Pada era kompetisi global seperti saat ini menyebabkan semua jenis perusahaan baik perusahaan jasa, dagang

, manufaktur dan perbankan pun harus mencapai keunggulan kompetitif. Ada dua strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk mencapai keunggulan kompetitif ini, yaitu dengan low cost strategy atau differentiation strategy. Penekanan kedua strategi tersebut tentu saja berbeda. Dengan strategi biaya rendah berarti perusahaan menjual produk atau jasa dengan harga jual lebih murah dibandingkan dengan kompetitornya, tetapi kualitasnya sama atau lebih tinggi. Sedangkan pada strategi diferensiasi, perusahaan menjual produk atau jasa yang unik kepada konsumennya. Perusahaan menjual produk / jasa yang tidak dijual oleh kompetitor, sehingga dapat bersaing secara unggul dan pada akhirnya dapat mencapai keunggulan kompetitif. Perusahaan yang sedang bersaing sudah seharusnya mengetahui posisi perusahaannya di dalam pasar kompetitif. Selain itu, untuk efisiensi perusahaan maka perusahaan perlu menganalisis aktivitas-aktivitas yang ada dalam rantai nilai serta mengeliminasi aktivas perusahaan yang tidak menciptakan nilai tambah pada produk atau jasa. Ke majuan perusahaan juga didukung oleh hubungan yang baik antara perusahaan dengan pemasok (supplier), investor, dan konsumen maupun pelanggan yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas produk. Oleh karena itu, untuk dapat melihat posisi dan mengetahui informasi perusahaan guna membuat keputusan strategis dalam menghadapi persaingan bisnis diperlukan sebuah alat analisis manajemen yaitu analisis value chain ( Value Chain Analysis). Analisis value chain merupakan alat untuk memahami dan mengidentifikasi rantai nilai suatu produk yang mulai dari pemasok, manufaktur, pemasaran, serta penanganan purnajual ke dalam aktivitas relevan yang bersifat strategis. Di samping itu, untuk memahami perilaku biaya dan berbagai sumber yang berbeda untuk mengetahui kekuatan posisi perusahaan dalam rangka mencapai keunggulan kompetitif.Aktivitas-aktivitas mulai dari tahap pemasok, manufaktur dan konsumen terjadi secara terpisah, namun mempunyai satu hubungan, yaitu pembentukan nilai pada produk. Aktivitas tersebut interdependen sehingga perlu dijaga hubungannya agar dapat memaksimalkan nilai produk yang dihasilkan. Analisis value chain dapat diklasifikasikan menjadi 2 yaitu analisis company¶s external value chain dan company¶s internal value chain. a. Company¶s external value chain yaitu analisis yang berhubungan dengan pihak luar perusahaan ; meliputi hubungannya dengan pemasok (supplier linkages) dan dengan konsumen (customer linkages). y Hubungan dengan pemasok memberikan manfaat dalam hal peningkatan kualitas bahan baku, waktu pengantaran lebih tepat dan hemat biaya. y Hubungan baik dengan konsumen memberikan manfaat dalam hal loyalitas konsumen terhadap produk perusahaan. Life-cycle costing memandang bahwa dalam konsep value chain peranan konsumen penting dalam peningkatan laba. b. Company¶s internal value chain terdiri atas seluruh aktivitas dalam perusahaan, baik yang bersifat fisik maupun teknologi, yang dapat menambah nilai produk. Kemudian

Sumber Alfaria Trijaya atau Alfamart Jenis Industri : Retail dan servis Waktu didirikan : 27 Juni 1999 Jumlah Outlet : 2266 toko ( Desember 2007) Prestasi y Perolehan penghargaan Franchise Gold 2006 y Perolehan sertifikat ISO 9001:2000 dan rekor MURI tanggal 22 Januari 2007 y Brand Retailer peringkat pertama di Indonesia tahun 2007 (menurut survey oleh Nielsen) Motto : ³ Belanja Pas. Profil Perusahaan Nama Perusahaan : PT. Inovasi untuk kemajuan yang lebih baik. . berorientasi kepada pemberdayaan pengusaha kecil. Selalu menjadi yang terbaik dalam segala hal yang dilakukan dan selalu menegakkan tingkah laku / etika bisnis yang tertinggi.aktivitas-aktivitas tersebut dikelola secara lebih baik daripada perusahaan-perusahaan lain untuk menciptakan keunggulan komperatif. BUDAYA y y Integritas yang tinggi. Ikut berpartisipasi dalam membangun negara dengan menumbuh-kembangkan jiwa wiraswasta dan kemitraan usaha. ALFAMART Alfamart termasuk jaringan bisnis waralaba retail terkemuka yang berorientasi pada pemberdayaan pengusaha kecil. pemenuhan kebutuhan dan harapan konsumen. serta mampu bersaing secara global" MISI y y y y Memberikan kepuasan kepada pelanggan / konsumen dengan berfokus pada produk dan pelayanan yang berkualitas unggul. Membangun organisasi global yang terpercaya. Franchise Alfamart merupakan perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang perdagangan umum dan jasa eceran yang menyediakan kebutuhan sehari-hari. tersehat dan terus bertumbuh dan bermanfaat bagi pelanggan . pemegang saham dan masyarakat pada umumnya. pemasok. Harga Pas´ VISI "Menjadi jaringan distribusi retail terkemuka yang dimiliki oleh masyarakat luas. karyawan.

y y y Kualitas & Produktivitas yang tertinggi. Dan untuk tahun 2008 . Surabaya. dan lainlain. Burger King. Kepuasan pelanggan melalui standar pelayanan yang terbaik. 380 juta Rp.266 unit dimana sekitar 20 % merupakan waralaba dan 80% dimiliki perusahaan. Informasi-informasi perusahaan baik berupa informasi keuangan tentang biaya dan pendapatan maupun informasi nonkeuangan yang relevan (produktivitas.Perusahaan waralaba lokal yang pertama kali yaitu Es Teler 77 yang berkembang pada tahun 1990. penacapaian indeksnya melampaui seluruh pelaku bisnis retail di Indonesia. baik internal maupun external perusahaan secara tepat.555 juta . Sumber pembiayaan atau harga franchise-nya dirinci sebagai berikut : Tipe toko Luas toko Biaya investasi Sewa lokasi Total 2 36 rak 80 m Rp. 30% akan diwaralabakan dan sisanya milik perusahaan. Dan untuk membuat keputusan strategis diperlukan analisis value chain. produk yang lengkap dengan harga yang le terjangkau. bih Corporate Communicaton Manager Alfamart. Kerjasama Team. Sistem bisnis dengan waralaba awalnya berkembang dari Amerika Serikat pada tahun 1970-an. Didit Setiadi mengatakan bahwa hingga akhir tahun 2007 gerai Alfamart telah mencapai 2. gerai akan ditambah hingga mencapai 3000 unit yang penambahannya akan difokuskan di Pulau Jawa dan Lampung dan dari penambahannya sekitar 750 gerai. Bandung. 125 juta Rp. Alfamart¶s Internal Value Chain  Perluasan jaringan usaha dengan sistem waralaba Istilah Waralaba sendiri berarti lebih untung. 330 juta Rp/ 150 juta Rp. 300 juta Rp. Kemenangan tersebut tentu saja tidak lepas dari kerja keras karyawan maupun manajer dalam mengelola manajemen perusahaan untuk mencapai keunggulan kompetitif. Dan berdasarkan hasil survey. Tetapi sistem waralaba mulai memasuki negara Indonesia pada tahun 1990-an. 175 juta Rp. kualitas. seperti KFC. 425 juta 2 45 rak 80 ± 120 m Rp. Alfamart yang termasuk bisnis waralaba menjalankan usaha minimarket. Kemudian perusahaan waralaba lokal terus berkembang hingga saat ini totalnya mencapai 360 merek produk dimana jumlah ini lebih besar daripada waralaba asing.dan faktor kunci sukses lainnya) harus dapat dianalisis secara tepat supaya manajemen dapat melakukan fungsinya dalam pembuatan keputusan yang bersifat strategis untuk pengembangan posisi kompetitif sehingga keunggulan kompetitif dapat menyebabkan kesuksesan yang berkesinambungan. 480 juta 2 54 rak 120 m Rp. alfamart merupakan minimarket yang paling terkemuka karena pelayanan yang memuaskan. Saat ini. Alfamart telah menempati urutan pertama brand retail di Indonesia karena berdasarkan Store Equity Indeks di Jabodetabek.

 promosi secara gencar disertai dengan diskon pada tiap produknya secara rutin  ragam produk disukai oleh semua segmen dan berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau dan lebih murah daripada para kompetitornya  Pengaturan tata ruang dan peletakan barang-barang di toko yang rapi dan mudah ditemukan oleh pelanggan. pelanggan akan semakin senang berbelanja di Alfamart karena ada tiga bonus jika memiliki kartu AKU. Selain itu. Biaya training yang dikeluarkan sebesar Rp. Alfamart¶s External Value Chain  Alfamart memiliki lebih kurang 38 supplier dan terbina hubungan baik dengan para pemasoknya sehingga dapat menghemat biaya dan kualitas produk bisa ditingkatkan. Indomaret yang tetap konsisten berkecimpung di bidang minimarket (lokal) dikelola secara profesional dan dipersiapkan memasuki era globalisasi. . Bandung.  Sistem Bisnis Penerapan sistem marketing dengan word of mouth yang akan meningkatkan brand equity. Biaya gaji karyawan sebesar Rp. Cileungsi. dan Cirebon.500. Untuk display. 1.000 per bulan. Bidang usaha yang relatif stabil adalah bisnis ritel. 250. sistem teknologi informasinya yang dikembangkan tepat dan cepat dengan memiliki distribution center yang kuat di 5 daerah. sehingga biaya yang dikeluarkan untuk pemasaran dapat dikurangi. Salah satu bisnis ritel yang melayani kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari -hari adalah minimarket. bisa membeli produk eksklusif dengan harga spesial dan bisa mendapat hadiah secara undian ataupun langsung. contohnya harga yang lebih murah pada produk yang sama dan kenyamanan (emotional benefit). Keuntungan emosional berupa lay out gerai dan display produk yang memudahkan dan membuat konsumen nyaman. yaitu potongan harga.  Pembuatan Kartu AKU yang diberikan kepada pelanggan yang telah memenuhi persyaratan.000 ± Rp.Alfamart mengelompokkan produk tertentu berdasarkan taste bukan merek. yaitu di Serpong.000. Dengan adanya Kartu AKU. Di Indonesia bisnis ini terus berkembang seirama dengan kebutuhan penduduk yang jumlahnya terus meningkat. Bekasi. 1.  Loyalitas konsumen terhadap Alfamart Keuntungan produk yang dituntut oleh konsumen yaitu berdasarkan fungsinya (functional benefit). Karyawan Alfamart yang berasal dari perusahaan Alfamart itu sendiri dan telah ditraining secara optimal sehingga mereka dapat memberikan pelayanan yang memuaskan bagi konsumen dan pelanggan.000 per orang.

beragam dan berkualitas. Alfamart perlu menganalisis dan memperhatikan aktivitas yang paling strategis yaitu aktivitas yang unik dan tidak dilakukan oleh para pesaingnya. sehingga meningkatkan loyalitas konsumen terhadap Alfamart dan meningkatkan company¶s value chain. Aktivitas-aktivitas yang telah saya sebut di atas belumlah melingkupi semua aktivitasaktivitas yang dilakukan oleh Alfamart. Malah dengan bentuknya yang minimarket.Gaya merchandise display tersebut diadopsi dari Carefour sebagai hypermarket terfavorit. berdiri di banyak lokasi terutama di daerah yang µramai¶ sehingga pengunjungnya banyak. Namun aktivitas-aktivitas di atas merupakan aktivitas yang dapat memberikan nilai tambah terhadap nilai produk dan image perusahaan. Keunggulan Alfamart sebagai perusahaan retail yaitu meskipun berbentuk mini-market. Menurut saya. akan meningkatkan kenyamanan bagi konsumen. yang terpenting bahwa Alfamart menerapkan low-cost strategy. strategi tersebut merupakan aktivitas value chain yang paling strategis untuk mencapai keunggulan kompetitif secara berlanjut. dan BRI untuk program penyediaan kredit khusus bagi mitrausaha yang ingin membuka gerai Alfamart ( terwaralaba : pihak yang membeli merek perusahaan waralaba). Alfamart bisa menjangkau setiap segmen. Memiliki hubungan yang baik dengan perbankan akan meningkatkan external value chain perusahaan. untuk mempertahankan kemenangannya . Selain itu. Oleh karena itu. produk yang dijual lengkap. Terwaralaba memberikan usulan atas pembukaan gerai kepada perusahaan Alfamart kemudian pihak perusahaan yang akan meneruskannya ke pihak bank. BCA. Berdasarkan hasil survey (tahun 2006-2007) pada responden usia 15-65 tahun di Alfamart Jabotabek disimpulkan bahwa 95 % konsumen Alfamart puas terhadap produk dan pelayanan. peletakkan produk-produk di toko rapi sehingga mudah ditemukan. . Kualitas produk terjamin dan tidak pernah kadaluarsa. sehingga bisa memenangkan pasar. Alfamart dapat melihat kecenderungan konsumen datang bukan untuk melihat produk berdasarkan merek tetapi rasa. Dengan begitu. Perusahaan pesaing pasti juga memiliki aktivitas-aktivitas yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaannya.  Penyediaan kredit lunak terhadap mitrausaha Alfamart menggandeng tiga bank terkemuka di Indonesia yaitu Bank Mandiri.

Tugas Akuntansi Manajemen VALUE CHAIN ANALYSIS Disusun oleh : Caroline Radista Paramita 250726 / Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada .

Yogyakarta .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful