BAB I Biologi Sel Anatomi, Fisiologi dan Reproduksi Sel

Penelitian menunjukkan bahwa satuan unit terkecil dari kehidupan adalah Sel. Kata "sel" itu sendiri dikemukakan oleh Robert Hooke yang berarti "kotak-kotak kosong", setelah ia mengamati sayatan gabus dengan mikroskop. Selanjutnya disimpulkan bahwa sel terdiri dari kesatuan zat yang dinamakan Protoplasma. Istilah protoplasma pertama kali dipakai oleh Johannes Purkinje; menurut Johannes Purkinje protoplasma dibagi menjadi dua bagian yaitu Sitoplasma dan Nukleoplasma Robert Brown mengemukakan bahwa Nukleus (inti sel) adalah bagian yang memegang peranan penting dalam sel,Rudolf Virchow mengemukakan sel itu berasal dari sel (Omnis Cellula E Cellula). ANATOMI DAN FISIOLOGI SEL Secara anatomis sel dibagi menjadi 3 bagian, yaitu: 1. Selaput Plasma (Membran Plasma atau Plasmalemma). 2. Sitoplasma dan Organel Sel. 3. Inti Sel (Nukleus). 1. Selaput Plasma (Plasmalemma) Yaitu selaput atau membran sel yang terletak paling luar yang tersusun dari senyawa kimia Lipoprotein (gabungan dari senyawa lemak atau Lipid dan senyawa Protein). Lipoprotein ini tersusun atas 3 lapisan yang jika ditinjau dari luar ke dalam urutannya adalah: Protein - Lipid - Protein ⇒ Trilaminer Layer Lemak bersifat Hidrofebik (tidak larut dalam air) sedangkan protein bersifat Hidrofilik (larut dalam air); oleh karena itu selaput plasma bersifat Selektif Permeabel atau Semi Permeabel (teori dari Overton). Selektif permeabel berarti hanya dapat memasukkan /di lewati molekul tertentu saja. Fungsi dari selaput plasma ini adalah menyelenggarakan Transportasi zat dari sel yang satu ke sel yang lain. Khusus pada sel tumbahan, selain mempunyai selaput plasma masih ada satu struktur lagi yang letaknya di luar selaput plasma yang disebut Dinding Sel (Cell Wall).

Dinding sel tersusun dari dua lapis senyawa Selulosa, di antara kedua lapisan selulosa tadi terdapat rongga yang dinamakan Lamel Tengah (Middle Lamel) yang dapat terisi oleh zat-zat penguat seperti Lignin, Chitine, Pektin, Suberine dan lainlain Selain itu pada dinding sel tumbuhan kadang-kadang terdapat celah yang disebut Noktah. Pada Noktah/Pit sering terdapat penjuluran Sitoplasma yang disebut Plasmodesma yang fungsinya hampir sama dengan fungsi saraf pada hewan. 2. Sitoplasma dan Organel Sel Bagian yang cair dalam sel dinamakan Sitoplasma khusus untuk cairan yang berada dalam inti sel dinamakan Nukleoplasma), sedang bagian yang padat dan memiliki fungsi tertentu digunakan Organel Sel. Penyusun utama dari sitoplasma adalah air (90%), berfungsi sebagai pelarut zat-zat kimia serta sebagai media terjadinya reaksi kirnia sel. Organel sel adalah benda-benda solid yang terdapat di dalam sitoplasma dan bersifat hidup(menjalankan fungsi-fungsi kehidupan).

Gbr. a. Ultrastruktur Sel Hewan, b. Ultrastruktur Sel Tumbuhan

Organel Sel tersebut antara lain : a. Retikulum Endoplasma (RE.) Yaitu struktur berbentuk benang-benang yang bermuara di inti sel. Dikenal dua jenis RE yaitu : • RE. Granuler (Rough E.R) • RE. Agranuler (Smooth E.R) Fungsi R.E. adalah : sebagai alat transportasi zat-zat di dalam sel itu sendiri. Struktur R.E. hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. b. Ribosom (Ergastoplasma) Struktur ini berbentuk bulat terdiri dari dua partikel besar dan kecil, ada yang melekat sepanjang R.E. dan ada pula yang soliter. Ribosom merupakan organel sel terkecil yang tersuspensi di dalam sel. Fungsi dari ribosom adalah : tempat sintesis protein. Struktur ini hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. c. Miitokondria (The Power House) Struktur berbentuk seperti cerutu ini mempunyai dua lapis membran. Lapisan dalamnya berlekuk-lekuk dan dinamakan Krista Fungsi mitokondria adalah sebagai pusat respirasi seluler yang menghasilkan banyak ATP (energi) ; karena itu mitokondria diberi julukan "The Power House". d. Lisosom Fungsi dari organel ini adalah sebagai penghasil dan penyimpan enzim pencernaan seluler. Salah satu enzi nnya itu bernama Lisozym. e. Badan Golgi (Apparatus Golgi = Diktiosom) Organel ini dihubungkan dengan fungsi ekskresi sel, dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa. Organel ini banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi, misalnya ginjal. J. Sentrosom (Sentriol) Struktur berbentuk bintang yang berfungsi dalam pembelahan sel (Mitosis maupun Meiosis). Sentrosom bertindak sebagai benda kutub dalam mitosis dan meiosis. Struktur ini hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron. g. Plastida Dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. Dikenal tiga jenis plastida yaitu : 1. Lekoplas (plastida berwarna putih berfungsi sebagai penyimpan makanan), terdiri dari: • Amiloplas (untak menyimpan amilum) dan, • Elaioplas (Lipidoplas) (untukmenyimpan lemak/minyak). • Proteoplas (untuk menyimpan protein). 2. Kloroplas yaitu plastida berwarna hijau. Plastida ini berfungsi menghasilkan

Kinin. 3. Likopersin dan lain-lain) • enzim • butir-butir pati Pada boberapa spesies dikenal adanya vakuola kontraktil dan vaknola non kontraktil. i. Mikrotubulus Berbentuk benang silindris. Mikrofilamen Seperti Mikrotubulus. tetapi lebih lembut.klorofil dan sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis. Terbentuk dari komponen utamanya yaitu protein aktin dan miosin (seperti pada otot). Benda ini dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel dan sebagai "rangka sel". Berdasarkan ada tidaknya selaput inti kita mengenal 2 penggolongan sel yaitu : • Sel Prokariotik (sel yang tidak memiliki selaput inti). misalnya dijumpai . dan banyak mengandung enzim oksidase dan katalase (banyak disimpan dalam sel-sel hati). Roseine pada mawar Zingiberine pada jahe) • alkaloid (misalnya Kafein. misalnya : • Karotin (kuning) • Fikodanin (biru) • Fikosantin (kuning) • Fikoeritrin (merah) h. Inti Sel (Nukleus) Inti sel terdiri dari bagian-bagian yaitu : • Selapue Inti (Karioteka) • Nukleoplasma (Kariolimfa) • Kromatin / Kromosom • Nukleolus(anak inti). k. j. Selaput pembatas antara vakuola dengan sitoplasma disebut Tonoplas Vakuola berisi : • garam-garam organik • glikosida • tanin (zat penyamak) • minyak eteris (misalnya Jasmine pada melati. Flagela dan Silia. Mikrofilamen berperan dalam pergerakan sel. Vakuola (RonggaSel) Beberapa ahli tidak memasukkan vakuola sebagai organel sel. Kromoplas yaitu plastida yang mengandung pigmen. Organel ini senantiasa berasosiasi dengan organel lain. Peroksisom (Badan Mikro) Ukurannya sama seperti Lisosom. 3. Contoh organel ini antara lain benang-benang gelembung pembelahan Selain itu mikrotubulus berguna dalam pembentakan Sentriol. Nikotin. kaku.

Profase : pada tahap ini yang terpenting adalah benang-benang kromatin menebal menjadi kromosom dan kromosom mulai berduplikasi menjadi kromatid. Secara garis besar ciri dari setiap tahap pembelahan pada mitosis adalah sebagai berikut: 1. tetapi dalam prosesnya terjadi pengurangan (reduksi) jumlah kromosom. 2. Reproduksi Sel Kita mengenal tiga jenis reproduski sel. Metafase: pada tahap ini kromosom/kromatid berjejer teratur dibidang pembelahan (bidang equator) sehingga pada tahap inilah kromosom /kromatid mudah diamati dan dipelajari. ganggang biru. karena di dalam inti sel terdapat kromosom yang berisi ADN yang mengatur sintesis protein. 3. Amitosis adalah reproduksi sel di mana sel membelah diri secara langsung tanpa melalui tahap-tahap pembelahan sel. Fungsi dari inti sel adalah : mengatur semua aktivitas (kegiatan) sel. MITOSIS adalah cara reproduksi sel dimana sel membelah melalui tahap-tahap yang teratur. ganggang biru. Secara lengkap pembagian tahap pada pembelahan reduksi adalah sebagai berikut : . yaitu Profase Metafase-Anafase-Telofase. Antara tahap telofase ke tahap profase berikutnya terdapat masa istirahat sel yang dinarnakan Interfase (tahap ini tidak termasuk tahap pembelahan sel).pada bakteri. Mitosis dan Meiosis (pembelahan reduksi). • Sel Eukariotik (sel yang memiliki selaput inti). 4. Pembelahan cara ini banyak dijumpai pada sel-sel yang bersifat prokariotik. Meiosis (Pembelahan Reduksi) adalah reproduksi sel melalui tahap-tahap pembelahan seperti pada mitosis. Meiosis terbagi menjadi due tahap besar yaitu Meiosis I dan Meiosis II Baik meiosis I maupun meiosis II terbagi lagi menjadi tahap-tahap seperti pada mitosis. yaitu Amitosis. Pada tahap interfase inti sel melakukan sintesis bahan-bahan inti. Telofase: pada tahap ini terjadi peristiwa KARIOKINESIS (pembagian inti menjadi dua bagian) dan SITOKINESIS (pembagian sitoplasma menjadi dua bagian). Anafase: pada fase ini kromatid akan tertarik oleh benang gelendong menuju ke kutub-kutub pembelahan sel. misalnya pada bakteri.

pada pembelahan meiosis antara telofase I dengan profase II tidak terdapat fase istirahat (interface). Metabolisme adalah proses-proses kimia yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup/sel.Berbeda dengan pembelahan mitosis. oleh karena itu sel dapat menjalankan aktivitas hidup. . Setelah selesai telofase II dan akan dilanjutkan ke profase I barulah terdapat fase istirahat atau interface. yaitu Oogenesis dan Speatogenesis. karena metabolisme terjadi selalu menggunakan katalisator enzim. PERBEDAAN ANTARA MITOSIS DENGAN MEIOSIS Aspek yang dibedakan Tujuan Hasil pembelahan Sifat sel anak Tempat terjadinya Mitosis Untuk pertumbuhan 2 sel anak diploid (2n) sel somatis Meiosis Sifat mempertahan-kan diploid 4 sel anak haploid (n) sel gonad Pada hewan dikenal adanya peristiwa meiosis dalam pembentukan gamet. di antaranya metabolisme. Sedangkan pada tumbahan dikenal Makrosporogenesis (Megasporogenesis) dan Mikrosporogenesis. Metabolisme Sel Sel merupakan unit kehidupan yang terkecil. Metabolisme disebut juga reaksi enzimatis.

Katabolisme (Dissimilasi). proses tersebut berlangsung cepat dan efisien. Reaksi semacam itu disebut reaksi endoterm.Berdasarkan prosesnya metabolisme dibagi menjadi 2. berupa ikatan senyawa organik pada glukosa. 2. energi kimia enzim Saat molekul terurai menjadi molekul yang lebih kecil terjadi pelepasan energi sehingga terbentuk energi panas. Contoh : fotosintesis (asimilasi C) 6 CO2 + 6 H2O ———————————> C6H1206 + 6 02 klorofil glukosa (energi kimia) energi cahaya Pada kloroplas terjadi transformasi energi. Bila dalam suatu reaksi memerlukan energi dalam bentuk panas reaksinya disebut reaksi endergonik. Bila pada suatu reaksi dilepaskan energi. yaitu proses penguraian zat untuk membebaskan energi kimia yang tersimpan dalam senyawa organik tersebut. Anabolisme/AsimilasI/Sintesis. Contoh: C6H12O6 + 6 O2 ———————————> 6 CO2 + 6 H2O + 686 KKal. Dengan bantuan enzim-enzim. Molekul Yang Terlibat Dalam Metabolisme 1. SITOKROM. yang akan rusak bila suhu terlampau panas(termolabil). yaitu NAD (Nikotinamid Adenin Dinukleotida). reaksinya disebut reaksi eksergonik. FAD (Flavin Adenin Dinukleotida). Enzim mengatur kecepatan dan kekhususan ribuan reaksi kimia yang berlangsung di dalam sel. yaitu bagian enzim yang tidak tersusun dari protein. tetapi untuk bertindak sebagai . Walaupun enzim dibuat di dalam sel. Koenzim yang terkenal pada rantai pengangkutan elektron (respirasi sel). ENZIM Enzim merupakan biokatalisator / katalisator organik yang dihasilkan oleh sel. yaitu: 1. • Gugus Prostetik (Kofaktor). tetapi dari ion-ion logam atau molekul-molekul organik yang disebut KOENZIM. Struktur enzim terdiri dari: • Apoenzim. yaitu proses pembentakan molekul yang kompleks dengan menggunakan energi tinggi. ion-ion logam yang menjadi kofaktor berperan sebagai stabilisator agarenzim tetap aktif. Reaksi semacam itu disebut juga reaksi eksoterm. yaitu dari energi cahaya sebagai energi kinetik berubah menjadi energi kimia sebagai energi potensial. yaitu bagian enzim yang tersusun dari protein. Molekul gugus prostetik lebih kecil dan tahan panas (termostabil).

Biokatalisator. mempercepat jalannya reaksi tanpa ikut bereaksi. dan pencernaan. mudah rusak. Thermolabil. bila dipanasi lebih dari suhu 60º C. Bekerjanya ada yang di dalam sel (endoenzim) dan di luar sel (ektoenzim).katalis tidak harus berada di dalam sel. reaksinya sangat cepat dan dapat digunakan berulang-ulang. karena enzim tersusun dari protein yang mempunyai sifat thermolabil. 6. mengkatalisis pembentukan dan penguraian lemak. Lemak + H2O ———————————> Asam lemak + Gliserol 7.maltase. 5. kontraksi otot. 2. Sifat-sifat enzim Enzim mempunyai sifat-siat sebagai berikut: 1. Bekerjanya spesifik . karena bagian yang aktif (permukaan tempat melekatnya substrat) hanya setangkup dengan permukaan substrat tertentu. 8. nitrogen. Umumnya enzim tak dapat bekerja tanpa adanya suatu zat non protein tambahan yang disebut kofaktor. 4. 3. Merupakan senyawa protein sehingga sifat protein tetap melekat pada enzim. sebagai biokatalisator. pertumbuhan dan perkembangan. lipase . contoh ektoenzim: amilase. contoh : lipase. Umumnya enzim bekerja mengkatalisis reaksi satu arah. Reaksi yang dikendalikan oleh enzim antara lain ialah respirasi. fotosintesis. enzim bersifat spesifik. fiksasi. meskipun ada juga yang mengkatalisis reaksi dua arah. Dibutuhkan dalam jumlah sedikit.

bila dalam lingkungan tanpa oksigen (anaerob) disebut fermentasi. Sianida. Ikatan kimianya labil. ATP (Adenosin Tri Phosphat) Molekul ATP adalah molekul berenergi tinggi.Gbr. pertumbuhan. .206 + 6 02 ———————————> 6 H2O + 6 CO2 + Energi (gluLosa) Reaksi pembongkaran glukosa sampai menjadi H20 + CO2 + Energi. 2. Contoh inhibitor : CO. Tujuan utama katabolisme adalah untuk membebaskan energi yang terkandung di dalam senyawa sumber. aktivator dapat mempercepat jalannya reaksi. Arsen. 2. Ca.3 kalori/mol ATP. Penghambatan Reversible terhadap kerja enzim Pada reaksis enzimatis terdapat zat yang mempengarahi reaksi. Inhibitor akan menghambat jalannya reaksi enzim. Hg. Merupakan ikatan tiga molekulfosfat dengan senyawa Adenosin. reaksi sederhananya: C6H. Perubahan ATP menjadi ADP (Adenosin Tri Phosphat) diikuti dengan pembebasan energi sebanyak 7. contoh aktivator enzim: ion Mg. Dari respirasi akan dihasilkan energi kimia ATP untak kegiatan kehidupan. (glukosa) (etanol) Respirasi Respirasi yaitu suatu proses pembebasan energi yang tersimpan dalam zat sumber energi melalui proses kimia dengan menggunakan oksigen. Contoh Respirasi : C6H12O6 + O2 ——————> 6CO2 + 6H2O + 688KKal. mudah melepaskan gugus fosfatnya meskipun digolongkan sebagai molekul berenergi tinggi. yakni aktivator dan inhibitor. 2+ 2+ Katabolisme Katabolisme adalah reaksi pemecahan / pembongkaran senyawa kimia kompleks yang mengandung energi tinggi menjadi senyawa sederhana yang mengandung energi lebih rendah. melalui tiga tahap : 1. Peristiwa perubahan ATP menjadi ADP merupakan reaksi yang dapat balik. Glikolisis. (glukosa) Contoh Fermentasi :C6H1206 ——————> 2C2H5OH + 2CO2 + Energi. Contoh: Respirasi pada Glukosa. Bila pembongkaran suatu zat dalam lingkungan cukup oksigen (aerob) disebut proses respirad. Daur Krebs. zat organik seperti koenzim-A. gerak. seperti sintesis (anabolisme).

3. 1. 2 molekul asam piravat. Ketiga proses respirasi yang penting tersebut dapat diringkas sebagai berikut: PROSES 1. 2 molekul NADH yang berfungsi sebagai sumber elektron berenergi tinggi. Rantai Transportasi Elektron Respiratori: Dari daur Krebs akan keluar elektron dan ion H+ yang dibawa sebagai NADH2 (NADH + H+ + 1 elektron) dan FADH2. 1.6 . 2 molekul ATP untuk setiap molekul glukosa. Transpor elektron respirasi. 1. Glikolids: Peristiwa perubahan : Glukosa ⇒ Glulosa . Produk sampingan respirasi tersebut pada akhirnya dibuang ke luar tubuh melalui stomata pada tumbuhan dan melalui paru-paru pada peristiwa pernafasan hewan tingkat tinggi.6 difosfat ⇒ 3 fosfogliseral dehid (PGAL) / Triosa fosfat ⇒ Asam piravat.2. Daur Krebs (daur trikarbekdlat): Daur Krebs (daur trikarboksilat) atau daur asam sitrat merupakan pembongkaran asam piravat secara aerob menjadi CO2 dan H2O serta energi kimia Gbr. Glikolisis: Glukosa ——> 2 asam piruvat AKSEPTOR 2 NADH ATP 2 ATP .3. sehingga di dalam mitokondria (dengan adanya siklus Krebs yang dilanjutkan dengan oksidasi melalui sistem pengangkutan elektron) akan terbentuk air. Bagan reaksi pada siklus Krebs 3. 2. sebagai hasil sampingan respirasi selain CO2. Jadi hasil dari glikolisis : 1.fosfat ⇒ Fruktosa 1.1.

satu molekul glukosa mampu enzim . 2 C2H3OCOOH + 2 NADH2 ————> 2 C2H5OCOOH + 2 NAD piruvat dehidrogenasa Energi yang terbentak dari glikolisis hingga terbentuk asam laktat : 8 ATP — 2 NADH2 = 8 . A. satu molekul glukosa hanya dapat menghasilkan 2 molekul ATP. Siklus Krebs: 2 asetil piruvat ——> 2 asetil KoA + 2 C02 2 asetil KoA ——> 4 CO2 3. Glukosa ————> asam piruvat (proses Glikolisis). Dehidrogenasi asam piravat akan terbentuk asam laktat. Rantai trsnspor elektron respirator: 10 NADH + 502 ——> 10 NAD+ + 10 H20 2 FADH2 + O2 ——> 2 PAD + 2 H20 Total 2 NADH 6 NADH 2 ATP 2 PADH2 30 ATP 4 ATP 38 ATP Kesimpulan : Pembongkaran 1 mol glukosa (C6H1206) + O2 ——> 6 H20 + 6 CO2 menghasilkan energi sebanyak 38 ATP.2(3 ATP) = 2 ATP. maka hewan dan tumbuhan tersebut melangsungkan proses fermentasi yaitu proses pembebasan energi tanpa adanya oksigen. C6H12O6 ————> 2 C2H3OCOOH + Energi 2. nama lainnya adalah respirasi anaerob. Reaksinya: C6H12O6 ————> 2 C2H5OCOOH + Energi enzim Prosesnya : 1. Peristiwa ini dapat terjadi di otot dalam kondisi anaerob. Dalam fermentasi alkohol. Dari hasil akhir fermentasi. dibedakan menjadi fermentasi asam laktat/asam susu dan fermentasi alkohol. Fermentasi Alkohol Pada beberapa mikroba peristiwa pembebasan energi terlaksana karena asam piruvat diubah menjadi asam asetat + CO2 selanjutaya asam asetat diabah menjadi alkohol. Fermentasi Pada kebanyakan tumbuhan den hewan respirasi yang berlangsung adalah respirasi aerob. B.2. namun demikian dapat saja terjadi respirasi aerob terhambat pada sesuatu hal. bandingkan dengan respirasi aerob. Fermentasi Asam Laktat Fermentasi asam laktat yaitu fermentasi dimana hasil akhirnya adalah asam laktat.

hijau. misalnya : energi cahaya untuk fotosintesis. ungu dan ultra ungu (tidak kelihatan). Fotosintesis Arti fotosintesis adalah proses penyusunan atau pembentukan dengan menggunakan energi cahaya atau foton. Sumber energi cahaya alami adalah matahari yang memiliki spektrum cahaya infra merah (tidak kelihatan). energi kimia untuk kemosintesis. Reaksi: C6H12O6 —————> 2 C2H5OH ———————————————> 2 CH3COOH + H2O + 116 kal (glukosa) bakteri asam cuka asam cuka aerob alkohol dehidrogenase enzim piruvat dekarboksilase (CH3CHO) Anabolisme Anabolisme adalah suatu peristiwa perubahan senyawa sederhana menjadi senyawa kompleks. Anabolisme memerlukan energi. jingga. oksigen sebagai hasil sampingan dari fotosintesis. nila. Ringkasan reaksi : C6H12O6 —————> 2 C2H5OH + 2 CO2 + 2 NADH2 + Energi C.menghasilkan 38 molekul ATP. volumenya dapat diukur. dihasilkan karbohidrat dan oksigen. Dalam fotosintesis. merah. Asampiruvat ————————————————————> asetaldehid + CO2. Reaksinya : 1. biru. . Fermentasi Asam Cuka Fermentasi asam cuka merupakan suatu contoh fermentasi yang berlangsung dalam keadaan aerob. Gula (C6H12O6) ————> asam piruvat (glikolisis) 2. Fermentasi ini dilakukan oleh bakteri asam cuka (Acetobacter aceti) dengan substrat etanol. Asetaldehid oleh alkohol dihidrogenase diubah menjadi alkohol (etanol). Yang digunakan dalam proses fetosintesis adalah spektrum cahaya tampak. 3. infra merah dan ultra ungu tidak digunakan dalam fotosintesis. Energi yang dihasilkan 5 kali lebih besar dari energi yang dihasilkan oleh fermentasi alkohol secara anaerob. 2 CH3CHO + 2 NADH2 —————————————————> 2 C2HsOH + 2 NAD. dapat dilakukan percobaan Ingenhousz. 1. Untuk membuktikan bahwa dalam fotosintesis diperlukan energi cahaya matahari. dari ungu sampai merah. kuning. Dekarbeksilasi asam piruvat. oleh sebab itu untuk mengetahui tingkat produksi fotosintesis adalah dengan mengatur volume oksigen yang dikeluarkan dari tubuh tumbuhan. nama lain dari anabolisme adalah peristiwa sintesis atau penyusunan.

3. Pada tabun 1937 : Robin Hill mengemukakan bahwa cahaya matahari yang ditangkap oleh klorofil digunakan untak memecahkan air menjadi hidrogen dan oksigen. Air : bila kekurangan air akan terjadi desintegrasi klorofil. Dilihat dari strukturnya. Di dalam daun terdapat jaringan pagar dan jaringan bunga karang. pada keduanya mengandung kloroplast yang mengandung klorofil / pigmen hijau yang merupakan salah satu pigmen fotosintetik yang mampu menyerap energi cahaya matahari. CO2 + 2 NADPH2 + O2 ————> 2 NADP + H2 + CO+ O + H2 + O2 Ringkasnya : Reaksi terang : 2 H20 ——> 2 NADPH2 + O2 Reaksi gelap : CO2 + 2 NADPH2 + O2——>NADP + H2 + CO + O + H2 +O2 atau 2 H2O + CO2 ——> CH2O + O2 atau 12 H2O + 6 CO2 ——> C6H12O6 + 6 O2 3. Fe : merupakan unsur-unsur pembentuk dan katalis dalam sintesis klorofil. Cahaya : beberapa tanaman dalam pembentukan klorofil memerlukan cahaya. Bakteri-bakteri tersebut memperoleh energi dari hasil oksidasi senyawa-senyawa . kloroplas terdiri atas membran ganda yang melingkupi ruangan yang berisi cairan yang disebut stroma. Beberapa macam bakteri yang tidak mempunyai klorofil dapat mengadakan asimilasi C dengan menggunakan energi yang berasal dan reaksi-reaksi kimia. Menurut Blackman (1905) akan terjadi penyusutan CO2 oleh H2 yang dibawa oleh NADP tanpa menggunakan cahaya. Peristiwa ini disebut reaksi gelap NADPH2 akan bereaksi dengan CO2 dalam bentuk H+ menjadi CH20. Unsur N. sedang pembentukan glukosa sebagai produk akhir fotosintetis berlangsung di stroma. bakteri besi dan lain-lain. Gen : bila gen untuk klorofil tidak ada maka tanaman tidak akan memiliki klorofil. sedang O2 tetap dalam keadaan bebas. bakteri nitrat. Peristiwa ini disebut fotolisis (reaksi terang). bakteri nitrit. 4. Kantung-kantung tilakoid tersebut dapat berlapis-lapis dan membentak apa yang disebut grana Klorofil terdapat pada membran tilakoid dan pengubahan energi cahaya menjadi energi kimia berlangsung dalam tilakoid.2. 2. H2 yang terlepas akan diikat oleh NADP dan terbentuklah NADPH2. Mg. Pigmen Fotosintesis Fotosintesis hanya berlangsung pada sel yang memiliki pigmen fotosintetik. misalnya bakteri sulfur. Kemosintesis Tidak semua tumbuhan dapat melakukan asimilasi C menggunakan cahaya sebagai sumber energi. tanaman lain tidak memerlukan cahaya. Membran tersebut membentak suatu sistem membran tilakoid yang berwujud sebagai suatu bangunan yang disebut kantung tilakoid. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan klorofil antara lain : 1.

Gliserol + asam lemak ———> lemak. tepatnya Amonium Karbonat menjadi asam nitrit dengan reaksi: (NH4)2CO3 + 3 O2 ——————————> 2 HNO2 + CO2 + 3 H20 + Energi Nitrosococcus Nitrosomonas 1. Akibatnya ketiga macam senyawa tadi dapat saling mengisi sebagai bahan pembentuk semua zat tersebut. RNA dan Ribosom. Banyak jenis asam amino yang langsung ke asam piravat ———> Asetil Ko-A. karbohidrat dapat dibentuk dari lemak dan protein dan seterusnya. setelah itu memasuki daur Krebs. Pada dasarnya protein adalah suatu polipeptida. Sintesis Lemak dari Karbohidrat : Glukosa diurai menjadi piruvat ———> gliserol.3 kalori. karena dalam metabolisme. Lemak dapat dibentuk dari protein dan karbohidrat. Lemak berperan sebagai sumber tenaga (kalori) cadangan. Sintesis protein dalam sel dapat terjadi karena pada inti sel terdapat suatu zat (substansi) yang berperan penting sebagai "pengatur sintesis protein". Sintesis Lemak dari Protein: Protein ————————> Asam Amino protease Sebelum terbentuk lemak asam amino mengalami deaminasi lebih dabulu. Sintesis Lemak Lemak dapat disintesis dari karbohidrat dan protein. 5.1.2. Substansi-substansi tersebut adalah DNA dan RNA. selanjutnya asam piruvat ——> gliserol ——> fosfogliseroldehid Fosfogliseraldehid dengan asam lemak akan mengalami esterifkasi membentuk lemak. Nilai kalorinya lebih tinggi daripada karbohidrat. Sintesis Protein Sintesis protein yang berlangsung di dalam sel. 4. Glukosa diubah ———> gula fosfat ———> asetilKo-A ———> asam lemak. Asam amino Serin.1 kalori saja. sedangkan 1 gram karbohidrat hanya menghasilkan 4. yaitu Asetil Ko-enzim A. Isoleusin dapat terurai menjadi Asam pirovat. Sebagian besar pertemuannya berlangsung melalui pintu gerbang utama siklus (daur) Krebs. . Bakteri besi memperoleh energi kimia dengan cara oksidasi Fe2+ (ferro) menjadi Fe3+ (ferri). 1 gram lemak menghasilkan 9. 4. Leusin. Valin. Penggabungan molekul-molekul asam amino dalam jumlah besar akan membentuk molekul polipeptida.tertentu. melibatkan DNA. ketiga zat tersebut bertemu di dalarn daur Krebs. Bakteri Nitrosomonas dan Nitrosococcus memperoleh energi dengan cara mengoksidasi NH3. Alanin. Setiap sel dari organisme mampu untuk mensintesis protein-protein tertentu yang sesuai dengan keperluannya.

GALUR MURNI adalah vanetas yang terdiri dari genotip yang homozigot. setiap gamet menerima satu faktor alela tersebut c dikenal sebagai HUKUM PEMISAHAN MENDEL atau PRINSIP SEGREGASI SECARA BEBAS. 4.BAB II Genetika GENETIKA adalah ilmu yang mempelajari sifat-sifat keturunan (hereditas) serta segala seluk beluknya secara ilmiah. RESESIF adalah sifat-sifat yang tidak muncul pada keturunan. alel dominan diberi simbol huruf besar sedang alel resesif huruf keciL GENOTIP adalah komposisi faktor keturunan (tidak tampak secara fisik). HIBRIDA (BASTAR) adalah keturunan dari penyerbukan silang dengan sifat-sifat beda ——> jika satu sifat beda disebut MONOHIBRIDA. 3. Pada waktu itu Mendel belummenggunakan istilah "gen". Dapat dengan mudah diadakan penyerbukan silang. Orang yang dianggap sebagai "Bapak Genetika" adalah JOHAN GREGOR MENDEL. Biasanya melakukan penyerbukan sendiri (Self polination). • Satu dari pasangam alela itu dominan dan menutup alela yang resesif bila keduanya ada bersama-sama. 2. Hipotesisi Mendel • Tiap sifat organisma hidup dikendalikan oleh sepasang "faktor keturunan". kedua bentuk alternatif disebut pasangan ALELA. Orang yang pertama mempelajari sifat-sifat menurun yang diwariskan dari sel sperma adalah HAECKEL (1868). sedang simbol "P" (=Parentum) menyatakan induk. Segera menghasilkan keturunan. Memiliki pasangan-pasangan sifat yang menyolok. FENOTIP adalah sifat yang tampak pada keturunan. . jika 2 sifat beda disebut DIHIBRIDA dst. • Tiap pasangan faktor keturunan menunjukkan bentuk alternatif sesamanya. • INDIVIDU MURNI mempunyai dua alela yang sama (homozigot). Simbol "F" (= Filium) menyatakan turunan. Blendel mempelajari hereditas pada tanaman kacang ercis (Pisum sativum) dengan alasan: 1. DOMINAN adalah sifat-sifat yang tampak (manifes) pada keturunan. • Pada pembentukan "gamet" alela akan memisah.

EPISTASIS & HIPOSTASIS pada varitas gandum ———> 12 : 3 : 1 5. INTERAKSI PASANGAN ALELA pada varitas ayam ——> 9 : 3 : 3 : 1 2. jumlah gamet = 2n (n) = jenis sifat berbeda (hibridanya). 3. ATAVlSME adalah sifat yang hipostasis pada suatu keturunan yang pada suatu seat muncul kembali (reappearence).Pada hibrida atau polihibrida berlaku PRINSIP BERPASANGAN SECARA BEBAS. jumlah gamet = 8 Polihibrida (3:1)n n= n. . jumlah gamet = 2 Dihibrida 9: 3: 3: 1 n= 2. KOEPISTASIS pada Lathyrusodoratus ———> 9 : 7 (Lathyrus odoratus = varitas ercis yang berbiji manis) POLIMERI adalah pembastaran heterozigot dengan banyak sifat beda yang berdiri sendirisendiri tetapi mempengaruhi bagian yang same dari suatu organisme. TEST CROSS ———> perkawinan antara F2 dengan induk atau individu yang homozigot resesif PENYIMPANGAN SEMU HUKUM MENDEL Sebenarnya masih mengikuti hukum Mendel ———> alel berinteraksi. POLIMERI (Nielson-Echle) pada varitas gandum ——> 15 : 1 Polimeri pada manusia misalnya peristiwa pigmentasi kulit. percobaan pada bunga Antirrhinum majus. KRIPTOMERI adalah pembastaran heterozigot dengan adanya sifat yang "tersembunyi" (Kriptos) yang dipengaruhi oleh suatu keadaan. jumlah gamet = 4 Trihibrida 27: 9: 9: 9: 3: 3 : 3: 1 n= 3. RATIO FENOTIP (F2) HIBRIDA NORMAL MENURUT MENDEL Monohibrida 3: 1 (Hukum Dominasi penuh) n= 1. BACK CROSS ——> perkawinan antara F2 dengan salah satu indukaya. KRIPTOMERI pada tanaman "pukul empat" (Mirabilis jalapa) percobaan pada Linaria maroccana ———> 9 : 3 : 4 4. pada bunga Linaria maroccana adalah pH air sel !! EPISTASIS adalah faktor pembawa sifat yang menutup pemunculan sifat yang lain sekalipun sifat tersebut dominan HIPOSTASIS adalah faktor yang tertutupi oleh faktor lain. Intermediat 1 : 2 : 1 ——> sifat "SAMA DOMINAN". Dikenal beberapa bentulc ———> Ratio fenotip F2) 1.

Kromosom dan Gen
KROMOSOM adalah struktur benang dalam inti sel yang bertanggung jawab dalam hal sifat keturunan (hereditas). Kromosom adalah KHAS bagi makhluk hidup. GEN adalah "substansi hereditas" yang terletak di dalam kromosom. Gen bersifat antara lain : - Sebagai materi tersendiri yang terdapat dalam kromosom. - Mengandung informasi genetika. - Dapat menduplikasikan diri pada peristiwa pembelahan sel. Sepasang kromosom adalah "HOMOLOG" sesamanya, artinya mengandung lokus gen-gen yang bersesuaian yang disebut ALELA. LOKUS adalah lokasi yang diperuntukkan bagi gen dalam kromosom. ALEL GANDA (MULTIPLE ALLELES) adalah adanya lebih dari satu alel pada lokus yang sama.

Dikenal dua macam kromosom yaitu: 1. Kromosom badan (Autosom). 2. Kromosom kelamin / kromosom seks (Gonosom). THOMAS HUNT MORGAN adalah ahli genetika dari Amerika Serikat yang menemukan bahwa faktor-faktor keturunan (gen) tersimpan dalam lokus yang khas dalam kromosom. Percobaan untuk hal ini dilakukan pada lalat buah (Drosophila melanogaster) dengan alasan sebagai berikut: Cepat berkembang biak, Mudah diperoleh dan dipelihara, Cepat menjadi dewasa (umur 10 - 14 hari sudah de~wasa), Lalat betina bertelur banyak, Hanya memiliki 4 pasang kromosom, sehingga mudah diteliti.

Pola-pola Hereditas

POLA-POLA HEREDITAS Orang yang mula-mula mendalami hal pola-pola hereditas adalah W.S. SUTTON dari Amerika Serikat. Menurut Sutton bila ada gen-gen yang mengendalikan dua sifat beda bertempat pada kromosom yang sama, gen-gen itu tak dapat memisalkan diri secara bebas lebih-lebih bila gen-gen itu berdekatan lokusnya, maka akan berkecenderungan untuk selalu memisah bersama-sama. Peristiwa ini disebut LINKAGE (PAUTAN). Ada kalanya kromosom yang memisah tidak membawa seluruh gen yang dimiliki tetapi hanya sebagian saja yang terbawa sedangkan sisanya dipenuhi oleh kromosom pasangannya. Peristiwa ini disebut CROSSING-OVER(PINDAH SILANG). Kejadian ini diteliti oleh Morgan.

Determinasi seks dan Pautan seks
Determinasi seks adalah penentuan jenis kelamin suatu organisme yang ditentukan oleh kromosom seks (GONOSOM). Untuk lalat buah dikenal 1 pasang kromosom seks yaitu kromosom X dan kromosom Y. Individu jantan terjadi jika terdapat komposisi kromosom seks XY sedang betina jika komposisinya XX. Hal ini sebaliknya terjadi pada BURUNG yaitu jantan adalah XX sedangkan betinanya XY. PAUTAN SEKS adalah suatu sifat yang diturunkan yang tergabung dalam gonosom. Sebagai contoh : adalah lalat buah betina mata merah (dominan) dikawinkan dengan lalat buah jantan mata putih (resesif) ——> F1 semua bermata merah. Tetapi pada F2 semua yang bermata putih adalah jantan. Hal ini menunjukan bahwa sifat "bermata putih" merupakan sifat yang terpaut pada kromosom Y. Seks linkage dipelejari oleh THOMAS HUNT MORGAN. NONDISJUNCTION adalah peristiwa gagal berpisah dari kromosom seks pada waktu pembelahan sel ——> diteliti pertama kali oleh CALVIN B. BRIDGES. GEN LETAL adalah gen yang menyebabkan kematian individu (in vivo) jika alel gen tersebut berada dalam kedudukan "homozigot".

Mutasi

MUTASI adalah perubahan gen dari bentuk aslinya ——> individu yang mengalami mutasi disebut MUTAN. JENIS-JENIS MUTASI - MUTASI KROMOSOM yaitu perubahan susunan atau jumlah dari kromosom yang menyebabkan perubahan sifat individu lazim disebut ABERASI - MUTASI GEN yaitu perubahan gen dalam kromosom (letak dan sifat) yang menyebab-kan perubahan sifat individu tanpa perubahan jumlah dan susunan kromosomnya lazim disebut MUTASI saja. Sarjana yang mempelajari mutasi adalah HERMAN MULLER (murid Morgan). Mutasi pada tumbuhan dipelajari oleh HUGO DE VRIES. SEBAB-8EBAB MUTASI MUTASI ALAM misalnya disebabkan sinar kosmis, radioaktif alam yang umumnya bersifat resesif dan merugikan. MUTASI BUATAN misalnya dengan sinar X.

Hereditas pada Manusia
Seperti diketahui kromosom ada dua jenis yaitu AUTOSOM dan GONOSOM, jadi penyakit genetik pada manusia juga ada dua sebab yaitu : - Disebabkan oleh kelainan autosom. - Disebabkan oleh kelainan gonosom. Determinasi seks pada manusia juga ditentukan oleh kromosom X dan Y. Karena jumlah kromosom manusia adalah khas yeitu 46 buah (23 pasang) yang terdiri dari 22 pasang autosom dan 1 pasang gonosom, maka formula kromosom manusia adalah - Untuk laki-laki adalah 46, XY atau dapat ditulis juga 44 + XY. - Untuk wanita adalah 46, XX atau dapat ditulis juga 44 + XX. Rasio untuk dapat memperoleh anak laki-laki atau anak perempuan adalah sama yaitu 50% atau (0,5). Penyakit genetik yang disebabkan autosom pada manusia biasanya "bersifat resesif" artinya dalam keadaan homozigot resesif baru menampakkan penyakit misalnya : - Albinisma, - Polidaktili,

18 . misalnya: .XXY.ekor tetap panjang..XYY). APLIKASI EUGENETIKA ——> adalah perbaikan sosial melalui penggunaan prinsip-prinsip hereditas. .Diabetes mellitus. 5 Penyakit genetik yang disebatkan gonosom : . TERPAUT KROMOSOM X (resesif) yaitu buta warna (hijau dan merah) dan Hemofilia ——> pada laki-laki bersifat "ALL OR NONE".Kelainan formula kromosom (disebabkan peristiwa non-disjunction). SINDROMA TURNER (45. 48.XXX).Karena pautan seks (Sex linkage) a.SINDROMA EDWARDS (TRISOMI18) ——> +autosom no.SINDROMA DOWN (MONGOLID SYNDROME = TRISOMI 21) -. b. TERPAUT KROMOSOM Y (resesif hanya pada laki-laki) misalnya "HAIRY-PINA" (hipertrikosis). c.Gangguan mental. .XXXY).13 . SINDROMA SUPERFEMALE/TRIPPLE-X atau TRISOMI X (47.21 . Peristiwa alel ganda pada manusia ——> golongan darah. SUPERMALE (47. APLIKASI EUTENIKS ——> adalah perbaikan sosial melalui pengubahan lingkungan. SINDROMA KLINEFELTER (47.XO). Ada pula penyakit yang disebabkan karena mutasi autosom. d. a. b. misalnya: .SINDROMA PAATAU (TRISOMI 13) ——> + autosom no.SINDROMA "CRI-DU-CHAT" ——> delesi no.——> + autosom no. . Genetika Modern . AUGUST WEISMAN ——> peristiwa SELEKSI dengan percobaan pemotongan ekor tikus sampai 20 generasi.dsb.

• ARN (Ribose Nucleic Acid).Satu molekul fosfat. PURIN ⇒ ADENIN dan GUANIN.Satu molekul gula (dalam hal ini adalah "deoksiribosa" atau "ribosa"). diperbaiki modelnya oleh WILKINS.Sebagai substansi hereditas sekarang dikenal sebagai asam nukleat yaitu : • ADN (Deoxiribose Nucleic Acid). DNA terdiri dari dua pita yang saling terpilin (Double Stranded DNA = DS-DNA) ⇒ dikenal dengan istilah "DOUBLE HELIX" yang modelnya pertama kali dibuat oleh JAMES D. WATSON (Amerika Serikat) dan FRANCIS CRICK (Inggris) tahun 1953. DNA tersusun dari banyak sekali NUKLEOTIDA. SITOSIN dan URASIL. . Satu molekul gula dan satu molekul basa disebut "NUKLEOSIDA" . BATU "NUKLEOTIDA" TERDIRI DARI . Jika DNA melakukan TRANSKRIPSI bentuknya adalah SINGLE STRANDED (SS-DNA). PIRIMIDIN ⇒ TIMIN. b. .Satu molekul basa nitrogen (basa nitrogen terdiri dari dua jenis yaitu) a.

.

FASE TRANSLASI ~ ARN-d sebagai "cetakan" mulai bekerja menterjemahkan kode ADN Deoksiribosa ds den ss ds = double stranded ss = single stranded Guanin.Perbedaan antara AND dan ARN SIFAT YANG MEMBEDAKAN Gula yang menyusun Bentuk normal Basa PURIN Basa PIRIMIDIN Jenis/macam Tempat Kadar URUTAN SINTESIS PROTEIN 1.ARN-duta sampai di ribosom dan ARN-r mengkode asam amino sesuai dengan informasi genetik yang dibawa ARN-d.ARN transport : . Sitosin Hanya satu Inti Tetap ARN Ribosa ss Guanin. Sitosin .ARN ribosorn Inti Sitoplasma dan Ribosom Berubah. Adenin Urasil.ss-ADN membentuk ss-ARN yaitu ARN-duta yang membawa informasi genetik untuk sintesa protein. 3. FASE INISIASI . ARN-t membawa asam amino yang sesuai ke ribosom. 2. tergantung aktifitas sintesis protein . Adenin Timin. TRANSKRIPSI .ARN duta Ada tiga .

BAB III . FASE ELONGASI ~ ARN-d menggabungkan asam amino .triplet (kodon) yang sesuaidengan antikodon pada ARN-t. Kadang-kadang terjadi kesalahan dalam membaca kodon sehingga salah menterjemah asam amino ~ protein yangdihasilkan salah ~ menimbulkan kelainan. 4.asam amino yang sesuai menjadi protein. Misalnya ANEMIA karena hemoglobin mengandung asam amino VALIN atau LISIN. S. Kode genetika dipelajari oleh NIRENBERG dan KHORANA. FASE TERMINASI ~ kodon yang berisi "NONSENSE CODE" akan bertindak sebagai terminator (penghen-tianproses). seharusnya hemoglobin yangnormal mengandung ASAM GLUTAMAT.

Kehidupan muncul berdasar hukum fisika-kimia (evolusi biokimia) Kita akan membahas teori no. 2 (teori generatio spontanea) dan teori no. Percobaan Redi dan Spallanzani masih belum dapat menumbangkan teori generatio spontanea karena menurut pendapat para pendukung teori tersebut bahwa untuk dapat timbul kehidupan secara spontan dari benda mati diperlukan gaya hidup dan gaya hidup pada percobaan Spallanzani dan Redi tidak dapat melakukan fungsinya karena stoples dan labu percobaan tersumbat rapat-rapat. Kehidupan diciptakan oleh zat supranatural (ghalib) pada saat istimewa (teori kreasi khas) 2. Berbagai teori asal-usul kehidupan telah disusun oleh para pakar tetapi belum ada satupun teori yang diterima secara memuaskan oleh semua pihak. Dengan percobaan ini Pasteur berhasil menumbangkan teori generatio spontanea.Asal-Usul Kehidupan Kapan dimana dan dengan cara bagaimana kehidupan di bumi ini berawal? adalah pertanyaan yang terus menggoda para ilmuwan. Beberapa ahli berusaha mengadakan penelitian untuk menyangkal teori generatio spontanea antara lain Franscesco Redi. Kehidupan datang di planet ini dari mana saja (teori kosmozoan) 5. Spallanzani dan Louis Pasteur. Pasteur mencoba memperbaiki percobaan Spallanzani dengan menggunakan tabung kaca berbentuk leher angsa atau huruf S untuk menutup labu walaupun labu tersumbat udara sebagai "sumber gaya hidup" dapat masuk ke dalam labu. Teori Generetio Spontanea Disebut juga teori Abiogenesis pelopornya seorang ahli filsafat zaman Yunani Kuno Aristoteles (384-322 SM) yang berpendapat bahwa makhluk hidup terjadi begitu saja pendapat ini masih terus bertahan sampai abad kc 17 -18 Anthony van Leenwenhoek (abad ke 18) berhasil membuat mikroskop dan melihat jasad renik di dalam air bekas rendaman jerami penemuan Leeuwenhoek (salah seorang penganut teori abiogenesis) memperkuat teori generatio spontanea teori terbukti makhluk hidup berasal dari benda mati (jasad renik berasal dari air bekas rendaman jerarni). Teori tentang asal-usul kehidupan yang pernah disusun oleh para ahli di antaranya: 1. Kehidupan tidak berasal-usul (keadaan mantap) 4. 5 (evolusi biokimia). Teori Evolusi Biokimia . Kehidupan muncul dari benda tak hidup pada berbagai kesempatan (teori generatio spontanea) 3.

Evolusi Kimia Menerangkan bahwa terbentuknya senyawa organik terjadi secara bertahap dimulai dari bereaksinya bahan-bahan anorganik yang terdapat di dalam atmosfer primitif dengan energi halilintar membentuk senyawa-senyawa organik kompleks. Ia merancang alat yang seperti terlihat dalam gambar di bawah ini. Stanley Miller mencoba mensimulasikan kondisi atmosfer purba di dalam skala laboratorium. Senyawa organik tersebut merupakan "soppurba" tempat . Hasil percobaan di atas memberi petunjuk bahwa satuan-satuan kompleks di dalam sistem kehidupam seperti lipid. digunakan lecutan aliran listrik tegangan tinggi. Evolusi Biologi Alexander Oparin mengemukakan di dalam atmosfer primitif bumi akan timbul reaksi-reaksi yang menghasilkan senyawa organik dengan energi pereaksi dari radiasi sinar ultra violet. Ternyata timbul reaksi. Yang menjadi masalah utama adalah belum dapat terjawabnya bagaimana mekanisme peralihan dari senyawa kompleks menjadi makhluk hidup yang paling sederhana. adenin dan gula sederhana seperti ribosa. CH4 (metan). asam amino. Sebagai sumber energi yang bertindak sebagai "halilintar" agar gas-gas dan uap air bereaksi. NH3 (amonia) dan air ke dalam alat. Air dipanasi sehingga uap air bercampur dengan gas-gas tadi. nukleotida dapat terbentuk di bawah kondisi abiotik. Skema alat percobaan Miller Miller memasukkan gas H2. terbentuk senyawasenyawa organik seperti asam amino. gula.

BAB IV Evolusi . estetika dan inteligensia. Kehidupan lebih dari itu tidak hanya kehidupan biologis. Timbunan gumpalan (koaservat) yang kaya akan bahanbahan organik membentuk timbunan jajaran molekul lipid sepanjang perbatasan koaservat dengan media luar yang dianggap sebagai "selaput sel primitif" yang memberi stabilitas pada koaservat. etika. Meskipun begitu Oparin tetap berpendapat amatlah sulit untuk nantinya koaservat yang sudah terbungkus dengan selaput sel primitif tadi akan dapat menghasilkan "organisme heterotrofik" yang dapat mereplikasikan dirinya dan mengambil nutrisi dari "sop purba" yang kaya akan bahan-bahan organik dan menjelaskan mekanisme transformasi dari molekul-molekul protein sebagai benda tak hidup ke benda hidup. tetapi juga kehidupan rohani yang meliputi moral. Walaupun yang dikemukakan dalam teori itu benar.kehidupan dapat muncul. tetap saja belum dapat menjelaskan tentang dari mana dan dengan cara bagaimana kehidupan itu muncul. Senyawa organik akhirnya akan membentuk timbunan gumpalan (koaservat). Teori evolusi kimia telah teruji melalui eksperimen di laboratoriurn. sedang teori evolusi biologi belum ada yang menguji secara eksperimental. karena kehidupan tidak sekadar menyangkut kemampuan replikasi diri sel.

Yang menerbitkan buku mengenai prinsip-prinsip geologi "Principles of Geology" (1830) menyatakan bahwa batuan. 1797-1875). 2. Yang mengilhami Teori Evolusi Yang dianggap mengilhami Charles Darwin dengan gagasan evolusinya adalah 1. Yang dianggap sebagai pencetus ide evolusi ialah Charles Darwin (1809-1892) yang menerbitkan buku mengenai asal mula spesies pada tahun 1859. Alfred Wallace (1823-1913) secara terpisah mengembangkan pemikirannya dan menghasilkan konsepsi yang sama dengan pendapat Charles Darwin.3. Evolusi regresif (retrogreslf) : evolusi menuju pada kemungkinan menjadi punah. pulau-pulau dan benua selalu mengalami perubahan.2. 1744-1829).Evolusi ialah proses perubahan yang berlangsung sedikit demi sedikit dan memakan waktu yang lama.1. Yang idenya mengenai evolusi dituangkan dalam bukunya "Philosophic Zoologique". dengan judul "On the ofiginof species by means of natural selection" atau "The preservation of favored races in the struggle for life". Inti isi buku tersebut : 1. Thomas Robert Mathus (ahli ekonomi den kependudukan Inggris). sedan" yang tidak digunakan akan mengalami kemunduran. 1. Jean Baptiste Lamarck (ahli biologi Pera~uis. 3. Joseph Hooker. Organ yang digunakan akan berkembang. Judul kedua tulisan tersebut menjadi "On the tendency of species to from vafieties and on the perpetuation of vafieties and species by natural means of selection". 2. 1. Alam sekitar/lingkungan (environment) mempunyai pengaruh pada ciri-ciri/sifat-sifat yang diwariskan. Teori evolusi merupakan perpaduan antara ide (gagasan) den fakta (kenyataan). Evolusi progresif : evolusi meonju pada kemungkinan dapat bertahan hidup (survive). Dikenal 2 macam evolusi: 1. Pro dan Kontra masalah Evolusi . Ciri-ciri/sifat-sifat yang didapat (auquired characters) akan diwariskan kepada keturunannya. Sir Charles Lyell (ahli geologi Inggris. teman Charles Darwin menggabungkan tulisan Alfred Wallace den Charles Darwin.

.Pro dan kontra tentang berbagai pendapat tentang masalah evolusi 1..... Lamarck vs Darwin : Mereka berbeda pendapat mengenai "munculnya" jerapah berleher panjang.. F12.. Menurut Darwin : dalam populasi jerapah ada yang berleher panjang dan berleher pendek.. Dalam kompetisi mendapatkan makanan jerapah berleher panjang tetap bertahan hidup jerapah berleher pendek lenyap secara perlahan-lahan. Percobaannya : Dia mengawinkan 2 ekor tikus yang dipotong ekornya ternyata keturunannya tetap berekor panjang. Lamarck vs Weismann : Weismann (biologiawan Jerman 1834-1912) menentang pendapat Lamarck mengenai diturunkannya sifat-sifat yang diperoleh. G = genotip. 2. dimana F12 mungkin sudah jauh berbeda dengan F1 sehingga F12 dapat dinyatakan sebagai spesies baru.. Keadaan ini tetap berlangsung meskipun dilakukan sampai 20 generasi. Spesiasi atau terjadinya spesies baru: Ada pendapat spesies baru bisa terjadi dari spesies yang sudah ada karena interaksi antara faktor luar dan faktor dalam.. F = fenotip. Menurut Lamarck : semula jerapah berleher pendek karena makanan yang berupa daun makin berkurang maka dari generasi ke generasi leher jerapah semakin panjang untuk menjangkau daun yang semakin tinggi letaknya.. lsolasi Reproduksi Barier (hambatan) geografik dapat memungkinkan terjadinya pemisahan dua populasi (allopatric) keadaan ini memungkinkan terjadinya isolasi reproduksi meskipun kedua populasi tersebut berada dalam satu lingkungan kembali . L = lingkungan maka bila F1 ⇒ F2 ⇒ F3 ⇒ F4 ⇒ F5 ⇒ . perlu dipahami pengertianpengertian berikut : A. B. Mekanismenya dapat dijelaskan dengan rumus : F = G + L. Variasi atau perbedaan morfologi fisiologi ataupun kelakuan tidak menjadi alasan dipisahkannya dua populasi menjadi dua spesies yang berbeda. Pengertian Spesies Populasi-populasi yang masih mungkin mengadakan pertukaran gen dikatakan termasuk dalam satu spesies... Memahami masalah Evolusi Untuk dapat memahami masalah evolusi. 3.

5. Isolasi iklim/musim 1. Isolasi perilaku 1. Eliminasi hibrida yang bersifat selektif D. Isolasi gamet 2. Konvergensi Peristiwa radiasi adaptif merupakan peristiwa dimana dari satu spesies timbul dua atau beberapa spesies.2. Mekanisme yang mencegah terjadinya hibrida: 2. karena adanya peristiwa gagal berpisah (nondisjungtion) terjadi keturunan dengan 28 kromosom yang kemudian diberi nama Oenothera gigas. Kemandulan betina 3. Konvergensi adalah peristiwa dimana dua makhluk atau lebih menghuni tempat hidup yang sama. Isolasi habitat 1.1. kebiasaan makan dan pada kelakuan yang lain.2. juga sebab-sebab biologik.2. antara lain karena perubahan alam sekitar yang begitu cepat yang tidak dapat diikuti dengan adaptasi/ re-adaptasi makhluk hidup tersebut. E. Divergensi. Banyak sebab-sebab kepunahan. Kepunaban.3. Mekanisme yang mencegah kelangsungan hibrida: 3. tetapi makhluk tersebut memiliki asal-usul yang berbeda. Isolasi ekogeografi 1. Ketidakmampuan hidup suatu hibrida 3.3. Isolasi mekanik 2. Radiasi Adaptif Contoh klasik radiasi adaptif adalah variasi dari burung finch di kepulauan Gallapagos.4. Mekanisme yang mencegah/menghalangi terjadinya perkawinan: 1.1. perbedaannya pada besar dan bentuk paruh.1. hubungan yang jauh tetapi kemudian karena berada dalam tempat yang sama mempunyai organ-organ yang fungsinya serupa. F. Kalau dibuat garis keturunannya maka terlihat adanya garis-garis yang menyebar (divergen) oleh sebab itu peristiwa ini disebut divergensi.(sympatrik). seperti adanya peristiwa kompetisi antara organisme yang mempunyai kebutuhan sama. C. Isolasi perkembangan 2. Spesiasi Sebagai Akibat Adanya Poliploid Contoh : pada tanaman bunga Oenothera lamarckiana yang mempunyai 14 kromosom. Kedua Oenothera tersebut dibedakan spesiesnya oleh karena pada persilangan antara keduanya akan menghasilkan keturunan yang triploid dan kemudian ternyata steril. Macam-macam Isolasi Intrinsik 1. .

selanjutnya menyerupai embrio amfibi. Analogi alat-alat tubuh yang mempunyai bentuk dasar yang berbeda namun karena perkembangan evolusi yang konvergen alat-alat tersebut mempunyai fungsi yang sama. Homologi alat tubuh yang mempunyai bentuk yang berbeda dan fungsinya berbeda namun kalau diteliti mempunyai bentuk dasar sama. Anatomi Perbandingan Dari studi anatomi perbandingan dapat diketabui bahwa alat-alat fungsional pada pelbagai binatang dapat dibedakan menjadi 2. • pembentukan ATP dan penggunaannya dalam pelbagai proses kehidupan adalah serupa pada hampir semua organisme. Petunjuk-petunjuk Secara Biokimia Digunakan uji presipitin yang pada dasarnya adanya reaksi antara antigen-antibodi. 6. 5. Embriolog Perbandingan Embrio hewan bersel banyak mengalarni kesamaan perkembangan embrio. 4. Petunjuk-petunjuk Peristiwa Domestikasi Menguhah tanaman dan hewan liar menjadi tanaman dan hewan yang dapat dikuasai dan bermanfaat sesuai dengan keinginan manusia adalah akibat dari peristiwa domestikasi. 2. b.Petunjuk adanya Evolusi 1. misalnya : • kemiripan dalam kegiatan pernafasan. mengatakan tentang adanya peristiwa ulangan ontogeni yang serupa dengan peristiwa filogeninya. dia sebut teori rekapitulasi. yaitu: a. 3. Cotoh: adanya rekapitulasi adalah perkembangan terjadinya jantung pada mamalia yang dimulai dengan perkembangan yang menyerupai ikan. selanjutnya menyerupai perkembangan embrio reptil. berawal dari zygot ⇒ blastula ⇒ gastrula. kemudian mengalami diferensiasi sehingga terbentuk bermacam-macam alat tubuh. Banyaknya endapan yang terjadi sebagai akibat reaksi tersebut digunakan untuk menentukan jauh-dekatnya hubungan antara organisme yang satu dengan yang lainnya. Perbandingan Fisiologi Telah diketahui ada kemiripan dalam faal antara pelbagai makhluk mulai dari mikroorganisme sampai manusia. sehingga dijumpai adanya 150 variasi burung. yang di antaranya begitu berbeda hingga dapat dianggap sebagai spesies berbeda. . Contoh: penyilangan burung-burung merpati. alat-alat ini sudah tidak berguna namun ternyata masih dijumpai. Ernest Haeckel. Petunjuk-petunjuk dari alat tubuh yang tersisa Alat-alat yang tersisa dianggap sebagai bukti adanya proses evolusi.

Evolusi Manusia Fosil subhuman tertua adalah Australophitecus. 2. Penetapan Umur Fosil Penetapan umur fosil dapat dilakukan 2 cara: • Cara tidak langsung : yaitu dilakukan dengan mengukur umur lapisan bumi tempat fosil ditemukan. hidup dalam hal ini manusia adalah terjadinya evolusi mengenai kesadaran batinnya yang semakin mantap. subhuman yang lain adalah Homo neanderthalensis. ± 500. makhluk ini hidup pada pertengahan akhir Pleistocene. Pitecanthropus erectus yang hidup pada ± 500. Petunjuk-petunjuk Paleontologi Telah diketabui bahwa fosil dapat digunakan sebagai petunjuk adanya evolusi. sudah lebih menyerupai manusia daripada kera. kemudian muncul manusia kera dari Jawa. volume otaknya ± 1000 cc.000 tahun yang lalu. 3. wujudnya lebih menyerupai kera daripada manusia. sedang pada gorilla ± 600 cc dan pada manusia modern ± 1500 cc. Penentuan umur dengan zat radioaktif C. Beberapa catatan A.000 sampai 50. Pendapat Teilhard de Chardin mengenai proses evolusi Proses evolusi dibedakan menjadi 3 tahap. Kandungan garam 4. Berdasarkan peristiwa laju erosi 2.000 tahun yang lalu. yang penting pada makhluk. • Cara langsung : yaitu dengan mengukur umur fosil itu sendiri. yaitu: 1. Contoh : Urutan fosil kuda: dari Eohippus (kuda zaman Eosin) ⇒ Mesohippus ⇒ Merychippus ⇒ Pliohippus ⇒ Equas (kuda zaman sekarang). tahap perubahan yang terutama menyangkut perubahan tata surya.Contoh : Pada manusia : • selaput mata pada sudut mata sebelah dalam • tulang ekor • gigi taring yang runcing 7. maka pada tahap biosfer yang dimasalahkan adalah "loncatan" munculnya manusia. B. orang . Berdasarkan peristiwa laju sedimentasi 3. fahap Biosfer: Kalau ada tahap geosfer yang menjadi masalah adalah adanya "loncatan" dari materi tak hidup menjadi "materi" hidup. Tahap Geosfer: Tahap ini adalah tahap pra-hidup. Beberapa contoh penetapan umur fosil : 1. Tahap Nesosfer: Menurut Teilhard.

000 tahun yang lalu makhluk ini pun diduga berasal dari Pithecarthropus.000 .000 tahun dan mungkin sekali lebih tua lagi.20. Maunusia modern yang mengganti kan Homo neanderthalensis adalah manusia Cro-maguon yang hidup sekitar 50.beranggapan bahwa makhluk ini manusia primitif yang pertama. tetapi mungkin yang tertua adalah tengkorak Swanscombe yang umurnya 300. Secara tepat takdapat diketahui kapan manusia modern ini muncul.000 tahun yang lalu. yaitu sekitar 500. BAB V Biogeografi Iklim dan Biografi .

Ethiopia. IKLIM DAN BIOGEOGRAFI Iklim merupakan faktor utama yang menentukan tipe tanah maupun spesies tumbuhan yang tumbuh di daerah tersebut. Ethiopia Afrika. burung Merak. dan kepulauan di Samudera Pasifik. Selandia Baru. Misalnya: Semua Monotremata. kelembaban ini juga bergantung pada cahaya matahari dan temperatur. Oriental Daerah Asia bagian selatan pegunungan Himalaya. Kelelawar. Gajah. Pada dasarnya iklim tergantung pada matahari. tetapi juga untuk temperatur umumnya. Marsupialia (mammalia tidak berplasenta/mammalia berkantung). Komponen iklim lain yang menentukan organisme apa yang dapat hidup di suatu daerah adalah kelembaban. Oriental. Jawa. Sri Langka. Zebra. Rodentia. Kalirnantan. Dengan demikian iklim merupakan salah satu faktor utama terbentuknya daerah-daerah biografi. 3. Makin tinggi curah hajan dan temperatur di suatu daerah (tanah) makin banyak dan makin besar jumlah tumbahan yang didukungnya. Daerab-daerah biogeografl di dunia dengan beberapa organisme yang khas 1. Sulawesi. Matahari bertanggung jawab tidak hanya untuk intensitas cahaya yang tersedia untak proses fotosintesis. Australia Australia Irian. Magaskar dan pulau-pulau sekitar Afrika Misalnya: Gajah Afrika. burung Kaswari. Sebaliknya jenis tumbuhan yang ada menentukan jenis hewan dan mikroorganisme yang akan menghuni daerah tersebut. burung Cenderawasih. Singa. Kuda Nil. dan Filipina. Badak. Di dunia ini dikenal 6 daerah biogeografi dengan masing-masing daerah yang memiliki perbedaan dan keseragaman tertentu (unik) dalam kelompok-kelompoknya. semak belukar. maka kedua daerah biogeografi ini kadang-kadang digabung menjadi Holartik.Biogeografi yaitu bidang ilmu yang mempelajari dan berusaha untuk menjelaskan distribusi organisme di permukaan bumi. Sumatera. jenis-jenis burung Kakaktua. rumput dan akhirnya kaktus atau tumbuhan gurun lainnya. Gorilla. . Simpanse. 2. Paleartik dan Neartik. Orang utan. Curah hujan yang banyak diperlukan untuk mendukung pertumbuhan pohon-pohon yang besar. Karena fauna Paleartik dan Neartik adalah serupa. Badak Afrika. ikan Paru-paru Australia dan burung Kiwi. Neotropika. Misalnya: Siamang. Semenanjung Melayu. Daerah biogeografi ini dinamakan Australia. India. sedangkan curah hujan yang lebih sedikit membantu komunitas yang didominasi oleh pohon-pohon pendek.

iklim masa lalu dan susunan atau bentuk benua-benua dan hubungan ekologis masa lalu dan masa sekarang. maka para pakar biogeografi telah cenderung memusatkan pada salah satu dari dua pendekatan utama terhadap bidang ilmu ini. Afghanistan. Misalnya: Landak. Iran dan Afrika bagian utara dari gurun Sahara. Paleartik Eurasia sebelah selatan ke Himalaya. Meksiko dan Hindia Barat. Neotropik Amerika Selatan dan Tengah.Jerapah. Dari mana mereka berasal ? Bagaimana mereka menyebar ? Bagaimanakah distribusinya pada masa sekarang dapat menjelaskan kepada kita tentang sejarahnya masa lalu ? Biogeografi Ekologi Memusatkan pada interaksi organisme pada saat ini dengan lingkungan fisik dan interaksi satu sama lainnya serta untuk memahami bagaimana hubungan-hubungan ini mempengaruhi dimana spesies dan takson yang lebih luar ditemukan pada masa sekarang. serta semua interaksi satu sama lainnya. Neartik Amerika Utara dari dataran tinggi Meksiko sampai kawasan kutub utara dan Greenland. Misalnya: Kambing gunung. Karibon. Babi hutan dan Rusa kecil. Burung Onta. 4. Misalnya: Armadillo. Penyebaran Organisme di Bumi Distribusi organisme dipengaruhi oleh sejarah. 5. 6. Biogeografi Sejarah Menekankan terutama pada sejarah evolusi (perkembangan) dari kelompokkelompok organisme. tikus air (Beaves). PENYEBARAN HEWAN DI INDONESIA . Karena kompleksitas hubungan ini. kelelawar Vampire. burung Kolibri.

Bioma Hutan Musim . Daerah ini merupakan wilayah bioma hutan hajan tropika dan memiliki beberapa jenis tumbuhan yang khas. Sumba. hewannya menyerupai hewan daerah oriental. Hewan-hewannya menyerupai hewan di daerah Australia. kayu hitam. Sumbawa. jati. Kalimantan.Indonesia adalah suatu negara kepulauan yang terletak di antara 2 daerah biogeografi besar. Lombok dan Timor. misal: rotan. makroni dan lain-lain. Bioma sabana 8. 2. Bioma gurun dan setengah gurun 2. Didasarkan kepada sejarah asal wilayah Nusantara beberapa pakar membagi wilayah Indonesia menjadi beberapa kawasan. Bioma padang rumput 3. Hewan- Habitat Darat Pada habitat darat dikenal istilah Bioma yaitu daerah habitat yang meliputi skala yang luas. Bioma hutan lumut 10. burung Mako. Berikut ini hanya akan dibahas beberapa bioma utama yaitu: 1. Kawasan-kawasan tersebut adalah: 1. Indonesia. Papua Nugini dan Kepulauan Solomon. cendana. 3. orang utan. meranti. Jawa. rotan. misal: Anoa. Kawasan Indonesia Timur: meliputi Irian Jaya dan sekitarnya. Memiliki hewan-hewan khas (terutama di Pulau Sulawesi) tidak sama dengan hewan oriental dan hewan Australia. harimau. yaitu antara daerah biogeografi Oriental dan daerah biogeografi Australian. Bioma hutan bakau (mangroul) dan 9. misalnya: gajah. anggrek. kayu cendana. Flora yang ditemukan di daerah ini sangat bervariasi bahkan beberapa tumbuhan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. dan lain-lain. Kepulauan Maluku. kera hitam. misal: jati. Bioma hutan tropis 4. Bioma hutan gugur 5. Kawasan Indonesia Barat: meliputi Pulau Sumatera. Kawasan Wallacea: meliputi wilayah Pulau Sulawesi. Bioma tundra 7. Bioma hutan taiga 6. FLORA MALESIANA Malesiana adalah suatu daerah luas yang meliputi Malaysia.

Fauna: hewan besar yang hidup di gurun umumnya yang mampu menyimpan air. Rusia Selatan.Flora: tumbuhan yang tumbuh adalah tumbuhan yang dapat beradaptasi dengan daerah kering (tumbuhan serofit). Perbedaan suhu siang haridenganmalamharisangattinggi(siangdapat mencapai 45 C. + 25 cm/tahun 2. . Kelembaban udara sangat rendah 4. malam dapat turun sampai 0 C) 5. Asia Tengah. semut. Australia. Ciri-ciri: 1. seperti Hongaria. misalnya unta. umumnya hanya aktif hidup pada pagi hari. 2. sedang untuk hewan-hewan kecil misalnya kadal. Amerika Selatan. Perubahan Bioma Menurut Ketinggian Garis dan Lintang 1. ular. Tanah sangat tandus karena tidak mampu menyimpan air Lingkungan biotik: . tikus. Australia dan Asia Barat. Kecepatan penguapan air lebih cepat dari presipitasi 3. pada siang hari yang terik mereka hidup pada lubang-lubang. Ciri-ciri: .Gbr. Curah hujan sangat rendah. Bioma Gurun dan Setengah Gurun Bioma gurun dan setengah gurun banyak ditemukan di Amerika Utara. Bioma Padang Rumput Bioma padang rumput membentang mulai dari daerah tropis sampai dengan daerah beriklim sedang. Afrika Utara.

. Nama padang rumput bermacam-macam seperti stepa di Rusia Selatan. dan lembah Kongo di Afrika. Curah hujan yang relatif rendah turun secara tidak teratur. anjing liar. 4. gelap sepanjang hari.Sabana murni : bila pohon-pohon yang menyusunnya hanya terdiri atas satu jenis tumbuhan saja. Di bawah kanopi atau tudung pohon. Matahari bersinar sepanjang tahun. di beberapa daerah padang rumput curah hajannya dapat mencapai 100 cm/tahun. tetapi karena mereka merupakan vegetasi yang dominan maka disebut padang rumput. srigala. dengan . . 3. Bioma Sabana Bioma sabana adalah padang rumput dengan diselingi oleh gerombolan pepohonan.Fauna: bison dan kuda liar (mustang) di Amerika. cheetah. Meliputi daerah aliran sungai AmazoneOrinaco. Dari bulan satu ke bulan yang lain perubahan suhunya relatif kecil. 4.50 cm/tahun. merata sepanjang tahun.Flora: pada biorna hutan tropis terdapat beratus-ratus spesies tumbuhan.Flora: tumbuhan yang mampu beradaptasi dengan daerah dengan porositas dan drainase kurang baik adalah rumput. Karnivora: singa. . Afrika. . sehingga tidak ada perubahan suhu antara siang dan malam hari. sebagian besar daerah Asia Tenggara dan Papua Nugini.40 m. prairi di Amerika Utara dan pampa di Argentina. yaitu sabana murni dan sabana campuran. 2. sabana dibedakan menjadi dua. Curah hujan antara 25 .225 cm/tahun.1. cabang-cabang berdaun lebat sehingga membentuk suatu tudung atau kanopi. Berdasarkan jenis tumbuhan yang menyusunnya. puzta di Hongaria. Lingkungan biotik: . Amerika Tengah.Sabana campuran : bila pohon-pohon penyusunnya terdiri dari campuran berjenis-jenis pohon. yaitu antara 200 . Bioma Hutan Tropis Bioma hutan tropis merupakan bioma yang memiliki keanekaragaman jenis tumbuhan dan hewan yang paling tinggi. 3. Ciri-ciri: 1. Pohon-pohon utama dapat mencapai ketinggian 20 . 2. 3. meskipun ada pula tumbuhan lain yang hidup selain rumput. Turunnya hujan yang tidak teratur tersebut menyebabkan porositas dan drainase kurang baik sehingga tumbuh-tumbuhan sukar mengambil air. gajah dan jerapah di domba dan kanguru diAustralia. Curah hajannya tinggi.

misalnya: hutan jati. Di Indonesia. harimau. melainkan hutan yang banyak pepohonannya yang tertutup oleh lumut. daunnya lebat. musim dingin. paku Sarang Burung. Bioma Hutan Gugur (Deciduous Forest) Ciri khas bioma hutan gugur adalah tumbuhannya sewaktu musim dingin.Keanekaragaman jenis tumbuhan lebih rendah daripada bioma hutan tropis. Sepanjang hari hampir selalu hujan karena kelembaban yang tinggi dan suhu rendah menyebabkan timbulnya embun terus-menerus.Tumbuhan khas yang dijumpai adalah liana dan epifit. sebaliknya saat musim hujan. Asia Timur. 6. Ciri-ciri: . pada siang hari hidup hewan-hewan yang bersifat diurnal yaitu hewan yang aktif pada di daerah bawah kanopi dan daerah dasar hidup hewanhewan yang bersifat nokfurnal yaitu hewan yang aktif pada malam hari.Fauna: di daerah tudung yang cukup sinar matahari. Liana adalah tumbuhan yang menjalar di permukaan hutan. Lumut yang tumbuh tidak hanya di permakean tanah dan bebatuan. Hutan Musim Di daerah tropis. Hutan Lumut Hutan lumut banyak ditemukan di lereng gunung atau pegunungan yang terletak pada ketinggian di atas batas kondensasi uap air.Curah hujan merata sepanjang tahun. Bioma ini dapat dijumpai di Amerika Serikat.kucing hutan. daundaunnya meranggas. dan tidak merugikan pohon tersebut. . 7. Jadi pada hutan lumut. babi hutan. 5. musim gugur dan musim semi . babi hutan. dan Chili. daunnya meranggas. selain hutan tropis terdapat pula hutan musim. hutan musim dapat ditemukan di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur.100 cm/tahun. .Mempunyai 4 musim: musim panas. artinya mampu beradaptasi terhadap keadaan kering dan keadaan basah pada saat musim kemarau (kering). Epifit adalah tumbuhan yang menempel pada batang-batang pohon. macan tutul. Ciri tumbuhan yang membentuk formasi hutan musim: Pohon-pohonnya tahan dari kekeringan dan termasuk tumbuhan tropofit. Disebut hutan lumut karena vegetasi yang dominan adalah tumbuhan lumut. Eropa Barat. tetapi mereka pun menutupi batang-batang pohon berkayu. Fauna yang banyak ditemukan rusa. contoh: rotan. Hutan musim biasa diberi nama sesuai dengan tumbuhan yang dominan. misalnya: burung hantu. siang hari. contoh: Anggrek. hutan angsana. 75 . yang tumbuh tidak hanya lumut saja. .

2. hutannya disebut hutan homogen. 4. tetapi cahaya masih dapat menembus ke dasar. bajing. Flora khasnya adalah pohon berdaun jarum/pohon konifer. Kondisi ini menyebabkan pohon-pohon tinggi tumbuh dengan baik. Menjelang musim panas. Alaska. Kanada. vegetasi lainnya adalah rumput-rumputan dan sedikit tumbuhan berbunga berukuran kecil. ajak. 2. energi radiasi matahari yang diterima cukup tinggi. karena dedaunan tidak begitu lebat tumbuhnya. Mendapat sedikit energi radiasi matahari. Ciri-ciri bioma hutan taiga: 1. Pada saat musim dingin. Ciri-ciri: 1. Tumbuhan mulai sulit mendapatkan air sehingga daun menjadi merah. . Pertumbuhan tanaman terjadi pada musim panas yang berlangsung antara 3 sampai 6 bulan. subu mulai turun. Bioma Hutan Taiga / Hutan Homogen Bioma ini kebanyakan terdapat di daerah antara subtropika dengan daerah kutub. vegetasinya nyaris seragam. Fauna yang terdapat di daerah ini adalah beruang hitam. srigala dan burung-burung yang bermigrasi kedaerah tropis bila musim dingin tiba. dominan pohon-pohon konifer karena nyaris seragam. meskipun dalam musim dingin dengan suhu sangat rendah. demikian pula dengan presipitasi (curah hujan) dan kelembaban. suhu naik. pada musim dingin suhu sangat rendah. Beberapa jenis hewan melakukan hibernasi (tidur pada musim dingin). Konsumen yang ada di daerah ini adalah serangga. Siberia. pada masa inilah vegetasi mengalami pertumbuhan. salju mencair. Bioma Hutan Tundra Bioma ini terletak di kawasan lingkungan Kutub Utara sehingga iklimnya adalah iklim kutub. 9. contoh pohon konifer adalah Pinus merkusii (pinus). pada musim panas suhu tinggi. Tumbuhannya hijau sepanjang tahun. tumbuhan gundul dan tidak melakukan kegiatan fotosentesis. Rusia. sehingga musim itu disebut musim gugur. coklat akhirnya gugur. 8. vegetasinya didominasi oleh lumut dan lumut kerak. seperti di daerah Skandinavia. burung. Perbedaan antara suhu musim panas dan musim dingin cukup tinggi. Musim panas berlangsung selama 3 bulan. Beberapa jenis hewan seperti tupai dan mammalia kecil lainnya maupun berhibernasi pada saat musim dingin. Istilah tundra berarti dataran tanpa pohon. dan racoon yaitu hewan sebangsa luwak/musang. radiasi sinar matahari mulai berkurang. musim dingin sangat panjang dapat berlangsung selama 9 bulan dengan suasana gelap. Pada saat menjelang musim dingin. tumbuhan mulai berdaun kembali (bersemi) sehingga disebut musim semi. Keanekaragaman tumbuhan di bioma taiga rendah. 3.Musim panas pada bioma hutan gugur.

lingkungannya banjir. sehingga nama lainnya adalah hutan bakau. Jika biji yang sudah berkecambah tadi lepas dari pohon induknya maka dengan akar yang panjang tersebut dapat menancap cukup dalam di dalam lumpur. saat air surut lingkungannya becek dan herlumpur. Saat air pasang. sehingga tidak akan terganggu dengan arus air yang terjadi pada gerakan pasang dan surut. Agar individu baru tidak dihanyutkan oleh arus air akibat adanya pasang naik dan pasang surut terutama pada bakau kita dapati suatu fenomena yang dikenal dengan nama VIVIPARI yang artinya adalah berkecambahnya biji selagi biji masih terdapat dalam buah. Jenis-jenis hewan yang dapat ditemukan dalam lingkungan hutan bakau terutama adalah ikan dan hewan-hewan melata (buaya. biawak) dan burung-burung yang bersarang di atas pohon-pohon bakau. Untuk menyesuaikan diri dengan kadar O2 rendah. menyebabkan tumbuhan bakau sukar menyerap air meskipun lingkungan sekitar banyak air. Untuk menyesuaikan dengan lingkungan tersebut tumbuhan bakau memiliki dedaunan yang tebal dan kaku. Dengan kondisi kadar garam tinggi. pantai barat dan selatan Kalimantan dan sepanjang pantai Irian. selain pohon bakau ditemukan pula pohon Kayu Api (Avicennia) dan pohon Bogem (Bruguiera). Ekosistem Air Tawar Ekosistem akuatik dapat dibedakan menjadi dua. Fauna khas bioma tundra adalah "Muskoxem" (bison berhulu tebal) dan Reindeer/Caribou (rusa kutub). Kadar O2 air dan tanahaya rendah. Tumbuhan yang dominan adalah pohon bakau (Rhizophora sp). tumbuhan bakau memiliki akar nafas yang berfungsi menyerap O2 langsung dari udara. keadaan ini dikenal dengan nama kekeringan fisiologis. di Pulau Jawa hutan bakau yang agak luas masih tersisa di sekitar Segara Anakan dekat Cilacap yang merupakan muara sungai Citanduy. Hutan bakau di Indonesia terdapat di sepanjang pantai timur Sumatra. 2. 3. yaitu: . belum tanggal dari pohon induknya. Hutan Bakau / Mangrove Hutan bakau/mangrove banyak ditemukan di sepanjang pantai yang landai di daerah tropik dan subtropik. dapat membentuk akar yang kadang-kadang dapat mencapai 1 meter panjangnya.3. Ciri-ciri: 1. 10. Kadar garam air dan tanahnya tinggi. berlapiskan kutikula sehingga dapat mencegah terjadinya penguapan yang terlalu besar.

Pada ikan dimana kadar garam protoplasmanya lebih tinggi daripada air. misalnya protozoa. Variasi suhu sangat rendah. tumbuhan tingkat tinggi (Dikotil dan Monokotil). Ciri-ciri ekosistem air tawar: a. bahkan lebih rendah dari kadar garam protoplasma organisme akuatik. rawa. yaitu: 1. mammalia. molluska. Ekosistem air tawar 2.Sedikit minum. Ada yang selalu hidup di air. Berdasarkan cara memperoleh makanan atau energi. Ekosistem air tenang (lentik) misalnya: danau. Hewan yang selalu hidup di air mempunyai cara beradaptasi dengan lingkungan yang berkadar garam rendah. b. burung. 2. ikan. Fauna ekosistem air tawar: Hampir semua filum dari dunia hewan terdapat pada ekosistem air tawar. . Ekosistem air mengalir (lotik) misalnya: sungai. Tumbuhan hijau tergolong organisme autotrof. tumbuhan tingkat rendah (jamur. ada pula yang ke air bila mencari makanan saja. mempunyai cara beradaptasi sebagai berikut: . d.Garam dari dalam air diabsorbsi melalui insang secara aktif .Air diekskresikan melalui ginjal secara berlebihan.1. amfibi. Fagotrof dan Saprotrof: merupakan konsumen dalam ekosistem air tawar. cacing. serangga. Organisme autotrof: organisme yang dapat mensintesis makanannya sendiri. reptilia. Flora ekosistem air tawar: Hampir semua golongan tumbuhan terdapat pada ekosistem air tawar. c. Kadar garam/salinitasnya sangat rendah. ganggang hijau). juga diekskresikan melalui insang dan saluran pencernaan. air terjun. Dipengaruhi oleh iklim dan cuaca. Ekosistem air laut Ekosistem air tawar dibedakan menjadi dua. spans. Pengelompokan ekosisitem Air Tawar 1. ganggang biru. dibagi menjadi 2 kelompok: a. . peranannya sebagai produsen dalam ekosistem air tawar. Penetrasi cahaya matahari kurang. b. sebab air masuk ke dalam tubah secara terus-menerus melalui proses osmosis.

udang. Daerah profundal: daerah dasar perairan tawar yang dalam sehingga sinar matahari tidak dapat menembusnya. teratai. ekosistem laut menjadi perhatian orang banyak. b. 2. kangkung. . cacing. karena luasnya dan potensinya sangat besar. Perifiton: organisme yang melekat pada suatu substrat (batang. akar. Dekomposer/pengurai: sebagian besar terdiri atas bakteri dan mikroba lain. siput. e. genger. Berdasarkan kebiasaan kehidupan dalam air. Ekosistem Air Laut Ekosistem air laut luasnya lebih dari 2/3 permukaan bumi ( + 70 % ). misal: eceng gondok. organisme air tawar dibedakan menjadi 3 macam: a. 3. b. kiambang. Konsumen: meliputi hewan-hewan. Plankton: terdiri atas fitoplankton (plankton tumbahan) dan zooplankton (plankton hewan). Bentos: organisme yang hidup di dasar perairan. sinar matahari dapat menembus sampai dasar perairan organisme daerah litoral adalah tumbuhan yang berakar. Nekton: organisme yang bergerak aktif berenang. batubatuan) di perairan. Organisme daerah ini adalah plankton. serangga air.Fogotrof adalah pemakan organisme lain. dan hewanhewan lainnya. c. ganggang hijau dan ganggang biru. golongan spermatophyta. c. Neston: organisme yang beristirahat dan mengapung di permukaan air. yaitu: a. Produsen sudah tidak ditemukan lagi. Daerah litoral: daerah air dangkal. merupakan organisme yang gerakannya pasif selalu dipengaruhi oleh arus air. organisme air tawar dibedakan atas 5 macam: a. Produsen: terdiri dari Bolongan ganggang. neston dan nekton. d. Berdasarkan fungsinya. c. sedang Saprotrof adalah pemakan sampah atau sisa organisme lain. Pembagian Zona Ekosistem Berdasarkan intensitas cahaya. Daerah limnetik: daerah terbuka yang masih dapat ditembus oleh cahaya matahari. khususnya yang berkaitan dengan REVOLUSI BIRU. ekosistem air tawar dibedakan menjadi 3 daerah. serangga. Contoh: ikan. b. udang. cacing dan fitoplankton.

Hewannya berupa nekton. Daerah Litoral / Daerah Pasang Surut: 2. c. binatang laut.Memiliki kadar mineral yang tinggi. kedalaman maksimum 200 m.Ekosistem air laut tidak dipengaruhi oleh iklim dan cuaca. kedalaman daerah ini dapat mencapai 200 m. neston dan bentos.2000 m. yaitu: a. 3. ekosistem laut dibedakan menjadi 3 bagian: a. Daerah Neritik: Daerah neritik merupakan daerah laut dangkal. b. Daerah litoral adalah daerah yang langsung berbatasan dengan darat.Ciri-ciri: a. kepiting. cacing laut. tidak efektif untuk kegiatan fotosintesis. Jadi gelap sepanjang masa. variasi temperatur dan salinitas mempunyai pengaruh yang lebih berarti untuk daerah ini dibandingkan dengan daerah laut lainnya. 4. Komunitas di Dalam Ekosistem Air Laut Menurut fungsinya. ada yang tinggi (seperti di daerah tropika) dan ada yang rendah (di laut beriklim dingin). teripang. namun kadar garam di laut bervariasi. Produsen terdiri atas fitoplankton dan ganggang laut lainnya. Hampir semua filum hewan ditemukan di dalam ekosistem laut. Radiasi matahari. Daerah Batial atau Daerah Remang-remang: Kedalamannya antara 200 . Daerah fotik: daerah laut yang masIh dapat ditembus cahaya matahari. sudah tidak ada produsen. kedalaman antara 200 . tidak terdapat produsen. Berdasarkan intensitas cahayanya. Daerah twilight: daerah remang-remang. . Daerah Abisal: Daerah abisal adalah daerah laut yang kedalamannya lebih dari 2000 m. Daerah afotik: daerah yang tidak tembus cahaya matahari.2000 m. Biota yang hidup di daerah ini antara lain: ganggang yang hidup sebagai bentos. Pembagian daerah ekosistem air laut 1. b. b. daerah ini masih dapat ditembus cahaya sampai ke dasar. udang. ion terbanyak ialah Cl(55%). nekton. komponen biotik ekosistem laut dapat dibedakan menjadi 4. Konsumen terdiri atas berbagai jenis hewan. Daerah ini gelap sepanjang masa. Biota yang hidup di daerah ini adalah plankton.

Suatu unit vegetasi yang terbentuk karena habitatnya disebut formasi. yaitu formasi Pres-Caprae dan formasi Baringtonia. tumbuhan lainnya adalah Vigna. Formasi Pres-Caprae Pada formasi ini. Tumbuhan tersebut bergerombol membentuk unit-unit tertentu sesuai dengan habitatnya. Zooplaokton terdiri atas bakteri dan hewan-hewan pemakan bangkai atau sampah. Di daerah tersebut tidak berlangsung kegiatan fotosintesis. Karena hempasan gelombang dan hembusan angin maka pasir dari pantai membentuk gundukan ke arah darat. 1. Pandanus tectorius (pandan). tumbuhan yang dominan adalah Ipomeea pres-caprae. Canavalia maritime. Scaevola frutescens (babakoan). Tetapi bagaimanakah dengan hewan tingat tinggi. Cara ikan beradaptasi dengan kondisi seperti itu adalah: hanyak minum air masuk ke jaringan secara osmosis melalui usus sedikit mengeluarkan urine pengeluaran air terjadi secara osmosis garam-garam dikeluarkan secara aktif melalui insang Ekosistem Pantai Daerah pantai merupakan daerah perbatasan antara ekosistem laut dan ekosistem darat. Crinum asiaticum (bakung). seperti ikan yang mempunyai tekanan osmosis jauh lebih rendah daripada tekanan osmosis air laut. ekosistem hutan pantai dapat dibedakan menjadi 2. Spinifex littoreus (rumput angin). Setelah gundukan pasir itu biasanya terdapat hutan yang dinamakan hutan pantai. Formasi Baringtonia . Euphorbia atoto.c. Berdasarkan susunan vegetasinya. Ekosistem laut dalam merupakan suatu ekosistem yang tidak lengkap. sehingga yang ditemukan hanya konsumen dan dekompos saja. Setiap formasi diberi nama sesuai dengan spesies tumbuhan yang paling dominan. berarti tidak ada produsen. Tumbahan pada hutan pantai cukup beragam. yaitu pada daerah batial dan abisal merupakan daerah gelap sepanjang masa. Pada ekosistem laut dalam. 2. Adaptasi biota laut terhadap lingkungan yang berkadar garam tinggi: Pada hewan dan tumbuhan tingkat rendah tekanan osmosisnya kurang lebih sama dengan tekanan osmosis air laut sehingga tidak terlalu mengalami kesulitan untuk beradaptasi.

Hernandia. tumbuhan lainnya adalah Callophylum inophylum (nyamplung). Terminalia catapa (ketapang). Erythrina.Vegetasi dominan adalah pohon Baringtonia (butun). Di daerah pasang surut sendiri dapat terbentak hutan. Hibiscus tiliaceus (waru laut). Hutan bakau biasanya sangat sukar ditempuh manusia karena banyaknya akar dan dasarnya terdiri atas lumpur. yaitu hutan bakau. .

Ekstensifikasi dengan perluasan areal. Teknik pengolahan lahan pertanian 2. dikarenakan pengembangan serealia (sebagai sumber karbohidrat) tidak diimbangi pengembangan pangan sumber protein dan lahan peternakan diubah menjadi sawah. Sebagai contoh: Indonesia dari pengimpor beras mampu swasembada. perlu disadari bahwa kemampuan sumber daya alam sebagai penghasil pangan adalah terbatas. Mengubah dari pertanian tradisional menjadi pertanian yang menggunakan teknologi lebih maju. . Untuk itu perlu diupayakan pengembangan sumber daya alam yang pada akhirnya ditujukan bagi pengembangan produksi pangan. Pemupukan 4. Intensifikasi dilakukan melalui Panca Usaha Tani. Diawali oleh Ford dan Rockefeller Foundation. Revolusi hijau menekankan pada SEREALIA: padi. PERMASALAHAN DAN DAMPAK NEGATIF 1. Terbatasnya areal. REVOLUSI HIJAU DI INDONESIA Dilakukan dengan EKSTENSIFIKASI DAN INTENSIFIKASI pertanian. Penurunan produksi protein. terutama di negara-negara berkembang. dan lain-lain. Penggunaan bibit unggul DAMPAK POSITIF REVOLUSI HIJAU Produksi padi dan gandum meningkat sehingga pemenuhan pangan (karbohidrat) meningkat. yang mengembangkan gandum di Meksiko (1950) dan padi diFilipina (1960). Sesuai dengan apa yang dinyatakan Thomas Robert Malthus. REVOLUSI HIJAU Merupakan usaha pengembangan teknologi pertanian untuk meningkatkan produksi pangan. Pengaturan irigasi 3. gandum.BAB VI Pengembangan Sumber Daya Alam hayati Revolusi Hijau Penduduk dunia terus bertambah. yaitu: 1. menyebabkan pengembangan lebih banyak pada intensifikasi. Pemberantasan hama 5. jagung. Keadaan tersebut harus diiringi/didukung oleh peningkatan pangan.

4. 3.. Sumber daya alam yang dapat diambil: 1. 4... Penangkapan ikan yang tak kenal batas dengan alat dan bahan berbahaya. Kultur jaringan Revolusi Biru Yang melatarbelakangi munculnya revolusi biru bahwa revolusi hijau belum dapat memenuhi seluruh kebutahan pangan dan 70 % bagian bumi kita adalah laut. 3. Penggunaan peptisida menyebabkan munculnya hama strain baru yang resisten. Meningkatnya jumlah penduduk dan industri di daratan menyebabkan . Masa pertumbuhan pendek (cepat menghasilkan) Tahan hama dan penyakit Produksi tinggi dan rasanya enak Adaptif terhadap kondisi lingkungan Masa produksi lama Usaha yang dilakukan: 1.. Mutasi . Mg dan lain-lain Tanah diatom PERMASALAHAN DAN DAMPAK NEGATIF 1. Tumbuhan: alga Hewan : ikan kerang kepiting dan lain-lain Mineral : NaCl. Seleksi 2. 2. S. 3. Organisme yang dikategorikan bibit unggul bercirikan: 1.. 4. Penggunaan pupuk terus menerus menyebabkan ketergantungan tanaman pada pupuk. Pemulihan tanaman dan hewan Pemuliaan adalah usaha memperoleh bibit unggul dengan merakit keanekaragaman genetik (plasma nutfah) organisme.mutasi radiasi dengan radioaktif 4. 2.tumbohan poliploidi . 2.. Hibridisasi 3.2.. Transplantasi/cangkok gen 5. Penurunan keanekaragaman hayati..

Rusak serta hilangnya hutan bakau karena diabah menjadi tambak. melarang pembuangan sampah ke laut b. Akibatnya laut menjadi kerah/kotor sehingga pada akbarnya menurunkan produktifitas ganggang dan menurunnya jumlah ikan.pemasukan limbah ke laut dalam jumlah yang besar pula.. Mencari ikan dengan menggunakan gema PENANGGULANGAN 1. pengolahan limbah cair industri sebelum masuk ke sungai dan . melarang penggunaan bahan dan alat berbahaya 3. Pencemaran laut oleh limbah kapal dan tumpahan minyak. Mencegah hilangnya hutan bakau . 3. Mencegah penangkapan tak kenal batas antara lain: a. Gbr... Mencegah dan mengatasi pencemaran antara lain: a.berakhir di laut 2. membatasi ukuran ikan yang boleh ditangkap b. 4.

dan rekayasa genetika secara terpadu. Rekayasa genetika adalah aplikasi genetik dengan mentransplantasi gen dari satu organisme ke organisme lain. Era bioteknologi generasi pertama ⇒ bioteknologi sederhana. untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia. . Penggunaan mikroba masih secara tradisional.BAB VII Bioteknologi Bioteknologi adalah penggunaan biokimia. Biokimia mempelajari struktur kimiawi organisme. Produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian Gbr. dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan. Kegunaan Bioteknologi untuk memenuhi kebutuhan manusia Perkembangan bioteknologi : 1. Adanya pendayagunsan secara teknologi dan industri 3. mikrobiologi. tumbuhan atau hewan 2. Adanya aBen biologi berupa mikroorganisme. Ciri utama bioteknologi: 1.

interferon. 2. MAKANAN BAHAN SUSU . Contoh: produksi antibiotik dan hormon 4... Era bioteknologi generasi kedua... 2.. Era bioteknologi generasi ketiga.. dan lain-lain.. Contoh: produksi insulin. 1.Mentega Mikroba: Leuconostoc cremoris . pengolahan air limbah c. pembuatan kompos 3.Keju Mikroba: Propiabacterium (bakteri asam laktat) yang juga berperan memberi rasa dan tekstur keju..Contoh: pembuatan tempe.Prinsipnya adalah memfermentasi susu menghasilkan asam laktat. asam sitrat b. Proses berlangsung dalam keadaan tidak steril.... cuka. Proses dalam kondisi steril. tape.. Contoh: a..Yoghurt Mikroba: 1. produksi bahan kimia: aseton. Era bioteknologi generasi baru ⇒ bioteknologi baru. 2. Lactobacillusbulgaris ⇒ pemberi rasa dan aroma . Streptococcus thermophilus ⇒ menambah keasaman 3. antibodi monoklonal Bioteknologi dalam Produksi Pangan 1.

asinan. oleh Acetobacter xilinum Prinsipnya adalah pemecahan amilum oleh mikroba menghasilkan gula. 2. Umumnya asam ini banyak terdapat pada jeruk.Nata de Coco. Vitamin . Tahap-tahap dasar pembuatan minuman anggur merah 2. rum).Cuka. oleh Acetobacter aseti Alkohol difermentasi dalam kondisi aerob Bioteknologi dalam Industri 1. oleh Aspergillus oryzae 3. oleh ragi 2.Gbr. dan antioksidan. Asam Sitrat mikroba : Aspergillus niger bahan : tetes gula dan sirup Fs.Kecap. MAKANAN NON SUSU 1. pengemulsi susu. yang kemudian difermentasi 4. anggur "wine". Asam Sitrat : pemberi citarasa. dan alkohol (bir.Roti.

.campuran deterjen untuk menghilangkan noda protein mikroba: Aspergillus oryzae .. Spirulina dan Chlorella Kelebihan SCP: . Glukosa isomerase : mengubah amilum menjadi fruktosa..Lisin ⇒ asam amino esensial.... . Keduanya oleh Corynobacterium glutamicum Protein sel Tunggal PROTEIN SEL TUNGGAL (Single Cell Protein = SCP) adalah makanan berkadar protein tinggi....... .B1 oleh Assbya gossipii ..Bacillus subtilis c....asam glutamat ⇒ bahan utama MSG (Monosodium Glutamat) . kanji........ Mikoprotein dari Fusarium . mikroba: Aspergillus niger . mikroba: Aspergillus niger ..Bacillus subtilis b Protease ..... Substrat: tepung gandum dan ketan .. .. Enzim a Amilase ⇒ digunakan dalam produksi sirup......... Fruktosa digunakan sebagai pemanis makanan menggantikan sukrosa...Aspergillus oryzae ..2.....protease proteolitik berfungsi sebagai pelunak daging dan .... Lipase Antara lain dalam produksi susu dan keju ⇒ untak meningkatkan cita rasa. glukosa............ Rhizopus spp d Asam Amino ..oleh ternak.B12 oleh Propionibacterium dan Pseudomonas 3....digunakan antara lain dalam produksi roti.... dibutuhkan dalam jumlah besar .. bir .. berasal dari mikroorganisme Contoh: 1...

berupa plasmid bakteri atau viral ADN virus. Diagram umum proses/tahapan produksi SCP Rekayasa Genetika 1. Kadar protein lebih tinggi dari protein kedelai atau hewan 2. Gbr. Vektor. Pembuatan plasmid dan mekanisme penyisipan gen . Pertumbuhan cepat Gbr.1.

Pemisahan DNA oleh enzim restriksi 3. terdiri dari enzim RESTRIKSI (pemotong plasmid/ADN) dan enzim LIGASE (penyambung ptongan-potongan ADN) Gbr.2. Gbr. Proses produksi insulin manusia dengan rekayasa genetika . berperan dalam perbanyakan plasmid melalui perbanyakan bakteri. Enzim. Bakteri.

.⇒ streptomisin.... Secara konvensional pelemahan kuman dilakukan dengan pemanasan atau pemberian bahan kimia.. Antibiotik Dipelopori oleh Alexander Fleming dengan penemuan penisilin dari Penicillium notatum..Biotekinologi dalam Kedokteran dan Produksi Obat 1........Cephalospurium ..Dilakukan dengan mutasi secara ....... Antibodi Monoklonal adalah antibodi sejenis yang diproduksi oleh sel plasma klon sel-sel β sejenis.... Terapi Gen adalah pengobatan penyakit atau kelainan genetik dengan menyisipkan gen normal 3. .. Interferon Adalah antibodi terhadap virus... 5.............Streptomyces . Secara alami hanya dibuat oleh tubuh manusia..... tubuh memerlukan waktu cukup lama (dibanding kecepatan replikasi virus). Dengan bioteknologi dilakukan fusi atau transplantasi gen............ Antibodi ini dibuat oleh sel-sel hibridoma (hasil fusi 2 sel berbeda.......Cephalosporium . Fungsi antara lain diagnosis penyakit dan kehamilan 2... .. ........... .. .........⇒ sefalospurin C............... Vaksin Contoh: Vaksin Hepatitis B dan malaria. penghasil sel β Limpa dan sel mieloma) yang dikultur. untuk pengobatan TBC 4..⇒ penisilin N... ...Penicillium chrysogenum ⇒ memperbaiki penisilin yang sudah ada..... Proses pembentukan di dalam........ Bertindak sebagai antigen yang akan menghasilkan anti bodi adalah limpa...... karena itu dilakukan rekayasa genetika...iradiasi ultra violet dan sinar X.............

........................Gbr..... .................... Tahapan sintesis vaksin yang direkayasa secara genetika Bioteknologi Penambangan Thichacillus ferrooxidan berperan memisahkan logam dari bijihnya atau kotoran sehingga didapat logam berkualitas tinggi. Sebagai contoh pada tembaga (Cu).......................................aktivitas Reaksi: CuFeS2 + 2 Fe2(SO4)3 + 2 H2O + 3 O2 ———————————> CuSO4 + 5 FeSO4 + 2 H2SO4 + Energi ...................aktivitas CuSO4 + 2 Fe+ + H2SO4 + Energi ———————————> 2 FeSO4 + Cu2+ + 2 H+ Thiobacillus ferrooxidan bersifat kemolitotrof ............

Strain-strain Pseudomorms ⇒ mengkonsumsi hidrokarbon. serangga akan mati dengan sebelumnya. 2.ke tanaman. Bila termakan. . Baculovirus sp. Virus disemprotkan ke tanaman. 2.. . -Transplantasi gen penghasil toksin pada tanaman menghasilkan . dilakukan upaya pemberantasan hama secara biologi antara lain penggunaan musuh alami dan menciptakan tanaman resisten hama. Bacillus thuringiensis ⇒ menghasilkan bioinsektisida yang toksin terhadap larva serangga. Racun akan merusak saluran pencernaan serangga. Gbr.. Pencemaran oleh minyak.Bioteknologi dalam menyelesaikan masalah Pencemaran 1.tanaman yang bersifat resisten hama serangga. Limbah organik dapat diuraikan oleh bakteri aerob atau anaerob. menyebarkan virus melalui perkawinan.Kristal (racun Bt) diolah menjadi bentuk yang dapat disemprotkan . Rekayasa genetik membentuk bakteri super yang meogandung empat jenis plasmid pembawa gen untuk konsumsi hidrokarbon. Skema pengolahan air limbah Bioteknologi dalam pemberantasan Hama Dalam membatasi pemakaian pestisida. 1.

misalnya tembakau kebal terhadap TMV. Gambar 1 Skema teknik kultur jaringan sederhana yang dilakukan oleh Steward terhadap tanaman wortel (Daucus carota) MANFAAT / KEUNTUNGAN KULTUR JARINGAN 1. 3.Skema teknik kultur jaringan sederhana yang dilakukan Kultur Jaringan Sifat TOTIPOTENSIAL tanaman. Steward menggunakan jaringan floem akar wortel.C. Kultur jaringan (sel) adalah mengkultur/membiakkan jaringan (sel) untuk memperoleh individu baru. Bibit (hasil) yang didapat berjumlah banyak dan dalam waktu yau~g singkat Sifat identik dengan induk Dapat diperoleh sifat-sifat yang dikehendaki Metabolit sekunder tanaman segera didapat tanpa perlu menunggu tanaman dewasa Pengembangan tanaman kebal penyakit yang mampu menambat N2 dari udara 1. 2. Penemu F. 4. . dapat diterapkan untuk kultur jaringan. Tanaman kebal terhadap penyakit.

jalan keluarnya adalah dilakukan rekayasa genetika . Meningkatkan keasaman tanah ⇒ akibat lanjut adalah defisiensi Ca. Meningkatkan tekanan osmosis air tanah 2. Skema rekayasa genetika untuk membuat tumbuhan kebal virus TMV Pemberian nitrogen dalam bentuk pupuk buatan secara berlebih ternyata berdampak negatif yaitu: 1. Mg dan K 3.2. Tanaman mampu menambat N2. Terjadinya eutrofikasi karena penumpukan NO3 di perairan.