Pasang visor aksesori Jupiter MX untuk honda Beat

Percaya, enggak? Dengan sedikit sentuhan berbiaya ekonomis, tampilan Honda BeAT Anda bisa lebih manis. Caranya, cukup pasangin visor milik Yamaha Jupiter MX di batok depan. "Kelihatan futuristik plus melindungi mika spidometer dari kerikil jalanan," sahut Suryana pemilik skutik itu. Memasangnya juga mudah. Asalkan Anda sudah menyiapkan alat kerjanya; obeng kembang (+) atau minus (-). "Visor itu harganya Rp 25 ribu," ujar Iwa mekanik Yovan Speed and Custom di Jl. Pahlawan Rempoa, Ciputat, Tangerang. Let's do it, guys! Pertama, buka semua baut batok depan BeAT pake obeng kembang (gbr.1). Jangan lupa spion juga dilepas! Setelah baut copot, lanjutkan melepaskan batok tersebut. Eits, hati-hati melepas batok, klipnya gampang patah.

Gambar 1

Gambar 2

Gambar 3

Gambar 4

Setelah batok dilepas, waktunya mengukur posisi yang pas dengan batoknya. Biar visor gak miring sebelah, dikasih double tape hijau di bagian sisi bawah aksesori tersebut (gbr.2). Kalau sudah pas dan tidak miring, silakan tempelkan visornya. Pas! Beres? Belum! Karena aksesori itu cuma direkatkan double tape, tentu rawan digondol maling! "Daripada hilang, mending diikat baut," saran pria bertubuh tinggi ini sembari bilang pake baut 6 mm yang tipis dan pendek biar enggak mentok sama spidometer (gbr.3). Untuk membuat lubangnya bisa pakai solder. Kalau enggak punya? "Bisa pake obeng minus (-) yang ujungnya dipanasin di atas api lilin," ujar cowok banyak akal ini. Setelah obeng panas, buat lubang dengan posisi yang diinginkan (gbr.4). Cees..! Berikutnya, masukkan baut yang dimaksud ke lubang tadi. Kalo baut yang dipakai kepanjangan, posisi baut bisa dibalik (kepala buat di dalam). Lalu, kencangkan baut itu dengan kunci yang sesuai. Awas, jangan terlalu kencang nanti visor pecah! Nah, setelah baut pengikat kencang dan posisi visor enggak miring, dilanjutkan memasang kembali batok yang gak jadul ini dan cara pemasangannya kebalikan dari membuka. Jangan lupa, spion dipasang, biar enggak ditilang Pak Polisi.

Subtitusi kampas kopling satria 2 - tak ke Smash?
Memang enggak enak kalau lagi kerja diadang masalah. Pikiran jadi kacau. Hal inilah yang dialami Bay Iskandar. Gara-gara Suzuki Smash 110 cc keluaran 2005 miliknya problem, sebagai sales, ia jadi enggak bisa bekerja deh. Kenapa sih, motornya? Oh ternyata terdengar bunyi ngaung. Takut kenapa-kenapa, warga Kemanggisan, Jakbar ini langsung memboyong tunggangannya itu ke dealer Suzuki Daan Mogot, Jakbar. "Saya takut makin parah. Makanya saya bawa ke bengkel resmi aja," ujarnya.

Gambar 1

Gambar 2

Gambar 3

Gambar 4

Sesampainya di dealer Suzuki itu, Bay bertemu Ferri. Sesudah mendengar penjelasan Bay, mekanik ramah itu segera mengeceknya. Selesai dideteksi, ternyata kampas koplingnya (KK) habis (gbr.1). "Biar awet, ganti KK Suzuki Satria 2-Tak aja. Bisa bertahan lama lo, pemakaiannya," saran mekanik ini. Untuk fisiknya, KK Satria sama dengan Smash, hanya KK Satria lebih tebal dan rapat dibanding punya Smash (gbr.2). Fungsi KK adalah pendukung proses transfer tenaga dari hasil kerja mesin ke tramsmisi. "Efeknya apabila KK habis, besutan motormania akan selip. Nah, kalau sudah begitu motor akan terasa berat alias enggak ada tenaganya. Selain itu juga bisa bikin boros BBM," tambah Ferry.

Gambar 5

Gambar 6

Biar motomania tak mengalami hal tersebut, mending segera ganti. Mau tau proses pemasangannya? Mari kita lihat yang dilakukan Ferri pada besutan Bay. Sebelum dibongkar, siapkan dulu perkakas yang dibutuhkan; kunci ring 12 & 10, T-8, T-10 dan kunci ring 19.

Gambar 7 Pertama buka dulu 2 baut pengikat footstep atau pijakan kaki pakai kunci ring 12 (gbr.3). "Lalu copot 2 baut knalpot mengunakan kunci ring 10," ucap mekanik itu sambil melepaskan satu baut kick starter dengan kunci ring 10 (gbr.4). Kalau sudah, baru buka baut bak kopling sebanyak 12 buah (gbr.5). Selanjutnya lepas satu baut rumah otomatis ukuran 19 pakai kunci ring tadi (gbr.6). Baru buka bearing dan stut kopling. "Jangan lupa, copot baut per kopling menggunakan kunci T-10 (gbr.7) dilanjutkan pasang KK Satrianya," tuturnya. Oh ya, soal harga, KK Satria lebih mahal dibanding KK Smash. "Punya Satria Rp 49.500, sedang yang orsinal Smash Rp 26.500. Meski lebih mahal, tapi lebih awet," tutup Ferri. Sudah beres, pasang kembali peranti yang sudah dibongkar tadi. Hasilnya, Bay jadi bisa kerja lagi deh.

Paket pasang monosok di Honda Vario!
Jika Anda sudah menganut aliran lowrider, tentu akan lebih asyik kalo mengadopsi sokbreker belakang model monosok. Pasti tampilan motor akan lebih simpel.

Gambar Seperti dipikirkan Agung, "Memang dari dulu saya sempat mau pasang monosok. Tapi bisa enggak ya, secara kolongnya kan sempit?" bilang warga Banjar Wijaya, Tangerang. Nah, dari pada setres, ia segera berangkat menuju tempat modifikator kenalannya. "Bisa kok, dananya cuma Rp 600 ribu yang terdiri dari sok Suzuki Satria 2-Tak berikut braket-braketnya. Tapi perlu cara khusus sewaktu pemasangan, gak maen templok, dong," canda Robby sekaligus pemilik bengkel modifikasi Studio 9.

Tanpa pikir panjang, Agung pun langsung setuju. Tapi sebelum memulai praktik, kita siapkan dulu peralatannya yaitu obeng kembang, kunci T-10, L-14, kunci ring 16. Kalau sudah, parkir motor Anda dulu dan pasang standar tengahnya.

Gambar 1

Gambar 2

Pertama, lepas semua baut bodi belakang yang menempel dengan obeng kembang. Setelah itu, kendurkan dan lepas empat baut yang berada di dalam bagasi memakai kunci T-10. "Oh iya, boks saringan udara juga harus dicopot. Sebab menghalangi jalur sok yang akan kita pasang," pesannya sambil melepas semua baut boks filter udara dengan obeng kembang (gbr.1). Sekarang mengatur posisi sok yang pas. "Untuk dudukan sok bawah pakai braket yang berbentuk huruf U dari pelat baja setebal 8 mm. Posisinya kita taruh tepat di atas blok mesin," ucapnya. Sebagai pengancingnya, dipasang 2 baut ukuran 10 di kanan kiri dengan kunci ring 10 (gbr.2).

Gambar 3 Ia menambahkan. Kalo untuk pegangan soknya menggunakan baut 14 panjang yang diselipkan antara lubang sok dan braket sebagai pegangannya. Agar sok tidak bergeser, mesti dijepit dengan mur 16 memakai kunci ring 16 (gbr.3). Giliran atas. "Rangka belakang kanan mesti dibor dan dimasukkan pipa besi berdiameter 16 mm yang ujung bagian dalamnya berdrat. Drat ini akan dikawinkan dengan baut L dengan kunci L -14 sebagai penjepit anting sok atas dan berikut bos ring supaya posisi sok enggak berubah," katanya. Selesai, cek lagi semua baut pegangan monosok tadi sebelum memasang bagasi Honda Vario, lalu kita rakit ulang semua bodi dan harus terpasang dengan kuat dan benar.

Bikin pelek jari - jari jadi tubless di motor supermoto..
Kesal juga rasanya kalo mengalami bocor ban. Apalagi bagi para pengguna motor bergaya supermoto

yang sudah pakai pelek tipe jari-jari lebar dan mahal. Pasti sayang kalo dibongkar, karena bikin lecet atau rusak saat dicungkil tukang tambal ban pakai obeng khusus buatannya itu. Solusinya? "Gampang. Pelek itu dibikin jadi tubeless aja," anjur Samsul, mekanik Caos Custom di Jl. Pancoran Barat No.8, Jaksel. Lho emang bisa dan kuat? "Bisa. Saya udah terapkan di beberapa motor konsumen, tetap oke!" jaminnya. Cara itu selain pelek jari-jari bebas rusak saat proses penambalan, juga kalo ban bocor gak langsung kempis. "Apalagi kalau lagi turing keluar kota, berguna sekali," tambahnya. Oke, kita lihat aja yuk, gimana sih, si Samsul bikinnya! "Pertama siapkan silicone glass sealant, berikut tempat untuk lem yang berbentuk tabung ini, pemanas khusus untuk memasang kaca film mobil dan alat untuk meratakan lem itu ungkapnya. barang-barang itu bisa kita tebus di material dengan harga lem sekitar Rp 35 ribu satu botol, sedang tempat lemnya Rp 15 ribu. Setelah semua siap, langsung balur lem itu ke bagian pelek secara merata (gbr.2). "Kalo bisa, lem sebagian dulu sekitar 15 cm lalu diratakan dengan alat yang sudah disiapkan (gbr.3), lalu disambung lagi sampai seterusnya," saran pria berbodi kurus ini sembari bilang, pentil khusus ban tubelessnya juga dipasang.

Gambar 1

Gambar 2

Gambar 3

Gambar 4

Tujuannya, tentu agar pentil juga menempel dengan kuat. Sehingga angin ban juga enggak nyeplos dari peranti itu. "Oh ya, harga pentilnya sekitar Rp 15 ribu bisa didapat di tukang tambal ban atau toko ban," ungkapnya lagi. Nah, pemakaian lem itu untuk satu pelek ukuran sekitar 3-4 ½ inci bisa menghabiskan satu setengah botol. Karena pelek ukuran lebar tersebut diameternya pun sudah terlihat besar, berarti pemakaiannya pun lumayan banyak. "Tapi buat pelek standar sih cuma satu atau setengah botol aja," ujarnya.

Berikutnya pengeringan lem, bisa dengan tenaga matahari atau lampu tem bak khusus buat ngecat motor. Tapi semua itu butuh waktu lama. Makannya Samsul pakai alat pemanas kaca film khusus mobil agar keringnya merata. Waktu yang diperlukan sekitar dua jam. Keringkan secara merata sampai bagian dalam pelek dengan peranti yang sudah kita siapakan tadi (gbr.4). Lalu diamkan sekitar 15 menit untuk memastikan lem benar-benar kering. "Karena kalo masih basah, anginnya bisa bocor," wanti Samsul. Kalo yakin lem sudah keras, silakan pasang ban. Isi dengan angin, lalu cermati. Apa sudah oke atau ada kebocoran. Ngetesnya, bisa direndam dalam bak berisi air. "Kalau ada gelembung udara, berarti pengeleman perlu diulang agar tak ada bocor dan sempurna," tutup mekanik yang sudah 8 tahun kerja di Caos Custom ini sembari menambahkan, konsekuensinya karena pelek dikasih lem, otomatis akan tambah bobot.

Bikin pakem rem belakang Suzuki Spin low rider!
Modifikasi lowrider di skutik yang wajib mengaplikasi undur-undur sebagai ciri utama, jelas butuh penyesuaian di berbagai sektor. Salah satunya, sistem pengereman belakang yang otomatis jadi ikut mulur. Nah buat mengatasi hal itu, beberapa modifikator mensiasatinya dengan membuat tuas pengungkit rem belakang yang lebih panjang (gbr.1). Di sebagian jenis motor skutik, cara tersebut terbilang ampuh tanpa mengurangi kualitas pengereman.

Gambar 1

Gambar 2

Gambar 3

Gambar 4

Namun begitu, kadang trik tersebut malah bikin rem belakang jadi gak pakem! "Banyak keluhan dari pengguna Spin lowrider. Maklum, rem standarnya kerap dirasa bagel," ungkap Donny Permana dari rumah modifikasi Hantu Laut.

Masih menurut Donny, penyebab rem belakang Spin lowrider bagel bisa disebabkan kesalahan pada konstruksi rem yang dimodifikasi. Nah untuk itu, Donny mau berbagi trik bikin rem belakang Spin lowrider jadi pakem. Simak ya! Pertama, buat dudukan kabel rem belakang pakai pelat besi setebal 3 mm yang ditekuk menyerupai huruf L (gbr.2). Ukuran teknisnya, tinggi badan 4,5 cm dan panjang kaki 3 cm. Selanjutnya bagian kaki diberi lubang berdiameter 10 mm untuk menahan kabel rem dan ukuran 8 mm di badan pelat untuk mengikat peranti itu ke mesin. Kalau sudah, langsung pasang pelat tersebut pada baut mesin di bawah cover CVT menggunakan baut 8 bawaan motor. "Posisi pasangnya harus nyamping biar pelat bisa menahan kabel rem nantinya (gbr.3)," sambung Donny.

Gambar 5

Gambar 6

Kelar di bagian tersebut, lanjut membuat as pengungkit di paha ayam (gbr.4). Ukurannya, panjang 15 cm dan diameter as 10 mm. "Jangan lupa lubangi ujungnya dengan diameter 7 mm untuk tuas pengungkit. Dan ujung satunya lagi diberi tonjolan besi untuk menahan as nantinya," wanti modifikator cerdas ini. Sudah siap? Sekarang tinggal proses pemasangan kabel rem. Pasang kabel rem melewati pelat di bawah cover CVT yang sudah dibuat tadi. Sampai sini, jangan lupa masukan pegas pengungkit as rem belakang dan 'kunci' per itu memanfaatkan baut 10 (gbr.5). Sudah? Pasang as pengungkit paha ayam dan langsung sangkutkan tuas pengungkit rem belakang sebelum akhirnya diikat dengan mur setelan rem belakang (gbr.6). Kalau sudah, boleh langsung dicoba deh!

Pembongkaran/Pemasangan Kopling
a. Pasang roda gigi penggerak primer pada ujung poros engkol. b. Pasang bagian luar kopling pada poros utama. c. Pasang cincin splain (perapat) menghadap keluar di atas permukaan datar bagian luar kopling. d. Rakit pelat penekan kopling, kanvas kopling, pelat kopling, dan bagian tengah kopling. e. Susun kanvas dan pelat kopling silih berganti. f. Lapisi kanvas kopling baru dengan minyak pelumas mesin sebelum merakitnya. Melepas tutup kanan bak mesin (1) Keluarkan minyak mesin dan tampung dalam tempat yang bersih. (2) Lepaskan mur penyetel rem belakang dan pegas pengembalian. (3) Lepaskan baut-baut dan tutup kanan bak mesin. (4) Longgarkan baut-baut dalam pola bersilang dalam 2-3 tahap. (5) Lepaskan gasket dan dowel pin. Melepas kopling (1) Lepaskan sekerup-sekerup dan tutup rotor saringan oli. (2) Lepaskan pompa oli.

(3) Tahan roda gigi penggerak primer dan roda gigi yang digerakkan dengan sebuah penahan roda gigi, lepaskan mur pengunci menggunakan perkakas khusus, (4) Lepaskan pembimbing pengangkat kopling. (5) Lepaskan baut—baut kopling, pelat pengangkat kopling dan pegas kopling. (6) Longgarkan baut·baut dalam pola bersilang dalam 2-3 tahap. (7) Pasang pemegang pemusat kopling dan lepaskan mur pengunci kopling. (8) Lepaskan sebagai berikut: (a) cincin (waser), (b) bagian tengah kopling (pemusat kopling), (c) pelat kopling, (d) kanvas kapling, dan (e) pelat penekan. (9) Lepaskan cincin splain, kopling luar (outer clutch), dan clutch outer guide (penghantar kopling luar). (10) Lepaskan roda gigi penggerak primer dan pasak tembereng dari poros engkol. (11) Jangan menghilangkan pasak tembereng.

Pemeriksaan (1) Periksa bantalan pengangkat terhadap kerusakan. (2) Putar cincin dalam bantalan dengan jari—jari,juga periksa bahwa cincin luar bantalan duduk dengan erat pada pelat pengangkat kapling (3) Ganti bantalan apabila diperlukan. (4) Ukur panjang bebas pegas kopling pengembalian, (5) Pegas kopling harus diganti semuanya sebagai satu set jika satu atau lebih telah melampaui batas servis, (6) Gantikan kanvas kopling apabila mereka menunjukkan tanda-tanda goresan atau perubahan wama. (7) Kanvas dan pelat kopling harus diganti sebagai satu set jika salah satu telah melampaui batas servis. (8) Periksa terhadap kebengkokan pelat dengan menggunakan bidang pengukuran kedataran dan sebuah lidah pengukur. (9) Periksa potongan-potongan pada bagian luar kopling (clutch outer) terhadap lekukan atau kerusakan-kerusakan kecil yang disebabkan oleh kanvas kopling. (10) Ukur bagian luar kopling. (11) Ukur penghantar bagian Iuar kopling. (12) Ukur poros utama pada penghantar bagian luar kopling. (13) Periksa bagian bawah kopling (clutch center) terhadap lekukan-lekukan atau kerusakan-kerusakan kecil yang disebabkan oleh pelat kopling.

Pemasangan (1) Pasang pasak tembereng (spie) pada pores engkol. (2) Pasang roda gigi penggerak primer dengan menepatkan alur pada roda gigi dengan pasak. (3) Olesi gigi-gigi roda gigi primer dengan oli. (4) Pasang penghantar kopling iuar, kopling dalam, dan cincin splain. (5) Pasang pelat penekan, kanvas kopling, pelat kopling, kopling tengah, pegas pengantar, dan dudukan pegas. (6) Susun kanvas dan pelat silih bergantian.

(7) Lapisi kanvas kopling baru dengan minyak mesin baru. (8) Pasang kanvas, pegas judder, dan dudukan pegas. (9) Kanvas kopling yang dipasang bersandar pada judder spring mempunyai diameter yang lebih besar dari kanvas-kanvas lainnya. (10) Pasang lidah tonjolan dari kanvas pada alur-alur dari kopling luar. (11) Pasang cincin pengunci dengan tanda outside menghadap keluar. (12) Olesi ulir mur pengunci kopling tengah dengan cli. (13) Pasang mur pengunci dengan sisi yang mempunyai siku yang diberi lengkungan menghadap ke sebelah dalam. (14) Tahan kopling tengah dengan pemegang kopling tangah, kencangkan mur pengunci sesuai torsi pengencangan yang ditentukan (15) Mur pengunci kopling tengah harus dipenitik (drip) untuk menguncinya. (16) Pasang pegas—pegas kopling dan pelat pengangkat dan kencangkan baut—baut dalam pola bersilang dalam 2-3 Iangkah. (17) Pasang penghantar pengangkat kopling. (18) Pasang rotor saringan oli. (19) Pasang cincin pengunci dan mur pengunci. (20) Pasang cincin pengunci dalam tulisan outside menghadap keluar. (21) Pasang mur pengunci dengan sisi yang mempunyai siku yang diberi lengkungan menghadap cincin pengunci. (22) Bersihkan rotor saringan oli. (23) Periksa apakah oli dapat mengalir dengan bebas melalui salurannya tanpa hambatan. (24) Jika perlu lepaskan klip dan ganti part (suku cadang) yang rusak, Membongkar/merakit lengan kopling (1) Lepaskan pin cotter (pena belah) dan lepaskan handel pengangkat kopling dan pegas (2) Periksalah secara visual lengan kopling terhadap kebengkokan atau kerusakan. (3) Pasang lengan kopling pada tutup kanan bak mesin dalam urutan terbalik dari pada pelepasan. (4) Pasang pegas pengembalian 13. Penyetop silinder garpu 14. Pegas silinder garpu 15. Sekerup oval 16. Pelat penghenti silinder 17. Garpu gigi kanan 18. Pen 19. Pen 20. Pen 21. Silinder garpu pen 22. Pena belah 23. Pen penghantar garpu gigi 24. Garpu gigi kiri 25. Rotor saklar netral 26. Waser 27. Baut segi enam 28. Pengantar garpu gigi 29. Pena belah 30. Pegas lengan garpu gigi 31. Collar/selubung 32. Pegas pengembali garpu 33. Penpegaspe11gembal1`garpu 34. Baut segi enam 35. Pedal perubah gigi 36. Spidel garpu gigi 37. Karet pedal

Merakit Garpu depan a. Sebelum perakitan, cuci semua bagian-bagian dengan solar, dan biarkan sampai kering. b. Pasang baut pembuangan.

c. Pasang oil lock piece, pipa garpu, pegas pantul dan piston garpu. d. Lapisi baut socket dcngan cairan pengunci dan kencangkan. e. Pasang pegas reaksi dan piston ke dalam pipa garpu. f. Pasang alat pengunci minyak pada ujung piston. g. Masukkan pipa garpu pada selongsong bawah garpu. h. Pasang selongsong bawah pada catok dengan penjepit lunak i. Lapisi baut socket dengan cairan pengunci dan pasang pada piston. j. jika sulit untuk mengencangkan baut socket, pasang pegas garpu dan baut atas garpu.

10 Bagian yang Mesti Diperhatikan pada Motor

Tali spidometer jangan dibiarkan putus — Kebanyakan pengendara motor baru mau memerhatikan kendaraannya jika mesin rewel, tidak mau menyala atau rewel. Padahal, ada sekitar 10 pemicu petaka yang bisa menimpa pengendara dan ada di antaranya berujung dengan kecelakaan. Perhatikan bagian-bagian di bawah ini, barangkali terjadi pada motor Anda. 1. Kabel spidomoter putus Terutama bila putusnya bagian bawah. Jangan disepelakan dan dibiarkan putus. Bahayanya, kabel itu bisa melilit kuat ke jari-jari, Anda pun langsung terpelanting ke depan. 2. Mur kontra kabel gas Khusus buat pemilik skubek yang doyan bongkar-pasang karburator, pastikan mur kontra pengikat pipa jalur kabel throttle sudah terikat dengan benar pada braket-nya. Bila salah satu mur kendur dan pipa berbentuk huruf "L" lepas, maka grip gas enggak mau diputar alias los. Bahayanya, saat menyalip, skubek Anda akan seperti berhenti berakselerasi, dan, baik Anda maupun mobil dari arah berlawanan atau dari belakang, belum tentu siap, lalu menabrak Anda. 3. Baut sepatbor depan Periksa baut pengikat (4 buah), jangan sampai kendur. Bila keempat baut lepas dan penahan air itu akan jatuh ke ban, bagian belakang sepatbor akan terlipat di segitiga dan motor bisa ngerem mendadak sehingga menyebabkan bagian belakang terjungkal. 4. Karet pelindung aki

kepala aki bagian positif ditutupi, entah dari karet, plastik atau material apa pun yang tidak menghantar listrik. Jika kondisi sudah rusak dan belum sempat menggantinya, "Pastikan aki benar-benar terikat di rumahnya dan jauhnya dari komponen sekitar yang bisa menimbulkan korsleting," ujar Wawan Setiawan, kepala mekanik Yamaha mekar Motor, Bogor. 5. Tekanan angin ban Jangan sampai tekanan angin kurang, bisa mengakibatkan bocor. Terlebih, jika motor lama tak dipakai dan parkir tanpa menggunakan standar tengah. "Kalau kurang angin, ban dalam rawan bergesek sama pelek dan ban luar sehingga menimbulkan kebocoran bahkan sampai meledak," bilang Ribut Wahyudi, mekanik Bintang Niaga Jaya, Cibinong, Bogor. 6. Ganti sproket tajam Cermati mata gigi gir, baik depan maupun belakang, jika sudah runcing, sebaiknya ganti. Sebab, bila bagian itu sudah tajam, gampang pindah posisi. Rantai pun lepas dan terjepit di arm. Kalau Anda mendengar orang jatuh dari motor lantaran rantai putus dan terjepit di arm, ya karena kelalaian itu. 7. Sekring wajib pasang Pastikan aki didukung sekring yang memiliki ukuran ampere sesuai anjuran. Bahkan, posisi pasang sekring benar-benar di tempatnya untuk menghindari terjadinya korslet. 8. Ganti mur tuas rem Jika motor sudah berusia lebih dari 5 tahun, jangan lupa dengan mur penahan, pengikat sekaligus penghubung tuas rem belakang dari bahan babet, apalagi sering bongkar pasang. Hal itu memungkinkan ulir aus atau dol. Kalau sudah begitu, rem bisa bablas lantaran as penghubung tuas rem lepas dari tangkai. 9. Karet footstep rusak Bila karet footstep copot atau hancur, maka yang tampak ujung besi sebagai komponen dasar pijakan kaki. Nah, bayangkan jika ujung besi itu menyentuh tulang kering kaki penunggang tanpa sengaja. 10. Bikin repot boncenger Sering dijumpai, pelat nomor belakang sudah mau copot. Justru itu menjadi sumber kesialan bila tak cepat diperbaiki. Paling tidak kaki yang dibonceng jadi korban. Terutama saat hendak turun. (KR15)

Kuras Oli Sok Motor, Ingat Historisnya!

— Ganti oli sok atau peredam kejut (shock-absorber) motor enggak bisa dibilang gampang. Lepas sok atau tabung dari segitiga, buang oli lama dan masuk

yang baru, kemudiann pasang lagi. Teorinya memang begitu, tapi ketika dibawa jalan, eh laju motor malah lari ke kiri dan kanan. "Banyak konsumen yang mengeluh seperti itu setelah ganti oli," komentar Kardi. Penyebabnya, menurut juragan Kardi Mulai Motor (KMM) di Ciputat, Tangerang, itu lantaran posisi sok atau titik center sok bergeser. Jadi, ada baiknya sebelum bongkar posisi sok ditandai dulu. Jangan langsung main lepas. Pergeseran itu dikarenakan segitiga atau sok sudah pernah dipres. Bisa-bisa setelah tabung dilepas, bagian itu minta dipres lagi saat dipasang. Makanya, Kardi kerap bertanya kepada konsumen yang hendak ganti oli sok. Jika pernah dipres, pengurasannya tak perlu bongkar tabung. "Ada cara lain. Membuang oli sok yang lama bisa melalui bagian bawah tabung," lanjut Kardi. Kalau mau praktik, ikuti langkah-langkah yang diberikan Kardi di bawah ini. 1. Buka baut penutup oli yang ada di atas as sok. Bila sudah terbuka, gunakan kunci L6 untuk membuka baut bagian bawah di tabung sok, sekaligus berfungsi menahan suling sok di dalam tabung. 2. Setelah baut terbuka, oli pun akan ke luar. Jika semua sudah terkuras, lanjutkan dengan menuangkan bensin secukupnya. Lalu, keringkan pakai angin kompresor (kalau ada). 3. Proses selesai, pasang kembali baut penahan suling. Barulah tuangkan oli sesuai dengan kebutuhan. Misalkan bebek, sekitar 60 cc. Ingat, banyak sedikitnya oli di dalam tabung akan memengaruhi proses redaman. (Eka)

Usir Karat di Leher Knalpot Motor

Setelah dioles oli bekas, dua hari karat lenyap - Yang punya motor, coba perhatikan pada leher knalpot. Pasti terdapat karat, yang kalau didiamkan bisa membolongkan pipa saluran buang tersebut. Munculnya karat lantaran suhu yang begitu panaas di leher knalpot ketimbang di bagian ujungnya. Sehingga, kotoran yang menempel langsung lumer dan mambantu cepatnya proses timbul karat. Aprianto, mekanik Cemerlang Motor di Pondok Gede,Jakarta Timur membagi ilmu cara melenyapkan karat. Persiapkan oli bekas (sudah tidak terpakai), kemudian hidupkan mesin selama kira-kira 5 menit supaya knalpot panas. Untuk menyakinkan kalau knalpot sudah panas, dekatkan tangan (jangan sampai menempel). Kian panas, justru maskin bagus. Kemudian oleskan oli ke bagian yang berkarat. Jangan kaget, timbul asap karena pelumas bekas yang sudah dioles menguap terkena panas. Pesan Aprianto, usah penasaran kenapa karat tidak langsung rontok. Nanti karat di leher knalpot hilang sendirinya, sedikit demi sedikit,".

Suzuki New Smash - Waspadai Knalpot Nembak
Mengejar standar Euro 2 hampir semua motor keluaran baru mengaplikasi fitur penekan emisi gas buang. Meskipun fungsinya sama tapi setiap pabrikan punya istilah sendiri. Misalnya Suzuki menyebut fitur ini PAIR System, Yamaha memberi nama Air Induction System (AIS), lantas Honda berjuluk PAIR Control Valve. Namun seiring hadirnya fitur baru ini ternyata juga diikuti munculnya penyakit baru. Ciri khas fitur Euro 2 bermasalah ujung knalpot meletup dar…der…dor…! "Kasus ini bisa menimpa motor apa saja asal sudah mengaplikasi fitur Euro 2. Gue pernah benerin punya Honda Karisma dan Yamaha Mio," ujar Abbot, mekanik Abbot Speed di Kemandoran, Jaksel. Nah, buat bikers pemilik Suzuki harus waspada tuh, siapa tahu ketular virus yang menimpa Karisma dan Mio. Sebab mulai Suzuki Satria FU150, New Smash dan New Shogun 125 sudah mengaplikasi sistem PAIR. Hanya letaknya aja yang berlaianan. Jadi harus waspada serangan virus knalpot nembak. Biar cepat paham enaknya langsung praktik. Misal ngecek sistem PAIR punya New Smash. Letaknya di kepala silinder dekat busi. "Langkah awal lepas selang PAIR yang menuju filter udara. Coba tiup dan tidak boleh bocor (gbr.1)," lanjut Abbot. Jika ada kebocoran berarti katup PAIR yang bekerja berdasarkan vakum dari intake manifold sudah aus. Langkah berikutnya bongkar komponen PAIR. Cek apakah lidah membran yang menempel pada head terganjal kotoran atau posisi menganga (gbr.2). Bersihkan dan rapatkan kembali. Saran Abbot, apabila sistem PAIR tidak bisa direparasi, untuk sementara sistem PAIR bisa dimatikan. Selang agak besar dari katup PAIR yang menuju filter udara disumbat. Begitu juga pipa kecil yang terhubung intake manifold disumbat (gbr.3). Semoga knalpot enggak main tembak lagi.

Cek Auto Choke New Nouvo Z - Cukup Ditiup, Wussss...!!
Sistem cuk Yamaha New Nouvo Z terbilang modern. Enggak lagi model manual lewat tarik tuas tapi sudah bekerja otomatis (auto choke). Saat dibutuhkan (mesin dingin), katup cuk secara otomatis bekerja. Nah, berhubung semuanya bekerja secara electrical maka prosedur pengecekan juga berbeda dengan tipe manual. "Pengecekan kerja auto choke bisa dilakukan dengan ditiup dan mengukur tahanan PTC thermistor dan thermo switch. Alat yang digunakan pipa diameter 3,3 mm dan multitester," beber Muhamad Abidin, Manager Technical Department, Service Division, PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI). Sebelumnya harus diketahui dahulu lubang in (masuk) dan out (keluar) dari starter air passage (gbr.1). Lepaskan karburator dari dudukan. Masukkan slang 3,3 mm pada lubang in atau gunakan angin bertekanan dari kompresor. Lalu tiuplah slang (gbr.2). Kalo udara keluar dari saluran out berarti auto choke bagus.

Sebaliknya jika udara di saluran keluar tersumbat berarti auto choke bermasalah. Tambah Abidin, ketika kondisi dingin volume wax di dalam auto choke mengecil. Sehingga saluran starter air passage kondisi terbuka untuk menambahkan gas pembakaran. Selanjutnya ukur tahanan PTC thermistor. Lepas sambungan kedua kabel auto choke. Multitester posisi ohmmeter. Tahanan standar yang terukur sebesar 30 ohm. Belum cukup sampai di sini. Untuk memastikan kinerja auto choke juga dilakukan dengan mengalirkan arus listrik. Sambungkan kedua kabel auto choke dengan terminal aki selama 5 menit. Lalu tiup lubang masuk melalui pipa 3,3 mm yang tadi (gbr.3). Jika udara pada lubang out tersumbat berarti auto choke bagus.

Cek Thermo Switch Selain memeriksa unit auto choke, untuk memastikan kinerja sistem cuk otomatis masih baik atau tidak juga dilakukan dengan memeriksa thermo switch. Siapkan termometer, multitester dan air dalam nampan untuk merebus thermo switch (gbr.4). Hati-hati, thermo switch jangan sampai jatuh karena sangat sensitif. Hasil pengukuran lihat No
1 2 3 4

Tabel pengukuran Thermo Switch Temperatur Air Suhu Thermometer
Kurang dari 65±20C Lebih dari 65±20C Lebih dari 560C Kurang dari 560C tidak terhubung terhubung terhubung tidak terhubung

Proses
pemanasan pemanasan pendinginan pendinginan

Cek Kaki-Kaki Penentu Kenyamanan
Mengecek kaki-kaki motor untuk mudik, sama pentingnya dengan memastikan kesehatan mesin. Kesehatan roda dan suspensi penting buat jalan jauh. Ini nentuin kenyamanan pulkam alias pulang kampung. Percuma mesin tokcer namun roda enggak mutar. Untuk urusan kaki-kaki pabrikan motor sudah menentukan bobot yang akan diangkut. Makanya mereka biasanya memesan sokbreker, pelek dan ban sesuai spesifikasi motor. "Nah, untuk jalan jauh sebaiknya semua balik ke standar. Tapi kalo udah ganti pelek, ban dan sokbreker, ikuti aturan standarnya dari part yang baru," saran Dodi sapaan pria asal Palembang itu. Biar nyaman mudik, yuk cek kaki-kaki bersama Dodi. UMUR BAN Oh ya, sebaiknya jangan pake ban yang aus. "Karena umur dan pemakaian, karet ban bisa getas. Dindingnya retak-retak. Usia pakainya dilihat dari petunjuk segitiga di samping ban. Segitiga itu nunjukin letak batas toleransi ketebalan ban. Patokannya, ketinggian di coakan atau groove ban lebih tinggi dari yang lain. Jika udah sampai batas itu, ban kudu diganti," wanti Dodi. TEKANAN ANGIN BAN Menurut Dodi, cek tekanan ban dilakukan minimal seminggu sekali. Sebelum mudik, Segitiga penunjuk letak tekanan angin kudu disesuaikan spek ban. batasan pemakaian ban "Mestinya, kalo pake ban standar, sesuaikan tekanan ban dengan petunjuk di lengan ayun. Tapi kalo udah ganti ukuran ban, baiknya ikuti petunjuknya yang tertulis di ban," urai pria berpipi tebal itu. Buat acuan, ban depan tekanannya 2 kg/cm2, atau 28 psi. Sedang ban belakang 2,25 kg/cm2 atau 32 psi. "Kg/cm2 itu ukuran Japanese Ukur dengan alat agar pas Industries Standart (JIS). Psi singkatan dari pounds per square inch. tekanannya Ukuran itu ada toleransinya. Plus minus 0,2 buat ukuran kg/cm2 dan 3 buat psi," jelas pria yang terlibat dalam riset ban balap IRC itu. Jika tekanan angin ban kurang dari itu, tahu kan akibatnya? Ya…, putaran roda jadi berat. Ujung-ujungnya bahan bakar jadi boros. Selain itu, berakibat pelek mudah rusak membentur jalan keriting. "Apalagi jika beban bertambah akibat lebih banyak bawa muatan saat mudik," lanjut Wong Kito itu lagi. BALANSING PELEK

Beres urusan ban, cek kesiapan pelek. Pastiin pelek gak oleng dan balans. Sebaiknya dibawa ke tukang pelek. Sebab, jika ada masalah ia bisa perbaiki. Tapi, untuk mengecek bisa dilakukan sendiri. Untuk pelek jari-jari (spoke wheel) periksa Jika spidol tersentuh, berarti pelek kekencangan jeruji. Di pelek racing Jeruji haram kendur agar tak putus (casting wheel), liat aja oleng atau oleng ngga "Caranya, bikin patokan dari spidol di sokbreker. Putar roda. Jika spidol tadi tersentuh, berarti pelek oleng,". Olengnya roda pun bisa disebabkan laher (bearing) roda. Ini bisa dideteksi dengan menggoyang roda ke kiri dan kanan. SUSPENSI Jika ban dan pelek udah rapi, lanjut cek kerja suspensi. Buat mudik, sokbreker boleh disetel lebih keras. "Itu jika beban yang diangkut lebih berat dari biasanya. Kalo gak, ya gak usah. Sebab pabrik udah ngitung toleransinya, mulai dari ban, pelek dan suspensi diset buat ngangkut beban berapa," Biar pasti, cek dulu rebound sokbreker. Ini dipengaruhi pernya. Cek sok depan dengan memasang insulock atau tie-red di batangnya. Tekan sekeras-kerasnya sambil mengunci rem depan. Insulock akan bergerak naik. Jarak antara insulock dengan tabung sok adalah jarak main peredam kejut. Jika sok depan dirasa terlalu empuk, perkeras dengan nambah ring 1 sampe 2 mm. "Boleh juga tambah minyak sokbreker. Tapi cukup 5 ml aja. Dan sebaiknya, ganti dulu minyak sok dengan yang baru, setelah itu ditambah," anjur Rainer M. Sitorus, Senior Manajer Service Department PT Kawasaki Motor Indonesia. Buat sokbreker belakang, Jarak insulock ke tabung sokbreker jika beban tambahan cukup banyak, bisa diperkeras dengan memutar 1 atau 2 menentukan jarak main tingkat kekerasan per. per

Inreyen Motor Oversize (2-Tak)
Inreyen pada motor 2-tak yang baru turun mesin juga perlu dilakukan. Seperti poles liner silinder setelah oversize. Tentu dengan cara yang tidak jauh beda seperti dilakukan di mesin 4-tak. Perlu diketahui, mesin 2-tak tidak gunakan klep dan sistem pelumasan inti berada di ruang bakar. Agar kerja piston tidak berat dan timbulkan suhu mesin tinggi, "Sebagai penunjang baiknya setelan oli samping diperbesar," Misal di Yamaha F1Z-R atau RX-King.

Caranya cukup setel mur setelan kabel di dekat pompa oli. Biar kawatnya lebih tegang dan pompa oli lebih deras mensuplai oli samping (gbr. 1). Kecuali kalau oli samping dicampur di tangki. Maka perbandingan oli ditambah 5~10 cc dari takaran rata-rata yaitu 1 : 40 cc. Dengan setingan oli samping sedikit lebih deras, tidak salah jika setelan jarum skep diperkaya. Langkahnya memposisikan ring klip lebih boros (gbr. 2). Dan sebagai pengimbang, aliran udara karbu dipersempit dengan memutar sekrup udara 1 putaran balik setelan standar.

Trik Ganti Arang Dinamo Starter Motor
Jika elektrik starter nggak berfungsi, arang motor starter kerap dituduh sebagai biang keladi. Pasalnya arang bisa aus lantaran kerjanya bergesekan dengan poros dinamo. Padahal jika diteliti, bukan cuma itu sebabnya. Komponen penunjang kerja motor starter juga perlu dilacak. "Seperti tombol elektrik starter dan soket kabel. Juga bendik starter," bilang Adry Bridjal Hanafi alias mas Boy, mekanik Boy Motor Sport di Pondok Sukatani Permai, Jl. Marquisa VII, No. 4, Cimangis, Bogor. Kalau dari tombol elektrik starter, lihat apakah sirkuit di dalam rumah sakelar bermaterial pelat alami korosi. Apalagi tombol sering kena air hujan (gbr. 1).

Sehingga part itu tidak bisa memberi perintah bendik starter. Kalau persoalan bukan diakibatkan tombol elektrik starter atau soket kabel, pemeriksaan mengarah ke bendik starter (gbr. 2). Memastikan masih bagus tidaknya, coba hubungkan terminal kabel di bendik menggunakan obeng. Jika dinamo berputar, berarti bendik yang rusak. Jika kedua alat tadi tidak bermasalah, lanjut periksa komponen di dalam motor starter. Tapi kenapa pemeriksaan dilakukan paling akhir? Soale, selain posisi pasangnya sulit, tidak semua orang bisa bongkar part ini untuk melihat isi dan merakitnya kembali.

"Sebagai himbauan, biasanya motor starter tak mau aktif karena kedua arang yang bergesek di poros dinamo kotor akibat debu bekas gesekan (gbr. 3). Sehingga aliran arus setrum ke dinamo tidak lancar," wanti Mas Boy sambil menjelaskan gejala ini umumnya terjadi setelah motor dipakai sekitar 2 tahun. Paling parah kalau tidak pernah dicek. Kedua arang yang ditekan pegas dari pelat baja itu benar habis dan tidak segera diganti. Berisiko bergesek dengan poros dinamo. Kalau sudah seperti ini, justru angker di poros ikut minta diganti. Wah, bisa lebih mahal dari harga arang yang di jual sekitar Rp 30 ribu.

Beda Tipe Beda Perlakuan Filter Udara

Bersihkan, enggak musti tunggu waktunya!

Filter udara di motor sudah mengalami tiga kali evolusi. Generasi pertama, menggunakan bahan busa. Lanjut tipe kertas kering dan kemudian yang terakhir dan terbaru, kertas basah. Lantaran beda tipe, tentunya beda pula di soal perlakuan. Misal kala servis untuk membersihkan dan jangka waktu pemakaian! Biar fokus, baiknya diurai. Termasuk soal perawatannya. Apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan! Juga substistusi atau yang boleh dan bisa saling tukar. Sip dong! BUSA MURMER Tipe saringan udara ini, boleh disebut konvensional. Itu karena modelnya yang umum dan sudah dipakai sejak lama. Nggak sedikit pabrikan aplikasi saringan model ini, karena mudah di soal perawatan. "Membersihkannya cukup pakai bensin. Busa direndam atau disiram bensin lalu diperas. Ulangi hingga dua atau tiga kali," timpal Songa yang tidak hanya terima servis motor harian, tapi juga bikin motor road race. Memerasnya enggak boleh dipelintir yang dipastikan bikin busa cepat rusak. Bentuknya berubah dan melar. Untuk Tipis dilapisi oli mengeringkannya, cukup sedikit diremas. Setelah busa dibersihkan, jangan lupa lumuri pakai oli. "Bisa pakai oli mesin SAE 10-40W atau oli samping. Cukup tipis dilapisi pada permukaan busa," kata pria berambut

cepak itu. Selain murah, busa ini juga bisa dipakai berkali-kali hingga getas. So, tak perlu tunggu hingga batas kilometer ditentukan. Murmer alias murah meriah kan? KERTAS KERING DISEMPROT AJA Filter alias saringan yang kedua, dari kertas kering atau dry element. Tapi, bukan kertas seperti buku tulis ya. Kalau itu sih, waduh, tipis bener! Kertas ini, tetap punya bahan yang tebal sehingga tidak cepat rusak ketika dipaksa menyedot udara. Meski, terkadang udaranya bercampur cairan. Misal, air. "Boleh dibilang, proses membersihkan filter ini justru lebih mudah ketimbang filter busa," ungkap Endro Sutarno, Instruktur Technical Service Division, PT Astra Honda Motor Filter kertas, bukan seperti buku tulis (AHM). Membersihkannya cukup disemprot pakai angin kompresor. Enggak perlu disiram atau direndam bensin dan oli lagi. Debu yang menempel di kertas sudah bisa rontok. Tapi bicara harga, filter ini tentu sedikit lebih mahal ketimbang filter busa. KERTAS BASAH MINIM PERAWATAN Generasi filter terbaru menggunakan kertas basah atawa wet element. Bahan yang dipakai hampir sama dengan saringan kertas kering. Namun filter ini sudah memiliki pelumas khusus di kertasnya. Fungsinya, tentu untuk menangkap kotoran agar tidak ikut nyelonong ke ruang bakar. Tapi bukan berati pelumasnya boleh ditambah. Saringan tipe ini juga minim perawatan. "Disebut viscous element seperti yang dipakai Honda Vario," bilang Endro yang berkantor di Sunter, Jakarta Utara. Tipe filter ini juga diaplikasi pada Yamaha Soul dan New Mio. Dari selebaran anjuran yang diterbitkan PT Awas, jangan disemprot! Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI), filter bebas perawatan ini punya banyak pantangan. Seperti tidak boleh dicuci atau dibersihakn pakai kuas atau sikat. Juga tidak boleh kena penyemprotan bertekanan. "Memang tidak boleh disemprot angin kompresor. Takutnya, semprotan itu malah bikin pelumas yang ada di kertas malah terbuang," pasti Endro. Kalaupun kotor sekali, membersihkannya cukup dilap tipis. Dengan kata lain, enggak perlu dibersihkan hingga waktunya ganti. Umumnya, maksimal pemakaian 15.000 hingga 16 ribu kilometer. Lebih cepat diganti kalau kondisi sekitar berdebu tebal. Pihak YMKI menekankan kalau boks filter udara ini tidak boleh dibuka sama sekali. Kecuali untuk penggantian saringan udara. Juga harus disegel setelah penggantian selesai, supaya tidak diutak-atik. SUBSITUSI Kendala bakal menghampiri motor yang pakai filter kertas tipe basah. Terutama kalau motor sering dipakai melintas daerah berdebu. Tentunya, bakal sering ganti filter. Kan, jadi lebih gampang kotor. Ada cara mudah dan praktis! Gimana kalau filter itu disubsitusi pakai filter model busa. Jadi, kalau kotor tinggal dicuci. So, gak mesti 16 ribu kilometer dan keluar uang lagi. Caranya, gampang! Tinggal beli filter tipe busa. Cari ukuran busa yang sedikit lebih besar ketimbang filter sebelumnya. Jadi kalau kurang, gak repot. Githu juga kalau lebih, tinggal potong. Sebagai ilustrasi, untuk Yamaha Sesuaikan ukuran busa dan rumah filter New Mio bisa pakai filter Mio lama. "Selain lebih murah juga bisa tetap dibersihkan. Sehingga bisa dipakai berulang kali,".

Bersihin Nosel Injeksi Yamaha V-Ixion
Coba tengok sistem pengabut bahan bakar yang diaplikasi pada motor Yamaha V-Ixion! Nah, motor yang dijual seharga Rp 19 juta-an ini sudah memakai teknologi injeksi, bukan karburator seperti di motor-motor kebanyakan. Keuntungannya? "Menurut Yamaha, tipe injeksi ini diklaim lebih irit dan bertenaga dibanding tipe karburator. Tapi dengan teknologi canggih ini, bukan berarti sistem pengabutan bebas dari acara bersih-bersih lo," ujar Ari Gepeng dari GP Racing di daerah Rempoa, Jaksel. Penumpukan kerak di lubang-lubang nosel mengakibatkan lemahnya aliran bensin menuju ke ruang bakar. "Ujung-ujungnya performa motor bermesin 150 cc ini pasti jadi ngedrop," tambah pria humoris yang kasih jadwal 3 bulan sekali untuk bersih-bersih part ini.

Gbr 1

Gbr2

Buat pemilik Yamaha V-Ixion yang sudah merasakan gejala-gejala di atas, langsung saja bikin acara bersih-bersih lubang nosel injeksi (gbr.1). Caranya? Tenang, Gepeng mau kasih tahu agar para Vixioners bisa melakukannya sendiri di rumah. Langkah awal, silakan melepas jok dan tangki bahan bakar. Sampai di sini, lanjutkan dengan melepas penahan throttle body dan intake dengan bantuan kunci 10.

Gbr 3

Gbr 4

Cabut intake beserta rumah nosel injeksi setelah sebelumnya melepas soket slang bensin kabel sensor yang berwarna oranye (gbr.2) dan hitam. "Melepas soket slang bensin ini agak susah. Buka dulu penguncinya, baru ditarik," wanti Gepeng. Nah dalam posisi ini, langsung saja buka 1 baut pengunci rumah nosel dengan kunci 10 (gbr.3). Silakan tarik rumah nosel dari intake secara perlahan dan jangan sampai merusak karet di ujung nosel. Nah, sekarang perhatikan 6 buah lubang yang berada di ujung nosel (gbr.4). Bila tertutup kerak, bersihkan lubang-lubang tersebut dengan memakai bensin dan kuas. Bila kerak sulit dihilangkan, bisa juga pakai carb cleaner. Jika dinilai sudah bersih, silakan pasang nosel

pada intake seperti semula dengan membalikkan urutan-urutan di atas tadi. Sudah selesai? Eits, tunggu dulu. Buat yang mau praktik ada syaratnya nih! Gepeng mengingatkan agar kunci kontak motor harus dalam posisi off lebih dulu sebelum melakukan langkah-langkah tadi. Kalau enggak, bisa memicu korslet di sensor injeksi pada motor ente," tutup Gepeng.

Pasang Nipel Lengan Ayun Scorpio
Swing-arm Yamaha Scorpio juga perlu perawatan! Kalo dicuekin, dapat berisiko macet seperti padatnya lalu lintas Jakarta. Akibat karat, efeknya bisa parh. Bos atau bushing arm nempel dengan lengan ayun dan susah dicopot. Sebelum telanjur, pasang nipel di jembatan lengan ayun (gbr. 1). Cara bikinnya gampang dan nggak butuh biaya banyak. "Cukup dengan modal Rp 25.000. Dijamin bisa bikin bos lebih awet dan terhindar dari karat," terang Dwi Utomo alias Jidat dari Datz Motors di Jl. Meruya Ilir Raya, No. 1A, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

gb.1

gb.2

Pengerjaannya pun nggak butuh waktu lama. Pertama, siapkan nipel yang mau dipasang. Pilih sesuai selera. Dari yang harga Rp 10.000 sampai Rp 50.000. Kemudian lanjut dengan melepas arm yang hendak dilubangi. Siapkan bor untuk melubangi bagian tengah arm. Ukuran lubangnya kurang lebih 5 mm (gbr. 2). Setelah dibor, lubang tadi dibikin derat. Fungsinya agar nipel langsung nempel dan gampang dipasang. Kelar itu pasang nipelnya. Beres deh. Fungsi nipel ini untuk nyuntikkan oli ke dalam bos arm. Sehingga nggak murah diserang karat. Menurut Jidat lagi, atas nama pemeliharaan, penyuntikkan bos arm ini baiknya dilakukan tiap 8 bulan.

Solusi Sok Belakang Skywave Goyang

gbr.1

gbr.2

Saking penasarannya, karena goyangan itu dirasa mengganggu kenyamanan, Putra pun langsung melakukan pengecekan terhadap tekanan angin pada ban belakang. Hasilnya udara yang mengisi ban tersebut enggak berkurang alias tak kempis. Tanpa buang waktu, mahasiswa Bina Sarana Informatika (BSI) kampus Cipulir, Tangerang ini segera menggeladang besutannya ke Hasan Motor (HM) untuk mencari solusi pasti. "Ada kemungkinan sokbrekernya bermasalah," analisis awal Hasan Basri, mekanik bengkel umum yang bercokol di Jl. Kelapa Dua Raya, Jakbar. Sayang, perkiraan awal mekanik berbadan langsing ini, ternyata kurang pas. Sebab saat melakukan cek and ricek, bagian tersebut fungsinya masih oke. "Namun saat sok belakang diputar atau dipelintir dari kedudukannya, ternyata terasa ada sedikit speleng dari dudukan pengikatnya itu. Dan itu terjadi pada keduanya," urai mekanik berambut lurus ini (gbr.1).

gbr.3

gbr.4

Untuk penyembuhan sedikit masalah yang terjadi pada bagian dudukan sok, Hasan menyiapkan obat berupa pelat O-ring berdiameter 21 mm sebanyak 4 buah yang tebalnya 1-2 mm (gbr.2). "Masingmasing sokbreker hanya pakai 2 ring yang diletakkan pada bagian kiri dan kanan sisi dalam lubang baut sok belakang bagian bawah," tuturnya yang juga bilang cukup rogoh kocek Rp 4 ribu untuk beli 4 buah ring (gbr.3). Oh ya, khusus untuk pemasangan ring pengganjal pada sokbreker sebelah kiri, pengerjaannya berbeda dengan yang di kanan. Pasalnya pada bagian tersebut untuk melepas baut sok, mesti juga melepas filter udara. "Enggak terlalu ribet kok, tinggal lepas dua baut pengikat filter udara dengan kunci sok ukuran 8 mm (gbr.4). Baru setelah itu lepas baut 14 mm pengunci sok dan lanjutkan dengan memasukkan ring pengganjal," tutup Hasan. Goyang duyu? Enggak lah yaww..!

Mio Ngibrit Pakai Piston Smash
Untuk harian, bore up nggak perlu besar. Asal tenaga naik, motor lumayan ngibrit dengan modal irit. Bagi, pengguna Yamaha Mio, silakan tiru Utomo, mekanik Tom's Racing di Pondok Benda, Pamulang. "Manfaatkan piston Suzuki Smash, naik bore jadi 53,5 mm. Biaya nggak banyak, tapi tenaga maksimal," terang mekanik dengan rambut dicat merah ini. Aslinya kan bore x stroke Mio = 50 x 57,9 mm. Jadi, secara langsung, mengubah bore jadi 53,5 mm, kapasitas jadi naik lebih dari 120 cc. Tapi, tentu nggak langsung pasang. Pertama, musti gedein blok dengan bubut liner dulu agar piston 53,5 mm bisa masuk. Tidak perlu ganti boring, cukup dikorter. Lalu, bubut lubang pin 1 mm. Karena, pin setang piston punya Mio kan 15 mm. Sementara, bawaan piston Smash punya lubang hanya 14 mm. "Jangan lupa minta juga ke tukang bubut untuk bikin got buat klip atau spi setang piston," terang pria berbadan mungil ini.

Tinggi piston dan lubang pin juga disesuaikan

Juga jangan lupa untuk minta agar tinggi piston disesuaikan. Aslinya, di piston Smash jarak dari ring ketiga ke pantat piston 31 mm. "Nah, papas bagian bawah sampai nyaris rata. Jarak ke ring paling bawah jadinya hanya 22,5 mm," kata mekanik yang masih sering oprek mesin balap 2-tak ini. Kelar itu, pasang deh. Enggak perlu utak-atik kepala piston atau dome, juga ubah kepala silinder. "Karena diameter dalam squish piston Smash sekitar 44,7 mm. Nah, di head asli Mio sampai 50 mm. Jadi mendem, deh. Enggak bakal nabrak," papar mekanik berkulit rada gelap ini. Sekarang ngomongin biaya? Piston Smash satu set berikut ring cuma di kisaran harga Rp 98 ribuan. Biaya bubut paling nggak sampai Rp 100 ribu. "Yang sudah jadi juga ada. "Dibanderol Rp 300 ribu," kata Utomo yang siap dikontek di nomor (021) 923-32-976

Viscous Element Boleh Dibersihkan, Tapi...?

OTOMOTIFNET - Sebenarnya yang namanya filter udara dengan teknologi viscous element atau tipe basah atau yang sering disebut dengan air filter free maintenance, memang tidak perlu dibersihkan. Tapi ternyata air filter model ini masih harus rutin diperiksa dan boleh dibersihkan. Khususnya di berapa daerah yang memiliki intensitas debu sangat tinggi. Viscous element ini berbeda dengan filter udara konvensional yang menggunakan bahan mirip busa sebagai media menyaring debu dalam udara sebelum masuk ke ruang Boleh dicolek, kalau sudah parah lebih baik ganti bakar. Pada viscous element terdapat dua komponen baru. utama yaitu saringan kertas yang dilapisi minyak lumas sebagai pengganti busa. "Viscous element ini memiliki kemampuan menghalau debu dengan lebih baik karena debu akan melekat dan tertinggal di lapisan minyak lumas tadi. Maka dari itu lapisan minyak ini tidak boleh hilang," buka Sarwono Edhi, Technical Service Training Manager, PT Astra Honda Motor. Makanya pada ritual service berkala, viscous element tidak perlu dibersihkan apalagi disemprot pakai kompresor. Karena akan merontokkan lapisan minyak lumas di viscous element ini, sehingga kemampuannya menyaring debu menjadi berkurang. Bila sudah mulai terasa kotor dan

mampat oleh debu dan kotoran harus langsung diganti yang baru. Biasanya penggantian viscous element ini dilakukan setiap 16.000 km. Meski begitu ada baiknya tiap service ringan, air filter ini tetap diperiksa kebersihanya. "Karena di beberapa daerah ada yang memiliki intensitas debu sangat tinggi. Selain itu pada skutik yang boks filternya ada di bawah dekat roda sering ada keluhan filter udaranya cepat sekali kotor dan merasakan performa motor menurun. Maka dari itu pengecekan tiap kali service ringan sangat diperlukan," terang Edhi. "Bila debu yang melekat terlalu banyak bisa dibersihkan dengan lap lembut. Di colek cukup pada bagian yang kotor, tapi jangan terlalu ditekan agar lapisan minyak tadi tidak ikut terbawa," wanti Edhi yang masih mentolerir cara ini. "Lapisan minyak tetap akan terbawa tapi enggak sebanyak jika disemprot pakai kompresor. Jadi masih aman lah. Tapi kalau sudah kebangetan kotornya mending langsung ganti," tutup pria asli Solo, Jawa Tengah ini. Tuh kan tetap harus diperiksa dan boleh sedikit dicolek.

Atasi Motor Mogok Pasca Terendam Banjir
Banjir yang mulai menyerang belakangan ini banyak bikin keok sepeda motor yang coba-coba menerjangnya. Nah, kalau sudah apes begitu, biasanya peran bengkel paling diincar. Sebab masih banyak motormania yang bingung kala mengahadapi situasi seperti ini (motor mogok terendam banjir). Alasan lain, gak bawa kuncikunci tambahan. "Mana bisa tools standar bawan motor menangani mesin mogok karena kerendam air?" pesimis Irawan, salah satu pembesut Honda Supra X 125 yang beberapa waktu lalu kedapatan gbr.1 jadi korban mogok akibat banjir di daerah Kelapa Gading, Jakut. Trus gimana dong kalau lokasi kejadian jauh dari bengkel? Eit siapa bilang? "Selama air atau lumpur enggak masuk ke dalam mesin, tools standar yang dibekali pabrik masih bisa kok dipakai untuk menghidupkan mesin kembali," bilang Endro Sutarno, technical service training instructor PT Astra Honda Motor (AHM). Biasanya, lanjut Endro, permasalahan ada di sektor pengapian. Yakni busi dan cop busi kemasukan air, dan itu cukup diatasi dengan melepas busi pakai kunci busi bawaan motor (gbr.1). Lalu bersihkan dan keringkan busi serta cop businya dari air. gbr.2 Lantas bagaimana bila karburator sampai kemasukan air juga? Tenang ae (aja), tools standar masih bisa mengatasinya juga kok. Malah sebenarnya hanya 2 buah tools yang berperan. Yakni kunci busi dan obeng bolak-balik alias bisa min, bisa plus (gbr.2). "Nah, kalau karburator sampai masuk air, berarti selain mesti buang bensin yang ada di mangkuk karbu, filter udara juga wajib dibersihkan. Dan untuk melakukan itu cuma perlu obeng kembang dan min," jelas Endro. Asalkan baut bodi (untuk motor jenis bebek) belum pernah diganti pakai jenis lain ya. Dengan obeng kembang, gbr.3 sebelumnya tanggalkan cover sayap dulu. Kemudian masih dengan tools yang sama lepas tutup boks filternya (gbr.3) untuk membersihkan bagian dalam boks filter serta saringannya. Setelah yakin sudah bersih, lanjut dengan membuang bensin yang bercampur air dalam mangkuk karburator. Tak perlu sampai menanggalkan karburatornya kok. Cukup mengendurkan baut pembuangan bensin yang ada di bawah mangkuk karbu pakai obeng min (-) atau plus (+) bila bautnya

model kembang. Jika sudah, kencangkan lagi baut pembuangan tersebut dan pasang lagi tutup boks filter. Oh iya, bila filter udara (terutama jenis elemen) susah untuk dikeringkan, sebaiknya jangan dipasang dulu pada tempatnya. Lalu sebelum memasang busi, sela kick starter beberapa kali (kontak dalam posisi OFF) untuk membuang sisa bensin dalam ruang bakar yang mungkin bercampur air. Setelan itu baru deh pasang businya dan coba hidupkan mesinnya. Grunggg... Berhasil kan?

Bersihin Kaliper Rem
Salah satu piranti paling vital saat berkendara adalah rem. Dan kini hampir semua sepeda motor dilengkapi disk brake atau rem cakram. Meski diklaim lebih pakem tapi tetap saja komponen ini bisa berkurang fungsinya bila kondisinya kotor. Apalagi akhir-akhir ini kadang hujan kadang panas kerontang. Kotoran bisa dengan mudah menyusup diantara piston kaliper yang menyebabkan terhambatnya gerakan menjepit piringan cakram. Satu-satunya jalan agar piranti pengereman tetap prima adalah dengan membersihkannya. "Enggak perlu terlalu sering, tapi bila kondisi jalan yang dilalui sangat berdebu atau seperti akhir-akhir ini yang sering hujan bisa dilakukan lebih sering,". Logikanya mirip ketika sepeda motor anda baru di cuci, pasti rem akan terasa lebih pakem. Nah bila sudah terlalu parah enggak bisa hanya dengan di cuci tapi perlu dibongkar dan dibersihkan.

gbr.2 gbr.3 Pertama siap kan sikat kawat dan amplas (gbr.1). Wah, kok langsung mau main kasar? Tunggu dulu, cara ini hanya dilakukan untuk kaliper dengan kadar kotoran super parah. "Kalau masih bersih dan rutin dibersihkan cukup dilap dengan lap lembut dan disemprot angin kompresor. Tapi kalau sudah parah harus seperti ini," Lanjutkan dengan melepas kaliper dari pegangan di sokbraker depan. Gunakan kunci L atau kunci bintang tergantung motor tersebut menggunakan jenis kunci yang mana. "Setelah terbuka urai semua bagian pada caliper rem ini. Pisahkan bracket kaliper, piston, kampas rem, dan pegas kampas dari bodi caliper,". Nah, sekarang tinggal urusan bersih membersihkan. Yang pertama bersihkan kaliper bodi bagian dalam dengan kawat besi (gbr.2). Tapi ingat hanya di bagian bawah saja. Lubang piston jangan sampai ikut tergores, bukannya bersih malah bisa rusak. "Biasanya kotoran membandel mengumpul di sini dan bila terlalu banyak bisa menggangu gerakan kampas rem,".

gbr.4

gbr.5

Selanjutnya adalah kampas rem (gbr.3) dan pegas kampas (gbr.4) dengan cara yang sama. Sama-sama menggunakan sikat kawat untuk mengusir kotoran yang sudah mengeras. Selanjutnya bersihkan juga bracket kaliper. Gunakan amplas untuk mengusir karat yang sering timbul di as bracket caliper (gbr.5). Namun bila tidak terlalu kotor cukup dilap dan olesi dengan gemuk. Namun untuk silinder piston kaliper dan piston silinder cukup dibersihkan dengan cara dilap dengan kain lembut dan olesi dengan minyak rem baru agar tetap licin. Jangan gunakan bensin untuk membersihkan kaliper rem. Karena bisa merusak sil piston dan sil debu yang terbuat dari karet. "Selain lebih pakem, suara-suara aneh pada rem depan juga bisa hilang loh," tutup pria satu putera ini.Hasan Motor: 0813 5315 117

Bersihin Filter CVT Suzuki Spin 125
CVT mesti bersih dari segala macam kotoran. jika rumah CVT atau komponen transmisi itu kemasukan kotoran maupun terkena minyak, akan timbul bunyi berisik kayak suara berdenyit dan sangat mengganggu kinerja CVT. walau CVT tertutup rapat, kok bisa ada kotoran yang masuk? ", di ruang CVT terdapat saluran udara masuk dari luar yang diisap kipas pada magnet. Fungsi udara ini untuk membantu mendinginkan ruang CVT dan onderdil di dalamnya agar tetap bekerja maksimal,"

Namun sebelum udara masuk ke ruang CVT, lebih dulu disaring filter CVT. Jika peranti itu sudah rusak/robek, tidak menutup kemungkinan udara bercampur kotoran masuk dari situ dan menimbulkan suara cit..cit..cit terutama saat akselerasi awal." maka perlu dicek dan dibersihkan secara rutin. enggak harus nunggu saat servis rutin 2.500 km. Bisa juga lebih cepat, tergantung kondisi lingkungan yang Anda lewati rawan debu/kotoran apa tidak?" pada Suzuki Spin/Suzuki Skywave bagian (gbr.1).

Lanjut ke cara bongkar. Pertama, buka 6 baut pengikat rumah filter pakai kunci T-8 (gbr.2). "Tunggu sebentar, ini mas lubang jalur udaranya berada di atas filter," tunjuk pria berkumis ini ke arah lubang saluran udara masuk (gbr.3). Lalu lepas dan cek kondisi filter CVT-nya. Kalau sudah rusak segera diganti. Ongkos tebusnya juga tidak terlalu menguras isi dompet, kok. Cukup siapkan dana Rp 15 ribuan. Kalau masih bagus serta hanya kotor saja, bisa dibersihkan pakai udara bertekanan dari angin kompresor (gbr.4). Meski begitu, pria ramah ini mewanti-wanti jangan pakai tekanan terlalu kuat atau kencang. "Karena dikhawatirkan bisa merusak filter tersebut," bilang lajang ini dengan mimik serius. Nah kalau semua sudah beres, Anda tinggal merapikan kembali peranti yang sudah dilepas tadi seperti kondisi awal.

Bersih-bersih pipa knalpot
Bagian pipa knalpot memiliki peran yang cukup penting. Selain sebagai part penunjang tenaga mesin, peranti penyalur sisa gas buang ini bisa juga menjadi pemanis tampilan kuda besi. Maka itu, tak jarang knalpot dibuat mengilap seperti pada bawaan Suzuki Thunder 125.

Gambar 1

Gambar 2

Namun masalah muncul ketika knalpot ini tanpa sengaja terkena bahan plastik atau karet pada saat suhu pipa knalpot puanas! "Plastik akan meleleh dan meninggalkan noda hitam (gbr.1)," ujar Alif dari bengkel Khalif Motor Sport (KMS) di bilangan Rempoa, Jaksel. Wah, kalau sudah begini, gimana cara ngilanginnya? Tenang, mekanik muda ini mau kasih tahu cara mengusir noda bekas plastik dan karet yang membandel pada pipa knalpot. Oh iya, trik ini berlaku pada semua jenis pipa knalpot model krom (gbr.2). Nah langkah awal siapkan dulu bahan-bahannya berupa kain lap halus, bensin dan kompon. Oke langsung saja ya! Langkah awal, silakan cuci lebih dulu bagian pipa knalpot sampai bersih. Nah, dari sini hidupkan mesin dan biarkan suhu pada pipa knalpot memanas seperti biasanya. Dalam keadaan knalpot panas ini, langsung saja lap bagian yang ternodai pakai kain yang udah dibasahi bensin (gbr.3). Saat membersihkan, cukup diusap berapa kali. "Jangan terlalu lama mengusap pipa panas dengan bensin, sebab bisa bikin butek," ujar Alif.

Gambar 3

Gambar 4

Sampai langkah ini, lanjutkan dengan mengganti kain bersih tanpa bensin. Bersihkan bagian yang tadi diusap dengan bensin. Nah, kalau noda plastik masih ada, ulangi membasuh noda tersebut dengan menggunakan kain yang dilumuri bensin. Kalau sudah bersih, diamkan knalpot beberapa saat sampai suhu pipa kembali mereda. Sampai langkah ini, lanjutkan dengan memoles pipa knalpot dengan menggunakan kompon pada bagian yang terkena noda plastik tadi. Bila sudah oke, langsung saja cuci knalpotnya. "Intinya, jangan membersihkan pipa dengan menggunakan sikat kawat karena bisa berakibat permukaan pipa jadi kusam dan baret-baret (gbr.4)," tutup mekanik melankolis ini.

Bersihkan kran bensin Honda Mega Pro
Pada motor sport kayak Honda Mega Pro, ada peranti yang jarang banget dijamah. Yup! Alat itu kran bensin. Padahal fungsi part itu cukup penting. Yakni mengatur banyak atau dikitnya BBM yang mengalir dari tangki ke bagian pengabut atau karburator.

Gambar 1

Gambar 2

Gambar 3

Gambar 4

ada saringannya. Dalam jangka waktu tertentu akan dipenuhi kotoran yang dibawa dari bensin. Efeknya, akan menghambat aliran bahan bakar tadi. Ujung-ujungnya, karena bensin telat, tarikan jadi ndut-ndutan dan mogok. Kelihatannya masalah itu emang sepele. Tapi ngeselin juga kan, kalo problem sudah datang mengadang. Makanya, biar enggak diganggu hal-hal seperti itu, sebaiknya melakukan perawatan kran bensin secara berkala beserta jeroannya tadi. Apalagi kalo umur besutan sudah di atas 5 tahun. Wajib tuh, dibersihkan. "Oh ya, membersihkan peranti itu gak susah, kok. Bisa dilakukan sendiri

di rumah!" bilang Hendi mekanik dari KBX Motor yang bermarkas di daerah Pondok Aren, Jaksel sembari bilang, kran berada di bawah tangki sebelah kiri. Oke, sekarang kita praktikkan yuk di Mega Pro kesayangan Anda. Tapi sebelumnya, sediain perkakas kerjanya; kunci ring 10 dan sikat gigi atau kuas kecil (gbr.1). Setelah itu, mari kita masuk ke langkah kerja. Sebelumnya, pastikan kran bensin pada posisi off, supaya bensin gak ngucur (gbr.2). Lebih baik lagi, tangki bensin dikosongkan, sekalian kuras wadah bensin itu. Langkah pertama! Lepas mangkuk kran bensin dengan kunci ring 10 (gbr.3). Hati-hati jangan sampai krannya ikut memutar. Terus! Bersihkan mangkuk kran bensin yang tadi dicopot dengan kuas atau sikat gigi sampai kotorannya hilang (gbr.4). "Untuk bagian bawah memang agak susah, tapi harus dibersihin juga lo. Ingat, jangan pakai sikat kawat, karena bisa bikin bolong dan bocor," wanti pria yang disapa Mbe ini. Kalau diyakini sudah bersih semua, pasang kembali kran bensin seperti semula dan jangan lupa untuk mengeceknya tiap bulan, supaya kotoran dari dalam tangki gak menumpuk dalam kran bensin.

Upgrade CVT Suzuki Skydrive
Skutik Suzuki Skydrive dengan modal mesin 125cc, sudah terkenal lincah dan responsif. Tapi buat bikers yang suka ngebut, konon masih kurang jos. Biar makin lincah dipakai ngejos, rahasianya simple. Cukup upgrade CVT untuk mengurangi selip sehingga tenaga mesin bisa tersalur maksimal di roda. Seperti dibuktikan Steven, mekanik Mandiri Sakti Modification (MMS) di Pamulang, Tangerang. Pertama, ganti bobot roller.

Per sentrifugal TDR punya Mio "Standarnya terlalu berat, sehingga akselerasi kurang responsif. Cukup ganti 3 roller dengan berat 12 gram. Sisanya tetap standar. Pasangnya selang-seling. Roller bisa pakai punya Spin," terangnya bersemangat.

Kedua, per CVT ganti yang memiliki spek sedikit lebih keras untuk mengurangi selip. Silahkan pakai punya Yamaha Mio tapi produk aftermarket seperti merk Endurance. Ketiga, per sentrifugal justru diganti dengan spek lebih lembut agar mengembang lebih cepat. Alhasil tarikan motor bisa lebih

responsif. "Silahkan pakai merek TDR yang memiliki spek 1000 rpm. Part ini juga punya Mio,"

Roller dipasang selang-seling Daftar Belanja Per CVT Endurance + pasang = Rp. 75 ribu Per sentrifugal TDR 1000 rpm + pasang = Rp. 50 ribu Roller + pasang = Rp. 150 ribu

Cek sein ogah kedip - Flashernya dibersihin
Lampu sein yang fungsi utamanya untuk memberi tanda kepada pengendara lain saat rider akan belok ke kiri maupun ke kanan. Gambar 1

jika lampu sein tunggangannnya ogah-ogahan berkedip. Nah, kalau sudah begitu, enggak sedikit rider yang membiarkannya tidak berkedip sampai berbulan-bulan. "Wah bahaya tuh!

Gambar 2 Masih ucap Istanto, "Setelah kroscek, ternyata gara-gara sein motor saya enggak berkedip. Sehingga dari jauh pengendara di belakang kurang begitu jelas kalau yang nyala tersebut lampu sein. Dikira hanya lampu kotanya saja." Nah biar hal tersebut tidak terjadi pada Sampeyan, segera lakukan

pengecekan/penggantian. "Bisa dilakukan sendiri, kok. Biasanya cuma cek aki, cek kabel-kabel dan periksa flashernya,".

Gambar 3 Berikut akan diperagakan cara pengecekannya pada Yamaha Vega. Sebelumnya siapkan alat kerja; obeng kembang, multimeter (multitester) dan cairan penetran. 1. Langkah awal, cek kondisi aki dan tegangannya. Apakah sudah tekor atau masih bagus. "Minimal tegangannya 12 Volt. Kalau di bawah itu biasanya sein tak berkedip," ulas Angga (gbr.1). 2. Bila aki masih bagus, buka bodi dan sayap depan pakai obeng kembang (gbr.2). "Tujuannya untuk mengecek kondisi flasher yang ada di depan tangki, bawah cover tengah," imbuh bapak satu anak ini.

Gambar 4 3. Lepas flasher cukup ditarik keluar pakai tangan (gbr.3). Lalu bisa ganti flasher baru atau dibersihkan dulu. "Caranya, flasher diketok-ketok ke lantai atau disemprot cairan penetran/anti karat (gbr.4), agar kotoran yang menghambat jalur cut off flasher di dalamnya pada kabur," ujar Trisno, penggawang Ario Motor di Jl. Raya Srengseng No.35, Jakbar. 4. Pasang kembali flasher pada soketnya. "Dengan cara tersebut kadang bisa normal kembali, tapi tidak menjamin bisa bertahan lama. Namun kalau sein tetap tidak berkedip, berarti mesti ganti baru dengan ongkos tebusnya Rp 40 ribuan," tutup Angga.

Perawatan sok belakang Yamaha Scorpio
Bicara suspensi belakang, sok tunggal atau monosok sering dicap lebih oke dibanding model twin sok. Tapi enggak banyak yang tahu kalau ternyata sokbreker tunggal sendiri memiliki beberapa tipe seperti model monocross yang dipakai pada Yamaha Scorpio.

Gambar 1 Terus apa bedanya sama monosok biasa? Gampangnya, kalau model monosok pegangan sokbreker terhubung langsung pada sasis dan swing arm. Lain cerita kalau model monocross, sebab bagian bawahnya enggak langsung menumpu pada arm melainkan melalui link (gbr.1). Menurut Ari Kristanto dari bengkel GMotor, tipe monocross seperti yang diaplikasi pada 'Kalajengking' memiliki kemampuan lebih baik saat melewati medan berhandicap. Walau begitu, bukan berarti sok belakang si Scorpie enggak butuh perawatan lo! Rekomendasi dari pabrikan sendiri atas penggunaan sok berkisar 20.000 km. "Itu dikarenakan setiap komponen seperti sil sok dan pelumas memiliki usia pakai layaknya komponen lain," tambah mekanik serba bisa ini.

Gambar 2 Nah demi mencegah kerusakan, lakukan perawatan seperti selalu menjaga kebersihan as sok. Kalau peranti ini kotor, bisa merusak kerja sil. Alhasil oli sok bisa bocor dan sok bisa amblas. Buat yang sudah telanjur rusak, sil bisa direparasi ahli sok seperti Acang dari Acang Motor yang memasang banderol Rp 30 ribu untuk ongkos kerja termasuk silnya. "Saya sering menerima monosok yang silnya udah rusak," ujar Acang Selain itu, link pada tipe suspensi monocross sebaiknya juga harus ikut diperhatikan. Kalau dicuekin, awalnya sih cuma akan menimbulkan bunyi cit-cit seperti tikus. Tapi kalau dibiarkan bos bisa aus dan akhirnya hancur.

Caranya perawatan link itu gampang, kok! Pertama buka dulu baut pengikat as pakai kunci 17 dan 19. Setelah itu tarik keluar as dan langsung olesi gemuk (gbr.2). Lakukan hal itu pada dua as lain yang ada di sisi atas dan samping (gbr.3).

Gbr 3Gbr 4 Hal lain yang juga harus diperhatikan adalah beban maksimum yang dapat digendong sok. "Dipastikan jika sering menerima beban berlebih bisa memperpendek umur sok,". Batas kapasitas daya : Lihat ukuran max load (gbr.4) yang tertera pada ban belakang. Usahakan beban angkut tak lebih dari angka yang tercantum pada ban belakang tersebut,".

Perawatan motor - Cukup cek dan bersihkan
Contoh dialami beberapa pemilik Honda Blade. Di antaranya; tarikan brebet dan lampu persneling mati. Tapi tenang, berikut ini kami beri cara mendeteksi plus solusinya. Brebet

Pernah dialami Ismunandar, pemilik Blade 2009. Sehabis lewat masa servis pertama (400 km), terasa mbrebet. "Padahal dari pertama beli, mesinnya tak pernah diutak-atik!" bingungnya. Kalau sudah begitu, langsung cek sektor pengapian. Pertama bagian cop busi (gbr.1). Kalau bagian ini tak terpasang benar, bisa bikin motor brebet," jelas Hasan Basri dari Hasan's Motor (HM) di daerah Pos Pengumben, Jakbar. Jika cop busi oke, lanjut periksa kabel koil. "Koil Blade terdiri dari dua soket kabel! Sementara motor lain umumnya punya satu," tambah mekanik ramah ini. "Jadi kalau salah satu kabel ada yang kendur, otomatis pengapian bakal tak beres atau bahkan mati! Jadi, periksa dulu bagian itu," jelasnya sembari bilang, untuk perawatan bisa semprot cairan antikarat tiap sebulan sekali. Masih brebet? Bersihkan bagian dalam karburator. Kotoran penyumbat lubanglubang pada pilot jet (gbr.2) bisa menghambat jalannya bensin ke ruang pembakaran. "Kalo ini, bisa dari kualitas bensin kurang steril atau akibat pemakaian aditif peningkat oktan berlebihan,". Lampu Persneling Mati Ini dialami Eja Rahmawan. Lampu netral di dasbor Blade-nya ogah nyala. Padahal kunci kontak sudah on! "Kalo hal itu dipicu dua hal. Pertama, lampu switch di panel indikator putus. Tapi mengingat Blade masih baru, jadi kemungkinan itu terjadi sangat kecil.Nah, satu-satunya yang mungkin bermasalah, bagian sensor persneling di dekat gir depan. Kalau soketnya longgar atau kabel tergencet tutup gir, itu bisa menyebabkan hal yang dialami Eja. Periksa kabel-kabelnya dulu, apa ada yang tergencet atau tidak. Kalau aman, cek juga bagian rumah botol bagian dalam. Di situ terdapat dua part, soket dan botol penonjok (gbr.3). Botol penonjok berputar sesuai urutan gigi persneling, yang selanjutnya menekan kotak-kotak kuningan di soket (gbr.4). Sangat jarang sebenarnya bagian ini kotor, tapi kalau posisi penonjok tidak pas pada permukaan soket, dijamin lampu indikator ogah nyala. Nah di sini perlakuan pengendara dipertanyakan. "Artinya, kalau kaki pengendara terlalu kasar memainkan tuas persneling, tak menutup kemungkianan kerja rumah botol dan soket jadi enggak pas,"

Paket rem cakram belakang bebek?
Rem belakang model teromol upgrade jadi cakram. bikin pengereman makin yahud, juga dongkrak tampilan. "Juga agar lebih percaya diri (PD) saat melaju kencang. Jadi, saat butuh pengereman biasa atau mendadak, motor bisa berhenti pada jarak tertentu sesuai keinginan," paket buat motor bebek Master, Kaliper & Kampas

Pada master rem terdapat peranti buat memompa minyak rem sehingga terjadi tekanan yang kemudian diteruskan ke kaliper. Selanjutnya, tekanan minyak rem itu mendorong piston di dalam rumah kaliper dan diteruskan ke kampas rem. Lalu kampas rem itu akan mengapit cakram, yang kemudian terjadilah pengereman. "Meski kaliper aftermarket bisa diaplikasi, tapi kalau hasilnya mau lebih bagus, sebaiknya

pakai kaliper asli copotan Satria FU. Sebab kalau pakai aftermarket, dikhawatirkan pistonnya cepat ngembang dan macet, sehingga rem pun jadi tidak pakem/bermasalah," ulas Topo Goedhel Atmodjo, bos Tauco Custom di Jl. Kebagusan Raya No. 99, Jagakarsa, Jaksel. Cakram

Selain berfungsi sebagai sistem pengereman, modelnya ada banyak yang juga bisa mendongkrak tampilan. "Ingat, kalau pakai cakram copotan motor bawaan pabrik, dipastikan lebih awet dan tidak cepat menipis. Karena bahannya rata-rata lebih bagus dibanding produk variasi," bilang Kiki, dari Empat Saudara Motor di Jl. Panjang No.13, Kebon Jeruk, Jakbar. Adaptor

Berfungsi sebagai dudukan cakram yang pemasangannya mengganti posisi rumah kampas rem teromol bawaan pabrik. Sehingga saat pengereman, cakram tak lari ke mana-mana lantaran sudah ada yang menahan. "Tapi sebelumnya, lubangi teromol roda belakang dulu sampai tembus pada sisi kirinya pakai mata bor sebanyak 4 titik. Lalu diukur dan menyesuikan dudukan cakram yang dilanjutkan mengikatnya dengan mur baut panjang," ujar Hendry Wijaya, empunya Abadi Motor (AM) di Jl. Raya Jatiasih No.36, Bekasi Selatan, Jabar. Braket Kaliper

Peranannya juga penting. Pasalnya berfungsi sebagai stopper/penahan kaliper agar tidak goyang saat dilakukan pengereman. Sehingga sistem pengereman akan berfungsi maksimal.

"Pemasangan menentukan hasil. Baik part orisinal atau aftermarket, kalau dipasang rapi dan benar, hasilnya akan pakem," ungkap Thole, empunya Thole Motor di Jl. Serdang Baru Raya No.7, Kemayoran, Jakpus. Daftar Harga Paket Cakram Bengkel Paket Harga master rem+kaliper nissin(aftermarket),cakram aftermarket,adaptor cakram, braket kaliper+pasang 1 hari(garansi 1 bulan) 650 ribu master rem+kaliper nissin(aftermarket),cakram aftermarket,adaptor cakram, braket kaliper+pasang 1 hari(garansi 2 bulan) 500 ribu master rem Satria Fu, kaliper aftermarket,cakram aftermarket,adaptor cakram, braket kaliper+pasang 1 hari(garansi 2 bulan) 700 ribu master rem+kaliper nissin(aftermarket),cakram aftermarket,adaptor cakram, braket kaliper+pasang 1 hari(garansi 1 bulan) 600 ribu master rem+kaliper nissin(aftermarket),cakram aftermarket,adaptor cakram, braket kaliper+pasang setengah hari(garansi 2 bulan) 750 ribu

Sokbreker Jupiter MX gampang jebol? ganti punya Nouvo Z coy!
Yamaha Jupiter MX 2007-nya. Kerap kali, peranti peredam kejut depannya mengalami kebocoran. "Mungkin karena jalanan di Jakarta banyak lubangnya. Jadi, sering juga saya gonta-ganti sil sokbreker yang mengeluarkan uang enggak sedikit. Tapi apa ada solusi lain, ya?" ucap warga Gang Asem, Meruya Selatan, Jakbar setengah mengeluh. Ada kok. Menurut Suherman dari bengkel Bem's Speed (BS), bisa pakai sok depan milik saudaranya; Yamaha Nouvo Z, "Selain mencarinya mudah, tabungnya juga lebih besar ketimbang MX. Jadi daya redamnya juga lebih lembut dan silnya enggak gampang bocor," terangnya. Dibilang gede, karena tabung sok Nouvo Z yang harga per batangnya Rp 342.500 berdiameter lingkar tabung 540 mm, sedang punya MX; 400 mm. Lalu batang as-nya kalo punya Nouvo Z, 440 mm dan 300 mm milik MX. Tapi susah enggak sih, masangnya? Gampang, tuh! Sediakan aja perkakasnya; obeng kembang, kunci ring 10, 14, 17, kunci L-10 biasa dan L-10 bintang. Jika sudah, parkir dan pasang standar tengah motor Anda biar lebih safety. Pertama, kendurkan dan lepas baut as roda dengan kunci ring 14 di kiri dan ring 17 di sebelah kanan (gbr.1). Setelah roda lepas, taruh secara perlahan bagian depan motor Anda yang bertumpuan pada sok depan.

Lalu melepas empat baut penahan sepatbor, yang masing-masing dua baut di kanan dan dua lagi di kiri menggunakan kunci ring 10 dan juga melepas dua baut kaliper dengan kunci L-10 bintang (gbr.2).

Gambar 1

Gambar 2

Gambar 3

Gambar 4

Selanjutnya, lepas sayap bodi pakai obeng kembang. Berikutnya, longgarkan dan copot empat baut pegangan kedua sok di segi tiga bawah dengan kunci ring 14 (gbr.3). Setelah keempat baut tadi lepas, sok gak akan bisa langsung lepas dari segitiganya. Trus? "Triknya, mesti melepas dulu tutup atas sok yang juga sebagai penahan, memakai kunci L-10 atau kunci ring 14," ucapnya sambil memberi tahu cara melepasnya (gbr.4). Jika sudah, rakit ulang semuanya, tapi kini menggunakan sok Nouvo Z, "Ukuran volume olinya sebanyak 64 cc untuk setiap batangnya. Kalo kekerasan tinggal kita kurangi saja, biar sedikit lembut bantingannya. Kalo mau lebih keren lagi, pasang sepatbor variasinya," anjur Suherman.

Perawatan rutin
perawatan dan pemeliharaan sehari-hari secara rutin terhadap sepeda motor sebetulnya jauh lebih baik dibandingkan memperbaiki kerusakan sepeda motor tersebut, artinya sebelum kendaraan mengalami kerusakan lebih baik dirawat secara rutin. karena jika pemeliharaan dilakukan dengan baik berarti umur kendaraan itu menjadi panjang dan jarang mengalami kerusakan. sedangkan bila pemeliharaan kurang baik maka kendaraan sering rusak dan kita harus memperbaiki, dimana perbaikan kerusakan seringkali harus mengganti bagian-bagian yang rusak, dan mengeluarkan biaya yang lebih mahal. karena itu sebelum kendaraan rusak dan menngeluarkan biaya cukup mahal sebaiknya dilakukan perawatan secara rutin. beberpa perawatan rutin yang perlu dilakukan sehari-hari terhadap mesin kendaraan, misalnya: a) pagi hari sebelum digunakan, periksalah hal berikut;

1) apakah bensinya masih cukup 2) apakah oli pelumas masih cukup 3) apakah oli pelumas masih baik/tidak kotor 4) apakah businya bersih dan baik, umur tidak terlalu lama 5) apakah air akinya masih memadai b) setelah tahap pertama diatas baik, maka motor perlu dipanaskan/dihidupkan(di starter) pada posisi lambat kemudian secara perlahan ditingkatkan posisi gasnya. c) perhatikan dan dengarkan suara mesin apakah ada ketidak normalan, apakah suara halus dan wajar, ataukah ada suara yang aneh pada putaran mesinnya. disamping petunjuk diatas dalam hal pemeliharaan dan perawatan maka perlu juga diperhatikan hal berikut. 1) biasakanlah setiap pagi memanaskan kendaraan 2) janganlah membebani mesin secara kasar dan mendadak. 3) janganlah mengendarai kendaraan melebihi batas kecepatan mesin yang normal. 4) janganlah secara sering mendadak memindahkan perseneling(percepatan), mengerem, atau membelokkan kendaraan secara tajam dan tiba-tiba. 5) janganlah menginjak pedal perseneling secara kasar. 6) janganlah menunda-nunda pergantian minyak pelumas bila sudah waktunya. 7) sesuaikan perseneling (tingkat kecepatan putaran mesin atau transmisi) dengan kecepatan kendaraan .

Pemeriksaan akhir:
a) Sepeda motor jenis bebek: (1) Hidupkan mesin. (2) Masukkan gigi persneling satu (motor tidak boleh berjalan). (3) Injak/tekan terus tuas persneling. (4) Putar gas pelan-pelan dengan rpm/putaran mesin per menit diatas stasioner/langsung tetapi jangan terlalu tinggi (motor tidak boleh jalan). b) Sepeda motor jenis sport/bisnis: (1) Hidupkan mesin. (2) Tarik lengan kopling hingga penuh. (3) Masukkan gigi perseneling satu (motor tidak boleh jalan).

Perawatan umum mesin sepeda motor
a) bersihkan badan sepeda motor, buanglah kotoran dan debu yang melekat pada badan , dan mesinnya untuk mencegah/ menghindari agar supaya jangan masuk kedalam bagian mesin. b) apabila mempergunakan alat-alat yang khusus, hati-hatilah agar supaya alat-alat tersebut tidak merusak suku cadang mesinnya. c) gunakan alat-alat yang cocok untuk pekerjaan yang sesuai pula, sedapat mungkin janganlah digunakan kunci pas sebagai pengganti dari kunci ring. d) gunakan selalu paking yang baru, ring bulat, pasak, penjepit, ring penutup, dan lain-lain pada waktu mengadakan perbaikan. e) gunakan selalu suku cadang, oli, gemuk dari dealer kendaraan tersebut atau semacamnya yang

apabila disarankan oleh pabriknya. f) sewaktu mengadakan servis, hati-hatilah sehingga anda tidak akan mengalami kecelakaan atau terbakar karena menyentuh mesin, pipa pembuangan atau saringan. g) catat kondisi pada pembongkaran dan pemasangan kembali. h) tempatkan semua suku cadang yang telah dilepaskan dengan rapi dan pisahkan menurut kumpulannya agar supaya tidak tercampur atau hilang. i) cucilah mesin dan bagian-bagian perseneling dengan mempergunakan oli diterjen dan tiuplah sampai kering dengan udara kompresi. j) pasanglah pada waktu mengadakan pemeriksaan bagian-bagian yang bergerak. k) hati-hatilah agar supaya cairan baterainya tidak mengenai pakaian anda atau mesinnya, apabila cairan baterai tersebut mengenai kulit atau pakaian anda cucilah dengan air, apabila cairan baterai tersebut mengenai mata anda, segera cucilah dengan air dan periksakan ke dokter.

Sistem penyalaan
Sistem penyalaan adalah salah satu sistem pada motor yang sangat penting untuk diperhatikan. sistem penyalaan ini erat hubungannya dengan tenaga(daya) yang dibangkitkan oleh suatu mesin. apabila sistem tidak bekerja dengan baik dan tepat, maka hal ini dapat mengganggu kelancaran pembakaran campuran bahan bakar dan udara di dalam silinder sehingga tenaga yang dihasilkan oleh mesin berkurang. sistem penyalaan campuran bahan bakar diruang bakar atau silinder pada umumnya ada dua macam: sistem baterai dan magnet, kedua sistem ini mempunyai prinsip dan tujuan yang sama, yakni samasama memakai arus listrik dan bertujuan membangkitkan tegangan listrik yang tinggi sekali yang memungkinkan meloncatnya bunga api listrik(elektron) diantara kedua ujung kutub busi, tinggi tegangan yang dibangkitkan itu kira-kira 10.000 volt. perbedaan dari kedua sistem ini terletak pada sumber(suply) dari arus listrik yang dipakai untuk penyalaan ini. pada sistem baterai suplai arus listrik berasal dari baterai, sedangkan pada sistem magnet, arus listrik berasal dari generator ac. alat-alat yang menghasilkan loncatan bunga api diantaranya adalah: a) koil arus listrik yang datang dari baterai ataupun dari generator AC, akan masuk ke dalam koil, arus ini mempunyai tegangan yang rendah dan oleh koil tegangan ini akan dinaikkan sampai mencapai tegangan kira-kira 10.000 volt. dalam koil terdapat gulungan priemer dan sekunder yang dililitkan pada besi pelat tipis yang bertumpuk, gulungan primer ini mempunyai kawat yang dililitkan dengan diameter 0,6 sampai 0,9 mm. jumlah lilitannya sebanyak 200 kali sedang gulungan sekunder mempunyai lilitran kawat dengan diameter 0,05 sampai 0,08 mm dengan jumlah lilitan sebanyak 20.000 kali. karena perbedaan jumlah gulungan pada kumparan primer dan sekunder maka pada kumparan sekunder akan timbul tegangan kira-kira 10.000 volt. arus dengan tegangan tinggi ini timbul akibat terputus-putusnya aliran arus pada kumparan preimer yang mengakibatkan tegangan tinggi pada kumparan sekunder. karena hilangnya medan magnet ini terjadi pada saat terputusnya arus listrik pada kumparan primer, maka dibutuhkan suatu sakelar "pemutus arus" yang disebut platina. b) pemutus arus (platina/contact breaker) platina ini berfungsi sebagai sakelar pada kumparan primer dari koil penyalaan, dengan bekerjanya platina ini maka medan magnet pada koil selalu berubah ubah yang mengakibatkan timbulnya tegangan

kira-kira 10.000 volt pada kumparan sekunder. bekerjanya platina ini diatur oleh poros kam sehingga waktu atau saat penyalaan dari gas bahan bakar dalam silinder dapat diatur menurut ketentuan yang telah ditetapkan. pada platina waktu akan terbuka, akan timbul bunga api untuk menghindari hal ini maka digunakan suatu alat peredam/pengaman yang disebut kondensor c) kondensor menurut sifatnya, kondensor dapat menyimpan sejumlah muatan listrik menurut kapasitas dan dalam waktu yang tertentu. karena itu kondensor dapat digunakan sebagai peredam atau penghisap arus listrik ekstra yang timbul akibat adanya tegangan induksi dari pada gulungan primer yang dapat menimbulkan bunga api listrik pada platina. kondensor ini biasanya dibuat dari kertas isolasi dan kertas perak yang digulung bersama-sama. d) busi adalah suatu alat yang dipergunakan untuk meloncatkan bunga api listrik di dalam silinder ruang bakar. bunga api listrik ini diloncatkan dengan perbedaan tegangan 10.000 volt diantara kedua kutub elektroda dari busi, karena busi mengalami tekanan , temperatur tinggi dan getaran yang keras sekali, maka busi dibuat dari bahan-bahan yang dapat mengatasi masalah tersebut. pemakaian tipe busi untuk tiap-tiap mesin telah ditentukan oleh pabrik pembuat mesin tersebut.

Sistem pelumasan mesin
seluruh peralatan yang bergerak didalam suatu motor bakar selalu mengadakan pergesekan, untuk mengatasinya diperlukan minyak pelumas tidak diperhatikan pada suatu motor bakar, maka akan mengakibatkan : a) bagian peralatan yang bergesekan akan cepat aus b) timbulnya panas yang berlebihan c) tenaga mesin berkurang d)dan timbul karat pelumasan yang teratur dan selalu memperhatikan mutu minyak pelumas dapat memperpanjang usia motor terhadap kerusakan karena terhindar dari : a) keausan silinder b) terbakarnya bantalan c) pengotoran busi d) kemacetan cincin torak e) pelumpuran f) deposit g) pemborosan bahan bakar karena itu fungsi pelumasan meliputi pekerjaan sebagai berikut: a) melumas bagian-bagian yang bergerak untuk mengurangi keausan dan kerugian daya gesek. b) meredam kejutan-kejutan antara bantalan dan bidang-bidang lumas lainnya sehingga mengurangi kebisingan suara motor dan memperpanjang usia mesin c) menyumbat baik rongga-rongga yang terdapat diantara cincin-cincin torak dan dinding silinder d) membantu mendinginkan mesin dengan menghanyutkan panas yagn timbul akibat gesekan e) membantu membersihkan bidang-bidang lumas dengan jalan menghanyutkan abu atau pasir-pasir akibat gesekan.

bagian-bagian yang penting dari motor yang memerlukan pelumasan ialah: a) dinding silinder dan torak b) bantalan poros engkol dan batang penggerak c) bantalan poros kam d) mekanisme katup e) pena poros f) kipas angin g) pompa h) mekanisme pengapian dalam pasaran minyak pelumas kekentalan sering diukur dengan angka SAE(society automotif engineer), misal SAE10 (ENCER SEKALI) SAE20 (lebih kental). makin besar angka SAEnya maka minyak pelumas makin kental. minyak pelumas makin encer bila dipanaskan dan makin kental bila di dinginkan, karena tiu makin rendah temperatur motor makin sukar di start.

Sistem bahan bakar
pada akhir kompresi, campuran udara dan bahan bakar di dalam silinder dinyalakan oleh percikan api dari busi, pembakarannya dimulai disekitar busi, makin banyak yang terbakar, makin banyak panas yang terbentuk, tekanan dan suhu juga naik. kenaikan suhu dari bagian campuran yang belum dicapai oleh nyala atau permukaan api, pada suatu saat dapat mencapai keadaan keritis sehingga dapat terbakar sendiri, batas ini disebut titik nyala. terbakarnya bagian-bagian yang belum terbakar atau dikenai oleh api, berlangsungnya sangat cepat dan menyebabkan kenaikan tekanan yang sangat tinggi, peristiwa pembakaran yang demikian itu disebut "detonasi". bensin yang cenderung ke arah sifat heptana normal dikatakan bernilai oktan rendah(angka oktan rendah) karena mudah berdetonasi, sebaliknya bahan bakar yang lebih cenderung kearah sifat iso oktana(lebih sukar berdetonasi) dikatakan bernilai oktan tinggi atau angka oktan tinggi, misalnya suatu bensin dengan angka oktan 90 akan lebih sukar berdetonasi dari pada bensin dengan angka oktan 70. jadi kecenderungan bensin untuk berdetonasi dinilai dari angka oktannya, iso aktana murni diberi indek untuk mengerem kecenderungan detonasi maka ke dalam bensin dimasukkan zat kimia, yang paling populer ialah "tetra ethyhl lead atau disingkat tel". dengan memberikan zat tel sedikit saja, kecenderungan bensin untuk berdetonasi menjadi sangat berkurang, pengaruh zat ini terhadap angka oktan bensin tergantung pada susunan kimia bensinnya. detonasi dapat merusak bagian-bagian motor terutama; a) torak b) batang penggerak c) bantalan-bantalan d) pena,engkol

Rem
Fungsi rem adalah untuk mengurangi kecepatan atau untuk menghentikan roda sekaligus Rem merupakan bagian yang terpenting pada kendaraan pada saat ldta berada di jalanan yang padat, karena apabila kita Ialai merawat rem, hal ini dapat mengancam jiwa si pengemudi dan pemakai jalan yang lainnya. Jenis rem yang umum di kenal pada sepeda motor yaitu : a. Rem tromol b. Ram cakram mekanik c. Rem cakram hidrolis a. Rem Tromol Ada dua sistem prinsip kerjanya yakni : 1) Single leading shoe: Sebuah shock (breaker cam) yang digerakkan oleh kabel rem atau tongkat rem, berputar menekan sepatu rem sehihgga bersinggungan dengan tromol rem. Kanvas rem yang melekat pada sepatu rem memberikan tekanan gesek melawan perputaran tromol rem. 2) Doubel leading shoe: Dengan adanya lengan (arm) dan dua buah "breaker cam" memungkinkan untuk menggerakkan kedua kanvas rem secara merata dan lebih efektif bila dibandingkan dengan sistem single leading shoe. b. Rem cakram mekanik Kabel rem akan menarik tuas rem (brake arm) ke atas, pergerakan/perputaran tuas rem mendorong "thrust plate guide" ke depan sehingga pad menempel ke atas cakram. Pada rem depan sepeda motor yang menggunakan rem hidrolis tidak memerlukan penyetelan, apabila daya pengereman sudah mulai berkurang perlu diperhatikan hal sebagai berikut. 1) Minyak pelumas di dalam tabung hidrolisnya, dan minyak habis atau sudah mulai berkurang dari batas minimum, maka oli harus ditambahkan Iagi. 2) Kemasukah angin palsu, maka angin ini harus dibuang dengan cara membuka baut holder pembuang udara, kemudian pasangkan pipa plastik bening dan hubungkah dengan amber yang berisi air, selanjutnya lakukan penekanan pada pegas rem berulang-ulang sampai terlihat pada permukaan air keluar gelembung udara, apabila gelembung udara sudah terlihat habis dan sudah terlihat oli mulai keluar, maka secepatnya baut holder ditutup kembali, pada waktu menutup baut holder pegas rem harus ditekan keras-keras.

Kemudi/Stang
Fungsi kemudi ialah untuk membelokkan roda atau mengarahkan jalannya kendaraan sepeda motor. Kemudi pada sepeda motor dibentuk berupa stang (kemudi). Pada Stang (komudi) inilah terdapat handel kopling, handel rem depan, lampu-lampu, penunjuk kecepatan (speedometer), klakson, dan sebagainya. Mekanisme sistem kemudi terdiri atas: a. Stang kemudi, b. Batang kemudi, dan c. Garpu/fork. Pada bahasan kemudi ini, ada dua istilah yakni: a. Caster : Adalah sudut kemiringan dari poros kemudi dalam satuan derajat, dengan menarik garis sejajar poros kemudi, maka akan di dapat suatu sudut yang dihitung dari garis yang mendatar atau horizontal.

b. Trail : Adalah jarak antara titik potong dari garis melalui poros kemudi dengan jalan mendatar, ke titik tumpu ban depan di atas jalan. Dari penjelasan kedua jenis ukuran dapat disimpulkan bahwa lebih besar sudut casternya maka akan Iebih kecil jarak trailnya. Caster dan trail harus diperhitungkan secara tepat karena berhubungan erat sekali terhadap pengaruh kestabilan sistem kemudi dari scpeda motor. Dengan sudut Caster yang kecil berarti memperpanjang jarak trail, dalam hal ini pengendalian sepeda motor terasa baik untuk jalan yang Iurus/dengan kecepatan tinggi tetapi pada kecepatan rendah, pengendalian terasa berat dan kurang enak untuk tikung menikung.

Rantai
terdiri dari banyak bagian yang kerjanya berlawanan satu sama lain, tanpa adanya pelumasan rantai akan aus yang berlebihan. Oleh karena itu biasakan merawat rantai secara berkala, terutama pada kondisi jalan kotor atau berdebu. Kelonggaran rantai yang berlebihan dapat mengakibatkan rantai lepas dan dapat mengakibatkan kecelakaan serta kerusakan mesin yang serius, Rantai yang kotor dapat merusak rantai dan sproket, bersihkan rantai dnegan cairan pembersih dan lumasi dengan oli transmisi. Demi keamanan pengendaraan, periksalah selalu kondisi dan setelan rantai penggerak sebelum menggunakan sepeda motor. Bila rantai diganti dengan yang baru, periksalah apakah kedua gigi sproket sudah aus dan bila perlu gantilah sekalian. Jepitan sambungan rantai penggerak harus dipasang dengan bagian ujung yang terbuka akan menghadap berlawanan dengan arah putaran, Kotoran pada rantai penggerak akan mempercepat keausan, baik untuk rantainya sendiri maupun bagi roda gigi, oleh karena itu bersihkanlah rantai dengan cairan pembersih lalu lumasi dengan pelumas rantai atau oli mesin setiap 1000 km. Jentera penggerak dan gigi-gigi roda jentera biasanya akan menjadi rusak disebabkan oleh pergeseran, apabila gig-giginya menjadi rusak seperti yang ditunjukkan maka gantilah jentera-jenteranya, karena sangat susah sekali untuk menentukan rusaknya gigi-gigi pada jentera penggerak dan pada gigi roda jentera, maka cara yang terbaik adalah dengan jalan meletakkannya dengan sesuatu yang baru dan lihat dan periksalahl

Efek Telat Ganti Kampas Rem
Telat ganti kampas rem cakram bisa berakibat fatal. Kampas rem yang sudah habis lapisan asbesnya bisa mengakibatkan sepatu kampas rem yang terbuat dari besi bergesekan langsung dengan piringan cakram (disk brake). Alhasil saat direm besi ketemu besi jadinya piringan cakram baret. Baret tentunya membuat piringan cakram jadi rusak dan tampangnya jadi jelek, selain itu piringan cakram baret juga mengakibatkan kampas rem baru yang dipasang akan cepat habis. "Karena permukaannya tidak sama licinnya, permukaan piringan cakram yang baret lebih kasar sehingga akan menggerus asbes kampas rem lebih keras," . Permukaan piringan cakram yang baret atau bergelombang juga bisa membuat pengereman jadi kurang pakem," kalau jepitan kampas rem ke Jangan sampai cakram baret piringan cakram jadi tidak sempurna. "Lebih baik piringan cakramnya terlebih dahulu agar baret atau gelombangnya hilang, baru setelah itu pasang kampas yang baru," Tapi jangan hepi dulu, main slep piringan cakram juga bisa membuat piringan cakram jadi lebih tipis. Nah lo, tetap aja rugi kan? Makanya jangan telat ganti kampas rem. Lakukan Pengecekan Rutin

Untuk antisipasi ada baiknya dilakukan pengecekan berkala. Caranya mudah, yang pertama bisa dengan mengintip dari bagian belakang kaliper. Dari situ akan terlihat ketebalan kampas rem, kalau kira-kira sudah tipis bisa langsung diganti. "Atau rasakan dengan menarik tuas remnya, kalau sudah tuas rem sudah mulai dalam saat ditekan itu tandanya kampas rem sudah tipis," terang Hendy. Gampang kan?
Pantau lewat kaliper

Ganti Sil Persneling Baru
Salah satu penyebab kebocoran itu bisa terjadi pada sil persneling (SP) yang sudah rusak (gbr.1). Pemicunya, karena robek ataupun sudah terlalu keras akibat usia pakai. Sehingga daya tahan atau daya perapatnya sudah berkurang. "SP selain sebagai perapat, berfungsi menahan oli dan tekanan oli dari dalam bak mesin. Nah, kalau sampai bocor, oli akan merembes/bocor," buka Komar, mekanik Himzar Motor (HM) di Jl. Hos Cokroaminoto, Ciledug, yang menyarankan mesti segera dicek dan diperbaiki kalo enggak pengin tambah parah lagi. Penggantiannya bisa dilakukan sendiri. Contoh, dipraktikkan pada Honda Supra yang butuh alat kunci pas/ring 10, kunci T-10, obeng min dan kunci busi atau pipa kecil yang diameternya seukuran SP. "Enggak perlu pakai acara tap oli. Oli yang keluar dari rumah sil tidak banyak kok," tambah Komar. Cara bongkarnya, mari simak bersama. Pertama posisikan tunggangan pakai standar tengah. Kemudian, lepas tuas persneling pakai kunci 10 dan dilanjutkan lepas tutup gir roda depan pakai kunci T-10 (gbr.2). Jangan lupa ganjal kaki standar bagian kiri pakai kayu secukupnya. "Biar oli mesin yang keluar tidak terlalu banyak," ujar Komar. Lalu lepas SP dengan cara cukup dicungkil keluar pakai obeng min (gbr.3). Selanjutnya bersihkan lubang rumah SP pakai bensin. Jangan sampai ada kotoran yang nempel di sekitar rumah sil. Lalu masukkan SP baru dengan posisi tegak lurus jangan sampai miring. Cara pasang pada rumah sil bisa dengan bantuan kunci busi atau pipa kecil seukuran sil yang diketok dari luar (gbr.4). "Kalau posisi sil sampai miring, ini rawan bocor lagi," wanti mekanik berkumis tipis ini. Sebelum dirakit seperti semula, cek dulu apakah masih bocor atau tidak? Caranya, hidupkan mesin sekitar 5 menit. Kalau yakin sudah tidak bocor lagi, barulah dipasang lagi part yang sudah dicopot, sesuai langkah kebalikan saat bongkar. Bisa, dooong...!

(gbr.1) Rembesan di sil persneling

(gbr.2) Lepas tutup gir depan

(gbr.3) Cungkil sil persneling

(gbr.4) Pasang sil baru

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful