P. 1
KARYA ILMIAH BEASISWA

KARYA ILMIAH BEASISWA

|Views: 435|Likes:
Published by fmaenanih

More info:

Published by: fmaenanih on Mar 21, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/04/2012

pdf

text

original

KARYA ILMIAH

PERAN GERAKAN NON BLOK BAGI INDONESIA

Disusun Oleh: Fitri Maenanih [4415072206] Pendidikan Sejarah Reguler 2007

FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA 2011

DAFTAR ISI

Lembar Pengesahan ............................................................................................. i Daftar Isi .............................................................................................................. ii BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang ................................................................................................ 1.2 Rumusan Masalah ............................................................................................ 1.3 Tujuan Penelitian .............................................................................................

BAB II PEMBAHASAN 2.1 Gerakan Non Blok ........................................................................................... 2.2 Pertemuan-Pertemua dalam Gerakan Non Blok ............................................ 2.3 Pengelompokan dalam Gerakan Non Blok ..................................................... 2.4 Pola Kerja Gerakan non Blok .......................................................................... 2.5 Penyelenggaraan KTT Non Blok ..................................................................... 2.6 Reposisi Gerakan Non Blok ............................................................................. 2.7 Peran Gerakan Non Blok Bagi Indonesia ......................................................... BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan ....................................................................................................... 3.2 Saran ................................................................................................................. Daftar Pustaka

Indonesia. Vietnam dimasa lalu. termasuk didalamnya mengupas secara serius tentang kolonialisme dan pengaruh kekuatan “barat”. Pertemuan ini disebutkan pula sebagai Konferensi Asia Afrika .BAB I PENDAHULUAN 1. Ketika itu terjadi pertarungan yang kuat antra Timur dan Barat terutama sekali pada era perang dingin (cold war) antara Amerika Serikat dan Uni Sovyet. 29 Kepala Negara Asia dan Afrika bertemu membahas masalah dan kepentingan bersama. Dengan sasaran utama perebutan penguasaan atas wilayah-wilayah potensial di dunia dengan berkedok pada ideology anutan masingmasing. Pertarungan ini adalah merupakan upaya untuk memperluas sphere of interest dan sphere of influence. Kuwait dan Qatar. Sebagian Negara masuk dalam Blok Amerika dan sebagian lagi masuk dalam Blok Uni Sovyet. Ghandi dan beberapa pemimpin dari Asia serta Afrika merasakan polarisasi yang terjadi pada masa tersebut adalah tidak jauh berbeda dengan kolonialisme dalam bentuk yang lain. Thailand.1 Latar Belakang Di era tahun 50-an. Akhirnya pada tahun 1955 bertempat di Bandung. lahir dorongan yang kuat dari para pemimpin dunia ketiga untuk dapat keluar dari tekanan dua Negara tersebut. serta Semenanjung Korea yang sampai saat sekarang ini masih terbelah menjadi Korea Utara dan Korea Selatan. Dalam pertarungan ini Negara dunia ketiga menjadi wilayah persaingan yang amat mempesona buat keduanya. Aliansi dan pertarungan didalamnya memberikan akibat fisik yang negative bagi beberapa Negara di dunia seperti misalnya Jerman yang sempat terbagi menjadi dua bagian. Negara-negara di dunia terpolarisasi kedalam dua kutub. Soekarno. Sebut saja misalnya Negara-negara di kawasan Asia Timur dan Tenggara seperti Indonesia. Dalam kondisi yang seperti ini. Jepang serta Negara-negara di kawasan lain yang kaya akan energi dunia seperti Uni Emirat Arab. Malaysia.

2 Rumusan Masalah Dalam karya ilmiah ini penulis membatasi masalah dalam beberapa rumusan masalah. Untuk memberikan informasi kepada pembaca karya ilmiah ini mengenai Gerakan Non Blok. Bagaimana pengelompokan dalam Gerakan Non Blok? 4. Bagaimana pola kerja Gerakan Non Blok? 5. Konferensi inilah yang menjadi tonggak lahirnya Gerakan Non Blok. Bagaimana reposisi dalam Gerakan Non Blok? 7.atau sering disebut sebagai Konferensi Bandung. Bagaimana penyelenggaraan KTT Non Blok? 6. yaitu 1. Bagaimana pertemuan-pertemuan dalam Gerakan Non blok? 3. sebagai berikut 1. Untuk memenuhi syarat pengajuan beasiswa. Bagaimana peran Gerakan Non Blok bagi Indonesia? 1. .3 Tujuan Penelitian Adapun tujuan penulisan karya ilmiah ini. 1. Apa yang dimaksud dengan Gerakan Non Blok? 2. 2.

BAB II PEMBAHASAN 2. 5. apartheid dan zionisme.1 Gerakan Non Blok Adanya ketegangan antara blok barat dan blok timur yang disebut dengan Perang Dingin (Cold War) telah menimbulkan gagasan-gagasan baru dari para pemimpin Negara-negara lain khususnya Yoguslavia. Mengupayakan perlucutan senjata 3. Indonesia. Yang memprakarsai berdirinya GNB adalah : 1) Indonesia 2) India 3) Mesir 4) Ghana 5) Yugoslavia : Presiden Soekarno : PM. Menentang kolonialisme. Dibawah ini adalah tujuan GNB yang dirumuskan dalam KTT I yaitu : 1. Namun kemudian berkembang meliputi kerjasama antar bangsa pada bidang-bidang lainnya. Membantu menyelesaikan sengketa-sengketa internasional 2. Memajukan kerjasama di bidang ekonomi. 6. imperialisme. Pandit Jawaharlal Nehru : Presiden Gamal Abdul Naser : Presiden Kwane Nkumah : Presiden Yosef Bros Tito Tujuan GNB semula adalah untuk meredakan perang dingin dan ketegangan dunia sebagai akibat pertentangan antara Blok Barat dan Blok Timur. Mendorong terciptanya perdamaian dunia 4. social dan politik antar sesama negara anggota . Mesir Ghana dan India untuk tidak terlibat dan melibatkan diri dalam Perang Dingin serta untuk tidak memanas-manasi kedua blok yang sedang bertikai maka di Yogoslavia dibentuklah organisasi baru yang disebut organisasi Gerakan Non Blok ( GNB ) atau Non Aligment Movement yang merupakan gerakan dari negara-negara yang tidak memihak ke Blok Barat maupun ke Blok Timur. Membantu perjuangan bangsa-bangsa terjajah untuk mendapatkan kemerdekaannya.

rasialisme. Alzier. Eropa. Mesir (1964) diikuti oleh 46 negara dengan anggota yang hadir kebanyakan dari negara-negara Afrika yang baru meraih kemerdekaan. Afrika. Kolombia. Gerakan Non Blok mempunyai beberapa prinsip. Gerakan Non Blok merupakan wadah perjuangan bagi negara-negara sedang berkembang dan negara yang belum memperoleh kemerdekaanya 3. Dengan didasari oleh semangat Dasa Sila Bandung. Presiden Broz Tito. Gerakan Non Blok menyokong setiap usaha yang menentang imperialisme.Selain tujuan yang telah dijelaskan diatas. Keputusan-keputusan penting akan diputuskan dalam pertemuan . yaitu 1. menjadi pemimpin pertama dalam Gerakan Non-Blok. Afrika Selatan. 2. Indonesia. kolonialisme. maka pada tahun 1961 Gerakan Non Blok dibentuk oleh Josep Broz Tito. Summit Conferences (Konferensi Tingkat Tinggi/KTT). 2. kemudian Lusaka. apartheid. dan Latin Amerika diselenggarakan di Biograd (Belgrade). Negara-negara dan tokoh pendiri GNB Seperti diketahui. dan terakhir di Malaysia pada tahun 2003.2 Pertemuan-Pertemuan dalam Gerakan Non Blok Pertemuan-pertemuan tingkat tinggi yang diadakan oleh Negara-negara Non Blok meliputi : 1. Srilangka (1977). Sejak pertemuan Belgrade tahun 1961. Gerakan Non Blok bukan merupakan blok tersendiri di luar blok barat dan blok timur dan tidak ingin bergabung dengan salah satu blok yang sedang bertikai. Cuba (1981). serangkaian Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non Blok telah diselenggarakan di Kairo. Zambia (1969). pembangunan Gerakan Non-blok dicanangkan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) yang dihadiri 25 negara dari Asia. Yugoslavia pada tahun 1961. Pertemuan ini merupakan pertemuan puncak dan sering disebut dengan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT). serta zionisme 4. Zimbabwe (1989). Pemimpin kharismatik dari Yugoslavia. Presiden Yugoslavia saat itu. Pertemuan ini merupakan pertemuan tertinggi dan dihadiri oleh para Kepala Negara/Kepala Pemerintahan seluruh Negara anggota Non Blok. India (1985). Aljazair (1973) saat terjadinya krisis minyak dunia.

Kolombia 02 – 03 September 1998. India 01 – 06 September 1986. Malaysia 2. yang bertujuan : a. Srilanka 03 – 09 September 1979. Colombo. Sampai saat ini telah diselenggarakan KTT sebanyak 13 kali dan bertempat di Negara-negara anggota GNB. Kuala Lumpur. Aljazair 16 – 19 Agustus 1976. Indonesia 18 – 20 Oktober 1995. Konferensi ini merupakan pertemuan para menteri. Konferensi tingkat menteri terdiri dari : • Ministerial Meetings in New York. Durban. Pertemuan tingkat tinggi ini diselenggarakan setiap tiga tahun. • Extraordinary Ministerial Meetings. Dalam membahas masalah-masalah yang ada. Havana. Zimbabwe 04 – 07 September 1989. Aljir. Cartagena. • Meetings of the Standing Ministerial Committee on Economic Cooperation. Jakarta. • Meetings of the Ministerial Committee on Methodology. Kairo. Lusaka. . New Delhi. Yugoslavia 01 – 07 September 1992. Mesir 08 – 10 September 1970. Zambia 05 – 09 September 1973. Menyiapkan KTT berikutnya c.tersebut. Belgrade. Kuba 07 – 12 Maret 1983. Mendiskusikan hal-hal yang dianggap penting yang akan dibawa ke KTT. • Ministerial Meetings of the Coordinating Bureau. Ministerial Conferences. Yugoslavia 05 – 10 Oktober 1964. b. pertemuan ini dibagi menjadi dua komite yaitu Komite mengenai issue-issue politik dan Komite mengenai issue-issue ekonomi dan sosial. yaitu : KTT I KTT II KTT III KTT IV KTT V KTT VI KTT VII KTT VIII KTT IX KTT X KTT XI KTT XII KTT XIII : : : : : : : : : : : : : 01 – 06 September 1961 di Belgrade. Meninjau/memeriksa perkembangan-perkembangan dan implementasi dari keputusan-keputusan yang dihasilkan KTT. Afrika Selatan 02 – 25 February 2003.

task forces. Angola. Argentina. Bangladesh. Singapura.4 Pola Kerja Gerakan Non Blok GNB tidak memiliki pengurus serta struktur organisasi kerjasama umumnya seperti PBB. Srilanka. Utara-Selatan (negara-negara maju-negara-negara sedang .3 Pengelompokan dalam Gerakan Non Blok Berdasarkan sikap dan posisi yang nampak dalam berbagai pertemuan Non Blok. pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui : 1. Saudi Arabia. Gabon. Kelompok ekstrim kiri. yakni bidang politik dan ekonomi. Indonesia. 2. Senegal. yaitu yang termasuk dalam kelompok ini antara lain Mesir. Kegiatan Non Blok pada dasarnya meliputi dua bidang. 2. Kelompok mainstream. Satu-satunya pengurus dalam GNB adalah seorang Ketua yang akan menjalankan dan mensosialisasikan setiap keputusan KTT sampai dilangsungkannya KTT berikutnya. yaitu dalam kelompok ini terrnasuk juga negara yang mempunyai kerjasama di berbagai bidang dengan Uni Sovyet melalui perjanjian bilateral (Treaty on Friendship and Cooperation) yang terrnasuk dalam kelompok ini antara lain Cuba. Vietnam Dan Libya. contact groups and Committee. secara garis besarnya terdapat 3 pengelompokan di dalam Gerakan Non Blok. 3.• Ministerial Meetings in various fields of International Cooperation. 2. Afganistan. 2. yaitu kelompok yang ingin tetap mempertahankan prinsip-prinsip dasar dan tujuan Gerakan Non Blok. Pakistan. Selain pertemuan tingkat tinggi tersebut diatas. Kelompok ekstrim kanan. Dialog berkembang). dan yang termasuk dalam kelompok ini adalah antara lain . Zaire. Tunisia. yaitu : 1. India. Forum kerjasama dan Lembaga-lembaga internasional termasuk PBB. pertemuan lainnya yang diselenggarakan adalah working group.

6. Nepal. Kuba. Cyprus. Ketua Gerakan Non Blok adalah Presiden Mesir Gamal Abdul Nasser. Guinea. Penyelenggara adalah negara Yugoslavia Presiden Josef Bros Tito menjadi ketua Gerakan Non Blok untuk pertama kalinya. Kongo. Yaman. Irak dan Indonesia dan 3 negara peninjau. Mali. di Kairo ( Mesir ) tanggal 5 – 10 Oktober 1964. 5. Meminta PBB agar menyerukan kepada anggotanya untuk menghapushan penjajahan dalam segala bentuk 2. Srilangka. terjajah. Maroko. Somalia. Dihadiri 60 negara tediri dari 49 delegasi negara anggota dan 11 delegasi negara peninjau. Tunisia. tanggal 1 september 1961 kemudian dinyatakan sebagai tanggal kelahiran Gerakan Non Blok. Tanggal pembukaan KTT Non Blok I. 4. Burma. antara lain : 1. Aljazair. 3. pakta-pakta militer dan untuk Melakukan aksi bersama untuk membebaskan negaramenghapuskan kolonialismeneokolonialisme dan . Mendesak penghentian perang dingin antara Blok Barat dan Blok Timur 2) KTT Non Blok II Tempat dan waktu pelaksanaan. Kamboja. imperialisme Menghormati hak setiap rakyat dan bangsa menentukan nasib sendiri Menentang setiap diskriminasi rasial dan apartheid Menyelesaikan sengketa antar bangsa secara damai sesuai prinsip-prinsip PBB Menentang pangkalan militer asing penggunaan. Dihadiri oleh 25 negara.5 Penyelenggaraan KTT Non Blok 1) KTT Non Blok I Tempat dan waktu penyelenggaraan di Beograd ( Yugoslavia) tanggal 1 – 6 September 1961. Kerjasama selatan-selatan (negara-negara sedang berkembang). Yugoslavia. Ghana. 2. Athiopia. negara 2. Mesir. Keputusan yang diambil. Saudi Arabia. India. Sudan.3. yaitu Afganistan. Garis besar isinya adalah : 1. Libanon. Hasil KTT Non Blok mengeluarkan pernyataan yang dikenal dengan nama “Deklarasi Beograd”.

dunia. Tempat dan waktu penyelenggaraan. diantaranya : 1. Dalam KTT IV dibahas masalah. alih teknologi ke negara berkembang. Sebagai ketua Gerakan Non Blok adalah Presiden Zambia Kenneth Kaunda. 4) KTT Non Blok IV Tempat dan waktu pelaksanaan. Mengupayakan agar sumber daya alam. penelitian dan pendidikan antar bangsa untuk kesejahteraan manusia. keputusan-keputusan yang berhasil disepakati. 2. 3) KTT Non Blok III Menyerukan perlucutan senjata.7. Pada KTT III dibahas masalah. Ketua Non Blok adalah Presiden Aljazair Houari Boumediene. 4. Mengupayakan penyelesaian ketegangan di Afrika dan Timur Tengah. Meningkatkan kerjasama kebudayaan. pangan dunia dan ketegangan di timur tengah. Meningkatkan kerjasama antar anggota GNB dibidang ekonomi. dapat dikelola dengan baik oleh negaranegara GNB agar tidak dikuasai negara asing. Mengajukan dilakukan alih teknologi. Dihadiri oleh 59 negara. di Lusaka ( Zambia) tanggal 8 – 10 September 1970. 8. ilmu pengetahuan dan teknologi. Mengujudkan kerjasama diantara negara GNB tanpa tergantung pada negara maju Menuntut keadilan ekonomi dalam kerjasama ekonomi . perusahaan multi nasional. Mencari keseimbangan antara negara berkembang dengan negara maju khusunya dalam bidang kerjasama ekonomi agar tercipta kerjasama yang lebih adil. Beberapa keputusan dalam KTT IV. kemungkinan kerjasama ekonomi dengan negara maju. 3. 4. dan larangan percobaan nuklir serta penghapusan senjata nuklir. di Aljiers (Aljazair) tanggal 5 – 9 September 1973. 3. 1. 2. hubunganhubungan internasional dan kerjasama ekonomi. Dihadiri oleh 75 negara. demokratisasi. dan pangan dunia dari negara maju 5) KTT Non Blok V Meningkatkan kerjasama dalam upaya menentang semua kekuatan yang melanggar kemerdekaan dan keutuhan wilayah negara lain.

Perang saudara di Kamboja (invasi Vietnam) dan masalah penandatangan perjanjian damai Israel – Mesir (Perjanjian Camp David).Tempat dan waktu penyelenggaraan. pada KTT VI inilah Burma (Myanmar) menyatakan keluar dari tubuh Gerakan Non Blok. 1. di Colombo ( Srilanka) tanggal 16 – 19 Agustus 1976. India Yugoslavia dan Srilanka dengan angota yang bersifat radikal seperti Kuba. 1. 2. di Havana ( Kuba) tanggal 3 – 7 September 1979. Serangan RRC ke Vietnam. Dalam KTT V dibahas masalah. ketegangan baru mereda setelah tokoh pendiri Gerakan Non Blok Yosef Bros Tito memberikan penjelasan. yang menciptakan Tata ekonomi baru dunia. perang saudara di Kamboja dan persetujuan Camp David antara Mesir dan Israel. Aljazair dan Vietnam mengenai masalah Serangan RRC ke Vietnam. Dihadiri oleh 92 negara. Beberapa hasil yang berhasil dirumuskan antara lain . upaya memajukan ekonomi negara anggota termasuk Timor Timur atas usul negara Angola. Sebagai ketua Gerakan Non Blok adalah Presiden Kuba Fidel Castro. ditandai dengan kecenderungan perpecahan dalam tubuh Gerakan Non Blok. Dihadiri oleh 58 negara. Berupaya menyelamatkan dunia dari ancaman perang Nuklir dengan mendesak PBB untuk lebih proaktif mengujudkan perdamaian bersifat lebih adil dalam upaya . sebab menganggap gerakan ini tidak murni lagi. Sebagai ketua Geraka Non Blok adalah Perdana Menteri Srilanka Sirimavo Bandaranaike. oleh karena itu. Menekankan kembali perlunya mempertahankan prinsipprinsip dan kemurnian dari GNB. memperkokoh persatuan. Mengupayakan kemajuan ekonomi negara GNB melalui kerjasama dengan negara maju. Dalam KTT VI dibahas masalah. Kuba berusaha agar Gerakan Non Blok lebih bersahabat pada Uni Soviet. dunia 6) KTT Non Blok VI Pada KTT VI yang berlangsung di Havana. KTT berlangsung tegang. Beberapa keputusan yang berhasil disepakati yakni. disamping adanya perbedaan pandangan antara anggota GNB yang bersifat moderat seperti Indonesia. Tempat dan waktu penyelenggaraan. bahaya perang nuklir.

Memajukan negara-negara GNB melalui 5D(Democracy. KTT dihadiri oleh 103 negara Dalam KTT VIII penekanan pembahasan masalah lebih ditekankan pada aktivitas nyata GNB menyangkut masalah social ekonomi khususnya peningkatan kerjasama ekonomi antar negara GNB sendiri. Development. Beberapa kesepakatan yang berhasil dirumuskan adalah: 1. Menyelesaikan masalah-masalah diantara sesama anggota Non Blok 4. di Beograd ( Yugoslavia) tanggal 4 – 7 September 1989. 7) KTT Non Blok VII Meningkatkan bantuan ekonomi dari negara maju kepada negara sedang berkembang. Sebagai Ketua Gerakan Non Blok adalah Presiden Zimbabwe Robert Mugabe. KTT IX dihadiri oleh 106 negara tercatat 60 . Dalam KTT VII dibahas masalah. Mengecam kebijakan Amerika Serikat terhadap Libya. Kamboja. Mengajak mengakhiri Apartheid di Afrika Selatan 2. Menyerukan agar negara-negara maju menghapuskan proteksionisme dan segala sesuatu yang dapat menghambat kemajuan perdagangan internasional 8) KTT Non Blok VIII Tempat dan waktu penyelenggaraan. Beberapa keputusan yang disepakati yaitu. Tempat dan waktu penyelenggaraan. KTT dihadiri oleh 101 negara. 1. 3. Membantu mengupayakan penyelesaian masalah Kamboja 3. masalah antar sesama anggota Non Blok dan ekonomi.dan Nicaragua.2. pelaksanaannya dialihkan ke India. Sebagai ketua Gerakan Non Blok adalah adalah Presiden Yugoslavia Janez Dinovsek Ph. Meningkatkan kerja sama ekonomi khususnya bidang pangan dan pertanian secara nyata untuk meningkatkan standar hidup rakyat anggota Non Blok. and Desermament) KTT Non Blok VII seharusnya dilaksanakan di Baghdad (Irak) kerena terjadi perang Irak-Iran. 9) KTT Non Blok IX Tempat dan waktu penyelenggaraan. Détente. di New Delhi ( India) tanggal 7 – 11 Maret 1983. Decdonization. di Harare ( Zimbabwe) tanggal 1 – 6 September 1986. Kehadiran pasukan Uni Soviet di Afganistan dan Vietnam di Kamboja.D. 3. Mendukung perjuangan rakyat Afganistan untuk menentukan nasibnya sendiri 2. Afganistan. Ketua Gerakan Non Blok adalah Perdana Menteri India Indira Gandhi.

3. 4. di Jakarta ( Indonesia) tanggal 1 – 6 September 1992. Mengupayakan dialog antara Utara-Selatan Perlunya restrukturisasi PBB. Mendesak PBB agar memberi sanksi kepada Israel yang telah menduduki tanah Palestina. konflik di Yugoslavia. Menyambut baik masuknya Palestina menjadi anggota GNB dan menyerukan seluruh negara di dunia agar segera mengakui Palestina. Sebagai ketua gerakan Non Blok adalah Presiden Indonesia Soeharto.kepala negara dan kepala pemerintahan ikut hadir dan utusan Indonesia dipimpin langsung oleh Presiden Soeharto. Mendukung penyatuan dua Korea tanpa campur tangan asing. Mendorong negara-negara anggota GNB untuk membatu rakyat Somalia yang mengalami kelaparan. 2. Palestina dan Lebanon termasuk masalah ekonomi. Mengupayakan pengurangan dan pengendalian utangutang negara anggota GNB Mendesak PBB agar segera menyelesaikan konflik dan perang saudara di bekas negara Yuoslavia. KTT dihadiri oleh 108 Negara. Dalam KTT IX dibahas masalah. 6. Kamboja. 3. Mendorong negara anggota GNB untuk merumuskanmasalah HAM di negara masing-masing. Palestina. 5. Dalam KTT X Dibahas masalah. 4. integritas dan kesatuanLebanon yang adil. Beberapa kesepakatan yang berhasil dicapai antara lain: 1. 7. Mendukung penuh kedaulatan. kelaparan di Somalia dan masalah HAM. Penangulangan utang luar negeri negara-negara berkembang. kemerdekaan Menyambut baik pelaksanaan JIM I dan JIM II yang dinilai memberi sumbangan berarti bagi penyelesaikan masalah Kamboja. melalui dialog Utara-Selatan Mengutuk Israel atas pengusaan wilayah Palestina dan wilayah-wilayah arab lainnya. . Beberapa kesepakatan yang berhasil dirumuskan: 1. 2. 10) KTT Non Blok X Tempat dan waktu penyelenggaraan. Irak dan Kuwait. Korea.

Menolak segala bentuk bantuan yang dikaitkan dengan politik oleh negaranegara maju. restrukturisasi dan demokratisasi PBB. KTT dihadiri 113 negara. 5. Menghimbau negara-negar maju untuk menghuskan utang negara-negara berkembang yang berpenghasilan rendah. Beberapa keputusan yang diambil yaitu: a) b) c) d) Menyerukan KTT internasional tentang terorisme. Mengajak seluruh negara di dunia untuk menghapuskan sisa-sisa kolonialisme dan imperialisme 6. Meningkatkan dialog Utara-Selatan dalam rangka kerjasama lebih adil yang saling menguntungkan 12) KTT Non Blok XII Tempat dan waktu penyelenggaraan di Durban. afrika Selatan tanggal 3 -4 September 1998. Meneruskan perjuangan restrukturisasi dan demokratisasi serta penataan kembali PBB. Sebagai Ketua GNB ialah Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela. merumuskan sikap GNB (non. 2. Melanjutkan reformasi PBB. lingkungan hidup dan penghapusan/penjadwalan kembali utang negara-negara berkembang. Melaksanakan kewajiban-kewajiban yang terkait dengan lingkungan hidup dan pembangunan PBB. Sebagai ketua GNB ialah Presiden Kolombia Ernesto Samper. 3. PBB. terorisme. . Dalam KTT XI dibahas masalah. Dalam KTT XII dibahas masalah. 7. Mengupayakan penghapusan senjata-senjata pemusnah massal 4. Beberapa kesepakatan yang berhasil dibuat tertuang dalam Seruan dari Kolombia (The Calls from Colombia) yaitu: 1. kerjasama ekonomi.aligned). Kolombia tanggal 18-20 Oktober 1995. perubahan sikap dari konfrontatif menjadi sifat kooperatif.11) KTT Non Blok XI Tempat dan waktu penyelenggaraan di Cartagena. Mengupayakan peningkatan kapasitas keputusan GNB terhadap masalah-masalah dunia. Menghimbau pelucutan senjata nuklir. KTT dihadiri oleh 113 negara.

e) f) Menegaskan komitmen perlunya terus diupayakan Peningkatan kerjasama selatan-selatan. Dalam praktiknya GNB yang vokal. 20 .6 Reposisi Gerakan Non Blok Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non Blok (KTT GNB).Kinerja GNB mengalami titik terendah ketika terjadi peperangan antar negara anggota GNB. 1 http://akrabsenada.site40. Nepotisme. Memang GNB menyuarakan hati nurani umat manusia di dunia. korupsi kekuasaan dan kebendaan adalah ciri-ciri sebagian besar rezim negara dunia ketiga yang menimbulkan kesenjangan sosial yang memprihatinkan dalam masyarakatnya. tapi tidak efektif. Ada berbagai peperangan antarnegara anggota GNB lainnya yang tidak digubris oleh GNB sendiri. maka organisasi ini mampu menjadi alat bagi negaranegara dunia ketiga untuk melakukan diplomasi dengan negara maju. diakses pada 23 April 2010 pukul 16. platform perjuangannya (perdamaian. egaliter dan damai.net/12ipabab2. karena ia merupakan gerakan yang tidak terorganisasi. Akan tetapi. sedangkan ke dalam tubuhnya sendiri nilai-nilai itu tidak diterapkan. keadilan dan persamaan) tidak kredibel. Jika 114 anggota GNB mampu menyamakan persepsi terhadap isu-isu internasional strategis. sehingga bargaining position negara-negara dunia ketiga yang marjinal bisa kuat. Pada hakikatnya ia adalah gerakan perdamaian yang anti imperalis.45 WIB. karena hanya ditujukan keluar dengan negara-negara besar sebagai sasarannya. . GNB tidak efektif. GNB atau Non Alignments Movement adalah organisasi internasional yang didirikan negara-negara dunia ketiga ketika perang dingin sedang berada dalam puncaknya. Indonesia bersama Ir Soekarno adalah salah satu tokoh utama di balik GNB. Suaranya merupakan kekuatan moral yang bertujuan mengubah struktur global yang berlaku demi terbentuknya dunia yang adil.1 2. yang diselenggarakan di Kuala Lumpur. Sekarang ini GNB mempunyai 114 anggota.html. terutama untuk menyamakan persepsi dari negara-negara berkembang sehubungan dengan rencana AS untuk menyerbu Irak.25 Februari 2003 mempunyai makna yang cukup strategis. mayoritas adalah negara berkembang.

Syria-Lebanon 1976. 24 negara terlibat perang antara negara . Hasnan Habib. GNB tidak efektif karena perjuangannya bersifat gerakan yang tidak mempunyai struktur organisasi.Mali. Ethiopia-Somalia. maka GNB akan mengalami babak baru yakni dari gerakan moral akan berubah menjadi gerakan yang terorganisasi.5%) berlangsung di Dunia Ketiga. 53 di antaranya di negara-negara GNB. GNB akan menjadi sebuah organisasi internasional yang modern. Libya Tunisia 1980. 1977-1988. Kedua. 58 (73. Memang Malaysia. Malaysia. Equador-Peru. dengan perincian: 29 negara terlibat dalam perang saudara. sehingga prestasinya tidak bisa optimal. Adanya kritik yang sangat tajam terhadap kinerja GNB yang hanya bergerak pada gerakan moral.Dari lebih kurang 80 negara yang terlibat dalam perang selama dua dasawarsa terakhir. Sebab salah satu syarat organisasi modern adalah adanya sekretariat akan segera terpenuhi. Agenda ini akan menjadi isu utama dalam KTT GNB di Kuala Lumpur. 1981-1983. Bila agenda untuk membentuk sekretariat tetap bisa berhasil. CSIS. IrakKuwait 1991. Sedangkan Yugoslavia sekarang sudah bubar. Kamboja-Vietnam 1979-1991. Akan tetapi posisi Indonesia yang di ujung kebangkrutan ekonomi dan dalam ancaman disintegrasi adalah sebuah pekerjaan rumah dalam negeri yang cukup berat. akan tetapi menjadi pemimpin negara berkembang yang miskin serta penuh problem internal adalah membawa beban yang tidak ringan. dll). Misalnya saja Indonesia ingin menjadi pelopor gagasan perlunya sekretariat tetap bagi operasional GNB. 20-25 Februari 2003. 1986. pertama. Permasalahannya sekarang adalah negara mana yang ingin menjadi pahlawan bagi GNB. tidak ada pemimpin kharismatik yang disegani. Belum lagi para pendiri organisasi ini sudah meninggal dan Yugoslavia sebagai negara yang mengotaki GNB sekarang sudah bubar. sedangkan jumlah anggota terlalu banyak dan sangat heterogen dengan sistem sosial yang masih rapuh. agar eksistensi GNB di . Afrika Selatan bisa diharapkan mampu menjadi leader GNB.Burkina Faso . setelah mempunyai sekretariat tetap. Akhirnya ada pemikiran untuk mendirikan sekretariat tetap GNB. 1997)Dengan demikian. maka operasional GNB dalam sehari-hari dan agenda apa saja yang bisa dijalankan. Iran-Irak 1980-1988. Hal ini bermakna.

Namun sejak pertengahan 1970-an.” Di awal kelahirannya. isu-isu ekonomi mulai menjadi perhatian utama negara-negara anggota GNB. Apalagi PBB (UN) sekarang sudah diplesetkan menjadi United States of United Nation. Josip Broz Tito dari Yugoslavia. dominasi. Dengan demikian di awal abad baru ini GNB harus menjadi kekuatan alternatif selain PBB yang sekarang ini sedang disandera oleh the big terrorist. agenda politik menjadi fokus utama GNB. GNB harus menemukan prosedur dan mekanisme yang sederhana dan fleksibel. Bila ingin selangkah lebih maju. termanusk zionisme dan segala bentuk agresi. Untuk itu.htm. GNB tidak memiliki sekretariat tetap dan 2 http://www. 1979 adalah untuk menjamin “kemerdekaan nasional.com/harian/0302/20/kha1. keutuhan wilayah dan keamanan negara-negara non-blok” dalam perjuangan mereka melawan “imperialisme. AS. gangguan atau hegemoni asing disamping menentang politik blok dan politik negara besar. neokolonialisme. Gamal Abdul Nasser dari Mesir. . rasisme. tetapi efektif. Yugoslavia. Sebab sebagai wadah keluh kesah dunia ketiga GNB tidak cukup dengan gerakan moral saja. Jawaharlal Nehru dari India dan Kwame Nkrumah dari Ghana. apartheid.7 Peran Gerkan Non Blok Bagi Indonesia Gerakan Non Blok (GNB) atau Non-Aligned Movement didirikan pada tahun 1961 dengan diselenggarakannya KTT Pertama GNB di Beograd.suaramerdeka. diakses pada 20 Desember 2010 pukul 17:10 WIB. Tujuan GNB seperti tercantum dalam Deklarasi Havana. Gerakan ini dipelopori oleh Presiden Soekarno dari Indonesia. GNB harus mengubah dirinya dari gerakan menjadi badan. pendudukan. kedaulatan. GNB dan Kelompok 77 (Group of 77/G-77) telah mengadakan serangkaian pertemuan guna membahas masalahmasalah ekonomi dunia dan pembentukan Tata Ekonomi Dunia Baru (New International Economic Order).2 2. yang memungkinkan dilakukannya pemantauan dan pengkoordinasian. GNB saat ini beranggotakan 114 negara.dunia internasional diakui adalah "pekerjaan rumah" yang harus dipikirkan masak-masak dari 114 pemimpin negara anggota organisasi negara-negara dunia ketiga ini dalam KTT GNB di Malaysia ini. kolonialisme.

Bahkan prinsip-prinsip dasar GNB selaras dengan falsafah dan kebijakan bangsa Indonesia sejak awal kemerdekaan. Untuk pertemuan GNB di bawah level summit. semangat ini kembali ditegaskan oleh Dr. tepat tiga tahun setelah kemerdekaan. Jika diperhatikan. Mohammad Hatta. 13. banyak negara anggota GNB yang nampak bergantung pada negara-negara besar. saat kedua Blok Barat dan Blok Timur masih eksis. Namun sebagai pergerakan. keputusan-keputusan yang telah dicapai dan disepakati dalam GNB seringkali masih bersifat morally binding. GNB telah mencatat banyak keberhasilan sebagai kelompok penekan.organisasi digerakan oleh ketua GNB saat ini dengan dibantu oleh ketua lalu dan ketua akan datang (troika). dalam pidatonya di muka Sidang Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat yang berjudul “Mendayung Antara Dua Karang”. New York. terutama dalam forum PBB. • Tahun bergabungnya Indonesia ke dalam GNB Indonesia bergabung dengan GNB sejak gerakan ini didirikan tahun 1961 karena merupakan salah satu pendiri GNB dan telah terlibat dalam 3 Badan penelitian dan pengembangan Departemen Luar Negeri. GNB menempati posisi khusus dalam politik luar negeri Indonesia. Sebagai sebuah suatu pergerakan (movement). Membicarakan mengenai keanggotaan GNB. sedangkan kegiatan sehari-hari diatur coordinating bureau GNB yang berada di PBB. 1986). yang selanjutnya dikukuhkan sebagai politik luar negeri bebas dan aktif. ada baiknya kita melihat kembali dalam sejarah. . terdapat antara lain : ministerial meeting. Semangat non blok ini tertuang dengan jelas pada Pembukaan UUD 1945. Peranan Indonesia sebagai Pendiri Gerakan Non Blok dalam Usaha Memurnikan Tujuan dan Prinsip-prinsipnya (Jakarta : Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Luar Negeri. Sejalan dengan itu. khususnya pada negaranegara Blok Uni Soviet. hal.3 • Kepentingan Indonesia dalam GNB GNB merupakan organisasi multilateral non PBB yang penting bagi dukungan kepentingan Indonesia di forum global karena beranggotakan 2/3 negara anggota PBB. tidak mempunyai kekuatan yang mengikat (obligatory).

Selain itu. Selain itu.pembicaraan awal untuk pembentukan “organisasi” bagi negara-negara yang baru merdeka. Menlu RI bersama delegasi tingkat menteri Komite Palestina GNB tersebut. saat ini menjadi ketua NAM CSSTC (Non-Aligned Movement Center for South-South Technical Cooperation) di Jakarta. dalam meletakkan fondasi pendirian GNB dinilai cukup besar. Indonesia juga memberikan andil yang cukup signifikan dalam membantu upaya-upaya rekonstruksi dan rehabilitasi di Bosnia Herzegovina dengan menyumbang sebesar US$ 8. Dalam kerangka GNB. sebagai salah satu hasil KAA. yang diselenggarakan di Bandung pada tanggal 18-24 April 1955 merupakan momen penting sekaligus embrio berdirinya GNB. Indonesia juga berperan aktif mendukung perjuangan rakyat Palestina. muncul keragu-raguan peran GNB.dengan Utara. Indonesia pernah menjadi ketua GNB (199295). telah memasukkan Indonesia sebagai anggota ke-10 Komite Palestina GNB. sebagai hasil KTT. Dalam KTT ke-10 GNB di Jakarta tahun 1992 dibawah keketuaan Indonesia.075 juta. sebagian besar ketidakpastian dan keragu-raguan mengenai peran dan masa depan GNB berhasil ditanggulangi.bukan konfrontasi -. 1997. • Peran Indonesia dalam GNB Peranan Indonesia. telah berkunjung ke Palestina pada 2 Juni 2002 sebagai ekspresi solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina yang tengah menghadapi kepungan pasukan Israel di Ramallah. tetap menjiwai setiap upaya GNB. termasuk bantuan rakyat Indonesia melalui Majelis Ulama Indonesia sebesar US$ 3 juta. Komite Palestina GNB (Komite-9) dalam KTM ke-12 GNB di New Delhi. Dengan berakhirnya sistem bipolar. Indonesia juga . GNB merupakan forum untuk itu. Indonesia juga menjadi ketua Working Group on Disarmament di GNB dan berperan aktif dalam isu pelucutan senjata internasional. Dalam kaitan ini. dan pelopor kemitraan strategis baru Asia-Afrika melalui KAA 2005. hingga saat ini prinsip-prinsip Dasa Sila Bandung.. menyatakan bahwa yang dibutuhkan GNB bukan hanya agenda bagi Selatan (negara berkembang) . Konferensi Asia-Afrika (KAA). khususnya Presiden Soekarno. namun juga dialog -. Jakarta Message.

.yahoo.com/question/index?qid=20080205050912AAlDxKF. GNB mampu berkiprah secara konstruktif terutama dalam interaksinya baik dengan negara-negara maju maupun dalam organisasi dan badan-badan multilateral/ internasional. GNB mampu merubah persepsi yang pernah melekat di kalangan negara maju bahwa GNB merupakan kelompok yang berpandangan apriori dan hanya bisa menuntut. dialog dan kerjasama serta meninggalkan sikap konfrontatif dan retorika semata. diakses pada 20 Desember 2010 pukul 15:30 WIB.turut berperan aktif dalam membantu upaya-upaya penyelesaian masalah lainnya seperti Irak.4 4 http://id. Dengan sikap kooperatif tersebut. Dengan demikian. Selama masa kepemimpinannya. Sikap ini secara konsekuen diaktualisasikan Indonesia dalam kiprahnya pada masa kepemimpinan Indonesia (1992-1995). Afghanistan dan Semenanjung Korea.answers. • Pandangan Indonesia tentang GNB di masa sekarang dan mendatang Indonesia memandang bahwa GNB merupakan wadah yang tepat bagi negara-negara berkembang untuk memperjuangkan cita-citanya. Indonesia diakui telah berhasil memajukan pendekatan baru GNB yang berorientasikan pada kemitraan.

dikembangkan wacana mengenai politik anti kolonialisme dan perjuangan kemerdekaan bagi bangsa-bangsa Asia Afrika yang pada saat itu masih terjajah. Hakekat Gerakan Non Blok terletak pada sifat “aktif” dan “positif” yang dimilikinya. Dalam konferensi itu. adalah untuk menjamin "kemerdekaan. yaitu Presiden Yugoslavia Yosep Broz Tito. integritas teritorial. seperti yang tercantum dalam Deklarasi Havana tahun 1979. Blok Barat yang dipimpin Amerika Serikat dan Blok Timur yang dipimpin Uni Soviet. Sedangkan sifat aktif dalam Gerakan Non Blok diwujudkan dengan . Presiden Mesir Gamal Abdul Nasser. kedaulatan. Cikal-bakal Gerakan Non Blok ini sebenarnya sudah terlihat ketika dilaksanakannya Konferensi Asia Afrika di Bandung pada tahun 1955. Konsep Non Blok ini sendiri sebenarnya agak mirip tetapi tidak serupa dengan konsep Netral. Tujuan dari gerakan ini. Adapun Gerakan Non Blok ini bukan dimaksudkan untuk menciptakan blok baru. dan Presiden Indonesia Soekarno. membela kepentingan negara-negara yang belum merdeka untuk mencapai kemerdekaan serta mendukung terciptanya perdamaian dunia. Sifat mendasar yang menjadi ciri dalam Gerakan Non Blok adalah ketidakberpihakan pada salah satu blok pertahanan. Perdana Menteri India Pandit Jawaharlal Nehru. Wacana inilah yang kemudian berkembang menjadi politik non blok.BAB III PENUTUP 3. dan keamanan dari negara-negara nonblok". Gerakan Non Blok ini lahir dengan prakarsa 5 pemimpin nasional. Positif dalam arti berusaha meredam ketajaman perselisihan antara kedua blok yang sedang bertikai kala itu.1 Kesimpulan Konsep Gerakan Non Blok pertama kali dicetuskan pada awal tahun 1960-an. Presiden Ghana Kwame Nkrumah. bukan pula untuk bersikap netral murni melainkan tujuan dari Gerakan Non Blok ini adalah untuk menjembatani kedua blok yang tengah bersekutu. sebagai tekad dari negara-negara merdeka dalam melancarkan aksi politiknya sehubungan dengan adanya pertentangan antara kedua blok adidaya kala itu. Blok Barat dan Blok Timur.

menurut penulis. Memang.sumbangannya untuk mewujudkan tatanan hubungan internasional baru yang berdasarkan kemerdekaan. dimulai dari pertikaian-pertikaian antar negara yang kerap terjadi. seperti antara PalestinaIsrael. Gerakan Non Blok merupakan suatu awal yang signifikan dalam pengejawantahan politik luar negeri Indonesia bebas-aktif. Ini disebabkan semakin memburuknya tatanan politik dunia dewasa ini. Selain karena . ekonomi. Dua kiprah yang disebutkan terakhir menunjukkan keberhasilan Gerakan Non Blok kala itu. dan kesejahteraan bersama. sampai kepada hegemoni Amerika Serikat dengan sekutunya. dan juga aliansi. terlepas dari masalah pengutuban dan pemusatan kekuatan dalam bentuk blok yang sudah tidak ditemui lagi. Menurut penulis. masih banyak masalah internasional yang harus dihadapi. Seyogyanya. tetapi begitu banyak masalah internasional yang harus dihadapi”. di masa sekarang peran tersebut harus bergeser seiring dengan tuntutan konstelasi tatanan politik dunia yang sangat timpang. Gerakan Non Blok tetap masih dibutuhkan karena masalah-masalah yang berkembang di dunia bukan lagi sebatas pertarungan antara kedua blok besar. kenyataannya tidaklah demikian. juga ketika Gerakan Non Blok berhasil merealisasikan tujuan utamanya yaitu mencegah meluasnya perpecahan negara-negara di dunia ke dalam blok-blok yang ada akibat dominasi dan hegemoni dua kekuatan besar Amerika Serikat dan Uni Soviet. tim pembuat makalah memuat suatu pernyataan berbunyi: “Walaupun perang dingin di antara kedua blok besar telah lenyap. jika pada masa silam GNB hadir dengan positioning di tengah dua blok kapitaliskomunis. Jadi dapat dikatakan. Dalam makalah “Gerakan Non Blok pada Era Soekarno : Bentuk Konkret Konsistensi Indonesia untuk Meredam Perselisihan antara Blok Barat dan Blok Timur”. penulis meragukan relevansi GNB di jaman sekarang. perdamaian abadi. mengingat kontribusi yang dilakukan Gerakan Non Blok seperti membantu negara-negara untuk mendapatkan hak kemerdekaannya walaupun negara tersebut lemah dalam hal kekuatan militer. keadilan sosial. Tetapi yang perlu diperhatikan di sini adalah pernyataan tersebut seakan menyatakan Gerakan Non Blok masih relevan hingga saat ini. Padahal. Gerakan Non Blok juga dapat dikatakan berhasil kala itu.

Kelompok yang radikal lebih menghendaki adanya suatu perjuangan yang frontal dalam menghadapi masalah-masalah ketidakadilan dan menjadikan Blok Barat sebagai target sasaran mereka.kebijakan-kebijakannya yang dinilai kurang membantu menyelesaikan berbagai persoalan di dunia. tentu dapat dikatakan GNB sudah tidak relevan lagi. dunia semakin dipenuhi oleh berbagai perang dan konflik bersenjata yang terus terjadi. dari penjelasan mengenai kelompok radikal yang cenderung membenci Blok Barat. Selepas dari Perang Dingin. Ini disebabkan runtuhnya . Ironisnya. Jika kembali mengingat semangat dan tujuan awal pembentukan GNB. kita dapat melihat bahwa sebenarnya keanggotaan GNB pun tidak sesuai dengan prinsip awalnya yang tidak berpihak. yang berhaluan radikal dan yang berhaluan moderat. Dalam tubuh GNB sendiri terdapat dua kelompok negara. Bagaimana bisa GNB mewujudkan perdamaian dunia sementara anggota-anggotanya juga saling berperang? Ini sangat bertentangan dengan gagasan GNB mula-mula. perpecahan antar anggota GNB sebenarnya sudah terjadi sejak awal. Di sini bisa kita lihat. Sudah banyak kita temui kasus di mana kemiskinan bisa mengakibatkan terjadinya kekerasan dalam dunia. salah satu cara untuk menciptakan perdamaian dunia adalah juga dengan menciptakan kesejahteraan bagi rakyat-rakyat dunia. yaitu sebagai gerakan bagi negara-negara yang tidak berpihak pada salah satu blok pertahanan. yang masih belum dapat diraih oleh negara-negara anggota GNB. GNB juga tidak berhasil mewujudkan tujuannya untuk menyejahterakan anggotanya dan mewujudkan perdamaian dunia. Selain itu. Hal tersebut senada dengan perkataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidatonya di KTT Non Blok Havana. Masalah berikutnya adalah masalah kesejahteraan. Masalah kemiskinan ini bukanlah masalah yang sederhana. pertikaian itu juga sering terjadi dalam tubuh GNB.” Oleh karena itu. Kenyataannya. terutama dalam bidang ekonomi. GNB banyak dipenuhi oleh anggota yang tidak sepenuhnya tidak berpihak. Kuba: “Tak akan ada perdamaian dan keamanan yang bisa terjamin dalam jangka panjang jika 80 persen manusia di Bumi dikuasai oleh 2 persen pemegang kekayaan. antara kelompok radikal dan kelompok moderat.

Untuk pembaca karya ilmiah ini penulis mengharapkan pembaca dapat mengikuti informasi/berita dunia yang berkaitan dengan perdamaian.Soviet pada abad ke-20 yang menyebabkan GNB menjadi kehilangan momentum politiknya. Chavez menyerukan bahwa KTT GNB di Kuba ini harus menjadi awal berubahnya peta kekuatan dunia. Benarlah apa yang dikatakan Presiden Venezuela. Sudah saatnya bagi GNB untuk mengubah arah perjuangannya dari politik ke arah ekonomi.2 Saran Dalam karya ilmiah ini penulis memberikan saran yaitu 1. ngan yang melanda dunia. mengingat sebagian besar negara anggota GNB masih sangat bergantung pada negara-negara maju. 3. . Kuba 19 September 2006 lalu. 3. dari negaranegara maju lain. Hal ini penting dilakukan untuk mengejar ketinggalan negara-negara anggota GNB. GNB harus berbenah diri dan meningkatkan kesejahteraan rakyatnya masing-masing agar dapat berperan lebih aktif dalam mengurangi ketidakadilan dan ketimpangan sosial. yang notabene dikenal sebagai 3rd world countries. Hugo Chavez dalam KTT GNB di Havana. Inilah yang menjadi tantangan bagi GNB. GNB harus dapat mempertahankan relevansinya sebagai sebuah medium untuk mewujudkan kesejahteraan yang berbuntut pada terwujudnya perdamaian dunia. 2.

pada 20 Desember 2010 pukul 15:30 WIB. Djiwandono. diakses pada 20 diakses .45 http://www.site40.com/harian/0302/20/kha1.htm Desember 2010 pukul 17:10 WIB.DAFTAR PUSTAKA Badan penelitian dan pengembangan Departemen Luar Negeri.suaramerdeka.com/doc/24673759/Gerakan-Non-Blok-Sebuah-Refleksi-KritisTerhadap-Peranan-GNB-Dalam-Dunia-Dewasa-Ini. 1992.html.yahoo. 1986. http://akrabsenada.scribd.http://www. di akses pada 20 Desember 2010 pukul 17:00 WIB WIB.com/question/index?qid=20080205050912AAlDxKF. J. Soedjati. diakses pada 20 Desember 2010 pukul 16. Peranan Indonesia sebagai Pendiri Gerakan Non Blok dalam Usaha Memurnikan Tujuan dan Prinsip-prinsipnya (Jakarta : Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Luar Negeri. http://id. Yogyakarta :Korps Mahasiswa Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Politik Universitas Gadjah mada.net/12ipabab2.answers. Gerakan Non Blok Pasca Perang Dingin.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->