P. 1
Bukan Sekedar Hitam Putih Edisi Revisi

Bukan Sekedar Hitam Putih Edisi Revisi

|Views: 1,751|Likes:
Published by damanik79

More info:

Published by: damanik79 on Mar 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/15/2013

pdf

text

original

Sections

  • Jemaat Ahmadiyah dalam Islam
  • Tinjauan Umum
  • Ahmadiyah: Selayang Pandang3
  • Pendahuluan
  • Pergerakan Ahmadiyah dalam Islam
  • Ahmadiyah dan Khaataman- Nabiyyiin
  • Arti Khaataman-Nabiyyiin
  • Kenabian Setelah Nabi Muhammad s.a.w
  • Arti dan Ungkapan Kata Khaatam Menurut Bahasa Arab
  • Arti Hadits Laa Nabiyya Ba'diy dan Aakhirul Anbiya’
  • Wajib Beriman Hanya Kepada 25 Nabi dan Rasul?
  • Masalah Pembajakan Al-Qur’an dan Kitab Tadzkirah
  • Sejarah Tadzkirah
  • Isi Tadzkirah
  • Ahmadiyah dan Syari’at Jihad
  • Pengertian Jihad
  • Penjelasan Mirza Ghulam Ahmad Tentang Jihad
  • Para Ulama Islam di Hindustan Melarang Jihad
  • Jihad yang Dilakukan oleh Jemaat Ahmadiyah
  • Ahmadiyah dan Kerajaan Inggris
  • Pujian Para Ulama Islam di Hindustan Kepada Inggris
  • Perbedaan dalam Masalah Terima Kasih
  • Masih Mau’ud a.s. Bukan Agen dan Kaki Tangan Inggris
  • Undangan Bagi Ratu Victoria Untuk Menerima Islam
  • Ahmadiyah dan Negara Israel
  • Ahmadiyah Menentang Pembentukan Negara Israel
  • Ahmadiyah Membela Dunia Islam dan Arab
  • Penyebaran Islam di Israel
  • Fatwa Majelis Ulama Indonesia
  • MUI Tidak Pernah Memberikan Bukti
  • Sikap Rasulullah Muhammad s.a.w
  • Alasan Peperangan Dengan Musailimah
  • Masalah Kafir
  • Pemakaian Istilah Kafir
  • Kafir dan Kenabian
  • Masalah Ibadah Haji
  • Qadian dan Rabwah Bukan Tempat Untuk Beribadah Haji
  • Kenapa Masih Mau’ud a.s. Tidak Menunaikan Ibadah Haji?
  • Perintah Masih Mau’ud a.s. untuk Jemaatnya
  • Larangan dan Fatwa Para Ulama Islam
  • Sikap Masih Mau’ud a.s. Mengenai Masalah Shalat
  • Masalah Jenazah Ahmadi dan Shalat Jenazah
  • Sikap Masih Mau’ud a.s. Mengenai Shalat Jenazah
  • Penjelasan Mengenai Pekuburan Bahishti Maqbarah
  • Yang Layak Dikuburkan di Bahishti Maqbarah
  • Keterangan Hadits
  • Mirza Ghulam Ahmad dan Cerminan Para Nabi
  • Hakikat Cermin Para Nabi
  • Bukan Reinkarnasi
  • Al-Masih adalah Mahdi
  • Masalah Kehormatan Nabi Isa a.s
  • Kecintaan Kepada Nabi Isa a.s
  • Yesus Versi Bible
  • Pertentangan Dengan Misionaris Kristen
  • Kehormatan Yesus
  • Nama Baik Maryam dan Nabi Isa a.s
  • Masalah Tiga Lokasi Kuburan Nabi Isa a.s
  • Proses Ijtihad
  • Nabi Isa a.s. Telah Wafat
  • Para Penentang Imam Mahdi/Masih Mau’ud a.s
  • Ungkapan Al-Qur’an Karim
  • Para Ulama Sejati
  • Perkataan Kotor Para Penentang
  • Arti dan Ungkapan Zurrayatul Baghaya Yang Sebenarnya
  • Satire dan Rasulullah s.a.w
  • Keturunan Ruhani
  • Setengah Kristen
  • Bukan Kasus Perzinahan
  • Tantangan Mubahalah Kepada Maulvi Sanaullah
  • Latar Belakang Mubahalah
  • Maulvi Sanaullah Membisu
  • Tantangan Semu
  • Penolakan Maulvi Sanaullah
  • Kehidupan Maulvi Sanaullah
  • Nubuatan Mengenai Muhammadi Begum
  • Keluarga Atheis
  • Maksud dan Hakikat Nubuatan
  • Taubat
  • Bergabungnya Keluarga Muhammadi Begum dalam Islam
  • Masalah Kesehatan Mirza Ghulam Ahmad
  • Sakit Diare
  • BIBLIOGRAFI

BUKAN SEKEDAR HITAM PUTIH: Kontroversi Pemahaman Ahmadiyah M. A. Suryawan © M. A. Suryawan, 2005 dan Azzahra Publishing, 2005 xxx + 236 halaman: 20.5 x 14.5 cm. ISBN: 979-25-4100-4 Rancang Sampul: Team Azzahra Publishing Cetakan I: Januari 2006

Penerbit/Distribusi: Azzahra Publishing CV Azzahra Multimedia Jl. Daan Mogot Km 21 P.O. Box 442 Tangerang 15001, Indonesia Tel: 021-3011868 Fax: 021-5531816 E-mail: publishing@azzahra.co.id

Hak cipta pada Penulis dan Penerbit Dilarang memproduksi/memperbanyak buku ini dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Penulis dan atau Penerbit. All rights reserved.

Untuk putri-putriku jika sudah besar nanti, Azzahra Alya Suryawan Aziza Adelya Suryawan

Persembahan: Untuk semua yang berminat mengenal Imam Mahdi/Masih Mau’ud a.s. dan Jemaat Ahmadiyah

iii

iv

SAMBUTAN
AMIR NASIONAL JEMAAT AHMADIYAH INDONESIA Assalamu’alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh
Di tengah badai fitnah terhadap Ahmadiyah, telah terbit buku “Bukan Sekedar Hitam Putih“ yang disusun oleh Saudara M. A. Suryawan, yang isinya cukup memadai untuk menjawab segala fitnah yang ditujukan kepada Jemaat Ahmadiyah. Mudah-mudahan buku ini dapat menghilangkan kesalahpahaman terhadap Jemaat Ahmadiyah dan dapat membantu pembaca untuk memahami paham Ahmadiyah secara benar, karena sesuai firman Allah SWT dalam Al-Qur’an: “Dan janganlah engkau ikuti apa yang tentang itu engkau tidak mempunyai ilmu. Sesungguhnya telinga dan mata dan hati semuanya akan ditanya mengenai itu.“ (Bani Israil : 37) Terima kasih kepada Saudara M. A. Suryawan. Jazakumullah ahsanal jaza, dan selamat membaca bagi pencari kebenaran. Semoga kita semua senantiasa mendapat ridho Ilahi. Amin. Wassalam, H. Abdul Basit

v

vi .

demikian mereka memanggil dirinya. karena khawatir akan terjadi tindak kekerasan. semacam Rabithah Alam Islami yang berpusat di Saudi Arabia itu. Jema’at Ahmadiyah oleh Front Pembela Islam. dilarang mengikuti sholat Id. Di Indonesia. Mereka hanya mengaku sebagai sebuah sekte atau mazhab dalam Islam.PENGANTAR GERAKAN AHMADIYAH DALAM KRISIS Oleh: M. negara kelahirannya sendiri. Di kebanyakan negara-negara Islam. secara konstitusional pada tahun 1984. vii . Dawam Rahardjo Jema’at Ahmadiyah. maka polisi mencegah mereka. bahkan mempunyai perwakilan di parlemen. Bahkan mereka juga menganggap diri mereka sebagai salah satu bentuk dan manifestasi gerakan kebangkitan Islam pada abad ke-19. dianggap sebagai kelompok non-Muslim dan golongan minoritas. dan hanya boleh melakukan ibadah itu di dalam rumah mereka masing-masing. Sedang di dunia Islam. juga menganggap Ahmadiyah sebagai kelompok yang “sesat dan menyesatkan” dan karena itu tidak diizinkan mendirikan organisasi formal yang menyelenggarakan kegiatan pengembangannya. tidak boleh menamakan masjid sebagai tempat beribadah dan juga tidak diperbolehkan menyerukan adzan sebagai cara memanggil orang bersembahyang. baru-baru ini. Padahal Ahmadiyah sendiri tidak menganggap dirinya sebagai kelompok non-Muslim. Ahmadiyah dilarang menyebarkan ajaran-ajarannya. organisasi-organisasi Dunia Islam. sejak 1889. menjelang Hari Raya Idhul Fitri. Ketika anggota Jemaat Ahmadiyah akan melaksanakan sholat Id di Parung. di Pakistan. namun diberi hak hidup.

Mirza Thahir Ahmad. Dari penerbitan-penerbitan itulah. karena mereka ditolak identifikasinya sebagai bagian umat Islam. yaitu Ahmadiyah Lahore yang dipimpin oleh Mohammad Ali. tetapi juga karena bertambahnya penganut Islam di kalangan orangorang Eropa Barat sendiri. Khalifah gerakan Ahmadiyah. Faktor ini juga memberikan kontribusi yang berarti bagi perkembangan gerakan yang mula pertama didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad di India-Pakistan itu. Sejak tahun 1985. masuk Ahmadiyah agar mendapatkan kemudahan meninggalkan tanah airnya yang masih dililit kemiskinan dan penindasan politik. terutama kebebasan beragama. lewat Tapak Tuan Aceh. terutama viii . karena penerbitan-penerbitan mereka tentang Islam dalam bahasa Inggris. karena ditolak di negeri kelahirannya sendiri. Pemerintah Inggris. memindahkan pusat kegiatannya ke London. gerakan Ahmadiyah juga terpaksa hijrah ke negara-negara nonMuslim atau negara-negara sekuler. dengan alasan perlindungan terhadap hak-hak asasi manusia. di Indonesia. Gerakan Ahmadiyah. sebagai organisasi sudah dikenal di Indonesia sejak 1924 dengan berdirinya sempalan gerakan ini. sehingga banyak orang yang sebenarnya bermotivasi untuk bermigrasi ke Eropa Barat yang lebih makmur. orang-orang Ahmadiyah diberi kemudahan untuk berpindah ke Inggris dan negara-negara Eropa Barat lainnya.Namun. yang lebih dikenal adalah Ahmadiyah Lahore. Ini disusul dengan masuknya Ahmadiyah yang lebih “asli” yaitu Ahmadiyah Qadian. Tapi justru di negara-negara sekuler itulah Ahmadiyah berkembang pesat. bukan saja karena gelombang migrasi orang-orang India-Pakistan. maka mereka melakukan kegiatannya sendiri. sehingga terpaksa hijrah ke Negeri Kristen Abesenia dan kemudian Yathrib yang sudah merupakan suatu masyarakat plural. Namun. Bagaikan kaum Muslim di zaman Nabi dalam periode awal.

melainkan hanya seorang mujaddid.” tak ada nabi sesudah itu.” Jadi Bung Karno tertarik dengan dakwah Ahmadiyah. Pada waktu itu persepsi umum di kalangan umat Islam adalah bahwa orang Ahmadiyah mempercayai adanya nabi baru sesudah Muhammad saw. pungkasan (khataman Nabi) dengan seruan “la nabiya ba’dah. yang dipercaya sebagai nabi dan rasul. tokoh pergerakan Islam HOS Tjokroaminoto. Belajar Islam dari Ahmadiyah ini diikuti pula oleh Bung Karno muda. Menganggap Ghulam Ahmad sebagai Nabi adalah sebuah penyelewengan aqidah yang hukumnya “sesat dan menyesatkan. seorang nasionalis Muslim yang mulai tertarik pada ajaran Islam. yaitu tentang kepercayaan kepada nabi. Mirza Ghulam Ahmad tidak diakui sebagai nabi. sehingga ia terpaksa menulis sebuah artikel yang berjudul “Saya Tidak Percaya Ghulam Muhammad Sebagai Nabi. Karena itu maka Ahmadiyah Lahore tidak dipandang sesat dan karena itu dakwahnya masih bisa diikuti. dalam gerakan sempalan Lahore. tetapi tidak bisa menerima salah satu unsur aqidahnya.” Karena simpatinya yang terbuka kepada gerakan inilah maka Bung Karno pernah dituduh sebagai telah masuk Ahmadiyah bahkan menjadi agen penyiaran. Bung Karno sendiri suka membaca literatur Ahmadiyah yang dinilainya mampu menjelaskan ajaran Islam secara rasional. Sebenarnya pengakuan inipun ditolak oleh kebanyakan umat Islam. Mereka menganggap Jamaluddin Alafghani dan Muhammad Abduh sebagai mujaddid. banyak belajar Islam. buku-buku ix .” Namun. sementara itu ia melihat Islam tradisional sebagai ajaran yang penuh dengan kekolotan. sehingga ia menyebutnya “Islam Sontoloyo. karena ia tidak bisa berbahasa Arab sehingga tidak bisa membaca literatur Islam berbahasa Arab.karangan Mohammad Ali dan Kwaja Kamaluddin. Apalagi.

melainkan lebih sebagai Islam-kultural. Padang Panjang. dalam bahasa sastra Inggris yang tinggi mutunya. Di situ Islam dipersepsikan sebagai suatu agama yang rasional dan cocok dengan masyarakat modern. Jika Ahmadiyah Lahore mengenalkan Islam sebagai agama yang rasional. Ia telah menerjemahkan al Qur’an ke dalam bahasa Inggris. Dakwah gerakan Ahmadiyah ini telah memberikan sumbangan yang sangat besar terhadap pembentukan persepsi Islam secara modern dalam gerakan Islam di Indonesia.Mohammad Ali memang berisikan pemikiran-pemikiran yang cemerlang dan mengagumkan. Selain itu Ahmadiyah Qadian lebih menekankan ortodoksi yang tak berbeda dengan Islam Sunni pada umumnya. terutama setelah mendidik sejumlah anak muda dari Madrasah Thawalib. Ia juga mengarang sebuah buku mengenai sejarah Muhammad yang disadur oleh HOS Tjokroaminoto. tetapi lebih secara diam-diam. Karena itu dakwah keduanya juga berbeda. x . Jika Ahmadiyah bergerak di tataran cendekiawan dan kaum terpelajar. walaupun lebih bercorak teologi daripada fiqih. maka Ahmadiyah Qadian lebih mengutamakan pendidikan akhlak dalam rangka pembentukan masyarakat ethis (ethical community). maka Qadian lebih banyak bergerak di tingkat bawah dengan membentuk kelompok-kelompok masyarakat oleh mubaligmubalig muda yang terdidik. dengan judul “The Holy Qur’an” (1909). Ia juga telah menyusun sebuah buku pengantar Islam (introduction to Islam) dalam bahasa Inggris dalam suatu narasi yang anggun dan dapat diterima oleh golongan berpendidikan. Ahmadiyah Qadian juga ikut berkembang. Namun Islam dalam wacana Ahmadiyah bukan merupakan Islam ideologis-politis.

Bahrum Rangkuti sendiri pada zaman awal Orde Baru. Tidak adanya reaksi dari kalangan umat Islam itu menunjukkan bahwa gerakan Ahmadiyah tidak mengembangkan ajaran yang “aneh-aneh” yang dianggap menyimpang dari ajaran Islam. Sekalipun berkembang dalam wacana publik. Pada menteri intelektual itu tahu persis apa itu Ahmadiyah dan siapa Bahrum Rangkuti yang pengikut Ahmadiyah Qadian itu. pada tahun 1950-an dipopulerkan di Indonesia oleh seorang sastrawan Muslim terkemuka. Bahrum Rangkuti. bahkan disambut hangat di dunia kebudayaan. Ahmadiyah dikenal dengan Tafsir al Qur’an yang dikarang oleh Khalifah Kedua. sehingga umat Islam seolaholah lupa. Sebagaimana diketahui Bahrum Rangkuti juga dikenal sebagai seorang yang memperkenalkan puisi dan filsafat Mohammad Iqbal di Indonesia. Pemikiran Bashiruddin Mahmud Ahmad ini. Buku tafsir ini juga luar biasa menarik. pernah berkembang pengajian Ahmadiyah dengan nama “Sunday Morning Class” (di lingkungan Gereja Kristen dikenal sebagai Bible School) yang disampaikan dalam bahasa Inggris oleh xi .Di Indonesia. dalam menjelaskan ayat-ayat al Qur’an. Mukti Ali. bahwa Ahmadiyah memiliki unsur aqidah kenabian yang dianggap menyimpang. Bashiruddin Mahmud Ahmad. dengan bukunya yang terkenal “Rahasia Pribadi” (Asraril Khudi). Tafsir inilah yang dijadikan bahan siaran tafsir al Qur’an RRI yang disampaikan oleh Ustadz Zulkifli Mahmud yang terkenal. karena mampu menggali arkeologi agama-agama sebelum Islam. pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Departemen Agama di bawah Menteri A. tidak ada kelompok umat Islam yang menentang wacana itu. Di Yogyakarta. Pengaruh ini nampak dalam buku sastrawan Angkatan ’45 itu “Kandungan Alfatihah.” sebuah wacana teologi bercorak sastra.

yang uraian-uraiannya mengenai Islam sangat menarik karena tidak konvensional. Para mahasiswa Ahmadiyah di Yogya umumnya adalah aktivis HMI. tetapi melepaskan misi kenabiannya dan mengembara sebagai orang suci dan akhirnya wafat dan dikuburkan di Kashmir. yang masih mahasiswa dan aktivis HMI Cabang Yogya adalah seorang asisten dalam pengajian itu. Zainuri Kosim yang membantahnya dengan wacana ortodoksi Islam tentang nabi Isa as. Kalangan HMI juga mengetahui adanya unsur Ahmadiyah. Pengikut ajaran Nabi Isa itu konon masih ada di Kashmir hingga xii . misalnya bahwa Yesus itu mati di tiang salib. Dalam karangan itu. Hasbullah Bakrie membongkar pula mitos mengenai Yesus. misalnya Sofyan Lamardy. Walaupun polemik itu sangat serius. terutama dari kalangan mahasiswa. putera Djojosugito. Djohan Efendi. Dengan nama samaran. walaupun tulisan itu dibantah oleh seorang rekannya yang juga seorang dokter. Wacana seperti ini memang bersumber dari Ahmadiyah yang membuat wacana arkeologis bahwa Nabi Isa itu sebenarnya tidak wafat di tiang salib dan dalam waktu 40 hari sembuh kembali. seorang ulama Sunni.ustadz Mohammad Irsyad. misalnya Yesus lahir dari seorang ibu yang perawan suci dan Yesus bisa berbicara ketika masih bayi. Tokoh Ahmadiyah yang juga menonjol di kalangan kebudayaan adalah Soedewo. tetapi mereka tidak melakukan reaksi yang negatif. ia membongkar mitosmitos mengenai Yesus atau Nabi Isa as yang dipercaya oleh orang Kristen maupun Islam. Pengajian itu ramai dikunjungi orang. dokter Ahmad Muhammad pernah membuat karangan bersambung di majalah “Media” yang diterbitkan oleh PB HMI mengenai Yesus. tapi dokter Zainuri Kosim tidak pernah menyerang lawan polemiknya sebagai penganut Ahmadiyah yang sesat. Salah seorang tokoh cendekiawan Ahmadiyah adalah dokter Ahmad Muhammad Djojosugito. penerjemah al Qur’an ke dalam bahasa Jawa. Lebih luas lagi.

Debat ini pun berakhir secara damai. Debat itu membuat peraturan dalam berdebat yang antara lain melarang peserta mengeluarkan reaksi-reaksi emosional. moderator debat itu justru tertarik kepada Ahmadiyah dan bergabung ke dalam organisasi ini. Namun tindakan-tindakan dari kalangan umat Islam yang sudah keluar dari kemanusiaan itu. Masalah Nabi Isa as ini pernah menimbulkan suatu debat terbuka yang dihadiri oleh sekitar 500 orang. Padahal di Pakistan sendiri. Ahmadiyah diwakili oleh Rachmat Ali. yang sangat kondang kepiawaiannya dalam debat dan polemik debat yang terjadi pada tahun 1933 itu berlangsung dengan santun dan bermutu. pengikut Ahmadiyah mengalami penganiayaan dan tindakan kekerasan yang sulit dipercaya. Tapi wacana ini tidak menimbulkan reaksi di kalangan umat Islam yang membawa kepada tuduhan terhadap Ahmadiyah sebagai golongan sesat dan menyesatkan. tanpa mengakibatkan dampak kekerasan terhadap Ahmadiyah. sedangkan dari kalangan umat Islam Sunni diwakili oleh tokoh besar Ustadz A. yaitu tindakan yang lebih kasar dari yang pernah dialami oleh para sahabat Nabi oleh kaum musyrik Quraish pada awal dakwah Islam di Mekah. Hassan Bandung. Bahkan konon. Tapi sikap Negara Islam itu adalah memihak kepada golongan mayoritas sehingga menjatuhkan hukuman kepada Jema’at Ahmadiyah dengan menetapkan jemaat ini sebagai golongan minoritas non- xiii .sekarang. bahkan isyarat yang bersifat mendukung atau menolak pembicara. Bahkan sekte ini terus berklembang sehingga membawa perhatian dari Pemerintah Pakistan sendiri. tidak menyebabkan pengikut Ahmadiyah bergeming. sehingga tidak terjadi teriakan-teriakan semacam “Allahu Akbar” dan semacamnya yang memancing emosi itu.

gerakan Ahmadiyah tidak mengalami gangguan. terbit Surat Edaran Dirjen Bimas Islam dan Urusan Haji. Majelis Ulama Indonesia (MUI). Depag RI yang berisikan penilaian bahwa gerakan Ahmadiyah membahayakan negara dan menodai agama. yaitu sebagai Imam Tentara dan kemudian diangkat sebagai pejabat tinggi di Departemen Agama RI. Tapi Depag tidak cepat bereaksi. Kedutaan Besar Saudi Arabia di Jakarta mengirim surat kepada Menteri Agama RI agar melarang Ahmadiyah di Indonesia. Pada tahun 1981. Fatwa ini menurut MUI didasarkan pada kajian terhadap 9 buku mengenai Ahmadiyah. Namun di lain pihak. dalam jangka waktu lama. tidak pernah pula mengkritik aliran lain. dalam Musyawarah Nasional ke II di Jakarta.Muslim. Baru pada tahun 1980. Surat Edaran ini didasarkan pada Rekomendasi Rakernas MUI yang menyatakan bahwa Ahmadiyah berbahaya bagi ketertiban dan keamanan negara. sebagaimana Muhammadiyah pernah mengkritik pahampaham yang dianut oleh NU dan sebaliknya Ahmadiyah xiv . tanpa protes. Fatwa tersebut dapat dinilai sebagai pengadilan in absensia dan tanpa pemberian hak terhadap tertuduh untuk menjawab dan memberikan klarifikasi. memfatwakan Jema’at Ahmadiyah sebagai golongan di luar Islam dan merupakan kelompok yang sesat dan menyesatkan. gerakan Ahmadiyah memperoleh status hukum resmi sebagai organisasi legal dan boleh melakukan kegiatannya. Padahal Ahmadiyah sendiri tidak pernah berbuat onar atau mengacau. Di Indonesia. Bahkan seorang tokoh Ahmadiyah Qadian seperti Brigjen Bahrum Rangkuti memperoleh posisi yang tinggi di lingkungan militer. Baru pada tahun 1984. tanpa menyebutkan buku apa saja dan juga tanpa klarifikasi dengan Jema’at Ahmadiyah sendiri.

apakah ada otoritas agama yang mendapat “lisensi” dari Tuhan? Di situ MUI telah bertindak sebagai otoritas keagamaan seperti yang pernah dipegang oleh kekuasaan Vatikan pada Abad Pertengahan yang memancing gerakan reformasi Protestan di Eropa Barat yang diikuti dengan gelombang migrasi orang-orang Eropa ke benua Amerika yang sekuler dan liberal itu. antara lain dengan menggali biografi pendiri Ahmadiyah. Mirza Ghulam Ahmad dan mengkritisi buku kumpulan wahyu yang disebut Tadzkirah. yaitu Pemerintah Saudi Arabia yang juga merasa memiliki otoritas atas ortodoksi Islam. Komaruddin Hidayat. yaitu MUI dan Departemen Agama yang mendapat tekanan dari unsur asing. Dari sini lahir tuduhan bahwa Ahmadiyah mempunyai kitab suci tersendiri di luar al Qur’an. Gejala ini menunjukkan terjadinya politisasi terhadap kehidupan beragama di Indonesia yang menimbulkan masalah kebebasan beragama yang merupakan bagian dari hak-hak asasi manusia itu. Tentang kenabian Mirza Ghulam Ahmad.mampu membentuk komunitas-komunitas yang damai tapi penuh gairah dalam beragama. Yang menjadi pertanyaan adalah. apa hak yang dimiliki oleh MUI untuk tidak mengakui Ahmadiyah sebagai bagian dari umat Islam? Meminjam kalimat Dr. Surat dari Kedubes Saudi Arabia itu sebenarnya dapat dinilai sebagai sebuah intervensi asing terhadap masalah dalam negeri Indonesia. Ini diikuti oleh upaya-upaya untuk “membongkar” bukti-bukti “kesesatan” Ahmadiyah tersebut. Surat Edaran Depag RI mengatakan bahwa Ahmadiyah adalah xv . Dengan demikian maka tekanan yang menimpa Jema’at Ahmadiyah bersumber dari tiga otoritas. Dari sinilah mulai tersebar persepsi di kalangan umat Islam mengenai kesesatan Jema’at Ahmadiyah.

bukan nabi terakhir sebagaimana dipercayai oleh seluruh umat Islam. yang pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negari Pakistan pada awal berdirinya negara itu. organisasi yang diikuti oleh Zafrullah Khan. rekannya dari Indonesia. murid Mohammad Abduh. Zafrullah Khan. Di Indonesia. supaya dilaksanakan dengan semangat xvi . jika kekhalifahan Islam berhasil didirikan. Padahal pada tahun 1978 keluar Keputusan Menteri Agama mengenai Pedoman Penyiaran Agama yang antara lain menyatakan agar umat beragama menjaga stabilitas nasional dan tegaknya kerukunan antar umat beragama. sebagai seorang raja yang suka berfoyafoya. ia meminta kepada ulama al Azhar untuk mengeluarkan fatwa pengkafiran Ahmadiyah. Padahal ia dicalonkan menjadi Khalifah. fatwa itu sebenarnya adalah pesanan dari Raja Fuad ketika itu. fatwa ini dikritik dan Zafrullah Khan dibela oleh Mohammad Natsir. Karena sakit hatinya. Tapi konon. Kemudian tokoh ini diangkat menjadi Ketua Mahkamah Internasional (International Court of Justice). Latar belakangnya adalah kritik seorang tokoh Ahmadiyah Qadian. yang mengetahui betapa besar peran Zafrullah Khan dalam membela perjuangan rakyat Palestina melawan Israil. Dalam pembelaannya itu Natsir sudah tentu tahu persis tidak saja siapa Zafrullah Khan itu. Salah satu fatwa pengkafiran di tingkat internasional pernah pula lahir dari otoritas ulama al Azhar. Ketika itu tokoh ini mengkritik Raja Fuad dari Mesir.gerakan sesat karena menganggap dirinya sebagai nabi dan dengan demikian menanggap Nabi Muhammad saw. tapi juga apa itu aliran Ahmadiyah. Hingga kini belum diteliti apa latar belakang fatwa MUI tahun 1980 dan Surat Edaran Depag tahun 1984. seorang pembaharu Islam di Mesir. Tapi ide pembangunan kembali Khilafah Islam itu ditolak antara lain oleh Mohammad Rashid Ridha.

Kemudian. karena sejak itu telah terjadi permusuhan dari kelompok mayoritas terhadap kelompok minoritas di kalangan umat Islam sendiri. Berhadapan dengan Keputusan Menteri Agama ini. pada awal abad ke-21 itu. maka Surat Edaran tahun 1984. sesudah itu tak terjadi peristiwa kekerasan terhadap Ahmadiyah. pada dasarnya bertentangan dengan surat keputusan itu. Namun Ahmadiyah bukan satu-satunya kelompok yang dianggap sesat. tenggang rasa.kerukunan. Ikut menyebarkan sikap anti-Ahmadiyah itu adalah majalah Sabili yang besar oplagnya. Langkah itu diikuti oleh Bupati Kuningan. telah lahir buku-buku dan artikel-artikel mengenai kesesatan Ahmadiyah. karena di Kuningan telah tumbuh komunitas Ahmadiyah di Manis Lor. Hingga pada tahun 2001 Bupati Lombok Barat mengeluarkan SK tentang pelarangan terhadap kegiatan Ahmadiyah. hormat menghormati antar umat beragama juga kerukunan inter agama yang sama (antara pemeluk agama yang sama). Setahun kemudian Lembaga Penelitian dan Pangkajian Islam (LPPI) yang diprakarsai oleh Amin Jamaluddin menyelenggarakan seminar di Masjid Al Azhar. Ini diikuti dengan sebuah Penataran Anti-Ahmadiyah oleh LPPI yang antara lain dihadiri oleh Atase Keagamaan Saudi Arabia di Kedubes Saudi Arabia di Jakarta. salah seorang staf peneliti Depag. Profil komunitas Manis Lor yang damai dan sejahtera itu pernah ditulis di jurnal Ulumul Qur’an yang dilaporkan oleh Djohan Efendi. Kelompok-kelompok keagamaan lain yang dinilai sesat antara lain adalah Inkarus xvii . saling menghargai. Jakarta yang mengambil kesimpulan tentang kesesatan Ahmadiyah karena penodaan aqidah. tepo salira. Sungguhpun demikian. sesuai dengan jiwa Pancasila. Dampaknya adalah Surat Edaran Bupati Lombok Timur mengenai pelarangan Ahmadiyah.

belum lagi berbagai aliran kebatinan yang percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Gerakan Darul Arqam. Dalam suatu seminar yang diselenggarakan oleh Lembaga Ilmu xviii .Sunnah. Jema’at Ahmadiyah Indonesia telah menerbitkan sebuah makalah yang berjudul “Klarifikasi atas Telaah Buku Tadzkirah” yang berisikan beberapa artikel. Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Pernyataan sesat itu dilatar-belakangi oleh gerakan pemurnian Islam yang antara lain ingin meluruskan aqidah. mengenai kabar-kabar gaib tentang Muhammadi Begum. membantah tuduhan bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah penganut paham Wahdatul Wujud. Tuduhan penyimpangan aqidah ini tentu saja dibantah. baik oleh perorangan maupun organisasi resmi Ahmadiyah. Penekanan kepada konfirmasi aqidah inilah yang dilakukan oleh kaum fundamentalis Kristen. juga Mahad Al Zaitun. Ini menunjukkan bahwa Departemen Agama RI memang ingin ikut mengatur soal-soal aqidah yang dianut oleh kelompok-kelompok keagamaan. Artikel itu juga memberikan penjelasan mengenai soal wahyu. agama Baha’i dan Syi’ah. Dalam penerbitan itu dilampirkan pula surat dari Depertemen Agama yang berisikan undangan untuk mendiskusikan soal Tadzkirah. justifikasi tentang kenabian Ahmad (Mirza Ghulam Ahmad). Pembaharuan Isa Bugis. di AS ketika mereka berhadapan dengan kritik ilmu pengetahuan terhadap Bibel. tentang penghidmatan terhadap pemerintahan kerajaan Inggris yang kesemuanya merupakan sumber kesalah-pahaman dan fitnah. yang pertama adalah klarifikasi terhadap Laporan Telaah Tadzkirah yang dilakukan oleh Tim Peneliti Puslitbang Lektur Keagamaan Depertemen Agama Republik Indonesia. masalah pengertian kafir. Sementara itu yang dianggap sebagai penyelewengan dalam paham Ahmadiyah adalah unsur aqidah yaitu mengenai wahyu dan kenabian. Pada tahun 2003 ini.

Pengetahuan Indonesia (LIPI). dan menjalar ke Lombok Utara yang memakan korban manusia yang terbunuh dalam aksi kekerasan itu. Lebih-lebih karena disamping memfatwakan sesat terhadap Ahmadiyah. namun mendesak Pemerintah untuk melarang gerakan Ahmadiyah. Reaksi itu menilai bahwa sikap dan tindakan terhadap Ahmadiyah itu merupakan bagian dari gejala yang lebih luas. termasuk pembakaran masjid-masjid Ahmadiyah. Lombok Timur. Ini berlanjut dengan penyerbuan yang serupa pada komunitas Ahmadiyah di Kuningan dan Cianjur. terjadilah puncak aksi kekerasan itu dengan penyerbuan Kampus Mubarak yang merupakan Kantor Pusat Jema’at Ahmadiyah. walaupun MUI secara formal menyatakan tidak menghendaki aksi kekerasan itu. MUI tidak mau tahu bahwa fatwa MUI itu dijadikan sumber referensi tindak kekerasan. di Parung Bogor pada pertengahan Juli 2005. Sekularisme dan Pluralisme. Tak lama kemudian. MUI juga mengharamkan paham Liberalisme. Di sini. Kemudian. misalnya penyerbuan terhadap komunitas Ahmadiyah di Pancor. fatwa MUI seolah-olah membenarkan aksi kekerasan itu. Musyawarah Nasional MUI mengeluarkan fatwa lagi yang sifatnya mengukuhkan fatwa tahun 1980 yaitu menyatakan Ahmadiyah sebagai kelompok non-Muslim yang sesat dan menyesatkan. Namun kali ini fatwa MUI dan aksi-aksi kekerasan itu menimbulkan reaksi di kalangan LSM.” Buntut dari tulisan-tulisan itu adalah aksi kekerasan yang mulai muncul pada awal abad 21. yaitu penekanan terhadap kebebasan beragama. walaupun MUI daerah selalu terlibat dalam rencana tindak kekerasan. pada akhir Juli. xix . Jema’at Ahmadiyah juga telah menyusun suatu makalah yang berjudul “Menjawab Berbagai Tuduhan Teologis.

melainkan menutup rumah-rumah ibadah “liar” tanpa izin yang mempergunakan rumah biasa sebagai tempat ibadah. Tapi keterangan itu dijawab dengan kenyataan bahwa tak lama kemudian timbul aksi-aksi penutupan rumah-rumah ibadah umat Kristen di Jawa Barat. maka Depag mengambil langkah untuk melakukan revisi terhadap SKB 2 Menteri 1969 itu. mereka telah merencanakan untuk xx . Kelompok itu bersatu melawan tesis “Clash of Civilization” yang dikembangkan oleh Samuel Huntington. Tapi fakta itu pun dibantah dengan penjelasan bahwa kelompok umat Islam itu tidak menutup gereja-gereja sebagai rumah ibadah umat Kristen. tapi langkah ini pun menimbulkan tentangan keras. Gejala ini dijelaskan dengan berdirinya sebuah organisasi yang bernama “Aliansi Gerakan Anti Pemurtadan” (AGAP). Kini. Karena protes. Fatwa MUI dan tindakan kekerasan terhadap Jema’at Ahmadiyah ternyata mengandung hikmah yang besar.Tapi timbul bantahan bahwa fatwa MUI hanya berurusan dengan masalah “rumah tangga” umat Islam dan tidak menyangkut agama-agama lain. Kini telah timbul aliansi antara berbagai kelompok antaragama dan aliran kepercayaan yang berdiri di satu front untuk memperjuangkan kebebasan beragama. Latar belakang dari tindakan kekerasan itu sebenarnya adalah penilaian bahwa rumah-rumah ibadah yang didirikan ditengah-tengah pemukiman kaum Muslim itu adalah suatu kegiatan “Kristenisasi” yang memurtadkan orang Islam. Tindakan-tindakan yang sebenarnya berada di luar wewenang yang hanya dimiliki oleh pemerintah itu ternyata selalu merujuk kepada SKB 2 Menteri 1969 yang mengatur pendirian rumah ibadah itu. DKI dan Banten. Situasi ini sulit kita bayangkan terjadi di masa lalu.

Inilah agaknya dilema yang dihadapi oleh gerakan Ahmadiyah. Jakarta. Dalam situasi krisis itu. karena berdasarkan pengalaman itu. Jadi. Ahmadiyah akan berusaha untuk mendekati ortodoksi untuk membuktikan bahwa Ahmadiyah itu adalah merupakan bagian dari Islam. pluralisme menawarkan pemecahan masalah yang dihadapi oleh Ahmadiyah. 22 Desember 2005. dalam masyarakat Indonesia. Sebenarnya. Pengalaman telah menunjukkan bahwa Sekularisme adalah paham yang sangat dibutuhkan. Namun saya memiliki keraguan. Di satu pihak memang nampak percikan-percikan pemikiran yang bersifat heterodoks.” Ahmadiyah tentu akan mengalami hambatan dalam mengembangkan pemikiran yang liberal. Namun arus utama dari pemikiran yang ditulis dalam buku ini cenderung untuk mendekati ortodoksi. mengingat tradisi rasionalisme yang telah tertanam dalam teologi Ahmadiyah. xxi . karena dalam ancaman tuduhan “sesat dan menyesatkan” atau “menodai aqidah. gerakan Ahmadiyah nampak berusaha untuk melakukan oto-kritik dan penyesuaian dalam rangka melakukan integrasi dengan masyarakat plural. justru dalam alam sekularlah gerakan Ahmadiyah bisa berkembang ke seluruh dunia. Cendekiawan seperti penulis buku ini merasa terpanggil untuk melakukan suatu pembelaan terhadap Ahmadiyah. karena trauma masa lalu. Buku yang ditulis oleh M. saya berharap juga bahwa pemikiran Islam liberal bisa berkembang di lingkungan Ahmadiyah.melakukan serangkaian dialog antarperadaban dalam rangka untuk menegakkan masyarakat Pancasila di bumi Indonesia. Dan kini. terutama di Indonesia. A. Suryawan ini ditulis dalam situasi krisis.

xxii .

yaitu Islam. Penulis memilih judul Bukan Sekedar Hitam Putih karena adanya pembahasan yang tidak hanya bisa dilihat secara hitam putih untuk tiap-tiap persoalan yang biasanya dengan mudah dilontarkan kepada Jemaat Islam Ahmadiyah. rahmat dan salam semoga tercurah kepada junjunganku Nabi Besar Muhammad Musthafa s.SEKAPUR SIRIH Segala puja dan puji bagi Allah. tepatnya di mailing list-mailing list yang berbahasa Indonesia sejak medio 2000. yang kepada beliau diturunkan syari’at yang sempurna dan terakhir.a. Selanjutnya penulis ingin menjelaskan sekelumit latar belakang penyusunan buku yang ada di tangan pembaca ini.. xxiii . di mana penulis seringkali dihadapkan pada kenyataan begitu banyaknya tuduhan-tuduhan palsu yang sering dialamatkan kepada Islam dan Ahmadiyah. Idenya bermula dari adanya diskusi-diskusi masalah agama di dunia internet. Atas dasar itulah penulis menyusun buku ini dengan harapan agar para pembaca mendapatkan penjelasan yang sebenarnya dengan berimbang dan proporsional atas setiap persoalan yang sering diajukan kepada Jemaat Islam Ahmadiyah. Shalawat. Tuhan semesta alam dan hanya dengan izin-Nya dapat terlaksana segala macam kemudahan dan kebaikan.w.

dapat merusak keping yang ada. Jika satu keping diacuhkan. akhirnya buku ini disusun menggunakan metode kompilasi yang datanya didapat dari berbagai sumber kepustakaan. dan insya Allah akan terus disempurnakan di waktu yang akan datang. yaitu tidak ada bolong di sana-sini. Metode ini xxiv . dapat pembaca usahakan dan temukan dalam bermain puzzle. hendaknya pembaca dapat memperhatikan cara bermain puzzle. tetapi tidak sempurna. dalam metode penomoran ayat-ayat AlQur’an Karim. Sebagai tambahan. Teliti dan kaji setiap gambar atau keping dengan hati yang jernih.Untuk mencari suatu jawaban. sehingga dapat ditemukan kecocokan satu dengan lainnya. Demikian pula dengan persoalan-persoalan agama. Memaksa potongan keping yang tidak pada tempatnya atau pada keping yang berlawanan dengan keping lainnya. Jangan paksakan hawa nafsu demi suatu gambar yang dikhayalkan. pembaca dapat gunakan cara yang sama seperti bermain puzzle. bagaimanapun juga masih banyak kekurangannya. demi keadilan dan kebenaran semata. Edisi revisi buku ini. Namun gambar yang sebenarnya. maka tetap ada gambarnya. Anda cepat atau lambat dalam menyusunnya tidaklah menjadi masalah. baik di dunia nyata maupun di dunia maya. penulis menghitung bismillahirrahmaanirrahiim yang terletak pada permulaan setiap Surah sebagai ayat pertama sesuai dengan standar penomoran ayat-ayat Al-Qur’an Karim yang digunakan oleh Jemaat Ahmadiyah. Lihatlah keping demi keping. dan bantulah usaha itu dengan do’a seperti yang diajarkan dalam Islam. Semua keping puzzle pada dasarnya tidak bertentangan satu dengan lainnya. Tanpa bermaksud melukai perasaan siapa pun juga.

” (H.a. Sebelum mengakhiri. Penulis tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dan bantuan yang diberikan. R.* kecuali pada permulaan Surah at-Taubah.w. Penghargaan dan terima kasih juga saya sampaikan kepada Bapak Prof. Dawam Rahardjo yang telah bermurah hati menyediakan waktu dan bantuan dengan penuh keikhlasan untuk pembuatan pengantar buku ini. untuk penomoran kutipan dari ayat-ayat terjemahan Al-Qur’an terbitan Departemen Agama RI. Tak kenal maka tak sayang.w. R.digunakan karena di dalam Hadits disebutkan bahwa setiap Surah yang diturunkan kepada Nabi Besar Muhammad s. Suwarto. “Kitab Shalat”. dan Al-Hakim dalam “Al-Mustadrak”) * xxv . Sucahyo Wahyono Putra. Bapak Ahmad Hidayatullah Shd. demikian kata peribahasa.: “Nabi s. Bapak Zafrullah Ahmad Pontoh Shd. tidak mengetahui pemisahan antara Surah itu sehingga bismillahirrahmaanirrahiim turun kepadanya. 25 Desember 2005 M. terutama kepada Bapak H. Abdul Basit Shd. Al-Hakim).. B. Abu Daud.a. selalu dimulai dengan wahyu bismillahirrahmaanirrahiim (H. Suryawan Diriwayatkan dari Ibnu Abbas r.. bismillahirrahmaanirrahiim pada setiap Surah tidak dihitung sebagai satu ayat. A. Tangerang. Abu Daud. Selanjutnya. Bapak Abdul Muksit dan kepada saudara-saudaraku Tata Martadinata. penulis berharap agar pembaca dapat lebih mengenal Jemaat Ahmadiyah dari segala seginya demi kebersamaan dan kehidupan beragama yang lebih baik di bumi pertiwi ini. Akhmad Riyanto.. M.a. A. Herlambang Priambodo dan lainnya. Firdaus Mubarik.

xxvi .

w. Arti dan Ungkapan Kata Khaatam Menurut Bahasa Arab Pernyataan Mirza Ghulam Ahmad Mengenai KhaatamanNabiyyiin Arti Hadits Laa Nabiyya Ba'diy dan Aakhirul Anbiya’ 19 27 31 37 39 45 49 Wajib Beriman Hanya Kepada 25 Nabi dan Rasul? Masalah Pembajakan Al-Qur’an dan Kitab Tadzkirah Sejarah Tadzkirah Isi Tadzkirah 57 61 62 64 Ahmadiyah dan Syari’at Jihad Pengertian Jihad Penjelasan Mirza Ghulam Ahmad Tentang Jihad 71 72 73 xxvii .a.a. Dalil-Dalil Al-Qur’an Mengenai Kenabian Setelah Nabi Muhammad s.DAFTAR ISI SAMBUTAN PENGANTAR SEKAPUR SIRIH DAFTAR ISI Jemaat Ahmadiyah dalam Islam Tinjauan Umum Ahmadiyah: Selayang Pandang Pendahuluan Pergerakan Ahmadiyah dalam Islam v vii xxiii xxvii 1 1 5 6 8 Ahmadiyah dan Khaataman-Nabiyyiin Arti Khaataman-Nabiyyiin Kenabian Setelah Nabi Muhammad s.w.

Bukan Agen dan Kaki Tangan Inggris Undangan Bagi Ratu Victoria Untuk Menerima Islam 89 91 95 97 98 102 Ahmadiyah dan Negara Israel Ahmadiyah Menentang Pembentukan Negara Israel Ahmadiyah Membela Dunia Islam dan Arab Penyebaran Islam di Israel 105 105 108 111 Fatwa Majelis Ulama Indonesia Siapa Yang Berhak Menentukan Islam atau Non-Islam.a. Memuji dan Berterima Kasih Kepada Inggris? Pujian Para Ulama Islam di Hindustan Kepada Inggris Perbedaan dalam Masalah Terima Kasih Masih Mau’ud a.s. Sesat atau Tidak Sesatnya Suatu Kaum? MUI Tidak Pernah Memberikan Bukti 113 113 117 Kasus Musailimah Sebagai Alat Legitimasi Kekerasan Terhadap Suatu Pendakwaan Kenabian Sikap Rasulullah Muhammad s. Tidak Menghapus Syari’at Jihad dengan Senjata Jihad yang Dilakukan oleh Jemaat Ahmadiyah Syarat dan Tahapan Jihad Menurut Sunnah Rasulullah s. Alasan Peperangan Dengan Musailimah Kekerasan Terhadap Pendakwaan Kenabian Tidak Sesuai Dengan Ajaran Qur’an dan Sunnah Rasul 119 119 121 122 Masalah Kafir Pemakaian Istilah Kafir Fatwa-Fatwa Kafir Para Ulama di Hindustan Kepada Ahmadiyah 125 126 127 xxviii .w.Para Ulama Islam di Hindustan Melarang Jihad Masih Mau’ud a. dan Jemaat Islam 77 81 83 86 Ahmadiyah dan Kerajaan Inggris Kenapa Ada Ungkapan Setia.w.s.a.

s.s. Proses Ijtihad Nabi Isa a. 187 xxix . Tidak Menunaikan Ibadah Haji? Perintah Masih Mau’ud a.s. Yesus Versi Bible Pertentangan Dengan Misionaris Kristen Kehormatan Yesus Nama Baik Maryam dan Nabi Isa a. Kecintaan Kepada Nabi Isa a. untuk Jemaatnya 131 131 133 136 Masalah Shalat Yang Diimami oleh Muslim NonAhmadi dan Shalat Jenazah Larangan dan Fatwa Para Ulama Islam Sikap Masih Mau’ud a. 167 167 169 172 175 177 Masalah Tiga Lokasi Kuburan Nabi Isa a.Kafir dan Kenabian 129 Masalah Ibadah Haji Qadian dan Rabwah Bukan Tempat Untuk Beribadah Haji Kenapa Masih Mau’ud a. Telah Wafat 181 181 184 Para Penentang Imam Mahdi/Masih Mau’ud a.s.s.s.s. Mengenai Shalat Jenazah Penghancuran Mesjid dan Larangan Shalat Bagi Muslim Ahmadi di Indonesia 141 141 145 147 149 150 Penjelasan Mengenai Pekuburan Bahishti Maqbarah Yang Layak Dikuburkan di Bahishti Maqbarah Keterangan Hadits 153 153 154 Mirza Ghulam Ahmad dan Cerminan Para Nabi Hakikat Cermin Para Nabi Bukan Reinkarnasi Al-Masih adalah Mahdi 157 157 162 165 Masalah Kehormatan Nabi Isa a.s.s. Mengenai Masalah Shalat Masalah Jenazah Ahmadi dan Shalat Jenazah Sikap Masih Mau’ud a.s.

Keturunan Ruhani Setengah Kristen Bukan Kasus Perzinahan 187 188 190 191 191 194 196 198 199 Tantangan Mubahalah Kepada Maulvi Sanaullah Latar Belakang Mubahalah Maulvi Sanaullah Membisu Tantangan Semu Penolakan Maulvi Sanaullah Kehidupan Maulvi Sanaullah 203 204 205 206 208 210 Nubuatan Mengenai Muhammadi Begum Keluarga Atheis Maksud dan Hakikat Nubuatan Taubat Bergabungnya Keluarga Muhammadi Begum dalam Islam 213 213 216 218 221 Masalah Kesehatan Mirza Ghulam Ahmad Masalah Sakit Kolera dan Kewafatan Mirza Ghulam Ahmad Sakit Diare Keterangan Hadits 223 227 227 231 BIBLIOGRAFI 233 xxx .w.a.Ungkapan Al-Qur’an Karim Keterangan Hadits Para Ulama Sejati Perkataan Kotor Para Penentang Arti dan Ungkapan Zurrayatul Baghaya Yang Sebenarnya Satire dan Rasulullah s.

Amerika Utara. Mirza Ghulam Ahmad memulai pergerakan ini sebagai perwujudan dari ajaran dan pesan Islam yang sarat dengan kebajikan.1Ahmad menyatakan bahwa Islam sebagai agama bagi umat manusia. dalam kemurnian yang sejati. Dalam bahasa Indonesia juga ditemukan pemakaian seperti Sri Paduka Yang Mulia atau Yang Mulia atau Yang Terhormat.Jemaat Ahmadiyah dalam Islam Tinjauan Umum Pergerakan Jemaat Ahmadiyah dalam Islam adalah suatu organisasi keagamaan dengan ruang lingkup internasional yang memiliki cabang di 178 negara tersebar di Afrika. Beliau mendakwakan diri sebagai Pembaharu (Mujaddid) yang diharapkan datang di Akhir Zaman dan ia adalah Seseorang Yang Ditunggu kedatangannya oleh semua masyarakat beragama sebagai Mahdi dan Al-Masih. Amerika Selatan. persaudaraan universal. suatu desa kecil di daerah Punjab. Saat ini jumlah keanggotaannya di seluruh dunia lebih dari 200 juta orang. Dalam bahasa Inggris juga dapat kita temukan penggunaannya seperti Your Highness atau Your Majesty atau Your Honour dan seterusnya. Australasia dan Eropa. dan tunduk patuh pada kehendak-Nya. 1 . Jemaah ini adalah golongan Islam yang paling dinamis dalam sejarah era modern. yaitu suatu penggunaan kata yang bermakna panggilan hormat kepada seseorang. India. dan angkanya terus bertambah dari hari ke hari. perdamaian. Hz. 1 Hz adalah singkatan dari kata bahasa Arab Hadhrat atau Hazrat. Asia. agama orang-orang yang berada di jalan yang lurus (98 : 6). Jemaat Ahmadiyah didirikan pada tahun 1889 oleh Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad (1835-1908) di Qadian.

Pergerakan ini menawarkan suatu tampilan yang cerah dari nilai-nilai islami. tekun dan menjunjung tinggi kebajikan. Presiden Majelis Umum PBB yang ke-17. Gerakan ini sebenar-benarnya percaya dan bertindak berdasarkan ajaran Al-Qur’an: “Tidak ada paksaan dalam agama” (2:257) serta menolak kekerasan dan teror dalam bentuk apa pun untuk alasan apa pun juga. moral dan spiritual yang diperoleh dari Al-Qur’an Majid dan Sunnah Nabi Suci Islam. Gerakan Jemaat Ahmadiyah dalam Islam dilahirkan berdasarkan tuntunan Ilahi dengan tujuan untuk meremajakan moral Islam dan nilai-nilai spiritual. peraih hadiah Nobel Fisika tahun 2 . Presiden dan hakim di Mahkamah Internasional di Hague. Pergerakan ini mendorong dialog antaragama dan senantiasa membela Islam serta berusaha untuk memperbaiki kesalah-pahaman mengenai Islam di dunia Barat. cinta perdamaian. Beberapa orang Ahmadi seperti Muhammad Zafrullah Khan (1893-1985) mantan menteri luar negeri pertama dari Pakistan. Muhammad s. kasih sayang dan saling pengertian di antara para pengikut agama yang berbeda. pelayanan kesehatan.Dengan meyakinkan. dan pada akhirnya orang-orang Muslim Ahmadi telah mendapat kehormatan dengan menjadi masyarakat yang patuh pada hukum. Di mana pun jemaat ini berdiri. penerbitan literatur-literatur Islam dan pembangunan mesjid-mesjid meskipun sedang mengalami penganiayaan di beberapa negara. selalu berusaha untuk mengerahkan suatu pengaruh yang membangun bagi Islam melalui proyek-proyek sosial. serta DR. toleransi. Abdus Salam (1926-1996).w. falsafah. dalam satu abad Jemaat Ahmadiyah telah menyebar ke sudut-sudut penjuru bumi. Gerakan ini menganjurkan perdamaian. lembaga-lembaga pendidikan.a.

h. (19091982) yang kemudian terpilih sebagai Khalifatul Masih III. Al-Hajj Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad r.1979 juga telah dikenal karena prestasi dan jasa-jasanya oleh masyarakat dunia. selama 21 tahun kepemimpinan Khalifatul Masih IV.h. Mirza Masroor Ahmad yang terpilih sebagai Khalifatul Masih V pada tanggal 23 April 2003. (1841-1914). selanjutnya pada tahun yang sama terpilih Hz.org. pada tahun 1965. Yang terpilih sebagai Khalifatul Masih I pada tahun 1908 adalah Hz.a. Setelah wafatnya Pendiri Jemaat Ahmadiyah pada tahun 1908. gerakan ini dilanjutkan dan dipimpin oleh para Khalifah AlMasih.2 dan di bawah petunjuk serta pengawasannya secara langsung Jemaat Ahmadiyah telah menterjemahkan Al-Qur’an lebih dari 50 bahasa dunia. 2 Lihat http://www. Mirza Nasir Ahmad r. Pada zaman Khalifatul Masih IV. (1928-2003) sebagai Khalifatul Masih IV pada tahun 1982. Mirza Nasir Ahmad r. Jemaat Ahmadiyah telah mendirikan mesjid-mesjid dan rumahrumah misi di seluruh dunia serta berada di barisan depan dalam mengkhidmati umat manusia dan Islam. kemudian terpilih Hz. Mirza Tahir Ahmad r. Hakim Nuruddin r. (1889-1965) sebagai Khalifatul Masih II. Ahmadiyah telah memulai beberapa proyek sosial untuk membantu negara-negara miskin di benua Afrika yang dinamakan Humanity First. selanjutnya yang menggantikannya adalah Hz.a. Lebih jauh lagi. Jemaat Ahmadiyah selanjutnya dipimpin oleh Hz.uk 3 .humanityfirst.a. Setelah wafatnya Hz.. setelah mangkatnya Hz. pada tahun 1914. Al-Hajj Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad r. Sepeninggal Hz.a.h. Mirza Tahir Ahmad pada tanggal 19 April 2003. Setelah kewafatan Hz. Maulana Al-Hajj Hakim Nuruddin r.

ketinggian Al-Qur’an dan kebenaran Nabi Besar Muhammad s. Tujuan dan misi MTA adalah untuk penyebaran Tauhid Ilahi.a.Selain hal-hal di atas. Televisi global ini bernama Muslim Television Ahmadiyya (MTA). Hammann pada Konferensi Tahunan American Academy of Religions yang diselenggarakan di Canton Upper State New York dan pada seminar di Universitas Pennsylvania. MTA merupakan saluran televisi muslim pertama di dunia yang sepenuhnya dioperasikan oleh tenagatenaga sukarela. MTA adalah sebuah stasiun televisi yang sangat unik dalam segala seginya. Sebagai pendahuluan akan ditampilkan pengantar singkat dari seorang mubaligh Ahmadiyah di Amerika Serikat yaitu Syekh Mubarak Ahmad mengenai ulasan cendekiawan tersebut. dan sebelum memasuki pembahasan mengenai keberatan-keberatan para penentang Jemaat Ahmadiyah terhadap aqidah dan ajaran Islam dalam Ahmadiyah serta pribadi Pendiri Jemaat Ahmadiyah.w. Brosur ini terdiri dari apa yang disampaikan oleh Profesor Louis J. Jemaat Ahmadiyah sejak tahun 1994 telah memiliki televisi global Islam yang dipancar-luaskan ke seluruh dunia selama 24 jam non stop. Philadelphia. terlebih dahulu akan dipaparkan penjelasan singkat mengenai Mirza Ghulam Ahmad dan Jemaat Ahmadiyah yang dikutip seluruhnya dari pendapat seorang cendekiawan di Amerika Serikat pada tahun 1985. 4 . Demikian sepintas mengenai pergerakan Ahmadiyah dalam Islam. kepada semua umat manusia. MTA disiarkan secara simultan dalam berbagai macam bahasa agar dapat dinikmati oleh pemirsa di berbagai negara.

saat ini ia adalah seorang pengajar ilmu agama di Gettysburg College. Hal itu menunjukkan bahwa Tuhan telah memberikan ia kemampuan yang baik untuk menjelaskan apa yang dipelajarinya. kolega dari Friend’s Meeting di Gettysburg College. Pennsylvania State dan Temple. Ia adalah seorang anggota perkumpulan Kristen (yang anti peperangan dan persumpahan).D. Ia telah mempelajari dengan mendalam dan menjelaskan pertanyaan-pertanyaan rumit dengan cara yang sangat gamblang.alislam. Ia mendapatkan gelar sarjana dari Universitas Yale. 5 . Profesor Ilmu Perbandingan Agama 3 Kutipan diambil seluruhnya dari: http://www. DC 10 Juli 1985 Selanjutnya di bawah ini adalah kutipan lengkap dari brosur yang telah diterbitkan oleh Jemaat Ahmadiyah sebagai berikut: Ahmadiyah: Selayang Pandang3 Oleh: Louis J.html dan diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh penulis. Amerika Serikat Washington. Itu adalah pekerjaan yang paling mengesankan yang pernah ditulis dengan sikap netral. Syekh Mubarak Ahmad Amir dan Rais-ut-Tabligh. Hammann Ph.org/introduction/intro-louishammann. Ia telah mempelajari dengan saksama mengenai Ahmadiyah dan pendirinya Hazrat Mirza Ghulam Ahmad. Ia juga bergabung dengan United Church of Christ (Persekutuan Gereja Kristus). jujur dan adil oleh seseorang yang meneliti Ahmadiyah. Dalam mencari informasi mengenai Ahmadiyah. pada tahun 1983 ia datang ke markas pusat internasional Jemaat Islam Ahmadiyah di Qadian dan Rabwah.Profesor Hammann adalah seorang cendekiawan terkemuka dalam ilmu perbandingan agama.

Washington DC 20008 Pendahuluan Ahmadiyah adalah. tinggal di Punjab. Saat yang dramatis itu. seseorang dengan kepribadian yang shaleh telah meraih suatu taraf kesadaran diri (self-realization). 2141 Leroy Place. di kota Rabwah. Ahmadiyah adalah gerakan pertablighan yang telah memiliki 10 juta pengikut4 mulai dari Indonesia dan Malaysia sampai ke Pakistan dan Afrika Tengah dan Afrika Barat serta Amerika. struktur organisasinya dipusatkan di Pakistan Tengah. Hazrat Ahmad adalah seorang manusia yang dengan daya kenabian membawa pengikutnya kepada apa yang dapat dirasakan sebagai kebangkitan kembali Islam. Untuk menghindari apa yang saya sebut sebagai “cold bath syndrome” saya akan buat kata pendahuluan dengan singkat. di mana kita kembali ke tahun 1876 ketika Mirza Ghulam Ahmad mendapatkan wahyu saat ia berusia 41 tahun. 6 . N. Saya tidak memiliki gagasan berapa banyak di antara para pembaca yang pernah mendengar tentang Jemaat Islam Ahmadiyah. Pemimpin gerakan ini sekarang adalah yang 4 Jumlah Muslim Ahmadi berdasarkan data tahun 1985. Kita akan lihat sedikit nanti mengenai seorang muslim yang shaleh. Sejak itu sampai waktu kewafatannya di tahun 1908. Pendahuluan seperti ini mungkin dapat menghindari keterkejutan dan kebingungan yang dapat mengantarkan kita kepada asingnya dunia Islam di abad sembilan belas.Gettysburg College 15 Mei 1985 Diterbitkan oleh: The Ahmadiyya Movement in Islam Inc. sekarang berjumlah lebih dari 200 juta orang. sebagaimana kita katakan. Saat ini. pada tahun 1889 mendakwakan diri bahwa ia adalah Mahdi dan al-Masih. W. suatu sekte messiah dalam Islam. Ini adalah titik perhatian utama.

salah satu cucu dari pendiri Ahmadiyah. Agama yang berakar dalam AlQur’an dibungkus oleh penyederhanaan-penyederhanaan seperti itu adalah jelas tidak tepat.ke empat setelah wafatnya Masih Mau’ud (Al-Masih yang Dijanjikan). jika itu pernah terjadi. memberi gambaran klise dari kekerasan yang tidak masuk akal dari perampok padang pasir. ilmuwan dan 7 . Tetapi bagaimana kita mengubah pola pikir kita sebagai pengamat. Baru-baru ini di bulan April tahun 1984. Sebagai pengganti dari penyederhanaan seperti itu. Mereka juga dilarang menggunakan istilah atau sebutan seperti yang dialamatkan kepada Nabi Muhammad atau ahlul bayt (keluarga)-nya untuk anggota masyarakat Ahmadi atau untuk orang lain. di bawah ancaman hukuman. pindah ke London sewaktu tekanan mulai mencapai puncaknya kepada Jemaat Ahmadiyah di Pakistan. Ia adalah Mirza Tahir Ahmad. Landasan hukum bagi siasat pemerintah (untuk melakukan tekanan) yang pertama kalinya adalah dengan cara mengamandemen konstitusi yang diumumkan secara resmi tahun 1974. Di awal tahun 1985. kita harus mencoba untuk mengerti bahwa Islam paling tidak memiliki fenomena kerumitan yang sama dengan agama Kristen. pemerintah menetapkan suatu peraturan yang menyatakan bahwa kaum Ahmadi. Huzur – panggilan sayang bagi Mirza Tahir Ahmad. yaitu menyatakan orang-orang Ahmadi sebagai “non-Muslim”. John Esposito telah mempersiapkan sebuah buku berjudul Suara Kebangkitan Islam (Voices of Resurgent Islam). secara langsung atau tidak langsung. untuk menyebut diri mereka sebagai muslim atau menyebut mesjid sebagai tempat ibadahnya atau menggunakan adzan sebagaimana kaum muslimin menggunakannya untuk tujuan panggilan sembahyang. dilarang. Kaum Ahmadi tidak boleh menyebarkan: Dengan perkataan atau dengan menulis atau dengan mengatasnamakan agama mereka dengan maksud untuk mengajak orang lain (bergabung dengan Ahmadiyah). Buku ini dan buku-buku lainnya bermaksud memperlihatkan Islam sebagai suatu agama dengan energi baru dan sebagai suatu agama yang tidak lagi layak.

tapi kita juga harus membiasakan diri kita kepada kenyataan yang sekarang ada pada mereka. ketel dari tradisi agama-agama besar mulai mendidih. Pergerakan Ahmadiyah dalam Islam Sebagaimana kita ketahui. Ahmadiyah adalah. Mereka juga diyakinkan oleh perintah Al-Qur’an bahwa “tidak ada paksaan dalam beragama. adanya transisi di abad 19 kepada keajaiban perubahan-perubahan dan kengerian akan abad 20 ditandai dengan pembaharuan-pembaharuan gerakan dan lahirnya kaum beragama di seluruh dunia. Ilmu pengetahuan alam dan sosial dimasak pada alat pembakar terdepan. Melalui Ahmadiyah kita mungkin lebih dekat kepada Islam sebagai suatu fenomena sejarah dan sebagai kenyataan yang ada masa kini. Bergeloranya pandangan-pandangan akan masa depan (apocalyptic visions) dan pemulihan kisah-kisah sejarah Kristen di dunia Barat telah dikenal dengan baik. jika ini motivasi kita. pertengahan abad 19 masehi adalah masa bergaungnya keilmuan dan bergejolaknya kehidupan beragama. Pada alat pembakar belakang. 8 . Di samping perumpamaan tersebut. layak untuk dicermati. Apa yang mungkin tidak diketahui dengan baik adalah kenyataan bahwa dunia Islam juga melihat gerakan-gerakan itu yang mana Al-Qur’an dan nubuatannubuatan tertulis (scriptural prophecies) lainnya membawa kepada pemenuhan nubuatan itu.pengajar dalam konteks ini untuk mampu memahami keragaman pengalaman beragama yang mempersatukan komunitas manusia? Kita harus masuk ke dalam tradisi sejarah agama-agama.” Dalam Ahmadiyah kita dapat menghargai keshalehan orang-orang Islam dan merasakan kelangsungan hidup dari Islam sebagai suatu kekuatan besar dalam dunia modern ini. Ahmadiyah memiliki keuntungan karena terdokumentasi dengan baik. Para pengikutnya berkeinginan dan mampu untuk menampilkan pergerakan ini sebagai suatu pengalaman pribadi dan sebagai suatu yang bersejarah.

apakah dengan analisis sejarah atau penafsiran pandanganpandangan nubuatan. Rupanya. hlm. Tidak hanya dunia yang berubah namun perubahan adalah mengubah trend (kecenderungan). Sebagaimana pandangan-pandangan yang membawa seorang manusia dalam masyarakat sekuler. tentu saja telah diduga. Sebagaimana zaman baru telah terbit. Dewa Molokh6 di zaman baru industri dan ilmu pengetahuan ini meminta manusia untuk mengorbankan hubungan-hubungan ketuhanan yang ada demi kesejahteraan dan kebangsaannya. Kita tidak dapat dan tidak perlu memutuskan dilema ini. Pendekatan ini. dengan adanya zaman baru dari transformasi keilmuan.Keyakinan itu telah tersebar luas mendekati lintas sejarah karier kemanusiaan. 346) atau nama dewa Kanaan yang menuntut korban dalam rupa manusia (Lihat Ensiklopedi Perjanjian Baru karya Xavier Leon-Dufour. Molokh pada zaman dahulu adalah dewa sembahan Bani Amon yang kepadanya dipersembahkan anak-anak sebagai korban. desakan keagamaan di banyak bidang mencoba untuk bertahan. lamanya menggerakkan peradaban dan budaya yang tidak lagi dapat menahan tekanan peristiwa melebihi kemampuan adanya pilihan-pilihan perlindungan dan pemeliharaan keagamaan. keyakinan yang tersebar luas dalam lingkaran tradisi keagamaan itu. hlm.5 tidak terelakkan lagi. 6 5 9 . apakah itu adalah suatu proses sejarah. juga di Yerusalem (Lihat bagian Kamus dalam Alkitab keluaran Lembaga Alkitab Indonesia. campur-tangan Tuhan atau suatu kesepakatan rahasia dari dua penilaian yang membawa dunia kepada suatu kemelut. sosial dan politik juga disertai dengan penurunan nilai-nilai moral dan spiritual. Hubungan perniagaan dan hubungan antarmanusia telah merebut tempat persekutuan (komuni) yang dilakukan dengan Tuhan. akankah cahaya tetap bersinar dalam dunia yang tak bertuhan yang telah mengorbankan kebaktian dan keshalehan kepada Tuhan untuk Nubuatan adalah kabar-kabar mengenai masa depan (prophecy). 402). tidak lagi dapat efektif. Bagaimanapun juga seseorang mungkin membenarkan keyakinan itu bahwa suatu lintasan peristiwa sedang dibuat.

“ Tidak dapat disangkal adanya landasan wahyu dari pengetahuan atas dirinya sendiri 10 . bagaimanapun juga. Pendakwaannya sebagai seorang nabi di Akhir Zaman ini terlihat tidak hanya psikologi khusus saja. juga ia tidak mengkhayalkan arti wahyu seperti cara para wartawan (atau bahkan para sejarahwan) yang mencatat kecenderungankecenderungan yang ada sekarang di halaman-halaman opini pada surat kabar kita. kita kelihatannya mencari suatu keadaan yang mendasari perilaku seseorang.proses yang rasional dan kemajuan materi? Ada banyak yang tidak dapat memiliki kemungkinan itu. Dari pandangannya dan darinya ia mendirikan pergerakan ini. Apa yang Hazrat Ahmad maksud mengenai dirinya dan apa yang dimaksud oleh para pengikutnya tentang dirinya adalah cukup jelas. Adalah sama ragu-ragunya [bagi kita] bahwa Hazrat Ahmad hanya didorong oleh penilaian kritis dari peristiwa-peristiwa duniawi untuk menyatakan dirinya sebagai seorang Mahdi di zaman ini. Ia adalah seorang yang sangat shaleh. Ia lebih merasa atau mengetahui dalam lubuk-lubuk hatinya bahwa ia “mendapatkan kedekatan yang sempurna dengan Tuhan Yang Maha Perkasa. Begitulah. Saya pikir. para sarjana mencari-cari akar psikologis dari pengalaman beragama. Dalam cita rasa ilmiah. hal itu bukanlah suatu kecenderungan negatif yang menggerakkan Mirza Ghulam Ahmad kepada ramalannya. Hazrat Mirza Ghulam Ahmad menjawabnya berdasarkan wahyu. ia bukan seorang pembicara terkenal tentang malapetaka karena adanya suatu tekanan perasaan (depresi). namun lebih kepada ungkapan jiwa dalam persekutuan (komuni) dengan Tuhan yang hidup. Nubuatan serta ucapannya [tidak hanya] terlihat sebagai ungkapan jiwa yang bersentuhan dengan trend dan peristiwa-peristiwa masa kini. Perkiraannya mengenai rendahnya tingkat keshalehan dan kepercayaan kaum muslimin sebagai suatu penilaian tidaklah sesederhana itu pada kondisi sekarang bagi seorang peneliti yang peka. Namun ada juga klaim yang dibuat dalam lingkaran gerakan keagamaan tertentu yang mungkin membawa kepada tidak adanya prasangka. Dan selama lebih dari 100 tahun terakhir.

Bagaimanapun. Ia memimpin Jemaat Ahmadiyah 11 . sampai umur 41 tahun (1876) Hazrat Ahmad mulai menerima banyak wahyu yang akan membawanya kepada keyakinan/kepastian bahwa di dalam pribadinya telah genap datangnya Mahdi.” sebagaimana kata Zafrullah Khan. Dan hanya setahun sebelumnya. Saat kelahirannya.” Sejak pendakwaannya sebagai Al-Masih yang Dijanjikan sampai kewafatannya pada tanggal 26 Mei 1908. Andrew Jackson sedang menjadi Presiden Amerika Serikat.ini. di mana terletak kuil emas kaum Sikh yang pada pertengahan tahun 1984 menjadi pusat perhatian dunia. Joseph Smith dua tahun sebelum kelahirannya telah mendirikan Gereja Latter-day Saints. Di sana lahir Mirza Ghulam Ahmad. Pendiri Ahmadiyah lahir di sebuah kota kecil di Punjab pada tahun 1835. Victoria menjadi Ratu Inggris dalam usia 18 tahun. Friedrich Schleiermacher meninggal dunia. “telah diwahyukan kepadanya bahwa ia juga adalah al-Masih yang Dijanjikan dan benar-benar seorang nabi yang datang seperti yang telah dikabarkan dalam agamaagama utama di dunia. Dua tahun setelah kelahiran Ahmad.” Ia adalah “Juara yang berasal dari Tuhan dengan jubah pakaian semua nabi-nabi. di sebuah daerah di mana tradisi-tradisi agama kuno dan baru hidup dalam kebersamaan yang rapuh. Louis Phillipe saat itu merupakan pemerintahan monarki dari Prancis. Chopin sedang mencapai kejayaan dalam kariernya. Namun mungkin kita harus kembali pada permulaan gerakan Ahmadiyah dalam Islam agar mendapat beberapa sentuhan asli yang dinamis yang telah memberikan rangsangan khas selama 100 tahun terakhir ini bagi 10 juta orang yang berasal dari daerah Dar al Islam (Negara Islam). “Setelahnya. aktivitas kenabiannya tidaklah surut. di kota Qadian yang berjarak tidak lebih dari 30 atau 40 mil sebelah Timur kota Amritsar. Keyakinan atas kebenaran wahyu selalu merupakan landasan kekuatan bagi Ahmadiyah dan pada kesempatan yang sama sikap permusuhan ditampilkan kepada gerakan ini oleh para mullah (kyai) Islam ortodoks.

dan Mahdi yang kedatangannya telah ditetapkan Tuhan di saat merosotnya umat Islam dan tersebarnya kekeliruan. Wahyu Tuhan mengenai hal ini telah diberikan kepadaku dengan sangat terang dan terus menerus sehingga tidak lagi tersisa ruang bagi keraguan.a. Peranannya adalah disengaja di bawah kesadaran akan rencana Tuhan.w. adalah aku sendiri. namun lebih kepada takdirnya untuk mewujudkan proses sejarah ketuhanan. Semua energi kemanusiaannya. difokuskan kepada satu sebab bahwa kebangkitan Islam ini merupakan genapnya pemenuhan ruhani dari semua agama-agama dunia. sebagaimana dipercayai oleh para pengikutnya. Agar mendapatkan ridha Allah. Seringnya [wahyu] dan jumlahnya serta kekuatan yang menakjubkan memaksa aku untuk mengakui bahwa itu terdiri dari perkataan-perkataan yang berasal dari Tuhan Yang Esa tanpa sekutu bagi-Nya. Melalui semua konflik pribadi yang diembannya sebagai pemenuhan pendakwaan kenabiannya. Tidak hanya memberitahukan terpenuhinya nubuatan [para nabi].yang pengikutnya mencapai ribuan orang. Di tahun-tahun awal gerakan Ahmadiyah. Para penentang dan lawan-lawannya mulai dari para pemimpin Arya Samaj (Hindu) sampai pendeta Kristen di India dan di Amerika Serikat. Sang Pemilik Kalam Al-Qur’an. dan kedatangannya telah dikabarkan oleh Nabi Suci s. ia terus membawa perintah-perintah wahyu yang bertujuan untuk kemajuan Islam dalam zaman baru yang sedang tampil di depan. dan akan dibimbing secara langsung oleh Tuhan. aku dengan ini memberitahu kamu semua pentingnya kenyataan bahwa Tuhan Yang Maha 12 . Di antara banyak pernyataan Hazrat Ahmad yang membuktikan kepastian akan peranannya adalah: “… adalah jelas bagiku berdasarkan wahyu Tuhan bahwa Al-Masih yang kedatangannya telah dijanjikan di antara orang Islam sejak awal. seribu tiga ratus tahun yang lalu. Wahyu itu penuh dengan genapnya nubuatannubuatan agung yang benderang seterang siangnya hari. dan mengajak orang turut ambil bagian dalam perjamuan sorgawi. Namun ia bukanlah pembawa amanat yang netral. ia sendiri senantiasa tampil memimpin dalam pertandingan (perdebatan) dengan para pemimpin agama dan para pendakwa juru selamat yang membangkitkan rasa kepercayaan dirinya dengan bijaksana.

namun pendakwaan Ahmad hanya untuk menjadi penafsir pesan Al-Qur’an yang terilhami dan pembawa pesan lahirnya kembali serta pembaharuan atas satu agama yang hakiki: “Bagi umat manusia tidak ada kitab lain kecuali Al-Qur’an. yang terpilih s. dan keduanya saling berhubungan satu dengan lainnya serta memiliki kemiripan satu dengan lainnya.w.” Penulis telah diberitahu bahwa ia adalah Pembaharu (Mujaddid) zaman ini dan ketinggian ruhaninya memiliki kesamaan dengan ketinggian ruhani Yesus. bagaimanapun juga biasanya tidak berkeinginan menjadi sangat diskriminatif. kemudian untuk menghargai ketulusan Ahmadiyah adalah dengan mencatat apa yang Ahmad tidak dakwakan. dan karena kelemahlembutan yang telah dilimpahkan kepadaku karena ketaatanku kepada Nabi Muhammad s. pendakwaannya membahayakan pandangan yang ada mengenai akhir dari kenabian Muhammad. ditaati oleh seluruh kaum Islam. berdasarkan Perintah Ilahi.a. tetapi hanya menggenapkan).” Bagaimanapun juga.a. memilih aku yang berasal dariNya bagi kebangkitan dan pendukung kebenaran ajaran Islam. 13 . Ini adalah penting. shaleh.Perkasa. Ia adalah bagi Muhammad (Nabi pembawa syari’at yang memiliki Kitab) sebagaimana Yesus bagi Musa (yang memiliki hukum kuno.” Ahmad adalah seorang nabi. ia sangat saksama dalam melukiskan misinya: “Tapi aku adalah seorang rasul dan seorang nabi tanpa syari’at baru dalam beberapa hal Tuhan mewahyukan padaku apa yang tersembunyi. Menurut mereka.” Ia berkali-kali tetap bertahan dengan pendapatnya bahwa Meterai Kenabian [khaatamul-anbiya’] tetap terpelihara. Hal itu mungkin terlihat sangat baik.. Dan akhirnya: “Pertanyaan yang tersisa siapakah Imam Zaman ini haruslah. Messias telah datang tidak untuk membatalkan. tidak ada Utusan [Rasul] dan perantara lain kecuali Muhammad. diawal abad ke-14 ini. Musuh-musuhnya. dan karena mendapatkan namanya.w. penerima wahyu dan kasyaf. putra Maria. dan bagi bani Adam. Tidak ada keraguan padaku untuk mengakui bahwa akulah Imam Zaman ini.

Demikianlah dengan Hazrat Ahmad. dengan adanya cara pendakwaan yang rumit. Pada kaum Kristen juga ditemukan alasan-alasan [yang serupa] untuk diserang. Sebagai pengganti dari khayalan keagamaan itu. ia telah diutus “…bahwa aku akan melumpuhkan doktrin salib.” “Syirik“-nya kaum Kristen membawa mereka kepada suatu penafsiran yang aneh mengenai penyaliban. Tidak hanya dia akui bahwa ia memiliki “kesamaan yang khas dengan Yesus“ namun pada sisi negatifnya. alasannya tidak diragukan lagi karena adanya kekolotan yang wajar atas keimanan. sesuatu dirasakan lebih penting dengan menunggu datangnya seorang tamu daripada berbicara dengan tamu yang sekali datang ke ruang tamu Anda. Anggapan terhadap eksekusi [penyaliban] Yesus telah diartikan sebagai suatu pengorbanan dirinya-sendiri untuk penebusan – Sebenarnya Tuhan membayar dirinya sendiri bagi suatu penebusan agar ciptaannya memikat dengan [memiliki] kerajaan-kerajaan dan kekuatan-kekuatan atas dunia ini. sementara kenyataan adanya kemungkinan kembalinya [Yesus] terancam dengan berkurangnya semangat yang membara akan keyakinan itu. [juga] bukan sebuah buku di antara banyak [buku]. Islam agama asli yang dipulihkan oleh sokongan Ahmad. Namun kita mungkin mengerti kritikannya. 14 . Paradoks besar orang Kristen dirasakan ada di Punjab sama halnya [paradoks] itu ada pada berbagai peristiwa lain yang bahkan lebih dari kesuburan tanah: pengharapan datangnya Yesus kedua kalinya menambah suburnya penyebaran agama Kristen. bagi orang Ahmadi gagasan itu menjadi benar-benar suatu laknat. Kitab [tidak ada kitab suci lain]. dan nampaknya akibat dari hal tersebut adalah keinginan untuk menyalah-artikan nubuatan-nubuatan-nya yang penuh dengan retorika.bukan nabi [pembawa syari’at]. Untuk itulah aku telah diutus. Masih banyaknya kaum muslimin yang merasa gusar dan terhina.” ia melanjutkan. “untuk memecahkan salib dan membunuh babi. Rupanya. Bagi kebanyakan orang Islam gagasan itu mungkin tidak dapat dipahami. Al-Qur’an [tidak ada Qur’an lain].

s. melindungi jenazah dari seorang nabi kuno yang dikenal sebagai Yus Asaf. Di negeri Kashmir. – yang sudah ada di kebanyakan golongan Islam dan Kristen – dengan mengemukakan faktafakta yang benar.Ahmad menawarkan suatu skenario yang kelihatannya lebih – kemungkinan lebih. menjadi orang tua dan wafat dalam usia 120 tahun. Keturunannya sampai generasi ke-65 masih tinggal di daerah sekitar makamnya.” Yesus pulih dari luka parah akibat penyaliban. sebuah kuburan telah ditemukan. menjadi dan merupakan kisah terhindarnya Yesus dari kematian di atas salib serta perjalanannya ke India. pergi berpindah tempat ke arah Timur kepada domba-domba Afghan yang tersesat dan kepada suku-suku di deretan sebelah Utara India-Pakistan di mana tinggal suku-suku pengembara (nomad) yang sampai dengan hari ini budaya. Untuk memenuhi nubuatan bahwa Messias harus mengajarkan “domba Israil yang hilang. Dengan demikian Hazrat Ahmad telah “melumpuhkan doktrin salib” dan selanjutnya lebih memperbaiki pekerjaan Islam tradisional mengenai Yesus putra Maria. Kata-kata pembukaannya dalam buku itu layak dicatat sebagai petunjuk atas motivasi serta pernyataannya: “Aku menulis buku ini dengan maksud untuk menjauhkan pandangan-pandangan yang keliru dan berbahaya tentang kehidupan awal dan kehidupan akhir Nabi Isa a. serta naskah-naskah kuno umat non-Muslim lainnya. Ketika anggapan atas legenda ini bertemu dengan nubuatan Alkitab dan dengan membaca Injil-Injil secara teliti. melanjutkan pekerjaan kenabiannya. dengan ibu kota Srinagar. karena di sana buktinya dirasakan dapat diuji untuk suatu alternatif. Yakni. Di sana “Yus Asaf” menikah. agama dan sifat khas ras-nya terbuat dari bangsa Semit asli merupakan sebab yang dapat diterima seluruhnya. kesaksian-kesaksian sejarah yang meyakinkan dan yang telah terbukti. Kenyataan-kenyataan dan argumentasi-argumentasi yang disusun oleh Ahmad dalam bukunya Al-Masih di India. pandangan-pandangan yang dampak-dampak mengerikannya itu tidak hanya menghambat 15 . kisah tradisional pasca penyaliban berubah secara radikal.

bahwa kemurkaan Tuhan telah bangkit kepada kaum yang zalim. adalah bukan jihad namanya untuk membuat rencana pemberontakan terhadapnya. bagaimanapun juga. landasan jihad Islam adalah. menuju kepada disiplin ruhani yang akan memungkinkan masyarakat meraih ridha Tuhan. Akan tetapi hidup di bawah pemerintahan yang baik/ramah.. dan untuk menyatakan kebenaran Rasulullah s.a. Hazrat Ahmad menjelaskan larangan terhadap jihad dengan cara sebagai berikut: “Singkatnya. Seperti biasanya suatu kasus.” Ia selanjutnya menyatakan. di zaman Rasulullah s.a. Beberapa menuduhnya memiliki motif untuk kepentingannya sendiri. untuk mempropagandakan keistimewaan-keistimewaan ajaran Islam.” Jadi. untuk menyanggah keberatankeberatan pihak lawan. meskipun perintah yang ada berlawanan dengan jihad dalam kasus tertentu memperlihatkan sikap pengecut secara umum dan kurangnya gairah terhadap Islam. dalam nuansa bahasa yang didorong oleh misinya: “Jihad zaman ini adalah berjuang untuk meninggikan kalimat Islam.w.” 16 . seperti pemerintahan ratu kita. Masih ada tantangan lain yang diajukan oleh Ahmad dan pengikutnya kepada pandangan ortodoks. Masih Mau’ud melarang jihad terhadap pemerintah Inggris. di seluruh dunia. Ini adalah jihad sampai Tuhan Yang Maha Besar mendatangkan suasana lain di dunia ini. motif-motif yang sebenarnya berbeda dan didasarkan atas wahyu ketimbang perhitunganperhitungan politis. melainkan suatu gagasan biadab yang lahir dari suatu kebodohan.serta menghancurkan konsep Tauhid Ilahi. pesan dari Pendiri Ahmadiyah menjadikan suatu perubahan serius dari ajaran Gereja sama halnya dengan suatu perbaikan atas pengertian Yesus bagi kaum ortodoks Islam. Semangat jihad dengan senjata kemudian dapat dialihkan menjadi “Jihad Akbar“ atau berjuang melawan hawa nafsu. melainkan pengaruhnya yang sangat buruk dan beracun sedang tampak menggerogoti keadaan akhlak umat Islam di negeri ini.w. bangkitnya kembali Islam.

“Tidak ada paksaan dalam agama.w. Sehubungan dengan janji setia dari para pengikutnya. misinya adalah hanya mengembalikan keimanan sejati dan kemurnian serta pengertian hakiki tentang Tuhan yang mana telah. sedang dan akan menjadi agama yaitu Islam. memiliki dua nama. Kenapa gerakan ini asalnya dinamakan Gerakan Ahmadiyah dalam Islam? Perkataan Masih Mau’ud: “Nama yang tepat untuk Gerakan ini dan yang mana kami lebih menyukai menyebut bagi diri kami adalah muslim sekte Ahmadiyah. Namun tidak ada waktu yang cukup bagi kita dalam suatu karangan singkat. Muhammad dan Ahmad. Islam tetap menjadi agama yang masa depannya dapat dicapai.]. dan jiwa dijauhkan dari dunia ini sehingga tidak timbul keraguan untuk perjalanan selanjutnya.a.” Al-Qur’an menyatakan. mari kita teruskan. Masih sanggahannya Hazrat Ahmad.w. di dalam Jemaat Ahmadiyah para pengikutnya dapat menyatakan dengan kesadaran penuh mengenai diri mereka dan pendirinya. dan Ahmad adalah nama sifat keindahannya…Tuhan telah mengatur kehidupan Rasulullah 17 .” Siapa saja yang secara sukarela mengambil perjanjian dengan nabinya Nabi [s. Apa pun yang muncul di luar pergerakan ini. Satu kalimat terakhir. untuk menghilangkan dugaan mengenai nama Gerakan ini adalah suatu penghormatan kepada egotism Masih Mau’ud. Kemungkinan motif dan kekuatan gerakan Ahmadiyah dalam Islam dapat dipahami dari satu pernyataan akhir Masih Mau’ud.” Mahdi tidak menganggap untuk mengganti kedudukan mulia setiap nabi.Baiklah.a. Kami telah memilih nama ini karena Rasulullah s. bahkan untuk suatu pengenalan saja. Muhammad adalah nama sifat keagungan. “Ini bukanlah suatu ungkapan baru. ia berkata: “Hendaknya diketahui oleh semua orang yang berhati tulus yang telah mengambil janji Ba’iat bahwa tujuan dari perjanjian ini adalah dinginnya kecintaan kepada dunia dan dalam hati sanubari harus tumbuh kecintaan kepada Tuhan dan Rasulullah.

sehingga pada bab-bab selanjutnya dalam buku ini pembaca dapat menemukan penjelasan yang lebih komprehensif mengenai tuduhan-tuduhan yang sering dilontarkan. 18 . Untuk alasan inilah telah dipertimbangkan dengan baik bahwa nama untuk sekte ini sebaiknya Ahmadiyah. Kehidupannya di Medinah sebagai manifestasi dari nama Muhammad. Louis J. Bukan suatu pandangan yang sekedar hitam putih saja. Hammann Gettysburg College Kiranya pemaparan di atas dapat dianggap sebagai suatu pandangan yang objektif. dan akhirnya pembaca diajak untuk menilai sendiri kebenarannya. adil dan tidak berat sebelah.a. adalah arti dari nama agama Islam.. dan Tuhan dalam kebijaksanaan-Nya menetapkan untuk menghukum musuh-musuhnya. tentu saja. Adalah juga sejarah yang mengenaskan bahwa ajaran perdamaian ini harus dipisahkan dari Islam itu sendiri. kehidupannya di Mekkah sebagai manifestasi dari nama Ahmad dan umat Islam telah diajarkan kesabaran dan ketabahan.w. harus dihilangkan kebebasannya dalam beribadah dan kepercayaannya serta misinya di negara asalnya dan di berbagai tempat lainnya dalam dunia Islam. sehingga tiap orang yang mendengar nama ini menyadari bahwa sekte ini telah datang untuk menyebar kedamaian serta keamanan dan tidak akan berhubungan dengan perang dan perkelahian.s. Namun ada suatu nubuatan bahwa nama Ahmad akan dimanifestasikan kembali di Akhir Zaman dan orang itu akan muncul dengan menyandang kualitas keindahan sebagai karakter Ahmad dan semua peperangan akan berakhir.” Adalah benar-benar ironis bahwa suatu Gerakan yang menganjurkan perdamaian di antara kaum beragama dan.

w. sebagai khaataman-nabiyyiin. sebagai khaatamannabiyyiin (33:41). Padahal Pendiri Jemaat Ahmadiyah sendiri dengan jelas mengakui Nabi Muhammad s. Dalam suatu kesempatan. dan pengakuan itu juga dipegang teguh para penerus beliau dan seluruh anggota Jemaat Ahmadiyah. Karena alasan inilah kemudian berbagai macam fitnah bermunculan dan ditimpakan kepada Jemaat Ahmadiyah. Semua itu terjadi sebagai akibat dari kurangnya pemahaman terhadap ajaran Islam dalam Ahmadiyah.a. Hz. bahwa Jemaat Ahmadiyah dituduh tidak mengakui serta menolak Nabi Muhammad Musthafa s. berarti keluar dari Islam. Mirza Ghulam Ahmad a.a. Di tangan beliau agama telah menjadi genap dan nikmat Allah telah mencapai derajat yang sempurna. bersabda: “Inti dan saripati agama kami tersimpul dalam kalimah: Laa Ilaaha Illallaah Muhammadur Rasuulullah.s.w.Ahmadiyah dan KhaatamanNabiyyiin Keberatan utama yang ditujukan kepada Jemaat Ahmadiyah ialah. Dengan perantaraan agama itu 19 . berkaitan dengan pemahamannya mengenai khaatamannabiyyiin. Pengingkaran kepada khaataman-nabiyyiin yang merupakan salah satu aqidah yang sangat penting dalam ajaran Islam. bersama kalimat itu kami akan berlalu dari alam fana ini kelak ialah Sayyidina wa Maulana Muhammad Musthafa shallallaahu ‘alaihi wasallam adalah Khaataman-Nabiyyiin. Itikad yang kami anut di dunia dan dengan karunia serta taufik Allah.

a. (Islam International Publications Limited. dalam makna tertentu kalian masih tetap menganggap ada kemungkinan datangnya kenabian setelah Nabi Muhammad s. terj. telah membawa syari’at yang terakhir dan sempurna.w. Jemaat Ahmadiyah mengingkari ayat khaataman-nabiyyiin dan tidak mengakui Nabi Muhammad Musthafa s. R. sebagai khaataman-nabiyyiin. jangankan satu ayat. Ahmad Anwar. sebagai khaataman-nabiyyiin.w. sebagian ayat Al-Qur’an telah di-mansukh-kan melalui sebagian ayat lainnya. Namun. na’udzubillaah. secara nyata kalian terhitung mengingkari ayat itu. di sisi lain para ulama banyak memberikan jawaban kepada Jemaat Ahmadiyah: “Walaupun kalian mengatakan demikian. Muhammad s.” 1 _____. serta merupakan khaataman-nabiyyiin. Yakni. Namun sebaliknya menurut pendapat kebanyakan ulama.manusia berjalan di atas jalan yang lurus dan dapat mencapai hadhirat Allah Ta'ala…” (Izalah Auham. hlm. adalah rasul-Nya yang terakhir dan paling sempurna. 1988). Bukankah ini suatu hal yang aneh? Jemaat Ahmadiyah menyatakan bahwa Al-Qur’an adalah kitab suci yang terakhir dan sempurna serta Nabi Besar Muhammad s.a. satu noktah atau satu titik pun Al-Qur’an tidak ada yang mansukh (batal).a. Selanjutnya disebut Kutipan Terpilih. sehingga tuduhan bahwa Ahmadiyah mengingkari khaataman-nabiyyiin adalah sebuah kekeliruan dan merupakan suatu kesalahpahaman belaka.w. 20 . Sungguh aneh. 22.w. hlm. Beliau s. Oleh sebab itu kalian mengingkari makna ayat suci tersebut! Jadi.w.a.Kutipan-Kutipan Terpilih dari Karya Tulis Hazrat Masih Mau’ud. 169-170)1 Di sini jelas sekali pengakuannya terhadap kedudukan Hz.a. tuduhan itu dilontarkan kepada suatu jemaat yang secara teguh meyakini bahwa.

w. dan merupakan cincin [perhiasan] para nabi. Sunnah.a. dan juga mengimani makna-makna hakikinya yang memiliki pengertian bahwa Hadhrat Rasulullah s. 21 .w. adalah penutup sekalian nabi. Kunci setiap fadhilah (keunggulan) telah diserahkan ke tangan beliau. masih ada nabi terdahulu lainnya yang masih hidup abadi secara jasmani.a. adalah nabi/rasul pembawa syari’at terakhir dan Imam terakhir yang wajib ditaati. Nabi Muhammad s. Tidak ada seorang pun yang dapat me-mansukh-kan syari’at ini barang setitik pun juga. Na’udzubillaah. Ijma’ dari orang-orang shaleh terdahulu. Tidak pula setelah beliau berlalu dari dunia ini. Mari kita simak hakikat tuduhan ini dengan hati yang jernih dan lapang disertai dengan pikiran yang tenang dan adil.Inilah alasan terbesar para penentang Ahmadiyah yang telah bangkit membawa tekad untuk menghancurkan dan mengeluarkan Jemaat Ahmadiyah dari Islam.a. Syari’at beliau . Tidak ada seorang nabi pun yang dapat terlepas dari lingkup ke-khaatam-an beliau dari sisi mana pun juga. stempel para nabi.akan terus berlaku hingga Hari Akhir dan meliputi seluruh penjuru dunia. adalah yang paling sempurna dari seluruh nabi. Tidak ada lagi nabi sebelum beliau yang secara jasmani masih hidup di dalam era beliau. Setiap manusia berkewajiban untuk mempercayainya. Seluruh potensi nubuwwat telah berakhir pada diri beliau.w. dan juga bersesuaian dengan ungkapan serta pemakaian bahasa Arab. Pendirian Jemaat Ahmadiyah adalah mengimani seluruh makna ayat khaataman-nabiyyiin yang bersesuaian dengan AlQur’an. Jemaat Ahmadiyah mengimani makna harfiah (letterlijk) ayat ini. Hadits. sehingga dapat kita simpulkan bahwa tuduhan mereka itu jauh dari nilai-nilai kebenaran. Jadi. Beliau s.yakni Al-Qur’an dan Sunnah .

diutus.a. Yakni. para ulama dari segenap golongan penentang Ahmadiyah juga tidak mengakui Rasulullah s. Rasulullah s. Namun. Walaupun mereka mengatakan Rasulullah s. Ketika beliau s. baik secara jasmani ataupun secara ruhani.a. telah wafat. beliau merupakan penutup bagi karunia-karunia segenap nabi lainnya.a.a..a. tetapi Nabi Israili ini masih tetap hidup abadi sampai sekarang dengan jasad kasarnya entah di mana. telah wafat dan tinggal di alam barzakh 1400 tahun yang lalu.Dalam pengertian hakiki pun beliau s.w. sebagai khaataman-nabiyyiin dalam makna harfiah ataupun makna hakiki. sebagai penutup sekalian nabi.s.a. sebagai khaataman-nabiyyiin dalam makna-makna yang telah dijelaskan di atas. ia masih tetap hidup. tetap akan berlangsung hingga Kiamat (4:70).w.s. karunia kenabian yang berasal dari ketaatan kepada Allah dan Nabi Muhammad s. dan ketika beliau s.w.a. Tidak mungkin karunia dari nabi yang terdahulu masih berkelanjutan setelah kedatangan beliau. bahwa selain para pengingkar Hadits. merupakan penutup sekalian nabi. Rasulullah s. Ringkasnya.a. dari Nazareth masih hidup di langit entah di mana dengan usia lebih dari 2000 tahun. Jika dianggap benar bahwa Nabi Isa a.w.a. Jemaat Ahmadiyah mengakui Rasulullah s. Namun disayangkan ia masih hidup di masa kehidupan beliau s. Sebab. tidak mampu menjadi penutup bagi Nabi Isa ibn Maryam a.w.w.w.w. hanya ada satu nabi lain yang masih hidup secara jasmani.w. na'udzubillaah. lalu bagaimanakah beliau menjalankan kehidupan dan kewajibannya sebagaimana layaknya manusia? Bagaimanakah beliau makan (5:76.a. 21:8-9)? Bagaimanakah beliau shalat? 22 . dan Jemaat Ahmadiyah secara terhormat berani memaparkan kenyataan yang pahit ini.w. mereka menganut kepercayaan yang berlawanan.

menurut Nabi Muhammad s. 2001). Al Haramain. 1989). yaitu Hz.) menuturkan mengenai telah meninggalnya Nabi Isa a. belum wafat dan masih hidup dengan jasad kasarnya entah di mana seperti yang dipercayai oleh kebanyakan kaum Muslimin (Orang Kristen juga percaya Yesus masih hidup dengan jasad kasarnya) sampai dengan hari ini dengan umurnya lebih dari 2000 tahun. Rasulullah s. XI. maka Jibril menjaga di sebelah kanannya dan Mikail di sebelah kirinya…Beliau wafat pada malam ketika Isa ibnu Maryam pada malam yang sama ruhnya diangkat ke langit. pada peristiwa wafatnya Hz. 25. hlm. Ali r.s.. jilid III).w. 5:76.a. jld.) yang memiliki kekekalan (21:8-9). Rasulullah s. hal.Bagaimanakah beliau mendirikan shalat dan melaksanakan kewajiban berzakat serta kepada siapakah zakatnya diberikan (19:32-33)?2 Jadi. 1989. 3:145). 22.a.w. Hassan r. sendiri.w. Sayyid Shah Muhammad Al-Jaelani dan R. 3 Masalah kewafatan Nabi Isa a.s.a. mereka harus mengikuti aku" (Alyawaqit Waljawaahir..s. mengutus beliau ke medan perang.a. pernah disalib. yakni. Da’watul Amir. (Yesus) dalam Kristologi Islam merupakan masalah yang kompleks dan kontroversial. Ahmad Anwar. R. Tiga Masalah Penting.a. sebagai berikut: "Jika Musa dan Isa hidup. sebagai berikut: “Wahai sekalian manusia.w. Thabrani. 9-10. lalu bagaimana ia makan (5:76. dari Nazareth masih hidup?3 Menurut keterangan Al-Qur'an.w. Diriwayatkan dari Siti Fatimah r.s. (Jemaat Ahmadiyah Indonesia. hal. (Cucunya Rasulullah s. Nabi Isa a. Nabi Isa a. 21:8-9)? Bagaimana beliau mendirikan shalat dan membayar zakat (19:32-33).s.w.a. mengenai telah meninggalnya Nabi Isa a. dan sebagai gantinya yang disalib oleh kaum Yahudi adalah orang yang menyerupai dan dianggap 2 23 .a. dan bahkan keluarga (ahl-bayt) Nabi Muhammad s. Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad. dan zakatnya diberikan kepada siapa? Al-Qur'an telah menyangkal dengan tegas bahwa tidak ada seorang rasul pun (termasuk Nabi Isa a.a.s. Demikian pula dalam Hadits lainnya dapat ditemukan sabda Rasulullah s. Kanzul Ummal. sebab tiap-tiap makhluk yang berjiwa akan mati (21:35-36). 3:56. Beberapa golongan di dalam Islam bahkan tidak percaya kalau Nabi Isa a. terj. Jika Nabi Isa a. telah wafat dalam usia sekitar 120 tahun. pada malam tanggal dua puluh tujuh bulan Ramadhan” (Thabaqat Ibn Sa’ad.s.s.s. (Yesus) dari Nazareth sudah mati/meninggal/wafat (5:118. malam ini telah wafat seorang yang sebagian amal perbuatannya tidak pernah dicapai orang-orang sebelumnya dan tidak pula akan dicapai oleh orang-orang yang akan datang kelak. Abdul Wahab Sya'rani. Singapura. 479). Bagaimanakah makna jasmani kata khaatam (penutup) itu menurut orang-orang yang percaya Nabi Isa Al-Masih a. bersabda: "Sesungguhnya Isa ibnu Maryam hidup selama 120 tahun" (H. bab ke-32). cobalah bersikap adil sedikit.a. hlm. Selain keterangan Al-Qur’an. Lihat Mahmud Ahmad Cheema. dan orang yang telah mati tidak dapat datang lagi ke dunia ini (23:101) dan hanya akan dibangkitkan di alam Akhirat. (Bogor: Jemaat Ahmadiyah Indonesia.

dan sebagai hukumannya Tuhan hanya mengganti wajah Tityanus dengan wajah Nabi Isa a. yaitu: Mengapa Tuhan memaksa seseorang yang tak berdosa untuk menderita dan mati demi menyelamatkan nyawa Nabi Isa a. sendiri diselamatkan dari sengsara dan kematian. telah meninggal secara alamiah.. Tabari dalam tafsirnya merujuk kepada Wahb (seorang Yahudi yang masuk Islam) meriwayatkan ketika kaum Yahudi mencari Yesus untuk disalibkan.s.s. 24 .s. kemudian diangkat ke langit oleh Tuhan. di atas salib merupakan suatu bentuk hukuman Tuhan atas pengkianatan dan kejahatan yang dilakukan orang itu kepada Nabi Isa a.s. Ada beberapa versi mengenai teori substitusi yang muncul dalam literatur Islam. menyebutkan bahwa seseorang yang bernama Sergus telah menawarkan dirinya untuk menggantikan Nabi Isa a.html.s. karena yang seorang itu dianggap sebagai Yesus.s. kepada-Nya.s. Sebaliknya.alislam.. secara jasmani (dengan jasad kasarnya) ke langit/sorga tidaklah bersumber dari Al-Qur'an dan Hadits. dan belakangan dalam perkembangannya pengaruh ajaran Gnostik mengenai substitusi perlahan diadopsi dalam tafsir dan literatur Islam.Dan benarkah Rasulullah s.a.s. Al-Qur'an dan Hadits dengan jelas menerangkan bahwa Nabi Isa a.s. Kepercayaan bahwa seseorang telah menggantikan Yesus di atas salib telah dikemukakan oleh banyak penafsir Qur’an berabad-abad yang lalu.w. (http://www. sedangkan Nabi Isa a. sehingga masyarakat menjadi penuh keraguan (bingung) atas identitas orang yang mati terbunuh di atas salib. bukanlah salah seorang di antara murid-murid Nabi Isa a. Prophet Jesus as Has Died: The Connection to Christianity. Konsep ini dikenal dengan nama teori substitusi (teori penggantian). Tahap perkembangan selanjutnya dari teori substitusi menampilkan bahwa satu dari murid-murid Yesus dengan sukarela menawarkan dirinya untuk mati di atas salib demi menyelamatkan gurunya. diakses 17 Oktober 2005). mengirim seseorang bernama Tityanus untuk membunuh Nabi Isa a.s.s. Tuhan kemudian merubah penampilan 17 orang murid Yesus seperti diri Yesus. Lihat Tahir Ijaz. namun Tuhan menggagalkan rencana itu dengan mengangkat Nabi Isa a. namun hanya seorang yang dieksekusi mati di atas salib. Kaum Yahudi mengancam untuk membunuh mereka semua. Sebagai contoh diriwayatkan.s.s. Teori substitusi ini dibawa kepada Islam melalui konversinya para ahlul kitab (People of the Book) menjadi Islam yang sebelumnya menganut ajaran sekte Kristen Gnostik tertentu. Adanya teori subtitusi dan kenaikan Nabi Isa a.? Juga Ibnu Ishaq senada dalam tafsirnya mengambil riwayat yang bersumber dari seorang Kristen tanpa nama yang masuk Islam. bahwa para penentang Nabi Isa a.org/library/links/Jesus_death/4_Christianity. Sangat dimungkinkan kisah seperti itu terbentuk untuk menghindari pertanyaan besar yang muncul mengenai gagasan substitusi. telah menjadi penutup di antara keduanya? sebagai Nabi Isa a. Versi lainnya menyebutkan bahwa terjadinya perubahan fisik seseorang yang menyerupai dan menggantikan Nabi Isa a.

a. Sebab. sehingga dengan itu kalian telah melanggar khaatamun nubuwwat.w. sabdasabda mulia Nabi Muhammad s.a. tidakkah Nabi Isa putera Maryam a. melalui semburan nafas kemasihannya akan turun ke dunia ini untuk menyelamatkan umat dari cengkeraman maut serta menganugerahkan suatu kehidupan ruhani baru. seorang Rasul Bani Israil.w. sama sekali tidaklah menentang makna ayat khaataman-nabiyyiin. Sebab.s.a.a. umat manusia zaman ini tetap saja terkena penyakit-penyakit ruhani yang berbahaya. serta sepenuhnya meraih karunia dari beliau s. secara langsung tidak mampu menyelamatkan umat ini. Jemaat Ahmadiyah bertanggungjawab untuk membuktikan pendiriannya ini berdasarkan Al-Qur’an.w. kalian telah membuka jalan bagi kedatangan seorang nabi ummati (pengikut) dan nabi zilli (bayangan). Kekuatan suci Rasulullah s.a.w. ucapan-ucapan para 25 . Perhatikanlah! Dengan mengikuti pandangan para ulama. sebagai nabi terakhir. yang sangat agung. Dan dengan cara penafsiran. Umat ini dikepung oleh berbagai macam penyakit ruhani..” Jemaat Ahmadiyah mengakui bahwa munculnya nabi ummati seperti itu dapat terjadi dalam umat Islam dan nabi itu merupakan hamba kamil (sempurna) dari Rasulullah s. dari Nazareth dapat juga dianggap sebagai khaataman-nabiyyiin dalam makna jasmani maupun ruhani? Kepada Jemaat Ahmadiyah selanjutnya dikatakan: “Kalian sepenuhnya tidak mengakui Rasulullah s. seorang hamba yang fana dan kamil tidak dapat dipisahkan dari majikannya.a.Selanjutnya dengan mengikuti pandangan para ulama.w.w.. kita semua mengetahui bahwa meskipun ada kekuatan suci Rasulullah s.

w. oleh sebab itu kedatangannya yang kedua kali tidak akan memecahkan segel/meterai Khaatamun Nubuwwat.a. Mereka menyatakan bahwa. dan dari ungkapan-ungkapan serta pemakaian bahasa Arab.pemuka umat. tidak akan dibenarkan dan diakui. yaitu: “Karena Nabi Isa a. tetapi jika ditanyakan kepada mereka. maka mereka terpaksa mengatakan: “…bahwa Nabi Isa a. maka mereka mengatakan: “Tidak. tidak akan datang nabi jenis apa pun juga. melainkan beliau akan datang tanpa syari’at. secara mutlak.w. dan dalam setiap makna harus mengakui Rasulullah s. sebagai nabi terakhir. dari Nazareth suatu hari nanti pasti akan turun ke dunia di tengah umat ini.” Apabila Anda mempersoalkannya kepada para ulama zaman ini.a. tanpa syarat. tanpa pengecualian.w. akan dibahas bagaimana orang-orang yang melontarkan tuduhan kepada Ahmadiyah sebagai penghancur segel/meterai kenabian. secara mutlak. dari Nazareth akan datang kembali?” Kemudian sebagai jawabannya.” Kemudian apabila ditanyakan.s. pada halaman selanjutnya akan dipaparkan lebih rinci.a. tanpa pengecualian. adanya kenabian jenis apa pun juga setelah Nabi Muhammad s.s. adalah nabi terakhir dalam makna bahwa sesudah beliau s. adalah seorang nabi terdahulu.w. mereka paparkan penakwilan yang sangat tidak bermakna. “dalam bentuk 26 . Namun sebelumnya.s. “Kalian telah mengatakan bahwa Rasulullah s. yakni.a.” Apabila ditanyakan kepada mereka apakah beliau akan datang membawa Syari’at Musa. Dalam kaitannya dengan hal itu. lalu bagaimana pula kalian telah memperoleh hak untuk membuat pengecualian itu dengan mengatakan bahwa Nabi Isa a. Artinya.

w.” Lebih lanjut mereka tidak mampu menjawab berbagai macam pertanyaan. mengikuti Syari’at Islam kata demi kata. Selanjutnya disebut Malik Ghulam Farid.demikian. lalu menjadi nabi. kepada beliau akan diberikan pengetahuan tentang Al-Qur’an.a.w. 27 . akan tetapi ia adalah Rasulullah dan Khaataman Nabiyyiin [Meterai sekalian nabi]. sebagai nabi terakhir secara penuh. dapat dibenarkan untuk mengatakan bahwa sesudah Rasulullah s. (Jemaat Ahmadiyah Indonesia. dapat saja datang seorang Nabi lama dari Bani Israil yang bukan pembawa syari’at. kemudian mengikuti Syari’at Islam. dari pemeriksaan ini terbukti dengan telak bahwa mereka sendiri tidak mempercayai Rasulullah s. apakah para ulama akan mengajarkan Syari’at Islam kepada Al-Masih? Atau. tanpa memecahkan segel kenabian.a. dari sisi logika maupun keadilan. Al Qur’an dengan Terjemahan dan Tafsir Singkat.w.” (33:41)4 4 Malik Ghulam Farid. Yakni. bijak. ummati. 1997). tidak akan datang lagi kenabian jenis apa pun? Arti Khaataman-Nabiyyiin Firman Allah Ta’ala: “Muhammad bukanlah bapak salah seorang dari antara kaum laki-lakimu. dan adil. apa jadinya tugas.a. perintah dan larangan bagi beliau? Hal-hal apa yang akan beliau nasihatkan. dan hal-hal apa yang akan beliau larang?” Maka mereka mengatakan: “Pertama-tama beliau akan menjadi anggota umat Islam. Jemaat Ahmadiyah berhak menanyakan kepada orang berakal. Bahkan mereka memberikan pengecualian bahwa sesudah Rasulullah s. Sunnah dan Hadits melalui wahyu dari Allah Ta'ala secara langsung? Namun. dan mengajarkannya. Apakah bagi penganut aqidah semacam itu.

dianggap telah melanggar tradisi dengan menikahi bekas menantunya sendiri. Dengan adanya ayat tersebut.. Bagi Hz. Dahulu ia adalah seorang budak belian yang telah dibebaskan.a. dengan menjadikannya sebagai isteri Nabi.a. Zaid r.a.a. Siti Zainab r.).a.a. paling sempurna. Siti Zainab r.w. beliau adalah Nabi yang paling afdhal. memang telah jatuh cinta kepada menantunya.w. meminta Hz. maka Hz.w. tidak mempunyai anak laki-laki. Hz.a. dapat diketahui bahwa diberikannya gelar khaataman-nabiyyiin kepada Nabi Muhammad s.. Rasulullah s.w. Allah Ta’ala menegaskan bahwa Rasul Allah ini adalah khaataman-nabiyyiin.w.yang sebelumnya telah mendapat kecaman dan cacian dari para penentangnya .a. akan tetapi beliau s. Pada waktu itu orang-orang Arab mencerca habis-habisan karena beliau s. Namun perkawinan dengan perbedaan bibit-bobot-bebet.a. (anak dari bibi Rasulullah s. dan mungkin juga cara hidup yang menyolok itu nampaknya atau terbukti menimbulkan beberapa masalah.w. hikmah pernikahan Nabi s. (Zaid adalah anak angkat Nabi s.w. dan juga oleh sebab perasaan rendah diri yang diderita Zaid. sehingga perkawinannya menjadi tidak harmonis.a. dan (ii) mengangkat derajat janda bekas budak belian menjadi ummul mukminin (Ibu orang-orang beriman).w.w. paling mulia. yang mempunyai ahlak yang setinggi-tingginya di antara semua manusia dan para nabi. telah memerintahkan menceraikan perkawinan Zaid dan Zainab karena secara diam-diam Nabi s.a. Zainab r.a.a. Dengan demikian.Bagaimana sesungguhnya hubungan antara khaataman-nabiyyiin dengan kalimat “Muhammad bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu?”5 Perlu diperhatikan adanya kata laakin Jika dibaca ayat-ayat sebelumnya dalam Surah al-Ahzab ini. Jadi. nabi yang khaatam dalam segala kebaikan sebagai manusia dan nabi Allah. seorang bekas menantu dan janda dari Zaid ibn Harits r.a. berkaitan dengan pernikahan beliau dengan Siti Zainab r.w.w. Allah Ta’ala dalam ayat 33:41 ini telah menerangkan dengan amat jelas bahwa: “Muhammad bukanlah bapak salah seorang dari antara kaum laki-lakimu” [artinya Nabi Muhammad s. Zaid r. bukanlah bapaknya Zaid. Pernikahan ini dimaksudkan untuk meniadakan perbedaan dan pembagian kelas dalam masyarakat.w. di dalam Kitab Suci Al-Qur’an tidak ada satu 5 28 . .a. kembali ingin mengangkat derajat janda yang pernikahannya dahulu itu adalah atas dasar rekomendasi beliau s. maka Hz..a. dengan Hz.a. Untuk meningkatkan derajat dari budak belian yang tadinya tidak merdeka. adalah dalam konteks pembelaan Allah Ta’ala terhadap Rasulullah s. statusnya hanyalah sebagai anak angkat dan dipelihara oleh Nabi s. ummul mukminin. karena semua anak laki-lakinya telah meninggal pada masa kanak-kanak]. tetapi tidak mau pulang kembali kepada orang tuanya. Sayyidina Rasulullah s. yang seorang bangsawati Arab) agar mau menikah dengan Zaid.w.w. adalah Rasul Allah dan Khaataman-Nabiyyiin. selain ayat 33:41 di atas tentang Khaataman-Nabiyyiin. tidak adanya persesuaian dalam pembawaan dan perangai mereka.a. dan para kritikus serta ulama yang punya pikiran kotor mengatakan bahwa Nabi s.a. dan Nabi s.a.a.memiliki makna: (i) Menggugurkan tradisi larangan menikahi janda (bekas istri) anak angkat.a.w. yang telah menjadi janda karena bercerai dari Hz.

sehingga anak perempuan tidak layak untuk dipelihara bahkan dibunuh dengan cara-cara biadab.w. Thaher dan Ibrahim7) semuanya wafat dalam masa kanak-kanak. Rasulullah s. maka seharusnya beliau mengatakan jikalau usianya panjang. ia akan menjadi nabi yang benar.w. R. musuh engkaulah yang akan tanpa keturunan. Jadi.a.a.w.a. untuk menghilangkan keraguan itu. menshalatinya dan bersabda. tidak mengungkapkan pengertian khaatam sebagai penutup atau terakhir. Thayib.a.a. Tidak ada keturunan langsung Hz. sampai dengan hari ini yang berasal dari putra kandungnya. Rasulullah s. mengucapkan kata-kata tersebut 4 tahun setelah menerima wahyu ayat khaataman-nabiyyiin.8 Hal ini dibuktikan dan diakui oleh Allah S. 6 Malik Ghulam Farid. Peristiwa tersebut terjadi pada tahun 9 Hijriah. namun yang ada hanyalah gelar kata pujian khaatam. Ibnu Majah). Dia menampilkan kata ayat pun yang menyatakan bahwa Nabi Muhammad s.”6 Sejarah Islam mencatat bahwa empat putra kandung Hz. anak laki-laki merupakan kebanggaan dan penerus silsilah para raja.a.w. tentu ia (Ibrahim) tidak akan menjadi nabi karena akulah penutup nabi-nabi. Jika ayat khaataman-nabiyyiin diartikan sebagai penutup atau kesudahan atau penghabisan atau akhir nabi-nabi. wafat. Jadi amat jelas bahwa Nabi s. sedangkan ayat khaataman-nabiyyiin diwahyukan pada tahun 5 Hijriah.w.w. Kata melainkan biasanya digunakan untuk menghilangkan keraguan.a. “Sesungguhnya di sorga ada yang menyusukannya. 29 . dalam Surah al-Kautsar ayat 4 bahwa beliau s. dan paling mengetahui arti serta makna dari wahyu yang diterimanya dan beliau s. adalah nabi terakhir dan tidak ada nabi setelahnya. tidak akan memiliki anak laki-laki.w. kepala suku atau kepala keluarga.w. 7 Peristiwa wafatnya Ibrahim tercatat sebagai berikut: “Diriwayatkan dari Ibnu Abbas.a. 8 Pada masa jahiliyah.(melainkan) yang disisipkan sebelum kata rasulullah dan khaataman-nabiyyiin. dan kalau usianya panjang. Jadi.cit. berkatalah ia: “Ketika Ibrahim ibnu Rasulullah s. op. (Qasim.a. beliau s.t. Setiap orang Islam jika membaca kalimat pertama tersebut juga timbul pertanyaan dan keraguan mengapa Muhammad bukan bapak dari seorang laki-laki di antara kamu? Firman Allah dalam Surah al-Kautsar ayat 4 menyatakan: “Sesungguhnya.w.” (H. Rasulullah s. yang menerima wahyu.w.

a. bahkan lebih menguatkan kesempurnaan beliau s. Jadi beliau s. meterai atau cincin (perhiasan) tidaklah merendahkan martabat Hz. seorang yang pantas menyandang gelar khaatamulanbiya’. seorang insan akan dapat mencapai ketinggian martabat ruhani bahkan kenabian. Rasulullah Muhammad s.religioustolerance.a.w.a.” http://www. penekanan pokok masalah pertama lebih terfokus yaitu tidak hanya orang mukmin sebagai keturunan beliau. sesungguhnya musuhnyalah yang terputus atau tidak berketurunan. Hanya beliau s. bukan saja bapak ruhani bagi orang biasa tetapi juga menjadi bapak ruhani bagi para nabi.org/worldrel.a. pengertian khaatam dengan arti seal. 9 Menurut data statistik populasi umat beragama untuk tahun 2000.laakin dan menerangkan bahwa dengan pernyataan itu Allah Ta’ala menghilangkan keraguan dengan cara demikian. namun demikian tidak dapat beliau disebut abtar (terputus atau tidak berketurunan).9 Selanjutnya diteruskan dengan kalimat wa khaataman-nabiyyiin.htm. merupakan stempel para nabi.w. segel. insan kamil. bahkan beliau s. bukan bapak dari seorang lakilaki. (Sumber: “Number of adherents of world religions. Rasulullah s.a. Rasulullah s.a. Jadi. bahwa segala sifat-sifat yang utama yang terdapat dalam pribadi para nabi terdahulu maupun yang akan datang terkumpul dalam diri Hz. 30 .w.a. cap. Sebab beliau adalah seorang Rasul Allah. Jadi. populasi manusia di bumi adalah 19..w.a.w. diakses 17 Oktober 2005).6% beragama Islam.w. dan rahmatan lil alamin sehingga menjadi teladan bagi seluruh umat manusia untuk selama-lamanya.. Dengan stempel atau cap beliau s.w.w. yaitu walaupun Hz. stempel. silsilah keturunan ruhani seorang Rasul Allah dapat menjadi amat banyak dan luas jangkauannya tak terhingga.

w. Dikatakan pula oleh para ulama penentang Ahmadiyah bahwa pintu wahyu telah tertutup.w. jika demikian tentu akan Kami 31 . Dan. Bagaimanakah kita sebagai manusia.w.a.a. niscaya (hal itu) akan lebih baik bagi mereka dan lebih meneguhkan. Sekarang akan kita fokuskan pada persoalan: Apakah kenabian dapat datang setelah Nabi Muhammad s. tidak dapat dibenarkan. yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka…” Apakah jalan yang lurus itu? Apakah nikmat yang telah dianugerahkan kepada mereka dan apakah kita juga dapat meraih nikmat-nikmat tersebut seperti kaum-kaum yang terdahulu? Inilah jawaban Al-Qur’an mengenai hal tersebut. Sehari semalam orang Islam diwajibkan minimum shalat 5X = 17 raka’at = 17X membaca Surah al-Fatihah: “Tunjukkanlah kami jalan yang lurus. “…dan sekiranya mereka mengerjakan apa yang dinasihatkan kepada mereka.w.? Kembali kita dihadapkan kepada Al-Qur’an untuk menjawab semua pertanyaan di atas.? Apakah kita yang mengatur pekerjaan Allah? Naudzubillah min dzalik.a. mencoba menghalang-halangi sifat Mutakallim (Maha Berkatakata) Allah dan dengan bangga mengatakan sampai dengan hari ini Allah tidak pernah sekali pun berkata-kata kepada makhluk-Nya? Apa dasarnya kita dapat mengklaim bahwa malaikat Jibril tidak pernah turun lagi ke dunia untuk menyampaikan wahyu? Bagaimana pula kita dapat mengklaim bahwa seorang nabi tidak mungkin datang setelah Nabi Besar Muhammad s.a. yang juga ciptaan-Nya. malaikat Jibril tidak mungkin datang lagi ke dunia menyampaikan wahyu sehingga adanya nabi setelah Nabi Muhammad s.Kenabian Setelah Nabi Muhammad s.

syahid dan orang-orang shaleh. yaitu tidak akan ada lagi nabi dalam bentuk apa pun juga dalam umat Muhammad. insan yang terbaik. Sesungguhnya Allah Sendiri yang akan memasukkan kita ke dalam golongan para nabi. syahid dan shaleh.a.a. Dan niscaya akan Kami bimbing mereka ke jalan yang lurus.“ (4:6771)12 Inilah kelebihan Hz. sebagai berikut: “Bagiku tidak mungkin meraih nikmat ini seandainya aku tidak mengikuti jalan yang ditempuh majikanku.w. Muhammad Musthafa s. Ayat ini sangat terang benderang dan mudah dipahami. Bagaimana mungkin pintu kenabian sama sekali tertutup bagi umat Islam? Penolakan terhadap pintu kenabian. shiddiqshiddiq. Dengan kata lain. Ma’a terjemahan yang dipakai di sini adalah termasuk. kebanggaan para anbiya.w.a.a. Rasulullah s.w. Inilah karunia dari Allah.w. yakni: nabi-nabi.berikan kepada mereka ganjaran besar dari sisi Kami. Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad a.s. shiddiq. Apa pun yang kuperoleh. op. Dan mereka itulah sahabat yang sejati. Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul10 ini maka mereka ini termasuk11 di antara orang-orang yang kepada mereka Allah memberikan nikmat. dibandingkan dengan nabi-nabi/rasul-rasul lainnya. syahid dan orang-orang shaleh dalam umat Islam. telah diperoleh Nabi Muhammad s. syahid-syahid dan orang-orang shaleh. anutanku. secara langsung juga berarti penolakan terhadap kemungkinan umat Islam tidak dapat meraih ketinggian martabat sebagai shiddiq. dan memadailah Allah sebagai Zat Yang Maha Mengetahui. tidak ada lagi para shiddiq.cit. 11 10 32 . bersabda mengenai kecintaannya kepada junjungan beliau yaitu Hadhrat Muhammad Rasulullah s. rujukan kata ini dapat dilihat dalam Surah an-Nisaa’ : 146-147 dan Surah Ali ‘Imran : 194 12 Malik Ghulam Farid.

Sekarang aku beritahukan pula bahwa sesudah orang mentaati Rasulullah s. Jadi. Tuhan Yang Maha Mulia mengisyaratkan hal ini dalam firman-Nya: “Maka ikutilah petunjuk mereka” (6:91). nama Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam mengisyaratkan kepada kenyataan ini. hlm. himpunlah di dalam wujud engkau segala macam petunjuk yang dibawa oleh setiap nabi secara khas. yakni tidak ada kecintaan kepada dunia dan mulai mendambakan kelezatan abadi dan lestari. 7.. hlm. Semua nikmat ini diperoleh sebagai warisan berkat ketaatan kepada Rasulullah s.” (Ruhani Khazain. Jadi ia adalah Musa juga.” (Ruhani Khazain. Adam juga. 36. Sebab Muhammad artinya “orang yang sangat dipuji.a. hlm. sebab wujudsucinya memadukan beragam-ragam sifat yang utama.. hlm. hatinya sekarang layak memperoleh kecintaan yang semurni-murninya dan sempurna kecintaan Ilahi. Kemudian sebagai gantinya. Pada hakikatnya. 343)14 13 14 Kutipan Terpilih. Ibrahim juga. 33 . Isa juga. Yusuf juga dan Ya’kub juga. Aku mengetahui dari pengalaman pribadi dan berdasar ilmu yang sempurna bahwa siapa pun tidak dapat mencapai kedekatan kepada Tuhan tanpa mentaati nabi ini dan mustahil pula meraih makrifat yang sempurna. dengan sesungguh-sungguhnya dan sesempurnasempurnanya. 22.w. Aina Kamalati Islam.karena mentaatinya. suatu hati yang sehat. Haqiqatul Wahyi. jld.w. Ibid. ia dianugerahi hati yang cenderung kepada kebajikan.cit.a. dengan jelas terbukti bahwa seluruh pamor para anbiya berpadu di dalam zat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam. yakni: wahai Rasulullah. jld. op. 24-25)13 Selanjutnya beliau bersabda: “Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam menghimpun di dalam raga wujudnya seluruh nama para nabi. 5.” Pujian yang sangat tinggi derajatnya itu baru dapat disandang hanya bila di dalam wujud Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam berkumpul seluruh ragam sifat-sifat utama dan khas para anbiya..

bahwa kata ma’a tidak hanya berarti kebersamaan dua buah benda sehubungan dengan tempat dan waktu. Selanjutnya disebut Departemen Agama RI.15 Ini berarti bahwa orangorang Islam hanya akan beserta atau bersama-sama para nabi dan bukan termasuk golongan para nabi. Dapatkah kita membayangkannya? Padahal umat Islam telah diberi predikat oleh Allah Ta’ala: “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia…” (3:110)16 Hal yang sebenarnya adalah. melainkan setelah itu disebutkan secara berturut-turut para shiddiq. Sebagai dalil penguat bahwa kata ma’a mempunyai arti termasuk. Al-Qur’an mengemukakan sebagai berikut: 15 Proyek Pengadaan Kitab Suci Al-Qur’an Departemen Agama RI. syahid dan orang-orang shaleh. maka kita harus menerima kenyataan pahit bahwa di dalam umat Islam tidak akan ada seorang pun yang dapat menjadi seorang shiddiq. syahid dan orang-orang shaleh. Jika kata ma’a diartikan sebagai beserta atau bersama-sama. Akan tetapi pihakpihak yang mengemukakan keberatan itu tidak menyadari bahwa dalam ayat itu tidak hanya disebutkan para nabi saja. 34 . melainkan kadangkala kata ma’a juga digunakan untuk menyatakan kebersamaan sehubungan dengan derajat/martabat. Atau dengan kata lain bahwa semua orang dalam umat ini akan dimiskinkan dari segala derajat kebajikan dan ketakwaan. 16 Ibid.Tetapi sayang sekali. disebabkan penolakan terhadap kenabian. namun yang ada hanyalah beberapa gelintir orang yang beserta/bersama-sama para shiddiq. hlm. Al Qur’an dan Terjemahnya. 130. kata ma’a (termasuk) dalam ayat tersebut telah diterjemahkan menjadi beserta atau bersama-sama. syahid dan shaleh. Pelita III/ Tahun IV/1982/1983.

kalimat “termasuk golongan orang-orang mukmin” digunakan bagi orang-orang yang bertaubat. kata termasuk mempunyai nilai dan bobot yang lebih dari kata beserta atau bersama-sama yaitu penekanannya pada imbalan atau predikat yang akan diterima jika kita memenuhi dan melaksanakan syarat yang telah ditentukan. 35 . juga dapat ditemukan pemakaian kata ma’a (termasuk) sebagai berikut: “Dan wafatkanlah kami dalam golongan orang-orang baik.“Sesungguhnya orang-orang munafik berada dilapisan paling bawah dalam Api.” (4 : 146-147)17 Dalam ayat ini. berpegang teguh pada Allah dan tulus ikhlas dalam pengabdiannya kepada agama. maka pengertiannya adalah bahwa sekalipun kita memiliki dan melakukan hal-hal mulia tersebut. serta mereka ikhlas dalam pengabdian mereka kepada Allah. Dan. Dalam Surah Ali ‘Imran ayat 194. op.cit. Apabila kata ma’a diartikan sebagai beserta atau bersama-sama. Kecuali orang-orang yang bertaubat dan memperbaiki diri dan berpegang teguh kepada Allah. masukkanlah aku dalam golongan orang-orang yang 17 18 Malik Ghulam Farid. Dan mereka ini termasuk golongan orang-orang mukmin. Ibid. kelak Allah akan memberi ganjaran besar kepada orang-orang mukmin. kita tidak akan menjadi orang mukmin. memperbaiki diri. beramal shaleh.”18 Setiap orang Islam pasti mengartikan ayat ini sebagai berikut: “Ya Allah. Jika kita melakukan halhal tersebut maka kita termasuk golongan orang-orang mukmin. melainkan hanya ditempatkan beserta atau bersama-sama dengan orang mukmin. dan engkau tidak akan mendapatkan penolong bagi mereka. Dapatkah kita terima pengertian ini? Jelasnya.

bahkan beliau s.a. Musnad Ahmad 4/181. Di samping kesaksian Al-Qur’an.w. maka dapat disimpulkan arti kata ma’a jika dihubungkan dengan 4:67-71 seperti yang telah dijelaskan di atas.a. menyebutnya dengan perkataan Nabi Allah sebanyak 4X seperti yang dimuat dalam Hadits dengan redaksi panjang mengenai Dajjal dan Nabi Allah Isa yang diringkas sebagai berikut: “Dari Nawwas bin Sam’an r. 1989).a. 36 . b. berkali-kali mengisyaratkan kedatangan Isa ibn Maryam seperti yang banyak ditemukan dalam kitab-kitab Hadits Shahih.a. Hamdi.baik (berbakti) dan wafatkanlah aku. 64-65. Sunan Tirmidzi 9/92. berkata: Pada suatu pagi Rasulullah menceritakan tentang Dajjal. secara keseluruhan mengandung arti bahwa pintu kenabian tetap terbuka dan seorang nabi dapat diutus dalam umat Muhammad sepanjang nabi itu patuh dan taat kepada Allah dan Nabi Muhammad s. A. Mustadrak Hakim 4/492)19 19 Imam Jalaluddin Abdur Rahman As-Suyuthi. maka wafatkanlah aku beserta atau bersama-sama mereka.a.K.” Tidak ada seorang pun yang kemudian mengartikan: “Ya Allah. a. Ternyata beliau s. bahwa pintu kenabian tidak mutlak tertutup.w.w. Turunnya Isa Bin Maryam Pada Akhir Zaman. (Jakarta: CV Haji Masagung.…Nabi Allah Isa dan pengikut-pengikutnya terkepung…Nabi Allah Isa dan sahabatnya berdoa kepada Allah…Nabi Allah Isa dan sahabatsahabatnya datang di bumi itu…Nabi Allah Isa dan sahabatsahabatnya berdoa kepada Allah…” (Shahih Muslim Syarah Nawawi 18/63. ketika orang-orang yang baik (berbakti) akan wafat. hlm. Sunan Abu Dawud 4/117.w. terlihat juga dalam sabdasabda Rasulullah s. Sunan Ibnu Majah 2/356.” Setelah dikemukakan beberapa dalil penguat pemakaian kata ma’a.

Jadi. sebagai berikut: 44:6-7 Allah Ta'ala bersifat mursil (yang mengutus rasul-rasul-Nya).w.a.w. yaitu menunjukkan pekerjaan yang sedang atau akan dilakukan.w. menurut peraturan bahasa Arab adalah fi'il mudhari.a. 37 . op. Sifat Allah Ta'ala ini akan selalu dan terus bekerja selamalamanya.”20 Perkataan yashthafii (memilih) dalam ayat ini.Dalil-Dalil Al-Qur’an Mengenai Kenabian Setelah Nabi Muhammad s. akan (terus) 20 Malik Ghulam Farid. Jadi.t.cit. adanya kenabian setelah Nabi Muhammad s. Bentuk perkataan tersebut adalah fi'il mudhari yang dipakai untuk zaman kini dan zaman yang akan datang. Dengan kata lain ayat ini tidak terikat dengan tempat dan waktu. 3:180 Dalam ayat tersebut terdapat perkataan yadzara. sedang atau akan memilih rasul-rasul-Nya menurut keadaan zaman atau menurut keperluannya. Allah S. Sifat ini tidak terikat dengan tempat dan waktu.w. adalah tidak mustahil dengan mempertimbangkan salah satu sifat Allah Ta'ala ini.t. yuthli'a. yamiidza. Di bawah ini beberapa dalil Al-Qur’an mengenai adanya nabi/rasul setelah Nabi Muhammad s.w.a. 22:76 “Allah senantiasa memilih rasul-rasul-Nya dari antara malaikatmalaikat dan dari antara manusia. Jadi maksud ayat ini adalah Allah S. yajtabii.

a. maka Allah S.a.. 38 .t. 23:52 Kata ar-rusul. setelah Rasulullah s. 6:125 Ayat ini tidak terikat dengan tempat dan waktu. senantiasa mengirimkan utusan-utusan-Nya. Dan Allah tidak mendatangkan azab sebelum mengutus seorang rasul (17:16).mengirimkan utusan-utusan-Nya untuk memisahkan yang baik dari yang buruk dan untuk memberitahukan tentang kabarkabar ghaib. Hak prerogatif 21 Ibid. tetap akan didatangi oleh Rasul-Rasul Allah dari antara anak cucu Adam (umat manusia). Baik umat manusia terdahulu sebelum Nabi Muhammad s.w. akan datang rasul-rasul lain yang memakan makanan yang baik dan mengerjakan amalamal shaleh. berlaku juga bagi masa yang akan datang.”21 Yang dimaksudkan anak cucu Adam adalah umat manusia.w. Artinya.. Ayat ini menjelaskan bahwa hanya Allah Ta'ala yang lebih mengetahui di mana Dia menempatkan tugas kerasulan. 37:72-73 Ayat ini menjelaskan apabila di dunia telah merajalela kesesatan dan kemungkaran. jika datang kepadamu rasul-rasul dari antaramu .w.a. 7:36 Dalam ayat ini: “Wahai anak cucu Adam. Dengan kata lain ayat ini tidak terikat dengan tempat dan waktu. dan umat manusia setelah Nabi Muhammad s.w.

22 Ibid.. maka akan bertentangan dan bertabrakan dengan ayat-ayat tersebut di atas yang menjelaskan dapat datangnya nabi/rasul setelah Nabi Muhammad s.a.w. Salah satunya adalah beriman kepada rasul-rasul-Nya.. 39 .w. Perintah ini berlaku untuk selama-lamanya bagi tiap umat manusia di setiap zaman. Arti dan Ungkapan Kata Khaatam Menurut Bahasa Arab Setelah dikemukakan dalil-dalil berdasarkan Al-Qur’an mengenai dapat datangnya nabi setelah Nabi Muhammad s.a. Seandainya ayat khaataman-nabiyyiin kemudian diartikan sebagai nabi penutup atau nabi terakhir yaitu tidak ada nabi apa pun juga setelah Nabi Muhammad s. Perintah beriman kepada rasul-rasulNya ini tidak terikat dengan tempat dan waktu. Asas ini (tidak ada pertentangan di antara ayatayat Al-Qur’an) adalah asas yang mutlak harus terpenuhi ketika ingin menafsirkan Al-Qur’an.”22 4:137 Ini adalah ayat Rukun Iman. alangkah baiknya kemudian memperhatikan arti dan ungkapan kata khaatam menurut kaidah bahasa aslinya. Padahal Allah Ta'ala telah menetapkan bahwa tidak ada pertentangan antara satu ayat dengan ayat lainnya (4:83).a.Allah Ta’ala ini tidak terikat dengan tempat dan waktu. Adanya pernyataan Allah Ta'ala ini adalah karena manusia [suka] mengatakan: “Kami sekali-kali tidak akan beriman sebelum kami diberi seperti apa yang telah diberikan kepada rasul-rasul Allah.w.

kesempurnaan. keunggulan. Pada bagian selanjutnya akan dikemukakan keterangan dalam Hadits serta literatur-literatur terkenal dalam dunia Islam yang telah mengungkapkan penggunaan kata khaatam dengan arti yang menunjukkan suatu derajat (rank) kemuliaan. Nabi Muhammad s. sehingga makna sejati khaataman-nabiyyiin (cincin para nabi) adalah bahwa beliau s.w. terindah dari para nabi. keutamaan.w. oleh sebab itu sejatinya Nabi Muhammad s. di mana ada satu jari yang memakai cincin (bermahkota cincin). Bentuk kata khaatam sebagai kata benda tunggal yang digandengkan dengan kata benda jamak yaitu nabiyyiin di dalam Al-Qur'an hanya dapat ditemukan dalam Surah al-Ahzab : 41.a. misalnya pada kata bintang lapangan atau bintang panggung mengandung arti martabat atau status (rank) tertentu. kesempurnaan. sebagai berikut: 40 . keutamaan. merupakan nabi yang tersempurna atau terunggul atau termulia dari para nabi. yaitu orang yang memiliki pamor dan kualitas yang prima di lapangan atau di atas panggung. atau derajat lainnya. Contoh sederhana bentuk kata benda yang digandengkan dengan kata benda juga dapat ditemukan dalam bahasa Indonesia.a. adalah nabi yang termulia. yang secara harfiah menurut kamus berarti cincin. tersempurna.a. atau derajat lainnya.w.Kata khaatam menurut bahasa Arab adalah kata benda tunggal. Bentuk tersebut memiliki arti derajat (rank) kemuliaan. dalam Surah al-Ahzab : 41 diberikan status oleh Allah Ta'ala sebagai khaataman-nabiyyiin (cincin para nabi) yaitu sebagai perhiasan para nabi. keunggulan. terunggul. Deretan para nabi yang diutus oleh Tuhan bagaikan deretan jari-jari.

hlm. hlm. Banyak kemudian hadir waliwali Allah yang termashur dalam dunia Islam.26 Apakah setelah Abu Tamaam wafat tidak ada penyair lagi? Tentu tidak. 1.a. pada halaman judul)25 (ii) (iii) Tiga orang auliya (wali) Allah ini masing-masing telah diberikan gelar khaatam-ul-auliya.. 123.h. hlm. (1164-1240) disebut sebagai “khaatamul-auliya.h. Kairo). 24 Ibid. Banyak kemudian hadir penyairpenyair terkenal dalam dunia Islam. 45)24 Syekh Ibn-ul-Arabi r. (Surrey: Islam International Publications Limited. 23 ____. hlm. 25 Ibid. Ali r. 1999). 110 41 . (iv) Abu Tamaam (804-845). Mahzarnama An Edict on Faith A Submission By The Ahmadiyya Movement In Islam to The Pakistan National Assembly Regarding Its Basic Tenets.? Kita lanjutkan pemakaian dan ungkapan kata khaatam menurut bahasa Arab. adalah “khaatam-ul-auliya” (Tafsir Saafi. Imam Syafi’i r. 26 Ibid. 111. vol.a. yaitu tidak boleh ada lagi auliya (wali) lain setelah Hz. Selanjutnya disebut Mahzarnama.” (Futuhaat Makkiyyah.a. (767-820) juga disebut “khaatam-ul-auliya” (Al Tuhfatus-Sunniyya. seorang penyair yang dijuluki sebagai “khaatam-usy-syu’araa” (Dafiyaatul A'ayaan. pada Surah al-Ahzab).(i) Hadhrat Ali r. wafat tidak ada auliya (wali) lagi? Tentu tidak. Bagaimanakah kata khaatam menurut ungkapan bahasa Arab itu hanya dapat diartikan sebagai terakhir/penutup saja. Ali bin Abi Thalib r.23 Apakah setelah Hz.

111. Mesir. hlm. hlm. 117)29 Habib Shirazi juga dihormati sebagai “khaatam-usy-syu’araa” di Iran (Hayati Sa'adi. 42 . yaitu tidak boleh ada lagi penyair lain setelah Abu Tamaam? Kita lanjutkan pemakaian dan ungkapan kata khaatam menurut bahasa Arab. 87)30 (vi) (vii) (viii) Dari lima orang penyair di atas masing-masing telah diberikan gelar khaatam-usy-syu’araa. hlm. hlm. Catatan kaki. obat anti ngengat dan jamur disebut “khaatam-ul-kiraam” atau “obat yang terunggul. Ibid. 30 Ibid.(v) Abu Al-Tayyib (915-965) juga disebut sebagai “khaatam-usysyu’araa” (Muqaddimah Deewan Al-Mutanabbi. jika kata khaatam diartikan sebagai terakhir/penutup? 27 28 29 Ibid. hal 10)28 Syekh Ali Hazeen (1701-1767) juga dikenal sebagai “khaatamusy-syu’araa” di negeri Hindustan (Hayati Sa'adi. Ibid.” (Sharh Deewan-al Mutanabbi.. 31 Ibid. 10)27 Abul al-'Alaa al-Ma'arri (973-1057) juga dinyatakan sebagai “khaatam-usy-syu’araa” (Muqaddimah Deewan Al-Mutanabbi. 304). hlm. (ix) Kamper (Camphor). Bagaimanakah kata khaatam menurut ungkapan bahasa Arab itu hanya dapat diartikan sebagai terakhir/penutup saja.31 Apakah tidak ada obat lain yang digunakan atau ditemukan setelah kamper. Mesir.

38 Apakah tidak ada lagi ahli Hadits lain di dunia ini setelah Hz. hlm.32 Apakah tidak ada lagi pemimpin (Imam) agama setelah Muhammad Abduh? Al-Sayyid Ahmad Al-Sanusi dinamakan “khaatam-ulmujahidiin” (Akhbaar Al-Jaami'atul Islamiyyah. 37 Ibid. 43 . juga dicatat sebagai “khaatam-ul-muhaqqiqin.” (Pada halaman judul Tafsir Itqaan)37 (xi) (xii) (xiii) (xiv) (xv) Sampai di sini menjadi semakin jelas arti dan hakikat sesungguhnya dari kata khaatam. 34 Ibid. Palestina. 27 Muharram 1352 H).34 Apakah Ahmad bin Idris orang yang terakhir mencari kebenaran (haq)? Abul Fazl Al-Alusi juga disebut “khaatam-ul-muhaqqiqin” (Pada halaman judul dari Tafsir Ruhul Ma’aani)35 Syekh Al-Azhar Saleem Al Bashree juga disebut “khaatam-ulmuhaqqiqin” (Al-Heraab. Ibid.(x) Imam Muhammad Abduh dari Mesir digelari “khaatam-ula’imma” (Tafsir Al-Fatihah.33 Apakah Sayyid Ahmad Sanusi merupakan mujahid terakhir/penutup di Palestina? Ahmad bin Idris disebut “khaatam-ul-muhaqqiqin” (Al-Aqd-alNafees).h. 36 Ibid. Shah Waliyyullah? 32 33 Ibid. 148). Selanjutnya kita dapatkan lagi: (xvi) Hadhrat Shah Waliyullah dari Delhi diakui sebagai “khaatamul-muhaditsiin” (Ajaala Naafi'a). 35 Ibid. 372)36 Imam Abdurahman As-Suyuthi r. hlm.

42 Ibid. Alkitab. 40 Ibid. 39 38 44 .w.39 Hafiz adalah orang yang hafal luar kepala seluruh isi Al-Qur’an. 43 Lembaga Alkitab Indonesia.a. Muqaddimah.. Ibid. 210).. (Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia. 41 Ibid. Apakah tidak ada lagi hafiz di dunia ini setelah Syekh Syamsuddin? Syekh Rasyid Ridha mendapat gelar sebagai “khaatam-ulmufassirin” (Al-Jaami'atul Islamiyyah. penuh hikmat dan maha indah. (xviii) (xix) (xx) (xxi) (xxii) Ibid. Kita lihat dalam Yehezkiel 28:12 versi bahasa Indonesia sebagai berikut: “Hai anak manusia. 9 Jumadi-us-Tsaani. ucapkanlah suatu ratapan mengenai raja Tirus dan katakanlah kepadanya: Demikianlah firman Tuhan Allah: Gambar dari kesempurnaan engkau. Apakah hanya ada satu wali saja di dunia ini? Imam Suyuthi mendapat gelar “khaatam-ul-muhadditsin” (Hadya Al-Shiah.” Rasulullah s. sesungguhnya engkau adalah khaatam-ul-muhajiriin dalam hijrah. 4). 1354 H).40 Apakah tidak ada lagi ahli tafsir di dunia ini setelah Syekh Rasyid Ridha? Dalam Muqaddimah Ibnu Khaldun.(xvii) Syekh Syamsuddin disebut sebagai “khaatama-tul-huffaaz” (AlTajreed-us Sareeh. 1998). halaman 27141 terdapat istilah “khaatam-ul-wilayah” yang digunakan untuk menunjukkan kesempurnaan wali. hlm.”43 Dalam Hadits kita temukan “khaatam-ul-muhajiriin. hlm.42 Apakah setelah beliau tidak ada lagi ahli Hadits di dunia ini? Dalam Bible bahasa Arab kita temukan kata “khaatam-ulkamaal” (gambar kesempurnaan). hlm. 113. hlm. 112. bersabda: “Tentramlah wahai pamanku.

tidak ada lagi orang yang berhijrah ke Medinah? Apakah Hz. jld. hlm. R. Beirut. Tiga Masalah Penting.a. 519. (Bogor: Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Mirza Ghulam Ahmad sebagai Imam Mahdi/Masih Mau’ud a.a. Dan masih banyak contoh lainnya mengenai pemakaian kata khaatam yang dapat ditemukan dalam literatur-literatur dunia Islam yang mengungkapkan kata khaatam bukanlah mutlak berarti terakhir/penutup saja dengan makna tidak boleh ada nabi dalam bentuk apa pun juga setelah Nabi Muhammad s. Ibnu Asakir dan Asyaasyi. adalah orang yang terakhir berhijrah ke Medinah? Tentu tidak. Abbas r.a. 27.w. seperti yang sering dikatakan oleh para ulama zaman sekarang untuk menolak kenabian Hz. 1989. 45 . 44 Mahmud Ahmad Cheema. Gambaran itu benar-benar sangat langka dan tiada duanya.a.44 Apakah setelah Hz. Beliau telah menguraikan tafsir ayat khaatamannabiyyiin dari berbagai aspek di dalam buku-buku beliau berdasarkan Al-Qur’an Suci. XIII.s. Yakni. Tuhan kita adalah Tuhan Yang Hidup. 37339). Pernyataan Mirza Ghulam Khaataman-Nabiyyiin Ahmad Mengenai Pendiri Jemaat Ahmadiyah telah memaparkan gambaran yang lengkap dan menarik tentang ke-khaatam-an Nabi Muhammad s. Beliau telah menggunakan istilah yang luar biasa dan sangat mengesankan. dalam Kanzul ‘Ummal. hlm. 2001). Muassatur Risalah. Alaudin Alhindi.sebagaimana aku adalah khaataman-nabiyyiin dalam kenabian. Hadits no.” (H. Abbas r. dengan cara sedemikian rupa sehingga setiap bagiannya menarik manusia ke arah iman dan irfan.w.

dan rasul kita. Ketiga pokok masalah ini.satu sama lain saling terkait dan saling berhubungan secara mendalam sehingga satu unsur tidak dapat dipisahkan dari unsur-unsur lainnya. Dan memang tidak 46 . sebagai Khaataman Nabiyyiin merupakan kedustaan besar yang dilontarkan pada kami.w.w. Jadi.Kitab kita Al-Qur’an Majid adalah suatu kitab yang hidup. Seandainya kita mengesampingkan unsur-unsur lain.w. Kami meyakini Rasulullah s.a. yakni seratus ribu bagian dari yang itu pun tidak dilakukan oleh orang-orang lain.a. sebagai Khaatamul Anbiya’ dengan begitu kuat. jika tidak demikian maka kajian kita atas pemahaman beliau tentang Khaatamun Nubuwwat tidak dapat diketahui secara sempurna.w. mengenai Khaatamun Nubuwwat. Dan secara benar beliau telah mencontohkan kecintaan yang hakiki terhadap Nabi Muhammad s. Dalam kesempatan ini disampaikan beberapa pernyataan dan sabda beliau berkenaan dengan khaataman-nabiyyiin sebagai berikut: “Tuduhan yang dilontarkan terhadap diri saya dan terhadap jemaat saya bahwa kami tidak mempercayai Rasulullah s. adalah rasul yang hidup.a.a. aqidah-aqidah dan pandangan-pandangan Pendiri Jemaat Ahmadiyah lainnya tentang suatu perkara. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh beliau di dalam umat Islam. mutlak untuk memperhatikan keimanan. yaitu keimanan terhadap Allah. aqidahaqidah dan pandangan-pandangan beliau mengenai Allah Ta'ala serta Al-Qur’an Karim..w. maka tidaklah mungkin dapat disimak dan dikaji pemahaman beliau atas suatu perkara tertentu. keimanan terhadap kitab. penuh makrifat dan bashirat.a. Sebab. yakin. dan keimanan terhadap rasul . dalam kaitannya dengan kekhaatam-an Nabi Muhammad s. Yang Mulia Khaataman-Nabiyyiin Muhammad Musthafa s.

dia melakukan dusta atas kami. Dan siapa saja yang mempertautkan hal [yang bertentangan dengan] itu pada kami. Jika tidak. 5. sebagai Khaatamul Anbiya’. 342)45 “Tidak ada kitab kami selain Qur’an Syarif.a. jld. dan Qur’an Syarif adalah Khaatamul Kutub.w. Jadi. Dan mereka tidak tahu apa yang dimaksud dengan Khaatamun Nubuwwat. Mereka hanya mendengar sebuah kata dari para tetua mereka. I. Dan tidak ada rasul kami kecuali Muhammad Musthafa shallallaahu ‘alaihi wasallam. Jika kami bukan khadim Islam. Dan kami memperoleh karunia berupa makrifat-makrifat melalui Qur’an Karim. kami dengan penuh bashirat (Allah Ta’ala yang lebih tahu) meyakini Rasulullah s. maka segala upaya kami akan sia-sia dan ditolak.demikian kemampuan mereka. no. Mereka tidak memahami hakikat dan rahasia yang terkandung di dalam khaatamun nubuwwat Sang Khaatamul Anbiya’.. 45 46 Mahzarnama. hlm. 71-72. Dan tidak ada agama kami kecuali Islam. hlm.a. jld.w. Kami mendapatkan karunia berupa berkat-berkat melalui Nabi Karim s. dia akan mempertanggungjawabkannya di hadapan Allah Ta’ala. op. Ibid. 4)46 “Aku menyaksikan suatu kehebatan dalam wajahmu yang bersinar-cemerlang. 72. hlm.. kami tidak mempunyai pendakwaan lain kecuali sebagai khadim Islam.” (Malfuzhaat. adalah tepat agar setiap orang tidak menyimpan di dalam kalbunya apa pun yang bertentangan dengan petunjuk ini. Dan kita mengimani bahwa nabi kita s. janganlah menjadikan agama sebagai permainan anak-anak. Apa makna mengimaninya? Namun.a. Dan Allah Ta’ala telah membukakan hakikat Khaatamun Nubuwwat kepada kami sedemikian rupa.cit. Jadi. serta akan diperkarakan. adalah Khaatamul Anbiya’.w. Dan hendaknya diingat. yakni dari serbat irfan yang telah diminumkan kepada kami itu kami mendapatkan suatu kelezatan khusus yang tidak dapat diukur oleh siapa pun kecuali oleh orang-orang yang memang telah kenyang minum dari mata-air ini juga.” (Maktubaat-e-Ahmadiyyah. tetapi tidak tahu menahu tentang hakikatnya. 47 .

72-73. Penghulu segala makhluk hidup. sempurna. Di dunia ini dan di hari kebangkitan kedua. Sedikit pun tidak diragukan lagi bahwa Muhammad s. Ia mengungguli seluruh manusia dengan kemampuan.” (Aina Kamalati-Islam. Penghulu segala nabi. pada diri beliaulah puncaknya. 48 . Beliau adalah yang terbaik dari semua orang yang mendapat qurub Ilahi sebelumnya. Hanyalah dalam diri sang manusia. Dan keunggulan beliau karena kebaikan-kebaikan. yakni. Yang menampakkan keindahan sifat Ilahi dan kebesarannya sungguh menyilaukan. tidak pula pada sang surya. Wahai Tuhanku. tidak pula pada bintang-kemintang. Dan anugerah/nikmat yang ada pada setiap zaman. hlm. kepada 47 Ibid.. Segala sifat baik yang terpuji. Dan kehebatan serta dalam kesegaran jiwanya. tinggi lagi luhur adalah terdapat pada Majikan serta Junjungan kita. Cahaya itu tidak terdapat pula di samudrasamudra dan sungai-sungai di dunia. di dalam diri manusia paripurna yang perwujudannya yang penuh.w. Pendek kata. Pada wajahnya tampak Tuhan Muhaimin dan seluruh keadaannya bagaikan cermin. Paling mulia di antara yang mulia dan inti orang-orang yang terpilih. tidak terdapat disemua benda duniawi atau samawi. cahaya itu dilimpahkan kepada manusia itu dan menurut urutan martabatnya. bukan karena zaman. 594-596)47 “Cahaya agung yang dianugerahkan kepada manusia yang paripurna tidak terdapat pada wujud malaikat. tidak pula pada sang rembulan. Cahaya itu pula tidak terdapat di dalam batu-batu mirah delima atau yaqut atau zamrud atau permata nilam atau mutiara. hlm. Jadi. Muhammad Musthafa shallallahu ‘alaihi wasallam.a.Yang melebihi semua sifat manusia lain. telah berakhir dalam dirinya. kesempurnaan dan keelokannya. turunkanlah berkat-berkat kepada nabi-Mu abadi selamanya. adalah terbaik di antara seluruh makhluk.

6.. Junjungan kita. op. Dia adalah nabi golongan yang benar dan suci. 49 .” (Ruhani Khazain. yakni.w.a. Mashduq [wujud yang kebenarannya diakui] Muhammad Musthafa shallallahu ‘alaihi wassallam. hlm. Darinya mengalir kebenaran dengan deras.” (Zia-ul-Haq. kepada orangorang yang sampai pada kadar tertentu mengandung warna itu pula…Kemegahan setinggi-tingginya. 4)49 Arti Hadits Laa Nabiyya Ba'diy dan Aakhirul Anbiya’ Banyak orang mengatakan bahwa tertutup atau berakhirnya pintu kenabian setelah Nabi Muhammad s. bersabda laa nabiyya ba’diy (tidak ada nabi sesudah aku). jld. Akan tetapi sungguh sayang. hlm. 74.a. 5. 120-121)48 “Yang memiliki kemuliaan paling tinggi saat ini adalah dia yang bernama Musthafa.a. orang-orang itu hanya melihat kata-kata aakhirul-anbiya’ saja. hlm.. adalah berdasarkan keterangan dari sebuah Hadits yang mengatakan aakhirul-anbiya’ (nabi terakhir) dan beliau s. namun di dalam Hadits Shahih Muslim yang berkaitan dengan 48 49 Kutipan Terpilih. dan selengkap-lengkapnya ada pada Majikan kita. Nabi Ummi. Mahzarnama. sesempurnasempurnanya.cit. Aina Kamalati Islam. op. pemandu jalan kita. Shadiq.cit.seluruh pribadi yang sewarna dengannya. Imam yang memiliki rupa suci dan perilaku yang suci. tiada seorang nabi pun dapat datang.w.w. Padanya berakhir segala kemuliaan nabi. Jadi. Dari wujudnya terpancar aroma kebenaran. menurut Hadits-Hadits itu sesudah beliau s. hlm.

disebabkan oleh melimpahnya mesjid. sangat jarang kita dapati suatu tempat yang tidak terdapat mesjid dalam jarak sejauh 20 km di antara satu mesjid dengan mesjid lainnya. tidak akan datang lagi nabi apa pun juga.w. R.w. maka perkataan wa inna masjidiy aakhirul-masaajid pun juga akan berarti bahwa sesudah mesjid beliau s. Walaupun ada kata-kata masjidiy aakhirul-masaajid.w. yang untuk melaksanakan cara itu Rasulullah s. banyak di antaranya yang menjadi sunyi.a. Apabila disebabkan oleh kedatangan aakhirulanbiya’. meskipun ada perkataan masjidiy aakhirul-masaajid. mereka telah dan sedang mendirikan mesjidmesjid baru demikian banyaknya sehingga zaman ini di beberapa kota. juga.51 Akan tetapi orang-orang itu. yaitu tidak seorang manusia pun dapat menjadi nabi. sedangkan di dalam mesjid-mesjid itu dilakukan ibadah dengan mengikuti cara yang telah diajarkan. tetap pada pendiriannya untuk menolak segala corak kenabian.w.a.a. (Mesjid Nabawi) tidak akan dapat lagi didirikan suatu mesjid apa pun.w. Bahkan di beberapa tempat. dan Hadits ini tidak pernah ditampilkan oleh para penentang Ahmadiyah di dalam tulisan-tulisan mereka untuk memperkuat konsep Muhammad s.w. Muslim) Hadits ini merupakan referensi satu-satunya untuk istilah aakhirul-anbiya’ (nabi terakhir).a.a.a.50 Apabila perkataan inniy aakhirul-anbiya’ berarti bahwa sesudah beliau s.kata itu ada lanjutan kata-kata yang berbunyi mesjidku akhir segala mesjid. bersabda: “Aku adalah nabi yang terakhir dan mesjidku adalah mesjid yang terakhir.” (H. maka setelahnya mengapa mesjid-mesjid lainnya pun terusmenerus dibangun? Jawaban yang mereka berikan atas pertanyaan itu ialah: “…mesjid-mesjid ini kepunyaan Rasulullah s. sebagai nabi terakhir. telah menyuruh untuk Rasulullah s. 51 50 50 .

serta segala sesuatu yang mereka peroleh adalah karena keberkatan dari beliau s. Jadi.. Ia baru dapat disebut nabi yang berdiri sendiri apabila ia datang untuk membatalkan 51 . sebagaimana halnya dengan menyuruh mendirikan mesjid-mesjid baru haruslah sesuai dengan model dan tata cara mesjid beliau s.a. nabi yang datang untuk mengukuhkan kenabian Rasulullah s.a. tiada seorang nabi pun dapat datang lagi. Demikian pula kalimat aakhirul-anbiya’ pun tidak mengandung arti bahwa sesudah beliau s.a. Yang sebenarnya adalah tidak dapat datang seorang nabi yang me-mansukh-kan (membatalkan) syari’at beliau s.w. sekali-kali tidaklah mengurangi atau merendahkan kedudukan serta martabat mesjid beliau s.w. nabi-nabi itu tidak membawa syari’at baru.w.w. sebagai aakhirul-anbiya’.mendirikan mesjid. dan mereka diutus hanya untuk menyebarkan ajaran Nabi Muhammad s. yang merupakan bayangan kenabian Rasulullah s.” Jawaban ini tepat! Dengan adanya jawaban tersebut maka Jemaat Ahmadiyah juga dapat berkata hal yang sama seperti itu bahwa meskipun ada perkataan aakhirul-anbiya’. Dan.a.a. mereka hanya mengikuti syari’at Rasulullah s. itulah sebabnya kami tidak menyangkal kehadiran mesjid baru itu.w.a. sesuatu dapat dikatakan barang terakhir jika barang yang lama sudah mulai habis. karena ia berada di dalam lingkup kenabian Rasulullah s.w. adanya mesjid-mesjid baru ini merupakan bayangan mesjid itu (Mesjid Nabawi).w.w. Sebab. sebagai aakhirul-masaajid.a. saja.a. bukanlah seorang nabi yang berdiri sendiri.w. oleh karena itu mesjid-mesjid ini tidak terpisahkan darinya.w. Dengan kedatangan nabi-nabi semacam itu sekali-kali tidak mengurangi atau merendahkan kedudukan Nabi Muhammad s. itu juga berarti dapat datang nabi lagi setelah Nabi Muhammad s.w.a. Jadi..a.w.a.a.

tidak ada yang menyangkal ucapan Hz.a. Aisyah r. tetapi jangan sekali-kali kamu mengatakan laa nabiyya ba’dahu (tidak ada nabi sesudahnya).a.a. hlm. Aisyah r.w. maka Hz. karena Hz. 52 .w. melarang orang-orang mengatakan laa nabiyya ba’dahu (tidak ada nabi sesudahnya)? Dan apabila pendapat beliau itu salah.w.w. tidak dapat datang lagi. Kenyataan bahwa para Sahabat r. Seorang manusia yang bijaksana biasa merenungkan setiap masalah dengan sedalam-dalamnya sampai ke dasar arti setiap kata. serta yang tidak terikat dengan Rasulullah s. Mungkin karena kekhawatiran terhadap orang-orang yang dapat menjadi mangsa kekeliruan semacam itu.a. Siti Aisyah r.salah satu hukum atau Syari’at Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad s. 1997). mengapa para Sahabat r. 9. hal itu menunjukkan bahwa menurut pendapat beliau. dapat datang nabi. tidak ada yang menyangkal ucapan Hz.a. hlm. Ahmad Nuruddin. Masalah Kenabian. telah mencegah mengucapkan perkataan laa nabiyya ba’dahu. itu? Kesimpulannya. maka mengapakah beliau r.a.” (Durrun Mantsur. Takmilah Majmaul Bihar. Aisyah r. 5)52 Apabila menurut pendapat Hz. (Jakarta: Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Aisyah r. hlm.a. itu menunjukkan bahwa 52 M. V. tidak dapat datang kenabian jenis apa pun juga. jld.a. sesudah Rasulullah s.a.a. sesudah Rasulullah s.a. sesungguhnya ia [Muhammad] adalah khaatamulanbiya’.w.. akan tetapi nabi yang membawa syari’at atau yang berdiri sendiri atau yang setara martabat dan kemuliaannya dengan Rasulullah s.a. 204. berkata: “Katakanlah.a.

hlm. hlm..para Sahabat r. hlm. berkata: “Dan sabda Nabi s.a.. 3)53 Imam Abdul Wahab Asy-Syarani r. hlm. cit. maka tidak ada rasul dan nabi yang datang sesudahku yang bertentangan dengan syari’atku. dalam kitabnya Futuuhatul Makiyyah menulis: “Inilah arti dari sabda Rasulullah s. M.a. ‘Sesungguhnya risalah dan nubuwat sudah terputus. 7.: ‘tidak ada nabi dan rasul sesudah aku.h.a. Untuk memperjelas keterangan Hz. 85)55 Sayyid Waliyullah Muhaddits Ad-Dahlawi berkata: 53 54 Mahmud Ahmad Cheema.” (Futuuhatul Makiyyah. op. Apabila ia datang. Ahmad Nuruddin. 8. Ibnu Arabi. 42)54 Imam Thahir Al Gujrati berkata: “Ini tidaklah bertentangan dengan Hadits tidak ada nabi sesudahku.w.. cit. Mesir. 55 Ibid. jld II. hlm. 28. 53 .w. Darul Kutubil Arabiyyah Alkubra. lebih lanjut kita dapatkan beberapa pendapat para ulama Salaf mengenai Hadits laa nabiyya ba’diy sebagai berikut: Syekh Muhyiddin Ibnu Arabi r.” (Takmilah Majmaul Bihar. karena yang dimaksudkan ialah tidak akan ada lagi nabi yang akan membatalkan syari’at beliau. Aisyah r. ia akan ada di bawah syari’atku. adalah maksudnya: tidak ada lagi nabi sesudah aku yang membawa syari’at. jld.. op.” (Al-Yawaqit wal Jawahir. hlm.h. dan sikap para Sahabat r. semuanya juga sepakat dan berpendirian sama mengenai masalah itu.a.a. II.

a. Pengertian Nabi Muhammad s. 58 Mahzarnama. hlm.w.a. 8. Maria Qibtiyah r.w. Khidir.w. sebagai khaataman-nabiyyiin yang sebenarnya adalah berarti meterai para nabi atau cincin (perhiasan) para nabi atau yang termulia dan tersempurna dari Ibid. dari banyaknya keterangan dan dalil-dalil di atas berdasarkan Al-Qur’an. Sebab. Sunnah. 57 56 54 . op. dan Ilyas ‘alaihimus salaam. demikian pula Umar menjadi nabi. Hal itu tidak bertentangan dengan ayat KhaatamanNabiyyiin. ayat itu hanya berarti bahwa sekarang.w. artinya tidak akan ada lagi orang yang akan diutus Allah membawa syari’at untuk manusia. cit. kita dapatkan bahwa Nabi Muhammad s. maka mereka merupakan pengikut atau ummati Rasulullah s. hlm. bukanlah nabi terakhir atau penutup dengan arti tidak boleh ada nabi lagi dalam bentuk apa pun juga setelah Nabi Muhammad s. Ibrahim adalah putra Nabi Muhammad s.a.w. 53)56. 123. hlm. yaitu Mulla Ali al-Qari menjelaskan: “Jika Ibrahim57 hidup dan menjadi nabi. dan bukan ummati beliau s.. tidak dapat lagi datang nabi lain yang membatalkan syari’at beliau s.w. Imam mazhab Hanafi yang terkenal. hlm. Hadits.a.a. Seperti halnya Isa.a.w.” (Maudhu’aat Kabiir. 69)58 Jadi. pemakaian dan ungkapan bahasa Arab serta pendapat para ulama Salaf..w.“Dan khaatam-lah nabi-nabi dengan kedatangan beliau.” (Tafhimati Ilahiyyah. sesudah Rasulullah s. dari ummul mukminin Hz.a.a.a.

Pengertian inilah yang diterima dan diyakini oleh Jemaat Ahmadiyah mengenai khaataman-nabiyyiin sebagaimana yang dikemukakan dalam Al-Qur’an Karim. 55 .para nabi.

56 .

dan bahkan menurut sebuah Hadits. Luth. Sulaiman. 88. Shaleh. dan tidak ada perintah serta batasan untuk mengimani 25 nabi/rasul saja. 40:79). Ayyub. Ya’qub. Hud. Musa. Yahya. ada yang tidak dikisahkan (4:165. Harun. Ishaq. Syu’aib. Nuh. Khazanah Istilah Al-Qur’an. hlm. Ilyas. padahal umat Islam hanya diwajibkan untuk mengimani dan mempercayai 25 nabi/rasul saja1 seperti yang disebutkan dalam Al-Qur’an.Wajib Beriman Hanya Kepada 25 Nabi dan Rasul? Banyak orang dengan tidak bersahabat mengatakan bahwa Jemaat Ahmadiyah memiliki nabi/rasul baru yang ke-26 yaitu Mirza Ghulam Ahmad. Isa. 1999). Rukun Iman. (Bandung: Penerbit Mizan.000 orang. Ibrahim. Zakaria. Yusuf. dan Muhammad. yaitu beriman kepada rasul-rasul-Nya (4:137) merupakan perintah untuk beriman kepada banyak rasul. dan perintah ini tidak terikat dengan tempat dan waktu. Idris. 2 Rachmat Taufiq Hidayat. Ismail. Dzulkifli. Ada nabi yang dikisahkan dalam Al-Qur’an. Daud. 1 57 . 2.2 Adam. Alyasa’. Benarkah umat Islam hanya diwajibkan untuk mengimani 25 orang nabi/rasul saja seperti yang disebutkan dan dikisahkan dalam Al-Qur’an Karim? Kita temukan keterangan dalam Al-Qur’an bahwa: 1. Yunus. jumlah nabi itu ada 124.

dapat disimpulkan bahwa Al-Qur’an tidaklah mendukung konsep pembatasan jumlah nabi/rasul tertentu saja yang wajib diimani. 3 Dengan melihat ajaran-ajaran moralnya yang indah seperti yang terkandung dalam Surah Luqman dan namanya sendiri telah diabadikan sebagai salah satu Surah dalam Al-Qur’an. 58 .3 Benarkah perkataan kebanyakan orang Islam bahwa yang wajib diimani hanya 25 orang nabi/rasul saja? Nama Uzair dapat ditemukan dalam Surah 9:30. 286. maka dapat dikatakan pendapat itu bertolak belakang dengan keterangan Al-Qur’an.3. Kita ketahui bahwa Hz.s. Luqman a. Lebih lanjut dapat kita temukan bahwa nama Luqman telah disebut dan dikisahkan dalam 31:13-14 serta telah diabadikan sebagai nama Surah yang ke-31 dalam Al-Qur’an namun beliau tidak dianggap sebagai nabi/rasul oleh kebanyakan umat Islam. Beliau adalah salah seorang Nabi Bani Israil yang besar. Umat Islam tidak dibolehkan untuk membeda-bedakan antara satu dengan lainnya (2:137. akan tetapi Jemaat Ahmadiyah berkeyakinan dan mengimani Hz. Dengan adanya keterangan di atas. dan jika ada yang berpendapat hanya 25 orang nabi/rasul saja yang wajib diimani bagi umat Islam. Benarkah perkataan banyak orang Islam itu bahwa yang wajib diimani hanya 25 orang nabi/rasul saja? Jemaat Ahmadiyah tidak hanya mengimani dan menerima 25 orang nabi/rasul seperti yang disebutkan dalam Al-Qur’an.s. Uzair a. 4:151-153). adalah nama lain dari Nabi Ezra yang kisahnya dapat ditemukan dalam Bible. maka nampak semakin meyakinkan kalau Luqman adalah seorang nabi Allah. sebagai salah seorang nabi/rasul Allah yang pernah diutus ke dunia.

7 dan lainnya seperti yang banyak ditemukan dalam kitab-kitab berbagai agama dan diyakini oleh para pemeluk agama tersebut sebagai tokoh-tokoh yang dihormati.s..s.s. dan bermaksud memperbedakan antara Allah dan rasul-rasul-Nya dengan mengatakan: “Kami beriman kepada yang sebahagian (dari rasul-rasul itu). Hz..s. 59 . Hz. 6 Pendiri Buddhism yang berasal dari Hindustan. dan kami kafir terhadap sebahagian (yang lain).melainkan juga menerima dan mengimani Hz..s..s.. Untuk bab ini ditutup dengan peringatan dari Allah Ta’ala seperti yang tercantum dalam Al-Qur’an terjemahan Departemen Agama RI sebagai berikut: “Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah dan rasulrasul-Nya.. dimuliakan serta memiliki keunggulan dan keutamaan dibanding manusia lain pada umumnya sebagai nabi/rasul/utusan Allah yang benar.4 Hz. Luqman a. Pendiri agama Hindu yang berasal dari Hindustan. Siddharta “Buddha” Gautama a. Khong Hu Chu a. Uzair a. Mirza Ghulam Ahmad yang menyandang pangkat kenabian non syari’at sebagai Imam Mahdi/Masih Mau’ud a. 7 Pendiri Confucianism yang berasal dari Cina. dan juga menerima dan mengimani Hz. Zarathustra a. Krishna a.5 Hz. serta bermaksud (dengan perkataan itu) mengambil jalan (lain) di antara yang demikian (iman atau 4 5 Pendiri agama Zoroaster atau Zoroastrianism yang berasal dari Persia (Iran). disucikan.s.6 Hz..

” 8 (4:150-151) 8 Proyek Pengadaan Kitab Suci Al-Qur’an Departemen Agama RI. Pelita III/ Tahun IV/1982/1983. Al Qur’an dan Terjemahnya.kafir). Merekalah orang-orang kafir yang sebenar-benarnya. 60 .

Ahmadiyah & Pembajakan Al Qur’an.Masalah Pembajakan Al-Qur’an dan Kitab Tadzkirah Tuduhan bahwa Jemaat Ahmadiyah telah melakukan pembajakan Al-Qur’an adalah sebuah tuduhan yang mengadaada dan jelas tanpa bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Mirza Ghulam Ahmad a. Indonesia. suatu lembaga yang mengaku berdomisili di Mesjid Khairun Nasirin. Kelurahan Menteng. istilah kitab suci yang melekat pada buku Tadzkirah memang diciptakan oleh M.1 Jadi. Menteng Tenggulun. Amin Djamaluddin. Amin Djamaluddin mengarang buku berjudul Ahmadiyah & Pembajakan Al-Qur’an. dan nama Tadzkirah yang disebut-sebut sebagai kitab suci baru muncul sekitar tahun 1992 ketika salah seorang penulis buku yang terbit di Indonesia yaitu M. (Jakarta: Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam. sejak masa hidup Hz. Di dalam literatur-literatur Ahmadiyah apa pun.s. 2002). Jakarta Pusat. Amin Djamaluddin adalah ketua Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI). 1 61 . RT 009/010 No.2 bukan oleh Jemaat Ahmadiyah. 2 M. 17. Tidak diragukan lagi bagi Jemaat Ahmadiyah bahwa tidak ada kitab suci lain kecuali Al-Qur’an. Amin Djamaluddin. (1835-1908) sampai dengan hari ini. Tuduhan itu didasarkan pada perkataan bahwa orang Ahmadiyah mempunyai kitab suci sendiri yang bernama Tadzkirah. Lihat M. tidak pernah ditemukan istilah kitab suci untuk Tadzkirah.

Selama Hz. 1999). Dan tidak ada rasul kami kecuali Muhammad Musthafa shallallaahu ‘alaihi wasallam. Dan siapa saja yang mempertautkan hal [yang bertentangan dengan] itu pada kami.w. janganlah menjadikan agama sebagai permainan anak-anak. Mahzarnama An Edict on Faith A Submission By The Ahmadiyya Movement In Islam to The Pakistan National Assembly Regarding Its Basic Tenets. Dan tidak ada agama kami kecuali Islam. Demikian pula Hz. no.” (Maktubaat-e-Ahmadiyyah. Dan hendaknya diingat.a. serta akan diperkarakan. yang namanya Tadzkirah sebenarnya adalah sebuah buku yang berisi kumpulan wahyu-wahyu. maka segala upaya kami akan sia-sia dan ditolak. adalah tepat agar setiap orang tidak menyimpan di dalam kalbunya apa pun yang bertentangan dengan petunjuk ini. hlm. 62 . Mirza Ghulam Ahmad dalam hidupnya selama lebih dari 30 tahun.a. Jika tidak. Jadi. 5. Dan kami memperoleh karunia berupa makrifat-makrifat melalui Qur’an Karim. tidak ada buku yang bernama Tadzkirah 3 ____.a. kasyaf-kasyaf serta mimpimimpi yang diterima oleh Hz. 4)3 Jadi. Dan kita mengimani bahwa nabi kita s. Jika kami bukan khadim Islam.s. kami tidak mempunyai pendakwaan lain kecuali sebagai khadim Islam. yaitu Al-Qur’an.w. Mirza Ghulam Ahmad hidup. dia melakukan dusta atas kami. Mirza Ghulam Ahmad menyatakan mengenai Al-Qur’an sebagai berikut: a. adalah Khaatamul Anbiya’. 72. telah “Tidak ada kitab kami selain Qur’an Syarif. dan Qur’an Syarif adalah Khaatamul Kutub. jld. (Surrey: Islam International Publications Limited. dan kitab sucinya Jemaat Ahmadiyah adalah kitab yang diturunkan kepada Nabi Besar Muhammad s. Kami mendapatkan karunia berupa berkat-berkat melalui Nabi Karim s. dia akan mempertanggungjawabkannya di hadapan Allah Ta’ala.w.Sejarah Tadzkirah Tadzkirah bukanlah kitab suci bagi Jemaat Ahmadiyah. Jadi.

ia menginstruksikan Nazarat Ta’lif wa Tashnif.s. Panitia tersebut kemudian menyusun wahyuwahyu. Buku Tadzkirah ini dibuat atas prakarsa Hz.a. yaitu pada sekitar tahun 1935. majalah] dan surat kabar-surat kabar) yang mana materi terbitan itu telah disebarkan kepada umum pada saat itu. tidak pernah menulis buku yang berjudul Tadzkirah. Mirza Ghulam Ahmad a.s. juga ditemukan keterangan mengenai pengalaman ruhani beliau. Mirza Ghulam Ahmad a. Mirza Ghulam Ahmad a. mimpi yang beliau terima dari Allah Ta’ala. di mana mereka diberitahu oleh Hz. Buku ini kemudian dicetak dalam jumlah yang terbatas. dari catatan-catatan harian Hz. jurnal-jurnal [selebaran. bertahun-tahun kemudian setelah wafatnya Hz. Selain dari berbagai macam terbitan.dalam lingkungan Jemaat Ahmadiyah dan Hz. sebagaimana terdapat dalam berbagai macam terbitan (buku-buku. Mirza Ghulam Ahmad mengenai wahyu. sebuah biro penerangan dan penerbitan Jemaat Ahmadiyah pada waktu itu untuk menghimpun wahyu-wahyu. secara sistematis dan kronologis ke dalam bentuk sebuah buku. dan di Indonesia pun jumlahnya sangat terbatas serta hanya dimiliki oleh mereka yang mengerti bahasa Urdu.s. anggota keluarga. kasyaf-kasyaf serta mimpi-mimpi yang diterima Hz. kasyafkasyaf serta mimpi-mimpi yang diterima Hz. Syekh Abdul Qadir dan Maulvi Abdul Rasyid.. dan lainnya. juga tidak ketinggalan adanya kesaksian dari para Sahabat. 63 . kasyaf. maka buku tersebut diberi nama Tadzkirah. Mirza Ghulam Ahmad a.s. kerabat. Setelah pekerjaan tersebut selesai.s. Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad r. Nama Tadzkirah sendiri mempunyai arti kenangan atau peringatan. Untuk maksud ini dibentuklah sebuah panitia yang terdiri dari Maulana Muhammad Ismail. Mirza Ghulam Ahmad a.

Dalam periode ini. di mana mereka diberitahu oleh Hz.s. wahyu yang diterima oleh beliau sebagian besar 4 The London Mosque. 1976).4 di mana materi ini telah diterbitkan dan disebarluaskan kepada umum selama hidupnya Hz. Ummul Mukminin. mengenai wahyu-wahyu. wahyu yang diterima oleh beliau. (Saffron Books. 1.). kasyaf-kasyaf dan mimpi-mimpi yang diterima oleh beliau. Sekarang akan disampaikan sekelumit mengenai bagian Tadzkirah yang telah diterbitkan kepada umum. kasyaf-kasyaf dan mimpi-mimpi yang tidak diterbitkan selama waktu hidupnya Masih Mau'ud a. kerabat dan lainnya. dimulai dari: (i) Periode masa remaja sampai dengan tahun 1870.Isi Tadzkirah Selanjutnya perlu untuk diketahui bahwa isi buku Tadzkirah ini terbagi menjadi dua bagian.5 Materi ini dikumpulkan dari kesaksian para Sahabat..).s. Tadhkirah. kasyaf-kasyaf [visions] dan wahyu dalam bentuk lisan [verbal revelations] yang diterima oleh Masih Mau’ud a. Mirza Ghulam Ahmad. Dalam bagian ini.s. Masih Mau'ud a. hlm. 5 Ibid. 411. 64 . yaitu: (i) Tadzkirah (Mimpi-mimpi [dreams]. (ii) Zameema Tadzkirah (Wahyu-wahyu. disusun oleh para ulama Muslim Ahmadi secara kronologis sebagai berikut. English translation of the dreams. anggota keluarga. visions and verbal revelations vouchsafed to the Promised Messiah on whom be peace by Muhammad Zafrullah Khan. hlm.

.6 Hz.s. dan perjumpaan ini tetap berlanjut pada masa-masa berikutnya.. Selain itu juga terdapat ayat-ayat suci Al-Qur’an seperti alFatihah. Isa a. beliau juga bertemu dengan Hz. baik dalam bentuk wahyu secara lisan.. beberapa dalam bentuk kasyaf dan sedikit dalam bentuk wahyu secara lisan.a.yang tertulis pada sebuah chola (jubah/pakaian khas daerah Punjab) milik Baba Nanak yang selalu beliau pakai selama hidupnya. Ali r.a. Selanjutnya. 65 . dan lain-lain. Fatimah Zahra r. Syekh Abdul Qadir Jailani r. dalam bahasa apakah wahyu yang diterima oleh Hz..a. sebagian kecil dalam bahasa Persia dan Inggris.. Sayyidina Muhammad s. Selain bertemu dengan Hz. Hussein r. kalimah Syahadat. Krishna a. Guru Baba Nanak r.a. Hz. Rasulullah s. Hz.a..h. Hz. dan sedikit sekali dalam bahasa Yahudi. kasyaf ataupun mimpi. baik dalam bentuk mimpi maupun kasyaf.w. di mana sejak masa remaja beliau telah melihat dan bertemu dengan junjungannya yaitu Hz. Hz. 6 Guru Baba Nanak (1469-1538) dianggap oleh pengikut agama Sikh sebagai Pendiri Agama Sikh (Sikhism). nama-nama Allah .. Chola tersebut secara turun-temurun disimpan dan dianggap sebagai benda keramat (benda suci) oleh para pengikut Baba Nanak.w..a. Hz. Hz. ayat Kursi. Hz. Dalam periode ini sangat banyak wahyu yang diterima oleh beliau. telah menunjukkan kutipankutipan dari kitab-kitab Sikh untuk membuktikan bahwa Guru Baba Nanak adalah seorang Muslim.. Mirza Ghulam Ahmad a. Mirza Ghulam Ahmad? Bagian terbesar adalah dalam bahasa Arab dan Urdu.h. (ii) Periode tahun 1870 sampai dengan tahun 1908. Hindi dan Punjabi.s.dalam bentuk mimpi. Juga banyak pula perjumpaan beliau dengan malaikat. Hassan r.. Beliau sebenarnya adalah seorang waliullah yang beragama Islam. Dalam bagian ini juga dapat kita temukan deskripsi pengalaman-pengalaman ruhaninya.s.

sebab mereka tidak meminta izin dari Pemilik Al-Qur’an yaitu Allah Ta’ala untuk mengutip isi Al-Qur’an.Ada beberapa wahyu yang beliau terima merupakan pengulangan dari ayat-ayat suci Al-Qur’an. namun hal itu semata-mata merupakan kehendak dari Allah Ta’ala sebagai Pemberi Wahyu. sebagai penerima wahyu. apakah kita punya keberanian untuk mengatakan bahwa Islam telah mengacakacak dan membajak isi dari kitab-kitab sebelumnya seperti Taurat dan Injil karena ada beberapa ayat dalam Al-Qur’an Karim yang merupakan pengulangan dari kedua kitab tersebut? 66 . jika tuduhannya adalah membajak ayat-ayat suci AlQur’an. Orang-orang yang mengutip ayat-ayat suci Al-Qur’an itu juga dapat dikatakan telah membajak kitab suci Al-Qur’an dengan menurutkan tuduhan para penentang Ahmadiyah. Mirza Ghulam Ahmad a. bukanlah pilihan dan keinginan dari Hz.s. sebab dapat kita temukan juga ‘pembajakan’ serta pengulangan-pengulangan ayat-ayat Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Kalau begitu keadaannya. Bahkan dalam Al-Qur’an Karim juga dapat kita temukan kesamaan dengan kitab-kitab suci terdahulu sebelum lahirnya Al-Qur’an. Contohnya adalah pengutipan ayat-ayat Qur’an dalam ceramah-ceramah dan juga dalam tulisan di berbagai macam buku. Dengan adanya beberapa wahyu yang sama redaksinya dengan ayat suci Al-Qur’an serta diulang-ulang. maka tuduhan itu tidak ada dasarnya sama sekali. Jadi. Hal tersebut dimaksudkan sebagai penekanan pada beberapa segi konotasi ayat-ayat tertentu dan penerapannya pada situasi tertentu.

. Pelita III/ Tahun IV/1982/1983. 8 Ibid. juga menerima wahyu yang redaksinya sama dan merupakan pengulangan dari ayatayat Al-Qur’an. apakah kita juga ingin mengatakan bahwa Al-Qur’an telah menyadur dan membajak isi Taurat? Bahkan ahl-kitab (Yahudi dan Nasrani) mengatakan bahwa banyak ayat Al-Qur’an yang diambil dari Alkitab (Bible). dalam buku 7 Lihat Proyek Pengadaan Kitab Suci Al-Qur’an Departemen Agama RI.…” (61: 6)7 “Dan (ingatlah) ketika Isa Putra Maryam berkata: “Hai Bani Israil. Mirza Ghulam Ahmad saja yang menerima wahyu. Dengan kata lain. Imam Muhyiddin Ibnu Arabi r. Layak untuk dicatat bahwa bukan hanya Hz. Rasululah Muhammad s.…” (61: 7)8 Apakah kita mau mengatakan bahwa. Apakah kita sanggup menerima tuduhan ini dengan lapang dada? Tentu tidak. dapat pula orang Islam dituduhkan telah membajak isi Alkitab mereka. na’udzubillahii min dzalik. Al Qur’an dan Terjemahnya. Sebagai contoh adalah Hz. telah membajak perkataan nabinabi sebelumnya? Demikian pula halnya dengan kisah-kisah yang terdapat dalam Taurat juga ada di dalam Al-Qur’an.a.w.“Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya: “Hai kaumku. 67 . ada beberapa orang waliullah setelah Nabi Muhammad s.a.h.w. yang terkenal dengan gelar Khaatamul Auliya. Selanjutnya disebut Departemen Agama RI.

13 Ibid.. Ismail. cit. Selanjutnya disebut Penjelasan Jemaat Ahmadiyah. Khawaja Mir Dard r. Penjelasan Jemaat Ahmadiyah Indonesia Terhadap Keberatan-Keberatan dari Pihak Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI). cit. 3679 mengatakan bahwa beliau telah menerima wahyu yang diterjemahkan sebagai berikut: “Katakanlah. Ishaq.” (27:81)14 Jemaat Ahmadiyah Indonesia. cit. 1994).” (26: 214)12 “Dan janganlah kamu berduka cita terhadap mereka. op.” (2:136)10 Demikian pula dengan Hz. seorang waliullah dari Hindustan dalam bukunya Ilmul Kitab. hlm. (Jemaat Ahmadiyah Indonesia. hlm. 11 Penjelasan Jemaat Ahmadiyah. Yaqub.h.” (27:70)13 “Dan kamu sekali-kali tidak dapat memimpin orang-orang buta dari kesesatan mereka. hlm. 10 Departemen Agama RI.. 11. dan janganlah merasa sempit terhadap apa yang mereka tipudayakan. “Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami. op. dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. 14 Ibid. dan anak cucunya. hlm. 12 Departemen Agama RI. jld.Futuuhatul Makiyyah. 3. dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim. 9 68 . 10. Kami tidak membedabedakan seorang pun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya. 6411 mengatakan bahwa ia telah menerima wahyu yang diterjemahkan sebagai berikut: “Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat. op.

69 . Kalau dahulu Dia bercakap-cakap dengan hamba yang dikehendaki-Nya. kasyaf atau mimpi. Bahkan di antara orang awam pun banyak yang mempunyai pengalaman mimpi mendapat ayat–ayat Qur’an. Jadi. Yang Maha Berbicara. Mirza Ghulam Ahmad merupakan manifestasi dari sifat mutakallim Allah Ta’ala. dan kepada siapa Tuhan memilih untuk menyampaikan wahyu (bercakap-cakap). dan itu kekal adanya. Wahyu. namun karena tidak dipublikasikan maka orang lain tidak mendapatkan informasi yang memadai. kasyaf serta mimpi yang diterima oleh Hz.Dan masih banyak contoh wali-wali Islam lainnya yang telah dianugerahkan wahyu dari Allah Ta’ala. Tuhan kita adalah Tuhan Yang Maha Hidup. dengan adanya wahyu yang berkesinambungan. semakin menunjukkan sifat mutakallim-Nya. Sebab. pilihan itu merupakan hak prerogatif Tuhan semata – bukan urusan manusia. Bentuk percakapan Tuhan dengan hamba pilihan-Nya bisa dalam bentuk wahyu secara lisan. Tuhan kita bukanlah Tuhan yang mengakhiri hidupnya di atas tiang salib. sebagaimana kita meyakini dan mengimani sifatsifat Allah Ta’ala yang lain itu kekal adanya. maka sampai akhir dunia ini pun Dia akan terus bercakap-cakap dengan hamba-hamba pilihan-Nya. Yang Maha Perkasa. sehingga tidak mampu berbicara lagi.

70 .

provokasi. Dengan kata lain. maka Inggris menganggap perlu untuk membuat boneka. Tuduhan ini jelas sangat mengada-ada dan tanpa adanya bukti yang kuat. Tuduhan itu hanya berdasarkan pemahaman bahwa pada saat itu Ahmadiyah menentang keras perbuatan jihad dengan senjata kepada pemerintah Inggris. pengerusakan. 71 . pengkianatan. bahwa Jemaat Ahmadiyah telah mengingkari dan menghapus syari’at jihad. dan boneka itu adalah Ahmadiyah.Ahmadiyah dan Syari’at Jihad Salah satu tuduhan yang dialamatkan kepada Jemaat Ahmadiyah adalah. Selain itu dikatakan bahwa Ahmadiyah merupakan suatu bentukan dan hamba imperialis “negara kafir” Inggris. Jemaat Ahmadiyah tidak mengingkari ataupun menghapus syari’at jihad. dan pemerintah Inggris telah memberikan kebebasan penuh bagi setiap penduduk di Hindustan untuk memeluk serta menjalankan ibadah agamanya masing-masing. Perlu diketahui bahwa Jemaat Ahmadiyah pada saat itu tidak mendapatkan cukup alasan untuk melakukan jihad dengan senjata kepada pemerintah Inggris. huruhara. karena syarat-syarat yang telah ditetapkan oleh Al-Qur’an. kerajaan Inggris di Hindustan pada waktu itu tidak melakukan tindakan zalim untuk menghapuskan agama Islam serta memerangi kaum muslimin. Sunnah maupun Hadits mengenai pemberlakuan jihad dengan senjata tidak terpenuhi. dan untuk melemahkan perjuangan kaum muslimin di India. Yang ditolak adalah pertumpahan darah. penganiayaan dan teror yang dilakukan atas nama Islam. dan para penentang tidak mendapatkan bukti atau dokumen apa pun berkenaan dengan tuduhannya itu. perampokan.

w. bahkan untuk melindungi berbagai agama (22:40-41). setiap orang memiliki hak untuk menerima atau menolak kebenaran berdasarkan keterangan. Di sini kita dituntut untuk menampilkan akhlak mulia dengan contoh teladan dari Rasulullah s. Ayat ini menerangkan dengan kata-kata yang tegas. Penyebaran Islam dengan senjata atau paksaan tidak diperkenankan. Jika musuh berhenti memerangi dan menghendaki perdamaian. Perintah berperang dengan senjata diizinkan jika mereka-mereka yang berdaulat. 10:100). Jadi. Kebebasan beragama amat dijunjung tinggi dalam Islam (2:257. berkuasa dan membawa nama agama datang untuk memerangi orang Islam serta memaksa orang dengan kekerasan agar meninggalkan agama Islam. Hanya karena kerakusan. bahwa perang agama dapat dibenarkan jika suatu bangsa atau negara atau pemerintahan melarang orang mengatakan Rabbunallah – “Tuhan kami hanyalah Allah” (22:41). ketamakan. memaksa 72 . maka peperangan harus dihentikan (8:62-63). Jemaat Ahmadiyah sangat menentang bahwa perbuatan dan sikap demikian dikatakan jihad.a. Pengertian Jihad Kita semua mendengar dalam alam reformasi saat ini banyak teriakan ”Jihad!” ”Jihad!” dari empat penjuru. pelampiasan hawa nafsu dan mementingkan diri sendiri itulah yang menyebabkan hukum-hukum Islam yang suci menjadi binasa. Tetapi jihad macam apa sesungguhnya yang diajarkan Al-Qur’an Karim? Jihad terhadap orang-orang kafir dengan Al-Qur’an merupakan jihad besar (25:53).Perbuatan-perbuatan tersebut sangat menodai wajah Islam yang cantik dan damai. Allah memerintahkan berperang tidak untuk memusnahkan agama lain. Dalam keadaan berperang pun telah diperintahkan agar jangan melampaui batas (2:191).

bukan dengan senjata atau kekerasan. Jadi. Kesalahpahaman konsep jihad mengakibatkan Islam sangat menderita. Mirza Ghulam Ahmad menjelaskan: “Kaum muslimin belum lagi lupa akan masa-masa kekuasaan Sikh. atau mencegah dengan kekerasan agar orang tidak menerima Islam. Jika peperangan terjadi antarbangsa. telah terpenuhi. Sesungguhnya jihaad kabir (besar) hanya dapat dilakukan dengan perantaraan Al-Qur’an. antarsuku. Peperangan yang demikian bukanlah peperangan atas nama Tuhan (agama). jihad erat hubungannya dengan situasi dan kondisi yang sedang terjadi. maka jihad dengan menggunakan senjata tidak diperlukan lagi. melainkan menentang salah pengertian tentang jihad. Jihad dengan senjata hanya dapat dilakukan jika syarat-syarat yang ditentukan oleh Al-Qur’an serta contohcontoh dari Rasulullah s.a. ketika di bawah kekuasaan dan pemerintahan kaum Sikh. kepada bangsa/negara yang seperti itu jihad dengan senjata dapat dilakukan.orang-orang agar keluar dari Islam. Perang dan pertikaian di dunia Islam sering terjadi. Singkat kata. atau antarkelompok. mempertahankan diri dan sebagainya. Hz. Jemaat Ahmadiyah tidak mengingkari jihad. alasan keamanan. Pendiri Jemaat Ahmadiyah mengemukakan bahwa pada suatu masa negeri Punjab di Hindustan. ketika mereka disiksa dalam tungku api dan tidak hanya 73 . Jika syarat-syarat tidak terpenuhi. keadaan yang amat memilukan terjadi menimpa umat Islam.w. atau membunuhi orang karena beragama Islam. peperangan yang demikian hanya peperangan biasa dengan dimensi politik. Penjelasan Mirza Ghulam Ahmad Tentang Jihad Selain itu.

materinya yang musnah. sama sekali kontroversial dengan ajaran Al-Qur’an. putra Nuh. Jelas. 1127)2 Ketika kerajaan Inggris menguasai Hindustan dan mengambil alih kekuasaan Sikh. wanita dan anak-anak dibantai tanpa ampun. perempuan-perempuan dicabuli dan beribu-ribu mesjid dihancurkan. Beliau menjelaskan sebagai berikut: “Masalah kedua yang telah saya tegaskan adalah mengenai ajaran Jihad yang telah disalah-pahamkan oleh sebagian orang Islam yang tidak tahu. 2 Ibid. bahwa perbuatan-perbuatan yang dianggap jihad. pemerintahan Inggris atas nama Ratu Victoria memberi kebebasan bagi setiap penduduk untuk meyakini dan menjalankan ibadahnya masing-masing dengan rasa aman dan berdasarkan hukum berhak memperoleh perlindungan serta keamanan yang setara tanpa kecuali. hlm.” (Encyclopaedia of Sikh Literature. 1994). pada tanggal 1 November 1854 di Allahabad. kampung halaman dimusnahkan. 27. (Bogor: CV Bintang Tsurayya. Sulit bagi mereka untuk menunaikan kewajiban-kewajiban agama. Jihad Versus Penumpahan Darah Atas Nama Agama. Tuhan telah memberi tahu saya. sampai suatu ketika seorang muslim dibunuh karena mengucapkan adzan. bahkan agamanya dalam keadaan amat buruknya. 74 . Al-Qur’an mengizinkan kaum muslimin untuk berperang dengan cara-cara yang rasional daripada cara-cara peperangan Musa dan lebih elok daripada cara-cara peperangan Yoshua. 10 Juli 1900)1 Selanjutnya dalam literatur Sikh disebutkan: “Rupanya kaum Sikh ini terdorong oleh rasa benci terhadap kaum muslimin.” (Pengumuman. Asalmuasalnya adalah dari kenyataan bahwa orang-orang yang telah mengangkat pedang kepada kaum muslimin tanpa alasan 1 Abu Fuad Almaawi. hlm.

menurut Imam Mahdi/Masih Mau’ud a. dasar jihad Islam adalah bahwa Tuhan telah murka kepada orang-orang zalim. Saya telah menulis buku dalam bahasa Arab.w.” (Tuhfah Qaisariyyah. taat dan berterima kasih harus ditampakkan kepada suatu pemerintah yang baik seperti umpamanya pemerintah Inggris. dan kewajiban agama pun dapat ditunaikan sepenuhnya. adalah suatu tindakan kriminal.benar. Farsi dan Urdu tentang masalah ini. 28-29 Meskipun Inggris dan negeri-negeri Barat lainnya sering dsebut “Bangsa Kafir. Tetapi hukuman tidak sekeras apa yang dikenakan kepada musuh pada peperangan Musa.a. membunuh dan berbuat sangat aniaya. hlm. Saya dan jemaat terikat oleh ketentuan ini. itu namanya bukan jihad tetapi suatu gagasan biadab yang lahir dari kejahilan. Berbuat jahat terhadap suatu pemerintah yang memberi kebebasan hidup dan keamanan penuh. Seseorang yang memeluk Islam atau setuju untuk membayar pajak kepala. mereka patut dihukum dengan pedang. dapat disimpulkan bahwa tidak ada dasarnya melakukan jihad dengan senjata kepada pihak yang berdaulat di anak benua India.. dan bagaimana mereka dapat menyebarkan agama dengan bebas dan menunaikan kewajiban agama tanpa hambatan apa pun. bukan jihad…Walhasil. 3 4 Ibid. dan cara ini adalah sesuai dengan hukum alam. ia dibebaskan dari hukuman.4 karena tidak terdapatnya syarat-syarat untuk ber-jihad pada masa dan situasi ketika itu. betapa keliru dan jahat jadinya kalau mempunyai gagasan jihad terhadap pemerintah yang beberkah dan cinta damai ini.” 75 .s. kalau membuat rancana jahat terhadapnya. Akan tetapi hidup di bawah kekuasaan suatu pemerintahan yang baik seperti pemerintahan Ratu kita. dan telah membeberkannya dengan terperinci bagaimana kaum muslimin di India Inggris berkehidupan tentram dalam pemerintahan Inggris. Tuhan Maha Besar telah menempatkan saya dalam ketentuan bahwa ketulusan. pada zaman Rasulullah s. hlm. Pendeknya. 9-10)3 Jadi.

Kenyataan sejarah Islam juga membuktikan. itu semua atas penghargaannya kepada dua tindakan bersejarah.a. 5 76 .w. Penguasa Oman dan Yamama.” Lihat Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad. beliau memperlihatkan rasa hormat dan takzim kepadanya. Riwayat Hidup Rasulullah Saw. Muqauqis (Mesir).w. memerintahkan umat Islam agar pergi hijrah6 ke Abessinia karena di sana diperintah oleh Negus.a. tetapi mereka tidak menyentuh kerajaan kecil Negus itu. di antaranya Heraklius (Romawi).a. terj. Raja Bahrain. bahwa Rasulullah s. seraya berkata.a.5 Kisra (Persia). Mengutip Haekal dalam buku Sejarah Hidup Muhammad. ialah. kerajaanku akan aman pula. menyarankan agar mereka mengungsi dengan cara berpencar. yang memiliki toleransi dan keadilan. 7 Dalam beberapa Hadits Shahih ditemukan keterangan bahwa Rasulullah s. kaisar-kaisar dan penguasa-penguasa untuk mengikuti beliau s. 6 Peristiwa hijrah-nya kaum muslimin ke negeri Abessinia adalah peristiwa hijrah yang pertama kalinya terjadi dalam sejarah Islam.a. Negus atau Najasyi (Abessinia). kemudian Nabi Muhammad s. 1000 tahun lamanya Lasykar Muslim bergerak dalam operasi penaklukan-penaklukan. Mereka menuju ke semua jurusan dan melewati perbatasan Abessinia. perlindungannya terhadap para pengungsi Islam di zaman permulaan dan penghormatan yang ia perlihatkan terhadap surat Rasulullah s. Sukri Barmawi. pada tahun 628 M telah mengirimkan utusan-utusan yang membawa surat seruan kepada raja-raja. Rasulullah s.w. kemudian turunlah ia dari singgasananya dan meminta peti gading untuk menyimpan surat itu. hlm.a. Diangkatnya surat itu setinggi mata.w. 1992). juga melakukan shalat dan mendoakan Negus/Najasyi ketika mengetahui ia telah wafat. “Selama surat ini aman. 149.” Apa yang dikatakannya ternyata benar. bersabda: Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad menjelaskan: “Ketika surat sampai kepada Raja Kristen Negus. seorang Raja Abessinia (Ethiopia) yang beragama Kristen.w. (Bogor: Yayasan Wisma Damai. Harith al-Ghassani (Syam) serta Harith al-Himyari (Yaman). terdapat suatu riwayat ketika perlawanan terhadap kaum muslimin di Mekkah semakin menjadi-jadi. dan menerima Islam. Mereka bertanya ke mana sebaiknya harus pergi.7 Beliau s.w.a.w.

cit. 36. asy-Syirkah al-Islamiyah. Mirza Ghulam Ahmad a. (Jakarta.”8 Dari sejarah Islam dapat diambil pelajaran yang sangat berharga. hlm.. dan dalam konteks seperti inilah kemudian Hz. 8 77 . Bogor: PT.s. terj. hlm. hlm. muslimin negeri ini dilarang atas nama agama memerangi dan membunuh mereka-mereka yang menolak hukum Islam. meskipun Abessinia adalah negeri Kristen.” (Tuhfah Golarwiyah.“Tempat itu diperintah seorang raja dan tak ada orang yang dianiaya di situ. Rabwah. namun Rasulullah s. op. Karena itu. 82) 9 Para Ulama Islam di Hindustan Melarang Jihad Para ulama Islam di Hindustan juga memiliki pemahaman yang sama mengenai jihad kepada kerajaan Inggris sebagai berikut: Muhammad Husain Haekal. sampai nanti Allah menentukan jalan buat kita semua. Pustaka Litera Antar Nusa. 9 Abu Fuad Almaawi. menyebutnya sebagai negeri yang jujur dan diperintah oleh seorang raja Kristen yang baik serta tidak menganiaya penduduknya. Ali Audah. 105.w. Tuhan Maha Besar dengan jelas melarang jihad dengan pedang dalam suasana aman tenteram. Pendiri Jemaat Ahmadiyah selanjutnya mengemukakan tentang jihad dengan senjata kepada pemerintah Inggris sebagai berikut: “Tak diragukan bahwa alasan ber-jihad tidak ada di negeri ini pada waktu sekarang.a. sama seperti Inggris yang merupakan negeri Kristen. 1990). juga mengatakan hal yang sama kepada negeri Inggris yang saat itu diperintah oleh Ratu Victoria. Itu bumi jujur. Sejarah Hidup Muhammad.

1. Dan tidak pula mereka melarang umat Islam melaksanakan kewajiban-kewajiban agama serta ibadah-ibadah utamanya. dan tidak pula di dalam pidatonya terdapat uraian secara nyata maupun secara tidak langsung untuk ber-jihad melawan pemerintah ini. Lalu. 137-138. 137. (Surrey: Islam International Publications Limited. Ia tidak melakukan jihad terhadap pemerintah Inggris. hlm. hlm. dengan alasan apa kita harus melakukan jihad terhadap pemerintah Inggris yang mana hal itu bertentangan dengan prinsip-prinsip aqidah kita. Bahkan ia menganggap jihad terhadap pemerintah ini sebagai sesuatu yang tidak dibenarkan. Justru jika ada yang berbuat berlebihan menentang terhadap kita. 78 ..(i) Sayyid Ahmad Brelwi mengatakan: “Walaupun pemerintah Inggris mengingkari Islam. hlm. namun mereka tidak melarang maupun menghalangi. tetapi mereka tidak berbuat zalim dan aniaya terhadap umat Islam. [dan dengan alasan apa] kita harus menumpahkan darah di kedua belah pihak?” (Swaaneh-e-Ahmadi.71)10 (ii) Mengenai Maulana Shah Ismail Shaheed kita temukan: “Maulana Ismail Syahid tetap melakukan jihad terhadap orangorang Sikh karena campur-tangan mereka dalam agama Islam. 9. jld. Untuk menggalakkan motivasi jihad itulah ia telah membuat pidato tertentu. no. Mahzarnama An Edict on Faith A Submission By The Ahmadiyya Movement In Islam to The Pakistan National Assembly Regarding Its Basic Tenets. mereka siap untuk menghukumnya.” (Isyaa’atus-Sunnah.11-12)11 (iii) Fatwa dari Maulvi Nazir Ahmad Dehlwi: 10 ____. 1999). Tugas utama kita adalah menyebarkan Tauhid Ilahi dan menghidupkan ajaran dan Sunnah Sayyidul Mursaliin – yang mana kita dapat melakukannya tanpa hambatan di negeri ini. Maulvi Muhammad Ja'far Thanesari. hlm. Saya melakukan dakwah dan tabligh di wilayah kerajaan mereka. 11 Ibid.

no. perbuatan mereka adalah dosa besar. 138. dan memiliki karakter setan. mereka adalah pembuat kekacauan. hlm. Ibid. jelas-jelas merupakan pemberontakan dan haram. 79 . hlm. jld. hlm.” (Fatawa Nadziriyah. 6.” (Risalah Isyaa’atusSunnah.10. 472)12 (iv) Fatwa dari pemimpin golongan Ahlul Hadits.“ (Risalah Isyaa’atus-Sunnah. adalah haram untuk menentang dan memberontak terhadap pemerintah Inggris. dan menyebutnya sebagai Daarul-Harb (kawasan peperangan) adalah sama-sekali tidak benar. maka melakukan jihad di sini dapat dianggap sebagai bunuh diri dan dosa. hlm. 15 Ibid.10)14 “Berperang melawan pemerintah ini atau memberi bantuan jenis apa pun kepada orang-orang yang memerangi pemerintah ini (bahkan jika mereka adalah saudara-saudara muslim kita). jld. 38-48)15 (v) Fatwa Maulvi Ahmad Reza Khan Brelwi: “Di dalam buku I'alaamul I'alaam bi-Anna Hindustan DaarusSalaam. 142. jld. hlm. hlm.” (Nushratul Abrar. 287)13 “Orang-orang Islam yang terlibat dalam pemberontakan tahun 1857. 9. pemberontak.” (Risalah Isyaa’atus-Sunnah. 4. Maulvi Muhammad Hussein Batalwi: “Bagi kaum muslimin di Hindustan.. dan berdasarkan Al-Qur’an serta Hadits. 14 Ibid.. jld.“Dikarenakan di negeri ini sudah tidak ada lagi syarat-syarat [yang mengharuskan] jihad. hamba yang rendah ini telah membuktikan dengan dalil-dalil yang meyakinkan bahwa Hindustan merupakan Daarus-Salaam (kawasan yang aman-damai). 12 13 Ibid.10. 9. no.29. no.

4. 143. Karachi.31. telah menerbitkan fatwa yang menyatakan bahwa Hindustan adalah Daarus-Salaam (kawasan yang aman damai). (3) Ahmad bin Dzahni. hlm. hlm. Sekitar dua puluh atau tiga puluh tahun yang lalu.Diterbitkan oleh Sahafi Publishers. hlm. (2) Hussein bin Ibrahim. tidak memiliki hak untuk melakukan jihad di Hindustan. 142-143. terbitan Urdu Academy. dan mendorong orang-orang agar ber-jihad. Mufti Mazhab Maliki dari Mekkah al-Mu'azzhamah. Ibid. hlm. Pada saat ini ia dengan jelas mengatakan bahwa rakyat Hindustan yang hidup dengan aman di bawah perlindungan pemerintah Inggris. 17 Rabiul Awwal 1306 H. 1888 M)16 (vi) Fatwa dari para Mufti Mekkah al-Mu'azzhamah: “(1) Jamaluddin bin Abdullah Syekh Umar. Mufti Mazhab Hanafi dari Mekkah al-Mukarramah.” (Sayyid Atta’ullah Syah Bukhari. Mission Road. Sind. sebuah buku oleh Shorish Kashmiri)17 (vii) Pernyataan Sir Sayyid Ahmad Khan: Sir Sayyid Ahmad Khan pendiri Darul Uluum (Universitas) Aligarh menulis dalam bukunya Asbaab-eBaghaawat-e-Hind (Sebab-Sebab Pemberontakan di Hindustan) sebagai berikut: “Tatkala umat Islam memperoleh perlindungan yang penuh kedamaian dari pemerintah [Inggris] kita. Aitcheson Gang... seorang tokoh terkenal bernama Maulvi Muhammad Ismail telah mengajarkan pesan jihad di Hindustan.” (Asbaab-eBaghaawat-e-Hind. 18 Ibid. Mufti Mazhab Syafi'i dari Mekkah al-Mu'azzhamah. 80 . Pakistan)18 16 17 Ibid. maka umat Islam tidak mempunyai hak untuk ber-jihad dalam wilayah kekuasaan hukum pemerintah ini.

Masih Mau’ud a. Farsi dan Arab. Didalamnya telah dizahirkan bahwa di kalangan umat Islam masalah jihad. Beliau menjelaskan mengenai bentuk peperangan yang diizinkan dalam Syari’at Islam sebagai berikut: “Berkaitan dengan itu.s. bahwa sesungguhnya Al-Qur’an tidak memerintahkan untuk memerangi seorang pun. dengan rasa iba terhadap keadaan umat [Islam] kita. hlm. kesemuanya itu merupakan kesalahan-kesalahan para ulama yang berpikiran dangkal. melainkan kepada orang-orang yang mencegah hamba-hamba Allah untuk beriman kepada-Nya dan untuk memasuki agama-Nya dan untuk mentaati-Nya pada keseluruhan hukum-hukum-Nya 19 Mirza Ghulam Ahmad. terj. serta masalah kedengkian terhadap umat-umat lain. Dan yang dimaksud dengan perang pembelaan diri adalah perang-perang yang baru dibutuhkan pada saat jiwa terancam oleh serangan musuh-musuh. sebelumnya pun saya telah berkali-kali menulis buku-buku di dalam bahasa Urdu. masalah penantian kedatangan seorang imam penumpah darah. Tidak Menghapus Syari’at Jihad dengan Senjata Selanjutnya perlu untuk diingat. iii)19 Selanjutnya beliau bersabda: “Maka supaya diketahui. hlm. kecuali perang untuk mempertahankan diri atau perang yang dilakukan dengan niat menghukum orang-orang yang aniaya atau untuk menegakkan kemerdekaan.Masih Mau’ud a. Ibnu Ilyas RIS. tidak ada bentuk lain yang diizinkan dalam Islam untuk menyebarkan agama.” (Al-Masih di Hindustan. iii. 81 . 1997).s. tidaklah melarang konsep jihad secara mutlak. bahwa Hz. Sebab. Al Masih di Hindustan. Selain ketiga bentuk peperangan tersebut. di dalam Islam tidak ada izin mengangkat pedang demi agama dalam bentuk apa pun. Inilah tiga macam jihad [yang diizinkan oleh] syari’at. (Bogor: Jemaat Ahmadiyah Indonesia.

” (Nurul Haq. hlm. asySyirkah al-Islamiyah. untuk menyangkal keberatan-keberatan dari pihak para penentang. tidaklah menghapuskan syari’at jihad dengan senjata. dan wajiblah atas orang-orang mukmin untuk memerangi mereka seandainya mereka bersikeras tidak mau menghentikan perbuatan agresinya itu. Truth About Ahmadiyyat. Abu Fuad Almaawi.s.. Rabwah. hlm.a. Hz. Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad a. namun mempercayai bahwa kewajiban jihad dengan senjata telah ditangguhkan untuk sementara waktu karena tidak terdapatnya keadaan yang meminta jihad dengan senjata pada waktu beliau masih hidup. 72-73.” (Surat kepada Mir Nasir Nawab Sahib)21 Kalimat: “…sampai Tuhan Yang Maha Perkasa menimbulkan keadaan-keadaan lain di dunia ini. (London: The London Mosque. Sebagaimana telah diperintah orang-orang yang diperangi dengan tidak haq. B. Ini jelas menunjukkan bahwa beliau tidaklah menolak konsep jihad dengan senjata secara mutlak. A. Rafiq. 21 20 82 . Mereka itulah orang-orang yang dimurka Allah. Jadi. untuk menyebarkan kesempurnaan ajaran Islam. 38. serta mereka bermaksud untuk memadamkan cahaya Islam dan melarang manusia untuk memasuki Islam.” layak untuk dicatat. 62)20 Selanjutnya beliau menganjurkan jemaatnya agar ber-jihad setiap saat. dan untuk menyatakan kebenaran Nabi Muhammad s. op. kepada seluruh dunia. Inilah jihad yang sampai Tuhan Yang Maha Perkasa menimbulkan keadaankeadaan lain di dunia ini.dan beribadah kepada-Nya. cit. 1978).s. Masih Mau’ud a. Dan mereka mengusir orang-orang yang beriman dari rumah-rumah mereka dan negara-negara mereka serta mereka dipaksa untuk memasuki agama mereka [kaum kuffar]. menyatakan: “Jihad pada zaman ini adalah berjuang untuk meninggikan kalimat Islam.w. hlm.

Jihad yang Dilakukan oleh Jemaat Ahmadiyah Akhirnya. Setelah terbentuknya negara Pakistan pada tahun 1947. ketika muncul hal-hal yang diperlukan. Jemaat Ahmadiyah benar-benar menjalankan jihad dengan Al-Qur’an. Demikian pula perjuangan terjadi di Indonesia.” (Laporan Majelis Musyawarah. Beberapa orang pemuda dari Batalion Furqan mati syahid dalam pertempuran di sana.. hanya Jemaat Ahmadiyah-lah di negara Pakistan yang baru lahir itu. Jemaat Ahmadiyah di negeri Hindustan terus mempertahankan Islam dari serangan-serangan argumentasi kaum Kristen dan kaum Hindu Arya Samaj. 1950)22 Ketika tidak tersedianya kondisi-kondisi untuk jihad dengan senjata. ketika pasukan Dogra dan angkatan bersenjata India menekan kaum muslimin di Kashmir. 83 . Beliau menyatakan: “Sebagaimana shalat adalah kewajiban. yaitu merupakan jihad yang besar (25:53). Orang Muslim Ahmadi berjuang bagi tanah airnya dengan 22 Ibid. demikian pula dengan berperang untuk kewajiban agama…Hal itu seyogyanya diingat bahwa hal-hal yang telah ditentukan sebagai landasan keimanan. kita dapatkan sebuah pernyataan dari Hz. salah satunya adalah jihad…Orang yang menolak jihad ketika datangnya kewajiban [untuk] itu adalah dihukum ke neraka. Khalifatul Masih II yang menjelaskan bagaimana sikap Jemaat Ahmadiyah mengenai jihad. hlm. banyak orang Ahmadi yang berjuang dan gugur untuk meraih serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia. 73. yang telah membentuk satuan-satuan sukarela bernama Batalion Furqan untuk berjuang (jihad) dengan senjata di Kashmir bersama-sama angkatan bersenjata Pakistan.

yang dimuat dalam harian Kedaulatan Rakyat.a.” “Betapa besar perhatian gerakan Ahmadiyah tentang perjuangan kemerdekaan bangsa kita dapat diketahui dari surat-surat kabar tersebut.w. Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad r. Jakarta. Hal yang mengharukan ialah suatu perintah umum dari Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad. Gerakan Ahmadiyah Turut Membantu. mengenai seruan dan anjuran kepada pemimpin-pemimpin negara Islam. Selain itu tercantum juga beberapa pidato yang panjang lebar. soal-soal yang berhubungan dengan keadaan ekonomi dan politik negara. dijumpai banyak sekali berita-berita dan karangan-karangan yang membentangkan sejarah perjuangan kita. terjemahan dari Undang-Undang Dasar Republik Indonesia dan lain-lain.dilandasi sabda mulia Nabi Besar Muhammad s. Yogyakarta. Khalifatul Masih II. pemimpin tersebut menurut harian Al-Fazl berpidato di antaranya sebagai berikut: “Jika bangsa Indonesia 84 .t. pada tanggal 1 Oktober 1946. Harian Merdeka. setiap hari Senin dan Kamis berpuasa memohonkan do’a kepada Allah S. guna menolong bangsa Indonesia dalam perjuangan memberi semangat hidup untuk tetap bersatu padu dalam cita-citanya menempatkan ru’b (ketakutan) di dalam hati musuhnya serta tercapai sekalian cita-cita bangsa Indonesia. bahwa cinta tanah air adalah sebagian dari iman.” “Ketika diadakan peringatan genap satu tahun berdirinya Republik Indonesia.w. pemimpin gerakan Ahmadiyah kepada pengikut-pengikutnya di seluruh dunia yang berjumlah lebih kurang dua juta orang. Kita dapatkan pernyataan dari Hz. biografi pemimpin-pemimpin kita. supaya mereka dengan serentak menyatakan sikapnya masing-masing untuk mengakui berdirinya pemerintahan Republik Indonesia.a. dan juga disiarkan oleh Kantor Berita Antara dengan judul: “Memperhebat Penerangan tentang Republik Indonesia di Luar Negeri. supaya mereka selama bulan September dan Oktober yang baru lalu ini..

Amerika Serikat. Kanada. Mereka adalah suatu bangsa yang besar dan bersatu. lampiran 1. Bangsa Belanda yang jumlahnya kecil sekali-kali tidak berhak untuk memerintah mereka. khususnya meminta kepada negara-negara Islam untuk membantu bangsa Indonesia mencapai kemerdekaannya. 2. Selain itu saya berharap. (Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Untuk hal itu ada baiknya jika negara Islam pada masa ini dengan serentak memperdengarkan suaranya untuk mengakui kemerdekaan Indonesia serta meminta negara-negara lain supaya mengakuinya. tentulah hal ini akan berfaedah besar bagi dunia Islam. keterangan mereka dapat diukur kebenarannya dengan memperhatikan sejarah. Sayyidina Muhammad s. dengan adanya keterangan-keterangan di atas yang berasal dari Hz. 23 Jemaat Ahmadiyah Indonesia. perjalanan hidup. 85 . 2001). Amerika Selatan dan lain-lain mendengungkan serta menulis dalam surat-surat kabar harian dan majalah-majalah yang mereka keluarkan. Hz. Penjelasan Jemaat Ahmadiyah Indonesia.s. Afrika. yaitu di Palestina. Bangsa ini adalah bangsa yang maju. beserta Jemaat Islam seperti di bawah ini. Khalifatul Masih II dan para ulama Islam terkenal di Hindustan mengenai konsep jihad dan masalah jihad dengan senjata. supaya seluruh mubaligh Ahmadiyah yang kini ada di India dan di luar India. Iran. Sudah menjadi haknya bangsa Indonesia untuk merdeka di masa ini. soal kemerdekaan Indonesia harus tiap-tiap waktu didengungdengungkan supaya negara di dunia ini memperhatikan hal itu.a. Mesir.. Mirza Ghulam Ahmad a.akan mendapatkan kemerdekaan 100%.”23 Jadi.w. hlm. Eropa. dan Sunnah Hz. memiliki peradaban tinggi serta mempunyai pemimpin-pemimpin yang bijaksana. karangan-karangan yang berhubungan dengan perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia.

dimusuhi. beserta Jemaat Islam sejak masa awal di kota Mekkah selama 13 tahun selalu dilawan. maka umat Islam pergi meninggalkan tanah kelahirannya (hijrah) ke negeri atau kota lainnya. mendadak terancam sangat serius sekali lagi. Rasulullah s.w.a. bahkan berkoalisi dengan kaum ahl-kitab dengan berbagai macam bentuk perlawanannya yang semakin licik dan terselubung. mereka mengharapkan keadaan yang lebih aman dan leluasa untuk bebas mengatakan Rabbunallah dalam setiap kegiatan dan ibadahnya. Tindakan dan perbuatan mereka semakin menjadi-jadi. Ternyata mulut dan tangan kaum kafir yang haus darah itu tetap mengejar Jemaat Islam di mana pun mereka berada.w. Era Medinah: Demi kelangsungan hidup Jemaat Islam yang baru lahir dan juga supaya agama yang baru lahir itu terhindar dari kemusnahan. ditentang. Di tempat yang baru (Medinah). Alasan utama dari semua bentuk perlawanan yang dilakukan oleh kaum kafir kepada Jemaat Islam hanya karena Jemaat Islam mengatakan Rabbunallah – Tuhan kami adalah Allah (22:41) kepada kaumnya sendiri. dan Jemaat Islam Era Mekkah: Misi utamanya adalah penyebaran Tauhid yang dilakukan oleh Hz. dibunuhi. kehidupan dan harapan mereka yang baru tumbuh dan berkembang. diprovokasi dan lain-lain.Syarat dan Tahapan Jihad Menurut Sunnah Rasulullah s. ditindas.a. diboikot. kemudian turun perintah Allah Ta'ala kepada utusan dan jemaat-Nya untuk mempertahankan dan membela diri dari kemusnahan dengan cara yang imbang dan 86 . Sampai pada tahapan ini.

w. Rasulullah s. jemaat serta tatanan Islam yang baru lahir. Jihad fisik harus dilakukan demi dan untuk mencegah musnahnya agama. maka umat Islam pada tahapan ini. dan masa kini. Jika tahapan-tahapan tersebut tidak terjadi pada zamannya Hz. artinya orang Islam bebas mengatakan Rabbunallah di mana pun mereka berada. Jadi. lalu mengapa masih banyak orang Islam di berbagai belahan dunia berteriak-teriak jihad dengan senjata dan kekerasan ditangannya mengatas-namakan agama (Tuhan) demi mencapai tujuan yang diinginkan? 87 . yakni mengangkat senjata (perang). seperti contoh mulia yang diperagakan oleh Hz. Kaum kafir telah mengangkat senjata (perang) untuk memusnahkan umat dan agama Islam. sesuai dengan izin-Nya dan atas perintah utusan-Nya diharuskan untuk berjihad secara fisik. dan Jemaat Islam di masa awal.tidak berlebihan (2:191).a.s. jihad fisik dengan senjata atas nama agama (Tuhan). seyogyanya dapat dilakukan setelah melalui beberapa tahapan tertentu seperti di atas. Masih Mau’ud a.

88 .

Masih Mau’ud a. Hz. menggunakan ungkapan “sebuah pohon yang ditanam oleh Inggris“ dimaksudkan sebagai suatu keterangan mengenai ayah dan saudaranya yang telah mengabdi kepada Inggris.Ahmadiyah dan Kerajaan Inggris Salah satu keberatan yang dialamatkan kepada Pendiri Jemaat Ahmadiyah adalah. dan saudaraku Mirza Ghulam Qadir.s. Tuduhan itu sama sekali tidak benar. Para pejabat diminta untuk bertindak dengan bijaksana dan berhati-hati. sebagaimana tersebut dalam surat-surat pemerintah dan bukunya Sir Leppel Griffin yaitu Chiefs of the Punjab. Mirza Ghulam Murtaza. atau karena kecemburuan. dan jasa yang dilakukannya [seperti] dalam tulisan-tulisanku selama lebih dari delapan belas tahun dan untuk membuat kesalah-pahaman di dalam pikiran pejabatpejabat Inggris dan menimbulkan keraguan mengenai suatu keluarga yang telah setia kepada pemerintah dan telah berlaku baik kepadanya. atau beberapa motif pribadi. dan setelah adanya penelitian dan perhatian kepada suatu keluarga yang mana telah setia dan mengabdi dengan baik dan mengenai halnya para pejabat tinggi dari pemerintah yang selalu 89 . sehingga hal itu menunjukkan bahwa pendakwaannya sebagai nabi telah disponsori oleh Inggris. Beliau menulis: “Adalah tidak mungkin untuk membungkam orang-orang yang berusaha untuk menyembunyikan jasa yang dilakukan oleh ayahku. karena itulah ia menyanjung. atau dendam. Beberapa orang telah diketahui untuk menyampaikan kecaman yang salah kepada pemerintah mengenai perbedaan keagamaan. menjilat dan sangat berterima kasih kepada Inggris. bahwa ia telah menjelaskan mengenai dirinya seperti sebuah pohon yang ditanam oleh Inggris. Beliau tidak pernah mengalamatkan ungkapan itu bagi pendakwaan atau statusnya sendiri sebagai Al-Masih yang Dijanjikan. selama lebih dari setengah abad.

” namun beliau telah menggunakan ungkapan ini berkaitan dengan jasa yang telah dilakukan oleh anggota keluarganya. bergabung bersama dan berdoa untuk kematianku.mengungkapkan pandangannya dalam surat-surat mereka bahwa anggota keluarga ini adalah orang-orang baik dan pegawai setia dari pemerintah Inggris yang mana adalah sebuah pohon yang ditanam olehnya. Beliau menulis: “Aku bukanlah sebuah pohon yang dapat ditumbangkan oleh mereka. Jika mereka adalah yang pertama dan mereka yang terakhir. yang secara langsung atau tidak langsung tentu melibatkan dirinya sendiri di masa lalu. hlm. hlm. (London: The London Mosque. dan mereka yang masih hidup dan mereka yang sudah mati. Rafiq.”2 Mengenai kedatangan dan pendakwaannya. Tuhan-ku akan menolak doa-doa mereka dan akan melemparkan mereka kembali sebagai suatu azab. A. VII. 90 . hlm. Mengenai pendakwaannya. jld.” (Arbain.s. 4-7)3 1 B. 13.” (Tabligh Risalat. beliau telah mengutarakannya dalam suatu surat yang sama ditujukan kepada Wakil Gubernur: “Aku mendakwakan diri sebagai Al-Masih yang Dijanjikan sesuai perintah Tuhan dan telah mendapat kehormatan dengan wahyu dan ilham dari Tuhan. No. 3 Ibid. Truth About Ahmadiyyat. 19-20)1 Cukup jelas bahwa Hz. diumumkan secara tegas bahwa dirinya adalah sebuah pohon yang ditanam oleh tangan Tuhan Yang Maha Perkasa.. 1978). Masih Mau’ud a. 12. 2 Ibid. tidaklah menjelaskan pendakwaannya sebagai “sebuah pohon yang ditanam oleh pemerintah Inggris.

op. Rafiq. pada waktu itu ada beberapa orang yang terus-menerus melakukan fitnah dan hasutan dengan cara melaporkan kepada pemerintah Inggris bahwa beliau adalah orang yang berbahaya. 6.“ (Isyaa’atus-Sunnah. tidak layak pada sisi pemerintah untuk mempercayainya dan perlu untuk waspada terhadapnya. dalam berbagai kasus mengungkapkan kesetiaannya kepada Inggris di dalam buku-bukunya? Jawabannya adalah. 13. Memuji dan Berterima Kasih Kepada Inggris? Timbul pertanyaan mengapa Hz. Muhammad Ahmad ibn Abdullah Al-Mahdi (1844-1885) dari Sudan. jld. cit. 6 B. sehingga ia dapat menguasai kota Khartoum di Sudan. bahkan lebih berbahaya dari Mahdi Sudan. hlm. 91 . kalau tidak. Peperangan yang terjadi antara Mahdi Sudan dan para pengikutnya dengan pasukan kolonial Inggris akhirnya dimenangkan oleh Mahdi Sudan pada tahun 1885. A. Maulvi Muhammad Hussein dari Batala menulis hasutannya sebagai berikut: “Tipu muslihatnya dibuktikan dengan adanya fakta bahwa di dalam hatinya ia menganggap adalah sah menurut hukum untuk menghentikan kekuasaan suatu pemerintahan nonMuslim dan merampas harta bendanya… Oleh karena itu. Mirza Ghulam Ahmad a.s. yang memberontak kepada penguasa Mesir ketika menguasai Sudan.5 Sebagai contoh. Mesir ketika itu adalah boneka Inggris. 1893)6 4 5 Ibid. bahaya yang seperti itu akan ditimbulkan oleh Mahdi dari Qadian ini sebagaimana yang dilakukan oleh Mahdi dari Sudan..Dan dalam bahasa Farsi beliau mengatakan: “Wahai engkau yang berlari kepadaku dengan sebuah kampak kayu! Takutlah kepada tukang kebun yang menjadikanku buah dengan tangkainya!”4 Kenapa Ada Ungkapan Setia.

s. bukan jihad…Walhasil. telah menyatakan dalam bukubukunya bahwa ia dan jemaatnya berterima kasih dan setia kepada pemerintah Inggris. Masih Mau’ud a. pada zaman Rasulullah s. Saya telah menulis buku dalam bahasa Arab. seperti orang dari kalangan surat kabar Al-Manar8 juga telah 7 Abu Fuad Almaawi. 8 Surat kabar Al-Manar adalah terbitan Mesir. itu namanya bukan jihad tetapi suatu gagasan biadab yang lahir dari kejahilan. hlm. 92 . betapa keliru dan jahat jadinya kalau mempunyai gagasan jihad terhadap pemerintah yang beberkah dan cinta damai ini. dan telah membeberkannya dengan terperinci bagaimana kaum muslimin di India Inggris berkehidupan tenteram dalam pemerintahan Inggris. Saya dan jemaat terikat oleh ketentuan ini. Tuhan Maha Besar telah menempatkan saya dalam ketentuan bahwa ketulusan taat dan berterima kasih harus ditampakkan kepada suatu pemerintah yang baik seperti umpamanya pemerintah Inggris. Hz. maka Hz. Jihad Versus Penumpahan Darah Atas Nama Agama.s. Akan tetapi hidup di bawah kekuasaan suatu pemerintahan yang baik seperti pemerintahan Ratu kita.” (Tuhfah Qaisariyyah.Untuk menghalau hasutan dan propaganda seperti itu. dasar jihad Islam adalah bahwa Tuhan telah murka kepada orang-orang zalim.w. hlm. adalah suatu tindakan kriminal. Farsi dan Urdu tentang masalah ini. 28-29. (Bogor: CV Bintang Tsurayya. Berbuat jahat terhadap suatu pemerintah yang memberi kebebasan hidup dan keamanan penuh. dan kewajiban agama pun dapat ditunaikan sepenuhnya. dan bagaimana mereka dapat menyebarkan agama dengan bebas dan menunaikan kewajiban agama tanpa hambatan apa pun. kalau membuat rancana jahat terhadapnya. menjelaskan: “…Pendeknya. 1994). 9-10)7 Sehubungan dengan tuduhan bahwa ia menyanjung secara berlebihan kepada Inggris. lebih lanjut kita fokuskan pada tulisan-tulisannya sebagai berikut: “Sebagian orang yang tidak mengerti telah mengecamku. Mirza Ghulam Ahmad a.a.

Lalu. Demikian pula Tuhan telah memberi tempat nyaman kepadaku pada bukit tinggi pemerintah itu. bukan pula anak Tuhan. “Karena orang ini tinggal di suatu negeri jajahan Inggris. Apakah orang-orang Inggris yang fanatik agama tidak akan sakit hati terhadapku karena kalimat itu? Maka dengarkanlah. jika aku hendak pura-pura menyenangkan hati pemerintah ini. terhadap suatu pemerintah yang sedikit pun tidak mengadakan campur tangan dalam agama Islam dan dalam upacara-upacara keagamaan. sekalipun di Mekkah dan Medinah. menurut Al-Qur’an Suci peperangan agama haram hukumnya. yakni di kota Srinagar. sebab mereka pun tidak melancarkan jihad agama. mengapa aku dilahirkan di negeri ini. Di negeri ini sumber mata air ilmu-ilmu yang benar mengalir. katanya. tidak layakkah kami berterima kasih 93 . dan untuk memajukan agamanya sendiri tidak mempergunakan pedang terhadap kita. Itulah suatu hikmah Ilahi. setelah selamat dari tiang salib.” (23:50) Allah Ta’ala memberi pengertian kepada kita bahwa sesudah peristiwa salib. mengapa aku berulangkali mengatakan: Yesus (Isa) putra Maria telah diturunkan dari salib dan wafat secara wajar di kota Srinagar. dan beliau bukanlah Tuhan. hai orang-orang yang kurang pengertian! Aku sekali-kali tidaklah menjilat pemerintah ini. Kashmir. maka ia melarang berjihad.lakukan. lagi aman dari serangan orangorang pembuat onar. Kita merasa perlu berterima kasih kepada pemerintah itu. di negeri ini dapat kita lakukan. Dia melepaskan Isa Al-Masih dari malapetaka salib. bahkan sebenarnya ialah. yang banyak padang-padang rumput dan sumber-sumber air bersih yang mengalir. Kashmir. Patutkah aku merendahkan kebesaran hikmah Ilahi itu? Dan sebagaimana di dalam ayat Al-Qur’an Suci berbunyi: “Dan Kami melindungi mereka berdua di suatu tanah tinggi yang datar. sebab tugas yang tidak dapat kita lakukan. Dia menempatkan beliau beserta ibunya pada tempat di bukit yang tinggi dan keadaannya demikian rupa sehingga merupakan tempat yang nyaman. dan di tempat itu mengalir mata air-mata air.” Orang yang tidak mengerti itu tidak menyadari bahwa. di mana tangan orang-orang pembuat onar tidak dapat menjangkau.

Semua yang telah aku lakukan adalah berdasarkan perintah Ilahi dan perintah Rasulullah s.” (Nurul Haq. hlm. 30)10 Beliau juga menyatakan: “Aku tidak pernah berkeinginan bahwa aku seyogyanya harus mengatakan kesinambungan pengabdianku kepada para pejabat pemerintah. hlm. 94 . diterjemahkan oleh R. jld.w. Jemaat Ahmadiyah Indonesia. bag. untuk itu aku menganggap tugasku adalah menyatakan kebenaran. 1993.. hlm. 12 Ibid. tidak ada keinginanku untuk mendapatkan imbalan atau penghargaan apa pun. 11 Ibid. 14. jld. Sebaliknya.a. Ahmad Anwar dan Sayyid Shah Muhammad. hlm. 7. 107108)9 Beliau lebih lanjut menyatakan: “Pemerintah ini melindungi kehidupan dan harta-benda kaum muslimin serta memberi mereka keamanan terhadap gangguan dari setiap orang jahat…Aku tidak memulai usaha ini tanpa ada kecemasan kepada pemerintah atau dengan harapan mendapatkan penghargaan dari pemerintah.” (Tabligh Risalat. op. Kisyti Nuh. hlm. aku menganggap hal itu hanyalah suatu tugas atas keyakinanku untuk bersyukur kepada pemerintah. cit. 10. 10 B. I. Rafiq. 107-108.atas kebaikan-kebaikan pemerintah itu?” (Kisyti Nuh. hlm. 10)11 Pernyataan lainnya: “Aku tidak menjilat pemerintah sebagaimana imajinasi beberapa orang yang tidak mengerti karena [menganggap] aku meminta suatu imbalan dari pemerintah. 123)12 9 Mirza Ghulam Ahmad.” (Tabligh Risalat. A.

kemudian beliau dituduh melakukan sanjungan yang berlebihan (menjilat) kepada Inggris. Mirza Ghulam Ahmad a.. Bagi muslim di India terlarang untuk menentang atau 95 . Masih Mau’ud a. namun ketika diketahui banyak ulama Islam yang hidup pada zaman beliau kemudian memuji Inggris secara berlebihan.s. Inikah yang disebut keadilan Islam? Di bawah ini adalah beberapa pernyataan para ulama dan pemimpin Islam di Hindustan yang memaparkan bahwa pemerintah Inggris merupakan suatu berkah dan kebaikan bagi mereka.Jadi. Pujian Para Ulama Islam di Hindustan Kepada Inggris Adalah suatu hal yang mengherankan ketika Hz. apakah itu orang Kristen atau orang Yahudi atau orang beragama lainnya – di mana kaum muslimin dapat melaksanakan tugas dan kewajiban keagamaannya dengan bebas. ia tidak bersyukur kepada Allah S. hal itu bukanlah penjilatan melainkan suatu bentuk kepatuhan kepada nasihat Rasulullah s. kapan pun beliau memuji Inggris. dan hal itu bukanlah suatu kesalahan.t. dan merupakan suatu keadilan mencintai pemerintah yang memiliki karakter Islami.a. Maulvi Muhammad Hussein dari Batala. seorang ulama dan pemimpin golongan Ahlul Hadits yang sangat menentang Hz.w. tidak seorang pun tampil menentangnya.s. menulis: “Tidak diizinkan bagi muslim untuk berperang atau membantu dengan tenaga dan uangnya kepada orang yang menentang suatu pemerintah.. yaitu barangsiapa yang tidak bersyukur kepada manusia. menunjukkan beberapa karakter yang baik dari Inggris.w.

” (Biografi Hadhrat Sayyid Ahmad oleh Maulana Muhammad Ja’far Thanesari)16 An-Nadwah. yang mana keduanya bertentangan dengan prinsipprinsip agama kami. jld. 16.. hal yang serupa tidak dapat ditemukan di pemerintahan lainnya di dunia ini. 10)13 Lebih lanjut ia menyatakan: “Saudaraku. 15-16 16 Ibid. no.. 6. Lalu.memberontak kepada pemerintah Inggris.” (Mauiza Tahreef Qur’an. 15 Ibid. ini bukanlah waktu untuk pedang. 12)14 Syed Ali-al-Hairi. hlm. April 1923)15 Sayyid Ahmad Brelwi menyatakan: “Tujuan hakiki kami adalah menyebarkan Tauhid dan membangkitkan Sunnah penghulu para nabi. dan kami melaksanakannya tanpa gangguan di negeri ini. Oleh sebab itu. 6. mengapa kita harus melawan pemerintah Inggris dan menumpahkan darah. setiap orang Syi’ah seyogyanya bersyukur kepada pemerintah Inggris dengan hati yang tulus dan menghargai kedermawanannya.” (Isyaa’atus-Sunnah. no. hlm. suatu institusi dari Nadwatul Ulama menulis: 13 14 Ibid. seorang mujtahid Syi’ah yang terkenal menyatakan: “Kami bangga terhadap suatu pemerintah yang di dalamnya menjadikan keadilan dan kebebasan beragama sebagai hukum.. 96 . jld.“ (Isyaa’atus-Sunnah. saat ini menjadi suatu keperluan menggunakan pena yang menggantikan pedang. saya menyatakan bahwa sebagai balasan atas sikap dermawan ini. 15 Ibid. hlm.

mengungkapkan sikap dan rasa terima kasihnya kepada pemerintah Inggris. 19 Ibid. November 1908)18 Perbedaan dalam Masalah Terima Kasih Latar belakang keterangan para ulama tersebut berbeda dengan latar belakang mengapa Hz. dan merupakan tugas para pengkhidmat agama agar lebih mengenal berkah [kebaikan] pemerintah dan menumbuhkan kesetiaan kepada pemerintah di negeri ini. V.” (An-Nadwah. jld. Ibid.“Tujuan hakiki dari institusi pendidikan ini adalah untuk menghasilkan para ulama agama yang berpikiran jernih. 97 .s. Beliau menjelaskan alasannya sebagai berikut: “Pemerintah telah memberikan kebebasan bagi setiap orang untuk menyebarkan agama mereka sehingga masyarakat mendapatkan kesempatan untuk meneliti dan mengamalkan prinsip-prinsip dari setiap agama serta menampilkan argumentasi-argumentasi yang mendukung mereka…Inilah sebabnya mengapa kami menyebutkan kebaikan pemerintah Inggris berulang-ulang di dalam tulisan-tulisan dan khutbahkhutbah kami.“ (AnNadwah. July 1908)17 Selanjutnya tertulis: “Suatu hari dihormati sebagai hari libur dalam rangka memperingati lima puluh tahun perayaan pemerintah Inggris dan sebuah telegram ucapan selamat telah dikirimkan atas nama Nadwah kepada Yang Mulia Gubernur Jenderal. Masih Mau’ud a.” (Roedad Jalsa Dua)19 17 18 Ibid.

namun berlainan dengan Hz. Masih Mau’ud a. Di kota Qadian tidak terdapat polisi atau satuan militer. namun pemerintah tidak pernah mengambil langkah untuk melindunginya atau memberikan bantuan keuangan kepadanya. yang melakukan hal tersebut untuk tujuan penyebaran Islam yang hakiki dan beliau tidak mendapatkan keuntungan atau imbalan apa pun dari pemerintah Inggris.s. Jadi. Seharusnya para ulama penentang dapat menunjukkan satu contoh saja sebagai bukti bahwa pemerintah Inggris telah menganugerahkan keuntungan kepada beliau sebagai imbalan atas pujiannya kepada pemerintah. jika benar apa yang dituduhkan kepadanya sebagai pohon yang ditanam oleh Inggris atau mata-mata Inggris. namun pemerintah Inggris tidak memberikan bantuan kepadanya. Kehidupannya dikelilingi bahaya sebagai dampak dari tulisantulisan serta khutbah-khutbahnya yang bertentangan dengan kepercayaan yang ada. Dahulu beliau adalah warga kota Qadian dan selama hidupnya tidak mendapatkan fasilitas seperti telegraph atau telepon atau jalur kereta yang mana disediakan oleh pemerintah Inggris. dan beliau berulangkali pernah dituntut ke pengadilan karena tuduhan-tuduhan palsu. namun faktanya contoh yang demikian tidak pernah ditemukan dalam sejarah kolonisasi Inggris di Hindustan. lalu mengapa pemerintah Inggris tidak menampilkan dukungannya kepada beliau? 98 .Masih Mau’ud a.s. Bukan Agen dan Kaki Tangan Inggris Banyak di antara ulama dan pemimpin muslim yang mendapatkan bantuan dan penghargaan dari pemerintah Inggris sebagai imbalan atas jasa dan pujian mereka kepada pemerintah Inggris.

beliau menerima sebuah wahyu dalam bahasa Parsi yang mengisyaratkan kerajaan Inggris akan tinggal selama delapan tahun dan setelahnya merupakan suatu periode kelemahan dan kemunduran. adalah seorang pengkianat dan pemberontak bagi pemerintah Inggris – mendengar wahyu itu dari seorang pengikut Hz. Adakah beliau telah dibantu oleh pemerintah bahwa beliau harus menyampaikan dukungannya untuk kekuatan dan keberadaan pemerintah daripada membuat suatu ramalan bahwa pemerintahan Inggris berlangsung tidak lama lagi? Hal lain yang layak untuk dicermati adalah.s. Masih Mau’ud a.s. tidakkah itu suatu hal yang mengherankan bahwa seseorang dikatakan – menurut para penentang beliau – telah dipelihara oleh pemerintah Inggris namun ia menyampaikan kepada para pengikutnya bahwa hari-hari pemerintah telah ditetapkan akan mengalami kemunduran.. Beliau mengutarakan wahyu ini hanya kepada beberapa pengikutnya. Mereka 99 . Dalam suatu peristiwa. para ulama penentang selama bertahun-tahun menuduhnya sebagai agen pemerintah. Masih Mau’ud a. mengemukakan pendakwaannya.Ketika Hz. Masih Mau’ud a. Ketika Maulvi Muhammad Hussein dari Batala – orang yang selalu berusaha mencari alasan untuk menunjukkan bahwa Hz. dan di sisi lain beliau juga dilaporkan sebagai pengkianat yang hendak melakukan pemberontakan seperti Mahdi Sudan.s. Dalam setiap kasus. kemudian ditulisnya dalam suatu artikel yang berusaha memposisikan Mirza Ghulam Ahmad sebagai seorang pemberontak yang berkeinginan untuk mengakhiri pemerintah dan kerajaan Inggris. bahwa pemerintah Inggris dahulu telah menghabiskan jutaan poundsterling untuk tegaknya agama Kristen di wilayah kolonisasi Inggris.

Jacob menulis dan menerbitkan sebuah buku berjudul The Promised Messiah. apakah alasannya bagi pemerintah yang cerdas ini yang pada satu sisi harus mengusahakan penyebaran agama Kristen. Hz. Zunub Muhammadiyya. P. namun di sisi lain memelihara seseorang yang sedang menggunakan kampaknya untuk memotong akar agama Kristen? Agama Kristen berakar dan didasarkan atas kepercayaan matinya Yesus di atas tiang salib untuk menebus dosa umat manusia. telah membuktikan bahwa Yesus tidak mati di atas tiang salib dan hal ini melumpuhkan dasar agama Kristen. Demikian pula dengan pendeta S. Dapatkah orang yang demikian itu menjadi agen dari suatu pemerintah yang berbasiskan agama Kristen? Hampir semua misionaris Kristen bersatu untuk menentang Hz. Dengan bantuan lembaga seperti Bible Religious Society. jutaan Bible (Alkitab) telah dicetak dalam berbagai bahasa lokal dan dibagikan secara cuma-cuma serta tidak ada suatu usaha pun yang tidak dicoba untuk propaganda Kristenisasi.sangat banyak menerbitkan literatur untuk mendukung usaha itu dan membantu mendatangkan ribuan misionaris untuk tujuan Kristenisasi di Hindustan. lalu mengapa mereka sangat menentang beliau? Salah seorang penentangnya yang terkemuka yaitu pendeta Thakurdas menulis dan menerbitkan buku-buku yang menentang Jemaat Ahmadiyah seperti Review of Braheen Ahmadiyya. Pendeta Dr. Jika mereka mengetahui bahwa beliau adalah seorang dari antara mereka sendiri.s. Masih Mau’ud a. Jadi. Beliau menantang misionaris-misionaris Kristen yang terkemuka di Hindustan dan beliau telah membuktikan kesalahan aqidah mereka. Izalatul Mirza Qadiani. Griswold juga menulis dan 100 . Masih Mau’ud a.s.

dengan judul Mirza Ghulam Ahmad Qadiani.menerbitkan sebuah buku untuk menentang Hz. dari tuduhan palsu dan tidak berdasar itu karena tidak terdapatnya bukti-bukti yang benar. hlm. Masih Mau’ud a. Mirza Ghulam Ahmad. Pada akhirnya. Ia mendorong dan membantu golongan Ahrar yang menentang Jemaat Ahmadiyah. Ahmad a. Lengkapnya peristiwa ini bisa dilihat dalam buku Riwayat Hidup Mirza Ghulam Ahmad. Jika Hz. Douglas membebaskan Hz. terj. Sirajuddin. Abdullah Atham dan Henry Martyn Clark bekerja sekuat tenaga dalam usahanya menentang beliau. telah dipelihara oleh Inggris. (Jemaat Ahmadiyah Indonesia. 38-41. Sebagian besar dari para pejabat Inggris yang terkemuka memandang Jemaat Ahmadiyah dengan sikap curiga dan permusuhan. Malik Aziz Ahmad Khan. 1995).s. Sir Herbert Emerson terkenal karena sikap permusuhannya dengan Jemaat Ahmadiyah. hlm. dalam sidang pengadilannya hakim M. Imaduddin. W. nama dari setiap pengunjung yang datang ke Qadian dicatat oleh agen polisi. lalu apa perlunya mereka memerintahkan seorang pejabat senior Asisten Khusus Komisaris di pemerintahan Inggris yang bernama Abdullah Atham untuk menentang beliau? Juga Henry Martyn Clark21 telah membuat tuntutan palsu dengan menuduh beliau terlibat konspirasi usaha pembunuhan kepadanya.20 Misionaris-misionaris Kristen yang terkenal lainnya seperti Fateh Masih. kecuali fitnah saja.s.s. Apakah hal ini menunjukkan bahwa para pejabat Inggris itu teman ataukah penentang Ahmadiyah? Ibid. Masih Mau’ud a. Gubernur Punjab. dengan tuduhan bahwa beliau telah mengirim orang bernama Abdul Hamid untuk membunuhnya. Apakah layak sikap dan perbuatan kaum Kristen yang demikian itu terhadap seorang agen pemerintah Inggris? Sampai dua tahun sebelum kewafatan Hz.. Ahmad a.s. Waris Masih. 19 Seorang pendeta Kristen yang memfitnah Hz. 21 20 101 .

s. A. untuk meninggalkan agama Kristen dan menerima Islam. yang saat itu adalah penguasa terbesar pada zamannya. Hz. cit. hlm. 55)22 Dapatkah seseorang yang menulis seperti itu disebut sebagai agen pemerintah Inggris? Undangan Bagi Ratu Victoria Untuk Menerima Islam Hz. sehingga tidak ditemukan keimanan yang seperti itu pada diri mereka.” (Karamatus-Shadiqiin.. 102 . Rafiq. Bahkan beliau mengundang pemimpin Inggris Raya yaitu Ratu Victoria. Masih Mau’ud a. Beliau bersabda: “Ratu dan Kaisar India yang termasyhur. Masih Mau’ud a.19-20. Dalam kasus ini telah ditentukan bahwa kaum Kristen adalah benar-benar jauh dan dihilangkan dari kebenaran. sampai mereka dapat membuktikan keyakinan mereka terlebih dahulu. dengan hormat dan kerendahan hati kami sampaikan bahwa dalam saat yang 22 B. op. dan membuktikan kebenaran Al-Qur’an dibandingkan dengan Bible. Keadaan mereka menjadi saksi bahwa mereka miskin dari kualitas keimanan seperti yang telah dijelaskan Yesus. adalah orang yang menghadang kemajuan Kristenisasi. Beliau menyatakan: “Semua orang Kristen tanpa keyakinan dan mereka yang seperti itu tidak mempunyai hak untuk memperdebatkannya dengan orang mengenai masalah keyakinan. atau memang Yesus yang salah dalam merangkai keimanan bagi mereka.Dalam buku Chashmai-Maarifat. hlm.s. menggambarkan para penentang Jemaat Ahmadiyah sebagai agen dari pemerintahan Kristiani Inggris dan orang yang disebut misionaris Kristen sebagai anti-Kristus. Beliau telah membuktikan matinya tuhan kaum Kristen.

” (Tuhfah Qaisariyyah)24 Mengutip Naeem Osman Memon dalam bukunya Three in One. diakses 17 Oktober 2005). p. A.org/books/3in1/chap1/index.gembira ini. 3. kita dapatkan keterangan dari ulama non-Ahmadi yang bernama Khawaja Ghulam Farid sebagai berikut: “Mirza Sahib spends all his time in the service of Allah. Similarly he has invited the Kings of France. and other countries to accept Islam. dapatkah orang yang berpikiran sehat bisa menerima logika bahwa orang yang telah dipelihara .oleh pemerintah Kristen untuk mengacaukan Islam.sebagaimana tuduhan para penentang Ahmadiyah .. 66)25 Jadi. saat Perayaan Berlian23 Anda. hlm. op. He is so resolved to champion Islam that he has invited Queen Victoria of England to accept Islam.A Disbeliever . B. prayer and recitation of the Quran and similar other preoccupations.“ (Isharat-e-Faridi. Three in One.A Liar (http://www. cit. telah berdiri dan mengundang penguasa Inggris yang sangat berkuasa pada masa itu yakni Ratu Victoria. untuk menerima Islam? Perayaan 50 tahun. 25 Naeem Osman Memon. 24 23 103 . Rafiq. 20.html. All his efforts are for the purpose that the creed of Trinity and the Cross.alislam. An Enemy . Anda seyogyanya berusaha keras…untuk menyelamatkan kehormatan Yesus dari noda yang telah ditimpakan di atasnya. or of total disbelief and godlessness should be eradicated and in its place the Unity of God should be establish on earth. Vol. Russia.

104 .

Dalam kesempatan ini layak untuk dicatat bahwa suara-suara yang pertama kali muncul untuk menentang berdirinya negara Israel adalah suara yang berasal dari Jemaat Ahmadiyah. Wakil Ketua dan Ketua Mahkamah Internasional di Den Haag. Ia adalah seorang anggota dari Kabinet Viceroy (India). 2 Sebuah media cetak yang terbit di Pakistan. 1 105 . Presiden dan anggota dari Majelis Umum PBB di New York. dengan karunia Tuhan telah menyampaikan suatu pidato yang menggetarkan mengenai masalah konflik Palestina di depan Komite Sidang Umum PBB pada tanggal 9 Oktober 1947.Ahmadiyah dan Negara Israel Ada lagi tuduhan baru yang dialamatkan kepada Ahmadiyah. yaitu orang-orang Ahmadi merupakan agen Zionis Israel. dan untuk selanjutnya akan disampaikan di bawah ini bagaimana bentuk dan perlawanan Ahmadiyah untuk menentang pembentukan negara Israel. Menteri Luar Negeri Pakistan yang pertama. Hakim Agung di India. Pakistan. Media cetak Nawai Waqt2 pada tanggal 12 Oktober 1947 mengomentari pidato tersebut: Muhammad Zafrullah Khan (1893-1985) pernah mengisi jabatan tinggi di negara India. Ia telah membawa kasus Arab Palestina kehadapan sidang PBB dengan kemampuan dan argumentasi yang kuat serta meyakinkan. Ambasador Pakistan di PBB. Ahmadiyah Menentang Pembentukan Negara Israel Ketika pertanyaan mengenai masalah Palestina dimunculkan di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).1 seorang Ahmadi yang mukhlis. Muhammad Zafrullah Khan. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Mahkamah Internasional selama lebih dari empat puluh tahun (1932-1973).

hlm. 5 Ibid. seorang perwakilan Arab mengatakan bahwa pidatonya merupakan yang terbaik mengenai masalah dunia Arab dan ia sejauh ini belum pernah mendengar pernyataan yang menggetarkan seperti itu mengenai masalah mereka [dunia Arab].“Korespondensi khusus dari Reuter3 melaporkan setelah selesainya pidato delegasi Pakistan yaitu Muhammad Zafrullah Khan. A. B. Truth About Ahmadiyyat. 106 .. Dr. pemimpin delegasi Pakistan. Ketua Komite. 1978).”5 Muhammad Zafrullah Khan telah menghabiskan bagian terbesar dari argumentasi pidatonya untuk menentang 3 4 Kantor berita Inggris. Ia bicara selama seratus lima belas menit.“4 Selanjutnya dalam media cetak yang sama tertulis: “Pidato yang disampaikan oleh Muhammad Zafrullah Khan. Herbert Evatt dari Australia mengemukakan kegelisahannya saat debat berlangsung bahwa hal itu belum saatnya untuk berakhir. Mr. 21. delegasi lainnya tidak siap untuk bicara. Delegasi Amerika Serikat duduk diam dengan bibir tertutup rapat. (London: The London Mosque. Komite Sidang Umum PBB kemudian dihadapkan dengan suatu kondisi yang janggal karena adanya pertanyaan yang diajukan. 22. dalam Komite Sidang Umum PBB yang mempertanyakan masalah Palestina adalah yang terbaik dalam segala seginya. Situasi seperti itu belum pernah terjadi sebelumnya di PBB. hlm. dalam kegusarannya ia menyarankan kepada para pemimpin delegasi yang enggan bicara dalam debat umum agar menutup pertanyaan soal Palestina. Para delegasi Amerika Serikat tidak siap untuk bicara sampai Presiden Truman dan Sekretaris Negara. George Marshall serta para delegasi Amerika Serikat itu sendiri setuju dengan suara bulat. Rafiq. Saat pidatonya berakhir. Sampai delegasi Amerika Serikat menyatakan pendapatnya mengenai masalah itu. Delegasi Pakistan ini mengemukakan pandangannya terhadap delegasi lainnya.

Ketika berbicara di Government College Lahore. berbicara panjang lebar mengenai masalah Palestina dari segala aspeknya. para pangeran Arab menjabat tangannya serta memberikan pujian atas pidatonya itu. ia mengemukakan penyesalannya yang amat mendalam bahwa pemerintah Amerika Serikat mendapatkan rekomendasi dari PBB untuk mendukung pemisahan Palestina dengan melakukan tekanan yang tak sepantasnya kepada anggota-anggota PBB lainnya yang lebih kecil kekuatannya. Delegasi Inggris mengirim pesan kepada Zafrullah Khan bahwa pidatonya amat memukau dan ia meminta agar dapat diberikan salinan pidato itu untuk dapat dipelajarinya dengan sungguh-sungguh. PBB dan para delegasi dari beberapa negara anggota berpendirian sama dengan isi pidato itu sebelum pengambilan suara (voting) untuk menentang pemisahan Palestina.pemisahan Palestina. Tanggal 9 Desember 1947. Ia benar-benar menyalahkan resolusi Sidang Umum PBB yang menganjurkan pemisahan Palestina sebagai suatu ketidak-adilan. Ia mengatakan bahwa Palestina telah dijadikan budak bagi pilihan politik Amerika Serikat. Selama penyampaian pidatonya. Ia menjelaskan bahwa usulan pembentukan negara Yahudi di 107 . seperti yang dilaporkan oleh Nawai Waqt pada tanggal 11 Desember sebagai berikut: “Muhammad Zafrullah Khan. Muhammad Zafrullah Khan menyampaikan pidato mengenai Palestina di Government College Lahore. namun kemudian beberapa dari antara mereka mengubah pendiriannya karena adanya tekanan yang berasal dari kekuatan-kekuatan besar. pemimpin delegasi Pakistan di Sidang Umum PBB. Pidato bersejarah Muhammad Zafrullah Khan ini menghadirkan aspek-aspek kebenaran dari masalah Palestina. Saat berakhirnya pidato. wajah para wakil dunia Arab terlihat bersinar ceria.

yang tidak hanya pada peristiwa itu saja. bukanlah keinginan terbesar dari minoritas Arab yang diberatkan kepada dominasi Yahudi.Palestina. 108 . yang mana hal itu merupakan suatu kemajuan yang ilegal.”7 Melihat kuatnya pembelaan Muhammad Zafrullah Khan kepada dunia Arab.. dan para pendukungnya telah diyakinkan bahwa hal itu akan digagalkan. sehingga telah dipaksa untuk mengambil suara mendukung resolusi. namun di setiap kejadian lain juga dimunculkannya dalam sidang PBB. 6 7 Ibid. di mana Sidang Umum PBB membuat resolusi pemisahan Palestina dengan penuh ketidak-adilan karena adanya usaha bersama Amerika Serikat dan Uni Soviet. hlm. Beberapa delegasi lainnya mengakui kalau mereka ada di bawah tekanan yang besar. 23.”6 “Ia memaparkan pada tanggal 26 November ada kejelasan mengenai resolusi yang tidak dapat dilanjutkan. pantaskah kemudian menuduh Jemaat Ahmadiyah sebagai agen Israel? Ahmadiyah Membela Dunia Islam dan Arab Masalah Palestina telah memasuki babak baru setelah tanggal 1 Desember 1947. 22-23. Ia menyebutkan bahwa pada tanggal 28 November. hlm.. Hz. melainkan memberikan kontrol bagi internasional untuk mengatur perekonomian negara. perwakilan Haiti menemuinya setelah voting dan dengan berlinang air mata dipipinya ia mengutarakan permohonan maafnya bahwa ia tidak dapat meninggalkan instruksi yang diberikan kepadanya. Ibid. voting (penarikan suara) tidak perlu ditunda lagi sampai tanggal 28 November sehingga tekanan dapat dilakukan kepada beberapa negara anggota agar melepas perlawanannya kepada resolusi dan segera mengambil suara untuk mendukung resolusi itu. namun pada saat-saat terakhir.

Amerika Serikat dan Inggris. Khalifatul Masih II telah mengakibatkan kegemparan yang hebat di Syiria. Hz. tanggal 18 Juni 1948 media cetak Al-Shura di Baghdad. Sautul Ahrar dan Al-Urdon dan lainnya. Artikel-artikel revolusioner yang ditulis oleh Hz. Artikel pertama diterbitkan tanggal 28 November dan yang kedua pada tanggal 11 Desember 1947. Lebanon. Al-Akhbar. Surat kabar-surat kabar terkemuka seperti Al-Yaum. Jordan dan negara-negara Arab lainnya. menyajikan: “Sebuah amanat dari Mirza Mahmud Ahmad. Khalifatul Masih II menyampaikan sebuah pidato di Lahore yang mengajak kaum muslimin agar bersatu untuk menyelamatkan Palestina dari cengkraman kaum Zionis. AlQabas. Kami menerima sebuah brosur yang telah diterbitkan di Baghdad berisi suatu 109 . namun mereka kompak bersatu melawan kaum muslimin dan mereka tidak memiliki simpati terhadap dunia Arab dan umat Islam. Berkaitan dengan hal itu. Pada bulan Juni 1948. menulis dua artikel yang mengungkapkan latar belakang pemisahan Palestina. Ia mendorong kaum muslimin untuk berdiri di atas kakinya sendiri dan mereka hendaknya melakukan segala usaha untuk berbuat hal yang serupa. menerbitkan kutipan-kutipan dari artikel itu dan dengan suara bulat memuji dan mendukung pendirian penulisnya. Khalifatul Masih II. Radio Syiria telah menyiarkan secara khusus ikhtisar dari artikel-artikel itu dan menyebarluaskannya ke seluruh pelosok dunia Arab. Ia menunjukkan bahwa kekuatan-kekuatan besar telah muncul sebagai lawan yang satu dengan lainnya untuk mengejar tujuan politik. Al-Nasr. Dalam artikelnya beliau memaparkan dengan jelas bahwa penyelesaian masalah Yahudi di Palestina terjadi karena adanya konspirasi Uni Soviet.Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad. Irak.

”9 Ini adalah sekilas mengenai usaha besar yang dilakukan oleh Imam Jemaat Ahmadiyah. ia mendorong mereka untuk mengorganisir diri mereka untuk menghadapi serbuan kriminal-kriminal Zionis yang di dukung oleh Amerika Serikat dan komunis Russia yang disesuaikan dengan maksud dan tujuan mereka.a. Ia mengingatkan kaum muslimin akan kesetiaan mereka kepada Nabi Muhammad s. dan berdasarkan keterangan Al-Qur’an. Ia meminta kaum muslimin agar tidak menunjukkan kelemahan atau kesedihan. hlm.. Ibid. 24-25. Muhammad Zafrullah Khan dalam usahanya menentang pembentukan negara Israel. Imam Pergerakan Ahmadiyah Qadian. 24.. Hz. dan dengan adanya penjelasan ini maka 8 9 Ibid.amanat dari Hadhrat Mirza Mahmud Ahmad. Pidato itu mengambil judul “Suatu Masyarakat Kaum Tak Beriman.”8 Media cetak Al-Nahzah pada tanggal 12 Juli 1948 menulis: “Kami menerima sebuah brosur yang berisi amanat dari AlSyed Mirza Mahmud Ahmad yang disampaikannya di Lahore. Khalifatul Masih II dan seorang anggota Jemaat Ahmadiyah yang mukhlis. hlm. kecuali Jemaat Ahmadiyah tidak ada pihak lain yang bekerja secara konkret dalam masalah ini. Perlu ditegaskan lagi di sini. melainkan tanamkan dalam hati kewajiban-kewajiban jihad mereka untuk membela Islam dan kaum muslimin. dan ia telah menarik perhatian akan perlunya usahausaha yang kokoh dan efektif untuk menyelamatkan Palestina dari cengkraman kriminal-kriminal Zionis dan meminta rakyat Pakistan agar segera memberikan bantuan kepada bangsa Arab Palestina. 110 .“ Kami amat menghargai kemarahan dan usaha Islami dari orang-orang yang telah menerbitkan brosur yang sangat berguna ini.w.. Dalam pidatonya ia telah mengajak kaum muslimin agar bersatu. yang disampaikannya di Lahore setelah terbentuknya negara yang disebut Israel.

Ratusan ribu kaum muslimin yang kini tinggal di Israel juga layak disalahkan dan dinyatakan sebagai agen Israel. maka orang-orang Ahmadi merupakan agen Israel. namun mengapa Jemaat Ahmadiyah dikatakan sebagai agen Israel? Perlu diketahui bahwa misi Ahmadiyah di daerah Palestina sudah lebih dulu ada sebelum berdirinya negara Israel. Berkaitan dengan penyampaian pesan Islam kepada masyarakat non- 111 . Orang Ahmadi percaya bahwa sangat sulit untuk menyelesaikan masalah dan konflik di Palestina secara memuaskan tanpa mengajak semua orang Yahudi kepada Islam. ada lagi satu alasan tambahan yang dikemukakan oleh para penentang Jemaat Ahmadiyah untuk menguatkan tuduhannya yaitu.tuduhan yang mengatakan Jemaat Ahmadiyah sebagai agen Israel dengan sendirinya menjadi gugur dan salah alamat. Pada peristiwa pemisahan Palestina. dengan demikian mereka pun layak disalahkan dan dinyatakan sebagai agen Israel. Penyebaran Islam di Israel Masih berkaitan dengan hal itu. Jumlah orang-orang Muslim Ahmadi di Israel sangat sedikit jika dibandingkan dengan jumlah orang Kristen dan orang Islam di Israel. Juga di sana terdapat beberapa misionaris Kristen yang aktif di Israel. dan menjadi tugas serta kewajiban semua orang Islam untuk menyampaikan pesan Islam kepada setiap orang non-Muslim. telah diputuskan oleh Gerakan Ahmadiyah untuk tetap melanjutkan misi penyebaran Islam di negara Israel serta memberikan pendidikan dan pelatihan bagi orang Ahmadi Palestina yang tinggal di Israel bersama-sama kaum muslimin lainnya. maka bukan hanya orang Ahmadi saja yang dapat disalahkan. karena Gerakan Ahmadiyah telah memiliki pusat pertablighan di Israel. Jika demikian maksudnya.

jelaslah bahwa keberatan dan tuduhan itu tidak ada dasarnya sama sekali. maka bagi para penentang Ahmadiyah tidak perlu ragu-ragu lagi menyebut Jemaat Ahmadiyah sebagaimana yang telah dituduhkan.w.w. Jemaat Ahmadiyah sedang mengikuti jejak langkah Hz. mengajak mereka untuk menerima Islam. Jika apa yang telah dan sedang dilakukan karena mengikuti Sunnah ini disebut sebagai pengkianat atau agen dari musuhmusuh Islam. juga telah mengirim delegasi orang-orang Islam ke Abessinia (Ethiopia) dan memerintahkan mereka agar tinggal di sana untuk menyebarkan Islam. Jadi. Seyogyanya diingat.w. dan beliau s.a. bahwa Islam adalah agama universal dan pesan Islam ditujukan kepada semua umat manusia. termasuk di negara Israel. telah menyampaikan surat kepada para penguasa Kristen.a.a.w.Muslim Palestina. Nabi Besar Muhammad s. Muhammad s. hanya orang Ahmadi saja yang menunaikan kewajiban ini. Beliau s. dan Jemaat Islam di masa awal. 112 . dan tidak pula ada ketentuan bahwa orang Islam tidak boleh memasuki daerah kaum Yahudi untuk menyampaikan keunggulan dan keindahan ajaran Islam kepada mereka. Tidak ada larangan dalam Al-Qur’an dan Hadits untuk mengajak orang Yahudi agar menerima Islam. dan berdasarkan petunjuk Al-Qur’an.a. Jemaat Ahmadiyah telah dan sedang menjalankan kewajibannya untuk menyebarkan Islam ke seluruh dunia.

Sebabnya adalah: Menurut Al-Qur’an Karim. Perlu untuk diklarifikasi di sini bahwa fatwa itu tidak ada dasarnya sama sekali. Dia-lah yang lebih mengetahui tentang orang yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia lebih 1 Proyek Pengadaan Kitab Suci Al-Qur’an Departemen Agama RI. sesat atau tidak sesat. hanyalah Allah Ta’ala saja. Siapa Yang Berhak Menentukan Islam atau Non-Islam. Sesat atau Tidak Sesatnya Suatu Kaum? Fatwa yang dikeluarkan pada tanggal 1 Juni 1980 dan kemudian ditegaskan kembali oleh MUI dengan fatwanya pada tanggal 29 Juli 2005 di Jakarta itu menyatakan bahwa Ahmadiyah di luar Islam. sesat-menyesatkan.Fatwa Majelis Ulama Indonesia Begitu banyak anggota masyarakat di Indonesia telah mengambil sikap tidak bersahabat dan bahkan bermusuhan hanya karena mendengar serta menarik kesimpulan tergesagesa mengenai fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang ditujukan kepada Ahmadiyah. jauh dari kebenaran dan tidak sesuai dengan ajaran Islam. 113 . yang berhak menetapkan seseorang atau kelompok atau golongan sebagai Muslim atau nonMuslim. Pelita III/ Tahun IV/1982/1983.” (22:78)1 “Sesungguhnya Tuhanmu. Al Qur’an dan Terjemahnya. sesuai dengan firman-Nya: “Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu.

114 .” (6:117)2 “…Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. Lalu.” (16:125)3 Selain itu. di dalam shalatnya. Ibid.orang yang mendapat petunjuk. untuk selalu ditunjukkan jalan yang lurus? Adanya perintah Allah Ta’ala bagi manusia agar selalu memohon kepada-Nya “Tunjukilah kami jalan yang lurus” (1:6)4 merupakan bukti nyata bahwa manusia tidak berhak menetapkan dan menunjuk hidung suatu kelompok atau golongan sebagai sesatmenyesatkan.mengetahui tentang orang. bagaimana mungkin para kyai atau ulama MUI yang sepanjang hidupnya diperintahkan oleh Allah Ta’ala agar selalu meminta ditunjukkan jalan yang lurus. kemudian berbuat sebaliknya dengan menetapkan suatu kelompok atau golongan sebagai yang tidak lurus alias sesat-menyesatkan? Apakah para kyai atau ulama MUI telah mendapat pengesahan dari Allah bahwa mereka benar-benar telah berada di jalan yang lurus dan kemudian mendapatkan mandat dari Tuhan untuk menyatakan kelompok atau golongan lain sebagai sesat-menyesatkan? Selanjutnya akan disampaikan kriteria-kriteria muslim dan siapa saja yang boleh menamakan dirinya sebagai muslim 2 3 Ibid. bukankah para kyai atau ulama yang bernaung dalam wadah MUI dan semua orang Islam lainnya diharuskan meminta-minta kepada Allah sepanjang hidupnya. 4 Ibid.

a. melaksanakan haji dan puasa pada bulan Ramadhan.w. Bukhari). 115 .w. Ringkasan Shahih Bukhari.: Rasulullah s.a.” (H. maka ucapannya itu akan kembali kepada orang yang mengatakan 5 Imam Az-Zabidi.a. hlm. 6 Diriwayatkan dari Ibn ‘Umar r. Drs.6 maka orang tersebut berhak disebut orang Islam. Cecep Syamsul Hari dan Tholib Anis.a. Bukhari)5 Kalau seseorang membaca. 114-115. Maka janganlah mengkhianati Allah dengan mengkhianati orang-orang yang berada di dalam perlindungan-Nya. terj.: “Barangsiapa memanggil atau menyebut seorang itu kafir atau musuh Allah padahal sebenarnya bukan demikian. sesat-menyesatkan kepada seseorang atau golongan atau kaum tertentu? Jawabannya kembali kepada pesan mulia Hz. Rasulullah s. Sayyidina Rasulullah s. non.a. sebagai berikut: Menurut Hz.w. melakukan dan mengamalkan Rukun Islam yang lima. R. mendirikan shalat. 2002).sesuai dengan sabda mulia Nabi Muhammad s. Arab-Indonesia. maka ia adalah muslim dan berada di bawah perlindungan Allah dan rasul-Nya. R. menunaikan zakat. pernah bersabda bahwa Islam didasarkan pada lima prinsip berikut: Bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah rasul Allah. (Bandung: Penerbit Mizan.” (H.w. Selanjutnya bagaimana jika ada ulama-ulama atau kyai-kyai atau orang-orang yang mengeluarkan fatwa kafir. yang disebut sebagai orang Islam (muslim) adalah: “Siapa pun yang shalat seperti aku dan menghadapkan wajahnya ke kiblat kita dan makan binatang sembelihan kita.Muslim..

” (Keterangan ini diambil dari kitab Bukhari. Kaum Ahmadi juga dilarang menggunakan istilah atau sebutan seperti Amirul Mukminin. dari keterangan Al-Qur’an dan Hadits telah dinyatakan bahwa yang berhak menentukan seseorang atau suatu kaum sebagai Islam atau non-Islam adalah Allah Ta’ala semata dan orang atau kaum itu sendiri. Da’i Pintar.a. Sahabi. hlm.w. Arista Brahmatyasa. R. tanggal 26 April 1984 telah diumumkan secara nasional Ordonansi No. Ummul Mukminin yang dialamatkan kepada Nabi Muhammad s. 1993). Khalifatul Muslimin. 8 7 116 . juga dilarang menggunakan istilah-istilah itu bagi orang lain atau anggota Ahmadiyah. op. Pemerintah Pakistan menyatakan bahwa kaum Ahmadi. di bawah ancaman hukuman penjara 3 tahun dan denda.. sama sekali tidak mempunyai hak untuk menentukan status seseorang atau suatu kaum sebagai Muslim atau non-Muslim. Bukhari) 8 Jadi. Radhiallahu Anhu. dengan penjelasan seperlunya)7 Selain itu pesan mulia dari Hz. cit. 256.a. 11.w. (Jakarta: PT. Khalifatul Mukminin. para sahabat beliau atau Ahlul Bayt. Negara atau undang-undang atau peraturan9 atau pengadilan atau fatwa-fatwa ulama. Saleh A. 9 Sebagaimana tertulis dalam The Gazette of Pakistan hari Kamis. Imam Az-Zabidi.. XX tahun 1984 yang dikeluarkan oleh Departemen Hukum dan Parlemen. Rasulullah s. Kaum Ahmadi tidak boleh menyebarkan: Dengan perkataan atau dengan menulis atau dengan mengatas-namakan Islam dengan maksud untuk mengajak orang lain bergabung dengan Ahmadiyah. untuk menyebut diri mereka sebagai Muslim atau menyebut Mesjid sebagai tempat ibadahnya atau menggunakan Adzan sebagaimana umat Islam menggunakannya untuk tujuan panggilan sembahyang. mengenai orang Islam adalah: “Seorang muslim adalah orang yang tidak merugikan muslim lainnya dengan lidah maupun dengan kedua tangannya.[menuduh] itu.” (H. Nahdi. hlm. dilarang: Secara langsung atau tidak langsung.

Jemaat Ahmadiyah dengan seyakin-yakinnya berpendapat bahwa fatwa tersebut berlawanan dengan keterangan Al-Qur’an Karim. Dengan kata lain. sesat dan menyesatkan. namun hanya berdasarkan ‘katanya’ 9 buah buku tentang Ahmadiyah.” Dari kutipan fatwa ini terlihat jelas bahwa dasar dikeluarkannya fatwa bukanlah berdasarkan Al-Qur’an.” Selain itu fatwa MUI juga menyatakan bahwa Jemaat Ahmadiyah menimbulkan “bahaya bagi ketertiban dan keamanan negara. dan Jemaat Ahmadiyah yang menjunjung tinggi serta patuh hukum inilah yang seringkali mengalami penganiayaan dan persekusi oleh kelompok Islam tertentu karena tetap berpegang pada keimanannya.w. Mengenai pernyataan bahwa Jemaat Ahmadiyah berbahaya bagi ketertiban dan keamanan negara jelas merupakan fitnah yang luar biasa.a.. melainkan berdasarkan apa yang tercantum dalam 9 buah buku yang judulnya tidak pernah disebutkan dalam fatwa itu. Tidak pernah ada bukti bahwa Jemaat Ahmadiyah berbahaya bagi ketertiban dan keamanan negara Republik Indonesia. baik sebelum maupun setelah dikeluarkannya fatwa pada tahun 1980. warga Jemaat Ahmadiyah di Indonesia selalu berusaha menjadi warga negara yang baik dan terhormat serta menjunjung tinggi dan mematuhi hukum yang berlaku di negara Republik Indonesia. Namun ternyata sampai dengan hari ini MUI tidak sanggup untuk menunjukkan bukti serta menyebutkan judul 9 buah buku tentang Ahmadiyah tersebut.MUI Tidak Pernah Memberikan Bukti Kembali kepada fatwa MUI tersebut. 117 . maka Majelis Ulama Indonesia (MUI) memfatwakan bahwa Ahmadiyah adalah Jamaah di luar Islam. Kenyataannya. Sunnah dan Hadits Rasulullah s. fatwa itu hanyalah berdasarkan dusta belaka. 10 Kutipan fatwa MUI: “Majelis Ulama Indonesia dalam Musyawarah Nasional II tanggal 11-17 Rajab 1400 H/26 Mei-1 Juni 1980 M di Jakarta memfatwakan tentang ajaran jama’ah Ahmadiyah sebagai berikut: Sesuai dengan data dan fakta yang ditemukan dalam 9 (sembilan) buah buku tentang Ahmadiyah. Sampai dengan hari ini bentuk fisik dan judul buku itu tidak pernah diketahui serta tidak pernah ditemukan keberadaannya.10 Jemaat Ahmadiyah sejak dulu seringkali meminta MUI agar dapat menunjukkan bukti dan nama 9 buah buku yang dipakai sebagai rujukan untuk membuat fatwanya. Fatwa MUI dikeluarkan tidak berdasarkan Al-Qur’an dan Hadits. Sunnah ataupun Hadits seperti yang telah dijelaskan di atas.

Jadi. kokoh dan tumbuh berkembang. 118 . Meskipun ada fatwa yang tersebar di mana-mana. namun sampai dengan hari ini Jemaat Ahmadiyah tetap bertahan dan telah melewati perjalanannya lebih dari 100 tahun dengan semakin maju. dapat disimpulkan bahwa adanya fatwa tersebut merupakan bukti dan parameter kebenaran Jemaat Ahmadiyah. Insya Allah.

a. Hz. Sikap Rasulullah Muhammad s. Rasulullah s. tidak pernah memerintahkan Jemaat Islam untuk mengambil tindakan dan kekerasan fisik untuk memerangi pendakwaan kenabian Musailimah. Argumentasi demikian tidak ada dasarnya sama sekali dan tidak didukung oleh keterangan dan bukti dari sejarah Islam.w. Haekal menerangkan mengenai sikap Rasulullah s. Ketika Hz. masih hidup dan telah mendakwakan diri sebagai nabi.w. Musailimah pada masa yang sama juga kemudian mendakwakan diri sebagai nabi di Jazirah Arabia. kepada para pendakwa kenabian sebagai berikut: 119 . Mengutip dari buku Sejarah Hidup Muhammad. juga pernah ditindak secara fisik dan diperangi oleh Jemaat Islam. Atas pendakwaan Musailimah itu. Sayyidina Muhammad s.a.w.w.a. adalah sesuai dan dibenarkan oleh ajaran Islam. Mereka sering mengambil pendapat serta alasan bahwa Musailimah yang mengaku sebagai nabi beserta para pengikutnya di masa awal Islam 1500 tahun yang lalu.a.Kasus Musailimah Sebagai Alat Legitimasi Kekerasan Terhadap Suatu Pendakwaan Kenabian Banyak orang Islam mengatakan bahwa legalitas dan legitimasi untuk melakukan tindakan kekerasan fisik terhadap para pengikut nabi palsu atau orang yang dianggap sebagai nabi palsu.

a. ke dua orang utusan Musailima itu oleh Nabi ditatapnya. tatkala ada tiga orang1 yang mendakwakan diri sebagai nabi.” Setelah surat itu dibaca. 559-560. Memang ada kabilah yang berjauhan dari Mekkah – begitu mengetahui Muhammad mendapat sukses dengan ajarannya itu – cepat-cepat pula mereka menyambut orang yang datang mendakwakan diri nabi dari kabilah mereka itu. Ali Audah. Kemudian Nabi membalas surat Musailima dengan mengatakan ia sudah mendengarkan isi suratnya dengan segala kebohongannya itu. untuk mengambil tindakan dan kekerasan fisik terhadap seorang pendakwa kenabian beserta para pengikutnya.“Itu sebabnya. terj. meskipun beliau s. 3 Ibid.w. 1990). mengetahui bahwa Musailimah adalah seorang pendusta belaka. bahwa Nabi akan menyuruh supaya mereka dibunuh. …Setiap ada orang yang mendakwakan kenabian tidak pernah ia dalam nasibnya akan mendapat sukses secara berarti. Sejarah Hidup Muhammad.”2 “Musailima ini pernah mengirim surat kepada Nabi dengan mengatakan bahwa dia nabi. Sayyidina Muhammad s. (Jakarta. Musailima. dan Aswad al-‘Ansi. kehidupan serta pendakwaan Musailimah sebagai nabi tidak terancam dengan adanya Nabi Muhammad Tulaiha. tapi Quraisy adalah golongan yang tidak suka berlaku adil. dan bahwa bumi ini kepunyaan Allah yang akan diwarisi oleh hamba-hamba yang berbuat kebaikan. 559. 2 1 120 . hlm. hlm. dan “Separuh bumi ini buat kami dan yang separuh lagi buat Quraisy.a. Pustaka Litera Antar Nusa. Pada kenyataannya. kalau tidak karena memang adanya ketentuan bahwa para utusan harus dijamin keselamatannya. dengan harapan mereka akan nasib seperti yang ada pada Quraisy.”3 Artinya. tidak pernah ada contoh (Sunnah) dari Hz.. Dan salam bagi orang yang mengikuti bimbingan yang benar. dan hendak memberikan kesan kepada mereka. oleh Muhammad tidak banyak dihiraukan.w. Bogor: PT. Muhammad Husain Haekal.

Musailimah masih tetap hidup dan mengaku sebagai nabi. yang jelas ialah bahwa wafatnya Nabi menjadi sebab timbulnya fitnah itu.a. dan bahkan sampai kewafatan Rasulullah s. Lebih lanjut Haekal menerangkan: “Apa pun motif yang mendorong Aswad mengadakan pengacauan. beserta Jemaat Islam. Khalifah Abu Bakr r. Abu Bakr r.w.a. Tindakan militer dilakukan karena Musailimah dan para pengikutnya bersekutu dengan Banu Hanifah untuk menghancurkan sendi-sendi kehidupan dan persatuan Islami Jemaat Muslim yang baru lahir tumbuh berkembang setelah wafatnya Nabi Muhammad s..w.a.a.w.a. Bagaimana siasat Abu Bakr menghadapi pengacauan dan kemudian membasminya itu? Bagaimana ia mampu mengalahkan segala anasir fitnah dan pengacauan itu dan mempersatukan kembali segenap warga Arab muslimin? Dan bagaimana ia merintis kedaulatan Islam agar para Khalifahnya 121 . kemudian memerintahkan umat Islam untuk menghadapi makar Musailimah dan para pengikutnya di Yamama? Tindakan pencegahan yang diambil oleh Hz. Alasan Peperangan Dengan Musailimah Lalu mengapa Hz. dan Jemaat Islam terhadap Musailimah beserta pengikutnya bukan karena pendakwaan kenabiannya.s. kemudian disusul oleh Tulaihah dan Musailimah serta pemberontakan warga pedalaman terhadap kewibawaan muslimin sampai ke dekat kota Medinah.

1995). Dalam keadaan serupa itu. Selanjutnya kita dapatkan keterangan Haekal: “Sebaliknya Musailimah. Di samping itu kelompok mereka merupakan satu kesatuan. Bogor: PT. adalah tidak sesuai dengan ajaran Al-Qur’an dan ajaran Nabi Muhammad s.dapat tegak di atas dasar yang kukuh dan kuat? Inilah yang ingin kita lihat dan kita kaji dalam buku ini. 5 Ibid. hlm. di kalangan mereka tak terdapat perbedaan seperti pada orang-orang Yaman. Jumlah prajurit-prajurit pemberani di kalangan mereka lebih banyak daripada di kalangan Quraisy. Abu Bakr As-Siddiq Sebuah Biografi dan Studi Analisis tentang Permulaan Sejarah Islam Sepeninggal Nabi. ketidak-teraturan dan kejahilan. 70. mereka berhak juga punya nabi dan rasul sendiri. Ali Audah. sudah tentu mereka dapat menggalang kekuatan besar. tidak mau mengakui Muhammad sebagai Rasulullah atas mereka. (Jakarta. hlm. terj. Sebagaimana Quraisy. tidak ada perselisihan dan persaingan yang akan membuat mereka jadi lemah.w.”4 Musailimah dan Banu Hanifah dengan kekuatan militer yang besar telah siap di medan pertempuran dengan dalih hendak 'memerdekakan' mayoritas penduduk Arabia (umat Islam) agar meninggalkan ajaran Islam yang sarat dengan syari’at yang teratur dan ketat. serta para Khalifah Rasyidah 4 Muhammad Husain Haekal. supaya penduduk Arabia dapat kembali kepada ajaran nenek moyang mereka yang sarat dengan kebebasan.“5 Kekerasan Terhadap Pendakwaan Kenabian Tidak Sesuai Dengan Ajaran Qur’an dan Sunnah Rasul Oleh sebab itu. dia dan pengikut-pengikutnya di Yamamah. Juga dalam kepercayaan dan macamnya kelompok. yang harus benar-benar diperhitungkan oleh Abu Bakr. Pustaka Litera Antar Nusa. 122 . 136.a..

Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orangorang yang beriman semuanya?” (10:99)7 “Dan katakanlah: “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu. tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Allah Ta’ala telah menjamin sepenuhnya kebebasan dan kemerdekaan bagi tiap manusia untuk memilih agama atau keyakinannya. dan tidak dibenarkan menurut ajaran Islam untuk melakukan paksaan atau kekerasan kepada orang yang memiliki keimanan dan keyakinan yang berbeda. 123 . Pelita III/ Tahun IV/1982/1983. 7 Ibid. maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman. Zaman ini.r. millenium ini. aman dan sebebas-bebasnya.” (18:29)8 6 Proyek Pengadaan Kitab Suci Al-Qur’an Departemen Agama RI. Al Qur’an dan Terjemahnya. Allah Ta’ala menyatakan dalam Al-Qur’an bahwa: “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir. jika umat Islam di masa sekarang ini gemar menggunakan kekerasan fisik untuk memerangi suatu pendakwaan kenabian dan para pengikut pendakwa kenabian itu. sehingga kemungkinan musnahnya ajaran dan orang Islam hampir dipastikan tidak terjadi lagi pada masa kini.” (2:256)6 “Dan jikalau Tuhanmu menghendaki. umat Islam tidak lagi diperangi karena mengatakan Rabbunallah dan telah terbebaskan dari pengaruh tekanan kekuatan militer/senjata untuk melakukan ibadahnya dengan leluasa.a. 8 Ibid.

a. selama hidup mereka.w.a. ketika menghadapi Musailimah dan para pengikutnya. dan ajaran inilah yang menjadi pegangan Hz. 124 . dan umat Islam seharusnya meninggalkan cara-cara kekerasan dan paksaan dalam menghadapi perbedaan keyakinan serta kembali kepada ajaran Al-Qur’an yang telah dicontohkan dan diperagakan dengan indah oleh Rasulullah s. dan para Khalifah Rasyidah r.w.Ajaran Al-Qur’an mengenai kemerdekaan dalam memilih agama atau keyakinan ini merupakan ajaran universal yang tidak dimiliki oleh agama lain. Sayyidina Muhammad s.a.

2 Ibid. Mirza Ghulam Ahmad a. Mirza Ghulam Ahmad a. Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya. Jemaat Ahmadiyah meyakini Hz. sebagai nabi dan rasul. Al Qur’an dan Terjemahnya. padahal dia sesungguhnya bukan seorang nabi. niscaya benar-benar Kami pegang dia pada tangan kanannya. Dia berfirman: “Seandainya dia mengada-ada sebagian perkataan atas (nama) Kami. sebagai nabi dan rasul berdasarkan pengakuan beliau sendiri yang telah mendapat wahyu dan diangkat oleh Allah sebagai nabi dan rasul.” (6:124)1 Allah Ta'ala pasti memberi hukuman yang sekeras-kerasnya kepada siapa saja yang berani mengaku menjadi nabi. Pelita III/ Tahun IV/1982/1983. statusnya sebagai nabi dan rasul bukan atas keinginannya sendiri ataupun kemauan para pengikutnya. dan barangsiapa yang tidak mempercayainya dapat menjadi kafir dan murtad. 125 .s. Tuhan mempunyai wewenang penuh untuk mengangkat siapa saja di antara hamba-hamba yang dipilih-Nya. sebagaimana Allah Ta'ala berfirman: “Allah lebih mengetahui di mana Dia menempatkan tugas kerasulan. oleh karena itu ajaran Ahmadiyah Qadian harus dilarang di seluruh Indonesia.” (69: 4446)2 1 Proyek Pengadaan Kitab Suci Al-Qur’an Departemen Agama RI. Jadi.s.Masalah Kafir Ada yang mengatakan karena aliran Ahmadiyah berkeyakinan Hz.

mereka masih kafir dalam dua sifat itu.Pemakaian Istilah Kafir Tidak selamanya sebutan kafir ditujukan kepada orang yang mengingkari Tuhan. yakni mencela kebangsaan orang lain dan meratapi mayit. bersabda: “Janganlah kamu menjadi kafir di belakangku. sebab perbuatan demikian disebut kafir. 5 Ibid. 1.w.” (Misykat Jilid 1. jld. dan sebagainya. 37)5 “Perjanjian teguh yang membedakan kita dengan mereka (orang-orang kafir dan musyrik) adalah sembahyang. maka sesungguhnya ia telah menjadi kafir sebelum ia kembali kepada tuan mereka. hlm. Muslim.a. kitab. 37)4 “Ada dua sifat yang masih terdapat di kalangan umatku. rasul. 1. R. Muslim. Penjelasan Jemaat Ahmadiyah Indonesia Terhadap Keberatan-Keberatan dari Pihak Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI). 1. jld. bersabda: “Siapa di antara budak-budak yang lari meninggalkan tuannya. 37)3 Dalam Hadits ini yang dimaksud kafir oleh Rasulullah s. Ternyata istilah itu beragam pemakaiannya.” (H.a.w.w. adalah orang-orang mukmin agar jangan saling memerangi. Selanjutnya Rasulullah s. 1994). 3 126 . nabi.. hlm. Contohnya sebagai berikut: Rasulullah s. Selanjutnya disebut Penjelasan Jemaat Ahmadiyah. maka Jemaat Ahmadiyah Indonesia. 2. hlm.a. (Jemaat Ahmadiyah Indonesia.” (H. R. hlm. sehingga sebagian dari kamu memancung leher yang lain. 4 Ibid. hlm.

” (Haqiqatul Wahyi. hlm.” (Misykat.. betapa mereka menuduh kami telah mengkafirkan dua ratus juta kaum muslimin.. maka yang dimaksud tak lain hanya menyatakan. apabila ada sebutan kafir. Dalam kaitan ini. dan dengan fatwa-fatwa itu mereka telah menimbulkan kegemparan di seluruh India . mengeluarkan fatwa pada tahun 1301 H atau 1885 M sebagai berikut: 6 7 Ibid. padahal bukanlah kami yang memulai hal ini. Fatwa-Fatwa Kafir Para Ulama di Hindustan Kepada Ahmadiyah Maulvi Muhammad. 127 .barangsiapa meninggalkan sembahyang niscaya kafir-lah dia. Maulvi Abdullah. Ibid. Mirza Ghulam Ahmad dan Jemaat Ahmadiyah. bahkan para ulamalah yang mula-mula mengkafirkan kami dan mereka pulalah yang telah menimbulkan kiamat dengan menghamburkan fatwa-fatwa mengkafirkan kami. hlm. dan Maulvi Abdul Aziz yang semuanya berasal dari Ludhiana. bahwa orang itu tidak beriman dan mengingkari kebenaran seorang nabi atau rasul. perhatikanlah dengan cermat tulisan Pendiri Jemaat Ahmadiyah berikut ini: “Cobalah perhatikan kebohongan para alim-ulama. 58)6 Jadi.120-121)7 Sekarang akan disampaikan bukti bahwa para ulama Islam di Hindustan-lah yang pertama kalinya mengkafirkan Hz. tanpa sekelumit pun rasa benci atau tidak bersahabat.

yaitu murtad.” (Isyaa’atus-Sunnah. Khalifatul Masih II mengenai masalah kafir-mengkafirkan.” “Jumlah keseluruhan dari tulisan-tulisan kami yang lama maupun baru (mengenai subjek ini) adalah bahwa orang ini murtad. 12.” (Isyaa’at Sunnah. seorang atheis dan seorang kafir. no. Dia dan para pengikutnya tidak menjadi bagian dunia Islam. Ia adalah orang yang telah dinubuatkan 8 _____. 4.yang dialamatkan kepada Hz. hlm. pada tahun 1892 mengeluarkan fatwa: “Mirza Qadiani berada di luar Islam dan tidak diragukan lagi adalah seorang atheis. (Adalah sebuah buku kecil berbahasa Inggris dari Jemaat Ahmadiyah Inggris yang dibuat khusus untuk menjawab tuduhan dan pernyataan Hafiz Sher Mohammad Khoshabi – seorang mubaligh dari Ahmadiyah Lahore .“Dalam fatwa kami tahun 1301 Hijriah. 90)9 Masood Dehlwi. Sajjadah Nasheen Rathar-Chhattar. kami telah menyatakan bahwa Mirza berada di luar Islam. 2. dan kami masih menganggap bahwa orang ini dan siapa pun yang percaya pada keyakinan sesatnya sebagai kebenaran. ketika ia menghadapi sidang pengadilan kasus Ahmadiyah Lahore di Cape Town. 1890. Siapa pun yang percaya kepadanya juga menjadi kafir. 9 Ibid. adalah murtad menurut ajaran Islam. hlm. A Moment of Exultation or Shame?. adalah haram dan terlarang bagi orang Islam untuk berbicara atau berhubungan dengan orang seperti itu. no. 13. jld. tanpa diragukan lagi. berada di luar Islam. Editor Abu Said Maulvi Muhammad Hussein Batalwi. jld. Kami mencari perlindungan Allah dari rencana-rencana jahatnya. 128 . dan sebagaimana tertulis dalam ‘Hidaya’ dan kitabkitab Hukum Islam lainnya (Fiqh). 6. Afrika Selatan pada tahun 1985). Advokat Ahlul Hadits)8 Maulvi Mohammad Latifullah pada tahun 1892 mengeluarkan fatwa sebagai berikut: “Ia adalah.

6)11 Dengan adanya empat contoh fatwa di atas – dari ratusan fatwa-fatwa yang ada – yang telah dilekatkan kepada Hz. Mahzarnama An Edict on Faith A Submission By The Ahmadiyya Movement In Islam to The Pakistan National Assembly Regarding Its Basic Tenets. no.s. 89)10 Maulvi Muhammad mengeluarkan fatwa: Kifayatullah Syahjahan Puri juga “…Tidak ada keraguan menjadikan mereka sebagai kafir. Mengingkari nabi tasyri'i (nabi pembawa syari’at) adalah lain halnya dengan mengingkari nabi ummati (nabi pengikut syari’at).a. hlm. Selanjutnya akan dijelaskan mengenai hakikat yang sesungguhnya mengenai masalah kafir yang berhubungan dengan kenabian Imam Mahdi/Masih Mau’ud a.. termasuk di Indonesia.sebagai anti-Kristus (Dajjal) dan para pengikutnya adalah sesat-menyesatkan. adalah nabi pembawa syari’at.a. hlm.s. 6. 11 10 129 . hlm. (Surrey: Islam International Publications Limited. dan benar-benar tidak sah menjadikan mereka memimpin shalat. 13. dan Jemaat Ahmadiyah untuk pertama kalinya. sebagai berikut: Kafir dan Kenabian Selain itu.. Ibid. 162. tidak diragukan lagi fatwa-fatwa itu merupakan sumber kegemparan yang melanda seluruh Hindustan dan bahkan sampai dengan hari ini masih bergema di berbagai negeri.w. jld. Karena Rasulullah s. kafir ada 2 macam. Masih Mau’ud a.” (Isyaa’at Sunnah. hlm. maka mengingkari Islam atau mengingkari Rasulullah s. bai'at mereka adalah haram.w.” (Fatwa Syari'at Gharra. 1999). 3 ____. menurut Jemaat Ahmadiyah.

a. sebagai Rasulullah dan AlQur’an sebagai Kalamullah. maka mengingkari beliau berarti membuat seseorang menjadi kafir (ingkar) terhadap nabi ummati. 15. 432)13 12 13 Penjelasan Jemaat Ahmadiyah. sebagaimana halnya kenabian Masih Mau'ud itu adalah kenabian yang tidak langsung.” (Taryaqul Qulub..a. hlm.secara langsung dapat membuat seseorang itu menjadi kafir. melainkan kekafiran secara tidak langsung. segenap mulham (penerima ilham) dan muhaddats (orang yang bercakap-cakap dengan Allah Ta'ala) . Ibid. Dalam kondisi di mana seseorang menerima Nabi Muhammad s..12 Mengingkari Masih Mau'ud bukanlah kekafiran secara langsung. 130 . catatan kaki hlm. Inilah yang merupakan ruh dari tulisan Pendiri Jemaat Ahmadiyah berikut ini: “Poin ini perlu diingat bahwa menyatakan orang-orang yang mengingkari pendakwaannya sebagai kafir hanyalah ciri nabinabi yang membawa syari’at serta hukum-hukum baru dari Allah Ta'ala. namun ia mengingkari Masih Mau’ud (Al-Masih yang Dijanjikan). op. cat.w. kaki hlm. artinya menjadi non-Muslim. hlm. Ruhani Khazain jld. 130.w. cit.. Akan tetapi. orang itu tetap disebut muslim. akan tetapi dia menjadi kafir dalam hal mengingkari Masih Mau'ud. 2-3. selain daripada pembawa syari’at. Karena Masih Mau'ud adalah nabi ummati. 2.dengan mengingkari mereka tidak ada yang menjadi kafir. Sebagai anggota di dalam umat Rasulullah s.tidak perduli betapa mulia kedudukannya di sisi Allah dan memperoleh anugerah bercakap-cakap langsung dengan Allah . maka keingkarannya itu bukanlah suatu ke-kafir-an yang dapat membuatnya langsung menjadi non-Muslim.

setahun sekali diadakan pertemuan tahunan yang dikenal dengan nama Jalsah Salanah. yaitu Haji. sehingga ia tidak melakukan ibadah yang paripurna. Orang Ahmadiyah di samping pergi Haji ke Mekkah. Di dalam Jalsah Salanah ini tidak dilakukan ritualritual khusus kecuali mendengarkan ceramah-ceramah keagamaan. maka markas Jemaat Ahmadiyah beralih ke kota Rabwah yang terletak di negara Pakistan. Qadian dan Rabwah Bukan Tempat Untuk Beribadah Haji Perlu untuk diketahui bahwa Jemaat Ahmadiyah didirikan di kota Qadian. Memang benar. oleh sebab itu keislamannya sangat diragukan. Kemudian setelah India terbelah menjadi dua negara. serta tidak mematuhi apa yang diwajibkan oleh Rasulullah s. Perkataan para penentang tersebut merupakan benih dari ketidaktahuan dan prasangka buruk belaka.. dan tempat ibadah Haji bagi semua orang Muslim Ahmadi adalah ke Mekkah AlMukarramah di Jazirah Arabia. mereka juga pergi Haji ke Rabwah dan Qadian.Masalah Ibadah Haji Para penentang Ahmadiyah sering mengatakan bahwa Jemaat Ahmadiyah mempunyai tempat suci sendiri untuk melakukan ibadah Haji yaitu Rabwah dan Qadian di India. bukan ke Rabwah atau Qadian di India. Pertemuan tahunan ini tidak hanya diadakan di 131 .a. sebuah nama yang identik dengan Annual Convention di kalangan organisasi-organisasi internasional.w. Selain itu juga dikatakan bahwa Mirza Ghulam Ahmad tidak pernah menunaikan ibadah Haji ke Mekkah.

Namun oleh para penentang. Demikian pula dengan Muhammad Zafrullah Khan telah diberikan kesempatan dan karunia untuk menunaikan ibadah Haji di kota Mekkah. Setiap Muslim Ahmadi mewajibkan dirinya menunaikan ibadah Haji ke Mekkah untuk mentaati perintah Allah Ta’ala dalam rangka menjalankan Rukun Islam. termasuk di Indonesia. padahal sesungguhnya Ka’bah dan kota Mekkah adalah milik semua orang Islam. 1 132 . Saudi Arabia pada tanggal 14-18 Rabiul Awwal 1394 H (April 1974) mengeluarkan resolusi (fatwa) bahwa Ahmadiyah Qadiani dinyatakan sebagai non-Muslim dan di luar Islam serta dilarang untuk memasuki tanah suci Mekkah. mereka telah menjalankan ibadah Haji ke Mekkah. seolah-olah yang memiliki Ka’bah dan kota Mekkah adalah para ulama yang tergabung dalam Rabita al-Alam al-Islami. orang-orang Ahmadi-lah yang telah dilarang dan dicegah untuk mentaati perintah Allah itu karena Jemaat Ahmadiyah telah difatwakan sebagai kafir dan non-Muslim sehingga tidak diperkenankan memasuki tanah suci Mekkah untuk melakukan ibadah Haji. melainkan juga di seratus empat puluh negara tempat di mana Jemaat Ahmadiyah sudah berdiri. Khalifatul Masih II. Sungguh menggelikan pelarangan ini.1 Meskipun dilarang memasuki tanah suci Mekkah.Rabwah dan Qadian saja. Khalifatul Masih I dan Hz. namun kenyataannya sangat banyak orang Muslim Ahmadi di seluruh dunia yang telah mendapatkan karunia untuk menjalankan ibadah Haji ke Mekkah. Beberapa di antaranya dari tokohtokoh Ahmadiyah adalah Hz. Dalam konferensi tahunan Rabita al-Alam al-Islami di Mekkah Al-Mukarammah.

Padahal sekarang orang-orang yang pergi naik Haji. maka seolah-olah saya akan menjadi orang yang menentang perintah Allah ini. di dalam buku Hujajul Kiraamah tertulis bahwa jika ada ancaman atau kemungkinan shalat menjadi tidak benar.s. Mengenai ibadah Haji. selain disebabkan oleh misi kenabian yang diamanatkan Tuhan kepada beliau. tetapi mereka mendahulukan dan menomor-duakan suatu perintah adalah berdasarkan kehendak Ilahi. banyak sekali shalat mereka yang tidak benar. Sekarang. ia juga banyak mendapat ancaman pembunuhan serta tidak memiliki harta yang cukup untuk melaksanakan perjalanan jauh ke Mekkah. jika saya pergi naik Haji. Mereka mengerjakan segala sesuatu berdasarkan hidayah dan petunjuk dari Allah Ta’ala.Kenapa Masih Mau’ud a. maka status wajib Haji menjadi gugur. Mirza Ghulam Ahmad tidak pernah pergi ke Mekkah Al-Mukarramah untuk melaksanakan ibadah Haji. beliau menjelaskan: “Apakah mereka [para penentang] menghendaki agar pengkhidmatan yang telah ditetapkan oleh Allah Ta’ala untuk melaksanakan terlebih dahulu harus ditinggalkan lalu mulai mengerjakan hal-hal lain? Hal ini hendaknya diingat bahwa kebiasaan cara bekerja orangorang yang memperoleh ilham tidaklah sama seperti cara bekerja orang-orang biasa. (Lihat penjelasan mengenai Masalah Kesehatan Mirza Ghulam Ahmad). Walaupun mereka mengamalkan seluruh perintah syari’at. Bahkan kondisi kesehatannya menjadi faktor penghambat baginya untuk menunaikan ibadah Haji. 133 . Alasannya adalah. Dan mengenai ayat: “manistathaa’a ilaihi sabiilaa” [wajib bagi yang sanggup mengadakan perjalanan ke sana (Ali ‘Imran : 98)]”. Tidak Menunaikan Ibadah Haji? Adalah benar bahwa Hz.

jld.a. 5.w. 1984). Malfuzhat. harus terpenuhi saranasarana untuk sampai ke sana dan untuk menunaikan Haji dengan aman. tidak melakukan Haji. Namun.a.a. selama 13 tahun berada di Mekkah.”2 Selanjutnya beliau menjelaskan: “Tugas utama saya adalah membunuh babi-babi dan menaklukkan salib. Izinkan saya menyelesaikan hal itu terlebih dahulu. Jadi. Saat ini saya sedang membunuhi babi-babi. Rasulullah s. Yakni.”3 Lebih rinci lagi dijelaskannya mengapa beliau tidak memperoleh kesempatan untuk menunaikan ibadah Haji: “Orang-orang ini melontarkan kritikan semacam itu dengan niat tidak baik. Mukhlis Ilyas.w. Dan mereka sedikit pun tidak takut terhadap pemerintah. Banyak sekali babi yang telah mati. Di sini saja para ulama bengis ini telah mengeluarkan fatwa untuk membunuh saya. melainkan juga penting bahwa tidak ada ancaman kekacauan jenis apa pun.w. Nazir Isyaat. 134 . jld. 372. Dan masih banyak lagi tersisa [babi-babi] yang bersikeras untuk hidup.. 388. dalam sepuluh tahun itu beliau s. (London: Add. apa pula urusan orang-orang ini mempersoalkan bahwa saya tidak pergi menunaikan ibadah Haji? Apakah 2 Mirza Ghulam Ahmad. 3 Ibid. hlm.Kewajiban utama para utusan [Allah] adalah tabligh. 3. di sana [Mekkah] apa pula yang tidak akan mereka lakukan? Namun. Namun. Padahal beliau dapat mengupayakan tunggangan dan sebagainya. untuk ibadah Haji syaratnya tidak hanya orang harus mempunyai uang yang cukup. Jarak antara Mekkah dan Medinah saat itu hanya dua hari perjalanan. hlm. terj. menetap selama sepuluh tahun di Medinah. Berapa kali beliau menunaikan ibadah Haji? Satu kali pun tidak beliau tunaikan. Rasulullah s.

itu merupakan milik jemaat. Allah Ta’ala akan menciptakan sarana-sarana kemudahan bagi saya. dan timbul kesedihan di 4 Ibid.. dan mengatakan hanya itu yang ada. datang ke rumah beliau dan bertanya: “Apa yang ada dirumah?” Aisyah r. 135 . Melontarkan kritikan dengan niat yang jahat itu tidaklah baik. Apa pun yang ada saat ini.a.w. Kritikan itu tidak hanya berlaku atas diri saya saja jadinya.w. melainkan juga berlaku atas diri Rasulullah s. Rasulullah s.dengan perginya saya menunaikan ibadah Haji lalu mereka akan mengakui saya sebagai orang Islam? Dan mereka akan masuk ke dalam jemaat saya? Baiklah.a. apalagi harta yang cukup untuk melakukan perjalanan jauh dan panjang ke Mekkah Al-Mukarramah: “Suatu kali Rasulullah s. Rasulullah s. Dan itu pun akan dipakai untuk Langgar Khanah (Dapur Umum).a.a. meletakkan uang itu di dalam genggaman beliau. Allah Ta’ala lebih mengetahui. dan mereka mau bersumpah. maka saya pasti akan menunaikan ibadah Haji itu. hlm.a.“4 Lebih lanjut kita temukan keterangan beliau sendiri bahwa ia tidak pernah mempunyai harta simpanan. Sebab. segenap ulama Islam hendaknya membuat pernyataan bahwa jika saya pergi menunaikan Haji. mengeluarkan dua keping uang emas. 325. saat itu juga beliau membagi-bagikannya. 9. serta akan menjadi murid/pengikut saya. hanya pada tahun terakhir saja melakukan ibadah Haji. maka mereka semua akan bertaubat di tangan saya lalu masuk ke dalam jemaat saya.w. jld. Jika mereka mau menuliskan demikian. maka pada hari berikutnya semua itu saya keluarkan. sehingga di masa mendatang fitnah para maulvi/ulama akan gugur. Kadang-kadang tidak ada sedikit pun. lalu bersabda: “Bagaimanakah nasib Nabi yang meninggalkan dua keping uang emas ini?” Kemudian. Jika saya pernah memiliki sesuatu.w.

Maka Allah Ta’ala mengirimkan [sesuatu] dari suatu tempat…”5 Selanjutnya kita dapatkan lagi keterangan mengenai hakikat dan pengertian lain mengenai ibadah Haji sebagai berikut: “Sebenarnya. Pengawal itu berkeliling untuk melindungi dan menjaga rumah-rumah. pergi ke tempat mereka untuk mempelajari agama. Demikian pula halnya thawaf yang dilakukan oleh Masih Mau’ud dan Dajjal. 5. Melakukan Haji juga merupakan penerapan perintah Allah Ta’ala. Namun. di malam hari pencuri berkeliling. Dan mereka ber-thawaf untuk menangkap pencuri. Dan saya pun datang untuk melindungi agama-Nya dan menjaga rumah-Nya. hlm. hlm. bahwa Dajjal dan Masih Mau’ud bersama-sama melakukan thawaf. juga merupakan suatu hal yang seperti Haji.hati saya.w. Dajjal berkeliling di dunia dan berkeinginan untuk memalingkan dunia dari Allah. beliau tetap meminta dan menasihatkan para pengikutnya 5 6 Ibid. Mirza Ghulam Ahmad a. untuk Jemaatnya Demikianlah penjelasan Hz. Sebenarnya makna thawaf adalah berkeliling. yakni mereka ber-thawaf ke rumah-rumah. Ringkasnya. dan menyelamatkan harta agama serta iman orang-orang melalui tangannya. mengapa ia tidak mendapat kesempatan untuk menunaikan ibadah Haji ke Mekkah Al-Mukarramah. Masih Mau’ud berusaha untuk menangkapnya.”6 Perintah Masih Mau’ud a. Ibid. pengawal yang ber-thawaf. Dan yang kedua adalah.s. orang-orang yang datang dari Allah.. Kasyaf yang dilihat oleh Rasulullah s. Thawaf itu ada dua macam saja. 136 . 155-156.. 410.s. jld. ini merupakan sebuah peperangan yang sedang berlangsung antara kita dengan Dajjal. Namun demikian. serta mencuri keimanan mereka. Pertama..a. yaitu Ka’bah.

Setiap orang yang wajib membayar zakat. setelah kamu sekalian benar-benar melangkahkan kakimu pada jalan ketaqwaan. Oleh karena itu dirikanlah sembahyang kelima waktu dengan penuh rasa ketakutan dan pemusatan pikiran. Kita temukan keterangan di dalam Al-Qur’an mengenai syarat wajibnya Haji sebagai berikut: “Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata. Barangsiapa yang telah memenuhi syarat untuk menunaikan ibadah Haji. dan tidak ada yang menghalangi. Jemaat Ahmadiyah Indonesia. 137 . Jalankanlah hari-hari puasamu karena Allah dengan penuh ketulusan. Kerjakanlah segala amalan baik dengan cermat. Barangsiapa mengingkari 7 Mirza Ghulam Ahmad. hendaklah ia melunasi zakat. Ahmad Anwar dan Sayyid Shah Muhammad.yang telah memenuhi syarat agar menunaikan ibadah Haji. diterjemahkan oleh R. dan tinggalkanlah perbuatan buruk disertai perasaan jengkel. barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia. Beliau bersabda: “Maka. wahai sekalian orang yang merasa dirinya tergolong dalam jemaatku! Kamu sekalian di langit baru akan tergolong dalam warga jemaatku. yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah. hendaklah ia menunaikan ibadah Haji. 22-23. hlm.” (Kisyti Nuh. 22-23)7 Perlu untuk diperhatikan bagi para pembaca bahwa tiadanya kesempatan dan kesanggupan bagi seseorang untuk menjalankan ibadah Haji bukanlah suatu dosa atau pengingkaran kepada Syari’at Islam. 1993. (di antaranya) maqam Ibrahim. hlm. Kisyti Nuh. seakan-akan kamu sekalian melihat wajah Ilahi di hadapanmu.

(kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (3:97)8

Al-Qur’an terjemahan Departemen Agama RI memberi catatan bahwa: Yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah yaitu orang yang sanggup mendapatkan perbekalan dan alatalat pengangkutan serta sehat jasmani dan perjalanan pun aman.9 Jadi, mengerjakan Haji atau ziarah ke Baitullah, jika tidak sanggup maka tidaklah menjadi kewajiban baginya, dan sesungguhnya Allah Maha Kaya. Demikian pula dengan Hz. Mirza Ghulam Ahmad a.s., meskipun beliau tidak memenuhi persyaratan kesanggupan itu, sesungguhnya Allah Maha Kaya, dan Allah Yang Maha Perkasa tidak murka dan tidak menghukum orang yang tidak sanggup melaksanakan ibadah Haji. Namun sebaliknya, para penentang beliaulah yang menjadi murka, menghujat dan melontarkan kata-kata, istilah atau ungkapan yang berbeda pengertiannya serta memutar-balikkan arti, makna dan hakikat melaksanakan ibadah Haji. Istilahistilah dan ungkapan yang dikemukakan oleh para penentang itu tidak pernah ditemukan referensinya dalam Al-Qur’an maupun Hadits jika dihubungkan dengan kewajiban mengerjakan Haji ke Baitullah, yang merupakan warisan dan tradisi dari leluhur Nabi Besar Muhammad s.a.w.

8

Proyek Pengadaan Kitab Suci Al-Qur’an Departemen Agama RI, Al Qur’an dan Terjemahnya, Pelita III/ Tahun IV/1982/1983. 9 Ibid.

138

Al-Qur’an menjadi saksi bahwa jika seseorang sanggup (yaitu yang punya bekal dan uang atau punya alat transportasi atau punya kemampuan untuk membayar transportasi, sehat jasmani, dan perjalanannya aman), maka mengerjakan Haji ke Baitullah menjadi wajib untuk dilaksanakan. Demikian pula kehidupan dan Sunnah Nabi Muhammad s.a.w. menjadi saksi, bahwa beliau s.a.w. telah memenuhi syarat sanggup tersebut hanya pada masa-masa akhir kehidupan beliau saja, padahal Baitullah begitu dekat letaknya jika dihubungkan dengan aktivitas dakwah dan penyebaran Islam yang beliau s.a.w. lakukan di Jazirah Arabia.

139

140

Masalah Shalat Yang Diimami oleh Muslim Non-Ahmadi dan Shalat Jenazah
Keberatan lain yang muncul adalah, bahwa Jemaat Ahmadiyah tidak mau bermakmum, tidak mau shalat di belakang imam shalat yang muslim non-Ahmadi, Jemaat Ahmadiyah tidak mau bergabung shalat bersama-sama dengan orang Islam nonAhmadi karena memiliki mesjid sendiri, bahkan tidak mau ikut dalam shalat jenazah bagi orang Islam non-Ahmadi, oleh sebab itu Jemaat Ahmadiyah bukanlah Islam.

Larangan dan Fatwa Para Ulama Islam
Untuk menjelaskan keberatan-keberatan tersebut, dengan melihat fakta sejarah perlu dipahami bahwa para ulama dan umat Islam non-Ahmadi-lah yang pertama kalinya melarang orang Ahmadi shalat berjamaah dan bahkan melarang orang Ahmadi untuk shalat di mesjidnya sendiri. Jika seorang Ahmadi ditemukan shalat di mesjid kaum non-Ahmadi, ia akan dipukuli dan lantai tempat ia shalat harus dibersihkan serta mesjid harus disucikan karena telah dimasuki dan dipakai untuk shalat oleh orang Ahmadi. Dengan kata lain, orang Ahmadi dianggap sebagai kotoran. Bahkan mengenai jenazah orang Ahmadi pun mereka katakan tidak boleh disembahyangkan dan dilarang untuk disemayamkan di pekuburan Islam. Keadaan seperti itulah yang terjadi ketika Pendiri Jemaat Ahmadiyah memerintahkan para pengikutnya untuk shalat secara terpisah sehingga dapat terhindar dari perlakuan aniaya yang dilakukan oleh para penentang Ahmadiyah di dalam mesjid. Layak untuk dicatat, bahwa orang-orang muslim non-Ahmadi tidak pernah 141

dilarang untuk bergabung shalat dengan orang Ahmadi, dan mereka tidak pernah dilarang untuk menjalankan shalat secara terpisah di dalam mesjid milik Jemaat Ahmadiyah. Dan orang Ahmadi pun banyak yang menyembahyangkan jenazah orangorang muslim non-Ahmadi. Keadaan demikian mulai terjadi pada tahun 1900, sebelas tahun setelah lahirnya Jemaat Ahmadiyah pada tahun 1889. Sejak saat itu, para Ahmadi diperintahkan untuk tidak bergabung shalat dengan orang-orang non-Ahmadi, karena para ulama Islam non-Ahmadi terus menerus melakukan pertentangan, penganiayaan, fitnah, dan hasutan. Orang-orang Ahmadi difatwakan sebagai non-Muslim, kafir dan berada di luar Islam. Sebagai buktinya, dapat kita temukan fatwa-fatwa para ulama Islam yang terkenal di Hindustan pada masa hidupnya Hz. Masih Mau’ud a.s. mengenai masalah shalat di belakang beliau dan para pengikutnya sebagai berikut: Pada tahun 1892, Maulvi Nadzir Hussein dari Delhi telah mengeluarkan fatwa mengenai Pendiri Jemaat Ahmadiyah sebagai berikut:
“…jangan memulai salam kepadanya…jangan melaksanakan shalat dengan bermakmum kepadanya...” (Isyaa’atus-Sunnah, jld. 13, no. 6, hlm. 85)1

Maulvi Muhammad Hussein dari Batala mengeluarkan fatwa:
“Menjadi pengikut Qadiani dan pada saat yang sama menjadi imam bagi orang-orang Islam adalah dua hal yang saling
____, Mahzarnama An Edict on Faith A Submission By The Ahmadiyya Movement In Islam to The Pakistan National Assembly Regarding Its Basic Tenets, (Surrey: Islam International Publications Limited, 1999), hlm. 160. Selanjutnya disebut Mahzarnama.
1

142

Yahudi atau Kristen. hlm. hlm.. 161 Ibid.bertentangan. cit.” (Shaa'iqah Rabbani Barfitnah Qadiani.” (Syar'i Faishlah. terbitan tahun 1892. hlm. 143 . hlm. 31)3 Maulvi Sanaullah dari Amritsar mengeluarkan fatwa: “…di belakang dia. baik untuk melaksanakan shalat atau untuk menjalankan ibadah keagamaan lainnya. Mirza Ghulam Ahmad a. 6 Mahzarnama. Ibid.s. op.” (Syar'i Faishlah. dan layak untuk 2 3 4 Ibid. adalah haram. Warga Ahlus Sunnah wal Jamaa'ah dan orang-orang Islam lainnya jangan sekali-kali membiarkan orang-orang Mirzai masuk ke dalam mesjid-mesjid kita. 9)4 Maulvi Abdus Sam’ii Badayuni memberikan fatwa: “Shalat bermakmum di belakang seorang Mirzai5 adalah benarbenar tidak sah... 161. hlm. hlm. 31)2 Maulvi Rasyid Ahmad Ganggohi memberikan fatwa: “Membiarkan dia atau siapa pun juga yang menjadi pengikutnya sebagai imam Anda.. Keduanya tidak dapat bersatu. 5 Mirzai adalah sebutan ejekan bagi para pengikut Hz.” (Fatwa Syari'at Gharra. 9)6 Maulvi Abdurrahman Bihari mengeluarkan fatwa: “Shalat yang dilakukan di belakang dia atau di belakang pengikutnya adalah batal dan tidak diterima. Shalat di belakang orang-orang Mirzai tidak ada bedanya dengan shalat di belakang orang-orang Hindu. melaksanakan shalat adalah tidak sah.

” (Syar'i Faishlah. 162.. 24)11 Maulvi Ahmad Reza Khan Brelwi mengeluarkan fatwa: 7 8 9 Ibid. 31)10 Musytaq Ahmad Dhelwi memberikan fatwa: “Seseorang yang menganggap baik Mirza... 144 . memberikan fatwa: Mufti golongan Deoband. dan dia yang membagi keimanannya [kepadanya].. hlm. hlm. Ibid..berimam kepada mereka sama dengan berimam kepada orang Yahudi. 4)7 Mufti Muhammad Abdullah Thungki mengeluarkan fatwa: “…adalah jelas tidak diperkenankan melaksanakan shalat di belakang dia atau para pengikutnya. hlm.. menjadikannya sebagai imam shalat adalah haram.ditolak. 11 Ibid. hlm. Ibid.” (Syar'i Faishlah. [maka] dirinya sendiri terlepas dari tubuh Islam. hlm. 20)9 Maulvi Aziz-ur-Rahman. 25)8 Maulvi Abdul Jabar Umar Puri memberikan fatwa: “Mirza Qadiani adalah di luar Islam…Sama sekali tidak layak untuk memimpin shalat.” (Fatwa Syari'at Gharra. “Siapa pun juga yang mendukung aqidah Qadiani.. hlm.” (Syar'i Faishlah. dan tidak sah untuk menjadikannya sebagai imam shalat kalian…” (Syar'i Faishlah. 10 Ibid.

Yakni. Imam itu merupakan wakil. Perlakukan mereka dengan akhlak baik. 95)12 Maulvi Muhammad Kifayatullah Syahjahan Puri mengeluarkan fatwa: “…Tidak ada keraguan menjadikan mereka sebagai kafir. hlm. boleh berutang pada mereka. saya melarang.” (Fatwa Syari'at Gharra. terj. Masih Mau’ud a. Selanjutnya disebut Malfuzhat. kemudian menjelaskan dengan sejuk dan bijaksana sebagai berikut: “Ya. bersikaplah dengan sabar. dan benar-benar tidak sah menjadikan mereka memimpin shalat.s. Ibid.s. Dengan shalat di belakang orang yang bertakwa. maka bagaimana Ibid. jld. bai'at mereka adalah haram. 5. Malfuzhat. (London: Add. Jika dia sendiri hatinya hitam kelam. 1984). Pinjamkan utang kepada mereka. dalam urusanurusan duniawi lainnya. Berbuat ihsan-lah [kebaikan] pada mereka. hlm.”14 “Shalat di belakang penentang hendaknya sama sekali jangan dilakukan. Selain itu. Mengenai Masalah Shalat Menanggapi fatwa. Di dalam shalat doa dikabulkan. Jadi. 13 12 145 . maka manusia akan diampuni. silakan bercampur dengan mereka. 324. 14 Mirza Ghulam Ahmad. dalam hal shalat. Dan bila diperlukan. Nazir Isyaat. Shalat adalah kunci seluruh berkat. Mukhlis Ilyas. sikap dan perbuatan para ulama penentang beserta para pengikutnya. hlm. Hz. 6)13 Sikap Masih Mau’ud a. Mungkin mereka [akhirnya] akan mengerti. jangan shalat di belakang mereka [para penentang].“…sanksi mengenai shalat di belakangnya adalah sama seperti sanksi [yang diberlakukan] bagi orang-orang murtad…” (Husaamul Harmaen.

bersabda: Orangorang yang telah menolak jemaat ini dengan prasangka buruk. 15 16 Ibid. hlm. jld. hlm. orang-orang yang diam-diam saja di antara mereka. 318. Di belakang mereka pun shalat tidak dibenarkan. Orang yang menyebut seorang muslim sebagai kafir. Oleh karena itu shalat di belakang mereka tidak dibenarkan. mereka adalah orang-orang yang tidak bertakwa. 282. Masih Mau’ud a. 215. dan mereka tidak peduli terhadap sekian banyak Tanda. 17 Ibid. hlm.”15 “Pada tanggal 14 Desember 1905 ada dua orang yang bai’at. yang secara zahir [lahiriah] tidak sama dengan kita. 2. Lalu. Oleh karena itu dikatakan.. Jika saya ini bukan kafir.mungkin dia akan menimbulkan berkat bagi orang-orang lainnya.: “Jika di suatu tempat terdapat orang-orang yang tidak kita kenal. serta tidak peduli terhadap musibah-musibah yang dialami oleh Islam. di dalam kalbu mereka menganut suatu keyakinan yang bertentangan.. mereka pun sebenarnya termasuk di antara orang-orang itu. mengapa Tuan melarang para pengikut Tuan untuk tidak shalat di belakang mereka?” Hz. Masih Mau’ud a. Dan Allah Ta’ala berfirman di dalam Kalaam Suci-Nya: “Innamaa yataqabbalullaahu minal muttaqiin [sesungguhnya Allah menerima dari orang-orang yang bertakwa (Al-Maidah:27)].. Salah satu di antaranya bertanya: “Apakah boleh shalat di belakang orang non-Ahmadi?” Hz. tentu kekufuran itu berbalik ke arah mereka. jld. yaitu jemaat yang telah didirikan oleh Allah Ta’ala ini. Sebab.s.” Allah hanya mengabulkan shalat orang-orang yang muttaqi. jld. Masih Mau’ud a.s. 8.”16 “Seseorang bertanya: “Orang-orang yang bukan pengikut Tuan. Ibid.”17 “Khan Ajab Khan Tahsildar bertanya kepada Hz.s. 2. berarti orang yang berkata itu sendiri kafir. 146 . janganlah shalat di belakang orangorang yang shalat mereka sendiri tidak mencapai derajat pengabulan. menjelaskan: Orang-orang itu menyebut saya kafir. dan kita tidak tahu apakah mereka Ahmadi atau bukan.

.”18 Masalah Jenazah Ahmadi dan Shalat Jenazah Belum puas para ulama Islam penentang itu memberikan fatwa mengenai shalat wajib 5 waktu. Tauhid dan Islam sejati. 147 . 5. jld. cit. Oleh karena itu. bersabda: Sampaikan pendakwaan saya ini kepada orang-orang. 13. Orang-orang yang Dia ingin pisahkan. maka shalatlah di belakangnya. Ajarkan kepada mereka tentang takwa. no. Masih Mau’ud a.. mereka pun mengeluarkan fatwa mengenai larangan shalat jenazah bagi Mirza Ghulam Ahmad dan para pengikutnya sebagai berikut: Maulvi Nadzir Hussein Dhelwi memberikan fatwa: “Jauhilah dajjal dan pendusta seperti itu…jangan shalatkan jenazahnya. maka jangan.. Masih Mau’ud a. 38-39.. bersabda: Tanyakan kepada imam yang tidak dikenal itu. 163. hlm. 6)19 Maulvi Abdusshamad Ghaznawi memberikan fatwa: “…jangan shalatkan jenazahnya…” (Isyaa’atus-Sunnah.s. 6. no. Kemudian Khan Ajab Khan Tahsildar itu kembali bertanya: “Apa tugas besar yang harus kami lakukan jika kembali ke tempat kami?” Hz. op. 101)20 18 19 Ibid. Perkenalkan kepada mereka ajaran-ajaran saya. hlm. lalu berkali-kali menyusup di antara mereka. Jika tidak. Jika dia membenarkan [saya]. itu adalah bertentangan dengan kehendak-Nya. hlm.s. 13. jld. Mahzarnama. 20 Ibid. jld. Allah Ta’ala ingin membentuk sebuah jemaat yang tersendiri.maka apakah kita boleh shalat di belakang mereka atau tidak?” Hz.” (Isyaa’atus-Sunnah. mengapa melakukan hal yang bertentangan dengan kehendakNya.

jld.23 Selanjutnya kita dapatkan fatwa dari Maulvi Abdusshamad Ghaznawi yang menyerukan agar orang-orang Ahmadi tidak dikuburkan di perkuburan orangorang Islam supaya: “Orang-orang [Islam] yang sudah dikuburkan di situ agar tidak mengalami siksaan.” (Fatwa Dar Takfir Munkir 'Uruj Jismi wa Nuzuli Isa a. 24 Mahzarnama.. Saudi Arabia pada tanggal 14-18 Rabiul Awwal 1394 H (April 1974) mengeluarkan resolusi (fatwa) bahwa Ahmadiyah Qadiani dinyatakan sebagai non-Muslim dan di luar Islam serta tidak diizinkan untuk dikubur di pemakaman Muslim. maka jenazahnya jangan dishalatkan. no. hlm.s. hlm. cit. dia harus mengumumkan tobatnya dan layak baginya untuk mengulangi akad nikahnya.Qadhi Ubaidullah bin Shibghatullah Madrasi mengeluarkan fatwa: “…siapa pun yang patuh kepadanya.. 22 21 148 .. 23 Dalam konferensi tahunan Rabita al-Alam al-Islami di Mekkah Al-Mukarammah.” (Isyaa’atus-Sunnah. 12)22 Kemudian lebih hebat dari itu. 6.” (Fatwa Syari'at Gharra. hlm. 164. 13. mereka telah memberikan fatwa agar orang-orang Ahmadi ini tidak dikuburkan di perkuburan orang-orang Islam. op.dan orang yang murtad seperti itu mati tanpa bertobat.)21 Maulvi Muhammad Abdullah Thungki Lahore memberikan fatwa: “Siapa pun yang dengan sengaja menyembahyangkan jenazah orang Mirzai. Ibid. 101)24 Qadhi Ubaidullah Madrasi mengeluarkan fatwa sehubungan dengan Ahmadiyah: Ibid. ia juga menjadi kafir dan murtad.

Mungkin saja orang itu pada saat menjelang ajal telah bertobat. 4. Hz.)25 Sikap Masih Mau’ud a. hlm. 5.w. maka tidak mengapa apabila menyembahyangkan jenazahnya. 294. tanpa dimandikan maupun dikafani. kembali menjelaskan dengan sejuk dan penuh kearifan: “Jika yang meninggal dunia itu bukan orang yang secara nyata melontarkan tuduhan kafir dan dusta. dikutip dari Fatwa Dar Takfir Munkir 'Uruj Jismi wa Nuzul Isa a.w. Untuk itulah telah diberlakukan agar setiap yang wafat di shalatkan jenazahnya. 154.” Di situ yang dimaksud shalaat adalah shalat jenazah. Masih Mau’ud a. 149 .a. mengenai shalat jenazah bagi orang muslim nonAhmadi.. menimbulkan ketentraman dan kesejukan bagi orang-orang yang berdosa. Sedangkan sakanul lahum membuktikan bahwa doa Rasulullah s.” (Fatwa tahun 1893. Malfuzhat.“26 “Rasulullah s..“…jangan kuburkan di perkuburan warga Islam.”27 25 26 Ibid.s. pernah memberikan baju kepada seorang munafik dan menyembahyangkan jenazahnya. Bagi jemaat kita tidak wajib. 27 Ibid. op. “wa shalli ‘alaihim inna shalaataka sakanul lahum [dan doa/shalatkanlah mereka. sebaliknya masukkanlah ke dalam lubang seperti anjing.s. melainkan sebagai ihsan [kebaikan] dapat saja jemaat melakukan shalat jenazah bagi warga non jemaat. hlm.a.s. hanya Zat Suci Allah-lah yang Maha Mengetahui Hal-Hal Ghaib. jld. Mengenai Shalat Jenazah Sebaliknya. jld. karena sesungguhnya doa/shalatmu menjadi ketentraman bagi mereka (At-Taubah: 103)]... Sebab. cit. Tugas orang mukmin adalah untuk menerapkan prasangka baik.

massa terprovokasi dan kemudian mereka merusak dan memblokir mesjid-mesjid Ahmadiyah. Bahkan ada satu orang Muslim Ahmadi mati syahid di sana.Penghancuran Mesjid dan Larangan Shalat Bagi Muslim Ahmadi di Indonesia Bukan hanya para ulama Islam saja dahulu di Hindustan yang telah mengeluarkan fatwa-fatwa kepada Hz. sehingga berakibat hancurnya mesjid-mesjid Ahmadiyah. dan kemudian secara sistematis melakukan provokasi terhadap massa Islam. di Provinsi Jawa Barat. musnahnya harta serta properti milik orang-orang Ahmadi yang adalah warga negara Indonesia asli penduduk Lombok. dan para pengikutnya. merusak dan membakari rumahrumah orang Ahmadi.s. sesat dan menyesatkan. organisasi massa serta organisasi-organisasi Islam terkenal di Indonesia. Di sana mereka melakukan pertemuan dengan pimpinan pondokpondok pesantren. Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa bagi Ahmadiyah. tepatnya di Desa Manis Lor. di dalam SKB itu dinyatakan untuk selamanya melarang aliran/ajaran Jemaat Ahmadiyah dengan segala kegiatannya di Daerah Hukum Kabupaten Kuningan. Nusa Tenggara Barat . Kabupaten Kuningan telah terjadi usaha-usaha sistematis yang dilakukan oleh bupati dan aparat pemerintah dengan dukungan pondok-pondok pesantren. Hal yang serupa juga terjadi pada bulan Ramadhan tahun 2002 atau 1423 H. Mereka pada tanggal 3 November 2002 membuat dan menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB). bahkan di Indonesia. melarang Jemaat 150 . pada tahun 2000 dan 2001 di Lombok. yaitu dianggap sebagai aliran yang berada di luar Islam. Sebagai contoh. Mirza Ghulam Ahmad a. melarang Jemaat Ahmadiyah memasuki mesjidnya sendiri untuk mendirikan shalat. Kecamatan Jalaksana. Hasilnya.terjadi penganiayaan massal kepada Jemaat Ahmadiyah yang digerakkan oleh organisasi Islam tertentu yang berkedudukan di Jakarta dengan dukungan salah satu negara Arab yang pemerintahannya sangat menentang Jemaat Ahmadiyah.

namun terus berlanjut di beberapa daerah. Perbuatan itu juga telah melanggar pasal-pasal sebagaimana yang tertuang dalam 151 . guru dan ustadz agar diperiksa dengan acuan hukum pidana umum. yaitu penodaan dan pencemaran agama. PAKEM secara terpisah telah merekomendasikan dan meminta pihak Kepolisian Kuningan. 1 buah madrasah serta puluhan rumah milik orang-orang Ahmadi. seperti penyerangan di 4 cabang JAI di Kabupaten Cianjur pada tanggal 17 September 2005 yang mengakibatkan rusak dan hancurnya 5 buah mesjid. Kabupaten Bogor. melarang menerbitkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi orang-orang Ahmadi dan tidak menikahkan orang-orang Ahmadi. Jawa Barat yang dilakukan oleh kelompok Islam yang menamakan dirinya Gerakan Umat Islam (GUI) dan beberapa massa yang tergabung dalam Front Pembela Islam (FPI). Kecamatan Jalaksana dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kuningan agar bertindak lebih represif lagi dan segera: Memeriksa orang-orang Ahmadi yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Penyerangan tidak hanya berhenti di Parung saja. Jadi. Demikian pula pada tanggal 15 Juli 2005 terjadi penyerangan dan penutupan secara paksa kantor pusat Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) dan Kampus Mubarak di Parung. Lebih jauh kita temukan fakta bahwa PAKEM (Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat). adalah sikap yang alamiah. manusiawi dan sesuai tuntunan ajaran Islam mengapa Jemaat Ahmadiyah menolak untuk shalat di belakang orang-orang Islam non-Ahmadi yang telah melakukan perbuatan melanggar Hak-Hak Asasi Manusia (HAM) kepada Jemaat Ahmadiyah. sebuah badan di bawah naungan Kejaksaan Agung RI bersama dengan Departemen Agama RI Kabupaten Kuningan.Ahmadiyah untuk shalat berjemaah 5 waktu dan melarang shalat Idul Fitri serta Idul Adha di lapangan terbuka. telah menindak-lanjuti SKB itu dengan mengabaikan rasa keadilan dan kemanusiaan.

Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. tidaklah dapat disalahkan dan tidak pula dapat dianggap sebagai penghinaan kepada umat Islam. dan berusaha untuk merobohkannya?. Pelita III/ Tahun IV/1982/1983. Pelanggaranpelanggaran HAM itu telah berlangsung lama dan tetap ada sampai dengan hari ini di berbagai negara. dan dengan mempertimbangkan perbuatan yang dilakukan dan didiamkan oleh saudara-saudara muslim lainnya.. Al Qur’an dan Terjemahnya. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar.” (29:45)29 28 Proyek Pengadaan Kitab Suci Al-Qur’an Departemen Agama RI. dirikanlah shalat. maka penolakan Jemaat Ahmadiyah untuk shalat di belakang orang-orang Islam nonAhmadi serta memisahkan diri untuk urusan ibadah shalat di mesjid-mesjid milik Ahmadiyah sendiri.Deklarasi Universal HAM dan UUD 45. disampaikan peringatan dan perintah Allah Ta’ala dalam Al-Qur’an Karim sebagai berikut: “Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah dalam mesjidmesjid-Nya. 29 Ibid.. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain).” (2:114)28 “…dan. 152 . Sebagai penutup bab ini.

Al-Wasiat.s. dan lain-lain. 1987). Yang Layak Dikuburkan di Bahishti Maqbarah Mengenai hal ini sebaiknya dipahami dengan jelas bahwa Hz. 39-40.Penjelasan Mengenai Pekuburan Bahishti Maqbarah Salah satu keberatan yang ditujukan kepada Pendiri Jemaat Ahmadiyah adalah. Wahid H. Untuk tujuan itu.. B. A. Masih Mau’ud a. bahwa beliau telah membuat Pekuburan Sorga (Bahishti Maqbarah) dan telah meletakkan ketentuan mengenai siapa saja yang mewasiatkan satu per sepuluh dari hartanya untuk keperluan pergerakan agama akan masuk sorga karena pengorbanan hartanya. jika benar terbukti bahwa ia selalu me-wakaf-kan [mendharma-bhaktikan] hidupnya untuk agama dan dalam setiap seginya berbuat shaleh. maka ia dapat dikebumikan di pekuburan ini. A. Setiap orang shaleh yang tidak memiliki harta dan tidak dapat menyumbang dengan hartanya. Ia seharusnya seorang muslim yang benar dan bersih. terj. tidak pernah menyatakan bahwa pengorbanan harta adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan tempat dalam pekuburan itu. (P. ketulusan dalam hidup. menjauhi segala yang terlarang [haram]. Sebagai contoh beliau bersabda: “Syarat ketiga ialah orang yang akan berkubur dalam pekuburan ini hendaknya [orang yang] bertakwa. 40)1 1 Mirza Ghulam Ahmad. hlm. hlm. Jemaat Ahmadiyah Indonesia. beliau telah menetapkan persyaratan lain seperti ketakwaan. tidak berbuat syirik dan bid’ah.” (Al-Wasiat. 153 .

w. hlm. yang memiliki keimanan yang tulus kepada Nabi Muhammad s. selalu berikhtiar dalam hal ketakwaan dan kesucian serta iman sebenar-benarnya kepada rasul-Nya s.a..w. ia harus seorang muslim yang percaya dan mengakui ke-Esa-an Tuhan. …” (Shahih Muslim Syarah Nawawi 18/63. Hz. Masih Mau’ud a.” (Al-Wasiat.a. Isa pun mengusap wajahwajah mereka dan memberitahukan tempat-tempat mereka di sorga. Rasulullah s. telah menetapkan persyaratan bagi yang layak dikebumikan di Bahishti Maqbarah adalah seseorang yang mendharma-bhaktikan hidupnya bagi agama. Kemudian terdapat sekelompok orang yang selamat berkat lindungan Allah.w. hlm.“Haruslah diperhatikan. 50. serta menjalankan kewajiban-kewajibannya terhadap sesama makhluk-Nya. 50)2 Kutipan-kutipan di atas menjelaskan bahwa Hz. bahwa tidaklah cukup kiranya hanya dengan memberikan sepersepuluh dari hartanya yang bergerak dan yang tidak bergerak.a. Sunan Abu 2 Ibid. …Isa pun mencari Dajjal sampai mendapatkannya di Bab Ludd dan dibunuhnya. Keterangan Hadits Disebutkan dalam suatu Hadits bahwa Al-Masih yang Dijanjikan akan menjelaskan kepada para pengikutnya mengenai tempat mereka di sorga. juga jangan suka merampas hak-hak manusia. mendatangi Isa bin Maryam.s. malah perlu orang yang berwasiat itu hendaknya sekuat tenaganya menjalankan hukum-hukum Islam.. bersabda: “Dari Nawwas bin Sam’an berkata: “Pada suatu pagi Rasulullah menceritakan tentang Dajjal.. 154 .

Dawud 4/117, Sunan Tirmidzi 9/92, Sunan Ibnu Majah 2/356, Musnad Ahmad 4/181, Mustadrak Hakim 4/492)3

Nubuatan Rasulullah s.a.w. ini, dengan karunia Tuhan telah tergenapi dengan adanya Bahishti Maqbarah. Tidak ada lagi yang perlu dipertanyakan mengenai penyampaian kabar-kabar baik tentang janji sorga kepada orang-orang yang memiliki perilaku dan usaha yang terpuji. Di masa lalu para nabi telah menyampaikan kabar-kabar baik seperti itu kepada para pengikutnya di antara kaumnya. Hz. Kanjeng Rasulullah s.a.w. telah menyampaikan kabar-kabar baik kepada para Sahabat yang ikut serta dalam Perang Badar (H. R. Bukhari, Bab Peperangan). Kemudian beliau s.a.w. juga menyampaikan kabar-kabar baik kepada 10 Orang Sahabat Ahli Sorga yang dikenal dengan sebutan Ashrah Mubasharah.4 Beliau s.a.w. juga telah membuat pekuburan khusus bagi kaum muslimin yang dinamakan Jannatul Baqi’, yang kurang lebih artinya Pekuburan Sorga, sebagaimana kita temukan dalam Hadits bahwa Hz. Rasulullah s.a.w. biasa datang ke Baqi’ dan khusus berdoa bagi orang-orang mukmin yang terkubur di sana:
“Diterima dari ‘Aisyah, katanya: “Bahwa Nabi s.a.w. setiap malam ia menggiliri ‘Aisyah, biasa di waktu dini hari pergi ke Baqi’ dan mengucapkan: ‘Salam atasmu wahai perkampungan orang-orang Mukmin, dan nanti pada waktu yang telah ditentukan kamu akan menemui apa yang dijanjikan! Dan Insya Allah kami akan menyusulmu di belakang. Ya Allah, berilah

Imam Jalaluddin Abdur Rahman As-Suyuthi, Turunnya Isa Bin Maryam Pada Akhir Zaman, a. b. A.K. Hamdi, (Jakarta: CV Haji Masagung, 1989), hlm. 64-65. Abu Bakr, Umar ibn Khattab, Ustman ibn Affan, Ali bin Abi Thalib, Talha ibn Ubaidillah, Zubair ibn Awwam, Abdurahman ibn Auf, Sa’d ibn Abi Waqqas, Said ibn Zaid, Abu Ubaidah ibn Jarrah.
4

3

155

keampunan bagi penduduk Baqi’ yang berbahagia ini’!” (H. R. Muslim)5

Hz. Masih Mau’ud a.s. sesuai dengan perintah dan kehendakNya juga telah membuat tanah pekuburan dan menetapkan syarat-syarat tertentu bagi orang yang dapat dikubur di sana sesuai dengan Al-Qur’an Karim dan Hadits, serta mengumumkan bahwa barangsiapa yang telah memenuhi syarat-syarat tersebut akan diakui sebagai Ahli Sorga dengan karunia Allah Ta’ala. Jadi, apakah keberatannya mengenai adanya Pekuburan Sorga yang seperti itu, dan apakah kemudian layak keberatan seperti itu dialamatkan kepada beliau?

5 Sayyid Sabiq, Fikih Sunnah 4, a. b. Mahyuddin Syaf, (Bandung: PT. Alma’arif, 1978), hal. 207

156

Mirza Ghulam Ahmad dan Cerminan Para Nabi
Salah satu keberatan yang dialamatkan kepada Pendiri Jemaat Ahmadiyah adalah, bahwa ia mendakwakan diri sebagai manifestasi dan persamaan seluruh nabi, dan telah membajak nama mereka untuk dirinya sendiri dengan mengatakan bahwa ia adalah Adam, Nuh, Ibrahim, Krishna dan sebagainya. Bahkan ia telah menyebut dirinya Muhammad dan Ahmad serta mencemarkan nama baik para nabi.

Hakikat Cermin Para Nabi
Sehubungan dengan hal tersebut, hendaknya para pembaca mengkaji pernyataan Hz. Masih Mau’ud a.s. yang menerangkan dirinya sebagai manifestasi dari para nabi dan sebagai pahlawan Allah dengan jubah para nabi. Beliau menyatakan:
“Dalam wahyu ini berarti aku telah dianugerahkan beberapa keistimewaan dari keadaan dan kualitas seluruh para Nabi a.s., yang datangnya dari Tuhan - dimulai dari Adam sampai hari akhir, apakah mereka berasal dari Bani Israil atau non-Bani Israil. Tidak ada seorang nabi yang memiliki keadaan atau kualitas yang tidak dianugerahkan sebagian kepadaku…Dalam hal ini terdapat suatu indikasi bahwa banyak orang pada zaman ini yang memiliki kesamaan seperti musuh dan penentang sengit para Nabi a.s. [terdahulu], mereka yang telah melampaui batas kebencian dan mereka yang telah dimusnahkan dengan berbagai macam azab (siksaan)…Juga telah ditampilkan dan akan ditampilkan di masa yang akan datang berbagai macam pertolongan dan dukungan yang Tuhan Yang Maha Perkasa

157

telah menampilkannya pada peristiwa para terdahulu.” (Brahiin Ahmadiyah, Bag. V, hlm. 89)1

nabi

yang

Penjelasan Hz. Masih Mau’ud a.s. di atas menunjukkan bahwa beliau telah diberikan beberapa keistimewaan dari keadaan atau kualitas para nabi, sebagaimana para penentang beliau juga telah menampilkan keadaan dan kualitas yang sama seperti musuh-musuh para nabi yang terdahulu. Masalah ini bukanlah hal yang aneh. Al-Qur’an juga telah mengindikasikan keadaan seperti itu juga ditujukan kepada Nabi Muhammad s.a.w. sebagai berikut:
“Mereka itulah orang-orang yang Allah telah memberi petunjuk, maka ikutilah petunjuk mereka…” (6:91)2

Mengenai ayat tersebut, Hz. Masih Mau’ud a.s. menjelaskan tafsirnya sebagai berikut:
“Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam menghimpun di dalam raga wujudnya seluruh nama para nabi, sebab wujudsucinya memadukan beragam-ragam sifat yang utama. Jadi ia adalah Musa juga, Isa juga, Adam juga, Ibrahim juga, Yusuf juga dan Ya’kub juga. Tuhan Yang Maha Mulia mengisyaratkan hal ini dalam firman-Nya: “Maka ikutilah petunjuk mereka,” (6:91) yakni: wahai Rasulullah, himpunlah di dalam wujud engkau segala macam petunjuk yang dibawa oleh setiap nabi secara khas. Jadi, dengan jelas terbukti bahwa seluruh pamor para anbiya berpadu di dalam zat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam. Pada hakikatnya, nama Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam mengisyaratkan kepada kenyataan ini. Sebab Muhammad artinya “orang yang sangat dipuji.” Pujian yang
1

B. A. Rafiq, Truth About Ahmadiyyat, (London: The London Mosque, 1978), hlm. 62. 2 Malik Ghulam Farid, Al Qur’an dengan Terjemahan dan Tafsir Singkat, (Jemaat Ahmadiyah Indonesia, 1997).

158

sangat tinggi derajatnya itu baru dapat disandang hanya bila di dalam wujud Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam berkumpul seluruh ragam sifat-sifat utama dan khas para anbiya.” (Ruhani Khazain, jld. 5; Aina Kamalati Islam, hlm. 343)3

Selanjutnya, dalam Shahih Bukhari kita dapatkan keterangan bagaimana Nabi Muhammad s.a.w. menyebut dirinya sebagai Nabi Ibrahim a.s.:
“Diriwayatkan dari Ibn ‘Abbas r.a.: Nabi s.a.w. pernah bersabda, “Seandainya kamu ingin melihat Ibrahim maka lihatlah sahabatmu (Nabi Muhammad s.a.w.)…”4

Dengan adanya penjelasan-penjelasan di atas, selanjutkan akan ditampilkan penegasan dari beberapa orang tokoh ternama dalam dunia Islam untuk menguatkan penjelasan Hz. Mirza Ghulan Ahmad a.s. mengenai masalah cerminan para nabi. Hz. Syekh Abdul Qadir Jailani r.h. mengatakan:
“Seseorang bangkit sampai ia mencapai suatu tahapan di mana ia menjadi pewaris setiap rasul, nabi dan shiddiq.” (Fuutuhul Ghaib, Maqalah 4, hlm. 23)5 “Ini bukanlah pribadi Abdul Qadir, melainkan Muhammad.“ (Guldastah Karamat, hlm. 10)6 pribadi

Hz. Bayazid Bustami r.h. mengatakan:

_____,Kutipan-Kutipan Terpilih dari Karya Tulis Hazrat Masih Mau’ud, terj. R. Ahmad Anwar, (Islam International Publications Limited, 1988), hlm. 7. 4 Imam Az-Zabidi, Ringkasan Shahih Bukhari, Arab-Indonesia, terj. Drs. Cecep Syamsul Hari dan Tholib Anis, (Bandung: Penerbit Mizan, 2002), hlm. 577. 5 B. A. Rafiq, op. cit., hlm. 62. 6 Ibid., hlm. 63

3

159

Bahkan tidak diragukan lagi.” (Biharul Anwar. dan Amirul Mukminin Ali r. Ibid. yang rendah hati dapat menjadi orang yang mendapat bagian dari namanya. Imam Baqar r.a.w. biarkanlah ia berkata bahwa saya Ibrahim dan Ismail. shallallahu ‘alaihi wassalam. Tazkarah Bayazid Bustami)7 Hz. [jadi] biarkanlah orang lain mendapatkan bagian dari keunggulan beliau.w.. hlm.a.w. Hz.“Aku Ibrahim.a. adalah benar bahwa seorang nabi tidak dapat datang sebagai orang yang mendapat bagian yang sederajat dengan kesucian dan keutamaan Nabi Muhammad s. semoga Allah membimbing kalian.h. biarkanlah ia berkata bahwa saya Musa dan Yoshua. Bahkan para malaikat pun tidak dapat menandinginya. biarkanlah ia berkata bahwa saya Muhammad Musthafa s. Jika di antara kalian berhasrat ingin melihat Isa dan Simon. dan selanjutnya beliau menjelaskan lebih jauh mengenai hakikat cerminan para nabi sebagai berikut: “Tak seorang pun akan mendapatkan masalah dengan adanya gagasan bagaimana seorang pengikut Nabi Muhammad s.a. Muhammad Musthafa s. jika di antara kalian berharap ingin melihat Ibrahim dan Ismail. Musa dan Muhammad. Jika di antara kalian berhasrat ingin melihat Musa dan Yoshua. XIII. mengatakan: “Imam Mahdi akan berkata: “Wahai orang-orang. 209)8 Jadi.” (Tazkaratul Aulia. jld.w. Masih Mau’ud a.a.w. Jika di antara kalian berhasrat ingin melihat Hz. 160 . biarkanlah ia berkata bahwa saya Isa dan Simon. kualitas dan keberkahannya. Dengarkanlah hal ini dengan penuh perhatian bahwa Tuhan Yang Maha Perkasa menghendaki keberkatan Nabi Muhammad s. dan para auliya di atas.w. telah menyebut dirinya seperti para nabi dalam pengertian yang sama seperti keterangan Rasulullah s. akan terus berlanjut untuk 7 8 Ibid.s.a. Akan tetapi wahai para pencari kebenaran.a.a. dan Amirul Mukminin Ali r.

a. ditakdirkan bahwa Dia akan menzahirkan keberkatan kepada rasul yang diterimaNya melalui kepribadian yang rendah hati (bersahaja) dari beberapa pengikutnya yang taat sepenuhnya kepadanya dengan penuh kerendahan hati serta masuk kepada ambang penghambaan [sehingga] mereka benar-benar meleburkan diri mereka. Adalah benar.w. namun sebagaimana dia yang sepenuhnya mengikuti sunnah Rasulullah s. menjadi suatu cerminan sehingga kepribadiannya dihiasi oleh kepatuhan dan ketaatan yang lengkap.. bahwa pada kenyataannya bayangan tidaklah terbentuk dan memiliki keunggulan sendiri. yang telah dimanifestasikan sebagai suatu karunia yang berkelanjutan yang terdapat dalam kepribadian yang murni dari 161 . karena cahayanya telah dipantulkan kepada pengikutnya yang sejati. dan dampak-dampak yang dizahirkan oleh mereka pada kenyataannya adalah milik Nabi Muhammad s. Hal ini seyogyanya dapat dimengerti bahwa ini merupakan suatu pantulan (refleksi) dari cahaya Nabi Muhammad s. Dalam kebenaran dan kesempurnaan yang diraih hanyalah pantas untuk Nabi Muhammad saja dan beliau adalah sebaik-baiknya teladan.w.w..a. Apa pun yang ditemukan di dalamnya merupakan suatu gambar dari aslinya yang direfleksikan melaluinya [dirinya].dizahirkan melalui beliau. dan pancaran cahaya beliau yang sempurna serta dukungan dari Tuhan akan terus berlanjut untuk mengacaukan dan membungkam musuh-musuhnya.a.a. Oleh sebab itu tidak seorang pun boleh membayangkan [adanya] fenomena ini telah menghina Rasulullah s. cahaya samawi yang dimanifestasikan dalam kepribadian suci itu juga ditampilkan dalam cerminannya. bagaimanapun juga. sendiri dan berasal darinya. berkah-berkah. Mereka sangat dihormati sebagaimana Tuhan mengetahui kesetiaan sempurna mereka kepada Nabi Muhammad s.a.w. Penzahiran dalam suatu cerminan dari semua karakteristik asli tidaklah tersembunyi dari seseorang. Karunia yang dianugerahkan bagi mereka oleh Allah serta tanda-tanda. begitu besarnya [kesetiaan mereka] sehingga mereka laksana sebuah cermin yang bening untuk memantulkan keberkatan-keberkatan itu.w. dengan kebijaksanaan dan belas kasih-Nya.

” (Brahiin Ahmadiyah. dewa kaum Hindu. namun yang ada adalah suatu bentuk kenabian yang merupakan cerminan atau bayangan dengan menyandang beberapa kualitas dan karakater tertentu dari nabi sebelumnya10 dan beliau mengajarkan bahwa Hz. adalah seorang Nabi Allah yang benar. Mirza Ghulam Ahmad menerangkan tentang Nabi Krishna a. 162 . Hz. Ungkapan avatara yang terdapat di antara kaum Hindu. Hz.a. yakni: nabi-nabi. terjemahan dari Jemaat Ahmadiyah Indonesia. ada lagi kecaman dari para penentang Ahmadiyah yang mengatakan bahwa Pendiri Jemaat Ahmadiyah mengaku dan merupakan titisan (reinkarnasi) Krishna. dan beliau telah diutus ke negeri Hindustan jauh masanya sebelum agama Islam lahir. Bag. Terdapat suatu nubuatan dalam kitab-kitab Hindu bahwa di Akhir Zaman seorang avatara akan muncul dan akan memiliki kepribadian dan kualitas dari Krishna dan akan 9 10 Ibid. Kecaman itu tidak benar dan tidak didasarkan atas pengetahuan yang memadai. hlm. Krishna a.w. 242)9 Bukan Reinkarnasi Setelah melihat penjelasan-penjelasan di atas.para pengikut Nabi Muhammad s.. syahid-syahid dan orang-orang shaleh…” (4:70). 63-64 “Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul ini maka mereka ini termasuk diantara orang-orang yang kepada mereka Allah memberikan nikmat.s. shiddiq-shiddiq. Mirza Ghulam Ahmad mengajarkan bahwa tidak ada aqidah reinkarnasi dalam Islam seperti kebanyakan orang mempercayainya. Tuhan Yang Maha Perkasa telah berulang kali memaparkan kepadaku bahwa seseorang yang bernama Krishna yang telah diutus di antara kaum Arya adalah orang pilihan-Nya dan seorang nabi.s. hlm. sebagai berikut: “Di dalam kasyaf. pada hakikatnya sama artinya dengan nabi. III.

220-221. Matius 26:24. 13 Adharma berarti ketidak-benaran atau dosa. Tadhkirah. Bhagavadgita. Wahyu 1:7 dan lain-lain. saat itu. wahai keturunan Barata. demi untuk memusnahkan kezaliman dan demi untuk menegakkan dharma. Kedatangan seorang Juru Selamat (Al-Masih/Messias/Messiah) di Akhir Zaman telah direkam oleh hampir semua agama di dunia. Markus 13:26. Dalam naskah-naskah tua Judea Kristen terdapat beberapa nubuatan mengenai kedatangan Messiah seperti yang terdapat dalam Kitab Daniel (Daniel 12:1-9) dan juga dalam Perjanjian Baru mengenai Parousia (Kedatangan kedua kalinya Yesus) terdapat dalam Matius 24:3-31. Juga dalam Kitab Veda terdapat suatu nubuatan sehubungan dengan kedatangan seorang Avatara dalam Zaman Kaliyuga (Zaman kekacauan dan huru-hara): “Manakala dharma12 hendak sirna dan adharma13 hendak merajalela. Lukas 12:54. 1967). Demi untuk melindungi kebajikan. Kata Pendahuluan dan Keterangan oleh Njoman S. 104. Mirza Ghulam Ahmad sesuai dengan wahyu yang beliau terima telah dinamakan sebagai Krishna oleh Allah Ta’ala. Aku lahir ke dunia dari masa ke masa. hlm. 1976). 11 163 . visions and verbal revelations vouchsafed to the Promised Messiah on whom be peace by Muhammad Zafrullah Khan. 14 Lembaga Penyelenggara Penterjemah dan Penerbit Kitab Suci Weda dan Dhammapada Departemen Agama RI. Aku sendiri turun menjelma. Pendit. hlm. 95)11 Selanjutnya di bawah ini akan dijelaskan mengapa Hz. Hal itu telah diberikan kepadaku bahwa akulah orang itu…” (Tatimma Haqiqatul Wahyi. 12 Dharma berarti kebenaran spirituil. (Terjemahan.menjadi cerminannya. (Saffron Books. Pendit dalam Bhagavadgita IV: 7-8 tentang ayat 7 dan 8 sebagai berikut: The London Mosque.” (Bhagavadgita IV: 7-8)14 Menurut keterangan Nyoman S. hlm. Lukas 25:27. English translation of the dreams.

Bila Turun Almasih Tetap Nabi...h. zaman atau masa. dan bukan satu abad yang berarti 100 tahun. memecahkan salib. 1993). 99. menghabisi peperangan dan melimpahkan Ibid. Abu Dawud)17 Kelanjutan dari Hadits itu adalah mengenai banyaknya keterangan tentang nubuatan kedatangan dan tugas Al-Masih ibn Maryam dan Mahdi di Akhir Zaman seperti yang dapat ditemukan dalam kitab-kitab Hadits Shahih. Dalam buku Turunnya Isa bin Maryam Pada Akhir Zaman karangan Imam Jalaluddin Abdurahman As-Suyuthi r. 105. Tetapi pengertian satu abad di sini haruslah diartikan dalam hubungannya dengan sejarah spirituil manusia.w. Arista Brahmatyasa. Satu yuga adalah satu abad di antara kelahiran seorang avatara yang satu dengan avatara yang lain. 29-30. membunuh babi. 16 15 164 .16 Keterangan dari kitab Bhagavadgita di atas ternyata sedikit banyak bersesuaian dengan sabda mulia Nabi Muhammad s. 17 Ibnu Sulaiman. Krisna sebagai avatara (yaitu penjelmaan Brahman) lahir ke dunia pada zaman di mana kebajikan diteror dan kebenaran diperkosa.” (H. Demi untuk melindungi kebajikan dan menegakkan kebenaran bagi umat manusia inilah Krisna lahir ke dunia.a. (Jakarta: PT. R. Pendit juga menjelaskan pada bagian rangkuman isi Bhagavadgita IV bahwa Avatara juga bisa berarti nabi.”15 Nyoman S. hlm. kita dapatkan keterangan sebagai berikut: Ibnu Maryam akan menjadi hakim yang adil. seperti tercantum dalam Hadits ini: “Allah akan membangkitkan pada permulaan setiap abad orang-orang yang akan memperbaharui ajaran agamanya. hlm. hlm. Ibid.. yang pada masa peperangan besar Mahabharata berkecamuk yang memusnahkan segala.“Perkataan yuga berarti: abad.

dan menjadi seorang Imam (Pemimpin) bagi umat Islam. (Jakarta: CV Haji Masagung.18 Ia juga memerangi19 orangorang demi Islam. Musnad Ahmad 1/336.a. 4/356.harta yang orang tidak mau menerimanya (Shahih Bukhari. 69. Redaksi lengkapnya sebagai berikut: “Riwayat dari Abu Hurairah r. a. Mahdi dan Al-Masih yang datang di Akhir Zaman adalah satu orang yang sama. Shahih Muslim 2/189. membunuh babi.” (Shahih Bukhari 6/358. 165 . hlm. cit.w. hlm. dan Sunan Baihaqi 424)21 Al-Masih adalah Mahdi Selanjutnya perlu untuk diketahui bahwa Mahdi dan Al-Masih bukan merupakan orang yang berbeda. 19 Maksudnya adalah memerangi dengan dalil dan argumentasi. menghancurkan salib.. Turunnya Isa Bin Maryam Pada Akhir Zaman. bahwa Rasulullah s.. Selanjutnya kita temukan beberapa keterangan dalam Hadits yang menyebutkan bahwa Mahdi = Al-Masih sebagai berikut: 18 Imam Jalaluddin Abdur Rahman As-Suyuthi. 1989). Selanjutnya disebut As-Suyuthi. hlm. A. Hamdi. b. (Sunan Abu Daud 4/117.a. meniadakan Jizyah. Musnad Ahmad 2/457)20 Ibnu Maryam akan berasal dari umat Nabi Muhammad s. 192). op.a. 21 Ibid. 58. “Bagaimana keadaan kalian kalau Ibnu Maryam turun di antara kalian sedang imam/pemimpin adalah salah satu di antara kalian.K. dan Allah akan melenyapkan semua aliran agama kecuali agama Islam. 58. dan membunuh Masih Dajjal. 20 As-Suyuthi. Shahih Muslim 2/193.w. bersabda.

184. juz. hlm. (Jakarta: PT. 184-185. Ahmad dalam Musnad-nya. Buddha dan Hindu membuktikan bahwa Messias/Messiah/Al-Masih/Avatara/Mahdi yang akan datang di Akhir Zaman adalah satu orang.“ (H. 22 Muslih Fathoni. Kristen.a. 1994). 411)23 Jadi.s. berdasarkan banyaknya keterangan dari Hadits-Hadits Shahih. RajaGrafindo Persada.. bahwasanya beliau bersabda: “Tidak seorang pun (sebagai) al-Mahdi. Pendakwaan beliau sebagai Imam Mahdi dan Al-Masih Mau’ud a. Nabi dan Rasul Allah di Akhir Zaman. hlm. pengikut setia Nabi Muhammad s. kecuali Isa ibn Maryam. kitabkitab agama Yahudi. Baihaqi dan al-Hakim)22 “Hampir dekat masanya. tidaklah bertentangan dengan keterangan-keterangan yang ada dalam berbagai agama mengenai kedatangan seorang Juru Selamat. Mirza Ghulam Ahmad bahwa beliau adalah cerminan para nabi berdasarkan wahyu yang beliau terima merupakan bukti kebenaran pendakwaannya. 23 Ibid. hlm. sehingga adanya pernyataan Hz..“Dari Anas ibn Malik dari Nabi s. Faham Mahdi Syi’ah dan Ahmadiyah dalam Perspektif.a. R. R.w. literatur-literatur terkenal dalam dunia Islam.“ (H. 166 . II. dan orang itu adalah berasal dari umat Islam. orang yang hidup di antara kalian akan berjumpa dengan Isa ibn Maryam sebagai Imam Mahdi..w.

yang sebenarnya adalah bahwa Hz.s.s. Lalu. aku tidak akan mendakwakan sedikit pun memiliki kesamaan dengannya. tidak pernah menyatakan penghinaan kepada Nabi Isa a. dapat mencemarkan dirinya sendiri yang merupakan refleksi dari aslinya? Kecintaan Kepada Nabi Isa a. bahwa aku adalah AlMasih yang Dijanjikan dan aku memiliki kesamaan dengan Hadhrat Isa a..s. Sehubungan dengan hal itu. (Al-Masih yang Dijanjikan) adalah bahwa dirinya merupakan permisalan Nabi Isa a. Salah satu keberatan yang dialamatkan kepada Pendiri Jemaat Ahmadiyah adalah.s. bagaimana mungkin seseorang yang menyatakan memiliki kemiripan satu dengan lainnya dan merupakan cerminan darinya. aku akan akui bahwa diriku 167 . mau mencemarkan nama baiknya atau tidak menaruh sikap hormat kepadanya? Bukankah perbuatan itu.Masalah Kehormatan Nabi Isa a.s. bahwa beliau tidak menghormati dan telah mencemoohkan Nabi Isa al-Masih a. perlu untuk dijelaskan bahwa salah satu pendakwaan Masih Mau’ud a.s. setiap orang hendaknya mengerti jika aku mencemoohkan beliau. Beliau menyatakan bahwa ia memilki ketinggian ruhaniah yang serupa dengan Isa Almasih. beliau bersabda: “Sebagaimana yang aku dakwakan.. jika benar. Masih Mau’ud a.s.s. Jadi.

hlm. Masih Mau’ud a.” (Hujjatul Islam. (London: The London Mosque.s. Dia dengan penuh kasih sayang telah memberitahukan kepadaku bahwa Hadhrat Al-Masih a.” (Hujjatul Islam. Yang Maha Agung..s. adalah seorang nabi yang benar. 27 Desember 1898)1 Dalam buku-buku dan tulisan-tulisannya. 22 Maret 1877)5 “Aku telah ditugaskan oleh Tuhan Yang Maha Perkasa untuk menyatakan bahwa Hadhrat Isa a. 5 Ibid.” (Arbain.s. namun ia bukan Tuhan.” (Pengumuman. adalah seorang manusia seperti manusia lainnya. adalah seorang Nabi Tuhan yang benar. namun ia bukanlah Tuhan. Beliau adalah seorang shaleh dan terpilih serta memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Tuhan.sendiri adalah orang yang keji. oleh sebab itu. hlm. telah berulang kali mengungkapkan rasa hormat dan kecintaannya kepada Nabi Isa a. 3 Ibid. hlm. 4 Ibid. No. tanpa keraguan apa pun juga. 31)4 “Hadhrat Isa a. hlm. sejati dan shaleh serta [aku ditugaskan] 1 B.s. 9)3 “Adalah kepercayaanku bahwa Al-Masih adalah seorang nabi dan rasul yang benar dan dicintai oleh Tuhan.s.s.. Truth About Ahmadiyyat. 2)2 “Saya memanggil-Mu ya Allah. adalah – tidak diragukan lagi – seorang nabi yang disayangi Tuhan dan memiliki kepribadian yang tertinggi. sebagai saksi bahwa di dalam wahyu yang dikaruniakan kepadaku. 28. 27. Rafiq. beliau mengatakan: “Tidak diragukan lagi bahwa Hadhrat Al-Masih a. 168 . Hz. 2 Ibid. Sebagai contoh.” (Pengumuman. 1978). ia adalah seorang Nabi Allah yang benar dan merupakan rasul-Nya dan pilihan-Nya. A.

telah dituduh melakukan penghinaan kepada Yesus. nama Isa yang terdapat dalam Al-Qur’an dan nama Yesus yang terdapat dalam Perjanjian Baru adalah dua kepribadian yang berbeda. meskipun itu merupakan orang yang sama. sebagai seorang Rasul Tuhan yang dikasihi dan disayangi-Nya.s. yang terpilih dan dicintai oleh-Nya. tidak seperti [kecintaan] yang kamu miliki dan padamu tidak terdapat cahaya yang dengan itu saya dapat mengenalinya. adalah tidak mungkin beliau telah mengatakan hal-hal yang tidak senonoh mengenai Al-Masih. 8 Ibid. Tidak diragukan bahwa ia adalah seorang nabi yang dikasihi dan disayangi Tuhan. Barangsiapa yang memfitnahnya adalah orang yang jahat. seperti yang disebutkan dalam Al-Qur’an adalah seorang Nabi Allah.” (Ijaz Ahmadi. Masih Mau’ud a. lampiran pada Haqiqatul Wahyi)8 Dari keterangan di atas tidak diragukan lagi bahwa Hz. Isa a. dengan tulus. Yesus Versi Bible Sekarang kita lanjutkan mengenai apa latar belakangnya dan mengapa Masih Mau’ud a. Isa a. Sehubungan dengan hal ini. Masih Mau’ud a.s. Ibid. 25)7 “Aku bersumpah bahwa aku memiliki kecintaan yang sejati kepada Al-Masih. halaman judul pertama)6 “Al-Masih adalah seseorang yang diterima dan disayangi oleh Tuhan.s.” (Da’wat-e-Haq. dan beliau mencintai Hz. hlm.s. perlu untuk dimengerti bahwa menurut Hz. mempercayai Hz.” (Ayyamus-Sulh. Isa putra Maryam a. 169 . Oleh sebab itu.s. namun 6 7 Ibid.s..untuk mempercayai kenabiannya.

Dalam tulisan-tulisan. Aku percaya setulusnya bahwa ia adalah seorang nabi yang benar dan dicintai-Nya. dan berdasarkan keterangan dalam Perjanjian Baru.s. yang diklaim sebagai Tuhan dan [ia] mengecam setiap orang kecuali dirinya. dalam pandangan kami sebagai hilangnya kasih sayang Tuhan. Hamba Tuhan yang rendah hati. Masih Mau’ud a. dalam batas dan arti [misi] penyelamatannya. kehidupannya ternodai dan tidak berakhlak. Hz. dan aku percaya – sebagaimana dikisahkan dalam Al-Qur’an – ia memiliki. Ia adalah seorang dari hambahamba yang tulus pengikut Syari’at Musa. Al-Qur’an tidak memiliki keterangan yang ada hubungannya dengan perkataan kotor Yesus itu.w. yang berdosa karena perbuatan jahat sebagai balasannya adalah kutukan itu. adalah keyakinan yang sebenarnya.. kami telah gambarkan Yesus fiktif kaum Kristen ini sebagaimana yang ada di dalam pikiran mereka. Yesus yang digambarkan oleh kaum Kristen.a. Kami baru saja mengadopsi metode ini setelah memikul empat 9 Lihat Surah al-Maidah : 44 dan Matius 5 : 17-20.Yesus yang terdapat dalam Perjanjian Baru adalah seseorang dengan kepribadian fiktif (dibuat-buat atau rekaan). Kami sangat heran kepada perilaku orang yang menganggap bahwa Tuhan menjadi sasaran kematian dan menganggap dirinya sebagai Tuhan serta orang-orang yang mencemoohkannya sebagai ribuan kali lebih baik dari dirinya. menjelaskan mengenai hal itu sebagai berikut: “Aku ingin memperjelas masalah itu kepada para pembaca bahwa kepercayaanku kepada Hadhrat Al-Masih a. baik orang-orang yang sebelumnya telah berlalu dan orang-orang yang akan datang sesudahnya. yang dikutuk. Isa putra Maryam. Tetapi.s. 170 . [seperti] kepercayaan saya yang sempurna kepada junjungan kami Muhammad Musthafa s.9 Aku menghormatinya sesuai dengan kedudukannya yang seperti itu. adalah seorang nabi dan disebutkan dalam Al-Qur’an – bukanlah sasaran kecaman keras kami.

puluh tahun lamanya hujatan yang dibuat para misionaris Kristen kepada Nabi Muhammad s. bagaimanapun juga. 29. yang berpegang pada khaatamul anbiya’. A. itu semua adalah fitnah dari para penentangku. Yesus yang akan diikuti oleh nabi-nabi palsu. No.w. hlm. Ibid. 77)12 Pernyataan-pernyataan itu sangat jelas bahwa kapan pun Masih Mau’ud a. 2)10 Selanjutnya beliau bersabda: “Perlu untuk diingat bahwa saya tetap dalam pandangan ini mengenai Yesus yang mengklaim sebagai Tuhan dan nabi-nabi sebelumnya sebagai pencuri dan perampok dan tidak mengatakan apa pun juga mengenai khaatamul-anbiya’ s.s.” (Nurul Qur’an.” (Taryaqul Qulub. dan mengatakan Musa seorang perampok. bukanlah yang sesungguhnya seorang Al-Masih yang mengaku sebagai Tuhan. mengungkapkan kecaman keras terhadap Isa putra Maryam (Yesus). cit. hlm. Namun. 12 Ibid. aku percaya kepada Al-Masih putra Maryam yang telah memaparkan dirinya sebagai hamba Tuhan dan rasul-Nya dan menguatkan kebenaran khaatamul anbiya’.w. op. 13)11 Ditempat lain beliau bersabda: “Aku benar-benar tidak memiliki sepatah kata pun yang mencela Al-Masih. hal itu telah dialamatkan kepada Yesus fiktif sebagaimana yang ada dalam Perjanjian Baru dan bukan 10 11 B. hlm.. Yesus yang seperti itu di mana pun tidak disebutkan dalam Al-Qur’an Suci.. hlm. kecuali bahwa dia. 29-30.” (Anjam-e-Aatham. Adalah benar. Rafiq.a. 171 .. yang kedatangannya menjadi seorang pendusta.a. sebagai suatu alasan aku telah menyatakan Yesus yang telah mengungkapkan dirinya seperti itu tidak dapat dianggap sebagai orang yang beriman.

Masih Mau’ud a. Masih Mau’ud a.s.a. Beliau memikul beban itu tanpa bantuan. yang merupakan kesamaan dan cermin diri beliau. Jawaban ini sebagai bantahan terhadap hujatanhujatan keji itu. bahwa pada saat kedatangan dan diutusnya Masih Mau’ud a. sehingga dapat mengakhiri serangan-serangan keji musuhmusuh Islam.s. telah menampung serangan itu selama empat puluh tahun. Pengabdian dan kesetiaannya kepada Nabi Muhammad s.s.s. Masih Mau’ud menjelaskan: “Aku kemukakan itu dengan rasa sesal bahwa kami baru saja menerbitkan nomor Nurul Qur’an ini untuk menjawab orang yang semestinya mengadopsi suatu metode yang beradab. ia benar-benar telah membuat fitnah kepada Pemimpin suci dan Imam orang-orang yang beriman. menulis mengenai Yesus fiktif dan mengemukakan kecaman keras kepadanya? Alasannya adalah.w. selain dari kekejiannya itu.dialamatkan kepada Isa putra Maryam a. memaksanya mengadopsi metode tersebut untuk melindungi junjungannya dengan sikap seperti itu. Seperti disebutkan sebelumnya. Hz.w.a. cara itu juga banyak dilakukan oleh kaum muslimin dalam sejarah Islam. dengan keji. sehingga hati seorang yang shaleh menggigil mendengar perkataan mereka. Hz. para misionaris Kristen waktu itu sedang dan terus-menerus menghujat serta memfitnah Nabi Suci Muhammad s. Kami ingin menyatakan bahwa kepercayaan 172 .. seperti tersebut dalam Al-Qur’an. mengapa Hz. Pertentangan Dengan Misionaris Kristen Mungkin dipertanyakan.a. [tetapi] telah mengambil jalan lain untuk menghujat junjungan dan majikan kami Rasulullah s. Sanggahan yang seperti itu dikenal sebagai metode pertahanan. dan selama waktu yang singkat sebelum diutusnya beliau.w.

w.w. 173 .” (Nurul Qur’an. merupakan kepercayaan yang sangat mulia dan kami dengan tulus mempercayai bahwa beliau adalah nabi yang benar dan dicintai oleh-Nya.a.a.. Tanpa tujuan mereka menghujat Nabi Suci kami s. aku mempertimbangkan perlunya menjawab hal itu dalam buku kecil ini. 31 Ibid. seorang Yesus fiktif telah ditampilkan dan hal itu juga di bawah paksaan orang bodoh itu yang telah menghujat Rasulullah s. sebagai seorang penzina. Namun. No.a.w. 2)13 Beliau juga menyatakan: “Pendeta Fateh Masih dari Fateh Garh.. [hal itu] telah membangkitkan kami untuk menyatakan sedikit mengenai keadaan Yesus mereka.a. dan di samping itu ia telah membuat hujatan kotor kepada beliau. telah menyampaikan sepucuk surat kotor kepadaku yang mana ia telah menuduh majikan dan junjungan kami Muhammad Musthafa s. adanya nada yang dipakai dalam buku ini merupakan konsekwensi dari bahasa yang keras dan hujatan kasar yang dikemukakan oleh Mian Fateh Masih.s. 13 14 Ibid.w.” (Nurul Qur’an. hlm. Adanya perkataan kotor dan keji dari Fateh Masih di dalam suratnya kepadaku telah menyebutkan Nabi Muhammad s. dan perkataan kotor lainnya yang menghujat beliau. Menjawab bahasa kasarnya Fateh Masih. 2)14 Beliau selanjutnya menyatakan: “Kami ingin mencatat bahwa kami tidak memiliki kepedulian kepada Yesus yang dimiliki oleh para misionaris Kristen berikut perilakunya. telah berzina. adalah perlu untuk menegakkan kebenaran kedudukan suci Al-Masih a. – yang mana perilaku busuknya telah melukai perasaan kami.kami kepada Al-Masih a. Distrik Gurdaspur. Saya percaya pendeta-pendeta Kristen akan mempelajari ini dengan saksama dan tidak akan dirugikan dengan [gaya] bahasanya. Oleh sebab itu. No.s.

8)15 Munculnya pernyataan-pernyataan Hz. telah mendorong kami untuk menyatakan sedikit mengenai keadaan Yesus mereka. tetapi para misionaris Kristen percaya bahwa Yesus adalah seorang pribadi yang mendakwakan diri sebagai Tuhan dan menyebut Musa sebagai seorang pencuri dan perampok serta menolak kedatangan Nabi Suci s. dan mengatakan bahwa dirinya sendiri akan diikuti oleh para nabi yang semuanya palsu. seperti di atas terjadi karena adanya dorongan yang kuat dan kecintaan yang mendalam kepada Nabi Muhammad s.. Aku bukanlah 15 Ibid.s.w. Kami tidak dapat menerima orang dengan pemikiran kotor dan angkuh seperti itu dan seorang musuh kebenaran dibiarkan menjadi orang baik sehingga kita harus menerimanya sebagai seorang nabi. Masih Mau’ud a. kalau-kalau [tidak meninggalkan metode itu] dapat membangunkan kecemburuan Tuhan. Kaum muslimin seyogyanya harus ingat bahwa Tuhan Yang Maha Perkasa tidak menyebutkan Yesus yang seperti itu dalam AlQur’an. 31-32.a.a. itu daripada berdiri untuk menentangnya. golongan mati dan jahat ini yang menyembah sesuatu yang mati. Masih Mau’ud a. Metode yang beliau ambil adalah untuk melindungi kehormatan dan nama baik Rasulullah s. hlm. hlm.Dengan cara yang sama. ini setulusnya adalah tujuan yang hendak aku raih. Dalam bahasa Persia. Setiap urat dan nadiku diperintah dengan kecintaannya. Para misionaris yang bodoh ini disarankan lebih baik meninggalkan metode penghujatan itu. dan untuk itu beliau selalu bersedia melakukan pengorbanan apa pun.” (Zameemah Anjam Aatham.. 174 . Seyogyanya kaum muslimin dapat bersyukur dengan adanya perlawanan Hz. beliau menyatakan: “Aku bersedia mengorbankan hidupku demi agama Musthafa.w.a.w. Hal itu dimaksudkan sebagai bantahan untuk membungkam para misionaris Kristen.s.

s. yang [ketika] orang membacanya dapat membuat tubuh menggigil. hlm.diriku sendiri dan aku dipenuhi dengan keinginan atas apa yang dicintai itu.a.. hlm.” (Aina Kamalati Islam. kami memanggil Tuhan sebagai saksi meskipun dalam hal itu kami tidak akan menderita kesedihan yang sangat.. yaitu: (i) Beliau 16 17 Ibid. Ibid. 175 . akan ditemukan ada tiga pernyataan yang beliau buat berkenaan dengan Yesus versi Perjanjian Baru.w. jika orang-orang ini mau membantai anak-anak kami di depan mata kami dan ingin memotong teman-teman yang kami sayangi dan ingin membunuh kami dengan penuh kehinaan dan ingin mengambil apa yang kami miliki. dan hati kami tidak akan begitu terluka seperti yang kami derita dan pikul karena adanya hujatan dan fitnahan ini yang secara langsung telah ditujukan kepada Rasulullah s. maka beliau tidak dapat disalahkan dalam aspek apa pun juga. hlm.a. 32-33. jika hal itu didasarkan atas apa yang terdapat dalam Perjanjian Baru mengenai diri Yesus dan diakui oleh orang-orang Kristen sendiri. Namun. 51)17 Kehormatan Yesus Seberapa jauh pernyataan-pernyataan yang dibuat oleh Masih Mau’ud a. Hati kami dipenuhi dengan kegelisahan. terhadap Yesus fiktif versi Perjanjian Baru dapat dibenarkan? Aspek ini perlu diuji dan beliau dapat disalahkan jika pernyataan-pernyataan yang dibuat adalah karangannya sendiri.w telah dicetak dan diterbitkan. Jika kita periksa tulisan-tulisannya untuk tujuan ini.”16 Beliau kembali menyatakan: “Begitu banyak buku yang penuh dengan hujatan kotor dan fitnah kepada Nabi Muhammad s. 32.

hlm. 101)18 Mengenai hal itu. diterjemahkan oleh R.20 yang kemudian peristiwa itu selanjutnya dijadikan dasar bagi upacara keagamaan yang mereka anggap 18 Mirza Ghulam Ahmad. layak untuk dicatat bahwa mukjizat Yesus yang pertama kalinya menurut Perjanjian Baru adalah mengubah air menjadi anggur dalam suatu acara perkawinan. 20 Lihat Matius 26 : 26-29. mungkin oleh karena suatu penyakit atau oleh kebiasaan dari dahulu.) dahulu biasa minum minuman keras. hlm. 19 Lihat Yohanes 2 : 1-11. sehingga minum anggur merupakan bagian dari aqidah Kristen. Markus 14 : 22-25. catatan kaki. tidaklah salah perkataan Masih Mau’ud karena telah menyatakan Yesus terlibat dengan minuman keras. 1993. Hz. Lukas 22 : 15-20. selama masa hidup Yesus itu. Ahmad Anwar dan Sayyid Shah Muhammad. dan (iii) bahwa ibu Yesus dituduh berzina oleh musuh-musuhnya Yesus.” (Kisyti Nuh. Itulah sebabnya di antara kaum Kristen meminum anggur pada peristiwa Perjamuan Terakhir (The Last Supper). sebabnya ialah karena Yesus (Nabi Isa a. Kisyti Nuh. 176 .s.menunjukkan bahwa Yesus versi Perjanjian Baru terlibat dengan minuman keras. Beliau menghubungkan adanya minuman anggur sesuai dengan keterangan yang ada di dalam Perjanjian Baru. Jemaat Ahmadiyah Indonesia. 101.19 Oleh sebab itu. Sehubungan menyatakan: pernyataan pertama. (ii) bahwa beberapa moyangnya terlibat perzinahan. Selanjutnya. meminum minuman keras tidaklah terlarang. Masih Mau’ud “Sekian banyak orang Barat telah menderita kerugian akibat minuman keras.

Nama Baik Maryam dan Nabi Isa a.a. Sebaliknya.. Hz. Kaum Kristen sebelumnya telah banyak membuat berbagai macam tuduhan keliru kepada semua keluarga Nabi Muhammad s. keturunan Hagar (Siti Hadjar). tidak dapat diterima sebagai nabi. Xavier Leon – Dufour. maka Nabi Muhammad s. beliau menyatakan dengan cara yang lebih lunak bahwa dahulu Yesus mungkin biasa minum anggur karena beberapa penyakit yang dideritanya. Masih Mau’ud tidaklah membuat pernyataan yang salah kepada Yesus mengenai hal ini. 1990). kapan pun kita melihat hal itu. Masih Mau’ud menunjukkan dari Bible bahwa: Lihat 1 Korintus 11 : 20. 219. telah menulis mengenai beberapa moyang Yesus yang terbukti bersalah karena perzinahan.a.w.diprakarsai oleh Yesus. Keberatan yang kedua adalah bahwa Hz. Hz.w. Masih Mau’ud a.22 Dengan demikian. Ensiklopedi Perjanjian Baru.s.s. hlm. (Yogyakarta: Penerbit Kanisius. 22 21 177 . dan keturunan dari seorang budak perempuan tidak mempunyai hak mewarisi derajat keruhanian.w.a. Mereka berpendapat. dan anggota keluarga beliau. Upacara atau perayaan keagamaan itu dua abad kemudian oleh orang-orang Kristen mulai disebut Ekaristi21 ucapan syukur utama yaitu Perjamuan Tuhan yang mereka rayakan bersama-sama.w. Untuk menjawab semua tuduhan itu. Selain itu para penulis Kristen juga telah menambah beberapa tuduhan palsu kepada Nabi Muhammad s.a. karena Nabi Muhammad s.s. yang menurut orang Kristen ia adalah seorang budak milik Nabi Ibrahim a.

Masih Mau’ud mengenai Yesus dan ibunya menurut versi Perjanjian Baru bukanlah berasal dari dirinya sendiri. namun berasal dari sumber-sumber Kristen. Alkitab. sesungguhnya Allah telah memilih kamu.26 Dengan demikian. mengenai ketinggian martabat ruhani Hz. 26 Lihat 2 Samuel 11 : 2-5 [Batsyeba berzina dengan Daud. ia kemudian melahirkan Salomo]. Perempuan itu di antaranya adalah Tamar25 dan Batsyeba istri Uria. mensucikan kamu 23 Lemb Lembaga Alkitab Indonesia. 178 . 231. (Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia. hlm. Maryam sebagai berikut: “Dan (ingatlah) ketika Malaikat berkata: “Hai Maryam. 24 Lihat Matius 1 : 1-16. 25 Lihat Kejadian 38 : 1-30 [Tamar berzina dengan Yehuda. 1998).w.” (Ulangan 23:2)23 Yesus versi Perjanjian Baru tidak dapat masuk dalam jemaah Tuhan karena dalam garis silsilah leluhurnya24 terdapat beberapa perempuan yang terbukti memiliki keturunan karena telah melakukan perzinahan. adanya tulisan Hz. dan Al-Qur’an Karim lah yang kemudian telah membersihkan tuduhan dan fitnah yang ditujukan kepada ibunda Yesus itu.a. ia melahirkan Peres dan Zerah]. Selanjutnya fitnah yang dialamatkan kepada ibunda Yesus oleh musuh-musuh Yesus merupakan hal yang diketahui dengan baik dalam dunia Kristen. Kami tutup dengan keterangan Al-Qur’an Karim dan sabda Nabi Muhammad s.“Seorang anak haram janganlah masuk jemaah Tuhan bahkan keturunannya yang kesepuluh pun tidak boleh masuk jemaah Tuhan.

Pelita III/ Tahun IV/1982/1983. Arab-Indonesia. Cecep Syamsul Hari dan Tholib Anis. terj.” (3:42)27 Diriwayatkan dari ‘Ali r. (Bandung: Penerbit Mizan. adalah yang terbaik diantara perempuan (di muka bumi pada zamannya) dan Khadijah adalah yang terbaik di antara perempuan (bangsanya).a. 28 Imam Az-Zabidi. R.a.w. hlm. Drs. “Maryam.” (H. Bukhari)28 27 Proyek Pengadaan Kitab Suci Al-Qur’an Departemen Agama RI. 587-588. anak perempuan ‘Imran. bersabda.dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu). 179 .: Aku pernah mendengar Nabi s. Al Qur’an dan Terjemahnya. 2002). Ringkasan Shahih Bukhari.

180

Masalah Tiga Lokasi Kuburan Nabi Isa a.s.
Untuk mendiskreditkan Pendiri Jemaat Ahmadiyah, para penentang Ahmadiyah telah menyebarkan kerancuan dan memutarbalikkan fakta atas tulisan-tulisan beliau mengenai makam atau kuburan Nabi Isa a.s. Dikatakan oleh para penentang Ahmadiyah bahwa Hz. Mirza Ghulam Ahmad tidak konsisten dalam menetapkan pendiriannya mengenai kuburan Nabi Isa a.s. Kita akan simak latar belakangnya mengapa Hz. Ahmad secara kronologis dalam tulisan-tulisannya ‘seolah-olah’ telah menampilkan 3 lokasi yang berbeda mengenai kuburan Hz. Yesus atau Nabi Isa a.s.

Proses Ijtihad
Pada mulanya, seperti layaknya kaum muslimin lainnya, Hz. Ahmad secara pribadi juga berpendapat bahwa Nabi Isa AlMasih a.s. belum wafat, diangkat, dan masih hidup di langit. Bahkan pendapatnya itu dikemukakannya di beberapa tempat dalam buku pertamanya Barahiin Ahmadiyah Jilid IV, halaman 361 dan 499 yang ditulis pada tahun 1884. Namun setelah beliau mendapatkan wahyu dari Allah Ta’ala bahwa Nabi Isa a.s. telah wafat, kemudian beliau meralat pendapatnya itu seperti yang dapat kita temukan dalam tulisan-tulisannya di buku Ayyamus-Sulh hlm. 41 (1899), Masih Hindustan Mein (1899), dan Kisyti Nuh hlm. 46-47 (1902).1
1 Mirza Ghulam Ahmad, Al Masih di Hindustan, terj. Ibnu Ilyas RIS, (Bogor: Jemaat Ahmadiyah Indonesia, 1997), hlm. f-g. Selanjutnya disebut Al Masih di Hindustan.

181

Pada akhir tahun 1890 beliau menerima wahyu2 dari Allah Ta'ala dalam bahasa Urdu bahwa Nabi Isa a.s. telah wafat. Di awal tahun 1891, sesuai dengan wahyu yang diterima, beliau diperintahkan Allah Ta'ala untuk mendakwakan diri sebagai Al-Masih yang Dijanjikan (Masih Mau'ud) dan juga sebagai Mahdi. Setelah mendapatkan wahyu mengenai telah wafatnya Nabi Isa a.s., maka beliau mulai melakukan usaha (ijtihad) mencari data di mana sebenarnya lokasi kuburan Nabi Isa a.s. Dari beberapa studi literatur yang beliau lakukan, ditemukan bahwa kemungkinan Nabi Isa a.s. wafat di Al-Khalil atau Khaleeli atau Gulailee, Turki. Dalam tahap awal ini, pada tahun 1891 di dalam bukunya Izalah Auham ia memaparkan 30 dalil dari Al-Qur’an Majid mengenai telah wafatnya Nabi Isa a.s. Pada tahun 1894 beliau menemukan data mengenai kemungkinan Nabi Isa a.s. wafat di Al-Quds, sebagaimana terlihat dari korespondensi beliau dengan seorang teman berkebangsaan Arab. Namun, pada tahun 1898 diperoleh informasi tambahan mengenai kuburan Nabi Isa a.s. yang terletak di Srinagar, Kashmir, dan kemudian dikirimnya ekspedisi (yang terdiri dari murid-murid beliau) untuk mengumpulkan data dan melakukan penyelidikan tentang kuburan kuno yang terletak di Srinagar, Kashmir.3 Tahun 1899 beliau menulis buku Masih Hindustan Mein (AlMasih di Hindustan) yang sangat terkenal dan sering menjadi
2

3

Dalam wahyu yang diterimanya tidak menyebutkan mengenai lokasi kuburan Nabi Isa a.s. Lihat buku Saving the Savior hlm. 151-160 karya Abubakr Ben Ishmael Salahuddin, atau lihat http://www.tombofjesus.com/majorplayers/ahmad/ahmadp3. htm#thediscovery, diakses 17 Oktober 2005.

182

rujukan para cendekiawan Dunia Barat dan Timur untuk mendukung teori bahwa Yesus alias Nabi Isa a.s. wafat di Kashmir, India. Dalam buku ini beliau paparkan dengan lengkap kesaksian dari Al-Qur’an, Bible, bukti-bukti sejarah, antropologi dan lainnya bahwa Nabi Isa a.s. telah selamat dari peristiwa penyaliban, tidak mati di atas tiang salib, melakukan perjalanan panjang dari Palestina ke Kashmir untuk mencari domba-domba Israil yang hilang4 dan Nabi Isa a.s. (Yus Asaf) kemudian wafat di Srinagar, Kashmir. Jadi, setelah melakukan berbagai usaha dalam proses penelitian dan pengumpulan data (ijtihad) dengan melalui berbagai tahapan yang terkadang ada kekeliruan di dalamnya merupakan hal yang lumrah dan manusiawi dalam suatu proses ijtihad. Setelah melalui proses itu, maka kemudian sampailah kesimpulan akhir Hz. Ahmad a.s. bahwa lokasi kuburan Nabi Isa a.s. terletak di Srinagar, Kashmir. Dalam Kata Pengantar di buku Al-Masih di Hindustan, beliau menjelaskan:
“Saya berharap kepada para penelaah supaya membaca buku ini dengan saksama dan jangan begitu saja membuang kebenaran-kebenaran tersebut dari tangan hanya didasarkan pada praduga buruk semata. Dan ingatlah, bahwa penelitian kami ini tidaklah dangkal, melainkan bukti-bukti ini telah diperoleh melalui riset dan penelitian yang mendalam. Dan kami berdoa kepada Allah Ta’ala supaya Dia menolong kami dalam pekerjaan ini, dan menganugerahkan kepada kami cahaya kebenaran yang sempurna melalui ilham dan inspirasi-Nya yang khusus, sebab segala ilmu yang benar serta ma’rifat yang jelas mengalir dari-Nya.”5

“Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” (Matius 15:24) 5 Al Masih di Hindustan, op.cit., hlm. xvii.

4

183

Mengenai proses ijtihad, beliau bersabda:
“Pengetahuan manusia tidak dapat menyamai pengetahuan Allah. Oleh karena itu dikalangan para nabi juga terjadi kesalahan-kesalahan dalam melakukan ijtihad. Kemudian, ketika Allah Ta’ala memberitahukan akan hal itu, barulah mereka tahu …”6

Nabi Isa a.s. Telah Wafat
Usaha yang dilakukan oleh Hz. Ahmad a.s. untuk menunjukkan lokasi kuburan Nabi Isa a.s. di Kashmir bukanlah hal yang utama. Salah satu tujuan utama diutusnya beliau oleh Allah Ta'ala adalah untuk menggenapkan nubuatan Nabi Muhammad s.a.w. bahwa Imam Mahdi/Masih Mau'ud a.s. datang untuk memecahkan salib (mematahkan dan membatalkan ajaran keliru kaum Kristen mengenai ketuhanan Yesus (Isa AlMasih), lihat: Shahih Bukhari, 4/356;7 Shahih Muslim 2/189, 1928 sekaligus meluruskan aqidah keliru umat Islam yang masih menganggap Nabi Isa a.s. belum wafat, masih hidup abadi, dan ada di langit entah di mana dengan jasad kasarnya. Artinya, beliau a.s. diutus untuk, salah satunya yang utama adalah, menyebarkan informasi dan kebenaran kepada seluruh dunia bahwa Nabi Isa a.s. alias Yesus Kristus dari Nazareth
6

Mirza Ghulam Ahmad, Malfuzhat, terj. Mukhlis Ilyas, (London: Add. Nazir Isyaat, 1984), jld. 5, hlm. 380. 7 Riwayat dari Sa’id ibnul Musayyab dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah s.a.w. bersabda, “Demi Allah yang diri saya berada di tangan-Nya, sungguh Isa bin Maryam benar-benar akan turun di antara kalian sebagai hakim penguasa yang adil, kemudian akan merusak salib, membunuh babi, menghabisi peperangan dan melimpahkan harta benda, sehingga tidak ada seorang pun yang mau menerimanya, dan satu kali sujud itu lebih baik daripada dunia seisinya.” Lihat Imam Jalaluddin Abdur Rahman As-Suyuthi, Turunnya Isa Bin Maryam Pada Akhir Zaman, a. b. A.K. Hamdi, (Jakarta: CV Haji Masagung, 1989), hlm. 58. 8 Ibid.

184

Lihat Surah al-Mu’minuun : 100-101. Dia akan menyebarkan jemaat ini ke seluruh penjuru negeri dan jemaat ini akan diberikannya keunggulan atas yang lainnya dengan penjelasanpenjelasan dan argumentasi-argumentasi.9 Orang yang sudah wafat tidak akan datang lagi ke dunia ini dan tidak perlu ditunggu-tunggu kedatangannya.10 Karena menunggu kedatangan Nabi Isa a. Selanjutnya orang-orang bijak akan membuang kepercayaan ini dan abad ketiga sejak hari ini tidaklah akan sempurna sampai ketika semua orang yang masih menunggu Yesus (Isa). kepercayaan dan ajaran yang keliru serta sia-sia belaka. keduanya baik umat Islam dan Kristen akan kehilangan harapan atas kedatangannya dan dengan perasaan was-was mereka akan menyerah terhadap kepercayaannya dan yang akan muncul hanyalah satu agama di dunia ini dan seorang guru saja. Semua penentang kami yang masih hidup di masa sekarang akan berlalu dan tidak ada seorang pun dari mereka akan melihat Yesus (Isa). putra Maria (Maryam) turun dari angkasa dan kemudian anak keturunannya yang membela mereka juga akan berlalu dan tidak seorang pun dari mereka akan melihat Yesus (Isa). turun dari langit.s. 10 9 185 . tidak ada seorang pun yang akan turun dari langit. Benih itu Lihat Surah al-Maidah : 76. Beliau bersabda: “Wahai manusia! Dengarkanlah. Yang mana benih itu ditabur melalui tanganku. 118 dan Ali ‘Imran : 56. alJaatsiyah : 26-27. al-Anbiyaa’ : 96. putra Maria (Maryam). az-Zumar : 59-60. namun Yesus (Isa). ini adalah nubuatan dari Tuhan Pencipta Langit dan Bumi. 145. putra Maria (Maryam) tetap belum datang juga dari langit. Ingatlah. Aku datang hanyalah untuk menabur benih. bahwa hari kejayaan Salib telah berlalu dan dunia telah berubah. alias Yesus Kristus secara fisik ke dunia ini adalah suatu aqidah.telah wafat. Kemudian Tuhan akan menciptakan kegelisahan di hati mereka. Generasi selanjutnya dari anak cucu mereka juga akan binasa dan mereka juga tidak akan menyaksikan putra Maryam turun dari langit.

sekarang akan tumbuh dan mekar berbunga untuk seterusnya dan tak seorang pun berani menghambat pertumbuhannya. 1989). 186 . Centenary Souvenir 1889-1989.K.” (Tadzkira-tush-Shahadatain.. (Nazim Ishaat U. hlm. hlm. 64-65)11 11 Jamaat-e-Ahmadiyya United Kingdom. 101.

bahwa ia dikatakan telah menyebut para penentangnya dengan perkataan zurrayatul baghaya dan disertai dengan kalimat cercaan atau hujatan lainnya yang tidak pantas dilakukan dalam kapasitasnya sebagai seorang nabi. Untuk menggambarkan seorang buta sebagai orang yang tidak dapat melihat bukanlah suatu pelecehan atau cacian. Hz. tidak mencerca siapa pun. Masih Mau’ud a. Ungkapan Al-Qur’an Karim Semua tuduhan itu tidaklah benar dan tidak memiliki dasar apa pun juga. Adanya hal tersebut tidaklah dapat dikatakan bahwa Tuhan Yang Maha Perkasa telah mencerca kaum-kaum tersebut atau Dia telah menggunakan bahasa pelecehan yang dialamatkan kepada mereka. namun dalam kasus tertentu ketika beliau berkonfrontasi dengan beberapa penentangnya yang telah menampilkan gambar dan wajah aslinya. Salah satu keberatan yang ditujukan kepada Pendiri Jemaat Ahmadiyah adalah. Kaum Yahudi telah ditamsilkan dengan seekor keledai yang membawa muatan kitab-kitab (62:5).Para Penentang Imam Mahdi/Masih Mau’ud a. maka beliau kemudian menarik perhatian mereka kepada keburukan bahasa mereka sendiri. Suatu kepribadian tertentu telah disebutkan seperti keadaan seekor anjing (7:176). Ungkapan-ungkapan tersebut ditampilkan 187 . demikian pula dalam Al-Qur’an Karim kaum Yahudi dan Nasrani telah digambarkan sebagai seburuk-buruknya makhluk dan telah disebut sebagai kera dan babi serta penyembah thagut (setan) (5:60).s.s. yakni ketika mereka membuat badai caci-maki dengan bahasa yang sangat kasar terhadap dirinya dan para pengikutnya.

lampiran 3. dalam suatu kesempatan digambarkannya para mullah (kyai) sebagai golongan penghujat dari mullah-mullah (Anjam-e-Aatham. Rasulullah s. Masih Mau’ud telah mengungkapkan dan menggambarkan keadaan para penentangnya dan beliau tidaklah mencaci-maki seorang pun. yang menyebutkan bahwa para ulama di Akhir Zaman adalah seburuk-buruknya makhluk di kolong langit. lalu kenapa Hz.a. Kita temukan keterangannya dalam Hadits sebagai berikut: “Akan datang suatu zaman pada manusia bilamana Islam hanya tinggal namanya saja. 10. dan Al Qur’an hanya tinggal tulisannya saja. 21). Keterangan Hadits Dengan cara yang sama Hz.hanya untuk menggambarkan keadaan moral dan spiritual mereka. hlm. Misykat)1 Hz. Imam Mahdi/Masih Mau’ud a. Sebagai contoh. 2001). telah menyebut para ulama Islam sebagai seburuk-buruknya makhluk.s. (Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Penjelasan Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Fitnah-fitnah akan keluar dari mereka dan akan kembali kepada mereka juga. Ulamaulama mereka adalah wujud yang paling buruk di kolong langit. 188 . sehingga jika sebuah teriakan telah ditampilkan untuk menuduh beliau telah menghujat mereka.w.” (Baihaqi. di sana pula beliau hanya menggunakannya kepada mereka suatu ungkapan seperti yang terdapat dalam Hadits. hlm. dipermasalahkan karena mengalamatkan para ulama atau mullah atau kyai dengan referensi yang sama? Beliau menjelaskan: 1 Jemaat Ahmadiyah Indonesia. akan tetapi kosong dari petunjuk. Mesjid-mesjid mereka akan ramai dan penuh dengan orang-orang.

hlm. namun aku telah mendapatkan jalan lain untuk suatu jawaban berdasarkan dua alasan: Pertama. A. Hal ini dapat dirasakan dengan membandingkannya antara apa yang aku sampaikan dengan bahasa caci-maki yang digunakan oleh para penentangku. hlm. Sebagaimana yang baru saja aku nyatakan. para penentangku sedang menghadapi jawaban yang keras atas kecaman kotor mereka. Rafiq. bahwa masyarakat Islam secara umum seyogyanya tidak dibangkitkan oleh bahasa fitnah dan provokatif yang digunakan oleh para penentangku.” (Kitabul Bariyyah. 1011)3 Jadi. Mereka telah menggunakan bahasa caci-maki dan melecehkan yang juga disebut kekerasan. Adalah para penentangku yang pertama kali menggunakan bahasa seperti itu untuk menentangku.” (Izalah Auham)2 Dalam kesempatan lain beliau menyatakan: “Beberapa perkataanku dalam tulisan-tulisanku telah dianggap keras [ketika ditujukan] kepada para penentangku. Truth About Ahmadiyyat. aku dapat saja menahan bahasa kotor mereka tanpa membuat suatu jawaban bagi mereka. 3 Ibid. 1978). namun bukanlah aku yang memulai kekerasan itu. sehingga mereka mungkin dapat mengubah taktik mereka dan mungkin dapat kembali menggunakan bahasa yang beradab di masa mendatang. semakin jelas bahwa tujuan beliau menggunakan katakata yang keras dan pedas kepada para penentangnya 2 B. bahasa keras yang aku gunakan adalah cara untuk menjawab dengan pedas. (London: The London Mosque.“Pelecehan adalah satu perkara. adalah perkara lainnya. dan kedua. Tulisan-tulisan itu dibuat untuk menjawab serangan-serangan hebat para penentangku. dan suatu gambaran yang benar meskipun terasa pahit dan kasar. di dalam kata pengantar bukuku Kitabul Bariyyah. Adalah tugas dari setiap pembicara kebenaran untuk menyampaikan kebenaran kepada para penentang yang khilaf sungguhpun ia mungkin berbuat demikian. 189 . 54.

Hz. Para Ulama Sejati Berkaitan dengan para ulama sejati dan dihormati oleh masyarakat.” (Lujjatun-Nur. 54-55.. Masih Mau’ud a. 190 . hlm.” (Ayyamus-Sulh. hlm. 61)5 4 5 Ibid.s.dimaksudkan agar mereka dapat kembali menggunakan bahasa yang sopan dan beradab. Beliau menyatakan: “Dalam buku ini dan dalam buku-bukuku yang lain tidak terdapat perkataan yang mencela atau adanya indikasi yang menentang orang-orang yang terhormat itu. Kami tidak berkepentingan dengan orang-orang bodoh. orang yang tidak datang untuk melecehkan dan membuat keburukan. apakah mereka Muslim atau Kristen atau Arya [Hindu]. Kami menganggap mereka layak untuk mendapat kehormatan. Kami senantiasa menampilkan ungkapan-ungkapan yang baik kepada orang-orang baik serta tidak menghujatnya dan kami menghormati mereka dan mencintai mereka layaknya saudara kami. sehingga tidak membangkitkan kemarahan kaum muslimin yang sangat mungkin dapat terhasut oleh perkataan kotor para penentang beliau. halaman judul)4 Beliau selanjutnya menyatakan : “Kami mencari perlindungan Tuhan atas fitnah terhadap para ulama yang shaleh dan orang-orang beradab yang terhormat. Digunakannya bahasa keras oleh kami hanyalah untuk menghadapi orang yang berkelakuan buruk yang telah menggunakan bahasa keji dan ungkapan-ungkapan kotor. telah menjelaskan mengenai mereka dalam berbagai bukunya dengan gaya bahasa yang sejuk dan menarik. Ibid.

sehubungan dengan diri mereka. Masih Mau’ud a.s.s.“ (Isyaa’atus-Sunnah)6 Menghadapi berbagai macam pelecehan dan pernyataan yang menyerang seperti itu. dan bermuka hitam. Dia adalah setan. Masih Mau’ud a. namun apa yang dialamatkan kepada para penentang adalah kebenaran nubuatan Nabi Muhammad s. seorang Musailimah. pendusta. 55 191 . dari ratusan bahasa kotor yang telah ditampilkan oleh para penentang kepada Hz..w. 6 Ibid. anti-Kristus (Masih Dajjal). jahat.a.Perkataan Kotor Para Penentang Berikut ini akan ditampilkan satu contoh bahasa. pelaku perbuatan setan. hlm. seorang keturunan Hulaqui. Ia mengatakan: “Seutas tali seyogyanya dilingkarkan pada lehernya dan dia seharusnya dihiasi dengan sebuah karangan bunga dari sepatu pada lehernya dan kemudian diarak dalam kota-kota di India. Salah seorang penentang beliau yang sengit yaitu Maulvi Muhammad Hussein dari Batala menggambarkan beliau sebagai seorang musuh dalam selimut bagi Islam. jika kemudian Hz. membuat gambaran mengenai penulis-penulis seperti itu dengan mengungkapkan rendahnya moral mereka. lebih buruk daripada anti-Kristus. Arti dan Ungkapan Sebenarnya Zurrayatul Baghaya Yang Sekarang akan dijelaskan lebih jauh mengenai fitnah dan pelecehan para ulama kepada Hz. maka bagaimanakah beliau dapat disalahkan? Beliau tidaklah salah dengan membuat pernyataan mengenai keadaan mereka. tidak tahu malu.s. tidak pula beliau melecehkan mereka. Masih Mau’ud a.

55-56. yang bermakna orang yang tidak memiliki keberanian untuk menerima kebenaran. hlm. Istilah ini muncul dari buku Aina Kamalati Islam. Dalam kamus terkenal Tajul Urus. telah menafsirkan istilah itu sebagai seseorang yang jahat.. beliau dalam syairnya telah menyebutkan Saadullah dari Ludhiana 7 Ibid. untuk menyebut seseorang sebagai anak seorang baghayyah juga memiliki arti bahwa ia dijauhkan dari petunjuk. Hz. arti baghy yang merupakan bentuk tunggal dari baghaya adalah seorang budak perempuan.Dituduhkan kepadanya bahwa ia telah menghukum para ulama dengan mengatakan zurrayatul baghaya.“7 Ini adalah suatu nubuatan bahwa suatu masa akan datang ketika semua muslim akan menerima beliau dan menegaskan pendakwaannya kecuali orang-orang jahat yang hatinya akan ditutup oleh Tuhan Yang Maha Perkasa. Hal ini menjadi jelas bahwa bukanlah para ulama dan pemuka agama yang dimaksudkan dalam kalimat itu. Oleh sebab itu.s. Kamus Tajul Urus selanjutnya menjelaskan. kalimatnya sebagai berikut: “Setiap muslim akan menerimaku dan akan menegaskan pendakwaanku kecuali zurrayatul baghaya yang hatinya telah ditutup oleh Tuhan Yang Maha Perkasa. Masih Mau’ud a. 192 . Dalam buku Anjam-e-Aatham. kegegeran mereka yang menuduh beliau menggunakan ungkapan itu adalah tanpa dasar sama sekali. Sehingga ungkapan zurrayatul baghaya berarti anak keturunan budak perempuan. yang diartikan oleh para penentang sebagai anak keturunan pelacur.

Hz. Beliau mengatakan mengenai Saadullah sebagai berikut: “Kamu telah menganiaya saya dengan keburukan [kata-kata] mu dan sekarang jika kamu tidak mati dalam keadaan yang memalukan. ungkapan zurrayatul baghaya berarti anak keturunan orang jahat dan bukan anak keturunan pelacur. VII. menggunakannya kepada mereka sebagai suatu nubuatan.. telah memakai ungkapan istilah itu dalam menghadapi para ulama penentang.” (Kanzul Ummal.w. Masih Mau’ud a. Beliau s.a. 56.w. jld. Ibid. 193 .s. 56-57. menurut Hz. hlm.. bersabda: “Nanti akan muncul suatu kegemparan besar di antara umatku dan dalam ketakutannya mereka akan mendapatkan penolong bagi ulama-ulama mereka dan tiba-tiba mereka akan dapatkan mereka [ulama-ulama] datang menyamar sebagai kera dan babi. sebagaimana yang dituduhkan oleh para penentang beliau. Masih Mau’ud a. hlm.s.”8 Jadi. Masih Mau’ud a.s. wahai orang jahat ibn bagha aku tidak akan membuktikan kebenaran dalam pendakwaanku.seperti yang ditafsirkannya. Sayyidina Muhammad s. hlm. menghendaki perdamaian dengan para ulama dan beliau menggunakan beberapa kata yang keras kepada beberapa ulama karena beratnya hasutan yang dihadapinya. 90)9 Hz.a. sama halnya dengan Hz. Beliau mengajak para ulama penentang dengan ajakan sebagai berikut: “Telah terjadi lagi kepadaku pada hari ini bahwa aku berbicara lagi kepada kalian untuk perdamaian…Kedua belah pihak seyogyanya membuat suatu janji yang benar bahwa mereka dan semua orang yang dalam pengaruh mereka akan menahan 8 9 Ibid.

8)10 Pada akhirnya dapat diketahui bahwa ungkapan bahasa Arab seperti waladul baghaya. ibnal haram. Ada suatu Hadits yang berhubungan dengan keadaan Hz. di masa yang akan datang akan lebih mudah untuk menentukan pihak mana di antara kedua belah pihak yang bersalah karena melakukan penyerangan. hlm. dan bukan berarti keturunan yang tidak sah atau haram atau keturunan pelacur. termasuk menggunakan ungkapan seperti Dajjal (Anti-Kristus). tidak beriman..diri dari menggunakan bahasa apa pun yang kasar. Jika seseorang di satu pihak akan mengunjungi pihak lainnya ia seyogyanya diterima dengan baik dan sopan…Aku telah menetapkan bahwa tidak ada seorang pun dari pengikutku yang akan menyampaikan secara lisan atau tertulis yang mungkin akan memfitnah atau merendahkan seseorang dari antara kalian. memerintahkan para Sahabatnya untuk membuat suatu gubahan satire (sindiran/ejekan) kepada kaum 10 Ibid.a. Ketentuan ini akan berlaku pada saat kalian mengumumkan bahwa kalian akan bertanggungjawab mengingat semua orang yang ada dalam pengaruh kalian atau mereka yang dianggap dalam pengaruh kalian akan menahan diri dari memakai bentuk apa pun untuk penghujatan. Aisyah r. Seyogyanya dapat diingat bahwa penggunaan kata-kata yang keras kepada musuh kebenaran serta membuat suatu jawaban yang pedas atas kekasaran mereka merupakan ciri dari pertikaian agama sepanjang masa.w.. 194 . Satire dan Rasulullah s.w. 57. jahat bagi pihak lainnya…Kehormatan pihak lain tidak akan diserang secara langsung dan dengan disengaja. fitnah atau caci-maki. Jika perjanjian seperti itu berlaku.” (Tabligh Risalat. 1. ibnal halal. hlm. atau bintal halal dan lainnya adalah suatu bentuk ungkapan khas yang mengandung arti pelaku keburukan atau kejahatan.a. bahwa Nabi Muhammad s. jld.a.

11 195 . Kemudian beliau menyuruh Ibn Rawahah seraya bersabda. Lalu beliau menyuruh Ka’b bin Malik untuk melakukan hal yang sama. beliau menyuruh Hassan bin Tsabit…Aku mendengar Rasulullah s. hlm. Namun. semuanya adalah pelindung kehormatan Muhammad darimu…” (H. oleh sebab itu kaum muslimin harus menjaga lidah mereka dari kata-kata yang tidak diinginkan. “Hassan telah mengejek mereka (dengan syairnya) sehingga dia dapat memuaskan hatinya dan hati orang-orang Islam.a. Ringkasan Shahih Muslim. Setelah itu.a. bertakwa. M. Kita temukan sebagian kutipannya dalam Hadits yang memiliki redaksi panjang. maka kini aku menjawabnya. yang mana satire itu lebih menyakitkan bagi mereka dibandingkan dengan panah yang menghujam. Lalu ia mengejek mereka (dengan syairnya). bersabda. terj. Sesungguhnya ayahku. manusia baik. “Ejeklah mereka!”. ketika pihak lain memulai penghujatan dan di sana diperlukan pertahanan atas Al-Hafiz Zaki Al-Din ‘Abd Al-‘Azhim Al-Mundziri.Quraisy. ibuku dan kehormatanku. tetapi belum dapat memuaskan beliau. lagi utusan Allah. Imam Nawi menulis: “Seseorang seharusnya tidak memulai untuk pertama kalinya kekerasan atau mencemoohkan kaum penyembah berhala. (Bandung: Penerbit Mizan. bersabda.” Hassan berkata: “Kamu telah mengejek Muhammad. Syinqithy Djamaluddin dan H. sebagai berikut: “Diriwayatkan dari Aisyah r. lagi pula berakhlak sempurna. 2002). Kamu telah mengejek Muhammad.: Rasulullah s. R.w. Mochtar Zoerni. 995-996. Kemudian di sisi Allah jua pembalasannya. “Ejeklah orang-orang Quraisy (dengan syair kecaman) karena hal itu lebih hebat bagi mereka daripada tancapan anak panah”.w.a. Muslim)11 Mengomentari Hadits ini.

w. bahwa beliau telah memanggil beberapa penentangnya dengan sebutan waladul haram.s.”12 yang Keberatan lainnya yang ditujukan kepada Hz.s. 196 . sebagaimana diperintahkan Rasulullah s. akan menjadi jelas bahwa ia ingin dianggap sebagai seorang waladul haram (anak haram) yang tidak masuk akal. sehingga dapat dikiaskan amalnya tidaklah dihubungkan dengan kelahirannya yang sah. [ia] tidak akan dapat menahan diri dari pengingkaran dan penggunaan bahasa yang bebas dan tidak akan mengakui kemenangan kami. hlm.s.kejahilan mereka. Nabi Nuh a. 58. adalah. Ketika anak laki-laki beliau a. Ibid. jika ia mencintai para nabi. Seseorang yang tidak percaya kepada para nabi adalah orang yang tidak memiliki amal yang baik. hal itu diizinkan.a. op.” (Anwarul Islam. hlm.s. Artinya. kemudian berseru memohon dan meminta atas nama anaknya kepada Tuhan: 12 13 B. 30)13 Keturunan Ruhani Perlu diingat.. ia akan berbuat seperti mereka sehingga dapat disebut sebagai keturunan ruhani para nabi. Ungkapan ini ada di dalam pernyataannya sebagai berikut: “Ia yang menurutkan sesuatu yang tidak masuk akal terhadap keputusan yang jelas ini dan karena kejahatannya kemudian berulang-ulang [mengatakan] bahwa kaum Kristen telah memperoleh kemenangan dan terus berbuat tidak sopan dan tidak tahu malu serta tidak menjawab secara adil atas keputusan kami. Rafiq. Masih Mau’ud a. Al-Qur’an Karim mengemukakan bahwa yang disebut keturunan para nabi maksudnya adalah keturunan ruhani. cit. Hal inilah yang ditampilkan oleh Al-Qur’an mengenai anak laki-laki Nabi Nuh a. A. akan tenggelam.

sebagai alasan untuk mendiskreditkannya.w. yang merupakan ibu bagi orang-orang beriman (33:7). namun Tuhan Yang Maha Perkasa tidak menerima anak laki-laki beliau karena perbuatan buruknya. Selanjutnya mengenai keturunan ruhani.w. sesungguhnya dia bukanlah termasuk keluargamu.w.a. secara otomatis pasti menjadi Bapak Ruhani orang-orang yang beriman. 197 . sesungguhnya (perbuatan) nya perbuatan yang tidak baik…” (11:46)15 Jadi. Tidak diragukan lagi bahwa kata ibu yang dimaksudkan di sini bukanlah secara biologis. Masih Mau’ud a. Al Qur’an dan Terjemahnya. yang secara jelas maksudnya adalah 14 Proyek Pengadaan Kitab Suci Al-Qur’an Departemen Agama RI.“…Ya Tuhan-ku.s.a..s.14 Allah berfirman: “Hai Nuh. melainkan keturunan ruhani (33:41). dengan cara yang sama disebutkan dalam Al-Qur’an mengenai istri-istri Nabi Muhammad s. meskipun secara jasmani atau biologis ia adalah anak lakilaki Nabi Nuh a. Pelita III/ Tahun IV/1982/1983. Selanjutnya disebut Departemen Agama RI. dan jika seseorang menyebut dirinya sebagai muslim dan kemudian ia merasa senang ketika Islam dihina dan ia membantu musuh-musuh Allah dan rasul-Nya. karena beliau menulis waladul haram dalam buku itu.w. maka ia tidak lagi diakui sebagai keturunan Nabi Muhammad s. 15 Ibid. Adanya bagian dari buku Anwarul Islam itulah yang diandalkan oleh para penentang Hz. Demikianlah selanjutnya Al-Qur’an telah menetapkan bahwa yang dimaksud dengan keturunan Nabi Muhammad s.a. sesungguhnya anakku termasuk keluargaku…” (11:45). bukanlah berarti keturunan biologis.a. Demikian pula dengan Nabi Muhammad s. melainkan secara ruhani.

selanjutnya menjelaskan: “Beberapa orang yang mengaku dirinya sebagai muslim. Mereka dapat saja menganggapku sebagai seorang kafir atau setan atau anti-Kristus.s. tapi ia menyatakan berulangkali agama Kristen sedang mengungguli agama Islam.w. ketika berlangsung perdebatan.w.a.a.a. dalam bukunya Andruna-iBible sebagai dajjal.w. dan menerima Al-Qur’an sebagai Firman Tuhan. kecuali kalau ia kembali kepada kebenaran. mereka mengungkapkannya dengan bahasa yang berlebihan serta menunjukkan kebenciannya kepadaku. Da’watul Amir.a. namun perdebatan itu berhubungan dengan kebenaran Nabi Muhammad s.. hlm. bahwa ia dalam lima belas bulan akan mendapat kehinaan. Setengah Kristen Hz.a. dan keunggulan Al-Qur’an Suci. Sesuai dengan ilham yang diterima oleh Hz. 1989).s.w. Ia menyebut Rasulullah s. (Jemaat Ahmadiyah Indonesia. 281-288. seyogyanya dapat disebut Setengah Kristen.w.a. dan [mereka] tidak melibatkan keberatan atas pendakwaanku sebagai Al-Masih yang Dijanjikan. Mereka membuat pengumuman yang sesuai dengan kebiasaannya.bahwa beliau telah menghubungkan adanya orang-orang yang mengaku dirinya muslim. bahkan mereka menyerang Islam karena adanya perdebatanku dengan kaum Kristen untuk membela Islam. sebagai Bapak Ruhaninya dan ia telah mempertalikan dirinya kepada orang lain.] sebagai Tuhan dan menolak 16 Abdullah Atham adalah seorang pendeta Kristen yang membenci Islam dan Nabi Muhammad s. sehingga orang yang demikian itu telah menanggalkan dirinya sebagai keturunan Nabi Muhammad s.s. Masih Mau’ud a.w. 198 . Ia yang menganggap Yesus [Nabi Isa a. Masih Mau’ud a. mereka sangat senang karena Abdullah Atham16 tidak mati dalam lima belas bulan sehingga mereka tidak dapat menahan kegembiraannya. Seorang yang shaleh adalah ia yang secara tulus percaya kepada khaatamul anbiya’ s. dan terbukti bahwa ia secara kiasan adalah seorang anak haram karena tidak mau mengakui Rasulullah s. Lihat Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad.

adalah seorang pendusta.” (Anwarul Islam. serta tidak memiliki kepedulian kepada kehormatan Allah dan Nabi Muhammad s.. Masih Mau’ud a. Abdul Haq dan lainnya.w.a.w. yang mana pengecualian itu hanya ditujukan kepada mereka yang pantas disebut sebagai Setengah-Kristen.kenabian khaatamul anbiya’ s. Beliau menjelaskan: 17 B.s.a.a. Saadullah.w. 48)17 Penjelasan Hz. Aku telah bacakan sebuah wahyu yang aku terima untuk mendukung hal itu. dan bukan mengenai doktrin tertentu yang aku miliki. hlm. 59-60. hlm. Bukan Kasus Perzinahan Para penentang Hz.. telah mengakui kemenangan kaum Kristen – kenapa mereka mengeluh mengenai kaum Kristen yang menggunakan dalih kemenangannya sebagai suatu argumentasi terhadap Islam – ketika [terjadinya] seluruh perdebatan mengenai kebenaran atau kepalsuan Islam dan Kristen itu. tetapi dengan menyesal aku harus tegaskan bahwa untuk membuktikan kepalsuanku. Mian Sanaullah. dan mereka yang bergabung dalam merayakan dalih kemenangan mereka. menafsirkan ungkapan yang digunakan oleh beliau itu ditujukan kepada orang-orang yang terkait dengan kasus perzinahan. dan setidaknya [mereka] tidak berkesimpulan bahwa musuh dapat mengambil [keuntungan] dari kekalahan Islam. op. Masih Mau’ud a. yang telah mengutuk beliau karena membela Islam dan Rasulullah s. cit. A. Rafiq. 199 . yaitu yang menyatakan kemenangan kaum Kristen sehingga menyerang Islam.s. namun nyatanya hal itu bukanlah seperti yang dituduhkan. di atas membuktikan adanya ungkapan waladul haram yang digunakan oleh beliau merupakan suatu pengecualian. para ulama penentang tidak ingat akan kehormatan Allah dan rasul-Nya.

20 Ibid. 60-61. Masih Mau’ud a. Hz. hlm. hlm.” (Tafsir Kabir.h. yang banyak menghalangi perbuatan baik.a.. 18 19 Ibid. berzinah adalah dirinya sendiri yang [melakukan] perzinahan. Ibid. yang kaku kasar. hlm. jld. yang melampaui batas lagi banyak dosa. 188)20 Jelasnya. Imam Abu Hanifah r. Sebagai contoh. mengatakan: “Orang yang menuduh Aisyah r. disampaikan nasihat dari Al-Qur’an sebagai berikut: “Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina. Sebagai kata penutup dalam bab ini.” (Anwarul Islam.”19 Imam Fakhruddin Razi menyatakan: “Setetes sperma yang jahat menghasilkan seorang anak yang jahat. VIII. yang kian kemari menghambur fitnah. ungkapan-ungkapan seperti di atas telah ditujukan kepada orang yang keji dan jahat serta ia bukanlah anak haram dalam arti anak biologis dari pelaku perzinahan atau pelacuran. adalah perlu bagi orang itu jika dia menganggap aku salah dan [membuktikan] berhasilnya kemenangan kaum Kristen atas argumen yang aku berikan…Hal itu adalah suatu tanda dari anak haram bahwa ia tidak mengambil jalan yang benar dan terus mencintai cara-cara yang salah dan tidak adil. hlm. 30)18 Ungkapan-ungkapan seperti itu juga banyak digunakan oleh orang-orang yang terpandang sebelum lahirnya Hz.“Untuk membuktikan dirinya anak yang [lahir dengan] sah. yang banyak mencela. 200 . 61..s.

selain dari itu. cit. karena dia mempunyai (banyak) harta dan anak. Apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami.” Kelak akan Kami beri tanda dia dibelalai (nya). 201 . yang terkenal kejahatannya. op. ia berkata: “(Ini adalah) dongengdongengan orang-orang dahulu kala.” (68:10-16)21 21 Departemen Agama RI.

202 .

Masih Mau’ud a. Para penentang Ahmadiyah beranggapan karena Hz. bahwa beliau telah mengajukan sebuah doa untuk menantang (mubahalah) Maulvi Sanaullah yaitu. jika di antara mereka berdua salah satunya adalah orang yang sesat dan palsu. Mirza Ghulam Ahmad a.s. Anggapan itu keliru dan tidak pada tempatnya. lebih dulu disampaikan beberapa aspek mengenai mubahalah (pertandingan doa) sebagai berikut: (i) Apakah latar belakang adanya mubahalah antara Hz. maka beliau terbukti sebagai seorang pendusta dan sesat.Tantangan Mubahalah Kepada Maulvi Sanaullah Salah satu keberatan yang dialamatkan kepada Pendiri Jemaat Ahmadiyah adalah.s. dengan Maulvi Sanaullah? Siapakah yang pertama kali mengundang mubahalah dan siapakah yang menerima atau menolak mubahalah itu? Syarat-syarat mubahalah apa yang disetujui oleh kedua belah pihak? Keputusan Tuhan seperti apa yang ditampilkan-Nya terhadap proses mubahalah itu? (ii) (iii) (iv) 203 . maka ia akan menemui ajalnya di masa hidup orang yang benar. Sebelum memasuki pembahasan yang sesungguhnya. wafat lebih dulu dari Maulvi Sanaullah.

tantangan mubahalah diajukan oleh Hz. hlm.s. Masih Mau’ud a.s. Masih Mau’ud a. Masih Mau’ud a.s. akhirnya ia menerima tantangan Hz. 121)1 1 B. 1978). bahwa ia dan saya seyogyanya berdoa sehingga salah seorang di antara kita yang berdusta akan menemui ajal semasa hidup orang yang benar. Masih Mau’ud a. seperti ditemukan dalam buku beliau Anjam-eAatham yang diterbitkan pada tahun 1897 (Anjam-e-Aatham. Saat itu Hz. A.s. Ruhani Khazain. Menanggapi hal itu. Daftar nama para ulama yang diajak bermubahalah oleh Hz. 19. Setelah sekitar lima tahun lamanya. Untuk pertama kalinya setelah lima tahun diam seribu bahasa.Latar Belakang Mubahalah Pada awalnya. Hz. sebagai berikut: “Saya telah melihat pemberitahuan Maulvi Sanaullah dari Amritsar yang menyatakan ia memiliki keinginan yang tulus untuk suatu keputusan. kemudian menulis dalam buku Ijaz Ahmadi yang diterbitkan pada tahun 1902. hlm. Rafiq. dan dalam daftar itu terdapat nama Maulvi Sanaullah pada urutan nomor 11. Ruhani Khazain. hlm. telah dilampirkannya dalam buku Anjam-e-Aatham. Truth About Ahmadiyyat. para pendukungnya mulai menekan dia untuk menanggapi mubahalah itu. Masih Mau’ud a. 45-72). 11. 84. yang ditulisnya dalam salah satu karangannya. Vol.s. 204 . Vol. berumur 62 tahun dan Maulvi Sanaullah yang berasal dari Amritsar adalah seorang muda berusia 29 tahun. Maulvi Sanaullah diam beberapa tahun lamanya tidak menanggapi tantangan tersebut.” (Ijaz Ahmadi. (London: The London Mosque.

19. hlm. tanpa raguragu. Beliau menyatakan: “Jika ia terus mengejar dan bersikukuh pada tantangannya dan si pendusta akan menemui ajalnya lebih dahulu dari yang benar.alislam.” (Ijaz Ahmadi.html. seandainya Maulvi Sanaullah menetapkan kondisinya. ia akan mangkir dari apa yang akan ditetapkannya. dan diterjemahkan oleh penulis. maka pastilah ia yang pertama akan menemui ajalnya. 19.” (Ijaz Ahmadi. Oktober 2005. yang mana kondisinya ditetapkan sesuai dengan doanya sendiri.s. dan untuk mempersiapkan hal tersebut kemudian beliau menulis sebagai berikut: “Ia telah datang dengan usulan yang baik. Menanggapi hal itu. dan buku Ijaz Ahmadi diterbitkan pada bulan November di tahun yang sama..s. Maulvi Sanaullah menerbitkan sebuah buku berjudul Ilhamat Mirza (Wahyu-Wahyu Mirza). diakses 17 205 .org/library/links/amritsar.s. Terlihat dugaan Hz. sekarang lihatlah apakah ia tetap berpegang pada hal itu. 122)3 Maulvi Sanaullah Membisu Hendaknya perlu diingat bahwa kejadian tersebut terjadi pada tahun 1902. berumur 67 tahun. Masih Mau’ud a. 148)2 Ada suatu indikasi yang jelas dalam kalimat di atas bahwa Maulvi Sanaullah diharapkan menanggapi secara terbuka mubahalah itu. beliau a. 3 Ibid. Vol. hlm. ia menulis: 2 Diambil dari: http://www.Meskipun saat itu Maulvi Sanaullah berumur 34 tahun dan Hz. menyatakan menerima tantangan Maulvi Sanaullah. dengan bersandarkan kepada Tuhan Yang Maha Perkasa. Ruhani Khazain. Masih Mau’ud a. Ruhani Khazain. Vol.

cit. bagaimanapun juga. atau seorang rasul. 206 . yaitu: “…sekarang lihatlah apakah ia tetap berpegang pada hal itu.. Perkataan Anda jika saya mati sebelum Anda. sehingga akhirnya dugaan beliau sebelumnya terbukti benar. Namun. Masih Mau’ud a. sekali lagi. dan ternyata terbukti Maulvi Sanaullah tidak berpegang pada ketentuan yang seharusnya ada dalam pertandingan doa (mubahalah). hlm. namun merupakan sumber kehormatan bagi saya. A. Mirza Ghulam Ahmad a. Anda akan menyatakan bahwa [itu] adalah sebagai bukti kebenaran Anda dan jika Anda mati sebelum saya.“Saya tidak pernah mendakwakan diri seperti Anda bahwa saya adalah seorang nabi. 116)4 Tulisan ini mencerminkan alasan mangkirnya Maulvi Sanaullah untuk menghadapi tantangan Hz. pada tanggal 29 Maret 1907 di surat kabar Ahlul Hadits. dan tidak ada pernyataan dari Maulvi Sanaullah apakah ia menerima atau menolak untuk tetap memanjatkan doanya. hlm. oleh karena itu tidak berani untuk ikut dalam pertandingan semacam itu.s. Maulvi Sanaullah memunculkan lagi persoalan mubahalah dan kembali 4 B.. Saya menyesal. 85. Rafiq. Saya tidak dapat.s. yang mana ia seharusnya menampilkan doa sesuai yang ditentukan.” Perlu diingat bahwa Hz.” (Ilhamat Mirza. op. saya tidak berani ikut dalam kontroversi seperti itu dan kurangnya keberanian saya ini bukanlah sumber kehinaan. saat itu berumur 67 tahun dan Maulvi Sanaullah berumur 34. atau seorang anak Tuhan. atau seorang penerima wahyu. Tantangan Semu Lima tahun telah berlalu setelah kejadian tahun 1902 seperti dijelaskan di atas. maka siapakah yang akan pergi ke kuburan Anda untuk diminta pertanggungjawabannya? Itulah sebabnya mengapa Anda mengemukakan tantangan yang konyol itu.

di mana kalian sebelumnya telah mengalami kehinaan dari langit dalam suatu mubahalah dengan Sufi Abdul Haq Ghaznawi yang masih ada di sana. tak ada sesuatu pun yang dapat mengikat semua pengikutnya untuk waktu yang lama. membaca pernyataan 5 Ibid.” (Ahlul Hadits. ada yang dinamakan Idgah dari Amritsar.s. Ketika Masih Mau’ud a.s. Di tempat yang sama. jika kalian benar.s. sebagaimana tidak adanya keputusan akhir dari nabi. Perkataannya: “Para pengikut Mirza. ia memilih diam.s. dan Maulvi Sanaullah kembali mengingatkan suatu tulisan yang dibuat 10 tahun yang lalu. 207 . Apa alasannya ia berbuat seperti itu? Mengapa ia mengabaikannya selama 10 tahun? Ketika dulu tantangan ditampilkan oleh Hz.: “Bawalah dia yang telah menantang kami ber-mubahalah di dalam bukunya Anjam-e-Aatham itu dan hadapkanlah dia dengan saya?” Hal itu membuktikan bahwa Maulvi Sanaullah mungkin berasumsi Masih Mau’ud a.s. Masih Mau’ud a. dan beliau mungkin akan melepaskan dirinya dari situasi yang tidak menguntungkan itu karena masalah kesehatan serta umurnya yang sudah tua. Lalu.. Masih Mau’ud a. datang dan bawalah gurumu bersama kalian.menantang Hz. mengapa baru sekarang ia menerima tantangan itu setelah 10 tahun lamanya dengan cara mengatakan kepada para pengikut Hz. Bawalah dia yang telah menantang kami ber-mubahalah di dalam bukunya Anjam-e-Aatham itu dan hadapkanlah dia dengan saya. dan para pengikutnya. tidak akan menaruh perhatian lagi pada tantangan yang sudah kadaluwarsa. Masih Mau’ud a. 29 Maret 1907)5 Perlu untuk diingatkan kembali bahwa buku Anjam-e-Aatham diterbitkan tahun 1897.

ia seyogyanya menuliskannya dengan disertai tanda tangannya. namun Anda menyebutnya sebagai suatu mubahalah..” (Badar. Dalam hal ia menerima tantangan untuk ber-mubahalah.s. A. hlm.Maulvi Sanaullah. Rafiq. menerbitkan lagi suatu pengumuman pada tanggal 15 April 1907 dengan judul: Keputusan Akhir dengan Maulvi Sanaullah. beliau meminta editor Al-Badar6 untuk mengumumkan: “Untuk menjawab tantangannya. saya hanya menyatakan keinginan saya untuk bersumpah. op. 86. Masih Mau’ud a. 208 . B. cit. 4 April 1907)7 Selanjutnya Hz. di bawah judul itu disimpulkan dengan pernyataan sebagai berikut: “Sekarang Maulvi Sanaullah boleh menulis apa pun tanggapannya yang ia suka. Membuat 6 7 Majalah berkala milik Jemaat Ahmadiyah.”8 Penolakan Maulvi Sanaullah Pengumuman itu membuat gusar Maulvi Sanaullah dan dalam ketakutannya ia menyatakan: “Saya tidak menantang Anda untuk ber-mubahalah. di mana suatu mubahalah adalah melibatkan pihak-pihak yang bersumpah yang berhadapan antara satu dengan lainnya. 8 Ibid. Saya telah menyatakan kesediaan saya untuk bersumpah dan tidak membuat suatu tantangan untuk ber-mubahalah. saya ingin menyampaikan kepada Maulvi Sanaullah berita gembira bahwa Hadhrat Mirza Sahib (Masih Mau’ud) telah menerima tantangannya.

maka biarlah Yang Maha Pemurah memperpanjang tempo baginya” (19:76).s. sehingga selama masa kelonggarannya mereka menambah perbuatan zalim mereka. memberikan kelonggaran dan menganugerahkan umur panjang bagi para pendusta. Sebagai contoh dikatakan: “Barangsiapa berada dalam kesesatan. pembuat keonaran dan para pemberontak.” (Ahlul Hadits. Masih Mau’ud a. dan: “Kami memberikan kelonggaran bagi mereka sehingga mereka dapat memperbanyak dosanya” (3:179). 19 April 1907)9 Selanjutnya. penipu. 9 10 Ibid.suatu persumpahan secara sepihak adalah satu hal dan mubahalah adalah soal lain.” (Ahlul Hadits. untuk ber-mubahalah.s. Ibid. 209 . penipu. melainkan ia telah mengemukakan suatu prinsip bahwa para pendusta. Maulvi Sanaullah menulis sebagai berikut: “Al-Qur’an menyatakan bahwa orang-orang yang berbuat kezaliman mendapat kelonggaran dari Tuhan. dan: “Sebenarnya Kami telah memberi mereka dan bapak-bapak mereka kenikmatan hingga panjanglah umur mereka” (21:45). perusuh dan pemberontak diberikan umur yang panjang. lebih dulu. dengan demikian memperkuat apa yang dikatakannya sendiri bahwa ia adalah seorang perusuh dan pemberontak serta ia adalah seorang pendusta dan penipu. Oleh sebab itu Tuhan Yang Maha Perkasa telah menetapkan dan memberikan umur panjang kepada Maulvi Sanaullah sesuai dengan prinsip yang ia kemukakan sendiri dan menurutnya telah membuahkan datangnya ajal Masih Mau’ud a. “Tuhan akan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka” (2:16). Semua itu secara jelas berarti bahwa Tuhan Yang Maha Perkasa. 26 April 1907)10 Dengan demikian Maulvi Sanaullah tidak hanya menolak tantangan Hz.

a. penipu. Masih Mau’ud a. maka ia telah diberikan umur panjang oleh Allah Ta’ala untuk memperkuat dan membenarkan apa yang dikatakannya sendiri bahwa seorang pendusta. Kematian. Rasulullah s. Khalid bin Walid r. karena Maulvi Sanaullah telah menolak secara tidak langsung ajakan Hz. yaitu berkoalisi dengan Banu Hanifah untuk mengadakan pemberontakan dengan kekuatan militer yang bertujuan untuk memusnahkan Jemaat Islam dan sendi-sendi masyarakat Islam yang baru tumbuh berkembang sepeninggal Nabi s.a. satu 210 . Musailimah dan sekutunya kemudian dihancurkan oleh pasukan Islam di bawah komando Hz.w. dan ia diberikan kelonggaran waktu sampai tiba saatnya ia mendapatkan azab atas perbuatannya sendiri.s. sebagai berikut: Surat kabar Al-Ihtesham tanggal 15 Juni 1962 memberitakan: “Pada bulan Agustus 1947. Hz. atas perintah Khalifah Rasulullah. di Amritsar terjadi suatu peristiwa kiamat kecil. sebagai nabi palsu. Masih Mau’ud a.w.a. juga diberikan umur yang lebih panjang dari Hz. meskipun ia berhasil menyelamatkan diri dan keluarganya. untuk bermubahalah.Dengan kata lain.s.a. pembuat onar dan lain-lain akan diberikan oleh Tuhan kelonggaran waktu dan umur yang lebih panjang dari orang yang dituduhkannya. kerusuhan yang bagaikan badai menimpa dan melumatkan kediaman Maulana Sanaullah. Abu Bakr Shiddiq r.a. Kehidupan Maulvi Sanaullah Pada akhirnya dapat kita temukan bagaimana kehidupan Maulvi Sanaullah sepeninggal Hz. Rasulullah s.w. Dalam sejarah Islam tercatat tentang Musailimah al-Kadzdzab yang semasa hidupnya mengatakan Hz.

. Namun faktanya. 1997). 389-390)12 Itulah yang dikatakan oleh Maulvi Abdul Majid dalam buku Sirat-e-Sanai. takdir itu memang sesuai dengan perkataannya sendiri dan takdir itu telah diputuskan oleh-Nya 11 Mirza Tahir Ahmad. hlm.” Review of Religions. “Mubahala Background (Darsul Qur’an by Hadhrat Khalifatul Masih IV on 14th and 15th May 1988). Penderitaan yang sangat berat dan hilangnya buku-buku tersebut bagi Maulana sama menderitanya seperti kehilangan anak laki-laki satu-satunya. no. 36. 2. Hal itu benar-benar merupakan suatu pemaparan yang penuh penderitaan dan pada akhirnya yang tersisa hanya kesedihan dan penyesalan atas takdir yang menimpa hidup Maulana. uang dan perhiasan. Beberapa bukunya merupakan buku yang sangat langka sehingga mustahil untuk mendapatkannya kembali. mereka membakar rumah itu. Itu belum selesai. hlm.” “Kedukaan yang hebat ini tetap bersama Maulana sampai nafas terakhir dalam hidupnya. penulis biografi Maulvi Sanaullah. hlm. 92. dalam bukunya Sirat-e-Sanai sebagai berikut: “Segera setelah ia keluar meninggalkan rumahnya. 12 Ibid. terbakarnya koleksi buku-bukunya dan kematian anak laki-laki yang semata wayang. termasuk perabotan rumah. 35. Setelah menjarah dan merampok. Dua peristiwa tragis itu. 211 . Para penjarah kemudian mengambil api dan membakar ribuan koleksi buku-bukunya yang sangat berharga dan langka.anaknya yang masih muda yaitu Ataullah dengan sadis dibantai di depan matanya dan ketakutan serta dukanya menyayat habis hidupnya…”11 Selanjutnya kita temukan keterangan yang dibuat oleh Maulvi Abdul Majid Sohdarvi. banyak gelandangan dan penjarah menunggu kesempatan untuk menyapu bersih rumahnya dan mereka mengambil semuanya. terbukti menjadi penyebab kematiannya yang mendadak. (February. vol.” (Sirat-e-Sanai.

untuk digenapi. 212 . dengan demikian hal tersebut merupakan takdir dan kenyataan sejarah yang sesungguhnya dari peristiwa mubahalah tersebut.

A. dan barangsiapa yang menolak tanda itu akan dihukum. 75. Kondisi mereka digambarkan oleh beliau sebagai berikut: “Tuhan Yang Maha Perkasa mengetahui beberapa sepupu saya dan kerabat lainnya menjadi korban aqidah yang tidak beragama dan berperilaku buruk.Nubuatan Mengenai Muhammadi Begum Salah satu keberatan yang ditujukan kepada Pendiri Jemaat Ahmadiyah adalah. Keluarga Atheis Latar belakang nubuatan itu adalah ada beberapa kerabat Hz. hal 566)1 Beliau selanjutnya menyatakan: 1 B. dan melanggar peraturan. Rafiq. yang merupakan golongan atheis dan suka menghujat Islam. Masih Mau’ud a. Tuhan Yang Maha Perkasa berkehendak menunjukkan suatu tanda kepada mereka. menolak keberadaan Tuhan. (London: The London Mosque.s. bahwa beliau telah membuat suatu nubuatan mengenai Muhammadi Begum. 213 .” (Aina Kamalati Islam. Truth About Ahmadiyyat. putri Mirza Ahmad Beg. 1978). hlm. Mereka terbelenggu oleh hawa nafsunya. sehingga barangsiapa yang dapat mengambil manfaat dari tanda tersebut akan terselamatkan. akan dinikahkan dengannya namun pernikahan itu batal sehingga nubuatannya terbukti palsu dan dusta belaka.

76. hlm. 214 . Lalu saya tanyakan padanya apakah ia telah mendapatkan berita kematian seseorang. Mendengar darinya [tentang hal itu] saya ingatkan dia bahwa saya telah memperingatkannya agar jangan bergaul dengan orang seperti itu. Hz. Ibid. Mereka terbitkan surat ini dengan dukungan non-Muslim di India serta menampilkan keburukankeburukan yang berlebihan.s.s. 568)2 Lebih lanjut Hz. hlm. Masih Mau’ud a.a.“Hal itu terjadi. ketika suatu malam seseorang datang kepadaku menangis tersedu-sedu dan saya menjadi gelisah.w. Tuhan Yang Maha Perkasa mendengar doa beliau dan memberikan ilham sebagai berikut: “Aku mengetahui kejahilan dan keburukan mereka dan Aku akan segera menghancurkan mereka melalui bencana dalam 2 3 Ibid.” (Aina Kamalati Islam. kemudian memanjatkan doa dan memohon dimunculkannya Tanda Ilahi yang berhubungan dengan mereka. menyatakan: “Orang-orang itu menulis surat kepadaku yang di dalamnya mereka menghina Nabi Muhammad s. hlm. Ia menyebutkan bahwa orang-orang ini menghina Al-Qur’an dan [mengatakan] hal-hal yang sama sekali orang tidak berani mengucapkannya.a.. Mengenai itu ia menjawab tidak dan mengatakan bahwa persoalannya lebih berat dari hal itu. Masih Mau’ud a. dan menolak keberadaan Tuhan serta menuntut bukti-bukti kebenaran saya dan keberadaan Tuhan.” (Aina Kamalati Islam. perkataan yang belum pernah terdengar bahkan yang keluar dari mulut seorang kafir.. 568)3 Mengenai tuntutan mereka akan suatu tanda. Ia menerangkan bahwa ia telah duduk bersama dengan orangorang yang telah ingkar kepada agama dan salah satu di antara mereka mengucapkan perkataan keji dan kotor kepada Nabi Muhammad s. Mereka menegaskan bahwa tidak ada Tuhan dan konsep Tuhan adalah suatu hal yang palsu.w.

215 .” (Aina Kamalati Islam. Aku akan membuat wanita-wanita mereka menjadi janda dan anak-anak mereka menjadi yatim dan akan membuat rumah tangga mereka berantakan sehingga mereka dihukum karena tingkah laku buruk mereka. yang merupakan jaminan dari suaminya. sebagaimana kebiasaanku.bentuk yang berbeda dan kamu akan segera melihat bagaimana Aku menangani mereka. Semuanya akan diazab kecuali dia yang percaya dan memisahkan diri dari mereka serta menjauhkan diri dari mereka. Mirza Ahmad Beg kemudian datang kepadaku secara hormat dan sopan meminta saya untuk memberi persetujuan atas pengalihan [tanah] yang dimintanya dan saya menanda-tangani akte pemberian itu. dan tamu-tamu mereka.bagi kepentingan anaknya. Aku tidak akan menghancurkan mereka dalam sekejap melainkan secara bertahap sehingga mereka dapat kembali dan bertaubat. Azab-Ku akan turun melalui dinding rumah-rumah mereka. selanjutnya saya menerima sebuah ilham: 4 Ibid. saya berdoa memohon petunjuk. hlm. Suami saudara perempuannya itu adalah sepupu kami dan menurut hukum adat ia tidak dapat mengalihkan tanahnya tanpa persetujuan kami. Aku memiliki kekuatan untuk berbuat sebagaimana yang Aku kehendaki. ayahnya Muhammadi Begum.s. Akan tetapi. 569)4 Kemudian. pada waktu itu Hz. pada perempuan-perempuan mereka dan pada laki-laki. Masih Mau’ud a. didatangi oleh salah seorang dari kerabatnya untuk mendapatkan izinnya atas pengalihan tanah dan akte pemberian. Mereka akan mendapat ampunan Tuhan. keterangan mengenai hal itu dikemukakannya sebagai berikut: “Mirza Ahmad Beg. saat itu memutuskan untuk memperoleh tanah pemberian saudara perempuannya – yang mana suaminya tidak pernah terlihat beberapa tahun lamanya . pada orang-orang tua mereka dan pemuda-pemuda mereka.

Peringatkan dia bahwa kematiannya sudah dekat dan akan terjadi pada saat ia tidak mengharapkannya. Katakan padanya bahwa ini akan menjadi perjanjian denganmu dan jika ia menerimanya ia akan dapatkan kamu merupakan penerima yang terbaik dan jika ia tidak menerimanya dan anak perempuannya menikahi orang lain sehingga pernikahan itu tidak akan membuahkan keberkatan bagi anak perempuannya atau bagi dirinya sendiri. Ini adalah suatu keputusan Ilahi. beliau menyatakan: 5 Ibid. dan faktanya. Katakan padanya bahwa kamu akan menyetujui pengalihan tanah sebagaimana yang ia minta dan berikan padanya bantuan lainnya ketika pernikahan terjadi.” (Aina Kamalati Islam.s. hlm. pada akhirnya akan menjadi kematiannya di dalam tiga tahun pernikahan anak perempuannya dengan orang lain. Demikian pula mengenai wahyu yang diterima oleh Masih Mau’ud a. Katakan padanya jika ia tetap melakukan suatu rencana yang berbeda.” Saya katakan padanya bahwa ia sekarang dapat terus melakukan apa pun yang ia inginkan dan saya telah memperingatkannya.. 216 . 572)5 Maksud dan Hakikat Nubuatan Nubuatan di atas adalah suatu nubuatan bersyarat dengan adanya kondisi pertaubatan. 76-77. Suami anak perempuannya juga akan mati dalam dua tahun setengah.“Katakan padanya untuk membuat ikatan kepadamu dengan menikahkan anak perempuan tertuanya denganmu sehingga mendapatkan cahaya dari cahayamu. yang melihat neneknya Muhammadi Begum dari pihak ibunya dalam suatu kasyaf. setiap nubuatan yang berisi peringatan hukuman adalah bersyarat dengan adanya pertaubatan. hlm. ia akan mendapatkan suatu rangkaian kemalangan.

.s. sehingga Tuhan Yang Maha Perkasa dapat mendemonstrasikan kekuatan-Nya yang menakjubkan kepada orang-orang yang tidak sepakat dalam keluarga ini.. Tuhan akan melimpahkan tanda-tanda keberkatan dan mengampuni mereka dan akan menjauhkan kemalangan yang sedang mendekat dan jika mereka menolak ikatan itu.15 Juli 1888)7 Oleh sebab itu menjadi jelas bahwa kemalangan yang membayangi neneknya Muhammadi Begum dan Muhammadi Begum sendiri dapat dihindarkan dengan adanya pertaubatan. dalam waktu yang singkat. 217 . Dia akan memperingatkan mereka melalui tanda-tanda kemurkaanNya. Taubat..“Perempuan. 8 Ibid. 78. sehingga jika mereka menerima. kemalangan sudah hampir waktunya mendatangimu dan keturunanmu dan keturunan mereka. Seseorang akan menjadi mati tak bertenaga. seorang anak laki-laki yang akan berkhidmat sebagai sebuah lampu untuk agama dan akan dinamakan Mahmud Ahmad. sebagai berikut: “Saya tidak perlu meminta ikatan ini. Dia akan terbukti menjadi orang yang memiliki keteguhan dalam menjalankan segala ikhtiarnya. 77-78.” (Pengumuman.8 6 7 Ibid.” (Pengumuman 10 Juli 1888)6 Maksud yang sebenarnya dari nubuatan itu terlihat dari pernyataan Masih Mau’ud a. namun banyak kecaman akan tetap muncul pada siapa yang akan menurutkan bahasa yang berlebihan. Tuhan Yang Maha Perkasa telah memenuhi semua keperluan saya. Dia telah menganugerahkan anak-anak kepadaku dan telah berjanji bahwa Dia akan melimpahkan kepadaku. 77. Ibid. hlm. hlm. taubat. sebagaimana disebutkan dalam kata-kata pembukaan ilham: Taubat. bertaubatlah kamu. hlm. Permintaan untuk ikatan ini hanyalah sebagai suatu tanda belaka.

jika kalian tidak sabar. Jadi. hlm. suaminya Muhammadi Begum. dan sesuai dengan nubuatan ia menemui ajalnya dalam waktu enam bulan selama masa pernikahan itu dan kematiannya sangat mempengaruhi anggota keluarga lainnya.s. sehingga kematiannya dihindarkan. setelah adanya peringatan itu kemudian Mirza Sultan Muhammad menampilkan suatu pembangkangan atau mendesak orang lain untuk mengumumkan sangkalannya. Mirza Ahmad Beg telah menikahkan Muhammadi Begum dengan orang lain. benarbenar telah bertaubat dan kembali kepada Tuhan. menyatakan: “Untuk menentukan hal itu adalah sangat mudah. Setelahnya. menantu Ahmad Beg. Mintalah pada Sultan Muhammad. jika ia tidak mati dalam waktu yang telah disebutkan oleh Tuhan Yang Maha Perkasa. 218 . maka bangun dan buatlah ia mengumumkan sangkalannya dan saksikanlah kekuatan Tuhan Yang Maha Perkasa. agar ia seyogyanya menerbitkan suatu sangkalan. 32)9 Seandainya. Menjawab pertanyaan ini.” (Anjam-e-Aatham. maka saya terbukti salah…Kematian akan ditangguhkan baginya sampai ia menjadi seorang pembangkang. sehingga pernikahannya dengan Masih Mau’ud tidak pernah terjadi dan dibatalkan. Sebagaimana nubuatan itu adalah bersyarat jika ada pertaubatan. Suami Muhammadi Begum kemudian bertaubat dan kembali kepada Tuhan. maka kematiannya dihindarkan. dan dengan adanya pertaubatan suami Muhammadi Begum itu. Masih Mau’ud a. Taubat Ada suatu pertanyaan. apa yang bisa ditampilkan bahwa Mirza Sultan Muhammad. 9 Ibid.Pada akhirnya.

maka beberapa orang Kristen mendatangi Mirza Sultan Muhammad dan berjanji akan membayarnya dengan uang yang banyak supaya ia dapat mencelakakan Masih Mau’ud a. dan jawaban 10 Ibid. Namun mereka tidak dapat membujuknya untuk melakukan tindakan yang mereka inginkan.s.s. Ia menjawab: “Anda boleh bertanya sebebasnya”.”10 Hafiz Jamal Ahmad.. dan masih mempertahankan dia sebagai orang yang shaleh dan seorang khadim [abdi] Islam yang terhormat. pada suatu kesempatan mewawancarai Mirza Sultan Muhammad. suaminya Muhammadi Begum.s. seorang mubaligh Ahmadiyah. hasil wawancara itu diterbitkan dalam majalah Al-Fazl 9-13 Juni 1921. Saya tidak menentang para pengikutnya dan untuk alasan tertentu dengan menyesal saya tidak mendapatkan kehormatan untuk bertemu dengannya selama ia hidup. yang dipublikasikan dalam Anjam-e-Aatham. sesuai dengan tantangannya. ia memaparkan: “Jika Anda tidak keberatan. 79 219 . Mirza Sultan Muhammad menulis dalam suatu surat. semasa Mirza Sultan Muhammad masih hidup. hlm. akan terjadi. yang memiliki semangat mulia dan terus-menerus mengingat Tuhan. Karena adanya tantangan serta peringatan dari Masih Mau’ud a. saya ingin menanyakan mengenai nubuatan Hadhrat Mirza Sahib mengenai perkawinannya. Pada tahun 1912. yang isinya telah dipublikasikan beberapa kali oleh Jemaat Ahmadiyah sebagai berikut: “Saya selalu mempertahankan [pribadi] almarhum Mirza Sahib.kematiannya dalam periode yang telah ditentukan akan benarbenar tak terhindarkan lagi dan pernikahan Muhammadi Begum dengan Masih Mau’ud a.

s. 79-80.. ia menyatakan: “Ayah mertua saya. maka porsi nubuatan yang tersisa telah dibatalkan dengan adanya pertaubatan setelah wafatnya Mirza Ahmad Beg. Demikian pula dengan kematian Mirza Sultan Muhammad telah dihindarkan. hlm.. pernikahan dibatalkan atau ditangguhkan.atas pertanyaan saya.s. dan sebagaimana telah dijelaskan di atas bahwa nubuatan itu adalah bersyarat/kondisional. namun Tuhan Yang Maha Perkasa adalah Maha Pemaaf dan Maha Pemurah dan mendengar permohonan hambahamba-Nya dan mereka telah diberi ampunan-Nya.”11 Demikianlah penjelasan mengenai kembalinya Mirza Sultan Muhammad. atau apakah nubuatan itu menimbulkan keraguan di hati Anda?” Ia menjawab: “Tidak muncul keraguan di hati saya tentang nubuatan itu. Ibid. bersabda: “Ketika orang-orang ini telah memenuhi syarat dan anak mantu Ahmad Beg menjadi takut dan bertaubat.” Kemudian Mirza Sultan Muhammad ditanya: “Apa Anda memiliki komentar mengenai nubuatan Mirza Sahib. menemui ajalnya sesuai dengan nubuatan itu. hlm. 32)12 Beliau lebih lanjut menyatakan: “Setiap orang mengetahui kisah kaumnya Nabi Yunus di mana di sana tidak ada syarat dan hukuman yang diputuskan bagi mereka telah dihindarkan dengan adanya pertaubatan dan 11 12 Ibid.” (Tatimmah Haqiqatul Wahyi. sehingga pertanyaan mengenai pernikahannya menjadi tidak relevan lagi. maka secara otomatis telah membatalkan pernikahan Muhammadi Begum dengan Masih Mau’ud a. saya pahami.. lebih kuat daripada kalian yang telah berbai’at kepadanya. Saya bersumpah bahwa keyakinan dan kepercayaan yang saya miliki kepada Hadhrat Sahib adalah. 80 220 . hlm. Berkaitan dengan hal itu Masih Mau’ud a. Mirza Ahmad Beg.

taubat. 221 . Tuhan Yang Maha Perkasa telah memberikan sejumlah besar anggota keluarga itu dan membawa mereka masuk ke dalam Jemaat Ahmadiyah serta menjadikan mereka muslim yang setia. hlm. 80-81. Mirza Ghulam Ahmad a. mengubah kemurkaan-Nya menjadi ampunan. malapetaka sedang mendekatimu. wafat dan semua keluarga yang tersisa mengalami ketakutan dan cenderung menuju perubahan.” yang artinya bahwa segala sesuatunya akan dihindarkan melalui pertaubatan. yang adalah seorang Ahmadi. 13 14 Ibid. Mereka ada dalam ketakutan dan demikianlah sebagian dari nubuatan telah dihindarkan. kakek saya . Berikut ini adalah pernyataan dari Mirza Ishaq Beg.Mirza Ahmad Beg. 26 Februari 1923)14 Demikianlah peristiwa sesungguhnya yang telah terjadi mengenai nubuatan pernikahan Hz. Dalam kasus sekarang. Ia menyatakan: “Sesuai dengan nubuatan itu. Ibid. terdapat peringatan yang terang: “Taubatlah. dengan Muhammadi Begum.s.permohonan ampun. adanya bukti yang tak terbantahkan itu menjadikan kebanyakan dari mereka bergabung dalam Jemaat Ahmadiyah sebagai konsekwensi dari Tuhan Yang Maha Pengampun dan Pemurah. 23 April 1908)13 Bergabungnya Keluarga Muhammadi Begum dalam Islam Dampak dari adanya nubuatan itu adalah..” (Al-Fazl.” (Badar. putra Muhammadi Begum.

222 .

hlm. Masih Mau’ud a. 1978). (London: The London Mosque. epilepsi dan lain-lain. gila. yang tulisannya selalu terbuka untuk dapat diragukan. Mirza Ghulam Ahmad menderita penyakit mental dan gangguan saraf yaitu suka bersedih hati tanpa alasan (hyphocondria) seperti yang tertulis dalam Al-Badar. Oleh sebab itu. 223 . No. Rafiq.” (Arbain. mengenai perlindungan Tuhan atas kesehatannya sebagai berikut: “Dengan cara yang sama Tuhan Yang Maha Perkasa mengetahui andaikata aku menderita penyakit yang memberatkan seperti lepra.Masalah Kesehatan Mirza Ghulam Ahmad Dikatakan oleh para penentang Ahmadiyah bahwa Hz. buta. dan orang yang menderita penyakit seperti itu tidak dapat menjadi seorang nabi.s. 30)1 1 B. 82. 3. Dia sejak awal telah memberiku berita-berita baik sebagaimana yang disebutkan dalam buku Barahiin Ahmadiyah – bahwa Dia akan melindungiku dari penyakit-penyakit yang memberatkan itu dan akan menggenapkan kehendak-Nya pada diriku. halaman 13 tertulis bahwa beliau menderita histeria (hysteria). Masih Mau’ud a. Hz. Pernyataan yang ada di dalam Al-Badar 7 Juni 1906 bukan berasal dari perkataannya sendiri. para penentangku akan menyimpulkan bahwa aku telah mendapatkan murka Tuhan. tidak pernah sekali pun menyatakan dirinya menderita hypochondria atau hysteria.s. Ini adalah pernyataan dari penulis catatan harian (diary). 7 Juni 1906 dan kemudian dalam buku Siratul Mahdi jilid 1. Truth About Ahmadiyyat. A. hlm. Ada pernyataan yang sangat jelas dari Hz.

Mirza Ghulam Ahmad a. Tuhan Yang Hakiki. USA.s. I.s. pada bulan September 1902 sebagai berikut: “Metode yang saya ajukan adalah. epilepsy. dan sebagai konsekwensinya jutaan orang akan mengakui putra Maria sebagai tuhan dan juga akan mempercayai Dowie sebagai utusannya …” (Review of Religions. namun Ummul Mukminin bukanlah seorang dokter dan ia mengekspresikan sakit migraine yang diderita Hz. Vol.alislam. migren dan kekurangan darah.Selanjutnya dapat kita temukan perkataan beliau mengenai kesehatannya ketika berhadapan dengan John Alexander Dowie. di akses 17 Oktober 2005. 342-348)3 Hz. Mirza Bashir Ahmad menyebutkan dalam buku Siratul Mahdi bahwa Ummul Mukminin telah menyebutkan Hz. tetapi pada kekuasaan Tuhan. Illinois. maka ia akan memperlihatkan suatu tanda yang agung. atau penyakit lainnya yang sejenis. Urdu. bagaimanapun juga hidup saya tidaklah bergantung dari kesehatan saya.2 Saya adalah seorang tua dengan umur lebih dari enam puluh enam tahun. tidak menderita penyakit hypochondria. sebagai hysteria. Mubahalah dimaksudkan untuk membuktikan kepada Dunia Barat dan Amerika siapakah di antara mereka berdua yang benar-benar berasal dari Allah Ta’ala. hysteria. ia pasti akan membolehkan Tuan Dowie tampil ke muka menghadapi saya. 9. dan diterjemahkan oleh penulis.s. No. Jika tujuan Tuan Dowie untuk menghancurkan semua kaum muslimin sebaliknya dapat diuntungkan dengan kematian saya sendiri. Mirza Ghulam Ahmad mengajukan tantangan mubahalah (tanding doa) kepada Dowie yang mengaku sebagai utusan tuhan Yesus. Saya menyadari. Adalah benar bahwa Hz. disentri. Tidak ada argumentasi lain yang 2 Ketika itu Hz.org/books/victory/index. Jika tuhan palsunya Tuan Dowie memiliki kekuatan. Saya menderita sakit diabetes. hlm. pendiri Gereja Katolik Kristen dan kota Zion. 3 Kutipan diambil dari http://www. menderita hysteria. 224 .html. Masih Mau’ud a. Masih Mau’ud a. bahwa Tuan Dowie harus datang ke dalam arena untuk menantang saya dengan seizin tuhan palsunya.

4 B.w. menderita epilepsy. Hz. seperti para nabi yang benar lainnya. Al-Qur’an Karim telah berulang-kali menyebutkan bahwa penentang para nabi menyebut para nabi sebagai orang gila. Masih Mau’ud a. oleh para penentangnya juga perlu mendapatkan keberatan dan tuduhan seperti itu.a. 83. tukang sihir dan lain sebagainya. Orang-orang Kristen yang jahil telah mengatakan Nabi Muhammad s. Oleh sebab itu.dapat dipakai berdasarkan kesalahan digunakan oleh Ummul Mukminin. op.s. Rafiq.4 dengan adanya keterangan ini maka tidak ada lagi keberatan mengenai apa dan bagaimana sakit migraine itu. yang mana tuduhan-tuduhan serta keberatan-keberatan itu sebagai bukti dari ketakwaan dan kebenarannya. dan sehubungan dengan ini kita layak untuk mendapatkan keterangan berdasarkan terminologi kedokteran bahwa sakit migraine hampir selalu dialami oleh jenis orang yang sangat aktif [mengoperasikan otaknya]. menderita sakit migraine.s. 1502). A. cit. 225 . Mirza Ghulam Ahmad a. ungkapan yang Memang benar Hz.. hlm. berkemampuan tinggi dan memiliki intelegensia (Price's Text Book of Medicine. Tuduhan dan keberatan para penentang ini bukanlah sesuatu yang baru. hlm.

226 .

Masalah Sakit Kolera dan Kewafatan Mirza Ghulam Ahmad
Banyak dari para penentang Ahmadiyah membuat cerita palsu mengenai penyebab kewafatan Hz. Mirza Ghulam Ahmad a.s. Dikatakan oleh para penentang dengan penuh kedengkian bahwa beliau meninggal di kamar mandi akibat ratusan kali buang air besar karena sakit kolera.1

Sakit Diare
Cerita di atas adalah karangan palsu dan sengaja dibesarbesarkan serta jauh dari kebenaran. Memang benar bahwa beliau beberapa kali buang air besar karena sakit diare,2 bukan kolera. Dalam buku Riwayat Hidup Mirza Ghulam Ahmad yang ditulis oleh Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad r.a., putra dari Hz. Mirza Ghulam Ahmad a.s., kita temukan bahwa penyebab wafatnya beliau adalah karena dipicu oleh penyakit diare dan beliau wafat dengan tenang di atas peraduannya, dan kepergiannya disaksikan oleh keluarga, Sahabat, dan kerabatnya. Kita dapatkan keterangan dari putra beliau sebagai berikut:
“…Keesokan harinya naskah pidato itu telah selesai dan diserahkan untuk dicetak. Setelah itu pada waktu malam, penyakit Hadhrat Ahmad a.s. semakin parah dan sangat melemahkan tubuh beliau. Hadhrat Ummul Mukminin bangun dan terkejut melihat keadaan beliau a.s. yang sudah benarbenar lemah, lalu menanyakan kenapa. Hadhrat Ahmad a.s.
1 2

Ketika itu di Hindustan terjadi wabah penyakit menular yaitu kolera. Diare atau disentri bukanlah penyakit menular.

227

menjawab, “Sekarang saat kewafatan saya sudah tiba.” Kemudian beliau a.s. buang air lagi, dan kondisi beliau menjadi sangat lemah. Beliau memerintahkan agar memanggil Hadhrat Maulvi Nuruddin r.a. [tabib yang ahli dan seorang Ahmadi mukhlis]. Kemudian beliau a.s. meminta agar membangunkan Mahmud [penulis buku ini] dan Mir Sahib [mertua beliau a.s.].”3 “Tempat tidur saya tidak jauh dari tempat tidur beliau a.s. Saya pun bangun dan melihat keadaaan beliau yang sangat gelisah. Para dokter telah datang, dan mulai mengobati beliau. Tetapi obat-obat itu tidak dapat menolong. Akhirnya beberapa obat diberikan melalui suntikan, dan beliau pun dapat tertidur. Pada waktu Subuh, Hadhrat Ahmad a.s. terbangun dari tidur, dan melaksanakan shalat Subuh. Suara beliau a.s. serak, sehingga sulit berbicara. Kemudian beliau meminta pena dan tinta untuk menulis sesuatu, tetapi karena terlalu lemah, beliau tidak mampu memegang pena lagi dan tidak dapat menulis. Beliau pun merebahkan diri di atas tempat tidur. Tidak lama kemudian tampak beliau a.s. seperti tertidur.”4 “Pada tanggal 26 Mei 1908, pukul 10:30 pagi Hadhrat Ahmad a.s. berpulang ke Rahmatullah, dan sepanjang umurnya beliau a.s. telah mengkhidmati agama-Nya. Innaa lillahi wa innaa illayhi roji'uwn. Sewaktu sakit, hanya satu perkataan yang selalu beliau ucapkan, yaitu “Allah.”5

Beliau wafat di kota Lahore dan kemudian dimakamkan pada hari berikutnya di kota Qadian. Selanjutnya Hz. Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad menerangkan:
“Saya telah ungkapkan tadi bahwa Hadhrat Ahmad a.s. wafat pada pukul 10:30 pagi. Kemudian segera diatur segala yang perlu untuk membawa jenazah beliau a.s. ke Qadian. Dengan kereta api sore, pada hari itu juga, jenazah beliau a.s. disertai
3 Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad, Riwayat Hidup Mirza Ghulam Ahmad, terj. Malik Aziz Ahmad Khan, (Jemaat Ahmadiyah Indonesia, 1995), hlm. 69. 4 Ibid. 5 Ibid., hlm. 70.

228

rombongan besar Jemaat Ahmadiyah, diberangkatkan ke Qadian…Setelah turun di stasiun Batala, jenazah Hadhrat Ahmad a.s. diusung sampai ke Qadian. Sebelum beliau dikebumikan, jemaat yang berada di Qadian dan ratusan wakil Jemaat Ahmadiyah dari tempat-tempat lainnya dengan sepakat telah memilih Hadhrat Haji Maulvi Nuruddin sebagai pengganti beliau a.s. dan sebagai Khalifatul Masih Awwal. Dan mereka pun bai'at kepadanya…Demikianlah kabar ghaib yang tercetak di dalam buku Al-Wasiat Hadhrat Ahmad a.s. telah menjadi sempurna: “Allah Ta’ala akan menegakkan orang yang akan mengurus jemaat ini sebagaimana Hadhrat Abu Bakr r.a. mengurus umat Islam sesudah kewafatan Junjungan Yang Mulia Nabi Muhammad s.a.w...”

Kemudian Hz. Khalifatul Masih Awwal r.a. memimpin shalat jenazah Hadhrat Ahmad a.s. Dan setelah Zuhur, jenazah Hadhrat Ahmad a.s. dikebumikan.”6 Iain Adamson dalam bukunya yang berjudul Mirza Ghulam Ahmad of Qadian menulis:
“He felt ill during the night and doctors were called. They realised that he was seriously ill. He lapsed in and out of consciousness. Early in the morning he asked, “Is it prayer time?” and one of his followers, standing beside his bed, replied, “Yes Sir, it is.”7 “He then made the signs of symbolic ablutions and started praying. He lost consciousness in the middle of prayer, but then recovered and started again, finishing it slowly. He was then semi-conscious, but whenever he recovered consciousness he could be heard repeating, “O God, My beloved God.” At 10.30
Ibid., hlm. 71-72. Iain Adamson, Mirza Ghulam Ahmad of Qadian, (Elite International Publications Limited, 1989), hlm. 177.
7 6

229

in the morning it seemed to those around him that they heard him breath deeply twice. Then he died.”8 “The unthinking of those who had opposed him in life rejoiced in his death and within half an hour the street outside the house was crowded with the riff-raff of Lahore. They chanted and shouted, capered and danced and held mock funeral processions…That night his coffin was carried on the shoulders of his followers to the station to catch the evening train to Batala. They were pelted with stones as they walked. From Batala his followers carried his coffin for 11 miles throughout the night until they reached Qadian at nine o’clock the following morning.”9 “When the last pledge of allegiance had been given and accepted the First Successor led the funeral prayers and at six o’clock the body of Ahmad was buried in the small cemetery. Already some of those who had been among of his first 313 Companions were buried there.”10

Sebagai bukti bahwa beliau wafat karena penyakit diare, kami berikan penjelasan Hz. Khalifatul Masih IV, Mirza Tahir Ahmad r.h. menanggapi tuduhan para penentang Ahmadiyah mengenai penyakit kolera sebagai berikut:
“Hal ini perlu untuk diingat bahwa pada masa itu terdapat peraturan yang sangat ketat dari pemerintah Inggris yaitu larangan untuk memindahkan jenazah yang mati karena kolera dari suatu tempat ke tempat lainnya…Seandainya jenazah Masih Mau’ud a.s. tidak dipindahkan dari Lahore ke Qadian, maka masalah ini [tuduhan mengenai kolera] akan terus berlanjut. [Akan tetapi] Allah Ta’ala telah mentakdirkan bahwa kewafatan beliau terjadi di Lahore, sehingga membuktikan bahwa penyebab kewafatannya bukan karena kolera. Masalah
8 9

Ibid., hlm. 177-178. Ibid., hlm. 178. 10 Ibid., hlm. 179.

230

ini telah diangkat dalam Majelis Nasional Pakistan pada tahun 1974 ketika Hadhrat Khalifatul Masih III diminta menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai Ahmadiyah. Ketika beliau memberikan bukti sertifikat kematian Masih Mau’ud a.s., para ulama menjadi sangat terkejut, karena mereka sebelumnya mengatakan kepada Majelis Nasional Pakistan bahwa Masih Mau’ud wafat karena kolera.”11

Setelah mengetahui fakta mengenai sakit dan wafatnya Hz. Mirza Ghulam Ahmad a.s., sekarang yang menjadi persoalan dari segi aqidah adalah: Apakah sakit diare akut yang menyerang isi perut Hz. Mirza Ghulam Ahmad a.s. dapat dikategorikan sebagai penyakit yang diridhai oleh Tuhan atau tidak?

Keterangan Hadits
Ternyata kita dapatkan keterangannya dalam Hadits sebagai berikut:
Dari Jabir bin Atik, bahwa Nabi s.a.w. bersabda: “Mati syahid itu adalah tujuh macam, di luar mati syahid terbunuh di jalan Allah: Orang mati karena penyakit tha'un, itu syahid. Orang mati karena tenggelam, itu syahid. Orang mati karena sakit panas, itu syahid. Orang mati karena sakit perut, itu syahid. Orang mati karena terbakar, itu syahid. Orang mati karena tertimbun reruntuhan, itu mati syahid dan orang mati karena melahirkan, itu mati syahid.” (H. R. Ahmad, Abu Daud, An-Nasai dengan sanad yang Shahih)12 Dari Abu Hurairah r.a., Nabi s.a.w. bersabda: Rasulullah bertanya “Bagaimana caramu menghitung syahid?” Mereka
11 Mirza Tahir Ahmad, “Mubahala Background (Darsul Qur’an by Hadhrat Khalifatul Masih IV on 14th and 15th May 1988),” Review of Religions, vol. 92, no. 2, (February, 1997), hlm. 28-29. 12 Sayyid Sabiq, Fikih Sunnah 11, a. b. H. Kamaluddin A. Marzuki, (Bandung: PT. AlMa’arif, 1987), hlm. 80.

231

hlm. menjawab: “Orang yang terbunuh di jalan Allah. Muslim) 13 Jadi. itu syahid. orang-orang syahid dari umatku itu sedikit.w.s.w.” Mereka bertanya: “Jika demikian siapa. wahai Rasulullah?” Rasulullah s. Orang yang mati karena penyakit perut.. Sayyidina Muhammad Musthafa s.. itu syahid.a. adalah diridhai oleh Allah Ta'ala menurut keterangan Hadits di atas.a.menjawab: “Wahai Rasulullah. itu syahid. 81. Orang yang mati tenggelam. sebab diare termasuk dalam kategori sakit perut. barangsiapa yang wafat karena sakit perut. R. 232 . 13 Ibid. Orang yang mati di jalan Allah. maka kematiannya digolongkan dalam kematian syahid. Orang yang mati terserang penyakit tha'un.” (H.” Rasulullah bersabda: “Jika demikian. itu syahid. itu syahid. Mirza Ghulam Ahmad a. tidak diragukan lagi bahwa sakit serta kewafatannya Hz. Dan menurut Hz. orang yang mati terbunuh di jalan Allah itu mati syahid.

Al Qur’an dan Terjemahnya. Pendit. Mahzarnama . Mirza Ghulam Ahmad of Qadian. R. Malik Ghulam. _________. Adamson. Alkitab. Ahmad Anwar. Farid. Afrika Selatan pada tahun 1985). Islam International Publications Limited. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia. 1997 Lembaga Alkitab Indonesia. 1988. terj. 1967.An Edict on Faith A Submission By The Ahmadiyya Movement in Islam to The Pakistan National Assembly Regarding Its Basic Tenets. Pelita III/ Tahun IV/1982/1983 _________. Surrey: Islam International Publications Limited. 233 . 1998 Proyek Pengadaan Kitab Suci Al-Qur’an Departemen Agama RI. Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Kata Pendahuluan dan Keterangan oleh Njoman S. ketika ia menghadapi sidang pengadilan kasus Ahmadiyah Lahore di Cape Town. Kutipan-Kutipan Terpilih dari Karya Tulis Hazrat Masih Mau’ud. Elite International Publications Limited. Penyelenggara Penterjemah dan Penerbit Kitab Suci Weda dan Dhammapada. Bhagavadgita. Khalifatul Masih II mengenai masalah kafir-mengkafirkan. Al Qur’an dengan Terjemahan dan Tafsir Singkat. _________.BIBLIOGRAFI Departemen Agama RI. 1999. A Moment of Exultation or Shame? (Sebuah buku kecil berbahasa Inggris dari Jemaat Ahmadiyah Inggris yang dibuat khusus untuk menjawab tuduhan dan pernyataan Hafiz Sher Mohammad Khoshabi – seorang mubaligh dari Ahmadiyah Lahore . Iain. Terjemahan.yang dialamatkan kepada Hz. 1989.

Wahid H. Abu Fuad. P. Jihad Versus Penumpahan Darah Atas Nama Agama. terj. Mukhlis Ilyas. Malik Aziz Ahmad Khan. A. 2001. 234 . 1989. Ahmad. Ahmad. Al Masih di Hindustan. Kisyti Nuh. Jakarta: PT. Yogyakarta: Penerbit Kanisius. Sukri Barmawi. Jemaat Ahmadiyah Indonesia. 1993. Mirza Ghulam. Mochtar Zoerni. 1997. 1987. Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Mirza Tahir. Ringkasan Shahih Muslim. Ahmad Anwar dan Sayyid Shah Muhammad. Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Mirza Bashiruddin Mahmud. (February. RajaGrafindo Persada. Hamdi. London: Add. Ensiklopedi Perjanjian Baru. Faham Mahdi Syi’ah dan Ahmadiyah dalam Perspektif. Ahmad Anwar. Bandung: Penerbit Mizan. Muslih. Riwayat Hidup Mirza Ghulam Ahmad. Ahmad. terj. Mirza Bashiruddin Mahmud. terj. terj. Bogor: Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Malfuzhat. Riwayat Hidup Rasulullah Saw. B. Mirza Bashiruddin Mahmud. Turunnya Isa Bin Maryam Pada Akhir Zaman. Mahmud Ahmad. terj. Mirza Ghulam. As-Suyuthi. Imam Jalaluddin Abdur Rahman. Cheema. terj. Al-Imam Zainuddin Ahmad bin Abdul Lathif. Ibnu Ilyas RIS. terj. Da’watul Amir. Ahmad..Ahmad. M. no. 92. Al-Hafiz Zaki Al-Din ‘Abd Al-‘Azhim. Xavier Leon –. A. 1994. terj. Fathoni. Bogor: Yayasan Wisma Damai.K. Nazir Isyaat. R. Al-Mundziri. Al-Wasiat. vol.” Review of Religions. Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Tiga Masalah Penting. terj. “Mubahala Background (Darsul Qur’an by Hadhrat Khalifatul Masih IV on 14th and 15th May 1988). Mirza Ghulam. 2002. 2. 1992. Ahmad. Jakarta: CV Haji Masagung. 1989. 1990. Cecep Syamsul Hari dan Tholib Anis. Almaawi. Dufour. Syinqithy Djamaluddin dan H. A. Ahmad. Bogor: CV Bintang Tsurayya. Az-Zabidi. Ahmad. Sayyid Shah Muhammad Al-Jaelani dan R. 1994. 2002. 1997). Ringkasan Shahih Al-Bukhari. Bandung: Penerbit Mizan. terj. 1984. Mirza Ghulam. 1995.

1978. Sayyid. Kamaludin A. B. Penjelasan Jemaat Ahmadiyah Indonesia. terj. M. A. Ali Audah. Bila Turun Almasih Tetap Nabi. Rafiq. Jemaat Ahmadiyah Indonesia. visions and verbal revelations vouchsafed to the Promised Messiah on whom be peace by Muhammad Zafrullah Khan.... Ibnu. Pustaka Litera Antar Nusa. Tadhkirah. Bogor: PT. Muhammad Husain. Da’i Pintar.Haekal. Arista Brahmatyasa. Anda Muslim atau Kafir? Jakarta: PT. Ahmad. Fikih Sunnah 11. Jakarta. 235 . 2001. Saleh A. Saving the Savior. Masalah Kenabian. Sulaiman. English translation of the dreams. Bandung: PT. Arista Brahmatyasa. Nazim Ishaat U. 1990. Mahyuddin Syaf. Illinois: Jammu Press. Jakarta: Jemaat Ahmadiyah Indonesia. 1997. 1978. Jakarta: PT. H. Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Al-Ma’arif. Nuruddin. Sabiq. Fikih Sunnah 4. The London Mosque. Sayyid. Jamaat-e-Ahmadiyya United Kingdom. 2001. Abubakr Ben Ishmael. Jakarta. Truth About Ahmadiyyat. Sejarah Hidup Muhammad. Bogor: PT. 1995. 1993. 1993. Pustaka Litera Antar Nusa. Jakarta: PT. Nahdi. 1976. Sulaiman. London: The London Mosque. 1993. Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Jemaat Ahmadiyah Indonesia. 1978. terj. Saffron Books. 1989. Bandung: PT. Haekal. Muhammad Husain. terj. AlMa’arif. Centenary Souvenir 1889-1989. Sabiq. Marzuki. Ali Audah. Salahuddin. Ibnu. 1994.K. Penjelasan Jemaat Ahmadiyah Indonesia Terhadap Keberatan-Keberatan dari Pihak Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI). terj. Abu Bakr As-Siddiq Sebuah Biografi dan Studi Analisis tentang Permulaan Sejarah Islam Sepeninggal Nabi. Arista Brahmatyasa.

diakses 17 Oktober 2005).org/library/links/amritsar.org/books/3in1/chap1/index.html.alislam. diakses 17 Oktober 2005).org/books/victory/index. Three in One An Enemy .html. _________. Washington DC: The Ahmadiyya Movement in Islam Inc.A Liar. Transcribed from: The Review of Religions February 1992. (http://www. Ijaz.. 236 . Ahmadiyyat An Introduction.alislam.A Disbeliever .alislam. Muhammad Zafrullah.alislam. Khan. diakses 17 Oktober 2005).alislam. A Spiritual Challenge. Tahir.org/library/links/Jesus_death/4_Christiant y. Victory of Prayer Over Prejudice. LXXXVII.html. Naeem Osman. (http://www. (http://www. Louis J. Memon.html. no.Hammann.org/introduction/intro-louis hammann. (http://www. Prophet Jesus as Has Died: The Connection to Christianity. vol.html. (http://www. diakses 17 Oktober 2005). 2. 1985. diakses 17 Oktober 2005).

Dan. semata. para syuhada dan para shalihin. dan tidak pernah dipakai sebagai keterangan atau sifat. mereka itulah sahabat yang sejati. dan tidak ada nabi lain yang dapat menyamai beliau dalam perolehan nikmat ini. Kata Allah itu “ism dzat. mereka adalah orang-orang yang benar dan menjadi saksi di sisi Tuhan mereka. syahid-syahid. Karena tiada kata lain yang sepadan.” (3:85) Allah adalah nama Dzat Maha Agung. Dalam bahasa Arab kata Allah itu tidak pernah dipakai untuk benda atau zat lain apa pun. barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul ini maka mereka akan termasuk di antara orang-orang yang kepada mereka Allah memberikan nikmat. maka nama “Allah” dipergunakan di seluruh terjemahan Al-Qur’an serta diucapkan dalam kehidupan sehari-hari. sesuai dengan karunia Allah. dan kepada-Nya kami menyerahkan diri.w.” tidak “musytak.Allah “Katakanlah: Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan kepada apa yang diturunkan kepada Ibrahim dan Ismail dan Ishak dan Ya’kub dan keturunannya dan kepada apa yang diberikan kepada Musa dan Isa dan sekalian nabi dari Tuhan mereka. para pengikut nabi-nabi lainnya hanya dapat mencapai martabat shiddiq. .a. Hal ini merupakan kehormatan khusus bagi Rasulullah s. Keempat martabat keruhanian.” (57:20).a.w. Kami tidak membedakan salah seorang di antara mereka.a. dapat mencapai martabat yang lebih tinggi yaitu nabi. maka kedua ayat itu menampilkan bahwa.” (4:70) Ayat ini menerangkan semua jalur keruhanian yang terbuka bagi kaum muslimin. para shiddiq.” tidak diambil dari kata lain. syahid dan shaleh. yaitu para nabi. Pemilik Tunggal semua sifat kesempurnaan dan sama sekali bebas dari segala kekurangan. namun pengikut Rasulullah s. Nama-nama yang terdapat dalam bahasa-bahasa lain. shiddiq-shiddiq. dan orang-orang saleh. Muhammad “Dan. Kesimpulan itu lebih lanjut ditunjang oleh ayat yang membicarakan nabi-nabi secara umum dan mengatakan. yakni: nabi-nabi.w. kini semuanya hanya dapat dicapai dengan jalan mengikuti Rasulullah s. “Dan orangorang yang beriman kepada Allah dan para rasul-Nya. semuanya nama penunjuk sifat atau nama pemberian (pelukisan) dan seringkali dipakai dalam bentuk jamak. Tiada bahasa lain memiliki nama tertentu atau khusus untuk Dzat Yang Maha Agung itu. Apabila ayat 4:70 dan 57:20 dibaca bersama-sama.

8:36. . 2:145).” (22:27) Ka’bah di kota Mekkah merupakan tempat pusat ibadah. Albait atau “Rumah itu” (2:128.s. dan bersihkanlah rumah-Ku bagi mereka yang tawaf. Ka’bah telah disebut dalam Al-Qur’an dengan berbagai nama.s.s. Ziarah ke Ka’bah juga merupakan kewajiban bagi orang-orang yang mampu menempuh perjalanan ke sana (3:98). 34) dan Baitul-Ma’mur atau “Rumah Makmur” (52:5). rumah itu telah menjadi puing dan letaknya telah diberitahukan oleh Allah kepada Nabi Ibrahim a. dan merupakan rumah peribadatan pertama yang dibangun di dunia (3:97). Pada hakikatnya Ka’bah didirikan oleh Hadhrat Adam a. 159.s. 3:98. melalui wahyu. ialah Baitii atau “Rumah-Ku” (2:126. dan kemudian mereka membangunnya kembali (2:128). “Janganlah mempersekutukan Aku dengan sesuatu. Baitul-Muharram atau “Rumah Suci” (14:38). 22:27). dan umat Islam wajib menghadap kearah Ka’bah dalam shalatnya dan menjadikannya sebagai Kiblat (2:126. dan mereka yang berdiri tegak dan mereka yang ruku’ dan sujud dalam shalat. dan Nabi Ismail a. Masjidil Haram (2:151). Ka’bah telah lama ada sebelum zaman Nabi Ibrahim a. Nama-nama yang berlainan ini mengisyaratkan kepada kemuliaan Ka’bah sebagai pusat peribadatan yang terbesar bagi umat manusia.s. Baitul ‘Atiq atau “Rumah Kuno” (22:30.Ka’bah & Masjidil Haram “Dan ingatlah ketika Kami menempatkan Ibrahim di tempat rumah Allah dan berfirman. Pada masa Nabi Ibrahim a. 22:27).

. Mesjid ini dibangun pada tahun 1876 oleh ayahanda Mirza Ghulam Ahmad. dan sebuah menara yang tinggi telah dibangun di halaman mesjid pada tahun 1903 dan dikenal dengan nama Menara Al-Masih (Minaratul Masih). Mesjid ini dalam perjalanannya telah mengalami perluasan secara bertahap selama beberapa tahun.Mesjid Aqsa Mesjid Aqsa ini terletak di negara India. tepatnya di kota Qadian. yaitu Mirza Ghulam Murtadha.

pada tanggal 19 Oktober 1924 dan kemudian beliau menamakannya sebagai Mesjid Fazl. Uniknya.a. Khalifatul Masih II r. dana terbesar untuk pembangunan mesjid ini berasal dari kaum wanita Ahmadi. Mesjid ini dibuka dan diresmikan pada tanggal 3 Oktober 1926 oleh Khan Bahadur Sheikh Abdul Qadir. Acara peletakan batu pertama dilakukan oleh Hz. .Mesjid Fazl Mesjid ini juga dikenal dengan nama Mesjid London (The London Mosque) karena terletak di tengah kota London di Inggris.

h. Khalifatul Masih IV r. tepatnya di Maple. Mesjid ini termasuk salah satu mesjid terbesar di benua Amerika. . Ontario. pada tanggal 20 September 1986. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Hz. Pembangunan mesjid dilakukan secara bertahap dan selesai serta diresmikan pada 16 Oktober 1992.Mesjid Baitul Islam Mesjid ini terletak di negara Kanada.

h. Khalifatul Masih IV r. Maryland. Amerika Serikat dan diresmikan pada tanggal 14 Oktober 1994 oleh Hz.Mesjid Baitur Rahman Mesjid ini terletak di Silver Spring. .

perpustakaan. Khalifatul Masih V. dibangun di atas area seluas 5. Surrey. mesjid ini juga memiliki fasilitas gymnasium.Mesjid Baitul Futuh Mesjid ini terletak di Morden. Selain fasilitas ruang untuk shalat. Mesjid ini diresmikan pada hari Jum’at tanggal 3 Oktober 2003 oleh Hz. Mesjid Baitul Futuh mampu menampung 10.2 acre. Inggris dan merupakan mesjid terbesar di Eropa Barat. .000 orang untuk shalat. kantor dan studio televisi.

Khalifatul Masih IV r. Batu pertama dalam bentuk bata merah ditanam setelah secara khusus didoakan oleh Hz.h. Di tempat inilah kemudian berlangsung acara Jalsah Salanah (Pertemuan Tahunan) Jemaat Ahmadiyah Indonesia secara nasional dari tahun ke tahun hingga sekarang ini.Mesjid Nashr Mesjid ini terletak di area Pusat Jemaat Ahmadiyah Indonesia dan Kampus Mubarak di daerah Parung. Jawa Barat. Lahan tempat mesjid ini berdiri dahulu merupakan bekas perkebunan karet yang terlantar penuh dengan alang-alang dan semak belukar. Lahan dibuka pada tahun 1981 dan pembangunan mesjid dimulai pada tahun 1985. . Bogor.

A. Pada masa itu beberapa tokoh perjuangan seperti Ir. untuk mendiskusikan berbagai hal di antaranya mengenai Islam. karena di masa itu gang di mana mesjid ini berada selalu penuh dengan berbagai macam gerobak.Mesjid Hidayat Mesjid ini terletak di daerah Cideng. dan Tan Malaka pernah mendatangi Maulana Rahmat Ali H. O. dan sudah mengalami evolusi sembilan kali hingga terbentuk bangunan seperti sekarang ini. T. Pada awal penyebaran Islam Ahmadiyah di Indonesia sekitar tahun 50-an. yang saat ini dikenal dengan alamat Jln. Juga di masa lalu Haji Agus Salim sering merekomendasikan orang-orang yang ingin mendalami Islam agar datang ke mesjid Gang Gerobak ini. Sukarno. seorang mubaligh Ahmadiyah pertama yang diutus ke Indonesia. Disebut mesjid Gang Gerobak. O. A. Sutan Syahrir. Di masa perjuangan. T. Mesjid ini pada awalnya merupakan bangunan dengan bilik-bilik bambu berlantai tanah yang dipadatkan. Embrio mesjid ini dibangun pada tahun 1936 di daerah Petodjo Oedik. Jakarta Pusat. . mesjid ini merupakan pusat aktivitas pertablighan di seluruh Indonesia.. Nasionalisme dan Tatanan Dunia Baru. di sinilah tempat tinggal Maulana Rahmat Ali H. Balikpapan I/10.

Peletakan batu pertamanya pada tahun 1959 dilakukan oleh Sahibzada Mirza Rafi Ahmad. mesjid An-Nur berdiri dengan sangat sederhana di tengah kampung Manislor dengan padang rumpun bambu yang rimbun.Mesjid An-Nur Mesjid ini terletak di Desa Manis Lor. Kabupaten Kuningan. . Khalifatul Masih II r. kepada bangsa Indonesia.a. Kecamatan Jalaksana. Menurut Hz. salah seorang putra Hz. Provinsi Jawa Barat. barulah terbentuk seperti sekarang ini yang merupakan buah kerja keras dan pengorbanan besar dari orang-orang Ahmadi asli Desa Manislor. yang saat itu bertugas di Indonesia sebagai mubaligh Ahmadiyah.. Khalifatul Masih II r.a. dan kemudian setelah empat kali berganti wajah. pengiriman Mirza Rafi Ahmad ini adalah sebagai tanda kecintaan beliau r. Pada awalnya..a.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->