STRUKTUR HEWAN Dilihat dari segi jumlah sel, hewan dapat dibagi menjadi Protozoa (hewan bersel satu

) dan Metazoa (hewan bersel banyak). Pada hewan bersel banyak (termasuk manusia), kumpulan sel-sel yag memiliki bentuk dan fungsi yang sama akan membentuk jaringan, jaringan jaringan yang berbeda akan bergabung membentuk organ tubuh, organ-organ tubuh akan bergabung membentuk sistem organ tubuh, sistem organ tubuh akhirnya akan bergabung membentuk organisme (hewan). SEL ⇒ JARINGAN ⇒ ORGAN ⇒ SISTEM ORGAN ⇒ ORGANISME

JARINGAN EMBRIONAL Jaringan embrional, merupakan jaringan dari hasil pembelahan sel zigot. Jaringan embrional mengalami spesialisasi menjadi 3 lapisan jaringan (triploblastik), lapisan luar, ektoderm, lapisan tengah, mesoderm dan lapisan dalam entoderm. Contoh hewan triploblastik : Annelida, Mollusca, Arthropoda, Chordata. Atau menjadi 2 lapisan jaringan (diploblastik), lapisan ektoderm dan endoderm. Contoh hewan diploblastik : Coelenterata.

Lapisan-lapisan jaringan tersebut di atas kemudian akan berkembang menjadi organorgan tubuh dari suatu hewan.
JARINGAN EPITEL Jaringan epitel adalah jaringan yang melapisi permukaan tubuh, organ tubuh atau permukaan saluran tubuh hewan. Berdasarkan bentuk dan susunannya jaringan epitel dibagi menjadi 1. Epitel Pipih a. Epitel pipih selapis Contoh: pada pembuluh darah, alveolus, pembuluh limfe, glomerulus ginjal. b. Epitel banyak lapis Contoh: pada kulit, rongga mulut, vagina. 2. Epitel Kubus a. Epitel kubus selapis Contoh: pada kelenjar tiroid, permukaan ovarium. b. Epitel kubus banyak lapis Contoh:

pada saluran kelenjar minyak dan kelenjar keringat pada kulit.

1. Epitel kubus selapis 2. Epitel pipih selapis 3. Jaringan ikat (diambil dari lapisan allantois dan amnion embrio babi).

Gbr.

3. Epitel Silindris a. Epitel silindris selapis Contoh: pada lambung, jonjot usus, kantung empedu, saluran pernafasan bagian atas. b. Epitel silindris banyak lapis Contoh: pada saluran kelenjar ludah, uretra. c. Epitel silindris banyak lapissemu/epitel silindris bersilia Contoh: pada trakea, rongga hidung. 4. Epitel Transisional Merupakan bentuk epitel banyak lapis yang sel-selnya tidak dapat digolongkan berdasarkan bentuknya. Bila jaringannya menggelembung bentuknya berubah. Contoh: pada kandung kemih.
Gbr 3. Epitel transisional dari kandung kemih anjing.

Gbr. Epitel silindris banyak lapis bersilia . (tampak silia di tengah-tengah, diambil dari eaofagus janin).

A : kandung kemih kosong

B : kandung kemih berisi urine

Sebagai jaringan yang menutup seluruh permukaan luar dan dalam tubuh setiap organisme, jaringan epitel mempunyai fungsi sebagai berikut 1. 2. 3. 4. Sebagai Sebagai Sebagai Sebagai pelindung kelenjar penerima rangsang lalu lintas keluar masuknya zat

JARINGAN OTOT Jaringan otot tersusun atas sel-sel otot yang fungsinya menggerakkan organ-organ tubuh. Kemampuan tersebut disebabkan karena jaringan otot mampu berkontraksi. Kontraksi otot dapat berlangsung karena molekul-molekul protein yang membangun sel otot dapat memanjang dan memendek. Gambar 1 : Diagram susunan jaringan otot kerangka, dari keseluruhan otot sampai tingkat molekuler. Jaringan otot dapat dibedakan menjadi 3 macam : 1.Jaringan Otot Polos Jaringan otot polos mempunyai serabut-serabut (fibril) yang homogen sehingga bila diamati di bawah mikroskop tampak polos atau tidak bergaris-garis.

Gbr. Serabut otot lurik (dari otot anak-anak).meskipun begitu kontraksi otot jantung secara refleks serta reaksi terhadap rangsang lambat. 3. Kontraksinya menurut kehendak kita dan di bawah pengaruh saraf sadar. Strukturnya menyerupai otot lurik.Jaringan Otot Jantung/Miokardium Jaringan otot ini hanya terdapat pada lapisan tengah dinding jantung. Oleh sebab itu nama lain dari otot lurik adalah otot bergaris melintang. Kontraksi otot lurik berlangsung cepat bila menerima rangsangan. Otot polos terdapat pada saluranpencernaan. berkontraksi sesuai dengan kehendak dan di bawah pengaruh saraf sadar.Otot polos berkontraksi secara refleks dan di bawah pengaruh saraf otonom. Bila otot polos dirangsang. Serabut otot jantung (dari jantung orang dewasa) INGAN SARAF . Gbr. Gbr. dinding pembuluh darah. Dinamakan otot lurik karena bila dilihat di bawah mikroskop tampak adanya garis gelap dan terang berselang-seling melintang di sepanjang serabut otot. reaksinya lambat. Fungsi otot lurik untuk menggerakkan tulang dan melindungi kerangka dari benturan keras.Jaringan Otot Lurik Nama lainnya adalah jaringan otot kerangka karena sebagian besar jenis otot ini melekat pada kerangka tubule. Fungsi otot jantung adalah untuk memompa darah ke luar jantung. saluran pernafasan. Struktur Otot Polos 2.

Sel Saraf Motorik Berfungsi menghantarkan impuls motorik dari susunan saraf pusat ke efektor.Cairan ekstra seluler dan serabut disebut matriks. cabang-cabang inilah yang menghubungkan tiap-tiap sel saraf sehingga membentuk jaringan saraf. Tiap neuron/sel saraf terdiri atas badan sel saraf. 3. Jaringan Ikat Jaringan ikat terdiri dari serabut. Sel saraf (neuron) dengan akson dan dendrit). 2. Iritabilitas artinya kemampuan sel saraf untuk bereaksi terhadap perubahan lingkungan. sel-sel dan cairan ekstra seluler. Terdapat 3 macam sel saraf 1. Sel Saraf Sensorik Berfungsi menghantarkan rangsangan dari reseptor (penerima rangsangan) ke sumsum tulang belakang. Konduktivitas artinya kemampuan sel saraf untuk membawa impulsimpuls saraf. Sel saraf mempunyai kemampuan iritabilitas dan konduktivitas. Sel Saraf Penghubung Merupakan penghubung sel saraf yang satu dengan sel saraf yang lain. Yang termasuk jaringan penguat adalah : 1. cabang dendrit dan cabang akson. INGAN PENGUAT Jaringan penguat disebut juga jaringan penyokong atau jaringan penunjang. Gbr.Jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf atau neuron. Fungsi jaringan ikat adalah mengikat atau mempersatukan jaringan-jaringan .

Tendon adalah ujung otot yang melekat pada tulang. Fungsinya untuk membungkus organ-organ tubuh. Berdasarkan struktur dan fungsinya jaringan ikat dibedakan menjadi dua: a. menguatkan saluran pernafasan. pada orang dewasa berasal dari selaput tulang rawan atau perikondrium yang banyak mengandung kondroblas atau pembentuk sel-sel tulang rawan. ujung tulang rusuk yang melekat pada tulang dada dan pada ujung tulang panjang. selaput pembungkus otot. juga memberikan perlindungan terhadap organ tubuh. Fungsinya untuk menyokong kerangka tubuh. Jaringan ikat padat Nama lainnya jaringan ikat serabut putih. . memberi kemungkinan pertumbuhan memanjang tulang pipa dan memberi kemungkinan tulang rusuk bergerak saat bernafas. Terdapat pada permukaan tulang sendi. pembuluh darah dan saraf. Ligamen adalah jaringan ikat yang berperan sebagai penghubung antar tulang. Ada 3 macam jaringan tulang rawan : a Kartilago hialin . Gbr. 2. menjadi selubung organ dan melindungi jaringan atau organ tubuh. Jaringan ikat longgar Ciri-ciri : sel-selnya jarang dan sebagian jaringannya tersusun atas matriks yang mengandung serabut kolagen dan serabut elastis. Matriksnya bening kebiruan. Fasia adalah jaringan ikat berbentuk lembaran yang menyelimuti otot. fasia.menjadi organ dan berbagai organ menjadi sistem organ. ligamen dan tendon. Jaringan Tulang Rawan (Kartilago) Jaringan tulang rawan pada anak-anak berasal dari jaringan embrional yang disebut mesenkim. pembuluh darah dan saraf. Kartilago hialin (dari embrio babi). b Kartilago fibrosa . cincin tulang rawan pada batang tenggorok dan cabang batang tenggorok. tulang dengan tulang. Jaringan ini terdapat pada selaput urat. b.Jaringan ikat longgar terdapat di sekitar organ-organ. karena terbuat dari serabut kolagen yang berwarna putih. Kartilago hialin merupakan bagian terbesar dari kerangka embrio juga membantu pergerakan persendian. Fungsinya untuk menghubungkan berbagai organ tubuh seperti otot dengan tulang-tulang.

b. c. 4. b.Kartilago elastik Matriksnya berwarna keruh kekuning-kuningan. bila matriksnya berongga. Tulang spons. Sel darah Dibagi menjadi sel darah merah (eritrosit) berfungsi untuk mengangkut oksigen dan sel darah putih (lekosit) berfungsi untuk melawan benda-benda asing yang masuk ke dalam tubuh. Jaringan ini terdapat pada perekatan ligamen-ligamen tertentu pada tulang. Contoh : tulang pipa. Fungsi utama untuk memberikan proteksi dan penyokong. Tulang keras. persendian tulang pinggang. matriksnya terdiri dari zat perekat kolagen dan endapan garam-garam mineral terutama garam kalsium (kapur). 3. karena berupa cairan. J aringan Tulang Jaringan tulang terdiri dari sel-sel tulang atau osteon yang tersimpan di dalam matriks. Contoh : tulang pendek. Keping-keping darah (trombosit) .Matriksnya berwarna gelap dan keruh. epiglottis. pembuluh eustakius dan laring. Gbr. Jaringan Darah Jaringan darah merupakan jaringan penyokong khusus. Jaringan ini terdapat pada dawn telinga. pada calmam antar ruas tulang belakang dan pada pertautan antar tulang kemaluan kiri dan kanan. Tulangmerupakan komponen utama dari kerangka tubuh dan berperan untuk melindungi alat-alat tubuh dan tempat melekatnya otot kerangka. Tulang dapat dibagi menjadi 2 macam : a. Bagian-bagian dari jaringan darah adalah : a. bila matriks tulang rapat dan padat. Kartilago fibrosa (dari tulang lutut manusia).

Berfungsi dalam proses pembekuan darah.

c.

Plasma darah Komponen terbesar adalah air, berperan mengangkut sari makanan, hormon, zat sisa hasil metabolisms, antibodi dan lain-lain.

5. Jaringan Limfe/Getah Bening Asal jaringan limfe adalah bagian dari darah yang keluar dari pembuluh darah, komponen terbesarnya adalah air dimana terlarut zat-zat antara lain glukosa, garam-garam, asam lemak. Komponen selulernya adalah limfosit. Jaringan limfe menyebar ke seluruh tubuh melalui pembuluh limfe. Fungsi jaringan limfe selain untuk kekebalan tubuh (adanya limfosit) juga untuk mengangkut cairan jaringan, protein, lemak, garam mineral dan zat-zat lain dari jaringan ke sistem pembuluh darah. JARINGAN LEMAK Nama lainnya adalah jaringan adiposa, jaringan ini terdapat di seluruh tubuh. Fungsinya untuk menyimpan lemak untuk cadangan makanan, dan mencegah hilangnya panas secara berlebihan. Kumpulan dari berbagai macam jaringan dan melaksanakan suatu tugas tertentu akan membentuk organ. Derajat dari organisme ditentukan dari makin beragamnya organ yang dimiliki. Beberapa organ tubuh 1. USUS Merupakan bagian dari sistem pencernaan. Disusun dari beberapa jaringan, susunan dari luar ke dalam adalah: a. Jaringan ikat serosa, fungsinya untuk menggantungkan usus ke organ lain b. Jaringan otot polos memanjang c. Jaringan otot polos melingkar d. Jaringan ikat longgar e. Jaringan otot polos mukosa f. Jaringan ikat longgar mukosa g. Jaringan epitel silindris yang merupakan jaringan terdalam dari rongga usus Di samping jaringan-jaringan tersebut di atas terdapat juga jaringan-jaringan lain (jaringan saraf, jaringan darah dan lain-lain) yang menunjang kerja usus.

Gambar 1 : Susunan umum organ saluran cerna (usus).

2. TRAKEA/BATANG TENGGOROK Merupakan bagian dari sistem pernafasan. Trakea disusun atas 3 lapis jaringan, dari luar ke dalam : a. Jaringan ikat padat b. Jaringan rulang rawan dan jaringan otot polos c. Jaringan epitel silindris berlapis banyak bersilia

SISTEM ORGAN Kumpulan dari berbagai organ dan menjalankan tugas tertentu disebut sistem organ. Sistem organ yang terdapat dalam tubuh manusia antara lain 1. SISTEM INTEGUMEN/KULIT 2. SISTEM PENCERNAAN 3. SISTEM SIRKULASI 4. SISTEM RESPIRASI/PERNAFASAN 5. SISTEM EKSKRESI 6. SISTEM REPRODUKSI 7. SISTEM KERANGKA 8. SISTEM OTOT 9. SISTEM SARAF 10. SISTEM HORMON STRUKTUR TUMBUHAN Seperti pada hewan, tubuh tumbuhan pun terdiri dari sel-sel. Sel-sel tersebut akan berkumpul membentuk jaringan, jaringan akan berkumpul membentuk organ dan seterusnya sampai membentuk satu tubuh tumbuhan. Di sini akan dibahas macammacam jaringan dan organ yang membentuk tubuh tumbuhan. Jaringan tumbuhan dapat dibagi 2 macam : 1. Jaringan meristem 2. Jaringan dewasa

JARINGAN MERISTEM

Jaringan meristem adalah jaringan yang terus menerus membelah. Jaringan meristem dapat dibagi 2 macam 1. Jaringan Meristem Primer Jaringan meristem yang merupakan perkembangan lebih lanjut dari pertumbuhan embrio. Contoh: ujung batang, ujung akar. Meristem yang terdapat di ujung batang dan ujung akar disebut meristem apikal. Kegiatan jaringan meristem primer menimbulkan batang dan akar bertambang panjang. Pertumbuhan jaringan meristem primer disebut pertumbuhan primer. 2. Jaringan Meristem Sekunder Jaringan meristem sekunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan dewasa yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan jaringan meristem sekunder disebut pertumbuhan sekunder. Kegiatanjaringan meristem menimbulkan pertambahan besar tubuh tumbuhan.

Jaringan dewasa adalah jaringan yang sudah berhenti membelah. Jaringan dewasa dapat dibagi menjadi beberapa macam : 1 Jaringan Epidermis Jaringan yang letaknya paling luar, menutupi permukaan tubuh tumbuhan. Bentuk jaringan epidermis bermacam-macam. Pada tumbuhan yang sudah mengalami pertumbuhan sekunder, akar dan batangnya sudah tidak lagi memiliki jaringan epidermis. Fungsi jaringan epidermis untuk melindungi jaringan di sebelah dalamnya. 2. Jaringan Parenkim Nama lainnya adalah jaringan dasar. Jaringan parenkim dijumpai pada kulit batang, kulit akar, daging, daun, daging buah dan endosperm. Bentuk sel parenkim bermacam-macam. Sel parenkim yang mengandung klorofil disebut klorenkim, yang mengandung rongga-rongga udara disebut aerenkim. Penyimpanan cadangan makanan dan air oleh tubuh tumbuhan dilakukan oleh jaringan parenkim. 3. Jaringan Penguat/Penyokong Nama lainnya stereon. Fungsinya untuk menguatkan bagian tubuh tumbuhan. Terdiri dari kolenkim dan sklerenkim.

ke arah luar berupa sel-sel mati yang disebut felem. AKAR Asal akar adalah dari akar lembaga (radix). yakni: akar. pada Dikotil. pada Monokotil. Akar monokotil dan dikotil ujungnya dilindungi oleh tudung akar atau kaliptra. dinamakan kolumela. b. Sklerenkim terdiri dari dua macam yaitu serabut/serat dan sklereid atau sel batu. Jaringan Gabus Fungsi jaringan gabus adalah untuk melindungi jaringan lain agar tidak kehilangan banyak air.a. Xilem ada 2 macam: trakea dan trakeid. yang fungsinya melindungi ujung akar sewaktu menembus tanah. Sedang bagian lain dari ketiga organ tersebut adalah modifikasinya. mengingat sel-sel gabus yang bersifat kedap air. Sklerenkim Selain mengandung selulosa dinding sel. 4. Jaringan Pengangkut Jaringan pengangkut bertugas mengangkut zat-zat yang dibutuhkan oleh tumbuhan. sehingga sel-selnya menjadi kuat dan keras. Batok kelapa adalah contoh yang baik dari bagian tubuh tumbuhan yang mengandung serabut dan sklereid. Pada Dikotil. Ada 2 macam jaringan. pembentukan jaringan gabus ke arah dalam berupa sel-sel hidup yang disebut feloderm. batang. jaringan sklerenkim mengandung senyawa lignin. Kolenkim Sebagian besar dinding sel jaringan kolenkim terdiri dari senyawa selulosa merupakan jaringan penguat pada organ tubuh muda atau bagian tubuh tumbuhan yang lunak. contoh: umbi modifikasi akar. bunga modifikasi dari ranting dan daun. ORGAN TUMBUHAN Organ tumbuhan biji yang penting ada 3. . 5. yakni xilem atau pembuluh kayu dan floem atau pembuluh lapis/pembuluh kulit kayu. akar lembaga terus tumbuh sehingga membentuk akar tunggang. Floem bertugas mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. akar lembaga mati. kemudian pada pangkal batang akan tumbuh akar-akar yang memiliki ukuran hampir sama sehingga membentuk akar serabut. jaringan gabus dibentuk oleh kambium gabus atau felogen. daun. Xilem bertugas mengangkut air dan garam-garam mineral terlarut dari akar ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. sel-sel kaliptra ada yang mengandung butir-butir amylum.

dinamakan titik Caspary. Silinder Pusat/Stele a. sehingga air tak dapat menuju ke silinder pusat. Dapat berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan c. Korteks Letaknya langsung di bawah epidermis. Bulu akar merupakan modifikasi dari sel epidermis akar. Akar cabang terbentuk dari pertumbuhan persikel ke arah luar. Korteks c. bulu akar memperluas permukaan akar. Fungsi Akar a. c. . sehingga memungkinkan air dapat masuk ke silinder pusat. . dinding selnya mudah dilewati air. a.Berkas Pembuluh Angkut/Vasis Terdiri atas xilem dan floem yang tersusun bergantian menurut arah jari jari. disebut sel U.Empulur . Endodermis Merupakan lapisan pemisah antara korteks dengan silinder pusat. c.Persikel/Perikambium Merupakan lapisan terluar dari stele. Tetapi tidak semua sel-sel endodermis mengalami penebalan. Terdiri dari berbagai macam jaringan : . Sebagian besar dibangun oleh jaringan parenkim.Silinder Pusat/Stele Silinder pusat/stele merupakan bagian terdalam dari akar.1. bila diamati di bawah mikroskop akan tampak seperti hutuf U. bertugas menyerap air dan garam-garam mineral terlarut. Epidermis b. Anatomi Akar Pada akar muda bila dilakukan potongan melintang akan terlihat bagian-bagian dari luar ke dalam. Endodermis d. Epidermis Susunan sel-selnya rapat dan setebal satu lapis sel.Sel-sel tersebut dinamakan sel penerus/sel peresap. sel-selnya tidak tersusun rapat sehingga banyak memiliki ruang antar sel. b. Menyerap air dam garam-garam mineral terlarut 2. Sel-sel endodermis dapat mengalami penebalan zat gabus pada dindingnya dan membentuk seperti titik-titik. Untuk menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah b. Pada dikotil di antara xilem dan floem terdapat jaringan kambium. Pada pertumbuhan selanjutnya penebalan zat gabus sampai pada dinding sel yang menghadap silinder pusat.

Letaknya paling dalam atau di antara berkas pembuluh angkut terdiri dari jaringan parenkim. yang disebutkambium intervasikuler. makin ke dalam tersusun atas jaringan parenkim. Pada batang yang mengalami pertumbuhan sekunder. b. sedang pada musim kering tidak terjadi pertumbuhan sehingga pertumbuhan menebalnya pada batang tampak berlapis-lapis. lapis-lapis lingkaran tersebut dinamakan Lingkaran Tahun. Fungsi epidermis untuk melindungi jaringan di bawahnya. Terdapat perbedaan antara batang dikotil dan monokotil dalam susunan anatominya. xilem di sebelah dalam dan floem sebelah luar. Lapis terluar dari stele disebut perisikel atau perikambium. tidak mempunyai ruang antar sel. Keduanya dapat mengadakan pertumbuhan sekunder yang mengakibatkan bertambah besarnya diameter batang. yang dekat dengan lapisan epidermis tersusun atas jaringan kolenkim. pada perkembangan selanjutnya jaringan parenkim yang terdapat di antara berkas pembuluh angkut juga berubah menjadi kambium. Batang Dikotil Pada batang dikotil terdapat lapisan-lapisan dari luar ke dalam : a. Korteks Korteks batang disebut juga kulit pertama. lapisan epidermis digantikan oleh lapisan gabus yang dibentuk dari kambium gabus. Stele/ Silinder Pusat Merupakan lapisan terdalam dari batang. . Letak saling bersisian. Epidermis Terdiri atas selaput sel yang tersusun rapat. d. 1. tetapi hanya pada saat air dan zat hara tersedia cukup. setiap lapis menunjukkan aktivitas pertumbuhan selama satu tahun. berkayu keras dan hidupnya menahun. c. terdiri dari beberapa lapis sel. tersusun atas selapis sel. Pada tumbuhan Dikotil. Endodermis Endodermis batang disebut juga kulit dalam. pertumbuhan menebal sekunder tidak berlangsung terus-menerus. lkatan pembuluh pada stele disebut tipe kolateral yang artinya xilem dan floem. tetapi tidak terdapat pada endodermis tumbuhan Gymnospermae. Endodermis tumbuhan Anguiospermae mengandung zat tepung. merupakan lapisan pemisah antara korteks dengan stele. Antara xilem dan floem terdapat kambium intravasikuler.

epidermis terdiri dari satu lapis sel. Jaringan Pembuluh Jaringan pembuluh daun merupakan lanjutan dari jaringan batang. 3. sehingga masih terdapat ruang-ruang antar sel. Daun merupakan modifikasi dari batang. merupakan bagian tubuh tumbuhan yang paling banyak mengandung klorofil sehingga kegiatan fotosintesis paling banyak berlangsung di daun. dengan perkataan lain tidak terjadi pertumbuhan menebal sekunder. terdapat di dalam tulang daun dan urat-urat daun. Tidak adanya kambium pada Monokotil menyebabkan batang Monokotil tidak dapat tumbuh membesar.2. 2. Epidermis Epidermis merupakan lapisan terluar daun. keduanya mengandung kloroplast. batas antara korteks dan stele umumnya tidak jelas. ada Monokotil yang dapat mengadakan pertumbuhan menebal sekunder. Kegiatan fotosintesis lebih aktif pada jaringan pagar karena kloroplastnya lebih banyak daripada jaringan bunga karang. Meskipun demikian. misalnya pada pohon Hanjuang (Cordyline sp) dan pohon Nenas seberang (Agave sp). Pada stele monokotil terdapat ikatan pembuluh yang menyebar dan bertipe kolateral tertutup yang artinya di antara xilem dan floem tidak ditemukan kambium. yakni palisade (jaringan pagar) dan spons (jaringan bunga karang). untuk mencegah penguapan yang terlalu besar. Pada epidermis terdapat stoma/mulut daun. Parenkim/Mesofil Parenkim daun terdiri dari 2 lapisan sel. Anatomi daun dapat dibagi menjadi 3 bagian : 1. Jaringan pagar selselnya rapat sedang jaringan bunga karang sel-selnya agak renggang. stoma berguna untuk tempat berlangsungnya pertukaran gas dari dan ke luar tubuh tumbuhan. ada epidermis atas dan epidermis bawah. Batang Monokotil Pada batang Monokotil. . lapisan epidermis dilapisi oleh lapisan kutikula.

Baik pertumbuhan atau perkembangan bersifat irreversibel. yaitu: 1. Terdapat 2 macam pertumbuhan. membentuk organ-organ yang mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda. tunas embrionik yaitu calon batang dan daun b. Jaringan daun. ERTUMBUHAN adalah proses pertambahan ukuran sel atau organisme. Pembelahan zigot menghasilkan jaringanmeristem yang akan terus membelah dan mengalami diferensiasi. Embrio memiliki 3 bagian penting : a. Proses ini berlangsung secara kualitatif. Pertumbuhan ini bersifat kuantitatif/ terukur. PERTUMBUHAN PADA TUMBUHAN Secara umum pertumbuhan dan pekembangan pada tumbuhan diawali untuk stadium zigot yang merupakan hasil pembuahan sel kelamin betina dengan jantan. kotiledon yaitu cadangan makanan . PERKEMBANGAN adalah proses menuju kedewasaan pada organisme. Berlangsung pada embrio. bagian ujung-ujung dari tumbuhan seperti akar dan batang.Gbr. Pertumbuhan Primer Terjadi sebagai hasil pembelahan sel-sel jaringan meristem primer. akar embrionik yaitu calon akar c. Diferensiasi adalah perubahan yang terjadi dari keadaan sejumlah sel.

Daerah pemanjangan Berada di belakang daerah pembelahan c. Daerah diferensiasi Bagian paling belakang dari daerah pertumbuhan.ke luar membentuk felem : sel-sel mati . . Sel-sel mengalami diferensiasi membentuk akar yang sebenarnya serta daun muda dan tunas lateral yang akan menjadi cabang. . menjadi kambium yang disebut kambium intervasis. . Terbentuk akibat ketidakseimbangan antara permbentukan xilem dan floem yang lebih cepat dari pertumbuhan kulit.Mula-mula kambium hanya terdapat pada ikatan pembuluh. yang disebut kambium vasis atau kambium intravasikuler. . Pertumbuhan ini dijumpai pada tumbuhan dikotil. Embrio Tumbuhan Pertumbuhan tanaman dapat diukur dengan alat yang disebutauksanometer. Daerah pertumbuhan pada akar dan batang berdasar aktivitasnya tcrbagi menjadi 3 daerah a. Kambium yang berada di sebelah dalam jaringan kulit yang berfungsisebagai pelindung. gymnospermae dan menyebabkan membesarnya ukuran (diameter) tumubuhan. Daerah pembelahan Sel-sel di daerah ini aktif membelah (meristematik) b.Gbr. Pertumbuhan Sekunder Merupakan aktivitas sel-sel meristem sekunder yaitu kambium dan kambium gabus. 2.Kambium intravasis dan intervasis membentuk lingkaran tahun ⇒bentuk konsentris. Fungsinya adalah membentuk xilem dan floem primer.ke dalam membentuk feloderm : sel-sel hidup .Selanjutnya parenkim akar/batang yang terletak di antara ikatan pembuluh.

2. Auksin adalah senyawa asam indol asetat (IAA) yang dihasilkan di ujung meristem apikal (ujung akar dan batang). Lingkaran tahun karena aktivitas xilem sekunder Gbr. yang berbeda untuk tiap jenis tumbuhan. Kelembaban. B. 2. Air dan Mineral ⇒ berpengaruh pada pertumbuhan tajuk 2 akar. 3.membantu perkecambahan . Irisan melintang batang waru A. Cahaya ⇒ mempengaruhi fotosintesis. Went (1928) pertama kali menemukan auksin pada ujung koleoptil kecambah gandum Avena sativa. Faktor Luar 1. F.Gbr. Diferensiasi salah satu unsur hara atau lebih akan menghambat atau menyebabkan pertumbuhan tak normal.dominasi apikal b.W. a. 4. Etiolasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat di tempat yang gelap Fotoperiodisme adalah respon tumbuhan terhadap intensitas cahaya dan panjang penyinaran. Faktor hereditas. Faktor Dalam 1. Suhu ideal yang diperlukan untuk pertumbuhan yang paling baik adalah suhu optimum. Hormon. Suhu ⇒ di antaranya mempengaruhi kerja enzim. . Secara umum merupakan faktor penghambat. Giberelin Senyawa ini dihasilkan oleh jamur Giberella fujikuroi atau Fusarium .

Pertumbuhan Ujung Akar dan Ujung Batang Pertumbuhan pada hewan dibagi menjadi 2 fase. moniliformae. b.pemanjangan tumbuhan . d. terdiri dari : .Pembelahan zigot membelah (mitosis) menjadi banyak blastomer.berperan dalam partenokarpi Sitokinin Pertama kali ditemukan pada tembakau.Kaulokali . f. Kurusawa. a.c. Fase Embrionik Adalah fase pertumbuhan zigot hingga terbentuknya embrio. Fase Pembelahan (Cleavage) dan Blastulasi .Filokalin .Antokalin Asam traumalin atau kambium luka Merangsang pembelahan sel di daerah luka sebagai mekanisme untuk menutupi luka Gbr.Blastulasi sel-sel morula membelah dan "arbei" morula membentuk rongga (blastocoel) yang berisi air. Fase ini meliputi beberapa tahapan. ditemukan oleh F. e. Fungsi giberelin : . Hormon ini merangsang pembelahan sel. Pada fase ini : . disebut Blastula. a. yaitu : 1.Blastomer berkumpul membentuk seperti buah arbei disebutMorula Morula mempunyai 2 kutub. h. Distribusi Auksin pada Kecambah b.Rhizokalin . yaitu : * kutub hewan (animal pole) * kutub tumbuhan (vegetal pole) . Gastrulasi Adalah proses perubahan blastula menjadi gastrula. g. Gas etilen Banyak ditemukan pada buah yang sudah tua Asam absiat Florigen Kalin Hormon pertumbuhan organ.

hewan tingkat rendah ⇒ dapat sampai pada tingkat organ . Morfogenesis Proses pertumbuhan. yaitu gastrocoel (Archenteron) ⇒ akan berkembang menjadi saluran pencernaan . Regenerasi adalah kemampuan untuk memperbaiki sel. .hewan tingkat tinggi ⇒ terbatas pada jaringan . Metamorfosis sempurna : telur ⇒ larva ⇒ pupa ⇒ imago. mesoderm dan endoderm Berdasarkan jumlah lapisan embrional. Metamorfosis adalah perubahan bentuk secara bertingkat dari masa muda ⇒ hewan dewasa. perkembangan dan diferensiasi menjadi organ. hilang atau mati. Diferensiasi dan Spesialisasi Jaringan Diferensiasi ⇒ jaringan/lapisan embrionik akan berkembang menjadi berbagai organ dan sistem organ. yaitu basil pelipatan mesoderm c. Imbas Embrionik Diferensiasi dari suatu lapisan embrionik mempengaruhi dan dipengaruhi oleh diferensiasi lapisan embrionik lain. d. jaringan atau bagian tubuh yang rusak. Metamorfosis tak sempurna : telur ⇒ nimfa ⇒ imago. Zigot ⇒ berudu ⇒ katak muda ⇒ katak dewasa. struktur dan fungsinya masing-masing. ektoderm dan endoderm .terbentuk ruang. hewan dikelompokkan menjadi: .Hewan diploblastik : memiliki 2 lapisan embrional. e.blastocoel mengempis atau bahkan menghilang .Hewan triploblastik : memiliki ketiga lapisan embrional * triploblastik aselomata : tak memiliki rongga tubuh * triploblastik pseudoselomata : memiliki rongga tubuh yang semu * triploblastik selomata: memiliki rongga tubuh yang sesungguhnya. Fase Pasca Embrionik Secara umum meliputi metamorfosis dan regenerasi. Spesialisasi ⇒ setiap jaringan akan mempunyai bentuk. Serangga a. 2. Katak b.. sistem organ dan organisme.terbentuk 3 lapisan embrionik : ektoderm.terbentuk lubang blastopole ⇒ akan berkembang menjadi anus .

air. a.gerak membukanya kotak spora.Setiap organisme mampu menerima rangsang yang disebut IRITABILITAS. Beberapa bentuk nasti : .fototropisme atau heliotropisme . maka pada tumbuhan rangsang disalurkan melalui benang plasma (PLASMODESMA) yang masuk ke dalam sel melalui dinding yang disebut NOKTAH. TROPI (TROPISME) yaitu gerak bagian tumbuhan yang dipengaruhi oleh arah rangsang.nasti kompleks ⇒ rangsang tidak hanya satu Contoh : gerak membuka dan menutupnya sel-sel penutup stomata ⇒ rangsang berupa cahaya. Beberapa bentuk taksis : . Gerak berupa perubahan posisi tubuh atau perpindahan yang meliputi seluruh atau sebagian dari tubuh. suhu. yaitu : 1. Gerak ESIONOM yaitu gerak yang dipengaruhi rangsang dari luar. terdapat taksis positif dan negatif. Gerak pada tumbuhan dibagi 3 golongan. dan mampu pula menanggapi rangsang tersebut. Gerak ini disebabkan terjadinya perubahan tekanan turgor akibat pemberian rangsang. Gerak ENDONOM . dan zat kimia 3. Tropisme positif jika mendekati rangsang dan tropisme negatif jika menjauhi.pecahnya buah tanaman polong. Seperti bentuk tropisme.geotropi . Misalnya: .Niktinasti ⇒ rangsang berupa gelap .hidrotropi b. 2. Gerak HIGROSKOPIS yaitu gerak yang ditimbulkan oleh pengaruh perubahan kadar air. NASTI yaitu gerak bagian tumbuhan yang tidak dipengaruhi arah rangsang. GERAK PADA TUMBUHAN Jika pada hewan rangsang disalurkan melalui saraf. TAKSIS yaitu gerak berpindah seluruh tubuh tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsang.fototaksis . . Salah satu bentuk tanggapan yang umum adalah berupa gerak.Seismonasti ⇒ rangsang sentuhan atau mekanik .tigmotropi atau haptotropi ⇒ rangsang berupa sentuhan . Bentuk tropisme antara lain .kemotaksis c.

. Gerak adalah hasil interaksi antara tulang. . pada orang dewasa kondrin lebih banyak dan rawan ini berasal dari selaput tulang rawan (PERIKONDRIUM) yang banyak mengandung KONDROBLAS (pembentuk kondrosit). tersusun atas sel-sel tulang rawan (KONDROSIT) yang mensekresikan matriks (KONDRIN) berupa hialin atau kolagen. Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago (berasal dari mesenkim).yaitu gerak yang belum/tidak diketahui sebabnya. otot. Matriks akan mengeluarkan kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras. Karena belum diketahui sebabnya ada yang menduga tumbuhan itu sendiri yang menggerakkannya ⇒ gerak OTONOM.Bagian tengah yang disebut DIAFISE. Kartilago memiliki rongga yang akan terisi oleh OSTEOBLAS (sel-sel pembentuk tulang). tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan (KARTILAGO) dan tulang keras (= tulang/OSTEON).Di antara epifise dan diafise terdapat CAKRAM EPIFISE (DISCUS EPIPHYSEALIS). dan persendian tulang. Jenis osifikasi adalah DESMAL dan KONDRAL. Setiap satuan sel-sel tulang akan melingkari pembuluh darah dan serabut saraf membentuk SISTEM HAVERS.Bagian ujung yang disebut EPIFISE. Alat gerak pada vertebrata meliputi alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot. Tulang Keras atau Osteon terbagi menljadi Tulang Tulang Tulang Tulang panjang (tulang pipa) pipih pendek pneumatika Tulang Pipa terbagi menjadi 3 bagian yaitu : . Proses pengerasan tulang disebut penulangan atau OSIFIKASI. TULANG Menurut bahan pembentuknya. Rawan pada anak berasal dari mesenkim dengan kandungan kondrosit lebih banyak dari kondrin. Cakram ini kaya akan osteoblas dan menentukan pertumbuhan tinggi. . Kondral meliputi PERIKONDRAL dan ENKONDRAL. misalnya aliran plasma sel. Sebaliknya. Di pusatnya terdapat rongga yang berisi sumsum tulang. Tulang rawan bersifat lentur. Rawan pada dewasa antara lain terdapat pada cincin batang tenggorokan dan daun telinga. Rongga terbentuk karena aktivitas OSTEOKLAS (perombak tulang).

Gerak adalah hasil interaksi antara tulang. Kondral meliputi PERIKONDRAL dan ENKONDRAL. Rawan pada anak berasal dari mesenkim dengan kandungan kondrosit lebih banyak dari kondrin. Sebaliknya. Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). Setiap satuan sel-sel tulang akan melingkari pembuluh darah dan serabut saraf membentuk SISTEM HAVERS. Tulang Keras atau Osteon terbagi menljadi . tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan (KARTILAGO) dan tulang keras (= tulang/OSTEON). Kartilago memiliki rongga yang akan terisi oleh OSTEOBLAS (sel-sel pembentuk tulang). Jenis osifikasi adalah DESMAL dan KONDRAL. Proses pengerasan tulang disebut penulangan atau OSIFIKASI. pada orang dewasa kondrin lebih banyak dan rawan ini berasal dari selaput tulang rawan (PERIKONDRIUM) yang banyak mengandung KONDROBLAS (pembentuk kondrosit). Tulang rawan bersifat lentur. Sumsum tulang kuning (MEDULLA OSSIUM FLAVA) Alat gerak pada vertebrata meliputi alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot. TULANG Menurut bahan pembentuknya.Sumsum Tulang ada dua jenis yaitu : 1. otot.Tulang pneumatika Tulang Pipa terbagi menjadi 3 bagian yaitu : . tersusun atas sel-sel tulang rawan (KONDROSIT) yang mensekresikan matriks (KONDRIN) berupa hialin atau kolagen. Matriks akan mengeluarkan kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras. Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago (berasal dari mesenkim). dan persendian tulang.Tulang panjang (tulang pipa) . Sumsum tulang merah (MEDULLA OSSIUM RUBBA) 2. Rawan pada dewasa antara lain terdapat pada cincin batang tenggorokan dan daun telinga.Tulang pipih .Tulang pendek .

⇒ sendi antara hasta dan pengumpil. .SINKONDROSIS ⇒ kedua ujung tulang dihubungkan dengan kartilago. DIARTROSIS yaitu hubungan yang memungkinkan adanya gerakan yang cukup besar. SINARTROSIS yaitu hubungan yang tidak memungkinkan adanya gerakan. lutut.SENDI OVOID/ELLIPS (ELLIPSOIDEA) : kedua ujung tulang berbentuk oval. ⇒ siku. . .SENDI PELURU (ENDARTROSIS) : ujung tulang yang satu berbentuk bonggol masuk ke tulang lain yang berbentuk cekungan. 3.Bagian ujung yang disebut EPIFISE. Sumsum Tulang ada dua jenis yaitu : 1.. Sumsum tulang merah (MEDULLA OSSIUM RUBBA) 2. . 2.Bagian tengah yang disebut DIAFISE. . .Di antara epifise dan diafise terdapat CAKRAM EPIFISE (DISCUS EPIPHYSEALIS). Rongga terbentuk karena aktivitas OSTEOKLAS (perombak tulang).SENDI PUTAR (TROKOIDEA) : ujung rulang yang satu mengitari ujung rulang lain. Cakram ini kaya akan osteoblas dan menentukan pertumbuhan tinggi. Selaput ini menghasilkan MINYAK SINOVIAL yang berguna sebagai pelumas sendi. ⇒ pergelangan tangan. . ARTIKULASI terbagi atas 3 bentuk yaitu : 1. . . Sumsum tulang kuning (MEDULLA OSSIUM FLAVA) PERSENDIAN adalah hubungan antar tulang (ARTIKULASI) MEMBRAN SINOVIAL (selaput sendi) adalah : Selaput yang membungkus ujung-ujung tulang yang membentuk persendian.SINFIBROSIS ⇒ kedua ujung tulang dihubungkan dengan serabut. Di pusatnya terdapat rongga yang berisi sumsum tulang. AMFIARTROSIS yaitu hubungan yang memungkinkan terjadinya gerak yang terbatas ⇒ hubungan antara tulang rusuk dan tulang belakang. . ⇒ gelang pinggul.SENDI ENGSEL (GYNGLUMUS) : ujung tulang yang bergerak membentuk lekukan.SENDI PELANA (SELLARIS) : kedua ujung tulang membentuk seperti pelana. ⇒ sendi pada tulang ibu jari dengan telapak tangan.

AKTIN dan MIOSIN : protein khas dari otot. ATROFI ⇒ otot yang mengecil. BAGIAN-BAGIAN OTOT TENDON ⇒ urat otot. . SUPINASI ⇒ memutar telapak tangan menengadah > < PRONASI ⇒menelungkup. e. . f. ABDUKSI ⇒ menjauhi badan > < ADDUKSI ⇒ mendekati badan.OTOT (MUSCULUS) Macam otot 1.ASETILKOLIN : zat reseptor rangsang yang sangat peka. MEKANISME GERAKAN OTOT . INSERSIO ⇒ ujung otot yang melekat pada tempat yang bergerak. Aktin dan miosin. Gambar 1 : Keterangan : a.AMP : energi yang diperlukan untuk kontraksi otot. Otot jantung = MIOKARDIUM ⇒ involunter MIOGLOBIN adalah pigmen otot yang berfungsi mengikat oksigen. VENTRIKEL ⇒ empal otot. bagian ujung otot yang mengecil. bagian tengah otot yang menggembung. Miofibril. Otot lurik = serat lintang ⇒ gerakan disadari (VOLUNTER) 3. Otot. NORMOTROFI ⇒ otot yang besarnya normal. DEPRESI ⇒ ke bawah > < ELEVASI ⇒ ke atas. ORIGO ⇒ ujung otot yang melekat pada tempat yang tidak bergerak. FLEKSI ⇒ membengkokkan > < EKSTENSI ⇒ meluruskan.FASE ANAEROB (KONTRAKSI) ATP ⇒ ADP + P + Energi . EKSTENSIBILITAS ⇒ kemampuan untuk memanjang c. Serabut otot dengan intinya. Zona H dan Z dari miofibril. lisut. ELASTISITAS ⇒ kemampuan untuk kembali ke ukuran semula setelah memendek atau memanjang KERJA OTOT TONUS ⇒ ketegangan akibat mengerutnya otot (kontraksi). HIPERTROFI ⇒ otot yang membesar.ADP . KARAKTERISTIK OTOT a. b. DISKUS INTERKALARIS ⇒ bagian khas otot jantung yang merupakan batas. TETANUS ⇒ ketegangan maksimum yang terus menerus. KONTRAKTIBILITAS ⇒ kemampuan untuk memendek b. Otot polos ⇒ gerakan tak disadari (INVOLUNTER) 2.ATP . . g. Kumpulan serabut otot. d. c. Otot berelaksasi dan berkontraksi.

Sistem organ tubuh tersebut saling berkaitan dan bekerja satu sama lain sehingga individu dapat hidup dengan baik.ADP ⇒ AMP + P + Energi Kreatinfosfat ⇒ Kreatin + Fosfat + Energi .Tetanus - 3. LORDOSIS & KIFOSIS. 2. Sistem organ tubuh yang penting pada hewan dan manusia antara lain SISTEM ORGAN TUBUH TELAAH PADA MANUSIA . kaki membentuk "X" atau "O" .RAKITIS ⇒ kekurangan vitamin D .MIKROSEFALUS ⇒ kekurangan kapur .FASE AEROB (pembentukan kembali ATP) ATP yang habis digunakan selama fase anaerob dibentuk kembali dengan mendapat energi dari hasil penguraian glukosa.Kejang otot . GLIKOGEN ⇒ LAKTASIDOGEN ⇒ GLUKOSA + ASAM LAKTAT GLUKOSA ⇒ CO2 + H2O + Energi Asam Laktat = zat peleleh O2 diambil secara cepat untuk mengoksidasi asam laktat sehingga orang yang kelelahan akan terengah-engah GANGGUAN PADA SISTEM GERAK 1.OSTEOPOROSIS ⇒ kekurangan hormon kelamin Struktur tubuh hewan dan manusia terdiri dari beberapa sistem organ tubuh. Gangguan karena fisiologis .MIASTENIA GRAVIS . Gangguan pada rangka FRAKTURA ⇒ patah tulang DISLOKASI ⇒ pergeseran posisi sendi ANKILOSIS ARTRITIS ⇒ infeksi sendi Kelainan ruas tulang belakang ⇒ akibat kesalahan sikap duduk : SKOLIOSIS. Gangguan pada otot .

Kebutuhan protein untuk orang dewasa adalah 1 gram/kg. dsb. Kebutuhannya adalah 1 mg/hari. membantu proses penggumpalan darah danmempengaruhi penerimaan rangsang oleh saraf.1.BB/hari.8 g/hari. 4. 2.Fluor (F) . 5. 3. maka kelebihannya akan dibuang melalui ginjal dalam bentuk urea ⇒ inilah yang disebut Nitrogen Balans. Protein tidak menghasilkan energi 2. Misalnya : Leusin.1 gram/kg. Kebutuhannya adalah 0. jadi harus didatangkan dari luar. Karbohidrat Sebagai penghasil energi (4 kal/g). Asam Amino Essensial adalah asam amino yang tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh. Kebutuhannya adalah 15 .30 mg/hari. komponen penyusun Hemoglobin. Lisin. Protein Mengandung asam amino (essensial dan non essensial). Lemak (Lipid) Diperlukan sebagai pelarut beberapa vitamin. Metionin. 6. GERAK DAN SISTEM ALAT GERAK ⇒ KINESIOLOGI MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN ⇒ GASTROENTEROLOGI DARAH DAN SISTEM PEREDARAN DARAH ⇒ HEMATOLOGI EKSKRESI DAN SISTEM EKSKRESI ⇒ NEFROLOGI PERNAFASAN DAN SISTEM PERNAFASAN ⇒ PULMONOLOGI SISTEM SARAF DAN SISTEM KOORDINASI ⇒ NEUROLOGI DAN SISTEM HORMON ⇒ ENDOKRINOLOGI GASTROENTEROLOGI Zat Makanan Makanan sehat harus terdiri dari zat-zat nutrien (zat gizi) antara lain : 1. Jika kebutuhan tersebut berlebih. Kelebihan karbohidrat dalam tubuh akan disimpan dalam bentuk lemak. 7. Garam-Garam Mineral . diperlukan dalam pembelahan sel. sebagai "bantalan lemak" (pelindung jaringan tubuh) dan penghasil energi yang besar (9 kal/g). Untuk menguatkan geligi.Fosfor (P) . Kebutuhan lemak untuk orang dewasa adalah 0. Untuk membentuk matriks tulang. metabolisme zat.Besi (Fe) ⇒ ⇒ ⇒ ⇒ . Merupakan komponen penting sitokrom (enzim pernafasan).Kalsium (Ca) ⇒ Untuk membentuk matriks tulang.BB/hari.lodium (I) .5 . Fenilalanin. Komponen penting dalam hormon pertumbuhan . pada pengurutan otot. 4. 3.

. Defisiensinya akan mengakibatkan Katarak. 5. Pada jeruk selain vitamin C ditemukan pula zat Sitrin dan Rutin yang mampu menghentikan pendarahan. Ditemukan oleh McCollum. kekurangan unsur tersebut dapat terjadi sebelum atau sesudah pertumbuhan berhenti Untuk pembentukan asam klorida (HCl). Zat tersebut ditemukan olelj Sant-Gyorgi disebut pula Vitamin P.B6 (Piridoksin = Adermin) Asam Pantotenat PABA (Para Amino Asam Benzoat) Kolin Biotin (Vitamin H) Asam Folat B12 (Sianokobalamin) Vitamin C (Asam Askorbinat) ⇒ Untuk mempengaruhi absorbsi lemak dalam usus. Dimensia. Defisiensi akan menyebabkan Pelagra dengan gejala 3 D: Dermatitis. Defisiensi akan menyebabkan Kontipasi (Sembelit). Keilosis.Asam Nikotin (Niasin) . karies gigi. Kemudian pada mata akan timbul Bercak Bitot setelah itu mata akan mengering (Xeroftalmia) akhirnya mata akan hancur (Keratomalasi). Vitamin Yang Larut Dalam Lemak (Lipid Soluble Vitamins) . ⇒ Defisiensi akan menyebabkan Dermatitis ⇒ Untuk mencegah timbulnya uban ⇒ Defisiensi ⇒ Defisiensi ⇒ Defisiensi folat. Kebutuhannya adalah 1 g/hari. Kekurangan vitamin dapat menyebabkan Penyakit Defisiensi. akan menimbulkan gangguan kulit akan menimbulkan Anemia defisiensi asam akan menimbulkan Anemia Pernisiosa ⇒ Berfungsi dalam pembentukan sel. ⇒ Transmisi rangsang sinar ke mata.Vitamin A (Aseroftol) ⇒ Berfungsi dalam pertumbuhan sel epitel.B2 (Riboflavin = Laktoflavin) .Natrium & Klor (NaCl) ⇒ (Tiroksin). ⇒ Untuk pergerakan peristaltik usus. ⇒ Proses pertumbuhan. . Diare. pendarahan di bawah kulit. mengatur rangsang sinar pada saraf mata. perbanyakan sel dan anti pelagra. Defisiensi awal akan menimbulkan gejala Hemeralopia (rabun senja) dan Frinoderma (kulit bersisik).Vitamin D . ⇒ Defisiensi akan menimbulkan timbunan lemak pada hati. Vitamin Yang Larut Dalam Air (Water Soluble Vitamins) . (Kalsiferol = Ergosterol) memperlancar proses Osifikasi.B1 (Aneurin = Thiamin) . Hesz dan Sherman. pembuatan trombosit. tidak menghasilkan energi. ⇒ Mengatur kadar kapur dan fosfor. Defisiensinya menyebabkan Beri-Beri dan Neuritis. Defisiensi akan menimbulkan pendarahan gusi. Vitamin Diperlukan dalam jumlah yang sangat kecil. Defisiensi akan menimbulkan Rakhitis.

. antara lain adalah: Gbr. Sekretin yaitu hormon yang merangsang pankreas untuk mengeluarkan sekretnya. Lambung ⇒ Dilakukan secara mekanik dan kimiawi. Fungsi HCI Lambung : 1. Submandibularis dan Sublingualis yang mengandung enzim Amilase (Ptyalin). ⇒ Ditemukan oleh Dam dan Schonheydcr. Sistem Pencernaan pada manusia Mulut ⇒ Dilakukan pencernaan secara mekanik oleh gigi dan kimiawi oleh ludah yang dihasilkan Kelenjar Parotis. Dibuat dalam kolon dengan bantuan bakteri Escherichia coli Alat Pencernaan Makanan Sistem pencernaan makanan pada manusia terdiri dari beberapa organ.Vitamin K (Anti Hemoragi) ⇒ Berperan dalam meningkatkan Fertilitas. Merangsang keluamya sekretin .Vitamin E (Tokoferol) . Renin yaitu enzim yang mampu menggumpalkan Kasein (sejenis protein) dalam susu. Berfungsi dalam pembentukan protrombin.

Di antara gangguan-gangguan ini adalah diare. 3. Dalam usus besar (Kolon). Akibatnya. Diare Apabila kim dari perut mengalir ke usus terlalu cepat maka defekasi menjadi lebih sering dengan feses yang mengandung banyak air. atau organisme perusak yang melukai dinding usus. Konstipasi (Sembelit) Sembelit terjadi jika kim masuk ke usus dengan sangat lambat. ⇒ Di dalam Duodenum terdapat getah pankreas (bersifat basa) yang mengandung Steapsin (Lipase). kolik. umumnya diakibatkan infeksi Helicobacter pylori ⇒ Produksi air liur yang sangat sedikit Gangguan pada sistem pencernaan makanan dapat disebabkan oleh pola makan yang salah. sembelit. Keadaan seperti ini disebut diare. peritonitis. dan kelainan alat pencernaan. air terlalu banyak diserap usus. Merangsang keluarnya hormon Kolesistokinin yang berfungsi merangsang empdu mengeluarkan getahnya. Penyebab diare antara lain ansietas (stres). Sembelit ini disebabkan . sampai pada infeksi usus buntu (apendisitis).Usus 2. Usus memperluas bidang penyerapan dengan melakukan jonjot usus (Villi). Diare dalam waktu lama menyebabkan hilangnya air dan garam-garam mineral. ⇒ Kesukaran dalam proses Defekasi (buang air besar) ⇒ Terlalu banyak makan atau makan suatu zat yang merangsang lambung. Dalam usus halus makanan diabsorbsi. infeksi bakteri. Amilase dan Tripsinogen. makanan tertentu. Desinfektan 4. ⇒ Feses yang sangat cair akibat peristaltik yang terlalu cepat. air direabsorbsi serta sissa makanan dibusukkan menjadi feses selanjutnya dibuang melalui anus (Proses Defekasi). ⇒ Infeksi pada kelenjar parotis disebut juga Gondong ⇒ "Radang" pada dinding lambung. tukak lambung. maka feses menjadi keras dan kering. sehingga terjadi dehidrasi. Enterokinase adalah suatu aktivator enzim. Mengaktifkan Pepsinogen menjadi Pepsin untuk memecah protein. Gangguan Sistem Pencernaan • Apendikitis • Diare • Kontipasi (Sembelit) • Maldigesti • Parotitis • Tukak Lambung/Maag • Xerostomia ⇒ Radang usus buntu.

esofagus. sehingga timbul rasa nyeri yang disebut tukak lambung. enzim pencernaan akan memakan bagian-bagian kecil dari lapisan permukaan lambung. Sedangkan produksi HCl yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya gesekan pada dinding lambung dan usus halus. Sapi. yaitu: Rumen. yaitu terdiri atas mulut. 4. Gangguan lain adalah salah cerna akibat makan makanan yang merangsang lambung. Pola sistem pencernaan pada hewan umumnya sama dengan manusia. Dapat pula apendiks terinfeksi sehingga terjadi peradangan yang disebut apendisitis. 3. Namun demikian. Gigi seri (Insisivus) memiliki bentuk untuk menjepit makanan berupa tetumbuhan seperli rumput. Tukak lambung menyebabkan berlubangnya dinding lambung sehingga isi lambung jatuh di rongga perut. Omasum dan Abomasum. Sebagian besar tukak lambung ini disebabkan oleh infeksi bakteri jenis tertentu. lambung. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadinya tukak lambung. 2. Tukak Lambung (Ulkus) Dinding lambung diselubungi mukus yang di dalamnya juga terkandung enzim. Retikulum. Jika pertahanan mukus rusak. Beberapa gangguan lain pada sistem pencernaan antara lain sebagai berikut: Peritonitis. Gesekan akan lebih parah kalau lambung dalam keadaan kosong akibat makan tidak teratur yang pada akhirnya akan mengakibatkan pendarahan pada lambung. Struktur lambung memiliki empat ruangan.karena kurang mengkonsumsi makanan yang berupa tumbuhan berserat dan banyak mengkonsumsi daging. Rahang dapat bergerak menyamping untuk menggiling makanan. Struktur khusus sistem pencernaan hewan ruminansia : 1. struktur alat pencernaan kadangkadang berbeda antara hewan yang satu dengan hewan yang lain. faring. Gangguan lain pada lambung adalah gastritis atau peradangan pada lambung. mempunyai susunan gigi sebagai berikut: 3 M 3 3 P 3 0 C 0 0 I 4 0 I 4 0 C 0 0 P 3 0 M 3 Rahang atas Jenis gigi Rahang bawah I = insisivus = gigi seri . misalnya. Geraham belakang (Molare) memiliki bentuk datar dan lobar. merupakan peradangan pada selaput perut (peritonium). seperti alkohol dan cabe yang mengakibatkan rasa nyeri yang disebut kolik. dan usus.

Bolus akan Jimuntahkan kembali ke mulut untuk dimamah kedua kali.C = kaninus = gigi taring P = premolar = geraham depan M = molar = geraham belakang Berdasarkan susunan gigi di atas. Makanan dari kerongkongan akan masuk rumen yang berfungsi sebagai gudang sementara bagi makanan yang tertelan. akibatnya bakteri ini akan mati. Akhirnya bolus akan diteruskan ke abomasum. yaitu penyusun dinding sel tumbuhan yang terdiri atas 50% selulosa. yaitu perut yang sebenarnya dan di tempat ini masih terjadi proses pencernaan bolus secara kimiawi oleh enzim. Esofagus berdinding tipis dan panjangnya bervariasi diperkirakan sekitar 5 cm. dan abomasum dengan ukuran yang bervariasi sesuai dengan umur dan makanan alamiahnya. dan abomasum 7-8%. yaitu rumen. retikulum. Dari mulut makanan akan ditelan kembali untuk diteruskan ke ornasum. polisakarida. Kapasitas rumen 80%. Lambung ruminansia terdiri atas 4 bagian. Dengan demikian. Selain itu. Lambung sapi sangat besar. pada lambung juga terjadi proses pembusukan dan peragian. kelinci. diperkirakan sekitar 3/4 dart isi rongga perut. Proses fermentasi . Selulase yang dihasilkan oleh mikroba (bakteri dan protozoa) akan merombak selulosa menjadi asam lemak. Pembagian ini terlihat dari bentuk gentingan pada saat otot sfinkter berkontraksi. Jika dibandingkan dengan kuda. Lambung mempunyai peranan penting untuk menyimpan makanan sementara yang akan dimamah kembali (kedua kah). Pada omasum terdapat kelenjar yang memproduksi enzim yang akan bercampur dengan bolus. omasum. hewan ini tidak memerlukan asam amino esensial seperti pada manusia. bakteri tidak tahan hidup di abomasum karena pH yang sangat rendah. Esofagus (kerongkongan) pada sapi sangat pendek dan lebar serta lebih mampu berdilatasi (mernbesar). Proses fermentasi atau pembusukan yang dilaksanakan oleh bakteri terjadi pada sekum yang banyak mengandung bakteri. dan fermentasi selulosa oleh enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri dan jenis protozoa tertentu. Dari rumen. terlihat bahwa sapi (hewan memamah biak) tidak mempunyai gigi seri bagian atas dan gigi taring. dan marmut tidak mempunyai struktur lambung seperti pada sapi untuk fermentasi seluIosa. Di rumen terjadi pencernaan protein. makanan akan diteruskan ke retikulum dan di tempat ini makanan akan dibentuk menjadi gumpalan-gumpalan yang masih kasar (disebut bolus). Hewan seperti kuda. tetapi memiliki gigi geraham lebih banyak dibandingkan dengan manusia sesuai dengan fungsinya untuk mengunyah makanan berserat. omasum 7-8%. retikulum 5%. namun dapat dicernakan untuk menjadi sumber protein bagi hewan pemamah biak. faring pada sapi lebih pendek. Akan tetapi.

Sistem Gastrovaskuler.Annelida ⇒ ⇒ ⇒ ⇒ Difusi (pada Amoeba) dan vakuola kontraktil (padaParamaecium). kelinci. jantung beruang empat. .Amphibi . sedangkan pada karnivora volume makanan kecil dan pencernaan berlangsung dengan cepat. dan marmut lebih kasar karena proses pencernaan selulosa hanya terjadi satu kali. Kotoran yang belum tercerna tadi masih mengandung banyak zat makanan. ⇒ Peredaran darah tunggal.Pisces . sekat antar ruang belum sempurna. . Sekum pada pemakan tumbuh-tumbuhan lebih besar dibandingkan dengan sekum karnivora.Amphibi . Pada kelinci dan marmut. ⇒ Peredaran darah ganda.Aves . usus halusnya bisa mencapai 40 meter. sekat antar ruang belum sempurna. Tidak tertutup kemungkinan bakteri yang ada di sekum akan keluar dari tubuh organisme bersama feses.Mollusca dan Arthropods . Usus pada sapi sangat panjang. jantung beruang tiga.pada sekum tidak seefektif fermentasi yang terjadi di lambung.Pisces . Sistem Peredaran darah terbuka Sistem peredaran darah tertutup.Reptil ⇒ Peredaran darah tunggal. Sedangkan pada sapi proses pencernaan terjadi dua kali. jantung beruang empat. sehingga di dalam feses (tinja) hewan yang mengandung bahan organik akan diuraikan dan dapat melepaskan gas CH4 (gas bio). yakni pada sekum. ⇒ Pada buaya terdapat lubang kecil antar bilik yang disebut foramen panizzae. jantung beruang empat. ⇒ Peredaran darah ganda. yang akan dicernakan lagi oleh kelinci. Hal itu disebabkan karena makanan herbivora bervolume besar dan proses pencernaannya berat. jantung beruang tiga. ⇒ Peredaran darah ganda. Hal itu dipengaruhi oleh makanannya yang sebagian besar terdiri dari serat (selulosa). Peredaran darah ganda. Peredaran darah ganda. tetapi juga dapat menghasilkan bio gas yang berupa CH4 yang dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif. yakni pada lambung dan sekum yang kedua-duanya dilakukan oleh bakteri dan protozoa tertentu.Protozoa . Akibatnya kotoran kuda. jantung beruang dua. . kotoran yang telah keluar tubuh seringkali dimakan kembali.Reptil .Coelenterata dan Platyhelmintbes . Enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri ini tidak hanya berfungsi untuk mencerna selulosa menjadi asam lemak. sekat sudah ⇒ sempurna. jantung beruang dua.

Duktus Limfatikus Dekster. jantung beruang empat. 2. H20. dan mengatur konsentrasi sebagian besar penyusun cairan tubuh. Amonia (NH3). Sisa metabolisme antara lain. Duktus Torasikus. Ekskresi berarti pengeluaran zat buangan atau zat sisa hasil metabolisme yang berlangsung dalam tubuh organisme. sel api. Zat sisa metabolisme dikeluarkan dari tubuh oleh alat ekskresi. ⇒ Gangguan jantung karena terdapat gumpalan pada nadi tajuk (arteri koronaria). sedangkan alat pengeluaran pada hewan invertebrata berupa nefridium. kulit. merupakan zat yang . Bila terjadi di rektum disebut Hemoroid (Wasir). NHS. zat warna empedu. ⇒ Penyakit keganasan darah (kanker darah) ⇒ Pengerasan dinding pembuluh nadi. misalnya sebagai pelarut. Terdapat dua pembuluh limfe besar : 1. Walaupun CO2 berupa zat sisa namun sebagian masih dapat dipakai sebagai dapar (penjaga kestabilan PH) dalam darah. hasil pembongkaran/pemecahan protein.sedangkan Arteriosklerosis disebabkan oleh kapur.. mengeluarkan sisa metabolisme. Kedua senyawa tersebut tidak berbahaya bila kadarnya tidak berlebihan. dan hati. paru-paru.Varises ⇒ Kadar Hb tidak mencukupi (di bawah normal). sekat sudah ⇒ sempurna. lemak dan protein. CO2. Atherosklerosis disebabkan oleh lemak. Alat ekskresi pada manusia dan vertebrata lainnya berupa ginjal. Bila terjadi infeksi dalam tubuh maka tedadi pembesaran kelenjar limfe regional. Di sepanjang pembuluh tersebut terdapat kelenjar getah bening yang berfungsi sebagai filter terhadap bibit penyakit. yaitu melakukan osmoregulasi. ⇒ Kekurangan faktor pembekuan darah.Sklerosis -Trombus dan Embolus . dan asam urat.Aves Pada buaya terdapat lubang kecil antar bilik yang disebut foramen panizzae. Karbon dioksida dan air merupakan sisa oksidasi atau sisa pembakaran zat makanan yang berasal dari karbohidrat. ⇒ Pelebaran pembuluh vena akibat kerusakan pada katup-katupnya.Lekimia .Anemia . Zat sisa ini sudah tidak berguna lagi bagi tubuh. Gangguan Pada Sistem Peredaran Darah . Zat sisa metabolisme adalah hasil pembongkaran zat makanan yang bermolekul kompleks. Peredaran darah ganda. Demikian juga H2O dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan.Hemofilia . atau buluh Malphigi. darah sukar membeku. Sistem ekskresi membantu memelihara homeostasis dengan tiga cara.

Air dan beberapa zat sisa ditarik ke dalam sel api. Berikut ini akan dibahas sistem ekskresi pada cacing pipih(Planaria). Zat inilah yang akan dioksidasi jadi urobilinogen yang berguna memberi warna pada tinja dan urin. saluran bercabang menjadi pembuluh ekskresi yang terbuka sebagai lubang di permukaan tubuh (nefridiofora). zat ini harus dikeluarkan dari tubuh. Protonefridium tersusun dari tabung dengan ujung membesar mengandung silia. Zat warna empedu adalah sisa hasil perombakan sel darah merah yang dilaksanakan oleh hati dan disimpan pada kantong empedu. . Air dikeluarkan lewat lubang nefridiofora ini. cacing gilig (Annellida). Namun demikian. Nefridium adalah tipe yang umum dari struktur ekskresi khusus pada invertebrata. Oleh karena itu. Tugas pokok alat ekskresi ialah membuang sisa metabolisme tersebut di atas walaupun alat pengeluarannya berbeda-beda. karena daya larutnya di dalam air rendah. nefridium. Pada tempat tertentu. Alat ekskresinya ada yang berupa saluran Malphigi. Pada umumnya. Sistem Ekskresi pada Cacing Pipih Cacing pipih mempunyai organ nefridium yang disebut sebagaiprotonefridium.Gbr.beracun bagi sel. yaitu dalam bentuk urea. dan sel api. 1. Tiap sel api mempunyai beberapa flagela yang gerakannya seperti gerakan api lilin. SISTEM EKSKRESI PADA INVERTEBRATA Sistem ekskresi invertebrata berbeda dengan sistem ekskresi pada vertebrata. Di dalam protonefridium terdapat sel api yang dilengkapi dengan silia. invertebrata memiliki sistem ekskresi yang sangat sederhana. Struktur alat ekskresi pada casing pipih Sebagian besar sisa nitrogen tidak masuk dalam saluran ekskresi. jika untuk sementara disimpan dalam tubuh zat tersebut akan dirombak menjadi zat yang kurang beracun. Gerakan flagela juga berfungsi mengatur arus dan menggerakan air ke sel api pada sepanjang saluran ekskresi. Beberapa zat . Invertebrata belum memiliki ginjal yang berstruktur sempurna seperti pada vertebrata. dan belalang. Sisa nitrogen lewat dari sel ke sistem pencernaan dan diekskresikan lewat mulut. Asam urat merupakan sisa metabolisme yang mengandung nitrogen (sama dengan amonia) dan mempunyai daya racun lebih rendah dibandingkan amonia. dan sistem ini berbeda antara invertebrata satu dengan invertebrata lainnya.

Cairan dalam rongga tubuh cacing tanah mengandung substansi dan zat sisa. Cairan tubuh ditarik ke corong nefrostom masuk ke nefridium oleh gerakan silia dan otot. setiap segmen dalam tubuhnya mengandung sepasang metanefridium. Zat sisa ada dua bentuk. Alat Ekskresi pada Belalang Alat ekskresi pada belalang adalah pembuluh Malpighi. Sistem Ekskresi pada Anelida dan Molluska Anelida dan molluska mempunyai organ nefridium yang disebutmetanefridium. dan ion akan diambil oleh sel-sel tertentu dari tabung. Metanefridium berlaku seperti penyaring yang menggerakkan sampah dan mengembalikan substansi yang berguna ke sistem sirkulasi. yaitu alat pengeluaran yang berfungsi seperti ginjal pada vertebrata. Pembuluh Malphigi berupa kumpulan benang halus yang berwarna putih kekuningan dan pangkalnya melekat pada pangkal dinding usus.sisa berdifusi secara langsung dari sel ke air. bahan-bahan yang berguna seperti air. anelida mendifusikan sisa amonianya di dalam tanah tetapi ureum diekskresikan lewat sistem ekskresi. Sistem trakea . Pada cacing tanah yang merupakan anggota anelida. Sistem ekskresi pada anelida Bagian akhir dari saluran yang berliku-liku ini akan membesar seperti gelembung. Nefrostom bersilia dan bermuara di rongga tubuh (pseudoselom). Saat cairan tubuh mengalir lewat celah panjang nefridium. Sampah nitrogen dan sedikit air tersisa di nefridium dan kadang diekskresikan keluar. Lubang yang pertama berupa corong. Corong (nefrostom) akan berlanjut pada saluran yang berliku-liku pada segmen berikutnya. Bahanbahan ini lalu menembus sekitar kapiler dan disirkulasikan lagi. disebutnefrostom (di bagian anterior) dan terletak pada segmen yang lain. serangga juga memiliki sistem trakea untuk mengeluarkan zat sisa hasil oksidasi yang berupa CO2. 3. Kemudian gelembung ini akan bermuara ke bagian luar tubuhmelalui pori yang merupakan lubang (corong) yang kedua. Di samping pembuluh Malphigi. 2. Oleh karena cacing tanah hidup di dalam tanah dalam lingkungan yang lembab. yaitu ureum. disebut nefridiofor. Rongga tubuh ini berfungsi sebagai sistem pencernaan. Metanefridium memiliki dua lubang. molekul makanan. Gbr. yaitu amonia dan zat lain yang kurang toksik. kecuali pada tiga segmen pertama dan terakhir.

Gbr. ginjal. serta mempertahankan keseimbangan asam dan basa. dan sisa air akan diserap lagi. Kristal asam urat dapat diekskresikan lewat anus bersama dengan feses. misalnya vitamin yang larut dalam air. 1. mempertahankan cairan ekstraselular dengan jalan mengeluarkan air bila berlebihan. dan hati. ginjal juga berfungsi mengeksresikan zat yang jumlahnya berlebihan. Namun yang terpenting dari keempat organ tersebut adalah ginjal. . Sistem Ekskresi pada belalang Sistem ekskresi pada manusia dan vertebrata lainnya melibatkan organ paru-paru. Amonia yang diproduksinya diubah menjadi bahan yang kurang toksik yang disebut asam urat. Ginjal Fungsi utama ginjal adalah mengekskresikan zat-zat sisa metabolisme yang mengandung nitrogen misalnya amonia. Belalang tidak dapat mengekskresikan amonia dan harus memelihara konsentrasi air di dalam tubuhnya. melalui proses deaminasi atau proses pembusukan mikroba dalam usus. sedangkan air dan berbagai garam diserap kembali biasanya secara osmosis dan transpor aktif. Asam urat berbentuk kristal yang tidak larut. Saat cairan bergerak lewat bagian proksimal pembuluh Malpighi. Darah mengalir lewat pembuluh Malpighi. Pembuluh Malpighi terletak di antara usus tengah dan usus belakang. kulit.ini berfungsi seperti paru-paru pada vertebrata. Asam urat dan sisa air masuk ke usus halus. bahan yang mengandung nitrogen diendapkan sebagai asam urat. Sekresi dari ginjal berupa urin. Amonia adalah hasil pemecahan protein dan bermacam-macam garam. Selain itu.

paruparu. Ginjal terdiri dari tiga bagian utama yaitu: a. Struktur Ginjal Bentuk ginjal seperti kacang merah. Glomerulus berbentuk jalinan kapiler arterial. Bagian korteks ginjal mengandung banyak sekali nefron ± 100 juta sehingga permukaan kapiler ginjal menjadi luas. dan kelenjar keringat a. Kapsul Bowman membungkus glomerulus. pelvis renalis (rongga ginjal). Pada badan Malphigi terdapatkapsul Bowman yang bentuknya seperti mangkuk atau piala yang berupa selaput sel pipih. Setiap menit 20-25% darah dipompa oleh jantung yang mengalir menuju ginjal. Berat ginjal diperkirakan 0. Tubulus pada badan Malphigi adalah tubulus proksimal yang bergulung dekat kapsul Bowman yang pada dinding sel terdapat banyak sekali mitokondria. . Alat-alat ekskresi pada manusia yang berupa ginjal. korteks (bagian luar) b. medulla (sumsum ginjal) c. dan panjangnya ± 10 cm. jumlahnya sepasang dan terletak di dorsal kiri dan kanan tulang belakang di daerah pinggang. akibatnya perembesan zat buangan menjadi banyak. Setiap nefron terdiri atas badan Malphigi dan tubulus (saluran) yang panjang. kulit.Gbr.5% dari berat badan. Tubulus yang kedua adalah tubulus distal.

Proses-proses di dalam Ginjal Di dalam ginjal terjadi rangkaian prows filtrasi. Penyaringan (filtrasi) . reabsorbsi. Ginjal terletak di dorsal pinggang berjumlah sepasang Gbr. dan augmentasi. Struktur dalam (anatomi) ginjal Pada rongga ginjal bermuara pembuluh pengumpul. 1. Dari kandung kencing menuju luar tubuh urin melewati saluran yang disebut uretra.Gbr. Rongga ginjal dihubungkan oleh ureter (berupa saluran) ke kandung kencing (vesika urinaria) yang berfungsi sebagai tempat penampungan sementara urin sebelum keluar tubuh. b.

Substansi yang masih berguna seperti glukosa dan asam amino dikembalikan ke darah. misalnya pigmen empedu yang berfungsi memberi warm dan bau pada urin. misalnya ureum dari 0. bikarbonat.03`. Komposisi urin yang dikeluarkan lewat ureter adalah 96% air. . kalium. Pada urin sekunder. dan 150 g glukosa. natrium.Filtrasi terjadi pada kapiler glomerulus pada kapsul Bowman. sedangkan air melalui peristiwa osn osis. Meresapnya zat pada tubulus ini melalui dua cara. 1. seperti glukosa. klorida. Selain penyaringan. 99% filtrat glomerulus akan direabsorbsi secara aktif pada tubulus kontortus proksimal dan terjadi penambahan zat-zat sisa serta urea pada tubulus kontortus distal. Penderitanya akan menghasilkan urin yang sangat encer. keping darah. dalam urin primer dapat mencapai 2% dalam urin sekunder. Oleh karena itu. Sebaliknya. 2. Tiap hari tabung ginjal mereabsorbsi lebih dari 178 liter air. Sisa sampah kelebihan garam. natrium. dan bahan lain pada filtrat dikeluarkan dalam urin. jika hormon ADH banyak. Pada filtrat glomerulus masih dapat ditemukan asam amino. glukosa. Sebagian besar dari zat-zat ini direabsorbsi beberapa kali. Reabsorbsi air terjadi pada tubulus proksimal dan tubulus distal. Setelah terjadi reabsorbsi maka tubulus akan menghasilkan urin seku Zder yang komposisinya sangat berbeda dengan urin primer. Sebaliknya. Hasil penyaringan di glomerulus berupa filtrat glomerulus (urin primer) yang komposisinya serupa dengan darah tetapi tidak mengandung protein. garam lain. Hal-hal yang Mempengaruhi Produksi Urin Hormon anti diuretik (ADH) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis posterior akan mempengaruhi penyerapan air pada bagian tubulus distal karma meningkatkan permeabilitias sel terhadap air. dan sisa substansi lain. Bahan-bahan kecil terlarut dalam plasma. kalium.5% garam. Penyerapan kembali (Reabsorbsi) Volume urin manusia hanya 1% dari filtrat glomerulus. 3. Pada glomerulus terdapat sel-sel endotelium kapiler yang berpori (podosit) sehingga mempermudah proses penyaringan. di glomelurus terjadi pula pengikatan kembali sel-sel darah. zat-zat yang masih diperlukan tidak akan ditemukan lagi. dan sebagian besar protein plasma. penyerapan air banyak sehingga urin sedikit dan pekat. dan garamgaram lainnya. Beberapa faktor yang mempermudah proses penyaringan adalah tekanan hidrolik dan permeabilitias yang tinggi pada glomerulus. 1200 g garam. 2. Gula dan asam mino meresap melalui peristiwa difusi. Kehilangan kemampuan mensekresi ADH menyebabkan penyakti diabetes insipidus.5% urea. Augmentasi Augmentasi adalah proses penambahan zat sisa dan urea yang mulai terjadi di tubulus kontortus distal. dan urea melewati saringan dan menjadi bagian dari endapan. Jika hormon ADH rendah maka penyerapan air berkurang sehingga urin menjadi banyak dan encer. asam amino. konsentrasi zat-zat sisa metabolisme yang bersifat racun bertambah.

pembuangannya diatur oleh hati kemudian diangkut oleh darah ke ginjal. kadar gula dalam darah akan dikeluarkan lewat tubulus distal. H2O dan CO2 dapat berdifusi atau dapat dieksresikan di alveolus paru-paru karena pada alveolus bermuara banyak kapiler yang mempunyai selaput tipis. sedangkan sekitar 25% lagi diikat oleh Hb yang membentuk karboksi hemoglobin (HbC02). Jumlah air yang diminum Akibat banyaknya air yang diminum. Kelebihan kadar gula dalam tubulus distal mengganggu proses penyerapan air. 2. Karbon dioksida dari jaringan sebagian besar (75%) diangkut oleh plasma darah dalam bentuk senyawa HC03. Jika saluran empedu tersumbat karena adanya endapan kolesterol maka cairan empedu akan masuk dalam sistem peredaran darah sehingga cairan darah menjadi lebih kuning. Hati (Hepar) Hati disebut juga sebagai alat ekskresi di samping berfungsi sebagai kelenjar dalam sistem pencernaan. filtrasi kurang efektif karena tekanan darah menurun. b. urin yang diproduksi banyak. banyak sedikitnya urin dipengaruhi pula oleh faktor-faktor berikut : a. dan dari jantung akan dipompakan ke paru-paru untuk berdifusi di alveolus. karma mengekskresikan zat Sisa metabolisme maka dibahas pula dalam sistem ekskresi. Paru-paru (Pulmo) Fungsi utama paru-paru adalah sebagai alat pernapasan. Saraf Rangsangan pada saraf ginjal akan menyebabkan penyempitan duktus aferen sehingga aliran darah ke glomerulus berkurang. Penderitanya disebut mengalami sakit kuning. c.Gambar 4: Mekanisme kerja pengaruh hormon ADH terhadap produksi urin. akan menurunkan konsentrasi protein yang dapat menyebabkan tekanan koloid protein menurun sehingga tekanan filtrasi kurang efektif. Karbon dioksida dan air hash metabolisme di jaringan diangkut oleh darah lewat vena untuk dibawa ke jantung. Hati juga berfungsi merombak hemoglobin menjadi bilirubin dap biliverdin. Kulit (Cutis) . dap setelah mengalami oksidasi akan berubah jadi urobilin yang memberi warna pada feses menjadi kekuningan. 4. Akibatnya. Hasilnya. Banyak sedikitnya hormon insulin Apabila hormon insulin kurang (penderita diabetes melitus). Akan tetapi. Selain ADH. Selanjutnya. sehingga orang akan sering mengeluarkan urin. 3. Demikian juga kreatinin hash pemecahan protein. Hati menjadi bagian dari sistem ekskresi karma menghasilkan empedu.

Kulit berfungsi sebagai organ ekskresi karma mengandung kelenjar keringat (glandula sudorifera) yang mengeluarkan 5% sampai 10% dari seluruh sisa metabolisme. Pusat pengatur suhu pada susunan saraf pusat akan mengatur aktifitas kelenjar keringat dalam mengeluarkan keringat. Keringat mengandung air, larutan garam, dap urea. Pengeluaran keringat yang berlebihan bagi pekerja berat menimbulkan hilangmelanositnya garam-garam mineral sehingga dapat menyebabkan kejang otot dan pingsan. Selain berfungsi mengekskresikan keringat, kulit juga berfungsi sebagai pelindung terhadap kerusakan fisik, penyinaran, serangan kuman, penguapan, sebagai organ penerima rangsang (reseptor), serta pengatur suhu tubuh. Kulit terdiri atas dua bagian utama yaitu: epidermis dan dermis. a. Epidermis (lapisan terluar) dibedakan lagi atas: 1. stratum 2. stratum 3. stratum 4. stratum luar. b. Dermis Pada bagian ini terdapat akar rambut, kelenjar minyak, pembuluh darah, serabut saraf, serta otot penegak rambut. Kelenjar keringat akan menyerap air dan garam mineral dari kapiler darah karena letaknya yang berdekatan. Selanjutnya, air dan garam mineral ini akan dikeluarkan di permukaan kulit (pada pori) sebagai keringat. Keringat yang keluar akan menyerap panas tubuh sehingga suhu tubuh akan tetap. Dalam kondisi normal, keringat yang keluar sekitar 50 cc per jam. Jumlah ini akan berkurang atau bertambah jika ada faktor-faktor berikut suhu lingkungan yang tinggi, gangguan dalam penyerapan air pada ginjal (gagal ginjal), kelembapan udara, aktivitas tubuh yang meningkat sehingga proses metabolisme berlangsung lebih cepat untuk menghasilkan energi, gangguan emosional, dan menyempitnya pembuluh darah akibat rangsangan pada saraf simpatik. Ginjal merupakan organ yang menyelenggarakan Homeostasis. Ginjal Terdiri Dari 1. Bagian Korteks yang berisi Nefron (terdiri dari Glomerulus dan Kapsula Bowman). 2. Bagian Medula yang berisi Tubulus Ginjal. korneum berupa zat tanduk (sel mati) dan selalu mengelupas lusidum granulosum yang mengandung pigmen germinativum ialah lapisan yang selalu membentuk sel-sel kulit ke arah

Tahapan Pembentukan Urine

1. Reaksi Filtrasi 2. Reaksi Rearsorbsi 3. Reaksi Ekskresi (Augmentasi)

Proses Pembentukan Urine Darah difiltrasi menjadi Filtrat Glomerulus (Urine Primer) ⇒ reabsorbsi di Tubulus Kontortus Proksimal menjadi Filtrat Tubulus (Urine Sekunder) ⇒augmentasi di Tubulus Kontortus Distal ⇒ U R I N E. Jumlah Urine Dipengaruhi oleh: - Jumlah cairan yang diminum (Balans cairan). - Jumlah garam yang masuk. - Hormon Antidiuretika (ADH) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis..postenor. Defisisensi hormon akan menyebabkan penyakit Diabetes..Insipidus --> jumlah urine yang keluar terlalu banyak. Metabolisme Protein Hingga Menghasilkan Urea 1. ORNITIN + NH3 + COz 4 SITRULIN 2. SITRULIN + NH3 4 ARGININ 3. ARGININ 4 ORNITIN + UREA Reaksi ke-3 dibantu oleh enzim Arginase, Sitrulin, Arginin dan Ornitin adalah nama asam amino.

Alat respirasi adalah alat atau bagian tubuh tempat 02 dapat berdifusi masuk dan sebaliknya C02 dapat berdifusi keluar. Alat respirasi pada hewan bervariasi antara hewan yang satu dengan hewan yang lain, ada yang berupa paru-paru, insang, kulit, trakea, dan paruparu buku, bahkan ada beberapa organisme yang belum mempunyai alat khusus sehingga oksigen berdifusi langsung dari lingkungan ke dalam tubuh, contohnya pada hewan bersel satu, porifera, dan coelenterata. Pada ketiga hewan ini oksigen berdifusi dari lingkungan melalui rongga tubuh.

Gbr. Berbagai macam alat respirasi pada hewan

1. Alat Respirasi pada Serangga Corong hawa (trakea) adalah alat pernapasan yang dimiliki oleh serangga dan arthropoda lainnya. Pembuluh trakea bermuara pada lubang kecil yang ada di kerangka luar (eksoskeleton) yang disebut spirakel. Spirakel berbentuk pembuluh silindris yang berlapis zat kitin, dan terletak berpasangan pada setiap segmen tubuh. Spirakel men punyai katup yang dikontrol oleh otot sehingga membuka dan menutupnya spirakel terjadi secara teratur. Pada umumnya spirakel terbuka selama serangga terbang, dan tertutup saat serangga beristirahat.

Gbr. Trakea pada serangga

Oksigen dari luar masuk lewat spirakel. Kemudian udara dari spirakel menujupembuluh-pembuluh trakea dan selanjutnya pembuluh trakea bercabang lagi

Selain itu. kepik Notonecta sp. Selanjutnya dari cabang halus ini oksigen diedarkan melalui pembuluh trakea. Sebaliknya. dan dibentuk oleh sel yang disebut trakeoblas. sedangkan jika hidup di air bernapas dengan insang buku. . Sistem trakea berfungsi mengangkut OZ dan mengedarkannya ke seluruh tubuh. Paruparu buku ini juga memiliki spirakel tempat masuknya oksigen dari luar. berisi cairan. jika otot perut belalang berelaksasi maka trakea kembali pada volume semula sehingga tekanan udara menjadi lebih kecil dibandingkan tekanan di luar sebagai akibatnya udara di luar yang kaya 02 masuk ke trakea. Keluar masuknya udara disebabkan oleh gerakan otot yang terjadi secara teratur. 2.mempunyai gelembung udara di organ yang menyerupai rambut pada permukaan ventral. Di bagian ujung trakeolus terdapat cairan sehingga udara mudah berdifusi kejaringan. O2 dalam gelembung dipindahkan melalui sistem trakea ke sel-sel pernapasan. darah pada serangga hanya berfungsi mengangkut sari makanan dan bukan untuk mengangkut gas pernapasan.menjadi cabang halus yang disebut trakeolus sehingga dapat mencapai seluruh jaringan dan alat tubuh bagian dalam. misalnya belalang. ada pula serangga yang mempunyai insang trakea yang berfungsi menyerap udara dari air. Pada serangga air seperti jentik nyamuk udara diperoleh dengan menjulurkan tabung pernapasan ke perxnukaan air untuk mengambil udara. atau pengambilan udara melalui cabang-cabang halus serupa insang. Selama menyelam. Serangga air tertentu mempunyai gelembung udara sehingga dapat menyelam di air dalam waktu lama. Misalnya. Paru-paru buku memiliki gulungan yang berasal dari invaginasi perut. Dengan demikian. Trakeolus tidak berlapis kitin. Masing-masing paru-paru buku ini memiliki lembaran-lembaran tipis (lamela) yang tersusun berjajar. dan sebaliknya mengangkut C02 basil respirasi untuk dikeluarkan dari tubuh. Mekanisme pernapasan pada serangga. Pertukaran gas terjadi antara trakeolus dengan sel-sel tubuh. adalah sebagai berikut : Jika otot perut belalang berkontraksi maka trakea mexrupih sehingga udara kaya COZ keluar. Alat Pernapasan pada Kalajengking dan Laba-laba Kalajengking dan laba-laba besar (Arachnida) yang hidup di darat memiliki alat pernapasan berupa paru-paru buku. Trakeolus ini mempunyai fungsi yang sama dengan kapiler pada sistem pengangkutan (transportasi) pada vertebrata.

02 dari air masuk ke dalam insang kemudian 02 diikat oleh kapiler darah untuk dibawa ke jaringan-jaringan yang membutuhkan. sedangkan bagian dalam berhubungan erat dengan kapiler-kapiler darah. Oksigen yang masuk lewat kulit akan melewati vena kulit (vena kutanea) kemudian dibawa ke jantung untuk diedarkan ke seluruh tubuh. Alat Pernapasan pada Katak Pada katak. katak bernapas pula dengan kulit.sedangkan insang pada ikan bertulang rawan tidak ditutupi oleh operkulum. Labirin ini berfungsi menyimpan cadangan 02 sehingga ikan tahan pada kondisi yang kekurangan 02. Contoh ikan yang mempunyai labirin adalah: ikan gabus dan ikan lele. yaitu insang luar. Pada filamen terdapat pembuluh darah yang memiliki banyak kapiler sehingga memungkinkan OZ berdifusi masuk dan CO2 berdifusi keluar. Sebaliknya pada fase ekspirasi. yakni inspirasi dan ekspirasi. dan paru-paru. ini dimungkinkan karma kulitnya selalu dalam keadaan basah dan mengandung banyak kapiler sehingga gas pernapasan mudah berdifusi. Insang pada ikan bertulang sejati ditutupi oleh tutup insang yang disebut operkulum. insang juga dimiliki oleh katak pada fase berudu. 4. selain dengan labirin. Selaput rongga mulut dapat berfungsi sebagai alat pernapasan karma tipis dan banyak terdapat kapiler yang bermuara di tempat itu. Selain dimiliki oleh ikan. C02 yang dibawa oleh darah dari jaringan akan bermuara ke insang dan dari insang diekskresikan keluar tubuh. ikan mempunyai gelembung renang yang terletak di dekat punggung. dan osmoregulator. Kecuali pada fase berudu bernapas dengan insang karena hidupnya di air. Hewan yang memiliki insang luar sepanjang hidupnya adalah salamander.dan tiap filamen mengandung banyak lapisan tipis (lamela). Beberapa jenis ikan mempunyai labirinyang merupakan perluasan ke atas dari insang dan membentuk lipatan-lipatan sehingga merupakan rongga-rongga tidak teratur. Bagian terluar dare insang berhubungan dengan air. Untuk menyimpan cadangan 02. Alat Pernapasan pada Ikan Insang dimiliki oleh jenis ikan (pisces). Iubang hidung terbuka dan glotis tertutup sehingga udara berada di rongga mulut dan berdifusi masuk melalui selaput rongga mulut yang tipis. Pada fase inspirasi. Pada saat terjadi gerakan rongga mulut dan faring. Selain bernapas dengan selaput rongga mulut. Mekanisme pernapasan pada ikan melalui 2 tahap. Insang tidak saja berfungsi sebagai alat pernapasan tetapi dapat pula berfungsi sebagai alat ekskresi garam-garam.Gbr. alat pertukaran ion. Sebaliknya karbon dioksida dari jaringan akan di bawa ke jantung. 3. dari jantung dipompa ke kulit dan paru-paru lewat arteri kulit pare- . oksigen berdifusi lewat selaput rongga mulut. kulit. Irisan melintanK paru-paru buku pada laba-laba Baik insang buku maupun paru-paru buku keduanya mempunyai fungsi yang sama seperti fungsi paru-paru pada vertebrata. Insang berbentuk lembaran-lembaran tipis berwarna merah muda dan selalu lembap. penyaring makanan. Tiap lembaran insang terdiri dare sepasang filamen.

kura-kura. Otot Sternohioideusberkonstraksi sehingga rongga mulut membesar. Paruparu dengan rongga mulut dihubungkan oleh bronkus yang pendek. karbon dioksida dilepaskan ke lingkungan. katak bernapas juga dengan paruparu walaupun paru-parunya belum sebaik paru-paru mamalia. akibatnya oksigen masuk melalui koane. Fase inspirasi adalah saat udara (kaya oksigen) yang masuk lewat selaput rongga mulut dan kulit berdifusi pada gelembunggelembung di paru-paru. Paruparu reptilia lebih sederhana.paru (arteri pulmo kutanea). Pada reptilia pertukaran gas tidak efektif. Mengecilnya rongga mulut mendorong oksigen masuk ke paru-paru lewat celah-celah. Bersamaan dengan itu. dengan beberapa belahanbelahan yang membuat paru-parunya bertekstur seperti spon. Dalam paru-paru terjadi pertukaran gas. oksigen diikat oleh darah yang berada dalam kapiler dinding paru-paru dan sebaliknya. Katak mempunyai sepasang paru-paru yang berbentuk gelembung tempat bermuaranya kapiler darah. Otot-otot perut dan sternohioideus berkontraksi sehingga udara dalam paru-paru tertekan keluar dan masuk ke dalam rongga mulut. hanya dengan beberapa lipatan dinding yang berfungsi memperbesar permukaan pertukaran gas. Pada kadal. Selain bernapas dengan selaput rongga mulut dan kulit. 5. Permukaan paru-paru diperbesar oleh adanya bentuk. Paru-paru . otot rahang bawah berkontraksi yang juga diikuti dengan berkontraksinya geniohioideus sehingga rongga mulut mengecil. Dengan demikian pertukaran oksigen dan karbon dioksida dapat terjadi di kulit. Setelah itu koane menutup dan otot rahang bawah dan otot geniohioideus berkontraksi sehingga rongga mulut mengecil. alat pernafasan katak Gbr. Dengan mengecilnya rongga mulut maka udara yang kaya karbon dioksida keluar. dan buaya paru-paru lebih kompleks. Mekanisme ekspirasi adalah sebagai berikut. Mekanisme pernafasan katak Dalam paru-paru terjadi mekanisme inspirasi dan ekspirasi yang keduanya terjadi saat mulut tertutup. Alat Pernapasan pada Reptilia Paru-paru reptilia berada dalam rongga dada dan dilindungi oleh tulang rusuk. Mekanisme inspirasi adalah sebagai berikut. Celah tekak menutup dan sebaliknya koane membuka.bentuk seperti kantung sehingga gas pernapasan dapat berdifusi. Gbr.

udara dari kantung hawa masuk ke paru-paru dan terjadi pelepasan oksigen dalam pembuluh kapiler di paruparu. udara masuk kemudian diteruskan pada celah tekak yang terdapat pada dasar faring yang menghubungkan trakea. dan sayap. Masuknya udara yang kaya oksigen ke paru-paru (inspirasi) disebabkan adanya kontraksi otot antartulang rusuk (interkostal) sehingga tulang rusuk bergerak keluar dan tulang dada bergerak ke bawah. ekspirasi terjadi apabila otot interkostal relaksasi maka tulang rusuk dan tulang dada kembali ke posisi semula. pundi-pundi hawa hanya berfungsi sebagai penyimpan cadangan oksigen dan meringankan tubuh. Atau dengan kata lain. Selain paru-paru. Udara pada pundi-pundi hawa dimanfaatkan hanya pada saat udara (OZ) di paruparu berkurang. Ventrobronkus dihubungkan dengan dorsobronkus. 6. Paruparu burung berjumlah sepasang dan terletak dalam rongga dada yang dilindungi oleh tulang rusuk. Pada tempat ini. yakni saat burung sedang mengepakkan sayapnya. Pundi-pundi hawa terdapat di pangkal leher (servikal).pada beberapa jenis kadal misalnya bunglon Afrika mempunyai pundi-pundi hawa cadangan yang memungkinkan hewan tersebut melayang di udara. Di pundi-pundi hawa tidak terjadi difusi gas pernapasan. Bergetarnya selaput itu menimbulkan suara. Parabronkus berupa tabung tabung kecil. Di parabronkus bermuara banyak kapiler sehingga memungkinkan udara berdifusi. Jadi. yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. pelepasan oksigen di paru-paru dapat terjadi pada saat ekspirasi maupun inspirasi. dan di rongga perut(kantong udara abdominal). Alat Pernapasan pada Burung Pada burung. sehingga rongga dada mengecil dan tekanan menjadi lebih besar dari tekanan di udara luar akibatnya udara dari paru-paru yang kaya karbon dioksida keluar. dan bagian akhir trakea bercabang menjadi dua bagian. Udara luar yang masuk sebagian kecil tinggal di paru-paru dan sebagian besar akan diteruskan ke pundi.ruang dada bagian belakang (toraks posterior). Saat sayap mengepak atau diangkat ke atas maka kantung hawa di tulang korakoid terjepit sehingga oksigen pada tempat itu masuk ke paru-paru. ruang dada bagian depan (toraks anterior). Pundi-pundi hawa berhubungan dengan paruparu dan berselaput tipis. Bersamaan dengan mengecilnya rongga dada. Dalam bronkus pada pangkal trakea terdapat sirink yang pada bagian dalamnya terdapat lipatan-lipatan berupa selaput yang dapat bergetar.pundi hawa sebagai cadangan udara. antara tulang selangka (korakoid). oleh banyak parabronkus (100 atau lebih). Sebaliknya. . burung mengisap udara dengan cara memperbesar rongga dadanya sehingga tekanan udara di dalam rongga dada menjadi kecil yang mengakibatkan masuknya udara luar. tempat berdifusinya gas pernapasan hanya terjadi di paru-paru. leher. Bronkus bercabang lagi menjadi mesobronkus yangmerupakan bronkus sekunder dan dapat dibedakan menjadi ventrobronkus (di bagian ventral) dan dorsobronkus ( di bagian dorsal). Karena adanya pundi-pundi hawa maka pernapasan pada burung menjadi efisien. burung memiliki 8 atau 9 perluasan paru-paru atau pundi-pundi hawa (sakus pneumatikus) yang menyebar sampai ke perut. Jalur pernapasan pada burung berawal di lubang hidung. Trakeanya panjang berupa pipa bertulang rawan yang berbentuk cincin.

antara lain. b. Burung mengisap udara ⇒ udara mengalir lewat bronkus ke pundi-pundi hawa bagian belakang ⇒ bersamaan dengan itu udara yang sudah ada di paru-paru mengalir ke pundipundi hawa ⇒ udara di pundi-pundi belakang mengalir ke paruparu ⇒ udara menuju pundipundi hawa depan. Selain itu. Urutan saluran pernapasan adalah sebagai berikut: rongga hidung ⇒ faring ⇒ trakea ⇒ bronkus ⇒ paru-paru (bronkiol dan alveolus).Rongga hidung berlapis selaput lendir. Faring (Tenggorokan) . Kecepatan respirasi pada berbagai hewan berbeda bergantung dari berbagai hal. di dalamnya terdapat kelenjar minyak (kelenjar sebasea) dan kelenjar keringat (kelenjar sudorifera). dan bobot tubuh. aktifitas. Sistem pernapasan pada manusia mencakup dua hal.Selaput lendir berfungsi menangkap benda asing yang masuk lewat saluran pernapasan. Rongga Hidung (Cavum Nasalis) Udara dari luar akan masuk lewat rongga hidung (cavum nasalis). kesehatan.Bagan pernapasan pada burung di saat hinggap adalah sebagai berikut. yakni saluran pernapasan dan mekanisme pernapasan. Skema Sistem Respirasi Pada Manusia a. Gbr. Juga terdapat konka yang mempunyai banyak kapiler darah yang berfungsi menghangatkan udara yang masuk. terdapat juga rambut pendek dan tebal yang berfungsi menyaring partikel kotoran yang masuk bersama udara.

Faring merupakan percabangan 2 saluran. terletak sebagian di leher dan sebagian di rongga dada (torak). . saraf kita akan mengatur agar peristiwa menelan. hanya tulang rawan bronkus bentuknya tidak teratur dan pada bagian bronkus yang lebih besar cincin tulang rawannya melingkari lumen dengan sempurna. Selaput bagian dalam yang langsung menyelaputi paru-paru disebut pleura dalam (pleura visceralis) dan selaput yang menyelaputi rongga dada yang bersebelahan dengan tulang rusuk disebut pleura luar (pleura parietalis). di bagian sampingdibatasi oleh otot dan rusuk dan di bagian bawah dibatasi oleh diafragma yang berotot kuat. c. yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. Walaupun demikian. dikelilingi oleh cincin tulang rawan. disebut pleura. Tenggorokan (Trakea) Tenggorokan berupa pipa yang panjangnya ± 10 cm. e. Pada bagian belakang faring (posterior) terdapat laring (tekak) tempat terletaknya pita suara (pita vocalis). dan pada bagian dalam rongga bersilia. d. Struktur lapisan mukosa bronkus sama dengan trakea.Udara dari rongga hidung masuk ke faring. Cabang-cabang Tenggorokan (Bronki) Tenggorokan (trakea) bercabang menjadi dua bagian. bernapas. yaitu saluran pernapasan (nasofarings) pada bagian depan dan saluran pencernaan (orofarings) pada bagian belakang. Masuknya udara melalui faring akan menyebabkan pita suara bergetar dan terdengar sebagai suara. Silia-silia ini berfungsi menyaring benda-benda asing yang masuk ke saluran pernapasan. Dinding tenggorokan tipis dan kaku. dan berbicara tidak terjadi bersamaan sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan. Bronkus bercabangcabang lagi menjadi bronkiolus. Makan sambil berbicara dapat mengakibatkan makanan masuk ke saluran pernapasan karena saluran pernapasan pada saat tersebut sedang terbuka. Paruparu ada dua bagian yaitu paru-paru kanan (pulmo dekster) yang terdiri atas 3 lobus dan paru-paru kiri (pulmo sinister) yang terdiri atas 2 lobus. Paru-paru dibungkus oleh dua selaput yang tipis. Paru-paru (Pulmo) Paru-paru terletak di dalam rongga dada bagian atas.

Paru-paru berstruktur seperti spon yang elastis dengan daerah permukaan dalam yang sangat lebar untuk pertukaran gas. tetapi rongganya masih mempunyai silia dan di bagian ujung mempunyai epitelium berbentuk kubus bersilia. Alveolus yang diperbesar ernapasan adalah suatu proses yang terjadi secara otomatis walau dalam keadaan tertidur sekalipun karma sistem pernapasan dipengaruhi oleh susunan saraf otonom. Di dalam paru-paru. Oleh karena alveolus berselaput tipis dan di situ banyak bermuara kapiler darah maka memungkinkan terjadinya difusi gas pernapasan. Dinding rongga pleura bersifat permeabel terhadap air dan zat-zat lain. Gbr. alveolus. Alveolus terdapat pada ujung akhir bronkiolus berupa kantong kecil yang salah satu sisinya terbuka sehingga menyerupai busa atau mirip sarang tawon. dan pembuluh darah. dindingnya makin menipis jika dibanding dengan bronkus. bronkiolus bercabang-cabang halus dengan diameter ± 1 mm. . jaringan elastik. Struktur paru-paru Antara selaput luar dan selaput dalam terdapat rongga berisi cairan pleura yang berfungsi sebagai pelumas paru-paru. Cairan pleura berasal dari plasma darah yang masuk secara eksudasi. Bronkiolus berakhir pada gugus kantung udara (alveolus). Pada bagian distal kemungkinan tidak bersilia.Gbr. Bronkiolus tidak mempunyi tulang rawan. Paru-paru tersusun oleh bronkiolus.

yaitu pernapasan luar dan pernapasan dalam. Sebagai akibatnya. Pernapasan luar adalah pertukaran udara yang terjadi antara udara dalam alveolus dengan darah dalam kapiler. 2. 1. Pernapasan dada dan perut terjadi secara bersamaan. Pada fase ini otot diafragma berkontraksi sehingga diafragma mendatar. Masuk keluarnya udara dalam paru-paru dipengaruhi oleh perbedaan tekanan udara dalam rongga dada dengan tekanan udara di luar tubuh.Menurut tempat terjadinya pertukaran gas maka pernapasan dapat dibedakan atas 2 jenis. Fase ekspirasi merupakan fase berelaksasinya otot diafragma . Fase inspirasi. a. sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar. sedangkan pernapasan dalam adalah pernapasan yang terjadi antara darah dalam kapiler dengan sel-sel tubuh. apabila tekanan dalam rongga dada lebih besar maka udara akan keluar. 2. Pernapasan Perut Pernapasan perut merupakan pernapasan yang mekanismenya melibatkan aktifitas otot-otot diafragma yang membatasi rongga perut dan rongga dada. akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk. Fase ini berupa berkontraksinya otot antartulang rusuk sehingga rongga dada membesar. Sebaliknya. Jika tekanan di luar rongga dada lebih besar maka udara akan masuk. Sehubungan dengan organ yang terlibat dalam pemasukkan udara(inspirasi) dan pengeluaran udara (ekspirasi) maka mekanisme pernapasan dibedakan atas dua macam. akibatnya rongga dada membesar dan tekanan menjadi kecil sehingga udara luar masuk. 1. Fase Inspirasi. tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar. Pernapasan Dada Pernapasan dada adalah pernapasan yang melibatkan ototantartulang rusuk. Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot antara tulang rusuk ke posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. Mekanismenya dapat dibedakan sebagai berikut. Fase ekspirasi. Mekanisme pernapasan perut dapat dibedakan menjadi dua tahap yakni sebagai berikut. Fase Ekspirasi. yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut. Gambar 1 Mekanisme inspirasi dan ekspirasi pada manusia b.

Dalam keadaaan normal. hanya sekitar 350 cc udara yang mencapai alveolus. Udara ini dikenal sebagai kapasitas total udara pernapasan manusia. Walaupun demikian. inspirasi maupun ekspirasi dalam menggunakan sekitar 1500 cc udara pernapasan (expiratory reserve volume = inspiratory reserve volume = 1500 cc). Kapasitas vital adalah jumlah udara maksimun yang dapat dikeluarkan seseorang setelah mengisi paru-parunya secara maksimum. antara lain ukuran alat pernapasan. sedangkan sisanya mengisi saluran pernapasan. yang 1000 cc merupakan sisa udara yang tidak dapat digunakan tetapi senantiasa mengisi bagian paru-paru sebagai residu atau udara sisa. kegiatan inspirasi dan ekpirasi atau menghirup dan menghembuskan udara dalam bernapas hanya menggunakan sekitar 500 cc volume udara pernapasan (kapasitas tidal = ± 500 cc). mengembang) sehingga rongga dada mengecil dan tekanan menjadi lebih besar.Kapasitas tidal adalah jumlah udara yang keluar masuk pare-paru pada pernapasan normal. kapasitas vital udara yang digunakan dalam proses bernapas mencapai 3500 cc. Skema udara pernapasan Udara cadangan inspirasi1500 Udara pernapasan biasa 500 Udara cadangan ekspirasi 1500 Udara sisa (residu) 1000 kapasitas total ⇐ ⇒ kapasitas vital Dengan demikian. Lihat skema udara pernapasan berikut ini. serta kondisi kesehatan. udara yang digunakan dalam proses pernapasan memiliki volume antara 500 cc hingga sekitar 3500 cc. akibatnya udara keluar dari paru-paru. kemampuan dan kebiasaan bernapas. Dalam keadaan luar biasa. volume udara paru-paru manusia mencapai 4500 cc. Dalam keadaan normal. Gambar 1 Gambaran skematik spirometer Besarnya volume udara pernapasan tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor.(kembali ke posisi semula. Volume udara pernapasan dapat diukur dengan suatu alat yang disebut spirometer. . Dari 500 cc udara inspirasi/ekspirasi biasa.

kadar CO2. ukuran tubuh. dan kadar O2 di udara. manusia membutuhkan sekitar 300 cc oksigen sehari (24 jam) atau sekitar 0. Selanjutnya. perbedaan kadar O2 dalam jaringan. serta jumlah maupun jenis bahan makanan yang dimakan. sedangkan tekanan O2 di lingkungan sekitar 160 mm Hg.Pertukaran O2 dan CO2 antara alveolus dan Pembuluh darah yang menyelubungi Secara sederhana. Hemoglobin yang terdapat dalam butir darah merah atau eritrosit ini tersusun oleh senyawa hemin atauhematin yang mengandung unsur besi dan globin yang berupa protein. Kebutuhan tersebut berbanding lurus dengan volume udara inspirasi dan ekspirasi biasa kecuali dalam keadaan tertentu saat konsentrasi oksigen udara inspirasi berkurang atau karena sebab lain. Oleh karena itu oksigen dapat masuk ke paru-paru secara difusi. pengikatan oksigen oleh hemoglobin dapat diperlihat-kan menurut persamaan reaksi bolak-balik berikut ini : Hb4 + O2 4 Hb O2 (oksihemoglobin) berwarna merah jernih Reaksi di atas dipengaruhi oleh kadar O2. Tekanan seluruh udara lingkungan sekitar 1 atmosfir atau 760 mm Hg. . seseorang yang memiliki kebiasaan memakan lebih banyak daging akan membutuhkan lebih banyak oksigen daripada seorang vegetarian. Gbr. Tekanan oksigen di lingkungan lebih tinggi dari pada tekanan oksigen dalam alveolus paru-paru dan arteri yang hanya 104 mm Hg. misalnya konsentrasi hemoglobin darah berkurang. Selanjutnya. tekanan O2 (P O2). .Jumlah oksigen yang diambil melalui udara pernapasan tergantung pada kebutuhan dan hal tersebut biasanya dipengaruhi oleh jenis pekerjaan.5 cc tiap menit. Demikian juga seseorang yang memiliki ukuran tubuh lebih besar dengan sendirinya membutuhkan oksigen lebih banyak. Proses difusi oksigen ke dalam arteri demikian juga difusi CO2 dari arteri dipengaruhi oleh tekanan O2 dalam udara inspirasi. Pekerja-pekerja berat termasuk atlit lebih banyak membutuhkan oksigen dibanding pekerja ringan. Oksigen yang dibutuhkan berdifusi masuk ke darah dalam kapiler darah yang menyelubungi alveolus. Dalam keadaan biasa. sebagian besar oksigen diikat oleh zat warna darah atau pigmen darah (hemoglobin) untuk diangkut ke sel-sel jaringan tubuh.

2. lebih tinggi dibandingkan vena sistemik yang hanya 45 mm Hg. Dari arteri pulmonalis CO2 masuk ke paru-paru lalu dilepaskan ke udara bebas. siklus krebs terjadi di mitokondria. 3. Di jaringan. yakni tahap transfer elektron. Karbon dioksida larut dalam plasma. Pengangkutan CO2 oleh darah dapat dilaksanakan melalui 3 Cara yakni sebagai berikut.3 cc CO2 sehingga mempengaruhi pH darah menjadi 4. CO2 mengalir lewat arteri pulmonalis yang tekanan O2 nya sama yaitu 45 mm hg. CO2 + H2O ⇒ H2CO3 ⇒ H+ + HCO-3 Gangguan terhadap pengangkutan CO2 dapat mengakibatkan munculnya gejala asidosis karena turunnya kadar basa dalam darah. . Hal tersebut dapat disebabkan karena keadaan Pneumoni. Glikolisis terjadi di sitoplasma. 1. Sebaliknya apabila terjadi akumulasi garam basa dalam darah maka muncul gejala alkalosis. yakni siklus krebs (TCA = Tri Caboxylic Acid Cycle) kemudian tahap III. Pengangkutan sekitar 200 mm3 C02 keluar tubuh umumnya berlangsung menurut reaksi kimia berikut: C02 + H20 ⇒ (karbonat anhidrase) H2CO3 Tiap liter darah hanya dapat melarutkan 4.Dari paru-paru. Dari jaringan CO2 akan mengalir lewat vena sistemik ke jantung. Mula-mula proses glikolisis oleh enzim glukokinase membentuk piruvat pada siklus Glukosa (Tahap I) kemudian tahap II. Bila tekanan oksigen hanya 40 mm Hg maka hanya ada sekitar 12 cc oksigen yang bertahan dalam darah vena. O2 ini akan dipergunakan. Tekanan CO2 di jaringan di atas 45 mm hg.5 karena terbentuknya asam karbonat. Dari jantung O2 mengalir lewat arteri sistemik yang tekanan O2 nya 104 mm hg menuju ke jaringan tubuh yang tekanan O2 nya 0 . O2 akan mengalir lewat vena pulmonalis yang tekananO2 nya 104 mm.40 mm hg. Dari jantung. Energi yang digunakan dalam kegiatan respirasi bersumber dari ATP (Adenosin Tri Fosfat) yang ada pada masing-masing sel. Berapa minimal darah yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan oksigen pada jaringan? Setiap 100 mm3 darah dengan tekanan oksigen 100 mm Hg dapat mengangkut 19 cc oksigen. Dengan demikian kemampuan hemoglobin untuk mengikat oksigen adalah 7 cc per 100 mm3 darah. menuju ke jantung. Reaksinya adalah sebagai berikut. ATP berasal dari bahan-bahan karbohidrat yang diubah menjadi fosfat melalui tiga tahapan. Karbon dioksida terikat dalam gugus ion bikarbonat (HCO3) melalui proses berantai pertukaran klorida (70% dari seluruh CO2). Karbon dioksida terikat pada hemoglobin dalam bentuk karbomino hemoglobin (23% dari seluruh CO2). dan membentuk asam karbonat dengan enzim anhidrase (7% dari seluruh CO2).

Asfiksi ada bermacam-macam misalnya terisinya alveolus dengan cairan limfa karena infeksi Diplokokus pneumonia atau Pneumokokus yang menyebabkan penyakit pneumonia. Gangguan pada sistem pernapasan adalah terganggunya pengangkutan O2 ke selsel atau jaringan tubuh. Asfiksi dapat pula disebabkan karena penyumbatan saluran pernapasan oleh kelenjar limfa. Paru-paru juga dapat mengalami kerusakan karena terinfeksiMycobacterium tuber culosis penyebab penyakit TBC. Penyakit pernapasan yang sering terjadi adalah emfisema berupa penyakit yang terjadi karena susunan dan fungsi alveolus yang Sistem saraf tersusun oleh berjuta-juta sel saraf yang mempunyai bentuk bervariasi. saraf mempunyai hubungan kerja seperti mata rantai (berurutan) antara reseptor dan efektor.Ketiga tahap di atas dapat dilihat pada skema berikut ini. Pada orang yang tenggelam. Efektor adalah sel atau organ yang menghasilkan tanggapan terhadap rangsangan. Keracunan asam sianida. batu bara dan racun lain dapat pula menyebabkan terganggunya pengikatan O2 oleh hemoglobin dalam pembuluh darah. Dalam kegiatannya. Gejala alergi terutama asma dapat pula menghinggapi sistem pernapasan begitu juga kanker dapat menyerang paru-paru terutama para perokok berat. amandel. peradangan pada bronkus disebut bronkitis. Contohnya otot dan kelenjar. serta radang pada pleura disebut pleuritis. alveolusnya terisi air sehingga difusi oksigen sangat sedikit bahkan tidak ada sama sekali sehingga mengakibatkan orang tersebut shock dan pernapasannya dapat terhenti. misalnya polip. Orang seperti itu dapat ditolong dengan mengeluarkan air dari saluran pernapasannya dan melakukan pernapasan buatan tanpa alat dengan cara dari mulut ke mulut dengan irama tertentu dan menggunakan metode Silvester dan Hilger Neelsen. karena daya afinitas hemoglobin juga lebih besar terhadap racun dibanding terhadap O2. dan adenoid. Reseptor adalah satu atau sekelompok sel saraf dan sel lainnya yang berfungsi mengenali rangsangan tertentu yang berasal dari luar atau dari dalam tubuh. debu. SEL SARAF . Sistern ini meliputi sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. disebut asfiksi. Peradangan dapat terjadi pada rongga hidung bagian atas dan disebutsinusitis. Pengangkutan O2 dapat pula terhambat karena tingginya kadar karbon monoksida dalam alveolus sedangkan daya ikat (afinitas) hemoglobin jauh lebih besar terhadap CO daripada O2 dan CO2.

Kedua serabut saraf ini berisi plasma sel. sel saraf dapat dibagi menjadi 3 kelompok. Fungsi mielin adalah melindungi akson dan memberi nutrisi. dan sel saraf intermediet (asosiasi). Struktur Sel Saraf Setiap neuron terdiri dari satu badan sel yang di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel. Akson biasanya sangat panjang. dendrit pendek. yaitu sel saraf sensori. Pada bagian luar akson terdapat lapisan lemak disebut mielin yang merupakan kumpulan sel Schwann yang menempel pada akson. Struktur Sel Saraf Gbr. Dari badan sel keluar dua macam serabut saraf. Sel saraf sensori Fungsi sel saraf sensori adalah menghantar impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat. Sebaliknya. yaitudendrit dan akson (neurit). Akson yang diperbesar Setiap neuron hanya mempunyai satu akson dan minimal satu dendrit. Bagian dari akson yang tidak terbungkus mielin disebut nodus Ranvier. Dendritnya sangat pendek berhubungan dengan akson saraf asosiasi.Ujung akson dari saraf sensori berhubungan dengan saraf asosiasi (intermediet). Berdasarkan struktur dan fungsinya. sel saraf motor. yaitu otak (ensefalon) dan sumsum belakang (medula spinalis). Badan sel saraf motor berada di sistem saraf pusat. Gbr. Membran plasma sel Schwann disebut neurilemma. Dendrit berfungsi mengirimkan impuls ke badan sel saraf. Fungsi sel saraf adalah mengirimkan pesan (impuls) yang berupa rangsang atau tanggapan. sedangkan aksonnya dapat sangat panjang. yang berfungsi mempercepat penghantaran impuls. Sel Schwann adalah sel glia yang membentuk selubung lemak di seluruh serabut saraf mielin. . 2. 1.Sistem saraf terdiri dari jutaan sel saraf (neuron). sedangkan akson berfungsi mengirimkan impuls dari badan sel ke jaringan lain. Sel saraf motor Fungsi sel saraf motor adalah mengirim impuls dari sistem saraf pusat ke otot atau kelenjar yang hasilnya berupa tanggapan tubuh terhadap rangsangan.

Berikut ini akan dibahas secara rinci kedua cara tersebut. Perubahan potensial ini (depolarisasi)terjadi berurutan sepanjang serabut saraf. Gbr. Penghantaran Impuls Melalui Sel Saraf Penghantaran impuls baik yang berupa rangsangan ataupun tanggapan melalui serabut saraf (akson) dapat terjadi karena adanya perbedaan potensial listrik antara bagian luar dan bagian dalam sel. Sel saraf intermediet menerima impuls dari reseptor sensori atau sel saraf asosiasi lainnya. karena terjadi perubahan potensial kembali seperti semula (potensial istirahat). Sel saraf intermediet Sel saraf intermediet disebut juga sel saraf asosiasi. Kecepatan perjalanan gelombang perbedaan potensial bervariasi antara 1 sampai dengart 120 m per detik. kutub positif terdapat di bagian luar dan kutub negatif terdapat di bagian dalam sel saraf. 1.3. Energi yang digunakan berasal dari hasil pemapasan sel yang dilakukan oleh . Struktur ganglion gabungan fari badan sel saraf Impuls dapat dihantarkan melalui beberapa cara. Diperkirakan bahwa rangsangan (stimulus) pada indra menyebabkan terjadinya pembalikan perbedaan potensial listrik sesaat. Sedangkan badan sel saraf berkumpul membentuk ganglion atau simpul saraf. Pada waktu sel saraf beristirahat. Bila impuls telah lewat maka untuk sementara serabut saraf tidak dapat dilalui oleh impuls. Untuk dapat berfungsi kembali diperlukan waktu 1/500 sampai 1/1000 detik. Kelompok-kelompok serabut saraf. akson dan dendrit bergabung dalam satu selubung dan membentuk urat saraf. di antaranya melalui sel saraf dan sinapsis. Sel ini dapat ditemukan di dalam sistem saraf pusat dan berfungsi menghubungkan sel saraf motor dengan sel saraf sensori atau berhubungan dengan sel saraf lainnya yang ada di dalam sistem saraf pusat. tergantung pada diameter akson dan ada atau tidaknyaselubung mielin.

Bila asetilkolin sudah melaksanakan tugasnya maka akan diuraikan oleh enzim asetilkolinesterase yang dihasilkan oleh membran post-sinapsis. Neuron yang berakhir pada tonjolan sinapsis disebut neuron pra-sinapsis. Bila impuls sampai pada ujung neuron. yang disebutvesikula sinapsis. anatomi. Lokasi. Asetilkolin kemudian berdifusi melewati celah sinapsis dan menempel pada reseptor yang terdapat pada membran post-sinapsis. Di dalam sitoplasma tonjolan sinapsis terdapat struktur kumpulan membran kecil berisi neurotransmitter. Neurontransmitter ada bermacam-macam misalnya asetilkolin yang terdapat di seluruh tubuh. noradrenalin terdapat di sistem saraf simpatik. Penempelan asetilkolin pada reseptor menimbulkan impuls pada sel saraf berikutnya. Kemudian vesikula akan melepaskan neurotransmitterberupa asetilkolin. Bagaimanakah penghantaran impuls dari saraf motor ke otot? Antara saraf motor dan otot terdapat sinapsis berbentuk cawan dengan membran pra-sinapsis dan membran post-sinapsis yang terbentuk dari sarkolema yang mengelilingi sel otot. 2. Membran ujung dendrit dari sel berikutnya yang membentuk sinapsis disebut post-sinapsis. Penghantaran Impuls Melalui Sinapsis Titik temu antara terminal akson salah satu neuron dengan neuron lain dinamakan sinapsis. Stimulasi yang kurang kuat atau di bawah ambang (threshold) tidak akan menghasilkan impuls yang dapat merubah potensial listrik. maka vesikula bergerak dan melebur dengan membran pra-sinapsis. Setiap terminal akson membengkak membentuk tonjolan sinapsis. Tetapi bila kekuatannya di atas ambang maka impuls akan dihantarkan sampai ke ujung akson. Neurontransmitter adalah suatu zat kimia yang dapat menyeberangkan impuls dari neuron pra-sinapsis ke post-sinapsis. Stimulasi yang kuat dapat menimbulkan jumlah impuls yang lebih besar pada periode waktu tertentu daripada impuls yang lemah. Gbr. dan dopamin serta serotonin yang terdapat di otak. dan cara kerja sinapsis . Prinsip kerjanya sama dengan sinapsis saraf-saraf lainnya.mitokondria dalam sel saraf.

berupa tanggapan. dibawa oleh saraf motor sebagai perintah yang harus dilaksanakan oleh efektor. 1. namun. Gbr. Contoh gerak refleks misalnya berkedip. Araknoid. ke saraf sensori. dibawa ke otak untuk selanjutnya diolah oleh otak. Lengkung refleks yang menggambarkan mekanisme jalannya impuls pada lutut yang dipukul Sistem saraf pusat meliputi otak (ensefalon) dan sumsum tulang belakang (Medula spinalis). otak juga dilindungi 3 lapisan selaput meninges. Durameter. Gerak refleks berjalan sangat cepat dan tanggapan terjadi secara otomatis terhadap rangsangan. Jalan pintas ini disebut lengkung refleks. Keduanya merupakan organ yang sangat lunak.Gerak merupakan pola koordinasi yang sangat sederhana untuk menjelaskan penghantaran impuls oleh saraf. Di dalamnya terdapat cairan serebrospinalis. Jadi dapat dikatakan gerakan terjadi tanpa dipengaruhi kehendak atau tanpa disadari terlebih dahulu. yaitu otot atau kelenjar. Gerak refleks dapat dibedakan atas refleks otak bila saraf penghubung (asosiasi) berada di dalam otak. semacam cairan limfa yang mengisi . atau batuk. merupakan selaput yang kuat dan bersatu dengan tengkorak. Bila membran ini terkena infeksi maka akan terjadi radang yang disebut meningitis. 2. Pada gerak refleks. Gerak pada umumnya terjadi secara sadar. kemudian hasil olahan oleh otak. gerak mengedip atau mempersempit pupil bila ada sinar dan refleks sumsum tulang belakang bila set saraf penghubung berada di dalam sumsum tulang belakang misalnya refleks pada lutut. Ketiga lapisan membran meninges dari luar ke dalam adalah sebagai berikut. misalnya. tanpa memerlukan kontrol dari otak. yaitu dimulai dari reseptor penerima rangsang. bersin. Impuls pada gerakan sadar melalui jalan panjang. dengan fungsi yang sangat penting maka perlu perlindungan. Selain tengkorak dan ruas-ruas tulang belakang. kemudian diteruskan oleh saraf sensori ke pusat saraf. ada pula gerak yang terjadi tanpa disadari yaitu gerak refleks. diterima oleh set saraf penghubung (asosiasi) tanpa diolah di dalam otak langsung dikirim tanggapan ke saraf motor untuk disampaikan ke efektor. impuls melalui jalan pendek atau jalan pintas. yaitu dari reseptor. disebut demikian karena bentuknya seperti sarang labah-labah.

dan jembatan varol. Otak besar (serebrum) Otak besar mempunyai fungsi dalam pengaturan semua aktifitas mental. kreativitas) dan emosi. 3. dan belajar berbagai bahasa. Pada otak. kesadaran. Otak Otak mempunyai lima bagian utama. menyimpan ingatan. Piameter. yaitu yang berkaitan dengan kepandaian (intelegensi). sel-sel neuroglia. Otak besar merupakan sumber dari semua kegiatan/gerakan sadar atau sesuai dengan kehendak.sela sela membran araknoid. Pusat penglihatan terdapat di bagian belakang. serabut saraf yang membentuk bagian materi putih (substansi alba) 3. materi kelabu terletak di bagian luar atau kulitnya (korteks) dan bagian putih terletak di tengah. otak kecil (serebelum). walaupun ada juga beberapa gerakan refleks otak. Misalnya bagian depan merupakan pusat proses berfikir (yaitu mengingat. . Area ini berperan dalam proses belajar. Di sekitar kedua area tersebut dalah bagian yang mengatur kegiatan psikologi yang lebih tinggi. Selain itu terdapat area asosiasi yang menghubungkan area motor dan sensorik. berbicara. Pada sumsum tulang belakang bagian tengah berupa materi kelabu berbentuk kupu-kupu. yaitu jaringan ikat yang terletak di antara sel-sel saraf di dalam sistem saraf pusat Walaupun otak dan sumsum tulang belakang mempunyai materi sama tetapi susunannya berbeda. membuat kesimpulan. Otak dan sumsum tulang belakang mempunyai 3 materi esensial yaitu: 1. Pada bagian korteks serebrum yang berwarna kelabu terdapat bagian penerima rangsang (area sensor) yang terletak di sebelah belakang area motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar atau merespon rangsangan. ingatan (memori). otak tengah (mesensefalon). badan sel yang membentuk bagian materi kelabu (substansi grissea) 2. sumsum sambung (medulla oblongata). analisis. Fungsi selaput araknoid adalah sebagai bantalan untuk melindungi otak dari bahaya kerusakan mekanik. sedangkan bagian korteks berupa materi putih. yaitu: otak besar (serebrum). a. Agaknya lapisan ini berfungsi untuk memberi oksigen dan nutrisi serta mengangkut bahan sisa metabolisme. 1. Lapisan ini penuh dengan pembuluh darah dan sangat dekat dengan permukaan otak. dan pertimbangan.

Bagian atas (dorsal) otak tengah merupakan lobus optikus yang mengatur refleks mata seperti penyempitan pupil mata. Otak tengah (mesensefalon) Otak tengah terletak di depan otak kecil dan jembatan varol. keseimbangan. Gbr. Otak dengan bagian-bagian penyusunnya 2. Bila ada rangsangan yang merugikan atau berbahaya maka gerakan sadar yang normal tidak mungkin dilaksanakan. Otak kecil (serebelum) Serebelum mempunyai fungsi utama dalam koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar. dan juga merupakan pusat pendengaran. dan posisi tubuh. . Di depan otak tengah terdapat talamus dan kelenjar hipofisis yang mengatur kerja kelenjar-kelenjar endokrin. Otak dan kegiatan-kegiatan yang dikontrolnya 3.Gbr.

gerak saluran pencernaan. Pada tanduk dorsal terdapat badan sel saraf penghubung (asosiasi konektor) yang akan menerima impuls dari sel saraf sensori dan akan menghantarkannya ke saraf motor. . Pada penampang melintang sumsum tulang belakang ada bagian seperti sayap yang terbagi atas sayap atas disebut tanduk dorsal dan sayap bawah disebut tanduk ventral. 6. gerak alat pencernaan. Sistem saraf sadar mengontrol aktivitas yang kerjanya diatur oleh otak. sedangkan saraf otonom mengontrol aktivitas yang tidak dapat diatur otak antara lain denyut jantung. dan sekresi keringat. Selain itu. refleks fisiologi seperti detak jantung. Kumpulan serabut saraf membentuk saraf (urat saraf). Impuls sensori dari reseptor dihantar masuk ke sumsum tulang belakang melalui tanduk dorsal dan impuls motor keluar dari sumsum tulang belakang melalui tanduk ventral menuju efektor. volume dan kecepatan respirasi. dan berkedip. Urat saraf yang membawa impuls ke otak merupakan saluran asenden dan yang membawa impuls yang berupa perintah dari otak merupakan saluran desenden. sumsum sambung juga mengatur gerak refleks yang lain seperti bersin. tekanan darah. Pada bagian putih terdapat serabut saraf asosiasi. sedangkan bagian dalam berbentuk kupu-kupu dan berwarna kelabu. 5. Sumsum tulang belakang (medulla spinalis) Pada penampang melintang sumsum tulang belakang tampak bagian luar berwarna putih. Jembatan varol (pons varoli) Jembatan varol berisi serabut saraf yang menghubungkan otak kecil bagian kiri dan kanan. juga menghubungkan otak besar dan sumsum tulang belakang. Sumsum sambung (medulla oblongata) Sumsum sambung berfungsi menghantar impuls yang datang dari medula spinalis menuju ke otak. Penampang melintang sumsum tulang belakang Sistem saraf tepi terdiri dari sistem saraf sadai dan sistem saraf tak sadar (sistem saraf otonom). batuk. Sumsum sambung juga mempengaruhi jembatan. dan sekresi kelenjar pencernaan. Gbr.4.

Tiga pasang saraf sensori. Saraf tepi dan aktivitas-aktivitas yang dikendalikannya 1. 7. empat pasang saraf gabungan sensori dan motor. yaitu saraf nomor 3. yaitu saraf nomor 1. Saraf otak ada 12 pasang yang terdiri dari: 1. dan 10. Sistem Saraf Sadar Sistem saraf sadar disusun oleh saraf otak (saraf kranial). dan saraf sumsum tulang belakang. yaitu saraf-saraf yang keluar dari sumsum tulang belakang. 6. 4. 11. dan 12 3. lima pasang saraf motor. dan 8 2. yaitu saraf nomor 5.Gbr. yaitu saraf-saraf yang keluar dari otak. Gambar 2 Otak dilihat dari bawah menunjukkan saraf kranial . 9. 2.

Dalam sistem ini terdapat beberapa jalur dan masing-masing jalur membentuk sinapsis yang kompleks dan juga membentuk ganglion. a. saraf sumsum tulang belakang dibedakan atas 8 pasang saraf leher. Urat saraf yang terdapat pada pangkal ganglion disebut urat saraf pra ganglion dan yang berada pada ujung ganglion disebut urat saraf post ganglion. dan satu pasang saraf ekor. Saraf Otonom Sistem saraf otonom disusun oleh serabut saraf yang berasal dari otak maupun dari sumsum tulang belakang dan menuju organ yang bersangkutan. bahu. 12 pasang saraf punggung. Ada 3 buah pleksus yaitu sebagai berikut. kecuali nervus vagus yang melewati leher ke bawah sampai daerah toraks dan rongga perut. Nervus vagus membentuk bagian saraf otonom. Saraf sumsum tulang belakang berjumlah 31 pasang saraf gabungan. Beberapa urat saraf bersatu membentuk jaringan urat saraf yang disebut pleksus. Pleksus Jumbo sakralis yang mempengaruhi bagian pinggul dan kaki. 5 pasang saraf pinggang. b. Perbedaan struktur antara saraf simpatik dan parasimpatik terletak pada posisi ganglion. Sistem saraf parasimpatik terdiri dari keseluruhan "nervus vagus" bersama cabangcabangnya ditambah dengan beberapa saraf otak lain dan saraf sumsum sambung. Saraf simpatik mempunyai ganglion yang terletak di sepanjang tulang belakang menempel pada sumsum tulang belakang sehingga mempunyai urat pra ganglion pendek.Pleksus brachialis mempengaruhi bagian tangan. 5 pasang saraf pinggul. Fungsi sistem saraf simpatik dan parasimpatik selalu berlawanan (antagonis). Berdasarkan asalnya.Saraf otak dikhususkan untuk daerah kepala dan leher.sedangkan saraf parasimpatik mempunyai urat pra ganglion yangpanjang karena ganglion menempel pada organ yang dibantu. Oleh karena daerah jangkauannya sangat luas maka nervus vagus disebut saraf pengembara dan sekaligus merupakan saraf otak yang paling penting. Sistem saraf otonom dapat dibagi atas sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik. 2. Pleksus cervicalis merupakan gabungan urat saraf leher yang mempengaruhi bagian leher. Tabel Fungsi Saraf Otonom Parasimpatik • • • • mengecilkan pupil menstimulasi aliran ludah memperlambat denyut jantung membesarkan bronkus • • • • Simpatik memperbesar pupil menghambat aliran ludah mempercepat denyut jantung mengecilkan bronkus . dan diafragma. c.

Sesungguhnya yang disebut mata bukanlah hanya bola mata. Akan tetapi. kadar oksigen atau karbon dioksida. Reseptor yang berfungsi untuk mengenali lingkungan dalam. . Indra yang kita kenal ada lima. misalnya nyeri. sendi. kotak mata (rongga tempat mata berada). dinding saluran pencernaan.• menstimulasi sekresi kelenjar pencernaan mengerutkan kantung kemih • menghambat sekresi kelenjar pencernaan menghambat kontraksi kandung kemih • • Indra mempunyai sel-sel reseptor khusus untuk mengenali perubahan lingkungan. yaitu: 1. 1. dan lain sebagainya. Indra Indra Indra Indra Indra penglihat (mata) pendengar (telinga) peraba (kulit) pengecap (lidah) pencium (hidung). Ketiga lapis dinding ini dari luar ke dalam adalah sebagai berikut. dan bulu mata. tendon. oleh karenanya disebut eksoreseptor. kelopak. tetapi termasuk otototot penggerak bola mata. Interoreseptor yang membantu koordinasi dalam sikap tubuh disebut kinestesis. Sel-sel interoreseptor misalnya terdapat pada sel otot. Kelima indra tersebut berfungsi untuk mengenali perubahan lingkungan luar. 2. 5. kadar glukosa dan sebagainya. disebut interoreseptor. dinding pembuluh darah. Bola Mata Bola mata mempunyai 3 lapis dinding yang mengelilingi rongga bola mata. 4. 3. INDERA PENGLIHAT (MATA) Mata mempunyai reseptor khusus untuk mengenali perubahan sinar dan warna. ligamentum. sesungguhnya interoreseptor terdapat di seluruh tubuh manusia.

Di bagian depan iris bercelah membentuk pupil (anak mata). yaitu pengontrol ukuran pupil untuk mengatur sinar yang masuk. Lapisan ini berfungsi melindungi bola mata dari gangguan. Bagian yang dilewati urat saraf optik tidak peka terhadap sinar dan daerah ini disebut bintik buta. Koroid Koroid berwarna coklat kehitaman sampai hitam. Di bagian depan. Konjungtiva adalah lapisan transparan yang melapisi kornea dan kelopak mata. yaitu bagian depan terletak di depan lensa berisi carian yang disebut aqueous humor dan bagian belakang terletak di belakang lensa berisi vitreous humor. kecuali di bagian depan bersifat transparan.Gbr. merupakan lapisan yang berisi banyak pembuluh darah yang memberi nutrisi dan oksigen terutama untuk retina. Kontraksi dan relaksasi dari otot badan siliaris akan mengatur cembung pipihnya lensa. berwarna putih buram (tidak tembus cahaya). disebut kornea. koroid membentuk badan siliaris yang berlanjut ke depan membentuk iris yang berwarna. Adanya lensa dan ligamentum pengikatnya menyebabkan rongga bola mata terbagi dua. Struktur bola mata dilihat dari samping a. c. Badan siliaris membentuk ligamentum yang berfungsi mengikat lensa mata. b. Melalui pupil sinar masuk. Kedua cairan tersebut berfungsi menjaga lensa agar selalu dalam bentuk yang benar. Retina Lapisan ini peka terhadap sinar. Selaput transparan yang melapisi kornea dan bagian dalam kelopak mata disebut . Kotak mata pada tengkorak berfungsi melindungi bola mata dari kerusakan. Iris berfungsi sebagai diafragma. Sklera Sklera merupakan jaringan ikat dengan serat yang kuat. Warna gelap pada koroid berfungsi untuk mencegah refleksi (pemantulan sinar). Pada seluruh bagian retina berhubungan dengan badan sel-sel saraf yang serabutnya membentuk urat saraf optik yang memanjang sampai ke otak.

garam. sedangkan pigmen dari sel konus berfungsi lebih pada suasana terang yaitu untuk membedakan warna. dan biru. Pigmen ungu yang terdapat pada sel basilus disebut rodopsin. Dua lainnya adalah otot obliq atas (superior) dan otot obliq bawah (inferior). Jarak terdekat yang dapat dilihat dengan jelas disebut titik dekat (punctum proximum). misalnya sinar matahari. Untuk pembentukan kembali memerlukan waktu yang disebut adaptasi gelap(disebut juga adaptasi rodopsin). Untuk mencegah kekeringan.konjungtiva. hijau. rektus superior. dan rektus internal). Otot rektus berfungsi menggerakkan bola mata ke kanan. Jarak terjauh saat benda tampak jelas tanpa kontraksi disebut titik jauh (punctum remotum). Pembentukan kembali pigmen terjadi dalam keadaan gelap. maka sudut kerucut cahaya yang masuk sangat kecil sehingga sinar tampak paralel. Apabila terkena sinar. 3. dan ke bawah. dan vitreous humor. konjungtiva dibasahi dengan cairan yang keluar dari kelenjar air mata (kelenjar lakrimal) yang terdapat di bawah alis. Otot Mata Ada enam otot mata yang berfungsi memegang sklera. Sel konus berisi pigmen lembayung dan sel batang berisi pigmen ungu. yaitu bagian yang paling peka terhadap sinar. dan antiseptik dalam jumlah kecil. Selaput ini peka terhadap iritasi. Konjungtiva penuh dengan pembuluh darah dan serabut saraf. ke kiri. Lihat . aqueus humor. Kedua macam pigmen akan terurai bila terkena sinar. Jika kita sangat dekat dengan obyek maka cahaya yang masuk ke mata tampak seperti kerucut. ke atas. Oleh karena itu. Empat di antaranya disebut otot rektus (rektus inferior. 2. Pigmen lembayung dari sel konus merupakan senyawa iodopsin yang merupakan gabungan antara retinin dan opsin. rektus eksternal. yaitu sel kerucut (sel konus)dan sel batang (sel basilus). Air mata mengandung lendir. makin ke tengah maka jumlah sel batang makin berkurang sehingga di daerah bintik kuning hanya ada sel konus saja. Dengan ketiga macam sel konus tersebut mata dapat menangkap spektrum warna. Ada dua macam sel reseptor pada retina. lensa. terutama pigmen ungu yang terdapat pada sel batang. Ada tiga macam sel konus. pigmen pada sel basilus berfungsi untuk situasi kurang terang. Bagi mata normal. Radang konjungtiva disebut konjungtivitis. Kerusakan salah satu sel konus akan menyebabkan buta warna. Air mata berfungsi sebagai alat pelumas dan pencegah masuknya mikroorganisme ke dalam mata. kornea. maka rodopsin akan terurai menjadi protein dan vitamin A. bayang-bayang benda akan jatuh pada bintik kuning. Pembiasan terbesar terjadi di kornea. Pada waktu adaptasi. yaitu sel yang peka terhadap warna merah. sedangkan jika kita sangat jauh dari obyek. yaitu suatu senyawa protein dan vitamin A. mata sulit untuk melihat. Fungsi Mata Sinar yang masuk ke mata sebelum sampai di retina mengalami pembiasan lima kali yaitu waktu melalui konjungtiva.

otot siliari relaksasi sehingga apertura yang mengelilingi lensa membesar dan tegangan ligamen suspensor bertambah. Sekitar umur 40 tahun . Pada mata dekat ini orang tidak dapat melihat benda yang jauh. a. Miopi atau mata dekat adalah cacat mata yang disebabkan oleh bola mata terlalu panjang sehingga bayang-bayang dari benda yang jaraknya jauh akan jatuh di depan retina. Tabel 11. Cahaya dari obyek yang dekat membutuhkan lebih banyak pembiasan untuk pemfokusan dibandingkan obyek yang jauh. Mata mamalia mampu mengubah derajat pembiasan dengan cara mengubah bentuk lensa. sedangkan cahaya dari obyek yang dekat difokuskan dengan lensa yang tebal dan pendek.50 tahun terjadi perubahan yang menyolok. Akomodasi mata saat melihat jauh b. kecuali cara mengubah fokus lensa. Persamaan dan perbedaannya disajikan pada Tabel. Saat melihat dekat. yaitu titik dekat mata sampai 50 cm. .Proses pemfokusan obyek pada jarak yang berbedaberda disebut daya akomodasi. Saat melihat jauh. Hal ini disebabkan karena elastisitas lensa berkurang. Baik sinar dari obyek yang jauh maupun yang dekat harus direfraksikan (dibiaskan) untuk menghasilkan titik yang tajam pada retina agar obyek terlihat jelas. otot siliari berkontraksi sehingga memendekkan apertura yang mengelilingi lensa. disebabkan bola mata terlalu pendek sehingga bayang-bayang jatuh di belakang retina. Sebagai akibatnya lensa menebal dan pendek. Sebagai akibatnya ligamen suspensor mendorong lensa sehingga lensa memanjang dan pipih. Kelainan pada Mata Pada anak-anak. jarak titik dekat makin panjang. Perubahan bentuk lensa ini akibat kerja otot siliari. Pembiasan cahaya untuk menghasilkan penglihatan yang jelas disebut pemfokusan.18. Makin tua. Cacat mata seperti ini disebut presbiopi atau mata tua karena proses penuaan.3 Cara kerja kamera dart mata 4. Cahaya dari obyek yang jauh difokuskan oleh lensa tipis panjang. titik dekat mata bisa sangat pendek. Miopi biasa terjadi pada anakanak. kira-kira 9 cm untuk anak umur 11 tahun. Akomodasi mata saat melihat dekat Cara kerja mata manusia pada dasarnya sama dengan cara kerja kamera. Cahaya dibiaskan jika melewati konjungtiva kornea. Cacat mata pada anak-anak seperti ini disebut hipermetropi. oleh karena itu memerlukan pertolongan kaca mata untuk membaca berupa kaca mata cembung (positif).Gambar 11. Mata jauh dapat terjadi pada anak-anak. Penderita presbiopi dapat dibantu dengan lensa rangkap. Untuk cacat seperti ini orang dapat ditolong dengan lensa cekung (negatif). mereka hanya dapat melihat benda yang jaraknya dekat.

yaitu yang mempunyai beberapa fokus. telinga tengah. dan telinga dalam. Hal ini terjadi karena adanya pengapuran pada lensa. dan telinga tengah meneruskan getaran dari telinga luar ke telinga dalam. Kelainan-kelainan mata yang lain adalah: • • • Imeralopi (rabun senja): pada senja hari penderita menjadi rabun Xeroftalxni: kornea menjadi keying dan bersisik Keratomealasi: kornea menjadi putih dan rusak. (b) Hipermetropi Katarak adalah cacat mata. Ada tiga bagian utama dari telinga manusia. akibatnya bayang-bayang jatuh tidak pada tempat yang sama. yaitu buramnya dan berkurang elastisitasnya lensa mata. Reseptor yang ada pada telinga dalam akan menerima rarigsang bunyi dan mengirimkannya berupa impuls ke otak untuk diolah. Gbr. Telinga mempunyai reseptor khusus untuk mengenali getaran bunyi dan untuk keseimbangan. Telinga luar berfungsi menangkap getaran bunyi. Pada orang yang terkena katarak pandangan menjadi kabur dan daya akomodasi berkurang. 1. yaitu bagian telinga luar. Untuk menolong orang yang cacat seperti ini dibuat lensa silindris. Susunan Telinga Telinga tersusun atas tiga bagian yaitu telinga luar.Astigmatisma merupakan kelainan yang disebabkan bola mata atau permukaan lensa mata mempunyai kelengkungan yang tidak sama. dan telinga dalam. sehingga fokusnya tidak sama. Kelainan mata : (a) Miopi. telinga tengah. .

Telinga luar Telinga luar terdiri dari daun telinga. Fungsi rangkaian tulang dengar adalah untuk mengirimkan getaran suara dari gendang telinga (membran timpani) menyeberangi rongga telinga tengah ke jendela oval. Telinga tengah Bagian ini merupakan rongga yang berisi udara untuk menjaga tekanan udara agar seimbang. b.Gbr. Tulang yang ketiga adalah tulang sanggurdi (stapes) yang berhubungan dengan jendela oval. yaitu tegak dan membentuk saluran menuju gendang telinga. Daun telinga manusia mempunyai bentuk yang khas. saluran luar. Kedua tulang ini terikat erat oleh ligamentum sehingga mereka bergerak sebagai satu tulang. dan kelenjar lilin yang menjaga agar permukaan saluran luar dan gendang telinga tidak kering. Selain itu terdapat pula tiga tulang pendengaran yang tersusun seperti rantai yang menghubungkan gendang telinga dengan jendela oval. dan membran timpani (gendang telinga). c. Rongga telinga tengah berhubungan dengan telinga luar melalui membran timpani. tetapi bentuk ini kurang mendukung fungsinya sebagai penangkap dan pengumpul getaran suara. Struktur telinga pada manusia a. Hubungan telinga tengah dengan bagian telinga dalam melalui jendela oval dan jendela bundar yang keduanya dilapisi dengan membran yang transparan. Antara tulang landasan dan tulang sanggurdi terdapat sendi yang memungkinkan gerakan bebas. Saluran luar yang dekat dengan lubang telinga dilengkapi dengan rambut-rambut halus yang menjaga agar benda asing tidak masuk. Telinga dalam . Bentuk daun telinga yang sangat sesuai dengan fungsinya adalah daun telinga pada anjing dan kucing. Di dalamnya terdapat saluran Eustachio yang menghubungkan telinga tengah dengan faring. Ketiga tulang tersebut adalah tulang martil (maleus) menempel pada gendang telinga dan tulang landasan (inkus).

ampula. Koklea terdiri dari tiga saluran yang sejajar. Perpindahan getaran cairan limfa di dalam saluran tengah menggerakkan membran basher yang dengan sendirinya akan menggetarkan cairan dalam saluran timpani. terdiri dari labirin tulang dan labirin membran. Getaran dengan frekuensi tertentu akan menggetarkan selaput-selaput basiler. 4. dan saluran (kanal) yang dipisahkan satu dengan lainnya oleh membran. Getaran Struktur koklea pada jendela oval diteruskan ke cairan limfa yang ada di dalam saluran vestibulum. 3. Di antara saluran vestibulum dengan saluran tengah terdapat membran Reissner. yaitu sebagai berikut. Dasar dari sel pendengar terletak pada membran basiler danberhubungan dengan serabut saraf yang bergabung membentuk saraf pendengar. Bagian yang peka terhadap rangsang bunyi ini disebutorgan Korti. yang akan menggerakkan sel-sel rambut ke atas dan ke bawah. 5. Getaran membran tektorial dan membran basiler akan menekan sel sensori pada organ Korti dan kemudian menghasilkan impuls yang akan dikirim ke pusat pendengar di dalam otak melalui saraf pendengaran. dan keempatnya terdapat di dalam rongga vestibulum dari labirin tulang. 2. Susunan dan Cara Kerja Alat Keseimbangan Bagian dari alat vestibulum atau alat keseimbangan berupa tiga saluran setengah lingkaran yang dilengkapi dengan organ ampula (kristal) dan organ keseimbangan yang ada di dalam utrikulus clan sakulus. Getaran ini akan diteruskan oleh ketiga tulang dengar ke jendela oval. 1. yaitu: saluran vestibulum yang berhubungan dengan jendela oval. Getaran cairan tadi akan menggerakkan membran Reissmer dan menggetarkan cairan limfa dalam saluran tengah. Sel sensori untuk mendengar tersebar di permukaan membran basiler dan ujungnya berhadapan dengan membran tektorial.Bagian ini mempunyai susunan yang rumit. Dalam saluran tengah terdapat suatu tonjolan yang dikenal sebagai membran tektorial yang paralel dengan membran basiler dan ada di sepanjang koklea.sedangkan di antara saluran tengah dengan saluran timpani terdapatmembran basiler. 2. Ada 5 bagian utama dari labirin membran. Tiga saluran setengah lingkaran. terjadilah rangsangan (impuls). Perpindahan ini menyebabkan melebarnya membran pada jendela bundar. Ketika rambut-rambut sel menyentuh membran tektorial. . Cara kerja indra pendengaran Gelombang bunyi yang masuk ke dalam telinga luar menggetarkan gendang telinga. saluran tengah dan saluran timpani yang berhubungan dengan jendela bundar. Koklea mengandung organ Korti untuk pendengaran. utrikulus dan sakulus merupakan organ keseimbangan. Tiga saluran setengah lingkaran Ampula Utrikulus Sakulus Koklea atau rumah siput Sakulus berhubungan dengan utrikulus melalui saluran sempit.

Pada epidermis tidak terdapat pembuluh darah dan sel saraf.Saluran semisirkular (saluran setengah lingkaran) peka terhadap gerakan kepala. Lapisan ketiga merupakan lapisan yang transparan disebut stratum lusidum dan lapisan keempat (lapisan terluar) adalah lapisan tanduk disebut stratum korneum. Kedua. Dari bagian dalam ke bagian luar. kehitaman. Alat keseimbangan di dalam utrikulus dan sakulus terdiri dari sekelompok sel saraf yang ujungnya berupa rambut bebas yang melekat padaotolith. sedangkan pangkalnya berhubungan dengan utrikulus yang menuju ke sakulus. yaitu di sebelah luar lapisan germinativum terdapat stratum granulosum yang berisi sedikit keratin yang menyebabkan kulit menjadi keras dan kering. Alat keseimbangan yang ada di dalam ampula terdiri dari kelompok sel saraf sensori yang mempunyai rambut dalam tudung gelatin yang berbentuk kubah. 1. atau kecoklatan. Susunan Kulit Kulit terdiri dari lapisan luar yang disebut epidermis dan lapisan dalam atau lapisan dermis. pertama adalah stratum germinativum berfungsi membentuk lapisan di sebelah atasnya. yaitu butiran natrium karbonat. Epidermis tersusun atas empat lapis sel. Kandungan melanin menentukan derajat warna kulit. Alat-alat keseimbangan pada telinga Kulit merupakan indra peraba yang mempunyai reseptor khusus untuk sentuhan. Alat ini disebut kupula. .Ujung dari setup saluran setengah lingkaran membesar dan disebutampula yang berisi reseptor. Utrikulus maupun sakulus berisi reseptor keseimbangan. dan tekanan. Posisi kepala mengakibatkan desakan otolith pada rambut yang menimbulkan impuls yang akan dikirim ke otak. sakit. Gbr. panas. dingin. Selain itu sel-sel dari lapisan granulosum umumnya menghasilkan pigmen hitam(melanin).

Penampang kulit manusia beserta reseptor-reseptornya Penyusun utama dari bagian dermis adalah jaringan penyokong yang terdiri dari serat yang berwarna putih dan serat yang berwarna kuning. sehingga kulit dapat mengembang. sebagai alat ekskresi. otot rambut mengerut dan rambut menjadi tegak. 2. Pada waktu dingin atau merasa takut. Reseptor untuk rasa sakit ujungnya menjorok masuk ke daerah epidermis. Di sebelah dalam dermis terdapat timbunan lemak yang berfungsi sebagai bantalan untuk melindungi bagian dalam tubuh dari kerusakan mekanik. Serat kuning bersifat elastis/lentur. ujung reseptornya terletak di dekat epidermis. Pada setiap pangkal akar rambut melekat otot penggerak rambut. Reseptor untuk rangsang sentuhan dan panas. ujungnya berada di dermis yang jauh dari epidermis. Akar rambut berhubungan dengan pembuluh darah yang membawakan makanan dan oksigen. serta pengatur suhu tubuh. Stratum germinativum mengadakan pertumbuhan ke daerah dermis membentuk kelenjar keringat dan akar rambut. Fungsi Kulit Kulit berfungsi sebagai alat pelindung bagian dalam. selain itu juga berhubungan dengan serabut saraf. sebagai alat peraba dengan dilengkapi bermacam reseptor yang peka terhadap berbagai rangsangan. Lidah mempunyai reseptor khusus yang berkaitan dengan rangsangan kimia.Gbr. Sehubungan dengan fungsinya sebagai alat peraba. Reseptor untuk tekanan. Lidah . misalnya otot dan tulang. kulit dilengkapi dengan reseptorreseptor khusus.

merupakan organ yang tersusun dari otot. bentuk dataran yang dikelilingi parit-parit. yaitu bentuk benang. Tonjolan itu dapat dikelompokkan menjadi tiga macam bentuk. dan di permukaan papila berbentuk benang. Epitelium pembau mengandung 20 juta sel-sel olfaktori yang khusus dengan aksonakson yang tegak sebagai serabut-serabut saraf pembau. Struktur lidah dan pembagian daerah perasanya Indra pembau berupa kemoreseptor yang terdapat di permukaan dalam hidung. dan reseptor pengecap berupa tunas pengecap. Tunas pengecap terdapat pada paritparit papila bentuk dataran. Reseptor pencium tidak bergerombol seperti tunas pengecap. di bagian samping dari papila berbentuk jamur. Permukaan atas lidah penuh dengan tonjolan (papila). Gbr. yaitu pada lapisan lendir bagian atas. . dan bentuk jamur. Permukaan lidah dilapisi dengan lapisan epitelium yang banyak mengandung kelenjar lendir. Di akhir setiap sel pembau pada permukaan epitelium mengandung beberapa rambut-rambut pembau yang bereaksi terhadap bahan kimia bau-bauan di udara. Tunas pengecap terdiri atas sekelompok sel sensori yang mempunyai tonjolan seperti rambut.

paratiroid.Gbr. yaitu hipofisis. Perubahan yangdikontrol oleh hormon biasanya merupakan perubahan yang memerlukan waktu panjang. Struktur indera pembau Hormon adalah zat kimia yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin atau kelenjar buntu. kelenjar adrenalin (anak ginjal). Kelenjar ini merupakan kelenjar yang tidak mempunyai saluran sehingga sekresinya akan masuk aliran darah dan mengikuti peredaran darah ke seluruh tubuh. Apabila sampai pada suatu organ target. Kelenjar Endokrin dan Hormon yang Dihasilkan Dalam tubuh manusia ada tujuh kelenjar endokrin yang penting. tiroid. a. Contohnya pertumbuhan dan pemasakan seksual. ovarium. dan testis. maka hormon akan merangsang terjadinya perubahan. Hipofisis . pankreas. Pada umumnya pengaruh hormon berbeda dengan saraf. 1.

Tabel 11. Oleh karena itu kelenjar hipofisis disebut master gland. Kekurangan tiroksin menurunkan kecepatan metabolisme sehingga pertumbuhan lambat dan kecerdasan menurun. Kelenjar-kelenjar endokrin dalam tubuh manusia Tabel 11. Hipofisis bagian anterior Hormon yang dihasilkan kelenjar hipofisis bagian anterior dan fungsinya dapat dilihat pada Tabel 11. yaitu bagian anterior. . dan bagian posterior 1. Produksi tiroksin yang berlebihan menyebabkan penyakit eksoftalmik tiroid (Morbus Basedowi) dengan gejala sebagai berikut. bagian tengah.Kelenjar ini terletak pada dasar otak besar dan menghasilkan bermacam-macam hormon yang mengatur kegiatan kelenjar lainnya. Hipofisis bagian posterior Hormon yang dihasilkan dan fungsinya dapat dilihat pada Tabel 11. dan merasa demam.4 Bagian Posterior Hormon dan Fungsi Hormon yang Dihasilkan Hipofisis 3. Kekurangan iodium dalam makanan dalam waktu panjang mengakibatkan pembesaran kelenjar gondok karena kelenjar ini harus bekerja keras untuk membentuk tiroksin.5 b. 2. Gejala lain yang nampak adalah bola mata menonjol keluar (eksoftalmus) dan kelenjar tiroid membesar. Apabila hormon ini banyak dihasilkan maka menyebabkan kulit menjadi hitam. Hipofisis bagian tengah Menghasilkan hormon perangsang melanosit atau Melanosit Stimulating Hormon MSH). Tiroksin mengandung banyak iodium. Tiroid (Kelenjar Gondok) Tiroid merupakan kelenjar yang berbentuk cuping kembar dan di antara keduanya dapat daerah yang menggenting. Gbr. gelisah. Kelenjar hipofisis dibagi menjadi tiga bagian. gugup. kecepatan metabolisme meningkat.4. Kekurangan iodium yang masih ringan dapat diperbaiki dengan menambahkan garam iodium di dalam makanan. Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroksin yang mempengaruhi metabolisme sel tubuh dan pengaturan suhu tubuh. yaitu kelainan fisik dan mental yang menyebabkan anak tumbuh kerdil dan idiot. denyut nadi bertambah. Bila ini terjadi pada anak-anak mengakibatkan kretinisme.5. Kelenjar ini terdapat di bawah jakun di depan trakea.

dan diikuti dengan rambut berdiri. Gejala lainnya adalah melebarnya saluran bronkiolus. sukar tidur. Selain menghasilkan sel telur. produksi adrenalin meningkat sehingga denyut jantung meningkat dan memompa darah lebih banyak. ovarium juga menghasilkan hormon. e. 1. nafsu makan berkurang. terasa sakit di dalam tubuh. yaitu bagian luar (korteks) dan bagian tengah (medula). Pada orang yang terserang penyakit ini tulang mudah sekali patah. Kelenjar Adrenal l Suprarenal l Anak Ginjal Kelenjar ini berbentuk bola. muntahmuntah. Pankreas Ada beberapa kelompok sel pada pankreas yang dikenal sebagai pulauLangerhans berfungsi sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon insulin. Pada setiap ginjal terdapat satu kelenjar suprarenal dan dibagi atas dua bagian. gelisah. kelopak mata terbuka lebar. Penyakit ini disebut von Recklinghousen. Kekurangan hormon ini akan menyebabkan penyakit diabetes. melebarnya pupil mata. menempel pada bagian atas ginjal. kejang di tangan dan kaki. Estrogen . Selain menghasilkan insulin. Hormon ini berfungsi mengatur konsentrasi glukosa dalam darah. jari-jari tangan membengkok ke arah pangkal. Hormon dan Fungsi Hormon yang Dihasilkan Kelenjar Adrenal f. Hormon dan pengaruh hormon yang dihasilkan kelenjar adrenal dapat dilihat pada Tabel. dan kesemutan. Kekurangan hormon ini menyebabkan tetani dengan gejala: kadar kapur dalam darah menurun. Dalam keadaan ketakutan atau dalam keadaan bahaya. mual. Tumor paratiroid menyebabkan kadar parathormon terlalu banyak di dalam darah. Kelenjar ini menghasilkan parathormon yang berfungsi mengatur kandungan fosfor dan kalsium dalam darah.c. Hal ini mengakibatkan terambilnya fosfor dan kalsium dalam tulang. Paratiroid l Kelenjar Anak Gondok Paratiroid menempel pada kelenjar tiroid. d. Kelebihan glukosa akan dibawa ke sel hati dan selanjutnya akan dirombak menjadi glikogen untuk disimpan. sehingga urin banyak mengandung kapur dan fosfor. Ada dua macam hormon yang dihasilkan ovarium yaitu sebagai berikut. Ovarium Ovarium merupakan organ reproduksi wanita. pankreas juga menghasilkan hormon glukagon yang bekerja antagonis dengan hormon insulin. Kerusakan pada bagian korteks mengakibatkan penyakit Addison dengan gejala sebagai berikut: timbul kelelahan.

Tanda-tanda kelamin sekunder adalah ciri-ciri yang dapat membedakan wanita dengan Aria tanpa melihat kelaminnya. yaitu saraf dan faktor bahan kimia. Ada dua faktor yang berfungsi mengatur sekresi hormon. mempunyai kumis. Contohnya. kedua hormon ini dapat mempertahankan kehamilan. Pembentukannya dirangsang oleh LH dan berfungsi menyiapkan dinding uterus agar dapat menerima telur yang sudah dibuahi. Organisme bereproduksi melalui 2 Cara : 1. Faktor Saraf Bagian medula kelenjar suprarenal mendapat pelayanan dari saraf otonom. sekresi insulin dipengaruhi oleh jumlah glukosa di dalam darah. Faktor Kimia Susunan bahan kimia atau hormon lain dalam aliran darah mempengaruhi sekresi hormon tertentu. testis berfungsi sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon androgen. Pembentukan estrogen dirangsang oleh FSH.Hormon ini dihasilkan oleh Folikel Graaf. a. Testis Seperti halnya ovarium. testis adalah organ reproduksi khusus pada pria. perkembangan pinggul dan payudara pada wanita dan kulit menjadi bertambah halus. Fungsi estrogen ialah menimbulkan dan mempertahankan tanda-tanda kelamin sekunder pada wanita. dan jakun. Dengan demikian. Selain menghasilkan sperma. b. 2. Misalnya suaranya membesar. Contohnya. Progesteron Hormon ini dihasilkan oleh korpus luteum. g. yaitu testosteron. Plasenta membentuk estrogen dan progesteron selama kehamilan guna mencegah pembentukan FSH dan LH. STEM REPRODUKSI Reproduksi merupakan proses menghasilkan individu baru dari organisme sebelumnya. Oleh karma itu sekresinya diatur oleh saraf otonom. Testosteron berfungsi menimbulkan dan memelihara kelangsungan tanda-tanda kelamin sekunder. Repoduksi aseksual (vegetatit) .

Individu baru (keturunannya) yang terbentuk mempunyai ciri dan sifat yang sama dengan induknya. 2. Kemudian tunas ini akan lepas dari induknya dan dapat hidup sebagai individu baru. Peristiwa fragmentasi bergantung pada kemampuan regenerasi yaitu kemampuan memperbaiki jaringan atau organ yang telah hilang. Pembentukan tunas Organisme tertentu dapat membentuk tunas. Propagasi vegetatif Istilah propagasi vegetatif diberikan untuk reproduksi vegetatif/tumbuhan berbiji. paku. sel yang mengalami skizogoni disebut skizon. Contoh : . yaitu : 1. maka spora akan berkecambah dan tumbuh menjadi individu baru. 5.Pada pembelahan sel bakteri. . 4. 2. Fisi Pembentukan spora Pembentukan tunas Fragmentasi Propagasi vegetatif 1. lumut. Dibentuk di dalam tubuh induknya dengan cara pembelahan sel.Adalah terbentuknya individu baru tanpa melakukan peleburan sel kelamin. berupa tonjolan kecil yang akan berkembang dan kemudian mempunyai bentuk seperti induknya dengan ukuran kecil. Individu-individu sejenis yang terbentuk secara reproduksi aseksual dikatakan termasuk dalam satu klon.Pada Plasmodum. Pada proses fisi individu terbelah menjadi dua bagian yang sama. 5. algae berbentuk benang. kemudian setiap bagian akan tumbuh menjadi individu baru yang sama seperti induknya. Fragmentasi terjadi antara lain pada hewan spons (Porifera). cacing pipih. 3. Pembentukan tunas merupakan ciri khas sel ragi dan Hydra (sejenis Coelenterata). sehingga anggota dari satu klon mempunyai susunan genetik yang sama. sporozoa (salah satu kelas protozoa) dan kadang-kadang juga dihasilkan oleh bakteri. spora dihasilkan oleh jamur. Pembentukan spora 2. Fragmentasi Kadang-kadang satu organisme patah menjadi dua bagian atau lebih. Proses ini disebut skizogoni. Reproduksi seksual (generatif) Umumnya melibatkan persatuan sel kelamin (gamet) dari 2 individu yang berbeda jenis kelamin. 3. yaitu inti sel membelah berulang kali dan kemudian setiap anak inti dikelilingi sitoplasma. Pada proses propagasi bila bagian tubuh tanaman terpisah maka bagian tersebut . Bila kondisi lingkungan baik. reproduksi dengan fisi berganda. Fisi Fisi terjadi pada organisme bersel satu. Reproduksi aseksual dapat dibagi atas lima jenis. 4.

c. e. dan disebut isogamet. tulip dan bawang. bunga iris. kunyit. Contoh: kentang dan Caladium. Akar tinggal atau rizom Rizom adalah batang yang menjalar di bawah tanah. digunakan sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan sehingga bentuknya membesar. Umbi batang Umbi batang adalah batang yang tumbuh di bawah tanah. jahe dan kencur. misalnya: pohon pisang. Bila salah satu lebih besar dari lainnya disebut anisogamet. dan masing-masing tunas ini dapat menjadi anakan tanaman. b. Tunas liar Tunas liar terjadi pada tumbuhan yang daunnya memiliki bagian meristem yang dapat menyebabkan terbentuknya tunas-tunas baru di pinggir daun. Contoh: tunas cocor bebek (Kalanchoe pinnata) dan begonia. ruas dan antar ruas. Stolon Stolon adalah batang yang menjalar di atas tanah. sehingga terjadi percampuran materi genetik yang memungkinkan terbentuknya individu baru dengan sifat baru. Di sepanjang stolon dapat tumbuh tunas adventisia (liar). Organ yang berfungsi untuk alat reproduksi generatif adalah bunga. Propagasi vegetatif alamiah dapat terjadi dengan menggunakan organ-organ sebagai berikut : a. Umbi lapis diselubungi oleh sisik-sisik yang mirip kertas. dapat berumbi untuk menyimpan makanan maupun tak berumbi. tunas. beberapa jenis rumput. kedua macam gamet tersebut dapat dibedakan baik dari bentuk. pohon pinang dan pohon bambu. f. Peristiwa singami didahului dengan peristiwa fertilisasi (pembuahan) yaitu pertemuan sperma dengan sel telur. Rizom terdapat pada bambu. Pada organiseme sederhana tidak dapat dibedakan gamet jantan dan gamet betina karena keduanya sama. . rumput gajah dan strawberi. lengkuas. gamet jantan atau spermatozoa dan gamet betina atau sel telur. Pada reproduksi generatif terjadi persatuan dua macam gamet dari dua individu yang berbeda jenis kelaminnya. Contoh: tumbuhan lili.mata tunas yang akan berkembang menjadi tanaman baru. Pada organisme tingkat tinggi mempunyai dua macam gamet. Tunas yang tumbuh di sekitar pangkal batang Tunas ini membentuk numpun. Peleburan dua macam gamet tersebut disebut singami. Ciri rizom adalah adanya daun yang mirip sisik. kondisi gamet yang demikian disebut heterogamet. d. Umbi lapis Umbi lapis adalah batang pendek yang berada di bawah tanah. Pada umbi terdapat mata tunas .akan berkembang menjadi satu/lebih tanaman baru. Contoh: pada rumput teki. dahlia. ukuran dan kelakuannya.

yaitu serbuk sari (pollen) 4. Putik (pistilus) terdiri atas : a. c.Gbr. SEL INDUK BUTIR SERBUK (DIPLOID) . Kelopak (kalik) 2. b. b. Benang sari (stamen) terdiri dari : a. Bunga dan bagian-bagian penyusunnya TABEL BAGIAN-BAGIAN BUNGA BAGIAN BUNGA 1. Mahkota (korola) 3. tangkai putik (stilus) kepala putik (stigma) bakal buah (ovarium) di dalam bakal buah terdapat bakal biji (ovule) Bagaimana pembentukan gamet pada Angiosperma ? Pembentukan butik serbuk terjadi di dalam kantung serbuk. Di dalam kantung serbuk terdapat banyak sel induk butir serbuk yang diploid. tangkai sari (filamen) kepala sari (antera) terdiri atas 4 kantong sari Sebagai penghasil gamet betina FUNGSI Melindungi kuncup bunga Menarik perhatian serangga Sebagai penghasil gamet jantan. Sel induk butik serbuk ini kemudian akan membelah secara meiosis menjadi 4 sel butir serbuk (mikrospora) yang haploid. Seperti pada bagan berikut.

Contoh : pada tanaman air. c. Dari sel yang berjumlah 8 ini. Menurut asal serbuk sari. Perantara angin disebut anemogami. rumput-rumputan. 3 sel akan bergerak menuju arah yang berlawanan dengan mikropil. Perantara manusia disebut antropogami. b. Perantara air disebut hidrogami. kecil dan kering. Dari 3 sel (yang menuju dekat mikropil) yang terakhir ini dua menjadi sinergid dan satu sel lagi menjadi sel telur. Contoh : penyerbukan vanilli di Indonesia. Bila serangga ⇒ entomogami burung ⇒ ornitogami siput ⇒ malakogami kelelawar ⇒ kiroptorogami d.¯ Membelah secara Miosis EMPAT SEL BUTIR SERBUK (HAPLOID) ¯ Masing-masing inti butir serbuk membelah secara mitosis SATU INTI VEGETATIF DAN SATU INTI GENERATIF Gamet betina dibentuk di dalam bakal biji (ovule) atau kantung lembaga. Contoh : pada pinus. 2 sel lainnya menjadi kandung tembaga sekunder. penyerbukan dibedakan menjadi 4 : . Sel ini akan membelah secara meiosis dan dari satu sel induk kantung lembaga membentuk 4 sel yang haploid. dan 3 sel terakhir menuju ke dekat mikropil. Dalam keadaan seperti ini kandung lembaga sudah masak dan siap untuk dibuahi. Selanjutnya. Perantara hewan disebut zoogami. Pada bagian ini terdapat sel induk megaspora (sel induk kantug lembaga) yang diploid. Skema : Penyerbukan dapat terjadi dengan berbagai perantara : a. dapat terjadi bila butir serbuknya amat ringan. damar. Putik yang sudah masak biasanya mengeluarkan cairan lengket pada ujungnya yang berfungsi sebagai tempat melekatnya serbuk sari. Tiga sel akan mereduksi dan lenyap tinggal satu yang berkembang. sel ini membelah secara mitosis 3 kali dan terbentuklah 8 sel.

jagung 2. yang dapat dibedakan atas: a... hal ini disebabkan karena: 1.(protogini). Alogami (penyerbukan silang) Bila serbuk sari berasal dari bunga pohon lain yang masih satu spesies.. Bila terjadi pada saat bunga belum mekar disebut kleistogami. Contoh : vanili b. bawang Bombay. yaitu : 1. Satu inti sperma lain membuahi inti kandung lembaga Þ endosperma (makanan cadangan bagi embrio). Contoh : kopi. Melalui peleburan sperma dan ovum (amfimiksis) 2. : Bila pada satu spesies. inti vegetatif mati Þ satu inti sperma membuahi sel telur Þ embrio. Serbuk sari masak lebih dahulu daripada putiknya. Autogami (penyerbukan sendiri) Serbuk sarinya berasal dari satu bunga yang sama. yaitu .. . : embrio terbentuk dari sel telur yang tidak dibuahi. inti vegetatif dan inti generatif) berjalan ke arah mikropil (pintu kandung lembaga) Þ inti generatif membelah Þ 2 inti sperma Þ sampai di mikropil. Didesious c. Embrio pada tumbuhan berbiji tertentu dapat terbentuk karena beberapa sebab. Apogami b. Embrio adventif : embrio yang terbentuk berasal dari kandung lembaga. alat kelamin jantan dan betinanya terpisah Contoh : salak dan melinjo (Gnetum Arremon) : Bila panjang antara tangkai benang sari dan tangkai putik tidak sama dan berbeda jauh.. Geitonogami (penyerbukan tetangga) Bila serbuk sari berasal dari bunga lain yang berada dalam satu pohon (satu individu).Partenogenesis c. Putik masak lebih dahulu daripada serbuk sari.. : Bila bentuk bunga tidak memungkinkan serbuk sari jatuh ke kepala putik.(protandri). Heterostili d... Kadang-kadang terjadi kegagalan penyerbukan dan pada beberapa jenis tumbuhan tidak mungkin terjadi autogami. Dikogami : Bila waktu masaknya putik dan serbuk sari tidak bersamaan. : merupakan embrio yang terbentuk dari sel nuselus.a. c. kina dan kaca piring. Tidak melalui peleburan sperma dan ovum (apomiksis). Misalnya : dari sinergid dan antipoda.. b. Penyebabnya adalah sebagai berikut : a. Herkogami Proses Penyerbukan dan Pembuahan Butir serbuk/serbuk sari Þ menempel pada kepala putik Þ membentuk buluh serbuk (2 inti. Karena pembuahannya berlangsung dua kali maka pembuahan pada Angiospermae disebut pembuahan ganda.Contoh : seledri.

Misalnya : pada jenis-jenis burung dan ikan. 2. untuk menyalurkan sperma menggunakan ujung kloaka. Pada mammalia jantan. Peristiwa ini sering dijumpai pada nangka. maka akan terbentuk lebih dari satu embrio dalam satu biji. Apomiksis dan amfimiksis dapat terjadi bersamaan.. jeruk dan mangga.. disebut poliembrioni. Tiga mati.. Ovovivipar/bertelur dan beranak : . sedang pada bangsa burung misalnya : bebek.dengan .Bila embrio berkembang di dalam telur yang diinkubasi dalam tubuh. alat kelaminnya disebut penis pada reptil seperti cecak dan kadal menggunakan hemipenis (penis palsu)... Arkegonium ini bermuara pada satu ruang arkegonium.. Sel-sel tersebut bermeiosis dari setiap sel induk terbentuk 4 butir serbuk yang bersayap.. karena tiap-tiap inti sperma membuahi satu sel telur. Pada strobilus betina terdapat banyak arkegonium. .. Pada vertebrata yang hidup di air melakukan fertilisasi di luar tubuh (fertilisasi eksternal). Proses Penyerbukan dan Pembuahan Strobilus jantan ⇒ serbuk sari ⇒ jatuh pada tetes penyerbukan (ujung putik) ⇒ buluh serbuk ⇒ membelah ⇒ inti tabung dan inti spermatogen⇒ inti spermatogen ⇒ membelah ⇒ dua inti sperma ⇒ membuahi sel telur di dalam ruang arkegonium ⇒ zigot ⇒ lembaga di dalam biji ⇒tumbuhan baru. Di dalam strobilus jantan terdapat banyak anteridium yang mengandung sel-sel induk butir serbuk. Yang hidup di darat melakukan pembuahan di dalam tubuh (fertilisasi internal). Pada tiap-tiap arkegonium terdapat satu sel induk lembaga yang bermeiosis sehingga terbentuk 4 sel yang haploid. Pembuahan pada gymnospermae disebut pembuahan tunggal. Organ reproduksi pada gymnospermae disebut konus atau strobilus. Ovipar/bertelur : . dan satu sel hidup sebagai sel telur.. Contoh : ikan dan katak.Bila embrio berkembang di dalam telur.. Pada hewan yang melakukan fertilisasi internal dikenal adanya 3 macam perkembangan embrio 1...bagian selain kandung lembaga.

sel Sertoli yang berfungsi memberi makan spermatozoa juga sel Leydig yang .. Uterus merupakan saluran berongga yang lebih besar dengan bagian ujungnya bersatu membentuk saluran sempit yaitu vagina. 1. Alat Reproduksi Mammalia Betina Contoh : pada manusia.. Pria menghasilkan gamet jantan atau spermatozoa yang berukuran sangat kecil dan berbentuk menyerupai berudu. Dalam ovarium terdapat folikel Grad yang akan berkembang menjadi sel telur (ovum).nutrisi dari induknya melalui plasenya. Pada hewan berkantung (Marsupialia). bertelur. setelah menetas anaknya baru disusui. Yang berkaitan dengan produksi sperma terdiri dari sepasang kelenjar kelamin yang disebut testis yang disimpan dalam kantung disebut skrotum/kantung pelir. kemudian menyusu dalam kantung sampai mandiri... contoh : kanguru. misalnya : pada hewan paruh bebek (Platypus). Untuk keluar tubuh spermatozoa melewati saluran epididimis.. anaknya lahir muda (amat prematur) kemudian merayap masuk. . Pada umumnya mammalia melahirkan anaknya (vivipar) dan kemudian menyusui anaknya sampai anaknya mandiri. kantung induknya. Beberapa perkecualian. Pada tubulus seminiferus testis terdapat sel-sel induk spermatozoa atau spermatogonium. Vivipar/beranak : .. mencari putting susu.. Di dalam testis terdapat saluransaluran halus yang disebut tubulus seminiferus yang merupakan tempat pembentukan spermatozoa. Palo pertemuan uretra dengan vas deferens terdapat kelenjar prostat dan di sebelah belakangnya terdapat kelenjar cowper. Ovarium dihubungkan dengan uterus (rahim) oleh suatu saluran yang disebut tabung fallopii (Tuba fallopii). 3.sumber nutrisi berasal dari telur.Misalnya : pada beberapa jenis mammalia. Kedua kelenjar tersebut berfungsi menghasilkan sekret untuk memberi nutrisi dan mempermudah gerakan spermatozoa. Alat Reproduksi Mammalia Jantan Contoh : pada manusia. Saluran ini kemudian melebar menjadi vas deferens yang bermuara pada uretra.Misalnya : pada beberapa jenis ikan hiu.. Reproduksi Manusia Alat Reproduksi pada pria maupun wanita pada dasarnya sama dengan alat reproduksi pada mamalia lain..Bila embrio tumbuh dan berkembang di dalam uterus dan mendapat... 2. Proses pembentukan dan pemasakan spermatozoa disebut spermatogenesis.. Pada manusia terdapat sepasang kelenjar kelamin yaitu ovarium yang berfungsi menghasilkan sel telur. sedangkan wanita menghasilkan sel telur (ovum) yang dibentuk di dalam ovarium. .

Folikel Graaf menghasilkan hormon estrogen. Oogonium akan berkembang menjadi oosit primer. Di dalam ovarium janin sudah terkandung sel pemula atau oogonium. Pengaruh Hormon dalam Oogenesis Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon FSH yang merangsang pertumbuhan sel-sel folikel di sekeliling ovum. Hormon estrogen merangsang kelenjar hipofisis untuk mensekresikan hormon LH. Spermatozoa akan keluar melalui uretra bersama-sama dengan cairan yang dihasilkan oleh kelenjar vesikula seminalis. seorang laki-laki dapat mengeluarkan 300 . Proses Spermatogenesis : Spermatogonium berkembang menjadi sel spermatosit primer. Ovum yang matang diselubungi oleh sel-sel folikel yang disebut Folikel Graaf. sel sertoli akan menghasilkan hormon inhibin untuk memberi umpan balik kepada hipofisis agar menghentikan sekresi FSH dan LH. LH merangsang sel Leydig untuk menghasilkan hormon testosteron. menghasilkan 2 sel yang berbeda ukurannya. Spermiogenesis terjadi di dalam epididimis dan membutuhkan waktu selama 2 hari. membentuk 2 badan polar. spermatosit sekunder membelah lagi menghasilkan spermatid. Proses pembentukan spermatozoa dipengaruhi oleh kerja beberapa hormon. Proses pemasakan spermatosit menjadi spermatozoa disebut spermiogenesis. Sel yang lebih besar yaitu oosit sekunder. Sel yang lebih kecil. Oosit primer kemudian mengalami masa istirahat hingga masa pubertas. maka ABP testosteron (Androgen Binding Protein Testosteron) tidak diperlukan lagi. FSH merangsang sel Sertoli untuk menghasilkan ABP (Androgen Binding Protein) yang akan memacu spermatogonium untuk memulai proses spermatogenesis. Spermatozoa bersama cairan dari kelenjar-kelenjar tersebut dikenal sebagai semen atau air mani. Ovum berukuran lebih besar dari badan polar kedua. spermatid berdiferensiasi menjadi spermatozoa masak. kelenjar prostat dan kelenjar cowper. yaitu badan polar pertama membelah lebih lambat.400 juta sel spermatozoa. Selanjutnya folikel yang sudah kosong dirangsang . Sel spermatosit primer bermiosis menghasilkan spermatosit sekunder. Pada masa pubertas terjadilah oogenesis. androgen/testosteron memacu tumbuhnya sifat kelamin sekunder. Pada masa pubertas. melakukan pembelahan meiosis kedua yang menghasilkan ovum tunggal dan badan polar kedua. Oosit primer membelah secara meiosis.terdapat di antara tubulus seminiferus yang berfungsi menghasilkan testosteron. hormon LH merangsang terjadinya ovulasi. Saat bayi dilahirkan oosit primer dalam fase profase pada pembelahan meiosis. Bila spermatogenesis sudah selesai. Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon perangsang folikel (Folicle Stimulating Hormone/FSH) dan hormon lutein (Luteinizing Hormone/LH). Pada waktu ejakulasi.

Periode ini disebut fase luteal. Umumnya siklus menstruasi terjadi secara periodik setiap 28 hari (ada pula setiap 21 hari dan 30 hari) yaitu sebagai berikut : Pada hari 1 sampai hari ke-14 terjadi pertumbuhan dan perkembangan folikel primer yang dirangsang oleh hormon FSH. Pada seat tersebut sel oosit primer akan membelah dan menghasilkan ovum yang haploid. ovulasi hanya berlangsung sampai umur sekitar 45 . sedangkan pada siklus estrus. Seorang wanita hanya mampu menghasilkan paling banyak 400 ovum selama hidupnya. Sedang pada mamalia lain terjadi siklus estrus. LH merangsang folikel yang telah kosong untuk berubah menjadi badan kuning (Corpus Luteum). selain itu progesteron juga berfungsi menghambat pembentukan FSH dan LH. Setiap bulan wanita melepaskan satu sel telur dari salah satu ovariumnya. Bila sel telur ini tidak mengalami pembuahan maka akan terjadi perdarahan (menstraasi).oleh LH untuk menjadi badan kuning atau korpus luteum. sehingga aklurnya tidak membentuk progesteron lagi. Catatan : Pada laki-laki spermatogenesis terjadi seumur hidup. Saat folikel berkembang menjadi folikel Graaf yang masak. sampai kemudian terhenti sama sekali. endomentrium akan direabsorbsi oleh tubuh. Pada wanita. akibatnya korpus luteum mengecil dan menghilang. jika tidak terjadi pembuahan maka lapisan endometrium pada uterus akan luruh keluar tubuh. pada siklus menstruasi. selain itu estrogen menghambat pembentukan FSH dan memerintahkan hipofisis menghasilkan LH yang berfungsi merangsang folikel Graaf yang masak untuk mengadakan ovulasi yang terjadi pada hari ke-14. Saat wanita tidak mampu lagi melepaskan ovum karena sudah habis tereduksi. jika tidak terjadi pembuahan. Estrogen yang keluar berfungsi merangsang perbaikan dinding uterus yaitu endometrium yang habis terkelupas waktu menstruasi. waktu di sekitar terjadinya ovulasi disebut fase estrus. Bedanya.5O tahun. Masa ini disebut menopause Siklus menstruasi terjadi pada manusia dan primata. Badan kuning menghasilkan hormon progesteron yang berfungsi mempertebal lapisan endometrium yang kaya dengan pembuluh darah untuk mempersiapkan datangnya embrio. proses oogenesis mulai kembali. Korpus luteum kemudian menghasilkan hormon progresteron yang berfungsi menghambat sekresi DSH dan LH. menstruasi pun menjadi tidak teratur lagi. meskipun ovarium seorang bayi perempuan sejak lahir sudah berisi 500 ribu sampai 1 juta oosit primer. pembentukan progesteron berhenti . akibatnya FSH mulai terbentuk kembali. Kemudian korpus luteum mengecil dan hilang. Selain itu.Menstruasi terjadi secara perfodik satu bulan sekali. folikel ini juga menghasilkan hormon estrogen yang merangsang keluarnya LH dari hipofisis. dan pelepasan spermatozoa dapat terjadi setiap saat.

Enam hari setelah fertilisasi. enam belas dan seterusnya. Hormon ini melindungi . zigot membelah secara mitosis menjadi dua. banyak mengandung pembuluh darah. delapan. Pada hari ke-4 atau ke-5 sesudah ovulasi. dindingnya tebal. hormon progesteron merangsang pertumbuhan uterus. Pada saat 32 sel disebut morula. serta mengeluarkan sekret seperti air susu (uterin milk) sebagai makanan embrio. Blastosit ini bergerak menuju uterus untuk mengadakan implantasi (perlekatan dengan dinding uterus). blastosit sampai di rongga uterus. empat. endometrium menjadi mengering dan selanjutnya akan terkelupas dan terjadilah perdarahan (menstruasi) pada hari ke-28. maka FSH mulai terbentuk lagi dan terjadilan proses oogenesis kembali. bentuk ini kemudian disebut blastosit. Fase ini disebut fase perdarahan atau fase menstruasi. lunak. Gambar : Siklus Menstruasi Peristiwa fertilisasi terjadi di saat spermatozoa membuahi ovum di tuba fallopii. trofoblas menempel pada dinding uterus (melakukan implantasi) dan melepaskan hormon korionik gonadotropin. sedangkan masa di dalamnya disebut simpul embrio (embrionik knot) merupakan calon janin.sehingga pemberian nutrisi kepada endometriam terhenti. terjadilah zigot. Lapisan terluar blastosit disebut trofoblas merupakan dinding blastosit yang berfungsi untuk menyerap makanan dan merupakan calon tembuni atau ari-ari (plasenta). di dalam morula terdapat rongga yang disebut blastosoel yang berisi cairan yang dikeluokan oleh tuba fallopii. Oleh karena tidak ada progesteron.

kecuali pada bagian tangkai badan. endoderm membentuk saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. tampak dua lapisan jaringan di sebelah luar disebut ektoderm. Kantung Kuning Telur (Yolk Sac) Kantung kuning telur merupakan pelebaran endodermis berisi persediaan makanan bagi hewan ovipar. alantois merupakan kantung kecil dan masuk ke dalam jaringan tangkai badan. Setelah semua membran dan plasenta terbentuk maka embrio disebut janin/fetus. 2. 1.kehamilan dengan cara menstrimulasi produksi hormon estrogen dan progesteron sehingga mencegah terjadinya menstruasi. . Pada mammalia dan manusia. Trofoblas kemudian menebal beberapa lapis. Ektoderm akan membentuk epidermis kulit dan sistem saraf. Pada manusia. b. c. karena kantung ini berisi persediaan makanan bagi embrio. sistem ekskresi dan sistem reproduksi. Korion Korion adalah dinding berjonjot yang terdiri dari mesoderm dan trofoblas. Semua bagian tubuh manusia akan dibentuk oleh ketiga lapisan tersebut. yaitu bagian yang akan berkembang menjadi tall pusat. Alantois Pada alantois berfungsi sebagai organ respirasi dan pembuangan sisa metabolisme. d. pada tangkai badan jonjot trofoblas masuk ke dalam daerah dinding uterus membentuk ari-ari (plasenta). Dengan demikian terbentuklah usus primitif dan kemudian terbentuk Pula kantung kuning telur (Yolk Sac) yang membungkus kuning telur. Embrio telah kuat menempel setelah hari ke-12 dari fertilisasi. otot. gunanya melindungi janin dari tekanan atau benturan. Di antara lapisan ektoderm dan endoderm terbentuk lapisan mesoderm. maka tidak berkembang. Amnion Amnion merupakan kantung yang berisi cairan tempat embrio mengapung. Endoderm tumbuh ke dalam blastosoel membentuk bulatan penuh. tetapi kantung ini sangat berguna pada hewan ovipar (bertelur). Ketiga lapisan tersebut merupakan lapisan lembaga (Germ Layer). di sebelah dalam endoderm. pada manusia hanya terdapat sedikit dan tidak berguna. mesoderm membentuk antara lain rangka. yaitu : a. Jonjot korion menghilang pada hari ke-28. sistem peredaran darah. permukaannya berjonjot dengan tujuan memperluas daerah penyerapan makanan. Pembuatan Lapisan Lembaga Setelah hari ke-12. kantung ini tidak berguna. Membran (Lapisan Embrio) Terdapat 4 macam membran embrio.

16 siklus haid). Cara ini dikenal dengan nama sistem kalender atau abstinensi. Pemencaran Organisme Makhluk hidup dapat menyebar dengan kisaran luas maupun sempit tergantung cara pemencarannya. dan tebal 2. Sterilisasi Sterilisasi dilakukan dengan mengikat/memotong saluran vas defereus dikenal dengan istilah vasektomi. progesteron makin sedikit. Plasenta atau Ari-Ari Plasenta atau ari-ari berbentuk seperti cakram dengn garis tengah 20 cm. Catatan : Makin tua kandungan. Ada organisme yang tersebar luas (organisme kosmopolit) misalnya : kecoa dan lumut. Menggunakan Alat Bantu Mencegah pertemuan ovum dengan spermatozoa. misalnya : kondom. meskipun begitu virus dan bakteri dapat melalui penghalang (barier) berupa jaringan ikat dan masuk ke dalam darah janin.3. makanan dan zat sisa antara ibu dan fetus. Hal ini berhubungan dengan sifat estrogen yang merangsang uterus untuk berkontraksi. antara lain: a. Hormon oksitosin yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis jugs berperan dalam merangsang kontraksi uterus menjelang persalinan. darah ibu tidak pernah berhubungan dengan darah janin. spiral. atau mengikat/memotong tuba fallopii dikenal dengan istilah tubektomi.5 cm. Pemencaran Tumbuhan . c. sedangkan progesteron mencegah kontraksi uterus. Plasenta berperan dalam pertukaran gas. ada pula yang hanya berada di suatu daerah tertentu (organisme endemik) misalnya :bunga Rafjlesia dan badak Jawa. dapat dilakukan dengan berbagai alat bantu. terdapat beberapa metode. tetapi setelah kelahiran hormon prolaktin yang dihasilkan kelenjar hipoftsislah yang merangsang produksi air susu. dan lain-lain. plasenta berukuran kurang dari 1 mm. jelly. Pada sistem hubungan plasenta. Progesteron dan estrogen juga merangsang pertumbuhan kelenjar air susu. b. jumlah estrogen di dalam darah makin banyak. Ukuran ini dicapai pada waktu bayi akan lahir tetapi pada waktu hari 28 setelah fertilisasi. Tanpa Alat Bantu Dengan cara tidak melakukan koitus pada masa subur wanita (hari 12 . Kontrasepsi adalah suatu cara yang bertujuan mencegah terjadinya pembuahan.

tulip. leli. rumput gajah. Contoh : kentang. bekicot dari Afrika menyebar ke Indonesia. Pemencaran dengan bantuan faktor luar Pemencaran Hewan Pemencaran hewan dapat terjadi karena hewan melakukan migrasi. d. Contoh : pada rumput teki. Pemencaran ini biasanya menggunakan alat pemencaran yang biasanya tidak memungkinkan penyebaran yang luas. e. Pemencaran secara tidak sengaja Contoh : kecoa dari Amerika menyebar ke mana-mana. karet. kunyit. Pemencaran secara sengaja Contoh : sapi perah asal Belanda dibawa ke Indonesia 2. misalnya : a. b. c. Contoh : bawang merah. . Umbi Lapis Merupakan batang dengan ruas-ruas yang sangat pendek dan sangat rapat. maka bijinya akan terpental keluar. Stolon atau Geragih Batang yang menjalar di atas tanah. lamtoro. yaitu pindah dari satu tempat ke tempat lain. bila keadaan lingkungan cocok. jarak. dahlia. yaitu : 1. kapri. ini mempunyai banyak tunas. Umbi Batang Bagian batang yang digunakan untuk menyimpan makanan umbi.Ada 2 cara pemencaran tumbuhan. Contoh : beberapa jenis rumput. mata tunas akan tumbuh menjadi tumbuhan baru. bakung. Contoh : petai. 1. Hewan dapat pula mengadakan pemencaran karena ulah manusia. Tunas tumbuh di sepanjang batang. Akar Rimpang atau Akar Tinggal (Rizom) Merupakan batang yang menjalar di bawah permukaan tanah. Pada setiap ruas terdapat lapisan sisik yang merupakan modifikasi dari daun. Pemencaran tanpa bantuan faktor luar 2. Gerak Higroskopik dari buah polong Buah polong akan pecah bila kering. caranya bisa sengaja atau tidak sengaja. lengkuas. strawberi.

Biasanya bijtanaman ini tidak dapat dicerna dan akan keluar bersama kotoran burung. Contohnya : kelapa (Cocos nucifera). Contoh : biji rumput-rumputan yang menempel pada baju/celana.Mammokori : pemencaran dengan perantara mamalia.biji terpencar karena tangkainya tergoyang angin. Contoh : beringin (Ficus benjamina). delima. contoh : alang-alang (Imperata cylindrica) dan kapok (Ceiba pentandra) .biji berbulu atau berambut. . nyamplung (Calophylum sp). Tanaman yang disebarkan dengan cara ini biasanya mempunyai struktur buah dengan 3 lapis kulit.Kiroptorokori : pemencaran dengan perantaraan kelelawar. . Zookori Pemencaran dengan perantaraan hewan .biji kecil dan ringan. tembakau (Nicotiana tabacum). Biji dapat terpencar jauh dari induknya. Contoh : kopi (Cofea tanaman sp). benalu (Loranthus sp). eksokarp (lapisan terluar). Anemokori Pemencaran biji dengan bantuan angin.Pemencaran secara sengaja. . alat pemencaran mempunyai ciri sebagai berikut : . licin dan berkilat dan kedap air.a. endokarp (lapisan dalam) yang keras dan kuat sebagai pelindung lembaga/embrio. Contoh : wijen (Sesamum sp). Antropokori Pemencaran dengan perantaraan manusia. mesokarp (lapisan tengah). Hidrokori Pemencaran biji dengan bantuan air. contoh : mahoni (Sweitenia mahagoni) dan damar(Agathis alba) buah bersayap. c. . tebal dan banyak rongga udara sehingga mengapung di air.Pemencaran secara tidak sengaja.biji bersayap. pepaya (Carica papaja). . Contoh : kelapa sawit dari Afrika ke Indonesia.Entomokori : pemencaran dengan perantaraan serangga. Bijinya mempmyai ciri ringan dan embrio/lembaganya mempunyai pelindung yang baik. contoh : Opium(Popover somniferum) b. d. Contoh : jambu biji (Psidium guajava). contoh : biji anggrek dan spora jamur .Ornitokori : pemencaran dengan perantaraan burung. . Dengan cara ini. contoh : meranti (Shorea sp) dan tanaman suku Dipterocarpaceae .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful