Homomorfisme Definisi Pemetaan ø dari sebuah grup G ke dalam grup G dikatakan membentuk sebuah homomorfisme jika untuk setiap

a,b G = ø(a) ø (b). Contoh 2.7.0 Andaikan G grup,didefinisikanø(x) = ,untuk setiap x anggota G,maka: G p ø (x1) = G

2

log 2a =2log 2b

a2log 2=b2log 2 a=b sehingga terbukti bahwa ø:G p

G

, ø (a)= 2a adalah injektif. 

x1  x2

y Selain itu,karena ø (a)= 2a selalu bernilai positif,maka akan ada anggota

G

yang tidak memilki pasanangan di G.Akibatnya ø (a)= 2a 

x1, x2

p ø (x2) = G p ø (x1 , x2)

adalah bukan pemetaan surjektif/into/pada,atau dapat dibuktikan dengan cara sebagai berikut. Bukti: = = ee ø:G p

G

, ø (a)= 2a surjektif a G

m
= ø (a)

ø (x1 , x2) = ø (x1 ) ø (x2) Terbukti 

a

G p
a a

a 

x

G , ø (x) =

adalah homomorfisme.

Akan dibuktikan Ambil

= ø (a)

G

sembarang

Contoh 2.7.1 Ambil G group dari semua bilangan real dengan operasi penjumlahan, atau G = (R, +). Ambil pula

Pilih a=2log

2a , a

G

,a

G

G

group dari semua bilangan real yang tidak nol dengan operasi perkalian, atau

G

= ( R ± 0, x).

Maka ø (a)= 2a = 2
2

Didefinisikan ø : G

pG

, dengan ø(a) = 2 .

a

Verifikasi, apakah pemetaan ø adalah homomorfisme. Bukti: G = (R, +)

log 2
2

a

G

= ( R ± 0, x)

Group
ø (a)=
a

a =2

log 2

2a
G p
a
 

ø:G

pG
G G

, ø(a) = 2 

a b  a,b

p ø (a) = 2a p ø (b) = 2a G p ø (a+b) = 2a+b
=2a. 2b ø (a+b) = ø (a) ø (b)

sehingga:  karena ø (a)=

a

a

G

a

= ø (a) adalah surjektif.

2 a ,maka tidak terbukti bahwa ø (a)= 2 a

Artinya ø (a)= 2 tidak surjektif. Contoh 2.7.3 Ambil G grup bilangan bulat dibawah operasi penjumlahan dan pilih adalah homomorfisme! Bukti: G = (R, +)= G, ø (x) =2x

G

= G,  x G didefinisikan ø dengan ø (x) =2x.Buktikan ø

Karena 

a,b

G, ø (a+b) = ø (a) ø (b),maka pemetaan ø (a) = 2a adalah homomorfisme.

y Dari contoh 2.7.1,dapat dibuktikan pula jika ø : G Adalah pemetaan injektif/onto/satu-satu. Bukti: Ambil a,b G Jika ø (a)= ø (b) p a=b Akan dibuktikan a=b Maka: ø (a)= ø (b) 2a = 2b

pG

, ø(a) = 2a 

x y  x,y

G, ø (x) =2x G, ø (y) =2y G, ø (x+y) =2(x+y) =2x+2y ø (x+y) = ø (x) + ø (y)

karena  x,y G, ø (x+y) = ø (x) + ø (y),maka ø adalah homomorfisme. Contoh 2.7.4

Ambil pula perkalian. terhadap operasi 1 ®.1}.Didefinisikan ø : G G ={1. yaitu matriks pG dengan: ¨a b¸ © ©c d ¹ ¹ ª º sedemikian sehingga ad ± bc  0. x I R J.suatu grup terhadap operasi Ambil G menjadi group yang terdiri dari matriks 2 x 2.Ambil G grup bilangan real yang bukan nol terhadapa operasi perkalian.

1 karena  x.y R+ø (x)= ø (y)=1 perkalian.y = (ad ± bc)(ps ± qr) =ø© Ø(AB) = ø(A) ø(B) G.y R+ . diperoleh ø (xy)= ø (x) ø (y) d) x y R.y G p ø (xy)= ø (x) ø (y)  A..7.ø (x)=-1. y R+ p xy R. ø (y)=1.7. A.p xy R+ø (x)= ø (y)=-1. x I R  Tunjukkan ø adalah homomorfisme! Bukti: Ambil sembarang x.x ! ¯ 1 ° . Didefinisikan ø : G =ø G group semua bilangan real terhadap operasi pG oleh ø(x) = log10x = (ap + br)(cq + ds) ± (aq + bs)(cp + dr) = apcq + apds + brcq + brds ± (aqcp + aqdr + bscp + bsdr) = apcq + apds + brcq + brds ± aqcp ± aqdr ± bscp ± bsdr = apds + brcq .qr ¹ ª º diperoleh ø (xy)= ø (x) ø (y) sehingga x. ø (xy)=1 ø (B) = ø © ¨ p q¸ © r s ¹ = ps . ø (xy)=-1 G.y G.bc ¹ ª º ø© ¨ p q¸ ©r s¹ ¹ ª º diperoleh ø (xy)= ø (x) ø (y) b) x y R. ø (xy)=-1 A B G. ø (y)=1. p x. y G x y  x. Didefinisikan ø : G pG oleh ø ¨a b¸ © © c d ¹ = ad ± bc.6 Ambil G menjadi group bilangan real positif di bawah operasi perkalian dan ambil penjumlahan. ¹ ª º Tunjukkan ø adalah homomorfisme ! Penyelesaian Ambil A = ¨a b¸ © © c d ¹ dan B = ¹ ª º ¨ p q¸ © © r s ¹ . G. ø (x) = log10x ø (y) = log10x ø (xy) = log10xy = log10x + log10y ø (xy) = ø(x) ø(y) ¨a b¸ ©c d ¹ ¹ ª º ø© ¨ p q¸ ©r s¹ ¹ ª º @ J adalah hom omorfisme LEMMA 2. ø (A) = ø © diperoleh ø (xy)= ø (x) ø (y) c) b) x R-.7.7 .B ¹ ª º G Akan dibuktikan ø(AB) = ø(A) ø(B) ø ©© ¨ ¨ a b ¸¨ p q ¸ ¸ ¨ a b ¸ ¹© ¹¹ © ¹ © © c d ¹© r s ¹ ¹ = ø © c d ¹ ª ºª ºº ª º ª ¨a b¸ © c d ¹ = ad . a) x. ø (AB) = ø ¨ ¨ a b ¸¨ p q ¸ ¸ ©© ¹© ¹¹ © © c d ¹© r s ¹ ¹ ºª ºº ªª ¨ ap  br © © cp  dr ª aq  bs ¸ ¹ cq  ds ¹ º Contoh 2. Ambil G group bilangan real tanpa nol terhadap operasi perkalian. G.aqdr ± bscp Tunjukkan bahwa ø adalah homomorfisme! Penyelesaian Ambil sembarang x. maka ø adalah homomorfisme Contoh 2.ø (x)=-1. y R+ p xy R. ø (xy) = ø(x) ø(y). y G. B G.

3 Jika ø adalah homomorfisme dari G kedalam G dengan kernel K . ø(xy) = ø(x) ø(y).´ dari ø. ø (x) = e e e K  x. ø(x-1) e = ø(x)-1 ø(x) ø(x-1) ø(x)-1 =e ø(x-1) ø(x)-1 = ø(x-1) Akan dibuktikan ø(xy) = ø(x) ø(y) Lemma 2.y Kø.7.akan ditunjukkan K tertutup dan memiliki invers. didefinisikan pemetaan ø dari G ke G/N oleh ø(x) = Nx untuk semua x Maka ø adalah homomorpisme Bukti : Ambil sembarang x.7. maka ø adalah homomorfisme. y G G.karena homomorfisme.Anggap G adalah group. karena N subgroup normal dari G ø (xy) = ø(x) ø(y)  y G. Bukti: Untuk membuktikan K subgroup normal dari G .y G. kø .  x.  Tertutup ø (y)= karena  x.1 terbukti. N adalah subgroup normal di G. ø (x) = Nx ø (y) = Ny ø (xy) = Nxy = Nx Ny. G .akan dibuktikan ø(xy)= Definisi Jika ø adalah homorfisme dari G kedalam Ø(xy)= ø(x) ø(y). didefinisikan oleh =e e kJ ! _ I G .akan dibuktikan dahulu bahwa K adalah subgroup di G . Lemma 2. J . di G .maka K adalah subgroup normal dari G. ³kerne.Untuk membuktikan K subgroup x G.y G.

 Pilih g gkg -1 .x ! e .sebuah elemen di G @ J x1 I kJ Terbukti. Bukti: 1.2 Jika ø adalah homomorfisme dari G into 1. e ! elemen identitas di G a x  Lemma 2.  x G =e e .sebuah elemen di G ø (x-1)= ø(x)-1. maka e .7.Sekarang akan dibuktikan K adalah subgroup normal dari G. 2. ø(e) = ø(e) = x y I kJ Memilki invers ø (x) = e ø(x-1)= ø(x)-1 =e 1 G . K adalah subgroup dari G.

K adalah subgroup normal dari G.ø (x )= ø(x) .akan dibuktikan ø(gkg-1)= e ø (x) e = ø(x) ø(e) -1 ø(x) ø (x) e = ø(x)-1 ø (x) ø(e) e e = e ø(e) e = ø(e) -1 -1 Kø. e = ø(e). k karena e elemen identitas. e øg-1 2. ø(x)= e -1 ø(gkg ) = øg ø(k) øg-1 = øg = øg øg-1 = ø(gg-1) =e Terbukti. ø(x)= e K.maka ø (x) G.maka: e = ø(e) e = ø(x x-1) e = ø(x) ø(x-1) . k K e = ø (x) = ø (xe) Kø.  x K.  x G Berdasarkan poin 1.