ETIKA KEPERAWATAN Jan 16 16 January 2009, admin @ 10:15 am

2.1 Pengertian Etika berasal dari bahasa yunani, yaitu Ethos, yang menurut Araskar dan David (1978) berarti ´ kebiasaaan ´. ´model prilaku´ atau standar yang diharapkan dan kriteria tertentu untuk suatu tindakan. Penggunaan istilah etika sekarang ini banyak diartikan sebagai motif atau dorongan yang mempengaruhi prilaku. (Dra. Hj. Mimin Emi Suhaemi. 2002. 7)

Etika adalah kode prilaku yang memperlihatkan perbuatan yang baik bagi kelompok tertentu. Etika juga merupakan peraturan dan prinsip bagi perbuatan yang benar. Etika berhubungan dengan hal yang baik dan hal yang tidak baik dan dengan kewajiban moral. Etika berhubungan dengan peraturan untuk perbuatan atau tidakan yang mempunyai prinsip benar dan salah, serta prinsip moralitas karena etika mempunyai tanggung jawab moral, menyimpang dari kode etik berarti tidak memiliki prilaku yang baik dan tidak memiliki moral yang baik.

Etika bisa diartikan juga sebagai, yang berhubungan dengan pertimbangan keputusan, benar atau tidaknya suatu perbuatan karena tidak ada undang-undang atau peraturan yang menegaskan hal yang harus dilakukan. Etika berbagai profesi digariskan dalam kode etik yang bersumber dari martabat dan hak manusia ( yang memiliki sikap menerima) dan kepercayaan dari profesi. Profesi menyusun kode etik berdasarkan penghormatan atas nilai dan situasi individu yang dilayani.

Kode etik disusun dan disahkan oleh organisasi atau waah yang membina profesi tertentu baik secara nasional maupun internasional. Kode etik menerapkan konsep etis karena profesi bertanggung jawab pada manusia dan menghargai kepercayaan serta nilai individu. Kata seperti etika, hak asasi, tanggung jawab, mudah didefinisikan, tetapi kadang-kadang tidak jelas letak istilah tersebut diterapkan dalam suatu situasi. Contoh: benarkah di[andang dari segi etis, hak asasi dan tanggung jawab bila profesional kesehatan menghentikan upaya penyelamtan hidup pada pasien yang mengidap penyakit yang pasti mebawa kematian?.

Faktor teknologi yang meningkat, ilmu pengetahuan yang berkembang ( pemakaian mesin dan teknik memperpanjang usia, legalisasi abortus, pencangkokan organ manusia, pengetahuan biologi dan genetika, penelitian yang menggunakan subjek manusia) ini memerlukan pertimbangan yang menyangkut nilai, hak-hak

karakter dan motif yang baik serta ditekankan pada penetapan apa yang baik dan berharga bagi semua orang. hukum. Keperawatan adalah pelayanan vital terhadap manusia yang menggunakan manusia juga. hal yang diperlukan. Pada lingkup yang lebih luas. Berdasarkan uraian diatas. bioetik merupakan evaluasi etik pada moralitas treatment atau inovasi teknologi. sosia dan spiritual yang memungkinkan untuk penyembuhan dan menekankan pencegahan penyakit. Pelayanan ini berdasarkan kepercayaan bahwa perawat akan berbuat hal yang benar. Oleh karena manusia dalam interaksi bertingkah laku berbeda-beda maka diperlukan pedoman untuk mengarahkan bagaimana harus bertindak. Perawat memberi asuhan kepada klien. yaitu perawat. warna kulit. prinsip dan standar seseorang yang mempengaruhi perilaku profesional. pengobatan. Cara hidup moral perawat telah dideskripsikan sebagai etik perawatan. terminologi etik dan moral adalah sama. sehingga etik merefleksikan sifat. status sosial dan lain-lain. bioetik mengevaluasi pada semua tindakan moral yang mungkin membantu atau . menerima tanggung jawab untuk membuat keadaan lingkungan fisik. Pelayanan profesional berdasarkan kebutuhan manusiakarena itu tidak membedakan kebangsaan. politik. Organisasi profesi diharapkan mampu memelihara dan menghargai. bioteknologi. Etik juga dapat digunakan untuk mendeskripsikan suatu pola atau cara hidup. Pelayanan kepada umat manusia merupakan fungsi utama perawat dan dasar adanya profesi keperawatan. TIPE-TIPE ETIK a. dapat disimpulkan bahwa etik merupakan istilah yang digunakan untuk merefleksikan bagaimana seharusnya manusia berperilaku. Moral mendeskripsikan perilaku aktual. Bioetik Bioetik merupakan studi filosofi yang mempelajari tentang kontroversi dalam etik. Etik memiliki terminologi yang berbeda dengan moral bila istilah etik mengarahkan terminologinya untuk penyelidikan filosofis atau kajian tentang masalah atau dilema tertentu. mengembangkan nilai tersebut melalui kode etik yang disusunnya. mengamalkan. Etik merupakan studi tentang perilaku. menyangkut masalah biologi dan pengobatan. Lebih lanjut. baik dan buruk dalam hubungan dengan orang lain. kebiasaan dan kepercayaan sekelompok orang atau kelompok tertentu. Kadang-kadang perawat dihadapkan pada situasi yang memerlukan keputusan untuk mengambil tindakan. dan hal yang mnguntungkan pasien dan kesehatannya. Kebutuhan pelayanan keperawatan adalah universal. bioetik difokuskan pada pertanyaan etik yang muncul tentang hubungan antara ilmu kehidupan. serta meningkatkan kesehatan dengan penyuluhan kesehatan. Definisi Etik merupakan prinsip yang menyangkut benar dan salah. dan theology. dan waktu pelaksanaan pengobatan pada manusia. Pada lingkup yang lebih sempit. politik. Secara umum. keluarga dan masyarakat.asasi dan tanggung jawab profesi. apa yang seharusnya dilakukan seseorang terhadap orang lain.

yang meliputi semua tindakan yang berhubungan dengan pengobatan dan biologi. Clinical ethics/Etik klinik Etik klinik merupakan bagian dari bioetik yang lebih memperhatikan pada masalah etik selama pemberian pelayanan pada klien. b. TEORI ETIK a. Berbuat baik (Beneficience) Beneficience berarti. Nursing ethics/Etik Perawatan Bagian dari bioetik. memilih dan memiliki berbagai keputusan atau pilihan yang harus dihargai oleh orang lain. Deontologi Pendekatan deontologi berarti juga aturan atau prinsip. memerlukan pencegahan dari kesalahan atau kejahatan. dan bagaimana seseorang sebaiknya merespon permintaan medis yang kurang bermanfaat (sia-sia). etika lingkungan. dalam situasi pelayanan kesehatan. informed consent. yang merupakan studi formal tentang isu etik dan dikembangkan dalam tindakan keperawatan serta dianalisis untuk mendapatkan keputusan etik. Orang dewasa dianggap kompeten dan memiliki kekuatan membuat sendiri. tetapi pada dasarnya hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayinya. Praktek profesional merefleksikan otonomi saat perawat menghargai hak-hak klien dalam membuat keputusan tentang perawatan dirinya. penghapusan kesalahan atau kejahatan dan peningkatan kebaikan oleh diri dan orang lain. c. Prinsip otonomi merupakan bentuk respek terhadap seseorang. terjadi konflik antara prinsip ini dengan otonomi. pemberian pelayanan kesehatan Dapat disimpulkan bahwa bioetik lebih berfokus pada dilema yang menyangkut perawatan kesehatan modern. aplikasi teori etik dan prinsip etik terhadap masalah-masalah pelayanan kesehatan b. Utilitarian Kebenaran atau kesalahan dari tindakan tergantung dari konsekwensi atau akibat tindakan Contoh : Mempertahankan kehamilan yang beresiko tinggi dapat menyebabkan hal yang tidak menyenangkan. dan euthanasia. alokasi sumber-sumber. Isu dalam bioetik antara lain : peningkatan mutu genetik. Otonomi merupakan hak kemandirian dan kebebasan individu yang menuntut pembedaan diri. nyeri atau penderitaan pada semua hal yang terlibat. hanya melakukan sesuatu yang baik. . atau dipandang sebagai persetujuan tidak memaksa dan bertindak secara rasional. Contoh clinical ethics : adanya persetujuan atau penolakan. Kebaikan. Prinsip-prinsip tersebut antara lain autonomy. Otonomi (Autonomy) Prinsip otonomi didasarkan pada keyakinan bahwa individu mampu berpikir logis dan mampu membuat keputusan sendiri. b. Terkadang. PRINSIP-PRINSIP ETIK a.bahkan membahayakan kemampuan organisme terhadap perasaan takut dan nyeri.

Ketaatan. Prinsip veracity berhubungan dengan kemampuan seseorang untuk mengatakan kebenaran. e. Menepati janji (Fidelity) Prinsip fidelity dibutuhkan individu untuk menghargai janji dan komitmennya terhadap orang lain. Kejujuran (Veracity) Prinsip veracity berarti penuh dengan kebenaran. Tidak ada seorangpun dapat memperoleh informasi tersebut kecuali jika diijinkan oleh klien dengan bukti persetujuan. menyampaikan pada teman atau keluarga tentang klien dengan tenaga kesehatan lain harus dihindari. mereka memiliki hak untuk mendapatkan informasi penuh tentang kondisinya. memulihkan kesehatan dan meminimalkan penderitaan. standar praktek dan keyakinan yang benar untuk memperoleh kualitas pelayanan kesehatan. KODE ETIK KEPERAWATAN INDONESIA . Informasi harus ada agar menjadi akurat. dan objektif untuk memfasilitasi pemahaman dan penerimaan materi yang ada. h.c. legal dan kemanusiaan. Akuntabilitas (Accountability) Akuntabilitas merupakan standar yang pasti bahwa tindakan seorang profesional dapat dinilai dalam situasi yang tidak jelas atau tanpa terkecuali. g. Keadilan (Justice) Prinsip keadilan dibutuhkan untuk terpai yang sama dan adil terhadap orang lain yang menjunjung prinsip-prinsip moral. menggambarkan kepatuhan perawat terhadap kode etik yang menyatakan bahwa tanggung jawab dasar dari perawat adalah untuk meningkatkan kesehatan. Kebenaran merupakan dasar dalam membangun hubungan saling percaya. Walaupun demikian. dan mengatakan yang sebenarnya kepada klien tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan keadaan dirinya selama menjalani perawatan. mencegah penyakit. Diskusi tentang klien diluar area pelayanan. adalah kewajiban seseorang untuk mempertahankan komitmen yang dibuatnya. komprensensif. f. terdapat beberapa argument mengatakan adanya batasan untuk kejujuran seperti jika kebenaran akan kesalahan prognosis klien untuk pemulihan atau adanya hubungan paternalistik bahwa ´doctors knows best´ sebab individu memiliki otonomi. Kesetiaan. Segala sesuatu yang terdapat dalam dokumen catatan kesehatan klien hanya boleh dibaca dalam rangka pengobatan klien. Nilai ini diperlukan oleh pemberi pelayanan kesehatan untuk menyampaikan kebenaran pada setiap klien dan untuk meyakinkan bahwa klien sangat mengerti. Tidak merugikan (Nonmaleficience) Prinsip ini berarti tidak menimbulkan bahaya/cedera fisik dan psikologis pada klien. Perawat setia pada komitmennya dan menepati janji serta menyimpan rahasia klien. kesetiaan. d. Karahasiaan (Confidentiality) Aturan dalam prinsip kerahasiaan adalah informasi tentang klien harus dijaga privasi klien. Nilai ini direfleksikan dalam prkatek profesional ketika perawat bekerja untuk terapi yang benar sesuai hukum.

b. jenis kelamin. kesukuan. tidak etis dan ilegal. Perawat dan teman sejawat 1) Perawat senantiasa memelihara hubungan baik dengan sesama perawat maupun dengan tenaga kesehatan lainnya. dan dalam memelihara keserasian suasana lingkungan kerja maupun dalam mencapai tujuan pelayanan kesehatan secara keseluruhan. d. aliran politik dan agama yang dianut serta kedudukan sosial. warna kulit. e. Kode etik keperawtan Indonesia : a. 3) Perawat dalam membuat keputusan didasarkan pada informasi yang akurat dan mempertimbangkan kemampuan serta kualifikasi seseorang bila melakukan konsultasi. Perawat dan masyarakat Perawat mengemban tanggung jawab bersama masyarakat untuk memprakarsai dan mendukung berbagai kegiatan dalam memenuhi kebutuhan dan kesehatan masyarakat. 3) Tanggung jawab utama perawat adalah kepada mereka yang membutuhkan asuhan keperawatan. 4) Perawat wajib merahasiakan segala sesuatu yang dikehendaki sehubungan dengan tugas yang dipercayakan kepadanya kecuali jika diperlukan oleh yang berwenang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. dimana seorang perawat selalu berpegang teguh terhadap kode etik sehingga kejadian pelanggaran etik dapat dihindarkan. adat istiadat dan kelangsungan hidup beragama klien. menerima delegasi dan memberikan delegasi kepada orang lain 4) Perawat senantiasa menjunjung tinggi nama baik profesi keperawatan dengan selalu menunjukkan perilaku profesional. Aturan yang berlaku untuk seorang perawat Indonesia dalam melaksanakan tugas/fungsi perawat adalah kode etik perawat nasional Indonesia. Perawat dan praktek 1) Perawat memlihara dan meningkatkan kompetensi dibidang keperawatan melalui belajar terus-menerus 2) Perawat senantiasa memelihara mutu pelayanan keperawatan yang tinggi disertai kejujuran profesional yang menerapkan pengetahuan serta ketrampilan keperawatan sesuai dengan kebutuhan klien. Perawat dan Klien 1) Perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan menghargai harkat dan martabat manusia. Perawat dan Profesi . 2) Perawat bertindak melindungi klien dari tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan secara tidak kompeten.Kode etik adalah pernyataan standar profesional yang digunakan sebagai pedoman perilaku dan menjadi kerangka kerja untuk membuat keputusan. keunikan klien dan tidak terpengaruh oleh pertimbangan kebangsaan. c. 2) Perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan senantiasa memelihara suasana lingkungan yang menghormati nilai-nilai budaya. umur.

1) Perawat mempunyai peran utama dalam menentukan standar pendidikan dan pelayanan keperawatan serta menerapkannya dalam kegiatan pelayanan dan pendidikan keperawatan 2) Perawat berperan aktif dalam berbagai kegiatan pengembangan profesi keperawatan 3)Perawat berpartisipasi aktif dalam upaya profesi untuk membangun dan memelihara kondisi kerja yang kondusif demi terwujudnya asuhan keperawatan yang bermutu tinggi. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful