Sementara itu.sehingga lama kelamaan mengganggu tidur penderita. 660.0. pematangan sel darah merah. yaitu mereka yang buakn beruia subur dan berkemungkinan hamil. brokoli. Preparat suplementasi sebaiknya diberiakan sekitar 28 hari setelah ofulasi atau pada 28 hari pertama kehamilan. masing.masing pada trimester I. lelah berat. tau keduanya. Food and drugs atministration (FDA) merekomendasi perkayaan produk serealia. jeruk dan telur. sayur berdaun hijau: bayam. Kekurangan asam folat yang parah mengakibatkan anemia megaloblastik atau megalositik karena peran asam folat dalam metabolisme normal makanan menjadi energi. yaitu denagn menganjurkan wanita yang pernah melahirkan bayi penderita neural tubedefek. budapes.

Bersama asam folat. Disamping itu. pil KB dan senyawa tertentu dalam rokok. Anemia pernisiosa biasanya tidak di sebabkan oleh kekurangan B12 dalam makanan. Sebutir telur mengandung 1 µg. sistem persarafan. tetapi banyak didalam daging atau produk olahan dari binatang. 85 g daging babi mengandung 2 µg asam folat. Penyuntikan vitamin B12 sebanyak 10000 kali dosis anjuran tidak menimbulkan pengaruh yang tidak dinginkan. sayuran sebaiknya dimakan mentah setelah dicuci dengan air mengalir untuk melenyapkan sisa pestisida dan atau telur cacing. Gangguan ini berupa hipokalsemia dan tetani pada bayi baru lahir. dan mudah rusak jika dimasak. mudah tersinggung serta pucat. Itulah sebabnya mengapa defisiensi berat jarang terjadi. hipoplasia . telur. unggas. Tubuh dapat menyimpan B12 dihati dalam jumlah yang adekuat untuk persediaan selama 5 tahun. Vitamin D Kekurangan vitamin D selama hamil berkaitan dengan gangguan metabolisme kalsium pada ibu dan janin.melainkan oleh ketiadaan faktor intrinsik yaitu sekresi gaster yang diperlukan untuk penyerapan B 12. harus diperhatikan pula penganggu penyerapan lain. faktor lain yang mengganggu penyerapan B12 ialah alkohol. susu dan keju. Vitamin ini sangat penting dalam pembentukan RBC. Asupan yang dianjurkan sekitar 3 µg sehari. Disampin faktor instrinsik. aspirin. telur 25 µg dan setengah cangkir kacang tanah mengandung 70 µg asam folat. kontrasepsi oral. setengah cangkir brokoli masak mengandung 50 µg. vitamin ini menyintesis DNA dan memudahkan pertumbuhan sel. vitamin B12 memang unik karena sangat jarang didapat dari tanaman. kerang. depresi. mengantuk. ikan (terutama tuna). seperti alkohol. Karena tidak stabil dalam pemanasan. pengaruh tolsik akibat pemberian vitamin ini dalam dosis mega belum pernah dilaporkan. daging.Jeruk ukuran sedang atau secangkir air jeruk mengandung 70 µg. dan obat anti kejang Kobalamin (Vitamin B12) Anemia pernisiosa yang disertai dengan rasa letih yang parah merupakan akibat dari devisiensi B12. dan keberfungsian sel-sel sumsum tulang. dan saluran cerna. Diantara golongan vitamin B complex. Selain reaksi alergi. diare. Vitamin B 12 penting sekali bagi pertumbuhkembangan normal RBC. Pangan sumber vitamin B 12 ialah hati. Gejala anemia ini meliputi rasa letih dan lemah yang hebat. secangkir susu menyimpan 1 µg. barditurat.

Secara kumulatif. misalnya kelompok vegetarian. pemberian suplementasi pada hewan ternak.II dan III.110. Yodium Kekurangan yodium selama hamil mengakibatkan janin menderita hipotiroidisme. Sumber vitamin D yang penting diamerika ialah susu yang telah diperkaya dengan vitamin D. pemberian minyak beryodium per oral atau injeksi. yang selanjutnya berkembang menjadi kretinisme karna peran hormon tiroid dalam perkembangan dan pematangan otak menempati posisi strategis. Kekurangan vitamin D kerap menjangkiti wanita hamil yang bermukim di daerah yang hanya sedikit bersentuhan dengan sinar matahari sehingga sintesis vitamin D dikulit tidak terjadi. dalam bentuk garam beryodium. Kalsium Metabolisme kalsium selama hamil berubah mencolok. Anjuran asupan perhari untuk wanita hamil dan menyusui sebesar 200 µg (food and nutrition board of the national academy of sciences in the united state). . Insidensi dapat ditekan dengan pemberian 10 µg (400 IU) perhari. dan 350 mg masing-masing pada trimester I. perhatian khusus perlu diberikan pada mereka yang tidak minum susu. garam beryodium akan terpajang panas sehingga cepat menjadi rusak. Kadar kalsium dalam darah wanita hamil menurun drastis sampai 5% ketimbang wanita yang tidak hamil. Diantara cara-cara ini pemberian garam beryodium memang lebih mudah namun masih ada masalah dalam hal pendistribusian dan atau pertahanan mutu yodium yang terkandung. terutama selama penyimpanan digudang dan warung. Selepas dari pabrik.enamel gigi bayi. Karena itu koreksi terhadap kekurangan yodium sebaiknya dilakukan sebelum atau selam 3 bulan pertama kehamilan. janin menimbun kalsium sebanyak 30 g dengan kecepatan 7. Kepada mereka perlu diberikan suplementasi kalsium sebanyak 5-10 µg perhari. dan osteomalasia pada ibu. meskipun mekanisme terjadinya belum sepenuhnya difahami. Kerusakan saraf akibat hipotiroidisme yang berlansung pada akhir kehamilan tidak separah jika hal ini terjadi di awal kehamilan.

FAKTOR PENGHAMBAT PENYERAPAN KALSIUM 1. yoghurt. Perubahan PH lambung dan usus halus ke arah basa atau suasana basa menyebabkan garam Ca sukar dicerna sehingga sulit diabsorbsi. Sumber utama kalsium adalah susu dan hasil olahannya seperti whole milk. berguna dalam transpot aktif Ca dimukosa usus halus 2. 5. Keadaan yang lazim berlangsung selama hamil Ngidam Ngidam diartikan sebagai keinginan yang berlebihan terhadap jenis makanan tertentu (bahkan ada yang ngidam bukan makanan. sarang burung. Hidangan dengan komposisi Ca : P > (1 : 3) bersifat rakitogenik. misalkan menggigit telingga orang atau memperoleh makanan tertentu dengan cara mencuri). 6. Banyak orang yakin kalau hal ini muncuk akibat . 2. Asupan laktosa terutama dari susu yang adekuat Peningkat kebutuhan pada masa pertumbuhan. 6. memberikan suasana asam pada usus halus. 4. Bentuk aktif vitamin D (1. skimmed milk. FAKTOR PEMACU PENYERAPAN KALSIUM 1. Simpanan kalsium dalam tubuh menurun. sarden dalam kaleng. 4. HCL lambung yang memeberikan suasana asam dilambung memudahkan pelarutan garam kalsium untuk kemudian diserap. 5. keju. Adanya zat organik asam fitas dan asam asetat membentuk garam kalsium ofsalat dan kalsium fitat yang tidak larut. Kecukupan asupan protein seperti lisin dan arginin. Peningkatan motilitas usus hingga lebih banyak yang langsung diekresikan terutama melalui tinja. serta bebrapa bahan makanan nabati seperti sayuran warna hijau tua dan lain-lain.Asupan yang dianjurkan kira-kira 1200 mg perhari bagi wanita hamil yang berusia diatas 25 tahun dan cukup 800 mg untuk mereka yang berusia lebih muda.25 DCC) yang merangsang pembentukan protein pengikat kalsium. Perbandingan Ca : P dalam hidangan adalah 1:1 sampai dengan 1:3. Defisiensi vitamin D Gangguan absorbsi lemak menyebabkan bereaksinya Ca++ dengan asam lemak bebas membentuk asam komplex yang sulit diserap 3. hamil dan menyusui. 3. udang.

Kondisi ini tidak jarang menyebabkan mengonsumsi makanan dalam jumlah berlebihan. Sembelit dapat diatasi dengan cara: (a) bangun subuh lalu minum segelas air jeruk hangat. (4) diet serat tidak cukup. (3) asupan cairan tidak adekuat. Gangguan dapat diredakan dengan banyak beristirahat. ibu dapat diberi suplementasi aluminium hidroksida. Asupan susu. dan di makan pada hari ketika suplementasi tidak diberikan. (5) suplementasi zat besi. Pega linu dan kaku Pega linu biasa terjadi pada malam hari. dan (6) kebiasaan defekasi yang buruk. (b) lakukan gerak badan (harus seizin dokter) secara teratur setiap hari. (c) minum air setidaknya 8-10 gelas (2-3 liter) sehari. tetapi bukan susu. serta menurunkan motilitas. kalsium laktat. memakai sepatu bertumit rendah. Nyeri ulu hati . (2) peningkatan kadar progesteron merelaksasikan otot saluran cerna. dan makanan awetan. Sembelit Sembelit berkaitan dengan setidaknya 6 macam kondisi di dalam tubuh yaitu: (1) rahim yang membesar menekan kolon dan rektum sehingga mengangu ekskresi. misalnya daging hewan) harus ditambah. perut yang terdorong ke depan (terutama jika kehamialn sudah besar). Agar fosfat dapat tereliminasi. meskipun banyak mengandung banyak kalsium. di akibatkan oleh pertumbuhan janin sekaligus perubahan hormonal. (e) membatasi pemberian suplementasi zat besi menjadi bukan setiap hari. daging. (7) jarang berolahraga dan sering melewatkan satu waktu makan [terutama serapan]. (d) memperbanyak makanan yang kaya akan serat. dan menjaga postur tubuh dengan baik. sehingga pertambahan berat terlalu banyak. Makanan yang kaya akan zat besi (heme iron.desakan janin. Asupan yang perlu dibatasi ialah pangan yang kaya akan fosfat namun rendah kalsium seperti soda. atau karbonat yang berfungsi mengikat fosfat. melainkan setiap 2 hari sekali. jumlah ini pun harus dicocokkan dengan besaran angka kecukupan energi. Keadaan ini juga dimungkinkan karena kadar kalsium serum rendah sementara fosfat tinggi sehingga sistem neuromuskular mudah terangsang. paling tidak setiap pagi harus memakan sesendok teh tepung serealia. jika memindahkan titik gravitasi.

Derajat hipremesis ditentukan dengan besaran kehilangan berat badan yang berlangsung cepat (>5%). Cara mengatasi nyeri ulu hati ialah dengan: (a) makan sedikit-sedikit tetapi sering. (e) minumlah yougurt dan ³buttermilk´. menurunkan keterserapan vitamin B kompleks dan fosfat. (d) jangan merokok dan mengonsumsi minuman berakihol. Mual akan terstasi jika upaya berikut dilaksanakan: (a) sebelum tidur. bukan 3 kali. terutama pada trimester terakhir. bukan whole milk´. Rasa nyeri biasanya timbul sesudah makan. penderita sudah dapat diberi makanan per oral. (b) jangan langsung minum langsung antasid karena dapat menganggu keseimbangan asam basa. berlemak dan berbumbu serta kopi. dikenal sebagai morning sickness karena gejalaj ini timbul ketika bangun tidur. kekurangan cairan. Mual dan muntah Rasa mual. Penderita hiperemesis fase I harus dirumah sakitkan. di samping penakanan lambung oleh janin. serta diberikan cairan parenteral yang mengandung glukosa cairan.Nyeri ulu hati berkaitan dengan perubahan hormonal (progeteron) dan pertumbuhan janin. dan berat badan penderita mulai bertambah (biasanya apda bulan III). muntah mereda. pastikan kamar tidur selalu mendapat udara segar. (f) sesudah makan jangan langsung berbaring karena itu.Ketiga kondisi ini mempermudah regurgitasi cairan lambung ke dalam esofagus gaster. disamping tanda klinis dan laboratoris kekurangan vitamin. elekrolit harus di koreksi secara progresif. dan elektrolit. penderita diberi makan yang lunak atau padat (yang ditolerir) per oral. Ketidakimbangan hormon mengurangi motilitas lambung dan kontraksi sfinger. terjadi karena kadar pogesteron di awal kehamilan meningkat sementar kadar gula darah dan pergerakan usus menurun. (g) jangan mengenakan pakaian sempit. dan elektrolit. Pada hiperemesis II. makanlah sedikit roti dan biscuit (boleh diolesi . seperti makanan bergoreng. Memasuki fase III. Kadang kala keadaan ini berlanjut menjadi hiperemesis. mineral. Bau pakaian kotor dan bau alat rumah tangga lain di kamar tidur sering menimbulkan rasa mual. membiasakan menyantap makanan 5 kali sehari (di luar cemilan). (b) sebelum bangkit dari tempat tidur. muntah sudah jarang. waktu makan sebaiknya di atur 2-3 jam. namun cobalah makan biscuit (cracker) antara dya waktu makan. (c) hidari makanan yang membuat nyeri. Penuruna kadar gula darah terjadi lebih cepat selama hamil karena ibu juga memberi makan janin (hanya ini yang dapat di awasi). sementara makanan parenteral sudah boleh dikurangi.

Minum air sesering mungkin diantara dua waktu makan bukan pada saat makn. Jangan minum atau makan soup pada waktu makan (lebih dianjurkan makan makanan kering). (e) makan yang perlu dihindari: lemak dan makan yang berminyak yang cenderung menimbulkan rasa mual. saus selada. Jika merasa haus. pendekatan secara edukatif dilakukan. Pica merupakan prilaku cultural yang dianut oleh beberapa wanita meskipun mereka tahu. Air jeruk. bawang. perangsangan nafsu makan. Bawang merah dan putih. cabe serta bumbu sebaiknya dihindari. Prilaku ini diperkirakan untuk mengurangi ketegangan dan nyeri karena lapar. (d) anjuran untk meredakan rasa mual pada siang hari. bukan tiga kali sehari dalam jumlah besar. 1988). Makanan yang dapat menimbulkan gas (ketimun. margari. yaitu mengkonsumsi bahan bukan makanan.dan mencegah terjadinya tanda lahir).dengan selai jangan memggunakan margarin). bangkitlah secara berlahan: 5-6 menit (jangan bangkit mendadak). Beberapa saat kemudian. atau telah dinasehati oleh dokter atau para medis bahwa prilkau ini tidak benar (Snow & Johnson. kue kering. . kulit kue tar dan kuah daging hanya boleh dimakan sedikit. Setelah itu. (f) membiasakan kebersihan mulut untuk mencegah pendarahan gusi dan pelubangan gigi (karies). atau arang. makanlah lebih banyak roti panggang. debu. warna kulit bayikelak lebih putih. daging babi asin. popcron. lobak cina. minyak. coblaah mengulum potongan es.betul makanan berkurang dan terjadi sumbatan usus. terutama jika muntah berkepanjangan. menghilangkan nafsu makan. merica. Pada siang hari makan sedikitsedikit. brokoli. melainkan sebalikinya. seperti kain. Karena itu disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan yang digoreng. Cara mengatasi pica ialah dengan (a) membujuk ibi untuk mengkonsumsi makanan yang padat gizi ´makanan´ yang bukan makanan yang bukan makanan tidak akan menimbulkan nafsu makan. (c) merancang dan melaksanakan pendidikan gizi yang berisi materi tentang pengaruh yang tidak diinginkan yang munkin terjadi akibat perilkau tersebut. dan kacang kering) juga tidak boleh disantap. seperti anemia ibu dan bayi. Pica Pica merupakan perilaku yang tidak lazim. (c) ketika bangun. dan kepecayaan tentang kelahiran (bayi mudah lahir. dan minuman yang mengandung karbonat cukup bermanfaat jika diminum pada waktu merasa mual. Mentega. Dampaknya: Asupan bahan yang betul. (b) memberikan suplementasi zat besi. Sebaiknya dilakukan identifikasi masakah kultural yang dapat mengganggu pola penggunaan makanan yang bergizi.

Kehamilan dengan anemia Dampak kekurangan zat besi pada wanita hamil dapat diamati dari besar angka kesakitan dan kematuan maternal. usia remaja. (e) memantau kemungkinan terjadi mutaber karena peluang terjadinya investasi parasit dan keracunan pada kondisi ini lebih tinggi.malabsorpsi zat gizi essensial. asupan cairan harus lebih diperbanyak. Kehamilan resiko tinggi Kehamilan beresiko tinggi ialah kehamilan yang disertai oleh penyakit atau kondisi seprti diabetes. tetapi juga (karena anemia pada kehamilan selain disebabkan oleh defisiensi zat besi. Tulisan ini hanya akan membahas kehamialjn dengan anemia. Namun. serta khasiatnya lebih efektif ialah ferro sulfate. seprti dapat mendorong defekasi. usia remaja. vegetarain. yang kemudian meningkat tajam selama trimester II dan IIIsehingga 6. pertumbuhan plasenta. Kebutuhan akan zat besi selama trimester I relatif sedikit. mudah didapat . Jika ini benar terjadi. jika cadangan ini sangat sedikit (atau ekstremnya tidak ada sama sekali) sementara kandungan dan serapan zat besi dalam dan dari makanan sedikit. Kehamilan dengan hipertensi. diabetes melitus. Tablet zat besi dalam bentuk ferro lebih mudah diserap ketimbang bentuk ferri. penyakit jantung. dan vegetarian. dan peningkatan volume darah ibu. jumlah yang diperlukan sekitar 1000 mg selama hamil. Debagian peningkatan ini dapat terpenuhi dari cadangan besi dan dari peningkatan adaptif dalam jumlah presentase besi yang terserap melalui saluran cerna. Kebutuhan akan zat besi selama kehamilan yang meningkat yangb ditujukan untuk memasok kebutuhan janin dalam bertumbuh (pertumbuhan janin memerlukan banyak sekali zat besi). murah. Penyebab utama kaematian maternal antara lain adalah pendarahan pascapartum (di samping eklampsia dan penyakit infeksi) dan plasenta pravia yang kesemuanya berpangkal pada anemia efisiensi. ferro glukonate. dan penyakit jantung hanya disingung sediiki. (d) meningkatkan asupan cairan dan makanan yang kaya akan serta. maka pemberian suplementasi pada masa ini menjadi sangat penting. yaitu 0. dan ferro fumarat. Wanita hail biasanya tidak hanya diberi preparat zat besi. Tablet zat besi yang banyak tersedia.3 mg sehari. serta peningkatan risiko terjadinya berat badan lahir rendah. juga oleh kekurangan asam folat) preparat .8 mg sehari. anemia.

Pollovegetarian hanya menyantap unggas dan tetumbuahn. Karakteristik para vegetarian ini ialah: (1) berat badan ideal terhadap usia dan tinggi badan biasanya rendah. Vegetarian paruhan ini menolak hanya sebagian hewan. Kehamilan vegetarian Manusia pada umunya tergolong omnivora. jika menu diatat sembarangan. seperti vitamin B12 [mengakibatka anemia defisiensi]. Namun. pemberian sebanyak 30 g zat besi tiga kali sehari akan meningkatkan kadar hemoglobin paling sedikit sebesar 0.asam folat. Perencanaan gizi tergantung pada jenis makanan yang dihindari. vitamin D dan kalsium serta protein.1 g/dl sehari mulai hari kelima dan seterusnya. protein. (2) cenderung menderita berbagai defisiensi zat gizi.sebaiknya disantap bersama dengan kacang.misalnya. Istilah ini di adopsi oleh ³The American College of Obstetrician and Gynecologist´ untuk . Bebijian. serta kesanggupan orang untuk memperoleh dan menyiapkan makanan yang satu sama lain dapat saling melengkapi. Respon positif terhadap pengobatan dapat dilihat dari peningkatan kadar hemoglobin sebesar 0. Kehamilan dengan hipertensi Kehamilan dengan hipertensi ialah keadaan hipertensi yang diimbas oleh kehamilan. Jika berat badan tidak bertambah. Vegetarian ialah kelompok eksklusif yang tidak mau menyantap daging hewan. seng. seorang vegan hanya membutuhkan suplementasi vitamin B12. pekerjaan fisik harus dikurangi. Kelompok ini terbagi berdasarkan jenis pangan yang diinginkan atau ditolak. riboflavin. Lactovegetarian hanya memakan hasi olahan susu (es krim dan keju). Dengan demikian. Jika makanan diracik dengan tepat.3g/dl/minggu. atau sehari. pemakan semua jenis pangan. menjadi vegetarian setengah hati (semivegetarian) dan vegetarian total. misalnya tidak mau makan daging merah saja. dia dapat kekurangan zat gizi yang esensial seperti kalsium. Ovovegetarian hanya menyenangi telur. Vegetarian harus makan sesering mungkin untuk memenuhi kebutuhan kalori agar berat badan bertambah dan sebagai konservasi protein. sementara pescovegetarian makan ikan dan tetumbuhan. dan riboflavin. Dosis pemberian asam folat sebesar 500 µg dan zat besi sebanyak 120 µg. Yang paling ekstrim tentu saja vegetarian total (veganvegetarian) yang mengharamkan semua makanan selain tetumbuhan.

Seorang wanita hamil boleh dicurigai menderita hipertensi kehamilan. namun tidak boleh kurang dari 2 mg/hari. nafsu makan lenyap. telur. unggas. nyeri perut bagian atas (ulu hati). proteinuria. dan edema. Tanda yang mudah diperiksa ialah pertambahan berat badan secara progresif (lebih dari 3 Kg setiap minggu). Makanan yang dipilih sebaiknya berasal dari bahan yang bernilai biologi tinggi (misalnya daging. dan sekali-kali jangan memkonsumsi ³junk food´. faktor predisposisi genetis dan immunologis diduga melatarbelakangi keadaan ini. susu dan hasil olahannya yang mengandung kalsium). gangguan penglihatan. Kepada pasien biasanya dianjurkan untuk menjalankan diet seimbang dengan makanan tinggi protein tinggi kalori (TKTP) sebesar 75-80 g nprotein sehari. yaitu: hipertensi. Hipertensi jenis ini lazim menjangkiti primigravida (kehamilan minggu xx) berusia antara 20-35 tahun yang berasal dari lapisan sosial ekonomi tingkat bawah. Kekurangan kalsium dan zat gizi lain. jika yang bersangkutan sering mengeluh pusing. . dan menderita malnutrisi. Peningkatan zat gizi apa yang menyebabkannya belum diketahui. asupan Na dan air harus dibatasi. ikan. sakit kepala. disertai kalsium yang tinggi pula. Sindrom ini terdiri atas. rasa mual dan muntah. Penyebab yang pasti dari hipertensi jenis ini belum diketahui.menganti istilah preeklampsia dan eklampsia. Jika terjadi edema paru.

³susuilah bayimu sampai usia dya tahun.. Namun. Salah satunya ialah karena air sus tidak keluar. prilaku menyusui bayi segera setelah lahir (dengan catatan bahwa ibu tidak dalam keadaan terbius dan mengidap penyakit tertentu sehingga tidak memungkinkan utuk menyusui. Enoch & D. Yang tidak sama hanya volume ASI itu . sayangnya. termasuk malnutrisi. jika belum dapat dikatakan´tidak dapat keluar lagi´ (lihat fisiologi ASI). Namun demikian. Penyebab air susu tidak keluar juga tidak sedikit.pemberian susu botol meningkat dari 5% (sekolah dasar ke atas) sampai 56% (peguruan tinggi). komposisi zat gizi dalam di dalam ASI mereka yang´cukup makan´. Abunaim. pemberian air susu ibu menurun dari 89% (sekolah dasar ke atas) sampai 0% (perguruan tinggi). Prilaku tidak menyusui bayi berubah sejalan dengan perubahan pendidikan formal (M. atau lahir tidak cukup bulan) terutama dikondisikan oleh ³jaringan pemasaran´ susu formula baik melalui iklan mauoun memasok langsung produknya kerumah sakit (atau bersalin). terutama padab awal tahun tujuh puluhan pengguna ASI menurun secara dratis. Sekali terpengaruh dan terperangkap oleh kondisi ini. saluran nafas.BAB II GIZI IBU MENYUSUI Tidak diragukan lagi bahwa ASI memang merupakan makanan terbaik untuk bayi. sementara pemberian makanan tambahan tetap tidak cukup. Banyak faktor yang menyebabkan seseorang tidak dapat menyusui bayi. Wanita menyusui tidak perlu diet yang sangat sempurna. Pemberian susu eksklusif ³cenderung´ menurun dari 37% (1987) menjadi 30% (1992). Sebaliknya. serta bayi tidak menderita kelaianan saluran mulut. jangan diharap air susu akan daapt mengalir optimal.´ begitu tertulis dalam kitab suci. 1988). Ada beberapa zat gizi yang harus banyak dimakan selama menyusui namun kalau intinya hanya´kesuksesan´ . mulai dari stres mental sampai ke penyakit fisik.

sendiri. Pada bagian pertama. memeicu sekresi oksitosin pada bagian posterior hipofisis. berarti telah menerima ASI sekitar 375 liter yang setara dengan 437 liter susu sapi. Bagian dalam alveolus dilapisi oleh selapis epitel.sel efitel otot polos yang membungkus alveolus sehingga air susu yang terkandung didalamnya tersembur kesetiap dukts dan sinus. Pada pase kedua air susu yang dihasilkan oelh kelenjar dialirkan keputing susu setelah sebelumnya tekumpul dalam sisnus. Jika dihitung berdasarkan rata. Selama kehamilan berlansung lagtogenesis kemungkinan besar terkunci oleh pengaruh progesteron pada sel kelenjar. Susu dibentuk pada epitel kelenjar ini. Persiapan untulk berproduksi berlangsung selama kehamilan sehingga membesar sampai 2-3 kali ukuran normal. memberi kesempatan prolaktin untuk bereaksi sehingga mengimbas lagtogenesis. yaitu the mill production reflex dan the let don reflex. susu disekresikan oleh hormon proklakti dan ACTH. Keberadaan oksitosin menyebankan kontraksi sel.rata kebutuhan ASI sebesar 800 cc perhari. Air susu terbentuk melalui dua fase. Keuntungan menyusui Jika dibangdingkan denagn susu formula biaya yang dikeluarkan akibat pemberian ASI tetap lebih murah. Fisiologi ASI Kelenjar susu tersusun atas dua macam jaringan. bayi usia enam . yaitu jaringan kelenjar (glandular tissue. atau parenkim). Seusai partus. Kedua hormon ini mempengaruhi perkembngan kelenjar mamme. Bila anak disusui selama dua tahun. dan menyusut kedalam kelenjar hipofisis. Manakala bayi mengisap puting susu serangkaian implus akan menuju medula spinalis lalu keotak. meskipun wanita menyusui memebutuhkan zat gizi extra. wanita menyusui dianjurkan untuk memperbanyak minum serta cukup beristirahat. yaitu fase sekresi dan pengaliran. Lagtasi diawali oleh dua macam trefleks. dan penopang (supporting tissue atau stroma) jaringan kelenjar berisi banyak sekali kantong alveolus yang dikelilingi oleh jaringan epitel otot yang bersifat kontraktif. Karena itulah. kadar hormon ini menyust drastis.

Perhitungan diatas didasarkan pada asumsi bahwa kegiatan fisik wanita tidak berubah. Di beberapa Desa masih sering terlihat ibu yang menyusui bayi sembari mencangkul: bayi digendong disisi badan dan payu darah agak diarahkan ´kesisi itu´. 35 kg.1. Belum lagi jika terpikir kerepotan ³menjinjing peralatan susu bayi.0 kg/ bulan. sementara penduduk pedesaan hanya 53%). Simpanan lemak selama hamil dapat memaok energi sebanyak 100. . botol yang kotor dan dot yang tidak licin (ditumbuhi jamur dan menjadi sarang bakteri) merupakan konstributor tingginya angka kesakitan pada bayi peminum susu botol. Sekalipun ibu harus mencangkul sawah. Denagn demikian. Bearat bdan sebagian wanita menyusui akan berkurang sekitar 0. bahan bakar dan yang yang lebih pentig agi biaya pengobatan pada bayi yang diberi susu formula membengkak 10 kali lebih besar dibandingkan bayi yang dibei ASI. Kehilangan berat yang diperkenankan tidak melebihi 2kg/ bulan. Berarti untuk menghasilkan 850cc (rata.200kkal perhari. menyiapkan botol. Penambahan kalori selam menyusui hanya 500kkal perhari.sampai tujuh bulan pertama telah menghabiskan sekitar 150 liter susu yang setara dengan 22 kg susu bubuk formula. Selain itu tidak terbantahkan lagi jika memberiakn ASI secara relatif tidak merepotkan.rata volumu ASI dinegara sedang berkembang) diperlukan energi sekitar 750kkal. Gambaran ini selaigus menepis alasan tentang sibuknya memeberikan ASI.5. menuang air. sekedar mengambil extrim memberi ASI tetap lebih ringan. disamping cangkul´. Sealiknya jika susu botol yang diberikan ibu harus terlebih dahulu mencuci tangan. pendingin susu. ibu tidak harus ketoko atau kewarung dahulu untuk membeli susu formula karena ASI dapat diminum langsung. penysutan kalori akan lebih besar lagi.90 kkal. semetara kehangatannya sama denagn suhu tubuh dan steril. Biaya ini belum memperhitungkan keperluan lain seperti pembelian dot. alat pemasak. Untuk menghasilkan 100cc ASI diperlukan energi sebesar 80. Kekurangan 250kkal diambil dari cadangan kalori wanita (simpanan lemak selama hamil). Ditabah dengan materi yang dikeluarkan ketiak melahirkan maka berat wanita akan menyeusut senayak 10. botol susu. mencampur susu. Seandainya tiap wanita menyusukan anak selama paling sedikit 4 bualn saja dia akan kehilangan kalori 250 x 30 x 4kkal=4500kkal yang setara (9kkal terkandung dalam 1gr lemak) denagn 5kg lemak. Penggunaan air yang tidak bersih (sumber air minum yang aman baru dapat diakses oleh 63% penduduk. Seandainya dia secara teratur juga melakukan senam selama 15 menit atau bahkan lebih sehari. keteraturan memberiak ASI akn membantu penurunan berat badan.

merupakan proses ilmiah. Pemberian ASI secara exlusif akan meransang sekresi hormon prolakyi dan oksitosin. pemberian ASI dapat menjadi alternatif. Hormon prolaktin berkamampuan menekan opulasi (menghambat kegiatan atan ovarium melalui penghambatan hormon lutteinizing sembari meganggu sekresi GRH. namun denagnsyarat bahwa bayi hanya idberi ASI. upaya yang perlu dilakukan untuk memperbanyak ASI.releasing hormon). Jika seorang tidak berkenan menggunaan alat kontrasepsi arti fisial. terujud sebgai keengganan menyusui anaknya. Penjelasan ini jika digabung denagn keterangan sebelumnya dapat digunakan untuk membantah anggapan sebagian ibu yang enggan menyusiu bahwa mwmberi ASI akn merusak bentuk tubuh. rasa percaya diri. kondisi yang dapat menyusahkan bayi untuk . dan juga timbunan lemak. daya lindung hanya 98%. ibu harus tetap berhati. Faktor yang mempengaruhi laktasi Gangguan proses pemberian ASI pada prinsifnya berakar pada kurangnya pengetahuan.Peransangan puting susu oleh isapan bayi akan menambah sekresi oksitosin kedalam darah yang pada gilirannya memnyebabkan kontraksi uterus. Puting susu harus diperiksa selama satu atau dua bulan sebelum melahirkan. tetapi bukan berarti ³kunfayakun´ . kembalikeukuran sebelum hamil denagnbantuan senam. Yang terjadi justru sebaliknya mempercepat pelangsingan. dan oksitosin berfungsi memicu dan memcu involusi uterus. Pemberian ASI itu sendiri. Kontrasepsi. serta kurangnya dukungan dari keluarga dan lingkungan (lihat faktor yang menghambat dan memperlancar lakasi).hati karena kontrasepsi dangan cara ini tidak 100% efektif. Masa persiapan menyusui sudah dimulai ketika hamil. sesungguhnya. Jika ibu memberikan ASI secara exklusif. Pengaruh ini akan semakin besar jika ibu masih remaja dan kelahiran anak tidak dinginkan.ketidak tahuan akan manfaat ASI. Kepada calon ibu perlu diajarkan cara menyusui pertama.. Jika puting mengalami infersi. kemudaratan yang mungkin timbul ³susu botol´ dan ³isu negatif ³ yang ditiupkan oleh teman sebaya dan produsen susu formula. proses pelangsingan dapat dipercepat. dan ini efektif jika haid tidak terjadi. Namun demikian.gonado tropin. jadi seketika. penyebab ³gendud´ . serta cara perawatan payu dara selama menyusui. Menutsui memerlukan persiapan dan persiapan itu harus sudah dimulai selagi hamil.

status gizi tidak berpengaruh besar terhadap mutu (kecuali volume) ASI. Air susu sebaiknya diberikan segera setelah bayi lahir. bulan I dan III. namun demikian. Banyaknya kolostrum yang disekresikan setiap hari berkisar antara 10-100cc dengan rata-rata 30cc. Efisiensi konversi energy yang terkandun dalam makanan menjadi energy susu sebesar rata-rata 80% dengan kisaran 76-94%. Sementara itu kalori yang dihabiskan untuk menhasilkan ASI sebanyak itu adalah 750 kkal. Setelah menyusui payudara dibersihkan dengan air bersih dan dibiarkan kering dalam udara selama 15 menit.menyusui dapat memprustasikan ibu. Sekresi pada hari pertama hanya terkumpul sebanyak 50cc yang kemudian meningkat menjadi 500. . jika memang terjadi. Dari sini dapat diperkirakan besaran energy yang diperlukan untuk menhasilkan 100cc susu. Jumlah ASI yang disekresikan pada 6 bulan pertama sebesar 750cc sehari. Air susu pertama. Tugas mengalirkan air susu jangan dibebankan pada satu payudara saja. Jika laktaksi berlangsung lebih dari 3 bulan. air susu sebenarnya keluar setelah hari kelima. Volume ASI pada 6 bulan berikutnya menyusut menjadi 600cc. berarti jumlah kaori tambahan harus ditingkatkan. yaitu sekitar 85 kkal. Ibu harus menjulurkan payudaranya kemulut bayi hingga seluruh puting dan areola´tergenggam´oleh mulut bayi. diet selama menyusui. diupayakan agar kembali menonjol. bahwa setiap 100cc ASI berkemampuan memasok 6777 kkal. Energy Penambahan kalori sepanjang 3 bulan pertama pascapartum mencapai sebanyak 500 kkal.650 dan 750 masing-masing pada hari V. 1966). masih berupa kolostrum. akan menurunkan fungsi payudara sebagai produsen ASI. Perlakuan berat sebelah ini. Di samping itu. Rata-rata volume ASI wanita berstatus gizi baik sekitar 700-800. Karena itu. Rata-rata produksi ASI sehari 850cc yang berarti mengandung 600 kkal. Pendapat ini dapat digunakan sebagai penjelasan kepada wanita yang enggan menyusui bayi dengan alas an status gizi mereka kurang baik. Rekomendasi ini didasarkan pada asumsi. sementara mereka yang berstatus kurang hanya berkisar 500-600cc (Jellife &Jellife. kebersihan dan kelenbaban payudara harus dijaga agar tidak terjangkit infeksi. dan selama itu berat badan ideal ibu menurun. yang betahan sekitar 4-5 hari. meskipun kadar vitamin dan mineralnya sedikit lebih rendah (Hambraeus & Sjolin). kedua payudara sebaiknya digilir masing-masing 710 memit. Jumlah produksi ASI tergantung pada besarnya cadangan lemak yang tertimbun selama hamil dan dalam batas tertentu.

Dengan demikain. 850 cc ASI mengandung 10 g protein. berat badan ibu akan kembali normal dengan cepat dan menepis isu bahwa menyusui bayi akan membuat tubuh menjadi tabun.6 g per hari). Dasar ketentuan ini ialah bahwa tiap 100 cc ASI mengandung 1. Untuk menghasilkan 850cc ASI dibutuhkan 680-807 kkal (rata-rata 750 kkal) energy. ibu membutuhkan tambahan protein di atas kebutuhan normal sebesar 20 g/hari. berarti setiap hari harus dimobilisasi cadangan energy endogen sebesar 300-350 kkal yang setara dengan 33-38 gr lemak. asupan energy kurang dari 2700 kkal sehari menyiratkan kekuranagn kalsium. magnesium.Sesungguhnya tambahan kalori tersebut hanya sebesar 700 kkal. Protein Selama menyusui. sebanyak 4 kg atau setar dengan 36000 kkal akan habis setelah 105 sampai 121 hari. seng. belum diketaui.5-4 bulan. Peningkatan kebutuhan ini ditujukan bukan hanya untuk transformasi menjadi protein susu. tentu saja).2g protein. sementara sisanya (sekitar 200 kkal) diambil dari cadangan indogen. Efisiensi konversi protein makanan menjadi protein susu hanya 70% (dengan variasi peroranagan. Penghitungan ini sekaligus menguatkan pendapat bahwa dengan memberikan ASI. maka energi dari makanan yang dianjurkan (500 kkal) hanya akan menjadi energi ASI sebesar 400-450 kkal. . yang terkonversi hanya 400-450 kkal. Mengigat efisiensikonversi energi hanya 80-90%. simpanan lemak selama hamil. wanita vegetarian dan mereka yang tidak menyukai susu sebaiknya menkonsumsi pangan lain yang diperkaya dengan vitamin D yang dilengkapi dengan suplemen ASI (vitamin D dan B12 sebanyak 10 g dan 2. yaitu timbunan lemak selama hamil. vitamin B6 dan fosfat. tetapi juga untuk sintesis hormon yang memproduksi (prolaktin) serta yang mengeluarkan ASI (oksitosin). Namun demikian. Dengan demikian. Mengacu pada ³Literatur Barat´ . atau sekitar 3. Sampai sejauh apa pengaruh kekuranagan ini (juga vitamin dan mineral lain) terhadap keberhasilan menyusui serta dampaknya terhadap kesehatan ibu dan anak. Jika ke dalam diet tetap ditambahkan 500 kkal.

untuk seterusny semakin lambat hingga mencapai usia remaja. lambung dan usus bayi sesungguhnya belum sepenuhnya matang. tetapi belum mampu menghasilkan amylase dalam jumlah yang cukup. Keterlambatan ini berlangsung sampai usia remaja. pertumbuhan akan sedikit melambat. Perubahan organ tubuh selama tahun pertama memengaruhi kesiapan bayi untuk menerima makanan padat. Meskipun tidak sedramatis berat. ia mampu memainkan lidah sehingga makanan setengah padat mulai dapat ditelan. Pada bulan kedua.2 kg menjadi 6. Asi atau susu formula? . BB akan bertambah secara mencengangkan. Setelah itu. kepandaian mengunyah baru diperoleh pada usia dua tahun. yang dapat diartikan sebagai kemampuan mengisap payudara untuk memperoleh air susu. Pada saat itu. bahwa bayi tidak dapat mencerna tepung sampai paling tidak usia 3 bulan.4 kg. di tahun II kehidupan. Berat badan bayi hanya akan bertambah sebanyak 2.3 kg setahun. Pada mulanya. tinggi badan akan bertambah sebanyak 16-20 cm selama 2-21/2 tahun. Di awal kehidupannya. setelah itu. Namun demikian. bayi hanya dapat mdengisap.BAB III GIZI BAYI Jika dihitung dari saat kelahiran. Bayi dapat mencerna gula dalam susu (laktosa). Ini berarti. tinggi badan juga bertambah: dari hanya 50 cm ketika lahir menjadi 75 cm (bertambah 25 cm) setelah berusia 1 tahun . tinggi hanya bertambah 12-13 cm. berat bayi akan bertambah dua kali lipat pada bulan IV: dari 3.

secretory immunoglobulin A (SIgA) dianggap berkemampuan mengikat protei asing bermolekul besar. Pengikatan ini bertujuan untuk penyerapan sehingga tidak membahayakan bayi. (j) limfosit. berwarna jernih kekuningan. Kisah ini terbaca dalam hasil . Laktoferin merupakan protein pengikat zat besi agar tidak dapat digunakan oleh bakteri untuk bertumbuh kembang. Komplemen. Factor bifidus adalah factor spesifik pemacu pertumbuhan Lactobacillus bifidus. (h) lisozim. dan factor anti streptokokus merupakan factor pertahanan yang membantu menurunkan insidensi infeksi. Namun. kebutuhan bayi akan zat gizi ternyata melampaui kebutuhan orang dewasa. dan monogliserida. C4. dan zat toksik. kebutuhan bayi akan zat gizi boleh dibilang sangat kecil. Sekresi ASI meningkat secara bertahap dan mencapai komposisi matang pada 30-40 jam seusai melahirkan. ASI juga mengandung zat anti infeksi. yang seacara tidak langsung meningkatkan keefektifan antibodi. Pilihan ini tidak perlu dipedebatkan lagi. (i) protein pengikat B12. selain menyekresikan SIgA dan interferon. (c) factor antistafilokokus. bakteri yang dianggap dapat menganggu kolonisasi bakteri patogen di dalam saluran cerna. juga berfungsi untuk memangsa organism lain. (e) laktoperoksidase. IgM. Selain itu. pemberian kolostrum justru ditabukan. Sayangnya. (l) factor lipid. bakteri. kandungan vitamin dan mineralnya banyak. rasio kalsium-fosfat sebesar 2:1 yang merupakan kondisi merupakan kondisi yang ideal bagi penyerapan kalsium. nyaris dua kali lipat. asam lemak. Ketersedian zat ini menyiratkan bahwa masalah yang mungkin timbul pada bayi yang mengisap kolostrum tidak akan separah bayi yang teraspirasi susu formula. Lisozim ialah enzim yang bekerja menghancurkan bakteri dengan jalan merobek dinding. jika diukur berdasarkan persentase berat badan. seperti virus. (k) makrofag. Makanan pertama dan utama bayi tentu saja air susu ibu. penyakit yang mematikan yang lazim menjangkiti bayi berberat badan lahir rendah. (d) Laktoferin. (f) komplemen: C3. di lingkungan budaya tertentu. laktoperoksidase. dan kaya akan zat antibody seperti: (a) factor bifidus. Kolostrum ialah ASI yang keluar pertama kali. Leukosit ialah sebagian fungsi mencegah enterokolitis nekrotikan. protein utamanya lactalbumin yang mudah dicerna. IgG. lemaknya banyak mengadung polyunsaturated fatty acid (asam lemak tak jenuh ganda).Dibandingkan dengan orang dewasa. Karbohidrat dalam ASI berupa laktosa. (b) SIgA. Maktofag. Jumlah kolostrum yang tersekresi bervariasi antara 10-100 cc (rata-rata30 cc) sehari. Air susu ibu cocok sekali untuk memenuhi kebutuhan bayi dalam segala hal. (g) interferon.

Di pulau jawa sendiri . jawa tengah 49%. Sejauh ini belun ada pembuktian bermakna tenatang hubungan antara jumlah bakteri yang menempel pada botol susu pada bayi yang ibunya menjalani masa pendidikan kurang dari 15 tahun. dan Jakarta 68% (wanita berpendidikan tinggi memang lebih banyak bermungkin di Jakarta. sisa susu yang tidak disimpan di dalam lemari pendinginan mestinya tidak digunakan lagi (jika disimpan di lemari pendingin masih dapat digunakan paling lama 4 jam). pemberian ASI secara eksklusif selama beberapa minggu setelah lahir akan menurunkan resiko menderita eksim atopik di tahun pertama kehidupan. wanita Indonesia yang memberikan kolostrum baru menyentuh angka 51%. selain itu. sementar SIgA tidak tersedia. sensus 1990) Sectretory IgA yang terkandung dalam kolostrum berkemampuan mengikat allergen potensial. Sementara botol susu bayi yang telah berusia di atas 6 bulan terbukti . sekaligus mencegah penyerapan. Di jawa dan bali nilai ini tepaku pada angka 50%. terutama di Indonesia. Itulah sebabnya mengapa bayi peminum ASI jarang mengalaami alergi. Sebaliknya. fasilitas sanitasi yang layak dan pasokan air bersih baru di nikmati oleh separuh populasi. terutama pada keluarga yang mempunyai riwayat alergi. di samping tentu saja menjalin keakraban. Susu buatan boleh jadi berperan sebagai wahana pembiakan bakteri patogen enteric dan atau produksi enterotoksin. Pemaparan alergan secara dini cenderung meningkatkan resiko terjadinya reaksi alergi. sementara di dsaerah lain bervariasi antara 52-55%. Kekurangan sus botol Jika penyiapan tidak memenuhi syarat kebersihan (misalnya: peralatan yang digunakan tidak bersih dan pencampur tidak dimasak dendan sempurna) memberikan susu formula melalui botol hampir identik dengan menanam bibit penyakit dalam tubuh bayi (sumber infeksi). Pemberian cairan jernih kental kekuningan ini meningkat seiring peningkatan pendidikan ibu. Pemberian susu formula dapat beraati memaparkan bayi pada alergan pada jumlah besar.survei kesehatan Indonesia tahun 1992. pada kenyataannya lebih tinggi ketimbang mereka yang mengenyam bangku sekolah lebih dari 15 tahun. angka kejadian diare pada bayi yang diberi ASI dan susu botol 14%. jawa timur 40%. Masih menurut penelitian Muhammad Enoch dan Djumadias di Jakarta (1988). Pada kenyataannya. dan jika diberi susu botol saja angka kejadian diare meningkat sampai 18%.

yang kemudian berkurang sampai sekitar 105-110 kkal/kg BB/hari pada 6 bulan sesudahnya. terutama jika sumber energy lain sangat terbatas. lingkar kepala. Bayi yang diberi ASI harus bekerja keras mengisap putting susu. atau menghitung secara langsung konsumsi energy itu. kecepatan pertumbuhan dan berat jenis air seni. kegiatan fisik. sedangkan bayi peminum susu botol pasif saja: menanti tetesan susu dari botol. Air menyusun kira-kira 70%berat badan pada saat lahir yang kemudian menurun sampai 60% menjelang bayi berusia 12 bulan. Cairan Kebutuhan bayi akan cairan berkaitan dengan asupan kalori. Taksiran kebutuhan energy selama 2 bulan pertama. adalah 120 kkal/kg BB/hari. Kebutuhan akan energy dapat di taksir dengan cara mengukur luas permukaan tubuh. Protein juga dapat digunakan sebagai sumber energy. Energy Kebutuhan energy bayi yang cukup selama tahun pertama kehidupan sangat bervariasi menurut usia dan berat badan. Secara umum. bayi memerlukan energy sebesar kira-kira 115-120 kkal/kg BB/hari. Tingkat pendidikan tertent (paling sedikit dapat dan mau membaca etiiket pada kaleng susu) diperlukan untuk mencampur susu formula dalam takaran yang tepat. kesehatan dan kepuasan bayi. Sebaliknya bayi peminum susu botol tidak akan berhenti meneguk susu kecuali botolnya telah kosong hal cepat mengarah ke arah obesitas. Diare hipertonik dapat menyebabkan dehidrasi hipertonik. Dampaknya: karena harus bekrja. yang hilang dan terpakai. Jumlah . Namun cara terbaik adalah dengan mengamati pola pertumbuhan yang meliputi berat dan tinggi badan. Keadaan ini terutama berlangsung pada hari ke-3 dan 14 karena kalsium (juga Mg) di dalam plasma bayi rendah.tercemar lebih hebat jik dibandingkan dengan botol susu sebaya mereka yang berumur kurang dari 6 bulan. campuran terlalu kental (dapat menimbulkan diare hipertonik) atau terlalu encer (kurang mengandung zat gizi yang diperlukan). yaitu pada masa pertumbuhan cepat. Enegi dipasok terutama oleh karbohidrat dan lemak. yang selanjutnya menimbulkan tetanus neonatal. selama 6 bulan pertama kehidupan. Jika tidak. bayi yang minum ASI akan segara berhenti mengisap jika dia telah merasa kenyang. suhu lingkungan.

5 cc/1 kkal (rasio orang dewasa=1 cc/kkal). karena laktosa bermanfaat untuk saluran pencernaan bayi. vitamin yang terlarut dalam lemak. Namun. dan kulit.air yang dibutuhkan oleh bayi (dan anak) lebih besar 50% dibandinkan kebutuhan orang dewasa. Belum ada anjuran berapa jumlah karbohidrat yang harus dikonsumsi dalam satu hari. ia tidak membutuhkan tambahan air dari sejak lahir sampai akhir tahun pertama. Pada ASI dan sebagian besar susu formula. lemak minimal harud menyediakan 30% energy. laktosa memang menjadi sumber karbohidrat diperkirakan sebesar 40-50% yan sebagian besar dalam bentuk laktosa. Rasio cairan: kalori adalah 1. bayi menyerap sekitar 85-90% lemak. yang dibutuhkan bukan saja untuk mencukupi kebutuhan energy. sebaiknya 60-70% energy dipasok oleh karbohidrat. kalsium. Karbohidrat Kebutuhan akan karbohidrat tergantung pada besarnya kebutuhan akan kalori. tinja. kecuali jika ia diberi tambahan makanan padat. dan juga untuk menyeimbangkan diet agar zat gizi lain tidak terpakai sebagai sumber energy. Enzim lipase di dalam mulut (lingual lipase) mencerna zat lemak sebesar 50-70%. Setidaknya 10% asam lemak sebaiknaya dalam bentuk tak jenuh ganda. tetapi juga untuk memudahkan penyerapan asam lemak esensial. Jika bayi mampu secara teratur meminum ASI sejumlah seperti yang ditulis di atas. Bayi yang sehat akan merasa kenyang dengan pasokan ASI sebanyak 150-200 cc/kg BB/hari (setar dengan 100-130 kkal/kg/hari)selama 6 bulan kehidupan. Protein Besaran pasokan protein dihitung berdasarkan kebutuhan untuk bertumbuh kembang dan jumlah nitrogen yang hilang lewat air sen. Lemak Air susu ibu memasok sekitar 40-50% energy sebagai lemak (3-4g/100 cc). Dari air susu ibu. Asam linoleat juga merupakann asam lemak esensial. serta mineral lain. Jenis karbohidrat yang sebaiknaya diberikan adalah laktosa. bukan sukrosa. Asam ini terkandung di dalam sebagian besar minyak tetumbuhan. yang biasanya dalam bentuk asam linoleat. Saying sekali jumlah kebutuhan yang tepat belum diketahui dengan pasti. Mutu protein tergantung pada . Manfaat ini berupa pembentukan flora yang bersifat asam dalam usus besar sehingga penyerapan kalsium meningkat dan penyerapan fenol dapat dikurangi.

dan lisozim dalam ASI akan menjag bayi dari infeksi. limfoblas atau limfositakan pindah ke dalam sirkulasi dan kelenjar susu untuk masuk ke dalam air susu dan saluran cerna bayi. Jika antigen berhasil mencapai saluran usus. perlu dipikirkan gaktor lain disamping kemudahcernaannya. Berat badan juga bertambah. Laktoferin misalnya berfungsi sebagai antibakteri. Asupan protein yang berlebihan. Nilai biologi protein ASI lebih tinggi ketimbang protein lain. agaknya menyintesis laktoferin dan koponen komlemen protein lain dan prostaglandin E2. Immunoglobulin yang terbanyak dalam asi (yaitu SIgA) menjamin keamanan terhadap lapisan lender.8/100 kkal dengan PER setara dengan casein (takaran minimum). Untuk mengetahui ASI telah memuaskan bayi. peptida. kebutuhan akan protein kemudian dihitung menjadi sebesar: (1) . serta 0. Limfsit. pembentukan IgA spesifik akan terpacu. Bayi peminum ASI akan tumbuh dengan baik jika ia dapat mengkonsumsi air susu ibu sebanyak 150-200 cc/kg/hari. berarti asupan zat gizi dari ASI kurang. netrofil. termasuk pengamanan terhadap payudara ibu. akan menyebabkan kelebihan asam amino yang harus di metabolisasi dan dieliminasi sehingga menimbulkan stress berat pada hati dan ginjal tempat deaminasi berlangsung. sert lingkaran kepala akan terpengaruh. Tersebut. di samping dia terlelap (2-3 jam di antara waktu maka) sehabis menyusu. pertumbuhan jaringan dan organ.coli. banyak komponen berisi factor yang berperan sebagai sesuatu yang tidak berkaitan dengan fungsi protein itu sendiri. Takaran yang dianjurkan adalah sebesar 1. makrofag. Jika berat badan tidak bertambah selam 3 minggu pertambahan kehidupan atau berat terus berkurang setelah 10 hari kehidupan. berat dan tinggi badan. yang menyiratkan kebutuhan 1. asam amino. Dalam menghitung kebutuhan protein berdasarkan air susu ibu.kemudahannya untuk dicerna dan diserap (digestibility dan absorpability) serta komposisi asam amino di dalamnya.3-1. System kekebalan dalam ASI ini akan menghalangi munculnya reaksi akibat keterpajanan antigen pada ibu bayi. atau setidaknya tidak memperbanyak tangis. Makrofag. ialah dengan memantau pertukaran popok sebanyak 6-8 kali selama 24 jam. Jika asupan asam amino kurang. Di dalam ASI yang mengandung nitrogen.3-0.4 g nitrogen yang bukan asam amino/kg BB/hari. Kebanyakan susu formula dirancang untuk memenuhi kebutuhan sebesar 2.3 g/100 kkal (dibandingkan dengan 1. terutama pada bayi yang kecil. Factor bifidus ASi menekan multiplikasi E.8 protein.6/100 kkal).

suplementasi tidak perlu diberikan. masih diperdebatkan. karena kecepatan tumbuh mereka optimal juga belum dimengerti. flour. Vitamin dan mineral Air susu ibu yang sehat dan cukup makan dianggap cukup mengandung elemen kelumt kecuali vitamin D dan di beberapa daerah tertentu. kecuali pada daerah-daerah tertentu. Vitamin D dianjurkan 400 IU (10 g )/hari. fluor yang ditambah 0.25 cc/hari.6 g/100 kkal untuk bayi dari usia 0-4 bulan. besarnya kebutuhan protein adalah: (1) 2.2 g/100 kkal untuk bayi dari usia 12-36 bulan. yang memerlukan tambahan fluor dan vitamin D. Pola suplementasi secar umum Jika bayi telah diberika air susu ibu dalamm jumlah yang adekuat. (c) 1.4 g/100 kkal untuk bayi usia 4-12 bulan. pemberian 2 suplemen lain. Dan (4) komposisi zat gizi dalam makanan tersebut.9 g/100 kkal pada usia 0-4 bulan. . (2) 2 g/kg/hari pada usia 6-12 bulan dan (3) 1-1. hiperammonemia.5 g/kg/hari pada usia di atas 1 tahun. Sementara itu. (2) 1. yang menampilkan gejala: letargi. Kebutuhan optimal bayi premature akan protein belum dapat ditetapkan dengan pasti. Jika bahan pangan panagan yang digunakan tidak bernilai biologi tinggi (misalnya susu formula).7 g/100 kkal pada usia 4-12 bulan.2 g/kg/hari pada usia <6 bulan. dehidrasi dan diare.(3) makanan padat apa yang akan diberikan pada bayi pada saat penyampihan. Kecepatan tumbuh yang setara dengan laju pertumbuhan diharapkan selama trimester III kehamilan akan tercapai mana kala bayi mampu memakan protein yang sama banyaknya dengan jumlah yang disantap oleh bayi cukup bulan. (2) perkiraan asupan makanan ibu. Namun demikian. (b) 1.4 g/100 kkal pada usia 12-36 bulan. banyak dokter anak yang menganjurkan takaran 20% di atas kebutuhan bayi cukup bulan. dan ibu memiliki status gizi yang baik. perlu dipertimbangkan keasdaan seperti: (1) status gizi bayi serta ibunya. besarnya protein yang diberiakan adalah : (a) 1. Sebelum diputuskan untuk memberikan suplementasi. Terutama bagi mereka yang jarang bersentuhan dengan matahari.1. Asupan yng berlebihan dapat menyebabkan intoksikasi protein. yaitu besi dan vitamin K. dan (3) 1. Jika dihitung berdasarkan berat badan.

pewarnaan gigi. kecuali bayi telah berusia 4-6 bulan. Dampak psikologis serta pengaruh gizi akibat prilakuan ini akan sangat membahayakan. Gizi bayi sapihan Menyapih secara harfiah berarti membiasakan. yang pada gilirannya dapat menurunkan keefektifan laktoferin. laktoferin. pemberian air susu segera dihentikan manakala ibu hamil. diare. Permulaam masa penyampihan merupakan awal dari suatu perubahan besar baik bagi bayi maupun ibunya. yaitu laktoferin. Perpisahan ini akan terasa semakin serius jika bayi di titipkan pada nenek atau keluarga lain. terutama diare. Gejala yang tidak diinginkan akibat Fe ialah sembelit. dari ASI yang bersih dan mengandung zat-zat antu-infeksi ( antara lain: IgA. Hal itu karena berubah. muntah. sejak bayi di dalam kandungan. Keakraban yang terjalin lama. Sebab prodksi vitamin K oleh sukrosa usu belum berlangsung karena selama beeberapa hari sesudah lahir saluran usus bayi masih kecil. Selama masa penyampihan.Zat besi ` sebagian klinisi menganjurkan agar bayi baru lahir diberi 7 mg Fe sulfat (keterzerapan 10%). Vitamin K Untuk mencegah pendarahan di anjurkan pemberian vitamin K secara parenteral. tidak tahu . atau telah merasa telah hamil lagi. Maksudnya bayi secara berangsyr-angsur dibiasakan menyantap makanan orang dewasa. lebih tinggi pada saat ini ketimbang priode lain kehidupan. makanan bayi berubah dari ASI saja ke makanan yang lazim dihidangkan oleh keluarga. proses ini harus diupayakan agar tidak terjadi secara mendadak. WBC) ke makanan yang disiapkan. serta bdefisiensi Zn (Karena penyerapannya diganggu oleh Fe). Sebagian lagi tidak setuju. di makan tanpa mengindahkan syarat kebersihan (kesehatan). disimpan. Insidan pnyakut infeksi. Malnutrisi lebih sering terjadi pada masa ini ketimbang periode 4-6 bulan pertama kehidupan karena tidak sedikit keluarga yang tidak mengerti kebutuhan khusus bayi. perlahanlahan mulai dilonggarkan . Di beberapa tempat (budaya). karena tambahan ini akan menjenuhkan protein bakteriostatik dalam ASI. sementara air susu hanya diberikan sebagai makanan tambahan.

Penyapihan selayaknya tuntas pada usia 12 . penyapihan yang mendadak sebaiknya dihindari. Jelaslah.uraga. Pada beberapa kelompok masyarakat (budaya) tertentu. yaitu baru beberapa hari lahir sudah diberi makanan tambahan. memang ada sebagian bayi yang harus tumbuh dengan memuaskan meskipun tidak diberi makanan tambahan. Jika seandainya ibu terpaksa mengalihkan tanggung jawabnya ke orang lain. tidak berarti karena bayi telah siap menerima makanan selain ASI. Yang harus selalu diingat adalah. kepada mereka sebaiknya diberiakn makanan yang lazim disantap oleh anak yang lebih besar dan orang dewasa salam keluarga itu. bahwa maknan yang diberikan bukan untuk mengantikan. Karehna itu. bayi sudah siap meneriama makanan bukan cair. pada saat tersebut bayi siap mengkonsumsi makanan (setengah) padat. karena gigi telah tumbuh dan lidah tidak lagi menolak makanan setengah padat. banyak sekali bayi yang membutuhkan zat gizi dan energy lebih dari sejedar yang tersedia di dalam ASI. sepanjang proses penyapiha. kini kebiasaan makan anak-anak yang tradisional yang secara nalar dianggap memuaskan tidak lagi dapat dilanjutkan karena urbanisasi. Juga selalu diingat. semakin mudah ibu mengenali kebutuhan bayimya. Di samping tujuan fisik (guna menukupi kebutuhan zat gizi dan enenrgi). lambung juga telah lebih baik mencerna tepung. hal ini selayaknya dilaksanakan secara cermat dan perlahan-lahan. Proses penyampihan dimulai pada saat yang berlainan. hal yang sangat bermanfaat bagi perkembangan jiwa bayi. Usia pertama menyapih Memasuki usia 6 bulan. Menjelang usia 9 bulan bayi telah pandai menggunakan tangan untuk memsaukan benda ke dalam mulut. Bahkan ada yang baru memulaim penyampihan setelah bayi berusia 2 tahuin (kasus ekstrimnya 4 tahun). Namun dilain pihak.bagaiman cara membuat makanan sapihan dari bahan-bahan yang terssedia di sekitar mereka atau tidak (belum) mamapu menyediakan makanan yang bernilai gizi baik. Di berbagai tempat. bayi tidak akan disapih sebekum berusia 6 bulan. pada masayarakat urban bayi disapih terlalu dini. dan perubahan pola kerja eanita. Sebaiknya. termasuk dalam hal ini meninggalkan atau menitipkan bayi pada orang lain dalam wakti lama. Oleh karena itu. Di samping itu. Semakin akrab mereka berdua (ibu dan bayi). Jika kemudian bayi disa[ih pada usia 4 atau 6 bulan. bahwa bayi merupakan bagian dari ke. melainkan pendamping ASi. tatanan baru keluarga. menyusui dapat sekaligus mengakrapkan hubungan ibu dan bayi.

paling sering dimkan (merupakan bagian dari apa yang dimakan oleh anggota keluarga yang lebih besar dan dewasa). D i samping itu. telah banyak tersedia makanan bayi langsung jadi (instan). gandum. atau diberi air lebih banyak. Disamping itu jika keluarga tegolong tidak mampu. Makanan pokok direbus dalam air. disuapkan pada bayi. Bahan ini dibuat menjadi bubur untuk kemudian. itu sudah cukup. Yang terkhir ini harus ini harus dicincang halus. atau susu sampai menjadi bubur yang kental dan tidak terlalu cair. (3) buah. seperti beras. mengkonsumsi makanan orang dewasa. Bahan makanan sapihan yang dipilih untuk membuat sapihan sebaiknya mudah di dapat ( banyak tersedia di kebun keluarga atau di pasar terdekat). tidak menuruti anjuran takaran yang semestinya. dan secara teratur. . Pada perkenalan pertama. Harganya murah. atau diberikan secara terpisah. Akibatnya kebutuhan gizi bayi (anak) tidak terpenuhi. sebagai peneman ASI. jumlah asupan ditambah sedkit demi sedikit. (5) minyak atau lemak. (4) daging hewan. Begitu bayi telah terbiasa. jika bayi mau memakan makanan ³asing´ sesendok atau dua sendok saja. Kira-kira dua minggu kemudian bayi akan terbiasa dengan makanan baru itu. Bubur tersebut diperkaya dengan minyak atau lemak. dikhawatirka keluarga tersebut akan menghemat agar makanan tidak cepat habis: makanan diberi sedemikian sedikitnaya. di took dan apotek bahkan di warung. Makanan sapihan yang ideal harus mengandung: (1) makanan pokok (pangan uang paling banyak dikomsumsi keluarga biasanya makanan yang mengandun tepung. diperkenalkan pula makanan jenis lain. dibutuhkan waktu untuk menyukai (lalu mengemari) cita rasa makanan baru tersebut. ditambah dengan bahan lain misalnya (2) kacang-kacangan. kentang. tetapi sayangnya harga makanan tersebut relati mahal dan nilai gizinya pun kalah jika dibandingkan (dalam takaran gram yang sama) dengan makanan yang diramu dengan resep lokal. Bayi sebaiknya disuapi denan sendok. lalu dicampur dengan makanan pokok. Sejak saat itu bayi sudah harus terbiasa. Kini. atau cangkir. tepung maizena). dan sebaiknya diramu dengan resep lokal.bulan. sayuran berdaun hijau atau kuning.

dan tiga atau empat jenis bahan (campuran majemuk). Jika dengan takaran tersebut bayi masih kelaparan . Sekali lagi jangan lupa. bayi tetap membutuhkan ASI. Karena ASI sangat penting untuk bayi. ASI berubah fungsi sebagai makanan tambahan. Pada usia 6-9 bulan bayi setidak-tidaknya membutuhkan empat porsi. ia akan mengkonsumsi 3-6 sendok besar penuh setiap kali makanan. berilah ia makanan selingan. ASI masih merupakan makanan pokok. Jika kedua bahan tersebut tidak tersedia dapat digantikan dengan madu. Camouran yang menggunakan tiga atau empat macam bahan yang makanan mungkin terlalu mahal untuk beberapa keluarga. Bagaimanpun minyak dan lemak jauh lebih baik. Berarti makanan sapihan baru boleh diberi setelah bayi disusui atau diantara dua jadwal penyusuan. kedua bahan ini dapat melunakan dan melezatkan makanan. misal pisang atau biskuit. karena di samping memasol energy. Sekitar usia 1 tahun bayi sudah mampu memakan makanan orang dewasa.Cara mencampuri Dari keenam jenis makanan setidak-tidaknya ditawarka tiga macam campuran. Jika bayi sudah dapat memakan makanan yang dibuat dari dua bahan. sementara makanan sapihan hanya sebagai makanan pelengkap. makanan tersebut sudah sebaik campuran empat bahan. Menginjak 9 bulan bayi telah mempunyai gigi dan mulai pandai mengunyah kepingan makanan. tidak terlalu penting untuk mengadakan golongan kacang dan hewan dalam satu campuran. Buah-buahan merupakan makanan selingan yang sempurna. Bayi memerlukan sesuatu untuk di makan setiap 2 jam. Jika bayi telah menggemari makanan baru tersebut. satu atau dua sendok the penuh. sementara makanan sapihan menjadi santapan utama. Frekuensi pemberian makanan Pemberiann utama cukup dua kali sehari. Sebab diawal masa penyapihan. Pada saat . atau sebagai makanan selingan diantara dua waktu selingan. maka tidak sesuatu pun yang boleh mengganggu jadwal pemberian ASI. Kemudian secara berangsur. begitu ia terbangun. tentun saja dalam berbagai variasi campuran atau setidaknya dua jenis dari campuran tiga bahan. Yang selalu diingat ialah penambahan minyak atau lemak ke dalam setiap campuran. Yang juga tidak boleh dilupakan ialah buah-buahan atau air buah pada setiap makan. yaitu campuran yang menggunakan dua jenis bahan (disebut campuran sederhana).kebutuhan bayi akan meningkat seiring tumbuh kembangnya. Namun.

4. . Pedoman pemberian makanan sapihan Berukut ini hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memberikan makanan sepihan: 1. dan makanan cincang setelah bayi pandai mengunyah. 6. Makanan padat pertama harus bertekstur sangat halus dan licin. 3.itu ia akan (mungkin) empat sampai lima kali sehari. Anak usia 2 tahun memerlukan makanan separuh takaran orang dewasa. 5. Selama menyuapi bayi. Seiring pertambahan usia. Bayi harus diajari cara memegang makanan. Volume pemberian susu jangan segera dikurangi sebelum bayi mampu bersantap dengan sendok. Bubur di saring baru boleh diberi jika bayi telah tumbuh gigi. ternyum dan berbicaralah padanya. 2. Makanan padat sebaiknya disuapkan sebelum susu diberikan. bayi di ajari pula cara mengambil makanan padat darai sendok makan. Bayi perlahan-lahan akan siap menerima tekstur yang lebih kasar.

6. dan 95. berat baddan baku dapat pula mengacu pada baku berat badan dan tinggi badan dari WHO/NCHS.3 kg dan tinngin0. Pertambahan anak usia prasekolah. Di tahun pertama kehidupan.5. dan tinggi sebesar rata-rata 12 cm setahun (tahun kedua 12 cm. 11.5 kg setahun.91.2cm/tahun sehingga menyebabkan tubuh mereka tanpa kurus. Berat pada usia 7-10 tahun bertambah sekitar 2 kg dan tinngi badan 5-6 cm setiap tahun. sementara anak wanita 9. sepanjang bayi bertambah sebanyak 50%. dan 14.5.12 dan 14 kg. rata-rata anak usia 1. Dengan baku WHO-NCHS. Menjelang puber pertambahan berat dapat mencapai 4-4.BAB IV GIZI ANAK Masa yang terentang antara usia satu tahun sampai remaja boleh dikatakan sebagai priode laten.3. . jika dibandingkan dengan tinggi badan yang dihitung dengan rumus. Penolakan itu tentu saja tidak boleh dijadikan alasan oleh para orang tua untuk memulai ³perang di meja makan´.6 cm. Anak yang berumur 1-3 tahun akan mengalami pertambahan berat sebanyak 2-2. 86. berkisar antara 0. Karena keteganggan justru akan memicu dan memacu sikap yang lebih defensif.5 kg.7-2. karena pertumbuhan fisik berlangsung tidak sedramatis ketika masih berstatus bayi. Perkembangan mental anak dapat dilihat dari kemampuannya mengatakan TIDAK pada makanan yang ditawarkan. Ada baiknya diadakan kompromi.2. anak diberi pilihan satu atau dua macam makanan.9.7 kg untuk anak pria. hasilnya tidak begitu jauh. berat anak 1 sampai3 tahun masing-masing 10. dengan demikian. atau rumus perkiraan berat badan anak: berat anak usia 1-6 tahun=(usia x 2 +8). ketiga 8-9 cm).2.9 kg. 12. dan 13. tinggi badan pria masing-masing 74. tetapi tidak berlipat setelah usia bertambah sampai 4 tahun.dan 3 tahun berturut-turut 10.

anak harus pula diberi dan dibiasakan menyantap makanan yang mengandung banyak besi. kacang. yogurt. permen (terutama permen karet). air jeruk kaya akan vitamin C yang dapat membantu penyerapan besi. keju. asal makanan tersebut dapat memenuhi kebutuhan gizi anak. Makanan cemilan yang bbaik untuk gigi. Namun. bahkan sampai dewasa. Sementara itu. Untuk mengatasi keadaan ini. kue kering. buah segar. pada prisipnya makanan apa pun (termasuk buah-buahan) dapat menimbulkan karies jika sesudah makan anak tidak dibiasakan segera mengosok gigi. tentu sudah jelas. kue yang berisi krim. antara lain. namun kejadian ini biasanya berlanjut sampai anak memasuki usia remaja. yaitu menggosok gigi dengan pasta gigi berfluorida (sebaiknya segera sesudah makan). sebagian susu diganti dengan air atau air jeruk. disamping tidak mengkonsumsi makanan yang lengket dan bergula. Makanan yang dapat denan mudah menimbulkan karies. Meski tidak mengandung besi. Karies gigi Lubang gigi sering terjadi pada anak. Orang tua tidak perlu gusar. karena terlalu sering makan cemilan yang lengket dan banyak mengandung gula. orang tua (atau pengasuh anak) tidak boleh jera menawarkan kembali jenis makanan lain setiap kali makan. dan minuman manis. Upaya mencegah karies. Gigi yang berlubang akan menyerang gigi permanen sebelum gigi tersebut berhasil menebus gusi. Karies yang terjadi pada gigi sulung memang tidak berbahaya. popcorn (bukan popcorn yang berkaramel). disamping memberikan suplementasi zat besi (jika dokter mnganggap ini perlu). kraker . antar lain. Sementara ini. Masalah gizi anak Anemia defisiensi besi Keadaan ini terjadi karena terlalu sedikit kandungan zat besi dalam makanan terutama pada anak yang terlalu banyak mengkonsumsi sehingga mengendurkan keinginan untuk menyantap makanan lain. keripik kentang.Pada banyak penelitian dilaporkan bahwa pada usia ini kebanyakan anak hanya mau makan satunjenis makanan selama berminggu-minggu (food jag).

melainkan dampak tayangnya. terlebih iklan yang dilakonkan oleh anak. Pica Orang yang mengkonsumsi sesuatu bukan makanan. Pica harus dibedakan denngan kebiasaan anak. memasuki barang ke mulut untuk belajar. karena penyusutan berat akan sekaligus menghilangkan zat gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan. Sama seperti orand dewasa. berat badan berlebih (apalagi jika telah mencapai obesitas) akan berlanjut sampai remaja dan dewasa. terlalu banyak makan. Prilaku tersebut tidak membahayakan hidup anak sejauh dia tiudak menyantap zat toksik. Laju pertambahan berat selayaknaya dihentikan atau diperlambat sampai proporsi berat terhadap tinggi badan kembali normal. serealia tidak manis dan asinan. kelebihan berat anak tidak boleh di turunkan. atau keduanya. Pemirsa anak yang belum dapat berpikir kritis mudah terbujuk dan hampir seketika menyukai. air buah dan sayuran.berselai kacang. Penyakit kronis Penyakit yang tidak menguras cadangan energy sekalipun. Di samping itu ada pula jenis penyakit yang menguras cadangan zat gizi. Televisi Sesungguhnya bukan televise yang menimbulkan masalah gizi. Berat badan berlebih Jika tidak teratasi. misalnya keripik . semisal perca dan debu tergolong dalam pica. misalnya mengigit kelereng dan ini bukan pica. jika berlangsung lama dapat mengganggu pertumbuhan karena menghilangkan nafsu makan anak.permen tidak bergula. misalnya campak yang menghabiskan cadangan vitamin A. terlalu sedikit olahraga. Berbeda dengan orang dewasa. terutama balita. kelebihan berat badan terjadi karena ketidakimbangan antara energy yang masuk dengan keluar. Perlambatan ini dapat dicapai dengan cara mengurangi makan sambil memperbanyak olahraga.

permen atau makanan lain yang tak bergizi. untuk kemudian mengupayakan penanganan: (1) konsumsi makanan atau minuman apakah yang selalu membuatnya muntah atau diare?? (2) apakah selalu ada makanan di rumah? (3) apakah anak tidak sering makan atau serapan. sama seperti kasus alergi lain semisal atopic atau asma. dan kerang . langkah penanganan harus berdasarkan pada penyebab serta kemungkinan pemecahannya. berikan tentang pebgajaran tentang dampak negative makanan yang diiklankan. Sama seperti masalah kelebihan berat. Alergi makanan tidak jarang terlihat pada anak (5-8%) dan dewasa (1-2%). Alergi Secara literal. dan mengantikan dengan makanan yang mengandung klaori atau zat gizi rendah? (4) apakah anak makan satu jenis makanan saja dalam waktu lama. Alergi yang dipicu oleh susu. Yaitu saluran yang tidak menayangkan iklan ketika iklan yang tidak diInginkan itu tampikan di layar tv. Berat badan kurang Kekurangan berat yang berlangsung pada anak yang sedang tumbuh merupakan masalah serius. Bergantung pada jenis makanan yang disantap. Hal ini sulit diatasi satu-satunya cara yang efektif untuk menghindarkan tayangan ³buruk´ itu adalah dengan mematikan tv atau memindahkan ke salura lain. alergi makanan di artikan sebagai respon tidak normal terhadap makanan yang orang biasa dapat menoleransikan. Jika anak (besar) sudah dapat di ajak berkomunikasi. (5) apakah anak dapat tidur lelap? (6) apakah anak banyak menonoton iklan makanan di tv dan menirunya. sementara yang disebabkan oleh kacang. alergi boleh saja bersifat sementara atau bahkan menetap. Pertanyaan berikut mungkin dapat menyaring penyebab. Iklan makanan anak yang bergizi jarang sekali ditayangkan. (7) apakah waktu makan menjadi ajang yang membuat anak menjadi tegang. terutama mereka yang memiliki riwayat keluarga sebagai penderita alergi.kentang.kesemua ini dapat membuat anak enggan makan. telur dan tepung terigu. dapat reda sendiri. kedelai. Angka kejadian ini akan terus meningkat. Masalah ini mencerminkan kebiasaan makan yang buruk. Yang iklan yang dibintangi oleh sebaya mereka. ikan.

kecuali mereka yang bersifat atopic. Uji pertumbuhan golongan usia setidaknya diselengarakan setahun sekali. fluorosis. dan lipatan kulit triseps. anemia. kembali dapat menikmati telur tanpa khawatir alergi. sementara sisanya (56%)btidak. pembesaran kelenjar parotis. Prevalensi alergi terhadap telur diperkirakan sekitar 1. sementara 20% anak yang tadinya alergi justru dapat mengunyah kacang dengan aman pada santapan berikutnya.6%. Alergi ini dapat diredakan sejalan dengan pertambahan usia. sebagai patokan. bermanifestasi mulai dari gangguan kulit hingga pernapasan. saluran cerna (60%). yang termanifestasi sebagai gangguan kulit (85%). Pengamatan anak usia sekolah dipusatkan terutama pada percepatan tumbuh. karies. sementara tinggi badan hanya bertambah sekitar 2 cm setahun. xerosis konjungtiva. . lingkar lengan. Dikalangan penderita dermatitis atopic. Penilaian status gizi Pada prinsipnya. Penilaian antropometris yang penting dilakuakan ialah penimbangan berat dan pengukuran tinggi badan. Gejala yang muncul pada kali menyantap kacang terjadi kurang dari 30 menit (90%). dan pernapasan (40%). pemeriksaan terhadap tanda dan gejala kea rah san ternasuk pula kelainan lain yang menyertainya Pemeriksaan klinis di arahkan untuk mencari kemungkinan adanya bintik bintot. berat anak usia 5-10 tahun berkisar sampai 10%-nya.6-2. Memasuki usia sekolah.6% dari populasi anak. Kebanyakan alergi susumuncul pada tahun pertama kehidupan ketika anak diperkenalkan dengan susu sapi atau sus formula yang dibuat dari sapi. Pemeriksaan yang perlu lebih diperhatikan tentu saja tergantung pada bentuk kelainan yang bertalian dengan kejadian penyakit itu. serta hepato dan splenomegali. Angka prevalensi terhadap kacang hanya menyentuh angka 0. penilaian status gizi anak serupa dengan penilaian paad priode kehidupan lain. gondok.cenderung menetap. Reaksi alergi terlihat kira-kira 30 menit setelah santap. kheilosis angular. Pemeriksaan ini penting. terutama pada anak yang prasekolah yang berkelas ekonomi dan sosial rendah. sebagian anak (44%). karena laju pertumbuhan padav fase ini relative lambat. Akan semakin berat (40%) pada santapan berikutnya. angka ini lebih tinggi lagi.

Pemeriksaan tinja cukup hanya pemeriksaan occult blood dan telur cacing saja. . garis merah pada KMS versi tahun 2000 bukan merupakan pertanda gizi buruk. melainkan garis kewaspadaan. petugas kesehatan harus melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap indicator antropometrik lain. Manakala berat badan balita tergelincir di bawah garis ini.Uji biokimiawi yang penting ialah pemeriksaan kadar hemoglobin. Kartu menuju sehat berfungsi sebagai alat bantu pemantauan gerak pertumbuhan. Berbeda dengan KMS yang diedarkan Depkes kesehatan sebelum tahun 2000. serta pemeriksaan apusan darah untuk malaria. Pemantauan pertumbuhan Pertumbuhan anak dapat di amati secara cermat dengan menggunakan kartu menuju sehat (KMS) balita. bukan menilai status gizi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful