1.

Pendahuluan
Lingkungan Turbo C++ 4.5 Turbo C++ 4.5 adalah tool yang dipakai untuk membuat code program dalam bahasa C ataupun C++. Berikut adalah jendela utama Turbo C++ 4.5.

1 2

3

4

1 : Menu Utama 2 : Toolbar 3 : Jendela pengetikan kode program 4 : Jendela Message/Pesan kesalahan kode

Create new, Open, Save, Save As File Untuk memulai membuat kode program di Turbo C++ 4.5 langkah-langkahnya adalah sebagai berikut : 1. Buka Turbo C++ 4.5 dari menu program sehingga akan keluar jendela Turbo C++ berikut :

Ferry Gustiawan, refer to DR. Inggriani Liem & Sjukani

1

2.

Kemudian pilih menu File > New maka akan tampil jendela baru (di dalam jendela utama Turbo C++) untuk menuliskan kode program.

3.

Setelah menuliskan kode program maka simpan dengan memilih menu File > Save as (untuk menyimpan dengan nama baru) atau File > Save (Tidak menyimpan dengan nama baru bila sudah pernah disimpan). Tentukan dirve dan direktori tempat penyimpanan.

Ferry Gustiawan, refer to DR. Inggriani Liem & Sjukani

2

Untuk membuka file atau kode program yang sudah pernah dibuat maka langkahlangkahnya adalah seperti berikut : 1. Pilih menu File > Open maka akan tampil jendela seperti berikut :

2.

Tentukan drive dan direktori lokasi tempat menyimpan file program kemudian klik OK.

Compile Program, Pendeteksian Error dan Warning, Run Program Setelah menuliskan kode program, maka berikutnya adalah compile program dengan tujuan untuk mendeteksi kesalahan-kesalahan dalam penulisan kode program. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

Ferry Gustiawan, refer to DR. Inggriani Liem & Sjukani

3

refer to DR. atau kombinasi tombol ALT+F9. akan tampil jendela status compile seperti berikut : Dari status di atas maka tidak ditemukan error atau warning pada program. Dari status di atas dapat dilihat bahwa terdapat error pada program. Pilih menu Project > Compile. Untuk melihat pesan error tersebut klik OK maka akan tampil jendela pesan error seperti berikut : Jendela di bawah ini menunjukkan terdapat warning pada program.1. Inggriani Liem & Sjukani 4 . Ferry Gustiawan.

Untuk melihat pesan warning tersebut. lalu run. Program Pertama “Hello world” Langkah-langkah : 1. yaitu dengan memilih menu Debug > Run atau kombinasi tombol CTRL+F9. refer to DR. Pilih menu File > New kemudian ketikkan kode berikut : 3. Kompile program tersebut.5. 2. Inggriani Liem & Sjukani 5 . klik tombol OK. Buka aplikasi Turbo C++ 4. Setelah kode program di-compile maka langkah berikutnya adalah menjalankannya. Akan tampil jendela hasil run program Ferry Gustiawan. Simpan program tersebut dengan nama hello. 2. 4.cpp.

5. refer to DR. Simpan program tersebut. Ferry Gustiawan. Inggriani Liem & Sjukani 6 .

maka nilai p adalah 3 (terjadi truncating).4E38 1. misalkan: float x = 3.1E4932 Tipe data dapat diubah ( type cast ).648 hingga 2. Tipe Dasar dan Bentukan Tipe data dapat dikelompokkan menjadi dua macam : 1.4E-4932 hingga 1. Tipe data yang berhubungan dengan bilangan bulat adalah char.2. int.147. Sedangkan lainnya berhubungan dengan bilangan pecahan.438.4E-38 hingga 3. Contoh : Ferry Gustiawan.438. Tipe Bentukkan Tipe Dasar Adalah tipe yang dapat langsung dipakai. Tipe Dasar char int long float double long double Ukuran Memori (byte) 1 2 4 4 8 10 Jangkauan Nilai Jumlah Digit Presisi 6-7 15-16 19 -128 hingga +127 -32768 hingga +32767 -2. int p = int(x). refer to DR.147. Tipe Dasar 2.7E-308 hingga 1.345.647 3.7E308 3. Inggriani Liem & Sjukani 7 . long.

Inggriani Liem & Sjukani 8 . Bilangan logika/Boolean Contoh : Ferry Gustiawan. refer to DR.Output dari program adalah : 19125 Darimana angka 19125 ? Jika variable tidak diinisialisai. namun nilai keluarannya diminta. maka compiler dengan bijak akan menampilkan nilai acak yang nilainya tergantung dari jenis compilernya.

Bilangan bulat (Integer) Yang dimaksud dengan integer adalah bilangan bulat …-3.1.-1. Inggriani Liem & Sjukani 9 .-2.2. refer to DR.3… Sebuah Integer N biasanya disajikan sebagai sebuah string di dalam memori komputer. 0. Beberapa format yang dipakai untuk mencetak nilai numerik integer : Kode Format Hasil yang dicetak %i atau %d %u %li %lu %c %x %o Numerik integer bertanda Numerik integer tak bertanda (unsigned integer) Numerik Long integer bertanda Numerik Unsigned Long Integerl Karakter ASCII Hexadecimal Integer Octal Integer Contoh 1 : Contoh 2 : Ferry Gustiawan.

Contoh 1 : Contoh 2 : Contoh 3 : Karakter Contoh 1 : Contoh 2 : Ferry Gustiawan. 0.65. misalnya 3.Bilangan riil Bilangan Riil adalah bilangan yang mengandung pecahan desimal.003 dan sebagainya. Inggriani Liem & Sjukani 10 . refer to DR.

refer to DR. Inggriani Liem & Sjukani 11 .String String adalah gabungan dari karakter. Contoh : “ Belajar “ à Literal String “B“ à Karakter Contoh 1 : Contoh 2 : Contoh 3 : Contoh 4 : Ferry Gustiawan.

refer to DR.Contoh 5 : Contoh 6 : Enumerasi Enumerasi adalah daftar nilai konstanta integer. Contoh : Ferry Gustiawan. Inggriani Liem & Sjukani 12 .

Ferry Gustiawan. contohnya tipe struktur. refer to DR. Inggriani Liem & Sjukani 13 .Tipe Bentukan Tipe bentukan adalah type yang dibentuk dari type dasar atau dari type bentukan lain yang sudah didefinisikan. Struktur terdiri dari data yang disebut field. Field–field tersebut digabungkan menjadi satu tujuan untuk kemudahan dalam operasi.

Bentuk umumnya : tyedef struct{ tipe nama_field1. tipe nama_field3. tipe nama_field2. Contoh : Ferry Gustiawan.. refer to DR. Inggriani Liem & Sjukani 14 . }nama_variabel... .

Contoh penamaan variable yang benar : A. dsb. _Harga. nim[10]. 4. HargaSatuan. Memori A B C Syarat penamaan variabel : 1. huruf. Maksimum 32 karakter. NILAI. Tidak boleh ada spasi atau blank. Huruf besar dan huruf kecil berbeda. Bentuk umum deklarasi variable : Nama_tipe Nama_variable Contoh : int x. // Deklarasi x bertipe integer char y.3. 2. // Deklarasi variable bertipe double Ferry Gustiawan. Karakter pertama harus huruf atau karakter garis bawah (underscore) dan karakter berikutnya boleh huruf atau angka atau karakter garis bawah. Dalam pemrograman disebut juga area atau tempat di dalam memory komputer yang isinya bisa diubah-ubah. nilai. P5. Inggriani Liem & Sjukani 15 . Tidak boleh sama dengan nama atau kata yang sudah disiapkan oleh komputer (reserved word) seperti keyword dan functions. Nilai. Harga_Satuan. Variabel Deklarasi variable Variable adalah suatu simbol atau lambang yang mempunyai nilai. refer to DR. Juga harus berbeda dengan nama label atau konstanta yang dibuat oleh programmer. 3. // Deklarasi variable bertipe char float nilai. // Deklarasi variable bertipe float double beta. bila lebih 32 karakter maka karakter selebihnya tidak diperhatikan oleh komputer.

Ferry Gustiawan. refer to DR. Pada program di atas akan terjadi error karena ada prosedur CETAK() yang menggunakan variable T dan variabel T tidak dikenal oleh prosedur CETAK(). Inggriani Liem & Sjukani 16 . B . // Deklarasi array bertipe integer Contoh : Variabel lokal Variable yang hanya bisa dipakai pada fungsi/prosedur itu sendiri. yaitu prosedur main(). Contoh : Variabel A.int array[5][4]. dan T adalah variable lokal karena dideklarasikan di dalam prosedur dan hanya bisa dipakai oleh prosedur itu saja.

refer to DR. Contoh : Dari program di atas dapat dilihat bahwa variable T adalah variabel global karena dideklarasikan di luar prosedur sehingga bisa dipakai oleh prosedur lain. Sedangkan variable A dan B adalah variabel lokal. Inggriani Liem & Sjukani 17 .Variabel global Variabel yang bisa dipakai oleh fungsi/prosedur lain karena dideklarasikan secara global. Ferry Gustiawan. yaitu prosedur CETAK().

Terdapat 3 buah assignment statement. A = 5. Inggriani Liem & Sjukani 18 . Konstanta. dan c adalah nama variabel sedangkan 3 dan 5 adalah nilai konstanta numerik.4. Input Ouput dan Operator Assignment Pemberian nilai atas suatu variabel disebut assignment. Konstanta Perhatikan kembali program untuk mengalikan dua bilangan di bawah ini : a. Ferry Gustiawan. Untuk lebih jelas perhatikan program perkalian dua bilangan berikut. b. Ekspresi. Nilai. refer to DR. Contoh : int A.

B. refer to DR. Lihat contoh berikut yang menghasilkan hasil yang sama dengan program di atas. Ekspresi Perhatikan assignment statement berikut ini : X = A + B * C.Dalam bahasa C. D adalah nama sebuah konstanta. dan C disebut operand (yang dioperasikan) sedangkan + dan * disebut arithmetic operator (operator aritmatika). Cara lain dengan menggunakan const. A + B * C disebut arithmatic expression atau pernyataan aritmatika dimana A. Operator Aritmatika Dalam bahasa C dan C++ operator aritmatika yang digunakan (disusun berdasarkan tingkat hirarki tertinggi sampai dengan yang terendah) adalah sebagai berikut : Ferry Gustiawan. dengan menggunakan define. nilai D tidak dapat dirubah. Inggriani Liem & Sjukani 19 . konstanta dapat diberi nama.

printf(“%f”.Operator * dan / dan % Maksud dan tingkat hirarki Kali dan Bagi dan Modulus * dan / dan % tingkt hirarkinya sama * dan / dan % tingkt hirarkinya lebih tinggi dari + dan - + dan - Tambah dan Kurang + dan – tingkat hirarkinya sama Pembagian Contoh 1 : int N = 25. F = 25.0. F).000000 Contoh 4 : int N. Ferry Gustiawan.5. refer to DR. F = N / 2. F). N = 25. N).500000 Contoh 3: int N. printf (“%f”. Akan tercetak : 12. N). akan tercetak : 12. N = F / 2. akan tercetak : 12 Contoh 2 : float F = 25. printf (“%i”. F = F / 2. printf(“%i”. Inggriani Liem & Sjukani 20 . float F. float F. N = N / 2.

refer to DR. A+=1). K = N % 2. Akan tercetak : 1 Aritmatika dalam instruksi printf() Contoh : int A = 25. ++A). printf(“%i”. printf(“%i”.h. int K. //Nilai A tidak berubah //A ditambah 1 dulu baru dicetak //A dicetak dulu kemudian ditambah 1 //A ditambah 1 dulu baru dicetak //A dicetak dulu kemudian dikurang 1 //A dikurang 1 dulu kemudian dicetak Pangkat Bahasa C. A). hanya berlaku untuk bilangan integer. printf (“%i”. C++ tidak menyiapkan operator untuk pangkat tapi menyiapkan fungsi untuk perasi pangkat yang masuk dalam library file math. sehingga % disebut sisa pembagian bilangan integer.Akan tercetak : 12 Modulus Operator % biasa disebut Modulus. Ferry Gustiawan. A--). printf(“%i”. Contoh : Akar C atau C++ menyiapkan fungsi hanya untuk akar kwadrat yaitu sqrt(). --A). printf(“%i”. K). A+1). printf(“%i”. A++). Inggriani Liem & Sjukani 21 . printf(“%i”. Contoh : int N = 25. printf(“%i”.

suatu ungkapan yang menyatakan kondisi. atau while.Contoh : Operator Relational Relational merupakan ungkapan dengan menghubungkan atau merelasikan dua buah nilai atau lebih tepatnya membandingkan dua buah nilai seperti dicontohkan berikut ini : a. N > 30 suatu pernyataan yang pasti bernilai TRUE suatu pernyataan yang bisa bernilai TRUE dapat juga FALSE Operator relational yang digunakan dalam bahasa C. or . refer to DR. Dalam bahasa C. sedangkan yang bernilai FALSE bernilai 0(nol). bila bernilai TRUE maka secara numerik (binary) ungkapan tersebut bernilai 1(satu). Contoh : Ferry Gustiawan. C++ adalah : Operator == > < >= Maksud Sama dengan (Equal to) Lebih besar dari (Greater than) Lebih keci dari (Less than) Lebih besar atau sama dengan (Greater than or equal to) Lebih kecil atau sama dengan (Less than or equal to) Tidak sama dengan (Not equal to) <= != Biasanya digunakan dalam oleh control statement if. Inggriani Liem & Sjukani 22 . 5 > 3 b.

Instruksi input tanpa format. yaitu : gets (var) untuk karakter string var = getche() var = getchar() var = getch() instruksi ini hanya digunakan untuk menginput sebuah karakter dengan tipe char. Instruksi input menggunakan format.Pembacaan Nilai Instruksi untuk menginput data melalui keyboard pada program C dapat dibedakan menjadi dua macam : 1. refer to DR. 23 Ferry Gustiawan. Instruksinya scanf(). Contoh 1 : Contoh 2 : 2. Inggriani Liem & Sjukani .

refer to DR. Inggriani Liem & Sjukani 24 .Contoh 1 : Input satu karakter Contoh 2 : Input dua karakter tanpa koma Contoh 3 : Input dua karakter disisipkan koma Ferry Gustiawan.

refer to DR.Contoh 4 : Input dua karakter dipisah spasi Contoh 5 : Input berupa string Contoh 6 : Input berupa integer Ferry Gustiawan. Inggriani Liem & Sjukani 25 .

5. Satu Kasus bentuk umum : if (kondisi) { Statement } Contoh : ii. Inggriani Liem & Sjukani 26 . Berikut ini adalah contoh penggunaan if. refer to DR. i. Pernyataan Kondisi IF Statement Melakukan seleksi dapat dilakukan dengan control statement yaitu if dan switch. Lebih dari satu kasus bentuk umum : if (kondisi) { Statement 1 } else { Statement 2 } if (kondisi 1) { Statement 1 } else if (kondisi 2) { Statement 2 } else { Statement 3 } Ferry Gustiawan.

Inggriani Liem & Sjukani 27 . refer to DR.Contoh 1 : Contoh 2 : Ferry Gustiawan.

Inggriani Liem & Sjukani 28 .Switch Case Selain menggunakan if seleksi dapat juga menggunakan switch. Contoh : Ferry Gustiawan. refer to DR.

refer to DR. C++ bisa menggunakan instruksi for. Inggriani Liem & Sjukani 29 . Pengulangan (Looping) Pengulangan dalam bahasa C.6. Pengulangan berdasarkan banyaknya pengulangan Contoh 1 : Contoh 2 : Contoh 3 : Ferry Gustiawan. while dan do while.

Pengulangan berdasarkan kondisi berhenti Contoh : Pengulangan berdasarkan kondisi pengulangan Contoh 1 : Ferry Gustiawan. refer to DR. Inggriani Liem & Sjukani 30 .

Inggriani Liem & Sjukani 31 . refer to DR.Pengulangan berdasarkan 2 aksi Contoh : Ferry Gustiawan.

berdiri sendiri. Fungsi Fungsi adalah sejumlah instruksi yang dikelompokkan menjadi satu. Bila fungsi yang kita buat diletakkan di atas main maka tidak perlu dideklarasikan lagi.7. Fungsi yang kita buat sendiri bisa diletakkan diatas atau pun di bawah main. Bahasa C minimal mempunyai satu buah fungsi yang disebut Fungsi main() yaitu fungsi induk/utama. refer to DR. yang berfungsi untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Fungsi HITUNG dipanggil di main. Ferry Gustiawan. Contoh : Dari contoh di atas fungsi HITUNG adalah fungsi yang dibuat sendiri. Inggriani Liem & Sjukani 32 .

Inggriani Liem & Sjukani 33 . Contoh : Ferry Gustiawan.8. refer to DR. Prosedur Prosedur sama dengan fungsi hanya saja tidak mengembalikan nilai return.

Contoh 1 : int A[5] artinya menyiapkan array satu dimensi bertipe int dengan 5 elemen yang diberi index dari 0 sampai dengan 4. Array Array satu dimensi Dalam bahasa pemrograman. refer to DR. Program di atas akan mengalokasi 5 alamat elemen array dan mencetak alamat array dalam hexadesimal. array adalah variabel yang sejenis yang berderet sedemikian rupa sehingga alamatnya saling bersambung/kontigu atau dengan kata lain variabel berindeks. Bentuk umum : tipe_array nama_array Ilustrasi array satu dimensi : Array di atas mempunyai enam element. Ilustrasinya : 0 1 2 3 4 A Ferry Gustiawan.9. Inggriani Liem & Sjukani 34 .

Akan tercetak : 3 5 12 7 9 Contoh 3 : Akan tercetak : 3 5 0 0 0 Ferry Gustiawan.Contoh 2 : Menyiapkan array numeric dengan nilainya. refer to DR. Inggriani Liem & Sjukani 35 .

Contoh 1 : Ferry Gustiawan. refer to DR.Contoh 4 : Akan tercetak : ABC Array Multidimensi Array multidimensi adalah array yang mempunyai lebih dari satu dimensi. Misal : A[3][5] artinya array tersebut mempunyai 3 baris 5 kolom. Inggriani Liem & Sjukani 36 .

refer to DR. Inggriani Liem & Sjukani 37 .Contoh 2 : Ferry Gustiawan.