P. 1
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

|Views: 1,413|Likes:
Published by Dwinanto SPd

More info:

Published by: Dwinanto SPd on Feb 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2014

pdf

text

original

VARIABEL

INDIKATOR

NOMOR
PERTANYAAN

JUMLAH
PERTANYAAN

Tujuan
X1

a. Kejelasan tujuan
pembelajaran
ekonomi
b. Pencapaian
tujuan
pembelajaran
ekonomi

1 dan 2

3 dan 4

2

2

Bahan
Pelajaran
X2

a. Membangkitkan
motivasi siswa
b. Kelengkapan
bahan pelajaram

5 dan 6

7

2

1

35

c. Menambah
pengetahuan
ekonomi baru
bagi siswa

8

1

Kegiatan
belajar
Mengajar
X3

a. Keterlibatan
semua
komponen
pengajaran
b. Efektifitas
kegiatan belajar
mengajar

9, 10, dan 11

12

3

1

Metode
X4

a. Membangkitkan
motivasi siswa
b. Meniadakan
verbalitas
c. Melatih belajar
mandiri

13 dan 14

15

16, 17, 18, 19

2

1

4

Alat
X5

a. Kelengkapan
alat

20, 21, 22

3

Sumber
pelajaran
X6

a.

Penggunaan

sumber
pelajaran yang
tepat
b. Menambah
pengetahuan
ekonomi baru

23 dan 24

25

2

1

Evaluasi
X7

a. Mengukur dan
menilai prestasi
belajar siswa
b. Sebagai dasar
dalam program
perbaikan
c. Sebagai dasar
dalam
pemecahan
masalah
kesulitan belajar

26, 27, dan 28

29

30

3

1

1

Jumlah

30

36

Berdasar kisi-kisi tabel 3.2 tersebut di atas selanjutnya disusun

daftar pertanyaan sesuai dengan indikator dan nomor item soal seperti

tertulis. Rumusan item-item pertanyaan dapat dilihat pada lampiran 1.

2. Validitas dan Reliabilitas

a. Validitas

Validtas adalah ukuran yang menunjukkan tingkat – tingkat

kevalidan dan kesahihan suatu instrumen. Sebuah instrumen dikatakan

valid apabila dapat mengungkap data dari variabel yang diteliti secara

tepat. Tinggi rendahnya validitas instrumen menunjukkan sejauh mana

data yang terkumpul tidak menyinggung dan gambaran tentang variabel

yang dimaksud (Arikunto, 2002: 64 ) .

Validitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah validitas

faktor dengan rumus product moment yang dikemukakan oleh Pearson,

yaitu :

(

)(

)

2

2

2

2

xy

)
y

(

y

N

)

x

(

x

N

)
y

)(

x

(

xy

N

r

=

Keterangan :

rxy

= Koefisien korelasi anatara skor item dan skor total ( validitas )

N

= Jumlah subyek ( peserta test )

Σ x = Jumlah skor yang menjawab benar

Σ y = Jumlah skor total

Σ xy = Jumlah perkalian skor yang menjawab benar dengan skor total

37

Σ x2

= Jumlah kuadrat kor yang menjawab benar

Σ y2

= Jumlah kuadrat skor total

(Arikunto, 2002 : 70 ).

b. Reliabilitas

Reliabilitas menunjukkan pada suatu pengertian bahwa satu

instrumen cukup dapat dipercaya untuk dapat digunakan sebagai alat

pengumpul data karena instrumen tersebut sudah baik ( Arikunto, 2002:

80).

Untuk menilai reliabel tidaknya instrumen dalam penelitian ini

digunakan rumus dengan teknik belah dua yaitu belah ganjil genap. Cara

penggunaannya adalah sebagai berikut :

a. Item – item dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok pertama

benomor ganjil (X) dan item kedua bernomor genap (Y).

b. Pemberian skor pada angket tersebut.

c. Mencari korelasi total antara skor item bernomor ganjil dan item

bernomor genap dengan teknik korelasi pruduct moment dari Pearson.

Setelah korelasi antara X dan Y terhitung, kemudian digunakan

untuk menetapkan koefisien reabilitas dengan Spearman Brown, yaitu :

r11 =

)

r

1(

r.
2

21

21

21

21

+

Keterangan

r11

= Reliabilitas instrument

38

r1/2.1/2 = rxy yang disebutkan sebagai indeks korelasi antara dua belahan

instrumen

Selanjutnya untuk pengujian validitas instrumen dalam penelitian

ini menggunakan jasa komputer program SPSS

3. Hasil Uji Coba

Setelah angket lampiran 1 dibagikan pada responden, diperoleh data

dapat dilihat pada lampiran 2. Print out perhitungan uji coba validitas dan

reliabilitas dengan SPSS dapat dilihat pada lampiran 3. Untuk menentukan

valid dan tidak valid pertama dilihat nilai r tabel. Jumlah responden 25, nilai

product moment r tabel yang dilihat pada derajat kebebasan 25-1 =24 dan

taraf signifikan 5% diperoleh r tabel rtabel = 0,404. Pada output perhitungan

dengan komputer dilihat nilai corrected Item Total Correlation r hitung

(lihat lampiran 3). Apabila nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel maka

dikatakan item soal adalah valid, sebaliknya tidak valid. Berdasar uji coba

tersebut di atas dapat dirangkum per-item adalah sebagai berikut:

Tabel 3.3 : Hasil Uji Validitas Butir Kuisioner var independen (X)
Nilai Korelasi

Keterangan

Nama Variabel

No.
Pertanyaan

R hitung

r tabel

Faktor

yang

mempengaruhi
hasil belajar

Butir 1
Butir 2
Butir 3
Butir 4
Butir 5
Butir 6
Butir 7
Butir 8
Butir 9
Butir 10
Butir 11
Butir 12
Butir 13

.5864
.6166
.5620
.4288
.5594
.6279
.4063
.6519
.5777
.7429
.5604
.6429
.5437

0,404
0,404
0,404
0,404
0,404
0,404
0,404
0,404
0,404
0,404
0,404
0,404
0,404

Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid

39

Butir 14
Butir 15
Butir 16
Butir 17
Butir 18
Butir 19
Butir 20
Butir 21
Butir 22
Butir 23
Butir 24
Butir 25
Butir 26
Butir 27
Butir 28
Butir 29
Butir 30

.6917
-.0143
.4549
.4063
.5120
.7420
.5824
.3854
.4667
.5869
.6191
.6961
.6961
.7292
.6618
.4475
.5421

0,404
0,404
0,404
0,404
0,404
0,404
0,404
0,404
0,404
0,404
0,404
0,404
0,404
0,404
0,404
0,404
0,404

Valid
Tidak Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Tidak Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid

Sumber : data primer (diolah)

Berdasar tabel 3.3 nampak butir soal nomor 15 dan 21 tidak valid.

Nomor yang tidak valid tersebut dalam penelitian nanti akan dianulir tidak

diikutkan dalam penelitian.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->