P. 1
Alel mencakup Gen – Gen Yang Terletak Pada Lokus Yang Sama Pada Kromosom Homolog

Alel mencakup Gen – Gen Yang Terletak Pada Lokus Yang Sama Pada Kromosom Homolog

|Views: 126|Likes:
Published by Ulfa Aisyah

More info:

Published by: Ulfa Aisyah on Feb 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/08/2014

pdf

text

original

3. Alel mencakup Gen – Gen Yang Terletak Pada Lokus Yang Sama Pada Kromosom Homolog.

Menurut letaknya, gen yang terletak pada kromosom di sebut kromogen dan gen yang terletak pada plasma sel disebut plasmagen (missal yang berpengaruh pada warna daun).

a. Alel
Alel adalah Gen – gen yang terletak pada lokus yang sama (bersesuaian ) dalam kromosom homolog. Bila dilihat dari pengaruh gen pada fenotipe , alel ialah anggota dari sepasang gen yang memiliki pengaruh berlawanan., jadi alel adalah gen – gen yang terletak pada lokus yang sama dan memiliki pekerjaan yang sama atau hamper sama. Pada individu homozigot, pasangan kedua alel mempunyai symbol yang sama persis; misalnya BB, MM. sedangkan genotipe heterozigot pasangan kedua alel mempunyai symbol yang tidak sama missal Bb, Mm. namun Bm dan bM bukan alelnya. Untuk memperlihatkan alel dalam kromosom sering digambar sebagai berikut:

b. Alel Ganda (Multiple Aleomorfi)
Bila dalam satu lokus terdapat lebih dari satu pasang alel maka disebut alel ganda, misalnya warna bulu pada kelinci dan golongan darah sistem A B O pada manusia. 1) Alel ganda pada kelinci. Alel ganda pada bulu kelinci adalah adanya 4 alel yang sama – sama mempengaruhi warna bulu, dan berada pada lokus yang sama. Warna bulu kelinci dengan gen W memiliki beberapa alel yang berturut – turut dari yang dominan: W > WK > Wh > W Gen W : fenotipe kelabu Gen Wk : fenotipe kelabu muda (chinchilia) Gen Wh : berfenotipe himalaya, yaitu berwarna putih dengan ujung hidung, ujung telinga, ekor dan kaki berwarna kelabu gelap. Gen W : berfenoripe albino (tak berpigmen) Keterangan :
• • • •

Kelabu dominan terhadap ketiga warna yang lain (kelabu muda, Himalaya, dan albino), kelabu muda dominan terhadap Himalaya dan albino. Himalaya dominan terhadap albino Albino adalah gen resesif

Jadi gen I (I0) mempunyai alel IA dan alel IB. Contoh : Bagaimanakah kemungkinan fenotipe golongan darah anak – anak yang lahir dari . WhW Albino WW Contoh : Seekor kelinci chinchilla heterozigot yang disilangkan dengan kelinci Himalaya heterozigot akan memperoleh keturunan albino. ada 3 macam alel yang dominansinya berbeda dengan pada warna bulu kelinci Golongan Darah AB A B O Macam Genotipe IA IB IA IA . WW (normal) Kelabu muda WkWk. WWh. WkWh. WkW (chinchilla) Himalaya WhWh . IBi Ii (I0I0) Dari tabel tersebut dapat diketahui bahwa: Gen IA dominan terhadap i atau I0 Gen IB dominan terhadap I atau I0 Gen I (I0) adalah resesif berfenotipe golongan darah 0 Sedang IA dan IB sama – sama dominanterhadap I sehingga genotipe IAIB berfenotipe golongan darah AB. IAi IB IB. WWk..Kemungkinan genotipenya sebagai berikut: Fenotipe Kemungkinana Genotipe Kelabu WW. lihat persilangan berikut: P G F WkWh WkW WhW WW = = = = WkW (chinchilla) >< WhW (himalaya) Wh W Wk W kelabu muda (chinchilla) kelabu muda (chinchilla) Himalaya Albino 2) Alel ganda pada golongan darah sistem AB0 Pada golongan darah ini.

perkawinan antara pria bergolongan darah A heterozigot dengan wanita bergolongan darah B heterozigot pula? P G ii F IAi IA IAIB = golongan darah AB IAi = golongan darah A IBi = golongan darah B Ii = golongan darah O >< IBi IB .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->