P. 1
Nilai-Nilai Agama

Nilai-Nilai Agama

5.0

|Views: 4,533|Likes:

More info:

Published by: H Masoed Abidin bin Zainal Abidin Jabbar on Aug 17, 2008
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/09/2014

pdf

text

original

Nilai Islam Didalam Membangun Ummat

H. Mas’oed Abidin
Oleh

08/16/08

1

Ad Dienul Islam
Agama Islam berdasar al Quran berperan multifungsi, “mengeluarkan manusia dari sisi gelap kealam terang cahaya (nur)”
Diantaranya terdapat dalam A.1:14,QS.Ibrahim.

ُّ ‫لِت ُخرِج النَّاس من الظُّل ُمات إِلَى الن‬ ‫ور‬ ِ َ َ ْ َ ِ َ ِ ‫بِإِذ ْن رب ِّهِم إِلَى صراط الْعَزِيزِ ال ْحميد‬ ِ ِ َ ِ َ ِ ْ َ ِ
08/16/08

2

Wajib Amalkan Nilai Dasar Islam

Bila Islam tidak diamalkan dari inti nilai-nilai dasar (basic of value) Dinul Islam, atau hanya sebatas kulit luar berupa ritual ceremonial, maka ummat ini tidak akan berkemampuan bertarung di tengah perkembangan dunia global di abad duapuluh satu mendatang.

08/16/08

3

Ummat perlu dihidupkan jiwanya menjadi satu ummat yang mempunyai falsafah dan tujuan hidup (wijhah) yang nyata, memiliki identitas (shibgah), bercorak kepribadian terang (transparan) untuk ikut berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan.
08/16/08 4

Menghidupkan Jiwa Ummat
 Satu

susunan hidup berjama’ah yang diredhai Allah yang dituntut oleh “syari’at” Islam.  Sesuai Adat basandi Syara’ dan Syara’ basandi Kitabullah.  “satu aspek Social Reform”, yang tidak dapat diabaikan,yaitu berusaha di urat masyarakat.
08/16/08 5

Menguatkan akidah Ummat

Program silaturrahmi yang saling memahami.

08/16/08

6

Pembinaan cita-cita menjelmakan tata-cara hidup kemasyarakatan
1. 2.

3. 4. 5.

hidup dan memberi hidup (ta’awun) bukan falsafah berebut hidup, menanam tanggung jawab kesejahteraan lahir batin tiap anggota masyarakat sebagai suatu kesatuan menyeluruh timbal balik (takaful dan tadhamun); mengajarkan keragaman serta ketertiban dan disiplin jiwa dari dalam, bukan penggembalaan dari luar; menumbuhkan ukhuwwah yang ikhlas, bersendikan Iman dan Taqwa; mengajarkan hidup seimbang (tawazun) antara kecerdasan otak dan ketangkasan otot, antara ketajaman akal dan ketinggian akhlak, antara amal dan ibadah, antara ikhtiar dan do’a.

08/16/08

7

Besar kecilnya nilai amal terletak dalam niat/motif melakukannya.
 Tinggi

rendahnya nilai hasil yang dicapai sesuai dengan tinggi rendahnya mutu niat mengejar hasil itu.  Amal akan kering dan hampa, tatkala kulit luarnya di lakukan, tetapi tujuan nawaitu-nya hilang di tengah jalan.

08/16/08

8

Upaya Menguatkan Akidah ummat
Kewajiban social control (nahyun ‘anil munkar) harus lekas-lekas dilaksanakan, agar masyarakat jangan berserak,  Kengemukakan social support (amar makruf) secara jelas. Insya Allah masyarakat (dhu’afak) akan kuat dan masuk shaf kembali.  Inilah inti kesatuan persaudaraan (ukhuwah dan badunsanak ) itu.

08/16/08 9

Generasi muda masa depan harus mempunyai

4 sehat 5 tidak;
Sehat jasmani, Sehat rohani (Jiwa), Sehat aqal, Sehat keyakinan Tidak berzina Tidak berjudi Tidak minum alcohol Tidak narkobis Tidak merokok
08/16/08 10

Membangun Masyarakat Potensial
Melalui amaliyah yang sepadan dengan kekuatan yang tersedia dalam tubuh masyarakat mestinya disertai serentak membangun jiwa dan pribadi untuk menjadi ummat yang sadar.  Latar belakang usaha sebenarnya adalah merombak tradisi dengan membuka pikiran masyarakat dan merintis jalan baru, memulai dari urat masyarakat dengan cara-cara yang praktis.

08/16/08 11

Pelihara Kebersamaan

Bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku dan agama, selama ini hidup dalam rukun dan damai. Antara lain disebabkan karena kebetulan mayoritas mutlaknya terdiri dari umat yang berakhlaq agama, yakni Islam. Akhlak ialah terpeliharanya hubungan baik dengan Allah dan baiknya hubungan dengan manusia. Lihat juga Al Quran S.2, Albaqarah ayat 83 – 86. Umat Muslimin di mana-mana melakukan segala amaliahnya bertujuan mempertebal iman dan taqwa kepada Allah semata.
12

08/16/08

Menggali Potensi Masyarakat

Jiwa Sadar Amaliyah Interaksi Adat Istiadat

Iman

08/16/08

13

Pelecehan Nilai Akan terjadi jika,
1. 2. 3. 4.

masyarakat lalai hanya senang menerima, suka menampung dan menagih apaapa yang tidak diberikan orang, menjadi bangsa pengemis,

Akibatnya tampillah pelecehan nilai-nilai bangsa yang kesudahannya membawa bangsa ini terjerumus menjual diri …,
08/16/08 14

Mensyukuri Nikmat Allah
Gerakan Pemberdayaan Ummat

Minat ILMU Adat TRADISI
08/16/08

SDA Ulayat

Syara’ AGAMA
15

Daerah kita terkenal sebagai daerah yang kaya dengan sumber alam. Sumber Daya Alam (natural resources) belum seluruhnya di olah, dapat mendukung suatu pertumbuhan ekonomi yang sehat.
Kecenderungan penduduknya dibidang ekonomi baru kepada mencari nafkah dengan memindah-mindahkan barangbarang dari satu tempat ke tempat yang lain
08/16/08 16

Gerakan Memberdayakan Ummat
Proses mempertinggi kesejahteraan hidup adalah rangkaian yang erat terkait dengan proses pembangunan bangsa.
Dalam setiap proses pembangunan keummatan (ummatisasi) tidak selalu harus ditilik dari sudut efisiensi dan rendemen ekonomis semata,
5.Pemahaman

mendalam dari lubuk hati 6.Kemauan pada diri ummat secara individu/kelompok yang akan ikut serta dalam proses pembangunan itu..
08/16/08 17

Berhati-hati terhadap gerakan yang merusakkan akidah
Mari kita simak sebuah hadits lagi sabda Rasulullah untuk melempangkan jalan bagi kita dalam menghadapi segala tantangan yang menghadang kita dari berbagai penjuru 08/16/08 berbunyi sebagai berikut: 18

siaplah karena perkara ini sangat serius. Siap sedialah karena saat kepergian sudah dekat.”

08/16/08

19

Persiapkanlah

perbekalan karena perjalanan ini sangat jauh.
Kurangilah beban-bebanmu, karena di depanmu sudah menantang rintangan yang sangat menyulitkan, kecuali bagi orang-orang yang ringan bebannya.
08/16/08 20

Wahai manusia, sesungguhnya menjelang hari kiamat akan terjadi berbagai peristiwa yang sangat gawat. Dan berbagai bencana yang besar. Dan akan terjadi pula saat-saat yang kritis di mana kelompok orang-orang dhalim berkuasa, dan orang-orang fasik memegang kedudukan penting.
08/16/08 21

Sementara itu orangorang yang menyeru kebaikan ditindas, sebaliknya orangorang yang mencegah kemungkaran ditekan.
08/16/08 22

Oleh karena itu bersiapsiaplah untuk menghadapi semua itu dengan bekal iman yang sangat cukup.
Perbanyaklah amal shaleh dan paksalah dirimu untuk mentaatinya.
08/16/08 23

Bersabarlah dalam menghadapi kesulitan ini, niscaya kalian akan mendapatkan ganjaran sorga yang abadi.”
08/16/08 24

Keinginan mengangkat diri dapat .dimulai dengan keyakinan

‫و لذ ن ج َد ف ن لن ْدينه س ُلن َإن ّ لمع‬ َ َ َ َ ‫َاّ ِي َ َاه ُوا ِي َا َ َه ِ َ ّ ُمْ ُبَ َا وِ ّ ا‬ ‫ل‬ ‫م سن ن‬ َ ‫الْ ُحْ ِ ِي‬
Dan orang-orang yang bekerja sungguh-“ sungguh pada (jalan) kami, sesungguhnya kami akan pimpin mereka di jalan-jalan kami: dan sesunggunya Allah beserta orang-orang yang berbuat kebaikan” (QS. Al-Ankabut, ayat
.(.69
08/16/08 25

Mengangkat taraf hidup kelompok lemah
Dimulai dari akar serabut (grass root) masyarakat alas terbawah piramida, diawali dengan,

merasakan nilai kepentingan • mempunyai daya inisiatif, • kreatif (daya cipta) • memiliki imaginasi

08/16/08 26

Peran Pemimpin
Sebenarnya seorang pemimpin pelopor penggerak pembangunan memikul beban menghidupkan dapur masyarakatnya dengan sungguh-sungguh. Kebahagiaan tertinggi seorang pemimpin tatkala dapat menghidupkan salah satu dari ribuan dapur yang senantiasa berasap karena usahanya. Tak ada bahagia dalam kekenyangan sepanjang malam, bila si-jiran setiap akan tidur diiringi lapar (al Hadist).
08/16/08 27

‫الحمد لله رب العالمين‬

‫80/61/80‬

‫82‬

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->