STRUKTUR HEWAN Dilihat dari segi jumlah sel, hewan dapat dibagi menjadi Protozoa (hewan bersel satu

) dan Metazoa (hewan bersel banyak). Pada hewan bersel banyak (termasuk manusia), kumpulan sel-sel yag memiliki bentuk dan fungsi yang sama akan membentuk jaringan, jaringan jaringan yang berbeda akan bergabung membentuk organ tubuh, organ-organ tubuh akan bergabung membentuk sistem organ tubuh, sistem organ tubuh akhirnya akan bergabung membentuk organisme (hewan). SEL ⇒ JARINGAN ⇒ ORGAN ⇒ SISTEM ORGAN ⇒ ORGANISME

JARINGAN EMBRIONAL Jaringan embrional, merupakan jaringan dari hasil pembelahan sel zigot. Jaringan embrional mengalami spesialisasi menjadi 3 lapisan jaringan (triploblastik), lapisan luar, ektoderm, lapisan tengah, mesoderm dan lapisan dalam entoderm. Contoh hewan triploblastik : Annelida, Mollusca, Arthropoda, Chordata. Atau menjadi 2 lapisan jaringan (diploblastik), lapisan ektoderm dan endoderm. Contoh hewan diploblastik : Coelenterata.

Lapisan-lapisan jaringan tersebut di atas kemudian akan berkembang menjadi organorgan tubuh dari suatu hewan.
JARINGAN EPITEL Jaringan epitel adalah jaringan yang melapisi permukaan tubuh, organ tubuh atau permukaan saluran tubuh hewan. Berdasarkan bentuk dan susunannya jaringan epitel dibagi menjadi 1. Epitel Pipih a. Epitel pipih selapis Contoh: pada pembuluh darah, alveolus, pembuluh limfe, glomerulus ginjal. b. Epitel banyak lapis Contoh: pada kulit, rongga mulut, vagina. 2. Epitel Kubus a. Epitel kubus selapis Contoh: pada kelenjar tiroid, permukaan ovarium. b. Epitel kubus banyak lapis Contoh:

pada saluran kelenjar minyak dan kelenjar keringat pada kulit.

1. Epitel kubus selapis 2. Epitel pipih selapis 3. Jaringan ikat (diambil dari lapisan allantois dan amnion embrio babi).

Gbr.

3. Epitel Silindris a. Epitel silindris selapis Contoh: pada lambung, jonjot usus, kantung empedu, saluran pernafasan bagian atas. b. Epitel silindris banyak lapis Contoh: pada saluran kelenjar ludah, uretra. c. Epitel silindris banyak lapissemu/epitel silindris bersilia Contoh: pada trakea, rongga hidung. 4. Epitel Transisional Merupakan bentuk epitel banyak lapis yang sel-selnya tidak dapat digolongkan berdasarkan bentuknya. Bila jaringannya menggelembung bentuknya berubah. Contoh: pada kandung kemih.
Gbr 3. Epitel transisional dari kandung kemih anjing.

Gbr. Epitel silindris banyak lapis bersilia . (tampak silia di tengah-tengah, diambil dari eaofagus janin).

A : kandung kemih kosong

B : kandung kemih berisi urine

Sebagai jaringan yang menutup seluruh permukaan luar dan dalam tubuh setiap organisme, jaringan epitel mempunyai fungsi sebagai berikut 1. 2. 3. 4. Sebagai Sebagai Sebagai Sebagai pelindung kelenjar penerima rangsang lalu lintas keluar masuknya zat

JARINGAN OTOT Jaringan otot tersusun atas sel-sel otot yang fungsinya menggerakkan organ-organ tubuh. Kemampuan tersebut disebabkan karena jaringan otot mampu berkontraksi. Kontraksi otot dapat berlangsung karena molekul-molekul protein yang membangun sel otot dapat memanjang dan memendek. Gambar 1 : Diagram susunan jaringan otot kerangka, dari keseluruhan otot sampai tingkat molekuler. Jaringan otot dapat dibedakan menjadi 3 macam : 1.Jaringan Otot Polos Jaringan otot polos mempunyai serabut-serabut (fibril) yang homogen sehingga bila diamati di bawah mikroskop tampak polos atau tidak bergaris-garis.

Fungsi otot lurik untuk menggerakkan tulang dan melindungi kerangka dari benturan keras. Oleh sebab itu nama lain dari otot lurik adalah otot bergaris melintang. Gbr.Jaringan Otot Jantung/Miokardium Jaringan otot ini hanya terdapat pada lapisan tengah dinding jantung.Otot polos berkontraksi secara refleks dan di bawah pengaruh saraf otonom. Otot polos terdapat pada saluranpencernaan. Dinamakan otot lurik karena bila dilihat di bawah mikroskop tampak adanya garis gelap dan terang berselang-seling melintang di sepanjang serabut otot. saluran pernafasan.Jaringan Otot Lurik Nama lainnya adalah jaringan otot kerangka karena sebagian besar jenis otot ini melekat pada kerangka tubule. Kontraksi otot lurik berlangsung cepat bila menerima rangsangan. Struktur Otot Polos 2. Serabut otot lurik (dari otot anak-anak). Fungsi otot jantung adalah untuk memompa darah ke luar jantung. 3. Gbr. Kontraksinya menurut kehendak kita dan di bawah pengaruh saraf sadar. dinding pembuluh darah. berkontraksi sesuai dengan kehendak dan di bawah pengaruh saraf sadar. Bila otot polos dirangsang. Gbr. Serabut otot jantung (dari jantung orang dewasa) INGAN SARAF . reaksinya lambat.meskipun begitu kontraksi otot jantung secara refleks serta reaksi terhadap rangsang lambat. Strukturnya menyerupai otot lurik.

3. cabang dendrit dan cabang akson. Gbr. Konduktivitas artinya kemampuan sel saraf untuk membawa impulsimpuls saraf. Sel Saraf Penghubung Merupakan penghubung sel saraf yang satu dengan sel saraf yang lain. INGAN PENGUAT Jaringan penguat disebut juga jaringan penyokong atau jaringan penunjang. Yang termasuk jaringan penguat adalah : 1.Cairan ekstra seluler dan serabut disebut matriks. 2. Jaringan Ikat Jaringan ikat terdiri dari serabut.Jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf atau neuron. Terdapat 3 macam sel saraf 1. cabang-cabang inilah yang menghubungkan tiap-tiap sel saraf sehingga membentuk jaringan saraf. Fungsi jaringan ikat adalah mengikat atau mempersatukan jaringan-jaringan . Sel Saraf Motorik Berfungsi menghantarkan impuls motorik dari susunan saraf pusat ke efektor. sel-sel dan cairan ekstra seluler. Tiap neuron/sel saraf terdiri atas badan sel saraf. Sel Saraf Sensorik Berfungsi menghantarkan rangsangan dari reseptor (penerima rangsangan) ke sumsum tulang belakang. Sel saraf mempunyai kemampuan iritabilitas dan konduktivitas. Sel saraf (neuron) dengan akson dan dendrit). Iritabilitas artinya kemampuan sel saraf untuk bereaksi terhadap perubahan lingkungan.

Ada 3 macam jaringan tulang rawan : a Kartilago hialin . juga memberikan perlindungan terhadap organ tubuh. 2. Jaringan Tulang Rawan (Kartilago) Jaringan tulang rawan pada anak-anak berasal dari jaringan embrional yang disebut mesenkim. fasia. Fungsinya untuk menyokong kerangka tubuh. Berdasarkan struktur dan fungsinya jaringan ikat dibedakan menjadi dua: a. karena terbuat dari serabut kolagen yang berwarna putih. Gbr. b Kartilago fibrosa . Jaringan ini terdapat pada selaput urat. Matriksnya bening kebiruan. pada orang dewasa berasal dari selaput tulang rawan atau perikondrium yang banyak mengandung kondroblas atau pembentuk sel-sel tulang rawan. memberi kemungkinan pertumbuhan memanjang tulang pipa dan memberi kemungkinan tulang rusuk bergerak saat bernafas. Kartilago hialin merupakan bagian terbesar dari kerangka embrio juga membantu pergerakan persendian. pembuluh darah dan saraf. ligamen dan tendon. menguatkan saluran pernafasan. Kartilago hialin (dari embrio babi). Ligamen adalah jaringan ikat yang berperan sebagai penghubung antar tulang. ujung tulang rusuk yang melekat pada tulang dada dan pada ujung tulang panjang. Jaringan ikat longgar Ciri-ciri : sel-selnya jarang dan sebagian jaringannya tersusun atas matriks yang mengandung serabut kolagen dan serabut elastis. b.Jaringan ikat longgar terdapat di sekitar organ-organ.menjadi organ dan berbagai organ menjadi sistem organ. Fungsinya untuk menghubungkan berbagai organ tubuh seperti otot dengan tulang-tulang. Fasia adalah jaringan ikat berbentuk lembaran yang menyelimuti otot. pembuluh darah dan saraf. selaput pembungkus otot. cincin tulang rawan pada batang tenggorok dan cabang batang tenggorok. Fungsinya untuk membungkus organ-organ tubuh. Terdapat pada permukaan tulang sendi. tulang dengan tulang. Jaringan ikat padat Nama lainnya jaringan ikat serabut putih. Tendon adalah ujung otot yang melekat pada tulang. menjadi selubung organ dan melindungi jaringan atau organ tubuh. .

Contoh : tulang pipa. Fungsi utama untuk memberikan proteksi dan penyokong. b. Jaringan Darah Jaringan darah merupakan jaringan penyokong khusus. 3. bila matriks tulang rapat dan padat. Jaringan ini terdapat pada dawn telinga. Jaringan ini terdapat pada perekatan ligamen-ligamen tertentu pada tulang. Gbr. karena berupa cairan. Sel darah Dibagi menjadi sel darah merah (eritrosit) berfungsi untuk mengangkut oksigen dan sel darah putih (lekosit) berfungsi untuk melawan benda-benda asing yang masuk ke dalam tubuh. bila matriksnya berongga. Contoh : tulang pendek. pada calmam antar ruas tulang belakang dan pada pertautan antar tulang kemaluan kiri dan kanan. c.Matriksnya berwarna gelap dan keruh. 4. pembuluh eustakius dan laring. Tulangmerupakan komponen utama dari kerangka tubuh dan berperan untuk melindungi alat-alat tubuh dan tempat melekatnya otot kerangka. persendian tulang pinggang. Keping-keping darah (trombosit) . Bagian-bagian dari jaringan darah adalah : a. epiglottis. Tulang spons. b. matriksnya terdiri dari zat perekat kolagen dan endapan garam-garam mineral terutama garam kalsium (kapur). Tulang keras.Kartilago elastik Matriksnya berwarna keruh kekuning-kuningan. Tulang dapat dibagi menjadi 2 macam : a. J aringan Tulang Jaringan tulang terdiri dari sel-sel tulang atau osteon yang tersimpan di dalam matriks. Kartilago fibrosa (dari tulang lutut manusia).

Berfungsi dalam proses pembekuan darah.

c.

Plasma darah Komponen terbesar adalah air, berperan mengangkut sari makanan, hormon, zat sisa hasil metabolisms, antibodi dan lain-lain.

5. Jaringan Limfe/Getah Bening Asal jaringan limfe adalah bagian dari darah yang keluar dari pembuluh darah, komponen terbesarnya adalah air dimana terlarut zat-zat antara lain glukosa, garam-garam, asam lemak. Komponen selulernya adalah limfosit. Jaringan limfe menyebar ke seluruh tubuh melalui pembuluh limfe. Fungsi jaringan limfe selain untuk kekebalan tubuh (adanya limfosit) juga untuk mengangkut cairan jaringan, protein, lemak, garam mineral dan zat-zat lain dari jaringan ke sistem pembuluh darah. JARINGAN LEMAK Nama lainnya adalah jaringan adiposa, jaringan ini terdapat di seluruh tubuh. Fungsinya untuk menyimpan lemak untuk cadangan makanan, dan mencegah hilangnya panas secara berlebihan. Kumpulan dari berbagai macam jaringan dan melaksanakan suatu tugas tertentu akan membentuk organ. Derajat dari organisme ditentukan dari makin beragamnya organ yang dimiliki. Beberapa organ tubuh 1. USUS Merupakan bagian dari sistem pencernaan. Disusun dari beberapa jaringan, susunan dari luar ke dalam adalah: a. Jaringan ikat serosa, fungsinya untuk menggantungkan usus ke organ lain b. Jaringan otot polos memanjang c. Jaringan otot polos melingkar d. Jaringan ikat longgar e. Jaringan otot polos mukosa f. Jaringan ikat longgar mukosa g. Jaringan epitel silindris yang merupakan jaringan terdalam dari rongga usus Di samping jaringan-jaringan tersebut di atas terdapat juga jaringan-jaringan lain (jaringan saraf, jaringan darah dan lain-lain) yang menunjang kerja usus.

Gambar 1 : Susunan umum organ saluran cerna (usus).

2. TRAKEA/BATANG TENGGOROK Merupakan bagian dari sistem pernafasan. Trakea disusun atas 3 lapis jaringan, dari luar ke dalam : a. Jaringan ikat padat b. Jaringan rulang rawan dan jaringan otot polos c. Jaringan epitel silindris berlapis banyak bersilia

SISTEM ORGAN Kumpulan dari berbagai organ dan menjalankan tugas tertentu disebut sistem organ. Sistem organ yang terdapat dalam tubuh manusia antara lain 1. SISTEM INTEGUMEN/KULIT 2. SISTEM PENCERNAAN 3. SISTEM SIRKULASI 4. SISTEM RESPIRASI/PERNAFASAN 5. SISTEM EKSKRESI 6. SISTEM REPRODUKSI 7. SISTEM KERANGKA 8. SISTEM OTOT 9. SISTEM SARAF 10. SISTEM HORMON STRUKTUR TUMBUHAN Seperti pada hewan, tubuh tumbuhan pun terdiri dari sel-sel. Sel-sel tersebut akan berkumpul membentuk jaringan, jaringan akan berkumpul membentuk organ dan seterusnya sampai membentuk satu tubuh tumbuhan. Di sini akan dibahas macammacam jaringan dan organ yang membentuk tubuh tumbuhan. Jaringan tumbuhan dapat dibagi 2 macam : 1. Jaringan meristem 2. Jaringan dewasa

JARINGAN MERISTEM

Jaringan meristem adalah jaringan yang terus menerus membelah. Jaringan meristem dapat dibagi 2 macam 1. Jaringan Meristem Primer Jaringan meristem yang merupakan perkembangan lebih lanjut dari pertumbuhan embrio. Contoh: ujung batang, ujung akar. Meristem yang terdapat di ujung batang dan ujung akar disebut meristem apikal. Kegiatan jaringan meristem primer menimbulkan batang dan akar bertambang panjang. Pertumbuhan jaringan meristem primer disebut pertumbuhan primer. 2. Jaringan Meristem Sekunder Jaringan meristem sekunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan dewasa yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan jaringan meristem sekunder disebut pertumbuhan sekunder. Kegiatanjaringan meristem menimbulkan pertambahan besar tubuh tumbuhan.

Jaringan dewasa adalah jaringan yang sudah berhenti membelah. Jaringan dewasa dapat dibagi menjadi beberapa macam : 1 Jaringan Epidermis Jaringan yang letaknya paling luar, menutupi permukaan tubuh tumbuhan. Bentuk jaringan epidermis bermacam-macam. Pada tumbuhan yang sudah mengalami pertumbuhan sekunder, akar dan batangnya sudah tidak lagi memiliki jaringan epidermis. Fungsi jaringan epidermis untuk melindungi jaringan di sebelah dalamnya. 2. Jaringan Parenkim Nama lainnya adalah jaringan dasar. Jaringan parenkim dijumpai pada kulit batang, kulit akar, daging, daun, daging buah dan endosperm. Bentuk sel parenkim bermacam-macam. Sel parenkim yang mengandung klorofil disebut klorenkim, yang mengandung rongga-rongga udara disebut aerenkim. Penyimpanan cadangan makanan dan air oleh tubuh tumbuhan dilakukan oleh jaringan parenkim. 3. Jaringan Penguat/Penyokong Nama lainnya stereon. Fungsinya untuk menguatkan bagian tubuh tumbuhan. Terdiri dari kolenkim dan sklerenkim.

kemudian pada pangkal batang akan tumbuh akar-akar yang memiliki ukuran hampir sama sehingga membentuk akar serabut. pada Monokotil. sel-sel kaliptra ada yang mengandung butir-butir amylum. 5. batang. mengingat sel-sel gabus yang bersifat kedap air. Ada 2 macam jaringan. contoh: umbi modifikasi akar. ke arah luar berupa sel-sel mati yang disebut felem. Sedang bagian lain dari ketiga organ tersebut adalah modifikasinya. Sklerenkim terdiri dari dua macam yaitu serabut/serat dan sklereid atau sel batu. b. daun. Batok kelapa adalah contoh yang baik dari bagian tubuh tumbuhan yang mengandung serabut dan sklereid. yakni: akar. Akar monokotil dan dikotil ujungnya dilindungi oleh tudung akar atau kaliptra. sehingga sel-selnya menjadi kuat dan keras. jaringan sklerenkim mengandung senyawa lignin. Sklerenkim Selain mengandung selulosa dinding sel. Xilem ada 2 macam: trakea dan trakeid. Floem bertugas mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. . Jaringan Gabus Fungsi jaringan gabus adalah untuk melindungi jaringan lain agar tidak kehilangan banyak air. pada Dikotil. Jaringan Pengangkut Jaringan pengangkut bertugas mengangkut zat-zat yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Kolenkim Sebagian besar dinding sel jaringan kolenkim terdiri dari senyawa selulosa merupakan jaringan penguat pada organ tubuh muda atau bagian tubuh tumbuhan yang lunak. pembentukan jaringan gabus ke arah dalam berupa sel-sel hidup yang disebut feloderm. akar lembaga mati. bunga modifikasi dari ranting dan daun.a. ORGAN TUMBUHAN Organ tumbuhan biji yang penting ada 3. yakni xilem atau pembuluh kayu dan floem atau pembuluh lapis/pembuluh kulit kayu. Xilem bertugas mengangkut air dan garam-garam mineral terlarut dari akar ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Pada Dikotil. jaringan gabus dibentuk oleh kambium gabus atau felogen. akar lembaga terus tumbuh sehingga membentuk akar tunggang. 4. yang fungsinya melindungi ujung akar sewaktu menembus tanah. AKAR Asal akar adalah dari akar lembaga (radix). dinamakan kolumela.

bila diamati di bawah mikroskop akan tampak seperti hutuf U. dinding selnya mudah dilewati air. a. Epidermis Susunan sel-selnya rapat dan setebal satu lapis sel. disebut sel U. Akar cabang terbentuk dari pertumbuhan persikel ke arah luar.1. . Dapat berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan c. Anatomi Akar Pada akar muda bila dilakukan potongan melintang akan terlihat bagian-bagian dari luar ke dalam. dinamakan titik Caspary. c. bertugas menyerap air dan garam-garam mineral terlarut.Persikel/Perikambium Merupakan lapisan terluar dari stele. Bulu akar merupakan modifikasi dari sel epidermis akar. Untuk menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah b. Silinder Pusat/Stele a.Empulur . Terdiri dari berbagai macam jaringan : . Korteks Letaknya langsung di bawah epidermis. Endodermis d. c. sehingga memungkinkan air dapat masuk ke silinder pusat. Tetapi tidak semua sel-sel endodermis mengalami penebalan.Silinder Pusat/Stele Silinder pusat/stele merupakan bagian terdalam dari akar.Sel-sel tersebut dinamakan sel penerus/sel peresap. Fungsi Akar a. Sebagian besar dibangun oleh jaringan parenkim. Korteks c. Sel-sel endodermis dapat mengalami penebalan zat gabus pada dindingnya dan membentuk seperti titik-titik. Epidermis b. sel-selnya tidak tersusun rapat sehingga banyak memiliki ruang antar sel. b. Menyerap air dam garam-garam mineral terlarut 2. Pada pertumbuhan selanjutnya penebalan zat gabus sampai pada dinding sel yang menghadap silinder pusat. bulu akar memperluas permukaan akar. Pada dikotil di antara xilem dan floem terdapat jaringan kambium. . Endodermis Merupakan lapisan pemisah antara korteks dengan silinder pusat. sehingga air tak dapat menuju ke silinder pusat.Berkas Pembuluh Angkut/Vasis Terdiri atas xilem dan floem yang tersusun bergantian menurut arah jari jari.

c. Lapis terluar dari stele disebut perisikel atau perikambium. berkayu keras dan hidupnya menahun. merupakan lapisan pemisah antara korteks dengan stele. Endodermis tumbuhan Anguiospermae mengandung zat tepung. 1. lkatan pembuluh pada stele disebut tipe kolateral yang artinya xilem dan floem. Letak saling bersisian. xilem di sebelah dalam dan floem sebelah luar. makin ke dalam tersusun atas jaringan parenkim. lapis-lapis lingkaran tersebut dinamakan Lingkaran Tahun. terdiri dari beberapa lapis sel. Pada tumbuhan Dikotil. pada perkembangan selanjutnya jaringan parenkim yang terdapat di antara berkas pembuluh angkut juga berubah menjadi kambium. Antara xilem dan floem terdapat kambium intravasikuler. Fungsi epidermis untuk melindungi jaringan di bawahnya. Pada batang yang mengalami pertumbuhan sekunder. Keduanya dapat mengadakan pertumbuhan sekunder yang mengakibatkan bertambah besarnya diameter batang.Letaknya paling dalam atau di antara berkas pembuluh angkut terdiri dari jaringan parenkim. Stele/ Silinder Pusat Merupakan lapisan terdalam dari batang. tidak mempunyai ruang antar sel. Korteks Korteks batang disebut juga kulit pertama. Epidermis Terdiri atas selaput sel yang tersusun rapat. tetapi hanya pada saat air dan zat hara tersedia cukup. lapisan epidermis digantikan oleh lapisan gabus yang dibentuk dari kambium gabus. yang dekat dengan lapisan epidermis tersusun atas jaringan kolenkim. Terdapat perbedaan antara batang dikotil dan monokotil dalam susunan anatominya. Batang Dikotil Pada batang dikotil terdapat lapisan-lapisan dari luar ke dalam : a. tetapi tidak terdapat pada endodermis tumbuhan Gymnospermae. d. tersusun atas selapis sel. Endodermis Endodermis batang disebut juga kulit dalam. setiap lapis menunjukkan aktivitas pertumbuhan selama satu tahun. . yang disebutkambium intervasikuler. b. sedang pada musim kering tidak terjadi pertumbuhan sehingga pertumbuhan menebalnya pada batang tampak berlapis-lapis. pertumbuhan menebal sekunder tidak berlangsung terus-menerus.

epidermis terdiri dari satu lapis sel. terdapat di dalam tulang daun dan urat-urat daun. Anatomi daun dapat dibagi menjadi 3 bagian : 1. Parenkim/Mesofil Parenkim daun terdiri dari 2 lapisan sel. Jaringan Pembuluh Jaringan pembuluh daun merupakan lanjutan dari jaringan batang. Kegiatan fotosintesis lebih aktif pada jaringan pagar karena kloroplastnya lebih banyak daripada jaringan bunga karang.2. Daun merupakan modifikasi dari batang. misalnya pada pohon Hanjuang (Cordyline sp) dan pohon Nenas seberang (Agave sp). stoma berguna untuk tempat berlangsungnya pertukaran gas dari dan ke luar tubuh tumbuhan. sehingga masih terdapat ruang-ruang antar sel. Pada epidermis terdapat stoma/mulut daun. merupakan bagian tubuh tumbuhan yang paling banyak mengandung klorofil sehingga kegiatan fotosintesis paling banyak berlangsung di daun. 2. lapisan epidermis dilapisi oleh lapisan kutikula. Pada stele monokotil terdapat ikatan pembuluh yang menyebar dan bertipe kolateral tertutup yang artinya di antara xilem dan floem tidak ditemukan kambium. yakni palisade (jaringan pagar) dan spons (jaringan bunga karang). Batang Monokotil Pada batang Monokotil. Epidermis Epidermis merupakan lapisan terluar daun. untuk mencegah penguapan yang terlalu besar. keduanya mengandung kloroplast. 3. Jaringan pagar selselnya rapat sedang jaringan bunga karang sel-selnya agak renggang. ada epidermis atas dan epidermis bawah. Tidak adanya kambium pada Monokotil menyebabkan batang Monokotil tidak dapat tumbuh membesar. ada Monokotil yang dapat mengadakan pertumbuhan menebal sekunder. dengan perkataan lain tidak terjadi pertumbuhan menebal sekunder. Meskipun demikian. . batas antara korteks dan stele umumnya tidak jelas.

Proses ini berlangsung secara kualitatif. akar embrionik yaitu calon akar c. Berlangsung pada embrio. membentuk organ-organ yang mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda. Embrio memiliki 3 bagian penting : a. bagian ujung-ujung dari tumbuhan seperti akar dan batang. ERTUMBUHAN adalah proses pertambahan ukuran sel atau organisme. PERKEMBANGAN adalah proses menuju kedewasaan pada organisme. Baik pertumbuhan atau perkembangan bersifat irreversibel. PERTUMBUHAN PADA TUMBUHAN Secara umum pertumbuhan dan pekembangan pada tumbuhan diawali untuk stadium zigot yang merupakan hasil pembuahan sel kelamin betina dengan jantan. yaitu: 1. Pembelahan zigot menghasilkan jaringanmeristem yang akan terus membelah dan mengalami diferensiasi.Gbr. Pertumbuhan Primer Terjadi sebagai hasil pembelahan sel-sel jaringan meristem primer. Diferensiasi adalah perubahan yang terjadi dari keadaan sejumlah sel. Pertumbuhan ini bersifat kuantitatif/ terukur. kotiledon yaitu cadangan makanan . Terdapat 2 macam pertumbuhan. Jaringan daun. tunas embrionik yaitu calon batang dan daun b.

Terbentuk akibat ketidakseimbangan antara permbentukan xilem dan floem yang lebih cepat dari pertumbuhan kulit. Embrio Tumbuhan Pertumbuhan tanaman dapat diukur dengan alat yang disebutauksanometer. gymnospermae dan menyebabkan membesarnya ukuran (diameter) tumubuhan. Daerah pembelahan Sel-sel di daerah ini aktif membelah (meristematik) b. Daerah diferensiasi Bagian paling belakang dari daerah pertumbuhan. 2.Mula-mula kambium hanya terdapat pada ikatan pembuluh.ke dalam membentuk feloderm : sel-sel hidup . Sel-sel mengalami diferensiasi membentuk akar yang sebenarnya serta daun muda dan tunas lateral yang akan menjadi cabang. . Kambium yang berada di sebelah dalam jaringan kulit yang berfungsisebagai pelindung. Daerah pemanjangan Berada di belakang daerah pembelahan c. Pertumbuhan Sekunder Merupakan aktivitas sel-sel meristem sekunder yaitu kambium dan kambium gabus. .Gbr.Kambium intravasis dan intervasis membentuk lingkaran tahun ⇒bentuk konsentris. yang disebut kambium vasis atau kambium intravasikuler. Daerah pertumbuhan pada akar dan batang berdasar aktivitasnya tcrbagi menjadi 3 daerah a. Fungsinya adalah membentuk xilem dan floem primer. Pertumbuhan ini dijumpai pada tumbuhan dikotil. menjadi kambium yang disebut kambium intervasis.Selanjutnya parenkim akar/batang yang terletak di antara ikatan pembuluh. .ke luar membentuk felem : sel-sel mati . .

Kelembaban. Faktor hereditas. yang berbeda untuk tiap jenis tumbuhan. Hormon. 2. Secara umum merupakan faktor penghambat.Gbr. Suhu ideal yang diperlukan untuk pertumbuhan yang paling baik adalah suhu optimum.W. Air dan Mineral ⇒ berpengaruh pada pertumbuhan tajuk 2 akar. Giberelin Senyawa ini dihasilkan oleh jamur Giberella fujikuroi atau Fusarium . 4. F. Diferensiasi salah satu unsur hara atau lebih akan menghambat atau menyebabkan pertumbuhan tak normal. Etiolasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat di tempat yang gelap Fotoperiodisme adalah respon tumbuhan terhadap intensitas cahaya dan panjang penyinaran. Faktor Luar 1. 3. Faktor Dalam 1. Auksin adalah senyawa asam indol asetat (IAA) yang dihasilkan di ujung meristem apikal (ujung akar dan batang). Suhu ⇒ di antaranya mempengaruhi kerja enzim. B. Lingkaran tahun karena aktivitas xilem sekunder Gbr. Cahaya ⇒ mempengaruhi fotosintesis. Went (1928) pertama kali menemukan auksin pada ujung koleoptil kecambah gandum Avena sativa. a. 2. . Irisan melintang batang waru A.membantu perkecambahan .dominasi apikal b.

g.Rhizokalin . Distribusi Auksin pada Kecambah b. Hormon ini merangsang pembelahan sel. Pada fase ini : . e. yaitu : * kutub hewan (animal pole) * kutub tumbuhan (vegetal pole) . Fase Pembelahan (Cleavage) dan Blastulasi . a.Blastomer berkumpul membentuk seperti buah arbei disebutMorula Morula mempunyai 2 kutub. terdiri dari : . moniliformae.c. Fase Embrionik Adalah fase pertumbuhan zigot hingga terbentuknya embrio. a.Pembelahan zigot membelah (mitosis) menjadi banyak blastomer. disebut Blastula.Kaulokali .Filokalin . f. Pertumbuhan Ujung Akar dan Ujung Batang Pertumbuhan pada hewan dibagi menjadi 2 fase. ditemukan oleh F. d.Blastulasi sel-sel morula membelah dan "arbei" morula membentuk rongga (blastocoel) yang berisi air. Fase ini meliputi beberapa tahapan. Gas etilen Banyak ditemukan pada buah yang sudah tua Asam absiat Florigen Kalin Hormon pertumbuhan organ. Gastrulasi Adalah proses perubahan blastula menjadi gastrula.Antokalin Asam traumalin atau kambium luka Merangsang pembelahan sel di daerah luka sebagai mekanisme untuk menutupi luka Gbr. yaitu : 1.pemanjangan tumbuhan . h. b.berperan dalam partenokarpi Sitokinin Pertama kali ditemukan pada tembakau. Kurusawa. Fungsi giberelin : .

blastocoel mengempis atau bahkan menghilang .hewan tingkat rendah ⇒ dapat sampai pada tingkat organ . Fase Pasca Embrionik Secara umum meliputi metamorfosis dan regenerasi. yaitu gastrocoel (Archenteron) ⇒ akan berkembang menjadi saluran pencernaan ..terbentuk 3 lapisan embrionik : ektoderm.terbentuk lubang blastopole ⇒ akan berkembang menjadi anus .terbentuk ruang. Metamorfosis sempurna : telur ⇒ larva ⇒ pupa ⇒ imago. Serangga a. perkembangan dan diferensiasi menjadi organ. Katak b. ektoderm dan endoderm . hilang atau mati. jaringan atau bagian tubuh yang rusak.Hewan diploblastik : memiliki 2 lapisan embrional. mesoderm dan endoderm Berdasarkan jumlah lapisan embrional. hewan dikelompokkan menjadi: . . Diferensiasi dan Spesialisasi Jaringan Diferensiasi ⇒ jaringan/lapisan embrionik akan berkembang menjadi berbagai organ dan sistem organ. Metamorfosis adalah perubahan bentuk secara bertingkat dari masa muda ⇒ hewan dewasa. Zigot ⇒ berudu ⇒ katak muda ⇒ katak dewasa.hewan tingkat tinggi ⇒ terbatas pada jaringan . Imbas Embrionik Diferensiasi dari suatu lapisan embrionik mempengaruhi dan dipengaruhi oleh diferensiasi lapisan embrionik lain. struktur dan fungsinya masing-masing. sistem organ dan organisme. Regenerasi adalah kemampuan untuk memperbaiki sel. e. 2. Morfogenesis Proses pertumbuhan.Hewan triploblastik : memiliki ketiga lapisan embrional * triploblastik aselomata : tak memiliki rongga tubuh * triploblastik pseudoselomata : memiliki rongga tubuh yang semu * triploblastik selomata: memiliki rongga tubuh yang sesungguhnya. Metamorfosis tak sempurna : telur ⇒ nimfa ⇒ imago. yaitu basil pelipatan mesoderm c. Spesialisasi ⇒ setiap jaringan akan mempunyai bentuk. d.

TAKSIS yaitu gerak berpindah seluruh tubuh tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsang.Setiap organisme mampu menerima rangsang yang disebut IRITABILITAS. terdapat taksis positif dan negatif.Niktinasti ⇒ rangsang berupa gelap . yaitu : 1. Beberapa bentuk taksis : . Gerak pada tumbuhan dibagi 3 golongan. Gerak ENDONOM .kemotaksis c. Gerak HIGROSKOPIS yaitu gerak yang ditimbulkan oleh pengaruh perubahan kadar air.tigmotropi atau haptotropi ⇒ rangsang berupa sentuhan . Misalnya: . Tropisme positif jika mendekati rangsang dan tropisme negatif jika menjauhi. dan mampu pula menanggapi rangsang tersebut.hidrotropi b. 2. Seperti bentuk tropisme. a. Bentuk tropisme antara lain .gerak membukanya kotak spora.fototropisme atau heliotropisme . GERAK PADA TUMBUHAN Jika pada hewan rangsang disalurkan melalui saraf.geotropi .nasti kompleks ⇒ rangsang tidak hanya satu Contoh : gerak membuka dan menutupnya sel-sel penutup stomata ⇒ rangsang berupa cahaya. dan zat kimia 3. air. TROPI (TROPISME) yaitu gerak bagian tumbuhan yang dipengaruhi oleh arah rangsang. Gerak ESIONOM yaitu gerak yang dipengaruhi rangsang dari luar. NASTI yaitu gerak bagian tumbuhan yang tidak dipengaruhi arah rangsang. Gerak ini disebabkan terjadinya perubahan tekanan turgor akibat pemberian rangsang. Gerak berupa perubahan posisi tubuh atau perpindahan yang meliputi seluruh atau sebagian dari tubuh. Salah satu bentuk tanggapan yang umum adalah berupa gerak. suhu. Beberapa bentuk nasti : .fototaksis . . maka pada tumbuhan rangsang disalurkan melalui benang plasma (PLASMODESMA) yang masuk ke dalam sel melalui dinding yang disebut NOKTAH.Seismonasti ⇒ rangsang sentuhan atau mekanik .pecahnya buah tanaman polong.

Gerak adalah hasil interaksi antara tulang.Bagian tengah yang disebut DIAFISE. Matriks akan mengeluarkan kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras. . pada orang dewasa kondrin lebih banyak dan rawan ini berasal dari selaput tulang rawan (PERIKONDRIUM) yang banyak mengandung KONDROBLAS (pembentuk kondrosit). Rongga terbentuk karena aktivitas OSTEOKLAS (perombak tulang). Jenis osifikasi adalah DESMAL dan KONDRAL. Kartilago memiliki rongga yang akan terisi oleh OSTEOBLAS (sel-sel pembentuk tulang). dan persendian tulang. TULANG Menurut bahan pembentuknya. Di pusatnya terdapat rongga yang berisi sumsum tulang. Sebaliknya. tersusun atas sel-sel tulang rawan (KONDROSIT) yang mensekresikan matriks (KONDRIN) berupa hialin atau kolagen.Di antara epifise dan diafise terdapat CAKRAM EPIFISE (DISCUS EPIPHYSEALIS).Bagian ujung yang disebut EPIFISE. Rawan pada dewasa antara lain terdapat pada cincin batang tenggorokan dan daun telinga. Tulang rawan bersifat lentur. Setiap satuan sel-sel tulang akan melingkari pembuluh darah dan serabut saraf membentuk SISTEM HAVERS. Karena belum diketahui sebabnya ada yang menduga tumbuhan itu sendiri yang menggerakkannya ⇒ gerak OTONOM. . otot. Tulang Keras atau Osteon terbagi menljadi Tulang Tulang Tulang Tulang panjang (tulang pipa) pipih pendek pneumatika Tulang Pipa terbagi menjadi 3 bagian yaitu : . Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). Cakram ini kaya akan osteoblas dan menentukan pertumbuhan tinggi. . Proses pengerasan tulang disebut penulangan atau OSIFIKASI.yaitu gerak yang belum/tidak diketahui sebabnya. Kondral meliputi PERIKONDRAL dan ENKONDRAL. Rawan pada anak berasal dari mesenkim dengan kandungan kondrosit lebih banyak dari kondrin. Alat gerak pada vertebrata meliputi alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot. Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago (berasal dari mesenkim). misalnya aliran plasma sel. tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan (KARTILAGO) dan tulang keras (= tulang/OSTEON).

Sumsum tulang kuning (MEDULLA OSSIUM FLAVA) Alat gerak pada vertebrata meliputi alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot. dan persendian tulang. Matriks akan mengeluarkan kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras. Setiap satuan sel-sel tulang akan melingkari pembuluh darah dan serabut saraf membentuk SISTEM HAVERS.Tulang panjang (tulang pipa) . otot. Sumsum tulang merah (MEDULLA OSSIUM RUBBA) 2.Sumsum Tulang ada dua jenis yaitu : 1. Jenis osifikasi adalah DESMAL dan KONDRAL. Kartilago memiliki rongga yang akan terisi oleh OSTEOBLAS (sel-sel pembentuk tulang). Rawan pada dewasa antara lain terdapat pada cincin batang tenggorokan dan daun telinga.Tulang pendek . pada orang dewasa kondrin lebih banyak dan rawan ini berasal dari selaput tulang rawan (PERIKONDRIUM) yang banyak mengandung KONDROBLAS (pembentuk kondrosit). Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago (berasal dari mesenkim). Tulang rawan bersifat lentur. TULANG Menurut bahan pembentuknya. Kondral meliputi PERIKONDRAL dan ENKONDRAL. Proses pengerasan tulang disebut penulangan atau OSIFIKASI. Gerak adalah hasil interaksi antara tulang. Tulang Keras atau Osteon terbagi menljadi .Tulang pipih . tersusun atas sel-sel tulang rawan (KONDROSIT) yang mensekresikan matriks (KONDRIN) berupa hialin atau kolagen. tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan (KARTILAGO) dan tulang keras (= tulang/OSTEON). Sebaliknya. Rawan pada anak berasal dari mesenkim dengan kandungan kondrosit lebih banyak dari kondrin.Tulang pneumatika Tulang Pipa terbagi menjadi 3 bagian yaitu : .

Bagian tengah yang disebut DIAFISE.SENDI PUTAR (TROKOIDEA) : ujung rulang yang satu mengitari ujung rulang lain.SENDI ENGSEL (GYNGLUMUS) : ujung tulang yang bergerak membentuk lekukan. Rongga terbentuk karena aktivitas OSTEOKLAS (perombak tulang). .. . . ⇒ siku. . Sumsum tulang merah (MEDULLA OSSIUM RUBBA) 2. SINARTROSIS yaitu hubungan yang tidak memungkinkan adanya gerakan. . Cakram ini kaya akan osteoblas dan menentukan pertumbuhan tinggi. ⇒ gelang pinggul. 3. Di pusatnya terdapat rongga yang berisi sumsum tulang. 2. ⇒ pergelangan tangan. ARTIKULASI terbagi atas 3 bentuk yaitu : 1. Sumsum tulang kuning (MEDULLA OSSIUM FLAVA) PERSENDIAN adalah hubungan antar tulang (ARTIKULASI) MEMBRAN SINOVIAL (selaput sendi) adalah : Selaput yang membungkus ujung-ujung tulang yang membentuk persendian.SINFIBROSIS ⇒ kedua ujung tulang dihubungkan dengan serabut. DIARTROSIS yaitu hubungan yang memungkinkan adanya gerakan yang cukup besar.Bagian ujung yang disebut EPIFISE. ⇒ sendi antara hasta dan pengumpil.Di antara epifise dan diafise terdapat CAKRAM EPIFISE (DISCUS EPIPHYSEALIS). .SENDI PELURU (ENDARTROSIS) : ujung tulang yang satu berbentuk bonggol masuk ke tulang lain yang berbentuk cekungan. Sumsum Tulang ada dua jenis yaitu : 1. lutut.SENDI PELANA (SELLARIS) : kedua ujung tulang membentuk seperti pelana. .SENDI OVOID/ELLIPS (ELLIPSOIDEA) : kedua ujung tulang berbentuk oval. . . . ⇒ sendi pada tulang ibu jari dengan telapak tangan. AMFIARTROSIS yaitu hubungan yang memungkinkan terjadinya gerak yang terbatas ⇒ hubungan antara tulang rusuk dan tulang belakang.SINKONDROSIS ⇒ kedua ujung tulang dihubungkan dengan kartilago. Selaput ini menghasilkan MINYAK SINOVIAL yang berguna sebagai pelumas sendi.

Gambar 1 : Keterangan : a. FLEKSI ⇒ membengkokkan > < EKSTENSI ⇒ meluruskan. ABDUKSI ⇒ menjauhi badan > < ADDUKSI ⇒ mendekati badan. ORIGO ⇒ ujung otot yang melekat pada tempat yang tidak bergerak. INSERSIO ⇒ ujung otot yang melekat pada tempat yang bergerak. BAGIAN-BAGIAN OTOT TENDON ⇒ urat otot. NORMOTROFI ⇒ otot yang besarnya normal. ATROFI ⇒ otot yang mengecil.AKTIN dan MIOSIN : protein khas dari otot. bagian ujung otot yang mengecil. g. SUPINASI ⇒ memutar telapak tangan menengadah > < PRONASI ⇒menelungkup. Miofibril. b. Serabut otot dengan intinya. Otot jantung = MIOKARDIUM ⇒ involunter MIOGLOBIN adalah pigmen otot yang berfungsi mengikat oksigen.ADP . Otot berelaksasi dan berkontraksi. e. Otot. TETANUS ⇒ ketegangan maksimum yang terus menerus. Aktin dan miosin. EKSTENSIBILITAS ⇒ kemampuan untuk memanjang c. MEKANISME GERAKAN OTOT . f. . c.AMP : energi yang diperlukan untuk kontraksi otot. DISKUS INTERKALARIS ⇒ bagian khas otot jantung yang merupakan batas. KONTRAKTIBILITAS ⇒ kemampuan untuk memendek b.FASE ANAEROB (KONTRAKSI) ATP ⇒ ADP + P + Energi . lisut. Otot polos ⇒ gerakan tak disadari (INVOLUNTER) 2. Kumpulan serabut otot. d.OTOT (MUSCULUS) Macam otot 1. VENTRIKEL ⇒ empal otot. bagian tengah otot yang menggembung. ELASTISITAS ⇒ kemampuan untuk kembali ke ukuran semula setelah memendek atau memanjang KERJA OTOT TONUS ⇒ ketegangan akibat mengerutnya otot (kontraksi).ASETILKOLIN : zat reseptor rangsang yang sangat peka.ATP . Zona H dan Z dari miofibril. KARAKTERISTIK OTOT a. Otot lurik = serat lintang ⇒ gerakan disadari (VOLUNTER) 3. . HIPERTROFI ⇒ otot yang membesar. . DEPRESI ⇒ ke bawah > < ELEVASI ⇒ ke atas.

RAKITIS ⇒ kekurangan vitamin D .OSTEOPOROSIS ⇒ kekurangan hormon kelamin Struktur tubuh hewan dan manusia terdiri dari beberapa sistem organ tubuh. kaki membentuk "X" atau "O" .MIKROSEFALUS ⇒ kekurangan kapur .MIASTENIA GRAVIS .Tetanus - 3. Sistem organ tubuh yang penting pada hewan dan manusia antara lain SISTEM ORGAN TUBUH TELAAH PADA MANUSIA . Gangguan pada rangka FRAKTURA ⇒ patah tulang DISLOKASI ⇒ pergeseran posisi sendi ANKILOSIS ARTRITIS ⇒ infeksi sendi Kelainan ruas tulang belakang ⇒ akibat kesalahan sikap duduk : SKOLIOSIS.ADP ⇒ AMP + P + Energi Kreatinfosfat ⇒ Kreatin + Fosfat + Energi . LORDOSIS & KIFOSIS. 2. GLIKOGEN ⇒ LAKTASIDOGEN ⇒ GLUKOSA + ASAM LAKTAT GLUKOSA ⇒ CO2 + H2O + Energi Asam Laktat = zat peleleh O2 diambil secara cepat untuk mengoksidasi asam laktat sehingga orang yang kelelahan akan terengah-engah GANGGUAN PADA SISTEM GERAK 1. Gangguan pada otot .Kejang otot . Gangguan karena fisiologis .FASE AEROB (pembentukan kembali ATP) ATP yang habis digunakan selama fase anaerob dibentuk kembali dengan mendapat energi dari hasil penguraian glukosa. Sistem organ tubuh tersebut saling berkaitan dan bekerja satu sama lain sehingga individu dapat hidup dengan baik.

3. Jika kebutuhan tersebut berlebih.Fosfor (P) . Lisin. membantu proses penggumpalan darah danmempengaruhi penerimaan rangsang oleh saraf. Garam-Garam Mineral . Lemak (Lipid) Diperlukan sebagai pelarut beberapa vitamin. 4.1.BB/hari.30 mg/hari. Kebutuhannya adalah 15 . 5. Komponen penting dalam hormon pertumbuhan . Kebutuhan lemak untuk orang dewasa adalah 0. 2. Karbohidrat Sebagai penghasil energi (4 kal/g). jadi harus didatangkan dari luar.Besi (Fe) ⇒ ⇒ ⇒ ⇒ . sebagai "bantalan lemak" (pelindung jaringan tubuh) dan penghasil energi yang besar (9 kal/g). Protein tidak menghasilkan energi 2. Untuk menguatkan geligi.lodium (I) . Kebutuhannya adalah 1 mg/hari. 4. Protein Mengandung asam amino (essensial dan non essensial).8 g/hari. Fenilalanin. metabolisme zat.5 . Merupakan komponen penting sitokrom (enzim pernafasan). maka kelebihannya akan dibuang melalui ginjal dalam bentuk urea ⇒ inilah yang disebut Nitrogen Balans.BB/hari. komponen penyusun Hemoglobin. diperlukan dalam pembelahan sel. GERAK DAN SISTEM ALAT GERAK ⇒ KINESIOLOGI MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN ⇒ GASTROENTEROLOGI DARAH DAN SISTEM PEREDARAN DARAH ⇒ HEMATOLOGI EKSKRESI DAN SISTEM EKSKRESI ⇒ NEFROLOGI PERNAFASAN DAN SISTEM PERNAFASAN ⇒ PULMONOLOGI SISTEM SARAF DAN SISTEM KOORDINASI ⇒ NEUROLOGI DAN SISTEM HORMON ⇒ ENDOKRINOLOGI GASTROENTEROLOGI Zat Makanan Makanan sehat harus terdiri dari zat-zat nutrien (zat gizi) antara lain : 1. Untuk membentuk matriks tulang. Metionin.Kalsium (Ca) ⇒ Untuk membentuk matriks tulang.Fluor (F) . 3. Kelebihan karbohidrat dalam tubuh akan disimpan dalam bentuk lemak. Asam Amino Essensial adalah asam amino yang tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh. Kebutuhannya adalah 0. Misalnya : Leusin. dsb. 7. 6. pada pengurutan otot.1 gram/kg. Kebutuhan protein untuk orang dewasa adalah 1 gram/kg.

B2 (Riboflavin = Laktoflavin) . Pada jeruk selain vitamin C ditemukan pula zat Sitrin dan Rutin yang mampu menghentikan pendarahan. ⇒ Mengatur kadar kapur dan fosfor. akan menimbulkan gangguan kulit akan menimbulkan Anemia defisiensi asam akan menimbulkan Anemia Pernisiosa ⇒ Berfungsi dalam pembentukan sel. karies gigi. . Ditemukan oleh McCollum. Dimensia. kekurangan unsur tersebut dapat terjadi sebelum atau sesudah pertumbuhan berhenti Untuk pembentukan asam klorida (HCl).B1 (Aneurin = Thiamin) . tidak menghasilkan energi..Asam Nikotin (Niasin) .B6 (Piridoksin = Adermin) Asam Pantotenat PABA (Para Amino Asam Benzoat) Kolin Biotin (Vitamin H) Asam Folat B12 (Sianokobalamin) Vitamin C (Asam Askorbinat) ⇒ Untuk mempengaruhi absorbsi lemak dalam usus. ⇒ Defisiensi akan menyebabkan Dermatitis ⇒ Untuk mencegah timbulnya uban ⇒ Defisiensi ⇒ Defisiensi ⇒ Defisiensi folat. ⇒ Transmisi rangsang sinar ke mata. Kebutuhannya adalah 1 g/hari. pendarahan di bawah kulit. Keilosis. ⇒ Proses pertumbuhan. mengatur rangsang sinar pada saraf mata.Vitamin A (Aseroftol) ⇒ Berfungsi dalam pertumbuhan sel epitel. Kemudian pada mata akan timbul Bercak Bitot setelah itu mata akan mengering (Xeroftalmia) akhirnya mata akan hancur (Keratomalasi). Defisiensi akan menyebabkan Kontipasi (Sembelit). ⇒ Untuk pergerakan peristaltik usus. Defisiensinya akan mengakibatkan Katarak. perbanyakan sel dan anti pelagra. Vitamin Yang Larut Dalam Air (Water Soluble Vitamins) . ⇒ Defisiensi akan menimbulkan timbunan lemak pada hati. Vitamin Diperlukan dalam jumlah yang sangat kecil. Defisiensi akan menimbulkan pendarahan gusi. Hesz dan Sherman. (Kalsiferol = Ergosterol) memperlancar proses Osifikasi. 5. Kekurangan vitamin dapat menyebabkan Penyakit Defisiensi.Natrium & Klor (NaCl) ⇒ (Tiroksin). Defisiensi awal akan menimbulkan gejala Hemeralopia (rabun senja) dan Frinoderma (kulit bersisik). Defisiensi akan menimbulkan Rakhitis. Zat tersebut ditemukan olelj Sant-Gyorgi disebut pula Vitamin P. Defisiensinya menyebabkan Beri-Beri dan Neuritis. pembuatan trombosit. Vitamin Yang Larut Dalam Lemak (Lipid Soluble Vitamins) . Defisiensi akan menyebabkan Pelagra dengan gejala 3 D: Dermatitis.Vitamin D . Diare.

Lambung ⇒ Dilakukan secara mekanik dan kimiawi.. ⇒ Ditemukan oleh Dam dan Schonheydcr.Vitamin K (Anti Hemoragi) ⇒ Berperan dalam meningkatkan Fertilitas. Renin yaitu enzim yang mampu menggumpalkan Kasein (sejenis protein) dalam susu. Sistem Pencernaan pada manusia Mulut ⇒ Dilakukan pencernaan secara mekanik oleh gigi dan kimiawi oleh ludah yang dihasilkan Kelenjar Parotis. Submandibularis dan Sublingualis yang mengandung enzim Amilase (Ptyalin).Vitamin E (Tokoferol) . Sekretin yaitu hormon yang merangsang pankreas untuk mengeluarkan sekretnya. Fungsi HCI Lambung : 1. Berfungsi dalam pembentukan protrombin. Dibuat dalam kolon dengan bantuan bakteri Escherichia coli Alat Pencernaan Makanan Sistem pencernaan makanan pada manusia terdiri dari beberapa organ. Merangsang keluamya sekretin . antara lain adalah: Gbr.

Konstipasi (Sembelit) Sembelit terjadi jika kim masuk ke usus dengan sangat lambat. ⇒ Feses yang sangat cair akibat peristaltik yang terlalu cepat. Keadaan seperti ini disebut diare. Merangsang keluarnya hormon Kolesistokinin yang berfungsi merangsang empdu mengeluarkan getahnya. tukak lambung. ⇒ Infeksi pada kelenjar parotis disebut juga Gondong ⇒ "Radang" pada dinding lambung. atau organisme perusak yang melukai dinding usus. peritonitis. Dalam usus halus makanan diabsorbsi. Amilase dan Tripsinogen. Dalam usus besar (Kolon). sembelit. dan kelainan alat pencernaan. sampai pada infeksi usus buntu (apendisitis). Diare dalam waktu lama menyebabkan hilangnya air dan garam-garam mineral. Diare Apabila kim dari perut mengalir ke usus terlalu cepat maka defekasi menjadi lebih sering dengan feses yang mengandung banyak air. ⇒ Di dalam Duodenum terdapat getah pankreas (bersifat basa) yang mengandung Steapsin (Lipase). sehingga terjadi dehidrasi. air direabsorbsi serta sissa makanan dibusukkan menjadi feses selanjutnya dibuang melalui anus (Proses Defekasi). makanan tertentu. Desinfektan 4. infeksi bakteri. Akibatnya. Di antara gangguan-gangguan ini adalah diare. ⇒ Kesukaran dalam proses Defekasi (buang air besar) ⇒ Terlalu banyak makan atau makan suatu zat yang merangsang lambung. Mengaktifkan Pepsinogen menjadi Pepsin untuk memecah protein. kolik.Usus 2. 3. Enterokinase adalah suatu aktivator enzim. Usus memperluas bidang penyerapan dengan melakukan jonjot usus (Villi). umumnya diakibatkan infeksi Helicobacter pylori ⇒ Produksi air liur yang sangat sedikit Gangguan pada sistem pencernaan makanan dapat disebabkan oleh pola makan yang salah. Penyebab diare antara lain ansietas (stres). Sembelit ini disebabkan . maka feses menjadi keras dan kering. Gangguan Sistem Pencernaan • Apendikitis • Diare • Kontipasi (Sembelit) • Maldigesti • Parotitis • Tukak Lambung/Maag • Xerostomia ⇒ Radang usus buntu. air terlalu banyak diserap usus.

Gangguan lain pada lambung adalah gastritis atau peradangan pada lambung. Namun demikian. 4. yaitu terdiri atas mulut. 3. Rahang dapat bergerak menyamping untuk menggiling makanan. Jika pertahanan mukus rusak. esofagus. faring. Struktur khusus sistem pencernaan hewan ruminansia : 1. Sebagian besar tukak lambung ini disebabkan oleh infeksi bakteri jenis tertentu. Sedangkan produksi HCl yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya gesekan pada dinding lambung dan usus halus. seperti alkohol dan cabe yang mengakibatkan rasa nyeri yang disebut kolik. Tukak lambung menyebabkan berlubangnya dinding lambung sehingga isi lambung jatuh di rongga perut. Beberapa gangguan lain pada sistem pencernaan antara lain sebagai berikut: Peritonitis. Omasum dan Abomasum. sehingga timbul rasa nyeri yang disebut tukak lambung. Gigi seri (Insisivus) memiliki bentuk untuk menjepit makanan berupa tetumbuhan seperli rumput. Gangguan lain adalah salah cerna akibat makan makanan yang merangsang lambung. Sapi. Pola sistem pencernaan pada hewan umumnya sama dengan manusia. enzim pencernaan akan memakan bagian-bagian kecil dari lapisan permukaan lambung. dan usus. Geraham belakang (Molare) memiliki bentuk datar dan lobar. misalnya. lambung. Struktur lambung memiliki empat ruangan. mempunyai susunan gigi sebagai berikut: 3 M 3 3 P 3 0 C 0 0 I 4 0 I 4 0 C 0 0 P 3 0 M 3 Rahang atas Jenis gigi Rahang bawah I = insisivus = gigi seri . Dapat pula apendiks terinfeksi sehingga terjadi peradangan yang disebut apendisitis. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadinya tukak lambung. 2.karena kurang mengkonsumsi makanan yang berupa tumbuhan berserat dan banyak mengkonsumsi daging. yaitu: Rumen. Gesekan akan lebih parah kalau lambung dalam keadaan kosong akibat makan tidak teratur yang pada akhirnya akan mengakibatkan pendarahan pada lambung. struktur alat pencernaan kadangkadang berbeda antara hewan yang satu dengan hewan yang lain. Retikulum. Tukak Lambung (Ulkus) Dinding lambung diselubungi mukus yang di dalamnya juga terkandung enzim. merupakan peradangan pada selaput perut (peritonium).

hewan ini tidak memerlukan asam amino esensial seperti pada manusia. Dengan demikian. omasum 7-8%. Jika dibandingkan dengan kuda.C = kaninus = gigi taring P = premolar = geraham depan M = molar = geraham belakang Berdasarkan susunan gigi di atas. Hewan seperti kuda. retikulum 5%. dan marmut tidak mempunyai struktur lambung seperti pada sapi untuk fermentasi seluIosa. kelinci. pada lambung juga terjadi proses pembusukan dan peragian. Akhirnya bolus akan diteruskan ke abomasum. Proses fermentasi . makanan akan diteruskan ke retikulum dan di tempat ini makanan akan dibentuk menjadi gumpalan-gumpalan yang masih kasar (disebut bolus). dan abomasum 7-8%. diperkirakan sekitar 3/4 dart isi rongga perut. Esofagus berdinding tipis dan panjangnya bervariasi diperkirakan sekitar 5 cm. yaitu penyusun dinding sel tumbuhan yang terdiri atas 50% selulosa. Proses fermentasi atau pembusukan yang dilaksanakan oleh bakteri terjadi pada sekum yang banyak mengandung bakteri. tetapi memiliki gigi geraham lebih banyak dibandingkan dengan manusia sesuai dengan fungsinya untuk mengunyah makanan berserat. omasum. namun dapat dicernakan untuk menjadi sumber protein bagi hewan pemamah biak. Pembagian ini terlihat dari bentuk gentingan pada saat otot sfinkter berkontraksi. Bolus akan Jimuntahkan kembali ke mulut untuk dimamah kedua kali. Dari rumen. Lambung mempunyai peranan penting untuk menyimpan makanan sementara yang akan dimamah kembali (kedua kah). faring pada sapi lebih pendek. Makanan dari kerongkongan akan masuk rumen yang berfungsi sebagai gudang sementara bagi makanan yang tertelan. dan fermentasi selulosa oleh enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri dan jenis protozoa tertentu. yaitu rumen. Selain itu. Selulase yang dihasilkan oleh mikroba (bakteri dan protozoa) akan merombak selulosa menjadi asam lemak. yaitu perut yang sebenarnya dan di tempat ini masih terjadi proses pencernaan bolus secara kimiawi oleh enzim. dan abomasum dengan ukuran yang bervariasi sesuai dengan umur dan makanan alamiahnya. terlihat bahwa sapi (hewan memamah biak) tidak mempunyai gigi seri bagian atas dan gigi taring. akibatnya bakteri ini akan mati. Pada omasum terdapat kelenjar yang memproduksi enzim yang akan bercampur dengan bolus. Di rumen terjadi pencernaan protein. Lambung ruminansia terdiri atas 4 bagian. Dari mulut makanan akan ditelan kembali untuk diteruskan ke ornasum. bakteri tidak tahan hidup di abomasum karena pH yang sangat rendah. retikulum. Kapasitas rumen 80%. Lambung sapi sangat besar. Esofagus (kerongkongan) pada sapi sangat pendek dan lebar serta lebih mampu berdilatasi (mernbesar). Akan tetapi. polisakarida.

Hal itu dipengaruhi oleh makanannya yang sebagian besar terdiri dari serat (selulosa). usus halusnya bisa mencapai 40 meter. dan marmut lebih kasar karena proses pencernaan selulosa hanya terjadi satu kali. jantung beruang empat. sekat antar ruang belum sempurna. Enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri ini tidak hanya berfungsi untuk mencerna selulosa menjadi asam lemak. Akibatnya kotoran kuda. jantung beruang tiga. Sistem Gastrovaskuler. kelinci. jantung beruang empat. ⇒ Peredaran darah tunggal. sehingga di dalam feses (tinja) hewan yang mengandung bahan organik akan diuraikan dan dapat melepaskan gas CH4 (gas bio). Kotoran yang belum tercerna tadi masih mengandung banyak zat makanan.Pisces . jantung beruang dua. jantung beruang tiga.pada sekum tidak seefektif fermentasi yang terjadi di lambung.Aves .Reptil ⇒ Peredaran darah tunggal.Amphibi .Reptil . ⇒ Peredaran darah ganda. Usus pada sapi sangat panjang.Protozoa .Amphibi . Sistem Peredaran darah terbuka Sistem peredaran darah tertutup.Annelida ⇒ ⇒ ⇒ ⇒ Difusi (pada Amoeba) dan vakuola kontraktil (padaParamaecium).Pisces . yakni pada lambung dan sekum yang kedua-duanya dilakukan oleh bakteri dan protozoa tertentu. Sedangkan pada sapi proses pencernaan terjadi dua kali. Tidak tertutup kemungkinan bakteri yang ada di sekum akan keluar dari tubuh organisme bersama feses. Sekum pada pemakan tumbuh-tumbuhan lebih besar dibandingkan dengan sekum karnivora. yang akan dicernakan lagi oleh kelinci. sedangkan pada karnivora volume makanan kecil dan pencernaan berlangsung dengan cepat. . Peredaran darah ganda. . sekat sudah ⇒ sempurna. kotoran yang telah keluar tubuh seringkali dimakan kembali. sekat antar ruang belum sempurna. jantung beruang empat. . ⇒ Pada buaya terdapat lubang kecil antar bilik yang disebut foramen panizzae.Mollusca dan Arthropods . Peredaran darah ganda.Coelenterata dan Platyhelmintbes . ⇒ Peredaran darah ganda. tetapi juga dapat menghasilkan bio gas yang berupa CH4 yang dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif. jantung beruang dua. Hal itu disebabkan karena makanan herbivora bervolume besar dan proses pencernaannya berat. Pada kelinci dan marmut. yakni pada sekum. ⇒ Peredaran darah ganda.

Zat sisa ini sudah tidak berguna lagi bagi tubuh. Sisa metabolisme antara lain. Terdapat dua pembuluh limfe besar : 1. 2. kulit. atau buluh Malphigi. Alat ekskresi pada manusia dan vertebrata lainnya berupa ginjal. Walaupun CO2 berupa zat sisa namun sebagian masih dapat dipakai sebagai dapar (penjaga kestabilan PH) dalam darah. Zat sisa metabolisme adalah hasil pembongkaran zat makanan yang bermolekul kompleks.Aves Pada buaya terdapat lubang kecil antar bilik yang disebut foramen panizzae. NHS. Karbon dioksida dan air merupakan sisa oksidasi atau sisa pembakaran zat makanan yang berasal dari karbohidrat. Di sepanjang pembuluh tersebut terdapat kelenjar getah bening yang berfungsi sebagai filter terhadap bibit penyakit. H20. Demikian juga H2O dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. paru-paru.Hemofilia . Duktus Torasikus. yaitu melakukan osmoregulasi.Sklerosis -Trombus dan Embolus . sedangkan alat pengeluaran pada hewan invertebrata berupa nefridium. lemak dan protein. hasil pembongkaran/pemecahan protein. Sistem ekskresi membantu memelihara homeostasis dengan tiga cara. Ekskresi berarti pengeluaran zat buangan atau zat sisa hasil metabolisme yang berlangsung dalam tubuh organisme. merupakan zat yang . darah sukar membeku.. ⇒ Pelebaran pembuluh vena akibat kerusakan pada katup-katupnya. ⇒ Gangguan jantung karena terdapat gumpalan pada nadi tajuk (arteri koronaria). sel api. ⇒ Kekurangan faktor pembekuan darah. Amonia (NH3). sekat sudah ⇒ sempurna. Peredaran darah ganda. Bila terjadi infeksi dalam tubuh maka tedadi pembesaran kelenjar limfe regional. ⇒ Penyakit keganasan darah (kanker darah) ⇒ Pengerasan dinding pembuluh nadi. dan hati. Bila terjadi di rektum disebut Hemoroid (Wasir). zat warna empedu.sedangkan Arteriosklerosis disebabkan oleh kapur. Duktus Limfatikus Dekster. jantung beruang empat.Lekimia . Zat sisa metabolisme dikeluarkan dari tubuh oleh alat ekskresi.Varises ⇒ Kadar Hb tidak mencukupi (di bawah normal). Kedua senyawa tersebut tidak berbahaya bila kadarnya tidak berlebihan. dan asam urat. Atherosklerosis disebabkan oleh lemak.Anemia . Gangguan Pada Sistem Peredaran Darah . misalnya sebagai pelarut. dan mengatur konsentrasi sebagian besar penyusun cairan tubuh. mengeluarkan sisa metabolisme. CO2.

zat ini harus dikeluarkan dari tubuh. Tugas pokok alat ekskresi ialah membuang sisa metabolisme tersebut di atas walaupun alat pengeluarannya berbeda-beda. dan sel api. cacing gilig (Annellida). SISTEM EKSKRESI PADA INVERTEBRATA Sistem ekskresi invertebrata berbeda dengan sistem ekskresi pada vertebrata. Berikut ini akan dibahas sistem ekskresi pada cacing pipih(Planaria). Sisa nitrogen lewat dari sel ke sistem pencernaan dan diekskresikan lewat mulut. 1. Namun demikian.Gbr. Struktur alat ekskresi pada casing pipih Sebagian besar sisa nitrogen tidak masuk dalam saluran ekskresi. . nefridium. Zat warna empedu adalah sisa hasil perombakan sel darah merah yang dilaksanakan oleh hati dan disimpan pada kantong empedu. dan belalang. Invertebrata belum memiliki ginjal yang berstruktur sempurna seperti pada vertebrata. Nefridium adalah tipe yang umum dari struktur ekskresi khusus pada invertebrata. Sistem Ekskresi pada Cacing Pipih Cacing pipih mempunyai organ nefridium yang disebut sebagaiprotonefridium.beracun bagi sel. dan sistem ini berbeda antara invertebrata satu dengan invertebrata lainnya. Pada tempat tertentu. Asam urat merupakan sisa metabolisme yang mengandung nitrogen (sama dengan amonia) dan mempunyai daya racun lebih rendah dibandingkan amonia. Gerakan flagela juga berfungsi mengatur arus dan menggerakan air ke sel api pada sepanjang saluran ekskresi. Pada umumnya. Tiap sel api mempunyai beberapa flagela yang gerakannya seperti gerakan api lilin. Di dalam protonefridium terdapat sel api yang dilengkapi dengan silia. Zat inilah yang akan dioksidasi jadi urobilinogen yang berguna memberi warna pada tinja dan urin. saluran bercabang menjadi pembuluh ekskresi yang terbuka sebagai lubang di permukaan tubuh (nefridiofora). jika untuk sementara disimpan dalam tubuh zat tersebut akan dirombak menjadi zat yang kurang beracun. Air dikeluarkan lewat lubang nefridiofora ini. Air dan beberapa zat sisa ditarik ke dalam sel api. yaitu dalam bentuk urea. karena daya larutnya di dalam air rendah. Oleh karena itu. invertebrata memiliki sistem ekskresi yang sangat sederhana. Beberapa zat . Alat ekskresinya ada yang berupa saluran Malphigi. Protonefridium tersusun dari tabung dengan ujung membesar mengandung silia.

Di samping pembuluh Malphigi. yaitu alat pengeluaran yang berfungsi seperti ginjal pada vertebrata. Pembuluh Malphigi berupa kumpulan benang halus yang berwarna putih kekuningan dan pangkalnya melekat pada pangkal dinding usus. disebut nefridiofor. 3. Metanefridium berlaku seperti penyaring yang menggerakkan sampah dan mengembalikan substansi yang berguna ke sistem sirkulasi. Gbr. Sistem Ekskresi pada Anelida dan Molluska Anelida dan molluska mempunyai organ nefridium yang disebutmetanefridium. Nefrostom bersilia dan bermuara di rongga tubuh (pseudoselom). yaitu amonia dan zat lain yang kurang toksik. setiap segmen dalam tubuhnya mengandung sepasang metanefridium. Saat cairan tubuh mengalir lewat celah panjang nefridium. dan ion akan diambil oleh sel-sel tertentu dari tabung. molekul makanan. disebutnefrostom (di bagian anterior) dan terletak pada segmen yang lain. Cairan tubuh ditarik ke corong nefrostom masuk ke nefridium oleh gerakan silia dan otot. Sistem ekskresi pada anelida Bagian akhir dari saluran yang berliku-liku ini akan membesar seperti gelembung. Corong (nefrostom) akan berlanjut pada saluran yang berliku-liku pada segmen berikutnya. Cairan dalam rongga tubuh cacing tanah mengandung substansi dan zat sisa. Rongga tubuh ini berfungsi sebagai sistem pencernaan. Zat sisa ada dua bentuk. yaitu ureum. 2. Oleh karena cacing tanah hidup di dalam tanah dalam lingkungan yang lembab. anelida mendifusikan sisa amonianya di dalam tanah tetapi ureum diekskresikan lewat sistem ekskresi. Sampah nitrogen dan sedikit air tersisa di nefridium dan kadang diekskresikan keluar. Kemudian gelembung ini akan bermuara ke bagian luar tubuhmelalui pori yang merupakan lubang (corong) yang kedua.sisa berdifusi secara langsung dari sel ke air. Lubang yang pertama berupa corong. serangga juga memiliki sistem trakea untuk mengeluarkan zat sisa hasil oksidasi yang berupa CO2. Bahanbahan ini lalu menembus sekitar kapiler dan disirkulasikan lagi. Metanefridium memiliki dua lubang. Pada cacing tanah yang merupakan anggota anelida. kecuali pada tiga segmen pertama dan terakhir. Alat Ekskresi pada Belalang Alat ekskresi pada belalang adalah pembuluh Malpighi. bahan-bahan yang berguna seperti air. Sistem trakea .

. Sistem Ekskresi pada belalang Sistem ekskresi pada manusia dan vertebrata lainnya melibatkan organ paru-paru. sedangkan air dan berbagai garam diserap kembali biasanya secara osmosis dan transpor aktif. Ginjal Fungsi utama ginjal adalah mengekskresikan zat-zat sisa metabolisme yang mengandung nitrogen misalnya amonia. ginjal. misalnya vitamin yang larut dalam air. dan hati. Namun yang terpenting dari keempat organ tersebut adalah ginjal. Gbr. Asam urat berbentuk kristal yang tidak larut. 1. ginjal juga berfungsi mengeksresikan zat yang jumlahnya berlebihan. Asam urat dan sisa air masuk ke usus halus. Kristal asam urat dapat diekskresikan lewat anus bersama dengan feses. bahan yang mengandung nitrogen diendapkan sebagai asam urat. Selain itu. melalui proses deaminasi atau proses pembusukan mikroba dalam usus. serta mempertahankan keseimbangan asam dan basa. Amonia adalah hasil pemecahan protein dan bermacam-macam garam. Amonia yang diproduksinya diubah menjadi bahan yang kurang toksik yang disebut asam urat. kulit. dan sisa air akan diserap lagi. Belalang tidak dapat mengekskresikan amonia dan harus memelihara konsentrasi air di dalam tubuhnya. Saat cairan bergerak lewat bagian proksimal pembuluh Malpighi. Sekresi dari ginjal berupa urin. Pembuluh Malpighi terletak di antara usus tengah dan usus belakang.ini berfungsi seperti paru-paru pada vertebrata. Darah mengalir lewat pembuluh Malpighi. mempertahankan cairan ekstraselular dengan jalan mengeluarkan air bila berlebihan.

Setiap menit 20-25% darah dipompa oleh jantung yang mengalir menuju ginjal. Alat-alat ekskresi pada manusia yang berupa ginjal. jumlahnya sepasang dan terletak di dorsal kiri dan kanan tulang belakang di daerah pinggang. Tubulus pada badan Malphigi adalah tubulus proksimal yang bergulung dekat kapsul Bowman yang pada dinding sel terdapat banyak sekali mitokondria. korteks (bagian luar) b. Tubulus yang kedua adalah tubulus distal. Struktur Ginjal Bentuk ginjal seperti kacang merah. pelvis renalis (rongga ginjal). medulla (sumsum ginjal) c. Setiap nefron terdiri atas badan Malphigi dan tubulus (saluran) yang panjang.5% dari berat badan. Pada badan Malphigi terdapatkapsul Bowman yang bentuknya seperti mangkuk atau piala yang berupa selaput sel pipih. dan kelenjar keringat a. paruparu. Ginjal terdiri dari tiga bagian utama yaitu: a. akibatnya perembesan zat buangan menjadi banyak. Berat ginjal diperkirakan 0. Kapsul Bowman membungkus glomerulus. dan panjangnya ± 10 cm. kulit. . Glomerulus berbentuk jalinan kapiler arterial.Gbr. Bagian korteks ginjal mengandung banyak sekali nefron ± 100 juta sehingga permukaan kapiler ginjal menjadi luas.

1. dan augmentasi. reabsorbsi. Dari kandung kencing menuju luar tubuh urin melewati saluran yang disebut uretra.Gbr. b. Rongga ginjal dihubungkan oleh ureter (berupa saluran) ke kandung kencing (vesika urinaria) yang berfungsi sebagai tempat penampungan sementara urin sebelum keluar tubuh. Proses-proses di dalam Ginjal Di dalam ginjal terjadi rangkaian prows filtrasi. Struktur dalam (anatomi) ginjal Pada rongga ginjal bermuara pembuluh pengumpul. Penyaringan (filtrasi) . Ginjal terletak di dorsal pinggang berjumlah sepasang Gbr.

misalnya ureum dari 0. keping darah. asam amino. zat-zat yang masih diperlukan tidak akan ditemukan lagi. natrium. sedangkan air melalui peristiwa osn osis. kalium. Setelah terjadi reabsorbsi maka tubulus akan menghasilkan urin seku Zder yang komposisinya sangat berbeda dengan urin primer. Oleh karena itu. Sisa sampah kelebihan garam. Tiap hari tabung ginjal mereabsorbsi lebih dari 178 liter air.Filtrasi terjadi pada kapiler glomerulus pada kapsul Bowman. Reabsorbsi air terjadi pada tubulus proksimal dan tubulus distal. dan sisa substansi lain. Beberapa faktor yang mempermudah proses penyaringan adalah tekanan hidrolik dan permeabilitias yang tinggi pada glomerulus. misalnya pigmen empedu yang berfungsi memberi warm dan bau pada urin. seperti glukosa. 99% filtrat glomerulus akan direabsorbsi secara aktif pada tubulus kontortus proksimal dan terjadi penambahan zat-zat sisa serta urea pada tubulus kontortus distal. 3. bikarbonat. kalium. Substansi yang masih berguna seperti glukosa dan asam amino dikembalikan ke darah. dan sebagian besar protein plasma. Jika hormon ADH rendah maka penyerapan air berkurang sehingga urin menjadi banyak dan encer. penyerapan air banyak sehingga urin sedikit dan pekat. 2. Bahan-bahan kecil terlarut dalam plasma. dan 150 g glukosa. 2. dan garamgaram lainnya.03`. konsentrasi zat-zat sisa metabolisme yang bersifat racun bertambah. Selain penyaringan.5% garam. Augmentasi Augmentasi adalah proses penambahan zat sisa dan urea yang mulai terjadi di tubulus kontortus distal. natrium. Hasil penyaringan di glomerulus berupa filtrat glomerulus (urin primer) yang komposisinya serupa dengan darah tetapi tidak mengandung protein. Komposisi urin yang dikeluarkan lewat ureter adalah 96% air. Penyerapan kembali (Reabsorbsi) Volume urin manusia hanya 1% dari filtrat glomerulus. Meresapnya zat pada tubulus ini melalui dua cara. 1200 g garam. dan bahan lain pada filtrat dikeluarkan dalam urin. Penderitanya akan menghasilkan urin yang sangat encer. Pada urin sekunder.5% urea. dan urea melewati saringan dan menjadi bagian dari endapan. dalam urin primer dapat mencapai 2% dalam urin sekunder. Hal-hal yang Mempengaruhi Produksi Urin Hormon anti diuretik (ADH) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis posterior akan mempengaruhi penyerapan air pada bagian tubulus distal karma meningkatkan permeabilitias sel terhadap air. garam lain. . klorida. Kehilangan kemampuan mensekresi ADH menyebabkan penyakti diabetes insipidus. Sebagian besar dari zat-zat ini direabsorbsi beberapa kali. Pada filtrat glomerulus masih dapat ditemukan asam amino. Sebaliknya. Sebaliknya. 1. Gula dan asam mino meresap melalui peristiwa difusi. glukosa. di glomelurus terjadi pula pengikatan kembali sel-sel darah. Pada glomerulus terdapat sel-sel endotelium kapiler yang berpori (podosit) sehingga mempermudah proses penyaringan. jika hormon ADH banyak.

Paru-paru (Pulmo) Fungsi utama paru-paru adalah sebagai alat pernapasan. Hati (Hepar) Hati disebut juga sebagai alat ekskresi di samping berfungsi sebagai kelenjar dalam sistem pencernaan. filtrasi kurang efektif karena tekanan darah menurun. Hasilnya. Kelebihan kadar gula dalam tubulus distal mengganggu proses penyerapan air. sehingga orang akan sering mengeluarkan urin.Gambar 4: Mekanisme kerja pengaruh hormon ADH terhadap produksi urin. Banyak sedikitnya hormon insulin Apabila hormon insulin kurang (penderita diabetes melitus). Hati juga berfungsi merombak hemoglobin menjadi bilirubin dap biliverdin. dap setelah mengalami oksidasi akan berubah jadi urobilin yang memberi warna pada feses menjadi kekuningan. H2O dan CO2 dapat berdifusi atau dapat dieksresikan di alveolus paru-paru karena pada alveolus bermuara banyak kapiler yang mempunyai selaput tipis. Akan tetapi. 4. Saraf Rangsangan pada saraf ginjal akan menyebabkan penyempitan duktus aferen sehingga aliran darah ke glomerulus berkurang. 3. Penderitanya disebut mengalami sakit kuning. Kulit (Cutis) . sedangkan sekitar 25% lagi diikat oleh Hb yang membentuk karboksi hemoglobin (HbC02). Jika saluran empedu tersumbat karena adanya endapan kolesterol maka cairan empedu akan masuk dalam sistem peredaran darah sehingga cairan darah menjadi lebih kuning. c. banyak sedikitnya urin dipengaruhi pula oleh faktor-faktor berikut : a. Selanjutnya. Jumlah air yang diminum Akibat banyaknya air yang diminum. urin yang diproduksi banyak. akan menurunkan konsentrasi protein yang dapat menyebabkan tekanan koloid protein menurun sehingga tekanan filtrasi kurang efektif. dan dari jantung akan dipompakan ke paru-paru untuk berdifusi di alveolus. 2. Karbon dioksida dari jaringan sebagian besar (75%) diangkut oleh plasma darah dalam bentuk senyawa HC03. Karbon dioksida dan air hash metabolisme di jaringan diangkut oleh darah lewat vena untuk dibawa ke jantung. pembuangannya diatur oleh hati kemudian diangkut oleh darah ke ginjal. Hati menjadi bagian dari sistem ekskresi karma menghasilkan empedu. Akibatnya. b. Selain ADH. karma mengekskresikan zat Sisa metabolisme maka dibahas pula dalam sistem ekskresi. Demikian juga kreatinin hash pemecahan protein. kadar gula dalam darah akan dikeluarkan lewat tubulus distal.

Kulit berfungsi sebagai organ ekskresi karma mengandung kelenjar keringat (glandula sudorifera) yang mengeluarkan 5% sampai 10% dari seluruh sisa metabolisme. Pusat pengatur suhu pada susunan saraf pusat akan mengatur aktifitas kelenjar keringat dalam mengeluarkan keringat. Keringat mengandung air, larutan garam, dap urea. Pengeluaran keringat yang berlebihan bagi pekerja berat menimbulkan hilangmelanositnya garam-garam mineral sehingga dapat menyebabkan kejang otot dan pingsan. Selain berfungsi mengekskresikan keringat, kulit juga berfungsi sebagai pelindung terhadap kerusakan fisik, penyinaran, serangan kuman, penguapan, sebagai organ penerima rangsang (reseptor), serta pengatur suhu tubuh. Kulit terdiri atas dua bagian utama yaitu: epidermis dan dermis. a. Epidermis (lapisan terluar) dibedakan lagi atas: 1. stratum 2. stratum 3. stratum 4. stratum luar. b. Dermis Pada bagian ini terdapat akar rambut, kelenjar minyak, pembuluh darah, serabut saraf, serta otot penegak rambut. Kelenjar keringat akan menyerap air dan garam mineral dari kapiler darah karena letaknya yang berdekatan. Selanjutnya, air dan garam mineral ini akan dikeluarkan di permukaan kulit (pada pori) sebagai keringat. Keringat yang keluar akan menyerap panas tubuh sehingga suhu tubuh akan tetap. Dalam kondisi normal, keringat yang keluar sekitar 50 cc per jam. Jumlah ini akan berkurang atau bertambah jika ada faktor-faktor berikut suhu lingkungan yang tinggi, gangguan dalam penyerapan air pada ginjal (gagal ginjal), kelembapan udara, aktivitas tubuh yang meningkat sehingga proses metabolisme berlangsung lebih cepat untuk menghasilkan energi, gangguan emosional, dan menyempitnya pembuluh darah akibat rangsangan pada saraf simpatik. Ginjal merupakan organ yang menyelenggarakan Homeostasis. Ginjal Terdiri Dari 1. Bagian Korteks yang berisi Nefron (terdiri dari Glomerulus dan Kapsula Bowman). 2. Bagian Medula yang berisi Tubulus Ginjal. korneum berupa zat tanduk (sel mati) dan selalu mengelupas lusidum granulosum yang mengandung pigmen germinativum ialah lapisan yang selalu membentuk sel-sel kulit ke arah

Tahapan Pembentukan Urine

1. Reaksi Filtrasi 2. Reaksi Rearsorbsi 3. Reaksi Ekskresi (Augmentasi)

Proses Pembentukan Urine Darah difiltrasi menjadi Filtrat Glomerulus (Urine Primer) ⇒ reabsorbsi di Tubulus Kontortus Proksimal menjadi Filtrat Tubulus (Urine Sekunder) ⇒augmentasi di Tubulus Kontortus Distal ⇒ U R I N E. Jumlah Urine Dipengaruhi oleh: - Jumlah cairan yang diminum (Balans cairan). - Jumlah garam yang masuk. - Hormon Antidiuretika (ADH) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis..postenor. Defisisensi hormon akan menyebabkan penyakit Diabetes..Insipidus --> jumlah urine yang keluar terlalu banyak. Metabolisme Protein Hingga Menghasilkan Urea 1. ORNITIN + NH3 + COz 4 SITRULIN 2. SITRULIN + NH3 4 ARGININ 3. ARGININ 4 ORNITIN + UREA Reaksi ke-3 dibantu oleh enzim Arginase, Sitrulin, Arginin dan Ornitin adalah nama asam amino.

Alat respirasi adalah alat atau bagian tubuh tempat 02 dapat berdifusi masuk dan sebaliknya C02 dapat berdifusi keluar. Alat respirasi pada hewan bervariasi antara hewan yang satu dengan hewan yang lain, ada yang berupa paru-paru, insang, kulit, trakea, dan paruparu buku, bahkan ada beberapa organisme yang belum mempunyai alat khusus sehingga oksigen berdifusi langsung dari lingkungan ke dalam tubuh, contohnya pada hewan bersel satu, porifera, dan coelenterata. Pada ketiga hewan ini oksigen berdifusi dari lingkungan melalui rongga tubuh.

Gbr. Berbagai macam alat respirasi pada hewan

1. Alat Respirasi pada Serangga Corong hawa (trakea) adalah alat pernapasan yang dimiliki oleh serangga dan arthropoda lainnya. Pembuluh trakea bermuara pada lubang kecil yang ada di kerangka luar (eksoskeleton) yang disebut spirakel. Spirakel berbentuk pembuluh silindris yang berlapis zat kitin, dan terletak berpasangan pada setiap segmen tubuh. Spirakel men punyai katup yang dikontrol oleh otot sehingga membuka dan menutupnya spirakel terjadi secara teratur. Pada umumnya spirakel terbuka selama serangga terbang, dan tertutup saat serangga beristirahat.

Gbr. Trakea pada serangga

Oksigen dari luar masuk lewat spirakel. Kemudian udara dari spirakel menujupembuluh-pembuluh trakea dan selanjutnya pembuluh trakea bercabang lagi

Selanjutnya dari cabang halus ini oksigen diedarkan melalui pembuluh trakea. Mekanisme pernapasan pada serangga. 2. Selain itu. Masing-masing paru-paru buku ini memiliki lembaran-lembaran tipis (lamela) yang tersusun berjajar. kepik Notonecta sp. Selama menyelam.mempunyai gelembung udara di organ yang menyerupai rambut pada permukaan ventral. Misalnya. Pada serangga air seperti jentik nyamuk udara diperoleh dengan menjulurkan tabung pernapasan ke perxnukaan air untuk mengambil udara. Sebaliknya. .menjadi cabang halus yang disebut trakeolus sehingga dapat mencapai seluruh jaringan dan alat tubuh bagian dalam. Serangga air tertentu mempunyai gelembung udara sehingga dapat menyelam di air dalam waktu lama. Sistem trakea berfungsi mengangkut OZ dan mengedarkannya ke seluruh tubuh. Alat Pernapasan pada Kalajengking dan Laba-laba Kalajengking dan laba-laba besar (Arachnida) yang hidup di darat memiliki alat pernapasan berupa paru-paru buku. misalnya belalang. dan dibentuk oleh sel yang disebut trakeoblas. ada pula serangga yang mempunyai insang trakea yang berfungsi menyerap udara dari air. Dengan demikian. Trakeolus tidak berlapis kitin. berisi cairan. Trakeolus ini mempunyai fungsi yang sama dengan kapiler pada sistem pengangkutan (transportasi) pada vertebrata. sedangkan jika hidup di air bernapas dengan insang buku. Paru-paru buku memiliki gulungan yang berasal dari invaginasi perut. jika otot perut belalang berelaksasi maka trakea kembali pada volume semula sehingga tekanan udara menjadi lebih kecil dibandingkan tekanan di luar sebagai akibatnya udara di luar yang kaya 02 masuk ke trakea. O2 dalam gelembung dipindahkan melalui sistem trakea ke sel-sel pernapasan. Pertukaran gas terjadi antara trakeolus dengan sel-sel tubuh. darah pada serangga hanya berfungsi mengangkut sari makanan dan bukan untuk mengangkut gas pernapasan. Keluar masuknya udara disebabkan oleh gerakan otot yang terjadi secara teratur. Di bagian ujung trakeolus terdapat cairan sehingga udara mudah berdifusi kejaringan. Paruparu buku ini juga memiliki spirakel tempat masuknya oksigen dari luar. dan sebaliknya mengangkut C02 basil respirasi untuk dikeluarkan dari tubuh. atau pengambilan udara melalui cabang-cabang halus serupa insang. adalah sebagai berikut : Jika otot perut belalang berkontraksi maka trakea mexrupih sehingga udara kaya COZ keluar.

Sebaliknya karbon dioksida dari jaringan akan di bawa ke jantung. Kecuali pada fase berudu bernapas dengan insang karena hidupnya di air.dan tiap filamen mengandung banyak lapisan tipis (lamela). Selain bernapas dengan selaput rongga mulut. insang juga dimiliki oleh katak pada fase berudu. Oksigen yang masuk lewat kulit akan melewati vena kulit (vena kutanea) kemudian dibawa ke jantung untuk diedarkan ke seluruh tubuh. Tiap lembaran insang terdiri dare sepasang filamen. Insang berbentuk lembaran-lembaran tipis berwarna merah muda dan selalu lembap. Labirin ini berfungsi menyimpan cadangan 02 sehingga ikan tahan pada kondisi yang kekurangan 02. ini dimungkinkan karma kulitnya selalu dalam keadaan basah dan mengandung banyak kapiler sehingga gas pernapasan mudah berdifusi. 3. Pada saat terjadi gerakan rongga mulut dan faring. yaitu insang luar. Alat Pernapasan pada Ikan Insang dimiliki oleh jenis ikan (pisces). Contoh ikan yang mempunyai labirin adalah: ikan gabus dan ikan lele. Pada fase inspirasi. Selain dimiliki oleh ikan. Hewan yang memiliki insang luar sepanjang hidupnya adalah salamander. Beberapa jenis ikan mempunyai labirinyang merupakan perluasan ke atas dari insang dan membentuk lipatan-lipatan sehingga merupakan rongga-rongga tidak teratur. 4. Pada filamen terdapat pembuluh darah yang memiliki banyak kapiler sehingga memungkinkan OZ berdifusi masuk dan CO2 berdifusi keluar. Iubang hidung terbuka dan glotis tertutup sehingga udara berada di rongga mulut dan berdifusi masuk melalui selaput rongga mulut yang tipis. Bagian terluar dare insang berhubungan dengan air. 02 dari air masuk ke dalam insang kemudian 02 diikat oleh kapiler darah untuk dibawa ke jaringan-jaringan yang membutuhkan. oksigen berdifusi lewat selaput rongga mulut. yakni inspirasi dan ekspirasi. penyaring makanan. dari jantung dipompa ke kulit dan paru-paru lewat arteri kulit pare- . kulit. Sebaliknya pada fase ekspirasi. Alat Pernapasan pada Katak Pada katak. katak bernapas pula dengan kulit. Untuk menyimpan cadangan 02. dan paru-paru.sedangkan insang pada ikan bertulang rawan tidak ditutupi oleh operkulum. C02 yang dibawa oleh darah dari jaringan akan bermuara ke insang dan dari insang diekskresikan keluar tubuh. ikan mempunyai gelembung renang yang terletak di dekat punggung. selain dengan labirin. Insang pada ikan bertulang sejati ditutupi oleh tutup insang yang disebut operkulum. Insang tidak saja berfungsi sebagai alat pernapasan tetapi dapat pula berfungsi sebagai alat ekskresi garam-garam. Selaput rongga mulut dapat berfungsi sebagai alat pernapasan karma tipis dan banyak terdapat kapiler yang bermuara di tempat itu.Gbr. dan osmoregulator. Mekanisme pernapasan pada ikan melalui 2 tahap. sedangkan bagian dalam berhubungan erat dengan kapiler-kapiler darah. alat pertukaran ion. Irisan melintanK paru-paru buku pada laba-laba Baik insang buku maupun paru-paru buku keduanya mempunyai fungsi yang sama seperti fungsi paru-paru pada vertebrata.

Mekanisme inspirasi adalah sebagai berikut. Mengecilnya rongga mulut mendorong oksigen masuk ke paru-paru lewat celah-celah. oksigen diikat oleh darah yang berada dalam kapiler dinding paru-paru dan sebaliknya. karbon dioksida dilepaskan ke lingkungan. katak bernapas juga dengan paruparu walaupun paru-parunya belum sebaik paru-paru mamalia. hanya dengan beberapa lipatan dinding yang berfungsi memperbesar permukaan pertukaran gas. otot rahang bawah berkontraksi yang juga diikuti dengan berkontraksinya geniohioideus sehingga rongga mulut mengecil. dan buaya paru-paru lebih kompleks. Katak mempunyai sepasang paru-paru yang berbentuk gelembung tempat bermuaranya kapiler darah. 5. Otot Sternohioideusberkonstraksi sehingga rongga mulut membesar. Paruparu dengan rongga mulut dihubungkan oleh bronkus yang pendek. Otot-otot perut dan sternohioideus berkontraksi sehingga udara dalam paru-paru tertekan keluar dan masuk ke dalam rongga mulut. Paru-paru . Setelah itu koane menutup dan otot rahang bawah dan otot geniohioideus berkontraksi sehingga rongga mulut mengecil. akibatnya oksigen masuk melalui koane. Mekanisme pernafasan katak Dalam paru-paru terjadi mekanisme inspirasi dan ekspirasi yang keduanya terjadi saat mulut tertutup. Dengan mengecilnya rongga mulut maka udara yang kaya karbon dioksida keluar. Fase inspirasi adalah saat udara (kaya oksigen) yang masuk lewat selaput rongga mulut dan kulit berdifusi pada gelembunggelembung di paru-paru. Alat Pernapasan pada Reptilia Paru-paru reptilia berada dalam rongga dada dan dilindungi oleh tulang rusuk. Dengan demikian pertukaran oksigen dan karbon dioksida dapat terjadi di kulit. dengan beberapa belahanbelahan yang membuat paru-parunya bertekstur seperti spon. Permukaan paru-paru diperbesar oleh adanya bentuk. Pada kadal. Bersamaan dengan itu. alat pernafasan katak Gbr. Paruparu reptilia lebih sederhana. Selain bernapas dengan selaput rongga mulut dan kulit. Celah tekak menutup dan sebaliknya koane membuka.bentuk seperti kantung sehingga gas pernapasan dapat berdifusi. Gbr. Dalam paru-paru terjadi pertukaran gas. Mekanisme ekspirasi adalah sebagai berikut. kura-kura.paru (arteri pulmo kutanea). Pada reptilia pertukaran gas tidak efektif.

6. ruang dada bagian depan (toraks anterior). yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. Bronkus bercabang lagi menjadi mesobronkus yangmerupakan bronkus sekunder dan dapat dibedakan menjadi ventrobronkus (di bagian ventral) dan dorsobronkus ( di bagian dorsal). leher. udara dari kantung hawa masuk ke paru-paru dan terjadi pelepasan oksigen dalam pembuluh kapiler di paruparu. yakni saat burung sedang mengepakkan sayapnya. dan di rongga perut(kantong udara abdominal). Dalam bronkus pada pangkal trakea terdapat sirink yang pada bagian dalamnya terdapat lipatan-lipatan berupa selaput yang dapat bergetar. Paruparu burung berjumlah sepasang dan terletak dalam rongga dada yang dilindungi oleh tulang rusuk. pelepasan oksigen di paru-paru dapat terjadi pada saat ekspirasi maupun inspirasi.pundi hawa sebagai cadangan udara. Udara pada pundi-pundi hawa dimanfaatkan hanya pada saat udara (OZ) di paruparu berkurang. Atau dengan kata lain. Pundi-pundi hawa berhubungan dengan paruparu dan berselaput tipis. Alat Pernapasan pada Burung Pada burung. Pada tempat ini. sehingga rongga dada mengecil dan tekanan menjadi lebih besar dari tekanan di udara luar akibatnya udara dari paru-paru yang kaya karbon dioksida keluar. antara tulang selangka (korakoid). Udara luar yang masuk sebagian kecil tinggal di paru-paru dan sebagian besar akan diteruskan ke pundi. pundi-pundi hawa hanya berfungsi sebagai penyimpan cadangan oksigen dan meringankan tubuh. . dan bagian akhir trakea bercabang menjadi dua bagian. Di pundi-pundi hawa tidak terjadi difusi gas pernapasan. Sebaliknya. oleh banyak parabronkus (100 atau lebih). burung memiliki 8 atau 9 perluasan paru-paru atau pundi-pundi hawa (sakus pneumatikus) yang menyebar sampai ke perut. Karena adanya pundi-pundi hawa maka pernapasan pada burung menjadi efisien. Bergetarnya selaput itu menimbulkan suara. dan sayap. burung mengisap udara dengan cara memperbesar rongga dadanya sehingga tekanan udara di dalam rongga dada menjadi kecil yang mengakibatkan masuknya udara luar. Masuknya udara yang kaya oksigen ke paru-paru (inspirasi) disebabkan adanya kontraksi otot antartulang rusuk (interkostal) sehingga tulang rusuk bergerak keluar dan tulang dada bergerak ke bawah. Ventrobronkus dihubungkan dengan dorsobronkus. Bersamaan dengan mengecilnya rongga dada. Jadi. Trakeanya panjang berupa pipa bertulang rawan yang berbentuk cincin. Pundi-pundi hawa terdapat di pangkal leher (servikal). ekspirasi terjadi apabila otot interkostal relaksasi maka tulang rusuk dan tulang dada kembali ke posisi semula. Saat sayap mengepak atau diangkat ke atas maka kantung hawa di tulang korakoid terjepit sehingga oksigen pada tempat itu masuk ke paru-paru. udara masuk kemudian diteruskan pada celah tekak yang terdapat pada dasar faring yang menghubungkan trakea.pada beberapa jenis kadal misalnya bunglon Afrika mempunyai pundi-pundi hawa cadangan yang memungkinkan hewan tersebut melayang di udara. Di parabronkus bermuara banyak kapiler sehingga memungkinkan udara berdifusi. Parabronkus berupa tabung tabung kecil. Selain paru-paru.ruang dada bagian belakang (toraks posterior). tempat berdifusinya gas pernapasan hanya terjadi di paru-paru. Jalur pernapasan pada burung berawal di lubang hidung.

Skema Sistem Respirasi Pada Manusia a.Rongga hidung berlapis selaput lendir. b. di dalamnya terdapat kelenjar minyak (kelenjar sebasea) dan kelenjar keringat (kelenjar sudorifera).Selaput lendir berfungsi menangkap benda asing yang masuk lewat saluran pernapasan. Sistem pernapasan pada manusia mencakup dua hal. Gbr. aktifitas. dan bobot tubuh. antara lain. Burung mengisap udara ⇒ udara mengalir lewat bronkus ke pundi-pundi hawa bagian belakang ⇒ bersamaan dengan itu udara yang sudah ada di paru-paru mengalir ke pundipundi hawa ⇒ udara di pundi-pundi belakang mengalir ke paruparu ⇒ udara menuju pundipundi hawa depan. terdapat juga rambut pendek dan tebal yang berfungsi menyaring partikel kotoran yang masuk bersama udara. yakni saluran pernapasan dan mekanisme pernapasan. kesehatan. Selain itu. Juga terdapat konka yang mempunyai banyak kapiler darah yang berfungsi menghangatkan udara yang masuk. Faring (Tenggorokan) . Kecepatan respirasi pada berbagai hewan berbeda bergantung dari berbagai hal. Rongga Hidung (Cavum Nasalis) Udara dari luar akan masuk lewat rongga hidung (cavum nasalis). Urutan saluran pernapasan adalah sebagai berikut: rongga hidung ⇒ faring ⇒ trakea ⇒ bronkus ⇒ paru-paru (bronkiol dan alveolus).Bagan pernapasan pada burung di saat hinggap adalah sebagai berikut.

Paru-paru (Pulmo) Paru-paru terletak di dalam rongga dada bagian atas. Selaput bagian dalam yang langsung menyelaputi paru-paru disebut pleura dalam (pleura visceralis) dan selaput yang menyelaputi rongga dada yang bersebelahan dengan tulang rusuk disebut pleura luar (pleura parietalis). disebut pleura. di bagian sampingdibatasi oleh otot dan rusuk dan di bagian bawah dibatasi oleh diafragma yang berotot kuat. Dinding tenggorokan tipis dan kaku. Faring merupakan percabangan 2 saluran. Paru-paru dibungkus oleh dua selaput yang tipis. Walaupun demikian. hanya tulang rawan bronkus bentuknya tidak teratur dan pada bagian bronkus yang lebih besar cincin tulang rawannya melingkari lumen dengan sempurna. dan pada bagian dalam rongga bersilia. dikelilingi oleh cincin tulang rawan. Makan sambil berbicara dapat mengakibatkan makanan masuk ke saluran pernapasan karena saluran pernapasan pada saat tersebut sedang terbuka. . dan berbicara tidak terjadi bersamaan sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan. Paruparu ada dua bagian yaitu paru-paru kanan (pulmo dekster) yang terdiri atas 3 lobus dan paru-paru kiri (pulmo sinister) yang terdiri atas 2 lobus. Pada bagian belakang faring (posterior) terdapat laring (tekak) tempat terletaknya pita suara (pita vocalis). bernapas. Bronkus bercabangcabang lagi menjadi bronkiolus. saraf kita akan mengatur agar peristiwa menelan. yaitu saluran pernapasan (nasofarings) pada bagian depan dan saluran pencernaan (orofarings) pada bagian belakang. d. yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri.Udara dari rongga hidung masuk ke faring. e. Cabang-cabang Tenggorokan (Bronki) Tenggorokan (trakea) bercabang menjadi dua bagian. c. terletak sebagian di leher dan sebagian di rongga dada (torak). Silia-silia ini berfungsi menyaring benda-benda asing yang masuk ke saluran pernapasan. Tenggorokan (Trakea) Tenggorokan berupa pipa yang panjangnya ± 10 cm. Struktur lapisan mukosa bronkus sama dengan trakea. Masuknya udara melalui faring akan menyebabkan pita suara bergetar dan terdengar sebagai suara.

Paru-paru berstruktur seperti spon yang elastis dengan daerah permukaan dalam yang sangat lebar untuk pertukaran gas. Alveolus terdapat pada ujung akhir bronkiolus berupa kantong kecil yang salah satu sisinya terbuka sehingga menyerupai busa atau mirip sarang tawon. Pada bagian distal kemungkinan tidak bersilia. Oleh karena alveolus berselaput tipis dan di situ banyak bermuara kapiler darah maka memungkinkan terjadinya difusi gas pernapasan. Struktur paru-paru Antara selaput luar dan selaput dalam terdapat rongga berisi cairan pleura yang berfungsi sebagai pelumas paru-paru. jaringan elastik. Alveolus yang diperbesar ernapasan adalah suatu proses yang terjadi secara otomatis walau dalam keadaan tertidur sekalipun karma sistem pernapasan dipengaruhi oleh susunan saraf otonom. Dinding rongga pleura bersifat permeabel terhadap air dan zat-zat lain.Gbr. bronkiolus bercabang-cabang halus dengan diameter ± 1 mm. alveolus. dan pembuluh darah. . Cairan pleura berasal dari plasma darah yang masuk secara eksudasi. Bronkiolus tidak mempunyi tulang rawan. tetapi rongganya masih mempunyai silia dan di bagian ujung mempunyai epitelium berbentuk kubus bersilia. Bronkiolus berakhir pada gugus kantung udara (alveolus). Paru-paru tersusun oleh bronkiolus. dindingnya makin menipis jika dibanding dengan bronkus. Gbr. Di dalam paru-paru.

Sebaliknya. tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar. apabila tekanan dalam rongga dada lebih besar maka udara akan keluar. Sehubungan dengan organ yang terlibat dalam pemasukkan udara(inspirasi) dan pengeluaran udara (ekspirasi) maka mekanisme pernapasan dibedakan atas dua macam. Pernapasan Perut Pernapasan perut merupakan pernapasan yang mekanismenya melibatkan aktifitas otot-otot diafragma yang membatasi rongga perut dan rongga dada. Fase Ekspirasi. Pernapasan dada dan perut terjadi secara bersamaan. Fase ekspirasi merupakan fase berelaksasinya otot diafragma . Mekanisme pernapasan perut dapat dibedakan menjadi dua tahap yakni sebagai berikut. 1. 2. Fase ini berupa berkontraksinya otot antartulang rusuk sehingga rongga dada membesar. Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot antara tulang rusuk ke posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. Fase inspirasi. Fase Inspirasi. akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk. Mekanismenya dapat dibedakan sebagai berikut. Pernapasan Dada Pernapasan dada adalah pernapasan yang melibatkan ototantartulang rusuk. a. Pernapasan luar adalah pertukaran udara yang terjadi antara udara dalam alveolus dengan darah dalam kapiler. Jika tekanan di luar rongga dada lebih besar maka udara akan masuk.Menurut tempat terjadinya pertukaran gas maka pernapasan dapat dibedakan atas 2 jenis. Masuk keluarnya udara dalam paru-paru dipengaruhi oleh perbedaan tekanan udara dalam rongga dada dengan tekanan udara di luar tubuh. 2. sedangkan pernapasan dalam adalah pernapasan yang terjadi antara darah dalam kapiler dengan sel-sel tubuh. Sebagai akibatnya. yaitu pernapasan luar dan pernapasan dalam. yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut. sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar. 1. Gambar 1 Mekanisme inspirasi dan ekspirasi pada manusia b. Fase ekspirasi. Pada fase ini otot diafragma berkontraksi sehingga diafragma mendatar. akibatnya rongga dada membesar dan tekanan menjadi kecil sehingga udara luar masuk.

Kapasitas tidal adalah jumlah udara yang keluar masuk pare-paru pada pernapasan normal. kapasitas vital udara yang digunakan dalam proses bernapas mencapai 3500 cc. Dari 500 cc udara inspirasi/ekspirasi biasa. mengembang) sehingga rongga dada mengecil dan tekanan menjadi lebih besar. Gambar 1 Gambaran skematik spirometer Besarnya volume udara pernapasan tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. kegiatan inspirasi dan ekpirasi atau menghirup dan menghembuskan udara dalam bernapas hanya menggunakan sekitar 500 cc volume udara pernapasan (kapasitas tidal = ± 500 cc). sedangkan sisanya mengisi saluran pernapasan. volume udara paru-paru manusia mencapai 4500 cc.(kembali ke posisi semula. inspirasi maupun ekspirasi dalam menggunakan sekitar 1500 cc udara pernapasan (expiratory reserve volume = inspiratory reserve volume = 1500 cc). Volume udara pernapasan dapat diukur dengan suatu alat yang disebut spirometer. Dalam keadaan normal. Skema udara pernapasan Udara cadangan inspirasi1500 Udara pernapasan biasa 500 Udara cadangan ekspirasi 1500 Udara sisa (residu) 1000 kapasitas total ⇐ ⇒ kapasitas vital Dengan demikian. yang 1000 cc merupakan sisa udara yang tidak dapat digunakan tetapi senantiasa mengisi bagian paru-paru sebagai residu atau udara sisa. antara lain ukuran alat pernapasan. udara yang digunakan dalam proses pernapasan memiliki volume antara 500 cc hingga sekitar 3500 cc. Kapasitas vital adalah jumlah udara maksimun yang dapat dikeluarkan seseorang setelah mengisi paru-parunya secara maksimum. Dalam keadaaan normal. kemampuan dan kebiasaan bernapas. Lihat skema udara pernapasan berikut ini. . hanya sekitar 350 cc udara yang mencapai alveolus. akibatnya udara keluar dari paru-paru. serta kondisi kesehatan. Dalam keadaan luar biasa. Walaupun demikian. Udara ini dikenal sebagai kapasitas total udara pernapasan manusia.

ukuran tubuh. Kebutuhan tersebut berbanding lurus dengan volume udara inspirasi dan ekspirasi biasa kecuali dalam keadaan tertentu saat konsentrasi oksigen udara inspirasi berkurang atau karena sebab lain. Oksigen yang dibutuhkan berdifusi masuk ke darah dalam kapiler darah yang menyelubungi alveolus. kadar CO2. Gbr. tekanan O2 (P O2). Tekanan oksigen di lingkungan lebih tinggi dari pada tekanan oksigen dalam alveolus paru-paru dan arteri yang hanya 104 mm Hg. sedangkan tekanan O2 di lingkungan sekitar 160 mm Hg. Selanjutnya. Oleh karena itu oksigen dapat masuk ke paru-paru secara difusi.Pertukaran O2 dan CO2 antara alveolus dan Pembuluh darah yang menyelubungi Secara sederhana. misalnya konsentrasi hemoglobin darah berkurang. manusia membutuhkan sekitar 300 cc oksigen sehari (24 jam) atau sekitar 0. dan kadar O2 di udara. Proses difusi oksigen ke dalam arteri demikian juga difusi CO2 dari arteri dipengaruhi oleh tekanan O2 dalam udara inspirasi. . Demikian juga seseorang yang memiliki ukuran tubuh lebih besar dengan sendirinya membutuhkan oksigen lebih banyak. perbedaan kadar O2 dalam jaringan.5 cc tiap menit.Jumlah oksigen yang diambil melalui udara pernapasan tergantung pada kebutuhan dan hal tersebut biasanya dipengaruhi oleh jenis pekerjaan. Selanjutnya. sebagian besar oksigen diikat oleh zat warna darah atau pigmen darah (hemoglobin) untuk diangkut ke sel-sel jaringan tubuh. . Hemoglobin yang terdapat dalam butir darah merah atau eritrosit ini tersusun oleh senyawa hemin atauhematin yang mengandung unsur besi dan globin yang berupa protein. Dalam keadaan biasa. serta jumlah maupun jenis bahan makanan yang dimakan. Tekanan seluruh udara lingkungan sekitar 1 atmosfir atau 760 mm Hg. seseorang yang memiliki kebiasaan memakan lebih banyak daging akan membutuhkan lebih banyak oksigen daripada seorang vegetarian. pengikatan oksigen oleh hemoglobin dapat diperlihat-kan menurut persamaan reaksi bolak-balik berikut ini : Hb4 + O2 4 Hb O2 (oksihemoglobin) berwarna merah jernih Reaksi di atas dipengaruhi oleh kadar O2. Pekerja-pekerja berat termasuk atlit lebih banyak membutuhkan oksigen dibanding pekerja ringan.

Glikolisis terjadi di sitoplasma. dan membentuk asam karbonat dengan enzim anhidrase (7% dari seluruh CO2). 2. Mula-mula proses glikolisis oleh enzim glukokinase membentuk piruvat pada siklus Glukosa (Tahap I) kemudian tahap II. Bila tekanan oksigen hanya 40 mm Hg maka hanya ada sekitar 12 cc oksigen yang bertahan dalam darah vena. lebih tinggi dibandingkan vena sistemik yang hanya 45 mm Hg. Berapa minimal darah yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan oksigen pada jaringan? Setiap 100 mm3 darah dengan tekanan oksigen 100 mm Hg dapat mengangkut 19 cc oksigen. Dari jantung. Karbon dioksida terikat pada hemoglobin dalam bentuk karbomino hemoglobin (23% dari seluruh CO2).Dari paru-paru.3 cc CO2 sehingga mempengaruhi pH darah menjadi 4. Dengan demikian kemampuan hemoglobin untuk mengikat oksigen adalah 7 cc per 100 mm3 darah. menuju ke jantung. CO2 + H2O ⇒ H2CO3 ⇒ H+ + HCO-3 Gangguan terhadap pengangkutan CO2 dapat mengakibatkan munculnya gejala asidosis karena turunnya kadar basa dalam darah. Pengangkutan sekitar 200 mm3 C02 keluar tubuh umumnya berlangsung menurut reaksi kimia berikut: C02 + H20 ⇒ (karbonat anhidrase) H2CO3 Tiap liter darah hanya dapat melarutkan 4. Karbon dioksida larut dalam plasma. yakni tahap transfer elektron. Sebaliknya apabila terjadi akumulasi garam basa dalam darah maka muncul gejala alkalosis. Di jaringan. yakni siklus krebs (TCA = Tri Caboxylic Acid Cycle) kemudian tahap III. Pengangkutan CO2 oleh darah dapat dilaksanakan melalui 3 Cara yakni sebagai berikut. O2 akan mengalir lewat vena pulmonalis yang tekananO2 nya 104 mm. 3.40 mm hg.5 karena terbentuknya asam karbonat. Dari arteri pulmonalis CO2 masuk ke paru-paru lalu dilepaskan ke udara bebas. Karbon dioksida terikat dalam gugus ion bikarbonat (HCO3) melalui proses berantai pertukaran klorida (70% dari seluruh CO2). ATP berasal dari bahan-bahan karbohidrat yang diubah menjadi fosfat melalui tiga tahapan. CO2 mengalir lewat arteri pulmonalis yang tekanan O2 nya sama yaitu 45 mm hg. O2 ini akan dipergunakan. siklus krebs terjadi di mitokondria. Dari jantung O2 mengalir lewat arteri sistemik yang tekanan O2 nya 104 mm hg menuju ke jaringan tubuh yang tekanan O2 nya 0 . . 1. Dari jaringan CO2 akan mengalir lewat vena sistemik ke jantung. Tekanan CO2 di jaringan di atas 45 mm hg. Hal tersebut dapat disebabkan karena keadaan Pneumoni. Reaksinya adalah sebagai berikut. Energi yang digunakan dalam kegiatan respirasi bersumber dari ATP (Adenosin Tri Fosfat) yang ada pada masing-masing sel.

Gejala alergi terutama asma dapat pula menghinggapi sistem pernapasan begitu juga kanker dapat menyerang paru-paru terutama para perokok berat. peradangan pada bronkus disebut bronkitis. disebut asfiksi. Pengangkutan O2 dapat pula terhambat karena tingginya kadar karbon monoksida dalam alveolus sedangkan daya ikat (afinitas) hemoglobin jauh lebih besar terhadap CO daripada O2 dan CO2. Efektor adalah sel atau organ yang menghasilkan tanggapan terhadap rangsangan. alveolusnya terisi air sehingga difusi oksigen sangat sedikit bahkan tidak ada sama sekali sehingga mengakibatkan orang tersebut shock dan pernapasannya dapat terhenti. saraf mempunyai hubungan kerja seperti mata rantai (berurutan) antara reseptor dan efektor. Contohnya otot dan kelenjar. Penyakit pernapasan yang sering terjadi adalah emfisema berupa penyakit yang terjadi karena susunan dan fungsi alveolus yang Sistem saraf tersusun oleh berjuta-juta sel saraf yang mempunyai bentuk bervariasi. Orang seperti itu dapat ditolong dengan mengeluarkan air dari saluran pernapasannya dan melakukan pernapasan buatan tanpa alat dengan cara dari mulut ke mulut dengan irama tertentu dan menggunakan metode Silvester dan Hilger Neelsen. Asfiksi dapat pula disebabkan karena penyumbatan saluran pernapasan oleh kelenjar limfa. debu. Sistern ini meliputi sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Paru-paru juga dapat mengalami kerusakan karena terinfeksiMycobacterium tuber culosis penyebab penyakit TBC. Peradangan dapat terjadi pada rongga hidung bagian atas dan disebutsinusitis. serta radang pada pleura disebut pleuritis. Dalam kegiatannya. Gangguan pada sistem pernapasan adalah terganggunya pengangkutan O2 ke selsel atau jaringan tubuh. karena daya afinitas hemoglobin juga lebih besar terhadap racun dibanding terhadap O2. misalnya polip. Keracunan asam sianida. Reseptor adalah satu atau sekelompok sel saraf dan sel lainnya yang berfungsi mengenali rangsangan tertentu yang berasal dari luar atau dari dalam tubuh. Pada orang yang tenggelam. batu bara dan racun lain dapat pula menyebabkan terganggunya pengikatan O2 oleh hemoglobin dalam pembuluh darah. amandel.Ketiga tahap di atas dapat dilihat pada skema berikut ini. Asfiksi ada bermacam-macam misalnya terisinya alveolus dengan cairan limfa karena infeksi Diplokokus pneumonia atau Pneumokokus yang menyebabkan penyakit pneumonia. SEL SARAF . dan adenoid.

Dendritnya sangat pendek berhubungan dengan akson saraf asosiasi.Ujung akson dari saraf sensori berhubungan dengan saraf asosiasi (intermediet). Sel Schwann adalah sel glia yang membentuk selubung lemak di seluruh serabut saraf mielin. Akson yang diperbesar Setiap neuron hanya mempunyai satu akson dan minimal satu dendrit. yang berfungsi mempercepat penghantaran impuls. Berdasarkan struktur dan fungsinya. Sebaliknya. yaitu sel saraf sensori. yaitu otak (ensefalon) dan sumsum belakang (medula spinalis). Akson biasanya sangat panjang. dan sel saraf intermediet (asosiasi). sedangkan akson berfungsi mengirimkan impuls dari badan sel ke jaringan lain. Dari badan sel keluar dua macam serabut saraf. . Kedua serabut saraf ini berisi plasma sel. sel saraf motor. sedangkan aksonnya dapat sangat panjang. Badan sel saraf motor berada di sistem saraf pusat. sel saraf dapat dibagi menjadi 3 kelompok. Sel saraf sensori Fungsi sel saraf sensori adalah menghantar impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat. Dendrit berfungsi mengirimkan impuls ke badan sel saraf. yaitudendrit dan akson (neurit). Gbr. 1. Membran plasma sel Schwann disebut neurilemma. Sel saraf motor Fungsi sel saraf motor adalah mengirim impuls dari sistem saraf pusat ke otot atau kelenjar yang hasilnya berupa tanggapan tubuh terhadap rangsangan. Fungsi mielin adalah melindungi akson dan memberi nutrisi. Pada bagian luar akson terdapat lapisan lemak disebut mielin yang merupakan kumpulan sel Schwann yang menempel pada akson.Sistem saraf terdiri dari jutaan sel saraf (neuron). 2. Bagian dari akson yang tidak terbungkus mielin disebut nodus Ranvier. Fungsi sel saraf adalah mengirimkan pesan (impuls) yang berupa rangsang atau tanggapan. Struktur Sel Saraf Setiap neuron terdiri dari satu badan sel yang di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel. dendrit pendek. Struktur Sel Saraf Gbr.

Perubahan potensial ini (depolarisasi)terjadi berurutan sepanjang serabut saraf. Bila impuls telah lewat maka untuk sementara serabut saraf tidak dapat dilalui oleh impuls. Sel saraf intermediet menerima impuls dari reseptor sensori atau sel saraf asosiasi lainnya. Untuk dapat berfungsi kembali diperlukan waktu 1/500 sampai 1/1000 detik. Penghantaran Impuls Melalui Sel Saraf Penghantaran impuls baik yang berupa rangsangan ataupun tanggapan melalui serabut saraf (akson) dapat terjadi karena adanya perbedaan potensial listrik antara bagian luar dan bagian dalam sel. Sel saraf intermediet Sel saraf intermediet disebut juga sel saraf asosiasi. Energi yang digunakan berasal dari hasil pemapasan sel yang dilakukan oleh .3. karena terjadi perubahan potensial kembali seperti semula (potensial istirahat). Kecepatan perjalanan gelombang perbedaan potensial bervariasi antara 1 sampai dengart 120 m per detik. Sel ini dapat ditemukan di dalam sistem saraf pusat dan berfungsi menghubungkan sel saraf motor dengan sel saraf sensori atau berhubungan dengan sel saraf lainnya yang ada di dalam sistem saraf pusat. Pada waktu sel saraf beristirahat. Diperkirakan bahwa rangsangan (stimulus) pada indra menyebabkan terjadinya pembalikan perbedaan potensial listrik sesaat. Gbr. akson dan dendrit bergabung dalam satu selubung dan membentuk urat saraf. 1. Berikut ini akan dibahas secara rinci kedua cara tersebut. tergantung pada diameter akson dan ada atau tidaknyaselubung mielin. Sedangkan badan sel saraf berkumpul membentuk ganglion atau simpul saraf. Struktur ganglion gabungan fari badan sel saraf Impuls dapat dihantarkan melalui beberapa cara. kutub positif terdapat di bagian luar dan kutub negatif terdapat di bagian dalam sel saraf. di antaranya melalui sel saraf dan sinapsis. Kelompok-kelompok serabut saraf.

Stimulasi yang kuat dapat menimbulkan jumlah impuls yang lebih besar pada periode waktu tertentu daripada impuls yang lemah. Lokasi. dan cara kerja sinapsis . dan dopamin serta serotonin yang terdapat di otak. Di dalam sitoplasma tonjolan sinapsis terdapat struktur kumpulan membran kecil berisi neurotransmitter. Penempelan asetilkolin pada reseptor menimbulkan impuls pada sel saraf berikutnya. Kemudian vesikula akan melepaskan neurotransmitterberupa asetilkolin. Bagaimanakah penghantaran impuls dari saraf motor ke otot? Antara saraf motor dan otot terdapat sinapsis berbentuk cawan dengan membran pra-sinapsis dan membran post-sinapsis yang terbentuk dari sarkolema yang mengelilingi sel otot. Neurontransmitter adalah suatu zat kimia yang dapat menyeberangkan impuls dari neuron pra-sinapsis ke post-sinapsis. maka vesikula bergerak dan melebur dengan membran pra-sinapsis. Membran ujung dendrit dari sel berikutnya yang membentuk sinapsis disebut post-sinapsis. Stimulasi yang kurang kuat atau di bawah ambang (threshold) tidak akan menghasilkan impuls yang dapat merubah potensial listrik. Gbr. Bila impuls sampai pada ujung neuron. anatomi. 2. Tetapi bila kekuatannya di atas ambang maka impuls akan dihantarkan sampai ke ujung akson. yang disebutvesikula sinapsis.mitokondria dalam sel saraf. Bila asetilkolin sudah melaksanakan tugasnya maka akan diuraikan oleh enzim asetilkolinesterase yang dihasilkan oleh membran post-sinapsis. Penghantaran Impuls Melalui Sinapsis Titik temu antara terminal akson salah satu neuron dengan neuron lain dinamakan sinapsis. noradrenalin terdapat di sistem saraf simpatik. Setiap terminal akson membengkak membentuk tonjolan sinapsis. Asetilkolin kemudian berdifusi melewati celah sinapsis dan menempel pada reseptor yang terdapat pada membran post-sinapsis. Prinsip kerjanya sama dengan sinapsis saraf-saraf lainnya. Neuron yang berakhir pada tonjolan sinapsis disebut neuron pra-sinapsis. Neurontransmitter ada bermacam-macam misalnya asetilkolin yang terdapat di seluruh tubuh.

yaitu dimulai dari reseptor penerima rangsang. Jadi dapat dikatakan gerakan terjadi tanpa dipengaruhi kehendak atau tanpa disadari terlebih dahulu. bersin. Jalan pintas ini disebut lengkung refleks. Selain tengkorak dan ruas-ruas tulang belakang. misalnya. dengan fungsi yang sangat penting maka perlu perlindungan. Impuls pada gerakan sadar melalui jalan panjang. Gbr.Gerak merupakan pola koordinasi yang sangat sederhana untuk menjelaskan penghantaran impuls oleh saraf. Contoh gerak refleks misalnya berkedip. kemudian hasil olahan oleh otak. disebut demikian karena bentuknya seperti sarang labah-labah. berupa tanggapan. 1. dibawa ke otak untuk selanjutnya diolah oleh otak. Di dalamnya terdapat cairan serebrospinalis. Lengkung refleks yang menggambarkan mekanisme jalannya impuls pada lutut yang dipukul Sistem saraf pusat meliputi otak (ensefalon) dan sumsum tulang belakang (Medula spinalis). Keduanya merupakan organ yang sangat lunak. Gerak pada umumnya terjadi secara sadar. gerak mengedip atau mempersempit pupil bila ada sinar dan refleks sumsum tulang belakang bila set saraf penghubung berada di dalam sumsum tulang belakang misalnya refleks pada lutut. Araknoid. Pada gerak refleks. namun. yaitu dari reseptor. tanpa memerlukan kontrol dari otak. otak juga dilindungi 3 lapisan selaput meninges. atau batuk. Ketiga lapisan membran meninges dari luar ke dalam adalah sebagai berikut. diterima oleh set saraf penghubung (asosiasi) tanpa diolah di dalam otak langsung dikirim tanggapan ke saraf motor untuk disampaikan ke efektor. ada pula gerak yang terjadi tanpa disadari yaitu gerak refleks. semacam cairan limfa yang mengisi . impuls melalui jalan pendek atau jalan pintas. 2. Durameter. kemudian diteruskan oleh saraf sensori ke pusat saraf. Gerak refleks dapat dibedakan atas refleks otak bila saraf penghubung (asosiasi) berada di dalam otak. Gerak refleks berjalan sangat cepat dan tanggapan terjadi secara otomatis terhadap rangsangan. ke saraf sensori. merupakan selaput yang kuat dan bersatu dengan tengkorak. dibawa oleh saraf motor sebagai perintah yang harus dilaksanakan oleh efektor. yaitu otot atau kelenjar. Bila membran ini terkena infeksi maka akan terjadi radang yang disebut meningitis.

berbicara. 3. Pada sumsum tulang belakang bagian tengah berupa materi kelabu berbentuk kupu-kupu. otak tengah (mesensefalon). Lapisan ini penuh dengan pembuluh darah dan sangat dekat dengan permukaan otak. sumsum sambung (medulla oblongata). otak kecil (serebelum). Pada bagian korteks serebrum yang berwarna kelabu terdapat bagian penerima rangsang (area sensor) yang terletak di sebelah belakang area motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar atau merespon rangsangan. kreativitas) dan emosi. Fungsi selaput araknoid adalah sebagai bantalan untuk melindungi otak dari bahaya kerusakan mekanik. Pusat penglihatan terdapat di bagian belakang. Area ini berperan dalam proses belajar. Misalnya bagian depan merupakan pusat proses berfikir (yaitu mengingat. walaupun ada juga beberapa gerakan refleks otak. sedangkan bagian korteks berupa materi putih. . Otak Otak mempunyai lima bagian utama. Di sekitar kedua area tersebut dalah bagian yang mengatur kegiatan psikologi yang lebih tinggi. ingatan (memori). dan pertimbangan. Otak besar (serebrum) Otak besar mempunyai fungsi dalam pengaturan semua aktifitas mental.sela sela membran araknoid. Selain itu terdapat area asosiasi yang menghubungkan area motor dan sensorik. yaitu jaringan ikat yang terletak di antara sel-sel saraf di dalam sistem saraf pusat Walaupun otak dan sumsum tulang belakang mempunyai materi sama tetapi susunannya berbeda. yaitu yang berkaitan dengan kepandaian (intelegensi). a. kesadaran. dan belajar berbagai bahasa. sel-sel neuroglia. Pada otak. analisis. Otak dan sumsum tulang belakang mempunyai 3 materi esensial yaitu: 1. yaitu: otak besar (serebrum). serabut saraf yang membentuk bagian materi putih (substansi alba) 3. Agaknya lapisan ini berfungsi untuk memberi oksigen dan nutrisi serta mengangkut bahan sisa metabolisme. dan jembatan varol. Piameter. materi kelabu terletak di bagian luar atau kulitnya (korteks) dan bagian putih terletak di tengah. menyimpan ingatan. membuat kesimpulan. badan sel yang membentuk bagian materi kelabu (substansi grissea) 2. Otak besar merupakan sumber dari semua kegiatan/gerakan sadar atau sesuai dengan kehendak. 1.

dan juga merupakan pusat pendengaran. Otak tengah (mesensefalon) Otak tengah terletak di depan otak kecil dan jembatan varol. . Gbr. Bila ada rangsangan yang merugikan atau berbahaya maka gerakan sadar yang normal tidak mungkin dilaksanakan. Otak dengan bagian-bagian penyusunnya 2. Otak dan kegiatan-kegiatan yang dikontrolnya 3. dan posisi tubuh.Gbr. Di depan otak tengah terdapat talamus dan kelenjar hipofisis yang mengatur kerja kelenjar-kelenjar endokrin. Otak kecil (serebelum) Serebelum mempunyai fungsi utama dalam koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar. Bagian atas (dorsal) otak tengah merupakan lobus optikus yang mengatur refleks mata seperti penyempitan pupil mata. keseimbangan.

sedangkan bagian dalam berbentuk kupu-kupu dan berwarna kelabu. gerak saluran pencernaan. Pada bagian putih terdapat serabut saraf asosiasi. Sumsum sambung (medulla oblongata) Sumsum sambung berfungsi menghantar impuls yang datang dari medula spinalis menuju ke otak. Kumpulan serabut saraf membentuk saraf (urat saraf). Selain itu. refleks fisiologi seperti detak jantung. gerak alat pencernaan. Urat saraf yang membawa impuls ke otak merupakan saluran asenden dan yang membawa impuls yang berupa perintah dari otak merupakan saluran desenden. Impuls sensori dari reseptor dihantar masuk ke sumsum tulang belakang melalui tanduk dorsal dan impuls motor keluar dari sumsum tulang belakang melalui tanduk ventral menuju efektor. 5. Gbr. sumsum sambung juga mengatur gerak refleks yang lain seperti bersin. Penampang melintang sumsum tulang belakang Sistem saraf tepi terdiri dari sistem saraf sadai dan sistem saraf tak sadar (sistem saraf otonom). volume dan kecepatan respirasi. . juga menghubungkan otak besar dan sumsum tulang belakang. dan sekresi kelenjar pencernaan. tekanan darah. Pada penampang melintang sumsum tulang belakang ada bagian seperti sayap yang terbagi atas sayap atas disebut tanduk dorsal dan sayap bawah disebut tanduk ventral. Pada tanduk dorsal terdapat badan sel saraf penghubung (asosiasi konektor) yang akan menerima impuls dari sel saraf sensori dan akan menghantarkannya ke saraf motor.4. Sistem saraf sadar mengontrol aktivitas yang kerjanya diatur oleh otak. Jembatan varol (pons varoli) Jembatan varol berisi serabut saraf yang menghubungkan otak kecil bagian kiri dan kanan. sedangkan saraf otonom mengontrol aktivitas yang tidak dapat diatur otak antara lain denyut jantung. 6. Sumsum sambung juga mempengaruhi jembatan. Sumsum tulang belakang (medulla spinalis) Pada penampang melintang sumsum tulang belakang tampak bagian luar berwarna putih. dan berkedip. dan sekresi keringat. batuk.

dan 10. 9. dan 8 2. yaitu saraf-saraf yang keluar dari otak. yaitu saraf nomor 3. empat pasang saraf gabungan sensori dan motor. yaitu saraf nomor 5. Sistem Saraf Sadar Sistem saraf sadar disusun oleh saraf otak (saraf kranial). dan 12 3. yaitu saraf-saraf yang keluar dari sumsum tulang belakang. 4. 11. Saraf tepi dan aktivitas-aktivitas yang dikendalikannya 1.Gbr. Saraf otak ada 12 pasang yang terdiri dari: 1. yaitu saraf nomor 1. 7. lima pasang saraf motor. Tiga pasang saraf sensori. 6. dan saraf sumsum tulang belakang. Gambar 2 Otak dilihat dari bawah menunjukkan saraf kranial . 2.

5 pasang saraf pinggul. 12 pasang saraf punggung. a. Nervus vagus membentuk bagian saraf otonom. Oleh karena daerah jangkauannya sangat luas maka nervus vagus disebut saraf pengembara dan sekaligus merupakan saraf otak yang paling penting. dan diafragma. Saraf sumsum tulang belakang berjumlah 31 pasang saraf gabungan. Sistem saraf otonom dapat dibagi atas sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik. Pleksus Jumbo sakralis yang mempengaruhi bagian pinggul dan kaki. Perbedaan struktur antara saraf simpatik dan parasimpatik terletak pada posisi ganglion. Beberapa urat saraf bersatu membentuk jaringan urat saraf yang disebut pleksus. kecuali nervus vagus yang melewati leher ke bawah sampai daerah toraks dan rongga perut.Saraf otak dikhususkan untuk daerah kepala dan leher. Saraf Otonom Sistem saraf otonom disusun oleh serabut saraf yang berasal dari otak maupun dari sumsum tulang belakang dan menuju organ yang bersangkutan. Dalam sistem ini terdapat beberapa jalur dan masing-masing jalur membentuk sinapsis yang kompleks dan juga membentuk ganglion. dan satu pasang saraf ekor. c. bahu. Urat saraf yang terdapat pada pangkal ganglion disebut urat saraf pra ganglion dan yang berada pada ujung ganglion disebut urat saraf post ganglion. Berdasarkan asalnya. saraf sumsum tulang belakang dibedakan atas 8 pasang saraf leher.sedangkan saraf parasimpatik mempunyai urat pra ganglion yangpanjang karena ganglion menempel pada organ yang dibantu. Pleksus cervicalis merupakan gabungan urat saraf leher yang mempengaruhi bagian leher. Ada 3 buah pleksus yaitu sebagai berikut. 2. Fungsi sistem saraf simpatik dan parasimpatik selalu berlawanan (antagonis). Tabel Fungsi Saraf Otonom Parasimpatik • • • • mengecilkan pupil menstimulasi aliran ludah memperlambat denyut jantung membesarkan bronkus • • • • Simpatik memperbesar pupil menghambat aliran ludah mempercepat denyut jantung mengecilkan bronkus . b.Pleksus brachialis mempengaruhi bagian tangan. 5 pasang saraf pinggang. Saraf simpatik mempunyai ganglion yang terletak di sepanjang tulang belakang menempel pada sumsum tulang belakang sehingga mempunyai urat pra ganglion pendek. Sistem saraf parasimpatik terdiri dari keseluruhan "nervus vagus" bersama cabangcabangnya ditambah dengan beberapa saraf otak lain dan saraf sumsum sambung.

misalnya nyeri. kotak mata (rongga tempat mata berada). oleh karenanya disebut eksoreseptor. Indra Indra Indra Indra Indra penglihat (mata) pendengar (telinga) peraba (kulit) pengecap (lidah) pencium (hidung). Sel-sel interoreseptor misalnya terdapat pada sel otot. dinding saluran pencernaan. 3. ligamentum. tetapi termasuk otototot penggerak bola mata. Kelima indra tersebut berfungsi untuk mengenali perubahan lingkungan luar. 4. Reseptor yang berfungsi untuk mengenali lingkungan dalam. sendi. 1. sesungguhnya interoreseptor terdapat di seluruh tubuh manusia. Interoreseptor yang membantu koordinasi dalam sikap tubuh disebut kinestesis. Ketiga lapis dinding ini dari luar ke dalam adalah sebagai berikut. INDERA PENGLIHAT (MATA) Mata mempunyai reseptor khusus untuk mengenali perubahan sinar dan warna. dan bulu mata. 2. dinding pembuluh darah. tendon. kadar glukosa dan sebagainya. 5. kelopak. yaitu: 1. Indra yang kita kenal ada lima. Sesungguhnya yang disebut mata bukanlah hanya bola mata. kadar oksigen atau karbon dioksida. dan lain sebagainya. disebut interoreseptor.• menstimulasi sekresi kelenjar pencernaan mengerutkan kantung kemih • menghambat sekresi kelenjar pencernaan menghambat kontraksi kandung kemih • • Indra mempunyai sel-sel reseptor khusus untuk mengenali perubahan lingkungan. Akan tetapi. . Bola Mata Bola mata mempunyai 3 lapis dinding yang mengelilingi rongga bola mata.

Iris berfungsi sebagai diafragma. Di bagian depan. yaitu pengontrol ukuran pupil untuk mengatur sinar yang masuk. Sklera Sklera merupakan jaringan ikat dengan serat yang kuat. Kontraksi dan relaksasi dari otot badan siliaris akan mengatur cembung pipihnya lensa. Selaput transparan yang melapisi kornea dan bagian dalam kelopak mata disebut . koroid membentuk badan siliaris yang berlanjut ke depan membentuk iris yang berwarna. Koroid Koroid berwarna coklat kehitaman sampai hitam. b. Melalui pupil sinar masuk. merupakan lapisan yang berisi banyak pembuluh darah yang memberi nutrisi dan oksigen terutama untuk retina. Kotak mata pada tengkorak berfungsi melindungi bola mata dari kerusakan. Pada seluruh bagian retina berhubungan dengan badan sel-sel saraf yang serabutnya membentuk urat saraf optik yang memanjang sampai ke otak. berwarna putih buram (tidak tembus cahaya). Badan siliaris membentuk ligamentum yang berfungsi mengikat lensa mata. c. Di bagian depan iris bercelah membentuk pupil (anak mata). Lapisan ini berfungsi melindungi bola mata dari gangguan. Warna gelap pada koroid berfungsi untuk mencegah refleksi (pemantulan sinar). Retina Lapisan ini peka terhadap sinar. Bagian yang dilewati urat saraf optik tidak peka terhadap sinar dan daerah ini disebut bintik buta.Gbr. Konjungtiva adalah lapisan transparan yang melapisi kornea dan kelopak mata. disebut kornea. kecuali di bagian depan bersifat transparan. Adanya lensa dan ligamentum pengikatnya menyebabkan rongga bola mata terbagi dua. Kedua cairan tersebut berfungsi menjaga lensa agar selalu dalam bentuk yang benar. yaitu bagian depan terletak di depan lensa berisi carian yang disebut aqueous humor dan bagian belakang terletak di belakang lensa berisi vitreous humor. Struktur bola mata dilihat dari samping a.

kornea. Apabila terkena sinar. yaitu suatu senyawa protein dan vitamin A. dan biru. rektus superior. Kedua macam pigmen akan terurai bila terkena sinar. Radang konjungtiva disebut konjungtivitis. Oleh karena itu. Fungsi Mata Sinar yang masuk ke mata sebelum sampai di retina mengalami pembiasan lima kali yaitu waktu melalui konjungtiva. Konjungtiva penuh dengan pembuluh darah dan serabut saraf. Pembentukan kembali pigmen terjadi dalam keadaan gelap. yaitu sel kerucut (sel konus)dan sel batang (sel basilus). Otot rektus berfungsi menggerakkan bola mata ke kanan. rektus eksternal. Untuk mencegah kekeringan. Untuk pembentukan kembali memerlukan waktu yang disebut adaptasi gelap(disebut juga adaptasi rodopsin). dan antiseptik dalam jumlah kecil. Selaput ini peka terhadap iritasi. Lihat . ke kiri. Ada tiga macam sel konus. Kerusakan salah satu sel konus akan menyebabkan buta warna. Ada dua macam sel reseptor pada retina. Jarak terdekat yang dapat dilihat dengan jelas disebut titik dekat (punctum proximum). Empat di antaranya disebut otot rektus (rektus inferior. Air mata mengandung lendir. mata sulit untuk melihat. Pigmen lembayung dari sel konus merupakan senyawa iodopsin yang merupakan gabungan antara retinin dan opsin. bayang-bayang benda akan jatuh pada bintik kuning. Jika kita sangat dekat dengan obyek maka cahaya yang masuk ke mata tampak seperti kerucut. yaitu bagian yang paling peka terhadap sinar. sedangkan jika kita sangat jauh dari obyek. ke atas. Dengan ketiga macam sel konus tersebut mata dapat menangkap spektrum warna. Pembiasan terbesar terjadi di kornea. Otot Mata Ada enam otot mata yang berfungsi memegang sklera. Bagi mata normal. maka rodopsin akan terurai menjadi protein dan vitamin A. dan vitreous humor. hijau.konjungtiva. dan rektus internal). 2. 3. yaitu sel yang peka terhadap warna merah. sedangkan pigmen dari sel konus berfungsi lebih pada suasana terang yaitu untuk membedakan warna. konjungtiva dibasahi dengan cairan yang keluar dari kelenjar air mata (kelenjar lakrimal) yang terdapat di bawah alis. lensa. maka sudut kerucut cahaya yang masuk sangat kecil sehingga sinar tampak paralel. Jarak terjauh saat benda tampak jelas tanpa kontraksi disebut titik jauh (punctum remotum). aqueus humor. dan ke bawah. Sel konus berisi pigmen lembayung dan sel batang berisi pigmen ungu. Dua lainnya adalah otot obliq atas (superior) dan otot obliq bawah (inferior). Air mata berfungsi sebagai alat pelumas dan pencegah masuknya mikroorganisme ke dalam mata. Pada waktu adaptasi. misalnya sinar matahari. makin ke tengah maka jumlah sel batang makin berkurang sehingga di daerah bintik kuning hanya ada sel konus saja. garam. pigmen pada sel basilus berfungsi untuk situasi kurang terang. Pigmen ungu yang terdapat pada sel basilus disebut rodopsin. terutama pigmen ungu yang terdapat pada sel batang.

a. titik dekat mata bisa sangat pendek. Sebagai akibatnya ligamen suspensor mendorong lensa sehingga lensa memanjang dan pipih. mereka hanya dapat melihat benda yang jaraknya dekat. kecuali cara mengubah fokus lensa. Penderita presbiopi dapat dibantu dengan lensa rangkap. Mata mamalia mampu mengubah derajat pembiasan dengan cara mengubah bentuk lensa. Persamaan dan perbedaannya disajikan pada Tabel. Perubahan bentuk lensa ini akibat kerja otot siliari. Untuk cacat seperti ini orang dapat ditolong dengan lensa cekung (negatif). otot siliari berkontraksi sehingga memendekkan apertura yang mengelilingi lensa. Saat melihat dekat. Hal ini disebabkan karena elastisitas lensa berkurang. Cahaya dibiaskan jika melewati konjungtiva kornea. Baik sinar dari obyek yang jauh maupun yang dekat harus direfraksikan (dibiaskan) untuk menghasilkan titik yang tajam pada retina agar obyek terlihat jelas. otot siliari relaksasi sehingga apertura yang mengelilingi lensa membesar dan tegangan ligamen suspensor bertambah. Sekitar umur 40 tahun . Cahaya dari obyek yang dekat membutuhkan lebih banyak pembiasan untuk pemfokusan dibandingkan obyek yang jauh. Akomodasi mata saat melihat dekat Cara kerja mata manusia pada dasarnya sama dengan cara kerja kamera. Saat melihat jauh. Pembiasan cahaya untuk menghasilkan penglihatan yang jelas disebut pemfokusan. Akomodasi mata saat melihat jauh b. Cacat mata seperti ini disebut presbiopi atau mata tua karena proses penuaan.3 Cara kerja kamera dart mata 4. oleh karena itu memerlukan pertolongan kaca mata untuk membaca berupa kaca mata cembung (positif). Tabel 11. Cahaya dari obyek yang jauh difokuskan oleh lensa tipis panjang. Pada mata dekat ini orang tidak dapat melihat benda yang jauh. jarak titik dekat makin panjang. . Kelainan pada Mata Pada anak-anak.18. kira-kira 9 cm untuk anak umur 11 tahun. Miopi atau mata dekat adalah cacat mata yang disebabkan oleh bola mata terlalu panjang sehingga bayang-bayang dari benda yang jaraknya jauh akan jatuh di depan retina. yaitu titik dekat mata sampai 50 cm. sedangkan cahaya dari obyek yang dekat difokuskan dengan lensa yang tebal dan pendek. Makin tua. Sebagai akibatnya lensa menebal dan pendek.Gambar 11.50 tahun terjadi perubahan yang menyolok. Miopi biasa terjadi pada anakanak. Cacat mata pada anak-anak seperti ini disebut hipermetropi. disebabkan bola mata terlalu pendek sehingga bayang-bayang jatuh di belakang retina. Mata jauh dapat terjadi pada anak-anak.Proses pemfokusan obyek pada jarak yang berbedaberda disebut daya akomodasi.

. Kelainan mata : (a) Miopi. Untuk menolong orang yang cacat seperti ini dibuat lensa silindris. telinga tengah. yaitu yang mempunyai beberapa fokus. (b) Hipermetropi Katarak adalah cacat mata. sehingga fokusnya tidak sama. Ada tiga bagian utama dari telinga manusia. Telinga mempunyai reseptor khusus untuk mengenali getaran bunyi dan untuk keseimbangan. Susunan Telinga Telinga tersusun atas tiga bagian yaitu telinga luar. akibatnya bayang-bayang jatuh tidak pada tempat yang sama. Kelainan-kelainan mata yang lain adalah: • • • Imeralopi (rabun senja): pada senja hari penderita menjadi rabun Xeroftalxni: kornea menjadi keying dan bersisik Keratomealasi: kornea menjadi putih dan rusak. Reseptor yang ada pada telinga dalam akan menerima rarigsang bunyi dan mengirimkannya berupa impuls ke otak untuk diolah.Astigmatisma merupakan kelainan yang disebabkan bola mata atau permukaan lensa mata mempunyai kelengkungan yang tidak sama. yaitu bagian telinga luar. Gbr. yaitu buramnya dan berkurang elastisitasnya lensa mata. dan telinga dalam. dan telinga dalam. Pada orang yang terkena katarak pandangan menjadi kabur dan daya akomodasi berkurang. 1. dan telinga tengah meneruskan getaran dari telinga luar ke telinga dalam. telinga tengah. Telinga luar berfungsi menangkap getaran bunyi. Hal ini terjadi karena adanya pengapuran pada lensa.

Gbr. Kedua tulang ini terikat erat oleh ligamentum sehingga mereka bergerak sebagai satu tulang. Struktur telinga pada manusia a. Daun telinga manusia mempunyai bentuk yang khas. Selain itu terdapat pula tiga tulang pendengaran yang tersusun seperti rantai yang menghubungkan gendang telinga dengan jendela oval. Bentuk daun telinga yang sangat sesuai dengan fungsinya adalah daun telinga pada anjing dan kucing. dan membran timpani (gendang telinga). Di dalamnya terdapat saluran Eustachio yang menghubungkan telinga tengah dengan faring. tetapi bentuk ini kurang mendukung fungsinya sebagai penangkap dan pengumpul getaran suara. Telinga dalam . yaitu tegak dan membentuk saluran menuju gendang telinga. Telinga tengah Bagian ini merupakan rongga yang berisi udara untuk menjaga tekanan udara agar seimbang. Telinga luar Telinga luar terdiri dari daun telinga. Tulang yang ketiga adalah tulang sanggurdi (stapes) yang berhubungan dengan jendela oval. dan kelenjar lilin yang menjaga agar permukaan saluran luar dan gendang telinga tidak kering. b. Fungsi rangkaian tulang dengar adalah untuk mengirimkan getaran suara dari gendang telinga (membran timpani) menyeberangi rongga telinga tengah ke jendela oval. Antara tulang landasan dan tulang sanggurdi terdapat sendi yang memungkinkan gerakan bebas. c. Rongga telinga tengah berhubungan dengan telinga luar melalui membran timpani. Hubungan telinga tengah dengan bagian telinga dalam melalui jendela oval dan jendela bundar yang keduanya dilapisi dengan membran yang transparan. Saluran luar yang dekat dengan lubang telinga dilengkapi dengan rambut-rambut halus yang menjaga agar benda asing tidak masuk. saluran luar. Ketiga tulang tersebut adalah tulang martil (maleus) menempel pada gendang telinga dan tulang landasan (inkus).

Perpindahan getaran cairan limfa di dalam saluran tengah menggerakkan membran basher yang dengan sendirinya akan menggetarkan cairan dalam saluran timpani. 3. dan saluran (kanal) yang dipisahkan satu dengan lainnya oleh membran. 1. Dasar dari sel pendengar terletak pada membran basiler danberhubungan dengan serabut saraf yang bergabung membentuk saraf pendengar. Ada 5 bagian utama dari labirin membran. ampula. Di antara saluran vestibulum dengan saluran tengah terdapat membran Reissner. Ketika rambut-rambut sel menyentuh membran tektorial. Cara kerja indra pendengaran Gelombang bunyi yang masuk ke dalam telinga luar menggetarkan gendang telinga. 2. 4. Getaran cairan tadi akan menggerakkan membran Reissmer dan menggetarkan cairan limfa dalam saluran tengah. 2. . Perpindahan ini menyebabkan melebarnya membran pada jendela bundar. terjadilah rangsangan (impuls). Koklea terdiri dari tiga saluran yang sejajar. Tiga saluran setengah lingkaran. yang akan menggerakkan sel-sel rambut ke atas dan ke bawah. 5. Susunan dan Cara Kerja Alat Keseimbangan Bagian dari alat vestibulum atau alat keseimbangan berupa tiga saluran setengah lingkaran yang dilengkapi dengan organ ampula (kristal) dan organ keseimbangan yang ada di dalam utrikulus clan sakulus. dan keempatnya terdapat di dalam rongga vestibulum dari labirin tulang. Getaran Struktur koklea pada jendela oval diteruskan ke cairan limfa yang ada di dalam saluran vestibulum. Koklea mengandung organ Korti untuk pendengaran.sedangkan di antara saluran tengah dengan saluran timpani terdapatmembran basiler. yaitu sebagai berikut. utrikulus dan sakulus merupakan organ keseimbangan. yaitu: saluran vestibulum yang berhubungan dengan jendela oval. saluran tengah dan saluran timpani yang berhubungan dengan jendela bundar. Dalam saluran tengah terdapat suatu tonjolan yang dikenal sebagai membran tektorial yang paralel dengan membran basiler dan ada di sepanjang koklea. Tiga saluran setengah lingkaran Ampula Utrikulus Sakulus Koklea atau rumah siput Sakulus berhubungan dengan utrikulus melalui saluran sempit. Getaran membran tektorial dan membran basiler akan menekan sel sensori pada organ Korti dan kemudian menghasilkan impuls yang akan dikirim ke pusat pendengar di dalam otak melalui saraf pendengaran.Bagian ini mempunyai susunan yang rumit. Getaran ini akan diteruskan oleh ketiga tulang dengar ke jendela oval. Bagian yang peka terhadap rangsang bunyi ini disebutorgan Korti. Getaran dengan frekuensi tertentu akan menggetarkan selaput-selaput basiler. Sel sensori untuk mendengar tersebar di permukaan membran basiler dan ujungnya berhadapan dengan membran tektorial. terdiri dari labirin tulang dan labirin membran.

Alat-alat keseimbangan pada telinga Kulit merupakan indra peraba yang mempunyai reseptor khusus untuk sentuhan. dan tekanan. Dari bagian dalam ke bagian luar. yaitu di sebelah luar lapisan germinativum terdapat stratum granulosum yang berisi sedikit keratin yang menyebabkan kulit menjadi keras dan kering. Epidermis tersusun atas empat lapis sel. 1.Saluran semisirkular (saluran setengah lingkaran) peka terhadap gerakan kepala. Kandungan melanin menentukan derajat warna kulit. Lapisan ketiga merupakan lapisan yang transparan disebut stratum lusidum dan lapisan keempat (lapisan terluar) adalah lapisan tanduk disebut stratum korneum. panas. Pada epidermis tidak terdapat pembuluh darah dan sel saraf. Selain itu sel-sel dari lapisan granulosum umumnya menghasilkan pigmen hitam(melanin). Utrikulus maupun sakulus berisi reseptor keseimbangan. dingin. kehitaman. Kedua. Posisi kepala mengakibatkan desakan otolith pada rambut yang menimbulkan impuls yang akan dikirim ke otak. yaitu butiran natrium karbonat. Gbr. sakit. pertama adalah stratum germinativum berfungsi membentuk lapisan di sebelah atasnya. . Alat ini disebut kupula. Alat keseimbangan di dalam utrikulus dan sakulus terdiri dari sekelompok sel saraf yang ujungnya berupa rambut bebas yang melekat padaotolith. Alat keseimbangan yang ada di dalam ampula terdiri dari kelompok sel saraf sensori yang mempunyai rambut dalam tudung gelatin yang berbentuk kubah. sedangkan pangkalnya berhubungan dengan utrikulus yang menuju ke sakulus. atau kecoklatan.Ujung dari setup saluran setengah lingkaran membesar dan disebutampula yang berisi reseptor. Susunan Kulit Kulit terdiri dari lapisan luar yang disebut epidermis dan lapisan dalam atau lapisan dermis.

Sehubungan dengan fungsinya sebagai alat peraba. Pada setiap pangkal akar rambut melekat otot penggerak rambut. Di sebelah dalam dermis terdapat timbunan lemak yang berfungsi sebagai bantalan untuk melindungi bagian dalam tubuh dari kerusakan mekanik. 2. misalnya otot dan tulang. ujung reseptornya terletak di dekat epidermis. serta pengatur suhu tubuh. sehingga kulit dapat mengembang. Reseptor untuk tekanan. Lidah mempunyai reseptor khusus yang berkaitan dengan rangsangan kimia. Reseptor untuk rasa sakit ujungnya menjorok masuk ke daerah epidermis. Reseptor untuk rangsang sentuhan dan panas. ujungnya berada di dermis yang jauh dari epidermis. Lidah . selain itu juga berhubungan dengan serabut saraf. Serat kuning bersifat elastis/lentur. sebagai alat peraba dengan dilengkapi bermacam reseptor yang peka terhadap berbagai rangsangan.Gbr. Stratum germinativum mengadakan pertumbuhan ke daerah dermis membentuk kelenjar keringat dan akar rambut. otot rambut mengerut dan rambut menjadi tegak. kulit dilengkapi dengan reseptorreseptor khusus. Pada waktu dingin atau merasa takut. Akar rambut berhubungan dengan pembuluh darah yang membawakan makanan dan oksigen. sebagai alat ekskresi. Penampang kulit manusia beserta reseptor-reseptornya Penyusun utama dari bagian dermis adalah jaringan penyokong yang terdiri dari serat yang berwarna putih dan serat yang berwarna kuning. Fungsi Kulit Kulit berfungsi sebagai alat pelindung bagian dalam.

Di akhir setiap sel pembau pada permukaan epitelium mengandung beberapa rambut-rambut pembau yang bereaksi terhadap bahan kimia bau-bauan di udara. Tonjolan itu dapat dikelompokkan menjadi tiga macam bentuk. Permukaan lidah dilapisi dengan lapisan epitelium yang banyak mengandung kelenjar lendir. dan bentuk jamur. Tunas pengecap terdapat pada paritparit papila bentuk dataran. Tunas pengecap terdiri atas sekelompok sel sensori yang mempunyai tonjolan seperti rambut. bentuk dataran yang dikelilingi parit-parit. yaitu pada lapisan lendir bagian atas. Gbr. . dan reseptor pengecap berupa tunas pengecap. Permukaan atas lidah penuh dengan tonjolan (papila). dan di permukaan papila berbentuk benang. Struktur lidah dan pembagian daerah perasanya Indra pembau berupa kemoreseptor yang terdapat di permukaan dalam hidung. Epitelium pembau mengandung 20 juta sel-sel olfaktori yang khusus dengan aksonakson yang tegak sebagai serabut-serabut saraf pembau. yaitu bentuk benang. Reseptor pencium tidak bergerombol seperti tunas pengecap.merupakan organ yang tersusun dari otot. di bagian samping dari papila berbentuk jamur.

1. Kelenjar ini merupakan kelenjar yang tidak mempunyai saluran sehingga sekresinya akan masuk aliran darah dan mengikuti peredaran darah ke seluruh tubuh. Pada umumnya pengaruh hormon berbeda dengan saraf. a. Contohnya pertumbuhan dan pemasakan seksual. Kelenjar Endokrin dan Hormon yang Dihasilkan Dalam tubuh manusia ada tujuh kelenjar endokrin yang penting. maka hormon akan merangsang terjadinya perubahan. Perubahan yangdikontrol oleh hormon biasanya merupakan perubahan yang memerlukan waktu panjang. paratiroid. Apabila sampai pada suatu organ target. kelenjar adrenalin (anak ginjal). ovarium. yaitu hipofisis. tiroid. Struktur indera pembau Hormon adalah zat kimia yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin atau kelenjar buntu. dan testis. Hipofisis . pankreas.Gbr.

Kelenjar ini terdapat di bawah jakun di depan trakea. dan bagian posterior 1. Hipofisis bagian anterior Hormon yang dihasilkan kelenjar hipofisis bagian anterior dan fungsinya dapat dilihat pada Tabel 11.5 b. Oleh karena itu kelenjar hipofisis disebut master gland. gugup. yaitu bagian anterior. Tiroid (Kelenjar Gondok) Tiroid merupakan kelenjar yang berbentuk cuping kembar dan di antara keduanya dapat daerah yang menggenting. Kekurangan iodium yang masih ringan dapat diperbaiki dengan menambahkan garam iodium di dalam makanan.Kelenjar ini terletak pada dasar otak besar dan menghasilkan bermacam-macam hormon yang mengatur kegiatan kelenjar lainnya. gelisah. 2.4. Kelenjar hipofisis dibagi menjadi tiga bagian. Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroksin yang mempengaruhi metabolisme sel tubuh dan pengaturan suhu tubuh. Kelenjar-kelenjar endokrin dalam tubuh manusia Tabel 11. Kekurangan iodium dalam makanan dalam waktu panjang mengakibatkan pembesaran kelenjar gondok karena kelenjar ini harus bekerja keras untuk membentuk tiroksin. kecepatan metabolisme meningkat. Tiroksin mengandung banyak iodium. Kekurangan tiroksin menurunkan kecepatan metabolisme sehingga pertumbuhan lambat dan kecerdasan menurun. Gbr. . Apabila hormon ini banyak dihasilkan maka menyebabkan kulit menjadi hitam. Bila ini terjadi pada anak-anak mengakibatkan kretinisme.4 Bagian Posterior Hormon dan Fungsi Hormon yang Dihasilkan Hipofisis 3. dan merasa demam. yaitu kelainan fisik dan mental yang menyebabkan anak tumbuh kerdil dan idiot. Hipofisis bagian posterior Hormon yang dihasilkan dan fungsinya dapat dilihat pada Tabel 11. Produksi tiroksin yang berlebihan menyebabkan penyakit eksoftalmik tiroid (Morbus Basedowi) dengan gejala sebagai berikut.5. Gejala lain yang nampak adalah bola mata menonjol keluar (eksoftalmus) dan kelenjar tiroid membesar. Hipofisis bagian tengah Menghasilkan hormon perangsang melanosit atau Melanosit Stimulating Hormon MSH). bagian tengah. Tabel 11. denyut nadi bertambah.

Kekurangan hormon ini akan menyebabkan penyakit diabetes. dan diikuti dengan rambut berdiri. Kelenjar Adrenal l Suprarenal l Anak Ginjal Kelenjar ini berbentuk bola. Selain menghasilkan sel telur. menempel pada bagian atas ginjal. d. produksi adrenalin meningkat sehingga denyut jantung meningkat dan memompa darah lebih banyak. ovarium juga menghasilkan hormon. terasa sakit di dalam tubuh. jari-jari tangan membengkok ke arah pangkal. Hormon dan pengaruh hormon yang dihasilkan kelenjar adrenal dapat dilihat pada Tabel. Gejala lainnya adalah melebarnya saluran bronkiolus. melebarnya pupil mata. Pada setiap ginjal terdapat satu kelenjar suprarenal dan dibagi atas dua bagian. Pankreas Ada beberapa kelompok sel pada pankreas yang dikenal sebagai pulauLangerhans berfungsi sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon insulin.c. sehingga urin banyak mengandung kapur dan fosfor. muntahmuntah. yaitu bagian luar (korteks) dan bagian tengah (medula). Hormon dan Fungsi Hormon yang Dihasilkan Kelenjar Adrenal f. Hormon ini berfungsi mengatur konsentrasi glukosa dalam darah. Dalam keadaan ketakutan atau dalam keadaan bahaya. sukar tidur. Ada dua macam hormon yang dihasilkan ovarium yaitu sebagai berikut. e. kelopak mata terbuka lebar. Paratiroid l Kelenjar Anak Gondok Paratiroid menempel pada kelenjar tiroid. kejang di tangan dan kaki. gelisah. dan kesemutan. Selain menghasilkan insulin. Pada orang yang terserang penyakit ini tulang mudah sekali patah. mual. Hal ini mengakibatkan terambilnya fosfor dan kalsium dalam tulang. Kelebihan glukosa akan dibawa ke sel hati dan selanjutnya akan dirombak menjadi glikogen untuk disimpan. Estrogen . 1. Tumor paratiroid menyebabkan kadar parathormon terlalu banyak di dalam darah. Kerusakan pada bagian korteks mengakibatkan penyakit Addison dengan gejala sebagai berikut: timbul kelelahan. Penyakit ini disebut von Recklinghousen. nafsu makan berkurang. pankreas juga menghasilkan hormon glukagon yang bekerja antagonis dengan hormon insulin. Ovarium Ovarium merupakan organ reproduksi wanita. Kekurangan hormon ini menyebabkan tetani dengan gejala: kadar kapur dalam darah menurun. Kelenjar ini menghasilkan parathormon yang berfungsi mengatur kandungan fosfor dan kalsium dalam darah.

Oleh karma itu sekresinya diatur oleh saraf otonom. Plasenta membentuk estrogen dan progesteron selama kehamilan guna mencegah pembentukan FSH dan LH. 2. Tanda-tanda kelamin sekunder adalah ciri-ciri yang dapat membedakan wanita dengan Aria tanpa melihat kelaminnya. testis berfungsi sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon androgen. Pembentukannya dirangsang oleh LH dan berfungsi menyiapkan dinding uterus agar dapat menerima telur yang sudah dibuahi. Testosteron berfungsi menimbulkan dan memelihara kelangsungan tanda-tanda kelamin sekunder. a. sekresi insulin dipengaruhi oleh jumlah glukosa di dalam darah. perkembangan pinggul dan payudara pada wanita dan kulit menjadi bertambah halus. b. testis adalah organ reproduksi khusus pada pria. Misalnya suaranya membesar. kedua hormon ini dapat mempertahankan kehamilan. Selain menghasilkan sperma. Testis Seperti halnya ovarium. Contohnya. STEM REPRODUKSI Reproduksi merupakan proses menghasilkan individu baru dari organisme sebelumnya. Organisme bereproduksi melalui 2 Cara : 1. Fungsi estrogen ialah menimbulkan dan mempertahankan tanda-tanda kelamin sekunder pada wanita. yaitu testosteron. g. Contohnya. Faktor Kimia Susunan bahan kimia atau hormon lain dalam aliran darah mempengaruhi sekresi hormon tertentu. yaitu saraf dan faktor bahan kimia. Dengan demikian. Repoduksi aseksual (vegetatit) . Progesteron Hormon ini dihasilkan oleh korpus luteum. mempunyai kumis.Hormon ini dihasilkan oleh Folikel Graaf. Faktor Saraf Bagian medula kelenjar suprarenal mendapat pelayanan dari saraf otonom. dan jakun. Pembentukan estrogen dirangsang oleh FSH. Ada dua faktor yang berfungsi mengatur sekresi hormon.

maka spora akan berkecambah dan tumbuh menjadi individu baru. 2. Bila kondisi lingkungan baik. kemudian setiap bagian akan tumbuh menjadi individu baru yang sama seperti induknya. Fragmentasi terjadi antara lain pada hewan spons (Porifera). Proses ini disebut skizogoni. 5. Propagasi vegetatif Istilah propagasi vegetatif diberikan untuk reproduksi vegetatif/tumbuhan berbiji. cacing pipih. 4. Pada proses fisi individu terbelah menjadi dua bagian yang sama. Pada proses propagasi bila bagian tubuh tanaman terpisah maka bagian tersebut . Reproduksi seksual (generatif) Umumnya melibatkan persatuan sel kelamin (gamet) dari 2 individu yang berbeda jenis kelamin. sel yang mengalami skizogoni disebut skizon. 3. Fragmentasi Kadang-kadang satu organisme patah menjadi dua bagian atau lebih. Kemudian tunas ini akan lepas dari induknya dan dapat hidup sebagai individu baru.Adalah terbentuknya individu baru tanpa melakukan peleburan sel kelamin. Fisi Fisi terjadi pada organisme bersel satu. Pembentukan spora 2. Dibentuk di dalam tubuh induknya dengan cara pembelahan sel. algae berbentuk benang. 5. paku. Individu-individu sejenis yang terbentuk secara reproduksi aseksual dikatakan termasuk dalam satu klon. Fisi Pembentukan spora Pembentukan tunas Fragmentasi Propagasi vegetatif 1. berupa tonjolan kecil yang akan berkembang dan kemudian mempunyai bentuk seperti induknya dengan ukuran kecil. Pembentukan tunas merupakan ciri khas sel ragi dan Hydra (sejenis Coelenterata).Pada Plasmodum. 2.Pada pembelahan sel bakteri. sehingga anggota dari satu klon mempunyai susunan genetik yang sama. sporozoa (salah satu kelas protozoa) dan kadang-kadang juga dihasilkan oleh bakteri. Reproduksi aseksual dapat dibagi atas lima jenis. spora dihasilkan oleh jamur. 3. lumut. reproduksi dengan fisi berganda. Contoh : . Individu baru (keturunannya) yang terbentuk mempunyai ciri dan sifat yang sama dengan induknya. yaitu inti sel membelah berulang kali dan kemudian setiap anak inti dikelilingi sitoplasma. Pembentukan tunas Organisme tertentu dapat membentuk tunas. Peristiwa fragmentasi bergantung pada kemampuan regenerasi yaitu kemampuan memperbaiki jaringan atau organ yang telah hilang. . yaitu : 1. 4.

ukuran dan kelakuannya. tunas. Contoh: tumbuhan lili. Pada organiseme sederhana tidak dapat dibedakan gamet jantan dan gamet betina karena keduanya sama. Umbi lapis Umbi lapis adalah batang pendek yang berada di bawah tanah. kunyit. Bila salah satu lebih besar dari lainnya disebut anisogamet. b. Pada organisme tingkat tinggi mempunyai dua macam gamet. Tunas yang tumbuh di sekitar pangkal batang Tunas ini membentuk numpun. d. jahe dan kencur. dan masing-masing tunas ini dapat menjadi anakan tanaman. bunga iris. . dahlia. Contoh: kentang dan Caladium. Organ yang berfungsi untuk alat reproduksi generatif adalah bunga. e. Propagasi vegetatif alamiah dapat terjadi dengan menggunakan organ-organ sebagai berikut : a. Pada reproduksi generatif terjadi persatuan dua macam gamet dari dua individu yang berbeda jenis kelaminnya. Peleburan dua macam gamet tersebut disebut singami.akan berkembang menjadi satu/lebih tanaman baru. gamet jantan atau spermatozoa dan gamet betina atau sel telur. misalnya: pohon pisang. f.mata tunas yang akan berkembang menjadi tanaman baru. ruas dan antar ruas. Rizom terdapat pada bambu. Contoh: tunas cocor bebek (Kalanchoe pinnata) dan begonia. kondisi gamet yang demikian disebut heterogamet. tulip dan bawang. Umbi batang Umbi batang adalah batang yang tumbuh di bawah tanah. beberapa jenis rumput. Ciri rizom adalah adanya daun yang mirip sisik. Stolon Stolon adalah batang yang menjalar di atas tanah. pohon pinang dan pohon bambu. Umbi lapis diselubungi oleh sisik-sisik yang mirip kertas. kedua macam gamet tersebut dapat dibedakan baik dari bentuk. lengkuas. Tunas liar Tunas liar terjadi pada tumbuhan yang daunnya memiliki bagian meristem yang dapat menyebabkan terbentuknya tunas-tunas baru di pinggir daun. sehingga terjadi percampuran materi genetik yang memungkinkan terbentuknya individu baru dengan sifat baru. Contoh: pada rumput teki. dapat berumbi untuk menyimpan makanan maupun tak berumbi. Pada umbi terdapat mata tunas . digunakan sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan sehingga bentuknya membesar. c. Peristiwa singami didahului dengan peristiwa fertilisasi (pembuahan) yaitu pertemuan sperma dengan sel telur. rumput gajah dan strawberi. Di sepanjang stolon dapat tumbuh tunas adventisia (liar). Akar tinggal atau rizom Rizom adalah batang yang menjalar di bawah tanah. dan disebut isogamet.

Sel induk butik serbuk ini kemudian akan membelah secara meiosis menjadi 4 sel butir serbuk (mikrospora) yang haploid. Di dalam kantung serbuk terdapat banyak sel induk butir serbuk yang diploid.Gbr. Kelopak (kalik) 2. Putik (pistilus) terdiri atas : a. tangkai sari (filamen) kepala sari (antera) terdiri atas 4 kantong sari Sebagai penghasil gamet betina FUNGSI Melindungi kuncup bunga Menarik perhatian serangga Sebagai penghasil gamet jantan. SEL INDUK BUTIR SERBUK (DIPLOID) . yaitu serbuk sari (pollen) 4. Mahkota (korola) 3. Benang sari (stamen) terdiri dari : a. c. b. b. Bunga dan bagian-bagian penyusunnya TABEL BAGIAN-BAGIAN BUNGA BAGIAN BUNGA 1. Seperti pada bagan berikut. tangkai putik (stilus) kepala putik (stigma) bakal buah (ovarium) di dalam bakal buah terdapat bakal biji (ovule) Bagaimana pembentukan gamet pada Angiosperma ? Pembentukan butik serbuk terjadi di dalam kantung serbuk.

penyerbukan dibedakan menjadi 4 : . Selanjutnya. Dalam keadaan seperti ini kandung lembaga sudah masak dan siap untuk dibuahi. Perantara angin disebut anemogami. Dari 3 sel (yang menuju dekat mikropil) yang terakhir ini dua menjadi sinergid dan satu sel lagi menjadi sel telur. Pada bagian ini terdapat sel induk megaspora (sel induk kantug lembaga) yang diploid. dapat terjadi bila butir serbuknya amat ringan. Menurut asal serbuk sari. Contoh : pada tanaman air. Skema : Penyerbukan dapat terjadi dengan berbagai perantara : a. damar. Perantara hewan disebut zoogami. sel ini membelah secara mitosis 3 kali dan terbentuklah 8 sel. Perantara air disebut hidrogami. Putik yang sudah masak biasanya mengeluarkan cairan lengket pada ujungnya yang berfungsi sebagai tempat melekatnya serbuk sari. dan 3 sel terakhir menuju ke dekat mikropil. Sel ini akan membelah secara meiosis dan dari satu sel induk kantung lembaga membentuk 4 sel yang haploid. Tiga sel akan mereduksi dan lenyap tinggal satu yang berkembang. 2 sel lainnya menjadi kandung tembaga sekunder. Perantara manusia disebut antropogami. 3 sel akan bergerak menuju arah yang berlawanan dengan mikropil. kecil dan kering. Dari sel yang berjumlah 8 ini.¯ Membelah secara Miosis EMPAT SEL BUTIR SERBUK (HAPLOID) ¯ Masing-masing inti butir serbuk membelah secara mitosis SATU INTI VEGETATIF DAN SATU INTI GENERATIF Gamet betina dibentuk di dalam bakal biji (ovule) atau kantung lembaga. c. b. Contoh : penyerbukan vanilli di Indonesia. Contoh : pada pinus. Bila serangga ⇒ entomogami burung ⇒ ornitogami siput ⇒ malakogami kelelawar ⇒ kiroptorogami d. rumput-rumputan.

yaitu .. jagung 2. Melalui peleburan sperma dan ovum (amfimiksis) 2. : Bila bentuk bunga tidak memungkinkan serbuk sari jatuh ke kepala putik. : merupakan embrio yang terbentuk dari sel nuselus. Heterostili d.(protandri). inti vegetatif dan inti generatif) berjalan ke arah mikropil (pintu kandung lembaga) Þ inti generatif membelah Þ 2 inti sperma Þ sampai di mikropil. yang dapat dibedakan atas: a..a. hal ini disebabkan karena: 1. Embrio pada tumbuhan berbiji tertentu dapat terbentuk karena beberapa sebab. Didesious c..Partenogenesis c.. Autogami (penyerbukan sendiri) Serbuk sarinya berasal dari satu bunga yang sama. Embrio adventif : embrio yang terbentuk berasal dari kandung lembaga. Penyebabnya adalah sebagai berikut : a.. : embrio terbentuk dari sel telur yang tidak dibuahi.Contoh : seledri.(protogini). Bila terjadi pada saat bunga belum mekar disebut kleistogami. c. Serbuk sari masak lebih dahulu daripada putiknya. Kadang-kadang terjadi kegagalan penyerbukan dan pada beberapa jenis tumbuhan tidak mungkin terjadi autogami. . bawang Bombay. kina dan kaca piring. Satu inti sperma lain membuahi inti kandung lembaga Þ endosperma (makanan cadangan bagi embrio). b. : Bila pada satu spesies. Geitonogami (penyerbukan tetangga) Bila serbuk sari berasal dari bunga lain yang berada dalam satu pohon (satu individu). Contoh : vanili b. Dikogami : Bila waktu masaknya putik dan serbuk sari tidak bersamaan. yaitu : 1.. alat kelamin jantan dan betinanya terpisah Contoh : salak dan melinjo (Gnetum Arremon) : Bila panjang antara tangkai benang sari dan tangkai putik tidak sama dan berbeda jauh. Contoh : kopi... Apogami b. Tidak melalui peleburan sperma dan ovum (apomiksis). Alogami (penyerbukan silang) Bila serbuk sari berasal dari bunga pohon lain yang masih satu spesies. Misalnya : dari sinergid dan antipoda. Karena pembuahannya berlangsung dua kali maka pembuahan pada Angiospermae disebut pembuahan ganda. inti vegetatif mati Þ satu inti sperma membuahi sel telur Þ embrio. Herkogami Proses Penyerbukan dan Pembuahan Butir serbuk/serbuk sari Þ menempel pada kepala putik Þ membentuk buluh serbuk (2 inti.. Putik masak lebih dahulu daripada serbuk sari.

Ovovivipar/bertelur dan beranak : . Ovipar/bertelur : . Tiga mati. maka akan terbentuk lebih dari satu embrio dalam satu biji... dan satu sel hidup sebagai sel telur. alat kelaminnya disebut penis pada reptil seperti cecak dan kadal menggunakan hemipenis (penis palsu). Sel-sel tersebut bermeiosis dari setiap sel induk terbentuk 4 butir serbuk yang bersayap.Bila embrio berkembang di dalam telur.. Apomiksis dan amfimiksis dapat terjadi bersamaan. . sedang pada bangsa burung misalnya : bebek. jeruk dan mangga. Pembuahan pada gymnospermae disebut pembuahan tunggal. karena tiap-tiap inti sperma membuahi satu sel telur. Di dalam strobilus jantan terdapat banyak anteridium yang mengandung sel-sel induk butir serbuk. Organ reproduksi pada gymnospermae disebut konus atau strobilus... Pada tiap-tiap arkegonium terdapat satu sel induk lembaga yang bermeiosis sehingga terbentuk 4 sel yang haploid.Misalnya : pada jenis-jenis burung dan ikan. Arkegonium ini bermuara pada satu ruang arkegonium. disebut poliembrioni. Peristiwa ini sering dijumpai pada nangka. Pada vertebrata yang hidup di air melakukan fertilisasi di luar tubuh (fertilisasi eksternal). Proses Penyerbukan dan Pembuahan Strobilus jantan ⇒ serbuk sari ⇒ jatuh pada tetes penyerbukan (ujung putik) ⇒ buluh serbuk ⇒ membelah ⇒ inti tabung dan inti spermatogen⇒ inti spermatogen ⇒ membelah ⇒ dua inti sperma ⇒ membuahi sel telur di dalam ruang arkegonium ⇒ zigot ⇒ lembaga di dalam biji ⇒tumbuhan baru.. Pada hewan yang melakukan fertilisasi internal dikenal adanya 3 macam perkembangan embrio 1.dengan . 2.bagian selain kandung lembaga... untuk menyalurkan sperma menggunakan ujung kloaka. Yang hidup di darat melakukan pembuahan di dalam tubuh (fertilisasi internal).. Pada mammalia jantan.Bila embrio berkembang di dalam telur yang diinkubasi dalam tubuh... Pada strobilus betina terdapat banyak arkegonium.. Contoh : ikan dan katak.

. kantung induknya. setelah menetas anaknya baru disusui..Misalnya : pada beberapa jenis ikan hiu.nutrisi dari induknya melalui plasenya.... kemudian menyusu dalam kantung sampai mandiri. Pada tubulus seminiferus testis terdapat sel-sel induk spermatozoa atau spermatogonium. mencari putting susu. 1. Pria menghasilkan gamet jantan atau spermatozoa yang berukuran sangat kecil dan berbentuk menyerupai berudu. Palo pertemuan uretra dengan vas deferens terdapat kelenjar prostat dan di sebelah belakangnya terdapat kelenjar cowper. Kedua kelenjar tersebut berfungsi menghasilkan sekret untuk memberi nutrisi dan mempermudah gerakan spermatozoa. Proses pembentukan dan pemasakan spermatozoa disebut spermatogenesis... Dalam ovarium terdapat folikel Grad yang akan berkembang menjadi sel telur (ovum).Bila embrio tumbuh dan berkembang di dalam uterus dan mendapat.sumber nutrisi berasal dari telur. Alat Reproduksi Mammalia Betina Contoh : pada manusia. Ovarium dihubungkan dengan uterus (rahim) oleh suatu saluran yang disebut tabung fallopii (Tuba fallopii).. Vivipar/beranak : . Alat Reproduksi Mammalia Jantan Contoh : pada manusia. Pada umumnya mammalia melahirkan anaknya (vivipar) dan kemudian menyusui anaknya sampai anaknya mandiri. Yang berkaitan dengan produksi sperma terdiri dari sepasang kelenjar kelamin yang disebut testis yang disimpan dalam kantung disebut skrotum/kantung pelir. . 3... Saluran ini kemudian melebar menjadi vas deferens yang bermuara pada uretra. anaknya lahir muda (amat prematur) kemudian merayap masuk. Pada hewan berkantung (Marsupialia). Uterus merupakan saluran berongga yang lebih besar dengan bagian ujungnya bersatu membentuk saluran sempit yaitu vagina.. Untuk keluar tubuh spermatozoa melewati saluran epididimis. contoh : kanguru. sedangkan wanita menghasilkan sel telur (ovum) yang dibentuk di dalam ovarium. Beberapa perkecualian. 2. Pada manusia terdapat sepasang kelenjar kelamin yaitu ovarium yang berfungsi menghasilkan sel telur. Di dalam testis terdapat saluransaluran halus yang disebut tubulus seminiferus yang merupakan tempat pembentukan spermatozoa.Misalnya : pada beberapa jenis mammalia. bertelur. sel Sertoli yang berfungsi memberi makan spermatozoa juga sel Leydig yang . misalnya : pada hewan paruh bebek (Platypus). Reproduksi Manusia Alat Reproduksi pada pria maupun wanita pada dasarnya sama dengan alat reproduksi pada mamalia lain. ..

kelenjar prostat dan kelenjar cowper. Spermatozoa bersama cairan dari kelenjar-kelenjar tersebut dikenal sebagai semen atau air mani. Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon perangsang folikel (Folicle Stimulating Hormone/FSH) dan hormon lutein (Luteinizing Hormone/LH). Ovum berukuran lebih besar dari badan polar kedua.terdapat di antara tubulus seminiferus yang berfungsi menghasilkan testosteron. Pada waktu ejakulasi. Oogonium akan berkembang menjadi oosit primer. Proses Spermatogenesis : Spermatogonium berkembang menjadi sel spermatosit primer. LH merangsang sel Leydig untuk menghasilkan hormon testosteron. Proses pembentukan spermatozoa dipengaruhi oleh kerja beberapa hormon.400 juta sel spermatozoa. Proses pemasakan spermatosit menjadi spermatozoa disebut spermiogenesis. maka ABP testosteron (Androgen Binding Protein Testosteron) tidak diperlukan lagi. Sel spermatosit primer bermiosis menghasilkan spermatosit sekunder. Sel yang lebih besar yaitu oosit sekunder. Saat bayi dilahirkan oosit primer dalam fase profase pada pembelahan meiosis. Ovum yang matang diselubungi oleh sel-sel folikel yang disebut Folikel Graaf. spermatosit sekunder membelah lagi menghasilkan spermatid. androgen/testosteron memacu tumbuhnya sifat kelamin sekunder. membentuk 2 badan polar. Pengaruh Hormon dalam Oogenesis Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon FSH yang merangsang pertumbuhan sel-sel folikel di sekeliling ovum. Spermatozoa akan keluar melalui uretra bersama-sama dengan cairan yang dihasilkan oleh kelenjar vesikula seminalis. Oosit primer membelah secara meiosis. Di dalam ovarium janin sudah terkandung sel pemula atau oogonium. menghasilkan 2 sel yang berbeda ukurannya. Bila spermatogenesis sudah selesai. Pada masa pubertas terjadilah oogenesis. Selanjutnya folikel yang sudah kosong dirangsang . Sel yang lebih kecil. Folikel Graaf menghasilkan hormon estrogen. sel sertoli akan menghasilkan hormon inhibin untuk memberi umpan balik kepada hipofisis agar menghentikan sekresi FSH dan LH. melakukan pembelahan meiosis kedua yang menghasilkan ovum tunggal dan badan polar kedua. spermatid berdiferensiasi menjadi spermatozoa masak. FSH merangsang sel Sertoli untuk menghasilkan ABP (Androgen Binding Protein) yang akan memacu spermatogonium untuk memulai proses spermatogenesis. Spermiogenesis terjadi di dalam epididimis dan membutuhkan waktu selama 2 hari. Oosit primer kemudian mengalami masa istirahat hingga masa pubertas. seorang laki-laki dapat mengeluarkan 300 . Pada masa pubertas. Hormon estrogen merangsang kelenjar hipofisis untuk mensekresikan hormon LH. yaitu badan polar pertama membelah lebih lambat. hormon LH merangsang terjadinya ovulasi.

Umumnya siklus menstruasi terjadi secara periodik setiap 28 hari (ada pula setiap 21 hari dan 30 hari) yaitu sebagai berikut : Pada hari 1 sampai hari ke-14 terjadi pertumbuhan dan perkembangan folikel primer yang dirangsang oleh hormon FSH. Kemudian korpus luteum mengecil dan hilang. sedangkan pada siklus estrus. akibatnya FSH mulai terbentuk kembali.5O tahun. endomentrium akan direabsorbsi oleh tubuh. meskipun ovarium seorang bayi perempuan sejak lahir sudah berisi 500 ribu sampai 1 juta oosit primer. Estrogen yang keluar berfungsi merangsang perbaikan dinding uterus yaitu endometrium yang habis terkelupas waktu menstruasi. Saat wanita tidak mampu lagi melepaskan ovum karena sudah habis tereduksi. Bedanya. jika tidak terjadi pembuahan maka lapisan endometrium pada uterus akan luruh keluar tubuh. waktu di sekitar terjadinya ovulasi disebut fase estrus. Masa ini disebut menopause Siklus menstruasi terjadi pada manusia dan primata. Pada wanita.Menstruasi terjadi secara perfodik satu bulan sekali. dan pelepasan spermatozoa dapat terjadi setiap saat. Seorang wanita hanya mampu menghasilkan paling banyak 400 ovum selama hidupnya. Catatan : Pada laki-laki spermatogenesis terjadi seumur hidup. proses oogenesis mulai kembali. Saat folikel berkembang menjadi folikel Graaf yang masak. Selain itu. LH merangsang folikel yang telah kosong untuk berubah menjadi badan kuning (Corpus Luteum). Setiap bulan wanita melepaskan satu sel telur dari salah satu ovariumnya. jika tidak terjadi pembuahan. folikel ini juga menghasilkan hormon estrogen yang merangsang keluarnya LH dari hipofisis. Pada seat tersebut sel oosit primer akan membelah dan menghasilkan ovum yang haploid. sampai kemudian terhenti sama sekali. selain itu estrogen menghambat pembentukan FSH dan memerintahkan hipofisis menghasilkan LH yang berfungsi merangsang folikel Graaf yang masak untuk mengadakan ovulasi yang terjadi pada hari ke-14. Korpus luteum kemudian menghasilkan hormon progresteron yang berfungsi menghambat sekresi DSH dan LH. sehingga aklurnya tidak membentuk progesteron lagi. ovulasi hanya berlangsung sampai umur sekitar 45 . pada siklus menstruasi.oleh LH untuk menjadi badan kuning atau korpus luteum. Sedang pada mamalia lain terjadi siklus estrus. Periode ini disebut fase luteal. Bila sel telur ini tidak mengalami pembuahan maka akan terjadi perdarahan (menstraasi). akibatnya korpus luteum mengecil dan menghilang. menstruasi pun menjadi tidak teratur lagi. Badan kuning menghasilkan hormon progesteron yang berfungsi mempertebal lapisan endometrium yang kaya dengan pembuluh darah untuk mempersiapkan datangnya embrio. pembentukan progesteron berhenti . selain itu progesteron juga berfungsi menghambat pembentukan FSH dan LH.

zigot membelah secara mitosis menjadi dua. Hormon ini melindungi . enam belas dan seterusnya. hormon progesteron merangsang pertumbuhan uterus. Blastosit ini bergerak menuju uterus untuk mengadakan implantasi (perlekatan dengan dinding uterus). endometrium menjadi mengering dan selanjutnya akan terkelupas dan terjadilah perdarahan (menstruasi) pada hari ke-28. empat. Pada hari ke-4 atau ke-5 sesudah ovulasi. maka FSH mulai terbentuk lagi dan terjadilan proses oogenesis kembali. banyak mengandung pembuluh darah. lunak. dindingnya tebal. delapan. Enam hari setelah fertilisasi. trofoblas menempel pada dinding uterus (melakukan implantasi) dan melepaskan hormon korionik gonadotropin. serta mengeluarkan sekret seperti air susu (uterin milk) sebagai makanan embrio. Pada saat 32 sel disebut morula. Lapisan terluar blastosit disebut trofoblas merupakan dinding blastosit yang berfungsi untuk menyerap makanan dan merupakan calon tembuni atau ari-ari (plasenta).sehingga pemberian nutrisi kepada endometriam terhenti. blastosit sampai di rongga uterus. Oleh karena tidak ada progesteron. terjadilah zigot. bentuk ini kemudian disebut blastosit. Gambar : Siklus Menstruasi Peristiwa fertilisasi terjadi di saat spermatozoa membuahi ovum di tuba fallopii. di dalam morula terdapat rongga yang disebut blastosoel yang berisi cairan yang dikeluokan oleh tuba fallopii. Fase ini disebut fase perdarahan atau fase menstruasi. sedangkan masa di dalamnya disebut simpul embrio (embrionik knot) merupakan calon janin.

kantung ini tidak berguna. Jonjot korion menghilang pada hari ke-28. 2. Setelah semua membran dan plasenta terbentuk maka embrio disebut janin/fetus. otot. di sebelah dalam endoderm. Ketiga lapisan tersebut merupakan lapisan lembaga (Germ Layer). Alantois Pada alantois berfungsi sebagai organ respirasi dan pembuangan sisa metabolisme. kecuali pada bagian tangkai badan.kehamilan dengan cara menstrimulasi produksi hormon estrogen dan progesteron sehingga mencegah terjadinya menstruasi. b. sistem peredaran darah. . Korion Korion adalah dinding berjonjot yang terdiri dari mesoderm dan trofoblas. Ektoderm akan membentuk epidermis kulit dan sistem saraf. Trofoblas kemudian menebal beberapa lapis. endoderm membentuk saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Semua bagian tubuh manusia akan dibentuk oleh ketiga lapisan tersebut. mesoderm membentuk antara lain rangka. gunanya melindungi janin dari tekanan atau benturan. permukaannya berjonjot dengan tujuan memperluas daerah penyerapan makanan. Embrio telah kuat menempel setelah hari ke-12 dari fertilisasi. Pembuatan Lapisan Lembaga Setelah hari ke-12. 1. tampak dua lapisan jaringan di sebelah luar disebut ektoderm. Endoderm tumbuh ke dalam blastosoel membentuk bulatan penuh. Membran (Lapisan Embrio) Terdapat 4 macam membran embrio. Di antara lapisan ektoderm dan endoderm terbentuk lapisan mesoderm. yaitu bagian yang akan berkembang menjadi tall pusat. Kantung Kuning Telur (Yolk Sac) Kantung kuning telur merupakan pelebaran endodermis berisi persediaan makanan bagi hewan ovipar. Pada manusia. alantois merupakan kantung kecil dan masuk ke dalam jaringan tangkai badan. d. pada tangkai badan jonjot trofoblas masuk ke dalam daerah dinding uterus membentuk ari-ari (plasenta). sistem ekskresi dan sistem reproduksi. yaitu : a. Amnion Amnion merupakan kantung yang berisi cairan tempat embrio mengapung. tetapi kantung ini sangat berguna pada hewan ovipar (bertelur). pada manusia hanya terdapat sedikit dan tidak berguna. c. Pada mammalia dan manusia. Dengan demikian terbentuklah usus primitif dan kemudian terbentuk Pula kantung kuning telur (Yolk Sac) yang membungkus kuning telur. maka tidak berkembang. karena kantung ini berisi persediaan makanan bagi embrio.

Menggunakan Alat Bantu Mencegah pertemuan ovum dengan spermatozoa. Hal ini berhubungan dengan sifat estrogen yang merangsang uterus untuk berkontraksi. dan tebal 2. Catatan : Makin tua kandungan. darah ibu tidak pernah berhubungan dengan darah janin. spiral. jumlah estrogen di dalam darah makin banyak. dan lain-lain. Hormon oksitosin yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis jugs berperan dalam merangsang kontraksi uterus menjelang persalinan. tetapi setelah kelahiran hormon prolaktin yang dihasilkan kelenjar hipoftsislah yang merangsang produksi air susu. antara lain: a. jelly. Ada organisme yang tersebar luas (organisme kosmopolit) misalnya : kecoa dan lumut. c. Pemencaran Tumbuhan . plasenta berukuran kurang dari 1 mm. Progesteron dan estrogen juga merangsang pertumbuhan kelenjar air susu.3. misalnya : kondom. Plasenta berperan dalam pertukaran gas. Cara ini dikenal dengan nama sistem kalender atau abstinensi. progesteron makin sedikit.16 siklus haid). Pada sistem hubungan plasenta. b. Tanpa Alat Bantu Dengan cara tidak melakukan koitus pada masa subur wanita (hari 12 . terdapat beberapa metode. Sterilisasi Sterilisasi dilakukan dengan mengikat/memotong saluran vas defereus dikenal dengan istilah vasektomi. ada pula yang hanya berada di suatu daerah tertentu (organisme endemik) misalnya :bunga Rafjlesia dan badak Jawa. makanan dan zat sisa antara ibu dan fetus. Kontrasepsi adalah suatu cara yang bertujuan mencegah terjadinya pembuahan. meskipun begitu virus dan bakteri dapat melalui penghalang (barier) berupa jaringan ikat dan masuk ke dalam darah janin. Pemencaran Organisme Makhluk hidup dapat menyebar dengan kisaran luas maupun sempit tergantung cara pemencarannya. Plasenta atau Ari-Ari Plasenta atau ari-ari berbentuk seperti cakram dengn garis tengah 20 cm. Ukuran ini dicapai pada waktu bayi akan lahir tetapi pada waktu hari 28 setelah fertilisasi. dapat dilakukan dengan berbagai alat bantu.5 cm. atau mengikat/memotong tuba fallopii dikenal dengan istilah tubektomi. sedangkan progesteron mencegah kontraksi uterus.

Contoh : beberapa jenis rumput. maka bijinya akan terpental keluar. Contoh : petai. Pemencaran dengan bantuan faktor luar Pemencaran Hewan Pemencaran hewan dapat terjadi karena hewan melakukan migrasi. ini mempunyai banyak tunas. Umbi Batang Bagian batang yang digunakan untuk menyimpan makanan umbi. Hewan dapat pula mengadakan pemencaran karena ulah manusia. karet. Contoh : kentang. tulip. Tunas tumbuh di sepanjang batang. Pemencaran ini biasanya menggunakan alat pemencaran yang biasanya tidak memungkinkan penyebaran yang luas. jarak. rumput gajah. lengkuas. yaitu pindah dari satu tempat ke tempat lain. Contoh : bawang merah. lamtoro. c. dahlia. caranya bisa sengaja atau tidak sengaja. d. Pemencaran tanpa bantuan faktor luar 2. bila keadaan lingkungan cocok. Contoh : pada rumput teki. e. Pemencaran secara tidak sengaja Contoh : kecoa dari Amerika menyebar ke mana-mana. 1. . kunyit. Akar Rimpang atau Akar Tinggal (Rizom) Merupakan batang yang menjalar di bawah permukaan tanah. bakung. yaitu : 1. kapri.Ada 2 cara pemencaran tumbuhan. b. Pada setiap ruas terdapat lapisan sisik yang merupakan modifikasi dari daun. Gerak Higroskopik dari buah polong Buah polong akan pecah bila kering. strawberi. Stolon atau Geragih Batang yang menjalar di atas tanah. mata tunas akan tumbuh menjadi tumbuhan baru. leli. misalnya : a. Pemencaran secara sengaja Contoh : sapi perah asal Belanda dibawa ke Indonesia 2. Umbi Lapis Merupakan batang dengan ruas-ruas yang sangat pendek dan sangat rapat. bekicot dari Afrika menyebar ke Indonesia.

. eksokarp (lapisan terluar). contoh : biji anggrek dan spora jamur . tebal dan banyak rongga udara sehingga mengapung di air.biji berbulu atau berambut. Contoh : beringin (Ficus benjamina). contoh : meranti (Shorea sp) dan tanaman suku Dipterocarpaceae . . delima. . c. .biji terpencar karena tangkainya tergoyang angin. Contoh : jambu biji (Psidium guajava).Pemencaran secara sengaja.biji kecil dan ringan. Bijinya mempmyai ciri ringan dan embrio/lembaganya mempunyai pelindung yang baik.Mammokori : pemencaran dengan perantara mamalia. pepaya (Carica papaja). benalu (Loranthus sp). tembakau (Nicotiana tabacum). Biasanya bijtanaman ini tidak dapat dicerna dan akan keluar bersama kotoran burung. Zookori Pemencaran dengan perantaraan hewan . Hidrokori Pemencaran biji dengan bantuan air. mesokarp (lapisan tengah). Anemokori Pemencaran biji dengan bantuan angin.Pemencaran secara tidak sengaja. endokarp (lapisan dalam) yang keras dan kuat sebagai pelindung lembaga/embrio. . Contoh : kopi (Cofea tanaman sp). contoh : alang-alang (Imperata cylindrica) dan kapok (Ceiba pentandra) .Kiroptorokori : pemencaran dengan perantaraan kelelawar. Contoh : kelapa sawit dari Afrika ke Indonesia. Dengan cara ini. . d. contoh : Opium(Popover somniferum) b. Tanaman yang disebarkan dengan cara ini biasanya mempunyai struktur buah dengan 3 lapis kulit. Contoh : biji rumput-rumputan yang menempel pada baju/celana. Antropokori Pemencaran dengan perantaraan manusia.Ornitokori : pemencaran dengan perantaraan burung. Biji dapat terpencar jauh dari induknya.Entomokori : pemencaran dengan perantaraan serangga. Contohnya : kelapa (Cocos nucifera).biji bersayap. alat pemencaran mempunyai ciri sebagai berikut : . contoh : mahoni (Sweitenia mahagoni) dan damar(Agathis alba) buah bersayap.a. licin dan berkilat dan kedap air. nyamplung (Calophylum sp). Contoh : wijen (Sesamum sp).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful