Arti Simbol Simbol Pada Kemasan Produk

Barang barang yang di simpan di dalam karton biasanya ada kode2 yang tertulis di dalam kemasannya, nah ternyata itu semua ada artinya loh gan. Bagi yang belum tahu bisa baca trit ane ini Spoiler for 1:

Arti : Mudah meledak

Spoiler for 2:

terbakar

Arti : Berisi cairan yang mudah

Spoiler for 3:

Arti : Barang yang mudah pecah (fragile)

Spoiler for 4:

pengait

Arti : Tidak boleh dibawa menggunakan

Spoiler for 5:

Arti : Menunjukkan posisi kalo barang mau diangkat

Spoiler for 6:

Arti : Jauhkan dari sinar matahari

Spoiler for 7:

Arti : Jauhkan dari air

Spoiler for 8:

Arti : Center / pusat gravitasi benda Arti : Center / pusat gravitasi benda Spoiler for 9: Arti : Menunjukkan arah kalo barang mau dijepit Spoiler for 10: Arti : Barang tidak boleh dijepit Spoiler for 11: .

Biasanya simbol ini ada di minuman kaleng Spoiler for 14: .Arti : Tandauntuk mengingatkan agar dibuang di tempat sampah Spoiler for 12: Arti : Dapat didaur ulang Spoiler for 13: Arti : Benda berbahan alumunium dan dapat didaur ulang.

Misalnya untuk produk batu baterai Spoiler for 15: Arti : Harus dibawa dengan menggunakan kedua tangan Spoiler for 16: Arti : Menunjukkan suhu penyimpanan barang Spoiler for 17: Arti : Bisa menyebabkan alergi Spoiler for 18: .Arti : Tidak boleh dibuang secara langsung ke tempat sampah.

Arti : Mengandung bahan radioaktif tipe I Spoiler for 19: Arti : Bisa menyebabkan korosi Spoiler for 20: Arti : Berisi hewan hidup Spoiler for 21: .

Arti : Barang harus disimpan dalam keadaan beku Spoiler for 22: Arti : Barang tidak boleh ditumpuk Spoiler for 23: Arti : Mengandung racun Spoiler for 24: .

Arti : Barang sangat berat sehingga tidak boleh diangkat langsung Spoiler for 25: Arti : Bersifat magnetis Spoiler for 26: Arti : Barang sudah diuji dan memenuhi standar kemanan negara tsb Spoiler for 27: .

biasanya disertai dengan no tlp Spoiler for 30: .Arti : Menunjukkan jumlah maksimum tumpukan Spoiler for 28: Arti : Buka dengan cara ditarik Spoiler for 29: Arti : Simbol customer service.

Jika gambar dicoret artinya wadah tidak boleh digunakan untuk memanggang. Simbol Grill Save. yang artinya aman digunakan sebagai penghangat makanan di dalam oven. Gambar garis bergelombang. karena kandungan zat kimia di dalamnya bisa membahayakan kesehatan. Bergambar gelas dan garpu yang artinya wadah tersebut aman untuk digunakan untuk makanan dan minuman. Simbol Non Food Grade. Simbol Cut Save. Sebaliknya. Gambar pisau. 2. 5. Namun jika gambar gelas dicoret. Artinya wadah tersebut tidak didesain untuk wadah makanan. Wadah tidak boleh digunakan untuk menghangatkan makanan di dalam microwave. . Simbol Dishwasher Save. Sebaliknya. Gambar gelas terbalik. Simbol Freezer Save. 6. Gambar pemanggang atau grill (tiga segitiga terbalik). 9. Meskipun terbuat dari plastik. 10. Simbol Microwave Save.Arti : Berat kotor ini adalah beberapa cara mengenali simbol-simbol pada Kemasan Plastik moga info ini bisa bermanfaat 1. Gambar garpu dan gelas dicoret. Simbol Non Microwave. 7. wadah tidak tahan suhu tinggi. Wadah aman untuk dicuci dalam mesin pencuci. menandakan wadah aman digunakan untuk suhu tinggi. karena tahan suhu yang tinggi. Gambar oven (dua garis horizontal). jika gambar dicoret maka wadah tidak boleh untuk disimpan dalam lemari pendingin. yang berarti wadah aman digunakan sebagai alas saat Anda memotong bahan-bahan makanan. artinya gelas harus dicuci manual. artinya tidak untuk wadah memotong. Simbol Non Microwave. Gambar dua garis horizontal dicoret. Artinya. wadah ini tahan suhu tinggi. karena tidak tahan suhu yang tinggi atau panas. 3. jika gambar pisau dicoret. Simbol Food Grade. Gambar bunga salju. Simbol Oven Save. yang menunjukkan wadah aman digunakan untuk menyimpan makanan atau minuman dengan suhu rendah atau beku. 8. Wadah aman untuk digunakan sebagai penghangat makanan di dalam microwave. 4. Gambar garis bergelombang dicoret.

November 7th. 2010 Top of Form Search Bottom of Form • • • • • • • • • • • • • Ask Majari Beasiswa Draft Dunia Kerja Editorial Events Hot News Komik Kuliah Opini Teknologi Video Web Picks Simbol Daur Ulang pada Botol dan Kemasan Plastik by Anita Pravitasari on 08/02/09 at 9:14 am | 22 Comments | | .• • • • • • • • • • • Home Tentang Majari Berlangganan Bergabung Majari FAQ Privacy Policy Galeri Sitemap Archive Links Kontak Majari Magazine Sunday.

Sistem kode resin ini mengelompokkan botol dan kemasan plastik yang biasa ditemukan pada limbah rumah tangga berdasarkan kandungan resinnya. Angka-angka tersebut lebih dikenal sebagai sistem kode identifikasi resin dan diperkenalkan pada tahun 1988 oleh The Society of the Plastics Industry. baik berupa botol maupun tas. Jika diperhatikan pada permukaan dasar botol plastik. sebuah instansi membutuhkan plastik-plastik tersebut dikelompokkan berdasarkan jenis dan dipisahkan dari bahan-bahan yang dapat didaur ulang lainnya. Sistem kode ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan para penyedia jasa daur ulang dan memberikan kekonsitenan dan keseragaman sistem pada manufaktur plastik yang dapat diterapkan secara internasional. Dan kita sebagai pengguna/pemakai barang plastik sepatutnya mengenal kode-kode ini. Selain itu limbah plastic tidak dapat tergradasi dengan mudah. Sangatlah wajar jika suatu saat bumi kita ini tidak mampu lagi untuk menampung limbah plastik yang hari demi hari jumlahnya semakin bertambah. Inc.k arena ada kalanya barang plastik tersebut tidak cocok bahkan di boleh digunakan untuk hal-hal tertentu. sedangkan instansi yang lainnya tidak memiliki masalah menerima plastik dalam keadaan tercampur dengan bahan-bahan lain. Salah satu jalan keluar yang telah banyak diimplementasikan oleh sejumlah besar komunitas di dunia adalah daur ulang (recycle).Simbol daur ulang yang tertera di dasar botol plastik air mineral Manusia dalam kehidupan sehari-harinya tidak pernah jauh dari kemasan plastik. Berikut ini adalah berbagai kode resin yang dan deskripsinya: . Instansi penyedia jasa daur ulang tidak begitu saja menerima limbah plasti untuk didaur ulang. Mereka memiliki standar yang bervariasi. Anda akan menyadari bahwa hampir di setiap kemasan plastik tersebut terdapat sebuah simbol tiga panah yang membentuk segitiga. pada kenyataanya sebagian besar plastik dapat didaur ulang. Terlepas dari ada atau tidaknya simbol tersebut. Sebagai contoh. Jadi simbol itu sebenarnya untuk apa? Bagian yang terpenting justru bukan tiga buah panah itu tetapi justru angka kecil yang ada ditengah-tengah ketiga panah tersebut. instansi yang lain menerima plastik tetapi tetap terpisah dari bahan-bahan yang dapat didaur ulang lainnya. (SPI).

sapu. PETE) PET transparan. sikat.static. tempat obat dan botol minum untuk bayi. jernih. Barang dengan kode inibisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi tetap baik untuk tempat makanan. mustard). botol minum. Biasanya dipergunakan sebagai botol minuman (air mineral. dan meiliki titik leleh yang tinggi sehingga cocok untuk produk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan. kaku. Bahan Styrine berbahaya untuk otak dan sistem syaraf manusia. jus. Biasanya didaur ulang menjadi casing baterai. kuat. HDPE dapat digunakan untuk membuat berbagai macam tipe botol. Karena HDPE memiliki ketahan kimiawi yang bagus.com/5/7280217_119ca49ad7. soft drink. Other Plastik yang menggunakan kode ini terbuat dari resin yang tidak termasuk enam golongan yang lainnya. Polyvinyl Chloride (PVC) Memiliki karakter fisik yang stabil dan tahan terhadap bahan kimia.flickr. atau terbuat dari lebih dari satu jenis resin dan digunakan dalam kombinasi multi-layer.jpg . aliran. fiberfill. dll.RESIN CODE CHARACTERISTICS AND EXAMPLES Polyethylene Terephthalate (PET. Pemakaian bahan ini sangat dihindari untuk mengemas makanan karena bahan styrine dapat masuk ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. High Density Polyethylene (HDPE). tempat minum sekali pakai. kondisioner. dll. Low Density Polyethylene (LDPE) Biasa dipakai untuk tempat makanan dan botol-botol yang lembek (madu. dan geotextile. ember.PDF Gambar: Flickr – http://farm1. Barangbarang dengan kode ini dapat di daur ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. tempat CD. minuman olah raga) tetapi tidak untuk air hangat atau panas. Sumber: http://www. Hasil daur ulangnya dapat digunakan sebagai kemasan produk non-pangan seperti shampo.com/s_plastics/bin. dan cocok untuk mengemas produk yang memiliki umur pendek seperti susu.americanchemistry.com/green-homes/latest/recycling-symbols-plastics-460321 http://www. Bahan ini dibanyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara cina. Polypropylene (PP) PP memiliki daya tahan yang baik terhadap bahan kimia. Nickname: Polyester. dll. dan kuat.asp?CID=1102&DID=4645&DOC=FILE. dan sifat elektrik. Serpihan dan pelet PET yang telah dibersihkan dan didaur ulang dapat digunakan untuk membuat serat benang karpet. karton tempat telor.thedailygreen. Botol-botol yang tidak diberi pigmen bersifat tembus cahaya. plastik tipe ini dapat digunakan untuk mengemas deterjen dan bleach. pipa. pengaruh cuaca. Bahan ini paling sulit untuk didaur ulang dan biasa digunakan untuk pipa dan kontruksi bangunan. Polystyrene (PS) PS biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam.

artinya gelas harus dicuci manual. Wadah aman untuk dicuci dalam mesin pencuci. Sebaliknya. Gambar dua garis horizontal dicoret. wadah tidak tahan suhu tinggi. Tipe dan Jenis Kemasan Berbahan Plastik Ditulis oleh matoa dalam kategori Tips tanggal 25 May 2010 . karena tidak tahan suhu yang tinggi atau panas. 2. jika gambar dicoret maka wadah tidak boleh untuk disimpan dalam lemari pendingin. Simbol Freezer Save. artinya tidak untuk wadah memotong. 5. Simbol Non Microwave. Tetapi tahukah Anda bahwa tidak semua wadah plastik aman untuk digunakan? Aman-tidaknya wadah plastik bisa Anda ketahui dari simbol atau pertanda khusus yang tertera di wadah plastik tersebut. Artinya wadah tersebut tidak didesain untuk wadah makanan. Simbol Non Microwave. 8. Simbol Oven Save. yang menunjukkan wadah aman digunakan untuk menyimpan makanan atau minuman dengan suhu rendah atau beku. 6. Simbol Cut Save. Wadah tidak boleh digunakan untuk menghangatkan makanan di dalam microwave. Kenali maknanya: 1. 4. 3. menandakan wadah aman digunakan untuk suhu tinggi. Gambar garpu dan gelas dicoret. Wadah aman untuk digunakan sebagai penghangat makanan di dalam microwave. 6. Jika gambar dicoret artinya wadah tidak boleh digunakan untuk memanggang. Meskipun terbuat dari plastik. Bergambar gelas dan garpu yang artinya wadah tersebut aman untuk digunakan untuk makanan dan minuman. Artinya. Gambar garis bergelombang. Simbol Grill Save. wadah ini tahan suhu tinggi. Simbol Non Food Grade. 10. Gambar pisau. 7. jika gambar pisau dicoret. Namun jika gambar gelas dicoret. karena tahan suhu yang tinggi. Simbol Food Grade. Gambar bunga salju. Gambar pemanggang atau grill (tiga segitiga terbalik). Gambar garis bergelombang dicoret. Gambar gelas terbalik. Gambar oven (dua garis horizontal). karena kandungan zat kimia di dalamnya bisa membahayakan kesehatan. 9. Simbol Microwave Save. Sebaliknya.Simbol Dishwasher Save.Mengenal Simbol Pada Kemasan Plastik Wadah plastik hampir selalu menjadi teman setia untuk keperluan rumah tangga. yang artinya aman digunakan sebagai penghangat makanan di dalam oven. yang berarti wadah aman digunakan sebagai alas saat Anda memotong bahan-bahan makanan.

Seperti yang telah dibahas sebelumnya bahwa dapat kita ketahui pada umumnya dalam kehidupan sehari-hari kita sering sekali menggunakan barang-barang dengan bahan baku plastik. botol jus. karena tanda tersebut berkaitan dengan jenis bahan serta cara dan dampak pemanfaatannya bagi manusia. di dalam segitiga akan terdapat angka. Secara umum tanda tersebut berada di dasar. bahaya zat yang terkandung dalam plastik bagi kesehatan begitu juga tentang limbahnya yang sulit untuk di daur ulang. tembus pandang/transparan seperti botol air mineral. Botol maupun bahan-bahan dari plastik bekas lain banyak ditemukan disekitar kita. botol sambal. botol minyak goreng. PET digunakan untuk bahan serat sintetis atau lebih dikenal dengan polyester PETE/PET direkomendasikan HANYA UNTUK SEKALI PAKAI. kini Matoa akan kembali berbagi informasi mengenai penjelasan lebih lanjut tentang tipe dan jenis kemasan yang terbuat dari bahan plastik berikut dampak bahaya bagi kesehatan dan tips-tips dalam pemakaiannya. seperti ISO (International Organization for Standardization).Seperti yang telah Matoa sampaikan sebelumnya mengenai informasi bagaimana cara mengenali tipe dan jenis dari kemasan berbahan plastik. dengan contoh dan penjelasan sebagai berikut: 1. Seperti misalnya yang sering kita pergunakan seharihari yaitu peralatan makan dan minum yang terbuat dari bahan plastik. botol kecap. Untuk pertekstilan. berbentuk segi tiga. Biasa dipakai untuk botol plastik berwarna jernih. Sebenarnya hal ini telah banyak dibahas banyak kalangan seiring meningkatnya sampah plastik yang terserak disekitar kita. PETE/PET (Polyethylene Terephthalate) Tanda ini biasanya tertera logo daur ulang dengan angka 1 di tengahnya serta tulisan PETE atau PET (Polyethylene Terephthalate) di bawah segitiga. Dan kode dan simbol berbentuk segitiga yang ada di bawah botol plastik tersebut sangat penting untuk diketahui karena berkaitan dengan jenis bahan serta dampak pemakaiannya. 2. serta nama jenis plastik di bawah segitiga. botol minuman. sehingga dapat menyebabkan kanker untuk penggunaan jangka panjang. Penggunaan berulang kali terutama pada kondisi panas dapat menyebabkan melelehnya lapisan polimer dan keluarnya zat karsinogenik dari bahan plastik tersebut. dan hampir semua botol minuman lainnya. Banyak sekali informasi atau berita mengenai tipe dan jenis plastik. HDPE (High Density Polyethylene) . Bagi kita yang belum mengetahui dan awam sangat perlu untuk diketahui. Dapat kita ketahui bersama bahwa secara internasional telah diatur kode untuk kemasan plastik. Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun 1988 di Amerika Serikat dan diadopsi pula oleh lembaga-lembaga yang mengembangkan sistem kode. Pada dasarnya bahwa kemasan-kemasan yang terbuat dari plastik seperti botol-botol plastik sebenarnya telah diberi kode yang terletak dibagian bawah botol tersebut untuk keperluan keamanan. Banyak dari kita yang tidak mengetahui akan jenis dan tipe dari kemasan-kemasan yang terbuat dari bahan plastik.

serta tulisan PS di bawah segitiga. kursi lipat. Makanan yang dikemas dengan plastik berbahan dapat terkontaminasi karena DEHA lumer pada suhu -15oC. PVC (Polyvinyl Chloride) Tertulis (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di tengahnya. cup plastik. 6. kantong/tas kresek dan plastik tipis lainnya. botol obat. Bahan yang terbuat dari PP bila ditekan akan kembali ke bentuk semula. botol susu yang berwarna putih susu. Walaupun demikian sama seperti PET. LDPE (Low Density Polyethylene) Logo daur ulang dengan angka 4 di tengahnya. HDPE juga direkomendasikan HANYA UNTUK SEKALI PEAKAIAN. botol sampo dll. PVC mengandung DEHA yang berbahaya bagi kesehatan. Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik ini berpotensi berbahaya untuk ginjal. 3. yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic/dibuat dari minyak bumi). Bahan HDPE bila ditekan tidak kembali ke bentuk semula. pada suhu 60 derajat sangat resisten terhadap reaksi kimia. tupperware. daya proteksi terhadap uap air tergolong baik. Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan. mainan anak. 4. Walaupun baik untuk tempat makanan. . tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini. serta tulisan V di bawah segitiga. ketahanan yang baik terhadap lemak. botol minuman. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Sifat mekanis jenis LDPE ini adalah kuat. HDPE biasa dipakai untuk botol kosmestik. PS (Polystyrene) Tertera logo daur ulang dengan angka 6 di tengahnya. keras. terutama untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan. Carilah dengan kode angka 5 bila membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman. Jenis ini adalah pilihan bahan plastik terbaik. Selain itu pada suhu di bawah 60oC sangat resisten terhadap senyawa kimia. barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan. serta tulisan HDPE (high density polyethylene) di bawah segitiga. dan lain-lain. tertera logo daur ulang dengan angka 2 ditengahnya.Pada bagian bawah kemasan botol plastik. botol sambal. PP (Polypropylene) Tertera logo daur ulang dengan angka 5 di tengahnya. tutup botol. Fleksibel dan permukaan agak berlemak. garpu gelas. untuk mainan. LDPE (low density polyethylene). Jenis plastik PVC ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap). serta tulisan PP di bawah segitiga. hati dan berat badan. botol kecap. Biasanya dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam. buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. Jenis ini memiliki sifat bahan yang lebih kuat. tembus pandang. 5. serta tulisan LDPE di bawah segitiga. pipa bangunan. yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang. dapat didaur ulang serta baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibelitas tapi kuat. taplak meja plastik. LDPE banyak dipakai untuk tutup plastik. botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. dan jerigen pelumas dan lain-lain. V itu berarti PVC (polyvinyl chloride). selang. Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah. stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap. karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu. tempat minum sekali pakai seperti sendok. galon air minum.

selain itu bahan ini sulit didaur ulang. Ironisnya banyak botol susu yang terbuat dari PC dan sangat mungkin mengalami proses pemanasan untuk tujuan sterilisasi dengan cara merebus. Biasanya terdapat pada mangkuk mixer. 2. OTHER Tertera logo daur ulang dengan angka 7 di tengahnya. Apa yang harus kita lakukan setelah mengetahui informasi jenis plasrik tersebut? Kita harus lebih bijak dalam memilih dan menggunakan kemasan-kemasan yang terbuat dari plastik. Bahan ini dapat dikenali dengan kode angka 6. karena selain berbahaya untuk kesehatan otak. Hindari penggunaan botol plastik untuk menyimpan air minum. ABS (acrylonitrile butadiene styrene). penyaring kopi. SAN dan ABS memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu. pembungkus termos. Jika penggunaan plastik berbahan polycarbonate tidak dapat dicegah. 6. Cegah penggunaan botol susu bayi dan cangkir bayi (dengan lubang penghisapnya) berbahan polycarbonate. gunakanlah hanya sekali pakai dan segera dihabiskan karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu. Gunakanlah cangkir bayi berbahan stainless steel. termasuk kaleng susu formula. dan pertumbuhan dan sistem syaraf. cara terbaik yang paling aman adalah menghubungi produsennya dan menanyakan mereka tentang tipe plastik yang digunakan untuk membuat produk tersebut. atau bila tipe plastik tidak jelas (misalnya pada kode 7. atau polypropylene. 3. bahan ini memerlukan proses yang sangat panjang dan lama. dan Nylon. Untuk dot. 3. yaitu : SAN (styrene acrylonitrile). di mana tidak selamanya berupa polycarbonate). 5. PC atau Polycarbonate dapat ditemukan pada botol susu bayi. Bila tidak ada kode plastik pada kemasan tersebut. atau dituangi air mendidih atau air panas. Jika penggunaan botol plastik berbahan PET (kode 1) dan HDPE (kode 2). karena tidak akan mengeluarkan zat karsinogenik sebagaimana pada dot berbahan latex.Banyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara China. yang dapat mengakibatkan zat kimia yang terdapat pada plastik tersebut terlepas dan bereaksi dengan makanan lebih cepat. Dapat mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berbahaya bagi kesehatan sehingga dianjurkan untuk tidak digunakan sebagai tempat makanan ataupun minuman. PC (polycarbonate). Tetapi kemasan plastik dengan kode 2. 4. tidak dapat dicegah. khususnya pada microwave oven. 4. khususnya plastik dengan kode 1. 5. piring. alat makan. dan sikat gigi. dan meninggalkan jelaga. Selain itu anda juga dapat melakukan langkah-langkah seperti di bawah ini: 1. . sedangkan ABS biasanya digunakan sebagai bahan mainan lego dan pipa. kekakuan. dan 7 (khususnya polycarbonate). 7. bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuning-jingga. namun bila tidak tertera kode angka tersebut pada kemasan plastik. botol minum polikarbonat. Bahan alternatif yang dapat digunakan adalah botol stainless steel atau kaca. dipanaskan dengan microwave. dan tingkat kekerasan yang telah ditingkatkan sehingga merupakan salah satu bahan plastik yang sangat baik untuk digunakan dalam kemasan makanan ataupun minuman. gunakanlah yang berbahan silikon. dan 7 (kecuali polycarbonate) bukan berarti bahwa plastik dengan kode tersebut secara utuh aman. Bungkuslah terlebih dahulu makanan dengan daun pisang atau kertas sebelum dibungkus dengan plastik pembungkus ketika akan dipanaskan di microwave oven. polyethylene. Bahan ini harus dihindari. janganlah menyimpan air minum ataupun makanan dalam keadaan panas. Hal ini pun dapat terjadi bila kemasan plastik digunakan untuk mengemas makanan berminyak atau berlemak. mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi. Ketika dibakar. namun perlu dipelajari lebih jauh lagi. Cegahlah memanaskan makanan yang dikemas dalam plastik. gelas anak batita (sippy cup).Polystyrene merupakan polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styrene ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan sebaiknya dihindari). polypropylene. Untuk jenis plastik 7 Other ini terdapat 4 macam. cobalah pilih dan gunakan botol susu bayi berbahan kaca. seluruhnya memiliki bahaya secara kimiawi. Pun bila didaur ulang. serta tulisan OTHER di bawah segitiga. kekuatan. atau polyethylene. dan kaleng kemasan makanan dan minuman.

ataupun belanjaan dan gunakanlah kemasan berbahan stainless steel atau kaca untuk menyimpan makanan atau minuman 7.com/id/kesehatan/nomor-jenis-plastik-daur-ulang/ http://kaumbiasa. sebarkan dan ajaklah setiap orang di lingkungan rumah. keramik. dan di manapun untuk mengetahui informasi ini dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. makanan.php http://maulanusantara. kantor. Sebagaimana diketahui. kaca. dalam rangka penyelamatan ekosistem laut di Kepulauan Wakatobi.wordpress. Seperti misalnya yang sering kita pergunakan seharihari yaitu peralatan makan dan minum yang terbuat dari bahan plastik. Cegah penggunaan piring dan alat makan plastik untuk masakan. kini Matoa akan kembali berbagi informasi mengenai penjelasan lebih lanjut tentang tipe dan jenis kemasan yang terbuat dari bahan plastik berikut dampak bahaya bagi kesehatan dan tips-tips dalam pemakaiannya. sekolah. Gunakanlah alat makan berbahan stainless steel. 9. Cobalah untuk menggunakan kemasan berbahan kain untuk membawa sayuran. kampus. Sumber : http://aimyaya. Terapkan.com/segitiga-dibawah-botol. Seperti yang telah dibahas sebelumnya bahwa dapat kita ketahui pada umumnya dalam kehidupan sehari-hari kita sering sekali menggunakan barang-barang dengan bahan baku plastik. sebagaimana yang telah dilakukan oleh Bupati Wakatobi. Ajukan kepada pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan berkenaan dengan plastik ini. Ir Hugua. Banyak sekali informasi atau berita .6. Kepulauan Wakatobi memiliki ekosistem terumbu karang terbanyak dan terbaik di dunia pada saat ini. dan kayu.com/2008/07/07/waspadai-bahaya-plastik/ Tipe dan Jenis Kemasan Berbahan Plastik Seperti yang telah Matoa sampaikan sebelumnya mengenai informasi bagaimana cara mengenali tipe dan jenis dari kemasan berbahan plastik. 8.

V itu berarti PVC (polyvinyl chloride). untuk mainan. berbentuk segi tiga. dan hampir semua botol minuman lainnya. PVC mengandung DEHA yang berbahaya bagi kesehatan. botol sampo dll. keras. Jenis ini memiliki sifat bahan yang lebih kuat. seperti ISO (International Organization for Standardization). Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik ini berpotensi berbahaya untuk ginjal. galon air minum. taplak meja plastik. selang. Banyak dari kita yang tidak mengetahui akan jenis dan tipe dari kemasan-kemasan yang terbuat dari bahan plastik. Biasa dipakai untuk botol plastik berwarna jernih. Jenis plastik PVC ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap). dengan contoh dan penjelasan sebagai berikut: 1. Secara umum tanda tersebut berada di dasar. buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. 2. sehingga dapat menyebabkan kanker untuk penggunaan jangka panjang. tembus pandang/transparan seperti botol air mineral. Penggunaan berulang kali terutama pada kondisi panas dapat menyebabkan melelehnya lapisan polimer dan keluarnya zat karsinogenik dari bahan plastik tersebut. pipa bangunan. Dan kode dan simbol berbentuk segitiga yang ada di bawah botol plastik tersebut sangat penting untuk diketahui karena berkaitan dengan jenis bahan serta dampak pemakaiannya. serta tulisan HDPE (high density polyethylene) di bawah segitiga. botol sambal. botol obat. Makanan yang dikemas dengan plastik berbahan dapat terkontaminasi karena DEHA lumer pada suhu -15oC. 3. karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu. botol jus. Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun 1988 di Amerika Serikat dan diadopsi pula oleh lembaga-lembaga yang mengembangkan sistem kode. serta tulisan V di bawah segitiga. di dalam segitiga akan terdapat angka. PVC (Polyvinyl Chloride) Tertulis (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di tengahnya. bahaya zat yang terkandung dalam plastik bagi kesehatan begitu juga tentang limbahnya yang sulit untuk di daur ulang. tertera logo daur ulang dengan angka 2 ditengahnya. HDPE juga direkomendasikan HANYA UNTUK SEKALI PEAKAIAN. botol minuman. karena tanda tersebut berkaitan dengan jenis bahan serta cara dan dampak pemanfaatannya bagi manusia. botol minyak goreng. tupperware. kursi lipat. PETE/PET (Polyethylene Terephthalate) Tanda ini biasanya tertera logo daur ulang dengan angka 1 di tengahnya serta tulisan PETE atau PET (Polyethylene Terephthalate) di bawah segitiga. Bahan HDPE bila ditekan tidak kembali ke bentuk semula. serta nama jenis plastik di bawah segitiga. Walaupun demikian sama seperti PET. botol sambal. Botol maupun bahan-bahan dari plastik bekas lain banyak ditemukan disekitar kita. HDPE (High Density Polyethylene) Pada bagian bawah kemasan botol plastik. Pada dasarnya bahwa kemasan-kemasan yang terbuat dari plastik seperti botol-botol plastik sebenarnya telah diberi kode yang terletak dibagian bawah botol tersebut untuk keperluan keamanan. . Bagi kita yang belum mengetahui dan awam sangat perlu untuk diketahui. dan jerigen pelumas dan lain-lain. botol kecap. hati dan berat badan. botol susu yang berwarna putih susu. Untuk pertekstilan. Sebenarnya hal ini telah banyak dibahas banyak kalangan seiring meningkatnya sampah plastik yang terserak disekitar kita. HDPE biasa dipakai untuk botol kosmestik. Dapat kita ketahui bersama bahwa secara internasional telah diatur kode untuk kemasan plastik.mengenai tipe dan jenis plastik. PET digunakan untuk bahan serat sintetis atau lebih dikenal dengan polyester PETE/PET direkomendasikan HANYA UNTUK SEKALI PAKAI. botol minuman. yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang. botol kecap.

ABS (acrylonitrile butadiene styrene). alat makan. serta tulisan OTHER di bawah segitiga. SAN dan ABS memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu. 7. tutup botol. namun bila tidak tertera kode angka tersebut pada kemasan plastik. serta tulisan PS di bawah segitiga. Fleksibel dan permukaan agak berlemak. tempat minum sekali pakai seperti sendok. ketahanan yang baik terhadap lemak. Jenis ini adalah pilihan bahan plastik terbaik. kekuatan. . Polystyrene merupakan polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styrene ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. 5. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi. dan sikat gigi. Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan. Walaupun baik untuk tempat makanan. piring. yaitu : SAN (styrene acrylonitrile). barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan. Carilah dengan kode angka 5 bila membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman. dan lain-lain. PP (Polypropylene) Tertera logo daur ulang dengan angka 5 di tengahnya. tembus pandang. sedangkan ABS biasanya digunakan sebagai bahan mainan lego dan pipa. LDPE (Low Density Polyethylene) Logo daur ulang dengan angka 4 di tengahnya. Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah. bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuning-jingga.4. Bahan ini harus dihindari. dan pertumbuhan dan sistem syaraf. pembungkus termos. stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap. dapat didaur ulang serta baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibelitas tapi kuat. selain itu bahan ini sulit didaur ulang.Banyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara China. bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan sebaiknya dihindari). terutama untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan. cup plastik. Biasanya terdapat pada mangkuk mixer. dan tingkat kekerasan yang telah ditingkatkan sehingga merupakan salah satu bahan plastik yang sangat baik untuk digunakan dalam kemasan makanan ataupun minuman. Ketika dibakar. kekakuan. serta tulisan PP di bawah segitiga. garpu gelas. bahan ini memerlukan proses yang sangat panjang dan lama. pada suhu 60 derajat sangat resisten terhadap reaksi kimia. OTHER Tertera logo daur ulang dengan angka 7 di tengahnya. Bahan ini dapat dikenali dengan kode angka 6. dan meninggalkan jelaga. botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Bahan yang terbuat dari PP bila ditekan akan kembali ke bentuk semula. 6. dan Nylon. Sifat mekanis jenis LDPE ini adalah kuat. serta tulisan LDPE di bawah segitiga. LDPE (low density polyethylene). penyaring kopi. PS (Polystyrene) Tertera logo daur ulang dengan angka 6 di tengahnya. Pun bila didaur ulang. PC (polycarbonate). Selain itu pada suhu di bawah 60oC sangat resisten terhadap senyawa kimia. LDPE banyak dipakai untuk tutup plastik. Untuk jenis plastik 7 Other ini terdapat 4 macam. mainan anak. daya proteksi terhadap uap air tergolong baik. karena selain berbahaya untuk kesehatan otak. tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini. kantong/tas kresek dan plastik tipis lainnya. yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic/dibuat dari minyak bumi). Biasanya dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam.

Simbol daur ulang ini adalah contoh dari industri atau organisasi yang berhubungan dengan simbol-simbol daur ulang. Glass Recycling Symbol Simbol ini berfungsi untuk mengingatkan konsumen untuk mendaur ulang botol gelas dan kaleng ke dalam bank botol.PC atau Polycarbonate dapat ditemukan pada botol susu bayi. Recycled . atau dituangi air mendidih atau air panas. Ironisnya banyak botol susu yang terbuat dari PC dan sangat mungkin mengalami proses pemanasan untuk tujuan sterilisasi dengan cara merebus. Cardboard and Paper Recycling Symbol Mobius Loop dengan X% di tengah lingkaran menunjukkan bahwa persentase (x) dari kemasan atau produk yang dibuat dari bahan daur ulang. Steel Recycling Symbol Simbol daur ulang ini menunjukkan kemasan yang dibuat dari bahan baja dapat didaur ulang. botol minum polikarbonat. sebuah organisasi perusahaan kemasan yang mempromosikan penggunaan 100% recycled paperboard di antara para anggotanya Metal Recycling Symbol Simbol daur ulang ini menunjukkan bahwa kemasan atau bahan yang terbuat dari aluminium dapat didaur ulang. termasuk kaleng susu formula. Ini merupakan simbol yang eksklusif milik 100% Recycled Paperboard Alliance. Jenis simbol ini kebanyakan ditemukan dalam kemasan organik untuk buahbuahan dan sayuran. dan kaleng kemasan makanan dan minuman. dipanaskan dengan microwave. Dapat mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berbahaya bagi kesehatan sehingga dianjurkan untuk tidak digunakan sebagai tempat makanan ataupun minuman. Compostable Recycle Symbol Ini adalah salah satu simbol terbaru daur ulang yang digunakan untuk menandakan bahwa kemasan cocok untuk digunakan di rumah. Simbol daur ulang ini dapat dilihat terutama di kardus kemasan. gelas anak batita (sippy cup).

3. karena tidak akan mengeluarkan zat karsinogenik sebagaimana pada dot berbahan latex. 6. dan di manapun untuk mengetahui informasi ini dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. . Tetapi kemasan plastik dengan kode 2. janganlah menyimpan air minum ataupun makanan dalam keadaan panas. dan 7 (kecuali polycarbonate) bukan berarti bahwa plastik dengan kode tersebut secara utuh aman. atau polyethylene. Apa yang harus kita lakukan setelah mengetahui informasi jenis plasrik tersebut? Kita harus lebih bijak dalam memilih dan menggunakan kemasan-kemasan yang terbuat dari plastik. dan kayu. Cegah penggunaan piring dan alat makan plastik untuk masakan. Sebagaimana diketahui. 9. Jika penggunaan plastik berbahan polycarbonate tidak dapat dicegah. polypropylene. di mana tidak selamanya berupa polycarbonate). Mungkin saja. khususnya plastik dengan kode 1. Cegahlah memanaskan makanan yang dikemas dalam plastik. Bila tidak ada kode plastik pada kemasan tersebut. 5. Bungkuslah terlebih dahulu makanan dengan daun pisang atau kertas sebelum dibungkus dengan plastik pembungkus ketika akan dipanaskan di microwave oven. Hal ini pun dapat terjadi bila kemasan plastik digunakan untuk mengemas makanan berminyak atau berlemak. Cobalah untuk menggunakan kemasan berbahan kain untuk membawa sayuran. kertas putih yang biasa kita pakai untuk mencetak dokumen sudah menjadi tisu toilet atau tisu makanan. Ir Hugua. Cegah penggunaan botol susu bayi dan cangkir bayi (dengan lubang penghisapnya) berbahan polycarbonate. cobalah pilih dan gunakan botol susu bayi berbahan kaca. khususnya pada microwave oven. Namun tidak menutup kemungkinan produk-produk tersebut dapat di daur ulang kembali. Terapkan. yang berarti hasil dari daur ulang. makanan. Untuk dot. atau polypropylene. Gunakanlah cangkir bayi berbahan stainless steel. Produk baru tersebut biasanya kurang menuntut spesifikasi yang tinggi.Produk yang sudah jadi hasil daur ulang juga memiliki simbol untuk memberikan informasi bahwa produk tersebut hasil dari proses daur ulang. 3. Hindari penggunaan botol plastik untuk menyimpan air minum. gunakanlah hanya sekali pakai dan segera dihabiskan karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu. 4. Gunakanlah alat makan berbahan stainless steel. seluruhnya memiliki bahaya secara kimiawi. keramik. polyethylene. dan 7 (khususnya polycarbonate). kantor. 5. 8. cara terbaik yang paling aman adalah menghubungi produsennya dan menanyakan mereka tentang tipe plastik yang digunakan untuk membuat produk tersebut. atau bila tipe plastik tidak jelas (misalnya pada kode 7. ataupun belanjaan dan gunakanlah kemasan berbahan stainless steel atau kaca untuk menyimpan makanan atau minuman 7. Selain itu anda juga dapat melakukan langkah-langkah seperti di bawah ini: 1. namun perlu dipelajari lebih jauh lagi. 2. Jika penggunaan botol plastik berbahan PET (kode 1) dan HDPE (kode 2). kampus. Produk-produk yang sudah melewati proses daur ulang memiliki simbol R. Bahan alternatif yang dapat digunakan adalah botol stainless steel atau kaca. sekolah. 4. yang dapat mengakibatkan zat kimia yang terdapat pada plastik tersebut terlepas dan bereaksi dengan makanan lebih cepat. sebarkan dan ajaklah setiap orang di lingkungan rumah. Kepulauan Wakatobi memiliki ekosistem terumbu karang terbanyak dan terbaik di dunia pada saat ini. tidak dapat dicegah. 6. dalam rangka penyelamatan ekosistem laut di Kepulauan Wakatobi. sebagaimana yang telah dilakukan oleh Bupati Wakatobi. gunakanlah yang berbahan silikon. Ajukan kepada pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan berkenaan dengan plastik ini. kaca.

dan tentu saja. Arah Peraturan tentang Bahan Berbahaya (Ordinance on Hazardeous Substances) untuk klasifikasi. bromin. etanol. area dan aplikasi. • Bahan.com/2008/07/07/waspadai-bahaya-plastik/ Arti simbol-simbol Bahan Kimia SIMBOL BAHAYA Simbol bahaya digunakan untuk pelabelan bahan-bahan berbahaya menurut Peraturan tentang Bahan Berbahaya (Ordinance on Hazardeous Substances) Peraturan tentang Bahan Berbahaya (Ordinance on Hazardeous Substances) adalah suatu aturan untuk melindungi/menjaga bahan-bahan berbahaya dan terutama terdiri dari bidang keselamatan kerja. dll) • Formulasi adalah paduan. perlindungan konsumer dan kesehatan manusia. Sifat-sifat ini lebik menentukan fungsi produk daripada komposisi kimianya Bahan berbahaya yang didefinisikan di atas memiliki satu sifat atau lebih yang ditandai dengan simbol-simbol bahaya . campuran atau larutan dari dua bahan atau lebih (misalnya cat. larutan formaldehid dll) • Produk adalah bahan/zat atau formulasi yang diperoleh atau terbentuk selama proses produksi. • Bahan. formulasi dan produk bersifat mudah meledak Berikut adalah beberapa definisi yang dapat digunakan untuk memahami tentang masalah hukum : • Bahan/zat adalah unsur atau senyawa kimia – bagaimana terjadinya di alam atau diproduksi dengan cara sintesis (misalnya asbes.com/id/kesehatan/nomor-jenis-plastik-daur-ulang/ http://kaumbiasa. formulasi dan produk dapat membentuk atau melepaskan bahan atau formulasi berbahaya selama produksi atau penggunaan.wordpress.Sumber : http://aimyaya. Istilah bahan berbahaya adalah nama umum dan menurut hukum bahan kimia (kemikalia) (Chemicals Law) §19/2 didefinisikan sebagai • Bahan berbahaya atau formulasi menurut hukum kemikalia (Chemicals Law) §3a. pengepakan dan pelabelan bahan kimia adalah valid untuk semua bidang.com/segitiga-dibawah-botol. timbal. juga untuk lingkungan.php http://maulanusantara.

Explosive (bersifat mudah meledak) Huruf kode: E Bahan dan formulasi yang ditandai dengan notasi bahaya „explosive“ dapat meledak dengan pukulan/benturan.Simbol bahaya adalah piktogram dengan tanda hitam pada latar belakang oranye. Frase-R untuk bahan amat sangat mudah terbakar : R12 Contoh bahan dengan sifat tersebut adalah dietil eter (cairan) dan propane (gas) Highly flammable (sangat mudah terbakar) Huruf kode: F Bahan dan formulasi ditandai dengan notasi bahaya ‘highly flammable’ adalah subyek untuk self-heating dan penyalaan di bawah kondisi atmosferik biasa. R2 dan R3 Sebagai contoh untuk bahan yang dijelaskan di atas adalah 2. Extremely flammable (amat sangat mudah terbakar) Huruf kode:F+ Bahan-bahan dan formulasi yang ditandai dengan notasi bahaya „extremely flammable “ merupakan likuid yang memiliki titik nyala sangat rendah (di bawah 0o C) dan titik didih rendah dengan titik didih awal (di bawah +35oC). R8 dan R9 Contoh bahan tersebut adalah kalium klorat dan kalium permanganat juga asam nitrat pekat. Dalam berbagai hal mereka adalah bahan anorganik seperti garam (salt-like) dengan sifat pengoksidasi kuat dan peroksida-peroksida organik. yang sering digunakan di laboratorium sebagai solven dan agen pengering. Beberapa bahan sangat mudah terbakar menghasilkan gas yang amat sangat mudah terbakar di bawah pengaruh kelembaban. dan bahan sangat mudah terbakar (highly flammable substances). Ledakan akan dipicu oleh suatu reaksi keras dari bahan. bahan amat sangat mudah terbakar (extremely flammable substances). asam nitrat dapat menimbulkan ledakan jika bereaksi dengan beberapa solven seperti aseton. dietil eter. api dan sumber nyala lain bahkan tanpa oksigen atmosferik. campuran senyawa pengoksidasi kuat dengan bahan mudah terbakar atau bahan pereduksi dapat meledak . Bahan amat sangat mudah terbakar berupa gas dengan udara dapat membentuk suatu campuran bersifat mudah meledak di bawah kondisi normal. Flammable (mudah terbakar) . Bahan-bahan yang dapat menjadi panas di udara pada temperatur kamar tanpa tambahan pasokan energi dan akhirnya terbakar. etanol.4. Produksi atau bekerja dengan bahan mudah meledak memerlukan pengetahuan dan pengalaman praktis maupun keselamatan khusus. gesekan. Sebagai contoh. Frase-R untuk bahan mudah meledak : R1. Bahan dapat terbakar (flammable substances) juga termasuk kategori bahan mudah terbakar (inflammable substances) tetapi penggunaan simbol bahaya tidak diperlukan untuk bahan-bahan tersebut. dll. Energi tinggi dilepaskan dengan propagasi gelombang udara yang bergerak sangat cepat. yang terbagi dalam • Resiko kebakaran dan ledakan (sifat fisika-kimia) • Resiko kesehatan (sifat toksikologi) atau • Kombinasi dari keduanya. pemanasan. Tetapi bila kontak dengan bahan mudah terbakar atau bahan sangat mudah terbakar mereka dapat meningkatkan resiko kebakaran secara signifikan. Apabila bekerja dengan bahan-bahan tersebut kuantitas harus dijaga sekecil/sedikit mungkin baik untuk penanganan maupun persediaan/cadangan. bahan pengoksidasi. Frase-R untuk bahan pengoksidasi : R7. juga diberi label sebagai ‘highly flammable’ Frase-R untuk bahan sangat mudah terbakar : R11 Contoh bahan dengan sifat tersebut misalnya aseton dan logam natrium. Berikut ini dijelaskan simbol-simbol bahaya termasuk notasi bahaya dan huruf kode (catatan: huruf kode bukan bagian dari simbol bahaya) Inflammable substances (bahan mudah terbakar) Bahan mudah terbakar terdiri dari sub-kelompok bahan peledak. kategori bahaya untuk bahan dan formulasi ditandai dengan simbol bahaya. Resiko ledakan dapat ditentukan dengan metode yang diberikan dalam Law for Explosive Substances Di laboratorium.6-trinitro toluena (TNT) Oxidizing (pengoksidasi) Huruf kode: O Bahan-bahan dan formulasi yang ditandai dengan notasi bahaya „oxidizing“ biasanya tidak mudah terbakar. atau mereka mempunyai titik nyala rendah (di bawah +21oC).

bahan beracun (toxic substances) dan bahan berbahaya (harmful substances) Very toxic (sangat beracun) Huruf kode: T+ Bahan dan formulasi yang ditandai dengan notasi bahaya ‘very toxic’ dapat menyebabkan kerusakan kesehatan akut atau kronis dan bahkan kematian pada konsentrasi sangat rendah jika masuk ke tubuh melalui inhalasi. karsinogenik). Harmful (berbahaya) .25 – 1 mg/L LC50 pulmonary (tikus) untuk gas/uap 0.Huruf kode: tidak ada Tidak ada simbol bahaya diperlukan untuk melabeli bahan dan formulasi dengan notasi bahaya ‘flammable’.25 mg/L LC50 pulmonary (tikus) untuk gas/uap ≤ 0. melalui mulut (ingestion). seta LD50 dermal untuk uptake (pengeluaran) melalui kulit). Suatu parameter penting untuk menilai toksisitas akut suatu zat adalah harga LD50 nya yang ditentukan dalam percobaan pada hewan uji. Contoh bahan dengan sifat tersebut misalnya solven-solven seperti metanol (toksik) dan benzene (toksik.50 – 2 mg/L Frase-R untuk bahan beracun : R23. R24 dan R25 Bahan dan formulasi yang memiliki sifat Karsinogenik (Frase-R :R45 dan R40) Mutagenik (Frase-R :R47) Toksik untuk reproduksi (Frase-R :R46 dan R40) atau Sifat-sifat merusak secara kronis yang lain (Frase-R :R48) ditandai dengan simbol bahaya ‘toxic substances’ dan kode huruf T.50 mg/L Frase-R untuk bahan sangat beracun : R26. Istilah bahan berbahaya untuk kesehatan termasuk sub-grup bahan bersifat sangat beracun (very toxic substances). Suatu bahan dikategorikan beracun jika memenuhi kriteria berikut: LD50 oral (tikus) 25 – 200 mg/kg berat badan LD50 dermal (tikus atau kelinci) 50 – 400 mg/kg berat badan LC50 pulmonary (tikus) untuk aerosol /debu 0. melalui mulut (ingestion). hydrogen sulfida. melalui mulut dan kontak dengan kulit. Bahan karsinogenik dapat menyebabkan kanker atau meningkatkan timbulnya kanker jika masuk ke tubuh melalui inhalasi. atau kontak dengan kulit. Suatu bahan dikategorikan sangat beracun jika memenuhi kriteria berikut: LD50 oral (tikus) ≤ 25 mg/kg berat badan LD50 dermal (tikus atau kelinci) ≤ 50 mg/kg berat badan LC50 pulmonary (tikus) untuk aerosol /debu ≤ 0. Harga LD50 merefleksikan dosis yang mematikan dalam mg per kg berat badan yang akan menyebabkan kematian 50% dari hewan uji. Disamping dua hal tersebut ada juga suatu konsentrasi yang mematikan (lethal concentration) LC50 pulmonary (inhalasi) yang merefleksikan konsentrasi suatu polutan di udara (mg/L) yang akan menyebabkan kematian 50% dari hewan uji dalam waktu antara 14 hari setelah 4 jam eksposisi. Akibat desain uji orang dapat membedakan antara pengeluaran (uptake LD50 oral dan digesti melalui sistem gastrointestinal. tunggal atau eksposisi jangka panjang. Bahan dan formulasi likuid yang memiliki titik nyala antara +21oC dan +55oC dikategorikan sebagai bahan mudah terbakar (flammable) Frase-R untuk bahan mudah terbakar : R10 Contoh bahan dengan sifat tersebut misalnya minyak terpentin. nitrobenzene dan atripin Toxic (beracun) Huruf kode: T Bahan dan formulasi yang ditandai dengan notasi bahaya ‘toxic’ dapat menyebabkan kerusakan kesehatan akut atau kronis dan bahkan kematian pada konsentrasi sangat rendah jika masuk ke tubuh melalui inhalasi. tidak bergantung apakah efek tersebut disebabkan oleh pengulangan. Bahan-bahan berbahaya bagi kesehatan Pengelompokan bahan dan formulasi menurut sifat toksikologinya terdiri dari akut dan efek jangka panjang. R27 dan R28 Contoh bahan dengan sifat tersebut misalnya kalium sianida. antara 14 hari setelah one single administration. atau kontak dengan kulit.

5). atau kontak dengan kulit. Suatu bahan dikategorikan berbahaya jika memenuhi kriteria berikut: LD50 oral (tikus) 200-2000 mg/kg berat badan LD50 dermal (tikus atau kelinci) 400-2000 mg/kg berat badan LC50 pulmonary (tikus) untuk aerosol /debu 1 – 5 mg/L LC50 pulmonary (tikus) untuk gas/uap 2 – 20 mg/L Frase-R untuk bahan berbahaya : R20. Frase-R untuk bahan korosif : R34 dan R35. akan ditandai dengan simbol bahaya ‘harmful substances’ dan kode huruf Xn. Contoh bahan dengan sifat tersebut misalnya asam mineral seperti HCl dan H2SO4 maupun basa seperti larutan NaOH (>2%). R21 dan R22 Bahan dan formulasi yang memiliki sifat Karsinogenik (Frase-R :R45 dan R40) Mutagenik (Frase-R :R47) Toksik untuk reproduksi (Frase-R :R46 dan R40) atau Sifat-sifat merusak secara kronis yang lain (Frase-R:R48) yang tidak diberi notasi toxic. melalui mulut (ingestion). R37. R38 dan R41 Contoh bahan dengan sifat tersebut misalnya isopropilamina.2-etane-1. EVALUASI DAN KLASIFIKASI LIMBAH KIMIA Pendahuluan . Bahan-bahan yang merusak jaringan (tissue destroying substances) ‘tissue destroying substances’ meliputi sub-grup bahan korosif (corrosive substances) dan bahan iritan (irritant substances) Corrosive (korosif) Huruf kode: C Bahan dan formulasi dengan notasi ‘corrosive’ adalah merusak jaringan hidup. ditandai sebagai bahan korosif. Jika suatu bahan merusak kesehatan dan kulit hewan uji atau sifat ini dapat diprediksi karena karakteristik kimia bahan uji.Huruf kode: Xn Bahan dan formulasi yang ditandai dengan notasi bahaya ‘harmful’ memiliki resiko merusak kesehatan sedang jika masuk ke tubuh melalui inhalasi. R51. Bahan berbahaya bagi lingkungan Huruf kode: N Bahan dan formulasi dengan notasi ‘dangerous for environment’ adalah dapat menyebabkan efek tiba-tiba atau dalam sela waktu tertentu pada satu kompartemen lingkungan atau lebih (air. dicurigai karsinogenik). Frase-R untuk bahan irritant : R36. tetraklorometan. udara. juga akan ditandai dengan simbol bahaya ‘harmful substances’ dan kode huruf Xn. R52 dan R53. melalui mulut (ingestion) atau kontak dengan kulit. kalsium klorida dan asam dan basa encer. tanaman. mikroorganisma) dan menyebabkan gangguan ekologi Frase-R untuk bahan berbahaya bagi lingkungan : R50. Bahan yang dicurigai memiliki sifat karsinogenik dapat menyebabkan kanker dengan probabilitas tinggi melalui inhalasi. dan petroleum hidrokarbon seperti pentana dan petroleum bensin. Irritant (menyebabkan iritasi) Huruf kode : Xi Bahan dan formulasi dengan notasi ‘irritant’ adalah tidak korosif tetapi dapat menyebabkan inflamasi jika kontak dengan kulit atau selaput lendir. seperti asam (pH <2) dan basa (pH>11. Bahan-bahan yang dicurigai memiliki sifat karsinogenik. tanah. Contoh bahan yang memiliki sifat tersebut misalnya solven 1. Contoh bahan yang memiliki sifat tersebut misalnya tributil timah kloroda. bahan pemeka (sensitizing substances) (Frase-R :R42 dan R43) diberi label menurut spektrum efek apakah dengan simbol bahaya untuk ‘harmful substances’ dan kode huruf Xn atau dengan simbol bahaya ‘irritant substances’ dan kode huruf Xi.2-diol atau etilen glikol (berbahaya) dan diklorometan (berbahaya.

1 Flammable solid substances Limbah nitroselulosa. limbah karet 4. asetilen 3. tekstil dan kayu.Evaluasi limbah sangat penting untuk tujuan daur ulang atau pembuangan dengan cara yang sesuai. merkuri.2 Infectious materials Limbah rumah sakit (material bekas operasi.2 Organic peroxides Asam peroksiasetat 6. Jadi. Klasifikasi dan penilaian limbah berbahaya dibuat menurut sifat fisiko-kimianya (padat/cair. asam sulfat 9 Various hazardous substances and materials Asbes. Bahan berbahaya seperti limbah kimia tidak termasuk dalam kategori ini. contoh limbah dalam klas bahan berbahaya yang berbeda Klas Notasi Contoh 1 Explosive substances and materials containing explosive Kembang api. Daftar ini tidak hanya mengandung bahan yang terdefinisi dengan baik (misalnya gasoline. Untuk limbah transportasi jalan ada petunjuk khusus seperti peraturan bahan berbahaya untuk transportasi jalan atau jalan kereta api (dangerous goods ordinance for road and railroad transportation).1 Oxidizing substances Formulasi mengandung ammonium nitrat 5. Tetapi untuk ini perlu mengetahui konstituen dan sifat bahaya limbah. amunisi 2 Gases Propane. berbagai bahan polutan air Klasifikasi limbah menurut organisasi kerjasama dan pengembangan ekonomi. Daftar kuning Limbah ini perlu suatu kontrol terbatas dan perlu persetujuan dari negara penerima. limbah berbahaya harus ditentukan untuk kelas bahaya sesuai dengan sifat bahayanya. titik didih. kertas. Limbah dalam kelompok ini antara lain abu. kuning dan merah) Daftar hijau Limbah yang dikategori ke dalam daftar hijau menurut persetujuan OECD tidak akan dikontrol. plastic. debu logam non-besi. kemikalia tertentu 6. jika mereka merupakan campuran padatan atau cairan (larutan). arsen. logam non-besi. Tabel 1. data toksisitas). syringe. Penghasil dan penyedia bahan berbahaya tersebut bertanggung jawab untuk klasifikasi dan penilaian yang benar. titik didih 60-100oC) tetapi juga meringkas kategori. limbah minyak. tidak dijelaskan lebih lanjut. Penetapan limbah pada salah satu daftar kategori bahaya adalah sulit. Flammable liquid substances Alcohol. OECD (Organization for Economic Cooperation and Development) Di dalam OECD ada istilah yang disebut ‘traffic light lists’ yang harus diikuti selagi transboundary transportasi limbah.limbah katun yang mengandung minyak 4. kotoran/endapan. Amatir hanya dapat mengerjakan jika ada kategori tertentu karena biasanya kasusnya untuk limbah umum atau jika bahan dapat ditentukan dengan metode uji sederhana. dan limbah lain . titik nyala. aseton 4. baja. Kategori ini terdiri dari material seperti potongan logam.1 Toxic substances Kontainer kosong bekas pestisida yang tidak bersih. Oleh karena itu klasifikasi limbah berbahaya biasanya merupakan tugas kimiawan. jarum suntik) 7 Radioactive materials Limbah radioaktif dengan spesifik aktivitas rendah (mis tritium dari riset biologi) 8 Corrosive substances Asam nitrat. Peraturan bahan berbahaya memberikan petunjuk bagaimana mengklasifikasi limbah. Untuk limbah yang dapat di daur ulang ada kontrol yang berorientasi pada sifat bahaya limbah dan yang didaftar dalam 3 warna (daftar hijau. butane. kaca. yang memerlukan evaluasi dan klasifikasi bahan berbahaya. Klasifikasi limbah menurut peraturan untuk bahan-bahan berbahaya (the Ordinance for Dangerous Goods) Dasar untuk penilaian limbah menurut peraturan tentang bahan berbahaya adalah sifat-sifat bahaya seperti: Sifat mudah terbakar (flammability/combustibility) Sifat pengoksidasi Toksisitas Korosifitas Pembentukan gas mudah terbakar jika kontak dengan air Kontaminasi dengan bahan penyebab infeksi dan patogenik Radiasi radioaktif Sifat polusi air Melepaskan debu berbahaya Diferensiasi lanjut di antara golongan bahan berbahaya dapat dibuat melalui daftar bahan. logam alkali 5. seperti produk petroleun.2 Self-igniting substances Limbah seluloid .3 Substances forming flammable gases Limbah kalsium karbida.

Tabel 2.yang mengandung kurang dari 50 mg/kg polychlorinated biphenyl (PCB). dapat menyebabkan efek merugikan dalam jangka panjang di dlm lingkungan perairan F+ Amat sangat mudah terbakar (Extremely flammable) C Korosif (Corrosive) R53: dapat menyebabkan efek merugikan dalam jangka panjang di dlm lingkungan perairan F Sangat mudah terbakar (Highly flammable) Xn Berbahaya (Harmful) R59: berbahaya untuk lapisan ozon Mudah terbakar R10: flammable Xi Iritan (Irritant) Sesuai aturan. Klasifikasi diorientasikan pada resiko yang mungkin muncul. Resiko paling tinggi yang mungkin terjadi menentukan klasifikasi. dan yang mengandung polyhalogenated dibenzo-p-dixon. Resiko fisiko-kimia Resiko Kesehatan Resiko Lingkungan Huruf kode untuk simbol bahaya Keterangan bahaya Huruf kode untuk simbol bahaya Keterangan bahaya Huruf kode untuk simbol bahaya Keterangan bahaya E Eksplosif /mudah meledak (Explosive) T+ Sangat beracun (Very toxic) N Bahaya untuk lingkungan O Pengoksidasi (Oxidizing ) T Beracun (Toxic) R52-53: bahaya bagi organisme akuatik. furan. Klasifikasi limbah menurut TRGS 201 (Juli 2002) Dalam TGRS 201 (Technical Directive for Hazardous Substances) diberikan pedoman untuk klasifikasi dan pelabelan limbah untuk tujuan pembuangan. dan asbes. tidak lebih dari satu keterangan bahaya diseleksi tiap kelompok Tidak termasuk konstituen dalam limbah yang mengalami reaksi berbahaya antara satu dengan yang lain . Daftar merah Limbah dalam kategori ini harus dikelola sebagaimana limbah untuk tujuan pembuangan. Transportasi hanya diijinkan jika negara penyedia maupun negara penerima telah menyetujui dan dinyatakan dalam pernyataan tertulis. Limbah ini terutama terdiri dari limbah yang mengandung lebih dari 50 mg/kg PCB/PCT. polychlorinated terphenyl (PCT) dan polybrominated biphenyl (PBB). Kemungkinan resiko yang muncul dari limbah. Pedoman itu juga berlaku untuk limbah-limbah yang digunakan untuk memperoleh energi termal. sianida. tetapi tidak berlaku bagi limbah untuk mendaur ulang material.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful