OLEH : 1. LUH MADE AYU L.D 2. MARCELLINA F. E 3. NILAWATI 4. PUAIDI 5. RIYADI M.

ZEIN

Dapat melibatkan seluruh lobus (pneumonia lobaris)atau lebih berbercak (lobuler). Menurut anatomis pneumonia anak dibedakan menjadi pneumonia lobaris. 2000). dan bronkopneumonia. 2000) Pneumonia adalah suatu peradangan alveoli atau pada parenkim paru yang terjadi pada anak. (Kapita Selekta Kedokteran.A. 2001) € € .M. R. (Suriadi. (Sacharin. Pneumonia adalah infeksi saluran pernapasan akut bagian bawah yang mengenai parenkim paru. pneumonia interstisialis. PENGERTIAN € Pneumonia merupakan infeksi akut dari ruang alveoli paru. Jika terbatas pada alveoli yang berdampingan dengan bronchi disebut bronkopneumonia.

tidak perlu antibiotik . tanpa sianosis dan masih sanggup minum.Menurut WHO pneumonia dibedakan menjadi : € € € Pneumonia sangat berat : bila ada sianosis sentral dan tidak sanggup minum. cukup diberi antibiotik oral Bukan pneumonia : hanya batuk tanpa tanda dan gejala seperti di atas. harus dirawat di RS dan diberi antibiotic Pneumonia : bila tidak ada retraksi . tetapi napas cepat : y >60 x/menit pada bayi < 2 bulan y >50 x/menit pada anak 2 bulan ± 1 tahun y >40 x/menit pada anak 1 ± 5 tahun € € Tidak perlu dirawat. harus dirawat di RS Pneumonia berat : bila ada retraksi. tidak perlu dirawat.

Virus influenza. makanan.B. Haemophilus influenza. Pseudomonas. Mycoplasma pneumonia Virus atau kemungkinan virus : Adenovirus. susu). bahan kimia ( minyak tanah. Stafilokokus. Streptokokus. bensin ) . ETIOLOGI € € € € € Bakteri : Pneumokakus (penyebab utama pneumonia). Aspergilus Bahan kimia : Aspirasi ( cairan amnion. cairan lambung. Sitomegalovirus Jamur : Kandida. Histoplasma.

PATOFISIOLOGI Bakteri penyebab terisap ke paru-paru melalui saluran napas menyebabkan reaksi jaringan berupa edema. 2000) Mikroorganisme masuk melalui hidung atau mulut kemudian ke trakea dan bronkus menyebabkan sekret meningkat dan terjadi sarang infiltrat tersebar. Bagian paru yang terkena mengalami konsolidasi. . Pada anak. eritrosit. fibrin. 2001). (Kapita Selekta Kedokteran. yaitu terjadinya sebukan sel PMN (Polimorfonuklear). cairan edema dan kuman ke alveoli.C. yang mempermudah proliferasi dan penyebaran kuman. bronkopneumonia lebih sering terjadi daripada pneumonia lobaris. (Standar Pelayanan Medis Kesehatan Anak RSUD Wates.

. Meningismus Anoreksia Muntah Diare Nyeri abdomen Sumbatan nasal Keluaran nasal. Batuk Bunyi pernafasan Sakit tenggorokan. MANIFESTASI KLINIS € € € € € € € € € € € Demam. .D. lanjut«.

‡ Tanda pneumonia berupa retraksi (penarikan dinding dada bagian bawah ke dalam saat bernapas bersama dengan peningkatan frekuensi napas). suara napas melemah. suara napas melemah. friction rub. sesak napas. perkusi pekak. ‡ Tanda efusi pleura atau empiema berupa gerak dada tertinggal di daerah efusi. takipneu.Lanjutan«. Anak yang lebih besar lebih suka berbaring pada sisi yang sakit dengan lutut tertekuk karena nyeri dada. kaku kuduk/meningismus (iritasi meningen tanpa inflamasi). fremitus melemah. nyeri dada karena iritasi pleura. cuping hidung.  Gejala umum saluran pernapasan bawah berupa batuk. ‡ Tanda infeksi ekstrapulmonal .. nyeri abdomen (kadang terjadi bila iritasi mengenai diafragma pada pneumonia lobus kanan bawah). ekspektorasi sputum. fremitus melemah.. dan ronkhi. perkusi pekak. dan sianosis. merintih.

Sinusitis . Abses kulit 11. Perikarditis 9. Sepsis 2. Syok 4. Otitis Media 10. Meningitis 7. Pneumotorak 6.F. Atelektasis 3. Encepalitis 8. KOMPLIKASI € € € € € € € € € € € 1. Gagal nafas 5.