DASARDASAR-DASAR PERILAKU INDIVIDUAL

Perilaku Keorganisasian

Created by IkakGP

1. Karakteristik Biografi
Yaitu Karakteristik Pribadi yang objektif dan mudah diperoleh dari catatan pribadi, terdiri atas:  Usia/Umur  Jenis Kelamin  Status Perkawinan  Masa Kerja

Usia Makin tua. akan makin kecil kemungkinan berhenti dari pekerjaan. Usia berhubungan terbalik dengan absensi. . Tidak ada hubungan yang pasti antara Usia dengan produktivitas. Karyawan profesional meningkat kepuasan kerjanya dibandingkan dengan karyawan yang tidak profesional.

Karyawan yang menikah lebih sedikit absensinya. .Status Perkawinan Tidak cukup studi untuk menarik kesimpulan mengenai dampak status perkawinan terhadap produktivitas. mengalami pergantian yang lebih sedikit dan lebih puas dengan pekerjaannya daripada karyawan yang single.

Masa Kerja Terdapat hubungan yang positif antara senioritas dengan produktivitas. Masa Kerja berkaitan positif dengan Kepuasan Kerja. Created by IkakGP . Masa Kerja berkaitan negatif dengan Turnover dan Absensi.

Kemampuan Suatu Kapasitas individu untuk mengerjakan berbagai tugas dalam suatu pekerjaan. Tediri atas :  Kemampuan Intelektual Yaitu kemampuan yang diperlukan untuk melakukan kegiatan mental Created by IkakGP .2.

Tujuh Dimensi Kemampuan Intelektual ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Kemahiran berhitung Pemahaman verbal Kecepatan perseptual Penalaran induktif Penalaran deduktif Visualisasi ruang Ingatan Created by IkakGP .

‡ Faktor-faktor lain. kecekatan. dan ketrampilan serupa. Tubuh. kekuatan. dan stamina. ‡ Faktor-faktor Kekuatan. Dinamis. dan dinamis. koordinasi tubuh. keseimbangan. statis. ‡ Faktor-faktor Keluwesan.Kemampuan Fisik Kemampuan yang diperlukan untuk melakukan tugas-tugas yang menuntut stamina. Created by IkakGP . Extent.

Kinerja karyawan dapat ditingkatkan bila ada kesesuaian antara pekerjaan dengan kemampuan. .Kesesuaian Pekerjaan .Kemampuan Pekerjaan-pekerjaan mengajukan tuntutan yang berbeda-beda terhadap orang yang memiliki kemampuan yang berbeda.

Pembelajaran.3. Yaitu suatu perubahan yang relative permanent dari perilaku yang terjadi sebagai hasil dari pengalaman. Teori Pembelajaran :  Pengkondisian Klasik (Classical conditioning)  Pengkondisian Operant (Operant conditioning)  Pembelajaran Sosial (Social Learning) .

Pengkondisian Klasik Suatu tipe pengkondisian dimana seorang individu menanggapi beberapa rangsangan yang tidak akan selalu menghasilkan respon semacam itu. Ivan Pavlov. Eksperimen dilakukan oleh psikolog Rusia. .

BF.Pengkondisian Operan Suatu tipe pengkondisian dimana perilaku sukarela yang diinginkan menyebabkan suatu penghargaan atau mencegah suatu hukuman. Skinner. oleh psikolog Created by IkakGP . Eksperimen dilakukan Harvard.

Pemblejaran Sosial Pembelajaran lewat pengamatan dan pengalaman langsung. Proses pembelajaran Sosial ‡ Proses Perhatian (attentional process) ‡ Proses Penahanan (retention process) ‡ Proses Reproduksi Motor (motor reproduction process) ‡ Proses Penguatan (reinforcement process) Created by IkakGP .

Created by IkakGP .Proses perhatian: Belajar dari model bila mereka mengenali dan menaruh perhatian pada perwajahannya yang menentukan. Proses Penahanan (retention process): Pengaruh suatu model akan bergantung pada betapa baik individu mengingat Tindakan model itu setelah model itu tidak ada lagi.

Maka proses ini memperagakan bahwa individu dapat melakukan kegiatan model itu.Proses Reproduksi Motor reproductionprocess): (motor Setelah seseorang melihat suatu perilaku baru dengan mengamati model itu. Created by IkakGP . pengamatan harus diubah menjadi perbuatan.

.Proses Penguatan Individu-individu akan dimotivasi untuk memperlihatkan perilaku model Jika disediakan rangsangan positif Atau ganjaran. Perilaku-perilaku yang diperkuat akan lebih banyak mendapat perhatian. dan dilakukan dengan lebih sering. dipelajari dengan baik.

para manajer Peduli bagaimana mereka dapat mengajari para karyawan untuk berprilaku dalam cara. .4.cara yang memberi manfaat bagi organisasi. Pembentukan: Suatu Alat Manajerial Belajar berlangsung pada saat bekerja maupun sebelumnya.

Ada berbagai cara yang dapat ditempuh dalam pembentukan perilaku :  Metode-Metode Pembentukan Perilaku Membentuk perilaku yaitu memperkuat secara sistematis tiap langkah berurutan yang menggerakkan seorang individu lebih mendekati respons yang dirugikan. penguatan negatif. . hukuman dan pemunahan. Ada empat cara untuk membentuk perilaku. lewat penguatan positif.

Dampak penguatan perilaku dalam organisasi menyimpulkan bahwa. - - - Beberapa tipe penguatan diperlukan untuk menghasilkan suatu perubahan perilaku Beberapa tipe ganjaran akan lebih efektif digunakan dalam organisasi daripada dengan cara lain Kecepatan berlangsungnya proses belajar dan dampaknya yang permanen akan ditentukan oleh waktu penguatan .

Penguatan berkesinambungan Suatu perilaku yang diinginkan diperkuat tiap kali perilaku itu diperagakan . tetapi tidak setiap kali dipergakan perilaku itu diperkuat. .Penguatan terputus-putus Suatu perilaku yang diinginkan diperkuat cukup sering untuk membuat perilaku itu berharga untuk diulang. . adwal Penguatan Dua tipe utama jadwal penguatan.

Tipe Rasio tergantung pada berapa Lama waktu yang telah dilewatkan Sejak penguatan terakhir. .Penguatan terputus-putus merupakan Tipe Rasio dan Interval.

Jadwal Interval Pasti yaitu ganjaranganjaran yang didistribusikan pada Selang waktu yang seragam Jadwal Interval Variabel yaitu ganjaranganjaran didistribusikan menurut waktu Sedemikian rupa sehingga penguatan-penguatan tidak dapat diramalkan .

Jadwal Rasio Pasti yaitu ganjaran Diberikan setelah sejunlah respons yang jumlahnya pasti atau konstan Jadwal Rasio Variabel yaitu ganjaran Beraneka sehubungan dengan perilaku individu .

Jadwal Penguatan dan Perilaku Jadwal penguatan berkesinambungan dapat menghantar ke kejenuhan awal. dan perilaku cenderung melemah dengan cepat ketika pemerkuat diberikan. Jadwal Variabel cenderung menghantar ke Kinerja yang lebih tinggi dari pada jadwal pasti . Sedangkan jadwal penguatan terputus-putus menghalangi kejenuhan awal karena pemerkuat tidak mengikuti semua respons.

Modifikasi Perilaku Yaitu penerapan konsep penguatan pada Individu dalam mengatur pekerjaan.Mengembangkan dan mengimplementasikan suatu strategi intervensi .Mengidentifikasi konsekuensi perilaku . Studi dilakukan pada Emery Air Freight dan menghasilkan model pemecahan masalah lima Langkah yaitu.Mengembangkan data baseline . .Mengevaluasi perbaikan kerja .Mengidentifikasi perilaku penting .

Penerapan Organisasional Yang Spesifik  Menggunakan lotere untuk mengurangi absensi  Tunjangan sehat dan tunjangan sakit  Disiplin Karyawan  Mengembangkan program pelatihan  Menciptakan program mentor  Swa-manajemen .5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful