STRUKTUR HEWAN Dilihat dari segi jumlah sel, hewan dapat dibagi menjadi Protozoa (hewan bersel satu

) dan Metazoa (hewan bersel banyak). Pada hewan bersel banyak (termasuk manusia), kumpulan sel-sel yag memiliki bentuk dan fungsi yang sama akan membentuk jaringan, jaringan jaringan yang berbeda akan bergabung membentuk organ tubuh, organ-organ tubuh akan bergabung membentuk sistem organ tubuh, sistem organ tubuh akhirnya akan bergabung membentuk organisme (hewan). SEL ⇒ JARINGAN ⇒ ORGAN ⇒ SISTEM ORGAN ⇒ ORGANISME

JARINGAN EMBRIONAL Jaringan embrional, merupakan jaringan dari hasil pembelahan sel zigot. Jaringan embrional mengalami spesialisasi menjadi 3 lapisan jaringan (triploblastik), lapisan luar, ektoderm, lapisan tengah, mesoderm dan lapisan dalam entoderm. Contoh hewan triploblastik : Annelida, Mollusca, Arthropoda, Chordata. Atau menjadi 2 lapisan jaringan (diploblastik), lapisan ektoderm dan endoderm. Contoh hewan diploblastik : Coelenterata.

Lapisan-lapisan jaringan tersebut di atas kemudian akan berkembang menjadi organorgan tubuh dari suatu hewan.
JARINGAN EPITEL Jaringan epitel adalah jaringan yang melapisi permukaan tubuh, organ tubuh atau permukaan saluran tubuh hewan. Berdasarkan bentuk dan susunannya jaringan epitel dibagi menjadi 1. Epitel Pipih a. Epitel pipih selapis Contoh: pada pembuluh darah, alveolus, pembuluh limfe, glomerulus ginjal. b. Epitel banyak lapis Contoh: pada kulit, rongga mulut, vagina. 2. Epitel Kubus a. Epitel kubus selapis Contoh: pada kelenjar tiroid, permukaan ovarium. b. Epitel kubus banyak lapis Contoh:

pada saluran kelenjar minyak dan kelenjar keringat pada kulit.

1. Epitel kubus selapis 2. Epitel pipih selapis 3. Jaringan ikat (diambil dari lapisan allantois dan amnion embrio babi).

Gbr.

3. Epitel Silindris a. Epitel silindris selapis Contoh: pada lambung, jonjot usus, kantung empedu, saluran pernafasan bagian atas. b. Epitel silindris banyak lapis Contoh: pada saluran kelenjar ludah, uretra. c. Epitel silindris banyak lapissemu/epitel silindris bersilia Contoh: pada trakea, rongga hidung. 4. Epitel Transisional Merupakan bentuk epitel banyak lapis yang sel-selnya tidak dapat digolongkan berdasarkan bentuknya. Bila jaringannya menggelembung bentuknya berubah. Contoh: pada kandung kemih.
Gbr 3. Epitel transisional dari kandung kemih anjing.

Gbr. Epitel silindris banyak lapis bersilia . (tampak silia di tengah-tengah, diambil dari eaofagus janin).

A : kandung kemih kosong

B : kandung kemih berisi urine

Sebagai jaringan yang menutup seluruh permukaan luar dan dalam tubuh setiap organisme, jaringan epitel mempunyai fungsi sebagai berikut 1. 2. 3. 4. Sebagai Sebagai Sebagai Sebagai pelindung kelenjar penerima rangsang lalu lintas keluar masuknya zat

JARINGAN OTOT Jaringan otot tersusun atas sel-sel otot yang fungsinya menggerakkan organ-organ tubuh. Kemampuan tersebut disebabkan karena jaringan otot mampu berkontraksi. Kontraksi otot dapat berlangsung karena molekul-molekul protein yang membangun sel otot dapat memanjang dan memendek. Gambar 1 : Diagram susunan jaringan otot kerangka, dari keseluruhan otot sampai tingkat molekuler. Jaringan otot dapat dibedakan menjadi 3 macam : 1.Jaringan Otot Polos Jaringan otot polos mempunyai serabut-serabut (fibril) yang homogen sehingga bila diamati di bawah mikroskop tampak polos atau tidak bergaris-garis.

meskipun begitu kontraksi otot jantung secara refleks serta reaksi terhadap rangsang lambat. Serabut otot jantung (dari jantung orang dewasa) INGAN SARAF . Bila otot polos dirangsang. Struktur Otot Polos 2. Otot polos terdapat pada saluranpencernaan. Kontraksi otot lurik berlangsung cepat bila menerima rangsangan. Serabut otot lurik (dari otot anak-anak). Oleh sebab itu nama lain dari otot lurik adalah otot bergaris melintang. berkontraksi sesuai dengan kehendak dan di bawah pengaruh saraf sadar. Gbr. Gbr. 3. dinding pembuluh darah. saluran pernafasan. Gbr.Otot polos berkontraksi secara refleks dan di bawah pengaruh saraf otonom. Strukturnya menyerupai otot lurik. reaksinya lambat. Fungsi otot jantung adalah untuk memompa darah ke luar jantung. Kontraksinya menurut kehendak kita dan di bawah pengaruh saraf sadar.Jaringan Otot Jantung/Miokardium Jaringan otot ini hanya terdapat pada lapisan tengah dinding jantung.Jaringan Otot Lurik Nama lainnya adalah jaringan otot kerangka karena sebagian besar jenis otot ini melekat pada kerangka tubule. Fungsi otot lurik untuk menggerakkan tulang dan melindungi kerangka dari benturan keras. Dinamakan otot lurik karena bila dilihat di bawah mikroskop tampak adanya garis gelap dan terang berselang-seling melintang di sepanjang serabut otot.

Gbr. Tiap neuron/sel saraf terdiri atas badan sel saraf. Sel saraf (neuron) dengan akson dan dendrit). Terdapat 3 macam sel saraf 1. Sel Saraf Motorik Berfungsi menghantarkan impuls motorik dari susunan saraf pusat ke efektor. 2. Sel Saraf Penghubung Merupakan penghubung sel saraf yang satu dengan sel saraf yang lain. Jaringan Ikat Jaringan ikat terdiri dari serabut. Sel saraf mempunyai kemampuan iritabilitas dan konduktivitas. Sel Saraf Sensorik Berfungsi menghantarkan rangsangan dari reseptor (penerima rangsangan) ke sumsum tulang belakang. Fungsi jaringan ikat adalah mengikat atau mempersatukan jaringan-jaringan . sel-sel dan cairan ekstra seluler. Iritabilitas artinya kemampuan sel saraf untuk bereaksi terhadap perubahan lingkungan. Konduktivitas artinya kemampuan sel saraf untuk membawa impulsimpuls saraf. cabang dendrit dan cabang akson.Jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf atau neuron. 3.Cairan ekstra seluler dan serabut disebut matriks. cabang-cabang inilah yang menghubungkan tiap-tiap sel saraf sehingga membentuk jaringan saraf. Yang termasuk jaringan penguat adalah : 1. INGAN PENGUAT Jaringan penguat disebut juga jaringan penyokong atau jaringan penunjang.

Fasia adalah jaringan ikat berbentuk lembaran yang menyelimuti otot. cincin tulang rawan pada batang tenggorok dan cabang batang tenggorok. Matriksnya bening kebiruan. Terdapat pada permukaan tulang sendi. Fungsinya untuk menghubungkan berbagai organ tubuh seperti otot dengan tulang-tulang. b Kartilago fibrosa . ligamen dan tendon. . Fungsinya untuk membungkus organ-organ tubuh. tulang dengan tulang. memberi kemungkinan pertumbuhan memanjang tulang pipa dan memberi kemungkinan tulang rusuk bergerak saat bernafas. Ligamen adalah jaringan ikat yang berperan sebagai penghubung antar tulang. pada orang dewasa berasal dari selaput tulang rawan atau perikondrium yang banyak mengandung kondroblas atau pembentuk sel-sel tulang rawan. Jaringan Tulang Rawan (Kartilago) Jaringan tulang rawan pada anak-anak berasal dari jaringan embrional yang disebut mesenkim. Kartilago hialin merupakan bagian terbesar dari kerangka embrio juga membantu pergerakan persendian. Jaringan ikat padat Nama lainnya jaringan ikat serabut putih. selaput pembungkus otot. pembuluh darah dan saraf. menguatkan saluran pernafasan. 2. Jaringan ini terdapat pada selaput urat. Kartilago hialin (dari embrio babi). Ada 3 macam jaringan tulang rawan : a Kartilago hialin .Jaringan ikat longgar terdapat di sekitar organ-organ. Tendon adalah ujung otot yang melekat pada tulang. ujung tulang rusuk yang melekat pada tulang dada dan pada ujung tulang panjang. karena terbuat dari serabut kolagen yang berwarna putih. juga memberikan perlindungan terhadap organ tubuh. Gbr. Berdasarkan struktur dan fungsinya jaringan ikat dibedakan menjadi dua: a. Jaringan ikat longgar Ciri-ciri : sel-selnya jarang dan sebagian jaringannya tersusun atas matriks yang mengandung serabut kolagen dan serabut elastis. Fungsinya untuk menyokong kerangka tubuh.menjadi organ dan berbagai organ menjadi sistem organ. b. pembuluh darah dan saraf. menjadi selubung organ dan melindungi jaringan atau organ tubuh. fasia.

b. karena berupa cairan. epiglottis. b. Fungsi utama untuk memberikan proteksi dan penyokong. matriksnya terdiri dari zat perekat kolagen dan endapan garam-garam mineral terutama garam kalsium (kapur). Tulang spons. Keping-keping darah (trombosit) . Contoh : tulang pendek. 4. bila matriksnya berongga. Jaringan Darah Jaringan darah merupakan jaringan penyokong khusus. Gbr. J aringan Tulang Jaringan tulang terdiri dari sel-sel tulang atau osteon yang tersimpan di dalam matriks. 3. Tulang keras. pada calmam antar ruas tulang belakang dan pada pertautan antar tulang kemaluan kiri dan kanan. Bagian-bagian dari jaringan darah adalah : a. bila matriks tulang rapat dan padat. c. Tulang dapat dibagi menjadi 2 macam : a. pembuluh eustakius dan laring. Kartilago fibrosa (dari tulang lutut manusia). Tulangmerupakan komponen utama dari kerangka tubuh dan berperan untuk melindungi alat-alat tubuh dan tempat melekatnya otot kerangka. Jaringan ini terdapat pada perekatan ligamen-ligamen tertentu pada tulang. Sel darah Dibagi menjadi sel darah merah (eritrosit) berfungsi untuk mengangkut oksigen dan sel darah putih (lekosit) berfungsi untuk melawan benda-benda asing yang masuk ke dalam tubuh. Jaringan ini terdapat pada dawn telinga.Matriksnya berwarna gelap dan keruh. Contoh : tulang pipa. persendian tulang pinggang.Kartilago elastik Matriksnya berwarna keruh kekuning-kuningan.

Berfungsi dalam proses pembekuan darah.

c.

Plasma darah Komponen terbesar adalah air, berperan mengangkut sari makanan, hormon, zat sisa hasil metabolisms, antibodi dan lain-lain.

5. Jaringan Limfe/Getah Bening Asal jaringan limfe adalah bagian dari darah yang keluar dari pembuluh darah, komponen terbesarnya adalah air dimana terlarut zat-zat antara lain glukosa, garam-garam, asam lemak. Komponen selulernya adalah limfosit. Jaringan limfe menyebar ke seluruh tubuh melalui pembuluh limfe. Fungsi jaringan limfe selain untuk kekebalan tubuh (adanya limfosit) juga untuk mengangkut cairan jaringan, protein, lemak, garam mineral dan zat-zat lain dari jaringan ke sistem pembuluh darah. JARINGAN LEMAK Nama lainnya adalah jaringan adiposa, jaringan ini terdapat di seluruh tubuh. Fungsinya untuk menyimpan lemak untuk cadangan makanan, dan mencegah hilangnya panas secara berlebihan. Kumpulan dari berbagai macam jaringan dan melaksanakan suatu tugas tertentu akan membentuk organ. Derajat dari organisme ditentukan dari makin beragamnya organ yang dimiliki. Beberapa organ tubuh 1. USUS Merupakan bagian dari sistem pencernaan. Disusun dari beberapa jaringan, susunan dari luar ke dalam adalah: a. Jaringan ikat serosa, fungsinya untuk menggantungkan usus ke organ lain b. Jaringan otot polos memanjang c. Jaringan otot polos melingkar d. Jaringan ikat longgar e. Jaringan otot polos mukosa f. Jaringan ikat longgar mukosa g. Jaringan epitel silindris yang merupakan jaringan terdalam dari rongga usus Di samping jaringan-jaringan tersebut di atas terdapat juga jaringan-jaringan lain (jaringan saraf, jaringan darah dan lain-lain) yang menunjang kerja usus.

Gambar 1 : Susunan umum organ saluran cerna (usus).

2. TRAKEA/BATANG TENGGOROK Merupakan bagian dari sistem pernafasan. Trakea disusun atas 3 lapis jaringan, dari luar ke dalam : a. Jaringan ikat padat b. Jaringan rulang rawan dan jaringan otot polos c. Jaringan epitel silindris berlapis banyak bersilia

SISTEM ORGAN Kumpulan dari berbagai organ dan menjalankan tugas tertentu disebut sistem organ. Sistem organ yang terdapat dalam tubuh manusia antara lain 1. SISTEM INTEGUMEN/KULIT 2. SISTEM PENCERNAAN 3. SISTEM SIRKULASI 4. SISTEM RESPIRASI/PERNAFASAN 5. SISTEM EKSKRESI 6. SISTEM REPRODUKSI 7. SISTEM KERANGKA 8. SISTEM OTOT 9. SISTEM SARAF 10. SISTEM HORMON STRUKTUR TUMBUHAN Seperti pada hewan, tubuh tumbuhan pun terdiri dari sel-sel. Sel-sel tersebut akan berkumpul membentuk jaringan, jaringan akan berkumpul membentuk organ dan seterusnya sampai membentuk satu tubuh tumbuhan. Di sini akan dibahas macammacam jaringan dan organ yang membentuk tubuh tumbuhan. Jaringan tumbuhan dapat dibagi 2 macam : 1. Jaringan meristem 2. Jaringan dewasa

JARINGAN MERISTEM

Jaringan meristem adalah jaringan yang terus menerus membelah. Jaringan meristem dapat dibagi 2 macam 1. Jaringan Meristem Primer Jaringan meristem yang merupakan perkembangan lebih lanjut dari pertumbuhan embrio. Contoh: ujung batang, ujung akar. Meristem yang terdapat di ujung batang dan ujung akar disebut meristem apikal. Kegiatan jaringan meristem primer menimbulkan batang dan akar bertambang panjang. Pertumbuhan jaringan meristem primer disebut pertumbuhan primer. 2. Jaringan Meristem Sekunder Jaringan meristem sekunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan dewasa yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan jaringan meristem sekunder disebut pertumbuhan sekunder. Kegiatanjaringan meristem menimbulkan pertambahan besar tubuh tumbuhan.

Jaringan dewasa adalah jaringan yang sudah berhenti membelah. Jaringan dewasa dapat dibagi menjadi beberapa macam : 1 Jaringan Epidermis Jaringan yang letaknya paling luar, menutupi permukaan tubuh tumbuhan. Bentuk jaringan epidermis bermacam-macam. Pada tumbuhan yang sudah mengalami pertumbuhan sekunder, akar dan batangnya sudah tidak lagi memiliki jaringan epidermis. Fungsi jaringan epidermis untuk melindungi jaringan di sebelah dalamnya. 2. Jaringan Parenkim Nama lainnya adalah jaringan dasar. Jaringan parenkim dijumpai pada kulit batang, kulit akar, daging, daun, daging buah dan endosperm. Bentuk sel parenkim bermacam-macam. Sel parenkim yang mengandung klorofil disebut klorenkim, yang mengandung rongga-rongga udara disebut aerenkim. Penyimpanan cadangan makanan dan air oleh tubuh tumbuhan dilakukan oleh jaringan parenkim. 3. Jaringan Penguat/Penyokong Nama lainnya stereon. Fungsinya untuk menguatkan bagian tubuh tumbuhan. Terdiri dari kolenkim dan sklerenkim.

Batok kelapa adalah contoh yang baik dari bagian tubuh tumbuhan yang mengandung serabut dan sklereid. kemudian pada pangkal batang akan tumbuh akar-akar yang memiliki ukuran hampir sama sehingga membentuk akar serabut. jaringan gabus dibentuk oleh kambium gabus atau felogen. Xilem ada 2 macam: trakea dan trakeid. Xilem bertugas mengangkut air dan garam-garam mineral terlarut dari akar ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. pada Dikotil. 5. akar lembaga mati. Sedang bagian lain dari ketiga organ tersebut adalah modifikasinya. Jaringan Pengangkut Jaringan pengangkut bertugas mengangkut zat-zat yang dibutuhkan oleh tumbuhan. dinamakan kolumela. b. yakni: akar. sel-sel kaliptra ada yang mengandung butir-butir amylum. 4. ke arah luar berupa sel-sel mati yang disebut felem. Sklerenkim terdiri dari dua macam yaitu serabut/serat dan sklereid atau sel batu. batang. yang fungsinya melindungi ujung akar sewaktu menembus tanah. Floem bertugas mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. pada Monokotil. pembentukan jaringan gabus ke arah dalam berupa sel-sel hidup yang disebut feloderm. ORGAN TUMBUHAN Organ tumbuhan biji yang penting ada 3. daun. contoh: umbi modifikasi akar. bunga modifikasi dari ranting dan daun. Ada 2 macam jaringan.a. Akar monokotil dan dikotil ujungnya dilindungi oleh tudung akar atau kaliptra. Jaringan Gabus Fungsi jaringan gabus adalah untuk melindungi jaringan lain agar tidak kehilangan banyak air. Pada Dikotil. Sklerenkim Selain mengandung selulosa dinding sel. Kolenkim Sebagian besar dinding sel jaringan kolenkim terdiri dari senyawa selulosa merupakan jaringan penguat pada organ tubuh muda atau bagian tubuh tumbuhan yang lunak. akar lembaga terus tumbuh sehingga membentuk akar tunggang. sehingga sel-selnya menjadi kuat dan keras. yakni xilem atau pembuluh kayu dan floem atau pembuluh lapis/pembuluh kulit kayu. AKAR Asal akar adalah dari akar lembaga (radix). jaringan sklerenkim mengandung senyawa lignin. mengingat sel-sel gabus yang bersifat kedap air. .

c. Fungsi Akar a. Menyerap air dam garam-garam mineral terlarut 2. Anatomi Akar Pada akar muda bila dilakukan potongan melintang akan terlihat bagian-bagian dari luar ke dalam. dinamakan titik Caspary. Bulu akar merupakan modifikasi dari sel epidermis akar. Pada dikotil di antara xilem dan floem terdapat jaringan kambium. c. Endodermis Merupakan lapisan pemisah antara korteks dengan silinder pusat.Silinder Pusat/Stele Silinder pusat/stele merupakan bagian terdalam dari akar. Sebagian besar dibangun oleh jaringan parenkim. dinding selnya mudah dilewati air. Korteks c. Silinder Pusat/Stele a. Dapat berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan c. sehingga memungkinkan air dapat masuk ke silinder pusat. bertugas menyerap air dan garam-garam mineral terlarut. bila diamati di bawah mikroskop akan tampak seperti hutuf U.Persikel/Perikambium Merupakan lapisan terluar dari stele. Endodermis d. bulu akar memperluas permukaan akar. b. Pada pertumbuhan selanjutnya penebalan zat gabus sampai pada dinding sel yang menghadap silinder pusat. Sel-sel endodermis dapat mengalami penebalan zat gabus pada dindingnya dan membentuk seperti titik-titik. Untuk menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah b.Empulur . Korteks Letaknya langsung di bawah epidermis. Terdiri dari berbagai macam jaringan : .Berkas Pembuluh Angkut/Vasis Terdiri atas xilem dan floem yang tersusun bergantian menurut arah jari jari. sel-selnya tidak tersusun rapat sehingga banyak memiliki ruang antar sel. sehingga air tak dapat menuju ke silinder pusat.Sel-sel tersebut dinamakan sel penerus/sel peresap. disebut sel U. Epidermis b. .1. Tetapi tidak semua sel-sel endodermis mengalami penebalan. Epidermis Susunan sel-selnya rapat dan setebal satu lapis sel. . a. Akar cabang terbentuk dari pertumbuhan persikel ke arah luar.

Terdapat perbedaan antara batang dikotil dan monokotil dalam susunan anatominya.Letaknya paling dalam atau di antara berkas pembuluh angkut terdiri dari jaringan parenkim. Antara xilem dan floem terdapat kambium intravasikuler. terdiri dari beberapa lapis sel. Endodermis tumbuhan Anguiospermae mengandung zat tepung. lapisan epidermis digantikan oleh lapisan gabus yang dibentuk dari kambium gabus. Fungsi epidermis untuk melindungi jaringan di bawahnya. berkayu keras dan hidupnya menahun. . yang dekat dengan lapisan epidermis tersusun atas jaringan kolenkim. Batang Dikotil Pada batang dikotil terdapat lapisan-lapisan dari luar ke dalam : a. tetapi tidak terdapat pada endodermis tumbuhan Gymnospermae. d. b. yang disebutkambium intervasikuler. xilem di sebelah dalam dan floem sebelah luar. lkatan pembuluh pada stele disebut tipe kolateral yang artinya xilem dan floem. tidak mempunyai ruang antar sel. 1. Pada tumbuhan Dikotil. Keduanya dapat mengadakan pertumbuhan sekunder yang mengakibatkan bertambah besarnya diameter batang. Korteks Korteks batang disebut juga kulit pertama. Endodermis Endodermis batang disebut juga kulit dalam. lapis-lapis lingkaran tersebut dinamakan Lingkaran Tahun. sedang pada musim kering tidak terjadi pertumbuhan sehingga pertumbuhan menebalnya pada batang tampak berlapis-lapis. pada perkembangan selanjutnya jaringan parenkim yang terdapat di antara berkas pembuluh angkut juga berubah menjadi kambium. makin ke dalam tersusun atas jaringan parenkim. Stele/ Silinder Pusat Merupakan lapisan terdalam dari batang. Letak saling bersisian. setiap lapis menunjukkan aktivitas pertumbuhan selama satu tahun. Epidermis Terdiri atas selaput sel yang tersusun rapat. Pada batang yang mengalami pertumbuhan sekunder. c. pertumbuhan menebal sekunder tidak berlangsung terus-menerus. merupakan lapisan pemisah antara korteks dengan stele. Lapis terluar dari stele disebut perisikel atau perikambium. tetapi hanya pada saat air dan zat hara tersedia cukup. tersusun atas selapis sel.

ada epidermis atas dan epidermis bawah. Tidak adanya kambium pada Monokotil menyebabkan batang Monokotil tidak dapat tumbuh membesar. Meskipun demikian. Daun merupakan modifikasi dari batang. yakni palisade (jaringan pagar) dan spons (jaringan bunga karang). 3. stoma berguna untuk tempat berlangsungnya pertukaran gas dari dan ke luar tubuh tumbuhan.2. epidermis terdiri dari satu lapis sel. Pada stele monokotil terdapat ikatan pembuluh yang menyebar dan bertipe kolateral tertutup yang artinya di antara xilem dan floem tidak ditemukan kambium. Batang Monokotil Pada batang Monokotil. Anatomi daun dapat dibagi menjadi 3 bagian : 1. batas antara korteks dan stele umumnya tidak jelas. Epidermis Epidermis merupakan lapisan terluar daun. keduanya mengandung kloroplast. Jaringan pagar selselnya rapat sedang jaringan bunga karang sel-selnya agak renggang. misalnya pada pohon Hanjuang (Cordyline sp) dan pohon Nenas seberang (Agave sp). untuk mencegah penguapan yang terlalu besar. sehingga masih terdapat ruang-ruang antar sel. Jaringan Pembuluh Jaringan pembuluh daun merupakan lanjutan dari jaringan batang. 2. dengan perkataan lain tidak terjadi pertumbuhan menebal sekunder. lapisan epidermis dilapisi oleh lapisan kutikula. Pada epidermis terdapat stoma/mulut daun. merupakan bagian tubuh tumbuhan yang paling banyak mengandung klorofil sehingga kegiatan fotosintesis paling banyak berlangsung di daun. . terdapat di dalam tulang daun dan urat-urat daun. ada Monokotil yang dapat mengadakan pertumbuhan menebal sekunder. Kegiatan fotosintesis lebih aktif pada jaringan pagar karena kloroplastnya lebih banyak daripada jaringan bunga karang. Parenkim/Mesofil Parenkim daun terdiri dari 2 lapisan sel.

akar embrionik yaitu calon akar c.Gbr. PERTUMBUHAN PADA TUMBUHAN Secara umum pertumbuhan dan pekembangan pada tumbuhan diawali untuk stadium zigot yang merupakan hasil pembuahan sel kelamin betina dengan jantan. ERTUMBUHAN adalah proses pertambahan ukuran sel atau organisme. membentuk organ-organ yang mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda. PERKEMBANGAN adalah proses menuju kedewasaan pada organisme. Pembelahan zigot menghasilkan jaringanmeristem yang akan terus membelah dan mengalami diferensiasi. Berlangsung pada embrio. Pertumbuhan ini bersifat kuantitatif/ terukur. Baik pertumbuhan atau perkembangan bersifat irreversibel. Embrio memiliki 3 bagian penting : a. tunas embrionik yaitu calon batang dan daun b. Pertumbuhan Primer Terjadi sebagai hasil pembelahan sel-sel jaringan meristem primer. yaitu: 1. Proses ini berlangsung secara kualitatif. Terdapat 2 macam pertumbuhan. Jaringan daun. kotiledon yaitu cadangan makanan . bagian ujung-ujung dari tumbuhan seperti akar dan batang. Diferensiasi adalah perubahan yang terjadi dari keadaan sejumlah sel.

Daerah pemanjangan Berada di belakang daerah pembelahan c.Selanjutnya parenkim akar/batang yang terletak di antara ikatan pembuluh. yang disebut kambium vasis atau kambium intravasikuler. Pertumbuhan Sekunder Merupakan aktivitas sel-sel meristem sekunder yaitu kambium dan kambium gabus. .Mula-mula kambium hanya terdapat pada ikatan pembuluh.ke luar membentuk felem : sel-sel mati . Embrio Tumbuhan Pertumbuhan tanaman dapat diukur dengan alat yang disebutauksanometer. Kambium yang berada di sebelah dalam jaringan kulit yang berfungsisebagai pelindung. . Fungsinya adalah membentuk xilem dan floem primer. Daerah pembelahan Sel-sel di daerah ini aktif membelah (meristematik) b. gymnospermae dan menyebabkan membesarnya ukuran (diameter) tumubuhan. . 2. Pertumbuhan ini dijumpai pada tumbuhan dikotil.Kambium intravasis dan intervasis membentuk lingkaran tahun ⇒bentuk konsentris. Terbentuk akibat ketidakseimbangan antara permbentukan xilem dan floem yang lebih cepat dari pertumbuhan kulit. . menjadi kambium yang disebut kambium intervasis. Daerah diferensiasi Bagian paling belakang dari daerah pertumbuhan.Gbr.ke dalam membentuk feloderm : sel-sel hidup . Sel-sel mengalami diferensiasi membentuk akar yang sebenarnya serta daun muda dan tunas lateral yang akan menjadi cabang. Daerah pertumbuhan pada akar dan batang berdasar aktivitasnya tcrbagi menjadi 3 daerah a.

F.Gbr. 4.W. Secara umum merupakan faktor penghambat. . Faktor Luar 1. a. Kelembaban. Etiolasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat di tempat yang gelap Fotoperiodisme adalah respon tumbuhan terhadap intensitas cahaya dan panjang penyinaran. B.dominasi apikal b. 2. yang berbeda untuk tiap jenis tumbuhan. Irisan melintang batang waru A.membantu perkecambahan . 3. Hormon. Went (1928) pertama kali menemukan auksin pada ujung koleoptil kecambah gandum Avena sativa. Cahaya ⇒ mempengaruhi fotosintesis. 2. Suhu ideal yang diperlukan untuk pertumbuhan yang paling baik adalah suhu optimum. Suhu ⇒ di antaranya mempengaruhi kerja enzim. Faktor Dalam 1. Lingkaran tahun karena aktivitas xilem sekunder Gbr. Air dan Mineral ⇒ berpengaruh pada pertumbuhan tajuk 2 akar. Giberelin Senyawa ini dihasilkan oleh jamur Giberella fujikuroi atau Fusarium . Diferensiasi salah satu unsur hara atau lebih akan menghambat atau menyebabkan pertumbuhan tak normal. Faktor hereditas. Auksin adalah senyawa asam indol asetat (IAA) yang dihasilkan di ujung meristem apikal (ujung akar dan batang).

pemanjangan tumbuhan .Kaulokali .Blastomer berkumpul membentuk seperti buah arbei disebutMorula Morula mempunyai 2 kutub.c. f. h. Fungsi giberelin : . b.Filokalin .Rhizokalin . d. Kurusawa. Pada fase ini : . a. yaitu : 1. Fase Pembelahan (Cleavage) dan Blastulasi . e. moniliformae.Pembelahan zigot membelah (mitosis) menjadi banyak blastomer. terdiri dari : . yaitu : * kutub hewan (animal pole) * kutub tumbuhan (vegetal pole) . ditemukan oleh F.berperan dalam partenokarpi Sitokinin Pertama kali ditemukan pada tembakau. g. Distribusi Auksin pada Kecambah b. Hormon ini merangsang pembelahan sel. disebut Blastula. a. Gas etilen Banyak ditemukan pada buah yang sudah tua Asam absiat Florigen Kalin Hormon pertumbuhan organ. Fase Embrionik Adalah fase pertumbuhan zigot hingga terbentuknya embrio. Gastrulasi Adalah proses perubahan blastula menjadi gastrula.Antokalin Asam traumalin atau kambium luka Merangsang pembelahan sel di daerah luka sebagai mekanisme untuk menutupi luka Gbr. Fase ini meliputi beberapa tahapan.Blastulasi sel-sel morula membelah dan "arbei" morula membentuk rongga (blastocoel) yang berisi air. Pertumbuhan Ujung Akar dan Ujung Batang Pertumbuhan pada hewan dibagi menjadi 2 fase.

perkembangan dan diferensiasi menjadi organ. e. Metamorfosis tak sempurna : telur ⇒ nimfa ⇒ imago. ektoderm dan endoderm . struktur dan fungsinya masing-masing. hewan dikelompokkan menjadi: . Katak b.Hewan triploblastik : memiliki ketiga lapisan embrional * triploblastik aselomata : tak memiliki rongga tubuh * triploblastik pseudoselomata : memiliki rongga tubuh yang semu * triploblastik selomata: memiliki rongga tubuh yang sesungguhnya. Imbas Embrionik Diferensiasi dari suatu lapisan embrionik mempengaruhi dan dipengaruhi oleh diferensiasi lapisan embrionik lain. jaringan atau bagian tubuh yang rusak. Serangga a. Diferensiasi dan Spesialisasi Jaringan Diferensiasi ⇒ jaringan/lapisan embrionik akan berkembang menjadi berbagai organ dan sistem organ. Morfogenesis Proses pertumbuhan.terbentuk ruang.hewan tingkat rendah ⇒ dapat sampai pada tingkat organ . yaitu basil pelipatan mesoderm c. mesoderm dan endoderm Berdasarkan jumlah lapisan embrional. hilang atau mati.Hewan diploblastik : memiliki 2 lapisan embrional. Spesialisasi ⇒ setiap jaringan akan mempunyai bentuk. Zigot ⇒ berudu ⇒ katak muda ⇒ katak dewasa. yaitu gastrocoel (Archenteron) ⇒ akan berkembang menjadi saluran pencernaan .hewan tingkat tinggi ⇒ terbatas pada jaringan .terbentuk lubang blastopole ⇒ akan berkembang menjadi anus . d.terbentuk 3 lapisan embrionik : ektoderm. Fase Pasca Embrionik Secara umum meliputi metamorfosis dan regenerasi. .blastocoel mengempis atau bahkan menghilang . Regenerasi adalah kemampuan untuk memperbaiki sel. sistem organ dan organisme. Metamorfosis adalah perubahan bentuk secara bertingkat dari masa muda ⇒ hewan dewasa. 2.. Metamorfosis sempurna : telur ⇒ larva ⇒ pupa ⇒ imago.

Bentuk tropisme antara lain . Misalnya: . Beberapa bentuk nasti : . NASTI yaitu gerak bagian tumbuhan yang tidak dipengaruhi arah rangsang.Setiap organisme mampu menerima rangsang yang disebut IRITABILITAS. 2.tigmotropi atau haptotropi ⇒ rangsang berupa sentuhan . Gerak berupa perubahan posisi tubuh atau perpindahan yang meliputi seluruh atau sebagian dari tubuh. yaitu : 1. TROPI (TROPISME) yaitu gerak bagian tumbuhan yang dipengaruhi oleh arah rangsang. Beberapa bentuk taksis : . a.gerak membukanya kotak spora. Gerak ini disebabkan terjadinya perubahan tekanan turgor akibat pemberian rangsang.fototropisme atau heliotropisme . Gerak ENDONOM .pecahnya buah tanaman polong. GERAK PADA TUMBUHAN Jika pada hewan rangsang disalurkan melalui saraf. dan zat kimia 3.fototaksis .nasti kompleks ⇒ rangsang tidak hanya satu Contoh : gerak membuka dan menutupnya sel-sel penutup stomata ⇒ rangsang berupa cahaya. .Niktinasti ⇒ rangsang berupa gelap .hidrotropi b. Salah satu bentuk tanggapan yang umum adalah berupa gerak. Gerak ESIONOM yaitu gerak yang dipengaruhi rangsang dari luar. Tropisme positif jika mendekati rangsang dan tropisme negatif jika menjauhi. terdapat taksis positif dan negatif. Seperti bentuk tropisme. Gerak HIGROSKOPIS yaitu gerak yang ditimbulkan oleh pengaruh perubahan kadar air.Seismonasti ⇒ rangsang sentuhan atau mekanik . dan mampu pula menanggapi rangsang tersebut.geotropi . suhu. Gerak pada tumbuhan dibagi 3 golongan.kemotaksis c. TAKSIS yaitu gerak berpindah seluruh tubuh tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsang. air. maka pada tumbuhan rangsang disalurkan melalui benang plasma (PLASMODESMA) yang masuk ke dalam sel melalui dinding yang disebut NOKTAH.

Rawan pada dewasa antara lain terdapat pada cincin batang tenggorokan dan daun telinga.yaitu gerak yang belum/tidak diketahui sebabnya. . otot.Bagian tengah yang disebut DIAFISE. Proses pengerasan tulang disebut penulangan atau OSIFIKASI. Kondral meliputi PERIKONDRAL dan ENKONDRAL. pada orang dewasa kondrin lebih banyak dan rawan ini berasal dari selaput tulang rawan (PERIKONDRIUM) yang banyak mengandung KONDROBLAS (pembentuk kondrosit). Di pusatnya terdapat rongga yang berisi sumsum tulang.Di antara epifise dan diafise terdapat CAKRAM EPIFISE (DISCUS EPIPHYSEALIS). Jenis osifikasi adalah DESMAL dan KONDRAL. misalnya aliran plasma sel. Tulang rawan bersifat lentur. tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan (KARTILAGO) dan tulang keras (= tulang/OSTEON).Bagian ujung yang disebut EPIFISE. Matriks akan mengeluarkan kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras. Sebaliknya. dan persendian tulang. Karena belum diketahui sebabnya ada yang menduga tumbuhan itu sendiri yang menggerakkannya ⇒ gerak OTONOM. Cakram ini kaya akan osteoblas dan menentukan pertumbuhan tinggi. Kartilago memiliki rongga yang akan terisi oleh OSTEOBLAS (sel-sel pembentuk tulang). Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). Gerak adalah hasil interaksi antara tulang. TULANG Menurut bahan pembentuknya. Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago (berasal dari mesenkim). Rawan pada anak berasal dari mesenkim dengan kandungan kondrosit lebih banyak dari kondrin. tersusun atas sel-sel tulang rawan (KONDROSIT) yang mensekresikan matriks (KONDRIN) berupa hialin atau kolagen. Setiap satuan sel-sel tulang akan melingkari pembuluh darah dan serabut saraf membentuk SISTEM HAVERS. . Tulang Keras atau Osteon terbagi menljadi Tulang Tulang Tulang Tulang panjang (tulang pipa) pipih pendek pneumatika Tulang Pipa terbagi menjadi 3 bagian yaitu : . . Rongga terbentuk karena aktivitas OSTEOKLAS (perombak tulang). Alat gerak pada vertebrata meliputi alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot.

pada orang dewasa kondrin lebih banyak dan rawan ini berasal dari selaput tulang rawan (PERIKONDRIUM) yang banyak mengandung KONDROBLAS (pembentuk kondrosit). tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan (KARTILAGO) dan tulang keras (= tulang/OSTEON). Kondral meliputi PERIKONDRAL dan ENKONDRAL. Rawan pada anak berasal dari mesenkim dengan kandungan kondrosit lebih banyak dari kondrin. Sumsum tulang kuning (MEDULLA OSSIUM FLAVA) Alat gerak pada vertebrata meliputi alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot.Sumsum Tulang ada dua jenis yaitu : 1. Kartilago memiliki rongga yang akan terisi oleh OSTEOBLAS (sel-sel pembentuk tulang). Sebaliknya. Rawan pada dewasa antara lain terdapat pada cincin batang tenggorokan dan daun telinga. Matriks akan mengeluarkan kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras. Sumsum tulang merah (MEDULLA OSSIUM RUBBA) 2. Jenis osifikasi adalah DESMAL dan KONDRAL. otot.Tulang pendek . Tulang Keras atau Osteon terbagi menljadi . TULANG Menurut bahan pembentuknya. Proses pengerasan tulang disebut penulangan atau OSIFIKASI. Gerak adalah hasil interaksi antara tulang.Tulang pipih . Tulang rawan bersifat lentur. Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago (berasal dari mesenkim). Setiap satuan sel-sel tulang akan melingkari pembuluh darah dan serabut saraf membentuk SISTEM HAVERS. dan persendian tulang. tersusun atas sel-sel tulang rawan (KONDROSIT) yang mensekresikan matriks (KONDRIN) berupa hialin atau kolagen.Tulang pneumatika Tulang Pipa terbagi menjadi 3 bagian yaitu : .Tulang panjang (tulang pipa) .

SINFIBROSIS ⇒ kedua ujung tulang dihubungkan dengan serabut. Rongga terbentuk karena aktivitas OSTEOKLAS (perombak tulang). Cakram ini kaya akan osteoblas dan menentukan pertumbuhan tinggi.Bagian tengah yang disebut DIAFISE. SINARTROSIS yaitu hubungan yang tidak memungkinkan adanya gerakan. . Sumsum tulang merah (MEDULLA OSSIUM RUBBA) 2. Sumsum tulang kuning (MEDULLA OSSIUM FLAVA) PERSENDIAN adalah hubungan antar tulang (ARTIKULASI) MEMBRAN SINOVIAL (selaput sendi) adalah : Selaput yang membungkus ujung-ujung tulang yang membentuk persendian. . ⇒ siku. Selaput ini menghasilkan MINYAK SINOVIAL yang berguna sebagai pelumas sendi. ⇒ sendi pada tulang ibu jari dengan telapak tangan. Sumsum Tulang ada dua jenis yaitu : 1.. ⇒ gelang pinggul. . ⇒ sendi antara hasta dan pengumpil. Di pusatnya terdapat rongga yang berisi sumsum tulang.SENDI PELURU (ENDARTROSIS) : ujung tulang yang satu berbentuk bonggol masuk ke tulang lain yang berbentuk cekungan. lutut. AMFIARTROSIS yaitu hubungan yang memungkinkan terjadinya gerak yang terbatas ⇒ hubungan antara tulang rusuk dan tulang belakang. .Bagian ujung yang disebut EPIFISE.SENDI OVOID/ELLIPS (ELLIPSOIDEA) : kedua ujung tulang berbentuk oval. . . 3.SENDI PUTAR (TROKOIDEA) : ujung rulang yang satu mengitari ujung rulang lain. ARTIKULASI terbagi atas 3 bentuk yaitu : 1. . . 2.Di antara epifise dan diafise terdapat CAKRAM EPIFISE (DISCUS EPIPHYSEALIS). .SINKONDROSIS ⇒ kedua ujung tulang dihubungkan dengan kartilago. ⇒ pergelangan tangan. DIARTROSIS yaitu hubungan yang memungkinkan adanya gerakan yang cukup besar.SENDI ENGSEL (GYNGLUMUS) : ujung tulang yang bergerak membentuk lekukan.SENDI PELANA (SELLARIS) : kedua ujung tulang membentuk seperti pelana. .

KONTRAKTIBILITAS ⇒ kemampuan untuk memendek b. KARAKTERISTIK OTOT a.ASETILKOLIN : zat reseptor rangsang yang sangat peka. BAGIAN-BAGIAN OTOT TENDON ⇒ urat otot. bagian ujung otot yang mengecil. Aktin dan miosin. Miofibril. ATROFI ⇒ otot yang mengecil. Otot polos ⇒ gerakan tak disadari (INVOLUNTER) 2. EKSTENSIBILITAS ⇒ kemampuan untuk memanjang c. Otot berelaksasi dan berkontraksi. Otot jantung = MIOKARDIUM ⇒ involunter MIOGLOBIN adalah pigmen otot yang berfungsi mengikat oksigen.AKTIN dan MIOSIN : protein khas dari otot. DEPRESI ⇒ ke bawah > < ELEVASI ⇒ ke atas. INSERSIO ⇒ ujung otot yang melekat pada tempat yang bergerak. lisut. DISKUS INTERKALARIS ⇒ bagian khas otot jantung yang merupakan batas. bagian tengah otot yang menggembung. . SUPINASI ⇒ memutar telapak tangan menengadah > < PRONASI ⇒menelungkup. HIPERTROFI ⇒ otot yang membesar. c. Otot. d. f.OTOT (MUSCULUS) Macam otot 1. ABDUKSI ⇒ menjauhi badan > < ADDUKSI ⇒ mendekati badan. . TETANUS ⇒ ketegangan maksimum yang terus menerus. Serabut otot dengan intinya.ADP . . Kumpulan serabut otot. VENTRIKEL ⇒ empal otot. Zona H dan Z dari miofibril. g. b. Gambar 1 : Keterangan : a. e. MEKANISME GERAKAN OTOT . ORIGO ⇒ ujung otot yang melekat pada tempat yang tidak bergerak. FLEKSI ⇒ membengkokkan > < EKSTENSI ⇒ meluruskan. Otot lurik = serat lintang ⇒ gerakan disadari (VOLUNTER) 3.FASE ANAEROB (KONTRAKSI) ATP ⇒ ADP + P + Energi . ELASTISITAS ⇒ kemampuan untuk kembali ke ukuran semula setelah memendek atau memanjang KERJA OTOT TONUS ⇒ ketegangan akibat mengerutnya otot (kontraksi).ATP .AMP : energi yang diperlukan untuk kontraksi otot. NORMOTROFI ⇒ otot yang besarnya normal.

Sistem organ tubuh yang penting pada hewan dan manusia antara lain SISTEM ORGAN TUBUH TELAAH PADA MANUSIA . Gangguan karena fisiologis . Gangguan pada rangka FRAKTURA ⇒ patah tulang DISLOKASI ⇒ pergeseran posisi sendi ANKILOSIS ARTRITIS ⇒ infeksi sendi Kelainan ruas tulang belakang ⇒ akibat kesalahan sikap duduk : SKOLIOSIS. GLIKOGEN ⇒ LAKTASIDOGEN ⇒ GLUKOSA + ASAM LAKTAT GLUKOSA ⇒ CO2 + H2O + Energi Asam Laktat = zat peleleh O2 diambil secara cepat untuk mengoksidasi asam laktat sehingga orang yang kelelahan akan terengah-engah GANGGUAN PADA SISTEM GERAK 1. LORDOSIS & KIFOSIS. Gangguan pada otot .FASE AEROB (pembentukan kembali ATP) ATP yang habis digunakan selama fase anaerob dibentuk kembali dengan mendapat energi dari hasil penguraian glukosa.OSTEOPOROSIS ⇒ kekurangan hormon kelamin Struktur tubuh hewan dan manusia terdiri dari beberapa sistem organ tubuh. Sistem organ tubuh tersebut saling berkaitan dan bekerja satu sama lain sehingga individu dapat hidup dengan baik. 2.MIASTENIA GRAVIS .MIKROSEFALUS ⇒ kekurangan kapur .Kejang otot .ADP ⇒ AMP + P + Energi Kreatinfosfat ⇒ Kreatin + Fosfat + Energi . kaki membentuk "X" atau "O" .Tetanus - 3.RAKITIS ⇒ kekurangan vitamin D .

30 mg/hari. Untuk menguatkan geligi. jadi harus didatangkan dari luar. Lisin. metabolisme zat. 3. maka kelebihannya akan dibuang melalui ginjal dalam bentuk urea ⇒ inilah yang disebut Nitrogen Balans. Asam Amino Essensial adalah asam amino yang tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh. Merupakan komponen penting sitokrom (enzim pernafasan). Untuk membentuk matriks tulang. Lemak (Lipid) Diperlukan sebagai pelarut beberapa vitamin.Fluor (F) .lodium (I) . 5.Besi (Fe) ⇒ ⇒ ⇒ ⇒ .Fosfor (P) . Protein Mengandung asam amino (essensial dan non essensial).BB/hari. Metionin. Kebutuhannya adalah 0.BB/hari.1. Kebutuhannya adalah 15 . komponen penyusun Hemoglobin.5 . Protein tidak menghasilkan energi 2. Karbohidrat Sebagai penghasil energi (4 kal/g). 3.1 gram/kg. 4. Kebutuhan protein untuk orang dewasa adalah 1 gram/kg. Kelebihan karbohidrat dalam tubuh akan disimpan dalam bentuk lemak. diperlukan dalam pembelahan sel. dsb. Jika kebutuhan tersebut berlebih. Misalnya : Leusin. membantu proses penggumpalan darah danmempengaruhi penerimaan rangsang oleh saraf. Kebutuhannya adalah 1 mg/hari.Kalsium (Ca) ⇒ Untuk membentuk matriks tulang. Fenilalanin. Komponen penting dalam hormon pertumbuhan .8 g/hari. GERAK DAN SISTEM ALAT GERAK ⇒ KINESIOLOGI MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN ⇒ GASTROENTEROLOGI DARAH DAN SISTEM PEREDARAN DARAH ⇒ HEMATOLOGI EKSKRESI DAN SISTEM EKSKRESI ⇒ NEFROLOGI PERNAFASAN DAN SISTEM PERNAFASAN ⇒ PULMONOLOGI SISTEM SARAF DAN SISTEM KOORDINASI ⇒ NEUROLOGI DAN SISTEM HORMON ⇒ ENDOKRINOLOGI GASTROENTEROLOGI Zat Makanan Makanan sehat harus terdiri dari zat-zat nutrien (zat gizi) antara lain : 1. 7. 4. Kebutuhan lemak untuk orang dewasa adalah 0. pada pengurutan otot. 6. 2. sebagai "bantalan lemak" (pelindung jaringan tubuh) dan penghasil energi yang besar (9 kal/g). Garam-Garam Mineral .

B2 (Riboflavin = Laktoflavin) .B1 (Aneurin = Thiamin) .. ⇒ Defisiensi akan menimbulkan timbunan lemak pada hati. Defisiensi akan menyebabkan Pelagra dengan gejala 3 D: Dermatitis. Defisiensi awal akan menimbulkan gejala Hemeralopia (rabun senja) dan Frinoderma (kulit bersisik). (Kalsiferol = Ergosterol) memperlancar proses Osifikasi.Vitamin A (Aseroftol) ⇒ Berfungsi dalam pertumbuhan sel epitel. Kemudian pada mata akan timbul Bercak Bitot setelah itu mata akan mengering (Xeroftalmia) akhirnya mata akan hancur (Keratomalasi). ⇒ Transmisi rangsang sinar ke mata. ⇒ Defisiensi akan menyebabkan Dermatitis ⇒ Untuk mencegah timbulnya uban ⇒ Defisiensi ⇒ Defisiensi ⇒ Defisiensi folat. Hesz dan Sherman. Kekurangan vitamin dapat menyebabkan Penyakit Defisiensi. ⇒ Mengatur kadar kapur dan fosfor. Diare. pendarahan di bawah kulit. Pada jeruk selain vitamin C ditemukan pula zat Sitrin dan Rutin yang mampu menghentikan pendarahan. kekurangan unsur tersebut dapat terjadi sebelum atau sesudah pertumbuhan berhenti Untuk pembentukan asam klorida (HCl). Zat tersebut ditemukan olelj Sant-Gyorgi disebut pula Vitamin P. mengatur rangsang sinar pada saraf mata. Vitamin Diperlukan dalam jumlah yang sangat kecil.Asam Nikotin (Niasin) . Defisiensinya menyebabkan Beri-Beri dan Neuritis. 5. Dimensia. pembuatan trombosit. Kebutuhannya adalah 1 g/hari. Defisiensinya akan mengakibatkan Katarak. Vitamin Yang Larut Dalam Air (Water Soluble Vitamins) . karies gigi.B6 (Piridoksin = Adermin) Asam Pantotenat PABA (Para Amino Asam Benzoat) Kolin Biotin (Vitamin H) Asam Folat B12 (Sianokobalamin) Vitamin C (Asam Askorbinat) ⇒ Untuk mempengaruhi absorbsi lemak dalam usus. . Defisiensi akan menimbulkan Rakhitis. ⇒ Untuk pergerakan peristaltik usus. Vitamin Yang Larut Dalam Lemak (Lipid Soluble Vitamins) .Vitamin D . Defisiensi akan menimbulkan pendarahan gusi. ⇒ Proses pertumbuhan. akan menimbulkan gangguan kulit akan menimbulkan Anemia defisiensi asam akan menimbulkan Anemia Pernisiosa ⇒ Berfungsi dalam pembentukan sel. perbanyakan sel dan anti pelagra. Defisiensi akan menyebabkan Kontipasi (Sembelit). Keilosis. Ditemukan oleh McCollum. tidak menghasilkan energi.Natrium & Klor (NaCl) ⇒ (Tiroksin).

Vitamin K (Anti Hemoragi) ⇒ Berperan dalam meningkatkan Fertilitas.. Sekretin yaitu hormon yang merangsang pankreas untuk mengeluarkan sekretnya. Berfungsi dalam pembentukan protrombin. Sistem Pencernaan pada manusia Mulut ⇒ Dilakukan pencernaan secara mekanik oleh gigi dan kimiawi oleh ludah yang dihasilkan Kelenjar Parotis. Lambung ⇒ Dilakukan secara mekanik dan kimiawi. Dibuat dalam kolon dengan bantuan bakteri Escherichia coli Alat Pencernaan Makanan Sistem pencernaan makanan pada manusia terdiri dari beberapa organ. antara lain adalah: Gbr. ⇒ Ditemukan oleh Dam dan Schonheydcr.Vitamin E (Tokoferol) . Submandibularis dan Sublingualis yang mengandung enzim Amilase (Ptyalin). Fungsi HCI Lambung : 1. Merangsang keluamya sekretin . Renin yaitu enzim yang mampu menggumpalkan Kasein (sejenis protein) dalam susu.

Keadaan seperti ini disebut diare. ⇒ Feses yang sangat cair akibat peristaltik yang terlalu cepat. 3. sembelit. Di antara gangguan-gangguan ini adalah diare. air terlalu banyak diserap usus. atau organisme perusak yang melukai dinding usus. ⇒ Kesukaran dalam proses Defekasi (buang air besar) ⇒ Terlalu banyak makan atau makan suatu zat yang merangsang lambung. umumnya diakibatkan infeksi Helicobacter pylori ⇒ Produksi air liur yang sangat sedikit Gangguan pada sistem pencernaan makanan dapat disebabkan oleh pola makan yang salah. Sembelit ini disebabkan . Diare Apabila kim dari perut mengalir ke usus terlalu cepat maka defekasi menjadi lebih sering dengan feses yang mengandung banyak air. Penyebab diare antara lain ansietas (stres). air direabsorbsi serta sissa makanan dibusukkan menjadi feses selanjutnya dibuang melalui anus (Proses Defekasi). Usus memperluas bidang penyerapan dengan melakukan jonjot usus (Villi).Usus 2. sampai pada infeksi usus buntu (apendisitis). dan kelainan alat pencernaan. Dalam usus halus makanan diabsorbsi. kolik. tukak lambung. Diare dalam waktu lama menyebabkan hilangnya air dan garam-garam mineral. Amilase dan Tripsinogen. maka feses menjadi keras dan kering. peritonitis. Enterokinase adalah suatu aktivator enzim. sehingga terjadi dehidrasi. Dalam usus besar (Kolon). ⇒ Infeksi pada kelenjar parotis disebut juga Gondong ⇒ "Radang" pada dinding lambung. makanan tertentu. Konstipasi (Sembelit) Sembelit terjadi jika kim masuk ke usus dengan sangat lambat. infeksi bakteri. Mengaktifkan Pepsinogen menjadi Pepsin untuk memecah protein. Gangguan Sistem Pencernaan • Apendikitis • Diare • Kontipasi (Sembelit) • Maldigesti • Parotitis • Tukak Lambung/Maag • Xerostomia ⇒ Radang usus buntu. Desinfektan 4. Akibatnya. Merangsang keluarnya hormon Kolesistokinin yang berfungsi merangsang empdu mengeluarkan getahnya. ⇒ Di dalam Duodenum terdapat getah pankreas (bersifat basa) yang mengandung Steapsin (Lipase).

faring. misalnya. Sapi. Namun demikian. Rahang dapat bergerak menyamping untuk menggiling makanan. mempunyai susunan gigi sebagai berikut: 3 M 3 3 P 3 0 C 0 0 I 4 0 I 4 0 C 0 0 P 3 0 M 3 Rahang atas Jenis gigi Rahang bawah I = insisivus = gigi seri . Gigi seri (Insisivus) memiliki bentuk untuk menjepit makanan berupa tetumbuhan seperli rumput. seperti alkohol dan cabe yang mengakibatkan rasa nyeri yang disebut kolik. Omasum dan Abomasum. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadinya tukak lambung. 2.karena kurang mengkonsumsi makanan yang berupa tumbuhan berserat dan banyak mengkonsumsi daging. Retikulum. esofagus. yaitu: Rumen. Pola sistem pencernaan pada hewan umumnya sama dengan manusia. 4. Geraham belakang (Molare) memiliki bentuk datar dan lobar. Gangguan lain pada lambung adalah gastritis atau peradangan pada lambung. Jika pertahanan mukus rusak. Gangguan lain adalah salah cerna akibat makan makanan yang merangsang lambung. Sebagian besar tukak lambung ini disebabkan oleh infeksi bakteri jenis tertentu. lambung. Tukak Lambung (Ulkus) Dinding lambung diselubungi mukus yang di dalamnya juga terkandung enzim. yaitu terdiri atas mulut. Beberapa gangguan lain pada sistem pencernaan antara lain sebagai berikut: Peritonitis. Gesekan akan lebih parah kalau lambung dalam keadaan kosong akibat makan tidak teratur yang pada akhirnya akan mengakibatkan pendarahan pada lambung. Struktur lambung memiliki empat ruangan. merupakan peradangan pada selaput perut (peritonium). Struktur khusus sistem pencernaan hewan ruminansia : 1. sehingga timbul rasa nyeri yang disebut tukak lambung. dan usus. Tukak lambung menyebabkan berlubangnya dinding lambung sehingga isi lambung jatuh di rongga perut. Sedangkan produksi HCl yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya gesekan pada dinding lambung dan usus halus. Dapat pula apendiks terinfeksi sehingga terjadi peradangan yang disebut apendisitis. struktur alat pencernaan kadangkadang berbeda antara hewan yang satu dengan hewan yang lain. 3. enzim pencernaan akan memakan bagian-bagian kecil dari lapisan permukaan lambung.

Jika dibandingkan dengan kuda. Selain itu. Lambung sapi sangat besar. Dengan demikian. dan marmut tidak mempunyai struktur lambung seperti pada sapi untuk fermentasi seluIosa. hewan ini tidak memerlukan asam amino esensial seperti pada manusia. dan fermentasi selulosa oleh enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri dan jenis protozoa tertentu. omasum. yaitu penyusun dinding sel tumbuhan yang terdiri atas 50% selulosa. pada lambung juga terjadi proses pembusukan dan peragian. tetapi memiliki gigi geraham lebih banyak dibandingkan dengan manusia sesuai dengan fungsinya untuk mengunyah makanan berserat. Selulase yang dihasilkan oleh mikroba (bakteri dan protozoa) akan merombak selulosa menjadi asam lemak. yaitu perut yang sebenarnya dan di tempat ini masih terjadi proses pencernaan bolus secara kimiawi oleh enzim. namun dapat dicernakan untuk menjadi sumber protein bagi hewan pemamah biak. dan abomasum dengan ukuran yang bervariasi sesuai dengan umur dan makanan alamiahnya. kelinci. retikulum 5%. Bolus akan Jimuntahkan kembali ke mulut untuk dimamah kedua kali. Lambung ruminansia terdiri atas 4 bagian. Proses fermentasi atau pembusukan yang dilaksanakan oleh bakteri terjadi pada sekum yang banyak mengandung bakteri. retikulum. Akhirnya bolus akan diteruskan ke abomasum. Pada omasum terdapat kelenjar yang memproduksi enzim yang akan bercampur dengan bolus. Makanan dari kerongkongan akan masuk rumen yang berfungsi sebagai gudang sementara bagi makanan yang tertelan. omasum 7-8%. Esofagus berdinding tipis dan panjangnya bervariasi diperkirakan sekitar 5 cm. Dari rumen. Akan tetapi. faring pada sapi lebih pendek. Dari mulut makanan akan ditelan kembali untuk diteruskan ke ornasum. Pembagian ini terlihat dari bentuk gentingan pada saat otot sfinkter berkontraksi. Lambung mempunyai peranan penting untuk menyimpan makanan sementara yang akan dimamah kembali (kedua kah). akibatnya bakteri ini akan mati. diperkirakan sekitar 3/4 dart isi rongga perut. polisakarida. Hewan seperti kuda.C = kaninus = gigi taring P = premolar = geraham depan M = molar = geraham belakang Berdasarkan susunan gigi di atas. Esofagus (kerongkongan) pada sapi sangat pendek dan lebar serta lebih mampu berdilatasi (mernbesar). bakteri tidak tahan hidup di abomasum karena pH yang sangat rendah. Di rumen terjadi pencernaan protein. Proses fermentasi . terlihat bahwa sapi (hewan memamah biak) tidak mempunyai gigi seri bagian atas dan gigi taring. makanan akan diteruskan ke retikulum dan di tempat ini makanan akan dibentuk menjadi gumpalan-gumpalan yang masih kasar (disebut bolus). Kapasitas rumen 80%. yaitu rumen. dan abomasum 7-8%.

Peredaran darah ganda. Hal itu disebabkan karena makanan herbivora bervolume besar dan proses pencernaannya berat.Pisces .pada sekum tidak seefektif fermentasi yang terjadi di lambung. usus halusnya bisa mencapai 40 meter. Pada kelinci dan marmut. . sekat antar ruang belum sempurna. Kotoran yang belum tercerna tadi masih mengandung banyak zat makanan. jantung beruang tiga. Sistem Peredaran darah terbuka Sistem peredaran darah tertutup. jantung beruang dua.Amphibi . ⇒ Peredaran darah ganda. jantung beruang tiga. Tidak tertutup kemungkinan bakteri yang ada di sekum akan keluar dari tubuh organisme bersama feses. jantung beruang dua.Coelenterata dan Platyhelmintbes .Reptil .Mollusca dan Arthropods . jantung beruang empat. tetapi juga dapat menghasilkan bio gas yang berupa CH4 yang dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif. Akibatnya kotoran kuda. kotoran yang telah keluar tubuh seringkali dimakan kembali. dan marmut lebih kasar karena proses pencernaan selulosa hanya terjadi satu kali. Hal itu dipengaruhi oleh makanannya yang sebagian besar terdiri dari serat (selulosa). yakni pada sekum. kelinci. . yakni pada lambung dan sekum yang kedua-duanya dilakukan oleh bakteri dan protozoa tertentu. ⇒ Pada buaya terdapat lubang kecil antar bilik yang disebut foramen panizzae.Reptil ⇒ Peredaran darah tunggal.Aves .Protozoa . sekat antar ruang belum sempurna.Annelida ⇒ ⇒ ⇒ ⇒ Difusi (pada Amoeba) dan vakuola kontraktil (padaParamaecium). ⇒ Peredaran darah tunggal. sehingga di dalam feses (tinja) hewan yang mengandung bahan organik akan diuraikan dan dapat melepaskan gas CH4 (gas bio).Amphibi . Sekum pada pemakan tumbuh-tumbuhan lebih besar dibandingkan dengan sekum karnivora. Sistem Gastrovaskuler. yang akan dicernakan lagi oleh kelinci. sekat sudah ⇒ sempurna. jantung beruang empat. ⇒ Peredaran darah ganda. Peredaran darah ganda. . sedangkan pada karnivora volume makanan kecil dan pencernaan berlangsung dengan cepat. jantung beruang empat. Usus pada sapi sangat panjang. Sedangkan pada sapi proses pencernaan terjadi dua kali. Enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri ini tidak hanya berfungsi untuk mencerna selulosa menjadi asam lemak.Pisces . ⇒ Peredaran darah ganda.

⇒ Penyakit keganasan darah (kanker darah) ⇒ Pengerasan dinding pembuluh nadi. dan asam urat. Kedua senyawa tersebut tidak berbahaya bila kadarnya tidak berlebihan. hasil pembongkaran/pemecahan protein. Terdapat dua pembuluh limfe besar : 1. Demikian juga H2O dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. Duktus Limfatikus Dekster. sedangkan alat pengeluaran pada hewan invertebrata berupa nefridium. Duktus Torasikus.. sekat sudah ⇒ sempurna.sedangkan Arteriosklerosis disebabkan oleh kapur. ⇒ Gangguan jantung karena terdapat gumpalan pada nadi tajuk (arteri koronaria). merupakan zat yang . jantung beruang empat. zat warna empedu. dan mengatur konsentrasi sebagian besar penyusun cairan tubuh. Walaupun CO2 berupa zat sisa namun sebagian masih dapat dipakai sebagai dapar (penjaga kestabilan PH) dalam darah. yaitu melakukan osmoregulasi. Atherosklerosis disebabkan oleh lemak. Sisa metabolisme antara lain.Sklerosis -Trombus dan Embolus . Peredaran darah ganda. atau buluh Malphigi. lemak dan protein.Aves Pada buaya terdapat lubang kecil antar bilik yang disebut foramen panizzae. darah sukar membeku. Amonia (NH3). Alat ekskresi pada manusia dan vertebrata lainnya berupa ginjal. dan hati. Gangguan Pada Sistem Peredaran Darah . ⇒ Kekurangan faktor pembekuan darah.Anemia .Varises ⇒ Kadar Hb tidak mencukupi (di bawah normal). CO2. H20. mengeluarkan sisa metabolisme. 2. paru-paru. Ekskresi berarti pengeluaran zat buangan atau zat sisa hasil metabolisme yang berlangsung dalam tubuh organisme. NHS. Zat sisa metabolisme adalah hasil pembongkaran zat makanan yang bermolekul kompleks. Bila terjadi infeksi dalam tubuh maka tedadi pembesaran kelenjar limfe regional. Sistem ekskresi membantu memelihara homeostasis dengan tiga cara. kulit. Karbon dioksida dan air merupakan sisa oksidasi atau sisa pembakaran zat makanan yang berasal dari karbohidrat. sel api.Hemofilia . misalnya sebagai pelarut. Zat sisa metabolisme dikeluarkan dari tubuh oleh alat ekskresi. Bila terjadi di rektum disebut Hemoroid (Wasir). Di sepanjang pembuluh tersebut terdapat kelenjar getah bening yang berfungsi sebagai filter terhadap bibit penyakit. ⇒ Pelebaran pembuluh vena akibat kerusakan pada katup-katupnya. Zat sisa ini sudah tidak berguna lagi bagi tubuh.Lekimia .

Pada umumnya. Nefridium adalah tipe yang umum dari struktur ekskresi khusus pada invertebrata. nefridium. Namun demikian. Pada tempat tertentu. Asam urat merupakan sisa metabolisme yang mengandung nitrogen (sama dengan amonia) dan mempunyai daya racun lebih rendah dibandingkan amonia. karena daya larutnya di dalam air rendah. Tiap sel api mempunyai beberapa flagela yang gerakannya seperti gerakan api lilin. dan sistem ini berbeda antara invertebrata satu dengan invertebrata lainnya. cacing gilig (Annellida). jika untuk sementara disimpan dalam tubuh zat tersebut akan dirombak menjadi zat yang kurang beracun. 1. Struktur alat ekskresi pada casing pipih Sebagian besar sisa nitrogen tidak masuk dalam saluran ekskresi. yaitu dalam bentuk urea. Zat warna empedu adalah sisa hasil perombakan sel darah merah yang dilaksanakan oleh hati dan disimpan pada kantong empedu. Tugas pokok alat ekskresi ialah membuang sisa metabolisme tersebut di atas walaupun alat pengeluarannya berbeda-beda. dan sel api. Air dan beberapa zat sisa ditarik ke dalam sel api. Alat ekskresinya ada yang berupa saluran Malphigi. invertebrata memiliki sistem ekskresi yang sangat sederhana. Berikut ini akan dibahas sistem ekskresi pada cacing pipih(Planaria). Sisa nitrogen lewat dari sel ke sistem pencernaan dan diekskresikan lewat mulut. Sistem Ekskresi pada Cacing Pipih Cacing pipih mempunyai organ nefridium yang disebut sebagaiprotonefridium.Gbr. zat ini harus dikeluarkan dari tubuh. Air dikeluarkan lewat lubang nefridiofora ini. Invertebrata belum memiliki ginjal yang berstruktur sempurna seperti pada vertebrata. Gerakan flagela juga berfungsi mengatur arus dan menggerakan air ke sel api pada sepanjang saluran ekskresi. SISTEM EKSKRESI PADA INVERTEBRATA Sistem ekskresi invertebrata berbeda dengan sistem ekskresi pada vertebrata. saluran bercabang menjadi pembuluh ekskresi yang terbuka sebagai lubang di permukaan tubuh (nefridiofora). dan belalang. Zat inilah yang akan dioksidasi jadi urobilinogen yang berguna memberi warna pada tinja dan urin. Oleh karena itu. Di dalam protonefridium terdapat sel api yang dilengkapi dengan silia.beracun bagi sel. Protonefridium tersusun dari tabung dengan ujung membesar mengandung silia. Beberapa zat . .

Sistem ekskresi pada anelida Bagian akhir dari saluran yang berliku-liku ini akan membesar seperti gelembung. Alat Ekskresi pada Belalang Alat ekskresi pada belalang adalah pembuluh Malpighi. Saat cairan tubuh mengalir lewat celah panjang nefridium. disebut nefridiofor. Sistem trakea . Kemudian gelembung ini akan bermuara ke bagian luar tubuhmelalui pori yang merupakan lubang (corong) yang kedua. setiap segmen dalam tubuhnya mengandung sepasang metanefridium. Sampah nitrogen dan sedikit air tersisa di nefridium dan kadang diekskresikan keluar. Zat sisa ada dua bentuk. Gbr.sisa berdifusi secara langsung dari sel ke air. Rongga tubuh ini berfungsi sebagai sistem pencernaan. Bahanbahan ini lalu menembus sekitar kapiler dan disirkulasikan lagi. kecuali pada tiga segmen pertama dan terakhir. molekul makanan. Pembuluh Malphigi berupa kumpulan benang halus yang berwarna putih kekuningan dan pangkalnya melekat pada pangkal dinding usus. Oleh karena cacing tanah hidup di dalam tanah dalam lingkungan yang lembab. anelida mendifusikan sisa amonianya di dalam tanah tetapi ureum diekskresikan lewat sistem ekskresi. Nefrostom bersilia dan bermuara di rongga tubuh (pseudoselom). 2. serangga juga memiliki sistem trakea untuk mengeluarkan zat sisa hasil oksidasi yang berupa CO2. Sistem Ekskresi pada Anelida dan Molluska Anelida dan molluska mempunyai organ nefridium yang disebutmetanefridium. bahan-bahan yang berguna seperti air. disebutnefrostom (di bagian anterior) dan terletak pada segmen yang lain. Cairan dalam rongga tubuh cacing tanah mengandung substansi dan zat sisa. Corong (nefrostom) akan berlanjut pada saluran yang berliku-liku pada segmen berikutnya. yaitu amonia dan zat lain yang kurang toksik. yaitu ureum. 3. Pada cacing tanah yang merupakan anggota anelida. Cairan tubuh ditarik ke corong nefrostom masuk ke nefridium oleh gerakan silia dan otot. Metanefridium memiliki dua lubang. yaitu alat pengeluaran yang berfungsi seperti ginjal pada vertebrata. dan ion akan diambil oleh sel-sel tertentu dari tabung. Di samping pembuluh Malphigi. Metanefridium berlaku seperti penyaring yang menggerakkan sampah dan mengembalikan substansi yang berguna ke sistem sirkulasi. Lubang yang pertama berupa corong.

Belalang tidak dapat mengekskresikan amonia dan harus memelihara konsentrasi air di dalam tubuhnya. ginjal juga berfungsi mengeksresikan zat yang jumlahnya berlebihan. ginjal. kulit. . Gbr. Selain itu. Sistem Ekskresi pada belalang Sistem ekskresi pada manusia dan vertebrata lainnya melibatkan organ paru-paru. Amonia adalah hasil pemecahan protein dan bermacam-macam garam. dan hati. Saat cairan bergerak lewat bagian proksimal pembuluh Malpighi. Ginjal Fungsi utama ginjal adalah mengekskresikan zat-zat sisa metabolisme yang mengandung nitrogen misalnya amonia. Amonia yang diproduksinya diubah menjadi bahan yang kurang toksik yang disebut asam urat. serta mempertahankan keseimbangan asam dan basa. mempertahankan cairan ekstraselular dengan jalan mengeluarkan air bila berlebihan. melalui proses deaminasi atau proses pembusukan mikroba dalam usus. sedangkan air dan berbagai garam diserap kembali biasanya secara osmosis dan transpor aktif. 1. Namun yang terpenting dari keempat organ tersebut adalah ginjal. dan sisa air akan diserap lagi. misalnya vitamin yang larut dalam air. Kristal asam urat dapat diekskresikan lewat anus bersama dengan feses. Darah mengalir lewat pembuluh Malpighi. Pembuluh Malpighi terletak di antara usus tengah dan usus belakang. Asam urat dan sisa air masuk ke usus halus. Asam urat berbentuk kristal yang tidak larut. bahan yang mengandung nitrogen diendapkan sebagai asam urat.ini berfungsi seperti paru-paru pada vertebrata. Sekresi dari ginjal berupa urin.

Glomerulus berbentuk jalinan kapiler arterial. . Tubulus pada badan Malphigi adalah tubulus proksimal yang bergulung dekat kapsul Bowman yang pada dinding sel terdapat banyak sekali mitokondria. jumlahnya sepasang dan terletak di dorsal kiri dan kanan tulang belakang di daerah pinggang. Bagian korteks ginjal mengandung banyak sekali nefron ± 100 juta sehingga permukaan kapiler ginjal menjadi luas.5% dari berat badan. Setiap nefron terdiri atas badan Malphigi dan tubulus (saluran) yang panjang. Tubulus yang kedua adalah tubulus distal. Alat-alat ekskresi pada manusia yang berupa ginjal. dan panjangnya ± 10 cm. Pada badan Malphigi terdapatkapsul Bowman yang bentuknya seperti mangkuk atau piala yang berupa selaput sel pipih. Struktur Ginjal Bentuk ginjal seperti kacang merah. korteks (bagian luar) b. dan kelenjar keringat a. kulit. pelvis renalis (rongga ginjal). paruparu. Berat ginjal diperkirakan 0. akibatnya perembesan zat buangan menjadi banyak.Gbr. Ginjal terdiri dari tiga bagian utama yaitu: a. Kapsul Bowman membungkus glomerulus. medulla (sumsum ginjal) c. Setiap menit 20-25% darah dipompa oleh jantung yang mengalir menuju ginjal.

Struktur dalam (anatomi) ginjal Pada rongga ginjal bermuara pembuluh pengumpul. Penyaringan (filtrasi) . 1. reabsorbsi. dan augmentasi. Rongga ginjal dihubungkan oleh ureter (berupa saluran) ke kandung kencing (vesika urinaria) yang berfungsi sebagai tempat penampungan sementara urin sebelum keluar tubuh. b. Dari kandung kencing menuju luar tubuh urin melewati saluran yang disebut uretra. Ginjal terletak di dorsal pinggang berjumlah sepasang Gbr.Gbr. Proses-proses di dalam Ginjal Di dalam ginjal terjadi rangkaian prows filtrasi.

Meresapnya zat pada tubulus ini melalui dua cara. bikarbonat. Substansi yang masih berguna seperti glukosa dan asam amino dikembalikan ke darah. Hal-hal yang Mempengaruhi Produksi Urin Hormon anti diuretik (ADH) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis posterior akan mempengaruhi penyerapan air pada bagian tubulus distal karma meningkatkan permeabilitias sel terhadap air. . dalam urin primer dapat mencapai 2% dalam urin sekunder. Sebaliknya. keping darah. dan bahan lain pada filtrat dikeluarkan dalam urin. zat-zat yang masih diperlukan tidak akan ditemukan lagi. 99% filtrat glomerulus akan direabsorbsi secara aktif pada tubulus kontortus proksimal dan terjadi penambahan zat-zat sisa serta urea pada tubulus kontortus distal. Kehilangan kemampuan mensekresi ADH menyebabkan penyakti diabetes insipidus. kalium. dan garamgaram lainnya. seperti glukosa. sedangkan air melalui peristiwa osn osis. Jika hormon ADH rendah maka penyerapan air berkurang sehingga urin menjadi banyak dan encer.Filtrasi terjadi pada kapiler glomerulus pada kapsul Bowman. Komposisi urin yang dikeluarkan lewat ureter adalah 96% air. Beberapa faktor yang mempermudah proses penyaringan adalah tekanan hidrolik dan permeabilitias yang tinggi pada glomerulus.5% urea. klorida. Tiap hari tabung ginjal mereabsorbsi lebih dari 178 liter air. dan sisa substansi lain. konsentrasi zat-zat sisa metabolisme yang bersifat racun bertambah. Reabsorbsi air terjadi pada tubulus proksimal dan tubulus distal. 3. 1200 g garam. penyerapan air banyak sehingga urin sedikit dan pekat. Sisa sampah kelebihan garam. Setelah terjadi reabsorbsi maka tubulus akan menghasilkan urin seku Zder yang komposisinya sangat berbeda dengan urin primer.03`. natrium. misalnya ureum dari 0. Augmentasi Augmentasi adalah proses penambahan zat sisa dan urea yang mulai terjadi di tubulus kontortus distal. 2. Pada urin sekunder. dan 150 g glukosa. Bahan-bahan kecil terlarut dalam plasma.5% garam. dan sebagian besar protein plasma. Pada glomerulus terdapat sel-sel endotelium kapiler yang berpori (podosit) sehingga mempermudah proses penyaringan. Penyerapan kembali (Reabsorbsi) Volume urin manusia hanya 1% dari filtrat glomerulus. jika hormon ADH banyak. Oleh karena itu. di glomelurus terjadi pula pengikatan kembali sel-sel darah. Gula dan asam mino meresap melalui peristiwa difusi. 1. Hasil penyaringan di glomerulus berupa filtrat glomerulus (urin primer) yang komposisinya serupa dengan darah tetapi tidak mengandung protein. Sebaliknya. 2. garam lain. asam amino. Penderitanya akan menghasilkan urin yang sangat encer. Pada filtrat glomerulus masih dapat ditemukan asam amino. Selain penyaringan. glukosa. kalium. dan urea melewati saringan dan menjadi bagian dari endapan. Sebagian besar dari zat-zat ini direabsorbsi beberapa kali. misalnya pigmen empedu yang berfungsi memberi warm dan bau pada urin. natrium.

Karbon dioksida dan air hash metabolisme di jaringan diangkut oleh darah lewat vena untuk dibawa ke jantung. akan menurunkan konsentrasi protein yang dapat menyebabkan tekanan koloid protein menurun sehingga tekanan filtrasi kurang efektif. kadar gula dalam darah akan dikeluarkan lewat tubulus distal. Paru-paru (Pulmo) Fungsi utama paru-paru adalah sebagai alat pernapasan. 3. Hasilnya. 2.Gambar 4: Mekanisme kerja pengaruh hormon ADH terhadap produksi urin. Saraf Rangsangan pada saraf ginjal akan menyebabkan penyempitan duktus aferen sehingga aliran darah ke glomerulus berkurang. Karbon dioksida dari jaringan sebagian besar (75%) diangkut oleh plasma darah dalam bentuk senyawa HC03. dap setelah mengalami oksidasi akan berubah jadi urobilin yang memberi warna pada feses menjadi kekuningan. pembuangannya diatur oleh hati kemudian diangkut oleh darah ke ginjal. sedangkan sekitar 25% lagi diikat oleh Hb yang membentuk karboksi hemoglobin (HbC02). Selanjutnya. Demikian juga kreatinin hash pemecahan protein. Banyak sedikitnya hormon insulin Apabila hormon insulin kurang (penderita diabetes melitus). dan dari jantung akan dipompakan ke paru-paru untuk berdifusi di alveolus. Penderitanya disebut mengalami sakit kuning. c. Jika saluran empedu tersumbat karena adanya endapan kolesterol maka cairan empedu akan masuk dalam sistem peredaran darah sehingga cairan darah menjadi lebih kuning. Jumlah air yang diminum Akibat banyaknya air yang diminum. H2O dan CO2 dapat berdifusi atau dapat dieksresikan di alveolus paru-paru karena pada alveolus bermuara banyak kapiler yang mempunyai selaput tipis. Selain ADH. Hati juga berfungsi merombak hemoglobin menjadi bilirubin dap biliverdin. Akibatnya. b. Kelebihan kadar gula dalam tubulus distal mengganggu proses penyerapan air. banyak sedikitnya urin dipengaruhi pula oleh faktor-faktor berikut : a. Akan tetapi. Kulit (Cutis) . Hati (Hepar) Hati disebut juga sebagai alat ekskresi di samping berfungsi sebagai kelenjar dalam sistem pencernaan. filtrasi kurang efektif karena tekanan darah menurun. 4. karma mengekskresikan zat Sisa metabolisme maka dibahas pula dalam sistem ekskresi. sehingga orang akan sering mengeluarkan urin. Hati menjadi bagian dari sistem ekskresi karma menghasilkan empedu. urin yang diproduksi banyak.

Kulit berfungsi sebagai organ ekskresi karma mengandung kelenjar keringat (glandula sudorifera) yang mengeluarkan 5% sampai 10% dari seluruh sisa metabolisme. Pusat pengatur suhu pada susunan saraf pusat akan mengatur aktifitas kelenjar keringat dalam mengeluarkan keringat. Keringat mengandung air, larutan garam, dap urea. Pengeluaran keringat yang berlebihan bagi pekerja berat menimbulkan hilangmelanositnya garam-garam mineral sehingga dapat menyebabkan kejang otot dan pingsan. Selain berfungsi mengekskresikan keringat, kulit juga berfungsi sebagai pelindung terhadap kerusakan fisik, penyinaran, serangan kuman, penguapan, sebagai organ penerima rangsang (reseptor), serta pengatur suhu tubuh. Kulit terdiri atas dua bagian utama yaitu: epidermis dan dermis. a. Epidermis (lapisan terluar) dibedakan lagi atas: 1. stratum 2. stratum 3. stratum 4. stratum luar. b. Dermis Pada bagian ini terdapat akar rambut, kelenjar minyak, pembuluh darah, serabut saraf, serta otot penegak rambut. Kelenjar keringat akan menyerap air dan garam mineral dari kapiler darah karena letaknya yang berdekatan. Selanjutnya, air dan garam mineral ini akan dikeluarkan di permukaan kulit (pada pori) sebagai keringat. Keringat yang keluar akan menyerap panas tubuh sehingga suhu tubuh akan tetap. Dalam kondisi normal, keringat yang keluar sekitar 50 cc per jam. Jumlah ini akan berkurang atau bertambah jika ada faktor-faktor berikut suhu lingkungan yang tinggi, gangguan dalam penyerapan air pada ginjal (gagal ginjal), kelembapan udara, aktivitas tubuh yang meningkat sehingga proses metabolisme berlangsung lebih cepat untuk menghasilkan energi, gangguan emosional, dan menyempitnya pembuluh darah akibat rangsangan pada saraf simpatik. Ginjal merupakan organ yang menyelenggarakan Homeostasis. Ginjal Terdiri Dari 1. Bagian Korteks yang berisi Nefron (terdiri dari Glomerulus dan Kapsula Bowman). 2. Bagian Medula yang berisi Tubulus Ginjal. korneum berupa zat tanduk (sel mati) dan selalu mengelupas lusidum granulosum yang mengandung pigmen germinativum ialah lapisan yang selalu membentuk sel-sel kulit ke arah

Tahapan Pembentukan Urine

1. Reaksi Filtrasi 2. Reaksi Rearsorbsi 3. Reaksi Ekskresi (Augmentasi)

Proses Pembentukan Urine Darah difiltrasi menjadi Filtrat Glomerulus (Urine Primer) ⇒ reabsorbsi di Tubulus Kontortus Proksimal menjadi Filtrat Tubulus (Urine Sekunder) ⇒augmentasi di Tubulus Kontortus Distal ⇒ U R I N E. Jumlah Urine Dipengaruhi oleh: - Jumlah cairan yang diminum (Balans cairan). - Jumlah garam yang masuk. - Hormon Antidiuretika (ADH) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis..postenor. Defisisensi hormon akan menyebabkan penyakit Diabetes..Insipidus --> jumlah urine yang keluar terlalu banyak. Metabolisme Protein Hingga Menghasilkan Urea 1. ORNITIN + NH3 + COz 4 SITRULIN 2. SITRULIN + NH3 4 ARGININ 3. ARGININ 4 ORNITIN + UREA Reaksi ke-3 dibantu oleh enzim Arginase, Sitrulin, Arginin dan Ornitin adalah nama asam amino.

Alat respirasi adalah alat atau bagian tubuh tempat 02 dapat berdifusi masuk dan sebaliknya C02 dapat berdifusi keluar. Alat respirasi pada hewan bervariasi antara hewan yang satu dengan hewan yang lain, ada yang berupa paru-paru, insang, kulit, trakea, dan paruparu buku, bahkan ada beberapa organisme yang belum mempunyai alat khusus sehingga oksigen berdifusi langsung dari lingkungan ke dalam tubuh, contohnya pada hewan bersel satu, porifera, dan coelenterata. Pada ketiga hewan ini oksigen berdifusi dari lingkungan melalui rongga tubuh.

Gbr. Berbagai macam alat respirasi pada hewan

1. Alat Respirasi pada Serangga Corong hawa (trakea) adalah alat pernapasan yang dimiliki oleh serangga dan arthropoda lainnya. Pembuluh trakea bermuara pada lubang kecil yang ada di kerangka luar (eksoskeleton) yang disebut spirakel. Spirakel berbentuk pembuluh silindris yang berlapis zat kitin, dan terletak berpasangan pada setiap segmen tubuh. Spirakel men punyai katup yang dikontrol oleh otot sehingga membuka dan menutupnya spirakel terjadi secara teratur. Pada umumnya spirakel terbuka selama serangga terbang, dan tertutup saat serangga beristirahat.

Gbr. Trakea pada serangga

Oksigen dari luar masuk lewat spirakel. Kemudian udara dari spirakel menujupembuluh-pembuluh trakea dan selanjutnya pembuluh trakea bercabang lagi

Sistem trakea berfungsi mengangkut OZ dan mengedarkannya ke seluruh tubuh. Serangga air tertentu mempunyai gelembung udara sehingga dapat menyelam di air dalam waktu lama. dan sebaliknya mengangkut C02 basil respirasi untuk dikeluarkan dari tubuh. dan dibentuk oleh sel yang disebut trakeoblas. Misalnya. Pertukaran gas terjadi antara trakeolus dengan sel-sel tubuh. . adalah sebagai berikut : Jika otot perut belalang berkontraksi maka trakea mexrupih sehingga udara kaya COZ keluar. Di bagian ujung trakeolus terdapat cairan sehingga udara mudah berdifusi kejaringan. sedangkan jika hidup di air bernapas dengan insang buku. ada pula serangga yang mempunyai insang trakea yang berfungsi menyerap udara dari air. 2. O2 dalam gelembung dipindahkan melalui sistem trakea ke sel-sel pernapasan. Alat Pernapasan pada Kalajengking dan Laba-laba Kalajengking dan laba-laba besar (Arachnida) yang hidup di darat memiliki alat pernapasan berupa paru-paru buku. Sebaliknya. Selain itu. Dengan demikian. Keluar masuknya udara disebabkan oleh gerakan otot yang terjadi secara teratur. Paru-paru buku memiliki gulungan yang berasal dari invaginasi perut. berisi cairan. Selanjutnya dari cabang halus ini oksigen diedarkan melalui pembuluh trakea. Selama menyelam. Pada serangga air seperti jentik nyamuk udara diperoleh dengan menjulurkan tabung pernapasan ke perxnukaan air untuk mengambil udara. kepik Notonecta sp. misalnya belalang. jika otot perut belalang berelaksasi maka trakea kembali pada volume semula sehingga tekanan udara menjadi lebih kecil dibandingkan tekanan di luar sebagai akibatnya udara di luar yang kaya 02 masuk ke trakea. Mekanisme pernapasan pada serangga. Paruparu buku ini juga memiliki spirakel tempat masuknya oksigen dari luar. Trakeolus tidak berlapis kitin. darah pada serangga hanya berfungsi mengangkut sari makanan dan bukan untuk mengangkut gas pernapasan.menjadi cabang halus yang disebut trakeolus sehingga dapat mencapai seluruh jaringan dan alat tubuh bagian dalam. Masing-masing paru-paru buku ini memiliki lembaran-lembaran tipis (lamela) yang tersusun berjajar. Trakeolus ini mempunyai fungsi yang sama dengan kapiler pada sistem pengangkutan (transportasi) pada vertebrata.mempunyai gelembung udara di organ yang menyerupai rambut pada permukaan ventral. atau pengambilan udara melalui cabang-cabang halus serupa insang.

Mekanisme pernapasan pada ikan melalui 2 tahap. yakni inspirasi dan ekspirasi. Irisan melintanK paru-paru buku pada laba-laba Baik insang buku maupun paru-paru buku keduanya mempunyai fungsi yang sama seperti fungsi paru-paru pada vertebrata. Insang tidak saja berfungsi sebagai alat pernapasan tetapi dapat pula berfungsi sebagai alat ekskresi garam-garam.Gbr. dari jantung dipompa ke kulit dan paru-paru lewat arteri kulit pare- . Pada saat terjadi gerakan rongga mulut dan faring. ikan mempunyai gelembung renang yang terletak di dekat punggung. Insang pada ikan bertulang sejati ditutupi oleh tutup insang yang disebut operkulum. yaitu insang luar. Untuk menyimpan cadangan 02. Selain bernapas dengan selaput rongga mulut. 3. sedangkan bagian dalam berhubungan erat dengan kapiler-kapiler darah. katak bernapas pula dengan kulit. insang juga dimiliki oleh katak pada fase berudu. 02 dari air masuk ke dalam insang kemudian 02 diikat oleh kapiler darah untuk dibawa ke jaringan-jaringan yang membutuhkan. Hewan yang memiliki insang luar sepanjang hidupnya adalah salamander. Contoh ikan yang mempunyai labirin adalah: ikan gabus dan ikan lele. kulit. 4. dan osmoregulator. Beberapa jenis ikan mempunyai labirinyang merupakan perluasan ke atas dari insang dan membentuk lipatan-lipatan sehingga merupakan rongga-rongga tidak teratur. selain dengan labirin. Sebaliknya karbon dioksida dari jaringan akan di bawa ke jantung. Bagian terluar dare insang berhubungan dengan air. dan paru-paru. Iubang hidung terbuka dan glotis tertutup sehingga udara berada di rongga mulut dan berdifusi masuk melalui selaput rongga mulut yang tipis. Labirin ini berfungsi menyimpan cadangan 02 sehingga ikan tahan pada kondisi yang kekurangan 02. Alat Pernapasan pada Ikan Insang dimiliki oleh jenis ikan (pisces). ini dimungkinkan karma kulitnya selalu dalam keadaan basah dan mengandung banyak kapiler sehingga gas pernapasan mudah berdifusi. Insang berbentuk lembaran-lembaran tipis berwarna merah muda dan selalu lembap. Alat Pernapasan pada Katak Pada katak.sedangkan insang pada ikan bertulang rawan tidak ditutupi oleh operkulum. Pada fase inspirasi. Pada filamen terdapat pembuluh darah yang memiliki banyak kapiler sehingga memungkinkan OZ berdifusi masuk dan CO2 berdifusi keluar. Selaput rongga mulut dapat berfungsi sebagai alat pernapasan karma tipis dan banyak terdapat kapiler yang bermuara di tempat itu. alat pertukaran ion. oksigen berdifusi lewat selaput rongga mulut. penyaring makanan. Oksigen yang masuk lewat kulit akan melewati vena kulit (vena kutanea) kemudian dibawa ke jantung untuk diedarkan ke seluruh tubuh. C02 yang dibawa oleh darah dari jaringan akan bermuara ke insang dan dari insang diekskresikan keluar tubuh. Selain dimiliki oleh ikan. Kecuali pada fase berudu bernapas dengan insang karena hidupnya di air. Tiap lembaran insang terdiri dare sepasang filamen.dan tiap filamen mengandung banyak lapisan tipis (lamela). Sebaliknya pada fase ekspirasi.

5. Permukaan paru-paru diperbesar oleh adanya bentuk. dan buaya paru-paru lebih kompleks. Dalam paru-paru terjadi pertukaran gas. oksigen diikat oleh darah yang berada dalam kapiler dinding paru-paru dan sebaliknya. Otot-otot perut dan sternohioideus berkontraksi sehingga udara dalam paru-paru tertekan keluar dan masuk ke dalam rongga mulut. Dengan mengecilnya rongga mulut maka udara yang kaya karbon dioksida keluar. Selain bernapas dengan selaput rongga mulut dan kulit.bentuk seperti kantung sehingga gas pernapasan dapat berdifusi. Pada reptilia pertukaran gas tidak efektif. kura-kura. dengan beberapa belahanbelahan yang membuat paru-parunya bertekstur seperti spon. Mengecilnya rongga mulut mendorong oksigen masuk ke paru-paru lewat celah-celah. Alat Pernapasan pada Reptilia Paru-paru reptilia berada dalam rongga dada dan dilindungi oleh tulang rusuk.paru (arteri pulmo kutanea). Paruparu dengan rongga mulut dihubungkan oleh bronkus yang pendek. karbon dioksida dilepaskan ke lingkungan. otot rahang bawah berkontraksi yang juga diikuti dengan berkontraksinya geniohioideus sehingga rongga mulut mengecil. akibatnya oksigen masuk melalui koane. katak bernapas juga dengan paruparu walaupun paru-parunya belum sebaik paru-paru mamalia. Celah tekak menutup dan sebaliknya koane membuka. hanya dengan beberapa lipatan dinding yang berfungsi memperbesar permukaan pertukaran gas. Fase inspirasi adalah saat udara (kaya oksigen) yang masuk lewat selaput rongga mulut dan kulit berdifusi pada gelembunggelembung di paru-paru. Setelah itu koane menutup dan otot rahang bawah dan otot geniohioideus berkontraksi sehingga rongga mulut mengecil. Mekanisme pernafasan katak Dalam paru-paru terjadi mekanisme inspirasi dan ekspirasi yang keduanya terjadi saat mulut tertutup. Katak mempunyai sepasang paru-paru yang berbentuk gelembung tempat bermuaranya kapiler darah. Paru-paru . Mekanisme ekspirasi adalah sebagai berikut. alat pernafasan katak Gbr. Dengan demikian pertukaran oksigen dan karbon dioksida dapat terjadi di kulit. Otot Sternohioideusberkonstraksi sehingga rongga mulut membesar. Mekanisme inspirasi adalah sebagai berikut. Gbr. Paruparu reptilia lebih sederhana. Bersamaan dengan itu. Pada kadal.

Masuknya udara yang kaya oksigen ke paru-paru (inspirasi) disebabkan adanya kontraksi otot antartulang rusuk (interkostal) sehingga tulang rusuk bergerak keluar dan tulang dada bergerak ke bawah. Pundi-pundi hawa terdapat di pangkal leher (servikal). tempat berdifusinya gas pernapasan hanya terjadi di paru-paru. Paruparu burung berjumlah sepasang dan terletak dalam rongga dada yang dilindungi oleh tulang rusuk. yakni saat burung sedang mengepakkan sayapnya. Atau dengan kata lain. Pada tempat ini. Jalur pernapasan pada burung berawal di lubang hidung. antara tulang selangka (korakoid). Alat Pernapasan pada Burung Pada burung. 6. Udara luar yang masuk sebagian kecil tinggal di paru-paru dan sebagian besar akan diteruskan ke pundi.pada beberapa jenis kadal misalnya bunglon Afrika mempunyai pundi-pundi hawa cadangan yang memungkinkan hewan tersebut melayang di udara. oleh banyak parabronkus (100 atau lebih). dan bagian akhir trakea bercabang menjadi dua bagian. Bronkus bercabang lagi menjadi mesobronkus yangmerupakan bronkus sekunder dan dapat dibedakan menjadi ventrobronkus (di bagian ventral) dan dorsobronkus ( di bagian dorsal).ruang dada bagian belakang (toraks posterior).pundi hawa sebagai cadangan udara. Sebaliknya. pundi-pundi hawa hanya berfungsi sebagai penyimpan cadangan oksigen dan meringankan tubuh. Di pundi-pundi hawa tidak terjadi difusi gas pernapasan. sehingga rongga dada mengecil dan tekanan menjadi lebih besar dari tekanan di udara luar akibatnya udara dari paru-paru yang kaya karbon dioksida keluar. Saat sayap mengepak atau diangkat ke atas maka kantung hawa di tulang korakoid terjepit sehingga oksigen pada tempat itu masuk ke paru-paru. leher. Di parabronkus bermuara banyak kapiler sehingga memungkinkan udara berdifusi. Bergetarnya selaput itu menimbulkan suara. yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. Selain paru-paru. Udara pada pundi-pundi hawa dimanfaatkan hanya pada saat udara (OZ) di paruparu berkurang. ekspirasi terjadi apabila otot interkostal relaksasi maka tulang rusuk dan tulang dada kembali ke posisi semula. Karena adanya pundi-pundi hawa maka pernapasan pada burung menjadi efisien. burung mengisap udara dengan cara memperbesar rongga dadanya sehingga tekanan udara di dalam rongga dada menjadi kecil yang mengakibatkan masuknya udara luar. Dalam bronkus pada pangkal trakea terdapat sirink yang pada bagian dalamnya terdapat lipatan-lipatan berupa selaput yang dapat bergetar. udara dari kantung hawa masuk ke paru-paru dan terjadi pelepasan oksigen dalam pembuluh kapiler di paruparu. Ventrobronkus dihubungkan dengan dorsobronkus. Trakeanya panjang berupa pipa bertulang rawan yang berbentuk cincin. ruang dada bagian depan (toraks anterior). udara masuk kemudian diteruskan pada celah tekak yang terdapat pada dasar faring yang menghubungkan trakea. Parabronkus berupa tabung tabung kecil. Bersamaan dengan mengecilnya rongga dada. burung memiliki 8 atau 9 perluasan paru-paru atau pundi-pundi hawa (sakus pneumatikus) yang menyebar sampai ke perut. . Pundi-pundi hawa berhubungan dengan paruparu dan berselaput tipis. dan sayap. dan di rongga perut(kantong udara abdominal). pelepasan oksigen di paru-paru dapat terjadi pada saat ekspirasi maupun inspirasi. Jadi.

aktifitas.Bagan pernapasan pada burung di saat hinggap adalah sebagai berikut. kesehatan. Skema Sistem Respirasi Pada Manusia a. yakni saluran pernapasan dan mekanisme pernapasan. Selain itu. Burung mengisap udara ⇒ udara mengalir lewat bronkus ke pundi-pundi hawa bagian belakang ⇒ bersamaan dengan itu udara yang sudah ada di paru-paru mengalir ke pundipundi hawa ⇒ udara di pundi-pundi belakang mengalir ke paruparu ⇒ udara menuju pundipundi hawa depan. Kecepatan respirasi pada berbagai hewan berbeda bergantung dari berbagai hal.Rongga hidung berlapis selaput lendir. antara lain. di dalamnya terdapat kelenjar minyak (kelenjar sebasea) dan kelenjar keringat (kelenjar sudorifera). terdapat juga rambut pendek dan tebal yang berfungsi menyaring partikel kotoran yang masuk bersama udara. b. Urutan saluran pernapasan adalah sebagai berikut: rongga hidung ⇒ faring ⇒ trakea ⇒ bronkus ⇒ paru-paru (bronkiol dan alveolus). Juga terdapat konka yang mempunyai banyak kapiler darah yang berfungsi menghangatkan udara yang masuk. dan bobot tubuh. Sistem pernapasan pada manusia mencakup dua hal. Faring (Tenggorokan) . Gbr. Rongga Hidung (Cavum Nasalis) Udara dari luar akan masuk lewat rongga hidung (cavum nasalis).Selaput lendir berfungsi menangkap benda asing yang masuk lewat saluran pernapasan.

bernapas. Cabang-cabang Tenggorokan (Bronki) Tenggorokan (trakea) bercabang menjadi dua bagian. Paru-paru dibungkus oleh dua selaput yang tipis. dan berbicara tidak terjadi bersamaan sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan. Makan sambil berbicara dapat mengakibatkan makanan masuk ke saluran pernapasan karena saluran pernapasan pada saat tersebut sedang terbuka. saraf kita akan mengatur agar peristiwa menelan. disebut pleura. Masuknya udara melalui faring akan menyebabkan pita suara bergetar dan terdengar sebagai suara. Tenggorokan (Trakea) Tenggorokan berupa pipa yang panjangnya ± 10 cm. Faring merupakan percabangan 2 saluran. Silia-silia ini berfungsi menyaring benda-benda asing yang masuk ke saluran pernapasan. c. Bronkus bercabangcabang lagi menjadi bronkiolus. Dinding tenggorokan tipis dan kaku. Paru-paru (Pulmo) Paru-paru terletak di dalam rongga dada bagian atas. di bagian sampingdibatasi oleh otot dan rusuk dan di bagian bawah dibatasi oleh diafragma yang berotot kuat. Paruparu ada dua bagian yaitu paru-paru kanan (pulmo dekster) yang terdiri atas 3 lobus dan paru-paru kiri (pulmo sinister) yang terdiri atas 2 lobus. e. d.Udara dari rongga hidung masuk ke faring. . Selaput bagian dalam yang langsung menyelaputi paru-paru disebut pleura dalam (pleura visceralis) dan selaput yang menyelaputi rongga dada yang bersebelahan dengan tulang rusuk disebut pleura luar (pleura parietalis). Struktur lapisan mukosa bronkus sama dengan trakea. dikelilingi oleh cincin tulang rawan. Walaupun demikian. hanya tulang rawan bronkus bentuknya tidak teratur dan pada bagian bronkus yang lebih besar cincin tulang rawannya melingkari lumen dengan sempurna. dan pada bagian dalam rongga bersilia. terletak sebagian di leher dan sebagian di rongga dada (torak). yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. yaitu saluran pernapasan (nasofarings) pada bagian depan dan saluran pencernaan (orofarings) pada bagian belakang. Pada bagian belakang faring (posterior) terdapat laring (tekak) tempat terletaknya pita suara (pita vocalis).

Gbr. Alveolus terdapat pada ujung akhir bronkiolus berupa kantong kecil yang salah satu sisinya terbuka sehingga menyerupai busa atau mirip sarang tawon. Bronkiolus tidak mempunyi tulang rawan. Paru-paru berstruktur seperti spon yang elastis dengan daerah permukaan dalam yang sangat lebar untuk pertukaran gas. . Gbr. tetapi rongganya masih mempunyai silia dan di bagian ujung mempunyai epitelium berbentuk kubus bersilia. Paru-paru tersusun oleh bronkiolus. Struktur paru-paru Antara selaput luar dan selaput dalam terdapat rongga berisi cairan pleura yang berfungsi sebagai pelumas paru-paru. dan pembuluh darah. Dinding rongga pleura bersifat permeabel terhadap air dan zat-zat lain. Oleh karena alveolus berselaput tipis dan di situ banyak bermuara kapiler darah maka memungkinkan terjadinya difusi gas pernapasan. jaringan elastik. dindingnya makin menipis jika dibanding dengan bronkus. Di dalam paru-paru. Pada bagian distal kemungkinan tidak bersilia. Bronkiolus berakhir pada gugus kantung udara (alveolus). Cairan pleura berasal dari plasma darah yang masuk secara eksudasi. alveolus. Alveolus yang diperbesar ernapasan adalah suatu proses yang terjadi secara otomatis walau dalam keadaan tertidur sekalipun karma sistem pernapasan dipengaruhi oleh susunan saraf otonom. bronkiolus bercabang-cabang halus dengan diameter ± 1 mm.

apabila tekanan dalam rongga dada lebih besar maka udara akan keluar. Jika tekanan di luar rongga dada lebih besar maka udara akan masuk. Fase Inspirasi. yaitu pernapasan luar dan pernapasan dalam. sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar. Fase ekspirasi. sedangkan pernapasan dalam adalah pernapasan yang terjadi antara darah dalam kapiler dengan sel-sel tubuh. Pernapasan dada dan perut terjadi secara bersamaan. Fase Ekspirasi. Gambar 1 Mekanisme inspirasi dan ekspirasi pada manusia b. Fase inspirasi. akibatnya rongga dada membesar dan tekanan menjadi kecil sehingga udara luar masuk.Menurut tempat terjadinya pertukaran gas maka pernapasan dapat dibedakan atas 2 jenis. akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk. Pada fase ini otot diafragma berkontraksi sehingga diafragma mendatar. Pernapasan Perut Pernapasan perut merupakan pernapasan yang mekanismenya melibatkan aktifitas otot-otot diafragma yang membatasi rongga perut dan rongga dada. Mekanismenya dapat dibedakan sebagai berikut. yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut. Mekanisme pernapasan perut dapat dibedakan menjadi dua tahap yakni sebagai berikut. 1. Sehubungan dengan organ yang terlibat dalam pemasukkan udara(inspirasi) dan pengeluaran udara (ekspirasi) maka mekanisme pernapasan dibedakan atas dua macam. 1. Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot antara tulang rusuk ke posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar. Masuk keluarnya udara dalam paru-paru dipengaruhi oleh perbedaan tekanan udara dalam rongga dada dengan tekanan udara di luar tubuh. a. 2. Pernapasan luar adalah pertukaran udara yang terjadi antara udara dalam alveolus dengan darah dalam kapiler. 2. Sebagai akibatnya. Fase ekspirasi merupakan fase berelaksasinya otot diafragma . Fase ini berupa berkontraksinya otot antartulang rusuk sehingga rongga dada membesar. Sebaliknya. Pernapasan Dada Pernapasan dada adalah pernapasan yang melibatkan ototantartulang rusuk.

Gambar 1 Gambaran skematik spirometer Besarnya volume udara pernapasan tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Dalam keadaan normal. hanya sekitar 350 cc udara yang mencapai alveolus. antara lain ukuran alat pernapasan. mengembang) sehingga rongga dada mengecil dan tekanan menjadi lebih besar. Dalam keadaan luar biasa. volume udara paru-paru manusia mencapai 4500 cc. . Lihat skema udara pernapasan berikut ini. Skema udara pernapasan Udara cadangan inspirasi1500 Udara pernapasan biasa 500 Udara cadangan ekspirasi 1500 Udara sisa (residu) 1000 kapasitas total ⇐ ⇒ kapasitas vital Dengan demikian. akibatnya udara keluar dari paru-paru. Dari 500 cc udara inspirasi/ekspirasi biasa.Kapasitas tidal adalah jumlah udara yang keluar masuk pare-paru pada pernapasan normal. yang 1000 cc merupakan sisa udara yang tidak dapat digunakan tetapi senantiasa mengisi bagian paru-paru sebagai residu atau udara sisa.(kembali ke posisi semula. Kapasitas vital adalah jumlah udara maksimun yang dapat dikeluarkan seseorang setelah mengisi paru-parunya secara maksimum. Volume udara pernapasan dapat diukur dengan suatu alat yang disebut spirometer. kapasitas vital udara yang digunakan dalam proses bernapas mencapai 3500 cc. Udara ini dikenal sebagai kapasitas total udara pernapasan manusia. kegiatan inspirasi dan ekpirasi atau menghirup dan menghembuskan udara dalam bernapas hanya menggunakan sekitar 500 cc volume udara pernapasan (kapasitas tidal = ± 500 cc). udara yang digunakan dalam proses pernapasan memiliki volume antara 500 cc hingga sekitar 3500 cc. inspirasi maupun ekspirasi dalam menggunakan sekitar 1500 cc udara pernapasan (expiratory reserve volume = inspiratory reserve volume = 1500 cc). serta kondisi kesehatan. sedangkan sisanya mengisi saluran pernapasan. Dalam keadaaan normal. Walaupun demikian. kemampuan dan kebiasaan bernapas.

sebagian besar oksigen diikat oleh zat warna darah atau pigmen darah (hemoglobin) untuk diangkut ke sel-sel jaringan tubuh. manusia membutuhkan sekitar 300 cc oksigen sehari (24 jam) atau sekitar 0. . dan kadar O2 di udara. pengikatan oksigen oleh hemoglobin dapat diperlihat-kan menurut persamaan reaksi bolak-balik berikut ini : Hb4 + O2 4 Hb O2 (oksihemoglobin) berwarna merah jernih Reaksi di atas dipengaruhi oleh kadar O2. misalnya konsentrasi hemoglobin darah berkurang. seseorang yang memiliki kebiasaan memakan lebih banyak daging akan membutuhkan lebih banyak oksigen daripada seorang vegetarian. sedangkan tekanan O2 di lingkungan sekitar 160 mm Hg. Kebutuhan tersebut berbanding lurus dengan volume udara inspirasi dan ekspirasi biasa kecuali dalam keadaan tertentu saat konsentrasi oksigen udara inspirasi berkurang atau karena sebab lain.Jumlah oksigen yang diambil melalui udara pernapasan tergantung pada kebutuhan dan hal tersebut biasanya dipengaruhi oleh jenis pekerjaan.5 cc tiap menit. Oleh karena itu oksigen dapat masuk ke paru-paru secara difusi. tekanan O2 (P O2). Selanjutnya. Hemoglobin yang terdapat dalam butir darah merah atau eritrosit ini tersusun oleh senyawa hemin atauhematin yang mengandung unsur besi dan globin yang berupa protein. Pekerja-pekerja berat termasuk atlit lebih banyak membutuhkan oksigen dibanding pekerja ringan. Oksigen yang dibutuhkan berdifusi masuk ke darah dalam kapiler darah yang menyelubungi alveolus. ukuran tubuh.Pertukaran O2 dan CO2 antara alveolus dan Pembuluh darah yang menyelubungi Secara sederhana. Dalam keadaan biasa. Selanjutnya. serta jumlah maupun jenis bahan makanan yang dimakan. Demikian juga seseorang yang memiliki ukuran tubuh lebih besar dengan sendirinya membutuhkan oksigen lebih banyak. Tekanan seluruh udara lingkungan sekitar 1 atmosfir atau 760 mm Hg. Proses difusi oksigen ke dalam arteri demikian juga difusi CO2 dari arteri dipengaruhi oleh tekanan O2 dalam udara inspirasi. . Gbr. perbedaan kadar O2 dalam jaringan. Tekanan oksigen di lingkungan lebih tinggi dari pada tekanan oksigen dalam alveolus paru-paru dan arteri yang hanya 104 mm Hg. kadar CO2.

Bila tekanan oksigen hanya 40 mm Hg maka hanya ada sekitar 12 cc oksigen yang bertahan dalam darah vena. ATP berasal dari bahan-bahan karbohidrat yang diubah menjadi fosfat melalui tiga tahapan. Glikolisis terjadi di sitoplasma. CO2 + H2O ⇒ H2CO3 ⇒ H+ + HCO-3 Gangguan terhadap pengangkutan CO2 dapat mengakibatkan munculnya gejala asidosis karena turunnya kadar basa dalam darah. 1. CO2 mengalir lewat arteri pulmonalis yang tekanan O2 nya sama yaitu 45 mm hg. Reaksinya adalah sebagai berikut.3 cc CO2 sehingga mempengaruhi pH darah menjadi 4. O2 ini akan dipergunakan. yakni tahap transfer elektron. Energi yang digunakan dalam kegiatan respirasi bersumber dari ATP (Adenosin Tri Fosfat) yang ada pada masing-masing sel.5 karena terbentuknya asam karbonat.40 mm hg. Sebaliknya apabila terjadi akumulasi garam basa dalam darah maka muncul gejala alkalosis. yakni siklus krebs (TCA = Tri Caboxylic Acid Cycle) kemudian tahap III.Dari paru-paru. Pengangkutan CO2 oleh darah dapat dilaksanakan melalui 3 Cara yakni sebagai berikut. O2 akan mengalir lewat vena pulmonalis yang tekananO2 nya 104 mm. Dari jantung. Mula-mula proses glikolisis oleh enzim glukokinase membentuk piruvat pada siklus Glukosa (Tahap I) kemudian tahap II. Dengan demikian kemampuan hemoglobin untuk mengikat oksigen adalah 7 cc per 100 mm3 darah. . dan membentuk asam karbonat dengan enzim anhidrase (7% dari seluruh CO2). menuju ke jantung. Tekanan CO2 di jaringan di atas 45 mm hg. siklus krebs terjadi di mitokondria. Karbon dioksida larut dalam plasma. lebih tinggi dibandingkan vena sistemik yang hanya 45 mm Hg. Dari jantung O2 mengalir lewat arteri sistemik yang tekanan O2 nya 104 mm hg menuju ke jaringan tubuh yang tekanan O2 nya 0 . Dari arteri pulmonalis CO2 masuk ke paru-paru lalu dilepaskan ke udara bebas. 3. Hal tersebut dapat disebabkan karena keadaan Pneumoni. Dari jaringan CO2 akan mengalir lewat vena sistemik ke jantung. Di jaringan. Pengangkutan sekitar 200 mm3 C02 keluar tubuh umumnya berlangsung menurut reaksi kimia berikut: C02 + H20 ⇒ (karbonat anhidrase) H2CO3 Tiap liter darah hanya dapat melarutkan 4. Karbon dioksida terikat pada hemoglobin dalam bentuk karbomino hemoglobin (23% dari seluruh CO2). Berapa minimal darah yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan oksigen pada jaringan? Setiap 100 mm3 darah dengan tekanan oksigen 100 mm Hg dapat mengangkut 19 cc oksigen. Karbon dioksida terikat dalam gugus ion bikarbonat (HCO3) melalui proses berantai pertukaran klorida (70% dari seluruh CO2). 2.

Pada orang yang tenggelam. debu. Gangguan pada sistem pernapasan adalah terganggunya pengangkutan O2 ke selsel atau jaringan tubuh. karena daya afinitas hemoglobin juga lebih besar terhadap racun dibanding terhadap O2. SEL SARAF . Efektor adalah sel atau organ yang menghasilkan tanggapan terhadap rangsangan. Contohnya otot dan kelenjar. Reseptor adalah satu atau sekelompok sel saraf dan sel lainnya yang berfungsi mengenali rangsangan tertentu yang berasal dari luar atau dari dalam tubuh. Peradangan dapat terjadi pada rongga hidung bagian atas dan disebutsinusitis. batu bara dan racun lain dapat pula menyebabkan terganggunya pengikatan O2 oleh hemoglobin dalam pembuluh darah. Asfiksi dapat pula disebabkan karena penyumbatan saluran pernapasan oleh kelenjar limfa. Sistern ini meliputi sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. saraf mempunyai hubungan kerja seperti mata rantai (berurutan) antara reseptor dan efektor. peradangan pada bronkus disebut bronkitis. Asfiksi ada bermacam-macam misalnya terisinya alveolus dengan cairan limfa karena infeksi Diplokokus pneumonia atau Pneumokokus yang menyebabkan penyakit pneumonia. serta radang pada pleura disebut pleuritis. alveolusnya terisi air sehingga difusi oksigen sangat sedikit bahkan tidak ada sama sekali sehingga mengakibatkan orang tersebut shock dan pernapasannya dapat terhenti. amandel. disebut asfiksi. Gejala alergi terutama asma dapat pula menghinggapi sistem pernapasan begitu juga kanker dapat menyerang paru-paru terutama para perokok berat. Paru-paru juga dapat mengalami kerusakan karena terinfeksiMycobacterium tuber culosis penyebab penyakit TBC. dan adenoid. Keracunan asam sianida. Dalam kegiatannya.Ketiga tahap di atas dapat dilihat pada skema berikut ini. Penyakit pernapasan yang sering terjadi adalah emfisema berupa penyakit yang terjadi karena susunan dan fungsi alveolus yang Sistem saraf tersusun oleh berjuta-juta sel saraf yang mempunyai bentuk bervariasi. Pengangkutan O2 dapat pula terhambat karena tingginya kadar karbon monoksida dalam alveolus sedangkan daya ikat (afinitas) hemoglobin jauh lebih besar terhadap CO daripada O2 dan CO2. misalnya polip. Orang seperti itu dapat ditolong dengan mengeluarkan air dari saluran pernapasannya dan melakukan pernapasan buatan tanpa alat dengan cara dari mulut ke mulut dengan irama tertentu dan menggunakan metode Silvester dan Hilger Neelsen.

yaitu sel saraf sensori. Berdasarkan struktur dan fungsinya. dendrit pendek. Struktur Sel Saraf Setiap neuron terdiri dari satu badan sel yang di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel. 1. Sel Schwann adalah sel glia yang membentuk selubung lemak di seluruh serabut saraf mielin. Struktur Sel Saraf Gbr. Akson yang diperbesar Setiap neuron hanya mempunyai satu akson dan minimal satu dendrit. sel saraf dapat dibagi menjadi 3 kelompok. dan sel saraf intermediet (asosiasi). Fungsi sel saraf adalah mengirimkan pesan (impuls) yang berupa rangsang atau tanggapan. Fungsi mielin adalah melindungi akson dan memberi nutrisi. yaitu otak (ensefalon) dan sumsum belakang (medula spinalis). Dari badan sel keluar dua macam serabut saraf.Sistem saraf terdiri dari jutaan sel saraf (neuron). Sebaliknya. Badan sel saraf motor berada di sistem saraf pusat. Dendritnya sangat pendek berhubungan dengan akson saraf asosiasi. yaitudendrit dan akson (neurit). sel saraf motor. Sel saraf motor Fungsi sel saraf motor adalah mengirim impuls dari sistem saraf pusat ke otot atau kelenjar yang hasilnya berupa tanggapan tubuh terhadap rangsangan. Membran plasma sel Schwann disebut neurilemma. sedangkan aksonnya dapat sangat panjang. Pada bagian luar akson terdapat lapisan lemak disebut mielin yang merupakan kumpulan sel Schwann yang menempel pada akson. Dendrit berfungsi mengirimkan impuls ke badan sel saraf. yang berfungsi mempercepat penghantaran impuls. Gbr.Ujung akson dari saraf sensori berhubungan dengan saraf asosiasi (intermediet). 2. . Bagian dari akson yang tidak terbungkus mielin disebut nodus Ranvier. sedangkan akson berfungsi mengirimkan impuls dari badan sel ke jaringan lain. Kedua serabut saraf ini berisi plasma sel. Akson biasanya sangat panjang. Sel saraf sensori Fungsi sel saraf sensori adalah menghantar impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat.

Kelompok-kelompok serabut saraf. Pada waktu sel saraf beristirahat. Sel saraf intermediet menerima impuls dari reseptor sensori atau sel saraf asosiasi lainnya.3. Gbr. Perubahan potensial ini (depolarisasi)terjadi berurutan sepanjang serabut saraf. Sel saraf intermediet Sel saraf intermediet disebut juga sel saraf asosiasi. Berikut ini akan dibahas secara rinci kedua cara tersebut. Untuk dapat berfungsi kembali diperlukan waktu 1/500 sampai 1/1000 detik. di antaranya melalui sel saraf dan sinapsis. akson dan dendrit bergabung dalam satu selubung dan membentuk urat saraf. kutub positif terdapat di bagian luar dan kutub negatif terdapat di bagian dalam sel saraf. Energi yang digunakan berasal dari hasil pemapasan sel yang dilakukan oleh . Sedangkan badan sel saraf berkumpul membentuk ganglion atau simpul saraf. karena terjadi perubahan potensial kembali seperti semula (potensial istirahat). 1. Sel ini dapat ditemukan di dalam sistem saraf pusat dan berfungsi menghubungkan sel saraf motor dengan sel saraf sensori atau berhubungan dengan sel saraf lainnya yang ada di dalam sistem saraf pusat. Struktur ganglion gabungan fari badan sel saraf Impuls dapat dihantarkan melalui beberapa cara. Bila impuls telah lewat maka untuk sementara serabut saraf tidak dapat dilalui oleh impuls. tergantung pada diameter akson dan ada atau tidaknyaselubung mielin. Kecepatan perjalanan gelombang perbedaan potensial bervariasi antara 1 sampai dengart 120 m per detik. Penghantaran Impuls Melalui Sel Saraf Penghantaran impuls baik yang berupa rangsangan ataupun tanggapan melalui serabut saraf (akson) dapat terjadi karena adanya perbedaan potensial listrik antara bagian luar dan bagian dalam sel. Diperkirakan bahwa rangsangan (stimulus) pada indra menyebabkan terjadinya pembalikan perbedaan potensial listrik sesaat.

Bila asetilkolin sudah melaksanakan tugasnya maka akan diuraikan oleh enzim asetilkolinesterase yang dihasilkan oleh membran post-sinapsis. Tetapi bila kekuatannya di atas ambang maka impuls akan dihantarkan sampai ke ujung akson. Penghantaran Impuls Melalui Sinapsis Titik temu antara terminal akson salah satu neuron dengan neuron lain dinamakan sinapsis. Di dalam sitoplasma tonjolan sinapsis terdapat struktur kumpulan membran kecil berisi neurotransmitter. 2. Kemudian vesikula akan melepaskan neurotransmitterberupa asetilkolin. Lokasi. Neuron yang berakhir pada tonjolan sinapsis disebut neuron pra-sinapsis. Membran ujung dendrit dari sel berikutnya yang membentuk sinapsis disebut post-sinapsis. dan cara kerja sinapsis . Penempelan asetilkolin pada reseptor menimbulkan impuls pada sel saraf berikutnya. Neurontransmitter adalah suatu zat kimia yang dapat menyeberangkan impuls dari neuron pra-sinapsis ke post-sinapsis. Stimulasi yang kurang kuat atau di bawah ambang (threshold) tidak akan menghasilkan impuls yang dapat merubah potensial listrik. yang disebutvesikula sinapsis. Bila impuls sampai pada ujung neuron. dan dopamin serta serotonin yang terdapat di otak. maka vesikula bergerak dan melebur dengan membran pra-sinapsis. Gbr. Setiap terminal akson membengkak membentuk tonjolan sinapsis. Stimulasi yang kuat dapat menimbulkan jumlah impuls yang lebih besar pada periode waktu tertentu daripada impuls yang lemah. Asetilkolin kemudian berdifusi melewati celah sinapsis dan menempel pada reseptor yang terdapat pada membran post-sinapsis.mitokondria dalam sel saraf. noradrenalin terdapat di sistem saraf simpatik. Neurontransmitter ada bermacam-macam misalnya asetilkolin yang terdapat di seluruh tubuh. anatomi. Prinsip kerjanya sama dengan sinapsis saraf-saraf lainnya. Bagaimanakah penghantaran impuls dari saraf motor ke otot? Antara saraf motor dan otot terdapat sinapsis berbentuk cawan dengan membran pra-sinapsis dan membran post-sinapsis yang terbentuk dari sarkolema yang mengelilingi sel otot.

misalnya. merupakan selaput yang kuat dan bersatu dengan tengkorak. yaitu dimulai dari reseptor penerima rangsang. semacam cairan limfa yang mengisi .Gerak merupakan pola koordinasi yang sangat sederhana untuk menjelaskan penghantaran impuls oleh saraf. yaitu dari reseptor. dibawa oleh saraf motor sebagai perintah yang harus dilaksanakan oleh efektor. Pada gerak refleks. Araknoid. atau batuk. Gerak pada umumnya terjadi secara sadar. ke saraf sensori. ada pula gerak yang terjadi tanpa disadari yaitu gerak refleks. Gerak refleks berjalan sangat cepat dan tanggapan terjadi secara otomatis terhadap rangsangan. otak juga dilindungi 3 lapisan selaput meninges. Gbr. bersin. diterima oleh set saraf penghubung (asosiasi) tanpa diolah di dalam otak langsung dikirim tanggapan ke saraf motor untuk disampaikan ke efektor. dibawa ke otak untuk selanjutnya diolah oleh otak. Bila membran ini terkena infeksi maka akan terjadi radang yang disebut meningitis. 2. impuls melalui jalan pendek atau jalan pintas. berupa tanggapan. disebut demikian karena bentuknya seperti sarang labah-labah. tanpa memerlukan kontrol dari otak. Impuls pada gerakan sadar melalui jalan panjang. Lengkung refleks yang menggambarkan mekanisme jalannya impuls pada lutut yang dipukul Sistem saraf pusat meliputi otak (ensefalon) dan sumsum tulang belakang (Medula spinalis). kemudian diteruskan oleh saraf sensori ke pusat saraf. Durameter. Keduanya merupakan organ yang sangat lunak. Jalan pintas ini disebut lengkung refleks. kemudian hasil olahan oleh otak. dengan fungsi yang sangat penting maka perlu perlindungan. Ketiga lapisan membran meninges dari luar ke dalam adalah sebagai berikut. namun. Di dalamnya terdapat cairan serebrospinalis. Contoh gerak refleks misalnya berkedip. gerak mengedip atau mempersempit pupil bila ada sinar dan refleks sumsum tulang belakang bila set saraf penghubung berada di dalam sumsum tulang belakang misalnya refleks pada lutut. Selain tengkorak dan ruas-ruas tulang belakang. yaitu otot atau kelenjar. 1. Jadi dapat dikatakan gerakan terjadi tanpa dipengaruhi kehendak atau tanpa disadari terlebih dahulu. Gerak refleks dapat dibedakan atas refleks otak bila saraf penghubung (asosiasi) berada di dalam otak.

Otak Otak mempunyai lima bagian utama. Otak besar (serebrum) Otak besar mempunyai fungsi dalam pengaturan semua aktifitas mental. Di sekitar kedua area tersebut dalah bagian yang mengatur kegiatan psikologi yang lebih tinggi. materi kelabu terletak di bagian luar atau kulitnya (korteks) dan bagian putih terletak di tengah. Pusat penglihatan terdapat di bagian belakang. Lapisan ini penuh dengan pembuluh darah dan sangat dekat dengan permukaan otak. walaupun ada juga beberapa gerakan refleks otak. . dan belajar berbagai bahasa. serabut saraf yang membentuk bagian materi putih (substansi alba) 3. Fungsi selaput araknoid adalah sebagai bantalan untuk melindungi otak dari bahaya kerusakan mekanik. dan pertimbangan. yaitu: otak besar (serebrum). badan sel yang membentuk bagian materi kelabu (substansi grissea) 2. analisis. Misalnya bagian depan merupakan pusat proses berfikir (yaitu mengingat. otak tengah (mesensefalon).sela sela membran araknoid. otak kecil (serebelum). Area ini berperan dalam proses belajar. ingatan (memori). kreativitas) dan emosi. Pada bagian korteks serebrum yang berwarna kelabu terdapat bagian penerima rangsang (area sensor) yang terletak di sebelah belakang area motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar atau merespon rangsangan. a. yaitu yang berkaitan dengan kepandaian (intelegensi). berbicara. Pada sumsum tulang belakang bagian tengah berupa materi kelabu berbentuk kupu-kupu. Otak dan sumsum tulang belakang mempunyai 3 materi esensial yaitu: 1. Agaknya lapisan ini berfungsi untuk memberi oksigen dan nutrisi serta mengangkut bahan sisa metabolisme. 1. Pada otak. Selain itu terdapat area asosiasi yang menghubungkan area motor dan sensorik. sedangkan bagian korteks berupa materi putih. sel-sel neuroglia. yaitu jaringan ikat yang terletak di antara sel-sel saraf di dalam sistem saraf pusat Walaupun otak dan sumsum tulang belakang mempunyai materi sama tetapi susunannya berbeda. 3. Otak besar merupakan sumber dari semua kegiatan/gerakan sadar atau sesuai dengan kehendak. kesadaran. membuat kesimpulan. Piameter. dan jembatan varol. menyimpan ingatan. sumsum sambung (medulla oblongata).

dan juga merupakan pusat pendengaran. keseimbangan. Di depan otak tengah terdapat talamus dan kelenjar hipofisis yang mengatur kerja kelenjar-kelenjar endokrin. Bila ada rangsangan yang merugikan atau berbahaya maka gerakan sadar yang normal tidak mungkin dilaksanakan. Otak kecil (serebelum) Serebelum mempunyai fungsi utama dalam koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar. Bagian atas (dorsal) otak tengah merupakan lobus optikus yang mengatur refleks mata seperti penyempitan pupil mata. Otak dengan bagian-bagian penyusunnya 2. dan posisi tubuh. .Gbr. Otak dan kegiatan-kegiatan yang dikontrolnya 3. Gbr. Otak tengah (mesensefalon) Otak tengah terletak di depan otak kecil dan jembatan varol.

Gbr. Pada tanduk dorsal terdapat badan sel saraf penghubung (asosiasi konektor) yang akan menerima impuls dari sel saraf sensori dan akan menghantarkannya ke saraf motor. Kumpulan serabut saraf membentuk saraf (urat saraf). gerak alat pencernaan. dan sekresi keringat. Sumsum tulang belakang (medulla spinalis) Pada penampang melintang sumsum tulang belakang tampak bagian luar berwarna putih. Selain itu. volume dan kecepatan respirasi. Impuls sensori dari reseptor dihantar masuk ke sumsum tulang belakang melalui tanduk dorsal dan impuls motor keluar dari sumsum tulang belakang melalui tanduk ventral menuju efektor. 5. Sistem saraf sadar mengontrol aktivitas yang kerjanya diatur oleh otak. dan berkedip.4. Pada bagian putih terdapat serabut saraf asosiasi. Pada penampang melintang sumsum tulang belakang ada bagian seperti sayap yang terbagi atas sayap atas disebut tanduk dorsal dan sayap bawah disebut tanduk ventral. gerak saluran pencernaan. juga menghubungkan otak besar dan sumsum tulang belakang. sedangkan saraf otonom mengontrol aktivitas yang tidak dapat diatur otak antara lain denyut jantung. Jembatan varol (pons varoli) Jembatan varol berisi serabut saraf yang menghubungkan otak kecil bagian kiri dan kanan. Penampang melintang sumsum tulang belakang Sistem saraf tepi terdiri dari sistem saraf sadai dan sistem saraf tak sadar (sistem saraf otonom). refleks fisiologi seperti detak jantung. sedangkan bagian dalam berbentuk kupu-kupu dan berwarna kelabu. Urat saraf yang membawa impuls ke otak merupakan saluran asenden dan yang membawa impuls yang berupa perintah dari otak merupakan saluran desenden. . dan sekresi kelenjar pencernaan. Sumsum sambung (medulla oblongata) Sumsum sambung berfungsi menghantar impuls yang datang dari medula spinalis menuju ke otak. batuk. tekanan darah. sumsum sambung juga mengatur gerak refleks yang lain seperti bersin. Sumsum sambung juga mempengaruhi jembatan. 6.

Sistem Saraf Sadar Sistem saraf sadar disusun oleh saraf otak (saraf kranial). 6. Gambar 2 Otak dilihat dari bawah menunjukkan saraf kranial . yaitu saraf-saraf yang keluar dari sumsum tulang belakang. yaitu saraf nomor 3. empat pasang saraf gabungan sensori dan motor. 4. yaitu saraf nomor 1. yaitu saraf nomor 5. dan 12 3. dan saraf sumsum tulang belakang.Gbr. Saraf tepi dan aktivitas-aktivitas yang dikendalikannya 1. dan 8 2. dan 10. 11. Tiga pasang saraf sensori. 7. lima pasang saraf motor. Saraf otak ada 12 pasang yang terdiri dari: 1. 9. yaitu saraf-saraf yang keluar dari otak. 2.

Pleksus cervicalis merupakan gabungan urat saraf leher yang mempengaruhi bagian leher. Nervus vagus membentuk bagian saraf otonom. c. 5 pasang saraf pinggang. Pleksus Jumbo sakralis yang mempengaruhi bagian pinggul dan kaki. saraf sumsum tulang belakang dibedakan atas 8 pasang saraf leher. 12 pasang saraf punggung. kecuali nervus vagus yang melewati leher ke bawah sampai daerah toraks dan rongga perut. Sistem saraf otonom dapat dibagi atas sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik. Dalam sistem ini terdapat beberapa jalur dan masing-masing jalur membentuk sinapsis yang kompleks dan juga membentuk ganglion. Saraf Otonom Sistem saraf otonom disusun oleh serabut saraf yang berasal dari otak maupun dari sumsum tulang belakang dan menuju organ yang bersangkutan. dan satu pasang saraf ekor. Saraf simpatik mempunyai ganglion yang terletak di sepanjang tulang belakang menempel pada sumsum tulang belakang sehingga mempunyai urat pra ganglion pendek.sedangkan saraf parasimpatik mempunyai urat pra ganglion yangpanjang karena ganglion menempel pada organ yang dibantu. Fungsi sistem saraf simpatik dan parasimpatik selalu berlawanan (antagonis). Perbedaan struktur antara saraf simpatik dan parasimpatik terletak pada posisi ganglion. a. Saraf sumsum tulang belakang berjumlah 31 pasang saraf gabungan.Pleksus brachialis mempengaruhi bagian tangan. Oleh karena daerah jangkauannya sangat luas maka nervus vagus disebut saraf pengembara dan sekaligus merupakan saraf otak yang paling penting.Saraf otak dikhususkan untuk daerah kepala dan leher. dan diafragma. Sistem saraf parasimpatik terdiri dari keseluruhan "nervus vagus" bersama cabangcabangnya ditambah dengan beberapa saraf otak lain dan saraf sumsum sambung. 2. Berdasarkan asalnya. Urat saraf yang terdapat pada pangkal ganglion disebut urat saraf pra ganglion dan yang berada pada ujung ganglion disebut urat saraf post ganglion. bahu. b. 5 pasang saraf pinggul. Ada 3 buah pleksus yaitu sebagai berikut. Tabel Fungsi Saraf Otonom Parasimpatik • • • • mengecilkan pupil menstimulasi aliran ludah memperlambat denyut jantung membesarkan bronkus • • • • Simpatik memperbesar pupil menghambat aliran ludah mempercepat denyut jantung mengecilkan bronkus . Beberapa urat saraf bersatu membentuk jaringan urat saraf yang disebut pleksus.

oleh karenanya disebut eksoreseptor. sesungguhnya interoreseptor terdapat di seluruh tubuh manusia. kadar glukosa dan sebagainya. Ketiga lapis dinding ini dari luar ke dalam adalah sebagai berikut. 3. Sel-sel interoreseptor misalnya terdapat pada sel otot. dan lain sebagainya. . INDERA PENGLIHAT (MATA) Mata mempunyai reseptor khusus untuk mengenali perubahan sinar dan warna. tendon. disebut interoreseptor. dinding pembuluh darah. Akan tetapi. 4. Reseptor yang berfungsi untuk mengenali lingkungan dalam. Indra yang kita kenal ada lima. kelopak. kadar oksigen atau karbon dioksida. dan bulu mata. Sesungguhnya yang disebut mata bukanlah hanya bola mata. Interoreseptor yang membantu koordinasi dalam sikap tubuh disebut kinestesis.• menstimulasi sekresi kelenjar pencernaan mengerutkan kantung kemih • menghambat sekresi kelenjar pencernaan menghambat kontraksi kandung kemih • • Indra mempunyai sel-sel reseptor khusus untuk mengenali perubahan lingkungan. dinding saluran pencernaan. 2. ligamentum. Kelima indra tersebut berfungsi untuk mengenali perubahan lingkungan luar. tetapi termasuk otototot penggerak bola mata. Bola Mata Bola mata mempunyai 3 lapis dinding yang mengelilingi rongga bola mata. misalnya nyeri. 5. yaitu: 1. kotak mata (rongga tempat mata berada). 1. Indra Indra Indra Indra Indra penglihat (mata) pendengar (telinga) peraba (kulit) pengecap (lidah) pencium (hidung). sendi.

Adanya lensa dan ligamentum pengikatnya menyebabkan rongga bola mata terbagi dua. Lapisan ini berfungsi melindungi bola mata dari gangguan. Koroid Koroid berwarna coklat kehitaman sampai hitam. berwarna putih buram (tidak tembus cahaya). Pada seluruh bagian retina berhubungan dengan badan sel-sel saraf yang serabutnya membentuk urat saraf optik yang memanjang sampai ke otak. yaitu bagian depan terletak di depan lensa berisi carian yang disebut aqueous humor dan bagian belakang terletak di belakang lensa berisi vitreous humor. Iris berfungsi sebagai diafragma. disebut kornea. Di bagian depan iris bercelah membentuk pupil (anak mata). Kedua cairan tersebut berfungsi menjaga lensa agar selalu dalam bentuk yang benar. Kotak mata pada tengkorak berfungsi melindungi bola mata dari kerusakan. Badan siliaris membentuk ligamentum yang berfungsi mengikat lensa mata. yaitu pengontrol ukuran pupil untuk mengatur sinar yang masuk. Selaput transparan yang melapisi kornea dan bagian dalam kelopak mata disebut .Gbr. Bagian yang dilewati urat saraf optik tidak peka terhadap sinar dan daerah ini disebut bintik buta. Warna gelap pada koroid berfungsi untuk mencegah refleksi (pemantulan sinar). c. Retina Lapisan ini peka terhadap sinar. b. kecuali di bagian depan bersifat transparan. Sklera Sklera merupakan jaringan ikat dengan serat yang kuat. Melalui pupil sinar masuk. koroid membentuk badan siliaris yang berlanjut ke depan membentuk iris yang berwarna. Konjungtiva adalah lapisan transparan yang melapisi kornea dan kelopak mata. merupakan lapisan yang berisi banyak pembuluh darah yang memberi nutrisi dan oksigen terutama untuk retina. Di bagian depan. Kontraksi dan relaksasi dari otot badan siliaris akan mengatur cembung pipihnya lensa. Struktur bola mata dilihat dari samping a.

Lihat . Air mata mengandung lendir. mata sulit untuk melihat. konjungtiva dibasahi dengan cairan yang keluar dari kelenjar air mata (kelenjar lakrimal) yang terdapat di bawah alis. dan ke bawah. lensa. Untuk mencegah kekeringan. makin ke tengah maka jumlah sel batang makin berkurang sehingga di daerah bintik kuning hanya ada sel konus saja. dan vitreous humor. Oleh karena itu. Air mata berfungsi sebagai alat pelumas dan pencegah masuknya mikroorganisme ke dalam mata. Bagi mata normal. yaitu sel yang peka terhadap warna merah. aqueus humor. ke kiri. hijau. Kedua macam pigmen akan terurai bila terkena sinar. Apabila terkena sinar. Pembentukan kembali pigmen terjadi dalam keadaan gelap. terutama pigmen ungu yang terdapat pada sel batang. Jarak terdekat yang dapat dilihat dengan jelas disebut titik dekat (punctum proximum). misalnya sinar matahari. dan antiseptik dalam jumlah kecil. dan biru. maka rodopsin akan terurai menjadi protein dan vitamin A. yaitu suatu senyawa protein dan vitamin A. Otot rektus berfungsi menggerakkan bola mata ke kanan. Pada waktu adaptasi. rektus eksternal. Konjungtiva penuh dengan pembuluh darah dan serabut saraf. Dua lainnya adalah otot obliq atas (superior) dan otot obliq bawah (inferior). dan rektus internal). Fungsi Mata Sinar yang masuk ke mata sebelum sampai di retina mengalami pembiasan lima kali yaitu waktu melalui konjungtiva. yaitu bagian yang paling peka terhadap sinar. bayang-bayang benda akan jatuh pada bintik kuning. Otot Mata Ada enam otot mata yang berfungsi memegang sklera. Pigmen lembayung dari sel konus merupakan senyawa iodopsin yang merupakan gabungan antara retinin dan opsin.konjungtiva. yaitu sel kerucut (sel konus)dan sel batang (sel basilus). Pigmen ungu yang terdapat pada sel basilus disebut rodopsin. Jarak terjauh saat benda tampak jelas tanpa kontraksi disebut titik jauh (punctum remotum). 2. Empat di antaranya disebut otot rektus (rektus inferior. sedangkan jika kita sangat jauh dari obyek. Sel konus berisi pigmen lembayung dan sel batang berisi pigmen ungu. Radang konjungtiva disebut konjungtivitis. Ada tiga macam sel konus. Selaput ini peka terhadap iritasi. Jika kita sangat dekat dengan obyek maka cahaya yang masuk ke mata tampak seperti kerucut. 3. garam. pigmen pada sel basilus berfungsi untuk situasi kurang terang. Pembiasan terbesar terjadi di kornea. maka sudut kerucut cahaya yang masuk sangat kecil sehingga sinar tampak paralel. Dengan ketiga macam sel konus tersebut mata dapat menangkap spektrum warna. kornea. Untuk pembentukan kembali memerlukan waktu yang disebut adaptasi gelap(disebut juga adaptasi rodopsin). ke atas. Kerusakan salah satu sel konus akan menyebabkan buta warna. sedangkan pigmen dari sel konus berfungsi lebih pada suasana terang yaitu untuk membedakan warna. rektus superior. Ada dua macam sel reseptor pada retina.

a.Proses pemfokusan obyek pada jarak yang berbedaberda disebut daya akomodasi. Miopi biasa terjadi pada anakanak. Akomodasi mata saat melihat dekat Cara kerja mata manusia pada dasarnya sama dengan cara kerja kamera. Untuk cacat seperti ini orang dapat ditolong dengan lensa cekung (negatif). Saat melihat jauh. Baik sinar dari obyek yang jauh maupun yang dekat harus direfraksikan (dibiaskan) untuk menghasilkan titik yang tajam pada retina agar obyek terlihat jelas. Cahaya dari obyek yang dekat membutuhkan lebih banyak pembiasan untuk pemfokusan dibandingkan obyek yang jauh. mereka hanya dapat melihat benda yang jaraknya dekat. Cacat mata seperti ini disebut presbiopi atau mata tua karena proses penuaan. titik dekat mata bisa sangat pendek. Sebagai akibatnya ligamen suspensor mendorong lensa sehingga lensa memanjang dan pipih. Makin tua. otot siliari berkontraksi sehingga memendekkan apertura yang mengelilingi lensa. Kelainan pada Mata Pada anak-anak. Hal ini disebabkan karena elastisitas lensa berkurang. Mata jauh dapat terjadi pada anak-anak. Saat melihat dekat.18. yaitu titik dekat mata sampai 50 cm. Pembiasan cahaya untuk menghasilkan penglihatan yang jelas disebut pemfokusan. Cacat mata pada anak-anak seperti ini disebut hipermetropi. kira-kira 9 cm untuk anak umur 11 tahun. jarak titik dekat makin panjang. Persamaan dan perbedaannya disajikan pada Tabel. oleh karena itu memerlukan pertolongan kaca mata untuk membaca berupa kaca mata cembung (positif). Cahaya dari obyek yang jauh difokuskan oleh lensa tipis panjang. Perubahan bentuk lensa ini akibat kerja otot siliari. Cahaya dibiaskan jika melewati konjungtiva kornea. disebabkan bola mata terlalu pendek sehingga bayang-bayang jatuh di belakang retina. kecuali cara mengubah fokus lensa.50 tahun terjadi perubahan yang menyolok. Miopi atau mata dekat adalah cacat mata yang disebabkan oleh bola mata terlalu panjang sehingga bayang-bayang dari benda yang jaraknya jauh akan jatuh di depan retina. otot siliari relaksasi sehingga apertura yang mengelilingi lensa membesar dan tegangan ligamen suspensor bertambah.3 Cara kerja kamera dart mata 4.Gambar 11. Mata mamalia mampu mengubah derajat pembiasan dengan cara mengubah bentuk lensa. Sebagai akibatnya lensa menebal dan pendek. Penderita presbiopi dapat dibantu dengan lensa rangkap. Akomodasi mata saat melihat jauh b. Pada mata dekat ini orang tidak dapat melihat benda yang jauh. sedangkan cahaya dari obyek yang dekat difokuskan dengan lensa yang tebal dan pendek. Tabel 11. Sekitar umur 40 tahun . .

Hal ini terjadi karena adanya pengapuran pada lensa. Gbr. . Telinga luar berfungsi menangkap getaran bunyi. dan telinga dalam. telinga tengah. dan telinga tengah meneruskan getaran dari telinga luar ke telinga dalam. Reseptor yang ada pada telinga dalam akan menerima rarigsang bunyi dan mengirimkannya berupa impuls ke otak untuk diolah. Ada tiga bagian utama dari telinga manusia. yaitu bagian telinga luar. (b) Hipermetropi Katarak adalah cacat mata.Astigmatisma merupakan kelainan yang disebabkan bola mata atau permukaan lensa mata mempunyai kelengkungan yang tidak sama. Pada orang yang terkena katarak pandangan menjadi kabur dan daya akomodasi berkurang. Telinga mempunyai reseptor khusus untuk mengenali getaran bunyi dan untuk keseimbangan. Kelainan-kelainan mata yang lain adalah: • • • Imeralopi (rabun senja): pada senja hari penderita menjadi rabun Xeroftalxni: kornea menjadi keying dan bersisik Keratomealasi: kornea menjadi putih dan rusak. dan telinga dalam. telinga tengah. yaitu buramnya dan berkurang elastisitasnya lensa mata. sehingga fokusnya tidak sama. Kelainan mata : (a) Miopi. yaitu yang mempunyai beberapa fokus. Untuk menolong orang yang cacat seperti ini dibuat lensa silindris. akibatnya bayang-bayang jatuh tidak pada tempat yang sama. Susunan Telinga Telinga tersusun atas tiga bagian yaitu telinga luar. 1.

dan kelenjar lilin yang menjaga agar permukaan saluran luar dan gendang telinga tidak kering. Tulang yang ketiga adalah tulang sanggurdi (stapes) yang berhubungan dengan jendela oval. Di dalamnya terdapat saluran Eustachio yang menghubungkan telinga tengah dengan faring. Hubungan telinga tengah dengan bagian telinga dalam melalui jendela oval dan jendela bundar yang keduanya dilapisi dengan membran yang transparan.Gbr. Antara tulang landasan dan tulang sanggurdi terdapat sendi yang memungkinkan gerakan bebas. Daun telinga manusia mempunyai bentuk yang khas. Telinga tengah Bagian ini merupakan rongga yang berisi udara untuk menjaga tekanan udara agar seimbang. b. Kedua tulang ini terikat erat oleh ligamentum sehingga mereka bergerak sebagai satu tulang. Fungsi rangkaian tulang dengar adalah untuk mengirimkan getaran suara dari gendang telinga (membran timpani) menyeberangi rongga telinga tengah ke jendela oval. Rongga telinga tengah berhubungan dengan telinga luar melalui membran timpani. Telinga luar Telinga luar terdiri dari daun telinga. Struktur telinga pada manusia a. yaitu tegak dan membentuk saluran menuju gendang telinga. Selain itu terdapat pula tiga tulang pendengaran yang tersusun seperti rantai yang menghubungkan gendang telinga dengan jendela oval. Saluran luar yang dekat dengan lubang telinga dilengkapi dengan rambut-rambut halus yang menjaga agar benda asing tidak masuk. saluran luar. Bentuk daun telinga yang sangat sesuai dengan fungsinya adalah daun telinga pada anjing dan kucing. tetapi bentuk ini kurang mendukung fungsinya sebagai penangkap dan pengumpul getaran suara. c. Telinga dalam . dan membran timpani (gendang telinga). Ketiga tulang tersebut adalah tulang martil (maleus) menempel pada gendang telinga dan tulang landasan (inkus).

Getaran Struktur koklea pada jendela oval diteruskan ke cairan limfa yang ada di dalam saluran vestibulum. Getaran dengan frekuensi tertentu akan menggetarkan selaput-selaput basiler. yaitu sebagai berikut. 5. Cara kerja indra pendengaran Gelombang bunyi yang masuk ke dalam telinga luar menggetarkan gendang telinga. terjadilah rangsangan (impuls).Bagian ini mempunyai susunan yang rumit. Getaran cairan tadi akan menggerakkan membran Reissmer dan menggetarkan cairan limfa dalam saluran tengah. yaitu: saluran vestibulum yang berhubungan dengan jendela oval. . Perpindahan ini menyebabkan melebarnya membran pada jendela bundar. 3. Getaran ini akan diteruskan oleh ketiga tulang dengar ke jendela oval.sedangkan di antara saluran tengah dengan saluran timpani terdapatmembran basiler. 2. Dasar dari sel pendengar terletak pada membran basiler danberhubungan dengan serabut saraf yang bergabung membentuk saraf pendengar. Perpindahan getaran cairan limfa di dalam saluran tengah menggerakkan membran basher yang dengan sendirinya akan menggetarkan cairan dalam saluran timpani. Ada 5 bagian utama dari labirin membran. dan saluran (kanal) yang dipisahkan satu dengan lainnya oleh membran. 2. Koklea terdiri dari tiga saluran yang sejajar. Dalam saluran tengah terdapat suatu tonjolan yang dikenal sebagai membran tektorial yang paralel dengan membran basiler dan ada di sepanjang koklea. Getaran membran tektorial dan membran basiler akan menekan sel sensori pada organ Korti dan kemudian menghasilkan impuls yang akan dikirim ke pusat pendengar di dalam otak melalui saraf pendengaran. Koklea mengandung organ Korti untuk pendengaran. Bagian yang peka terhadap rangsang bunyi ini disebutorgan Korti. Di antara saluran vestibulum dengan saluran tengah terdapat membran Reissner. Ketika rambut-rambut sel menyentuh membran tektorial. Tiga saluran setengah lingkaran. Tiga saluran setengah lingkaran Ampula Utrikulus Sakulus Koklea atau rumah siput Sakulus berhubungan dengan utrikulus melalui saluran sempit. dan keempatnya terdapat di dalam rongga vestibulum dari labirin tulang. 4. ampula. Sel sensori untuk mendengar tersebar di permukaan membran basiler dan ujungnya berhadapan dengan membran tektorial. Susunan dan Cara Kerja Alat Keseimbangan Bagian dari alat vestibulum atau alat keseimbangan berupa tiga saluran setengah lingkaran yang dilengkapi dengan organ ampula (kristal) dan organ keseimbangan yang ada di dalam utrikulus clan sakulus. utrikulus dan sakulus merupakan organ keseimbangan. saluran tengah dan saluran timpani yang berhubungan dengan jendela bundar. yang akan menggerakkan sel-sel rambut ke atas dan ke bawah. terdiri dari labirin tulang dan labirin membran. 1.

Posisi kepala mengakibatkan desakan otolith pada rambut yang menimbulkan impuls yang akan dikirim ke otak. Lapisan ketiga merupakan lapisan yang transparan disebut stratum lusidum dan lapisan keempat (lapisan terluar) adalah lapisan tanduk disebut stratum korneum. Kedua. Gbr. dan tekanan. kehitaman. Kandungan melanin menentukan derajat warna kulit. Pada epidermis tidak terdapat pembuluh darah dan sel saraf. Susunan Kulit Kulit terdiri dari lapisan luar yang disebut epidermis dan lapisan dalam atau lapisan dermis. Dari bagian dalam ke bagian luar. pertama adalah stratum germinativum berfungsi membentuk lapisan di sebelah atasnya. Utrikulus maupun sakulus berisi reseptor keseimbangan. Alat keseimbangan yang ada di dalam ampula terdiri dari kelompok sel saraf sensori yang mempunyai rambut dalam tudung gelatin yang berbentuk kubah. Selain itu sel-sel dari lapisan granulosum umumnya menghasilkan pigmen hitam(melanin). yaitu di sebelah luar lapisan germinativum terdapat stratum granulosum yang berisi sedikit keratin yang menyebabkan kulit menjadi keras dan kering. Alat ini disebut kupula. . panas.Ujung dari setup saluran setengah lingkaran membesar dan disebutampula yang berisi reseptor. atau kecoklatan. dingin. Epidermis tersusun atas empat lapis sel. yaitu butiran natrium karbonat. sedangkan pangkalnya berhubungan dengan utrikulus yang menuju ke sakulus. 1. Alat-alat keseimbangan pada telinga Kulit merupakan indra peraba yang mempunyai reseptor khusus untuk sentuhan. sakit. Alat keseimbangan di dalam utrikulus dan sakulus terdiri dari sekelompok sel saraf yang ujungnya berupa rambut bebas yang melekat padaotolith.Saluran semisirkular (saluran setengah lingkaran) peka terhadap gerakan kepala.

ujung reseptornya terletak di dekat epidermis. Penampang kulit manusia beserta reseptor-reseptornya Penyusun utama dari bagian dermis adalah jaringan penyokong yang terdiri dari serat yang berwarna putih dan serat yang berwarna kuning. Pada waktu dingin atau merasa takut. otot rambut mengerut dan rambut menjadi tegak. misalnya otot dan tulang. Sehubungan dengan fungsinya sebagai alat peraba. Akar rambut berhubungan dengan pembuluh darah yang membawakan makanan dan oksigen. Fungsi Kulit Kulit berfungsi sebagai alat pelindung bagian dalam. Reseptor untuk rangsang sentuhan dan panas. serta pengatur suhu tubuh. ujungnya berada di dermis yang jauh dari epidermis. kulit dilengkapi dengan reseptorreseptor khusus. Pada setiap pangkal akar rambut melekat otot penggerak rambut. Di sebelah dalam dermis terdapat timbunan lemak yang berfungsi sebagai bantalan untuk melindungi bagian dalam tubuh dari kerusakan mekanik. Reseptor untuk rasa sakit ujungnya menjorok masuk ke daerah epidermis. 2.Gbr. Reseptor untuk tekanan. sebagai alat peraba dengan dilengkapi bermacam reseptor yang peka terhadap berbagai rangsangan. Lidah . Lidah mempunyai reseptor khusus yang berkaitan dengan rangsangan kimia. sebagai alat ekskresi. Serat kuning bersifat elastis/lentur. sehingga kulit dapat mengembang. selain itu juga berhubungan dengan serabut saraf. Stratum germinativum mengadakan pertumbuhan ke daerah dermis membentuk kelenjar keringat dan akar rambut.

di bagian samping dari papila berbentuk jamur. Tonjolan itu dapat dikelompokkan menjadi tiga macam bentuk. Di akhir setiap sel pembau pada permukaan epitelium mengandung beberapa rambut-rambut pembau yang bereaksi terhadap bahan kimia bau-bauan di udara. Permukaan lidah dilapisi dengan lapisan epitelium yang banyak mengandung kelenjar lendir.merupakan organ yang tersusun dari otot. dan di permukaan papila berbentuk benang. Struktur lidah dan pembagian daerah perasanya Indra pembau berupa kemoreseptor yang terdapat di permukaan dalam hidung. yaitu bentuk benang. dan bentuk jamur. Reseptor pencium tidak bergerombol seperti tunas pengecap. Epitelium pembau mengandung 20 juta sel-sel olfaktori yang khusus dengan aksonakson yang tegak sebagai serabut-serabut saraf pembau. Tunas pengecap terdapat pada paritparit papila bentuk dataran. yaitu pada lapisan lendir bagian atas. . Tunas pengecap terdiri atas sekelompok sel sensori yang mempunyai tonjolan seperti rambut. Gbr. Permukaan atas lidah penuh dengan tonjolan (papila). bentuk dataran yang dikelilingi parit-parit. dan reseptor pengecap berupa tunas pengecap.

a. paratiroid. Perubahan yangdikontrol oleh hormon biasanya merupakan perubahan yang memerlukan waktu panjang. ovarium. dan testis. maka hormon akan merangsang terjadinya perubahan. Pada umumnya pengaruh hormon berbeda dengan saraf. Struktur indera pembau Hormon adalah zat kimia yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin atau kelenjar buntu. tiroid.Gbr. yaitu hipofisis. Kelenjar Endokrin dan Hormon yang Dihasilkan Dalam tubuh manusia ada tujuh kelenjar endokrin yang penting. Kelenjar ini merupakan kelenjar yang tidak mempunyai saluran sehingga sekresinya akan masuk aliran darah dan mengikuti peredaran darah ke seluruh tubuh. 1. pankreas. Contohnya pertumbuhan dan pemasakan seksual. kelenjar adrenalin (anak ginjal). Hipofisis . Apabila sampai pada suatu organ target.

kecepatan metabolisme meningkat.5 b. bagian tengah. Kelenjar-kelenjar endokrin dalam tubuh manusia Tabel 11. Tabel 11. yaitu kelainan fisik dan mental yang menyebabkan anak tumbuh kerdil dan idiot.5. Kekurangan iodium yang masih ringan dapat diperbaiki dengan menambahkan garam iodium di dalam makanan. dan merasa demam. Kelenjar hipofisis dibagi menjadi tiga bagian. Bila ini terjadi pada anak-anak mengakibatkan kretinisme. Kekurangan tiroksin menurunkan kecepatan metabolisme sehingga pertumbuhan lambat dan kecerdasan menurun. Produksi tiroksin yang berlebihan menyebabkan penyakit eksoftalmik tiroid (Morbus Basedowi) dengan gejala sebagai berikut. Hipofisis bagian anterior Hormon yang dihasilkan kelenjar hipofisis bagian anterior dan fungsinya dapat dilihat pada Tabel 11. . Kelenjar ini terdapat di bawah jakun di depan trakea. Hipofisis bagian posterior Hormon yang dihasilkan dan fungsinya dapat dilihat pada Tabel 11. dan bagian posterior 1. yaitu bagian anterior. gelisah.4. 2. Hipofisis bagian tengah Menghasilkan hormon perangsang melanosit atau Melanosit Stimulating Hormon MSH). Tiroksin mengandung banyak iodium. Tiroid (Kelenjar Gondok) Tiroid merupakan kelenjar yang berbentuk cuping kembar dan di antara keduanya dapat daerah yang menggenting. denyut nadi bertambah.Kelenjar ini terletak pada dasar otak besar dan menghasilkan bermacam-macam hormon yang mengatur kegiatan kelenjar lainnya. Gbr. Apabila hormon ini banyak dihasilkan maka menyebabkan kulit menjadi hitam.4 Bagian Posterior Hormon dan Fungsi Hormon yang Dihasilkan Hipofisis 3. gugup. Kekurangan iodium dalam makanan dalam waktu panjang mengakibatkan pembesaran kelenjar gondok karena kelenjar ini harus bekerja keras untuk membentuk tiroksin. Oleh karena itu kelenjar hipofisis disebut master gland. Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroksin yang mempengaruhi metabolisme sel tubuh dan pengaturan suhu tubuh. Gejala lain yang nampak adalah bola mata menonjol keluar (eksoftalmus) dan kelenjar tiroid membesar.

Pada setiap ginjal terdapat satu kelenjar suprarenal dan dibagi atas dua bagian. melebarnya pupil mata. kelopak mata terbuka lebar. Ovarium Ovarium merupakan organ reproduksi wanita. dan kesemutan. kejang di tangan dan kaki. Hal ini mengakibatkan terambilnya fosfor dan kalsium dalam tulang. Selain menghasilkan sel telur. e. produksi adrenalin meningkat sehingga denyut jantung meningkat dan memompa darah lebih banyak. pankreas juga menghasilkan hormon glukagon yang bekerja antagonis dengan hormon insulin. terasa sakit di dalam tubuh. muntahmuntah. Gejala lainnya adalah melebarnya saluran bronkiolus. Kerusakan pada bagian korteks mengakibatkan penyakit Addison dengan gejala sebagai berikut: timbul kelelahan. Penyakit ini disebut von Recklinghousen. Pada orang yang terserang penyakit ini tulang mudah sekali patah. Hormon dan Fungsi Hormon yang Dihasilkan Kelenjar Adrenal f. dan diikuti dengan rambut berdiri. Dalam keadaan ketakutan atau dalam keadaan bahaya. Selain menghasilkan insulin. Hormon ini berfungsi mengatur konsentrasi glukosa dalam darah. sukar tidur. Ada dua macam hormon yang dihasilkan ovarium yaitu sebagai berikut. Kekurangan hormon ini akan menyebabkan penyakit diabetes. Paratiroid l Kelenjar Anak Gondok Paratiroid menempel pada kelenjar tiroid. 1. mual. Kelebihan glukosa akan dibawa ke sel hati dan selanjutnya akan dirombak menjadi glikogen untuk disimpan. gelisah. Hormon dan pengaruh hormon yang dihasilkan kelenjar adrenal dapat dilihat pada Tabel. d. Pankreas Ada beberapa kelompok sel pada pankreas yang dikenal sebagai pulauLangerhans berfungsi sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon insulin. sehingga urin banyak mengandung kapur dan fosfor. Estrogen . Kelenjar ini menghasilkan parathormon yang berfungsi mengatur kandungan fosfor dan kalsium dalam darah. ovarium juga menghasilkan hormon. Kekurangan hormon ini menyebabkan tetani dengan gejala: kadar kapur dalam darah menurun. jari-jari tangan membengkok ke arah pangkal.c. Kelenjar Adrenal l Suprarenal l Anak Ginjal Kelenjar ini berbentuk bola. nafsu makan berkurang. menempel pada bagian atas ginjal. yaitu bagian luar (korteks) dan bagian tengah (medula). Tumor paratiroid menyebabkan kadar parathormon terlalu banyak di dalam darah.

kedua hormon ini dapat mempertahankan kehamilan. mempunyai kumis. Pembentukannya dirangsang oleh LH dan berfungsi menyiapkan dinding uterus agar dapat menerima telur yang sudah dibuahi. testis adalah organ reproduksi khusus pada pria. Faktor Saraf Bagian medula kelenjar suprarenal mendapat pelayanan dari saraf otonom. Fungsi estrogen ialah menimbulkan dan mempertahankan tanda-tanda kelamin sekunder pada wanita. a. Plasenta membentuk estrogen dan progesteron selama kehamilan guna mencegah pembentukan FSH dan LH. Dengan demikian. Pembentukan estrogen dirangsang oleh FSH. Repoduksi aseksual (vegetatit) . perkembangan pinggul dan payudara pada wanita dan kulit menjadi bertambah halus. 2. Selain menghasilkan sperma. yaitu saraf dan faktor bahan kimia. b. Organisme bereproduksi melalui 2 Cara : 1. Contohnya. g. Oleh karma itu sekresinya diatur oleh saraf otonom.Hormon ini dihasilkan oleh Folikel Graaf. Misalnya suaranya membesar. Faktor Kimia Susunan bahan kimia atau hormon lain dalam aliran darah mempengaruhi sekresi hormon tertentu. sekresi insulin dipengaruhi oleh jumlah glukosa di dalam darah. testis berfungsi sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon androgen. STEM REPRODUKSI Reproduksi merupakan proses menghasilkan individu baru dari organisme sebelumnya. Ada dua faktor yang berfungsi mengatur sekresi hormon. Contohnya. Progesteron Hormon ini dihasilkan oleh korpus luteum. yaitu testosteron. dan jakun. Tanda-tanda kelamin sekunder adalah ciri-ciri yang dapat membedakan wanita dengan Aria tanpa melihat kelaminnya. Testosteron berfungsi menimbulkan dan memelihara kelangsungan tanda-tanda kelamin sekunder. Testis Seperti halnya ovarium.

5. 5. reproduksi dengan fisi berganda. Pembentukan tunas Organisme tertentu dapat membentuk tunas. Individu baru (keturunannya) yang terbentuk mempunyai ciri dan sifat yang sama dengan induknya. 3.Pada pembelahan sel bakteri. cacing pipih. yaitu : 1. Fragmentasi terjadi antara lain pada hewan spons (Porifera). yaitu inti sel membelah berulang kali dan kemudian setiap anak inti dikelilingi sitoplasma. . spora dihasilkan oleh jamur. 2. maka spora akan berkecambah dan tumbuh menjadi individu baru. Fisi Fisi terjadi pada organisme bersel satu. paku. 2. Bila kondisi lingkungan baik. Pada proses fisi individu terbelah menjadi dua bagian yang sama. Propagasi vegetatif Istilah propagasi vegetatif diberikan untuk reproduksi vegetatif/tumbuhan berbiji. sel yang mengalami skizogoni disebut skizon. Fragmentasi Kadang-kadang satu organisme patah menjadi dua bagian atau lebih. Contoh : . Reproduksi aseksual dapat dibagi atas lima jenis.Pada Plasmodum. Kemudian tunas ini akan lepas dari induknya dan dapat hidup sebagai individu baru. Pembentukan tunas merupakan ciri khas sel ragi dan Hydra (sejenis Coelenterata). Pada proses propagasi bila bagian tubuh tanaman terpisah maka bagian tersebut . Individu-individu sejenis yang terbentuk secara reproduksi aseksual dikatakan termasuk dalam satu klon. berupa tonjolan kecil yang akan berkembang dan kemudian mempunyai bentuk seperti induknya dengan ukuran kecil. algae berbentuk benang. sporozoa (salah satu kelas protozoa) dan kadang-kadang juga dihasilkan oleh bakteri. Dibentuk di dalam tubuh induknya dengan cara pembelahan sel. 3.Adalah terbentuknya individu baru tanpa melakukan peleburan sel kelamin. Proses ini disebut skizogoni. sehingga anggota dari satu klon mempunyai susunan genetik yang sama. kemudian setiap bagian akan tumbuh menjadi individu baru yang sama seperti induknya. Pembentukan spora 2. 4. Fisi Pembentukan spora Pembentukan tunas Fragmentasi Propagasi vegetatif 1. Peristiwa fragmentasi bergantung pada kemampuan regenerasi yaitu kemampuan memperbaiki jaringan atau organ yang telah hilang. 4. lumut. Reproduksi seksual (generatif) Umumnya melibatkan persatuan sel kelamin (gamet) dari 2 individu yang berbeda jenis kelamin.

e. Ciri rizom adalah adanya daun yang mirip sisik. Contoh: kentang dan Caladium. kunyit. Pada organiseme sederhana tidak dapat dibedakan gamet jantan dan gamet betina karena keduanya sama. Umbi lapis Umbi lapis adalah batang pendek yang berada di bawah tanah. Organ yang berfungsi untuk alat reproduksi generatif adalah bunga. lengkuas. kondisi gamet yang demikian disebut heterogamet. rumput gajah dan strawberi. Peristiwa singami didahului dengan peristiwa fertilisasi (pembuahan) yaitu pertemuan sperma dengan sel telur. Umbi lapis diselubungi oleh sisik-sisik yang mirip kertas. bunga iris. Contoh: pada rumput teki. b. Tunas liar Tunas liar terjadi pada tumbuhan yang daunnya memiliki bagian meristem yang dapat menyebabkan terbentuknya tunas-tunas baru di pinggir daun. Pada reproduksi generatif terjadi persatuan dua macam gamet dari dua individu yang berbeda jenis kelaminnya. tulip dan bawang. .akan berkembang menjadi satu/lebih tanaman baru. c. Bila salah satu lebih besar dari lainnya disebut anisogamet. tunas. Akar tinggal atau rizom Rizom adalah batang yang menjalar di bawah tanah. ruas dan antar ruas. Stolon Stolon adalah batang yang menjalar di atas tanah. Umbi batang Umbi batang adalah batang yang tumbuh di bawah tanah. dan masing-masing tunas ini dapat menjadi anakan tanaman. Peleburan dua macam gamet tersebut disebut singami. Contoh: tumbuhan lili. dahlia. ukuran dan kelakuannya. Rizom terdapat pada bambu. jahe dan kencur. Pada umbi terdapat mata tunas . pohon pinang dan pohon bambu. dan disebut isogamet. Pada organisme tingkat tinggi mempunyai dua macam gamet. beberapa jenis rumput. kedua macam gamet tersebut dapat dibedakan baik dari bentuk. digunakan sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan sehingga bentuknya membesar. d.mata tunas yang akan berkembang menjadi tanaman baru. sehingga terjadi percampuran materi genetik yang memungkinkan terbentuknya individu baru dengan sifat baru. gamet jantan atau spermatozoa dan gamet betina atau sel telur. f. Di sepanjang stolon dapat tumbuh tunas adventisia (liar). Propagasi vegetatif alamiah dapat terjadi dengan menggunakan organ-organ sebagai berikut : a. Contoh: tunas cocor bebek (Kalanchoe pinnata) dan begonia. Tunas yang tumbuh di sekitar pangkal batang Tunas ini membentuk numpun. dapat berumbi untuk menyimpan makanan maupun tak berumbi. misalnya: pohon pisang.

Kelopak (kalik) 2. Sel induk butik serbuk ini kemudian akan membelah secara meiosis menjadi 4 sel butir serbuk (mikrospora) yang haploid. b. Bunga dan bagian-bagian penyusunnya TABEL BAGIAN-BAGIAN BUNGA BAGIAN BUNGA 1. Benang sari (stamen) terdiri dari : a. Mahkota (korola) 3. SEL INDUK BUTIR SERBUK (DIPLOID) . tangkai sari (filamen) kepala sari (antera) terdiri atas 4 kantong sari Sebagai penghasil gamet betina FUNGSI Melindungi kuncup bunga Menarik perhatian serangga Sebagai penghasil gamet jantan. tangkai putik (stilus) kepala putik (stigma) bakal buah (ovarium) di dalam bakal buah terdapat bakal biji (ovule) Bagaimana pembentukan gamet pada Angiosperma ? Pembentukan butik serbuk terjadi di dalam kantung serbuk. c. Di dalam kantung serbuk terdapat banyak sel induk butir serbuk yang diploid. yaitu serbuk sari (pollen) 4. Seperti pada bagan berikut. b.Gbr. Putik (pistilus) terdiri atas : a.

Contoh : pada tanaman air. Perantara angin disebut anemogami. Dalam keadaan seperti ini kandung lembaga sudah masak dan siap untuk dibuahi. 2 sel lainnya menjadi kandung tembaga sekunder. c. sel ini membelah secara mitosis 3 kali dan terbentuklah 8 sel. Bila serangga ⇒ entomogami burung ⇒ ornitogami siput ⇒ malakogami kelelawar ⇒ kiroptorogami d. Dari sel yang berjumlah 8 ini. Pada bagian ini terdapat sel induk megaspora (sel induk kantug lembaga) yang diploid. Contoh : penyerbukan vanilli di Indonesia. Dari 3 sel (yang menuju dekat mikropil) yang terakhir ini dua menjadi sinergid dan satu sel lagi menjadi sel telur. Contoh : pada pinus. penyerbukan dibedakan menjadi 4 : . kecil dan kering. Skema : Penyerbukan dapat terjadi dengan berbagai perantara : a. Tiga sel akan mereduksi dan lenyap tinggal satu yang berkembang. Perantara air disebut hidrogami.¯ Membelah secara Miosis EMPAT SEL BUTIR SERBUK (HAPLOID) ¯ Masing-masing inti butir serbuk membelah secara mitosis SATU INTI VEGETATIF DAN SATU INTI GENERATIF Gamet betina dibentuk di dalam bakal biji (ovule) atau kantung lembaga. damar. Selanjutnya. b. Perantara hewan disebut zoogami. 3 sel akan bergerak menuju arah yang berlawanan dengan mikropil. Sel ini akan membelah secara meiosis dan dari satu sel induk kantung lembaga membentuk 4 sel yang haploid. Menurut asal serbuk sari. dan 3 sel terakhir menuju ke dekat mikropil. dapat terjadi bila butir serbuknya amat ringan. Putik yang sudah masak biasanya mengeluarkan cairan lengket pada ujungnya yang berfungsi sebagai tempat melekatnya serbuk sari. Perantara manusia disebut antropogami. rumput-rumputan.

Heterostili d.. : embrio terbentuk dari sel telur yang tidak dibuahi..(protandri). . Contoh : kopi. Autogami (penyerbukan sendiri) Serbuk sarinya berasal dari satu bunga yang sama. Tidak melalui peleburan sperma dan ovum (apomiksis). Alogami (penyerbukan silang) Bila serbuk sari berasal dari bunga pohon lain yang masih satu spesies.. hal ini disebabkan karena: 1. Satu inti sperma lain membuahi inti kandung lembaga Þ endosperma (makanan cadangan bagi embrio). b.. kina dan kaca piring. inti vegetatif mati Þ satu inti sperma membuahi sel telur Þ embrio. : Bila pada satu spesies. Embrio pada tumbuhan berbiji tertentu dapat terbentuk karena beberapa sebab... : merupakan embrio yang terbentuk dari sel nuselus. : Bila bentuk bunga tidak memungkinkan serbuk sari jatuh ke kepala putik.Partenogenesis c.Contoh : seledri.a.. yaitu : 1. bawang Bombay. yaitu . Melalui peleburan sperma dan ovum (amfimiksis) 2. Herkogami Proses Penyerbukan dan Pembuahan Butir serbuk/serbuk sari Þ menempel pada kepala putik Þ membentuk buluh serbuk (2 inti. Karena pembuahannya berlangsung dua kali maka pembuahan pada Angiospermae disebut pembuahan ganda. Geitonogami (penyerbukan tetangga) Bila serbuk sari berasal dari bunga lain yang berada dalam satu pohon (satu individu). Didesious c. yang dapat dibedakan atas: a. Misalnya : dari sinergid dan antipoda. Contoh : vanili b. inti vegetatif dan inti generatif) berjalan ke arah mikropil (pintu kandung lembaga) Þ inti generatif membelah Þ 2 inti sperma Þ sampai di mikropil. c. jagung 2. Embrio adventif : embrio yang terbentuk berasal dari kandung lembaga. Apogami b. alat kelamin jantan dan betinanya terpisah Contoh : salak dan melinjo (Gnetum Arremon) : Bila panjang antara tangkai benang sari dan tangkai putik tidak sama dan berbeda jauh.(protogini)... Serbuk sari masak lebih dahulu daripada putiknya. Kadang-kadang terjadi kegagalan penyerbukan dan pada beberapa jenis tumbuhan tidak mungkin terjadi autogami. Dikogami : Bila waktu masaknya putik dan serbuk sari tidak bersamaan. Bila terjadi pada saat bunga belum mekar disebut kleistogami. Putik masak lebih dahulu daripada serbuk sari. Penyebabnya adalah sebagai berikut : a.

.Misalnya : pada jenis-jenis burung dan ikan. Ovovivipar/bertelur dan beranak : ..dengan . Di dalam strobilus jantan terdapat banyak anteridium yang mengandung sel-sel induk butir serbuk.. Organ reproduksi pada gymnospermae disebut konus atau strobilus. sedang pada bangsa burung misalnya : bebek. dan satu sel hidup sebagai sel telur.Bila embrio berkembang di dalam telur yang diinkubasi dalam tubuh. Apomiksis dan amfimiksis dapat terjadi bersamaan.bagian selain kandung lembaga.. Pada hewan yang melakukan fertilisasi internal dikenal adanya 3 macam perkembangan embrio 1. .. Pada vertebrata yang hidup di air melakukan fertilisasi di luar tubuh (fertilisasi eksternal). Pada tiap-tiap arkegonium terdapat satu sel induk lembaga yang bermeiosis sehingga terbentuk 4 sel yang haploid. Ovipar/bertelur : . untuk menyalurkan sperma menggunakan ujung kloaka. alat kelaminnya disebut penis pada reptil seperti cecak dan kadal menggunakan hemipenis (penis palsu). Arkegonium ini bermuara pada satu ruang arkegonium.. Tiga mati. Peristiwa ini sering dijumpai pada nangka. disebut poliembrioni.. 2. karena tiap-tiap inti sperma membuahi satu sel telur. Pembuahan pada gymnospermae disebut pembuahan tunggal. Sel-sel tersebut bermeiosis dari setiap sel induk terbentuk 4 butir serbuk yang bersayap. Pada mammalia jantan. jeruk dan mangga... maka akan terbentuk lebih dari satu embrio dalam satu biji. Yang hidup di darat melakukan pembuahan di dalam tubuh (fertilisasi internal)... Pada strobilus betina terdapat banyak arkegonium. Proses Penyerbukan dan Pembuahan Strobilus jantan ⇒ serbuk sari ⇒ jatuh pada tetes penyerbukan (ujung putik) ⇒ buluh serbuk ⇒ membelah ⇒ inti tabung dan inti spermatogen⇒ inti spermatogen ⇒ membelah ⇒ dua inti sperma ⇒ membuahi sel telur di dalam ruang arkegonium ⇒ zigot ⇒ lembaga di dalam biji ⇒tumbuhan baru..Bila embrio berkembang di dalam telur. Contoh : ikan dan katak.

. setelah menetas anaknya baru disusui. sedangkan wanita menghasilkan sel telur (ovum) yang dibentuk di dalam ovarium. Pada hewan berkantung (Marsupialia). Saluran ini kemudian melebar menjadi vas deferens yang bermuara pada uretra. kantung induknya. Dalam ovarium terdapat folikel Grad yang akan berkembang menjadi sel telur (ovum). Di dalam testis terdapat saluransaluran halus yang disebut tubulus seminiferus yang merupakan tempat pembentukan spermatozoa. Pria menghasilkan gamet jantan atau spermatozoa yang berukuran sangat kecil dan berbentuk menyerupai berudu. 3. Alat Reproduksi Mammalia Betina Contoh : pada manusia.. Untuk keluar tubuh spermatozoa melewati saluran epididimis. anaknya lahir muda (amat prematur) kemudian merayap masuk. Reproduksi Manusia Alat Reproduksi pada pria maupun wanita pada dasarnya sama dengan alat reproduksi pada mamalia lain. Beberapa perkecualian.sumber nutrisi berasal dari telur.... Uterus merupakan saluran berongga yang lebih besar dengan bagian ujungnya bersatu membentuk saluran sempit yaitu vagina.nutrisi dari induknya melalui plasenya.. 1. mencari putting susu..Misalnya : pada beberapa jenis ikan hiu. Pada umumnya mammalia melahirkan anaknya (vivipar) dan kemudian menyusui anaknya sampai anaknya mandiri. Ovarium dihubungkan dengan uterus (rahim) oleh suatu saluran yang disebut tabung fallopii (Tuba fallopii). Palo pertemuan uretra dengan vas deferens terdapat kelenjar prostat dan di sebelah belakangnya terdapat kelenjar cowper. misalnya : pada hewan paruh bebek (Platypus). bertelur. .Misalnya : pada beberapa jenis mammalia. Pada tubulus seminiferus testis terdapat sel-sel induk spermatozoa atau spermatogonium. contoh : kanguru.Bila embrio tumbuh dan berkembang di dalam uterus dan mendapat. sel Sertoli yang berfungsi memberi makan spermatozoa juga sel Leydig yang . Alat Reproduksi Mammalia Jantan Contoh : pada manusia.. Pada manusia terdapat sepasang kelenjar kelamin yaitu ovarium yang berfungsi menghasilkan sel telur. Yang berkaitan dengan produksi sperma terdiri dari sepasang kelenjar kelamin yang disebut testis yang disimpan dalam kantung disebut skrotum/kantung pelir.. Kedua kelenjar tersebut berfungsi menghasilkan sekret untuk memberi nutrisi dan mempermudah gerakan spermatozoa. Proses pembentukan dan pemasakan spermatozoa disebut spermatogenesis.. Vivipar/beranak : ... . 2. kemudian menyusu dalam kantung sampai mandiri.

Sel spermatosit primer bermiosis menghasilkan spermatosit sekunder.terdapat di antara tubulus seminiferus yang berfungsi menghasilkan testosteron. Di dalam ovarium janin sudah terkandung sel pemula atau oogonium. Spermatozoa akan keluar melalui uretra bersama-sama dengan cairan yang dihasilkan oleh kelenjar vesikula seminalis. Pada masa pubertas. LH merangsang sel Leydig untuk menghasilkan hormon testosteron. Oogonium akan berkembang menjadi oosit primer. Oosit primer membelah secara meiosis. spermatid berdiferensiasi menjadi spermatozoa masak. hormon LH merangsang terjadinya ovulasi. Pengaruh Hormon dalam Oogenesis Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon FSH yang merangsang pertumbuhan sel-sel folikel di sekeliling ovum. FSH merangsang sel Sertoli untuk menghasilkan ABP (Androgen Binding Protein) yang akan memacu spermatogonium untuk memulai proses spermatogenesis. spermatosit sekunder membelah lagi menghasilkan spermatid. Ovum berukuran lebih besar dari badan polar kedua. menghasilkan 2 sel yang berbeda ukurannya. Proses pemasakan spermatosit menjadi spermatozoa disebut spermiogenesis.400 juta sel spermatozoa. yaitu badan polar pertama membelah lebih lambat. Proses Spermatogenesis : Spermatogonium berkembang menjadi sel spermatosit primer. Proses pembentukan spermatozoa dipengaruhi oleh kerja beberapa hormon. Sel yang lebih kecil. Selanjutnya folikel yang sudah kosong dirangsang . Saat bayi dilahirkan oosit primer dalam fase profase pada pembelahan meiosis. maka ABP testosteron (Androgen Binding Protein Testosteron) tidak diperlukan lagi. Bila spermatogenesis sudah selesai. melakukan pembelahan meiosis kedua yang menghasilkan ovum tunggal dan badan polar kedua. Spermiogenesis terjadi di dalam epididimis dan membutuhkan waktu selama 2 hari. kelenjar prostat dan kelenjar cowper. androgen/testosteron memacu tumbuhnya sifat kelamin sekunder. Folikel Graaf menghasilkan hormon estrogen. membentuk 2 badan polar. Spermatozoa bersama cairan dari kelenjar-kelenjar tersebut dikenal sebagai semen atau air mani. Sel yang lebih besar yaitu oosit sekunder. seorang laki-laki dapat mengeluarkan 300 . Hormon estrogen merangsang kelenjar hipofisis untuk mensekresikan hormon LH. Oosit primer kemudian mengalami masa istirahat hingga masa pubertas. Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon perangsang folikel (Folicle Stimulating Hormone/FSH) dan hormon lutein (Luteinizing Hormone/LH). Ovum yang matang diselubungi oleh sel-sel folikel yang disebut Folikel Graaf. Pada masa pubertas terjadilah oogenesis. sel sertoli akan menghasilkan hormon inhibin untuk memberi umpan balik kepada hipofisis agar menghentikan sekresi FSH dan LH. Pada waktu ejakulasi.

Pada wanita. ovulasi hanya berlangsung sampai umur sekitar 45 . Bila sel telur ini tidak mengalami pembuahan maka akan terjadi perdarahan (menstraasi). akibatnya FSH mulai terbentuk kembali.Menstruasi terjadi secara perfodik satu bulan sekali. selain itu progesteron juga berfungsi menghambat pembentukan FSH dan LH. jika tidak terjadi pembuahan maka lapisan endometrium pada uterus akan luruh keluar tubuh. endomentrium akan direabsorbsi oleh tubuh. folikel ini juga menghasilkan hormon estrogen yang merangsang keluarnya LH dari hipofisis. waktu di sekitar terjadinya ovulasi disebut fase estrus. sampai kemudian terhenti sama sekali. meskipun ovarium seorang bayi perempuan sejak lahir sudah berisi 500 ribu sampai 1 juta oosit primer. Masa ini disebut menopause Siklus menstruasi terjadi pada manusia dan primata. menstruasi pun menjadi tidak teratur lagi. Pada seat tersebut sel oosit primer akan membelah dan menghasilkan ovum yang haploid. Setiap bulan wanita melepaskan satu sel telur dari salah satu ovariumnya. sehingga aklurnya tidak membentuk progesteron lagi. pembentukan progesteron berhenti . pada siklus menstruasi. Korpus luteum kemudian menghasilkan hormon progresteron yang berfungsi menghambat sekresi DSH dan LH. sedangkan pada siklus estrus. Sedang pada mamalia lain terjadi siklus estrus. Estrogen yang keluar berfungsi merangsang perbaikan dinding uterus yaitu endometrium yang habis terkelupas waktu menstruasi. Periode ini disebut fase luteal. dan pelepasan spermatozoa dapat terjadi setiap saat. Catatan : Pada laki-laki spermatogenesis terjadi seumur hidup. Umumnya siklus menstruasi terjadi secara periodik setiap 28 hari (ada pula setiap 21 hari dan 30 hari) yaitu sebagai berikut : Pada hari 1 sampai hari ke-14 terjadi pertumbuhan dan perkembangan folikel primer yang dirangsang oleh hormon FSH. proses oogenesis mulai kembali. Bedanya. selain itu estrogen menghambat pembentukan FSH dan memerintahkan hipofisis menghasilkan LH yang berfungsi merangsang folikel Graaf yang masak untuk mengadakan ovulasi yang terjadi pada hari ke-14. LH merangsang folikel yang telah kosong untuk berubah menjadi badan kuning (Corpus Luteum). Saat folikel berkembang menjadi folikel Graaf yang masak. Saat wanita tidak mampu lagi melepaskan ovum karena sudah habis tereduksi. Selain itu. Kemudian korpus luteum mengecil dan hilang. akibatnya korpus luteum mengecil dan menghilang.oleh LH untuk menjadi badan kuning atau korpus luteum. Seorang wanita hanya mampu menghasilkan paling banyak 400 ovum selama hidupnya.5O tahun. jika tidak terjadi pembuahan. Badan kuning menghasilkan hormon progesteron yang berfungsi mempertebal lapisan endometrium yang kaya dengan pembuluh darah untuk mempersiapkan datangnya embrio.

endometrium menjadi mengering dan selanjutnya akan terkelupas dan terjadilah perdarahan (menstruasi) pada hari ke-28. trofoblas menempel pada dinding uterus (melakukan implantasi) dan melepaskan hormon korionik gonadotropin. delapan. Pada saat 32 sel disebut morula. terjadilah zigot. dindingnya tebal. zigot membelah secara mitosis menjadi dua. Blastosit ini bergerak menuju uterus untuk mengadakan implantasi (perlekatan dengan dinding uterus). hormon progesteron merangsang pertumbuhan uterus. sedangkan masa di dalamnya disebut simpul embrio (embrionik knot) merupakan calon janin. enam belas dan seterusnya. serta mengeluarkan sekret seperti air susu (uterin milk) sebagai makanan embrio. empat.sehingga pemberian nutrisi kepada endometriam terhenti. lunak. Hormon ini melindungi . maka FSH mulai terbentuk lagi dan terjadilan proses oogenesis kembali. bentuk ini kemudian disebut blastosit. Oleh karena tidak ada progesteron. banyak mengandung pembuluh darah. Pada hari ke-4 atau ke-5 sesudah ovulasi. Fase ini disebut fase perdarahan atau fase menstruasi. di dalam morula terdapat rongga yang disebut blastosoel yang berisi cairan yang dikeluokan oleh tuba fallopii. Gambar : Siklus Menstruasi Peristiwa fertilisasi terjadi di saat spermatozoa membuahi ovum di tuba fallopii. Lapisan terluar blastosit disebut trofoblas merupakan dinding blastosit yang berfungsi untuk menyerap makanan dan merupakan calon tembuni atau ari-ari (plasenta). blastosit sampai di rongga uterus. Enam hari setelah fertilisasi.

kecuali pada bagian tangkai badan. Membran (Lapisan Embrio) Terdapat 4 macam membran embrio. kantung ini tidak berguna. Trofoblas kemudian menebal beberapa lapis. tampak dua lapisan jaringan di sebelah luar disebut ektoderm. otot. Alantois Pada alantois berfungsi sebagai organ respirasi dan pembuangan sisa metabolisme. Pada mammalia dan manusia.kehamilan dengan cara menstrimulasi produksi hormon estrogen dan progesteron sehingga mencegah terjadinya menstruasi. Setelah semua membran dan plasenta terbentuk maka embrio disebut janin/fetus. pada manusia hanya terdapat sedikit dan tidak berguna. Endoderm tumbuh ke dalam blastosoel membentuk bulatan penuh. sistem peredaran darah. alantois merupakan kantung kecil dan masuk ke dalam jaringan tangkai badan. permukaannya berjonjot dengan tujuan memperluas daerah penyerapan makanan. mesoderm membentuk antara lain rangka. Ektoderm akan membentuk epidermis kulit dan sistem saraf. Ketiga lapisan tersebut merupakan lapisan lembaga (Germ Layer). Di antara lapisan ektoderm dan endoderm terbentuk lapisan mesoderm. Pembuatan Lapisan Lembaga Setelah hari ke-12. karena kantung ini berisi persediaan makanan bagi embrio. Kantung Kuning Telur (Yolk Sac) Kantung kuning telur merupakan pelebaran endodermis berisi persediaan makanan bagi hewan ovipar. d. Korion Korion adalah dinding berjonjot yang terdiri dari mesoderm dan trofoblas. maka tidak berkembang. yaitu bagian yang akan berkembang menjadi tall pusat. 1. Semua bagian tubuh manusia akan dibentuk oleh ketiga lapisan tersebut. di sebelah dalam endoderm. Embrio telah kuat menempel setelah hari ke-12 dari fertilisasi. tetapi kantung ini sangat berguna pada hewan ovipar (bertelur). 2. pada tangkai badan jonjot trofoblas masuk ke dalam daerah dinding uterus membentuk ari-ari (plasenta). Pada manusia. . Amnion Amnion merupakan kantung yang berisi cairan tempat embrio mengapung. yaitu : a. c. b. Jonjot korion menghilang pada hari ke-28. sistem ekskresi dan sistem reproduksi. Dengan demikian terbentuklah usus primitif dan kemudian terbentuk Pula kantung kuning telur (Yolk Sac) yang membungkus kuning telur. endoderm membentuk saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. gunanya melindungi janin dari tekanan atau benturan.

3. Pemencaran Organisme Makhluk hidup dapat menyebar dengan kisaran luas maupun sempit tergantung cara pemencarannya. Plasenta atau Ari-Ari Plasenta atau ari-ari berbentuk seperti cakram dengn garis tengah 20 cm. Pada sistem hubungan plasenta. Cara ini dikenal dengan nama sistem kalender atau abstinensi. Catatan : Makin tua kandungan. progesteron makin sedikit. misalnya : kondom. dapat dilakukan dengan berbagai alat bantu. Hormon oksitosin yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis jugs berperan dalam merangsang kontraksi uterus menjelang persalinan. darah ibu tidak pernah berhubungan dengan darah janin. atau mengikat/memotong tuba fallopii dikenal dengan istilah tubektomi. spiral. Pemencaran Tumbuhan . Ukuran ini dicapai pada waktu bayi akan lahir tetapi pada waktu hari 28 setelah fertilisasi. antara lain: a. Tanpa Alat Bantu Dengan cara tidak melakukan koitus pada masa subur wanita (hari 12 . dan tebal 2. sedangkan progesteron mencegah kontraksi uterus. terdapat beberapa metode. Plasenta berperan dalam pertukaran gas.5 cm. Progesteron dan estrogen juga merangsang pertumbuhan kelenjar air susu. ada pula yang hanya berada di suatu daerah tertentu (organisme endemik) misalnya :bunga Rafjlesia dan badak Jawa. dan lain-lain. Hal ini berhubungan dengan sifat estrogen yang merangsang uterus untuk berkontraksi. jelly. makanan dan zat sisa antara ibu dan fetus. Menggunakan Alat Bantu Mencegah pertemuan ovum dengan spermatozoa. Kontrasepsi adalah suatu cara yang bertujuan mencegah terjadinya pembuahan. jumlah estrogen di dalam darah makin banyak.16 siklus haid). meskipun begitu virus dan bakteri dapat melalui penghalang (barier) berupa jaringan ikat dan masuk ke dalam darah janin. Ada organisme yang tersebar luas (organisme kosmopolit) misalnya : kecoa dan lumut. c. plasenta berukuran kurang dari 1 mm. tetapi setelah kelahiran hormon prolaktin yang dihasilkan kelenjar hipoftsislah yang merangsang produksi air susu. b. Sterilisasi Sterilisasi dilakukan dengan mengikat/memotong saluran vas defereus dikenal dengan istilah vasektomi.

kapri. misalnya : a. karet. yaitu : 1. ini mempunyai banyak tunas. yaitu pindah dari satu tempat ke tempat lain. jarak. lengkuas. Pemencaran dengan bantuan faktor luar Pemencaran Hewan Pemencaran hewan dapat terjadi karena hewan melakukan migrasi. rumput gajah. Pada setiap ruas terdapat lapisan sisik yang merupakan modifikasi dari daun.Ada 2 cara pemencaran tumbuhan. dahlia. bakung. d. bekicot dari Afrika menyebar ke Indonesia. Contoh : bawang merah. Umbi Batang Bagian batang yang digunakan untuk menyimpan makanan umbi. . Gerak Higroskopik dari buah polong Buah polong akan pecah bila kering. Contoh : kentang. strawberi. maka bijinya akan terpental keluar. Hewan dapat pula mengadakan pemencaran karena ulah manusia. Pemencaran tanpa bantuan faktor luar 2. lamtoro. Contoh : petai. Contoh : beberapa jenis rumput. c. Umbi Lapis Merupakan batang dengan ruas-ruas yang sangat pendek dan sangat rapat. kunyit. Pemencaran secara tidak sengaja Contoh : kecoa dari Amerika menyebar ke mana-mana. 1. Tunas tumbuh di sepanjang batang. Pemencaran ini biasanya menggunakan alat pemencaran yang biasanya tidak memungkinkan penyebaran yang luas. caranya bisa sengaja atau tidak sengaja. b. Contoh : pada rumput teki. Akar Rimpang atau Akar Tinggal (Rizom) Merupakan batang yang menjalar di bawah permukaan tanah. mata tunas akan tumbuh menjadi tumbuhan baru. Pemencaran secara sengaja Contoh : sapi perah asal Belanda dibawa ke Indonesia 2. Stolon atau Geragih Batang yang menjalar di atas tanah. bila keadaan lingkungan cocok. e. leli. tulip.

Antropokori Pemencaran dengan perantaraan manusia. licin dan berkilat dan kedap air. Contohnya : kelapa (Cocos nucifera). Contoh : kopi (Cofea tanaman sp). Bijinya mempmyai ciri ringan dan embrio/lembaganya mempunyai pelindung yang baik. c.Kiroptorokori : pemencaran dengan perantaraan kelelawar. Contoh : biji rumput-rumputan yang menempel pada baju/celana.biji bersayap. alat pemencaran mempunyai ciri sebagai berikut : . d. Contoh : jambu biji (Psidium guajava). Tanaman yang disebarkan dengan cara ini biasanya mempunyai struktur buah dengan 3 lapis kulit. pepaya (Carica papaja). Anemokori Pemencaran biji dengan bantuan angin. .a. mesokarp (lapisan tengah). contoh : alang-alang (Imperata cylindrica) dan kapok (Ceiba pentandra) . Hidrokori Pemencaran biji dengan bantuan air.Entomokori : pemencaran dengan perantaraan serangga. nyamplung (Calophylum sp). contoh : mahoni (Sweitenia mahagoni) dan damar(Agathis alba) buah bersayap.biji berbulu atau berambut. contoh : meranti (Shorea sp) dan tanaman suku Dipterocarpaceae . Biji dapat terpencar jauh dari induknya.Mammokori : pemencaran dengan perantara mamalia. . contoh : biji anggrek dan spora jamur . Dengan cara ini. . delima. . tembakau (Nicotiana tabacum). Contoh : kelapa sawit dari Afrika ke Indonesia. Contoh : beringin (Ficus benjamina). eksokarp (lapisan terluar). Zookori Pemencaran dengan perantaraan hewan . . . tebal dan banyak rongga udara sehingga mengapung di air.biji terpencar karena tangkainya tergoyang angin. contoh : Opium(Popover somniferum) b. Contoh : wijen (Sesamum sp).Pemencaran secara tidak sengaja.biji kecil dan ringan. Biasanya bijtanaman ini tidak dapat dicerna dan akan keluar bersama kotoran burung. endokarp (lapisan dalam) yang keras dan kuat sebagai pelindung lembaga/embrio.Ornitokori : pemencaran dengan perantaraan burung.Pemencaran secara sengaja. benalu (Loranthus sp).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful