P. 1
Esensi Teknologi Informasi dan Komunikasi

Esensi Teknologi Informasi dan Komunikasi

|Views: 1,509|Likes:
Published by Ardiansyah Az

More info:

Published by: Ardiansyah Az on Mar 21, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/15/2012

pdf

text

original

Seringkali diasumsikan bahwa media komunikasi baru yang bernama Internet tidak
dapat diregulasi. Ini dapat dipahami mengingat para pengguna awal Internet sering
menyatakan dengan lantang bahwa Internet dirancang untuk mampu bertahan dari
serangan nuklir, menghindari pemblokiran dengan me-routing di sekitar mereka,
melewati batas-batas internasional dan karenanya tidak bisa disensor. Tidak bisa
disensor berarti bahwa kontennya sulit atau hampir tidak mungkin untuk diatur dan
karenanya para penggunanya sulit untuk diregulasi.1

Saat ini, lebih dari 10 tahun sejak Internet tersedia untuk publik, kita mengetahui bahwa
anggapan-anggapan tentang Internet tersebut adalah mitos dan terbukti bahwa internet
dapat diregulasi. Kenyataannya, negara-negara yang lebih maju memiliki peraturan
yang lebih banyak terkait dengan Internet, sedangkan negara-negara yang kurang
berkembang memiliki hanya sedikit atau hampir tidak ada peraturan yang mengatur
Internet. Kurangnya peraturan tersebut dapat mengakibatkan negara-negara
berkembang menjadi sarang bagi mereka yang suka melakukan tindakan-tindakan
penyalahgunaan Internet, seperti spam dan scam.

Kuantitas dari hukum dan peraturan bukanlah yang membatasi penggunaan internet.
Jika kasusnya demikian, Amerika Serikat seharusnya menjadi negara yang paling ketat
dalam penggunaan internet sedangkan negara seperti Laos, yang masih berkutat
dengan masalah infrastruktur, akan subur dengan pengguna internet. Yang utama ialah
bahwa peraturan yang mengatur Internet harus dibuat dengan berlandaskan pada
pemahaman yang baik akan isu-isu legal dan teknis serta melalui kerja sama
internasional. Modul ini bertujuan untuk mengklarifikasi isu-isu ini dan untuk
menunjukkan bagaimana kerja sama internasional dalam pengaturan Internet dapat
tercapai.

1

Peng Hwa Ang, Ordering Chaos: Regulating the Internet (Singapore: Thomson, 2005).

Modul 5 Tata Kelola Internet

17

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->