BAB I PENDAHULUAN MENGEMBANGKAN PERENCANAAN ASUHAN YANG KOMPREHENSIF

1.1 Latar Belakang Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya, masa ini merupakan masa yang paling penting dalam kehidupan seorang wanita. Masa ini juga merupakan tahap penyesuaian sebelum memasuki masa menjadi seorang ibu. Dan pada masa ini terjadi berbagai perubahan baik secara fisik maupun secara psikilogis sehingga kebutuhannya pun akan berbeda dengan saat sebelum hamil. Disitulah peran bidan sangat dibutuhkan terutama dalam memberikan asuhan yang komprehensif yaitu asuhan yang menyeluruh kepada ibu hamil dengan tujuan untuk menjaga dan meningkatkan mensejahterakan kesehatan ibu dan janin. Dalam mengembangkan asuhan yang komprehensif hal perlu diperhatikan adalah:  Menetapkan kebutuhan tes labolatorim  Menetapkan kebutuhan belajar  Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan  Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya  Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance  Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan.

1.2 Tujuan 1.2.1 Tujuan Umum Agar dapat merencanakan asuhan secara tepat dan berkesinambungan, sehingga klien mendapatkan kepuasan terhadap asuhan yang diberikan dan untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan janin
Askeb Kelompok 12 1

1.2.2 Tujuan Khusus  Untuk menetapkan kebutuhan tes labolatorium  Untuk menetapkan kebutuhan belajar  Untuk menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga professional lainnya  Untuk menetapkan kebutuhan konseling spesifik atau anticipatory guidance  Untuk menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Untuk menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan.

1.3 Metode Penulisan Dalam pembuatan makalah ini, penyusun menggunakan beberapa metode penulisan, yaitu: 1. Tinjauan pustaka Tinjauan pustaka dilakukan dengan mangambil bahan-bahan materi dari buku-buku yang berkaitan. 2. Pranata luar (internet) Pranata luar atau internet dilakukan dengan melakukan browsing di internet yang berkaitan dengan materi makalah. 3. Konsultasi Konsultasi dilakukan dengan dosen pembimbing.

Askeb Kelompok 12

2

BAB II ISI

Yang harus dilakukan oleh seorang bidan dalam melakukan asuhan yang komprehensif yaitu: 2.1 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Pada Masa PraNikah/Pra-Hamil 2.1.1 Menetapkan kebutuhan tes laboratorium Cek Kesehatan Di Masa Prakonsepsi Pemeriksaan kesehatan selama masa prakonsepsi perlu dilakukan. Dengan alasan pemeriksaan ini bisa mendeteksi gangguan yang mengancam selama ibu hamil dan bersalin serta kesehatan janin. Yang perlu diperiksa di masa prakonsepsi sebagai berikut:
y y y y y

Riwayat penyakit dan genetik (jika usia calon ibu di atas 35 tahun) Siklus haid, alat kontrasepsi Pemeriksaan klinis (berat badan, rongga panggul dan pap smear) Tes laboratorium darah dan urin Pemeriksaan penunjang (TORCH, HIV/AIDS, ACA-Anti Cardiolipin Antibody)

y y

Imunisasi, jika perlu Pemberian vitamin prenatal yang mengandung asam folat

Semakin penting diperiksa selama prakonsepsi jika:
y y y

Usia calon bunda di atas 35 tahun Calon bunda di atas 35 tahun Calon bunda punya penyakit jantung, hipertensi, diabetes, asma, penyakit organ reproduksi (miom, kista, endometriosis), kelainan Rhesus darah dan lainnya yang bisa mempengaruhi kehamilan dan janin

Askeb Kelompok 12

3

Ada beberapa tes yang mencangkup tes pra nikah. Ada lagi laporan dimana sang suami tidak dapat melakukan hubungan suami istri dikarenakan adanya suatu penyakit tertentu.y Calon bunda belum pernah terkena penyakit rubella atau belum mendapat imunisasi rubella y Ada riwayat penyakit yang diturunkan secara genetika di keluarga besar y y Mantan pecandu narkoba Bekerja di lingkungan yang rawan polusi zat berbahaya seperti laboratorium Menderita penyakit menular seksual y Belum begitu banyaknya calon pengantin yang sadar untuk menjalani tes pra nikah karena beredarnya stigma klise ³mau menerima pasangan apa adanya´. Agar bila nantinya ditemukan adanya masalah. Sedangkan ada beberapa kasus dimana pasangan yang tidak menjalani tes pra nikah akhirnya malah menemukan masalah serius ketika telah menikah. Padahal hanya sedikit dimana ketika calon pengantin menjalani tes pra nikah dan ditemukan masalah kemudian mereka akan berpisah. seperti adanya laporan seorang ibu yang mengalami obesitas meninggal saat melahirkan karena dia langsung hamil sesaat setelah menikah. nggak punya waktu sampai ketakutan apabila nantinya ada masalah. Alasan lain yang sering diutarakan adalah mahalnya biaya tes (padahal anda mau dan mampu untuk melaksanakan pesta yang meriah). Askeb Kelompok 12 4 . Seharusnya kasus-kasus seperti ini dapat diminimalisasi bila sebelumnya sang pengantin menjalani tes pra nikah. Tes ini sebaiknya dilakukan 6 bulan sebelum dilaksanakannya pernikahan. calon pasangan akan meninggalkannya. Tes pra nikah diliat dari benefitnya. harga dan sedikit waktu tidaklah ada artinya. calon pengantin dapat melakukan terapi dan telah selesai sebelum hari H tiba. padahal keluarga kedua belah pihak terus-menerus menuntut adanya keturunan.

Keputusan mutlak ada di tangan anda bedua. * Tes Kesuburan Untuk wanita. Virus-virus ini tidak berdampak pada kita tapi berdampak pada calon bayi kita nanti. Bukankah jujur didalam suatu pernikahan itu adalah penting?! Jika hasil tes anda tidak sesuai dengan harapan anda. Banyaknya perkawinan antar ras yang belakangan terjadi menjadikan tes ini penting untuk dilakukan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hasil dari tes yaitu keadaan rahim. Misalnya salah satu dari anda ada yang mandul. Sedangkan untuk laki-laki adalah tes sperma. untuk mengetahui kualitas dan kuantitas spermanya. apakah tetap meneruskan pernikahan dan siap menanggung akibatnya atau Askeb Kelompok 12 5 . urin . keadaan psikologis dan gaya hidup. * Torch Tes ini khusus untuk calon pengantin wanita dimana bertujuan untuk mengetahui apakah kita memiliki bawaan virus toxoplasma. tes yang dilakukan adalah tes kemampuan berovulasi (mengeluarkan sel telur). cytomegalo atau herpes. rubella. Tentunya lebih baik mengantisipasi daripada menyesal belakangan karena pasangan anda merasa dibohongi. Selain tes-tes diatas bisanya tes pra nikah juga dibarengi dengan tes darah. Persilangan kedua rhesus dapat mengakibatkan keguguran berulang-ulang dikarenakan sel darah kita akan memakan sel darah janin. Tes Torch di Indonesia masih relatif mahal. gula darah dan hepatitis. umumnya masih didahulukan tes toxoplasma dulu karena kasus rubella dan cytomegalo masih jarang ditemukan di Indonesia.* Tes Rhesus Darah kita orang asia memiliki rhesus positif pada umumnya dan rhesus negatif biasanya dimiliki oleh orang Eropa.

dikhawatirkan nantinya dia tidak bisa berhubungan seks. Pertama. sedangkan calon istri dicek punya vagina atau tidak. Sebaiknya anda menunjuk orang ketiga yang netral seperti penasehat pernikahan atau tokoh pemuka agama anda untuk memberikan pandangan kepada anda. karena dengan USG ini. disarankan agar melakukan pemeriksaan USG (ultrasonografi). Jadi. Hal-hal seperti ini tidak boleh disembunyikan. Sebagai catatan. Umumnya. karena inti dari pemeriksaan ini adalah untuk kebahagiaan pasangan yang bersangkutan. pemeriksaan kesehatan prakonsepsi dilakukan dengan dua tujuan. Jangan mengikuti emosi dan perasaan. penyakit menular yang dicek adalah hepatitis B dan TB (Tuberkulosis).malah sebaliknya: membatalkan pernikahan. Periksa dada pun tidak. calon suami akan dicek apakah penisnya ada kelainan atau tidak. maka calon istri akan diimunisasi dulu. dapat menemukan adanya kista atau tumor di rahim. bahwa tidak akan ada periksa dalam atau pemeriksaan panggul seperti yang biasa dilakukan ginekolog. termasuk penyakit yang ditularkan lewat hubungan seks (PMS atau Penyakit Menular Seksual). Pastikan kita telah mempertimbangkan secara matang untung-ruginya. memeriksa semua penyakit menular dari pihak lakilaki dan perempuan. Kalau ya. Tujuan kedua pemeriksaan ini untuk memastikan apakah mereka bisa melakukan hubungan seksual atau tidak. Sebenarnya. jika usia calon suami sudah lanjut. Apabila sebelum menikah diketahui calon suami menderita hepatitis. sebaiknya dicek apakah mengidap diabetes mellitus atau tidak. Apabila ingin mengetahui ada tidaknya kelainan pada organ reproduksi. Dalam hal ini penting diketahui. Askeb Kelompok 12 6 .

ini tidak berarti kalau jumlah anaknya empat. janin masih kecil. apakah punya kelainan jantung. tumor otak. seperti talasemia (sejenis anemia atau kurang sel darah merah yang diturunkan). lalu menular lagi ke anak. Bila calon ayah belum menjalani pemeriksaan pranikah. maka lakukan deteksi saat usia kehamilan antara 12-16 minggu. Akan dicek juga kondisi-kondisi yang bisa menyebabkan calon ibu meninggal kalau melahirkan. kemungkinan yang akan terjadi pada anak-anaknya juga dijelaskan. Pemeriksaan prahamil pada calon ibu difokuskan terhadap kondisi kondisi yang bisa mengganggu kehamilan dan membuat anak cacat atau tertular penyakit. Idealnya pemeriksaan pra-konsepsi dilakukan sebelum sepasang pria dan wanita melakukan hubungan seks. Tapi. Dengan begitu. bisa kena. Askeb Kelompok 12 7 . tidak semua orang perlu melakukan serangkaian pemeriksaan. seperti si kecil tidak punya tulang tengkorak. atau epilepsi berat. calon ayah tahu persis bahwa kehamilan istrinya sangat berisiko dan bisa mencelakakan istri dan bayinya. Umumnya. pemeriksaan prahamil bisa dibilang termasuk konseling genetika. Pada usia kehamilan itu. Misalnya. ini saatnya mengecek semua kemungkinan adanya infeksi.Target pemeriksaan kesehatan prahamil adalah bayi dan calon ibu sama-sama sehat. namun bisa juga tidak. Jadi. Dilihat dulu faktor risiko yang ada. Paling tidak. Boleh juga 1-2 bulan sebelumnya. harus siap menghadapi kemungkinan tersebut. misalnya. dokter bisa melakukan safe abortion. maka satu di antaranya pasti talasemia. kemungkinan si kecil terkena talasemia sekitar 25%. Tapi. Jangan sampai penyakit calon ayah menular ke calon ibu. sehingga pengguguran tidak akan berbahaya bagi ibu. Seandainya. Bila dengan USG ditemukan adanya kelainan bawaan mayor yang multiple . Kemungkinan 25% itu adalah angka populasi. Jadi. Jika salah satu pasangan membawa gen penyakit. Anda tidak melakukan pemeriksaan prahamil plus konseling genetika karena tidak sempat atau fasilitasnya kurang memadai.

Oleh karena itu sebelum hamil. cukup bulan dengan berat badan normal.5=51 Kg dibawah normal meningkat. Bila status gizi ibu normal pada masa sebelum dan selama hamil kemungkinan besar akan melahirkan bayi yang sehat. 1984) yang memperlihatkan efek dari BB rendah. dan obesitas kesehatan. infertilitas Bahaya kesehatan jangka panjang 20-25 diinginkan Rentang ideal untuk 22.7=72 Kg 8 . BB normal. Indikasi parameter yang normal bisa dihitung dengan indeks Quetelet atau sering disebut indeks masa tubuh (IMT). 2. Rumusnya adalah: Berat Badan (Kg) / Tinggi Badan2 (m) Berikut ini adalah tabel (pickard.1. wanita harus yakin bahwa berat badannya berada dalam parameter normal.3=58 Kg kehamilan dan kesehatan jangka panjang 26-30 Askeb Kelompok 12 obesitas Risiko ringan terhadap 27. Dengan kata lain kualitas bayi yang dilahirkan sangat tergantung pada keadaan gizi ibu sebelum dan selama hamil. Nutrisi Status gizi ibu sebelum dan selama hamil dapat mempengaruhi pertumbuhan janin yang sedang dikandung.Pemeriksaan prakonsepsi yang dianjurkan pemerintah hanya pemeriksaan fisik secara umum dan pemeriksaan laboratorium rutin untuk darah dan urin. Sedangkan imunisasi yang disarankan adalah hepatitis B. DPT dan TT (tetanus toksoid).2 Menetapkan kebutuhan belajar A. Rasio BB Indeks Quetelet Efek terhadap berat badan <20 berat badan Risiko amenorrhoe 19.

selain makan 4 sehat 5 sempurna. Terhadap persalinan: pengaruh gizi kurang terhadap proses persalinan dapat mengakibatkan proses persalinan sulit dan lama.3=80 Kg Selain itu." kata Dr. pendarahan. dr. terkena penyakit infeksi. perlu untuk menyeimbangkan gizinya sebelum hamil. kematian neonatal. Dwiana Ocviyanti. cacat bawaan. "Asam folat memang berperan penting pada fase awal pembentukan janin. Kematian intrapartum/IUFD (mati dalam rahim) dan lahir dengan berat badan rendah (BBLR). anemia pada bayi. Meningkatnya risiko pre-eklampsia 2. Kekurangan asam folat sangat berpengaruh pada perkembangan sistem saraf utama otak dan tulang belakang janin. perlu juga ditambah dengan makanan yang mengandung asam folat. persalinan sebelum waktunya (prematur). bayi lahir mati. Gangguan trombo-embolisme Untuk ibu yang merencanakan kehamilan.moderat >30 obesitas berat kesehatan Risiko masalah menstruasi dan komplikasi kehamilan meningkat Bahaya kesehatan jangka panjang 30. yaitu pada fase pembentukan sistem saraf pusat. Terhadap janin: kekurangan gizi ibu hamil dapat mempengaruhi proses pertumbuhan janin dan dapat menimbulkan keguguran. aspiksia. berikut ini merupakan faktor risiko yang dapat terjadi pada ibu yang mengalami kekurangan gizi baik sebelum maupun selama kehamilan: 1. abortus. berat badan ibu tidak bertambah secara normal. Faktor risiko pada ibu hamil yang obesitas: 1. Terhadap ibu: gizi kurang pada ibu hamil dapat mengakibatkan risiko dan komplikasi antara lain: anemia. Askeb Kelompok 12 9 . 3. pendarahan setelah persalinan serta persalinan dengan operasi cenderung meningkat. 2.

Mereka baru datang ke dokter setelah positif hamil beberapa minggu´. maka kehamilan itu sebenarnya sudah berusia 5-6 minggu. Di Indonesia sendiri belum ada data pasti berapa prevalensi adanya penyakit kelainan sumsum tulang belakang. anensefali. Kematian bayi ini masih belum diidentifikasikan penyebabnya karena belum adanya data. cacat tabung saraf janin (NTD) ± spina bifida. ³Kebanyakan Pasutri (Pasangan Suami Istri) tidak pernah merencanakan kehamilan. Jakarta.SpOG(K) dari Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo. menyebabkan lepasnya plasenta sebelum waktunya´. rusaknya endotel pipa yang melapisi pembuluh darah. maka ia akan mempersiapkan gizi yang baik sebelum hamil karena kebutuhan Asam Folat harus disiapkan sejak sebelum kehamilan´. dan encephalocele. idealnya kebutuhan asam folat sudah tercukupi sejak sebelum terjadinya kehamilan. dan Keguguran. Down¶s Syndrome. ibu sering tidak membekali diri dengan gizi yang mencukupi ketika sebelum dan sesudah melahirkan. Karena itu. cukupi asam folat sejak sebelum hamil. ³Kalau kehamilan direncanakan. Oleh karena itu. Askeb Kelompok 12 10 . bisa terbentuk saat kehamilan berusia 2-4 minggu. Kekurangan Asam Folat menyebabkan bayi lahir dengan Bibir Sumbing. ³Bayi mengalami kelainan pembuluh darah. Saat seorang wanita menyadari kehamilannya. Sering kali para ibu tidak menyadari dirinya kekurangan Asam Folat karena sebagian besar kehamilan terjadi tanpa direncanakan. tahu-tahu ibu langsung hamil setelah telat datang bulan. Padahal. Salah satu penyebab kematian adalah kekurangan Asam Folat´. Bayi lahir dengan berat badan rendah. ³Jumlah angka kematian bayi di Indonesia masih relatif tinggi. Itu sebabnya. ujar Bowo.

ikan juga susu (saat ini banyak susu yang difortifikasi asam folat). Sebagaimana zat gizi lain. di saat dewasa kelak bisa tidak mengalami menstruasi) dan perkembangan pusat kecerdasan (gangguan belajar). Mengingat risiko tersebut. jeruk. sehingga ibu mudah lelah. kekurang Asam Folat menyebabkan meningkatnya resiko Anemia. maka ibu hamil perlu mengonsumsi suplemen asam folat secara teratur sesuai rekomendasi dokter. termasuk wajah (menyebabkan sumbing).4-0. kebutuhan wanita usia subur serta ibu hamil akan asam folat adalah sekitar 400-600 mikrogram (0. lesu dan pucat. Secara umum. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah cara mengolah dan memasak makanan kaya asam folat. Kecukupan ini bisa mencegah 50-70 persen resiko NTD.6 mg) per hari. seperti brokoli. minimal 4 bulan sebelum kehamilan. letih. Pada anak perempuan. kaya akan asam folat. juga bisa diperoleh dari berbagai makanan sehari-hari. Bila dimasak terlalu lama. seperti semangka. nanas. sayuran berwarna hijau. Begitu juga dengan buah-buahan berwarna merah atau jinga. Asam folat juga terdapat pada daging. maka akan mempengaruhi perkembangan janin. kandungan asam folat bisa berkurang atau malah hilang. tidak ada kontrol untuk buang air besar maupun buang air kecil serta adanya gangguan jantung. saat dewasa tidak mengalami menstruasi. anak tidak bisa berjalan tegak dan emosi tinggi. yaitu sekitar 0. yakni pembentukan tulang-tulang kepala. bila memang ingin hamil. Pada ibu hamil. hati sapi.4 hingga 1 mg Askeb Kelompok 12 11 . bayam serta asparagus. tidak bisa berjalan tegak). pisang. Artinya. juga kiwi. kecukupan asam folat yang merupakan turunan dari vitamin B ini. seorang wanita sebaiknya sudah harus mencukupi kebutuhan asam folatnya. juga berakibat pada sistem motorik (mengalami lumpuh.Kelainan lainnya adalah bayi mengalami gangguan buang air besar dan kecil. sistem hormon (pada anak perempuan. Jika perkembangan sistem saraf utama terganggu. Selain itu.

jadi factorfactor resiko yang dapat terjadi selama kehamilan. keluarga. Memperbaiki hasil akhir kehamilan 3. berupa nasihat tentang resiko yang ada pada klien dan di berikan suatu strategi atau mengeliminasi pengaruh patologis yang diketahui berdasarkan riwayat keluarga. Konseling prakonsepsi dasar yang sering diberikan berupa konseling mengenai : y y y y y Makanan/ nutrisi Kebiasaan minum aklohol Merokok Pemakaian obat terlarang Asupan vitamin Konseling dimulai tentang dengan pemeriksaan menyeluruh tentang riwayat reproduksi. 1. atau kematian janin berulang.3 Menetapkan kebutuhan konsultasi prakonsepsi Konseling prakonsepsi adalah suatu cara untuk mengidentifikasi semua factor yang berpotensi hasil akhir kehamilan.per hari. Mengurangi angka kehamilan dengan resiko tinggi. persalina. social. medis. kehamilan ektopik. dan nifas. atau obstetris. namun sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter. adanya fertilitas dan hasil kehamilan yang abnormal termasuk abortus. Ibu hamil tak perlu takut kelebihan asam folat karena akan dikeluarkan dari tubuh secara alamiah. Manfaat konseling prakonsepsi: 1. Mempersiapkan kehamilan baik secara fisik dan psikologis ibu 2. Menurunkan jumlah kehamilan yang tidak diinginkan 4. 2.1. Riwayat reproduksi. Riwayat sosial Yang harus dipehatikan pada saat konseling adalah: Askeb Kelompok 12 12 . mencakup usaha-usaha sebelumnya terhadap konsepsi. 2.

dan angka kematian bayi yang tinggi. tapi setiap kekhawatiran perlu dibuktikan. misalnya: y Pada kehamilan remaja. Askeb Kelompok 12 13 . y Kekerasan dalam rumah tangga. disebabkan oleh usia ibu yang rentan terhadap penyulit. Gaya hidup dan kebiasaan kerja y Olahraga. Latar belakang ras. persalinan prematur. 3. Usia ibu mempengaruhi hasil akhir kehamilan. Penganiayaan lebih besar kemumgkinannya terjadi pada wanita yang pasangannya yang merupakan pecandu alkohol atau obat. Riwayat keluarga Status kesehatan dan reproduksi dari keluarga sedarah ditinjau untuk penyakit medis. etnik atau keagamaan tertentu dapat menigkatkan resiko penyakit resesif tertentu. seperti hipertensi dan diabetes. kehamilan dapat memicu kembali masalah antar pribadi. latar belakang pendidikan rendah. dan beresiko lebih tinggi memiliki janin yang pertumbuhannya terhambat. Usia ibu.a. b. infertilitas dan kematian janin. serta riwayat di penjara. Riwayat keluarga tidak selalu akurat. Meningkatkan resiko terjadinya kelahiran bayi premature. baru menganggur. pada selama kehamilan olahraga tidak dilarang. Remaja memilki kemungkinan lebih besar mengalami anemia. y Pada kehamilan setelah usia 35 tahun atau lebih: 1. retardasi mental. Meningkatkan resiko kematian ibu 2. Selama kehamilan. walaupun mungkin perlu dilakukakn perubahan-perubahan. Sebagian besar waniata hamil dapat melanjutkan olahraga sepanjang gestasi. terdapat peningkatan rasiko dari pasangan yang pernah menganiaya.

Membantu klien melakukan informed consent untuk tes HIV. Penggalian sejarah perilaku seks dan sejarah kesehatan klien. pekerja migran. fasilitasi pencegahan perilaku dan evaluasi penyesuaian diri ketika klien menghadapi hasil tes positif . 3. fisik. 6. suku asli. dan pengungsi) menghadapi isu diskriminasi ganda. Askeb Kelompok 12 14 . 4. yaitu sebagai bagian dari kelompok khusus yang dikucilkan masyarakat dan sebagai orang yang selalu dianggap berisiko terhadap atau telah terinfeksi HIV. spiritual.1. Diagnosis HIV mempunyai banyak implikasi ± psikologik. Kelompok-kelompok khusus (pecandu napza. Alasan Pentingnya Konseling HIV/AIDS Konseling merupakan suatu proses pencegahan dan perubahan perilaku dapat mencegah penularan. Memfasilitatsi perubahan perilaku. penjaja seks.2. sosial. Penilaian mengenai perilaku berisiko klien terhadap infeksi HIV (baik menularkan atau tertular). 2.4 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS Konseling HIV/AIDS merupakan komunikasi bersifat rahasia antara klien dan konselor bertujuan meningkatkan kemampuan menghadapi stres dan mengambil keputusan berkaitan dengan HIV/AIDS. CD4. (World Health Organisation) Konseling HIV/AIDS memiliki perbedaan dengan konseling secara umum dalam hal: 1. Proses konseling termasuk evaluasi risiko personal penularan HIV. Konfidensialitas klien sangat penting jika menyangkut isu stigma dan diskriminasi 7. HIV ialah penyakit yang mengancam hidup dan pengobatan seumur hidup. laki-laki berhubungan seks dengan laki-laki. waria. Layanan konseling pra dan pasca tes. atau Viral load. 5.

Dimana pada trimester I ini berawal dari mulainya fertilisasi (0 minggu). Tes ini harus dilakukan oleh dokter dan dianggap akurat untuk mengetahui tingkat hormon fetal hCG (human chorionic gonadotropin) di dalam darah sesegera mungkin.2 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester I Trimester I ini dimulai dari usia kehamilan 0-14 minggu. sosial dan spiritual seseorang yang mengidap virus HIV atau virus lainnya. implantasi (akhir minggu ke-1).2. Adapun tes laboratorium yang dapat dilakukan pada trimester I diantaranya: tes urine (PP test) dan tes darah (Hb dan gol. Askeb Kelompok 12 15 . 2. Sedangkan tes darah yang dapat dilakukan o seorang bidan adalah leh hanya mengukur kadar Hb dan gol. sampai alat-alat kelamin bagian luar berkembang lebih nyata. hingga lebih mudah membedakan jenis kelaminnya (minggu ke-14). psikologis. Darah). dan perawatan melalui pemecahan masalah kepatuhan berobat.Konseling HIV/AIDS merupakan proses dengan tiga tujuan umum: 1. hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang itu hamil atau tidak. kira-kira 2 minggu pasca pembuahan ± sekitar saat seseorang mulai terlambat haid. organogenesis (minggu ke-4). Sehingga pada trimester I. 3. 2. kebutuhan akan tes laboratorium memang diperlukan. a. Pencegahan penularan HIV dengan menyediakan informasi tentang perilaku berisiko (seperti seks aman atau penggunaan jarum bersama) dan membantu orang dalam mengembangkan keterampilan pribadi yang diperlukan untuk perubahan perilaku dan negosiasi praktek lebih aman. Tes laboratorium pada trimester I digunakan untuk mendiagnosa apakan seseorang hamil atau tidak. Menyediakan dukungan psikologis. 2. Darah pasien saja. Memastikan efektivitas rujukan kesehatan.1 Menetapkan kebutuhan tes laboratorium Ketika seseorang menduga bahwa dirinya hamil. Tes darah. sebaiknya segera memastikannya secepat mungkin. misalnya: dukungan yang berkaitan dengan kesejahteraan emosi. terapi.

Syphilis. Bila ada kelainan atau ketidaknormalan. maka dianggap wajar. maupun ada tidaknya infeksi. pada saat pemeriksaan harus dipastikan apakah sifat ketidaknormalan atau kelainan tersebut mayor atau minor. Jika diprediksi kondisi bakal memburuk. Selain itu. apabila dokter mendeteksi adanya kelainan. Akan tetapi ibu jangan khawatir. Infeksi akibat virus Toxoplasma. Hal ini umumnya disebabkan banyaknya cairan dalam tubuh wanita hamil.. karena pemeriksaan ini tidak berisiko terhadap ibu maupun janin. Selama hamil. Jika penurunannya tidak terlalu drastis. Pemeriksaan yang sering dilakukan yaitu pemeriksaan TORCH. Biasanya wanita hamil mengalami penurunan Hb dibandingkan pada saat dia tidak hamil. Melalui pemeriksaan darah. misalnya kelainan dapat menyebabkan kematian atau kelainan berat.  Golongan darah dan faktor Rhesus (Rh). AB) seandainya Askeb Kelompok 12 16 . y Penyakit lain seperti HIV B. mungkin ibu perlu melakukan pemeriksaan darah beberapa kali. trombosit. maka jadwal kontrol pada trimester pertama yang biasanya per-empat minggu dapat dimajukan hingga per-tiga atau dua minggu. Karena itu. Dokter atau bidan perlu mengetahui golongan darah pasien (A. Rubella. penting melakukan pemeriksaan darah pada awal kehamilan seperti pemeriksaan darah rutin yaitu komponen Hb. B. pemeriksaan ini perlu untuk melihat adanya antibodi dalam darah ibu. yang dikenal dengan istilah haemodilusi. kelainan darah (thalasemia). leukosit dan hematokrit. Hal ini untuk mengetahui status keadaan ibu pada awal kehamilan secara laboratorium. dan Cytomegalovirus yang berbahaya bagi kesehatan janin. akan dipikirkan tindakan terminasi atau pengakhiran kehamilan.Cara ini juga efektif dilakukan oleh para bidan yang belum dilengkapi dengan alat USG. bisa diketahui: y y y Kadar zat besi dalam darah. Golongan darah dan faktor Rhesus ibu. bahkan HIV/AIDS. O. baik keadaan kurang darah (anemia).

Ini berbahaya bagi janin yang dikandungnya. ibu akan merasa mudah lelah dan lesu. tes lanjutan akan dilakukan untuk mengecek hadirnya antibodi.dan ibu mengandung janin dengan RH+. bahkan narkotika. pasangan juga harus memberikan darahnya untuk di tes. yaitu 2 minggu setelah pembuahan. alkohol. Bila kadar zat besi ibu berubah-ubah selama kehamilan. terkadang Hb-nya masih normal. Nilai normal Hb ibu hamil yaitu 10. Karena bila darah ibu RH. Efek penggunaan obat Askeb Kelompok 12 17 . b. atau sel darah merah kekurangan zat besi. apakah darah ibu Rhesus positif (+) atau Rhesus negatif (-). Tes ini banyak tersedia di mana-mana dan tingkat keakuratannya dapat lebih dari 90%. bila rendah. Sel darah merah terdiri atas zat besi dan mengangkut oksigen.  Kadar Hemoglobin. Kadar zat besi ini dapat diketahui dengan tes Hb. Jika Rhesus negatif (-).5-14. Dari pemeriksaan darah perlu untuk menentukan Hb. perlu diwaspadai adanya anemia. Apabila kadar Hb ibu hamil <10. Biasanya pada ibu hamil trimester I.0 mg/dl.5 mg/dl. jika tes menunjukkan jumlah sel darah merah rendah. Tetapi hal ini harus tetap diwaspadai. Tes ini dapat dilakukan secepat mungkin. Selain dolongan darah. dokter ataupun bidan juga harus mengetahui faktor Rhesus ibu. maka disarankan untuk mengkonsumsi makanan kaya zat besi dan minum tablet zat besi. penurunan jumlah sel darah merah hanya sedikit. Tes urin. jangan ragu untuk melakukan tes lagi pada kehamilan 28 minggu.pasien memerlukan transfusi darah selama masa-masa kehamilan atau proses persalinan. HCG juga dapat dideteksi dengan tes urin. Tes urin tidak hanya dilakukan untuk memastikan kehamilan saja. tiga bulan sekali karena pada orang hamil sering timbul anemia karena defisiensi Fe. tes akan diulang dalam beberapa interval selama masa kehamilan. tetapi dengan tes urin juga dapat mengetahuiapakah ibu terpapar obat-obatan tertentu. Oleh karena itu perlu diberikan konseling mengenai nutrisi yang mengandung sumber zat besi seperti bayam dan daging merah. maka tubuh ibu akan memproduksi antibodi untuk melawan/menentang sel-sel darah RH+.

Sehingga ibu hamil perlu mengetahui mengenai kebutuhan belajar yang ia perlukan pada trimester I. 1980 menyarankan 3 komponen utama gizi dan kecukupan yang dianjurkan sebagaimana tertera pada tabel berikut: Tiga Komponen Gizi Utama Pada Wanita Usia 15-19 Tahun Komponen gizi utama Protein (gram) Zat besi (mg) Kalsium (mg) Kebutuhan wanita usia 15-19 tahun Harian 44 18 800 Hamil +30 +30 s/d +60 +400 Menyusui +20 +30 s/d +60 400 Askeb Kelompok 12 18 . bisa mengacaukan sistem syaraf bayi. Washington DC. Penggunaan terus-menerus. Pada trimester pertama pertumbuhan janin masih belum begitu pesat. 2.2 Menetapkan kebutuhan belajar Trimester I dapat dikatakan sebagai masa emas. Kebutuhan belajar yang dibutuhkan oleh ibu hamil pada trimester I diantaranya sebagai berikut: a. National th Research Council: Recommended Dietary Allowance 9 Ed. karena pada trimester I ini terjadi proses organogenesis (pembentukan organ-organ). ketidaknyamanan trimester I. Food Nutrition Board. Nutrisi A. Karena pada trimester I ini ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi keadaan ibu dan janin bahkan mengganggu kenyamanan ibu hamil seperti perubahan fisiologis terhadap anatomi ibu hamil. National Academy Sciences. komplikasi trimester I. sehingga juga belum optimal kebutuhan gizinya.2. Usia kehamilan pada trimester I termasuk kedalam usia rawan. terutama pada awal kehamilan. Asupan gizi ideal bagi ibu hamil Asupan gizi yang diperlukan ibu hamil harus ditingkatkan sejalan dengan kebutuhan perkembangan kehamilannya.tertentu berdampak buruk bagi perkembangan otak janin.

kacang kedelai). ikan sarden. vitamin A. amat penting dalam membantu proses produksi sel-sel darah merah. 3) Kalsium. merupaka sumber zat tenaga. Pada trimester I. ada 6 nutrisi terbaik yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil. dimasa kehamilan. ayam. maupun vitamin E diperlukan ibu hamil untuk meningkatkan kebugarannya. jus jeruk. vitamin D.Komposisi makanan 4 sehat 5 sempurna. telur. daging. kacangkacangan (seperti kacang ijo. Sumber karbohidrat: umbi-umbian. dan susu. karena:  Karbohidrat dan lemak. gandum. Tambahan vitamin. daging.  Protein. ikan. karena sangat besar peranannya dalam memproduksi sel-sel darah. Sumber kalsium: susu dan makanan olahan yang terbuat dari susu. Vitamin dan mineral dapat diperoleh dari buah-buahan dan sayursayuran. baik B kompleks. telur. utamanya untuk mencegah timbulnya anemia. tempe. Sumber protein: kacang-kacangan. kalsium ini sangat penting karena berguna untuk mengurangi keram-keram di tangan dan kaki pada kehamilan lanjut. kacang-kacangan. kalsium penting untuk membantu pertumbuhan janin. karbohidrat dapat diperoleh dari serealia. dan roti. 4) Zat besi. merupakan sumber zat pengatur. sayuran daun hijau (seperti bayam. telur. vitamin dan mineral dapat dianggap mewakili komposisi makanan dengan gizi seimbang. dan jagung. sereal. Zat besi adalah salah satu unsur penting dalam proses pembentukan sel darah merah. yaitu: 1) Protein. yogurt. makanan yang berasal dari biji-bijian. keju. tahu. Pada prinsipnya. lemak. dibutuhkan untuk energi tubuh sehari-hari. nasi. merupakan sumber zat pembangun. ikan teri. protein. 2) Karbohidrat. ikan. Kebutuhan zat besi akan meningkat selama Askeb Kelompok 12 19 .  Vitamin dan mineral. kangkung). vitamin C. umbi-umbian. yang terdiri atas karbohidrat. Sebagai sumber tenaga yang menghasilkan kalori. Protein dapat diperoleh dari daging.

Pengobatan anemia tergantung penyebabnya. tetapi bukan satu2nya penyebab. Kelompok lain yang rawan AGB Askeb Kelompok 12 20 . suplemen besi bukan selalu menjadi jawabannya. Anemia bisa juga disebabkan kekurangan asam folat atau Vitamin B 12. hamil. jarak kehamilan yang berdekatan. Kebutuhan meningkat dari 18 mg menjadi 27 mg per-hari dan karena sulit memenuhi kebutuhan besi hanya dari diet saja. Anemia Gizi Besi (AGB) terutama banyak diderita oleh wanita hamil. Karena zat besi dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin (protein dalam darah yang fungsinya mengangkut oksigen). Kebutuhan zat besi terutama sangat meningkat pada TM II dan III. hamil kembar dan kurang zat besi sebelum hamil. Risiko kekurangan zat besi semakin meningkat jika terjadi mual-muntah di awal kehamilan. wanita menyusui. sehingga dibutuhkan banyak zat besi untuk pembentukan hemoglobin darah tambahan.kehamilan. melahirkan dan menyusui. Kekurangan zat besi dalam makanan sehari-hari secara berkelanjutan dapat menimbulkan penyakit anemia gizi atau yang dikenal masyarakat sebagai penyakit kurang darah. perdarahan dan kelainan/penyakit darah. Peristiwa kodrati wanita adalah haid. maka ibu hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi 30 mg besi per-hari sebagai langkah pencegahan. Saat hamil terjadi peningkatan volume darah sebesar 50% dari biasanya. Zat besi juga dibutuhkan buat pertumbuhan bayi dan plasenta. Kekurangan besi merupakan penyebab anemia yang paling sering. Zat besi secara alamiah diperoleh dari makanan. dan kebanyakan suplemen hamil mengandung zat besi sebesar itu. dan wanita usia subur pada umumnya. Karena itu menyebabkan kebutuhan Fe atau zat besi relatif lebih tinggi ketimbang kelompok lain. karena fungsi kodrati.

Berdasarkan beberapa temuan para pakar kesehatan.4 . dan buruh serta tenaga kerja berpenghasilan rendah. unggas dan ikan. kerang. Pada ibu hamil sendiri. daging tanpa lemak. Sedangkan tingkat penyerapan Fe makanan asal hewani dapat mencapai 10-20%. juga berisiko Askeb Kelompok 12 21 . Dengan asupan asam folat yang cukup pada masa sebelum dan selama kehamilan yaitu sekitar 0. Kesulitan utama untuk memenuhi kebutuhan Fe adalah rendahnya tingkat penyerapan Fe di dalam tubuh. buah pinggang. 5) Asam folat. resiko timbulnya NTDs pada bayi dapat diturunkan hingga 80 %.adalah anak balita. yaitu spina bifida (kelainan pada tulang belakang) dan anencephaly (kelainan dimana otak tidak terbentuk). umumnya juga mengalami anemia dengan segala konsekuensinya (terlihat pucat dan mudah letih.8 mg per hari. Itu sebabnya. lesu dan lemas). Ini berarti bahwa Fe pangan asal hewani (heme) lebih mudah diserap daripada Fe pangan asal nabati (non heme). wanita hamil yang kekurangan asam folik besar risikonya mengalami keguguran ataupun kerusakan pada janin. Asam Folat juga sangat penting bagi wanita hamil. menurut dr. Ovi. Bahkan. Sumber terbaik zat besi bisa didapat dari hati. Asupan asam folat yang cukup sebelum dan selama kehamilan akan mencegah timbulnya kecacatan tabung saraf (Neural Tube Defects) NTDs pada bayi. tiram. terutama sumber Fe nabati yang hanya diserap 1-2%. Sumber utama Fe adalah bahan pangan hewani dan kacangkacangan serta sayuran berwarna hijau tua. Kacang dan sayur yang dikeringkan juga merupakan sumber zat besi yang baik dari protein nabati. Asam folik ini dikonsumsi terutama pada saat 4 bulan sebelum lahir sampai usia kehamilan 12 minggu (pada trimester I).0. ibu hamil yang mengalami kekurangan asam folat. anak usia sekolah. asam folat berperan penting dalam pembentukan sel darah merah.

mengandung 14.  Brokoli.  Strawberry.  Gandum. Kebutuhan Asam Folat untuk ibu hamil dan usia subur sebanyak 400 mikrogram/hari atau sama dengan 2 (dua) Gelas Susu. kacang kering dan kacang polong. 2 buah pisang segar mengandung 58 mikrogram.  Alpukat.  Jeruk. bisa memenuhi 23% kebutuhan tubuh akan Asam Folat. plasenta lepas sebelum waktunya (solusio plasenta) dan keguguran. Tim Green PhD dan Department of Human Nutrition University of Otago New Zealand. Askeb Kelompok 12 22 . Adapun beberapa sumber makanan yang kaya akan asam folat diantaranya sebagai berikut:  Susu & Yoghurt. 100 gram gandum mengandung hingga 50 mikrogram Asam Folat.5% kebutuhan Asam Folat harian untuk Ibu Hamil. serta hati Sapi (liver). 8 buah atau 1 gelas stroberi bisa memenuhi 7.  Pisang.  Dan adapula sumber makanan lainnya yang mengandung asam folat seperti lobak cina. buah-buahan.85 Mikrogram Asam Folat ditiap 100 gram telur.  Telur.  Bayam. mengandung 9-125 mikrogram Asam Folat. satu buah jeruk bisa memasok 20% kebutuhan Asam Folat sehari-hari. jelas dr.  Kacang-kacangan. ³Roti dan Susu juga mengandung Asam Folat tinggi karena kini susu dan tepung terigu telah difortifikasi mengandung Asam Folat´. Dan alpukat ini juga mampu menetralkan radikal bebas dan menekan risiko infeksi. mengandung 100 mirogram Asam Folat. dengan mengkonsumsi 2 ikat bayam mengandung 200 mikrogram Asam Folat. biji bunga matahari. mengandung 50 mikrogram Asam Folat.mengalami persalinan prematur. sereal. hampir setara dengan sereal.

buah dan sayuran yang tidak dicuci bersih. Sering ditemukan pada daging yang diolah setengah matang. lemak besar sekali manfaatnya untuk cadangan energi tubuh. Coli. sebaiknya ibu hamil tidak mengkonsumsi daging dan telur dalam bentuk mentah atau setengah matang. bayi lahir mati. Jenis bibit penyakit/parasit yang membahayakan kandungan dan terbawa dalam makanan adalah: 1) Listeria. Adalah wajar untuk memastikan bahwa anda sudah mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang cukup. agar tubuh tidak mudah lelah.  Selada. Bakteri listeria monocytogeneses banyak terdapat pada:  Produk unggas (termasuk telur). Prinsip makanan yang baik selama kehamilan Saat hamil. Sumber lemak: daging. Dengan demikian. karena kemungkinan membawa bibit penyakit atau parasit tertentu yang membahayakan janin. Dapat menyebabkan keguguran. pepatah yang mengatakan ³makan untuk dua orang´ tidak perlu diikuti karena dapat membuat anda menjadi gemuk dan sulit menurunkan berat badan setelah Askeb Kelompok 12 23 . telur.6) Lemak. jauh lebih sedikit jika dibandingkan makan dua kali lipat jumlah normal makanan anda. Untuk menghindari infeksi bakteri jenis ini. bagi wanita hamil. C. nafsu makan juga meningkat. Blue Cheese serta keju lain yang dibuat dari susu kambing atau domba. 3) Salmonella dan Toksoplasma. Racun yang dikeluarkannya dapat merusak usus dan ginjal. Makanan yang harus dihindari selama hamil Ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari oleh ibu hamil. dan susu yang tidak mengalami pasteurisasi. ikan atau daging sapi yang diolah setengan matang. atau keracunan darah. Keperluan energi meningkat sekitar 15% atau 500 kalori/hari. seperti Brie. B.  Beberapa jenis keju lunak. tentu saja untuk diri anda dan bayi anda. 2) Bakteri E. terutama bila dimakan dalam keadaan mentah. Camembert. dan minyak.

A. makanlah makanan yang mengandung vitamin. Yang paling baik adalah menyeimbangkan jumlah makanan yang anda makan dalam kurun waktu 24-48 jam tiap kali makan. Sedangkan manfaat untuk ibu juga seharusnya sangat dipertimbangkan/ dibandingkan dengan resiko pada janin. khususnya zat besi 6) Minum air yang cukup 8 gelas sehari 7) Perbanyak makan makanan yang berserat. misalnya vitamin C dan mineral. apabila tanpa diberikan obat tersebut mengandung resiko timbulnya penyimpangan yang lebih besar pada janin. Obat-obatan Jika mungkin. hindari meminum obat-obatan kecuali sudah disarankan oleh dokter. Apabila manfaat bagi ibu masih disangsikan. Tetapi masalah akan lebih mungkin terjadi jika anda makan terlalu sedikit ± kehamilan bukan waktu yang tepat untuk diet.melahirkan. Namun demikian ada beberapa obat yang mempunyai khasiat teratogen tidak mutlak dilarang (bila perlu) artinya. juga pada saluran pencernaan. 2004): 1) Merubah cara makan 2) Hindari makanan yang dapat membahayakan ibu dan janin 3) Jangan diet selama kehamilan 4) Lebih baik makan 5-6 kali dengan porsi kecil dari pada 2-3 kali dengan porsi besar (makan dengan porsi kecil tapi sering) 5) Minum vitamin ibu hamil secara teratur. maka obat tersebut sebaiknya jangan diberikan. telinga dan jantung. Beberapa prinsip makan yang baik selama kehamilan dapat dikemukakan sebagai berikut (Suririnah. Daftar obat yang tidak boleh diberikan pada wanita hamil Adalah obat yang mempunyai khasiat teratogen yaitu obat yang pada dosis terapeutis untuk wanita hamil dapat mengakibatkan cacat pada janin seperti kelainan pada mata. Segala sesuatu yang anda makan harus baik untuk anda dan bayi anda. buah-buahan dan sayuran b. Askeb Kelompok 12 24 .

PROMETHAZINE 4. Daftar obat yang boleh diminum ibu selama menyusui Adalah obat yang tidak atau hanya sedikit diekskresikan ke air susu ibu (ASI). Daftar obat yang dianggap aman bagi wanita hamil Adalah obat-obat yang setelah digunakan dalam jangka waktu panjang tidak menimbulkan efek buruk pada janin. SPIRAMYCIN 8. AMOXICILLIN 2. Obat yang tidak terdapat dalam daftar adalah obat yang mencapai susu ibu dalam jumlah banyak dan mungkin dapat berefek buruk pada bayi atau belum terdapat cukup data mengenai keamanannya. METRONIDAZOLE. DOMPERIDONE 2. C. OBAT ANTI INFEKTIKUM 1. NYSTATIN 11. COTRIMOXASOL 7. DOXYCYCLINE B. NYSTATIN 9.B. AMPICILLIN 3. VALACICLOVIR 10. METRONIDAZOL 5. pemberian ASI sebaiknya dihentikan untuk sementara dan diganti dengan susu kaleng. CIPROFLOXACIN 4. Bila obat yang belum pasti keamanannya digunakan untuk waktu singkat. L amanya penghentian hendaknya selama 4-5 kali masa paruh obat yang diminum ibu. Ada berbagai jenis obat-obatan yang dapat digunakan dalam praktek kebidanan. METOCLOPRAMIDE HCL 3. diantaranya: A. PYRIDOXINE HCL Askeb Kelompok 12 25 . PRATHIAZINE THEOCLATE. ACYCLOVIR 6. ANTI EMETIKUM 1.

OBAT SALURAN UROGENNITAL 1. METHYLERGOMETRIN 2. LOPERAMIDE 2. LYNESTRENOL 4. TRANEXAMIC ACID E. HYDROCORTISONE 2. CALSIUM CARBONAT G. DERMATOLOGI 1. ASAM ASETILSALISILAT (ACETOSAL) 5. ANTI PERDARAHAN 1. DEXTROMETHORPHAN 2. LEVONOGESTREL. SALBUTAMOL 3. OBAT SALURAN PENCERNAAN 1. KETOCONAZOLE H. OBAT SISTEM ENDOKRIN 1. PARACETAMOL 3. NORETISTERON 6. OXYTOCIN Askeb Kelompok 12 26 . MAGNESIUM CARBONATE. CLOMIFENE CITRAT F. LIDOCAIN HCL 4. CIMETIDIN 3. MEDROXY PROGESTERONE 3. NATRIUM DIKLOFENAK D. RANITIDINE 5. AMBROXOL I. ETHINYLESTRADIOL 2.C. PROGESTERONE 5. BISACODYL 4. ANTIPIRETIK ANALGETIK 1. ASAM MEFENAMAT 2. OBAT SALURAN PERNAFASAN 1. ALUMUNIUM HYDROXIDE.

posisi tidur terlentang masih dapat dilakukan oleh ibu. PLACENTAE. ZAT BESI 4. segar dan bugar). dan membuat nyenyak pada waktu tidur. untuk melakukan hubungan seks sedapat mungkin dihindari.  Posisi tidur. kehamilan dengan tanda infeksi. ASAM FOLAT 2.  Hubungan intim selama hamil. Pada trimester I ini memang belum diperlukan senam hamil. CALSIUM LACTATE 5. Dan ibu pun masih dapat merasakan tidur dengan nyaman tanpa ada keluhan sesak ataupun pusing. Pada dasarnya melakukan hubungan seksual pada saat hamil tidak berbahaya pada kehamilan normal. kehamilan dngan perdarahan. menambah nafsu makan. pada beberapa orang keinginan seksual meningkat pada masa ini. VITAMIN 1. EXT. akan tetapi olahraga ringan seperti jalan santai. Namun hubungan seks ataupun orgasme tidak berbahaya bagi janin. Hubungan seksual merupakan kebutuhan biologis yang tidak dapat ditawar. serta untuk kesehatan badan ibu hamil sendiri (agar tetap sehat. karena rahimnya belum terlalu besar dan belum menekan diafragma. Namun kehamilan bukan merupakan halangan untuk melakukan hubungan seksual. Pada trimester I. CYANOCOBALAMIN (TABLET SALUT GULA) 3. Aktivitas pada masa kehamilan  Olahraga saat hamil. tetapi perlu diperhatikan bagi mereka yang sedang hamil. kehamilan dengan mengeluarkan air dan kehamilan dengan perlukaan disekitar alat kelamin bagian luar. dapat berguna untuk membantu sirkulasi darah. Karena tubuh wanita memiliki lendir dari cerviks (mulut Askeb Kelompok 12 27 . Namun. DOCOSAHEXANOIC ACID (DHA) c.J. bagi ibu yang mempunyai riwayat keguguran.

Dan pada kehamilan trimester pertama tidak dianjurkan ibu hamil melakukan seksual. yang mana cairan ini membantu tubuh si ibu untuk melawan kuman atau infeksi yang masuk kedalam mulut rahim. misalnya:  Ancaman keguguran atau riwayat keguguran  Plasenta letak rendah (plasenta previa)  Riwayat kelahiran prematur  Perdarahan vagina atau keluar cairan yang tidak diketahui penyebabnya sserta keram  Dilatasi serviks. Pakaian Gunakan pakaian yang longgar. Tetapi hal itu tidak berlaku bagi kehamilan dengan kategori risiko tinggi. dianjurkan untuk memakai alat kontrasepsi seperti kondom (untuk mencegah masuknya sperma kedalam vagina). Pakai BH yang menyokong payudara ibu. d. maka dikhawatirkan akan terjadi keguguran. bersih dan nyaman dan hindarkan sepatu dengan hak tinggi tinggi (high heels) serta alas kaki yang keras. sehingga apabila terjadi kontraksi pada kehamilan muda (trimester I) dan keadaan rahim/uterus belum kuat. Diantaranya rasa nyeri. atau keluar darah. karena didalam sperma terdapat hormon prostaglandin yang mana hormon prostaglandin tersebut dapat menimbulkan kontraksi uterus. dianjurkan melakukan dengan cara aman seperti posisi yang aman. Salah satu ciri kehamilan risiko tinggi apabila muncul komplikasi atau menemukan gejala yang tidak biasa terjadi setelah atau selama melakukan hubungan seksual. memakai pakaian dalam yang bersih. kontraksi. Kantung rahim dan cairan ketuban serta otot rahim dan perut akan melindungi bayi selama proses kehamilan. Secara umum hubungan seksual tidak dianjurkan pada kasus-kasus kehamilan tertentu. frekuensinya dikurangai (jangan terlalu sering dan ). Askeb Kelompok 12 28 . atau dengan cara coitus interuptus.rahim). Dan apabila ingin melakukan hubungan seksual.

Mandi Kebersihan tubuh harus terjaga selama kehamilan. maka sebaiknya gunakan penopang payudara yang sesuai. Sebaiknya gunakan pancuran atau gayung pada saat mandi. Dan sebagai seorang bidan. Kesehatan jiwa Kesehatan jiwa diberikan pada waktu hamil.2. tidak dianjurkan berendam dalam bathtub dan melakukan vaginal douche.e. Oleh karena itu payudara harus dirawat dari jauh -jauh hari. g. bertujuan agar menghilangkan ketidaktahuan dan latihan-latihan fisik. Mencari tempat hiburan yang sirkulasi udaranya baik. 2. sensitif. keluarganya. Komplikasi itu ada yang ringan dan ada pula yang berat. dan menjadi lebih berat. kita hanya Askeb Kelompok 12 29 . sebaiknya dilakukan secara hati-hati dan benar. dan payudara menyebabkan lipatan-lipatan kulit menjadi lebih lembab dan mudah terinvestasi oleh mikroorganisme.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Ada beberapa komplikasi yang dapat terjadi pada trimester I. f. area genitalia/lipat paha. Karena payudara menegang. Pengurutan payudara untuk mengeluarkan sekresi dan mengeluarkan duktus dan duktus dan sinus laktiferus. lakukan pembersihan dengan menggunakan campuran gliserin dan alkohol. maupun petugas kesehatan. karena tidur siang menguntungkan dan baik untuk kesehatan. h. Perubahan anatomi pada perut. Perawatan payudara Payudara perlu dipersiapkan sejak sebelum bayi lahir sehingga segera dapat berfungsi dengan baik pada saat diperlukan. jangan pada tempat yang sesak dan ramai. Basuhan lembut setiap hari pada aerola dan puting susu akan dapat mengurangi retak dan lecet pada area tersebut. yang mana pada setiap komplikasi tersebut dibutuhkan penanganan dan pengobatan agar kehamilan tersebut dapat berjalan lancar (normal) seperti yang diharapkan oleh ibu hamil. karena payudara merupakan sumber air susu ibu (ASI) yang merupakan makan utama bagi bayi. Istirahat dan rekreasi Sebaiknya wanita pekerja harus sering istirahat. Untuk sekresi yang mengering pada puting susu.

Umpamanya dari rumah sakit kabupaten ke rumah sakit provinsi atau rumah sakit tipe C ke rumah sakit tipe B yang lebih spesialistis fasilitas dan personalianya. nomor/usia kehamilan dan masalah. b. persiapan dan perencanaan mengenai tempat/penolong persalinan sesuai kondisi ibu dan janin.diberi wewenang untuk mengatasi atau menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan.4 Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya Dalam penurunan kematian ibu dan kematian bayi baru lahir dibutuhkan inovasi dalam pelayanan kesehatan ibu disemua tingkat pelayanan melalui upaya proaktif. 2. perut ibu sangat besar. dll. Rujukan vertikal maksudnya rujukan dan komunikasi antara satu unit ke unit lain yang lebih lengkap. Definisi Sistem rujukan dalam pelayanan obstetri adalah suatu pelimpahan tanggung jawab timbal balik atas kasus atau masalah kebidanan yang timbul baik secara vertikal maupun horizontal. Tujuan Rujukan a Agar setiap penderita mendapat perawatan dan pertolongan yang sebaik-baiknya Askeb Kelompok 12 30 . Sedangkan horizontal maksudnya konsultasi dan komunikasi antar unit yang ada dalam satu rumah sakit. A. wawancara mengenai umur. B. misalnya antara bagian ke bidanan dan bagian ilmu kesehatan anak. P = penilaian. terhadap masalah dan faktor resiko d. misalnya muka/bibir pucat. S = subjektif. P = penyuluhan.2. tinggi badan rendah. pemeriksaan sederhana melalui periksa pandang. c. O = objektif. tungkai bengkak. Upaya rujukan terencana dimulai dengan kegiatan skrining antenatal untuk memperoleh SOPP a.

bilamana perlu disertai dengan keterangan yang lengkap (surat balasan) D. b) Rujukan kasus-kasus patologik pada kehamilan. 2. seperti kasus-kasus ginekologi atau kontrasepsi yang memerlukan penanganan spesialis d) Pengiriman bahan laboratorium Bila penderita telah sembuh dan hasil laboratorium telah selesai. Kegiatan rujukan informasi medis antara lain berupa : a. C. dan konseling yang diberikan pun harus disesuaikan dengan usia kehamilan dan kebutuhan klien.2. Hal ini sangat berguna untuk memperoleh angka-angka secara regional dan nasional. kembalikan dan kirimkan lagi kepada unit semula. Membahas secara lengkap data-data medis penderita yang dikirim dan advis rehabilitas kepada unit yang mengirim b. Adapun kebutuhan konseling yang ibu hamil perlukan pada trimester I diantaranya sebagai berikut: Askeb Kelompok 12 31 .b Menjalin kerjasama dengan cara pengiriman penderita atau bahan laboratorium dari unit yang kurang lengkap ke unit yang lebih lengkap fasilitasnya c Menjalin pelimpahan pengetahuan dan keterampilan (transfer of knowledge and skill) melalui pendidikan dan latihan antara pusat pendidikan dan daerah. Kegiatan rujukan dan pelayanan ini antara lain berupa : a) Pengiriman orang sakit dari unit kesehatan yang kurang lengkap ke unit kesehatan yang lebih lengkap. Menjalin kerjasama sistem pelaporan data-data medis umumnya dan data-data parameter pelayanan kebidanan khususnya terutama mengenai kematian maternal dan perinatal. persalinan dan nifas c) Pengiriman kasus masalah reproduksi manusia lainnya.5 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance Kebutuhan konseling pada setiap ibu hamil itu berbeda-beda.

penyakit radang pelvik. preeklampsia dengan hipertensi kronik. kehamilan mola. gastritis. Kebutuhan nutrisi Pola kenaikan berat badan adalah hal yang penting untuk dipantau karena kenaikan berat badan total wanita hamil penting untuk mengetahui berat badan wanita di awal kehamilan. Sangatlah penting bahwa wanita hamil makan dengan pola gizi yang sehat. Dan nyeri perut bagian bawah bisa disebabkan oleh kista ovarium. nyeri perut bagian bawah. preeklampsia dan eklampsia. hipertensi gestasional. dan hiperemesis gravidarum. Berat badan yang tetap atau terjadi sedikit penurunan berat badan selama trimester I adalah hal yang normal. c. Perdarahan pervaginam bisa disebabkan oleh abortus. dan mendukung kemajuannya. serta hipertensi kronik. abortus. infeksi saluran kemih. Tanda-tanda bahaya Yang harus diwaspadai saat kehamilan trimester I adalah terjadinya kehamilan ektopik atau kehamilan di luar kandungan dan abortus spontaneous yaitu abortus yang terjadi dengan sendirinya. kehamilan ektopik. penyakit kantong empedu.a. apendisistis. Perdarahan pervaginam. b. Mual dan muntah (morning sickness) Askeb Kelompok 12 32 . hipertensi gravidarum. Nutrisi yang kurang mungkin juga menyebabkan kelelahan ketika wanita tersebut mengalami mual muntah. Klasifikasi hipertensi gravidarum yaitu hipertensi essensial. Beberapa ketidaknyamanan yang terjadi selama trimester pertama yaitu: a. Ketidaknyamana yang normal pada trimester I Ketidaknyamann yang terjadi pada trimester I adalah hal yang umum terjadi misalnya ibu hamil mengalami kelelahan hal tersebut bisa disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi atau anemia. ataupun karena sistitis. dan kehamilan ektopik. Kelelahan yang berlebihan menunjukan bahwa wanita hamil tersebut mengalami tekanan psikologis atau fisiologis. solusio plasenta.

akan tetapi pada trimester II sudah menghilang dan timbul lagi pada trimester III karena terjadi penekanan kandung kemih oleh turunnya kepala bayi. Untuk mengatasi mual dan muntah di pagi hari. Askeb Kelompok 12 33 .Pengaruh estrogen dan progesteron terjadi pengeluaran asam lambung yang berlebihan. Dalam batas yang fisiologis keadaan ini dapat diatasi. jangan makan dalam jumlah atau porsi besar dan berlemak. dan juga dapat menimbulkan kekurangan cairan/dehidrasi atau yang disebut dengan Hyperemesis Gravidarum. Bidan menyarankan agar ibu menghubungi dokter atau bidan bila mual-muntah menjadi sangat hebat. serta makanlah selagi hangat. karena hanya akan menimbulkan rasa mual. Cara mengatasinya yang dapat kita lakukan untuk mengurangi frekuensi berkemih ini adalah menjelaskan mengapa hal tersebut terjadi dan mengurangi asupan cairan sebelum tidur malam. sehingga wanita tidak perlu bolak-balik ke kamar mandi ketika tidur. b. Sering berkemih Desakan rahim kedepan menyebabkan kandung kemih cepat terasa penuh dan sering buang air kecil (BAK). sehingga tidak dapat makan atau minum apapun. Mual dan muntah biasanya timbul pada minggu kedua kehamilan setelah pembuahan dan terjadi kurang lebih antara minggu ke-6 sampai bulan ke-4 kehamilan. Kita harus memberitahu pada ibu bahwa jangan mengurangi pemasukan cairan/minum untuk mengatasi masalah ini karena ibu hamil membutuhkan cairan yang lebih pada saat kehamilan. Keadaan seperti ini bisa diatasi dengan makan dalam jumlah sedikit tapi sering. Keadaan ini terjadi pada bulan pertama kehamilan karena pada saat itu terjadi pembesaran uterus. Timbul gejala mual dan muntah terutama pada pagi hari yang disebut morning sickness. anjurkan ibu untuk makan makanan ringan seperti biskuit atau roti ditambah dengan teh manis hangat sebelum bangun dari tempat tidur.

Untuk keluhan sakit kepala bisa diatasi dengan beristirahat. disamping bisa menyebabkan iritasi lambung. dan makanlah dengan porsi makan sedikit tapi sering biasanya dapat menolong. Merasa lemah dan letih Rasa lelah dan cape merupakan tanda umum kehamilan dan akan muncul sekitar 8-10 minggu pertama kehamilan. Latihan ringan dan nutrisi yang baik juga dapat membantu mengatasi keletihan ini. Kondisi ini menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit tubuh padahal keseimbangan elektrolit tubuh berfungsi menjaga kerja jantung dan alat-alat tubuh lain dengan baik. ibu hamil juga tidak dianjurkan untuk minum kopi ataupun teh karena kopi dan teh mengandung kafein yang dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Bila skit kepala semakin terasa berat beri tahu ibu untuk secepatnya hubungi dokter atau bidan (pada kehamilan lanjut sakit Askeb Kelompok 12 34 . Tubuh anda berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan hormon dan metabolisme yang ada. Sakit kepala yang muncul pada masa awal kehamilan disebabkan karena adanya peningkatan sirkulasi darah akibat perubahan hormonal. Kelelahan juga dapat disertai dengan rasa sakit kepala. Kafein bersifat diuretik sehingga ibu menjadi sering buang air kecil akibatnya mengurangi jumlah mineral penting seperti: kalium. c. Sekitar 90% kasus kelelahan pada wanita hamila akan menghilang sekitar minggu ke-12 kehamilan. Pengetahuan ini akan membantu wanita untuk sering beristirahat selama siang hari jika memungkinkan hingga kelelahannya hilang. Metode untuk meredakannya adalah meyakinkan kembali wanita tersebut bahwa keletihan adalah hal yang normal dan bahwa keletihan akan hilang secara spontan pada trimester II. kalsium dan magnesium dalam tubuh. Hormon yang semakin meningkat pun dapat mengganggu pola tidur anda.Oleh karena itu. Ada ibu hamil yang menjadi gampang mengantuk atau sebaliknya menjasi sangat susah tidur di waktu malam hari.

bidan atau dokter. Bila ibu sering merasa seperti ingin pingsan sarankan ibu untuk segera periksa ke dokter karena kemungkinan ibu mengalami anemia. Askeb Kelompok 12 35 . Ini biasanya terjadi pada trimester awal kehamilan. misalnya menyarankan ibu agar bercerita tentang perasaannya kepada orang terdekat. d. Konstipasi atau obstipasi Pengaruh progesteron dapat mengahambat gerak peristaltik usus yang menyebabkan kesulitan untuk buang air besar (BAB). yakni minum air minimal 8 gelas per hari dalam ukuran gelas minum. Karena ini salah satu cara untuk mengurangi emosi yang terjadi. Hal yang bisa disarankan bidan kepada klien yang mengalami keluhan seperti ini mungkin bidan bisa memberikan konseling. f.kepala dapat menjadi tanda pre-eklampsia. yang biasanya disertai dengan peningkatan tekanan darah dan kaki-tangan bengkak). hal ini karena adanya perubahan hormone. Keadaan ini menghilang setelah umur hamil 16 minggu. Sinkope atau pingsan Terjadinya gangguan sirkulasi kedaerah kepala (sentral) menyebabkan iskemia susunan saraf pusat dan menimbulkan sinkope atau pingsan. Keadaan seperti ini bisa diatasi dengan: Asupan cairan yang adekuat. Konsumsi buah prem atau jus prem. Tablet zat besi (iron) juga biasanya menyebabkan masalah konstipasi ini selain itu zat besi tablet akan menyebabkan warna feses menjadi kehitaman. e. Perubahan mood atau emosi Pada trimester awal kehamilan terjadi perubahan emosional menjadi tidak stabil. karena prem merupakan laktasif ringan alami.

mekanisme yang baik. mempertahankan postur yang baik. daun seledri. Puting susu mungkin terasa gatal dan y Askeb Kelompok 12 36 . meskipun sebenarnya bisa terjadi kapanpun) y y y Merasa lelah dan mengantuk Sering BAK Lebih banyak mucus atau lendir yang keluar dari vagina (keputihan. Wanita hamil mungkin merasakan dampak dari meningkatnya hormon-hormon. mengacuhkan ³dorongan´ atau - Lakukan latihan secara umum. Konsumsi laksatif ringan.- Istirahat cukup. - Miliki pola defekasi yang baik dan teratur. pelunak feses. Semua kegiatan ini memfasilitasi sirkulasi vena sehingga mencegah kongesti pada usus besar. Berbagai keluhan ini mencakup: y y Tidak haid Mual dan muntah (morning sickness atau penyakit pagi. Tiga bulan pertama kehamilan adalah waktu pembiasaan bagi tubuh dan pikiran terhadap kehamilan. - Minum air hangat (misal air putih. dan atau supositoria gliserin jika da indikasi. Hal ini memerlukan periode istirahat pada siang hari. teh) saat bangkit dari tempat tidur untuk menstimulasi peristaltik. - Makan makana berserat. Hal ini mencakup penyediaan waktu yang teratur untuk melakukan defekasi dan kesadaran untuk tidak menunda defekasi. berjalan setiap hari. Payudara wanita yang sedang hamil menjadi lebih besar. tetapi bukan yang berbau) Perubahan pada payudara (yang tengah bersiap menghasilkan air susu ibu (ASI). dan mengandung serat alami (misal selada. kulit padi). latihan kontraksi otot abdomen bagian bawah secara teratur.

Hal-hal yang perlu mendapat perhatiaan pada masa ini adalah: a. jauhkan dari makanan yang baunya merangsang sehingga timbul perasaan ingin muntah. y Memberitahu kepada ibu hamil bahwa tidak dibolehkan untuk mengkonsumsi obat-obatah diluar petungjuk dokter. d. Mual dan muntah b. Kebutuhan nutrisi Peran bidan y Bidan harus bisa memberikan solusi dalam mengatasi mualmuntah yang terjadi dan sangat dirasakan tidak nyaman oleh pasien. y Memberikan informasi mengenai gizi dan nutrisi apa saja yang baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil agar kesehatan ibu dan bayinya tetap terjaga. yang erat kaitannya dengan pengalaman fisiologis dan psikologis. Perubahan body image/citra tubuh (khususnya bagi ubu hamil masih remaja/muda ± usia ibu 12-19 tahun) d. Aktivitas seksual Kehamilan dan persalinan adalah semua bentuk ekspresi seksualitas perempuan. karena pada trimester I ini pertumbuhan janin sedang mulai berkembang dan ada beberapa obat yang bisa memberi pengaruh buruk pada janin. misal tetrasiklin bisa menyebabkan kecacatan pada bayi. Pengaruh obat terhadap janin c. Misal menyarankan kepada pasien untuk makan sedikit tapi sering. Askeb Kelompok 12 37 . Area disekeliling puting (disebut areola) menjadi lebih gelap. pasangan dapat berpartisipasi dalam aktivitas seksual tetapi menahan diri dari hubungan karena budaya tabuh terhadap aktivitas seksual selama kehamilan atau karena mitos tentang bahaya hubungan seksual selama kehamilan.nyeri.

Skrining HIV yang diwajibkan melibatkan diskriminasi. Konsumsi obat-obatan Jika saat kehamilan trimester I seorang ibu hamil memiliki kebiasaan buruk seperti merokok. kontak dengan kulit dan saluran pencernaan yang dapat menyebabkan gangguan pada perkembangan janin. berkeringat dan terjadi peningkatan keputihan. g. tes pada wanita hamil harus dilakukan atas kemauan wanita itu sendiri. 2. Metode untuk mencegah transmisi ibu ke janin dan pengobatan janin sampai saat ini belum ada.e. tetapi tidak dengan mengorbankan kondisi ibu. rokok dan alkohol yang dapat mempengaruhi pertumbuhan janin dapat membantu ibu untuk mengurangi kebisaan buruknya tersebut.6 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS Wanita hamil secara etis bertangung jawab untuk mencari perawatan yang layak selama ia hamil dan harus menghindari hal-hal yang membahayakan janinnya.2. Tenaga Askeb Kelompok 12 38 . Insiden tranmisi perinatal dari seorang ibu HIV positif ke janinnya bervariasi dari 25%-35%. obat bebas . Promosi kesejahteraan (Promotion of Safety) Rumah dan tempat kerja dapat menyebabkan membuat ibu hamil terpajan dari berbagai zat berbahaya. sering memakai obat tanpa resep dokter hal tersebut dapat membahayakan kehamilannya. Petugas harus mengutamakan keadaan bayi. Sebelum ada perubahan teknologi yang mengubah diagnosis dan pengobatan pada janin. kulit menjadi lebih berminyak. dengan memberikan informasi mengenai dampak dari penggunaan kafein. Pemberian konseling mengenai personal hygiene sangat penting diberikan dari awal kehamilan untuk meningkatkan derajat kesehatannya. f. General hygiene Wanita hamil mungkin lebih sering mandi karena pada saat kehamilan. dalam hal ini peran bidan adalah membantu ibu hamil dalam meningkatkan derajat kesehatannya. stigma sosial. mengkonsumsi alkohol. dan risiko bereproduksi pada wanita hamil. Zat berbahaya tersebut dapat masuk melalui saluran pernapasan.

kesehatan memiliki kewajiban memastikan calon ibu memperoleh informasi yang cukup tentang gejala dan tes HIV. a. Definisi Konseling adalah kebutuhan proses pembicaraan dan

pembahasan masalah-masalah antara kita dengan konselor (orang yang dilatih untuk mengatasi masalah PMS). b. Penyakit Menular seksual (PMS) dan AIDS AIDS adalah PMS yang paling sering didengar belakangan ini. Ketakutan orang tentang AIDS sangat besar, karena sejauh ini belum dapat disembuhkan. Obat-obatan yang dapat membantu perawatan mereka yang sudah kena AIDS (bukan menyembuhkan) juga sangat mahal. Semua orang bisa saja terkena AIDS. Di Indonesia sudah ada bayi maupun orang dewasa yang terkena AIDS. Karena itu, kita mesti waspada terhadap bahaya penularan AIDS. c. Catatan khusus tentang AIDS
y

Kita tidak bisa melihat apakah seseorang terkena AIDS (bibit penyakit AIDS) hanya berdasarkan penampilannya

y

AIDS tidak bisa dicegah dengan obat-obatan, suntikan atau jamu-jamuan

y y

AIDS belum dapat disembuhkan dan dapat berakibat kematian AIDS dapat menular dengan cara yang sama dengan PMS yang lain

y

Penampakan AIDS sama seperti penyakit yang mengenai orang biasa seperti TBC, tumor, radang paru, infeksi saluran pencernaan dan lain-lain

y

AIDS dapat dicegah dengan cara hanya berhubungan seks dengan seorang pasangan yang juga hanya berhubungan seksual dengan kita, atau dengan menggunakan kondom setiap kali berhubungan seksual.

Askeb Kelompok 12

39

Perlu kita ketahui bahwa HIV/AIDS dan PMS pada ibu hamil dapat mempengaruhi keadaan psikologi ibu hamil dan mempengaruhi pertumbuhan janin yang dikandungnya. Konseling merupakan keharusan bagi wanita positif (+) HIV. Hal ini sebaiknya dilakukan pada awal kehamilan, dan apabila ia memilih untuk melanjutkan kehamilannya, perlu diberikan konseling berkelanjutan untuk membantu wanita tersebut secara psikologis. Perkembangan penatalaksanaan selama kehamilan mengikuti kemajuan-kemajuan dalam pengobatan individu non-hamil yang terinfeksi HIV. Standar penanganan yang berlaku saat ini mengharuskan wanita hamil dan janinnya menjalani terapi yang paling efektif yang tersedia. Karena konsekuensi penyakit yang tidak diobati sangat merugikan, terjadi pergeseran dari fokus pengobatan yang semata-mata untuk melindungi janin menjadi pendekatan yang lebih berimbang berupa pengobatan bagi ibu dan janinnya (Kass dkk., 2000). 2.2.7 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan A. Definisi Pemeriksaan antenatal care (ANC) adalah pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil. Sehingga mampu menghadapi persalinan, kala nifas, persiapan pemberiaan ASI dan kembalinya kesehatan reproduksi secara wajar (Manuaba, 1998). Pemeriksaan kehamilan (ANC) merupakan pemeriksaan ibu hamil baik fisik dan mental serta menyelamatkan ibu dan anak dalam kehamilan, persalinan dan masa nifas, sehingga keadaan setelah post partum sehat dan normal, tidak hanya fisik tetapi juga mental (Prawiroharjo, 1999). Kunjungan Antenatal Care (ANC) adalah kunjungan ibu hamil ke bidan atau dokter sedini mungkin semenjak ia merasa dirinya hamil untuk mendapatkan pelayanan/asuhan antenatal. Pada setiap kunjungan

antenatal (ANC), petugas mengumpulkan dan menganalisis data mengenai kondisi ibu melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik untuk

Askeb Kelompok 12

40

mendapatkan diagnosis kehamilan intrauterine, serta ada tidaknya masalah atau komplikasi (Saifudin, 2002). Kunjungan ibu hamil atau ANC adalah pertemuan antara bidan dengan ibu hamil dangan kegiatan mempertukarkan informasi ibu dan bidan. Serta observasi selain pemeriksaan fisik, pemeriksaan umum dan kontak sosial untuk mengkaji kesehatan dan kesejahteraan umumnya (Salmah, 2006). Kunjungan Antental Care (ANC) adalah kontak ibu hamil dengan pemberi perawatan/asuhan dalam hal mengkaji kesehatan dan

kesejahteraan bayi serta kesempatan untuk memperoleh informasi dan memberi informasi bagi ibu dan petugas kesehatan (Henderson, 2006). B. Tujuan Kunjungan Tujuan dari ANC adalah sebagai berikut : 1. Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin. 2. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, maternal dan sosial ibu dan bayi. 3. Mengenal secara dini adanya komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil, termasuk riwayat penyakit secara umum, kebidanan dan pembedahan. 4. Mempersiapkan persalinan cukup bulan, melahirkan dengan selamat ibu maupun bayinya dengan trauma seminimal mungkin. 5. Mempesiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal dan pemberian ASI eksklusif. 6. Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar dapat tumbuh kembang secara normal. 7. Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan perinatal. Menurut Depkes RI(1994) tujuan ANC adalah untuk menjaga agar ibu hamil dapat melalui masa kehamilannya, persalinan dan nifas dengan baik dan selamat, serta menghasilkan bayi yang sehat.
Askeb Kelompok 12 41

kala nifas. persalinan. Mengenali dan mengobati penyulit-penyulit yang mungkin diderita sedini mungkin. dan masa nifas. persalinan. Menurut Hanifa Wiknjosastro (1999) tujuan ANC adalah menyiapkan wanita hamil sebaik-baiknya fisik dan mental serta menyelamatkan ibu dan anak dalam kehamilan. Tujuan khusus adalah: 1. Memberikan nasihat-nasihat tentang cara hidup sehari-hari dan keluarga berencana. 4. Memberikan nasehat dan petunjuk yang berkaitan dengan kehamilan. nifas dan laktasi. tidak hanya fisik tetapi juga mental. Mengenal dan menangani penyakit yang menyertai hamil. 3. persalinan. kehamilan. sehingga didapatkan ibu dan anak yang sehat. Mengenali dan menangani penyulit-penyulit yang mungkin dijumpai dalam kehamilan. Sedangkan menurut Manuaba (1998) secara khusus pengawasan antenatal bertujuan untuk: 1. Menurunkan angka morbilitas ibu dan anak. persalinan. persalinan. 4. kala nifas. 3. Mengenal dan menangani sedini mungkin penyulit yang terdapat saat kehamilan. dan aspek keluarga berencana. persalinan. persalinan. 2. laktasi.Menurut Rustam Muchtar (1998): Tujuan umum adalah: menyiapkan seoptimal mungkin fisik dan mental ibu dan anak selama dalam kehamilan. dan nifas. Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan perinatal Askeb Kelompok 12 42 . sehingga keadaan mereka pada post partum sehat dan normal. dan nifas. 2. dan nifas.

Jadwal Kunjungan Menurut Abdul Bari Saifudin. 2006). kunjungan antenatal untuk pemantauan dan pengawasan kesejahteraan ibu dan anak minimal empat kali selama kehamilan dalam waktu sebagai berikut : sampai dengan kehamilan trimester pertama (<14 minggu) satu kali kunjungan. Pemeriksaan dilakukan tiap 4 minggu sampai kehamilan. dan kehamilan trimester ketiga (28-36 minggu dan sesudah minggu ke-36) dua kali kunjungan. disarankan kepada ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya pada trimester I ± sampai dengan kehamilan 28 minggu periksa empat minggu sekali (Salmah. pemeriksaan dilakukan tiap 2 minggu. Jadwal Kunjungan Pranatal yang Direkomendasikan Pada Trimester I Nulipara Kunjungan pertama 6-8 minggu Multipara Kunjungan pertama 6-8 minggu Kunjungan kedua dalam 4 minggu Kunjungan kedua 14-16 minggu setelah kunjungan pertama Kunjungan ketiga 14-16 minggu Jadwal kunjungan pada trimester I sesuai dengan perkembangan kehamilan menurut:  WHO (JHPIEGO. sesudah itu. Walaupun demikian. dan kehamilan trimester kedua (14-28 minggu) satu kali kunjungan. 2003): Satu kali kunjungan selama trimester pertama (selama 14 minggu). 1999).C. Sebaiknya tiap wanita hamil segera memeriksakan diri ketika haidnya terlambat sekurang-kurangnya satu bulan. Askeb Kelompok 12 43 . dan sesudah 36 minggu (Sarwono.

Di negara berkembang pemeriksaan antenatal dilakukan sebanyak 4 kali sudak cukup sebagai kasus tercatat. dan imunisasi TT1 Jadwal melakukan pemeriksaan antenatal sebanyak 12-13 kali selama hamil. Sedangkan individu yang tidak memiliki faktor ini dinyatakan Rh-negatif. menghindari terjadinya komplikasi kehamilan. Individu yang memiliki faktor ini dinyatakan Rh-positif.3 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester II 2. Keuntungan antenatal care sangat besar karena dapat mengetahui berbagai resiko dan komplikasi hamil sehingga ibu hamil dapat diarahkan untuk melakukan rujukan ke rumah sakit. 2) Periksa ulang 1x sebulan sampai kehamilan 7 bulan  Manuaba (1998) Trimester I dan II 1) Satu bulan sekali 2) Diambil data tentang laboratorium 3) Pemeriksaan ultrasonografi 4) Nasehat diet tentang 4 sehat 5 sempurna.3. Askeb Kelompok 12 44 . 2. tambahan protein ½ gr/kg BB = satu telur/hari 5) Observasi adanya penyakit yang dapat mempengaruhi kehamilan. komplikasi kehamilan 6) Rencana untuk pengobatan penyakitnya. Rustam Mochtar (1998) 1) Pemeriksaan pertama kali yang ideal adalah sedini mungkin ketika haidnya terlambat. Faktor Rh Faktor Rh (antigen) dalam sel darah merah dimiliki oleh sekitar 85% penduduk kulit putih dan 93% penduduk Afrika-Amerika. Faktor ini ditemukan dalam sel janin sejak 6 minggu setelah konsepsi.1 Menetapkan kebutuhan tes labolatorium a.

Suplementasi Besi Rutin Anjuran resmi penggunaan besi oral pada mnasa hamil bervariasi. d. merawat wanita yang sebenarnya tidak mengalami anemia dan tidak merawat wanita yang benar-benar mengalami anemia. Anemia Defisiensi Besi Kesepakatan penanganan anemia defisiensi ialah bahwa besi oral dapat diberikan. c. Anemia Fisiologis Selama masa hamil. Tes Anemia Beberapa klinik dan kantor hanya meminta haemoglobin dan hematokrit untuk skrining anemia pada wanita hamil. Banyak klinisi merasa bahwa tablet besi prenatal adalah upaya pengamanan yang baik untuk mencegah anemia defisiensi besi selama masa hamil. Meskipun demikian. Skrining Rh Skrining antibody digunakan untuk mengidentifikasi antibody wanita yang membahayakan janin.  Hitung Darah Lengkap a. sekitar 2% penyakit ini disebabkan oleh golongan darah yang langka. Anemia fisiologis ini mulai dikenali sebagai anemia yang sesungguhnya. Penyakit ni bertanggung jawab terhadap penyakit hemolitik pada bayi baru lahir.b. b. Karena pengukuran salah satu atau keduanya merupakan satu-satunya nilai yang digunakan untuk skrining anemia pada kehamilan maka kesalahan fatal dapat saja terjadi. Meskipun demikian. peningkatan jumlah sel darah merah lebih kecil daripada peningkatan plasma sehingga terjadi anemia delusional. volume plasma dan massa sel darah merah meningkatkan volume darah ibu sekitar 45% di atas volume sebelum hamil. Wanita ini tidak boleh mendapat RhIg. Askeb Kelompok 12 45 .

pneumonitis. dan abnormalitas kromosom pertama kali ditemukan pada tahun 1940-an. kecenderungan efek teratogenik sangat kecil. karena secara teoritis terdapat kemungkinan tubuh menjadi lemah karena virus mempresipitasi infeksi intrauterin pada bayi. sirosis atau keduanya. meskipun nilai antara 100. defek tulang..e.  Tes Rubela Efek merusak rubella congenital. Wanita hamil tidak dapat diimunisasi terhadap rubella. Frekuensinya kemudian menurun seiring kemajuan kehamilan. Masalah yang harus diperhatikan pada wanita hamil yang mengidap penyakit ini adalah bahwa bayi akan terinfeksi pada saat lahir dan akan menjadi carrier kronis yang menularkan penyakit ini ke individu lain. hepatitis.  Tes Hepatitis B Kehamilan jarang mengganggu perjalanan infeksi hepatitis B.´ (Divisi Kesehatan Oregon. misalnya.. ³Kurang dari 5% orang dewasa yang terinfeksi akut di AS menjadi carrier kronis.sampai 90%. anemia. atau bahwa bayi akan meninggal akibat karsinoma hepatoseluler.  Tes Sifilis Infeksi janin akibat Treponema pallidum dapat terjadi setiap saat selama masa hamil dan pada setiap tahap penyakit maternal. 1994) Askeb Kelompok 12 46 .000 per mL masih dapat diterima sejauh tes ulang tidak menunjukkan destruksi trombosit.L. lesi pada mata. Skrining prenatal pada wanita hamil merupakan faktor yang paling penting untuk mengidentifikasi bayi yang berisiko sifilis kongenital.. bandingkan dengan mereka yang terinfeksi perinatal. Defek ini cenderung muncul ketika infeksi rubella dialami pada trimester pertama. yaitu sebanyak 25%. Hitung trombosit harus diatas 150. Pada minggu ke-16 gestasi.000 per . penyakit jantung.000 per mL dan 150. ketulian. Trombositopenia Trombosit diperlukan untuk pembekuan darah.

 Prosedur dan Tes Khusus a.  Tes Bakteriuria Asimptomatik Sementara bakteriuria asimptomatik merupakan kondisi bukan patologis yang umum ditemukan pada wanita tidak hamil. Asia. b. Tes Darah Kondisi-kondisi tertentu memerlukan tes darah tambahan. suatu infeksi yang mengakibatkan morbidilitas maternal yang signifikan dan juga dihubungkan dengan PTL. sementara penelitian terakhir menunjukkan angka sebesar 15% sampai 30%. 1995). Pada wanita hamil kondisi tersebut dapat menyebabkan pielonefritis. Kecenderungan yang terjadi ialah bahwa hasil yang positif Askeb Kelompok 12 47 . Abaikan riwayat vaksinasi BCG pada saat menginterpretasi tes tuberculin (Perez-Stable. Selain prosedur khusus yang harus dilakukan untuk klien-klien keturunan Afrika. Tes Human Immunodeficiency Virus (HIV) Sekarang diketahui bahwa virus dapat ditularkan ibu ke bayinya. Tes Tuberkulosis Wanita yang berasal dari Negara yang angka prevalensi tuberculosisnya tinggi dan wanita yang berhubungan dengan populasi terkait harus menerima PPD. Identifikasi dini HIV-positif pada wanita hamil memberi kesempatan untuk memutuskan kelanjutan kehamilan dan ketika keputusan dibuat terapi ZDV dapat diberikan untuk mengurangi infeksi pada janin. tes lain yang harus dilakukan berdasarkan riwayat klien atau pemeriksaan fisik meliputi T4 bebas jika klien dicurigai mengalami hipertiroidisme dan TSH (thyroid stimulating hormone) untuk wanita yang dicurigai hipotiroidisme dan untuk wanita yang mengkonsumsi obat tiroid. Selama ini penularan perinatal diketahui mencapai angka sebesar 50%. Penanganan ABU pada wanita hamil secara signifikan menurunkan infeksi trakturinarius. atu Mediterania.

berhubungan dengan infeksi mycobacterium tuberculosis. Beberapa kebutuhan gizi ibu hamil dapat ditutupi oleh makanan sehat dan seimbang. a. Idealnya adalah tiga bulan sebelum kehamilan. bukan vaksin BCG. Tambahan energy pada trimester ini 300. Namun. bahkan suplemen sesuai kebutuhan. Berikut adalah beberapa syarat makanan sehat bagi ibu hamil 350 Kkal/hari. karena pada saat itu pembentukan janin berlangsung sangat cepat. Seorang ibu hamil memiliki kebutuhan gizi khusus. Bentuk iritasi local ini berupa karang gigi. terkadang diperlukan tambahan makanan. pertumbuhan jarinagn mamae. Hal ini dapat membantu mendapatkan gizi yang dibutuhkan. dan perumbuhan jaringan lemak. pada saat kehamilan dibutuhkan vitamin. ia harus ditawari untuk dirujuk ke pusat konseling genetik. kebutuhan uterus. sehingga ibu hamil membutuhkan gizi yang lebih banyak. 2. gigi berlubang. Mulai trimester kedua yang ditandai dengan mulai makin cepatnya perkembangan otak bayi. Personal hygiene  Cara merawat gigi Kondisi gigi dan mulut ibu hamil seringkali ditendai dengan adanya pembesaran gusi yang mudah berdarah karena jaringan gusi merespons secara berlebihan terhadap iritasi lokal. b.350 Kkal/hari. Apabila wanita hamil dinyatakan berisiko tinggi memiliki anak yang menderita defek lahir. Apendiks M mengidentifikasi criteria untuk PPD positif. c. Kebutuhan energy Pada trimester 2 kalori yang dibutuhkan untuk penambahan darah. ssunan gigi tidak rata atau adanya sisa akar gigi yang tidak dicabut.3. Askeb Kelompok 12 48 . Tes Genetik Resiko defek lahir pada setiap kehamilan ialah 3%-5%. Pembesaran gusi biasanya dimulai pada trimester pertama sampai ketiga masa kehamilan. Selain itu.2 Menetapkan kebutuhan belajar Asupan gizi yang diperlukan ibu hamil harus ditingkatkan sejalan dengan kebutuhan perkemabangan kehamilan.

karena perubahan anatomi pada tubuh mnegakibatkan banyak lipatan-lipatan kulit menjadi lebih lembab dan mudah terinfeksi oleh mikroorganisme. berwarna merah menyala. Hal yang harus diperhatikan saat mandi: y y Hati-hati saat mandi jangan sampai jatuh Gunakan air yang bersih. Sebaiknya gunakan pancuran atau gayung pada saat mandi. Pada saat hamil PH vagina lebih basa. menyegarkan.  Mandi Dengan mandi dapat merangsang sirkulasi. konsistensi linak. mudah berdarah bila kena sentuhan.  Perawatan vagina Wanita hamil juga melakukan irrigasi vagina kecuali dengan nasihat dokter. tidak dianjurkan berendam dalam bathtub dan vaginal douche. permukaan licin mengkilat. serta jangan terlalu panas dan terlalu dingin y Gunakan sabun yang mengandung antiseftik Mandilah secara teratur 1-2 kali dalam sehari. 49 . dan menghilangkan kotoran.Pembesaran ini dapat mengenai / menyerang pada semua tempat atau beberapa tempat (single/multiple) bentuk bulat. Kebersiahan tubuh harus sebantiasa terjaga selama kehamilan. Perawatannya bisa dengan: y y y y y Tambal gigi yang berlubang Mengobati gigi yang terinfeksi Menyikat gigi secara teratur Membilas mulut dengan air setelah makan atau minum apa saja Gnakan pencuci mulut yang bersifat alkali atau basa. Hal yang harus diperhatikan untuk merawat vagina: y y y Askeb Kelompok 12 Celana dalam harus kering dan tidak boleh ketat Jangan gunakan obat / menyemprot kedalam vagina Sesudah bab/ bak dilap dengan menggunakan lap khusus. maka akan mudah terkena infeksi apabila tidak dirawat dengan benar.

cucilah BH paling tidak sehari setelah dipakai dengan menggunakan sabun lembut. Gunakan celana yang lebih besar atau celana dalam ibu hamil pada trimester ini. c. y Bikini pantiens.  Perawatan kuku Kuku harus bersih dan pendek. bersih. d. karena perut ibu sudah semakin besar dan dapat menekan bayi. cucilah rambut 2-3 kali dalam seminggu. yaitu celana yang menutupi perut sampai keatas pusar. Apabila datar atau masuk. Namun pada trimester II( bulan ke 4-5) boleh gunakan BH dengan bahan yang tipis/ bahkan tidak memakai sama sekali jika hal tersebut dirasakan nyaman oleh ibu. Jaga kebersihan BH. Kebutuhan pakaian Gunakan pakaian yang longgar. Gunakan BH yang bertali besar dan berbahan katun sehingga dapat menyerap keringat. maka lakukan perbaikan dengan cara gunakan dua jari telunjuk atau ibu jari. Hindarkan dari sepatu berhak tinggi serta alas kaki yang keras. daerah di sekitar puting susu diurut arah berlawanan menuju ke dasar payudara sampai semua daerah payudara. yaitu hanya menutupi perut bawah pusar pada garis perut (bikini line) Gunakan celan yang berbahan katun atau kaos agar terhindar dari kelembaban dan infeksi dari jamur dan bakteri. Lakukan sehari dua kali selama 6 menit. Perawatan rambut. Celan yang dapat digunakan pada ibu hamil: y Maternity briefs atau grandma pantiens. karena pada saat hamil kuku akan tumbuh lebih cepat dari biasa dan pecah-pecah jika perlu gunakan krim pekembut kuku yang baik dan cocok.  Payudara Periksalah puting apakah menononjol atau tidak. dan nyaman. Gunakan BH yang dapat menopang/menyangga payudara. Aktifitas pada masa kehamilan y Askeb Kelompok 12 Olahraga saat hamil/senam hamil 50 .

y Hubungan intim selama kehamilan Pada trimester ini. b. menambah nafsu makan. Olahraga yang yang dapat dilakukan pada trimester ini: senam hamil. namun posisi ini biasaya dilakukan pada trimester 2 awal. Dll. Karena kehamilan sudah cukup kuat dan pada trimester ini keinginan seksual lebih kuat karena kekhawatiran pada trimester awal sudah berkurang dan ibu sudah bisa beradaptasi dari segala ketidaknyamanan kehamilannya. b. dan membuat nyenyak pada saat tidur. Posisi ini merupakan posisi yang paling aman. dianjurkan untuk senantiasa mengajak berkomunikasi guna mempererat hubungan ibu dan anak. Posisi ini merupakan posisi yang sering dilakukan pada trimester II dan lanjut dimana tidak Askeb Kelompok 12 51 . y Posisis tidur Pada trimester ini. Posisi miring ke sebelah kiri. c. y Berkomunikasi sejak buah hati dalam kandungan Apalagi pada trimester ini bayi sudah mulai mendengar dan mengenali suara ibunya. Posisi duduk. Ada beberepa posisi yang aman dilakukan pada saat hamil. merupakan trimester yang paling aman untuk melakukan hubunagan intim/seksual. Posisi yang bisa dilakukan pada saat tidur: a. dan renang.Dapat membantu sirkulasi darah. dan gunakan bantal diantara paha atau diantara lutut. Posisi terlentang. Posisi wanita diatas. ibu masih cukup mulai merasa tidak nyaman dan tidak dapat melakukan berbagai posisi tidur. karena wanita dapat mengontrol kedalaman penetrasi. a.

Dimana pada posisi ini pria duduk dan wanita duduk diatasnya secara berhadapan atau membelakangi pria apabila perut sudah sangat besar. Posisi ini juga memungkinkan ibu untuk mengontrol kedalaman penetrasi. Posisi balap kuda Askeb Kelompok 12 52 . c. Posisi berbaring miring. f. dan suami dapat melakukan penetrasi dari belakang. Posisi berlutut.memerlukan banyak gerakan. e. Posisi berbaring miring berhadapan. Posisi laki-laki diatas tapi berbaring separuh tubuh d. Ibu hamil berlutut dengan meletakan bantal dibawah perutnya dengan tujuan mengganjal.

Lakukan posisi ini dengan cara suami duduk meluruskan kedua kakinya. Anda dan suami tidur menghadap arah yang sama. Caranya. g. setelah itu kedua paha istri mengapit panggul suami. Lakukan dengan jarak serapat mungkin agar penetrasi dapat dilakukan h. Posisi ini dijamin tidak menekan perut yang sudah membesar. istri banyak memegang peranan. Lalu kaki istri ditekankan pada perut suami untuk memudahkan penetrasi Askeb Kelompok 12 53 .Posisi ini. kaki direntangkan hingga kaki suami berada di bawah kaki istri. lalu istri duduk membelakangi suami sambil merapatkan panggul. Posisi Silang Jika ingin menerapkan gaya ini. istri duduk di atas kaki suami. Anda memunggungi suami. kedua pasangan duduk bersama diranjang. Posisi Tempel Sendok Ini merupakan posisi yang pas karena tidak membuat Anda kelelehan.

3. body mekanik a. Lengkungan di kaki perlu didukung dengan sepatu bertumit rendah (tapi tidak datar)   Hindari berdiri di posisi yang sama untuk waktu yang lama. Miringkan badan ke posisi akan turun.   Pijakan kaki kea rah yang sama.y Mobilisasi. jangan condong ke depan. Perubahan body mekanik pada ibu hamil 1.   Sebelum bangun hendaknya gulingkan terlebih dahulu badan ke sisi tempat tidur secara perlahan. Satu kaki agak maju menjejak di lantai disbanding satunya lagi. sebaiknya dengan menggeser tubuh ke sisi depan kursi. ke belakang. Berdiri   Kepala tegak dagu masuk. Bangun dari tidur   Hindari perubahan posisi yang secara tiba-tiba.   Pastikan daun telinga sejajar dengan tengah bahu   Jauhkan tulang belikat ke belakang dan dada depan   Jaga lutut lurus. dengan berat badan seimbang merata di kedua kaki. tetapi jangan terkunci   Regangan bagian atas kepala ke langit-langit   Kencangkan perut tarik ke dalam dan ke atas. 2. kemudian badan agak dicondongkan ke depan. Namun. jangan buru-buru berdiri hendaklah untuk sejenak duduk terlebih dahullu. atau miring ke samping. Panggul janagan miring ke depan atau belakang. gunakan satu tangan untuk menahan tubuh posisi duduk dan dua kaki diayunkan turun ke sisi tempat tidur. Gunakan kedua tangan memegang paha untuk Askeb Kelompok 12 54 . Bangun dari duduk   Sama halnya dengan bangun tidur.

Setiap dua jam sekali ambil seling waktu minimal lima menit. Caranya gunakan tanagan untuk mendorong tubuh ke posisi duduk menyamping kemudian posisi berdiri diatas kedua lutut. Askeb Kelompok 12 55 . Darah mengalir turun kebawah akan sulit atau kurang lancar untuk kembali ke atas   Ibu hamil tidak duduk terlalu lama. bisa dengan menepatkan bangku kecil dibawahnya untuk tempat kaki. akan tersa sakit. Selain itu gunakan otot tangan dan kaki ntuk membantu.   Bila bangkit dari duduk di lantai. saat duduk. jangan sampai kaki menggantung karena tidak baik untuk sirkulasi darah. begitupun kaki agak mendorong tubuh ke posisi berdiri. Lakukan geraka ini seenak mungkin. Mengangkat beban   Dalam mengangkat beban posisinya harus simetris antara tangan kanan dan kiri.menumpu. Duduk di kursi / lantai   Posisi duduk yang baik pada orang hamil sama halnya dengan posisi dudukorang yang tidak hamil. Jika tidak. Duduklah agak kedepan sehingga bagian bawah belakang kontak dengan sandaran kursinya. Dengan demikian. bagian belakang bersandar pada sandaran kursi dengan posisi lurus. 4. 5. untuk berjalan-jalan sebentar. otot pun bisa rileks   Kaki sebaiknya harus sampai ke lantai. Angkat satu lutut dengan menjejak di lantai dan letakan tangan diatas paha sebagai tumpuan untuk bangkit ke posisi berdiri. Jiak tak sampai. maka menyampinglah ke salah satu sisi. Usahakan duduk serileks mungkin agak tak merasa pegal dan sakit. Pokoknya.   Sebaiknya.

Sebelum mengangkat benda.jangan mencoba untuk mengangkat benda-benda yang lebih berat dari 20 kg. Anti kembung Askeb Kelompok 12 56 . pektin. Mengatasi sembelit Obat sembelit yang aman digunakan oleh ibu hamil adalah obat yang mengandung bisakodil dan laktulosa. b.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Daftar obat yang cukup aman dipakai saat hamil: a. pastikan pijakan kaki cukup kokoh Untuk mengambail benda yang lebih rendah dari pinggang. e. c. klorfeniramin (CTM). 2. Penghilang nyeri Obat penghilang nyeri yang aman adalah parasetamol. tekuk lutut dan pinggul. dextrometorfan. Ada beberapa cara mengangkat beban yang benar    Jika harus mengangkat benda. Dikhawatirkan otot perut pun ikut akan ketarik sehingga menjadi tegang dan menimbulkan kontraksi. Obat influenza Yang mengandung guanifenisin.  Beriri dengan sikap kaki lebar dekat dengan benda yang sedang dicoba untuk diambil dan jaga pijakan kaki pada tanah  Kencangkan otot perut dan angkat benda dengan menggunakan otot kaki gerakan dengan lutut. defenhidramin dan obat gosok. jaga punggung tetap lurus.  Sebetulnya pada ibu hamil tudak dianjurkan untuk mengangkat beban terlalu berat. dan disertai oralit. Pseudoefedrin.3. d. Anti diare Obat diare yang aman digunakan oleh ibu hamil adalah yang mengandung kaolin.

Temuan Pengkajian y y y Adanya rasa begah dan penuh pada abdomen Hilang nafsu makan Perubahan pola eliminasi usus c. terutama minyak mineral yang akan Askeb Kelompok 12 57 .Obat kembung yang baik digunakan oleh ibu hamil adalah yang mengandung simetikon. daripada melarang klien mengkonsumsi suplemen tersebut yang berguna untuk menambah simpanan besi. dan kemungkinan akibat meningkatnya kadar progesteron  Konstipasi menyebabkan rasa begah dan penuh serta hilang nafsu makan b. pengaruh hormon relaksin plasenta. Implikasi Keperawatan y Kaji nutrisi klien dan pola eliminasi yang mungkin menjadi faktor penyebab y y Anjurkan klien untuk mengosongkan ususnya secara teratur Anjurkan pada klien untuk meningkatkan kandungan serat dalam makanan dengan mengkonsumsi buah dan sayuran dan minum air dalam jumlah lebih dari biasanya setiap hari y Jika klien mengkonsumsi suplemen besi oral. simetidin. Deskripsi  Konstipasi adalah gangguan rasa nyaman yang umum terjadi pada trimester pertama kehamilan  Ini juga merupakan masalah nutrisi yang umum terjadi pada kehamilan  Konstipasi cenderung terjadi pada kehamilan akibat tekanan pada peristaltik usus dari uterus yang terus membesar. lebih baik kita membantu klien untuk konstipasi melalui cara lain y Ingatkan klien untuk tidak mengkonsumsi obat umum untuk mencegah konstipasi. Contoh penanganan untuk ibu yang mengalami konstipasi/sembelit: a. antasid. dan ranitidin.

bukan hanya berat badannya. Kebutuhan nutrisi Selama trimester II kebiasaan ibu makan dan minum harus dipantau secara kontinyu. 2. Jika dia awalnya kelebihan berat badan. Kenaikan berat badannya harus dievaluasi dengan melihat gambaran total. sehingga flatus dapat dikontrol.mengganggu absorpsi vitamin larut lemak yang diperlukan bagi pertumbuhan janin dan kesehatan ibu y Beri tahu klien untuk menghindari enema karena tindakan ini dapat mencetuskan persalinan Anjurkan klien untuk menghindari obat-obatan yang dijual bebas selama kehamilan kecuali diresepkan oleh dokter y y y Berikan pelunak feses.3. seperti kubis atau buncis. laksatif ringan dan supositora sesuai instruksi Nasehatkan klien untuk menghindari makanan pembentuk gas. dan dia hamil dengan hanya satu janin. mempertimbangkan status gizi dan berat di Askeb Kelompok 12 58 . Seksual pasangan wanita mungkin enggan untuk melakukan hubungan seksual karena takut mengganggu selaput janin atau mengganggu perkembangan janin. dia harus makan jumlah makanan dan mempertahankan tingkat aktivitas yang membantu mendapatkannya di tingkat lebih lambat dari 2/3 pon per minggu. Peran bidan disini adalah menginformasikan kepada ibu hamil dan pasangannya mengenai cara-cara hubungan seksual yang aman misalnya dengan posisi menyamping sehingga memungkinkan untuk dilakukannya penetrasi dari belakang. b.4 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance a. Jika memiliki berat badan yang rendah ibu hamil tersebut harus mendapatkan kenaikan berat badan lebih dari 1 pon/minggu. dia akan mendapatkan kenaikan berat badan rata-rata satu pon/minggu selama trimester kedua dan ketiga. Jika seorang wanita memulai kehamilan pada berat badan yang sehat.

membatasi konsumsi kafein menjadi hal yang penting. merokok selama kehamilan mengurangi nafsu makan ibu dan menciptakan perubahan vaskular dalam jaringan plasenta.mana dia memulai kehamilan. Konsumsi obat-obatan Selama trimester II dan III kehamilan. Mual di pagi hari. e. mengangkat benda yang beratnya lebih dari 10 sampai 25 pon dan berkurangnya waktu istirahat menambah risiko tersebut. aborsi spontan. dan penyakit trofoblas gestational dapat didiagnosis pada trimester ini. sering buang air kecil dan lesu bisanya berlalu dan tidak mengganggu aktifitas mereka sehari-hari. Berdiri untuk waktu yang lama. mempengaruhi perkembangan otak. kehamilan ektopik. hal tersebut bayi dapat meningkatkan risiko BBLR. Tanda-tanda bahaya trimester II Ketika kehamilan memasuki trimester kedua. Jika ibu bisa berhenti merokok sebelum trimester ke III. jumlah waktu yang dibutuhkan untuk metabolisme dan mengeluarkan kafein memakan waktu lebih lama sampai 18 jam. atau menyebabkan kelahiran prematur. d. ibu hamil biasanya merasa lebih nyaman dengan kehamilannya. paparan bahaya reproduksi dapat memperlambat pertumbuhan janin. kondisi kerja yang kurang ideal "fisik kerja yang intensif meningkatkan kemungkinan bayi berat lahir rendah dan lahir prematur. tingkat aktivitas. Ketidaknyamanan selama kehamilan trimester II Selama trimester II.ibu hamil biasanya mengatasi ketidaknyamanannya tersebut berdasarkan informasi Askeb Kelompok 12 59 . kekhawatiran ibu hamil untuk kehilangan janinnya mulai berkurang. c. Keamanan (Safety) Selama 6 bulan terakhir kehamilan. dan pilihan makanan dia mengkonsumsi. Perhatian yang lebih selama trimester ini yaitu terhadap penyakit menular. f. Meskipun jarang terjadi. Paparan terhadap asap rokok akan mempengaruhi perkembangan janin. sehingga ada efek kumulatif ketika dikonsumsi terus dalam periode 12 sampai 18 jam. beberapa perubahan negatif dapat dibatalkan dan berat badan bayi dapat diperbaiki.

yang diperoleh dari keluarga. 24-28 minggu Kunjungan kelima 32 minggu Kunjungan keenam 36 minggu Multipara Kunjungan kedua 14-16 minggu Kunjungan ketiga 24-28 minggu Kunjungan keempat 32 minggu Kunjungan kelima 35 minggu Jadwal kunjungan sesuai dengan perkembangan kehamilan menurut:  WHO (JHPIEGO. tambahan protein ½ gr/kb BB = satu telur/hari Askeb Kelompok 12 60 . teman dan tenaga kesehatan. Konseling dan anticipatory guidance adalah cara yang terbaik untuk mengatasi atau mengurangi ketidaknyamanan.5 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan Jadwal Kunjungan Pranatal yang Direkomendasikan Untuk Kehamilan Trimester II Nulipara Kunjungan ketiga 14-16 minggu Kunjungan keempat.  Rustam Mochtar (1998): Periksa ulang 1x sebulan sampai kehamilan 7 bulan  Manuaba (1998) Trimester I dan II 1) Satu bulan sekali 2) Diambil data tentang laboratorium 3) Pemeriksaan ultrasonografi 4) Nasehat diet tentang 4 sehat 5 sempurna. 2. 2003): Satu kali kunjungan selama trimester kedua (antara minggu 14-28).3.

1 Menetapkan kebutuhan tes labolatorium Test laboratorium yang mungkin di butuhkan oleh ibu hamil trimester III adalah: y Tes protein urin Proteinuria didefinisikan sebagai konsentrasi protein sebesar 0. edema dan proteinuria yang timbul karena kehamilan. dan imunisasi TT1. Pada spesimen urin 24 jam.5) Observasi adanya penyakit yang dapat mempengaruhi kehamlan. y Tes kadar gula darah Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendiagnosa penyakit diabetes gestasional yaitu suatu intoleransi karbohidrat yang terjadi Askeb Kelompok 12 61 . komplikasi kehamilan 6) Rencana untuk pengobatan penyakitnya. 2. Penyakit ini umumnya terjadi dalam trimester ke-3 kehamilan.19/L (> +2 dengan cara dipstik) atau lebih dalam sekurangkurangnya dua kali spesimen urin yang dikumpulkan sekurangkurangnya dengan jarak 6 jam.4. misalnya pada mola hidatidosa. Preeklampsia merupakan suatu kondisi spesifik kehamilan dimana hipertensi terjadi setelah minggu ke-20 pada wanita yang sebelumnya memiliki tekanan darah normal (Bobak . Preeklampsi ialah penyakit dengan tandatanda hipertensi. Tingginya kadar protein dalam urin ibu hamil dapat mengindikasikan terjadinya preeklampsi. 2004). menghindari terjadinya komplikasi kehamilan. proteinuria didefinisikan sebagai suatu konsentrasi protein 0. dari hasil pemeriksaan ini kita dapat memberikan asuhan kepada ibu hamil yang ditujukan untuk mencegah timbulnya masalah potensial yaitu terjadinya eklampsi.4 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester III 2. Tetapi dapat terjadi sebelumnya. Pemeriksaan protein urin dibutuhkan oleh ibu hamil bila dicurigai mengalami preeklampsi ringan atau berat.3 per 24 jam.

Efek merugikan pada ibu mencakup peningkatan frekuensi hipertensi dan perlunya seksio sesarea. Tidak ada riwayat kelainan metabolism glukosa. Berat badan sebelum hamil normal. Pemeriksaan gula darah dapat dilakukan dalam keadaan puasa dan 2 jam post prandial (sesudah makan) atau dapat juga dilakukan pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS). Tidak ada anggota keluarga dekat yang mengidap diabetes. 2. pemeriksaan Askeb Kelompok 12 62 . Memiliki riwayat diabetes gestasional sebelumnya 4. Adanya glukosuria.atau pertamakali diketahui saat kehamilan berlangsung dan mengisyaratkan bahwa gangguan ini dipicu oleh kehamilan. apabila ada peningkatan atau penurunan atau peningkatan kadar gula darah (hiper atau hipo glikemia). Pada golongan risiko tinggi ini lakukan pemeriksaan sesegera mungkin. Nilai referensi: Glukosa puasa = 70-110 mg/dl Glukosa 2 jam PP = <140 mg/dl Glukosa sewaktu = <180 mg/dl Pemeriksaan glukosa darah tidak diperlukan secara rutin apabila semua karakteristik berikut ditemukan: 1. American diabetes association(1999) menyimpulkan bahwa hiperglikemia puasa berkaitan dengan peningkatan risiko kematian janin selama 4 sampai 8 minggu terakhir gestasi. Apabila diabetes gestasional tidak terdiagnosis. Usia kurang dari 25 tahun. 6. Karakteristik risiko tingggi: 1. Ada anggota keluarga yang memiliki riwayat diabetes tipe II 3. 5. Yang perlu di waspadai adalah bahwa penyakit ini dapat memeberikan efek pada ibu dan pada janin. Mengalami kegemukan 2. Berasal dari kelompok etnik yang prevalensi diabetes gestasionalnya rendah. 4. Tidak memiliki riwayat obstetri yang buruk. 3.

6 g/dl) pada pemeriksaan pertama. Volume plasma yang terekspansi menurunkan hematokrit (Ht). Konsenrtasi paling rendah didapatkan pada trimester ke II. Pada trimester I konsentrasi Hb tampak menurun. Askeb Kelompok 12 63 . Suatu penelitian memperlihatkan perubahan konsentrasi Hb sesuai dengan bertambahnya usia kehamilan. konsentrasi hemoglobin darah (Hb). pada titik puncaknya. Akibatnya volume plasma bertambah dan sel darah merah (ertirosit) meningkat.darah harus diulang pada minggu ke 24-28 atau setiap saat pasien memperlihatkan upaya yang mengarah ke hiperglikemia. dan jumlah eritrosit. kecuali pada perempuan yang sudah memilikin kadar Hb tinggi (>14. yaitu pada usia kehamilan sekitar 30 minggu. Namun peningkatan volume terjadi dalam proporsi yang lebih besar jika dibandingkan dengan peningkatan eritrosit sehingga terjadi penurunan konsentrasi hemoglobin (Hb) akibat hemodilusi. kecuali pada perempuan yang memiliki kadar Hb rendah (< 11. Pada kehamilan kebutuhan oksigen lebih tinggi sehingga memicu peningkatan eritopoietin.5 g/dl). Pada trimester III terjadi sedikit peningkatan Hb. y Tes anemia Tes ini dilakukan dengan memeriksa kadar hemoglobin (Hb) ibu hamil untuk mendiagnosa adanya anemia pada kehamilan. tetapi tidak menimbulkan jumlah absolute Hb atau eritrosit dalam sirkulasi. tetapi dapat meningkat sampai minggu ke-37. Ada spekulasi bahwa anemia fisiologik dalam kehamilan bertujuan untuk menurunkan viskositas darah maternal sehingga meningkatkan perfusi plasental dan membantu penghantaran oksigen serta nutrisi ke janin. volume plasma sekitar 40% lebih tinggi pada ibu hamil dibandingkan perempuan yang tidak hamil. Ekspansi volume plasma ini mulai pada minggu ke-6 kehamilan dan mencapai maksimum pada minggu ke-24 kehamilan. Ekspansi volume plasma merupakan penyebab anemia fisiologik pada kehamilan.

400 Kkal. lamanya waktu partus karena kurang daya dorong rahim. Pada janin Abortus.DAMPAK ANEMIA a. menurunnya kebugaran tubuh dan gangguan penyembuhan luka.4. Kematian bayi dalam kandungan. kematian bayi pada usia sangat muda serta cacat bawaan. Askeb Kelompok 12 64 . letih.5 11. rentan infeksi dan hipoksia akibat anemia dapat menyebabkan shock bahkan kematian ibu saat persalinan. kurang nafsu makan. lahir prematur. rasa lemah. rawan dekompensasi cordis pada penderita dengan Hb kurang dari 4 g ± persen.2 Menetapkan kebutuhan belajar Hal-hal yang harus dipelajari atau diperhatikan oleh ibu hamil selama masa kehamilan trimester III adalah: a. Nilai batas untuk anemia pada perempuan Status kehamilan Hemoglobin (g/dl) 12. maka protein akan dimetabolisme untuk menghasilkan energy dan tidak digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. dan apabila asupan kalori tidak adekuat. pusing.0 10. pendarahan post ± partum. Makan (diet) ibu hamil y Total kalori yang dibutuhkan oleh ibu hamil trimester III adalah 2.0 Hematokrit (%) 36 Tidak hamil Hamil Trimester I Trimester II Trimester III 11.0 33 32 33 2. Pada ibu Pucat. meskipun tak disertai pendarahan b. Kalori dibutuhkan untuk energy.

codein y Kategori D Terdapat bikti adanya risiko bagi janin. Obat-obatan Pemberian obat pada ibu hamil harus difikirkan efek obat terhadap ibu dan tidak boleh melupakan pengaruh atau efek samping obat pada janin. Beberapa golongan obat ini sering digunakan. Zat besi banyak terkandung dalam daging. Contoh: karbamazepin dan fenitoin. y Kategori B Studi-studi pada hewan tidak menunjukan adanya risiko pada janin. y Kategori C Efek merugikan terlihat dapa hewan. Contohnya adalah multivitamin atau vitamin prenatal.y kebutuhan zat besi Pada trimester ketiga. telur. kafein. misalnya penisilin. kebutuhan zat besi naik menjadi 39 mg per hari/BB atau setara dengan sepotong tempe. manfaat penggunaan obat tersebut lebih tinggi dibandingkan risikonya. namun belum tersedia cukup data tentang efeknya pada wanita hamil. b. yang dapat Askeb Kelompok 12 65 . sereal. tetapi belum ada studi pada manusia. hati. parasetamol. CTM. kacang-kacangan. pada situasi klinis tertentu. y Kategori X Risiko pada janin sudah jelas terbukti dari pada manfaatnya. tetapi manfaat diperkirakannya diperkirakan melebihi risiko-risiko tersebut. Kategori obat pada ibu hamil berdasarkan risiko janin: y Kategori A Yaitu obat-obatan yang selama ini telah banyak dikonsumsi oleh ibu hamil tanpa menunjukan bukti adanya peningkatan kejadian malformasi atau yang membahayakan pada janin baik secara langsung maupun tidak langsung. Salah satu contohnya adalah efedrin. dan sayuran hijau. Salah satu contohnya adalah obat jerawat isotretionoin.

Merupakan obat pilihan untuk nyeri 2. dan anti-inflamasi (peradangan). oenurunan berat badan lahir. pada trimester I. Ibuprofen. Ibuprofen tidak dianjurkan diminum oleh wanita hamil dan menyusui. Naproksen termasuk dalam golongan antiinflamasi nonsteroid. Obat ini bersifat analgesik dengan daya antiinflamasi yang tidak terlalu kuat. Obat ini tidak direkomendasikan kecuali atas indikasi spesifik karena berkaitan dengan peningkatan kematian per8inatal. wajah dan Kategori obat berdasarkan periode kehamilan dan kemampuan menembus plasenta (US FDA) 1. Aspirin Aspirin atau asam asetilsalisilat (asetosal) adalah sejenis obat turunan dari salisilat yang sering digunakan sebagai senyawa analgesik (penahan rasa sakit atau nyeri minor).menyebabkan kardiovaskuler. ketoprofen dan naproksen Ibuprofen merupakan derivat asam propionat yang diperkenalkan banyak negara. 3. Asetaminofen Termasuk kategori obat golongan B. Askeb Kelompok 12 66 . Efek analgesiknya sama dengan aspirin. Dapat menembus plasenta.II dan III. perdarahan neonatus. Ketoprofen adalah jenis obat yang umumnya diresepkan untuk mengobati rasa sakit peradangan arthritis yang terkait atau sakit gigi parah yang mengakibatkan radang gusi.II maupun trimester III. Naproxen bekerja dengan cara menurunkan hormon yang menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri di tubuh. Dapat menembus plasenta. Termasuk kategori D pada kehamilan trimester I. dan kemungkinan teratogenik. antipiretik (terhadap demam). perpanjangan masa kehamilan. kelainan susunan saraf pusat.

penutupan duktus arteriosus secara premature. dan membuat nyenyak pada waktu tidur. asalkan tidak mengalami kelelahan atau berisiko cedera bagi diri atau janinnya. misalnya merokok.Ketiganya termsuk kategori B jika diberikan pada kehamilan trimester I dan II. Konseling dan pemilihan obat pada ibu hamil Tujuannya adalah untuk menghindari atau mengurangi abnormalitas janin. Pergunakan pedoman penggunaan obat resmi dan daftar-daftar obat yang aman demikian pula pemberian obat-obat terbatas atau yang tidak diperbolehkan pada ibu hamil. jantung dan paru sebelum gerakan selanjutnya. Ketiga jenis obat ini dapat menembus plasenta. menambah nafsu makan. hipertensi pulmoner pada janin. alcohol. obat ini harus digunakan secara hati hati dan dihindari pada trimester III karena berkaitan dengan kejadian oligohidramnion. Secara umum wanita hamil tidak harus membatasi olah raga. OAD. y Berikan obat yang telah jelas aman dan mempertimbangkan keperluan pengobatan primernya. atau jamu-jamu tradisional yang belum teruji. terutama bila pemberian dalam waktu yang lama. y c. obat sedative. Bentuk senam hamil: a Pemanasan Mempersiapkan otot. Aktivitas pada masa kehamilan trimester III o Olahraga saat hamil/senam hamil Berguna untuk membantu sirkulasi darah. y Hindari pemberian obat polifarmaka. Berdiri atau dalam keadaan duduk bersila Askeb Kelompok 12 67 . Kategori D pada trimester III. nefrotoksisitas pada janin dan perdarahan periventrikular. Konseling yang diberikan antara lain: y y Hindari pemberian obat pada periode pertama pascakonsepsi Hindari makanan minuman dan zat yang tidak diperlukan oleh janin dalam pertumbuhannya.

kedua lengan ke atas. Berdiri. Berdiri. 2. langkah ke kiri kembali ke awal (sambil melangkah ayunkan kedua lengan ke atas dan ke bawah) y Latihan penguatan dan peregangan Ditujukan untuk meningkatkan kelancaran sirkulasi darah. langkahkan kaki diikuti kaki kiri. pembuluh darah dan paru. percaya diri dan lebih tenang Tahap gerakan: 1. kemudian mundur tungkai kanan. gerakan tungkai sama. Askeb Kelompok 12 68 .1. Kedua tangan di perut samping. tunduk dan tegakkan kepala (2x8 hitungan) 3. 4. kedua lengan diayun ke samping saat tungkai maju. mengurangi risiko cedera. tungkai melangkah ke kanan dan tungkai kiri merapat dengan lengan diayun lurus ke depan dan turunkan. Kedua tangan di perut samping. mengurangi keluhan nyeri punggung dan memudahkan bayi keluar. 3. patahkan leher ke kiri-ke kana (2x8 hitungan) 4. Ambil nafas sambil angkat kedua lengan ke atas (2x8 hitungan) 2. dan lengan lurus kesamping saat mundur. Berdiri. Meningkatkan kebugaran sehingga ibu hamil tidak cepat lelah. lakukan untuk gerak arah sebaliknya. Berdiri. tungkai kanan maju diikuti dengan tungkai kiri merapat dengan mendorong lengan lurus ke depan. Putar bahu bersamaan keduanya (2x8 hitungan) b Latihan inti y Latihan kebugaran Latihan ditujukan untuk memperbaiki kerja jantung. menguatkan otot-otot.

Duduk bersila. kedua tangan di bahu putar ke arah depan. Posisi sujud. Kemudian lakukan posisi jongkok tanpa tumit diangkat dan berdiri lagi. 7. kemudian rotasikan panggul sambil tarik nafas. Lakukan selama 4 kali. kaki diluruskan. kedua siku tangan tidak boleh mengangkat. y Latihan Pernafasan Melatih teknik pernafasan dada dan diafragma. 5. kepala lurus kedepan sambil tarik nafas dan turunkan kepala. Posisi tidur telentang. Kerutkan pantat lalu angkat setinggitingginya sampai hitungan 6. Kaitkan kedua lengan ke depan. kedua tangan disamping. dapat mengurangi keluhan nyeri saat persalinan. tarik kembali lurus ulangi kanan kiri. 2. gerakan naik turun sambil gerakan lutut menekuk-lurus. Variasikan dengan gerakan kaki ke samping atau memutar. Four point knealing. Posisi berdiri dengan sanggahan kursi di depan. Duduk tegak tangan menyangga di belakang badan tekuk dan luruskan kaki bergantian. mengurangi Askeb Kelompok 12 69 . Kaitkan kedua lengan ke belakang. tangan disamping. lakukan 4 kali 8. 4. tekan kedua lutut dan bungkukkan badan. angkat satu tangan lurus. kedua kaki ditekuk. 9. Duduk bersila. gerakan naik turun sambil gerakan lutut menekuk-lurus. 10. silangkan tungkai. badan lurus. 6. 3. lakukan bergantian. dada menempel di lantai.1. Tidur telentang. kepala disamping kanan atau kiri selama 10 menit bergantian. Duduk tegak. pegang kursi sekuatnya.

tangan di atas perut.Ulangi dengan frekwensi 8x/menit.Mempercepat relaksasi. hembuskan nafas cepat dengan mulut terbuka. mengatasi nyeri his palsu/his permulaan kala satu.Tarik nafas pelan dalam melalui hidung. y Pernafasan Diafragma Telentang. pernafasan cepat. lengan di samping badan dengan satu tangan di atas perut. lepaskan. kembangkan dada sampai tangan. y Pernafasan Dada Telentang. relaks. hembuskan lewat celah bibir. Dada: tarik nafas cepat lewat hidung. genggam tangan kerutkan lengan dengan kuat tahan.stress dan pernafasan diafragma/perut. tahan 1-2 detik hembuskan nafas lewat mulut perlahan. kombinasi. Mulai dengan frekwensi 30x/mnt. lutut ditekuk. lambat kembali 30x/ menit.Dapat menggantikan pernafasan perut bila nyeri his kala satu semakin kuat. Frekwensi 8x/menit. relaks lengan di samping badan dengan tangan di atas dada. d. tangan di dada.Tarik nafas dalam pelan melalui hidung sampai perut mengembung.Tungkai dan kaki. terangkat tahan 1-2 detik. Pendinginan/ Relaksasi Lengan dan tangan. Askeb Kelompok 12 70 . y Pernafasan Cepat Perut: tarik nafas cepat lewat hidung. percepat 60x/mnt. lutut ditekuk. telentang/miring. mengatasi stress. hembuskan cepat dengan mulut terbuka. pernafasan dada.

Bila sukar tidur terlentang. karena tidur siang menguntungkan dan baik untuk kesehatan. taruhlah bantal di bawah bahu dan kepala untuk menghindari sesak. tidak ketat. Hindari tidur dengan posisi datar. Karena itu. dan untuk menjaga kenyamanan Askeb Kelompok 12 71 . Meningkatnya massa payudara dapat menyebabkan payudara menggantung dan terasa nyeri. Mencari tempat hiburan yang sirkulasi udaranya baik. e. Istirahat dan rekreasi Sebaiknya wanita pekerja harus sering istirahat. tekananrahim pada paru-paru semakin besar dan bisa membuat sesak. Selama trimester terakhir. sebaiknya ibu hamil tidur dengan posisi kepala agak tinggi. telentang/miring. o Posisi tidur Setelah kehamilan membesar. Berbaring ke sebelah kiri bertujuan untuk menghindari penekanan pembuluh darah oleh uterus yang membesar. berbahan halus dan dapat menyerap keringat.sambil nafas dada pelan teratur lalu relaks (bayangkan hal menyenangkan). kerutkan otot perut dan dasar panggul tahan lalu lepaskan. telentang/miring kontraksikan/kencangkan semua otot. Perut dan dasar panggul. Taruh juga bantal di bawah kaki untuk menghindari pengumpulan darah di kaki. tahan beberapa detik. Seluruh tubuh. jangan pada tempat yang sesak dan ramai. karena semakin datar. g. Pakaian Secara umum direkomendasikan bahwa busana yang digunakan selama hamil seyogyanya nyaman. uterus yang berat biasanya mengganggu keseimbangan wanita hamil dan meningkatkan kemungkinan wanita hamil terpleset dan jatuh di bathtub kamar mandi. Ibu hamil disarankan untuk berbaring ke sebelah kiri dengan lutut agak ditekuk dan diberi bantal diantaranya. f. menjelang akhir kehamilan wanita dianjurkan untuk menggunakan shower. Mandi Tidak ada larangan untuk mandi selama hamil atau masa nifas.luruskan kaki (dorsi fleksi). lepaskan.

sensitif. konstipasi cenderung terjadi pada kehamilan akibat tekanan pada peristaltik usus dari uterus yang terus membesar. dan kemungkinan akibat meningkatnya kadar progesterone. Diare Bila sedang hamil. Karena payudara menegang. Perawatan payudara Payudara perlu dipersiapkan sejak sebelum bayi lahir sehingga segera dapat berfungsi dengan baik pada saat diperlukan. Beberapa hal yang dapat anda lakukan bila diare: 1. Oleh karena itu payudara harus dirawat dari jauh -jauh hari. Pengurutan payudara untuk mengeluarkan sekresi dan mengeluarkan duktus dan duktus dan sinus laktiferus. b. Perbanyak minum air putih selama diare/mencret agar tidak dehidrasi Askeb Kelompok 12 72 . lakukan pembersihan dengan menggunakan campuran gliserin dan alcohol. dan menjadi lebih berat. Ini juga merupakan masalah nutrisi yang umum terjadi pada kehamilan. Stocking yang ketat sebaiknya dihindari. maka sebaiknya gunakan penopang payudara yang sesuai. konstipasi menyebabkan rasa begah dan penuh serta hilang nafsu makan. pada umur kehamilan berapapun. 2.4. Basuhan lembut setiap hari pada aerola dan puting susu akan dapat mengurangi retak dan lecet pada area tersebut. Konstipasi Konstipasi adalah gangguan rasa nyaman yang umum terjadi pada kehamilan. pengaruh hormon relaksin plasenta.yang biasanya terjadi karena mengkonsumsi makanan yang tidak cocok dengan tubuh. Untuk sekresi yang mengering pada puting susu. umumnya rawan terkena diare. karena payudara merupakan sumber air susu ibu (ASI) yang merupakan makan utama bagi bayi.diindikasikan penggunaan bra yang menopang secara pas.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Komplikasi ringan yang mungkin terjadi pada kehamilan trimester III adalah: a. sebaiknya dilakukan secara hati hati dan benar. h.

Sedangkan horizontal maksudnya konsultasi dan komunikasi antar unit yang ada dalam satu rumah sakit. 2. Rujukan vertikal maksudnya rujukan dan komunikasi antara satu unit ke unit lain yang lebih lengkap. Umpamanya dari rumah sakit kabupaten ke rumah sakit provinsi atau rumah sakit tipe C ke rumah sakit tipe B yang lebih spesialistis fasilitas dan personalianya. Definisi Sistem rujukan dalam pelayanan obstetri adalah suatu pelimpahan tanggung jawab timbal balik atas kasus atau masalah kebidanan yang timbul baik secara vertikal maupun horizontal. Makan bubur nasi setiap hari selama sakit agar lebih mudah dicerna oleh tubuh. Minum teh pahit sekali (teh daun yang diseduh dengan air mendidih komposisi 4:1. Cemilan cracker/biskuit agar ada makanan yang masuk sedikit-sedikit meski kadang karena belum sembuh bisa keluar lagi dari tubuh. b. dan diminum hangat-hangat) teh sekali2 boleh dicampur sedikit garam dan gula pasir sedikit (pengganti cairan tubuh yg hilang) 3.4 Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya a. misalnya antara bagian kebidanan dan bagian ilmu kesehatan anak.4. 5.2. Selama diare disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung gula misalnya minum sari kurma atau madu agar asupan ibu hamil tetap memiliki energi (tidak terlalu lemas) 4. Tujuan Rujukan y Agar setiap penderita mendapat perawatan dan pertolongan yang sebaik-baiknya y Menjalin kerjasama dengan cara pengiriman pendrota atau bahan laboratorium dari unit yang kurang lengkap ke unit yang lebih lengkap fasilitasnya Askeb Kelompok 12 73 .

Hal ini sangat berguna untuk memperoleh angka-angka secara regional dan nasional. b.5 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance a. bilamana perlu disertai dengan keterangan yang lengkap (surat balasan) d. kembalikan dan kirimkan lagi kepada unit semula. Pengiriman bahan laboratorium Bila penderita telah sembuh dan hasil laboratorium telah selesai. Kebutuhan nutrisi Kebutuhan gizi perempuan tetap sama selama semester ketiga. perempuan mendekati akhir kehamilan sering merasa panas dan mengalami gangguan pencernaan dan sembelit. Sebagian besar asupan makanannya harus dikonsumsi di pagi hari. persalinan dan nifas c. Rujukan kasus-kasus patologik pada kehamilan. Kegiatan rujukan dan pelayanan ini antara lain berupa : a. Pengiriman orang sakit dari unit kesehatan yang kurang lengkap ke unit kesehatan yang lebih lengkap. Jumlah makanan yang ia butuhkan mungkin harus dibagi menjadi sejumlah porsi kecil yang lebih sering. c.y Menjalin pelimpahan pengetahuan dan keterampilan (transfer of knowledge and skill) melalui pendidikan dan latihan antara pusat pendidikan dan daerah. Kegiatan rujukan informasi medis antara lain berupa : y Membahas secara lengkap data-data medis penderita yang dikirim dan advis rehabilitas kepada unit yang mengirim y Menjalin kerjasama sistem pelaporan data-data medis umumnya dan data-data parameter pelayanan kebidanan khususnya terutama mengenai kematian maternal dan perinatal. Askeb Kelompok 12 74 . 2.4. Preskriptif dan membatasi praktik budaya yang terkait dengan makanan terus melalui trimester ketiga. Pengiriman kasus masalah reproduksi manusia lainnya. seperti kasus-kasus ginekologi atau kontrasepsi yang memerlukan penanganan spesialis d. karena memberikan waktu yang lebih banyak untuk dicerna.

akan tetapi pada trimester ini terjadi peningkatan produksi minyak dan keringat. Tanda-tanda bahaya trimester III Tanda-tanda bahaya trimester III ialah terjadinya perdarahan dan pada umumnya adalah perdarahan yang berat. Aktivitas seksual Selama kehamilan berjalan normal. e. namun sebaiknya ibu hamil tidak lagi melakukan hubungan seksual selama 14 hari menjelang kelahiran. y Solusio plasenta Adalah terlepasnya sebagian atau seluruh permukaan plasenta dari tempat implantasinya yang normal pada lapisan desidua endometrium sebelum waktunya yakni sebelum bayi lahir. koitus diperbolehkan sampai akhir kehamilan. Askeb Kelompok 12 75 .b. c. Konsumsi obat-obatan Ibu sebaiknya tidak mengkonsumsi jenis obat apapun selama kehamilan kecuali bila ada instruksi dari dokter. dan bila tidak mendapatkan penanganan yang cepat bisa mengakibatkan syok yang fatal. Dan koitus tidak dibenarkan bila: y y y y Terdapat perdarahan pervaginam Tedapat riwayat abortus yang berulang Ketuban pecah Servix telah membuka d. Selama trimester ketiga. sehingga menjadi lebih sering mandi. ibu hamil mungkin merasa canggung/malas untuk bergerak masuk dan keluar kamar mandi. Kebersihan umum (general hygiene) Kegiatan kebersihan umum padaa trimester III sebelum melanjutkan ke tahap persalinan harus lebih ditingkatkan. tidak licin) sehingga kemungkinan dia tergelincir dan jatuh di kamar mandi berkurang. mungkin perempuan merasa kotor dan lembap. Yang menjadi penyebabnya adalah: y Plasenta previa Hal ini terjadi bila impalantasi plasenta terjadi pada segmen bawah rahin dan menutupi sebagian atau seluruh ostium internum. Pastikan keamanan kamar mandi terjaga (bersih.

dan secret vagina. keadaan kehamilannya semakin membesar dan keadaan itu membuat ibu kurang nyaman.4. padahal hal tersebut sangatlah penting untuk menjaga keselamatan ibu dan janin yang dikandung dari bahaya guncangan-guncangan yang terjadi selama diperjalanan. seperti misalnya saat ibu bepergian menggunakan kendaraan. Virus masuk kedalam tubuh manusia terutama melalui perantara darh. Transmisi HIV dari ibu kepada janin dapat terjadi intrauterine (5-10%). maka terjadi berbagai infeksi oportunistik dan dapat dikatakan pasien telah masuk pada keadaan AIDS. Setelah diawali dengan infeksi akut. Transmisi vertical merupakan penyebab tersering infeksi HIV pada bayi dan anak-anak. semen. mulai dari infeksi tanpa gejala (asimtomatik) pada stadium awal sampai pada gejala-gejala yang berat pada stadium lanjut. saat persalinan (10-20%) dan pascapersalinan (5- Askeb Kelompok 12 76 . Infeksi HIV memberikan gambaran klinik yang tidak spesifik dengan spectrum yang lebar. bahkan bisa lebih lama lagi. Perjalanan penyakit lambat dan gejala-gejala AIDS rata-rata baru timbul 10 tahun sesudah infeksi pertama. Sebagian besar (75%) penularan terjadi melalui hubungan seksual.f. Keamanan (safety) Ibu hamil trimester III. maka dapat terjadi infeksi kronik asimptomatik selama beberapa tahun disertai replikasi virus secara lambat. biasanya ibu hamil enggan menggunakan sabuk pengaman karena mereka khawatir dengan menggunakan sabuk pengaman akan menyakiti bayinya.6 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Konseling HIV/AIDS Acquired immunodeficiency syndrome (AIDS) adalah sindroma dengan gejala penyakit infeksi oportunistik atau kanker tertentu akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh oleh infeksi human immunodeficiency virus (HIV). 2. Kemudian setelah terjadi penurunan sisitem imun yang berat.

parus preterm. Konseling merupakan keharusan bagi wanita positif HIV.20%). Tingkat infeksi HIV pada ibu hamil di Negara-negara Asia diperkirakan belum melebihi 3-4 %. Perkembangan penatalaksanaan selama kehamilan mengikuti kemajuan-kemajuan dalam pengobatan individu nonhamil yang terinfeksi HIV. angka kelangsungan hidup jangka panjang meningkat dan morbiditas berkurang. ritonavir. Rekomendasi ini juga telah diadopsi oleh American Academi of Pediatric. American College of Obstetricians and Gynecologis serta United State Public Health Service (USPHS). Penelitian prevalensi HIV pada ibu hamil di daerah miskin di Jakarta p ada tahun 1999-2001 oleh kharbiati mendapatkan angka prevalensi sebesar 2. dan apabila memilih untuk melanjutkan kehamilannya. zalsitabin atau lamivudim yang diberikan bersama dengan suatu inhibitor protease-indinavir. atau sakuinavir-samgat efektif untuk menekan kadar RNA HIV (Carpenter dkk. Pada tahun 1999 The Institute Of Medicine (IOM) telah merekomendasikan pemeriksaan HIV untuk semua perempuan hamil dengan sepengetahuan perempuan tersebut. Mencegah penularan vertikal Dua pendekatan utama yang digagas untuk mencegah penularan infeksi HIV dari ibu kepada bayi adalah terapi antiretrovirus dan seksio sesarea. Pada pasien terinfeksi HIV yang diberi kemoterapi tripel. disertai dengan hak pasien untuk menolak.86 %. Kelainan yang dapat terjadi pada janin adalah berat badan lahir rendah.1996). Askeb Kelompok 12 77 . Hal ini sebaiknya dilakukan pada awal kehamilan. y Terapi antiretrovirus Sejumlah penelitian membuktikan bahwa kombinasi analog nukleosida-zidovudim. dan abortus spontan. perlu diberikan konseling berkelanjutan untuk membantu wanita tersebut secara psikologis. bayi lahir mati.

Oleh karena itu upaya pengendalian infeksi HIV dapat dilaksanakan dengan melakukan pengendalian IMS.y Seksio sesarea Dalam sebuah studi retrospektif. Infeksi menular seksual (IMS) adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri. herpes genitalis. ISR dapat dibedakan menjadi: y Infeksi menular seksual. ulkus mole. Menyusui Menyusui tidak dianjurkan pada wanita positif HIV karena ASI meningkatkan penularan pada neonatus sekitar 5-15 %. European Collaborative Study Group (1994) melaporkan bahwa seksio sesarea efektif dapat mengurangi risiko penularan vertikal sekitar 50 %. misalnya gonore. dan infeksi HIV. trikomoniasis. misalnya kandidosis vaginalis dan vaginosis bacterial. Berdasarkan penyebabnya. Telah banyak bukti menunjukan bahwa keberadaan IMS meningkatkan kemudahan seseorang terkena HIV. sifilis. Askeb Kelompok 12 78 . y Infeksi andogen oleh flora normal komensal yang tumbuh berlebihan. virus. pada waktu partus atau pascapartus dan dapat juga karena kontaminasi instrument.  Konseling PMS/IMS Konseling tentang PMS/IMS sangat penting dilakukan pada ibu hamil yang dicurigai menderita penyakit tersebut yang bertujuan untuk mengurangi AKI dan AKB akibat infeksi. sehingga IMS dianggap sebagai kofaktor HIV. y Infeksi iatrogenic yang disebabkan bakteri atau mikroorganisme yang masuk ke saluran reproduksi akibat prosedur medic atau intervensi selama kehamilan. dan sebaliknya tidak semua ISR disebabkan oleh IMS. kondilomata akuminata. atau jamur yang penularannya terutama melalui hubungan seksual dari seseorang yang terinfeksi kepada mitra seksualnya. Infeksi menular seksual merupakan salah satu penyebab infeksi saluran reproduksi (ISR).

cepat mati pada keadaan kering. Gonore pada perempuan kebanyakan asimptomatik sehingga sulit untuk menentukan masa inkubasinya. disuria yang kadang-kadang disertai poliuria. Daerah yang sering terinfeksi adalah serviks.Jenis IMS/ISR 1. Infeksi ini sering ditemukan pada trimester pertama sebelum korion berfungsi mengisi desidua dan mengisi kavum uteri.keluhannya antara lain: bertambahnya duh tubuh genital. tidak dapat bertahan lama di udara bebas. tidak tahan dengan suhu di atas 390 C. Askeb Kelompok 12 79 . dan tidak tahan zat desinfektan. tapi umunya jarang terjadi tanpa infeksi pada servix. dan infeksi pascapersalinan. korioamnionitis. Pada pemeriksaan. Neisseria gonorrhoaea diasosiasikan dengan kelahiran premature. serviks tampak hiperemis dengan erosi dan secret mukopurulen. Konjungtivitis gonokokal (ophtalmia neonatorum) adalah menifestasi tersering dari infeksi perinatal. Pada tahap lanjut.perdarahan antar masa haid dan menoragia. Infeksi gonore selama kehamilan telah diasosiasikan dengan pelvic imflammatory disease (PID). umumnya ditransmisikan selama proses persalinan.8 m dan bersifat tahan asam. kecuali pada perempuan yang telah dihsterektomi. Gonore Gonore adalah semua infeksi yang disebabkan oleh Neisseria Gonorrhoeae yang jika dilihat dibawah mokroskop cahaya tampak sebagai diplokokus berbentuk biji kopi dengan lembar 0. Infeksi pada uretra dapat bersifat simptomatik atau asimptomatik.

biasanya ditularkan melalui hubungan seksual dan sering menyerang traktus urogenitalis bagian bawah baik pada wanita maupum pria.dan nyeri panggul. Tanda dari infeksi tersebut meliputi duh tubuh vagina (42 %). Askeb Kelompok 12 80 . untuk perempuan hamil dengan risiko tinggi dianjurkan untuk dilakukan skrining terhadap infeksi gonore pada saat datang pertama kali antenatal dan dilanjutkan pada trimester ke III kehamilan. gatal. Wanita hamil yang terinfeksi oleh CT menunjukan gejala keluarnya secret vagina. Gejala yang dikeluhkan oleh wanita adalah keputihan. Dampak pada kehamilan dapat mengakibatkan abortus spontan. Oleh karena itu. 2. perdarahan. dan iritasi. Masa inkudasi berkisar antara 1-3 minggu. 3. Organ yang paling sering terinfeksi oleh CT adalah endoserviks. untuk perempuan hamil dengan risiko tinggi juga dianjurkan untuk melakukan skrining terhadap infeksi CT pada saat kunjungan awal antenatal dan juga pada trimester III kehamilan. disuria.Oleh karena itu. Klamidiasis Klamidiasis genital adalalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri clamydia trachomatis (CT). Trikomoniasis Trikomoniasis merupakan penyakit protozoa yang disebabkan oleh trichomonas vaginalis (TV). kelahiran premature dan kematian perinatal.

Vaginosis bacterial Vaginosis bacterial adalah syndrome klinik akibat pergantian lactobasillus Spp penghasil H2 O2 yang merupakan flora normal vagina dengan bakteri anaerob dalam konsentrasi tinggi (seperti: bacteroides Spp. Gardnerella Vaginalis.dan melekat pada dinding vagina. Perempuan dengan vaginosis bacterial dapat tanpa gejala atau mempunyai keluhan dengan bau vagina yang khas yaitu amis. korioamnionitis. BBLR. Akantetapi bila ditemukan infeksi TV pada trimester II kehamilan dapat mengakibatkan premature. Bau tersebut disebabkan adanya amin yang menguap bila cairan vagina menjadi basa. BBLR. 4. endometritis pascapersalinan dan infeksi luka pascaoperasi sesar.bau (50 %). putih keabu-abuan. Vaginosis bacterial telah diasosiasikan dengan gangguan kehamilan termasuk abortus spontan pada kehamilan trimester I dan II. dan edema atau eritema (22-27 %). Gejala klinik pada perempuan hamil tidak banyak berbeda dengan keadaan tidak hamil. Mobiluncus Spp. Diagnosis ditegakan berdasarkan kriteria Amsel yaitu adanya tiga dari empat tanda-tanda berikut: y Cairan vagina homogeny. y y PH vagina >4. Sekter vagina berbau amis sebelum atau setelah penambahan KOH 10 % (Whiff test) y Clue sells pada pemeriksaan mikroskopik Askeb Kelompok 12 81 . dan mycoplasma hominis). terutama pada waktu/setelah senggama. dan abortus.5. kelahiran premature. Kolpitis makularis (strawberry cervix) merupakan tanda klinik yang spesifik pada infeksi ini. persalinan premature.

Herpes genital Herpes Genitalia (HG) merupakan IMS yang disebabkan oleh virus merupakan penyebab ulkus genital tersering. Genital warts (kutil kelamin) Genital warts juga dikenal sebagai kondilomata akuminata yang disebabkan oleh human papilloma virus (HPV). 6. terutama pada pasien simptomatik. hingga susunan saraf pusat. Tidak ada komplikasi kehamilan yang disebabkan hPV. Sifilis biasanya ditularkan melalui kontak seksual dan dapat juga secara vertical pada masa kehamilan. Terapi dapat dipertimbangkan. Transmisi virus dapat terjadi melalui kontak seksual Askeb Kelompok 12 82 . 7. mukosa. Gejala biasanya diawali dengan rasa terbakar dan gatal di daerah lesi yang terjadi beberapa jam sebelum timbulnya lesi. Sifilis Sifilis merupakan penyakit infeksi sistemik disebabkan oleh troponema pallidum yang dapat mengenai seluruh organ tubuh. mulai dari kulit. jantung. Lesi dapat berproliferasi selama kehamilan dan sering mengalami regresi spontan setelah persalinan. karena lesi dapat menjadi rapuh ketika berproliferasi selama kehamilan dan mengganggu proses persalinan.5.

BBLR dapat dijumpai pada: y y y y y 10-25 % ibu hamil dengan vaginosis bacterial. 2-12 % pada perempuan hamil tanpa IMS/ISR Infeksi kongenital atau perinatal tidak ditemukan pada perempuan hamil tanpa ISR dan dapat ditemukan pada bayi yang dilahirkan oleh: y y y y 40-70 % perempuan hamil dengan infeksi klamidia. Hasil konsepsi yang tidak sehat seringkali terjadi akibat IMS.dengan pasangan yang telah terinfeksi. 4-10 % pada ibu hamil yang tidak menderita ISR. baik dalam bentuk abortus spontan maupun lahir mati. 40-70 % perempuan hamil dengan sifilis dini. dan infeksi congenital atau perinatal (kebutaan. misalnya kematian janin (abortus spontan atau lahir mati). Askeb Kelompok 12 83 . 30-68 % perempuan hamil dengan gonore. 30-35 % pada ibu hamil dengan herpes genital primer 15-50 % ibu hamil dengan sifilis dini. lamanya infeksi. dan usia kehamilan pada saat perempuan terinfeksi. 30-50 % perempuan hamil dengan herpes genital primer. bayi berat lahir rendah (akibat prematuritas. tetapi dapat juga secara vertical dari ibu kepada janin yang dikandungnya. dapat ditemukan pada: y y y 20-25 % ibu hamil yang menderita sifilis dini. 7-54 % ibu hamil dengan herper genital primer. 11-15 % pada perempuan dengan trikomoniasis. pneumonia neonatus. Dampak ISR/IMS pada ibu hamil Dampak IMS pada kehamilan tergantung pada organism penyebab. atau retargasi pertumbuhan janin dalam rahim). Kematian janin. dan retardasi mental).

N: 72 x/menit. Pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan. Sehingga ibu malas untuk makan.1 Kasus Trimester I Ny.50 C. Berdasarkan hasil pemeriksaan didapatkan bahwa TD: 100/70 mmHg. datang ke bidan M tanggal 09-11-2010 dengan tujuan untuk memeriksakan kehamilannya.7 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan y Menurut Manuaba: 1) Setiap dua minggu sekali sampai ada tanda persalinan 2) Evaluasi data laboratorium untuk melihat hasil pengobatan 3) Diet 4 sehat 5 sempurna 4) Pemeriksaan USG 5) Imunisasi TT2 6) Observasi adanya penyakit yang menyertai kehamilan. HPHT 07-09-2010.2. Pasien mengatakan bahwa kehamilannya ini terasa mengganggu aktivitasnya sehari-hari. Ini adalah kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran. kemana harus datang y Menurut WHO (JHPIEGO.5 Contoh Kasus 2. B usia 25 tahun. karena pasien mengeluhkan sering mual-muntah terutama di pagi hari dan pada saat mencium bau masakan yang menurutnya menyengat. R: 20 x/menit. komplikasi hamil trimester III 7) Rencana pengobatan 8) Nasehat tentang tanda-tanda melahirkan inpartu. Ini merupakan kunjungan antenatalnya yang kedua kalinya.4. Ibu mengatakan bahwa tidak ada keluarga yang mempunyai penyakit keturunan. Dan ibu mengeluh sering pusing pada saat bangun tidur. 2003) Selama trimester ketiga (antara minggu 28-36 dan sesudah minggu ke 36) dilakukan dua kali kunjungan. Askeb Kelompok 12 84 . 2. S: 36.5.

B : 25 tahun : ibu rumah tangga Suami Tn. Riwayat haid:  Menarche : 13 tahun  Lamanya haid : 5-7 hari  Nyeri haid: ada  Haid terakhir : 07-09-2010 Riwayat kehamilan. Askeb Kelompok 12 85 . Pengumpulan Data Subjektif y Anamnesa Identitas Istri Nama Usia Pekerjaan : Ny. M 31 tahun buruh bangunan SMA Pendidikan : SMA Alamat : Pasir hayam RT/RW 02 / 03. Dan ibu mengeluh sering pusing pada saat bangun tidur.  Mengalami pusing pada saat bangun tidur. kec: Pasir hayam. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan yang sekarang:  Mengalami mual muntah tapi yang mengganggu aktivitas.Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan? Jawab: 1. kab: Cianjur Keluhan : sering mual-muntah terutama di pagi hari dan pada saat mencium bau masakan yang menurutnya menyengat. Sehingga ibu malas untuk makan.

Askeb Kelompok 12 86 . Pengumpilan data objektif a. Pemeriksaan khusus obtstetri : tidak dilakukan 3. Assesment  Diagnosa fisiologis. cara mengatasi mual-muntah. dan cara mengatasi pusing saat bangun tidur.  Masalah : mual-muntah di pagi hari dan apabila mencium bau :G1P0 A0.  Kebutuhan : konseling mengenai kebutuhan gizi ibu hamil pada trimester I. Pemeriksaan labolatorium y Darah Golongan darah : B Hb : 10 g/dl e.tanda vital: y y y y TD: 100/70mmHg N : 72 x /menit R : 20 x/menit S : 36. Keadaan umum: kompos mentis b. Pemeriksaan umum: y y y y y Kepala Mata Oedema muka Farises: tidak ada Reflex patella : + : tidak ada deformitas : tidak anemis : tidak ada d. Tanda. dengan keluhan yang masakan yang menyengat sehingga malas untuk makan.50C c. serta pusing saat bangun tidur.Riwayat kesehatan keluarga : Penyakit keturunan: tidak ada Penyakit kronis : tidak ada 2. gravida 9-11 minggu.

2 Kasus Trimester II Ibu N 25 tahun datang ke bidanpada tanggal 07 November 2010 untuk dilakukan pemeriksaan antenatal.10 C N: 88 x/menit R: 20 x/menit Selain itu setelah dilakukan pemeriksaan leopold di dapatkan:  Leopold I: teraba lunak. usia kehamilan ibu diperkirakan 22 minggu 3 hari. Dan memberitahu cara mengatasi mual-muntah di pagi hari serta mualmuntah pada saat mencium bau masakan yang menyengat. (Ibu mengerti dengan apa yang dikatakan oleh bidan dan bersedia mengikuti saran bidan). S: 37. TD: 110/90 mmHg. (Ibu mengerti dan bersedia mengikuti saran bidan)  Memberitahukan jadwal kunjungan selanjutnya.  Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan. Dan memberitahukan bahwa keluhan yang dirasakan klien adalah keluhan yang fisiologis. 2.5. kurang bundar dan kurang melenting  Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu. yaitu 4 minggu kemudian. dengan HPHT 02 Juni 2010 ibu mengeluh selalu merasa pusing setelah bangun dari duduk dan sering merasa kesemutan. Setelah dilakukan pemeriksaan tanda-tanda vital.4. (Ibu mengerti dengan apa yang dikatakan oleh bidan). (Ibu mengerti).  Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul Askeb Kelompok 12 87 . teraba keras.  Memberikan konseling tentang nutrisi bagi ibu hamil.  Memberikan konseling mengenai mobilisasi pada ibu hamil untuk mengurangi pusing pada saat bangun tidur. Ini merupakan kehamilannya yang kedua dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya. Planning  Memberitahukan keadaan klien yang sebenarnya bahwa keadaanya masih dalam batas normal.

Terdapat varises di kaki sebelah kiri ibu. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan yang sekarang:  Mengalami mual muntah tapi tidak mengganggu aktivitas. dan  Merasa kesemutan pada kaki Riwayat kesehatan keluarga : Penyakit keturunan: tidak ada Askeb Kelompok 12 88 Suami Tn. A 31 tahun buruh bangunan : Ny. Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan? Jawab: 1. Pengumpulan data subjektif Anamnesa Istri Nama Usia Pekerjaan Alamat Cianjur Keluhan : sering merasa pusing setelah beranjak dari duduk dansering merasa kesemutan. kec: Pasir hayam.  Mengalami pusing. Riwayat haid:  Menarche : 14 tahun  Lamanya haid : 6-7 hari  Nyeri haid: tidak ada  Haid terakhir : 02 juli 2010 Riwayat kehamilan. kab: . N : 25 tahun : ibu rumah tangga : pasir hayam RT/RW 02 / 03.

Penyakit kronis : tidak ada 2. Pemeriksaan khusus obtstetri DJJ : 140x/menit 3. Pengumpilan data objektif a.tanda vital: y y y y Tekanan darah: 110/80mmHg Suhu: 37.1 Nadi: 88x /menit Respirasi : 20x/menit c. Keadaan umum: kompos mentis b. gravida 22 minggu 3 hari. kurang bundar dan kurang melenting Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu. Pemeriksaan umum: y y y y Kepala: tidak ada deformitas Mata : tidak anemis Oedema : tidak ada Pemeriksaan leopold Leopold I: teraba lunak. hidup. Tanda. teraba keras. janin tunggal. Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan. Assessment  Diagnose :G2PIA0. Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul y y Farises: ada ( kaki kiri ) Reflex patella : + d. Askeb Kelompok 12 89 . intera uterin dengankeluhan fisiologis. Pemeriksaan labolatorium y Darah Golongan darah : A Hb:10g/dl e.

S: 36. N: 78 x/menit. Cianjur Keluhan: susah buang air besar dan lemas Riwayat haid:  Menarche: usia 13 tahun  Siklus: 28 hari  Lamanya haid: 7 hari  Nyeri haid : ada  Haid terakhir: 1 April 2010 Askeb Kelompok 12 90 . Pengumpulan data subjektif Nama: Ny. cepat lelah dan merasa pusing jika duduk atau berdiri terlalu lama. usia 20 tahun datang ke bidan untuk pemeriksaan antenatal.5. A. Hasil pemeriksaan laboratorium yaitu Golongan darah: O dan Hb: 8 g/dl Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan ? a. Planning  Memberitahukan ibu tentang cara ambulasi yang benar untuk mengatasi keluhanya (ibu mengerti dan dapat memperaktekannya). Kasus 1: Ny. A Usia: 20 tahun Pekerjaan: ibu rumah tangga Alamat: Agrabinta. 4. 2. usia kehamilannya diperkirakan berusia 31 minggu. Dilakukan pemeriksaan dengan hasil TD: 120/80 mmHg.2oC. ibu mengeluh susah buang air besar sejak 3 hari lalu.  Kebutuhan: konseling bagaimana beranjak/ bangun yang benar untuk ibu hamil serta cara mengatasi kesemutan (ambulasi dan body mekanik). HPHT 1 April 2010. R: 21 x/menit. Ini merupakan kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya. seorang ibu rumah tangga. Masalah : pusing setelah beranjak dari duduk dan kesemutan.3 Kasus Trimester III 1.

tanda vital: y y y y Tekanan darah: 120/80 mmHg Suhu: 36. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan sekarang: y Mengalami mual muntah pada trimester awal riwayat kesehatan keluarga: y penyakit keturunan: tidak ada b. Oedema: tidak ada Reflex patella: + d. Pemeriksaan umum yang dipandang perlu: y y y y y Kepala: tidak ada deformitas atau benjolan. Mata: konjungtiva pucat. Lidah : pucat. b. kotor.2 oC Nadi: 78 x/menit Respirasi: 21 x/menit c. Keadaan umum: compos mentis Tanda. Pemeriksaan laboratorium y Darah: Golongan darah: O Hb: 8 g/dl e. kurang bundar dan kurang melenting Askeb Kelompok 12 91 . Pemeriksaan khusus obstetric: y Inspeksi:  Muka: terdapat kloasma gravidarum  Dinding abdomen : terdapat linea nigra  Tinggi pundus uteri: pertengahan antara proc. Xyphoideus dan pusat y Palpasi:  Payudara: teraba lebih menegang  Leopold I: teraba lunak.Riwayat kehamilan. Pengumpulan data objektif a.

B. Assesment  Diagnose : G1P0 A0. Ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan bahwa ibu mengalami sembelit yang biasa terjadi pada trimester III dan anemia sedang.  Menyarankan ibu untuk banyak beristirahat. 2. Ibu dapat memahami penjelasan yang diberikan. Kasus 2 Ny. teraba keras. usia 18 tahun datang ke bidan untuk memeriksakan kehamilannya. usia kehamilannya diperkirakan berusia 30 minggu. Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu. gravid 31 minggu. seorang ibu rumah tangga. Ibu mengerti. Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan ? Askeb Kelompok 12 92 .  Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan. janin tunggal hidup intra uterin dengan anemia ringan  Masalah potensial: anemia berat  Tindakan segera: pemberian tablet penambah darah d. Planning  Memberitahukan keadaan ibu yang sebenarnya. HPHT 7 April 2010.  Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul. Ini merupakan kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya. Ibu bersedia. Ibu mengerti.  Memberitahukan ibu jadwal kunjungan yang selanjutnya. y Auskultasi:  DJJ: 130 x/menit  Bising usus ibu: 8 x/menit c.  Menyarankan ibu untuk banyak mengkonsumsi makanan berserat seperti buah dan sayuran.  Memberikan ibu tablet Fe untuk meningkatkan Hb ibu. Ibu mengeluh sering sakit kepala.

persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan sekarang: y Mengalami mual muntah pada trimester awal riwayat kesehatan keluarga: y penyakit keturunan: keluarga memiliki riwayat hypertensi. Pemeriksaan umum yang dipandang perlu: y y Askeb Kelompok 12 Kepala: tidak ada deformitas atau benjolan. Keadaan umum: compos mentis Tanda. Cianjur Pekerjaan: ibu rumah tangga Keluhan. sakit kepala yang hebat dan mata berkunang-kunang Riwayat haid:  Menarche: usia 13 tahun  Siklus: 28 hari  Lamanya haid: 7 hari  Nyeri haid : ada  Haid terakhir: 7 april 2010 Riwayat kehamilan. B Usia: 18 tahun Alamat: Cidaun. b.1. Mata: konjungtiva merah muda 93 .tanda vital: y y y y Tekanan darah: 140/90mmHg Suhu: 36. Pengumpulan data objektif a. Pengumpulan data subjektif Nama: Ny. 2.2oC Nadi: 78 x/menit Respirasi: 21 x/menit c.

y y

Oedema: + di tangan dan di tungkai Reflex patella: +

d. Pemeriksaan laboratorium
y

Darah: Golongan darah: O Hb: 11 g/dl
y

urin Protein urin: +

e. Pemeriksaan khusus obstetric:
y

Inspeksi: 
Muka: terdapat kloasma gravidarum  Dinding abdomen : terdapat linea nigra  Tinggi

pundus

uteri:

pertengahan

antara

proc.

Xyphoideus dan pusat
y

Palpasi: 
Payudara: teraba lebih menegang  Leopold I: teraba lunak, kurang bundar dan kurang

melenting 
Leopold II: teraba ada tahanan, keras seperti papan

disebelah kanan perut ibu. 
Leopold

III: bagian terbawah

janin

masih

dapat

digoyangkan, teraba keras. 
Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas

panggul.

y

Auskultasi: 
DJJ: 130 x/menit  Bising usus ibu: 24 x/menit

3. Assesment 
Diagnosa : G1P0 A0, gravid 30 minggu, janin hidup tunggal intrauterine

dengan preeklampsi ringan. 
Masalah potensial : preeklampsi berat Askeb Kelompok 12 94

 Kebutuhan : konseling tentang nutrisi dan pemantauan tekanan darah

4. Planning 
Menjelaskan keadaan ibu yang sebenarnya bahwa ibu mengalami

preeklampsi ringan. Ibu dapat memahami. 
Menelaskan kemungkinan masalah potensial yang dapat terjadi dan

tanda-tandanya. Ibu dapat memahami penjelasan yang diberikan. 
Memberikan konseling tentang nutrisi bagi ibu hamil dan diet rendah

garam. Ibu memahami penjelasan. 
Memberikan konseling tentang mobilisasi pada ibu untuk mengurangi

pusing dan sakit kepala. Ibu mengerti. 
Melakukan pemantauan tekanan darah ibu. Ibu bersedia.  Memberitahukan jadwal kunjungan ibu yang selanjutnya. Ibu

mengerti.

Askeb Kelompok 12

95

BAB III KESIMPULAN Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya, masa ini merupakan masa yang paling penting dalam kehidupan seorang wanita karena terjadi banyak perubahan baik secara fisik maupun psikologi. Tugas seorang bidan adalah memberikan asuhan yang komprehensif atau asuhan yang menyeluruh pada ibu hamil yang dimulai dari trimester I, trimester II dan trimester III, memahami segala kebutuhannya dan mengantisipasi bahaya yang mungkin terjadi selama kehamilan tersebut agar dalam proses menjalani kehamilannya ibu tidak mengalami penyulit-penyulit yang dapat mengganggu perkembangan janin. Selain itu bidan harus memberikan jadwal kunjungan pada ibu, agar asuhan yang diberikan komprehensif dan berkesinambungan. Sehingga keadaan dan perkembangan ibu serta janinnya dapat terpantau dan dapat mendeteksi secara dini kemungkinan bahaya yang akan terjadi di setiap trimesternya. Dan bidan harus mampu memberikan pendidikan kepada ibu saat kehamilan berlangsung, yang meliputi:  Pendidikan mengenai nutrisi ibu hamil  Pendidikan mengenai sekualitas ibu hamil  Kebutuhan istirahat  Ketidaknyamanan di setiap trimester  Personal hygiene  Tanda bahaya di setiap trimester.

Askeb Kelompok 12

96

2001. Endang Susilowati. FARMAKOLOGI Obat-obat Dalam Praktek Kebidanan. Magelang: Pustaka Horizone http://ayurai. Women¶s Health During The Childbearing Years. Bandung: Khazanah Intelektual Stoppard. Buku Pintar Kehamilan. Yogyakarta: Mulia Medika Hadi. Lebih Jauh Tentang Kehamilan. Yogyakarta: Oryza Cunningham. Yogyakarta: Cemerlang Publishing Matteson. Jakarta: Direktorat Keperawatan & Teknisian Medik.T.com/2009/04/04/askeb-ancpemeriksaan-kehamilan/ http://id.Novaria & T. 2007. M. dkk. Senam Hamil & Ballita. Kehamilan yang Didamba.html http://wongapik. 2006.com/kesehatan/54-10-makanan-kaya-asam-folat-untuk-tubuh-kita. 2007.html http://www. 2003. 2009. Dwi dan Akhsin Zulkoni.bayisehat.com/pregnancy-mainmenu-39/216-pentingnya-asam-folat.html http://www.org/wiki/Asam_folat http://ucin-rastafara. Tips Serdas Dalam Kehamikan.P Budi.I.com/2009/05/mengembangkan-perencanaan-asuhan.DAFTAR PUSTAKA A. USA: Mosby Ronosulistyo.wordpress. Gary. Direktorat Jenderal Pelayanan Medik Fitrianingsih. Obstetri Williams edisi 21. Hanny dan Amiruddin Aam.pdf Askeb Kelompok 12 97 . 2006. 2008.. Standar Asuhan Kebidanan Bagi Bidan Di Rumah Sakit Dan Puskesmas . Miriam.pkmi-online.wikipedia. 2006. Jakarta: EGC Depkes RI.blogspot. Peggy Sherblom.com/download/ASUHAN%20ANTENATAL. Jakarta: Edsa Mahkota Indriarti.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful