1 functional cups bevel 1.

Yang disediakan untuk meningkatkan ketebalan tipis sebaliknya kalau okluso-aksial persimpangan pada restorasi.

Gambar 1 : Gambaran dan fungsi cusp bevel (FCB)

2. Ketebalan tambahan di daerah ini adalah perlu karena fungsional cusp gigi adalah satu-satunya, yang menanggung beban maksimum selama pengunyahan. 3. Untuk cusp palatal bukal rahang atas dan gigi posterior pada mandibula.

Gambar 2 : Preparasi bagi bukan bentuk bevel mempunyai pengurangan marginal yang parallel karena sudut pembentukannya adalah 900

TUGAS PROSTODONSIA (GTC) : BENTUK AKHIRAN PREPARASI

1

Chamfer finish line Pada suatu finish line mendapatkan kemiringan yang melengkung dari dinding aksial sampai margin.Gambar 3 : Dalam preparasi bentuk bevel pengurangan marginal (jarak efektiv antara gigi dengan restorasi) mengurang dari D2 karena sudut margin θ menurun. Garis finish proses Hal ini dapat diperoleh dengan menggunakan bur torpedo ketika digunakan untuk mengurangi struktur gigi lebih banyak akan membentuk chamfer dalam finish line. kalau θ dikurangkan maka pengurangan marginal juga akan menurun ke nol. Secara teori. Finish line ini adalah pilihan untuk restorasi logam dan restorasi lingual margin keramik logam. TUGAS PROSTODONSIA (GTC) : BENTUK AKHIRAN PREPARASI 2 . Hal ini tidak diindikasikan untuk restorasi di mana garis finish akan jelas. 2.

Pada chamfer yang berat digunakan 900 cavosurface dengan sudut radius yang besar. Shoulder finish line Garis finish ini memiliki dinding gingiva aksial tegak lurus terhadap permukaan gigi. Jika dinding marginal pada 1200 ke dinding aksial. bahu garis finish lebih disukai untuk semua restorasi keramik dimana ketebalan sesuai margin diperlukan untuk    TUGAS PROSTODONSIA (GTC) : BENTUK AKHIRAN PREPARASI 3 .Gambar 4 : Gambar menunjukkan chamfer finish line Chamfer memiliki karakteristik seperti berikut :   Tekanan yang kurang dan tingkat keberhasilan yang baik. Umumnya. Sudut internal. (Dilakukan dengan ujung runcing bur bulat ) Pengurangan yang tidak benar akan menghasilkan potongan rapuh dan undresirable enamel (lipping) Bevel dapat ditambah pada chamfer yang berat untuk preparasi pengecoran logam 3. maka disebut bahu miring.

Semua restorasi anterior tertolak dengan bahu margin di mana estetika adalah perhatian utama. Diperlukan lebih banyak pengasahan gigi. Lebar memberikan perlawanan legde Jalur internal dengan sudut yang tajam dapat menyebabkan konsentrasi tekanan dan fraktur gigi. 3. 4. TUGAS PROSTODONSIA (GTC) : BENTUK AKHIRAN PREPARASI 4 . Karakteristiknya : Ini adalah garis finish pilihan untuk restorasi semua-keramik dan restorasi facial margin keramik logam di mana estetika lebih dipertimbangkan 2. Gambar 5 : Gambar menunjukkan shoulder finish line Gambar 6 : Gambar menunjukkan sloping shoulder finish line 1.ketahanan struktural.

Shoulder with a bevel 1. suatu contrabevel diperlukan mencegah overcontouring pada restorasi. tapi bevel eksternal dibuat pada margin gingiva finish line. . 4. Pada preparasi bahu occlusal. Hal ini mirip dengan bahu finish line. Ini dapat digunakan sebagai finish line pada mahkota facial keramik logam di mana esthetics tidak dipertimbangkan Umumnya.4. TUGAS PROSTODONSIA (GTC) : BENTUK AKHIRAN PREPARASI 5 3. bevels diindikasi apabila suqtu prosedur yang digunkan pada margin yang disebabkan karena ada restorasi atau servikal erosi / karies. 5. Gambar 7 : Gambar menunjukkan radial shoulder finish line Gambar 8 : Gambar menunjukkan shoulder with bevel finish line 2. Ia digunakan sebagai finish line gingiva pada kotak proksimal Inlays dan onlays.

Gambar 9 : Preparasi bentuk feather edge TUGAS PROSTODONSIA (GTC) : BENTUK AKHIRAN PREPARASI 6 . Meminimalkan perbedaan marginal Mencegah margin yang tidak didukung oleh chipping.. 5. Ini memiliki kelemahan yang sama seperti preparasi knife-edge Preparasi Chisel-edge sama seperti \ feather-edge margins tetapi marginlnya lebih tebal.Keuntungan dari bevel line : 1. 4. Aids in contouring the restoration Meningkatkan burnishability. feather edge preparation    Hal ini mirip dengan preparasi knife-edge marginal tetapi tipis. 2. 3.

Mudah distorsi. 2. Sulit untuk membuat margin yang licin. Sangat sulit untuk pengecoran dan casting. Permukaan lingual pada gigi posterior mandibula. Permukaan axial yang sangat cembung 3.    Gambar 10 : Preparasi bentuk knife edge Indikasi: 1. Untuk permukaan undercut pada gigi yang tipped. Restorasi Overcontoured dapat berakibat sambil membangun sebagian besar margin. TUGAS PROSTODONSIA (GTC) : BENTUK AKHIRAN PREPARASI 7 .ianya sama dengan sloping shoulder tetapi dengan margin yang sangat tipis. Knife-edge= chissel Ini merupakan finish line yan paling tipis.6.

Chamfer width Shoulder width Facial reduction Interproximal clearance 1.0 mm 0.O mm 0.5mm 8 TUGAS PROSTODONSIA (GTC) : BENTUK AKHIRAN PREPARASI . Central groove red.5mm I 1. and e) Chamfer with metal margin 90 shoulder Gambar 12 45 beveled shouder Functional cum red.2mm 1.5mm 1. b) Deep chamfer with metal collar. c) Shoulder plus chamfer (bevel) with metal collar. d) Knife edge with metal margin. Nonfunctional cum red.Omm 1.Gambar 11 : Finish lines with marginal configurations for PFMs: a) Shoulder with porcelain butt fit.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful