TINJAUAN MATA KULIAH Mata kuliah ini mempelajari tentang : Pengertian RAB, unsur-unsur yang terlibat dalam

proyek; proses perkembangan proyek; gambar bestek; Rencana Kerja dan syarat (RKS); factor-faktor yang mempengaruhi RAB: jenis-jenis biaya, harga upah, harga bahan, dan harga peralatan; pengertian dan perhitungan volume pekerjaan, harga satuan pekerjaan, harga unit pekerjaan, bobot unit pekerjaan, kurva-S; Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP), keuntungan, dan harga penawaran pada pekerjaan bangunan gedung. Buku Ajar sangat perlu dipelajari oleh mahasiswa agar mahasiswa memahami tentang permasalahan bahan, sifat-sifat bahan, yang nantinya akan sangat bermanfaat untuk mempelajari cara-cara perhitungan anggaran biaya proyek, sehingga mahasiswa dapat menghitung besarnya harga penawaran suatu pekerjaan proyek konstruksi. Tujuan umum dari Matakuliah Rencana Anggaran Biaya dan Ekonomi Teknik ini adalah bahwa setelah mempelajari mata kuliah ini mahasiswa dapat terampil mebuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek konstruksi bangunan gedung dan terampil mebuat RAB proyek konstruksi bangunan jalan dan bangunan air. PETUNJUK UNTUK MEMPELAJARI BUKU AJAR 1. 2. betul. 3. 4. 5. Kerjakan tugas-tugas yang diberikan pada kertas tersendiri. Bacalah rangkuman dan buku referensi yang diperintahkan untuk mempelajrinya. Pelajari sekali lagi buku ajar ini, kemudian saudara harus menempuh ujian yang Bacalah terlebih dahulu Tujuan Instruksional Umum dan Tujuan Instruksional Pelajarilah dengan seksama materi kuliah tiap BAB sampai Anda memahami Khusus yang tertera di awal setiap BAB.

telah direncanakan.

Page 1 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK

BAB I PENDAHULUAN Untuk mewujudkan gagasan / ide menjadi kenyataan, proyek bangunan membutuhkan biaya. Biaya ini yang diperlukan harus diperhitungkan lebih dahulu sebelum proyek dilaksanakan. Perhitungan biaya harus dlakukan secara teliti dan biaya harus diperhitungkan seefisien mungkin. Perhitungan biaya yang diperhitungkan sebelum proyek dilaksanakan disebut Rencana Anggaran Biaya proyek. Pengertian Rencana Anggaran Biaya (RAB) Yang dimaksud dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) suatu bangunan atau proyek adalah perhitungan banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan dan upah, serta biayabiaya lain yang berhubungan dengan pelaksanaan bangunan atau proyek tersebut. Anggaran Biaya merupakan harga dari bangunan yang dihitung dengan teliti, cermat dan memenuhi syarat. Anggaran biaya pada bangunan yang sama akan berbeda-beda antara daerah satu dengan daerah yang lain. Hal ini disebabkan karena perbedaan harga bahan dan upah tenaga kerja. ( H. Bachtiar Ibrahim, 1993; 3).. Sedangkan, definisi proyek adalah sebagai satu usaha dalam jangka waktu yang ditentukan dengan sasaran yang jelas yaitu hasil yang telah dirumuskan pada waktu awal pembangunan proyek akan dimulai atau suatu rangkaian kegiatan yang bersifat khusus untuk mencapai hasil yang bersfat khusus pula. Atau proyek adalah sistem dari sekumpulan komponen / unsur / elemen, dimana antar elemen mempunyai hubungan dan ketergantungan dalam mencapai tujuan tertentu, dengan ciri-ciri khas yaitu :
      

mempunyai waktu awal dan akhir, menggunakan sumberdaya yang terbatas, tidak terulang, terdapat pada lokasi tertentu, hasil proyek tercapai pada tahap akhir, berdasarkan pesanan, dan bersifat dinamis.

Konstruksi adalah pembangunan fisik, dapat berupa bangunan gedung, industri maupun bangunan sipil.

Page 2 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK

Proyek konstruksi adalah penerapan system untuk pembangunan fisik suatu proyek konstruksi yang mempunyai tujuan tertentu dan dengan sumberdaya terbatas ( biaya, material, dan dengan tenaga yang terbatas) dan mempunyai waktu awal dan akhir yang terbatas (satu siklus). Rencana Anggaran Biaya yang dipelajari dalam mata kuliah ini adalah perkiraan biaya yang berkaitan dengan proyek konstruksi, yaitu perhitungan biaya yang digunakan untuk pembangunan fisik suatu gedung atau proyek lain dan dihitung mulai dari awal sampai akhir pelaksanaan pelaksanaan proyek tersebut. Perhitungan Rencana Anggaran Biaya dibedakan berdasarkan oleh siapa yang membuat dan kapan dibuat. Untuk menjawab oleh siapa Rencana Anggaran Biaya dibuat, perlu diingat bahwa fihak utama yang terlibat dalam suatu proyek adalah pemilik dan kontraktor. Pemilik proyek (Ouwner biasanya dibantu / diwakili oleh Konsultan, baik konsultan Perencana maupun Konsultan Pengawas. Ada 2 jenis Rencana Anggaran Biaya yaitu : perhitungan Rencana Anggaran Biaya yang dibuat oleh pemilik dan perhitungan Rencana Anggaran Biaya yang dibuat oleh kontraktor. Kedua perhitungan Rencana Anggaran Biaya tersebut mempunyai fungsi berbeda, Rencana Anggaran Biaya yang dibuat oleh pemilik ini dipakai sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kontraktor yang melaksanakan proyek, sedangkan Rencana Anggaran Biaya yang dibuat oleh kontraktor digunakan untuk menentukan harga penawaran pada saat pelelangan. Rencana Anggaran Biaya dibedakan kapan dibuat, didasarkan atas nilai waktu uang, perbedaan harga bahan upah dari waktu ke waktu. FUNGSI Perkiraan biaya memegang peranan penting dalam penyelenggaraan proyek. Pada taraf pertama dipergunakan untuk mengetahui berapa besar biaya yang diperlukan untuk membangun proyek atau investasi, selanjutnya mempunyai fungsi dengan spectrum yang amat luas yaitu merencanakan dan mengendalikan sumber daya seperti : material, tenaga kerja, pelayanan, maupun waktu. Meskipun kegunaannya sama, namun untuk masing-masing organisasi peserta proyek mempunyai penekanannya yang berbeda-beda/ fungsi estimasi antara lai sebagai berikut :

Bagi Ouwner : adalah angka yang menunjukkan jumlah perkiraan biaya yang akan menjadi salah satu patokan untuk menentukan kelanjutan suatu investasi. Secara praktis di lapangan disebut dengan Ouwner Estimation (OE).

Page 3 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK

Bagi Konsultan : adalah angka yang diajukan kepada pemilik proyek (Ouwner) sebagai usulan biaya yang terbaik untuk berbagai keguanaan sesuai perkembangan proyek dan sampai derajat ketelitian tertentu, kredibilitasnya terkait dengan kebenaran atau ketepatan angka-angka yang diusulkan. Harga estimasi yang diajukan oleh konsultan disebut dengan Bill of Quantity (BQ). Bagi Kontraktor : adalah angka finansial yang diajukan dalam proses lelang guna memperoleh pekerjaan dan memperhitungkan keuntungan, dimana angka tersebuttergantung kepada seberapa kecakapannya dalam membuat perkiraan biaya. Bila penawaran yang diajukan didalam proses lelang terlalu tinggi, kemungkinan besar kontraktor yang bersangkutan akan mengalami kekalahan dalam lelang. Sebaliknya, bila memenangkan lelang dengan harga yang terlalu rendah akan mengalami kesulitan di belakang hari. Harga yang diajukan oleh kontraktor ini disebut dengan Estimate Engineering (EE).

JENIS RENCANA ANGGARAN BIAYA Berdasarkan pada proses perkembangan proyek dari mulai gagasan / ide sampai proyek diserahkan dari kontraktor ke pemilik, Rencana Anggaran Biaya dibagi dalam 4 jenis yaitu : 1. Rencana Anggaran Biaya Kasar (Taksiran) untuk Pemilik. Rencana Anggaran Biaya dibutuhkan oleh pemilik untuk memutuskan akan melaksanakan ide / gagasan untuk membangunan proyek atau tidak ( biasanya masih dibantu dengan Studi Kelayakan Proyek). Rencana Anggaran Biaya kasar ini juga dipakai sebagai pedoman terhadap anggaran biaya yang dihitung secara teliti. Rencana Anggaran Biaya ini dibuat masih kasar / global sekali dan biasanya dihitung berdasarkan harga satuan tiap meter persegi luas latai atau dengan cara yang lain, misalnya : No. 1 2 3 4 5 PROYEK Rumah Tempat Tinggal Bangunan Industri Sekolah Rumah sakit Pembangkit Tenaga Listrik SATUAN Rp. / m2. Rp. / unit produksi atau Rp./ m2 Rp. / bangku Rp. / tempat tidur Rp. / kVA.

Berikut diberikan sekedar contoh penyusunan anggaran biaya kasar (taksiran) : No. Uraian Pekerjaan 1 Bangunan Induk 10 x 8 2 Bangunan Gang 1,5 x 5 Luas (m2) 80 7,5 Harga Satuan Kasar (Rp.) Jml. harga (Rp.) 1.250.000,00 100.000.000,00 700.000,00 5.625.000,00 Jumlah 105.625.000,00

Page 4 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK

2. Rencana anggaran Biaya Pendahuluan oleh Konsultan Perencana Perhitungan anggaran Biaya ini dilakukan setelah gambar rencana (desain) selesai dibuat oleh konsultan Perencana. Perhitungan anggaran biaya ini lebih teliti dan cermat sesuai ketentuan dan syarat-syarat penyusunan anggaran biaya. Penyusunan anggaran biaya ini didasarkan pada : a. Gambar Bestek Gunanya untuk menentukan / menghitung besarnya volume masing – masing pekerjaan. b. Bestek atau Rencana Kerja dan Syarat-Syarat (RKS) Gunanya untuk menetukan spesifikasi bahan dan syarat-syarat teknis. c. Harga Satuan Pekerjaan Dihitung dari harga satuan bahan dan harga satuan upah berdasarkan perhitungan analisa BOW. 3. Rencana Anggaran Biaya Detail oleh Kontraktor Anggaran Biaya ini dibuat oleh kontraktor setelah melihat desain konsultan perencana (gambar bestek dan RKS), dan pembuatannya lebih terperinci dan teliti karena sudah memperhitungkan segala kemungkinan ( melihat medan, mempertimbangkan metodemetode pelaksanaan, dsb ). Rencana Anggaran Biaya ini kemudian dijabarkan dalam bentuk penawaran oleh kontraktor pada waktu pelelangan, dan menjadi harga yang pasti (fixed price) bagi pemilik setelah salah satu rekanan ditunjuk sebagi pemenang dan Surat Perjanjian Kerja (SPK) telah ditanda tangani. 4. Anggaran Biaya sesungguhnya (Real Cost) setelah proyek selessai Bagi pemilik fixed price yang tercantum dalam kontrak adalah yang terakhir, kecuali dalam pelaksanaan terjadi tambah dan kurang (meer & minder werk). Bagi kontraktor nilai tersebut adalah penerimaan yang fixed, sedangkan pengeluaran yang sesungguhnya (Real cost) yaitu segala yang kontraktor keluarkan untuk menyelesaikan proyek tersebut. Besarnya real cost tersebut hanya diketahui oleh kontraktor sendiri. Penerimaan di atas dikurangi Real Cost adalah laba diperoleh oleh kontraktor. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERHITUNGAN RAB. Pemilihan tariff yang tepat untuk estimasi tender tergantung pada banyak factor. Beberapa diantaranya dapat disesuaikan secara obyektif, tetapi tidak banyak keadaan hanya pengalaman dan perasaan atas proyek tersebut yang dapat membantu penentuan tariff yang tepat.

Page 5 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK

maka terdapat hubungan biaya antara elemen pekerjaan eksternal dengan bangunan sesungguhnya. beban kerja dan sebagainya serta naik turunnya dunia industri. Karenanya sanatlah perlu untuk memperbaruhi harga0harga tersebut denagn menggunakan indeks harga tender sehingga sesuai dengan tingkat harga sekarang. Pada rencana proyek yang besar. penyesuaian ini dapat pula lebih tepat. Selain itu perlu pula untuk memasukkan peningkatan biaya buruh dan material yang telah diumumkan tetapi belum dilaksanakan. tinggi. Mungkin perlu pula mlakukan penyesuaian berdasarkan perkiraan atas peningkatan standart kualitas. Keadaan tapak bangunan dapat juga mempengaruhi desain dan cara membangun bangunan tersebut. maka tariff estimasinya dapat disesuaikan lebih obyektif. Jika standart ini akan dinaikkan atau diturunkan maka diperlukan adanya perubahan dalam tariff estimasi yang diajukan. tersedianya buruh.  Sarana-sarana teknis Masalah ini menimbulkan suatu peningkatan proporsi proyek bangunan.  Pekerjaan eksternal Akibat sering terjadinya perbedaan yang cukup besar antara tapak-tapak bangunan. Akan tetapi estimasi pendekatan merupakan perkiraan harga tender pada waktu tertentu di masa mendatang. ukuran dan sebagainya. Karenanya umumnya perlulah mencakup biaya-biaya ibi sebagai Page 6 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . Kondisi pasar Ketika menyiapkan estimasi . dengan menunjukkan keseluruhan perubahan. tipe ouwner. Pentingnya biaya ini menghendaki agar peninjauanya terpisah dari komponen biaya bangunan lainnya. Sebagai contoh penyediaan alat pendingin udara (AC) dapat meningkatkan biaya proyek yang cukup besar. Alternatifnya. maka beberapa penyesuaian terhadap tariff yang dipakai dalam estimasi pendekatan pasti dilakukan.  Pertimbangan kualitas Tariff dari proyek lama adalah ditetapkan berdasarkan standart kualitas tertentu. misalnya dengan memilih kualitas lapisan luar dinding bata yang lebih baik. Quantity Surveyor ahli pasti dipakai untuk memberikan pedoman terutama pada tahap estimasi perkiraan. tariff dan harga yang dipakai biasanya akan diperoleh dari proyek0proyek sebelumnya atau data biaya histories.  Desain ekonomi Bilamana terjadi perubahan desain seperti misalnya perubahan bentuk. Kelonggaran juga pasti diberikan untuk memperhitungkan perubahan kondisi kontrak.

sketsa-sketsa ini akan lebih diperinci selama proses desain. Ia tampaknya kurang dapat memaklumi bila kemudian ia mengetahui bahwa beberapa kelompok pengeluarannya luput ditinjau. Resiko biaya yang berkaitan dengan desain akan lebih banyak terjadi pada tahap permulaan dari pada tahap tender.proses ini dapat berdampak penting terhadap biaya konstruksi. Pada permulaan skema suatu desain akan digambarkan oleh sketsa denah dan elevasi. Contoh nyata dari kealpaan ini antara lain : fee professional dan ongkos-ongkos lain. melaui spesifikasi. JENIS-JENIS BIAYA PROYEK Dalam perhitungan estimasi biaya proyek konstruksi jenis-jenis biaya dibedakan sebagai berikut : Biaya Langsung (Direct Cost) Yang dimaksud dengan biaya langsung adalah biaya yang berhubungan dengan konstruksi / bangunan. biaya lahan. dari pada dalam tahap selanjutnya selama proses desain terjadi. yang selalu mengalami perubahan hingga penanda tangan kontrak. Ouwner mungkin dapat memaklumi atas pengasumsian bahwa estimasi satu juta telah mencakup semua pengeluarannya bagi proyek tersebut.  Kealpaan Usulan estimasi biaya harus secara jelas memperlihatkan apa saja yang telah dicakup.  Harga dan resiko desain Estimasi disusun berdasarkan kombinasi tiga factor yaitu : kualitas. kuantitas dan harga. Ukuran tapak atau lokasi dan pekerjaan yang harus dilaksanakan merupakan factor penting yang harus dipertimbangkan. Oleh karenanya persentase yang lebih besar harus ditambahkan untuk menutup resiko desain pada tahap permulaan.komponen tersendiri dalam estimasi. dan apa saja yang tidak tercakup. tagihan bunga. diantaranya adalah :  Biaya untuk bahan / material Untuk menghitung biaya langsung mengenai bahan bangunan perlu diperhatikan halhal sebagai berikut : Page 7 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK .dua hal pertama dari komponen ini menyangkut tentang desain. pajak pertambahan nilai). Desain selanjutnya akan mempengaruhi metode konstruksi yang dipakai oleh kontraktor. perabot kecilkecil dan komponen-komponen peralatan khusus yang mungkin dibutuhkan untuk bengkel atau laboratorium. dan karena kebutuhan. VAT ( Value Added Tax.

Bila tidak. Cara pembayaran kepada penjual (supplier)  Biaya untuk upah buruh / labor / man power. Biaya Tak Langsung (Indirect Cost) Biaya tak langsung adalah biaya yang tidak secara langsung berhubungan dengan konstruksi / bangunan tetapi harus ada dan tidak dapat dilepaskan dari proyek tersebut. Perlu diketahui apakah buruh atau mandor dapat diperoleh dari daerah sekitar lokasi proyek atau tidak. reparasi besar. borongan per unit volume atau borong keseluruhan (borong dol) untuk daerah-daerah tertentu. Selain tariff upah perlu juga diperhatikan factor-faktor kemampuan dan kapasitas kerjanya. diantaranya adalah : Page 8 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . Ini menyangkut masalah : ongkos transport dari daerah asal ke lokasi proyek.  Biaya untuk penggunaan peralatan / equipments. bahan baku dan biaya operasi kecil. Undang-undang perburuhan yang berlaku perlu diperhatikan. Untuk menghitung biaya langsung mengenai upah buruhbangunan perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut : Untuk menghitung upah buruhdibedakan dalam : upah harian. penginapan.- Bahan sisa / yang terbuang (waste) Harga loco atau franco Cari harga terbaik yang masih memenuhi syarat bestek. ongkos buruh untuk menjalankan peralatan. depresiasi. berarti harus didatangkan buruh dari daerah lain. gaji ekstra dan lain sebagainya. Untuk menghitung biaya langsung mengenai biaya peralatan untuk pelaksanaan pekerjaan konstruksi / bangunan perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut : Untuk peralatan yang disewa perlu diperhatikan ongkos keluar masuk garasi. pemeliharaan dan ongkos mobilisasi. diantaranya adalah :  Biaya overhead Biaya overhead dapat digolongkan menjadi 2 jenis biaya yaotu : • Overhead Proyek (dilapangan). Untuk peralatan yang tidak disewa perlu diperhatikan bunga investasi.

gambar yang kurang lengkap (misalnya ada di bestek. komunikasi. o Ketidak Pastian Subyektif Ketidak pastian yang subyektif (Sbjective Uncertaintues). honor pegawai. tetapi tidak tercantum pada gambar). Rapat-rapat di lapangan Biaya-biaya pengukuran. Page 9 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . pagar. boring. Ternyata lebih sulit dihitung dari pada biaya langsung. yaitu biaya untuk kejadian-kejadian yang mungkin terjadi atau mungkin tidak. anggota assosiasi. timbul karena interpretasi subyektif terhadap bestek. Peralatan kecil yang umumnya habis / terbuang setelah proyek selesai.5 sampai 5 % dari biaya total proyek. Berapa biaya yang perlu kita sediakan untik ini ?. ijin banunan. misalnya tercantum dalam RKS : “ Bahan penutup atap (genteng) Merk Jenis Karang Pilang atau lainnya yang disetujui direksi “. Bank Garansi. Pada umumnya biaya ini diperkirakan antara 0.  Biaya tak terduga / Contigencies. transportasi. Foto-foto dan gambar jadi (asbuild drawing) Kwlitas kontrol. prakwalifikasi. kantor.       • Overhead Kantor Adalah biaya untuk menjalankan suatu usaha. ijin-ijin usaha. banjir.  Biaya personil di lapangan Fasilitas sementara proyek seperti biaya untuk pembuatan . Dalam hal ini dapat diartikan boleh menggunakan seperti merk Jatiwangi yang harganya lebih murah. termasuk didalamnya seperti sewa kantor dan fasilitasnya. pajak. Misalnya naiknya muka air tanah. seperti test tekan kubus / silinder beton. baja sondir . longsornya tanah dan sebagainya. Biaya tak terduga adalah salah satu biaya tak langsung. penerangan. gudang. referensi bank. Yang termasuk dalam kondisi kontigencies adalah sebagai berikut : o Akibat Kesalahan Kesalahan kontraktor dalam memasukkan beberapa pos pekerjaan. bunga bank. tetapi belum tentu dapat distujui oleh konsultan pengawas.

Untuk inilah seseorang mau mengambil resiko menjadi kontraktor. Keuntungan adalah hasil jerih payah dari keahlian. Gambar bestek merupakan lampiran dari uraian dan Rencana Kerja dan Syarat-Syarat (RKS) atau bestek pekerjaan. Jadi seyogyanya tidak dapat dikurangi (kecuali mengadakan pelanggaran). Gambar bestek dan bestek merupakan tolok ukur (kunci pokok) dalam menetukan kualitas dan skop pekerjaan. Kalau tanpa keuntungan. Maka satu-satnya biaya yang dapat kita tambah atau dikurangi adalah keuntungan. dimana ketidak pastian itu ditentukan oleh obyek diluar kemampuan manusia. maupun dalam menghitung Rencana Anggaran Biaya. maka kita berani untuk menurunkan harga penawaran dengan mengurangi keuntungan. dan gambar detail dasar dengan skala yang lebih besar. ditambah hasil dari factor resiko. Semua jenis biaya diatas adalah biaya yang mau tidak mau harus dikeluarkan. o Variasi Efisiensi Variasi efisiensi dari sumber daya yaitu effisiensi dari buruh. Misalnya disebut dalam bestek :” Eternit menggunakan eternity Semen Gresik dan setara yang disetujui oleh direksi”. Dalam hal ini dapat diartikan boleh menggunakan seperti merk Kerang yang harganya lebih murah. karena itulah perlu diingat bahwa keuntungan tidak sama dengan gaji.  Keuntungan / profit. Bila kita ingin memenangkan suatu tender sedangkan saingannya cukup banyak. Page 10 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . material dan peralatan. tetapi belum tentu dapat disetujui oleh konsultan pengawas karena perlu dihitung nilai feasibilitasnya. misalnya : perlu tidaknya dipasang sheet pile untuk pembuatan pondasi. o Ketidak pastian Obyektif Ketidak pastian yang obyektif adalah ketidak pastian tentang perlu tidaknya suatu pekerjaan. Dalam hal ini perlu tidaknya sheet pile ditentukan oleh factor tinggi rendahnya muka air tanah pada waktu pondasi dibuat. siapa yang akan mau ?.Ketidak pastian yang lain adalah fluktuasi harga material dan upah buruh yang tidak dapat diperkirakan. GAMBAR BESTEK Yaitu gambar lanjutan dari gambar Pra Rencana.

5. talang air dan konstruksi penahan.Gambar Bestek terdiri dari : 1. letak tinggi jendela dan pintu. gambar kolom (tiang) dari beton dibedakan dari pasangan tembok. Pada gambar pandangan ini tidak dicantumkan ukuran-ukuran lebar maupun tinggi bangunan. Gambar Detail Konstruksi. 2. skala : 1 : 100 atau dengan skala lain. Gambar Denah. Gambar Pandangan (Tampak). skala : 1 : 100. skala : 1 : 100 Gambar denah melukiskan gambar tapak (tampang) setinggi ± 1. skala : 1: 100. reng. letak nok. Semua ururan arah vertikal di atas lantai diberi tanda (+) dan ukuran di bawah lantai diberi tanda (-). Menggambarkan bentuk konstruksi rencana atap lengkap dengan kuda-kuda. skala : 1 : 100. nok.00. Pada gambar denah juga digambar garis atap dengan garis putus-putus lebih tebal dan jelas sesuai dengan bentuk atap. Gambar Pelengkap. Yaitu gambar pandangan lengkap dengan dekorasi yang sesuai dengan perencanaan. gambar letak pintu dan jendela terlihat dengan jelas. Gambar rencana atap. Gambar potongan ini untuk menjelaskan letak atau kedudukan sesuatu kontruksi. gording. 6.00 m dari lantai. tinggi eternit (langit-langit). Gambar detail konstruksi antara lain terdiri dari : Antara lain terdiri : Page 11 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK Gambar Konstruksi Beton Bertulang Gambar Konstruksi Kayu Gambar Konstruksi Baja Dan gambar detail konstruksi lain. 3. usuk. balok muurplat dan sebagainya. misalnya dasar pondasi. 4. . Lantai rumah induk dengan duga (peil) ditanadai dengan ± 0. sedangkan gambar penerangan atas (bovenlich) digambar dengan garis putus. muurplat. Terdiri dari gambar potongan melintang dan gambar potongan membujur ( memanjang) atau menurut keperluanya. Gambar Potongan. Lengkap dengan ukuran-ukurannya. skala : 1 : 50 atau sesuai keperluan. Pada gambar potongan harus tercantum duga (peil) dari lantai. dan digambar dengan jelas.

Selanjutnya dimungkinkan Principal memberikan juga pendapatnya yang disesuaikan dengan Page 12 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . PRINCIPAL. maka orang tersebut menyampaikan keinginannya kepada ahli bangunan dan menyerahkan agar dapat direncanakan bangunan yang diingini itu beserta besar biaya yang diperlukan .ukurannya. dalam pelaksanaan ini terdapat beberapa nama-nama pejabat yang memegang peranan penting yang berhubungan dengan pelaksanaan pembuatan – pembuatan bangunan tadi. semua dilengkapi ukuran- 7. keindahan dan manfaat penggunaannya bangunan yang dimaksud oleh Principal. Gambar Rencana Listrik Dari PLN Gambar Rencana Sanitair Gambar Rencana Saluran Pembuang Air Kotor Gambar Rencana Saluran Air Hujan Gambar Rencana Lanati Gambar Rencana Eternit / Langit-Langit Gambar Rencana Septictank. 1-3) menyebutkan bahwa. Tugas dari Konsultan Perencana adalah menyalurka keinginan-keinginan Principal yang berpedoman pada kaidah-kaidah keteknikan. KONSULTAN / PENASEHAT / ADVISER Ahli-ahli bangunan yang menerima pekerjaan dari principal pada umumnya tenaga-tenaga teknik yang dipimpin oleh seorang Arsitek atau Insinyur yang selanjutnya disebut sebagai Penasehat atau Konsultan Perencana. yaitu PEMILIK atau orang yang memberi pekerjaan (Ouwner) Bila seseorang atau jawatan ingin membuat bangunan. skala : 1 : 200 atau 1 : 500 yang terdiri dari : Rencana Letak Bangunan Rencana Halaman Rencana Jalan Dan Pagar Rencana Saluran Pembuangan Air Hujan Rencana Garis Batas Tanah Dan Roylen. UNSUR-UNSUR YANG TERLIBAT DALAM PROYEK Dalam bukunya Muko-Muko (1985. Secara umum Konsultan Perencana mengutarakan bentuk dari bangunan yang dimaksud Principal termasuk rencana biaya sementara yang diperlukan untuk membangunnya. 2. Gambar situasi. Pejabat-pejabat itu adalah : 1.

Pemborong perlu diawasi pekerjaannya. Setelah Principal dan Konsultan Perencana sepakat tentang hasil rancangannya. karena dalam beberapa hal pemborong sering berhalangan. adapun yang melaksanakan berdirinya bangunan atau yang mewujudkan dari gambar rancangan menjadi bentuk nyata dari bangunan tersebut adalah Pemborong. Pelaksanan ditunjuk oleh Pemborong yangs setiap saat berada di tempat pekerjaan. karena direksi dapat menolak pelaksana yang dianggapnya tidak memenuhi persyaratan. PEMBORONG atau KONTRAKTOR (Bouwheer) Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. disertai penjelasan identitas dirinya. DIREKSI atau KONSULTAN PENGAWAS Setelah principal mendapatkan hasil rancangan yang telah dikerjakan oleh Konsultan Perencana. 4. 3. pengalaman. ahli geoteknik dan lain-lain. 5. Page 13 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . PELAKSANA atau UITVOEDER Pelaksana adalah seorang teknisi yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan atau terlaksananya pekerjaan. misalnya : orang yang ahli bidang struktur. maka langkah selanjutnya Principal menunjuk seorang pelaksana (Pemborong) yang akan melaksanakan pekerjaan tersebut untuk mewujudkan rancangan tersebut dalam bentuk fisik bangunan nyata. Konsultan Pengawas dilakukan oleh Konsultan Perencana itu sendiri. umur dan lain-lain. Untuk bangunan milik Pemerintah Konsultan Pengawas adalah dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) atau orang yang ditunjuk oleh Dinas itu (Pegawainya). seperti pendidikan. maka Konsultan Perencana dapat melanjutkan semua pekerjaan hingga bangunan yang akan dibuat dapat dilaksanakan. Kadang – kadang . Dalam melaksanakan pekerjaan. Penunjukan harus diberi tahu kepada Direksi. Pengawasan pekerjaan ini dilakukan oleh seorang atau lebih yang disebut dengan Konsultan Pengawas atau Direksi.rencana yang disajikan oleh Konsultan Perencana. Konsultan Pengawas mempunyai beberapa sttaf ahli di bidangnya masing-masing. dimana dengan kerjanya mendapatkan keuntungan.

perlu dipelajari aspek-aspek pemasaran.TAHAP PERKEMBANGAN PROYEK Sebuah proyek pada mulanya bertitik tolak dari Gagasan dasar atau kebutuhah akan sesuatu yang muncul pada benak seseorang atau sekelompok orang. Gambar dan spesifikasi ini merupakan bagian utama dari Dokumen Tender (”Kumpulan Resep untuk pelaksanaan Proyek”). dasarnya kurang lebih semacam deskripsi tugas ( job Page 14 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . pra-rancangan pekerjaan konstruksinya. Untuk pendefinisian sesuatu proyek yang besar tidaklah mudah untuk dilakukan. Dengan tersedianya lokasi proyek kemudian dilakukan penyelidikan lebih lanjut kemungkinan-kemungkinan membangun proyek tersebut dari segi biaya. Bila ditetapkan JALAN TERUS. dan dampak lingkungan sekitarnya. Penugasan kepada tenaga ahli tersebut diatur dalam suatu KERANGKA ACUAN (Term of Reference) yang pada description ). bendungan dan sebagainya. Pada tahapan RANCANGAN DETAIL. Pekerjaan mendefinisikan proyek sampai studi tentang kemungkinan membangunan proyek tersebut disebut STUDI KELAYAKAN PROYEK. kreteria perancangan dan sebagainya. kemungkinannnya segera dilaksanakan atau dilaksanakan pada beberapa waktu kemudian. pembuatan pra-rancangan. yang kemudian dikonkretkan kedalam pendefinisian sebuah proyek. dermaga. Dengan kata lain proyek JALAN TERUS atau BERHENTI. analisa perrekayasaan. pekerjaan dikonsentrasikan untuk menhasilkan gambar – gambar kerja proyek dan RKS ( Rencana Kerja dan Syarat-Syarat Pekerjaan). Pada hakekatnya studi ini ingin mengetengahkan apakah proyek/gagasan tersebut layak dan bermanfaat untuk dibangun. Pekerjaan-pekerjaan pada tahapan ini dilaksanakan dalam tahapan PRARANCANGAN. aspek ekonomi. Studi kelayakan proyek ini dilakukan untuk proyek yang sudah ditentukan lokasinya maupun untuk proyek yang belum ditentukan lokasi bangunannya. misalnya bangunan sebuah pabrik gula. Untuk lebih jelasnya lihat gambar berikut. Tahapan berikutnya yaitu mulai diadakan pengaturan untuk penyediaan biaya proyek. serta pra-rancangan mekanikal/elektrikal. sehingga memerlukan bantuan dari tenaga ahli dari luar (konsultan) diperlukan apabila pemilik proyek tidak memilikinya. Untuk proyek yang sifatnya komersial. Tahapan ini disebut TAHAP RANCANGAN AKHIR.

kemudian diajukan kepada principal untuk diketahui dan untuk mendapatkan persetujuannya. Ukuran Pokok a. bagaimana dan dari bahan apa bangunan itu akan dibuat. dan oleh karenanya pemberi tugas (Principal) perlu mengetahui. b. Syarat peraturan ini bersifat administratief. Pemborong dalam melaksanakan pekerjaan bangunan tersebut harus sesuai dengan gambar rencana dengan penjelasan-penjelasan teknik yang berhubungan dengan bangunan tersebut. Dan seterusnya…. Pasal 2. misalnya kecakapan yang memberi pekerjaan dan atau direksi pada pelaksanaannya. Ukuran pokok dapat dilihat dalam gambar.. Sampai pada pekerjaan harus diserahkan oleh pemborong kepada pemberi pekerjaan dalam keadaan selesai sehingga pemberi pekerjaan merasa puas. Timbang Duga Peil Timabang duga (peil) akan ditetapkan oleh pengurus. Page 15 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . yang biasanya disebut : RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS). peraturan dan persyaratan yang terkait dengan penjelasan umum.. dan seterusnya …. Pekerjaan dilaksanakan menurut : a. Sehingga direksi terlebih dahulu gambar rencana dari bangunan yang akan dibuat itu lengkap dengan detail-detail dan penjelasan-penjelasan teknik yang diperlukan. Galian tanah halaman …. ukuran-ukuran lainyya yang tidak tercantum di dalam gambar dapat ditundingkan dengan pengurus. Membersihkan lahan proyek dan seterusnya …… b. penjelasan. Pasal 3. upah kerja dan lain-lain. Pekerjaan yang dilaksanakan meliputi : a. B. Aturan-aturan dan syarat-syarat dari uraian tersebut dalam peraturan ini … dan sterusnya . Rencana Kerja dan Syarat-Syarat (RKS) yang dimaksud meliputi hal-hal sebagai berikut : BAGIAN : I Penjelasan dari Pekerjaan. dan masih diperlukan syarat-syarat lain yang langsung atau tidak langsung berhubungan dengan pekerjaan itu. asuransi-asuransi.RENCANA KERJA DAN SYARAT (RKS) Dari rancangan sampai terwujudnya bangunan yang dinginkan oleh Principal. Pasal 1. Penjelasan Umum A. masa penyerahan. keterangan. Peraturan-peraturan uraian penjelasan teknik dan administrasi itu terpisah antara satu sama yang lain.

Sebelum dipasang harus terlebih dahulu dibikin basah dan dibersihkan dahulu dari kotoran. peraturan dan persyaratan yang terkait dengan pekerjaan plesteran.. dan seterusnya. Pekerjaan tanah terdiri dari : 1. Lubang-lubang pondasi dibawah lantai denah denga tebal 0. peraturan dan persyaratan yang terkait dengan timbang duga (peil). Lubang-lubang pondasi di bagian dalam. penjelasan. c.5Kp:5Ps. peraturan dan persyaratan yang terkait dengan Pekerjaan tanah. penjelasan.. Pasal 4 : Pekerjaan Tanah a. ringbalk. Plesteran trasraaam dan plesteran beton dikerjakan dengan campuran 1Pc:2Ps. b. keterangan. Pasal 6 : Pekerjaan Pasangan batu a. 2. c. dan seterusnya. sloop. Dan seterusnya . dan seterusnya…. penjelasan.20 meter. Galian tanah untuk pondasi untuk pondasi pagar. penjelasan. peraturan dan persyaratan yang terkait dengan Pekerjaan Beton. c. Dan seterusnya . peraturan dan persyaratan yang terkait dengan pasangan batu. Page 16 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . 2. b.30 m dan tidak poreus. plat diatas pintu/jendela. BAGIAN : II Peraturan Teknik. Dikerjakan dengan urugan pasir adalah : 1. keterangan. Pondasi di bawah tembok harus dikerjakan dengan pasangan batu kali belah dengan perekat 1 PC: 3 PS. Pasal 7 : Pekerjaan Beton a. sedangkan bagian luar dengan campuran 1Pc:0. penjelasan. Pasal 8 : Pekerjaan Plesteran a. Yang dikerjakan dengan plesteran 1Pc:1Kp:3Ps adalah plesteran rumah jaga pada bagian dalam. keterangan. Dan seterusnya . Pasal 5 : Urugan Pasir a. keterangan. Yang dikerjan dengan beton bertulang campuran 1Pc:2Ps:3Kr adalah pekerjaanpekerjaan kolom. Batu Kali harus berukuran tidak boleh lebih dari 0. b. keterangan. Bahan – bahan pekerjaan ini harus diperiksakan kepada direksi untuk mendapatkan persetujuan terlebih dahulu. …. b.b. dan seterusnya ….

penjelasan. peraturan dan persyaratan yang terkait dengan pekerjaan kayu. peraturan dan persyaratan yang terkait dengan pekerjaan cat dan kapuran.. peraturan dan persyaratan yang terkait dengan pekerjaan kaca. peraturan dan persyaratan yang terkait dengan pekerjaan atap. b. BAGIAN : III Peraturan Umum Pasal 17 : Pengurus a. Pasal 18 : Kewajiban Umum Pemborong Page 17 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . Ukuran kosen-kosen pintu jendela rumah jaga adalah 8 x 12 cm. Semua kosen pintu/jendela di cat dengan warna putih. peraturan dan persyaratan yang terkait dengan pekerjaan dan alat-alat penggantung dan pengunci. b. penjelasan. Pasal 12 : Alat-alat Penggantung dan Pengunci Yang berisi tentang keterangan.Pasal 9 : Pekerjaan Kayu a.5 cm. Pasal 13 : Pekerjaan Kaca Yang berisi tentang keterangan. Dan seterusnya . Yang bertindak sebagai pengurus atau direksi adalah Kepala Dinas GedungGedung Negara Daerah ……. lantai. Pasal 15 : Pekerjaan Instalasi Listrik Yang berisi tentang keterangan. Pasal 16 : Pekerjaan Halaman Yang berisi tentang keterangan. Tebal daun pintu jendela semuanya 3. penjelasan. peraturan dan persyaratan yang terkait dengan pekerjaan instalasi listrik. Kuda-kuda. atau seorang pegawai yang ditunjuk. penjelasan. penjelasan. Pasal 14 : Pekerjaan Cat dan Kapuran Yang berisi tentang keterangan. penjelasan. Dan seterusnya yang berisikan tentang pengurus proyek. keterangan. Pasal 10 : Pekerjaan atap. penjelasan. kuda-kuda dan lantai. Yang berisi tentang keterangan. Pasal 11 : Pekerjaan Besi Yang berisi tentang keterangan. peraturan dan persyaratan yang terkait dengan pekerjaan halaman. peraturan dan persyaratan yang terkait dengan pekerjaan besi. penjelasan.

Pasal 21 : Kemajuan Pekerjaan Yang berisi tentang keterangan. penjelasan. peraturan dan persyaratan yang terkait dengan kewajiban dan hak pemborong. peraturan dan persyaratan yang terkait bila terjadi adanya pekerjaan tambah atau pengurangan pekerjaan. peraturan dan persyaratan yang terkait rencana pekerjaan. Pasal 22 : Waktu Penyelenggaraan Pekerjaan Yang berisi tentang keterangan. peraturan dan persyaratan yang terkait dengan persyaratan bahan yang harus disetujui oleh pengurus. peraturan dan persyaratan yang terkait dengan waktu mulai dan waktu menyelesaikan pekerjaan. Pasal 23 : Jangka Waktu Pemeliharaan Yang berisi tentang keterangan. penjelasan. peraturan dan persyaratan yang terkait dengan pertanggungan jawab pemborong atas pekerjaan setelah jangka waktu tertentu penyerahan kedua.\ Pasal 25 : Pekerjaan Tambahan dan Pengurangan Yang berisi tentang keterangan. penjelasan. peraturan dan persyaratan yang terkait dengan jangka / lama waktu yang diperlukan untuk pemeliharaan pekerjaan setelah pekerjaan diserahkan . Pasal 20 : Pekerjaan gambar dan peraturan Yang berisi tentang keterangan. penjelasan.Yang berisi tentang keterangan. penjelasan. Pasal 27 : Penunjukan Page 18 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . termasuk bila terjadi tidak sesuai persyaratan dan tindakan yang harus diberikannya. BAGIAN : IV Peraturan Administratief Pasal 26 : macam Lelangan Yang berisi tentang keterangan. peraturan dan persyaratan yang terkait dengan masalah lelangan. penjelasan. peraturan dan persyaratan yang terkait bila terjadi perbedaan gambar dan bunyi peratura. penjelasan. dan seterusny. penjelasan. penjelasan. Pasal 19 : Bahan-bahan yang dipergunakan di pekerjaan Yang berisi tentang keterangan. Pasal 24 : Pertanggungan Jawab Pemborong Yang berisi tentang keterangan.

penjelasan. penjelasan. Pasal 32 : Perselisihan Yang berisi tentang keterangan. persyaratan dan cara penyelesaian bila terjadi naik/turunnya harga-harga bahan atau yang lain. b. penjelasan.Yang berisi tentang keterangan. Pasal 34 : Syarat-syarat Penawaran a. harga penawaran yang kurang dari 50% dari harga yang telah ditetapkan oleh direksi (Dinas Gedung-Gedung Negara). penjelasan. Pasal 30 : Resiko Pemborongan Yang berisi tentang keterangan. Yang berisi tentang keterangan. persyaratan dan cara penyelesaian bila terjadi perselisihan yang bersifat teknis atau kejadian dimana pemborongan tidak memenuhi kewajibannya. penjelasan. peraturan dan persyaratan yang terkait dengan penunjukan peserta lelang. peraturan . peraturan dan persyaratan yang terkait dengan syarat-syarat penawaran. peraturan dan persyaratan yang terkait dengan surat-surat penawaran yang diperlukan pada saat lelangan. tidak akan dibicarakan / dipertimbangkan. Pasal 31 : Denda Yang berisi tentang keterangan. persyaratan dan cara penyelesaian bila pemborong tidak memenuhi syarat-syarat yang seperti tercantum pada pasal-pasal sebelumnya. peraturan dan persyaratan yang terkait dengan tata cara pembayaran pekerjaan. Pasal 29 : Pemberian Pekerjaan Yang berisi tentang keterangan. peraturan dan persyaratan yang terkait dengan pemberian pekerjaan. peraturan . Pasal 33 : Aturan Pembayaran Yang berisi tentang keterangan. peraturan . penjelasan. penjelasan. Page 19 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . Pasal 28 : Lelangan Pemborong Yang berisi tentang keterangan. penjelasan.

b. yaitu jumlah panjang tulangan dikalikan dengan berat jenis besi yang bersangkutan. berdsarkan = 27 m. yaitu panjang x lluas penampang yang sama. Berikut diberikan bebarapa contoh sebagai berikut : a. mempunyai pengertian bahwa. Volume pekerjaan kunci tanam = 15 buah. Volume pekerjaan besi = 258 kg. atau pekerjaan lisplank dapat juga dihitung berdasarkan Page 20 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK .. mempunyai pengertian bahwa. volume pekerjaan pondasi 60 m3... volume pekerjaan lisplank 27 m. volume pekerjaan pondasi dihitung berdasarkan isi. volume pekerjaan atap 124 m2. Volume pekerjaan lisplank luas. e. Volume pekerjaan atap = 124 m2. trapesium dan lain-lain.BAB II VOLUME PEKERJAAN PENGERTIAN VOLUME PEKERJAAN Yang dimaksud dengan volume suatu pekerjaan adalah menghitung jumlah banyaknya volume pekerjaan dalam satu satuan. volume pekerjaan besi 258 kg dan volume pekerjaan kunci tanam 15 buah. volume pekerjaan atap dihitung berdasarkan luas. volume pekerjaan lisplank dihitung berdasarkan panjang . yaitu luas bidang atap yang dapat bebbentuk segitiga. c. Volume pekerjaan tersebut dihitung berdasarkan pada gambar bestek dari bangunan yang akan dibuat. persegipanjang. Volume pekerjaan pondasi batu kali = 60 m3. melainkan jumlah volume bagian pekerjaan dalam satu kesatuan. Volume (kubikasi ) yang dimaksud dalam pengertian ini bukanlah merupakan volume (isi sesungguhnya). volume pekrjaan banyaknya kunci dan lain-lain. Volume juga disebut sebagai kubikasi pelerjaan. d. Semua bagian / elemen konstruksi yang ada pada gambar bestek harus dihitung secara lengkap dan teliti untuk mendapatkan perhitungan volume pekerjaan secara akurat dan lengkap. volume pekerjaan besi dihitung berdasarkan berat dari besi.. ini menunjukkan bahwa volume tersebut bukanlah volume dalam arti sesungguhnya melainkan volume dalam satuan. Dari contoh di atas dapat diketahui bahwa satuan masing-masing volume pekerjaan berbeda. kecuali volume pekerjaan pondasi yang merupakan volume sesungguhnya.

kualitas bahannya. lebih dahulu harus membaca gambar bestek berikut gambar – gambar detail (penjelasannya). bentuk dari masing – masing bagian gambar denah secara teliti dan mendetail. mungkin bagaimana cara mendapatkan bahan (bahan produk luar negeri). kelengkapan dan ukuran-ukuran dengan lebih detail dan jelas sehingga dapat kemudahan tingkat pengerjaannya. Untuk mendapatkan perhitungan volme pekerjaan yang teliti dan lengkap yang harus diperhatikan adalah :  Denah Yang diperhatikan adalah ukuran-ukuran panjang dan lebarnya.  Pandangan – pandangan Yang diperhatikan adalah bidang-bidang mana yang terletak dimuka dan dibelakang serta penjelasan keadaannya secara teliti dan mendetail. Uraian volume pekerjaan Uraian volume pekerjaan Sebelum menghitung volume masing-masing pekerjaan. Kita mulai menghitung volume tiap pekerjaan sesuai dengan susunan pekerjaan. Setelah segala sesuatunya sudah ada dan lengkap namun ada sesuatu yang kurang jelas / belum bisa dimengerti misalnya bahan yang digunakan.Membaca Gambar Bestek Gambar-gambar Bestek itu kita perhatikan dan teliti benar-benar ukurannya. maka perlu ditanyakan kejelasannya pada saat diadakan aanwijzing kepada direksi. bentuk penampang dan ukurannya dan tinggi dari masing – masing detail penampang/potongan secara teliti dan mendetail.  Gambar situasi Untuk menjelaskan / menunjukkan keadaan sekitar tempat dimana bangunan tersebut didirikan. Penguasaan dalam membaca Page 21 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . Bila segala sesuatunya sudah jelas maka kita menghitung jumlah dan volume pekerjaan.  Penampang-penampang / Potongan-potongan Yang diperhatikan adalah ukuran-ukuran panjang dan lebarnya.  Gambar – gambar rencana dan penjelasan (detail) Dari gambar rencana ini dan penjelasan (detai) kita dapat membaca rencana dari elemen/bagian konstruksi.

sistematis dengan lajur-lajur tabelaris. b. PEKERJAAN BETON & DINDING 1. Pasangan Pondasi Batu Kali a. Penyusunan uraian volume pekerjaan tersebut diurutkan berdasarkan urutan (kronologis) pelaksanaan pekerjaan. Aanstamping Batu Kali c. c. Beton Bertulang Beton Sloof Kolom Praktis Ring Balok Balok Konsul Kuda-kuda Beton Plat Beton 2. Pasangan Pondasi Batu Kali II. 2. Galian Tanah Pondasi b. Berikut ini . Volume pekerjaan disusun sedemikian rupa secara I. dengan sistem pengelompokan mulai dari diberikan susunan uraian pekerjaan tersebut.gambar bestek dan gambar penjelasan akan sangat mempengaruhi tingkat ketelitian dalam menghitung volume masing-masing pekerjaan. Memasang Bouwplank. Tahapan yang perlu dilakukan dalam menghitung volume pekerjaan adalah antara lain menguraikan masing-masing volume pekerjaan (uraian volume pekerjaan) dan dari uraian tersebut masing-masing harus dihitung volume pekerjaanya. PEKERJAAN PONDASI 1. Persiapan : a. Penggalian a. Urugan Kembali 3. Susunan dengan cara lajur-lajur tabelaris. DAFTAR URAIAN PEKERJAAN URAIAN PEKERJAAN I. Urugan Pasir bawah Pondasi b. berarti menghitung besar volume masingmasing pekerjaan sesuai dengan gambar bestek dan gambar detail. Beton Cor 1 Pc : 2 Ps : 3 Kr. 2. Pembersihan Lapangan. Beton Tak Bertulang a. Susunan uraian volume pekerjaan dapat dilakukan dengan dua cara yaitu : 1. PEKERJAAN PERLENGKAPAN LUAR. Los Kerja. Page 22 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK PEKERJAAN PONDASI sampai X. Yang dimaksud dengan uraian volume pekerjaan adalah menguraikan secara rinci besar volume suatu pekerjaan. Susunan dengan cara post-post. Direksi Keet d. Menguraikan.

Plesteran a. Balok Plafond a. Pasangan lantai Pasangan Ubin PC Polos Pasangan Ubin PC Petak / Lajur VII. Pasang Kaca NakoTebal 5 mm c. Pasang Kaca Tebal 5 mm b. PEKERJAAN PLESTERAN 1. Memasang Atap Genting Memasang Bubungan. Penggantung / Kunci Peamelles Nilon Page 23 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . Rangka Plafond Luar (everstek) c. Atap. Rangka Plafond Dalam b. 2. Residu Rangka Plafond 2. PEKERJAAN PLAFOND 1. b.3. Pintu / Jendela Pintu Teakwood Rangka Jendela Nako Pengaman 2. PEKERJAAN LANTAI 1. 2. a. PEKERJAAN PINTU DAN JENDELA 1. Plesteran Dinding 1 Pc : 4 Ps 2. III. Kuzen Pintu dan Jendela Meni Kayu yang Menyentuh Pasangan Bout-bout / Angkur. Kuzen Dinding Pasangan Tembok 1 Pc : 2 Ps. Kaca Tetap Jalusi a. Pasang Ventilasi Jalusi 3. Kap Dan Rangka Atap Pekerjaan Kuda-kuda Pekerjaan Rangka atap Pekerjaan Lisplank Papan Memeni sambungan Kayu Resudu Kuda-kuda Bout-bout / Angkur. PEKERJAAN KAP & ATAP 1. Pasangan Tembok 1 Pc : 4 Ps. Urugan Di bawah Lantai Urugan Tanah Urugan Pasir 2. Plesteran Dinding 1 Pc : 2 Ps. Turap Porselen 3. IV. Pasangan Turap Porselen VI. Memasang Plafond Memasang Plafond Triplek tebal 4 mm Memasang Plafond Luar Kisi-kisi 2 x 5 cm Les Pinggir Plafond Dalam V.

b. pekerjaan pasangan pondasi. pekerjaan pintu. Dan masing macam pekerjaan ini masih perlu dirinci lagi secara mendetail bagian-bagiannya (sub-sub pekerjaan). pekerjaan lantai. pekerjaan pengecatan dan sebagainya.Kunci Tanam Union 2 x Slaag 3. PEKERJAAN CAT / KAPURAN 1. PEKERJAAN PERLENGKAPAN DALAM 1. pekerjaan beton. Pengecatan Mencat kayu yang Kelihatan Mencat Loteng dengan teak oil Mencat Dinding dengan Matek Mencat Kuzen / Pintu dan Jalusi IX. pekerjaan atap. Listrik Pasang Instalasi dalam Pemasangan Lampu Pijar Lampu TL 2 x 40 watt Pasang Zekering Group Stop Kontak Sakelar seri Sakelar Enggkel 2. Halaman Rabat Keliling Gedung Rabat Beton 1 Pc : 3 Ps : 5 Kr Rabat Kerikil Bak Kontrol Septictank Menghitung Jumlah dan Volume Pekerjaan Untuk perhitungan jumlah dan volume pekerjaan perlu hal-hal yang penting sebagai berikut : o Hitung jumlah dan macam pekerjaan yang akan dilaksanakan . misalnya : pekerjaan tanah terdiri dari pekerjaan-pekerjaan : galian tanah untuk ponadasi pasangan batu Page 24 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . PEKERJAAN PERLENGKAPAN LUAR 1. Sanitasi dan Instalasi Air Kloset Jongkok Porselen Pemasangan Instalasi Air Bersih Pemasangan Instalasi Air Kotor Kraan Flour Drainase X. misalnya : pekerjaan tanah. pekerjaan pasangan tembok. VIII.

tentukan ukuran : panjang. dengan cara sebagai berikut : a.kadang-kadang ukuran pondasi antara pkerjaan satu dengan yang lain tidak sama. pekerjaan pengurugan kembali dan lain-lain. Pasangan pekerjaan ponadsi Untuk menghitung volume pekerjaan pasangan pondasinya yang penampangnya berbentuk trapezium adalah : Luas penampangnya = (lebar atas + lebar bawah) x setengah tinggi pondasi.25 dari jumlah volume galian. o Kemudian dihitung banyaknya volume masing – masing pakerjaan. Menghitung pekerjaan tanah Page 25 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . sedangkan nomornya tergantung dari jenis kekerasan tanah yang akan digali. lebar 0.80 x 50 = 40 meter kubik (m3). panjang dan dalamnya.80 meter sepanjang 50 meter. Pekerjaan penimbunan ini dinamakan dengan “Urugan” tanah kembali yang biasanya diambil sebesar 0. Seandainya lubang galian tanah untuk pondasi dengan ukuran : dalam 1. Misalnya untuk pekerjaan pondasi pasangan batu kali. lebar dan tinggi/dalamnya galian. maka volume galian tanah untuk pondasi adalah = 1. Kita kumpulkan ukuran pondasi yang sama baik ukuran : lebar. 3. Galian tanah dalam analisa diberi kode/tanda : “A”. sesuai dengan keguanaannya. 3. Volume galian tanahnya = luas penampang galian x panjang galian.00 x 0.00 meter. Untuk menentukan harga upah galian tanah tiap m3 bukalah daftar analisa BOW. Caranya : 1. ada bagian yang perlu ditimbun kembali. Menghitung pekerjaan pasangan pondasi. 2. tembok dan beton.kali. galian tanah untuk pondasi foot-plat. b. galian tanah untuk pondasi sumuran . Setelah pondasi dibuat. Dan isinya = luas penampang x panjang pasangan pondasi.

Plesteran dinding tembok dihitung dalam m2 (luas) bidang plesteran. Page 26 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . Plat = luas penamplat x tebalnya. Pasangan tembok batu bata dinding dihitung dalam m3. Kousen pintu terdiri dari : 1 ambang dan 2 tiang kusen Kusen jendela : 2 ambang dan 2 tiang jendela. sloop. Caranya : Luas = lebar x tinggi pintu / jendela 3. Caranya : Luas = lebar papan x panjang seluruh lisplang. maka tebalnya 12 cm atau 0.12 meter. upah kerja pembesian dan upah begesting. Luas dinding dihitung. Kusen-kusen pintu dan jendela dihitung dalam m3. Caranya : Luas penampang kayu x jumlah panjangnya. kemudian dikurangi denga luas untuk : pintu. bahan besi tulangan.Dari daftar analisa untuk menghitung harga 1 m3 pasangan pondasi batu kali adalah terdiri dari : harga bahan ditambah denga upah kerja untuk pasangan pondasi. sedangkan untuk upah terdiri : upah kerja pengecoran . bahan begesting. daun jendela dihitung dalam m2. maka jumlahnya = luas dinding x 2 (lua dalam). 7. Daun pintu . Beton bertulang (balok-balok. Bial bidang yang diplester tembok bagian luar dan dalam. 4. Pekerjaan kayu 1. jendela. Untuk tembok ½ bata misalnya. Demikian pula untuk pekerjaan pasangan yang lain. 6. Hasilnya dikalikan dengan tebal tembok. lubang-lubang angin tau ventilasi. plat-plat. 5. Caranya : Kolom dan balok-balok = luas penampang x jumlah panjangnya. Papan lisplang dihitung dalam m2. kolom dan lain-lain) dihitung dalam m3. c. Analisa BOW pekerjaan untuk pekerjaan beton terdiri : kebutuhan bahan yang terdiri : bahan beton sendiri. 2.

m2.m3 = …….. Rangka langit-langit dihitung dalam m3 atau m2. Volume pekerjaan rangka langit-langit dari kayu dihitung sebagai berikut : luas penampang rangka x panjang seluruhnya.. kemudian dikalikan dengan banyaknya kuda-kuda yang dipakai. Sebuah kuda-kuda terdiri dari : 1 balok tarik. m3 = ……. Kalkulasi : Jumlah kayu untuk keperluan seluruh kuda-kuda Gording = penampang x jumlah panjang Balok muurplat = penampang x panjang Balok nok (bubungan) = penampang x panjang Balok jure = penampang x proyeksi rebahnya Jumlah 10 % kayu hilang total kebutuhan = ……m3 = ……m3 = …….. 1 buah tiang (ander). sepanjang 5 meter dan rangka langit-langit dipasang setiap 1 meter maka : Volume kayu = 0.07 x 2 x 3 = 0. Untuk arah melebar terbuat dari kayu 5/7 cm.m3 = ……. luas = alas x ½ tinggi.d.m3.05 x 0.05 x 0.021 m3. e. Caranya : Penampang kayu x jumlah panjangnya.. Akhirnya seluruh dari luas atap dijumlahkan = …….m3 = ……. Kuda-kuda dihitung dalam m3.105 m3. Luas atap muka/belakang berbentuk segitiga. ialah bagian atat muka / belakang dan samping kiri/kanan. Luas atap samping kiri/kanan bentuk trapezium. 2 buah batang kaki kuda-kuda dan 2 buah penyokong kuda-kuda.07 x 5x 6 = 0.. sepanjang 3 meter dan rangka langit-langit dipasang setiap 1 meter maka : Volume kayu = 0. luas = ( panjang alas + panjang bubungan) x ½ tinggi.m3 =…….. Rangka atap ialah usuk-usuk/kaso-kaso dan reng-reng dihitung luas sebenarnya dari atap genteng. Misalnya : Untuk arah memanjang terbuat dari kayu 5/7 cm. Page 27 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK .

. Pekerjaan Gantungan dan Kunci 1. Talang air. 2. Luas atap = luas rangka atap = ……. h. 7. 2. Kemudian lihat analisa. 6. i. 5. Pekerjaan mengecat adalah segala kayu yang terlihat / cm dihitung terketam. panjang lantai x lebar lantai. m2. Pekerjaan Atap 4. penampang air atap dihitung dalam m’. Luas = panjang x lebar ruang yang ditutup dengan eternit. Pekerjaan ini dihitung dalam m2 (luas) Untuk kusen-kusen adalah 3 x penampang x panjang. Pekerjaan Mengecat 1. Pasangan bubungan nok dan jure dihitung dalam m (meter maju) Hitung jumlah panjangnya kemudian kita kalikan dengan 1 m2. Pekerjaan Lantai 1. k. g.f. Lantai tegel polos dihitung dalam m2. panjangnya = panjang lis (papan lis). Untuk harga pengecatannya per m2 ini dapat dilihat dalam analisa harga satuan. Page 28 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . Pemasangan kaca pintu dan jendela dihitung dalam m2. Apa-apa bagian yang harus dicat perlu diperiksa dan soal warna cat dapat ditanyakan pada direksi saat pengecatan akan dimulai. Pekerjaan langit-langit atau plafon Pemasangan langit-langit adalah pemasangan eternity dihitung dalam luas (m2). Luas atap genteng. Talang air pipa (pembuang air) dihitung dalam m’. Untuk luas lisplang = lebar x jumlah panjangnya. Untuk luas pintu-pintu / jendela ialag = lebar x 2. lihat analisa harga per meter maju. Isinya = lebar x panjang x tebal pasir. dihitung dalan m2. Urugan pasir dibawah lantai tegel setebal 10 cm sampai 20 dalam m3.

kabel yang dipakai ditambah stopkontaknya. Hitung harga seluruh harga pipa-pipa. Bouwlplank dihitung per meter maju. Rooster udara jumlhanya ……buah. Ini duluar harga bola lampu. Closet yang dipakai bearapa jumlahnya. pada waktu pemasangan pipa-pipa. 2. Harus diingat bahwa pada kebiasaannya instalasi air ini dipasang setelah bangunan selesai. Slot pintu dan jendela dihitung berapa buah dan jenis yang akan dipakai. Kemungkinan-kemungkinan kerusakan ini ditambahkan dalam RAB Page 29 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . 5. apa bahan dasrnya . 6. 2. Instalasi Listrik : Biaya pemasangan dan bahan-bahan untuk instalasi listrik ditentukan oleh tiap-tiap mata lampu. 4. Kuncu tanam berapa buah dan apa kualitasnya. angker. kemudian dihitung setiap jenis lampu dan akhirnya dijumlahkan. n. l. Besi-besi sengkang. dan jenisnya. Tentu ada kerusakan-kerusakan instalasi air ini. mur ditaksir dalam …kg. baut. 3. dan dimana harus dipasang. Engsel pintu dan jendela dihitung jumlah pemakaiannya. sesuai dengan gambar bagian – bagian mana yang akan dipasang kaca-kaca jendela/pintu. Bak. Instalasi air : Pipa-pipa leiding dari diameter berapa yang dipakai. Kalau sebagian dari panil perlu dikurangi lagi.Caranya ialah (lebar dan tingginya) dikurangi ambang dan jenangnya (tiang). Pekerjaan Instalasi m.bak penyimpanan air ada berapa buah. kemudian ditambah upah pasang (bisa dirundingkan). kualitasnya bagaimana . 2. Pekerjaan – pekerjaan lain 1. 3. Rumus sementaranya : RAB = (p x q) + s p = jumlah mata lampu q = harga per mata lapmu s =jumlah harga seluruh bola lampu yang dipakai.

Page 30 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . Penjaga malam ditaksir Rp…… 6. …… 5. Dan lain-lain yang dianggap perlu. Bouwket (gubug dan kantor) ditaksir Rp.4.

Harga Anggaran Biaya didapat dengan menjumlah semua harga unit pekerjaan yang telah dihitung. Ketelitian dan kecermatan dalam menghitung semuanya tersebut akan sangat mempengaruhi tingkat keakuratan menghitung Rencana Anggaran Biaya. Sedangkan bagi pekerjaan yang mempergunakan peralatan modern / alat berat. volume pekerjaan serta menghitung harga satuan pekerjaan masing-masing. Analisa BOW hanya dapat dipergunakan untuk pekerjaan padat karya yang memakai peralatan konvensional. Harga Satuan Pekerjaan akan berbeda antara daerah satu dengan daerah yang lain. BOW tanggal 28 Pebruari 1921. sesuai dengan jenis. spesifikasi bahan dan jenis. yaitu ketentuan dan ketetapan umum yang ditetapkan Dir. harus berpedoman pada harga satuan bahan dan upah tenaga kerja di pasaran dan di lokasi pekerjaan yang akan dibuat. sedangkan upah tenaga kerja didapatkan di lokasi dikumpulkan dan dicatat dalam satu daftar yang dinamakan Daftar Harga Satuan Upah. Harga bahan didapat dari pasaran.BAB III HARGA SATUAN PEKERJAAN Pengertian Yang dimaksud dengan Harga Satuan Pekerjaan adalah jumlah harga bahan dan upah tenaga kerja berdasarkan perhitungan analisis. Jadi dalam menghitung dan menyusun Anggaran Biaya suatu proyek. Sedangkan harga penawaran dihitung dengan menjumlah hasil perhitungan Anggaran Biaya tersebut dengan pajak pertambahan nilai (PPn). Nomor 5372 A pada zaman Pemerintahan Belanda. jumlah tenaga kerja yang akan dipakai. Setelah itu dari hasil penglian antara volume dengan harga satuan pekrjaan akan didapat harga per unit pekerjaan. Setiap jenis pekerjaan yang telah dirinci harus dihitung harga satuan pekerjaan sendiri-sendiri. keuntungan untuk kontraktor. hal ini disebabkan karena adanya perbedaan harga pasaran bahan dan harga / upah tenaga kerja yang berlaku di setiap daerah. Analisa BOW (Burgerlijke Openbare Werken). yaitu : 1. Hal yang perlu dilakukan dalam menghitung besarnya RAB antara lain : merinci semua jenis pekerjaan yang ada dan masing-masing harus dihitung. dikumpulkan dalam suatu daftar yang dinamakan Daftar Harga Satuan Bahan. analisa Page 31 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . jumlah. Perhitungan Harga Satuan Pekerjaan dapat memakai 2 macam analisa.

Dari kedua data tersebut kemudian dihitung dan dibuat Harga Satuan Pekerjaan. 2. 376. Bila diketahui : o Harga Satuan Bahan Beton tanpa tulangan K – 225 Besi beton Kawat beton Paku Kayu Begesting o Harga satuan Upah : Upah pembesian 1 kg Rp. dikumpulkan dalam suatu daftar yang dinamakan Daftar Harga Satuan Bahan. Ada tiga istilah yang harus dibedakan dalam menyusun Anggaran Biaya Bangunan yaitu : Harga Satuan Bahan. 250. serta besarnya biaya yang dibutuhkan. Harga bahan didapat dari pasaran.00.200.00.000. Rp. Untuk memudahkan dalam menghitung harga satuan pekerjaan data-data dikelompokkan sendirisendiri.00. Upah tenaga kerja didapatkan di lokasi dikumpulkan dan dicatat dalam satu daftar yang dinamakan Daftar Harga Satuan Upah. Rp. (lihat tabel-tabel berikut). 760.500. 6.00. Analisa Harga Satuan Pekerjaan yang dikeluarkan oleh Balai Pengujian dan Informasi Konstruksi. Namun demikian analisa BOW masih dapat dipergunakan sebagai pedoman dalam menyusun Anggaran Biaya Bangunan. 7. 1m3 1 kg 1 kg 1 kg Rp. Dinas Permukiman dan Tata Ruang. dalam buku yang berjudul “ Daftar Harga Satuan Bangunan Gedung Negara Bahan Bangunan / Upah dan Analisa Pekrjaan yang terbit setiap bulan. Daftar Harga Satuan Bahan (lihat tabel berikut) Analisa Bahan dan Upah Analisa bahan : Yang dimaksud dengan analisa bahan suatu pekerjaan ialah menghitung banyaknya volume masing-masing bahan. Contoh pembuatan 1 m3 beton balok memanjang 30 x 50 cm2.600.00. baik bahan maupun upah tenaga kerja. 1 m3 Rp. Rp. Pada waktu sekarang analisa ini yang banyak dipakai untuk menghitung harga satuan pekerjaan terutama proyek-proyek milik pemerintah. 7.00.900. Tentu saja ada beberapa bagian analisa BOW yang sudah tidak relevan lagi dengan kebutuhan pembangunan. Page 32 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . Harga Satuan Upah dan Harga Satuan Pekerjaan.BOW tidak dapat dipergunakan sama sekali.

42. = Rp.900. Rp.408.00.600.1.437.00 199. Rp.868.500. 342.00. 49.00. Page 33 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK .00 = Rp.500.00.250.00.00 Upah alat Bantu pengecoran Rp.210. 7.200. Rp.658. 34. 1 m3 Rp.00 = RP. Jadi Harga Satuan Pekerjaan = Harga satuan Bahan + Harga Satuan Upah = Rp. = RP.00 = Rp.155.210. 251.200.00. 8. 250.Upah begesting Upah alat Bantu pengecoran o Upah pengecoran Membutuhkan bahan : 1.00.531.00. 376. 34.658.64 kg 12.00 = Rp.00 = Rp.550.950 kg kawat beton 4. Rp.00. 42.00 1.910. Dari contoh pembuatan 1 m3 beton balok memanjang.500. 760.500 kg paku 0.000.782. 42.000. Tabel analisa Harga satuan Pekerjaan (lihat tabel berikut). Rp.00. 2.550.00 + Rp.550.64 kg besi tulangan 4. JUMLAH Analisa Upah : Yang dimaksud dengan analisa upah suatu pekerjaan adalah menghitung banyaknya tenaga kerja yang diperlukan serta besarnya biaya yang dibutuhkan untuk suatu pekerjaan. 1 unit Rp.531.00 m3 beton tanpa tulangan 1 m2 Rp. 251. Membutuhkan upah : 199.00.500. 376. 7. Rp.500. 2.00. 52.00. 106.00 = RP. 6.500 m2 1.00.00 = RP. 52.00 Upah pembesian Upah begesting Upah pengecoran Rp. 52.00.00 = RP. = Rp. 8. 2.500.500. JUMLAH = Rp.45 m3 kayu begesting Rp.

begel Ǿ 6 – 12.06 m2. Bahan beton (dihitung dalam m3) yang terdiri dari bahan : PC.67 m + (2 x 0. = 4 x 0. Perhitungan : Luas penampang balok = 0. Volume per besi tulangan pokok Volume 4 tulangan pokok = 16.67 m’ + 0. lebar 1 meter dan tinggi 1 meter. Sehingga luas penampangnya = l x t = 1 x 1 m2 = 1 m2.000113 m2 = 0.0122 = 0. Misalkan : Balok beton bertuang dengan penampang : 20 cm x 30 cm.30 cm2 = 0. biaya besi tulangan dan upah tenaga kerjanya. Volume beton 1 m3 adalah berdimensi : panjang 1 meter.81 m’ x 0. atau : p x l x t. Tulangan pokok : 4 Ǿ 12 mm. Untuk menghitung berat besi tulangan dapat dihitung dengan mengalikan : jumlah volume besi dengan berat jenis besi.67 m’.07 m) = 16.000113 m2. Bila luas penampangnya = 0. Volume besi = jumlah total panjang besi x luas penampang besi tulangan. dengan p : panjang suatu elemen. Berapa berat besi tulangan per m3 betonnya ?.06 cm2. Luas penampang per tulangan Ǿ 12 mm = ¼ π D2 = ¼ x π x 0.20 x 0. Untuk volume pekerjaan beton dihitung dengan mengalikan antara luas penampang dengan panjang.14 m’ = 16.001902 m3.Menghitung Harga satuan Pekerjaan Beton Bertulang Harga Satuan Pekerjaan beton bertulang yang dihitung meliputi : biaya bahan beton dan upah tenaga kerja. maka panjang balok = (1m3) : (0. Berat tulangan pokok : Panjang setiap tulangan pokok = panjang tulangan + (2 x bengkokan) = 16. dan biaya begesting dan upahnya.001902 m3 Page 34 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK .81 m’. pasir dan kerikil dengan perbandingan campuran tertentu. dimana : l x t = luas penampang.06 m2) = 16.5 cm.

Sehingga berat 4 tulangan pokok Ǿ 12 mm sepanjang 16. Sehingga berat besi tulangan per m3 = 86.0072 x 33. Panjang per begel = (2 x 0.24 kg.283 m2 = 33.776 kg.564 cm3.81 m = 0.08 m’. Luas penampang begel Ǿ 6 = ¼ x ¼ π D2 = ¼ x π x 0. dapat juga dihitung dengan bantuan tabel berat besi.2 ton (7200 Berat besi tulangan pokok dan begel = 134 x 0.= 0.007609 m3. jumlah begel (sepanjang 16.16 kg. : dari tabel sudah diketahui berat besi per meter pnajang. Berat jenis (BJ) besi = 7.81 m’) = ((16. 0. Volume per begel = 108 m’ x 0.2 artinya : volume besi per 1 m3 kg).283 m2.936 kg. beratnya = 7. . Menghitung berat begel (Ǿ 6 – 12. Catatan : selain berat besi dihitung dengan volume besi x berat jenis. Berat per begel = 0. Page 35 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK .04) m’ = 1.007608 m3 x 7200 kg/m3 = 54.24 kg = 32.5 cm) per m3 beton.30) +(2 x 0.20) +(2 x 0. Sehingga berat besi tulangan dapat dihitung dengan mengalika antara : panjang besi dengan berat besi per m’.564 = 0.81.125)) + 1 = 134 begel.0122 = 0.

.. o o Harga Unit Pekerjaan : adalah harga satuan dikalikan dengan volume untuk Jumlah tiap-tiap post : adalah merupakan jumlah keseluruhan masing-masing masing-masing sub pekerjaan. dengan berbagai satuan pekerjaan tergantung dari jenis dan sub pekerjaan yang dilaksanakan. misalnya : m3. 5 Harga (Rp). m2. m2 m3 m3 Taksir A1 A1 …………. ………….BAB IV RENCANA ANGGARAN BIAYA Pendahuluan Setelah diketahui harga satuan. maka kemudian menghitung kebutuhan biaya dari masing-masing pekrjaan tersebuta yang akhirnya akan dapat ditentukan semua biaya yang dibutuhkan untuk bangunan tersebut. Bila dalam analisa BOW tidak ditemukan adanya pasal yang sesuai dengan sub pekerjaan maka harganya didasarkan pada harga taksir. kemudian dirinci semua jenis atau post-post pekerjaan yang akan dilaksanakan. jumlah macam dan volume masing-masing pekerjaan. Harga satuan ini dapat dihitung berdasarkan dengan harga : Fixed Price ( dari analisa BOW ) atau harga Lump Sum (Borongan) dan untuk masing-masing sub pekerjaan tentunya berbeda-beda. ……… ……… ……… Volume 2 Satuan 3 Pasal Analisa 4 Harga Satuan (Rp). LOKASI DI : ………………………………………………………………. o Analisa : pasal – pasal dari Analisa BOW yang digunakan sebagai dasar untuk menghitung harga satuan . o Volume Pekerjaan : dari masing pekerjaan tersebut dihitung banyaknya / volume pekerjaan yang akan dilaksanakan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel / daftar berikut : DAFTAR RENCANA ANGGARAN BIAYA BANGUNAN : …………. No Uraian Pekerjaan 1 A 1 2 3 PEKERJAAN TANAH Pembersihan Lokasi Galian tanah pondasi Urugan tanah …………. yang berisikan tentang : o Uraian Pekerjaan : dari gambar bestek yang telah dibaca dan dicermati secara seksama. Dari jenis pekerjaan ini kemudian diuraikan sub-sub pekerjaan yang lebih mendetail lagi. Untuk memudahkan perhitungan dan penjumlahannya diperlukan suatu tabel. …………. buah dan sebagainya. m’. sub pekerjaan tersebut untuk jenis / post pekerjaan. o Harga Satuan Pekerjaan : dari perhitungan analisa BOW akan muncul angka harga satuan untuk masing-masing sub pekerjaan. …………. 6 Jumlah tiap Post 7 Page 36 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK .

…………. …………. …………. …………. ………… D 1 2 3 4 PEKERJAAN ATAP Atap genteng Tutup bubung nok / jure Talang air Talang pipa air …………. reng) Rangka langit-langit …………. …………. …………. …………. m2 m1 m1 m1 H2 H6 H17 H18 …………. ………….Rp. …………. angker. …………. m2 m2 K33+K30 K33 …………. …………. …………. …………. muur dan lain-2 Rooster udara Gubug (barak) & Kantor …………. …………. ……… ……… ……… ……… Rp. …………. …………. …………. …………. ………… H PEKERJAAN LAIN-LAIN Besi sengkang. …………. …………. ………… E 1 2 3 PEKERJAAN LANTAI Urugan pasir bawah lantai Lantai tegel polos Lantai keramik …………. …………. …………. …………. …………. …………. …………. ………… G 1 2 3 4 5 6 7 8 PEKERJAAN GANTUNGAN Pasangan kaca pintu / jendela Engsel pintu Engsel jendela Slot pintu / jendela Kunci tanam Closet jongkok Sumur dan bak air Instalasi listrik …………. m3 m2 m1 m3 m3 m3 F26 F33 F21 F22 F16 F1a …………. ……… ……… ……… ……… ……… ……… Rp. …………. …………. …………. m3 m2 m2 A12 G56 …………. …………. ………… Page 37 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . ………… F 1 2 PEKERJAAN MENGECAT Cat kusen pintu / jendela Cat lisplang …………. …………. …………. …………. …………. …………. …………. …………. ……… ……… ……… ……… Rp. …………. ……… ……… ……… m3 m3 m2 m2 G32 G27 G50 G50 …………. …………. …………. …………. …………. ………… B 1 2 3 4 PEKERJAAN PASANGAN Pasangan batu kali pondasi Pasangan bata dinding Neut pada kusen Plesteran dinding …………. pasaran buah buah buah buah buah buah mt lamp pasaran pasaran pasaran pasaran pasaran pasaran taksir pasaran …………. kg buah unit pasaran pasaran taksir …………. ……… ……… ……… ……… ……… ……… ……… ……… Rp. ……… ……… Rp. ……… ……… ……… Rp. …………. …………. …………. …………. …………. baut. C 1 2 3 4 5 6 PEKERJAAN KAYU Kusen pintu / jendela Daun pintu / jendela Papan lisplang Kuda-kuda / gording / jure Rangka atap (kasau / usuk.

00 Page 38 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK .500.500.00 22..500.00 250.500.00 20.00 22. ………… Terbilag : (…………………………………………………………………………………………………………………………………………) Semarang.00 22.000.00 20.Pebersihan halaman Dan lain -lain ………….000. DAFTAR UPAH TENAGA DAN BAHAN NO.. ………… Rp.) Utnuk pekerjaan jalan.) hari hari hari hari hari hari hari hari hari hari 20.500.00 22.00 40.000.000. ………….000. ………… Rp. BAHAN & ALAT TENAGA Tukang Batu Kepala Tukang Batu Tukang Kayu Kepala Tukang Kayu Tukang Besi Kepala Tukang Besi Tukang Cat Kepala Tukang Cat Pekerja Mandor BAHAN Pasir Pasang Pasir Beton Pc 40 kg kapur Tanah Urug Sirtu Pasir Urug Batu belah Batu bata Batu pecah mesin 2/3 Batu pecah tangan 2/3 Bataco Besi Kawat besi SATUAN HARGA (Rp.500.500.00 20. ……… ……… Rp.00 7.000.) (……………………………. ………….500. 02 September 2002 MENGETAHUI/MENYETUJUI PEMBUAT ANGGARAN Direktur PT. (…………………………..00 120. A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 B 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 URAIAN UPAH TENAGA.00 92.00 70.000.000.00 17.00 22.000.500.00 3.00 m3 m3 zak m3 m3 m3 m3 m3 bh m3 m3 m2 kg kg 74.000.000.000.00 55. ………… Rp. ………… Rp.00 25. tempat taksir ………….00 25.00 82.00 35.000. ………… Jumlah Keuntungan Kontraktor 10 % Pajak Pertambahan Nilai 10 % Jumlah Total Dibulatkan Rp.00 22. ………….500.

00 33.910.500.00 58.790.00 Page 39 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK .920. per m3 0.380.20m ALAT AMP Dump Truck Genset Wheel Loader Asphalt Finisher Tandem Roller Asphalt Sprayer Compresor Motor Grader Vibbratory Roller Water Tanker Concrete Mixer P.00 1.00 50.00 47.000.500.00 10.6250 pekerja Urugan tanah kembali.390.937.15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 C 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Kayu cetakan Paku Cat Tembok Plamur Amplas Cat meni Cat besi Minyak cat Paving Kanstin Agregat kasar Sagregat Kasar Filler Asphalt Kerosene Cat marka Thinner Glass bit Gorong-Gorong 0.332.00 69.00 17.00 17.50 3.00 12.000.0190 mandor 0.00 2.00 18.500.080.750.00 35.000.5 0 JUMLAH VOLUME ANALISA PEKERJAAN Galian tanah.00 107.0500 mandor 0. Tyre Toller Alat Bantu m3 kg kg kg lbr kg kg kg bh m1 m3 m3 kg kg liter kg liter kg m1 500.00 6.500.00 91.500.00 1.00 15.00 25.00 7.500.000.500.00 3. per m2 0.000.500.0620 mandor 0.000.395.00 9.130.300.520.00 UPAH 1.500.787.00 20.900.00 jam jam jam jam jam jam jam jam jam jam jam jam jam set 479.950.00 DAFTAR ANALISA PEKERJAAN JALAN HARGA 22.50 12.500.00 550.00 97.00 49.00 250.00 64.00 17.160.125.000.250.00 70.00 3.5000 pekerja 22.360.000.000.5 0 Tanah diratakan dan dipadatkan.1920 pekerja 22.00 81.00 17.000.00 3.500.500.00 53.00 55.250.000.00 427. per m3 0.00 54.00 8.

600.00 20.500.500.00 120.00 20.00 0.200.00 0.812.00 1.600.500.5 0 Pekerjaan beton camp 1Pc:2Ps:3Kr.630.00 0.2000 m3 tanah urug 0.00 1.000.4000 zak Pc 22.00 22.00 225.200.00 0.128.00 22.50 12.3000 kepala tukang batu 0. per m2 tebal 1/2 bata 80.0300 pekerja 25.000.0100 mandor 0.8750 pekerja 17.500.600.00 0.2000 m3 sirtu 0.00 17.00 3.3000 mandor 0.0 0 Page 40 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK .00 3.350.5400 m3 pasir beton 0.630.000.00 22.589.00 106.500.500. per m3 1.50 1.000.0300 pekerja 35.380.00 17.00 131.00 98.000.8000 zak Pc 0.00 0.875.000.00 153.00 17.799.000.750.00 0.8200 m3 kerikil 0.4040 m3 pasir beton 82. per m3 1.500.280.00 0.00 105.00 20.00 22.0160 kepala tukang batu 22.00 42.00 3.0600 mandor 0.080.0510 m3 pasir pasang 74.500.00 225.00 22.500.750.000. per m3 (termasuk siar 1:3) 1.00 525.00 2. per m3 6.00 76.0000 pekerja 22.00 20.00 30.000.500.500.3000 m3 pasir beton 0.00 32.440.00 44.000.000.831.00 6.00 88.000.50 268.000.000.00 13.000.00 10.00 22.000.00 0.0 0 Urugan pasir.904.0 0 Urugan tanah.00 31.00 42.037.500.500.00 525.00 17.000.00 6.0100 mandor 0.500.2 5 Pasangan batu bata dengan 1Pc:4Ps.8000 concrete mixer 17.0 0 Urugan sirtu.4800 pekerja 17.1600 tukang batu 20.9.500.00 429.350.400.00 0.1000 kepala tukang batu 1.9373 zak Pc 22.500.000.00 6.0000 bh batu bata 250.500.6250 tukang batu 20.3000 tukang batu 0.00 8.500.400.000.1350 mandor 22.0000 tukang batu 6.6000 pekerja 82.00 352.2180 set alat bantu 35.25 33.00 9.0480 mandor 22.000.050.500.0920 m3 batu belah 70.00 3.00 82.00 45.041.000.00 7.0 0 Pasangan batu belah 1Pc:4Ps. per m3 1.00 0.

750.00 6.00 22.00 22.2000 m3 pasir beton 550.00 1.00 4.500.0 0 Pekerjaan 10m2 cetakan beton untuk 1m3 beton bertulang 0.00 1.500.0000 pekerja 17.500.500.00 2.4000 m3 kayu cetakan 500.00 22.00 67.00 22.000.00 16.580.4000 pekerja 22.00 22.00 6.500.00 384.3000 mandor 3.425.500.500.1000 kg tulangan besi 6.0000 m3 beton 1.580. per m3 1.00 17.000.580.606.00 105.Pekerjaan beton camp 1Pc:3Ps:5Kr.00 112.500.00 864.250.5100 kg tulangan besi 8.0000 m3 kerikil 0.000.612.00 95.00 7.00 Page 41 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK .00 35. 00 Beton Praktis.000.80 450.1632 zak Pc 0.0000 kepala tukang besi 9.8 0 Pasang Paving block.0000 tukang kayu 22.00 1.1000 mandor 22.500.675.00 120.305.00 200.00 2.00 17.00 230.000.152.00 3.00 437.500.057.500.0000 m3 beton 1.0000 m2 cetakan beton 425.805.0 Jadi per m2 Beton box culvert.425.00 38.0000 kg paku 5.0200 kepala tukang batu 0.00 4.000.00 15.500.2400 zak Pc 1.0000 bh paving block 0.00 5.500.00 22.017.0000 pekerja 22.000.00 864.000.672.0194 m3 pasir beton 0.00 17.00 41.0000 tukang besi 9.00 440.0000 kg besi 2.000.2000 tukang batu 0.00 20.00 120.580.00 950.000.0 0 38.00 20.425.00 425. per m3 4.500.000.000.210.00 82.250.400.50 326.0000 pekerja 3.00 22.000.000.250.00 82.00 27.000.550.250.3000 mandor 0.0 0 Pekerjaan tulangan besi 125.500.500.100.00 7.00 1.5000 tukang batu 6.250.00 17.0000 kg bindrat 0.00 20.5000 kepala tukang kayu 25.00 0.0200 mandor 0.500. per m2 50.0500 kepala tukang batu 0.00 10.5000 m2 cetakan beton 425.400.500.000.000.00 12. per m2 0. per m3 1.000.000.500.5000 m3 pasir beton 0.250.750. 00 Plesteran 1Pc:3Ps.500.590.00 0.00 157.00 82.000.00 38.50 0 2.000.00 425.00 864.00 180.00 379.500.000.

760.000.54 278.95 1.00 53.000.1750 tukang 0.3500 set alat bantu 0.2 5 Bongkar Pasang kanstin.0179 tukang 0.904.7680 m3 agregat kasar 0.500.0268 tukang 0.500.0100 set alat bantu 0.000.00 35.500.00 69.00 17.15 1.000.0020 pekerja 0.000.0547 pekerja 0.60 1.00 22.75 17.55 1.0 0 Pasang kanstin.500.500.0.75 536.00 1.0078 mandor 70.233.262.520.0040 Vibro Roller 0.000.0043 P.00 492.0120 mandor 82.2 5 Penyiapan badan jalan. Tyre Roller 0.500.0211 Water Tanker 0.0375 mandor 82.00 54.00 50.500.137.4320 m3 agregat halus 0. per m1 1.25 350.0200 mandor 0.00 69.469.790.00 1.00 180.000.00 450.00 20.407.000.300.00 53.00 58.00 53.000.3750 pekerja 0.00 22.000.00 270.00 492.0653 zak Pc 0.910.0060 m3 pasir beton 0.000.20 565.0200 kepala tukang batu 0.50 3.00 23.685.00 5.1205 pekerja 0.00 7.080.00 20.00 20.00 17.00 17.328.500.562.00 17.581.500.0653 zak Pc 0.000. per m2 0.00 35.900.0100 set alat bantu 0.108.00 843.909.0500 alat bantu 17.0105 Water Tanker 0.000.00 64.00 957.00 2.00 11.0000 m1 kanstin 0.00 6.0060 m3 pasir beton 0.00 875.910.00 107.00 4.00 22.4000 pekerja 22. per m1 0.000.25 175.0117 Motor Grader 0.0804 pekerja 0.00 35.00 440.0 0 Bongkar Pasang Paving.00 22.00 54.0025 Motor Grader 0.00 91.00 82.1994 Dump Truck 0.500.1 8 Lapis Pondasi Agregat A.00 17.000.000.500.0005 mandor 0.500.0080 mandor 50.000.00 20.000.00 55.720.500.00 35.00 35.00 11.00 107.226.2000 tukang batu 0.256.00 22. per m3 0.25 269.0250 set alat bantu 0.00 35.00 358.00 2.00 5.500.300.250.790.000.00 22.500.00 5.750.0720 m3 pasir beton 0.50 Page 42 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK .00 1.00 22. per m2 0.25 350.29 12.469.900.78 277.00 22.0625 Wheel Loader 0.0178 Vibratory Roller 0.

0003 mandor 70.00 69.00 91.00 47.00 11.0030 Asphalt Sprayer 3.0211 Water Tanker 0.500.69 2.00 22.05 6.8 8 Asphalt Concrete.080.500.000.079.568.00 58.00 549.00 49.0027 pekerja 0.0554 Genset 0.00 250.50 107. Tyre Roller 0.000.25 175.00 64.40 34.300.054.0430 Tandem Roller 0.00 2.000.0300 Set Alat Bantu 0.520.581.381.500.46 5. per m2 0.262.28 1.00 479.778.0554 AMP 0.245.0178 Vibratory Roller 0.0117 Motor Grader 0.0069 mandor 70.02 149.54 278.123.000.00 49.2000 kg Filler 157.75 155.000.00 54. per liter 0.7028 m3 agregat kasar 0.0335 m3 agregat kasar 0.00 97.7080 m3 agregat kasar 0.0380 Wheel Loader 0.00 54.25 6.545.00 49.500.0625 Wheel Loader 0.00 91.500.00 848.080.00 97.000.00 22.00 3.00 35.00 64.6150 kg Aspal 0.750.76 26.00 957.223.00 28.00 479.0321 P.0300 Set Alat Bantu 0.111.920.00 26.0485 pekerja 0.345.00 17.520.4906 Dump Truck 0.285.950.500.500.00 17.0043 P.390.000.00 5.130.15 1.60 1.000.0547 pekerja 0.00 54.00 91.790.2500 set alat bantu 0.15 213.55 1.390.0022 AMP 0.152.560.050.00 22.6417 kg Asphalt 0. per m3 0. Tyre Roller 0.4920 m3 agregat halus 0.50 137.0078 mandor 70.910.080.00 35.130.0023 P. Tyre Roller 0.00 107.720.160.95 611.00 81.00 35.60 1.790.950.8 8 Lapis Pondasi Agregat B.482.250.00 64.500.02 1.00 49.00 17.683.0149 m3 agregat halus 4.5341 m3 agregat halus 139.00 250.0767 Asphalt Finisher 0.75 32.500.196.29 8.200.800.050.25 738.00 804.494.160.0348 Dump Truck 0.233.0022 Genset 0.00 58.00 2.841.8015 kg Filler 6.00 53.00 3.00 28.500.13 56.00 18.0016 Tandem Roller 0.520.0000 kg Aspal 0.4889 liter Kerosene 0.1994 Dump Truck 0.7 7 Lapis Resap pengikat.000.76 1.477.57 2.27 79. per m3 0.38 23.0015 Wheel Loader 0.00 1.900.77 2.790.137.021.18 221.00 58.0027 Asphalt Finisher 0.00 81.76 Page 43 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK .0 8 Asphalt Treated Base.00 3.

00 11.000.00 7.0094 mandor 55.00 47.00 18.00 7.500.00 350.00 22.2500 kg cat besi 0.50 562.0 0 23.037.76 297.00 1.000.48 174.00 47.319.500.00 525.0030 Dump Truck 0.00 17.000.000.0281 tukang 0.00 316.000.500.000.0100 set Alat Bantu 0.0750 pekerja 0.00 17.00 2.250.00 22.500.698.1000 mandor 0.000.25 56.50 18.920.00 3.500.00 3.2500 pekerja 15.500.0031 Compressor 0. per 10 m2 1.3 Jadi per m2 cat besi = 0 Pasangan bataco.0750 jam Dump Truck 0.0000 lembar amplas 0.7500 liter minyak cat 2.2530 liter Kerosene 0. per liter 0.00 3.543.2500 kg cat tembok 0.8880 kg Asphalt 0.250.000.250.625.6575 kg cat marka 1.750.250.00 22.00 5.500.0030 Dump Truck 0.312.4500 kg Glass bit 0.50 18.000.0150 kepala tukang cat 0.00 20.0500 liter Thinner 0.500.0008 mandor 3.00 146.75 4.00 58.00 25.00 281.500.712.0700 kg plamuur 0.0038 pekerja 0.0340 kepala tukang cat 3.500.00 17.00 22.080.00 22.0000 pekerja 9.00 91.8000 kg plamuur 4.00 12.0 5 Lapis Perekat. per m2 1.00 125.00 3.000.0008 mandor 47.00 237.080.356.00 22.000.250.00 22.2 5 Cat tembok.00 3.00 4.123.0000 m2 bataco 20.2 5 Cat Besi.00 1.68 174.000.4000 tukang cat 2.50 13.00 35.162.0.500.00 68.250.000.00 20.125.500.4 3 Marka Jalan.00 58.0125 mandor 0.500.000.375. per m2 1.00 17.24 66.25 330.00 20.0750 jam Compressor 0.500.00 6. per m2 0.500.24 66.00 2.00 2.00 15.00 2.00 12.00 17.0030 Asphalt Sprayer 0.0038 pekerja 0.2500 kg cat meni 0.075.00 58.500.50 129.00 106.00 211.000.00 4.386.500.00 748.0500 lembar amplas 0.108.00 20.00 35.00 33.00 Page 44 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK .000.080.00 3.250.500.000.0063 Compressor 0.1500 tukang cat 0.

1000 0.000.00 22.887.00 389.00 11.000.00 1.00 22.000.350.00 74. per m2 0.86 25.0000 pelat rambu 1.500.000.0000 gorong-gorong 20.003.00 17.00 39.0600 m3 beton kolom 0.) m3 m3 m3 m3 m3 m3 12.5 8 Rambu Jalan.500.0 0 Pasang Pagar Bataco.50 2.483.000.500.670.00 39.50 3.50 9.003.00 17.4000 m1 sponengan 0.50 220.0200 m3 pasangan batu belah 1.839.392.3900 m2 Pasangan bataco 1.0068 beton K-175 1.0750 tukang 0.753.050.500.3950 0.00 562.00 379.080.00 17.00 268.282.675.500.0600 m3 beton sloof 0.90 1.250.0000 cat dan bahan lainnya 0.00 35.00 20.980.50 246.0100 0.000.00 1.00 150.00 58.392.849.616.500.2 9 Pasang Gorong-gorong diameter 20cm.750.392. URAIAN PEKERJAAN 1 Galian Tanah 2 Urugan tanah kembali 3 Tanah diratakan dan dipadatkan 4 Urugan Pasir 5 Urugan Tanah 6 Urugan sirtu SATUA N HARGA (Rp.0400 pasangan bata 1Pc:4Ps 43.00 20.3000 zak Pc m3 pasir pasang mandor kepala tuakng batu tukang batu pekerja 22.38 7.25 39.364.00 2.00 31.500.50 1.000.000.00 75.152.332.900.787.194.00 131.500.0000 upah 17.52 89.000.483.50 5.900. per m1 0.500.0600 m3 beton ringbalk 1.00 1.52 1.00 89.52 89.8000 m2 perataan tanah 0.000.332.87 55.816.243.58 20.0300 m3 urugan sirtu 0.88 189.9 0 DAFTAR HARGA SATUAN PEKERJAAN No .00 2.00 1.50 3.187.750.1250 pekerja 0.875.0.50 1.500.0250 mandor 150.0400 0.00 1.00 337.00 1.00 42.1500 m3 galian tanah 0.500.2000 Dump Truck 0.00 75.253.00 1.675.483.148.0150 0.250.50 9.578.875.500.00 Page 45 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK .80 3.0000 pipa Galvanis 0. per buah 1.00 2.000.787.0000 ls langsiran material 12.00 1.00 22.000.00 1.00 42.00 8.003.00 5.00 1.0500 m3 urugan tanah 0.25 23.3800 m2 plesteran 1Pc:3Ps 7.000.00 17.750.0500 alat bantu 0.

58 246.386.05 4.00 17.816.606.482.805.08 738.00 379.00 1.057.683.00 17.319.675.630.43 129.00 864.041.50 429.88 107.25 12.00 389.25 23.256.425.25 45.250.250.30 39.037.18 111.00 2.253.831.194.210.152.25 2.29 39.685.778.25 5.00 38.698.88 32.80 55.790.Pasangan batu belah 1Pc:4Ps (termasuk siar 7 1Pc:3Ps) 8 Pasangan batu bata 1Pc:4Ps tebal 1/2 bata 9 Pekerjaan Beton 1Pc:2Ps:3Kr 10 Pekerjaan Beton 1Pc:3Ps:5Kr 11 Pekerjaan tulangan besi 12 Pekerjaan cetakan beton untuk 1 m3 beton bertulang 13 Beton box culvert 14 Betob Praktis 15 Plesteran 1Pc:3Ps 16 Pasang Paving block 17 Pasang Kanstin 18 Bongkar pasang kanstin 19 Bongkar pasang paving 20 Penyiapan badan jalan 21 Lapis pondasi agregat A 22 Lapis pondasi agregat B 23 Asphalt Concrete 24 Asphalt Treated Base 25 Lapis resap pengikat 26 Lapis Perekat 27 Marka Jalan 28 Cat Tembok 29 Cat Besi 30 Pasangan bataco 31 Pasang pagar bataco 32 Pasang gorong-gorong diameter 20cm 33 Rambu Jalan m3 m3 m3 m3 kg m2 m3 m3 m2 m2 m1 m1 m2 m2 m3 m3 m3 m3 liter liter m2 m2 m2 m2 m1 m1 bh 268.00 54.909.90 Page 46 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK .226.77 3.712.223.

996.226.500.337.976.602.000.0 0.0 0 1.8 0 6.750.00 0 0 23.852.210.2 0 55.778.945.80 0 425.0 1.2 22.00 0 1.7 9 32.RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) Proyek Pekerjaan Lokasi N o I : : : Peningkatan Universitas …………… Perbaikan Jalan dan saluran Drainase Lingkungan Kampus 1 paket ………………………………………….223.8 3 107.00 0 1.010.70 0 131.037.90 5 17.050.00 0 450.5 344.041.620.00 5 490.0 8 156.0 1.332.500.825.152.000.144.000.0 16.00 0 450.75 8 33.451.319.0 42.699.253.0 1.057.0 5.425.0 1.7 26.800.52 557.0 0 1.964.527.0 0 4.15 5 428.10 3 490.7 1.600. tebal = 4cm 16 Lapis Resap Pengikat 17 Lapis Perekat 18 Pasang kastin 19 Pasang paving 20 Bongkar pasang kastin ls m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m2 m3 m3 m3 m2 lite r lite r m1 m2 m1 250.000.580.728. tebal = 14 5cm 15 Asphalt Concrete.4 0 682.0 TOTAL HARGA (RP) ls ls ls ls II Pekerjaan Jalan 1 Bongkaran pasangan bata 2 Galian tanah 3 Urugan tanah 4 Urugan sirtu 5 Urugan pasir 6 Pasangan batu 1:4 (siar 1:3) 7 Pleteran 1:3 8 Beton 1:3:5 9 Beton 1:2:3 10 Beton box culvert 11 Penyiapan badan jalan 12 Lapis Pondasi Agregat A Lapis Pondasi Agregat B 13 (shoulder) Asphalt Treated Base.097.0 Page 47 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK .90 0 268.5 28.03 8 254.0 8 3.00 1.6 0 117.50 0 379.585.4 8 54.1 4 111.00 0 12.909.0 2.000.000.683.500.000.00 0 100.250.5 250.50 8 558.00 8 23.4 3.994.5 27.8 173.0 522.000.00 0 2.538.500.423.1 23.0 3 2.059.388.500.00 0 42.650.000 .00 0 16.256.750.790.58 0 11.562.468.2 2.350.00 0 18.0 0 1.000.183.0 6 4.8 4 738.0 URAIAN PEKERJAAN Persiapan 1 Oitzet/Bouwplank 2 Air kerja 3 Administrasi & dokumentasi Mobilisasi dan demobilisasi 4 alat SAT HARGA (RP) 350.482.0 1.0 1.26 7 713.000.91 0 31.175.100.0 0 5.138. VOL HARGA SATUAN (RP) 350.0 17.

328.00 9 1.826.000.577.7 7.000.103.152.024.638.250.9 3.712.05 III Pekerjaan Saluran Drainase 1 Bongkar pagar bataco 2 Galian tanah 3 Pasangan batu 1:4 ( siar 1:3) 4 Plesteran 1:3 5 Pasangan pagar bataco ls m3 m3 m2 m1 1.041.5 2.0 0 389.253.584.1 2.355.320.826 .606.693.00 8 50.300.5 0 47.0 4.0 5.0 1 Bongkar pagar 2 Pasangan batu 1:4 (siar 1:3) 3 Kolom Praktis 4 Pasang kembali pagar 5 Pengecatan Pagar ls m3 m3 m1 m2 1.2 155.814.50 0 50.8 2.01 0 80.00 0 268.630.00 0 25.24 JUMLAH 283.358.00 0 12.805.95 IV Pekerjaan Pagar Masjid 3.8 3 268.153.000.000.500.490.0 738.21 Marka jalan 22 Gorong-gorong 0.00 14.23 Page 48 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK .332.698.000.510.5 196.2 19.8 15.194.50 5 137.70 0 3.041.337.3 1.000.00 0 246.50 5 1.0 0 23.628 .598.0 1.250.2 21.7 201.2 3 1.00 0 0 0 8 5 20.228.816.00 5 39.300.6 200.00 191.3 1 3.50 0 224.6 3 17.275 .574.886.730 .082.929.000.26 53.701.20m 23 Penebangan pohon 24 Rambu jalan m2 m1 bh bh 129.

468. 76 1.138.0 1.000.0 1.000.500. .538. 40 23.253. 04 17.097.699.500. 58 156.602.75 8 107. 54 28. 00 4. 78 26. Page 49 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK .00 0 450. tebal = 4cm 16 Lapis Resap Pengikat 17 Lapis Perekat 18 Pasang kastin 19 Pasang paving ls m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m3 m2 m3 m3 m3 m2 liter liter m1 m2 250.909. 80 682.0 00. 250.585.0 1.26 7 32. Anggaran N o I : : : : Peningkatan Universitas …………… Perbaikan Jalan dan saluran Drainase Lingkungan Kampus 1 paket ………………………………………….00 8 738. SAT VOL HARGA SATUAN (RP) 350.0 5.388.050.976.000.00 0 00 18.527.03 8 111.580.778.750.90 5 17.964.451.0 1.000.059.70 0 131.250.0 11.000.00 00 16.5 344.80 0 425. 00 6.00 0 16.683.041.00 5 490. ……….152.057.825.319.337.RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) Proyek Pekerjaan Lokasi Th.210.0 42.0 0.7 23. 00 117.0 2. URAIAN PEKERJAAN Persiapan 1 Oitzet/Bouwplank 2 Air kerja 3 Administrasi & dokumentasi Mobilisasi dan demobilisasi 4 alat HARGA (RP) 350.4 428.52 0 2.8 254.0 1.100.425.8 33.500.15 5 4.562. 63 2.350.332.8 173.500.50 0 379.183.790.000.0 27.000.750.00 0 12.00 50 55.0 713.650. 43 3.2 490. 00 1.620. tebal = 14 5cm 15 Asphalt Concrete.000.00 0 42. 00 1. 00 1.852.144. TOTAL HARGA (RP) ls ls ls ls II Pekerjaan Jalan 1 Bongkaran pasangan bata 2 Galian tanah 3 Urugan tanah 4 Urugan sirtu 5 Urugan pasir 6 Pasangan batu 1:4 (siar 1:3) 7 Pleteran 1:3 8 Beton 1:3:5 9 Beton 1:2:3 10 Beton box culvert 11 Penyiapan badan jalan 12 Lapis Pondasi Agregat A Lapis Pondasi Agregat B 13 (shoulder) Asphalt Treated Base.423.0 1.800. 20 1.000.90 0 268.037.223.994. 19 23.996.0 558.728.175.1 557.58 0 2.91 0 31.945.50 8 3.010.256.00 0 1. 00 450.000.482.10 3 54. 08 1.500.2 22.

0 1.00 0 12.300.103. 00 738.95 IV Pekerjaan Pagar Masjid 3.630.320.2 00 5.929.9 3.816.0 4.00 5 39. 75 7.826.332.805.606.2 80.000.2 50.490.355.0 100. 30 1. Page 50 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK .300.00 0 246.358.000.228.226.05 III Pekerjaan Saluran Drainase 1 Bongkar pagar bataco 2 Galian tanah 3 Pasangan batu 1:4 ( siar 1:3) 4 Plesteran 1:3 5 Pasangan pagar bataco ls m3 m3 m2 m1 1.50 5 1.041.2 75.000.253.701.00 0 00 522.26 0 25.250.000.20m 23 Penebangan pohon 24 Rambu jalan m1 m2 m1 bh bh 5.584.000.698.50 0 23.00 8 50. 13 2.6 28.00 0 129.577.0 20 Bongkar pasang kastin 21 Marka jalan 22 Gorong-gorong 0.0 1 Bongkar pagar 2 Pasangan batu 1:4 (siar 1:3) 3 Kolom Praktis 4 Pasang kembali pagar 5 Pengecatan Pagar ls m3 m3 m1 m2 1.8 ##### 0 389.50 5 17.8 26.000.5 196.0 1.337.600.00 0 268.510.250. 00 2.2 155. 70 201.574.2 14.24 283.3 ##### 0 81 15.5 ##### 0 268. 83 21. 00 19.693.814.000.041.886.0 53. 3.153. 00 3.638. 1.024.712.7 JUMLAH 30. 63 2.328. 00 20.194.598.00 9 50 47.082. 68 200.152.500.

………………… TOTAL HARGA Rp.638.05 47.730.25 312. Anggaran No.603.95 15. Rp.REKAPITULASI RENCANA ANGGARAN BIAYA Proyek Pekerjaan Lokasi Th.826. Pajak 10 % Rp. Rp.363.00 URAIAN PEKERJAAN Persiapan Pekerjaan Jalan Pekerjaan Saluran Drainase Pekerjaan Pagar Masjid Bouwsom Rp. Perbaikan Jalan dan saluran Drainase Lingkungan Kampus 1 paket ………………………….000.000.02 312.000. Aaningsom Rp.002.826.24 283. 18.275. Rp.. Terbilang : Tiga Ratus Dua Belas Juta Rupiah Page 51 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK .00 201.929.23 28. I II III IV : : : : Peningkatan Universitas …………….628.873. Dibulatkan Rp.800.082.

pengawas maupun pemborong. Page 52 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK .Untuk melaksanakan pelelangan secara garis besar dibedakan menjadi 2 cara yaitu :  Pelelangan Umum. Proses dan Prosedur Proses dan prosedur pelelangan dapat dijelaskan dengan diagram sebagai berikut : Prakualifika si Pengumum an pelelangan Penjelasan pekerjaan Pembukaan Tender Pros Evaluasi Tender Penetapan & Penunjukan Pemenang PRAKWALIFIKASI Untuk mengidentifikasi kemampuan dan ruang lingkup pekerjaan. Yang dimaksud dengan kemampuan dapat dijabarkan sepert berikut : modal kerja jumlah tenaga ahli jumlah peralatan pengalaman kerja fasilitas kerja. biasanya diumumkan lewat iklan-iklan atau siaran – Pelelangan Undangan / dibawah tangan. maka Ouwner atau diwakili Direksi menawarkan pekerjaan tersebut kepada Kontraktor / Pemborong dengan pelelangan. yang diundang hanya beberapa siaran lainnya. maka diperlukan prakwalifikasi badan / badan / organisasi seperti konsultan perencana. Sebelum pelelangan diadalah lebih dahulu penjelasanpenjelasan (aanwijzing) yaitu penjelasan mengenai bestek dan gambar bestek.  Kontraktor yang dianggap bonafide.BAB V PELELANGAN Pendahuluan Setelah langkah persiapan-persiapan untuk dapat melaksanakan pembuatan bangunan selesai. Pelelangan disebut juga dengan tender ini akan memberi kesempatan kepada beberapa kontraktor mengadakan penawaran biaya pekerjaan secara tertulis.

Dalam undangan untuk tender terbuka yang diiklankan disebutkan antara lain : apa hakekat pekerjaanya. Para peminat dapat mengambil dokumen tender dari proyek yang akan dilelang dan setelah mempelajarinya sampailah pada tahapan yang ketiga yaitu Rapat Penjelasan Pekerjaan. Bila proyeknya bersifat internasional. maka iklannya dibuat dlam bahasa Inggris dan juga lewat bantuan kedutaan asing yang ada. Biasanya tender terbuka dilakukan oleh proyek-proyek pemerintah dan perusahaan swasta yang benar. majalah teknis profesi dan sebagainya. PENGUMUMAM PELELANGAN Untuk mengumumkan pelelangan kepada publik. Tender yang diumumkan kepada publik disebut tender terbuka. Sedangkan tender tertutup adalah pekerjaan akan (keahlian khusus yang belum tentu dimiliki oleh badan lain). lewat telpon dan lain sebagainya.Sedangkan ruang lingkup pekerjaan meliputi bidang-bidang keahlian pekerjaan yang dikuasai oleh badan-badan tersebut. Hal ini dapat dibaca dalam Pedoman Prakwalifikasi oleh TPPBPP 1984. siapa pemilik pekerjaan dan siapa pemberi dananya (misalnya dana proyek yang dipinjam dari bank luar negeri). Proyek-proyek konstruksi dengan cara tertutup ini sering kali banyak dilakukan oleh pihak swasta dan badan-badan pemerintahan yang mambangun proyek yang sifatnya rahasia. Dilingkungan swasta dapat diadakan prakwalifikasi tersendiri secara bebas sesuai dengan kepentingannya. biasanya dipakai cara yaitu : memakai iklan di media massa seperti : lewat surat kabar. Di bidang Pemerintah dilakukan prakwalifikasi yang dadakan secara berkala yang dilaksanakan oleh TPPBPP 1984 (Team Pengendali Pengadaan Barang / Peralatan Pemerintah 1984). Tentunya oleh badan-badan yang sudah lulus prakwalifikasi. artinya pekerjaan proyek tersebut dapat dikerjakan oleh umum. Pemeberitahuan lewat surat undangan atau secara lisan. RAPAT PENJELASAN PEKERJAAN (AANWIJZING) dilelangkan hanya dapat dikerjakan oleh beberapa badan yang sudah dikenal dan memilki kekhususan tersendiri Page 53 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK .

telepon. gambar – gambar konstruksi yang sulit dimngerti / dibaca. Saluran-saluran air yang ada. Hasil dari temu wicara ini dibuatkan Berita acara Penjelasan dan ditanda tangani oleh dua wakil dari calon peserta pekerjaan. NPWP dan lain-lain. listrik. Bidang adminstrasi dijelaskan tentang persyarata-persyaratan yang tercantum dalam dokumen tender seandainya teredapat hal-hal yang masih meragukan misalnya tentang syarat-syarat peserta pelelangan. permeabilitas dan sebagainya. tergantung dari peraturan pelelangan setempat. Bidang teknis proyek dijelaskan antara lain tentang modifikasi baru atau ukuranukuran gambar yang tidak cocok dengan yang tertulis dalam spesifikasi teknis pelaksanaan. Biasanya untuk proyek-proyek pemerintah rapat ini diselenggarakan oleh Panitia Pelelangan.Pertemuan ini diadakan untuk tatap muka antara para peminat pekerjaan/calon kontraktor dengan pihak pemilik. gas. batas-batas lokasi kondisi tanah. dan lain-lain Jalan masuk kelokasi Kondisi cuaca setempat Kemungkinan penerapan beberapa metode konstruksi Jasa pelayanan yang ada disekitar lokasi Instalasi lapangan dan bangunan – bangunan sementara Material setempat yang bisa didapat tenaga kerja jalan transportasi Page 54 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK          . stabilitas. Pembicaraannya biasanya berkisar pada dua bidang yaitu bidang administrasi dan bidang teknis proyek. serta kesalahankesalahan tulis yang terjadi. bentuk surat penawaran. muka air tanah tertinggi dan terndah. kemiringan tanah. Dokumen Berita Acara ini kemudian menjadi bagian yang mengikat sebagai dokumen tender tambahan (addendum).cara yang efektif untuk mendapatkan sebanyak mungkin data dan informasi dari lapangan yaitu dengan menyiapkan tabel-tabel pertanyaan sebagai berikut :   topgarfi. referensi bank. Dalam hal ini pemilik proyek diwakili oleh Konsultan Perencana.

PROSES EVALUASI TENDER Pada proyek-proyek yang besar kadang-kadang terdapat data penawaran yang meragukan dan umumnya calon kontraktor dimintai keterangan secara tertulis (clrification letters). Bilamana terdapat kelalaian pada salah satu persyaratan administrasinya. kondisi lingkungan dan buadaya masyarakat setempat. Pada jam yang telah ditentukan dimana pemasukan surat-surat penawaran dinyatakan ditutup. maka evaluasi proyek dapat menjadi bertambah lama. Aspek-aspek dari calon kontrator yang dinilai antara lain :        metode kerjanya peralatan yang akan dipakai kwlifikasi personil yang akan dipakai bonafiditas perusahaan harga penawaran kelengkjapan administrasinya dan lain-lain. Rekanan yang ikut dalam penawaran pekerjaan pemborongan ini diharuskan untuk memberikan jaminan tender kepada pemilik. Makin banyak anggota panitia yang terlibat. Page 55 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . Harga penawaran beserta dengan kelengkapan-kelengkapan dokumen administrative dibaca keras-keras atau dituliskan dipapan tulis. semua calon peserta membawa penawarannya dan dimasukkan kedalam kotak pelelangan yang telah disediakan dan dilakukan sebelum tender dibuka. PEMBUKAAN TENDER (BID OPENING) Pada hari yang telah ditentukan. System pengevaluasian bisa bermacam-macam caranya dan umumnya cara yang banyak dipakai adalah dengan cara system bobot / system scoring. baru masing-masing amplop penawaran dibuka satu persatu dihadapan yang hadir. karena harus banyak diadakan rapat-rapat. maka calon peserta dapat dinyatakan gagal dan didiskwalifikasi dari calon pemborong dan berarti penawarannya gugur.

 Dengan memakai Surat Pemberitahuan (Letter Of Award) yang isinya menjelaskan bahwa calon kontraktor telah menang dan sekaligus mulai melakukan persiapan administrasinya. meskipun kontrak kerja belum ditanda tangani oleh kedua belah pihak. Letter of Award dibuat karena adanya kaitan dengan pihak ketiga misalnya untuk kontrak-kontrak internasional yang sifatnya antar pemerintah (G to G) ata bila dananya didapat dari bank-bank internasional. SPK ini sifatnya mengikat dan diberikan terlebih dahulu untuk mempercepat palaksanaan administrasinya. Page 56 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK . Harga penawaran yang paling murah tidak selalu menentukan pemenang. Pemilik proyek umunya sudah memiliki harga perkiraan dari proyek yang akan dibangun sebagai pembanding. dan sifatn pemberitahuannya dapat terdiri dua hal :  Dengan memakai SPK (Surat Perintah Kerja). dimana dalam surat tersebut calon pemenang yang bersangkutan dinyatakan menang dan diminta dalam tempo sekian hari harus sudah memulai pelaksanaan fisiknya dilapangan. PENETAPAN DAN PENUNJUKAN PEMENANG Calon peserta yang telah diputuskan untuk memenangkan tender ini oleh paniatia evaluasi kemudian diberitahu secara tertulis.Calon yang mendapatkan nilai skor yang terbanyak biasanya yang ditunjuk sebagai pemenang. Untuk tender internasional istilahnya adalah : Letter to Proceed .

dokumen proyek terdiri dari dokumen-dokumen sebagai D o berikut k u m e n K o n t r a k D o :Gambar-gambar k u m e n T e n d e r D .Dokumen proyek konstruksi D o k u m e n Untuk proyek-proyek konstruksi. bestek (Uraian pekerjaan secara visual) P e l e l a n g a  Bestek (Spesifikasi) – RKS (Uraian Rencana Kerja dan Syarat-Syarat)   Lampiran-lampiran Addendum (tambahan-Tambahan) Surat-surat Klarifikasi Surat Perjanjian Kerja As-Build Drawings Berita-berita Acara Addendum Gambar Legger p r       Page 57 of 57 BUKU AJAR RENCANA ANGGARAN BIAYA & EKONOMI TEKNIK .