MUTIARA ILMU MAKRIFAT

MUTIARA ILMU MAKRIFAT (Bagian 05

)
By Mas Kumitir

Kanjeng Nabi Khidir berhenti sejenak, lalu berkata ³matahari berbeda dengan bulan, perbedaannya terdapat pada cahaya yang dipancarkannya. Sudahkah hidayah iman terasa dalam dirimu? Tauhid adalah pengetahuan penting untuk menyembah pada Allah, juga makrifat harus kita miliki untuk mengetahui kejelasan yang terlihat, ya ru¶yat (melihat dengan mata telanjang) sebagai saksi adanya yang terlihat dengan nyata. Maka dari itu kita dalami sifat dari Allah, sifat Allah yang sesungguhnya, Yang Asli, asli dari Allah. Sesungguhnya Allah itu, allah yang hidup. Segala afalnya (perbuatanya) adalah bersal dari Allah. Itulah yang demaksud dengan ru¶yati. Kalau hidupmu senantiasa kamu gunakan ru¶yat, maka itu namanya khairat (kebajikan hidup). Makrifat itu hanya ada di dunia. Jauhar awal khairat (mutiara awal kebajikan hidup), sudah berhasil kau dapatkan. Untuk itu secara tidak langsung sudah kamu sudah mendapatkan pengawasan kamil (penglihatan yang sempurna). Insan Kamil (manusia yang sempurna) berasal dari Dzatullah (Dzatnya Allah). Sesungguhnya ketentuan ghaib yang tersurat, adalah kehendak Dzat yang sebenarnya. Sifat Allah berasal dari Dzat Allah. Dinamakan Insan Kamil kalau mengetahui keberadaan Allah itu. Bilamana tidak tertulis namamu, di dalam nuked ghaib insan kamil, itu bukan berarti tidak tersurat. Ya, itulah yang dinamakan puji budi (usaha yang terpuji). Berusaha memperbaiki hidup, akan menjadikan kehidupan nyawamu semakin baik. Serta badannya, akan disebut badan Muhammad, yang mendapat kesempurnaan hidup´. Syekh Malaya berkata lemah lembut, ³mengapa sampai ada orang mati yang dimasukkan neraka? Mohon penjelasan yang sebenarnya´. Kanjeng Nabi Khidir berkata dengan tersemyum manis, ³Wahai Malaya! Maksudnya begini. Neraka jasmani juga berada di dalam dirimu sendiri, dan yang diperuntukkan bagi siapa saya yang belum mengenal dan meniru laku Nabiyullah. Hanya ruh yang tidak mati. Hidupnya ruh jasmani itu sama dengan sifat hewan, maka akan dimasukkan ke dalam neraka. Juga yang mengikuti bujuk rayu iblis, atau yang mengikuti nafsu yang merajalela

itulah yang disebut Jauhar Ning.seenaknya tanpa terkendali. Yang menjadi suri tauladan adalah Nabi Muhammad. Kelak. ibarat orang menyembah tanpa mengetahui yang disembah. mematikan kefakhiran manusia. Syirik itu dapat terjadi. dikala mendengarkan sabda Allah. itu disebut iman tadlot. Adapun Muhammad badan Allah. yang terdapat di dalam Dzat Allah Yang Mutlak. Bermula dari ibarat ketujuh. Adapun yang dimaksudkan Rud Idhafi adalah sesuatu yang kelak tetap kekal sampai akhir nanti kiamat dan tetap berbentuk ruh yang berasal dari ruh Allah. maka matinya tersesat. Yang dimaksud dengan cahaya adalah yang memancar terang serta tidak berwarna. Bukankah demikian itu pengetahuanmu? Kalau tidak hidup begitu. Mengandalkan ilmu saja. Dan sesungguhnya Gusti Allah. Akibat junub sudah bersatu erat tetap bersih badan jisimmu. Mutiara yang indah penghias raga agra nampak menarik. karena kekafirannya. itullah yang dimaksudkan Ruh Idhafi. tanpa memperdulikan sesama manusia keturunan Nabi Adam. tidak mengikuti petunjuk Gusti Allah SWT. Bukakah hidayah itu perlu diyakini? Sebagai pengganti Allah? Dapat pula disebut utusan Allah. Pengetahuan tanpa guru itu. tidak mengerti apa hukumnya. Dapat menjadi kafir tanpa diketahui. yang sekaligus merupakan perwujudan syukur kepada Allah. yang menimbulkan Shalat Daim. karena tidak mengetahui keIslaman. Bukankah sebenarnya orang kufur itu. Ruh serba psrah kepada Dzatullah. Nabi Muhammad juga termasuk badan mukmin atau orang yang beriman. Fakhir tidak akan mendekatkan pada Tuhan. Ruh Idhafi seudah ada sebelum tercipta. karena yang disembah kayu dan batu. Sebabnya karena kafir itu. Jauhar tadi bersatu padu menghilangkan sesuatu yang menutupi atau mempersulit mengetahui keberadaan Allah Yang Terpilih. berarti itu sama dengan hewan yang tidak tahu adanya sesuatu di masa yang telah lewat. Fakhir dekat dengan kafir. Namun bagi yang telah mendapatkan pelajaran ini. Shalat Daim tidak perlu mengunakan air wudhu. kalau sudah mendapat ketetapan sebagai panutan jati. maka Ruh Idhafi akan menyesuaikan. buta dan tuli tidak mengerti tentang surga dan neraka. Jauhar awal adalah mutiara ibaratnya. Jauhar awal itu pula. Seperti itulah kalau fakhir terhadap Dzatullah. untuk membersihkan khadas tidak disyaratkan. Perbuatan itu termasuk hal terpuji. itulah kafir yang bakal masuk neraka jahanam. sedang wayang itu tidak tahu warna dirinya. yang mustahil kalau tidak berwujud sebelumnya. Disebut iman maksum. tergantung saat menerima sesuatu yang ada. Adanya itu menujukkan adanya Allah. segala permasalahan dipahamilebih seksama baru dikerjakan. diperbolehkan makan tidur syahwat maupun buang kotoran. Di antaranya bingung karena tiada pedoman manusia yang dapat diteladani. kepastianny ada di tanga Allah semata-mata. Mutiara akan tampak indah menawan. mengingkari empat masalah prinsip. tidak menyembah dan memuji. Itulah shalat batin yang sebenarnya. yang senantiasa meserangi hati penuh kewaspadaan yang selalu mawas diri atau introspeksi mencari kekurangan diri sendiri serta mempersiapkan akhir kematian nanti. Ruh mukmin identik pula dengan Ruh Idhafi dalam keyakinanmu. kufur serta kafir badannya. . Allah itu tidak berjumlah tiga. Nama Muhammad tidak pernah pisah dengan nama Allah. Ketahuilah bahwa umat manusia itu termasuk badan jasmanimu. Kehidupan itu seperti layar dengan wayangnya. keenamnya jauhar awal. Merasa sebagai anak Adam yang harus mempertanggungjawabkan segala perbuatan. Kekafiran mendekatkan pada kufur kafir. Demikianlah tadi cara shalat Daim. Tidak mungkin terwujud pendekatan ini.

Ibu serta Tuhan Yang Maha Pencipta. Syarat jisim lathif (jasad halus0 itu. Ruh Idhafi ada di dalam dirimu. Semua ruh berada di tangan-Nya. Tak terkecuali siapun yang merasakan itu semua. dari adanya Ayah. Setelah dititipkan selama tujuh hari. Ya. Meyakini adanya Allah juga adanya Muhammad sebagai Rasulullah. memberi isyarat hilangnya diri ini. Sastra Alif (huruf alif) harus dimintakan penjelasannya pada guru. Yang menjalankan shalat sesungguhnya raga. Dan kamu harus menyatu bahwa Gusti Allah itu ada dalam dirimu. yang ada hanya kemiripan dengan yang tujuh hari. Perasaan takut itulah yang disebut dengan sekarat. namun sebenarnya Allah-lah yang berkehendak atas hambanya. Ruh Idhafi tidak akan mati. harus tetap hidup dan tidak boleh mati. Ruh Idhafi adalah sifat jamal (sifat yang bagus atau indah) keindahan yang berasal Dzatullah. dan menghidupi segala yang hidup. baik di dunia maupun di akhirat. Hidupnya disebut Syahadat. Itulah hakikat dari Tuhan penciptanya. itulah yang disebut iman tauhid. Sebagai sarana pengabdian hamba kepada Gusti Allah. menyatu dengan Tuhan Yang Terpilih. Titipan itu harus seperti sedia kala. Satu kelahiran berasal dari tiga asal lahir. Yang mengisayaratkan sifat jalal (sifat yang perkasa) dan sekaligus mengisyaratkat adanya sifat jamal (sifat keindahan). Ruh Idhafi nama sebuah tingkatan (maqom). tidak ada stu makhluk pun yang mengetahui kecuali Allah sendiri. maka dikembalikan kepada yang meninipkan (yang memberi amanat). Seperti teringat semasa kehidupan itu berasal dari Nur. Jabar jer-nya pun harus berani susah payah mendalaminya. Yang mana cahayanya mewujudkan dirimu. Kurang lebih tiga hari perubahan hidup itu pasti terjadi. mati hidup. itu juga termasuk juga titipan. saya merasa kehilangan. Ruh Idhafi berasal dari Allah Yang Maha Esa. Jauhar awal mayit (mutiara awal kematian) itu. Kalau menangis mengeluarkan air mata karena menyesali sewaktu masih hidup. shalat itu adalah perbuatan dan kehendak orang yang menjalankan. Setelah semua menemui kematian di dunia. maka akan berganti hidup di akherat. Rukuk berarti dekat dengan Tuhan Pilihan. terjadi karena Allah itu hidup dan menghidupi dirimu. jangan takut menghadapi sakaratil maut. Hidup mati. Cahayanya berasal dari ruh itu. yang terus menerus meliputi jasad. hidup tunggal didalam hidup. Ruh Idhafi berada di tangan orang mukmin. Seandainya nyawa tidak hidup.Adapun wujud Dzatullah itu. Secara yang tersurat. Tauhid hidayah yang sudah ada padamu. Asal mula manusia terlahir. Hal itulah yang menimbulkan kesedihan dan penyesalan yang berkepanjangan. Jangan ikut-ikutan takut menjelang pertemuanmu dengan Allah. itulah isyarat dari tiga hari. Ruh Idhafi menimbulkan iman. Sujud rukuk sebagai penghiasnya. Bukankah tauhid itu sebagai srana untuk makrifat? Titipan yang ketiga puluh hari. Yaitu terdapat pada Ruh Idhafi. Raga yang shalat itu terdorong oleh adanya iman yang hidup pada diri orang yang menjalankannya. maka Lam Tamsyur (maka tidak akan menolong) semua perbuatan yang dijalankan. Akuilah sedalam-dalamnya bahwa keberadaanmu itu. tidak dapat dijelaskan dengan tepat maksud sesungguhnya. yang tersimpan pada diri utusan Allah (Rasulullah). Terlebih lagi poengetahuan tentang kafir dan syirik! Sesungguhnya semua itu. Orang yang menjelaskan syariat itu berarti sudah mendapatkan anugrah sifat Gusti Allah. Makrifat itu sebutannya. sebagaimana kamu mati. . Menyatu dengan Gusti Allah. Penderitaan yang selalu menyertai menjelang ajal tidak akan terjadi padamu.

Kembalinya pada allah sudah dalam keaadaan yang sempurna. . Sempurna seperti mula pertama dalam keadaan yang sempurna. Sama hal pada saat kamu memohon sesuatu. ditimbulkan akibat buah pikir. Bagaimanakah yang lebih tepat untuk melukiskan persamaan sesama makhluk hidup secara keseluruhannya? Allah dan Muhammad semuannya berjumlah satu. Demikian pun dengan Hyang Sukma. ³Kalau begitu hamba tidak mau keluar dari raga dalam tuan. tidak menggunakan telinga. Bukankah sudah berada di tubuh? Sungguh. tubuhnya dikuasai gerak dan kata hati. Syekh Malaya terang hatinya. kehadirat Tuhan Yang Maha Pemberi. Karena sudah ada pada dirimu. Seratuspun dapat dilukiskan seperti satu bentuk. juga tanpa dengan mata. Kehendak justru tanpa wujud dalam bentuknya. sambil berkata manis seperti gula madu. Jangan sampai kau kembali. Adpun telingannya. Bentuk yang sebenarnya ialah tersimpan rapat di dalam jagadmu! Hidup tanpa ada yang menghidupi kecuali Allah saja. Segala-galanya tanpa kelihatan jelas. ³kalau begitu yang awas sajalah terhadap hambatan upaya. Kanjeng Nabi Khidir semakin iba kepada pemohon yang meruntuhkan hatinya. memperbincangkan masalah ini! Jangan sampai terlanjur! Jangan sampai membanggakan diri! Jangan peduli terhadap gangguan. Cara melatihnya. Tepat pada hari keseribu. Yang menyatu dalam gerak perputaran bawana. Karena datanglah segala gerak wayang. Seperti minyak dengan susu. tidak merasa ngantuk dan lapar. Anggaplah kalau sudah kau kuasai. Memohonlah yang benar dan waspada. tiada selera makan tidur. sekiranya kita mengetahui wajah hamba Tuhan dan sukma yang kita kehendaki ada. tidak ada yang tertinggal. Tidak diperkenankan mengobrol kepada sesama manusia. Secara batinnya ada pada sukma itu sendiri.Mati atau hilang bertepatan hari kematian yang keempat puluh hari. ³yang demikian tidak boleh kalau tanpa kematian´. tidak harus bersusah payah dan bebas dari rasa pegal dan nyeri. Sempurna seperti mula pertama diciptakan´. matanya yang diberikan oleh allah. seperti diibaratkan dengan adanya cahaya yang bersember dari cahaya Muhammad yang sesungguhnya. bersama lainnya selalu ada dengan kau! Tak mungkin terpisahkan! Kemudian tidak pernah memberitahunakan darimana asalnya dulu. Syekh Malaya menghaturkan sembah. Tiada antara lamanya tentang adanya itu. menyatu dengan batang pohonnya. pasti ada asap apinya. diberitahu akan tempatnya seperti wayang ragamu itu. Kata Kanjeng nabi Khidir. Kanjeng Nabi Khidir memperingatkan. Ruh jasad hilang di dalamnya. kalau tanpa seizin-Nya! Sekiranya akan ada yang mempersolakan. Yang terasa hanyalah rasa nikmat dan manfaat´. Yang berhak menentukan semuanya. Bukankah berita sebenarnya sudah ada padamu? Cara mendengarnya adalah denga ruh sejati. Bergerak bila digerakkan. Memang demikianlah penerapannya. tidak tampak wajahnya. mendengarkan pelajaran yang baru diterima dari gurunya Syekh Mahyuningrat Kanjeng Nabi Khidir. Permisalan yang jelas ketika berhias. Ada padamu itu. Sedangkan panggungnya jagd. Lebih nyaman di sini saja yang bebas dari sengsara derita. Ibarat air dengan alunnya. Bentuk wayang adalah sebagai bentuk badan atau raga. cobaan hidup! Tapi justru terimalah dengan sabar! Cobaan hidup yang menuju kematian. Ibarat seperti batang pohon yang dibakar. jangan hanya digunakan dengan dasar bila ingat saja. karena hal itu sebagai rahasia Allah. perbuatan dengan ucapan. Syekh Malaya senang hatinya sehingga beliu belum mau keluar dari dalam tubuh Kanjeng Nabi Khidir.

Ialah hidup abadi. karena menentukan segalanya. Serahkan kembali kepada yang Empunya suara! Justru kau hanya mengakui saja sebagai pemiliknya. Sekali lagi artinya lembut ialah sangat kecilnya. Tidak ada yang diharapkan dengan keprawiraan. Rasa batinya menjelajah jagad raya tanpa sayap. Raga sukma. Bila sudah menyatu dalam satu wujud. Keseluruh jagad raya. Demikian pula wujudmu. Sebenarnya hanya mengatasnamai saja. Karena . Habislah sudah wejangan Kanjeng Nabi Khidir. Bicarakanlah manurut pendapatmu! Bila pendapatmu benar-benar meyakinkan. Bukankah turnya wahyu meninggalkan kotoran? Bersih bening. Apa kata hatimu dan apa yang kau rasakan. jasadnya sudah terkendali. Masalah itu satu tempat dengan pengaruhnya. Misalnya bunga yang masih lam kuncup. Mencakup semua yang merangkak. Dapat mengenai yang kasar dan yang kecil. Pahamilah liku-liku solah tingkah kehidupan manusia! Ajaran itu sebagai ibarat benih sedangkan yang diajari ibarat lahan. hilang kotorannya´. Lahiriah kau landasilah dengan pengetahuan empat hal. Bukankah lebih lembut kematian manusia ini? Artinya lembut kesirnaan manusia? Artinya lebih dari. Dengan demikian kau Hangraga Sukma. Atau sama dengan hidup di dalam mati. melata tiada bedanya. Kalau batunya tanpa tanah pada saat kehujanan dan kepanasan. semua sudah tercakup haknya. Misal kacang dan kedelai. Berarti sudah benar untukmu. sekarang sudah mekar berkembang dan baunya semerbak mewangi. Sebagai upah atas kesanggupanmu sebagai khalifah di dunia. Maka dari itu kau jangan memiliki kebiasaan yang menyimpang. sukma muksa. Lebih besar lagi pengetahuan tentang kematian ini dibandingkan dengan kesirnaan jagad raya. Semuanya tanggapilah secara sama. Lebih pula dalam menerima perintah dan tidak boleh mengandalkan pada ajaran dan pengetahuan. berguna dimana saja! Artinya mati di dalam hidup. terbentuk di dalam kaca. kesaktian semuanya sudah berlalu.Yang berkaca itu Hyang Sukma. Mawas diri ke dalam dirinya sendiri. ³Tak ada yang dituju. melihatmu musnahkanlah pada matamu! Jadikanlah penglihatanmu sukma dan rasa. Kemudian Kanjeng Nabi Khidir berkata dengan lembut dan tersenyum. kecuali hanya kepada Hyang Agung. Tapi bila kau bijaksana. Tertimpa pada jasad yang sebenarnya. Kenyataannya satu wujud. Menguasai hakekat semua ilmu. terimalah hal ini sebagai ajaranku dengan senang hatimu! Anugrah berupa wahyu akan datang kepadamu. hendaknya semakin cermat dan teliti atas berbagai masalah. Karena itu bersungguh-sungguhlah menguasainya. benar-benar serba lebih. bila masih merasakan sakit dan was-was. Yang kau citacitakan tercapai. Jelasnya mengalami kematian! Syekh Malaya. Apa yang kau pikir terwujud ada. adapun bayangan dalam kaca itu ialah dia yang bernama manusia sesungguhnya. Seperti bulan yang diterangi cahaya temaram. Yang mati itu nafsunya. karena lebih lembutseperti lembunya air. Syekh Malaya merasa sungkan sekali di dalam hati. Lahiriah badan yang menjalani mati. Sebagai ibaratnya sekejap pun tak boleh lupa. Kehendak hati rasanya sudah mendapat petunjuk yang cukup. berarti kejangkitan bimbang yang sebenarnya. suaramu. pasti tidak tidak akan tumbuh. Yang disebar di atas batu. Toh semuanya itu alat peperangan´. Bila sudah memahami dan menguasai amalan dan ilmu ini. Yaitu kata hatimu sudah bulat menyatu dengan kawula Gusti. Sedangkan kelimanya adalah dapat tersimpan dengan baik.

Kau sudah diterima Hyang Sukma. Ada pula yang memilih jalan menguasai putranya. Putra yang bakal menguasai hak asasi orang per orang. Kelimanya harus tetap diwaspadai. Berhasil menyebarkan aroma Kasturi yang sebenarnya. lebat buahnya. Lagi pula secara penataan. agar mengetahui akan kemauan berbagai tingkah laku manusia. Selalu mawas diri. Sebagai pertanda bahwa kita tidak mudah goyah. Untuk kemuliaan hidup baru.sudah mendapat san Pancaretna. dan dipajang seperti permata. Akhirnya di masyarakatkan. Lalu Kanjeng Nabi Khidir berkata. Artinya godaan hati ialah rasa qonaah yang semakin dimantapkan. Yaitu pada batang kayu yang baik rimbun. Ia hanya sekedar mencari tempat bertengger saja. Yang demikian itu menurut anggapannya dan perasaannya mendapatkan kebahagiaan. Merasa berat meninggalkan kehidupan dunia yang tersangkal lagi. Semuanya ingin mendapatkan yang serba lebih di dalam memiliki jalan mereka. Ketika menghadapi datangnya maut. Ibarat memakai pakaian sutra yang indah. disitulah biasanya tidak kuat menerima ajal. Ada pemuka agama yang ibaratnya menjadi murung. terhadap gerak-gerik. Ada orang yang berkedudukan. Sudah menjelajahi seluruh permukaan bumi. terlanjur terbiasa. kita itu ibaratnya busana yang dipakai sebagai kerudung. Tatanan yang tidak pasti. tanpa mengahasilkan jerih payahnya dan tanpa hasil. sering dinamakan Kasturi Jati. Bukankah aku banyak sekali melekat atau mengetahui caranya pemuka agama yang ternyata salah dalam penafsiran. sikap hati yang ingin menggapai sesuatu tanpa ilmu. Dihiasi dengan keselamatan. dirawat seperti emas. kuat batangnya. tapi masih berkeinginan pribadi atau berambisi. Apa kebiasaan ketika hidup didunia. kemudian Sunan Kalijaga disuruh kelura dari raga Kanjeng Nabi Khidir kembali ke alamnya semula´. Jadinya tersesat-sesat. kekayaan dan mengerti hak yang benar. Kemudian terlibat ingatan ketika dulu. Tak tahunya malah mematikan pengertian yang benar. Kuasailah seketika jangan sampai lupa! Bisa dipercaya sifatnya. belum bisa disebut manusia utama. Sedangkan yang ikat kepala sebagai sarungmu. sebagai hambatan yang menghadang agar gagal usaha atauu ikhtiar atau cita-citanya. Kalau demikian halnya. menurut pendapatku. Ada pula yang justru memiliki jalan terpaksa. Semua tingkah laku yang halus. Memilih jalan sembarang tempat. Berkat kesediaanku berbuat sebagai penyekat. Pokoknya masih lekat sekali pada kehidupan duniawi. Tampak oleh Sunan Kalijaga cahaya. Bila kemudian tertimpa kedudukan. Diserapkan kedalam jiwa. Malaya. belumlah mereka disebut pemuka agama yang berserah diri sepenuhnya kepada Allah. Agar semua itu menjunjung harkat dan martabat. ³He. Setidak-tidaknya menimbulkan kecurigaan. Ibarat mendalami mati ketika berada di dalam rongga ragaku. Untuk alat pembebas sifat berbangga diri. Dalam arti mengalami kegagalan total. Dan rasa yang memanaskan hatimu pun lenyap. Dan yang putih di tengah itulah yang sebenarnya harus diikuti. Akibatnya terperosok dalam penerapannya. Tidak boleh lagi merasa terlekat kepada anak-istri. ada yang ikut orang kaya. Menumpuk kekayaan harta dan istri banyak. ingin mendalami tentang ruh itu justru keliru. Dan penyampaian keterangannya? Anggapannya sudah benar. Yang selalu didambakan siang dan malam. Yang warnanya merah dan kuning itu. Begitulah beratnya amencari kemuliaan. Perhaluslah budi pekermu atau akhlak ini! Warna hati kita yang sedang mekar baik. Ibaratnya seperti sekedar memperoleh kemuliaan sepele. Pada .

You can follow any responses to this entry through the RSS 2. Akan hidup abadi tanpa hisab.saat-saat menghadap ajatnya. Tidak disertai dukungan ilmu. Yaitu bagaimana hilang dan mati bersama raganya ialah diidamkannya. EMANGNYA ANTUM HIDUP DARI ZAMAN APA ??? . Tidak mempedulikan pembicaraan orang lain yang ditujukan kepadanya. Akibatnya. af¶ad. ANTUM DAPAT PERCAKAPAN ITU DARI MANA ???? MINIMAL DASAR«. lebih baik jangan jadi manusia! Kalau matinya tanpa pertanggungjawaban.096 Responses to ³MUTIARA ILMU MAKRIFAT (Bagian 05)´ 1. Bila salah menjawab pertanyaannya bumi. Pinging is currently not allowed.. Tapi sayang tanpa petunjuk Allah. 2009 at 8:41 am and is filed under SULUK LING LUNG. Bersambung«««. APAKAH DARI BUKU APA ???« LALU DIKARANG OLEH SIAPA ???? KALO ANTUM TAU. awwaludini marifatullohi ta. japra Says: July 6. tubuh bumi itu keterdiamannya tidak membantu. PERLU DALIL BUKAN DONGENG SEAKAN-AKAN ANDA MENYAKSIKAN PERKATAAN NABI KHIDIR«. 1. dzat alloh. Bila kau sudah merasa hatimu benar. apalagi hanya semedi semata.0 feed.ala 2. ²²²²²²²²± Alang Alang Kumitir This entry was posted on July 4. MAS« AGAMA INI BUKAN KARANGAN MANUSIA DAN BUKAN CERITA MANUSIA. rejo Says: July 7. 2009 at 3:49 am | Reply marifat harus mengawali seseorang dalam beribadah karena tanpa marifat bisa saja kita salah dalam menyembah.. 2009 at 6:31 am | Reply TULISANNYA KOK TIDAK ADA DALILNYA DARI AL QUR¶AN DAN HADIST«. Sehingga mempertinggi semedinya. You can skip to the end and leave a response. marifat bi sifat . Like 2 bloggers like this post. Kesepiannya tidak mencair. untuk mengejar keberhasilan.

untuk menumbuhkan rasa Cinta. So. FUTUHIYYAH. harus giat belajar lagi ya««««««. seperti halnya para Nabi. maka jatuh Cinta adalah Tujuan Hidup. Sejak pertama kali Adam diciptakan. 2009 at 10:25 am Rejo«. AL HIKAM. dan belajar adalah kapanpun dan dimanapun. Cinta adalah Seruan Jiwa yang artinya kapanpun dan dimanapun maka kita akan selalu mengingatNya. yang mana beliaulah Kekasih Allah yang haqq. ma¶rifat marang Gusti Allah SWT« Islam adalah system.? . seperti halnya bagi kita yang akan senang sekali menyebut-nyebut nama kekasih kita. 2009 at 9:54 am | Reply mas rejo«««! Betul itu yang dikatakan den bagus joyo kusumo. mustahil baginya menciptakan lebih dari satu Agama. alias belajar. bagaimanakah cara kita agar menjadi kekasih Allah. namun Allah berkehendak memberi nama Islam adalah pada masa Rosullullah SAW. 2009 at 5:12 pm | Reply PERLU DI INGAT MAS REJO. COBALAH BUKA KITAB IHYA¶. Raja dari pada segala raja. ISLAM ITU BUKAN ARAB DAN ARAB ITU BUKAN ISLAM. Adam sudah membawa Agama Islam. PALING ANDA DARI LDII YA?  Nur-Pati Says: August 4.. Dan ³mati´ adalah satu-satunya jalan untuk bertemu dengan sang Kekasih Sejati. gitu lo««««««««Oke««««««««. yang penting adalah menambah rasa Iman dan Taqwa kita kepada wahai Rabb. maka berSholawatlah kepda beliau niscaya Allah akan memberimu. Cinta kepada sang Kekasih Sejati. NISCAYA TDK AKAN NYAMBUNG. Rejo«. ISLAM ITU SIFATNYA UNIVERSAL. dan bagi Allah yang Tunggal. menyebutNya. termasuk belajar dari siapapun itu. para Rossul dan para Wali««? o Kuswanto Says: September 8. DAN LAIN LAIN. anda kasihan banget ya« hidup itu hanya untuk ³Ngaji´ atau meng´kaji´. DIZAMAN INI ANDA JANGAN TERLALU ORTODOKS KAYAK GITU. oelh karana itu. pemilik dan penguasa alam hidup dan maya. jadi mas rejo harus banyak belajar dan belajar biar tidak dikatakan orang ORTODUCK. SIAPAPUN BOLEH MEMAHAMI ATAUPUN MEMELUKNYA DAN MENGAMALKANNYA. KALO ANDA HANYA BERPEGANG DALIL AQLI. KALO ANDA MENGGUNAKAN NURANI YG CERAH NISCAYA AKAN DAPAT MENGAMBIL KESIMPULAN TULISAN2 DIATAS.o joyo kusumo Says: July 23.

. Semoga mas Rejo paham akan maksud saya ini o arifin i gubali Says: July 13. mughorobah.at mas rejo.. coba pelajari diri sendiri dulu baru kenal dunia yang lainnya. anda bertanya.. mencari ilmu ilmu bukan dengn dalil itu alasannya mengapa allah menciptakan AKAl dan hati pada manusia.an.o Agustanto Says: June 19. 2010 at 9:00 am | Reply mas rejo ini perlu banyak2 ber mushahadah. tulisan di atas mengajak kita untuk mengenal diri sendiri dan allah. mukhashafah atau kata orang jawa tapa jadi mas rejo bisa lebih tahu mendalam tentang diri pribadi mas rejo sendiri. asalammu alaikum«. 2010 at 3:31 am | Reply Yth. 2010 at 11:04 am | Reply mas rejooo.an dan hadist hingga anda beranih bertanya seperti itu.??? agar seluruh umat manusia bisa membacanya dan memahami bagai mana menjadi hamba allah yg sesunggunya... Sebaiknya Mas Rejo jangan seperi ungkapan KATAK DIBAWAH TEMPURUNG artinya hanya tahu sedikit sudah berkomentar bahwa tulisan orang lain salah. sedang kan mungkin mas rejo sendiri tidak tahu akan diri sendiri. kalau ada kalimat yg tidak dipahami atau tidak dimengerti sebaiknya tanyakan langsung pada Penulisnya. bukan malah menghakimi Seperti itu. Mas Rejo « Apa yg dikatakan Saudara Kita (PENULIS) itu benar menurut Pandangannya. ..?? pertanyaan anda menunjukan seakan anda sudah memahami isi dari alqur.. (KOK TIDAK ADA DALILNYA DARI ALQUR. kenapa tulisan di atas di kirim lewat via internet.AN DAN HADIST) sudakah anda membaca dan memahami seluruh isi alqur. o bedil Says: August 30. di jamannya rasullullah saw beliau memperkenalkan zat allah terlebih dahulu kepada umat islam maupun non islam ketimbang memperkenalkan syare.. Demikian juga sebaiknya bila Mas Rejo lebih memahami Makna atau Kalimat yg dirasa menurut Mas Rejo perlu dibahas ya sebaiknya dialog langsung dengan PENULIS agar nyambung. MAs. mohon maaf bila saya ada salah kata dan ingat isalam tidak pernah mengajarkan kita untuk saling bedebat.

. 2010 at 4:03 am | Reply buat mas rejo«. demi Rabbku. Saya telah mengaca pada diri saya sendiri. 3. mas. saya tidak terlalu memperdulikan darimana asal tulisan ini spt kata mas rejo.Tanpa petunjuk tanpa dukungan ilmu. terutama oleh orang-orang yang tidak sepaham dengan saya.o pelitahati Says: December 8. Saya tunggu sambungannya mas kumitir. nabi khidir as memang misteri«beliau adalah seorang guru para nabi dan wali«.oke 4. Ibarat sekolah belum punya ijasah. 2009 at 2:09 pm | Reply Sugeng ndalu Mas Wong Alus. Si Penunggang Keledai Says: July 7. yg penting bagi saya tulisan ini sangat bermanfaat. 2009 at 9:57 am | Reply Oke. «islam itu luas TETAPI sempit«(bagi yang faham) «islam itu sempit TETAPI luas perluas«(bagi yang belum faham) ³KENALI DIRIMU MAKA KAMU AKAN KENAL TUHANMU´«. saya mohon ma¶af yang sebesar-besarnya atas kata-kata saya yang telah melukai perasaan panjenengan. Saya minta ma¶af ya Mas Wong Alus. Kelancangan mulut saya dan kesombongan saya.beliau juga merupakan jembatan dari hakekat menuju makrifat«maka dari itu setiap calon waliyullah biasanya akan bertemu beliau terlebih dahulu sebelum benar2 menjadi waliyullah« nuwun 5. karena kebenaran hanya datang dari Allah SWT«. 2009 at 12:08 pm | Reply tulisan yg bagu sekali dari mas alang2. kulo mampir nggih ?!!. Sebelumnya.nuwum«tidak ada guru/murid kita sama belajar. m4stono Says: July 7. saya minta ma¶af yang sebesar-besarnya.tidak akan nyantol. yang telah mengumbar kata-kata yang tidak pantas dan tidak patut. ALEX Says: July 7. betapa sakitnya dilukai dan disakiti perasaan kita.. telah melukai hati saya sendiri..

Dan semoga panjenengan mau melupakan ketidak sopanan saya. saya malu dihadapan Rabbku. Semoga juga. nggih.mohon alang-alang kumitir menyajikan kitabkitab kraton. Allah Sang Rabbul Allamin. Orang yang sudah merasakan kebenaran«tak perlu lagi akan dalil jika hanya ingin mengetahui sesuatu itu kebenaran atau bukan« . Sepuntene nggih. mas« Cekap sementen. panjenengan diparingi Istiqomah ingkang kiyat. KangBoed Says: July 8. Setyo Hajar Dewantoro Says: July 10. dia tak perlu informasi dari pihak lain untuk bisa mengetahui seperti apa air yang jernih itu«. 2009 at 2:02 am | Reply suwun mas. malah semakin kuat oleh Rabb kulo inggih Rabb panjenengan (Insya Allah). 2009 at 8:25 am | Reply Salam«. abimanyu82 Says: July 8. 7.. Saat seseorang telah berjumpa dengan mata air yang jernih. 6. sungguh mas.agar semua orang bisa memahami adat atau ungah-unguh. sekarang hanya sedikit yang keluar dari formalitas kosong belaka dan melangkah menjadi PEMUJA CINTA Salam Sayang 8. Kulo badhe nerusaken lampah««.demikian terimakasih 9. 2009 at 4:58 am | Reply Dahulu kala kita adalah PEMUJA CINTA dalam Penyaksian dan menatap langsung. arifin kurniawan Says: July 8. Si Penunggang Keledai Bodoh Mochtar Wibowo. 2009 at 6:22 am | Reply untuk melindungi adat jawa darikpunahan.

Mas rejo. tapi bukan kebenaran itu sendiri«.ya tak apa-apa. kecuali memberi pelajaran lebih akan makna kesabaran«. tak perlu dalil untuk mendukung kebenarannya.saya tak membutuhkan orang lain untuk mengatakan pandangan mas kumitir itu benar atau salah«. Apa yang disampaikan mas kumitir adalah kebenaran versi mas kumitir.Dalil itu hanya petunjuk untuk menemukan kebenaran.Kami ± orangorang yang mirip dengan mas kumitir ± sedang belajar merasakan kebenaran dan berbagi tentang apa yang kami rasakan« Jika Anda mengatakan kami sesat.saya sudah bisa merasakannya sebagai kebenaran. langsung terasa menyegarkan. Setyo Hajar Dewantoro o ...yang masih butuh dalil«silakan saja seperti itu«tapi banyak orang yang tak seperti Anda«.Jika Anda berputar-putar dengan petunjuk kebenaran«. karena ia sudah benar dengan kebenarannya sendiri«..Dan saya pribadipun bisa merasakan kebenarannya«karena yang dikatakan mas kumitir ibarat air jernih. sesuatu yang langsung kita kenali«. karena penilaian dari sesama manusia tak berpengaruh-apa. alami. Karena kebenaran yang sejati adalah apa yang kita rasakan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful