STRUKTUR HEWAN Dilihat dari segi jumlah sel, hewan dapat dibagi menjadi Protozoa (hewan bersel satu

) dan Metazoa (hewan bersel banyak). Pada hewan bersel banyak (termasuk manusia), kumpulan sel-sel yag memiliki bentuk dan fungsi yang sama akan membentuk jaringan, jaringan jaringan yang berbeda akan bergabung membentuk organ tubuh, organ-organ tubuh akan bergabung membentuk sistem organ tubuh, sistem organ tubuh akhirnya akan bergabung membentuk organisme (hewan). SEL ⇒ JARINGAN ⇒ ORGAN ⇒ SISTEM ORGAN ⇒ ORGANISME

JARINGAN EMBRIONAL Jaringan embrional, merupakan jaringan dari hasil pembelahan sel zigot. Jaringan embrional mengalami spesialisasi menjadi 3 lapisan jaringan (triploblastik), lapisan luar, ektoderm, lapisan tengah, mesoderm dan lapisan dalam entoderm. Contoh hewan triploblastik : Annelida, Mollusca, Arthropoda, Chordata. Atau menjadi 2 lapisan jaringan (diploblastik), lapisan ektoderm dan endoderm. Contoh hewan diploblastik : Coelenterata.

Lapisan-lapisan jaringan tersebut di atas kemudian akan berkembang menjadi organorgan tubuh dari suatu hewan.
JARINGAN EPITEL Jaringan epitel adalah jaringan yang melapisi permukaan tubuh, organ tubuh atau permukaan saluran tubuh hewan. Berdasarkan bentuk dan susunannya jaringan epitel dibagi menjadi 1. Epitel Pipih a. Epitel pipih selapis Contoh: pada pembuluh darah, alveolus, pembuluh limfe, glomerulus ginjal. b. Epitel banyak lapis Contoh: pada kulit, rongga mulut, vagina. 2. Epitel Kubus a. Epitel kubus selapis Contoh: pada kelenjar tiroid, permukaan ovarium. b. Epitel kubus banyak lapis Contoh:

pada saluran kelenjar minyak dan kelenjar keringat pada kulit.

1. Epitel kubus selapis 2. Epitel pipih selapis 3. Jaringan ikat (diambil dari lapisan allantois dan amnion embrio babi).

Gbr.

3. Epitel Silindris a. Epitel silindris selapis Contoh: pada lambung, jonjot usus, kantung empedu, saluran pernafasan bagian atas. b. Epitel silindris banyak lapis Contoh: pada saluran kelenjar ludah, uretra. c. Epitel silindris banyak lapissemu/epitel silindris bersilia Contoh: pada trakea, rongga hidung. 4. Epitel Transisional Merupakan bentuk epitel banyak lapis yang sel-selnya tidak dapat digolongkan berdasarkan bentuknya. Bila jaringannya menggelembung bentuknya berubah. Contoh: pada kandung kemih.
Gbr 3. Epitel transisional dari kandung kemih anjing.

Gbr. Epitel silindris banyak lapis bersilia . (tampak silia di tengah-tengah, diambil dari eaofagus janin).

A : kandung kemih kosong

B : kandung kemih berisi urine

Sebagai jaringan yang menutup seluruh permukaan luar dan dalam tubuh setiap organisme, jaringan epitel mempunyai fungsi sebagai berikut 1. 2. 3. 4. Sebagai Sebagai Sebagai Sebagai pelindung kelenjar penerima rangsang lalu lintas keluar masuknya zat

JARINGAN OTOT Jaringan otot tersusun atas sel-sel otot yang fungsinya menggerakkan organ-organ tubuh. Kemampuan tersebut disebabkan karena jaringan otot mampu berkontraksi. Kontraksi otot dapat berlangsung karena molekul-molekul protein yang membangun sel otot dapat memanjang dan memendek. Gambar 1 : Diagram susunan jaringan otot kerangka, dari keseluruhan otot sampai tingkat molekuler. Jaringan otot dapat dibedakan menjadi 3 macam : 1.Jaringan Otot Polos Jaringan otot polos mempunyai serabut-serabut (fibril) yang homogen sehingga bila diamati di bawah mikroskop tampak polos atau tidak bergaris-garis.

Kontraksi otot lurik berlangsung cepat bila menerima rangsangan. Fungsi otot jantung adalah untuk memompa darah ke luar jantung. saluran pernafasan. Fungsi otot lurik untuk menggerakkan tulang dan melindungi kerangka dari benturan keras. Kontraksinya menurut kehendak kita dan di bawah pengaruh saraf sadar. Bila otot polos dirangsang. Otot polos terdapat pada saluranpencernaan. Struktur Otot Polos 2. Dinamakan otot lurik karena bila dilihat di bawah mikroskop tampak adanya garis gelap dan terang berselang-seling melintang di sepanjang serabut otot.Jaringan Otot Lurik Nama lainnya adalah jaringan otot kerangka karena sebagian besar jenis otot ini melekat pada kerangka tubule. Serabut otot jantung (dari jantung orang dewasa) INGAN SARAF . Gbr. Gbr. 3. dinding pembuluh darah. berkontraksi sesuai dengan kehendak dan di bawah pengaruh saraf sadar. Gbr. reaksinya lambat.meskipun begitu kontraksi otot jantung secara refleks serta reaksi terhadap rangsang lambat. Serabut otot lurik (dari otot anak-anak).Otot polos berkontraksi secara refleks dan di bawah pengaruh saraf otonom.Jaringan Otot Jantung/Miokardium Jaringan otot ini hanya terdapat pada lapisan tengah dinding jantung. Strukturnya menyerupai otot lurik. Oleh sebab itu nama lain dari otot lurik adalah otot bergaris melintang.

Jaringan Ikat Jaringan ikat terdiri dari serabut. Sel Saraf Penghubung Merupakan penghubung sel saraf yang satu dengan sel saraf yang lain. Sel Saraf Motorik Berfungsi menghantarkan impuls motorik dari susunan saraf pusat ke efektor. Yang termasuk jaringan penguat adalah : 1. cabang dendrit dan cabang akson. 3. Konduktivitas artinya kemampuan sel saraf untuk membawa impulsimpuls saraf. Sel saraf mempunyai kemampuan iritabilitas dan konduktivitas. INGAN PENGUAT Jaringan penguat disebut juga jaringan penyokong atau jaringan penunjang. Sel Saraf Sensorik Berfungsi menghantarkan rangsangan dari reseptor (penerima rangsangan) ke sumsum tulang belakang.Jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf atau neuron. Terdapat 3 macam sel saraf 1. Iritabilitas artinya kemampuan sel saraf untuk bereaksi terhadap perubahan lingkungan. Gbr. cabang-cabang inilah yang menghubungkan tiap-tiap sel saraf sehingga membentuk jaringan saraf.Cairan ekstra seluler dan serabut disebut matriks. Sel saraf (neuron) dengan akson dan dendrit). sel-sel dan cairan ekstra seluler. Fungsi jaringan ikat adalah mengikat atau mempersatukan jaringan-jaringan . Tiap neuron/sel saraf terdiri atas badan sel saraf. 2.

ujung tulang rusuk yang melekat pada tulang dada dan pada ujung tulang panjang. Terdapat pada permukaan tulang sendi. 2.menjadi organ dan berbagai organ menjadi sistem organ. pada orang dewasa berasal dari selaput tulang rawan atau perikondrium yang banyak mengandung kondroblas atau pembentuk sel-sel tulang rawan. Tendon adalah ujung otot yang melekat pada tulang.Jaringan ikat longgar terdapat di sekitar organ-organ. b. Berdasarkan struktur dan fungsinya jaringan ikat dibedakan menjadi dua: a. tulang dengan tulang. b Kartilago fibrosa . karena terbuat dari serabut kolagen yang berwarna putih. Gbr. Jaringan ikat longgar Ciri-ciri : sel-selnya jarang dan sebagian jaringannya tersusun atas matriks yang mengandung serabut kolagen dan serabut elastis. menjadi selubung organ dan melindungi jaringan atau organ tubuh. fasia. . pembuluh darah dan saraf. Kartilago hialin merupakan bagian terbesar dari kerangka embrio juga membantu pergerakan persendian. Ligamen adalah jaringan ikat yang berperan sebagai penghubung antar tulang. Fungsinya untuk menghubungkan berbagai organ tubuh seperti otot dengan tulang-tulang. menguatkan saluran pernafasan. ligamen dan tendon. Ada 3 macam jaringan tulang rawan : a Kartilago hialin . juga memberikan perlindungan terhadap organ tubuh. cincin tulang rawan pada batang tenggorok dan cabang batang tenggorok. Kartilago hialin (dari embrio babi). Fungsinya untuk membungkus organ-organ tubuh. Jaringan Tulang Rawan (Kartilago) Jaringan tulang rawan pada anak-anak berasal dari jaringan embrional yang disebut mesenkim. Jaringan ikat padat Nama lainnya jaringan ikat serabut putih. Matriksnya bening kebiruan. selaput pembungkus otot. Fasia adalah jaringan ikat berbentuk lembaran yang menyelimuti otot. memberi kemungkinan pertumbuhan memanjang tulang pipa dan memberi kemungkinan tulang rusuk bergerak saat bernafas. Fungsinya untuk menyokong kerangka tubuh. pembuluh darah dan saraf. Jaringan ini terdapat pada selaput urat.

epiglottis. b. Contoh : tulang pipa. J aringan Tulang Jaringan tulang terdiri dari sel-sel tulang atau osteon yang tersimpan di dalam matriks. Gbr. bila matriks tulang rapat dan padat. Tulang keras.Kartilago elastik Matriksnya berwarna keruh kekuning-kuningan. Keping-keping darah (trombosit) . Tulang dapat dibagi menjadi 2 macam : a. Kartilago fibrosa (dari tulang lutut manusia). matriksnya terdiri dari zat perekat kolagen dan endapan garam-garam mineral terutama garam kalsium (kapur). karena berupa cairan. Tulangmerupakan komponen utama dari kerangka tubuh dan berperan untuk melindungi alat-alat tubuh dan tempat melekatnya otot kerangka. Fungsi utama untuk memberikan proteksi dan penyokong. bila matriksnya berongga. Contoh : tulang pendek. b. persendian tulang pinggang. Jaringan ini terdapat pada dawn telinga. pembuluh eustakius dan laring.Matriksnya berwarna gelap dan keruh. 3. pada calmam antar ruas tulang belakang dan pada pertautan antar tulang kemaluan kiri dan kanan. Jaringan Darah Jaringan darah merupakan jaringan penyokong khusus. c. Bagian-bagian dari jaringan darah adalah : a. 4. Sel darah Dibagi menjadi sel darah merah (eritrosit) berfungsi untuk mengangkut oksigen dan sel darah putih (lekosit) berfungsi untuk melawan benda-benda asing yang masuk ke dalam tubuh. Tulang spons. Jaringan ini terdapat pada perekatan ligamen-ligamen tertentu pada tulang.

Berfungsi dalam proses pembekuan darah.

c.

Plasma darah Komponen terbesar adalah air, berperan mengangkut sari makanan, hormon, zat sisa hasil metabolisms, antibodi dan lain-lain.

5. Jaringan Limfe/Getah Bening Asal jaringan limfe adalah bagian dari darah yang keluar dari pembuluh darah, komponen terbesarnya adalah air dimana terlarut zat-zat antara lain glukosa, garam-garam, asam lemak. Komponen selulernya adalah limfosit. Jaringan limfe menyebar ke seluruh tubuh melalui pembuluh limfe. Fungsi jaringan limfe selain untuk kekebalan tubuh (adanya limfosit) juga untuk mengangkut cairan jaringan, protein, lemak, garam mineral dan zat-zat lain dari jaringan ke sistem pembuluh darah. JARINGAN LEMAK Nama lainnya adalah jaringan adiposa, jaringan ini terdapat di seluruh tubuh. Fungsinya untuk menyimpan lemak untuk cadangan makanan, dan mencegah hilangnya panas secara berlebihan. Kumpulan dari berbagai macam jaringan dan melaksanakan suatu tugas tertentu akan membentuk organ. Derajat dari organisme ditentukan dari makin beragamnya organ yang dimiliki. Beberapa organ tubuh 1. USUS Merupakan bagian dari sistem pencernaan. Disusun dari beberapa jaringan, susunan dari luar ke dalam adalah: a. Jaringan ikat serosa, fungsinya untuk menggantungkan usus ke organ lain b. Jaringan otot polos memanjang c. Jaringan otot polos melingkar d. Jaringan ikat longgar e. Jaringan otot polos mukosa f. Jaringan ikat longgar mukosa g. Jaringan epitel silindris yang merupakan jaringan terdalam dari rongga usus Di samping jaringan-jaringan tersebut di atas terdapat juga jaringan-jaringan lain (jaringan saraf, jaringan darah dan lain-lain) yang menunjang kerja usus.

Gambar 1 : Susunan umum organ saluran cerna (usus).

2. TRAKEA/BATANG TENGGOROK Merupakan bagian dari sistem pernafasan. Trakea disusun atas 3 lapis jaringan, dari luar ke dalam : a. Jaringan ikat padat b. Jaringan rulang rawan dan jaringan otot polos c. Jaringan epitel silindris berlapis banyak bersilia

SISTEM ORGAN Kumpulan dari berbagai organ dan menjalankan tugas tertentu disebut sistem organ. Sistem organ yang terdapat dalam tubuh manusia antara lain 1. SISTEM INTEGUMEN/KULIT 2. SISTEM PENCERNAAN 3. SISTEM SIRKULASI 4. SISTEM RESPIRASI/PERNAFASAN 5. SISTEM EKSKRESI 6. SISTEM REPRODUKSI 7. SISTEM KERANGKA 8. SISTEM OTOT 9. SISTEM SARAF 10. SISTEM HORMON STRUKTUR TUMBUHAN Seperti pada hewan, tubuh tumbuhan pun terdiri dari sel-sel. Sel-sel tersebut akan berkumpul membentuk jaringan, jaringan akan berkumpul membentuk organ dan seterusnya sampai membentuk satu tubuh tumbuhan. Di sini akan dibahas macammacam jaringan dan organ yang membentuk tubuh tumbuhan. Jaringan tumbuhan dapat dibagi 2 macam : 1. Jaringan meristem 2. Jaringan dewasa

JARINGAN MERISTEM

Jaringan meristem adalah jaringan yang terus menerus membelah. Jaringan meristem dapat dibagi 2 macam 1. Jaringan Meristem Primer Jaringan meristem yang merupakan perkembangan lebih lanjut dari pertumbuhan embrio. Contoh: ujung batang, ujung akar. Meristem yang terdapat di ujung batang dan ujung akar disebut meristem apikal. Kegiatan jaringan meristem primer menimbulkan batang dan akar bertambang panjang. Pertumbuhan jaringan meristem primer disebut pertumbuhan primer. 2. Jaringan Meristem Sekunder Jaringan meristem sekunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan dewasa yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan jaringan meristem sekunder disebut pertumbuhan sekunder. Kegiatanjaringan meristem menimbulkan pertambahan besar tubuh tumbuhan.

Jaringan dewasa adalah jaringan yang sudah berhenti membelah. Jaringan dewasa dapat dibagi menjadi beberapa macam : 1 Jaringan Epidermis Jaringan yang letaknya paling luar, menutupi permukaan tubuh tumbuhan. Bentuk jaringan epidermis bermacam-macam. Pada tumbuhan yang sudah mengalami pertumbuhan sekunder, akar dan batangnya sudah tidak lagi memiliki jaringan epidermis. Fungsi jaringan epidermis untuk melindungi jaringan di sebelah dalamnya. 2. Jaringan Parenkim Nama lainnya adalah jaringan dasar. Jaringan parenkim dijumpai pada kulit batang, kulit akar, daging, daun, daging buah dan endosperm. Bentuk sel parenkim bermacam-macam. Sel parenkim yang mengandung klorofil disebut klorenkim, yang mengandung rongga-rongga udara disebut aerenkim. Penyimpanan cadangan makanan dan air oleh tubuh tumbuhan dilakukan oleh jaringan parenkim. 3. Jaringan Penguat/Penyokong Nama lainnya stereon. Fungsinya untuk menguatkan bagian tubuh tumbuhan. Terdiri dari kolenkim dan sklerenkim.

AKAR Asal akar adalah dari akar lembaga (radix). Batok kelapa adalah contoh yang baik dari bagian tubuh tumbuhan yang mengandung serabut dan sklereid. akar lembaga terus tumbuh sehingga membentuk akar tunggang. Jaringan Gabus Fungsi jaringan gabus adalah untuk melindungi jaringan lain agar tidak kehilangan banyak air. ORGAN TUMBUHAN Organ tumbuhan biji yang penting ada 3. kemudian pada pangkal batang akan tumbuh akar-akar yang memiliki ukuran hampir sama sehingga membentuk akar serabut. jaringan sklerenkim mengandung senyawa lignin. contoh: umbi modifikasi akar. ke arah luar berupa sel-sel mati yang disebut felem. akar lembaga mati. Sedang bagian lain dari ketiga organ tersebut adalah modifikasinya. Kolenkim Sebagian besar dinding sel jaringan kolenkim terdiri dari senyawa selulosa merupakan jaringan penguat pada organ tubuh muda atau bagian tubuh tumbuhan yang lunak. Jaringan Pengangkut Jaringan pengangkut bertugas mengangkut zat-zat yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Pada Dikotil. mengingat sel-sel gabus yang bersifat kedap air. 5. Xilem ada 2 macam: trakea dan trakeid. yakni xilem atau pembuluh kayu dan floem atau pembuluh lapis/pembuluh kulit kayu. pada Dikotil. bunga modifikasi dari ranting dan daun. sel-sel kaliptra ada yang mengandung butir-butir amylum. sehingga sel-selnya menjadi kuat dan keras. Ada 2 macam jaringan. 4. yakni: akar. Floem bertugas mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Sklerenkim terdiri dari dua macam yaitu serabut/serat dan sklereid atau sel batu. . Xilem bertugas mengangkut air dan garam-garam mineral terlarut dari akar ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. b.a. batang. yang fungsinya melindungi ujung akar sewaktu menembus tanah. pembentukan jaringan gabus ke arah dalam berupa sel-sel hidup yang disebut feloderm. Akar monokotil dan dikotil ujungnya dilindungi oleh tudung akar atau kaliptra. dinamakan kolumela. daun. Sklerenkim Selain mengandung selulosa dinding sel. pada Monokotil. jaringan gabus dibentuk oleh kambium gabus atau felogen.

sehingga memungkinkan air dapat masuk ke silinder pusat.Silinder Pusat/Stele Silinder pusat/stele merupakan bagian terdalam dari akar. disebut sel U. b. Korteks c. sehingga air tak dapat menuju ke silinder pusat. Tetapi tidak semua sel-sel endodermis mengalami penebalan. Epidermis b. c. Endodermis d.Persikel/Perikambium Merupakan lapisan terluar dari stele. Akar cabang terbentuk dari pertumbuhan persikel ke arah luar. c. Endodermis Merupakan lapisan pemisah antara korteks dengan silinder pusat.Empulur .Berkas Pembuluh Angkut/Vasis Terdiri atas xilem dan floem yang tersusun bergantian menurut arah jari jari. Untuk menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah b. bulu akar memperluas permukaan akar. sel-selnya tidak tersusun rapat sehingga banyak memiliki ruang antar sel. Epidermis Susunan sel-selnya rapat dan setebal satu lapis sel. Pada pertumbuhan selanjutnya penebalan zat gabus sampai pada dinding sel yang menghadap silinder pusat. Pada dikotil di antara xilem dan floem terdapat jaringan kambium. bertugas menyerap air dan garam-garam mineral terlarut. Sebagian besar dibangun oleh jaringan parenkim.1. Terdiri dari berbagai macam jaringan : . a. Silinder Pusat/Stele a. Fungsi Akar a. Dapat berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan c. Bulu akar merupakan modifikasi dari sel epidermis akar. Anatomi Akar Pada akar muda bila dilakukan potongan melintang akan terlihat bagian-bagian dari luar ke dalam. . Sel-sel endodermis dapat mengalami penebalan zat gabus pada dindingnya dan membentuk seperti titik-titik. dinamakan titik Caspary. dinding selnya mudah dilewati air. Korteks Letaknya langsung di bawah epidermis. bila diamati di bawah mikroskop akan tampak seperti hutuf U. Menyerap air dam garam-garam mineral terlarut 2. .Sel-sel tersebut dinamakan sel penerus/sel peresap.

b. lapis-lapis lingkaran tersebut dinamakan Lingkaran Tahun. Letak saling bersisian. Fungsi epidermis untuk melindungi jaringan di bawahnya. xilem di sebelah dalam dan floem sebelah luar. sedang pada musim kering tidak terjadi pertumbuhan sehingga pertumbuhan menebalnya pada batang tampak berlapis-lapis. Antara xilem dan floem terdapat kambium intravasikuler. lapisan epidermis digantikan oleh lapisan gabus yang dibentuk dari kambium gabus. Korteks Korteks batang disebut juga kulit pertama. tetapi hanya pada saat air dan zat hara tersedia cukup. d. pada perkembangan selanjutnya jaringan parenkim yang terdapat di antara berkas pembuluh angkut juga berubah menjadi kambium. tetapi tidak terdapat pada endodermis tumbuhan Gymnospermae. berkayu keras dan hidupnya menahun. Endodermis Endodermis batang disebut juga kulit dalam.Letaknya paling dalam atau di antara berkas pembuluh angkut terdiri dari jaringan parenkim. yang disebutkambium intervasikuler. makin ke dalam tersusun atas jaringan parenkim. merupakan lapisan pemisah antara korteks dengan stele. c. Endodermis tumbuhan Anguiospermae mengandung zat tepung. . Pada tumbuhan Dikotil. tersusun atas selapis sel. yang dekat dengan lapisan epidermis tersusun atas jaringan kolenkim. Pada batang yang mengalami pertumbuhan sekunder. lkatan pembuluh pada stele disebut tipe kolateral yang artinya xilem dan floem. Stele/ Silinder Pusat Merupakan lapisan terdalam dari batang. Epidermis Terdiri atas selaput sel yang tersusun rapat. Terdapat perbedaan antara batang dikotil dan monokotil dalam susunan anatominya. setiap lapis menunjukkan aktivitas pertumbuhan selama satu tahun. pertumbuhan menebal sekunder tidak berlangsung terus-menerus. terdiri dari beberapa lapis sel. Batang Dikotil Pada batang dikotil terdapat lapisan-lapisan dari luar ke dalam : a. tidak mempunyai ruang antar sel. Lapis terluar dari stele disebut perisikel atau perikambium. 1. Keduanya dapat mengadakan pertumbuhan sekunder yang mengakibatkan bertambah besarnya diameter batang.

Batang Monokotil Pada batang Monokotil. ada epidermis atas dan epidermis bawah. untuk mencegah penguapan yang terlalu besar. ada Monokotil yang dapat mengadakan pertumbuhan menebal sekunder. keduanya mengandung kloroplast. lapisan epidermis dilapisi oleh lapisan kutikula. Meskipun demikian. Parenkim/Mesofil Parenkim daun terdiri dari 2 lapisan sel. merupakan bagian tubuh tumbuhan yang paling banyak mengandung klorofil sehingga kegiatan fotosintesis paling banyak berlangsung di daun. terdapat di dalam tulang daun dan urat-urat daun. Daun merupakan modifikasi dari batang. 3. Epidermis Epidermis merupakan lapisan terluar daun. misalnya pada pohon Hanjuang (Cordyline sp) dan pohon Nenas seberang (Agave sp). Tidak adanya kambium pada Monokotil menyebabkan batang Monokotil tidak dapat tumbuh membesar. 2. yakni palisade (jaringan pagar) dan spons (jaringan bunga karang). Kegiatan fotosintesis lebih aktif pada jaringan pagar karena kloroplastnya lebih banyak daripada jaringan bunga karang. epidermis terdiri dari satu lapis sel. . sehingga masih terdapat ruang-ruang antar sel. Pada epidermis terdapat stoma/mulut daun. stoma berguna untuk tempat berlangsungnya pertukaran gas dari dan ke luar tubuh tumbuhan. dengan perkataan lain tidak terjadi pertumbuhan menebal sekunder. batas antara korteks dan stele umumnya tidak jelas.2. Pada stele monokotil terdapat ikatan pembuluh yang menyebar dan bertipe kolateral tertutup yang artinya di antara xilem dan floem tidak ditemukan kambium. Anatomi daun dapat dibagi menjadi 3 bagian : 1. Jaringan Pembuluh Jaringan pembuluh daun merupakan lanjutan dari jaringan batang. Jaringan pagar selselnya rapat sedang jaringan bunga karang sel-selnya agak renggang.

Berlangsung pada embrio. akar embrionik yaitu calon akar c. Terdapat 2 macam pertumbuhan. Pembelahan zigot menghasilkan jaringanmeristem yang akan terus membelah dan mengalami diferensiasi. Baik pertumbuhan atau perkembangan bersifat irreversibel. PERKEMBANGAN adalah proses menuju kedewasaan pada organisme. membentuk organ-organ yang mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda. Diferensiasi adalah perubahan yang terjadi dari keadaan sejumlah sel. PERTUMBUHAN PADA TUMBUHAN Secara umum pertumbuhan dan pekembangan pada tumbuhan diawali untuk stadium zigot yang merupakan hasil pembuahan sel kelamin betina dengan jantan. kotiledon yaitu cadangan makanan .Gbr. yaitu: 1. bagian ujung-ujung dari tumbuhan seperti akar dan batang. Pertumbuhan Primer Terjadi sebagai hasil pembelahan sel-sel jaringan meristem primer. Pertumbuhan ini bersifat kuantitatif/ terukur. ERTUMBUHAN adalah proses pertambahan ukuran sel atau organisme. Jaringan daun. Embrio memiliki 3 bagian penting : a. Proses ini berlangsung secara kualitatif. tunas embrionik yaitu calon batang dan daun b.

Daerah pemanjangan Berada di belakang daerah pembelahan c. Daerah pertumbuhan pada akar dan batang berdasar aktivitasnya tcrbagi menjadi 3 daerah a. gymnospermae dan menyebabkan membesarnya ukuran (diameter) tumubuhan. Daerah pembelahan Sel-sel di daerah ini aktif membelah (meristematik) b. Embrio Tumbuhan Pertumbuhan tanaman dapat diukur dengan alat yang disebutauksanometer. . . Terbentuk akibat ketidakseimbangan antara permbentukan xilem dan floem yang lebih cepat dari pertumbuhan kulit. 2. yang disebut kambium vasis atau kambium intravasikuler.Selanjutnya parenkim akar/batang yang terletak di antara ikatan pembuluh. Pertumbuhan ini dijumpai pada tumbuhan dikotil. . Kambium yang berada di sebelah dalam jaringan kulit yang berfungsisebagai pelindung. Pertumbuhan Sekunder Merupakan aktivitas sel-sel meristem sekunder yaitu kambium dan kambium gabus.Mula-mula kambium hanya terdapat pada ikatan pembuluh.ke luar membentuk felem : sel-sel mati . .Kambium intravasis dan intervasis membentuk lingkaran tahun ⇒bentuk konsentris. Fungsinya adalah membentuk xilem dan floem primer. Sel-sel mengalami diferensiasi membentuk akar yang sebenarnya serta daun muda dan tunas lateral yang akan menjadi cabang. menjadi kambium yang disebut kambium intervasis.ke dalam membentuk feloderm : sel-sel hidup .Gbr. Daerah diferensiasi Bagian paling belakang dari daerah pertumbuhan.

Etiolasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat di tempat yang gelap Fotoperiodisme adalah respon tumbuhan terhadap intensitas cahaya dan panjang penyinaran. Irisan melintang batang waru A. Giberelin Senyawa ini dihasilkan oleh jamur Giberella fujikuroi atau Fusarium . Faktor Dalam 1. Diferensiasi salah satu unsur hara atau lebih akan menghambat atau menyebabkan pertumbuhan tak normal. Lingkaran tahun karena aktivitas xilem sekunder Gbr. Suhu ⇒ di antaranya mempengaruhi kerja enzim. 2. 2.Gbr. . Cahaya ⇒ mempengaruhi fotosintesis. 3. Went (1928) pertama kali menemukan auksin pada ujung koleoptil kecambah gandum Avena sativa. Secara umum merupakan faktor penghambat.dominasi apikal b. Faktor Luar 1. Auksin adalah senyawa asam indol asetat (IAA) yang dihasilkan di ujung meristem apikal (ujung akar dan batang).membantu perkecambahan . F. Kelembaban. Faktor hereditas. Hormon. a. B. Air dan Mineral ⇒ berpengaruh pada pertumbuhan tajuk 2 akar.W. yang berbeda untuk tiap jenis tumbuhan. Suhu ideal yang diperlukan untuk pertumbuhan yang paling baik adalah suhu optimum. 4.

yaitu : * kutub hewan (animal pole) * kutub tumbuhan (vegetal pole) . terdiri dari : . moniliformae. e. Hormon ini merangsang pembelahan sel.Pembelahan zigot membelah (mitosis) menjadi banyak blastomer. h. b. f.Kaulokali . Gas etilen Banyak ditemukan pada buah yang sudah tua Asam absiat Florigen Kalin Hormon pertumbuhan organ.pemanjangan tumbuhan . g.Antokalin Asam traumalin atau kambium luka Merangsang pembelahan sel di daerah luka sebagai mekanisme untuk menutupi luka Gbr. Pada fase ini : . Distribusi Auksin pada Kecambah b.Filokalin . Kurusawa. disebut Blastula. Gastrulasi Adalah proses perubahan blastula menjadi gastrula. Fase ini meliputi beberapa tahapan. d. Fase Embrionik Adalah fase pertumbuhan zigot hingga terbentuknya embrio. Fase Pembelahan (Cleavage) dan Blastulasi . a. a.Blastulasi sel-sel morula membelah dan "arbei" morula membentuk rongga (blastocoel) yang berisi air. Fungsi giberelin : .Rhizokalin . ditemukan oleh F. yaitu : 1.Blastomer berkumpul membentuk seperti buah arbei disebutMorula Morula mempunyai 2 kutub.c. Pertumbuhan Ujung Akar dan Ujung Batang Pertumbuhan pada hewan dibagi menjadi 2 fase.berperan dalam partenokarpi Sitokinin Pertama kali ditemukan pada tembakau.

2.. sistem organ dan organisme. mesoderm dan endoderm Berdasarkan jumlah lapisan embrional.terbentuk lubang blastopole ⇒ akan berkembang menjadi anus . perkembangan dan diferensiasi menjadi organ. hewan dikelompokkan menjadi: . Fase Pasca Embrionik Secara umum meliputi metamorfosis dan regenerasi. Spesialisasi ⇒ setiap jaringan akan mempunyai bentuk. Katak b.hewan tingkat rendah ⇒ dapat sampai pada tingkat organ . e. jaringan atau bagian tubuh yang rusak. hilang atau mati. Zigot ⇒ berudu ⇒ katak muda ⇒ katak dewasa. Metamorfosis sempurna : telur ⇒ larva ⇒ pupa ⇒ imago. yaitu gastrocoel (Archenteron) ⇒ akan berkembang menjadi saluran pencernaan .blastocoel mengempis atau bahkan menghilang . Imbas Embrionik Diferensiasi dari suatu lapisan embrionik mempengaruhi dan dipengaruhi oleh diferensiasi lapisan embrionik lain. struktur dan fungsinya masing-masing.hewan tingkat tinggi ⇒ terbatas pada jaringan .Hewan diploblastik : memiliki 2 lapisan embrional.Hewan triploblastik : memiliki ketiga lapisan embrional * triploblastik aselomata : tak memiliki rongga tubuh * triploblastik pseudoselomata : memiliki rongga tubuh yang semu * triploblastik selomata: memiliki rongga tubuh yang sesungguhnya. Diferensiasi dan Spesialisasi Jaringan Diferensiasi ⇒ jaringan/lapisan embrionik akan berkembang menjadi berbagai organ dan sistem organ.terbentuk 3 lapisan embrionik : ektoderm.terbentuk ruang. Regenerasi adalah kemampuan untuk memperbaiki sel. Metamorfosis tak sempurna : telur ⇒ nimfa ⇒ imago. Morfogenesis Proses pertumbuhan. Metamorfosis adalah perubahan bentuk secara bertingkat dari masa muda ⇒ hewan dewasa. ektoderm dan endoderm . . yaitu basil pelipatan mesoderm c. Serangga a. d.

tigmotropi atau haptotropi ⇒ rangsang berupa sentuhan . Gerak ESIONOM yaitu gerak yang dipengaruhi rangsang dari luar. GERAK PADA TUMBUHAN Jika pada hewan rangsang disalurkan melalui saraf. 2. TAKSIS yaitu gerak berpindah seluruh tubuh tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsang. Gerak ini disebabkan terjadinya perubahan tekanan turgor akibat pemberian rangsang. Seperti bentuk tropisme. Salah satu bentuk tanggapan yang umum adalah berupa gerak. Tropisme positif jika mendekati rangsang dan tropisme negatif jika menjauhi. maka pada tumbuhan rangsang disalurkan melalui benang plasma (PLASMODESMA) yang masuk ke dalam sel melalui dinding yang disebut NOKTAH. Beberapa bentuk nasti : .fototropisme atau heliotropisme .fototaksis .Niktinasti ⇒ rangsang berupa gelap . dan mampu pula menanggapi rangsang tersebut.kemotaksis c. yaitu : 1.Seismonasti ⇒ rangsang sentuhan atau mekanik . suhu. Gerak HIGROSKOPIS yaitu gerak yang ditimbulkan oleh pengaruh perubahan kadar air.hidrotropi b.Setiap organisme mampu menerima rangsang yang disebut IRITABILITAS. Beberapa bentuk taksis : . Misalnya: . dan zat kimia 3. Gerak ENDONOM . NASTI yaitu gerak bagian tumbuhan yang tidak dipengaruhi arah rangsang. Bentuk tropisme antara lain .geotropi . air.nasti kompleks ⇒ rangsang tidak hanya satu Contoh : gerak membuka dan menutupnya sel-sel penutup stomata ⇒ rangsang berupa cahaya. Gerak pada tumbuhan dibagi 3 golongan.pecahnya buah tanaman polong. a. Gerak berupa perubahan posisi tubuh atau perpindahan yang meliputi seluruh atau sebagian dari tubuh. .gerak membukanya kotak spora. terdapat taksis positif dan negatif. TROPI (TROPISME) yaitu gerak bagian tumbuhan yang dipengaruhi oleh arah rangsang.

Matriks akan mengeluarkan kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras. tersusun atas sel-sel tulang rawan (KONDROSIT) yang mensekresikan matriks (KONDRIN) berupa hialin atau kolagen.yaitu gerak yang belum/tidak diketahui sebabnya. otot. Di pusatnya terdapat rongga yang berisi sumsum tulang. Jenis osifikasi adalah DESMAL dan KONDRAL. Tulang rawan bersifat lentur. misalnya aliran plasma sel. TULANG Menurut bahan pembentuknya. Setiap satuan sel-sel tulang akan melingkari pembuluh darah dan serabut saraf membentuk SISTEM HAVERS.Bagian tengah yang disebut DIAFISE. Cakram ini kaya akan osteoblas dan menentukan pertumbuhan tinggi. Rongga terbentuk karena aktivitas OSTEOKLAS (perombak tulang).Bagian ujung yang disebut EPIFISE. dan persendian tulang. Proses pengerasan tulang disebut penulangan atau OSIFIKASI. Kartilago memiliki rongga yang akan terisi oleh OSTEOBLAS (sel-sel pembentuk tulang).Di antara epifise dan diafise terdapat CAKRAM EPIFISE (DISCUS EPIPHYSEALIS). . Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago (berasal dari mesenkim). Rawan pada anak berasal dari mesenkim dengan kandungan kondrosit lebih banyak dari kondrin. tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan (KARTILAGO) dan tulang keras (= tulang/OSTEON). . Gerak adalah hasil interaksi antara tulang. Alat gerak pada vertebrata meliputi alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot. . Karena belum diketahui sebabnya ada yang menduga tumbuhan itu sendiri yang menggerakkannya ⇒ gerak OTONOM. Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). Rawan pada dewasa antara lain terdapat pada cincin batang tenggorokan dan daun telinga. Sebaliknya. Tulang Keras atau Osteon terbagi menljadi Tulang Tulang Tulang Tulang panjang (tulang pipa) pipih pendek pneumatika Tulang Pipa terbagi menjadi 3 bagian yaitu : . pada orang dewasa kondrin lebih banyak dan rawan ini berasal dari selaput tulang rawan (PERIKONDRIUM) yang banyak mengandung KONDROBLAS (pembentuk kondrosit). Kondral meliputi PERIKONDRAL dan ENKONDRAL.

Rawan pada anak berasal dari mesenkim dengan kandungan kondrosit lebih banyak dari kondrin.Tulang panjang (tulang pipa) . Sumsum tulang kuning (MEDULLA OSSIUM FLAVA) Alat gerak pada vertebrata meliputi alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot. Jenis osifikasi adalah DESMAL dan KONDRAL. tersusun atas sel-sel tulang rawan (KONDROSIT) yang mensekresikan matriks (KONDRIN) berupa hialin atau kolagen. otot. pada orang dewasa kondrin lebih banyak dan rawan ini berasal dari selaput tulang rawan (PERIKONDRIUM) yang banyak mengandung KONDROBLAS (pembentuk kondrosit). dan persendian tulang. Tulang rawan bersifat lentur. Sumsum tulang merah (MEDULLA OSSIUM RUBBA) 2.Sumsum Tulang ada dua jenis yaitu : 1.Tulang pipih . Setiap satuan sel-sel tulang akan melingkari pembuluh darah dan serabut saraf membentuk SISTEM HAVERS. Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago (berasal dari mesenkim).Tulang pneumatika Tulang Pipa terbagi menjadi 3 bagian yaitu : . Kondral meliputi PERIKONDRAL dan ENKONDRAL. Proses pengerasan tulang disebut penulangan atau OSIFIKASI. Rawan pada dewasa antara lain terdapat pada cincin batang tenggorokan dan daun telinga. Tulang Keras atau Osteon terbagi menljadi . Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). Matriks akan mengeluarkan kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras. Kartilago memiliki rongga yang akan terisi oleh OSTEOBLAS (sel-sel pembentuk tulang). TULANG Menurut bahan pembentuknya. Sebaliknya.Tulang pendek . Gerak adalah hasil interaksi antara tulang. tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan (KARTILAGO) dan tulang keras (= tulang/OSTEON).

. . .SENDI PELANA (SELLARIS) : kedua ujung tulang membentuk seperti pelana. Selaput ini menghasilkan MINYAK SINOVIAL yang berguna sebagai pelumas sendi. . ARTIKULASI terbagi atas 3 bentuk yaitu : 1. ⇒ pergelangan tangan. ⇒ gelang pinggul.SENDI PUTAR (TROKOIDEA) : ujung rulang yang satu mengitari ujung rulang lain.SINFIBROSIS ⇒ kedua ujung tulang dihubungkan dengan serabut.Di antara epifise dan diafise terdapat CAKRAM EPIFISE (DISCUS EPIPHYSEALIS). . ⇒ sendi pada tulang ibu jari dengan telapak tangan. Sumsum tulang merah (MEDULLA OSSIUM RUBBA) 2. ⇒ siku.SENDI OVOID/ELLIPS (ELLIPSOIDEA) : kedua ujung tulang berbentuk oval. . ⇒ sendi antara hasta dan pengumpil.Bagian ujung yang disebut EPIFISE. Cakram ini kaya akan osteoblas dan menentukan pertumbuhan tinggi. Sumsum tulang kuning (MEDULLA OSSIUM FLAVA) PERSENDIAN adalah hubungan antar tulang (ARTIKULASI) MEMBRAN SINOVIAL (selaput sendi) adalah : Selaput yang membungkus ujung-ujung tulang yang membentuk persendian.SINKONDROSIS ⇒ kedua ujung tulang dihubungkan dengan kartilago. . lutut. AMFIARTROSIS yaitu hubungan yang memungkinkan terjadinya gerak yang terbatas ⇒ hubungan antara tulang rusuk dan tulang belakang. DIARTROSIS yaitu hubungan yang memungkinkan adanya gerakan yang cukup besar.Bagian tengah yang disebut DIAFISE. Sumsum Tulang ada dua jenis yaitu : 1. . 2. . 3.. Di pusatnya terdapat rongga yang berisi sumsum tulang. Rongga terbentuk karena aktivitas OSTEOKLAS (perombak tulang). SINARTROSIS yaitu hubungan yang tidak memungkinkan adanya gerakan. .SENDI ENGSEL (GYNGLUMUS) : ujung tulang yang bergerak membentuk lekukan.SENDI PELURU (ENDARTROSIS) : ujung tulang yang satu berbentuk bonggol masuk ke tulang lain yang berbentuk cekungan.

SUPINASI ⇒ memutar telapak tangan menengadah > < PRONASI ⇒menelungkup. Serabut otot dengan intinya. KARAKTERISTIK OTOT a. . DEPRESI ⇒ ke bawah > < ELEVASI ⇒ ke atas. TETANUS ⇒ ketegangan maksimum yang terus menerus. b. g. VENTRIKEL ⇒ empal otot. HIPERTROFI ⇒ otot yang membesar. Kumpulan serabut otot. EKSTENSIBILITAS ⇒ kemampuan untuk memanjang c. . ELASTISITAS ⇒ kemampuan untuk kembali ke ukuran semula setelah memendek atau memanjang KERJA OTOT TONUS ⇒ ketegangan akibat mengerutnya otot (kontraksi). ABDUKSI ⇒ menjauhi badan > < ADDUKSI ⇒ mendekati badan. ORIGO ⇒ ujung otot yang melekat pada tempat yang tidak bergerak.AMP : energi yang diperlukan untuk kontraksi otot. DISKUS INTERKALARIS ⇒ bagian khas otot jantung yang merupakan batas. f. bagian ujung otot yang mengecil. Gambar 1 : Keterangan : a. Otot polos ⇒ gerakan tak disadari (INVOLUNTER) 2. FLEKSI ⇒ membengkokkan > < EKSTENSI ⇒ meluruskan.OTOT (MUSCULUS) Macam otot 1. c. MEKANISME GERAKAN OTOT .ADP . Aktin dan miosin. KONTRAKTIBILITAS ⇒ kemampuan untuk memendek b. Otot jantung = MIOKARDIUM ⇒ involunter MIOGLOBIN adalah pigmen otot yang berfungsi mengikat oksigen. Otot berelaksasi dan berkontraksi. d. Zona H dan Z dari miofibril.AKTIN dan MIOSIN : protein khas dari otot.ASETILKOLIN : zat reseptor rangsang yang sangat peka. e. bagian tengah otot yang menggembung. INSERSIO ⇒ ujung otot yang melekat pada tempat yang bergerak. lisut. .FASE ANAEROB (KONTRAKSI) ATP ⇒ ADP + P + Energi . NORMOTROFI ⇒ otot yang besarnya normal. BAGIAN-BAGIAN OTOT TENDON ⇒ urat otot. Otot lurik = serat lintang ⇒ gerakan disadari (VOLUNTER) 3. ATROFI ⇒ otot yang mengecil. Otot. Miofibril.ATP .

RAKITIS ⇒ kekurangan vitamin D . Sistem organ tubuh yang penting pada hewan dan manusia antara lain SISTEM ORGAN TUBUH TELAAH PADA MANUSIA . Gangguan karena fisiologis .Kejang otot . GLIKOGEN ⇒ LAKTASIDOGEN ⇒ GLUKOSA + ASAM LAKTAT GLUKOSA ⇒ CO2 + H2O + Energi Asam Laktat = zat peleleh O2 diambil secara cepat untuk mengoksidasi asam laktat sehingga orang yang kelelahan akan terengah-engah GANGGUAN PADA SISTEM GERAK 1. Gangguan pada rangka FRAKTURA ⇒ patah tulang DISLOKASI ⇒ pergeseran posisi sendi ANKILOSIS ARTRITIS ⇒ infeksi sendi Kelainan ruas tulang belakang ⇒ akibat kesalahan sikap duduk : SKOLIOSIS. LORDOSIS & KIFOSIS. kaki membentuk "X" atau "O" . 2.FASE AEROB (pembentukan kembali ATP) ATP yang habis digunakan selama fase anaerob dibentuk kembali dengan mendapat energi dari hasil penguraian glukosa. Sistem organ tubuh tersebut saling berkaitan dan bekerja satu sama lain sehingga individu dapat hidup dengan baik.MIKROSEFALUS ⇒ kekurangan kapur . Gangguan pada otot .ADP ⇒ AMP + P + Energi Kreatinfosfat ⇒ Kreatin + Fosfat + Energi .Tetanus - 3.OSTEOPOROSIS ⇒ kekurangan hormon kelamin Struktur tubuh hewan dan manusia terdiri dari beberapa sistem organ tubuh.MIASTENIA GRAVIS .

Karbohidrat Sebagai penghasil energi (4 kal/g). metabolisme zat. Misalnya : Leusin.Kalsium (Ca) ⇒ Untuk membentuk matriks tulang. diperlukan dalam pembelahan sel. 4. Fenilalanin. Lemak (Lipid) Diperlukan sebagai pelarut beberapa vitamin.Besi (Fe) ⇒ ⇒ ⇒ ⇒ . Jika kebutuhan tersebut berlebih. Kebutuhannya adalah 1 mg/hari. Kebutuhan lemak untuk orang dewasa adalah 0. Kebutuhannya adalah 15 . dsb.Fluor (F) . 5. 3.BB/hari.BB/hari.Fosfor (P) . 7.lodium (I) . 3. maka kelebihannya akan dibuang melalui ginjal dalam bentuk urea ⇒ inilah yang disebut Nitrogen Balans. Merupakan komponen penting sitokrom (enzim pernafasan). pada pengurutan otot. Garam-Garam Mineral . 6. Metionin. Komponen penting dalam hormon pertumbuhan . komponen penyusun Hemoglobin.30 mg/hari. GERAK DAN SISTEM ALAT GERAK ⇒ KINESIOLOGI MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN ⇒ GASTROENTEROLOGI DARAH DAN SISTEM PEREDARAN DARAH ⇒ HEMATOLOGI EKSKRESI DAN SISTEM EKSKRESI ⇒ NEFROLOGI PERNAFASAN DAN SISTEM PERNAFASAN ⇒ PULMONOLOGI SISTEM SARAF DAN SISTEM KOORDINASI ⇒ NEUROLOGI DAN SISTEM HORMON ⇒ ENDOKRINOLOGI GASTROENTEROLOGI Zat Makanan Makanan sehat harus terdiri dari zat-zat nutrien (zat gizi) antara lain : 1. 2. Protein tidak menghasilkan energi 2. Lisin. 4. membantu proses penggumpalan darah danmempengaruhi penerimaan rangsang oleh saraf.1 gram/kg.1. Kebutuhan protein untuk orang dewasa adalah 1 gram/kg. Kelebihan karbohidrat dalam tubuh akan disimpan dalam bentuk lemak. Untuk menguatkan geligi. jadi harus didatangkan dari luar. Kebutuhannya adalah 0. Untuk membentuk matriks tulang.8 g/hari. Protein Mengandung asam amino (essensial dan non essensial). sebagai "bantalan lemak" (pelindung jaringan tubuh) dan penghasil energi yang besar (9 kal/g). Asam Amino Essensial adalah asam amino yang tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh.5 .

. (Kalsiferol = Ergosterol) memperlancar proses Osifikasi. Defisiensi akan menimbulkan pendarahan gusi. Zat tersebut ditemukan olelj Sant-Gyorgi disebut pula Vitamin P. Defisiensi awal akan menimbulkan gejala Hemeralopia (rabun senja) dan Frinoderma (kulit bersisik). Ditemukan oleh McCollum. tidak menghasilkan energi. 5. ⇒ Untuk pergerakan peristaltik usus. Defisiensi akan menimbulkan Rakhitis. Kemudian pada mata akan timbul Bercak Bitot setelah itu mata akan mengering (Xeroftalmia) akhirnya mata akan hancur (Keratomalasi). ⇒ Proses pertumbuhan. pembuatan trombosit. Pada jeruk selain vitamin C ditemukan pula zat Sitrin dan Rutin yang mampu menghentikan pendarahan. ⇒ Mengatur kadar kapur dan fosfor. Vitamin Diperlukan dalam jumlah yang sangat kecil. Diare.Asam Nikotin (Niasin) . Dimensia. Defisiensinya menyebabkan Beri-Beri dan Neuritis.B6 (Piridoksin = Adermin) Asam Pantotenat PABA (Para Amino Asam Benzoat) Kolin Biotin (Vitamin H) Asam Folat B12 (Sianokobalamin) Vitamin C (Asam Askorbinat) ⇒ Untuk mempengaruhi absorbsi lemak dalam usus. perbanyakan sel dan anti pelagra.B2 (Riboflavin = Laktoflavin) .Vitamin A (Aseroftol) ⇒ Berfungsi dalam pertumbuhan sel epitel. Hesz dan Sherman. ⇒ Defisiensi akan menyebabkan Dermatitis ⇒ Untuk mencegah timbulnya uban ⇒ Defisiensi ⇒ Defisiensi ⇒ Defisiensi folat. mengatur rangsang sinar pada saraf mata. Kebutuhannya adalah 1 g/hari. ⇒ Transmisi rangsang sinar ke mata. Defisiensi akan menyebabkan Pelagra dengan gejala 3 D: Dermatitis. Defisiensinya akan mengakibatkan Katarak. akan menimbulkan gangguan kulit akan menimbulkan Anemia defisiensi asam akan menimbulkan Anemia Pernisiosa ⇒ Berfungsi dalam pembentukan sel. kekurangan unsur tersebut dapat terjadi sebelum atau sesudah pertumbuhan berhenti Untuk pembentukan asam klorida (HCl). ⇒ Defisiensi akan menimbulkan timbunan lemak pada hati. . karies gigi. Kekurangan vitamin dapat menyebabkan Penyakit Defisiensi. Vitamin Yang Larut Dalam Air (Water Soluble Vitamins) .B1 (Aneurin = Thiamin) . pendarahan di bawah kulit. Keilosis.Vitamin D . Defisiensi akan menyebabkan Kontipasi (Sembelit).Natrium & Klor (NaCl) ⇒ (Tiroksin). Vitamin Yang Larut Dalam Lemak (Lipid Soluble Vitamins) .

Submandibularis dan Sublingualis yang mengandung enzim Amilase (Ptyalin). Fungsi HCI Lambung : 1..Vitamin E (Tokoferol) . ⇒ Ditemukan oleh Dam dan Schonheydcr. antara lain adalah: Gbr. Renin yaitu enzim yang mampu menggumpalkan Kasein (sejenis protein) dalam susu. Dibuat dalam kolon dengan bantuan bakteri Escherichia coli Alat Pencernaan Makanan Sistem pencernaan makanan pada manusia terdiri dari beberapa organ. Merangsang keluamya sekretin . Sekretin yaitu hormon yang merangsang pankreas untuk mengeluarkan sekretnya. Lambung ⇒ Dilakukan secara mekanik dan kimiawi. Sistem Pencernaan pada manusia Mulut ⇒ Dilakukan pencernaan secara mekanik oleh gigi dan kimiawi oleh ludah yang dihasilkan Kelenjar Parotis. Berfungsi dalam pembentukan protrombin.Vitamin K (Anti Hemoragi) ⇒ Berperan dalam meningkatkan Fertilitas.

air direabsorbsi serta sissa makanan dibusukkan menjadi feses selanjutnya dibuang melalui anus (Proses Defekasi). ⇒ Kesukaran dalam proses Defekasi (buang air besar) ⇒ Terlalu banyak makan atau makan suatu zat yang merangsang lambung. Akibatnya. Merangsang keluarnya hormon Kolesistokinin yang berfungsi merangsang empdu mengeluarkan getahnya. dan kelainan alat pencernaan. infeksi bakteri. Sembelit ini disebabkan . makanan tertentu. umumnya diakibatkan infeksi Helicobacter pylori ⇒ Produksi air liur yang sangat sedikit Gangguan pada sistem pencernaan makanan dapat disebabkan oleh pola makan yang salah. sampai pada infeksi usus buntu (apendisitis). tukak lambung. Enterokinase adalah suatu aktivator enzim. ⇒ Infeksi pada kelenjar parotis disebut juga Gondong ⇒ "Radang" pada dinding lambung. Dalam usus halus makanan diabsorbsi. Mengaktifkan Pepsinogen menjadi Pepsin untuk memecah protein. peritonitis. Di antara gangguan-gangguan ini adalah diare. air terlalu banyak diserap usus. 3. atau organisme perusak yang melukai dinding usus. Diare dalam waktu lama menyebabkan hilangnya air dan garam-garam mineral. Usus memperluas bidang penyerapan dengan melakukan jonjot usus (Villi). ⇒ Feses yang sangat cair akibat peristaltik yang terlalu cepat. Penyebab diare antara lain ansietas (stres). Gangguan Sistem Pencernaan • Apendikitis • Diare • Kontipasi (Sembelit) • Maldigesti • Parotitis • Tukak Lambung/Maag • Xerostomia ⇒ Radang usus buntu. Diare Apabila kim dari perut mengalir ke usus terlalu cepat maka defekasi menjadi lebih sering dengan feses yang mengandung banyak air. kolik. Desinfektan 4. maka feses menjadi keras dan kering. ⇒ Di dalam Duodenum terdapat getah pankreas (bersifat basa) yang mengandung Steapsin (Lipase).Usus 2. Keadaan seperti ini disebut diare. sehingga terjadi dehidrasi. Amilase dan Tripsinogen. Konstipasi (Sembelit) Sembelit terjadi jika kim masuk ke usus dengan sangat lambat. Dalam usus besar (Kolon). sembelit.

Sebagian besar tukak lambung ini disebabkan oleh infeksi bakteri jenis tertentu. Rahang dapat bergerak menyamping untuk menggiling makanan. Omasum dan Abomasum. Sapi. Tukak Lambung (Ulkus) Dinding lambung diselubungi mukus yang di dalamnya juga terkandung enzim. yaitu: Rumen.karena kurang mengkonsumsi makanan yang berupa tumbuhan berserat dan banyak mengkonsumsi daging. Gangguan lain adalah salah cerna akibat makan makanan yang merangsang lambung. seperti alkohol dan cabe yang mengakibatkan rasa nyeri yang disebut kolik. Retikulum. Jika pertahanan mukus rusak. dan usus. yaitu terdiri atas mulut. Beberapa gangguan lain pada sistem pencernaan antara lain sebagai berikut: Peritonitis. Struktur lambung memiliki empat ruangan. lambung. Sedangkan produksi HCl yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya gesekan pada dinding lambung dan usus halus. esofagus. Gigi seri (Insisivus) memiliki bentuk untuk menjepit makanan berupa tetumbuhan seperli rumput. Pola sistem pencernaan pada hewan umumnya sama dengan manusia. enzim pencernaan akan memakan bagian-bagian kecil dari lapisan permukaan lambung. Struktur khusus sistem pencernaan hewan ruminansia : 1. struktur alat pencernaan kadangkadang berbeda antara hewan yang satu dengan hewan yang lain. sehingga timbul rasa nyeri yang disebut tukak lambung. 4. faring. Tukak lambung menyebabkan berlubangnya dinding lambung sehingga isi lambung jatuh di rongga perut. mempunyai susunan gigi sebagai berikut: 3 M 3 3 P 3 0 C 0 0 I 4 0 I 4 0 C 0 0 P 3 0 M 3 Rahang atas Jenis gigi Rahang bawah I = insisivus = gigi seri . Dapat pula apendiks terinfeksi sehingga terjadi peradangan yang disebut apendisitis. 2. 3. misalnya. Gesekan akan lebih parah kalau lambung dalam keadaan kosong akibat makan tidak teratur yang pada akhirnya akan mengakibatkan pendarahan pada lambung. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadinya tukak lambung. Geraham belakang (Molare) memiliki bentuk datar dan lobar. Namun demikian. Gangguan lain pada lambung adalah gastritis atau peradangan pada lambung. merupakan peradangan pada selaput perut (peritonium).

dan abomasum 7-8%. dan fermentasi selulosa oleh enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri dan jenis protozoa tertentu. Proses fermentasi atau pembusukan yang dilaksanakan oleh bakteri terjadi pada sekum yang banyak mengandung bakteri. yaitu rumen. yaitu penyusun dinding sel tumbuhan yang terdiri atas 50% selulosa. Jika dibandingkan dengan kuda. kelinci. Esofagus berdinding tipis dan panjangnya bervariasi diperkirakan sekitar 5 cm. Kapasitas rumen 80%. Lambung mempunyai peranan penting untuk menyimpan makanan sementara yang akan dimamah kembali (kedua kah). diperkirakan sekitar 3/4 dart isi rongga perut. dan abomasum dengan ukuran yang bervariasi sesuai dengan umur dan makanan alamiahnya. Pembagian ini terlihat dari bentuk gentingan pada saat otot sfinkter berkontraksi. pada lambung juga terjadi proses pembusukan dan peragian. Esofagus (kerongkongan) pada sapi sangat pendek dan lebar serta lebih mampu berdilatasi (mernbesar). dan marmut tidak mempunyai struktur lambung seperti pada sapi untuk fermentasi seluIosa. yaitu perut yang sebenarnya dan di tempat ini masih terjadi proses pencernaan bolus secara kimiawi oleh enzim. bakteri tidak tahan hidup di abomasum karena pH yang sangat rendah. Selain itu. Makanan dari kerongkongan akan masuk rumen yang berfungsi sebagai gudang sementara bagi makanan yang tertelan. Dengan demikian. Bolus akan Jimuntahkan kembali ke mulut untuk dimamah kedua kali. Dari mulut makanan akan ditelan kembali untuk diteruskan ke ornasum. Hewan seperti kuda. akibatnya bakteri ini akan mati. Lambung sapi sangat besar. hewan ini tidak memerlukan asam amino esensial seperti pada manusia. Pada omasum terdapat kelenjar yang memproduksi enzim yang akan bercampur dengan bolus. terlihat bahwa sapi (hewan memamah biak) tidak mempunyai gigi seri bagian atas dan gigi taring. Proses fermentasi . Lambung ruminansia terdiri atas 4 bagian. retikulum 5%. retikulum. tetapi memiliki gigi geraham lebih banyak dibandingkan dengan manusia sesuai dengan fungsinya untuk mengunyah makanan berserat. polisakarida.C = kaninus = gigi taring P = premolar = geraham depan M = molar = geraham belakang Berdasarkan susunan gigi di atas. makanan akan diteruskan ke retikulum dan di tempat ini makanan akan dibentuk menjadi gumpalan-gumpalan yang masih kasar (disebut bolus). omasum. namun dapat dicernakan untuk menjadi sumber protein bagi hewan pemamah biak. faring pada sapi lebih pendek. Di rumen terjadi pencernaan protein. Selulase yang dihasilkan oleh mikroba (bakteri dan protozoa) akan merombak selulosa menjadi asam lemak. Akhirnya bolus akan diteruskan ke abomasum. Akan tetapi. omasum 7-8%. Dari rumen.

Hal itu dipengaruhi oleh makanannya yang sebagian besar terdiri dari serat (selulosa). sekat antar ruang belum sempurna. Sistem Gastrovaskuler. sekat sudah ⇒ sempurna. ⇒ Peredaran darah tunggal.Reptil .Mollusca dan Arthropods .Amphibi . jantung beruang tiga. Peredaran darah ganda. Enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri ini tidak hanya berfungsi untuk mencerna selulosa menjadi asam lemak. jantung beruang empat. . Sekum pada pemakan tumbuh-tumbuhan lebih besar dibandingkan dengan sekum karnivora. ⇒ Pada buaya terdapat lubang kecil antar bilik yang disebut foramen panizzae. .Protozoa . jantung beruang dua. Pada kelinci dan marmut.Pisces . ⇒ Peredaran darah ganda. Peredaran darah ganda.Aves . Tidak tertutup kemungkinan bakteri yang ada di sekum akan keluar dari tubuh organisme bersama feses. Sistem Peredaran darah terbuka Sistem peredaran darah tertutup. Usus pada sapi sangat panjang.Annelida ⇒ ⇒ ⇒ ⇒ Difusi (pada Amoeba) dan vakuola kontraktil (padaParamaecium). kelinci.Reptil ⇒ Peredaran darah tunggal. Hal itu disebabkan karena makanan herbivora bervolume besar dan proses pencernaannya berat. sedangkan pada karnivora volume makanan kecil dan pencernaan berlangsung dengan cepat. Kotoran yang belum tercerna tadi masih mengandung banyak zat makanan.Amphibi . ⇒ Peredaran darah ganda. jantung beruang dua. yang akan dicernakan lagi oleh kelinci. kotoran yang telah keluar tubuh seringkali dimakan kembali.Pisces .Coelenterata dan Platyhelmintbes . yakni pada lambung dan sekum yang kedua-duanya dilakukan oleh bakteri dan protozoa tertentu. jantung beruang empat. jantung beruang empat. sehingga di dalam feses (tinja) hewan yang mengandung bahan organik akan diuraikan dan dapat melepaskan gas CH4 (gas bio). Sedangkan pada sapi proses pencernaan terjadi dua kali. sekat antar ruang belum sempurna. ⇒ Peredaran darah ganda. Akibatnya kotoran kuda. usus halusnya bisa mencapai 40 meter.pada sekum tidak seefektif fermentasi yang terjadi di lambung. tetapi juga dapat menghasilkan bio gas yang berupa CH4 yang dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif. . jantung beruang tiga. dan marmut lebih kasar karena proses pencernaan selulosa hanya terjadi satu kali. yakni pada sekum.

⇒ Penyakit keganasan darah (kanker darah) ⇒ Pengerasan dinding pembuluh nadi. Ekskresi berarti pengeluaran zat buangan atau zat sisa hasil metabolisme yang berlangsung dalam tubuh organisme.Anemia . H20.sedangkan Arteriosklerosis disebabkan oleh kapur. Amonia (NH3). Kedua senyawa tersebut tidak berbahaya bila kadarnya tidak berlebihan.Hemofilia . mengeluarkan sisa metabolisme. merupakan zat yang . Peredaran darah ganda. 2. jantung beruang empat. Duktus Torasikus. sedangkan alat pengeluaran pada hewan invertebrata berupa nefridium. ⇒ Gangguan jantung karena terdapat gumpalan pada nadi tajuk (arteri koronaria). Bila terjadi di rektum disebut Hemoroid (Wasir).Aves Pada buaya terdapat lubang kecil antar bilik yang disebut foramen panizzae. Sisa metabolisme antara lain. Sistem ekskresi membantu memelihara homeostasis dengan tiga cara.Lekimia . Walaupun CO2 berupa zat sisa namun sebagian masih dapat dipakai sebagai dapar (penjaga kestabilan PH) dalam darah. kulit.Sklerosis -Trombus dan Embolus . Karbon dioksida dan air merupakan sisa oksidasi atau sisa pembakaran zat makanan yang berasal dari karbohidrat. Zat sisa metabolisme adalah hasil pembongkaran zat makanan yang bermolekul kompleks. NHS. sel api. atau buluh Malphigi. lemak dan protein. Bila terjadi infeksi dalam tubuh maka tedadi pembesaran kelenjar limfe regional. paru-paru. misalnya sebagai pelarut. Gangguan Pada Sistem Peredaran Darah . dan mengatur konsentrasi sebagian besar penyusun cairan tubuh. CO2. Duktus Limfatikus Dekster. ⇒ Pelebaran pembuluh vena akibat kerusakan pada katup-katupnya. Atherosklerosis disebabkan oleh lemak. darah sukar membeku. Demikian juga H2O dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. hasil pembongkaran/pemecahan protein. Di sepanjang pembuluh tersebut terdapat kelenjar getah bening yang berfungsi sebagai filter terhadap bibit penyakit. zat warna empedu. Zat sisa metabolisme dikeluarkan dari tubuh oleh alat ekskresi. sekat sudah ⇒ sempurna.. Terdapat dua pembuluh limfe besar : 1. Zat sisa ini sudah tidak berguna lagi bagi tubuh. Alat ekskresi pada manusia dan vertebrata lainnya berupa ginjal. dan asam urat. yaitu melakukan osmoregulasi.Varises ⇒ Kadar Hb tidak mencukupi (di bawah normal). ⇒ Kekurangan faktor pembekuan darah. dan hati.

1. jika untuk sementara disimpan dalam tubuh zat tersebut akan dirombak menjadi zat yang kurang beracun. . dan sistem ini berbeda antara invertebrata satu dengan invertebrata lainnya. SISTEM EKSKRESI PADA INVERTEBRATA Sistem ekskresi invertebrata berbeda dengan sistem ekskresi pada vertebrata. Zat inilah yang akan dioksidasi jadi urobilinogen yang berguna memberi warna pada tinja dan urin. zat ini harus dikeluarkan dari tubuh. Asam urat merupakan sisa metabolisme yang mengandung nitrogen (sama dengan amonia) dan mempunyai daya racun lebih rendah dibandingkan amonia. yaitu dalam bentuk urea. cacing gilig (Annellida). nefridium. Alat ekskresinya ada yang berupa saluran Malphigi. Struktur alat ekskresi pada casing pipih Sebagian besar sisa nitrogen tidak masuk dalam saluran ekskresi. Sistem Ekskresi pada Cacing Pipih Cacing pipih mempunyai organ nefridium yang disebut sebagaiprotonefridium. Oleh karena itu. Tiap sel api mempunyai beberapa flagela yang gerakannya seperti gerakan api lilin. Beberapa zat .Gbr. Gerakan flagela juga berfungsi mengatur arus dan menggerakan air ke sel api pada sepanjang saluran ekskresi. Air dikeluarkan lewat lubang nefridiofora ini. saluran bercabang menjadi pembuluh ekskresi yang terbuka sebagai lubang di permukaan tubuh (nefridiofora). Pada tempat tertentu. Di dalam protonefridium terdapat sel api yang dilengkapi dengan silia. Protonefridium tersusun dari tabung dengan ujung membesar mengandung silia. invertebrata memiliki sistem ekskresi yang sangat sederhana. Air dan beberapa zat sisa ditarik ke dalam sel api. Invertebrata belum memiliki ginjal yang berstruktur sempurna seperti pada vertebrata.beracun bagi sel. Pada umumnya. Zat warna empedu adalah sisa hasil perombakan sel darah merah yang dilaksanakan oleh hati dan disimpan pada kantong empedu. Berikut ini akan dibahas sistem ekskresi pada cacing pipih(Planaria). Sisa nitrogen lewat dari sel ke sistem pencernaan dan diekskresikan lewat mulut. Nefridium adalah tipe yang umum dari struktur ekskresi khusus pada invertebrata. Tugas pokok alat ekskresi ialah membuang sisa metabolisme tersebut di atas walaupun alat pengeluarannya berbeda-beda. karena daya larutnya di dalam air rendah. dan sel api. Namun demikian. dan belalang.

Alat Ekskresi pada Belalang Alat ekskresi pada belalang adalah pembuluh Malpighi. bahan-bahan yang berguna seperti air. Nefrostom bersilia dan bermuara di rongga tubuh (pseudoselom). anelida mendifusikan sisa amonianya di dalam tanah tetapi ureum diekskresikan lewat sistem ekskresi. Cairan tubuh ditarik ke corong nefrostom masuk ke nefridium oleh gerakan silia dan otot. Cairan dalam rongga tubuh cacing tanah mengandung substansi dan zat sisa. Di samping pembuluh Malphigi. 2. kecuali pada tiga segmen pertama dan terakhir.sisa berdifusi secara langsung dari sel ke air. serangga juga memiliki sistem trakea untuk mengeluarkan zat sisa hasil oksidasi yang berupa CO2. Metanefridium berlaku seperti penyaring yang menggerakkan sampah dan mengembalikan substansi yang berguna ke sistem sirkulasi. Corong (nefrostom) akan berlanjut pada saluran yang berliku-liku pada segmen berikutnya. 3. Kemudian gelembung ini akan bermuara ke bagian luar tubuhmelalui pori yang merupakan lubang (corong) yang kedua. Zat sisa ada dua bentuk. yaitu alat pengeluaran yang berfungsi seperti ginjal pada vertebrata. Sistem ekskresi pada anelida Bagian akhir dari saluran yang berliku-liku ini akan membesar seperti gelembung. yaitu amonia dan zat lain yang kurang toksik. Pembuluh Malphigi berupa kumpulan benang halus yang berwarna putih kekuningan dan pangkalnya melekat pada pangkal dinding usus. disebutnefrostom (di bagian anterior) dan terletak pada segmen yang lain. setiap segmen dalam tubuhnya mengandung sepasang metanefridium. molekul makanan. yaitu ureum. dan ion akan diambil oleh sel-sel tertentu dari tabung. Lubang yang pertama berupa corong. Rongga tubuh ini berfungsi sebagai sistem pencernaan. disebut nefridiofor. Pada cacing tanah yang merupakan anggota anelida. Saat cairan tubuh mengalir lewat celah panjang nefridium. Bahanbahan ini lalu menembus sekitar kapiler dan disirkulasikan lagi. Oleh karena cacing tanah hidup di dalam tanah dalam lingkungan yang lembab. Sistem Ekskresi pada Anelida dan Molluska Anelida dan molluska mempunyai organ nefridium yang disebutmetanefridium. Sistem trakea . Sampah nitrogen dan sedikit air tersisa di nefridium dan kadang diekskresikan keluar. Metanefridium memiliki dua lubang. Gbr.

Asam urat berbentuk kristal yang tidak larut. dan sisa air akan diserap lagi. bahan yang mengandung nitrogen diendapkan sebagai asam urat. Kristal asam urat dapat diekskresikan lewat anus bersama dengan feses. Asam urat dan sisa air masuk ke usus halus. Sistem Ekskresi pada belalang Sistem ekskresi pada manusia dan vertebrata lainnya melibatkan organ paru-paru. ginjal juga berfungsi mengeksresikan zat yang jumlahnya berlebihan. Ginjal Fungsi utama ginjal adalah mengekskresikan zat-zat sisa metabolisme yang mengandung nitrogen misalnya amonia. misalnya vitamin yang larut dalam air. Gbr. mempertahankan cairan ekstraselular dengan jalan mengeluarkan air bila berlebihan. dan hati. Darah mengalir lewat pembuluh Malpighi. Pembuluh Malpighi terletak di antara usus tengah dan usus belakang. kulit. Belalang tidak dapat mengekskresikan amonia dan harus memelihara konsentrasi air di dalam tubuhnya. Sekresi dari ginjal berupa urin. Amonia yang diproduksinya diubah menjadi bahan yang kurang toksik yang disebut asam urat. Amonia adalah hasil pemecahan protein dan bermacam-macam garam.ini berfungsi seperti paru-paru pada vertebrata. sedangkan air dan berbagai garam diserap kembali biasanya secara osmosis dan transpor aktif. serta mempertahankan keseimbangan asam dan basa. melalui proses deaminasi atau proses pembusukan mikroba dalam usus. ginjal. Selain itu. Saat cairan bergerak lewat bagian proksimal pembuluh Malpighi. Namun yang terpenting dari keempat organ tersebut adalah ginjal. 1. .

Pada badan Malphigi terdapatkapsul Bowman yang bentuknya seperti mangkuk atau piala yang berupa selaput sel pipih. Alat-alat ekskresi pada manusia yang berupa ginjal. Bagian korteks ginjal mengandung banyak sekali nefron ± 100 juta sehingga permukaan kapiler ginjal menjadi luas. Setiap menit 20-25% darah dipompa oleh jantung yang mengalir menuju ginjal. korteks (bagian luar) b. jumlahnya sepasang dan terletak di dorsal kiri dan kanan tulang belakang di daerah pinggang. Struktur Ginjal Bentuk ginjal seperti kacang merah.5% dari berat badan. Kapsul Bowman membungkus glomerulus. akibatnya perembesan zat buangan menjadi banyak. Tubulus pada badan Malphigi adalah tubulus proksimal yang bergulung dekat kapsul Bowman yang pada dinding sel terdapat banyak sekali mitokondria. pelvis renalis (rongga ginjal). paruparu. dan panjangnya ± 10 cm. kulit. Berat ginjal diperkirakan 0. Glomerulus berbentuk jalinan kapiler arterial. Tubulus yang kedua adalah tubulus distal. . medulla (sumsum ginjal) c. Setiap nefron terdiri atas badan Malphigi dan tubulus (saluran) yang panjang. dan kelenjar keringat a.Gbr. Ginjal terdiri dari tiga bagian utama yaitu: a.

Penyaringan (filtrasi) . Struktur dalam (anatomi) ginjal Pada rongga ginjal bermuara pembuluh pengumpul. Rongga ginjal dihubungkan oleh ureter (berupa saluran) ke kandung kencing (vesika urinaria) yang berfungsi sebagai tempat penampungan sementara urin sebelum keluar tubuh. 1. Ginjal terletak di dorsal pinggang berjumlah sepasang Gbr.Gbr. reabsorbsi. Proses-proses di dalam Ginjal Di dalam ginjal terjadi rangkaian prows filtrasi. Dari kandung kencing menuju luar tubuh urin melewati saluran yang disebut uretra. dan augmentasi. b.

dan sebagian besar protein plasma. jika hormon ADH banyak. dan 150 g glukosa. Kehilangan kemampuan mensekresi ADH menyebabkan penyakti diabetes insipidus. Komposisi urin yang dikeluarkan lewat ureter adalah 96% air. garam lain. keping darah. Sebaliknya. Reabsorbsi air terjadi pada tubulus proksimal dan tubulus distal. Bahan-bahan kecil terlarut dalam plasma. kalium. sedangkan air melalui peristiwa osn osis. dalam urin primer dapat mencapai 2% dalam urin sekunder. . dan garamgaram lainnya. Hal-hal yang Mempengaruhi Produksi Urin Hormon anti diuretik (ADH) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis posterior akan mempengaruhi penyerapan air pada bagian tubulus distal karma meningkatkan permeabilitias sel terhadap air. Augmentasi Augmentasi adalah proses penambahan zat sisa dan urea yang mulai terjadi di tubulus kontortus distal. Pada urin sekunder. klorida. Sebagian besar dari zat-zat ini direabsorbsi beberapa kali. di glomelurus terjadi pula pengikatan kembali sel-sel darah. seperti glukosa. natrium. Hasil penyaringan di glomerulus berupa filtrat glomerulus (urin primer) yang komposisinya serupa dengan darah tetapi tidak mengandung protein. Pada filtrat glomerulus masih dapat ditemukan asam amino. Gula dan asam mino meresap melalui peristiwa difusi. dan urea melewati saringan dan menjadi bagian dari endapan. 99% filtrat glomerulus akan direabsorbsi secara aktif pada tubulus kontortus proksimal dan terjadi penambahan zat-zat sisa serta urea pada tubulus kontortus distal. 2. natrium. 2.Filtrasi terjadi pada kapiler glomerulus pada kapsul Bowman. Sisa sampah kelebihan garam. misalnya pigmen empedu yang berfungsi memberi warm dan bau pada urin.5% urea. Sebaliknya. Selain penyaringan. konsentrasi zat-zat sisa metabolisme yang bersifat racun bertambah.5% garam. dan sisa substansi lain. Setelah terjadi reabsorbsi maka tubulus akan menghasilkan urin seku Zder yang komposisinya sangat berbeda dengan urin primer. Oleh karena itu. Substansi yang masih berguna seperti glukosa dan asam amino dikembalikan ke darah. kalium. 3. Beberapa faktor yang mempermudah proses penyaringan adalah tekanan hidrolik dan permeabilitias yang tinggi pada glomerulus. dan bahan lain pada filtrat dikeluarkan dalam urin. misalnya ureum dari 0. Penyerapan kembali (Reabsorbsi) Volume urin manusia hanya 1% dari filtrat glomerulus. 1200 g garam. Meresapnya zat pada tubulus ini melalui dua cara. glukosa. bikarbonat. Jika hormon ADH rendah maka penyerapan air berkurang sehingga urin menjadi banyak dan encer. zat-zat yang masih diperlukan tidak akan ditemukan lagi. penyerapan air banyak sehingga urin sedikit dan pekat. asam amino. Pada glomerulus terdapat sel-sel endotelium kapiler yang berpori (podosit) sehingga mempermudah proses penyaringan. 1.03`. Penderitanya akan menghasilkan urin yang sangat encer. Tiap hari tabung ginjal mereabsorbsi lebih dari 178 liter air.

Paru-paru (Pulmo) Fungsi utama paru-paru adalah sebagai alat pernapasan. H2O dan CO2 dapat berdifusi atau dapat dieksresikan di alveolus paru-paru karena pada alveolus bermuara banyak kapiler yang mempunyai selaput tipis. Akibatnya. Hati (Hepar) Hati disebut juga sebagai alat ekskresi di samping berfungsi sebagai kelenjar dalam sistem pencernaan. kadar gula dalam darah akan dikeluarkan lewat tubulus distal. Hati menjadi bagian dari sistem ekskresi karma menghasilkan empedu. Kulit (Cutis) . banyak sedikitnya urin dipengaruhi pula oleh faktor-faktor berikut : a. urin yang diproduksi banyak. dan dari jantung akan dipompakan ke paru-paru untuk berdifusi di alveolus. 2. Banyak sedikitnya hormon insulin Apabila hormon insulin kurang (penderita diabetes melitus). pembuangannya diatur oleh hati kemudian diangkut oleh darah ke ginjal. sehingga orang akan sering mengeluarkan urin. Saraf Rangsangan pada saraf ginjal akan menyebabkan penyempitan duktus aferen sehingga aliran darah ke glomerulus berkurang.Gambar 4: Mekanisme kerja pengaruh hormon ADH terhadap produksi urin. c. Selanjutnya. 4. dap setelah mengalami oksidasi akan berubah jadi urobilin yang memberi warna pada feses menjadi kekuningan. karma mengekskresikan zat Sisa metabolisme maka dibahas pula dalam sistem ekskresi. Selain ADH. akan menurunkan konsentrasi protein yang dapat menyebabkan tekanan koloid protein menurun sehingga tekanan filtrasi kurang efektif. Penderitanya disebut mengalami sakit kuning. sedangkan sekitar 25% lagi diikat oleh Hb yang membentuk karboksi hemoglobin (HbC02). Karbon dioksida dan air hash metabolisme di jaringan diangkut oleh darah lewat vena untuk dibawa ke jantung. Jika saluran empedu tersumbat karena adanya endapan kolesterol maka cairan empedu akan masuk dalam sistem peredaran darah sehingga cairan darah menjadi lebih kuning. Karbon dioksida dari jaringan sebagian besar (75%) diangkut oleh plasma darah dalam bentuk senyawa HC03. 3. Demikian juga kreatinin hash pemecahan protein. Hasilnya. Akan tetapi. b. filtrasi kurang efektif karena tekanan darah menurun. Hati juga berfungsi merombak hemoglobin menjadi bilirubin dap biliverdin. Kelebihan kadar gula dalam tubulus distal mengganggu proses penyerapan air. Jumlah air yang diminum Akibat banyaknya air yang diminum.

Kulit berfungsi sebagai organ ekskresi karma mengandung kelenjar keringat (glandula sudorifera) yang mengeluarkan 5% sampai 10% dari seluruh sisa metabolisme. Pusat pengatur suhu pada susunan saraf pusat akan mengatur aktifitas kelenjar keringat dalam mengeluarkan keringat. Keringat mengandung air, larutan garam, dap urea. Pengeluaran keringat yang berlebihan bagi pekerja berat menimbulkan hilangmelanositnya garam-garam mineral sehingga dapat menyebabkan kejang otot dan pingsan. Selain berfungsi mengekskresikan keringat, kulit juga berfungsi sebagai pelindung terhadap kerusakan fisik, penyinaran, serangan kuman, penguapan, sebagai organ penerima rangsang (reseptor), serta pengatur suhu tubuh. Kulit terdiri atas dua bagian utama yaitu: epidermis dan dermis. a. Epidermis (lapisan terluar) dibedakan lagi atas: 1. stratum 2. stratum 3. stratum 4. stratum luar. b. Dermis Pada bagian ini terdapat akar rambut, kelenjar minyak, pembuluh darah, serabut saraf, serta otot penegak rambut. Kelenjar keringat akan menyerap air dan garam mineral dari kapiler darah karena letaknya yang berdekatan. Selanjutnya, air dan garam mineral ini akan dikeluarkan di permukaan kulit (pada pori) sebagai keringat. Keringat yang keluar akan menyerap panas tubuh sehingga suhu tubuh akan tetap. Dalam kondisi normal, keringat yang keluar sekitar 50 cc per jam. Jumlah ini akan berkurang atau bertambah jika ada faktor-faktor berikut suhu lingkungan yang tinggi, gangguan dalam penyerapan air pada ginjal (gagal ginjal), kelembapan udara, aktivitas tubuh yang meningkat sehingga proses metabolisme berlangsung lebih cepat untuk menghasilkan energi, gangguan emosional, dan menyempitnya pembuluh darah akibat rangsangan pada saraf simpatik. Ginjal merupakan organ yang menyelenggarakan Homeostasis. Ginjal Terdiri Dari 1. Bagian Korteks yang berisi Nefron (terdiri dari Glomerulus dan Kapsula Bowman). 2. Bagian Medula yang berisi Tubulus Ginjal. korneum berupa zat tanduk (sel mati) dan selalu mengelupas lusidum granulosum yang mengandung pigmen germinativum ialah lapisan yang selalu membentuk sel-sel kulit ke arah

Tahapan Pembentukan Urine

1. Reaksi Filtrasi 2. Reaksi Rearsorbsi 3. Reaksi Ekskresi (Augmentasi)

Proses Pembentukan Urine Darah difiltrasi menjadi Filtrat Glomerulus (Urine Primer) ⇒ reabsorbsi di Tubulus Kontortus Proksimal menjadi Filtrat Tubulus (Urine Sekunder) ⇒augmentasi di Tubulus Kontortus Distal ⇒ U R I N E. Jumlah Urine Dipengaruhi oleh: - Jumlah cairan yang diminum (Balans cairan). - Jumlah garam yang masuk. - Hormon Antidiuretika (ADH) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis..postenor. Defisisensi hormon akan menyebabkan penyakit Diabetes..Insipidus --> jumlah urine yang keluar terlalu banyak. Metabolisme Protein Hingga Menghasilkan Urea 1. ORNITIN + NH3 + COz 4 SITRULIN 2. SITRULIN + NH3 4 ARGININ 3. ARGININ 4 ORNITIN + UREA Reaksi ke-3 dibantu oleh enzim Arginase, Sitrulin, Arginin dan Ornitin adalah nama asam amino.

Alat respirasi adalah alat atau bagian tubuh tempat 02 dapat berdifusi masuk dan sebaliknya C02 dapat berdifusi keluar. Alat respirasi pada hewan bervariasi antara hewan yang satu dengan hewan yang lain, ada yang berupa paru-paru, insang, kulit, trakea, dan paruparu buku, bahkan ada beberapa organisme yang belum mempunyai alat khusus sehingga oksigen berdifusi langsung dari lingkungan ke dalam tubuh, contohnya pada hewan bersel satu, porifera, dan coelenterata. Pada ketiga hewan ini oksigen berdifusi dari lingkungan melalui rongga tubuh.

Gbr. Berbagai macam alat respirasi pada hewan

1. Alat Respirasi pada Serangga Corong hawa (trakea) adalah alat pernapasan yang dimiliki oleh serangga dan arthropoda lainnya. Pembuluh trakea bermuara pada lubang kecil yang ada di kerangka luar (eksoskeleton) yang disebut spirakel. Spirakel berbentuk pembuluh silindris yang berlapis zat kitin, dan terletak berpasangan pada setiap segmen tubuh. Spirakel men punyai katup yang dikontrol oleh otot sehingga membuka dan menutupnya spirakel terjadi secara teratur. Pada umumnya spirakel terbuka selama serangga terbang, dan tertutup saat serangga beristirahat.

Gbr. Trakea pada serangga

Oksigen dari luar masuk lewat spirakel. Kemudian udara dari spirakel menujupembuluh-pembuluh trakea dan selanjutnya pembuluh trakea bercabang lagi

Di bagian ujung trakeolus terdapat cairan sehingga udara mudah berdifusi kejaringan. Mekanisme pernapasan pada serangga. Pada serangga air seperti jentik nyamuk udara diperoleh dengan menjulurkan tabung pernapasan ke perxnukaan air untuk mengambil udara.mempunyai gelembung udara di organ yang menyerupai rambut pada permukaan ventral. adalah sebagai berikut : Jika otot perut belalang berkontraksi maka trakea mexrupih sehingga udara kaya COZ keluar. Keluar masuknya udara disebabkan oleh gerakan otot yang terjadi secara teratur. Pertukaran gas terjadi antara trakeolus dengan sel-sel tubuh. Selama menyelam. . Serangga air tertentu mempunyai gelembung udara sehingga dapat menyelam di air dalam waktu lama. Trakeolus ini mempunyai fungsi yang sama dengan kapiler pada sistem pengangkutan (transportasi) pada vertebrata. ada pula serangga yang mempunyai insang trakea yang berfungsi menyerap udara dari air. kepik Notonecta sp. Sebaliknya. Paruparu buku ini juga memiliki spirakel tempat masuknya oksigen dari luar. Selain itu. O2 dalam gelembung dipindahkan melalui sistem trakea ke sel-sel pernapasan. jika otot perut belalang berelaksasi maka trakea kembali pada volume semula sehingga tekanan udara menjadi lebih kecil dibandingkan tekanan di luar sebagai akibatnya udara di luar yang kaya 02 masuk ke trakea. Paru-paru buku memiliki gulungan yang berasal dari invaginasi perut. atau pengambilan udara melalui cabang-cabang halus serupa insang. Trakeolus tidak berlapis kitin. Sistem trakea berfungsi mengangkut OZ dan mengedarkannya ke seluruh tubuh. Selanjutnya dari cabang halus ini oksigen diedarkan melalui pembuluh trakea. Misalnya. 2. Dengan demikian. darah pada serangga hanya berfungsi mengangkut sari makanan dan bukan untuk mengangkut gas pernapasan.menjadi cabang halus yang disebut trakeolus sehingga dapat mencapai seluruh jaringan dan alat tubuh bagian dalam. Masing-masing paru-paru buku ini memiliki lembaran-lembaran tipis (lamela) yang tersusun berjajar. dan sebaliknya mengangkut C02 basil respirasi untuk dikeluarkan dari tubuh. Alat Pernapasan pada Kalajengking dan Laba-laba Kalajengking dan laba-laba besar (Arachnida) yang hidup di darat memiliki alat pernapasan berupa paru-paru buku. misalnya belalang. sedangkan jika hidup di air bernapas dengan insang buku. dan dibentuk oleh sel yang disebut trakeoblas. berisi cairan.

4. ini dimungkinkan karma kulitnya selalu dalam keadaan basah dan mengandung banyak kapiler sehingga gas pernapasan mudah berdifusi. Hewan yang memiliki insang luar sepanjang hidupnya adalah salamander. C02 yang dibawa oleh darah dari jaringan akan bermuara ke insang dan dari insang diekskresikan keluar tubuh. ikan mempunyai gelembung renang yang terletak di dekat punggung. dari jantung dipompa ke kulit dan paru-paru lewat arteri kulit pare- . dan paru-paru.Gbr.sedangkan insang pada ikan bertulang rawan tidak ditutupi oleh operkulum.dan tiap filamen mengandung banyak lapisan tipis (lamela). Irisan melintanK paru-paru buku pada laba-laba Baik insang buku maupun paru-paru buku keduanya mempunyai fungsi yang sama seperti fungsi paru-paru pada vertebrata. Tiap lembaran insang terdiri dare sepasang filamen. Beberapa jenis ikan mempunyai labirinyang merupakan perluasan ke atas dari insang dan membentuk lipatan-lipatan sehingga merupakan rongga-rongga tidak teratur. dan osmoregulator. Insang berbentuk lembaran-lembaran tipis berwarna merah muda dan selalu lembap. Alat Pernapasan pada Katak Pada katak. yakni inspirasi dan ekspirasi. 02 dari air masuk ke dalam insang kemudian 02 diikat oleh kapiler darah untuk dibawa ke jaringan-jaringan yang membutuhkan. Oksigen yang masuk lewat kulit akan melewati vena kulit (vena kutanea) kemudian dibawa ke jantung untuk diedarkan ke seluruh tubuh. Pada fase inspirasi. sedangkan bagian dalam berhubungan erat dengan kapiler-kapiler darah. yaitu insang luar. Insang tidak saja berfungsi sebagai alat pernapasan tetapi dapat pula berfungsi sebagai alat ekskresi garam-garam. insang juga dimiliki oleh katak pada fase berudu. Alat Pernapasan pada Ikan Insang dimiliki oleh jenis ikan (pisces). Mekanisme pernapasan pada ikan melalui 2 tahap. 3. Sebaliknya pada fase ekspirasi. Labirin ini berfungsi menyimpan cadangan 02 sehingga ikan tahan pada kondisi yang kekurangan 02. selain dengan labirin. katak bernapas pula dengan kulit. Bagian terluar dare insang berhubungan dengan air. Pada saat terjadi gerakan rongga mulut dan faring. Selain bernapas dengan selaput rongga mulut. Selain dimiliki oleh ikan. Sebaliknya karbon dioksida dari jaringan akan di bawa ke jantung. alat pertukaran ion. Kecuali pada fase berudu bernapas dengan insang karena hidupnya di air. Pada filamen terdapat pembuluh darah yang memiliki banyak kapiler sehingga memungkinkan OZ berdifusi masuk dan CO2 berdifusi keluar. Insang pada ikan bertulang sejati ditutupi oleh tutup insang yang disebut operkulum. Untuk menyimpan cadangan 02. Contoh ikan yang mempunyai labirin adalah: ikan gabus dan ikan lele. Selaput rongga mulut dapat berfungsi sebagai alat pernapasan karma tipis dan banyak terdapat kapiler yang bermuara di tempat itu. oksigen berdifusi lewat selaput rongga mulut. penyaring makanan. kulit. Iubang hidung terbuka dan glotis tertutup sehingga udara berada di rongga mulut dan berdifusi masuk melalui selaput rongga mulut yang tipis.

karbon dioksida dilepaskan ke lingkungan. Mekanisme inspirasi adalah sebagai berikut. oksigen diikat oleh darah yang berada dalam kapiler dinding paru-paru dan sebaliknya. Paru-paru . Setelah itu koane menutup dan otot rahang bawah dan otot geniohioideus berkontraksi sehingga rongga mulut mengecil. Mekanisme pernafasan katak Dalam paru-paru terjadi mekanisme inspirasi dan ekspirasi yang keduanya terjadi saat mulut tertutup. 5. Alat Pernapasan pada Reptilia Paru-paru reptilia berada dalam rongga dada dan dilindungi oleh tulang rusuk.bentuk seperti kantung sehingga gas pernapasan dapat berdifusi. Permukaan paru-paru diperbesar oleh adanya bentuk. Otot Sternohioideusberkonstraksi sehingga rongga mulut membesar. katak bernapas juga dengan paruparu walaupun paru-parunya belum sebaik paru-paru mamalia. Otot-otot perut dan sternohioideus berkontraksi sehingga udara dalam paru-paru tertekan keluar dan masuk ke dalam rongga mulut. akibatnya oksigen masuk melalui koane. alat pernafasan katak Gbr. Gbr. Katak mempunyai sepasang paru-paru yang berbentuk gelembung tempat bermuaranya kapiler darah. dengan beberapa belahanbelahan yang membuat paru-parunya bertekstur seperti spon. Mengecilnya rongga mulut mendorong oksigen masuk ke paru-paru lewat celah-celah. otot rahang bawah berkontraksi yang juga diikuti dengan berkontraksinya geniohioideus sehingga rongga mulut mengecil. Dengan demikian pertukaran oksigen dan karbon dioksida dapat terjadi di kulit. Paruparu dengan rongga mulut dihubungkan oleh bronkus yang pendek. Dalam paru-paru terjadi pertukaran gas. Pada kadal. Celah tekak menutup dan sebaliknya koane membuka. Bersamaan dengan itu. Fase inspirasi adalah saat udara (kaya oksigen) yang masuk lewat selaput rongga mulut dan kulit berdifusi pada gelembunggelembung di paru-paru. Dengan mengecilnya rongga mulut maka udara yang kaya karbon dioksida keluar. Selain bernapas dengan selaput rongga mulut dan kulit. Pada reptilia pertukaran gas tidak efektif. Mekanisme ekspirasi adalah sebagai berikut. dan buaya paru-paru lebih kompleks. kura-kura. hanya dengan beberapa lipatan dinding yang berfungsi memperbesar permukaan pertukaran gas. Paruparu reptilia lebih sederhana.paru (arteri pulmo kutanea).

udara masuk kemudian diteruskan pada celah tekak yang terdapat pada dasar faring yang menghubungkan trakea. Jadi. ruang dada bagian depan (toraks anterior). dan di rongga perut(kantong udara abdominal). Pada tempat ini. sehingga rongga dada mengecil dan tekanan menjadi lebih besar dari tekanan di udara luar akibatnya udara dari paru-paru yang kaya karbon dioksida keluar. Parabronkus berupa tabung tabung kecil. Saat sayap mengepak atau diangkat ke atas maka kantung hawa di tulang korakoid terjepit sehingga oksigen pada tempat itu masuk ke paru-paru. Bronkus bercabang lagi menjadi mesobronkus yangmerupakan bronkus sekunder dan dapat dibedakan menjadi ventrobronkus (di bagian ventral) dan dorsobronkus ( di bagian dorsal). 6. Bersamaan dengan mengecilnya rongga dada. Pundi-pundi hawa berhubungan dengan paruparu dan berselaput tipis. yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. pelepasan oksigen di paru-paru dapat terjadi pada saat ekspirasi maupun inspirasi. oleh banyak parabronkus (100 atau lebih).pundi hawa sebagai cadangan udara. Di pundi-pundi hawa tidak terjadi difusi gas pernapasan. Dalam bronkus pada pangkal trakea terdapat sirink yang pada bagian dalamnya terdapat lipatan-lipatan berupa selaput yang dapat bergetar. ekspirasi terjadi apabila otot interkostal relaksasi maka tulang rusuk dan tulang dada kembali ke posisi semula. Jalur pernapasan pada burung berawal di lubang hidung. antara tulang selangka (korakoid). Selain paru-paru. Ventrobronkus dihubungkan dengan dorsobronkus. udara dari kantung hawa masuk ke paru-paru dan terjadi pelepasan oksigen dalam pembuluh kapiler di paruparu. burung memiliki 8 atau 9 perluasan paru-paru atau pundi-pundi hawa (sakus pneumatikus) yang menyebar sampai ke perut. Trakeanya panjang berupa pipa bertulang rawan yang berbentuk cincin.ruang dada bagian belakang (toraks posterior). dan sayap. Udara pada pundi-pundi hawa dimanfaatkan hanya pada saat udara (OZ) di paruparu berkurang. pundi-pundi hawa hanya berfungsi sebagai penyimpan cadangan oksigen dan meringankan tubuh. dan bagian akhir trakea bercabang menjadi dua bagian. burung mengisap udara dengan cara memperbesar rongga dadanya sehingga tekanan udara di dalam rongga dada menjadi kecil yang mengakibatkan masuknya udara luar. Di parabronkus bermuara banyak kapiler sehingga memungkinkan udara berdifusi. . Udara luar yang masuk sebagian kecil tinggal di paru-paru dan sebagian besar akan diteruskan ke pundi. yakni saat burung sedang mengepakkan sayapnya. Atau dengan kata lain. Bergetarnya selaput itu menimbulkan suara. Alat Pernapasan pada Burung Pada burung. Pundi-pundi hawa terdapat di pangkal leher (servikal). tempat berdifusinya gas pernapasan hanya terjadi di paru-paru. Karena adanya pundi-pundi hawa maka pernapasan pada burung menjadi efisien. Paruparu burung berjumlah sepasang dan terletak dalam rongga dada yang dilindungi oleh tulang rusuk. leher. Sebaliknya. Masuknya udara yang kaya oksigen ke paru-paru (inspirasi) disebabkan adanya kontraksi otot antartulang rusuk (interkostal) sehingga tulang rusuk bergerak keluar dan tulang dada bergerak ke bawah.pada beberapa jenis kadal misalnya bunglon Afrika mempunyai pundi-pundi hawa cadangan yang memungkinkan hewan tersebut melayang di udara.

Burung mengisap udara ⇒ udara mengalir lewat bronkus ke pundi-pundi hawa bagian belakang ⇒ bersamaan dengan itu udara yang sudah ada di paru-paru mengalir ke pundipundi hawa ⇒ udara di pundi-pundi belakang mengalir ke paruparu ⇒ udara menuju pundipundi hawa depan.Bagan pernapasan pada burung di saat hinggap adalah sebagai berikut. Juga terdapat konka yang mempunyai banyak kapiler darah yang berfungsi menghangatkan udara yang masuk. di dalamnya terdapat kelenjar minyak (kelenjar sebasea) dan kelenjar keringat (kelenjar sudorifera). b. Urutan saluran pernapasan adalah sebagai berikut: rongga hidung ⇒ faring ⇒ trakea ⇒ bronkus ⇒ paru-paru (bronkiol dan alveolus). antara lain. aktifitas. Sistem pernapasan pada manusia mencakup dua hal.Selaput lendir berfungsi menangkap benda asing yang masuk lewat saluran pernapasan. Skema Sistem Respirasi Pada Manusia a. Gbr. Selain itu. Kecepatan respirasi pada berbagai hewan berbeda bergantung dari berbagai hal. kesehatan. terdapat juga rambut pendek dan tebal yang berfungsi menyaring partikel kotoran yang masuk bersama udara. dan bobot tubuh.Rongga hidung berlapis selaput lendir. yakni saluran pernapasan dan mekanisme pernapasan. Faring (Tenggorokan) . Rongga Hidung (Cavum Nasalis) Udara dari luar akan masuk lewat rongga hidung (cavum nasalis).

di bagian sampingdibatasi oleh otot dan rusuk dan di bagian bawah dibatasi oleh diafragma yang berotot kuat. Walaupun demikian. Paruparu ada dua bagian yaitu paru-paru kanan (pulmo dekster) yang terdiri atas 3 lobus dan paru-paru kiri (pulmo sinister) yang terdiri atas 2 lobus. Bronkus bercabangcabang lagi menjadi bronkiolus.Udara dari rongga hidung masuk ke faring. Cabang-cabang Tenggorokan (Bronki) Tenggorokan (trakea) bercabang menjadi dua bagian. Paru-paru dibungkus oleh dua selaput yang tipis. d. saraf kita akan mengatur agar peristiwa menelan. dikelilingi oleh cincin tulang rawan. yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. Paru-paru (Pulmo) Paru-paru terletak di dalam rongga dada bagian atas. Pada bagian belakang faring (posterior) terdapat laring (tekak) tempat terletaknya pita suara (pita vocalis). bernapas. Tenggorokan (Trakea) Tenggorokan berupa pipa yang panjangnya ± 10 cm. . yaitu saluran pernapasan (nasofarings) pada bagian depan dan saluran pencernaan (orofarings) pada bagian belakang. dan berbicara tidak terjadi bersamaan sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan. Faring merupakan percabangan 2 saluran. Struktur lapisan mukosa bronkus sama dengan trakea. terletak sebagian di leher dan sebagian di rongga dada (torak). Masuknya udara melalui faring akan menyebabkan pita suara bergetar dan terdengar sebagai suara. c. disebut pleura. Dinding tenggorokan tipis dan kaku. Makan sambil berbicara dapat mengakibatkan makanan masuk ke saluran pernapasan karena saluran pernapasan pada saat tersebut sedang terbuka. hanya tulang rawan bronkus bentuknya tidak teratur dan pada bagian bronkus yang lebih besar cincin tulang rawannya melingkari lumen dengan sempurna. e. Silia-silia ini berfungsi menyaring benda-benda asing yang masuk ke saluran pernapasan. dan pada bagian dalam rongga bersilia. Selaput bagian dalam yang langsung menyelaputi paru-paru disebut pleura dalam (pleura visceralis) dan selaput yang menyelaputi rongga dada yang bersebelahan dengan tulang rusuk disebut pleura luar (pleura parietalis).

Pada bagian distal kemungkinan tidak bersilia. Cairan pleura berasal dari plasma darah yang masuk secara eksudasi. dan pembuluh darah. Di dalam paru-paru. alveolus. . Paru-paru tersusun oleh bronkiolus. Dinding rongga pleura bersifat permeabel terhadap air dan zat-zat lain. dindingnya makin menipis jika dibanding dengan bronkus. Oleh karena alveolus berselaput tipis dan di situ banyak bermuara kapiler darah maka memungkinkan terjadinya difusi gas pernapasan. jaringan elastik. Struktur paru-paru Antara selaput luar dan selaput dalam terdapat rongga berisi cairan pleura yang berfungsi sebagai pelumas paru-paru. tetapi rongganya masih mempunyai silia dan di bagian ujung mempunyai epitelium berbentuk kubus bersilia. Gbr.Gbr. Bronkiolus berakhir pada gugus kantung udara (alveolus). Alveolus terdapat pada ujung akhir bronkiolus berupa kantong kecil yang salah satu sisinya terbuka sehingga menyerupai busa atau mirip sarang tawon. bronkiolus bercabang-cabang halus dengan diameter ± 1 mm. Alveolus yang diperbesar ernapasan adalah suatu proses yang terjadi secara otomatis walau dalam keadaan tertidur sekalipun karma sistem pernapasan dipengaruhi oleh susunan saraf otonom. Bronkiolus tidak mempunyi tulang rawan. Paru-paru berstruktur seperti spon yang elastis dengan daerah permukaan dalam yang sangat lebar untuk pertukaran gas.

Fase ini berupa berkontraksinya otot antartulang rusuk sehingga rongga dada membesar. Pernapasan Dada Pernapasan dada adalah pernapasan yang melibatkan ototantartulang rusuk. akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk. apabila tekanan dalam rongga dada lebih besar maka udara akan keluar. yaitu pernapasan luar dan pernapasan dalam. Fase inspirasi. Fase Ekspirasi. Sehubungan dengan organ yang terlibat dalam pemasukkan udara(inspirasi) dan pengeluaran udara (ekspirasi) maka mekanisme pernapasan dibedakan atas dua macam. Fase ekspirasi merupakan fase berelaksasinya otot diafragma . 1. Fase ekspirasi. Sebagai akibatnya.Menurut tempat terjadinya pertukaran gas maka pernapasan dapat dibedakan atas 2 jenis. tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar. a. 2. Pada fase ini otot diafragma berkontraksi sehingga diafragma mendatar. Pernapasan luar adalah pertukaran udara yang terjadi antara udara dalam alveolus dengan darah dalam kapiler. Mekanisme pernapasan perut dapat dibedakan menjadi dua tahap yakni sebagai berikut. Jika tekanan di luar rongga dada lebih besar maka udara akan masuk. Sebaliknya. Mekanismenya dapat dibedakan sebagai berikut. akibatnya rongga dada membesar dan tekanan menjadi kecil sehingga udara luar masuk. Pernapasan Perut Pernapasan perut merupakan pernapasan yang mekanismenya melibatkan aktifitas otot-otot diafragma yang membatasi rongga perut dan rongga dada. Pernapasan dada dan perut terjadi secara bersamaan. Masuk keluarnya udara dalam paru-paru dipengaruhi oleh perbedaan tekanan udara dalam rongga dada dengan tekanan udara di luar tubuh. yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut. 2. sedangkan pernapasan dalam adalah pernapasan yang terjadi antara darah dalam kapiler dengan sel-sel tubuh. Fase Inspirasi. 1. Gambar 1 Mekanisme inspirasi dan ekspirasi pada manusia b. sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar. Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot antara tulang rusuk ke posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil.

inspirasi maupun ekspirasi dalam menggunakan sekitar 1500 cc udara pernapasan (expiratory reserve volume = inspiratory reserve volume = 1500 cc). kemampuan dan kebiasaan bernapas. Volume udara pernapasan dapat diukur dengan suatu alat yang disebut spirometer. kegiatan inspirasi dan ekpirasi atau menghirup dan menghembuskan udara dalam bernapas hanya menggunakan sekitar 500 cc volume udara pernapasan (kapasitas tidal = ± 500 cc). Dalam keadaan luar biasa. yang 1000 cc merupakan sisa udara yang tidak dapat digunakan tetapi senantiasa mengisi bagian paru-paru sebagai residu atau udara sisa. Udara ini dikenal sebagai kapasitas total udara pernapasan manusia. akibatnya udara keluar dari paru-paru. sedangkan sisanya mengisi saluran pernapasan. kapasitas vital udara yang digunakan dalam proses bernapas mencapai 3500 cc. Skema udara pernapasan Udara cadangan inspirasi1500 Udara pernapasan biasa 500 Udara cadangan ekspirasi 1500 Udara sisa (residu) 1000 kapasitas total ⇐ ⇒ kapasitas vital Dengan demikian. udara yang digunakan dalam proses pernapasan memiliki volume antara 500 cc hingga sekitar 3500 cc. Gambar 1 Gambaran skematik spirometer Besarnya volume udara pernapasan tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor.(kembali ke posisi semula.Kapasitas tidal adalah jumlah udara yang keluar masuk pare-paru pada pernapasan normal. hanya sekitar 350 cc udara yang mencapai alveolus. volume udara paru-paru manusia mencapai 4500 cc. Walaupun demikian. antara lain ukuran alat pernapasan. Dalam keadaan normal. . Kapasitas vital adalah jumlah udara maksimun yang dapat dikeluarkan seseorang setelah mengisi paru-parunya secara maksimum. serta kondisi kesehatan. Lihat skema udara pernapasan berikut ini. mengembang) sehingga rongga dada mengecil dan tekanan menjadi lebih besar. Dalam keadaaan normal. Dari 500 cc udara inspirasi/ekspirasi biasa.

dan kadar O2 di udara. perbedaan kadar O2 dalam jaringan. Oleh karena itu oksigen dapat masuk ke paru-paru secara difusi. Tekanan seluruh udara lingkungan sekitar 1 atmosfir atau 760 mm Hg.Pertukaran O2 dan CO2 antara alveolus dan Pembuluh darah yang menyelubungi Secara sederhana. Dalam keadaan biasa. tekanan O2 (P O2). Selanjutnya. Hemoglobin yang terdapat dalam butir darah merah atau eritrosit ini tersusun oleh senyawa hemin atauhematin yang mengandung unsur besi dan globin yang berupa protein. Gbr. sedangkan tekanan O2 di lingkungan sekitar 160 mm Hg. seseorang yang memiliki kebiasaan memakan lebih banyak daging akan membutuhkan lebih banyak oksigen daripada seorang vegetarian. Proses difusi oksigen ke dalam arteri demikian juga difusi CO2 dari arteri dipengaruhi oleh tekanan O2 dalam udara inspirasi.5 cc tiap menit. Tekanan oksigen di lingkungan lebih tinggi dari pada tekanan oksigen dalam alveolus paru-paru dan arteri yang hanya 104 mm Hg. Kebutuhan tersebut berbanding lurus dengan volume udara inspirasi dan ekspirasi biasa kecuali dalam keadaan tertentu saat konsentrasi oksigen udara inspirasi berkurang atau karena sebab lain. Selanjutnya. misalnya konsentrasi hemoglobin darah berkurang. . .Jumlah oksigen yang diambil melalui udara pernapasan tergantung pada kebutuhan dan hal tersebut biasanya dipengaruhi oleh jenis pekerjaan. manusia membutuhkan sekitar 300 cc oksigen sehari (24 jam) atau sekitar 0. Pekerja-pekerja berat termasuk atlit lebih banyak membutuhkan oksigen dibanding pekerja ringan. pengikatan oksigen oleh hemoglobin dapat diperlihat-kan menurut persamaan reaksi bolak-balik berikut ini : Hb4 + O2 4 Hb O2 (oksihemoglobin) berwarna merah jernih Reaksi di atas dipengaruhi oleh kadar O2. kadar CO2. Demikian juga seseorang yang memiliki ukuran tubuh lebih besar dengan sendirinya membutuhkan oksigen lebih banyak. Oksigen yang dibutuhkan berdifusi masuk ke darah dalam kapiler darah yang menyelubungi alveolus. ukuran tubuh. serta jumlah maupun jenis bahan makanan yang dimakan. sebagian besar oksigen diikat oleh zat warna darah atau pigmen darah (hemoglobin) untuk diangkut ke sel-sel jaringan tubuh.

CO2 mengalir lewat arteri pulmonalis yang tekanan O2 nya sama yaitu 45 mm hg. . Berapa minimal darah yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan oksigen pada jaringan? Setiap 100 mm3 darah dengan tekanan oksigen 100 mm Hg dapat mengangkut 19 cc oksigen.3 cc CO2 sehingga mempengaruhi pH darah menjadi 4. Reaksinya adalah sebagai berikut.5 karena terbentuknya asam karbonat. O2 ini akan dipergunakan. Karbon dioksida terikat dalam gugus ion bikarbonat (HCO3) melalui proses berantai pertukaran klorida (70% dari seluruh CO2). Karbon dioksida terikat pada hemoglobin dalam bentuk karbomino hemoglobin (23% dari seluruh CO2). Dari jaringan CO2 akan mengalir lewat vena sistemik ke jantung. Glikolisis terjadi di sitoplasma. menuju ke jantung. Energi yang digunakan dalam kegiatan respirasi bersumber dari ATP (Adenosin Tri Fosfat) yang ada pada masing-masing sel. yakni tahap transfer elektron. O2 akan mengalir lewat vena pulmonalis yang tekananO2 nya 104 mm. lebih tinggi dibandingkan vena sistemik yang hanya 45 mm Hg. Dengan demikian kemampuan hemoglobin untuk mengikat oksigen adalah 7 cc per 100 mm3 darah. 2. Bila tekanan oksigen hanya 40 mm Hg maka hanya ada sekitar 12 cc oksigen yang bertahan dalam darah vena. Dari jantung. Karbon dioksida larut dalam plasma. Di jaringan. ATP berasal dari bahan-bahan karbohidrat yang diubah menjadi fosfat melalui tiga tahapan. dan membentuk asam karbonat dengan enzim anhidrase (7% dari seluruh CO2). Dari jantung O2 mengalir lewat arteri sistemik yang tekanan O2 nya 104 mm hg menuju ke jaringan tubuh yang tekanan O2 nya 0 . Mula-mula proses glikolisis oleh enzim glukokinase membentuk piruvat pada siklus Glukosa (Tahap I) kemudian tahap II. yakni siklus krebs (TCA = Tri Caboxylic Acid Cycle) kemudian tahap III. Hal tersebut dapat disebabkan karena keadaan Pneumoni. Pengangkutan CO2 oleh darah dapat dilaksanakan melalui 3 Cara yakni sebagai berikut. CO2 + H2O ⇒ H2CO3 ⇒ H+ + HCO-3 Gangguan terhadap pengangkutan CO2 dapat mengakibatkan munculnya gejala asidosis karena turunnya kadar basa dalam darah. 3.40 mm hg. Pengangkutan sekitar 200 mm3 C02 keluar tubuh umumnya berlangsung menurut reaksi kimia berikut: C02 + H20 ⇒ (karbonat anhidrase) H2CO3 Tiap liter darah hanya dapat melarutkan 4.Dari paru-paru. siklus krebs terjadi di mitokondria. Dari arteri pulmonalis CO2 masuk ke paru-paru lalu dilepaskan ke udara bebas. Tekanan CO2 di jaringan di atas 45 mm hg. 1. Sebaliknya apabila terjadi akumulasi garam basa dalam darah maka muncul gejala alkalosis.

Paru-paru juga dapat mengalami kerusakan karena terinfeksiMycobacterium tuber culosis penyebab penyakit TBC. alveolusnya terisi air sehingga difusi oksigen sangat sedikit bahkan tidak ada sama sekali sehingga mengakibatkan orang tersebut shock dan pernapasannya dapat terhenti. Gangguan pada sistem pernapasan adalah terganggunya pengangkutan O2 ke selsel atau jaringan tubuh. Peradangan dapat terjadi pada rongga hidung bagian atas dan disebutsinusitis. Sistern ini meliputi sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Keracunan asam sianida. Contohnya otot dan kelenjar. Orang seperti itu dapat ditolong dengan mengeluarkan air dari saluran pernapasannya dan melakukan pernapasan buatan tanpa alat dengan cara dari mulut ke mulut dengan irama tertentu dan menggunakan metode Silvester dan Hilger Neelsen. Efektor adalah sel atau organ yang menghasilkan tanggapan terhadap rangsangan. saraf mempunyai hubungan kerja seperti mata rantai (berurutan) antara reseptor dan efektor. batu bara dan racun lain dapat pula menyebabkan terganggunya pengikatan O2 oleh hemoglobin dalam pembuluh darah. misalnya polip.Ketiga tahap di atas dapat dilihat pada skema berikut ini. Dalam kegiatannya. disebut asfiksi. serta radang pada pleura disebut pleuritis. Penyakit pernapasan yang sering terjadi adalah emfisema berupa penyakit yang terjadi karena susunan dan fungsi alveolus yang Sistem saraf tersusun oleh berjuta-juta sel saraf yang mempunyai bentuk bervariasi. Pada orang yang tenggelam. dan adenoid. Gejala alergi terutama asma dapat pula menghinggapi sistem pernapasan begitu juga kanker dapat menyerang paru-paru terutama para perokok berat. peradangan pada bronkus disebut bronkitis. Asfiksi ada bermacam-macam misalnya terisinya alveolus dengan cairan limfa karena infeksi Diplokokus pneumonia atau Pneumokokus yang menyebabkan penyakit pneumonia. SEL SARAF . Asfiksi dapat pula disebabkan karena penyumbatan saluran pernapasan oleh kelenjar limfa. amandel. debu. Reseptor adalah satu atau sekelompok sel saraf dan sel lainnya yang berfungsi mengenali rangsangan tertentu yang berasal dari luar atau dari dalam tubuh. Pengangkutan O2 dapat pula terhambat karena tingginya kadar karbon monoksida dalam alveolus sedangkan daya ikat (afinitas) hemoglobin jauh lebih besar terhadap CO daripada O2 dan CO2. karena daya afinitas hemoglobin juga lebih besar terhadap racun dibanding terhadap O2.

Pada bagian luar akson terdapat lapisan lemak disebut mielin yang merupakan kumpulan sel Schwann yang menempel pada akson. Berdasarkan struktur dan fungsinya. Gbr. Kedua serabut saraf ini berisi plasma sel. yaitu otak (ensefalon) dan sumsum belakang (medula spinalis). Sel saraf motor Fungsi sel saraf motor adalah mengirim impuls dari sistem saraf pusat ke otot atau kelenjar yang hasilnya berupa tanggapan tubuh terhadap rangsangan. Akson yang diperbesar Setiap neuron hanya mempunyai satu akson dan minimal satu dendrit. Dendrit berfungsi mengirimkan impuls ke badan sel saraf. sedangkan akson berfungsi mengirimkan impuls dari badan sel ke jaringan lain. Membran plasma sel Schwann disebut neurilemma.Ujung akson dari saraf sensori berhubungan dengan saraf asosiasi (intermediet). yaitu sel saraf sensori. Akson biasanya sangat panjang. Badan sel saraf motor berada di sistem saraf pusat. sel saraf motor. yang berfungsi mempercepat penghantaran impuls. Dendritnya sangat pendek berhubungan dengan akson saraf asosiasi. yaitudendrit dan akson (neurit). dan sel saraf intermediet (asosiasi). Sebaliknya. Struktur Sel Saraf Gbr. 1. sel saraf dapat dibagi menjadi 3 kelompok. Sel Schwann adalah sel glia yang membentuk selubung lemak di seluruh serabut saraf mielin. 2. sedangkan aksonnya dapat sangat panjang. Dari badan sel keluar dua macam serabut saraf. Bagian dari akson yang tidak terbungkus mielin disebut nodus Ranvier. . dendrit pendek.Sistem saraf terdiri dari jutaan sel saraf (neuron). Fungsi mielin adalah melindungi akson dan memberi nutrisi. Sel saraf sensori Fungsi sel saraf sensori adalah menghantar impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat. Fungsi sel saraf adalah mengirimkan pesan (impuls) yang berupa rangsang atau tanggapan. Struktur Sel Saraf Setiap neuron terdiri dari satu badan sel yang di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel.

Diperkirakan bahwa rangsangan (stimulus) pada indra menyebabkan terjadinya pembalikan perbedaan potensial listrik sesaat. Kecepatan perjalanan gelombang perbedaan potensial bervariasi antara 1 sampai dengart 120 m per detik. Untuk dapat berfungsi kembali diperlukan waktu 1/500 sampai 1/1000 detik. Energi yang digunakan berasal dari hasil pemapasan sel yang dilakukan oleh . Penghantaran Impuls Melalui Sel Saraf Penghantaran impuls baik yang berupa rangsangan ataupun tanggapan melalui serabut saraf (akson) dapat terjadi karena adanya perbedaan potensial listrik antara bagian luar dan bagian dalam sel. Berikut ini akan dibahas secara rinci kedua cara tersebut. Sel saraf intermediet menerima impuls dari reseptor sensori atau sel saraf asosiasi lainnya. Sedangkan badan sel saraf berkumpul membentuk ganglion atau simpul saraf. kutub positif terdapat di bagian luar dan kutub negatif terdapat di bagian dalam sel saraf.3. Kelompok-kelompok serabut saraf. Sel saraf intermediet Sel saraf intermediet disebut juga sel saraf asosiasi. Pada waktu sel saraf beristirahat. tergantung pada diameter akson dan ada atau tidaknyaselubung mielin. Perubahan potensial ini (depolarisasi)terjadi berurutan sepanjang serabut saraf. 1. karena terjadi perubahan potensial kembali seperti semula (potensial istirahat). Gbr. Bila impuls telah lewat maka untuk sementara serabut saraf tidak dapat dilalui oleh impuls. Sel ini dapat ditemukan di dalam sistem saraf pusat dan berfungsi menghubungkan sel saraf motor dengan sel saraf sensori atau berhubungan dengan sel saraf lainnya yang ada di dalam sistem saraf pusat. akson dan dendrit bergabung dalam satu selubung dan membentuk urat saraf. di antaranya melalui sel saraf dan sinapsis. Struktur ganglion gabungan fari badan sel saraf Impuls dapat dihantarkan melalui beberapa cara.

Membran ujung dendrit dari sel berikutnya yang membentuk sinapsis disebut post-sinapsis. Neuron yang berakhir pada tonjolan sinapsis disebut neuron pra-sinapsis. Di dalam sitoplasma tonjolan sinapsis terdapat struktur kumpulan membran kecil berisi neurotransmitter. Stimulasi yang kurang kuat atau di bawah ambang (threshold) tidak akan menghasilkan impuls yang dapat merubah potensial listrik. Gbr. Prinsip kerjanya sama dengan sinapsis saraf-saraf lainnya. 2. dan dopamin serta serotonin yang terdapat di otak. Lokasi. Penempelan asetilkolin pada reseptor menimbulkan impuls pada sel saraf berikutnya. dan cara kerja sinapsis . Bagaimanakah penghantaran impuls dari saraf motor ke otot? Antara saraf motor dan otot terdapat sinapsis berbentuk cawan dengan membran pra-sinapsis dan membran post-sinapsis yang terbentuk dari sarkolema yang mengelilingi sel otot. Neurontransmitter adalah suatu zat kimia yang dapat menyeberangkan impuls dari neuron pra-sinapsis ke post-sinapsis. Penghantaran Impuls Melalui Sinapsis Titik temu antara terminal akson salah satu neuron dengan neuron lain dinamakan sinapsis. Setiap terminal akson membengkak membentuk tonjolan sinapsis. yang disebutvesikula sinapsis. noradrenalin terdapat di sistem saraf simpatik. anatomi. maka vesikula bergerak dan melebur dengan membran pra-sinapsis. Kemudian vesikula akan melepaskan neurotransmitterberupa asetilkolin.mitokondria dalam sel saraf. Neurontransmitter ada bermacam-macam misalnya asetilkolin yang terdapat di seluruh tubuh. Stimulasi yang kuat dapat menimbulkan jumlah impuls yang lebih besar pada periode waktu tertentu daripada impuls yang lemah. Tetapi bila kekuatannya di atas ambang maka impuls akan dihantarkan sampai ke ujung akson. Bila impuls sampai pada ujung neuron. Asetilkolin kemudian berdifusi melewati celah sinapsis dan menempel pada reseptor yang terdapat pada membran post-sinapsis. Bila asetilkolin sudah melaksanakan tugasnya maka akan diuraikan oleh enzim asetilkolinesterase yang dihasilkan oleh membran post-sinapsis.

bersin. Pada gerak refleks. Araknoid. yaitu otot atau kelenjar. dibawa oleh saraf motor sebagai perintah yang harus dilaksanakan oleh efektor. yaitu dari reseptor. Impuls pada gerakan sadar melalui jalan panjang. 2. Di dalamnya terdapat cairan serebrospinalis. Contoh gerak refleks misalnya berkedip. namun. disebut demikian karena bentuknya seperti sarang labah-labah. ke saraf sensori. Jalan pintas ini disebut lengkung refleks.Gerak merupakan pola koordinasi yang sangat sederhana untuk menjelaskan penghantaran impuls oleh saraf. 1. diterima oleh set saraf penghubung (asosiasi) tanpa diolah di dalam otak langsung dikirim tanggapan ke saraf motor untuk disampaikan ke efektor. tanpa memerlukan kontrol dari otak. misalnya. dengan fungsi yang sangat penting maka perlu perlindungan. impuls melalui jalan pendek atau jalan pintas. kemudian hasil olahan oleh otak. Selain tengkorak dan ruas-ruas tulang belakang. Jadi dapat dikatakan gerakan terjadi tanpa dipengaruhi kehendak atau tanpa disadari terlebih dahulu. berupa tanggapan. Lengkung refleks yang menggambarkan mekanisme jalannya impuls pada lutut yang dipukul Sistem saraf pusat meliputi otak (ensefalon) dan sumsum tulang belakang (Medula spinalis). Durameter. Keduanya merupakan organ yang sangat lunak. Gerak refleks berjalan sangat cepat dan tanggapan terjadi secara otomatis terhadap rangsangan. dibawa ke otak untuk selanjutnya diolah oleh otak. Bila membran ini terkena infeksi maka akan terjadi radang yang disebut meningitis. Ketiga lapisan membran meninges dari luar ke dalam adalah sebagai berikut. Gbr. yaitu dimulai dari reseptor penerima rangsang. Gerak refleks dapat dibedakan atas refleks otak bila saraf penghubung (asosiasi) berada di dalam otak. semacam cairan limfa yang mengisi . atau batuk. gerak mengedip atau mempersempit pupil bila ada sinar dan refleks sumsum tulang belakang bila set saraf penghubung berada di dalam sumsum tulang belakang misalnya refleks pada lutut. ada pula gerak yang terjadi tanpa disadari yaitu gerak refleks. otak juga dilindungi 3 lapisan selaput meninges. Gerak pada umumnya terjadi secara sadar. kemudian diteruskan oleh saraf sensori ke pusat saraf. merupakan selaput yang kuat dan bersatu dengan tengkorak.

menyimpan ingatan. analisis. sumsum sambung (medulla oblongata). Selain itu terdapat area asosiasi yang menghubungkan area motor dan sensorik. Otak besar merupakan sumber dari semua kegiatan/gerakan sadar atau sesuai dengan kehendak. Fungsi selaput araknoid adalah sebagai bantalan untuk melindungi otak dari bahaya kerusakan mekanik. Piameter. Di sekitar kedua area tersebut dalah bagian yang mengatur kegiatan psikologi yang lebih tinggi. sel-sel neuroglia. Otak besar (serebrum) Otak besar mempunyai fungsi dalam pengaturan semua aktifitas mental. kesadaran. yaitu jaringan ikat yang terletak di antara sel-sel saraf di dalam sistem saraf pusat Walaupun otak dan sumsum tulang belakang mempunyai materi sama tetapi susunannya berbeda. dan pertimbangan. yaitu yang berkaitan dengan kepandaian (intelegensi). yaitu: otak besar (serebrum). Misalnya bagian depan merupakan pusat proses berfikir (yaitu mengingat. 1. dan belajar berbagai bahasa. Lapisan ini penuh dengan pembuluh darah dan sangat dekat dengan permukaan otak. Area ini berperan dalam proses belajar. otak kecil (serebelum). dan jembatan varol. 3. otak tengah (mesensefalon). Otak dan sumsum tulang belakang mempunyai 3 materi esensial yaitu: 1. Pusat penglihatan terdapat di bagian belakang. Pada sumsum tulang belakang bagian tengah berupa materi kelabu berbentuk kupu-kupu. Agaknya lapisan ini berfungsi untuk memberi oksigen dan nutrisi serta mengangkut bahan sisa metabolisme. walaupun ada juga beberapa gerakan refleks otak.sela sela membran araknoid. berbicara. materi kelabu terletak di bagian luar atau kulitnya (korteks) dan bagian putih terletak di tengah. Otak Otak mempunyai lima bagian utama. sedangkan bagian korteks berupa materi putih. badan sel yang membentuk bagian materi kelabu (substansi grissea) 2. serabut saraf yang membentuk bagian materi putih (substansi alba) 3. a. kreativitas) dan emosi. membuat kesimpulan. Pada bagian korteks serebrum yang berwarna kelabu terdapat bagian penerima rangsang (area sensor) yang terletak di sebelah belakang area motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar atau merespon rangsangan. ingatan (memori). Pada otak. .

Otak tengah (mesensefalon) Otak tengah terletak di depan otak kecil dan jembatan varol. Gbr.Gbr. Bagian atas (dorsal) otak tengah merupakan lobus optikus yang mengatur refleks mata seperti penyempitan pupil mata. dan posisi tubuh. Di depan otak tengah terdapat talamus dan kelenjar hipofisis yang mengatur kerja kelenjar-kelenjar endokrin. keseimbangan. Otak dengan bagian-bagian penyusunnya 2. dan juga merupakan pusat pendengaran. . Otak dan kegiatan-kegiatan yang dikontrolnya 3. Otak kecil (serebelum) Serebelum mempunyai fungsi utama dalam koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar. Bila ada rangsangan yang merugikan atau berbahaya maka gerakan sadar yang normal tidak mungkin dilaksanakan.

sedangkan bagian dalam berbentuk kupu-kupu dan berwarna kelabu. Urat saraf yang membawa impuls ke otak merupakan saluran asenden dan yang membawa impuls yang berupa perintah dari otak merupakan saluran desenden. batuk. Pada tanduk dorsal terdapat badan sel saraf penghubung (asosiasi konektor) yang akan menerima impuls dari sel saraf sensori dan akan menghantarkannya ke saraf motor. . refleks fisiologi seperti detak jantung. gerak alat pencernaan. volume dan kecepatan respirasi. dan sekresi keringat. dan sekresi kelenjar pencernaan. tekanan darah. gerak saluran pencernaan. Kumpulan serabut saraf membentuk saraf (urat saraf). Selain itu. dan berkedip. sumsum sambung juga mengatur gerak refleks yang lain seperti bersin. sedangkan saraf otonom mengontrol aktivitas yang tidak dapat diatur otak antara lain denyut jantung. Penampang melintang sumsum tulang belakang Sistem saraf tepi terdiri dari sistem saraf sadai dan sistem saraf tak sadar (sistem saraf otonom). Sumsum sambung (medulla oblongata) Sumsum sambung berfungsi menghantar impuls yang datang dari medula spinalis menuju ke otak. Pada penampang melintang sumsum tulang belakang ada bagian seperti sayap yang terbagi atas sayap atas disebut tanduk dorsal dan sayap bawah disebut tanduk ventral. Pada bagian putih terdapat serabut saraf asosiasi. Gbr. 6. juga menghubungkan otak besar dan sumsum tulang belakang. Sistem saraf sadar mengontrol aktivitas yang kerjanya diatur oleh otak. Jembatan varol (pons varoli) Jembatan varol berisi serabut saraf yang menghubungkan otak kecil bagian kiri dan kanan.4. 5. Sumsum tulang belakang (medulla spinalis) Pada penampang melintang sumsum tulang belakang tampak bagian luar berwarna putih. Impuls sensori dari reseptor dihantar masuk ke sumsum tulang belakang melalui tanduk dorsal dan impuls motor keluar dari sumsum tulang belakang melalui tanduk ventral menuju efektor. Sumsum sambung juga mempengaruhi jembatan.

Saraf otak ada 12 pasang yang terdiri dari: 1. Tiga pasang saraf sensori. 6. 2. dan 8 2. 11. empat pasang saraf gabungan sensori dan motor. dan 10. dan saraf sumsum tulang belakang.Gbr. 4. 7. Sistem Saraf Sadar Sistem saraf sadar disusun oleh saraf otak (saraf kranial). dan 12 3. yaitu saraf nomor 3. yaitu saraf nomor 1. 9. Saraf tepi dan aktivitas-aktivitas yang dikendalikannya 1. yaitu saraf nomor 5. yaitu saraf-saraf yang keluar dari sumsum tulang belakang. Gambar 2 Otak dilihat dari bawah menunjukkan saraf kranial . yaitu saraf-saraf yang keluar dari otak. lima pasang saraf motor.

5 pasang saraf pinggul. Pleksus Jumbo sakralis yang mempengaruhi bagian pinggul dan kaki. 12 pasang saraf punggung. bahu. Urat saraf yang terdapat pada pangkal ganglion disebut urat saraf pra ganglion dan yang berada pada ujung ganglion disebut urat saraf post ganglion. 5 pasang saraf pinggang. Pleksus cervicalis merupakan gabungan urat saraf leher yang mempengaruhi bagian leher. Saraf simpatik mempunyai ganglion yang terletak di sepanjang tulang belakang menempel pada sumsum tulang belakang sehingga mempunyai urat pra ganglion pendek. Tabel Fungsi Saraf Otonom Parasimpatik • • • • mengecilkan pupil menstimulasi aliran ludah memperlambat denyut jantung membesarkan bronkus • • • • Simpatik memperbesar pupil menghambat aliran ludah mempercepat denyut jantung mengecilkan bronkus . b. dan satu pasang saraf ekor. Saraf Otonom Sistem saraf otonom disusun oleh serabut saraf yang berasal dari otak maupun dari sumsum tulang belakang dan menuju organ yang bersangkutan.sedangkan saraf parasimpatik mempunyai urat pra ganglion yangpanjang karena ganglion menempel pada organ yang dibantu. Fungsi sistem saraf simpatik dan parasimpatik selalu berlawanan (antagonis).Saraf otak dikhususkan untuk daerah kepala dan leher. a. Perbedaan struktur antara saraf simpatik dan parasimpatik terletak pada posisi ganglion. 2. Dalam sistem ini terdapat beberapa jalur dan masing-masing jalur membentuk sinapsis yang kompleks dan juga membentuk ganglion. kecuali nervus vagus yang melewati leher ke bawah sampai daerah toraks dan rongga perut. c. dan diafragma. Ada 3 buah pleksus yaitu sebagai berikut. Oleh karena daerah jangkauannya sangat luas maka nervus vagus disebut saraf pengembara dan sekaligus merupakan saraf otak yang paling penting. Sistem saraf otonom dapat dibagi atas sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik.Pleksus brachialis mempengaruhi bagian tangan. Berdasarkan asalnya. Saraf sumsum tulang belakang berjumlah 31 pasang saraf gabungan. Beberapa urat saraf bersatu membentuk jaringan urat saraf yang disebut pleksus. Nervus vagus membentuk bagian saraf otonom. Sistem saraf parasimpatik terdiri dari keseluruhan "nervus vagus" bersama cabangcabangnya ditambah dengan beberapa saraf otak lain dan saraf sumsum sambung. saraf sumsum tulang belakang dibedakan atas 8 pasang saraf leher.

2. Akan tetapi. Sel-sel interoreseptor misalnya terdapat pada sel otot. dan lain sebagainya. oleh karenanya disebut eksoreseptor. tendon. Indra yang kita kenal ada lima. sendi. 4. dan bulu mata. dinding pembuluh darah. kotak mata (rongga tempat mata berada). disebut interoreseptor. Reseptor yang berfungsi untuk mengenali lingkungan dalam. Sesungguhnya yang disebut mata bukanlah hanya bola mata. kadar oksigen atau karbon dioksida. kelopak. Kelima indra tersebut berfungsi untuk mengenali perubahan lingkungan luar. Interoreseptor yang membantu koordinasi dalam sikap tubuh disebut kinestesis. dinding saluran pencernaan. 3. misalnya nyeri. Bola Mata Bola mata mempunyai 3 lapis dinding yang mengelilingi rongga bola mata. kadar glukosa dan sebagainya. 1. . sesungguhnya interoreseptor terdapat di seluruh tubuh manusia. 5. INDERA PENGLIHAT (MATA) Mata mempunyai reseptor khusus untuk mengenali perubahan sinar dan warna. Indra Indra Indra Indra Indra penglihat (mata) pendengar (telinga) peraba (kulit) pengecap (lidah) pencium (hidung). tetapi termasuk otototot penggerak bola mata.• menstimulasi sekresi kelenjar pencernaan mengerutkan kantung kemih • menghambat sekresi kelenjar pencernaan menghambat kontraksi kandung kemih • • Indra mempunyai sel-sel reseptor khusus untuk mengenali perubahan lingkungan. yaitu: 1. ligamentum. Ketiga lapis dinding ini dari luar ke dalam adalah sebagai berikut.

Iris berfungsi sebagai diafragma. Selaput transparan yang melapisi kornea dan bagian dalam kelopak mata disebut . Di bagian depan. Sklera Sklera merupakan jaringan ikat dengan serat yang kuat. Kotak mata pada tengkorak berfungsi melindungi bola mata dari kerusakan. Pada seluruh bagian retina berhubungan dengan badan sel-sel saraf yang serabutnya membentuk urat saraf optik yang memanjang sampai ke otak. merupakan lapisan yang berisi banyak pembuluh darah yang memberi nutrisi dan oksigen terutama untuk retina. c. disebut kornea. Warna gelap pada koroid berfungsi untuk mencegah refleksi (pemantulan sinar). yaitu pengontrol ukuran pupil untuk mengatur sinar yang masuk. kecuali di bagian depan bersifat transparan. berwarna putih buram (tidak tembus cahaya). Badan siliaris membentuk ligamentum yang berfungsi mengikat lensa mata. Struktur bola mata dilihat dari samping a. Koroid Koroid berwarna coklat kehitaman sampai hitam. Adanya lensa dan ligamentum pengikatnya menyebabkan rongga bola mata terbagi dua. Konjungtiva adalah lapisan transparan yang melapisi kornea dan kelopak mata. Kedua cairan tersebut berfungsi menjaga lensa agar selalu dalam bentuk yang benar. Lapisan ini berfungsi melindungi bola mata dari gangguan. koroid membentuk badan siliaris yang berlanjut ke depan membentuk iris yang berwarna. Di bagian depan iris bercelah membentuk pupil (anak mata). Retina Lapisan ini peka terhadap sinar. Melalui pupil sinar masuk. yaitu bagian depan terletak di depan lensa berisi carian yang disebut aqueous humor dan bagian belakang terletak di belakang lensa berisi vitreous humor.Gbr. Kontraksi dan relaksasi dari otot badan siliaris akan mengatur cembung pipihnya lensa. b. Bagian yang dilewati urat saraf optik tidak peka terhadap sinar dan daerah ini disebut bintik buta.

garam. Empat di antaranya disebut otot rektus (rektus inferior. lensa. mata sulit untuk melihat. Untuk pembentukan kembali memerlukan waktu yang disebut adaptasi gelap(disebut juga adaptasi rodopsin). 2. Bagi mata normal. Air mata mengandung lendir. Kerusakan salah satu sel konus akan menyebabkan buta warna. sedangkan jika kita sangat jauh dari obyek. konjungtiva dibasahi dengan cairan yang keluar dari kelenjar air mata (kelenjar lakrimal) yang terdapat di bawah alis. Fungsi Mata Sinar yang masuk ke mata sebelum sampai di retina mengalami pembiasan lima kali yaitu waktu melalui konjungtiva. Dengan ketiga macam sel konus tersebut mata dapat menangkap spektrum warna. rektus superior. dan rektus internal). kornea. misalnya sinar matahari. sedangkan pigmen dari sel konus berfungsi lebih pada suasana terang yaitu untuk membedakan warna. Jarak terjauh saat benda tampak jelas tanpa kontraksi disebut titik jauh (punctum remotum). makin ke tengah maka jumlah sel batang makin berkurang sehingga di daerah bintik kuning hanya ada sel konus saja. ke atas. Otot Mata Ada enam otot mata yang berfungsi memegang sklera. Pigmen ungu yang terdapat pada sel basilus disebut rodopsin. aqueus humor. dan antiseptik dalam jumlah kecil. Pigmen lembayung dari sel konus merupakan senyawa iodopsin yang merupakan gabungan antara retinin dan opsin. ke kiri. dan biru. yaitu suatu senyawa protein dan vitamin A.konjungtiva. yaitu bagian yang paling peka terhadap sinar. Pembiasan terbesar terjadi di kornea. Apabila terkena sinar. Jika kita sangat dekat dengan obyek maka cahaya yang masuk ke mata tampak seperti kerucut. Dua lainnya adalah otot obliq atas (superior) dan otot obliq bawah (inferior). Lihat . Oleh karena itu. Selaput ini peka terhadap iritasi. Kedua macam pigmen akan terurai bila terkena sinar. Pada waktu adaptasi. Air mata berfungsi sebagai alat pelumas dan pencegah masuknya mikroorganisme ke dalam mata. rektus eksternal. 3. Ada dua macam sel reseptor pada retina. Jarak terdekat yang dapat dilihat dengan jelas disebut titik dekat (punctum proximum). maka rodopsin akan terurai menjadi protein dan vitamin A. yaitu sel kerucut (sel konus)dan sel batang (sel basilus). Sel konus berisi pigmen lembayung dan sel batang berisi pigmen ungu. Radang konjungtiva disebut konjungtivitis. dan ke bawah. pigmen pada sel basilus berfungsi untuk situasi kurang terang. terutama pigmen ungu yang terdapat pada sel batang. maka sudut kerucut cahaya yang masuk sangat kecil sehingga sinar tampak paralel. Untuk mencegah kekeringan. dan vitreous humor. hijau. Otot rektus berfungsi menggerakkan bola mata ke kanan. Pembentukan kembali pigmen terjadi dalam keadaan gelap. Ada tiga macam sel konus. Konjungtiva penuh dengan pembuluh darah dan serabut saraf. bayang-bayang benda akan jatuh pada bintik kuning. yaitu sel yang peka terhadap warna merah.

Baik sinar dari obyek yang jauh maupun yang dekat harus direfraksikan (dibiaskan) untuk menghasilkan titik yang tajam pada retina agar obyek terlihat jelas. titik dekat mata bisa sangat pendek.50 tahun terjadi perubahan yang menyolok. Akomodasi mata saat melihat dekat Cara kerja mata manusia pada dasarnya sama dengan cara kerja kamera. sedangkan cahaya dari obyek yang dekat difokuskan dengan lensa yang tebal dan pendek. Cahaya dari obyek yang dekat membutuhkan lebih banyak pembiasan untuk pemfokusan dibandingkan obyek yang jauh. kecuali cara mengubah fokus lensa. otot siliari relaksasi sehingga apertura yang mengelilingi lensa membesar dan tegangan ligamen suspensor bertambah. Perubahan bentuk lensa ini akibat kerja otot siliari. Miopi atau mata dekat adalah cacat mata yang disebabkan oleh bola mata terlalu panjang sehingga bayang-bayang dari benda yang jaraknya jauh akan jatuh di depan retina. a. Hal ini disebabkan karena elastisitas lensa berkurang. Cacat mata pada anak-anak seperti ini disebut hipermetropi. Miopi biasa terjadi pada anakanak. yaitu titik dekat mata sampai 50 cm. otot siliari berkontraksi sehingga memendekkan apertura yang mengelilingi lensa. mereka hanya dapat melihat benda yang jaraknya dekat. oleh karena itu memerlukan pertolongan kaca mata untuk membaca berupa kaca mata cembung (positif). jarak titik dekat makin panjang.3 Cara kerja kamera dart mata 4. Mata jauh dapat terjadi pada anak-anak. kira-kira 9 cm untuk anak umur 11 tahun.18. . Saat melihat dekat. Tabel 11. Mata mamalia mampu mengubah derajat pembiasan dengan cara mengubah bentuk lensa. Saat melihat jauh. Kelainan pada Mata Pada anak-anak. Sebagai akibatnya lensa menebal dan pendek. Cahaya dari obyek yang jauh difokuskan oleh lensa tipis panjang. Untuk cacat seperti ini orang dapat ditolong dengan lensa cekung (negatif). Sekitar umur 40 tahun . Cacat mata seperti ini disebut presbiopi atau mata tua karena proses penuaan. Cahaya dibiaskan jika melewati konjungtiva kornea. Penderita presbiopi dapat dibantu dengan lensa rangkap. Sebagai akibatnya ligamen suspensor mendorong lensa sehingga lensa memanjang dan pipih.Gambar 11. Pembiasan cahaya untuk menghasilkan penglihatan yang jelas disebut pemfokusan.Proses pemfokusan obyek pada jarak yang berbedaberda disebut daya akomodasi. Pada mata dekat ini orang tidak dapat melihat benda yang jauh. Akomodasi mata saat melihat jauh b. Makin tua. disebabkan bola mata terlalu pendek sehingga bayang-bayang jatuh di belakang retina. Persamaan dan perbedaannya disajikan pada Tabel.

yaitu bagian telinga luar. dan telinga tengah meneruskan getaran dari telinga luar ke telinga dalam. yaitu buramnya dan berkurang elastisitasnya lensa mata. telinga tengah. Kelainan-kelainan mata yang lain adalah: • • • Imeralopi (rabun senja): pada senja hari penderita menjadi rabun Xeroftalxni: kornea menjadi keying dan bersisik Keratomealasi: kornea menjadi putih dan rusak. Telinga luar berfungsi menangkap getaran bunyi. sehingga fokusnya tidak sama. yaitu yang mempunyai beberapa fokus. . dan telinga dalam. Pada orang yang terkena katarak pandangan menjadi kabur dan daya akomodasi berkurang. Ada tiga bagian utama dari telinga manusia. Untuk menolong orang yang cacat seperti ini dibuat lensa silindris. Kelainan mata : (a) Miopi. telinga tengah. 1. Susunan Telinga Telinga tersusun atas tiga bagian yaitu telinga luar.Astigmatisma merupakan kelainan yang disebabkan bola mata atau permukaan lensa mata mempunyai kelengkungan yang tidak sama. Telinga mempunyai reseptor khusus untuk mengenali getaran bunyi dan untuk keseimbangan. akibatnya bayang-bayang jatuh tidak pada tempat yang sama. Reseptor yang ada pada telinga dalam akan menerima rarigsang bunyi dan mengirimkannya berupa impuls ke otak untuk diolah. Gbr. Hal ini terjadi karena adanya pengapuran pada lensa. dan telinga dalam. (b) Hipermetropi Katarak adalah cacat mata.

Antara tulang landasan dan tulang sanggurdi terdapat sendi yang memungkinkan gerakan bebas. c. Fungsi rangkaian tulang dengar adalah untuk mengirimkan getaran suara dari gendang telinga (membran timpani) menyeberangi rongga telinga tengah ke jendela oval. saluran luar. Selain itu terdapat pula tiga tulang pendengaran yang tersusun seperti rantai yang menghubungkan gendang telinga dengan jendela oval. Rongga telinga tengah berhubungan dengan telinga luar melalui membran timpani. b. Ketiga tulang tersebut adalah tulang martil (maleus) menempel pada gendang telinga dan tulang landasan (inkus). Telinga dalam . Kedua tulang ini terikat erat oleh ligamentum sehingga mereka bergerak sebagai satu tulang. dan kelenjar lilin yang menjaga agar permukaan saluran luar dan gendang telinga tidak kering. Saluran luar yang dekat dengan lubang telinga dilengkapi dengan rambut-rambut halus yang menjaga agar benda asing tidak masuk. Tulang yang ketiga adalah tulang sanggurdi (stapes) yang berhubungan dengan jendela oval. Telinga luar Telinga luar terdiri dari daun telinga. Hubungan telinga tengah dengan bagian telinga dalam melalui jendela oval dan jendela bundar yang keduanya dilapisi dengan membran yang transparan.Gbr. tetapi bentuk ini kurang mendukung fungsinya sebagai penangkap dan pengumpul getaran suara. dan membran timpani (gendang telinga). Daun telinga manusia mempunyai bentuk yang khas. Di dalamnya terdapat saluran Eustachio yang menghubungkan telinga tengah dengan faring. Telinga tengah Bagian ini merupakan rongga yang berisi udara untuk menjaga tekanan udara agar seimbang. yaitu tegak dan membentuk saluran menuju gendang telinga. Struktur telinga pada manusia a. Bentuk daun telinga yang sangat sesuai dengan fungsinya adalah daun telinga pada anjing dan kucing.

Susunan dan Cara Kerja Alat Keseimbangan Bagian dari alat vestibulum atau alat keseimbangan berupa tiga saluran setengah lingkaran yang dilengkapi dengan organ ampula (kristal) dan organ keseimbangan yang ada di dalam utrikulus clan sakulus. Ketika rambut-rambut sel menyentuh membran tektorial. 4. Ada 5 bagian utama dari labirin membran. 5. yaitu: saluran vestibulum yang berhubungan dengan jendela oval. Tiga saluran setengah lingkaran. Getaran Struktur koklea pada jendela oval diteruskan ke cairan limfa yang ada di dalam saluran vestibulum. terjadilah rangsangan (impuls). yang akan menggerakkan sel-sel rambut ke atas dan ke bawah. Getaran membran tektorial dan membran basiler akan menekan sel sensori pada organ Korti dan kemudian menghasilkan impuls yang akan dikirim ke pusat pendengar di dalam otak melalui saraf pendengaran. . utrikulus dan sakulus merupakan organ keseimbangan.sedangkan di antara saluran tengah dengan saluran timpani terdapatmembran basiler. dan saluran (kanal) yang dipisahkan satu dengan lainnya oleh membran. 1.Bagian ini mempunyai susunan yang rumit. saluran tengah dan saluran timpani yang berhubungan dengan jendela bundar. Koklea mengandung organ Korti untuk pendengaran. Dalam saluran tengah terdapat suatu tonjolan yang dikenal sebagai membran tektorial yang paralel dengan membran basiler dan ada di sepanjang koklea. Getaran cairan tadi akan menggerakkan membran Reissmer dan menggetarkan cairan limfa dalam saluran tengah. Cara kerja indra pendengaran Gelombang bunyi yang masuk ke dalam telinga luar menggetarkan gendang telinga. Getaran dengan frekuensi tertentu akan menggetarkan selaput-selaput basiler. Perpindahan getaran cairan limfa di dalam saluran tengah menggerakkan membran basher yang dengan sendirinya akan menggetarkan cairan dalam saluran timpani. Dasar dari sel pendengar terletak pada membran basiler danberhubungan dengan serabut saraf yang bergabung membentuk saraf pendengar. Tiga saluran setengah lingkaran Ampula Utrikulus Sakulus Koklea atau rumah siput Sakulus berhubungan dengan utrikulus melalui saluran sempit. 3. Getaran ini akan diteruskan oleh ketiga tulang dengar ke jendela oval. dan keempatnya terdapat di dalam rongga vestibulum dari labirin tulang. Koklea terdiri dari tiga saluran yang sejajar. 2. Di antara saluran vestibulum dengan saluran tengah terdapat membran Reissner. Perpindahan ini menyebabkan melebarnya membran pada jendela bundar. terdiri dari labirin tulang dan labirin membran. Bagian yang peka terhadap rangsang bunyi ini disebutorgan Korti. yaitu sebagai berikut. 2. ampula. Sel sensori untuk mendengar tersebar di permukaan membran basiler dan ujungnya berhadapan dengan membran tektorial.

dan tekanan. yaitu di sebelah luar lapisan germinativum terdapat stratum granulosum yang berisi sedikit keratin yang menyebabkan kulit menjadi keras dan kering. 1. Alat keseimbangan yang ada di dalam ampula terdiri dari kelompok sel saraf sensori yang mempunyai rambut dalam tudung gelatin yang berbentuk kubah. Pada epidermis tidak terdapat pembuluh darah dan sel saraf. Dari bagian dalam ke bagian luar. pertama adalah stratum germinativum berfungsi membentuk lapisan di sebelah atasnya. panas. Alat ini disebut kupula. kehitaman. Kedua. dingin. Alat-alat keseimbangan pada telinga Kulit merupakan indra peraba yang mempunyai reseptor khusus untuk sentuhan. Gbr. Selain itu sel-sel dari lapisan granulosum umumnya menghasilkan pigmen hitam(melanin).Saluran semisirkular (saluran setengah lingkaran) peka terhadap gerakan kepala. Epidermis tersusun atas empat lapis sel. . sakit. Utrikulus maupun sakulus berisi reseptor keseimbangan. yaitu butiran natrium karbonat.Ujung dari setup saluran setengah lingkaran membesar dan disebutampula yang berisi reseptor. Kandungan melanin menentukan derajat warna kulit. sedangkan pangkalnya berhubungan dengan utrikulus yang menuju ke sakulus. Posisi kepala mengakibatkan desakan otolith pada rambut yang menimbulkan impuls yang akan dikirim ke otak. Lapisan ketiga merupakan lapisan yang transparan disebut stratum lusidum dan lapisan keempat (lapisan terluar) adalah lapisan tanduk disebut stratum korneum. Alat keseimbangan di dalam utrikulus dan sakulus terdiri dari sekelompok sel saraf yang ujungnya berupa rambut bebas yang melekat padaotolith. atau kecoklatan. Susunan Kulit Kulit terdiri dari lapisan luar yang disebut epidermis dan lapisan dalam atau lapisan dermis.

ujung reseptornya terletak di dekat epidermis. Serat kuning bersifat elastis/lentur. Akar rambut berhubungan dengan pembuluh darah yang membawakan makanan dan oksigen. sebagai alat ekskresi. Sehubungan dengan fungsinya sebagai alat peraba. Pada setiap pangkal akar rambut melekat otot penggerak rambut. Fungsi Kulit Kulit berfungsi sebagai alat pelindung bagian dalam. Di sebelah dalam dermis terdapat timbunan lemak yang berfungsi sebagai bantalan untuk melindungi bagian dalam tubuh dari kerusakan mekanik. Reseptor untuk tekanan.Gbr. Reseptor untuk rasa sakit ujungnya menjorok masuk ke daerah epidermis. sebagai alat peraba dengan dilengkapi bermacam reseptor yang peka terhadap berbagai rangsangan. Pada waktu dingin atau merasa takut. Lidah . Lidah mempunyai reseptor khusus yang berkaitan dengan rangsangan kimia. Reseptor untuk rangsang sentuhan dan panas. 2. Stratum germinativum mengadakan pertumbuhan ke daerah dermis membentuk kelenjar keringat dan akar rambut. Penampang kulit manusia beserta reseptor-reseptornya Penyusun utama dari bagian dermis adalah jaringan penyokong yang terdiri dari serat yang berwarna putih dan serat yang berwarna kuning. selain itu juga berhubungan dengan serabut saraf. misalnya otot dan tulang. kulit dilengkapi dengan reseptorreseptor khusus. sehingga kulit dapat mengembang. otot rambut mengerut dan rambut menjadi tegak. ujungnya berada di dermis yang jauh dari epidermis. serta pengatur suhu tubuh.

Tonjolan itu dapat dikelompokkan menjadi tiga macam bentuk. Permukaan lidah dilapisi dengan lapisan epitelium yang banyak mengandung kelenjar lendir. bentuk dataran yang dikelilingi parit-parit. Struktur lidah dan pembagian daerah perasanya Indra pembau berupa kemoreseptor yang terdapat di permukaan dalam hidung. Gbr. di bagian samping dari papila berbentuk jamur. dan reseptor pengecap berupa tunas pengecap. dan bentuk jamur. yaitu bentuk benang. Di akhir setiap sel pembau pada permukaan epitelium mengandung beberapa rambut-rambut pembau yang bereaksi terhadap bahan kimia bau-bauan di udara. dan di permukaan papila berbentuk benang. Permukaan atas lidah penuh dengan tonjolan (papila). Tunas pengecap terdapat pada paritparit papila bentuk dataran. Reseptor pencium tidak bergerombol seperti tunas pengecap. Epitelium pembau mengandung 20 juta sel-sel olfaktori yang khusus dengan aksonakson yang tegak sebagai serabut-serabut saraf pembau. Tunas pengecap terdiri atas sekelompok sel sensori yang mempunyai tonjolan seperti rambut. yaitu pada lapisan lendir bagian atas. .merupakan organ yang tersusun dari otot.

Struktur indera pembau Hormon adalah zat kimia yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin atau kelenjar buntu. Contohnya pertumbuhan dan pemasakan seksual. maka hormon akan merangsang terjadinya perubahan. Hipofisis . yaitu hipofisis. Perubahan yangdikontrol oleh hormon biasanya merupakan perubahan yang memerlukan waktu panjang. paratiroid. a. kelenjar adrenalin (anak ginjal). tiroid. ovarium. Kelenjar Endokrin dan Hormon yang Dihasilkan Dalam tubuh manusia ada tujuh kelenjar endokrin yang penting. pankreas. 1. dan testis. Pada umumnya pengaruh hormon berbeda dengan saraf.Gbr. Apabila sampai pada suatu organ target. Kelenjar ini merupakan kelenjar yang tidak mempunyai saluran sehingga sekresinya akan masuk aliran darah dan mengikuti peredaran darah ke seluruh tubuh.

Kekurangan iodium yang masih ringan dapat diperbaiki dengan menambahkan garam iodium di dalam makanan. Bila ini terjadi pada anak-anak mengakibatkan kretinisme. Tiroid (Kelenjar Gondok) Tiroid merupakan kelenjar yang berbentuk cuping kembar dan di antara keduanya dapat daerah yang menggenting. bagian tengah. gugup. Kekurangan iodium dalam makanan dalam waktu panjang mengakibatkan pembesaran kelenjar gondok karena kelenjar ini harus bekerja keras untuk membentuk tiroksin. Oleh karena itu kelenjar hipofisis disebut master gland. Hipofisis bagian anterior Hormon yang dihasilkan kelenjar hipofisis bagian anterior dan fungsinya dapat dilihat pada Tabel 11.4. Gejala lain yang nampak adalah bola mata menonjol keluar (eksoftalmus) dan kelenjar tiroid membesar. Hipofisis bagian posterior Hormon yang dihasilkan dan fungsinya dapat dilihat pada Tabel 11. yaitu bagian anterior. Kelenjar ini terdapat di bawah jakun di depan trakea. Apabila hormon ini banyak dihasilkan maka menyebabkan kulit menjadi hitam.5 b. 2. Kekurangan tiroksin menurunkan kecepatan metabolisme sehingga pertumbuhan lambat dan kecerdasan menurun. dan bagian posterior 1. denyut nadi bertambah. Kelenjar-kelenjar endokrin dalam tubuh manusia Tabel 11. kecepatan metabolisme meningkat. Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroksin yang mempengaruhi metabolisme sel tubuh dan pengaturan suhu tubuh. . Gbr. Hipofisis bagian tengah Menghasilkan hormon perangsang melanosit atau Melanosit Stimulating Hormon MSH). dan merasa demam. Kelenjar hipofisis dibagi menjadi tiga bagian. Tabel 11.5. Tiroksin mengandung banyak iodium.Kelenjar ini terletak pada dasar otak besar dan menghasilkan bermacam-macam hormon yang mengatur kegiatan kelenjar lainnya.4 Bagian Posterior Hormon dan Fungsi Hormon yang Dihasilkan Hipofisis 3. gelisah. Produksi tiroksin yang berlebihan menyebabkan penyakit eksoftalmik tiroid (Morbus Basedowi) dengan gejala sebagai berikut. yaitu kelainan fisik dan mental yang menyebabkan anak tumbuh kerdil dan idiot.

Estrogen . terasa sakit di dalam tubuh. Selain menghasilkan insulin. sukar tidur. Kelenjar ini menghasilkan parathormon yang berfungsi mengatur kandungan fosfor dan kalsium dalam darah. Hal ini mengakibatkan terambilnya fosfor dan kalsium dalam tulang. Penyakit ini disebut von Recklinghousen. mual. Kerusakan pada bagian korteks mengakibatkan penyakit Addison dengan gejala sebagai berikut: timbul kelelahan. d. Hormon dan pengaruh hormon yang dihasilkan kelenjar adrenal dapat dilihat pada Tabel. yaitu bagian luar (korteks) dan bagian tengah (medula). Gejala lainnya adalah melebarnya saluran bronkiolus. 1. Hormon ini berfungsi mengatur konsentrasi glukosa dalam darah.c. jari-jari tangan membengkok ke arah pangkal. Kekurangan hormon ini akan menyebabkan penyakit diabetes. pankreas juga menghasilkan hormon glukagon yang bekerja antagonis dengan hormon insulin. ovarium juga menghasilkan hormon. Kekurangan hormon ini menyebabkan tetani dengan gejala: kadar kapur dalam darah menurun. Selain menghasilkan sel telur. Kelenjar Adrenal l Suprarenal l Anak Ginjal Kelenjar ini berbentuk bola. Dalam keadaan ketakutan atau dalam keadaan bahaya. Pada orang yang terserang penyakit ini tulang mudah sekali patah. Hormon dan Fungsi Hormon yang Dihasilkan Kelenjar Adrenal f. melebarnya pupil mata. Ada dua macam hormon yang dihasilkan ovarium yaitu sebagai berikut. nafsu makan berkurang. Paratiroid l Kelenjar Anak Gondok Paratiroid menempel pada kelenjar tiroid. gelisah. e. menempel pada bagian atas ginjal. Ovarium Ovarium merupakan organ reproduksi wanita. Pada setiap ginjal terdapat satu kelenjar suprarenal dan dibagi atas dua bagian. kelopak mata terbuka lebar. kejang di tangan dan kaki. muntahmuntah. Pankreas Ada beberapa kelompok sel pada pankreas yang dikenal sebagai pulauLangerhans berfungsi sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon insulin. Kelebihan glukosa akan dibawa ke sel hati dan selanjutnya akan dirombak menjadi glikogen untuk disimpan. dan kesemutan. Tumor paratiroid menyebabkan kadar parathormon terlalu banyak di dalam darah. dan diikuti dengan rambut berdiri. produksi adrenalin meningkat sehingga denyut jantung meningkat dan memompa darah lebih banyak. sehingga urin banyak mengandung kapur dan fosfor.

Hormon ini dihasilkan oleh Folikel Graaf. Organisme bereproduksi melalui 2 Cara : 1. Pembentukannya dirangsang oleh LH dan berfungsi menyiapkan dinding uterus agar dapat menerima telur yang sudah dibuahi. Testis Seperti halnya ovarium. Selain menghasilkan sperma. Contohnya. a. Faktor Kimia Susunan bahan kimia atau hormon lain dalam aliran darah mempengaruhi sekresi hormon tertentu. Repoduksi aseksual (vegetatit) . kedua hormon ini dapat mempertahankan kehamilan. Dengan demikian. mempunyai kumis. Faktor Saraf Bagian medula kelenjar suprarenal mendapat pelayanan dari saraf otonom. perkembangan pinggul dan payudara pada wanita dan kulit menjadi bertambah halus. sekresi insulin dipengaruhi oleh jumlah glukosa di dalam darah. testis adalah organ reproduksi khusus pada pria. STEM REPRODUKSI Reproduksi merupakan proses menghasilkan individu baru dari organisme sebelumnya. Progesteron Hormon ini dihasilkan oleh korpus luteum. yaitu testosteron. Pembentukan estrogen dirangsang oleh FSH. Plasenta membentuk estrogen dan progesteron selama kehamilan guna mencegah pembentukan FSH dan LH. Testosteron berfungsi menimbulkan dan memelihara kelangsungan tanda-tanda kelamin sekunder. testis berfungsi sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon androgen. Oleh karma itu sekresinya diatur oleh saraf otonom. yaitu saraf dan faktor bahan kimia. g. 2. Contohnya. Ada dua faktor yang berfungsi mengatur sekresi hormon. b. Misalnya suaranya membesar. Tanda-tanda kelamin sekunder adalah ciri-ciri yang dapat membedakan wanita dengan Aria tanpa melihat kelaminnya. Fungsi estrogen ialah menimbulkan dan mempertahankan tanda-tanda kelamin sekunder pada wanita. dan jakun.

Adalah terbentuknya individu baru tanpa melakukan peleburan sel kelamin. 2.Pada pembelahan sel bakteri. 4.Pada Plasmodum. Individu-individu sejenis yang terbentuk secara reproduksi aseksual dikatakan termasuk dalam satu klon. Fragmentasi terjadi antara lain pada hewan spons (Porifera). Fisi Fisi terjadi pada organisme bersel satu. Reproduksi aseksual dapat dibagi atas lima jenis. spora dihasilkan oleh jamur. berupa tonjolan kecil yang akan berkembang dan kemudian mempunyai bentuk seperti induknya dengan ukuran kecil. 5. Pada proses propagasi bila bagian tubuh tanaman terpisah maka bagian tersebut . algae berbentuk benang. Individu baru (keturunannya) yang terbentuk mempunyai ciri dan sifat yang sama dengan induknya. cacing pipih. Pada proses fisi individu terbelah menjadi dua bagian yang sama. kemudian setiap bagian akan tumbuh menjadi individu baru yang sama seperti induknya. Kemudian tunas ini akan lepas dari induknya dan dapat hidup sebagai individu baru. . paku. yaitu : 1. 3. Reproduksi seksual (generatif) Umumnya melibatkan persatuan sel kelamin (gamet) dari 2 individu yang berbeda jenis kelamin. Fragmentasi Kadang-kadang satu organisme patah menjadi dua bagian atau lebih. yaitu inti sel membelah berulang kali dan kemudian setiap anak inti dikelilingi sitoplasma. 4. sel yang mengalami skizogoni disebut skizon. Peristiwa fragmentasi bergantung pada kemampuan regenerasi yaitu kemampuan memperbaiki jaringan atau organ yang telah hilang. maka spora akan berkecambah dan tumbuh menjadi individu baru. Contoh : . 5. 2. Proses ini disebut skizogoni. Pembentukan spora 2. Pembentukan tunas merupakan ciri khas sel ragi dan Hydra (sejenis Coelenterata). reproduksi dengan fisi berganda. sehingga anggota dari satu klon mempunyai susunan genetik yang sama. sporozoa (salah satu kelas protozoa) dan kadang-kadang juga dihasilkan oleh bakteri. lumut. Fisi Pembentukan spora Pembentukan tunas Fragmentasi Propagasi vegetatif 1. Propagasi vegetatif Istilah propagasi vegetatif diberikan untuk reproduksi vegetatif/tumbuhan berbiji. 3. Dibentuk di dalam tubuh induknya dengan cara pembelahan sel. Bila kondisi lingkungan baik. Pembentukan tunas Organisme tertentu dapat membentuk tunas.

e. lengkuas. Ciri rizom adalah adanya daun yang mirip sisik. misalnya: pohon pisang. dahlia. tunas. bunga iris. dan masing-masing tunas ini dapat menjadi anakan tanaman. Umbi lapis diselubungi oleh sisik-sisik yang mirip kertas. Stolon Stolon adalah batang yang menjalar di atas tanah. Tunas yang tumbuh di sekitar pangkal batang Tunas ini membentuk numpun.mata tunas yang akan berkembang menjadi tanaman baru. pohon pinang dan pohon bambu. Organ yang berfungsi untuk alat reproduksi generatif adalah bunga. Peleburan dua macam gamet tersebut disebut singami. Di sepanjang stolon dapat tumbuh tunas adventisia (liar). Umbi lapis Umbi lapis adalah batang pendek yang berada di bawah tanah. Contoh: tumbuhan lili. d. Propagasi vegetatif alamiah dapat terjadi dengan menggunakan organ-organ sebagai berikut : a.akan berkembang menjadi satu/lebih tanaman baru. gamet jantan atau spermatozoa dan gamet betina atau sel telur. Pada reproduksi generatif terjadi persatuan dua macam gamet dari dua individu yang berbeda jenis kelaminnya. kunyit. Bila salah satu lebih besar dari lainnya disebut anisogamet. Contoh: tunas cocor bebek (Kalanchoe pinnata) dan begonia. kondisi gamet yang demikian disebut heterogamet. Contoh: kentang dan Caladium. Pada organiseme sederhana tidak dapat dibedakan gamet jantan dan gamet betina karena keduanya sama. digunakan sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan sehingga bentuknya membesar. Peristiwa singami didahului dengan peristiwa fertilisasi (pembuahan) yaitu pertemuan sperma dengan sel telur. dapat berumbi untuk menyimpan makanan maupun tak berumbi. c. Pada organisme tingkat tinggi mempunyai dua macam gamet. dan disebut isogamet. Umbi batang Umbi batang adalah batang yang tumbuh di bawah tanah. Contoh: pada rumput teki. f. ruas dan antar ruas. tulip dan bawang. Akar tinggal atau rizom Rizom adalah batang yang menjalar di bawah tanah. Tunas liar Tunas liar terjadi pada tumbuhan yang daunnya memiliki bagian meristem yang dapat menyebabkan terbentuknya tunas-tunas baru di pinggir daun. ukuran dan kelakuannya. Rizom terdapat pada bambu. sehingga terjadi percampuran materi genetik yang memungkinkan terbentuknya individu baru dengan sifat baru. rumput gajah dan strawberi. b. Pada umbi terdapat mata tunas . jahe dan kencur. beberapa jenis rumput. kedua macam gamet tersebut dapat dibedakan baik dari bentuk. .

Kelopak (kalik) 2. Seperti pada bagan berikut. c. yaitu serbuk sari (pollen) 4. Sel induk butik serbuk ini kemudian akan membelah secara meiosis menjadi 4 sel butir serbuk (mikrospora) yang haploid. Mahkota (korola) 3. Benang sari (stamen) terdiri dari : a.Gbr. b. Di dalam kantung serbuk terdapat banyak sel induk butir serbuk yang diploid. Bunga dan bagian-bagian penyusunnya TABEL BAGIAN-BAGIAN BUNGA BAGIAN BUNGA 1. tangkai putik (stilus) kepala putik (stigma) bakal buah (ovarium) di dalam bakal buah terdapat bakal biji (ovule) Bagaimana pembentukan gamet pada Angiosperma ? Pembentukan butik serbuk terjadi di dalam kantung serbuk. Putik (pistilus) terdiri atas : a. SEL INDUK BUTIR SERBUK (DIPLOID) . tangkai sari (filamen) kepala sari (antera) terdiri atas 4 kantong sari Sebagai penghasil gamet betina FUNGSI Melindungi kuncup bunga Menarik perhatian serangga Sebagai penghasil gamet jantan. b.

c. Contoh : pada pinus. sel ini membelah secara mitosis 3 kali dan terbentuklah 8 sel. Perantara manusia disebut antropogami. rumput-rumputan. Dalam keadaan seperti ini kandung lembaga sudah masak dan siap untuk dibuahi. Pada bagian ini terdapat sel induk megaspora (sel induk kantug lembaga) yang diploid. Skema : Penyerbukan dapat terjadi dengan berbagai perantara : a. Dari sel yang berjumlah 8 ini. Perantara angin disebut anemogami. damar. Dari 3 sel (yang menuju dekat mikropil) yang terakhir ini dua menjadi sinergid dan satu sel lagi menjadi sel telur.¯ Membelah secara Miosis EMPAT SEL BUTIR SERBUK (HAPLOID) ¯ Masing-masing inti butir serbuk membelah secara mitosis SATU INTI VEGETATIF DAN SATU INTI GENERATIF Gamet betina dibentuk di dalam bakal biji (ovule) atau kantung lembaga. Perantara air disebut hidrogami. Contoh : penyerbukan vanilli di Indonesia. 2 sel lainnya menjadi kandung tembaga sekunder. Menurut asal serbuk sari. Contoh : pada tanaman air. Perantara hewan disebut zoogami. Tiga sel akan mereduksi dan lenyap tinggal satu yang berkembang. Selanjutnya. dapat terjadi bila butir serbuknya amat ringan. dan 3 sel terakhir menuju ke dekat mikropil. penyerbukan dibedakan menjadi 4 : . b. Putik yang sudah masak biasanya mengeluarkan cairan lengket pada ujungnya yang berfungsi sebagai tempat melekatnya serbuk sari. kecil dan kering. Bila serangga ⇒ entomogami burung ⇒ ornitogami siput ⇒ malakogami kelelawar ⇒ kiroptorogami d. 3 sel akan bergerak menuju arah yang berlawanan dengan mikropil. Sel ini akan membelah secara meiosis dan dari satu sel induk kantung lembaga membentuk 4 sel yang haploid.

Tidak melalui peleburan sperma dan ovum (apomiksis). bawang Bombay... Bila terjadi pada saat bunga belum mekar disebut kleistogami.. Satu inti sperma lain membuahi inti kandung lembaga Þ endosperma (makanan cadangan bagi embrio). Melalui peleburan sperma dan ovum (amfimiksis) 2. alat kelamin jantan dan betinanya terpisah Contoh : salak dan melinjo (Gnetum Arremon) : Bila panjang antara tangkai benang sari dan tangkai putik tidak sama dan berbeda jauh.. Apogami b. Misalnya : dari sinergid dan antipoda. b. Kadang-kadang terjadi kegagalan penyerbukan dan pada beberapa jenis tumbuhan tidak mungkin terjadi autogami.Partenogenesis c. : embrio terbentuk dari sel telur yang tidak dibuahi..(protogini). Autogami (penyerbukan sendiri) Serbuk sarinya berasal dari satu bunga yang sama. inti vegetatif dan inti generatif) berjalan ke arah mikropil (pintu kandung lembaga) Þ inti generatif membelah Þ 2 inti sperma Þ sampai di mikropil.a. hal ini disebabkan karena: 1.. Dikogami : Bila waktu masaknya putik dan serbuk sari tidak bersamaan. . Didesious c. yang dapat dibedakan atas: a. Putik masak lebih dahulu daripada serbuk sari. Embrio pada tumbuhan berbiji tertentu dapat terbentuk karena beberapa sebab.(protandri).Contoh : seledri. Geitonogami (penyerbukan tetangga) Bila serbuk sari berasal dari bunga lain yang berada dalam satu pohon (satu individu). Penyebabnya adalah sebagai berikut : a. Herkogami Proses Penyerbukan dan Pembuahan Butir serbuk/serbuk sari Þ menempel pada kepala putik Þ membentuk buluh serbuk (2 inti.. Contoh : kopi. : Bila pada satu spesies. c. Embrio adventif : embrio yang terbentuk berasal dari kandung lembaga. : merupakan embrio yang terbentuk dari sel nuselus. kina dan kaca piring. Contoh : vanili b.. inti vegetatif mati Þ satu inti sperma membuahi sel telur Þ embrio. : Bila bentuk bunga tidak memungkinkan serbuk sari jatuh ke kepala putik. yaitu : 1. Heterostili d. Alogami (penyerbukan silang) Bila serbuk sari berasal dari bunga pohon lain yang masih satu spesies.. yaitu . jagung 2. Karena pembuahannya berlangsung dua kali maka pembuahan pada Angiospermae disebut pembuahan ganda. Serbuk sari masak lebih dahulu daripada putiknya.

Peristiwa ini sering dijumpai pada nangka. Di dalam strobilus jantan terdapat banyak anteridium yang mengandung sel-sel induk butir serbuk. Contoh : ikan dan katak.Misalnya : pada jenis-jenis burung dan ikan. dan satu sel hidup sebagai sel telur. Ovovivipar/bertelur dan beranak : . jeruk dan mangga. Proses Penyerbukan dan Pembuahan Strobilus jantan ⇒ serbuk sari ⇒ jatuh pada tetes penyerbukan (ujung putik) ⇒ buluh serbuk ⇒ membelah ⇒ inti tabung dan inti spermatogen⇒ inti spermatogen ⇒ membelah ⇒ dua inti sperma ⇒ membuahi sel telur di dalam ruang arkegonium ⇒ zigot ⇒ lembaga di dalam biji ⇒tumbuhan baru. untuk menyalurkan sperma menggunakan ujung kloaka... .. Ovipar/bertelur : . Pada tiap-tiap arkegonium terdapat satu sel induk lembaga yang bermeiosis sehingga terbentuk 4 sel yang haploid.Bila embrio berkembang di dalam telur... Pada strobilus betina terdapat banyak arkegonium. Pada mammalia jantan.dengan . alat kelaminnya disebut penis pada reptil seperti cecak dan kadal menggunakan hemipenis (penis palsu). Organ reproduksi pada gymnospermae disebut konus atau strobilus. Pada vertebrata yang hidup di air melakukan fertilisasi di luar tubuh (fertilisasi eksternal).... maka akan terbentuk lebih dari satu embrio dalam satu biji..bagian selain kandung lembaga. Sel-sel tersebut bermeiosis dari setiap sel induk terbentuk 4 butir serbuk yang bersayap. Tiga mati. sedang pada bangsa burung misalnya : bebek.. disebut poliembrioni. Pada hewan yang melakukan fertilisasi internal dikenal adanya 3 macam perkembangan embrio 1.. Arkegonium ini bermuara pada satu ruang arkegonium. 2..Bila embrio berkembang di dalam telur yang diinkubasi dalam tubuh. Apomiksis dan amfimiksis dapat terjadi bersamaan. Pembuahan pada gymnospermae disebut pembuahan tunggal. Yang hidup di darat melakukan pembuahan di dalam tubuh (fertilisasi internal). karena tiap-tiap inti sperma membuahi satu sel telur.

sedangkan wanita menghasilkan sel telur (ovum) yang dibentuk di dalam ovarium. Proses pembentukan dan pemasakan spermatozoa disebut spermatogenesis. Pria menghasilkan gamet jantan atau spermatozoa yang berukuran sangat kecil dan berbentuk menyerupai berudu.nutrisi dari induknya melalui plasenya. anaknya lahir muda (amat prematur) kemudian merayap masuk. Pada hewan berkantung (Marsupialia). Palo pertemuan uretra dengan vas deferens terdapat kelenjar prostat dan di sebelah belakangnya terdapat kelenjar cowper. Ovarium dihubungkan dengan uterus (rahim) oleh suatu saluran yang disebut tabung fallopii (Tuba fallopii). Reproduksi Manusia Alat Reproduksi pada pria maupun wanita pada dasarnya sama dengan alat reproduksi pada mamalia lain. Alat Reproduksi Mammalia Betina Contoh : pada manusia.sumber nutrisi berasal dari telur. 2.Bila embrio tumbuh dan berkembang di dalam uterus dan mendapat.... kantung induknya.. 3. mencari putting susu. Di dalam testis terdapat saluransaluran halus yang disebut tubulus seminiferus yang merupakan tempat pembentukan spermatozoa. Pada manusia terdapat sepasang kelenjar kelamin yaitu ovarium yang berfungsi menghasilkan sel telur. Saluran ini kemudian melebar menjadi vas deferens yang bermuara pada uretra. kemudian menyusu dalam kantung sampai mandiri..Misalnya : pada beberapa jenis mammalia. . misalnya : pada hewan paruh bebek (Platypus).Misalnya : pada beberapa jenis ikan hiu. bertelur.. setelah menetas anaknya baru disusui. Kedua kelenjar tersebut berfungsi menghasilkan sekret untuk memberi nutrisi dan mempermudah gerakan spermatozoa.. .. Vivipar/beranak : . Beberapa perkecualian. contoh : kanguru. Alat Reproduksi Mammalia Jantan Contoh : pada manusia... Pada umumnya mammalia melahirkan anaknya (vivipar) dan kemudian menyusui anaknya sampai anaknya mandiri. Uterus merupakan saluran berongga yang lebih besar dengan bagian ujungnya bersatu membentuk saluran sempit yaitu vagina. sel Sertoli yang berfungsi memberi makan spermatozoa juga sel Leydig yang . 1. Pada tubulus seminiferus testis terdapat sel-sel induk spermatozoa atau spermatogonium. Yang berkaitan dengan produksi sperma terdiri dari sepasang kelenjar kelamin yang disebut testis yang disimpan dalam kantung disebut skrotum/kantung pelir. Dalam ovarium terdapat folikel Grad yang akan berkembang menjadi sel telur (ovum).. Untuk keluar tubuh spermatozoa melewati saluran epididimis..

spermatosit sekunder membelah lagi menghasilkan spermatid. Selanjutnya folikel yang sudah kosong dirangsang . LH merangsang sel Leydig untuk menghasilkan hormon testosteron. Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon perangsang folikel (Folicle Stimulating Hormone/FSH) dan hormon lutein (Luteinizing Hormone/LH). seorang laki-laki dapat mengeluarkan 300 . Oosit primer membelah secara meiosis. Bila spermatogenesis sudah selesai. menghasilkan 2 sel yang berbeda ukurannya. Pada masa pubertas. Proses Spermatogenesis : Spermatogonium berkembang menjadi sel spermatosit primer. melakukan pembelahan meiosis kedua yang menghasilkan ovum tunggal dan badan polar kedua. Sel spermatosit primer bermiosis menghasilkan spermatosit sekunder. yaitu badan polar pertama membelah lebih lambat. Spermatozoa bersama cairan dari kelenjar-kelenjar tersebut dikenal sebagai semen atau air mani. FSH merangsang sel Sertoli untuk menghasilkan ABP (Androgen Binding Protein) yang akan memacu spermatogonium untuk memulai proses spermatogenesis. Oosit primer kemudian mengalami masa istirahat hingga masa pubertas. sel sertoli akan menghasilkan hormon inhibin untuk memberi umpan balik kepada hipofisis agar menghentikan sekresi FSH dan LH. Saat bayi dilahirkan oosit primer dalam fase profase pada pembelahan meiosis. androgen/testosteron memacu tumbuhnya sifat kelamin sekunder. Proses pemasakan spermatosit menjadi spermatozoa disebut spermiogenesis. Sel yang lebih kecil.terdapat di antara tubulus seminiferus yang berfungsi menghasilkan testosteron. Folikel Graaf menghasilkan hormon estrogen. Hormon estrogen merangsang kelenjar hipofisis untuk mensekresikan hormon LH. hormon LH merangsang terjadinya ovulasi. membentuk 2 badan polar. Pada waktu ejakulasi. Oogonium akan berkembang menjadi oosit primer. spermatid berdiferensiasi menjadi spermatozoa masak. Ovum yang matang diselubungi oleh sel-sel folikel yang disebut Folikel Graaf.400 juta sel spermatozoa. Sel yang lebih besar yaitu oosit sekunder. Pengaruh Hormon dalam Oogenesis Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon FSH yang merangsang pertumbuhan sel-sel folikel di sekeliling ovum. Ovum berukuran lebih besar dari badan polar kedua. Spermatozoa akan keluar melalui uretra bersama-sama dengan cairan yang dihasilkan oleh kelenjar vesikula seminalis. Pada masa pubertas terjadilah oogenesis. kelenjar prostat dan kelenjar cowper. Proses pembentukan spermatozoa dipengaruhi oleh kerja beberapa hormon. maka ABP testosteron (Androgen Binding Protein Testosteron) tidak diperlukan lagi. Spermiogenesis terjadi di dalam epididimis dan membutuhkan waktu selama 2 hari. Di dalam ovarium janin sudah terkandung sel pemula atau oogonium.

menstruasi pun menjadi tidak teratur lagi. Kemudian korpus luteum mengecil dan hilang. proses oogenesis mulai kembali. jika tidak terjadi pembuahan maka lapisan endometrium pada uterus akan luruh keluar tubuh. Bedanya. Seorang wanita hanya mampu menghasilkan paling banyak 400 ovum selama hidupnya. Saat wanita tidak mampu lagi melepaskan ovum karena sudah habis tereduksi. Selain itu. Badan kuning menghasilkan hormon progesteron yang berfungsi mempertebal lapisan endometrium yang kaya dengan pembuluh darah untuk mempersiapkan datangnya embrio. Catatan : Pada laki-laki spermatogenesis terjadi seumur hidup.oleh LH untuk menjadi badan kuning atau korpus luteum. akibatnya korpus luteum mengecil dan menghilang. LH merangsang folikel yang telah kosong untuk berubah menjadi badan kuning (Corpus Luteum). pembentukan progesteron berhenti . meskipun ovarium seorang bayi perempuan sejak lahir sudah berisi 500 ribu sampai 1 juta oosit primer. Saat folikel berkembang menjadi folikel Graaf yang masak. endomentrium akan direabsorbsi oleh tubuh. akibatnya FSH mulai terbentuk kembali. Korpus luteum kemudian menghasilkan hormon progresteron yang berfungsi menghambat sekresi DSH dan LH. Bila sel telur ini tidak mengalami pembuahan maka akan terjadi perdarahan (menstraasi). Sedang pada mamalia lain terjadi siklus estrus. selain itu progesteron juga berfungsi menghambat pembentukan FSH dan LH. jika tidak terjadi pembuahan. folikel ini juga menghasilkan hormon estrogen yang merangsang keluarnya LH dari hipofisis. Pada seat tersebut sel oosit primer akan membelah dan menghasilkan ovum yang haploid. dan pelepasan spermatozoa dapat terjadi setiap saat. Setiap bulan wanita melepaskan satu sel telur dari salah satu ovariumnya.Menstruasi terjadi secara perfodik satu bulan sekali.5O tahun. waktu di sekitar terjadinya ovulasi disebut fase estrus. Estrogen yang keluar berfungsi merangsang perbaikan dinding uterus yaitu endometrium yang habis terkelupas waktu menstruasi. Masa ini disebut menopause Siklus menstruasi terjadi pada manusia dan primata. Periode ini disebut fase luteal. sampai kemudian terhenti sama sekali. sedangkan pada siklus estrus. ovulasi hanya berlangsung sampai umur sekitar 45 . pada siklus menstruasi. sehingga aklurnya tidak membentuk progesteron lagi. Pada wanita. selain itu estrogen menghambat pembentukan FSH dan memerintahkan hipofisis menghasilkan LH yang berfungsi merangsang folikel Graaf yang masak untuk mengadakan ovulasi yang terjadi pada hari ke-14. Umumnya siklus menstruasi terjadi secara periodik setiap 28 hari (ada pula setiap 21 hari dan 30 hari) yaitu sebagai berikut : Pada hari 1 sampai hari ke-14 terjadi pertumbuhan dan perkembangan folikel primer yang dirangsang oleh hormon FSH.

serta mengeluarkan sekret seperti air susu (uterin milk) sebagai makanan embrio. terjadilah zigot. bentuk ini kemudian disebut blastosit. maka FSH mulai terbentuk lagi dan terjadilan proses oogenesis kembali. Lapisan terluar blastosit disebut trofoblas merupakan dinding blastosit yang berfungsi untuk menyerap makanan dan merupakan calon tembuni atau ari-ari (plasenta). Pada saat 32 sel disebut morula. lunak. delapan. Gambar : Siklus Menstruasi Peristiwa fertilisasi terjadi di saat spermatozoa membuahi ovum di tuba fallopii. empat. trofoblas menempel pada dinding uterus (melakukan implantasi) dan melepaskan hormon korionik gonadotropin. hormon progesteron merangsang pertumbuhan uterus. Pada hari ke-4 atau ke-5 sesudah ovulasi. di dalam morula terdapat rongga yang disebut blastosoel yang berisi cairan yang dikeluokan oleh tuba fallopii. Enam hari setelah fertilisasi. Fase ini disebut fase perdarahan atau fase menstruasi. zigot membelah secara mitosis menjadi dua. banyak mengandung pembuluh darah. Oleh karena tidak ada progesteron. Blastosit ini bergerak menuju uterus untuk mengadakan implantasi (perlekatan dengan dinding uterus). sedangkan masa di dalamnya disebut simpul embrio (embrionik knot) merupakan calon janin. dindingnya tebal. enam belas dan seterusnya.sehingga pemberian nutrisi kepada endometriam terhenti. blastosit sampai di rongga uterus. Hormon ini melindungi . endometrium menjadi mengering dan selanjutnya akan terkelupas dan terjadilah perdarahan (menstruasi) pada hari ke-28.

Kantung Kuning Telur (Yolk Sac) Kantung kuning telur merupakan pelebaran endodermis berisi persediaan makanan bagi hewan ovipar. Ketiga lapisan tersebut merupakan lapisan lembaga (Germ Layer). yaitu bagian yang akan berkembang menjadi tall pusat. Pembuatan Lapisan Lembaga Setelah hari ke-12. tampak dua lapisan jaringan di sebelah luar disebut ektoderm. Amnion Amnion merupakan kantung yang berisi cairan tempat embrio mengapung. kantung ini tidak berguna. Semua bagian tubuh manusia akan dibentuk oleh ketiga lapisan tersebut. yaitu : a. karena kantung ini berisi persediaan makanan bagi embrio. di sebelah dalam endoderm. kecuali pada bagian tangkai badan. Ektoderm akan membentuk epidermis kulit dan sistem saraf. tetapi kantung ini sangat berguna pada hewan ovipar (bertelur). alantois merupakan kantung kecil dan masuk ke dalam jaringan tangkai badan. Pada manusia. b. otot. Trofoblas kemudian menebal beberapa lapis. Alantois Pada alantois berfungsi sebagai organ respirasi dan pembuangan sisa metabolisme. . pada tangkai badan jonjot trofoblas masuk ke dalam daerah dinding uterus membentuk ari-ari (plasenta). c. Embrio telah kuat menempel setelah hari ke-12 dari fertilisasi. gunanya melindungi janin dari tekanan atau benturan.kehamilan dengan cara menstrimulasi produksi hormon estrogen dan progesteron sehingga mencegah terjadinya menstruasi. sistem ekskresi dan sistem reproduksi. sistem peredaran darah. endoderm membentuk saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. 2. Setelah semua membran dan plasenta terbentuk maka embrio disebut janin/fetus. Di antara lapisan ektoderm dan endoderm terbentuk lapisan mesoderm. Endoderm tumbuh ke dalam blastosoel membentuk bulatan penuh. maka tidak berkembang. Dengan demikian terbentuklah usus primitif dan kemudian terbentuk Pula kantung kuning telur (Yolk Sac) yang membungkus kuning telur. Membran (Lapisan Embrio) Terdapat 4 macam membran embrio. Jonjot korion menghilang pada hari ke-28. permukaannya berjonjot dengan tujuan memperluas daerah penyerapan makanan. Korion Korion adalah dinding berjonjot yang terdiri dari mesoderm dan trofoblas. d. mesoderm membentuk antara lain rangka. pada manusia hanya terdapat sedikit dan tidak berguna. Pada mammalia dan manusia. 1.

3. Catatan : Makin tua kandungan. Plasenta atau Ari-Ari Plasenta atau ari-ari berbentuk seperti cakram dengn garis tengah 20 cm. Hal ini berhubungan dengan sifat estrogen yang merangsang uterus untuk berkontraksi.5 cm. tetapi setelah kelahiran hormon prolaktin yang dihasilkan kelenjar hipoftsislah yang merangsang produksi air susu. dapat dilakukan dengan berbagai alat bantu. plasenta berukuran kurang dari 1 mm. meskipun begitu virus dan bakteri dapat melalui penghalang (barier) berupa jaringan ikat dan masuk ke dalam darah janin. Ukuran ini dicapai pada waktu bayi akan lahir tetapi pada waktu hari 28 setelah fertilisasi. b. Tanpa Alat Bantu Dengan cara tidak melakukan koitus pada masa subur wanita (hari 12 . Kontrasepsi adalah suatu cara yang bertujuan mencegah terjadinya pembuahan. jelly. Pemencaran Tumbuhan . misalnya : kondom. makanan dan zat sisa antara ibu dan fetus. antara lain: a. Cara ini dikenal dengan nama sistem kalender atau abstinensi. atau mengikat/memotong tuba fallopii dikenal dengan istilah tubektomi. ada pula yang hanya berada di suatu daerah tertentu (organisme endemik) misalnya :bunga Rafjlesia dan badak Jawa. c. terdapat beberapa metode. darah ibu tidak pernah berhubungan dengan darah janin.16 siklus haid). Menggunakan Alat Bantu Mencegah pertemuan ovum dengan spermatozoa. dan lain-lain. Progesteron dan estrogen juga merangsang pertumbuhan kelenjar air susu. Hormon oksitosin yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis jugs berperan dalam merangsang kontraksi uterus menjelang persalinan. Plasenta berperan dalam pertukaran gas. Pemencaran Organisme Makhluk hidup dapat menyebar dengan kisaran luas maupun sempit tergantung cara pemencarannya. sedangkan progesteron mencegah kontraksi uterus. Ada organisme yang tersebar luas (organisme kosmopolit) misalnya : kecoa dan lumut. Pada sistem hubungan plasenta. jumlah estrogen di dalam darah makin banyak. progesteron makin sedikit. spiral. Sterilisasi Sterilisasi dilakukan dengan mengikat/memotong saluran vas defereus dikenal dengan istilah vasektomi. dan tebal 2.

Tunas tumbuh di sepanjang batang. Umbi Lapis Merupakan batang dengan ruas-ruas yang sangat pendek dan sangat rapat. . mata tunas akan tumbuh menjadi tumbuhan baru. Pemencaran tanpa bantuan faktor luar 2. Contoh : petai. kapri. misalnya : a. yaitu pindah dari satu tempat ke tempat lain. yaitu : 1.Ada 2 cara pemencaran tumbuhan. Contoh : kentang. Contoh : pada rumput teki. rumput gajah. Umbi Batang Bagian batang yang digunakan untuk menyimpan makanan umbi. c. Akar Rimpang atau Akar Tinggal (Rizom) Merupakan batang yang menjalar di bawah permukaan tanah. bakung. bekicot dari Afrika menyebar ke Indonesia. karet. tulip. Contoh : bawang merah. maka bijinya akan terpental keluar. Pemencaran dengan bantuan faktor luar Pemencaran Hewan Pemencaran hewan dapat terjadi karena hewan melakukan migrasi. e. ini mempunyai banyak tunas. Stolon atau Geragih Batang yang menjalar di atas tanah. Hewan dapat pula mengadakan pemencaran karena ulah manusia. dahlia. b. bila keadaan lingkungan cocok. 1. Pemencaran secara tidak sengaja Contoh : kecoa dari Amerika menyebar ke mana-mana. kunyit. jarak. d. lamtoro. lengkuas. leli. Gerak Higroskopik dari buah polong Buah polong akan pecah bila kering. Pemencaran ini biasanya menggunakan alat pemencaran yang biasanya tidak memungkinkan penyebaran yang luas. Pemencaran secara sengaja Contoh : sapi perah asal Belanda dibawa ke Indonesia 2. Pada setiap ruas terdapat lapisan sisik yang merupakan modifikasi dari daun. strawberi. Contoh : beberapa jenis rumput. caranya bisa sengaja atau tidak sengaja.

Contoh : biji rumput-rumputan yang menempel pada baju/celana. . Contoh : wijen (Sesamum sp). . mesokarp (lapisan tengah). .Mammokori : pemencaran dengan perantara mamalia. benalu (Loranthus sp).Entomokori : pemencaran dengan perantaraan serangga. licin dan berkilat dan kedap air. delima. . Zookori Pemencaran dengan perantaraan hewan . contoh : biji anggrek dan spora jamur . Biasanya bijtanaman ini tidak dapat dicerna dan akan keluar bersama kotoran burung. Biji dapat terpencar jauh dari induknya. Hidrokori Pemencaran biji dengan bantuan air. Contoh : beringin (Ficus benjamina). Tanaman yang disebarkan dengan cara ini biasanya mempunyai struktur buah dengan 3 lapis kulit. Contoh : kopi (Cofea tanaman sp). alat pemencaran mempunyai ciri sebagai berikut : . Antropokori Pemencaran dengan perantaraan manusia.Pemencaran secara sengaja. contoh : Opium(Popover somniferum) b. . Anemokori Pemencaran biji dengan bantuan angin. contoh : alang-alang (Imperata cylindrica) dan kapok (Ceiba pentandra) . tebal dan banyak rongga udara sehingga mengapung di air. Bijinya mempmyai ciri ringan dan embrio/lembaganya mempunyai pelindung yang baik. .biji terpencar karena tangkainya tergoyang angin. c.Ornitokori : pemencaran dengan perantaraan burung. contoh : mahoni (Sweitenia mahagoni) dan damar(Agathis alba) buah bersayap. Contoh : kelapa sawit dari Afrika ke Indonesia.Pemencaran secara tidak sengaja. tembakau (Nicotiana tabacum). Dengan cara ini.a. endokarp (lapisan dalam) yang keras dan kuat sebagai pelindung lembaga/embrio. pepaya (Carica papaja). contoh : meranti (Shorea sp) dan tanaman suku Dipterocarpaceae . nyamplung (Calophylum sp). Contohnya : kelapa (Cocos nucifera).biji kecil dan ringan. Contoh : jambu biji (Psidium guajava). eksokarp (lapisan terluar).Kiroptorokori : pemencaran dengan perantaraan kelelawar. d.biji berbulu atau berambut.biji bersayap.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful