BAB 1

SIFAT SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN Unsur-unsur sistem pengendalian manajemen meliputi; perencanaan strategis, pembuatan angggaran, alokasi sumber daya, pengukuran, evaluasi dan penghargaan terhadap kinerja, alokasi pusat tanggung jawab dan penetapan harga transfer. Pengendalian manajemen merupakan keharusan dalam suatu organisasi yang mempraktikkan desentralisasi. Strategi pertama kali dikembangkan memlaui proses formal dan rasional, kemudian menentukan desainsistem manajemen perusahaan. Ada juga perspektif yang menyatakan bahwa strategi muncul melalui eksperimentasi yang dipengaruhi oleh sistem manajemen perusahaan. Pentingnya manajemen strategi tidak dapat disangkal lagi bahwa lebih dari 90% perusahaan kandans dikarang inmplementasi mungkin strategi tersebut tidak pernah ada atau mengalami distorsi atau implementasinya ternyata jauh lebih mahal dan memakan waktu lebih banyak dari apa yang diantisipasi. Konsep-konsep dasar Pengendalian Suatu organisasi harus dikendalikan, harus ada perangkat perangkat untuk memastikan bahwa tujuan organisasi strategis dapat tercapai. Elemen-elemen sistem pengendalian 1. Pelacak (detector) atau sensor--- suatu perangkat yang mengukur apa yang sesungguhnya terjadi dalam proses yang dikendalikan 2. Penilai (assessor) --- suatu perangkat yang menentukan signifikasi dari peristiwa actual dengan cara mebandingkannya dengan beberapa standar atau ekspektasi dari apa yang seharusnya terjadi
3. Effector--- suatu perangkat yang mengubah perilaku jika assessor mengindikasikan

kebutuhan untuk melakukan hal tersebut
4. Jaringan komunikasi--

perangkat yang meneruskan informasi antara detector dan

assessor dan antara assessor dengan effector

Detector. yaitu pengendalian tidak dilakukan oleh suatu perangkat pengatur eksternal. 2. Tidak seperti thermostat dalam pada suhu tubuh. standar tidaklah ditetapkan dahulu. telinga manajernya sendiri 3. Perbandingan dengan ukuran standar 2. Koneksi dari diterimanya kebutuhan akan tindakan ke ditetapkannya tindakan yang diperlukan untuk memperoleh hasil yang diinginkan mungkin tidak jelas 5. Melainkan mendeteksi informasi secara aktif melalui berbagai media sperti laporan ataupun mendeteksi dengan mata. Melainkan standar merupakan proses perencanaan yang sadar. Pengendalian manajemen tidaklah bersifat otomatis. Informasi mengenai apa yang terjadi 2. Pengendalian manajemen memerlukan koordinasi antar individu 4. . Perubahan perilaku jika diperlukan Perusahaan yang sedang dikendalikan Tampilan 1—elemen-elemen proses kendali Manajemen Perbandingan dengan proses pengendalian yang lebih sederhana 1. Assessor. Effector. Banyak pengendalian manajemen bersifat pengendalian diri sendiri.Perangkat kendali 1.

Formulasi strategi memfokuskan jangka panjang. Sistem memilki karakterisktik berupa rangkaian langkah-langkah yang berirama. terkoordinasi dn berulang yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Formulasi strategi paling tidak sistematis diantara ketiganya.Sistem Sistem merupakan suatu cara tertentu dan bersifat repetitive untuk melaksanakan suatu auat sekelompok aktivitas. Para manajer pada umumnya harus menghadapi situasi dimana aturan tidak terdefinisikan dengan baik sehingga harus menggunakan penilaian terbaik mereka dalam memutuskan tindakan apa yang akan diambil Batas batas pengendalian manajemen Pengendalian manajemen terletak antar formulasi strategi dan pengendalian tugas dalam beberapa hal. Pengendalian tugas memfokuskan jangka pendek dan menggunakan data akurat saat ini. Tindakan manajemen beberapa tidak bersifat sistematis. menggunakan perkiraan kasar akan masa depan. Aktivitas Formulasi strategi sifat akhir produk Tujuan. strategi dan kebijakan Pengendalian Manajemen Penerapan strategi Pengendalian Tugas Kinerja yang efisien dan efektif dari tugastugas individual Tampilan 2—hubungan umum antara fungsi perencanaan dan fungsi pengendalian . pengendalian tugas merupakan yang paling sistematis dan pengendalian manajemen terletak diantaranya. Sementara pengendalian manajemen terletak diantaranya.

tujuan seorang anggota organisasi seharusnya konsisten dengan tujuan organisasi itu sendiri. Kegiatan Pengendalian Manajemen • • • • • • Merencanakan apa yang seharusnya dilakukan oleh organisasi Mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas dari beberapa bagian organisasi Mengomunikasikan informasi Mengevaluasi informasi Memutuskan tindakan apa yang seharusnya diambil jika ada Mempengaruhi orang-orang untuk mengubah perilaku mereka Keselarasan Tujuan Keselarasan tujua berarti sejauh hal tersebut dimungkinkan.Pengendalian Manajemen Pengendalian manajemen merupakan proses dengan mana para manajer mempengaruhi anggota organisasi lainnya untuk mengimplementasikan strategi organisasi. Sistem pengendalian manajemen seharusnya dirancang dan dioperasikan dengan prinsip keselarasan tujuan dalam pikiran setiap pribadi Perangkat Penerapan Strategi Mekanisme Penerapan Pengendalian Manajemen Strategi Struktur Organisasi Kebudayaan Tampilan 3 – kerangka kerja untuk penerapan strategi Manajemen SDM Kinerja .

kepuasan pelanggan. Tetapi sebenarnya seluruh subunit organisasi memiliki tujuan nonfinansial. . pengembalian atas modal dan seterusnya.Tekanan Finansial dan Nonfinansial Sistem pengendalian manajemen meliputi ukuran kinerja finansial dan nonfinansial. pangsa pasar. pengantaran tepat wkatu dan semangat kerja karyawan. mutu produk. Dimensi finansial memfokuskan pada hasil-hasil moneter laba bersih. Pengendalian interaktif merupakan bagian yang tak terpisahkan dari sistem pengendalian manajemen. Bantuan dalam mengembangkan strategi baru Pengendalian hari ini Strategi masa depan Tampilan 4 – pengendalian interaktif Pengendalian interaktif mengundang perhatian manajemen terhadap pengembangan baik negative mupun postif yang menunjukkan perlu adanya inisiatif strategi baru.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful