P. 1
BIOLOGI

BIOLOGI

|Views: 71,104|Likes:

More info:

Published by: Santti Duliem Fauziah on Mar 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/12/2013

pdf

text

original

Sections

  • STRUKTUR HEWAN
  • JARINGAN EMBRIONAL
  • JARINGAN EPITEL
  • 1. Epitel Pipih
  • 2. Epitel Kubus
  • 3. Epitel Silindris
  • 4. Epitel Transisional
  • JARINGAN OTOT
  • 1.Jaringan Otot Polos
  • 2.Jaringan Otot Lurik
  • 3.Jaringan Otot Jantung/Miokardium
  • 1.Sel Saraf Sensorik
  • 2.Sel Saraf Motorik
  • 3.Sel Saraf Penghubung
  • INGAN PENGUAT
  • 1. Jaringan Ikat
  • 2. Jaringan Tulang Rawan (Kartilago)
  • 3. J aringan Tulang
  • 4. Jaringan Darah
  • 5. Jaringan Limfe/Getah Bening
  • JARINGAN LEMAK
  • 1. USUS
  • 2. TRAKEA/BATANG TENGGOROK
  • SISTEM ORGAN
  • STRUKTUR TUMBUHAN
  • JARINGAN MERISTEM
  • 1. Jaringan Meristem Primer
  • 2. Jaringan Meristem Sekunder
  • 1 Jaringan Epidermis
  • 2. Jaringan Parenkim
  • 3. Jaringan Penguat/Penyokong
  • 4. Jaringan Pengangkut
  • 5. Jaringan Gabus
  • ORGAN TUMBUHAN
  • AKAR
  • 1. Fungsi Akar
  • 2. Anatomi Akar
  • 1. Batang Dikotil
  • 2. Batang Monokotil
  • 1. Epidermis
  • 2. Parenkim/Mesofil
  • 3. Jaringan Pembuluh
  • PERTUMBUHAN PADA TUMBUHAN
  • 1. Pertumbuhan Primer
  • 2. Pertumbuhan Sekunder
  • A. Faktor Luar
  • B. Faktor Dalam
  • 1. Fase Embrionik
  • 2. Fase Pasca Embrionik
  • GERAK PADA TUMBUHAN
  • Gerak pada tumbuhan dibagi 3 golongan, yaitu :
  • 1.Gerak HIGROSKOPIS
  • 2.Gerak ESIONOM
  • TULANG
  • OTOT (MUSCULUS)
  • Macam otot
  • BAGIAN-BAGIAN OTOT
  • KARAKTERISTIK OTOT
  • KERJA OTOT
  • MEKANISME GERAKAN OTOT
  • GANGGUAN PADA SISTEM GERAK
  • GASTROENTEROLOGI
  • Zat Makanan
  • 1. Protein
  • 2. Lemak (Lipid)
  • 3. Karbohidrat
  • 4. Garam-Garam Mineral
  • 5. Vitamin
  • Vitamin Yang Larut Dalam Air (Water Soluble Vitamins)
  • Vitamin Yang Larut Dalam Lemak (Lipid Soluble Vitamins)
  • Alat Pencernaan Makanan
  • Fungsi HCI Lambung :
  • Gangguan Pada Sistem Peredaran Darah
  • SISTEM EKSKRESI PADA INVERTEBRATA
  • 1. Sistem Ekskresi pada Cacing Pipih
  • 2. Sistem Ekskresi pada Anelida dan Molluska
  • 3. Alat Ekskresi pada Belalang
  • 1. Ginjal
  • 2. Paru-paru (Pulmo)
  • 3. Hati (Hepar)
  • Ginjal Terdiri Dari
  • Proses Pembentukan Urine
  • Jumlah Urine Dipengaruhi oleh:
  • Metabolisme Protein Hingga Menghasilkan Urea
  • 1. Alat Respirasi pada Serangga
  • 2. Alat Pernapasan pada Kalajengking dan Laba-laba
  • 3. Alat Pernapasan pada Ikan
  • 4. Alat Pernapasan pada Katak
  • 5. Alat Pernapasan pada Reptilia
  • 6. Alat Pernapasan pada Burung
  • Skema udara pernapasan
  • 1. Penghantaran Impuls Melalui Sel Saraf
  • 2. Penghantaran Impuls Melalui Sinapsis
  • 1. Otak
  • 1. Sistem Saraf Sadar
  • 2. Saraf Otonom
  • Parasimpatik Simpatik
  • INDERA PENGLIHAT (MATA)
  • 1. Bola Mata
  • 2. Otot Mata
  • 3. Fungsi Mata
  • 4. Kelainan pada Mata
  • 1. Susunan Telinga
  • 2. Susunan dan Cara Kerja Alat Keseimbangan
  • 1. Susunan Kulit
  • 2. Fungsi Kulit
  • 1. Kelenjar Endokrin dan Hormon yang Dihasilkan
  • Tabel 11.4 Hormon dan Fungsi Hormon yang Dihasilkan Hipofisis Bagian Posterior
  • Hormon dan Fungsi Hormon yang Dihasilkan Kelenjar Adrenal
  • STEM REPRODUKSI
  • 1.Fisi
  • Pembentukan spora
  • 3.Pembentukan tunas
  • 4.Fragmentasi
  • 5.Propagasi vegetatif
  • TABEL BAGIAN-BAGIAN BUNGA
  • BAGIAN BUNGA FUNGSI
  • Proses Penyerbukan dan Pembuahan
  • 1.Alat Reproduksi Mammalia Jantan
  • 2.Alat Reproduksi Mammalia Betina
  • Reproduksi Manusia
  • Proses Spermatogenesis :
  • Pengaruh Hormon dalam Oogenesis
  • 1.Pembuatan Lapisan Lembaga
  • 2.Membran (Lapisan Embrio)
  • 3.Plasenta atau Ari-Ari
  • a.Tanpa Alat Bantu
  • b.Menggunakan Alat Bantu
  • Pemencaran Organisme
  • Pemencaran Hewan

STRUKTUR HEWAN Dilihat dari segi jumlah sel, hewan dapat dibagi menjadi Protozoa (hewan bersel satu

) dan Metazoa (hewan bersel banyak). Pada hewan bersel banyak (termasuk manusia), kumpulan sel-sel yag memiliki bentuk dan fungsi yang sama akan membentuk jaringan, jaringan jaringan yang berbeda akan bergabung membentuk organ tubuh, organ-organ tubuh akan bergabung membentuk sistem organ tubuh, sistem organ tubuh akhirnya akan bergabung membentuk organisme (hewan). SEL ⇒ JARINGAN ⇒ ORGAN ⇒ SISTEM ORGAN ⇒ ORGANISME

JARINGAN EMBRIONAL Jaringan embrional, merupakan jaringan dari hasil pembelahan sel zigot. Jaringan embrional mengalami spesialisasi menjadi 3 lapisan jaringan (triploblastik), lapisan luar, ektoderm, lapisan tengah, mesoderm dan lapisan dalam entoderm. Contoh hewan triploblastik : Annelida, Mollusca, Arthropoda, Chordata. Atau menjadi 2 lapisan jaringan (diploblastik), lapisan ektoderm dan endoderm. Contoh hewan diploblastik : Coelenterata.

Lapisan-lapisan jaringan tersebut di atas kemudian akan berkembang menjadi organorgan tubuh dari suatu hewan.
JARINGAN EPITEL Jaringan epitel adalah jaringan yang melapisi permukaan tubuh, organ tubuh atau permukaan saluran tubuh hewan. Berdasarkan bentuk dan susunannya jaringan epitel dibagi menjadi 1. Epitel Pipih a. Epitel pipih selapis Contoh: pada pembuluh darah, alveolus, pembuluh limfe, glomerulus ginjal. b. Epitel banyak lapis Contoh: pada kulit, rongga mulut, vagina. 2. Epitel Kubus a. Epitel kubus selapis Contoh: pada kelenjar tiroid, permukaan ovarium. b. Epitel kubus banyak lapis Contoh:

pada saluran kelenjar minyak dan kelenjar keringat pada kulit.

1. Epitel kubus selapis 2. Epitel pipih selapis 3. Jaringan ikat (diambil dari lapisan allantois dan amnion embrio babi).

Gbr.

3. Epitel Silindris a. Epitel silindris selapis Contoh: pada lambung, jonjot usus, kantung empedu, saluran pernafasan bagian atas. b. Epitel silindris banyak lapis Contoh: pada saluran kelenjar ludah, uretra. c. Epitel silindris banyak lapissemu/epitel silindris bersilia Contoh: pada trakea, rongga hidung. 4. Epitel Transisional Merupakan bentuk epitel banyak lapis yang sel-selnya tidak dapat digolongkan berdasarkan bentuknya. Bila jaringannya menggelembung bentuknya berubah. Contoh: pada kandung kemih.
Gbr 3. Epitel transisional dari kandung kemih anjing.

Gbr. Epitel silindris banyak lapis bersilia . (tampak silia di tengah-tengah, diambil dari eaofagus janin).

A : kandung kemih kosong

B : kandung kemih berisi urine

Sebagai jaringan yang menutup seluruh permukaan luar dan dalam tubuh setiap organisme, jaringan epitel mempunyai fungsi sebagai berikut 1. 2. 3. 4. Sebagai Sebagai Sebagai Sebagai pelindung kelenjar penerima rangsang lalu lintas keluar masuknya zat

JARINGAN OTOT Jaringan otot tersusun atas sel-sel otot yang fungsinya menggerakkan organ-organ tubuh. Kemampuan tersebut disebabkan karena jaringan otot mampu berkontraksi. Kontraksi otot dapat berlangsung karena molekul-molekul protein yang membangun sel otot dapat memanjang dan memendek. Gambar 1 : Diagram susunan jaringan otot kerangka, dari keseluruhan otot sampai tingkat molekuler. Jaringan otot dapat dibedakan menjadi 3 macam : 1.Jaringan Otot Polos Jaringan otot polos mempunyai serabut-serabut (fibril) yang homogen sehingga bila diamati di bawah mikroskop tampak polos atau tidak bergaris-garis.

Jaringan Otot Jantung/Miokardium Jaringan otot ini hanya terdapat pada lapisan tengah dinding jantung. Oleh sebab itu nama lain dari otot lurik adalah otot bergaris melintang. Gbr. Kontraksinya menurut kehendak kita dan di bawah pengaruh saraf sadar. berkontraksi sesuai dengan kehendak dan di bawah pengaruh saraf sadar. Gbr. Gbr.Otot polos berkontraksi secara refleks dan di bawah pengaruh saraf otonom. Serabut otot jantung (dari jantung orang dewasa) INGAN SARAF . reaksinya lambat. 3. Kontraksi otot lurik berlangsung cepat bila menerima rangsangan. Struktur Otot Polos 2. Strukturnya menyerupai otot lurik. Serabut otot lurik (dari otot anak-anak). saluran pernafasan. Fungsi otot jantung adalah untuk memompa darah ke luar jantung. Dinamakan otot lurik karena bila dilihat di bawah mikroskop tampak adanya garis gelap dan terang berselang-seling melintang di sepanjang serabut otot. dinding pembuluh darah. Bila otot polos dirangsang.Jaringan Otot Lurik Nama lainnya adalah jaringan otot kerangka karena sebagian besar jenis otot ini melekat pada kerangka tubule.meskipun begitu kontraksi otot jantung secara refleks serta reaksi terhadap rangsang lambat. Otot polos terdapat pada saluranpencernaan. Fungsi otot lurik untuk menggerakkan tulang dan melindungi kerangka dari benturan keras.

Sel Saraf Penghubung Merupakan penghubung sel saraf yang satu dengan sel saraf yang lain. 3. Iritabilitas artinya kemampuan sel saraf untuk bereaksi terhadap perubahan lingkungan. 2. cabang-cabang inilah yang menghubungkan tiap-tiap sel saraf sehingga membentuk jaringan saraf. Jaringan Ikat Jaringan ikat terdiri dari serabut. Terdapat 3 macam sel saraf 1. Sel Saraf Sensorik Berfungsi menghantarkan rangsangan dari reseptor (penerima rangsangan) ke sumsum tulang belakang. Tiap neuron/sel saraf terdiri atas badan sel saraf.Jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf atau neuron. Sel Saraf Motorik Berfungsi menghantarkan impuls motorik dari susunan saraf pusat ke efektor. cabang dendrit dan cabang akson. Konduktivitas artinya kemampuan sel saraf untuk membawa impulsimpuls saraf. sel-sel dan cairan ekstra seluler. INGAN PENGUAT Jaringan penguat disebut juga jaringan penyokong atau jaringan penunjang. Fungsi jaringan ikat adalah mengikat atau mempersatukan jaringan-jaringan . Sel saraf mempunyai kemampuan iritabilitas dan konduktivitas. Yang termasuk jaringan penguat adalah : 1. Gbr. Sel saraf (neuron) dengan akson dan dendrit).Cairan ekstra seluler dan serabut disebut matriks.

b Kartilago fibrosa . ujung tulang rusuk yang melekat pada tulang dada dan pada ujung tulang panjang. juga memberikan perlindungan terhadap organ tubuh. Jaringan Tulang Rawan (Kartilago) Jaringan tulang rawan pada anak-anak berasal dari jaringan embrional yang disebut mesenkim. cincin tulang rawan pada batang tenggorok dan cabang batang tenggorok. tulang dengan tulang. Jaringan ikat padat Nama lainnya jaringan ikat serabut putih.menjadi organ dan berbagai organ menjadi sistem organ. Ada 3 macam jaringan tulang rawan : a Kartilago hialin . Kartilago hialin merupakan bagian terbesar dari kerangka embrio juga membantu pergerakan persendian. menjadi selubung organ dan melindungi jaringan atau organ tubuh. pembuluh darah dan saraf. Fasia adalah jaringan ikat berbentuk lembaran yang menyelimuti otot. Tendon adalah ujung otot yang melekat pada tulang. Fungsinya untuk menghubungkan berbagai organ tubuh seperti otot dengan tulang-tulang. b. .Jaringan ikat longgar terdapat di sekitar organ-organ. Berdasarkan struktur dan fungsinya jaringan ikat dibedakan menjadi dua: a. menguatkan saluran pernafasan. Matriksnya bening kebiruan. Terdapat pada permukaan tulang sendi. pembuluh darah dan saraf. 2. pada orang dewasa berasal dari selaput tulang rawan atau perikondrium yang banyak mengandung kondroblas atau pembentuk sel-sel tulang rawan. Kartilago hialin (dari embrio babi). Gbr. memberi kemungkinan pertumbuhan memanjang tulang pipa dan memberi kemungkinan tulang rusuk bergerak saat bernafas. Jaringan ikat longgar Ciri-ciri : sel-selnya jarang dan sebagian jaringannya tersusun atas matriks yang mengandung serabut kolagen dan serabut elastis. Jaringan ini terdapat pada selaput urat. Ligamen adalah jaringan ikat yang berperan sebagai penghubung antar tulang. Fungsinya untuk membungkus organ-organ tubuh. selaput pembungkus otot. Fungsinya untuk menyokong kerangka tubuh. ligamen dan tendon. karena terbuat dari serabut kolagen yang berwarna putih. fasia.

b. pada calmam antar ruas tulang belakang dan pada pertautan antar tulang kemaluan kiri dan kanan. Gbr. Contoh : tulang pipa. c. bila matriks tulang rapat dan padat. matriksnya terdiri dari zat perekat kolagen dan endapan garam-garam mineral terutama garam kalsium (kapur). Kartilago fibrosa (dari tulang lutut manusia). Keping-keping darah (trombosit) . Jaringan ini terdapat pada perekatan ligamen-ligamen tertentu pada tulang. 4. Fungsi utama untuk memberikan proteksi dan penyokong. pembuluh eustakius dan laring. Tulang spons. Tulangmerupakan komponen utama dari kerangka tubuh dan berperan untuk melindungi alat-alat tubuh dan tempat melekatnya otot kerangka. persendian tulang pinggang. b. epiglottis. Tulang keras.Matriksnya berwarna gelap dan keruh. J aringan Tulang Jaringan tulang terdiri dari sel-sel tulang atau osteon yang tersimpan di dalam matriks. 3.Kartilago elastik Matriksnya berwarna keruh kekuning-kuningan. karena berupa cairan. Sel darah Dibagi menjadi sel darah merah (eritrosit) berfungsi untuk mengangkut oksigen dan sel darah putih (lekosit) berfungsi untuk melawan benda-benda asing yang masuk ke dalam tubuh. Jaringan ini terdapat pada dawn telinga. bila matriksnya berongga. Bagian-bagian dari jaringan darah adalah : a. Contoh : tulang pendek. Tulang dapat dibagi menjadi 2 macam : a. Jaringan Darah Jaringan darah merupakan jaringan penyokong khusus.

Berfungsi dalam proses pembekuan darah.

c.

Plasma darah Komponen terbesar adalah air, berperan mengangkut sari makanan, hormon, zat sisa hasil metabolisms, antibodi dan lain-lain.

5. Jaringan Limfe/Getah Bening Asal jaringan limfe adalah bagian dari darah yang keluar dari pembuluh darah, komponen terbesarnya adalah air dimana terlarut zat-zat antara lain glukosa, garam-garam, asam lemak. Komponen selulernya adalah limfosit. Jaringan limfe menyebar ke seluruh tubuh melalui pembuluh limfe. Fungsi jaringan limfe selain untuk kekebalan tubuh (adanya limfosit) juga untuk mengangkut cairan jaringan, protein, lemak, garam mineral dan zat-zat lain dari jaringan ke sistem pembuluh darah. JARINGAN LEMAK Nama lainnya adalah jaringan adiposa, jaringan ini terdapat di seluruh tubuh. Fungsinya untuk menyimpan lemak untuk cadangan makanan, dan mencegah hilangnya panas secara berlebihan. Kumpulan dari berbagai macam jaringan dan melaksanakan suatu tugas tertentu akan membentuk organ. Derajat dari organisme ditentukan dari makin beragamnya organ yang dimiliki. Beberapa organ tubuh 1. USUS Merupakan bagian dari sistem pencernaan. Disusun dari beberapa jaringan, susunan dari luar ke dalam adalah: a. Jaringan ikat serosa, fungsinya untuk menggantungkan usus ke organ lain b. Jaringan otot polos memanjang c. Jaringan otot polos melingkar d. Jaringan ikat longgar e. Jaringan otot polos mukosa f. Jaringan ikat longgar mukosa g. Jaringan epitel silindris yang merupakan jaringan terdalam dari rongga usus Di samping jaringan-jaringan tersebut di atas terdapat juga jaringan-jaringan lain (jaringan saraf, jaringan darah dan lain-lain) yang menunjang kerja usus.

Gambar 1 : Susunan umum organ saluran cerna (usus).

2. TRAKEA/BATANG TENGGOROK Merupakan bagian dari sistem pernafasan. Trakea disusun atas 3 lapis jaringan, dari luar ke dalam : a. Jaringan ikat padat b. Jaringan rulang rawan dan jaringan otot polos c. Jaringan epitel silindris berlapis banyak bersilia

SISTEM ORGAN Kumpulan dari berbagai organ dan menjalankan tugas tertentu disebut sistem organ. Sistem organ yang terdapat dalam tubuh manusia antara lain 1. SISTEM INTEGUMEN/KULIT 2. SISTEM PENCERNAAN 3. SISTEM SIRKULASI 4. SISTEM RESPIRASI/PERNAFASAN 5. SISTEM EKSKRESI 6. SISTEM REPRODUKSI 7. SISTEM KERANGKA 8. SISTEM OTOT 9. SISTEM SARAF 10. SISTEM HORMON STRUKTUR TUMBUHAN Seperti pada hewan, tubuh tumbuhan pun terdiri dari sel-sel. Sel-sel tersebut akan berkumpul membentuk jaringan, jaringan akan berkumpul membentuk organ dan seterusnya sampai membentuk satu tubuh tumbuhan. Di sini akan dibahas macammacam jaringan dan organ yang membentuk tubuh tumbuhan. Jaringan tumbuhan dapat dibagi 2 macam : 1. Jaringan meristem 2. Jaringan dewasa

JARINGAN MERISTEM

Jaringan meristem adalah jaringan yang terus menerus membelah. Jaringan meristem dapat dibagi 2 macam 1. Jaringan Meristem Primer Jaringan meristem yang merupakan perkembangan lebih lanjut dari pertumbuhan embrio. Contoh: ujung batang, ujung akar. Meristem yang terdapat di ujung batang dan ujung akar disebut meristem apikal. Kegiatan jaringan meristem primer menimbulkan batang dan akar bertambang panjang. Pertumbuhan jaringan meristem primer disebut pertumbuhan primer. 2. Jaringan Meristem Sekunder Jaringan meristem sekunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan dewasa yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan jaringan meristem sekunder disebut pertumbuhan sekunder. Kegiatanjaringan meristem menimbulkan pertambahan besar tubuh tumbuhan.

Jaringan dewasa adalah jaringan yang sudah berhenti membelah. Jaringan dewasa dapat dibagi menjadi beberapa macam : 1 Jaringan Epidermis Jaringan yang letaknya paling luar, menutupi permukaan tubuh tumbuhan. Bentuk jaringan epidermis bermacam-macam. Pada tumbuhan yang sudah mengalami pertumbuhan sekunder, akar dan batangnya sudah tidak lagi memiliki jaringan epidermis. Fungsi jaringan epidermis untuk melindungi jaringan di sebelah dalamnya. 2. Jaringan Parenkim Nama lainnya adalah jaringan dasar. Jaringan parenkim dijumpai pada kulit batang, kulit akar, daging, daun, daging buah dan endosperm. Bentuk sel parenkim bermacam-macam. Sel parenkim yang mengandung klorofil disebut klorenkim, yang mengandung rongga-rongga udara disebut aerenkim. Penyimpanan cadangan makanan dan air oleh tubuh tumbuhan dilakukan oleh jaringan parenkim. 3. Jaringan Penguat/Penyokong Nama lainnya stereon. Fungsinya untuk menguatkan bagian tubuh tumbuhan. Terdiri dari kolenkim dan sklerenkim.

Xilem ada 2 macam: trakea dan trakeid. Kolenkim Sebagian besar dinding sel jaringan kolenkim terdiri dari senyawa selulosa merupakan jaringan penguat pada organ tubuh muda atau bagian tubuh tumbuhan yang lunak.a. batang. . yakni: akar. bunga modifikasi dari ranting dan daun. Pada Dikotil. ke arah luar berupa sel-sel mati yang disebut felem. Sklerenkim Selain mengandung selulosa dinding sel. AKAR Asal akar adalah dari akar lembaga (radix). pada Monokotil. Floem bertugas mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. akar lembaga mati. 5. daun. sel-sel kaliptra ada yang mengandung butir-butir amylum. yang fungsinya melindungi ujung akar sewaktu menembus tanah. Sedang bagian lain dari ketiga organ tersebut adalah modifikasinya. contoh: umbi modifikasi akar. dinamakan kolumela. ORGAN TUMBUHAN Organ tumbuhan biji yang penting ada 3. jaringan gabus dibentuk oleh kambium gabus atau felogen. pembentukan jaringan gabus ke arah dalam berupa sel-sel hidup yang disebut feloderm. Sklerenkim terdiri dari dua macam yaitu serabut/serat dan sklereid atau sel batu. kemudian pada pangkal batang akan tumbuh akar-akar yang memiliki ukuran hampir sama sehingga membentuk akar serabut. yakni xilem atau pembuluh kayu dan floem atau pembuluh lapis/pembuluh kulit kayu. mengingat sel-sel gabus yang bersifat kedap air. Ada 2 macam jaringan. akar lembaga terus tumbuh sehingga membentuk akar tunggang. jaringan sklerenkim mengandung senyawa lignin. pada Dikotil. Batok kelapa adalah contoh yang baik dari bagian tubuh tumbuhan yang mengandung serabut dan sklereid. sehingga sel-selnya menjadi kuat dan keras. b. 4. Xilem bertugas mengangkut air dan garam-garam mineral terlarut dari akar ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Akar monokotil dan dikotil ujungnya dilindungi oleh tudung akar atau kaliptra. Jaringan Gabus Fungsi jaringan gabus adalah untuk melindungi jaringan lain agar tidak kehilangan banyak air. Jaringan Pengangkut Jaringan pengangkut bertugas mengangkut zat-zat yang dibutuhkan oleh tumbuhan.

Fungsi Akar a.Persikel/Perikambium Merupakan lapisan terluar dari stele.Empulur . Dapat berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan c. c. Menyerap air dam garam-garam mineral terlarut 2. . . Endodermis d.Berkas Pembuluh Angkut/Vasis Terdiri atas xilem dan floem yang tersusun bergantian menurut arah jari jari. Pada dikotil di antara xilem dan floem terdapat jaringan kambium. sehingga memungkinkan air dapat masuk ke silinder pusat. Silinder Pusat/Stele a. bila diamati di bawah mikroskop akan tampak seperti hutuf U. bertugas menyerap air dan garam-garam mineral terlarut. a. disebut sel U. dinding selnya mudah dilewati air. Bulu akar merupakan modifikasi dari sel epidermis akar. Anatomi Akar Pada akar muda bila dilakukan potongan melintang akan terlihat bagian-bagian dari luar ke dalam. Terdiri dari berbagai macam jaringan : .1. b. Untuk menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah b. Epidermis Susunan sel-selnya rapat dan setebal satu lapis sel. c. Korteks c. Epidermis b. sehingga air tak dapat menuju ke silinder pusat. bulu akar memperluas permukaan akar. sel-selnya tidak tersusun rapat sehingga banyak memiliki ruang antar sel. Endodermis Merupakan lapisan pemisah antara korteks dengan silinder pusat. Pada pertumbuhan selanjutnya penebalan zat gabus sampai pada dinding sel yang menghadap silinder pusat. Korteks Letaknya langsung di bawah epidermis.Silinder Pusat/Stele Silinder pusat/stele merupakan bagian terdalam dari akar. Tetapi tidak semua sel-sel endodermis mengalami penebalan.Sel-sel tersebut dinamakan sel penerus/sel peresap. Sebagian besar dibangun oleh jaringan parenkim. Akar cabang terbentuk dari pertumbuhan persikel ke arah luar. dinamakan titik Caspary. Sel-sel endodermis dapat mengalami penebalan zat gabus pada dindingnya dan membentuk seperti titik-titik.

berkayu keras dan hidupnya menahun. . Endodermis Endodermis batang disebut juga kulit dalam. Batang Dikotil Pada batang dikotil terdapat lapisan-lapisan dari luar ke dalam : a. sedang pada musim kering tidak terjadi pertumbuhan sehingga pertumbuhan menebalnya pada batang tampak berlapis-lapis. yang dekat dengan lapisan epidermis tersusun atas jaringan kolenkim. b. Letak saling bersisian. merupakan lapisan pemisah antara korteks dengan stele. 1. Antara xilem dan floem terdapat kambium intravasikuler. Keduanya dapat mengadakan pertumbuhan sekunder yang mengakibatkan bertambah besarnya diameter batang. setiap lapis menunjukkan aktivitas pertumbuhan selama satu tahun. Epidermis Terdiri atas selaput sel yang tersusun rapat. Lapis terluar dari stele disebut perisikel atau perikambium. Korteks Korteks batang disebut juga kulit pertama. Stele/ Silinder Pusat Merupakan lapisan terdalam dari batang.Letaknya paling dalam atau di antara berkas pembuluh angkut terdiri dari jaringan parenkim. Endodermis tumbuhan Anguiospermae mengandung zat tepung. lkatan pembuluh pada stele disebut tipe kolateral yang artinya xilem dan floem. terdiri dari beberapa lapis sel. yang disebutkambium intervasikuler. tersusun atas selapis sel. Terdapat perbedaan antara batang dikotil dan monokotil dalam susunan anatominya. makin ke dalam tersusun atas jaringan parenkim. xilem di sebelah dalam dan floem sebelah luar. pada perkembangan selanjutnya jaringan parenkim yang terdapat di antara berkas pembuluh angkut juga berubah menjadi kambium. tidak mempunyai ruang antar sel. pertumbuhan menebal sekunder tidak berlangsung terus-menerus. tetapi hanya pada saat air dan zat hara tersedia cukup. lapisan epidermis digantikan oleh lapisan gabus yang dibentuk dari kambium gabus. c. Pada batang yang mengalami pertumbuhan sekunder. lapis-lapis lingkaran tersebut dinamakan Lingkaran Tahun. d. Pada tumbuhan Dikotil. tetapi tidak terdapat pada endodermis tumbuhan Gymnospermae. Fungsi epidermis untuk melindungi jaringan di bawahnya.

Jaringan pagar selselnya rapat sedang jaringan bunga karang sel-selnya agak renggang. ada Monokotil yang dapat mengadakan pertumbuhan menebal sekunder. sehingga masih terdapat ruang-ruang antar sel. untuk mencegah penguapan yang terlalu besar. Epidermis Epidermis merupakan lapisan terluar daun. Kegiatan fotosintesis lebih aktif pada jaringan pagar karena kloroplastnya lebih banyak daripada jaringan bunga karang. keduanya mengandung kloroplast. lapisan epidermis dilapisi oleh lapisan kutikula. Pada epidermis terdapat stoma/mulut daun. stoma berguna untuk tempat berlangsungnya pertukaran gas dari dan ke luar tubuh tumbuhan. batas antara korteks dan stele umumnya tidak jelas. dengan perkataan lain tidak terjadi pertumbuhan menebal sekunder. Jaringan Pembuluh Jaringan pembuluh daun merupakan lanjutan dari jaringan batang. Daun merupakan modifikasi dari batang. 2. Pada stele monokotil terdapat ikatan pembuluh yang menyebar dan bertipe kolateral tertutup yang artinya di antara xilem dan floem tidak ditemukan kambium. Meskipun demikian. Tidak adanya kambium pada Monokotil menyebabkan batang Monokotil tidak dapat tumbuh membesar. 3. yakni palisade (jaringan pagar) dan spons (jaringan bunga karang).2. terdapat di dalam tulang daun dan urat-urat daun. merupakan bagian tubuh tumbuhan yang paling banyak mengandung klorofil sehingga kegiatan fotosintesis paling banyak berlangsung di daun. Anatomi daun dapat dibagi menjadi 3 bagian : 1. . misalnya pada pohon Hanjuang (Cordyline sp) dan pohon Nenas seberang (Agave sp). epidermis terdiri dari satu lapis sel. Batang Monokotil Pada batang Monokotil. ada epidermis atas dan epidermis bawah. Parenkim/Mesofil Parenkim daun terdiri dari 2 lapisan sel.

membentuk organ-organ yang mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda. Berlangsung pada embrio. Pertumbuhan ini bersifat kuantitatif/ terukur. tunas embrionik yaitu calon batang dan daun b. Embrio memiliki 3 bagian penting : a. kotiledon yaitu cadangan makanan . Pembelahan zigot menghasilkan jaringanmeristem yang akan terus membelah dan mengalami diferensiasi. ERTUMBUHAN adalah proses pertambahan ukuran sel atau organisme. PERKEMBANGAN adalah proses menuju kedewasaan pada organisme. Proses ini berlangsung secara kualitatif.Gbr. Diferensiasi adalah perubahan yang terjadi dari keadaan sejumlah sel. Terdapat 2 macam pertumbuhan. PERTUMBUHAN PADA TUMBUHAN Secara umum pertumbuhan dan pekembangan pada tumbuhan diawali untuk stadium zigot yang merupakan hasil pembuahan sel kelamin betina dengan jantan. yaitu: 1. Baik pertumbuhan atau perkembangan bersifat irreversibel. akar embrionik yaitu calon akar c. bagian ujung-ujung dari tumbuhan seperti akar dan batang. Jaringan daun. Pertumbuhan Primer Terjadi sebagai hasil pembelahan sel-sel jaringan meristem primer.

. Sel-sel mengalami diferensiasi membentuk akar yang sebenarnya serta daun muda dan tunas lateral yang akan menjadi cabang. Pertumbuhan Sekunder Merupakan aktivitas sel-sel meristem sekunder yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan ini dijumpai pada tumbuhan dikotil.Selanjutnya parenkim akar/batang yang terletak di antara ikatan pembuluh. Daerah pemanjangan Berada di belakang daerah pembelahan c.ke dalam membentuk feloderm : sel-sel hidup . Daerah diferensiasi Bagian paling belakang dari daerah pertumbuhan.Mula-mula kambium hanya terdapat pada ikatan pembuluh. gymnospermae dan menyebabkan membesarnya ukuran (diameter) tumubuhan. 2. Daerah pembelahan Sel-sel di daerah ini aktif membelah (meristematik) b. yang disebut kambium vasis atau kambium intravasikuler. Kambium yang berada di sebelah dalam jaringan kulit yang berfungsisebagai pelindung. Embrio Tumbuhan Pertumbuhan tanaman dapat diukur dengan alat yang disebutauksanometer. . Daerah pertumbuhan pada akar dan batang berdasar aktivitasnya tcrbagi menjadi 3 daerah a.Gbr. Terbentuk akibat ketidakseimbangan antara permbentukan xilem dan floem yang lebih cepat dari pertumbuhan kulit. . .Kambium intravasis dan intervasis membentuk lingkaran tahun ⇒bentuk konsentris. Fungsinya adalah membentuk xilem dan floem primer. menjadi kambium yang disebut kambium intervasis.ke luar membentuk felem : sel-sel mati .

Faktor hereditas.Gbr. 4. Suhu ideal yang diperlukan untuk pertumbuhan yang paling baik adalah suhu optimum. Hormon.dominasi apikal b.membantu perkecambahan . . Diferensiasi salah satu unsur hara atau lebih akan menghambat atau menyebabkan pertumbuhan tak normal. Giberelin Senyawa ini dihasilkan oleh jamur Giberella fujikuroi atau Fusarium . Air dan Mineral ⇒ berpengaruh pada pertumbuhan tajuk 2 akar. Went (1928) pertama kali menemukan auksin pada ujung koleoptil kecambah gandum Avena sativa. Irisan melintang batang waru A. Faktor Dalam 1. Suhu ⇒ di antaranya mempengaruhi kerja enzim. Etiolasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat di tempat yang gelap Fotoperiodisme adalah respon tumbuhan terhadap intensitas cahaya dan panjang penyinaran. 2. Kelembaban. 3. B. F. Cahaya ⇒ mempengaruhi fotosintesis. Lingkaran tahun karena aktivitas xilem sekunder Gbr.W. Faktor Luar 1. Auksin adalah senyawa asam indol asetat (IAA) yang dihasilkan di ujung meristem apikal (ujung akar dan batang). yang berbeda untuk tiap jenis tumbuhan. Secara umum merupakan faktor penghambat. 2. a.

g. Fase Embrionik Adalah fase pertumbuhan zigot hingga terbentuknya embrio.Antokalin Asam traumalin atau kambium luka Merangsang pembelahan sel di daerah luka sebagai mekanisme untuk menutupi luka Gbr. f. Pertumbuhan Ujung Akar dan Ujung Batang Pertumbuhan pada hewan dibagi menjadi 2 fase.c. yaitu : * kutub hewan (animal pole) * kutub tumbuhan (vegetal pole) .Kaulokali . d. Distribusi Auksin pada Kecambah b.Pembelahan zigot membelah (mitosis) menjadi banyak blastomer. ditemukan oleh F. e.berperan dalam partenokarpi Sitokinin Pertama kali ditemukan pada tembakau. yaitu : 1. a. Fase Pembelahan (Cleavage) dan Blastulasi . h. terdiri dari : .Blastulasi sel-sel morula membelah dan "arbei" morula membentuk rongga (blastocoel) yang berisi air. Gas etilen Banyak ditemukan pada buah yang sudah tua Asam absiat Florigen Kalin Hormon pertumbuhan organ. Kurusawa. Hormon ini merangsang pembelahan sel.Blastomer berkumpul membentuk seperti buah arbei disebutMorula Morula mempunyai 2 kutub. disebut Blastula. b. a. Fase ini meliputi beberapa tahapan.Rhizokalin . Gastrulasi Adalah proses perubahan blastula menjadi gastrula. Fungsi giberelin : .pemanjangan tumbuhan . Pada fase ini : .Filokalin . moniliformae.

Metamorfosis sempurna : telur ⇒ larva ⇒ pupa ⇒ imago.blastocoel mengempis atau bahkan menghilang . d.. struktur dan fungsinya masing-masing.Hewan diploblastik : memiliki 2 lapisan embrional. Serangga a.terbentuk 3 lapisan embrionik : ektoderm. Regenerasi adalah kemampuan untuk memperbaiki sel. hewan dikelompokkan menjadi: . e. Zigot ⇒ berudu ⇒ katak muda ⇒ katak dewasa.terbentuk lubang blastopole ⇒ akan berkembang menjadi anus . Spesialisasi ⇒ setiap jaringan akan mempunyai bentuk. jaringan atau bagian tubuh yang rusak. 2. yaitu basil pelipatan mesoderm c.Hewan triploblastik : memiliki ketiga lapisan embrional * triploblastik aselomata : tak memiliki rongga tubuh * triploblastik pseudoselomata : memiliki rongga tubuh yang semu * triploblastik selomata: memiliki rongga tubuh yang sesungguhnya. Metamorfosis tak sempurna : telur ⇒ nimfa ⇒ imago. Diferensiasi dan Spesialisasi Jaringan Diferensiasi ⇒ jaringan/lapisan embrionik akan berkembang menjadi berbagai organ dan sistem organ.hewan tingkat rendah ⇒ dapat sampai pada tingkat organ . sistem organ dan organisme. Metamorfosis adalah perubahan bentuk secara bertingkat dari masa muda ⇒ hewan dewasa. .terbentuk ruang. Fase Pasca Embrionik Secara umum meliputi metamorfosis dan regenerasi. Morfogenesis Proses pertumbuhan. Katak b. ektoderm dan endoderm . yaitu gastrocoel (Archenteron) ⇒ akan berkembang menjadi saluran pencernaan . Imbas Embrionik Diferensiasi dari suatu lapisan embrionik mempengaruhi dan dipengaruhi oleh diferensiasi lapisan embrionik lain. mesoderm dan endoderm Berdasarkan jumlah lapisan embrional. perkembangan dan diferensiasi menjadi organ. hilang atau mati.hewan tingkat tinggi ⇒ terbatas pada jaringan .

kemotaksis c.hidrotropi b. Salah satu bentuk tanggapan yang umum adalah berupa gerak.geotropi . maka pada tumbuhan rangsang disalurkan melalui benang plasma (PLASMODESMA) yang masuk ke dalam sel melalui dinding yang disebut NOKTAH.tigmotropi atau haptotropi ⇒ rangsang berupa sentuhan .fototropisme atau heliotropisme . dan mampu pula menanggapi rangsang tersebut. suhu. . Bentuk tropisme antara lain . terdapat taksis positif dan negatif. TAKSIS yaitu gerak berpindah seluruh tubuh tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsang.fototaksis . NASTI yaitu gerak bagian tumbuhan yang tidak dipengaruhi arah rangsang.Niktinasti ⇒ rangsang berupa gelap . dan zat kimia 3. air. Beberapa bentuk taksis : . Tropisme positif jika mendekati rangsang dan tropisme negatif jika menjauhi. Gerak ESIONOM yaitu gerak yang dipengaruhi rangsang dari luar. TROPI (TROPISME) yaitu gerak bagian tumbuhan yang dipengaruhi oleh arah rangsang. yaitu : 1.gerak membukanya kotak spora. Beberapa bentuk nasti : . Misalnya: .Seismonasti ⇒ rangsang sentuhan atau mekanik . Seperti bentuk tropisme. GERAK PADA TUMBUHAN Jika pada hewan rangsang disalurkan melalui saraf. Gerak HIGROSKOPIS yaitu gerak yang ditimbulkan oleh pengaruh perubahan kadar air. 2. Gerak ini disebabkan terjadinya perubahan tekanan turgor akibat pemberian rangsang.nasti kompleks ⇒ rangsang tidak hanya satu Contoh : gerak membuka dan menutupnya sel-sel penutup stomata ⇒ rangsang berupa cahaya. Gerak pada tumbuhan dibagi 3 golongan.Setiap organisme mampu menerima rangsang yang disebut IRITABILITAS. Gerak berupa perubahan posisi tubuh atau perpindahan yang meliputi seluruh atau sebagian dari tubuh.pecahnya buah tanaman polong. Gerak ENDONOM . a.

Kartilago memiliki rongga yang akan terisi oleh OSTEOBLAS (sel-sel pembentuk tulang). Matriks akan mengeluarkan kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras. Alat gerak pada vertebrata meliputi alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot. tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan (KARTILAGO) dan tulang keras (= tulang/OSTEON). Proses pengerasan tulang disebut penulangan atau OSIFIKASI. Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). Sebaliknya. . Rawan pada dewasa antara lain terdapat pada cincin batang tenggorokan dan daun telinga. Tulang rawan bersifat lentur. Tulang Keras atau Osteon terbagi menljadi Tulang Tulang Tulang Tulang panjang (tulang pipa) pipih pendek pneumatika Tulang Pipa terbagi menjadi 3 bagian yaitu : . tersusun atas sel-sel tulang rawan (KONDROSIT) yang mensekresikan matriks (KONDRIN) berupa hialin atau kolagen.yaitu gerak yang belum/tidak diketahui sebabnya. TULANG Menurut bahan pembentuknya. Cakram ini kaya akan osteoblas dan menentukan pertumbuhan tinggi. Di pusatnya terdapat rongga yang berisi sumsum tulang. Karena belum diketahui sebabnya ada yang menduga tumbuhan itu sendiri yang menggerakkannya ⇒ gerak OTONOM. misalnya aliran plasma sel. Jenis osifikasi adalah DESMAL dan KONDRAL.Bagian ujung yang disebut EPIFISE. Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago (berasal dari mesenkim).Bagian tengah yang disebut DIAFISE. . pada orang dewasa kondrin lebih banyak dan rawan ini berasal dari selaput tulang rawan (PERIKONDRIUM) yang banyak mengandung KONDROBLAS (pembentuk kondrosit). otot. . dan persendian tulang. Gerak adalah hasil interaksi antara tulang. Kondral meliputi PERIKONDRAL dan ENKONDRAL. Setiap satuan sel-sel tulang akan melingkari pembuluh darah dan serabut saraf membentuk SISTEM HAVERS. Rawan pada anak berasal dari mesenkim dengan kandungan kondrosit lebih banyak dari kondrin.Di antara epifise dan diafise terdapat CAKRAM EPIFISE (DISCUS EPIPHYSEALIS). Rongga terbentuk karena aktivitas OSTEOKLAS (perombak tulang).

Kondral meliputi PERIKONDRAL dan ENKONDRAL. dan persendian tulang. tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan (KARTILAGO) dan tulang keras (= tulang/OSTEON). Proses pengerasan tulang disebut penulangan atau OSIFIKASI. Gerak adalah hasil interaksi antara tulang. Tulang Keras atau Osteon terbagi menljadi .Sumsum Tulang ada dua jenis yaitu : 1.Tulang panjang (tulang pipa) . Matriks akan mengeluarkan kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras. tersusun atas sel-sel tulang rawan (KONDROSIT) yang mensekresikan matriks (KONDRIN) berupa hialin atau kolagen. Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). otot.Tulang pneumatika Tulang Pipa terbagi menjadi 3 bagian yaitu : . TULANG Menurut bahan pembentuknya. Sumsum tulang kuning (MEDULLA OSSIUM FLAVA) Alat gerak pada vertebrata meliputi alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot. Setiap satuan sel-sel tulang akan melingkari pembuluh darah dan serabut saraf membentuk SISTEM HAVERS. Tulang rawan bersifat lentur. Kartilago memiliki rongga yang akan terisi oleh OSTEOBLAS (sel-sel pembentuk tulang). Sumsum tulang merah (MEDULLA OSSIUM RUBBA) 2. pada orang dewasa kondrin lebih banyak dan rawan ini berasal dari selaput tulang rawan (PERIKONDRIUM) yang banyak mengandung KONDROBLAS (pembentuk kondrosit). Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago (berasal dari mesenkim).Tulang pipih .Tulang pendek . Rawan pada dewasa antara lain terdapat pada cincin batang tenggorokan dan daun telinga. Sebaliknya. Jenis osifikasi adalah DESMAL dan KONDRAL. Rawan pada anak berasal dari mesenkim dengan kandungan kondrosit lebih banyak dari kondrin.

Sumsum tulang merah (MEDULLA OSSIUM RUBBA) 2. Sumsum Tulang ada dua jenis yaitu : 1.Bagian ujung yang disebut EPIFISE. DIARTROSIS yaitu hubungan yang memungkinkan adanya gerakan yang cukup besar. lutut. . . ⇒ sendi antara hasta dan pengumpil. . AMFIARTROSIS yaitu hubungan yang memungkinkan terjadinya gerak yang terbatas ⇒ hubungan antara tulang rusuk dan tulang belakang. Sumsum tulang kuning (MEDULLA OSSIUM FLAVA) PERSENDIAN adalah hubungan antar tulang (ARTIKULASI) MEMBRAN SINOVIAL (selaput sendi) adalah : Selaput yang membungkus ujung-ujung tulang yang membentuk persendian.SENDI PUTAR (TROKOIDEA) : ujung rulang yang satu mengitari ujung rulang lain.SENDI ENGSEL (GYNGLUMUS) : ujung tulang yang bergerak membentuk lekukan.SINFIBROSIS ⇒ kedua ujung tulang dihubungkan dengan serabut. SINARTROSIS yaitu hubungan yang tidak memungkinkan adanya gerakan. Cakram ini kaya akan osteoblas dan menentukan pertumbuhan tinggi. Rongga terbentuk karena aktivitas OSTEOKLAS (perombak tulang).SENDI PELANA (SELLARIS) : kedua ujung tulang membentuk seperti pelana. .Bagian tengah yang disebut DIAFISE. . ⇒ sendi pada tulang ibu jari dengan telapak tangan. . ARTIKULASI terbagi atas 3 bentuk yaitu : 1. ⇒ pergelangan tangan. . Di pusatnya terdapat rongga yang berisi sumsum tulang. ⇒ gelang pinggul.SINKONDROSIS ⇒ kedua ujung tulang dihubungkan dengan kartilago.Di antara epifise dan diafise terdapat CAKRAM EPIFISE (DISCUS EPIPHYSEALIS). . 3. . ⇒ siku.. Selaput ini menghasilkan MINYAK SINOVIAL yang berguna sebagai pelumas sendi.SENDI PELURU (ENDARTROSIS) : ujung tulang yang satu berbentuk bonggol masuk ke tulang lain yang berbentuk cekungan. . 2.SENDI OVOID/ELLIPS (ELLIPSOIDEA) : kedua ujung tulang berbentuk oval.

INSERSIO ⇒ ujung otot yang melekat pada tempat yang bergerak. DISKUS INTERKALARIS ⇒ bagian khas otot jantung yang merupakan batas. b. FLEKSI ⇒ membengkokkan > < EKSTENSI ⇒ meluruskan. BAGIAN-BAGIAN OTOT TENDON ⇒ urat otot.FASE ANAEROB (KONTRAKSI) ATP ⇒ ADP + P + Energi . TETANUS ⇒ ketegangan maksimum yang terus menerus. .ADP . KONTRAKTIBILITAS ⇒ kemampuan untuk memendek b. DEPRESI ⇒ ke bawah > < ELEVASI ⇒ ke atas.ATP . ATROFI ⇒ otot yang mengecil. . e.ASETILKOLIN : zat reseptor rangsang yang sangat peka. d. Gambar 1 : Keterangan : a.OTOT (MUSCULUS) Macam otot 1. Miofibril. lisut. KARAKTERISTIK OTOT a. bagian tengah otot yang menggembung.AKTIN dan MIOSIN : protein khas dari otot. EKSTENSIBILITAS ⇒ kemampuan untuk memanjang c. Otot. Otot jantung = MIOKARDIUM ⇒ involunter MIOGLOBIN adalah pigmen otot yang berfungsi mengikat oksigen. VENTRIKEL ⇒ empal otot. Aktin dan miosin. Otot berelaksasi dan berkontraksi. ORIGO ⇒ ujung otot yang melekat pada tempat yang tidak bergerak. ELASTISITAS ⇒ kemampuan untuk kembali ke ukuran semula setelah memendek atau memanjang KERJA OTOT TONUS ⇒ ketegangan akibat mengerutnya otot (kontraksi). c. g. Otot lurik = serat lintang ⇒ gerakan disadari (VOLUNTER) 3. HIPERTROFI ⇒ otot yang membesar. ABDUKSI ⇒ menjauhi badan > < ADDUKSI ⇒ mendekati badan. Kumpulan serabut otot. SUPINASI ⇒ memutar telapak tangan menengadah > < PRONASI ⇒menelungkup. MEKANISME GERAKAN OTOT . Serabut otot dengan intinya.AMP : energi yang diperlukan untuk kontraksi otot. . bagian ujung otot yang mengecil. NORMOTROFI ⇒ otot yang besarnya normal. Otot polos ⇒ gerakan tak disadari (INVOLUNTER) 2. f. Zona H dan Z dari miofibril.

ADP ⇒ AMP + P + Energi Kreatinfosfat ⇒ Kreatin + Fosfat + Energi . kaki membentuk "X" atau "O" .MIKROSEFALUS ⇒ kekurangan kapur .MIASTENIA GRAVIS . Gangguan pada otot . Gangguan karena fisiologis .FASE AEROB (pembentukan kembali ATP) ATP yang habis digunakan selama fase anaerob dibentuk kembali dengan mendapat energi dari hasil penguraian glukosa. LORDOSIS & KIFOSIS. Sistem organ tubuh yang penting pada hewan dan manusia antara lain SISTEM ORGAN TUBUH TELAAH PADA MANUSIA .Kejang otot . 2. GLIKOGEN ⇒ LAKTASIDOGEN ⇒ GLUKOSA + ASAM LAKTAT GLUKOSA ⇒ CO2 + H2O + Energi Asam Laktat = zat peleleh O2 diambil secara cepat untuk mengoksidasi asam laktat sehingga orang yang kelelahan akan terengah-engah GANGGUAN PADA SISTEM GERAK 1.OSTEOPOROSIS ⇒ kekurangan hormon kelamin Struktur tubuh hewan dan manusia terdiri dari beberapa sistem organ tubuh. Sistem organ tubuh tersebut saling berkaitan dan bekerja satu sama lain sehingga individu dapat hidup dengan baik.Tetanus - 3.RAKITIS ⇒ kekurangan vitamin D . Gangguan pada rangka FRAKTURA ⇒ patah tulang DISLOKASI ⇒ pergeseran posisi sendi ANKILOSIS ARTRITIS ⇒ infeksi sendi Kelainan ruas tulang belakang ⇒ akibat kesalahan sikap duduk : SKOLIOSIS.

1 gram/kg. diperlukan dalam pembelahan sel. Protein Mengandung asam amino (essensial dan non essensial).8 g/hari. sebagai "bantalan lemak" (pelindung jaringan tubuh) dan penghasil energi yang besar (9 kal/g). dsb. 6. 4.BB/hari. Asam Amino Essensial adalah asam amino yang tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh. 5. Metionin. GERAK DAN SISTEM ALAT GERAK ⇒ KINESIOLOGI MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN ⇒ GASTROENTEROLOGI DARAH DAN SISTEM PEREDARAN DARAH ⇒ HEMATOLOGI EKSKRESI DAN SISTEM EKSKRESI ⇒ NEFROLOGI PERNAFASAN DAN SISTEM PERNAFASAN ⇒ PULMONOLOGI SISTEM SARAF DAN SISTEM KOORDINASI ⇒ NEUROLOGI DAN SISTEM HORMON ⇒ ENDOKRINOLOGI GASTROENTEROLOGI Zat Makanan Makanan sehat harus terdiri dari zat-zat nutrien (zat gizi) antara lain : 1.lodium (I) . Kelebihan karbohidrat dalam tubuh akan disimpan dalam bentuk lemak. 3. Kebutuhannya adalah 0. Jika kebutuhan tersebut berlebih. Untuk membentuk matriks tulang. Kebutuhan protein untuk orang dewasa adalah 1 gram/kg. 4. Protein tidak menghasilkan energi 2. Garam-Garam Mineral . 7. Misalnya : Leusin.Fosfor (P) . Kebutuhannya adalah 1 mg/hari. maka kelebihannya akan dibuang melalui ginjal dalam bentuk urea ⇒ inilah yang disebut Nitrogen Balans.5 .30 mg/hari. Fenilalanin. Lisin. metabolisme zat. Lemak (Lipid) Diperlukan sebagai pelarut beberapa vitamin.Kalsium (Ca) ⇒ Untuk membentuk matriks tulang.BB/hari. membantu proses penggumpalan darah danmempengaruhi penerimaan rangsang oleh saraf. jadi harus didatangkan dari luar. Merupakan komponen penting sitokrom (enzim pernafasan). Kebutuhan lemak untuk orang dewasa adalah 0. pada pengurutan otot. 2. komponen penyusun Hemoglobin.1. Untuk menguatkan geligi.Besi (Fe) ⇒ ⇒ ⇒ ⇒ . Komponen penting dalam hormon pertumbuhan . Kebutuhannya adalah 15 . Karbohidrat Sebagai penghasil energi (4 kal/g). 3.Fluor (F) .

Kekurangan vitamin dapat menyebabkan Penyakit Defisiensi. Vitamin Diperlukan dalam jumlah yang sangat kecil. ⇒ Proses pertumbuhan. ⇒ Transmisi rangsang sinar ke mata. Defisiensinya menyebabkan Beri-Beri dan Neuritis. Defisiensinya akan mengakibatkan Katarak. ⇒ Untuk pergerakan peristaltik usus. pembuatan trombosit. Defisiensi akan menyebabkan Pelagra dengan gejala 3 D: Dermatitis.Asam Nikotin (Niasin) . Zat tersebut ditemukan olelj Sant-Gyorgi disebut pula Vitamin P. perbanyakan sel dan anti pelagra. Defisiensi akan menimbulkan Rakhitis. ⇒ Mengatur kadar kapur dan fosfor. akan menimbulkan gangguan kulit akan menimbulkan Anemia defisiensi asam akan menimbulkan Anemia Pernisiosa ⇒ Berfungsi dalam pembentukan sel. karies gigi. Kebutuhannya adalah 1 g/hari.Vitamin A (Aseroftol) ⇒ Berfungsi dalam pertumbuhan sel epitel. mengatur rangsang sinar pada saraf mata. ⇒ Defisiensi akan menyebabkan Dermatitis ⇒ Untuk mencegah timbulnya uban ⇒ Defisiensi ⇒ Defisiensi ⇒ Defisiensi folat. Ditemukan oleh McCollum. Defisiensi akan menyebabkan Kontipasi (Sembelit).Vitamin D . Pada jeruk selain vitamin C ditemukan pula zat Sitrin dan Rutin yang mampu menghentikan pendarahan. Defisiensi akan menimbulkan pendarahan gusi. Defisiensi awal akan menimbulkan gejala Hemeralopia (rabun senja) dan Frinoderma (kulit bersisik). . Diare. Vitamin Yang Larut Dalam Lemak (Lipid Soluble Vitamins) .B1 (Aneurin = Thiamin) .. Keilosis. 5.B6 (Piridoksin = Adermin) Asam Pantotenat PABA (Para Amino Asam Benzoat) Kolin Biotin (Vitamin H) Asam Folat B12 (Sianokobalamin) Vitamin C (Asam Askorbinat) ⇒ Untuk mempengaruhi absorbsi lemak dalam usus. Hesz dan Sherman. Kemudian pada mata akan timbul Bercak Bitot setelah itu mata akan mengering (Xeroftalmia) akhirnya mata akan hancur (Keratomalasi). pendarahan di bawah kulit. kekurangan unsur tersebut dapat terjadi sebelum atau sesudah pertumbuhan berhenti Untuk pembentukan asam klorida (HCl). ⇒ Defisiensi akan menimbulkan timbunan lemak pada hati. Dimensia. Vitamin Yang Larut Dalam Air (Water Soluble Vitamins) .B2 (Riboflavin = Laktoflavin) .Natrium & Klor (NaCl) ⇒ (Tiroksin). (Kalsiferol = Ergosterol) memperlancar proses Osifikasi. tidak menghasilkan energi.

Lambung ⇒ Dilakukan secara mekanik dan kimiawi. Berfungsi dalam pembentukan protrombin. ⇒ Ditemukan oleh Dam dan Schonheydcr. Merangsang keluamya sekretin . Sistem Pencernaan pada manusia Mulut ⇒ Dilakukan pencernaan secara mekanik oleh gigi dan kimiawi oleh ludah yang dihasilkan Kelenjar Parotis. Dibuat dalam kolon dengan bantuan bakteri Escherichia coli Alat Pencernaan Makanan Sistem pencernaan makanan pada manusia terdiri dari beberapa organ.Vitamin K (Anti Hemoragi) ⇒ Berperan dalam meningkatkan Fertilitas.Vitamin E (Tokoferol) . antara lain adalah: Gbr. Sekretin yaitu hormon yang merangsang pankreas untuk mengeluarkan sekretnya. Fungsi HCI Lambung : 1.. Renin yaitu enzim yang mampu menggumpalkan Kasein (sejenis protein) dalam susu. Submandibularis dan Sublingualis yang mengandung enzim Amilase (Ptyalin).

makanan tertentu. sembelit. tukak lambung. Desinfektan 4. Diare Apabila kim dari perut mengalir ke usus terlalu cepat maka defekasi menjadi lebih sering dengan feses yang mengandung banyak air. Diare dalam waktu lama menyebabkan hilangnya air dan garam-garam mineral. atau organisme perusak yang melukai dinding usus. Merangsang keluarnya hormon Kolesistokinin yang berfungsi merangsang empdu mengeluarkan getahnya.Usus 2. Keadaan seperti ini disebut diare. Penyebab diare antara lain ansietas (stres). Akibatnya. Usus memperluas bidang penyerapan dengan melakukan jonjot usus (Villi). kolik. ⇒ Kesukaran dalam proses Defekasi (buang air besar) ⇒ Terlalu banyak makan atau makan suatu zat yang merangsang lambung. air direabsorbsi serta sissa makanan dibusukkan menjadi feses selanjutnya dibuang melalui anus (Proses Defekasi). dan kelainan alat pencernaan. Dalam usus halus makanan diabsorbsi. Amilase dan Tripsinogen. maka feses menjadi keras dan kering. air terlalu banyak diserap usus. 3. Konstipasi (Sembelit) Sembelit terjadi jika kim masuk ke usus dengan sangat lambat. ⇒ Infeksi pada kelenjar parotis disebut juga Gondong ⇒ "Radang" pada dinding lambung. umumnya diakibatkan infeksi Helicobacter pylori ⇒ Produksi air liur yang sangat sedikit Gangguan pada sistem pencernaan makanan dapat disebabkan oleh pola makan yang salah. Dalam usus besar (Kolon). Gangguan Sistem Pencernaan • Apendikitis • Diare • Kontipasi (Sembelit) • Maldigesti • Parotitis • Tukak Lambung/Maag • Xerostomia ⇒ Radang usus buntu. Sembelit ini disebabkan . sampai pada infeksi usus buntu (apendisitis). Mengaktifkan Pepsinogen menjadi Pepsin untuk memecah protein. ⇒ Feses yang sangat cair akibat peristaltik yang terlalu cepat. Di antara gangguan-gangguan ini adalah diare. peritonitis. ⇒ Di dalam Duodenum terdapat getah pankreas (bersifat basa) yang mengandung Steapsin (Lipase). sehingga terjadi dehidrasi. Enterokinase adalah suatu aktivator enzim. infeksi bakteri.

seperti alkohol dan cabe yang mengakibatkan rasa nyeri yang disebut kolik. faring. Struktur lambung memiliki empat ruangan. Tukak lambung menyebabkan berlubangnya dinding lambung sehingga isi lambung jatuh di rongga perut. Geraham belakang (Molare) memiliki bentuk datar dan lobar. yaitu: Rumen. Sedangkan produksi HCl yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya gesekan pada dinding lambung dan usus halus. Gesekan akan lebih parah kalau lambung dalam keadaan kosong akibat makan tidak teratur yang pada akhirnya akan mengakibatkan pendarahan pada lambung. misalnya. sehingga timbul rasa nyeri yang disebut tukak lambung. esofagus. Jika pertahanan mukus rusak. Retikulum. 2. Gangguan lain pada lambung adalah gastritis atau peradangan pada lambung. mempunyai susunan gigi sebagai berikut: 3 M 3 3 P 3 0 C 0 0 I 4 0 I 4 0 C 0 0 P 3 0 M 3 Rahang atas Jenis gigi Rahang bawah I = insisivus = gigi seri . Sapi. 4. struktur alat pencernaan kadangkadang berbeda antara hewan yang satu dengan hewan yang lain. 3. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadinya tukak lambung. lambung. merupakan peradangan pada selaput perut (peritonium). Pola sistem pencernaan pada hewan umumnya sama dengan manusia. Rahang dapat bergerak menyamping untuk menggiling makanan. Omasum dan Abomasum. dan usus. Gangguan lain adalah salah cerna akibat makan makanan yang merangsang lambung. Beberapa gangguan lain pada sistem pencernaan antara lain sebagai berikut: Peritonitis. Tukak Lambung (Ulkus) Dinding lambung diselubungi mukus yang di dalamnya juga terkandung enzim. Gigi seri (Insisivus) memiliki bentuk untuk menjepit makanan berupa tetumbuhan seperli rumput. Sebagian besar tukak lambung ini disebabkan oleh infeksi bakteri jenis tertentu. Struktur khusus sistem pencernaan hewan ruminansia : 1.karena kurang mengkonsumsi makanan yang berupa tumbuhan berserat dan banyak mengkonsumsi daging. yaitu terdiri atas mulut. Namun demikian. enzim pencernaan akan memakan bagian-bagian kecil dari lapisan permukaan lambung. Dapat pula apendiks terinfeksi sehingga terjadi peradangan yang disebut apendisitis.

dan abomasum 7-8%. namun dapat dicernakan untuk menjadi sumber protein bagi hewan pemamah biak. Selulase yang dihasilkan oleh mikroba (bakteri dan protozoa) akan merombak selulosa menjadi asam lemak.C = kaninus = gigi taring P = premolar = geraham depan M = molar = geraham belakang Berdasarkan susunan gigi di atas. polisakarida. yaitu perut yang sebenarnya dan di tempat ini masih terjadi proses pencernaan bolus secara kimiawi oleh enzim. retikulum. Akan tetapi. pada lambung juga terjadi proses pembusukan dan peragian. Dengan demikian. Kapasitas rumen 80%. Di rumen terjadi pencernaan protein. Bolus akan Jimuntahkan kembali ke mulut untuk dimamah kedua kali. Esofagus (kerongkongan) pada sapi sangat pendek dan lebar serta lebih mampu berdilatasi (mernbesar). bakteri tidak tahan hidup di abomasum karena pH yang sangat rendah. dan marmut tidak mempunyai struktur lambung seperti pada sapi untuk fermentasi seluIosa. Dari mulut makanan akan ditelan kembali untuk diteruskan ke ornasum. Pada omasum terdapat kelenjar yang memproduksi enzim yang akan bercampur dengan bolus. hewan ini tidak memerlukan asam amino esensial seperti pada manusia. yaitu penyusun dinding sel tumbuhan yang terdiri atas 50% selulosa. Lambung sapi sangat besar. diperkirakan sekitar 3/4 dart isi rongga perut. Selain itu. dan abomasum dengan ukuran yang bervariasi sesuai dengan umur dan makanan alamiahnya. Hewan seperti kuda. Proses fermentasi atau pembusukan yang dilaksanakan oleh bakteri terjadi pada sekum yang banyak mengandung bakteri. Pembagian ini terlihat dari bentuk gentingan pada saat otot sfinkter berkontraksi. kelinci. Lambung ruminansia terdiri atas 4 bagian. dan fermentasi selulosa oleh enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri dan jenis protozoa tertentu. Esofagus berdinding tipis dan panjangnya bervariasi diperkirakan sekitar 5 cm. Dari rumen. retikulum 5%. omasum. Lambung mempunyai peranan penting untuk menyimpan makanan sementara yang akan dimamah kembali (kedua kah). omasum 7-8%. faring pada sapi lebih pendek. yaitu rumen. Proses fermentasi . tetapi memiliki gigi geraham lebih banyak dibandingkan dengan manusia sesuai dengan fungsinya untuk mengunyah makanan berserat. Makanan dari kerongkongan akan masuk rumen yang berfungsi sebagai gudang sementara bagi makanan yang tertelan. akibatnya bakteri ini akan mati. Jika dibandingkan dengan kuda. terlihat bahwa sapi (hewan memamah biak) tidak mempunyai gigi seri bagian atas dan gigi taring. Akhirnya bolus akan diteruskan ke abomasum. makanan akan diteruskan ke retikulum dan di tempat ini makanan akan dibentuk menjadi gumpalan-gumpalan yang masih kasar (disebut bolus).

yakni pada lambung dan sekum yang kedua-duanya dilakukan oleh bakteri dan protozoa tertentu.Aves .Reptil . jantung beruang dua. . kotoran yang telah keluar tubuh seringkali dimakan kembali.Reptil ⇒ Peredaran darah tunggal. Enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri ini tidak hanya berfungsi untuk mencerna selulosa menjadi asam lemak.Protozoa .Coelenterata dan Platyhelmintbes . sehingga di dalam feses (tinja) hewan yang mengandung bahan organik akan diuraikan dan dapat melepaskan gas CH4 (gas bio). Hal itu dipengaruhi oleh makanannya yang sebagian besar terdiri dari serat (selulosa). Pada kelinci dan marmut. Peredaran darah ganda. ⇒ Peredaran darah ganda. Peredaran darah ganda. . yang akan dicernakan lagi oleh kelinci. jantung beruang tiga. jantung beruang empat. ⇒ Peredaran darah ganda.Amphibi . Usus pada sapi sangat panjang. Hal itu disebabkan karena makanan herbivora bervolume besar dan proses pencernaannya berat. jantung beruang empat. Sekum pada pemakan tumbuh-tumbuhan lebih besar dibandingkan dengan sekum karnivora. . tetapi juga dapat menghasilkan bio gas yang berupa CH4 yang dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif. usus halusnya bisa mencapai 40 meter. ⇒ Peredaran darah ganda. sedangkan pada karnivora volume makanan kecil dan pencernaan berlangsung dengan cepat. kelinci. Kotoran yang belum tercerna tadi masih mengandung banyak zat makanan. Akibatnya kotoran kuda.Pisces . Tidak tertutup kemungkinan bakteri yang ada di sekum akan keluar dari tubuh organisme bersama feses.Amphibi . Sistem Peredaran darah terbuka Sistem peredaran darah tertutup. yakni pada sekum. jantung beruang empat. Sistem Gastrovaskuler.pada sekum tidak seefektif fermentasi yang terjadi di lambung.Annelida ⇒ ⇒ ⇒ ⇒ Difusi (pada Amoeba) dan vakuola kontraktil (padaParamaecium). ⇒ Pada buaya terdapat lubang kecil antar bilik yang disebut foramen panizzae. ⇒ Peredaran darah tunggal. sekat antar ruang belum sempurna.Pisces . jantung beruang dua. sekat sudah ⇒ sempurna. jantung beruang tiga. sekat antar ruang belum sempurna. Sedangkan pada sapi proses pencernaan terjadi dua kali. dan marmut lebih kasar karena proses pencernaan selulosa hanya terjadi satu kali.Mollusca dan Arthropods .

Amonia (NH3).Sklerosis -Trombus dan Embolus . darah sukar membeku. Terdapat dua pembuluh limfe besar : 1. dan hati. mengeluarkan sisa metabolisme. Karbon dioksida dan air merupakan sisa oksidasi atau sisa pembakaran zat makanan yang berasal dari karbohidrat. dan asam urat. Duktus Torasikus. Bila terjadi di rektum disebut Hemoroid (Wasir).Aves Pada buaya terdapat lubang kecil antar bilik yang disebut foramen panizzae. H20. ⇒ Pelebaran pembuluh vena akibat kerusakan pada katup-katupnya. misalnya sebagai pelarut. Alat ekskresi pada manusia dan vertebrata lainnya berupa ginjal. CO2.Hemofilia .. Kedua senyawa tersebut tidak berbahaya bila kadarnya tidak berlebihan. Peredaran darah ganda. Zat sisa ini sudah tidak berguna lagi bagi tubuh. Gangguan Pada Sistem Peredaran Darah . Ekskresi berarti pengeluaran zat buangan atau zat sisa hasil metabolisme yang berlangsung dalam tubuh organisme. kulit. merupakan zat yang . Bila terjadi infeksi dalam tubuh maka tedadi pembesaran kelenjar limfe regional. Demikian juga H2O dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. NHS. Di sepanjang pembuluh tersebut terdapat kelenjar getah bening yang berfungsi sebagai filter terhadap bibit penyakit. Sistem ekskresi membantu memelihara homeostasis dengan tiga cara. sekat sudah ⇒ sempurna. ⇒ Gangguan jantung karena terdapat gumpalan pada nadi tajuk (arteri koronaria). sedangkan alat pengeluaran pada hewan invertebrata berupa nefridium. hasil pembongkaran/pemecahan protein. dan mengatur konsentrasi sebagian besar penyusun cairan tubuh. lemak dan protein. sel api. 2. atau buluh Malphigi. Walaupun CO2 berupa zat sisa namun sebagian masih dapat dipakai sebagai dapar (penjaga kestabilan PH) dalam darah.Varises ⇒ Kadar Hb tidak mencukupi (di bawah normal). zat warna empedu. ⇒ Kekurangan faktor pembekuan darah. paru-paru. Zat sisa metabolisme adalah hasil pembongkaran zat makanan yang bermolekul kompleks. jantung beruang empat. yaitu melakukan osmoregulasi. Duktus Limfatikus Dekster.sedangkan Arteriosklerosis disebabkan oleh kapur. ⇒ Penyakit keganasan darah (kanker darah) ⇒ Pengerasan dinding pembuluh nadi. Zat sisa metabolisme dikeluarkan dari tubuh oleh alat ekskresi.Lekimia . Sisa metabolisme antara lain.Anemia . Atherosklerosis disebabkan oleh lemak.

Zat warna empedu adalah sisa hasil perombakan sel darah merah yang dilaksanakan oleh hati dan disimpan pada kantong empedu.beracun bagi sel. . SISTEM EKSKRESI PADA INVERTEBRATA Sistem ekskresi invertebrata berbeda dengan sistem ekskresi pada vertebrata. Air dikeluarkan lewat lubang nefridiofora ini. Di dalam protonefridium terdapat sel api yang dilengkapi dengan silia. Oleh karena itu. Beberapa zat . invertebrata memiliki sistem ekskresi yang sangat sederhana. Tugas pokok alat ekskresi ialah membuang sisa metabolisme tersebut di atas walaupun alat pengeluarannya berbeda-beda. yaitu dalam bentuk urea. 1. Pada umumnya. saluran bercabang menjadi pembuluh ekskresi yang terbuka sebagai lubang di permukaan tubuh (nefridiofora). Struktur alat ekskresi pada casing pipih Sebagian besar sisa nitrogen tidak masuk dalam saluran ekskresi. Gerakan flagela juga berfungsi mengatur arus dan menggerakan air ke sel api pada sepanjang saluran ekskresi. karena daya larutnya di dalam air rendah. dan sistem ini berbeda antara invertebrata satu dengan invertebrata lainnya. jika untuk sementara disimpan dalam tubuh zat tersebut akan dirombak menjadi zat yang kurang beracun. Air dan beberapa zat sisa ditarik ke dalam sel api. Asam urat merupakan sisa metabolisme yang mengandung nitrogen (sama dengan amonia) dan mempunyai daya racun lebih rendah dibandingkan amonia. cacing gilig (Annellida). Alat ekskresinya ada yang berupa saluran Malphigi. Tiap sel api mempunyai beberapa flagela yang gerakannya seperti gerakan api lilin. Namun demikian. dan sel api. dan belalang. Sisa nitrogen lewat dari sel ke sistem pencernaan dan diekskresikan lewat mulut. Protonefridium tersusun dari tabung dengan ujung membesar mengandung silia. Invertebrata belum memiliki ginjal yang berstruktur sempurna seperti pada vertebrata. zat ini harus dikeluarkan dari tubuh. Zat inilah yang akan dioksidasi jadi urobilinogen yang berguna memberi warna pada tinja dan urin.Gbr. Pada tempat tertentu. Sistem Ekskresi pada Cacing Pipih Cacing pipih mempunyai organ nefridium yang disebut sebagaiprotonefridium. Berikut ini akan dibahas sistem ekskresi pada cacing pipih(Planaria). nefridium. Nefridium adalah tipe yang umum dari struktur ekskresi khusus pada invertebrata.

kecuali pada tiga segmen pertama dan terakhir. molekul makanan. yaitu alat pengeluaran yang berfungsi seperti ginjal pada vertebrata. Saat cairan tubuh mengalir lewat celah panjang nefridium. Sistem ekskresi pada anelida Bagian akhir dari saluran yang berliku-liku ini akan membesar seperti gelembung. anelida mendifusikan sisa amonianya di dalam tanah tetapi ureum diekskresikan lewat sistem ekskresi. Sistem trakea . Zat sisa ada dua bentuk. Sampah nitrogen dan sedikit air tersisa di nefridium dan kadang diekskresikan keluar. Metanefridium berlaku seperti penyaring yang menggerakkan sampah dan mengembalikan substansi yang berguna ke sistem sirkulasi. Kemudian gelembung ini akan bermuara ke bagian luar tubuhmelalui pori yang merupakan lubang (corong) yang kedua. setiap segmen dalam tubuhnya mengandung sepasang metanefridium. disebutnefrostom (di bagian anterior) dan terletak pada segmen yang lain. Lubang yang pertama berupa corong. Gbr. bahan-bahan yang berguna seperti air. Cairan tubuh ditarik ke corong nefrostom masuk ke nefridium oleh gerakan silia dan otot. Cairan dalam rongga tubuh cacing tanah mengandung substansi dan zat sisa. dan ion akan diambil oleh sel-sel tertentu dari tabung. Pada cacing tanah yang merupakan anggota anelida. Alat Ekskresi pada Belalang Alat ekskresi pada belalang adalah pembuluh Malpighi. yaitu ureum.sisa berdifusi secara langsung dari sel ke air. disebut nefridiofor. Oleh karena cacing tanah hidup di dalam tanah dalam lingkungan yang lembab. Nefrostom bersilia dan bermuara di rongga tubuh (pseudoselom). Metanefridium memiliki dua lubang. 3. yaitu amonia dan zat lain yang kurang toksik. Di samping pembuluh Malphigi. Pembuluh Malphigi berupa kumpulan benang halus yang berwarna putih kekuningan dan pangkalnya melekat pada pangkal dinding usus. serangga juga memiliki sistem trakea untuk mengeluarkan zat sisa hasil oksidasi yang berupa CO2. Rongga tubuh ini berfungsi sebagai sistem pencernaan. 2. Corong (nefrostom) akan berlanjut pada saluran yang berliku-liku pada segmen berikutnya. Sistem Ekskresi pada Anelida dan Molluska Anelida dan molluska mempunyai organ nefridium yang disebutmetanefridium. Bahanbahan ini lalu menembus sekitar kapiler dan disirkulasikan lagi.

Namun yang terpenting dari keempat organ tersebut adalah ginjal. Ginjal Fungsi utama ginjal adalah mengekskresikan zat-zat sisa metabolisme yang mengandung nitrogen misalnya amonia. Asam urat berbentuk kristal yang tidak larut. Darah mengalir lewat pembuluh Malpighi. Amonia adalah hasil pemecahan protein dan bermacam-macam garam. dan sisa air akan diserap lagi. Kristal asam urat dapat diekskresikan lewat anus bersama dengan feses. bahan yang mengandung nitrogen diendapkan sebagai asam urat. melalui proses deaminasi atau proses pembusukan mikroba dalam usus. kulit. misalnya vitamin yang larut dalam air. ginjal juga berfungsi mengeksresikan zat yang jumlahnya berlebihan. serta mempertahankan keseimbangan asam dan basa. Amonia yang diproduksinya diubah menjadi bahan yang kurang toksik yang disebut asam urat.ini berfungsi seperti paru-paru pada vertebrata. 1. Gbr. Sekresi dari ginjal berupa urin. sedangkan air dan berbagai garam diserap kembali biasanya secara osmosis dan transpor aktif. mempertahankan cairan ekstraselular dengan jalan mengeluarkan air bila berlebihan. Pembuluh Malpighi terletak di antara usus tengah dan usus belakang. Sistem Ekskresi pada belalang Sistem ekskresi pada manusia dan vertebrata lainnya melibatkan organ paru-paru. Belalang tidak dapat mengekskresikan amonia dan harus memelihara konsentrasi air di dalam tubuhnya. Selain itu. dan hati. Saat cairan bergerak lewat bagian proksimal pembuluh Malpighi. . ginjal. Asam urat dan sisa air masuk ke usus halus.

korteks (bagian luar) b. kulit. pelvis renalis (rongga ginjal). Bagian korteks ginjal mengandung banyak sekali nefron ± 100 juta sehingga permukaan kapiler ginjal menjadi luas. Glomerulus berbentuk jalinan kapiler arterial. jumlahnya sepasang dan terletak di dorsal kiri dan kanan tulang belakang di daerah pinggang. Pada badan Malphigi terdapatkapsul Bowman yang bentuknya seperti mangkuk atau piala yang berupa selaput sel pipih. akibatnya perembesan zat buangan menjadi banyak. Alat-alat ekskresi pada manusia yang berupa ginjal.5% dari berat badan. Berat ginjal diperkirakan 0. Setiap menit 20-25% darah dipompa oleh jantung yang mengalir menuju ginjal. Setiap nefron terdiri atas badan Malphigi dan tubulus (saluran) yang panjang. dan kelenjar keringat a. Tubulus yang kedua adalah tubulus distal. Tubulus pada badan Malphigi adalah tubulus proksimal yang bergulung dekat kapsul Bowman yang pada dinding sel terdapat banyak sekali mitokondria. Kapsul Bowman membungkus glomerulus. Struktur Ginjal Bentuk ginjal seperti kacang merah. .Gbr. paruparu. Ginjal terdiri dari tiga bagian utama yaitu: a. dan panjangnya ± 10 cm. medulla (sumsum ginjal) c.

dan augmentasi. reabsorbsi. Penyaringan (filtrasi) . Ginjal terletak di dorsal pinggang berjumlah sepasang Gbr. b. 1. Proses-proses di dalam Ginjal Di dalam ginjal terjadi rangkaian prows filtrasi. Dari kandung kencing menuju luar tubuh urin melewati saluran yang disebut uretra.Gbr. Struktur dalam (anatomi) ginjal Pada rongga ginjal bermuara pembuluh pengumpul. Rongga ginjal dihubungkan oleh ureter (berupa saluran) ke kandung kencing (vesika urinaria) yang berfungsi sebagai tempat penampungan sementara urin sebelum keluar tubuh.

misalnya ureum dari 0. klorida. Bahan-bahan kecil terlarut dalam plasma. Penderitanya akan menghasilkan urin yang sangat encer.03`. bikarbonat. glukosa.5% urea. dan sebagian besar protein plasma. Penyerapan kembali (Reabsorbsi) Volume urin manusia hanya 1% dari filtrat glomerulus. natrium. Hasil penyaringan di glomerulus berupa filtrat glomerulus (urin primer) yang komposisinya serupa dengan darah tetapi tidak mengandung protein. kalium. misalnya pigmen empedu yang berfungsi memberi warm dan bau pada urin. Sebaliknya. 2. dan bahan lain pada filtrat dikeluarkan dalam urin. Sebaliknya. konsentrasi zat-zat sisa metabolisme yang bersifat racun bertambah.5% garam. Pada glomerulus terdapat sel-sel endotelium kapiler yang berpori (podosit) sehingga mempermudah proses penyaringan. keping darah. Beberapa faktor yang mempermudah proses penyaringan adalah tekanan hidrolik dan permeabilitias yang tinggi pada glomerulus. Pada filtrat glomerulus masih dapat ditemukan asam amino. dan 150 g glukosa. 1. Selain penyaringan. di glomelurus terjadi pula pengikatan kembali sel-sel darah. Tiap hari tabung ginjal mereabsorbsi lebih dari 178 liter air. Augmentasi Augmentasi adalah proses penambahan zat sisa dan urea yang mulai terjadi di tubulus kontortus distal. Substansi yang masih berguna seperti glukosa dan asam amino dikembalikan ke darah. garam lain.Filtrasi terjadi pada kapiler glomerulus pada kapsul Bowman. zat-zat yang masih diperlukan tidak akan ditemukan lagi. Kehilangan kemampuan mensekresi ADH menyebabkan penyakti diabetes insipidus. Setelah terjadi reabsorbsi maka tubulus akan menghasilkan urin seku Zder yang komposisinya sangat berbeda dengan urin primer. Reabsorbsi air terjadi pada tubulus proksimal dan tubulus distal. Jika hormon ADH rendah maka penyerapan air berkurang sehingga urin menjadi banyak dan encer. asam amino. dalam urin primer dapat mencapai 2% dalam urin sekunder. Gula dan asam mino meresap melalui peristiwa difusi. dan urea melewati saringan dan menjadi bagian dari endapan. 1200 g garam. seperti glukosa. Oleh karena itu. penyerapan air banyak sehingga urin sedikit dan pekat. Komposisi urin yang dikeluarkan lewat ureter adalah 96% air. dan garamgaram lainnya. 99% filtrat glomerulus akan direabsorbsi secara aktif pada tubulus kontortus proksimal dan terjadi penambahan zat-zat sisa serta urea pada tubulus kontortus distal. Hal-hal yang Mempengaruhi Produksi Urin Hormon anti diuretik (ADH) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis posterior akan mempengaruhi penyerapan air pada bagian tubulus distal karma meningkatkan permeabilitias sel terhadap air. natrium. kalium. Sebagian besar dari zat-zat ini direabsorbsi beberapa kali. dan sisa substansi lain. sedangkan air melalui peristiwa osn osis. Pada urin sekunder. jika hormon ADH banyak. Sisa sampah kelebihan garam. 3. . Meresapnya zat pada tubulus ini melalui dua cara. 2.

Karbon dioksida dan air hash metabolisme di jaringan diangkut oleh darah lewat vena untuk dibawa ke jantung. Karbon dioksida dari jaringan sebagian besar (75%) diangkut oleh plasma darah dalam bentuk senyawa HC03. sehingga orang akan sering mengeluarkan urin. Banyak sedikitnya hormon insulin Apabila hormon insulin kurang (penderita diabetes melitus). Hati menjadi bagian dari sistem ekskresi karma menghasilkan empedu. Hasilnya. Paru-paru (Pulmo) Fungsi utama paru-paru adalah sebagai alat pernapasan. Akan tetapi. Selain ADH. sedangkan sekitar 25% lagi diikat oleh Hb yang membentuk karboksi hemoglobin (HbC02). karma mengekskresikan zat Sisa metabolisme maka dibahas pula dalam sistem ekskresi. Hati juga berfungsi merombak hemoglobin menjadi bilirubin dap biliverdin. pembuangannya diatur oleh hati kemudian diangkut oleh darah ke ginjal. Selanjutnya. filtrasi kurang efektif karena tekanan darah menurun. Demikian juga kreatinin hash pemecahan protein. akan menurunkan konsentrasi protein yang dapat menyebabkan tekanan koloid protein menurun sehingga tekanan filtrasi kurang efektif. Kulit (Cutis) . 4. H2O dan CO2 dapat berdifusi atau dapat dieksresikan di alveolus paru-paru karena pada alveolus bermuara banyak kapiler yang mempunyai selaput tipis. Saraf Rangsangan pada saraf ginjal akan menyebabkan penyempitan duktus aferen sehingga aliran darah ke glomerulus berkurang. c. dap setelah mengalami oksidasi akan berubah jadi urobilin yang memberi warna pada feses menjadi kekuningan. urin yang diproduksi banyak. Akibatnya.Gambar 4: Mekanisme kerja pengaruh hormon ADH terhadap produksi urin. 2. Penderitanya disebut mengalami sakit kuning. Jika saluran empedu tersumbat karena adanya endapan kolesterol maka cairan empedu akan masuk dalam sistem peredaran darah sehingga cairan darah menjadi lebih kuning. banyak sedikitnya urin dipengaruhi pula oleh faktor-faktor berikut : a. b. Kelebihan kadar gula dalam tubulus distal mengganggu proses penyerapan air. dan dari jantung akan dipompakan ke paru-paru untuk berdifusi di alveolus. Jumlah air yang diminum Akibat banyaknya air yang diminum. 3. kadar gula dalam darah akan dikeluarkan lewat tubulus distal. Hati (Hepar) Hati disebut juga sebagai alat ekskresi di samping berfungsi sebagai kelenjar dalam sistem pencernaan.

Kulit berfungsi sebagai organ ekskresi karma mengandung kelenjar keringat (glandula sudorifera) yang mengeluarkan 5% sampai 10% dari seluruh sisa metabolisme. Pusat pengatur suhu pada susunan saraf pusat akan mengatur aktifitas kelenjar keringat dalam mengeluarkan keringat. Keringat mengandung air, larutan garam, dap urea. Pengeluaran keringat yang berlebihan bagi pekerja berat menimbulkan hilangmelanositnya garam-garam mineral sehingga dapat menyebabkan kejang otot dan pingsan. Selain berfungsi mengekskresikan keringat, kulit juga berfungsi sebagai pelindung terhadap kerusakan fisik, penyinaran, serangan kuman, penguapan, sebagai organ penerima rangsang (reseptor), serta pengatur suhu tubuh. Kulit terdiri atas dua bagian utama yaitu: epidermis dan dermis. a. Epidermis (lapisan terluar) dibedakan lagi atas: 1. stratum 2. stratum 3. stratum 4. stratum luar. b. Dermis Pada bagian ini terdapat akar rambut, kelenjar minyak, pembuluh darah, serabut saraf, serta otot penegak rambut. Kelenjar keringat akan menyerap air dan garam mineral dari kapiler darah karena letaknya yang berdekatan. Selanjutnya, air dan garam mineral ini akan dikeluarkan di permukaan kulit (pada pori) sebagai keringat. Keringat yang keluar akan menyerap panas tubuh sehingga suhu tubuh akan tetap. Dalam kondisi normal, keringat yang keluar sekitar 50 cc per jam. Jumlah ini akan berkurang atau bertambah jika ada faktor-faktor berikut suhu lingkungan yang tinggi, gangguan dalam penyerapan air pada ginjal (gagal ginjal), kelembapan udara, aktivitas tubuh yang meningkat sehingga proses metabolisme berlangsung lebih cepat untuk menghasilkan energi, gangguan emosional, dan menyempitnya pembuluh darah akibat rangsangan pada saraf simpatik. Ginjal merupakan organ yang menyelenggarakan Homeostasis. Ginjal Terdiri Dari 1. Bagian Korteks yang berisi Nefron (terdiri dari Glomerulus dan Kapsula Bowman). 2. Bagian Medula yang berisi Tubulus Ginjal. korneum berupa zat tanduk (sel mati) dan selalu mengelupas lusidum granulosum yang mengandung pigmen germinativum ialah lapisan yang selalu membentuk sel-sel kulit ke arah

Tahapan Pembentukan Urine

1. Reaksi Filtrasi 2. Reaksi Rearsorbsi 3. Reaksi Ekskresi (Augmentasi)

Proses Pembentukan Urine Darah difiltrasi menjadi Filtrat Glomerulus (Urine Primer) ⇒ reabsorbsi di Tubulus Kontortus Proksimal menjadi Filtrat Tubulus (Urine Sekunder) ⇒augmentasi di Tubulus Kontortus Distal ⇒ U R I N E. Jumlah Urine Dipengaruhi oleh: - Jumlah cairan yang diminum (Balans cairan). - Jumlah garam yang masuk. - Hormon Antidiuretika (ADH) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis..postenor. Defisisensi hormon akan menyebabkan penyakit Diabetes..Insipidus --> jumlah urine yang keluar terlalu banyak. Metabolisme Protein Hingga Menghasilkan Urea 1. ORNITIN + NH3 + COz 4 SITRULIN 2. SITRULIN + NH3 4 ARGININ 3. ARGININ 4 ORNITIN + UREA Reaksi ke-3 dibantu oleh enzim Arginase, Sitrulin, Arginin dan Ornitin adalah nama asam amino.

Alat respirasi adalah alat atau bagian tubuh tempat 02 dapat berdifusi masuk dan sebaliknya C02 dapat berdifusi keluar. Alat respirasi pada hewan bervariasi antara hewan yang satu dengan hewan yang lain, ada yang berupa paru-paru, insang, kulit, trakea, dan paruparu buku, bahkan ada beberapa organisme yang belum mempunyai alat khusus sehingga oksigen berdifusi langsung dari lingkungan ke dalam tubuh, contohnya pada hewan bersel satu, porifera, dan coelenterata. Pada ketiga hewan ini oksigen berdifusi dari lingkungan melalui rongga tubuh.

Gbr. Berbagai macam alat respirasi pada hewan

1. Alat Respirasi pada Serangga Corong hawa (trakea) adalah alat pernapasan yang dimiliki oleh serangga dan arthropoda lainnya. Pembuluh trakea bermuara pada lubang kecil yang ada di kerangka luar (eksoskeleton) yang disebut spirakel. Spirakel berbentuk pembuluh silindris yang berlapis zat kitin, dan terletak berpasangan pada setiap segmen tubuh. Spirakel men punyai katup yang dikontrol oleh otot sehingga membuka dan menutupnya spirakel terjadi secara teratur. Pada umumnya spirakel terbuka selama serangga terbang, dan tertutup saat serangga beristirahat.

Gbr. Trakea pada serangga

Oksigen dari luar masuk lewat spirakel. Kemudian udara dari spirakel menujupembuluh-pembuluh trakea dan selanjutnya pembuluh trakea bercabang lagi

Selain itu. darah pada serangga hanya berfungsi mengangkut sari makanan dan bukan untuk mengangkut gas pernapasan.mempunyai gelembung udara di organ yang menyerupai rambut pada permukaan ventral. berisi cairan. Sebaliknya. O2 dalam gelembung dipindahkan melalui sistem trakea ke sel-sel pernapasan. Serangga air tertentu mempunyai gelembung udara sehingga dapat menyelam di air dalam waktu lama. Paru-paru buku memiliki gulungan yang berasal dari invaginasi perut. ada pula serangga yang mempunyai insang trakea yang berfungsi menyerap udara dari air. Misalnya. Alat Pernapasan pada Kalajengking dan Laba-laba Kalajengking dan laba-laba besar (Arachnida) yang hidup di darat memiliki alat pernapasan berupa paru-paru buku. Sistem trakea berfungsi mengangkut OZ dan mengedarkannya ke seluruh tubuh. Mekanisme pernapasan pada serangga. Keluar masuknya udara disebabkan oleh gerakan otot yang terjadi secara teratur. dan dibentuk oleh sel yang disebut trakeoblas. 2. Pada serangga air seperti jentik nyamuk udara diperoleh dengan menjulurkan tabung pernapasan ke perxnukaan air untuk mengambil udara.menjadi cabang halus yang disebut trakeolus sehingga dapat mencapai seluruh jaringan dan alat tubuh bagian dalam. Di bagian ujung trakeolus terdapat cairan sehingga udara mudah berdifusi kejaringan. Masing-masing paru-paru buku ini memiliki lembaran-lembaran tipis (lamela) yang tersusun berjajar. Dengan demikian. atau pengambilan udara melalui cabang-cabang halus serupa insang. Paruparu buku ini juga memiliki spirakel tempat masuknya oksigen dari luar. sedangkan jika hidup di air bernapas dengan insang buku. Pertukaran gas terjadi antara trakeolus dengan sel-sel tubuh. jika otot perut belalang berelaksasi maka trakea kembali pada volume semula sehingga tekanan udara menjadi lebih kecil dibandingkan tekanan di luar sebagai akibatnya udara di luar yang kaya 02 masuk ke trakea. misalnya belalang. Selama menyelam. Selanjutnya dari cabang halus ini oksigen diedarkan melalui pembuluh trakea. dan sebaliknya mengangkut C02 basil respirasi untuk dikeluarkan dari tubuh. Trakeolus ini mempunyai fungsi yang sama dengan kapiler pada sistem pengangkutan (transportasi) pada vertebrata. kepik Notonecta sp. Trakeolus tidak berlapis kitin. adalah sebagai berikut : Jika otot perut belalang berkontraksi maka trakea mexrupih sehingga udara kaya COZ keluar. .

Insang berbentuk lembaran-lembaran tipis berwarna merah muda dan selalu lembap.Gbr. Alat Pernapasan pada Ikan Insang dimiliki oleh jenis ikan (pisces). yakni inspirasi dan ekspirasi. Pada fase inspirasi. Labirin ini berfungsi menyimpan cadangan 02 sehingga ikan tahan pada kondisi yang kekurangan 02. Bagian terluar dare insang berhubungan dengan air. Selaput rongga mulut dapat berfungsi sebagai alat pernapasan karma tipis dan banyak terdapat kapiler yang bermuara di tempat itu. sedangkan bagian dalam berhubungan erat dengan kapiler-kapiler darah. Oksigen yang masuk lewat kulit akan melewati vena kulit (vena kutanea) kemudian dibawa ke jantung untuk diedarkan ke seluruh tubuh. dan osmoregulator.sedangkan insang pada ikan bertulang rawan tidak ditutupi oleh operkulum. Insang tidak saja berfungsi sebagai alat pernapasan tetapi dapat pula berfungsi sebagai alat ekskresi garam-garam. yaitu insang luar. Selain bernapas dengan selaput rongga mulut. selain dengan labirin. 02 dari air masuk ke dalam insang kemudian 02 diikat oleh kapiler darah untuk dibawa ke jaringan-jaringan yang membutuhkan. Contoh ikan yang mempunyai labirin adalah: ikan gabus dan ikan lele. Hewan yang memiliki insang luar sepanjang hidupnya adalah salamander. 3. ini dimungkinkan karma kulitnya selalu dalam keadaan basah dan mengandung banyak kapiler sehingga gas pernapasan mudah berdifusi. ikan mempunyai gelembung renang yang terletak di dekat punggung. dan paru-paru. Sebaliknya pada fase ekspirasi. dari jantung dipompa ke kulit dan paru-paru lewat arteri kulit pare- . oksigen berdifusi lewat selaput rongga mulut. Untuk menyimpan cadangan 02. Irisan melintanK paru-paru buku pada laba-laba Baik insang buku maupun paru-paru buku keduanya mempunyai fungsi yang sama seperti fungsi paru-paru pada vertebrata. C02 yang dibawa oleh darah dari jaringan akan bermuara ke insang dan dari insang diekskresikan keluar tubuh. penyaring makanan. Selain dimiliki oleh ikan. Iubang hidung terbuka dan glotis tertutup sehingga udara berada di rongga mulut dan berdifusi masuk melalui selaput rongga mulut yang tipis. Alat Pernapasan pada Katak Pada katak. alat pertukaran ion. Mekanisme pernapasan pada ikan melalui 2 tahap. Insang pada ikan bertulang sejati ditutupi oleh tutup insang yang disebut operkulum. 4. Kecuali pada fase berudu bernapas dengan insang karena hidupnya di air. katak bernapas pula dengan kulit. Beberapa jenis ikan mempunyai labirinyang merupakan perluasan ke atas dari insang dan membentuk lipatan-lipatan sehingga merupakan rongga-rongga tidak teratur. kulit.dan tiap filamen mengandung banyak lapisan tipis (lamela). insang juga dimiliki oleh katak pada fase berudu. Sebaliknya karbon dioksida dari jaringan akan di bawa ke jantung. Tiap lembaran insang terdiri dare sepasang filamen. Pada filamen terdapat pembuluh darah yang memiliki banyak kapiler sehingga memungkinkan OZ berdifusi masuk dan CO2 berdifusi keluar. Pada saat terjadi gerakan rongga mulut dan faring.

alat pernafasan katak Gbr. Dengan demikian pertukaran oksigen dan karbon dioksida dapat terjadi di kulit. oksigen diikat oleh darah yang berada dalam kapiler dinding paru-paru dan sebaliknya. akibatnya oksigen masuk melalui koane. Pada kadal. Celah tekak menutup dan sebaliknya koane membuka. Mekanisme pernafasan katak Dalam paru-paru terjadi mekanisme inspirasi dan ekspirasi yang keduanya terjadi saat mulut tertutup. Mekanisme inspirasi adalah sebagai berikut. Paruparu reptilia lebih sederhana. Permukaan paru-paru diperbesar oleh adanya bentuk. dengan beberapa belahanbelahan yang membuat paru-parunya bertekstur seperti spon. otot rahang bawah berkontraksi yang juga diikuti dengan berkontraksinya geniohioideus sehingga rongga mulut mengecil. 5. karbon dioksida dilepaskan ke lingkungan. Paru-paru . hanya dengan beberapa lipatan dinding yang berfungsi memperbesar permukaan pertukaran gas. Paruparu dengan rongga mulut dihubungkan oleh bronkus yang pendek. katak bernapas juga dengan paruparu walaupun paru-parunya belum sebaik paru-paru mamalia.bentuk seperti kantung sehingga gas pernapasan dapat berdifusi. Dengan mengecilnya rongga mulut maka udara yang kaya karbon dioksida keluar. Mekanisme ekspirasi adalah sebagai berikut. Fase inspirasi adalah saat udara (kaya oksigen) yang masuk lewat selaput rongga mulut dan kulit berdifusi pada gelembunggelembung di paru-paru. Katak mempunyai sepasang paru-paru yang berbentuk gelembung tempat bermuaranya kapiler darah. Selain bernapas dengan selaput rongga mulut dan kulit. kura-kura. Pada reptilia pertukaran gas tidak efektif. Dalam paru-paru terjadi pertukaran gas. Setelah itu koane menutup dan otot rahang bawah dan otot geniohioideus berkontraksi sehingga rongga mulut mengecil.paru (arteri pulmo kutanea). Otot Sternohioideusberkonstraksi sehingga rongga mulut membesar. dan buaya paru-paru lebih kompleks. Otot-otot perut dan sternohioideus berkontraksi sehingga udara dalam paru-paru tertekan keluar dan masuk ke dalam rongga mulut. Bersamaan dengan itu. Alat Pernapasan pada Reptilia Paru-paru reptilia berada dalam rongga dada dan dilindungi oleh tulang rusuk. Gbr. Mengecilnya rongga mulut mendorong oksigen masuk ke paru-paru lewat celah-celah.

Bergetarnya selaput itu menimbulkan suara. dan di rongga perut(kantong udara abdominal). yakni saat burung sedang mengepakkan sayapnya. pundi-pundi hawa hanya berfungsi sebagai penyimpan cadangan oksigen dan meringankan tubuh. tempat berdifusinya gas pernapasan hanya terjadi di paru-paru. Bersamaan dengan mengecilnya rongga dada. Di pundi-pundi hawa tidak terjadi difusi gas pernapasan.ruang dada bagian belakang (toraks posterior). Atau dengan kata lain. Bronkus bercabang lagi menjadi mesobronkus yangmerupakan bronkus sekunder dan dapat dibedakan menjadi ventrobronkus (di bagian ventral) dan dorsobronkus ( di bagian dorsal). Jalur pernapasan pada burung berawal di lubang hidung. Pada tempat ini. Udara pada pundi-pundi hawa dimanfaatkan hanya pada saat udara (OZ) di paruparu berkurang. burung mengisap udara dengan cara memperbesar rongga dadanya sehingga tekanan udara di dalam rongga dada menjadi kecil yang mengakibatkan masuknya udara luar. 6. Parabronkus berupa tabung tabung kecil. Trakeanya panjang berupa pipa bertulang rawan yang berbentuk cincin. yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. Jadi. antara tulang selangka (korakoid). Saat sayap mengepak atau diangkat ke atas maka kantung hawa di tulang korakoid terjepit sehingga oksigen pada tempat itu masuk ke paru-paru. .pundi hawa sebagai cadangan udara. Karena adanya pundi-pundi hawa maka pernapasan pada burung menjadi efisien. Alat Pernapasan pada Burung Pada burung.pada beberapa jenis kadal misalnya bunglon Afrika mempunyai pundi-pundi hawa cadangan yang memungkinkan hewan tersebut melayang di udara. ekspirasi terjadi apabila otot interkostal relaksasi maka tulang rusuk dan tulang dada kembali ke posisi semula. dan bagian akhir trakea bercabang menjadi dua bagian. Dalam bronkus pada pangkal trakea terdapat sirink yang pada bagian dalamnya terdapat lipatan-lipatan berupa selaput yang dapat bergetar. Ventrobronkus dihubungkan dengan dorsobronkus. Paruparu burung berjumlah sepasang dan terletak dalam rongga dada yang dilindungi oleh tulang rusuk. Pundi-pundi hawa terdapat di pangkal leher (servikal). dan sayap. pelepasan oksigen di paru-paru dapat terjadi pada saat ekspirasi maupun inspirasi. Udara luar yang masuk sebagian kecil tinggal di paru-paru dan sebagian besar akan diteruskan ke pundi. udara dari kantung hawa masuk ke paru-paru dan terjadi pelepasan oksigen dalam pembuluh kapiler di paruparu. burung memiliki 8 atau 9 perluasan paru-paru atau pundi-pundi hawa (sakus pneumatikus) yang menyebar sampai ke perut. udara masuk kemudian diteruskan pada celah tekak yang terdapat pada dasar faring yang menghubungkan trakea. Di parabronkus bermuara banyak kapiler sehingga memungkinkan udara berdifusi. Masuknya udara yang kaya oksigen ke paru-paru (inspirasi) disebabkan adanya kontraksi otot antartulang rusuk (interkostal) sehingga tulang rusuk bergerak keluar dan tulang dada bergerak ke bawah. Selain paru-paru. oleh banyak parabronkus (100 atau lebih). Sebaliknya. ruang dada bagian depan (toraks anterior). Pundi-pundi hawa berhubungan dengan paruparu dan berselaput tipis. sehingga rongga dada mengecil dan tekanan menjadi lebih besar dari tekanan di udara luar akibatnya udara dari paru-paru yang kaya karbon dioksida keluar. leher.

terdapat juga rambut pendek dan tebal yang berfungsi menyaring partikel kotoran yang masuk bersama udara. Kecepatan respirasi pada berbagai hewan berbeda bergantung dari berbagai hal. aktifitas. Urutan saluran pernapasan adalah sebagai berikut: rongga hidung ⇒ faring ⇒ trakea ⇒ bronkus ⇒ paru-paru (bronkiol dan alveolus). Skema Sistem Respirasi Pada Manusia a. antara lain. Gbr. Sistem pernapasan pada manusia mencakup dua hal.Selaput lendir berfungsi menangkap benda asing yang masuk lewat saluran pernapasan. b. Juga terdapat konka yang mempunyai banyak kapiler darah yang berfungsi menghangatkan udara yang masuk. Faring (Tenggorokan) . Burung mengisap udara ⇒ udara mengalir lewat bronkus ke pundi-pundi hawa bagian belakang ⇒ bersamaan dengan itu udara yang sudah ada di paru-paru mengalir ke pundipundi hawa ⇒ udara di pundi-pundi belakang mengalir ke paruparu ⇒ udara menuju pundipundi hawa depan. Selain itu.Rongga hidung berlapis selaput lendir. kesehatan. di dalamnya terdapat kelenjar minyak (kelenjar sebasea) dan kelenjar keringat (kelenjar sudorifera). yakni saluran pernapasan dan mekanisme pernapasan.Bagan pernapasan pada burung di saat hinggap adalah sebagai berikut. dan bobot tubuh. Rongga Hidung (Cavum Nasalis) Udara dari luar akan masuk lewat rongga hidung (cavum nasalis).

e. Makan sambil berbicara dapat mengakibatkan makanan masuk ke saluran pernapasan karena saluran pernapasan pada saat tersebut sedang terbuka. yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. disebut pleura.Udara dari rongga hidung masuk ke faring. bernapas. saraf kita akan mengatur agar peristiwa menelan. Paru-paru dibungkus oleh dua selaput yang tipis. c. Silia-silia ini berfungsi menyaring benda-benda asing yang masuk ke saluran pernapasan. Selaput bagian dalam yang langsung menyelaputi paru-paru disebut pleura dalam (pleura visceralis) dan selaput yang menyelaputi rongga dada yang bersebelahan dengan tulang rusuk disebut pleura luar (pleura parietalis). dan berbicara tidak terjadi bersamaan sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan. Masuknya udara melalui faring akan menyebabkan pita suara bergetar dan terdengar sebagai suara. hanya tulang rawan bronkus bentuknya tidak teratur dan pada bagian bronkus yang lebih besar cincin tulang rawannya melingkari lumen dengan sempurna. Paruparu ada dua bagian yaitu paru-paru kanan (pulmo dekster) yang terdiri atas 3 lobus dan paru-paru kiri (pulmo sinister) yang terdiri atas 2 lobus. Pada bagian belakang faring (posterior) terdapat laring (tekak) tempat terletaknya pita suara (pita vocalis). Struktur lapisan mukosa bronkus sama dengan trakea. dikelilingi oleh cincin tulang rawan. Faring merupakan percabangan 2 saluran. yaitu saluran pernapasan (nasofarings) pada bagian depan dan saluran pencernaan (orofarings) pada bagian belakang. dan pada bagian dalam rongga bersilia. d. Walaupun demikian. Tenggorokan (Trakea) Tenggorokan berupa pipa yang panjangnya ± 10 cm. Dinding tenggorokan tipis dan kaku. Bronkus bercabangcabang lagi menjadi bronkiolus. . di bagian sampingdibatasi oleh otot dan rusuk dan di bagian bawah dibatasi oleh diafragma yang berotot kuat. Paru-paru (Pulmo) Paru-paru terletak di dalam rongga dada bagian atas. terletak sebagian di leher dan sebagian di rongga dada (torak). Cabang-cabang Tenggorokan (Bronki) Tenggorokan (trakea) bercabang menjadi dua bagian.

Dinding rongga pleura bersifat permeabel terhadap air dan zat-zat lain. tetapi rongganya masih mempunyai silia dan di bagian ujung mempunyai epitelium berbentuk kubus bersilia. Gbr. Di dalam paru-paru. Alveolus terdapat pada ujung akhir bronkiolus berupa kantong kecil yang salah satu sisinya terbuka sehingga menyerupai busa atau mirip sarang tawon. Oleh karena alveolus berselaput tipis dan di situ banyak bermuara kapiler darah maka memungkinkan terjadinya difusi gas pernapasan. jaringan elastik. Bronkiolus tidak mempunyi tulang rawan. . Bronkiolus berakhir pada gugus kantung udara (alveolus). dan pembuluh darah. bronkiolus bercabang-cabang halus dengan diameter ± 1 mm. Paru-paru tersusun oleh bronkiolus. Alveolus yang diperbesar ernapasan adalah suatu proses yang terjadi secara otomatis walau dalam keadaan tertidur sekalipun karma sistem pernapasan dipengaruhi oleh susunan saraf otonom. Paru-paru berstruktur seperti spon yang elastis dengan daerah permukaan dalam yang sangat lebar untuk pertukaran gas. dindingnya makin menipis jika dibanding dengan bronkus. alveolus.Gbr. Pada bagian distal kemungkinan tidak bersilia. Cairan pleura berasal dari plasma darah yang masuk secara eksudasi. Struktur paru-paru Antara selaput luar dan selaput dalam terdapat rongga berisi cairan pleura yang berfungsi sebagai pelumas paru-paru.

Pernapasan Perut Pernapasan perut merupakan pernapasan yang mekanismenya melibatkan aktifitas otot-otot diafragma yang membatasi rongga perut dan rongga dada. sedangkan pernapasan dalam adalah pernapasan yang terjadi antara darah dalam kapiler dengan sel-sel tubuh. 1. Mekanisme pernapasan perut dapat dibedakan menjadi dua tahap yakni sebagai berikut. Fase ini berupa berkontraksinya otot antartulang rusuk sehingga rongga dada membesar. Pernapasan dada dan perut terjadi secara bersamaan. 1. Sehubungan dengan organ yang terlibat dalam pemasukkan udara(inspirasi) dan pengeluaran udara (ekspirasi) maka mekanisme pernapasan dibedakan atas dua macam. apabila tekanan dalam rongga dada lebih besar maka udara akan keluar. Fase ekspirasi merupakan fase berelaksasinya otot diafragma . Pernapasan luar adalah pertukaran udara yang terjadi antara udara dalam alveolus dengan darah dalam kapiler. Sebagai akibatnya. Fase Inspirasi.Menurut tempat terjadinya pertukaran gas maka pernapasan dapat dibedakan atas 2 jenis. Pada fase ini otot diafragma berkontraksi sehingga diafragma mendatar. yaitu pernapasan luar dan pernapasan dalam. Gambar 1 Mekanisme inspirasi dan ekspirasi pada manusia b. sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar. 2. Mekanismenya dapat dibedakan sebagai berikut. tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar. a. Masuk keluarnya udara dalam paru-paru dipengaruhi oleh perbedaan tekanan udara dalam rongga dada dengan tekanan udara di luar tubuh. Fase ekspirasi. Pernapasan Dada Pernapasan dada adalah pernapasan yang melibatkan ototantartulang rusuk. Sebaliknya. akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk. Fase inspirasi. 2. Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot antara tulang rusuk ke posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. akibatnya rongga dada membesar dan tekanan menjadi kecil sehingga udara luar masuk. Fase Ekspirasi. Jika tekanan di luar rongga dada lebih besar maka udara akan masuk. yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut.

Lihat skema udara pernapasan berikut ini. Walaupun demikian. Kapasitas vital adalah jumlah udara maksimun yang dapat dikeluarkan seseorang setelah mengisi paru-parunya secara maksimum. Dalam keadaan luar biasa. kapasitas vital udara yang digunakan dalam proses bernapas mencapai 3500 cc. mengembang) sehingga rongga dada mengecil dan tekanan menjadi lebih besar. udara yang digunakan dalam proses pernapasan memiliki volume antara 500 cc hingga sekitar 3500 cc. hanya sekitar 350 cc udara yang mencapai alveolus. serta kondisi kesehatan. yang 1000 cc merupakan sisa udara yang tidak dapat digunakan tetapi senantiasa mengisi bagian paru-paru sebagai residu atau udara sisa. Volume udara pernapasan dapat diukur dengan suatu alat yang disebut spirometer. Udara ini dikenal sebagai kapasitas total udara pernapasan manusia. akibatnya udara keluar dari paru-paru. Skema udara pernapasan Udara cadangan inspirasi1500 Udara pernapasan biasa 500 Udara cadangan ekspirasi 1500 Udara sisa (residu) 1000 kapasitas total ⇐ ⇒ kapasitas vital Dengan demikian. sedangkan sisanya mengisi saluran pernapasan. Dari 500 cc udara inspirasi/ekspirasi biasa. . kemampuan dan kebiasaan bernapas.Kapasitas tidal adalah jumlah udara yang keluar masuk pare-paru pada pernapasan normal. Dalam keadaaan normal.(kembali ke posisi semula. Gambar 1 Gambaran skematik spirometer Besarnya volume udara pernapasan tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. inspirasi maupun ekspirasi dalam menggunakan sekitar 1500 cc udara pernapasan (expiratory reserve volume = inspiratory reserve volume = 1500 cc). kegiatan inspirasi dan ekpirasi atau menghirup dan menghembuskan udara dalam bernapas hanya menggunakan sekitar 500 cc volume udara pernapasan (kapasitas tidal = ± 500 cc). antara lain ukuran alat pernapasan. volume udara paru-paru manusia mencapai 4500 cc. Dalam keadaan normal.

tekanan O2 (P O2). pengikatan oksigen oleh hemoglobin dapat diperlihat-kan menurut persamaan reaksi bolak-balik berikut ini : Hb4 + O2 4 Hb O2 (oksihemoglobin) berwarna merah jernih Reaksi di atas dipengaruhi oleh kadar O2. seseorang yang memiliki kebiasaan memakan lebih banyak daging akan membutuhkan lebih banyak oksigen daripada seorang vegetarian. . ukuran tubuh. kadar CO2. Dalam keadaan biasa. . perbedaan kadar O2 dalam jaringan. dan kadar O2 di udara. Proses difusi oksigen ke dalam arteri demikian juga difusi CO2 dari arteri dipengaruhi oleh tekanan O2 dalam udara inspirasi. Pekerja-pekerja berat termasuk atlit lebih banyak membutuhkan oksigen dibanding pekerja ringan. Hemoglobin yang terdapat dalam butir darah merah atau eritrosit ini tersusun oleh senyawa hemin atauhematin yang mengandung unsur besi dan globin yang berupa protein. Gbr. Tekanan oksigen di lingkungan lebih tinggi dari pada tekanan oksigen dalam alveolus paru-paru dan arteri yang hanya 104 mm Hg. Tekanan seluruh udara lingkungan sekitar 1 atmosfir atau 760 mm Hg. Demikian juga seseorang yang memiliki ukuran tubuh lebih besar dengan sendirinya membutuhkan oksigen lebih banyak. sebagian besar oksigen diikat oleh zat warna darah atau pigmen darah (hemoglobin) untuk diangkut ke sel-sel jaringan tubuh. Selanjutnya.5 cc tiap menit. manusia membutuhkan sekitar 300 cc oksigen sehari (24 jam) atau sekitar 0. misalnya konsentrasi hemoglobin darah berkurang. serta jumlah maupun jenis bahan makanan yang dimakan. Oleh karena itu oksigen dapat masuk ke paru-paru secara difusi. Selanjutnya.Jumlah oksigen yang diambil melalui udara pernapasan tergantung pada kebutuhan dan hal tersebut biasanya dipengaruhi oleh jenis pekerjaan. Oksigen yang dibutuhkan berdifusi masuk ke darah dalam kapiler darah yang menyelubungi alveolus. Kebutuhan tersebut berbanding lurus dengan volume udara inspirasi dan ekspirasi biasa kecuali dalam keadaan tertentu saat konsentrasi oksigen udara inspirasi berkurang atau karena sebab lain.Pertukaran O2 dan CO2 antara alveolus dan Pembuluh darah yang menyelubungi Secara sederhana. sedangkan tekanan O2 di lingkungan sekitar 160 mm Hg.

Karbon dioksida terikat pada hemoglobin dalam bentuk karbomino hemoglobin (23% dari seluruh CO2). O2 akan mengalir lewat vena pulmonalis yang tekananO2 nya 104 mm. yakni siklus krebs (TCA = Tri Caboxylic Acid Cycle) kemudian tahap III. Pengangkutan CO2 oleh darah dapat dilaksanakan melalui 3 Cara yakni sebagai berikut. ATP berasal dari bahan-bahan karbohidrat yang diubah menjadi fosfat melalui tiga tahapan. Pengangkutan sekitar 200 mm3 C02 keluar tubuh umumnya berlangsung menurut reaksi kimia berikut: C02 + H20 ⇒ (karbonat anhidrase) H2CO3 Tiap liter darah hanya dapat melarutkan 4. Bila tekanan oksigen hanya 40 mm Hg maka hanya ada sekitar 12 cc oksigen yang bertahan dalam darah vena. CO2 mengalir lewat arteri pulmonalis yang tekanan O2 nya sama yaitu 45 mm hg. . menuju ke jantung. Sebaliknya apabila terjadi akumulasi garam basa dalam darah maka muncul gejala alkalosis. Dari jantung. Dari arteri pulmonalis CO2 masuk ke paru-paru lalu dilepaskan ke udara bebas.5 karena terbentuknya asam karbonat. 3. Karbon dioksida larut dalam plasma. lebih tinggi dibandingkan vena sistemik yang hanya 45 mm Hg. CO2 + H2O ⇒ H2CO3 ⇒ H+ + HCO-3 Gangguan terhadap pengangkutan CO2 dapat mengakibatkan munculnya gejala asidosis karena turunnya kadar basa dalam darah. yakni tahap transfer elektron. Dari jaringan CO2 akan mengalir lewat vena sistemik ke jantung. Dari jantung O2 mengalir lewat arteri sistemik yang tekanan O2 nya 104 mm hg menuju ke jaringan tubuh yang tekanan O2 nya 0 . 1. dan membentuk asam karbonat dengan enzim anhidrase (7% dari seluruh CO2). Dengan demikian kemampuan hemoglobin untuk mengikat oksigen adalah 7 cc per 100 mm3 darah. Reaksinya adalah sebagai berikut. Berapa minimal darah yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan oksigen pada jaringan? Setiap 100 mm3 darah dengan tekanan oksigen 100 mm Hg dapat mengangkut 19 cc oksigen. Hal tersebut dapat disebabkan karena keadaan Pneumoni.Dari paru-paru. Di jaringan. Tekanan CO2 di jaringan di atas 45 mm hg. siklus krebs terjadi di mitokondria. O2 ini akan dipergunakan.3 cc CO2 sehingga mempengaruhi pH darah menjadi 4. Karbon dioksida terikat dalam gugus ion bikarbonat (HCO3) melalui proses berantai pertukaran klorida (70% dari seluruh CO2). Glikolisis terjadi di sitoplasma. 2. Energi yang digunakan dalam kegiatan respirasi bersumber dari ATP (Adenosin Tri Fosfat) yang ada pada masing-masing sel. Mula-mula proses glikolisis oleh enzim glukokinase membentuk piruvat pada siklus Glukosa (Tahap I) kemudian tahap II.40 mm hg.

debu. serta radang pada pleura disebut pleuritis. Paru-paru juga dapat mengalami kerusakan karena terinfeksiMycobacterium tuber culosis penyebab penyakit TBC. Sistern ini meliputi sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Gangguan pada sistem pernapasan adalah terganggunya pengangkutan O2 ke selsel atau jaringan tubuh. peradangan pada bronkus disebut bronkitis. amandel. Efektor adalah sel atau organ yang menghasilkan tanggapan terhadap rangsangan. Penyakit pernapasan yang sering terjadi adalah emfisema berupa penyakit yang terjadi karena susunan dan fungsi alveolus yang Sistem saraf tersusun oleh berjuta-juta sel saraf yang mempunyai bentuk bervariasi. Gejala alergi terutama asma dapat pula menghinggapi sistem pernapasan begitu juga kanker dapat menyerang paru-paru terutama para perokok berat. SEL SARAF . disebut asfiksi. saraf mempunyai hubungan kerja seperti mata rantai (berurutan) antara reseptor dan efektor. batu bara dan racun lain dapat pula menyebabkan terganggunya pengikatan O2 oleh hemoglobin dalam pembuluh darah. Contohnya otot dan kelenjar.Ketiga tahap di atas dapat dilihat pada skema berikut ini. karena daya afinitas hemoglobin juga lebih besar terhadap racun dibanding terhadap O2. misalnya polip. Keracunan asam sianida. alveolusnya terisi air sehingga difusi oksigen sangat sedikit bahkan tidak ada sama sekali sehingga mengakibatkan orang tersebut shock dan pernapasannya dapat terhenti. Reseptor adalah satu atau sekelompok sel saraf dan sel lainnya yang berfungsi mengenali rangsangan tertentu yang berasal dari luar atau dari dalam tubuh. Asfiksi ada bermacam-macam misalnya terisinya alveolus dengan cairan limfa karena infeksi Diplokokus pneumonia atau Pneumokokus yang menyebabkan penyakit pneumonia. Orang seperti itu dapat ditolong dengan mengeluarkan air dari saluran pernapasannya dan melakukan pernapasan buatan tanpa alat dengan cara dari mulut ke mulut dengan irama tertentu dan menggunakan metode Silvester dan Hilger Neelsen. Pada orang yang tenggelam. Pengangkutan O2 dapat pula terhambat karena tingginya kadar karbon monoksida dalam alveolus sedangkan daya ikat (afinitas) hemoglobin jauh lebih besar terhadap CO daripada O2 dan CO2. dan adenoid. Peradangan dapat terjadi pada rongga hidung bagian atas dan disebutsinusitis. Asfiksi dapat pula disebabkan karena penyumbatan saluran pernapasan oleh kelenjar limfa. Dalam kegiatannya.

sel saraf dapat dibagi menjadi 3 kelompok. Gbr. Fungsi mielin adalah melindungi akson dan memberi nutrisi. Akson yang diperbesar Setiap neuron hanya mempunyai satu akson dan minimal satu dendrit. yang berfungsi mempercepat penghantaran impuls. 1. Fungsi sel saraf adalah mengirimkan pesan (impuls) yang berupa rangsang atau tanggapan. Sel Schwann adalah sel glia yang membentuk selubung lemak di seluruh serabut saraf mielin. Akson biasanya sangat panjang. Berdasarkan struktur dan fungsinya. sedangkan akson berfungsi mengirimkan impuls dari badan sel ke jaringan lain.Ujung akson dari saraf sensori berhubungan dengan saraf asosiasi (intermediet). sel saraf motor. dendrit pendek. Badan sel saraf motor berada di sistem saraf pusat. sedangkan aksonnya dapat sangat panjang. yaitu sel saraf sensori. Dendritnya sangat pendek berhubungan dengan akson saraf asosiasi. Struktur Sel Saraf Gbr. . Pada bagian luar akson terdapat lapisan lemak disebut mielin yang merupakan kumpulan sel Schwann yang menempel pada akson. Dari badan sel keluar dua macam serabut saraf. Sel saraf sensori Fungsi sel saraf sensori adalah menghantar impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat. Sel saraf motor Fungsi sel saraf motor adalah mengirim impuls dari sistem saraf pusat ke otot atau kelenjar yang hasilnya berupa tanggapan tubuh terhadap rangsangan. Dendrit berfungsi mengirimkan impuls ke badan sel saraf. dan sel saraf intermediet (asosiasi). 2.Sistem saraf terdiri dari jutaan sel saraf (neuron). yaitudendrit dan akson (neurit). Sebaliknya. yaitu otak (ensefalon) dan sumsum belakang (medula spinalis). Kedua serabut saraf ini berisi plasma sel. Bagian dari akson yang tidak terbungkus mielin disebut nodus Ranvier. Membran plasma sel Schwann disebut neurilemma. Struktur Sel Saraf Setiap neuron terdiri dari satu badan sel yang di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel.

Pada waktu sel saraf beristirahat. Berikut ini akan dibahas secara rinci kedua cara tersebut. Sedangkan badan sel saraf berkumpul membentuk ganglion atau simpul saraf. Kecepatan perjalanan gelombang perbedaan potensial bervariasi antara 1 sampai dengart 120 m per detik. Untuk dapat berfungsi kembali diperlukan waktu 1/500 sampai 1/1000 detik.3. Perubahan potensial ini (depolarisasi)terjadi berurutan sepanjang serabut saraf. kutub positif terdapat di bagian luar dan kutub negatif terdapat di bagian dalam sel saraf. Struktur ganglion gabungan fari badan sel saraf Impuls dapat dihantarkan melalui beberapa cara. tergantung pada diameter akson dan ada atau tidaknyaselubung mielin. Sel ini dapat ditemukan di dalam sistem saraf pusat dan berfungsi menghubungkan sel saraf motor dengan sel saraf sensori atau berhubungan dengan sel saraf lainnya yang ada di dalam sistem saraf pusat. akson dan dendrit bergabung dalam satu selubung dan membentuk urat saraf. Bila impuls telah lewat maka untuk sementara serabut saraf tidak dapat dilalui oleh impuls. Penghantaran Impuls Melalui Sel Saraf Penghantaran impuls baik yang berupa rangsangan ataupun tanggapan melalui serabut saraf (akson) dapat terjadi karena adanya perbedaan potensial listrik antara bagian luar dan bagian dalam sel. di antaranya melalui sel saraf dan sinapsis. Sel saraf intermediet menerima impuls dari reseptor sensori atau sel saraf asosiasi lainnya. Diperkirakan bahwa rangsangan (stimulus) pada indra menyebabkan terjadinya pembalikan perbedaan potensial listrik sesaat. karena terjadi perubahan potensial kembali seperti semula (potensial istirahat). Kelompok-kelompok serabut saraf. Energi yang digunakan berasal dari hasil pemapasan sel yang dilakukan oleh . Gbr. 1. Sel saraf intermediet Sel saraf intermediet disebut juga sel saraf asosiasi.

Bila impuls sampai pada ujung neuron. Kemudian vesikula akan melepaskan neurotransmitterberupa asetilkolin. dan dopamin serta serotonin yang terdapat di otak. Lokasi. Tetapi bila kekuatannya di atas ambang maka impuls akan dihantarkan sampai ke ujung akson. Penghantaran Impuls Melalui Sinapsis Titik temu antara terminal akson salah satu neuron dengan neuron lain dinamakan sinapsis. Bila asetilkolin sudah melaksanakan tugasnya maka akan diuraikan oleh enzim asetilkolinesterase yang dihasilkan oleh membran post-sinapsis. Penempelan asetilkolin pada reseptor menimbulkan impuls pada sel saraf berikutnya. Prinsip kerjanya sama dengan sinapsis saraf-saraf lainnya. Neuron yang berakhir pada tonjolan sinapsis disebut neuron pra-sinapsis. Stimulasi yang kurang kuat atau di bawah ambang (threshold) tidak akan menghasilkan impuls yang dapat merubah potensial listrik. maka vesikula bergerak dan melebur dengan membran pra-sinapsis. noradrenalin terdapat di sistem saraf simpatik. dan cara kerja sinapsis . Membran ujung dendrit dari sel berikutnya yang membentuk sinapsis disebut post-sinapsis. Setiap terminal akson membengkak membentuk tonjolan sinapsis. Stimulasi yang kuat dapat menimbulkan jumlah impuls yang lebih besar pada periode waktu tertentu daripada impuls yang lemah. Di dalam sitoplasma tonjolan sinapsis terdapat struktur kumpulan membran kecil berisi neurotransmitter. anatomi. Gbr. Neurontransmitter ada bermacam-macam misalnya asetilkolin yang terdapat di seluruh tubuh. Asetilkolin kemudian berdifusi melewati celah sinapsis dan menempel pada reseptor yang terdapat pada membran post-sinapsis.mitokondria dalam sel saraf. Neurontransmitter adalah suatu zat kimia yang dapat menyeberangkan impuls dari neuron pra-sinapsis ke post-sinapsis. 2. Bagaimanakah penghantaran impuls dari saraf motor ke otot? Antara saraf motor dan otot terdapat sinapsis berbentuk cawan dengan membran pra-sinapsis dan membran post-sinapsis yang terbentuk dari sarkolema yang mengelilingi sel otot. yang disebutvesikula sinapsis.

Araknoid. otak juga dilindungi 3 lapisan selaput meninges. diterima oleh set saraf penghubung (asosiasi) tanpa diolah di dalam otak langsung dikirim tanggapan ke saraf motor untuk disampaikan ke efektor. atau batuk. Contoh gerak refleks misalnya berkedip. Gbr. Jadi dapat dikatakan gerakan terjadi tanpa dipengaruhi kehendak atau tanpa disadari terlebih dahulu. dibawa ke otak untuk selanjutnya diolah oleh otak. Impuls pada gerakan sadar melalui jalan panjang. bersin. gerak mengedip atau mempersempit pupil bila ada sinar dan refleks sumsum tulang belakang bila set saraf penghubung berada di dalam sumsum tulang belakang misalnya refleks pada lutut. disebut demikian karena bentuknya seperti sarang labah-labah. ada pula gerak yang terjadi tanpa disadari yaitu gerak refleks. Bila membran ini terkena infeksi maka akan terjadi radang yang disebut meningitis. impuls melalui jalan pendek atau jalan pintas. yaitu dari reseptor. merupakan selaput yang kuat dan bersatu dengan tengkorak. Keduanya merupakan organ yang sangat lunak. Gerak refleks dapat dibedakan atas refleks otak bila saraf penghubung (asosiasi) berada di dalam otak. berupa tanggapan. yaitu dimulai dari reseptor penerima rangsang. namun. Jalan pintas ini disebut lengkung refleks. kemudian diteruskan oleh saraf sensori ke pusat saraf. yaitu otot atau kelenjar. Ketiga lapisan membran meninges dari luar ke dalam adalah sebagai berikut. Di dalamnya terdapat cairan serebrospinalis. Gerak pada umumnya terjadi secara sadar. Gerak refleks berjalan sangat cepat dan tanggapan terjadi secara otomatis terhadap rangsangan. ke saraf sensori. Lengkung refleks yang menggambarkan mekanisme jalannya impuls pada lutut yang dipukul Sistem saraf pusat meliputi otak (ensefalon) dan sumsum tulang belakang (Medula spinalis). Selain tengkorak dan ruas-ruas tulang belakang. Durameter. Pada gerak refleks. dibawa oleh saraf motor sebagai perintah yang harus dilaksanakan oleh efektor. dengan fungsi yang sangat penting maka perlu perlindungan. misalnya. kemudian hasil olahan oleh otak.Gerak merupakan pola koordinasi yang sangat sederhana untuk menjelaskan penghantaran impuls oleh saraf. 1. tanpa memerlukan kontrol dari otak. semacam cairan limfa yang mengisi . 2.

kreativitas) dan emosi. Pada otak. Pada bagian korteks serebrum yang berwarna kelabu terdapat bagian penerima rangsang (area sensor) yang terletak di sebelah belakang area motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar atau merespon rangsangan. Selain itu terdapat area asosiasi yang menghubungkan area motor dan sensorik. 3. materi kelabu terletak di bagian luar atau kulitnya (korteks) dan bagian putih terletak di tengah. Area ini berperan dalam proses belajar. Pusat penglihatan terdapat di bagian belakang. Lapisan ini penuh dengan pembuluh darah dan sangat dekat dengan permukaan otak. ingatan (memori).sela sela membran araknoid. Di sekitar kedua area tersebut dalah bagian yang mengatur kegiatan psikologi yang lebih tinggi. berbicara. Fungsi selaput araknoid adalah sebagai bantalan untuk melindungi otak dari bahaya kerusakan mekanik. Otak Otak mempunyai lima bagian utama. menyimpan ingatan. 1. dan pertimbangan. dan jembatan varol. badan sel yang membentuk bagian materi kelabu (substansi grissea) 2. a. Otak besar merupakan sumber dari semua kegiatan/gerakan sadar atau sesuai dengan kehendak. Piameter. analisis. yaitu jaringan ikat yang terletak di antara sel-sel saraf di dalam sistem saraf pusat Walaupun otak dan sumsum tulang belakang mempunyai materi sama tetapi susunannya berbeda. sel-sel neuroglia. yaitu yang berkaitan dengan kepandaian (intelegensi). Pada sumsum tulang belakang bagian tengah berupa materi kelabu berbentuk kupu-kupu. membuat kesimpulan. dan belajar berbagai bahasa. . Agaknya lapisan ini berfungsi untuk memberi oksigen dan nutrisi serta mengangkut bahan sisa metabolisme. Otak besar (serebrum) Otak besar mempunyai fungsi dalam pengaturan semua aktifitas mental. sumsum sambung (medulla oblongata). otak kecil (serebelum). Otak dan sumsum tulang belakang mempunyai 3 materi esensial yaitu: 1. walaupun ada juga beberapa gerakan refleks otak. Misalnya bagian depan merupakan pusat proses berfikir (yaitu mengingat. kesadaran. otak tengah (mesensefalon). serabut saraf yang membentuk bagian materi putih (substansi alba) 3. yaitu: otak besar (serebrum). sedangkan bagian korteks berupa materi putih.

keseimbangan. Bila ada rangsangan yang merugikan atau berbahaya maka gerakan sadar yang normal tidak mungkin dilaksanakan.Gbr. Otak dengan bagian-bagian penyusunnya 2. . Bagian atas (dorsal) otak tengah merupakan lobus optikus yang mengatur refleks mata seperti penyempitan pupil mata. dan posisi tubuh. Otak dan kegiatan-kegiatan yang dikontrolnya 3. Otak tengah (mesensefalon) Otak tengah terletak di depan otak kecil dan jembatan varol. Gbr. dan juga merupakan pusat pendengaran. Otak kecil (serebelum) Serebelum mempunyai fungsi utama dalam koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar. Di depan otak tengah terdapat talamus dan kelenjar hipofisis yang mengatur kerja kelenjar-kelenjar endokrin.

batuk. sumsum sambung juga mengatur gerak refleks yang lain seperti bersin. volume dan kecepatan respirasi. Sumsum sambung juga mempengaruhi jembatan. Urat saraf yang membawa impuls ke otak merupakan saluran asenden dan yang membawa impuls yang berupa perintah dari otak merupakan saluran desenden. Gbr. Pada bagian putih terdapat serabut saraf asosiasi. refleks fisiologi seperti detak jantung. Sistem saraf sadar mengontrol aktivitas yang kerjanya diatur oleh otak. Selain itu. Kumpulan serabut saraf membentuk saraf (urat saraf). juga menghubungkan otak besar dan sumsum tulang belakang.4. dan sekresi keringat. Sumsum tulang belakang (medulla spinalis) Pada penampang melintang sumsum tulang belakang tampak bagian luar berwarna putih. . Pada penampang melintang sumsum tulang belakang ada bagian seperti sayap yang terbagi atas sayap atas disebut tanduk dorsal dan sayap bawah disebut tanduk ventral. sedangkan saraf otonom mengontrol aktivitas yang tidak dapat diatur otak antara lain denyut jantung. sedangkan bagian dalam berbentuk kupu-kupu dan berwarna kelabu. dan sekresi kelenjar pencernaan. Sumsum sambung (medulla oblongata) Sumsum sambung berfungsi menghantar impuls yang datang dari medula spinalis menuju ke otak. gerak alat pencernaan. Penampang melintang sumsum tulang belakang Sistem saraf tepi terdiri dari sistem saraf sadai dan sistem saraf tak sadar (sistem saraf otonom). Pada tanduk dorsal terdapat badan sel saraf penghubung (asosiasi konektor) yang akan menerima impuls dari sel saraf sensori dan akan menghantarkannya ke saraf motor. 6. gerak saluran pencernaan. 5. Impuls sensori dari reseptor dihantar masuk ke sumsum tulang belakang melalui tanduk dorsal dan impuls motor keluar dari sumsum tulang belakang melalui tanduk ventral menuju efektor. dan berkedip. Jembatan varol (pons varoli) Jembatan varol berisi serabut saraf yang menghubungkan otak kecil bagian kiri dan kanan. tekanan darah.

Gbr. 6. empat pasang saraf gabungan sensori dan motor. 4. yaitu saraf-saraf yang keluar dari otak. Saraf tepi dan aktivitas-aktivitas yang dikendalikannya 1. dan 10. dan saraf sumsum tulang belakang. 7. yaitu saraf-saraf yang keluar dari sumsum tulang belakang. yaitu saraf nomor 5. yaitu saraf nomor 1. dan 8 2. 9. 2. Gambar 2 Otak dilihat dari bawah menunjukkan saraf kranial . lima pasang saraf motor. Tiga pasang saraf sensori. yaitu saraf nomor 3. Sistem Saraf Sadar Sistem saraf sadar disusun oleh saraf otak (saraf kranial). Saraf otak ada 12 pasang yang terdiri dari: 1. dan 12 3. 11.

Saraf otak dikhususkan untuk daerah kepala dan leher. Pleksus cervicalis merupakan gabungan urat saraf leher yang mempengaruhi bagian leher. dan satu pasang saraf ekor. Sistem saraf parasimpatik terdiri dari keseluruhan "nervus vagus" bersama cabangcabangnya ditambah dengan beberapa saraf otak lain dan saraf sumsum sambung. kecuali nervus vagus yang melewati leher ke bawah sampai daerah toraks dan rongga perut.Pleksus brachialis mempengaruhi bagian tangan. 12 pasang saraf punggung. Saraf Otonom Sistem saraf otonom disusun oleh serabut saraf yang berasal dari otak maupun dari sumsum tulang belakang dan menuju organ yang bersangkutan. 2. 5 pasang saraf pinggang. bahu. dan diafragma. b. a. 5 pasang saraf pinggul. saraf sumsum tulang belakang dibedakan atas 8 pasang saraf leher. Saraf simpatik mempunyai ganglion yang terletak di sepanjang tulang belakang menempel pada sumsum tulang belakang sehingga mempunyai urat pra ganglion pendek. Perbedaan struktur antara saraf simpatik dan parasimpatik terletak pada posisi ganglion. Dalam sistem ini terdapat beberapa jalur dan masing-masing jalur membentuk sinapsis yang kompleks dan juga membentuk ganglion.sedangkan saraf parasimpatik mempunyai urat pra ganglion yangpanjang karena ganglion menempel pada organ yang dibantu. Nervus vagus membentuk bagian saraf otonom. Tabel Fungsi Saraf Otonom Parasimpatik • • • • mengecilkan pupil menstimulasi aliran ludah memperlambat denyut jantung membesarkan bronkus • • • • Simpatik memperbesar pupil menghambat aliran ludah mempercepat denyut jantung mengecilkan bronkus . Urat saraf yang terdapat pada pangkal ganglion disebut urat saraf pra ganglion dan yang berada pada ujung ganglion disebut urat saraf post ganglion. Sistem saraf otonom dapat dibagi atas sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik. Saraf sumsum tulang belakang berjumlah 31 pasang saraf gabungan. Pleksus Jumbo sakralis yang mempengaruhi bagian pinggul dan kaki. Beberapa urat saraf bersatu membentuk jaringan urat saraf yang disebut pleksus. Fungsi sistem saraf simpatik dan parasimpatik selalu berlawanan (antagonis). Oleh karena daerah jangkauannya sangat luas maka nervus vagus disebut saraf pengembara dan sekaligus merupakan saraf otak yang paling penting. c. Berdasarkan asalnya. Ada 3 buah pleksus yaitu sebagai berikut.

dan lain sebagainya. Indra yang kita kenal ada lima. 1. Ketiga lapis dinding ini dari luar ke dalam adalah sebagai berikut. ligamentum. Interoreseptor yang membantu koordinasi dalam sikap tubuh disebut kinestesis. kadar glukosa dan sebagainya. Sel-sel interoreseptor misalnya terdapat pada sel otot.• menstimulasi sekresi kelenjar pencernaan mengerutkan kantung kemih • menghambat sekresi kelenjar pencernaan menghambat kontraksi kandung kemih • • Indra mempunyai sel-sel reseptor khusus untuk mengenali perubahan lingkungan. kadar oksigen atau karbon dioksida. 5. tendon. sendi. Indra Indra Indra Indra Indra penglihat (mata) pendengar (telinga) peraba (kulit) pengecap (lidah) pencium (hidung). tetapi termasuk otototot penggerak bola mata. 2. misalnya nyeri. Bola Mata Bola mata mempunyai 3 lapis dinding yang mengelilingi rongga bola mata. dinding pembuluh darah. INDERA PENGLIHAT (MATA) Mata mempunyai reseptor khusus untuk mengenali perubahan sinar dan warna. dinding saluran pencernaan. 4. yaitu: 1. sesungguhnya interoreseptor terdapat di seluruh tubuh manusia. Akan tetapi. . 3. kotak mata (rongga tempat mata berada). dan bulu mata. Reseptor yang berfungsi untuk mengenali lingkungan dalam. disebut interoreseptor. Sesungguhnya yang disebut mata bukanlah hanya bola mata. kelopak. Kelima indra tersebut berfungsi untuk mengenali perubahan lingkungan luar. oleh karenanya disebut eksoreseptor.

Bagian yang dilewati urat saraf optik tidak peka terhadap sinar dan daerah ini disebut bintik buta. disebut kornea.Gbr. Badan siliaris membentuk ligamentum yang berfungsi mengikat lensa mata. Iris berfungsi sebagai diafragma. Di bagian depan iris bercelah membentuk pupil (anak mata). Warna gelap pada koroid berfungsi untuk mencegah refleksi (pemantulan sinar). yaitu pengontrol ukuran pupil untuk mengatur sinar yang masuk. Struktur bola mata dilihat dari samping a. Koroid Koroid berwarna coklat kehitaman sampai hitam. Selaput transparan yang melapisi kornea dan bagian dalam kelopak mata disebut . Adanya lensa dan ligamentum pengikatnya menyebabkan rongga bola mata terbagi dua. Pada seluruh bagian retina berhubungan dengan badan sel-sel saraf yang serabutnya membentuk urat saraf optik yang memanjang sampai ke otak. Kotak mata pada tengkorak berfungsi melindungi bola mata dari kerusakan. c. Melalui pupil sinar masuk. Konjungtiva adalah lapisan transparan yang melapisi kornea dan kelopak mata. yaitu bagian depan terletak di depan lensa berisi carian yang disebut aqueous humor dan bagian belakang terletak di belakang lensa berisi vitreous humor. Retina Lapisan ini peka terhadap sinar. Kontraksi dan relaksasi dari otot badan siliaris akan mengatur cembung pipihnya lensa. Kedua cairan tersebut berfungsi menjaga lensa agar selalu dalam bentuk yang benar. berwarna putih buram (tidak tembus cahaya). kecuali di bagian depan bersifat transparan. merupakan lapisan yang berisi banyak pembuluh darah yang memberi nutrisi dan oksigen terutama untuk retina. koroid membentuk badan siliaris yang berlanjut ke depan membentuk iris yang berwarna. b. Sklera Sklera merupakan jaringan ikat dengan serat yang kuat. Di bagian depan. Lapisan ini berfungsi melindungi bola mata dari gangguan.

Konjungtiva penuh dengan pembuluh darah dan serabut saraf. dan ke bawah. 2. Pigmen ungu yang terdapat pada sel basilus disebut rodopsin. sedangkan jika kita sangat jauh dari obyek. Untuk mencegah kekeringan.konjungtiva. kornea. pigmen pada sel basilus berfungsi untuk situasi kurang terang. yaitu sel kerucut (sel konus)dan sel batang (sel basilus). dan biru. Otot rektus berfungsi menggerakkan bola mata ke kanan. Kedua macam pigmen akan terurai bila terkena sinar. Kerusakan salah satu sel konus akan menyebabkan buta warna. Air mata berfungsi sebagai alat pelumas dan pencegah masuknya mikroorganisme ke dalam mata. konjungtiva dibasahi dengan cairan yang keluar dari kelenjar air mata (kelenjar lakrimal) yang terdapat di bawah alis. Selaput ini peka terhadap iritasi. Ada tiga macam sel konus. bayang-bayang benda akan jatuh pada bintik kuning. Otot Mata Ada enam otot mata yang berfungsi memegang sklera. Dua lainnya adalah otot obliq atas (superior) dan otot obliq bawah (inferior). dan vitreous humor. dan rektus internal). Radang konjungtiva disebut konjungtivitis. Jarak terjauh saat benda tampak jelas tanpa kontraksi disebut titik jauh (punctum remotum). terutama pigmen ungu yang terdapat pada sel batang. Jika kita sangat dekat dengan obyek maka cahaya yang masuk ke mata tampak seperti kerucut. Oleh karena itu. maka sudut kerucut cahaya yang masuk sangat kecil sehingga sinar tampak paralel. Lihat . ke atas. ke kiri. yaitu sel yang peka terhadap warna merah. yaitu bagian yang paling peka terhadap sinar. lensa. Pigmen lembayung dari sel konus merupakan senyawa iodopsin yang merupakan gabungan antara retinin dan opsin. aqueus humor. Apabila terkena sinar. Bagi mata normal. maka rodopsin akan terurai menjadi protein dan vitamin A. Pembentukan kembali pigmen terjadi dalam keadaan gelap. dan antiseptik dalam jumlah kecil. Sel konus berisi pigmen lembayung dan sel batang berisi pigmen ungu. rektus superior. Air mata mengandung lendir. 3. rektus eksternal. Fungsi Mata Sinar yang masuk ke mata sebelum sampai di retina mengalami pembiasan lima kali yaitu waktu melalui konjungtiva. Empat di antaranya disebut otot rektus (rektus inferior. Untuk pembentukan kembali memerlukan waktu yang disebut adaptasi gelap(disebut juga adaptasi rodopsin). mata sulit untuk melihat. Ada dua macam sel reseptor pada retina. makin ke tengah maka jumlah sel batang makin berkurang sehingga di daerah bintik kuning hanya ada sel konus saja. misalnya sinar matahari. sedangkan pigmen dari sel konus berfungsi lebih pada suasana terang yaitu untuk membedakan warna. hijau. yaitu suatu senyawa protein dan vitamin A. Jarak terdekat yang dapat dilihat dengan jelas disebut titik dekat (punctum proximum). Pada waktu adaptasi. Pembiasan terbesar terjadi di kornea. Dengan ketiga macam sel konus tersebut mata dapat menangkap spektrum warna. garam.

Gambar 11. disebabkan bola mata terlalu pendek sehingga bayang-bayang jatuh di belakang retina. Hal ini disebabkan karena elastisitas lensa berkurang. Baik sinar dari obyek yang jauh maupun yang dekat harus direfraksikan (dibiaskan) untuk menghasilkan titik yang tajam pada retina agar obyek terlihat jelas. sedangkan cahaya dari obyek yang dekat difokuskan dengan lensa yang tebal dan pendek. Perubahan bentuk lensa ini akibat kerja otot siliari. Cahaya dari obyek yang dekat membutuhkan lebih banyak pembiasan untuk pemfokusan dibandingkan obyek yang jauh. kecuali cara mengubah fokus lensa. . Saat melihat dekat. mereka hanya dapat melihat benda yang jaraknya dekat. Cacat mata seperti ini disebut presbiopi atau mata tua karena proses penuaan. Kelainan pada Mata Pada anak-anak.50 tahun terjadi perubahan yang menyolok. Cahaya dibiaskan jika melewati konjungtiva kornea. otot siliari berkontraksi sehingga memendekkan apertura yang mengelilingi lensa. Untuk cacat seperti ini orang dapat ditolong dengan lensa cekung (negatif). Mata jauh dapat terjadi pada anak-anak. Pada mata dekat ini orang tidak dapat melihat benda yang jauh. otot siliari relaksasi sehingga apertura yang mengelilingi lensa membesar dan tegangan ligamen suspensor bertambah. titik dekat mata bisa sangat pendek. Akomodasi mata saat melihat jauh b. a. Penderita presbiopi dapat dibantu dengan lensa rangkap. Saat melihat jauh. Persamaan dan perbedaannya disajikan pada Tabel. Sebagai akibatnya lensa menebal dan pendek. yaitu titik dekat mata sampai 50 cm. Pembiasan cahaya untuk menghasilkan penglihatan yang jelas disebut pemfokusan. Cacat mata pada anak-anak seperti ini disebut hipermetropi. Miopi biasa terjadi pada anakanak.3 Cara kerja kamera dart mata 4. Akomodasi mata saat melihat dekat Cara kerja mata manusia pada dasarnya sama dengan cara kerja kamera.18. Tabel 11. kira-kira 9 cm untuk anak umur 11 tahun. jarak titik dekat makin panjang. oleh karena itu memerlukan pertolongan kaca mata untuk membaca berupa kaca mata cembung (positif). Miopi atau mata dekat adalah cacat mata yang disebabkan oleh bola mata terlalu panjang sehingga bayang-bayang dari benda yang jaraknya jauh akan jatuh di depan retina. Cahaya dari obyek yang jauh difokuskan oleh lensa tipis panjang. Sekitar umur 40 tahun . Makin tua. Mata mamalia mampu mengubah derajat pembiasan dengan cara mengubah bentuk lensa.Proses pemfokusan obyek pada jarak yang berbedaberda disebut daya akomodasi. Sebagai akibatnya ligamen suspensor mendorong lensa sehingga lensa memanjang dan pipih.

sehingga fokusnya tidak sama. Gbr. yaitu yang mempunyai beberapa fokus. Ada tiga bagian utama dari telinga manusia. dan telinga dalam. 1. . Kelainan mata : (a) Miopi. yaitu bagian telinga luar. dan telinga tengah meneruskan getaran dari telinga luar ke telinga dalam. Reseptor yang ada pada telinga dalam akan menerima rarigsang bunyi dan mengirimkannya berupa impuls ke otak untuk diolah. Telinga mempunyai reseptor khusus untuk mengenali getaran bunyi dan untuk keseimbangan. (b) Hipermetropi Katarak adalah cacat mata. telinga tengah. Kelainan-kelainan mata yang lain adalah: • • • Imeralopi (rabun senja): pada senja hari penderita menjadi rabun Xeroftalxni: kornea menjadi keying dan bersisik Keratomealasi: kornea menjadi putih dan rusak. Telinga luar berfungsi menangkap getaran bunyi. Hal ini terjadi karena adanya pengapuran pada lensa. Untuk menolong orang yang cacat seperti ini dibuat lensa silindris.Astigmatisma merupakan kelainan yang disebabkan bola mata atau permukaan lensa mata mempunyai kelengkungan yang tidak sama. yaitu buramnya dan berkurang elastisitasnya lensa mata. akibatnya bayang-bayang jatuh tidak pada tempat yang sama. Pada orang yang terkena katarak pandangan menjadi kabur dan daya akomodasi berkurang. dan telinga dalam. telinga tengah. Susunan Telinga Telinga tersusun atas tiga bagian yaitu telinga luar.

Ketiga tulang tersebut adalah tulang martil (maleus) menempel pada gendang telinga dan tulang landasan (inkus). Telinga luar Telinga luar terdiri dari daun telinga. Selain itu terdapat pula tiga tulang pendengaran yang tersusun seperti rantai yang menghubungkan gendang telinga dengan jendela oval. Kedua tulang ini terikat erat oleh ligamentum sehingga mereka bergerak sebagai satu tulang. c. Telinga dalam . Antara tulang landasan dan tulang sanggurdi terdapat sendi yang memungkinkan gerakan bebas.Gbr. Telinga tengah Bagian ini merupakan rongga yang berisi udara untuk menjaga tekanan udara agar seimbang. Bentuk daun telinga yang sangat sesuai dengan fungsinya adalah daun telinga pada anjing dan kucing. Di dalamnya terdapat saluran Eustachio yang menghubungkan telinga tengah dengan faring. tetapi bentuk ini kurang mendukung fungsinya sebagai penangkap dan pengumpul getaran suara. b. dan kelenjar lilin yang menjaga agar permukaan saluran luar dan gendang telinga tidak kering. yaitu tegak dan membentuk saluran menuju gendang telinga. saluran luar. Struktur telinga pada manusia a. Daun telinga manusia mempunyai bentuk yang khas. Fungsi rangkaian tulang dengar adalah untuk mengirimkan getaran suara dari gendang telinga (membran timpani) menyeberangi rongga telinga tengah ke jendela oval. Saluran luar yang dekat dengan lubang telinga dilengkapi dengan rambut-rambut halus yang menjaga agar benda asing tidak masuk. Rongga telinga tengah berhubungan dengan telinga luar melalui membran timpani. Hubungan telinga tengah dengan bagian telinga dalam melalui jendela oval dan jendela bundar yang keduanya dilapisi dengan membran yang transparan. Tulang yang ketiga adalah tulang sanggurdi (stapes) yang berhubungan dengan jendela oval. dan membran timpani (gendang telinga).

Cara kerja indra pendengaran Gelombang bunyi yang masuk ke dalam telinga luar menggetarkan gendang telinga. yang akan menggerakkan sel-sel rambut ke atas dan ke bawah. saluran tengah dan saluran timpani yang berhubungan dengan jendela bundar. dan keempatnya terdapat di dalam rongga vestibulum dari labirin tulang. 4. terjadilah rangsangan (impuls). Getaran Struktur koklea pada jendela oval diteruskan ke cairan limfa yang ada di dalam saluran vestibulum. Getaran dengan frekuensi tertentu akan menggetarkan selaput-selaput basiler. Tiga saluran setengah lingkaran. yaitu sebagai berikut. Koklea terdiri dari tiga saluran yang sejajar. Dalam saluran tengah terdapat suatu tonjolan yang dikenal sebagai membran tektorial yang paralel dengan membran basiler dan ada di sepanjang koklea.Bagian ini mempunyai susunan yang rumit. Dasar dari sel pendengar terletak pada membran basiler danberhubungan dengan serabut saraf yang bergabung membentuk saraf pendengar. Ketika rambut-rambut sel menyentuh membran tektorial. 3. terdiri dari labirin tulang dan labirin membran. utrikulus dan sakulus merupakan organ keseimbangan. Ada 5 bagian utama dari labirin membran. Tiga saluran setengah lingkaran Ampula Utrikulus Sakulus Koklea atau rumah siput Sakulus berhubungan dengan utrikulus melalui saluran sempit. 2. yaitu: saluran vestibulum yang berhubungan dengan jendela oval. Perpindahan ini menyebabkan melebarnya membran pada jendela bundar. ampula. Koklea mengandung organ Korti untuk pendengaran. Sel sensori untuk mendengar tersebar di permukaan membran basiler dan ujungnya berhadapan dengan membran tektorial. Susunan dan Cara Kerja Alat Keseimbangan Bagian dari alat vestibulum atau alat keseimbangan berupa tiga saluran setengah lingkaran yang dilengkapi dengan organ ampula (kristal) dan organ keseimbangan yang ada di dalam utrikulus clan sakulus. . Getaran cairan tadi akan menggerakkan membran Reissmer dan menggetarkan cairan limfa dalam saluran tengah. dan saluran (kanal) yang dipisahkan satu dengan lainnya oleh membran. 2. Bagian yang peka terhadap rangsang bunyi ini disebutorgan Korti. Getaran ini akan diteruskan oleh ketiga tulang dengar ke jendela oval. 1. Getaran membran tektorial dan membran basiler akan menekan sel sensori pada organ Korti dan kemudian menghasilkan impuls yang akan dikirim ke pusat pendengar di dalam otak melalui saraf pendengaran. 5. Perpindahan getaran cairan limfa di dalam saluran tengah menggerakkan membran basher yang dengan sendirinya akan menggetarkan cairan dalam saluran timpani. Di antara saluran vestibulum dengan saluran tengah terdapat membran Reissner.sedangkan di antara saluran tengah dengan saluran timpani terdapatmembran basiler.

Pada epidermis tidak terdapat pembuluh darah dan sel saraf. Kandungan melanin menentukan derajat warna kulit.Ujung dari setup saluran setengah lingkaran membesar dan disebutampula yang berisi reseptor.Saluran semisirkular (saluran setengah lingkaran) peka terhadap gerakan kepala. Epidermis tersusun atas empat lapis sel. Utrikulus maupun sakulus berisi reseptor keseimbangan. Gbr. yaitu butiran natrium karbonat. atau kecoklatan. kehitaman. dan tekanan. Alat ini disebut kupula. Susunan Kulit Kulit terdiri dari lapisan luar yang disebut epidermis dan lapisan dalam atau lapisan dermis. Lapisan ketiga merupakan lapisan yang transparan disebut stratum lusidum dan lapisan keempat (lapisan terluar) adalah lapisan tanduk disebut stratum korneum. panas. sakit. Alat-alat keseimbangan pada telinga Kulit merupakan indra peraba yang mempunyai reseptor khusus untuk sentuhan. Posisi kepala mengakibatkan desakan otolith pada rambut yang menimbulkan impuls yang akan dikirim ke otak. yaitu di sebelah luar lapisan germinativum terdapat stratum granulosum yang berisi sedikit keratin yang menyebabkan kulit menjadi keras dan kering. Selain itu sel-sel dari lapisan granulosum umumnya menghasilkan pigmen hitam(melanin). Alat keseimbangan yang ada di dalam ampula terdiri dari kelompok sel saraf sensori yang mempunyai rambut dalam tudung gelatin yang berbentuk kubah. 1. pertama adalah stratum germinativum berfungsi membentuk lapisan di sebelah atasnya. dingin. sedangkan pangkalnya berhubungan dengan utrikulus yang menuju ke sakulus. Kedua. . Dari bagian dalam ke bagian luar. Alat keseimbangan di dalam utrikulus dan sakulus terdiri dari sekelompok sel saraf yang ujungnya berupa rambut bebas yang melekat padaotolith.

Pada waktu dingin atau merasa takut.Gbr. selain itu juga berhubungan dengan serabut saraf. Fungsi Kulit Kulit berfungsi sebagai alat pelindung bagian dalam. Sehubungan dengan fungsinya sebagai alat peraba. Reseptor untuk tekanan. sehingga kulit dapat mengembang. Akar rambut berhubungan dengan pembuluh darah yang membawakan makanan dan oksigen. Lidah mempunyai reseptor khusus yang berkaitan dengan rangsangan kimia. Reseptor untuk rangsang sentuhan dan panas. Di sebelah dalam dermis terdapat timbunan lemak yang berfungsi sebagai bantalan untuk melindungi bagian dalam tubuh dari kerusakan mekanik. ujung reseptornya terletak di dekat epidermis. Penampang kulit manusia beserta reseptor-reseptornya Penyusun utama dari bagian dermis adalah jaringan penyokong yang terdiri dari serat yang berwarna putih dan serat yang berwarna kuning. sebagai alat peraba dengan dilengkapi bermacam reseptor yang peka terhadap berbagai rangsangan. ujungnya berada di dermis yang jauh dari epidermis. Reseptor untuk rasa sakit ujungnya menjorok masuk ke daerah epidermis. misalnya otot dan tulang. Lidah . Stratum germinativum mengadakan pertumbuhan ke daerah dermis membentuk kelenjar keringat dan akar rambut. kulit dilengkapi dengan reseptorreseptor khusus. serta pengatur suhu tubuh. Pada setiap pangkal akar rambut melekat otot penggerak rambut. sebagai alat ekskresi. otot rambut mengerut dan rambut menjadi tegak. 2. Serat kuning bersifat elastis/lentur.

merupakan organ yang tersusun dari otot. Reseptor pencium tidak bergerombol seperti tunas pengecap. Tonjolan itu dapat dikelompokkan menjadi tiga macam bentuk. Di akhir setiap sel pembau pada permukaan epitelium mengandung beberapa rambut-rambut pembau yang bereaksi terhadap bahan kimia bau-bauan di udara. dan di permukaan papila berbentuk benang. di bagian samping dari papila berbentuk jamur. Gbr. dan reseptor pengecap berupa tunas pengecap. Tunas pengecap terdiri atas sekelompok sel sensori yang mempunyai tonjolan seperti rambut. yaitu pada lapisan lendir bagian atas. yaitu bentuk benang. Struktur lidah dan pembagian daerah perasanya Indra pembau berupa kemoreseptor yang terdapat di permukaan dalam hidung. Permukaan atas lidah penuh dengan tonjolan (papila). Epitelium pembau mengandung 20 juta sel-sel olfaktori yang khusus dengan aksonakson yang tegak sebagai serabut-serabut saraf pembau. . bentuk dataran yang dikelilingi parit-parit. Tunas pengecap terdapat pada paritparit papila bentuk dataran. Permukaan lidah dilapisi dengan lapisan epitelium yang banyak mengandung kelenjar lendir. dan bentuk jamur.

pankreas. Hipofisis . Contohnya pertumbuhan dan pemasakan seksual. Perubahan yangdikontrol oleh hormon biasanya merupakan perubahan yang memerlukan waktu panjang. dan testis. maka hormon akan merangsang terjadinya perubahan. paratiroid. yaitu hipofisis. Kelenjar ini merupakan kelenjar yang tidak mempunyai saluran sehingga sekresinya akan masuk aliran darah dan mengikuti peredaran darah ke seluruh tubuh. Struktur indera pembau Hormon adalah zat kimia yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin atau kelenjar buntu. a. Apabila sampai pada suatu organ target. tiroid. Pada umumnya pengaruh hormon berbeda dengan saraf.Gbr. kelenjar adrenalin (anak ginjal). Kelenjar Endokrin dan Hormon yang Dihasilkan Dalam tubuh manusia ada tujuh kelenjar endokrin yang penting. 1. ovarium.

Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroksin yang mempengaruhi metabolisme sel tubuh dan pengaturan suhu tubuh. dan merasa demam. Hipofisis bagian anterior Hormon yang dihasilkan kelenjar hipofisis bagian anterior dan fungsinya dapat dilihat pada Tabel 11. Tabel 11.5 b. Tiroksin mengandung banyak iodium. Gbr. Gejala lain yang nampak adalah bola mata menonjol keluar (eksoftalmus) dan kelenjar tiroid membesar. Oleh karena itu kelenjar hipofisis disebut master gland. Kelenjar-kelenjar endokrin dalam tubuh manusia Tabel 11.4 Bagian Posterior Hormon dan Fungsi Hormon yang Dihasilkan Hipofisis 3. Apabila hormon ini banyak dihasilkan maka menyebabkan kulit menjadi hitam.Kelenjar ini terletak pada dasar otak besar dan menghasilkan bermacam-macam hormon yang mengatur kegiatan kelenjar lainnya. yaitu kelainan fisik dan mental yang menyebabkan anak tumbuh kerdil dan idiot. bagian tengah. 2. . Kelenjar hipofisis dibagi menjadi tiga bagian. Hipofisis bagian tengah Menghasilkan hormon perangsang melanosit atau Melanosit Stimulating Hormon MSH). Hipofisis bagian posterior Hormon yang dihasilkan dan fungsinya dapat dilihat pada Tabel 11. gugup. dan bagian posterior 1. Kekurangan tiroksin menurunkan kecepatan metabolisme sehingga pertumbuhan lambat dan kecerdasan menurun. Kekurangan iodium dalam makanan dalam waktu panjang mengakibatkan pembesaran kelenjar gondok karena kelenjar ini harus bekerja keras untuk membentuk tiroksin. Kelenjar ini terdapat di bawah jakun di depan trakea. Bila ini terjadi pada anak-anak mengakibatkan kretinisme. denyut nadi bertambah. gelisah.5. Tiroid (Kelenjar Gondok) Tiroid merupakan kelenjar yang berbentuk cuping kembar dan di antara keduanya dapat daerah yang menggenting. kecepatan metabolisme meningkat. Kekurangan iodium yang masih ringan dapat diperbaiki dengan menambahkan garam iodium di dalam makanan.4. yaitu bagian anterior. Produksi tiroksin yang berlebihan menyebabkan penyakit eksoftalmik tiroid (Morbus Basedowi) dengan gejala sebagai berikut.

kejang di tangan dan kaki. kelopak mata terbuka lebar. Pada orang yang terserang penyakit ini tulang mudah sekali patah. Paratiroid l Kelenjar Anak Gondok Paratiroid menempel pada kelenjar tiroid. ovarium juga menghasilkan hormon. Gejala lainnya adalah melebarnya saluran bronkiolus. Pada setiap ginjal terdapat satu kelenjar suprarenal dan dibagi atas dua bagian. Dalam keadaan ketakutan atau dalam keadaan bahaya. sehingga urin banyak mengandung kapur dan fosfor. sukar tidur. melebarnya pupil mata. dan kesemutan. terasa sakit di dalam tubuh. Ovarium Ovarium merupakan organ reproduksi wanita. 1. Selain menghasilkan insulin. Hormon dan pengaruh hormon yang dihasilkan kelenjar adrenal dapat dilihat pada Tabel. jari-jari tangan membengkok ke arah pangkal. Kekurangan hormon ini menyebabkan tetani dengan gejala: kadar kapur dalam darah menurun. Kelenjar Adrenal l Suprarenal l Anak Ginjal Kelenjar ini berbentuk bola. Hormon dan Fungsi Hormon yang Dihasilkan Kelenjar Adrenal f. menempel pada bagian atas ginjal. dan diikuti dengan rambut berdiri. Tumor paratiroid menyebabkan kadar parathormon terlalu banyak di dalam darah. Kekurangan hormon ini akan menyebabkan penyakit diabetes. pankreas juga menghasilkan hormon glukagon yang bekerja antagonis dengan hormon insulin. Selain menghasilkan sel telur. produksi adrenalin meningkat sehingga denyut jantung meningkat dan memompa darah lebih banyak. Estrogen . Hormon ini berfungsi mengatur konsentrasi glukosa dalam darah. Ada dua macam hormon yang dihasilkan ovarium yaitu sebagai berikut. muntahmuntah. mual.c. d. Pankreas Ada beberapa kelompok sel pada pankreas yang dikenal sebagai pulauLangerhans berfungsi sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon insulin. Kerusakan pada bagian korteks mengakibatkan penyakit Addison dengan gejala sebagai berikut: timbul kelelahan. Penyakit ini disebut von Recklinghousen. Kelebihan glukosa akan dibawa ke sel hati dan selanjutnya akan dirombak menjadi glikogen untuk disimpan. Hal ini mengakibatkan terambilnya fosfor dan kalsium dalam tulang. yaitu bagian luar (korteks) dan bagian tengah (medula). Kelenjar ini menghasilkan parathormon yang berfungsi mengatur kandungan fosfor dan kalsium dalam darah. gelisah. e. nafsu makan berkurang.

Pembentukan estrogen dirangsang oleh FSH. Fungsi estrogen ialah menimbulkan dan mempertahankan tanda-tanda kelamin sekunder pada wanita. Dengan demikian.Hormon ini dihasilkan oleh Folikel Graaf. g. testis berfungsi sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon androgen. Organisme bereproduksi melalui 2 Cara : 1. Testosteron berfungsi menimbulkan dan memelihara kelangsungan tanda-tanda kelamin sekunder. Pembentukannya dirangsang oleh LH dan berfungsi menyiapkan dinding uterus agar dapat menerima telur yang sudah dibuahi. Faktor Kimia Susunan bahan kimia atau hormon lain dalam aliran darah mempengaruhi sekresi hormon tertentu. Contohnya. testis adalah organ reproduksi khusus pada pria. Selain menghasilkan sperma. yaitu saraf dan faktor bahan kimia. mempunyai kumis. 2. Plasenta membentuk estrogen dan progesteron selama kehamilan guna mencegah pembentukan FSH dan LH. Misalnya suaranya membesar. dan jakun. Repoduksi aseksual (vegetatit) . Tanda-tanda kelamin sekunder adalah ciri-ciri yang dapat membedakan wanita dengan Aria tanpa melihat kelaminnya. a. kedua hormon ini dapat mempertahankan kehamilan. b. Contohnya. perkembangan pinggul dan payudara pada wanita dan kulit menjadi bertambah halus. STEM REPRODUKSI Reproduksi merupakan proses menghasilkan individu baru dari organisme sebelumnya. sekresi insulin dipengaruhi oleh jumlah glukosa di dalam darah. Testis Seperti halnya ovarium. Progesteron Hormon ini dihasilkan oleh korpus luteum. Ada dua faktor yang berfungsi mengatur sekresi hormon. Oleh karma itu sekresinya diatur oleh saraf otonom. Faktor Saraf Bagian medula kelenjar suprarenal mendapat pelayanan dari saraf otonom. yaitu testosteron.

Adalah terbentuknya individu baru tanpa melakukan peleburan sel kelamin. 4. paku. 2. yaitu : 1. maka spora akan berkecambah dan tumbuh menjadi individu baru. Contoh : . algae berbentuk benang. Pembentukan tunas merupakan ciri khas sel ragi dan Hydra (sejenis Coelenterata). Pada proses propagasi bila bagian tubuh tanaman terpisah maka bagian tersebut . Pada proses fisi individu terbelah menjadi dua bagian yang sama.Pada pembelahan sel bakteri. kemudian setiap bagian akan tumbuh menjadi individu baru yang sama seperti induknya. Proses ini disebut skizogoni. 4. Individu baru (keturunannya) yang terbentuk mempunyai ciri dan sifat yang sama dengan induknya. Peristiwa fragmentasi bergantung pada kemampuan regenerasi yaitu kemampuan memperbaiki jaringan atau organ yang telah hilang. .Pada Plasmodum. Fisi Pembentukan spora Pembentukan tunas Fragmentasi Propagasi vegetatif 1. Bila kondisi lingkungan baik. Reproduksi aseksual dapat dibagi atas lima jenis. yaitu inti sel membelah berulang kali dan kemudian setiap anak inti dikelilingi sitoplasma. Fragmentasi Kadang-kadang satu organisme patah menjadi dua bagian atau lebih. sporozoa (salah satu kelas protozoa) dan kadang-kadang juga dihasilkan oleh bakteri. Fisi Fisi terjadi pada organisme bersel satu. Pembentukan spora 2. sel yang mengalami skizogoni disebut skizon. cacing pipih. Individu-individu sejenis yang terbentuk secara reproduksi aseksual dikatakan termasuk dalam satu klon. Pembentukan tunas Organisme tertentu dapat membentuk tunas. berupa tonjolan kecil yang akan berkembang dan kemudian mempunyai bentuk seperti induknya dengan ukuran kecil. Propagasi vegetatif Istilah propagasi vegetatif diberikan untuk reproduksi vegetatif/tumbuhan berbiji. reproduksi dengan fisi berganda. 5. 3. spora dihasilkan oleh jamur. sehingga anggota dari satu klon mempunyai susunan genetik yang sama. 2. Fragmentasi terjadi antara lain pada hewan spons (Porifera). Kemudian tunas ini akan lepas dari induknya dan dapat hidup sebagai individu baru. 5. Reproduksi seksual (generatif) Umumnya melibatkan persatuan sel kelamin (gamet) dari 2 individu yang berbeda jenis kelamin. Dibentuk di dalam tubuh induknya dengan cara pembelahan sel. 3. lumut.

Di sepanjang stolon dapat tumbuh tunas adventisia (liar). Tunas yang tumbuh di sekitar pangkal batang Tunas ini membentuk numpun. Contoh: tunas cocor bebek (Kalanchoe pinnata) dan begonia. ruas dan antar ruas. Umbi lapis diselubungi oleh sisik-sisik yang mirip kertas.mata tunas yang akan berkembang menjadi tanaman baru. sehingga terjadi percampuran materi genetik yang memungkinkan terbentuknya individu baru dengan sifat baru. Ciri rizom adalah adanya daun yang mirip sisik. Pada organisme tingkat tinggi mempunyai dua macam gamet. Pada reproduksi generatif terjadi persatuan dua macam gamet dari dua individu yang berbeda jenis kelaminnya. . kunyit. lengkuas. tulip dan bawang. Tunas liar Tunas liar terjadi pada tumbuhan yang daunnya memiliki bagian meristem yang dapat menyebabkan terbentuknya tunas-tunas baru di pinggir daun. Akar tinggal atau rizom Rizom adalah batang yang menjalar di bawah tanah. c. d. Pada organiseme sederhana tidak dapat dibedakan gamet jantan dan gamet betina karena keduanya sama. Propagasi vegetatif alamiah dapat terjadi dengan menggunakan organ-organ sebagai berikut : a. Umbi lapis Umbi lapis adalah batang pendek yang berada di bawah tanah. Contoh: kentang dan Caladium. Peleburan dua macam gamet tersebut disebut singami. dapat berumbi untuk menyimpan makanan maupun tak berumbi. Contoh: pada rumput teki. Peristiwa singami didahului dengan peristiwa fertilisasi (pembuahan) yaitu pertemuan sperma dengan sel telur. misalnya: pohon pisang. rumput gajah dan strawberi. kedua macam gamet tersebut dapat dibedakan baik dari bentuk. beberapa jenis rumput. Contoh: tumbuhan lili. dahlia. kondisi gamet yang demikian disebut heterogamet. ukuran dan kelakuannya. Stolon Stolon adalah batang yang menjalar di atas tanah. b. Pada umbi terdapat mata tunas . tunas. Bila salah satu lebih besar dari lainnya disebut anisogamet.akan berkembang menjadi satu/lebih tanaman baru. pohon pinang dan pohon bambu. Umbi batang Umbi batang adalah batang yang tumbuh di bawah tanah. jahe dan kencur. gamet jantan atau spermatozoa dan gamet betina atau sel telur. Organ yang berfungsi untuk alat reproduksi generatif adalah bunga. bunga iris. Rizom terdapat pada bambu. digunakan sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan sehingga bentuknya membesar. dan disebut isogamet. f. dan masing-masing tunas ini dapat menjadi anakan tanaman. e.

tangkai putik (stilus) kepala putik (stigma) bakal buah (ovarium) di dalam bakal buah terdapat bakal biji (ovule) Bagaimana pembentukan gamet pada Angiosperma ? Pembentukan butik serbuk terjadi di dalam kantung serbuk. b. Bunga dan bagian-bagian penyusunnya TABEL BAGIAN-BAGIAN BUNGA BAGIAN BUNGA 1. Sel induk butik serbuk ini kemudian akan membelah secara meiosis menjadi 4 sel butir serbuk (mikrospora) yang haploid. Mahkota (korola) 3. tangkai sari (filamen) kepala sari (antera) terdiri atas 4 kantong sari Sebagai penghasil gamet betina FUNGSI Melindungi kuncup bunga Menarik perhatian serangga Sebagai penghasil gamet jantan. Putik (pistilus) terdiri atas : a. Di dalam kantung serbuk terdapat banyak sel induk butir serbuk yang diploid. SEL INDUK BUTIR SERBUK (DIPLOID) . Kelopak (kalik) 2. Seperti pada bagan berikut.Gbr. b. Benang sari (stamen) terdiri dari : a. yaitu serbuk sari (pollen) 4. c.

3 sel akan bergerak menuju arah yang berlawanan dengan mikropil. Selanjutnya. Contoh : pada pinus. Contoh : penyerbukan vanilli di Indonesia. Tiga sel akan mereduksi dan lenyap tinggal satu yang berkembang. c. Skema : Penyerbukan dapat terjadi dengan berbagai perantara : a. 2 sel lainnya menjadi kandung tembaga sekunder. sel ini membelah secara mitosis 3 kali dan terbentuklah 8 sel. Dari sel yang berjumlah 8 ini. Perantara hewan disebut zoogami. Sel ini akan membelah secara meiosis dan dari satu sel induk kantung lembaga membentuk 4 sel yang haploid. Putik yang sudah masak biasanya mengeluarkan cairan lengket pada ujungnya yang berfungsi sebagai tempat melekatnya serbuk sari.¯ Membelah secara Miosis EMPAT SEL BUTIR SERBUK (HAPLOID) ¯ Masing-masing inti butir serbuk membelah secara mitosis SATU INTI VEGETATIF DAN SATU INTI GENERATIF Gamet betina dibentuk di dalam bakal biji (ovule) atau kantung lembaga. b. rumput-rumputan. penyerbukan dibedakan menjadi 4 : . Pada bagian ini terdapat sel induk megaspora (sel induk kantug lembaga) yang diploid. Dalam keadaan seperti ini kandung lembaga sudah masak dan siap untuk dibuahi. Perantara manusia disebut antropogami. kecil dan kering. damar. Bila serangga ⇒ entomogami burung ⇒ ornitogami siput ⇒ malakogami kelelawar ⇒ kiroptorogami d. dapat terjadi bila butir serbuknya amat ringan. Menurut asal serbuk sari. dan 3 sel terakhir menuju ke dekat mikropil. Contoh : pada tanaman air. Perantara air disebut hidrogami. Perantara angin disebut anemogami. Dari 3 sel (yang menuju dekat mikropil) yang terakhir ini dua menjadi sinergid dan satu sel lagi menjadi sel telur.

Partenogenesis c. Apogami b. Misalnya : dari sinergid dan antipoda... yaitu : 1. b. c.(protandri). Herkogami Proses Penyerbukan dan Pembuahan Butir serbuk/serbuk sari Þ menempel pada kepala putik Þ membentuk buluh serbuk (2 inti.a.. Satu inti sperma lain membuahi inti kandung lembaga Þ endosperma (makanan cadangan bagi embrio).. hal ini disebabkan karena: 1. Autogami (penyerbukan sendiri) Serbuk sarinya berasal dari satu bunga yang sama. Bila terjadi pada saat bunga belum mekar disebut kleistogami. Heterostili d. Penyebabnya adalah sebagai berikut : a. Serbuk sari masak lebih dahulu daripada putiknya. Alogami (penyerbukan silang) Bila serbuk sari berasal dari bunga pohon lain yang masih satu spesies. Putik masak lebih dahulu daripada serbuk sari. alat kelamin jantan dan betinanya terpisah Contoh : salak dan melinjo (Gnetum Arremon) : Bila panjang antara tangkai benang sari dan tangkai putik tidak sama dan berbeda jauh. Tidak melalui peleburan sperma dan ovum (apomiksis). : Bila pada satu spesies. Kadang-kadang terjadi kegagalan penyerbukan dan pada beberapa jenis tumbuhan tidak mungkin terjadi autogami. kina dan kaca piring. Melalui peleburan sperma dan ovum (amfimiksis) 2. Didesious c. .. Geitonogami (penyerbukan tetangga) Bila serbuk sari berasal dari bunga lain yang berada dalam satu pohon (satu individu). Embrio pada tumbuhan berbiji tertentu dapat terbentuk karena beberapa sebab.(protogini).. bawang Bombay. Embrio adventif : embrio yang terbentuk berasal dari kandung lembaga. inti vegetatif mati Þ satu inti sperma membuahi sel telur Þ embrio. Karena pembuahannya berlangsung dua kali maka pembuahan pada Angiospermae disebut pembuahan ganda. : merupakan embrio yang terbentuk dari sel nuselus. : embrio terbentuk dari sel telur yang tidak dibuahi. : Bila bentuk bunga tidak memungkinkan serbuk sari jatuh ke kepala putik..Contoh : seledri. jagung 2. yaitu . Dikogami : Bila waktu masaknya putik dan serbuk sari tidak bersamaan. Contoh : kopi. yang dapat dibedakan atas: a. Contoh : vanili b.. inti vegetatif dan inti generatif) berjalan ke arah mikropil (pintu kandung lembaga) Þ inti generatif membelah Þ 2 inti sperma Þ sampai di mikropil..

Peristiwa ini sering dijumpai pada nangka. sedang pada bangsa burung misalnya : bebek. Tiga mati. Pembuahan pada gymnospermae disebut pembuahan tunggal. jeruk dan mangga. Arkegonium ini bermuara pada satu ruang arkegonium. . Pada hewan yang melakukan fertilisasi internal dikenal adanya 3 macam perkembangan embrio 1. dan satu sel hidup sebagai sel telur. Pada strobilus betina terdapat banyak arkegonium.... Pada vertebrata yang hidup di air melakukan fertilisasi di luar tubuh (fertilisasi eksternal).dengan . Pada tiap-tiap arkegonium terdapat satu sel induk lembaga yang bermeiosis sehingga terbentuk 4 sel yang haploid.. Apomiksis dan amfimiksis dapat terjadi bersamaan. untuk menyalurkan sperma menggunakan ujung kloaka. karena tiap-tiap inti sperma membuahi satu sel telur. 2. Yang hidup di darat melakukan pembuahan di dalam tubuh (fertilisasi internal).. Sel-sel tersebut bermeiosis dari setiap sel induk terbentuk 4 butir serbuk yang bersayap.Bila embrio berkembang di dalam telur..bagian selain kandung lembaga.. disebut poliembrioni. Di dalam strobilus jantan terdapat banyak anteridium yang mengandung sel-sel induk butir serbuk.Bila embrio berkembang di dalam telur yang diinkubasi dalam tubuh. Organ reproduksi pada gymnospermae disebut konus atau strobilus.. maka akan terbentuk lebih dari satu embrio dalam satu biji.Misalnya : pada jenis-jenis burung dan ikan... Contoh : ikan dan katak. alat kelaminnya disebut penis pada reptil seperti cecak dan kadal menggunakan hemipenis (penis palsu).. Ovipar/bertelur : .. Proses Penyerbukan dan Pembuahan Strobilus jantan ⇒ serbuk sari ⇒ jatuh pada tetes penyerbukan (ujung putik) ⇒ buluh serbuk ⇒ membelah ⇒ inti tabung dan inti spermatogen⇒ inti spermatogen ⇒ membelah ⇒ dua inti sperma ⇒ membuahi sel telur di dalam ruang arkegonium ⇒ zigot ⇒ lembaga di dalam biji ⇒tumbuhan baru. Ovovivipar/bertelur dan beranak : . Pada mammalia jantan.

... 1.Misalnya : pada beberapa jenis mammalia.Bila embrio tumbuh dan berkembang di dalam uterus dan mendapat. contoh : kanguru.sumber nutrisi berasal dari telur. Saluran ini kemudian melebar menjadi vas deferens yang bermuara pada uretra.. Kedua kelenjar tersebut berfungsi menghasilkan sekret untuk memberi nutrisi dan mempermudah gerakan spermatozoa. Di dalam testis terdapat saluransaluran halus yang disebut tubulus seminiferus yang merupakan tempat pembentukan spermatozoa. Untuk keluar tubuh spermatozoa melewati saluran epididimis. Pada umumnya mammalia melahirkan anaknya (vivipar) dan kemudian menyusui anaknya sampai anaknya mandiri. misalnya : pada hewan paruh bebek (Platypus). Vivipar/beranak : . sedangkan wanita menghasilkan sel telur (ovum) yang dibentuk di dalam ovarium.. Dalam ovarium terdapat folikel Grad yang akan berkembang menjadi sel telur (ovum). Pada manusia terdapat sepasang kelenjar kelamin yaitu ovarium yang berfungsi menghasilkan sel telur.. kemudian menyusu dalam kantung sampai mandiri.Misalnya : pada beberapa jenis ikan hiu. Reproduksi Manusia Alat Reproduksi pada pria maupun wanita pada dasarnya sama dengan alat reproduksi pada mamalia lain. Pada hewan berkantung (Marsupialia).nutrisi dari induknya melalui plasenya. Ovarium dihubungkan dengan uterus (rahim) oleh suatu saluran yang disebut tabung fallopii (Tuba fallopii). anaknya lahir muda (amat prematur) kemudian merayap masuk. kantung induknya. Pada tubulus seminiferus testis terdapat sel-sel induk spermatozoa atau spermatogonium. sel Sertoli yang berfungsi memberi makan spermatozoa juga sel Leydig yang . mencari putting susu. Yang berkaitan dengan produksi sperma terdiri dari sepasang kelenjar kelamin yang disebut testis yang disimpan dalam kantung disebut skrotum/kantung pelir. bertelur.... .. 2. Palo pertemuan uretra dengan vas deferens terdapat kelenjar prostat dan di sebelah belakangnya terdapat kelenjar cowper. setelah menetas anaknya baru disusui.. Alat Reproduksi Mammalia Jantan Contoh : pada manusia. Uterus merupakan saluran berongga yang lebih besar dengan bagian ujungnya bersatu membentuk saluran sempit yaitu vagina.. Proses pembentukan dan pemasakan spermatozoa disebut spermatogenesis. . Pria menghasilkan gamet jantan atau spermatozoa yang berukuran sangat kecil dan berbentuk menyerupai berudu. Beberapa perkecualian. Alat Reproduksi Mammalia Betina Contoh : pada manusia. 3.

Proses pemasakan spermatosit menjadi spermatozoa disebut spermiogenesis. melakukan pembelahan meiosis kedua yang menghasilkan ovum tunggal dan badan polar kedua. spermatid berdiferensiasi menjadi spermatozoa masak. Bila spermatogenesis sudah selesai. Selanjutnya folikel yang sudah kosong dirangsang . androgen/testosteron memacu tumbuhnya sifat kelamin sekunder. Proses Spermatogenesis : Spermatogonium berkembang menjadi sel spermatosit primer. maka ABP testosteron (Androgen Binding Protein Testosteron) tidak diperlukan lagi. Oosit primer kemudian mengalami masa istirahat hingga masa pubertas. seorang laki-laki dapat mengeluarkan 300 . sel sertoli akan menghasilkan hormon inhibin untuk memberi umpan balik kepada hipofisis agar menghentikan sekresi FSH dan LH. membentuk 2 badan polar. Saat bayi dilahirkan oosit primer dalam fase profase pada pembelahan meiosis. Ovum yang matang diselubungi oleh sel-sel folikel yang disebut Folikel Graaf. Spermatozoa akan keluar melalui uretra bersama-sama dengan cairan yang dihasilkan oleh kelenjar vesikula seminalis. hormon LH merangsang terjadinya ovulasi. Oogonium akan berkembang menjadi oosit primer.terdapat di antara tubulus seminiferus yang berfungsi menghasilkan testosteron.400 juta sel spermatozoa. LH merangsang sel Leydig untuk menghasilkan hormon testosteron. Ovum berukuran lebih besar dari badan polar kedua. menghasilkan 2 sel yang berbeda ukurannya. Di dalam ovarium janin sudah terkandung sel pemula atau oogonium. kelenjar prostat dan kelenjar cowper. Hormon estrogen merangsang kelenjar hipofisis untuk mensekresikan hormon LH. Pada masa pubertas terjadilah oogenesis. Pada masa pubertas. Spermiogenesis terjadi di dalam epididimis dan membutuhkan waktu selama 2 hari. Pengaruh Hormon dalam Oogenesis Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon FSH yang merangsang pertumbuhan sel-sel folikel di sekeliling ovum. Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon perangsang folikel (Folicle Stimulating Hormone/FSH) dan hormon lutein (Luteinizing Hormone/LH). FSH merangsang sel Sertoli untuk menghasilkan ABP (Androgen Binding Protein) yang akan memacu spermatogonium untuk memulai proses spermatogenesis. Pada waktu ejakulasi. Folikel Graaf menghasilkan hormon estrogen. Oosit primer membelah secara meiosis. Sel spermatosit primer bermiosis menghasilkan spermatosit sekunder. spermatosit sekunder membelah lagi menghasilkan spermatid. Proses pembentukan spermatozoa dipengaruhi oleh kerja beberapa hormon. Spermatozoa bersama cairan dari kelenjar-kelenjar tersebut dikenal sebagai semen atau air mani. Sel yang lebih besar yaitu oosit sekunder. yaitu badan polar pertama membelah lebih lambat. Sel yang lebih kecil.

Masa ini disebut menopause Siklus menstruasi terjadi pada manusia dan primata. Bila sel telur ini tidak mengalami pembuahan maka akan terjadi perdarahan (menstraasi). jika tidak terjadi pembuahan maka lapisan endometrium pada uterus akan luruh keluar tubuh. endomentrium akan direabsorbsi oleh tubuh. sampai kemudian terhenti sama sekali. Kemudian korpus luteum mengecil dan hilang. Saat folikel berkembang menjadi folikel Graaf yang masak. Seorang wanita hanya mampu menghasilkan paling banyak 400 ovum selama hidupnya.5O tahun. sedangkan pada siklus estrus. Saat wanita tidak mampu lagi melepaskan ovum karena sudah habis tereduksi. Periode ini disebut fase luteal.Menstruasi terjadi secara perfodik satu bulan sekali. proses oogenesis mulai kembali. pada siklus menstruasi. akibatnya FSH mulai terbentuk kembali. menstruasi pun menjadi tidak teratur lagi. Pada wanita. Estrogen yang keluar berfungsi merangsang perbaikan dinding uterus yaitu endometrium yang habis terkelupas waktu menstruasi. Umumnya siklus menstruasi terjadi secara periodik setiap 28 hari (ada pula setiap 21 hari dan 30 hari) yaitu sebagai berikut : Pada hari 1 sampai hari ke-14 terjadi pertumbuhan dan perkembangan folikel primer yang dirangsang oleh hormon FSH. Korpus luteum kemudian menghasilkan hormon progresteron yang berfungsi menghambat sekresi DSH dan LH. pembentukan progesteron berhenti . LH merangsang folikel yang telah kosong untuk berubah menjadi badan kuning (Corpus Luteum). dan pelepasan spermatozoa dapat terjadi setiap saat. Selain itu. ovulasi hanya berlangsung sampai umur sekitar 45 . selain itu estrogen menghambat pembentukan FSH dan memerintahkan hipofisis menghasilkan LH yang berfungsi merangsang folikel Graaf yang masak untuk mengadakan ovulasi yang terjadi pada hari ke-14.oleh LH untuk menjadi badan kuning atau korpus luteum. waktu di sekitar terjadinya ovulasi disebut fase estrus. folikel ini juga menghasilkan hormon estrogen yang merangsang keluarnya LH dari hipofisis. jika tidak terjadi pembuahan. Setiap bulan wanita melepaskan satu sel telur dari salah satu ovariumnya. akibatnya korpus luteum mengecil dan menghilang. Bedanya. meskipun ovarium seorang bayi perempuan sejak lahir sudah berisi 500 ribu sampai 1 juta oosit primer. Badan kuning menghasilkan hormon progesteron yang berfungsi mempertebal lapisan endometrium yang kaya dengan pembuluh darah untuk mempersiapkan datangnya embrio. selain itu progesteron juga berfungsi menghambat pembentukan FSH dan LH. Pada seat tersebut sel oosit primer akan membelah dan menghasilkan ovum yang haploid. sehingga aklurnya tidak membentuk progesteron lagi. Sedang pada mamalia lain terjadi siklus estrus. Catatan : Pada laki-laki spermatogenesis terjadi seumur hidup.

Fase ini disebut fase perdarahan atau fase menstruasi. delapan. endometrium menjadi mengering dan selanjutnya akan terkelupas dan terjadilah perdarahan (menstruasi) pada hari ke-28. sedangkan masa di dalamnya disebut simpul embrio (embrionik knot) merupakan calon janin. di dalam morula terdapat rongga yang disebut blastosoel yang berisi cairan yang dikeluokan oleh tuba fallopii.sehingga pemberian nutrisi kepada endometriam terhenti. hormon progesteron merangsang pertumbuhan uterus. Oleh karena tidak ada progesteron. lunak. trofoblas menempel pada dinding uterus (melakukan implantasi) dan melepaskan hormon korionik gonadotropin. serta mengeluarkan sekret seperti air susu (uterin milk) sebagai makanan embrio. bentuk ini kemudian disebut blastosit. Pada hari ke-4 atau ke-5 sesudah ovulasi. banyak mengandung pembuluh darah. terjadilah zigot. Gambar : Siklus Menstruasi Peristiwa fertilisasi terjadi di saat spermatozoa membuahi ovum di tuba fallopii. blastosit sampai di rongga uterus. maka FSH mulai terbentuk lagi dan terjadilan proses oogenesis kembali. empat. Pada saat 32 sel disebut morula. Enam hari setelah fertilisasi. zigot membelah secara mitosis menjadi dua. dindingnya tebal. Lapisan terluar blastosit disebut trofoblas merupakan dinding blastosit yang berfungsi untuk menyerap makanan dan merupakan calon tembuni atau ari-ari (plasenta). Hormon ini melindungi . Blastosit ini bergerak menuju uterus untuk mengadakan implantasi (perlekatan dengan dinding uterus). enam belas dan seterusnya.

Membran (Lapisan Embrio) Terdapat 4 macam membran embrio. kecuali pada bagian tangkai badan. maka tidak berkembang. Setelah semua membran dan plasenta terbentuk maka embrio disebut janin/fetus. tampak dua lapisan jaringan di sebelah luar disebut ektoderm. Dengan demikian terbentuklah usus primitif dan kemudian terbentuk Pula kantung kuning telur (Yolk Sac) yang membungkus kuning telur. 2. Trofoblas kemudian menebal beberapa lapis. Jonjot korion menghilang pada hari ke-28. Di antara lapisan ektoderm dan endoderm terbentuk lapisan mesoderm. Embrio telah kuat menempel setelah hari ke-12 dari fertilisasi. tetapi kantung ini sangat berguna pada hewan ovipar (bertelur). c. b. otot. Korion Korion adalah dinding berjonjot yang terdiri dari mesoderm dan trofoblas. karena kantung ini berisi persediaan makanan bagi embrio. Amnion Amnion merupakan kantung yang berisi cairan tempat embrio mengapung. permukaannya berjonjot dengan tujuan memperluas daerah penyerapan makanan. di sebelah dalam endoderm. Endoderm tumbuh ke dalam blastosoel membentuk bulatan penuh. endoderm membentuk saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Alantois Pada alantois berfungsi sebagai organ respirasi dan pembuangan sisa metabolisme. . gunanya melindungi janin dari tekanan atau benturan. sistem peredaran darah. Pembuatan Lapisan Lembaga Setelah hari ke-12. yaitu bagian yang akan berkembang menjadi tall pusat. 1. kantung ini tidak berguna. Ektoderm akan membentuk epidermis kulit dan sistem saraf. Pada mammalia dan manusia. sistem ekskresi dan sistem reproduksi. yaitu : a. pada tangkai badan jonjot trofoblas masuk ke dalam daerah dinding uterus membentuk ari-ari (plasenta). Kantung Kuning Telur (Yolk Sac) Kantung kuning telur merupakan pelebaran endodermis berisi persediaan makanan bagi hewan ovipar. alantois merupakan kantung kecil dan masuk ke dalam jaringan tangkai badan. d. Ketiga lapisan tersebut merupakan lapisan lembaga (Germ Layer). Pada manusia. pada manusia hanya terdapat sedikit dan tidak berguna.kehamilan dengan cara menstrimulasi produksi hormon estrogen dan progesteron sehingga mencegah terjadinya menstruasi. Semua bagian tubuh manusia akan dibentuk oleh ketiga lapisan tersebut. mesoderm membentuk antara lain rangka.

Ada organisme yang tersebar luas (organisme kosmopolit) misalnya : kecoa dan lumut.16 siklus haid). Cara ini dikenal dengan nama sistem kalender atau abstinensi.5 cm. antara lain: a. ada pula yang hanya berada di suatu daerah tertentu (organisme endemik) misalnya :bunga Rafjlesia dan badak Jawa. Catatan : Makin tua kandungan. progesteron makin sedikit. terdapat beberapa metode. jumlah estrogen di dalam darah makin banyak. Progesteron dan estrogen juga merangsang pertumbuhan kelenjar air susu. darah ibu tidak pernah berhubungan dengan darah janin. Tanpa Alat Bantu Dengan cara tidak melakukan koitus pada masa subur wanita (hari 12 . Sterilisasi Sterilisasi dilakukan dengan mengikat/memotong saluran vas defereus dikenal dengan istilah vasektomi. Plasenta atau Ari-Ari Plasenta atau ari-ari berbentuk seperti cakram dengn garis tengah 20 cm. sedangkan progesteron mencegah kontraksi uterus. Menggunakan Alat Bantu Mencegah pertemuan ovum dengan spermatozoa. dan tebal 2. makanan dan zat sisa antara ibu dan fetus. Kontrasepsi adalah suatu cara yang bertujuan mencegah terjadinya pembuahan. dapat dilakukan dengan berbagai alat bantu. misalnya : kondom. jelly. Pemencaran Organisme Makhluk hidup dapat menyebar dengan kisaran luas maupun sempit tergantung cara pemencarannya. Pada sistem hubungan plasenta. Hal ini berhubungan dengan sifat estrogen yang merangsang uterus untuk berkontraksi. atau mengikat/memotong tuba fallopii dikenal dengan istilah tubektomi. Hormon oksitosin yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis jugs berperan dalam merangsang kontraksi uterus menjelang persalinan. b. plasenta berukuran kurang dari 1 mm. Plasenta berperan dalam pertukaran gas. dan lain-lain. tetapi setelah kelahiran hormon prolaktin yang dihasilkan kelenjar hipoftsislah yang merangsang produksi air susu.3. spiral. c. Pemencaran Tumbuhan . meskipun begitu virus dan bakteri dapat melalui penghalang (barier) berupa jaringan ikat dan masuk ke dalam darah janin. Ukuran ini dicapai pada waktu bayi akan lahir tetapi pada waktu hari 28 setelah fertilisasi.

Pemencaran dengan bantuan faktor luar Pemencaran Hewan Pemencaran hewan dapat terjadi karena hewan melakukan migrasi. Umbi Lapis Merupakan batang dengan ruas-ruas yang sangat pendek dan sangat rapat. yaitu : 1. b. Contoh : bawang merah. jarak. Contoh : pada rumput teki. c. rumput gajah. strawberi. kapri. lengkuas. lamtoro. Umbi Batang Bagian batang yang digunakan untuk menyimpan makanan umbi. kunyit. Pemencaran ini biasanya menggunakan alat pemencaran yang biasanya tidak memungkinkan penyebaran yang luas. e. bakung. Pemencaran secara sengaja Contoh : sapi perah asal Belanda dibawa ke Indonesia 2. tulip. Contoh : petai. mata tunas akan tumbuh menjadi tumbuhan baru.Ada 2 cara pemencaran tumbuhan. Contoh : kentang. caranya bisa sengaja atau tidak sengaja. Gerak Higroskopik dari buah polong Buah polong akan pecah bila kering. Pemencaran secara tidak sengaja Contoh : kecoa dari Amerika menyebar ke mana-mana. Pada setiap ruas terdapat lapisan sisik yang merupakan modifikasi dari daun. bekicot dari Afrika menyebar ke Indonesia. leli. misalnya : a. Tunas tumbuh di sepanjang batang. d. Contoh : beberapa jenis rumput. ini mempunyai banyak tunas. 1. Pemencaran tanpa bantuan faktor luar 2. Akar Rimpang atau Akar Tinggal (Rizom) Merupakan batang yang menjalar di bawah permukaan tanah. bila keadaan lingkungan cocok. dahlia. yaitu pindah dari satu tempat ke tempat lain. maka bijinya akan terpental keluar. Hewan dapat pula mengadakan pemencaran karena ulah manusia. Stolon atau Geragih Batang yang menjalar di atas tanah. . karet.

Anemokori Pemencaran biji dengan bantuan angin. contoh : mahoni (Sweitenia mahagoni) dan damar(Agathis alba) buah bersayap. endokarp (lapisan dalam) yang keras dan kuat sebagai pelindung lembaga/embrio. mesokarp (lapisan tengah). c. . . Tanaman yang disebarkan dengan cara ini biasanya mempunyai struktur buah dengan 3 lapis kulit. Bijinya mempmyai ciri ringan dan embrio/lembaganya mempunyai pelindung yang baik.Entomokori : pemencaran dengan perantaraan serangga. contoh : alang-alang (Imperata cylindrica) dan kapok (Ceiba pentandra) . pepaya (Carica papaja). Contoh : wijen (Sesamum sp). d. Contohnya : kelapa (Cocos nucifera). . tebal dan banyak rongga udara sehingga mengapung di air. nyamplung (Calophylum sp).Kiroptorokori : pemencaran dengan perantaraan kelelawar. .biji bersayap. contoh : meranti (Shorea sp) dan tanaman suku Dipterocarpaceae . Zookori Pemencaran dengan perantaraan hewan . delima. Contoh : biji rumput-rumputan yang menempel pada baju/celana. Contoh : kopi (Cofea tanaman sp). eksokarp (lapisan terluar). Contoh : jambu biji (Psidium guajava).Ornitokori : pemencaran dengan perantaraan burung. Antropokori Pemencaran dengan perantaraan manusia. Contoh : kelapa sawit dari Afrika ke Indonesia. .Pemencaran secara sengaja. Contoh : beringin (Ficus benjamina).a. Biasanya bijtanaman ini tidak dapat dicerna dan akan keluar bersama kotoran burung. licin dan berkilat dan kedap air.Mammokori : pemencaran dengan perantara mamalia. tembakau (Nicotiana tabacum). contoh : Opium(Popover somniferum) b.Pemencaran secara tidak sengaja.biji berbulu atau berambut. benalu (Loranthus sp). alat pemencaran mempunyai ciri sebagai berikut : . contoh : biji anggrek dan spora jamur . Hidrokori Pemencaran biji dengan bantuan air. . Biji dapat terpencar jauh dari induknya.biji terpencar karena tangkainya tergoyang angin.biji kecil dan ringan. Dengan cara ini.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->