TERANCAMNYA HAK HIDUP MASYARAKAT PRIBUMI PAPUA

Terancamnya Hak Hidup Masyarakat Pribumi Papua diakibatkan oleh Sitim yang dibangun oleh pemerinah Pusat dan sisitim itu tidak cocok dengan corak kehidupan Masyarakat Budaya di Papua. Sehingga Nilai-nilai dan Norma-norma budaya makin disingkirkan oleh Masyarakat Papua itu sendiri contohnya sistim perang,upacara-upacara adat. Hal terjadi karena Bangsa Papua adalah bangsa yang terdiri dari berbagai macam suku budaya.yang sudah tercatat kurang lebih 225 suku budaya. Tersingkirnya budaya atau hak hidup ini juga diakibatkan oleh Otonomi khusus yang sudah diperlakukan di Papua namun kenyataannya tidak berjalan lancer. Hal tersebut bisa kita lihat dari dibangunnya Gedung-gedung sekolah namun tidak tersedianya tenaga pengajar.pelaporan akan telah berjalannya suatu proyek akan dilapor berupa struktur bagunan dan perincihan biayanya namun yang perlu kita pertanyakan dengan tegas adalah Apakah Sekolahnya bisa ditunjang dengan Gratis dan apakah SDM tenaga pengajar telah tersedia. Bangunan gedung hanyalah sebuah fasilitas fisik.untuk itu hal ini adalah sebuah bahan pembelajaran dari kita ,karena kita yang disini teman-teman STIPAN adalah calon-calon Pemimpin yang telah diutus oleh daerah masing-masing,untuk itu kita harus belajar dari Pejabat-pejabat kita yang senior. Mengapa di Papua banyak sekali Pemimpin-pemimpin yang korupsi namun tidak diadilioleh KPK,dan Badan-badan Negara? Hal tersebut memang sudah dirancang oleh Pemerintah Pusat bertepatan dengan diberihnya Otonomi Khusus Otonomi Khusus itu ibarat Pemerintah memberikan Ular kepadaPapua kepala diberi namun ekor masih dipegangnya dalam arti semua kendali masih dipegang oleh Pemerintah Pusat dan tidak ada Kebebasan dalam Arti Otonomi Khusus .

Pejabat Papua yang Korupsi contohnya ,sewaktu calon Bupati ini Hendak mencalonkan diri ,ia musti mempunyai perahu partai dan ketika mau menaiki perahu partai ini,ia harus membelinya dengan uang rausan juta,bahkan partai yang bersar akan mencapai Miliyar. Dan juga selama masa kampanyenya berlangsung itu juga membutuhkan Uang yang besar,Kita boleh ambil contoh paling sedikit uang yang digunakan oleh salah seorang Kandidat adalah 5 Miliyar,dari mana uang yang bisa dikumpulnya sedangkan latar belakangnya dari DPRD ataukah ada juga yang dari Kepala-kepala dinas,jika gajimurni seorang kepala Dinas dan DPRD tidak mencukupi uang lima miliyar itu ,mau tidak mau ia harus hutang politik,agar ketika ia terpilih uangnya akan di bayar,namun hal tersebut biasanya diberi jaminan misalnya sertifikat tanah dan lain-lain. Dan jika ia terpilih uang APBD, dalam kurun waktu satu ,tahun dua tahun ia akan korupsi Guna melunasi Utang-utangnya,dan ditahun ke tiga dan empat ia akan menabung dari hasil korupsi guna untuk pencalonannya yang diperiode ke-dua, Dan ketika diperiode kedua jugaia masih terpilih berarti diperiode inilah ia akan mengumpul harta kekayan. Dengan demikian Indonesia sudah merancang agar di Indonesia ini kaum yang mempunyai modal sajalah yang bisa memcalonkan diri dan mengajak untuk pejabat ini berkorupsi. Masuknya investor-investor yang berskala besar juga merusak Hak hidup Masyarakat Pribumi diakibatkan oleh penekanan-penekanan Ekonomi,moral,pendidikan,kesehatan dan lain-lain.contohnya Timika tidak sepenuhnya perhatian pihak perusahaan yang diberikan kepada suku Kamoro dan Amume tersebut yang di berikan Cuma paling kecil bahkan tak terlihat dari hasil yang hasilkan PT.Free Port itu jika kita lihat hitung hasil yang dihasilkan oleh PT.Free Portitu besar dan jika di gunakan untuk membagun SDM yang ratah dan jujur boleh dikatakan semua sekolah di Papua gratis,Kampus-kampus gratis. Namun faktanya harga kebutuhan pokoknyapun sangat mahal di Timika jika kita bandingkan dengan kota-kotalain di Papua,contoh harganya adalah Mie Instan

dikota kota lain dua ribu namun di Timika Empat ribu,sedangkan tidak semuanya masyarakat timika bekerja di PT.Free Port. Dengan adanya Perusahan itu Pos-pos penjagaan akan semakin banyak maka masyarakat akan ditekan untuk tidak melawan pergerakan ruang pergerakan Mahasiswa Papua akan menjadi sempit.Masalah PT.Free Port belum tuntas namun ada Investor MIFEE yang mau masuk di Papua selatan,yaitu meliputu tiga kabupaten,Mapi,Merauke,dan Boven Digole.lahan yang dibuka seluas dua juta seratus hektar.Masalahnya pun akan sama tesingkirnya Masyarakat Pribumi.Lahan seluas situ . Adakah orang Papua yang tau akan cara bertanam padi Untuk nantinya bekerja dilahan seluas itu,dan jika tidak ada berapa pekerja dari luar yang akan didatangkan,sedangkan jumlah Masyarakat Papua asli berdasarkan Sensus 2010 ini adalah 49% Masyarakat Pribumi dan 51% pendatang. Masalh yang akan terjadi adalah bahan renungan bagi kita. Jika kita sudah menjadi Pemimpin bisa saja kita menarik Investor untuk masuk namun kita harus jelih melihatnya apakah investor itu membuka sesuatu yang cocok dengan Corak hidup masyarakat dan mendukung corak hidup masyarakat.misalnya Perusahan makanan ringan yang baha dasarnya dari Ubi dan singkong nah hal tersebut bisa di terima karena masyarakat setempat mempunnyai ke ahlian dalam dan unuk mengelola hasil kebun Ubi dan singkong dan perusahan tersebut bisa membuka lapangan kerja dan pasar untu hasil kebun dari masyarakat setempat bisa dijual diperusahan itu,yang penting perusahan tersebut bermakana kearifan lokal. Untuk membatalkan investor yang hendak karena tawaran uang yang diberikan ratusan jutabahkan miliyaran perbulan,maka kita perlu mengambil kebijakan apakah kita mau menjadipemimpin itu untuk masyarakat ataukah untuk diri sendiri.

Mengetahui Ketua IPMANAP Fasilitator

Arnoldus Pakage

Pastor Anselmus Amo JPIC MSc

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful