PLANET BUMI

Planet

Bumi merupakan

planet

yang

memiliki

kehidupan

di tata

surya. Planet yang menempati urutan ketiga dari delapan planet yang ada di dalam gugusan tata surya ini, memiliki umur yang sangat tua, diperkirakan usianya mencapai 4,6 milyar tahun. Jarak planet Bumi ke Matahari, yaitu 149.6 juta kilometer atau 1 AU (Inggris : astronomical unit). Berevolusi terhadap Matahari selama 365,2425 hari, dan membutuhkan waktu berotasi pada porosnya selama 23 jam 56 menit, sehingga sehari di Bumi digenapkan menjadi 24 jam dan setahun sama dengan 365 hari. Memiliki 1 satelit alami yang bernama Bulan, mempunyai lapisan udara (atmosfer), melindungi serta medan magnet yang Bumi disebut magnetosfer, berguna dari angin untuk permukaan Matahari, sinar

ultraungu, dan radiasi yang berasal dari luar angkasa.

Atmosfer Bumi terdiri atas beberapa bagian, yaitu Troposfer, Stratosfer, Mesosfer, Termosfer, dan Eksosfer. Lapisan udara ini menyelimuti bumi, hingga
1

mencapai

ketinggian

sekitar 700

kilometer. Lapisan ozon, setinggi 50

kilometer, berada di lapisan stratosfer dan mesosfer, yang melindungi bumi dari sinar ultraungu. Perbedaan suhu permukaan Bumi berkisar antara -70 °C hingga 55 °C, bergantung pada iklim setempat. Mempunyai massa seberat 59.760 milyar ton, dengan luas permukaan 510 juta kilometer persegi. Berat jenis Bumi sekitar 5.500 kilogram per meter kubik, yang digunakan sebagai unit perbandingan berat jenis terhadap planet lain, dengan berat jenis Bumi yang dipatok sebagai 1. STRUKTUR DALAM

Bumi berdiameter sepanjang 12.756 kilometer. Gravitasi Bumi diukur sebagai 10 N kg-1 dijadikan unit ukuran gravitasi planet lain, dengan gravitasi Bumi dipatok sebagai 1. Bumi merupakan sebuah planet kebumian (terrestrial planets), yang berarti terdiri atas bebatuan, berbeda dengan Jupiter yang termasuk dalam planet

2

besar (major planets) terdiri dari gas raksasa. Bumi ialah planet terbesar dari empat planet kebumian lainnya, dalam hal massa dan ukuran. Dari keempat planet kebumian, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars, Bumi juga memiliki kepadatan tertinggi, gravitasi permukaan terbesar, medan magnet terkuat, dan rotasi paling cepat. Bumi juga merupakan tektonik yang satu-satunya planet kebumian bumi yang diliputi memiliki lempeng aktif. 70,8% permukaan

oleh air. Udara Bumi terdiri dari 78% nitrogen, 21% oksigen, dan 1% uap air, karbondioksida, dan gas lain. Bumi tersusun atas inti dalam bumi, yang terdiri dari besi nikel beku setebal 1.370 kilometer dengan suhu 4.500 °C, diselimuti pula oleh inti luar yang bersifat cair setebal 2.100 kilometer, diselimuti pula oleh mantel silika setebal 2.800 kilometer yang membentuk 83% isi bumi, dan terakhir sekali diselimuti oleh kerak bumi setebal ± 85 kilometer. Kerak bumi lebih tipis di dasar laut, yaitu sekitar 5 kilometer. Kerak bumi terbagi dalam beberapa bagian dan bergerak melalui pergerakan lempeng tektonik (teori Continental Drift) yang menghasilkan gempa bumi. Titik tertinggi pada permukaan bumi, yaitu gunung Everest setinggi 8.848 meter, dan titik terdalam adalah palung Mariana di samudra Pasifik dengan kedalaman 10.924 luas 394.299 km². Bentuk planet Bumi sangat mirip dengan bulatan gepeng (oblate spheroid), sebuah bulatan yang tertekan ceper pada orientasi kutub-kutub yang menyebabkan buncitan pada bagian katulistiwa. Buncitan ini terjadi karena rotasi bumi, menyebabkan ukuran diameter katulistiwa 43 km lebih besar dibandingkan diameter dari kutub ke kutub. Diameter rata-rata dari bulatan bumi adalah 12.742 km, atau kira-kira 40.000 km/π. Karena satuan meter pada awalnya didefinisikan sebagai 1/10.000.000jarak antara katulistiwa ke kutub utara melalui kota Paris, Perancis. Topografi lokal sedikit bervariasi dari bentuk bulatan ideal yang mulus, meski pada skala global, variasi ini sangat kecil. Bumi memiliki toleransi sekitar meter. Danau terdalam adalah Danau Baikal dengan kedalaman 1.637 meter, sedangkan danau terbesar adalah Laut Kaspia dengan

3

satu dari 584 atau 0,17% dibanding bulatan sempurna (reference spheroid), yang lebih mulus jika dibandingkan dengan toleransi sebuah bola biliar,0,22%. Lokal deviasi terbesar pada permukaan bumi adalah gunung Everest dan Palung Mariana. Karena buncitan katulistiwa, bagian bumi yang terletak paling jauh dari titik tengah bumi sebenarnya adalah gunung Chimborazo di Ekuador. Proses alam endogen/tenaga endogen adalah tenaga bumi yang berasal dari dalam bumi. Tenaga alam endogen bersifat membangun permukaan bumi. Tenaga alam eksogen berasal dari luar bumi dan bersifat merusak. Jadi kedua tenaga tersebut yang menciptakan bermacam relief di muka bumi, seperti gunung, lembah, bukit, danau, sungai, dsb. Adanya bentukanbentukan tersebut, menyebabkan permukaan bumi tidak rata, dan dikenal sebagai relief bumi. Massa bumi berkisar 5,98×1024 kg. Kandungan utamanya adalah besi (32,1%), oksigen (30,1%), silikon (15,1%), magnesium (13,9%), sulfur (2,9%), nikel (1,8%), kalsium (1,5%), aluminium (1,4%), dan selebihnya 1,2% terdiri dari berbagai unsur-unsur langka. Karena proses pemisahan massa, bagian inti bumi dipercaya memiliki kandungan utama besi (88,8%), dan sedikit nikel (5,8%), sulfur (4,5%), dan selebihnya kurang dari 1% ialah merupakan unsur yang langka. Ahli geokimia F. W. Clarke memperhitungkan, bahwa sekitar 47% kerak bumi terdiri dari oksigen. Batuan-batuan paling umum yang terdapat di kerak bumi hampir semuanya adalah oksida (oxides), klorin, sulfur, dan florin yang merupakan pengecualian dan jumlahnya di dalam bebatuan biasanya kurang dari 1%. Oksida-oksida utama adalah silika, alumina, oksida besi, kapur, magnesia, potas, dan soda. Fungsi utama silika adalah sebagai asam, yang membentuk silikat. Ini adalah sifat dasar dari berbagai mineral batuan beku yang paling umum. Berdasarkan perhitungan dari 1,672 analisa berbagai jenis batuan, Clarke menyimpulkan, bahwa 99,22% batuan terdiri dari 11 oksida. Konstituen lainnya hanya terjadi dalam jumlah yang kecil.

4

BAGIAN LUAR

Menurut komposisi (jenis dari materialnya), Bumi dapat dibagi menjadi lapisan-lapisan, sebagai berikut : ➢ Kerak Bumi ➢ Mantel Bumi ➢ Inti Bumi Sedangkan menurut sifat mekanik (sifat dari materialnya), Bumi dapat dibagi menjadi lapisan-lapisan, sebagai berikut : ➢ Litosfir ➢ Astenosfir ➢ Mesosfir Inti Bumi bagian luar

5

✔ Inti Bumi bagian luar merupakan salah satu bagian dalam Bumi yang

melapisi inti Bumi bagian dalam. Inti Bumi bagian luar mempunyai ketebalan 2250 km dan kedalaman antara 2900 - 4980 km. Inti bumi bagian luar terdiri atas besi dan nikel cair dengan suhu 3900 °C. ✔ Inti Bumi bagian dalam Inti bumi bagian dalam merupakan bagian bumi yang paling dalam atau dapat juga disebut inti bumi. inti bumi mempunyai tebal 1200 km dan berdiameter 2600 km. inti bumi terdiri dari besi dan nikel berbentuk padat dengan temperatur dapat mencapai 4800 °C. CIRI-CIRI

Ciri-ciri umum Planet Bumi adalah, sbb 1. Nama Planet 2. Kala Rotasi 3. Kala Revolusi 4. Atmosfer 5. Satelit Alam : Bumi : 23,56 Jam : 365,2425 Hari : Troposfer, Stratosfer, Mesosfer, Termosfer, Eksosfer : Bulan

6

6. Jarak Ke Matahari : 149.6 Juta Km 7. Diameter Planet 8. Warna Planet : 12.756 Km : Biru Keputih-putihan

9. Lambang Astronomis :

PLANET VENUS

Planet Venus merupakan planet nomer dua yang terdekat jaraknya dengan Matahari sesudah planet Merkurius. Jaraknya ke Matahari yaitu 108 juta km, ke planet Merkurius 50,1 juta km, sedangkan jaraknya ke planet Bumi sejauh 42 juta km. Sama dengan Merkurius, planet Venus pun tidak memiliki satelit alam seperti Bulan yang dimiliki oleh Bumi, namun berbeda dengan Merkurius, di planet Venus terdapat Atmosfer.

7

Planet Venus memiliki radius 6.052 km dan berevolusi (mengelilingi matahari) selama 224,7 hari, lebih lambat dibandingkan planet Merkurius, dan lebih cepat dari planet Bumi. Masa rotasinya membutuhkan waktu 244 hari. Arah rotasi Venus berlawanan dengan arah rotasi planet-planet lain. Selain itu, jangka waktu rotasinya lebih lama daripada jangka waktu revolusinya dalam mengelilingi matahari.

Sama dengan Merkurius, planet Venus jelas terlihat dari Bumi. Sering dinamai Bintang Timur atau Bintang Pagi, karena terlihat kemilaunya di timur pada saat matahari terbit. Atau di bagian barat pada waktu tenggelamnya matahari, Venus pun dikenal dengan Bintang Senja, Bintang Barat, atau Bintang Kejora. Penyebab sangat mengkilapnya Venus, yaitu karena mempunyai selubung awan putih yang tebal. Awan tersebut memantulkan cahaya Matahari secara sempurna. Sebab itulah, Venus jauh lebih terang dari semua bintang di langit, kecuali Matahari. Hal lain yang menyebabkan Venus tampak secerah itu, karena posisinya lebih dekat ke Bumi dibandingkan dengan planet yang lain. Tetapi, pada kedudukan titik terdekatnya dengan Bumi, Venus malah tak terlihat karena memiliki fase seperti Bulan. Pada titik terdekat dengan Bumi, Matahari ada dibelakang Venus, oleh sebab itu muka Venus tampak gelap. Namun sebaliknya, ketika Venus menjauhi
8

Bumi, semakin besar permukaannya yang tampak. Dan ketika Venus berada diseberang Matahari, seluruh permukaannya yang menghadap ke Bumi, disinari Matahari.

STRUKTUR DALAM

Venus

seperti

kembaran

planet

Bumi,

karena

diameter

Venus

sepanjang 12.140 km, lebih kecil sedikit 616 km dibandingkan dengan bumi yang berdiameter 12.756 km. Oleh karena diselubungi oleh awan yang sangat tebal, maka hanya sedikit yang diketahui mengenai permukaannya. BAGIAN LUAR

9

Atmosfer

Venus

mengandung 97%

karbondioksida (CO2)

dan 3%

nitrogen, sehingga hampir dapat dipastikan, tidak mungkin terdapat kehidupan disana. Kandungan atmosfernya yang pekat oleh CO2, menyebabkan suhu permukaan Venus sangat tinggi akibat efek rumah kaca, yaitu berkisar 480 500°C,sehingga air pun segan berada disana. Atmosfer Venus sangat tebal dan selalu diselubungi oleh awan. Pakar astrobiologi berspekulasi, CIRI-CIRI bahwa pada lapisan awan Venus, termobakteri tertentu masih dapat melangsungkan kehidupan disana.

10

Ciri-ciri umum planet Venus adalah, sebagai berikut : 1. Nama Planet 2. Kala Rotasi 3. Kala Revolusi 4. Atmosfer 5. Satelit Alam 6. Jarak Ke Matahari 7. Diameter Planet 8. Warna Planet : Venus : 244 Hari : 224,7 Hari : Karbon Dioksida (CO2) dan Nitrogen : Tidak Ada : 108 Juta Km : 12.140 Km : Putih Kecoklat-Coklatan

9. Lambang Astronomis :

PLANET MERKURIUS

11

Planet Merkurius adalah planet terkecil dalam tata surya dan yang paling dekat dengan bintang yang bernama Matahari, dengan jarak 57,9 juta kilometer. Sedangkan, jaraknya ke planet Bumi berkisar 92 juta kilometer. Semua planet berputar pada porosnya, yang disebut dengan Rotasi. Dan bergerak mengelilingi Matahari, yang disebut gerakan orbital / BerRevolusi. Merkurius berotasi sangat lambat, yaitu 59,0 hari. Masa revolusinya tergolong cepat ialah 88,0 hari, jika dibandingkan Bumi yang membutuhkan waktu satu tahun (365,3 hari). Merkurius memiliki suhu yang sangat panas, karena terdekat dengan Matahari. Pada siang hari suhunya mencapai sekitar 430°C, akan tetapi pada malam hari suhunya menjadi sangat dingin, yakni mencapai sekitar -170°C. Kecerahan planet ini berkisar diantara -

2 sampai 5,5 dalam magnitudo, tampak namun tidak mudah terlihat, karena sudut pandangnya dengan Matahari kecil, dengan rentangan paling jauh sebesar 28,3

12

derajat, dan hanya bisa terlihat di waktu subuh atau maghrib saja dengan mata telanjang. Tidak begitu banyak yang diketahui tentang Merkurius, karena hanya satu pesawat antariksa milik NASA yang pernah mendekatinya, yaitu Mariner 10, pada tahun 1974 sampai 1975. Mariner 10 hanya berhasil memetakan sekitar 40 sampai 45 persen dari permukaan planet. Ukuran planet Merkurius hanya 27% dari ukuran besarnya Bumi. Permukaan Merkurius benjol-benjol mirip dengan permukaan bulan. Benjolanbenjolan itu muncul sebagai akibat benturan dengan meteor. Merkurius memiliki diameter 40% lebih kecil daripada Bumi, yaitu 4879,4 km, dan 40% lebih besar daripada Bulan. Meski lebih padat, ukurannya jauh lebih kecil dibandingkan bulan milik Jupiter, Ganymede, dan bulannya Saturnus, Titan. Mirip dengan Bulan, Merkurius mempunyai banyak kawah dan tidak mempunyai satelit alami serta atmosfir. Merkurius mempunyai inti besi yang menciptakan sebuah medan magnet dengan kekuatan 0.1% dari kekuatan medan magnet Bumi. Catatan paling awal Merkurius, dimulai di zaman Sumeria pada milenium ketiga sebelum masehi. Bangsa Romawi menamakan planet ini dengan salah satu nama Dewa mereka, Merkurius (dikenal sebagai Hermes pada mitologi Yunani dan Nabu pada mitologi Babilonia). Lambang astronomis untuk merkurius merupakan abstraksi dari kepala Sang Dewa Merkurius, dengan topi bersayap diatas caduceus. Bangsa Yunani pada zaman Hesiod, menamai Merkurius Stilbon dan Hermaon, karena sebelum abad kelima sebelum masehi mereka mengira, bahwa Merkurius adalah dua benda antariksa yang berbeda, yang satu hanya tampak pada saat Matahari terbit, dan satunya lagi hanya tampak pada saat Matahari terbenam. Di India, Merkurius dinamai Budha, anak dari Candra sang bulan. Pada budaya Tiongkok, Korea, Jepang, serta Vietnam, Merkurius dinamakan "bintang
13

air". Orang-orang Ibrani menamakannya Kokhav Hamah (‫" ,)כוכב חמה‬bintang dari yang panas", maksudnya Matahari. STRUKTUR DALAM

Dengan diameter sebesar 4879 km di katulistiwa, Merkurius adalah planet terkecil dari empat planet kebumian di Tata Surya. Merkurius terdiri dari 70% logam, 30% silikat, serta mempunyai kepadatan sebesar 5,43 g/cm3, hanya sedikit dibawah kepadatan Bumi. Namun, apabila efek dari tekanan gravitasi tidak dihitung, maka Merkurius lebih padat daripada Bumi dengan perbandingan kepadatan yang tidak terkompres dari Merkurius 5,3 g/cm3 dan Bumi hanya 4,4 g/cm3. Kepadatan Merkurius digunakan untuk menduga struktur di dalamnya. Kepadatan Bumi yang tinggi tercipta karena tekanan gravitasi, terutama pada bagian intinya. Namun, Merkurius jauh lebih kecil dan bagian dalamnya tidak

14

terdapat seperti Bumi, sehingga kepadatannya yang tinggi diduga, karena Merkurius memiliki inti yang besar dan kaya akan besi. Para ahli Bumi memperkirakan, bahwa inti Merkurius menempati 42 % dari volumenya (inti Bumi hanya menempati 17% dari volume Bumi). Menurut riset terbaru menyatakan, kemungkinan besar inti dari Merkurius adalah cair. Mantel setebal 600 km menyelimuti inti Merkurius dan keraknya diduga setebal 100 sampai 200 km. Permukaannya mempunyai banyak perbukitan yang kurus, beberapa mencapai ratusan kilometer panjangnya. Diduga perbukitan ini terbentuk, karena inti dan mantel Merkurius mendingin dan menciut pada saat kerak sudah membatu. Merkurius mengandung besi lebih banyak dari planet lainnya di tata surya, dan beberapa teori telah diajukan untuk menjelaskannya, yaitu :
➢ Teori yang paling luas diterima, adalah bahwa Merkuri pada awalnya

mempunyai perbandingan logam-silikat mirip dengan meteor Kondrit umumnya, mempunyai massa sekitar 2,25 kali massanya yang sekarang. Namun, pada awal sejarah tata surya, merkurius tertabrak oleh sebuah planetesimal berukuran sekitar seperenam dari massanya. Benturan tersebut telah melepaskan sebagian besar dari kerak dan mantel asli Merkurius, dan meninggalkan intinya. Proses yang sama juga telah diajukan untuk menjelaskan penciptaan dari Bulan.
➢ Teori yang lain menyatakan, bahwa Merkurius mungkin telah terbentuk

dari nebula Matahari, sebelum energi keluaran Matahari telah stabil. Merkurius pada awalnya mempunyai dua kali dari massanya yang sekarang, namun dengan mengambangnya protomatahari, suhu di sekitar merkuri dapat mencapai sekitar 2500 sampai 3500 Kelvin dan mungkin mencapai 10000 Kelvin. Sebagian besar permukaan Merkurius akan menguap pada temperatur seperti itu, membuat sebuah atmosfir "uap batu" yang mungkin tertiup oleh angin Matahari
➢ Teori ketiga mengajukan bahwa mengakibatkan tarikan pada partikel yang

darinya Merkurius akan terbentuk sehingga partikel yang lebih ringan

15

hilang

dari

materi

pengimbuhan.

Masing-masing

dari

teori

ini

memprediksikan susunan permukaan yang berbeda. Dua misi antariksa di masa datang, MESSENGER dan BepiColombo akan menguji teori-teori ini. BAGIAN LUAR

Merkurius merupakan planet yg tandus. Permukaanya berbatu-batu dan terdapat banyak kawah. Kaloris merupakan kawah terbesar di planet ini. Garis tengah Kaloris sekitar 1.300 Km. Atmosfer merkurius terdiri dari uap natrium dan kalium yg sangat tipis, sehingga kadang-kadang planet ini di anggap tidak mempunyai atmosfer. Akibatnya tidak ada udara yg menyerap panas Matahari.

16

CINCIN PLANET

Merkurius tidak memiliki, karena planet ini terdapat di bagian planet dalam pada tata surya. Yang memiliki cincin adalah planet bagian luar, seperti Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

17

CIRI-CIRI

Ciri-ciri umum Planet Merkurius adalah, sebagai berikut : 1. Nama Planet 2. Kala Rotasi 3. Kala Revolusi 4. Atmosfer 5. Satelit Alam 6. Jarak Ke Matahari 7. Diameter Planet 8. Warna Planet : Merkurius : 59,0 Hari : 88,0 Hari : Uap Natrium, Kalium Yang Tipis : Tidak ada : 57,9 Juta Km : 4,879 Km : Hitam Keputih-Putihan

9. Lambang Astronomis :

18

Ukuran Planet Merkurius Semakin Mengecil Tahun 2006 lalu, International Astronomical Union (IAU) mendegradasi Pluto dari planet menjadi sebuah planet kerdil (dwarf planet). Alasannya, dari sisi ukuran, Pluto tidak memenuhi syarat sebagai untuk disebut sebagai sebuah planet. Saat ini sistem tata surya tinggal memiliki delapan planet yang mengelilingi Matahari. Akan tetapi, dari bukti-bukti baru yang ditemukan, ke depannya bisa jadi tata surya hanya akan terdiri dari 7 buah planet saja. Dari sisi ukuran, Merkurius memang dua kali lebih besar dibanding Pluto. Namun ternyata, Merkurius, yang kini menjadi planet terkecil yang ada di tata surya itu juga semakin menciut. Peneliti memperkirakan, Merkurius memang tidak akan jadi sekecil mantan planet kesembilan milik tata surya. Akan tetapi jika ukurannya terus mengecil, IAU tentu akan mendegradasi status planet itu.

19

Susunan planet di tata surya kita Penyebab menciutnya ukuran Merkurius adalah karena inti planet itu yang terdiri dari zat besi cair terus mendingin dan memadat sehingga menciutkan ukuran planet itu dari dalam. Menurut peneliti, pergerakan ini sudah berlangsung sejak miliaran tahun yang lalu. Penciutan Merkurius juga terlihat dari foto-foto milik satelit Messenger milik NASA yang menggambarkan terjadi lipatan di kerak planet itu. Dari foto juga terungkap bahwa dulu, Merkurius punya banyak gunung berapi yang meletus. Adapun yang mematikan gunung itu adalah karena inti planet semakin dingin. “Merkurius menunjukkan pada kita berapa besar pengaruh pendinginan inti planet terhadap evolusi yang terjadi di permukaan,” kata Sean Solomon, peneliti dari Carnegie Institution for Science, di Washington, seperti dikutip dari LA Times, 28 Desember 2010.

20

Sama seperti Mars dan Bulan, Merkurius sangat berapi saat ia lahir. Namun planet itu kehilangan panasnya sejalan dengan pertumbuhannya selama sekitar 4,5 miliar tahun terakhir yang menghentikan aktivitas vulkanik di sana. Sebagai informasi, planet Bumi juga mengalami pendinginan dengan cara yang serupa. Dan dalam waktu beberapa miliar tahun mendatang, Bumi juga akan terlalu dingin untuk gunung berapi. Setelah inti bumi semakin dingin, gununggunung berapi di Bumi akan berhenti meletus.

21

PLANET MARS

Planet Mars yang terkenal dengan sebutan planet merah ini, merupakan planet bernomer urut ke-4 yang terdekat dengan Matahari. Disebut juga dengan planet merah, karena penampakannya kemerah-merahan. Nama Mars sendiri diambil dari nama Dewa perang bangsa Romawi kuno, yaitu Aries, putra dari Zeus dan Hera. Para astronom mungkin telah menghabiskan waktu yang banyak untuk mempelajari planet merah ini, sebab Mars memiliki daya tarik tertentu. Diantara planet pada gugusan tata surya, planet Mars yang memiliki kemiripan dengan planet Bumi, karena jaraknya yang relatif dekat, planet ini dapat diamati dengan jelas, tanpa awan tebal seperti planet lainnya. Memiliki jarak 228 juta kilometer dari Matahari dan berevolusi

selama 687 hari terhadap Matahari. Waktu rotasi pada porosnya, yaitu 24 jam 37 menit. Ukuran planet Mars, berdiameter 6.790 kilometer, lebih kecil dibandingkan planet Venus dan planet Bumi, dan lebih besar sedikit dari planet Merkurius.

22

Planet Mars memiliki atmosfer seperti Bumi, namun tipis, yang kandungan utamanya ialah karbon dioksida (CO2). Mempunyai 2 buah satelit alami kecil yang bernama Phobos dan Deimos, diduga merupakan asteroid yang terjebak pada gravitasi Mars. STRUKTUR DALAM

Dengan diameternya yang sepanjang 6.790 kilometer, hanya separuh dari besarnya bola Bumi. Massa planet Mars pun hanya sebesar 6.42 x 1023 kg, lebih ringan dari Bumi, yaitu 5.98 x 1024kg. Kepadatan menengahnya, ialah 3,93 g/cm³. Permukaan Mars yang dipenuhi gunung berapi raksasa seperti Olympus Mons dan lembah retakan seperti Valles marineris, menunjukan aktivitas geologis yang terus terjadi sampai yang terbaru belakangan ini. Warna merahnya berasal dari warna karat tanahnya yang kaya akan besi. Penelitian juga menemukan, bahwa sama seperti Venus, pada planet Mars tidak terdeteksi medan magnet global, atmosfernya habis terkikis ke luar angkasa. Dengan demikian, dapat dikatakan, bahwa Mars tidak memiliki 'dinamo sendiri'.
23

Diameter yang lebih dari 6.000 kilometer dan massa jenis 3,9 g/cm³, mengindikasikan, bahwa Mars mengandung silikat dan juga cukup tinggi untuk mengatakan Mars mengandung inti logam. Rotasi planet Mars selama 24 jam 37 menit, sesungguhnya memiliki inti logam yang dapat menghasilkan medan magnet. Ini terjadi, jika logam yang dihasilkannya ialah berbentuk cair. Di planet Mars, terdapat sebuah fitur unik di daerah Cydonia Mensae. Fitur ini merupakan sebuah perbukitan yang bila dilihat dari atas, nampak sebagai sebuah wajah manusia. Banyak orang yang menganggapnya sebagai sebuah bukti dari peradaban yang telah lama musnah di Mars, walaupun di masa kini telah terbukti, bahwa fitur tersebut hanyalah sebuah penampakan alam yang biasa.

24

BAGIAN LUAR

Lingkungan Mars lebih bersahabat bagi kehidupan dibandingkan keadaan Planet Venus. Namun demikian, keadaannya tidak cukup ideal untuk kehidupan manusia seperti di Bumi. Dua jenis awan di Mars adalah awan es basah (water ice clouds) dan dan awan es kering (dry ice clouds). Awan es basah pada umumnya berada disekitar puncak gunung. Sering terjadi badai es yang sangat dahsyat. Yang dapat menutupi sebagian permukaan planet ini. Tampaknya musim di planet ini mirip musim di Bumi karena inklinasinya hampir sama (Mars 25° dan Bumi 23°). Pebedaan yang mennojol adalah eksentrisitas planet ini yang 5 kali lebih besar (0,093) daripara eksentrisitas Bumi (0,017). Karena itu, pada musim panas, planet ini memposisikan kutub selatannya berada pada jarak yang sangat jauh dari Matahari, sehingga kutub selatan lebih dingin dari kutub utaranya.

25

Suhu udara planet Mars cukup rendah, yaitu -133°C dan maks 27°C. Tekanan udaranya pun rendah, 5 mmHg. Ditambah dengan komposisi udara yang sebagian besar karbon dioksida (95%), nitrogen (3%), dan argon (2%), perbandingan ini mirip dengan atmosfer Venus, menyebabkan manusia harus menggunakan alat bantu pernapasan, jika ingin tinggal di sana. Antara Mars dan Yupiter terdapat daerah yang disebut dengan sabuk asteroid, kumpulan batuan metal dan mineral. Kebanyakan asteroid-asteroid ini hanya berdiameter beberapa kilometer, dan beberapa memiliki diameter 100 km, bahkan lebih. Misi-misi ke planet merah ini, sampai pada penghujung abad ke-20, belum menemukan jejak kehidupan, meski yang amat sederhana sekalipun. Namun, para

26

peneliti tidak pernah letih dalam mempelajari lebih dalam tentang planet Mars ini. CIRI-CIRI

Ciri-ciri umum Planet Mars adalah, sebagai berikut : 1. Nama Planet 2. Kala Rotasi 3. Kala Revolusi 4. Atmosfer : Mars : 24,37 Jam : 687 Hari : Karbon Dioksida, Nitrogen, Argon

27

5. Satelit Alam 6. Jarak Ke Matahari 7. Diameter Planet 8. Warna Planet

: Phobos dan Deimos : 228 Juta Km : 6.790 Km : Merah

9. Lambang Astronomis :

PLANET YUPITER

Planet Jupiter atau Yupiter ialah planet terbesar dalam gugusan planet pada tata surya. Merupakan planet terdekat yang kelima dari Matahari, setelah Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars. Nama Jupiter sendiri berasal dari sebutan astronomi purba yang merupakan nama raja para Dewa Romawi kuno. Diameter planet Jupiter yang termasuk dalam kelompok planet besar (major planets, diantaranya : Saturnus, Uranus, dan Neptunus) ini, yaitu sepanjang

28

142.984 kilometer, lebih dari 11 kali lipat panjang diameter planet Bumi, dan sekitar 1/10 panjangnya diameter yang dimiliki oleh bintang Matahari. Dengan jarak rata-rata terhadap Matahari sejauh 778,57 juta kilometer, lebih jauh lima kali dari planet Bumi. Mengelilingi Matahari (revolusi) pada orbit sedikit elips (oval) dalam waktu 11,9 tahun (nyaris 12 tahun), yaitu sepadan dengan 4.333 hari bumi. Rotasi planet Jupiter pada porosnya lebih kecil dari Bumi dan Mars, yakni 9 jam 56 menit. Layaknya Bumi dan Mars, planet Jupiter pun memiliki Atmosfer yang sebagian besar mengandung hidrogen (H) dan helium (He), selain unsur gas lain yang lebih kecil jumlahnya. Mempunyai 16 satelit alami dengan diameter paling kecil sepanjang 10 kilometer. 4 satelit yang terbesarnya, yaitu Io, Europa, Ganymede, dan Callisto. Keempat bulan ini disebut satelit Galilea, karena ditemukan oleh pakar astronomi dunia asal Italia Galileo Galilei, lewat teleskop refraktor pertama kali ciptaannya, pada tahun 1610.

29

STRUKTUR DALAM

Planet yang berdiameter sepanjang 142.984 kilometer ini, memiliki massa yang terberat dari planet lain di tata surya, yaitu 318 kali lebih berat dari Bumi. Meski sangat berat, namun kepadatannya relatif rendah, yakni 1,33 g/cm³, lebih kecil 1/5 dari kepadatan bumi yang sebesar 5,98 g/cm³. Pada permukaan planet ini terdapat bintik merah raksasa. Oleh sebab itulah, para astronom meyakini, unsur utama planet Jupiter menyerupai Matahari, terdiri dari hidrogen dan helium, yang merupakan unsur teringan. Planet Jupiter memiliki inti yang terdiri dari unsur-unsur berat. Kemungkinan komposisi kimianya hampir menyerupai yang dimiliki oleh Bumi, namun 20 atau 30 kali lebih besarnya.

30

Di dekat pusat planet Jupiter, memiliki suhu yang jauh lebih tinggi. Suhu pada intinya mungkin bisa mencapai sekitar 24.000°C, artinya pada inti planetnya, lebih panas dari permukaan Matahari. Jupiter masih kehilangan panas yang dihasilkan, ketika menjadi sebuah planet. Kebanyakan astronom percaya, bahwa matahari, planet, dan semua bendabenda lain yang ada di dalam tata surya, terbentuk dari awan berputar, yang terdiri dari gas dan debu. Adanya gaya gravitasi partikel gas dan debu yang dikemas secara bersama-sama ke dalam awan padat dan serpihan material padat. Sekitar 4,6 miliar tahun lalu, material itu diperas bersama untuk membentuk berbagai macam benda di dalam tata surya. Kompresi material yang dihasilkan sangat panas. Begitu banyaknya panas yang dihasilkan ketika membentuk sebuah planet Jupiter. Dan Jupiter sendiri dalam hal ini, masih memancarkan sekitar dua kali lebih banyak panasnya ke angkasa, yang diterimanya dari pancaran energi sinar Matahari.

31

BAGIAN LUAR

Planet Jupiter biasanya menjadi objek tercerah keempat di langit, setelah Matahari, Bulan, dan Venus. Namun, pada saat-saat tertentu, Mars yang terlihat lebih cerah daripada Jupiter. Gaya gravitasi di permukaan planet Jupiter mencapai 2,4 kali lebih kuat daripada gravitasi di Bumi. Dengan demikian, objek yang beratnya 100 kg di Bumi, akan menjadi lebih berat sebesar 240 kg di Jupiter.

32

Suasana planet Jupiter, kandungan utamanya adalah unsur-unsur teringan, yaitu 86% hidrogen (H) dan 14% helium (He). Persentasi hidrogen ini, berdasarkan pada jumlah molekul hidrogen pada atmosfer, bukan pada jumlah massa mereka. Dan sejumlah kecil unsur-unsur lainnya, yaitu metana, amonia, phosphin, asetilena, etana, germanium, karbon monoksida, dan air. Para ilmuwan menghitung jumlah tersebut dari pengukuran yang diambil lewat teleskop dan instrumen lainnya di Bumi dan pesawat ruang angkasa. Unsur-unsur itulah yang membentuk lapisan awan warna-warni awan pada batas ketinggian yang berbeda. Awan-awan putih pada zona yang tertinggi, terbuat dari kristal amonia yang membeku. Awan dibawahnya lebih gelap, berasal dari bahan kimia lain yang terjadi pada sabuk. Dan di tingkat terendahnya yang dapat dilihat, terdapat awan biru. Para astronom berharap, dapat menemukan awan yang mengandung air sekitar 70 km dibawah awan amonia. Namun, hal tersebut tidak ditemukan, pada tingkatan awan manapun.

33

Bagian yang paling menonjol pada permukaan Jupiter adalah Great Red Spot, massa gas disana berputar membuat bentuk menyerupai badai. Diameter terluas dari tempat ini sekitar tiga kali lipat dari Bumi. Warna spot ini biasanya bervariasi, dari yang berwarna merah bata (Orange), sampai sedikit kecoklatcoklatan. Jarang terjadi tempat ini memudar sepenuhnya. Warna yang

dihasilkannya, mungkin disebabkan oleh sejumlah kecil sulfur dan fosfor yang terdapat di dalam kristal amonia. Bagian tepi Great Red Spot, bersirkulasi pada kecepatan sekitar 360 kilometer per jam. Spot tetap berada pada jarak yang sama dari garis khatulistiwa,
34

tapi bergerak hanyut perlahan menuju timur dan barat. Zona, sabuk, dan Great Red Spot, jauh lebih stabil, daripada sistem sirkulasi serupa yang ada di Bumi. Suhu pada bagian atas awan Jupiter adalah sekitar -145°C. Suhu akan mencapai 21°C "ruang suhu", pada tingkatan dimana tekanan atmosfernya sekitar 10 kali lebih besar daripada Bumi. Para ilmuwan berspekulasi, bahwa jika Jupiter memiliki kehidupan, maka kehidupan itu akan berada pada tingkatan ini. Kehidupan memerlukan udara, karena tidak ada permukaan padat di Jupiter. Seperti halnya bumi dan planet-planet lain, Jupiter memiliki sebuah magnet raksasa. Kekuatan magnet yang meluas jauh ke angkasa di wilayah sekitar planet, yang disebut dengan medan magnet.

35

Medan magnet Jupiter, 14 kali lebih kuat dari Bumi. Yang terkuat dalam tata surya, kecuali dalam hal yang berhubungan dengan bintik Matahari serta daerah-daerah kecil lainnya pada permukaan Matahari. Medan magnet Jupiter terperangkap dalam elektron, proton, dan partikel bermuatan listrik lainnya dalam sabuk radiasi disekitar planet ini. Begitu kuatnya partikel ini, sehingga dapat merusak instrumen operasi pesawat ruang angkasa yang berada dekat dengan planet ini. Dalam sebuah ruang yang disebut magnetosfer, medan magnet Jupiter berfungsi sebagai sebagai perisai. Melindunginya dari angin Matahari, aliran yang bermuatan partikel yang terus menerus dari Matahari. Sebagian besar partikel, elektron, dan proton bepergian pada kecepatan sekitar 500 kilometer per detik. Partikel yang bermuatan, terperangkap dalam sabuk radiasi, dan memasuki magnetosfer di dekat kutub medan magnet. Pada jaraknya yang terjauh dari

36

matahari, magnetosfer membentang keluar menjadi ekor magnetik yang sangat besar, yaitu sejauh ± 700 juta kilometer. Gelombang radio dari Jupiter, mencapai teleskop radio Bumi dalam dua bentuk, yaitu semburan energi radio dan radiasi terus-menerus. Semburan kuat terjadi, saat Io, yang merupakan satelit terdekat dari empat bulan Jupiter yang besar lainnya, melewati daerah-daerah tertentu di medan magnet planet ini. Radiasi terjadi terus-menerus yang berasal dari permukaan Jupiter, serta dari energi partikel tinggi pada sabuk radiasinya.

SATELIT

37

Jupiter memiliki 16 satelit (menurut NASA, menurut Wikipedia 63 satelit, gak tahu dech mana yang bener???) yang ukuran diameter terkecilnya, ialah 10 kilometer. Empat satelit terbesarnya disebut satelit Galilea, adalah Io, Europa, Ganymede, dan Callisto, yang menampakkan kemiripannya dengan planet kebumian, seperti gunung berapi dan inti yang panas. Ganymede, yang merupakan satelit terbesar di tata surya, berukuran lebih besar dari planet Merkurius, diameternya 5.268 km. Callisto, berdiameter 4.806 km, sedikit lebih kecil dari Merkurius. Keduanya terdiri dari es dan beberapa material batuan, serta memiliki banyak kawah.
38

Io memiliki banyak gunung berapi aktif, yang menghasilkan gas yang mengandung belerang, diameternya sebesar 3.930 km. Permukaan kuning-oranye dari Io, kemungkinan sebagian besar terdiri dari belerang padat yang diendapkan oleh letusan. Europa memiliki peringkat terkecil dari satelit Galilea, dengan

39

diameter 3.130 km, memiliki retak halus dan permukaan es.

Satelit Jupiter lainnya yang jauh lebih kecil dari bulan Galilea, yaitu Amalthea dan Himalia, yang merupakan urutan terbesar berikutnya. Amalthea berbentuk seperti kentang, sekitar 262 kilometer dalam dimensi panjang. Himalia 170 kilometer diameternya. Satelit sisanya ditemukan oleh para astronom menggunakan teleskop besar Bumi. Mereka menemukan Metis dan Adrastea pada tahun 1979, dengan mempelajari gambar-gambar yang telah diambil oleh pesawat ruang angkasa Voyager. CINCIN PLANET

Jupiter memiliki tiga cincin tipis di sekitar khatulistiwanya. Lebih redup daripada cincin Saturnus. Cincin Jupiter sebagian besar tampaknya terdiri dari partikel-partikel debu halus. Cincin utamanya, tebalnya sekitar ± 30 km, dan lebarnya lebih dari 6.400 kilometer. Lingkaran cincin planet Jupiter ini, berada dalam orbit Amalthea.

40

CIRI - CIRI

Ciri-ciri umum Planet Jupiter adalah, sebagai berikut : 1. Nama Planet 2. Kala Rotasi : Jupiter : 9,56 Jam

41

3. Kala Revolusi 4. Atmosfer 5. Satelit Alam 6. Jarak Ke Matahari 7. Diameter Planet

: 11,9 Tahun : Hidrogen, Helium, Metana, Amonia, Phosphin, : 16 atau 63 Satelit, Diantaranya : Ganymede, Callisto, Io, : 778,57 Juta Km : 142.984 Km

Asetilena, Etana, Germanium, Karbon Monoksida, Air Europa, Amalthea, Himalia, Metis, Adrastea

8. Warna Planet : Orange Kecoklat-coklatan 9. Lambang Astronomis :

PLANET SATURNUS

Saturnus adalah sebuah planet di tata surya yang dikenal juga sebagai planet bercincin. Jarak Saturnus sangat jauh dari Matahari, karena itulah Saturnus tampak tidak terlalu jelas dari Bumi. Saturnus berevolusi dalam waktu 29,46 tahun. Setiap 378 hari, Bumi, Saturnus, dan Matahari akan berada dalam satu

42

garis lurus. Selain berevolusi, Saturnus juga berotasi dalam waktu yang sangat singkat, yaitu 10 jam 14 menit. Saturnus memiliki kerapatan yang rendah karena sebagian besar zat penyusunnya berupa gas dan cairan. Inti Saturnus diperkirakan terdiri dari batuan padat denganatmosfer tersusun atas gas amonia dan metana, hal ini tidak memungkinkan adanya kehidupan di Saturnus. Cincin Saturnus sangat unik, terdiri beribu-ribu cincin yang mengelilingi planet ini. Bahan pembentuk cincin ini masih belum diketahui. Para ilmuwan berpendapat, cincin itu tidak mungkin terbuat dari lempengan padat karena akan hancur oleh gaya sentrifugal. Namun, tidak mungkin juga terbuat dari zat cair karena gaya sentrifugal akan mengakibatkan timbulnya gelombang. Jadi, sejauh ini, diperkirakan yang paling mungkin membentuk cincin-cincin itu adalah bongkahan-bongkahan es meteorit. Hingga 2006, Saturnus diketahui memiliki 56 buah satelit alami. Tujuh diantaranya cukup masif untuk dapat runtuh berbentuk bola di bawah gaya gravitasinya sendiri. adalah Mimas, Enceladus, Tethys, Dione, Rhea, Titan (Satelit ukuran lebih besar dari planet Merkurius), dan Iapetus. BENTUK FISIK Saturnus memiliki bentuk yang diratakan di kutub, dan dibengkakkan keluar disekitarkhatulistiwa. Diameter khatulistiwa Saturnus sebesar 120.536 km (74.867 mil) dimana diameter dari Kutub Utara ke Kutub Selatan sebesar 108.728 km (67.535 mil), berbeda sebesar 9%. Bentuk yang diratakan ini disebabkan oleh rotasinya yang sangat cepat, merotasi setiap 10 jam 14 menit waktu Bumi. Saturnus adalah satu-satunya Planet ditata surya yang massa jenisnya lebih sedikit daripada air. Walaupun inti Saturnus memiliki massa jenis yang lebih besar daripada air, planet ini memiliki atmosfer yang mengandung gas, sehingga massa jenis relatif planet ini sebesar is 0.69 g/cm³ (lebih sedikit daripada air), sebagai hasilnya, jika Saturnus diletakan diatas kolam yang penuh air, Saturnus akan mengapung.. terbesar Mereka dengan

43

ATMOSFER KOMPOSISI Bagian luar atmosfer Saturnus terbuat dari 96.7% hidrogen dan

3% helium, 0.2%metana dan 0.02% amonia. Pada atmosfer Saturnus juga terdapat sedikit kandunganasetilena, etana dan fosfin.

AWAN Awan Saturnus, seperti halnya Yupiter, merotasi dengan kecepatan yang berbeda-beda bergantung dari posisi lintangnya. Tidak seperti Yupiter, awan Saturnus lebih redup dan awan Saturnus lebih lebar di khatulistiwa. Awan terendah Saturnus dibuat oleh air es, dan dengan ketebalan sekitar 10 kilometer. Temperatur Saturnus cukup rendah, dengan suhu 250 K (-10°F, -23°C). Awan diatasnya, memiliki ketebalan 80 50 kilometer, terbuat dari es amonium dibuat dan dari 270 hidrogensulfida (simbol kimia: NH4HS), dan diatas awan tersebut terdapat awan es amonia dengan ketebalan kilometer. tebalnya Bagian sekitar teratas 200 gashidrogen dan helium, dimana

kilometer. Aurora juga diketahui terbentuk di mesosfer Saturnus.[10] Temperatur di awan bagian atas Saturnus sangat rendah, yaitu sebesar 98 K (-283 °F, -175 °C). Temperatur di awan bagian dalam Saturnus lebih besar daripada yang diluar karena panas yang diproduksi di bagian dalam Saturn.[11] Angin Saturnus merupakan salah satu dari angin terkencang di Tata Surya, mencapai kecepatan 500 m/s (1.800 km/h, 1.118 mph), yang jauh lebih cepat daripada angin yang ada di Bumi.

44

Awan heksagonal kutub utara yang pertama dideteksi oleh Voyager 1 dan akhirnya dipastikan oleh Cassini. Pada Atmosfer Saturnus juga terdapat awan berbentuk lonjong yang mirip dengan awan berbentuk lonjong yang lebih jelas yang ada di Yupiter. Titik lonjong ini adalah badai besar, mirip dengan angin taufan yang ada di Bumi. Pada tahun 1990, Teleskop Hubble mendeteksi awan putih didekat khatulistiwa Saturnus. Badai seperti tahun 1990 diketahui dengan nama Bintik Putih Raksasa, badai unik Saturnus yang hanya ada dalam waktu yang pendek dan muncul setiap 30 tahun waktu Bumi. Bintik Putih Raksasa juga ditemukan tahun 1876, 1903, 1933, dan tahun 1960. Jika lingkaran konstan ini berlanjut, diprediksi bahwa pada tahun 2020 bintik putih besar akan terbentuk kembali. Pesawat angkasa Voyager 1 mendeteksi awan heksagonal didekat kutub utara Saturnus sekitar bujur 78° utara. Cassini-Huygens nantinya mengkonfirmasi hal ini tahun 2006. Tidak seperti kutub utara, kutub selatan tidak menunjukan bentuk awan heksagonal dan yang menarik, Cassini menemukan badai mirip dengan siklon tropis terkunci di kutub selatan dengan dinding mata yang jelas. Penemuan ini mendapat catatan karena tidak ada planet lain kecuali Bumi di tata surya yang memiliki dinding mata. INTI PLANET

45

Inti Planet Saturnus mirip dengan Yupiter. Planet ini memiliki inti planet di pusatnya dan sangat panas, temperaturnya mencapai 15.000 K(26.540 °F, 14.730 °C). Inti Planet Saturnus sangat panas dan inti planet ini meradiasi sekitar 21/2 kali lebih panas daripada jumlah energi yang diterima Saturnus dari Matahari.
[11]

Inti Planet Saturnus sama besarnya dengan Bumi, namun jumlah massa

jenisnya lebih besar. Diatas inti Saturnus terdapat bagian yang lebih tipis yang merupakan hidrogen metalik, sekitar 30.000 km (18.600 mil). Diatas bagian tersebut terdapat daerah liquid hidrogen dan helium.[15] Inti planet Saturnus berat, dengan massa sekitar 9 sampai 22 kali lebih dari massainti Bumi. MEDAN GAYA Saturnus memiliki medan gaya alami yang lebih lemah dari Yupiter. Medan gaya Saturnus unik karena porosnya simetrikal, tidak seperti planet lainnya. Saturnus menghasilkan gelombang radio, namun mereka terlalu lemah untuk dideteksi dari Bumi. Bulan dari Saturnus, Titanmengorbit di bagian luar medan gaya Saturnus dan memberikan keluar plasma terhadap daerah dari partikel dari atmosfer Titan yang yang diionisasi. ROTASI DAN ORBIT

46

Animasi awan heksagonal Saturnus. Jarak antara Matahari dan Saturnus lebih dari 1.4 milyar km, sekitar 9 kali jarak antara Bumi danMatahari. Perlu 29,46 tahun Bumi untuk Saturnus untuk mengorbit Matahari yang diketahui dengan nama periode orbit Saturnus. Saturnus memiliki periode rotasi selama 10 jam 14 menit waktu Bumi. Namun, Saturnus tidak merotasi dalam rata-rata yang konstan. Periode rotasi Saturnus tergantung dengan kecepatan rotasi gelombang radio yang dikeluarkan oleh Saturnus. Pesawat angkasa Cassini-Huygens menemukan bahwa emisi radio melambat, dan periode rotasi Saturnus meningkat. Tidak diketahui hal apa yang menyebabkan gelombang radio melambat. CINCIN SATURNUS Saturnus terkenal karena cincin di planetnya, yang menjadikannya sebagai salah satu obyek dapat dilihat yang paling menakjubkan dalam sistem tata surya. SEJARAH Cincin itu pertama sekali dilihat oleh Galileo Galilei pada

tahun 1610 dengan teleskopnya, tetapi dia tidak dapat memastikannya. Dia

47

kemudian menulis kepada adipati Toscana bahwa "Saturnus tidak sendirian, tetapi terdiri dari tiga yang hampir bersentuhan dan tidak bergerak. Cincin itu tersusun dalam garis sejajar dengan zodiak, dan yang ditengah (Saturnus) adalah tiga kali besar yang lurus (penjuru cincin)". Dia juga mengira bahwa Saturnus memiliki "telinga." Pada tahun 1612 sudut cincin menghadap tepat pada bumi dan cincin tersebut akhirnya hilang, dan kemudian pada tahun 1613 cincin itu muncul kembali, yang membuat Galileo bingung. Persoalan cincin itu tidak dapat diselesaikan sehingga 1655 oleh Christian Huygens, yang menggunakan teleskop yang lebih kuat daripada teleskop yang digunakan Galileo. Pada tahun 1675 Giovanni Domenico Cassini menentukan bahwa cincin Saturnus sebenarnya terdiri dari berbagai cincin yang lebih kecil dengan ruang antara mereka, bagian terbesar dinamakan Divisi Cassini. Pada tahun 1859, James Clerk Maxwell menunjukan bahwa cincin tersebut tidak padat, namun terbuat dari partikel-partikel kecil, yang mengorbit Saturnus sendirisendiri, dan jika tidak, cincin itu akan tidak stabil atau terpisah.James Keeler mempelajari cincin itu menggunakan spektrometer tahun 1895 yang membuktikan bahwa teori Maxwell benar.

BENTUK FISIK CINCIN SATURNUS

48

Saturnus yang terlihat dari pesawat angkasa Cassini tahun 2007. Cincin Saturnus tersebut dapat dilihat dengan menggunakan teleskop modern berkekuatan sederhana atau dengan teropong berkekuatan tinggi. Cincin ini menjulur 6.630 km hingga 120.700 km atas khatulistiwa Saturnus, dan terdiri daripada bebatuan silikon dioksida, oksida besi, dan partikel es dan batu. Terdapat dua teori mengenai asal cincin Saturnus. Teori pertama diusulkan oleh Édouard Roche pada abad ke-19, adalah cincin tersebut merupakan bekas bulan Saturnus yang orbitnya datang cukup dekat dengan Saturnus sehingga pecah akibat kekuatan pasang surut. Variasi teori ini adalah bulan tersebut pecah akibat hantaman dari komet atau asteroid. Teori kedua adalah cincin tersebut bukanlah dari bulan Saturnus, tetapi ditinggalkan dari nebulaasal yang membentuk Saturnus. Teori ini tidak diterima masa kini disebabkan cincin Saturnus dianggap tidak stabil melewati periode selama jutaan tahun, dan dengan itu dianggap baru terbentuk. Sementara ruang terluas di cincin, seperti Divisi Cassini dan Divisi Encke, dapat dilihat dari Bumi,Voyagers mendapati cincin tersebut mempunyai struktur seni yang terdiri dari ribuan bagian kecil dan cincin kecil. Struktur ini dipercayai terbentuk akibat tarikan graviti bulan-bulan Saturnus melalui berbagai cara. Sebagian bagian dihasilkan akibat bulan kecil yang lewat sepertiPan, dan banyak
49

lagi bagian yang belum ditemukan, sementara sebagian cincin kecil ditahan oleh medan gravitas satelit penggembala kecil seperti Prometheus dan Pandora. Bagian lain terbentuk akibat resonansi antara periode orbit dari partikel di beberapa bagian dan bahwa bulan yang lebih besar yang terletak lebih jauh, pada Mimas terdapat divisi Cassini melalui cara ini, justru lebih berstruktur dalam cincin sebenarnya terdiri dari gelombang berputar yang dihasilkan oleh gangguan gravitas bulan secara berkala. JARI - JARI

Jari-jari di cincin Saturnus, difoto oleh pesawat angkasa Voyager 2. Voyager menemukan suatu bentuk seperti ikan pari di cincin Saturnus yang disebut jari-jari. Jari-jari tersebut terlihat saat gelap ketika disinari sinar matahari, dan terlihat terang ketika ada dalam sisi yang tidak diterangi sinar matahari. Diperkirakan bahwa jari-jari tersebut adalah debu yang sangat kecil sekali yang naik keatas cincin. Debu itu merotasi dalam waktu yang sama denganmagnetosfer planet tersebut, dan diperkirakan bahwa debu itu memiliki

50

koneksi denganelektromagnetisme. Namun, alasan utama mengapa jari-jari itu ada masih tidak diketahui. Cassini menemukan jari-jari tersebut 25 tahun kemudian. Jari-jari tersebut muncul dalam fenomena musiman, menghilang selama titik balik matahari. BULAN

Titan, salah satu satelit milik Saturnus

Saturnus memiliki 59 bulan, 48 diantaranya memiliki nama. Banyak bulan Saturnus yang sangat kecil, dimana 33 dari 50 bulan memiliki diameter lebih kecil dari 10 kilometer dan 13 bulan lainnya memiliki diameter lebih kecil dari 50 km. 7 bulan lainnya cukup besar untuk, dimana bulan tersebut adalah Titan,Rhea, Iapetus, Dione, Tethys, Enceladus dan Mimas. Titan adalah bulan terbesar, lebih besar dari planetMerkurius dan satu-satunya bulan di atmosfir yang memiliki atmosfir yang tebal. Hyperion dan Phoebe adalah bulan terbesar lainnya, dengan diameter lebih besar dari 200 km.

51

Di Titan, bulan terbesar Saturnus, bulan Desember tahun 2004 dan bulan Januari tahun 2005 banyak foto Titan diambil oleh Cassini-Huygens. 1 bagian dari satelit ini, yaitu Huygens mendarat di Titan. EKSPLORASI ➢ ZAMAN KUNO DAN OBSERVASI Saturnus telah diketahui sejak zaman prasejarah. Pada zaman kuno, planet ini adalah planet terjauh dari 5 planet yang diketahui di tata surya (termasuk Bumi) dan merupakan karakter utama dalam berbagai mitologi. Pada mitologi Kekaisaran Romawi, Dewa Saturnus, dimana nama Planet ini diambil dari namanya, adalah dewa pertanian dan panen. Orang Romawi menganggap Saturnus sama dengan Dewa Yunani Kronos. Orang Yunani mengeramatkan planet terluar untuk Kronos, dan orang Romawi mengikutinya. Pada astrologi Hindu, terdapat 9 planet dimana Tata Surya diketahui dengan nama Navagraha. Saturnus, salah satu dari mereka, diketahui dengan nama "Sani" atau "Shani," hakim dari semua Planet, dan menentukan seluruhnya menurut kelakuan baik atau buruk yang mereka lakukan. Kebudayaan Tiongkok dan Jepang kuno menandakan Saturnus sebagai bintang Bumi ( 土 星 ). Hal ini berdasarkan 5 elemen yang secara tradisional digunakan untuk mengklasifikasikan elemen alami. Orang Ibrani kuno menyebut Saturnus dengan nama "Shabbathai".Malaikatnya adalah Cassiel. Kepintarannya, atau jiwa bermanfaat, adalah Agiel (layga), dan jiwanya (jiwa gelap) adalah Zazel (lzaz). OrangTurki Ottoman dan orang Melayu menamainya "Zuhal", berasal dari bahasa Arab ‫.زحل‬ Cincin Saturnus membutuhkan paling sedikit teleskop dengan diameter 75 mm untuk menemukannya dan cincin tersebut tidak diketahui sampai ditemukan oleh Galileo Galilei tahun 1610. Galileo sempat bingung dengan cincin Saturnus dan mengira bahwa Saturnus bertelinga. Christian Huygens menggunakan teleskop dengan perbesaran yang lebih besar dan ia menemukan bahwa cincin itu adalah cincin Saturnus. Huygens juga menemukan bulan dari Saturnus, Titan. Tidak lama, Giovanni Domenico Cassini menemukan 4 bulan

52

lainnya,Iapetus, Rhea, Tethys dan Dione.

Pada

tahun 1675,

Cassini

juga

menemukan celah yang disebut dengan divisi Cassini. Tidak ada penemuan lebih lanjut sampai tahun 1789 ketika William Herschel menemukan 2 bulan lagi, Mimas dan Enceladus. BulanHyperion, yang memiliki resonansi orbit dengan Titan, ditemukan tahun 1848 oleh tim dari Britania Raya. Pada tahun 1899, William Henry Pickering menemukan satelit Phoebe. Selama abad ke-20, penelitian terhadap Titan mengakibatkan adanya konfirmasi pada tahun 1944 bahwa Titan memiliki atmosfer yang tebal, dimana Titan menjadi bulan yang unik diantara bulan di Tata Suryalainnya. PIONEER 11
➢ Saturnus dikunjungi oleh Pioneer 11 pada bulan September tahun 1979.

Pioner 11 terbang 20.000 kilometer dari ujung awan Saturnus. Gambar Saturnus dan beberapa bulannya dengan resolusi rendah didapat. Resolusi gambar tersebut tidak bagus untuk melihat fitur permukaan. Pesawat udara juga mempelajari cincin Saturnus, diantara penemuan-penemuan, terdapat penemuan cincin-F dan fakta bahwa celah gelap di cincin terang jika dilihat kearah matahari, dalam kata lain, mereka bukan material kosong. Pioneer 11 juga mengukur temperatur Titan. VOYAGER ➢ Pada bulan November tahun 1980, Voyager 1 mengunjungi sistem

Saturnus. Pesawat ini mengirim kembali gambar Planet, cincin dan satelitnya dalam resolusi besar. Fitur permukaan berbagai bulan dilihat pertama kali. Voyager 1 melakukan penerbangan dekat dengan Titan, dan meningkatkan pengetahuan manusia atas Titan, selain itu, Voyager 1 juga membuktikan bahwa atmosfir Titan tidak dapat dilalui dalam panjang gelombang yang dapat dilihat, sehingga, tidak ada detail tentang permukaan Titan. ➢ 1 tahun kemudian, pada bulan August tahun 1981, Voyager 2 melanjutkan penelitian sistem Saturnus. Lebih banyak foto bulan-bulan Saturnus jarak

53

dekat

yang

didapat.

Namun

terjadi

ketidakberuntungan,

selama

penerbangan, kamera satelit tersangkut untuk beberapa hari, dan beberapa pengambilan gambar yang direncanakan hilang. Graviti Saturnus digunakan untuk mengarahkan lintasan pesawat angkasa tersebut menuju Uranus. ➢ Satelit tersebut menemukan dan memperjelas beberapa satelit baru yang mengorbit didekat cincin Saturnus. Mereka juga menemukan celah kecil Maxwell dan Keeler (celah seluas 42 km di cincin Saturnus). CASSINI

Gambaran Artis tentang Cassini yang sedang mengorbit Saturnus.

54

Posisi-posisi Saturnus: 2001-2029

Pada tanggal 1 Juli 2004, pesawat angkasa Cassini–Huygens melakukan manuver SOI (Saturn Orbit Insertion) dan memasuki orbit sekitar Saturnus. Sebelum SOI, Cassini telah mempelajari sistem ini. Pada bulan Juni tahun 2004, Cassini telah melakukan penerbangan dekat ke Phoebe, dan memberikan data dan gambar dengan resolusi besar. Penerbangan Cassini ke bulan terbesar Titan telah menangkan gambar danau besar dan pantai serta beberapa pulau dan pegunungan. Cassini menyelesaikan 2 penerbangan Titan sebelum mengeluarkan satelit Huygens pada tanggal 25 Desember 2004. Huygens turun ke permukaan Titan pada tanggal 14 Januari 2005, mengirim data selama turun ke atmosfir dan pendaratan. Selama tahun 2005, Cassini melakukan beberapa penerbangan ke Titan dan satelit yang mengandung es. Penerbangan Cassini ke Titan yang terakhir dijadwalkan pada tanggal 19 Juli2007.

55

Sejak awal tahun 2005, ilmuan telah meneliti tentang petir di Saturnus, yang ditemukan oleh Cassini. Kekuatan petir di Saturnus diperkirakan 1000 kali lebih besar daripada petir di Bumi. Para ilmuan percaya bahwa badai ini adalah badai terkuat yang pernah terlihat. Pada tanggal 10 Maret 2006, NASA melaporkan bahwa, melalui gambar, satelit Cassini menemukan fakta-fakta tentang cairan air yang meletus di geiser di salah satu bulan Saturnus,Enceladus. Gambar tersebut juga menunjukan partikel air di cairan tersebut dipancarkan oleh pancaran es. Menurut Dr. Andrew Ingersoll dari Institut Teknologi California, "Bulan lainnya di tata surya memiliki samudera cairan air yang ditutup oleh es. Apa yang berbeda disini adalah bahwa cairan air tidak akan lebih dari 10 meter dibawah permukaan." Pada tanggal 20 September 2006, sebuah foto dari satelit Cassini menemukan cincin Saturnus yang belum ditemukan, diluar cincin utama Saturnus yang lebih bercahaya dan didalam cincin G dan E. Cincin ini merupakan hasil dari tabrakan meteor dengan 2 bulan Saturnus. Pada bulan Juli tahun 2006, Cassini melihat bukti pertama danau hidrokarbon didekat kutub utara Titan, yang dikonfirmasi pada bulan Januari tahun 2007. Pada bulan Maret tahun 2007, beberapa gambar didekat kutub utara Titan menemukan "lautan" hidrokarbon, yang terbesar dimana besarnya hampir sebesar Laut Kaspia. Pada tahun 2006, satelit itu telah menemukan dan mengkonfirmasi 4 satelit baru. Misi utama satelit ini akan berakhir tahun 2008 ketika pesawat angkasa akan diperkirakan menyelesaikan 74 misi mengelilingi orbit disekitar planet. Namun satelit itu diperkirakan baru menyelesaikan setidak-tidaknya satu misi.

PENGLIHATAN PALING BAIK Saturnus adalah planet terjauh dari 5 planet yang paling mudah dilihat dengan mata telanjang, dan 4 planet lainnya adalah Merkurius, Venus,Mars, dan Yupiter (Uranus dan 4 Vesta terlihat dengan mata telanjang ketika langit

56

gelap), dan planet terakhir yang diketahui oleh astronom awal sampai Uranus ditemukan tahun 1781. Saturnus muncul dalam penglihatan mata telanjang pada saat langit malam sebagai titik terang dan berwarna kuning. Bantuan optik (teleskop) perlu diperbesar setidak-tidaknya 20X untuk melihat cincin Saturnus bagi banyak orang.

PLANET URANUS

57

Uranus adalah planet ketujuh dari Matahari dan planet yang terbesar ketiga dan terberat keempat dalam Tata Surya. Ia dinamai dari nama dewa langit Yunani kuno Uranus(Οὐρανός) ayah dari Kronos (Saturnus) dan kakek dari Zeus (Jupiter). Meskipun Uranus terlihat dengan mata telanjang seperti lima planet klasik, ia tidak pernah dikenali sebagai planet oleh pengamat dahulu kala karena redupnya dan orbitnya yang lambat. SirWilliam Herschel mengumumkan penemuannya pada tanggal 13 Maret 1781, menambah batas yang diketahui dari Tata Surya untuk pertama kalinya dalam sejarah modern. Uranus juga merupakan planet pertama yang ditemukan dengan menggunakan teleskop. Uranus komposisinya sama dengan Neptunus, dan keduanya mempunyai komposisi yang berbeda dari raksasa gas yang lebih besar, Jupiter dan Saturn. Karenanya, para astronom kadang-kadang menempatkannya dalam kategori yang berbeda, "raksasa es". Atmosfer Uranus, yang sama dengan Jupiter dan Saturnus karena terutama terdiri dari hidrogen danhelium, mengandung banyak "es" seperti air, amonia dan metana, bersama dengan jejakhidrokarbon. Atmosfernya itu adalah atmofer yang terdingin dalam Tata Surya, dengan suhu terendah 49 K (−224 °C). Atmosfer planet itu punya struktur awan berlapis-lapis dan kompleks, dan dianggap bahwa awan terendah terdiri atas air, dan lapisan awan

58

teratas diperkirakan terdiri dari metana. Kontras dengan itu, interior Uranus terutama terdiri atas es dan bebatuan. Seperti planet raksasa lain, Uranus mempunyai sistem cincin, magnetosfer serta banyakbulan. Sistem Uranian konfigurasinya unik di antara planet-planet karena sumbu rotasimiring ke sampingnya, hampir pada bidang revolusinya mengelilingi Matahari. Sehingga, kutub utara dan selatannya terletak pada tempat yang pada banyak planet lain merupakan ekuator mereka. Dilihat dari Bumi, cincin Uranus kadang nampak melingkari planet itu seperti sasaran panah dan bulan-bulannya mengelilinginya seperti jarum-jarum jam, meskipun pada tahun 2007 dan 2008 cincin itu terlihat dari tepi. Tahun 1986, gambar dariVoyager 2 menunjukkan Uranus sebagai planet yang nampak tidak berfitur pada cahaya tampak tanpa pita awan atau badai yang diasosiasikan dengan raksasa lain.[15] Akan tetapi, pengamat di Bumi melihat tanda-tanda perubahan musim dan aktivitas cuaca yang meningkat pada tahun-tahun belakangan bersamaan dengan Uranus mendekatiekuinoksnya. Kecepatan angin di planet Uranus dapat mencapai 250 meter per detik (900 km/jam, 560 mil per jam)

PLANET NEPTUNUS

59

Neptunus merupakan planet terjauh (kedelapan) jika ditinjau dari Matahari. Neptunus memiliki jarak rata-rata dengan Matahari sebesar 4.450 juta km. Neptunus memiliki diameter mencapai 49.530 km dan memiliki massa 17,2 massa Bumi. Periode rotasi planet ini adaah 16,1 jam., sedangkan periode revolusi adalah 164,8 tahun. Bentuk planet ini mirip dengan Bulan dengan permukaan terdapat lapisan tipis silikat. Komposisi penyusun planet ini adalah besi dan unsur berat lainnya. Planet Neptunus memiliki 8 buah satelit, di antaranya Triton, Proteus, Nereid, dan Larissa. Permukaan di Merkurius adalah lebih kurang sama dengan permukaan Bulan, contohnya kawah-kawah asteroid dan tebing yang puluhan kilometer tingginya. Di permukaan Merkurius, matahari kelihatan dua setengah kali ganda lebih daripada ukurannya di Bumi. Namun, disebabkan ketiadaan atmosfer, cahaya tidak dapat diserakkan. Akibatnya, langit kelihatan gelap seperti di angkasa lepas. Di permukaan Merkurius juga, Venus dan Bumi kelihatan seperti bintang yang sangat cerah.

60

SUSUNAN

SUSUNAN TATA SURYA

61

Susunan tata surya terdiri atas sebuah matahari, planet-planet, satelit, komet, asteroid, dan mateorid. Anggota tata surya beredar atau berevolusi mengelilingi matahari dengan lintasanedar berupa elips.Dalam setiap revolusinya anggota tata surya pada suatu saat berada dekat dengan matahari. Titik terdekat dengan matahari disebut perihelium. Namun pada suatu saat berada jauh dengan matahari. Titik terjauh disebut aphelium. ANGGOTA TATA SURYA A. MATAHARI Matahari adalah sebuah bintang yang terdekat dengan bumi. Jarak rata-rata bumi ke matahari adalah 149.600.000. Jarak ini disebut sebagai satu satuan astronomi (SA atau AU=astronomigal unit). Dalam tata surya, matahari merupakan pusat dan penggerak anggota-anggotanya. Karena pengaruh gaya gravitasi matahari, semua planet dan benda-benda langit lainnya beredar mengelilingi matahari. Matahari berotasi pada sumbunya dengan arah rotasi sesuai dengan arah rotasi sebagian besar planet dan satelit. Periode rotasi pada

62

bagian ekuator matahari adalah sekitar 34 hari, sedangkan rotasi dikutubnya memerlukan waktu sekitar 27 hari. Perbedaan itu dikarenakan matahari berbentuk gas, sehingga bagian ekuator dan bagian kutubnya mempunyai gerak yang berbeda. Sumber panas dan cahaya matahari berasal dari reaksi fusi, yaitu penggabungan inti-inti unsur hidrogen dan unsur helium pada suhu yang sangat tinggi. Suhu di pusat matahari adalah sekitar 35 juta derajat Celcius. Suhu dipermukaan matahari adalah sekitar 6000 derajat Celcius. Panas inilah yang dipangarkan ke ruang angkasa. B. PLANET Kedudukan planet-planet dangan bintang-bintang tidak tetap. Setiap planet mampunyai periode rotasi dan revolusi yang berbeda-beda.

MERKURIUS

Merkurius adalah planet terdekat dengan matahari. Jarak antara merkurius dengan mataharin tidak tetap, kadang menempati jarak terdekat, kadang juga berada pada jarak terjauh dengan matahari. Jarak rata-rata dengan matahari adalah 57,9 juta km. Secara fisik, diameter Mermurius mengapain4.879 km. Waktu yang

63

digunakan untuk melakukan satu kali putaran pada porosnya (periode rotasi) adalah 58,6 hari. Volume merkurius adalah sekitar 0,055 kali massa Bumi. Bentuk planet ini mirip Bulan, dengan permukaan berupa lapisan tipis silikat. Komposisi pembentuk planet initerdiri atas besi dan unsur berat lain. Suhu pada siang hari planet Merkurius C, sedangkan suhu pada malam hari . VENUS

Venus adalah planet terdekat kedua dari Matahari. Venus memiliki jarak terhadap matahari tidak tetap. Jarak rata-rata antara Venus dengan matahari adalah 108 juta km. Diameter Venus mencapai 12.100 km, sedangkan massanya sekitar 0,815 kali massa bumi. Periode rotasinya adalah 243,2 hari, sedangkan periode revolusinya adalah 225 hari. Bentuk planet ini mirip Bumi dengan permukaan berupa awan tebal dengan suhu permukaan C. Komposisi pembentuk planet ini terdiri atas besi dan unsur berat lain.

BUMI

64

Bumi adalah planet terdekat ketiga matahari. Jarak rata-rata Bumi dengan Matahari adalah 150 juta km. Diameter bumi adalah 12.760 km. Periode rotasinya adalah 24 hari, sedangkan pariode revolusinya 365,25 hari. Suhu rata-rata permukaan bumi C. Bumi memiliki massa x kg dengan volume sebesar 1,08 x km . Bumi terdiri dari tiga bagian udara, air, dan bagian padat (atmosfer, hidrosfer, dan kitosfer). Udara yang mengelilingi Bumi terdiri dari 78% nitrogen, 21% oksigen, dan 1% gas-gas lain. Air di Bumi hampir 96% tersusun dari hidrogen dan oksigen. Bagian gunung berapi, batuan endapan, dan batuan metamorfik serta tanah. Bumi memiliki 1 buah satelit.

MARS

65

Mars merupakan planet keempat dalam urutan tata surya. Jarak rata-rata dari matahari adalah 228 juta km. Diameter Mars mengapai 6.780 km, sedangkan massanya 0,11 kali massa bumi. Periode rotasinya 24,6 jam, sedangkan periode revolusinya adalah 687 hari. Bentuk planet ini mirip Bumi dengan atmosfer mengandung CO , sedikit N , Ar, CO, Ne, Kr, dan Xe. Pada musim dingin suhu di plnet ini mencapai C, sedangkan pada musim panas suhunya mencapai C. Jumlah satelit Mars adalah 2.

YUPITER

66

Jupiter adalah planet terbesar dalam tata surya. Mempunyai jarak rata-rata dari matahari 778,3 juta km. Diameternya 14.980 km dan memiliki massa 318 kali massa bumi. Periode rotasinya 9,8 jam, sedangkan periode revolusinya adalah 11,86 tahun. Atmosfer Jupiter mengandung hidrogen (H), helium (He), metana (CH ), amonia (NH ). Suhu dipermukaan berkisar C. Jupiter memiliki 16 satelit. SATURNUS

Saturnus adalah planet terdekat keenam setelah Jupiter. Jarak rata-rata dari matahari adalah 1.429,4 juta km. Diameternya mengapai 120.540 km dan memiliki massa 94,3 kali dari massa bumi. Periode rotasi nya 10,7 jam, sedangkan periode revolusinya adalah 29,5 tahun. Planet ini mempunyai intii dan gingin. Planet ini satu-satunya planet yang memiliki cincin. Atmosfer

67

mengandung helium (He). Suhu pada puncak awannya C. Planet ini memiliki 18 satelit. URANUS

Uranus memiliki jarak rata-rata dengan matahari 2.875 juta km. Diameternya 51.118 km dan memiliki massa 14,54 massa bumi. Periode rotasinya 17,25 jam, sedangkan periode revolusinya 84 tahun. Bentuk planet ini mirip dengan bulan dengan permukaan berwarna hijau dan biru, dibungkus atmosfer yang mengandung hidrogen (H), helium (He), metana (CH ), dan etana. Suhu atmosfer C dan suhu intinya mencapai C. Uranus memiliki 15 satelit.

NEPTUNUS

68

Neptunus memiliki jarak rata-rata dari matahari 4.450 juta km. Diameternya 49.530 km dan memiliki massa 17,2 kali massa bumi. Periode rotasinya 16,1 jam, Sedangkan periode revolusinya 164, 8 tahun. Bentuk planet ini mirip dengan bulan dengan permukaan terdapat lapisan silikat. Planet Neptunus memiliki 8 buah satelit. C. SATELIT Stelit adalah anggota tata surya yang ukurannya lebih kegil daripada planet, berputar pada porosnya, beredar mengelilingi planet, kemudian bersama-sama dengan planet, berputar mengelilingi matahari. Satelit melakukan tiga gerakan, yaitu berputar pada porosnya, berevolusi mengelilingi planet, dan berevolusi bersama planet mengelilingi matahari. Satelit ada dua maoam yaitu : a. Satelit alamiah Satelit alamiah sudah ada dalam tata surya dan bukan batan manusia. b. Satelit buatan Satelit buatan adalah pesawat kendaraan ruang angkasa masuk ke orbit bumi, baik yang berawak maupun yang tidak berawak. D. KOMET Komet adalah benda langit yang diselimuti awan dan gas sehingga tampak seperti bintang berekor ketika mendekati matahari.

69

a. Bagian-bagian komet Kepala komet :Inti komet Koma ¬ Ekor komet Arah ekor komet selalu menjauh dari matahari, karena ekor komet terdorong oleh radiasi matahari dan angin matahari. E. ASTEROID Asteroid adalah benda-benda angkasa yang berada dalam serbuk asteroid, yakni daerah antara orbit Mars dan Jupiter. Ada dua teori asal mula asteroid : 1. Asteroid berasal dari planet yang terletak di antara Mars dan Jupiter meledak karena efek gaya ganggu Jupiter dan membentuk asteroidasteroid. 2. Asteroid terbentuk pada awal terbentuk pada awal terbentuknya tata surya terdapat gukup partikel di antara Mars dan Jupiter yang membentuk batubatu berkelompok. A. METEORID, METEOR, DAN METEORIT Meteorid adalah benda-benda padat yang bertebaran di angkasa yang berasal dari pecahahan asteroid, materi ekor komet yang tergeger, atau pecahan benda langit lain.

70

Meteor adalah benda-benda angkasa yang jatuh ke bumi yang pada saat menembus atmosfer terbakar sehingga timbul nyala yang terlihat dari bumi. Meteorit adalah meteor yang jatuh ke permukaan bumi. Berdasarkan materi yang terkandung di dalamnya, meteorit di bedakan menjadi dua yaitu : 1. meteorit besi : terdiri 90% zat besi dan 10% nikel 2. meteorit batu : terdiri 10% besi dan nikel dan lainnya berupa silikon.

71

UKURAN

72

73

74

75

JUMLAH SATELIT

76

MARS

NEPTUNUS

BUMI

GARIS TENGAH km) MASSA (x Bumi) ORBIT (juta km) JUMLAH SATELIT SUHU (o C)

(1000

6.8

GARIS (1000 km)

TENGAH

48.6

GARIS (1000 km)

TENGAH

12.8

0.11 240 2 27

MASSA (x Bumi) ORBIT (juta km) JUMLAH SATELIT SUHU (o C)

17.1 4500 8 -225

MASSA (x Bumi) ORBIT (juta km) JUMLAH SATELIT SUHU (o C)

1 150 1 58

JUPITER

MERKURIUS

MATAHARI

GARIS TENGAH km) MASSA (x Bumi) ORBIT (juta km) JUMLAH SATELIT SUHU (o C)

(1000

142.8

GARIS (1000 km)

TENGAH

4.9

GARIS (1000 km)

TENGAH

1400

318 800 28 -153

MASSA (x Bumi) ORBIT (juta km) JUMLAH SATELIT SUHU (o C)

0.06 60 0 350

MASSA (x Bumi) ORBIT (juta km) JUMLAH SATELIT SUHU (o C)

334 million 0 0 5800

URANUS

VENUS

SATURNUS

GARIS TENGAH

(1000

51.1

GARIS

TENGAH

12.1

GARIS

TENGAH

120.6

77

km) MASSA (x Bumi) ORBIT (juta km) JUMLAH SATELIT SUHU (o C) 14.5 3000 24 -214

(1000 km) MASSA (x Bumi) ORBIT (juta km) JUMLAH SATELIT SUHU (o C) 0.82 104 0 480

(1000 km) MASSA (x Bumi) ORBIT (juta km) JUMLAH SATELIT SUHU (o C) 95 1400 30 -185

78

PENGERTIAN

PENGERTIAN ASTEROID

Pada tahun 1801, Piazzi seorang astronom bangsa Itali melakukan

79

observasi dengan teleskop menemukan benda langit yang berdiameter lebih kurang 2 km beredar mengelilingi Matahari. Dalam beberapa tahun kemudian ternyata ditemukan pula beberapa benda semacam itu. Benda-benda itu mengorbit mengelilingi Matahari pada jarak antara Mars dan Yupiter. Pada awalnya orang menyebut benda ini sebagai planet, tetapi karena ukurannya jauh lebih kecil dari planet dan benda-benda ini sangat banyak jumlahnya. Maka benda-benda langit ini disebut asteroid atau planetoid (planaet kecil). Jadi, asteroid adalah benda-benda langit berukuran kecil yang mengelilingi Matahari pada lintasan tertentu. Bentuk sisinya tidak beraturan sehingga orang mengatakan bahwa asteroid adalah pecahan-pecahan sebuah benda langit. Bentuk lintasannya menyerupai lingkaran.

METEOR DAN METEORID

Meteorid adalah anggota tata surya yang kemungkinan berasal dari komet dan bagian-bagian pecahan asteroid. Meteroid adalah benda-benda langit kecil yang mengelilingi matahari dan terdapat di ruang antara planet. Kadang-kadang

80

meteorid bisa tertarik oleh gravitasi planet sehingga memasuki atmosfer Bumi. Ukuran meteorid mulai dari sebutir biji padi sampai dengan batu besar bulat. Meteor adalah meteorid yang berpijar karena bergesekan dengan atmosfer. Meteorid-meteorid yang memasuki atmosfer Bumi dengan kelajuan tinggi. Menurut para ahli, meteor tersusun dari besi dan nikel. Meteorid digolongkan menjadi 3 jenis : 1. Meteorid besi nikel mengandung 90% dan 8% nikel. 2. Meteorid batu mengandung banyak kalsium dan magnesium. 3. meteorid tektit mengandung asam kersik 80% Proses Terjadinya Meteor Adapun proses terjadinya meteor yaitu adanya gerakan dengan atmosfer Bumi yang mengakibatkan panas dan menimbulkan pijar pada bagian luar meteorid, yang bisa kita lihat berupa lintasan cahaya di langit bila hal itu terjadi pada malam yang cerah. Lintasan cahaya di langit itulah yang kita sebut meteor atau lebih sering di sebut bintang jatuh. Banyak Ilmuwan menduga lintasan cahaya itu sebagai komet, yaitu benda langit yang terdiri dari batu, debu dan gas yang mengelilingi Matahari dengan lintasan yang sangat lonjong. Akan tetapi, komet jauh berada di luar atmosfer Bumi sehingga gerakannya tidak dapat dilihat dalam sekali pandang. Jadi, ilmuwan menyimpulkan bahwa lintasan cahaya itu bukanlah komet. METEORIT

81

Meteorit adalah benda-benda di luar angkasa dengan kecepatan yang cepat. Jumlah meteorit di angkasa raya tidak terhitung karena sangat banyak dengan berbagai bentuk, jenis, bahan kandungan, warna, sifat dan sebagainya. KOMET

Komet adalah benda langit yang mengelilingi matahari. Komet memiliki orbit garis edar sendiri yang bentuknya sangat lonjong. Komet biasa disebut sebagai bintang berekor karena sifatnya yang bercahaya terang dan memiliki ekor gas debu yang sangat panjang. SATELIT

82

Satelit adalah benda yang mengelilingi planet yang memiliki orbit peredaran sendiri. Satelit bersama planet yang dikelilinginya secara bersama-sama mengelilingi bintang. Bulan adalah satelit alami yang dimiliki oleh bumi yang bersama bumi mengelilingi matahari, sedangkan satelit palapa, satelit b1, dan sebagainya adalah satelit buatan manusia yang digunakan untuk tujuan tertentu seperti untuk komunikasi, mata-mata, riset, dan lain sebagainya.

BINTANG

83

Bintang adalah benda langit luar angkasa yang memiliki ukuran besar dan memancarkan cahaya sebagai sumber cahaya. Bintang yang terdekat dengan bumi adalah matahari. Matahari dikelilingi oleh planet-planet anggota tata surya seperti pelanet bumi, merkurius, venus, mars, jupiter, saturnus, uranus, neptunus dan jupiter.

GALAKSI
84

Galaksi NGC 4414, spiral galaksi pada rasi bintang Coma Berenices, berdiameter sekitar 17.000 parsec dan berjarak 20 juta parsec.

Galaksi adalah sebuah sistem yang terikat oleh gaya gravitasi yang terdiri atas bintang(dengan segala bentuk manifestasinya, antara lain bintang neutron dan lubang hitam), gas dan debu kosmik medium antarbintang, dan kemungkinan substansi hipotetis yang dikenal dengan materi gelap. Kata galaksi berasal dari bahasa Yunani galaxias [γαλαξίας], yang berarti "susu," yang merujuk pada galaksi Bima Sakti (bahasa Inggris: Milky Way). Tipe-tipe galaksi berkisar dari galaksi kerdil dengan sepuluh juta (107) bintang hingga galaksi raksasa dengan satu triliun (1012) bintang, semuanya mengorbit pada pusat galaksi.Matahari adalah salah satu bintang di galaksi Bima Sakti; tata surya termasuk bumi dan semua benda yang mengorbit matahari. Kemungkinan terdapat lebih dari 100 milyar (1011) galaksi pada alam semesta teramati.[5]Sebagian besar galaksi berdiameter 1000 hingga 100.000 parsec dan biasanya dipisahkan oleh jarak yang dihitung dalam jutaan parsec (atau megaparsec). Ruang antar galaksi terisi dengan gas yang memiliki kerapatan massa kurang dari satu atom per meter kubik. Sebagian besar galaksi
85

diorganisasikan ke dalam sebuah himpunan yang disebut klaster, untuk kemudian membentuk himpunan yang lebih besar yang disebut superklaster. Struktur yang lebih besar ini dikelilingi oleh ruang hampa di dalam alam semesta. Meskipun belum dipahami secara menyeluruh, materi gelap terlihat menyusun sekitar 90% dari massa sebagian besar galaksi. Data observasi menunjukkan lubang hitam supermasif kemungkinan ada pada pusat dari banyak (kalau tidak semua) galaksi. Etimologi Kata galaksi diturunkan dari istilah bahasa Yunani untuk Milky

Way (galaksi kita), galaxias (γαλαξίας), atau kyklos galaktikos. Kata ini berarti "lingkaran susu", sesuai dengan penampakannya di angkasa. Dalam mitologi Yunani, Zeus menempatkan anak laki-lakinya yang dilahirkan oleh manusia biasa, bayi Heracles, pada payudara Hera ketika Hera sedang tidur sehingga bayi tersebut meminum susunya dan karena itu menjadi manusia abadi. Hera terbangun ketika sedang menyusui dan kemudian menyadari ia sedang menyusui bayi yang tak dikenalnya: ia mendorong bayi tersebut dan air susunya menyembur mewarnai langit malam, menghasilkan pita cahaya tipis yang dikenal dalam bahasa Inggris sebagai Milky Way (jalan susu).

MATAHARI

86

Matahari dapat kamu lihat di langit karena Matahari memnacarkan cahaya, yang sumbernya ada di dalam Matahari itu sendiri. Karena suhu Matahari yang sangat tinggi, kira-kira 5400oC (bandingkan dengan suhu paling tinggi yang pernah dilaporkan di permukaan Bumi, yaitu 58 oC), maka materi-materi dalam Matahari tidak mungkin berbentuk padat, cair, atau gas biasa. Materi-materi tersebut haruslah berbentuk gas pijar yang disebut Plasma. Dengan demikian, wujud zat dibagi menjadi empat : Padat, Cair, Gas dan Plasma. Selain Matahari, benda langit yang juga berbentuk gas pijar dan memancarkan cahayanya sendiri adalah Bintang. Kesamaan lain antara Matahari dan Bintang adalah dalam spectrum cahaya dan proses pembentukan energinya. Baik Matahari maupun Bintang memproduksi sumber energinya berdasarkan reaksi fusi inti. Karena kesamaan inilah maka Matahari dikelompokkan sebagai Bintang.

87

Di antara miliaran bintang di langit, Matahari adalah ukuran bintang yang sedang. Masih banyak bintang lain yang lebih besar, lebih panas dan lebih cerah daripada Matahari. Sebagai contoh, bintang yang paling cerah adalah Sirius. Matahari tampak sebagai bintang yang paling besar dan cerah karena jarak lebih dekat dari Bumi disbanding dengan bintang-bintang lainnya. Sebagai gambaran, Matahari berjarak kira-kira 150 juta (0,15 miliar) kilometer dari Bumi, sedangkan bintang kedua terdekat dari Bumi adalah Proxima Centauri, yang berjarak kira-kira 40000 miliar kilometer dari bumi (300 000 kali jarak Matahari-Bumi). Ukuran Matahari kira-kira 1 300 000 Bumi, ini artinya 109 bola Bumi hingga bis menutupi permukaan Matahari. 1. Proses Pembentukan Energi Matahari Dari analisis spectrum Matahari, diperkirakan Matahari mengandung 75% unsure Hidrogen, 20% Helium, dan 2% unsur-unsur lebih berat (Oksigen, Karbon dan Neon). Karena tekanan dan suhu yang sangat tinggi di dalam inti Matahari (kira-kira 15 juta Kelvin), terjadilah reaksi fusi dua inti Hidrogen membentuk satu inti Helium. Karena inti Helium hasil fusi lebih kecil dari dari pada jumlah massa kedua inti Hidrogen, maka terjadilah kehilangan massa (Δm), yang diubah menjadi energi E, berdasarkan rumus Einstein E = Δmc2 dengan c = 3 x 10 8 m/s adalah cepat rambat cahaya dalam vakum. Setiap detik massa Matahari berkurang kira-kira 4,6 juta ton untuk menghasilkan 1,4 x 10 26 energi di dalam inti Matahari. Energi ini setara dengan energi yang dihasilkan oleh 30 juta truk tangki bensin. Dengan laju berkurangnya massa Matahari sebesar 4,6 juta ton per detik, diperkirakan Matahari masih dapat bersinar 5 miliar tahun lagi sebelum akhirnya musnah. Bumi kita hanya menerima kira-kira ½ miliar dari energi total yang dipancarkan Matahari.

88

2. Susunan Lapisan-lapisan Matahari Matahari disusun oleh empat lapisan yaitu : inti, fotosfer, kromosfer, dan korona. ✔ Inti Matahari adalah bagian dalam Matahari yang merupakan bagian yang paling panas dan paling padat, bersuhu 15 juta Kelvin dan bertekanan 200 miliar kali tekanan permukaan Bumi. Bagaimana energi inti Matahari merambat menuju permukaan Matahari (fotosfer)?. Ada dua cara perambatan ; pertama dalam zona radiasi, yaitu dari inti Matahari menuju bagian yang dekat dari permukaan Matahari, energi merambat secara radiasi melalui gas pijar (plasma) yang terdapat pada bagian dalam Matahari. Kedua, dalam Zona Konveksi, gas-gas panas bergerak ke atas gas-gas yang lebih dingin bergerak ke bawah. ✔ Fotosfer atau lapisan cahaya adalah lapisan Matahari yang dapat kita lihat. Ia tampak menyerupai piringan emas yang terang. Fotosfer merupakan daerah yang agak tipis dengan kedalaman sekitar 500 km atau kurang dai 1/2000 jari-jari Matahari. Suhu fotosfer bagian dalam adalah 6000 K dan berkurang menjadi 4300 K pada bagian luar. Gasgas panas pada fotosfer memancarkan cahaya dengan intensitas sangat kuat sehingga cahayanya dapat terlihat berwarna kuning dari Bumi. Dilihat dengan teleskop, fotosfer tampak seperti butiran-butiran kecil dan ini merupakan massa dari bintik-bintik panas pada Matahari. ✔ Lapisan yang terdapat di atas fotosfer disebut atmosfer Matahari , dan sebagian besar lapisan ini terdiri dari gas Hidrogen. Ia tersusun atas dua lapisan diantaranya; lapisan bawah atau paling dekat dengan fotosfer disesbut kromosfer atau bola warna. Lapisan atas atau sebelah luar disebut korona atau mahkota. Lapisan kromosfer menjulang 12 000 km di atas fotosfer, memiliki tebal kira-kira 2400 km, dan suhu pada bagian atasnya lebih dari 10 000 K.

89

✔ Lapisan korona jauh lebih panas disbandingkan dengan kromosfer, dan para ahli menakksir suhu 2 juta Kelvin untuk daerah luarnya. Akibat suhu yang sangat tinggi ini korona mengembang sangat cepat dalam ruang hampa. Ini disebabkan karena pemaksaan perpindahan kalor (energi) secara konveksi dalam fotosfer dan kromosfer, memanaskan secara sensitive gas yang sangant tipis dalam korona. Selama gerhana total berlangsung, fotosfer yang tertutup oleh Bulan dan akan tampak dengan mata telanjang suatu bentuk mahkota di sebelah luar cincin yang bersinar merah (kromosfer), dan bentuk mahkota inilah yang disebut korona. PLANET Lima planet yang dapat kamu lihat dengan mata telanjang yaitu ; Merkurius, Venus, Mars, Jupiter dan Saturnus. Dua planet lainnya ; Uranus dan Neptunus hanya dapat dilihat dengan menggunakan teleskop. Uranus ditemukan oleh Herschel, 13 Mart 1781. Neptunus pertama kali dilihat di langit oleh Johann G. Galle pada 23 September 1846. Merkurius Merkurius adalah planet berbatu dengan diameter hanya 4880 km, ukurannya kurang dari setengah ukuran Bumi. Seperti Bulan, planet ini tidak memiliki atmosfer. Akibatnya banyak meteorit yang menumbuk permukaannya dan meninggalkan banyak lekukan seperti di Bulan. Venus Ia terlihat planet paling terang karena jaraknya lebih dekat dengan Bumi. Ukurannya hamper sama dengan Bumi. Kita biasa melihatnya bersinar di langit paling barat sebelum matahari terbenam, sehingga ia disebut bintang kejora

90

BULAN

Bulan adalah satu-satunya satelit alami Bumi, dan merupakan satelit alami terbesar ke-5 di Tata Surya. Bulan tidak mempunyai sumber cahaya sendiri dan cahaya Bulan sebenarnya berasal dari pantulan cahaya Matahari. Jarak rata-rata Bumi-Bulan dari pusat ke pusat adalah 384.403 km, sekitar 30 kali diameter Bumi. Diameter Bulan adalah 3.474 km,[1] sedikit lebih kecil dari seperempat diameter Bumi. Ini berarti volume Bulan hanya sekitar 2 persen volume Bumi dan tarikan gravitasi di permukaannya sekitar 17 persen daripada tarikan gravitasi Bumi. Bulan beredar mengelilingi Bumi sekali setiap 27,3 hari (periode orbit), dan variasi periodik dalam sistem Bumi-BulanMatahari bertanggungjawab atas terjadinya fase-fase Bulan yang berulang setiap 29,5 hari (periode sinodik). Massa jenis Bulan (3,4 g/cm³) adalah lebih ringan dibanding massa jenis Bumi (5,5 g/cm³), sedangkan massa Bulan hanya 0,012 massa Bumi. Bulan yang ditarik oleh oleh gaya gravitasi Bumi tidak timbul jatuh

ke Bumidisebabkan

gaya sentrifugal yang

dari orbit Bulan

mengelilingi bumi. Besarnya gaya sentrifugal Bulan adalah sedikit lebih besar dari gaya tarik menarik antara gravitasi Bumi dan Bulan. Hal ini menyebabkan Bulan semakin menjauh dari bumi dengan kecepatan sekitar 3,8cm/tahun.

91

Bulan berada dalam orbit sinkron dengan Bumi, hal ini menyebabkan hanya satu sisi permukaan Bulan saja yang dapat diamati dari Bumi. Orbit sinkron menyebabkan kala rotasi sama dengan kala revolusinya. Di bulan tidak terdapat udara ataupun air. Banyak kawah yang terhasil di permukaan bulan disebabkan oleh hantaman kometatau asteroid. Ketiadaan udara dan air di bulan menyebabkan tidak adanya pengikisan yang menyebabkan banyak kawah di bulan yang berusia jutaan tahun dan masih utuh. Di antara kawah terbesar adalah Clavius dengan diameter 230 kilometer dan sedalam 3,6 kilometer. Ketidakadaan udara juga menyebabkan tidak ada bunyi dapat terdengar di Bulan. Bulan adalah satu-satunya benda langit yang pernah didatangi dan didarati manusia. Obyek buatan pertama yang melintas dekat Bulan adalah wahana antariksa milik Uni Sovyet, Luna 1, obyek buatan pertama yang membentur permukaan Bulan adalah Luna 2, dan foto pertama sisi jauh bulan yang tak pernah terlihat dari Bumi, diambil oleh Luna 3, kesemua misi dilakukan pada 1959. Wahana antariksa pertama yang berhasil melakukan pendaratan adalah Luna 9, dan yang berhasil mengorbit Bulan adalah Luna 10, keduanya dilakukan pada tahun 1966.[1] Program Apollo milikAmerika Serikat adalah satu-satunya misi berawak hingga kini, yang melakukan enam pendaratan berawak antara 1969 dan 1972. Bulan Sebagai Penanda Waktu

Fase bulan pada saat mengelilingi bumi Bulan purnama adalah keadaan ketika Bulan nampak bulatsempurna dari Bumi. Pada saat itu, Bumi terletak hampir segaris di antara Matahari dan Bulan,

92

sehingga seluruh permukaan Bulan yang diterangi Matahari terlihat jelas dari arah Bumi. Kebalikannya adalah saat bulan mati, yaitu saat Bulan terletak pada hampir segaris di antara Matahari dan Bumi, sehingga yang ‘terlihat’ dari Bumi adalah sisi belakang Bulan yang gelap, alias tidak nampak apa-apa. Di antara kedua waktu itu terdapat keadaan bulan separuh danbulan sabit, yakni pada saat posisi Bulan terhadap Bumi membentuk sudut tertentu terhadap garis Bumi – Matahari. Pada saat itu, hanya sebagian permukaan Bulan yang disinari Matahariyang terlihat dari Bumi.

Fase bulan

bulan mati

bulan sabit bulan separuh

bulan purnama

bulan purnama Asal Usul

bulan separuh bulan sabit bulan mati

Asal – usul bulan tidak diketahui secara pasti, tetapi ilmuan menemukan bukti besar bahwa Bulan berasal dari tubrukan bumi dengan planet kecil yang bernama theira sekitar 3 milyar tahun yang lalu, dan menghasilkan debu yang berjumlah sangat banyak dan mengorbit di sekeliling bumi dan akhirnya debu mengumpul menjadi bulan. Pada awalnya jarak bulan pada pertama kali hanya sekitar 30.000 mil atau 15 kali lebih dekat dari jarak Bulan dengan Bumi sekarang. Dari hasil penelitian Bulan menjauh sekitar 3,8 cm per tahunnya.

93

TERBESARNYA
94

ASTEROID TERBESAR 1 Ceres dengan diameter 941 km merupakan asteroid terbesar. Selain itu, asteroid ini juga tercatat merupakan asteroid yang pertama kali ditemukan. ASTEROID TERKECIL Rekor sebagai asteroid terkecil dipegang oleh asteroid 1993KA2. Asteroid yang ditemukan tahun 1993 ini hanya berdiameter 5 m. METEORID

95

Ruang antar planet mengandung banyak partikel, partikel-partikel tersebut dinamakan meteorid. Meteorid yang memasuki bumi dan menyala akibat gesekan dengan atmosfer dinamakan meteor. Meteor sering kita sebut bintang jatuh. Dalam sehari sekitar 100 – 1000 ton materi meteorit menghantam Bumi. Materimateri yang berbentuk debu sampai dengan objek berukuran beberapa kilometer, bergerak memasuki Bumi dengan kecepatan lebih dari 11 km/s. Materi-materi yang berbentuk debu sampai dengan objek berukuran beberapa kilometer, bergerak memasuki Bumi dengan kecepatan lebih dari 11 km/s. Kebanyakan meteor habis terbakar karena bergesekan dengan atmosfer bumi. Meteorid yang sampai Bumi dinamakan meteorit. Meteorit terbesar yang diketahui adalah yang jatuh di Hoba West, Namibia. Volum meteorit tersebut berkisar 7 m 3 dengan massa 60 ton. Bukti-bukti jatuhnya objek-objek luar angkasa ini bisa terlihat dari kawah yang terbentuk di berbagai belahan Bumi. Kawah terbesar adalah kawah
96

Barringer di Arizona yang berdiameter lebih dari 1000 m dan memiliki kedalaman 170 m METEORIT TERBESAR Pecahan meteorit berukuran antara 2,4 – 2,7 m yang ditemukan di Hoba West, dekat Grossfontein, Namibia pada tahun 1920 diduga merupakan meteorid terbesar yang pernah jatuh ke Bumi dan tercatat oleh manusia. Pecahan meteorid tersebut berasal dari sebuah meteorit tunggal yang beratnya diperkirakan mencapai 59 ton. HUJAN METEOR TERBESAR Hujan Meteor Leonid yang terjadi tanggal 16-17 November 1966 dan terlihat di Amerika Utara bagian barat hingga Rusia bagian timur merupakan hujan meteorid terbesar yang pernah tercatat. Meteor yang melintas di wilayah Arizona tercatat mencapai 2.300 meteor per menit selama 20 menit. KOMET TERBESAR Komet Centaur 2060 Chiron yang ditemukan tahun 1977 merupakan komet terbesar yang diketahui dengan diameter 182 km.

SATELIT Amerika Serikat baru saja meluncurkan satelit terbesar yang pernah ada untuk mengorbit ke bumi, sedangkan tujuan dari satelit ini masih rahasia, namun yang kami tahu satelit ini bukan untuk memantau cuaca. Misinya adalah untuk mengumpulkan data intelijen untuk US National Reconnaissance Office. Satelit yang dijuluki NROL-32, dikirim ke orbit kemarin oleh roket Delta 4 Heavy - roket tak berawak terbesar dengan booster berbahan bakar cair paling kuat. US National Reconnaissance Office (NRO) Direktur Bruce Carlson berkata bahwa NROL 32 akan menjadi "satelit terbesar di dunia."

97

Semua ini hal superlatif ini tidak mungkin hanya hasil dari obsesi Amerika untuk membuat satelit yang paling besar, bahkan, NRO meluncurkan hampir sama banyak kendaraan kecil ke angkasa seperti halnya yang besar. Lebih tepatnya, bagaimanapun, NROL-32 memiliki pekerjaan yang sangat penting: mengganti satelit-era Perang Dingin yang habis masa berlakunya. Kami berharap, satelit baru yang besar yang dikirim ke orbit akan terus berkelanjutan, serta mencapai apa yang NRO dita-citakan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.

SATELIT TERBESAR DI ATAS ANGKASA

Perusahaan Indonesia, Media Nusantara Citra (MNC), jaringan Media terbesar di Asia tenggara, meluncurkan Satelit IndoStar II, Satelit S-band terbesar

98

(Pemerintah Cina berencana untuk memiliki satelit yang lebih besar, ….tapi tidak dalam waktu dekat ini). Hal ini merupakan langkah besar untuk industry media di Indonesia, termasuk di regional ASEAN. Indonesia, adalah Negara Asia yang pertama kali meluncurkan satelit ke luar angkasa, pada waktu itu, hanya Amerika Serikat dan Canada yang sudah meluncurkan satelit yang sama sebelumnya. Saya dulu pernah diinformasikan oleh salah satu blogger asal Thailand, bahwa ketika dia SD, pernah diajarkan tentang Satelit Asia pertama yang diluncurkan oleh bangsa Indonesia. Galaksi IC 1101, Galaksi Terbesar di Alam Semesta (Jagat Raya) Galaksi terbesar di Alam Semesta (jagat raya) yang diketahui manusia adalah galaksi IC 1101. Galaksi ini terletak di pusat gugus galaksi Abell 2029. Galaksi ini dimasukkan kedalam kelas kategori cD (Galaksi raksasa/Galaksi terbesar). Letak galaksi ini yaitu 1.07 miliar tahun cahaya dari konstelasi Serpens. Galaksi IC 1101 memiliki diameter sejauh lebih dari 5 juta tahun cahaya yang saat ini menjadi galaksi terbesar yang diketahui manusia. Berisi lebih dari 100 triliun bintang, jauh lebih besar jika dibandingkan dengan galaksi kita (Bima Sakti) yang hanya mengandung 250 miliar bintang dan Andromeda 400 miliar bintang. Jika IC 1101 ada di galaksi kita maka ia dapat menelan galaksi kita termasuk galaksi Andromeda karena besarnya energi yang dimilikinya.

99

Ilmuwan Temukan Bukti Kehidupan di Titan, Bulan Terbesar Saturnus

100

PARA ILMUWAN menemukan tanda kehidupan diTitan, bulan yang

bukti terbesar

dan di

petunjuk planet Saturnus,

adanya yang

kemungkinan adalah alien primitif yang bernapas di atmosfer Titan. Penemuan mengejutkan ini, ditemukan oleh penjelajah Cassini milik NASA yang sedang mengorbit, dan terungkap dalam dua laporan terpisah. Data dari Nasa tersebut menganalisis bahwa terdapat bahan kimia yang kompleks di permukaan Titan – bulan yang terkenal memiliki atmosfer padat. Permukaannya ditutupi dengan pegunungan, danau dan sungai, para astronom menyebutnya dengan istilah Earthlike atau dunia yang paling dalam di tata surya. Bahan kimia organik itu terdeteksi dengan lebar 3.200 mil. Tapi cairan di Titan bukanlah air (hidrogen) tetapi metana dan para ilmuwanberharap kehidupan di sana adalah metana berbasis. Makalah pertama, dalam jurnal Icarus, menunjukkan bahwa gas hidrogen yang mengalir melalui AtmosferTitan, hilang di permukaan, yang kemungkinan membuat mahluk asing tersebut bisa bernafas. Makalah kedua, dalam Journal of Geophysical Research, ada bahan kimia tertentu di permukaan Titan, yang dipercayai para ilmuwan terkemuka untuk dapat dikonsumsi oleh mahluk hidup.

101

Para ilmuwan memprediksikan bahwa sinar matahari berinteraksi dengan bahan kimia di atmosfer, menghasilkan asetilena yang jatuh ke permukaan Titan. Tapi masalahnya, Cassini asetilena tidak terdeteksi di sana. Para ahli memperingatkan bahwa mungkin ada penjelasan lain untuk hasil tersebut. Tapi secara bersama-sama, mereka menemukan bukti adanya dua kondisi penting yang diperlukan untuk kehidupan berbasis metana. Seperti dilansir dari laman DailyMail, Sabtu (05/06/2010), Chris McKay dari NASA astrobiologis mengatakan, “Jika tanda-tanda ini tidak berubah menjadi suatu tanda-tanda kehidupan, itu akan menjadi dua kali lipat menariknya, karena akan mewakili bentuk kedua dari kehidupan independen dari berbasis air kehidupan di Bumi.” Para ilmuwan percaya bahwa ketika Matahari ‘membengkak’, menelan Bumi, kemungkinan kondisi yang ideal di Titan menjadi hangat. Profesor John Zarnecki dari Universitas Terbuka, mengatakan, “Kami percaya dari bahan kimia tersebut adakehidupan terbentuk. Ini hanya membutuhkan panas dan kehangatan untuk memulai proses.

Planet terbesar!! Matahari hanya seperti sebesar debu mengapa harus dilihat biarlah kita yg kadang merasa paling hebat dan paling besar tau....bahwa kita hanyalah seperti debu jika dibandingkan dengan gambar-gambar ini :

102

103

104

GERHANA BULAN

105

GERHANA BULAN

Gerhana

bulan terjadi

saat

sebagian

atau

keseluruhan

penampang bulantertutup oleh bayangan bumi. Itu terjadi bila bumi berada di antara mataharidan bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi. Dengan penjelasan lain, gerhana bulan muncul bila bulan sedang beroposisi dengan matahari. Tetapi karena kemiringan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika, maka tidak setiap oposisi bulan dengan matahari akan mengakibatkan terjadinya gerhana bulan. Perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika akan memunculkan 2 buah titik potong yang disebut node, yaitu titik di mana bulan memotong bidang ekliptika. Gerhana bulan ini akan terjadi saat bulan beroposisi pada nodetersebut. Bulan membutuhkan waktu 29,53 hari untuk bergerak dari satu titik oposisi ke titik oposisi lainnya. Maka seharusnya, jika terjadi gerhana bulan, akan diikuti dengan gerhana matahari karena kedua node tersebut terletak pada garis yang menghubungkan antara matahari dengan bumi. Sebenarnya, pada peristiwa gerhana bulan, seringkali bulan masih dapat terlihat. Ini dikarenakan masih adanya sinar matahari yang dibelokkan ke arah bulan oleh atmosfer bumi. Dan kebanyakan sinar yang dibelokkan ini memiliki spektrum cahaya merah. Itulah sebabnya pada saat gerhana bulan, bulan

106

akan tampak berwarna gelap, bisa berwarna merah tembaga, jingga, ataupun coklat. Gerhana bulan dapat diamati dengan mata telanjang dan tidak berbahaya sama sekali. Jenis-Jenis Gerhana Bulan 1. Gerhana bulan total Pada gerhana ini, bulan akan tepat berada pada daerah umbra. 2. Gerhana bulan sebagian Pada gerhana ini, tidak seluruh bagian bulan terhalangi dari matahari oleh bumi. Sedangkan sebagian permukaan bulan yang lain berada di daerah penumbra. Sehingga masih ada sebagian sinar matahari yang sampai ke permukaan bulan. 3. Gerhana bulan penumbra Pada gerhana ini, seluruh bagian bulan berada di bagian penumbra. Sehingga bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram. Galeri

16 Mei 2003

7 November 2003 28 Oktober 2004

14 Maret 2006

3 Maret 2007

21 Februari 2008

16 Agustus 2008

GERHANA BULAN TOTAL

107

Sejumlah wilayah itu di antaranya di semua tempat Amerika bagian Utara dan Selatan, begitu pula di Eropa bagian utara dan barat serta di sebagian wilayah di Asia Timur Laut, termasuk Korea dan Jepang. Gerhana bulan total juga bisa terlihat di North Island, Selandia Baru, dan Hawaii. Maka, peristiwa ini berpotensi disaksikan sekitar 1,5 miliar orang. Fase gerhana bulan secara total akan berlangsung 72 menit, dimulai pada Selasa pagi, 21 Desember 2010, pukul 6.33 UT atau 2.41 EST, yang sama dengan pukul 23.41 PST pada 20 Desember malam.

Dan ini adalah gerhana bulan total pertama yang bersamaan dengan musim dingin sejak tahun 1638. Inilah Gambar-Gambar Gerhana Bulan Total Dari Sejumlah Wilayah. Sejumlah wilayah itu di antaranya di semua tempat Amerika bagian Utara dan Selatan, begitu pula di Eropa bagian utara dan barat serta di sebagian wilayah di Asia Timur Laut, termasuk Korea dan Jepang. Gerhana bulan total juga bisa terlihat di North Island, Selandia Baru, dan Hawaii. Maka, peristiwa ini berpotensi disaksikan sekitar 1,5 miliar orang. Fase gerhana bulan secara total akan berlangsung 72 menit, dimulai pada Selasa pagi, 21 Desember 2010, pukul 6.33 UT atau 2.41 EST, yang sama dengan pukul 23.41 PST pada 20 Desember malam. Dan ini adalah gerhana bulan total pertama yang bersamaan dengan musim dingin sejak tahun 1638.

Inilah gambar-gambar gerhana bulan total dari sejumlah wilayah.

108

Gambar spektakuler gerhana bulan yang jiambil dari atas ladang yang tertutup salju tinggi di Pennines atas Holmbridge, West Yorkshire

Gerhana bulan di musim dingin seperti yang terlihat di atas atap masjid Horton Park, Bradford

109

Bulan merah dilihat dengan teleskop dari Palm Beach Gardens, Amerika Serikat, (kiri), sedangkan bulan mulai ditutupi oleh bayangan Bumi di Edinburgh (kanan)

Sebuah gambar yang diambil di New York, kiri, menunjukkan bulan sebagai gerhana total mendekati puncaknya sementara di Silver Spring, Maryland, kanan, bulan berubah yang mendalam merah.

110

Gerhana bulan terlihat di Perbatasan Skotlandia.

Bulan di berbagai tahap dari gerhana bulan total Desember 2010 seperti yang terlihat dari Mexico City.

111

Diselimuti kegelapan: Bagian dari bulan masih dalam kegelapan saat bayangan bumi bergerak menyelimutinya selama proses gerhana. Gambar ini diambil dari Dallas.

Gambaran Pacman: Gambar yang diambil dari Great Falls, Virginia.

112

Gerhana Bulan di Ayrshire, Skotlandia, kiri, sedangkan bulan hampir sepenuhnya hilang cahayanya di pagi 02:21 waktu Pantai Timur Amerika (EST) di Great Falls, Virginia

113

Sebuah diagram yang menunjukkan bagaimana pembiasan cahaya di sekitar tepi Bumi bisa membuat bulan tampak merah darah selama gerhana

114

Gerhana bulan terjadi ketika Matahari, Bumi dan Bulan berada dalam satu garis lurus sehingga cahaya matahari ke bulan tertutupi oleh bayangan bumi.

115

GERHANA MATAHARI

GERHANA MATAHARI SEBAGIAN SETELAH HUJAN METEOR

116

Selain hujan meteor Quadrantid, sebagian belahan bumi akan mendapat bonus pertunjukan angkasa lainnya pada hari Selasa (4/1) yaitu gerhana matahari parsial. Atraksi langit tersebut akan terjadi pada pagi hari setelah hujan Meteor Quadrantid. Namun, hanya orang-orang yang berada di Eropa, bagian utara Afrika, dan Asia bagian barat saja yang akan mengalami fenomena alam itu. Tentu dengan syarat apabila cuaca mengizinkan dan langit tidat tertutup awan. Bagian bayangan terluar bulan yang disebut penumbra akan menyapu belahan utara bumi. Daerah yang pertama kali mengalami gerhana adalah Algeria, negara terbesar kedua di benua Afrika. Kontak pertama matahari dengan penumbra akan terjadi saat matahari terbit di kota Salah, sebuah kota oasis di Algeria tengah yang terletak di jantung Gurun Sahara, di belahan utara Afrika. Swedia adalah negara yang akan mendapat pertunjukan angkasa paling menarik dari gerhana parsial kali ini. Wilayah yang akan tertutupi bayangan bulan sampai dengan 80 persen pada saat matahari terbit adalah di bagian timurlaut Swedia sepanjang teluk Bothnia dekat kota Skellefteå. Di tempat itu matahari musim dingin akan tampak seolah terbit di cakrawala sebelah utara dengan bagian atas dan tengahnya tertutup bayangan bulan pada pukul 9:51 waktu setempat. Pada akhirnya, bayangan akan menyelimuti hampir seluruh Eropa, belahan utara Afrika, kawasan Timur Tengah, dan Asia bagian barat. Bayangan bulan akan terus bergerak ke arah timur dan akhirnya meninggalkan permukaan bumi di Kazakhstan, tepatnya di utara Danau Balkhash sekira 4 jam 21 menit setelah pertama kali mendarat di Algeria.

117

GERHANA MATAHARI CINCIN

118

GMC-mreclipse Senin 26 Januari 2009, sekitar sore-petang, wilayah Indonesia akan dilewati oleh perisitiwa Gerhana Matahari Cincin (GMC). Fenomena ini merupakan peristiwa yang langka terjadi, dan moment ini oleh Bosscha dijadikan sebagai event pembuka pada perayaan Tahun Astronomi Internasional 2009 di Indonesia. Apakah Gerhana Matahari Cincin itu…? Saya bisa melihatnya dari mana saja…? Di Indonesia…? AWAS…!!! JANGAN MENATAP MATAHARI SECARA LANGSUNG BAIK SEBELUM MAUPUN SELAMA GERHANA KARENA DAPAT MENIMBULKAN KEBUTAAN Disebut Gerhana Matahari Cincin (GMC) karena bagian bola Matahari yang tampak dari Bumi layaknya piringan itu tidak seluruhnya tertutup oleh bayang-bayang Bulan. Bagian yang terlihat oleh kita yang di Bumi hanya sebgain kecil seperti sabit bulan tapi ini Matahari, ya seperti sabit matahari gitu. Inilah Cincin dari sebagian cahaya matahari. Sketsa terjadinya Gerhana Matahari kurang lebih sebagai berikut:

119

Sketsa terjadinya Gerhana Matahari Jadilah kita nanti melihat Matahari Sabit, kalau tiap bulan itu yang kita lihat adalah Bulan Sabit. Bahkan dalam simulasi nanti saya perlihatkan, bukan sekedar Gerhana Matahari, tetap juga Gerhana Bumi, apaan itu…? Ya, kalau kita melihat matahari lalu tertutup oleh rembulan, kita jadi melihat gerhana matahari. Maka kalau kita mau melihat bumi lalu juga tertutup oleh rembulan, jadinya yaa gerhana bumi. Sebelumnya, kita bicara GMC 26 Januari 2009 ini. Saya di Surakarta, insya Allah akan bisa melihat peristiwa ini dengan cukup sempurna. Sebab peristiwa GMC 2009 ini akan mulai terjadi sekitar jam 15:30 WIB dan mencapai puncak jam 16:40 WIB, lalu usai sekitar menjelang adzan maghrib. Berikut simulasinya (dilihat dari angkasa):

120

Animasi GMC 26 Jan 2009 Dari peta animasi di atas, kita bisa mengetahui bahwa lintasan bayangan umbra (bayangan inti) dalam Gerhana Matahari Cincin ini hanya selebar 280 km, namun kebetulan menyentuh wilayah Indonesia khususnya dari Selat Sunda hingga ke Kalimantan Timur. Di luar wilayah tersebut, gerhana tetap bisa dilihat, namun menampakkan dirinya dalam wujud gerhana sebagian. Misalnya saja seluruh kawasan Pulau Sumatra (selain Lampung dan Sumatra Selatan), dalam peta dilintasi garis biru muda sejajar umbra bernilai 0,6 dan 0,8. Artinya wilayah2 tersebut akan menyaksikan Matahari tertutupi bundaran Bulan antara 60 – 80 % (nilai persisnya bergantung pada posisi tiap titik di daerah tersebut). Demikian pula, sebagian besar Pulau Jawa akan menyaksikan Gerhana Matahari Cincin inis ebagai gerhana sebagian dimana Matahari tertutupi Bulan hingga > 80 %. Sebagai tambahan, magnitude Gerhana Matahari Cincin ini sendiri, yakni luas permukaan Matahari yang tertutupi bundaran Bulan, adalah 93 %. Artinya di jalur umbra pun kita ‘hanya’ sanggup melihat 93 % cakram Matahari tertutupi Bulan, makanya disebut Gerhana Cincin. Seluruh wilayah Indonesia ada di sebelah timur garis imajiner 09:30 UT, artinya puncak gerhana baru terjadi selepas pukul 16:30 WIB namun sebelum 16:55 WIB. Saya ambil contoh misalnya lokasi pengamatan di Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Disini gerhana bisa diamati sejak pukul 15:21 WIB (ketika kontak umbra mulai terjadi, dimana cakram Bulan mulai menyentuh tepi piringan

121

Matahari) dan berakhir pada pukul 17:52 WIB (ketika kontak umbra berakhir, dimana cakram Bulan tepat sepenuhnya meninggalkan piringan Matahari). Sementara puncak gerhana terjadi pada pukul 16:42 WIB. Untuk tempat2 lainnya di Pulau Sumatra dan Jawa dan Kalimantan (serta Semenanjung Malaysia), waktunya tidak berselisih jauh (paling hanya berbeda beberapa menit, tentu saja setelah dikonversikan dengan standar waktu setempat). Untuk mangayubagyo Gerhana ini, ya silahkan dipersiapkan untuk melakukan pengamatan dan menjadi saksi hidup kejadian gerhana di Indonesia, yang memang jarang terjadi . Jangan lupa untuk mempersiapkan teknik khusus, karena kita mengamati Matahari, obyek terang yang bisa merusak mata. Untuk anda2 yang Muslim, ya silahkan dikomunikasikan dengan Pengurus/Takmir Masjid setempat dimana anda beraktivitas agar turut menyelenggarakan Shalat Sunnah gerhana Matahari. Sebagai tambahan, di minggu keempat Januari 2009 itu diprediksikan siklus cuaca anomalik Madden Julian Oscillation yang mendatangkan curah hujan berintensitas tinggi di Indonesia telah kembali. Terlebih lagi gerhana terjadi ketika Matahari berada pada ketinggian nan rendah di atas horizon. Maka peluang langit tertutup awan cukup tinggi. Namun jangan pesimistis dulu lah. Di antara langit2 nyang gelap tertutup awan, tentu ada yang cerah dan bisa melihat gerhana. Potongan animasi di atas bila kita lihat dari Bumi adalah (Lokasi Surakarta, Jam dalam UT+7):

122

GMC 26-1-09 dari Surakarta GMC pada 26 Januari 2009 nanti, bayang-bayang utama (umbra) Bulan yang jatuh di permukaan Bumi kira-kira lebarnya 280 km, sehingga tidak seluruh tempat berkesempatan untuk menyaksikan fase cincin. Momen puncak gerhana sendiri hanya berlangsung kurang dari 8 menit. Panjang pulau Jawa saja sekitar 1000 km, jadi hanya seperempat area saja yang mungkin kebagian cincin. Melalui Planetarium Starrynight, saya coba melihatnya dari beberapa wilayah. Dengan pembesaran (zooming) tingkat maksimal. Puncak Gerhana Matahari Cincin 26 Jan 2009 dilihat dari Solo jam 16:40 WIB (Surakarta dan sekitarnya):

123

Puncak GMC 26 Januari 2009 dari Surakarta Puncak GMC, memang akan menampakkan sebuah Cincin Matahari yang sangat indah tentunya. Fenomena iniakan nampak ya sekitar jam 16:40 WIB, maju-mundurnya sekian menit lah… Bila jarak pandang normal dan menggunakan alat bantu yang aman, kira2 gmc itu seperti ini:

Matahari laksana cincin saat GMC Selama 600 tahun sejak dari 1501 – 2100 M, ada 179 kali gerhana matahari yang bisa dihisab untuk lalu dirukyah, dan GMC ini salah satunya.
124

Nah, untuk bisa mensyukuri nikmat Ilaahi ini, ada baiknya kita membuat alat sederhana untuk bisa melihat dengan selamat. Memang saat puncak, kita bisa saja melihat sesaat tanpa alat bantu dengan selamat, tetapi proses sebelum dan setelahnya bisa menyilaukan mata kita. Belum lagi radiasi infrarednya. Berikut alat yang bisa kita buat.

Kacamata Matahari sederhana Bahan: 1. Kertas tebal 2. Lem kertas 3. Gunting 4. Negatif Film atau klise yang sudah ter’bakar’. Sebab filter asli saya belum tahu beli di mana dan nanti bisa kita pakai, sebagai kaca di kacamata atau sebagai mata di topeng. Contoh kacamata matahari adalah sebagai berikut:

Melihat matahari dengan aman Tapi saya mengingatkan, kalau melihat sesekali saja lalu lepas dan lihat lagi. Jangan terus-menerus tanpa jeda. Paling aman adalah dengan cara memantulkannya di layar, baru kita melihat hasilnya di layar tersebut. Misalnya Teleskop kita arahkan ke matahari,

125

lalu kita pasangkan di lensa okuler selembar nertas dengan diatur posisinya sehingga gambar fokus, maka kita mendapatkan hasilnya dilayar tersebut:

Observasi Matahari yang aman Gerhana Matahari Cincin 26 Jan 2009, dilihat dari Aceh, puncak GMC terjadi pada pukul 16:40 dan simulasinya sebagai berikut:

GMC 26 Jan 2009 di Aceh Kalau ini bukan cincin, tetapi sepatu kuda, sebab area matahari yang nampak jauh lebih besar ketimbang yang tertutup oleh permukaan bulan. Ini disebabkan wilayah Aceh adalah berada di area yang jauh dari jalur inti yang dilalui GMC, ya jadinya begitu… Kalau dari Mataram, puncak GMC terjadi pada pukul 17:40 WIB, dan kurang lebih simulasinya sebagai berikut:

126

GMC 26 Jan 2009 dari Mataram Cincin di kota Mataram dan sekitarnya ini lebih besar bila dibanding cicin yang dilihatdari Solo tadi. Tetapi meski agak besar, pemandangan di kota Mataram dan wilayah sekitarnya ini cukup bagus sebab masih banyak dan cukup waktu untuk menikmatinya sampai saatnya matahari terbeban satu jam kemudian. Selanjutnya, kalau fenomena ini kita lihat dari wilayah Ambon mewkili Indonesia Timur, maka pemandangan sang surya menjadi seperti ini:

127

GMC 26 Jan 2009 di Aceh Pemandangan ini sulit dilihat oleh warga di sekitar kota Ambon, dan juga kepulauan di sekitarnya termasuk Papua, sebab saat itu sang surya memang sudah tiba waktunya untuk terbenam di ufuk barat. Jadi sangat sulit mencapai puncak GMC, namun proses dari gerhana ini masih bisa disaksikan beberapa menit menjelang petang sebelum matahari terbenam. Semua tadi akan bisa menjadi kenangan indah dengan satu syarat saja, yakni cuaca tidak mendung… Nah, seperti saya janjikan di atas; kita juga akan mencoba melihat peristiwa ini dari Matahari. Kita akan tour ke sana, dan setelah sampai kita mencoba mencari lokasi Bumi berada, baru setelah itu kita cocokkan jam universal di posisi 16:40 WIB dikurangi 8 jam menjadi 08:40 UT, dan berikut pemandangan Bumi ditutup oleh si kecil Bulan …

gBt 26 Januari 2009, 08:40 UT gBt= Gerhana Bumi Total, dilihat dari Matahari pada jam 08:40 UT. Ternyata pulau Jawa ada dan di sana saya tinggal. lingkaran di sekeliling Bulan adalah area yang dilewati GMC dan mungkin bisa melihatnya sebagai fenomena gerhana. Terlihat bahwa, Australia tersentuh sedikit, lalu Arab Saudi tidak sama sekali.

128

Pada fenomena GMC 26 Jan 2009ini, beberapa tim ekspedisi saat ini sedang bersiap untuk mengamati dan mengabadikan perisitiwa ini, terdiri dari tim dari Observatorium Bosscha – ITB, Unawe Indonesia, Planetarium Jakarta dan Himpunan Astronomi Amatir Jakarta, LAPAN, dan Himpunan Mahasiswa Astronomi (Himastron) ITB. Mereka akan melakukan pengamatan dan penyuluhan pengamatan gerhana bagi guru dan siswa-siswa di Anyer, Banten, dan Lampung. Saya dan anak asuh ekstra sekolah di CASA (Club Astronomi Santri Assalaam-Solo Indonesia) juga akan mencoba melakukan observasi dan mengabadikan peristiwa langka di tahun 2009 ini. Rekan di Jogja Astro Club yang dipandu Pak Toha, pasti sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk ini. Di Sekolah juga akan adakah sholat gerhana kusuf, sebab ini akan menjadi pembelajarn yang cukup baik; mewakili pelajaran fisika, fiqh, dan yang semisal. Sebelumnya, saat saya mengajar; saya beri tugas kepada seluruh siswa untuk survei, dengan cara wawancara kepada minimal 5 responden tentang akan adanya gerhana matahari cincin ini. Dari semua siswa yang saya tugaskan, ternyata 99% menemukan jawaban; Tidak Tahu. Padahal responden saya batasi non siswa, jadi semua adalah guru dan karyawan, ada juga wali siswa itu sendiri. Di tahun 2009 ini akan terjadi 2 kali Gerhana Matahari dan 4 Gerhana Bulan. Alamanak Gerhana secara lengkap dapat di akses HM Nautical Almanak Office ini. Atau di Mr Gerhana ini. Mari kita mulai senang melihat langit yang jauh lebih luas ketimbang bumi … Allah SWT telah berfriman dalam QS. Ibrahim[14]:33: (٣٣) ‫وسخر لكم الشمس والقمر دائبين وسخر لكم الليل والنهار‬ َ َ ّ َ َ ْ ّ ُ ُ َ َ ّ َ َ ِ ْ َِ َ َ َ َ ْ َ َ ْ ّ ُ ُ َ َ ّ َ َ Artinya: dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan bagimu malam dan siang. Allah SWT juga berfirman dalam QS. Al-Anbiyaa[21]:33: ٣٣) ‫)وهو الذي خلق الليل والنهار والشمس والقمر كل في فلك يسبحون‬ َ ُ َ ْ َ ٍ ََ ِ ّ ُ َ َ َ ْ َ َ ْ ّ َ َ َ ّ َ َ ْ ّ َ ََ ِ ّ َ ُ َ Artinya:

129

dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya. Allah SWT juga telah berfirman dalam QS. Yasiin[36]:38: (٣٨) ‫والشمس تجري لمستقر لها ذلك تقدير العزيز العليم‬ ِ َِ ْ ِ ِ َ ْ ُ ِ ْ َ َ َِ َ َ ّ َ َ ْ ُ ِ ِ ْ َ ُ ْ ّ َ Artinya: dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan yang Maha Perkasa lagi Maha mengetahui. Allah SWT juga telah berfirman dalam QS. Yasiin[36]:40: (٤٠) ‫ل الشمس ينبغي لها أن تدرك القمر ول الليل سابق النهار وكل في فلك يسبحون‬ َ ُ َ ْ َ ٍ ََ ِ ّ ُ َ ِ َ ّ ُ ِ َ ُ ْ ّ َ َ َ َ ْ َ ِ ْ ُ ْ َ َ َ ِ َ ْ َ ُ ْ ّ Artinya: tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. dan masing-masing beredar pada garis edarnya. Allah SWT juga telah berfirman dalam QS. Al-Qiyamah[75]:9 (٩) ‫وجمع الشمس والقمر‬ ُ َ َْ َ ُ ْ ّ َ ِ ُ َ Artinya: dan matahari dan rembulan dikumpulkan Allah akhirnya berfirman dalam QS. Fushshilat[41]:37: ُ ّ ِ ْ ُ ْ ُ ْ ِ ّ ُ َ ََ ِ ّ ّ ُ ُ ْ َ ِ َ َ ْ ِ َ ِ ْ ّ ِ ُ ُ ْ َ ُ َ َ ْ َ ُ ْ ّ َ ُ َ ّ َ ُ ْ ّ ِ ِ َ ْ ِ َ ‫ومن آياته الليل والنهار والشمس والقمر ل تسجدوا للشمس ول للقمر واسجدوا ل اليذي خلقه ين إن كنتيم إييياه‬ ِ (٣٧) ‫تعبدون‬ َ ُ ُْ َ Artinya: dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. janganlah sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah yang menciptakannya, jika ialah yang kamu hendak sembah. SHOLAT GERHANA Shalat Gerhana atau shalat kusufain sesuai dengan namanya dilakukan saat terjadi gerhana baik bulan maupun matahari. Shalat yang dilakukan saat gerhana bulan disebut dengan shalat khusuf sedangkan saat gerhana matahari disebut dengan shalat kusuf. Hadits yang mendasari dilakukannya shalat gerhana ialah: “Telah terjadi gerhana matahari pada hari wafatnya Ibrahim putera Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam. Berkatalah manusia: Telah terjadi gerhana

130

matahari kerana wafatnya Ibrahim. Maka bersabdalah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam “Bahwasanya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah. Allah mempertakutkan hamba-hambaNya dengan keduanya. Matahari gerhana, bukanlah kerana matinya seseorang atau lahirnya. Maka apabila kamu melihat yang demikian, maka hendaklah kamu shalat dan berdoa sehingga habis gerhana.” (HR. Bukhari & Muslim) Niat shalat ini, sebagaimana juga shalat-shalat yang lain cukup diucapkan di dalam hati, yang terpenting adalah niat hanya semata karena Allah Ta’ala semata dengan hati yang ikhlas dan mengharapkan Ridho Nya, apabila ingin dilafalkan jangan terlalu keras sehingga mengganggu Muslim lainnya, memang ada beberapa pendapat tentang niat ini gunakanlah dengan hikmah bijaksana. Shalat gerhana dilakukan dua rakaat dengan 4 kali ruku’ yaitu pada rakaat pertama, setelah ruku’ dan I’tidal membaca Al Fatihah lagi kemudian ruku’ dan I’tidal kembali setelah itu sujud sebagaimana biasa. Begitu pula pada rakaat kedua. Bacaan Al Fatihah pada shalat gerhana bulan dinyaringkan sedangkan pada gerhana matahari tidak. Dalam membaca surat yang sunnat pada tiap raka’at, disunnatkan membaca yang panjang. Hukum shalat gerhana adalah sunnat muakkad berdasarkan hadits Aisyah Radhiallaahu anha. Nabi dan para shahabat melakukan di masjid dengan tanpa adzan dan iqamah. Gerhana Matahari Total Terlama Pada Abad Ke-21

131

Gerhana matahari akan tampak pertama-tama saat fajar menyingsing di Teluk Khambhat, utara kota Mumbai, India. Kemudian, bayangan gerhana matahari akan bergerak ke arah timur menyeberangi kawasan India, Nepal, Myanmar, Bangladesh, Bhutan, dan China sebelum berakhir di Samudra Pasifik. Gerhana ini juga akan mengenai beberapa pulau di wilayah selatan Jepang dan terlihat terakhir kali dari Pulau Nikumaroro yang terletak di Pasifik Selatan. Salah satu daerah yang paling baik untuk menyaksikan peristiwa ini adalah seluruh kota Shanghai dan pulau-pulau di bagian selatan Jepang yang akan tertutup oleh kegelapan pada siang hari. Diukur dari durasinya, gerhana matahari total kali ini paling lama karena diperkirakan akan berlangsung selama 6 menit 39 detik. Gerhana matahari total sebelumnya terjadi pada bulan Agustus 2008 dengan durasi 2 menit 27 detik. Banyak orang, baik awam maupun para ilmuwan, berniat menempuh jarak yang jauh demi menyaksikan peristiwa sekali seumur hidup ini. Para ilmuwan hendak menjadikan data dari gerhana matahari ini sebagai acuan untuk membantu menjelaskan apa-apa saja struktur dari matahari dan mengapa timbul ledakan di permukaannya. Para ahli astronomi berharap gerhana dapat menyingkap sejumlah petunjuk tentang matahari. "Kami harus menanti ratusan tahun lagi untuk mendapat kesempatan mengamati gerhana matahari sepanjang ini. Kesempatan ini sangatlah langka," ujar Shao Zhenyi, seorang ahli astronomi dari Shanghai Astronomical Obsevatory. Sayang, kali ini gerhana matahari total tidak dapat dilihat dari Indonesia. Hanya beberapa kota di wilayah utara Indonesia yang dapat menyaksikan gerhana parsial karena hanya sebagian saja piringan matahari yang tertutup bayangan bulan.

132

ROTASI DAN REVOLUSI

133

ROTASI BUMI Rotasi Bumi merujuk pada gerakan berputar planet Bumi pada sumbunya dan gerakan di orbitnyamengelilingi matahari. Masa rotasi Bumi pada sumbunya dalam dalam hubungannya

dengan bintang ialah 23 jam, 56menit dan 4.091 detik. Masa rotasi dalam kaitannya dengan matahari ialah 24 jam. Gerakan melingkar mengelilingi matahari terjadi selama setahun, yakni 365,2425 hari. Sehingga,revolusi Bumi mengelilingi matahari tidak pas dengan gerakan Bumi pada sumbunya. Dari sini kita memiliki tahun kabisat yang terjadi setiap 4 tahun sekali (kecuali pada hitungan seratus yang tidak dapat dibagi 400).

Bukti bahwa bentuk bumi seperti bola adalah :

Jika dilihat dari kejauhan, kedatangan kapal ke arah pantai atau pelabuhan, yang pertama terlihat terlebih dahulu adalah cerobong asapnya atau bagian yang tertinggi pada kapal.

Pada peristiwa gerhana bulan, bayangan bumi yang jatuh di permukaan bulan tampak bulat.

Pada malam hari yang cerah semakin tinggi pesawat itu terbang, semakin banyak bintang yang dilihat oleh orang yang berada di dalam pesawat tersebut.

• •

Terdapat bintang yang tidak pernah terbit dan tenggelam Berdasarkan foto-foto yang diambil oleh pesawat ruang angkasa, bentuk bumi adalah bulat.

ROTASI BUMI TATA KOORDINAT BUMI

134

Diameter bumi : sekitar 13.000 km Untuk mengkomunikasikan letak suatu tempat di permukaan bumi

digunakan istilah: ➢ ORDINAT, yang terdiri dari: ✔ Garis Bujur / meredian / altitude: ✔ Garis yang menghubungkan antara Kutub Selatan dengan Kutub Utara ✔ Garis Lintang / paralel / latitude:
✔ Garis yang sejajar dengan equator (khatulistiwa)

✔ Garis

Bujur yang membentang

dari Utara ke Selatan

yang melalui Kota Greenwich (Inggris) ditetapkan sebagai:
✔ Garis Bujur 0o atau Meredian Utama

➢ Yang berada di sebelah Barat disebut: ✔ Bujur Barat (BB) ✔ Yang berada di sebelah Timur disebut: ✔ Bujur Timur (BT) ✔ Garis BB 180 akan berimpit dengan garis BT 180 pada suatu garis yang disebut: ✔ Garis Penanggalan Internasional ✔ Garis Lintang membentuk lingkaran-lingkaran yang besarnya tidak sama Lingkaran garis lintang terbesarnya pada equator (khatulistiwa) Besar garis lintang mulai dari 0o pada equator sampai 90o di Kutub Utara dan Kutub Selatan ✔ Lintang Utara (LU) ✔ Lintang Selatan (LS) Titik temu antara Garis Bujur dan Garis Lintang disebut: KOORDINAT

KARAKTER BUMI YANG MENCIPTAKAN SIANG DAN MALAM.

135

Perputaran itu disebut rotasi atau diartikan sebagai perputaran bumi pada poros/sumbunya. Sumbu Bumi itu terbentang dari utara-selatan (garis tegak dan sedikit miring ke kanan). Garis utara-selatan Bumi tidak berhimpitan seperti pada sumbu globe (bola dunia) yang terdapat di ruang kelas kamu. Rotasi Bumi dari arah barat ke timur. Arahnya persis sama dengan revolusi Bumi mengelilingi Matahari. Kecepatan putaran Bumi diukur oleh banyaknya putaran per satuan waktu. Bumi membutuhkan waktu 24 jam untuk melakukan satu putaran. Tepatnya 23 jam 56 menit 4 detik. Sekali rotasi, Bumi menempuh 3.600 bujur selama 24 jam. Artinya 15 derajat (bujur) menempuh empat menit. Dengan demikian, tempattempat yang berbeda 15 derajat akan berbeda waktu empat menit. Maka itu, selain pergantian siang dan malam dan perbedaan waktu, rotasi Bumi menimbulkan beberapa fenomena ; gerak semu harian bintang dan perbedaan percepatan gravitasi di permukaan bumi. Sebenarnya, akibat rotasi tersebut, benda-benda di Bumi mengalami gaya sentrifugal (gaya yang mengakibatkan benda akan terlempar keluar). Namun karena putaran Bumi sangat cepat, hal itu tidak bisa dirasakan. Efek gaya sentrifugal itu baru dapat kamu rasakan ketika menaiki mobil dengan kecepatan tinggi dan melewati tikungan. Kamu akan merasa terlempar ke samping atau seperti ke sisi luar lingkaran itu. Dalam sehari-hari, kamu bisa mengamati rotasi dalam bentuk lain. yakni pada permainan gasing dan yoyo. Dua permainan ini ibarat memiliki orbit yakni di bagian tengahnya sebagai pusat perputarannya. Lama putaran dua permainan itu tergantung pada bobotnya. Semakin berat, maka putarannya akan sebentar dan sebaliknya. Rencana Foto : ✔ Bumi dalam orbitnya dan mengelilingi Matahari ✔ Gasing Pengaruh Putaran Bumi di Porosnya Akibatnya terdapat dalam empat fenomena.
136

1. Pergantian Siang dan Malam Rotasi Bumi akan membuat permukaannya menghadap dan membelakangi Matahari secara bergantian. Bumi akan mengalami siang bila menghadap Matahari, dan akan malam bila sebaliknya. Masing-masing panjang siang dan malam rata-rata selama 12 jam. 2. Perbedaan Waktu Bumi sebenarnya dibagi-bagi berdasarkan jaring-jaring derajat yang disebut garis lintang dan garis bujur. Garis lintang adalah garis yang sejajar dengan garis tengah khatulistiwa. Sedang garis bujur adalah garis yang sejajar dengan garis tengah kutub. Arah rotasi Bumi (dari barat ke timur) menyebabkan Matahari terbit di timur dan terbenam di barat. Orang-orang yang berada di daerah timur akan mengamati Matahari terbit dan terbenam lebih cepat daripada mereka yang berada di barat. Setiap 15 derajat bujur, suatu wilayah akan mengalami perbedaan waktu selama empat menit dengan wilayah lainnya. Maka itu hadir istilah GMT atau Greenwich Mean Time yakni pedoman waktu yang berlaku international. GMT ada di kota London, Inggris yang ditetapkan sebagai wilayah dengan garis bujur nol. 3. Gerak Semu Harian Bintang Bintang-bintang (termasuk Matahari) yang tampak bergerak sebenarnya tidak bergerak. Akibat rotasi Bumi (dari arah timur ke barat) yang membuat seakan bintang-bintang tersebut bergerak. Pergerakan tersebut dinamakan gerak semu harian bintang. Waktu yang diperlukan bintang untuk menempuh lintasan peredaran semu itu adalah 23 jam 56 menit atau satu hari. 4. Perbedaan Percepatan Gravitasi Rotasi juga menyebabkan penggelembungan di wilayah khatulistiwa dan pemipihan di kedua kutub Bumi. Fenomena itu menyebabkan perbedaan percepatan gravitasi. Sebab, percepatan gravitasi berbanding terbalik dengan kuadrat jari-jari, maka percepatan gravitasi tempat-tempat di kutub lebih besar daripada di khatulistiwa. A-2 Rencana Foto :

137

✔ Fenomena siang dan malam ✔ Greenwich (gambar jam Big Ben)

Telur yang Berputar-putar Cairan di dalam telur mempertahankan gaya dorongnya. Siapkan empat butir telur mentah, sebuah panci, dan wadah. Kemudian, ambil dua telur tadi dan rebus hingga matang. Kurang lebih selama 10 menit hingga matang. Setelah matang, diinginkan telur-telur itu. Agar lebih cepat masukkan ke kulkas sekitar lima menit. Lalu ambillah telur tadi. Gabungkan dengan dua telur lain yang masih mentah ke dalam sebuah wadah. Mintalah temanmu untuk memutar dua telur yang mentah. Sedangkan kamu telur yang sudah matang. Kemudian, secara bersama-sama, putarlah telur itu. biarkan dan hentikan dengan jari telunjukmu. Apa yang terjadi? Telur mentah akan tetap berputar sebentar. sedangkan telur matang langsung berhenti dan tidak berputar. Mengapa hal itu bisa terjadi? Sebab unsur di dalam telur mentah (putih dan kuning telur) masih dalam berbentuk cairan. Jadi meski kamu hentikan telurnya, cairan di dalamnya masih berputar dan memberikan gaya dorong ke luar. Percobaan ini membuktikan bahwa jenis unsur dan volume benda yang berputar memengaruhi perputaran itu sendiri. A-2 Membuat Jam Pasir Kalau sulit, pasir bisa diganti dengan garam yang kering. Seperti pada penjelasan pertama, rotasi memengaruhi perbedaan waktu. Maka itu, yuk, kita buat jam kuno, sebuah jam pasir agar kamu bisa mengetahui pukul berapa saat ini dan waktu yang terjadi di tempat lain. Persiapkan bahan-bahan berikut ini ; dua stoples kaca, kertas karton, selotip, lem, pelubang, pasir kering atau bila sulit bisa diganti garam. Pertama, dengan hati-hati potonglah dua piringan dari karton. Buatlah lubang kecil di

138

tengah setiap piringan. Potong dan buanglah bagian piringan seperti yang ditunjukkan di sini. Kemudian gulunglah sisa karton hingga membentuk corong. Corong harus tepat masuk ke dalam stoples dan kemudian diselotip. Rekatkan tutup kedua stoples menjadi satu setelah kering mintalah tolong kepada temanmu untuk melubanginya. Cobalah dahulu ukuran lubang untuk memeriksa seberapa cepat. kalau kamu gunakan garam, maka harus selalu kering sekali agar tidak menyumbat lubang. Rekatkan corong ke tutup stoples sehingga ujungnya yang sempit melingkari lubang pada tutup. Hati-hati jangan sampai mulut lebar corong itu penyok supaya pasir tidak menyusup lewat tepi corong. Ukurlah banyaknya pasir yang akan kamu gunakan dan masukkan ke dalam salah satu stoples. Pasanglah stoples pada tutupnya dan jam pasir kamu kini siap digunakan. A-2 REVOLUSI BUMI Bola langit melakukan gerak semu, yang arahnya berlawanan dengan arah gerak revolusi bumi Gerak tahunan
✔ dari timur ke barat. ✔ periodanya 1 tahun. ✔ ekliptika membentuk sudut 23,5o thdp ekuator. ➢ lintasan matahari mengalami pergeseran sepanjang lingkaran ekliptika,

secara periodik selama setahun.
➢ equinox: vernal equinox (titik musim semi) disebut juga titik Aries g, dan

autumn equinox (titik musim gugur). ➢ Soltice: Summer Soltice (titik balik utara) dan winter soltice (titik balik selatan

139

140

✔ Matahari terbit tepat di titik Timur sekitar tanggal 21 Maret dan 23 September. ✔ Titik terbit Matahari menyimpang paling jauh ke utara adalah sekitar tanggal 22 Juni dan paling jauh ke selatan sekitar tanggal 22 Desember.
✔ Pergeseran lintasan Matahari terjadi karena kombinasi dari efek rotasi

Bumi dan revolusi Bumi, serta kemiringan sumbu rotasi terhadap sumbu revolusi Bumi sebesar 23,50. Sehingga dari Bumi, Matahari tampak bergeser 6 bulan ke belahan langit utara dan 6 bulan ke belahan langit selatan.

141

KALENDER MASEHI

142

Tiap tanggal 1 Januari orang-orang di berbagai belahan dunia akan bersorak sorai merayakan pergantian tahun. Setelah 365 hari yang telah kita lalui, kita akan menyambut 365 hari yang baru. Harapan-harapan dilambungkan untuk menyongsong hari yang baru. Doa-doa diucapkan. Tahun baru telah tiba! Namun, di balik kegembiraan tahun baru, pernahkah terlintas di benak kita pertanyaan-pertanyaan seputar kalender? Misalnya, tahukah anda mengapa satu tahun lamanya 365 hari dan setelah itu datang tahun baru membawa 365 hari yang baru, atau tahukah anda sejak kapan kalender yang kita gunakan sekarang ini mulai digunakan pertama kalinya dan siapa yang menciptakannya? Setiap tahunnya kita lalui 365 kali pergantian hari (dan 366 hari jika tahun kabisat) yang terbagi ke dalam 12 bulan. Dimulai dengan Januari, diakhiri dengan Desember. Diantaranya terdapat Februari, Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober dan November. Pada duabelas bulan tersebut, setiap harinya istimewa. Hari-hari tertentu merupakan sebuah perayaan atau peringatan bagi sekelompok orang. Di

143

negara kita misalnya, setiap tanggal 17 Agustus diperingati sebagai hari kemerdekaan negara kita. Pada tanggal 1 Januari, tahun baru kita rayakan. Jika digabungkan hari perayaan atau hari peringatan di seluruh dunia, kemungkinan besar setiap harinya merupakan hari perayaan atau peringatan. Tanggal-tanggal seperti ini adalah bagian dari sistem penanggalan Gregorian atau lebih kita kenal di Indonesia sebagai sistem penanggalan masehi. Selain resmi digunakan sehari-hari di negara kita, sistem penanggalan Gregorian ini merupakan sistem penanggalan internasional. Sistem penanggalan Gregorian adalah sistem penanggalan yang berdasarkan pada siklus pergerakan semu Matahari melewati titik vernal equinok dua kali berturut-turut, yang lamanya rata-rata adalah 365, 242199 hari. Revolusi Bumi mengelilingi Matahari tiap tahunnya mengakibatkan Matahari terlihat dari Bumi bergerak melintasi bola langit. Padahal, sebenarnya Bumi bergerak mengitari Matahari maka kita melihat Matahari diproyeksikan pada medan bintang yang berbeda-beda. Lintasan Matahari semu selama setahun ini kemudian disebut ekliptika. Mudahnya, bayangkan saja bintang-bintang di langit. Bintang-bintang tampak terbit dan tenggelam setiap harinya. Hal ini tidak lain diakibatkan oleh rotasi Bumi terhadap sumbunya, bukan karena Bumi yang diam dan dikelilingi oleh bintang-bintang, seperti yang dikira orang-orang zaman dahulu selama berabad-abad. Titik vernal equinok adalah titik semu pada lintasan ekliptika tempat Matahari melewati atau tepat berada pada garis ekuator langit (perpanjangan garis ekuator Bumi), yang terjadi sekitar tanggal 21 Maret. Sistem penanggalan dengan acuan Matahari seperti ini disebut juga solar calendar atau kalender syamsiah. Oleh karena penyesuaian dengan pergerakan semu Matahari inilah, satu tahun dalam kalender Gregorian lamanya 365 hari.Tetapi, sistem penanggalan Gregorian dengan 365 hari seperti sekarang ini sebetulnya merupakan reformasi dari sistem penanggalan yang digunakan sebelumnya.

144

Kalender Gregorian pada mulanya adalah kalender yang digunakan oleh bangsa Romawi kuno dan bukan berdasarkan pada siklus Matahari (solar calendar) seperti sekarang ini. Kalender aslinya dulu tidak terdiri dari duabelas bulan seperti sekarang, tetapi terdiri dari sepuluh bulan (Martius, Aprilis, Maius, Junius, Quintilis, Sextilis, September, October, November, December) dengan jumlah hari sepanjang tahun adalah 304 hari.Permulaan tahun dalam kalender Romawi kuno dihitung sejak pendirian kota Roma pertama kalinya atau from the founding of the city (of Rome), yang diterjemahkan dari bahasa Romawi ab urbe condita. Selain itu awal tahun atau tahun baru dirayakan setiap tanggal 1 Maret, bukan 1 Januari seperti sekarang.Kemudian kalender ini dimodifikasi menjadi kalender yang terdiri dari 12 bulan dengan jumlah hari tiap bulannya masih menyesuaikan dengan siklus peredaran Bulan mengitari Bumi, rata-rata adalah 29,5 hari. Raja Romawi, Numa Pompilius kemudian memperkenalkan Februari dan Januari diantara bulan Desember dan Maret. Dengan demikian didapat tahun yang lamanya 354 hari. Kemudian pada tahun 450 SM Februari dipindahkan ke posisinya sekarang ini, di antara Januari dan Maret.Tetapi, tahun dengan 354 hari tidak sesuai dengan periode Bumi mengelilingi Matahari yang telah diketahui waktu itu, yaitu 365,242199 hari. Pada setiap akhir tahun kalender yang dimodifikasi tersebut tidak sesuai sekitar sebelas hari dengan pergantian musim, dan setelah tiga tahun perbedaan dengan musim ini menjadi sekitar sebulan. Untuk mengakali hal ini, kalender segera dikoreksi dengan menambahkan satu bulan setiap dua tahun sekali. Tidak berapa lama kalender yang dikoreksi menimbulkan kebingungan dalam masyarakat Romawi kuno. Pada 46 SM, Julius Caesar mereformasi kalender dengan memerintahkan bahwa panjang satu tahun haruslah 365 hari dan terdiri dari 12 bulan, berdasarkan pertimbangan dari seorang ahli astronomi dari Alexandria bernama Sosigenes. Ini mengakibatkan beberapa hari harus ditambahkan pada beberapa bulan agar panjang tahun yang semula 354 hari dapat

145

menjadi 365 hari. Ia juga menetapkan bahwa bulan-bulan yang berada pada urutan ganjil memiliki 31 hari dan bulan yang berada pada urutan genap memiliki 30 hari, dengan bulan Februarinya berjumlah 29 hari. Selain itu, pada tahun 44 SM bulan Quintilis diubah namanya menjadi Juli untuk menghormati Julius Caesar.Dengan demikian, jumlah hari dalam beberapa bulan tidak lagi bersesuaian dengan siklus Bulan mengelilingi Bumi yang lamanya rata-rata 29,5 hari. Kalender Julian, demikian kalender ini disebut, tidak lagi bersifat lunar calendar (kalender Qamariyah) karena ketidaksesuaiannya dengan siklus Bulan. Tetapi permasalahan tidak serta merta selesai setelah reformasi kalender Julian. Masih ada perbedaan sekitar seperempat hari antara kalender Julian dengan panjang tahun sebenarnya (pergerakan semu Matahari sepanjang tahun). Jika dibiarkan terus, dalam kurun waktu empat tahun kalender Julian akan mengalami akumulasi perbedaan sebesar satu hari. Dalam waktu beberapa puluh tahun, kalender Julian akan mengalami akumulasi perbedaan dengan musim lebih besar lagi. Dengan demikian, kalender Julian tidak lagi sesuai dengan pergantian musim, padahal tujuan utama reformasi Julian adalah menyesuaikan dengan musim. Reformasi Julian jadinya hanya menunda ketidaksesuaian tersebut, seperti yang terjadi pada kalender Romawi kuno, lebih lama saja. Untuk mengakali perbedaan dengan musim tersebut, dengan pertimbangan lain lagi dari Sosigenes, setiap empat tahun sekali akan ditambahkan satu hari pada bulan Februari. Tahun seperti inilah yang kemudian kita kenal sebagai tahun kabisat. Maka, pada tahun kabisat tersebut Februari akan terdiri dari 30 hari sehingga jumlah hari satu tahunnya menjadi 366 hari. Dengan begitu, panjang rata-rata tiap tahunnya adalah 365,25 hari dan menjadi cukup dekat dengan tahun sebenarnya yang panjang rataratanya 365,242199 hari.Namun, Februari yang kita kenal sekarang terdiri dari 28 hari. Terdapat cerita menarik mengenai perubahan Februari dari 29 hari menjadi 28 hari, meskipun tidak diyakini kebenarannya. Tahun 8 SM bulan

146

Sextilis diganti namanya menjadi Augustus untuk menghormati kaisar Augustus yang memerintah Romawi setelah Julius Caesar. Pada masa kekuasaannya, ia mengambil satu hari dari bulan Februari untuk ditambahkan ke bulan Agustus, sehingga bulan Agustus pun kemudian terdiri dari 31 hari, bukan 30 hari lagi seperti sebelumnya. Dengan jumlah hari yang sama antara Juli dan Agustus, walaupun namanya dijadikan nama bulan setelah bulan Juli, ia tidak lagi merasa inferior terhadap Julius Caesar. Setelah didapat panjang tahun rata-rata yang cukup dekat dengan panjang tahun sebenarnya dengan solusi tahun kabisat, rupanya panjang tahun ini belumlah cukup sangat akurat sehingga dalam kurun waktu yang cukup lama dapat tetap mengakibatkan ketidaksesuaian dengan musim. Dengankesalahan yang besarnya hanya 0,007801 hari tiap tahunnya, dalam kurun waktu 128 tahun akan terdapat ketidaksesuaian dengan musim (panjang tahun sebenarnya) sekitar satu hari. Pada tahun 1582 kalender Julian telah memiliki ketidaksesuaian dengan musim sebesar 10 hari. Untuk mengatasi hal ini, Paus Gregorius XIII mengambil dua langkah. Pertama, ia memutuskan bahwa tanggal 4 Oktober tahun 1582 akan langsung diikuti dengan tanggal 15 Oktober 1582, bukan tanggal 5 Oktober 1582. Kedua, untuk mencegah ketidaksesuaian dengan musim ini kembali terjadi, ia juga menetapkan bahwa tiga dari empat tahun abad (tahun yang berakhiran dengan 00, misalnya tahun 1600, 1700, dst) bukanlah tahun kabisat. Dengan peraturan tahun kabisat yang dulu, setiap empat tahun sekali, tahun yang habis dibagi empat akan menjadi tahun kabisat. Tetapi, dengan peraturan yang dikeluarkan oleh Paus Gregorius ini maka tahun abad yang tidak habis dibagi 400 tidak akan menjadi tahun kabisat. Dengan demikian, tahun 1700, 1800, 1900 bukan tahun kabisat, sedangkan tahun 2000, yang habis dibagi 400, merupakan tahun kabisat. Tetapi, peraturan dari Paus Gregorius ini tidak langsung diterapkan. Memang negara-negara dengan mayoritas umat Katholik dengan segera mengubah penanggalannya ke sistem penanggalan yang telah direformasi Paus Gregorius, tetapi tidak demikian pada negara-negara dengan mayoritas umat Kriten Protestan dan lainnya. Pada banyak negara kalender Julian masih

147

digunakan, bahkan sampai tahun 1918 masih digunakan oleh Rusia. Sehingga dalam kurun waktu 1582-1918 tersebut, harus jelas penanggalan yang mana yang digunakan, yang Julian atau Gregorian. Demikianlah kisah kalender yang kita gunakan sehari-hari kini. Menarik mengetahui bahwa manusia dapatmensiasati waktu.

148

KALENDER HIJRIYAH

]

kalender Hijriyah
149

kalender Hijriyah atau Kalender Islam (Bahasa Arab: ‫ ;التقييويم الهجييري‬attaqwim al-hijri), adalah kalender yang digunakan oleh umat Islam, termasuk dalam menentukan tanggal atau bulan yang berkaitan dengan ibadah, atau harihari penting lainnya. Kalender ini dinamakan Kalender Hijriyah, karena pada tahun pertama kalender ini adalah tahun dimana terjadi peristiwa Hijrah-nya Nabi Muhammad dari Makkah ke Madinah, yakni pada tahun 622 M. Di beberapa negara yang berpenduduk mayoritas Islam, Kalender Hijriyah juga digunakan sebagai sistem penanggalan sehari-hari. Kalender Islam menggunakan peredaran bulan sebagai acuannya, berbeda dengan kalender biasa (kalender Masehi) yang menggunakan peredaran matahari. KARAKTERISTIK Penentuan dimulainya sebuah hari/tanggal pada Kalender Hijriyah berbeda dengan pada Kalender Masehi. Pada sistem Kalender Masehi, sebuah hari/tanggal dimulai pada pukul 00.00 waktu setempat. Namun pada sistem Kalender Hijriah, sebuah hari/tanggal dimulai ketika terbenamnya matahari di tempat tersebut. Kalender Hijriyah dibangun berdasarkan rata-rata silkus sinodik bulan kalender lunar (qomariyah), memiliki 12bulan dalam setahun. Dengan menggunakan siklus sinodik bulan, bilangan hari dalam satu tahunnya adalah (12 x 29,53059 hari = 354,36708 hari).Hal inilah yang menjelaskan 1 tahun Kalender Hijriah lebih pendek sekitar 11 hari dibanding dengan 1 tahun Kalender Masehi. Faktanya, siklus sinodik bulan bervariasi. Jumlah hari dalam satu bulan dalam Kalender Hijriah bergantung pada posisi bulan, bumi dan matahari. Usia bulan yang mencapai 30 hari bersesuaian dengan terjadinya bulan baru (new moon) di titik apooge, yaitu jarak terjauh antara bulan dan bumi, dan pada saat yang bersamaan, bumi berada pada jarak terdekatnya dengan matahari (perihelion). Sementara itu, satu bulan yang berlangsung 29 hari bertepatan dengan saat terjadinya bulan baru di perige (jarak terdekat bulan dengan bumi) dengan bumi berada di titik terjauhnya dari matahari (aphelion). dari sini terlihat bahwa usia bulan tidak tetap melainkan berubah-ubah (29 - 30 hari) sesuai dengan kedudukan ketiga benda langit tersebut (Bulan, Bumi dan Matahari).

150

Penentuan awal bulan (new moon) ditandai dengan munculnya penampakan (visibilitas) Bulan Sabit pertama kali (hilal) setelah bulan baru (konjungsi atau ijtimak). Pada fase ini, Bulan terbenam sesaat setelah terbenamnya Matahari, sehingga posisi hilal berada di ufuk barat. Jika hilal tidak dapat terlihat pada hari ke-29, maka jumlah hari pada bulan tersebut dibulatkan menjadi 30 hari. Tidak ada aturan khusus bulan-bulan mana saja yang memiliki 29 hari, dan mana yang memiliki 30 hari. Semuanya tergantung pada penampakan hilal. Nama – Nama Bulan Kalender Hijriyah terdiri dari 12 bulan: No Penanggalan Islam 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Muharram Safar Rabiul awal Rabiul akhir Jumadil awal Jumadil akhir Rajab Sya'ban Ramadhan Syawal Dzulkaidah Dzulhijjah Lama Hari 30 29 30 29 30 29 30 29 30 29 30 29/(30) 354/(355)

Total

Keterangan

151

tanda kurung itu berarti tahun kabisat dalam kalender Hijriyah dengan metode sisa yaitu 3-3-2 yang berjumlah 11 buah yaitu 2,5,8,10,13,16,18,21,24,26 dan 29. Nama - Nama Hari Kalender Hijriyah terdiri dari 7 hari. Sebuah hari diawali dengan terbenamnya matahari, berbeda dengan Kalender Masehi yang mengawali hari pada saat tengah malam. Berikut adalah nama-nama hari:
1. al-Ahad (Minggu) 2. al-Itsnayn (Senin) 3. ats-Tsalaatsa' (Selasa) 4. al-Arba'aa / ar-Raabi' (Rabu) 5. al-Khamsatun (Kamis) 6. al-Jumu'ah (Jumat) 7. as-Sabat (Sabtu)

152

SEJARAH Penentuan kapan dimulainya tahun 1 Hijriah dilakukan 6 tahun setelah wafatnya Nabi Muhammad. Namun demikian, sistem yang mendasari Kalender Hijriah telah ada sejak zaman pra-Islam, dan sistem ini direvisi pada tahun ke-9 periode Madinah. SYSTEM KALENDER PRA-ISLAM DI ARAB Sebelum datangnya Islam, di tanah Arab dikenal sistem kalender berbasis campuran antara Bulan (komariyah) maupun Matahari(syamsiyah). Peredaran bulan digunakan, dan untuk mensinkronkan dengan musim dilakukan penambahan jumlah hari (interkalasi). Pada waktu itu, belum dikenal penomoran tahun. Sebuah tahun dikenal dengan nama peristiwa yang cukup penting di tahun tersebut. Misalnya, tahun Revisi Penanggalan Pada era kenabian Muhammad, sistem penanggalan pra-Islam digunakan. Pada tahun ke-9 setelah Hijrah, turun ayat 36-37 Surat At-Taubah, yang melarang menambahkan hari (interkalasi) pada sistem penanggalan. Penentuan Tahun 1 Kalender Islam Setelah wafatnya Nabi Muhammad, diusulkan kapan dimulainya Tahun 1 Kalender Islam. Ada yang mengusulkan adalah tahun kelahiran Muhammad sebagai awal patokan penanggalan Islam. Ada yang mengusulkan pula awal patokan penanggalan Islam adalah tahun wafatnya Nabi Muhammad.

153

Akhirnya, pada tahun 638 M (17 H), khalifah Umar bin Khatab menetapkan awal patokan penanggalan Islam adalah tahun dimana hijrahnya Nabi Muhammad dari Mekkah ke Madinah. Penentuan awal patokan ini dilakukan setelah menghilangkan seluruh bulan-bulan tambahan (interkalasi) dalam periode 9 tahun. Tanggal 1 Muharam Tahun 1 Hijriah bertepatan dengan tanggal 16 Juli 622, dan tanggal ini bukan berarti tanggal hijrahnya Nabi Muhammad. Peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad terjadi bulan September 622. Dokumen tertua yang menggunakan sistem Kalender Hijriah adalah papirus di Mesir pada tahun 22 H, PERF 558.tanggal penting dalam kalender. Tanggal-tanggal penting dalam Kalender Hijriyah adalah:

1 Muharram: Tahun Baru Hijriyah 2 10 Muharram: Hari Asyura. Hari ini diperingati bagi kaum Syi'ah untuk
memperingati wafatnya Imam Husain bin Ali

3 12 Rabiul Awal: Maulud Nabi Muhammad (hari kelahiran Nabi
Muhammad)

4 27 Rajab: Isra' Mi'raj 5 Bulan Ramadan: Satu bulan penuh umat Islam menjalankan Puasa
Ramadan

6 27 Ramadan: Nuzulul Qur'an (di Indonesia dan Malaysia diperingati setiap
tanggal 17 Ramadan)

7 10 hari terakhir di Bulan Ramadan terjadi Lailatul Qadar 8 1 Syawal: Hari Raya Idul Fitri
9 8 Dzulhijjah: Hari Tarwiyah

109 Dzulhijjah: Wukuf di Padang Arafah 1110 Dzulhijjah: Hari Raya Idul Adha 1211-13 Dzulhijjah:Hari Tasyriq

154

HISAB DAN RUKYAT Rukyat adalah aktivitas mengamati visibilitas hilal, yakni mengamati penampakan bulan sabit yang pertama kali tampak setelah bulan baru (ijtima). Rukyat dapat dilakukan dengan mata telanjang, atau dengan alat bantu optik seperti teleskop. Apabila hilal terlihat, maka pada petang tersebut telah memasuki tanggal 1. Sedangkan hisab adalah melakukan perhitungan untuk menentukan posisi bulan secara matematis dan astronomis. Hisab merupakan alat bantu untuk mengetahui kapan dan dimana hilal (bulan sabit pertama setelah bulan baru) dapat terlihat. Hisab seringkali dilakukan untuk membantu sebelum melakukan rukyat. Penentuan awal bulan menjadi sangat signifikan untuk bulan-bulan yang berkaitan dengan ibadah, seperti bulan Ramadan (yakni umat Islam menjalankan puasa ramadan sebulan penuh), Syawal (yakni umat Islam merayakan Hari Raya Idul Fitri), serta Dzulhijjah (dimana terdapat tanggal yang berkaitan dengan ibadah Haji dan Hari Raya Idul Adha). Penentuan kapan hilal dapat terlihat, menjadi motivasi ketertarikan umat Islam dalam astronomi. Ini menjadi salah satu pendorong mengapa Islam menjadi salah satu pengembang awal ilmu astronomi sebagai sains, lepas dari astrologi pada Abad Pertengahan. Sebagian umat Islam berpendapat bahwa untuk menentukan awal bulan, adalah harus dengan benar-benar melakukan pengamatan hilal secara langsung (rukyatul hilal). Sebagian yang lain berpendapat bahwa penentuan awal bulan cukup dengan melakukan hisab (perhitungan matematis), tanpa harus benar-benar mengamati hilal. Metode hisab juga memiliki berbagai kriteria penentuan, sehingga seringkali menyebabkan perbedaan penentuan awal bulan, yang berakibat adanya perbedaan hari melaksanakan ibadah seperti puasa Ramadan atau Hari Raya Idul Fitri. RUPA – RUPA

1. Menurut perhitungan, dalam satu siklus 30 tahun Kalender Hijriyah,
terdapat 11 tahun kabisat dengan jumlah hari sebanyak 355 hari, dan 19 tahun dengan jumlah hari sebanyak 354 hari. Dalam jangka panjang, satu

155

siklus ini cukup akurat hingga satu hari dalam sekitar 2500 tahun. Sedangkan dalam jangka pendek, siklus ini memiliki deviasi 1-2 hari.

2. Microsoft menggunakan Algoritma Kuwait untuk mengkonversi Kalender
Gregorian ke Kalender Hijriyah. Algoritma ini diklaim berbasis analisis statistik data historis dari Kuwait, namun dalam kenyataannya adalah salah satu variasi dari Kalender Hijriyah tabular.

3. Untuk konversi secara kasar dari Kalender Hijriyah ke Kalender Masehi
(Gregorian), kalikan tahun Hijriyah dengan 0,97, kemudian tambahkan dengan angka 622.

4. Setiap 33 atau 34 tahun Kalender Hijriyah, satu tahun penuh Kalender
Hijriyah akan terjadi dalam satu tahun Kalender Masehi. Tahun 1429 H lalu terjadi sepenuhnya pada tahun 2008 M.

Kalender Hijriyah Dan Penanggalan Jawa Sistem Kalender Jawa berbeda dengan Kalender Hijriyah, meski keduanya memiliki kemiripan. Pada abad ke-1, di Jawa diperkenalkan sistem penanggalan Kalender Saka (berbasis matahari) yang berasal dari India. Sistem penanggalan ini digunakan hingga pada tahun 1625Masehi (bertepatan dengan tahun 1547 Saka), Sultan Agung mengubah sistem Kalender Jawa dengan mengadopsi Sistem Kalender Hijriah, seperti nama-nama hari, bulan, serta berbasis lunar (komariyah). Namun demikian, demi kesinambungan, angka tahun saka diteruskan, dari 1547 Saka Kalender Jawa tetap meneruskan bilangan tahun dari 1547 Saka ke 1547 Jawa. Berbeda dengan Kalender Hijriah yang murni menggunakan

visibilitas Bulan (moon visibility) pada penentuan awal bulan (first month), Penanggalan Jawa telah menetapkan jumlah hari dalam setiap bulannya.

156

157

PERBEDAAN WAKTU

Greenwich Mean Time terkadang disebut juga Greenwich Meredian Time adalah acuan waktu di dunia. Greenwich itu sendiri berada di Kota London, Inggris. Wilayah Greenwich dijadikan sebagai tolok ukur waktu dunia karena terletak 0 derajat bujur yang menandai titik awal setiap kali perubahan zona waktu di seluruh dunia. Zona waktu di dunia ini dihitung berdasarkan letak geografis suatu negara. Berdasarkan letak geografisnya, sebuah negara mempunyai waktu yang bisa jadi lebih awal dari GMT ataupun sebelum GMT. Untuk negara Indonesia, sebagai contoh adalah waktu Indonesia Bagian Barat (WIB) dihitung berdasarkan zona waktu sesuai standar GMT yaitu +7 yang berarti waktu di Indonesia Bagian Barat adalah 7 jam lebih awal dari waktu di Greenwich, Inggris. Jika wilayah di Pulau Sumatera menunjukkan pukul 19.00 WIB, maka waktu di Greenwich menunjuk pada pukul 12.00. (Pukul 12 Siang). Berikut ini adalah daftar waktu di dunia sesuai dengan tabel dibawah ini : DAFTAR WAKTU DUNIA/TIME DIFFERENCE Greenwich Mean Time (GMT 12.00)
No. 1. 2. 3. Negara Abu Dhabi(UAE) Amsterdam(Nederland) Baghdad(Irak) +/- dari GMT +4 +1 +3 Waktu 16.00 13.00 15.00

158

4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32

Bangkok(Thailand) Bogota(Columbia) Bermuda(Bermua) Boston (USA) Brisbane(Australia) Cairo(Egypt) Chicago(USA) Copenhagen (Denmark) Detroit(USA) Frankfurt(Germany) Hongkong Istambul(Turkey) Jakarta(Indonesia) Jeddah(Saudi Arabia) Karachi(Pakistan) Kuala Lumpur(Malaysia) London(England) Los Angeles(USA) Madrid (Spain) Melbourne(Australia) Mexico City Miami (USA) Montreal(Canada) Moscow(Rusia) New York(USA) Osaka (Japan) Oslo(Norway) Perth(Australia) Singapore

+7 -5 -4 -5 +10 +2 -6 +1 -5 +1 +8 +3 +7 +3 +5 +8 0 -8 +1 +10 -6 -5 -5 +3 -5 +9 +1 +8 +8

17.00 07.00 08.00 07.00 22.00 14.00 06.00 13.00 07.00 13.00 20.00 15.00 19.00 15.00 17.00 20.00 12.00 04.00 13.00 22.00 06.00 07.00 07.00 15.00 07.00 21.00 13.00 20.00 20.00

159

33 34 35 36 37 38

Sydney(Australia) Tokyo(Japan) Toronto(Canada) Vienna(Austria) Washington(USA) Zurich(Swiss)

+10 +9 -5 +1 -5 +1

22.00 21.00 07.00 13.00 07.00 13.00

Dalam industri pariwisata kegunaaan GMT selain untuk mengetahui waktu di wilayah lain, juga berguna untuk mengetahui berapa lama waktu penerbangan sesungguhnya dari suatu daerah keberangkatan ke daerah tujuan. Contoh sederhana adalah penerbangan dari Singapore ke Jakarta. Berangkat dari Singapore : Pukul 09.00 waktu setempat Sampai di Jakarta : Pukul 09.30 waktu setempat Jika hanya dilihat melalui waktu setempat, penerbangan Singapore-Jakarta membutuhkan waktu 30 menit. Namun, karena selisih waktu GMT antara Singapore dan Jakarta adalah 1 jam, maka penerbangan sesungguhnya membutuhkan waktu 1 jam 30 menit. Karena pada waktu pesawat berangkat dari Singapore, waktu di Jakarta menunjukkan pada pukul 08.00 WIB.

DAFTAR PUSTAKA
1. http://siradel.blogspot.com/2010/10/planet-bumi.html 2. http://siradel.blogspot.com/2010/10/planet-venus.html 3. http://siradel.blogspot.com/2010/09/planet-merkurius.html 4. http://www.adipedia.com/ukuran-planet-merkurius-semakin-mengecil/ 5. http://siradel.blogspot.com/2010/10/planet-mars.html 6. http://siradel.blogspot.com/2010/10/planet-jupiter.html

160

7. http://id.wikipedia.org/wiki/Saturnus 8. http://id.wikipedia.org/wiki/Uranus 9. http://students.ukdw.ac.id/~23070234/newsneptunus.html 10. http://annagkoddok.wordpress.com/2009/10/18/susunan-tata-

surya/#comment-151
11. file:///D:/tugas%20ipa/The%20Size%20Of%20Our%20World.htm 12. http://unawe.org/joomla/images/materials/power

%20planets_indonesian_ppt.pdf
13. http://alicezah.files.wordpress.com/2009/05/ta2-surya.pdf 14. http://tito0809.wordpress.com/2010/05/08/pengertiandefinisi-meteor-

meteorit-komet-satelit-bintang-planet/
15. http://id.wikipedia.org/wiki/Galaksi 16. http://genarkamil.wordpress.com/2010/02/09/sistem-tata-surya/ 17. http://pu3p3rm4t4.wordpress.com/2010/03/01/bulan/ 18. http://www.thegalaxi.co.cc/2010/01/ruang-antar-planet-mengandung-

banyak.html
19. http://wong168.wordpress.com/2009/07/25/fakta-tata-surya/ 20. http://berita.kampoengti.com/content/2010/11/23/110/165003/2044165003

7/amerika-setikat-meluncurkan-satelit-terbesar-sedunia
21. http://beritabaikdariindonesia.blogspot.com/2009/05/satelit-terbesar-di-

atas-angkasa.html
22. http://www.adipedia.com/galaksi-ic-1101-galaksi-terbesar-di-alam-

semesta-jagat-raya/ 23. http://www.dapunta.com/ilmuwan-temukan-bukti-kehidupan-di-titanbulan-terbesar-saturnus.html
24. http://www.indonesiaindonesia.com/f/35863-planet-terbesar-matahari-

sebesar-debu/
25. http://id.wikipedia.org/wiki/Gerhana_bulan 26. http://www.dakdem.com/galeri/23-foto/811-gerhana-bulan-total-

desember-2010-foto

161

27. http://m.nationalgeographic.co.id/lihat/berita/353/gerhana-matahari-

sebagian-setelah-hujan-meteor
28. http://iyagihaja.pumitabusan.com/2007/03/gerhana-matahari-sebagian-19-

maret-2007.html
29. http://sains.kompas.com/read/2009/07/21/11331761/Besok..Gerhana.Mata

hari.Total.Terlama.pada.Abad.Ke-21 30. http://www.mreclipse.com/Totality2/TotalityCh11.html
31. http://pakarfisika.wordpress.com/2009/01/07/gerhana-matahari-cincin/ 32. http://id.wikipedia.org/wiki/Rotasi_Bumi 33. http://webcache.googleusercontent.com/search?

q=cache:AeTyjHjSdDMJ:files.mfanwarie.webnode.com/2000000224015e410f8/ROTASI %2520BUMI.ppt+rotasi+bumi&cd=10&hl=id&ct=clnk&gl=id
34. http://www.koran-jakarta.com/berita-detail.php?id=37182 35. http://file.upi.edu/Direktori/D%20-%20FPMIPA/JUR.%20PEND.

%20FISIKA/197812182001122%20-%20WINNY %20LILIAWATI/ROTASI%20DAN%20REVOLUSI%20BUMI %20[Compatibility%20Mode].pdf
36. http://irshadi-bagas.blogspot.com/2009/01/kalender-masehi.html 37. http://id.wikipedia.org/wiki/Kalender_Hijriyah 38. http://wisatakandi.blogspot.com/2010/04/greenwich-mean-time-gmt.html

162

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful