kesimpulan dan saran

V.

PENUTUP

A. Kesimpulan Kesimpulan yang dapat diambil setelah melakukan kerja praktik lapangan selama tiga bulan terhitung dari tanggal 1 Juli 2010 sampai 31 September 2010 pada Proyek Pembangunan Area Parkir Bambu Kuning Plaza - Bandar Lampung adalah sebagai berikut : 1. Secara umum waktu pelaksanaan proyek Pembangunan Area Parkir Bambu Kuning Plaza ini mengalami keterlambatan sehingga tidak sesuai dengan waktu pelaksanaan pekerjaan yang telah direncanakan dalam time schedule awal. 2. Penyimpanan material baja tulangan di lokasi proyek kurang diperhatikan, contohnya baja tulangan ditumpukkan langsung pada tanah dan berada pada udara luar. Hal ini dapat menyebabkan korosi pada baja tulangan sehingga kualitas baja tulangan menurun. 3. Tidak dilakukan pengujian laboratorium untuk bahan-bahan dan material seperti pasir dan kerikil. 4. Mobilisasi material dan bahan pada proyek ini berjalan kurang baik, karena lokasi proyek yang dipadati oleh para pedagang sehingga menghambat pelaksanaan pekerjaan proyek.

102

5. Tinggi jatuh adukan beton pada waktu pengecoran kolom lebih tinggi dari tinggi jatuh yang disyaratkan, pada ketinggian kolom tersebut, yaitu 4 m. 6. Kurangnya perhatian terhadap keselamatan kerja oleh para pekerja sendiri, misalnya banyak terdapat paku-paku yang berserakan di lantai dan kurang menunjangnya sarana keselamatan kerja yang disediakan oleh kontraktor. 7. Pada BAB IV Tugas Khusus, balok induk pada ramp dengan dimensi 40/60 dapat disubtitusi menggunakan baja WF.250.125.6.9. Untuk balok anak dengan dimensi 30/40 dapat disubtitusi menggunakan baja WF.200.100.5,5.8. Sedangkan, untuk kolom dengan dimensi 50/50 dapat pula di subtitusi dengan menggunakan baja WF.300.200.8.12.

B. Saran Berdasarkan pelaksanaan kerja praktik lapangan yang telah dilakukan, maka penulis dapat memberikan beberapa saran sebagai berikut : 1. Pengawasan terhadap semua pekerjaan di lapangan harus benar-benar dilakukan hal ini dimaksudkan untuk menjaga kualitas pekerjaan, seperti penyimpanan atau penggunaan material dan bahan sehingga material dan bahan yang ada dapat dimanfaatkan lebih efisien. 2. Penanganan dan perangkat-perangkat K3 harus lebih diperhatikan untuk menghindari terjadinya kecelakan dalam proyek. 3. Dalam pelaksanaan pengecoran kolom untuk mencegah terjadinya segregasi akibat tingginya curahan pengecoran yang melebihi 1,5 m, sebaiknya memakai alat bantu yang berupa pipa corong sehingga dapat mengurangi tinggi jatuhnya adukan beton.

103

4. Pada pengujian beton ready mix, hanya dilakukan oleh pihak supplier (PT.Sorento Nusantara). Akan lebih baik apabila dilakukan pengujian juga oleh pihak lain yang independen. 5. Berdasarkan perhitungan analisis Rencana Anggara Biaya (RAB) pembuatan satu
buah portal ramp dengan menggunakan konstruksi baja lebih murah yaitu Rp. 76.350.566,23. Sedangkan, jika menggunakan beton bertulang biaya yang diperlukan yaitu Rp. 92.017.939,89. Hal ini menunjukkan kontraktor dapat menghemat biaya pelaksanaan sekitar 17 % jika menggunakan konstruksi baja pada ramp.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful