ASSIGNMENT

CURRICULUM & MATERIAL DEVELOPMENT

´ ANALYSIS OF CURRICULUM AND EDUCATION CALENDER DEVELOPMENTµ

GROUP 1 MEMBER : 1. BEN HARD YESAYA (2559) 2. HERLYN PURBHA LAKSMI (2 3. RANITA WANDARI (

FACULTY OF TEACHER TRAINING AND EDUCATION MAHASARASWATI UNIVERSITY-DENPASAR-BALI YEAR 2010

1

Dan penulis juga mengambil beberapa materi dari Kalender Pendidikan 2009/2010 Pemerintah Bali. Akhirnya kami menyadari bahwa analisis ini masih jauh dari sempurna. Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dari berbagai pihak yang telah memberikan informasi seputar pengembangan kurikulum dan kalender pendidikan sehingga analisi ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. penulis sekaligus penganalisa mendapatkan banyak materi dan pengetahuan serta persiapan dalam menyusun kurikulum yang baik. Dengan menganalisa kurikulum dari SMAN 5 Denpasar. Oleh karena itu. kami sangat menharapkan masukan-masukan baik berupa saran dan kritik agar kedepannnya anaisis ini bisa lebih baik dan bisa digunakan sebagai bahan pengembangan pendidikan. Analisis Pengembangan Kurikulum dan Kalender Pendidikan ini disusun sebagai bentuk tugas mempelajari bagian-bagian yang sangat penting dalam menyusun dan memahami kurikulum serta komponen yang mendukung yaitu silabus dan kalender pendidikan.KATA PENGANTAR Dengan rasa syukur kami panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa/ Ida Sang Hyang Widi Wasa. sehingga dapat menambah dan membandingkan materi-materi yang ada. Analisis Pengembangan Kurikulum dan Kalender Pendidikan dapat kami selesaikan untuk selanjutnya dapat dipakai sebagai acuan pembelajaran dan penambahan nilai tugas. 2 .

1.2. Pertama.3. 1. Agar mengetahui dan dapat menyusun suatu kalender pendidikan dan komponennya.TUJUAN ANALISA 1.3. Apa yang menjadi pokok utama dari pengembangan kurikulum ? 1. mau pun daya dukung lingkungan alam. adanya perubahan masyarakat.3.RUMUSAN MASALAH 1. Apa pokok utama dari Silabus? 1.BAB I PENDAHULUAN 1. Ketiga.1.1. 1. cara karena cepatnya perkembangan ilmu dan teknologi. ekonomi. Paling tidak ada tiga faktor yang membuat kurikulumharus selalu dirubah atau diperbaharui.3.2.3. Agar mengetahui pokok dasar dari menyusun silabusa dan cara menyusun komponennya. mengikuti perkembangan iptek yang dilandasi iman dan takwa. khususnya mengenai hakikat kebutuhan peserta didik terhadap pendidikan/pembelajaran.LATAR BELAKANG Kurikulum merupakan komponen sistem pendidikan yang paling rentan terhadap perubahan. sehingga subject matter yang harus disampaikan kepada peserta didik pun semakin banyak dan berragam.2. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) disusun dengan mengacu pada Standar Isi dan (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang telah ditetapkan oleh pemerintah untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional.3. Penyusunan KTSP sangat diperlukan untuk mengakomodasi semua potensi yang ada di daerah dan untuk meningkatkan kualitas satuan pendidikan dalam bidang akademis maupun non akademis.2. karena adanya perubahan filosofi tentang manusia dan pendidikan. memelihara budaya daerah.1. Apa dasar menyusun kalender pendidikan dan komponennya ? 1. baik pada tingkat lokal maupun global. Kedua. politik. Pengembangan kurikulum khususnya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang mengacu pada standar nasional pendidikan dimaksudkan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional pada umumnya dan tujuan pendidikan sekolah secara khususnya.2. baik secara sosial.2. Penyusunan KTSP berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan Pendidikan (BSNP) dan ketentuan lain yang menyangkut kurikulum dalam UU 20/2003 dan PP 19/2005. 3 . Agar mengenal dan mengetahui yang menjadi pokok utama dari pengembangan kurikulum.

dan pengembangan diri. 4 . Mata Pelajaran 2. Kegiatan Pengembagan Diri 4. ANALISA PENGEMBANGAN KURIKULUM Di dalam analisa yang kami lakukan terhadap Kurikulum SMAN 5 Denpasar tahun ajaran 2007/2008 dan juga melakukan analisa terhadap kurikulum yang disusun oleh salah satu sekolah di luar Bali yaitu MTs Nusantara di Probolinggo. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi 4. yang ditentukan pada saat naik ke kelas XI pada setiap program sesuai dengan syarat dan penjurusan atau rapat pleno dewan guru. Ketuntasan Belajar 6. Struktur Kurikulum Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. yakni komponen mata pelajaran. muatan lokal. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia 2. KALENDER PENDIDIKAN.1. Kriteria Kelulusan Dan tambahan lagi yang dicantumkan oleh SMAN 5 Denpasar dalam kurikulumnya adalah Penjurusan. DAN SILABUS 2. Struktur kurikulum disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan dan standar kompetensi mata pelajaran B. Jawa Tengah.BAB II ANALISA KURIKULUM. Kedalaman muatan kurikulum pada setiap mata pelajaran pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum. Kelompok mata pelajaran jasmani. Kriteria Kenaikan Kelas 7. dan kesehatan Komponen muatan lokal dan pengemabnagan diri merupakan bagian integral dari struktur kurikulum dan dikembangkan sendiri oleh sekolah. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian 3. Mutasi. Dan muatan yang lain adalah Pendidikan Kecakapan Hidup dan Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global. bahwa terdapat susunan pengembangan yang sama yaitu dimana kedua sekolah tersebut mencantumkan beberapa butir-butir/komponen yang sama yaitu: A. Komponen mata pelajaran dikelompokkan sebagai berikut : 1. 1. adalah juga yang menjadi salah satu muatan kurikulum sekolah ini. Struktur kurikulum terdiri dari tiga komponen. Pengaturan Beban Belajar 5. Kompetensi yang dimaksud terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dikembangkan berdasarkan standa kompetensi lulusan. Kelompok mata pelajaran estetika 5. dengan alasan agar manajemen berbasis sekolah bisa lebih objektif dan transparan. Yang termasuk komponen atau muatan kurikulum diantaranya. Muatan local 3. olahraga. Muatan Kurikulum Muatan kurikulum ini juga dikenal dengan komponen yang terdapat dan harus ada disetiap penyusunan kurikulum oleh setiap sekolah.

Tanggap terhadap Perkembangan Ilmu Pengetahuan. Karena itu. 3. budaya. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum. teknologi. Relevan dengan Kebutuhan Kehidupan Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan. kondisi daerah. 2. keterampilan sosial. PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM Adapun penulis sekaligus penganalisa menganalasis bahwa setiap kurikulum harus mencantumkan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum yang sangat bermanfaat dalam melaksanakan atau menyusun kurikulum. dan kepentingan siswa serta tuntutan lingkungan. Kebutuhan. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal. dunia usaha dan dunia kerja. keterampilan akademik. status sosial ekonomi. sehat. cakap. Perkembangan. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada siswa. adat istiadat. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa siswa memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. perkembangan. dan pemberdayaan siswa yang berlangsung sepanjang hayat. berilmu. dan pengembangan diri secara terpadu. Teknologi dan Seni Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan. dan Kepentingan Siswa dan Lingkungannya. Belajar Sepanjang Hayat Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan. mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.C. semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar siswa untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan. dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan. Prinsip-prinsip itu adalah sebagai berikut. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi siswa disesuaikan dengan potensi. dan seni. teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. Berpusat pada Potensi. keterampilan berpikir. serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi. kreatif. 6. muatan lokal. Menyeluruh dan Berkesinambungan Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi. nonformal. kebutuhan. termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan. serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama. suku. 5. Karena itu. 1. pembudayaan. 5 . pengembangan keterampilan pribadi. 4. dan jender. Beragam dan Terpadu Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik siswa. berakhlak mulia. dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya. bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan. jenjang dan jenis pendidikan.

Agama h. sangat diperlukan keterlibatan pihak masyarakat dalam menentukan arah pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan. Dalam proses pengembangan kurikulum. Oleh karena itu. Apabila dikaji secara seksama. Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat.7. kecerdasan. ahli kurikulum. Untuk mencapai hal tersebut. Dari sekian banyak pihak yang terlibat. ahli psikologi. e. ahli bidang studi/disiplin ilmu. sebenarnya harus banyak pihak yang terlibat dalam pengembangan kurikulum itu. Kesetaraan gender. pengembangan kurikulum satuan pendidikan membutuhkan bantuan pemikiran para ahli. tokoh-tokoh masyarakat dan pihak-pihak lainnya dalam porsi kegiatan yang berbeda-beda. Persatuan nasional dan niai-nilai kebangsaan. Acuan Operasional Penyusunan KTSP Acuan operasional penyusunan KTSP harus memperhatikan hal-hal berikut ini: a. Tuntutan dunia kerja. j. Seimbang antara Kepentingan Nasional dan Kepentingan Daerah. maka yang secara terus menerus terlibat dalam kegiatan pengembangan kurikulum yaitu para administrator pendidikan. f. Kondisi sosial budaya masyarakat setempat. Pengembangan kurikulum bukan saja didasarkan atas perubahan tuntutan kehidupan dalam masyarakat. ahli pendidikan. i. dan bernegara. Kunci keberhasilan atau kegagalan dalam melaksanakan kurikulum pada hakikatnya ada di tangan para guru. tentu saja banyak pihak yang turut terlibat atau berpartisipasi. pelaksana dan pengembang kurikulum bagi kelasnya. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). para guru. dan tentu saja para guru sebagai pelaksana kurikulum di sekolah. Peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia. Dinamika perkembangan global. Tuntutan pembangunan daerah dan nasional. Sebagai bagian dari masyarakat. Karakteristik satuan pendidikan. l. D. ahli kurikulum. berbangsa. Hal ini disebabkan karena begitu besar dan sangat strategisnya peranan dari kurikulum itu sendiri sebagai salah satu alat utama dalam mencapai tujuan pendidikan nasional. ahli bidang ilmu pengetahuan. g. Sekolah atau satuan pendidikan adalah lembaga masyarakat yang mempersiapkan siswa agar mampu hidup dalam masyarakat itu. Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan. sekolah sangat dipengaruhi oleh lingkungan masyarakat di mana sekolah itu berada. dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik. Isi kurikulum hendaknya mencerminkan kondisi dan dapat memenuhi tuntutan dan kebutuhan masyarakat sekitarnya. tetapi juga perlu dilandasi oleh perkembangan konsep-konsep dalam ilmu pengetahuan. baik ahli pendidikan. d. k. b. c. Sekalipun tidak semua guru dilibatkan dalam pengembangan pada tingkat pusat/nasional. Peningkatan potensi. namun dia adalah perencana. pada ahli pendidikan dan kurikulum. orangtua siswa. Keterlibatan masyarakat dalam hal ini bisa saja berwujud pemberian bantuan dalam pelaksanaan 6 . di antaranya para administrator pendidikan. Perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dan seni.

dalam panduan penyusunan telah ditetapkan sistematikanya. 2. 7 . Komponen tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan dirumuskan dengan mengacu kepada tujuan umum pendidikan. 14 hari kalender dan libur semester II. y Pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran adalah sebagai berikut: Š Permulaan Tahun Pelajaran Permulaan tahun pembelajaran dimulai pada hari Senin minggu ketiga bulan Juli. pengetahuan. waktu pembelajaran efektif. provinsi. sehingga siswa dapat mengatasi masalah-masalah di masyarakat tempat mereka hidup. usul. ANALISA KALENDER PENDIDIKAN Setelah menganalisa apa yang dimaksud dengan Kalender Pendidikan. Kegiatan tengah semester akan diisi oleh peserta didik untuk mengadakan Pekan Olah Raga (POR) dan Pentas Seni (Pensi). atau apabila hari tersebut merupakan hari libur. Š Kegiatan Tengah Semester Kegiatan tengah semester direncanakan selama 5 (lima) hari. minggu efektif belajar. Š Minggu Efektif Belajar Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran yaitu enam hari kerja yang betul-betul dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar dan yang tidak boleh kurang dari jumlah jam pelajaran perminggu sesuai dengan ketentuan kurikulum. pendapat mengenai keperluan-keperluan yang paling mendesak untuk dipertimbangkan dalam pengembangan kurikulum sekolah.2. akhlak mulia. karakteristik sekolah. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. y Kalender pendidikan disusun dan disesuaikan setiap tahun oleh sekolah untuk mengatur waktu kegiatan pembelajaran. Pengaturan waktu belajar mengacu kepada Standar Isi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah. yaitu meletakkan dasar dan meningkatkan kecerdasan.  Libur Khusus: Libur yang diadakan sehubungan dengan peringatan keagamaan. y Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran. dan hari libur. dan kabupaten/kota untuk tidak diadakan proses pembelajaran di sekolah. masing-masing diatur sebagai berikut libur semester I. serta ketentuan dari pemerintah/pemerintah daerah. keadaan musim. dan (3) kalender pendidikan. maka penganalisa mendapatkan hasil sebagai berikut.  Libur Semester : libur yang diadakan pada akhir setiap semester 1 dan semester 2. bencana alam atau libur lain diluar ketentuan tentang libur umum yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah. (2) struktur dan muatan kurikulum. pemerintah pusat. kepribadian.  Libur Umum: Libur yang diadakan untuk memperingati hari besar keagamaan dan hari-hari besar Nasional yang ditetapkan oleh Pemerintah.kurikulum atau memberikan saran-saran. kebutuhan peserta didik dan masyarakat. Š Waktu Belajar Waktu belajar menggunakan sistem semester yang membagi 1 tahun pelajaran menjadi semester 1 (satu) dan semester 2 (dua). 14 hari kalender. Š Libur Sekolah Hari libur sekolah adalah hari yang ditetapkan oleh sekolah. yaitu mencakup: (1) tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan. maka permulaan tahun pelajaran dimulai pada hari berikutnya yang bukan hari libur. Dalam kaitannya dengan komponen isi kurikulum tingkat satuan pendidikan.

materi pokok/pembelajaran. taat asas) antara kompetensi dasar. intelektual. materi pokok.Š Jadwal Kegiatan Jadwal seluruh kegiatan yang disusun selama 1 tahun pelajaran yang terangkai dan sistematis sesuai dengan kepentingan kegiatan sekolah. Š Prinsip Aktual & Kontekstual o Cakupan indikator. sosial. materi pokok/pembelajaran. dan spiritual peserta didik. pengalaman belajar. dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu. dan peristiwa yang terjadi Š Prinsip Fleksibel o Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi keragaman peserta didik. pengalaman belajar. indikator. ANALISA PENGEMBANGAN SILABUS Š Pengembangan SILABUS Š Silabus RENCANA PEMBELAJARAN pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup: ± standar kompetensi ± kompetensi dasar ± materi pokok/pembelajaran ± kegiatan pembelajaran ± indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian ± alokasi waktu ± sumber belajar. Š Prinsip PENGEMBANGAN SILABUS Š Prinsip Ilmiah o Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan Š Prinsip Relevan o Cakupan. emosional. sumber belajar. pendidik. dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar. sumber belajar. 2. sumber belajar. pengalaman belajar. tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik. teknologi. dan sistem penilaian. serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan tuntutan masyarakat 8 . Š Prinsip Memadai o Cakupan indikator. kedalaman. dan seni mutakhir dalam kehidupan nyata. Š Prinsip Sistematis o Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi Š Prinsip Konsisten o Adanya hubungan yang konsisten (ajeg.3.

evaluasi proses (pelaksanaan pembelajaran). Š Penyusunan silabus memperhatikan alokasi waktu yang disediakan per semester. dan ditindaklanjuti oleh masing-masing guru. Š Silabus harus dikaji dan dikembangkan secara berkelanjutan dengan memperhatikan masukan hasil evaluasi hasil belajar.KD untuk mata pelajaran dengan alokasi waktu yang tersedia pada struktur kurikulum. kondisi sekolah/madrasah dan lingkungannya. Menentukan sumber belajar y Pengembangan SILABUS berkelanjutan Š Dalam implementasinya. y SIAPA Pengembang Silabus ? Š Guru secara mandiri. per tahun. dan psikomotor) y UNIT WAKTU SILABUS Š Silabus mata pelajaran disusun berdasarkan seluruh alokasi waktu yang disediakan untuk mata pelajaran selama penyelenggaraan pendidikan di tingkat satuan pendidikan. Menentukan jenis penilaian 6. Bagi SMK/MAK menggunakan penggalan silabus berdasarkan satuan kompetensi. jika guru belum dapat melaksanakan pengembanngan silabus secara mandiri. Mengidentifikasi materi pokok/pembelajaran 3. silabus dijabarkan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran. Menentukan alokasi waktu 7. dan alokasi waktu mata pelajaran lain yang sekelompok. atau Š Kelompok guru.Š Prinsip Menyeluruh o Komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif. 9 . dan evaluasi rencana pembelajaran. Merumuskan indikator pencapaian kompetensi 5. Mengkaji Standar Kompetensi (SK) & Kompetensi Dasar (KD) 2. dievaluasi. Mengembangkan kegiatan pembelajaran 4. afektif. Š Implementasi pembelajaran per semester menggunakan penggalan silabus sesuai dengan SK. jika guru ybs. dilaksanakan. y Langkah-langkah Penyusunan SILABUS 1. mampu mengenali karakteristik peserta didik.

003I/7619/BKD tanggal 20 Oktobet 2008 lentang Libur Nasional. Cuti bersama dan Dispcnsasi untuk Hari Raya Hindu di Bali Tahun 2009. Menlcri Tenaga Kerja dan TransmigrasL Mcnteri Pendayagunaan Aparatur Ncgara Republik Indonesia Tanggal 9 Juni 2008 Nomor 4 Tahun 2008 Nomor Kcp. evaluasi proses (pelaksanaan pembelajaran). SKB/06/M. ISI.2. ö Kalender Pendidikan perlu disusun agar adanya pengaturan penggunaan waktu sekolah secara optimal dengan memperhatikan waktu belajar efektif sekolah dan hari libur sekolah. 10 . icnlang Kalender Pendidikan dengan jumlah jam belajar cfcktif disekolah dalam setiap tahunnya.BAB III PENUTUP 3. KESIMPULAN  KURIKULUM adalah Seperangkat rencana dan pengaturan mengenai TUJUAN. supaya tidak hanya disusun tapi tidak dikembangkan dan dilaksnakan. SARAN ö Kurikulum seharusnya bisa dipertanggungjawabkan oleh setiap pihak yang berkepentingan dalam dunia pendidikan.  KTSP terdiri atas: Š Tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan Š Struktur dan muatan KTSP Š Kalender pendidikan Š Silabus  Kalender Pendidikan ini disusun sebagai penjabaran dari Kcpulusan Mcnteri Pendidikan Nasional Nomor : 125/u/2002 tanggal 31 Juli 2002. Keputusan bersama antara Menteri Agama.1. dan Surat Edaran Gubernur Ba!i No. ö Silabus seharusnya dikaji dan dikembangkan secara berkelanjutan dengan memperhatikan masukan hasil evaluasi hasil belajar.PAN/6/2008 Tenlang Hari-hari Libur Nasional dan Cuti Bersama unluk lahun 2009. 3. dan evaluasi rencana pembelajaran. BAHAN PELAJARAN.ll5/Men/VI/2OO8 No. CARA YANG DIGUNAKAN SBG PEDOMAN PENYELENGGARAAN KGT PEMBELAJARAN untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu  KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masingmasing satuan pendidikan.

com 11 . Yogyakarta tahun ajaran 2006 www.DAFTAR PUSTAKA Kurikulum SMAN 5 Denpasar tahun ajaran 2007/2008 Kalender Pendidikan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pemerintah Provinsi Bali tahun pelajaran 2009/2010 Panduan Penyusunan KTSP jenjang Dikdasmen BSNP @2006 Kurikulum MTs Nusantara Probolinggo.google.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.