BIOLOGI

STRUKTUR HEWAN Dilihat dari segi jumlah sel, hewan dapat dibagi menjadi Protozoa (hewan bersel satu

) dan Metazoa (hewan bersel banyak). Pada hewan bersel banyak (termasuk manusia), kumpulan sel-sel yag memiliki bentuk dan fungsi yang sama akan membentuk jaringan, jaringan jaringan yang berbeda akan bergabung membentuk organ tubuh, organ-organ tubuh akan bergabung membentuk sistem organ tubuh, sistem organ tubuh akhirnya akan bergabung membentuk organisme (hewan). SEL ⇒ JARINGAN ⇒ ORGAN ⇒ SISTEM ORGAN ⇒ ORGANISME

JARINGAN EMBRIONAL Jaringan embrional, merupakan jaringan dari hasil pembelahan sel zigot. Jaringan embrional mengalami spesialisasi menjadi 3 lapisan jaringan (triploblastik), lapisan luar, ektoderm, lapisan tengah, mesoderm dan lapisan dalam entoderm. Contoh hewan triploblastik : Annelida, Mollusca, Arthropoda, Chordata. Atau menjadi 2 lapisan jaringan (diploblastik), lapisan ektoderm dan endoderm. Contoh hewan diploblastik : Coelenterata.

Lapisan-lapisan jaringan tersebut di atas kemudian akan berkembang menjadi organorgan tubuh dari suatu hewan.
JARINGAN EPITEL Jaringan epitel adalah jaringan yang melapisi permukaan tubuh, organ tubuh atau permukaan saluran tubuh hewan. Berdasarkan bentuk dan susunannya jaringan epitel dibagi menjadi 1. Epitel Pipih a. Epitel pipih selapis Contoh: pada pembuluh darah, alveolus, pembuluh limfe, glomerulus ginjal. b. Epitel banyak lapis Contoh: pada kulit, rongga mulut, vagina. 2. Epitel Kubus a. Epitel kubus selapis Contoh: pada kelenjar tiroid, permukaan ovarium. b. Epitel kubus banyak lapis Contoh:

pada saluran kelenjar minyak dan kelenjar keringat pada kulit.

1. Epitel kubus selapis 2. Epitel pipih selapis 3. Jaringan ikat (diambil dari lapisan allantois dan amnion embrio babi).

Gbr.

3. Epitel Silindris a. Epitel silindris selapis Contoh: pada lambung, jonjot usus, kantung empedu, saluran pernafasan bagian atas. b. Epitel silindris banyak lapis Contoh: pada saluran kelenjar ludah, uretra. c. Epitel silindris banyak lapissemu/epitel silindris bersilia Contoh: pada trakea, rongga hidung. 4. Epitel Transisional Merupakan bentuk epitel banyak lapis yang sel-selnya tidak dapat digolongkan berdasarkan bentuknya. Bila jaringannya menggelembung bentuknya berubah. Contoh: pada kandung kemih.
Gbr 3. Epitel transisional dari kandung kemih anjing.

Gbr. Epitel silindris banyak lapis bersilia . (tampak silia di tengah-tengah, diambil dari eaofagus janin).

A : kandung kemih kosong

B : kandung kemih berisi urine

Sebagai jaringan yang menutup seluruh permukaan luar dan dalam tubuh setiap organisme, jaringan epitel mempunyai fungsi sebagai berikut 1. 2. 3. 4. Sebagai Sebagai Sebagai Sebagai pelindung kelenjar penerima rangsang lalu lintas keluar masuknya zat

JARINGAN OTOT Jaringan otot tersusun atas sel-sel otot yang fungsinya menggerakkan organ-organ tubuh. Kemampuan tersebut disebabkan karena jaringan otot mampu berkontraksi. Kontraksi otot dapat berlangsung karena molekul-molekul protein yang membangun sel otot dapat memanjang dan memendek. Gambar 1 : Diagram susunan jaringan otot kerangka, dari keseluruhan otot sampai tingkat molekuler. Jaringan otot dapat dibedakan menjadi 3 macam : 1.Jaringan Otot Polos Jaringan otot polos mempunyai serabut-serabut (fibril) yang homogen sehingga bila diamati di bawah mikroskop tampak polos atau tidak bergaris-garis.

Jaringan Otot Jantung/Miokardium Jaringan otot ini hanya terdapat pada lapisan tengah dinding jantung. Kontraksi otot lurik berlangsung cepat bila menerima rangsangan. Fungsi otot jantung adalah untuk memompa darah ke luar jantung.meskipun begitu kontraksi otot jantung secara refleks serta reaksi terhadap rangsang lambat. Serabut otot jantung (dari jantung orang dewasa) INGAN SARAF . Strukturnya menyerupai otot lurik. berkontraksi sesuai dengan kehendak dan di bawah pengaruh saraf sadar. Dinamakan otot lurik karena bila dilihat di bawah mikroskop tampak adanya garis gelap dan terang berselang-seling melintang di sepanjang serabut otot. Gbr. reaksinya lambat. Gbr. 3. dinding pembuluh darah. Bila otot polos dirangsang. Oleh sebab itu nama lain dari otot lurik adalah otot bergaris melintang. Serabut otot lurik (dari otot anak-anak). Kontraksinya menurut kehendak kita dan di bawah pengaruh saraf sadar. Fungsi otot lurik untuk menggerakkan tulang dan melindungi kerangka dari benturan keras.Otot polos berkontraksi secara refleks dan di bawah pengaruh saraf otonom. Gbr. Otot polos terdapat pada saluranpencernaan. Struktur Otot Polos 2.Jaringan Otot Lurik Nama lainnya adalah jaringan otot kerangka karena sebagian besar jenis otot ini melekat pada kerangka tubule. saluran pernafasan.

2.Cairan ekstra seluler dan serabut disebut matriks. Tiap neuron/sel saraf terdiri atas badan sel saraf. Sel Saraf Motorik Berfungsi menghantarkan impuls motorik dari susunan saraf pusat ke efektor. Sel saraf (neuron) dengan akson dan dendrit). Sel Saraf Penghubung Merupakan penghubung sel saraf yang satu dengan sel saraf yang lain. sel-sel dan cairan ekstra seluler. cabang-cabang inilah yang menghubungkan tiap-tiap sel saraf sehingga membentuk jaringan saraf. Terdapat 3 macam sel saraf 1. Jaringan Ikat Jaringan ikat terdiri dari serabut. Yang termasuk jaringan penguat adalah : 1. Konduktivitas artinya kemampuan sel saraf untuk membawa impulsimpuls saraf. INGAN PENGUAT Jaringan penguat disebut juga jaringan penyokong atau jaringan penunjang. Fungsi jaringan ikat adalah mengikat atau mempersatukan jaringan-jaringan . Iritabilitas artinya kemampuan sel saraf untuk bereaksi terhadap perubahan lingkungan. Sel Saraf Sensorik Berfungsi menghantarkan rangsangan dari reseptor (penerima rangsangan) ke sumsum tulang belakang.Jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf atau neuron. Sel saraf mempunyai kemampuan iritabilitas dan konduktivitas. Gbr. 3. cabang dendrit dan cabang akson.

Jaringan ini terdapat pada selaput urat. ligamen dan tendon. Ada 3 macam jaringan tulang rawan : a Kartilago hialin . Ligamen adalah jaringan ikat yang berperan sebagai penghubung antar tulang. memberi kemungkinan pertumbuhan memanjang tulang pipa dan memberi kemungkinan tulang rusuk bergerak saat bernafas. karena terbuat dari serabut kolagen yang berwarna putih. Fungsinya untuk membungkus organ-organ tubuh. pembuluh darah dan saraf. Jaringan ikat padat Nama lainnya jaringan ikat serabut putih. menguatkan saluran pernafasan.menjadi organ dan berbagai organ menjadi sistem organ. 2. Fasia adalah jaringan ikat berbentuk lembaran yang menyelimuti otot. b. Matriksnya bening kebiruan. fasia. Fungsinya untuk menyokong kerangka tubuh. pembuluh darah dan saraf. pada orang dewasa berasal dari selaput tulang rawan atau perikondrium yang banyak mengandung kondroblas atau pembentuk sel-sel tulang rawan. Gbr. ujung tulang rusuk yang melekat pada tulang dada dan pada ujung tulang panjang. Terdapat pada permukaan tulang sendi. selaput pembungkus otot. Jaringan Tulang Rawan (Kartilago) Jaringan tulang rawan pada anak-anak berasal dari jaringan embrional yang disebut mesenkim. juga memberikan perlindungan terhadap organ tubuh. .Jaringan ikat longgar terdapat di sekitar organ-organ. Jaringan ikat longgar Ciri-ciri : sel-selnya jarang dan sebagian jaringannya tersusun atas matriks yang mengandung serabut kolagen dan serabut elastis. menjadi selubung organ dan melindungi jaringan atau organ tubuh. Fungsinya untuk menghubungkan berbagai organ tubuh seperti otot dengan tulang-tulang. Tendon adalah ujung otot yang melekat pada tulang. b Kartilago fibrosa . Kartilago hialin merupakan bagian terbesar dari kerangka embrio juga membantu pergerakan persendian. cincin tulang rawan pada batang tenggorok dan cabang batang tenggorok. Kartilago hialin (dari embrio babi). tulang dengan tulang. Berdasarkan struktur dan fungsinya jaringan ikat dibedakan menjadi dua: a.

Keping-keping darah (trombosit) . J aringan Tulang Jaringan tulang terdiri dari sel-sel tulang atau osteon yang tersimpan di dalam matriks. 3. Tulang dapat dibagi menjadi 2 macam : a. Jaringan ini terdapat pada perekatan ligamen-ligamen tertentu pada tulang. Contoh : tulang pendek.Kartilago elastik Matriksnya berwarna keruh kekuning-kuningan. Gbr. bila matriksnya berongga. b. karena berupa cairan. Fungsi utama untuk memberikan proteksi dan penyokong. b. pada calmam antar ruas tulang belakang dan pada pertautan antar tulang kemaluan kiri dan kanan. epiglottis. Jaringan Darah Jaringan darah merupakan jaringan penyokong khusus.Matriksnya berwarna gelap dan keruh. bila matriks tulang rapat dan padat. Contoh : tulang pipa. Jaringan ini terdapat pada dawn telinga. Bagian-bagian dari jaringan darah adalah : a. Tulangmerupakan komponen utama dari kerangka tubuh dan berperan untuk melindungi alat-alat tubuh dan tempat melekatnya otot kerangka. persendian tulang pinggang. c. pembuluh eustakius dan laring. Sel darah Dibagi menjadi sel darah merah (eritrosit) berfungsi untuk mengangkut oksigen dan sel darah putih (lekosit) berfungsi untuk melawan benda-benda asing yang masuk ke dalam tubuh. Tulang spons. Kartilago fibrosa (dari tulang lutut manusia). matriksnya terdiri dari zat perekat kolagen dan endapan garam-garam mineral terutama garam kalsium (kapur). Tulang keras. 4.

Berfungsi dalam proses pembekuan darah.

c.

Plasma darah Komponen terbesar adalah air, berperan mengangkut sari makanan, hormon, zat sisa hasil metabolisms, antibodi dan lain-lain.

5. Jaringan Limfe/Getah Bening Asal jaringan limfe adalah bagian dari darah yang keluar dari pembuluh darah, komponen terbesarnya adalah air dimana terlarut zat-zat antara lain glukosa, garam-garam, asam lemak. Komponen selulernya adalah limfosit. Jaringan limfe menyebar ke seluruh tubuh melalui pembuluh limfe. Fungsi jaringan limfe selain untuk kekebalan tubuh (adanya limfosit) juga untuk mengangkut cairan jaringan, protein, lemak, garam mineral dan zat-zat lain dari jaringan ke sistem pembuluh darah. JARINGAN LEMAK Nama lainnya adalah jaringan adiposa, jaringan ini terdapat di seluruh tubuh. Fungsinya untuk menyimpan lemak untuk cadangan makanan, dan mencegah hilangnya panas secara berlebihan. Kumpulan dari berbagai macam jaringan dan melaksanakan suatu tugas tertentu akan membentuk organ. Derajat dari organisme ditentukan dari makin beragamnya organ yang dimiliki. Beberapa organ tubuh 1. USUS Merupakan bagian dari sistem pencernaan. Disusun dari beberapa jaringan, susunan dari luar ke dalam adalah: a. Jaringan ikat serosa, fungsinya untuk menggantungkan usus ke organ lain b. Jaringan otot polos memanjang c. Jaringan otot polos melingkar d. Jaringan ikat longgar e. Jaringan otot polos mukosa f. Jaringan ikat longgar mukosa g. Jaringan epitel silindris yang merupakan jaringan terdalam dari rongga usus Di samping jaringan-jaringan tersebut di atas terdapat juga jaringan-jaringan lain (jaringan saraf, jaringan darah dan lain-lain) yang menunjang kerja usus.

Gambar 1 : Susunan umum organ saluran cerna (usus).

2. TRAKEA/BATANG TENGGOROK Merupakan bagian dari sistem pernafasan. Trakea disusun atas 3 lapis jaringan, dari luar ke dalam : a. Jaringan ikat padat b. Jaringan rulang rawan dan jaringan otot polos c. Jaringan epitel silindris berlapis banyak bersilia

SISTEM ORGAN Kumpulan dari berbagai organ dan menjalankan tugas tertentu disebut sistem organ. Sistem organ yang terdapat dalam tubuh manusia antara lain 1. SISTEM INTEGUMEN/KULIT 2. SISTEM PENCERNAAN 3. SISTEM SIRKULASI 4. SISTEM RESPIRASI/PERNAFASAN 5. SISTEM EKSKRESI 6. SISTEM REPRODUKSI 7. SISTEM KERANGKA 8. SISTEM OTOT 9. SISTEM SARAF 10. SISTEM HORMON STRUKTUR TUMBUHAN Seperti pada hewan, tubuh tumbuhan pun terdiri dari sel-sel. Sel-sel tersebut akan berkumpul membentuk jaringan, jaringan akan berkumpul membentuk organ dan seterusnya sampai membentuk satu tubuh tumbuhan. Di sini akan dibahas macammacam jaringan dan organ yang membentuk tubuh tumbuhan. Jaringan tumbuhan dapat dibagi 2 macam : 1. Jaringan meristem 2. Jaringan dewasa

JARINGAN MERISTEM

Jaringan meristem adalah jaringan yang terus menerus membelah. Jaringan meristem dapat dibagi 2 macam 1. Jaringan Meristem Primer Jaringan meristem yang merupakan perkembangan lebih lanjut dari pertumbuhan embrio. Contoh: ujung batang, ujung akar. Meristem yang terdapat di ujung batang dan ujung akar disebut meristem apikal. Kegiatan jaringan meristem primer menimbulkan batang dan akar bertambang panjang. Pertumbuhan jaringan meristem primer disebut pertumbuhan primer. 2. Jaringan Meristem Sekunder Jaringan meristem sekunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan dewasa yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan jaringan meristem sekunder disebut pertumbuhan sekunder. Kegiatanjaringan meristem menimbulkan pertambahan besar tubuh tumbuhan.

Jaringan dewasa adalah jaringan yang sudah berhenti membelah. Jaringan dewasa dapat dibagi menjadi beberapa macam : 1 Jaringan Epidermis Jaringan yang letaknya paling luar, menutupi permukaan tubuh tumbuhan. Bentuk jaringan epidermis bermacam-macam. Pada tumbuhan yang sudah mengalami pertumbuhan sekunder, akar dan batangnya sudah tidak lagi memiliki jaringan epidermis. Fungsi jaringan epidermis untuk melindungi jaringan di sebelah dalamnya. 2. Jaringan Parenkim Nama lainnya adalah jaringan dasar. Jaringan parenkim dijumpai pada kulit batang, kulit akar, daging, daun, daging buah dan endosperm. Bentuk sel parenkim bermacam-macam. Sel parenkim yang mengandung klorofil disebut klorenkim, yang mengandung rongga-rongga udara disebut aerenkim. Penyimpanan cadangan makanan dan air oleh tubuh tumbuhan dilakukan oleh jaringan parenkim. 3. Jaringan Penguat/Penyokong Nama lainnya stereon. Fungsinya untuk menguatkan bagian tubuh tumbuhan. Terdiri dari kolenkim dan sklerenkim.

Sedang bagian lain dari ketiga organ tersebut adalah modifikasinya. Jaringan Gabus Fungsi jaringan gabus adalah untuk melindungi jaringan lain agar tidak kehilangan banyak air. pembentukan jaringan gabus ke arah dalam berupa sel-sel hidup yang disebut feloderm. kemudian pada pangkal batang akan tumbuh akar-akar yang memiliki ukuran hampir sama sehingga membentuk akar serabut. b. bunga modifikasi dari ranting dan daun. Jaringan Pengangkut Jaringan pengangkut bertugas mengangkut zat-zat yang dibutuhkan oleh tumbuhan. ke arah luar berupa sel-sel mati yang disebut felem. akar lembaga terus tumbuh sehingga membentuk akar tunggang. 4. 5. mengingat sel-sel gabus yang bersifat kedap air. Sklerenkim terdiri dari dua macam yaitu serabut/serat dan sklereid atau sel batu. ORGAN TUMBUHAN Organ tumbuhan biji yang penting ada 3. Akar monokotil dan dikotil ujungnya dilindungi oleh tudung akar atau kaliptra. Batok kelapa adalah contoh yang baik dari bagian tubuh tumbuhan yang mengandung serabut dan sklereid.a. AKAR Asal akar adalah dari akar lembaga (radix). akar lembaga mati. Floem bertugas mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Ada 2 macam jaringan. jaringan sklerenkim mengandung senyawa lignin. sel-sel kaliptra ada yang mengandung butir-butir amylum. contoh: umbi modifikasi akar. Sklerenkim Selain mengandung selulosa dinding sel. daun. sehingga sel-selnya menjadi kuat dan keras. batang. jaringan gabus dibentuk oleh kambium gabus atau felogen. pada Dikotil. dinamakan kolumela. pada Monokotil. yakni xilem atau pembuluh kayu dan floem atau pembuluh lapis/pembuluh kulit kayu. . Xilem bertugas mengangkut air dan garam-garam mineral terlarut dari akar ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Pada Dikotil. Kolenkim Sebagian besar dinding sel jaringan kolenkim terdiri dari senyawa selulosa merupakan jaringan penguat pada organ tubuh muda atau bagian tubuh tumbuhan yang lunak. yakni: akar. Xilem ada 2 macam: trakea dan trakeid. yang fungsinya melindungi ujung akar sewaktu menembus tanah.

c. .Empulur . sel-selnya tidak tersusun rapat sehingga banyak memiliki ruang antar sel.Persikel/Perikambium Merupakan lapisan terluar dari stele. b.Silinder Pusat/Stele Silinder pusat/stele merupakan bagian terdalam dari akar. Korteks c. Dapat berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan c. Pada pertumbuhan selanjutnya penebalan zat gabus sampai pada dinding sel yang menghadap silinder pusat. . sehingga memungkinkan air dapat masuk ke silinder pusat. Akar cabang terbentuk dari pertumbuhan persikel ke arah luar. Anatomi Akar Pada akar muda bila dilakukan potongan melintang akan terlihat bagian-bagian dari luar ke dalam. disebut sel U.Berkas Pembuluh Angkut/Vasis Terdiri atas xilem dan floem yang tersusun bergantian menurut arah jari jari. a. Korteks Letaknya langsung di bawah epidermis. Tetapi tidak semua sel-sel endodermis mengalami penebalan. Epidermis b. Pada dikotil di antara xilem dan floem terdapat jaringan kambium. Endodermis Merupakan lapisan pemisah antara korteks dengan silinder pusat. bertugas menyerap air dan garam-garam mineral terlarut. Bulu akar merupakan modifikasi dari sel epidermis akar. bulu akar memperluas permukaan akar. c.Sel-sel tersebut dinamakan sel penerus/sel peresap. Endodermis d. Sel-sel endodermis dapat mengalami penebalan zat gabus pada dindingnya dan membentuk seperti titik-titik. bila diamati di bawah mikroskop akan tampak seperti hutuf U. Epidermis Susunan sel-selnya rapat dan setebal satu lapis sel. Menyerap air dam garam-garam mineral terlarut 2. Silinder Pusat/Stele a. sehingga air tak dapat menuju ke silinder pusat. dinamakan titik Caspary. Terdiri dari berbagai macam jaringan : . Untuk menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah b. Sebagian besar dibangun oleh jaringan parenkim. Fungsi Akar a.1. dinding selnya mudah dilewati air.

Terdapat perbedaan antara batang dikotil dan monokotil dalam susunan anatominya. Keduanya dapat mengadakan pertumbuhan sekunder yang mengakibatkan bertambah besarnya diameter batang.Letaknya paling dalam atau di antara berkas pembuluh angkut terdiri dari jaringan parenkim. pertumbuhan menebal sekunder tidak berlangsung terus-menerus. Batang Dikotil Pada batang dikotil terdapat lapisan-lapisan dari luar ke dalam : a. pada perkembangan selanjutnya jaringan parenkim yang terdapat di antara berkas pembuluh angkut juga berubah menjadi kambium. makin ke dalam tersusun atas jaringan parenkim. tersusun atas selapis sel. sedang pada musim kering tidak terjadi pertumbuhan sehingga pertumbuhan menebalnya pada batang tampak berlapis-lapis. merupakan lapisan pemisah antara korteks dengan stele. setiap lapis menunjukkan aktivitas pertumbuhan selama satu tahun. yang disebutkambium intervasikuler. tidak mempunyai ruang antar sel. Korteks Korteks batang disebut juga kulit pertama. Endodermis tumbuhan Anguiospermae mengandung zat tepung. yang dekat dengan lapisan epidermis tersusun atas jaringan kolenkim. Antara xilem dan floem terdapat kambium intravasikuler. tetapi hanya pada saat air dan zat hara tersedia cukup. Stele/ Silinder Pusat Merupakan lapisan terdalam dari batang. lapis-lapis lingkaran tersebut dinamakan Lingkaran Tahun. terdiri dari beberapa lapis sel. 1. Pada batang yang mengalami pertumbuhan sekunder. Epidermis Terdiri atas selaput sel yang tersusun rapat. berkayu keras dan hidupnya menahun. Letak saling bersisian. c. Pada tumbuhan Dikotil. Lapis terluar dari stele disebut perisikel atau perikambium. lapisan epidermis digantikan oleh lapisan gabus yang dibentuk dari kambium gabus. . Endodermis Endodermis batang disebut juga kulit dalam. tetapi tidak terdapat pada endodermis tumbuhan Gymnospermae. b. xilem di sebelah dalam dan floem sebelah luar. Fungsi epidermis untuk melindungi jaringan di bawahnya. d. lkatan pembuluh pada stele disebut tipe kolateral yang artinya xilem dan floem.

ada Monokotil yang dapat mengadakan pertumbuhan menebal sekunder. yakni palisade (jaringan pagar) dan spons (jaringan bunga karang). . merupakan bagian tubuh tumbuhan yang paling banyak mengandung klorofil sehingga kegiatan fotosintesis paling banyak berlangsung di daun. terdapat di dalam tulang daun dan urat-urat daun. Pada stele monokotil terdapat ikatan pembuluh yang menyebar dan bertipe kolateral tertutup yang artinya di antara xilem dan floem tidak ditemukan kambium. 2. keduanya mengandung kloroplast. Kegiatan fotosintesis lebih aktif pada jaringan pagar karena kloroplastnya lebih banyak daripada jaringan bunga karang. epidermis terdiri dari satu lapis sel. ada epidermis atas dan epidermis bawah. Tidak adanya kambium pada Monokotil menyebabkan batang Monokotil tidak dapat tumbuh membesar. untuk mencegah penguapan yang terlalu besar. Meskipun demikian. lapisan epidermis dilapisi oleh lapisan kutikula. stoma berguna untuk tempat berlangsungnya pertukaran gas dari dan ke luar tubuh tumbuhan. Anatomi daun dapat dibagi menjadi 3 bagian : 1. misalnya pada pohon Hanjuang (Cordyline sp) dan pohon Nenas seberang (Agave sp). Jaringan Pembuluh Jaringan pembuluh daun merupakan lanjutan dari jaringan batang. batas antara korteks dan stele umumnya tidak jelas. dengan perkataan lain tidak terjadi pertumbuhan menebal sekunder.2. 3. Pada epidermis terdapat stoma/mulut daun. Epidermis Epidermis merupakan lapisan terluar daun. sehingga masih terdapat ruang-ruang antar sel. Daun merupakan modifikasi dari batang. Jaringan pagar selselnya rapat sedang jaringan bunga karang sel-selnya agak renggang. Batang Monokotil Pada batang Monokotil. Parenkim/Mesofil Parenkim daun terdiri dari 2 lapisan sel.

Diferensiasi adalah perubahan yang terjadi dari keadaan sejumlah sel. Terdapat 2 macam pertumbuhan. PERKEMBANGAN adalah proses menuju kedewasaan pada organisme. tunas embrionik yaitu calon batang dan daun b. Proses ini berlangsung secara kualitatif. Jaringan daun. kotiledon yaitu cadangan makanan . membentuk organ-organ yang mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda. Pembelahan zigot menghasilkan jaringanmeristem yang akan terus membelah dan mengalami diferensiasi. Berlangsung pada embrio. Pertumbuhan ini bersifat kuantitatif/ terukur. ERTUMBUHAN adalah proses pertambahan ukuran sel atau organisme. bagian ujung-ujung dari tumbuhan seperti akar dan batang. PERTUMBUHAN PADA TUMBUHAN Secara umum pertumbuhan dan pekembangan pada tumbuhan diawali untuk stadium zigot yang merupakan hasil pembuahan sel kelamin betina dengan jantan. yaitu: 1. Embrio memiliki 3 bagian penting : a.Gbr. Pertumbuhan Primer Terjadi sebagai hasil pembelahan sel-sel jaringan meristem primer. Baik pertumbuhan atau perkembangan bersifat irreversibel. akar embrionik yaitu calon akar c.

Embrio Tumbuhan Pertumbuhan tanaman dapat diukur dengan alat yang disebutauksanometer.Mula-mula kambium hanya terdapat pada ikatan pembuluh. .Kambium intravasis dan intervasis membentuk lingkaran tahun ⇒bentuk konsentris. menjadi kambium yang disebut kambium intervasis. Daerah pertumbuhan pada akar dan batang berdasar aktivitasnya tcrbagi menjadi 3 daerah a. Kambium yang berada di sebelah dalam jaringan kulit yang berfungsisebagai pelindung. 2. . yang disebut kambium vasis atau kambium intravasikuler. gymnospermae dan menyebabkan membesarnya ukuran (diameter) tumubuhan. Daerah pemanjangan Berada di belakang daerah pembelahan c. . Sel-sel mengalami diferensiasi membentuk akar yang sebenarnya serta daun muda dan tunas lateral yang akan menjadi cabang. Daerah diferensiasi Bagian paling belakang dari daerah pertumbuhan. Pertumbuhan ini dijumpai pada tumbuhan dikotil. Daerah pembelahan Sel-sel di daerah ini aktif membelah (meristematik) b. Pertumbuhan Sekunder Merupakan aktivitas sel-sel meristem sekunder yaitu kambium dan kambium gabus.Gbr.Selanjutnya parenkim akar/batang yang terletak di antara ikatan pembuluh. . Fungsinya adalah membentuk xilem dan floem primer.ke luar membentuk felem : sel-sel mati .ke dalam membentuk feloderm : sel-sel hidup . Terbentuk akibat ketidakseimbangan antara permbentukan xilem dan floem yang lebih cepat dari pertumbuhan kulit.

Auksin adalah senyawa asam indol asetat (IAA) yang dihasilkan di ujung meristem apikal (ujung akar dan batang).dominasi apikal b.Gbr. B. Cahaya ⇒ mempengaruhi fotosintesis. Diferensiasi salah satu unsur hara atau lebih akan menghambat atau menyebabkan pertumbuhan tak normal. Faktor Dalam 1. yang berbeda untuk tiap jenis tumbuhan. Air dan Mineral ⇒ berpengaruh pada pertumbuhan tajuk 2 akar.membantu perkecambahan . 2. Hormon. Irisan melintang batang waru A. Faktor Luar 1. a. 2. . Kelembaban. 4. Etiolasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat di tempat yang gelap Fotoperiodisme adalah respon tumbuhan terhadap intensitas cahaya dan panjang penyinaran. Faktor hereditas.W. 3. F. Lingkaran tahun karena aktivitas xilem sekunder Gbr. Went (1928) pertama kali menemukan auksin pada ujung koleoptil kecambah gandum Avena sativa. Suhu ideal yang diperlukan untuk pertumbuhan yang paling baik adalah suhu optimum. Secara umum merupakan faktor penghambat. Giberelin Senyawa ini dihasilkan oleh jamur Giberella fujikuroi atau Fusarium . Suhu ⇒ di antaranya mempengaruhi kerja enzim.

yaitu : 1. d. disebut Blastula. Fungsi giberelin : . f. e. Hormon ini merangsang pembelahan sel.c. Distribusi Auksin pada Kecambah b.berperan dalam partenokarpi Sitokinin Pertama kali ditemukan pada tembakau.Antokalin Asam traumalin atau kambium luka Merangsang pembelahan sel di daerah luka sebagai mekanisme untuk menutupi luka Gbr. Fase ini meliputi beberapa tahapan. h. moniliformae.Blastulasi sel-sel morula membelah dan "arbei" morula membentuk rongga (blastocoel) yang berisi air. Gas etilen Banyak ditemukan pada buah yang sudah tua Asam absiat Florigen Kalin Hormon pertumbuhan organ.Pembelahan zigot membelah (mitosis) menjadi banyak blastomer. Fase Pembelahan (Cleavage) dan Blastulasi . terdiri dari : . a. Fase Embrionik Adalah fase pertumbuhan zigot hingga terbentuknya embrio.Kaulokali . b. Pertumbuhan Ujung Akar dan Ujung Batang Pertumbuhan pada hewan dibagi menjadi 2 fase. Pada fase ini : . Kurusawa.Rhizokalin .pemanjangan tumbuhan .Blastomer berkumpul membentuk seperti buah arbei disebutMorula Morula mempunyai 2 kutub. yaitu : * kutub hewan (animal pole) * kutub tumbuhan (vegetal pole) . Gastrulasi Adalah proses perubahan blastula menjadi gastrula. ditemukan oleh F.Filokalin . a. g.

Regenerasi adalah kemampuan untuk memperbaiki sel. Serangga a. hilang atau mati.hewan tingkat tinggi ⇒ terbatas pada jaringan .hewan tingkat rendah ⇒ dapat sampai pada tingkat organ . mesoderm dan endoderm Berdasarkan jumlah lapisan embrional. ektoderm dan endoderm . hewan dikelompokkan menjadi: . jaringan atau bagian tubuh yang rusak.terbentuk 3 lapisan embrionik : ektoderm. d.. Morfogenesis Proses pertumbuhan. Imbas Embrionik Diferensiasi dari suatu lapisan embrionik mempengaruhi dan dipengaruhi oleh diferensiasi lapisan embrionik lain. e. Spesialisasi ⇒ setiap jaringan akan mempunyai bentuk.terbentuk ruang. Diferensiasi dan Spesialisasi Jaringan Diferensiasi ⇒ jaringan/lapisan embrionik akan berkembang menjadi berbagai organ dan sistem organ. Metamorfosis adalah perubahan bentuk secara bertingkat dari masa muda ⇒ hewan dewasa. Metamorfosis tak sempurna : telur ⇒ nimfa ⇒ imago. Fase Pasca Embrionik Secara umum meliputi metamorfosis dan regenerasi. Zigot ⇒ berudu ⇒ katak muda ⇒ katak dewasa. yaitu basil pelipatan mesoderm c.Hewan diploblastik : memiliki 2 lapisan embrional. .terbentuk lubang blastopole ⇒ akan berkembang menjadi anus . struktur dan fungsinya masing-masing. yaitu gastrocoel (Archenteron) ⇒ akan berkembang menjadi saluran pencernaan . Katak b.Hewan triploblastik : memiliki ketiga lapisan embrional * triploblastik aselomata : tak memiliki rongga tubuh * triploblastik pseudoselomata : memiliki rongga tubuh yang semu * triploblastik selomata: memiliki rongga tubuh yang sesungguhnya.blastocoel mengempis atau bahkan menghilang . perkembangan dan diferensiasi menjadi organ. 2. sistem organ dan organisme. Metamorfosis sempurna : telur ⇒ larva ⇒ pupa ⇒ imago.

NASTI yaitu gerak bagian tumbuhan yang tidak dipengaruhi arah rangsang. a.tigmotropi atau haptotropi ⇒ rangsang berupa sentuhan . .gerak membukanya kotak spora.Seismonasti ⇒ rangsang sentuhan atau mekanik . Beberapa bentuk taksis : .fototaksis . TAKSIS yaitu gerak berpindah seluruh tubuh tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsang. Gerak berupa perubahan posisi tubuh atau perpindahan yang meliputi seluruh atau sebagian dari tubuh.kemotaksis c. Seperti bentuk tropisme. Gerak ENDONOM . Bentuk tropisme antara lain . dan mampu pula menanggapi rangsang tersebut.nasti kompleks ⇒ rangsang tidak hanya satu Contoh : gerak membuka dan menutupnya sel-sel penutup stomata ⇒ rangsang berupa cahaya. 2. yaitu : 1. Gerak HIGROSKOPIS yaitu gerak yang ditimbulkan oleh pengaruh perubahan kadar air. GERAK PADA TUMBUHAN Jika pada hewan rangsang disalurkan melalui saraf.Setiap organisme mampu menerima rangsang yang disebut IRITABILITAS. Gerak ini disebabkan terjadinya perubahan tekanan turgor akibat pemberian rangsang.fototropisme atau heliotropisme .Niktinasti ⇒ rangsang berupa gelap . terdapat taksis positif dan negatif. Beberapa bentuk nasti : .hidrotropi b. air. Tropisme positif jika mendekati rangsang dan tropisme negatif jika menjauhi. TROPI (TROPISME) yaitu gerak bagian tumbuhan yang dipengaruhi oleh arah rangsang. maka pada tumbuhan rangsang disalurkan melalui benang plasma (PLASMODESMA) yang masuk ke dalam sel melalui dinding yang disebut NOKTAH.geotropi . Salah satu bentuk tanggapan yang umum adalah berupa gerak. Misalnya: . Gerak pada tumbuhan dibagi 3 golongan. suhu. Gerak ESIONOM yaitu gerak yang dipengaruhi rangsang dari luar.pecahnya buah tanaman polong. dan zat kimia 3.

Alat gerak pada vertebrata meliputi alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot. dan persendian tulang. Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). Sebaliknya. pada orang dewasa kondrin lebih banyak dan rawan ini berasal dari selaput tulang rawan (PERIKONDRIUM) yang banyak mengandung KONDROBLAS (pembentuk kondrosit). Rongga terbentuk karena aktivitas OSTEOKLAS (perombak tulang). misalnya aliran plasma sel. TULANG Menurut bahan pembentuknya.Bagian ujung yang disebut EPIFISE. . Kondral meliputi PERIKONDRAL dan ENKONDRAL. Matriks akan mengeluarkan kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras. Gerak adalah hasil interaksi antara tulang. Proses pengerasan tulang disebut penulangan atau OSIFIKASI.Di antara epifise dan diafise terdapat CAKRAM EPIFISE (DISCUS EPIPHYSEALIS). Kartilago memiliki rongga yang akan terisi oleh OSTEOBLAS (sel-sel pembentuk tulang). Karena belum diketahui sebabnya ada yang menduga tumbuhan itu sendiri yang menggerakkannya ⇒ gerak OTONOM. Tulang rawan bersifat lentur. . . Rawan pada dewasa antara lain terdapat pada cincin batang tenggorokan dan daun telinga. tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan (KARTILAGO) dan tulang keras (= tulang/OSTEON). Jenis osifikasi adalah DESMAL dan KONDRAL. Rawan pada anak berasal dari mesenkim dengan kandungan kondrosit lebih banyak dari kondrin.Bagian tengah yang disebut DIAFISE. Setiap satuan sel-sel tulang akan melingkari pembuluh darah dan serabut saraf membentuk SISTEM HAVERS. otot. Cakram ini kaya akan osteoblas dan menentukan pertumbuhan tinggi.yaitu gerak yang belum/tidak diketahui sebabnya. tersusun atas sel-sel tulang rawan (KONDROSIT) yang mensekresikan matriks (KONDRIN) berupa hialin atau kolagen. Di pusatnya terdapat rongga yang berisi sumsum tulang. Tulang Keras atau Osteon terbagi menljadi Tulang Tulang Tulang Tulang panjang (tulang pipa) pipih pendek pneumatika Tulang Pipa terbagi menjadi 3 bagian yaitu : . Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago (berasal dari mesenkim).

Matriks akan mengeluarkan kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras.Sumsum Tulang ada dua jenis yaitu : 1. Sumsum tulang kuning (MEDULLA OSSIUM FLAVA) Alat gerak pada vertebrata meliputi alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot. Jenis osifikasi adalah DESMAL dan KONDRAL.Tulang panjang (tulang pipa) . Setiap satuan sel-sel tulang akan melingkari pembuluh darah dan serabut saraf membentuk SISTEM HAVERS.Tulang pendek . Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago (berasal dari mesenkim). Tulang Keras atau Osteon terbagi menljadi . Tulang rawan bersifat lentur. dan persendian tulang. Gerak adalah hasil interaksi antara tulang.Tulang pipih . Proses pengerasan tulang disebut penulangan atau OSIFIKASI. Sebaliknya. tersusun atas sel-sel tulang rawan (KONDROSIT) yang mensekresikan matriks (KONDRIN) berupa hialin atau kolagen. Rawan pada anak berasal dari mesenkim dengan kandungan kondrosit lebih banyak dari kondrin. TULANG Menurut bahan pembentuknya. Sumsum tulang merah (MEDULLA OSSIUM RUBBA) 2. Kondral meliputi PERIKONDRAL dan ENKONDRAL. pada orang dewasa kondrin lebih banyak dan rawan ini berasal dari selaput tulang rawan (PERIKONDRIUM) yang banyak mengandung KONDROBLAS (pembentuk kondrosit). Kartilago memiliki rongga yang akan terisi oleh OSTEOBLAS (sel-sel pembentuk tulang). Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan (KARTILAGO) dan tulang keras (= tulang/OSTEON). otot. Rawan pada dewasa antara lain terdapat pada cincin batang tenggorokan dan daun telinga.Tulang pneumatika Tulang Pipa terbagi menjadi 3 bagian yaitu : .

ARTIKULASI terbagi atas 3 bentuk yaitu : 1.SENDI PELANA (SELLARIS) : kedua ujung tulang membentuk seperti pelana.. Sumsum tulang merah (MEDULLA OSSIUM RUBBA) 2. . 3. lutut. ⇒ siku. . . AMFIARTROSIS yaitu hubungan yang memungkinkan terjadinya gerak yang terbatas ⇒ hubungan antara tulang rusuk dan tulang belakang. ⇒ gelang pinggul. . DIARTROSIS yaitu hubungan yang memungkinkan adanya gerakan yang cukup besar. .SINKONDROSIS ⇒ kedua ujung tulang dihubungkan dengan kartilago.Bagian ujung yang disebut EPIFISE. ⇒ pergelangan tangan. 2. . . .Bagian tengah yang disebut DIAFISE.Di antara epifise dan diafise terdapat CAKRAM EPIFISE (DISCUS EPIPHYSEALIS).SINFIBROSIS ⇒ kedua ujung tulang dihubungkan dengan serabut.SENDI PUTAR (TROKOIDEA) : ujung rulang yang satu mengitari ujung rulang lain. Cakram ini kaya akan osteoblas dan menentukan pertumbuhan tinggi.SENDI OVOID/ELLIPS (ELLIPSOIDEA) : kedua ujung tulang berbentuk oval. Sumsum tulang kuning (MEDULLA OSSIUM FLAVA) PERSENDIAN adalah hubungan antar tulang (ARTIKULASI) MEMBRAN SINOVIAL (selaput sendi) adalah : Selaput yang membungkus ujung-ujung tulang yang membentuk persendian. ⇒ sendi pada tulang ibu jari dengan telapak tangan. Rongga terbentuk karena aktivitas OSTEOKLAS (perombak tulang).SENDI ENGSEL (GYNGLUMUS) : ujung tulang yang bergerak membentuk lekukan. SINARTROSIS yaitu hubungan yang tidak memungkinkan adanya gerakan. Di pusatnya terdapat rongga yang berisi sumsum tulang. ⇒ sendi antara hasta dan pengumpil.SENDI PELURU (ENDARTROSIS) : ujung tulang yang satu berbentuk bonggol masuk ke tulang lain yang berbentuk cekungan. . Selaput ini menghasilkan MINYAK SINOVIAL yang berguna sebagai pelumas sendi. . Sumsum Tulang ada dua jenis yaitu : 1.

ADP . KARAKTERISTIK OTOT a. ABDUKSI ⇒ menjauhi badan > < ADDUKSI ⇒ mendekati badan. bagian ujung otot yang mengecil. f. . bagian tengah otot yang menggembung. DISKUS INTERKALARIS ⇒ bagian khas otot jantung yang merupakan batas. ATROFI ⇒ otot yang mengecil.AKTIN dan MIOSIN : protein khas dari otot.AMP : energi yang diperlukan untuk kontraksi otot. MEKANISME GERAKAN OTOT . lisut. b. Otot jantung = MIOKARDIUM ⇒ involunter MIOGLOBIN adalah pigmen otot yang berfungsi mengikat oksigen. ELASTISITAS ⇒ kemampuan untuk kembali ke ukuran semula setelah memendek atau memanjang KERJA OTOT TONUS ⇒ ketegangan akibat mengerutnya otot (kontraksi).ASETILKOLIN : zat reseptor rangsang yang sangat peka.ATP . EKSTENSIBILITAS ⇒ kemampuan untuk memanjang c. Kumpulan serabut otot. g. Serabut otot dengan intinya.FASE ANAEROB (KONTRAKSI) ATP ⇒ ADP + P + Energi . . Aktin dan miosin. d. SUPINASI ⇒ memutar telapak tangan menengadah > < PRONASI ⇒menelungkup. INSERSIO ⇒ ujung otot yang melekat pada tempat yang bergerak.OTOT (MUSCULUS) Macam otot 1. Miofibril. . Gambar 1 : Keterangan : a. DEPRESI ⇒ ke bawah > < ELEVASI ⇒ ke atas. BAGIAN-BAGIAN OTOT TENDON ⇒ urat otot. FLEKSI ⇒ membengkokkan > < EKSTENSI ⇒ meluruskan. ORIGO ⇒ ujung otot yang melekat pada tempat yang tidak bergerak. KONTRAKTIBILITAS ⇒ kemampuan untuk memendek b. Otot polos ⇒ gerakan tak disadari (INVOLUNTER) 2. Otot. HIPERTROFI ⇒ otot yang membesar. Otot lurik = serat lintang ⇒ gerakan disadari (VOLUNTER) 3. Otot berelaksasi dan berkontraksi. NORMOTROFI ⇒ otot yang besarnya normal. VENTRIKEL ⇒ empal otot. Zona H dan Z dari miofibril. TETANUS ⇒ ketegangan maksimum yang terus menerus. c. e.

RAKITIS ⇒ kekurangan vitamin D . Gangguan pada rangka FRAKTURA ⇒ patah tulang DISLOKASI ⇒ pergeseran posisi sendi ANKILOSIS ARTRITIS ⇒ infeksi sendi Kelainan ruas tulang belakang ⇒ akibat kesalahan sikap duduk : SKOLIOSIS.OSTEOPOROSIS ⇒ kekurangan hormon kelamin Struktur tubuh hewan dan manusia terdiri dari beberapa sistem organ tubuh. Sistem organ tubuh tersebut saling berkaitan dan bekerja satu sama lain sehingga individu dapat hidup dengan baik. GLIKOGEN ⇒ LAKTASIDOGEN ⇒ GLUKOSA + ASAM LAKTAT GLUKOSA ⇒ CO2 + H2O + Energi Asam Laktat = zat peleleh O2 diambil secara cepat untuk mengoksidasi asam laktat sehingga orang yang kelelahan akan terengah-engah GANGGUAN PADA SISTEM GERAK 1. Gangguan karena fisiologis .Tetanus - 3. 2.MIKROSEFALUS ⇒ kekurangan kapur . Gangguan pada otot .FASE AEROB (pembentukan kembali ATP) ATP yang habis digunakan selama fase anaerob dibentuk kembali dengan mendapat energi dari hasil penguraian glukosa.MIASTENIA GRAVIS . Sistem organ tubuh yang penting pada hewan dan manusia antara lain SISTEM ORGAN TUBUH TELAAH PADA MANUSIA . LORDOSIS & KIFOSIS.ADP ⇒ AMP + P + Energi Kreatinfosfat ⇒ Kreatin + Fosfat + Energi .Kejang otot . kaki membentuk "X" atau "O" .

2. diperlukan dalam pembelahan sel. maka kelebihannya akan dibuang melalui ginjal dalam bentuk urea ⇒ inilah yang disebut Nitrogen Balans.1. Karbohidrat Sebagai penghasil energi (4 kal/g).lodium (I) .1 gram/kg.BB/hari. Untuk menguatkan geligi. 4. Jika kebutuhan tersebut berlebih. Kebutuhannya adalah 0. komponen penyusun Hemoglobin.Kalsium (Ca) ⇒ Untuk membentuk matriks tulang. Kelebihan karbohidrat dalam tubuh akan disimpan dalam bentuk lemak.Fluor (F) . 3.BB/hari. Kebutuhan lemak untuk orang dewasa adalah 0.Fosfor (P) . membantu proses penggumpalan darah danmempengaruhi penerimaan rangsang oleh saraf. Protein tidak menghasilkan energi 2. Misalnya : Leusin. 7. Lemak (Lipid) Diperlukan sebagai pelarut beberapa vitamin.5 .8 g/hari. Protein Mengandung asam amino (essensial dan non essensial). Asam Amino Essensial adalah asam amino yang tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh. Metionin. jadi harus didatangkan dari luar. pada pengurutan otot.30 mg/hari. Kebutuhan protein untuk orang dewasa adalah 1 gram/kg. metabolisme zat. GERAK DAN SISTEM ALAT GERAK ⇒ KINESIOLOGI MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN ⇒ GASTROENTEROLOGI DARAH DAN SISTEM PEREDARAN DARAH ⇒ HEMATOLOGI EKSKRESI DAN SISTEM EKSKRESI ⇒ NEFROLOGI PERNAFASAN DAN SISTEM PERNAFASAN ⇒ PULMONOLOGI SISTEM SARAF DAN SISTEM KOORDINASI ⇒ NEUROLOGI DAN SISTEM HORMON ⇒ ENDOKRINOLOGI GASTROENTEROLOGI Zat Makanan Makanan sehat harus terdiri dari zat-zat nutrien (zat gizi) antara lain : 1. 6. Fenilalanin. dsb. Untuk membentuk matriks tulang. Kebutuhannya adalah 15 . sebagai "bantalan lemak" (pelindung jaringan tubuh) dan penghasil energi yang besar (9 kal/g). Garam-Garam Mineral .Besi (Fe) ⇒ ⇒ ⇒ ⇒ . 3. Lisin. 4. 5. Merupakan komponen penting sitokrom (enzim pernafasan). Komponen penting dalam hormon pertumbuhan . Kebutuhannya adalah 1 mg/hari.

⇒ Transmisi rangsang sinar ke mata. Pada jeruk selain vitamin C ditemukan pula zat Sitrin dan Rutin yang mampu menghentikan pendarahan. pembuatan trombosit. karies gigi. akan menimbulkan gangguan kulit akan menimbulkan Anemia defisiensi asam akan menimbulkan Anemia Pernisiosa ⇒ Berfungsi dalam pembentukan sel. Diare. Defisiensi akan menyebabkan Pelagra dengan gejala 3 D: Dermatitis. Ditemukan oleh McCollum. Defisiensi akan menyebabkan Kontipasi (Sembelit).B1 (Aneurin = Thiamin) . Vitamin Yang Larut Dalam Lemak (Lipid Soluble Vitamins) . Kebutuhannya adalah 1 g/hari. tidak menghasilkan energi. ⇒ Defisiensi akan menyebabkan Dermatitis ⇒ Untuk mencegah timbulnya uban ⇒ Defisiensi ⇒ Defisiensi ⇒ Defisiensi folat. perbanyakan sel dan anti pelagra. Kemudian pada mata akan timbul Bercak Bitot setelah itu mata akan mengering (Xeroftalmia) akhirnya mata akan hancur (Keratomalasi). (Kalsiferol = Ergosterol) memperlancar proses Osifikasi. Defisiensi akan menimbulkan Rakhitis. Defisiensinya menyebabkan Beri-Beri dan Neuritis.B6 (Piridoksin = Adermin) Asam Pantotenat PABA (Para Amino Asam Benzoat) Kolin Biotin (Vitamin H) Asam Folat B12 (Sianokobalamin) Vitamin C (Asam Askorbinat) ⇒ Untuk mempengaruhi absorbsi lemak dalam usus. Defisiensinya akan mengakibatkan Katarak. Vitamin Yang Larut Dalam Air (Water Soluble Vitamins) .Vitamin A (Aseroftol) ⇒ Berfungsi dalam pertumbuhan sel epitel.Asam Nikotin (Niasin) . ⇒ Proses pertumbuhan. Kekurangan vitamin dapat menyebabkan Penyakit Defisiensi.B2 (Riboflavin = Laktoflavin) . 5. Dimensia.Vitamin D . ⇒ Mengatur kadar kapur dan fosfor. Vitamin Diperlukan dalam jumlah yang sangat kecil. mengatur rangsang sinar pada saraf mata. Keilosis. Zat tersebut ditemukan olelj Sant-Gyorgi disebut pula Vitamin P. Hesz dan Sherman. ⇒ Defisiensi akan menimbulkan timbunan lemak pada hati. Defisiensi awal akan menimbulkan gejala Hemeralopia (rabun senja) dan Frinoderma (kulit bersisik).. kekurangan unsur tersebut dapat terjadi sebelum atau sesudah pertumbuhan berhenti Untuk pembentukan asam klorida (HCl). . Defisiensi akan menimbulkan pendarahan gusi.Natrium & Klor (NaCl) ⇒ (Tiroksin). pendarahan di bawah kulit. ⇒ Untuk pergerakan peristaltik usus.

Sistem Pencernaan pada manusia Mulut ⇒ Dilakukan pencernaan secara mekanik oleh gigi dan kimiawi oleh ludah yang dihasilkan Kelenjar Parotis. Lambung ⇒ Dilakukan secara mekanik dan kimiawi. Dibuat dalam kolon dengan bantuan bakteri Escherichia coli Alat Pencernaan Makanan Sistem pencernaan makanan pada manusia terdiri dari beberapa organ. Merangsang keluamya sekretin . Sekretin yaitu hormon yang merangsang pankreas untuk mengeluarkan sekretnya.Vitamin E (Tokoferol) .Vitamin K (Anti Hemoragi) ⇒ Berperan dalam meningkatkan Fertilitas. ⇒ Ditemukan oleh Dam dan Schonheydcr. antara lain adalah: Gbr. Submandibularis dan Sublingualis yang mengandung enzim Amilase (Ptyalin). Fungsi HCI Lambung : 1. Renin yaitu enzim yang mampu menggumpalkan Kasein (sejenis protein) dalam susu.. Berfungsi dalam pembentukan protrombin.

makanan tertentu. tukak lambung. kolik. umumnya diakibatkan infeksi Helicobacter pylori ⇒ Produksi air liur yang sangat sedikit Gangguan pada sistem pencernaan makanan dapat disebabkan oleh pola makan yang salah. sampai pada infeksi usus buntu (apendisitis). Mengaktifkan Pepsinogen menjadi Pepsin untuk memecah protein. infeksi bakteri. peritonitis. ⇒ Kesukaran dalam proses Defekasi (buang air besar) ⇒ Terlalu banyak makan atau makan suatu zat yang merangsang lambung. air terlalu banyak diserap usus. Gangguan Sistem Pencernaan • Apendikitis • Diare • Kontipasi (Sembelit) • Maldigesti • Parotitis • Tukak Lambung/Maag • Xerostomia ⇒ Radang usus buntu. Akibatnya. air direabsorbsi serta sissa makanan dibusukkan menjadi feses selanjutnya dibuang melalui anus (Proses Defekasi). Penyebab diare antara lain ansietas (stres). 3. Amilase dan Tripsinogen. Dalam usus besar (Kolon). sembelit. Keadaan seperti ini disebut diare. ⇒ Feses yang sangat cair akibat peristaltik yang terlalu cepat. Diare Apabila kim dari perut mengalir ke usus terlalu cepat maka defekasi menjadi lebih sering dengan feses yang mengandung banyak air. dan kelainan alat pencernaan. Desinfektan 4. Sembelit ini disebabkan . atau organisme perusak yang melukai dinding usus. Usus memperluas bidang penyerapan dengan melakukan jonjot usus (Villi). Diare dalam waktu lama menyebabkan hilangnya air dan garam-garam mineral. Konstipasi (Sembelit) Sembelit terjadi jika kim masuk ke usus dengan sangat lambat.Usus 2. ⇒ Di dalam Duodenum terdapat getah pankreas (bersifat basa) yang mengandung Steapsin (Lipase). maka feses menjadi keras dan kering. Merangsang keluarnya hormon Kolesistokinin yang berfungsi merangsang empdu mengeluarkan getahnya. sehingga terjadi dehidrasi. Di antara gangguan-gangguan ini adalah diare. Enterokinase adalah suatu aktivator enzim. Dalam usus halus makanan diabsorbsi. ⇒ Infeksi pada kelenjar parotis disebut juga Gondong ⇒ "Radang" pada dinding lambung.

Gesekan akan lebih parah kalau lambung dalam keadaan kosong akibat makan tidak teratur yang pada akhirnya akan mengakibatkan pendarahan pada lambung. Omasum dan Abomasum. 3. 4.karena kurang mengkonsumsi makanan yang berupa tumbuhan berserat dan banyak mengkonsumsi daging. seperti alkohol dan cabe yang mengakibatkan rasa nyeri yang disebut kolik. Tukak Lambung (Ulkus) Dinding lambung diselubungi mukus yang di dalamnya juga terkandung enzim. Struktur khusus sistem pencernaan hewan ruminansia : 1. Gangguan lain adalah salah cerna akibat makan makanan yang merangsang lambung. faring. lambung. Pola sistem pencernaan pada hewan umumnya sama dengan manusia. Dapat pula apendiks terinfeksi sehingga terjadi peradangan yang disebut apendisitis. Beberapa gangguan lain pada sistem pencernaan antara lain sebagai berikut: Peritonitis. struktur alat pencernaan kadangkadang berbeda antara hewan yang satu dengan hewan yang lain. Sebagian besar tukak lambung ini disebabkan oleh infeksi bakteri jenis tertentu. misalnya. mempunyai susunan gigi sebagai berikut: 3 M 3 3 P 3 0 C 0 0 I 4 0 I 4 0 C 0 0 P 3 0 M 3 Rahang atas Jenis gigi Rahang bawah I = insisivus = gigi seri . yaitu terdiri atas mulut. Geraham belakang (Molare) memiliki bentuk datar dan lobar. dan usus. enzim pencernaan akan memakan bagian-bagian kecil dari lapisan permukaan lambung. Gigi seri (Insisivus) memiliki bentuk untuk menjepit makanan berupa tetumbuhan seperli rumput. 2. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadinya tukak lambung. esofagus. Gangguan lain pada lambung adalah gastritis atau peradangan pada lambung. Namun demikian. Jika pertahanan mukus rusak. sehingga timbul rasa nyeri yang disebut tukak lambung. Retikulum. merupakan peradangan pada selaput perut (peritonium). Sapi. Tukak lambung menyebabkan berlubangnya dinding lambung sehingga isi lambung jatuh di rongga perut. Rahang dapat bergerak menyamping untuk menggiling makanan. Sedangkan produksi HCl yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya gesekan pada dinding lambung dan usus halus. Struktur lambung memiliki empat ruangan. yaitu: Rumen.

dan fermentasi selulosa oleh enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri dan jenis protozoa tertentu. Pada omasum terdapat kelenjar yang memproduksi enzim yang akan bercampur dengan bolus. akibatnya bakteri ini akan mati. hewan ini tidak memerlukan asam amino esensial seperti pada manusia. dan abomasum 7-8%.C = kaninus = gigi taring P = premolar = geraham depan M = molar = geraham belakang Berdasarkan susunan gigi di atas. Selulase yang dihasilkan oleh mikroba (bakteri dan protozoa) akan merombak selulosa menjadi asam lemak. Lambung sapi sangat besar. Hewan seperti kuda. Dari rumen. makanan akan diteruskan ke retikulum dan di tempat ini makanan akan dibentuk menjadi gumpalan-gumpalan yang masih kasar (disebut bolus). Di rumen terjadi pencernaan protein. Akhirnya bolus akan diteruskan ke abomasum. yaitu penyusun dinding sel tumbuhan yang terdiri atas 50% selulosa. yaitu perut yang sebenarnya dan di tempat ini masih terjadi proses pencernaan bolus secara kimiawi oleh enzim. bakteri tidak tahan hidup di abomasum karena pH yang sangat rendah. Pembagian ini terlihat dari bentuk gentingan pada saat otot sfinkter berkontraksi. Proses fermentasi atau pembusukan yang dilaksanakan oleh bakteri terjadi pada sekum yang banyak mengandung bakteri. Esofagus (kerongkongan) pada sapi sangat pendek dan lebar serta lebih mampu berdilatasi (mernbesar). Selain itu. retikulum. faring pada sapi lebih pendek. Akan tetapi. omasum 7-8%. namun dapat dicernakan untuk menjadi sumber protein bagi hewan pemamah biak. dan marmut tidak mempunyai struktur lambung seperti pada sapi untuk fermentasi seluIosa. Kapasitas rumen 80%. Lambung ruminansia terdiri atas 4 bagian. Makanan dari kerongkongan akan masuk rumen yang berfungsi sebagai gudang sementara bagi makanan yang tertelan. Proses fermentasi . Jika dibandingkan dengan kuda. polisakarida. retikulum 5%. Dengan demikian. dan abomasum dengan ukuran yang bervariasi sesuai dengan umur dan makanan alamiahnya. Lambung mempunyai peranan penting untuk menyimpan makanan sementara yang akan dimamah kembali (kedua kah). Bolus akan Jimuntahkan kembali ke mulut untuk dimamah kedua kali. kelinci. Dari mulut makanan akan ditelan kembali untuk diteruskan ke ornasum. omasum. Esofagus berdinding tipis dan panjangnya bervariasi diperkirakan sekitar 5 cm. tetapi memiliki gigi geraham lebih banyak dibandingkan dengan manusia sesuai dengan fungsinya untuk mengunyah makanan berserat. yaitu rumen. pada lambung juga terjadi proses pembusukan dan peragian. diperkirakan sekitar 3/4 dart isi rongga perut. terlihat bahwa sapi (hewan memamah biak) tidak mempunyai gigi seri bagian atas dan gigi taring.

⇒ Peredaran darah tunggal.Protozoa . ⇒ Pada buaya terdapat lubang kecil antar bilik yang disebut foramen panizzae.pada sekum tidak seefektif fermentasi yang terjadi di lambung. .Aves . .Coelenterata dan Platyhelmintbes . Sistem Gastrovaskuler. yakni pada sekum. sekat sudah ⇒ sempurna.Annelida ⇒ ⇒ ⇒ ⇒ Difusi (pada Amoeba) dan vakuola kontraktil (padaParamaecium). jantung beruang empat.Mollusca dan Arthropods . Hal itu disebabkan karena makanan herbivora bervolume besar dan proses pencernaannya berat. Peredaran darah ganda.Reptil . . Usus pada sapi sangat panjang. jantung beruang tiga. jantung beruang tiga. Peredaran darah ganda. kelinci. sedangkan pada karnivora volume makanan kecil dan pencernaan berlangsung dengan cepat. ⇒ Peredaran darah ganda. yakni pada lambung dan sekum yang kedua-duanya dilakukan oleh bakteri dan protozoa tertentu. jantung beruang empat. yang akan dicernakan lagi oleh kelinci. sekat antar ruang belum sempurna. Akibatnya kotoran kuda. Hal itu dipengaruhi oleh makanannya yang sebagian besar terdiri dari serat (selulosa). dan marmut lebih kasar karena proses pencernaan selulosa hanya terjadi satu kali.Amphibi . jantung beruang dua. jantung beruang empat.Reptil ⇒ Peredaran darah tunggal. sekat antar ruang belum sempurna. Enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri ini tidak hanya berfungsi untuk mencerna selulosa menjadi asam lemak. jantung beruang dua. Kotoran yang belum tercerna tadi masih mengandung banyak zat makanan. Tidak tertutup kemungkinan bakteri yang ada di sekum akan keluar dari tubuh organisme bersama feses. Sedangkan pada sapi proses pencernaan terjadi dua kali.Amphibi . Sistem Peredaran darah terbuka Sistem peredaran darah tertutup. usus halusnya bisa mencapai 40 meter. tetapi juga dapat menghasilkan bio gas yang berupa CH4 yang dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif. ⇒ Peredaran darah ganda. kotoran yang telah keluar tubuh seringkali dimakan kembali.Pisces . ⇒ Peredaran darah ganda. sehingga di dalam feses (tinja) hewan yang mengandung bahan organik akan diuraikan dan dapat melepaskan gas CH4 (gas bio). Sekum pada pemakan tumbuh-tumbuhan lebih besar dibandingkan dengan sekum karnivora. Pada kelinci dan marmut.Pisces .

. ⇒ Pelebaran pembuluh vena akibat kerusakan pada katup-katupnya. lemak dan protein. kulit. jantung beruang empat. Duktus Limfatikus Dekster. Di sepanjang pembuluh tersebut terdapat kelenjar getah bening yang berfungsi sebagai filter terhadap bibit penyakit. yaitu melakukan osmoregulasi. Amonia (NH3). Ekskresi berarti pengeluaran zat buangan atau zat sisa hasil metabolisme yang berlangsung dalam tubuh organisme. Sistem ekskresi membantu memelihara homeostasis dengan tiga cara. Karbon dioksida dan air merupakan sisa oksidasi atau sisa pembakaran zat makanan yang berasal dari karbohidrat. Duktus Torasikus. CO2. Gangguan Pada Sistem Peredaran Darah . zat warna empedu.Varises ⇒ Kadar Hb tidak mencukupi (di bawah normal).Anemia . hasil pembongkaran/pemecahan protein. dan asam urat. 2. Zat sisa metabolisme adalah hasil pembongkaran zat makanan yang bermolekul kompleks. ⇒ Kekurangan faktor pembekuan darah. Atherosklerosis disebabkan oleh lemak. paru-paru.Lekimia . Walaupun CO2 berupa zat sisa namun sebagian masih dapat dipakai sebagai dapar (penjaga kestabilan PH) dalam darah. Zat sisa ini sudah tidak berguna lagi bagi tubuh. ⇒ Penyakit keganasan darah (kanker darah) ⇒ Pengerasan dinding pembuluh nadi. sekat sudah ⇒ sempurna. Kedua senyawa tersebut tidak berbahaya bila kadarnya tidak berlebihan. sedangkan alat pengeluaran pada hewan invertebrata berupa nefridium. NHS. misalnya sebagai pelarut.Aves Pada buaya terdapat lubang kecil antar bilik yang disebut foramen panizzae. sel api. Zat sisa metabolisme dikeluarkan dari tubuh oleh alat ekskresi. dan mengatur konsentrasi sebagian besar penyusun cairan tubuh.sedangkan Arteriosklerosis disebabkan oleh kapur. darah sukar membeku. mengeluarkan sisa metabolisme. Alat ekskresi pada manusia dan vertebrata lainnya berupa ginjal. merupakan zat yang . Peredaran darah ganda.Sklerosis -Trombus dan Embolus . dan hati. Demikian juga H2O dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. Bila terjadi di rektum disebut Hemoroid (Wasir). H20. Bila terjadi infeksi dalam tubuh maka tedadi pembesaran kelenjar limfe regional.Hemofilia . atau buluh Malphigi. ⇒ Gangguan jantung karena terdapat gumpalan pada nadi tajuk (arteri koronaria). Sisa metabolisme antara lain. Terdapat dua pembuluh limfe besar : 1.

Nefridium adalah tipe yang umum dari struktur ekskresi khusus pada invertebrata. Pada umumnya. zat ini harus dikeluarkan dari tubuh. Alat ekskresinya ada yang berupa saluran Malphigi. Sistem Ekskresi pada Cacing Pipih Cacing pipih mempunyai organ nefridium yang disebut sebagaiprotonefridium. Tugas pokok alat ekskresi ialah membuang sisa metabolisme tersebut di atas walaupun alat pengeluarannya berbeda-beda.Gbr. Oleh karena itu. Air dan beberapa zat sisa ditarik ke dalam sel api. invertebrata memiliki sistem ekskresi yang sangat sederhana. Struktur alat ekskresi pada casing pipih Sebagian besar sisa nitrogen tidak masuk dalam saluran ekskresi. Namun demikian. Tiap sel api mempunyai beberapa flagela yang gerakannya seperti gerakan api lilin. Beberapa zat . Asam urat merupakan sisa metabolisme yang mengandung nitrogen (sama dengan amonia) dan mempunyai daya racun lebih rendah dibandingkan amonia. Di dalam protonefridium terdapat sel api yang dilengkapi dengan silia. Protonefridium tersusun dari tabung dengan ujung membesar mengandung silia. Zat inilah yang akan dioksidasi jadi urobilinogen yang berguna memberi warna pada tinja dan urin. cacing gilig (Annellida). Invertebrata belum memiliki ginjal yang berstruktur sempurna seperti pada vertebrata. jika untuk sementara disimpan dalam tubuh zat tersebut akan dirombak menjadi zat yang kurang beracun. SISTEM EKSKRESI PADA INVERTEBRATA Sistem ekskresi invertebrata berbeda dengan sistem ekskresi pada vertebrata. Zat warna empedu adalah sisa hasil perombakan sel darah merah yang dilaksanakan oleh hati dan disimpan pada kantong empedu. nefridium. saluran bercabang menjadi pembuluh ekskresi yang terbuka sebagai lubang di permukaan tubuh (nefridiofora). Air dikeluarkan lewat lubang nefridiofora ini. Pada tempat tertentu. dan belalang. dan sistem ini berbeda antara invertebrata satu dengan invertebrata lainnya. . 1. yaitu dalam bentuk urea. Gerakan flagela juga berfungsi mengatur arus dan menggerakan air ke sel api pada sepanjang saluran ekskresi.beracun bagi sel. Berikut ini akan dibahas sistem ekskresi pada cacing pipih(Planaria). dan sel api. Sisa nitrogen lewat dari sel ke sistem pencernaan dan diekskresikan lewat mulut. karena daya larutnya di dalam air rendah.

Nefrostom bersilia dan bermuara di rongga tubuh (pseudoselom). yaitu ureum. yaitu alat pengeluaran yang berfungsi seperti ginjal pada vertebrata. Sampah nitrogen dan sedikit air tersisa di nefridium dan kadang diekskresikan keluar. Sistem Ekskresi pada Anelida dan Molluska Anelida dan molluska mempunyai organ nefridium yang disebutmetanefridium. anelida mendifusikan sisa amonianya di dalam tanah tetapi ureum diekskresikan lewat sistem ekskresi. Gbr. Sistem ekskresi pada anelida Bagian akhir dari saluran yang berliku-liku ini akan membesar seperti gelembung. Sistem trakea . Pembuluh Malphigi berupa kumpulan benang halus yang berwarna putih kekuningan dan pangkalnya melekat pada pangkal dinding usus. bahan-bahan yang berguna seperti air.sisa berdifusi secara langsung dari sel ke air. Metanefridium memiliki dua lubang. setiap segmen dalam tubuhnya mengandung sepasang metanefridium. Di samping pembuluh Malphigi. Cairan dalam rongga tubuh cacing tanah mengandung substansi dan zat sisa. 3. Corong (nefrostom) akan berlanjut pada saluran yang berliku-liku pada segmen berikutnya. Cairan tubuh ditarik ke corong nefrostom masuk ke nefridium oleh gerakan silia dan otot. dan ion akan diambil oleh sel-sel tertentu dari tabung. serangga juga memiliki sistem trakea untuk mengeluarkan zat sisa hasil oksidasi yang berupa CO2. yaitu amonia dan zat lain yang kurang toksik. Pada cacing tanah yang merupakan anggota anelida. Kemudian gelembung ini akan bermuara ke bagian luar tubuhmelalui pori yang merupakan lubang (corong) yang kedua. Bahanbahan ini lalu menembus sekitar kapiler dan disirkulasikan lagi. disebutnefrostom (di bagian anterior) dan terletak pada segmen yang lain. Lubang yang pertama berupa corong. molekul makanan. 2. disebut nefridiofor. kecuali pada tiga segmen pertama dan terakhir. Oleh karena cacing tanah hidup di dalam tanah dalam lingkungan yang lembab. Metanefridium berlaku seperti penyaring yang menggerakkan sampah dan mengembalikan substansi yang berguna ke sistem sirkulasi. Saat cairan tubuh mengalir lewat celah panjang nefridium. Zat sisa ada dua bentuk. Alat Ekskresi pada Belalang Alat ekskresi pada belalang adalah pembuluh Malpighi. Rongga tubuh ini berfungsi sebagai sistem pencernaan.

mempertahankan cairan ekstraselular dengan jalan mengeluarkan air bila berlebihan. Namun yang terpenting dari keempat organ tersebut adalah ginjal. Sekresi dari ginjal berupa urin. Kristal asam urat dapat diekskresikan lewat anus bersama dengan feses. Asam urat berbentuk kristal yang tidak larut. . serta mempertahankan keseimbangan asam dan basa. 1. Sistem Ekskresi pada belalang Sistem ekskresi pada manusia dan vertebrata lainnya melibatkan organ paru-paru. Ginjal Fungsi utama ginjal adalah mengekskresikan zat-zat sisa metabolisme yang mengandung nitrogen misalnya amonia. dan hati. Amonia yang diproduksinya diubah menjadi bahan yang kurang toksik yang disebut asam urat. Gbr. misalnya vitamin yang larut dalam air. Pembuluh Malpighi terletak di antara usus tengah dan usus belakang.ini berfungsi seperti paru-paru pada vertebrata. kulit. ginjal. Belalang tidak dapat mengekskresikan amonia dan harus memelihara konsentrasi air di dalam tubuhnya. ginjal juga berfungsi mengeksresikan zat yang jumlahnya berlebihan. Selain itu. Darah mengalir lewat pembuluh Malpighi. Amonia adalah hasil pemecahan protein dan bermacam-macam garam. dan sisa air akan diserap lagi. bahan yang mengandung nitrogen diendapkan sebagai asam urat. sedangkan air dan berbagai garam diserap kembali biasanya secara osmosis dan transpor aktif. melalui proses deaminasi atau proses pembusukan mikroba dalam usus. Asam urat dan sisa air masuk ke usus halus. Saat cairan bergerak lewat bagian proksimal pembuluh Malpighi.

Kapsul Bowman membungkus glomerulus. korteks (bagian luar) b.Gbr. akibatnya perembesan zat buangan menjadi banyak. Bagian korteks ginjal mengandung banyak sekali nefron ± 100 juta sehingga permukaan kapiler ginjal menjadi luas. dan kelenjar keringat a. Setiap menit 20-25% darah dipompa oleh jantung yang mengalir menuju ginjal. Alat-alat ekskresi pada manusia yang berupa ginjal. Tubulus yang kedua adalah tubulus distal. kulit. pelvis renalis (rongga ginjal). Ginjal terdiri dari tiga bagian utama yaitu: a. dan panjangnya ± 10 cm. . Glomerulus berbentuk jalinan kapiler arterial. Tubulus pada badan Malphigi adalah tubulus proksimal yang bergulung dekat kapsul Bowman yang pada dinding sel terdapat banyak sekali mitokondria. Setiap nefron terdiri atas badan Malphigi dan tubulus (saluran) yang panjang. Pada badan Malphigi terdapatkapsul Bowman yang bentuknya seperti mangkuk atau piala yang berupa selaput sel pipih. Berat ginjal diperkirakan 0. medulla (sumsum ginjal) c. paruparu. Struktur Ginjal Bentuk ginjal seperti kacang merah. jumlahnya sepasang dan terletak di dorsal kiri dan kanan tulang belakang di daerah pinggang.5% dari berat badan.

dan augmentasi. Dari kandung kencing menuju luar tubuh urin melewati saluran yang disebut uretra. b. reabsorbsi. Rongga ginjal dihubungkan oleh ureter (berupa saluran) ke kandung kencing (vesika urinaria) yang berfungsi sebagai tempat penampungan sementara urin sebelum keluar tubuh.Gbr. Struktur dalam (anatomi) ginjal Pada rongga ginjal bermuara pembuluh pengumpul. Penyaringan (filtrasi) . 1. Ginjal terletak di dorsal pinggang berjumlah sepasang Gbr. Proses-proses di dalam Ginjal Di dalam ginjal terjadi rangkaian prows filtrasi.

Gula dan asam mino meresap melalui peristiwa difusi. dan urea melewati saringan dan menjadi bagian dari endapan. di glomelurus terjadi pula pengikatan kembali sel-sel darah. Kehilangan kemampuan mensekresi ADH menyebabkan penyakti diabetes insipidus. Sisa sampah kelebihan garam. Tiap hari tabung ginjal mereabsorbsi lebih dari 178 liter air.5% garam. dan bahan lain pada filtrat dikeluarkan dalam urin. dan 150 g glukosa. klorida. Augmentasi Augmentasi adalah proses penambahan zat sisa dan urea yang mulai terjadi di tubulus kontortus distal. 1.03`. Substansi yang masih berguna seperti glukosa dan asam amino dikembalikan ke darah. kalium. 3. Hal-hal yang Mempengaruhi Produksi Urin Hormon anti diuretik (ADH) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis posterior akan mempengaruhi penyerapan air pada bagian tubulus distal karma meningkatkan permeabilitias sel terhadap air. 2. Pada glomerulus terdapat sel-sel endotelium kapiler yang berpori (podosit) sehingga mempermudah proses penyaringan. 2. kalium. natrium. Jika hormon ADH rendah maka penyerapan air berkurang sehingga urin menjadi banyak dan encer. dalam urin primer dapat mencapai 2% dalam urin sekunder. seperti glukosa. Oleh karena itu. Penyerapan kembali (Reabsorbsi) Volume urin manusia hanya 1% dari filtrat glomerulus. Sebaliknya. Meresapnya zat pada tubulus ini melalui dua cara.Filtrasi terjadi pada kapiler glomerulus pada kapsul Bowman. glukosa. sedangkan air melalui peristiwa osn osis. Pada filtrat glomerulus masih dapat ditemukan asam amino. zat-zat yang masih diperlukan tidak akan ditemukan lagi. misalnya ureum dari 0.5% urea. jika hormon ADH banyak. Hasil penyaringan di glomerulus berupa filtrat glomerulus (urin primer) yang komposisinya serupa dengan darah tetapi tidak mengandung protein. Reabsorbsi air terjadi pada tubulus proksimal dan tubulus distal. Bahan-bahan kecil terlarut dalam plasma. misalnya pigmen empedu yang berfungsi memberi warm dan bau pada urin. Setelah terjadi reabsorbsi maka tubulus akan menghasilkan urin seku Zder yang komposisinya sangat berbeda dengan urin primer. 1200 g garam. garam lain. keping darah. Beberapa faktor yang mempermudah proses penyaringan adalah tekanan hidrolik dan permeabilitias yang tinggi pada glomerulus. penyerapan air banyak sehingga urin sedikit dan pekat. dan sebagian besar protein plasma. dan garamgaram lainnya. Pada urin sekunder. dan sisa substansi lain. konsentrasi zat-zat sisa metabolisme yang bersifat racun bertambah. asam amino. Sebagian besar dari zat-zat ini direabsorbsi beberapa kali. Komposisi urin yang dikeluarkan lewat ureter adalah 96% air. Sebaliknya. Selain penyaringan. 99% filtrat glomerulus akan direabsorbsi secara aktif pada tubulus kontortus proksimal dan terjadi penambahan zat-zat sisa serta urea pada tubulus kontortus distal. bikarbonat. . natrium. Penderitanya akan menghasilkan urin yang sangat encer.

Karbon dioksida dari jaringan sebagian besar (75%) diangkut oleh plasma darah dalam bentuk senyawa HC03. Saraf Rangsangan pada saraf ginjal akan menyebabkan penyempitan duktus aferen sehingga aliran darah ke glomerulus berkurang. urin yang diproduksi banyak. Hasilnya. akan menurunkan konsentrasi protein yang dapat menyebabkan tekanan koloid protein menurun sehingga tekanan filtrasi kurang efektif. Karbon dioksida dan air hash metabolisme di jaringan diangkut oleh darah lewat vena untuk dibawa ke jantung. Hati juga berfungsi merombak hemoglobin menjadi bilirubin dap biliverdin.Gambar 4: Mekanisme kerja pengaruh hormon ADH terhadap produksi urin. 2. Selanjutnya. c. Akan tetapi. 3. Hati (Hepar) Hati disebut juga sebagai alat ekskresi di samping berfungsi sebagai kelenjar dalam sistem pencernaan. Kulit (Cutis) . Jumlah air yang diminum Akibat banyaknya air yang diminum. kadar gula dalam darah akan dikeluarkan lewat tubulus distal. Akibatnya. banyak sedikitnya urin dipengaruhi pula oleh faktor-faktor berikut : a. sedangkan sekitar 25% lagi diikat oleh Hb yang membentuk karboksi hemoglobin (HbC02). Penderitanya disebut mengalami sakit kuning. Banyak sedikitnya hormon insulin Apabila hormon insulin kurang (penderita diabetes melitus). karma mengekskresikan zat Sisa metabolisme maka dibahas pula dalam sistem ekskresi. filtrasi kurang efektif karena tekanan darah menurun. sehingga orang akan sering mengeluarkan urin. Demikian juga kreatinin hash pemecahan protein. dan dari jantung akan dipompakan ke paru-paru untuk berdifusi di alveolus. b. pembuangannya diatur oleh hati kemudian diangkut oleh darah ke ginjal. Hati menjadi bagian dari sistem ekskresi karma menghasilkan empedu. Jika saluran empedu tersumbat karena adanya endapan kolesterol maka cairan empedu akan masuk dalam sistem peredaran darah sehingga cairan darah menjadi lebih kuning. Selain ADH. dap setelah mengalami oksidasi akan berubah jadi urobilin yang memberi warna pada feses menjadi kekuningan. H2O dan CO2 dapat berdifusi atau dapat dieksresikan di alveolus paru-paru karena pada alveolus bermuara banyak kapiler yang mempunyai selaput tipis. Paru-paru (Pulmo) Fungsi utama paru-paru adalah sebagai alat pernapasan. Kelebihan kadar gula dalam tubulus distal mengganggu proses penyerapan air. 4.

Kulit berfungsi sebagai organ ekskresi karma mengandung kelenjar keringat (glandula sudorifera) yang mengeluarkan 5% sampai 10% dari seluruh sisa metabolisme. Pusat pengatur suhu pada susunan saraf pusat akan mengatur aktifitas kelenjar keringat dalam mengeluarkan keringat. Keringat mengandung air, larutan garam, dap urea. Pengeluaran keringat yang berlebihan bagi pekerja berat menimbulkan hilangmelanositnya garam-garam mineral sehingga dapat menyebabkan kejang otot dan pingsan. Selain berfungsi mengekskresikan keringat, kulit juga berfungsi sebagai pelindung terhadap kerusakan fisik, penyinaran, serangan kuman, penguapan, sebagai organ penerima rangsang (reseptor), serta pengatur suhu tubuh. Kulit terdiri atas dua bagian utama yaitu: epidermis dan dermis. a. Epidermis (lapisan terluar) dibedakan lagi atas: 1. stratum 2. stratum 3. stratum 4. stratum luar. b. Dermis Pada bagian ini terdapat akar rambut, kelenjar minyak, pembuluh darah, serabut saraf, serta otot penegak rambut. Kelenjar keringat akan menyerap air dan garam mineral dari kapiler darah karena letaknya yang berdekatan. Selanjutnya, air dan garam mineral ini akan dikeluarkan di permukaan kulit (pada pori) sebagai keringat. Keringat yang keluar akan menyerap panas tubuh sehingga suhu tubuh akan tetap. Dalam kondisi normal, keringat yang keluar sekitar 50 cc per jam. Jumlah ini akan berkurang atau bertambah jika ada faktor-faktor berikut suhu lingkungan yang tinggi, gangguan dalam penyerapan air pada ginjal (gagal ginjal), kelembapan udara, aktivitas tubuh yang meningkat sehingga proses metabolisme berlangsung lebih cepat untuk menghasilkan energi, gangguan emosional, dan menyempitnya pembuluh darah akibat rangsangan pada saraf simpatik. Ginjal merupakan organ yang menyelenggarakan Homeostasis. Ginjal Terdiri Dari 1. Bagian Korteks yang berisi Nefron (terdiri dari Glomerulus dan Kapsula Bowman). 2. Bagian Medula yang berisi Tubulus Ginjal. korneum berupa zat tanduk (sel mati) dan selalu mengelupas lusidum granulosum yang mengandung pigmen germinativum ialah lapisan yang selalu membentuk sel-sel kulit ke arah

Tahapan Pembentukan Urine

1. Reaksi Filtrasi 2. Reaksi Rearsorbsi 3. Reaksi Ekskresi (Augmentasi)

Proses Pembentukan Urine Darah difiltrasi menjadi Filtrat Glomerulus (Urine Primer) ⇒ reabsorbsi di Tubulus Kontortus Proksimal menjadi Filtrat Tubulus (Urine Sekunder) ⇒augmentasi di Tubulus Kontortus Distal ⇒ U R I N E. Jumlah Urine Dipengaruhi oleh: - Jumlah cairan yang diminum (Balans cairan). - Jumlah garam yang masuk. - Hormon Antidiuretika (ADH) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis..postenor. Defisisensi hormon akan menyebabkan penyakit Diabetes..Insipidus --> jumlah urine yang keluar terlalu banyak. Metabolisme Protein Hingga Menghasilkan Urea 1. ORNITIN + NH3 + COz 4 SITRULIN 2. SITRULIN + NH3 4 ARGININ 3. ARGININ 4 ORNITIN + UREA Reaksi ke-3 dibantu oleh enzim Arginase, Sitrulin, Arginin dan Ornitin adalah nama asam amino.

Alat respirasi adalah alat atau bagian tubuh tempat 02 dapat berdifusi masuk dan sebaliknya C02 dapat berdifusi keluar. Alat respirasi pada hewan bervariasi antara hewan yang satu dengan hewan yang lain, ada yang berupa paru-paru, insang, kulit, trakea, dan paruparu buku, bahkan ada beberapa organisme yang belum mempunyai alat khusus sehingga oksigen berdifusi langsung dari lingkungan ke dalam tubuh, contohnya pada hewan bersel satu, porifera, dan coelenterata. Pada ketiga hewan ini oksigen berdifusi dari lingkungan melalui rongga tubuh.

Gbr. Berbagai macam alat respirasi pada hewan

1. Alat Respirasi pada Serangga Corong hawa (trakea) adalah alat pernapasan yang dimiliki oleh serangga dan arthropoda lainnya. Pembuluh trakea bermuara pada lubang kecil yang ada di kerangka luar (eksoskeleton) yang disebut spirakel. Spirakel berbentuk pembuluh silindris yang berlapis zat kitin, dan terletak berpasangan pada setiap segmen tubuh. Spirakel men punyai katup yang dikontrol oleh otot sehingga membuka dan menutupnya spirakel terjadi secara teratur. Pada umumnya spirakel terbuka selama serangga terbang, dan tertutup saat serangga beristirahat.

Gbr. Trakea pada serangga

Oksigen dari luar masuk lewat spirakel. Kemudian udara dari spirakel menujupembuluh-pembuluh trakea dan selanjutnya pembuluh trakea bercabang lagi

kepik Notonecta sp. Di bagian ujung trakeolus terdapat cairan sehingga udara mudah berdifusi kejaringan. ada pula serangga yang mempunyai insang trakea yang berfungsi menyerap udara dari air. Dengan demikian. Serangga air tertentu mempunyai gelembung udara sehingga dapat menyelam di air dalam waktu lama. Paru-paru buku memiliki gulungan yang berasal dari invaginasi perut. sedangkan jika hidup di air bernapas dengan insang buku. Masing-masing paru-paru buku ini memiliki lembaran-lembaran tipis (lamela) yang tersusun berjajar. misalnya belalang. atau pengambilan udara melalui cabang-cabang halus serupa insang. Trakeolus tidak berlapis kitin. dan dibentuk oleh sel yang disebut trakeoblas. berisi cairan.mempunyai gelembung udara di organ yang menyerupai rambut pada permukaan ventral. . Sebaliknya. Pada serangga air seperti jentik nyamuk udara diperoleh dengan menjulurkan tabung pernapasan ke perxnukaan air untuk mengambil udara. Trakeolus ini mempunyai fungsi yang sama dengan kapiler pada sistem pengangkutan (transportasi) pada vertebrata. 2. jika otot perut belalang berelaksasi maka trakea kembali pada volume semula sehingga tekanan udara menjadi lebih kecil dibandingkan tekanan di luar sebagai akibatnya udara di luar yang kaya 02 masuk ke trakea. Selanjutnya dari cabang halus ini oksigen diedarkan melalui pembuluh trakea.menjadi cabang halus yang disebut trakeolus sehingga dapat mencapai seluruh jaringan dan alat tubuh bagian dalam. adalah sebagai berikut : Jika otot perut belalang berkontraksi maka trakea mexrupih sehingga udara kaya COZ keluar. Misalnya. Alat Pernapasan pada Kalajengking dan Laba-laba Kalajengking dan laba-laba besar (Arachnida) yang hidup di darat memiliki alat pernapasan berupa paru-paru buku. darah pada serangga hanya berfungsi mengangkut sari makanan dan bukan untuk mengangkut gas pernapasan. Sistem trakea berfungsi mengangkut OZ dan mengedarkannya ke seluruh tubuh. O2 dalam gelembung dipindahkan melalui sistem trakea ke sel-sel pernapasan. Pertukaran gas terjadi antara trakeolus dengan sel-sel tubuh. Paruparu buku ini juga memiliki spirakel tempat masuknya oksigen dari luar. Selain itu. Mekanisme pernapasan pada serangga. Selama menyelam. Keluar masuknya udara disebabkan oleh gerakan otot yang terjadi secara teratur. dan sebaliknya mengangkut C02 basil respirasi untuk dikeluarkan dari tubuh.

Kecuali pada fase berudu bernapas dengan insang karena hidupnya di air. Pada fase inspirasi. ikan mempunyai gelembung renang yang terletak di dekat punggung. insang juga dimiliki oleh katak pada fase berudu. katak bernapas pula dengan kulit. Pada filamen terdapat pembuluh darah yang memiliki banyak kapiler sehingga memungkinkan OZ berdifusi masuk dan CO2 berdifusi keluar. 3. dari jantung dipompa ke kulit dan paru-paru lewat arteri kulit pare- . yaitu insang luar. Selain dimiliki oleh ikan. Alat Pernapasan pada Katak Pada katak. Sebaliknya karbon dioksida dari jaringan akan di bawa ke jantung. 02 dari air masuk ke dalam insang kemudian 02 diikat oleh kapiler darah untuk dibawa ke jaringan-jaringan yang membutuhkan. 4. Labirin ini berfungsi menyimpan cadangan 02 sehingga ikan tahan pada kondisi yang kekurangan 02. Irisan melintanK paru-paru buku pada laba-laba Baik insang buku maupun paru-paru buku keduanya mempunyai fungsi yang sama seperti fungsi paru-paru pada vertebrata. ini dimungkinkan karma kulitnya selalu dalam keadaan basah dan mengandung banyak kapiler sehingga gas pernapasan mudah berdifusi. sedangkan bagian dalam berhubungan erat dengan kapiler-kapiler darah. Untuk menyimpan cadangan 02. kulit. Insang pada ikan bertulang sejati ditutupi oleh tutup insang yang disebut operkulum. Pada saat terjadi gerakan rongga mulut dan faring. Bagian terluar dare insang berhubungan dengan air. dan paru-paru. penyaring makanan. Contoh ikan yang mempunyai labirin adalah: ikan gabus dan ikan lele. Beberapa jenis ikan mempunyai labirinyang merupakan perluasan ke atas dari insang dan membentuk lipatan-lipatan sehingga merupakan rongga-rongga tidak teratur.Gbr. Sebaliknya pada fase ekspirasi. Insang tidak saja berfungsi sebagai alat pernapasan tetapi dapat pula berfungsi sebagai alat ekskresi garam-garam. yakni inspirasi dan ekspirasi. Mekanisme pernapasan pada ikan melalui 2 tahap. Insang berbentuk lembaran-lembaran tipis berwarna merah muda dan selalu lembap. oksigen berdifusi lewat selaput rongga mulut. selain dengan labirin. Selaput rongga mulut dapat berfungsi sebagai alat pernapasan karma tipis dan banyak terdapat kapiler yang bermuara di tempat itu. Tiap lembaran insang terdiri dare sepasang filamen. Selain bernapas dengan selaput rongga mulut.dan tiap filamen mengandung banyak lapisan tipis (lamela). Iubang hidung terbuka dan glotis tertutup sehingga udara berada di rongga mulut dan berdifusi masuk melalui selaput rongga mulut yang tipis. alat pertukaran ion. Oksigen yang masuk lewat kulit akan melewati vena kulit (vena kutanea) kemudian dibawa ke jantung untuk diedarkan ke seluruh tubuh.sedangkan insang pada ikan bertulang rawan tidak ditutupi oleh operkulum. Alat Pernapasan pada Ikan Insang dimiliki oleh jenis ikan (pisces). Hewan yang memiliki insang luar sepanjang hidupnya adalah salamander. C02 yang dibawa oleh darah dari jaringan akan bermuara ke insang dan dari insang diekskresikan keluar tubuh. dan osmoregulator.

karbon dioksida dilepaskan ke lingkungan. Selain bernapas dengan selaput rongga mulut dan kulit. alat pernafasan katak Gbr. Pada reptilia pertukaran gas tidak efektif. hanya dengan beberapa lipatan dinding yang berfungsi memperbesar permukaan pertukaran gas. Otot Sternohioideusberkonstraksi sehingga rongga mulut membesar. Mekanisme inspirasi adalah sebagai berikut. Katak mempunyai sepasang paru-paru yang berbentuk gelembung tempat bermuaranya kapiler darah. Dengan mengecilnya rongga mulut maka udara yang kaya karbon dioksida keluar. Mengecilnya rongga mulut mendorong oksigen masuk ke paru-paru lewat celah-celah. otot rahang bawah berkontraksi yang juga diikuti dengan berkontraksinya geniohioideus sehingga rongga mulut mengecil. Bersamaan dengan itu. Pada kadal. akibatnya oksigen masuk melalui koane.bentuk seperti kantung sehingga gas pernapasan dapat berdifusi. 5. dengan beberapa belahanbelahan yang membuat paru-parunya bertekstur seperti spon.paru (arteri pulmo kutanea). oksigen diikat oleh darah yang berada dalam kapiler dinding paru-paru dan sebaliknya. Mekanisme pernafasan katak Dalam paru-paru terjadi mekanisme inspirasi dan ekspirasi yang keduanya terjadi saat mulut tertutup. Fase inspirasi adalah saat udara (kaya oksigen) yang masuk lewat selaput rongga mulut dan kulit berdifusi pada gelembunggelembung di paru-paru. kura-kura. Paruparu reptilia lebih sederhana. Celah tekak menutup dan sebaliknya koane membuka. Permukaan paru-paru diperbesar oleh adanya bentuk. Gbr. Mekanisme ekspirasi adalah sebagai berikut. Dengan demikian pertukaran oksigen dan karbon dioksida dapat terjadi di kulit. Otot-otot perut dan sternohioideus berkontraksi sehingga udara dalam paru-paru tertekan keluar dan masuk ke dalam rongga mulut. katak bernapas juga dengan paruparu walaupun paru-parunya belum sebaik paru-paru mamalia. Alat Pernapasan pada Reptilia Paru-paru reptilia berada dalam rongga dada dan dilindungi oleh tulang rusuk. Paruparu dengan rongga mulut dihubungkan oleh bronkus yang pendek. dan buaya paru-paru lebih kompleks. Dalam paru-paru terjadi pertukaran gas. Paru-paru . Setelah itu koane menutup dan otot rahang bawah dan otot geniohioideus berkontraksi sehingga rongga mulut mengecil.

Dalam bronkus pada pangkal trakea terdapat sirink yang pada bagian dalamnya terdapat lipatan-lipatan berupa selaput yang dapat bergetar. tempat berdifusinya gas pernapasan hanya terjadi di paru-paru. 6. Atau dengan kata lain. sehingga rongga dada mengecil dan tekanan menjadi lebih besar dari tekanan di udara luar akibatnya udara dari paru-paru yang kaya karbon dioksida keluar. dan di rongga perut(kantong udara abdominal). Pada tempat ini. udara dari kantung hawa masuk ke paru-paru dan terjadi pelepasan oksigen dalam pembuluh kapiler di paruparu. dan sayap. pelepasan oksigen di paru-paru dapat terjadi pada saat ekspirasi maupun inspirasi. Bersamaan dengan mengecilnya rongga dada. Parabronkus berupa tabung tabung kecil. Di parabronkus bermuara banyak kapiler sehingga memungkinkan udara berdifusi. ekspirasi terjadi apabila otot interkostal relaksasi maka tulang rusuk dan tulang dada kembali ke posisi semula. Trakeanya panjang berupa pipa bertulang rawan yang berbentuk cincin.pundi hawa sebagai cadangan udara. yakni saat burung sedang mengepakkan sayapnya. Udara pada pundi-pundi hawa dimanfaatkan hanya pada saat udara (OZ) di paruparu berkurang. Karena adanya pundi-pundi hawa maka pernapasan pada burung menjadi efisien. yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. Jalur pernapasan pada burung berawal di lubang hidung. Pundi-pundi hawa terdapat di pangkal leher (servikal). Paruparu burung berjumlah sepasang dan terletak dalam rongga dada yang dilindungi oleh tulang rusuk. Bergetarnya selaput itu menimbulkan suara. Sebaliknya. udara masuk kemudian diteruskan pada celah tekak yang terdapat pada dasar faring yang menghubungkan trakea. antara tulang selangka (korakoid). Saat sayap mengepak atau diangkat ke atas maka kantung hawa di tulang korakoid terjepit sehingga oksigen pada tempat itu masuk ke paru-paru. pundi-pundi hawa hanya berfungsi sebagai penyimpan cadangan oksigen dan meringankan tubuh. burung mengisap udara dengan cara memperbesar rongga dadanya sehingga tekanan udara di dalam rongga dada menjadi kecil yang mengakibatkan masuknya udara luar. Alat Pernapasan pada Burung Pada burung. ruang dada bagian depan (toraks anterior).pada beberapa jenis kadal misalnya bunglon Afrika mempunyai pundi-pundi hawa cadangan yang memungkinkan hewan tersebut melayang di udara. Pundi-pundi hawa berhubungan dengan paruparu dan berselaput tipis. Ventrobronkus dihubungkan dengan dorsobronkus. burung memiliki 8 atau 9 perluasan paru-paru atau pundi-pundi hawa (sakus pneumatikus) yang menyebar sampai ke perut. Jadi. dan bagian akhir trakea bercabang menjadi dua bagian.ruang dada bagian belakang (toraks posterior). Selain paru-paru. Udara luar yang masuk sebagian kecil tinggal di paru-paru dan sebagian besar akan diteruskan ke pundi. leher. . Bronkus bercabang lagi menjadi mesobronkus yangmerupakan bronkus sekunder dan dapat dibedakan menjadi ventrobronkus (di bagian ventral) dan dorsobronkus ( di bagian dorsal). Masuknya udara yang kaya oksigen ke paru-paru (inspirasi) disebabkan adanya kontraksi otot antartulang rusuk (interkostal) sehingga tulang rusuk bergerak keluar dan tulang dada bergerak ke bawah. Di pundi-pundi hawa tidak terjadi difusi gas pernapasan. oleh banyak parabronkus (100 atau lebih).

Juga terdapat konka yang mempunyai banyak kapiler darah yang berfungsi menghangatkan udara yang masuk. b. dan bobot tubuh. Selain itu.Rongga hidung berlapis selaput lendir. Rongga Hidung (Cavum Nasalis) Udara dari luar akan masuk lewat rongga hidung (cavum nasalis). Sistem pernapasan pada manusia mencakup dua hal. kesehatan.Selaput lendir berfungsi menangkap benda asing yang masuk lewat saluran pernapasan. Kecepatan respirasi pada berbagai hewan berbeda bergantung dari berbagai hal.Bagan pernapasan pada burung di saat hinggap adalah sebagai berikut. Faring (Tenggorokan) . Gbr. yakni saluran pernapasan dan mekanisme pernapasan. Burung mengisap udara ⇒ udara mengalir lewat bronkus ke pundi-pundi hawa bagian belakang ⇒ bersamaan dengan itu udara yang sudah ada di paru-paru mengalir ke pundipundi hawa ⇒ udara di pundi-pundi belakang mengalir ke paruparu ⇒ udara menuju pundipundi hawa depan. terdapat juga rambut pendek dan tebal yang berfungsi menyaring partikel kotoran yang masuk bersama udara. Skema Sistem Respirasi Pada Manusia a. di dalamnya terdapat kelenjar minyak (kelenjar sebasea) dan kelenjar keringat (kelenjar sudorifera). aktifitas. antara lain. Urutan saluran pernapasan adalah sebagai berikut: rongga hidung ⇒ faring ⇒ trakea ⇒ bronkus ⇒ paru-paru (bronkiol dan alveolus).

Struktur lapisan mukosa bronkus sama dengan trakea. Paru-paru dibungkus oleh dua selaput yang tipis. . c. Walaupun demikian. dikelilingi oleh cincin tulang rawan.Udara dari rongga hidung masuk ke faring. Bronkus bercabangcabang lagi menjadi bronkiolus. Masuknya udara melalui faring akan menyebabkan pita suara bergetar dan terdengar sebagai suara. Silia-silia ini berfungsi menyaring benda-benda asing yang masuk ke saluran pernapasan. hanya tulang rawan bronkus bentuknya tidak teratur dan pada bagian bronkus yang lebih besar cincin tulang rawannya melingkari lumen dengan sempurna. disebut pleura. Paruparu ada dua bagian yaitu paru-paru kanan (pulmo dekster) yang terdiri atas 3 lobus dan paru-paru kiri (pulmo sinister) yang terdiri atas 2 lobus. bernapas. Cabang-cabang Tenggorokan (Bronki) Tenggorokan (trakea) bercabang menjadi dua bagian. Dinding tenggorokan tipis dan kaku. di bagian sampingdibatasi oleh otot dan rusuk dan di bagian bawah dibatasi oleh diafragma yang berotot kuat. Faring merupakan percabangan 2 saluran. dan berbicara tidak terjadi bersamaan sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan. yaitu saluran pernapasan (nasofarings) pada bagian depan dan saluran pencernaan (orofarings) pada bagian belakang. saraf kita akan mengatur agar peristiwa menelan. Tenggorokan (Trakea) Tenggorokan berupa pipa yang panjangnya ± 10 cm. dan pada bagian dalam rongga bersilia. yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. terletak sebagian di leher dan sebagian di rongga dada (torak). e. Pada bagian belakang faring (posterior) terdapat laring (tekak) tempat terletaknya pita suara (pita vocalis). d. Paru-paru (Pulmo) Paru-paru terletak di dalam rongga dada bagian atas. Makan sambil berbicara dapat mengakibatkan makanan masuk ke saluran pernapasan karena saluran pernapasan pada saat tersebut sedang terbuka. Selaput bagian dalam yang langsung menyelaputi paru-paru disebut pleura dalam (pleura visceralis) dan selaput yang menyelaputi rongga dada yang bersebelahan dengan tulang rusuk disebut pleura luar (pleura parietalis).

Alveolus terdapat pada ujung akhir bronkiolus berupa kantong kecil yang salah satu sisinya terbuka sehingga menyerupai busa atau mirip sarang tawon. Cairan pleura berasal dari plasma darah yang masuk secara eksudasi. Di dalam paru-paru. Gbr. Dinding rongga pleura bersifat permeabel terhadap air dan zat-zat lain. dindingnya makin menipis jika dibanding dengan bronkus.Gbr. tetapi rongganya masih mempunyai silia dan di bagian ujung mempunyai epitelium berbentuk kubus bersilia. Alveolus yang diperbesar ernapasan adalah suatu proses yang terjadi secara otomatis walau dalam keadaan tertidur sekalipun karma sistem pernapasan dipengaruhi oleh susunan saraf otonom. bronkiolus bercabang-cabang halus dengan diameter ± 1 mm. Oleh karena alveolus berselaput tipis dan di situ banyak bermuara kapiler darah maka memungkinkan terjadinya difusi gas pernapasan. dan pembuluh darah. alveolus. . Struktur paru-paru Antara selaput luar dan selaput dalam terdapat rongga berisi cairan pleura yang berfungsi sebagai pelumas paru-paru. Pada bagian distal kemungkinan tidak bersilia. Bronkiolus tidak mempunyi tulang rawan. jaringan elastik. Paru-paru tersusun oleh bronkiolus. Bronkiolus berakhir pada gugus kantung udara (alveolus). Paru-paru berstruktur seperti spon yang elastis dengan daerah permukaan dalam yang sangat lebar untuk pertukaran gas.

Menurut tempat terjadinya pertukaran gas maka pernapasan dapat dibedakan atas 2 jenis. Pernapasan dada dan perut terjadi secara bersamaan. 1. a. Fase ekspirasi merupakan fase berelaksasinya otot diafragma . Pernapasan luar adalah pertukaran udara yang terjadi antara udara dalam alveolus dengan darah dalam kapiler. Fase Ekspirasi. Mekanisme pernapasan perut dapat dibedakan menjadi dua tahap yakni sebagai berikut. sedangkan pernapasan dalam adalah pernapasan yang terjadi antara darah dalam kapiler dengan sel-sel tubuh. Sehubungan dengan organ yang terlibat dalam pemasukkan udara(inspirasi) dan pengeluaran udara (ekspirasi) maka mekanisme pernapasan dibedakan atas dua macam. apabila tekanan dalam rongga dada lebih besar maka udara akan keluar. tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar. Fase inspirasi. Sebaliknya. Fase ekspirasi. Gambar 1 Mekanisme inspirasi dan ekspirasi pada manusia b. akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk. 2. 1. sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar. akibatnya rongga dada membesar dan tekanan menjadi kecil sehingga udara luar masuk. Masuk keluarnya udara dalam paru-paru dipengaruhi oleh perbedaan tekanan udara dalam rongga dada dengan tekanan udara di luar tubuh. 2. Fase Inspirasi. Mekanismenya dapat dibedakan sebagai berikut. Sebagai akibatnya. Jika tekanan di luar rongga dada lebih besar maka udara akan masuk. Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot antara tulang rusuk ke posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. yaitu pernapasan luar dan pernapasan dalam. Pada fase ini otot diafragma berkontraksi sehingga diafragma mendatar. Pernapasan Dada Pernapasan dada adalah pernapasan yang melibatkan ototantartulang rusuk. Pernapasan Perut Pernapasan perut merupakan pernapasan yang mekanismenya melibatkan aktifitas otot-otot diafragma yang membatasi rongga perut dan rongga dada. yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut. Fase ini berupa berkontraksinya otot antartulang rusuk sehingga rongga dada membesar.

sedangkan sisanya mengisi saluran pernapasan. udara yang digunakan dalam proses pernapasan memiliki volume antara 500 cc hingga sekitar 3500 cc. Walaupun demikian. hanya sekitar 350 cc udara yang mencapai alveolus. mengembang) sehingga rongga dada mengecil dan tekanan menjadi lebih besar. . yang 1000 cc merupakan sisa udara yang tidak dapat digunakan tetapi senantiasa mengisi bagian paru-paru sebagai residu atau udara sisa. Dalam keadaan luar biasa. volume udara paru-paru manusia mencapai 4500 cc. Dalam keadaan normal. Skema udara pernapasan Udara cadangan inspirasi1500 Udara pernapasan biasa 500 Udara cadangan ekspirasi 1500 Udara sisa (residu) 1000 kapasitas total ⇐ ⇒ kapasitas vital Dengan demikian. Gambar 1 Gambaran skematik spirometer Besarnya volume udara pernapasan tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. kemampuan dan kebiasaan bernapas. Dalam keadaaan normal. akibatnya udara keluar dari paru-paru. Volume udara pernapasan dapat diukur dengan suatu alat yang disebut spirometer. Lihat skema udara pernapasan berikut ini. kapasitas vital udara yang digunakan dalam proses bernapas mencapai 3500 cc.(kembali ke posisi semula. antara lain ukuran alat pernapasan. kegiatan inspirasi dan ekpirasi atau menghirup dan menghembuskan udara dalam bernapas hanya menggunakan sekitar 500 cc volume udara pernapasan (kapasitas tidal = ± 500 cc). serta kondisi kesehatan. Dari 500 cc udara inspirasi/ekspirasi biasa. Kapasitas vital adalah jumlah udara maksimun yang dapat dikeluarkan seseorang setelah mengisi paru-parunya secara maksimum. Udara ini dikenal sebagai kapasitas total udara pernapasan manusia. inspirasi maupun ekspirasi dalam menggunakan sekitar 1500 cc udara pernapasan (expiratory reserve volume = inspiratory reserve volume = 1500 cc).Kapasitas tidal adalah jumlah udara yang keluar masuk pare-paru pada pernapasan normal.

misalnya konsentrasi hemoglobin darah berkurang. Proses difusi oksigen ke dalam arteri demikian juga difusi CO2 dari arteri dipengaruhi oleh tekanan O2 dalam udara inspirasi.5 cc tiap menit. Kebutuhan tersebut berbanding lurus dengan volume udara inspirasi dan ekspirasi biasa kecuali dalam keadaan tertentu saat konsentrasi oksigen udara inspirasi berkurang atau karena sebab lain. Dalam keadaan biasa. sebagian besar oksigen diikat oleh zat warna darah atau pigmen darah (hemoglobin) untuk diangkut ke sel-sel jaringan tubuh. serta jumlah maupun jenis bahan makanan yang dimakan. Hemoglobin yang terdapat dalam butir darah merah atau eritrosit ini tersusun oleh senyawa hemin atauhematin yang mengandung unsur besi dan globin yang berupa protein. dan kadar O2 di udara. . seseorang yang memiliki kebiasaan memakan lebih banyak daging akan membutuhkan lebih banyak oksigen daripada seorang vegetarian.Pertukaran O2 dan CO2 antara alveolus dan Pembuluh darah yang menyelubungi Secara sederhana.Jumlah oksigen yang diambil melalui udara pernapasan tergantung pada kebutuhan dan hal tersebut biasanya dipengaruhi oleh jenis pekerjaan. Pekerja-pekerja berat termasuk atlit lebih banyak membutuhkan oksigen dibanding pekerja ringan. Oksigen yang dibutuhkan berdifusi masuk ke darah dalam kapiler darah yang menyelubungi alveolus. Demikian juga seseorang yang memiliki ukuran tubuh lebih besar dengan sendirinya membutuhkan oksigen lebih banyak. manusia membutuhkan sekitar 300 cc oksigen sehari (24 jam) atau sekitar 0. Selanjutnya. Oleh karena itu oksigen dapat masuk ke paru-paru secara difusi. Tekanan seluruh udara lingkungan sekitar 1 atmosfir atau 760 mm Hg. . perbedaan kadar O2 dalam jaringan. ukuran tubuh. kadar CO2. sedangkan tekanan O2 di lingkungan sekitar 160 mm Hg. Tekanan oksigen di lingkungan lebih tinggi dari pada tekanan oksigen dalam alveolus paru-paru dan arteri yang hanya 104 mm Hg. Gbr. pengikatan oksigen oleh hemoglobin dapat diperlihat-kan menurut persamaan reaksi bolak-balik berikut ini : Hb4 + O2 4 Hb O2 (oksihemoglobin) berwarna merah jernih Reaksi di atas dipengaruhi oleh kadar O2. tekanan O2 (P O2). Selanjutnya.

Berapa minimal darah yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan oksigen pada jaringan? Setiap 100 mm3 darah dengan tekanan oksigen 100 mm Hg dapat mengangkut 19 cc oksigen. Sebaliknya apabila terjadi akumulasi garam basa dalam darah maka muncul gejala alkalosis. Dari jantung. siklus krebs terjadi di mitokondria.40 mm hg. Reaksinya adalah sebagai berikut.Dari paru-paru.5 karena terbentuknya asam karbonat. Karbon dioksida larut dalam plasma. Bila tekanan oksigen hanya 40 mm Hg maka hanya ada sekitar 12 cc oksigen yang bertahan dalam darah vena. Dari arteri pulmonalis CO2 masuk ke paru-paru lalu dilepaskan ke udara bebas. Tekanan CO2 di jaringan di atas 45 mm hg. Karbon dioksida terikat pada hemoglobin dalam bentuk karbomino hemoglobin (23% dari seluruh CO2). O2 akan mengalir lewat vena pulmonalis yang tekananO2 nya 104 mm. 3. O2 ini akan dipergunakan. yakni tahap transfer elektron.3 cc CO2 sehingga mempengaruhi pH darah menjadi 4. 1. Energi yang digunakan dalam kegiatan respirasi bersumber dari ATP (Adenosin Tri Fosfat) yang ada pada masing-masing sel. Pengangkutan sekitar 200 mm3 C02 keluar tubuh umumnya berlangsung menurut reaksi kimia berikut: C02 + H20 ⇒ (karbonat anhidrase) H2CO3 Tiap liter darah hanya dapat melarutkan 4. Hal tersebut dapat disebabkan karena keadaan Pneumoni. Pengangkutan CO2 oleh darah dapat dilaksanakan melalui 3 Cara yakni sebagai berikut. Di jaringan. yakni siklus krebs (TCA = Tri Caboxylic Acid Cycle) kemudian tahap III. Dari jantung O2 mengalir lewat arteri sistemik yang tekanan O2 nya 104 mm hg menuju ke jaringan tubuh yang tekanan O2 nya 0 . Glikolisis terjadi di sitoplasma. CO2 + H2O ⇒ H2CO3 ⇒ H+ + HCO-3 Gangguan terhadap pengangkutan CO2 dapat mengakibatkan munculnya gejala asidosis karena turunnya kadar basa dalam darah. menuju ke jantung. Karbon dioksida terikat dalam gugus ion bikarbonat (HCO3) melalui proses berantai pertukaran klorida (70% dari seluruh CO2). Mula-mula proses glikolisis oleh enzim glukokinase membentuk piruvat pada siklus Glukosa (Tahap I) kemudian tahap II. lebih tinggi dibandingkan vena sistemik yang hanya 45 mm Hg. 2. ATP berasal dari bahan-bahan karbohidrat yang diubah menjadi fosfat melalui tiga tahapan. Dari jaringan CO2 akan mengalir lewat vena sistemik ke jantung. Dengan demikian kemampuan hemoglobin untuk mengikat oksigen adalah 7 cc per 100 mm3 darah. CO2 mengalir lewat arteri pulmonalis yang tekanan O2 nya sama yaitu 45 mm hg. . dan membentuk asam karbonat dengan enzim anhidrase (7% dari seluruh CO2).

Paru-paru juga dapat mengalami kerusakan karena terinfeksiMycobacterium tuber culosis penyebab penyakit TBC. Orang seperti itu dapat ditolong dengan mengeluarkan air dari saluran pernapasannya dan melakukan pernapasan buatan tanpa alat dengan cara dari mulut ke mulut dengan irama tertentu dan menggunakan metode Silvester dan Hilger Neelsen. Asfiksi dapat pula disebabkan karena penyumbatan saluran pernapasan oleh kelenjar limfa. Peradangan dapat terjadi pada rongga hidung bagian atas dan disebutsinusitis. Efektor adalah sel atau organ yang menghasilkan tanggapan terhadap rangsangan. Keracunan asam sianida. Pada orang yang tenggelam.Ketiga tahap di atas dapat dilihat pada skema berikut ini. SEL SARAF . Pengangkutan O2 dapat pula terhambat karena tingginya kadar karbon monoksida dalam alveolus sedangkan daya ikat (afinitas) hemoglobin jauh lebih besar terhadap CO daripada O2 dan CO2. amandel. dan adenoid. saraf mempunyai hubungan kerja seperti mata rantai (berurutan) antara reseptor dan efektor. Gangguan pada sistem pernapasan adalah terganggunya pengangkutan O2 ke selsel atau jaringan tubuh. karena daya afinitas hemoglobin juga lebih besar terhadap racun dibanding terhadap O2. misalnya polip. Gejala alergi terutama asma dapat pula menghinggapi sistem pernapasan begitu juga kanker dapat menyerang paru-paru terutama para perokok berat. Asfiksi ada bermacam-macam misalnya terisinya alveolus dengan cairan limfa karena infeksi Diplokokus pneumonia atau Pneumokokus yang menyebabkan penyakit pneumonia. Penyakit pernapasan yang sering terjadi adalah emfisema berupa penyakit yang terjadi karena susunan dan fungsi alveolus yang Sistem saraf tersusun oleh berjuta-juta sel saraf yang mempunyai bentuk bervariasi. serta radang pada pleura disebut pleuritis. Reseptor adalah satu atau sekelompok sel saraf dan sel lainnya yang berfungsi mengenali rangsangan tertentu yang berasal dari luar atau dari dalam tubuh. Sistern ini meliputi sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Contohnya otot dan kelenjar. batu bara dan racun lain dapat pula menyebabkan terganggunya pengikatan O2 oleh hemoglobin dalam pembuluh darah. Dalam kegiatannya. alveolusnya terisi air sehingga difusi oksigen sangat sedikit bahkan tidak ada sama sekali sehingga mengakibatkan orang tersebut shock dan pernapasannya dapat terhenti. debu. disebut asfiksi. peradangan pada bronkus disebut bronkitis.

Berdasarkan struktur dan fungsinya. 1. 2. Struktur Sel Saraf Gbr. yaitu sel saraf sensori. dendrit pendek. Fungsi sel saraf adalah mengirimkan pesan (impuls) yang berupa rangsang atau tanggapan. dan sel saraf intermediet (asosiasi). sedangkan akson berfungsi mengirimkan impuls dari badan sel ke jaringan lain. Dendritnya sangat pendek berhubungan dengan akson saraf asosiasi. yaitu otak (ensefalon) dan sumsum belakang (medula spinalis). Fungsi mielin adalah melindungi akson dan memberi nutrisi. Badan sel saraf motor berada di sistem saraf pusat. Pada bagian luar akson terdapat lapisan lemak disebut mielin yang merupakan kumpulan sel Schwann yang menempel pada akson. Sel saraf sensori Fungsi sel saraf sensori adalah menghantar impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat. sel saraf dapat dibagi menjadi 3 kelompok. Kedua serabut saraf ini berisi plasma sel. Sel saraf motor Fungsi sel saraf motor adalah mengirim impuls dari sistem saraf pusat ke otot atau kelenjar yang hasilnya berupa tanggapan tubuh terhadap rangsangan. sedangkan aksonnya dapat sangat panjang. Sebaliknya. Dari badan sel keluar dua macam serabut saraf.Sistem saraf terdiri dari jutaan sel saraf (neuron). Akson yang diperbesar Setiap neuron hanya mempunyai satu akson dan minimal satu dendrit. yang berfungsi mempercepat penghantaran impuls. Membran plasma sel Schwann disebut neurilemma. . yaitudendrit dan akson (neurit). sel saraf motor. Bagian dari akson yang tidak terbungkus mielin disebut nodus Ranvier. Gbr. Struktur Sel Saraf Setiap neuron terdiri dari satu badan sel yang di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel. Akson biasanya sangat panjang. Sel Schwann adalah sel glia yang membentuk selubung lemak di seluruh serabut saraf mielin.Ujung akson dari saraf sensori berhubungan dengan saraf asosiasi (intermediet). Dendrit berfungsi mengirimkan impuls ke badan sel saraf.

Energi yang digunakan berasal dari hasil pemapasan sel yang dilakukan oleh . Berikut ini akan dibahas secara rinci kedua cara tersebut. Sel saraf intermediet menerima impuls dari reseptor sensori atau sel saraf asosiasi lainnya. Sel ini dapat ditemukan di dalam sistem saraf pusat dan berfungsi menghubungkan sel saraf motor dengan sel saraf sensori atau berhubungan dengan sel saraf lainnya yang ada di dalam sistem saraf pusat. Perubahan potensial ini (depolarisasi)terjadi berurutan sepanjang serabut saraf. Sedangkan badan sel saraf berkumpul membentuk ganglion atau simpul saraf. Penghantaran Impuls Melalui Sel Saraf Penghantaran impuls baik yang berupa rangsangan ataupun tanggapan melalui serabut saraf (akson) dapat terjadi karena adanya perbedaan potensial listrik antara bagian luar dan bagian dalam sel. Struktur ganglion gabungan fari badan sel saraf Impuls dapat dihantarkan melalui beberapa cara. Gbr. Pada waktu sel saraf beristirahat. tergantung pada diameter akson dan ada atau tidaknyaselubung mielin.3. Untuk dapat berfungsi kembali diperlukan waktu 1/500 sampai 1/1000 detik. Kecepatan perjalanan gelombang perbedaan potensial bervariasi antara 1 sampai dengart 120 m per detik. Sel saraf intermediet Sel saraf intermediet disebut juga sel saraf asosiasi. kutub positif terdapat di bagian luar dan kutub negatif terdapat di bagian dalam sel saraf. di antaranya melalui sel saraf dan sinapsis. karena terjadi perubahan potensial kembali seperti semula (potensial istirahat). Kelompok-kelompok serabut saraf. Diperkirakan bahwa rangsangan (stimulus) pada indra menyebabkan terjadinya pembalikan perbedaan potensial listrik sesaat. akson dan dendrit bergabung dalam satu selubung dan membentuk urat saraf. Bila impuls telah lewat maka untuk sementara serabut saraf tidak dapat dilalui oleh impuls. 1.

Stimulasi yang kurang kuat atau di bawah ambang (threshold) tidak akan menghasilkan impuls yang dapat merubah potensial listrik. yang disebutvesikula sinapsis. dan cara kerja sinapsis . Stimulasi yang kuat dapat menimbulkan jumlah impuls yang lebih besar pada periode waktu tertentu daripada impuls yang lemah. maka vesikula bergerak dan melebur dengan membran pra-sinapsis. Neurontransmitter ada bermacam-macam misalnya asetilkolin yang terdapat di seluruh tubuh. anatomi. Gbr. noradrenalin terdapat di sistem saraf simpatik. Bila asetilkolin sudah melaksanakan tugasnya maka akan diuraikan oleh enzim asetilkolinesterase yang dihasilkan oleh membran post-sinapsis. Bila impuls sampai pada ujung neuron. 2. Lokasi. Kemudian vesikula akan melepaskan neurotransmitterberupa asetilkolin.mitokondria dalam sel saraf. dan dopamin serta serotonin yang terdapat di otak. Asetilkolin kemudian berdifusi melewati celah sinapsis dan menempel pada reseptor yang terdapat pada membran post-sinapsis. Prinsip kerjanya sama dengan sinapsis saraf-saraf lainnya. Bagaimanakah penghantaran impuls dari saraf motor ke otot? Antara saraf motor dan otot terdapat sinapsis berbentuk cawan dengan membran pra-sinapsis dan membran post-sinapsis yang terbentuk dari sarkolema yang mengelilingi sel otot. Neuron yang berakhir pada tonjolan sinapsis disebut neuron pra-sinapsis. Penghantaran Impuls Melalui Sinapsis Titik temu antara terminal akson salah satu neuron dengan neuron lain dinamakan sinapsis. Membran ujung dendrit dari sel berikutnya yang membentuk sinapsis disebut post-sinapsis. Tetapi bila kekuatannya di atas ambang maka impuls akan dihantarkan sampai ke ujung akson. Neurontransmitter adalah suatu zat kimia yang dapat menyeberangkan impuls dari neuron pra-sinapsis ke post-sinapsis. Setiap terminal akson membengkak membentuk tonjolan sinapsis. Penempelan asetilkolin pada reseptor menimbulkan impuls pada sel saraf berikutnya. Di dalam sitoplasma tonjolan sinapsis terdapat struktur kumpulan membran kecil berisi neurotransmitter.

Pada gerak refleks. dibawa ke otak untuk selanjutnya diolah oleh otak. ke saraf sensori. yaitu dimulai dari reseptor penerima rangsang. semacam cairan limfa yang mengisi . Contoh gerak refleks misalnya berkedip. Keduanya merupakan organ yang sangat lunak. berupa tanggapan. Gerak refleks dapat dibedakan atas refleks otak bila saraf penghubung (asosiasi) berada di dalam otak. impuls melalui jalan pendek atau jalan pintas. gerak mengedip atau mempersempit pupil bila ada sinar dan refleks sumsum tulang belakang bila set saraf penghubung berada di dalam sumsum tulang belakang misalnya refleks pada lutut. Di dalamnya terdapat cairan serebrospinalis. Araknoid. Jadi dapat dikatakan gerakan terjadi tanpa dipengaruhi kehendak atau tanpa disadari terlebih dahulu. tanpa memerlukan kontrol dari otak. Ketiga lapisan membran meninges dari luar ke dalam adalah sebagai berikut. diterima oleh set saraf penghubung (asosiasi) tanpa diolah di dalam otak langsung dikirim tanggapan ke saraf motor untuk disampaikan ke efektor. Durameter.Gerak merupakan pola koordinasi yang sangat sederhana untuk menjelaskan penghantaran impuls oleh saraf. kemudian diteruskan oleh saraf sensori ke pusat saraf. yaitu dari reseptor. Gbr. 2. Bila membran ini terkena infeksi maka akan terjadi radang yang disebut meningitis. Gerak refleks berjalan sangat cepat dan tanggapan terjadi secara otomatis terhadap rangsangan. atau batuk. Lengkung refleks yang menggambarkan mekanisme jalannya impuls pada lutut yang dipukul Sistem saraf pusat meliputi otak (ensefalon) dan sumsum tulang belakang (Medula spinalis). namun. Gerak pada umumnya terjadi secara sadar. ada pula gerak yang terjadi tanpa disadari yaitu gerak refleks. yaitu otot atau kelenjar. otak juga dilindungi 3 lapisan selaput meninges. bersin. Impuls pada gerakan sadar melalui jalan panjang. merupakan selaput yang kuat dan bersatu dengan tengkorak. Jalan pintas ini disebut lengkung refleks. disebut demikian karena bentuknya seperti sarang labah-labah. kemudian hasil olahan oleh otak. 1. dibawa oleh saraf motor sebagai perintah yang harus dilaksanakan oleh efektor. Selain tengkorak dan ruas-ruas tulang belakang. dengan fungsi yang sangat penting maka perlu perlindungan. misalnya.

Fungsi selaput araknoid adalah sebagai bantalan untuk melindungi otak dari bahaya kerusakan mekanik. sedangkan bagian korteks berupa materi putih. Otak Otak mempunyai lima bagian utama. kesadaran. Otak besar (serebrum) Otak besar mempunyai fungsi dalam pengaturan semua aktifitas mental. Agaknya lapisan ini berfungsi untuk memberi oksigen dan nutrisi serta mengangkut bahan sisa metabolisme. dan pertimbangan. Pada sumsum tulang belakang bagian tengah berupa materi kelabu berbentuk kupu-kupu. Pada otak. ingatan (memori). Pusat penglihatan terdapat di bagian belakang. dan belajar berbagai bahasa. menyimpan ingatan. Pada bagian korteks serebrum yang berwarna kelabu terdapat bagian penerima rangsang (area sensor) yang terletak di sebelah belakang area motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar atau merespon rangsangan. Otak besar merupakan sumber dari semua kegiatan/gerakan sadar atau sesuai dengan kehendak. Otak dan sumsum tulang belakang mempunyai 3 materi esensial yaitu: 1. otak kecil (serebelum). membuat kesimpulan. berbicara. 3. Piameter. 1. analisis. serabut saraf yang membentuk bagian materi putih (substansi alba) 3.sela sela membran araknoid. otak tengah (mesensefalon). yaitu jaringan ikat yang terletak di antara sel-sel saraf di dalam sistem saraf pusat Walaupun otak dan sumsum tulang belakang mempunyai materi sama tetapi susunannya berbeda. Area ini berperan dalam proses belajar. Lapisan ini penuh dengan pembuluh darah dan sangat dekat dengan permukaan otak. badan sel yang membentuk bagian materi kelabu (substansi grissea) 2. kreativitas) dan emosi. . Misalnya bagian depan merupakan pusat proses berfikir (yaitu mengingat. walaupun ada juga beberapa gerakan refleks otak. dan jembatan varol. Selain itu terdapat area asosiasi yang menghubungkan area motor dan sensorik. materi kelabu terletak di bagian luar atau kulitnya (korteks) dan bagian putih terletak di tengah. yaitu: otak besar (serebrum). yaitu yang berkaitan dengan kepandaian (intelegensi). sumsum sambung (medulla oblongata). Di sekitar kedua area tersebut dalah bagian yang mengatur kegiatan psikologi yang lebih tinggi. a. sel-sel neuroglia.

Otak tengah (mesensefalon) Otak tengah terletak di depan otak kecil dan jembatan varol. Gbr. . dan posisi tubuh. keseimbangan. Otak dan kegiatan-kegiatan yang dikontrolnya 3. Bila ada rangsangan yang merugikan atau berbahaya maka gerakan sadar yang normal tidak mungkin dilaksanakan. Otak dengan bagian-bagian penyusunnya 2. Otak kecil (serebelum) Serebelum mempunyai fungsi utama dalam koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar. Di depan otak tengah terdapat talamus dan kelenjar hipofisis yang mengatur kerja kelenjar-kelenjar endokrin. Bagian atas (dorsal) otak tengah merupakan lobus optikus yang mengatur refleks mata seperti penyempitan pupil mata. dan juga merupakan pusat pendengaran.Gbr.

Kumpulan serabut saraf membentuk saraf (urat saraf). Pada penampang melintang sumsum tulang belakang ada bagian seperti sayap yang terbagi atas sayap atas disebut tanduk dorsal dan sayap bawah disebut tanduk ventral. sedangkan saraf otonom mengontrol aktivitas yang tidak dapat diatur otak antara lain denyut jantung. 5. sumsum sambung juga mengatur gerak refleks yang lain seperti bersin. dan sekresi kelenjar pencernaan. sedangkan bagian dalam berbentuk kupu-kupu dan berwarna kelabu. . dan berkedip. Gbr. gerak alat pencernaan. Sistem saraf sadar mengontrol aktivitas yang kerjanya diatur oleh otak. refleks fisiologi seperti detak jantung. Penampang melintang sumsum tulang belakang Sistem saraf tepi terdiri dari sistem saraf sadai dan sistem saraf tak sadar (sistem saraf otonom). gerak saluran pencernaan. dan sekresi keringat. Jembatan varol (pons varoli) Jembatan varol berisi serabut saraf yang menghubungkan otak kecil bagian kiri dan kanan. volume dan kecepatan respirasi. Sumsum sambung juga mempengaruhi jembatan. Pada tanduk dorsal terdapat badan sel saraf penghubung (asosiasi konektor) yang akan menerima impuls dari sel saraf sensori dan akan menghantarkannya ke saraf motor. Pada bagian putih terdapat serabut saraf asosiasi. Impuls sensori dari reseptor dihantar masuk ke sumsum tulang belakang melalui tanduk dorsal dan impuls motor keluar dari sumsum tulang belakang melalui tanduk ventral menuju efektor. 6. Sumsum sambung (medulla oblongata) Sumsum sambung berfungsi menghantar impuls yang datang dari medula spinalis menuju ke otak.4. batuk. juga menghubungkan otak besar dan sumsum tulang belakang. tekanan darah. Selain itu. Urat saraf yang membawa impuls ke otak merupakan saluran asenden dan yang membawa impuls yang berupa perintah dari otak merupakan saluran desenden. Sumsum tulang belakang (medulla spinalis) Pada penampang melintang sumsum tulang belakang tampak bagian luar berwarna putih.

7. dan 10.Gbr. dan 8 2. yaitu saraf nomor 3. Saraf otak ada 12 pasang yang terdiri dari: 1. 4. empat pasang saraf gabungan sensori dan motor. 9. yaitu saraf-saraf yang keluar dari sumsum tulang belakang. Sistem Saraf Sadar Sistem saraf sadar disusun oleh saraf otak (saraf kranial). yaitu saraf-saraf yang keluar dari otak. Saraf tepi dan aktivitas-aktivitas yang dikendalikannya 1. Gambar 2 Otak dilihat dari bawah menunjukkan saraf kranial . yaitu saraf nomor 5. 11. lima pasang saraf motor. Tiga pasang saraf sensori. dan 12 3. dan saraf sumsum tulang belakang. yaitu saraf nomor 1. 6. 2.

Saraf sumsum tulang belakang berjumlah 31 pasang saraf gabungan.Pleksus brachialis mempengaruhi bagian tangan. Perbedaan struktur antara saraf simpatik dan parasimpatik terletak pada posisi ganglion. c. Saraf Otonom Sistem saraf otonom disusun oleh serabut saraf yang berasal dari otak maupun dari sumsum tulang belakang dan menuju organ yang bersangkutan. Urat saraf yang terdapat pada pangkal ganglion disebut urat saraf pra ganglion dan yang berada pada ujung ganglion disebut urat saraf post ganglion. dan satu pasang saraf ekor. Fungsi sistem saraf simpatik dan parasimpatik selalu berlawanan (antagonis). Ada 3 buah pleksus yaitu sebagai berikut. 5 pasang saraf pinggang.Saraf otak dikhususkan untuk daerah kepala dan leher. Berdasarkan asalnya. Sistem saraf parasimpatik terdiri dari keseluruhan "nervus vagus" bersama cabangcabangnya ditambah dengan beberapa saraf otak lain dan saraf sumsum sambung. Beberapa urat saraf bersatu membentuk jaringan urat saraf yang disebut pleksus. 12 pasang saraf punggung. a. b. Pleksus Jumbo sakralis yang mempengaruhi bagian pinggul dan kaki. Sistem saraf otonom dapat dibagi atas sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik. 2. bahu.sedangkan saraf parasimpatik mempunyai urat pra ganglion yangpanjang karena ganglion menempel pada organ yang dibantu. Saraf simpatik mempunyai ganglion yang terletak di sepanjang tulang belakang menempel pada sumsum tulang belakang sehingga mempunyai urat pra ganglion pendek. kecuali nervus vagus yang melewati leher ke bawah sampai daerah toraks dan rongga perut. Tabel Fungsi Saraf Otonom Parasimpatik • • • • mengecilkan pupil menstimulasi aliran ludah memperlambat denyut jantung membesarkan bronkus • • • • Simpatik memperbesar pupil menghambat aliran ludah mempercepat denyut jantung mengecilkan bronkus . Dalam sistem ini terdapat beberapa jalur dan masing-masing jalur membentuk sinapsis yang kompleks dan juga membentuk ganglion. Nervus vagus membentuk bagian saraf otonom. Pleksus cervicalis merupakan gabungan urat saraf leher yang mempengaruhi bagian leher. dan diafragma. 5 pasang saraf pinggul. Oleh karena daerah jangkauannya sangat luas maka nervus vagus disebut saraf pengembara dan sekaligus merupakan saraf otak yang paling penting. saraf sumsum tulang belakang dibedakan atas 8 pasang saraf leher.

tendon. dan lain sebagainya. Bola Mata Bola mata mempunyai 3 lapis dinding yang mengelilingi rongga bola mata. ligamentum. Reseptor yang berfungsi untuk mengenali lingkungan dalam. . dan bulu mata. Ketiga lapis dinding ini dari luar ke dalam adalah sebagai berikut. Interoreseptor yang membantu koordinasi dalam sikap tubuh disebut kinestesis. Sel-sel interoreseptor misalnya terdapat pada sel otot. sesungguhnya interoreseptor terdapat di seluruh tubuh manusia. yaitu: 1. disebut interoreseptor. kadar glukosa dan sebagainya. Kelima indra tersebut berfungsi untuk mengenali perubahan lingkungan luar. sendi. 5. 1. Sesungguhnya yang disebut mata bukanlah hanya bola mata. 3. oleh karenanya disebut eksoreseptor. dinding pembuluh darah. 4. kadar oksigen atau karbon dioksida. INDERA PENGLIHAT (MATA) Mata mempunyai reseptor khusus untuk mengenali perubahan sinar dan warna. kotak mata (rongga tempat mata berada). Indra Indra Indra Indra Indra penglihat (mata) pendengar (telinga) peraba (kulit) pengecap (lidah) pencium (hidung). kelopak.• menstimulasi sekresi kelenjar pencernaan mengerutkan kantung kemih • menghambat sekresi kelenjar pencernaan menghambat kontraksi kandung kemih • • Indra mempunyai sel-sel reseptor khusus untuk mengenali perubahan lingkungan. Akan tetapi. tetapi termasuk otototot penggerak bola mata. 2. misalnya nyeri. dinding saluran pencernaan. Indra yang kita kenal ada lima.

Konjungtiva adalah lapisan transparan yang melapisi kornea dan kelopak mata. merupakan lapisan yang berisi banyak pembuluh darah yang memberi nutrisi dan oksigen terutama untuk retina. disebut kornea. Di bagian depan. Melalui pupil sinar masuk. Koroid Koroid berwarna coklat kehitaman sampai hitam. Adanya lensa dan ligamentum pengikatnya menyebabkan rongga bola mata terbagi dua. Di bagian depan iris bercelah membentuk pupil (anak mata). Kedua cairan tersebut berfungsi menjaga lensa agar selalu dalam bentuk yang benar. Warna gelap pada koroid berfungsi untuk mencegah refleksi (pemantulan sinar). Sklera Sklera merupakan jaringan ikat dengan serat yang kuat. yaitu pengontrol ukuran pupil untuk mengatur sinar yang masuk. c. Kontraksi dan relaksasi dari otot badan siliaris akan mengatur cembung pipihnya lensa. Retina Lapisan ini peka terhadap sinar. b. Struktur bola mata dilihat dari samping a. Iris berfungsi sebagai diafragma. Selaput transparan yang melapisi kornea dan bagian dalam kelopak mata disebut . berwarna putih buram (tidak tembus cahaya). Kotak mata pada tengkorak berfungsi melindungi bola mata dari kerusakan. yaitu bagian depan terletak di depan lensa berisi carian yang disebut aqueous humor dan bagian belakang terletak di belakang lensa berisi vitreous humor. kecuali di bagian depan bersifat transparan. Lapisan ini berfungsi melindungi bola mata dari gangguan. Badan siliaris membentuk ligamentum yang berfungsi mengikat lensa mata.Gbr. Pada seluruh bagian retina berhubungan dengan badan sel-sel saraf yang serabutnya membentuk urat saraf optik yang memanjang sampai ke otak. koroid membentuk badan siliaris yang berlanjut ke depan membentuk iris yang berwarna. Bagian yang dilewati urat saraf optik tidak peka terhadap sinar dan daerah ini disebut bintik buta.

Konjungtiva penuh dengan pembuluh darah dan serabut saraf. Otot rektus berfungsi menggerakkan bola mata ke kanan. bayang-bayang benda akan jatuh pada bintik kuning. kornea. Lihat .konjungtiva. Pembiasan terbesar terjadi di kornea. dan biru. Dua lainnya adalah otot obliq atas (superior) dan otot obliq bawah (inferior). Jarak terjauh saat benda tampak jelas tanpa kontraksi disebut titik jauh (punctum remotum). Radang konjungtiva disebut konjungtivitis. Bagi mata normal. dan rektus internal). sedangkan jika kita sangat jauh dari obyek. pigmen pada sel basilus berfungsi untuk situasi kurang terang. Empat di antaranya disebut otot rektus (rektus inferior. Untuk mencegah kekeringan. ke atas. Oleh karena itu. konjungtiva dibasahi dengan cairan yang keluar dari kelenjar air mata (kelenjar lakrimal) yang terdapat di bawah alis. Dengan ketiga macam sel konus tersebut mata dapat menangkap spektrum warna. yaitu sel kerucut (sel konus)dan sel batang (sel basilus). garam. yaitu bagian yang paling peka terhadap sinar. ke kiri. Fungsi Mata Sinar yang masuk ke mata sebelum sampai di retina mengalami pembiasan lima kali yaitu waktu melalui konjungtiva. yaitu suatu senyawa protein dan vitamin A. 2. Pada waktu adaptasi. dan antiseptik dalam jumlah kecil. Selaput ini peka terhadap iritasi. sedangkan pigmen dari sel konus berfungsi lebih pada suasana terang yaitu untuk membedakan warna. Ada dua macam sel reseptor pada retina. dan vitreous humor. 3. Kedua macam pigmen akan terurai bila terkena sinar. rektus eksternal. Jarak terdekat yang dapat dilihat dengan jelas disebut titik dekat (punctum proximum). yaitu sel yang peka terhadap warna merah. lensa. Pigmen lembayung dari sel konus merupakan senyawa iodopsin yang merupakan gabungan antara retinin dan opsin. maka sudut kerucut cahaya yang masuk sangat kecil sehingga sinar tampak paralel. dan ke bawah. Pembentukan kembali pigmen terjadi dalam keadaan gelap. misalnya sinar matahari. maka rodopsin akan terurai menjadi protein dan vitamin A. Air mata berfungsi sebagai alat pelumas dan pencegah masuknya mikroorganisme ke dalam mata. Kerusakan salah satu sel konus akan menyebabkan buta warna. Otot Mata Ada enam otot mata yang berfungsi memegang sklera. Apabila terkena sinar. Pigmen ungu yang terdapat pada sel basilus disebut rodopsin. mata sulit untuk melihat. makin ke tengah maka jumlah sel batang makin berkurang sehingga di daerah bintik kuning hanya ada sel konus saja. Air mata mengandung lendir. rektus superior. aqueus humor. terutama pigmen ungu yang terdapat pada sel batang. hijau. Ada tiga macam sel konus. Jika kita sangat dekat dengan obyek maka cahaya yang masuk ke mata tampak seperti kerucut. Untuk pembentukan kembali memerlukan waktu yang disebut adaptasi gelap(disebut juga adaptasi rodopsin). Sel konus berisi pigmen lembayung dan sel batang berisi pigmen ungu.

titik dekat mata bisa sangat pendek. kecuali cara mengubah fokus lensa. Untuk cacat seperti ini orang dapat ditolong dengan lensa cekung (negatif). Miopi biasa terjadi pada anakanak. Sebagai akibatnya lensa menebal dan pendek. Sekitar umur 40 tahun . sedangkan cahaya dari obyek yang dekat difokuskan dengan lensa yang tebal dan pendek. Akomodasi mata saat melihat dekat Cara kerja mata manusia pada dasarnya sama dengan cara kerja kamera. kira-kira 9 cm untuk anak umur 11 tahun. Akomodasi mata saat melihat jauh b. Pada mata dekat ini orang tidak dapat melihat benda yang jauh. Cacat mata pada anak-anak seperti ini disebut hipermetropi. mereka hanya dapat melihat benda yang jaraknya dekat. Perubahan bentuk lensa ini akibat kerja otot siliari. Saat melihat dekat.Gambar 11.3 Cara kerja kamera dart mata 4. Saat melihat jauh. Penderita presbiopi dapat dibantu dengan lensa rangkap. Cahaya dari obyek yang jauh difokuskan oleh lensa tipis panjang. Cahaya dibiaskan jika melewati konjungtiva kornea. yaitu titik dekat mata sampai 50 cm.18. Miopi atau mata dekat adalah cacat mata yang disebabkan oleh bola mata terlalu panjang sehingga bayang-bayang dari benda yang jaraknya jauh akan jatuh di depan retina. Hal ini disebabkan karena elastisitas lensa berkurang. Makin tua.50 tahun terjadi perubahan yang menyolok. Kelainan pada Mata Pada anak-anak. Tabel 11. Mata mamalia mampu mengubah derajat pembiasan dengan cara mengubah bentuk lensa. disebabkan bola mata terlalu pendek sehingga bayang-bayang jatuh di belakang retina. oleh karena itu memerlukan pertolongan kaca mata untuk membaca berupa kaca mata cembung (positif). otot siliari berkontraksi sehingga memendekkan apertura yang mengelilingi lensa. Mata jauh dapat terjadi pada anak-anak.Proses pemfokusan obyek pada jarak yang berbedaberda disebut daya akomodasi. Persamaan dan perbedaannya disajikan pada Tabel. a. Pembiasan cahaya untuk menghasilkan penglihatan yang jelas disebut pemfokusan. jarak titik dekat makin panjang. otot siliari relaksasi sehingga apertura yang mengelilingi lensa membesar dan tegangan ligamen suspensor bertambah. Cahaya dari obyek yang dekat membutuhkan lebih banyak pembiasan untuk pemfokusan dibandingkan obyek yang jauh. Cacat mata seperti ini disebut presbiopi atau mata tua karena proses penuaan. . Baik sinar dari obyek yang jauh maupun yang dekat harus direfraksikan (dibiaskan) untuk menghasilkan titik yang tajam pada retina agar obyek terlihat jelas. Sebagai akibatnya ligamen suspensor mendorong lensa sehingga lensa memanjang dan pipih.

Telinga luar berfungsi menangkap getaran bunyi. akibatnya bayang-bayang jatuh tidak pada tempat yang sama. yaitu yang mempunyai beberapa fokus. sehingga fokusnya tidak sama. Pada orang yang terkena katarak pandangan menjadi kabur dan daya akomodasi berkurang. dan telinga tengah meneruskan getaran dari telinga luar ke telinga dalam.Astigmatisma merupakan kelainan yang disebabkan bola mata atau permukaan lensa mata mempunyai kelengkungan yang tidak sama. Untuk menolong orang yang cacat seperti ini dibuat lensa silindris. yaitu buramnya dan berkurang elastisitasnya lensa mata. Telinga mempunyai reseptor khusus untuk mengenali getaran bunyi dan untuk keseimbangan. 1. yaitu bagian telinga luar. Susunan Telinga Telinga tersusun atas tiga bagian yaitu telinga luar. Ada tiga bagian utama dari telinga manusia. telinga tengah. Hal ini terjadi karena adanya pengapuran pada lensa. Gbr. Reseptor yang ada pada telinga dalam akan menerima rarigsang bunyi dan mengirimkannya berupa impuls ke otak untuk diolah. Kelainan mata : (a) Miopi. Kelainan-kelainan mata yang lain adalah: • • • Imeralopi (rabun senja): pada senja hari penderita menjadi rabun Xeroftalxni: kornea menjadi keying dan bersisik Keratomealasi: kornea menjadi putih dan rusak. dan telinga dalam. telinga tengah. dan telinga dalam. . (b) Hipermetropi Katarak adalah cacat mata.

tetapi bentuk ini kurang mendukung fungsinya sebagai penangkap dan pengumpul getaran suara. Saluran luar yang dekat dengan lubang telinga dilengkapi dengan rambut-rambut halus yang menjaga agar benda asing tidak masuk. yaitu tegak dan membentuk saluran menuju gendang telinga. Telinga luar Telinga luar terdiri dari daun telinga. dan membran timpani (gendang telinga). Selain itu terdapat pula tiga tulang pendengaran yang tersusun seperti rantai yang menghubungkan gendang telinga dengan jendela oval. Fungsi rangkaian tulang dengar adalah untuk mengirimkan getaran suara dari gendang telinga (membran timpani) menyeberangi rongga telinga tengah ke jendela oval. Antara tulang landasan dan tulang sanggurdi terdapat sendi yang memungkinkan gerakan bebas. c. dan kelenjar lilin yang menjaga agar permukaan saluran luar dan gendang telinga tidak kering. Tulang yang ketiga adalah tulang sanggurdi (stapes) yang berhubungan dengan jendela oval. Ketiga tulang tersebut adalah tulang martil (maleus) menempel pada gendang telinga dan tulang landasan (inkus).Gbr. b. saluran luar. Bentuk daun telinga yang sangat sesuai dengan fungsinya adalah daun telinga pada anjing dan kucing. Rongga telinga tengah berhubungan dengan telinga luar melalui membran timpani. Struktur telinga pada manusia a. Telinga tengah Bagian ini merupakan rongga yang berisi udara untuk menjaga tekanan udara agar seimbang. Kedua tulang ini terikat erat oleh ligamentum sehingga mereka bergerak sebagai satu tulang. Hubungan telinga tengah dengan bagian telinga dalam melalui jendela oval dan jendela bundar yang keduanya dilapisi dengan membran yang transparan. Daun telinga manusia mempunyai bentuk yang khas. Di dalamnya terdapat saluran Eustachio yang menghubungkan telinga tengah dengan faring. Telinga dalam .

2.Bagian ini mempunyai susunan yang rumit. 3. Dasar dari sel pendengar terletak pada membran basiler danberhubungan dengan serabut saraf yang bergabung membentuk saraf pendengar. Perpindahan ini menyebabkan melebarnya membran pada jendela bundar. Koklea terdiri dari tiga saluran yang sejajar. dan saluran (kanal) yang dipisahkan satu dengan lainnya oleh membran. Perpindahan getaran cairan limfa di dalam saluran tengah menggerakkan membran basher yang dengan sendirinya akan menggetarkan cairan dalam saluran timpani. yang akan menggerakkan sel-sel rambut ke atas dan ke bawah. saluran tengah dan saluran timpani yang berhubungan dengan jendela bundar. 4. Getaran Struktur koklea pada jendela oval diteruskan ke cairan limfa yang ada di dalam saluran vestibulum. terjadilah rangsangan (impuls). Tiga saluran setengah lingkaran. 2. yaitu: saluran vestibulum yang berhubungan dengan jendela oval. Bagian yang peka terhadap rangsang bunyi ini disebutorgan Korti. 5. . Koklea mengandung organ Korti untuk pendengaran. Getaran cairan tadi akan menggerakkan membran Reissmer dan menggetarkan cairan limfa dalam saluran tengah. Getaran dengan frekuensi tertentu akan menggetarkan selaput-selaput basiler. dan keempatnya terdapat di dalam rongga vestibulum dari labirin tulang. 1. Getaran membran tektorial dan membran basiler akan menekan sel sensori pada organ Korti dan kemudian menghasilkan impuls yang akan dikirim ke pusat pendengar di dalam otak melalui saraf pendengaran. Ketika rambut-rambut sel menyentuh membran tektorial. Getaran ini akan diteruskan oleh ketiga tulang dengar ke jendela oval. Susunan dan Cara Kerja Alat Keseimbangan Bagian dari alat vestibulum atau alat keseimbangan berupa tiga saluran setengah lingkaran yang dilengkapi dengan organ ampula (kristal) dan organ keseimbangan yang ada di dalam utrikulus clan sakulus. Ada 5 bagian utama dari labirin membran. Cara kerja indra pendengaran Gelombang bunyi yang masuk ke dalam telinga luar menggetarkan gendang telinga. Sel sensori untuk mendengar tersebar di permukaan membran basiler dan ujungnya berhadapan dengan membran tektorial. Dalam saluran tengah terdapat suatu tonjolan yang dikenal sebagai membran tektorial yang paralel dengan membran basiler dan ada di sepanjang koklea. utrikulus dan sakulus merupakan organ keseimbangan.sedangkan di antara saluran tengah dengan saluran timpani terdapatmembran basiler. yaitu sebagai berikut. Di antara saluran vestibulum dengan saluran tengah terdapat membran Reissner. ampula. Tiga saluran setengah lingkaran Ampula Utrikulus Sakulus Koklea atau rumah siput Sakulus berhubungan dengan utrikulus melalui saluran sempit. terdiri dari labirin tulang dan labirin membran.

Alat keseimbangan yang ada di dalam ampula terdiri dari kelompok sel saraf sensori yang mempunyai rambut dalam tudung gelatin yang berbentuk kubah. atau kecoklatan. Epidermis tersusun atas empat lapis sel. yaitu di sebelah luar lapisan germinativum terdapat stratum granulosum yang berisi sedikit keratin yang menyebabkan kulit menjadi keras dan kering. Lapisan ketiga merupakan lapisan yang transparan disebut stratum lusidum dan lapisan keempat (lapisan terluar) adalah lapisan tanduk disebut stratum korneum. pertama adalah stratum germinativum berfungsi membentuk lapisan di sebelah atasnya. Pada epidermis tidak terdapat pembuluh darah dan sel saraf. dingin. Utrikulus maupun sakulus berisi reseptor keseimbangan. Alat keseimbangan di dalam utrikulus dan sakulus terdiri dari sekelompok sel saraf yang ujungnya berupa rambut bebas yang melekat padaotolith. 1. kehitaman. Selain itu sel-sel dari lapisan granulosum umumnya menghasilkan pigmen hitam(melanin). sakit. .Saluran semisirkular (saluran setengah lingkaran) peka terhadap gerakan kepala. panas. sedangkan pangkalnya berhubungan dengan utrikulus yang menuju ke sakulus. Gbr. yaitu butiran natrium karbonat. Alat ini disebut kupula. Posisi kepala mengakibatkan desakan otolith pada rambut yang menimbulkan impuls yang akan dikirim ke otak. Susunan Kulit Kulit terdiri dari lapisan luar yang disebut epidermis dan lapisan dalam atau lapisan dermis. Alat-alat keseimbangan pada telinga Kulit merupakan indra peraba yang mempunyai reseptor khusus untuk sentuhan. dan tekanan. Kandungan melanin menentukan derajat warna kulit. Dari bagian dalam ke bagian luar. Kedua.Ujung dari setup saluran setengah lingkaran membesar dan disebutampula yang berisi reseptor.

Reseptor untuk rangsang sentuhan dan panas. Sehubungan dengan fungsinya sebagai alat peraba. Pada setiap pangkal akar rambut melekat otot penggerak rambut. Di sebelah dalam dermis terdapat timbunan lemak yang berfungsi sebagai bantalan untuk melindungi bagian dalam tubuh dari kerusakan mekanik. sebagai alat ekskresi. Reseptor untuk rasa sakit ujungnya menjorok masuk ke daerah epidermis. Stratum germinativum mengadakan pertumbuhan ke daerah dermis membentuk kelenjar keringat dan akar rambut. otot rambut mengerut dan rambut menjadi tegak.Gbr. serta pengatur suhu tubuh. 2. Akar rambut berhubungan dengan pembuluh darah yang membawakan makanan dan oksigen. ujungnya berada di dermis yang jauh dari epidermis. sehingga kulit dapat mengembang. Pada waktu dingin atau merasa takut. selain itu juga berhubungan dengan serabut saraf. Lidah mempunyai reseptor khusus yang berkaitan dengan rangsangan kimia. Fungsi Kulit Kulit berfungsi sebagai alat pelindung bagian dalam. Reseptor untuk tekanan. misalnya otot dan tulang. ujung reseptornya terletak di dekat epidermis. Serat kuning bersifat elastis/lentur. sebagai alat peraba dengan dilengkapi bermacam reseptor yang peka terhadap berbagai rangsangan. kulit dilengkapi dengan reseptorreseptor khusus. Penampang kulit manusia beserta reseptor-reseptornya Penyusun utama dari bagian dermis adalah jaringan penyokong yang terdiri dari serat yang berwarna putih dan serat yang berwarna kuning. Lidah .

yaitu bentuk benang. dan di permukaan papila berbentuk benang. Permukaan lidah dilapisi dengan lapisan epitelium yang banyak mengandung kelenjar lendir. Tonjolan itu dapat dikelompokkan menjadi tiga macam bentuk. Tunas pengecap terdapat pada paritparit papila bentuk dataran. Reseptor pencium tidak bergerombol seperti tunas pengecap. di bagian samping dari papila berbentuk jamur. Epitelium pembau mengandung 20 juta sel-sel olfaktori yang khusus dengan aksonakson yang tegak sebagai serabut-serabut saraf pembau. Di akhir setiap sel pembau pada permukaan epitelium mengandung beberapa rambut-rambut pembau yang bereaksi terhadap bahan kimia bau-bauan di udara.merupakan organ yang tersusun dari otot. yaitu pada lapisan lendir bagian atas. Gbr. bentuk dataran yang dikelilingi parit-parit. Tunas pengecap terdiri atas sekelompok sel sensori yang mempunyai tonjolan seperti rambut. Permukaan atas lidah penuh dengan tonjolan (papila). Struktur lidah dan pembagian daerah perasanya Indra pembau berupa kemoreseptor yang terdapat di permukaan dalam hidung. dan reseptor pengecap berupa tunas pengecap. dan bentuk jamur. .

tiroid. Pada umumnya pengaruh hormon berbeda dengan saraf. Contohnya pertumbuhan dan pemasakan seksual. Perubahan yangdikontrol oleh hormon biasanya merupakan perubahan yang memerlukan waktu panjang. Kelenjar ini merupakan kelenjar yang tidak mempunyai saluran sehingga sekresinya akan masuk aliran darah dan mengikuti peredaran darah ke seluruh tubuh. maka hormon akan merangsang terjadinya perubahan. kelenjar adrenalin (anak ginjal). dan testis. ovarium. 1. Hipofisis . Kelenjar Endokrin dan Hormon yang Dihasilkan Dalam tubuh manusia ada tujuh kelenjar endokrin yang penting. Apabila sampai pada suatu organ target.Gbr. pankreas. Struktur indera pembau Hormon adalah zat kimia yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin atau kelenjar buntu. a. yaitu hipofisis. paratiroid.

Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroksin yang mempengaruhi metabolisme sel tubuh dan pengaturan suhu tubuh. Oleh karena itu kelenjar hipofisis disebut master gland.4. Kekurangan iodium dalam makanan dalam waktu panjang mengakibatkan pembesaran kelenjar gondok karena kelenjar ini harus bekerja keras untuk membentuk tiroksin. gelisah. Hipofisis bagian tengah Menghasilkan hormon perangsang melanosit atau Melanosit Stimulating Hormon MSH). yaitu bagian anterior. dan merasa demam.Kelenjar ini terletak pada dasar otak besar dan menghasilkan bermacam-macam hormon yang mengatur kegiatan kelenjar lainnya.5 b. Tiroksin mengandung banyak iodium. Kelenjar ini terdapat di bawah jakun di depan trakea.4 Bagian Posterior Hormon dan Fungsi Hormon yang Dihasilkan Hipofisis 3. yaitu kelainan fisik dan mental yang menyebabkan anak tumbuh kerdil dan idiot. 2.5. Kekurangan iodium yang masih ringan dapat diperbaiki dengan menambahkan garam iodium di dalam makanan. Gejala lain yang nampak adalah bola mata menonjol keluar (eksoftalmus) dan kelenjar tiroid membesar. Bila ini terjadi pada anak-anak mengakibatkan kretinisme. Hipofisis bagian anterior Hormon yang dihasilkan kelenjar hipofisis bagian anterior dan fungsinya dapat dilihat pada Tabel 11. gugup. Tiroid (Kelenjar Gondok) Tiroid merupakan kelenjar yang berbentuk cuping kembar dan di antara keduanya dapat daerah yang menggenting. Kelenjar hipofisis dibagi menjadi tiga bagian. Apabila hormon ini banyak dihasilkan maka menyebabkan kulit menjadi hitam. Tabel 11. dan bagian posterior 1. . Kelenjar-kelenjar endokrin dalam tubuh manusia Tabel 11. bagian tengah. denyut nadi bertambah. Produksi tiroksin yang berlebihan menyebabkan penyakit eksoftalmik tiroid (Morbus Basedowi) dengan gejala sebagai berikut. Gbr. Hipofisis bagian posterior Hormon yang dihasilkan dan fungsinya dapat dilihat pada Tabel 11. Kekurangan tiroksin menurunkan kecepatan metabolisme sehingga pertumbuhan lambat dan kecerdasan menurun. kecepatan metabolisme meningkat.

nafsu makan berkurang. dan diikuti dengan rambut berdiri. mual. gelisah. Kelenjar ini menghasilkan parathormon yang berfungsi mengatur kandungan fosfor dan kalsium dalam darah. Pankreas Ada beberapa kelompok sel pada pankreas yang dikenal sebagai pulauLangerhans berfungsi sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon insulin. Hal ini mengakibatkan terambilnya fosfor dan kalsium dalam tulang. jari-jari tangan membengkok ke arah pangkal. yaitu bagian luar (korteks) dan bagian tengah (medula). terasa sakit di dalam tubuh. Kelenjar Adrenal l Suprarenal l Anak Ginjal Kelenjar ini berbentuk bola. Penyakit ini disebut von Recklinghousen. Estrogen . Gejala lainnya adalah melebarnya saluran bronkiolus. Kekurangan hormon ini menyebabkan tetani dengan gejala: kadar kapur dalam darah menurun. menempel pada bagian atas ginjal. sukar tidur. dan kesemutan.c. muntahmuntah. Selain menghasilkan insulin. Hormon ini berfungsi mengatur konsentrasi glukosa dalam darah. ovarium juga menghasilkan hormon. Hormon dan Fungsi Hormon yang Dihasilkan Kelenjar Adrenal f. Pada setiap ginjal terdapat satu kelenjar suprarenal dan dibagi atas dua bagian. Pada orang yang terserang penyakit ini tulang mudah sekali patah. Ada dua macam hormon yang dihasilkan ovarium yaitu sebagai berikut. sehingga urin banyak mengandung kapur dan fosfor. pankreas juga menghasilkan hormon glukagon yang bekerja antagonis dengan hormon insulin. Ovarium Ovarium merupakan organ reproduksi wanita. Paratiroid l Kelenjar Anak Gondok Paratiroid menempel pada kelenjar tiroid. Kerusakan pada bagian korteks mengakibatkan penyakit Addison dengan gejala sebagai berikut: timbul kelelahan. Hormon dan pengaruh hormon yang dihasilkan kelenjar adrenal dapat dilihat pada Tabel. Dalam keadaan ketakutan atau dalam keadaan bahaya. melebarnya pupil mata. kejang di tangan dan kaki. Tumor paratiroid menyebabkan kadar parathormon terlalu banyak di dalam darah. Kelebihan glukosa akan dibawa ke sel hati dan selanjutnya akan dirombak menjadi glikogen untuk disimpan. 1. e. produksi adrenalin meningkat sehingga denyut jantung meningkat dan memompa darah lebih banyak. d. kelopak mata terbuka lebar. Selain menghasilkan sel telur. Kekurangan hormon ini akan menyebabkan penyakit diabetes.

testis berfungsi sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon androgen. b. dan jakun. kedua hormon ini dapat mempertahankan kehamilan. Contohnya. Selain menghasilkan sperma. yaitu testosteron. Repoduksi aseksual (vegetatit) . Ada dua faktor yang berfungsi mengatur sekresi hormon. Testosteron berfungsi menimbulkan dan memelihara kelangsungan tanda-tanda kelamin sekunder. yaitu saraf dan faktor bahan kimia. a. sekresi insulin dipengaruhi oleh jumlah glukosa di dalam darah. Pembentukan estrogen dirangsang oleh FSH. Misalnya suaranya membesar. Testis Seperti halnya ovarium. Pembentukannya dirangsang oleh LH dan berfungsi menyiapkan dinding uterus agar dapat menerima telur yang sudah dibuahi. g. Faktor Saraf Bagian medula kelenjar suprarenal mendapat pelayanan dari saraf otonom. Tanda-tanda kelamin sekunder adalah ciri-ciri yang dapat membedakan wanita dengan Aria tanpa melihat kelaminnya. Plasenta membentuk estrogen dan progesteron selama kehamilan guna mencegah pembentukan FSH dan LH. mempunyai kumis. Faktor Kimia Susunan bahan kimia atau hormon lain dalam aliran darah mempengaruhi sekresi hormon tertentu. Organisme bereproduksi melalui 2 Cara : 1. Contohnya. perkembangan pinggul dan payudara pada wanita dan kulit menjadi bertambah halus.Hormon ini dihasilkan oleh Folikel Graaf. Progesteron Hormon ini dihasilkan oleh korpus luteum. testis adalah organ reproduksi khusus pada pria. Oleh karma itu sekresinya diatur oleh saraf otonom. STEM REPRODUKSI Reproduksi merupakan proses menghasilkan individu baru dari organisme sebelumnya. Dengan demikian. Fungsi estrogen ialah menimbulkan dan mempertahankan tanda-tanda kelamin sekunder pada wanita. 2.

Kemudian tunas ini akan lepas dari induknya dan dapat hidup sebagai individu baru. Fisi Pembentukan spora Pembentukan tunas Fragmentasi Propagasi vegetatif 1. Pembentukan tunas merupakan ciri khas sel ragi dan Hydra (sejenis Coelenterata). 4. 3. 2. sel yang mengalami skizogoni disebut skizon. yaitu inti sel membelah berulang kali dan kemudian setiap anak inti dikelilingi sitoplasma. . Bila kondisi lingkungan baik. Propagasi vegetatif Istilah propagasi vegetatif diberikan untuk reproduksi vegetatif/tumbuhan berbiji. Reproduksi aseksual dapat dibagi atas lima jenis. Fisi Fisi terjadi pada organisme bersel satu. Dibentuk di dalam tubuh induknya dengan cara pembelahan sel. Pembentukan tunas Organisme tertentu dapat membentuk tunas. Peristiwa fragmentasi bergantung pada kemampuan regenerasi yaitu kemampuan memperbaiki jaringan atau organ yang telah hilang. Fragmentasi terjadi antara lain pada hewan spons (Porifera). sporozoa (salah satu kelas protozoa) dan kadang-kadang juga dihasilkan oleh bakteri. maka spora akan berkecambah dan tumbuh menjadi individu baru. kemudian setiap bagian akan tumbuh menjadi individu baru yang sama seperti induknya. 3. Individu-individu sejenis yang terbentuk secara reproduksi aseksual dikatakan termasuk dalam satu klon. 5.Adalah terbentuknya individu baru tanpa melakukan peleburan sel kelamin. berupa tonjolan kecil yang akan berkembang dan kemudian mempunyai bentuk seperti induknya dengan ukuran kecil.Pada pembelahan sel bakteri. 5. Pada proses propagasi bila bagian tubuh tanaman terpisah maka bagian tersebut . 2. Reproduksi seksual (generatif) Umumnya melibatkan persatuan sel kelamin (gamet) dari 2 individu yang berbeda jenis kelamin. reproduksi dengan fisi berganda. 4. Contoh : . cacing pipih. Individu baru (keturunannya) yang terbentuk mempunyai ciri dan sifat yang sama dengan induknya. Pada proses fisi individu terbelah menjadi dua bagian yang sama. Fragmentasi Kadang-kadang satu organisme patah menjadi dua bagian atau lebih. lumut. Pembentukan spora 2.Pada Plasmodum. spora dihasilkan oleh jamur. sehingga anggota dari satu klon mempunyai susunan genetik yang sama. algae berbentuk benang. paku. yaitu : 1. Proses ini disebut skizogoni.

Bila salah satu lebih besar dari lainnya disebut anisogamet.mata tunas yang akan berkembang menjadi tanaman baru. misalnya: pohon pisang. Organ yang berfungsi untuk alat reproduksi generatif adalah bunga. dan masing-masing tunas ini dapat menjadi anakan tanaman. ruas dan antar ruas. digunakan sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan sehingga bentuknya membesar. Tunas yang tumbuh di sekitar pangkal batang Tunas ini membentuk numpun. Umbi lapis diselubungi oleh sisik-sisik yang mirip kertas. Pada umbi terdapat mata tunas . b. Contoh: tunas cocor bebek (Kalanchoe pinnata) dan begonia. kondisi gamet yang demikian disebut heterogamet.akan berkembang menjadi satu/lebih tanaman baru. Umbi batang Umbi batang adalah batang yang tumbuh di bawah tanah. tunas. bunga iris. dahlia. Di sepanjang stolon dapat tumbuh tunas adventisia (liar). Propagasi vegetatif alamiah dapat terjadi dengan menggunakan organ-organ sebagai berikut : a. kunyit. dapat berumbi untuk menyimpan makanan maupun tak berumbi. Pada reproduksi generatif terjadi persatuan dua macam gamet dari dua individu yang berbeda jenis kelaminnya. pohon pinang dan pohon bambu. Contoh: kentang dan Caladium. f. Akar tinggal atau rizom Rizom adalah batang yang menjalar di bawah tanah. Peristiwa singami didahului dengan peristiwa fertilisasi (pembuahan) yaitu pertemuan sperma dengan sel telur. rumput gajah dan strawberi. e. . dan disebut isogamet. Peleburan dua macam gamet tersebut disebut singami. Ciri rizom adalah adanya daun yang mirip sisik. c. Rizom terdapat pada bambu. Contoh: pada rumput teki. kedua macam gamet tersebut dapat dibedakan baik dari bentuk. gamet jantan atau spermatozoa dan gamet betina atau sel telur. jahe dan kencur. ukuran dan kelakuannya. sehingga terjadi percampuran materi genetik yang memungkinkan terbentuknya individu baru dengan sifat baru. Umbi lapis Umbi lapis adalah batang pendek yang berada di bawah tanah. Stolon Stolon adalah batang yang menjalar di atas tanah. d. Pada organiseme sederhana tidak dapat dibedakan gamet jantan dan gamet betina karena keduanya sama. beberapa jenis rumput. Contoh: tumbuhan lili. Pada organisme tingkat tinggi mempunyai dua macam gamet. tulip dan bawang. Tunas liar Tunas liar terjadi pada tumbuhan yang daunnya memiliki bagian meristem yang dapat menyebabkan terbentuknya tunas-tunas baru di pinggir daun. lengkuas.

Benang sari (stamen) terdiri dari : a. Seperti pada bagan berikut. Putik (pistilus) terdiri atas : a. Kelopak (kalik) 2. b. c. Bunga dan bagian-bagian penyusunnya TABEL BAGIAN-BAGIAN BUNGA BAGIAN BUNGA 1. Di dalam kantung serbuk terdapat banyak sel induk butir serbuk yang diploid. yaitu serbuk sari (pollen) 4.Gbr. Mahkota (korola) 3. Sel induk butik serbuk ini kemudian akan membelah secara meiosis menjadi 4 sel butir serbuk (mikrospora) yang haploid. tangkai putik (stilus) kepala putik (stigma) bakal buah (ovarium) di dalam bakal buah terdapat bakal biji (ovule) Bagaimana pembentukan gamet pada Angiosperma ? Pembentukan butik serbuk terjadi di dalam kantung serbuk. b. SEL INDUK BUTIR SERBUK (DIPLOID) . tangkai sari (filamen) kepala sari (antera) terdiri atas 4 kantong sari Sebagai penghasil gamet betina FUNGSI Melindungi kuncup bunga Menarik perhatian serangga Sebagai penghasil gamet jantan.

c. dan 3 sel terakhir menuju ke dekat mikropil. Contoh : pada tanaman air. Menurut asal serbuk sari. Dari 3 sel (yang menuju dekat mikropil) yang terakhir ini dua menjadi sinergid dan satu sel lagi menjadi sel telur. Pada bagian ini terdapat sel induk megaspora (sel induk kantug lembaga) yang diploid. Tiga sel akan mereduksi dan lenyap tinggal satu yang berkembang. Bila serangga ⇒ entomogami burung ⇒ ornitogami siput ⇒ malakogami kelelawar ⇒ kiroptorogami d. penyerbukan dibedakan menjadi 4 : . Putik yang sudah masak biasanya mengeluarkan cairan lengket pada ujungnya yang berfungsi sebagai tempat melekatnya serbuk sari. b. Contoh : pada pinus. Perantara manusia disebut antropogami. Perantara air disebut hidrogami. Skema : Penyerbukan dapat terjadi dengan berbagai perantara : a. Dalam keadaan seperti ini kandung lembaga sudah masak dan siap untuk dibuahi. Selanjutnya. Perantara hewan disebut zoogami. Contoh : penyerbukan vanilli di Indonesia. Dari sel yang berjumlah 8 ini. dapat terjadi bila butir serbuknya amat ringan. kecil dan kering.¯ Membelah secara Miosis EMPAT SEL BUTIR SERBUK (HAPLOID) ¯ Masing-masing inti butir serbuk membelah secara mitosis SATU INTI VEGETATIF DAN SATU INTI GENERATIF Gamet betina dibentuk di dalam bakal biji (ovule) atau kantung lembaga. sel ini membelah secara mitosis 3 kali dan terbentuklah 8 sel. Sel ini akan membelah secara meiosis dan dari satu sel induk kantung lembaga membentuk 4 sel yang haploid. rumput-rumputan. damar. 2 sel lainnya menjadi kandung tembaga sekunder. 3 sel akan bergerak menuju arah yang berlawanan dengan mikropil. Perantara angin disebut anemogami.

: embrio terbentuk dari sel telur yang tidak dibuahi. : merupakan embrio yang terbentuk dari sel nuselus.Partenogenesis c. Karena pembuahannya berlangsung dua kali maka pembuahan pada Angiospermae disebut pembuahan ganda. Contoh : vanili b. inti vegetatif dan inti generatif) berjalan ke arah mikropil (pintu kandung lembaga) Þ inti generatif membelah Þ 2 inti sperma Þ sampai di mikropil. Geitonogami (penyerbukan tetangga) Bila serbuk sari berasal dari bunga lain yang berada dalam satu pohon (satu individu).. bawang Bombay.. Serbuk sari masak lebih dahulu daripada putiknya. yaitu . .. alat kelamin jantan dan betinanya terpisah Contoh : salak dan melinjo (Gnetum Arremon) : Bila panjang antara tangkai benang sari dan tangkai putik tidak sama dan berbeda jauh.. Kadang-kadang terjadi kegagalan penyerbukan dan pada beberapa jenis tumbuhan tidak mungkin terjadi autogami. Putik masak lebih dahulu daripada serbuk sari.Contoh : seledri.. Melalui peleburan sperma dan ovum (amfimiksis) 2. yaitu : 1. Tidak melalui peleburan sperma dan ovum (apomiksis). Autogami (penyerbukan sendiri) Serbuk sarinya berasal dari satu bunga yang sama. Embrio adventif : embrio yang terbentuk berasal dari kandung lembaga.(protogini). Bila terjadi pada saat bunga belum mekar disebut kleistogami. Dikogami : Bila waktu masaknya putik dan serbuk sari tidak bersamaan. yang dapat dibedakan atas: a.a. c.. Herkogami Proses Penyerbukan dan Pembuahan Butir serbuk/serbuk sari Þ menempel pada kepala putik Þ membentuk buluh serbuk (2 inti. kina dan kaca piring. jagung 2. Penyebabnya adalah sebagai berikut : a. Contoh : kopi.(protandri).. Heterostili d. Satu inti sperma lain membuahi inti kandung lembaga Þ endosperma (makanan cadangan bagi embrio). inti vegetatif mati Þ satu inti sperma membuahi sel telur Þ embrio. : Bila pada satu spesies. : Bila bentuk bunga tidak memungkinkan serbuk sari jatuh ke kepala putik.. hal ini disebabkan karena: 1. Apogami b.. Misalnya : dari sinergid dan antipoda. Alogami (penyerbukan silang) Bila serbuk sari berasal dari bunga pohon lain yang masih satu spesies. Didesious c. b. Embrio pada tumbuhan berbiji tertentu dapat terbentuk karena beberapa sebab.

alat kelaminnya disebut penis pada reptil seperti cecak dan kadal menggunakan hemipenis (penis palsu).Bila embrio berkembang di dalam telur. Peristiwa ini sering dijumpai pada nangka.. Pada hewan yang melakukan fertilisasi internal dikenal adanya 3 macam perkembangan embrio 1. disebut poliembrioni..Bila embrio berkembang di dalam telur yang diinkubasi dalam tubuh... Ovipar/bertelur : . Pada vertebrata yang hidup di air melakukan fertilisasi di luar tubuh (fertilisasi eksternal). Yang hidup di darat melakukan pembuahan di dalam tubuh (fertilisasi internal). jeruk dan mangga. Sel-sel tersebut bermeiosis dari setiap sel induk terbentuk 4 butir serbuk yang bersayap.bagian selain kandung lembaga. untuk menyalurkan sperma menggunakan ujung kloaka. dan satu sel hidup sebagai sel telur. maka akan terbentuk lebih dari satu embrio dalam satu biji.dengan .. Proses Penyerbukan dan Pembuahan Strobilus jantan ⇒ serbuk sari ⇒ jatuh pada tetes penyerbukan (ujung putik) ⇒ buluh serbuk ⇒ membelah ⇒ inti tabung dan inti spermatogen⇒ inti spermatogen ⇒ membelah ⇒ dua inti sperma ⇒ membuahi sel telur di dalam ruang arkegonium ⇒ zigot ⇒ lembaga di dalam biji ⇒tumbuhan baru. sedang pada bangsa burung misalnya : bebek.. karena tiap-tiap inti sperma membuahi satu sel telur. Ovovivipar/bertelur dan beranak : . Apomiksis dan amfimiksis dapat terjadi bersamaan. Pada strobilus betina terdapat banyak arkegonium.. Pada mammalia jantan... Di dalam strobilus jantan terdapat banyak anteridium yang mengandung sel-sel induk butir serbuk. Organ reproduksi pada gymnospermae disebut konus atau strobilus. Pembuahan pada gymnospermae disebut pembuahan tunggal.. Tiga mati. 2.Misalnya : pada jenis-jenis burung dan ikan. .. Contoh : ikan dan katak.. Pada tiap-tiap arkegonium terdapat satu sel induk lembaga yang bermeiosis sehingga terbentuk 4 sel yang haploid. Arkegonium ini bermuara pada satu ruang arkegonium.

Pada hewan berkantung (Marsupialia).Bila embrio tumbuh dan berkembang di dalam uterus dan mendapat. Alat Reproduksi Mammalia Betina Contoh : pada manusia. Yang berkaitan dengan produksi sperma terdiri dari sepasang kelenjar kelamin yang disebut testis yang disimpan dalam kantung disebut skrotum/kantung pelir. bertelur. Pada manusia terdapat sepasang kelenjar kelamin yaitu ovarium yang berfungsi menghasilkan sel telur. Pria menghasilkan gamet jantan atau spermatozoa yang berukuran sangat kecil dan berbentuk menyerupai berudu. sel Sertoli yang berfungsi memberi makan spermatozoa juga sel Leydig yang . 3.. mencari putting susu.. 2.Misalnya : pada beberapa jenis ikan hiu. Kedua kelenjar tersebut berfungsi menghasilkan sekret untuk memberi nutrisi dan mempermudah gerakan spermatozoa.. Reproduksi Manusia Alat Reproduksi pada pria maupun wanita pada dasarnya sama dengan alat reproduksi pada mamalia lain. .... setelah menetas anaknya baru disusui... Alat Reproduksi Mammalia Jantan Contoh : pada manusia.. Ovarium dihubungkan dengan uterus (rahim) oleh suatu saluran yang disebut tabung fallopii (Tuba fallopii). Uterus merupakan saluran berongga yang lebih besar dengan bagian ujungnya bersatu membentuk saluran sempit yaitu vagina. kantung induknya. kemudian menyusu dalam kantung sampai mandiri. 1. Proses pembentukan dan pemasakan spermatozoa disebut spermatogenesis. Dalam ovarium terdapat folikel Grad yang akan berkembang menjadi sel telur (ovum)..sumber nutrisi berasal dari telur.nutrisi dari induknya melalui plasenya. misalnya : pada hewan paruh bebek (Platypus). Palo pertemuan uretra dengan vas deferens terdapat kelenjar prostat dan di sebelah belakangnya terdapat kelenjar cowper. .Misalnya : pada beberapa jenis mammalia. Pada tubulus seminiferus testis terdapat sel-sel induk spermatozoa atau spermatogonium. contoh : kanguru. Saluran ini kemudian melebar menjadi vas deferens yang bermuara pada uretra. sedangkan wanita menghasilkan sel telur (ovum) yang dibentuk di dalam ovarium. Beberapa perkecualian. Pada umumnya mammalia melahirkan anaknya (vivipar) dan kemudian menyusui anaknya sampai anaknya mandiri. anaknya lahir muda (amat prematur) kemudian merayap masuk. Vivipar/beranak : . Di dalam testis terdapat saluransaluran halus yang disebut tubulus seminiferus yang merupakan tempat pembentukan spermatozoa... Untuk keluar tubuh spermatozoa melewati saluran epididimis.

menghasilkan 2 sel yang berbeda ukurannya. maka ABP testosteron (Androgen Binding Protein Testosteron) tidak diperlukan lagi. seorang laki-laki dapat mengeluarkan 300 . androgen/testosteron memacu tumbuhnya sifat kelamin sekunder. Oosit primer kemudian mengalami masa istirahat hingga masa pubertas. Spermiogenesis terjadi di dalam epididimis dan membutuhkan waktu selama 2 hari.terdapat di antara tubulus seminiferus yang berfungsi menghasilkan testosteron. Selanjutnya folikel yang sudah kosong dirangsang . Oogonium akan berkembang menjadi oosit primer. Pada waktu ejakulasi. Sel yang lebih kecil. Pada masa pubertas.400 juta sel spermatozoa. Saat bayi dilahirkan oosit primer dalam fase profase pada pembelahan meiosis. Proses Spermatogenesis : Spermatogonium berkembang menjadi sel spermatosit primer. Proses pemasakan spermatosit menjadi spermatozoa disebut spermiogenesis. Ovum yang matang diselubungi oleh sel-sel folikel yang disebut Folikel Graaf. melakukan pembelahan meiosis kedua yang menghasilkan ovum tunggal dan badan polar kedua. Spermatozoa akan keluar melalui uretra bersama-sama dengan cairan yang dihasilkan oleh kelenjar vesikula seminalis. Folikel Graaf menghasilkan hormon estrogen. Pada masa pubertas terjadilah oogenesis. Sel spermatosit primer bermiosis menghasilkan spermatosit sekunder. Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon perangsang folikel (Folicle Stimulating Hormone/FSH) dan hormon lutein (Luteinizing Hormone/LH). FSH merangsang sel Sertoli untuk menghasilkan ABP (Androgen Binding Protein) yang akan memacu spermatogonium untuk memulai proses spermatogenesis. spermatosit sekunder membelah lagi menghasilkan spermatid. kelenjar prostat dan kelenjar cowper. Spermatozoa bersama cairan dari kelenjar-kelenjar tersebut dikenal sebagai semen atau air mani. yaitu badan polar pertama membelah lebih lambat. Oosit primer membelah secara meiosis. Ovum berukuran lebih besar dari badan polar kedua. Proses pembentukan spermatozoa dipengaruhi oleh kerja beberapa hormon. membentuk 2 badan polar. Bila spermatogenesis sudah selesai. Sel yang lebih besar yaitu oosit sekunder. Hormon estrogen merangsang kelenjar hipofisis untuk mensekresikan hormon LH. hormon LH merangsang terjadinya ovulasi. spermatid berdiferensiasi menjadi spermatozoa masak. Di dalam ovarium janin sudah terkandung sel pemula atau oogonium. LH merangsang sel Leydig untuk menghasilkan hormon testosteron. Pengaruh Hormon dalam Oogenesis Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon FSH yang merangsang pertumbuhan sel-sel folikel di sekeliling ovum. sel sertoli akan menghasilkan hormon inhibin untuk memberi umpan balik kepada hipofisis agar menghentikan sekresi FSH dan LH.

meskipun ovarium seorang bayi perempuan sejak lahir sudah berisi 500 ribu sampai 1 juta oosit primer. selain itu progesteron juga berfungsi menghambat pembentukan FSH dan LH. Setiap bulan wanita melepaskan satu sel telur dari salah satu ovariumnya. sampai kemudian terhenti sama sekali. sehingga aklurnya tidak membentuk progesteron lagi. pembentukan progesteron berhenti . Umumnya siklus menstruasi terjadi secara periodik setiap 28 hari (ada pula setiap 21 hari dan 30 hari) yaitu sebagai berikut : Pada hari 1 sampai hari ke-14 terjadi pertumbuhan dan perkembangan folikel primer yang dirangsang oleh hormon FSH. Masa ini disebut menopause Siklus menstruasi terjadi pada manusia dan primata. Estrogen yang keluar berfungsi merangsang perbaikan dinding uterus yaitu endometrium yang habis terkelupas waktu menstruasi. Kemudian korpus luteum mengecil dan hilang. Bedanya. Saat wanita tidak mampu lagi melepaskan ovum karena sudah habis tereduksi. Pada seat tersebut sel oosit primer akan membelah dan menghasilkan ovum yang haploid.Menstruasi terjadi secara perfodik satu bulan sekali. sedangkan pada siklus estrus. endomentrium akan direabsorbsi oleh tubuh. ovulasi hanya berlangsung sampai umur sekitar 45 . Periode ini disebut fase luteal. folikel ini juga menghasilkan hormon estrogen yang merangsang keluarnya LH dari hipofisis. LH merangsang folikel yang telah kosong untuk berubah menjadi badan kuning (Corpus Luteum).oleh LH untuk menjadi badan kuning atau korpus luteum. akibatnya korpus luteum mengecil dan menghilang. jika tidak terjadi pembuahan. proses oogenesis mulai kembali. pada siklus menstruasi. Pada wanita. akibatnya FSH mulai terbentuk kembali. Badan kuning menghasilkan hormon progesteron yang berfungsi mempertebal lapisan endometrium yang kaya dengan pembuluh darah untuk mempersiapkan datangnya embrio. selain itu estrogen menghambat pembentukan FSH dan memerintahkan hipofisis menghasilkan LH yang berfungsi merangsang folikel Graaf yang masak untuk mengadakan ovulasi yang terjadi pada hari ke-14. Korpus luteum kemudian menghasilkan hormon progresteron yang berfungsi menghambat sekresi DSH dan LH. Bila sel telur ini tidak mengalami pembuahan maka akan terjadi perdarahan (menstraasi).5O tahun. Saat folikel berkembang menjadi folikel Graaf yang masak. menstruasi pun menjadi tidak teratur lagi. waktu di sekitar terjadinya ovulasi disebut fase estrus. jika tidak terjadi pembuahan maka lapisan endometrium pada uterus akan luruh keluar tubuh. Catatan : Pada laki-laki spermatogenesis terjadi seumur hidup. Seorang wanita hanya mampu menghasilkan paling banyak 400 ovum selama hidupnya. Sedang pada mamalia lain terjadi siklus estrus. Selain itu. dan pelepasan spermatozoa dapat terjadi setiap saat.

Blastosit ini bergerak menuju uterus untuk mengadakan implantasi (perlekatan dengan dinding uterus). dindingnya tebal. blastosit sampai di rongga uterus. Pada saat 32 sel disebut morula. lunak. Fase ini disebut fase perdarahan atau fase menstruasi. bentuk ini kemudian disebut blastosit. zigot membelah secara mitosis menjadi dua. trofoblas menempel pada dinding uterus (melakukan implantasi) dan melepaskan hormon korionik gonadotropin. di dalam morula terdapat rongga yang disebut blastosoel yang berisi cairan yang dikeluokan oleh tuba fallopii. hormon progesteron merangsang pertumbuhan uterus. serta mengeluarkan sekret seperti air susu (uterin milk) sebagai makanan embrio.sehingga pemberian nutrisi kepada endometriam terhenti. delapan. Enam hari setelah fertilisasi. endometrium menjadi mengering dan selanjutnya akan terkelupas dan terjadilah perdarahan (menstruasi) pada hari ke-28. Hormon ini melindungi . sedangkan masa di dalamnya disebut simpul embrio (embrionik knot) merupakan calon janin. Oleh karena tidak ada progesteron. Gambar : Siklus Menstruasi Peristiwa fertilisasi terjadi di saat spermatozoa membuahi ovum di tuba fallopii. enam belas dan seterusnya. Pada hari ke-4 atau ke-5 sesudah ovulasi. Lapisan terluar blastosit disebut trofoblas merupakan dinding blastosit yang berfungsi untuk menyerap makanan dan merupakan calon tembuni atau ari-ari (plasenta). maka FSH mulai terbentuk lagi dan terjadilan proses oogenesis kembali. empat. terjadilah zigot. banyak mengandung pembuluh darah.

Ketiga lapisan tersebut merupakan lapisan lembaga (Germ Layer). pada tangkai badan jonjot trofoblas masuk ke dalam daerah dinding uterus membentuk ari-ari (plasenta). pada manusia hanya terdapat sedikit dan tidak berguna. b. 1. . Kantung Kuning Telur (Yolk Sac) Kantung kuning telur merupakan pelebaran endodermis berisi persediaan makanan bagi hewan ovipar. sistem peredaran darah. permukaannya berjonjot dengan tujuan memperluas daerah penyerapan makanan. maka tidak berkembang. d. Setelah semua membran dan plasenta terbentuk maka embrio disebut janin/fetus. Korion Korion adalah dinding berjonjot yang terdiri dari mesoderm dan trofoblas. 2. yaitu : a. di sebelah dalam endoderm. karena kantung ini berisi persediaan makanan bagi embrio. Pada manusia. Membran (Lapisan Embrio) Terdapat 4 macam membran embrio. tetapi kantung ini sangat berguna pada hewan ovipar (bertelur). mesoderm membentuk antara lain rangka. Di antara lapisan ektoderm dan endoderm terbentuk lapisan mesoderm. yaitu bagian yang akan berkembang menjadi tall pusat. sistem ekskresi dan sistem reproduksi. kantung ini tidak berguna. Pada mammalia dan manusia. Pembuatan Lapisan Lembaga Setelah hari ke-12. alantois merupakan kantung kecil dan masuk ke dalam jaringan tangkai badan. Alantois Pada alantois berfungsi sebagai organ respirasi dan pembuangan sisa metabolisme. kecuali pada bagian tangkai badan. Amnion Amnion merupakan kantung yang berisi cairan tempat embrio mengapung. endoderm membentuk saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Semua bagian tubuh manusia akan dibentuk oleh ketiga lapisan tersebut.kehamilan dengan cara menstrimulasi produksi hormon estrogen dan progesteron sehingga mencegah terjadinya menstruasi. Dengan demikian terbentuklah usus primitif dan kemudian terbentuk Pula kantung kuning telur (Yolk Sac) yang membungkus kuning telur. tampak dua lapisan jaringan di sebelah luar disebut ektoderm. gunanya melindungi janin dari tekanan atau benturan. Embrio telah kuat menempel setelah hari ke-12 dari fertilisasi. otot. Trofoblas kemudian menebal beberapa lapis. Jonjot korion menghilang pada hari ke-28. Endoderm tumbuh ke dalam blastosoel membentuk bulatan penuh. c. Ektoderm akan membentuk epidermis kulit dan sistem saraf.

misalnya : kondom. Kontrasepsi adalah suatu cara yang bertujuan mencegah terjadinya pembuahan. c. Plasenta berperan dalam pertukaran gas. jelly. Cara ini dikenal dengan nama sistem kalender atau abstinensi. Progesteron dan estrogen juga merangsang pertumbuhan kelenjar air susu. dapat dilakukan dengan berbagai alat bantu. tetapi setelah kelahiran hormon prolaktin yang dihasilkan kelenjar hipoftsislah yang merangsang produksi air susu. jumlah estrogen di dalam darah makin banyak.3. Pemencaran Tumbuhan . plasenta berukuran kurang dari 1 mm. antara lain: a. Hal ini berhubungan dengan sifat estrogen yang merangsang uterus untuk berkontraksi. Catatan : Makin tua kandungan. Menggunakan Alat Bantu Mencegah pertemuan ovum dengan spermatozoa. Ukuran ini dicapai pada waktu bayi akan lahir tetapi pada waktu hari 28 setelah fertilisasi. Pemencaran Organisme Makhluk hidup dapat menyebar dengan kisaran luas maupun sempit tergantung cara pemencarannya. makanan dan zat sisa antara ibu dan fetus. Tanpa Alat Bantu Dengan cara tidak melakukan koitus pada masa subur wanita (hari 12 . b. Pada sistem hubungan plasenta. atau mengikat/memotong tuba fallopii dikenal dengan istilah tubektomi. Plasenta atau Ari-Ari Plasenta atau ari-ari berbentuk seperti cakram dengn garis tengah 20 cm.5 cm.16 siklus haid). Sterilisasi Sterilisasi dilakukan dengan mengikat/memotong saluran vas defereus dikenal dengan istilah vasektomi. meskipun begitu virus dan bakteri dapat melalui penghalang (barier) berupa jaringan ikat dan masuk ke dalam darah janin. Ada organisme yang tersebar luas (organisme kosmopolit) misalnya : kecoa dan lumut. progesteron makin sedikit. ada pula yang hanya berada di suatu daerah tertentu (organisme endemik) misalnya :bunga Rafjlesia dan badak Jawa. spiral. darah ibu tidak pernah berhubungan dengan darah janin. Hormon oksitosin yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis jugs berperan dalam merangsang kontraksi uterus menjelang persalinan. terdapat beberapa metode. dan tebal 2. dan lain-lain. sedangkan progesteron mencegah kontraksi uterus.

Pemencaran ini biasanya menggunakan alat pemencaran yang biasanya tidak memungkinkan penyebaran yang luas. karet. Contoh : pada rumput teki. leli. . kunyit. bekicot dari Afrika menyebar ke Indonesia. bakung. Contoh : beberapa jenis rumput. 1. yaitu pindah dari satu tempat ke tempat lain. Pada setiap ruas terdapat lapisan sisik yang merupakan modifikasi dari daun. e. d. Pemencaran tanpa bantuan faktor luar 2. Stolon atau Geragih Batang yang menjalar di atas tanah. strawberi. Hewan dapat pula mengadakan pemencaran karena ulah manusia. lengkuas. Contoh : kentang. mata tunas akan tumbuh menjadi tumbuhan baru. Contoh : bawang merah. caranya bisa sengaja atau tidak sengaja. lamtoro. Umbi Lapis Merupakan batang dengan ruas-ruas yang sangat pendek dan sangat rapat. c. tulip. Pemencaran dengan bantuan faktor luar Pemencaran Hewan Pemencaran hewan dapat terjadi karena hewan melakukan migrasi. ini mempunyai banyak tunas. Tunas tumbuh di sepanjang batang. dahlia. bila keadaan lingkungan cocok. Gerak Higroskopik dari buah polong Buah polong akan pecah bila kering. Contoh : petai. b. Pemencaran secara sengaja Contoh : sapi perah asal Belanda dibawa ke Indonesia 2. Pemencaran secara tidak sengaja Contoh : kecoa dari Amerika menyebar ke mana-mana. Akar Rimpang atau Akar Tinggal (Rizom) Merupakan batang yang menjalar di bawah permukaan tanah. Umbi Batang Bagian batang yang digunakan untuk menyimpan makanan umbi. maka bijinya akan terpental keluar. misalnya : a. yaitu : 1. rumput gajah. kapri.Ada 2 cara pemencaran tumbuhan. jarak.

. contoh : mahoni (Sweitenia mahagoni) dan damar(Agathis alba) buah bersayap. Dengan cara ini. pepaya (Carica papaja).Entomokori : pemencaran dengan perantaraan serangga. Contoh : beringin (Ficus benjamina).Ornitokori : pemencaran dengan perantaraan burung. tembakau (Nicotiana tabacum). delima. .Pemencaran secara sengaja.biji bersayap.biji berbulu atau berambut.a.biji terpencar karena tangkainya tergoyang angin. licin dan berkilat dan kedap air. Contoh : kopi (Cofea tanaman sp). Antropokori Pemencaran dengan perantaraan manusia. Contohnya : kelapa (Cocos nucifera). Tanaman yang disebarkan dengan cara ini biasanya mempunyai struktur buah dengan 3 lapis kulit. endokarp (lapisan dalam) yang keras dan kuat sebagai pelindung lembaga/embrio. Bijinya mempmyai ciri ringan dan embrio/lembaganya mempunyai pelindung yang baik. contoh : alang-alang (Imperata cylindrica) dan kapok (Ceiba pentandra) . Anemokori Pemencaran biji dengan bantuan angin. contoh : Opium(Popover somniferum) b. contoh : meranti (Shorea sp) dan tanaman suku Dipterocarpaceae . Zookori Pemencaran dengan perantaraan hewan .Mammokori : pemencaran dengan perantara mamalia. . Contoh : jambu biji (Psidium guajava). c.biji kecil dan ringan. contoh : biji anggrek dan spora jamur . mesokarp (lapisan tengah). Biasanya bijtanaman ini tidak dapat dicerna dan akan keluar bersama kotoran burung. Hidrokori Pemencaran biji dengan bantuan air. Contoh : biji rumput-rumputan yang menempel pada baju/celana. benalu (Loranthus sp). alat pemencaran mempunyai ciri sebagai berikut : . tebal dan banyak rongga udara sehingga mengapung di air. Contoh : kelapa sawit dari Afrika ke Indonesia.Kiroptorokori : pemencaran dengan perantaraan kelelawar. . d. Contoh : wijen (Sesamum sp). nyamplung (Calophylum sp). . . eksokarp (lapisan terluar). Biji dapat terpencar jauh dari induknya.Pemencaran secara tidak sengaja.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful