STRUKTUR HEWAN Dilihat dari segi jumlah sel, hewan dapat dibagi menjadi Protozoa (hewan bersel satu

) dan Metazoa (hewan bersel banyak). Pada hewan bersel banyak (termasuk manusia), kumpulan sel-sel yag memiliki bentuk dan fungsi yang sama akan membentuk jaringan, jaringan jaringan yang berbeda akan bergabung membentuk organ tubuh, organ-organ tubuh akan bergabung membentuk sistem organ tubuh, sistem organ tubuh akhirnya akan bergabung membentuk organisme (hewan). SEL ⇒ JARINGAN ⇒ ORGAN ⇒ SISTEM ORGAN ⇒ ORGANISME

JARINGAN EMBRIONAL Jaringan embrional, merupakan jaringan dari hasil pembelahan sel zigot. Jaringan embrional mengalami spesialisasi menjadi 3 lapisan jaringan (triploblastik), lapisan luar, ektoderm, lapisan tengah, mesoderm dan lapisan dalam entoderm. Contoh hewan triploblastik : Annelida, Mollusca, Arthropoda, Chordata. Atau menjadi 2 lapisan jaringan (diploblastik), lapisan ektoderm dan endoderm. Contoh hewan diploblastik : Coelenterata.

Lapisan-lapisan jaringan tersebut di atas kemudian akan berkembang menjadi organorgan tubuh dari suatu hewan.
JARINGAN EPITEL Jaringan epitel adalah jaringan yang melapisi permukaan tubuh, organ tubuh atau permukaan saluran tubuh hewan. Berdasarkan bentuk dan susunannya jaringan epitel dibagi menjadi 1. Epitel Pipih a. Epitel pipih selapis Contoh: pada pembuluh darah, alveolus, pembuluh limfe, glomerulus ginjal. b. Epitel banyak lapis Contoh: pada kulit, rongga mulut, vagina. 2. Epitel Kubus a. Epitel kubus selapis Contoh: pada kelenjar tiroid, permukaan ovarium. b. Epitel kubus banyak lapis Contoh:

pada saluran kelenjar minyak dan kelenjar keringat pada kulit.

1. Epitel kubus selapis 2. Epitel pipih selapis 3. Jaringan ikat (diambil dari lapisan allantois dan amnion embrio babi).

Gbr.

3. Epitel Silindris a. Epitel silindris selapis Contoh: pada lambung, jonjot usus, kantung empedu, saluran pernafasan bagian atas. b. Epitel silindris banyak lapis Contoh: pada saluran kelenjar ludah, uretra. c. Epitel silindris banyak lapissemu/epitel silindris bersilia Contoh: pada trakea, rongga hidung. 4. Epitel Transisional Merupakan bentuk epitel banyak lapis yang sel-selnya tidak dapat digolongkan berdasarkan bentuknya. Bila jaringannya menggelembung bentuknya berubah. Contoh: pada kandung kemih.
Gbr 3. Epitel transisional dari kandung kemih anjing.

Gbr. Epitel silindris banyak lapis bersilia . (tampak silia di tengah-tengah, diambil dari eaofagus janin).

A : kandung kemih kosong

B : kandung kemih berisi urine

Sebagai jaringan yang menutup seluruh permukaan luar dan dalam tubuh setiap organisme, jaringan epitel mempunyai fungsi sebagai berikut 1. 2. 3. 4. Sebagai Sebagai Sebagai Sebagai pelindung kelenjar penerima rangsang lalu lintas keluar masuknya zat

JARINGAN OTOT Jaringan otot tersusun atas sel-sel otot yang fungsinya menggerakkan organ-organ tubuh. Kemampuan tersebut disebabkan karena jaringan otot mampu berkontraksi. Kontraksi otot dapat berlangsung karena molekul-molekul protein yang membangun sel otot dapat memanjang dan memendek. Gambar 1 : Diagram susunan jaringan otot kerangka, dari keseluruhan otot sampai tingkat molekuler. Jaringan otot dapat dibedakan menjadi 3 macam : 1.Jaringan Otot Polos Jaringan otot polos mempunyai serabut-serabut (fibril) yang homogen sehingga bila diamati di bawah mikroskop tampak polos atau tidak bergaris-garis.

Bila otot polos dirangsang. Gbr. Oleh sebab itu nama lain dari otot lurik adalah otot bergaris melintang.Jaringan Otot Jantung/Miokardium Jaringan otot ini hanya terdapat pada lapisan tengah dinding jantung. Otot polos terdapat pada saluranpencernaan. Dinamakan otot lurik karena bila dilihat di bawah mikroskop tampak adanya garis gelap dan terang berselang-seling melintang di sepanjang serabut otot. Kontraksinya menurut kehendak kita dan di bawah pengaruh saraf sadar. 3. reaksinya lambat. Gbr. dinding pembuluh darah. Fungsi otot lurik untuk menggerakkan tulang dan melindungi kerangka dari benturan keras. Struktur Otot Polos 2.Otot polos berkontraksi secara refleks dan di bawah pengaruh saraf otonom. berkontraksi sesuai dengan kehendak dan di bawah pengaruh saraf sadar.Jaringan Otot Lurik Nama lainnya adalah jaringan otot kerangka karena sebagian besar jenis otot ini melekat pada kerangka tubule. Gbr. Serabut otot lurik (dari otot anak-anak). Strukturnya menyerupai otot lurik.meskipun begitu kontraksi otot jantung secara refleks serta reaksi terhadap rangsang lambat. Fungsi otot jantung adalah untuk memompa darah ke luar jantung. Serabut otot jantung (dari jantung orang dewasa) INGAN SARAF . saluran pernafasan. Kontraksi otot lurik berlangsung cepat bila menerima rangsangan.

2. sel-sel dan cairan ekstra seluler. cabang-cabang inilah yang menghubungkan tiap-tiap sel saraf sehingga membentuk jaringan saraf.Jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf atau neuron. Jaringan Ikat Jaringan ikat terdiri dari serabut. Sel Saraf Motorik Berfungsi menghantarkan impuls motorik dari susunan saraf pusat ke efektor.Cairan ekstra seluler dan serabut disebut matriks. Sel Saraf Penghubung Merupakan penghubung sel saraf yang satu dengan sel saraf yang lain. Sel saraf (neuron) dengan akson dan dendrit). cabang dendrit dan cabang akson. Sel saraf mempunyai kemampuan iritabilitas dan konduktivitas. Iritabilitas artinya kemampuan sel saraf untuk bereaksi terhadap perubahan lingkungan. Sel Saraf Sensorik Berfungsi menghantarkan rangsangan dari reseptor (penerima rangsangan) ke sumsum tulang belakang. Yang termasuk jaringan penguat adalah : 1. Tiap neuron/sel saraf terdiri atas badan sel saraf. 3. Fungsi jaringan ikat adalah mengikat atau mempersatukan jaringan-jaringan . Konduktivitas artinya kemampuan sel saraf untuk membawa impulsimpuls saraf. INGAN PENGUAT Jaringan penguat disebut juga jaringan penyokong atau jaringan penunjang. Terdapat 3 macam sel saraf 1. Gbr.

pembuluh darah dan saraf. Tendon adalah ujung otot yang melekat pada tulang. Fungsinya untuk membungkus organ-organ tubuh. . 2. fasia. selaput pembungkus otot. Matriksnya bening kebiruan. Kartilago hialin (dari embrio babi). pembuluh darah dan saraf. juga memberikan perlindungan terhadap organ tubuh. Ligamen adalah jaringan ikat yang berperan sebagai penghubung antar tulang. Jaringan ini terdapat pada selaput urat. memberi kemungkinan pertumbuhan memanjang tulang pipa dan memberi kemungkinan tulang rusuk bergerak saat bernafas. Jaringan ikat padat Nama lainnya jaringan ikat serabut putih. Gbr. b. Jaringan ikat longgar Ciri-ciri : sel-selnya jarang dan sebagian jaringannya tersusun atas matriks yang mengandung serabut kolagen dan serabut elastis. Fasia adalah jaringan ikat berbentuk lembaran yang menyelimuti otot. Kartilago hialin merupakan bagian terbesar dari kerangka embrio juga membantu pergerakan persendian. cincin tulang rawan pada batang tenggorok dan cabang batang tenggorok. b Kartilago fibrosa . Fungsinya untuk menyokong kerangka tubuh. pada orang dewasa berasal dari selaput tulang rawan atau perikondrium yang banyak mengandung kondroblas atau pembentuk sel-sel tulang rawan. menjadi selubung organ dan melindungi jaringan atau organ tubuh. Jaringan Tulang Rawan (Kartilago) Jaringan tulang rawan pada anak-anak berasal dari jaringan embrional yang disebut mesenkim. menguatkan saluran pernafasan. Terdapat pada permukaan tulang sendi. karena terbuat dari serabut kolagen yang berwarna putih. Ada 3 macam jaringan tulang rawan : a Kartilago hialin .menjadi organ dan berbagai organ menjadi sistem organ.Jaringan ikat longgar terdapat di sekitar organ-organ. tulang dengan tulang. Berdasarkan struktur dan fungsinya jaringan ikat dibedakan menjadi dua: a. ujung tulang rusuk yang melekat pada tulang dada dan pada ujung tulang panjang. ligamen dan tendon. Fungsinya untuk menghubungkan berbagai organ tubuh seperti otot dengan tulang-tulang.

Bagian-bagian dari jaringan darah adalah : a. b. Tulang spons. 4. Tulang dapat dibagi menjadi 2 macam : a. Contoh : tulang pendek. Jaringan ini terdapat pada perekatan ligamen-ligamen tertentu pada tulang. J aringan Tulang Jaringan tulang terdiri dari sel-sel tulang atau osteon yang tersimpan di dalam matriks. Contoh : tulang pipa. matriksnya terdiri dari zat perekat kolagen dan endapan garam-garam mineral terutama garam kalsium (kapur). Jaringan Darah Jaringan darah merupakan jaringan penyokong khusus. karena berupa cairan. epiglottis. Keping-keping darah (trombosit) . c. bila matriksnya berongga.Kartilago elastik Matriksnya berwarna keruh kekuning-kuningan. b.Matriksnya berwarna gelap dan keruh. Jaringan ini terdapat pada dawn telinga. bila matriks tulang rapat dan padat. Fungsi utama untuk memberikan proteksi dan penyokong. 3. pembuluh eustakius dan laring. Tulangmerupakan komponen utama dari kerangka tubuh dan berperan untuk melindungi alat-alat tubuh dan tempat melekatnya otot kerangka. persendian tulang pinggang. Gbr. pada calmam antar ruas tulang belakang dan pada pertautan antar tulang kemaluan kiri dan kanan. Kartilago fibrosa (dari tulang lutut manusia). Sel darah Dibagi menjadi sel darah merah (eritrosit) berfungsi untuk mengangkut oksigen dan sel darah putih (lekosit) berfungsi untuk melawan benda-benda asing yang masuk ke dalam tubuh. Tulang keras.

Berfungsi dalam proses pembekuan darah.

c.

Plasma darah Komponen terbesar adalah air, berperan mengangkut sari makanan, hormon, zat sisa hasil metabolisms, antibodi dan lain-lain.

5. Jaringan Limfe/Getah Bening Asal jaringan limfe adalah bagian dari darah yang keluar dari pembuluh darah, komponen terbesarnya adalah air dimana terlarut zat-zat antara lain glukosa, garam-garam, asam lemak. Komponen selulernya adalah limfosit. Jaringan limfe menyebar ke seluruh tubuh melalui pembuluh limfe. Fungsi jaringan limfe selain untuk kekebalan tubuh (adanya limfosit) juga untuk mengangkut cairan jaringan, protein, lemak, garam mineral dan zat-zat lain dari jaringan ke sistem pembuluh darah. JARINGAN LEMAK Nama lainnya adalah jaringan adiposa, jaringan ini terdapat di seluruh tubuh. Fungsinya untuk menyimpan lemak untuk cadangan makanan, dan mencegah hilangnya panas secara berlebihan. Kumpulan dari berbagai macam jaringan dan melaksanakan suatu tugas tertentu akan membentuk organ. Derajat dari organisme ditentukan dari makin beragamnya organ yang dimiliki. Beberapa organ tubuh 1. USUS Merupakan bagian dari sistem pencernaan. Disusun dari beberapa jaringan, susunan dari luar ke dalam adalah: a. Jaringan ikat serosa, fungsinya untuk menggantungkan usus ke organ lain b. Jaringan otot polos memanjang c. Jaringan otot polos melingkar d. Jaringan ikat longgar e. Jaringan otot polos mukosa f. Jaringan ikat longgar mukosa g. Jaringan epitel silindris yang merupakan jaringan terdalam dari rongga usus Di samping jaringan-jaringan tersebut di atas terdapat juga jaringan-jaringan lain (jaringan saraf, jaringan darah dan lain-lain) yang menunjang kerja usus.

Gambar 1 : Susunan umum organ saluran cerna (usus).

2. TRAKEA/BATANG TENGGOROK Merupakan bagian dari sistem pernafasan. Trakea disusun atas 3 lapis jaringan, dari luar ke dalam : a. Jaringan ikat padat b. Jaringan rulang rawan dan jaringan otot polos c. Jaringan epitel silindris berlapis banyak bersilia

SISTEM ORGAN Kumpulan dari berbagai organ dan menjalankan tugas tertentu disebut sistem organ. Sistem organ yang terdapat dalam tubuh manusia antara lain 1. SISTEM INTEGUMEN/KULIT 2. SISTEM PENCERNAAN 3. SISTEM SIRKULASI 4. SISTEM RESPIRASI/PERNAFASAN 5. SISTEM EKSKRESI 6. SISTEM REPRODUKSI 7. SISTEM KERANGKA 8. SISTEM OTOT 9. SISTEM SARAF 10. SISTEM HORMON STRUKTUR TUMBUHAN Seperti pada hewan, tubuh tumbuhan pun terdiri dari sel-sel. Sel-sel tersebut akan berkumpul membentuk jaringan, jaringan akan berkumpul membentuk organ dan seterusnya sampai membentuk satu tubuh tumbuhan. Di sini akan dibahas macammacam jaringan dan organ yang membentuk tubuh tumbuhan. Jaringan tumbuhan dapat dibagi 2 macam : 1. Jaringan meristem 2. Jaringan dewasa

JARINGAN MERISTEM

Jaringan meristem adalah jaringan yang terus menerus membelah. Jaringan meristem dapat dibagi 2 macam 1. Jaringan Meristem Primer Jaringan meristem yang merupakan perkembangan lebih lanjut dari pertumbuhan embrio. Contoh: ujung batang, ujung akar. Meristem yang terdapat di ujung batang dan ujung akar disebut meristem apikal. Kegiatan jaringan meristem primer menimbulkan batang dan akar bertambang panjang. Pertumbuhan jaringan meristem primer disebut pertumbuhan primer. 2. Jaringan Meristem Sekunder Jaringan meristem sekunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan dewasa yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan jaringan meristem sekunder disebut pertumbuhan sekunder. Kegiatanjaringan meristem menimbulkan pertambahan besar tubuh tumbuhan.

Jaringan dewasa adalah jaringan yang sudah berhenti membelah. Jaringan dewasa dapat dibagi menjadi beberapa macam : 1 Jaringan Epidermis Jaringan yang letaknya paling luar, menutupi permukaan tubuh tumbuhan. Bentuk jaringan epidermis bermacam-macam. Pada tumbuhan yang sudah mengalami pertumbuhan sekunder, akar dan batangnya sudah tidak lagi memiliki jaringan epidermis. Fungsi jaringan epidermis untuk melindungi jaringan di sebelah dalamnya. 2. Jaringan Parenkim Nama lainnya adalah jaringan dasar. Jaringan parenkim dijumpai pada kulit batang, kulit akar, daging, daun, daging buah dan endosperm. Bentuk sel parenkim bermacam-macam. Sel parenkim yang mengandung klorofil disebut klorenkim, yang mengandung rongga-rongga udara disebut aerenkim. Penyimpanan cadangan makanan dan air oleh tubuh tumbuhan dilakukan oleh jaringan parenkim. 3. Jaringan Penguat/Penyokong Nama lainnya stereon. Fungsinya untuk menguatkan bagian tubuh tumbuhan. Terdiri dari kolenkim dan sklerenkim.

jaringan gabus dibentuk oleh kambium gabus atau felogen. akar lembaga mati. b. . yakni xilem atau pembuluh kayu dan floem atau pembuluh lapis/pembuluh kulit kayu. Floem bertugas mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Batok kelapa adalah contoh yang baik dari bagian tubuh tumbuhan yang mengandung serabut dan sklereid. Xilem bertugas mengangkut air dan garam-garam mineral terlarut dari akar ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. pada Dikotil. sehingga sel-selnya menjadi kuat dan keras. AKAR Asal akar adalah dari akar lembaga (radix). ORGAN TUMBUHAN Organ tumbuhan biji yang penting ada 3. akar lembaga terus tumbuh sehingga membentuk akar tunggang. Xilem ada 2 macam: trakea dan trakeid. jaringan sklerenkim mengandung senyawa lignin. daun. pada Monokotil. yang fungsinya melindungi ujung akar sewaktu menembus tanah. Pada Dikotil. bunga modifikasi dari ranting dan daun. kemudian pada pangkal batang akan tumbuh akar-akar yang memiliki ukuran hampir sama sehingga membentuk akar serabut. mengingat sel-sel gabus yang bersifat kedap air. contoh: umbi modifikasi akar. yakni: akar. Jaringan Pengangkut Jaringan pengangkut bertugas mengangkut zat-zat yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Jaringan Gabus Fungsi jaringan gabus adalah untuk melindungi jaringan lain agar tidak kehilangan banyak air. Ada 2 macam jaringan. dinamakan kolumela.a. ke arah luar berupa sel-sel mati yang disebut felem. pembentukan jaringan gabus ke arah dalam berupa sel-sel hidup yang disebut feloderm. Kolenkim Sebagian besar dinding sel jaringan kolenkim terdiri dari senyawa selulosa merupakan jaringan penguat pada organ tubuh muda atau bagian tubuh tumbuhan yang lunak. batang. Sklerenkim terdiri dari dua macam yaitu serabut/serat dan sklereid atau sel batu. Sedang bagian lain dari ketiga organ tersebut adalah modifikasinya. 5. sel-sel kaliptra ada yang mengandung butir-butir amylum. Akar monokotil dan dikotil ujungnya dilindungi oleh tudung akar atau kaliptra. Sklerenkim Selain mengandung selulosa dinding sel. 4.

. Akar cabang terbentuk dari pertumbuhan persikel ke arah luar. Epidermis Susunan sel-selnya rapat dan setebal satu lapis sel.Berkas Pembuluh Angkut/Vasis Terdiri atas xilem dan floem yang tersusun bergantian menurut arah jari jari. Korteks Letaknya langsung di bawah epidermis. Pada pertumbuhan selanjutnya penebalan zat gabus sampai pada dinding sel yang menghadap silinder pusat. Silinder Pusat/Stele a. Menyerap air dam garam-garam mineral terlarut 2. dinamakan titik Caspary. Untuk menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah b. c. Epidermis b. Dapat berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan c.Silinder Pusat/Stele Silinder pusat/stele merupakan bagian terdalam dari akar. sehingga memungkinkan air dapat masuk ke silinder pusat.Sel-sel tersebut dinamakan sel penerus/sel peresap. sel-selnya tidak tersusun rapat sehingga banyak memiliki ruang antar sel.Persikel/Perikambium Merupakan lapisan terluar dari stele. Sel-sel endodermis dapat mengalami penebalan zat gabus pada dindingnya dan membentuk seperti titik-titik. bulu akar memperluas permukaan akar. Korteks c. a. Fungsi Akar a. Pada dikotil di antara xilem dan floem terdapat jaringan kambium. b. c. . Terdiri dari berbagai macam jaringan : . Tetapi tidak semua sel-sel endodermis mengalami penebalan. Anatomi Akar Pada akar muda bila dilakukan potongan melintang akan terlihat bagian-bagian dari luar ke dalam. Bulu akar merupakan modifikasi dari sel epidermis akar. bila diamati di bawah mikroskop akan tampak seperti hutuf U. Endodermis Merupakan lapisan pemisah antara korteks dengan silinder pusat.1.Empulur . disebut sel U. Sebagian besar dibangun oleh jaringan parenkim. sehingga air tak dapat menuju ke silinder pusat. Endodermis d. bertugas menyerap air dan garam-garam mineral terlarut. dinding selnya mudah dilewati air.

d. . c. Pada batang yang mengalami pertumbuhan sekunder. lkatan pembuluh pada stele disebut tipe kolateral yang artinya xilem dan floem. Fungsi epidermis untuk melindungi jaringan di bawahnya. 1. berkayu keras dan hidupnya menahun. Stele/ Silinder Pusat Merupakan lapisan terdalam dari batang. Epidermis Terdiri atas selaput sel yang tersusun rapat. Korteks Korteks batang disebut juga kulit pertama. yang dekat dengan lapisan epidermis tersusun atas jaringan kolenkim. xilem di sebelah dalam dan floem sebelah luar. Batang Dikotil Pada batang dikotil terdapat lapisan-lapisan dari luar ke dalam : a. b. Endodermis Endodermis batang disebut juga kulit dalam. Terdapat perbedaan antara batang dikotil dan monokotil dalam susunan anatominya. lapisan epidermis digantikan oleh lapisan gabus yang dibentuk dari kambium gabus. pada perkembangan selanjutnya jaringan parenkim yang terdapat di antara berkas pembuluh angkut juga berubah menjadi kambium. tersusun atas selapis sel. terdiri dari beberapa lapis sel. sedang pada musim kering tidak terjadi pertumbuhan sehingga pertumbuhan menebalnya pada batang tampak berlapis-lapis. Letak saling bersisian. setiap lapis menunjukkan aktivitas pertumbuhan selama satu tahun. lapis-lapis lingkaran tersebut dinamakan Lingkaran Tahun. Lapis terluar dari stele disebut perisikel atau perikambium. merupakan lapisan pemisah antara korteks dengan stele.Letaknya paling dalam atau di antara berkas pembuluh angkut terdiri dari jaringan parenkim. Endodermis tumbuhan Anguiospermae mengandung zat tepung. Pada tumbuhan Dikotil. yang disebutkambium intervasikuler. makin ke dalam tersusun atas jaringan parenkim. tidak mempunyai ruang antar sel. Antara xilem dan floem terdapat kambium intravasikuler. pertumbuhan menebal sekunder tidak berlangsung terus-menerus. tetapi tidak terdapat pada endodermis tumbuhan Gymnospermae. Keduanya dapat mengadakan pertumbuhan sekunder yang mengakibatkan bertambah besarnya diameter batang. tetapi hanya pada saat air dan zat hara tersedia cukup.

untuk mencegah penguapan yang terlalu besar. terdapat di dalam tulang daun dan urat-urat daun. Jaringan Pembuluh Jaringan pembuluh daun merupakan lanjutan dari jaringan batang. Anatomi daun dapat dibagi menjadi 3 bagian : 1. yakni palisade (jaringan pagar) dan spons (jaringan bunga karang). stoma berguna untuk tempat berlangsungnya pertukaran gas dari dan ke luar tubuh tumbuhan. ada Monokotil yang dapat mengadakan pertumbuhan menebal sekunder. Jaringan pagar selselnya rapat sedang jaringan bunga karang sel-selnya agak renggang. . Tidak adanya kambium pada Monokotil menyebabkan batang Monokotil tidak dapat tumbuh membesar. dengan perkataan lain tidak terjadi pertumbuhan menebal sekunder. misalnya pada pohon Hanjuang (Cordyline sp) dan pohon Nenas seberang (Agave sp).2. epidermis terdiri dari satu lapis sel. lapisan epidermis dilapisi oleh lapisan kutikula. 2. sehingga masih terdapat ruang-ruang antar sel. Pada epidermis terdapat stoma/mulut daun. Meskipun demikian. Epidermis Epidermis merupakan lapisan terluar daun. Parenkim/Mesofil Parenkim daun terdiri dari 2 lapisan sel. ada epidermis atas dan epidermis bawah. keduanya mengandung kloroplast. batas antara korteks dan stele umumnya tidak jelas. Kegiatan fotosintesis lebih aktif pada jaringan pagar karena kloroplastnya lebih banyak daripada jaringan bunga karang. merupakan bagian tubuh tumbuhan yang paling banyak mengandung klorofil sehingga kegiatan fotosintesis paling banyak berlangsung di daun. 3. Batang Monokotil Pada batang Monokotil. Daun merupakan modifikasi dari batang. Pada stele monokotil terdapat ikatan pembuluh yang menyebar dan bertipe kolateral tertutup yang artinya di antara xilem dan floem tidak ditemukan kambium.

yaitu: 1. Pembelahan zigot menghasilkan jaringanmeristem yang akan terus membelah dan mengalami diferensiasi. Proses ini berlangsung secara kualitatif. Berlangsung pada embrio. PERTUMBUHAN PADA TUMBUHAN Secara umum pertumbuhan dan pekembangan pada tumbuhan diawali untuk stadium zigot yang merupakan hasil pembuahan sel kelamin betina dengan jantan. PERKEMBANGAN adalah proses menuju kedewasaan pada organisme. Pertumbuhan ini bersifat kuantitatif/ terukur. Embrio memiliki 3 bagian penting : a. membentuk organ-organ yang mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda. kotiledon yaitu cadangan makanan . akar embrionik yaitu calon akar c. tunas embrionik yaitu calon batang dan daun b. Diferensiasi adalah perubahan yang terjadi dari keadaan sejumlah sel. Pertumbuhan Primer Terjadi sebagai hasil pembelahan sel-sel jaringan meristem primer.Gbr. Terdapat 2 macam pertumbuhan. ERTUMBUHAN adalah proses pertambahan ukuran sel atau organisme. Jaringan daun. bagian ujung-ujung dari tumbuhan seperti akar dan batang. Baik pertumbuhan atau perkembangan bersifat irreversibel.

Daerah pemanjangan Berada di belakang daerah pembelahan c. 2. yang disebut kambium vasis atau kambium intravasikuler. . Daerah diferensiasi Bagian paling belakang dari daerah pertumbuhan. Kambium yang berada di sebelah dalam jaringan kulit yang berfungsisebagai pelindung. Fungsinya adalah membentuk xilem dan floem primer. . gymnospermae dan menyebabkan membesarnya ukuran (diameter) tumubuhan. Pertumbuhan ini dijumpai pada tumbuhan dikotil.Selanjutnya parenkim akar/batang yang terletak di antara ikatan pembuluh. . Daerah pembelahan Sel-sel di daerah ini aktif membelah (meristematik) b. Sel-sel mengalami diferensiasi membentuk akar yang sebenarnya serta daun muda dan tunas lateral yang akan menjadi cabang. Terbentuk akibat ketidakseimbangan antara permbentukan xilem dan floem yang lebih cepat dari pertumbuhan kulit. Pertumbuhan Sekunder Merupakan aktivitas sel-sel meristem sekunder yaitu kambium dan kambium gabus.ke dalam membentuk feloderm : sel-sel hidup . Daerah pertumbuhan pada akar dan batang berdasar aktivitasnya tcrbagi menjadi 3 daerah a.Kambium intravasis dan intervasis membentuk lingkaran tahun ⇒bentuk konsentris.Mula-mula kambium hanya terdapat pada ikatan pembuluh.Gbr. menjadi kambium yang disebut kambium intervasis.ke luar membentuk felem : sel-sel mati . Embrio Tumbuhan Pertumbuhan tanaman dapat diukur dengan alat yang disebutauksanometer. .

dominasi apikal b. Diferensiasi salah satu unsur hara atau lebih akan menghambat atau menyebabkan pertumbuhan tak normal. Air dan Mineral ⇒ berpengaruh pada pertumbuhan tajuk 2 akar. Etiolasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat di tempat yang gelap Fotoperiodisme adalah respon tumbuhan terhadap intensitas cahaya dan panjang penyinaran. Cahaya ⇒ mempengaruhi fotosintesis. Faktor Luar 1. Faktor hereditas. Faktor Dalam 1.Gbr. yang berbeda untuk tiap jenis tumbuhan. Auksin adalah senyawa asam indol asetat (IAA) yang dihasilkan di ujung meristem apikal (ujung akar dan batang). a. 2. Lingkaran tahun karena aktivitas xilem sekunder Gbr. F.membantu perkecambahan . Kelembaban. Went (1928) pertama kali menemukan auksin pada ujung koleoptil kecambah gandum Avena sativa. Hormon.W. 2. Secara umum merupakan faktor penghambat. B. Suhu ideal yang diperlukan untuk pertumbuhan yang paling baik adalah suhu optimum. Giberelin Senyawa ini dihasilkan oleh jamur Giberella fujikuroi atau Fusarium . Irisan melintang batang waru A. . Suhu ⇒ di antaranya mempengaruhi kerja enzim. 3. 4.

Gas etilen Banyak ditemukan pada buah yang sudah tua Asam absiat Florigen Kalin Hormon pertumbuhan organ.c. disebut Blastula. Pertumbuhan Ujung Akar dan Ujung Batang Pertumbuhan pada hewan dibagi menjadi 2 fase. e.Kaulokali . ditemukan oleh F. g. a. b. d.Filokalin . moniliformae.Pembelahan zigot membelah (mitosis) menjadi banyak blastomer. f. Distribusi Auksin pada Kecambah b. Kurusawa. Fase Pembelahan (Cleavage) dan Blastulasi . yaitu : * kutub hewan (animal pole) * kutub tumbuhan (vegetal pole) .berperan dalam partenokarpi Sitokinin Pertama kali ditemukan pada tembakau. yaitu : 1.pemanjangan tumbuhan . a. Hormon ini merangsang pembelahan sel.Rhizokalin . terdiri dari : . Pada fase ini : .Blastulasi sel-sel morula membelah dan "arbei" morula membentuk rongga (blastocoel) yang berisi air.Antokalin Asam traumalin atau kambium luka Merangsang pembelahan sel di daerah luka sebagai mekanisme untuk menutupi luka Gbr. Fungsi giberelin : . h. Gastrulasi Adalah proses perubahan blastula menjadi gastrula.Blastomer berkumpul membentuk seperti buah arbei disebutMorula Morula mempunyai 2 kutub. Fase Embrionik Adalah fase pertumbuhan zigot hingga terbentuknya embrio. Fase ini meliputi beberapa tahapan.

Regenerasi adalah kemampuan untuk memperbaiki sel. e. Morfogenesis Proses pertumbuhan.terbentuk 3 lapisan embrionik : ektoderm. Metamorfosis tak sempurna : telur ⇒ nimfa ⇒ imago. Fase Pasca Embrionik Secara umum meliputi metamorfosis dan regenerasi.. Serangga a. 2. Imbas Embrionik Diferensiasi dari suatu lapisan embrionik mempengaruhi dan dipengaruhi oleh diferensiasi lapisan embrionik lain.terbentuk lubang blastopole ⇒ akan berkembang menjadi anus . Spesialisasi ⇒ setiap jaringan akan mempunyai bentuk. ektoderm dan endoderm .hewan tingkat rendah ⇒ dapat sampai pada tingkat organ . Metamorfosis adalah perubahan bentuk secara bertingkat dari masa muda ⇒ hewan dewasa.hewan tingkat tinggi ⇒ terbatas pada jaringan . Katak b.blastocoel mengempis atau bahkan menghilang . yaitu basil pelipatan mesoderm c. yaitu gastrocoel (Archenteron) ⇒ akan berkembang menjadi saluran pencernaan . jaringan atau bagian tubuh yang rusak. hewan dikelompokkan menjadi: . struktur dan fungsinya masing-masing. perkembangan dan diferensiasi menjadi organ. hilang atau mati. Metamorfosis sempurna : telur ⇒ larva ⇒ pupa ⇒ imago. Diferensiasi dan Spesialisasi Jaringan Diferensiasi ⇒ jaringan/lapisan embrionik akan berkembang menjadi berbagai organ dan sistem organ.terbentuk ruang. mesoderm dan endoderm Berdasarkan jumlah lapisan embrional. sistem organ dan organisme. Zigot ⇒ berudu ⇒ katak muda ⇒ katak dewasa.Hewan triploblastik : memiliki ketiga lapisan embrional * triploblastik aselomata : tak memiliki rongga tubuh * triploblastik pseudoselomata : memiliki rongga tubuh yang semu * triploblastik selomata: memiliki rongga tubuh yang sesungguhnya. .Hewan diploblastik : memiliki 2 lapisan embrional. d.

suhu. Gerak berupa perubahan posisi tubuh atau perpindahan yang meliputi seluruh atau sebagian dari tubuh.Setiap organisme mampu menerima rangsang yang disebut IRITABILITAS.kemotaksis c.fototropisme atau heliotropisme . Beberapa bentuk nasti : . a. . Gerak pada tumbuhan dibagi 3 golongan. Seperti bentuk tropisme.tigmotropi atau haptotropi ⇒ rangsang berupa sentuhan .hidrotropi b. dan mampu pula menanggapi rangsang tersebut.Seismonasti ⇒ rangsang sentuhan atau mekanik . terdapat taksis positif dan negatif.fototaksis .pecahnya buah tanaman polong. air. Gerak ESIONOM yaitu gerak yang dipengaruhi rangsang dari luar. Gerak ENDONOM . NASTI yaitu gerak bagian tumbuhan yang tidak dipengaruhi arah rangsang. dan zat kimia 3. 2.gerak membukanya kotak spora. Tropisme positif jika mendekati rangsang dan tropisme negatif jika menjauhi.nasti kompleks ⇒ rangsang tidak hanya satu Contoh : gerak membuka dan menutupnya sel-sel penutup stomata ⇒ rangsang berupa cahaya. yaitu : 1. TROPI (TROPISME) yaitu gerak bagian tumbuhan yang dipengaruhi oleh arah rangsang. TAKSIS yaitu gerak berpindah seluruh tubuh tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsang. Salah satu bentuk tanggapan yang umum adalah berupa gerak.geotropi . Beberapa bentuk taksis : . GERAK PADA TUMBUHAN Jika pada hewan rangsang disalurkan melalui saraf. maka pada tumbuhan rangsang disalurkan melalui benang plasma (PLASMODESMA) yang masuk ke dalam sel melalui dinding yang disebut NOKTAH.Niktinasti ⇒ rangsang berupa gelap . Gerak ini disebabkan terjadinya perubahan tekanan turgor akibat pemberian rangsang. Misalnya: . Bentuk tropisme antara lain . Gerak HIGROSKOPIS yaitu gerak yang ditimbulkan oleh pengaruh perubahan kadar air.

Kartilago memiliki rongga yang akan terisi oleh OSTEOBLAS (sel-sel pembentuk tulang). Cakram ini kaya akan osteoblas dan menentukan pertumbuhan tinggi. Alat gerak pada vertebrata meliputi alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot. Di pusatnya terdapat rongga yang berisi sumsum tulang. Karena belum diketahui sebabnya ada yang menduga tumbuhan itu sendiri yang menggerakkannya ⇒ gerak OTONOM. dan persendian tulang. Jenis osifikasi adalah DESMAL dan KONDRAL. Rongga terbentuk karena aktivitas OSTEOKLAS (perombak tulang).Bagian ujung yang disebut EPIFISE. TULANG Menurut bahan pembentuknya. Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). tersusun atas sel-sel tulang rawan (KONDROSIT) yang mensekresikan matriks (KONDRIN) berupa hialin atau kolagen. Tulang Keras atau Osteon terbagi menljadi Tulang Tulang Tulang Tulang panjang (tulang pipa) pipih pendek pneumatika Tulang Pipa terbagi menjadi 3 bagian yaitu : . Gerak adalah hasil interaksi antara tulang. . misalnya aliran plasma sel. Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago (berasal dari mesenkim). Proses pengerasan tulang disebut penulangan atau OSIFIKASI. tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan (KARTILAGO) dan tulang keras (= tulang/OSTEON).Di antara epifise dan diafise terdapat CAKRAM EPIFISE (DISCUS EPIPHYSEALIS). pada orang dewasa kondrin lebih banyak dan rawan ini berasal dari selaput tulang rawan (PERIKONDRIUM) yang banyak mengandung KONDROBLAS (pembentuk kondrosit). otot. Rawan pada dewasa antara lain terdapat pada cincin batang tenggorokan dan daun telinga. Rawan pada anak berasal dari mesenkim dengan kandungan kondrosit lebih banyak dari kondrin. Setiap satuan sel-sel tulang akan melingkari pembuluh darah dan serabut saraf membentuk SISTEM HAVERS. Sebaliknya.yaitu gerak yang belum/tidak diketahui sebabnya. Tulang rawan bersifat lentur.Bagian tengah yang disebut DIAFISE. Matriks akan mengeluarkan kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras. . . Kondral meliputi PERIKONDRAL dan ENKONDRAL.

Setiap satuan sel-sel tulang akan melingkari pembuluh darah dan serabut saraf membentuk SISTEM HAVERS.Tulang panjang (tulang pipa) . Rawan pada dewasa antara lain terdapat pada cincin batang tenggorokan dan daun telinga. Kondral meliputi PERIKONDRAL dan ENKONDRAL.Tulang pneumatika Tulang Pipa terbagi menjadi 3 bagian yaitu : . otot.Tulang pipih . tersusun atas sel-sel tulang rawan (KONDROSIT) yang mensekresikan matriks (KONDRIN) berupa hialin atau kolagen. Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago (berasal dari mesenkim). Sebaliknya. Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). Tulang Keras atau Osteon terbagi menljadi . Tulang rawan bersifat lentur. pada orang dewasa kondrin lebih banyak dan rawan ini berasal dari selaput tulang rawan (PERIKONDRIUM) yang banyak mengandung KONDROBLAS (pembentuk kondrosit).Tulang pendek . Jenis osifikasi adalah DESMAL dan KONDRAL. Proses pengerasan tulang disebut penulangan atau OSIFIKASI. Sumsum tulang kuning (MEDULLA OSSIUM FLAVA) Alat gerak pada vertebrata meliputi alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot. Rawan pada anak berasal dari mesenkim dengan kandungan kondrosit lebih banyak dari kondrin. Sumsum tulang merah (MEDULLA OSSIUM RUBBA) 2. Gerak adalah hasil interaksi antara tulang. TULANG Menurut bahan pembentuknya. tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan (KARTILAGO) dan tulang keras (= tulang/OSTEON).Sumsum Tulang ada dua jenis yaitu : 1. dan persendian tulang. Kartilago memiliki rongga yang akan terisi oleh OSTEOBLAS (sel-sel pembentuk tulang). Matriks akan mengeluarkan kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras.

Bagian ujung yang disebut EPIFISE. Sumsum Tulang ada dua jenis yaitu : 1. ⇒ pergelangan tangan. DIARTROSIS yaitu hubungan yang memungkinkan adanya gerakan yang cukup besar. Di pusatnya terdapat rongga yang berisi sumsum tulang. . Selaput ini menghasilkan MINYAK SINOVIAL yang berguna sebagai pelumas sendi.SENDI OVOID/ELLIPS (ELLIPSOIDEA) : kedua ujung tulang berbentuk oval. Rongga terbentuk karena aktivitas OSTEOKLAS (perombak tulang). ⇒ gelang pinggul. Cakram ini kaya akan osteoblas dan menentukan pertumbuhan tinggi.SENDI ENGSEL (GYNGLUMUS) : ujung tulang yang bergerak membentuk lekukan. ARTIKULASI terbagi atas 3 bentuk yaitu : 1. . Sumsum tulang kuning (MEDULLA OSSIUM FLAVA) PERSENDIAN adalah hubungan antar tulang (ARTIKULASI) MEMBRAN SINOVIAL (selaput sendi) adalah : Selaput yang membungkus ujung-ujung tulang yang membentuk persendian. SINARTROSIS yaitu hubungan yang tidak memungkinkan adanya gerakan.SENDI PUTAR (TROKOIDEA) : ujung rulang yang satu mengitari ujung rulang lain. ⇒ sendi antara hasta dan pengumpil.. ⇒ sendi pada tulang ibu jari dengan telapak tangan. .SINFIBROSIS ⇒ kedua ujung tulang dihubungkan dengan serabut.Di antara epifise dan diafise terdapat CAKRAM EPIFISE (DISCUS EPIPHYSEALIS).Bagian tengah yang disebut DIAFISE. . . .SENDI PELURU (ENDARTROSIS) : ujung tulang yang satu berbentuk bonggol masuk ke tulang lain yang berbentuk cekungan. 3. .SENDI PELANA (SELLARIS) : kedua ujung tulang membentuk seperti pelana. ⇒ siku. 2. . . AMFIARTROSIS yaitu hubungan yang memungkinkan terjadinya gerak yang terbatas ⇒ hubungan antara tulang rusuk dan tulang belakang. .SINKONDROSIS ⇒ kedua ujung tulang dihubungkan dengan kartilago. lutut. Sumsum tulang merah (MEDULLA OSSIUM RUBBA) 2.

.ADP . lisut. . BAGIAN-BAGIAN OTOT TENDON ⇒ urat otot.ATP . bagian tengah otot yang menggembung. DEPRESI ⇒ ke bawah > < ELEVASI ⇒ ke atas. . Zona H dan Z dari miofibril.ASETILKOLIN : zat reseptor rangsang yang sangat peka. c. Gambar 1 : Keterangan : a. Otot lurik = serat lintang ⇒ gerakan disadari (VOLUNTER) 3. MEKANISME GERAKAN OTOT . Otot polos ⇒ gerakan tak disadari (INVOLUNTER) 2. bagian ujung otot yang mengecil. g. Miofibril. NORMOTROFI ⇒ otot yang besarnya normal. INSERSIO ⇒ ujung otot yang melekat pada tempat yang bergerak. EKSTENSIBILITAS ⇒ kemampuan untuk memanjang c. Kumpulan serabut otot. Otot. SUPINASI ⇒ memutar telapak tangan menengadah > < PRONASI ⇒menelungkup. d. TETANUS ⇒ ketegangan maksimum yang terus menerus. Otot berelaksasi dan berkontraksi.AKTIN dan MIOSIN : protein khas dari otot. FLEKSI ⇒ membengkokkan > < EKSTENSI ⇒ meluruskan. ORIGO ⇒ ujung otot yang melekat pada tempat yang tidak bergerak. e.OTOT (MUSCULUS) Macam otot 1. KARAKTERISTIK OTOT a. ELASTISITAS ⇒ kemampuan untuk kembali ke ukuran semula setelah memendek atau memanjang KERJA OTOT TONUS ⇒ ketegangan akibat mengerutnya otot (kontraksi).AMP : energi yang diperlukan untuk kontraksi otot. KONTRAKTIBILITAS ⇒ kemampuan untuk memendek b. VENTRIKEL ⇒ empal otot. DISKUS INTERKALARIS ⇒ bagian khas otot jantung yang merupakan batas. Otot jantung = MIOKARDIUM ⇒ involunter MIOGLOBIN adalah pigmen otot yang berfungsi mengikat oksigen. Aktin dan miosin. HIPERTROFI ⇒ otot yang membesar. f. b. Serabut otot dengan intinya. ATROFI ⇒ otot yang mengecil. ABDUKSI ⇒ menjauhi badan > < ADDUKSI ⇒ mendekati badan.FASE ANAEROB (KONTRAKSI) ATP ⇒ ADP + P + Energi .

kaki membentuk "X" atau "O" .MIASTENIA GRAVIS .Kejang otot .MIKROSEFALUS ⇒ kekurangan kapur . GLIKOGEN ⇒ LAKTASIDOGEN ⇒ GLUKOSA + ASAM LAKTAT GLUKOSA ⇒ CO2 + H2O + Energi Asam Laktat = zat peleleh O2 diambil secara cepat untuk mengoksidasi asam laktat sehingga orang yang kelelahan akan terengah-engah GANGGUAN PADA SISTEM GERAK 1. 2. Gangguan karena fisiologis . Sistem organ tubuh yang penting pada hewan dan manusia antara lain SISTEM ORGAN TUBUH TELAAH PADA MANUSIA .RAKITIS ⇒ kekurangan vitamin D . Gangguan pada rangka FRAKTURA ⇒ patah tulang DISLOKASI ⇒ pergeseran posisi sendi ANKILOSIS ARTRITIS ⇒ infeksi sendi Kelainan ruas tulang belakang ⇒ akibat kesalahan sikap duduk : SKOLIOSIS.FASE AEROB (pembentukan kembali ATP) ATP yang habis digunakan selama fase anaerob dibentuk kembali dengan mendapat energi dari hasil penguraian glukosa. Gangguan pada otot .ADP ⇒ AMP + P + Energi Kreatinfosfat ⇒ Kreatin + Fosfat + Energi .OSTEOPOROSIS ⇒ kekurangan hormon kelamin Struktur tubuh hewan dan manusia terdiri dari beberapa sistem organ tubuh. Sistem organ tubuh tersebut saling berkaitan dan bekerja satu sama lain sehingga individu dapat hidup dengan baik.Tetanus - 3. LORDOSIS & KIFOSIS.

lodium (I) . maka kelebihannya akan dibuang melalui ginjal dalam bentuk urea ⇒ inilah yang disebut Nitrogen Balans. Protein tidak menghasilkan energi 2. dsb. komponen penyusun Hemoglobin. 3. Komponen penting dalam hormon pertumbuhan . Lemak (Lipid) Diperlukan sebagai pelarut beberapa vitamin.1 gram/kg. metabolisme zat. diperlukan dalam pembelahan sel. Jika kebutuhan tersebut berlebih.Kalsium (Ca) ⇒ Untuk membentuk matriks tulang.BB/hari. jadi harus didatangkan dari luar. 3. Kebutuhan protein untuk orang dewasa adalah 1 gram/kg.Fluor (F) . Kelebihan karbohidrat dalam tubuh akan disimpan dalam bentuk lemak. Fenilalanin. pada pengurutan otot. Kebutuhannya adalah 15 . Karbohidrat Sebagai penghasil energi (4 kal/g).30 mg/hari. Kebutuhan lemak untuk orang dewasa adalah 0. Protein Mengandung asam amino (essensial dan non essensial). Misalnya : Leusin. Untuk membentuk matriks tulang. 7. 4.1. Metionin.8 g/hari. 5. 4. Garam-Garam Mineral . Untuk menguatkan geligi.Besi (Fe) ⇒ ⇒ ⇒ ⇒ . Lisin. Kebutuhannya adalah 0. 2.Fosfor (P) . 6. Merupakan komponen penting sitokrom (enzim pernafasan). GERAK DAN SISTEM ALAT GERAK ⇒ KINESIOLOGI MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN ⇒ GASTROENTEROLOGI DARAH DAN SISTEM PEREDARAN DARAH ⇒ HEMATOLOGI EKSKRESI DAN SISTEM EKSKRESI ⇒ NEFROLOGI PERNAFASAN DAN SISTEM PERNAFASAN ⇒ PULMONOLOGI SISTEM SARAF DAN SISTEM KOORDINASI ⇒ NEUROLOGI DAN SISTEM HORMON ⇒ ENDOKRINOLOGI GASTROENTEROLOGI Zat Makanan Makanan sehat harus terdiri dari zat-zat nutrien (zat gizi) antara lain : 1. Kebutuhannya adalah 1 mg/hari.5 . sebagai "bantalan lemak" (pelindung jaringan tubuh) dan penghasil energi yang besar (9 kal/g). Asam Amino Essensial adalah asam amino yang tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh. membantu proses penggumpalan darah danmempengaruhi penerimaan rangsang oleh saraf.BB/hari.

(Kalsiferol = Ergosterol) memperlancar proses Osifikasi. tidak menghasilkan energi. ⇒ Proses pertumbuhan. Hesz dan Sherman. Diare. perbanyakan sel dan anti pelagra. Defisiensi akan menimbulkan Rakhitis. Zat tersebut ditemukan olelj Sant-Gyorgi disebut pula Vitamin P. Dimensia. kekurangan unsur tersebut dapat terjadi sebelum atau sesudah pertumbuhan berhenti Untuk pembentukan asam klorida (HCl). mengatur rangsang sinar pada saraf mata. Ditemukan oleh McCollum.B1 (Aneurin = Thiamin) .. ⇒ Mengatur kadar kapur dan fosfor. akan menimbulkan gangguan kulit akan menimbulkan Anemia defisiensi asam akan menimbulkan Anemia Pernisiosa ⇒ Berfungsi dalam pembentukan sel. ⇒ Transmisi rangsang sinar ke mata. Pada jeruk selain vitamin C ditemukan pula zat Sitrin dan Rutin yang mampu menghentikan pendarahan. Keilosis. Defisiensinya akan mengakibatkan Katarak. Defisiensinya menyebabkan Beri-Beri dan Neuritis. Kebutuhannya adalah 1 g/hari.B2 (Riboflavin = Laktoflavin) .Natrium & Klor (NaCl) ⇒ (Tiroksin).B6 (Piridoksin = Adermin) Asam Pantotenat PABA (Para Amino Asam Benzoat) Kolin Biotin (Vitamin H) Asam Folat B12 (Sianokobalamin) Vitamin C (Asam Askorbinat) ⇒ Untuk mempengaruhi absorbsi lemak dalam usus. Defisiensi akan menyebabkan Kontipasi (Sembelit). Vitamin Diperlukan dalam jumlah yang sangat kecil.Asam Nikotin (Niasin) .Vitamin A (Aseroftol) ⇒ Berfungsi dalam pertumbuhan sel epitel. Vitamin Yang Larut Dalam Air (Water Soluble Vitamins) . Kekurangan vitamin dapat menyebabkan Penyakit Defisiensi. Kemudian pada mata akan timbul Bercak Bitot setelah itu mata akan mengering (Xeroftalmia) akhirnya mata akan hancur (Keratomalasi). pendarahan di bawah kulit.Vitamin D . pembuatan trombosit. 5. ⇒ Defisiensi akan menimbulkan timbunan lemak pada hati. Defisiensi akan menimbulkan pendarahan gusi. Vitamin Yang Larut Dalam Lemak (Lipid Soluble Vitamins) . Defisiensi awal akan menimbulkan gejala Hemeralopia (rabun senja) dan Frinoderma (kulit bersisik). ⇒ Defisiensi akan menyebabkan Dermatitis ⇒ Untuk mencegah timbulnya uban ⇒ Defisiensi ⇒ Defisiensi ⇒ Defisiensi folat. ⇒ Untuk pergerakan peristaltik usus. . karies gigi. Defisiensi akan menyebabkan Pelagra dengan gejala 3 D: Dermatitis.

Vitamin E (Tokoferol) . Renin yaitu enzim yang mampu menggumpalkan Kasein (sejenis protein) dalam susu. antara lain adalah: Gbr. Berfungsi dalam pembentukan protrombin. Lambung ⇒ Dilakukan secara mekanik dan kimiawi. Sistem Pencernaan pada manusia Mulut ⇒ Dilakukan pencernaan secara mekanik oleh gigi dan kimiawi oleh ludah yang dihasilkan Kelenjar Parotis. Sekretin yaitu hormon yang merangsang pankreas untuk mengeluarkan sekretnya. Submandibularis dan Sublingualis yang mengandung enzim Amilase (Ptyalin). ⇒ Ditemukan oleh Dam dan Schonheydcr..Vitamin K (Anti Hemoragi) ⇒ Berperan dalam meningkatkan Fertilitas. Fungsi HCI Lambung : 1. Merangsang keluamya sekretin . Dibuat dalam kolon dengan bantuan bakteri Escherichia coli Alat Pencernaan Makanan Sistem pencernaan makanan pada manusia terdiri dari beberapa organ.

Mengaktifkan Pepsinogen menjadi Pepsin untuk memecah protein. Di antara gangguan-gangguan ini adalah diare. Diare Apabila kim dari perut mengalir ke usus terlalu cepat maka defekasi menjadi lebih sering dengan feses yang mengandung banyak air. kolik. ⇒ Infeksi pada kelenjar parotis disebut juga Gondong ⇒ "Radang" pada dinding lambung. ⇒ Di dalam Duodenum terdapat getah pankreas (bersifat basa) yang mengandung Steapsin (Lipase). air terlalu banyak diserap usus. Desinfektan 4. ⇒ Feses yang sangat cair akibat peristaltik yang terlalu cepat. Merangsang keluarnya hormon Kolesistokinin yang berfungsi merangsang empdu mengeluarkan getahnya. ⇒ Kesukaran dalam proses Defekasi (buang air besar) ⇒ Terlalu banyak makan atau makan suatu zat yang merangsang lambung. Penyebab diare antara lain ansietas (stres). Dalam usus halus makanan diabsorbsi. 3. Keadaan seperti ini disebut diare.Usus 2. sembelit. Sembelit ini disebabkan . Konstipasi (Sembelit) Sembelit terjadi jika kim masuk ke usus dengan sangat lambat. makanan tertentu. Enterokinase adalah suatu aktivator enzim. air direabsorbsi serta sissa makanan dibusukkan menjadi feses selanjutnya dibuang melalui anus (Proses Defekasi). infeksi bakteri. maka feses menjadi keras dan kering. peritonitis. atau organisme perusak yang melukai dinding usus. Amilase dan Tripsinogen. Gangguan Sistem Pencernaan • Apendikitis • Diare • Kontipasi (Sembelit) • Maldigesti • Parotitis • Tukak Lambung/Maag • Xerostomia ⇒ Radang usus buntu. Dalam usus besar (Kolon). Usus memperluas bidang penyerapan dengan melakukan jonjot usus (Villi). sampai pada infeksi usus buntu (apendisitis). umumnya diakibatkan infeksi Helicobacter pylori ⇒ Produksi air liur yang sangat sedikit Gangguan pada sistem pencernaan makanan dapat disebabkan oleh pola makan yang salah. Diare dalam waktu lama menyebabkan hilangnya air dan garam-garam mineral. Akibatnya. tukak lambung. sehingga terjadi dehidrasi. dan kelainan alat pencernaan.

Gangguan lain pada lambung adalah gastritis atau peradangan pada lambung. mempunyai susunan gigi sebagai berikut: 3 M 3 3 P 3 0 C 0 0 I 4 0 I 4 0 C 0 0 P 3 0 M 3 Rahang atas Jenis gigi Rahang bawah I = insisivus = gigi seri . Struktur khusus sistem pencernaan hewan ruminansia : 1. lambung. Struktur lambung memiliki empat ruangan. dan usus. Sedangkan produksi HCl yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya gesekan pada dinding lambung dan usus halus. yaitu: Rumen. 2. struktur alat pencernaan kadangkadang berbeda antara hewan yang satu dengan hewan yang lain. 4. Jika pertahanan mukus rusak. seperti alkohol dan cabe yang mengakibatkan rasa nyeri yang disebut kolik. Retikulum. merupakan peradangan pada selaput perut (peritonium). Tukak lambung menyebabkan berlubangnya dinding lambung sehingga isi lambung jatuh di rongga perut. 3. Geraham belakang (Molare) memiliki bentuk datar dan lobar. Namun demikian. yaitu terdiri atas mulut. enzim pencernaan akan memakan bagian-bagian kecil dari lapisan permukaan lambung. misalnya. Gigi seri (Insisivus) memiliki bentuk untuk menjepit makanan berupa tetumbuhan seperli rumput. Rahang dapat bergerak menyamping untuk menggiling makanan. Beberapa gangguan lain pada sistem pencernaan antara lain sebagai berikut: Peritonitis. Sapi. Gesekan akan lebih parah kalau lambung dalam keadaan kosong akibat makan tidak teratur yang pada akhirnya akan mengakibatkan pendarahan pada lambung.karena kurang mengkonsumsi makanan yang berupa tumbuhan berserat dan banyak mengkonsumsi daging. Sebagian besar tukak lambung ini disebabkan oleh infeksi bakteri jenis tertentu. faring. Gangguan lain adalah salah cerna akibat makan makanan yang merangsang lambung. sehingga timbul rasa nyeri yang disebut tukak lambung. Tukak Lambung (Ulkus) Dinding lambung diselubungi mukus yang di dalamnya juga terkandung enzim. esofagus. Pola sistem pencernaan pada hewan umumnya sama dengan manusia. Omasum dan Abomasum. Dapat pula apendiks terinfeksi sehingga terjadi peradangan yang disebut apendisitis. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadinya tukak lambung.

dan abomasum 7-8%. Pada omasum terdapat kelenjar yang memproduksi enzim yang akan bercampur dengan bolus. polisakarida. bakteri tidak tahan hidup di abomasum karena pH yang sangat rendah. Dari rumen. tetapi memiliki gigi geraham lebih banyak dibandingkan dengan manusia sesuai dengan fungsinya untuk mengunyah makanan berserat. dan fermentasi selulosa oleh enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri dan jenis protozoa tertentu. namun dapat dicernakan untuk menjadi sumber protein bagi hewan pemamah biak. yaitu perut yang sebenarnya dan di tempat ini masih terjadi proses pencernaan bolus secara kimiawi oleh enzim. yaitu penyusun dinding sel tumbuhan yang terdiri atas 50% selulosa. Lambung mempunyai peranan penting untuk menyimpan makanan sementara yang akan dimamah kembali (kedua kah). Makanan dari kerongkongan akan masuk rumen yang berfungsi sebagai gudang sementara bagi makanan yang tertelan. omasum 7-8%. kelinci. retikulum. dan abomasum dengan ukuran yang bervariasi sesuai dengan umur dan makanan alamiahnya. Jika dibandingkan dengan kuda. Proses fermentasi . Dengan demikian. retikulum 5%. akibatnya bakteri ini akan mati. makanan akan diteruskan ke retikulum dan di tempat ini makanan akan dibentuk menjadi gumpalan-gumpalan yang masih kasar (disebut bolus). omasum.C = kaninus = gigi taring P = premolar = geraham depan M = molar = geraham belakang Berdasarkan susunan gigi di atas. Dari mulut makanan akan ditelan kembali untuk diteruskan ke ornasum. Hewan seperti kuda. Selain itu. Akan tetapi. terlihat bahwa sapi (hewan memamah biak) tidak mempunyai gigi seri bagian atas dan gigi taring. pada lambung juga terjadi proses pembusukan dan peragian. yaitu rumen. Kapasitas rumen 80%. Selulase yang dihasilkan oleh mikroba (bakteri dan protozoa) akan merombak selulosa menjadi asam lemak. faring pada sapi lebih pendek. diperkirakan sekitar 3/4 dart isi rongga perut. Esofagus berdinding tipis dan panjangnya bervariasi diperkirakan sekitar 5 cm. Lambung sapi sangat besar. Proses fermentasi atau pembusukan yang dilaksanakan oleh bakteri terjadi pada sekum yang banyak mengandung bakteri. hewan ini tidak memerlukan asam amino esensial seperti pada manusia. Bolus akan Jimuntahkan kembali ke mulut untuk dimamah kedua kali. Lambung ruminansia terdiri atas 4 bagian. dan marmut tidak mempunyai struktur lambung seperti pada sapi untuk fermentasi seluIosa. Pembagian ini terlihat dari bentuk gentingan pada saat otot sfinkter berkontraksi. Akhirnya bolus akan diteruskan ke abomasum. Esofagus (kerongkongan) pada sapi sangat pendek dan lebar serta lebih mampu berdilatasi (mernbesar). Di rumen terjadi pencernaan protein.

dan marmut lebih kasar karena proses pencernaan selulosa hanya terjadi satu kali. jantung beruang dua. ⇒ Peredaran darah tunggal. Sistem Peredaran darah terbuka Sistem peredaran darah tertutup.Mollusca dan Arthropods . ⇒ Peredaran darah ganda. Sedangkan pada sapi proses pencernaan terjadi dua kali. Kotoran yang belum tercerna tadi masih mengandung banyak zat makanan. tetapi juga dapat menghasilkan bio gas yang berupa CH4 yang dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif. Peredaran darah ganda. sedangkan pada karnivora volume makanan kecil dan pencernaan berlangsung dengan cepat.Aves . kotoran yang telah keluar tubuh seringkali dimakan kembali. sekat antar ruang belum sempurna. jantung beruang empat. Sistem Gastrovaskuler. kelinci. jantung beruang empat. Enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri ini tidak hanya berfungsi untuk mencerna selulosa menjadi asam lemak. Akibatnya kotoran kuda.Reptil . Hal itu disebabkan karena makanan herbivora bervolume besar dan proses pencernaannya berat.Reptil ⇒ Peredaran darah tunggal. jantung beruang empat.Amphibi .Pisces .Pisces .Annelida ⇒ ⇒ ⇒ ⇒ Difusi (pada Amoeba) dan vakuola kontraktil (padaParamaecium). Tidak tertutup kemungkinan bakteri yang ada di sekum akan keluar dari tubuh organisme bersama feses.Coelenterata dan Platyhelmintbes . Pada kelinci dan marmut. sekat sudah ⇒ sempurna. usus halusnya bisa mencapai 40 meter.Protozoa . Hal itu dipengaruhi oleh makanannya yang sebagian besar terdiri dari serat (selulosa).Amphibi .pada sekum tidak seefektif fermentasi yang terjadi di lambung. jantung beruang dua. sehingga di dalam feses (tinja) hewan yang mengandung bahan organik akan diuraikan dan dapat melepaskan gas CH4 (gas bio). Sekum pada pemakan tumbuh-tumbuhan lebih besar dibandingkan dengan sekum karnivora. Usus pada sapi sangat panjang. Peredaran darah ganda. ⇒ Peredaran darah ganda. yang akan dicernakan lagi oleh kelinci. yakni pada lambung dan sekum yang kedua-duanya dilakukan oleh bakteri dan protozoa tertentu. . jantung beruang tiga. jantung beruang tiga. . ⇒ Pada buaya terdapat lubang kecil antar bilik yang disebut foramen panizzae. yakni pada sekum. sekat antar ruang belum sempurna. . ⇒ Peredaran darah ganda.

atau buluh Malphigi. Terdapat dua pembuluh limfe besar : 1. CO2. yaitu melakukan osmoregulasi. sedangkan alat pengeluaran pada hewan invertebrata berupa nefridium. Zat sisa metabolisme adalah hasil pembongkaran zat makanan yang bermolekul kompleks. Amonia (NH3). dan mengatur konsentrasi sebagian besar penyusun cairan tubuh. darah sukar membeku. Demikian juga H2O dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. dan asam urat. dan hati.Varises ⇒ Kadar Hb tidak mencukupi (di bawah normal). ⇒ Pelebaran pembuluh vena akibat kerusakan pada katup-katupnya. ⇒ Kekurangan faktor pembekuan darah.Lekimia . Duktus Torasikus. Sistem ekskresi membantu memelihara homeostasis dengan tiga cara. 2.Aves Pada buaya terdapat lubang kecil antar bilik yang disebut foramen panizzae. Karbon dioksida dan air merupakan sisa oksidasi atau sisa pembakaran zat makanan yang berasal dari karbohidrat.. kulit. sekat sudah ⇒ sempurna.Anemia . mengeluarkan sisa metabolisme. merupakan zat yang . ⇒ Gangguan jantung karena terdapat gumpalan pada nadi tajuk (arteri koronaria).Sklerosis -Trombus dan Embolus .Hemofilia . lemak dan protein. jantung beruang empat. Peredaran darah ganda. Zat sisa ini sudah tidak berguna lagi bagi tubuh. NHS. Kedua senyawa tersebut tidak berbahaya bila kadarnya tidak berlebihan. Zat sisa metabolisme dikeluarkan dari tubuh oleh alat ekskresi. H20. Bila terjadi di rektum disebut Hemoroid (Wasir). ⇒ Penyakit keganasan darah (kanker darah) ⇒ Pengerasan dinding pembuluh nadi. Di sepanjang pembuluh tersebut terdapat kelenjar getah bening yang berfungsi sebagai filter terhadap bibit penyakit. Walaupun CO2 berupa zat sisa namun sebagian masih dapat dipakai sebagai dapar (penjaga kestabilan PH) dalam darah. Ekskresi berarti pengeluaran zat buangan atau zat sisa hasil metabolisme yang berlangsung dalam tubuh organisme. sel api. Alat ekskresi pada manusia dan vertebrata lainnya berupa ginjal. misalnya sebagai pelarut. hasil pembongkaran/pemecahan protein.sedangkan Arteriosklerosis disebabkan oleh kapur. paru-paru. Atherosklerosis disebabkan oleh lemak. Bila terjadi infeksi dalam tubuh maka tedadi pembesaran kelenjar limfe regional. zat warna empedu. Gangguan Pada Sistem Peredaran Darah . Sisa metabolisme antara lain. Duktus Limfatikus Dekster.

jika untuk sementara disimpan dalam tubuh zat tersebut akan dirombak menjadi zat yang kurang beracun. . Alat ekskresinya ada yang berupa saluran Malphigi. zat ini harus dikeluarkan dari tubuh. dan belalang. dan sel api. karena daya larutnya di dalam air rendah. Nefridium adalah tipe yang umum dari struktur ekskresi khusus pada invertebrata. cacing gilig (Annellida). 1. Berikut ini akan dibahas sistem ekskresi pada cacing pipih(Planaria). yaitu dalam bentuk urea. saluran bercabang menjadi pembuluh ekskresi yang terbuka sebagai lubang di permukaan tubuh (nefridiofora). Gerakan flagela juga berfungsi mengatur arus dan menggerakan air ke sel api pada sepanjang saluran ekskresi. Oleh karena itu. invertebrata memiliki sistem ekskresi yang sangat sederhana. Tugas pokok alat ekskresi ialah membuang sisa metabolisme tersebut di atas walaupun alat pengeluarannya berbeda-beda.beracun bagi sel. Sisa nitrogen lewat dari sel ke sistem pencernaan dan diekskresikan lewat mulut. Namun demikian. Air dikeluarkan lewat lubang nefridiofora ini. Invertebrata belum memiliki ginjal yang berstruktur sempurna seperti pada vertebrata. Beberapa zat . Asam urat merupakan sisa metabolisme yang mengandung nitrogen (sama dengan amonia) dan mempunyai daya racun lebih rendah dibandingkan amonia. nefridium. dan sistem ini berbeda antara invertebrata satu dengan invertebrata lainnya. Zat warna empedu adalah sisa hasil perombakan sel darah merah yang dilaksanakan oleh hati dan disimpan pada kantong empedu. Pada tempat tertentu. Di dalam protonefridium terdapat sel api yang dilengkapi dengan silia. Protonefridium tersusun dari tabung dengan ujung membesar mengandung silia. SISTEM EKSKRESI PADA INVERTEBRATA Sistem ekskresi invertebrata berbeda dengan sistem ekskresi pada vertebrata.Gbr. Tiap sel api mempunyai beberapa flagela yang gerakannya seperti gerakan api lilin. Sistem Ekskresi pada Cacing Pipih Cacing pipih mempunyai organ nefridium yang disebut sebagaiprotonefridium. Struktur alat ekskresi pada casing pipih Sebagian besar sisa nitrogen tidak masuk dalam saluran ekskresi. Air dan beberapa zat sisa ditarik ke dalam sel api. Zat inilah yang akan dioksidasi jadi urobilinogen yang berguna memberi warna pada tinja dan urin. Pada umumnya.

disebutnefrostom (di bagian anterior) dan terletak pada segmen yang lain. serangga juga memiliki sistem trakea untuk mengeluarkan zat sisa hasil oksidasi yang berupa CO2. setiap segmen dalam tubuhnya mengandung sepasang metanefridium. bahan-bahan yang berguna seperti air. Alat Ekskresi pada Belalang Alat ekskresi pada belalang adalah pembuluh Malpighi. Sistem Ekskresi pada Anelida dan Molluska Anelida dan molluska mempunyai organ nefridium yang disebutmetanefridium. molekul makanan. kecuali pada tiga segmen pertama dan terakhir. Rongga tubuh ini berfungsi sebagai sistem pencernaan. 2.sisa berdifusi secara langsung dari sel ke air. Cairan tubuh ditarik ke corong nefrostom masuk ke nefridium oleh gerakan silia dan otot. Di samping pembuluh Malphigi. Cairan dalam rongga tubuh cacing tanah mengandung substansi dan zat sisa. dan ion akan diambil oleh sel-sel tertentu dari tabung. yaitu amonia dan zat lain yang kurang toksik. Kemudian gelembung ini akan bermuara ke bagian luar tubuhmelalui pori yang merupakan lubang (corong) yang kedua. Zat sisa ada dua bentuk. Saat cairan tubuh mengalir lewat celah panjang nefridium. Lubang yang pertama berupa corong. Oleh karena cacing tanah hidup di dalam tanah dalam lingkungan yang lembab. yaitu alat pengeluaran yang berfungsi seperti ginjal pada vertebrata. 3. disebut nefridiofor. Sistem ekskresi pada anelida Bagian akhir dari saluran yang berliku-liku ini akan membesar seperti gelembung. yaitu ureum. Gbr. Corong (nefrostom) akan berlanjut pada saluran yang berliku-liku pada segmen berikutnya. Sampah nitrogen dan sedikit air tersisa di nefridium dan kadang diekskresikan keluar. Bahanbahan ini lalu menembus sekitar kapiler dan disirkulasikan lagi. Metanefridium berlaku seperti penyaring yang menggerakkan sampah dan mengembalikan substansi yang berguna ke sistem sirkulasi. anelida mendifusikan sisa amonianya di dalam tanah tetapi ureum diekskresikan lewat sistem ekskresi. Pembuluh Malphigi berupa kumpulan benang halus yang berwarna putih kekuningan dan pangkalnya melekat pada pangkal dinding usus. Metanefridium memiliki dua lubang. Nefrostom bersilia dan bermuara di rongga tubuh (pseudoselom). Pada cacing tanah yang merupakan anggota anelida. Sistem trakea .

kulit. mempertahankan cairan ekstraselular dengan jalan mengeluarkan air bila berlebihan. serta mempertahankan keseimbangan asam dan basa. Gbr. bahan yang mengandung nitrogen diendapkan sebagai asam urat. Belalang tidak dapat mengekskresikan amonia dan harus memelihara konsentrasi air di dalam tubuhnya. Asam urat berbentuk kristal yang tidak larut. Ginjal Fungsi utama ginjal adalah mengekskresikan zat-zat sisa metabolisme yang mengandung nitrogen misalnya amonia. Amonia adalah hasil pemecahan protein dan bermacam-macam garam.ini berfungsi seperti paru-paru pada vertebrata. Sistem Ekskresi pada belalang Sistem ekskresi pada manusia dan vertebrata lainnya melibatkan organ paru-paru. Kristal asam urat dapat diekskresikan lewat anus bersama dengan feses. melalui proses deaminasi atau proses pembusukan mikroba dalam usus. Namun yang terpenting dari keempat organ tersebut adalah ginjal. Saat cairan bergerak lewat bagian proksimal pembuluh Malpighi. dan sisa air akan diserap lagi. Darah mengalir lewat pembuluh Malpighi. ginjal juga berfungsi mengeksresikan zat yang jumlahnya berlebihan. Pembuluh Malpighi terletak di antara usus tengah dan usus belakang. . Sekresi dari ginjal berupa urin. 1. Asam urat dan sisa air masuk ke usus halus. sedangkan air dan berbagai garam diserap kembali biasanya secara osmosis dan transpor aktif. dan hati. misalnya vitamin yang larut dalam air. Amonia yang diproduksinya diubah menjadi bahan yang kurang toksik yang disebut asam urat. ginjal. Selain itu.

Bagian korteks ginjal mengandung banyak sekali nefron ± 100 juta sehingga permukaan kapiler ginjal menjadi luas. Glomerulus berbentuk jalinan kapiler arterial. Struktur Ginjal Bentuk ginjal seperti kacang merah. .5% dari berat badan. Berat ginjal diperkirakan 0. korteks (bagian luar) b. Setiap menit 20-25% darah dipompa oleh jantung yang mengalir menuju ginjal. Tubulus yang kedua adalah tubulus distal. dan panjangnya ± 10 cm. Pada badan Malphigi terdapatkapsul Bowman yang bentuknya seperti mangkuk atau piala yang berupa selaput sel pipih. Ginjal terdiri dari tiga bagian utama yaitu: a. Kapsul Bowman membungkus glomerulus. medulla (sumsum ginjal) c. akibatnya perembesan zat buangan menjadi banyak. paruparu.Gbr. pelvis renalis (rongga ginjal). jumlahnya sepasang dan terletak di dorsal kiri dan kanan tulang belakang di daerah pinggang. Tubulus pada badan Malphigi adalah tubulus proksimal yang bergulung dekat kapsul Bowman yang pada dinding sel terdapat banyak sekali mitokondria. dan kelenjar keringat a. Alat-alat ekskresi pada manusia yang berupa ginjal. Setiap nefron terdiri atas badan Malphigi dan tubulus (saluran) yang panjang. kulit.

Gbr. 1. Struktur dalam (anatomi) ginjal Pada rongga ginjal bermuara pembuluh pengumpul. b. Ginjal terletak di dorsal pinggang berjumlah sepasang Gbr. reabsorbsi. Dari kandung kencing menuju luar tubuh urin melewati saluran yang disebut uretra. dan augmentasi. Penyaringan (filtrasi) . Proses-proses di dalam Ginjal Di dalam ginjal terjadi rangkaian prows filtrasi. Rongga ginjal dihubungkan oleh ureter (berupa saluran) ke kandung kencing (vesika urinaria) yang berfungsi sebagai tempat penampungan sementara urin sebelum keluar tubuh.

Substansi yang masih berguna seperti glukosa dan asam amino dikembalikan ke darah. keping darah. di glomelurus terjadi pula pengikatan kembali sel-sel darah. Pada urin sekunder. Bahan-bahan kecil terlarut dalam plasma. misalnya ureum dari 0. Jika hormon ADH rendah maka penyerapan air berkurang sehingga urin menjadi banyak dan encer. Beberapa faktor yang mempermudah proses penyaringan adalah tekanan hidrolik dan permeabilitias yang tinggi pada glomerulus. dan sebagian besar protein plasma. 3. Hal-hal yang Mempengaruhi Produksi Urin Hormon anti diuretik (ADH) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis posterior akan mempengaruhi penyerapan air pada bagian tubulus distal karma meningkatkan permeabilitias sel terhadap air. Komposisi urin yang dikeluarkan lewat ureter adalah 96% air. dan bahan lain pada filtrat dikeluarkan dalam urin.03`. 1200 g garam. natrium. . Penderitanya akan menghasilkan urin yang sangat encer. Selain penyaringan. jika hormon ADH banyak. Meresapnya zat pada tubulus ini melalui dua cara. dan 150 g glukosa. kalium. Oleh karena itu. dan urea melewati saringan dan menjadi bagian dari endapan. penyerapan air banyak sehingga urin sedikit dan pekat. klorida.5% garam.Filtrasi terjadi pada kapiler glomerulus pada kapsul Bowman. natrium. Sebaliknya. Reabsorbsi air terjadi pada tubulus proksimal dan tubulus distal. dan garamgaram lainnya. Setelah terjadi reabsorbsi maka tubulus akan menghasilkan urin seku Zder yang komposisinya sangat berbeda dengan urin primer. konsentrasi zat-zat sisa metabolisme yang bersifat racun bertambah. asam amino. glukosa. dan sisa substansi lain. zat-zat yang masih diperlukan tidak akan ditemukan lagi. Kehilangan kemampuan mensekresi ADH menyebabkan penyakti diabetes insipidus. sedangkan air melalui peristiwa osn osis.5% urea. Hasil penyaringan di glomerulus berupa filtrat glomerulus (urin primer) yang komposisinya serupa dengan darah tetapi tidak mengandung protein. Tiap hari tabung ginjal mereabsorbsi lebih dari 178 liter air. Gula dan asam mino meresap melalui peristiwa difusi. misalnya pigmen empedu yang berfungsi memberi warm dan bau pada urin. Sebagian besar dari zat-zat ini direabsorbsi beberapa kali. dalam urin primer dapat mencapai 2% dalam urin sekunder. Sisa sampah kelebihan garam. kalium. Augmentasi Augmentasi adalah proses penambahan zat sisa dan urea yang mulai terjadi di tubulus kontortus distal. 2. Sebaliknya. bikarbonat. seperti glukosa. Penyerapan kembali (Reabsorbsi) Volume urin manusia hanya 1% dari filtrat glomerulus. 2. 99% filtrat glomerulus akan direabsorbsi secara aktif pada tubulus kontortus proksimal dan terjadi penambahan zat-zat sisa serta urea pada tubulus kontortus distal. Pada filtrat glomerulus masih dapat ditemukan asam amino. 1. garam lain. Pada glomerulus terdapat sel-sel endotelium kapiler yang berpori (podosit) sehingga mempermudah proses penyaringan.

karma mengekskresikan zat Sisa metabolisme maka dibahas pula dalam sistem ekskresi. urin yang diproduksi banyak. Penderitanya disebut mengalami sakit kuning. Hati juga berfungsi merombak hemoglobin menjadi bilirubin dap biliverdin. H2O dan CO2 dapat berdifusi atau dapat dieksresikan di alveolus paru-paru karena pada alveolus bermuara banyak kapiler yang mempunyai selaput tipis. Jumlah air yang diminum Akibat banyaknya air yang diminum. sedangkan sekitar 25% lagi diikat oleh Hb yang membentuk karboksi hemoglobin (HbC02). Selain ADH. Hati menjadi bagian dari sistem ekskresi karma menghasilkan empedu. 2. Hati (Hepar) Hati disebut juga sebagai alat ekskresi di samping berfungsi sebagai kelenjar dalam sistem pencernaan. Saraf Rangsangan pada saraf ginjal akan menyebabkan penyempitan duktus aferen sehingga aliran darah ke glomerulus berkurang. Kelebihan kadar gula dalam tubulus distal mengganggu proses penyerapan air. Kulit (Cutis) . Selanjutnya. Jika saluran empedu tersumbat karena adanya endapan kolesterol maka cairan empedu akan masuk dalam sistem peredaran darah sehingga cairan darah menjadi lebih kuning. Karbon dioksida dari jaringan sebagian besar (75%) diangkut oleh plasma darah dalam bentuk senyawa HC03.Gambar 4: Mekanisme kerja pengaruh hormon ADH terhadap produksi urin. Banyak sedikitnya hormon insulin Apabila hormon insulin kurang (penderita diabetes melitus). 3. 4. filtrasi kurang efektif karena tekanan darah menurun. banyak sedikitnya urin dipengaruhi pula oleh faktor-faktor berikut : a. Akan tetapi. Demikian juga kreatinin hash pemecahan protein. sehingga orang akan sering mengeluarkan urin. b. dan dari jantung akan dipompakan ke paru-paru untuk berdifusi di alveolus. akan menurunkan konsentrasi protein yang dapat menyebabkan tekanan koloid protein menurun sehingga tekanan filtrasi kurang efektif. Paru-paru (Pulmo) Fungsi utama paru-paru adalah sebagai alat pernapasan. Hasilnya. Akibatnya. dap setelah mengalami oksidasi akan berubah jadi urobilin yang memberi warna pada feses menjadi kekuningan. c. kadar gula dalam darah akan dikeluarkan lewat tubulus distal. Karbon dioksida dan air hash metabolisme di jaringan diangkut oleh darah lewat vena untuk dibawa ke jantung. pembuangannya diatur oleh hati kemudian diangkut oleh darah ke ginjal.

Kulit berfungsi sebagai organ ekskresi karma mengandung kelenjar keringat (glandula sudorifera) yang mengeluarkan 5% sampai 10% dari seluruh sisa metabolisme. Pusat pengatur suhu pada susunan saraf pusat akan mengatur aktifitas kelenjar keringat dalam mengeluarkan keringat. Keringat mengandung air, larutan garam, dap urea. Pengeluaran keringat yang berlebihan bagi pekerja berat menimbulkan hilangmelanositnya garam-garam mineral sehingga dapat menyebabkan kejang otot dan pingsan. Selain berfungsi mengekskresikan keringat, kulit juga berfungsi sebagai pelindung terhadap kerusakan fisik, penyinaran, serangan kuman, penguapan, sebagai organ penerima rangsang (reseptor), serta pengatur suhu tubuh. Kulit terdiri atas dua bagian utama yaitu: epidermis dan dermis. a. Epidermis (lapisan terluar) dibedakan lagi atas: 1. stratum 2. stratum 3. stratum 4. stratum luar. b. Dermis Pada bagian ini terdapat akar rambut, kelenjar minyak, pembuluh darah, serabut saraf, serta otot penegak rambut. Kelenjar keringat akan menyerap air dan garam mineral dari kapiler darah karena letaknya yang berdekatan. Selanjutnya, air dan garam mineral ini akan dikeluarkan di permukaan kulit (pada pori) sebagai keringat. Keringat yang keluar akan menyerap panas tubuh sehingga suhu tubuh akan tetap. Dalam kondisi normal, keringat yang keluar sekitar 50 cc per jam. Jumlah ini akan berkurang atau bertambah jika ada faktor-faktor berikut suhu lingkungan yang tinggi, gangguan dalam penyerapan air pada ginjal (gagal ginjal), kelembapan udara, aktivitas tubuh yang meningkat sehingga proses metabolisme berlangsung lebih cepat untuk menghasilkan energi, gangguan emosional, dan menyempitnya pembuluh darah akibat rangsangan pada saraf simpatik. Ginjal merupakan organ yang menyelenggarakan Homeostasis. Ginjal Terdiri Dari 1. Bagian Korteks yang berisi Nefron (terdiri dari Glomerulus dan Kapsula Bowman). 2. Bagian Medula yang berisi Tubulus Ginjal. korneum berupa zat tanduk (sel mati) dan selalu mengelupas lusidum granulosum yang mengandung pigmen germinativum ialah lapisan yang selalu membentuk sel-sel kulit ke arah

Tahapan Pembentukan Urine

1. Reaksi Filtrasi 2. Reaksi Rearsorbsi 3. Reaksi Ekskresi (Augmentasi)

Proses Pembentukan Urine Darah difiltrasi menjadi Filtrat Glomerulus (Urine Primer) ⇒ reabsorbsi di Tubulus Kontortus Proksimal menjadi Filtrat Tubulus (Urine Sekunder) ⇒augmentasi di Tubulus Kontortus Distal ⇒ U R I N E. Jumlah Urine Dipengaruhi oleh: - Jumlah cairan yang diminum (Balans cairan). - Jumlah garam yang masuk. - Hormon Antidiuretika (ADH) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis..postenor. Defisisensi hormon akan menyebabkan penyakit Diabetes..Insipidus --> jumlah urine yang keluar terlalu banyak. Metabolisme Protein Hingga Menghasilkan Urea 1. ORNITIN + NH3 + COz 4 SITRULIN 2. SITRULIN + NH3 4 ARGININ 3. ARGININ 4 ORNITIN + UREA Reaksi ke-3 dibantu oleh enzim Arginase, Sitrulin, Arginin dan Ornitin adalah nama asam amino.

Alat respirasi adalah alat atau bagian tubuh tempat 02 dapat berdifusi masuk dan sebaliknya C02 dapat berdifusi keluar. Alat respirasi pada hewan bervariasi antara hewan yang satu dengan hewan yang lain, ada yang berupa paru-paru, insang, kulit, trakea, dan paruparu buku, bahkan ada beberapa organisme yang belum mempunyai alat khusus sehingga oksigen berdifusi langsung dari lingkungan ke dalam tubuh, contohnya pada hewan bersel satu, porifera, dan coelenterata. Pada ketiga hewan ini oksigen berdifusi dari lingkungan melalui rongga tubuh.

Gbr. Berbagai macam alat respirasi pada hewan

1. Alat Respirasi pada Serangga Corong hawa (trakea) adalah alat pernapasan yang dimiliki oleh serangga dan arthropoda lainnya. Pembuluh trakea bermuara pada lubang kecil yang ada di kerangka luar (eksoskeleton) yang disebut spirakel. Spirakel berbentuk pembuluh silindris yang berlapis zat kitin, dan terletak berpasangan pada setiap segmen tubuh. Spirakel men punyai katup yang dikontrol oleh otot sehingga membuka dan menutupnya spirakel terjadi secara teratur. Pada umumnya spirakel terbuka selama serangga terbang, dan tertutup saat serangga beristirahat.

Gbr. Trakea pada serangga

Oksigen dari luar masuk lewat spirakel. Kemudian udara dari spirakel menujupembuluh-pembuluh trakea dan selanjutnya pembuluh trakea bercabang lagi

2. darah pada serangga hanya berfungsi mengangkut sari makanan dan bukan untuk mengangkut gas pernapasan. Misalnya. Sistem trakea berfungsi mengangkut OZ dan mengedarkannya ke seluruh tubuh. Selama menyelam.menjadi cabang halus yang disebut trakeolus sehingga dapat mencapai seluruh jaringan dan alat tubuh bagian dalam. Masing-masing paru-paru buku ini memiliki lembaran-lembaran tipis (lamela) yang tersusun berjajar. sedangkan jika hidup di air bernapas dengan insang buku. Paru-paru buku memiliki gulungan yang berasal dari invaginasi perut. Di bagian ujung trakeolus terdapat cairan sehingga udara mudah berdifusi kejaringan. misalnya belalang. atau pengambilan udara melalui cabang-cabang halus serupa insang. dan sebaliknya mengangkut C02 basil respirasi untuk dikeluarkan dari tubuh.mempunyai gelembung udara di organ yang menyerupai rambut pada permukaan ventral. Sebaliknya. Selanjutnya dari cabang halus ini oksigen diedarkan melalui pembuluh trakea. Dengan demikian. Serangga air tertentu mempunyai gelembung udara sehingga dapat menyelam di air dalam waktu lama. kepik Notonecta sp. Trakeolus tidak berlapis kitin. Trakeolus ini mempunyai fungsi yang sama dengan kapiler pada sistem pengangkutan (transportasi) pada vertebrata. jika otot perut belalang berelaksasi maka trakea kembali pada volume semula sehingga tekanan udara menjadi lebih kecil dibandingkan tekanan di luar sebagai akibatnya udara di luar yang kaya 02 masuk ke trakea. Mekanisme pernapasan pada serangga. O2 dalam gelembung dipindahkan melalui sistem trakea ke sel-sel pernapasan. adalah sebagai berikut : Jika otot perut belalang berkontraksi maka trakea mexrupih sehingga udara kaya COZ keluar. dan dibentuk oleh sel yang disebut trakeoblas. Pada serangga air seperti jentik nyamuk udara diperoleh dengan menjulurkan tabung pernapasan ke perxnukaan air untuk mengambil udara. Paruparu buku ini juga memiliki spirakel tempat masuknya oksigen dari luar. Keluar masuknya udara disebabkan oleh gerakan otot yang terjadi secara teratur. . ada pula serangga yang mempunyai insang trakea yang berfungsi menyerap udara dari air. Alat Pernapasan pada Kalajengking dan Laba-laba Kalajengking dan laba-laba besar (Arachnida) yang hidup di darat memiliki alat pernapasan berupa paru-paru buku. berisi cairan. Pertukaran gas terjadi antara trakeolus dengan sel-sel tubuh. Selain itu.

Kecuali pada fase berudu bernapas dengan insang karena hidupnya di air. alat pertukaran ion. Irisan melintanK paru-paru buku pada laba-laba Baik insang buku maupun paru-paru buku keduanya mempunyai fungsi yang sama seperti fungsi paru-paru pada vertebrata. selain dengan labirin. ikan mempunyai gelembung renang yang terletak di dekat punggung.Gbr. 3. yakni inspirasi dan ekspirasi. 4. Selain bernapas dengan selaput rongga mulut. C02 yang dibawa oleh darah dari jaringan akan bermuara ke insang dan dari insang diekskresikan keluar tubuh.sedangkan insang pada ikan bertulang rawan tidak ditutupi oleh operkulum. Alat Pernapasan pada Katak Pada katak. dan osmoregulator. Beberapa jenis ikan mempunyai labirinyang merupakan perluasan ke atas dari insang dan membentuk lipatan-lipatan sehingga merupakan rongga-rongga tidak teratur. katak bernapas pula dengan kulit. Insang tidak saja berfungsi sebagai alat pernapasan tetapi dapat pula berfungsi sebagai alat ekskresi garam-garam. Alat Pernapasan pada Ikan Insang dimiliki oleh jenis ikan (pisces). Insang berbentuk lembaran-lembaran tipis berwarna merah muda dan selalu lembap. Untuk menyimpan cadangan 02. Sebaliknya karbon dioksida dari jaringan akan di bawa ke jantung. Contoh ikan yang mempunyai labirin adalah: ikan gabus dan ikan lele. Hewan yang memiliki insang luar sepanjang hidupnya adalah salamander. Oksigen yang masuk lewat kulit akan melewati vena kulit (vena kutanea) kemudian dibawa ke jantung untuk diedarkan ke seluruh tubuh. kulit. Selaput rongga mulut dapat berfungsi sebagai alat pernapasan karma tipis dan banyak terdapat kapiler yang bermuara di tempat itu. Mekanisme pernapasan pada ikan melalui 2 tahap. Insang pada ikan bertulang sejati ditutupi oleh tutup insang yang disebut operkulum.dan tiap filamen mengandung banyak lapisan tipis (lamela). Iubang hidung terbuka dan glotis tertutup sehingga udara berada di rongga mulut dan berdifusi masuk melalui selaput rongga mulut yang tipis. Labirin ini berfungsi menyimpan cadangan 02 sehingga ikan tahan pada kondisi yang kekurangan 02. Pada fase inspirasi. Selain dimiliki oleh ikan. Bagian terluar dare insang berhubungan dengan air. 02 dari air masuk ke dalam insang kemudian 02 diikat oleh kapiler darah untuk dibawa ke jaringan-jaringan yang membutuhkan. oksigen berdifusi lewat selaput rongga mulut. insang juga dimiliki oleh katak pada fase berudu. yaitu insang luar. Tiap lembaran insang terdiri dare sepasang filamen. penyaring makanan. dari jantung dipompa ke kulit dan paru-paru lewat arteri kulit pare- . Pada saat terjadi gerakan rongga mulut dan faring. Sebaliknya pada fase ekspirasi. sedangkan bagian dalam berhubungan erat dengan kapiler-kapiler darah. dan paru-paru. ini dimungkinkan karma kulitnya selalu dalam keadaan basah dan mengandung banyak kapiler sehingga gas pernapasan mudah berdifusi. Pada filamen terdapat pembuluh darah yang memiliki banyak kapiler sehingga memungkinkan OZ berdifusi masuk dan CO2 berdifusi keluar.

Dengan demikian pertukaran oksigen dan karbon dioksida dapat terjadi di kulit. Paruparu reptilia lebih sederhana. hanya dengan beberapa lipatan dinding yang berfungsi memperbesar permukaan pertukaran gas. Fase inspirasi adalah saat udara (kaya oksigen) yang masuk lewat selaput rongga mulut dan kulit berdifusi pada gelembunggelembung di paru-paru. dan buaya paru-paru lebih kompleks. dengan beberapa belahanbelahan yang membuat paru-parunya bertekstur seperti spon. Permukaan paru-paru diperbesar oleh adanya bentuk. katak bernapas juga dengan paruparu walaupun paru-parunya belum sebaik paru-paru mamalia.bentuk seperti kantung sehingga gas pernapasan dapat berdifusi. 5. Setelah itu koane menutup dan otot rahang bawah dan otot geniohioideus berkontraksi sehingga rongga mulut mengecil. Alat Pernapasan pada Reptilia Paru-paru reptilia berada dalam rongga dada dan dilindungi oleh tulang rusuk. otot rahang bawah berkontraksi yang juga diikuti dengan berkontraksinya geniohioideus sehingga rongga mulut mengecil. Katak mempunyai sepasang paru-paru yang berbentuk gelembung tempat bermuaranya kapiler darah. Celah tekak menutup dan sebaliknya koane membuka. Paruparu dengan rongga mulut dihubungkan oleh bronkus yang pendek. Pada reptilia pertukaran gas tidak efektif. karbon dioksida dilepaskan ke lingkungan. oksigen diikat oleh darah yang berada dalam kapiler dinding paru-paru dan sebaliknya. Mekanisme inspirasi adalah sebagai berikut. Otot Sternohioideusberkonstraksi sehingga rongga mulut membesar. Pada kadal. Selain bernapas dengan selaput rongga mulut dan kulit. Gbr. akibatnya oksigen masuk melalui koane.paru (arteri pulmo kutanea). Bersamaan dengan itu. Mekanisme ekspirasi adalah sebagai berikut. Mekanisme pernafasan katak Dalam paru-paru terjadi mekanisme inspirasi dan ekspirasi yang keduanya terjadi saat mulut tertutup. kura-kura. Dengan mengecilnya rongga mulut maka udara yang kaya karbon dioksida keluar. alat pernafasan katak Gbr. Mengecilnya rongga mulut mendorong oksigen masuk ke paru-paru lewat celah-celah. Otot-otot perut dan sternohioideus berkontraksi sehingga udara dalam paru-paru tertekan keluar dan masuk ke dalam rongga mulut. Paru-paru . Dalam paru-paru terjadi pertukaran gas.

Pada tempat ini. antara tulang selangka (korakoid). Atau dengan kata lain. udara dari kantung hawa masuk ke paru-paru dan terjadi pelepasan oksigen dalam pembuluh kapiler di paruparu. Bronkus bercabang lagi menjadi mesobronkus yangmerupakan bronkus sekunder dan dapat dibedakan menjadi ventrobronkus (di bagian ventral) dan dorsobronkus ( di bagian dorsal). Dalam bronkus pada pangkal trakea terdapat sirink yang pada bagian dalamnya terdapat lipatan-lipatan berupa selaput yang dapat bergetar. burung mengisap udara dengan cara memperbesar rongga dadanya sehingga tekanan udara di dalam rongga dada menjadi kecil yang mengakibatkan masuknya udara luar. dan sayap. Udara pada pundi-pundi hawa dimanfaatkan hanya pada saat udara (OZ) di paruparu berkurang. Pundi-pundi hawa terdapat di pangkal leher (servikal). Udara luar yang masuk sebagian kecil tinggal di paru-paru dan sebagian besar akan diteruskan ke pundi. ruang dada bagian depan (toraks anterior).pada beberapa jenis kadal misalnya bunglon Afrika mempunyai pundi-pundi hawa cadangan yang memungkinkan hewan tersebut melayang di udara. dan bagian akhir trakea bercabang menjadi dua bagian. sehingga rongga dada mengecil dan tekanan menjadi lebih besar dari tekanan di udara luar akibatnya udara dari paru-paru yang kaya karbon dioksida keluar. Di pundi-pundi hawa tidak terjadi difusi gas pernapasan. burung memiliki 8 atau 9 perluasan paru-paru atau pundi-pundi hawa (sakus pneumatikus) yang menyebar sampai ke perut. 6. Selain paru-paru. yakni saat burung sedang mengepakkan sayapnya. Jadi. Di parabronkus bermuara banyak kapiler sehingga memungkinkan udara berdifusi. oleh banyak parabronkus (100 atau lebih). dan di rongga perut(kantong udara abdominal). Ventrobronkus dihubungkan dengan dorsobronkus. Masuknya udara yang kaya oksigen ke paru-paru (inspirasi) disebabkan adanya kontraksi otot antartulang rusuk (interkostal) sehingga tulang rusuk bergerak keluar dan tulang dada bergerak ke bawah. Pundi-pundi hawa berhubungan dengan paruparu dan berselaput tipis. Bergetarnya selaput itu menimbulkan suara. Parabronkus berupa tabung tabung kecil. Paruparu burung berjumlah sepasang dan terletak dalam rongga dada yang dilindungi oleh tulang rusuk. Jalur pernapasan pada burung berawal di lubang hidung. Alat Pernapasan pada Burung Pada burung. pundi-pundi hawa hanya berfungsi sebagai penyimpan cadangan oksigen dan meringankan tubuh. yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. ekspirasi terjadi apabila otot interkostal relaksasi maka tulang rusuk dan tulang dada kembali ke posisi semula. udara masuk kemudian diteruskan pada celah tekak yang terdapat pada dasar faring yang menghubungkan trakea. Sebaliknya. . leher. Bersamaan dengan mengecilnya rongga dada. tempat berdifusinya gas pernapasan hanya terjadi di paru-paru. Karena adanya pundi-pundi hawa maka pernapasan pada burung menjadi efisien.pundi hawa sebagai cadangan udara. Saat sayap mengepak atau diangkat ke atas maka kantung hawa di tulang korakoid terjepit sehingga oksigen pada tempat itu masuk ke paru-paru. pelepasan oksigen di paru-paru dapat terjadi pada saat ekspirasi maupun inspirasi. Trakeanya panjang berupa pipa bertulang rawan yang berbentuk cincin.ruang dada bagian belakang (toraks posterior).

Skema Sistem Respirasi Pada Manusia a. Urutan saluran pernapasan adalah sebagai berikut: rongga hidung ⇒ faring ⇒ trakea ⇒ bronkus ⇒ paru-paru (bronkiol dan alveolus).Bagan pernapasan pada burung di saat hinggap adalah sebagai berikut.Rongga hidung berlapis selaput lendir. kesehatan. b. terdapat juga rambut pendek dan tebal yang berfungsi menyaring partikel kotoran yang masuk bersama udara. Rongga Hidung (Cavum Nasalis) Udara dari luar akan masuk lewat rongga hidung (cavum nasalis). Faring (Tenggorokan) . aktifitas. Kecepatan respirasi pada berbagai hewan berbeda bergantung dari berbagai hal. yakni saluran pernapasan dan mekanisme pernapasan. di dalamnya terdapat kelenjar minyak (kelenjar sebasea) dan kelenjar keringat (kelenjar sudorifera). Gbr.Selaput lendir berfungsi menangkap benda asing yang masuk lewat saluran pernapasan. Juga terdapat konka yang mempunyai banyak kapiler darah yang berfungsi menghangatkan udara yang masuk. dan bobot tubuh. Selain itu. Sistem pernapasan pada manusia mencakup dua hal. antara lain. Burung mengisap udara ⇒ udara mengalir lewat bronkus ke pundi-pundi hawa bagian belakang ⇒ bersamaan dengan itu udara yang sudah ada di paru-paru mengalir ke pundipundi hawa ⇒ udara di pundi-pundi belakang mengalir ke paruparu ⇒ udara menuju pundipundi hawa depan.

d. bernapas. disebut pleura. Bronkus bercabangcabang lagi menjadi bronkiolus. Struktur lapisan mukosa bronkus sama dengan trakea. Silia-silia ini berfungsi menyaring benda-benda asing yang masuk ke saluran pernapasan.Udara dari rongga hidung masuk ke faring. yaitu saluran pernapasan (nasofarings) pada bagian depan dan saluran pencernaan (orofarings) pada bagian belakang. dan pada bagian dalam rongga bersilia. Tenggorokan (Trakea) Tenggorokan berupa pipa yang panjangnya ± 10 cm. Masuknya udara melalui faring akan menyebabkan pita suara bergetar dan terdengar sebagai suara. saraf kita akan mengatur agar peristiwa menelan. Selaput bagian dalam yang langsung menyelaputi paru-paru disebut pleura dalam (pleura visceralis) dan selaput yang menyelaputi rongga dada yang bersebelahan dengan tulang rusuk disebut pleura luar (pleura parietalis). Makan sambil berbicara dapat mengakibatkan makanan masuk ke saluran pernapasan karena saluran pernapasan pada saat tersebut sedang terbuka. Paru-paru (Pulmo) Paru-paru terletak di dalam rongga dada bagian atas. c. Walaupun demikian. hanya tulang rawan bronkus bentuknya tidak teratur dan pada bagian bronkus yang lebih besar cincin tulang rawannya melingkari lumen dengan sempurna. yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. . Paruparu ada dua bagian yaitu paru-paru kanan (pulmo dekster) yang terdiri atas 3 lobus dan paru-paru kiri (pulmo sinister) yang terdiri atas 2 lobus. Dinding tenggorokan tipis dan kaku. e. dan berbicara tidak terjadi bersamaan sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan. Cabang-cabang Tenggorokan (Bronki) Tenggorokan (trakea) bercabang menjadi dua bagian. Faring merupakan percabangan 2 saluran. Pada bagian belakang faring (posterior) terdapat laring (tekak) tempat terletaknya pita suara (pita vocalis). terletak sebagian di leher dan sebagian di rongga dada (torak). Paru-paru dibungkus oleh dua selaput yang tipis. di bagian sampingdibatasi oleh otot dan rusuk dan di bagian bawah dibatasi oleh diafragma yang berotot kuat. dikelilingi oleh cincin tulang rawan.

tetapi rongganya masih mempunyai silia dan di bagian ujung mempunyai epitelium berbentuk kubus bersilia. Di dalam paru-paru. Alveolus yang diperbesar ernapasan adalah suatu proses yang terjadi secara otomatis walau dalam keadaan tertidur sekalipun karma sistem pernapasan dipengaruhi oleh susunan saraf otonom. Oleh karena alveolus berselaput tipis dan di situ banyak bermuara kapiler darah maka memungkinkan terjadinya difusi gas pernapasan. Pada bagian distal kemungkinan tidak bersilia. Paru-paru tersusun oleh bronkiolus. Paru-paru berstruktur seperti spon yang elastis dengan daerah permukaan dalam yang sangat lebar untuk pertukaran gas. Gbr. Struktur paru-paru Antara selaput luar dan selaput dalam terdapat rongga berisi cairan pleura yang berfungsi sebagai pelumas paru-paru. Alveolus terdapat pada ujung akhir bronkiolus berupa kantong kecil yang salah satu sisinya terbuka sehingga menyerupai busa atau mirip sarang tawon. dan pembuluh darah. Bronkiolus tidak mempunyi tulang rawan. alveolus. Dinding rongga pleura bersifat permeabel terhadap air dan zat-zat lain. . Cairan pleura berasal dari plasma darah yang masuk secara eksudasi. bronkiolus bercabang-cabang halus dengan diameter ± 1 mm. Bronkiolus berakhir pada gugus kantung udara (alveolus).Gbr. dindingnya makin menipis jika dibanding dengan bronkus. jaringan elastik.

Fase ekspirasi. Fase Inspirasi. 2. Pernapasan Perut Pernapasan perut merupakan pernapasan yang mekanismenya melibatkan aktifitas otot-otot diafragma yang membatasi rongga perut dan rongga dada. Pernapasan luar adalah pertukaran udara yang terjadi antara udara dalam alveolus dengan darah dalam kapiler. akibatnya rongga dada membesar dan tekanan menjadi kecil sehingga udara luar masuk. Mekanismenya dapat dibedakan sebagai berikut. Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot antara tulang rusuk ke posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar. Fase ini berupa berkontraksinya otot antartulang rusuk sehingga rongga dada membesar. yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut. Fase Ekspirasi. Sebaliknya. Jika tekanan di luar rongga dada lebih besar maka udara akan masuk. Mekanisme pernapasan perut dapat dibedakan menjadi dua tahap yakni sebagai berikut. 1. Fase inspirasi. Gambar 1 Mekanisme inspirasi dan ekspirasi pada manusia b. Masuk keluarnya udara dalam paru-paru dipengaruhi oleh perbedaan tekanan udara dalam rongga dada dengan tekanan udara di luar tubuh. a. Pernapasan Dada Pernapasan dada adalah pernapasan yang melibatkan ototantartulang rusuk. Sehubungan dengan organ yang terlibat dalam pemasukkan udara(inspirasi) dan pengeluaran udara (ekspirasi) maka mekanisme pernapasan dibedakan atas dua macam. apabila tekanan dalam rongga dada lebih besar maka udara akan keluar. 1. Pernapasan dada dan perut terjadi secara bersamaan. Sebagai akibatnya.Menurut tempat terjadinya pertukaran gas maka pernapasan dapat dibedakan atas 2 jenis. sedangkan pernapasan dalam adalah pernapasan yang terjadi antara darah dalam kapiler dengan sel-sel tubuh. 2. yaitu pernapasan luar dan pernapasan dalam. Pada fase ini otot diafragma berkontraksi sehingga diafragma mendatar. tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar. Fase ekspirasi merupakan fase berelaksasinya otot diafragma . akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk.

volume udara paru-paru manusia mencapai 4500 cc. . Volume udara pernapasan dapat diukur dengan suatu alat yang disebut spirometer.Kapasitas tidal adalah jumlah udara yang keluar masuk pare-paru pada pernapasan normal. antara lain ukuran alat pernapasan. Lihat skema udara pernapasan berikut ini. hanya sekitar 350 cc udara yang mencapai alveolus. kemampuan dan kebiasaan bernapas. Walaupun demikian. akibatnya udara keluar dari paru-paru. Kapasitas vital adalah jumlah udara maksimun yang dapat dikeluarkan seseorang setelah mengisi paru-parunya secara maksimum. Gambar 1 Gambaran skematik spirometer Besarnya volume udara pernapasan tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Skema udara pernapasan Udara cadangan inspirasi1500 Udara pernapasan biasa 500 Udara cadangan ekspirasi 1500 Udara sisa (residu) 1000 kapasitas total ⇐ ⇒ kapasitas vital Dengan demikian. Udara ini dikenal sebagai kapasitas total udara pernapasan manusia.(kembali ke posisi semula. yang 1000 cc merupakan sisa udara yang tidak dapat digunakan tetapi senantiasa mengisi bagian paru-paru sebagai residu atau udara sisa. Dari 500 cc udara inspirasi/ekspirasi biasa. sedangkan sisanya mengisi saluran pernapasan. inspirasi maupun ekspirasi dalam menggunakan sekitar 1500 cc udara pernapasan (expiratory reserve volume = inspiratory reserve volume = 1500 cc). Dalam keadaaan normal. udara yang digunakan dalam proses pernapasan memiliki volume antara 500 cc hingga sekitar 3500 cc. Dalam keadaan luar biasa. mengembang) sehingga rongga dada mengecil dan tekanan menjadi lebih besar. kegiatan inspirasi dan ekpirasi atau menghirup dan menghembuskan udara dalam bernapas hanya menggunakan sekitar 500 cc volume udara pernapasan (kapasitas tidal = ± 500 cc). Dalam keadaan normal. serta kondisi kesehatan. kapasitas vital udara yang digunakan dalam proses bernapas mencapai 3500 cc.

seseorang yang memiliki kebiasaan memakan lebih banyak daging akan membutuhkan lebih banyak oksigen daripada seorang vegetarian. serta jumlah maupun jenis bahan makanan yang dimakan. tekanan O2 (P O2). manusia membutuhkan sekitar 300 cc oksigen sehari (24 jam) atau sekitar 0. Selanjutnya. . ukuran tubuh. misalnya konsentrasi hemoglobin darah berkurang. Oleh karena itu oksigen dapat masuk ke paru-paru secara difusi. pengikatan oksigen oleh hemoglobin dapat diperlihat-kan menurut persamaan reaksi bolak-balik berikut ini : Hb4 + O2 4 Hb O2 (oksihemoglobin) berwarna merah jernih Reaksi di atas dipengaruhi oleh kadar O2. Proses difusi oksigen ke dalam arteri demikian juga difusi CO2 dari arteri dipengaruhi oleh tekanan O2 dalam udara inspirasi. Tekanan oksigen di lingkungan lebih tinggi dari pada tekanan oksigen dalam alveolus paru-paru dan arteri yang hanya 104 mm Hg. Gbr. kadar CO2.Pertukaran O2 dan CO2 antara alveolus dan Pembuluh darah yang menyelubungi Secara sederhana. Demikian juga seseorang yang memiliki ukuran tubuh lebih besar dengan sendirinya membutuhkan oksigen lebih banyak. Pekerja-pekerja berat termasuk atlit lebih banyak membutuhkan oksigen dibanding pekerja ringan. perbedaan kadar O2 dalam jaringan. Kebutuhan tersebut berbanding lurus dengan volume udara inspirasi dan ekspirasi biasa kecuali dalam keadaan tertentu saat konsentrasi oksigen udara inspirasi berkurang atau karena sebab lain. sebagian besar oksigen diikat oleh zat warna darah atau pigmen darah (hemoglobin) untuk diangkut ke sel-sel jaringan tubuh. dan kadar O2 di udara.5 cc tiap menit. Oksigen yang dibutuhkan berdifusi masuk ke darah dalam kapiler darah yang menyelubungi alveolus. Dalam keadaan biasa. Tekanan seluruh udara lingkungan sekitar 1 atmosfir atau 760 mm Hg.Jumlah oksigen yang diambil melalui udara pernapasan tergantung pada kebutuhan dan hal tersebut biasanya dipengaruhi oleh jenis pekerjaan. Hemoglobin yang terdapat dalam butir darah merah atau eritrosit ini tersusun oleh senyawa hemin atauhematin yang mengandung unsur besi dan globin yang berupa protein. Selanjutnya. . sedangkan tekanan O2 di lingkungan sekitar 160 mm Hg.

Dengan demikian kemampuan hemoglobin untuk mengikat oksigen adalah 7 cc per 100 mm3 darah. 3.Dari paru-paru. Reaksinya adalah sebagai berikut. Pengangkutan CO2 oleh darah dapat dilaksanakan melalui 3 Cara yakni sebagai berikut. O2 ini akan dipergunakan. Karbon dioksida terikat pada hemoglobin dalam bentuk karbomino hemoglobin (23% dari seluruh CO2). Karbon dioksida larut dalam plasma. Bila tekanan oksigen hanya 40 mm Hg maka hanya ada sekitar 12 cc oksigen yang bertahan dalam darah vena. Mula-mula proses glikolisis oleh enzim glukokinase membentuk piruvat pada siklus Glukosa (Tahap I) kemudian tahap II. 2. Pengangkutan sekitar 200 mm3 C02 keluar tubuh umumnya berlangsung menurut reaksi kimia berikut: C02 + H20 ⇒ (karbonat anhidrase) H2CO3 Tiap liter darah hanya dapat melarutkan 4. Dari jaringan CO2 akan mengalir lewat vena sistemik ke jantung. yakni tahap transfer elektron. dan membentuk asam karbonat dengan enzim anhidrase (7% dari seluruh CO2). Hal tersebut dapat disebabkan karena keadaan Pneumoni.5 karena terbentuknya asam karbonat. Berapa minimal darah yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan oksigen pada jaringan? Setiap 100 mm3 darah dengan tekanan oksigen 100 mm Hg dapat mengangkut 19 cc oksigen. Dari arteri pulmonalis CO2 masuk ke paru-paru lalu dilepaskan ke udara bebas. yakni siklus krebs (TCA = Tri Caboxylic Acid Cycle) kemudian tahap III. 1. O2 akan mengalir lewat vena pulmonalis yang tekananO2 nya 104 mm. Di jaringan. menuju ke jantung. Glikolisis terjadi di sitoplasma. lebih tinggi dibandingkan vena sistemik yang hanya 45 mm Hg. CO2 + H2O ⇒ H2CO3 ⇒ H+ + HCO-3 Gangguan terhadap pengangkutan CO2 dapat mengakibatkan munculnya gejala asidosis karena turunnya kadar basa dalam darah. Karbon dioksida terikat dalam gugus ion bikarbonat (HCO3) melalui proses berantai pertukaran klorida (70% dari seluruh CO2). ATP berasal dari bahan-bahan karbohidrat yang diubah menjadi fosfat melalui tiga tahapan. . CO2 mengalir lewat arteri pulmonalis yang tekanan O2 nya sama yaitu 45 mm hg.3 cc CO2 sehingga mempengaruhi pH darah menjadi 4. Tekanan CO2 di jaringan di atas 45 mm hg. Dari jantung. Energi yang digunakan dalam kegiatan respirasi bersumber dari ATP (Adenosin Tri Fosfat) yang ada pada masing-masing sel. siklus krebs terjadi di mitokondria. Sebaliknya apabila terjadi akumulasi garam basa dalam darah maka muncul gejala alkalosis. Dari jantung O2 mengalir lewat arteri sistemik yang tekanan O2 nya 104 mm hg menuju ke jaringan tubuh yang tekanan O2 nya 0 .40 mm hg.

disebut asfiksi. Keracunan asam sianida. alveolusnya terisi air sehingga difusi oksigen sangat sedikit bahkan tidak ada sama sekali sehingga mengakibatkan orang tersebut shock dan pernapasannya dapat terhenti. amandel. Dalam kegiatannya. Asfiksi dapat pula disebabkan karena penyumbatan saluran pernapasan oleh kelenjar limfa. Peradangan dapat terjadi pada rongga hidung bagian atas dan disebutsinusitis. Paru-paru juga dapat mengalami kerusakan karena terinfeksiMycobacterium tuber culosis penyebab penyakit TBC. Pengangkutan O2 dapat pula terhambat karena tingginya kadar karbon monoksida dalam alveolus sedangkan daya ikat (afinitas) hemoglobin jauh lebih besar terhadap CO daripada O2 dan CO2. Asfiksi ada bermacam-macam misalnya terisinya alveolus dengan cairan limfa karena infeksi Diplokokus pneumonia atau Pneumokokus yang menyebabkan penyakit pneumonia. misalnya polip. Orang seperti itu dapat ditolong dengan mengeluarkan air dari saluran pernapasannya dan melakukan pernapasan buatan tanpa alat dengan cara dari mulut ke mulut dengan irama tertentu dan menggunakan metode Silvester dan Hilger Neelsen. karena daya afinitas hemoglobin juga lebih besar terhadap racun dibanding terhadap O2. Sistern ini meliputi sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Contohnya otot dan kelenjar. Gangguan pada sistem pernapasan adalah terganggunya pengangkutan O2 ke selsel atau jaringan tubuh. SEL SARAF .Ketiga tahap di atas dapat dilihat pada skema berikut ini. Penyakit pernapasan yang sering terjadi adalah emfisema berupa penyakit yang terjadi karena susunan dan fungsi alveolus yang Sistem saraf tersusun oleh berjuta-juta sel saraf yang mempunyai bentuk bervariasi. saraf mempunyai hubungan kerja seperti mata rantai (berurutan) antara reseptor dan efektor. debu. dan adenoid. Reseptor adalah satu atau sekelompok sel saraf dan sel lainnya yang berfungsi mengenali rangsangan tertentu yang berasal dari luar atau dari dalam tubuh. Gejala alergi terutama asma dapat pula menghinggapi sistem pernapasan begitu juga kanker dapat menyerang paru-paru terutama para perokok berat. peradangan pada bronkus disebut bronkitis. serta radang pada pleura disebut pleuritis. Pada orang yang tenggelam. Efektor adalah sel atau organ yang menghasilkan tanggapan terhadap rangsangan. batu bara dan racun lain dapat pula menyebabkan terganggunya pengikatan O2 oleh hemoglobin dalam pembuluh darah.

yaitu sel saraf sensori. Sel saraf motor Fungsi sel saraf motor adalah mengirim impuls dari sistem saraf pusat ke otot atau kelenjar yang hasilnya berupa tanggapan tubuh terhadap rangsangan. Kedua serabut saraf ini berisi plasma sel. yaitu otak (ensefalon) dan sumsum belakang (medula spinalis).Sistem saraf terdiri dari jutaan sel saraf (neuron). Gbr. sel saraf dapat dibagi menjadi 3 kelompok. Dari badan sel keluar dua macam serabut saraf. Fungsi mielin adalah melindungi akson dan memberi nutrisi. sedangkan aksonnya dapat sangat panjang. Bagian dari akson yang tidak terbungkus mielin disebut nodus Ranvier. sedangkan akson berfungsi mengirimkan impuls dari badan sel ke jaringan lain. Membran plasma sel Schwann disebut neurilemma. Struktur Sel Saraf Setiap neuron terdiri dari satu badan sel yang di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel. Akson biasanya sangat panjang. dendrit pendek. sel saraf motor. 2. Badan sel saraf motor berada di sistem saraf pusat. yaitudendrit dan akson (neurit). Sel saraf sensori Fungsi sel saraf sensori adalah menghantar impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat. Dendritnya sangat pendek berhubungan dengan akson saraf asosiasi. Fungsi sel saraf adalah mengirimkan pesan (impuls) yang berupa rangsang atau tanggapan. Dendrit berfungsi mengirimkan impuls ke badan sel saraf. Berdasarkan struktur dan fungsinya. Akson yang diperbesar Setiap neuron hanya mempunyai satu akson dan minimal satu dendrit. yang berfungsi mempercepat penghantaran impuls. Struktur Sel Saraf Gbr. . dan sel saraf intermediet (asosiasi). Sebaliknya. Sel Schwann adalah sel glia yang membentuk selubung lemak di seluruh serabut saraf mielin. Pada bagian luar akson terdapat lapisan lemak disebut mielin yang merupakan kumpulan sel Schwann yang menempel pada akson.Ujung akson dari saraf sensori berhubungan dengan saraf asosiasi (intermediet). 1.

1. Sedangkan badan sel saraf berkumpul membentuk ganglion atau simpul saraf. Sel ini dapat ditemukan di dalam sistem saraf pusat dan berfungsi menghubungkan sel saraf motor dengan sel saraf sensori atau berhubungan dengan sel saraf lainnya yang ada di dalam sistem saraf pusat. Bila impuls telah lewat maka untuk sementara serabut saraf tidak dapat dilalui oleh impuls. Gbr. Kelompok-kelompok serabut saraf. Kecepatan perjalanan gelombang perbedaan potensial bervariasi antara 1 sampai dengart 120 m per detik. Perubahan potensial ini (depolarisasi)terjadi berurutan sepanjang serabut saraf. Untuk dapat berfungsi kembali diperlukan waktu 1/500 sampai 1/1000 detik. Sel saraf intermediet Sel saraf intermediet disebut juga sel saraf asosiasi. karena terjadi perubahan potensial kembali seperti semula (potensial istirahat). Energi yang digunakan berasal dari hasil pemapasan sel yang dilakukan oleh . Struktur ganglion gabungan fari badan sel saraf Impuls dapat dihantarkan melalui beberapa cara. kutub positif terdapat di bagian luar dan kutub negatif terdapat di bagian dalam sel saraf. akson dan dendrit bergabung dalam satu selubung dan membentuk urat saraf. Sel saraf intermediet menerima impuls dari reseptor sensori atau sel saraf asosiasi lainnya.3. tergantung pada diameter akson dan ada atau tidaknyaselubung mielin. Penghantaran Impuls Melalui Sel Saraf Penghantaran impuls baik yang berupa rangsangan ataupun tanggapan melalui serabut saraf (akson) dapat terjadi karena adanya perbedaan potensial listrik antara bagian luar dan bagian dalam sel. di antaranya melalui sel saraf dan sinapsis. Diperkirakan bahwa rangsangan (stimulus) pada indra menyebabkan terjadinya pembalikan perbedaan potensial listrik sesaat. Pada waktu sel saraf beristirahat. Berikut ini akan dibahas secara rinci kedua cara tersebut.

Prinsip kerjanya sama dengan sinapsis saraf-saraf lainnya. Lokasi. maka vesikula bergerak dan melebur dengan membran pra-sinapsis. Stimulasi yang kurang kuat atau di bawah ambang (threshold) tidak akan menghasilkan impuls yang dapat merubah potensial listrik. Membran ujung dendrit dari sel berikutnya yang membentuk sinapsis disebut post-sinapsis. anatomi. Neurontransmitter ada bermacam-macam misalnya asetilkolin yang terdapat di seluruh tubuh. Penghantaran Impuls Melalui Sinapsis Titik temu antara terminal akson salah satu neuron dengan neuron lain dinamakan sinapsis. Bagaimanakah penghantaran impuls dari saraf motor ke otot? Antara saraf motor dan otot terdapat sinapsis berbentuk cawan dengan membran pra-sinapsis dan membran post-sinapsis yang terbentuk dari sarkolema yang mengelilingi sel otot. Bila asetilkolin sudah melaksanakan tugasnya maka akan diuraikan oleh enzim asetilkolinesterase yang dihasilkan oleh membran post-sinapsis. Kemudian vesikula akan melepaskan neurotransmitterberupa asetilkolin. Gbr. noradrenalin terdapat di sistem saraf simpatik. Stimulasi yang kuat dapat menimbulkan jumlah impuls yang lebih besar pada periode waktu tertentu daripada impuls yang lemah. yang disebutvesikula sinapsis.mitokondria dalam sel saraf. Neuron yang berakhir pada tonjolan sinapsis disebut neuron pra-sinapsis. Bila impuls sampai pada ujung neuron. dan dopamin serta serotonin yang terdapat di otak. Asetilkolin kemudian berdifusi melewati celah sinapsis dan menempel pada reseptor yang terdapat pada membran post-sinapsis. Penempelan asetilkolin pada reseptor menimbulkan impuls pada sel saraf berikutnya. Tetapi bila kekuatannya di atas ambang maka impuls akan dihantarkan sampai ke ujung akson. Di dalam sitoplasma tonjolan sinapsis terdapat struktur kumpulan membran kecil berisi neurotransmitter. Setiap terminal akson membengkak membentuk tonjolan sinapsis. dan cara kerja sinapsis . 2. Neurontransmitter adalah suatu zat kimia yang dapat menyeberangkan impuls dari neuron pra-sinapsis ke post-sinapsis.

bersin. dibawa ke otak untuk selanjutnya diolah oleh otak. disebut demikian karena bentuknya seperti sarang labah-labah. kemudian hasil olahan oleh otak. Pada gerak refleks. 1. Selain tengkorak dan ruas-ruas tulang belakang. semacam cairan limfa yang mengisi . 2. dengan fungsi yang sangat penting maka perlu perlindungan.Gerak merupakan pola koordinasi yang sangat sederhana untuk menjelaskan penghantaran impuls oleh saraf. atau batuk. Ketiga lapisan membran meninges dari luar ke dalam adalah sebagai berikut. namun. yaitu dimulai dari reseptor penerima rangsang. Jadi dapat dikatakan gerakan terjadi tanpa dipengaruhi kehendak atau tanpa disadari terlebih dahulu. Lengkung refleks yang menggambarkan mekanisme jalannya impuls pada lutut yang dipukul Sistem saraf pusat meliputi otak (ensefalon) dan sumsum tulang belakang (Medula spinalis). merupakan selaput yang kuat dan bersatu dengan tengkorak. gerak mengedip atau mempersempit pupil bila ada sinar dan refleks sumsum tulang belakang bila set saraf penghubung berada di dalam sumsum tulang belakang misalnya refleks pada lutut. Gbr. dibawa oleh saraf motor sebagai perintah yang harus dilaksanakan oleh efektor. ke saraf sensori. Araknoid. Durameter. Gerak pada umumnya terjadi secara sadar. ada pula gerak yang terjadi tanpa disadari yaitu gerak refleks. Gerak refleks berjalan sangat cepat dan tanggapan terjadi secara otomatis terhadap rangsangan. kemudian diteruskan oleh saraf sensori ke pusat saraf. berupa tanggapan. diterima oleh set saraf penghubung (asosiasi) tanpa diolah di dalam otak langsung dikirim tanggapan ke saraf motor untuk disampaikan ke efektor. Di dalamnya terdapat cairan serebrospinalis. yaitu dari reseptor. Bila membran ini terkena infeksi maka akan terjadi radang yang disebut meningitis. otak juga dilindungi 3 lapisan selaput meninges. tanpa memerlukan kontrol dari otak. Keduanya merupakan organ yang sangat lunak. misalnya. Jalan pintas ini disebut lengkung refleks. Contoh gerak refleks misalnya berkedip. impuls melalui jalan pendek atau jalan pintas. yaitu otot atau kelenjar. Gerak refleks dapat dibedakan atas refleks otak bila saraf penghubung (asosiasi) berada di dalam otak. Impuls pada gerakan sadar melalui jalan panjang.

ingatan (memori). materi kelabu terletak di bagian luar atau kulitnya (korteks) dan bagian putih terletak di tengah. analisis. Di sekitar kedua area tersebut dalah bagian yang mengatur kegiatan psikologi yang lebih tinggi. a. walaupun ada juga beberapa gerakan refleks otak. sedangkan bagian korteks berupa materi putih. kesadaran. yaitu jaringan ikat yang terletak di antara sel-sel saraf di dalam sistem saraf pusat Walaupun otak dan sumsum tulang belakang mempunyai materi sama tetapi susunannya berbeda. Pada sumsum tulang belakang bagian tengah berupa materi kelabu berbentuk kupu-kupu. Piameter. dan jembatan varol. kreativitas) dan emosi. yaitu: otak besar (serebrum). Otak Otak mempunyai lima bagian utama. dan pertimbangan. dan belajar berbagai bahasa. yaitu yang berkaitan dengan kepandaian (intelegensi).sela sela membran araknoid. Area ini berperan dalam proses belajar. 3. Misalnya bagian depan merupakan pusat proses berfikir (yaitu mengingat. serabut saraf yang membentuk bagian materi putih (substansi alba) 3. Lapisan ini penuh dengan pembuluh darah dan sangat dekat dengan permukaan otak. . Otak dan sumsum tulang belakang mempunyai 3 materi esensial yaitu: 1. Pada bagian korteks serebrum yang berwarna kelabu terdapat bagian penerima rangsang (area sensor) yang terletak di sebelah belakang area motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar atau merespon rangsangan. Otak besar (serebrum) Otak besar mempunyai fungsi dalam pengaturan semua aktifitas mental. sumsum sambung (medulla oblongata). Agaknya lapisan ini berfungsi untuk memberi oksigen dan nutrisi serta mengangkut bahan sisa metabolisme. Selain itu terdapat area asosiasi yang menghubungkan area motor dan sensorik. menyimpan ingatan. Otak besar merupakan sumber dari semua kegiatan/gerakan sadar atau sesuai dengan kehendak. 1. Pada otak. otak tengah (mesensefalon). Pusat penglihatan terdapat di bagian belakang. berbicara. otak kecil (serebelum). membuat kesimpulan. badan sel yang membentuk bagian materi kelabu (substansi grissea) 2. Fungsi selaput araknoid adalah sebagai bantalan untuk melindungi otak dari bahaya kerusakan mekanik. sel-sel neuroglia.

keseimbangan. Bagian atas (dorsal) otak tengah merupakan lobus optikus yang mengatur refleks mata seperti penyempitan pupil mata. Otak tengah (mesensefalon) Otak tengah terletak di depan otak kecil dan jembatan varol. Otak kecil (serebelum) Serebelum mempunyai fungsi utama dalam koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar. Otak dengan bagian-bagian penyusunnya 2. Otak dan kegiatan-kegiatan yang dikontrolnya 3. Bila ada rangsangan yang merugikan atau berbahaya maka gerakan sadar yang normal tidak mungkin dilaksanakan. Di depan otak tengah terdapat talamus dan kelenjar hipofisis yang mengatur kerja kelenjar-kelenjar endokrin.Gbr. Gbr. dan posisi tubuh. dan juga merupakan pusat pendengaran. .

batuk. volume dan kecepatan respirasi. Penampang melintang sumsum tulang belakang Sistem saraf tepi terdiri dari sistem saraf sadai dan sistem saraf tak sadar (sistem saraf otonom). gerak alat pencernaan. Pada tanduk dorsal terdapat badan sel saraf penghubung (asosiasi konektor) yang akan menerima impuls dari sel saraf sensori dan akan menghantarkannya ke saraf motor. Gbr. sumsum sambung juga mengatur gerak refleks yang lain seperti bersin. sedangkan bagian dalam berbentuk kupu-kupu dan berwarna kelabu. 5. Sumsum sambung juga mempengaruhi jembatan. Pada bagian putih terdapat serabut saraf asosiasi. dan berkedip. 6. Urat saraf yang membawa impuls ke otak merupakan saluran asenden dan yang membawa impuls yang berupa perintah dari otak merupakan saluran desenden. Impuls sensori dari reseptor dihantar masuk ke sumsum tulang belakang melalui tanduk dorsal dan impuls motor keluar dari sumsum tulang belakang melalui tanduk ventral menuju efektor. . Sistem saraf sadar mengontrol aktivitas yang kerjanya diatur oleh otak. Selain itu. Sumsum sambung (medulla oblongata) Sumsum sambung berfungsi menghantar impuls yang datang dari medula spinalis menuju ke otak. Jembatan varol (pons varoli) Jembatan varol berisi serabut saraf yang menghubungkan otak kecil bagian kiri dan kanan. juga menghubungkan otak besar dan sumsum tulang belakang.4. gerak saluran pencernaan. Sumsum tulang belakang (medulla spinalis) Pada penampang melintang sumsum tulang belakang tampak bagian luar berwarna putih. tekanan darah. dan sekresi keringat. Kumpulan serabut saraf membentuk saraf (urat saraf). Pada penampang melintang sumsum tulang belakang ada bagian seperti sayap yang terbagi atas sayap atas disebut tanduk dorsal dan sayap bawah disebut tanduk ventral. sedangkan saraf otonom mengontrol aktivitas yang tidak dapat diatur otak antara lain denyut jantung. refleks fisiologi seperti detak jantung. dan sekresi kelenjar pencernaan.

Saraf otak ada 12 pasang yang terdiri dari: 1. yaitu saraf nomor 5.Gbr. 2. yaitu saraf-saraf yang keluar dari sumsum tulang belakang. yaitu saraf-saraf yang keluar dari otak. Gambar 2 Otak dilihat dari bawah menunjukkan saraf kranial . 4. 9. dan 12 3. Tiga pasang saraf sensori. dan saraf sumsum tulang belakang. 7. 11. Saraf tepi dan aktivitas-aktivitas yang dikendalikannya 1. Sistem Saraf Sadar Sistem saraf sadar disusun oleh saraf otak (saraf kranial). dan 8 2. 6. empat pasang saraf gabungan sensori dan motor. lima pasang saraf motor. yaitu saraf nomor 1. yaitu saraf nomor 3. dan 10.

Urat saraf yang terdapat pada pangkal ganglion disebut urat saraf pra ganglion dan yang berada pada ujung ganglion disebut urat saraf post ganglion. Pleksus Jumbo sakralis yang mempengaruhi bagian pinggul dan kaki. bahu. 2. Tabel Fungsi Saraf Otonom Parasimpatik • • • • mengecilkan pupil menstimulasi aliran ludah memperlambat denyut jantung membesarkan bronkus • • • • Simpatik memperbesar pupil menghambat aliran ludah mempercepat denyut jantung mengecilkan bronkus . b. Beberapa urat saraf bersatu membentuk jaringan urat saraf yang disebut pleksus. Perbedaan struktur antara saraf simpatik dan parasimpatik terletak pada posisi ganglion.Saraf otak dikhususkan untuk daerah kepala dan leher. Oleh karena daerah jangkauannya sangat luas maka nervus vagus disebut saraf pengembara dan sekaligus merupakan saraf otak yang paling penting. saraf sumsum tulang belakang dibedakan atas 8 pasang saraf leher. Ada 3 buah pleksus yaitu sebagai berikut. 5 pasang saraf pinggang. 5 pasang saraf pinggul. c. Sistem saraf otonom dapat dibagi atas sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik. Fungsi sistem saraf simpatik dan parasimpatik selalu berlawanan (antagonis).Pleksus brachialis mempengaruhi bagian tangan. Saraf sumsum tulang belakang berjumlah 31 pasang saraf gabungan. dan diafragma. kecuali nervus vagus yang melewati leher ke bawah sampai daerah toraks dan rongga perut. dan satu pasang saraf ekor. Pleksus cervicalis merupakan gabungan urat saraf leher yang mempengaruhi bagian leher. a.sedangkan saraf parasimpatik mempunyai urat pra ganglion yangpanjang karena ganglion menempel pada organ yang dibantu. Sistem saraf parasimpatik terdiri dari keseluruhan "nervus vagus" bersama cabangcabangnya ditambah dengan beberapa saraf otak lain dan saraf sumsum sambung. Saraf simpatik mempunyai ganglion yang terletak di sepanjang tulang belakang menempel pada sumsum tulang belakang sehingga mempunyai urat pra ganglion pendek. Nervus vagus membentuk bagian saraf otonom. Saraf Otonom Sistem saraf otonom disusun oleh serabut saraf yang berasal dari otak maupun dari sumsum tulang belakang dan menuju organ yang bersangkutan. Berdasarkan asalnya. 12 pasang saraf punggung. Dalam sistem ini terdapat beberapa jalur dan masing-masing jalur membentuk sinapsis yang kompleks dan juga membentuk ganglion.

5. kadar oksigen atau karbon dioksida. tendon. Akan tetapi. Reseptor yang berfungsi untuk mengenali lingkungan dalam. kotak mata (rongga tempat mata berada). 2. 1. ligamentum. kadar glukosa dan sebagainya. sendi. kelopak. dan bulu mata. dan lain sebagainya. Indra yang kita kenal ada lima. sesungguhnya interoreseptor terdapat di seluruh tubuh manusia. dinding pembuluh darah. . INDERA PENGLIHAT (MATA) Mata mempunyai reseptor khusus untuk mengenali perubahan sinar dan warna. yaitu: 1. dinding saluran pencernaan. Bola Mata Bola mata mempunyai 3 lapis dinding yang mengelilingi rongga bola mata. 4. Indra Indra Indra Indra Indra penglihat (mata) pendengar (telinga) peraba (kulit) pengecap (lidah) pencium (hidung). Interoreseptor yang membantu koordinasi dalam sikap tubuh disebut kinestesis. oleh karenanya disebut eksoreseptor. Sel-sel interoreseptor misalnya terdapat pada sel otot. Sesungguhnya yang disebut mata bukanlah hanya bola mata. tetapi termasuk otototot penggerak bola mata.• menstimulasi sekresi kelenjar pencernaan mengerutkan kantung kemih • menghambat sekresi kelenjar pencernaan menghambat kontraksi kandung kemih • • Indra mempunyai sel-sel reseptor khusus untuk mengenali perubahan lingkungan. Kelima indra tersebut berfungsi untuk mengenali perubahan lingkungan luar. misalnya nyeri. Ketiga lapis dinding ini dari luar ke dalam adalah sebagai berikut. 3. disebut interoreseptor.

Di bagian depan iris bercelah membentuk pupil (anak mata). Badan siliaris membentuk ligamentum yang berfungsi mengikat lensa mata. yaitu pengontrol ukuran pupil untuk mengatur sinar yang masuk. berwarna putih buram (tidak tembus cahaya). yaitu bagian depan terletak di depan lensa berisi carian yang disebut aqueous humor dan bagian belakang terletak di belakang lensa berisi vitreous humor. kecuali di bagian depan bersifat transparan. disebut kornea. koroid membentuk badan siliaris yang berlanjut ke depan membentuk iris yang berwarna. Kedua cairan tersebut berfungsi menjaga lensa agar selalu dalam bentuk yang benar. c. Selaput transparan yang melapisi kornea dan bagian dalam kelopak mata disebut . Lapisan ini berfungsi melindungi bola mata dari gangguan. Retina Lapisan ini peka terhadap sinar. Struktur bola mata dilihat dari samping a. b. Iris berfungsi sebagai diafragma. Koroid Koroid berwarna coklat kehitaman sampai hitam. Kontraksi dan relaksasi dari otot badan siliaris akan mengatur cembung pipihnya lensa. Di bagian depan. Warna gelap pada koroid berfungsi untuk mencegah refleksi (pemantulan sinar). Kotak mata pada tengkorak berfungsi melindungi bola mata dari kerusakan.Gbr. Pada seluruh bagian retina berhubungan dengan badan sel-sel saraf yang serabutnya membentuk urat saraf optik yang memanjang sampai ke otak. Bagian yang dilewati urat saraf optik tidak peka terhadap sinar dan daerah ini disebut bintik buta. Sklera Sklera merupakan jaringan ikat dengan serat yang kuat. merupakan lapisan yang berisi banyak pembuluh darah yang memberi nutrisi dan oksigen terutama untuk retina. Adanya lensa dan ligamentum pengikatnya menyebabkan rongga bola mata terbagi dua. Konjungtiva adalah lapisan transparan yang melapisi kornea dan kelopak mata. Melalui pupil sinar masuk.

3. Ada tiga macam sel konus. aqueus humor. Ada dua macam sel reseptor pada retina. Air mata berfungsi sebagai alat pelumas dan pencegah masuknya mikroorganisme ke dalam mata. Konjungtiva penuh dengan pembuluh darah dan serabut saraf. maka sudut kerucut cahaya yang masuk sangat kecil sehingga sinar tampak paralel. rektus eksternal. Pembiasan terbesar terjadi di kornea. rektus superior. Dua lainnya adalah otot obliq atas (superior) dan otot obliq bawah (inferior). 2. Kerusakan salah satu sel konus akan menyebabkan buta warna. dan ke bawah. dan biru. lensa. garam. Lihat . Jarak terjauh saat benda tampak jelas tanpa kontraksi disebut titik jauh (punctum remotum). Otot Mata Ada enam otot mata yang berfungsi memegang sklera. Pigmen ungu yang terdapat pada sel basilus disebut rodopsin. yaitu sel yang peka terhadap warna merah. sedangkan jika kita sangat jauh dari obyek. Pada waktu adaptasi. bayang-bayang benda akan jatuh pada bintik kuning. hijau. ke kiri. yaitu suatu senyawa protein dan vitamin A. dan rektus internal). ke atas. konjungtiva dibasahi dengan cairan yang keluar dari kelenjar air mata (kelenjar lakrimal) yang terdapat di bawah alis. Untuk pembentukan kembali memerlukan waktu yang disebut adaptasi gelap(disebut juga adaptasi rodopsin). Untuk mencegah kekeringan. Dengan ketiga macam sel konus tersebut mata dapat menangkap spektrum warna. Radang konjungtiva disebut konjungtivitis. yaitu sel kerucut (sel konus)dan sel batang (sel basilus). Kedua macam pigmen akan terurai bila terkena sinar. Jika kita sangat dekat dengan obyek maka cahaya yang masuk ke mata tampak seperti kerucut. sedangkan pigmen dari sel konus berfungsi lebih pada suasana terang yaitu untuk membedakan warna. Jarak terdekat yang dapat dilihat dengan jelas disebut titik dekat (punctum proximum). Air mata mengandung lendir. Selaput ini peka terhadap iritasi. Sel konus berisi pigmen lembayung dan sel batang berisi pigmen ungu. mata sulit untuk melihat. Pigmen lembayung dari sel konus merupakan senyawa iodopsin yang merupakan gabungan antara retinin dan opsin. Apabila terkena sinar. pigmen pada sel basilus berfungsi untuk situasi kurang terang. Otot rektus berfungsi menggerakkan bola mata ke kanan. misalnya sinar matahari. dan vitreous humor. Bagi mata normal. kornea. Fungsi Mata Sinar yang masuk ke mata sebelum sampai di retina mengalami pembiasan lima kali yaitu waktu melalui konjungtiva. Pembentukan kembali pigmen terjadi dalam keadaan gelap.konjungtiva. makin ke tengah maka jumlah sel batang makin berkurang sehingga di daerah bintik kuning hanya ada sel konus saja. dan antiseptik dalam jumlah kecil. maka rodopsin akan terurai menjadi protein dan vitamin A. Oleh karena itu. yaitu bagian yang paling peka terhadap sinar. Empat di antaranya disebut otot rektus (rektus inferior. terutama pigmen ungu yang terdapat pada sel batang.

Saat melihat dekat.Proses pemfokusan obyek pada jarak yang berbedaberda disebut daya akomodasi. Hal ini disebabkan karena elastisitas lensa berkurang. Sebagai akibatnya lensa menebal dan pendek. Persamaan dan perbedaannya disajikan pada Tabel. Sekitar umur 40 tahun . sedangkan cahaya dari obyek yang dekat difokuskan dengan lensa yang tebal dan pendek. Untuk cacat seperti ini orang dapat ditolong dengan lensa cekung (negatif). . Cahaya dari obyek yang jauh difokuskan oleh lensa tipis panjang. Cahaya dari obyek yang dekat membutuhkan lebih banyak pembiasan untuk pemfokusan dibandingkan obyek yang jauh. Makin tua. Cahaya dibiaskan jika melewati konjungtiva kornea. Miopi biasa terjadi pada anakanak. Perubahan bentuk lensa ini akibat kerja otot siliari. kecuali cara mengubah fokus lensa. mereka hanya dapat melihat benda yang jaraknya dekat. Mata jauh dapat terjadi pada anak-anak. Kelainan pada Mata Pada anak-anak. Baik sinar dari obyek yang jauh maupun yang dekat harus direfraksikan (dibiaskan) untuk menghasilkan titik yang tajam pada retina agar obyek terlihat jelas. a.Gambar 11. kira-kira 9 cm untuk anak umur 11 tahun. Pembiasan cahaya untuk menghasilkan penglihatan yang jelas disebut pemfokusan. Sebagai akibatnya ligamen suspensor mendorong lensa sehingga lensa memanjang dan pipih. disebabkan bola mata terlalu pendek sehingga bayang-bayang jatuh di belakang retina.50 tahun terjadi perubahan yang menyolok. Saat melihat jauh. Miopi atau mata dekat adalah cacat mata yang disebabkan oleh bola mata terlalu panjang sehingga bayang-bayang dari benda yang jaraknya jauh akan jatuh di depan retina. Akomodasi mata saat melihat dekat Cara kerja mata manusia pada dasarnya sama dengan cara kerja kamera. titik dekat mata bisa sangat pendek. Cacat mata pada anak-anak seperti ini disebut hipermetropi. jarak titik dekat makin panjang. Pada mata dekat ini orang tidak dapat melihat benda yang jauh. Cacat mata seperti ini disebut presbiopi atau mata tua karena proses penuaan.3 Cara kerja kamera dart mata 4. Penderita presbiopi dapat dibantu dengan lensa rangkap. oleh karena itu memerlukan pertolongan kaca mata untuk membaca berupa kaca mata cembung (positif). Mata mamalia mampu mengubah derajat pembiasan dengan cara mengubah bentuk lensa. Tabel 11.18. otot siliari relaksasi sehingga apertura yang mengelilingi lensa membesar dan tegangan ligamen suspensor bertambah. otot siliari berkontraksi sehingga memendekkan apertura yang mengelilingi lensa. Akomodasi mata saat melihat jauh b. yaitu titik dekat mata sampai 50 cm.

Gbr. sehingga fokusnya tidak sama. Pada orang yang terkena katarak pandangan menjadi kabur dan daya akomodasi berkurang. telinga tengah. Ada tiga bagian utama dari telinga manusia. yaitu yang mempunyai beberapa fokus. dan telinga dalam. Kelainan mata : (a) Miopi. Untuk menolong orang yang cacat seperti ini dibuat lensa silindris. . telinga tengah. Hal ini terjadi karena adanya pengapuran pada lensa. (b) Hipermetropi Katarak adalah cacat mata. Telinga luar berfungsi menangkap getaran bunyi. yaitu bagian telinga luar. Susunan Telinga Telinga tersusun atas tiga bagian yaitu telinga luar. dan telinga tengah meneruskan getaran dari telinga luar ke telinga dalam. dan telinga dalam. Telinga mempunyai reseptor khusus untuk mengenali getaran bunyi dan untuk keseimbangan. yaitu buramnya dan berkurang elastisitasnya lensa mata.Astigmatisma merupakan kelainan yang disebabkan bola mata atau permukaan lensa mata mempunyai kelengkungan yang tidak sama. akibatnya bayang-bayang jatuh tidak pada tempat yang sama. Kelainan-kelainan mata yang lain adalah: • • • Imeralopi (rabun senja): pada senja hari penderita menjadi rabun Xeroftalxni: kornea menjadi keying dan bersisik Keratomealasi: kornea menjadi putih dan rusak. Reseptor yang ada pada telinga dalam akan menerima rarigsang bunyi dan mengirimkannya berupa impuls ke otak untuk diolah. 1.

Di dalamnya terdapat saluran Eustachio yang menghubungkan telinga tengah dengan faring. saluran luar. Telinga luar Telinga luar terdiri dari daun telinga. yaitu tegak dan membentuk saluran menuju gendang telinga. Struktur telinga pada manusia a. Kedua tulang ini terikat erat oleh ligamentum sehingga mereka bergerak sebagai satu tulang. Fungsi rangkaian tulang dengar adalah untuk mengirimkan getaran suara dari gendang telinga (membran timpani) menyeberangi rongga telinga tengah ke jendela oval. tetapi bentuk ini kurang mendukung fungsinya sebagai penangkap dan pengumpul getaran suara. Telinga dalam . dan kelenjar lilin yang menjaga agar permukaan saluran luar dan gendang telinga tidak kering. dan membran timpani (gendang telinga). Daun telinga manusia mempunyai bentuk yang khas. Rongga telinga tengah berhubungan dengan telinga luar melalui membran timpani. Tulang yang ketiga adalah tulang sanggurdi (stapes) yang berhubungan dengan jendela oval.Gbr. Hubungan telinga tengah dengan bagian telinga dalam melalui jendela oval dan jendela bundar yang keduanya dilapisi dengan membran yang transparan. c. Telinga tengah Bagian ini merupakan rongga yang berisi udara untuk menjaga tekanan udara agar seimbang. Antara tulang landasan dan tulang sanggurdi terdapat sendi yang memungkinkan gerakan bebas. Bentuk daun telinga yang sangat sesuai dengan fungsinya adalah daun telinga pada anjing dan kucing. b. Saluran luar yang dekat dengan lubang telinga dilengkapi dengan rambut-rambut halus yang menjaga agar benda asing tidak masuk. Ketiga tulang tersebut adalah tulang martil (maleus) menempel pada gendang telinga dan tulang landasan (inkus). Selain itu terdapat pula tiga tulang pendengaran yang tersusun seperti rantai yang menghubungkan gendang telinga dengan jendela oval.

utrikulus dan sakulus merupakan organ keseimbangan. 4. Koklea mengandung organ Korti untuk pendengaran. Getaran membran tektorial dan membran basiler akan menekan sel sensori pada organ Korti dan kemudian menghasilkan impuls yang akan dikirim ke pusat pendengar di dalam otak melalui saraf pendengaran. saluran tengah dan saluran timpani yang berhubungan dengan jendela bundar.Bagian ini mempunyai susunan yang rumit. yaitu sebagai berikut. yang akan menggerakkan sel-sel rambut ke atas dan ke bawah. 1. Dasar dari sel pendengar terletak pada membran basiler danberhubungan dengan serabut saraf yang bergabung membentuk saraf pendengar. Tiga saluran setengah lingkaran Ampula Utrikulus Sakulus Koklea atau rumah siput Sakulus berhubungan dengan utrikulus melalui saluran sempit. Perpindahan getaran cairan limfa di dalam saluran tengah menggerakkan membran basher yang dengan sendirinya akan menggetarkan cairan dalam saluran timpani. Getaran dengan frekuensi tertentu akan menggetarkan selaput-selaput basiler. Getaran ini akan diteruskan oleh ketiga tulang dengar ke jendela oval. Getaran cairan tadi akan menggerakkan membran Reissmer dan menggetarkan cairan limfa dalam saluran tengah. dan keempatnya terdapat di dalam rongga vestibulum dari labirin tulang. Tiga saluran setengah lingkaran. Ketika rambut-rambut sel menyentuh membran tektorial.sedangkan di antara saluran tengah dengan saluran timpani terdapatmembran basiler. Susunan dan Cara Kerja Alat Keseimbangan Bagian dari alat vestibulum atau alat keseimbangan berupa tiga saluran setengah lingkaran yang dilengkapi dengan organ ampula (kristal) dan organ keseimbangan yang ada di dalam utrikulus clan sakulus. Ada 5 bagian utama dari labirin membran. Koklea terdiri dari tiga saluran yang sejajar. . Cara kerja indra pendengaran Gelombang bunyi yang masuk ke dalam telinga luar menggetarkan gendang telinga. terdiri dari labirin tulang dan labirin membran. Di antara saluran vestibulum dengan saluran tengah terdapat membran Reissner. Sel sensori untuk mendengar tersebar di permukaan membran basiler dan ujungnya berhadapan dengan membran tektorial. 2. dan saluran (kanal) yang dipisahkan satu dengan lainnya oleh membran. Bagian yang peka terhadap rangsang bunyi ini disebutorgan Korti. 3. yaitu: saluran vestibulum yang berhubungan dengan jendela oval. 2. 5. Perpindahan ini menyebabkan melebarnya membran pada jendela bundar. terjadilah rangsangan (impuls). Getaran Struktur koklea pada jendela oval diteruskan ke cairan limfa yang ada di dalam saluran vestibulum. ampula. Dalam saluran tengah terdapat suatu tonjolan yang dikenal sebagai membran tektorial yang paralel dengan membran basiler dan ada di sepanjang koklea.

yaitu di sebelah luar lapisan germinativum terdapat stratum granulosum yang berisi sedikit keratin yang menyebabkan kulit menjadi keras dan kering. Dari bagian dalam ke bagian luar. Utrikulus maupun sakulus berisi reseptor keseimbangan. pertama adalah stratum germinativum berfungsi membentuk lapisan di sebelah atasnya. Kedua. atau kecoklatan. sedangkan pangkalnya berhubungan dengan utrikulus yang menuju ke sakulus. Alat keseimbangan yang ada di dalam ampula terdiri dari kelompok sel saraf sensori yang mempunyai rambut dalam tudung gelatin yang berbentuk kubah. Epidermis tersusun atas empat lapis sel. Kandungan melanin menentukan derajat warna kulit. sakit. Posisi kepala mengakibatkan desakan otolith pada rambut yang menimbulkan impuls yang akan dikirim ke otak.Saluran semisirkular (saluran setengah lingkaran) peka terhadap gerakan kepala. Alat ini disebut kupula.Ujung dari setup saluran setengah lingkaran membesar dan disebutampula yang berisi reseptor. Alat-alat keseimbangan pada telinga Kulit merupakan indra peraba yang mempunyai reseptor khusus untuk sentuhan. Pada epidermis tidak terdapat pembuluh darah dan sel saraf. dingin. Alat keseimbangan di dalam utrikulus dan sakulus terdiri dari sekelompok sel saraf yang ujungnya berupa rambut bebas yang melekat padaotolith. yaitu butiran natrium karbonat. kehitaman. Lapisan ketiga merupakan lapisan yang transparan disebut stratum lusidum dan lapisan keempat (lapisan terluar) adalah lapisan tanduk disebut stratum korneum. panas. Selain itu sel-sel dari lapisan granulosum umumnya menghasilkan pigmen hitam(melanin). Gbr. Susunan Kulit Kulit terdiri dari lapisan luar yang disebut epidermis dan lapisan dalam atau lapisan dermis. . 1. dan tekanan.

Fungsi Kulit Kulit berfungsi sebagai alat pelindung bagian dalam. Reseptor untuk rasa sakit ujungnya menjorok masuk ke daerah epidermis. Reseptor untuk rangsang sentuhan dan panas. Di sebelah dalam dermis terdapat timbunan lemak yang berfungsi sebagai bantalan untuk melindungi bagian dalam tubuh dari kerusakan mekanik. kulit dilengkapi dengan reseptorreseptor khusus. Lidah mempunyai reseptor khusus yang berkaitan dengan rangsangan kimia. serta pengatur suhu tubuh. Akar rambut berhubungan dengan pembuluh darah yang membawakan makanan dan oksigen.Gbr. sebagai alat peraba dengan dilengkapi bermacam reseptor yang peka terhadap berbagai rangsangan. sehingga kulit dapat mengembang. Sehubungan dengan fungsinya sebagai alat peraba. Reseptor untuk tekanan. Stratum germinativum mengadakan pertumbuhan ke daerah dermis membentuk kelenjar keringat dan akar rambut. 2. ujung reseptornya terletak di dekat epidermis. selain itu juga berhubungan dengan serabut saraf. Penampang kulit manusia beserta reseptor-reseptornya Penyusun utama dari bagian dermis adalah jaringan penyokong yang terdiri dari serat yang berwarna putih dan serat yang berwarna kuning. Pada waktu dingin atau merasa takut. misalnya otot dan tulang. ujungnya berada di dermis yang jauh dari epidermis. Lidah . Pada setiap pangkal akar rambut melekat otot penggerak rambut. sebagai alat ekskresi. otot rambut mengerut dan rambut menjadi tegak. Serat kuning bersifat elastis/lentur.

Gbr. dan bentuk jamur. . Struktur lidah dan pembagian daerah perasanya Indra pembau berupa kemoreseptor yang terdapat di permukaan dalam hidung. Di akhir setiap sel pembau pada permukaan epitelium mengandung beberapa rambut-rambut pembau yang bereaksi terhadap bahan kimia bau-bauan di udara. yaitu bentuk benang. Reseptor pencium tidak bergerombol seperti tunas pengecap. bentuk dataran yang dikelilingi parit-parit. Permukaan lidah dilapisi dengan lapisan epitelium yang banyak mengandung kelenjar lendir. Tunas pengecap terdapat pada paritparit papila bentuk dataran.merupakan organ yang tersusun dari otot. Permukaan atas lidah penuh dengan tonjolan (papila). Epitelium pembau mengandung 20 juta sel-sel olfaktori yang khusus dengan aksonakson yang tegak sebagai serabut-serabut saraf pembau. Tunas pengecap terdiri atas sekelompok sel sensori yang mempunyai tonjolan seperti rambut. dan reseptor pengecap berupa tunas pengecap. yaitu pada lapisan lendir bagian atas. dan di permukaan papila berbentuk benang. Tonjolan itu dapat dikelompokkan menjadi tiga macam bentuk. di bagian samping dari papila berbentuk jamur.

yaitu hipofisis. tiroid. ovarium. pankreas. kelenjar adrenalin (anak ginjal). Pada umumnya pengaruh hormon berbeda dengan saraf. Perubahan yangdikontrol oleh hormon biasanya merupakan perubahan yang memerlukan waktu panjang. Struktur indera pembau Hormon adalah zat kimia yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin atau kelenjar buntu. a. maka hormon akan merangsang terjadinya perubahan. Contohnya pertumbuhan dan pemasakan seksual. Hipofisis . Apabila sampai pada suatu organ target.Gbr. Kelenjar Endokrin dan Hormon yang Dihasilkan Dalam tubuh manusia ada tujuh kelenjar endokrin yang penting. 1. Kelenjar ini merupakan kelenjar yang tidak mempunyai saluran sehingga sekresinya akan masuk aliran darah dan mengikuti peredaran darah ke seluruh tubuh. paratiroid. dan testis.

kecepatan metabolisme meningkat.Kelenjar ini terletak pada dasar otak besar dan menghasilkan bermacam-macam hormon yang mengatur kegiatan kelenjar lainnya. Apabila hormon ini banyak dihasilkan maka menyebabkan kulit menjadi hitam.4 Bagian Posterior Hormon dan Fungsi Hormon yang Dihasilkan Hipofisis 3. Tabel 11. 2. Kelenjar ini terdapat di bawah jakun di depan trakea. yaitu bagian anterior. Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroksin yang mempengaruhi metabolisme sel tubuh dan pengaturan suhu tubuh. Produksi tiroksin yang berlebihan menyebabkan penyakit eksoftalmik tiroid (Morbus Basedowi) dengan gejala sebagai berikut. Kelenjar-kelenjar endokrin dalam tubuh manusia Tabel 11. Kelenjar hipofisis dibagi menjadi tiga bagian. denyut nadi bertambah.5. yaitu kelainan fisik dan mental yang menyebabkan anak tumbuh kerdil dan idiot. Gbr. Gejala lain yang nampak adalah bola mata menonjol keluar (eksoftalmus) dan kelenjar tiroid membesar. Kekurangan iodium dalam makanan dalam waktu panjang mengakibatkan pembesaran kelenjar gondok karena kelenjar ini harus bekerja keras untuk membentuk tiroksin. Oleh karena itu kelenjar hipofisis disebut master gland. gugup. Hipofisis bagian tengah Menghasilkan hormon perangsang melanosit atau Melanosit Stimulating Hormon MSH). Kekurangan tiroksin menurunkan kecepatan metabolisme sehingga pertumbuhan lambat dan kecerdasan menurun. dan merasa demam. bagian tengah.4. . Hipofisis bagian anterior Hormon yang dihasilkan kelenjar hipofisis bagian anterior dan fungsinya dapat dilihat pada Tabel 11. Hipofisis bagian posterior Hormon yang dihasilkan dan fungsinya dapat dilihat pada Tabel 11. Kekurangan iodium yang masih ringan dapat diperbaiki dengan menambahkan garam iodium di dalam makanan. dan bagian posterior 1. Tiroksin mengandung banyak iodium.5 b. gelisah. Tiroid (Kelenjar Gondok) Tiroid merupakan kelenjar yang berbentuk cuping kembar dan di antara keduanya dapat daerah yang menggenting. Bila ini terjadi pada anak-anak mengakibatkan kretinisme.

gelisah. Kerusakan pada bagian korteks mengakibatkan penyakit Addison dengan gejala sebagai berikut: timbul kelelahan. d. Hormon dan Fungsi Hormon yang Dihasilkan Kelenjar Adrenal f. mual. sukar tidur. Kekurangan hormon ini menyebabkan tetani dengan gejala: kadar kapur dalam darah menurun. Hormon ini berfungsi mengatur konsentrasi glukosa dalam darah. Penyakit ini disebut von Recklinghousen. pankreas juga menghasilkan hormon glukagon yang bekerja antagonis dengan hormon insulin. produksi adrenalin meningkat sehingga denyut jantung meningkat dan memompa darah lebih banyak. kelopak mata terbuka lebar. dan kesemutan. Kelenjar Adrenal l Suprarenal l Anak Ginjal Kelenjar ini berbentuk bola. jari-jari tangan membengkok ke arah pangkal. 1. Paratiroid l Kelenjar Anak Gondok Paratiroid menempel pada kelenjar tiroid. Dalam keadaan ketakutan atau dalam keadaan bahaya. Kelenjar ini menghasilkan parathormon yang berfungsi mengatur kandungan fosfor dan kalsium dalam darah. ovarium juga menghasilkan hormon. Kekurangan hormon ini akan menyebabkan penyakit diabetes. nafsu makan berkurang. melebarnya pupil mata. Gejala lainnya adalah melebarnya saluran bronkiolus. e. Pada orang yang terserang penyakit ini tulang mudah sekali patah. menempel pada bagian atas ginjal. yaitu bagian luar (korteks) dan bagian tengah (medula). sehingga urin banyak mengandung kapur dan fosfor. Selain menghasilkan insulin. Ovarium Ovarium merupakan organ reproduksi wanita. Selain menghasilkan sel telur. Pada setiap ginjal terdapat satu kelenjar suprarenal dan dibagi atas dua bagian. muntahmuntah. Kelebihan glukosa akan dibawa ke sel hati dan selanjutnya akan dirombak menjadi glikogen untuk disimpan. Ada dua macam hormon yang dihasilkan ovarium yaitu sebagai berikut. Hal ini mengakibatkan terambilnya fosfor dan kalsium dalam tulang. Tumor paratiroid menyebabkan kadar parathormon terlalu banyak di dalam darah. terasa sakit di dalam tubuh.c. kejang di tangan dan kaki. Hormon dan pengaruh hormon yang dihasilkan kelenjar adrenal dapat dilihat pada Tabel. Estrogen . dan diikuti dengan rambut berdiri. Pankreas Ada beberapa kelompok sel pada pankreas yang dikenal sebagai pulauLangerhans berfungsi sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon insulin.

Fungsi estrogen ialah menimbulkan dan mempertahankan tanda-tanda kelamin sekunder pada wanita. Oleh karma itu sekresinya diatur oleh saraf otonom. Pembentukan estrogen dirangsang oleh FSH. Plasenta membentuk estrogen dan progesteron selama kehamilan guna mencegah pembentukan FSH dan LH. yaitu testosteron. Faktor Kimia Susunan bahan kimia atau hormon lain dalam aliran darah mempengaruhi sekresi hormon tertentu. Faktor Saraf Bagian medula kelenjar suprarenal mendapat pelayanan dari saraf otonom. dan jakun. Repoduksi aseksual (vegetatit) . STEM REPRODUKSI Reproduksi merupakan proses menghasilkan individu baru dari organisme sebelumnya. Dengan demikian. Ada dua faktor yang berfungsi mengatur sekresi hormon. Selain menghasilkan sperma. testis adalah organ reproduksi khusus pada pria.Hormon ini dihasilkan oleh Folikel Graaf. Contohnya. sekresi insulin dipengaruhi oleh jumlah glukosa di dalam darah. Progesteron Hormon ini dihasilkan oleh korpus luteum. b. Testis Seperti halnya ovarium. Tanda-tanda kelamin sekunder adalah ciri-ciri yang dapat membedakan wanita dengan Aria tanpa melihat kelaminnya. Contohnya. 2. Pembentukannya dirangsang oleh LH dan berfungsi menyiapkan dinding uterus agar dapat menerima telur yang sudah dibuahi. a. yaitu saraf dan faktor bahan kimia. kedua hormon ini dapat mempertahankan kehamilan. testis berfungsi sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon androgen. Organisme bereproduksi melalui 2 Cara : 1. Misalnya suaranya membesar. mempunyai kumis. g. Testosteron berfungsi menimbulkan dan memelihara kelangsungan tanda-tanda kelamin sekunder. perkembangan pinggul dan payudara pada wanita dan kulit menjadi bertambah halus.

Adalah terbentuknya individu baru tanpa melakukan peleburan sel kelamin. 2. berupa tonjolan kecil yang akan berkembang dan kemudian mempunyai bentuk seperti induknya dengan ukuran kecil. Reproduksi seksual (generatif) Umumnya melibatkan persatuan sel kelamin (gamet) dari 2 individu yang berbeda jenis kelamin. kemudian setiap bagian akan tumbuh menjadi individu baru yang sama seperti induknya. maka spora akan berkecambah dan tumbuh menjadi individu baru. Contoh : . paku. . Pembentukan spora 2. Propagasi vegetatif Istilah propagasi vegetatif diberikan untuk reproduksi vegetatif/tumbuhan berbiji. Reproduksi aseksual dapat dibagi atas lima jenis. 5. Pembentukan tunas Organisme tertentu dapat membentuk tunas. spora dihasilkan oleh jamur. Proses ini disebut skizogoni. yaitu : 1. 2. sporozoa (salah satu kelas protozoa) dan kadang-kadang juga dihasilkan oleh bakteri. cacing pipih. lumut. Dibentuk di dalam tubuh induknya dengan cara pembelahan sel. 4. Bila kondisi lingkungan baik. sehingga anggota dari satu klon mempunyai susunan genetik yang sama.Pada pembelahan sel bakteri. sel yang mengalami skizogoni disebut skizon. 5. Pada proses propagasi bila bagian tubuh tanaman terpisah maka bagian tersebut . Fragmentasi terjadi antara lain pada hewan spons (Porifera). algae berbentuk benang. Fisi Pembentukan spora Pembentukan tunas Fragmentasi Propagasi vegetatif 1. 3. Kemudian tunas ini akan lepas dari induknya dan dapat hidup sebagai individu baru. Pada proses fisi individu terbelah menjadi dua bagian yang sama. Peristiwa fragmentasi bergantung pada kemampuan regenerasi yaitu kemampuan memperbaiki jaringan atau organ yang telah hilang. reproduksi dengan fisi berganda.Pada Plasmodum. 3. 4. yaitu inti sel membelah berulang kali dan kemudian setiap anak inti dikelilingi sitoplasma. Fisi Fisi terjadi pada organisme bersel satu. Individu-individu sejenis yang terbentuk secara reproduksi aseksual dikatakan termasuk dalam satu klon. Pembentukan tunas merupakan ciri khas sel ragi dan Hydra (sejenis Coelenterata). Fragmentasi Kadang-kadang satu organisme patah menjadi dua bagian atau lebih. Individu baru (keturunannya) yang terbentuk mempunyai ciri dan sifat yang sama dengan induknya.

Bila salah satu lebih besar dari lainnya disebut anisogamet. kedua macam gamet tersebut dapat dibedakan baik dari bentuk. dan masing-masing tunas ini dapat menjadi anakan tanaman. Umbi lapis Umbi lapis adalah batang pendek yang berada di bawah tanah. Contoh: tumbuhan lili. Contoh: tunas cocor bebek (Kalanchoe pinnata) dan begonia. Umbi lapis diselubungi oleh sisik-sisik yang mirip kertas. Pada reproduksi generatif terjadi persatuan dua macam gamet dari dua individu yang berbeda jenis kelaminnya. Stolon Stolon adalah batang yang menjalar di atas tanah.akan berkembang menjadi satu/lebih tanaman baru. bunga iris. kondisi gamet yang demikian disebut heterogamet. gamet jantan atau spermatozoa dan gamet betina atau sel telur. beberapa jenis rumput. Peleburan dua macam gamet tersebut disebut singami. Ciri rizom adalah adanya daun yang mirip sisik. Tunas liar Tunas liar terjadi pada tumbuhan yang daunnya memiliki bagian meristem yang dapat menyebabkan terbentuknya tunas-tunas baru di pinggir daun. f. b. pohon pinang dan pohon bambu. Pada organisme tingkat tinggi mempunyai dua macam gamet. Pada umbi terdapat mata tunas . digunakan sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan sehingga bentuknya membesar. dan disebut isogamet. Di sepanjang stolon dapat tumbuh tunas adventisia (liar). Tunas yang tumbuh di sekitar pangkal batang Tunas ini membentuk numpun.mata tunas yang akan berkembang menjadi tanaman baru. tulip dan bawang. tunas. lengkuas. . Rizom terdapat pada bambu. jahe dan kencur. misalnya: pohon pisang. Propagasi vegetatif alamiah dapat terjadi dengan menggunakan organ-organ sebagai berikut : a. Peristiwa singami didahului dengan peristiwa fertilisasi (pembuahan) yaitu pertemuan sperma dengan sel telur. dahlia. Contoh: kentang dan Caladium. dapat berumbi untuk menyimpan makanan maupun tak berumbi. c. d. ukuran dan kelakuannya. sehingga terjadi percampuran materi genetik yang memungkinkan terbentuknya individu baru dengan sifat baru. Pada organiseme sederhana tidak dapat dibedakan gamet jantan dan gamet betina karena keduanya sama. rumput gajah dan strawberi. Contoh: pada rumput teki. e. ruas dan antar ruas. kunyit. Organ yang berfungsi untuk alat reproduksi generatif adalah bunga. Akar tinggal atau rizom Rizom adalah batang yang menjalar di bawah tanah. Umbi batang Umbi batang adalah batang yang tumbuh di bawah tanah.

tangkai putik (stilus) kepala putik (stigma) bakal buah (ovarium) di dalam bakal buah terdapat bakal biji (ovule) Bagaimana pembentukan gamet pada Angiosperma ? Pembentukan butik serbuk terjadi di dalam kantung serbuk. Kelopak (kalik) 2. b. b. Putik (pistilus) terdiri atas : a. Seperti pada bagan berikut. c. Bunga dan bagian-bagian penyusunnya TABEL BAGIAN-BAGIAN BUNGA BAGIAN BUNGA 1. yaitu serbuk sari (pollen) 4. Di dalam kantung serbuk terdapat banyak sel induk butir serbuk yang diploid. SEL INDUK BUTIR SERBUK (DIPLOID) . Sel induk butik serbuk ini kemudian akan membelah secara meiosis menjadi 4 sel butir serbuk (mikrospora) yang haploid.Gbr. Mahkota (korola) 3. Benang sari (stamen) terdiri dari : a. tangkai sari (filamen) kepala sari (antera) terdiri atas 4 kantong sari Sebagai penghasil gamet betina FUNGSI Melindungi kuncup bunga Menarik perhatian serangga Sebagai penghasil gamet jantan.

Putik yang sudah masak biasanya mengeluarkan cairan lengket pada ujungnya yang berfungsi sebagai tempat melekatnya serbuk sari. Perantara air disebut hidrogami. Pada bagian ini terdapat sel induk megaspora (sel induk kantug lembaga) yang diploid. Dari sel yang berjumlah 8 ini. c. penyerbukan dibedakan menjadi 4 : . dapat terjadi bila butir serbuknya amat ringan. 2 sel lainnya menjadi kandung tembaga sekunder. sel ini membelah secara mitosis 3 kali dan terbentuklah 8 sel. Sel ini akan membelah secara meiosis dan dari satu sel induk kantung lembaga membentuk 4 sel yang haploid. Tiga sel akan mereduksi dan lenyap tinggal satu yang berkembang. Perantara angin disebut anemogami. Dari 3 sel (yang menuju dekat mikropil) yang terakhir ini dua menjadi sinergid dan satu sel lagi menjadi sel telur. 3 sel akan bergerak menuju arah yang berlawanan dengan mikropil. Bila serangga ⇒ entomogami burung ⇒ ornitogami siput ⇒ malakogami kelelawar ⇒ kiroptorogami d. Dalam keadaan seperti ini kandung lembaga sudah masak dan siap untuk dibuahi. Perantara manusia disebut antropogami. damar. Selanjutnya. Contoh : pada pinus. kecil dan kering.¯ Membelah secara Miosis EMPAT SEL BUTIR SERBUK (HAPLOID) ¯ Masing-masing inti butir serbuk membelah secara mitosis SATU INTI VEGETATIF DAN SATU INTI GENERATIF Gamet betina dibentuk di dalam bakal biji (ovule) atau kantung lembaga. dan 3 sel terakhir menuju ke dekat mikropil. Contoh : penyerbukan vanilli di Indonesia. Menurut asal serbuk sari. Perantara hewan disebut zoogami. rumput-rumputan. b. Contoh : pada tanaman air. Skema : Penyerbukan dapat terjadi dengan berbagai perantara : a.

Herkogami Proses Penyerbukan dan Pembuahan Butir serbuk/serbuk sari Þ menempel pada kepala putik Þ membentuk buluh serbuk (2 inti. : merupakan embrio yang terbentuk dari sel nuselus.(protandri). jagung 2. : Bila bentuk bunga tidak memungkinkan serbuk sari jatuh ke kepala putik... yaitu . inti vegetatif dan inti generatif) berjalan ke arah mikropil (pintu kandung lembaga) Þ inti generatif membelah Þ 2 inti sperma Þ sampai di mikropil. Didesious c. bawang Bombay. Contoh : vanili b. Kadang-kadang terjadi kegagalan penyerbukan dan pada beberapa jenis tumbuhan tidak mungkin terjadi autogami. hal ini disebabkan karena: 1..a. Geitonogami (penyerbukan tetangga) Bila serbuk sari berasal dari bunga lain yang berada dalam satu pohon (satu individu). Embrio adventif : embrio yang terbentuk berasal dari kandung lembaga. : Bila pada satu spesies.. kina dan kaca piring.. Melalui peleburan sperma dan ovum (amfimiksis) 2. Misalnya : dari sinergid dan antipoda.Partenogenesis c.. Karena pembuahannya berlangsung dua kali maka pembuahan pada Angiospermae disebut pembuahan ganda. yang dapat dibedakan atas: a. Putik masak lebih dahulu daripada serbuk sari. . Dikogami : Bila waktu masaknya putik dan serbuk sari tidak bersamaan. Serbuk sari masak lebih dahulu daripada putiknya. Contoh : kopi.Contoh : seledri.. inti vegetatif mati Þ satu inti sperma membuahi sel telur Þ embrio. Apogami b.. b. alat kelamin jantan dan betinanya terpisah Contoh : salak dan melinjo (Gnetum Arremon) : Bila panjang antara tangkai benang sari dan tangkai putik tidak sama dan berbeda jauh. Alogami (penyerbukan silang) Bila serbuk sari berasal dari bunga pohon lain yang masih satu spesies. Autogami (penyerbukan sendiri) Serbuk sarinya berasal dari satu bunga yang sama.. Embrio pada tumbuhan berbiji tertentu dapat terbentuk karena beberapa sebab. Tidak melalui peleburan sperma dan ovum (apomiksis). Heterostili d. : embrio terbentuk dari sel telur yang tidak dibuahi.(protogini). yaitu : 1. Bila terjadi pada saat bunga belum mekar disebut kleistogami. Penyebabnya adalah sebagai berikut : a. c. Satu inti sperma lain membuahi inti kandung lembaga Þ endosperma (makanan cadangan bagi embrio).

Ovipar/bertelur : ..bagian selain kandung lembaga.... Pembuahan pada gymnospermae disebut pembuahan tunggal.. karena tiap-tiap inti sperma membuahi satu sel telur. alat kelaminnya disebut penis pada reptil seperti cecak dan kadal menggunakan hemipenis (penis palsu). . Organ reproduksi pada gymnospermae disebut konus atau strobilus.dengan . Pada mammalia jantan. Peristiwa ini sering dijumpai pada nangka... jeruk dan mangga. Yang hidup di darat melakukan pembuahan di dalam tubuh (fertilisasi internal).Bila embrio berkembang di dalam telur yang diinkubasi dalam tubuh.. sedang pada bangsa burung misalnya : bebek.. untuk menyalurkan sperma menggunakan ujung kloaka. disebut poliembrioni.Misalnya : pada jenis-jenis burung dan ikan. dan satu sel hidup sebagai sel telur. Di dalam strobilus jantan terdapat banyak anteridium yang mengandung sel-sel induk butir serbuk. maka akan terbentuk lebih dari satu embrio dalam satu biji.. Tiga mati. Pada vertebrata yang hidup di air melakukan fertilisasi di luar tubuh (fertilisasi eksternal). 2.Bila embrio berkembang di dalam telur.. Pada tiap-tiap arkegonium terdapat satu sel induk lembaga yang bermeiosis sehingga terbentuk 4 sel yang haploid. Arkegonium ini bermuara pada satu ruang arkegonium. Proses Penyerbukan dan Pembuahan Strobilus jantan ⇒ serbuk sari ⇒ jatuh pada tetes penyerbukan (ujung putik) ⇒ buluh serbuk ⇒ membelah ⇒ inti tabung dan inti spermatogen⇒ inti spermatogen ⇒ membelah ⇒ dua inti sperma ⇒ membuahi sel telur di dalam ruang arkegonium ⇒ zigot ⇒ lembaga di dalam biji ⇒tumbuhan baru. Contoh : ikan dan katak. Pada strobilus betina terdapat banyak arkegonium.. Apomiksis dan amfimiksis dapat terjadi bersamaan. Ovovivipar/bertelur dan beranak : . Sel-sel tersebut bermeiosis dari setiap sel induk terbentuk 4 butir serbuk yang bersayap. Pada hewan yang melakukan fertilisasi internal dikenal adanya 3 macam perkembangan embrio 1.

. Pada umumnya mammalia melahirkan anaknya (vivipar) dan kemudian menyusui anaknya sampai anaknya mandiri. Untuk keluar tubuh spermatozoa melewati saluran epididimis. Di dalam testis terdapat saluransaluran halus yang disebut tubulus seminiferus yang merupakan tempat pembentukan spermatozoa.. Pada manusia terdapat sepasang kelenjar kelamin yaitu ovarium yang berfungsi menghasilkan sel telur.. Alat Reproduksi Mammalia Betina Contoh : pada manusia.. .Misalnya : pada beberapa jenis ikan hiu. kantung induknya. Vivipar/beranak : .Bila embrio tumbuh dan berkembang di dalam uterus dan mendapat. 1. Reproduksi Manusia Alat Reproduksi pada pria maupun wanita pada dasarnya sama dengan alat reproduksi pada mamalia lain. Proses pembentukan dan pemasakan spermatozoa disebut spermatogenesis. Dalam ovarium terdapat folikel Grad yang akan berkembang menjadi sel telur (ovum). Yang berkaitan dengan produksi sperma terdiri dari sepasang kelenjar kelamin yang disebut testis yang disimpan dalam kantung disebut skrotum/kantung pelir. Saluran ini kemudian melebar menjadi vas deferens yang bermuara pada uretra. misalnya : pada hewan paruh bebek (Platypus)... sel Sertoli yang berfungsi memberi makan spermatozoa juga sel Leydig yang .nutrisi dari induknya melalui plasenya. Alat Reproduksi Mammalia Jantan Contoh : pada manusia. Beberapa perkecualian. setelah menetas anaknya baru disusui....Misalnya : pada beberapa jenis mammalia.... Uterus merupakan saluran berongga yang lebih besar dengan bagian ujungnya bersatu membentuk saluran sempit yaitu vagina. kemudian menyusu dalam kantung sampai mandiri. contoh : kanguru. sedangkan wanita menghasilkan sel telur (ovum) yang dibentuk di dalam ovarium. Pria menghasilkan gamet jantan atau spermatozoa yang berukuran sangat kecil dan berbentuk menyerupai berudu. bertelur. anaknya lahir muda (amat prematur) kemudian merayap masuk.. Pada hewan berkantung (Marsupialia). Ovarium dihubungkan dengan uterus (rahim) oleh suatu saluran yang disebut tabung fallopii (Tuba fallopii). Kedua kelenjar tersebut berfungsi menghasilkan sekret untuk memberi nutrisi dan mempermudah gerakan spermatozoa. 2.sumber nutrisi berasal dari telur. Palo pertemuan uretra dengan vas deferens terdapat kelenjar prostat dan di sebelah belakangnya terdapat kelenjar cowper. Pada tubulus seminiferus testis terdapat sel-sel induk spermatozoa atau spermatogonium. 3. mencari putting susu.

Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon perangsang folikel (Folicle Stimulating Hormone/FSH) dan hormon lutein (Luteinizing Hormone/LH). androgen/testosteron memacu tumbuhnya sifat kelamin sekunder. menghasilkan 2 sel yang berbeda ukurannya. Spermatozoa bersama cairan dari kelenjar-kelenjar tersebut dikenal sebagai semen atau air mani. Proses Spermatogenesis : Spermatogonium berkembang menjadi sel spermatosit primer. melakukan pembelahan meiosis kedua yang menghasilkan ovum tunggal dan badan polar kedua. Spermiogenesis terjadi di dalam epididimis dan membutuhkan waktu selama 2 hari. Pada waktu ejakulasi. Ovum berukuran lebih besar dari badan polar kedua. Oogonium akan berkembang menjadi oosit primer. Folikel Graaf menghasilkan hormon estrogen. Saat bayi dilahirkan oosit primer dalam fase profase pada pembelahan meiosis. yaitu badan polar pertama membelah lebih lambat. LH merangsang sel Leydig untuk menghasilkan hormon testosteron.400 juta sel spermatozoa.terdapat di antara tubulus seminiferus yang berfungsi menghasilkan testosteron. Pengaruh Hormon dalam Oogenesis Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon FSH yang merangsang pertumbuhan sel-sel folikel di sekeliling ovum. Oosit primer kemudian mengalami masa istirahat hingga masa pubertas. spermatosit sekunder membelah lagi menghasilkan spermatid. Proses pembentukan spermatozoa dipengaruhi oleh kerja beberapa hormon. Hormon estrogen merangsang kelenjar hipofisis untuk mensekresikan hormon LH. Proses pemasakan spermatosit menjadi spermatozoa disebut spermiogenesis. membentuk 2 badan polar. Pada masa pubertas. Bila spermatogenesis sudah selesai. Sel spermatosit primer bermiosis menghasilkan spermatosit sekunder. Pada masa pubertas terjadilah oogenesis. Di dalam ovarium janin sudah terkandung sel pemula atau oogonium. Oosit primer membelah secara meiosis. maka ABP testosteron (Androgen Binding Protein Testosteron) tidak diperlukan lagi. kelenjar prostat dan kelenjar cowper. Spermatozoa akan keluar melalui uretra bersama-sama dengan cairan yang dihasilkan oleh kelenjar vesikula seminalis. hormon LH merangsang terjadinya ovulasi. Sel yang lebih besar yaitu oosit sekunder. FSH merangsang sel Sertoli untuk menghasilkan ABP (Androgen Binding Protein) yang akan memacu spermatogonium untuk memulai proses spermatogenesis. spermatid berdiferensiasi menjadi spermatozoa masak. seorang laki-laki dapat mengeluarkan 300 . Selanjutnya folikel yang sudah kosong dirangsang . Ovum yang matang diselubungi oleh sel-sel folikel yang disebut Folikel Graaf. sel sertoli akan menghasilkan hormon inhibin untuk memberi umpan balik kepada hipofisis agar menghentikan sekresi FSH dan LH. Sel yang lebih kecil.

akibatnya korpus luteum mengecil dan menghilang. jika tidak terjadi pembuahan maka lapisan endometrium pada uterus akan luruh keluar tubuh. Masa ini disebut menopause Siklus menstruasi terjadi pada manusia dan primata. pembentukan progesteron berhenti . Kemudian korpus luteum mengecil dan hilang. sampai kemudian terhenti sama sekali. Selain itu. folikel ini juga menghasilkan hormon estrogen yang merangsang keluarnya LH dari hipofisis.5O tahun. menstruasi pun menjadi tidak teratur lagi. sedangkan pada siklus estrus. dan pelepasan spermatozoa dapat terjadi setiap saat. Bedanya. proses oogenesis mulai kembali. Pada seat tersebut sel oosit primer akan membelah dan menghasilkan ovum yang haploid. Umumnya siklus menstruasi terjadi secara periodik setiap 28 hari (ada pula setiap 21 hari dan 30 hari) yaitu sebagai berikut : Pada hari 1 sampai hari ke-14 terjadi pertumbuhan dan perkembangan folikel primer yang dirangsang oleh hormon FSH. Catatan : Pada laki-laki spermatogenesis terjadi seumur hidup. Periode ini disebut fase luteal. Saat wanita tidak mampu lagi melepaskan ovum karena sudah habis tereduksi. akibatnya FSH mulai terbentuk kembali. selain itu estrogen menghambat pembentukan FSH dan memerintahkan hipofisis menghasilkan LH yang berfungsi merangsang folikel Graaf yang masak untuk mengadakan ovulasi yang terjadi pada hari ke-14. Saat folikel berkembang menjadi folikel Graaf yang masak. meskipun ovarium seorang bayi perempuan sejak lahir sudah berisi 500 ribu sampai 1 juta oosit primer. Korpus luteum kemudian menghasilkan hormon progresteron yang berfungsi menghambat sekresi DSH dan LH. waktu di sekitar terjadinya ovulasi disebut fase estrus. LH merangsang folikel yang telah kosong untuk berubah menjadi badan kuning (Corpus Luteum). jika tidak terjadi pembuahan. Estrogen yang keluar berfungsi merangsang perbaikan dinding uterus yaitu endometrium yang habis terkelupas waktu menstruasi. Seorang wanita hanya mampu menghasilkan paling banyak 400 ovum selama hidupnya. Setiap bulan wanita melepaskan satu sel telur dari salah satu ovariumnya. selain itu progesteron juga berfungsi menghambat pembentukan FSH dan LH. endomentrium akan direabsorbsi oleh tubuh. ovulasi hanya berlangsung sampai umur sekitar 45 . sehingga aklurnya tidak membentuk progesteron lagi. Sedang pada mamalia lain terjadi siklus estrus.Menstruasi terjadi secara perfodik satu bulan sekali. Pada wanita.oleh LH untuk menjadi badan kuning atau korpus luteum. Badan kuning menghasilkan hormon progesteron yang berfungsi mempertebal lapisan endometrium yang kaya dengan pembuluh darah untuk mempersiapkan datangnya embrio. Bila sel telur ini tidak mengalami pembuahan maka akan terjadi perdarahan (menstraasi). pada siklus menstruasi.

Gambar : Siklus Menstruasi Peristiwa fertilisasi terjadi di saat spermatozoa membuahi ovum di tuba fallopii. Enam hari setelah fertilisasi. Blastosit ini bergerak menuju uterus untuk mengadakan implantasi (perlekatan dengan dinding uterus). empat. Pada saat 32 sel disebut morula. di dalam morula terdapat rongga yang disebut blastosoel yang berisi cairan yang dikeluokan oleh tuba fallopii. zigot membelah secara mitosis menjadi dua.sehingga pemberian nutrisi kepada endometriam terhenti. bentuk ini kemudian disebut blastosit. Lapisan terluar blastosit disebut trofoblas merupakan dinding blastosit yang berfungsi untuk menyerap makanan dan merupakan calon tembuni atau ari-ari (plasenta). trofoblas menempel pada dinding uterus (melakukan implantasi) dan melepaskan hormon korionik gonadotropin. delapan. Pada hari ke-4 atau ke-5 sesudah ovulasi. endometrium menjadi mengering dan selanjutnya akan terkelupas dan terjadilah perdarahan (menstruasi) pada hari ke-28. banyak mengandung pembuluh darah. lunak. dindingnya tebal. enam belas dan seterusnya. Hormon ini melindungi . terjadilah zigot. maka FSH mulai terbentuk lagi dan terjadilan proses oogenesis kembali. Fase ini disebut fase perdarahan atau fase menstruasi. hormon progesteron merangsang pertumbuhan uterus. Oleh karena tidak ada progesteron. sedangkan masa di dalamnya disebut simpul embrio (embrionik knot) merupakan calon janin. blastosit sampai di rongga uterus. serta mengeluarkan sekret seperti air susu (uterin milk) sebagai makanan embrio.

Setelah semua membran dan plasenta terbentuk maka embrio disebut janin/fetus. c. mesoderm membentuk antara lain rangka. Trofoblas kemudian menebal beberapa lapis. b. yaitu : a. Kantung Kuning Telur (Yolk Sac) Kantung kuning telur merupakan pelebaran endodermis berisi persediaan makanan bagi hewan ovipar. Alantois Pada alantois berfungsi sebagai organ respirasi dan pembuangan sisa metabolisme. gunanya melindungi janin dari tekanan atau benturan. Korion Korion adalah dinding berjonjot yang terdiri dari mesoderm dan trofoblas. yaitu bagian yang akan berkembang menjadi tall pusat. Pembuatan Lapisan Lembaga Setelah hari ke-12. Embrio telah kuat menempel setelah hari ke-12 dari fertilisasi. otot. Endoderm tumbuh ke dalam blastosoel membentuk bulatan penuh. sistem peredaran darah. Semua bagian tubuh manusia akan dibentuk oleh ketiga lapisan tersebut. d. Di antara lapisan ektoderm dan endoderm terbentuk lapisan mesoderm. Dengan demikian terbentuklah usus primitif dan kemudian terbentuk Pula kantung kuning telur (Yolk Sac) yang membungkus kuning telur. endoderm membentuk saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. 1. Amnion Amnion merupakan kantung yang berisi cairan tempat embrio mengapung. 2. Pada manusia. di sebelah dalam endoderm. Ektoderm akan membentuk epidermis kulit dan sistem saraf. tetapi kantung ini sangat berguna pada hewan ovipar (bertelur). tampak dua lapisan jaringan di sebelah luar disebut ektoderm. Pada mammalia dan manusia. Jonjot korion menghilang pada hari ke-28. pada tangkai badan jonjot trofoblas masuk ke dalam daerah dinding uterus membentuk ari-ari (plasenta). kecuali pada bagian tangkai badan. sistem ekskresi dan sistem reproduksi. . kantung ini tidak berguna. Ketiga lapisan tersebut merupakan lapisan lembaga (Germ Layer). alantois merupakan kantung kecil dan masuk ke dalam jaringan tangkai badan. Membran (Lapisan Embrio) Terdapat 4 macam membran embrio. permukaannya berjonjot dengan tujuan memperluas daerah penyerapan makanan. maka tidak berkembang. karena kantung ini berisi persediaan makanan bagi embrio.kehamilan dengan cara menstrimulasi produksi hormon estrogen dan progesteron sehingga mencegah terjadinya menstruasi. pada manusia hanya terdapat sedikit dan tidak berguna.

makanan dan zat sisa antara ibu dan fetus. c. terdapat beberapa metode. spiral. sedangkan progesteron mencegah kontraksi uterus. b. progesteron makin sedikit. darah ibu tidak pernah berhubungan dengan darah janin.16 siklus haid). antara lain: a. dapat dilakukan dengan berbagai alat bantu. Progesteron dan estrogen juga merangsang pertumbuhan kelenjar air susu. meskipun begitu virus dan bakteri dapat melalui penghalang (barier) berupa jaringan ikat dan masuk ke dalam darah janin. Catatan : Makin tua kandungan.5 cm. dan lain-lain. atau mengikat/memotong tuba fallopii dikenal dengan istilah tubektomi. misalnya : kondom. dan tebal 2. Cara ini dikenal dengan nama sistem kalender atau abstinensi. Hormon oksitosin yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis jugs berperan dalam merangsang kontraksi uterus menjelang persalinan. Menggunakan Alat Bantu Mencegah pertemuan ovum dengan spermatozoa. jumlah estrogen di dalam darah makin banyak. Plasenta atau Ari-Ari Plasenta atau ari-ari berbentuk seperti cakram dengn garis tengah 20 cm. Pemencaran Organisme Makhluk hidup dapat menyebar dengan kisaran luas maupun sempit tergantung cara pemencarannya. Ukuran ini dicapai pada waktu bayi akan lahir tetapi pada waktu hari 28 setelah fertilisasi. Ada organisme yang tersebar luas (organisme kosmopolit) misalnya : kecoa dan lumut. Kontrasepsi adalah suatu cara yang bertujuan mencegah terjadinya pembuahan. Tanpa Alat Bantu Dengan cara tidak melakukan koitus pada masa subur wanita (hari 12 . plasenta berukuran kurang dari 1 mm. Hal ini berhubungan dengan sifat estrogen yang merangsang uterus untuk berkontraksi. jelly. Pada sistem hubungan plasenta. Pemencaran Tumbuhan . tetapi setelah kelahiran hormon prolaktin yang dihasilkan kelenjar hipoftsislah yang merangsang produksi air susu. Plasenta berperan dalam pertukaran gas.3. Sterilisasi Sterilisasi dilakukan dengan mengikat/memotong saluran vas defereus dikenal dengan istilah vasektomi. ada pula yang hanya berada di suatu daerah tertentu (organisme endemik) misalnya :bunga Rafjlesia dan badak Jawa.

Contoh : kentang. Akar Rimpang atau Akar Tinggal (Rizom) Merupakan batang yang menjalar di bawah permukaan tanah. misalnya : a. dahlia. mata tunas akan tumbuh menjadi tumbuhan baru. yaitu pindah dari satu tempat ke tempat lain. Umbi Batang Bagian batang yang digunakan untuk menyimpan makanan umbi. yaitu : 1. tulip. karet. Pemencaran secara tidak sengaja Contoh : kecoa dari Amerika menyebar ke mana-mana. Stolon atau Geragih Batang yang menjalar di atas tanah. Pemencaran secara sengaja Contoh : sapi perah asal Belanda dibawa ke Indonesia 2. Contoh : beberapa jenis rumput. bila keadaan lingkungan cocok. Pada setiap ruas terdapat lapisan sisik yang merupakan modifikasi dari daun. Pemencaran tanpa bantuan faktor luar 2. Hewan dapat pula mengadakan pemencaran karena ulah manusia. leli.Ada 2 cara pemencaran tumbuhan. Contoh : petai. . jarak. Gerak Higroskopik dari buah polong Buah polong akan pecah bila kering. strawberi. kunyit. lamtoro. bakung. Umbi Lapis Merupakan batang dengan ruas-ruas yang sangat pendek dan sangat rapat. caranya bisa sengaja atau tidak sengaja. Pemencaran dengan bantuan faktor luar Pemencaran Hewan Pemencaran hewan dapat terjadi karena hewan melakukan migrasi. Tunas tumbuh di sepanjang batang. kapri. Pemencaran ini biasanya menggunakan alat pemencaran yang biasanya tidak memungkinkan penyebaran yang luas. maka bijinya akan terpental keluar. Contoh : pada rumput teki. 1. rumput gajah. b. Contoh : bawang merah. ini mempunyai banyak tunas. c. lengkuas. bekicot dari Afrika menyebar ke Indonesia. e. d.

biji kecil dan ringan. eksokarp (lapisan terluar). Biasanya bijtanaman ini tidak dapat dicerna dan akan keluar bersama kotoran burung. Contoh : kelapa sawit dari Afrika ke Indonesia. tebal dan banyak rongga udara sehingga mengapung di air.Kiroptorokori : pemencaran dengan perantaraan kelelawar.a. . Biji dapat terpencar jauh dari induknya. . pepaya (Carica papaja). contoh : biji anggrek dan spora jamur . Contoh : beringin (Ficus benjamina). Anemokori Pemencaran biji dengan bantuan angin. Contoh : biji rumput-rumputan yang menempel pada baju/celana. Contoh : kopi (Cofea tanaman sp). contoh : meranti (Shorea sp) dan tanaman suku Dipterocarpaceae .Mammokori : pemencaran dengan perantara mamalia. d. contoh : mahoni (Sweitenia mahagoni) dan damar(Agathis alba) buah bersayap. mesokarp (lapisan tengah). Contohnya : kelapa (Cocos nucifera).Ornitokori : pemencaran dengan perantaraan burung. Bijinya mempmyai ciri ringan dan embrio/lembaganya mempunyai pelindung yang baik. licin dan berkilat dan kedap air. tembakau (Nicotiana tabacum). . Hidrokori Pemencaran biji dengan bantuan air.Pemencaran secara sengaja. . Contoh : jambu biji (Psidium guajava). c.Pemencaran secara tidak sengaja. Zookori Pemencaran dengan perantaraan hewan .biji berbulu atau berambut. . alat pemencaran mempunyai ciri sebagai berikut : .Entomokori : pemencaran dengan perantaraan serangga. endokarp (lapisan dalam) yang keras dan kuat sebagai pelindung lembaga/embrio. benalu (Loranthus sp). contoh : Opium(Popover somniferum) b. . Tanaman yang disebarkan dengan cara ini biasanya mempunyai struktur buah dengan 3 lapis kulit. Dengan cara ini. Contoh : wijen (Sesamum sp). delima. nyamplung (Calophylum sp). Antropokori Pemencaran dengan perantaraan manusia.biji bersayap.biji terpencar karena tangkainya tergoyang angin. contoh : alang-alang (Imperata cylindrica) dan kapok (Ceiba pentandra) .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful