AMUBIASIS

Sebutan lain : ³disentri´ ³ penyakit mejen´

histolitica yg sering menyebabkan infeksi usus pada anak : . Iodamuba butclii.  Beberapa spesies lain amuba dimana manusia sbg penjamu.  Protozoa bersama E.namun bukan merupakan parasit patogen : Entamuba coli. akut dan kronik. Endolimax nana. E.PENDAHULUAN  Amubiasis : infeksi Entamuba histolytica pada manusia.ginggivalis. Dientamuba frigilis.

perikardium. Balantidium coli.Isospora  Infeksi protozoa usus per-oral melalui kontaminasi feses pd air / makanan.gaster.esofagus). paru.ekstraintestinal (hati.  Pd manusia E. otak)  Protozoa .histolytica invasi mukosa usus ke traktus intestinalis (duodenum .peritonium. Blastocystis hominis. Criptosporidium.PENDAHULUAN ( lanjutan ) : ( lanjutan ) Giardia lamblia.kulit.

Mati dg pemanasan 55 der.diameter 20 um.tak tahan as. endoplasma dg vakuola.asam lam bung. sito plasma jernih dg inti sferis. (2) bentuk trofozoit .ETIOLOGI  Entamuba histolytica : (1) bentuk kista . berisi 4 inti.sentral kariosom kecil.ukuran 10-18 um.resisten thd suhu rendah.kromatin granular halus. klor penjernih air.C.lambung .

.

Trofozoit dlm tinja diluar usus tdk menjadi kista. . Kista ini (dlm tinja)±sumber penularan. pengawetan. suhu >4*C. Kista peka thd pembusukan. Dpt hidup di lemari es bbrp hr.Siklus hidup Entamuba histolytica  Enkistasi (perubahan trofozoit kista) Trofozoit dlm lumen kolon-berkondensasi ± bentuk sferis / prekista dg dinding tipis halus :kista muda kista matang. dalam air dingin utk bbrp minggu. ukuran 5-20 um. dg 2 inti ± 4 inti.

Kista ± mulut ± lambung ± usus kecil ( netral / basa ) amuba aktif ( metakista ). .dalam kripta amuba muda tumbuh trofozoit. kista usus besar tinja. Dlm lingkungan di usus kecil yg tidak cocok utk.eks-kistasi.histolytica ( lanjutan )   Ekskistasi ( di usus kecil :kista trofozoit).Siklus hidup E. Metakista sitoplasma terpecah inti menja di pusat metakista trofozoit sekum ± aktif ± menempel mukosa usus kel.

.

Faktor resiko : iklim tropis.kontaminasi makanan/minuman atau kontak langsung dg tinja yg terinfeksi. Manusia adl. kemiskinan. . laki-laki homoseksual. Infeksi disebarkan mel.EPIDEMIOLOGI     Prevalensi di dunia 5-81%. anak retardasi mental. Disenteri amuba disebabkan oleh invasi pd mukosa usus. sanitasi perorangan jelek.penjamu alami (natural host) dan reservoir E. 1-7% dr subyek terinfeksi.hist. kondisi lingkungan buruk. Kira-kira 10% penduduk dunia pernah terinfeksi.

otak. Lesi /ulkus kecil diameter 1 mm sp mu-kosa muskularis ulkus lebih dalam 1 cm ±submukosa.PATOGENESIS DAN PATOLOGI  Amubiasis ± kolonisasi trofozoit di seluruh kolon (sekum dan kolon asendens) bbrp hari ( 30 th ) :trofozoit 50 um. Penyulit : ekstensi usus kulit / organ sekitarnya .) . lambung. limpa. dll. jantung. menyebar ke hati :abses (juga ke alat lain :diarfagama. paru. rongga torak.

.

MANIFESTASI KLINIS  Kebanyakan asimptomatis. (2) penyebaran ke hati. muntah. Tinja lembek/cair dg lendir dan darah.  Gejala umum : diare.kista dpt ditemukan dalam feses. .  Infeksis akut : kolik abdomen.  Manifestasi amubiasis : (1) invasi lokal pd epitel usus. bisisng usus >. kembung tenesmus/´mejen´. demam.

 Uji serologik : pd kasus abses hati amuba dan amubiasis ekstraintestinal lain.DIAGNOSIS pasti : adanya trofozoit atau kista dalam feses.  Diagnosis . atau trofozoit dalam pus hasil aspirasi atau dalam spesimen jaringan.

(3) inf.PENGOBATAN   Umum : isolasi.usus ringan-sedang : metronidazole . monitor pemeriksaan feses 3 X. cairan. . Khusus : (1)inf.5-1 mg /kgBB/hari. iodokuinol 10 mg/kgBB/hari.usus berat dan abses hati : metronidazole 50 mg/kgBB/hari. dehidroemetin 0. klorokuin fosfat 10 mg/kgBB/hari.usus asimtomatik : diloksanid furoat 7-10 mg/kgBB/hari. pengobatan pe-nyulit. (2) inf. paromomisisn 8 mg/kgBB/hari.

 Kasus amuba abses hati : 1% dr kasus amubiasis usus. .bila tak ada penyulit.PROGNOSIS  Baik. CFR -10-15%. akibat nekrosis atau perforasi usus.  Kematian amubiasis usus tanpa abses hati :1-2%.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful