P. 1
BIOLOGI

BIOLOGI

|Views: 71,104|Likes:

More info:

Published by: Santti Duliem Fauziah on Mar 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/12/2013

pdf

text

original

Sections

  • STRUKTUR HEWAN
  • JARINGAN EMBRIONAL
  • JARINGAN EPITEL
  • 1. Epitel Pipih
  • 2. Epitel Kubus
  • 3. Epitel Silindris
  • 4. Epitel Transisional
  • JARINGAN OTOT
  • 1.Jaringan Otot Polos
  • 2.Jaringan Otot Lurik
  • 3.Jaringan Otot Jantung/Miokardium
  • 1.Sel Saraf Sensorik
  • 2.Sel Saraf Motorik
  • 3.Sel Saraf Penghubung
  • INGAN PENGUAT
  • 1. Jaringan Ikat
  • 2. Jaringan Tulang Rawan (Kartilago)
  • 3. J aringan Tulang
  • 4. Jaringan Darah
  • 5. Jaringan Limfe/Getah Bening
  • JARINGAN LEMAK
  • 1. USUS
  • 2. TRAKEA/BATANG TENGGOROK
  • SISTEM ORGAN
  • STRUKTUR TUMBUHAN
  • JARINGAN MERISTEM
  • 1. Jaringan Meristem Primer
  • 2. Jaringan Meristem Sekunder
  • 1 Jaringan Epidermis
  • 2. Jaringan Parenkim
  • 3. Jaringan Penguat/Penyokong
  • 4. Jaringan Pengangkut
  • 5. Jaringan Gabus
  • ORGAN TUMBUHAN
  • AKAR
  • 1. Fungsi Akar
  • 2. Anatomi Akar
  • 1. Batang Dikotil
  • 2. Batang Monokotil
  • 1. Epidermis
  • 2. Parenkim/Mesofil
  • 3. Jaringan Pembuluh
  • PERTUMBUHAN PADA TUMBUHAN
  • 1. Pertumbuhan Primer
  • 2. Pertumbuhan Sekunder
  • A. Faktor Luar
  • B. Faktor Dalam
  • 1. Fase Embrionik
  • 2. Fase Pasca Embrionik
  • GERAK PADA TUMBUHAN
  • Gerak pada tumbuhan dibagi 3 golongan, yaitu :
  • 1.Gerak HIGROSKOPIS
  • 2.Gerak ESIONOM
  • TULANG
  • OTOT (MUSCULUS)
  • Macam otot
  • BAGIAN-BAGIAN OTOT
  • KARAKTERISTIK OTOT
  • KERJA OTOT
  • MEKANISME GERAKAN OTOT
  • GANGGUAN PADA SISTEM GERAK
  • GASTROENTEROLOGI
  • Zat Makanan
  • 1. Protein
  • 2. Lemak (Lipid)
  • 3. Karbohidrat
  • 4. Garam-Garam Mineral
  • 5. Vitamin
  • Vitamin Yang Larut Dalam Air (Water Soluble Vitamins)
  • Vitamin Yang Larut Dalam Lemak (Lipid Soluble Vitamins)
  • Alat Pencernaan Makanan
  • Fungsi HCI Lambung :
  • Gangguan Pada Sistem Peredaran Darah
  • SISTEM EKSKRESI PADA INVERTEBRATA
  • 1. Sistem Ekskresi pada Cacing Pipih
  • 2. Sistem Ekskresi pada Anelida dan Molluska
  • 3. Alat Ekskresi pada Belalang
  • 1. Ginjal
  • 2. Paru-paru (Pulmo)
  • 3. Hati (Hepar)
  • Ginjal Terdiri Dari
  • Proses Pembentukan Urine
  • Jumlah Urine Dipengaruhi oleh:
  • Metabolisme Protein Hingga Menghasilkan Urea
  • 1. Alat Respirasi pada Serangga
  • 2. Alat Pernapasan pada Kalajengking dan Laba-laba
  • 3. Alat Pernapasan pada Ikan
  • 4. Alat Pernapasan pada Katak
  • 5. Alat Pernapasan pada Reptilia
  • 6. Alat Pernapasan pada Burung
  • Skema udara pernapasan
  • 1. Penghantaran Impuls Melalui Sel Saraf
  • 2. Penghantaran Impuls Melalui Sinapsis
  • 1. Otak
  • 1. Sistem Saraf Sadar
  • 2. Saraf Otonom
  • Parasimpatik Simpatik
  • INDERA PENGLIHAT (MATA)
  • 1. Bola Mata
  • 2. Otot Mata
  • 3. Fungsi Mata
  • 4. Kelainan pada Mata
  • 1. Susunan Telinga
  • 2. Susunan dan Cara Kerja Alat Keseimbangan
  • 1. Susunan Kulit
  • 2. Fungsi Kulit
  • 1. Kelenjar Endokrin dan Hormon yang Dihasilkan
  • Tabel 11.4 Hormon dan Fungsi Hormon yang Dihasilkan Hipofisis Bagian Posterior
  • Hormon dan Fungsi Hormon yang Dihasilkan Kelenjar Adrenal
  • STEM REPRODUKSI
  • 1.Fisi
  • Pembentukan spora
  • 3.Pembentukan tunas
  • 4.Fragmentasi
  • 5.Propagasi vegetatif
  • TABEL BAGIAN-BAGIAN BUNGA
  • BAGIAN BUNGA FUNGSI
  • Proses Penyerbukan dan Pembuahan
  • 1.Alat Reproduksi Mammalia Jantan
  • 2.Alat Reproduksi Mammalia Betina
  • Reproduksi Manusia
  • Proses Spermatogenesis :
  • Pengaruh Hormon dalam Oogenesis
  • 1.Pembuatan Lapisan Lembaga
  • 2.Membran (Lapisan Embrio)
  • 3.Plasenta atau Ari-Ari
  • a.Tanpa Alat Bantu
  • b.Menggunakan Alat Bantu
  • Pemencaran Organisme
  • Pemencaran Hewan

STRUKTUR HEWAN Dilihat dari segi jumlah sel, hewan dapat dibagi menjadi Protozoa (hewan bersel satu

) dan Metazoa (hewan bersel banyak). Pada hewan bersel banyak (termasuk manusia), kumpulan sel-sel yag memiliki bentuk dan fungsi yang sama akan membentuk jaringan, jaringan jaringan yang berbeda akan bergabung membentuk organ tubuh, organ-organ tubuh akan bergabung membentuk sistem organ tubuh, sistem organ tubuh akhirnya akan bergabung membentuk organisme (hewan). SEL ⇒ JARINGAN ⇒ ORGAN ⇒ SISTEM ORGAN ⇒ ORGANISME

JARINGAN EMBRIONAL Jaringan embrional, merupakan jaringan dari hasil pembelahan sel zigot. Jaringan embrional mengalami spesialisasi menjadi 3 lapisan jaringan (triploblastik), lapisan luar, ektoderm, lapisan tengah, mesoderm dan lapisan dalam entoderm. Contoh hewan triploblastik : Annelida, Mollusca, Arthropoda, Chordata. Atau menjadi 2 lapisan jaringan (diploblastik), lapisan ektoderm dan endoderm. Contoh hewan diploblastik : Coelenterata.

Lapisan-lapisan jaringan tersebut di atas kemudian akan berkembang menjadi organorgan tubuh dari suatu hewan.
JARINGAN EPITEL Jaringan epitel adalah jaringan yang melapisi permukaan tubuh, organ tubuh atau permukaan saluran tubuh hewan. Berdasarkan bentuk dan susunannya jaringan epitel dibagi menjadi 1. Epitel Pipih a. Epitel pipih selapis Contoh: pada pembuluh darah, alveolus, pembuluh limfe, glomerulus ginjal. b. Epitel banyak lapis Contoh: pada kulit, rongga mulut, vagina. 2. Epitel Kubus a. Epitel kubus selapis Contoh: pada kelenjar tiroid, permukaan ovarium. b. Epitel kubus banyak lapis Contoh:

pada saluran kelenjar minyak dan kelenjar keringat pada kulit.

1. Epitel kubus selapis 2. Epitel pipih selapis 3. Jaringan ikat (diambil dari lapisan allantois dan amnion embrio babi).

Gbr.

3. Epitel Silindris a. Epitel silindris selapis Contoh: pada lambung, jonjot usus, kantung empedu, saluran pernafasan bagian atas. b. Epitel silindris banyak lapis Contoh: pada saluran kelenjar ludah, uretra. c. Epitel silindris banyak lapissemu/epitel silindris bersilia Contoh: pada trakea, rongga hidung. 4. Epitel Transisional Merupakan bentuk epitel banyak lapis yang sel-selnya tidak dapat digolongkan berdasarkan bentuknya. Bila jaringannya menggelembung bentuknya berubah. Contoh: pada kandung kemih.
Gbr 3. Epitel transisional dari kandung kemih anjing.

Gbr. Epitel silindris banyak lapis bersilia . (tampak silia di tengah-tengah, diambil dari eaofagus janin).

A : kandung kemih kosong

B : kandung kemih berisi urine

Sebagai jaringan yang menutup seluruh permukaan luar dan dalam tubuh setiap organisme, jaringan epitel mempunyai fungsi sebagai berikut 1. 2. 3. 4. Sebagai Sebagai Sebagai Sebagai pelindung kelenjar penerima rangsang lalu lintas keluar masuknya zat

JARINGAN OTOT Jaringan otot tersusun atas sel-sel otot yang fungsinya menggerakkan organ-organ tubuh. Kemampuan tersebut disebabkan karena jaringan otot mampu berkontraksi. Kontraksi otot dapat berlangsung karena molekul-molekul protein yang membangun sel otot dapat memanjang dan memendek. Gambar 1 : Diagram susunan jaringan otot kerangka, dari keseluruhan otot sampai tingkat molekuler. Jaringan otot dapat dibedakan menjadi 3 macam : 1.Jaringan Otot Polos Jaringan otot polos mempunyai serabut-serabut (fibril) yang homogen sehingga bila diamati di bawah mikroskop tampak polos atau tidak bergaris-garis.

Oleh sebab itu nama lain dari otot lurik adalah otot bergaris melintang. berkontraksi sesuai dengan kehendak dan di bawah pengaruh saraf sadar. Bila otot polos dirangsang. 3. Kontraksinya menurut kehendak kita dan di bawah pengaruh saraf sadar. Fungsi otot jantung adalah untuk memompa darah ke luar jantung. Otot polos terdapat pada saluranpencernaan. Serabut otot jantung (dari jantung orang dewasa) INGAN SARAF . Struktur Otot Polos 2. saluran pernafasan. Serabut otot lurik (dari otot anak-anak). Kontraksi otot lurik berlangsung cepat bila menerima rangsangan.meskipun begitu kontraksi otot jantung secara refleks serta reaksi terhadap rangsang lambat. Fungsi otot lurik untuk menggerakkan tulang dan melindungi kerangka dari benturan keras.Jaringan Otot Lurik Nama lainnya adalah jaringan otot kerangka karena sebagian besar jenis otot ini melekat pada kerangka tubule. Dinamakan otot lurik karena bila dilihat di bawah mikroskop tampak adanya garis gelap dan terang berselang-seling melintang di sepanjang serabut otot. Strukturnya menyerupai otot lurik. Gbr. Gbr.Otot polos berkontraksi secara refleks dan di bawah pengaruh saraf otonom. reaksinya lambat. Gbr.Jaringan Otot Jantung/Miokardium Jaringan otot ini hanya terdapat pada lapisan tengah dinding jantung. dinding pembuluh darah.

Konduktivitas artinya kemampuan sel saraf untuk membawa impulsimpuls saraf. 2. Fungsi jaringan ikat adalah mengikat atau mempersatukan jaringan-jaringan . Sel Saraf Sensorik Berfungsi menghantarkan rangsangan dari reseptor (penerima rangsangan) ke sumsum tulang belakang. Jaringan Ikat Jaringan ikat terdiri dari serabut. sel-sel dan cairan ekstra seluler. Sel saraf (neuron) dengan akson dan dendrit).Jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf atau neuron. cabang-cabang inilah yang menghubungkan tiap-tiap sel saraf sehingga membentuk jaringan saraf. Sel saraf mempunyai kemampuan iritabilitas dan konduktivitas. Sel Saraf Penghubung Merupakan penghubung sel saraf yang satu dengan sel saraf yang lain. Tiap neuron/sel saraf terdiri atas badan sel saraf.Cairan ekstra seluler dan serabut disebut matriks. 3. INGAN PENGUAT Jaringan penguat disebut juga jaringan penyokong atau jaringan penunjang. Gbr. Sel Saraf Motorik Berfungsi menghantarkan impuls motorik dari susunan saraf pusat ke efektor. Iritabilitas artinya kemampuan sel saraf untuk bereaksi terhadap perubahan lingkungan. cabang dendrit dan cabang akson. Yang termasuk jaringan penguat adalah : 1. Terdapat 3 macam sel saraf 1.

Fungsinya untuk membungkus organ-organ tubuh. Terdapat pada permukaan tulang sendi. b Kartilago fibrosa . Gbr. pembuluh darah dan saraf. Jaringan ini terdapat pada selaput urat. Jaringan ikat longgar Ciri-ciri : sel-selnya jarang dan sebagian jaringannya tersusun atas matriks yang mengandung serabut kolagen dan serabut elastis. fasia.menjadi organ dan berbagai organ menjadi sistem organ. . Tendon adalah ujung otot yang melekat pada tulang. Ligamen adalah jaringan ikat yang berperan sebagai penghubung antar tulang. tulang dengan tulang. Ada 3 macam jaringan tulang rawan : a Kartilago hialin . karena terbuat dari serabut kolagen yang berwarna putih. 2. Matriksnya bening kebiruan. Jaringan Tulang Rawan (Kartilago) Jaringan tulang rawan pada anak-anak berasal dari jaringan embrional yang disebut mesenkim. menjadi selubung organ dan melindungi jaringan atau organ tubuh. ligamen dan tendon. juga memberikan perlindungan terhadap organ tubuh. Fungsinya untuk menghubungkan berbagai organ tubuh seperti otot dengan tulang-tulang. Fungsinya untuk menyokong kerangka tubuh. Kartilago hialin (dari embrio babi). memberi kemungkinan pertumbuhan memanjang tulang pipa dan memberi kemungkinan tulang rusuk bergerak saat bernafas. selaput pembungkus otot.Jaringan ikat longgar terdapat di sekitar organ-organ. b. pada orang dewasa berasal dari selaput tulang rawan atau perikondrium yang banyak mengandung kondroblas atau pembentuk sel-sel tulang rawan. Fasia adalah jaringan ikat berbentuk lembaran yang menyelimuti otot. pembuluh darah dan saraf. cincin tulang rawan pada batang tenggorok dan cabang batang tenggorok. ujung tulang rusuk yang melekat pada tulang dada dan pada ujung tulang panjang. menguatkan saluran pernafasan. Kartilago hialin merupakan bagian terbesar dari kerangka embrio juga membantu pergerakan persendian. Berdasarkan struktur dan fungsinya jaringan ikat dibedakan menjadi dua: a. Jaringan ikat padat Nama lainnya jaringan ikat serabut putih.

bila matriks tulang rapat dan padat. Keping-keping darah (trombosit) . karena berupa cairan. Tulang keras. Fungsi utama untuk memberikan proteksi dan penyokong. Gbr. Jaringan Darah Jaringan darah merupakan jaringan penyokong khusus. matriksnya terdiri dari zat perekat kolagen dan endapan garam-garam mineral terutama garam kalsium (kapur).Kartilago elastik Matriksnya berwarna keruh kekuning-kuningan. Jaringan ini terdapat pada perekatan ligamen-ligamen tertentu pada tulang. Tulang spons.Matriksnya berwarna gelap dan keruh. bila matriksnya berongga. Jaringan ini terdapat pada dawn telinga. b. J aringan Tulang Jaringan tulang terdiri dari sel-sel tulang atau osteon yang tersimpan di dalam matriks. Contoh : tulang pipa. 3. Kartilago fibrosa (dari tulang lutut manusia). epiglottis. Sel darah Dibagi menjadi sel darah merah (eritrosit) berfungsi untuk mengangkut oksigen dan sel darah putih (lekosit) berfungsi untuk melawan benda-benda asing yang masuk ke dalam tubuh. pada calmam antar ruas tulang belakang dan pada pertautan antar tulang kemaluan kiri dan kanan. Tulangmerupakan komponen utama dari kerangka tubuh dan berperan untuk melindungi alat-alat tubuh dan tempat melekatnya otot kerangka. c. persendian tulang pinggang. pembuluh eustakius dan laring. Contoh : tulang pendek. Bagian-bagian dari jaringan darah adalah : a. 4. Tulang dapat dibagi menjadi 2 macam : a. b.

Berfungsi dalam proses pembekuan darah.

c.

Plasma darah Komponen terbesar adalah air, berperan mengangkut sari makanan, hormon, zat sisa hasil metabolisms, antibodi dan lain-lain.

5. Jaringan Limfe/Getah Bening Asal jaringan limfe adalah bagian dari darah yang keluar dari pembuluh darah, komponen terbesarnya adalah air dimana terlarut zat-zat antara lain glukosa, garam-garam, asam lemak. Komponen selulernya adalah limfosit. Jaringan limfe menyebar ke seluruh tubuh melalui pembuluh limfe. Fungsi jaringan limfe selain untuk kekebalan tubuh (adanya limfosit) juga untuk mengangkut cairan jaringan, protein, lemak, garam mineral dan zat-zat lain dari jaringan ke sistem pembuluh darah. JARINGAN LEMAK Nama lainnya adalah jaringan adiposa, jaringan ini terdapat di seluruh tubuh. Fungsinya untuk menyimpan lemak untuk cadangan makanan, dan mencegah hilangnya panas secara berlebihan. Kumpulan dari berbagai macam jaringan dan melaksanakan suatu tugas tertentu akan membentuk organ. Derajat dari organisme ditentukan dari makin beragamnya organ yang dimiliki. Beberapa organ tubuh 1. USUS Merupakan bagian dari sistem pencernaan. Disusun dari beberapa jaringan, susunan dari luar ke dalam adalah: a. Jaringan ikat serosa, fungsinya untuk menggantungkan usus ke organ lain b. Jaringan otot polos memanjang c. Jaringan otot polos melingkar d. Jaringan ikat longgar e. Jaringan otot polos mukosa f. Jaringan ikat longgar mukosa g. Jaringan epitel silindris yang merupakan jaringan terdalam dari rongga usus Di samping jaringan-jaringan tersebut di atas terdapat juga jaringan-jaringan lain (jaringan saraf, jaringan darah dan lain-lain) yang menunjang kerja usus.

Gambar 1 : Susunan umum organ saluran cerna (usus).

2. TRAKEA/BATANG TENGGOROK Merupakan bagian dari sistem pernafasan. Trakea disusun atas 3 lapis jaringan, dari luar ke dalam : a. Jaringan ikat padat b. Jaringan rulang rawan dan jaringan otot polos c. Jaringan epitel silindris berlapis banyak bersilia

SISTEM ORGAN Kumpulan dari berbagai organ dan menjalankan tugas tertentu disebut sistem organ. Sistem organ yang terdapat dalam tubuh manusia antara lain 1. SISTEM INTEGUMEN/KULIT 2. SISTEM PENCERNAAN 3. SISTEM SIRKULASI 4. SISTEM RESPIRASI/PERNAFASAN 5. SISTEM EKSKRESI 6. SISTEM REPRODUKSI 7. SISTEM KERANGKA 8. SISTEM OTOT 9. SISTEM SARAF 10. SISTEM HORMON STRUKTUR TUMBUHAN Seperti pada hewan, tubuh tumbuhan pun terdiri dari sel-sel. Sel-sel tersebut akan berkumpul membentuk jaringan, jaringan akan berkumpul membentuk organ dan seterusnya sampai membentuk satu tubuh tumbuhan. Di sini akan dibahas macammacam jaringan dan organ yang membentuk tubuh tumbuhan. Jaringan tumbuhan dapat dibagi 2 macam : 1. Jaringan meristem 2. Jaringan dewasa

JARINGAN MERISTEM

Jaringan meristem adalah jaringan yang terus menerus membelah. Jaringan meristem dapat dibagi 2 macam 1. Jaringan Meristem Primer Jaringan meristem yang merupakan perkembangan lebih lanjut dari pertumbuhan embrio. Contoh: ujung batang, ujung akar. Meristem yang terdapat di ujung batang dan ujung akar disebut meristem apikal. Kegiatan jaringan meristem primer menimbulkan batang dan akar bertambang panjang. Pertumbuhan jaringan meristem primer disebut pertumbuhan primer. 2. Jaringan Meristem Sekunder Jaringan meristem sekunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan dewasa yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan jaringan meristem sekunder disebut pertumbuhan sekunder. Kegiatanjaringan meristem menimbulkan pertambahan besar tubuh tumbuhan.

Jaringan dewasa adalah jaringan yang sudah berhenti membelah. Jaringan dewasa dapat dibagi menjadi beberapa macam : 1 Jaringan Epidermis Jaringan yang letaknya paling luar, menutupi permukaan tubuh tumbuhan. Bentuk jaringan epidermis bermacam-macam. Pada tumbuhan yang sudah mengalami pertumbuhan sekunder, akar dan batangnya sudah tidak lagi memiliki jaringan epidermis. Fungsi jaringan epidermis untuk melindungi jaringan di sebelah dalamnya. 2. Jaringan Parenkim Nama lainnya adalah jaringan dasar. Jaringan parenkim dijumpai pada kulit batang, kulit akar, daging, daun, daging buah dan endosperm. Bentuk sel parenkim bermacam-macam. Sel parenkim yang mengandung klorofil disebut klorenkim, yang mengandung rongga-rongga udara disebut aerenkim. Penyimpanan cadangan makanan dan air oleh tubuh tumbuhan dilakukan oleh jaringan parenkim. 3. Jaringan Penguat/Penyokong Nama lainnya stereon. Fungsinya untuk menguatkan bagian tubuh tumbuhan. Terdiri dari kolenkim dan sklerenkim.

Ada 2 macam jaringan. Jaringan Gabus Fungsi jaringan gabus adalah untuk melindungi jaringan lain agar tidak kehilangan banyak air. Xilem ada 2 macam: trakea dan trakeid. pada Dikotil. jaringan sklerenkim mengandung senyawa lignin. . Batok kelapa adalah contoh yang baik dari bagian tubuh tumbuhan yang mengandung serabut dan sklereid. yang fungsinya melindungi ujung akar sewaktu menembus tanah. yakni xilem atau pembuluh kayu dan floem atau pembuluh lapis/pembuluh kulit kayu. Pada Dikotil. contoh: umbi modifikasi akar.a. kemudian pada pangkal batang akan tumbuh akar-akar yang memiliki ukuran hampir sama sehingga membentuk akar serabut. batang. jaringan gabus dibentuk oleh kambium gabus atau felogen. Sklerenkim Selain mengandung selulosa dinding sel. daun. mengingat sel-sel gabus yang bersifat kedap air. ke arah luar berupa sel-sel mati yang disebut felem. sel-sel kaliptra ada yang mengandung butir-butir amylum. AKAR Asal akar adalah dari akar lembaga (radix). yakni: akar. Jaringan Pengangkut Jaringan pengangkut bertugas mengangkut zat-zat yang dibutuhkan oleh tumbuhan. 4. dinamakan kolumela. sehingga sel-selnya menjadi kuat dan keras. Kolenkim Sebagian besar dinding sel jaringan kolenkim terdiri dari senyawa selulosa merupakan jaringan penguat pada organ tubuh muda atau bagian tubuh tumbuhan yang lunak. Xilem bertugas mengangkut air dan garam-garam mineral terlarut dari akar ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. bunga modifikasi dari ranting dan daun. b. pembentukan jaringan gabus ke arah dalam berupa sel-sel hidup yang disebut feloderm. Sklerenkim terdiri dari dua macam yaitu serabut/serat dan sklereid atau sel batu. Floem bertugas mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Akar monokotil dan dikotil ujungnya dilindungi oleh tudung akar atau kaliptra. 5. Sedang bagian lain dari ketiga organ tersebut adalah modifikasinya. akar lembaga mati. ORGAN TUMBUHAN Organ tumbuhan biji yang penting ada 3. pada Monokotil. akar lembaga terus tumbuh sehingga membentuk akar tunggang.

Empulur . Akar cabang terbentuk dari pertumbuhan persikel ke arah luar.Sel-sel tersebut dinamakan sel penerus/sel peresap. b. . Fungsi Akar a. c. Epidermis Susunan sel-selnya rapat dan setebal satu lapis sel.Persikel/Perikambium Merupakan lapisan terluar dari stele. Epidermis b. Pada dikotil di antara xilem dan floem terdapat jaringan kambium. a. sel-selnya tidak tersusun rapat sehingga banyak memiliki ruang antar sel. Untuk menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah b. Menyerap air dam garam-garam mineral terlarut 2. Silinder Pusat/Stele a. Pada pertumbuhan selanjutnya penebalan zat gabus sampai pada dinding sel yang menghadap silinder pusat.Berkas Pembuluh Angkut/Vasis Terdiri atas xilem dan floem yang tersusun bergantian menurut arah jari jari. dinding selnya mudah dilewati air. Endodermis Merupakan lapisan pemisah antara korteks dengan silinder pusat. Tetapi tidak semua sel-sel endodermis mengalami penebalan.Silinder Pusat/Stele Silinder pusat/stele merupakan bagian terdalam dari akar. . bulu akar memperluas permukaan akar. Anatomi Akar Pada akar muda bila dilakukan potongan melintang akan terlihat bagian-bagian dari luar ke dalam. Bulu akar merupakan modifikasi dari sel epidermis akar. bertugas menyerap air dan garam-garam mineral terlarut. Endodermis d. bila diamati di bawah mikroskop akan tampak seperti hutuf U. disebut sel U. c.1. Sel-sel endodermis dapat mengalami penebalan zat gabus pada dindingnya dan membentuk seperti titik-titik. sehingga air tak dapat menuju ke silinder pusat. Korteks c. Terdiri dari berbagai macam jaringan : . sehingga memungkinkan air dapat masuk ke silinder pusat. Sebagian besar dibangun oleh jaringan parenkim. dinamakan titik Caspary. Korteks Letaknya langsung di bawah epidermis. Dapat berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan c.

Fungsi epidermis untuk melindungi jaringan di bawahnya. sedang pada musim kering tidak terjadi pertumbuhan sehingga pertumbuhan menebalnya pada batang tampak berlapis-lapis. tersusun atas selapis sel. d. yang disebutkambium intervasikuler. Endodermis Endodermis batang disebut juga kulit dalam. Keduanya dapat mengadakan pertumbuhan sekunder yang mengakibatkan bertambah besarnya diameter batang. Terdapat perbedaan antara batang dikotil dan monokotil dalam susunan anatominya. setiap lapis menunjukkan aktivitas pertumbuhan selama satu tahun. Antara xilem dan floem terdapat kambium intravasikuler. lkatan pembuluh pada stele disebut tipe kolateral yang artinya xilem dan floem. Endodermis tumbuhan Anguiospermae mengandung zat tepung. Pada tumbuhan Dikotil. Pada batang yang mengalami pertumbuhan sekunder. makin ke dalam tersusun atas jaringan parenkim. Batang Dikotil Pada batang dikotil terdapat lapisan-lapisan dari luar ke dalam : a. Lapis terluar dari stele disebut perisikel atau perikambium.Letaknya paling dalam atau di antara berkas pembuluh angkut terdiri dari jaringan parenkim. Letak saling bersisian. lapisan epidermis digantikan oleh lapisan gabus yang dibentuk dari kambium gabus. 1. pertumbuhan menebal sekunder tidak berlangsung terus-menerus. tetapi tidak terdapat pada endodermis tumbuhan Gymnospermae. Korteks Korteks batang disebut juga kulit pertama. merupakan lapisan pemisah antara korteks dengan stele. tidak mempunyai ruang antar sel. berkayu keras dan hidupnya menahun. . yang dekat dengan lapisan epidermis tersusun atas jaringan kolenkim. Stele/ Silinder Pusat Merupakan lapisan terdalam dari batang. Epidermis Terdiri atas selaput sel yang tersusun rapat. b. tetapi hanya pada saat air dan zat hara tersedia cukup. c. lapis-lapis lingkaran tersebut dinamakan Lingkaran Tahun. pada perkembangan selanjutnya jaringan parenkim yang terdapat di antara berkas pembuluh angkut juga berubah menjadi kambium. xilem di sebelah dalam dan floem sebelah luar. terdiri dari beberapa lapis sel.

Anatomi daun dapat dibagi menjadi 3 bagian : 1. Batang Monokotil Pada batang Monokotil.2. Tidak adanya kambium pada Monokotil menyebabkan batang Monokotil tidak dapat tumbuh membesar. Epidermis Epidermis merupakan lapisan terluar daun. Jaringan Pembuluh Jaringan pembuluh daun merupakan lanjutan dari jaringan batang. Daun merupakan modifikasi dari batang. keduanya mengandung kloroplast. dengan perkataan lain tidak terjadi pertumbuhan menebal sekunder. untuk mencegah penguapan yang terlalu besar. Kegiatan fotosintesis lebih aktif pada jaringan pagar karena kloroplastnya lebih banyak daripada jaringan bunga karang. Meskipun demikian. . ada epidermis atas dan epidermis bawah. Parenkim/Mesofil Parenkim daun terdiri dari 2 lapisan sel. 3. Jaringan pagar selselnya rapat sedang jaringan bunga karang sel-selnya agak renggang. merupakan bagian tubuh tumbuhan yang paling banyak mengandung klorofil sehingga kegiatan fotosintesis paling banyak berlangsung di daun. stoma berguna untuk tempat berlangsungnya pertukaran gas dari dan ke luar tubuh tumbuhan. ada Monokotil yang dapat mengadakan pertumbuhan menebal sekunder. lapisan epidermis dilapisi oleh lapisan kutikula. Pada epidermis terdapat stoma/mulut daun. misalnya pada pohon Hanjuang (Cordyline sp) dan pohon Nenas seberang (Agave sp). epidermis terdiri dari satu lapis sel. yakni palisade (jaringan pagar) dan spons (jaringan bunga karang). terdapat di dalam tulang daun dan urat-urat daun. batas antara korteks dan stele umumnya tidak jelas. sehingga masih terdapat ruang-ruang antar sel. 2. Pada stele monokotil terdapat ikatan pembuluh yang menyebar dan bertipe kolateral tertutup yang artinya di antara xilem dan floem tidak ditemukan kambium.

ERTUMBUHAN adalah proses pertambahan ukuran sel atau organisme. Diferensiasi adalah perubahan yang terjadi dari keadaan sejumlah sel. Berlangsung pada embrio. Proses ini berlangsung secara kualitatif. Jaringan daun. Pertumbuhan ini bersifat kuantitatif/ terukur. yaitu: 1.Gbr. PERTUMBUHAN PADA TUMBUHAN Secara umum pertumbuhan dan pekembangan pada tumbuhan diawali untuk stadium zigot yang merupakan hasil pembuahan sel kelamin betina dengan jantan. Embrio memiliki 3 bagian penting : a. Baik pertumbuhan atau perkembangan bersifat irreversibel. akar embrionik yaitu calon akar c. Pembelahan zigot menghasilkan jaringanmeristem yang akan terus membelah dan mengalami diferensiasi. bagian ujung-ujung dari tumbuhan seperti akar dan batang. kotiledon yaitu cadangan makanan . membentuk organ-organ yang mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda. Pertumbuhan Primer Terjadi sebagai hasil pembelahan sel-sel jaringan meristem primer. tunas embrionik yaitu calon batang dan daun b. PERKEMBANGAN adalah proses menuju kedewasaan pada organisme. Terdapat 2 macam pertumbuhan.

yang disebut kambium vasis atau kambium intravasikuler. Kambium yang berada di sebelah dalam jaringan kulit yang berfungsisebagai pelindung.Kambium intravasis dan intervasis membentuk lingkaran tahun ⇒bentuk konsentris.Mula-mula kambium hanya terdapat pada ikatan pembuluh.Selanjutnya parenkim akar/batang yang terletak di antara ikatan pembuluh. Embrio Tumbuhan Pertumbuhan tanaman dapat diukur dengan alat yang disebutauksanometer. . Daerah pembelahan Sel-sel di daerah ini aktif membelah (meristematik) b. . Fungsinya adalah membentuk xilem dan floem primer. . Terbentuk akibat ketidakseimbangan antara permbentukan xilem dan floem yang lebih cepat dari pertumbuhan kulit.ke luar membentuk felem : sel-sel mati . . gymnospermae dan menyebabkan membesarnya ukuran (diameter) tumubuhan. 2. Daerah pertumbuhan pada akar dan batang berdasar aktivitasnya tcrbagi menjadi 3 daerah a. Pertumbuhan ini dijumpai pada tumbuhan dikotil. Daerah diferensiasi Bagian paling belakang dari daerah pertumbuhan. Pertumbuhan Sekunder Merupakan aktivitas sel-sel meristem sekunder yaitu kambium dan kambium gabus. menjadi kambium yang disebut kambium intervasis. Sel-sel mengalami diferensiasi membentuk akar yang sebenarnya serta daun muda dan tunas lateral yang akan menjadi cabang.Gbr.ke dalam membentuk feloderm : sel-sel hidup . Daerah pemanjangan Berada di belakang daerah pembelahan c.

Cahaya ⇒ mempengaruhi fotosintesis. yang berbeda untuk tiap jenis tumbuhan. Giberelin Senyawa ini dihasilkan oleh jamur Giberella fujikuroi atau Fusarium . Auksin adalah senyawa asam indol asetat (IAA) yang dihasilkan di ujung meristem apikal (ujung akar dan batang).membantu perkecambahan . Suhu ideal yang diperlukan untuk pertumbuhan yang paling baik adalah suhu optimum. Air dan Mineral ⇒ berpengaruh pada pertumbuhan tajuk 2 akar. Faktor Dalam 1. Kelembaban. Suhu ⇒ di antaranya mempengaruhi kerja enzim. Secara umum merupakan faktor penghambat. Went (1928) pertama kali menemukan auksin pada ujung koleoptil kecambah gandum Avena sativa. F. Etiolasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat di tempat yang gelap Fotoperiodisme adalah respon tumbuhan terhadap intensitas cahaya dan panjang penyinaran.W. 2. a. Diferensiasi salah satu unsur hara atau lebih akan menghambat atau menyebabkan pertumbuhan tak normal. 2.Gbr.dominasi apikal b. 4. . B. Faktor Luar 1. 3. Hormon. Irisan melintang batang waru A. Faktor hereditas. Lingkaran tahun karena aktivitas xilem sekunder Gbr.

Antokalin Asam traumalin atau kambium luka Merangsang pembelahan sel di daerah luka sebagai mekanisme untuk menutupi luka Gbr. terdiri dari : .Rhizokalin . Fase Embrionik Adalah fase pertumbuhan zigot hingga terbentuknya embrio. Hormon ini merangsang pembelahan sel. ditemukan oleh F. disebut Blastula.c. b. Fase Pembelahan (Cleavage) dan Blastulasi . Fungsi giberelin : . a.Pembelahan zigot membelah (mitosis) menjadi banyak blastomer. Gas etilen Banyak ditemukan pada buah yang sudah tua Asam absiat Florigen Kalin Hormon pertumbuhan organ.Kaulokali .Blastomer berkumpul membentuk seperti buah arbei disebutMorula Morula mempunyai 2 kutub. Pada fase ini : . Distribusi Auksin pada Kecambah b. yaitu : * kutub hewan (animal pole) * kutub tumbuhan (vegetal pole) .pemanjangan tumbuhan . e. Fase ini meliputi beberapa tahapan. d.berperan dalam partenokarpi Sitokinin Pertama kali ditemukan pada tembakau. Kurusawa. g. h. a. moniliformae.Blastulasi sel-sel morula membelah dan "arbei" morula membentuk rongga (blastocoel) yang berisi air. yaitu : 1. Pertumbuhan Ujung Akar dan Ujung Batang Pertumbuhan pada hewan dibagi menjadi 2 fase.Filokalin . Gastrulasi Adalah proses perubahan blastula menjadi gastrula. f.

hewan dikelompokkan menjadi: .terbentuk ruang.terbentuk 3 lapisan embrionik : ektoderm. hilang atau mati. Diferensiasi dan Spesialisasi Jaringan Diferensiasi ⇒ jaringan/lapisan embrionik akan berkembang menjadi berbagai organ dan sistem organ..terbentuk lubang blastopole ⇒ akan berkembang menjadi anus . Morfogenesis Proses pertumbuhan. d. ektoderm dan endoderm .Hewan diploblastik : memiliki 2 lapisan embrional. Serangga a.hewan tingkat rendah ⇒ dapat sampai pada tingkat organ . mesoderm dan endoderm Berdasarkan jumlah lapisan embrional. yaitu gastrocoel (Archenteron) ⇒ akan berkembang menjadi saluran pencernaan . Zigot ⇒ berudu ⇒ katak muda ⇒ katak dewasa. e. Metamorfosis tak sempurna : telur ⇒ nimfa ⇒ imago. sistem organ dan organisme. Fase Pasca Embrionik Secara umum meliputi metamorfosis dan regenerasi.Hewan triploblastik : memiliki ketiga lapisan embrional * triploblastik aselomata : tak memiliki rongga tubuh * triploblastik pseudoselomata : memiliki rongga tubuh yang semu * triploblastik selomata: memiliki rongga tubuh yang sesungguhnya. Metamorfosis sempurna : telur ⇒ larva ⇒ pupa ⇒ imago. Imbas Embrionik Diferensiasi dari suatu lapisan embrionik mempengaruhi dan dipengaruhi oleh diferensiasi lapisan embrionik lain. jaringan atau bagian tubuh yang rusak. Metamorfosis adalah perubahan bentuk secara bertingkat dari masa muda ⇒ hewan dewasa. . Katak b.blastocoel mengempis atau bahkan menghilang . perkembangan dan diferensiasi menjadi organ. Regenerasi adalah kemampuan untuk memperbaiki sel. struktur dan fungsinya masing-masing. Spesialisasi ⇒ setiap jaringan akan mempunyai bentuk. yaitu basil pelipatan mesoderm c. 2.hewan tingkat tinggi ⇒ terbatas pada jaringan .

Salah satu bentuk tanggapan yang umum adalah berupa gerak.fototropisme atau heliotropisme . Seperti bentuk tropisme.nasti kompleks ⇒ rangsang tidak hanya satu Contoh : gerak membuka dan menutupnya sel-sel penutup stomata ⇒ rangsang berupa cahaya. dan mampu pula menanggapi rangsang tersebut. Gerak berupa perubahan posisi tubuh atau perpindahan yang meliputi seluruh atau sebagian dari tubuh. air. GERAK PADA TUMBUHAN Jika pada hewan rangsang disalurkan melalui saraf.Niktinasti ⇒ rangsang berupa gelap . maka pada tumbuhan rangsang disalurkan melalui benang plasma (PLASMODESMA) yang masuk ke dalam sel melalui dinding yang disebut NOKTAH. suhu. terdapat taksis positif dan negatif. NASTI yaitu gerak bagian tumbuhan yang tidak dipengaruhi arah rangsang. Beberapa bentuk taksis : .kemotaksis c. TAKSIS yaitu gerak berpindah seluruh tubuh tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsang. Gerak ini disebabkan terjadinya perubahan tekanan turgor akibat pemberian rangsang. a. . Beberapa bentuk nasti : . dan zat kimia 3. yaitu : 1. Bentuk tropisme antara lain . Misalnya: .gerak membukanya kotak spora. Gerak ENDONOM .fototaksis . Gerak pada tumbuhan dibagi 3 golongan. 2. Tropisme positif jika mendekati rangsang dan tropisme negatif jika menjauhi. Gerak ESIONOM yaitu gerak yang dipengaruhi rangsang dari luar.hidrotropi b.Seismonasti ⇒ rangsang sentuhan atau mekanik .pecahnya buah tanaman polong.tigmotropi atau haptotropi ⇒ rangsang berupa sentuhan .geotropi . TROPI (TROPISME) yaitu gerak bagian tumbuhan yang dipengaruhi oleh arah rangsang.Setiap organisme mampu menerima rangsang yang disebut IRITABILITAS. Gerak HIGROSKOPIS yaitu gerak yang ditimbulkan oleh pengaruh perubahan kadar air.

Bagian tengah yang disebut DIAFISE. Kartilago memiliki rongga yang akan terisi oleh OSTEOBLAS (sel-sel pembentuk tulang). pada orang dewasa kondrin lebih banyak dan rawan ini berasal dari selaput tulang rawan (PERIKONDRIUM) yang banyak mengandung KONDROBLAS (pembentuk kondrosit). Setiap satuan sel-sel tulang akan melingkari pembuluh darah dan serabut saraf membentuk SISTEM HAVERS. Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago (berasal dari mesenkim). Rawan pada anak berasal dari mesenkim dengan kandungan kondrosit lebih banyak dari kondrin. tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan (KARTILAGO) dan tulang keras (= tulang/OSTEON).yaitu gerak yang belum/tidak diketahui sebabnya. Karena belum diketahui sebabnya ada yang menduga tumbuhan itu sendiri yang menggerakkannya ⇒ gerak OTONOM. . Alat gerak pada vertebrata meliputi alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot. Matriks akan mengeluarkan kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras. Tulang rawan bersifat lentur. Rongga terbentuk karena aktivitas OSTEOKLAS (perombak tulang). . Sebaliknya. . dan persendian tulang. Proses pengerasan tulang disebut penulangan atau OSIFIKASI. Kondral meliputi PERIKONDRAL dan ENKONDRAL. tersusun atas sel-sel tulang rawan (KONDROSIT) yang mensekresikan matriks (KONDRIN) berupa hialin atau kolagen.Bagian ujung yang disebut EPIFISE. Tulang Keras atau Osteon terbagi menljadi Tulang Tulang Tulang Tulang panjang (tulang pipa) pipih pendek pneumatika Tulang Pipa terbagi menjadi 3 bagian yaitu : . Rawan pada dewasa antara lain terdapat pada cincin batang tenggorokan dan daun telinga. Gerak adalah hasil interaksi antara tulang. Di pusatnya terdapat rongga yang berisi sumsum tulang. Jenis osifikasi adalah DESMAL dan KONDRAL. misalnya aliran plasma sel. otot. Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). Cakram ini kaya akan osteoblas dan menentukan pertumbuhan tinggi.Di antara epifise dan diafise terdapat CAKRAM EPIFISE (DISCUS EPIPHYSEALIS). TULANG Menurut bahan pembentuknya.

Gerak adalah hasil interaksi antara tulang. Sumsum tulang merah (MEDULLA OSSIUM RUBBA) 2. Matriks akan mengeluarkan kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras.Tulang pendek . Sebaliknya. otot. Kondral meliputi PERIKONDRAL dan ENKONDRAL. Setiap satuan sel-sel tulang akan melingkari pembuluh darah dan serabut saraf membentuk SISTEM HAVERS. Jenis osifikasi adalah DESMAL dan KONDRAL. Rawan pada anak berasal dari mesenkim dengan kandungan kondrosit lebih banyak dari kondrin.Tulang pneumatika Tulang Pipa terbagi menjadi 3 bagian yaitu : . Tulang Keras atau Osteon terbagi menljadi . pada orang dewasa kondrin lebih banyak dan rawan ini berasal dari selaput tulang rawan (PERIKONDRIUM) yang banyak mengandung KONDROBLAS (pembentuk kondrosit). Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago (berasal dari mesenkim). tersusun atas sel-sel tulang rawan (KONDROSIT) yang mensekresikan matriks (KONDRIN) berupa hialin atau kolagen.Sumsum Tulang ada dua jenis yaitu : 1. Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). Tulang rawan bersifat lentur. Proses pengerasan tulang disebut penulangan atau OSIFIKASI. tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan (KARTILAGO) dan tulang keras (= tulang/OSTEON).Tulang pipih . dan persendian tulang. TULANG Menurut bahan pembentuknya. Rawan pada dewasa antara lain terdapat pada cincin batang tenggorokan dan daun telinga.Tulang panjang (tulang pipa) . Sumsum tulang kuning (MEDULLA OSSIUM FLAVA) Alat gerak pada vertebrata meliputi alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot. Kartilago memiliki rongga yang akan terisi oleh OSTEOBLAS (sel-sel pembentuk tulang).

. ⇒ gelang pinggul. . Cakram ini kaya akan osteoblas dan menentukan pertumbuhan tinggi. lutut. . Sumsum tulang kuning (MEDULLA OSSIUM FLAVA) PERSENDIAN adalah hubungan antar tulang (ARTIKULASI) MEMBRAN SINOVIAL (selaput sendi) adalah : Selaput yang membungkus ujung-ujung tulang yang membentuk persendian. ARTIKULASI terbagi atas 3 bentuk yaitu : 1.SINFIBROSIS ⇒ kedua ujung tulang dihubungkan dengan serabut. DIARTROSIS yaitu hubungan yang memungkinkan adanya gerakan yang cukup besar. 2.SENDI ENGSEL (GYNGLUMUS) : ujung tulang yang bergerak membentuk lekukan. ⇒ sendi antara hasta dan pengumpil. SINARTROSIS yaitu hubungan yang tidak memungkinkan adanya gerakan.SENDI PELURU (ENDARTROSIS) : ujung tulang yang satu berbentuk bonggol masuk ke tulang lain yang berbentuk cekungan. ⇒ sendi pada tulang ibu jari dengan telapak tangan.Di antara epifise dan diafise terdapat CAKRAM EPIFISE (DISCUS EPIPHYSEALIS).SINKONDROSIS ⇒ kedua ujung tulang dihubungkan dengan kartilago. AMFIARTROSIS yaitu hubungan yang memungkinkan terjadinya gerak yang terbatas ⇒ hubungan antara tulang rusuk dan tulang belakang. . . 3.SENDI PUTAR (TROKOIDEA) : ujung rulang yang satu mengitari ujung rulang lain. ⇒ pergelangan tangan. .Bagian ujung yang disebut EPIFISE.Bagian tengah yang disebut DIAFISE. Di pusatnya terdapat rongga yang berisi sumsum tulang. . Sumsum tulang merah (MEDULLA OSSIUM RUBBA) 2.. Rongga terbentuk karena aktivitas OSTEOKLAS (perombak tulang). . . ⇒ siku. Selaput ini menghasilkan MINYAK SINOVIAL yang berguna sebagai pelumas sendi. Sumsum Tulang ada dua jenis yaitu : 1.SENDI OVOID/ELLIPS (ELLIPSOIDEA) : kedua ujung tulang berbentuk oval.SENDI PELANA (SELLARIS) : kedua ujung tulang membentuk seperti pelana. .

f. g. DEPRESI ⇒ ke bawah > < ELEVASI ⇒ ke atas. bagian tengah otot yang menggembung. MEKANISME GERAKAN OTOT . Otot jantung = MIOKARDIUM ⇒ involunter MIOGLOBIN adalah pigmen otot yang berfungsi mengikat oksigen. bagian ujung otot yang mengecil. ORIGO ⇒ ujung otot yang melekat pada tempat yang tidak bergerak. e. KARAKTERISTIK OTOT a. NORMOTROFI ⇒ otot yang besarnya normal.ASETILKOLIN : zat reseptor rangsang yang sangat peka. Otot polos ⇒ gerakan tak disadari (INVOLUNTER) 2. DISKUS INTERKALARIS ⇒ bagian khas otot jantung yang merupakan batas.OTOT (MUSCULUS) Macam otot 1. TETANUS ⇒ ketegangan maksimum yang terus menerus.AMP : energi yang diperlukan untuk kontraksi otot. INSERSIO ⇒ ujung otot yang melekat pada tempat yang bergerak. d. Otot. Kumpulan serabut otot. b.FASE ANAEROB (KONTRAKSI) ATP ⇒ ADP + P + Energi . Gambar 1 : Keterangan : a. Zona H dan Z dari miofibril. FLEKSI ⇒ membengkokkan > < EKSTENSI ⇒ meluruskan. Serabut otot dengan intinya. . c. VENTRIKEL ⇒ empal otot. Aktin dan miosin. . EKSTENSIBILITAS ⇒ kemampuan untuk memanjang c.ADP . Otot berelaksasi dan berkontraksi. Miofibril. SUPINASI ⇒ memutar telapak tangan menengadah > < PRONASI ⇒menelungkup. ELASTISITAS ⇒ kemampuan untuk kembali ke ukuran semula setelah memendek atau memanjang KERJA OTOT TONUS ⇒ ketegangan akibat mengerutnya otot (kontraksi). BAGIAN-BAGIAN OTOT TENDON ⇒ urat otot.AKTIN dan MIOSIN : protein khas dari otot. ATROFI ⇒ otot yang mengecil. . ABDUKSI ⇒ menjauhi badan > < ADDUKSI ⇒ mendekati badan. lisut. HIPERTROFI ⇒ otot yang membesar. KONTRAKTIBILITAS ⇒ kemampuan untuk memendek b. Otot lurik = serat lintang ⇒ gerakan disadari (VOLUNTER) 3.ATP .

Tetanus - 3.ADP ⇒ AMP + P + Energi Kreatinfosfat ⇒ Kreatin + Fosfat + Energi . GLIKOGEN ⇒ LAKTASIDOGEN ⇒ GLUKOSA + ASAM LAKTAT GLUKOSA ⇒ CO2 + H2O + Energi Asam Laktat = zat peleleh O2 diambil secara cepat untuk mengoksidasi asam laktat sehingga orang yang kelelahan akan terengah-engah GANGGUAN PADA SISTEM GERAK 1. Sistem organ tubuh tersebut saling berkaitan dan bekerja satu sama lain sehingga individu dapat hidup dengan baik. Gangguan pada otot . Sistem organ tubuh yang penting pada hewan dan manusia antara lain SISTEM ORGAN TUBUH TELAAH PADA MANUSIA . LORDOSIS & KIFOSIS. Gangguan karena fisiologis . 2. kaki membentuk "X" atau "O" .MIKROSEFALUS ⇒ kekurangan kapur .MIASTENIA GRAVIS .RAKITIS ⇒ kekurangan vitamin D .FASE AEROB (pembentukan kembali ATP) ATP yang habis digunakan selama fase anaerob dibentuk kembali dengan mendapat energi dari hasil penguraian glukosa. Gangguan pada rangka FRAKTURA ⇒ patah tulang DISLOKASI ⇒ pergeseran posisi sendi ANKILOSIS ARTRITIS ⇒ infeksi sendi Kelainan ruas tulang belakang ⇒ akibat kesalahan sikap duduk : SKOLIOSIS.Kejang otot .OSTEOPOROSIS ⇒ kekurangan hormon kelamin Struktur tubuh hewan dan manusia terdiri dari beberapa sistem organ tubuh.

3. 4. Asam Amino Essensial adalah asam amino yang tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh. membantu proses penggumpalan darah danmempengaruhi penerimaan rangsang oleh saraf.1 gram/kg. 3. Protein Mengandung asam amino (essensial dan non essensial).30 mg/hari. Jika kebutuhan tersebut berlebih. jadi harus didatangkan dari luar. Metionin.Fosfor (P) . 4. Kebutuhannya adalah 0.Kalsium (Ca) ⇒ Untuk membentuk matriks tulang. Karbohidrat Sebagai penghasil energi (4 kal/g).BB/hari. metabolisme zat.Fluor (F) . komponen penyusun Hemoglobin. 5. Kelebihan karbohidrat dalam tubuh akan disimpan dalam bentuk lemak. Fenilalanin.lodium (I) .8 g/hari. dsb. maka kelebihannya akan dibuang melalui ginjal dalam bentuk urea ⇒ inilah yang disebut Nitrogen Balans. Untuk membentuk matriks tulang. 2. Untuk menguatkan geligi. GERAK DAN SISTEM ALAT GERAK ⇒ KINESIOLOGI MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN ⇒ GASTROENTEROLOGI DARAH DAN SISTEM PEREDARAN DARAH ⇒ HEMATOLOGI EKSKRESI DAN SISTEM EKSKRESI ⇒ NEFROLOGI PERNAFASAN DAN SISTEM PERNAFASAN ⇒ PULMONOLOGI SISTEM SARAF DAN SISTEM KOORDINASI ⇒ NEUROLOGI DAN SISTEM HORMON ⇒ ENDOKRINOLOGI GASTROENTEROLOGI Zat Makanan Makanan sehat harus terdiri dari zat-zat nutrien (zat gizi) antara lain : 1. Komponen penting dalam hormon pertumbuhan .1. Kebutuhannya adalah 1 mg/hari. pada pengurutan otot. Lisin. Kebutuhannya adalah 15 .5 . 6. Lemak (Lipid) Diperlukan sebagai pelarut beberapa vitamin. Protein tidak menghasilkan energi 2.BB/hari. Kebutuhan lemak untuk orang dewasa adalah 0. sebagai "bantalan lemak" (pelindung jaringan tubuh) dan penghasil energi yang besar (9 kal/g). Merupakan komponen penting sitokrom (enzim pernafasan). Misalnya : Leusin. diperlukan dalam pembelahan sel. 7. Garam-Garam Mineral .Besi (Fe) ⇒ ⇒ ⇒ ⇒ . Kebutuhan protein untuk orang dewasa adalah 1 gram/kg.

(Kalsiferol = Ergosterol) memperlancar proses Osifikasi. ⇒ Mengatur kadar kapur dan fosfor.B6 (Piridoksin = Adermin) Asam Pantotenat PABA (Para Amino Asam Benzoat) Kolin Biotin (Vitamin H) Asam Folat B12 (Sianokobalamin) Vitamin C (Asam Askorbinat) ⇒ Untuk mempengaruhi absorbsi lemak dalam usus. Keilosis. Vitamin Yang Larut Dalam Air (Water Soluble Vitamins) . pembuatan trombosit. pendarahan di bawah kulit.Asam Nikotin (Niasin) . Ditemukan oleh McCollum. Defisiensi awal akan menimbulkan gejala Hemeralopia (rabun senja) dan Frinoderma (kulit bersisik).. Kebutuhannya adalah 1 g/hari. Zat tersebut ditemukan olelj Sant-Gyorgi disebut pula Vitamin P. Hesz dan Sherman. Defisiensi akan menyebabkan Pelagra dengan gejala 3 D: Dermatitis. tidak menghasilkan energi.Vitamin A (Aseroftol) ⇒ Berfungsi dalam pertumbuhan sel epitel. Diare.Natrium & Klor (NaCl) ⇒ (Tiroksin).Vitamin D . karies gigi. akan menimbulkan gangguan kulit akan menimbulkan Anemia defisiensi asam akan menimbulkan Anemia Pernisiosa ⇒ Berfungsi dalam pembentukan sel. ⇒ Defisiensi akan menyebabkan Dermatitis ⇒ Untuk mencegah timbulnya uban ⇒ Defisiensi ⇒ Defisiensi ⇒ Defisiensi folat.B1 (Aneurin = Thiamin) . kekurangan unsur tersebut dapat terjadi sebelum atau sesudah pertumbuhan berhenti Untuk pembentukan asam klorida (HCl). 5. Defisiensi akan menyebabkan Kontipasi (Sembelit). Vitamin Diperlukan dalam jumlah yang sangat kecil. Pada jeruk selain vitamin C ditemukan pula zat Sitrin dan Rutin yang mampu menghentikan pendarahan. . Kemudian pada mata akan timbul Bercak Bitot setelah itu mata akan mengering (Xeroftalmia) akhirnya mata akan hancur (Keratomalasi). Defisiensi akan menimbulkan Rakhitis. ⇒ Transmisi rangsang sinar ke mata.B2 (Riboflavin = Laktoflavin) . ⇒ Untuk pergerakan peristaltik usus. Dimensia. ⇒ Defisiensi akan menimbulkan timbunan lemak pada hati. Vitamin Yang Larut Dalam Lemak (Lipid Soluble Vitamins) . Defisiensi akan menimbulkan pendarahan gusi. ⇒ Proses pertumbuhan. Kekurangan vitamin dapat menyebabkan Penyakit Defisiensi. Defisiensinya menyebabkan Beri-Beri dan Neuritis. perbanyakan sel dan anti pelagra. mengatur rangsang sinar pada saraf mata. Defisiensinya akan mengakibatkan Katarak.

Vitamin K (Anti Hemoragi) ⇒ Berperan dalam meningkatkan Fertilitas. Merangsang keluamya sekretin . ⇒ Ditemukan oleh Dam dan Schonheydcr. Fungsi HCI Lambung : 1. Renin yaitu enzim yang mampu menggumpalkan Kasein (sejenis protein) dalam susu.Vitamin E (Tokoferol) . Sistem Pencernaan pada manusia Mulut ⇒ Dilakukan pencernaan secara mekanik oleh gigi dan kimiawi oleh ludah yang dihasilkan Kelenjar Parotis. Berfungsi dalam pembentukan protrombin. Sekretin yaitu hormon yang merangsang pankreas untuk mengeluarkan sekretnya. Submandibularis dan Sublingualis yang mengandung enzim Amilase (Ptyalin). Dibuat dalam kolon dengan bantuan bakteri Escherichia coli Alat Pencernaan Makanan Sistem pencernaan makanan pada manusia terdiri dari beberapa organ.. Lambung ⇒ Dilakukan secara mekanik dan kimiawi. antara lain adalah: Gbr.

Dalam usus halus makanan diabsorbsi. Konstipasi (Sembelit) Sembelit terjadi jika kim masuk ke usus dengan sangat lambat. Keadaan seperti ini disebut diare. 3. peritonitis. sehingga terjadi dehidrasi. Diare Apabila kim dari perut mengalir ke usus terlalu cepat maka defekasi menjadi lebih sering dengan feses yang mengandung banyak air. dan kelainan alat pencernaan. ⇒ Kesukaran dalam proses Defekasi (buang air besar) ⇒ Terlalu banyak makan atau makan suatu zat yang merangsang lambung. air terlalu banyak diserap usus. infeksi bakteri. Di antara gangguan-gangguan ini adalah diare. sampai pada infeksi usus buntu (apendisitis). Mengaktifkan Pepsinogen menjadi Pepsin untuk memecah protein. Dalam usus besar (Kolon). Desinfektan 4. air direabsorbsi serta sissa makanan dibusukkan menjadi feses selanjutnya dibuang melalui anus (Proses Defekasi). Penyebab diare antara lain ansietas (stres). atau organisme perusak yang melukai dinding usus. Akibatnya. Gangguan Sistem Pencernaan • Apendikitis • Diare • Kontipasi (Sembelit) • Maldigesti • Parotitis • Tukak Lambung/Maag • Xerostomia ⇒ Radang usus buntu. Sembelit ini disebabkan .Usus 2. umumnya diakibatkan infeksi Helicobacter pylori ⇒ Produksi air liur yang sangat sedikit Gangguan pada sistem pencernaan makanan dapat disebabkan oleh pola makan yang salah. Amilase dan Tripsinogen. ⇒ Infeksi pada kelenjar parotis disebut juga Gondong ⇒ "Radang" pada dinding lambung. Enterokinase adalah suatu aktivator enzim. makanan tertentu. Merangsang keluarnya hormon Kolesistokinin yang berfungsi merangsang empdu mengeluarkan getahnya. ⇒ Di dalam Duodenum terdapat getah pankreas (bersifat basa) yang mengandung Steapsin (Lipase). ⇒ Feses yang sangat cair akibat peristaltik yang terlalu cepat. sembelit. kolik. tukak lambung. maka feses menjadi keras dan kering. Usus memperluas bidang penyerapan dengan melakukan jonjot usus (Villi). Diare dalam waktu lama menyebabkan hilangnya air dan garam-garam mineral.

dan usus. 2. misalnya. Rahang dapat bergerak menyamping untuk menggiling makanan. Dapat pula apendiks terinfeksi sehingga terjadi peradangan yang disebut apendisitis. Tukak Lambung (Ulkus) Dinding lambung diselubungi mukus yang di dalamnya juga terkandung enzim. enzim pencernaan akan memakan bagian-bagian kecil dari lapisan permukaan lambung. 3. Gangguan lain adalah salah cerna akibat makan makanan yang merangsang lambung. Gesekan akan lebih parah kalau lambung dalam keadaan kosong akibat makan tidak teratur yang pada akhirnya akan mengakibatkan pendarahan pada lambung. lambung. Gangguan lain pada lambung adalah gastritis atau peradangan pada lambung. Namun demikian. struktur alat pencernaan kadangkadang berbeda antara hewan yang satu dengan hewan yang lain. Jika pertahanan mukus rusak. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadinya tukak lambung.karena kurang mengkonsumsi makanan yang berupa tumbuhan berserat dan banyak mengkonsumsi daging. seperti alkohol dan cabe yang mengakibatkan rasa nyeri yang disebut kolik. esofagus. yaitu terdiri atas mulut. Struktur khusus sistem pencernaan hewan ruminansia : 1. Beberapa gangguan lain pada sistem pencernaan antara lain sebagai berikut: Peritonitis. Sapi. 4. yaitu: Rumen. Struktur lambung memiliki empat ruangan. Pola sistem pencernaan pada hewan umumnya sama dengan manusia. Tukak lambung menyebabkan berlubangnya dinding lambung sehingga isi lambung jatuh di rongga perut. Retikulum. Omasum dan Abomasum. mempunyai susunan gigi sebagai berikut: 3 M 3 3 P 3 0 C 0 0 I 4 0 I 4 0 C 0 0 P 3 0 M 3 Rahang atas Jenis gigi Rahang bawah I = insisivus = gigi seri . Gigi seri (Insisivus) memiliki bentuk untuk menjepit makanan berupa tetumbuhan seperli rumput. Sedangkan produksi HCl yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya gesekan pada dinding lambung dan usus halus. sehingga timbul rasa nyeri yang disebut tukak lambung. Geraham belakang (Molare) memiliki bentuk datar dan lobar. faring. merupakan peradangan pada selaput perut (peritonium). Sebagian besar tukak lambung ini disebabkan oleh infeksi bakteri jenis tertentu.

Dengan demikian. pada lambung juga terjadi proses pembusukan dan peragian. dan abomasum dengan ukuran yang bervariasi sesuai dengan umur dan makanan alamiahnya. Pada omasum terdapat kelenjar yang memproduksi enzim yang akan bercampur dengan bolus. terlihat bahwa sapi (hewan memamah biak) tidak mempunyai gigi seri bagian atas dan gigi taring. yaitu penyusun dinding sel tumbuhan yang terdiri atas 50% selulosa. makanan akan diteruskan ke retikulum dan di tempat ini makanan akan dibentuk menjadi gumpalan-gumpalan yang masih kasar (disebut bolus). kelinci. dan fermentasi selulosa oleh enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri dan jenis protozoa tertentu. Esofagus berdinding tipis dan panjangnya bervariasi diperkirakan sekitar 5 cm. Hewan seperti kuda. Selain itu. Di rumen terjadi pencernaan protein. omasum 7-8%. Lambung mempunyai peranan penting untuk menyimpan makanan sementara yang akan dimamah kembali (kedua kah). faring pada sapi lebih pendek. akibatnya bakteri ini akan mati. omasum. dan marmut tidak mempunyai struktur lambung seperti pada sapi untuk fermentasi seluIosa. Akhirnya bolus akan diteruskan ke abomasum. tetapi memiliki gigi geraham lebih banyak dibandingkan dengan manusia sesuai dengan fungsinya untuk mengunyah makanan berserat. retikulum. Jika dibandingkan dengan kuda. retikulum 5%. dan abomasum 7-8%. Bolus akan Jimuntahkan kembali ke mulut untuk dimamah kedua kali. Proses fermentasi . Esofagus (kerongkongan) pada sapi sangat pendek dan lebar serta lebih mampu berdilatasi (mernbesar). Kapasitas rumen 80%. Lambung ruminansia terdiri atas 4 bagian. Dari mulut makanan akan ditelan kembali untuk diteruskan ke ornasum. Lambung sapi sangat besar. Dari rumen. Akan tetapi. Selulase yang dihasilkan oleh mikroba (bakteri dan protozoa) akan merombak selulosa menjadi asam lemak. yaitu perut yang sebenarnya dan di tempat ini masih terjadi proses pencernaan bolus secara kimiawi oleh enzim. yaitu rumen. Makanan dari kerongkongan akan masuk rumen yang berfungsi sebagai gudang sementara bagi makanan yang tertelan. Proses fermentasi atau pembusukan yang dilaksanakan oleh bakteri terjadi pada sekum yang banyak mengandung bakteri. polisakarida. Pembagian ini terlihat dari bentuk gentingan pada saat otot sfinkter berkontraksi. hewan ini tidak memerlukan asam amino esensial seperti pada manusia. diperkirakan sekitar 3/4 dart isi rongga perut. bakteri tidak tahan hidup di abomasum karena pH yang sangat rendah.C = kaninus = gigi taring P = premolar = geraham depan M = molar = geraham belakang Berdasarkan susunan gigi di atas. namun dapat dicernakan untuk menjadi sumber protein bagi hewan pemamah biak.

kotoran yang telah keluar tubuh seringkali dimakan kembali. Tidak tertutup kemungkinan bakteri yang ada di sekum akan keluar dari tubuh organisme bersama feses.Amphibi . jantung beruang empat.pada sekum tidak seefektif fermentasi yang terjadi di lambung. sekat antar ruang belum sempurna. jantung beruang empat. . ⇒ Peredaran darah tunggal. Hal itu dipengaruhi oleh makanannya yang sebagian besar terdiri dari serat (selulosa). .Amphibi .Annelida ⇒ ⇒ ⇒ ⇒ Difusi (pada Amoeba) dan vakuola kontraktil (padaParamaecium). Sistem Gastrovaskuler.Reptil . jantung beruang tiga. jantung beruang tiga. dan marmut lebih kasar karena proses pencernaan selulosa hanya terjadi satu kali. sekat antar ruang belum sempurna.Pisces .Mollusca dan Arthropods . Kotoran yang belum tercerna tadi masih mengandung banyak zat makanan. Sekum pada pemakan tumbuh-tumbuhan lebih besar dibandingkan dengan sekum karnivora. Pada kelinci dan marmut. tetapi juga dapat menghasilkan bio gas yang berupa CH4 yang dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif.Protozoa . ⇒ Pada buaya terdapat lubang kecil antar bilik yang disebut foramen panizzae. ⇒ Peredaran darah ganda. kelinci. sedangkan pada karnivora volume makanan kecil dan pencernaan berlangsung dengan cepat. yakni pada lambung dan sekum yang kedua-duanya dilakukan oleh bakteri dan protozoa tertentu. sekat sudah ⇒ sempurna. sehingga di dalam feses (tinja) hewan yang mengandung bahan organik akan diuraikan dan dapat melepaskan gas CH4 (gas bio).Pisces . jantung beruang empat. Peredaran darah ganda. jantung beruang dua. Hal itu disebabkan karena makanan herbivora bervolume besar dan proses pencernaannya berat. yang akan dicernakan lagi oleh kelinci. yakni pada sekum. jantung beruang dua.Aves . usus halusnya bisa mencapai 40 meter.Reptil ⇒ Peredaran darah tunggal. Enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri ini tidak hanya berfungsi untuk mencerna selulosa menjadi asam lemak. ⇒ Peredaran darah ganda. Peredaran darah ganda. ⇒ Peredaran darah ganda. Akibatnya kotoran kuda. Usus pada sapi sangat panjang. Sedangkan pada sapi proses pencernaan terjadi dua kali. Sistem Peredaran darah terbuka Sistem peredaran darah tertutup.Coelenterata dan Platyhelmintbes . .

Walaupun CO2 berupa zat sisa namun sebagian masih dapat dipakai sebagai dapar (penjaga kestabilan PH) dalam darah. mengeluarkan sisa metabolisme. Duktus Torasikus. sekat sudah ⇒ sempurna. zat warna empedu. atau buluh Malphigi. Ekskresi berarti pengeluaran zat buangan atau zat sisa hasil metabolisme yang berlangsung dalam tubuh organisme. Bila terjadi di rektum disebut Hemoroid (Wasir).Varises ⇒ Kadar Hb tidak mencukupi (di bawah normal). Di sepanjang pembuluh tersebut terdapat kelenjar getah bening yang berfungsi sebagai filter terhadap bibit penyakit. hasil pembongkaran/pemecahan protein. Demikian juga H2O dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. ⇒ Kekurangan faktor pembekuan darah. Gangguan Pada Sistem Peredaran Darah . Zat sisa ini sudah tidak berguna lagi bagi tubuh. Alat ekskresi pada manusia dan vertebrata lainnya berupa ginjal. paru-paru. Sisa metabolisme antara lain. Peredaran darah ganda. dan mengatur konsentrasi sebagian besar penyusun cairan tubuh. misalnya sebagai pelarut. Terdapat dua pembuluh limfe besar : 1.sedangkan Arteriosklerosis disebabkan oleh kapur.Anemia . Atherosklerosis disebabkan oleh lemak. 2. Sistem ekskresi membantu memelihara homeostasis dengan tiga cara. Amonia (NH3). Zat sisa metabolisme dikeluarkan dari tubuh oleh alat ekskresi. kulit.Lekimia . dan asam urat. darah sukar membeku. ⇒ Gangguan jantung karena terdapat gumpalan pada nadi tajuk (arteri koronaria). sedangkan alat pengeluaran pada hewan invertebrata berupa nefridium. dan hati. yaitu melakukan osmoregulasi. H20. ⇒ Pelebaran pembuluh vena akibat kerusakan pada katup-katupnya. sel api. Karbon dioksida dan air merupakan sisa oksidasi atau sisa pembakaran zat makanan yang berasal dari karbohidrat. Kedua senyawa tersebut tidak berbahaya bila kadarnya tidak berlebihan. lemak dan protein. merupakan zat yang .Sklerosis -Trombus dan Embolus . Bila terjadi infeksi dalam tubuh maka tedadi pembesaran kelenjar limfe regional. NHS.Hemofilia . CO2. Zat sisa metabolisme adalah hasil pembongkaran zat makanan yang bermolekul kompleks. ⇒ Penyakit keganasan darah (kanker darah) ⇒ Pengerasan dinding pembuluh nadi. Duktus Limfatikus Dekster.Aves Pada buaya terdapat lubang kecil antar bilik yang disebut foramen panizzae. jantung beruang empat..

invertebrata memiliki sistem ekskresi yang sangat sederhana. Alat ekskresinya ada yang berupa saluran Malphigi. Asam urat merupakan sisa metabolisme yang mengandung nitrogen (sama dengan amonia) dan mempunyai daya racun lebih rendah dibandingkan amonia. Sistem Ekskresi pada Cacing Pipih Cacing pipih mempunyai organ nefridium yang disebut sebagaiprotonefridium. Air dikeluarkan lewat lubang nefridiofora ini. karena daya larutnya di dalam air rendah. Beberapa zat . Zat warna empedu adalah sisa hasil perombakan sel darah merah yang dilaksanakan oleh hati dan disimpan pada kantong empedu. Berikut ini akan dibahas sistem ekskresi pada cacing pipih(Planaria). nefridium. Pada umumnya. zat ini harus dikeluarkan dari tubuh. Gerakan flagela juga berfungsi mengatur arus dan menggerakan air ke sel api pada sepanjang saluran ekskresi. Nefridium adalah tipe yang umum dari struktur ekskresi khusus pada invertebrata. dan sistem ini berbeda antara invertebrata satu dengan invertebrata lainnya. Pada tempat tertentu. SISTEM EKSKRESI PADA INVERTEBRATA Sistem ekskresi invertebrata berbeda dengan sistem ekskresi pada vertebrata.Gbr. . jika untuk sementara disimpan dalam tubuh zat tersebut akan dirombak menjadi zat yang kurang beracun. Struktur alat ekskresi pada casing pipih Sebagian besar sisa nitrogen tidak masuk dalam saluran ekskresi. Tugas pokok alat ekskresi ialah membuang sisa metabolisme tersebut di atas walaupun alat pengeluarannya berbeda-beda.beracun bagi sel. dan sel api. Oleh karena itu. Di dalam protonefridium terdapat sel api yang dilengkapi dengan silia. Air dan beberapa zat sisa ditarik ke dalam sel api. yaitu dalam bentuk urea. Invertebrata belum memiliki ginjal yang berstruktur sempurna seperti pada vertebrata. Tiap sel api mempunyai beberapa flagela yang gerakannya seperti gerakan api lilin. Zat inilah yang akan dioksidasi jadi urobilinogen yang berguna memberi warna pada tinja dan urin. Protonefridium tersusun dari tabung dengan ujung membesar mengandung silia. 1. dan belalang. cacing gilig (Annellida). Sisa nitrogen lewat dari sel ke sistem pencernaan dan diekskresikan lewat mulut. saluran bercabang menjadi pembuluh ekskresi yang terbuka sebagai lubang di permukaan tubuh (nefridiofora). Namun demikian.

kecuali pada tiga segmen pertama dan terakhir. yaitu ureum. yaitu alat pengeluaran yang berfungsi seperti ginjal pada vertebrata. Bahanbahan ini lalu menembus sekitar kapiler dan disirkulasikan lagi. Kemudian gelembung ini akan bermuara ke bagian luar tubuhmelalui pori yang merupakan lubang (corong) yang kedua. Zat sisa ada dua bentuk.sisa berdifusi secara langsung dari sel ke air. Di samping pembuluh Malphigi. setiap segmen dalam tubuhnya mengandung sepasang metanefridium. disebut nefridiofor. Metanefridium memiliki dua lubang. Sistem ekskresi pada anelida Bagian akhir dari saluran yang berliku-liku ini akan membesar seperti gelembung. 3. 2. Rongga tubuh ini berfungsi sebagai sistem pencernaan. Sampah nitrogen dan sedikit air tersisa di nefridium dan kadang diekskresikan keluar. Sistem trakea . Saat cairan tubuh mengalir lewat celah panjang nefridium. Oleh karena cacing tanah hidup di dalam tanah dalam lingkungan yang lembab. Cairan dalam rongga tubuh cacing tanah mengandung substansi dan zat sisa. dan ion akan diambil oleh sel-sel tertentu dari tabung. Pembuluh Malphigi berupa kumpulan benang halus yang berwarna putih kekuningan dan pangkalnya melekat pada pangkal dinding usus. Sistem Ekskresi pada Anelida dan Molluska Anelida dan molluska mempunyai organ nefridium yang disebutmetanefridium. serangga juga memiliki sistem trakea untuk mengeluarkan zat sisa hasil oksidasi yang berupa CO2. Metanefridium berlaku seperti penyaring yang menggerakkan sampah dan mengembalikan substansi yang berguna ke sistem sirkulasi. disebutnefrostom (di bagian anterior) dan terletak pada segmen yang lain. molekul makanan. anelida mendifusikan sisa amonianya di dalam tanah tetapi ureum diekskresikan lewat sistem ekskresi. Cairan tubuh ditarik ke corong nefrostom masuk ke nefridium oleh gerakan silia dan otot. Lubang yang pertama berupa corong. Nefrostom bersilia dan bermuara di rongga tubuh (pseudoselom). yaitu amonia dan zat lain yang kurang toksik. bahan-bahan yang berguna seperti air. Pada cacing tanah yang merupakan anggota anelida. Corong (nefrostom) akan berlanjut pada saluran yang berliku-liku pada segmen berikutnya. Alat Ekskresi pada Belalang Alat ekskresi pada belalang adalah pembuluh Malpighi. Gbr.

serta mempertahankan keseimbangan asam dan basa. Ginjal Fungsi utama ginjal adalah mengekskresikan zat-zat sisa metabolisme yang mengandung nitrogen misalnya amonia. ginjal juga berfungsi mengeksresikan zat yang jumlahnya berlebihan. Sekresi dari ginjal berupa urin. Pembuluh Malpighi terletak di antara usus tengah dan usus belakang. ginjal. Asam urat berbentuk kristal yang tidak larut. . bahan yang mengandung nitrogen diendapkan sebagai asam urat. melalui proses deaminasi atau proses pembusukan mikroba dalam usus. mempertahankan cairan ekstraselular dengan jalan mengeluarkan air bila berlebihan. Darah mengalir lewat pembuluh Malpighi.ini berfungsi seperti paru-paru pada vertebrata. Kristal asam urat dapat diekskresikan lewat anus bersama dengan feses. Saat cairan bergerak lewat bagian proksimal pembuluh Malpighi. Namun yang terpenting dari keempat organ tersebut adalah ginjal. Selain itu. kulit. misalnya vitamin yang larut dalam air. Asam urat dan sisa air masuk ke usus halus. dan hati. Amonia yang diproduksinya diubah menjadi bahan yang kurang toksik yang disebut asam urat. Belalang tidak dapat mengekskresikan amonia dan harus memelihara konsentrasi air di dalam tubuhnya. Gbr. dan sisa air akan diserap lagi. Sistem Ekskresi pada belalang Sistem ekskresi pada manusia dan vertebrata lainnya melibatkan organ paru-paru. 1. Amonia adalah hasil pemecahan protein dan bermacam-macam garam. sedangkan air dan berbagai garam diserap kembali biasanya secara osmosis dan transpor aktif.

akibatnya perembesan zat buangan menjadi banyak. Bagian korteks ginjal mengandung banyak sekali nefron ± 100 juta sehingga permukaan kapiler ginjal menjadi luas. Pada badan Malphigi terdapatkapsul Bowman yang bentuknya seperti mangkuk atau piala yang berupa selaput sel pipih. Kapsul Bowman membungkus glomerulus. Tubulus yang kedua adalah tubulus distal.Gbr. pelvis renalis (rongga ginjal). Tubulus pada badan Malphigi adalah tubulus proksimal yang bergulung dekat kapsul Bowman yang pada dinding sel terdapat banyak sekali mitokondria. Ginjal terdiri dari tiga bagian utama yaitu: a. Setiap nefron terdiri atas badan Malphigi dan tubulus (saluran) yang panjang. kulit. Alat-alat ekskresi pada manusia yang berupa ginjal.5% dari berat badan. Berat ginjal diperkirakan 0. dan panjangnya ± 10 cm. Struktur Ginjal Bentuk ginjal seperti kacang merah. jumlahnya sepasang dan terletak di dorsal kiri dan kanan tulang belakang di daerah pinggang. Glomerulus berbentuk jalinan kapiler arterial. . Setiap menit 20-25% darah dipompa oleh jantung yang mengalir menuju ginjal. korteks (bagian luar) b. medulla (sumsum ginjal) c. dan kelenjar keringat a. paruparu.

b. Struktur dalam (anatomi) ginjal Pada rongga ginjal bermuara pembuluh pengumpul. Ginjal terletak di dorsal pinggang berjumlah sepasang Gbr. Dari kandung kencing menuju luar tubuh urin melewati saluran yang disebut uretra. reabsorbsi.Gbr. Rongga ginjal dihubungkan oleh ureter (berupa saluran) ke kandung kencing (vesika urinaria) yang berfungsi sebagai tempat penampungan sementara urin sebelum keluar tubuh. Proses-proses di dalam Ginjal Di dalam ginjal terjadi rangkaian prows filtrasi. dan augmentasi. Penyaringan (filtrasi) . 1.

dan garamgaram lainnya. Setelah terjadi reabsorbsi maka tubulus akan menghasilkan urin seku Zder yang komposisinya sangat berbeda dengan urin primer. asam amino. Selain penyaringan. Sebaliknya. Penderitanya akan menghasilkan urin yang sangat encer. Sisa sampah kelebihan garam. 2. 1200 g garam. Oleh karena itu. dan 150 g glukosa. Augmentasi Augmentasi adalah proses penambahan zat sisa dan urea yang mulai terjadi di tubulus kontortus distal. 99% filtrat glomerulus akan direabsorbsi secara aktif pada tubulus kontortus proksimal dan terjadi penambahan zat-zat sisa serta urea pada tubulus kontortus distal. 3. 2. natrium.5% urea. Jika hormon ADH rendah maka penyerapan air berkurang sehingga urin menjadi banyak dan encer. di glomelurus terjadi pula pengikatan kembali sel-sel darah. Substansi yang masih berguna seperti glukosa dan asam amino dikembalikan ke darah. keping darah.Filtrasi terjadi pada kapiler glomerulus pada kapsul Bowman. Pada filtrat glomerulus masih dapat ditemukan asam amino. dalam urin primer dapat mencapai 2% dalam urin sekunder. Beberapa faktor yang mempermudah proses penyaringan adalah tekanan hidrolik dan permeabilitias yang tinggi pada glomerulus. misalnya ureum dari 0. zat-zat yang masih diperlukan tidak akan ditemukan lagi. dan bahan lain pada filtrat dikeluarkan dalam urin. Reabsorbsi air terjadi pada tubulus proksimal dan tubulus distal. Bahan-bahan kecil terlarut dalam plasma. Tiap hari tabung ginjal mereabsorbsi lebih dari 178 liter air. bikarbonat. sedangkan air melalui peristiwa osn osis. klorida. konsentrasi zat-zat sisa metabolisme yang bersifat racun bertambah. garam lain. Meresapnya zat pada tubulus ini melalui dua cara. misalnya pigmen empedu yang berfungsi memberi warm dan bau pada urin. 1. glukosa. Pada urin sekunder. Hal-hal yang Mempengaruhi Produksi Urin Hormon anti diuretik (ADH) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis posterior akan mempengaruhi penyerapan air pada bagian tubulus distal karma meningkatkan permeabilitias sel terhadap air. jika hormon ADH banyak. kalium. Kehilangan kemampuan mensekresi ADH menyebabkan penyakti diabetes insipidus.03`. penyerapan air banyak sehingga urin sedikit dan pekat.5% garam. dan sebagian besar protein plasma. Hasil penyaringan di glomerulus berupa filtrat glomerulus (urin primer) yang komposisinya serupa dengan darah tetapi tidak mengandung protein. Sebagian besar dari zat-zat ini direabsorbsi beberapa kali. Komposisi urin yang dikeluarkan lewat ureter adalah 96% air. dan sisa substansi lain. Pada glomerulus terdapat sel-sel endotelium kapiler yang berpori (podosit) sehingga mempermudah proses penyaringan. Gula dan asam mino meresap melalui peristiwa difusi. . natrium. Sebaliknya. dan urea melewati saringan dan menjadi bagian dari endapan. Penyerapan kembali (Reabsorbsi) Volume urin manusia hanya 1% dari filtrat glomerulus. kalium. seperti glukosa.

Karbon dioksida dan air hash metabolisme di jaringan diangkut oleh darah lewat vena untuk dibawa ke jantung. Selanjutnya. sehingga orang akan sering mengeluarkan urin.Gambar 4: Mekanisme kerja pengaruh hormon ADH terhadap produksi urin. c. pembuangannya diatur oleh hati kemudian diangkut oleh darah ke ginjal. 3. H2O dan CO2 dapat berdifusi atau dapat dieksresikan di alveolus paru-paru karena pada alveolus bermuara banyak kapiler yang mempunyai selaput tipis. karma mengekskresikan zat Sisa metabolisme maka dibahas pula dalam sistem ekskresi. Saraf Rangsangan pada saraf ginjal akan menyebabkan penyempitan duktus aferen sehingga aliran darah ke glomerulus berkurang. Akan tetapi. Akibatnya. b. Karbon dioksida dari jaringan sebagian besar (75%) diangkut oleh plasma darah dalam bentuk senyawa HC03. urin yang diproduksi banyak. 4. dap setelah mengalami oksidasi akan berubah jadi urobilin yang memberi warna pada feses menjadi kekuningan. Hasilnya. akan menurunkan konsentrasi protein yang dapat menyebabkan tekanan koloid protein menurun sehingga tekanan filtrasi kurang efektif. kadar gula dalam darah akan dikeluarkan lewat tubulus distal. dan dari jantung akan dipompakan ke paru-paru untuk berdifusi di alveolus. Jika saluran empedu tersumbat karena adanya endapan kolesterol maka cairan empedu akan masuk dalam sistem peredaran darah sehingga cairan darah menjadi lebih kuning. Penderitanya disebut mengalami sakit kuning. Hati juga berfungsi merombak hemoglobin menjadi bilirubin dap biliverdin. sedangkan sekitar 25% lagi diikat oleh Hb yang membentuk karboksi hemoglobin (HbC02). Banyak sedikitnya hormon insulin Apabila hormon insulin kurang (penderita diabetes melitus). Jumlah air yang diminum Akibat banyaknya air yang diminum. Paru-paru (Pulmo) Fungsi utama paru-paru adalah sebagai alat pernapasan. Kulit (Cutis) . banyak sedikitnya urin dipengaruhi pula oleh faktor-faktor berikut : a. filtrasi kurang efektif karena tekanan darah menurun. 2. Selain ADH. Demikian juga kreatinin hash pemecahan protein. Hati menjadi bagian dari sistem ekskresi karma menghasilkan empedu. Kelebihan kadar gula dalam tubulus distal mengganggu proses penyerapan air. Hati (Hepar) Hati disebut juga sebagai alat ekskresi di samping berfungsi sebagai kelenjar dalam sistem pencernaan.

Kulit berfungsi sebagai organ ekskresi karma mengandung kelenjar keringat (glandula sudorifera) yang mengeluarkan 5% sampai 10% dari seluruh sisa metabolisme. Pusat pengatur suhu pada susunan saraf pusat akan mengatur aktifitas kelenjar keringat dalam mengeluarkan keringat. Keringat mengandung air, larutan garam, dap urea. Pengeluaran keringat yang berlebihan bagi pekerja berat menimbulkan hilangmelanositnya garam-garam mineral sehingga dapat menyebabkan kejang otot dan pingsan. Selain berfungsi mengekskresikan keringat, kulit juga berfungsi sebagai pelindung terhadap kerusakan fisik, penyinaran, serangan kuman, penguapan, sebagai organ penerima rangsang (reseptor), serta pengatur suhu tubuh. Kulit terdiri atas dua bagian utama yaitu: epidermis dan dermis. a. Epidermis (lapisan terluar) dibedakan lagi atas: 1. stratum 2. stratum 3. stratum 4. stratum luar. b. Dermis Pada bagian ini terdapat akar rambut, kelenjar minyak, pembuluh darah, serabut saraf, serta otot penegak rambut. Kelenjar keringat akan menyerap air dan garam mineral dari kapiler darah karena letaknya yang berdekatan. Selanjutnya, air dan garam mineral ini akan dikeluarkan di permukaan kulit (pada pori) sebagai keringat. Keringat yang keluar akan menyerap panas tubuh sehingga suhu tubuh akan tetap. Dalam kondisi normal, keringat yang keluar sekitar 50 cc per jam. Jumlah ini akan berkurang atau bertambah jika ada faktor-faktor berikut suhu lingkungan yang tinggi, gangguan dalam penyerapan air pada ginjal (gagal ginjal), kelembapan udara, aktivitas tubuh yang meningkat sehingga proses metabolisme berlangsung lebih cepat untuk menghasilkan energi, gangguan emosional, dan menyempitnya pembuluh darah akibat rangsangan pada saraf simpatik. Ginjal merupakan organ yang menyelenggarakan Homeostasis. Ginjal Terdiri Dari 1. Bagian Korteks yang berisi Nefron (terdiri dari Glomerulus dan Kapsula Bowman). 2. Bagian Medula yang berisi Tubulus Ginjal. korneum berupa zat tanduk (sel mati) dan selalu mengelupas lusidum granulosum yang mengandung pigmen germinativum ialah lapisan yang selalu membentuk sel-sel kulit ke arah

Tahapan Pembentukan Urine

1. Reaksi Filtrasi 2. Reaksi Rearsorbsi 3. Reaksi Ekskresi (Augmentasi)

Proses Pembentukan Urine Darah difiltrasi menjadi Filtrat Glomerulus (Urine Primer) ⇒ reabsorbsi di Tubulus Kontortus Proksimal menjadi Filtrat Tubulus (Urine Sekunder) ⇒augmentasi di Tubulus Kontortus Distal ⇒ U R I N E. Jumlah Urine Dipengaruhi oleh: - Jumlah cairan yang diminum (Balans cairan). - Jumlah garam yang masuk. - Hormon Antidiuretika (ADH) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis..postenor. Defisisensi hormon akan menyebabkan penyakit Diabetes..Insipidus --> jumlah urine yang keluar terlalu banyak. Metabolisme Protein Hingga Menghasilkan Urea 1. ORNITIN + NH3 + COz 4 SITRULIN 2. SITRULIN + NH3 4 ARGININ 3. ARGININ 4 ORNITIN + UREA Reaksi ke-3 dibantu oleh enzim Arginase, Sitrulin, Arginin dan Ornitin adalah nama asam amino.

Alat respirasi adalah alat atau bagian tubuh tempat 02 dapat berdifusi masuk dan sebaliknya C02 dapat berdifusi keluar. Alat respirasi pada hewan bervariasi antara hewan yang satu dengan hewan yang lain, ada yang berupa paru-paru, insang, kulit, trakea, dan paruparu buku, bahkan ada beberapa organisme yang belum mempunyai alat khusus sehingga oksigen berdifusi langsung dari lingkungan ke dalam tubuh, contohnya pada hewan bersel satu, porifera, dan coelenterata. Pada ketiga hewan ini oksigen berdifusi dari lingkungan melalui rongga tubuh.

Gbr. Berbagai macam alat respirasi pada hewan

1. Alat Respirasi pada Serangga Corong hawa (trakea) adalah alat pernapasan yang dimiliki oleh serangga dan arthropoda lainnya. Pembuluh trakea bermuara pada lubang kecil yang ada di kerangka luar (eksoskeleton) yang disebut spirakel. Spirakel berbentuk pembuluh silindris yang berlapis zat kitin, dan terletak berpasangan pada setiap segmen tubuh. Spirakel men punyai katup yang dikontrol oleh otot sehingga membuka dan menutupnya spirakel terjadi secara teratur. Pada umumnya spirakel terbuka selama serangga terbang, dan tertutup saat serangga beristirahat.

Gbr. Trakea pada serangga

Oksigen dari luar masuk lewat spirakel. Kemudian udara dari spirakel menujupembuluh-pembuluh trakea dan selanjutnya pembuluh trakea bercabang lagi

Di bagian ujung trakeolus terdapat cairan sehingga udara mudah berdifusi kejaringan. Selama menyelam. Paru-paru buku memiliki gulungan yang berasal dari invaginasi perut. Masing-masing paru-paru buku ini memiliki lembaran-lembaran tipis (lamela) yang tersusun berjajar. Selanjutnya dari cabang halus ini oksigen diedarkan melalui pembuluh trakea. Trakeolus ini mempunyai fungsi yang sama dengan kapiler pada sistem pengangkutan (transportasi) pada vertebrata. Keluar masuknya udara disebabkan oleh gerakan otot yang terjadi secara teratur. atau pengambilan udara melalui cabang-cabang halus serupa insang. 2. darah pada serangga hanya berfungsi mengangkut sari makanan dan bukan untuk mengangkut gas pernapasan. Pada serangga air seperti jentik nyamuk udara diperoleh dengan menjulurkan tabung pernapasan ke perxnukaan air untuk mengambil udara. jika otot perut belalang berelaksasi maka trakea kembali pada volume semula sehingga tekanan udara menjadi lebih kecil dibandingkan tekanan di luar sebagai akibatnya udara di luar yang kaya 02 masuk ke trakea. Mekanisme pernapasan pada serangga. adalah sebagai berikut : Jika otot perut belalang berkontraksi maka trakea mexrupih sehingga udara kaya COZ keluar. .menjadi cabang halus yang disebut trakeolus sehingga dapat mencapai seluruh jaringan dan alat tubuh bagian dalam. dan dibentuk oleh sel yang disebut trakeoblas. misalnya belalang. ada pula serangga yang mempunyai insang trakea yang berfungsi menyerap udara dari air. Misalnya. Sebaliknya. Dengan demikian. O2 dalam gelembung dipindahkan melalui sistem trakea ke sel-sel pernapasan. Paruparu buku ini juga memiliki spirakel tempat masuknya oksigen dari luar. Pertukaran gas terjadi antara trakeolus dengan sel-sel tubuh. dan sebaliknya mengangkut C02 basil respirasi untuk dikeluarkan dari tubuh. Trakeolus tidak berlapis kitin. Selain itu. berisi cairan. Serangga air tertentu mempunyai gelembung udara sehingga dapat menyelam di air dalam waktu lama. Sistem trakea berfungsi mengangkut OZ dan mengedarkannya ke seluruh tubuh. kepik Notonecta sp.mempunyai gelembung udara di organ yang menyerupai rambut pada permukaan ventral. Alat Pernapasan pada Kalajengking dan Laba-laba Kalajengking dan laba-laba besar (Arachnida) yang hidup di darat memiliki alat pernapasan berupa paru-paru buku. sedangkan jika hidup di air bernapas dengan insang buku.

penyaring makanan. Alat Pernapasan pada Ikan Insang dimiliki oleh jenis ikan (pisces). Sebaliknya karbon dioksida dari jaringan akan di bawa ke jantung. Mekanisme pernapasan pada ikan melalui 2 tahap.dan tiap filamen mengandung banyak lapisan tipis (lamela). Iubang hidung terbuka dan glotis tertutup sehingga udara berada di rongga mulut dan berdifusi masuk melalui selaput rongga mulut yang tipis. oksigen berdifusi lewat selaput rongga mulut. Insang berbentuk lembaran-lembaran tipis berwarna merah muda dan selalu lembap. Selain bernapas dengan selaput rongga mulut. Sebaliknya pada fase ekspirasi. Bagian terluar dare insang berhubungan dengan air. Alat Pernapasan pada Katak Pada katak. Untuk menyimpan cadangan 02. Kecuali pada fase berudu bernapas dengan insang karena hidupnya di air. ini dimungkinkan karma kulitnya selalu dalam keadaan basah dan mengandung banyak kapiler sehingga gas pernapasan mudah berdifusi. Selain dimiliki oleh ikan. katak bernapas pula dengan kulit. Pada saat terjadi gerakan rongga mulut dan faring. Pada fase inspirasi. Labirin ini berfungsi menyimpan cadangan 02 sehingga ikan tahan pada kondisi yang kekurangan 02. Oksigen yang masuk lewat kulit akan melewati vena kulit (vena kutanea) kemudian dibawa ke jantung untuk diedarkan ke seluruh tubuh. 02 dari air masuk ke dalam insang kemudian 02 diikat oleh kapiler darah untuk dibawa ke jaringan-jaringan yang membutuhkan. yakni inspirasi dan ekspirasi. 3. sedangkan bagian dalam berhubungan erat dengan kapiler-kapiler darah. dan paru-paru. Contoh ikan yang mempunyai labirin adalah: ikan gabus dan ikan lele. Insang tidak saja berfungsi sebagai alat pernapasan tetapi dapat pula berfungsi sebagai alat ekskresi garam-garam. selain dengan labirin. 4. C02 yang dibawa oleh darah dari jaringan akan bermuara ke insang dan dari insang diekskresikan keluar tubuh.Gbr. dan osmoregulator. ikan mempunyai gelembung renang yang terletak di dekat punggung. kulit. Selaput rongga mulut dapat berfungsi sebagai alat pernapasan karma tipis dan banyak terdapat kapiler yang bermuara di tempat itu. yaitu insang luar.sedangkan insang pada ikan bertulang rawan tidak ditutupi oleh operkulum. Tiap lembaran insang terdiri dare sepasang filamen. alat pertukaran ion. Irisan melintanK paru-paru buku pada laba-laba Baik insang buku maupun paru-paru buku keduanya mempunyai fungsi yang sama seperti fungsi paru-paru pada vertebrata. Pada filamen terdapat pembuluh darah yang memiliki banyak kapiler sehingga memungkinkan OZ berdifusi masuk dan CO2 berdifusi keluar. Insang pada ikan bertulang sejati ditutupi oleh tutup insang yang disebut operkulum. dari jantung dipompa ke kulit dan paru-paru lewat arteri kulit pare- . Hewan yang memiliki insang luar sepanjang hidupnya adalah salamander. Beberapa jenis ikan mempunyai labirinyang merupakan perluasan ke atas dari insang dan membentuk lipatan-lipatan sehingga merupakan rongga-rongga tidak teratur. insang juga dimiliki oleh katak pada fase berudu.

Mengecilnya rongga mulut mendorong oksigen masuk ke paru-paru lewat celah-celah. oksigen diikat oleh darah yang berada dalam kapiler dinding paru-paru dan sebaliknya. Permukaan paru-paru diperbesar oleh adanya bentuk. otot rahang bawah berkontraksi yang juga diikuti dengan berkontraksinya geniohioideus sehingga rongga mulut mengecil. dan buaya paru-paru lebih kompleks. 5. Celah tekak menutup dan sebaliknya koane membuka. Dalam paru-paru terjadi pertukaran gas. Paru-paru . Otot Sternohioideusberkonstraksi sehingga rongga mulut membesar. alat pernafasan katak Gbr. Dengan demikian pertukaran oksigen dan karbon dioksida dapat terjadi di kulit. Otot-otot perut dan sternohioideus berkontraksi sehingga udara dalam paru-paru tertekan keluar dan masuk ke dalam rongga mulut.bentuk seperti kantung sehingga gas pernapasan dapat berdifusi. Pada kadal. Dengan mengecilnya rongga mulut maka udara yang kaya karbon dioksida keluar. Mekanisme inspirasi adalah sebagai berikut. Mekanisme ekspirasi adalah sebagai berikut. Paruparu dengan rongga mulut dihubungkan oleh bronkus yang pendek. Setelah itu koane menutup dan otot rahang bawah dan otot geniohioideus berkontraksi sehingga rongga mulut mengecil. dengan beberapa belahanbelahan yang membuat paru-parunya bertekstur seperti spon.paru (arteri pulmo kutanea). Pada reptilia pertukaran gas tidak efektif. akibatnya oksigen masuk melalui koane. Katak mempunyai sepasang paru-paru yang berbentuk gelembung tempat bermuaranya kapiler darah. Mekanisme pernafasan katak Dalam paru-paru terjadi mekanisme inspirasi dan ekspirasi yang keduanya terjadi saat mulut tertutup. Alat Pernapasan pada Reptilia Paru-paru reptilia berada dalam rongga dada dan dilindungi oleh tulang rusuk. Paruparu reptilia lebih sederhana. hanya dengan beberapa lipatan dinding yang berfungsi memperbesar permukaan pertukaran gas. Fase inspirasi adalah saat udara (kaya oksigen) yang masuk lewat selaput rongga mulut dan kulit berdifusi pada gelembunggelembung di paru-paru. kura-kura. karbon dioksida dilepaskan ke lingkungan. katak bernapas juga dengan paruparu walaupun paru-parunya belum sebaik paru-paru mamalia. Bersamaan dengan itu. Selain bernapas dengan selaput rongga mulut dan kulit. Gbr.

leher. pundi-pundi hawa hanya berfungsi sebagai penyimpan cadangan oksigen dan meringankan tubuh. Karena adanya pundi-pundi hawa maka pernapasan pada burung menjadi efisien. Udara pada pundi-pundi hawa dimanfaatkan hanya pada saat udara (OZ) di paruparu berkurang. dan di rongga perut(kantong udara abdominal).pada beberapa jenis kadal misalnya bunglon Afrika mempunyai pundi-pundi hawa cadangan yang memungkinkan hewan tersebut melayang di udara. oleh banyak parabronkus (100 atau lebih). Atau dengan kata lain. Sebaliknya. Selain paru-paru. Saat sayap mengepak atau diangkat ke atas maka kantung hawa di tulang korakoid terjepit sehingga oksigen pada tempat itu masuk ke paru-paru. ekspirasi terjadi apabila otot interkostal relaksasi maka tulang rusuk dan tulang dada kembali ke posisi semula. Ventrobronkus dihubungkan dengan dorsobronkus. Trakeanya panjang berupa pipa bertulang rawan yang berbentuk cincin. Di pundi-pundi hawa tidak terjadi difusi gas pernapasan. Bergetarnya selaput itu menimbulkan suara. burung memiliki 8 atau 9 perluasan paru-paru atau pundi-pundi hawa (sakus pneumatikus) yang menyebar sampai ke perut. Udara luar yang masuk sebagian kecil tinggal di paru-paru dan sebagian besar akan diteruskan ke pundi. Masuknya udara yang kaya oksigen ke paru-paru (inspirasi) disebabkan adanya kontraksi otot antartulang rusuk (interkostal) sehingga tulang rusuk bergerak keluar dan tulang dada bergerak ke bawah. 6. Pada tempat ini. tempat berdifusinya gas pernapasan hanya terjadi di paru-paru. Bronkus bercabang lagi menjadi mesobronkus yangmerupakan bronkus sekunder dan dapat dibedakan menjadi ventrobronkus (di bagian ventral) dan dorsobronkus ( di bagian dorsal). . Jadi. Jalur pernapasan pada burung berawal di lubang hidung. Pundi-pundi hawa berhubungan dengan paruparu dan berselaput tipis. Di parabronkus bermuara banyak kapiler sehingga memungkinkan udara berdifusi. antara tulang selangka (korakoid). udara masuk kemudian diteruskan pada celah tekak yang terdapat pada dasar faring yang menghubungkan trakea. sehingga rongga dada mengecil dan tekanan menjadi lebih besar dari tekanan di udara luar akibatnya udara dari paru-paru yang kaya karbon dioksida keluar. Dalam bronkus pada pangkal trakea terdapat sirink yang pada bagian dalamnya terdapat lipatan-lipatan berupa selaput yang dapat bergetar. pelepasan oksigen di paru-paru dapat terjadi pada saat ekspirasi maupun inspirasi. ruang dada bagian depan (toraks anterior).pundi hawa sebagai cadangan udara. Paruparu burung berjumlah sepasang dan terletak dalam rongga dada yang dilindungi oleh tulang rusuk. Parabronkus berupa tabung tabung kecil. yakni saat burung sedang mengepakkan sayapnya. dan bagian akhir trakea bercabang menjadi dua bagian. Bersamaan dengan mengecilnya rongga dada.ruang dada bagian belakang (toraks posterior). Alat Pernapasan pada Burung Pada burung. udara dari kantung hawa masuk ke paru-paru dan terjadi pelepasan oksigen dalam pembuluh kapiler di paruparu. burung mengisap udara dengan cara memperbesar rongga dadanya sehingga tekanan udara di dalam rongga dada menjadi kecil yang mengakibatkan masuknya udara luar. dan sayap. yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. Pundi-pundi hawa terdapat di pangkal leher (servikal).

di dalamnya terdapat kelenjar minyak (kelenjar sebasea) dan kelenjar keringat (kelenjar sudorifera).Rongga hidung berlapis selaput lendir. Gbr. Rongga Hidung (Cavum Nasalis) Udara dari luar akan masuk lewat rongga hidung (cavum nasalis). b. antara lain. aktifitas.Selaput lendir berfungsi menangkap benda asing yang masuk lewat saluran pernapasan. Kecepatan respirasi pada berbagai hewan berbeda bergantung dari berbagai hal. dan bobot tubuh. Juga terdapat konka yang mempunyai banyak kapiler darah yang berfungsi menghangatkan udara yang masuk. Burung mengisap udara ⇒ udara mengalir lewat bronkus ke pundi-pundi hawa bagian belakang ⇒ bersamaan dengan itu udara yang sudah ada di paru-paru mengalir ke pundipundi hawa ⇒ udara di pundi-pundi belakang mengalir ke paruparu ⇒ udara menuju pundipundi hawa depan.Bagan pernapasan pada burung di saat hinggap adalah sebagai berikut. Selain itu. terdapat juga rambut pendek dan tebal yang berfungsi menyaring partikel kotoran yang masuk bersama udara. Sistem pernapasan pada manusia mencakup dua hal. yakni saluran pernapasan dan mekanisme pernapasan. Skema Sistem Respirasi Pada Manusia a. Faring (Tenggorokan) . kesehatan. Urutan saluran pernapasan adalah sebagai berikut: rongga hidung ⇒ faring ⇒ trakea ⇒ bronkus ⇒ paru-paru (bronkiol dan alveolus).

Bronkus bercabangcabang lagi menjadi bronkiolus. Walaupun demikian. Faring merupakan percabangan 2 saluran.Udara dari rongga hidung masuk ke faring. yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. d. terletak sebagian di leher dan sebagian di rongga dada (torak). di bagian sampingdibatasi oleh otot dan rusuk dan di bagian bawah dibatasi oleh diafragma yang berotot kuat. dikelilingi oleh cincin tulang rawan. Struktur lapisan mukosa bronkus sama dengan trakea. saraf kita akan mengatur agar peristiwa menelan. yaitu saluran pernapasan (nasofarings) pada bagian depan dan saluran pencernaan (orofarings) pada bagian belakang. Cabang-cabang Tenggorokan (Bronki) Tenggorokan (trakea) bercabang menjadi dua bagian. Paru-paru (Pulmo) Paru-paru terletak di dalam rongga dada bagian atas. Paru-paru dibungkus oleh dua selaput yang tipis. Makan sambil berbicara dapat mengakibatkan makanan masuk ke saluran pernapasan karena saluran pernapasan pada saat tersebut sedang terbuka. Dinding tenggorokan tipis dan kaku. dan pada bagian dalam rongga bersilia. c. Selaput bagian dalam yang langsung menyelaputi paru-paru disebut pleura dalam (pleura visceralis) dan selaput yang menyelaputi rongga dada yang bersebelahan dengan tulang rusuk disebut pleura luar (pleura parietalis). bernapas. Masuknya udara melalui faring akan menyebabkan pita suara bergetar dan terdengar sebagai suara. Pada bagian belakang faring (posterior) terdapat laring (tekak) tempat terletaknya pita suara (pita vocalis). e. Paruparu ada dua bagian yaitu paru-paru kanan (pulmo dekster) yang terdiri atas 3 lobus dan paru-paru kiri (pulmo sinister) yang terdiri atas 2 lobus. Silia-silia ini berfungsi menyaring benda-benda asing yang masuk ke saluran pernapasan. . hanya tulang rawan bronkus bentuknya tidak teratur dan pada bagian bronkus yang lebih besar cincin tulang rawannya melingkari lumen dengan sempurna. Tenggorokan (Trakea) Tenggorokan berupa pipa yang panjangnya ± 10 cm. disebut pleura. dan berbicara tidak terjadi bersamaan sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan.

Paru-paru tersusun oleh bronkiolus. dindingnya makin menipis jika dibanding dengan bronkus. Alveolus yang diperbesar ernapasan adalah suatu proses yang terjadi secara otomatis walau dalam keadaan tertidur sekalipun karma sistem pernapasan dipengaruhi oleh susunan saraf otonom. tetapi rongganya masih mempunyai silia dan di bagian ujung mempunyai epitelium berbentuk kubus bersilia. bronkiolus bercabang-cabang halus dengan diameter ± 1 mm. jaringan elastik. Dinding rongga pleura bersifat permeabel terhadap air dan zat-zat lain. Bronkiolus berakhir pada gugus kantung udara (alveolus). Struktur paru-paru Antara selaput luar dan selaput dalam terdapat rongga berisi cairan pleura yang berfungsi sebagai pelumas paru-paru. Paru-paru berstruktur seperti spon yang elastis dengan daerah permukaan dalam yang sangat lebar untuk pertukaran gas. Gbr. alveolus. Cairan pleura berasal dari plasma darah yang masuk secara eksudasi. Oleh karena alveolus berselaput tipis dan di situ banyak bermuara kapiler darah maka memungkinkan terjadinya difusi gas pernapasan. dan pembuluh darah. Bronkiolus tidak mempunyi tulang rawan. Alveolus terdapat pada ujung akhir bronkiolus berupa kantong kecil yang salah satu sisinya terbuka sehingga menyerupai busa atau mirip sarang tawon. . Di dalam paru-paru.Gbr. Pada bagian distal kemungkinan tidak bersilia.

sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar. a. Mekanisme pernapasan perut dapat dibedakan menjadi dua tahap yakni sebagai berikut. 1. Fase Inspirasi. 2. Pernapasan Perut Pernapasan perut merupakan pernapasan yang mekanismenya melibatkan aktifitas otot-otot diafragma yang membatasi rongga perut dan rongga dada. Masuk keluarnya udara dalam paru-paru dipengaruhi oleh perbedaan tekanan udara dalam rongga dada dengan tekanan udara di luar tubuh. Pernapasan Dada Pernapasan dada adalah pernapasan yang melibatkan ototantartulang rusuk. Gambar 1 Mekanisme inspirasi dan ekspirasi pada manusia b. tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar. 2.Menurut tempat terjadinya pertukaran gas maka pernapasan dapat dibedakan atas 2 jenis. Fase ekspirasi. Sebaliknya. Pada fase ini otot diafragma berkontraksi sehingga diafragma mendatar. Fase Ekspirasi. yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut. Fase inspirasi. Mekanismenya dapat dibedakan sebagai berikut. akibatnya rongga dada membesar dan tekanan menjadi kecil sehingga udara luar masuk. 1. Jika tekanan di luar rongga dada lebih besar maka udara akan masuk. Fase ini berupa berkontraksinya otot antartulang rusuk sehingga rongga dada membesar. sedangkan pernapasan dalam adalah pernapasan yang terjadi antara darah dalam kapiler dengan sel-sel tubuh. akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk. yaitu pernapasan luar dan pernapasan dalam. Pernapasan luar adalah pertukaran udara yang terjadi antara udara dalam alveolus dengan darah dalam kapiler. apabila tekanan dalam rongga dada lebih besar maka udara akan keluar. Pernapasan dada dan perut terjadi secara bersamaan. Sehubungan dengan organ yang terlibat dalam pemasukkan udara(inspirasi) dan pengeluaran udara (ekspirasi) maka mekanisme pernapasan dibedakan atas dua macam. Fase ekspirasi merupakan fase berelaksasinya otot diafragma . Sebagai akibatnya. Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot antara tulang rusuk ke posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil.

antara lain ukuran alat pernapasan. Dalam keadaan normal. Dalam keadaaan normal. volume udara paru-paru manusia mencapai 4500 cc. inspirasi maupun ekspirasi dalam menggunakan sekitar 1500 cc udara pernapasan (expiratory reserve volume = inspiratory reserve volume = 1500 cc). sedangkan sisanya mengisi saluran pernapasan. Lihat skema udara pernapasan berikut ini. Volume udara pernapasan dapat diukur dengan suatu alat yang disebut spirometer.Kapasitas tidal adalah jumlah udara yang keluar masuk pare-paru pada pernapasan normal. akibatnya udara keluar dari paru-paru.(kembali ke posisi semula. yang 1000 cc merupakan sisa udara yang tidak dapat digunakan tetapi senantiasa mengisi bagian paru-paru sebagai residu atau udara sisa. serta kondisi kesehatan. kapasitas vital udara yang digunakan dalam proses bernapas mencapai 3500 cc. kegiatan inspirasi dan ekpirasi atau menghirup dan menghembuskan udara dalam bernapas hanya menggunakan sekitar 500 cc volume udara pernapasan (kapasitas tidal = ± 500 cc). Skema udara pernapasan Udara cadangan inspirasi1500 Udara pernapasan biasa 500 Udara cadangan ekspirasi 1500 Udara sisa (residu) 1000 kapasitas total ⇐ ⇒ kapasitas vital Dengan demikian. Dalam keadaan luar biasa. Gambar 1 Gambaran skematik spirometer Besarnya volume udara pernapasan tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. . Dari 500 cc udara inspirasi/ekspirasi biasa. kemampuan dan kebiasaan bernapas. udara yang digunakan dalam proses pernapasan memiliki volume antara 500 cc hingga sekitar 3500 cc. mengembang) sehingga rongga dada mengecil dan tekanan menjadi lebih besar. Kapasitas vital adalah jumlah udara maksimun yang dapat dikeluarkan seseorang setelah mengisi paru-parunya secara maksimum. Udara ini dikenal sebagai kapasitas total udara pernapasan manusia. hanya sekitar 350 cc udara yang mencapai alveolus. Walaupun demikian.

Tekanan seluruh udara lingkungan sekitar 1 atmosfir atau 760 mm Hg. kadar CO2. dan kadar O2 di udara. serta jumlah maupun jenis bahan makanan yang dimakan.Jumlah oksigen yang diambil melalui udara pernapasan tergantung pada kebutuhan dan hal tersebut biasanya dipengaruhi oleh jenis pekerjaan. Oksigen yang dibutuhkan berdifusi masuk ke darah dalam kapiler darah yang menyelubungi alveolus. ukuran tubuh. Hemoglobin yang terdapat dalam butir darah merah atau eritrosit ini tersusun oleh senyawa hemin atauhematin yang mengandung unsur besi dan globin yang berupa protein. Kebutuhan tersebut berbanding lurus dengan volume udara inspirasi dan ekspirasi biasa kecuali dalam keadaan tertentu saat konsentrasi oksigen udara inspirasi berkurang atau karena sebab lain. misalnya konsentrasi hemoglobin darah berkurang. Selanjutnya. Tekanan oksigen di lingkungan lebih tinggi dari pada tekanan oksigen dalam alveolus paru-paru dan arteri yang hanya 104 mm Hg. Pekerja-pekerja berat termasuk atlit lebih banyak membutuhkan oksigen dibanding pekerja ringan. perbedaan kadar O2 dalam jaringan. Gbr. manusia membutuhkan sekitar 300 cc oksigen sehari (24 jam) atau sekitar 0. Dalam keadaan biasa. Oleh karena itu oksigen dapat masuk ke paru-paru secara difusi.5 cc tiap menit. sebagian besar oksigen diikat oleh zat warna darah atau pigmen darah (hemoglobin) untuk diangkut ke sel-sel jaringan tubuh. seseorang yang memiliki kebiasaan memakan lebih banyak daging akan membutuhkan lebih banyak oksigen daripada seorang vegetarian. Demikian juga seseorang yang memiliki ukuran tubuh lebih besar dengan sendirinya membutuhkan oksigen lebih banyak. sedangkan tekanan O2 di lingkungan sekitar 160 mm Hg. tekanan O2 (P O2). . Selanjutnya. Proses difusi oksigen ke dalam arteri demikian juga difusi CO2 dari arteri dipengaruhi oleh tekanan O2 dalam udara inspirasi.Pertukaran O2 dan CO2 antara alveolus dan Pembuluh darah yang menyelubungi Secara sederhana. pengikatan oksigen oleh hemoglobin dapat diperlihat-kan menurut persamaan reaksi bolak-balik berikut ini : Hb4 + O2 4 Hb O2 (oksihemoglobin) berwarna merah jernih Reaksi di atas dipengaruhi oleh kadar O2. .

Di jaringan. O2 akan mengalir lewat vena pulmonalis yang tekananO2 nya 104 mm. Karbon dioksida terikat pada hemoglobin dalam bentuk karbomino hemoglobin (23% dari seluruh CO2). dan membentuk asam karbonat dengan enzim anhidrase (7% dari seluruh CO2). Reaksinya adalah sebagai berikut. Mula-mula proses glikolisis oleh enzim glukokinase membentuk piruvat pada siklus Glukosa (Tahap I) kemudian tahap II. O2 ini akan dipergunakan. Dengan demikian kemampuan hemoglobin untuk mengikat oksigen adalah 7 cc per 100 mm3 darah. Tekanan CO2 di jaringan di atas 45 mm hg. Karbon dioksida terikat dalam gugus ion bikarbonat (HCO3) melalui proses berantai pertukaran klorida (70% dari seluruh CO2). Hal tersebut dapat disebabkan karena keadaan Pneumoni. CO2 + H2O ⇒ H2CO3 ⇒ H+ + HCO-3 Gangguan terhadap pengangkutan CO2 dapat mengakibatkan munculnya gejala asidosis karena turunnya kadar basa dalam darah. siklus krebs terjadi di mitokondria. Pengangkutan sekitar 200 mm3 C02 keluar tubuh umumnya berlangsung menurut reaksi kimia berikut: C02 + H20 ⇒ (karbonat anhidrase) H2CO3 Tiap liter darah hanya dapat melarutkan 4. Energi yang digunakan dalam kegiatan respirasi bersumber dari ATP (Adenosin Tri Fosfat) yang ada pada masing-masing sel.3 cc CO2 sehingga mempengaruhi pH darah menjadi 4. menuju ke jantung. Pengangkutan CO2 oleh darah dapat dilaksanakan melalui 3 Cara yakni sebagai berikut. Glikolisis terjadi di sitoplasma. lebih tinggi dibandingkan vena sistemik yang hanya 45 mm Hg. CO2 mengalir lewat arteri pulmonalis yang tekanan O2 nya sama yaitu 45 mm hg.40 mm hg. 3. 1. Dari jaringan CO2 akan mengalir lewat vena sistemik ke jantung.Dari paru-paru. . Dari jantung. yakni siklus krebs (TCA = Tri Caboxylic Acid Cycle) kemudian tahap III. ATP berasal dari bahan-bahan karbohidrat yang diubah menjadi fosfat melalui tiga tahapan. Karbon dioksida larut dalam plasma.5 karena terbentuknya asam karbonat. Bila tekanan oksigen hanya 40 mm Hg maka hanya ada sekitar 12 cc oksigen yang bertahan dalam darah vena. Berapa minimal darah yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan oksigen pada jaringan? Setiap 100 mm3 darah dengan tekanan oksigen 100 mm Hg dapat mengangkut 19 cc oksigen. Dari jantung O2 mengalir lewat arteri sistemik yang tekanan O2 nya 104 mm hg menuju ke jaringan tubuh yang tekanan O2 nya 0 . yakni tahap transfer elektron. Dari arteri pulmonalis CO2 masuk ke paru-paru lalu dilepaskan ke udara bebas. Sebaliknya apabila terjadi akumulasi garam basa dalam darah maka muncul gejala alkalosis. 2.

Orang seperti itu dapat ditolong dengan mengeluarkan air dari saluran pernapasannya dan melakukan pernapasan buatan tanpa alat dengan cara dari mulut ke mulut dengan irama tertentu dan menggunakan metode Silvester dan Hilger Neelsen. Dalam kegiatannya. dan adenoid. Paru-paru juga dapat mengalami kerusakan karena terinfeksiMycobacterium tuber culosis penyebab penyakit TBC. alveolusnya terisi air sehingga difusi oksigen sangat sedikit bahkan tidak ada sama sekali sehingga mengakibatkan orang tersebut shock dan pernapasannya dapat terhenti. Asfiksi ada bermacam-macam misalnya terisinya alveolus dengan cairan limfa karena infeksi Diplokokus pneumonia atau Pneumokokus yang menyebabkan penyakit pneumonia. Pengangkutan O2 dapat pula terhambat karena tingginya kadar karbon monoksida dalam alveolus sedangkan daya ikat (afinitas) hemoglobin jauh lebih besar terhadap CO daripada O2 dan CO2. serta radang pada pleura disebut pleuritis. Asfiksi dapat pula disebabkan karena penyumbatan saluran pernapasan oleh kelenjar limfa. saraf mempunyai hubungan kerja seperti mata rantai (berurutan) antara reseptor dan efektor. Gejala alergi terutama asma dapat pula menghinggapi sistem pernapasan begitu juga kanker dapat menyerang paru-paru terutama para perokok berat. Contohnya otot dan kelenjar. amandel. SEL SARAF . karena daya afinitas hemoglobin juga lebih besar terhadap racun dibanding terhadap O2. disebut asfiksi. debu. peradangan pada bronkus disebut bronkitis. Penyakit pernapasan yang sering terjadi adalah emfisema berupa penyakit yang terjadi karena susunan dan fungsi alveolus yang Sistem saraf tersusun oleh berjuta-juta sel saraf yang mempunyai bentuk bervariasi. batu bara dan racun lain dapat pula menyebabkan terganggunya pengikatan O2 oleh hemoglobin dalam pembuluh darah. Gangguan pada sistem pernapasan adalah terganggunya pengangkutan O2 ke selsel atau jaringan tubuh. Sistern ini meliputi sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Keracunan asam sianida. Reseptor adalah satu atau sekelompok sel saraf dan sel lainnya yang berfungsi mengenali rangsangan tertentu yang berasal dari luar atau dari dalam tubuh. misalnya polip. Pada orang yang tenggelam. Efektor adalah sel atau organ yang menghasilkan tanggapan terhadap rangsangan.Ketiga tahap di atas dapat dilihat pada skema berikut ini. Peradangan dapat terjadi pada rongga hidung bagian atas dan disebutsinusitis.

sedangkan aksonnya dapat sangat panjang.Sistem saraf terdiri dari jutaan sel saraf (neuron). yaitudendrit dan akson (neurit). Badan sel saraf motor berada di sistem saraf pusat. Sel saraf sensori Fungsi sel saraf sensori adalah menghantar impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat. sel saraf dapat dibagi menjadi 3 kelompok. Dari badan sel keluar dua macam serabut saraf. Sel saraf motor Fungsi sel saraf motor adalah mengirim impuls dari sistem saraf pusat ke otot atau kelenjar yang hasilnya berupa tanggapan tubuh terhadap rangsangan. Sel Schwann adalah sel glia yang membentuk selubung lemak di seluruh serabut saraf mielin. yang berfungsi mempercepat penghantaran impuls. Kedua serabut saraf ini berisi plasma sel. Membran plasma sel Schwann disebut neurilemma. Sebaliknya. Berdasarkan struktur dan fungsinya. Dendrit berfungsi mengirimkan impuls ke badan sel saraf. 2. Bagian dari akson yang tidak terbungkus mielin disebut nodus Ranvier. Pada bagian luar akson terdapat lapisan lemak disebut mielin yang merupakan kumpulan sel Schwann yang menempel pada akson. Struktur Sel Saraf Setiap neuron terdiri dari satu badan sel yang di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel. sel saraf motor.Ujung akson dari saraf sensori berhubungan dengan saraf asosiasi (intermediet). yaitu sel saraf sensori. Gbr. Dendritnya sangat pendek berhubungan dengan akson saraf asosiasi. Fungsi mielin adalah melindungi akson dan memberi nutrisi. 1. Akson yang diperbesar Setiap neuron hanya mempunyai satu akson dan minimal satu dendrit. . sedangkan akson berfungsi mengirimkan impuls dari badan sel ke jaringan lain. dendrit pendek. Akson biasanya sangat panjang. yaitu otak (ensefalon) dan sumsum belakang (medula spinalis). dan sel saraf intermediet (asosiasi). Struktur Sel Saraf Gbr. Fungsi sel saraf adalah mengirimkan pesan (impuls) yang berupa rangsang atau tanggapan.

akson dan dendrit bergabung dalam satu selubung dan membentuk urat saraf. Pada waktu sel saraf beristirahat. Gbr. Perubahan potensial ini (depolarisasi)terjadi berurutan sepanjang serabut saraf. kutub positif terdapat di bagian luar dan kutub negatif terdapat di bagian dalam sel saraf. Sel saraf intermediet menerima impuls dari reseptor sensori atau sel saraf asosiasi lainnya. Sedangkan badan sel saraf berkumpul membentuk ganglion atau simpul saraf. Berikut ini akan dibahas secara rinci kedua cara tersebut. Untuk dapat berfungsi kembali diperlukan waktu 1/500 sampai 1/1000 detik. Kecepatan perjalanan gelombang perbedaan potensial bervariasi antara 1 sampai dengart 120 m per detik. Diperkirakan bahwa rangsangan (stimulus) pada indra menyebabkan terjadinya pembalikan perbedaan potensial listrik sesaat. Struktur ganglion gabungan fari badan sel saraf Impuls dapat dihantarkan melalui beberapa cara. 1.3. karena terjadi perubahan potensial kembali seperti semula (potensial istirahat). Energi yang digunakan berasal dari hasil pemapasan sel yang dilakukan oleh . Sel ini dapat ditemukan di dalam sistem saraf pusat dan berfungsi menghubungkan sel saraf motor dengan sel saraf sensori atau berhubungan dengan sel saraf lainnya yang ada di dalam sistem saraf pusat. tergantung pada diameter akson dan ada atau tidaknyaselubung mielin. di antaranya melalui sel saraf dan sinapsis. Bila impuls telah lewat maka untuk sementara serabut saraf tidak dapat dilalui oleh impuls. Sel saraf intermediet Sel saraf intermediet disebut juga sel saraf asosiasi. Kelompok-kelompok serabut saraf. Penghantaran Impuls Melalui Sel Saraf Penghantaran impuls baik yang berupa rangsangan ataupun tanggapan melalui serabut saraf (akson) dapat terjadi karena adanya perbedaan potensial listrik antara bagian luar dan bagian dalam sel.

Membran ujung dendrit dari sel berikutnya yang membentuk sinapsis disebut post-sinapsis. Di dalam sitoplasma tonjolan sinapsis terdapat struktur kumpulan membran kecil berisi neurotransmitter. Neurontransmitter adalah suatu zat kimia yang dapat menyeberangkan impuls dari neuron pra-sinapsis ke post-sinapsis. Bila asetilkolin sudah melaksanakan tugasnya maka akan diuraikan oleh enzim asetilkolinesterase yang dihasilkan oleh membran post-sinapsis. Tetapi bila kekuatannya di atas ambang maka impuls akan dihantarkan sampai ke ujung akson. Asetilkolin kemudian berdifusi melewati celah sinapsis dan menempel pada reseptor yang terdapat pada membran post-sinapsis. Setiap terminal akson membengkak membentuk tonjolan sinapsis. Prinsip kerjanya sama dengan sinapsis saraf-saraf lainnya. Neuron yang berakhir pada tonjolan sinapsis disebut neuron pra-sinapsis. Stimulasi yang kuat dapat menimbulkan jumlah impuls yang lebih besar pada periode waktu tertentu daripada impuls yang lemah. anatomi. noradrenalin terdapat di sistem saraf simpatik. Lokasi. Bagaimanakah penghantaran impuls dari saraf motor ke otot? Antara saraf motor dan otot terdapat sinapsis berbentuk cawan dengan membran pra-sinapsis dan membran post-sinapsis yang terbentuk dari sarkolema yang mengelilingi sel otot. dan dopamin serta serotonin yang terdapat di otak. 2. Gbr. Penempelan asetilkolin pada reseptor menimbulkan impuls pada sel saraf berikutnya. Kemudian vesikula akan melepaskan neurotransmitterberupa asetilkolin. Bila impuls sampai pada ujung neuron. yang disebutvesikula sinapsis. Neurontransmitter ada bermacam-macam misalnya asetilkolin yang terdapat di seluruh tubuh. Stimulasi yang kurang kuat atau di bawah ambang (threshold) tidak akan menghasilkan impuls yang dapat merubah potensial listrik. dan cara kerja sinapsis . Penghantaran Impuls Melalui Sinapsis Titik temu antara terminal akson salah satu neuron dengan neuron lain dinamakan sinapsis.mitokondria dalam sel saraf. maka vesikula bergerak dan melebur dengan membran pra-sinapsis.

tanpa memerlukan kontrol dari otak. Gerak refleks dapat dibedakan atas refleks otak bila saraf penghubung (asosiasi) berada di dalam otak. impuls melalui jalan pendek atau jalan pintas. Keduanya merupakan organ yang sangat lunak. dengan fungsi yang sangat penting maka perlu perlindungan. Impuls pada gerakan sadar melalui jalan panjang. dibawa oleh saraf motor sebagai perintah yang harus dilaksanakan oleh efektor. yaitu dari reseptor. Lengkung refleks yang menggambarkan mekanisme jalannya impuls pada lutut yang dipukul Sistem saraf pusat meliputi otak (ensefalon) dan sumsum tulang belakang (Medula spinalis). berupa tanggapan. misalnya. gerak mengedip atau mempersempit pupil bila ada sinar dan refleks sumsum tulang belakang bila set saraf penghubung berada di dalam sumsum tulang belakang misalnya refleks pada lutut. Bila membran ini terkena infeksi maka akan terjadi radang yang disebut meningitis. Araknoid. Di dalamnya terdapat cairan serebrospinalis. Jalan pintas ini disebut lengkung refleks. diterima oleh set saraf penghubung (asosiasi) tanpa diolah di dalam otak langsung dikirim tanggapan ke saraf motor untuk disampaikan ke efektor. kemudian diteruskan oleh saraf sensori ke pusat saraf. dibawa ke otak untuk selanjutnya diolah oleh otak. semacam cairan limfa yang mengisi . otak juga dilindungi 3 lapisan selaput meninges. Gerak pada umumnya terjadi secara sadar. Selain tengkorak dan ruas-ruas tulang belakang. Gerak refleks berjalan sangat cepat dan tanggapan terjadi secara otomatis terhadap rangsangan. merupakan selaput yang kuat dan bersatu dengan tengkorak. disebut demikian karena bentuknya seperti sarang labah-labah. Contoh gerak refleks misalnya berkedip. ada pula gerak yang terjadi tanpa disadari yaitu gerak refleks. Ketiga lapisan membran meninges dari luar ke dalam adalah sebagai berikut. yaitu dimulai dari reseptor penerima rangsang. atau batuk. ke saraf sensori. 2. namun. bersin. Durameter. 1. Jadi dapat dikatakan gerakan terjadi tanpa dipengaruhi kehendak atau tanpa disadari terlebih dahulu. Gbr. yaitu otot atau kelenjar.Gerak merupakan pola koordinasi yang sangat sederhana untuk menjelaskan penghantaran impuls oleh saraf. Pada gerak refleks. kemudian hasil olahan oleh otak.

Otak besar merupakan sumber dari semua kegiatan/gerakan sadar atau sesuai dengan kehendak. Otak dan sumsum tulang belakang mempunyai 3 materi esensial yaitu: 1. badan sel yang membentuk bagian materi kelabu (substansi grissea) 2. otak kecil (serebelum). yaitu yang berkaitan dengan kepandaian (intelegensi). menyimpan ingatan. a. Pada sumsum tulang belakang bagian tengah berupa materi kelabu berbentuk kupu-kupu. Pada otak. Selain itu terdapat area asosiasi yang menghubungkan area motor dan sensorik. dan jembatan varol. otak tengah (mesensefalon). sedangkan bagian korteks berupa materi putih. dan belajar berbagai bahasa. Pusat penglihatan terdapat di bagian belakang. walaupun ada juga beberapa gerakan refleks otak. Agaknya lapisan ini berfungsi untuk memberi oksigen dan nutrisi serta mengangkut bahan sisa metabolisme. kesadaran. yaitu jaringan ikat yang terletak di antara sel-sel saraf di dalam sistem saraf pusat Walaupun otak dan sumsum tulang belakang mempunyai materi sama tetapi susunannya berbeda. Di sekitar kedua area tersebut dalah bagian yang mengatur kegiatan psikologi yang lebih tinggi. Area ini berperan dalam proses belajar. . dan pertimbangan. materi kelabu terletak di bagian luar atau kulitnya (korteks) dan bagian putih terletak di tengah. membuat kesimpulan. 3. yaitu: otak besar (serebrum). Lapisan ini penuh dengan pembuluh darah dan sangat dekat dengan permukaan otak.sela sela membran araknoid. Fungsi selaput araknoid adalah sebagai bantalan untuk melindungi otak dari bahaya kerusakan mekanik. analisis. Misalnya bagian depan merupakan pusat proses berfikir (yaitu mengingat. ingatan (memori). sel-sel neuroglia. Pada bagian korteks serebrum yang berwarna kelabu terdapat bagian penerima rangsang (area sensor) yang terletak di sebelah belakang area motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar atau merespon rangsangan. Otak besar (serebrum) Otak besar mempunyai fungsi dalam pengaturan semua aktifitas mental. Piameter. berbicara. kreativitas) dan emosi. serabut saraf yang membentuk bagian materi putih (substansi alba) 3. 1. sumsum sambung (medulla oblongata). Otak Otak mempunyai lima bagian utama.

Bila ada rangsangan yang merugikan atau berbahaya maka gerakan sadar yang normal tidak mungkin dilaksanakan. Bagian atas (dorsal) otak tengah merupakan lobus optikus yang mengatur refleks mata seperti penyempitan pupil mata. Otak dengan bagian-bagian penyusunnya 2. Otak kecil (serebelum) Serebelum mempunyai fungsi utama dalam koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar. Di depan otak tengah terdapat talamus dan kelenjar hipofisis yang mengatur kerja kelenjar-kelenjar endokrin. keseimbangan. dan juga merupakan pusat pendengaran. Gbr. dan posisi tubuh. . Otak dan kegiatan-kegiatan yang dikontrolnya 3. Otak tengah (mesensefalon) Otak tengah terletak di depan otak kecil dan jembatan varol.Gbr.

Gbr. Pada tanduk dorsal terdapat badan sel saraf penghubung (asosiasi konektor) yang akan menerima impuls dari sel saraf sensori dan akan menghantarkannya ke saraf motor. Jembatan varol (pons varoli) Jembatan varol berisi serabut saraf yang menghubungkan otak kecil bagian kiri dan kanan. Selain itu. volume dan kecepatan respirasi. batuk. Impuls sensori dari reseptor dihantar masuk ke sumsum tulang belakang melalui tanduk dorsal dan impuls motor keluar dari sumsum tulang belakang melalui tanduk ventral menuju efektor. dan sekresi kelenjar pencernaan. juga menghubungkan otak besar dan sumsum tulang belakang. Sumsum tulang belakang (medulla spinalis) Pada penampang melintang sumsum tulang belakang tampak bagian luar berwarna putih. 5.4. sumsum sambung juga mengatur gerak refleks yang lain seperti bersin. 6. Pada bagian putih terdapat serabut saraf asosiasi. Sistem saraf sadar mengontrol aktivitas yang kerjanya diatur oleh otak. Kumpulan serabut saraf membentuk saraf (urat saraf). sedangkan saraf otonom mengontrol aktivitas yang tidak dapat diatur otak antara lain denyut jantung. Urat saraf yang membawa impuls ke otak merupakan saluran asenden dan yang membawa impuls yang berupa perintah dari otak merupakan saluran desenden. . gerak alat pencernaan. Penampang melintang sumsum tulang belakang Sistem saraf tepi terdiri dari sistem saraf sadai dan sistem saraf tak sadar (sistem saraf otonom). refleks fisiologi seperti detak jantung. Pada penampang melintang sumsum tulang belakang ada bagian seperti sayap yang terbagi atas sayap atas disebut tanduk dorsal dan sayap bawah disebut tanduk ventral. Sumsum sambung juga mempengaruhi jembatan. sedangkan bagian dalam berbentuk kupu-kupu dan berwarna kelabu. gerak saluran pencernaan. dan sekresi keringat. Sumsum sambung (medulla oblongata) Sumsum sambung berfungsi menghantar impuls yang datang dari medula spinalis menuju ke otak. dan berkedip. tekanan darah.

yaitu saraf nomor 1. yaitu saraf-saraf yang keluar dari otak. dan 8 2. dan 10. Tiga pasang saraf sensori. 7. yaitu saraf nomor 5. empat pasang saraf gabungan sensori dan motor. 6. 11. dan saraf sumsum tulang belakang. dan 12 3.Gbr. 2. Saraf tepi dan aktivitas-aktivitas yang dikendalikannya 1. yaitu saraf-saraf yang keluar dari sumsum tulang belakang. lima pasang saraf motor. Gambar 2 Otak dilihat dari bawah menunjukkan saraf kranial . Sistem Saraf Sadar Sistem saraf sadar disusun oleh saraf otak (saraf kranial). 9. Saraf otak ada 12 pasang yang terdiri dari: 1. yaitu saraf nomor 3. 4.

b. Sistem saraf otonom dapat dibagi atas sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik. Beberapa urat saraf bersatu membentuk jaringan urat saraf yang disebut pleksus. Saraf Otonom Sistem saraf otonom disusun oleh serabut saraf yang berasal dari otak maupun dari sumsum tulang belakang dan menuju organ yang bersangkutan. Fungsi sistem saraf simpatik dan parasimpatik selalu berlawanan (antagonis). Saraf sumsum tulang belakang berjumlah 31 pasang saraf gabungan. Pleksus cervicalis merupakan gabungan urat saraf leher yang mempengaruhi bagian leher.sedangkan saraf parasimpatik mempunyai urat pra ganglion yangpanjang karena ganglion menempel pada organ yang dibantu.Saraf otak dikhususkan untuk daerah kepala dan leher. kecuali nervus vagus yang melewati leher ke bawah sampai daerah toraks dan rongga perut. Nervus vagus membentuk bagian saraf otonom. Pleksus Jumbo sakralis yang mempengaruhi bagian pinggul dan kaki. 2. c. Urat saraf yang terdapat pada pangkal ganglion disebut urat saraf pra ganglion dan yang berada pada ujung ganglion disebut urat saraf post ganglion. Tabel Fungsi Saraf Otonom Parasimpatik • • • • mengecilkan pupil menstimulasi aliran ludah memperlambat denyut jantung membesarkan bronkus • • • • Simpatik memperbesar pupil menghambat aliran ludah mempercepat denyut jantung mengecilkan bronkus . bahu. 5 pasang saraf pinggul. dan diafragma. dan satu pasang saraf ekor. 5 pasang saraf pinggang. Ada 3 buah pleksus yaitu sebagai berikut. 12 pasang saraf punggung. a. Berdasarkan asalnya.Pleksus brachialis mempengaruhi bagian tangan. Perbedaan struktur antara saraf simpatik dan parasimpatik terletak pada posisi ganglion. saraf sumsum tulang belakang dibedakan atas 8 pasang saraf leher. Sistem saraf parasimpatik terdiri dari keseluruhan "nervus vagus" bersama cabangcabangnya ditambah dengan beberapa saraf otak lain dan saraf sumsum sambung. Dalam sistem ini terdapat beberapa jalur dan masing-masing jalur membentuk sinapsis yang kompleks dan juga membentuk ganglion. Oleh karena daerah jangkauannya sangat luas maka nervus vagus disebut saraf pengembara dan sekaligus merupakan saraf otak yang paling penting. Saraf simpatik mempunyai ganglion yang terletak di sepanjang tulang belakang menempel pada sumsum tulang belakang sehingga mempunyai urat pra ganglion pendek.

kadar glukosa dan sebagainya. 4. sendi. . Sesungguhnya yang disebut mata bukanlah hanya bola mata. kadar oksigen atau karbon dioksida. Indra yang kita kenal ada lima. Sel-sel interoreseptor misalnya terdapat pada sel otot. Kelima indra tersebut berfungsi untuk mengenali perubahan lingkungan luar. dan bulu mata. yaitu: 1. 2. tendon. Interoreseptor yang membantu koordinasi dalam sikap tubuh disebut kinestesis. Bola Mata Bola mata mempunyai 3 lapis dinding yang mengelilingi rongga bola mata. Akan tetapi. sesungguhnya interoreseptor terdapat di seluruh tubuh manusia.• menstimulasi sekresi kelenjar pencernaan mengerutkan kantung kemih • menghambat sekresi kelenjar pencernaan menghambat kontraksi kandung kemih • • Indra mempunyai sel-sel reseptor khusus untuk mengenali perubahan lingkungan. Reseptor yang berfungsi untuk mengenali lingkungan dalam. 3. 5. dan lain sebagainya. oleh karenanya disebut eksoreseptor. misalnya nyeri. INDERA PENGLIHAT (MATA) Mata mempunyai reseptor khusus untuk mengenali perubahan sinar dan warna. tetapi termasuk otototot penggerak bola mata. disebut interoreseptor. kotak mata (rongga tempat mata berada). Indra Indra Indra Indra Indra penglihat (mata) pendengar (telinga) peraba (kulit) pengecap (lidah) pencium (hidung). Ketiga lapis dinding ini dari luar ke dalam adalah sebagai berikut. ligamentum. dinding saluran pencernaan. 1. kelopak. dinding pembuluh darah.

koroid membentuk badan siliaris yang berlanjut ke depan membentuk iris yang berwarna. Struktur bola mata dilihat dari samping a. Kontraksi dan relaksasi dari otot badan siliaris akan mengatur cembung pipihnya lensa. Retina Lapisan ini peka terhadap sinar. c. berwarna putih buram (tidak tembus cahaya). kecuali di bagian depan bersifat transparan. Warna gelap pada koroid berfungsi untuk mencegah refleksi (pemantulan sinar). Kedua cairan tersebut berfungsi menjaga lensa agar selalu dalam bentuk yang benar. b. Koroid Koroid berwarna coklat kehitaman sampai hitam. Melalui pupil sinar masuk. Di bagian depan iris bercelah membentuk pupil (anak mata).Gbr. Bagian yang dilewati urat saraf optik tidak peka terhadap sinar dan daerah ini disebut bintik buta. disebut kornea. yaitu bagian depan terletak di depan lensa berisi carian yang disebut aqueous humor dan bagian belakang terletak di belakang lensa berisi vitreous humor. Lapisan ini berfungsi melindungi bola mata dari gangguan. merupakan lapisan yang berisi banyak pembuluh darah yang memberi nutrisi dan oksigen terutama untuk retina. Badan siliaris membentuk ligamentum yang berfungsi mengikat lensa mata. Kotak mata pada tengkorak berfungsi melindungi bola mata dari kerusakan. Selaput transparan yang melapisi kornea dan bagian dalam kelopak mata disebut . Di bagian depan. Sklera Sklera merupakan jaringan ikat dengan serat yang kuat. yaitu pengontrol ukuran pupil untuk mengatur sinar yang masuk. Pada seluruh bagian retina berhubungan dengan badan sel-sel saraf yang serabutnya membentuk urat saraf optik yang memanjang sampai ke otak. Konjungtiva adalah lapisan transparan yang melapisi kornea dan kelopak mata. Iris berfungsi sebagai diafragma. Adanya lensa dan ligamentum pengikatnya menyebabkan rongga bola mata terbagi dua.

Selaput ini peka terhadap iritasi. yaitu sel kerucut (sel konus)dan sel batang (sel basilus). rektus superior. hijau. 2. sedangkan jika kita sangat jauh dari obyek. dan antiseptik dalam jumlah kecil. Jika kita sangat dekat dengan obyek maka cahaya yang masuk ke mata tampak seperti kerucut. Otot Mata Ada enam otot mata yang berfungsi memegang sklera. dan vitreous humor. misalnya sinar matahari. ke kiri. Radang konjungtiva disebut konjungtivitis. yaitu bagian yang paling peka terhadap sinar. Jarak terjauh saat benda tampak jelas tanpa kontraksi disebut titik jauh (punctum remotum). 3. Ada tiga macam sel konus. maka sudut kerucut cahaya yang masuk sangat kecil sehingga sinar tampak paralel. yaitu sel yang peka terhadap warna merah. Jarak terdekat yang dapat dilihat dengan jelas disebut titik dekat (punctum proximum). Empat di antaranya disebut otot rektus (rektus inferior. bayang-bayang benda akan jatuh pada bintik kuning. terutama pigmen ungu yang terdapat pada sel batang. Lihat . Otot rektus berfungsi menggerakkan bola mata ke kanan. Dua lainnya adalah otot obliq atas (superior) dan otot obliq bawah (inferior). Konjungtiva penuh dengan pembuluh darah dan serabut saraf. kornea. Kedua macam pigmen akan terurai bila terkena sinar. Pembiasan terbesar terjadi di kornea. Pigmen lembayung dari sel konus merupakan senyawa iodopsin yang merupakan gabungan antara retinin dan opsin. Untuk pembentukan kembali memerlukan waktu yang disebut adaptasi gelap(disebut juga adaptasi rodopsin). aqueus humor.konjungtiva. konjungtiva dibasahi dengan cairan yang keluar dari kelenjar air mata (kelenjar lakrimal) yang terdapat di bawah alis. dan rektus internal). lensa. sedangkan pigmen dari sel konus berfungsi lebih pada suasana terang yaitu untuk membedakan warna. garam. Pigmen ungu yang terdapat pada sel basilus disebut rodopsin. Pembentukan kembali pigmen terjadi dalam keadaan gelap. Apabila terkena sinar. Oleh karena itu. mata sulit untuk melihat. ke atas. Pada waktu adaptasi. Kerusakan salah satu sel konus akan menyebabkan buta warna. Dengan ketiga macam sel konus tersebut mata dapat menangkap spektrum warna. Ada dua macam sel reseptor pada retina. Untuk mencegah kekeringan. Air mata berfungsi sebagai alat pelumas dan pencegah masuknya mikroorganisme ke dalam mata. yaitu suatu senyawa protein dan vitamin A. Sel konus berisi pigmen lembayung dan sel batang berisi pigmen ungu. maka rodopsin akan terurai menjadi protein dan vitamin A. dan ke bawah. Air mata mengandung lendir. pigmen pada sel basilus berfungsi untuk situasi kurang terang. makin ke tengah maka jumlah sel batang makin berkurang sehingga di daerah bintik kuning hanya ada sel konus saja. Fungsi Mata Sinar yang masuk ke mata sebelum sampai di retina mengalami pembiasan lima kali yaitu waktu melalui konjungtiva. Bagi mata normal. dan biru. rektus eksternal.

18. Sebagai akibatnya lensa menebal dan pendek. Persamaan dan perbedaannya disajikan pada Tabel. sedangkan cahaya dari obyek yang dekat difokuskan dengan lensa yang tebal dan pendek. Mata mamalia mampu mengubah derajat pembiasan dengan cara mengubah bentuk lensa.Gambar 11. Cacat mata seperti ini disebut presbiopi atau mata tua karena proses penuaan. titik dekat mata bisa sangat pendek. Akomodasi mata saat melihat dekat Cara kerja mata manusia pada dasarnya sama dengan cara kerja kamera.50 tahun terjadi perubahan yang menyolok.3 Cara kerja kamera dart mata 4. Pembiasan cahaya untuk menghasilkan penglihatan yang jelas disebut pemfokusan. a. Sebagai akibatnya ligamen suspensor mendorong lensa sehingga lensa memanjang dan pipih. Saat melihat jauh. yaitu titik dekat mata sampai 50 cm. Cahaya dibiaskan jika melewati konjungtiva kornea. kecuali cara mengubah fokus lensa.Proses pemfokusan obyek pada jarak yang berbedaberda disebut daya akomodasi. Cahaya dari obyek yang dekat membutuhkan lebih banyak pembiasan untuk pemfokusan dibandingkan obyek yang jauh. Miopi atau mata dekat adalah cacat mata yang disebabkan oleh bola mata terlalu panjang sehingga bayang-bayang dari benda yang jaraknya jauh akan jatuh di depan retina. Cacat mata pada anak-anak seperti ini disebut hipermetropi. Mata jauh dapat terjadi pada anak-anak. Kelainan pada Mata Pada anak-anak. jarak titik dekat makin panjang. . Pada mata dekat ini orang tidak dapat melihat benda yang jauh. Makin tua. Baik sinar dari obyek yang jauh maupun yang dekat harus direfraksikan (dibiaskan) untuk menghasilkan titik yang tajam pada retina agar obyek terlihat jelas. Penderita presbiopi dapat dibantu dengan lensa rangkap. Tabel 11. Cahaya dari obyek yang jauh difokuskan oleh lensa tipis panjang. otot siliari berkontraksi sehingga memendekkan apertura yang mengelilingi lensa. Akomodasi mata saat melihat jauh b. Perubahan bentuk lensa ini akibat kerja otot siliari. oleh karena itu memerlukan pertolongan kaca mata untuk membaca berupa kaca mata cembung (positif). mereka hanya dapat melihat benda yang jaraknya dekat. Hal ini disebabkan karena elastisitas lensa berkurang. disebabkan bola mata terlalu pendek sehingga bayang-bayang jatuh di belakang retina. Saat melihat dekat. Sekitar umur 40 tahun . otot siliari relaksasi sehingga apertura yang mengelilingi lensa membesar dan tegangan ligamen suspensor bertambah. Untuk cacat seperti ini orang dapat ditolong dengan lensa cekung (negatif). Miopi biasa terjadi pada anakanak. kira-kira 9 cm untuk anak umur 11 tahun.

Telinga luar berfungsi menangkap getaran bunyi. Reseptor yang ada pada telinga dalam akan menerima rarigsang bunyi dan mengirimkannya berupa impuls ke otak untuk diolah. Kelainan-kelainan mata yang lain adalah: • • • Imeralopi (rabun senja): pada senja hari penderita menjadi rabun Xeroftalxni: kornea menjadi keying dan bersisik Keratomealasi: kornea menjadi putih dan rusak. (b) Hipermetropi Katarak adalah cacat mata. Untuk menolong orang yang cacat seperti ini dibuat lensa silindris.Astigmatisma merupakan kelainan yang disebabkan bola mata atau permukaan lensa mata mempunyai kelengkungan yang tidak sama. Telinga mempunyai reseptor khusus untuk mengenali getaran bunyi dan untuk keseimbangan. Susunan Telinga Telinga tersusun atas tiga bagian yaitu telinga luar. yaitu buramnya dan berkurang elastisitasnya lensa mata. sehingga fokusnya tidak sama. yaitu yang mempunyai beberapa fokus. telinga tengah. dan telinga tengah meneruskan getaran dari telinga luar ke telinga dalam. dan telinga dalam. Pada orang yang terkena katarak pandangan menjadi kabur dan daya akomodasi berkurang. Gbr. . Hal ini terjadi karena adanya pengapuran pada lensa. 1. Kelainan mata : (a) Miopi. telinga tengah. akibatnya bayang-bayang jatuh tidak pada tempat yang sama. dan telinga dalam. Ada tiga bagian utama dari telinga manusia. yaitu bagian telinga luar.

Telinga luar Telinga luar terdiri dari daun telinga.Gbr. Hubungan telinga tengah dengan bagian telinga dalam melalui jendela oval dan jendela bundar yang keduanya dilapisi dengan membran yang transparan. Di dalamnya terdapat saluran Eustachio yang menghubungkan telinga tengah dengan faring. dan kelenjar lilin yang menjaga agar permukaan saluran luar dan gendang telinga tidak kering. b. c. yaitu tegak dan membentuk saluran menuju gendang telinga. tetapi bentuk ini kurang mendukung fungsinya sebagai penangkap dan pengumpul getaran suara. Struktur telinga pada manusia a. Telinga tengah Bagian ini merupakan rongga yang berisi udara untuk menjaga tekanan udara agar seimbang. Daun telinga manusia mempunyai bentuk yang khas. Bentuk daun telinga yang sangat sesuai dengan fungsinya adalah daun telinga pada anjing dan kucing. Saluran luar yang dekat dengan lubang telinga dilengkapi dengan rambut-rambut halus yang menjaga agar benda asing tidak masuk. Fungsi rangkaian tulang dengar adalah untuk mengirimkan getaran suara dari gendang telinga (membran timpani) menyeberangi rongga telinga tengah ke jendela oval. Rongga telinga tengah berhubungan dengan telinga luar melalui membran timpani. Telinga dalam . saluran luar. Selain itu terdapat pula tiga tulang pendengaran yang tersusun seperti rantai yang menghubungkan gendang telinga dengan jendela oval. Kedua tulang ini terikat erat oleh ligamentum sehingga mereka bergerak sebagai satu tulang. dan membran timpani (gendang telinga). Tulang yang ketiga adalah tulang sanggurdi (stapes) yang berhubungan dengan jendela oval. Ketiga tulang tersebut adalah tulang martil (maleus) menempel pada gendang telinga dan tulang landasan (inkus). Antara tulang landasan dan tulang sanggurdi terdapat sendi yang memungkinkan gerakan bebas.

Getaran dengan frekuensi tertentu akan menggetarkan selaput-selaput basiler. Koklea terdiri dari tiga saluran yang sejajar. 5. Susunan dan Cara Kerja Alat Keseimbangan Bagian dari alat vestibulum atau alat keseimbangan berupa tiga saluran setengah lingkaran yang dilengkapi dengan organ ampula (kristal) dan organ keseimbangan yang ada di dalam utrikulus clan sakulus. ampula. Tiga saluran setengah lingkaran. Dalam saluran tengah terdapat suatu tonjolan yang dikenal sebagai membran tektorial yang paralel dengan membran basiler dan ada di sepanjang koklea. . Di antara saluran vestibulum dengan saluran tengah terdapat membran Reissner. Tiga saluran setengah lingkaran Ampula Utrikulus Sakulus Koklea atau rumah siput Sakulus berhubungan dengan utrikulus melalui saluran sempit.sedangkan di antara saluran tengah dengan saluran timpani terdapatmembran basiler. dan saluran (kanal) yang dipisahkan satu dengan lainnya oleh membran. yaitu: saluran vestibulum yang berhubungan dengan jendela oval. 2. terjadilah rangsangan (impuls). utrikulus dan sakulus merupakan organ keseimbangan. terdiri dari labirin tulang dan labirin membran. 3. Sel sensori untuk mendengar tersebar di permukaan membran basiler dan ujungnya berhadapan dengan membran tektorial.Bagian ini mempunyai susunan yang rumit. Perpindahan ini menyebabkan melebarnya membran pada jendela bundar. Perpindahan getaran cairan limfa di dalam saluran tengah menggerakkan membran basher yang dengan sendirinya akan menggetarkan cairan dalam saluran timpani. Getaran Struktur koklea pada jendela oval diteruskan ke cairan limfa yang ada di dalam saluran vestibulum. Getaran ini akan diteruskan oleh ketiga tulang dengar ke jendela oval. yang akan menggerakkan sel-sel rambut ke atas dan ke bawah. Getaran membran tektorial dan membran basiler akan menekan sel sensori pada organ Korti dan kemudian menghasilkan impuls yang akan dikirim ke pusat pendengar di dalam otak melalui saraf pendengaran. Dasar dari sel pendengar terletak pada membran basiler danberhubungan dengan serabut saraf yang bergabung membentuk saraf pendengar. yaitu sebagai berikut. 1. Getaran cairan tadi akan menggerakkan membran Reissmer dan menggetarkan cairan limfa dalam saluran tengah. Ada 5 bagian utama dari labirin membran. Bagian yang peka terhadap rangsang bunyi ini disebutorgan Korti. Koklea mengandung organ Korti untuk pendengaran. dan keempatnya terdapat di dalam rongga vestibulum dari labirin tulang. 2. Cara kerja indra pendengaran Gelombang bunyi yang masuk ke dalam telinga luar menggetarkan gendang telinga. Ketika rambut-rambut sel menyentuh membran tektorial. 4. saluran tengah dan saluran timpani yang berhubungan dengan jendela bundar.

1. Posisi kepala mengakibatkan desakan otolith pada rambut yang menimbulkan impuls yang akan dikirim ke otak. kehitaman. Lapisan ketiga merupakan lapisan yang transparan disebut stratum lusidum dan lapisan keempat (lapisan terluar) adalah lapisan tanduk disebut stratum korneum. Utrikulus maupun sakulus berisi reseptor keseimbangan. sakit. yaitu di sebelah luar lapisan germinativum terdapat stratum granulosum yang berisi sedikit keratin yang menyebabkan kulit menjadi keras dan kering. Dari bagian dalam ke bagian luar. Pada epidermis tidak terdapat pembuluh darah dan sel saraf.Ujung dari setup saluran setengah lingkaran membesar dan disebutampula yang berisi reseptor. Selain itu sel-sel dari lapisan granulosum umumnya menghasilkan pigmen hitam(melanin). panas. Epidermis tersusun atas empat lapis sel. . Kandungan melanin menentukan derajat warna kulit. Alat-alat keseimbangan pada telinga Kulit merupakan indra peraba yang mempunyai reseptor khusus untuk sentuhan. atau kecoklatan. pertama adalah stratum germinativum berfungsi membentuk lapisan di sebelah atasnya. sedangkan pangkalnya berhubungan dengan utrikulus yang menuju ke sakulus. Gbr. Kedua. dan tekanan. Alat keseimbangan di dalam utrikulus dan sakulus terdiri dari sekelompok sel saraf yang ujungnya berupa rambut bebas yang melekat padaotolith. yaitu butiran natrium karbonat.Saluran semisirkular (saluran setengah lingkaran) peka terhadap gerakan kepala. Alat keseimbangan yang ada di dalam ampula terdiri dari kelompok sel saraf sensori yang mempunyai rambut dalam tudung gelatin yang berbentuk kubah. dingin. Alat ini disebut kupula. Susunan Kulit Kulit terdiri dari lapisan luar yang disebut epidermis dan lapisan dalam atau lapisan dermis.

Stratum germinativum mengadakan pertumbuhan ke daerah dermis membentuk kelenjar keringat dan akar rambut. Fungsi Kulit Kulit berfungsi sebagai alat pelindung bagian dalam. ujung reseptornya terletak di dekat epidermis. misalnya otot dan tulang. sebagai alat peraba dengan dilengkapi bermacam reseptor yang peka terhadap berbagai rangsangan. Reseptor untuk rangsang sentuhan dan panas. otot rambut mengerut dan rambut menjadi tegak. Reseptor untuk rasa sakit ujungnya menjorok masuk ke daerah epidermis. Lidah mempunyai reseptor khusus yang berkaitan dengan rangsangan kimia. Akar rambut berhubungan dengan pembuluh darah yang membawakan makanan dan oksigen. Pada waktu dingin atau merasa takut. Lidah . sebagai alat ekskresi. Sehubungan dengan fungsinya sebagai alat peraba. kulit dilengkapi dengan reseptorreseptor khusus. Serat kuning bersifat elastis/lentur.Gbr. Di sebelah dalam dermis terdapat timbunan lemak yang berfungsi sebagai bantalan untuk melindungi bagian dalam tubuh dari kerusakan mekanik. 2. sehingga kulit dapat mengembang. Pada setiap pangkal akar rambut melekat otot penggerak rambut. ujungnya berada di dermis yang jauh dari epidermis. selain itu juga berhubungan dengan serabut saraf. serta pengatur suhu tubuh. Reseptor untuk tekanan. Penampang kulit manusia beserta reseptor-reseptornya Penyusun utama dari bagian dermis adalah jaringan penyokong yang terdiri dari serat yang berwarna putih dan serat yang berwarna kuning.

Reseptor pencium tidak bergerombol seperti tunas pengecap. Epitelium pembau mengandung 20 juta sel-sel olfaktori yang khusus dengan aksonakson yang tegak sebagai serabut-serabut saraf pembau. Gbr. dan bentuk jamur. yaitu pada lapisan lendir bagian atas. bentuk dataran yang dikelilingi parit-parit. Tonjolan itu dapat dikelompokkan menjadi tiga macam bentuk. Tunas pengecap terdiri atas sekelompok sel sensori yang mempunyai tonjolan seperti rambut. di bagian samping dari papila berbentuk jamur. Tunas pengecap terdapat pada paritparit papila bentuk dataran. . dan di permukaan papila berbentuk benang. Struktur lidah dan pembagian daerah perasanya Indra pembau berupa kemoreseptor yang terdapat di permukaan dalam hidung. Di akhir setiap sel pembau pada permukaan epitelium mengandung beberapa rambut-rambut pembau yang bereaksi terhadap bahan kimia bau-bauan di udara. Permukaan lidah dilapisi dengan lapisan epitelium yang banyak mengandung kelenjar lendir. yaitu bentuk benang. dan reseptor pengecap berupa tunas pengecap.merupakan organ yang tersusun dari otot. Permukaan atas lidah penuh dengan tonjolan (papila).

Pada umumnya pengaruh hormon berbeda dengan saraf. Kelenjar Endokrin dan Hormon yang Dihasilkan Dalam tubuh manusia ada tujuh kelenjar endokrin yang penting. yaitu hipofisis. Hipofisis . 1. kelenjar adrenalin (anak ginjal). Struktur indera pembau Hormon adalah zat kimia yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin atau kelenjar buntu. Contohnya pertumbuhan dan pemasakan seksual. pankreas.Gbr. ovarium. a. tiroid. maka hormon akan merangsang terjadinya perubahan. dan testis. paratiroid. Perubahan yangdikontrol oleh hormon biasanya merupakan perubahan yang memerlukan waktu panjang. Apabila sampai pada suatu organ target. Kelenjar ini merupakan kelenjar yang tidak mempunyai saluran sehingga sekresinya akan masuk aliran darah dan mengikuti peredaran darah ke seluruh tubuh.

gugup. yaitu bagian anterior. kecepatan metabolisme meningkat. Oleh karena itu kelenjar hipofisis disebut master gland. Hipofisis bagian posterior Hormon yang dihasilkan dan fungsinya dapat dilihat pada Tabel 11. denyut nadi bertambah. bagian tengah. Bila ini terjadi pada anak-anak mengakibatkan kretinisme. Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroksin yang mempengaruhi metabolisme sel tubuh dan pengaturan suhu tubuh.4 Bagian Posterior Hormon dan Fungsi Hormon yang Dihasilkan Hipofisis 3. Gejala lain yang nampak adalah bola mata menonjol keluar (eksoftalmus) dan kelenjar tiroid membesar. yaitu kelainan fisik dan mental yang menyebabkan anak tumbuh kerdil dan idiot. dan bagian posterior 1. Hipofisis bagian anterior Hormon yang dihasilkan kelenjar hipofisis bagian anterior dan fungsinya dapat dilihat pada Tabel 11. Tabel 11. dan merasa demam.Kelenjar ini terletak pada dasar otak besar dan menghasilkan bermacam-macam hormon yang mengatur kegiatan kelenjar lainnya. Kekurangan tiroksin menurunkan kecepatan metabolisme sehingga pertumbuhan lambat dan kecerdasan menurun. Tiroid (Kelenjar Gondok) Tiroid merupakan kelenjar yang berbentuk cuping kembar dan di antara keduanya dapat daerah yang menggenting. Kelenjar-kelenjar endokrin dalam tubuh manusia Tabel 11.5 b. Gbr.4. Tiroksin mengandung banyak iodium. Kekurangan iodium yang masih ringan dapat diperbaiki dengan menambahkan garam iodium di dalam makanan. Kekurangan iodium dalam makanan dalam waktu panjang mengakibatkan pembesaran kelenjar gondok karena kelenjar ini harus bekerja keras untuk membentuk tiroksin. Apabila hormon ini banyak dihasilkan maka menyebabkan kulit menjadi hitam.5. Kelenjar hipofisis dibagi menjadi tiga bagian. gelisah. 2. Kelenjar ini terdapat di bawah jakun di depan trakea. . Produksi tiroksin yang berlebihan menyebabkan penyakit eksoftalmik tiroid (Morbus Basedowi) dengan gejala sebagai berikut. Hipofisis bagian tengah Menghasilkan hormon perangsang melanosit atau Melanosit Stimulating Hormon MSH).

kejang di tangan dan kaki. Kerusakan pada bagian korteks mengakibatkan penyakit Addison dengan gejala sebagai berikut: timbul kelelahan. menempel pada bagian atas ginjal. kelopak mata terbuka lebar. Selain menghasilkan insulin. nafsu makan berkurang. sukar tidur. Hormon dan pengaruh hormon yang dihasilkan kelenjar adrenal dapat dilihat pada Tabel. dan kesemutan. Hormon dan Fungsi Hormon yang Dihasilkan Kelenjar Adrenal f.c. ovarium juga menghasilkan hormon. Estrogen . sehingga urin banyak mengandung kapur dan fosfor. Kekurangan hormon ini akan menyebabkan penyakit diabetes. Penyakit ini disebut von Recklinghousen. pankreas juga menghasilkan hormon glukagon yang bekerja antagonis dengan hormon insulin. Selain menghasilkan sel telur. dan diikuti dengan rambut berdiri. melebarnya pupil mata. Kelenjar ini menghasilkan parathormon yang berfungsi mengatur kandungan fosfor dan kalsium dalam darah. gelisah. muntahmuntah. Kelenjar Adrenal l Suprarenal l Anak Ginjal Kelenjar ini berbentuk bola. Kelebihan glukosa akan dibawa ke sel hati dan selanjutnya akan dirombak menjadi glikogen untuk disimpan. d. produksi adrenalin meningkat sehingga denyut jantung meningkat dan memompa darah lebih banyak. yaitu bagian luar (korteks) dan bagian tengah (medula). Ovarium Ovarium merupakan organ reproduksi wanita. Pada setiap ginjal terdapat satu kelenjar suprarenal dan dibagi atas dua bagian. terasa sakit di dalam tubuh. Ada dua macam hormon yang dihasilkan ovarium yaitu sebagai berikut. Paratiroid l Kelenjar Anak Gondok Paratiroid menempel pada kelenjar tiroid. Gejala lainnya adalah melebarnya saluran bronkiolus. jari-jari tangan membengkok ke arah pangkal. 1. Hal ini mengakibatkan terambilnya fosfor dan kalsium dalam tulang. mual. Kekurangan hormon ini menyebabkan tetani dengan gejala: kadar kapur dalam darah menurun. Pada orang yang terserang penyakit ini tulang mudah sekali patah. Dalam keadaan ketakutan atau dalam keadaan bahaya. Pankreas Ada beberapa kelompok sel pada pankreas yang dikenal sebagai pulauLangerhans berfungsi sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon insulin. Hormon ini berfungsi mengatur konsentrasi glukosa dalam darah. e. Tumor paratiroid menyebabkan kadar parathormon terlalu banyak di dalam darah.

b. Oleh karma itu sekresinya diatur oleh saraf otonom. Faktor Saraf Bagian medula kelenjar suprarenal mendapat pelayanan dari saraf otonom. yaitu saraf dan faktor bahan kimia. Testosteron berfungsi menimbulkan dan memelihara kelangsungan tanda-tanda kelamin sekunder. Progesteron Hormon ini dihasilkan oleh korpus luteum. Faktor Kimia Susunan bahan kimia atau hormon lain dalam aliran darah mempengaruhi sekresi hormon tertentu. yaitu testosteron. Contohnya. Selain menghasilkan sperma. Misalnya suaranya membesar. Ada dua faktor yang berfungsi mengatur sekresi hormon. a. Pembentukannya dirangsang oleh LH dan berfungsi menyiapkan dinding uterus agar dapat menerima telur yang sudah dibuahi. perkembangan pinggul dan payudara pada wanita dan kulit menjadi bertambah halus.Hormon ini dihasilkan oleh Folikel Graaf. Dengan demikian. testis adalah organ reproduksi khusus pada pria. Pembentukan estrogen dirangsang oleh FSH. testis berfungsi sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon androgen. mempunyai kumis. Fungsi estrogen ialah menimbulkan dan mempertahankan tanda-tanda kelamin sekunder pada wanita. Tanda-tanda kelamin sekunder adalah ciri-ciri yang dapat membedakan wanita dengan Aria tanpa melihat kelaminnya. Repoduksi aseksual (vegetatit) . Testis Seperti halnya ovarium. g. kedua hormon ini dapat mempertahankan kehamilan. 2. dan jakun. Plasenta membentuk estrogen dan progesteron selama kehamilan guna mencegah pembentukan FSH dan LH. STEM REPRODUKSI Reproduksi merupakan proses menghasilkan individu baru dari organisme sebelumnya. Contohnya. sekresi insulin dipengaruhi oleh jumlah glukosa di dalam darah. Organisme bereproduksi melalui 2 Cara : 1.

Pada pembelahan sel bakteri. 5. 5. Individu baru (keturunannya) yang terbentuk mempunyai ciri dan sifat yang sama dengan induknya. . 2. algae berbentuk benang. spora dihasilkan oleh jamur. cacing pipih. Bila kondisi lingkungan baik. Reproduksi aseksual dapat dibagi atas lima jenis. 3.Pada Plasmodum. reproduksi dengan fisi berganda. Pembentukan tunas Organisme tertentu dapat membentuk tunas. sporozoa (salah satu kelas protozoa) dan kadang-kadang juga dihasilkan oleh bakteri. kemudian setiap bagian akan tumbuh menjadi individu baru yang sama seperti induknya. Pada proses propagasi bila bagian tubuh tanaman terpisah maka bagian tersebut . lumut. berupa tonjolan kecil yang akan berkembang dan kemudian mempunyai bentuk seperti induknya dengan ukuran kecil. yaitu : 1. Kemudian tunas ini akan lepas dari induknya dan dapat hidup sebagai individu baru. yaitu inti sel membelah berulang kali dan kemudian setiap anak inti dikelilingi sitoplasma. 3. sel yang mengalami skizogoni disebut skizon. Peristiwa fragmentasi bergantung pada kemampuan regenerasi yaitu kemampuan memperbaiki jaringan atau organ yang telah hilang. Propagasi vegetatif Istilah propagasi vegetatif diberikan untuk reproduksi vegetatif/tumbuhan berbiji. paku. Proses ini disebut skizogoni. 4. Pembentukan tunas merupakan ciri khas sel ragi dan Hydra (sejenis Coelenterata). Contoh : . Pada proses fisi individu terbelah menjadi dua bagian yang sama. Reproduksi seksual (generatif) Umumnya melibatkan persatuan sel kelamin (gamet) dari 2 individu yang berbeda jenis kelamin. sehingga anggota dari satu klon mempunyai susunan genetik yang sama. Individu-individu sejenis yang terbentuk secara reproduksi aseksual dikatakan termasuk dalam satu klon. 2. maka spora akan berkecambah dan tumbuh menjadi individu baru. Fragmentasi terjadi antara lain pada hewan spons (Porifera). Fisi Fisi terjadi pada organisme bersel satu. 4. Dibentuk di dalam tubuh induknya dengan cara pembelahan sel. Fisi Pembentukan spora Pembentukan tunas Fragmentasi Propagasi vegetatif 1.Adalah terbentuknya individu baru tanpa melakukan peleburan sel kelamin. Fragmentasi Kadang-kadang satu organisme patah menjadi dua bagian atau lebih. Pembentukan spora 2.

mata tunas yang akan berkembang menjadi tanaman baru. Organ yang berfungsi untuk alat reproduksi generatif adalah bunga. c. beberapa jenis rumput. misalnya: pohon pisang. kedua macam gamet tersebut dapat dibedakan baik dari bentuk. Peleburan dua macam gamet tersebut disebut singami. tunas. Pada umbi terdapat mata tunas . tulip dan bawang. Contoh: tunas cocor bebek (Kalanchoe pinnata) dan begonia. pohon pinang dan pohon bambu. sehingga terjadi percampuran materi genetik yang memungkinkan terbentuknya individu baru dengan sifat baru. dan masing-masing tunas ini dapat menjadi anakan tanaman. d. Pada organiseme sederhana tidak dapat dibedakan gamet jantan dan gamet betina karena keduanya sama. ruas dan antar ruas. Rizom terdapat pada bambu. kunyit. e. dahlia. Umbi lapis Umbi lapis adalah batang pendek yang berada di bawah tanah. Pada organisme tingkat tinggi mempunyai dua macam gamet. dan disebut isogamet. digunakan sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan sehingga bentuknya membesar. kondisi gamet yang demikian disebut heterogamet. Contoh: tumbuhan lili. Umbi batang Umbi batang adalah batang yang tumbuh di bawah tanah. bunga iris. Tunas yang tumbuh di sekitar pangkal batang Tunas ini membentuk numpun. Di sepanjang stolon dapat tumbuh tunas adventisia (liar). Propagasi vegetatif alamiah dapat terjadi dengan menggunakan organ-organ sebagai berikut : a. dapat berumbi untuk menyimpan makanan maupun tak berumbi. rumput gajah dan strawberi.akan berkembang menjadi satu/lebih tanaman baru. Tunas liar Tunas liar terjadi pada tumbuhan yang daunnya memiliki bagian meristem yang dapat menyebabkan terbentuknya tunas-tunas baru di pinggir daun. Akar tinggal atau rizom Rizom adalah batang yang menjalar di bawah tanah. ukuran dan kelakuannya. Contoh: kentang dan Caladium. Stolon Stolon adalah batang yang menjalar di atas tanah. f. Umbi lapis diselubungi oleh sisik-sisik yang mirip kertas. lengkuas. . Pada reproduksi generatif terjadi persatuan dua macam gamet dari dua individu yang berbeda jenis kelaminnya. Peristiwa singami didahului dengan peristiwa fertilisasi (pembuahan) yaitu pertemuan sperma dengan sel telur. gamet jantan atau spermatozoa dan gamet betina atau sel telur. Ciri rizom adalah adanya daun yang mirip sisik. Bila salah satu lebih besar dari lainnya disebut anisogamet. Contoh: pada rumput teki. jahe dan kencur. b.

Putik (pistilus) terdiri atas : a. tangkai sari (filamen) kepala sari (antera) terdiri atas 4 kantong sari Sebagai penghasil gamet betina FUNGSI Melindungi kuncup bunga Menarik perhatian serangga Sebagai penghasil gamet jantan. SEL INDUK BUTIR SERBUK (DIPLOID) . tangkai putik (stilus) kepala putik (stigma) bakal buah (ovarium) di dalam bakal buah terdapat bakal biji (ovule) Bagaimana pembentukan gamet pada Angiosperma ? Pembentukan butik serbuk terjadi di dalam kantung serbuk. Kelopak (kalik) 2.Gbr. Di dalam kantung serbuk terdapat banyak sel induk butir serbuk yang diploid. Mahkota (korola) 3. c. Bunga dan bagian-bagian penyusunnya TABEL BAGIAN-BAGIAN BUNGA BAGIAN BUNGA 1. Seperti pada bagan berikut. yaitu serbuk sari (pollen) 4. b. b. Sel induk butik serbuk ini kemudian akan membelah secara meiosis menjadi 4 sel butir serbuk (mikrospora) yang haploid. Benang sari (stamen) terdiri dari : a.

Menurut asal serbuk sari. Sel ini akan membelah secara meiosis dan dari satu sel induk kantung lembaga membentuk 4 sel yang haploid. Bila serangga ⇒ entomogami burung ⇒ ornitogami siput ⇒ malakogami kelelawar ⇒ kiroptorogami d. Perantara angin disebut anemogami. rumput-rumputan. Perantara air disebut hidrogami. damar. Tiga sel akan mereduksi dan lenyap tinggal satu yang berkembang. 3 sel akan bergerak menuju arah yang berlawanan dengan mikropil. c. kecil dan kering. Dari sel yang berjumlah 8 ini. dan 3 sel terakhir menuju ke dekat mikropil. Perantara hewan disebut zoogami.¯ Membelah secara Miosis EMPAT SEL BUTIR SERBUK (HAPLOID) ¯ Masing-masing inti butir serbuk membelah secara mitosis SATU INTI VEGETATIF DAN SATU INTI GENERATIF Gamet betina dibentuk di dalam bakal biji (ovule) atau kantung lembaga. Dari 3 sel (yang menuju dekat mikropil) yang terakhir ini dua menjadi sinergid dan satu sel lagi menjadi sel telur. Skema : Penyerbukan dapat terjadi dengan berbagai perantara : a. Contoh : pada tanaman air. Pada bagian ini terdapat sel induk megaspora (sel induk kantug lembaga) yang diploid. dapat terjadi bila butir serbuknya amat ringan. penyerbukan dibedakan menjadi 4 : . Selanjutnya. Putik yang sudah masak biasanya mengeluarkan cairan lengket pada ujungnya yang berfungsi sebagai tempat melekatnya serbuk sari. Contoh : penyerbukan vanilli di Indonesia. 2 sel lainnya menjadi kandung tembaga sekunder. b. Perantara manusia disebut antropogami. Dalam keadaan seperti ini kandung lembaga sudah masak dan siap untuk dibuahi. sel ini membelah secara mitosis 3 kali dan terbentuklah 8 sel. Contoh : pada pinus.

Tidak melalui peleburan sperma dan ovum (apomiksis). inti vegetatif dan inti generatif) berjalan ke arah mikropil (pintu kandung lembaga) Þ inti generatif membelah Þ 2 inti sperma Þ sampai di mikropil. : Bila bentuk bunga tidak memungkinkan serbuk sari jatuh ke kepala putik. Dikogami : Bila waktu masaknya putik dan serbuk sari tidak bersamaan.Contoh : seledri. jagung 2. Herkogami Proses Penyerbukan dan Pembuahan Butir serbuk/serbuk sari Þ menempel pada kepala putik Þ membentuk buluh serbuk (2 inti. Apogami b. Satu inti sperma lain membuahi inti kandung lembaga Þ endosperma (makanan cadangan bagi embrio). Misalnya : dari sinergid dan antipoda.Partenogenesis c... Alogami (penyerbukan silang) Bila serbuk sari berasal dari bunga pohon lain yang masih satu spesies.. Bila terjadi pada saat bunga belum mekar disebut kleistogami. Penyebabnya adalah sebagai berikut : a. Serbuk sari masak lebih dahulu daripada putiknya. Putik masak lebih dahulu daripada serbuk sari.. Melalui peleburan sperma dan ovum (amfimiksis) 2. yang dapat dibedakan atas: a. Geitonogami (penyerbukan tetangga) Bila serbuk sari berasal dari bunga lain yang berada dalam satu pohon (satu individu). : merupakan embrio yang terbentuk dari sel nuselus. yaitu : 1. : embrio terbentuk dari sel telur yang tidak dibuahi. Autogami (penyerbukan sendiri) Serbuk sarinya berasal dari satu bunga yang sama. Didesious c.(protandri).. Embrio adventif : embrio yang terbentuk berasal dari kandung lembaga. inti vegetatif mati Þ satu inti sperma membuahi sel telur Þ embrio.. bawang Bombay. Contoh : kopi. : Bila pada satu spesies. alat kelamin jantan dan betinanya terpisah Contoh : salak dan melinjo (Gnetum Arremon) : Bila panjang antara tangkai benang sari dan tangkai putik tidak sama dan berbeda jauh. Contoh : vanili b. b. yaitu . Embrio pada tumbuhan berbiji tertentu dapat terbentuk karena beberapa sebab. kina dan kaca piring..(protogini). .a. Heterostili d. hal ini disebabkan karena: 1.. Kadang-kadang terjadi kegagalan penyerbukan dan pada beberapa jenis tumbuhan tidak mungkin terjadi autogami.. Karena pembuahannya berlangsung dua kali maka pembuahan pada Angiospermae disebut pembuahan ganda. c.

untuk menyalurkan sperma menggunakan ujung kloaka.. Yang hidup di darat melakukan pembuahan di dalam tubuh (fertilisasi internal). Pada tiap-tiap arkegonium terdapat satu sel induk lembaga yang bermeiosis sehingga terbentuk 4 sel yang haploid. Apomiksis dan amfimiksis dapat terjadi bersamaan.. Pembuahan pada gymnospermae disebut pembuahan tunggal. Arkegonium ini bermuara pada satu ruang arkegonium. Di dalam strobilus jantan terdapat banyak anteridium yang mengandung sel-sel induk butir serbuk.Bila embrio berkembang di dalam telur yang diinkubasi dalam tubuh. Pada strobilus betina terdapat banyak arkegonium.. disebut poliembrioni... Ovovivipar/bertelur dan beranak : . Pada hewan yang melakukan fertilisasi internal dikenal adanya 3 macam perkembangan embrio 1. 2. . jeruk dan mangga. Ovipar/bertelur : . Peristiwa ini sering dijumpai pada nangka.dengan . Proses Penyerbukan dan Pembuahan Strobilus jantan ⇒ serbuk sari ⇒ jatuh pada tetes penyerbukan (ujung putik) ⇒ buluh serbuk ⇒ membelah ⇒ inti tabung dan inti spermatogen⇒ inti spermatogen ⇒ membelah ⇒ dua inti sperma ⇒ membuahi sel telur di dalam ruang arkegonium ⇒ zigot ⇒ lembaga di dalam biji ⇒tumbuhan baru. maka akan terbentuk lebih dari satu embrio dalam satu biji. Pada vertebrata yang hidup di air melakukan fertilisasi di luar tubuh (fertilisasi eksternal).Bila embrio berkembang di dalam telur. Tiga mati. alat kelaminnya disebut penis pada reptil seperti cecak dan kadal menggunakan hemipenis (penis palsu).. sedang pada bangsa burung misalnya : bebek. dan satu sel hidup sebagai sel telur. karena tiap-tiap inti sperma membuahi satu sel telur...Misalnya : pada jenis-jenis burung dan ikan.. Organ reproduksi pada gymnospermae disebut konus atau strobilus... Contoh : ikan dan katak. Pada mammalia jantan. Sel-sel tersebut bermeiosis dari setiap sel induk terbentuk 4 butir serbuk yang bersayap..bagian selain kandung lembaga.

sedangkan wanita menghasilkan sel telur (ovum) yang dibentuk di dalam ovarium. kemudian menyusu dalam kantung sampai mandiri. Ovarium dihubungkan dengan uterus (rahim) oleh suatu saluran yang disebut tabung fallopii (Tuba fallopii).. Alat Reproduksi Mammalia Jantan Contoh : pada manusia. sel Sertoli yang berfungsi memberi makan spermatozoa juga sel Leydig yang . Proses pembentukan dan pemasakan spermatozoa disebut spermatogenesis. Pada manusia terdapat sepasang kelenjar kelamin yaitu ovarium yang berfungsi menghasilkan sel telur..nutrisi dari induknya melalui plasenya. setelah menetas anaknya baru disusui. Pada hewan berkantung (Marsupialia). contoh : kanguru. Untuk keluar tubuh spermatozoa melewati saluran epididimis.. 3. Pada tubulus seminiferus testis terdapat sel-sel induk spermatozoa atau spermatogonium...Misalnya : pada beberapa jenis ikan hiu. 2.. . Vivipar/beranak : .Misalnya : pada beberapa jenis mammalia. Dalam ovarium terdapat folikel Grad yang akan berkembang menjadi sel telur (ovum).. 1. mencari putting susu. Beberapa perkecualian. Pria menghasilkan gamet jantan atau spermatozoa yang berukuran sangat kecil dan berbentuk menyerupai berudu.. bertelur. . Palo pertemuan uretra dengan vas deferens terdapat kelenjar prostat dan di sebelah belakangnya terdapat kelenjar cowper. Uterus merupakan saluran berongga yang lebih besar dengan bagian ujungnya bersatu membentuk saluran sempit yaitu vagina..sumber nutrisi berasal dari telur. kantung induknya. Alat Reproduksi Mammalia Betina Contoh : pada manusia.Bila embrio tumbuh dan berkembang di dalam uterus dan mendapat.. Kedua kelenjar tersebut berfungsi menghasilkan sekret untuk memberi nutrisi dan mempermudah gerakan spermatozoa. Di dalam testis terdapat saluransaluran halus yang disebut tubulus seminiferus yang merupakan tempat pembentukan spermatozoa. Saluran ini kemudian melebar menjadi vas deferens yang bermuara pada uretra. Yang berkaitan dengan produksi sperma terdiri dari sepasang kelenjar kelamin yang disebut testis yang disimpan dalam kantung disebut skrotum/kantung pelir. Pada umumnya mammalia melahirkan anaknya (vivipar) dan kemudian menyusui anaknya sampai anaknya mandiri.. misalnya : pada hewan paruh bebek (Platypus). anaknya lahir muda (amat prematur) kemudian merayap masuk. Reproduksi Manusia Alat Reproduksi pada pria maupun wanita pada dasarnya sama dengan alat reproduksi pada mamalia lain..

Hormon estrogen merangsang kelenjar hipofisis untuk mensekresikan hormon LH. LH merangsang sel Leydig untuk menghasilkan hormon testosteron. Ovum berukuran lebih besar dari badan polar kedua. menghasilkan 2 sel yang berbeda ukurannya. sel sertoli akan menghasilkan hormon inhibin untuk memberi umpan balik kepada hipofisis agar menghentikan sekresi FSH dan LH. Proses pembentukan spermatozoa dipengaruhi oleh kerja beberapa hormon. Sel yang lebih kecil. Oogonium akan berkembang menjadi oosit primer. spermatosit sekunder membelah lagi menghasilkan spermatid. membentuk 2 badan polar. Proses pemasakan spermatosit menjadi spermatozoa disebut spermiogenesis. Di dalam ovarium janin sudah terkandung sel pemula atau oogonium. kelenjar prostat dan kelenjar cowper. spermatid berdiferensiasi menjadi spermatozoa masak. seorang laki-laki dapat mengeluarkan 300 . Spermiogenesis terjadi di dalam epididimis dan membutuhkan waktu selama 2 hari. Oosit primer membelah secara meiosis. Ovum yang matang diselubungi oleh sel-sel folikel yang disebut Folikel Graaf. Pengaruh Hormon dalam Oogenesis Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon FSH yang merangsang pertumbuhan sel-sel folikel di sekeliling ovum. maka ABP testosteron (Androgen Binding Protein Testosteron) tidak diperlukan lagi. Oosit primer kemudian mengalami masa istirahat hingga masa pubertas. Pada masa pubertas. melakukan pembelahan meiosis kedua yang menghasilkan ovum tunggal dan badan polar kedua. Pada masa pubertas terjadilah oogenesis. Bila spermatogenesis sudah selesai. hormon LH merangsang terjadinya ovulasi. Sel yang lebih besar yaitu oosit sekunder. yaitu badan polar pertama membelah lebih lambat. FSH merangsang sel Sertoli untuk menghasilkan ABP (Androgen Binding Protein) yang akan memacu spermatogonium untuk memulai proses spermatogenesis. androgen/testosteron memacu tumbuhnya sifat kelamin sekunder.400 juta sel spermatozoa.terdapat di antara tubulus seminiferus yang berfungsi menghasilkan testosteron. Spermatozoa bersama cairan dari kelenjar-kelenjar tersebut dikenal sebagai semen atau air mani. Folikel Graaf menghasilkan hormon estrogen. Spermatozoa akan keluar melalui uretra bersama-sama dengan cairan yang dihasilkan oleh kelenjar vesikula seminalis. Selanjutnya folikel yang sudah kosong dirangsang . Sel spermatosit primer bermiosis menghasilkan spermatosit sekunder. Proses Spermatogenesis : Spermatogonium berkembang menjadi sel spermatosit primer. Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon perangsang folikel (Folicle Stimulating Hormone/FSH) dan hormon lutein (Luteinizing Hormone/LH). Pada waktu ejakulasi. Saat bayi dilahirkan oosit primer dalam fase profase pada pembelahan meiosis.

Bila sel telur ini tidak mengalami pembuahan maka akan terjadi perdarahan (menstraasi). Periode ini disebut fase luteal. pembentukan progesteron berhenti . Setiap bulan wanita melepaskan satu sel telur dari salah satu ovariumnya. akibatnya FSH mulai terbentuk kembali.Menstruasi terjadi secara perfodik satu bulan sekali. folikel ini juga menghasilkan hormon estrogen yang merangsang keluarnya LH dari hipofisis. Saat folikel berkembang menjadi folikel Graaf yang masak. Bedanya. sehingga aklurnya tidak membentuk progesteron lagi. Masa ini disebut menopause Siklus menstruasi terjadi pada manusia dan primata. Badan kuning menghasilkan hormon progesteron yang berfungsi mempertebal lapisan endometrium yang kaya dengan pembuluh darah untuk mempersiapkan datangnya embrio. Estrogen yang keluar berfungsi merangsang perbaikan dinding uterus yaitu endometrium yang habis terkelupas waktu menstruasi. jika tidak terjadi pembuahan. dan pelepasan spermatozoa dapat terjadi setiap saat. meskipun ovarium seorang bayi perempuan sejak lahir sudah berisi 500 ribu sampai 1 juta oosit primer. akibatnya korpus luteum mengecil dan menghilang. Saat wanita tidak mampu lagi melepaskan ovum karena sudah habis tereduksi. Catatan : Pada laki-laki spermatogenesis terjadi seumur hidup. Seorang wanita hanya mampu menghasilkan paling banyak 400 ovum selama hidupnya. sedangkan pada siklus estrus. pada siklus menstruasi. jika tidak terjadi pembuahan maka lapisan endometrium pada uterus akan luruh keluar tubuh. Korpus luteum kemudian menghasilkan hormon progresteron yang berfungsi menghambat sekresi DSH dan LH. selain itu estrogen menghambat pembentukan FSH dan memerintahkan hipofisis menghasilkan LH yang berfungsi merangsang folikel Graaf yang masak untuk mengadakan ovulasi yang terjadi pada hari ke-14. Pada wanita. Selain itu. proses oogenesis mulai kembali. LH merangsang folikel yang telah kosong untuk berubah menjadi badan kuning (Corpus Luteum). selain itu progesteron juga berfungsi menghambat pembentukan FSH dan LH. ovulasi hanya berlangsung sampai umur sekitar 45 . Pada seat tersebut sel oosit primer akan membelah dan menghasilkan ovum yang haploid. endomentrium akan direabsorbsi oleh tubuh. waktu di sekitar terjadinya ovulasi disebut fase estrus. menstruasi pun menjadi tidak teratur lagi. sampai kemudian terhenti sama sekali.5O tahun. Umumnya siklus menstruasi terjadi secara periodik setiap 28 hari (ada pula setiap 21 hari dan 30 hari) yaitu sebagai berikut : Pada hari 1 sampai hari ke-14 terjadi pertumbuhan dan perkembangan folikel primer yang dirangsang oleh hormon FSH.oleh LH untuk menjadi badan kuning atau korpus luteum. Sedang pada mamalia lain terjadi siklus estrus. Kemudian korpus luteum mengecil dan hilang.

endometrium menjadi mengering dan selanjutnya akan terkelupas dan terjadilah perdarahan (menstruasi) pada hari ke-28. blastosit sampai di rongga uterus. delapan. Fase ini disebut fase perdarahan atau fase menstruasi. Blastosit ini bergerak menuju uterus untuk mengadakan implantasi (perlekatan dengan dinding uterus). trofoblas menempel pada dinding uterus (melakukan implantasi) dan melepaskan hormon korionik gonadotropin. hormon progesteron merangsang pertumbuhan uterus. terjadilah zigot. enam belas dan seterusnya. zigot membelah secara mitosis menjadi dua. Pada hari ke-4 atau ke-5 sesudah ovulasi. Pada saat 32 sel disebut morula. maka FSH mulai terbentuk lagi dan terjadilan proses oogenesis kembali. Gambar : Siklus Menstruasi Peristiwa fertilisasi terjadi di saat spermatozoa membuahi ovum di tuba fallopii. empat. Hormon ini melindungi . banyak mengandung pembuluh darah. bentuk ini kemudian disebut blastosit. sedangkan masa di dalamnya disebut simpul embrio (embrionik knot) merupakan calon janin. Lapisan terluar blastosit disebut trofoblas merupakan dinding blastosit yang berfungsi untuk menyerap makanan dan merupakan calon tembuni atau ari-ari (plasenta). Oleh karena tidak ada progesteron. di dalam morula terdapat rongga yang disebut blastosoel yang berisi cairan yang dikeluokan oleh tuba fallopii. Enam hari setelah fertilisasi. serta mengeluarkan sekret seperti air susu (uterin milk) sebagai makanan embrio. dindingnya tebal. lunak.sehingga pemberian nutrisi kepada endometriam terhenti.

pada manusia hanya terdapat sedikit dan tidak berguna. di sebelah dalam endoderm. Embrio telah kuat menempel setelah hari ke-12 dari fertilisasi. Pada manusia. . b. yaitu bagian yang akan berkembang menjadi tall pusat. maka tidak berkembang. Ektoderm akan membentuk epidermis kulit dan sistem saraf. d. pada tangkai badan jonjot trofoblas masuk ke dalam daerah dinding uterus membentuk ari-ari (plasenta).kehamilan dengan cara menstrimulasi produksi hormon estrogen dan progesteron sehingga mencegah terjadinya menstruasi. Setelah semua membran dan plasenta terbentuk maka embrio disebut janin/fetus. Dengan demikian terbentuklah usus primitif dan kemudian terbentuk Pula kantung kuning telur (Yolk Sac) yang membungkus kuning telur. Ketiga lapisan tersebut merupakan lapisan lembaga (Germ Layer). Korion Korion adalah dinding berjonjot yang terdiri dari mesoderm dan trofoblas. kecuali pada bagian tangkai badan. Kantung Kuning Telur (Yolk Sac) Kantung kuning telur merupakan pelebaran endodermis berisi persediaan makanan bagi hewan ovipar. Pada mammalia dan manusia. permukaannya berjonjot dengan tujuan memperluas daerah penyerapan makanan. Trofoblas kemudian menebal beberapa lapis. karena kantung ini berisi persediaan makanan bagi embrio. mesoderm membentuk antara lain rangka. 1. Endoderm tumbuh ke dalam blastosoel membentuk bulatan penuh. 2. Jonjot korion menghilang pada hari ke-28. Amnion Amnion merupakan kantung yang berisi cairan tempat embrio mengapung. sistem ekskresi dan sistem reproduksi. gunanya melindungi janin dari tekanan atau benturan. tampak dua lapisan jaringan di sebelah luar disebut ektoderm. Membran (Lapisan Embrio) Terdapat 4 macam membran embrio. yaitu : a. Pembuatan Lapisan Lembaga Setelah hari ke-12. Alantois Pada alantois berfungsi sebagai organ respirasi dan pembuangan sisa metabolisme. sistem peredaran darah. alantois merupakan kantung kecil dan masuk ke dalam jaringan tangkai badan. kantung ini tidak berguna. tetapi kantung ini sangat berguna pada hewan ovipar (bertelur). Di antara lapisan ektoderm dan endoderm terbentuk lapisan mesoderm. otot. Semua bagian tubuh manusia akan dibentuk oleh ketiga lapisan tersebut. c. endoderm membentuk saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan.

c. meskipun begitu virus dan bakteri dapat melalui penghalang (barier) berupa jaringan ikat dan masuk ke dalam darah janin. plasenta berukuran kurang dari 1 mm. darah ibu tidak pernah berhubungan dengan darah janin. Plasenta atau Ari-Ari Plasenta atau ari-ari berbentuk seperti cakram dengn garis tengah 20 cm. Ada organisme yang tersebar luas (organisme kosmopolit) misalnya : kecoa dan lumut. ada pula yang hanya berada di suatu daerah tertentu (organisme endemik) misalnya :bunga Rafjlesia dan badak Jawa. jelly. b. Pemencaran Organisme Makhluk hidup dapat menyebar dengan kisaran luas maupun sempit tergantung cara pemencarannya. terdapat beberapa metode. jumlah estrogen di dalam darah makin banyak. dan tebal 2. spiral. Catatan : Makin tua kandungan. Plasenta berperan dalam pertukaran gas. Menggunakan Alat Bantu Mencegah pertemuan ovum dengan spermatozoa. Cara ini dikenal dengan nama sistem kalender atau abstinensi.16 siklus haid). antara lain: a. atau mengikat/memotong tuba fallopii dikenal dengan istilah tubektomi. Pada sistem hubungan plasenta. dan lain-lain. dapat dilakukan dengan berbagai alat bantu.5 cm. Hal ini berhubungan dengan sifat estrogen yang merangsang uterus untuk berkontraksi. Tanpa Alat Bantu Dengan cara tidak melakukan koitus pada masa subur wanita (hari 12 . makanan dan zat sisa antara ibu dan fetus. Ukuran ini dicapai pada waktu bayi akan lahir tetapi pada waktu hari 28 setelah fertilisasi.3. Progesteron dan estrogen juga merangsang pertumbuhan kelenjar air susu. Pemencaran Tumbuhan . Kontrasepsi adalah suatu cara yang bertujuan mencegah terjadinya pembuahan. sedangkan progesteron mencegah kontraksi uterus. Hormon oksitosin yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis jugs berperan dalam merangsang kontraksi uterus menjelang persalinan. progesteron makin sedikit. misalnya : kondom. tetapi setelah kelahiran hormon prolaktin yang dihasilkan kelenjar hipoftsislah yang merangsang produksi air susu. Sterilisasi Sterilisasi dilakukan dengan mengikat/memotong saluran vas defereus dikenal dengan istilah vasektomi.

Umbi Batang Bagian batang yang digunakan untuk menyimpan makanan umbi. kapri. Gerak Higroskopik dari buah polong Buah polong akan pecah bila kering. leli. mata tunas akan tumbuh menjadi tumbuhan baru. 1. jarak. Contoh : beberapa jenis rumput. Contoh : petai. misalnya : a. dahlia. Pada setiap ruas terdapat lapisan sisik yang merupakan modifikasi dari daun. Contoh : bawang merah. b. Umbi Lapis Merupakan batang dengan ruas-ruas yang sangat pendek dan sangat rapat. Tunas tumbuh di sepanjang batang. yaitu : 1. ini mempunyai banyak tunas. Akar Rimpang atau Akar Tinggal (Rizom) Merupakan batang yang menjalar di bawah permukaan tanah. Contoh : pada rumput teki. tulip. Pemencaran secara tidak sengaja Contoh : kecoa dari Amerika menyebar ke mana-mana. lamtoro. Stolon atau Geragih Batang yang menjalar di atas tanah. karet. bekicot dari Afrika menyebar ke Indonesia. lengkuas. bakung. Pemencaran ini biasanya menggunakan alat pemencaran yang biasanya tidak memungkinkan penyebaran yang luas. c. Contoh : kentang. strawberi. kunyit. Pemencaran dengan bantuan faktor luar Pemencaran Hewan Pemencaran hewan dapat terjadi karena hewan melakukan migrasi. d. Hewan dapat pula mengadakan pemencaran karena ulah manusia. Pemencaran tanpa bantuan faktor luar 2. Pemencaran secara sengaja Contoh : sapi perah asal Belanda dibawa ke Indonesia 2. yaitu pindah dari satu tempat ke tempat lain. e. rumput gajah. . maka bijinya akan terpental keluar. caranya bisa sengaja atau tidak sengaja.Ada 2 cara pemencaran tumbuhan. bila keadaan lingkungan cocok.

Pemencaran secara tidak sengaja. Antropokori Pemencaran dengan perantaraan manusia. . . Contoh : jambu biji (Psidium guajava). contoh : Opium(Popover somniferum) b. Contoh : kopi (Cofea tanaman sp). contoh : mahoni (Sweitenia mahagoni) dan damar(Agathis alba) buah bersayap. mesokarp (lapisan tengah). contoh : biji anggrek dan spora jamur . benalu (Loranthus sp).Kiroptorokori : pemencaran dengan perantaraan kelelawar. . licin dan berkilat dan kedap air.biji bersayap. endokarp (lapisan dalam) yang keras dan kuat sebagai pelindung lembaga/embrio. contoh : alang-alang (Imperata cylindrica) dan kapok (Ceiba pentandra) .biji terpencar karena tangkainya tergoyang angin. Biji dapat terpencar jauh dari induknya. Contoh : kelapa sawit dari Afrika ke Indonesia. Hidrokori Pemencaran biji dengan bantuan air. Zookori Pemencaran dengan perantaraan hewan . . Biasanya bijtanaman ini tidak dapat dicerna dan akan keluar bersama kotoran burung.Pemencaran secara sengaja. delima. Anemokori Pemencaran biji dengan bantuan angin.Mammokori : pemencaran dengan perantara mamalia. tebal dan banyak rongga udara sehingga mengapung di air.biji kecil dan ringan. c.Entomokori : pemencaran dengan perantaraan serangga. contoh : meranti (Shorea sp) dan tanaman suku Dipterocarpaceae . tembakau (Nicotiana tabacum).Ornitokori : pemencaran dengan perantaraan burung. nyamplung (Calophylum sp).a. alat pemencaran mempunyai ciri sebagai berikut : . pepaya (Carica papaja). eksokarp (lapisan terluar). Tanaman yang disebarkan dengan cara ini biasanya mempunyai struktur buah dengan 3 lapis kulit. d. Contoh : wijen (Sesamum sp). . Contohnya : kelapa (Cocos nucifera). Contoh : biji rumput-rumputan yang menempel pada baju/celana. Contoh : beringin (Ficus benjamina). Dengan cara ini. Bijinya mempmyai ciri ringan dan embrio/lembaganya mempunyai pelindung yang baik. .biji berbulu atau berambut.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->