I. PENDAHULUAN A. IDENTIFIKASI KEBUTUHAN Produksi biji kapas di Indonesia mencapai kurang lebih 400.

000 ton biji kapas per tahun yang dihasilkan dari berbagai daerah penghasil kapas seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan serta Maluku. Banyak sekali manfat yang diperoleh dari sebuah kapas. Biji kapas ternyata mengandung gizi yang cukup tinggi. Bungkilnya dalam keadaan kering mengandung 45 persen protein, lebih besar 5 % dari kedelai. Biji kapas terdiri dari 36 persen kulit dan 64 % daging. Komposisi gizinya sebagai berikut: air 7 %, protein 30 %, minyak 30 %, serat 4,8 % dan abu 4,4 persen. Biji kapas juga dapat diambil sebagai sumber minyak dan protein nabati yang dapat diperbaharui. Sumber minyaknya diperoleh dari pengepresan biji kapas dan ekstrasi gossypol yang beracun. Selain itu seratnya juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk Membuat kain pada pabrik tekstil. Untuk dapat mengambil semua manfaat-manfaat dari kapas tersebut diperlukan suatu proses yang panjang dan rumit. Pada prinsipnya pengolahan biji kapas meliputi beberapa tahapan, yaitu pelepasan kulit dengan biji, pengukusan, pengepresan, ekstrasi gossypol, dan terakhir penepungan. Sampai saat ini pengolahan biji kapas masih sederhana dengan hasil yang kurang berkualitas dan mesin yang digunakan berbeda-beda untuk setiap proses, sehingga tidak mempunyai nilai tambah. Dari proses tersebut pasti membutuhkan mesin atau alat untuk mempermudah dalam proses pengolahan biji kapas tersebut. Untuk mengatasi masalaah tersebut diperlukan suatu mesindimana dapat mempersingkat proses pengolahan biji kapas yang mendekati sempurna dengan satu mesin yaitu Mesin Pengolah Biji Kapas yang mana dapat mempermudah proses pengerjaan pengolahan biji kapas.

permasalahan

konsep pemecahan

kebutuhan desain

sekolah lapangan regenerasi bagi pemuda pendidikan dan pelatihan kerja

pemasukan mulok pertanian dalam kurikulum pendidikan pemberian modal awal tanpa bunga pendirian usaha tani

pemberdayaan pasca pasca pendidikan

Lulusan sma/smk yang tidak suka bertani

kampanye pertanian sosialisasi pertanian penyuluhan oleh pakar pertanian program pertukaran pemuda tani program petani muda game cocok tanam untuk semua umur mesin tani modern, sprti riper binder, pedal trusher sistem irigasi yang baik dll

permasalahan

konsep pemecahan

kebutuhan desain

riper binder((mesin pemanen padi cepat)

program pertanian modern pedal trusher (perontok padi)

menciptakan tanaman transigenik pemuliaan tanaman mesin pembuat pupuk organik

meningkatkan produktivtas petani kecil sosialisasi pertanian

kampanye pertanian

penyuluhan oleh pakar pertanian pemberian lahan untuk petani kecil

program peduli petani

pendirian koperasi petani

permasalahan

konsep pemecahan

kebutuhan desain

sekolah lapangan regenerasi bagi pemuda pendidikan dan pelatihan kerja

pemasukan mulok pertanian dalam kurikulum pendidikan pemberian modal awal tanpa bunga

pemberdayaan pasca pasca pendidikan

pendirian usaha tani

meningkatkan produktivitas pandai besi sosialisasi pertanian

kampanye pertanian

penyuluhan oleh pakar pertanian

program petani muda

program pertukaran pemuda tani

game cocok tanam untuk semua umur

permasalahan

konsep pemecahan

kebutuhan desain

sekolah lapangan regenerasi bagi pemuda pendidikan dan pelatihan kerja

pemasukan mulok pertanian dalam kurikulum pendidikan pemberian modal awal tanpa bunga

pemberdayaan pasca pasca pendidikan

pendirian usaha tani

Lulusan sma/smk yang tidak suka bertani sosialisasi pertanian

kampanye pertanian

penyuluhan oleh pakar pertanian

program petani muda

program pertukaran pemuda tani

game cocok tanam untuk semua umur

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful