Studi 2: Peran Komite Sekolah

Komite sekolah dibentuk di setiap sekolah sebagai hasil dari SK Menteri No. 202 untuk desentralisasi. Komite diharapkan bekerjasama dengan kepala sekolah sebagai partner untuk mengembangkan kualitas sekolah dengan menggunakan konsep manajemen berbasis sekolah dan masyarakat yang demokratis, transparan, dan akuntabel. Undang-undang pendidikan bulan Juni 2003 (pasal 56) memberikan kepada komite sekolah dan madrasah peran untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan melalui: (i) nasihat; (ii) pengarahan; (iii) bantuan personalia, material, dan fasilitas; maupun (iv) pengawasan pendidikan. Buku Pedoman memberikan rincian lebih lanjut mengenai peran-peran tsb sedang dalam proses.
Ketua komite sekolah adalah penguasa setempat, dan terlibat secara penuh dalam perencanaan dan pengawasan keuangan sekolah

Dari separo jumlah komite sekolahyang diteliti mengikuti SK dengan jumlah anggota minimum 9 orang sedang yang lain jumlah anggotanya lebih besar, dengan anggota sampai 20 orang. Sebagian besar komite mempunyai pengurus 3 orang, dan meniru struktur organisasi seperti disarankan. Kepala sekolah secara jelas diharapkan menjadi manusia sumber untuk komite, tidak dapat menjadi anggota komite. Semua sekolah diwakili oleh paling sedikit satu orang guru dalam komite. Paling banyak ada 3 orang wanita terwakili dalam komite, meskipun demikian 43 % bendaharawan adalah wanita. Beberapa komite, ada yang tidak mempunyai anggota wanita. Pengetahuan mengenai pendidikan, yang nampak dari tugas sehari-hari di dalam bidang pendidikan dan pengalaman sebagai anggota BP3, kelihatannya tidak menjadi faktor utama untuk menjadi pengurus. Kelihatannya, pengurus dipilih karena keterampilan-keterampilan mereka dan jaringan hubungan yang mereka miliki. Sebagian besar anggota komite mempunyai minat menjadi anggota komite di sekolah anaknya. Anggota komite sekolah pada umumnya dipilih melalui musyawarah tidak melalui pemilihan. Beberapa orang anggota BP3 diangkat kembali menjadi anggota komite dan tugasnya diperluas. Banyak komite yang sudah mempunyai SK dari kepala sekolah, sedangkan komite-komite yang baru dibentuk (tahun 2003) SK-nya masih sedang diproses.

Sebagai mediator dengan masyarakat komite sekolah melibatkan orang tua siswa dalam kegiatan sekolah - dalam hal ini melalui pembentukan paguyuban kelas.

Pertemuan-pertemuan formal, dilakukan secara regular, tetapi tidak sering. Sering mereka diundang oleh kepala sekolah untuk mendiskusikan perencanaan, pelaksanaan dan pendanaan rencana pengembangan sekolah (RAPBS), tetapi mereka dapat diundang oleh kepala sekolah maupun oleh ketua komite untuk mendiskusikan hal hal yang berkaitan dengan kalender sekolah. Program-program yang dikembangkan dalam pertemuanpertemuan ini menunjukkan kecenderungan terfokus pada perbaikan fisik sekolah. Aktivitas peningkatan kualitas pendidikan pada umumnya nampak tidak mengacu pada isu-isu penting belajar mengajar. Walaupun demikian, dampak positif perencanaan bersama pengembangan program dapat dilihat di banyak sekolah. Komite sekolah dengan semangat tinggi merinci perubahan-perubahan di sekolah di dalam 4 bidang peningkatan pembelajaran, guru dan kesejahterannya, fasilitas sekolah yang lebih baik, dan perbaikan lingkungan fisik. Walaupun demikian, ada kendala-kendala. Kendala yang paling menonjol adalah usaha sekolah untuk mendanai program yang berani, terutama karena perencanaan dilakukan lebih dulu, dan kemudian dicarikan pendanaannya. Komite dan sekolah melaksanakan wiraswasta dalam hal ini dengan mengunakan berbagai cara untuk mengumpulkan dana termasuk: penjualan, canvassing, eliciting donator.

Komite sekolah mendukung perawatan dan pengembangan sekolah dengan dana dan mendorong masyarakat untuk membantu langsung dengan bahan dan tenaga.

Hanya satu dari keempat peran komite sekolah -mediator antara sekolah dan masyarakat -yang dianggap sebagai kriteria keefektifan komtie. Bahkan pengumpulan dana, suatu kegiatan yang memerlukan pemikiran dan tenaga dari komite, tidak dianggap sebagai tanda keefektifan komite oleh sebagian besar dari responden. Sebagian besar responden mengharapkan komite sekolah yang ideal di masa depan mempunyai peran yang lebih besar daripada perannya sekarang. Banyak yang menganggap bahwa lingkungan kerja yang bagus dan anggota yang berkualitas sangat penting, sehingga komite dapat bekerja secara efektif bersamasama dengan sekolah dan masyarakat untuk meningkatkan mutu belajar mengajar.

Peran Positif Usaha Pariwisata pada Pendidikan Siswa
Drs. Suyitno, M.Pd dapat dijadikan contoh keberhasilan kepala sekolah yang mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dan meningkatkan kualitas pendidikan di SD. Ia bertugas di SD Ngepung, Sukapura yang terletak di kaki Gunung Bromo. Dengan sabar ia mampu menanamkan kepercayaan pada masyarakat bahwa pendidikan menjadi tanggung jawab bersama antara orang tua, guru, masyarakat, dan pemerintah. Berkat usaha gigihnya, fasilitator MBE itu mampu meyakinkan pengelola wisata yang terletak di sekitar

sekolah untuk menyediakan tempat bagi mereka sebagai tempat dan sumber belajar.

http://mbeproject.net/mbe510.html

melaksanakan dan memonitor pelaksanaan kebijakan sekolah dan pertanggungjawaban yang terfokus pada kualitas pelayanan terhadap peserta didik secara proporsional dan terbuka b. Menyelenggarakan rapat-rapat komite sesuai program yang ditetapkan b. Bersama-sama sekolah merumuskan dan menetapkan visi dan misi.E. Ketua : Drs. Memberikan respon terhadap kurikulum yang dikembangkan baik berstandar 4. M. Nurjamil Alisyahbana. Mengidentifikasi masalah serta mencari solusinya 3. menetapkan. menggali dan mengelola sumber dana dan kontribusi lainnya baik materil maupun non-material dari masyarakat Fungsi 1. Sarana dan Prasarana Pendidikan d. Maryuanda Adnan Rahadi : Rahmat. menyusun dan menetapkan rencana progam tahunan. Kerjasama dan Hubungan Industri 3. Heri Darmawan Drs. Asep Purwanto Endang Sudir.Tujuan a. Memantau kualitas pelayanan dan hasil pendidikan di sekolah Mengkaji laporan pertanggungjawaban pelaksanaan program Menyampaikan usul/rekomendasi kepada pemda untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan Struktur Organisasi Periode 2002-2005 1. H. Mengevaluasi program sekolah secara proporsional 2. S. H. Sekretaris b. B. serta otonomi profesional kepada staf 6. pengajar.M. Dadang Ruhiyat : Ir. menyusun standar pembelajaran. berkenaan dengan perencanaan. M. Membahas dan turut menetapkan pemberian tambahan kesejahteraan d. menyusun rencana strategis pengembangan sekolah. Uu Fahrudin . Komisi-komisi a. 2. : Ir. Staf Sekretariat a. H. 7. serta mengembangkan potensi kearah prestasi unggulan. Mewadahi partisipasi pada stakeholders untuk turut serta dalam manajemen sekolah sesuai dengan peran dan fungsinya. c. Sri Rahayu : Drs. Asep Ruswandi Dra.M. Kuswara Mohamad Sarjono : Ir. Wakil Ketua : Dr. Bendahara : Ir. pelaksanaan dan evaluasi program sekolah secara proporsional. Kurikulum dan Pembelajaran c. Usaha dan Penggalian Sumber Dana e. Suherman. Mewadahi dan meningkatkan partisipasi para stakeholders pendidikan pada tingkat sekolah untuk turut serta merumuskan. Hj. nasional maupun lokal 5. Tugas Pokok a. Organisasi dan Manajemen b. : H.A. Memberikan motivasi dan penghargaan. Menghimpun.

smkn1-cms.html . Staf : Dodo Supriadi http://www.sch.c.id/ind/profil4.

0293/U/1993 Tentang Pembentukan Badan Pembantu Penyelenggaraan Pendidikan (BP3) dengan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI No. 4. serta Tokoh Masyarakat yang peduli pendidikan. Kesemuanya itu merupakan. Nasional.Nurlan Ahaba .20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. agar sesuai dengan amanat perubahan Undang-undang Dasar 1945. di mana Dewan Pendidikan berperan sebagai: Pemberi pertimbangan (Advisory Agency) dalam penentuan dan . February 2008. Pengurus Ikatan Penulis Indonesia Makassar (IPIM) Sulsel. efisiensi penyelenggaraan Pendidikan Nasional perlu dukungan dari semua stakeholder. Selain penggantian Undang-undang Sisdiknas.2 tahun 1989 dianggap tidak memadai lagi dan perlu disempurnakan.2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional menjadi Undang-undang No. peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi managemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal. kesejahteraan guru serta memberi kesempatan bagi anak usia sekolah tujuh (7) tahun sampai usia lima belas (15) tahun yang menjadi kewajiban Pemerintah dan Pemerintah Daerah untuk menjamin tersedianya dana.APA YANG DIHARAPKAN DARI KOMITE SEKOLAH ? Monday. Ayat (25) Komite Sekolah/Madrasah adalah Lembaga mandiri yang beranggotakan orang tua/wali peserta didik. penulis menaruh perhatian khusus tentang keberadaan Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah Apakah mampu meningkatkan kualitas pendidikan?. pemerintah juga telah mengganti keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. mengingat masalah Pendidikan sudah menjadi tanggung jawab kita bersama. 04:30:19 Upaya pemerintah untuk peningkatan mutu. keseriusan dan kesungguhan pemerintah dalam hal peningkatan kualitas pendidikan. 044/U/2002 tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah. Komite Sekolah. Bukti konkret keseriusan dan kesungguhan pemerintah untuk peningkatan kualitas pendidikan yaitu digantinya Undang-undang No. 20 Tahun 2003 Pasal 1 ayat (24) yaitu Dewan Pendidikan adalah Lembaga mandiri yang beranggotakan berbagai unsur masyarakat yang peduli pendidikan. Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah tertuang juga dalam Undang-undang Sisdiknas No. Dari berbagai upaya pemerintah dalam peningkatan kualitas pendidikan. Penyempurnaan Undang-undang Sisdiknas diharapkan Sistem Pendidikan Nasional mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan. pemerataan. karena UU No. dan global. Coba kita lihat acuan pembentukan Dewan Pendidikan.

Bahkan ada indikasi penyelewengan atas pungutan dana dari masyarakat yang tidak dapat dipertanggung jawabkan oleh Kepala Sekolah dan Ketua Komite Sekolah. pemikiran maupun tenaga dalam penyelenggaraan pendidikan. Melaksanakan kerjasama dengan masyarakat perseorangan / organisasi. Dewan pendidikan juga berfungsi diantaranya mendorong tumbuhnya perhatian dan komitmen masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan yang bermutu. 03/01/07). Menampung dan menganalisa aspirasi. pengusaha maupun masyarakat. Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah diharapkan suatu alternatif untuk memecahkan masalah pembiayaan pendidikan yang mana setiap tahunnya anggaran pendidikan tidak memadai bahkan terkesan tidak adil. penyelenggaraan. akan memberikan jaminan pelibatan semua elemen masyarakat yang peduli akan pendidikan untuk medukung proses belajar mengajar (PBM). pemerintah dan DPRD berkenan dengan penyelenggaraan pendidikan yang bermutu. ide. Pendukung (Supporting Agency) baik yang berwujud finansial. Untuk mengefektifkan institusi Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah yang menjadi bagian dari konsep Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK).pelaksanaan kebijakan pendidikan. Dana tersebut merupakan kelebihan anggaran bantuan kepada SD dan SMP yang tidak digunakan dan bukan dari dana BOS. bahkan ada indikasi keberadaan Komite Sekolah hanya menjadi beban masyarakat (orang tua siswa) di mana setiap tahunnya biaya pendidikan cenderung meningkat dan tanpa terkendali. Untuk meningkatkan anggaran pendidikan saat ini tidak ada cara lain selain mengefektifkan Dewan Pendidikan dan komite sekolah. Mendorong orang tua dan masyarakat berpartisipasi dalam pendidikan guna mendukung peningkatan mutu dan pemerataan peningkatan pendidikan termasuk melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap kebijakan program. dan berbagai kebutuhan pendidikan yang diajukan oleh masyarakat. sejak dikeluarkannya Kepmendiknas tahun 2002 peran Dewan Pendidikan Nasional dan Komite Sekolah perlu dipertanyakan. (Fajar. Menurut hemat penulis sesuai dengan realita di lapangan. Pengontrol (Controlling Agency) dalam rangka transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan dan keluaran pendidikan dan mediator antara pemerintah (Eksekutif) dan DPRD (Legislatif) dengan masyarakat. mengingat selama ini pendidikan sulit mengharapkan dukungan dari anggaran pemerintah. tuntutan. Kebijakan pemerintah dalam hal meningkatkan mutu pendidikan melalui Komite Sekolah adalah sangat tepat. . dan keluaran pendidikan. Atas banyaknya laporan dari masyarakat akhirnya Kejaksaan Negeri Makassar turun tangan dan hasilnya beberapa Kepala Sekolah di Makassar mengembalikan dana Rp100 juta ke Kas Negara.

ini pun harus sesuai hasil musywarah mufakat. Selain itu peran Kepala Sekolah. Sekarang yang dibutuhkan masyarakat adalah itikad baik dari penyelenggara pendidikan.000. Kalau hal ini tidak dipenuhi. bahkan cenderung kualitasnya menurun. atau memang pura-pura tidak tahu? sehingga orang tua siswa yang menjadi bulan – bulanan maaf (Sapi perahan) untuk menggalang dana terutama tahun ajaran baru dengan alasan uang pembangunan.000. . boleh saja memungut uang Komite. Komite Sekolah dan Kepala Sekolah harus bertindak bijak dan adil masalah pemungutan Dana dari orang Tua siswa. Salah satu alternatif agar peran Komite Sekolah lebih efektif dan sesuai acuan pembentukan Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah perlu sosialisasi dan selektif dalam pembentukkan Komite Sekolah. hanya dengan demikian apay ang diamanatkan pembukaan Undang-undang Dasar 1945 yaitu Mencerdaskan kehidupan bangsa dapat tercapai.. tetapi perlu pelibatan stakeholder pendidikan untuk mendukung proses belajar mengajar. Ada lagi sekolah memungut biaya Komite Sekolah setiap bulan padahal sudah ada dana BOS. dan masyarakat. Contoh sebelumnya Rp30. jangan terlalu berharap pendidikan kita akan lebih baik. Perlu diketahui salah satu tujuan Komite Sekolah adalah harus mampu bekerjasama dengan pihak luar baik perorangan/organisasi mengenai finansial. selain dari orang tua siswa. punya komitmen dan konsisten serta mengedepankan pencarian dana dari luar selain orang tua siswa.20 tahun 2003 Pasal 46 ayat (1) menegaskan bahwa Pendanaan pendidikan menjadi tanggung jawab bersama antara Pemerintah.per bulan untuk SMP. jadi tidak hanya Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah. Guru dan orang tua siswa sangat mutlak dikedepankan dalam hal peningkatan kualitas pendidikan. karena tidak dilandasi dengan itikad baik. dan kesungguhan.per bulan sementara Dana BOS Rp27. keberadaan Komite Sekolah belum mampu memperoleh dana dari luar. Pemerintah Daerah..000. Sesuai realitas di lapangan. tidak sepihak. Terutama punya kepedulian terhadap dunia pendidikan.. berarti bisa memungut Rp3. sebut saja siswa baru masuk tanpa prosedural yang lebih dikenal masuk lewat jendela (letjen) dengan bayaran jutaan rupiah dan diperparah lagi Komite Sekolah seenaknya menentukan uang sumbangan pembangunan tanpa harus di musyawarahkan terlebih dahulu. ataukah memang banyak pengurus Komite Sekolah tidak mengetahuinya. Coba kita simak setiap penerimaan siswa baru selalu disorot oleh berbagai elemen masyarakat.Ini dipicu ketidakmampuan Komite Sekolah dalam hal mencari sumber dana di luar orang tua siswa.per bulan. jika sebelumnya lebih besar dari dana BOS. Kondisi inilah yang membuat mutu pendidikan tepuruk atas ulah sebagian dari pembuat kebijakan. walaupun hal ini dibenarkan oleh UU No.

sepanjang masih ada oknum-oknum yang tidak bermoral.com/arjuna_kabel/blog/2008/02/04/apa-yang-diharapkan-dari-komitesekolah http://niceceu./bahasa-sunda-sebagai-pengantar-pendidikan/- . Jadi apa yang diharapkan dari Komite Sekolah? Dalam hal peningkatan mutu pendidikan.Apapun bentuknya organisasi dalam upaya peningkatan mutu pendidikan sebut saja Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah sebagai pengganti BP3 tidak dapat berbuat banyak. Fenomena di atas suatu bukti konkret bahwa keberadaan Komite Sekolah kurang lebih sama dengan BP3. Semoga !! http://my. dan golongan.opera.com/. terutama masalah finansial dari luar selain orang tua siswa. hanya mementingkan kepentingan pribadi. kita tetap berprasangka baik atas keinginan pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan lewat Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah.blogsome. Meskipun demikian. Barangkali ke depan kinerja Komite Sekolah lebih ditingkatkan. kelompok..opera.com/arjuna_kabel/blog/2008/02/04/apa-yang-diharapkan-dari-komitesekolah http://my..

Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang beragam mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum. kondisi dan potensi daerah. Oleh sebab itu kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah. model KTSP sebagai salah satu contoh hasil akhir pengembangan KTSP dengan mengacu pada SI dan SKL dengan berpedoman pada Panduan Umum yang dikembangkan BSNP. kreatif. pengelolaan. belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain. Kedua. Panduan pengembangan kurikulum disusun antara lain agar dapat memberi kesempatan peserta didik untuk : belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. efektif dan menyenangkan. satuan pendidikan dan peserta didik. Panduan Umum yang memuat ketentuan umum pengembangan kurikulum yang dapat diterapkan pada satuan pendidikan dengan mengacu pada Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang terdapat dalam SI dan SKL. Dua dari kedelapan standar nasional pendidikan tersebut. tenaga kependidikan. . Panduan yang disusun BSNP terdiri atas dua bagian. tentu tidak dapat mengakomodasi kebutuhan seluruh daerah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan hendaknya digunakan sebagai referensi.Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan. kompetensi lulusan.Termasuk dalam ketentuan umum adalah penjabaran amanat dalam UU 20/2003 dan ketentuan PP 19/2005 serta prinsip dan langkah yang harus diacu dalam pengembangan KTSP. dan belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif. sarana dan prasarana. proses. penyusunan KTSP juga harus mengikuti ketentuan lain yang menyangkut kurikulum dalam UU 20/2003 dan PP 19/2005.KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif. belajar untuk memahami dan menghayati. pembiayaan dan penilaian pendidikan. isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Sebagai model KTSP. Selain dari itu. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 (UU 20/2003) tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 (PP 19/2005) tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan kurikulum pada KTSP jenjang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh satuan pendidikan dengan mengacu kepada SI dan SKL serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Pertama.

SMA/MA/SMALB. (4). Tujuan Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Tujuan Panduan Penyusunan KTSP ini untuk menjadi acuan bagi satuan pendidikan SD/MI/SDLB. (2). Standar Isi SI mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu.A. (2). Pasal 18 ayat (1). Pasal 11 ayat (1). kegiatan pembelajaran. dan silabus. Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi . (5). 23 Tahun 2006. adalah Pasal 1 ayat (5). dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Pasal 17 ayat (1). KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Ketentuan di dalam PP 19/2005 yang mengatur KTSP. (4). indikator. kalender pendidikan. Pasal 10 ayat (1). dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. SMP/MTs/SMPLB. (3). (4). adalah Pasal 1 ayat (19). (4). struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan. (2). Landasan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2). isi. (7). Pasal 8 ayat (1). (3). dan SMK/MAK dalam penyusunan dan pengembangan kurikulum yang akan dilaksanakan pada tingkat satuan pendidikan yang bersangkutan. (3). (2). (5). Pasal 16 ayat (1). Pasal 20. penilaian. Ketentuan dalam UU 20/2003 yang mengatur KTSP. Pasal 35 ayat (2). Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran. Pasal 6 ayat (6). (15). 22 Tahun 2006. (13). (3). Pasal 13 ayat (1). (8). (2). (3). (2). (2). Pasal 37 ayat (1). Pasal 14 ayat (1). Pasal 38 ayat (1). (2). SI ditetapkan dengan Kepmendiknas No. Pasal 7 ayat (1). Standar Kompetensi Lulusan SKL merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap. (6). (3). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Pengertian Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. (4). (14). (3). (3). Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) setiap mata pelajaran pada setiap semester dari setiap jenis dan jenjang pendidikan dasar dan menengah. kegiatan pembelajaran. Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan . (2). Pasal 5 ayat (1). D. Termasuk dalam SI adalah : kerangka dasar dan struktur kurikulum. KTSP terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan. (2). (3). Pasal 36 ayat (1). (2). C. Pasal 18 ayat (1). materi pokok/pembelajaran. (4). alokasi waktu. Pasal 32 ayat (1). (2). (3). (3). (3). dan sumber/bahan/alat belajar. B. kompetensi dasar. (2). pengetahuan dan keterampilan sebagaimana yang ditetapkan dengan Kepmendiknas No. (2).

kebutuhan. KTSP dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut: Berpusat pada potensi. Beragam dan terpadu Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Pengembangan KTSP mengacu pada SI dan SKL dan berpedoman pada panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP. perkembangan. serta memperhatikan pertimbangan komite sekolah/madrasah. teknologi dan seni Relevan dengan kebutuhan kehidupan Menyeluruh dan berkesinambungan Belajar sepanjang hayat Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah http://guruw. Penyusunan KTSP untuk pendidikan khusus dikoordinasi dan disupervisi oleh dinas pendidikan provinsi.wordpress.com/2007/04/30/ktsp-kurikulum-tingkat-satuan-pendidikanwhats-up/ . dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya.KTSP dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota untuk pendidikan dasar dan provinsi untuk pendidikan menengah. dan berpedoman pada SI dan SKL serta panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP .

sosial budaya dan teknologi.Wajarlah jika secara periodik kurikulum senantiasa harus selalu ditinjau kembali.Varela. internet." Demikian ujar desainer Paloma Picasso. (Dikutip dari Miguel Ma. surat kabar. Kehidupan keluarga. "Dunia menjadi semakin kosmopolitan dan kita semua mempengaruhi satu sama lain. 18 Oktober 2004 KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI Dewasa ini kehidupan manusia dengan cepat berubah dari waktu ke waktu. Pertumbuhan pengetahuan pada tahun 80-an saja berjalan dengan kecepatan 13% per tahun. sebuah surat kabar dapat dimulai dalam semalam dengan sedikit sekali biaya. Artinya kita harus mampu menghadapi masyarakat yang sangat kompleks dan global. termasuk pemakaian kamera digital yang citranya diumpankan langsung ke dalam komputer. Ini berarti bahwa pengetahuan yang ada akan berkembang menjadi dua kali lipat hanya dalam tempo kira-kira 5. Akibatnya pengetahuan dalam bidang tertentu menjadi "kadaluwarsa" hanya dalam tempo kira-kira 2. anak-anak sekarang sudah lebih banyak dipengaruhi oleh faktor-faktor dari luar. d1l. . telepon. akan terjadi. TV. Adapun sejumlah masalah yang dihadapi saat ini dan tantangan masa depan dapat berupa: Faktor-faktor Eksternal seperti: globalisasi. termasuk anakanak sekarang memberikan banyak kebebasan dan banyak dipengaruhi oleh faktor dari luar. yang bahkan kadangkadang perubahan itu sangat kompleks. APEID. Akan tetapi. politik. radio. yang menyebabkan terjadinya "ledakan informasi". John Naisbitt menggambarkan: Dahulu biaya untak memulai sebuah surat kabar sama dengan biaya untuk memulai sebuah pabrik baja.5 tahun. Dalam tulisan berikutnya. Hamidjojo). dan senantiasa ada pembaharuan di bidang kurikulum. melalui film. sangat kompleks.Swara Ditpertais: No. computer.5 tahun. dengan desktop publishing sekarang ini. serta arus globahsasi. perkembangan ekonomi nasional. sehingga menuntut kesiapan kita semua untuk menyesuaikan dengan kondisi yang ada atau. Jadi sekarang ini kehidupan kita senantiasa dibayangi oleh perkembangan IPTEKS (baca: Ilmu. (John Naisbitt. Teknologi dan Seni) dengan akselerasi laju yang luar biasa. TANTANGAN MASA DEPAN Masa depan kita ditandai oleh banjir informasi dan perubahan yang amat cepat dikarenakan masyarakat dunia terekspos oleh revolusi di bidang ilmu. 1994:28-29). Bangkok. desentralisasi. oleh Santoso S. Education for Tomorrow. seperti dikutip oleh John Naisbitt (1990:106) Di lain pihak dengan kemajuan di bidang komunikasi (termasuk telekomunikasi tentunya). 17 Th. II. Demikian juga dengan kehidupan anak/generasi muda. Dari gambaran di atas kiranya jelas bahwa dunia yang dihadapi peserta didik termasuk mahasiswa pada saat ini. Daily Planet Telluride sepenuhnya didigitalkan. teknologi dan seni. 1990. Unesco PROAP.

manajemen dan organisasi. penelitian di perguruan tinggi. PENGEMBANGAN KURIKULUM Kurikulum dapat. Proses pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan prinsip-prinsip pengembangan pembelajaran yang mencakup pemilihan materi. penerapan pendidikan berbasis kompetensi diharapkan akan menghasilkan lulusan yang mampu berkompetisi di tingkat global. Oleh karena. Paradigma pendidikan berbasis kompetensi yang mencakup kurikulum. pembelajaran. Kompetensi yang sering disebut dengan standar kompetensi adalah kemampuan yang secara umum harus dikuasai lulusan. serta peran serta orang tua dalam pendanaan pendidikan PENDIDIKAN BERBASIS KOMPETENSI Pembaharuan pendidikan dan pembelajaran selalu dilaksanakan dari waktu ke waktu dan tak pernah henti. Kompetensi menurut Hall dan Jones (1976: 29) adalah "pernyataan yang menggambarkan penampilan suatu kemampuan tertentu secara bulat yang merupakan perpaduan antara pengetahuan dan kemampuan yang dapat diamati dan diukur". Pengalaman belajar peserta didik tersebut adalah konsekuensi langsung dari dokumen tertulis yang dikembangkan oleh dosen/instruktur/pendidik. Implikasi pendidikan berbasis kompetensi adalah pengembangan silabus dan sistem penilaian berbasiskan kompetensi. Pendidikan dan pembelajaran berbasis kompetensi merupakan contoh hasil perubahan dimaksud dengan tujuan untuk meningkatkan kulitas pendidikan dan pembelajaran'. media. Pendidikan berbasis kompetensi menekankan pada kemampuan yang harus dimiliki oleh lulusan suatu jenjang pendidikan. penilaian. mekanisme pendanaan oleh pemerintah. karena persaingan yang terjadi adalah pada kemampuan sumber daya manusia. sumberdaya manusia. Kompetensi (kemampuan) lulusan merupakan modal utama untuk bersaing di tingkat global. menekankan pencapaian hasil belajar sesuai dengan standar kompetensi. dan sumber atau bahan pembelajaran. Dokumen tertulis yang dikembangkan dosen ini dinamakan Rencana Perkuliahan/Satuan Pembelajaran. dan penilaian. itu. Pengalaman belajar ini memberikan dampak langsung terhadap hasil belajar . Pengertian ini mengandung arti bahwa kurikulum harus tertuang dalam satu atau beberapa dokumen atau rencana tertulis.Faktor-faktor Internal seperti: dampak manajemen yang sentralistik. Tingkat keberhasilan belajar yang dicapai siswa/mahasiswa dapat dilihat pada kemampuan siswa/mahasiswa dalam menyelesaikan tugas-tugas yang harus dikuasai sesuai dengan staniar prosedur tertentu. Dokumen atau rencana tertulis itu berisikan pernyataan mengenai kuahtas yang harus dimiliki seorang peserta didik yang mengikuti kurikulum tersebut aspek lain dari makna kurikulum adalah pengalaman belajar. dimaknai sebagai: suatu dokumen atau rencana tertulis mengenai kuahtas pendidikan yang harus dimiliki oleh peserta didik melalui suatu pengalaman belajar. Pengalaman belajar di sini dimaksudkan adalah pengalaman belajar yang dialami oleh peserta didik seperti yang direncanakan dalam dokumen tertuhs. Kurikulum berisi bahan ajar yang diberikan kepada siswa/mahasiswa melalui proses pembelajaran. strategi.

pengembangan program. Oleh karena itu jika pengalaman belajar ini tidak sesuai dengan rencana tertulis maka hasil belajar yang diperoleh peserta didik tidak dapat dikatakan sebagai hasil dari kurikulum. tentang Kurikulum Inti Perguruan Tinggi mengemukakan "Kompetensi adalah seperangkat tindakan cerdas. (2) learning to do. eksplisit tidak dinyatakan demikian. Sedangkan Implementasi kurikulum berkenaan dengan pelaksanaan kurikulum di lapangan (lembaga pendidikan/kelas) dimana yang menjadi pengembang dan penentu adaIah dosen/tenaga kependidikan. dan Evaluasi Kurikulum. pengalaman belajar. A. KURIKULTUM BERBASIS KOMPETENSI UNIUK PENDIDIKAN TINGGI 1. pun secara. Perencanaan Kurikulum berkenaan dengan pengernbangan Pokok Pikiran/Ide kurikulum dimana wewenang menentukan ada pada pengambil kebijakan urtuk suatu lembaga pendidikan. Bersasarkan pemikiran tentang tujuan belajar tersebut maka mata kuliah dalam kurikulum perguruan tinggi dibagi atas 5 kelompok yaitu: (1) Mata. Evaluasi KurikuIum merupakan kategori ketiga dimana kurikulum dinilai apakah kurikulum memberikan hasil yang sesuai dengan apa yang sudah dirancang ataukah ada masalah lain baik berkenaan dengan salah satu dimensi ataukah keseluruhannya. dan (5) Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB). dan (4) learning to be. kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) (2) Mata Kuliah Keilmuan Dan Ketrampilan (MKK) (3) Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKB) (4) Mata Kuliah Perilaku Berkarya (MPB). rencana perkuliahan/satuan pembelajaran. 2. penilaian dan hasil. penuh tanggungjawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk . Dalam Ketentuan Umum (7.10. deskripsi tersebut adalah sebagai berikut: Keputusan Mendiknas yang dituangkan dalam SK nomor 232 tahun 2000 di atas jelas menunjukkan arah kurikulum berbasis kompetensi walau. Keenam dimensi tersebut dapat dikelompokkan ke dalam tiga kategori yaitu Perencanaan Kurikulum.11) dikemukakan deskripsi setiap kelompok mata kuliah dalam kurikulum inti dan pada pasal 9 berkenaan dengan kurikulum institusional. Dalam konteks ini evaluasi kurikulum dilakukan oleh tim di luar tim pengembang kurikulum dan dilaksanakan setelah kurikulum dianggap cukup waktu untuk menunjukkan kinerja dan prestasinya.8. (3) learning to live together. Kurikulum Pendidikan Tinggi Berdasarkan Sk Mendiknas 232 Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Vomor 232/U/2000 Mail menetapkan Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa. Dengan mengambil rumusan pada Ketentuan Umum.9. berdasarkan tujuan belajar (1) Learning to know. Dalam Surat Keputusan tersebut dikemukakan struktur kurikulum. Implementasi Kurikulum.mahasiswa.045/U/2002 Surat Keputusan Mendiknas nomor 045/U/2002. Kurikulum Pendidikan Tinggi Berdasarkan SK Mendiknas No. Ada enam dimensi pengembangan kurikulum untuk pendidikan tinggi yaitu pengembangan ide dasar untuk kurikulum.

b. Artinya. serta jangkauan validitas pendekatan tersebut ke masa depan. Setelah itu dapat dikembangkan matriks yang menggambarkan sumbangan setiap mata kuliah terhadap kelima. Kurikulum berbasis kompetensi adalah kurikulum yang pada tahap perencanaan. Penilaian . kesepakatan bersama antara kalangan perguruan tinggi. kompetensi yang dikembangkan mata kuliah tersebut sehingga setiap mata kuliah memiliki matriks kompetensi. d.dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas di bidang pekerjaan tertentu". Berdasarkan SK Mendiknas nomor 045: Kurikulum inti yang merupakan penciri kompetensi utama. SK Mendilmas nomor 045 tahun 2002 ini memperkuat perlunya pendekatan KBK dalam pengembangan kurikulum pendidikan tinggi. dasar untuk mencapai kompetensi lulusan acuan baku minimal mutu penyelenggaraan program studi berlaku secara. Dengan demikian maka setiap mata kuliah harus menjabarkan. maka hendaknya kita memperlakukan kelima kelompok mata kuliah tersebut sebagai kelompok kompetensi. Implementasi Kurikulum Dalam rangka implementasi KBK di perguruan Tinggi. kekuatan dan kelemahan pendekatan kompetensi dalam menjawab tantangan. Bahkan dalam SK Mendiknas 045 pasal 2 ayat (2) dikatakan bahwa kelima kelompok mata kuliah yang dikemukakan dalam SK nomor 232 adalah merupakan elemen-elemen kompetensi. clan e. Harus diingat bahwa kompetensi bersifat terus berkembang sesuai dengan tuntutan dunia kerja atau dunia profesi maupun dunia ilmu. masyarakat profesi. terutama dalam tahap pengembangan ide akan dipengaruhi oleh kemungkinan-kemungkinan pendekatan. keputusan tersebut menetapkan pula arah pengembangan program yang dinamakan dengan kurikulum inti dan kurikulum institusional. 4. 3. nasional dan internasional lentur dan akomodatif terhadap perubahan yang sangat cepat di masa mendatang. dan pengguna lulusan Sedangkan Kurikulurn institusional berisikan kompetensi pendukung serta kompetensi lain yang bersifat khusus dan gayut dengan kompetensi utama. pada waktu mengembangkan atau mengadopsi pemikiran kurikulum berbasis kompetensi maka pengembang kurikulum harus mengenal benar landasan filosofi. Selanjutnya. bersifat: a. c. kategori kompetensi. kompetensi dapat menjawab tantangan yang muncul. Jika diartikan melalui keputusan nornor 045 maka kurikulum inti berisikan kompetensi utama sedangkan kurikulum institusional berisikan kompetensi pendukung dan kompetensi lainnya.

B. Perubahan yang mendasar juga terjadi pada kriteria lulus dan tidak lulus (menguasai kompetensi atau tidak). mulai dari pendidikan dasar. Mengembangkan kemampuan dosen untuk melakukan dan memanfaatkan proses pernbelajaran c.4 atau E. Menyongsong Kurikulum 2004 Dengan akan segera. Penilaian relevansi kurikulum e. melainkan pendekatan penilaian yang bersifat mastery (Mastery-based Evaluation) untuk menggantikan pendekatan skala yang digunakan pada saat ini. Partisipasi seluruh sivitas akademika (dosen. Keterlibatan kelompok masyarakat pemrakarsa (stakeholders) serta. Visi dan Misi kelembagaan dan kepemimpinan yang berorientasi kualitas dan akuntabilitas serta peka terhadap dinamika pasar. Penilaian daya dukung sarana. Penilaian hasil belajar b. C.Dengan kurikulum berbasis kompetensi maka sistem penilaian hasil belajar haruslah berubah. Masyarakat pengguna lulusan itu sendiri. naahasiswa) dalam bentuk "shared vision" dan "mutual commitment" untuk optimasi kegiatan pembelajaran. Penilaian program (akreditasi) Sementara itu strategi yang dapat digunakan adalah: a. dilluncurkannya (launching) Kurikulum 2004 yang lebih dikenal dengan KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi) pada seluruh jenjang pendidikan. Iklim dan kultur akademik yang kondusif untuk proses pengembangan yang berkesinambungan. 5. d. B. Penilaian proses belajar mengajar c. c. dan fasilitas f. b. KBK pada Jenjang Sekolah 1. D. antara lain: a. Mengembangkan kemampuan subyek didik untuk memanfaatkan hasil penilaian dalam meningkatkan efektifitas belajar mereka d. Penilaian kompetensi mengajar dosen d. Ciri utama perubahan penilaiannya adalah terletak pada pelaksanaan penilaian yang berkelanjutan serta komprehensif. dan A. b. Memantau dan menilai dampak jangka panjang terhadap proses dan hasil belajar. Komponen Yang Terlibat Serta Peranannya Untuk mengembangkan dan mengimplementasikan KBK ini dengan baik sejumlah komponen perlu terlibat secara inten dan memberikan perannya masingmasing sesuai dengan kapasitasnya. Dalam konteks ini tidak setiap kompetensi memiliki rentangan 0 . yang mencakup aspek-aspek berikut: a. Mengartikulasikan standar dan desain penilaian di lingkungan pendidikan pendidikan tinggi. pendidikan menengah dan bahkan .

apa saja komponen yang harus ada. maka guru adalah pejalan kakinya. dan juga untak merespons terhadap keberadaan PP No. serta minat siswa/mahasiswa. perlu memahami secara mendalami tentang konsep dasar Kurikulum Berbasis Kompetensi. masalah. daya serap. konsep. dan (2) standar materi pelajaran pokok. Di era otonomi seperti sekarang ini kurikulum pendidikan yang belaku secara. Lebihlebih jika dikaitkan dengan era otonomi daerah di mana kewenangankewenangan pusat semakin dikurangi. serta sarana dan sumber yang tersedia. termasuk tentunya untuk bidang pendidikan. melainkan masih dapat dikembangkan sesuai dengan situasi dan kondisi lapangan. lebih-lebih bila dikaitkan dengan pelaksanaan pembelajaran di masing-masing mata kuhah/pelajaran. yang mencakup komponen-komponen. di antaranya: isi (konten). silabus ini hendaknya mendasarkan pada beberapa hal. maka salah satu kegiatan yang perlu dilakukan oleh pemerintah. Sesuai dengan komponen-komponen tersebut maka format Kurikulum 2004 yang memuat standar kompetensi nasional matapelajaran adalah seperti tampak pada Standar kompetensi diartikan sebagai kebulatan pengetahuan. sepanjang tidak menyimpang dari pokok-pokok yang telah digariskan secara. silabus pengembangan kurikulum kedalam. Cakupan standar kompetensi standar isi (content . (2) kompetensi dasar. Sudah barang tentu era otonomi daerah ini juga membawa dampak yang cukup luas. keterampilari. Sosok Kurikulum 2004 untuk Jenjang Sekolah Sesuai dengan jiwa otonomi dalam bidang pendidikan seperti pada Peraturan Pemerintah No. dan tingkat penguasaan yang diharapkan dicapai dalam mempelajari suatu matapelajaran. Para guru. suasana dalam. sikap. (3) materi pokok. perbedaan perorangan (individual) siswa. Dengan asumsi bahwa gurulah yang paling tahu mengenai tingkat perkembangan peserta didik. Jika kurikulum diibaratkan sebagai rambu-rambu lalu lintas. Mengacu pada pengertian tersebut. dalam arti: apa makna hakiki dari KBK. 25 tahun 2000. sementara kewenangan daerah menjadi semakin besar dan luas. dalam kedudukan yang menentukan dan strategis. dan (4) indikator pencapaian. kegiatan pembelajaran. maka guru berwenang untuk menjabarkan dan mengembangkan kurikulum kedalam. sebagai ujung tombak dari kegiatan pendidikan. nasional.untuk pendidikan tinggi yang sudah diluncurkan sejak tahun 2000. nasional bukanlah suatu "harga mati" yang harus diterima dan dilaksanakan apa adanya. Dalam hal ini guru adalah pengembang kurikulum yang berada. tentu banyak menimbulkan masalah baru. dsb. kemana trend KBK harus dibawa/dikembangkan. kecakapan/keterampilan. Kurikulum berbasis kompetensi merupakan suatu desain kurikulum yang dikembangkan berdasarkan seperangkat kompetensi tertentu.25/2000. (1) standar kompetensi. dan bagaimana mengembangkannya. bidang pendidikan dan kebudayaan. pemerintah memiliki wewenang menetapkan: (1) standar kompetensi siswa dan warga belajar serta pengaturan kurikulum nasional dan penilaian hasil belajar secara nasional serta pedoman pelaksanaannya. dalam hal ini Depdiknas adalah menyusun standar nasional untuk seluruh mata pelajaran.

serta Menerapkan prinsip ketuntasan belajar (mastery learning). keterampilan dan sikap minimal yang harus dikuasai dan dapat diperagakan oleh siswa pada masing-masing standar kompetensi. merupakan jabaran dari standar kompetensi. organisasi pengalaman belajar. jenis tagihan adalah berbagai tagihan. seperti bentuk pilihan ganda atau soal uraian.(Aal. seperti ulangan atau tugas-tugas yang harus dikerjakan oleh peserta didik. Materi pokok atau materi pembelajaran.ditpertais. 4. I Pengembangan kurikulum 2004 harus berkaitan dengan tuntutan standar kompetensi. dan aktivitas untuk mengembangkan dan menguasai kompetensi seefektif mungkin. proses. Silabus merupakan acuan untuk merencanakan dan melaksanakan program pembelajaran. Oleh karenanya pengembangan Kurikulum 2004 perlu memperhatikan prinsip-prinsip berikut: 1. yaitu pokok suatu bahan kajian yang dapat berupa bidang ajar. Mb). serta konteks keilmuan suatu mata pelajaran. 2. adalah pengetahuan. keterampilam. isi. sedangkan sistem penilaian mencakup jenis tagihan.net/swara/warta17-03. Kompetensi dasar. akan mencakup pengembangan silabus dan sistem penilaiannya.asp . Proses pengembangan kurikulum berbasis kompetensi juga menggunakan asumsi bahwa siswa yang akan belajar telah memiliki pengetahuan dan keterampilan awal yang dibutuhkan untuk menguasai kompetensi tertentu. 6. dan pelaksanaannya. Selanjutnya pengembangan kurikulum 2004. 5. http://www. Sedangkan indikator pencapaian dimaksudkan adalah kemampuan-kemampuan yang lebih spesifik yang dapat dijadikan sebagai ukuran untuk menilai ketuntasan belajar. bentuk instrumen. yang ciri paradigmanya adalah berbasis kompetensi.standard) dan standar penampilan (performance standard). 3. Bentuk instrumen terkait dengan jawaban yang harus dilakukan oleh siswa. Berorientasi pada pencapaian hasil dan dampaknya (outcome oriented) Berbasis pada Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Bertolak dari Kompetensi Tamatan/ Lulusan Memperhatikan prinsip pengembangan kurikulum yang berdfferensiasi Mengembangkan aspek belajar secara utuh dan menyeluruh (holistik).

Beranda > Artikel > Guru dan Kurikulum dalam Sistem Pendidikan Nasional Guru dan Kurikulum dalam Sistem Pendidikan Nasional Rabu. mungkin anda mau untuk berlangganan RSS Feed kami untuk selalu menerima artikel-artikel terbaru dari kami! You were searching for "guru dan kurikulum dalam sistem pendidikan nasional". Di sini penulis akan memaparkan kondisi yang ada dan perlunya dilakukan usaha untuk memperbaikinya. See posts relating to your search » Guru dan kurikulum adalah komponen penting dalam sebuah sistem pendidikan. Analisis yang dilakukan di sini berdasarkan pengalaman penulis dalam pengajaran dan pengembangan buku pelajaran berbasis kurikulum. Sertifikasi tenaga pendidikan dan pengembangan kurikulum yang belakangan ini tengah dilakukan adalah upaya untuk memperbaiki sistem pendidikan melalui dua aspek di atas. pencari Google! Jika artikel ini berguna bagi anda. Guru yang Profesional Guru adalah komponen penting dalam pendidikan. Dicari. Keberhasilan atau kegagalan dari suatu sistem pendidikan sangat dipengaruhi oleh dua faktor tersebut. Benci atau sukanya siswa terhadap suatu pelajaran bergantung pada bagaimana guru mengajar. Di pundaknya siswa menggantungkan harapan terhadap pelajaran yang diajarkannya. Saya katakan bahwa guru adalah . 27 Agustus. penulis ingin menyoroti peran guru dan kurikulum dalam sistem pendidikan nasional. 2008 oleh Bayu Sapta Hari X Halo. Dalam tulisan ini.

tentu kita sangat berharap kepada peran guru dan kharismanya di hadapan siswa. Dengan siswa telah membuat rangkuman atau makalah guru menganggap siswa sudah mempelajari materi tersebut dan menganggap siswa sudah mampu menjawab semua pertanyaan yang berkaitan dengan materi tersebut. ada yang memanfaatkan otoritasnya dengan bersikap galak kepada siswa. Berdasarkan pengalaman penulis. metode. Sebagai contoh. galak. kurang jelas dalam menerangkan materi.ujung tombak dalam sistem pendidikan. Tetapi. Sebagai ujung tombak. dan otoriter. Ini sesuai dengan hukum termodinamika I bahwa Q = ΔU + P. mari kita tengok bagaimana peranan guru di kelas. sering guru tidak hadir di kelas dan kalaupun hadir tidak memberikan pelajaran sesuai dengan waktu yang tersedia. sikap ini malah menambah kebencian siswa kepada guru sekaligus juga terhadap pelajarannya. Apakah seperti ini sikap guru yang sesungguhnya? Wajar saja kalau kegiatan belajar di kelas menjadi kurang menarik dan sulit lha wong gurunya saja tidak pernah memberikan pelajaran sama sekali dan lebih suka marah-marah ketimbang mengajar. Kita harus berani mengakui bahwa guru berperan besar dalam menjadikan sebuah pelajaran di sekolah sulit dan tidak menarik minat siswa untuk mempelajarinya. Tidak pantas bagi seorang guru yang membiarkan siswanya tidak mendapat tambahan pengetahuan. Dari pengalaman siswa tersebut. Tidak heran ada istilah guru killer untuk menyebut guru yang mempunyai sikap seperti ini. untuk menutupi kemalasannya dan kekurangannya.ΔV). Bukankah cara ini lebih efektif? Dan banyak lagi contoh yang bisa dipakai. Dari mana siswa mendapat tambahan pengetahuan kalau bukan dari guru? Padahal guru bertanggung jawab untuk mengantarkan siswa memahami pelajaran dan membimbing siswa untuk menerapkan pelajaran yang diajarkannya. Wow. Krupuk yang digoreng (diberi panas) akan mengalami perubahan volume (membesar) dan kenaikan suhu. dan sarana yang bisa dijadikan bahan dalam mengajarkan suatu materi sehingga dapat menjadi lebih mudah. sebenarnya banyak cara. ketika mengajarkan materi termodinamika dalam pelajaran fisika (kebetulan penulis berlatar belakang fisika) seorang guru dapat menganalogikan hukum termodinamika I dengan krupuk yang sedang digoreng. Entah karena malas atau kurang menguasai materi pelajaran. penulis mendapati banyak guru yang tidak punya motivasi dan semangat untuk mengajar di kelas. kebanggaan bagi guru yang mampu menanamkan pengetahuan kepada . ngapain aja tuh guru?) Guru yang lainnya. Fakta ini didukung oleh pendapat banyak siswa sekolah yang pernah penulis temui dan pengalaman penulis saat sekolah dulu. Ini diharapkan dapat menarik perhatian siswa terhadap pelajaran yang diajarkannya sehingga guru akan lebih leluasa mengajarkan materi pelajaran. Ada juga guru yang untuk menutupi kemalasannya dan ketidakmampuannya menguasai materi memberikan tugas kepada siswa untuk merangkum materi pelajaran atau membuat makalah dengan topik materi pelajaran yang akan diajarkan. Dan. hebat sekali ya! (Jadi. Sekarang.ΔV (panas Q mengakibatkan kenaikan suhu (energi dalam) ΔU dan pertambahan volume P. Sering waktu pelajaran di kelas diisi dengan mencatat ataupun mengerjakan tugas tanpa siswa diberi wawasan secukupnya tentang materi tersebut.

Karena menurut kurikulum ini materi pelajaran yang harus diberikan sangat banyak dan terlalu sulit jika dilihat bahwa jam pelajaran yang tersedia sangat terbatas dan siswa pun tidak hanya belajar fisika. Seharusnya kurikulum dibuat untuk dapat diikuti oleh semua siswa. Dengan memperbaiki sikap dan metode pengajaran kita adalah salah satu jalan untuk membuat pelajaran itu lebih disenangi dan mudah bagi siswa. biologi. Materi yang harus dipelajari oleh siswa tentang fisika begitu banyak dan mendetail yang masih perlu dipertanyakan haruskah materi ini diajarkan pada tingkat sekolah menengah. Pelajaran fisika yang selama ini kita pelajari di tingkat sekolah menengah seharusnya dipelajari di tingkat yang lebih tinggi (apa karena ini siswa kita banyak yang menggondol medali emas olimpiade fisika?). ekonomi. karena kurikulum telah dijadikan pedoman dan bahkan seolah-olah bagaikan kitab suci yang wajib digunakan. pelajaran fisika seharusnya diarahkan untuk dapat membantu memecahkan masalah yang sering timbul dalam kehidupan sehari-hari. Kurikulum yang ada selama ini hanya mampu diikuti oleh segelintir siswa saja yang mampu sedangkan sebagian besar siswa tidak dapat mengikuti apa yang ada di kurikulum. kepada guru marilah kita perbaiki sikap dan metode pengajaran yang selama ini kita jalankan dalam mengajarkan satu pelajaran. Siswa juga harus belajar matematika. sangat tidak bijak apabila siswa dipaksakan (dijejali) untuk memahami semua materi yang ada di kurikulum. Kurikulum fisika yang ada tidak seharusnya diberikan pada tingkatan sekolah menengah. kekurangan-kekurangan yang ada dalam kurikulum tidak bisa diganggu gugat. Perubahan kurikulum pada dasarnya tidak banyak mengubah materi pelajaran fisika ini karena hanya mengubah susunan atau struktur materi pelajaran. Dan belum tentu bisa dipahami oleh semua siswa karena kemampuan masing-masing siswa berbeda-beda. Perubahan kurikulum tidak pernah sama sekali menyentuh hal apakah materi ini layak dan harus diajarkan pada tingkat sekolah menengah. kimia. tidak hanya oleh segelintir siswa yang pintar saja. Kurikulum yang Tidak Membumi Tidak salah lagi. Berdasarkan pengalaman penulis untuk menjelaskan satu bagian (misalnya. Ini menjadi beban tersendiri buat guru dan siswa. Pelajaran fisika bukan sekedar membahas seluruh aspek dari hukum-hukum fisika secara detil sekaligus menyelesaikan semua perhitungan yang berkaitan dengan hukum tersebut tanpa siswa mengetahui apa manfaat yang nyata dari hukum-hukum tersebut dalam . sejarah dan lain-lain.siswanya dan pengetahuan itu bermanfaat bagi kehidupan di masa yang akan datang. hukum termodinamika I) saja dibutuhkan waktu yang cukup lama. Akibatnya. agama. Jadi. Akan tetapi. kurikulum adalah salah satu penyebab suatu pelajaran menjadi sangat sulit dan berat untuk dipelajari dan karenanya kurang disukai siswa. Menurut pandangan penulis. Jadi. tidak cukup waktu yang tersedia untuk menyelesaikan seluruh materi yang ada dalam kurikulum. Di sini penulis mengambil contoh pelajaran fisika dan kurikulumnya sebagai studi kasus.

Pelajaran fisika (atau sains pada umumnya) yang sedianya dapat dieksplorasi menjadi lebih menarik terbentur oleh batasan-batasan standar ujian nasional.com/2008/08/menyoroti-peran-guru-dan-kurikulum-dalam-sistempendidikan-nasional/ . Bisa dikatakan kurikulum yang ada kurang membumi yang membuat siswa kurang berminat mempelajarinya. Keindahan ilmu dan penerapan fisika serta merta akan tertutup oleh kekhawatiran bagaimana menyelesaikan soal UN dengan benar. Dan mereka beralasan buku yang tidak sesuai kurikulum (walaupun lebih membumi dan lebih bisa dibaca (ada ngga ya!)) tidak akan laku dijual. Salah satu ganjalan lain berkaitan dengan kurikulum yang membuat pelajaran fisika menjadi terlihat sulit adalah adanya ujian nasional (UN) sebagai standar kelulusan. pada saat itu tidak akan ada lagi yang mengeluh saat mengikuti suatu pelajaran di kelas. Ya. Kurikulum yang terlalu padat dan kurang membumi diperparah oleh ketersedian buku sebagai pegangan guru dan siswa dalam pengajaran fisika di sekolah. guru juga lebih mudah untuk mengajarkan materi pelajaran kepada siswa di kelas. Tentu saja siswa akan merasa bosan dengan metode pengajaran seperti ini tapi apa boleh buat daripada tidak lulus UN bisa berabe.kehidupan sehari-hari. Ini bukan berarti penulisnya yang salah ataupun penerbit yang tidak bertanggung jawab. harus diakui bahwa buku pelajaran adalah salah satu elemen penting dalam proses pendidikan di sekolah tak terkecuali dalam pelajaran fisika. Dengan demikian. (Mau ditaruh di mana muka gue kalo ngga lulus UN!) Penutup Dengan argumen yang telah dipaparkan di atas. Praktik bisnis ini membuat tidak ada penerbit yang berani membuat buku yang lepas dari pakem dan belenggu kurikulum sehingga buku tersebut bisa lebih membumi dan mudah dipahami. Buku yang sedianya menjadi salah satu elemen penting dalam pendidikan telah terperangkap dalam bisnis semata dan seolah-olah mengabaikan aspek pendidikan. http://netsains. Penulis maupun penerbit merasa mereka telah membuat buku sesuai dengan kurikulum yang terbaru (kurikulumnya aja ngga jelas!). akankah kita diam saja membiarkan praktik semacam ini berlangsung terus? Penulis yakin apabila setiap pelajaran baik fisika maupun pelajaran lain bisa diarahkan agar lebih membumi dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari akan lebih mudah untuk memahami suatu pelajaran. Di atas telah disebutkan bahwa buku fisika sebagai pengantar memahami pelajaran fisika yang ada tidak representatif. Pengajaran fisika yang dapat diarahkan agar lebih menarik digantikan oleh pembahasan soal-soal untuk menghadapi UN. Dan. Dengan adanya batasan-batasan ini guru menjadi terbelenggu dan membatasi pengajarannya hanya pada materi yang diprediksi akan keluar dalam UN.

Soekarno mengemukakan ide pikirannya yang lima dasar itu ?. Ideologi juga diartikan sebagai ilmu. Pancasila sebagai ideologi nasional dapat diartikan sebagai suatu pemikiran yang memuat pandangan dasar dan cita-cita mengenai sejarah. yaitu sesuai dengan kepentingan rezim yang berkuasa. Pancasila. filsafat nasional. Bahkan sekarang pun (2004) saat Megawati berkuasa tidak ada cahaya sedikit pun dari Pancasila kita.nilai dasar dan keyakinan -keyakinan yang mau dijunjung tinggi sebagai pedoman normatif. M. Sehingga contohnya secara nyata pada era reformasi ini setelah rezim Soeharto jatuh maka Pancasila ikut jatuh dan tenggelam. Pancasila perlu dipahami dengan latar belakang konstitusi proklamasi atau hukum dasar kehidupan berbangasa. walaupun tidak bertentangan dengan Pancasila. berbangsa dan bernegara. Pancasila sebagai dasar negara telah banyak mengalami lika-liku sebagai suatu Staatside bangsa yang besar ini. ajaran Bung Karno dan apakah juga tepat jika diperingati tiap 1 Juni ?. bernegara dan bermasyarakat yaitu Preambule. sebagaimana tercantum dalam Pembukaaan UUD 1945 dalam perjalanan sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia telah mengalami persepsi dan interpretasi sesuai dengan kepentingan zaman. manusia. Pancasila sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan UUD 1945 adalah dasar negara dari negara kesatuan Republik Indonesia yang harus dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan bernegara. Terlepas dari polemik diatas. Masyarakat tidak diperbolehkan menggunakan asas lain. nilai . Batang Tubuh serta Penjelasan UUD 1945. Dalam arti kata luas atau terbuka istilah ideologi dipergunakan untuk seluruh kelompok cita-cita. Dikarenakan teori politik Pancasila kita tidak sesuai dengan teori politik secara umum. pada tahun 1945 yang lalu dalam rapat Dokuritzu Zyunbi Tyoosakai Ir. yang disusun secara sistematis dan diberi petunjuk pelaksanaannya. recht dan negara . Dikarenakan pada tanggal tersebut. II.PENDAHULUAN Apakah sesungguhnya Pancasila itu ? Adanya kekurang pastian mengenai arti sesungguhnya Pancasila terlihat yaitu ada yang menterjemahkan sebagai filsafat. Sebagai inti dari jiwa dan semangat bangsa Indonesia yang sejak ratusan tahun telah ada dan sempat tenggelam selama 350 tahun akibat penjajahan. Sedangkan kristalisasinya kemudian membentuk suatu ideologi.. Apakah bukan Mr. filsafat negara. masyarakat. Yamin yang seharusnya kita sebut sebagai penemu Pancasila ?. doktrin atau teori yang diyakini kebenarannya. yaitu cara berpikir dan cara kerja perjuangan. Suatu pandangan hidup akan meningkat menjadi falsafah hidup apabila telah mendapat landasan berfikir maupun motivasi yang lebih jelas. Pancasila telah digunakan sebagai alat untuk memaksa rakyat setia kepada pemerintah yang berkuasa dengan menempatkan Pancasila sebagai satu-satunya asas dalam kehidupan bermasyarakat.PERMASALAHAN Pancasila sebagai ideologi nasional mengandung nilai-nilai budaya bangsa Indonesia. Ideologi adalah gabungan dari dua kata eidos dan logos yang secara sederhana berarti suatu gagasan yang berdasarkan pemikiran yang sedalam-dalamnya dan merupakan pemikiran filsafat.

Pancasila seperti ideologi dunia lainnya terlebih dahulu lahir sebagai pemikiran filosofis. Oleh sebab itu. Dasarnya dari konsensus masyarakat. Nilainilai dasar menurut pandangan negara modern bahwa negara modern hidup dari nilainilai dan sikap-sikap dasarnya. Masih cocokkah pandangan integralistik ini ?. sedangkan aturan-aturan yang menyelenggarakan aturan pokok itu diserahkan kepada undang-undang yang lebih mudah cara membuatnya. melainkan digali dan diambil dari kekayaan rohani. Selanjutnya dinyatakan. Soepomo adalah dalam kerangka negara integralistik.. ideologi tersebut akan dapat berkembang sesuai dengan perkembangan masyarakat dan kecerdasan kehidupan bangsa. semangat para penyelenggara negara. Pancasila yang melandasi kehidupan bernegara menurut Dr. lebih arif dan bijaksana. Dan pemahaman akan interpretasi Pancasila sekarang ini sudah berbeda jauh dari zaman orde lama maupun orde baru..PEMBAHASAN 1. mengubahnya dan mencabutnya“. Sehingga Hatta pernah berpendapat bahwa elite bangsa sendiri akan bisa lebih kejam daripada penjajah bila tidak dikontrol dengan demokrasi. Ideologi terbuka adalah ideologi yang dapat berinteraksi dengan perkembangan zaman dan adanya dinamika secara internal. Pancasila bersifat integralistik. III. menuntut kita untuk berbuat lebih baik. Hal ini adalah suatu prasyarat bagi suatu ideologi. yang akan bersifat tidak wajar (artifisial) dan sedikit banyak memerlukan . Apakah di Indonesia sudah berjalan demokrasi yang kita dambakan ?. yang menyatakan. Era reformasi sebagai era pembaharuan di segala bidang. yang sangat penting dalam pemerintahan dan dalam hidupnya bernegara ialah semangat. Berbeda halnya dengan ideologi yang diimpor. Masih sesuaikah ? bertitik tolak dari pertanyaan tersebut marilah kita kaji Relevansi Ideologi Pancasila sebagai Ideologi Terbuka di Jaman Reformasi ini.Indonesia. lebih baik hukum dasar yang tertulis itu hanya memuat aturanaturan pokok. yang bersumber dari kebudayaan Indonesia. “. terutama bagi negara baru dan negara muda. “. yang kemudian dituangkan dalam rumusan ideologi dan setelahnya baru diwujudkan dalam konsep-konsep politik. ideologi terbuka adalah milik dari semua rakyat dan masyarakat dapat menemukan dirinya di dalamnya. untuk membedakan dari pahampaham yang digunakan oleh pemikir kenegaraan lain. Proses yang dilalui Pancasila sedikit berbeda karena belum ada konsep masa depan atau tujuan yang hendak dicapai. yaitu paham tentang hakikat negara yang dilandasi dengan konsep kehidupan bernegara. Ideologi terbuka bukan hanya dapat dibenarkan melainkan dibutuhkan. Jangka waktu tersebut bisa puluhan bahkan ratusan tahun. Timbul pertanyaan ? Apakah Pancasila memang pantas dianggap sebagai ideologi terbuka ?. moral dan budaya masyarakatnya sendiri. Dengan demikian. semangat para pemimpin pemerintahan“. tidak diciptakan oleh negara.ARTI IDEOLOGI TERBUKA Ciri khas ideologi terbuka ialah bahwa nilai-nilai dan cita-citanya tidak dipaksakan dari luar.. Suatu ideologi yang wajar ialah bersumber dan berakar pada pandangan hidup bangsa dan falsafah hidup bangsa. melainkan ditemukan dalam masyarakatnya sendiri. Sumber semangat ideologi terbuka itu sebenarnya terdapat dalam Penjelasan Umum UUD 1945..

Pancasila berakar pada pandangan hidup bangsa dan falsafah bangsa.BATAS-BATAS KETERBUKAAN IDEOLOGI PANCASILA Sungguhpun demikian.Stabilitas nasional yang dinamis. 3. Keterbukaan ideologi Pancasila terutama ditujukan dalam penerapannya yang berbentuk pola pikir yang dinamis dan konseptual dalam dunia modern. tidak berarti bahwa keterbukaannya adalah sebegitu rupa sehingga dapat memusnahkan atau meniadakan ideologi itu sendiri. Karena itu adalah pilihan dan hasil konsensus bangsa yang disebut kaidah pokok dasar negara yang fundamental (Staatsfundamentealnorm). Sekalipun suatu ideologi itu bersifat terbuka. Dengan demikian. Nilai atau norma dasar yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 ini tidak boleh berubah atau diubah. ideologi tersebut menjadi bersifat tertutup. sehingga memenuhi prasyarat sebagai suatu ideologi terbuka. leninisme dan komunisme. Kita mengenal ada tiga tingkat nilai.Larangan terhadap ideologi marxisme.Pengalaman sejarah politik kita di masa lampau. e.Kenyataan menunjukkan. Nilai-nilai Pancasila dijabarkan dalam norma . d.pemaksaan oleh sekelompok kecil manusia (minoritas) yang mengimpor ideologi tersebut. dimana nilai dapat kita rumuskan sebagai hal ikhwal buruk baiknya sesuatu. c. . yaitu nilai dasar yang tidak berubah. b. nilai instrumental sebagai sarana mewujudkan nilai dasar yang dapat berubah sesuai keadaan dan nilai praktis berupa pelaksanaan secara nyata yang sesungguhnya. c.Penciptaan norma yang baru harus melalui konsensus. bahwa bangkrutnya ideologi yang tertutup dan beku dikarenakan cenderung meredupkan perkembangan dirinya. Dimensi Idealisme dan Dimensi Fleksibilitas.FAKTOR PENDORONG KETERBUKAAN IDEOLOGI PANCASILA Faktor yang mendorong pemikiran mengenai keterbukaan ideologi Pancasila adalah sebagai berikut : a.Larangan terhadap pandangan ekstrim yang mengelisahkan kehidupan masyarakat. Pada hakikatnya berupa suatu tata nilai. yaitu sebagai berikut : a. Kebenaran pola pikir seperti yang terurai di atas adalah sesuai dengan ideologi yang memiliki tiga dimensi penting yaitu Dimensi Realitas. d. Suatu ideologi sebagai suatu rangkuman gagasan-gagasan dasar yang terpadu dan bulat tanpa kontradiksi atau saling bertentangan dalam aspek-aspeknya. b.Tekad untuk memperkokoh kesadaran akan nilai-nilai dasar Pancasila yang bersifat abadi dan hasrat mengembangkan secara kreatif dan dinamis dalam rangka mencapai tujuan nasional. Yang dalam hal ini ialah apa yang dicita-citakan. keterbukaan ideologi Pancasila ada batas-batasnya yang tidak boleh dilanggar.norma dasar Pancasila yang terkandung dan tercermin dalam Pembukaan UUD 1945. Perwujudan atau pelaksanaan nilai-nilai instrumental dan nilai-nilai praktis harus tetap mengandung jiwa dan semangat yang sama dengan nilai dasarnya.Mencegah berkembangnya paham liberal. yang merupakan suatu yang tidak logis. 2.Kenyataan dalam proses pembangunan nasional dan dinamika masyarakat yang berkembang secara cepat.

5.Sumber semangat ideologi terbuka itu sebenarnya terdapat dalam Penjelasan Umum UUD 1945.Pancasila sebagai ideologi nasional dapat diartikan sebagai suatu pemikiran yang memuat pandangan dasar dan cita-cita mengenai sejarah. manusia. keterbukaan ideologi Pancasila ada batas-batasnya yang tidak boleh dilanggar. 2. SARAN Sebagai suatu pemikiran yang memuat pandangan dasar dan cita-cita mengenai sejarah. Sungguhpun demikian. masyarakat. bahkan tidak sedikit yang acuh terhadapnya.html . http://mukhtarom-ali. 3.Pancasila merupakan nilai dan cita bangsa Indonesia yang tidak dipaksakan dari luar. Tanpa takut untuk mengembangkannya secara dimamis sesuai dengan perkembangan jaman. yang bersumber dari kebudayaan Indonesia. B. recht dan negara Indonesia.PENUTUP B. yang bersumber dari kebudayaan Indonesia yang digali dan diambil dari kekayaan rohani. masyarakat. Perwujudan atau pelaksanaan nilai-nilai instrumental dan nilai-nilai praktis harus tetap mengandung jiwa dan semangat yang sama dengan nilai dasarnya. 6.KESIMPULAN Dari penjabaran pemahaman kerangka berfikir terhadap Pancasila ditinjau dari segi Ideologi Terbuka diatas. 4. moral dan budaya masyarakat kita sendiri. recht dan negara Indonesia. moral dan budaya masyarakat kita sendiri.blogspot.Keterbukaan ideologi Pancasila terutama ditujukan dalam penerapannya yang berbentuk pola pikir yang dinamis dan konseptual dalam dunia modern. melainkan digali dan diambil dari kekayaan rohani.IV. Alangkah baiknya jika masih tetap menggunakan dan mempertahankannya sebagai nilai dasar sebagai ciri khas kita sebagai suatu bangsa. manusia. Sehingga ideologi Pancasila sebagai ideologi terbuka sebenarnya sangat relevan dengan suasana pemikiran di alam reformasi ini yang menuntuk transparansi di segala bidang namun masih tetap menjunjung kaidah nilai dan norma kita sebagai bangsa timur yang beradab. Namun dalam kenyatannya di masyarakat masih ada yang berfikir seperti orde lama atau orde baru dikarenakan masih kuatnya doktrin dari penguasa terdahulu. patutlah kiranya diambil kesimpulan sebagai berikut : 1.com/2008/02/relevansi-pancasila-sebagai-ideologi.

Di antaranya adalah Rowan Gibson (1997) yang menyatakan bahwa The road stop here. Rossabeth Moss Kanter (1994) juga menyatakan bahwa masa depan akan didominasi oleh nilai-nilai dan pemikiran cosmopolitan.dunia ini mengakhiri periode bipolar dan memasuki periode multipolar. dengan berbagai perubahan yang terjadi. dengan ciri efisiensi yang tinggi. Dunia sekarang ini cenderung masuk kembali ke arah persaingan antarbangsa dan negara. juga pada akhirnya disinyalir banyak pihak terutama para pengamat politik internasional. yaitu concept. tata pergaulan dunia mengalami perubahanperubahan yang mendasar. Dapat disimpulkan bahwa era persaingan ideologis dalam dimensi global telah berakhir.Ideologi Pancasila di tengah Perubahan Dunia Siswono Yudo Husodo UNIA berkembang dan berubah dengan sangat cepat. Peran Ideologi Sejak berakhirnya perang dingin yang kental diwarnai persaingan ideologi antara blok Barat yang memromosikan liberalisme-kapitalisme dan blok Timur yang mempromosikan komunisme-sosialisme. dan karenanya setiap pelakunya. yang dimensi utamanya terletak pada bidang ekonomi karena setiap negara sedang berjuang . dan karenanya diperlukan pemahaman yang tepat tentang masa depan itu. termasuk pelaku bisnis dan politik dituntut memiliki 4 C. Masa di depan kita nanti akan sangat lain dari masa lalu. setiap organisasi-termasuk organisasi negara-perlu merumuskan dengan tepat arah yang ingin dituju. New time call for new organizations. dan confidence. competence. Periode multipolar yang dimulai awal 1990-an yang kita alami selama sekitar satu dekade. Peter Senge (1994) mengemukakan bahwa ke depan terjadi perubahan dari detail complexity menjadi dynamic complexity yang membuat interpolasi menjadi sulit. dan perubahan yang terjadi itu ikut mewarnai kehidupan bangsa kita secara fundamental. connection. dengan tantangan yang berbeda diperlukan bentuk organisasi yang berbeda. Perubahan-perubahan terjadi sangat mendadak dan tidak menentu. telah berakhir setelah Amerika Serikat di bawah pemerintahan Presiden George Bush memromosikan doktrin unilateralisme dalam menangani masalah internasional sebagai wujud dari konsepsi dunia unipolar yang ada di bawah pengaruhnya. Where do we go next. Saat ini kita belum dapat membayangkan bahwa dalam waktu dekat akan muncul kembali persaingan ideologis yang keras yang meliputi seluruh wilayah dunia ini. Beberapa kalangan mengatakan bahwa setelah berakhirnya perang dingin yang ditandai dengan bubarnya negara Uni Soviet dan runtuhnya tembok Berlin-di akhir dekade 1980-an. Ada beberapa penulis buku yang melalui konsep-konsepnya telah berhasil memotret realitas zaman yang sedang kita jalani ini.

belum semua warga bangsa kita menerima keragaman sebagai berkah. Sayangnya. peluang untuk melakukan revitalisasi ideologi kebangsaan kita dalam era reformasi ini masih kurang dimanfaatkan. dan harmoni. Pancasila yang memberi pedoman dan pegangan bagi tercapainya persatuan dan kesatuan di kalangan warga bangsa dan membangun pertalian batin antara warga negara dengan tanah airnya. Kesadaran Berbangsa Sebenarnya. Pancasila sebagai ideologi memiliki karakter utama sebagai ideologi nasional. kesetaraan. dan politik dapat diarahkan untuk menciptakan peluang positif bagi pertumbuhan kesejahteraan bangsa. Pancasila juga merupakan wujud dari konsensus nasional karena negara bangsa Indonesia ini adalah sebuah desain negara moderen yang disepakati oleh para pendiri negara Republik Indonesia dengan berdasarkan Pancasila. pelaksanaan otonomi daerah yang menyuburkan etnosentrisme dan desentralisasi korupsi. Patut disadari oleh semua warga bangsa bahwa keragaman bangsa ini adalah berkah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Sayangnya. NKRI tidak dapat diubah . tidak diindahkannya konsensus nasional. Dengan ideologi nasional yang mantap seluruh dinamika sosial. Oleh karenanya. dan munculnya kelompok-kelompok yang memromosikan secara terbuka ideologi di luar Pancasila. yaitu masyarakat yang adil dan makmur. budaya. terutama dalam bidang politik-juga muncul ekses berupa melemahnya kesadaran hidup berbangsa. Hal tersebut merupakan kesepakatan bangsa kita yang bersifat final. Oleh sebab itu. Bahkan dalam proses reformasi-selain sejumlah keberhasilan yang ada. demokratisasi yang dimanfaatkan untuk mengembangkan paham sektarian. Pancasila adalah ideologi kebangsaan karena ia digali dan dirumuskan untuk kepentingan membangun negara bangsa Indonesia. Oleh karenanya. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) 1945 terbentuk dengan karakter utamanya mengakui pluralitas dan kesetaraan antarwarga bangsa. Dalam era yang seperti ini. Ia adalah cara pandang dan metode bagi seluruh bangsa Indonesia untuk mencapai cita-citanya. proses reformasi selama enam tahun belakangan ini adalah kesempatan emas yang harus dimanfaatkan secara optimal untuk merevitalisasi semangat dan cita-cita para pendiri negara kita untuk membangun negara Pancasila ini. semangat Bhinneka Tunggal Ika harus terus dikembangkan karena bangsa ini perlu hidup dalam keberagaman. Manifestasinya muncul dalam bentuk gerakan separatisme. kita semua harus menolak adanya konsepsi hegemoni mayoritas yang melindungi minoritas karena konsep tersebut tidak sesuai dengan konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia.untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga bangsanya. kedudukan ideologi nasional suatu negara akan berperan dalam mengembangkan kemampuan bersaing negara yang bersangkutan dengan negara lainnya.

tugas kita semua sebagai warga bangsa untuk mengimplementasikannya secara konkret. Pancasila sebagaimana ideologi manapun di dunia ini. kondisi. prestasi bangsa kita akan menentukan posisi Pancasila di tengah percaturan ideologi dunia saat ini dan di masa mendatang.htm . NKRI yang mengakui. yang menganut ideologi negara Pancasila yang membina keberagaman. Oleh karenanya. * Penulis adalah Ketua Umum DPP Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Oleh sebab itu. menghormati keragaman dan kesetaraan adalah pilihan terbaik untuk mengantarkan masyarakat kita pada pencapaian kemajuan peradabannya. Perlu disadari oleh semua pihak bahwa proses demokratisasi yang sedang berlangsung ini memiliki koridor. Setiap ideologi memerlukan hadirnya proses dialektika agar ia dapat mengembangkan dirinya dan tetap adaptif dengan perkembangan yang terjadi. setiap warga negara Indonesia yang mencintai negara dan bangsa ini berhak ikut dalam proses merevitalisasi ideologi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.suarapembaruan.menjadi bentuk negara yang lain dan perubahan bentuk NKRI tidak akan difasilitasi oleh NKRI sendiri. http://www.com/News/2004/05/17/Editor/edit04. Cita-cita yang mendasari berdirinya NKRI yang dirumuskan founding fathers telah membekali kita dengan aspek-aspek normatif negara bangsa yang menganut nilai-nilai yang sangat maju dan modern. tidak semua hal dapat dilakukan dengan mengatasnamakan demokrasi. dan situasi. Oleh karenanya. Dalam hal ini. adalah kerangka berfikir yang senantiasa memerlukan penyempurnaan. dan memantapkan keseta-raan. yaitu untuk menjaga dan melindungi keberlangsungan NKRI. Karena tidak ada satu pun ideologi yang disusun dengan begitu sempurnanya sehingga cukup lengkap dan bersifat abadi untuk semua zaman.

"Kemanusiaan yang adil dan beradab".HARGA IDEOLOGI PANCASILA "Persatuan Indonesia" adalah kekejaman Salah satu sebab. Kediri. seorang ahli sejarah Belanda dalam buku "Historiograpi Indonesia" berkata: . Karena rujukannya mithos Mahabarata sebagai inspirasi ideologis. melantik Sukarno sebagai presiden seumur hidup. Philipina. telah terbang untuk mematok tapal batas Kerajaan Majapahit ke Malaysia. dikatahui bahwa >Persatuan Indonesia< diangkat dari bab Pararaton yang meriwayatkan: di Jawa Timur tidak pernah pernah terjadi kestabilan politik. feodalisme dan salvanisme (perbudakan). Sementara salvanisme melahirkan ekploitasi dan memperjudikan manusia atas manusia. Sabah. yang bisa dicampakkan demi kepentingan keduniawian. "demokrasi" dan "keadilan sosial" hal yang tidak penting. Sebagai ideologi. Untuk mengatasi konflik ini. maka bangkit bangsabangsa yang mendiami Hindia Belanda untuk melawan. Misalnya saja Belanda: dengan kolonialisme hidup dan dengan penentangan terhadap kolonilsme yang mengkafaninya. berebut perempuan. Untuk itu Sukarno menjumpai Letnan Tarauchi di Saigon pada 8-12 Agustus 1945 yang meminta supaya bekas wilayah Majapahit yang tapal batasnya sudah dipatok oleh dewa Baradha dikembalikan. bukan pemikir Pancasila. ternyata sama sekali bohong. mulai dari isu berebut kuasa dan wilayah. "persatuan Singosari" yang dipaksakan ini hanya bertahan 2 tahun (1290-1292) dan selama itu ribuan jiwa manusia Jawa menjadi korban. "Persatuan" (Internasionalisme). Pasuruan dan Tumapel di-persatu-kan di bawah Kerajaan pusat Singosari. Kolonialisme-lah yang mengembang biakkan: kapitalisme. feodalisme (bourgeois). Dalam pandangan orang Jawa. Contoh: Sukarno bersumpah atas nama Allah untuk menipu Tengku Daud Beureuéh (bangsa Acheh). yang kemudian dikenali dengan Pancasila. kleptokrasi. "Kemanusiaan". sebab sebagai dikatakan C. Belambangan. kambodia hingga Srilangka. agresi demi agresi bermunculan kembali sampai era Majapahit yang konon menguasai `nusantara´. meski bertentangan dengan UUD dan Suharto berkuasa selam 32 tahun? Soal sila keadilan. Dalam pemikiran dan budaya Jawa. salvation (perbudakan) dan materialisme. sila "Ke-Tuhanan".Supomo dan Sukarno mulai "berpikir" ke arah merumuskan ideologi baru. Sadar akan bahaya kolonialisme. Maka rumusan Pancasila Sukarno menekankan "Persatuan Indonesia" (internasionalisme). kolonialisme dan kolonialis (penjajah) selamanya dilawan. bukankah di bawah kuasa Suharto terjadi pembunuhan atas hampir 2 juta rakyat Indonesia? Soal sila "demokrasi". Demikian pula Jepang dengan kolonialisme dikubur. maka raja-raja kecil bajingan: Jombang. bukankah Suharto dan kroninya melakukan nepotisme. bukankah MPRS tahun 1964. khusunya jasa dewa Baradha yang mempunyai sayap panjang. Daripada tidak ada sama sekali mereka langsung menjiplak isi kitab keramat Jawa >Mahabarata<. dengan begitu tapal batas yang disebut di atas bisa dituntut kembali. harta kekayaan. Disinilah Muhammad Yamin. [Soal sila "Ke-Tuhanan" (agama). Pemberontakan-pemberontakan melanda tanpa henti-henti. Soal sila "Kemanusiaan". setidak-tidaknya memiliki ideologi baru >bukan kolonialisme< sebagai dasar negara Indonesia. budaya. Dalam realitasnya. karena sebelum ini kolonialis Belanda menerapkan ideologi kolonialisme (yang mengajarkan takaran manusia. berebut harta dll. Birma. Feodalisme hanya melahirkan tuan-tuan tanah (pemilik modal yang menguasai sumber kekayaan alam dan menciptkan kelas masyarakat. juga atas nama Allah. sumber kekayaan alam. Sesudah itu. agama itu najis. pakar Javanologi. monopoli dan bukankah Indonesia termasuk dalam kategori delapan negara termiskin di dunia serta empat negara terbesar di dunia yang mempunyi hutang luar negeri?] Ternyata setelah dilacak sejarahnya.C Berg. Gusdur munafik dengan janjinya kepada bangsa Acheh. "Demokrasi" dan "Keadilan sosial". Ketiganya plagiator Mahabarata. yang memakai kalimat abstrak seperti: "Ke-Tuhanan". sebab bertentangan dengan herkat dan martabat manusia. mengapa Indonesia perlu ideologi. politik dan peradabannya ditentukan penjajah). Serawak.

karena menuntut self determination tahun 1969. hanyalah sebagai alat politik penguasa. bahasa. bangsa Dayak. Madura dan Sunda bisa mulus ke luar pulau Jawa. karena rakyat mempertahankan tanah hak milik mereka dirampas. karena menuntut merdeka di bawah pimpinan Xanana Gusmo 1975-1998. Sulawesi. membunuh 30.000 bangsa Papua.000 bangsa Acheh. politik transmigrasi dari Jawa. Tidak lebih dari itu. tahun 1945). pimpinan Karto Sowiryo tahun 1950-an. Jadi. Untuk apa semua ini jika hanya mempertahankan "Persatuan Indonesia" "(ideologi Pancasil "Persatuan Singosari" telah gagal dan sudah tentu "Persatuan Indonesia"pun akan tidak berhasil pula. setelah menjalani ujian sejarah selama setengah abad lebih. karena munculnya gerakan komunis di Madiun di bawah pimpinan Muso. di Tiro tahun 1976-sekarang. apakah mungkin menyatukan bangsa-bangsa di luar pulau Jawa yang berbeda budaya. Kalimantan dan Sumatera) berada di bawah Indonesia. Kerajaan Majapahit hanya menguasai Jawa Timur. terbukti lebih dari 2 juta rakyat Indonesia telah dibunuh oleh TNI atas arahan penguasa. Sebab dengan dalih "persatuan Indonesia" dan semboyan "Bhennika Tunggal Ika (berbeda-beda tapi satu) . maka "Persatuan Indonesia". membunuh 20. satu bahasa dan satu tanah air -Indonesia". di bawah pimpinan Ahmad Husen tahun 1950-an.000 bangsa Acheh. karena munculnya gerakan kemerdaan RMS dibawah pimpinan Dr.000 bangsa Maluku. Kalimantan dan demonstrator di Jakarta yang korban lebih dari 3000 tahun 1997-98. Demi persatuan Indonesia. Madura dan Sunda dengan denyut jantung dan perasaan kebangsaan bangsa Papua. Soumokel tahun 1950-an. Singosari=Indonesia. cita-cita bangsa di bawah "persatuan Indonesia? Ini mustahil! Jadi kalimat kunci ialah: selagi Indonesia wujud. membunuh bangsa Maluku 4000 orang tahun 2000-2001. "kita satu nusa. membunuh 40. Pantas saja Radjiman Widjoyodiningrat (percaya mithos Jawa) berkata: "Tujuan Indonesia didirikan untuk mewujudkan Kerajaan Majapahit kedua" (Pidatonya dalam Sidang pertama KNPI di Jakarta. atas perintah penguasa. idenya berasal dari konsep penyatuan Jombang. Kalimat ini dijejal untuk dikunyah sampai lumat pada gusi bangsa-bangsa di luar pulau Jawa. Bondowoso. membunuh 1. Kini pembantaian di Acheh oleh TNI yang diperkirakan rata-rata 7 orang setiap hari mati. karena munculnya gerakan NII di Makasar. kepentingan ekonomi dan politik. tahun 1948. membunuh 900 jamaáh Masjid At-Taqwa. membunuh 40."pemberontakan-pemberontakan terus berlangsung di kalangan raja-raja kecil Jawa. karena menuntut Acheh Merdeka di bawah pimpinan Tengku Hasan M. bangsa Sulawesi dll. membunuh massa partai politik di Tasik Malaya. membunuh 30 orang di Sampang Madura. di bawah pimpinan Ibnu Hajar tahun 1950-an. Sila "Persatuan Indonesia" yang dikatakan untuk mempersatukan semua perbedaan budaya. karena munculnya gerakan NII di Acheh. di bawah pimpinan Tengku Daud Beureuéh tahun 1950-an. karena munculnya gerakan Permesta.000 bangsa Minagkabau dan Riau. membunuh bangsa Dayak 2000 orang tahun 1998. "Kita senasib seperjuangan". membunuh 450. membunuh 39 orang Bima tahun 1994.000 bangsa Timor Timur. bangsa dan tanah air menjadi satu. bangsa Acheh.30S/PKI tahun 1965. Tanjung Periok. membunuh 1500 orang bekas PKI di Kedung Gombo tahun 1994.500 orang di Talang sari Palembang. Dengan "Bhennika Tunggal Ika" itu merka pikir akan sama denyut jantung dan perasaan kebangsaan Jawa. kalaulah "Persatuan Singosari" yang berusaia dua tahun dan gagal mencapai cita-citanya. membunuh 50. Padahal banyak orang tidak tahu . Kediri. Pasuruan dan Tumapel di bawah "persatuan Singosari". membunuh 1000. tahun 1984. TNI telah membunuh 4. agama.000 bangsa Melayu Kalimantan. adatistiadat.000 bangsa Jawa. Belambangan.000 bangsa Sunda. karena munculnya gerakan NII di Jawa Barat." Jadi sila "Persatuan Indonesia" yang menuntut pulau-pulau dan bangsa-bangsa di luar pula Jawa (Papua. membunuh 12. tahun 1985. di bawah pimpinan Kahar Muzakkar tahun 1950-an.000 (1 juta) rakyat Indonesia. Analoginya: Jika bangsa Jawa sendiri tidak bisa disatukan di bawah "Persatuan Singosari". selama itu pula penguasa Indonesia memakai Pancasila (Persatuan Indonesia) sebagai alasan pembenar terhadap perbuatan biadab.000 bangsa Sulawesi. Madura dan Bali saja. karena munculnya G. membunuh 5. karena munculnya gerakan PRRI. membunuh 25.

net/lama/april/aceh2. sekarang transmigrasi dipakai sebagai mata-mata rezim Indonesia untuk memberi laporan langsung ke pusat.tranungkite. sewaktu mereka sudah mengerti politik.tentang `policy´ penguasa Indonesia dibelakang tirai "Persatuan Indonesia". http://www. perlu diberi perhatian khusus.suku bangsa yang beraneka ragam lambat laun akan hilang karena proses integrasi dan akhirnya akan lahir satu saja jenis manusia saja" Majalah Ecologist.htm . Jadi nampaklah bahwa transmigrasi adalah untuk mempersiapkan supaya dapat menjadi `enclave´ militer yang dapat dipersenjati di masa-masa mendatang dan mampu mempertahankan serangan dari bangsa-bangsa asli. ditempatkan transmigrasi Jawa di bagian timur Papua Barat. bekas Menteri Transmigrasi. 2 Maret 1986. Inilah refleksi dari "Persatuan Indonesia" dan jika pemaksaan bersatu terus dipicu." Ecologist No 2/3 1986. "Apa yang dikatakan di atas adalah bukti nyata bahwa dalam penempatan transmigrasi digunakan sistem `enclave´. Selain berfungsi sebagai post-post militer di masa mendatang. di Sulawesi. tanah mereka dirampas tetapi tidak tahu. ideologi dan politik Indonedia. akhirnya muncul berbagai konflik antara bangsa asli dengan para transmigrasi. 1986. Marcus Colchester. Jawa. "Daripada hidup kumpol kebo terus-menerus bersama Indonesia". Kalimantan Barat dan Utara. Kita sudah tahu apa yang terjadi di Sampit. Ironis sekali jika Pancasila di"sakti"-kan dan dipakai sebagai standard moral. khususnya mengenai transmigrasi? Maka bersama ini saya beberkan rahasianya. benar dan dilindungi Hukum Internasional serta resolusi PBB atas dasar Hak Asasi Manusia yang paling hakiki. Sediakan tempat dan atau siapkan tanah serta singkirkan rintangan dari tanah-tanah yang ada. suatu sistem militer dengan membuat kota-kota pertahanan apabila ada serangan musuh yang datang dari luar.B Murdani dalam Majalah "The Ecologist".sebab langkah ini tepat. dll. judul: "Perjuangan Merebut Tanah di Hadapan transmigrasi". di Acheh dan Papua. Dengan cara transmigrasi ini. kepulauan Riau. Kata L. "Transmigrasi tidak terlepas dari pertimbangan-pertimbangan keamanan dan pertahanan. kendati sudah nampak kebobrokannya? Lantas "Persatuan Indonesia" itu untuk apa??? Bangsa-bangsa di luar pulau Jawa kini sudah sadar menjadi manusia baru untuk menentukan nasib diri sendiri -self determination. akan terlaksana apa yang sudah kami janjikan: untuk mengumpulkan dan menyatukan suku-suku bangsa ke dalam satu bangsa -bangsa Indonesia. kata Tengku Ibrahim Tiba dari Acheh. karena pemilihan tempat-tempat itu berhubungan langsung dengan konsep cara mengatur wilayah". Aceh. Sekarang mereka masih buta politik. Penguasa Indonesia masih saja mempertahankan Indonesia dan ideologi Pancasila (persatuan Indonesia)-nya. Giliran Martono. Karena Indonesia tidak percaya kepada siapapun selain kepada orangnya sendiri. berkata: "tujuan transmigasi untuk menghilangkan bangsa-bangsa asli atau membunuh sedikit demi sedikit bangsa di luar pulau Jawa. Tegasnya ialah: "transmigrasi bertujuan untuk kepentingan militer. apa yang terjadi di wilayah perbatasan tersebut. London. karena itu tempat-tempat transmigrasi dipilih di daerah-daerah yang berbatasan dengan negara lain.

Kesimpulan ini sudah lama diyakini oleh pakar pendidikan dan pakar bahasa seperti yang disarankan oleh UNESCO. Melihat fenomena ini. system pendidikan nasional yang selama ini menggunakan pengantar bahasa Indonesia (BI) gagal mencerdaskan bangsa. bahasa ibu dipergunakan secara produktif di luar kelas dan dalam keluarga. padahal pendidikan merupakan institusi terampuh untuk mengubah kinerja bangsa. Sebagai bangsa. Melirik Pendidikan Pesantren Sistem pendidikan nasional sekarang ini pada mulanya dibangun oleh pemerintah kolonial untuk mendidik kaum pribumi supaya menjadi pegawai mereka. kita dapat mengatakan BS akan tetap hidup dan dipertahankan di pesantren.Oleh A. semakin cerdaslah mereka.414 orang. Melalui pesantren. logika. Sayangnya. pendidikan agama khususnya. telah berkembang lembaga pendidikan pesantren yang telah bejasa mencerdaskan bangsa. Artinya. kedua. secara sosiologis. semakin beragam kegiatan.969 pesantren dengan jumlah santri sekitar 1. ilmu tafsir. Menteri Pendidikan Nasional berulang kali mengkritik bahwa pelajaran BI cenderung membosankan. Usai ngalogat. siswa memiliki kelekatan emosional terhadap bahasa ibu. mayoritas pendahulu republik ini adalah politisi dan pahlawan yang kurang memahami politik pendidikan. dan insya Allah hingga akhir zaman! Alumnus pesantren tampil di tengah masyarakat sebagai guru dan pemimpin nonformal yang berjasa dalam upaya mencerdaskan dan mengelola bangsa. semakin banyak siswa yang menguasai bahasa. jarang terdengar hujatan mengenai kegagalan pendidikan pesantren! Diperkirakan. Wajar bila di republik ini kita sulit menemukan negarawan atau politisi yang mementingkan pendidikan. Chaedar Alwasilah Pada tahun 1951 UNESCO melalui forum pakar pendidikan mengeluarkan fatwa global bahwa pendidikan seyogyanya disampaikan dengan medium bahasa ibu mengingat tiga alasan. sekarang ini di Jawa Barat terdapat 2. Sejarah pendidikan pesantren menjadi saksi bahwa BS memiliki vitalitas tinggi sebagai medium pembelajaran tata bahasa Arab. secara psikologis. . yaitu menuliskan padanan kosakata Sunda dengan huruf Arab (Arab Melayu) untuk kosa kata Arab pada spasi sempit antar baris. Analoginya. ilmu hukum. tampaknya kita sudah kebal terhadap hujatan—dan memang sejalan dengan kenyataan—bahwa pendidikan nasional kita sangat jelek. Sementara itu. pengetahuan akan mudah dicerna oleh siswa manakala disajikan melalui bahasa yang telah diakrabinya. bahkan tertinggal oleh Vietnam. secara edukatif. terus berkembang hingga kini. Bukankah pendidikan nasional gagal terus? Sementara itu.” oleh Zulkifli Yahya. sang kiai menjelaskan atau memberikan interpretasi dan bertanya jawab dengan santrinya dalam BS. Jauh sebelum penjajah datang. daya saing sumber daya manusia (SDM) Indonesia sangat rendah dibandingkan dengan daya saing (SDM) negra-negara Asia lainnya. Para santri lazim ngalogat. Tak dapat dibayangkan bagaimana nasib bangsa ini tanpa kehadiran pesantren. Pertama. Semakin banyak perkakas. Orang yang menguasai banyak bahasa lebih mampu memaknai dunia. 15-4-2002). ketiga. Lebih dari 50 % di antaranya menggunakan bahasa Sunda (BS) sebagai bahasa pengantar (lihat artikel “Pesantren dalam Wacana Renaisans Sunda. Dalam kehidupan sehari-hari bahasa sering digembar-gemborkan sebagai perkakas berpikir. Artinya. PR.

Kalau saja BS dipakai sebagai bahasa pengantar pendidikan. Siswa hanya menguasai kosa kata “asing” secara verbal dan tidak relevan dengan kehidupan sehari-hari. Di atas semua itu. adalah 6. Tidak berlebihan bila dikatakan bahwa pesantren lebih berjasa dari pada sekolah umum dalam pelestarian BS. Mungkin para penulis bahan ajar bermaksud mempertahankan nilai-nilai budaya Sunda. Kegagalan pengajaran BS di SD selama ini terjadi antara lain karena guru lebih menitikberatkan penguasaan aspek kebahasaan. yang jumlahnya sekitar 23 juta itu. tetapi pemahaman mengenai ilmu pembagian harta pusaka dan ilmu falak sesungguhnya menyaratkan penguasaan matematika terapan. etem.445 buah) dan SMP (sekitar 2. pengguanaan BS sebagai bahasa pengantar pendidikan akan sangat berpihak (baca: menguntungkan secara linguistik dan psikologis) kepada masyarakat desa yang selama ini terpinggirkan dalam pendidikan nasional kita.8 tahun (lihat Indonesian Human Development Report.030 siswa SD (Statistik Pendidikan Nasional. kekhawatiran seperti itu tidak perlu didengungkan lagi. di pesantren tidak ada pelajaran matematika.602 buah) ada di daerah pedesaan.325. 2000). Akan jauh lebih efisien jika guru mewajibkan murid untuk membaca teks fiksi ataupun non fiksi yang disiapkan untuk usia SD dalam BS dan melaporkan hasil pembacaannya baik secara lisan maupun secara tertulis. Lemahnya apresiasi terhadap saastra Indonesia di kalangan siswa dewasa ini juga antra lain disebabkan oleh lemahnya apresiasi terhadap sastra dalam bahasa ibunya. Dengan kata lain. pendidikan agama dan moral diteladankan melalui BS. Artinya. peningkatan kualitas pendidikan harus berfokus pada SD dan SMP. belajar menggunakan BS dalam konteksnya jauh lebih bermakna dari pada menguasai kosa kata yang terlepas dari konteksnya. Di antara jumlah itu tercatat ada 5.dan filsafat Islam. Alokasi waktu lebih baik dipakai untuk memperkenalkan budaya Sunda. yakni dua jam perminggu di SD dan SMP. pendidikan . Artinya. Memang. Alasan ini sesungguhnya tidak kuat dan bertentangan dengan prinsip belajar bahasa. mengapa kita tidak berani menggunakan BS sebagai bahasa pengantar pendidikan. yaitu sastra Sunda. selama ini para pembela BS menghawatirkan matinya BS karena minimnya waktu bagi pengajaran BS. Pertama. ada beberapa hal yang patut dipertimbangkan. parako. Dengan demikian. mayoritas penduduk Jawa Barat. dan mereka akan lebih mudah mencerna informasi melalui bahasa yang sangat diakrabinya. menurut statistik. khususnya di sekolah dasar (SD)? Untuk menjawabnya. dsb. Ketiga. Seringkali anak SD di kota dipaksa mempelajari kosa kata yang “tidak bersahabat” seperti ngahuma. 2001). khususnya karawitan dan seni Sunda lainnya. balincong. penyakit dan kelaparan. Kedua. Dipastikan bahwa mayoritas SD ( sekitar 25. Perlunya Sekolah Eksperimen Doktrin literasi yang mendua sejak tahun 1950-an menekankan bahwa kemampuan baca tulis (literasi) adalah langkah pertama untuk membebaskan masyarakat miskin dan tidak perpendidikan dari kebodohan. paraseuneu. kepada para santri. Pendidikan SD Melalui Bahasa Sunda Bila pesantren berhasil mencetak para intelektual dan pemimpin nonformal dalam masyarakat. tinggal di pedesaan dan menggunakan BS sebagai medium komunikasi sehari-hari. rata-rata lama pendidikan penduduk Jawa Barat pada tahun 1999.

Untuk menguji kebenarannya. perumahan. Keraguan berbagai pihak untuk menggunakan BS sebagai bahasa pengantar pendidikan dipicu oleh beberapa hal. dan pendapatan. dan kalangan yang terpinggirkan. http://niceceu. antara lain dengan menjadikan BS sebagai bahasa pengantar pendidikan pada tingkat SD. khususnya di daerah pedesaan yang dalam sejarah kebangsaan selama ini hampir selalu terpinggirkan. kesempatan kerja. Kebijakan dan kebudayaan nasional yang sentralistis dengan orientasi pembangunan fisik dan industri selama dua rezim terakhir terbukti gagal. pemerintahan sangat sentralistis sehingga pemerintah daerah tidak berani mengambil resiko dicurigai melawan pemerintah pusat. dan pendidikan pada umumnya.pada SD sesungguhnya harus menjadi prioritas dalam pembangunan pendidikan. BS dan bahasa daerah pada umumnya dianggap tidak mapu menjadi medium sains dan teknologi. Alternatif yang layak diuji coba adalah pendekatan budaya lokal. gizi.com/2007/05/08/bahasa-sunda-sebagai-pengantar-pendidikan/ . Politik Orba selama 30 tahun terakhir mengebiri pengembangan bahasa-bahasa daerah dan budayanya secara perlahan tapi pasti. Sikap a priori pada sebagian besar penutur BS semacam ini perlu dikoreksi. Kebijakan pembangunan dalam konteks Indonesia yang rural dan agrikultural pada akhirnya harus memberdayakan rakyat di pedesaan sehingga bisa tampil sebgai pelaku perubahan. filsafat. wanita. perlu dilakukan penelitian longitudinal dengan memilih beberapa SD sebagai kelas eksperimen dengan memakai BS sebagai bahasa pengantar pendidikan untuk dibandingkan prestasinya dengan SD lain yang tidak menggunakan BS sebagai bahasa pengantar. padahal dalam pendidikan di pesantren BS terbukti mampu menjadi medium pengajaran moral.blogsome. Kedua. Pertama. Kebijakan ini melemahkan vitalitas BS sebagai alat bernalar. pada masa rezim Orba. Diberlakukannya otonomi daerah merupakan peluang untuk menata system pendidikan yang lebih akomodatif terhadap kebutuhan pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan dan budaya setempat. Pembangunan dalam pengertian modern diniati untuk meningkatkan kualitas hidup seluruh masyarakat —bukan sebagian masyarakat—dengan prioritas pada kelompok termiskin. Sekarang ini pemerintah daerah sedang memetakan Rencana Pembangunan Regional Makro Pendidikan Jawa Barat. Meningkatnya tahap literasi akan berkolerasi secara positif dengan meningkatnya kesehatan.