BAB 2 PENGERTIAN ILMU SOSIAL, METODE ILMIAH, DAN KEBENARAN ILMIAH

A.PENGERTIAN ILMU Mungkin tidak berlebihan jika seorang filsuf Oxford University kontemporer Jerome R.Ravert dalam karyanya The Philosophy of science ,sanpai saat ini mungkin mengakui bahwa ilmu merupakan sebuah kisah suksea luar biasa .Kemenanga-kemenangan ilmu melambangkansuatu proses kumulatif peningkatan pengetahuan dan rangkaian kemenangan tehadap kebodohan dan takhayul dan dari ilmulah kemudian mengalir arus penemuan yang yang berguna untuk kemajuan hidup manusia. Di Indonesia menurut The Liang Gie istilah ilmu atau scien merupakan suatu perkatan yang bermakna jamak ,yaitu sebagai berikut:
1.

ilmiah yang mengacu pada ilmu umum (science in general) tetentu,ilmu biologi ,antropologi,psikologi ,geograpi,sejarah,ekonomi,dan sebagainya.

2. Pengertian imu yang menunjuk pada salah satu bidang pengetahuan ilmiah

1.Ilmu sebagai kumpulan pengetahuan sistematis Pengetian ini lebih menekankan bahwa ilmu merupakan pengetahuan yang sistematis.Ilmu menunjuk pertama-tam a pada kumpulan yang disusun secara sistematis dari pengetahuan yang dihimpun tentang alam semesta yang selalu diperoleh melalui teknik-teknik pengamata yang objektif. Tidak semua pengetahuan adalah ilmu sebab ilmu hanya terbatas pada pengetahuan yang diperoleh secara sistermatis. 2. Ilmu sebagai Metode Penelitian

1. Pengertian ini mengemukakan penekananya bahwa ilmu itu pada hakikatnya sebagai metode penelitian.Para ahli yang nengemukakaan hal tersebut diantaranya: ➢ William J.Goode dalam bukunya Method In Social Research mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode pendekatan terhadap seluruh dunia pengalaman, yakni dunia yang dapat terkena pengalaman oleh manusia.

Caraghan

delangles

dalam

bukunya’’a

guide

historical

Method’’mengemukakan bahwa ilmu pada dasarnya suatu metode untuk menangani masalah.

Harold

H.Titus

dalam

bukunya

‘’Living

Issues

in

Philosophy’’mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode untuk memperoleh pengetahuan yang objektif dan dapat diperiksa kebenaranya. 3.Ilmu sebagai aktivitas penelitian Tokoh yang mengatakan ilmu sebagai aktivitas penelitian diantaranya:

I Charles Singer yang pengetahuan .

yang dikutip dalam bukunya ‘’Critical

Thinking’’mengemukakan bahwa ilmah adalah proses pembuat

John Warfield dalam bukunya ‘’Social Sistem’’ mengatakan tetapi ilmu pun dipandang sebagai proses.Pandangan proses ini paling berkaitan dengan perhatian terhadap penyelidikan karena penyelidikan adalah suatu bagian besar dari ilmu sebagai suatu proses .Dengan demikan jelas bahwa ilmu merupakan aktivitas penelitian .

Kesimpulan ilmu dipandang sebagai keseluruhan pengetahuan kita saat ini ,atau sebagai suatu aktivitas penelitian ,atau sebagai suatu metode untuk memperoleh pengetahuan. B.PENGERTIAN SOSIAL

Istilah sosial (social dalam bahasa inggris )dalam ilmu sosil memiliki arti yang berbeda –beda ,misalkan istilah sosial dalam sosialialisme dengan istilah bepartemen sosial ,jelas keduanya menunjukan makna yang sangat jauh berbeda.Menurut Soekanto apabila istilah sosial pada ilmu sosial mrnunjuk pada objeknya,yaiti masyarakat sosialisme adalah suatu ideologi yang pokok pada prinsip pemilikan umum alat-alat atau produksi dan jasa –jasa bidang ekonomi .sedangkan istilah sosial pada departemen sosial menunjuk pada kegiatan –kegiatan di lapangan sosial .Artinya kegiatan –kegiatan yang ditunjukan untuk mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat dalam bidang kesejahteraan ,sepeti tuna karya,tuna susila,tuna wisma,orang jompo,anak yatim piatu,dan lain-lain.Selain itu Soekanto mengemukakan bahwa istilah sosial pun berkenaan dengan prilaku interpersonal,atau yang berkaitan dengan proses-proses sosial.Secara keilmuan,masyarakat yang menjadi objek kajian ilmu-ilmu sosial ,dapat dilihat sebagai suatu yang terdiri dari berbagai segi .Dilihat dari segi ekonomi akan bersangkut paut dengan paktor produkdi ,distribusi,penggunaan barang-barang serta jasa-jasa .Dari segi politik antaralain berhubungan dengan penggunaan kekuasan dalam masayarakat.Dari segi antropologi budaya lebih menekanka pada masyarakat dan kebudayaanya,dan begitu seterusnya untuk ilmu-ilmu sosial yang lainya,seperti geografi sosial,sejarah,maupun sosiologi. Begitupun tentang pengertian masyarakat (societi)banyak sarjana terdahulu yang mendepinisikan apa itu masyarakat dintaranya: ➢ Menurut Mac Iver dan Page mengemukakan bahwa masyarakat adalah suatu sistem dari kebiasaan dan tata cara, dari wewenang dan kerjasama antara berbagai kelompok dan penggolongan, dari pengawasan tingkah laku serta kebebasan-kebebasan manusia.

Menurut Ralph Linton dalam bukunya yang bejudul “The Study of Man“ mengemukakan bahwa masyarakat merupakan setiap kelompok manusia uang telah hidup dan bekerja bersama cukup lama sehingga mereka dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka

sebagai suatu kesatuan sosial dengan batas-batas yang di rumuskan dengan jelas. ➢ Menurut Selo Soemarjan Menyatakan bahwa masyarakat adalah orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan. Dari pendapat-pendapat di atas dapat di simpulkan bahwa pengertian masyarakat terdiri atas beberapa unsur. a. Manusia yang hidup bersama b. Bercampur untuk waktu yang lama c. Mereka merupakan suatu sistem hidup bersama Sedangkan yang merupakan bentuk umum pada proses-proses sosial adalah interaksi sosial, bahkan ahli sosiologi berpendapat bahwa interaksi sosial tersebut merupakan syarat utama terjadinya aktivitas-aktivitas sosial. Berlangsungnya suatu proses interaksi sosial yang di dasarkan pada berbagai faktor, dan menurut Soekanto di sebabkan melalui : 1. Imitasi Mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses interaksi interaksi sosial tersebut. Sebab salah satu peran positifnya adalah bahwa proses imitasi dapat mendorong seseorang untuk mematuhi kaidah-kaidah dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. 2. Sugesti Berlangsungnya apabila seseorang memberi suatu pandangan atau sikap yang berasal dari dirinya yang kemudian di terima oleh pihak lain secara emosi. 3. Identifikasi Merupakan kecenderungan-kecenderungan ataupun keinginan-keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi identik atau sama dengan orang lain.

4. Simpati

Contohnya kemakmuran maupun mengurangi atau meniadakn sesutu yang tidak di inginka contohnya kemiskinan. Pendapat Bung Hatta mengenai ilmu sosial : 1. merasa senang dan tertarik karena faktor-faktor yang menyebabkan ia patut di kaguminya. D. 3. 2. geografi sosial. politik. baik itu sebatas kerjasama. antropologi. Sebagai critical discourse ( wacana kritis ) artinya pada kajian ini membahas tentang adanya yang keabsahannya tergantung pada kesetiaan pada persyaratan sistem rasionalitas yang kritis dan pada konvensi akademis yang berlaku. bahkan sejarah walaupun di satu sisi ia termasuk ilmu humaniora. C. mungkin istilah tersebut merupakan bentik yang lebih tepat. Sebagai academic interprise memiliki pengertian “ bagiman mestinya “.Sebenarnya merupakan suatu proses yang di sebabkan oleh ketertarikan seseorang oleh pihak lain. Ilmuilmu sosial mencakup sosiologi. Merupakan suatu konsef yang ambisius untuk mendefinisikan seperangkat disiplin akademik yang memberikan perhatian pada aspek-aspek kemasyarakatan manusia. Sebagai applied science artinya bahwa dalm ilmu sosial itu di perlukan untuk mendapatkan atau mencapai hal-hal yang praktis dan berguna entah untuk mewujudkan sesuatu yang di cita-citakan. psikologi. RUANG LINGKUP. maupun karena merasa adanya keterikatan dengan dirinya. PENGERTIAN. sedangkan bentuk jamaknya. Bentuk tunggal ilmu sosial menunjukan sebuah komunitas dan pendekatan yang saat ini hanya di klaim oleh beberapa orang saja . ekonomi. ilmuilmu sosial. DAN PERKEMBANGAN ILMUILMU SOSIAL Istilah ilmu sosial menurut Ralf Dahrendorf seorang ahli sosiologi Jerman dan penulis buku “ class and Class Conflict Industrial Society yang di kenal sebagai pencetus teori konflik Non-Marxis.METODE ILMIAH .

observasi.maupun menyebarkan angket .suatu penelitian tentang gjala-gejala kemasyarakatan dapat menggunakan metode survei. . Secara etimologi metide dari bahasa Yunani “meta”yang berarti sesudah dan hodos yang berarti jalan Dengan demikian metode merupakan langkahlangkah yang diambil menurut urutan tertentu .118) dalam karyanya “Science as a Human Endeavor “mengemukakan bahwa dengan metode ilmiah kami maksudkan struktur rasional dari penyelidikan ilmiah yang hipotesisnya disusun dan diuji .politik dan sebagainya. Menurut George Kneller (1978 .geografi .untuk mencapai pengetahuan yang telah dirancang dan dipakai dalam proses memperoleh pengetahuan (Soeprapto 2003:128) Menurut rumusan “the World Of Science Encyclopedia”(volume 17:181)metode ilmiah diartikan sebagai prosedur yang dipergunakan oleh ilmuan-ilmuan dalam pencarian sistematis terhadap pengrtahuan baru dan peninjauan kembali pengetahuan yang ada.Istilah pendekatan menurut Vernon Van Dyke dalam bukunya yang berjudul “political science”dikemukakan bahwa suatu pendekatan pada prinsipnya adalah ukuran –ukuran untuk memilih masalah dan data yang berkaitan satu sama lain Hal ini diperjelas oleh Kerlinger bahwa pendekata atau rancangan ilmiah merupakan bentuk sistematis yang khusus dari seluruh pemikiran . Metode merupakan prosedur yang mewujudkan pla-pola dan tata langkah dalam suatu penelitian ilmiah(the Liang Gie1999) Teknik adalah suatu spesipik cara operasional dan yang seringkali data bersipat dalam rutin.atauj untuk menangani penelitian.berbagai teknik yang digunakan misalkan wawancara.mekanis. Suatu pendekata dalam menelaah sesuatu dapat dilakukan berdasarkan sudut pandang ataupun tinjauan dari berbagai satu kesatuan karakteristik maupun cabang ilmu seperti sosiologi.ekonomi .Antropologi.sebagai contoh.

Oleh karena itu membutuhkan strategi penelitian atau inkuiri yang beragam pula antara ilmu-ilmu sosial .Menurut Kaplan:Kekhawatiran saya dengan konspsi kesatuan “metode ilmiah”hal itu terasa oleh saya sesuatu justifikasi progmatis yang sungguh mengada ada terus menerus analisis logika kita tidak mampu untuk menerima segalanya secara penuh kedalam catatan . Pendapat yang sangat berbeda mengenai metode ilmiah diantaranya: 1.Lachman diantarnya: 1. Langkah-langkah metode ilmiah menurut Sheldon J.kealaman maupun humaniora.Menurut Arturo Rosenblueth (1970 :1)dalam bukunya”Mind and Brain”mengemukakan bahwa metode ilmiah sebagai proswdur dan ukuran yang dipakai oleh ilmuwan-ilmuwan dalam penyusunan dan pengembangan cabang pengetahuan khusus mereka .Perumusan hipotesis spesipik atau pertanyaan spesifik untuk penyelidikan 2.pemeriksaan kebenara terhadap hasil-hasil yaitu terhadap data dan generalisasi-generalisasi Kaplan kebenaran ilmiah itu beragam rentang penomena yang perlu dipelajari.Pengumpulan data 4.ilmu pun begitu luas dan kompleka.penggolongan data dan pengembangan generalisasi 5.Perancangan penyelidikan 3.jadi tidak benar jika kita memutlakan apa yang disebut metode ilmiah.Menurut Gold Stein :sesungguhnya istilah metode ilmiah adalah menyesatkan 2. Menurut Harold titus metode ilmiah sebagai proses-proses dan langkahlangkah yang membuat ilmu-ilmu menghasilkan pengetetahuan . .

1998:5)oleh karena itu harus diterima apa adanya sebagai suatu given.knower .Sanggahan-sanggahan tersebut mengingatkan kita untuk tidak tergesa-gesa memutlakan keampuha metode ilmiah sebagaimana dekemukaka sebagian orang. Teori korespondensi(Correspondence Theory)teori ini beranggapan bahwa seluruh pernyataan itu benar jika apa yang diungkapkanya itu merupaka fakta.realitas.knowen) . 2.T2. kebenaran iman dan doktrin-doktrin sbsolut agama. Kebenaran pertama (T1)adalah kebenaran metafisik.1998:7)Contoh.T4.dan observer)dan objek (fakta.yaitu yang menunjuk pada perangkat standar moral atau profesional tentang prilaku yang pantas dilakukan termasuk kode etik atau”Code of Conduct” 3.KEBENARAN ILMIAH Julie Rord dalam :”Paradigms and Fairy Tales(1975)”mengemukakan bahwa istilah kebenaran memiliki 4 arti yang berbeda yang ia simbolkan dalam T1. Dalam konteks kebenaran ilmiah yang melibatkan subjek(manusia . Kebenaran keempat(T4)adalah kebenaran empirik . Kebenaran Kedua (T2) adalah kebenaran etik.yaitu : 1. 4. Kebenaran ketiga(T3) kebenaran logis.dan setelah dicocokan dengan realitanya memang Jakarta adalah ibu kota negara Republik Indonesia.Jakarta adalah ibu kota Indonesia. E.dalam arti adanya suatu kenyataan yang interaksionaj antara teori dengan realita (Kattsoff. 1.yaitu kebenaran yang paling mendasar dan puncak dari seluruh kebenaran atau basic ultimate truth (Supriadi . .T3.yang lazimnya dipercayai ssebagai landasan pekerjaan para ilmuwan dalam melakukan penelitian .terdapat tiga teori utama kebenaran.sesuatu dianggap benar apabila secara ligis atau matematis konsisten dan koheren dengan apa yang telah diakui sebagai sesuatu yang benar (dalam pengertian T3) atau sesuai dengan apa yang benar menurut kepercayaan metafisik.

yang beranggapan bahwa kebenaran itu tersimpul pada asfek fungsional secara praktis (Kattsoff. Teori Pragmatis(Pragmatism Theory). 3.antara dua atau lebih logika.2.dalam arti tidak terjadi kontradiktif pada saat bersaman .1996:130-131) BAB 3 STUKTUR DAN PERANAN ILMU .pernyataan”orang yang sederhanakecil kemungkinan untuk berprilaku swrakah maupun materialistik “.Contoh. Teori Koherensi(Coherence Theori)yang beranggapan bahwa sesuatu dianggap benar jika terdapan koherensi atau konsistensi.

PENGERTIAN STRUKTUR ILMU Menurut Joseph J. B.A.Schwab dalam tulisanya “Structur Of The Disciplines Meaning and Significance”konsep struktur bukanlah konsep yang mudah dipahami hal itu mengacu pada bagian –bagian dari suatu objek dan tata cara yang saling berhubungan .Subtantive conceptual Struktur adalah konsep-konsep yang menjadi kerangka berfikir dalan meneliti sesuatu .ukuran untuk menentukan bahwa dat yang diperoleh relevan atau mungkin tidak relevan . Kualiatas atau sifat yang aktual atau dibuat atas dasar fakta-fakta 3.bukan oleh berbagai hal yang telah ditemukan . 4.PENGERTIAN DAN PERANAN FAKTA Menurut Oxford Advanced Learners Dictionary of Current English(2000:449-450)yang dimaksud dengan fakta adalah: 1.Syntactial Structure menyangkut masalh-masalah jalan mana yang akan ditempuh dalam penelitian?cara mengumpulkan data. .Menurutnya suatu disiplin ilmu adalah bentuk konsepsi yang membatasi pokok masalah yang diselidiki dari suatu disiplin dan pengawasan atau pengendalian terhadap penelitianya Struktur suatu disiplin ilmu meliputi dua bagian yaitu subtantive conceptual strukture dan syntactial strukture. Hal yang terjadi dapay dibuktikan oleh hal-hal yang benar. Sesuatu hal yang dikenal sebagai yang benar-benar ada dan terjadi terutama yang dapat dibuktikan oleh bukti yang benar atau dinyatakan benar-benar terjadi .cara menguji data.Syntactial Stucture berhubungsn dengan penelitian yang dilakukan oleh disiplin itu. kriteria yang dipakai dalam menetapkan kualitas data. Sesuatu yang digunakan untuk mengacu pada situasi tertentu atau khusus 2.

kapan. Menurut Sjamsudin fakta adalah erat hubunganya dengan jawaban atas apa. Menurut Schwab (1969:12-14)konsep . Konaep evaluatif. C. 6.cantik atau jelek.pernyatan.Bank (977:84)fakta adalah kejadian berbagai hal atau peristawa tertentuyang pada giliranya menjadi data mentah atau pengamatan dari ilmuwan-ilmuwan sosial. 2.yaitu suatu konsep yang tidak hanya memberikan penjelasan tentang suatu karakteristik yang dimiliki oleh benda .atau informasi yang berisi atau berartimengandung sesuatu yang memiliki kenyataan objektif.5. 1996:5) Menurut James A.erupakan abstraksi.adalah konsep yang menuntut jawaban tentang gambaran suatu benda. Suatu penegasan. Kosep deskriptif.di mana dan juga dapat berupa benda-benda yang benarbenar ada dan atau peristiwa yang pernah terjadi pada masa lalu(Sjamsudin . Konsep campuran.mencerminkan adanya alternatif-alternatif yang beragam.1980:58) 2. Menurut Bachtiar fakta merupakan abstraksi dari kenyataan yang diamati.salah atau benar. Konsep disjungtif. Jenis-jenis konsep menurut Fraenkel: 1. Konsep relasional.tanggapan dan pengalaman kompleks.PENGERTIAN DAN PERANAN KONSEP 1.yaitu konsep yang berfunhsi untuk menghubungkan dari keberadaan dua atau lebih atribut yang semuanya harus ada(Fraenkel.dalam arti luas adalah sesuatu yang ditampilkan dengan benar atau salah karena memiliki realitas objektif. 4.siapa. Konsep konjungtif.yang memiliki arti mengandung suatu hubungan khusus antara dua atribut maupun lebih yang dinyatakan secara eksplisit dengan bilngan tertentu.yang sifatnya terbatas dan dapat diuji kebenaranya secara empiris. 3. 5.yaitu konssep yang berhubungan dengan pertimbangan baik atau buruk .kontruksi logis yang terbentuk dari kesan. Menurut James Bank konsep adalah suatu kata abstrak atau kata yang bermanfaat untuk mengklasifikasikan atau menggolongkan suatu kelompok berbagai hal gagasan atau peristiwa.

tetapi juga sekaligus memberikan sikap ataupun penilaian terhadap pernyataan tersebut. 4. Konsep berguna sebagai mata rantai penghubung ataupun katalisator antardisiplin ilmu D. Konsep dapat berfungsi untuk mereduksi keperluan yang sering dikatakan berulang uiang terhadap sesuatu kajian yang serupa dan sudah diketahui . 6. Melalui konsep itupun adanya klasifikasi atas beberapa individu. Ntermediat Level Generalization yaitu generalisasi yang digunakan dikawasan tertentu dan kebudayaan tertentu 3. Generalisasi Kausal . Konsep berguna untuk menjelaskan sesuatu yang dianggap rumit ataupun memerlukan keterangan yang cukup panjang dan rinci. 3. High Order Generalization yaitui generalisasi yang pemakaianya secara universal.tersebut. Konsep mengandung konotasi negatif dinamakan stereotif 8. Generalisasi deskriftip yaitu suatu generalisasi yang hanya mendeskripsikan suatu hubungan yang ada 2. Generalisasi adalah pernyataan hubungan dua konsep atau lebih 2.PENGERTIAN DAN PERANA GENERALISASI Pengertian generalisasi : 1. Generalisasi merupakan pernyataan yang menjelaskan hubungan antara konsep-konsep yang berfungsi sebagai penbantu berfikir dan memahami Tingkatan generalisasi: 1. 5. 2. Law order Generalization yaitu generalisasi yang digunakan atas data dari dua data atau tiga sampel kecil misalkan tentang kelompok kota pada suatu kawasan tertentu Tipe-tipe generalisasi: 1. Konsep berguna untuk mengonseptualisasikan sesuatu secara cermat melalui simbol-simbol. Generalisasi merupakan pernyataan tentang hubungan antara konsepkonsep dan berfugsi untuk membantu dalam memudahkan pemahaman suatu maksud pernyataan itu 3. Konsep berguna untuk melakukan episiensi dan efektivitas bagi manusia. Generalisasi adlah kesimpulan yang ditarik secara induktif mengenai dua hubungan fakta-fakta atau lebih yang melahirkan teori 4. 2.yaitu suatu generalisasi yang menjelaskan hubungan sebab akibat terjadi suatu peristiwa . Kegunaan konsep bagi kehidupan manusia: 1. Konsep dapat berfungsi memudahkan kita untuk memecahkan masalah. 7.

Generalisasi korelatif. Teori mengorganisasikan kembalio pengalaman –pengalama sebelumnya. Teori berfunhsi untuk melakukan prediksi kontrol. Dengan demikian. Berguna sebagai kerangka kerja untuk melakukan penelitia 2.3. secara harfiah istilah Sosiologi dapat . DAN RUANG LINGKUP SOSIOLOGI Secara terminologi Sosiologi berasal dari bahasa Yunani. Sedangkan logos berarti ilmu atau dapat juga berbicara tentang sesuatu. Fungsi teori menurut Suppes dan Kerling: 1. 3.yaitu generalisasi yang menunjukan adanya hubungan satu sama lain 4. BAB 4 SOSIOLOGI A. Definisi. Unsur-unsur teori menurut Capbell: 1.hipotesis. Deskripsi. Socius yang berarti kawan. Teori mengemukakan kompleksitas peristiwa-peristiwa yang tamoaknta sederhana. 5. ataupun socius bermasyarakat. harus melampaui makna deskripsi denga mengatakan hal-hal apakah yang dapat memberikan pada kita suatu pemahaman tertentu mengenai mengapa suatu kenyataan seperti itu. Penjelasan. PENGERTIAN. yakni kata dan logos. berkawan. 4.merupakan sebuah kegiatan yang tanpa ajhir dan selalu belum selesai serta tanpa batas.memberitahu kita bagaimana prnulis akan memakai istilahistilah kuncinya 2. Teori memberika suatu keragka kerja bagi pengorganisasian butir-butir informasi tertentu.PENGERTIAN DAN PERANAN TEORI Teori adalah suatu suatu preposisi dari masalah yang mengandung variable. Generalisasi kondisional.dan saumsi berdasarkan mertode keilmuwan. KARAKTERISTIK. 3.yaitu suatu generalsasi yang menyarankan apa yang akan terjadi jika seandainya suatu khusus dilaksanakan dengan drmikian adanya suatu persyaratan khusus E.

Roucekj dan Warren (1962: 3) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang hubungan antara manusia dalam kelompok – kelompoknya. 4. 3. 5. 1987: 1). J. termasuk perubahan – perubahan sosial.diartikan ilmu tentang masyarakat (Spencer dan Inkeles. Nimkoff (1959: 12 – 13) berpendapat bahwa Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya. umpamanya pengaruh timbal balik antara segi . serta lapisan sosial. hukum dengan ekonomi. Pitirim Sorokin (1928: 760 – 761) mengemukakan bahwa Sosiologi adalah suatu ilmu tentang hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala – gejala sosial.A. contohnya antara gejala ekonomi dengan non ekonomi. 1982: 4. yaitu organisasi sosial. menurut mereka bahwa struktur sosial keseluruhan jalinan antara unsur – unsur sosial yang pokok. Di bawah ini terdapat beberapa definisi Sosiologi menurut beberapa ahli: 1. yaitu kaidah – kaidah sosial (norma – norma sosial). kelompok – kelompok.A. 2. Selanjutnya. Sedangkan proses sosial adalah pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi (1982: 14) menyatakan bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang struktur sosial dan proses –proses sosial. 7. Abdulsyani. David Popenoe (1983: 107 – 108) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang interaksi manusia dalam masyarakat sebagai suatu keseluruhan. seperti agama. dan sebagainya. gejala keluarga dengan moral. 6. lembaga – lembaga sosial. William Ogburn dan Meyer F.J. van Doom dan C. Meta Spencer dan Alex Inkeles (1982: 4) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang kelompok hidup manusia. Lammers (1964: 24) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang struktur – struktur dan proses – proses kemasyarakatan yang bersifat stabil.

Dengan demikian. 2. dan sebagainya. bukan merupakan ilmu terapan (applied science). sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi saat ini. Dengan demikian. dan berbagai organisasi sosial. 1991: 4). sebagai objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia yang dilihat dari sudut hubungan antarmanusia dan proses – proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. budaya. tentang karakteristik sosiologi menurut Soekanto (1986: 17) mencakup hal – hal berikut. sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi pada saat ini. Horton dan Hunt. Sosiologi bukan merupakan disiplin yang normatif. agama. bisnis. melainkan suatu disiplin yang bersifat kategoris. Sebagai ilmu murni sosiologi bukan disiplin yang normatif. Artinya. serta menganalisis pengaruh kegiatan kelompok terhadap para anggotanya. Dengan demikian. Kelompok tersebut mencakup keluarga. dan bukan mengenai apa yang semestinya terjadi atau seharusnya terjadi. Sosiologi dapat didefinisikan sebagai disiplin ilmu tentang interaksi sosial. kehidupan hukum dengan agama. etnis atau suku bangsa. organisasi sosial. gejala – gejala sosial. 1959: 13. kelompok sosial. menelusuri asal usul pertumbuhannya. mapun perubahan sosial. politik. Sosiologi pun mempelajari perilaku dan interaksi kelompok. 3.kehidupan ekonomi dengan segi kehidupan politik. Sosiologi mencari apa yang menjadi prinsip – prinsip atau hukum – hukum umum dari interaksi antarmanusia individu . struktur sosial. sosiologi dapat dikategorikan sebagai ilmu murni (pure science). Jika ditelaah lebih lanjut. komunitas pemerintahan. 1. Artinya. bukan merupakan bagian ilmu pengetahuan alam maupun kerohanian. dan organisasi lainnya (Ogburn dan Nimkoff. proses sosial. Objek kajian sosiologi adalah masyarakat dan perilaku sosial manusia dengan meneliti kelompok – kelompoknya. Sosiologi merupakan bagian dari ilmu sosial. serta bukan mengenai apa yang terjadi seharusnya terjadi. Sosiologi bertujuan untuk menghasilkan pengertian – pengertian dan pola – pola umum (nomotetik).

Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang menghasilkan pengertian – pengertian dan pola – pola umum. Sosiologi merupakan disiplin ilmu yang memiliki cakupan luas dan banyak cabang yang dipersatukan. 5. Mungkin satu – satunya denominator umum dari sejumlah besar mazhab pemikiran dan strategi riset yang mengklaim mengandung sumber sosiologis adalah fokusnya pada masyarakat. meskipun tidak terlalu kuat oleh strategi hermeneutika dan ambisi untuk mengoreksi kepercayaan umum. bukan tentang ilmu pengetahuan yang konkret. spesialisasi bentuk pengetahuan terakumulasi dengan fokus pada penyimpangan dan kebijakan korektif atau hukuman. ras dan etnis. struktur. dan rasional. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang abstrak. bahan kajian yang diperhatikan dalam sosiologi adalah bentuk – bentuk dan pola – pola peristiwa dalam masyarakat. politik dan institusi politik. serta masyarakat sebagai batasan sehari – hari terhadap tindakan dari kegiatan individu. yang berubah menjadi individu dan menjadi subjek tindakan otonom. . Artinya. maupun proses dari masyarakat manusia. Fenomena modern lainnya yang khas adalah ketegangan konstan antarmanusia yang muncul dari latar belakang tradisional dan komunal. Garis batas bidang tersebut mengikuti divisi fungsional serta lembaga di dalam organisasi masyarakat yang menjawab tuntutan efektif dari bidang manajemen yang telah mapan. faktual.maupun kelompok dan perihal sifat hakiki. dan bukan wujudnya tentang masyarakat yang konkret. Menurut Zygmunt Bauman (2000: 1023) keterkaitan tersebut didasarkan beberapa alasan. dalam perkembangannya sering kali lebih banyak dihubungkan dengan kebangkitan modernitas. tentara dan perang. perkawinan dan keluarga. 1. Sosiologi sebagai ilmu yang memfokuskan pada kajian pola – pola interaksi manusia. 6. isi. bentuk. Jadi. 4. Sosiologi merupakan ilmu sosial yang empiris. 2.

sosiologi pedesaan tidak pernah dapat secara efektif menyatakan statusnya sebagai disiplin ilmu tersendiri yang memiliki objek penyelidikan dan metode penjelasan yang khusus. pada tingkat perusahaan maupun struktur agraria(Newby. ruang lingkup sosiologi dapat dibedakan menjadi beberapa subdisiplin sosiologi. sosiologi wanita (woman sociology). serta kesehatan dan kedokteran (Bauman. Adapun kerangka yang paling sering digunakan untuk mengenali berbagai temuan empiris adalah gagasan tentang suatu “kontinum pedesaan – perkotaan”. 2000: 1032). industri dan pekerjaan. sosiologi pendidikan (educational sociology). Sehingga nasib sosiologi pedesaan saat ini terperangkap dalam sejumlah kontroversi dan harapan. agama dan institusi agama. Sosiologi Pedesaan (Rural Sociology) Jurusan yang pertama kali mengkhususkan sosiologi pedesaan muncul di Amerika Serikat tahun 1930-an. kehidupan urban dan persoalan – persoalannya. Secara sistematis. sosiologi perkotaan (urban sociology). sosiologi medis (medical sociology). seperti sosiologi pedesaan (rural sociology). 1973). sosiologi industri (industrial sociology). sosiologi militer (military sociology). yang berusaha menjelaskan berbagai pendekatan pola sosial dan kultural dengan mengacu kepada tempat masyarakat tersebut di sepanjang kontinum yang bergerak dari tipe pemukiman yang paling kota (the most urban) hingga yang paling desa (the most rural). Jika tradisi . Salah satu aspek yang paling mengganggu dalam sejarah sosiologi pedesaan adalah kegagalan ilmu ini mengembangkan analisis sistematis tentang produksi pertanian. teknologi informasi. sosiologi medis (medical sociology).pendidikan dan media kultural. sosiologi keluarga (family sociology). kemudian muncul beberapa Akademi Land Grant yang dibentuk dalam wilayah kewenangan Departemen Pertanian Amerika Serikat untuk meneliti masalah pedesaan dan melatih ahli sosiologi serta ekstensionis pedesaan untuk kerjasama lembaga – lembaga pemerintah beserta organisasi petani (Hightower. 1. dan sosiologi seni (sociology of art). Sepanjang sejarahnya. 1980).

memberikan peluang munculnya lini baru. 1992). sosiologi industri sejak tahun 1980-an terdapat empat tema baru yang muncul dari riset – riset sosiologi industri. pergeseran dari Fordisme (keadaan ekonomi seusai perang) menuju post Fordisme. dan tidak semata – mata didasarkan pada kenyataan yang sama – sama memiliki pengalaman pedesaan (Long. sosiologi industri lahir pada kurun waktu antara Perang Dunia I dan II. Emile Durkheim. Perkembangan teknologi informasi dan aplikasi – aplikasinya di bidang manufaktur serta perdagangan. dan Max Weber. 2000: 488). yakni feminisme dalam riset. walaupun secara formal. serta secara matang tahun 1960-an dan awal tahun 1970-an (Grint. telah mendorong bangkitnya kembali minat untuk menerapkan gagasan – gagasan konstruktivis sosial dari sosiologi ilmu pengetahuan serta teknologi ke sosiologi kerja dan industri (Grint dan Woolgar. 2. Runtuhnya komunisme di Eropa Timur. mengantarkan bangkitnya minat pada peran norma dan dominasi diri yang sering kali dikaitkan dengan gagasan – gagasan Foulcault dan tokoh pascamodernis lainnya (Reed dan Hughes. Namun. akhirnya makin banyak peneliti yang berpandangan bahwa lokasi pedesaan hanya sekadar entitas empiris atau geografis tempat seseorang bekerja. b. 2000: 942). Sosiologi industri yang hanya menekankan gaya tradisional yang patriarkat. adanya globalisasi industri.awal mengasumsikan bahwa ada perbedaan menyolok antarlokasi pedesaan yang membuat lokasi – lokasi itu memiliki perbedaan dalam hal sosial dan budaya dibandingkan dengan bentuk – bentuk kehidupan sosial perkotaan. Sosiologi Industri (Industrial Sociology) Kelahiran bidang ini mendapat inspirasi dari pemikiran – pemikiran Karl Marx. 1994). a. perkembangan – perkembangan teknologi pengawasan dan bangkitnya individualisme tanpa ikatan tahun 1980-an. Keadaan desa tidak mensyaratkan teori atau implikasi metodologis khusus untuk penelitian. tetapi sangat tergantung pada jenis masalah teoretis dan metodologis yang dikandungnya. Dalam perkembangannya. . c.

Sosiologi Medis (Medical Sociology) Sosiologi medis merupakan bagian dari sosiologi yang kajiannya memfokuskan pada pelestarian ilmu kedokteran. 2000: 643). Hasil kajian awal menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari struktur sosial (kelas sosial) terhadap etiologi dari penyakit psikiatris maupun organis (Amstrong. praktik umum (pengobatan keluarga). Dalam perspektif medis. Setidaknya ada dua alasan yang mendorong pesatnya perkembangan bidang ini. khususnya pada masyarakat modern (Amstrong. psikologi. 1. 2000: 643 – 644). dan psikologi sosial. a. Sosiologi Perkotaan (Urban sociology) Sosiologi urban atau perkotaan adalah studi sosiologi yang menggunakan berbagai statistik di antara populasi dalam kota – kota besar. Meningkatkan minat terhadap pengobatan dalam aspek – aspek sosial dari kondisi sakit (illness). dan pengobatan komunitas (Amstrong. Kajiannya terutama . Pada awal kelahirannya yang dominan adalah perspektif medis. b. minat terhadap studi detail kehidupan sosial pun dilibatkan yang meneliti ekspresi dalam pengalaman sakit pasien.d. Bidang ini berkembang pesat pada sejak tahun 1950-an sampai sekarang. 1. Asumsi bahwa pekerjaan dan produksi merupakan kunci identitas sosial tentang argumen – argumen bahwa pola – pola konsumsi merupakan sumber identitas individual (Hall. geriatrik (perawatan usia lanjut). khususnya tahun 1990-an. terutama pada epidemiologi sosial yang berusaha mengidentifikasi peran dari faktor – faktor sosial terhadap berjangkitnya penyakit menular yang dilakukan oleh para ahli medis dan sosiologi. Dalam perkembangan selanjutnya. 1992: 114). pediatri (kesehatan anak). Berhubungan dengan asumsi – asumsi dan kesadaran bahwa masalah yang terkandung dalam perawatan kesehatan masyarakat modern adalah sebagai bagian integral masalah – masalah sosial. terutama berkaitan dengan psikiatri (berhubungan dengan penyakit jiwa). 2000: 644).

a. ditandai oleh suatu perubahan bentuk sosiologi perkotaan dalam suatu teori ruang kemasyarakatan di bawah globalisasi yang telah begitu besar memengaruhi pekerjaan David Harvey (Kazutaka Hashimoto. Selama dua puluh tahun sejak pengenalannya dari Barat. geopolitik. 2002). Beberapa tema yang relevan dalam kajian sosiologi urban tersebut. Dari 1992 sampai sekarang. di mana sejarah perintisannya sejalan dengan perkembangan gerakan feminisme yang dipelopori oleh Mary Wollstonecraft dalam bukunya A Vindication of The Right of Woman (1779). c. b. Hal itu pun memengaruhi studi masyarakat lainnya sampai ke kota – kota besar di Jepang pada tahun 1970-an. kendati akar – akar historisnya dapat dilacak sejak lahirnya sosiologi sebagai disiplin akademik. Dari 1986 – 1992. perdagangan. dapat dibagi menjadi tiga tahapan. dan lain – lain. terdiri atas tiga kelompok kontributor pemikiran sosiologi utama yang terpilih. perintisannya sejak tahun 1920an dan 1930-an walaupun resminya sejak awal tahun 1970-an yang kemudian menyebar ke berbagai wilayah khususnya Amerika Serikat. a. Periode dari 1977 – 1985. memusatkan pada teori pergerakan sosial dan konsep global di kota besar dalam suatu konteks pembaruan. . Sosiologi Wanita (Woman Sociology) Lahir dan berkembangnya sosiologi wanita. terutama kota – kota di Jepang. ketika sosiologi urban Prancis. dan tempat tinggal terpusat. Sosiologi perkotaan baru dimulai di Eropa. 1.dipusatkan pada studi wilayah perkotaan di mana zona industri. Kelompok teoretisi positivis atau fungsionalis. terutama sekali teori Manuael Castell pernyataannya sangat berpengaruh. di antaranya populasi. ekonomi. menegaskan bahwa tatanan alamiah dominasi laki – laki sebagai suatu perbedaan terhadap argumen – argumen mengenai hak – hak kaum wanita. Dilihat dari perspektif pendorong teori sosiologi wanita tersebut.

terdapat lima bidang utama kajian sosiologi militer. kepangkatan. a. terfokus pada kontrol politik terhadap jaringan militer. Dalam hal ini. Namun. Problem organisasi internal yang menganalisis proses – proses dalam kelompok kecil dan ritual militer dengan tujuan untuk mengidentifikasi problem disiplin dan motivasi. Sosiologi militer tersebut berkembang pesat khususnya di Amerika Serikat. Problem organisasional internal dalam pertempuran. Sosiologi Militer (Military Sociology) bertipe khusus dengan fungsi sosial spesifik (Bredow. memfokuskan berbagai sebab dan konsekuensi dari kudeta militer yang diperankannya dengan membawa . serta peran wanita dalam angkatan bersenjata. Angkatan bersenjata dan masyarakat yang mengkaji tentang citra profesi yang berkaitan dengan dampak perubahan sosial dan teknologi. yang menurut Bredow (2000: 665). masalah – masalah seperti itu sudah lama didiskusikan oleh para sosiolog. dan evaluasi motivasi pertempuran. Akan tetapi. bagi negara – negara berkembang. profil rekrutmen angkatan bersenjata. Fungsi – fungsi tersebut bertolak dari suatu tujuan organisasi keamanan dan sarana – sarananya. dan administrasi lainnya.b. Bidang kajian ini menyoroti angkatan bersenjata sebagai suatu organisasi c. dianalisis ada suatu perbandingan bahwa pada demokrasi Barat rriset militer. Kelompok para teoretisi konflik. Kelompok altenatif. secara formal studi sosiologi militer tersebut baru dimulai selama Perang Dunia II. 2000: 664). d. 1. seperti August Comte maupun Herbert Spencer. Militer dan politik. yakni kelompok aktivis karya sosial dan interaksionis. serta menguraikan cara – cara subkultur militer dibentuk. c. kekuatan. di mana dalam hal ini dianalisis termasuk seleksi para petinggi militer. problem pelatihan dan pendidikan tentara. kepentingan ekonomi. serta kekerasan. b. melukiskan sistem – sistem penindasan yang secara sistematis membatasi kaum wanita. Sebenarnya.

ekonomi. profan. terdapat hubungan yang bersifat dialektis antara keduanya. . disertai peralatan atau perlengkapan dan pengendaliannya. 2002: 37). serta berbagai operasi pemeliharaan perdmaian internasional. dianalisis tentang aspek – aspek keamanan nasional dan internasional. masalah penyimpangan hubungan dengan sosialisasi.atribut – atribut pembangunan dan Praetorisme (bentuk yang biasanya diterapkan oleh militerisme negara berkembang). Para ahli sosiologi agama mencoba untuk menjelaskan efek masyarakat itu pada agama maupun efek agama terhadap masyarakat. dapat dikemukakan bahwa sosiologi agama merupakan cabang dari sosiologi umum yang bertujuan untuk mencari keterangan ilmiah tentang masyarakat agama khususnya. Dengan kata lain. pengembangan. Sosiologi Keluarga (Family Sociology) Mempelajari pembentukan dan perkembangan keluarga. tema universal. dan peran agama dalam masyarakat (Wikipedia. Sosiologi Agama Sosiologi agama merupakan studi sosiologis yang mempelajari studi ilmu budaya secara empiris. pemerintahan. dalam kaitannya dengan agama ini terutama tertuju pada studi praktis. Mencakup hubungan keluarga dengan sistemsosial lainnya. Dalam hal ini. 1. tema universal. 2. struktur sosial. serta implikasinya terhadap anggota keluarga. interaksi. peranan. e. perkembangan.permasalahanyang dihadapi keluarga serta penyelesaiannya. arah perkembangan keluarga pada masa mendatang. disorganisasi keluarga. dan positif yang menuju kepada praktik. 2002). seperti sistem pendidikan. struktur sosial. dan masalah keluarga berencana. Pendekatan sosiologis dalam melihat keluarga. Dari definisi di atas. fungsi dan struktur keluarga. danfungsi keluargadalamera modernisasi maupun pembangunan (Goode. Angkatan bersenjata dalam sistem internasional. latar belakang historis. hubungan keluarga dengan sistem nilai dan organisasi lainnya. 1966: 36). bentuk keluarga. latar belakang historis.dan peran agama dalam masyarakat (Goddijn.

1988: 2). Perkembangan ternyata bidang baru tersebut sangat pesat. Bidang ini cukup bertugas untuk melakukan berbagai riset dan menjadikan institusi pendidikan sebagai sumber data ilmiah. yang menegaskan bahwa untuk memperbaiki masyarakat diperlukan pendidikan (Ballantine. 1976: 6). muncul istilah baru. muncul semangat yang kuat untuk mendirikan sebuah cabang sosiologi yang dinamakan educational sociology (Brookover dalam Pavalko. Sebab perbedaan pemilikan kesempatan untuk memperoleh pendidikan tersebut mengarah kepada monopoli pemilikan sumber – sumber sosial maupun keadilan. Menurut Brookover. ia tidak perlu menjanjikan jawaban sosiologis untuk mengatasi permasalahan sosial yang dihadapi dunia pendidikan. khususny di Amerika Serikat telah 14 universitas yang mengadakan program perkuliahan bidang tersebut. bidang – bidang kajian materi sociology of education tersebut mencakup (a) hubungan sistem pendidikan dengan sistem sosial lain. sociology of education.3. (b) hubungan sekolah dengan komunitas sekitarnya. Ward menegaskan bahwa perbedaan kelas yang terjadi dalam masyarakat bersumber kepada perbedaan pemilikan kesempatan. 1983: 11). yaitu sociology of education. (c) hubungan antarmanusia dalam sistem pendidikan. di mana bidang educational sociology mengandalkan pada problem solving sosial sebagai metodenya (Adiwikarta. hal ini terlihat pada tahun 1914. Sosiologi Pendidikan (Educational Sociology yang Kemudian Menjadi Sociology of Education) Merupakan bidang kajian sosiologi yang perintisannya selalu dikaitkan dengan sosiolog pendidikan bernama Lester Frank Ward pada tahun 1883. terutama Robert Angell terhadap nama subdisiplin itu. Pada abad ke-20. Timbul ketidakpuasan atas educational sociology tersebut dari sosiolog lainnya. (d) pengaruh sekolah terhadap perilaku anak didik . maupun terhadap metodenya sehingga pada tahun 1928. terutama kesempatan dalam memperoleh pendidikan. Bagi Angell. Selanjutnya.

10.Sosiologi Seni Istilah sosiologi seni (sociology of art) digunakan dari sosiologi berbagai seni (sociology of art) atau soiologi seni dan literatur (sociology of art and literature). Sedangkan, sosiologi seni visual relatif jarang dikembangkan dibandingkan sosiologi literatur, drama, maupun film. Implikasinya, sifat generik dari bidang kajian ini mau tidak mau menimbulkan kesulitan dalam analisisnya karena tidak selalu terdapat hubungan linear antara musik dan novel dengan konteks atau politiknya (Wolff, 2000: 41). Namun demikian, sosiologi seni dapat dikatakan sebagai wilayah kajian yang cair karena di dalamnya tidak ada suatu model analisis atau teori yang dominan. A. PENDEKATAN, METODE, TEKNIK, ILMU BANTU, DAN JENIS PENELITIAN 1. Pendekatan Walaupun sosiologi di awal kelahirannya pada abad ke-19 sangat dipengaruhi oleh pemikiran – pemikiran yang bersifat positivistik, khususnya bagi pendirinya Auguste Comte, namun dalam pendekatan sosiologi tidaklah absolut bersifat kuantitatif, melainkan juga dapat menggunakan pendekatan kualitatif (Soekanto, 1986: 36). Dalam pendekatan kuantitatif, sosiologi mengutamakan bahan dan keterangan dengan angka sehingga gejala – gejala yang ditelitinya dapat diukur dengan mempergunakan skala, indeks, tabel, dan formula yang menggunakan statistik. Sedangkan dalam pendekatan kualitatif, sosiologi selalu dikaitkan dengan epistemologi interpretatif dengan penekanan pada makna – makna yang terkandung di dalamnya atau yang ada di balik kenyataan yang teramati. 2. Metode Para ahli sosiologi dalam penelitiannya banyak menggunakan beberapa metode penelitian. a. Metode Deskriptif

Metode ini sering disebut bagian metode empiris yang menekankan pada kajian masa kini. Secara sngkat, metode deskriptif ini adalah suatu metode yang berupaya untuk mengungkap pengejaran atau pelacakan pengetahuan. Metode tersebut dirancang untuk menemukan apa yang sedang terjadi, tentang siapa, di mana, dan kapan. Dengan demikian, dalam metode ini pun termasuk metode survei dengan jumlah sampel yang begitu banyak untuk mengungkap dan mengukur sikap sosial maupun politik, seperti yang dirintis George Gallup dalam The Literary Digest (1936). Dalam metode tersebut, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pertanyaan – pertanyaan yang disusun melalui angket (kuesioner) terhadap responden untuk mengukur pendapat atau tanggapan publik tentang sesuatu yang diteliti (Bailey, 1982: 110; Spencer dan Inkeles, 1982: 32). b. Metode Eksplanatori Metode ini pun merupakan bagian metode empiris. Popenoe (1983: 28) mengemukakan bahwa jika saja dalam studi deskriptif lebih banyak bertanya tentang apa, siapa, kapan, dan di mana maka dalam studi eksplanatori lebih banyak menjawab mengapa dan bagaimana. Oleh karena itu, metode ini bersifat menjelaskan atas jawaban dari pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana”. c. Metode Historis Komparatif Metode ini menekankan pada analisis atas peristiwa – peristiwa masa silam untuk merumuskan prinsip – prinsip umum, yang kemudian digabungkan dengan metode komparatif, dengan menitikberatkan pada perbandingan antara berbagai masyarakat beserta bidangnya untuk memperoleh perbedaan dan persamaan, serta sebab – sebabnya. d. Metode Fungsionalisme Metode ini bertujuan untuk meneliti fungsi lembaga – lembaga kemasyarakatan dan struktur sosial dalam masyarakat. e. Metode Studi Kasus Metode studi kasus merupakan suatu penyelidikan mendalam dari suatu individu, kelompok, atau institusi untuk menentukan variabel itu, dan

hubungannya di antara variabel memengaruhi status atau perilaku yang saat itu menjadi pokok kajian (Fraenkel dan Wallen, 1993: 548). f. Metode Survei Penelitian survei adalah salah satu bentuk dari penelitian yang umum dalam ilmu – ilmu sosial. 1. Teknik Pengumpulan Data Beberapa teknik pengumpulan data yang banyak digunakan dalam kajian sosiologi, di antaranya adalah sosiometri, wawancara, observasi,dan observasi partisipan. a. Sosiometri Dalam sosiometri berusaha meneliti masyarakat secara kuantitatif dengan menggunakan skala dan angka untuk mempelajari hubungan antarmanusia dalam suatu masyarakat. Bidang ini merupakan bidang keahlian psikologi yang mempelajari, mengukur, dan membuat diagram hubungan sosial yang ada pada kelompok kecil (Horton dan Hunt, 1991: 235). b. Wawancara atau Interview Teknik ini adalah situasi peran antarpribadi yang bertemu muka (face to face) ketika seseorang, yakni pewawancara mengajukan pertanyaan – pertanyaan yang dirancang untuk memperoleh jawaban yang relevan dengan masalah penelitian kepada seseorang yang diwawancarai atau responden (Supardan, 2004:159). c. Observasi Observasi adalah pengamatan yang diperoleh secara langsung dan teratur untuk memperoleh data penelitian. d. Observasi Partisipan Bentuk pengamatan yang menyeluruh dari semua jenis metode atau strategi (Patton, 1980). Dalam hal ini, peneliti turut serta dalam berbagai peristiwa dan kegiatan sesuai dengan yang dilakukan oleh subjek penelitian.

1. Ilmu Bantu Beberapa ilmu bantu yang sering digunakan dalam sosiologi, seperti statistik, psikologi, etnologi, arkeologi, dan antropologi, di samping ilmu – ilmu sosial lainnya, seperti sejarah, ekonomi, antropologi, politik, hukum, maupun geografi. a. Statistik Statistik sangat diperlukan dalam sosiologi terutama dalam perhitungan – perhitungan yang menyangkut pendekatan kuantitatif agar hasil – hasil penelitiannya lebih valid, akurat, dan terukur. b. Psikologi Psikologi pun sangat diperlukan dalam kajian sosiologi karena dalam psikologi dapat diperoleh keterangan, baik latar belakang seseorang berperilaku maupun proses – proses mentl yang diperlukan keterangan – keterangannya. c. Etnologi Etnologi adalah ilmu tentang adat istiadat suatu bangsa. Ilmu tersebut sangat diperlukan dalam sosiologi karena menyangkut tradisi – tradisi yang berkembang pada bangsa tersebut. Oleh karena itu, etnologi sering disebut juga sosial antropologi (Shadily, 1984: 20). d. Arkeologi Arkeologi adalah ilmu tentang peninggalan ataupun kebudayaan klasik dari suatu bangsa yang telah silam. e. Antropologi Antropologi telah memasuki kajian kelompok maupun etnis atau ras masyarakat kota ataupun yang lebih maju. Maksud dari hasil penelitian bidang antropologi adalah untuk lebih mudah memahami tentang beberapa keunikan secara ideografis serta memberikan pengertian yang mendalam mengenai masyarakat modern yang lebih luas dan kompleks. 1. Jenis Penelitian Sosiologi

Akan tetapi. dan penelitian interpretasi kritis. SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI Sosiologi yang lahir tahun 1839. SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU YANG NYATA (OBVIOUS) Banyak orang sering memperdebatkan tentang sifat ilmu sosiologi itu. 1986: 339 – 340). di balik itu semua tampak juga yang menekankan bahwa jika sosiologi ingin tetap merupakan sebuah ilmu pengetahuan maka harus merupakan suatu ilmu pengetahuan yang jelas nyata (Popenoe. Sosiologi sebagai science of the obvious hanya dapat dilakukan melalui kajian – kajian yang penuh kehati – hatian dan objektif. Dari sisi fokus kajian mikro. dan mengatasi problema sosial (Soekanto. sosiologi juga berfungsi dalam memberikan informasi untuk mengatasi masalah – masalah keluarga. Adapun beberapa problema sosial tersebut jika dilihat fokus kajiannya secara makro dapat dibedakan berdasarkan bidang – bidang keilmuannya. berasal dari kata Latin socius yang berarti kawan. . 1984: 50 – 52). B. Penelitian Lengkap b. bahwa kita dapat mengetahui dengan penuh percaya diri dalam menjawab banyak pertanyaan tentang tingkah laku manusia dan masyarakat kita. 1983: 5). Penelitian Fact Finding c. C. a. penelitian fact finding. seperti disorganisasi keluarga. Dengan demikian. setidaknya kita mengenal tiga macam penelitian sosiologi. dan logos yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti kata atau berbicara. Penelitian Interpretasi Kritis A. mengidentifikasi. sosiologi berarti berbicara mengenai masyarakat. tidak jauh berbeda dengan ilmu – ilmu sosial lainnya.Dalam penelitian sosiologi (Shadily. KEGUNAAN SOSIOLOGI Kegunaan sosiologi secara praktis dapat berfungsi untuk mengetahui. yakni penelitian lengkap. Tidak sedikit yang mengemukakan bahwa sosiologi sebagaimana layaknya ilmu sosial.

merupakan tokoh yang pertama – tama menulis tentang masyarakat atas dasar data empiris yang konkret dan dituangkan dalam bukunya yang berjudul Principles of Sosiology. tetapi lebih bersifat filsafat sosial dan teoretis berdasarkan buku – buku karya Alfred . ternyata sosiologi kurang berkembang pesat di sana. Manheim. dan Amerika Serikat (Soekanto. Ralf Dahrendorf (Jerman). walaupun arah perkembangan dari ketiga negara tersebut berbeda– beda. Ia mengemukakan bahwa kunci memahami gejala sosial atau gejala alamiah itu adalah hukum evolusi universal (Spencer. Lester F. Jerman. khususnya di Prancis. walaupun dipopulerkan oleh John Stuart Mill dan Herbert Spencer. dan hal ini berbeda dengan di Prancis.seperti Auguste Comte dan Emile Durkheim (Prancis). yaitu Herbert Spencer (1820 – 1830). Nama – nama. Untuk perkembangan sosiologi di Inggris. Lewis Coser. Vilfredo Pareto (Italia). Charles Horton Cooley. Di Indonesia. 1967).begitu pun yang mengajar bukan sarjana – sarjana sosiologi. namun menurut Selo Soemardjan banyak diantara para pujangga dan pemimpin – pemimpin kita yang telah memasukkan unsur – unsur sosiologi dalam ajaran – ajarannya (1965). Sosiologi berkembang dengan pesatnya pada abad ke-20.Ward. Max Weber. Pitirim Sorokin (Rusia). Erving Goffman. 1986:4). walaupun secara formal sebelum kemerdekaan belum berkembang sosiologi sebagai ilmu pengetahuan. Randall Collins (Amerika Serikat). beserta tokoh sosiolog lainnya yang terkemuka dalam perkembangan sosiologi di Eropa dan Amerika. Rechtshogeschool atau Sekolah Tinggi Hukum yang berkedudukan di Jakarta merupakan lembaga perguruan tinggi di Indonesia yang pertama kali memberikan kuliah – kuliah sosiologi sebelum meletusnya Perang Dunia !!. Talcot Parsons. George Herbert Mead. Jerman. dan Amerika Serikat. Georg Simmel. Tokoh ahli kemasyarakatan dari Inggris.Bagi Comte sosiologi merupakan ilmu pengetahuan kemasyarakatan umum yang merupakan hasil terakhir dari perkembangan ilmu pengetahuan. Karl Marx. Herbert Spencer (Inggris).

dan hubungan antara politik dan institusi sosial lainnya. 3. begitu pun para ahli sosiologi. 1965. ilmu sejarah melihat kita ke belakang untuk menggambarkan suatu peristiwa. psikologi sosial kajiannya dengan . Lepold von Wise Steinmezt. Akan tetapi. para ahli sosiologi banyak meminjam peranan penyelidikan historis. dan Bierens de Haan (Soemardjan. 2. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Ekonomi Hubungan antara ekonomi dan sosiologi bahwa ekonomi yang merupakan basis perilaku sosial yang ikut menentukan tipe dan bentuk interaksi mereka. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Politik Ilmu politik memusatkan perhatiannya pada pemerintah dan penggunaan kekuatan politis. para ahli sosiologi menjadi lebih tertarik pada pertanyaan perilaku politik.1986: 43 HUBUNGAN SOSIOLOGI DENGAN ILMU SOSIAL LAINNYA 1. 1983: 7). dan makna tentang peristiwa yang lampau itu. 4. Pada sisi lain. Hubungan Sosiologi dengan Psikologi Psikologi jelas berbeda dengan sosiologi karena dalam kajian psikologi memusatkan pada pengalaman individu dibandingkan dengan sosiologi yang menekankan kelompok sosial. Para ahli sosiologi mengakui bahwa ekonomi dan material itu memiliki pengaruh atas minat serta motivasi kerja pada masyarakat (Popenoe. Di dalam putaran mereka. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Sejarah Dalam hal ini.Vierkandt. seperti alasan orang – orang ikut serta berpolitik bergabung dalam pergerakan politik atau mendukung isu – isu politik. Soekanto. Para akademisi melihat ilmu politik terutama dari gagasan di belakang sistem pemerintah pada operasi proses politik itu. Penyelidikan sejarah telah bergeser dari laporan tentang orang – orang dan tempat – tempat untuk menggambarkan kecenderungan sosial yang luas dari waktu ke waktu. urutan.

Hubungan Sosiologi dengan Antropologi Antropologi adalah studi biologi manusia dan kebudayaannya dalam semua periode dan dalam semua bagian – bagian dari dunia itu. Hal itu mendukung metode dan disiplin pengetahuan kedua – duanya. mengasumsikan bahwa kondisi – kondisi material dari eksistensi manusia. Sanderson mengemukakan bahwa paling tidak terdapat enam strategi teoretis berkaitan dengan luasnya kajian sosiologi makro. menurut sosiolog Popenoe (1983: 8 – 9) serta Spencer dan Inkeles (1982: 20). Dengan semikian. Sosiologi makro menurut Popenoe (1983: 9) sebagai “… the study of the large scale structures of society and how they relate to one another”. yaitu sosiologi makro dan sosiologi mikro. DAN PERSPEKTIF DOMINAN DALAM SOSIOLOGI Untuk memudahkan pemahaman fokus kajian dalam sosiologi. sosiologi lebih memusatkan pada peradaban modern yang relatif maju. FOKUS ANALISIS. 1) Materialisme. 2) Idealisme.cara memahami kepribadian dan perilaku yang dipengaruhi oleh individu – individu sosial adalah hubungan erat dengan sosiologi. KLASIFIKASI KENYATAAN SOSIAL. Ilmu antropologi fisik berkonsentrasi pada dua aspek. cakupannya dapat dibedakan menjadi dua macam. Sedangkan ilmu antropologi budaya mengkaji pengembangan dan kultur yang sebagian besar difokuskan pada masyarakat dan budaya pramodern. . jelas dalam sosiologi makro tersebut struktur kajian masyarakatnya berskala luas dan mempertanyakan bagaimana mereka berhubungan satu sama lain. Sebagai perbandingan. walaupun sekarang objek kajian yang demikian banyak terjadi pergeseran. yakni evolusi biologi manusia dan perbedaan fisik antara orang – orang did dunia. 5. A. Para ahli sosiologi banyak yang memunjam konsep – konsep dan pendekatan antropologi. menegaskan signifikasi pikiran manusia dan kreasinya.

khususnya dalam keluarga. Tingkat Individual 3. memandang masyarakat sebagai arena di mana masing – masing individu dan kelompok bertarung untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan keinginannya. yang dalam praktiknya berarti menggunakan bagian – bagian dari setiap yang ada untuk menjelaskan banyak kehidupan sosial. OBJEKTIVITAS DALAM SOSIOLOGI Objektif merupakan sosiologi merupakan hal yang utama jika bukan pertama dalam keharusan ilmiah. Untuk memudahkan pemahaman dalam mengklasifikasikan berbagai tingkatan dalam kenyataan sosial. menurut Johnson (1986: 61 – 62) dapat dibedakan menjadi 4 (empat) tingkatan 1. Tingkat Budaya 2. memusatkan perhatian kepada upaya mendeskripsikan dan menjelaskan transformasi sosial jangka panjang. Kita harus mengetahui dan waspada terhadap . Sedangkan untuk kajian sosiologi mikro menurut Popenoe (1983). dalam arti lebih memfokuskan pada kajian individual sebagai makhluk sosial. Tidaklah cukup dengan bersedia mengetahui sesuatu sebagaimana adanya. yang diasumsikan akan memperlihatkan arah transformasi untuk seluruh perubahan dalam masyarakat manusia. “… the study of the individual as social being”. Sosiologi mikro tersebut menurut Douglas (1980) sering disebut sebagai the sosiology of everyday life yang bersifat mikro. 6) Strategi elektisisme.3) Fungsionalisme. Tingkat Struktur Sosial A. 4) Strategi konflik. berusaha menjelaskan ciri – ciri dasar kehidupan manusia sebagai respons terhadap kebutuhan dan permintaan masyarakat sebagai sistem sosial yang pernah tetap. 5) Strategi evolusioner. memberikan toleransi kepada semua sudut pandang yang ada. Tingkat Interpersonal 4.

usaha untuk membuat terminologi yang lebih tepat telah menjadikan sebagian besarnya tanpa hasil (Quated dalam Gitter dan Manheim. kedapatan. dan tidak tentu. Zetterberg menuliskan dengan jernih tentang masalah ini sebagai berikut. ambigu. Sosiologists have spent much energy in developing technical definitions. kepentingan dan nilai – nilai seseorang. studi ilmiah di atas kebanyakan eksperimen. namun hal tersebut dapat dipelajari. but to date they have not achieved a consensus about them that is commensurate with their effort. Melalui latihan yang tepat dalam metodologi. serta mencatat contoh – contoh penggunaan data. Ilmuan menerbitkan hasil penelitiannya sehingga dengan demikian karya mereka dapat diperiksa oleh para sejawat ilmuan lainnya. seorang pengamat pada akhirnya mungkin dapat mengembangkan kemampuannya untuk menembus berbagai lapisan penipuan diri dan memandang fakta dengan objektivitas ilmiah pada tingkat yang lebih tinggi. Sebab bagi seorang pengamat objektivitas tidaklah datang sedemikian mudah. dan penyimpangan. At present there are so many different . B. seorang ahli sosiologi yang terpandang menetapkan bahwa konsep – konsep yang menjadi kunci dalam sosiologis adalah samar – samar. 1947. Dengan demikian. yaitu kritik dari rekan sejawat. Kita akan dapat lebih objektif apabila kita semakin waspada terhadap preferensi – preferensi pribadi kita untuk kemudian menyingkirkannya. beberapa bahaya umum terhadap objektivitas adalah kepentingan pribadi. melihat fakta dalam suatu arah tertentu karena pengaruh kebiasaan. KONSEP – KONSEP SOSIOLOGI Herbert Blumer. baik secara objektif maupun subjektif. karya yang bermutu rendah akan segera terlihat dan para ilmuan yang membiarkan preferensinya mengatur penggunaan data akan mendapt kritik tajam. Berkat proses penerbitan dan kritik tersebut. harapan. Para ilmuan memiliki juga sekutu yang kuat. 2). biasanya secara tidak sadar. Secara sederhana penyimpangan adalah suatu kecenderungan.penyimpangan – penyimpangan yang mungkin kita lakukan.

Soekanto.competing definitions for key sociological notions such as “status” and “social role” that these terms are no more valuable than their counterparts …. 1993: 466). 1966: 30). norma. konflik sosial. dan hierarki. kelompok. 3. mencakup masyarakat. Norma Suatu norma adalah suatu standar atau kode yang memandu perilaku masyarakat. Kita memerlukan konsep yang diutarakan dengan teliti untuk melangsungkan suatu diskusi ilmiiah. Perumusan konser menyebabkan ilmu pengetahuan bertambah. peran. globalisasi. 1. patriarki. Sanksi Sansksi adalah suatu rangsangan untuk melakukan atau tidak melakukan suatu perbuatan (Soekanto. Masyarakat Masyarakat adalah golongan besar atau kecil yang terdiri dari beberapa manusia yang dengan sendirinya bertalian secara golongan dan merupakan sistem sosial yang saling memengaruhi satu sama lain (Shadily. 1984:31. 1993: 446). interaksi sosial. Adapun konsep – konsep yang terdapat dalam sosiologi tersebut. 4. . 2. Horton dan Hunt (1991: 48-49) mengemukakan pendapat yang jauh berbeda. 2. Peran Peran adalah satuan keteraturan perilaku yang diharapkan dari individu. perubahan sosial. patronase. Sebaliknya. permasalahan sosial. sanksi. penyimpangan. In everyday speech” (Zetterberg. Mereka beranggapan bahwa studi sosiologi yang menggunakan konsep – konsep tersebut paling tidak ada dua manfaat: 1.

kelompok. Namun demikian. Akan tetapi. 10. Permasalahan Sosial Istilah permasalahan sosial merujuk kepada suatu kondisi yang tidak diinginkan. studi tentang permasalahan sosial dapat dibagi menjadi dua kelompok. 1987: 560). 2000: 995). istilah penyimpangan tersebut tetap lebih luas dari pada kriminalitas karena menyimpang itu tidak sepenuhnya melanggar secara kriminal. Penyimpangan Istilah penyimpangan atau deviance sebenarnya dalam sosiologi telah lama ada sejak awal kelahiran ilmu tersebut. disensor. maupun pribadi dengan kelompok (Popenoe. tidak adail berbahaya. ofensif. makna sosiologisnya baru muncul belakangan. organisasi. perlu dibatasi . 8.Globalisasi . 1993: 247). 2000:227228).para sosiolog dan kriminolog mengartikan sebagai perilaku yang terlarang . Konflik Sosial Konflik sosial adalah pertentangan sosial yang bertujuan untuk menguasai atau menghancurkan pihak lain. yakni pendekatan realis dan objektif dan konstruksionalisme sosial (Pawluch. 6. Interaksi Sosial Interaksi sosial adalah proses sosial yang menyangkut hubungan timbala balik antar pribadi. 1983: 104.5. kultur. 7. Dalam pendekatannya. dan masyarakat pada waktu tertentu (Ritzer. diancam hukuman atau label lain yang dianggap buruk sehingga istilah tersebut sering di padankan dengan pelanggaran aturan (Rock. Soekanto. 9. Perubahan Sosial Perubahan sosial mengacu pada variasi hubungan antarindividu. dan dalam pengertian tertentu mengancam kehidupan masyarakat. kelompok.

A. 11. 2000:421). dan biasanya Gereja Katolik Roma. bukan jaminan bahwa kejadian atau peristiwa tersebut tidak membawa pengaruh di tempat lain (Ohmae. maupun teritorial sehingga apapun yang terjadi dan berlangsung di satu tempat.Istilah globalisasi merujuk pada implikasi tidak berartinya lagi jarak nasional. Dalam pengertian yang lebih luas. 2000: 734). dengan loyalitas primordial sebagai dasar tali perhubungan (Kuntjoro-Jakti. Istilah ini memiliki penggunaan yang cukup luas. Teori Tindakan Sosial dan Sistem Sosial Talcot Parsons . 14.Patronase Istilah patronase dalam istilah ilmu – ilmu sosial lebih banyak dikaitkan dengan bitokrasi sehingga dikenal birokrasi patrimonial. regional. 12. prestise. Ditinjau dari historisnya. dan klien adalah kawula. 13. pemerintahan pendeta. 2002: 3-30). di mana patron adalah gusti atau juragan. TEORI – TEORI SOSIOLOGI 1. seumur hidup. implisit dianggap mengikat seluruh hidup. tatanan. atau prioritas.Patriarki Secara harfiah patriarki berarti aturan dari pihak ayah. merujuk pada organisasi bertingkat dari para pendeta atau paderi (Halsey. secara umum konsep hierarki diserap oleh ilmu – ilmu sosial pada mulanya hanya mengacu kepada gereja. 1980: 6). peringkat kekuatan. 2000: 433).Hierarki Konsep hierarki merujuk kepada suatu jenjang. Hubungan antara gusti dan kawula tersebut bersifat ikatan pribadi. namun umumnya memiliki kecenderungan untuk mendeskripsikan kondisi superioritas laki – laki atas perempuan (Cannel. Dalam birokrasi patrimonial ini serupa dengan lembaga perkawulaan.Kelompok Konsep kelompok atau group secara umum dapat didefinisikan sebagai sekumpulan orang yang disatukan oleh suatu prinsip dengan pola rekrutmen hak dan kewajiban tertentu (Holy.

Teori Strukturasi Anthony Giddens 5. Teori Dramaturgi Erving Goffman 4. Teori Globalisasi “of Nothing” George Ritzer BAB 5 ANTROPOLOGI . Ogburn 3. Teori Evolusi Sosial Herbert Spencer 2. Teori Sistem Sosial 1.a. Teori Tindakan Sosial b. Teori Teknologi dan Ketinggalan Budaya (Cultural Lag) William F.

Antropolgi budaya lebih menekankan kepada 4 aspek yang tersusun : . Masalah terjadinya aneka ragam ciri fisik manusia 3. 1. Para antropologi sering mengemukakan antropologi merupakan studi tentang umat manusia dan prilakunya. Masalah asal dan perkembangan manusia secara biologis 2. Antropologi budaya Memfokuskan perhatiannya pada kebudayaan manusia ataupun cara hidupnya dalam masyarakat. asal kata anthropos berarti maberarti ilmu. Secara khusus ilmu antropologi terbagi kedalam 5 sub ilmu yang mempelajari : 1.A. dan untuk memperolah pengertian atupnusia dan logos un pemahaman yang lengkap tentang keanekaragaman manusia. Masalah 5. Antropologi fisik Mempelajari manusia sebagai organisme biologis yang melacak perkembangan manusia menurut evolusinya dan menyelidiki variasi biologisnya dalam berbagai jenis. Masalah terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam kebudayaan manusia 4.Pengertian dan Ruang Lingkup Antropologi Istilah antropologi berasal dari bahasa Yunani. 2. terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam bahasa yang diucapkan di seluruh dunia Masalah mengenai asas-asas dari masyarakat dan kebudayaan manusia dari aneka ragam suku bangsa yang tersebar di seluruh dunia masa kini.

selain antropologi fisik dan kebudayaan adalah : . yang termasuk bidang-bidang khusus secara tematis dalam antropologi lainnya.dan bentuk sosial antara kelompok satu dengan yang lainnya. Menyangkut hubungan kebudayaan dengan kekuasaan c. lebih memusatkan perhatiannya pada kebudayaan-kebudayaannya zaman sekarang. struktur. Hanya dengan mempelajari mekanisme. Preferensi dan pemikiran individual dimana terjadi hubungan antara jati diri dan emosi. Pertimbangan politik b. sebagaimana yang dapat disaksikan langsung. dialami serta didiskusikan dengan pendukung kebudayaannya. b. Ia merupakan deskripsi suatu bahasa maupun sejarah bahasa yang digunakan. yaitu : a.dapat kita ketahui alasan perbedaan keyakinan.a. c. Secara keseluruhan. Antropologi linguistik Ernest cassirer mengatakan bahwa manusia adalah mahluk yang paling mahir dalam menggunakan simbol-simbol sehingga manusia disebut homo symbolicum. nilai. cabang antropologi budaya ini dibagi menjadi 3 bagian. yakni alat yang digunakan manusia untuk mentransformasikan dirinya sendiri. Seperti yang telah dikemukakan diatas. telaahnya pun terpusat pada prilku manusia. Menyangkut bahasa dalam antropologi budaya d. Disinilah antropologilinguistik berperan. serta sarana-sarana diluar diri manusia. Arkeologi Adalah cabang antropologi kebudayaan yang mempelajari benda-benda peninggalan lama dengan maksud untuk menggambarkan serta menerangkan prilaku manusia karena dalam peninggalan-peninggalan lama itulah terpantul ekspresi kebudayaannya. prilaku. Etnologi Pendekatan etnologi adalah etnografi.

sampai sekarang tiadak mudah untuk mendefinisikan subjek kajiannya.Pendekatan. yaitu 1. Teknik. A.perdagangan. Begitu luasnya ruang lingkup antropologi medis ini. Ilmu Bantu.sedikitnya ada 4 macam penelitian komparatif. Penelitian komparatif dengan tujuan menyusun sejarah kebudayaan manusia secara inferesial . 2. Antropologi medis Antropologi medis ini banyak membahas hubungan antara penyakit dan kebudayaan yang tampak mempengaruhi evolusi manusia tertuma berdasarkan hasi-hasil penemuan paleopatologi.serta tinjauan tentang berbagai bentuk pengaturan sosial dan ideologis manusia untuk mendukung kehidupan materi manusia. Antropologi sosial Dalam kajiannya. Ruang lingkup antropologi ekonomi tersebut mencakup riset tentang teknologi. 4. sarana dalam ilmu antropologi. Antropologi ekonomi Bidang ini merupakan cara manusia dalam mempertahankan dan mengekspresikan diri melalui penggunaan barang dan jasa material. Metode. 3. Antropologi psikologi Bidang ini merupakan wilayah antropologi yang mengkaji tentang hubungan antara individu dengan makna dan nilai dengan kebiasaan sosial dari sistem budaya yang ada. antropologi sosial mendeskripsikan proyek evolusionis yang bertujuan merekontruksi masyarakat primitif asli dan mencatat perkembangannya melalui berbagai tingkat peradaban. Konsumsi.1.produksi. dan Jenis Penelitian Antropologi Menurut Gopala.

dengan berbagiai metode analisis kebudayaan yang berupa daftar kata-kata. Penelitian komparatif untuk taksonomi kebudayaan 4. dan antar gejala kebudayaan untuk membuat generalisasigeneralisasi mengenai tingkah laku manusia pada umumnya. atau fosil-fosil manusia dari zaman ke zaman yang tersimpan dalam lapisan bumi dan didapat dengan berbagai penggalian. baik lahir maupun sifat bagian dalam. Paleoantropologi Merupakan ilmu tentang asal usul atau soal terjadinya evolusi makhluk manusia dengan mempergunakan bahan penelitian melalui sisa-sisa tubuh yang telah membatu. yaitu 1. pelukisan tentang ciri dan tata bahasa dari beratus-ratus bahasa suku bangsa yang tersebar di berbagai tempat dimuka bumi ini. Penelitian komparatif untuk menggambarkan suatu kebudayaan 3. Penelitian komparatif untik menguji korelasi-korelasi antar unsur. etnologi Merupakan bagian ilmu atropologi tentang asas-asas manusia . mempelajari kebudayaan-kebudayaan dalam kehidupan masyarakat dari . antar pranata. Kemudian jika dilihat dari beberapa ilmu yang merupakan bagian dalam ilmu antropologi. Prehistori Merupakan ilmu tentang perkembangan dan penyebaran semua kebudayaan manusia sejak sebelum manusia mengenal tulisan atau huruf 5. 3. 2. Etnolinguistik atau antropologi linguistik Suatu ilmu yang berkaitan erat dengan ilu antropologi. Antropologi fisik Merupakan bagian ilmu antropologi yang mempelajari suatu pengertian tentang sejarah terjadinya aneka warna makhluk manusia jika dipandang dari sudut ciri-ciri tubuhnya. 4. menurut Koentjaratningrat mencakup 5 disiplin ilmu.2.

Hubungan Antropologi dengan Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya 1. Sedangkan Antropologi budaya berusaha mempelajari manusia berdasarkan kebudayaan nya. Tujuannya sudah jelas adalah untuk memperluas arena perbandingan di samping untuk merekam berbagai budaya sebelum budaya-budaya itu lenyap. Hubungan antropologi dengan sosiologi Objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia terutama dari sudut hubungan antar manusia dan proses-proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat.Tujuan dan Kegunaan Antropologi Setiap antropologi yang memulai penelitian lapangan perdana nya. B.bangsa-bangsa tertentu yang tersebar dimuka bumi ini pada masa sekarang. Sedangkan data yang digunakan ahli antropologi dapat berupa data dari suatu masyarakat atau studi komparatif diantara sejumlah besar masyarakat. Hubungan antropologi dengan psikologi . 2. pada umumnya mencari suatu bangsa atau kelompok yang belum pernah di teliti. Selain itu. paling tidak mendekati objektif dan sistematis. Ia tidak hanya sebagai suatu disiplin ilmu yang bersifat akademis tetapi juga merupakan suatu cara hidup yang berusaha menyampaikan kepada para mahasiswa apa yang telah diketahui orang. antropologi bermaksud mempelajari umat manusia secara objektif. A. Antropologi fisik memusatkan perhatiannya pada manusia sebagai organisme biologis yang tekanannya pada upaya melacak evolusi perkembangan manusia dan mempelajari pariasi-pariasi biologis dalam spesies manusia. Antropologi memang merupakan studi tentang manusia.

psikologi membahas faktor-faktor penyebab prilaku manusia secara internal. 4. akan memberi pengertian banyak kepada seorang ahli sejarah untuk mengisi latar belakang dari peristiwa polotik dalam sejarah yang menjadi objek penyelidikannya. Hubungan antara antropologi dengan ilmu politik Agar dapat memahami latar belakang dan adat istiadat tradisional dari suku bangsa itulah maka metode analisis antropologi menjadi penting bagi seorang ahli ilmu politik untuk mendapat pengertian tentang tingkahlaku dari partai politik yang di telitinya. Hubungan antroplogi dengan ilmu sejarah Konsep-konsep tentang kehidupan masyarakat yang di kembangkan oleh antropologi dan ilmu-ilmu sosial alinnya. seperti motifasi. 3. minat. Sedangkan dalam antropologi. yaitu lingkungan fisik. Hubungan antropologi dengan ilmu ekonomi Seorang ahli ekonomi yang akan membangun ekonomi di negara-negara. sistem gotongroyong. 6. Hubungan antropologi dengan ilmu geografi Antropologi berusaha menyelami keanekaragaman manusia jika dilihat dari ras. lingkungan keluarga. misalnya sikap terhadap kerja. A. Untuk pengumpulan keterangan komparatif tersebut. etnis. dan sebagainya yang menyangkut bahan komparatif tentang berbagai unsur dari sistem kemasyarakatan seorang ekonom. tentu akan memerlukan bahan komparatif mengenai. ilmu antropologi memiliki manfaat yang tinggi bagi . konsep diri. khususnya antropologi budaya lebih bersifat faktor eksternal. maupun budayanya. 5.Hal itu tampak karena dalam psikologi pada hakikatnya mempelajari prilaku manusia dan proses-proses mentalnya. Dengan demikian. sikap.Objektifitas Dalam Antropologi di negara-negara. dan lingkungan sosial dalam arti luas. dan lain-lain. sikap terhadap kekayaan.

B. yaitu: 1. mengamati lembaga-lembaga. Koentjaraningrat memaparkan bahwa lembagalembaga antropologi etnologi merupakan awal lahirnya antropologi. dan tidak membatasi diri pada studi-studi tentang masyarakay modern barat. boleh jadi etnografi merupakan bagian yang paling sukses dalam antropologi sosial dan budaya. Melihat gambaran ilmu-ilmu sosial. banyak ahli antropologi berpendirian bahwa penelitian dan perbandingan etnografi akan memudahkan perkambangan ilmu sosial yang benar-benar universal.Masalah lama dalam ilmu-ilmu sosial yang belum terpecahkan sampai sekarang adalah mengenai kesenjangan peneliti. 2. 3. pranata. terutama dalam antropologi karena dalam cara pengumpulan data dasarnya yang rumit dalam persoalan tersebut. meyakini bahwasannya etnografi komparatif akan mengangkat unsur. Barangkali soal inilah yang paling sulit dan menjadi kendala. Jika disimak tentang perkembangan ilmu-ilmu bagian antropologi. orang-orang yang di anggap primitif itu secara kesejarahan dapat memberikan pemahaman tentang cara hidup nenek moyang manusia. menyentuh umat manusia. Menurut pemikiran evolusionistis. perkembangan ilmu tersebut melalui suatu tahapan yang panjang. . antropologi berkecimplung selama satu tahun atau lebih dalam kancah suatu budaya yang eksotik yang dipelajarinya. Secara tradisional menurut David Kapplan dan Albert A Manners. Sejarah Perkembangan Antropologi Dalam sejarah lahirnya antropologi. Sejumlh ahli antropologi yang dipengaruhi oleh etnologi dan kemudian sosio biologi.unsur kemanusiaan yang universal. dan cara hidup. Akan tetapi apa sebenarnya manfaat yang dapat di petik dari studistudi etnografi yang umumnya menangani komunitas-komunitas kecil terasing itu ? menurut Kuper ada 4 jawaban.

Kelompok kebudayaan sebagai warisan sosial atau tradisi 3. kebudayaan sebagai keterkaitan dalam proses-proses Kelompok kebudayaan sebagai sistem simbol. Tradisui 9.Magis 13.Kekerabatan 12. nilainilai. paling tidak terdapat 7 kelompok pengertiaan kebudayaan. Kebudayaan sebagai struktur atau pola-pola kebudayan 6.Stereotip 11. Para humanis yang acap kali skeptis terhadap generalisasi-generalisasi mengenai prilaku manusia. Akulturasi 7. Kelompok psikologis. Ras dan etnik 10.Tabu . Evolusi 3.4. Etnosentrisme 8. Difusi 6. A. Enkulturasi 5. Adapun yang merupakan contoh konsep antropologi di antaranya. Culture area 4.Konsep-Konsep Antropologi Konsep kebudayaan yang paling umum. dan kelakuan. 4. 5. Kelompok kebudayaan sebagai keseluruhan kompleks kehidupan manusia 2. Kebudayaan 2. Kelompok kebudayaan sebagai hasil perbuatan atau kecerdasan manusia 7. Kelompok kebudayaan sebagai cara dan aturan termasuk cita-cita. yaitu : 1. berpendapat bahwa pemahaman terhadap kehidupan yang asing itu sendiri akan banyak gunanya. 1.

Evolusi Evolusi tidak terbatas pada bidang biologi saja. Etnosentrisme Penilaian yang baik terhadap sikap-sikap dan pola kebudayaan kelompoknya sendiri. 7. Difusi Orang dapat saja beranggapan bahwa dengan meluasnya unsur-unsur budaya menyimpulkan bahwa telah terjadi proses difusi budaya 6.14. 8. . Culture area Pertumbuhan kebudayaan menyebabkan timbulmnya unsur-unsur baru yang akan mendesak unsur-unsur budaya lama ke arah pinggir. sekeliling daerah pusat pertumbuhan budaya itu 4. Tradisi Aktivitas kebudayaan yang bermaksud untuk memuaskan suatu rangkaian dari sejumlah kebutuhan naluri makhluk manusia yang berhubungan dengan seluruh kehidupannya.Generalisasi-Generalisasi Antropologi 1. Akulturasi Perpaduan dua budaya tanpa menghilangkan budaya aslinya. 9.Perkawinan A. Kebudayaan Dalam mengapresiasi budaya bangsa. Ras dan etnik Ras merupakan suatu konsep biologi yang valid. melainkan meluas pada bidang sosial dan kebudayaan 3. Enkulturasi Proses enkulturasi seseorang terhadap budaya orang lain itu di perlukan 5. 2. Sedangkan konsep etnik lebih merujuk kepada kesatuan-kesatuan sosial dalam sistem sosial. setiap kebudayaan di samping memiliki kelemahan juga memiliki keunggulan.

10. jahat dan mudah disalah gunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan 13. Dalam kaitannya dengan persepsi manusia dengan waktu. tabu memilki nilai-nilai kegunaan yang perlu dijaga oleh masyarakat dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidupnya. Dalam kaitannya dengan makna dari pekerjaan.Tabu Dalam pandangan kaum fungsionalis. . b.Magis Magis memang kejam. 14. Dalam kaitannya dengan hubungan antar sesama manusia. e. b. Teori evolusi sosiokultural a. Teori orientasi nilai budaya a.Stereotip Berkembangnya prasangka dan stereotip antar etnik yang terjadi di indonesia akan memperlemah rasa persatuan dan kesatuan bangsa indonesia 11. Evolusi sosiokultural bukanlah proses tunggal.Perkawinan Untuk mengatur proses pemilihan pasangan dan perkawinan memiliki norma yang begitu kompleks. c. 12. d. 1. Dalam kaitannya dengan makna hidup manusia. A.Teori-Teori Antropologi 1. tetapi peranan ayah maupun ibu dalam masyarakat tradisional sangatlah bervariasi.Kekerabatan Ikatan ibu dan anak dapat diamati dan dinilai secara universal. Berkenaan dengan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Evolusi sosiokultural meliputi seluruh sistem sosiokultural maupun komponen-komponen yang terpisah dari sistem tersebut.

. Manusia memecahkan beberapa persoalan hidupnya selalu dengan akal dan sisitem pengetahuannya. Zaman peradaban masa kini 1. Zaman barbar tua e. Ilmu gaib mulanya hanya untuk mengatasi pemecahan masalah hidup yang berada diluar kemampuan akal dan sistem pengetahuannya. terjadi ketika berbagi masyarakat yang semula mengikuti banyak persamaan yang serupa. Teori evolusi animisme dan magic a. Evolusi paralel. dan evolusi divergen. merupakan evolusi yang terjadi dalam dua atau lebih sosiobudaya tang berkembang dengan cara yang sama dan dengan tingkat yang pada dasarnya sama. namun akhirnya mengikuti pola yang serupa kemajuannya. e. Zaman peradaban purba h. Teori evolusi kebudayaan a. Zaman liar madya c. Zaman barbar muda g. Zaman barbar madya f. Evolusi divergen. e. d. Karena penggunaan magic tidak selalu berhasil maka mulailah diyakini bahwa alam semesta dihuni oleh makhluk-makhluk halus yang lebih berkuasa daripada manusia.c. b. terjadi ketika berbagai masyarakat berbeda perkembangannya. namun akhirnya mencapai tingkat perkembangan yang jauh berbeda. Zaman liar tua b. Asal mula religi adalah kesadaran manusia akan adanya jiwa c. Evolusi konvergen. f. Zaman liar muda d. evolusi konvergen. d. 1. Animisme adalah suatu kepercayaan pada semua benda. Perbedaan tersebut dapat dirinci sebagai evolusi paralelel.

Pertama magic simpatetis. Disamping sistem keyakinan dan doktrin sisitem upacara pun merupakan suatu perwujudan dan religi yang memerlukan studi analisis khusus. terutama darahnya kepada dewa. Pada prinsipnya. Teori evolusi keluarga a. c. Tahap promiskuitas b. Sistem patriarchate. tetapi dapat juga dari dalam kelompok yang sama. dimana manusia menyajikan sebagian dari seekor binatang. Antara agama dan magic itu berbeda. upacara sesaji.f. 1. Lambat laun manusia sadar akan hubungan antara ibu dengan anaknya sebagai suatu kelompok keluarga inti dalam masyarakat. Upacara religi tersebut. g. d. . kedua magic senggol. 1. kemudian memakan sendiri sisa daging dan darahnya. Perkawinan tidak selalu dari luar kelompok. b. c. dimana ayah menjadi kepala keluarga. Teori upacara sesaji a. biasnya dilaksanakan oleh banyak warga masyarakat dan memiliki fungsi sosial untuk mengintensifkan solidaritas masyarakat. Magic memiliki 2 prinsip utama.

Menurut pengertian yang dikemukakan Eratosthenes. Pengerian bumi dalam geografi.BAB 6 ILMU GEOGRAFI A. baik itu gejala dan proses alamnya. yaitu geo yang berarti bumi dan graphein yang berarti lukisan atau tulisan.PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP GEOGRAFI Geografi berasal dari bahasa Yunani. maupun gejala proses kehidupannya. melainkan juga meliputi gejala dan prosesnya. geografika berarti tulisan tentang bumi. dan manusia sebagai penghuni bumi. tidak hanya berkenaan dengan fisik alamiah bumi saja. . binatang. Gejala diproses kehidupan melibatkan kehidupan tumbuh-tumbuhan.

Geografi sebagai suatu penelaahan gejala dan relasi keruangan Dalam hal ini geografi berperan sebagai “pisau” analisis terhadap fenomenafenomena. yaitu sebagai berikut: a. Sebab pertumbuhan penduduk yang begitu pesat.Secara sederhana. Lingkungan Lingkungan alamiah pada suatu wilayah terdiri atas permukaan lahan itu sendiri. 2. Meningkatkan penelitian praktis untuk kepentingan kehidupan dalam meningkatkan kesejahteraan umat manusia (Sumaatmadja. dan . flora dan fauna yang tertinggal didalamnya. Meningkatkan pelaksanaan penelitian ilmiah demi disiplin geografi itu sendiri yang dinamis sesuai dengan kebutuhan pengembangan ilmu yang makin pesat. tata ruang. Lapisan tanah yang menutupi permukaan itu. Geografi sebagai disiplin tata guna lahan Di sini. baik alamiah maupu insaniah. Fokusnya adalah sifat dan saling berkaitan antara tiga konsep yaitu. lingkungan. b. where. titik beratnya pada aspek pemanfaatan atau pendayagunaan ruang geografi yang harus semakin ditingkatkan. dan how. 3. 1988:41). 1. when. dan tempat. dapat dikemukakan bahwa cakupan dan peranan geografi itu setidaknya memiliki 4 hal yang dikemukakan dari hasil penelitian UNESCO (1965: 12-35) maupun Lousbury (1975: 1-6) yaitu: 1. hidrologi permukaan air di wilayah itu. why. pembahasan geografi itu pada hakikatnya dapat menjawab substansi pertanyaan-pertanyaaan tentang what. Geografi sebagai bidang ilmu penelitian Hal itu dimaksudkan agar dua haldapat tercapai. Geografi sebagai suatu sintesis Artinya. Ilmu geografi kontemporer bahwa secara sederhana geografi merupakan disiplin akademik yang terutama berkaitan dengan penguraian dan pemahaman atas perbedaan-perbedaan kewilayahan dalam distribusi lokasi dipermukaan bumi. 4.

sejak awal terjadinya geografi politik sebagai suatu bangunan pengetahuan yang koheren pada akhir ke-19. Semua unsure itu terjalin dalam suatu sistem lingkungan yang kompleks. Dalam sejaranhya. Identitas fisik dan sosial budaya dipengaruhi oleh tempat. Sebab mengenal siapa dirinya dan orang lain. Tempat Tempat merupakan pusat bagi geografi karena peranannya sebagai faktor pembatas dalam perkembangan manusia. distribusi. 2000: 267). tetapi juga esensi dalam berbagai skala ( antara perkotaan dan perdesaan) terdapat hubungan yang erat. 3. Tempat merupakan lingkungan pergaulan. 2. 2000:408).atmosfer yang terdapat di atasnya. Geografi ekonomi mulai diakui sebagai bidang studi tersendiri pada akhir abad ke-19 dan kebangkitannya bertolak dari kolonialisme Eropa ( Barnes. serta konsumsi atas berbagai barang dan jasa yang dilakukan pada tempat-tempat yang saling berjauhan. Adapun cabang-cabang dari geografi manusia ( human man geography) mencakup: 1. sub disiplin ini telah mengalami empat fase . selain dengan lingkungan fisiknya juga sosialnya. Tata Ruang Tata ruang merupakan fokus kajian bagi para ahli geografi manusia. pertukaran atau perdagangan. juga didasarkan pada tempat. serta mengingat pentingnya tempat sebagai kontruksi dunia ( Johnston. Hal ini bukan semata-mata karena penggunaan lahan oleh manusia selama sekian decade menjadi topik yang penuh perhatian. Geografi Politik ( Political Geography) Geografi politik menekankan bahwa teritorial ditafsirkan sebagai hubungan mendasar antara kedaulatan negara dengan tanah air nasional yang terletak di jantung legitimasi dan praktik negara modern. diciptakan oleh manusia dalam konteks persepsi mereka mengenai alam dan sosialnya. Geografi Ekonomi ( Ecnomic Goegraphy) Geografi ekonomi menguraikan tentang produksi. 2.

2000: 981). dan ilmu kedokteran dengan ilmu-ilmu sosial lain. tata ruang. bahkan menuntut pentingnya hubungan antara demografi. analisis wilayah. sosial. dan lingkugan. biologi manusia. 4. Geografi Sejarah (Hystorical Geography) Geografi sejarah sebagai studi mengenai masa lalu yang mencerminkan keanekaragaman geografi itu sendiri. Seperti ekologi. dan pluralistik. 5. Geografi Urban ( Urban Geography) Geografi urban berkaitan dengan sifat-sifat.fungional. melainkan juga masalah-masalah modern. serta lansekap. yakni lingkunan. bidang ini menempati tempat yang berbeda dan terpisah diantara sub bidang geografi. Dengan demikian. Geografi Sosial ( Social Geography) Geografi sosial merupakan sebuah sub disiplin dari geografi sebagai sebuah subjek yang mengaitkan ilmu-ilmu sosial dengan ilmu-ilmu alamiah. 6. Geografi Populasi ( Population Geography) Bagian geografi dapat dibedakan tentang karya para ahli yang terfokus pada penyebaran populasi. terutama dengan sosiologi serta ilmu ekonomi. Sistem Informasi Geografi ( Geograpical Information Sistem) . 7. politik. Dalam geografi sosial menyetarakan keseluruhan dengan geografi manusia yaitu dengan kekuatan ilmu-ilmu sosial dari disiplin ilmu tersebut dalam hubungan manusia ( masyarakat) dengan alam. budaya. tata ruang. ekonomi. serta meliputi topic-topik mulai dari tektonik samapai psikoanalisis( Smith. demografi. 3. Ia tidak hanya mencakup geografi tradisional yang berhubungan dengan tempat.perkembangan utama. kotak kecil dan besar. lokasi. dan berbagai cara yang mempengaruhi atau dipengaruhi oleh proses fisik. dengan karya yang berusaha memahami faktorFaktor yang mempengaruhi variasi dalam penyebaran tersebut.

Pada setiap sistem informasi geografi harus menyertakan data. Pendekatan Gegrafi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kuatifikasi dan keyakinan pada keteraturan statistic yang merupakan bukti adanya sebaba akibat empiris. memanipulasi. Tujuan metode deskriptif adalah untuk mendeskriptikan atau menjelaskan peristiwa dan kejadian yang ada pada masa . menyimpan. namun penggunaan sistem ini secara lengkap baru menyebar luas tahun 1980-an ketika biaya pengadaan komputermenurun tajam dan perangkat komputer sudah menjaadi hal yang umum.Sistem informasi geografi adalah sistem komputer yang terintegrasi yang digunakan untuk mengumpulkan. perangkat keras. Metode Penelitian Geografi a. METODE. Sistem informasi geografi ini dikembangkan oleh para ahli geografi sejak tahun 1960-an. seperti yang disyratkan oleh teorinya. Pendekatan Analisis Keruangan b. Metode diskriptif Metode diskriptif banyak digunakan sejk ilmu geografi lahir sebagai disiplin ilmu yang bersifat akademis. menambah. dan menampilkan semua bentuk informasi mengenai masalah geogrfis ( Unwin 2000:402). Pendekan Kompleks Wilayah • Pedekatan keruangan • Pendekatan ekologi ( ecological approach) • Pendekatan historis ataupun kronologi • Pendekatan sistem (sistem approach) 1. DAN TEKNIK PENELITIAN GEOGRAFI 1. Pendekatan Ekologi c. menganalisis. A. Beberapa macam pendekatan geografi yang sering digunakan diantaranya: a.PENDEKATAN. dan personil pelaksanaanya.

dan studi literatur. kuesioner. Teknik ini banyak sekali digunakan untuk penlitia-penelitian geografis. b. Teknik ini dilakukan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan langsung terhadap responden secara verbal. Wawancara (Interview) Wawwancara merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmu geografi yang dilakukan oleh peneliti(interviewer) terhadap respon (interviewee) untuk memperoleh keterangan yang lebih jauh dari sekedar observasi.sekarang. Teknik Penelitian Geografi Teknik penelitian yang banyak digunakan dalam ilmu geografi. c. Dalam metode deskriptif terbagi-bagi lagi menjadi metode studi kasus. dan studi pengembangan. keyakinan pada keteraturan statistikmerupakan bukti adanya hubungan sebab akibat empiris sseperti yang disyaratka oleh teorinya. Observasi Lapangan (Field Observation) Observasi lapangan merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmugeografi yang berusaha melihat langsung tentang gejala dan masalah geografis. Metode Eksperimen dan Korelasi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kantifikasi. wawancara. survey. dimana variable yang dikaji telah terjadi sebelumnya atau tidak diberiperlakuan khusus. 1. studi dokumentasi. misalnya observasi lapangan. b. bahkan merupakan teknik pengumpulan data yang paling dominan ( Sumaatmadja.Metode ex Post Facto Metode ini untuk melihat dan mengkaji hubungan antara dua variabel atau lebih. baik formal maupun informal. Ex Post Facto artinya sesudah fakta karena dalam penelitian ini peneliti tidak perlu melakuakn manipulasi atau perlakuan terhadap variable bebas. Kuesioner atau Angket . 1988:105). c. a.

prinsip. dan hokum-hukum yang berlaku dalam ilmu geografi. motivasi. Oleh karena itu. A. yaitu untuk mengkontruksi mengenai orang. sebagian orang menganggap pengetahuan tentang bumi masih sangat dipengaruhi oleh mitologi. tuntutan. Studi Dokumentar Studi dokumentar merupakan teknik pengumpulan data yang merupakan upaya untuk mengkaji setiap bahan tertulis. pada mulanya hanya dalam bentuk cerita yang disampaikan oleh seseorang kepada yang lainnya. 1998: 161). . kegiatan organisasi. perasaan. (Fraenkel dan Wallen. Tujuannya hampir sama dengan wawancara.pada zaman Homeros dan Hesiodos. konsep. kepedulian dan lain-lain. e. pengetahuan mengenai suatu wilayah yang meliputi aspek-aspek alamiah dan insaniah. kejadian. serta catatan (record) dokumen dapat dibagi dalam dua kelompok. pada mulanya disiplin geografi tidak tersusun secara sistematis seperti sekarang ini. Sifat dokumen adalah tidak reaktif sehinga tidak sukar diperoleh dengan teknik kajian isi. Studi Kepustakaan Studi kepustakaan merupakan teknik pengumpulan data dengan megkaji berbagai teori. 1999: 19).Kuesioner atau angket merupakan teknik pengumpulan data dengan menyebarkan sejumlah pertanyaan-pertanyaan. sustu penelitian geografi musthail dilakukan tanpa disertai kajian kepustakaan (Sumaatmadja. Pada abad ke-9 sampai ke-8 sebelum Masehi. film.1993:112-113). terutama mitos kosmogonis ( keterangan tentang asal usul serta sifat kejadiankejadian dalam alam semesta) (Bertens.baik yang bersifat terbuka maupun tertutup dan dilakukan melalui pertanyaan-pertanyaan tertulis. Selain itu. yaitu dokumen pribadi dan dokumen resmi. (Moleong. d.SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU GEOGRAFI Seperti halnya ilmu-ilmu sosial lainnya. Semuanya ini diperlukan sebagai data teritik yang releven dengan kebutuhan kajian atau penelitian. 1988: 110).

peperangan. logos (akal budi dan rasio) mengganti mitos (Bintarto dan Hadisumarno. Sejak itu. secara sederhana pengalaman perjalan itu dilukiskan kedalam bentuk peta. sehingga corak pengetahuan tentang bumi tersebut mulai memiliki dasar ilmu pasti/ alam yang lebih baik. nasional. baik tingkat lokal. pandangan paham geografi sangat dipengaruhi oleh pandangan filsafat spekulatif maupun sejarawan yang berusaha memadukan ilmu pengetahuan geografi dengan sejarah. Tidak sedikit uraian geografi bersifat sejarah. Makin meningkatnya minat pada isu-isu lingkungan.Pada zaman Thales (640-548 SM). Kemudian terdorong oleh kebutuhan untuk mempermudah perjalanan berikutnya. MANFAAT TERAPAN GEOGRAFI Sebagai disiplin akademis yang memiliki potensi terapan untuk memahami mengenai dunia. Pada zaman Yunani kuno. masih beranggapan bahwa bumi berbentuk silinder yang terapung di atas air dengan separuh bola hampa diatasnya. 1979:2). Pendapat itu hilang seabad kemudian setelah Parmenides (515-455 SM) mengemukakan pendapatnya bahwa bumi memiliki bentuk bulat. Hal ini tampak dalam usaha penaksiran dampak lingkungan. B. telah menjadi perhatian para ahli geografi. . atau sebaliknya uraian sejarah bersifat geografi. terdapat beberapa pendapat.maupun global. seberapa perlunya segi terapan ini karena beragamnya tuntutan yang dikemukakan kepada disiplin ini maupun kepada akademisinya secara umum. dan pertahanan. regional. Banyak karya mereka menekankan kedua sisi. perdagangan. Lambat laun pengaruh mitologi itu semakin berkurang dengan berkembangnya pengaruh ilmu alam sejak abad ke-6 SM. penyelidikan tentang bumi dilakukan dengan memakai logika. peta tersebut sangat membantu dalam memvisualisasikan suatu objek telaahan. yakni proses yang terjadi dalam lingkungan fisik dan dampak aktivitas manusia terhadap proses tersebut serta hasilnya. Bagi kepentingan perjalanan. Dengan demikian.

curah hujaan dan penyinaran matahari. Sensus Penduduk Sensus penduduk merupakan suatu konsep geografi sosial yang jika dilihat dari sejarah aktivitasnya. Biasanya. Ada yang bertujuan untuk digunakan dalam bidang pertanian.KONSEP-KONSEP GEOGRAFI 1. Sensus pu dikembangkan untuk mengumpulkan informasi mengenai perumahan.C. 2. Klafikasi iklim memiliki tujuan yang berbeda-beda. Laut . 3. untuk menggambarkan keadaan iklim. Unsure-unsur yang menggambarkan keadaan cuaca atau iklim meliputi suhu udara kelembaban udara. sektor manufaktur. dan dunia bisnis (Taeuber. angin. pertanian industry pertambangan. 4. perdagangan maupun perindustrian. dibuat klafikasi iklim. Tempat Konsep tempat (place) merujuk kepada suatu wilayah di mana orang hidup berada. konsep tempat memiliki peran penting karena kedudukan dan konstribusi tempat member banyak arti dan makna bagi manusia serta bagi organisasi lainnya. keadaan variasinya dari tahun ke tahun dan keadaan ekstremnya. Iklim Iklim menurut Ensiklopedia Indonesia (1984: 1376-1377) adalah keadaaan rata-rata dari cuaca di suatu daerah dalam periode tertentu. Dalam analisis geografi. dahulunya lebih berorientasi untuk taksiran kekuatan militer dan perpajakan. 2000: 99). merupakan salah satu kegiatan statistik tertua dan terluas yang dilakukan oleh pemerintah di seluruh dunia.

Sedangkan secara geografis. dan manusia. yaitu lanjutan lereng daratan di bawah permukaan laut. Dari pantai ke laut dalam. Benua Istilah benua dalam Ensiklopedia Indonesia (1984:449)merujuk pada suatu daratan yang begitu luas sehingga bagian tengah daratan yang luas tersebut tidak mendapat pengaruh angin laut sama sekali.000 meter baru terdapat dasar laut yang dalam. hewwan. Lingkungan benda mati atau fisik adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas benda atau faktor alam yang tidak hidup. yaitu Asia. suhu. Lingkungan Linkungan dalam ensiklopedia Indonesia (1984: 2021) didefinisikan sebagai segala sesuatu yang ada di luar suatu organism. 6. kemiringan itu menjadi lebih besar berupa lereng kontinental.Laut dalam Ensiklopedia Indonesia (1984: 1974-1975) diartikan sebagai keseluruhan massa air yang saling berhubungan. dalam mentuk cekungan besar yang dipisahkan oleh punggung-punggung dibawah permukaan laut. Laut yang besar dinyatakan sebagai samudera (lautan). yakni dataran kontinental yang merupakan lanjutan tanah daratan di bawah permukaan laut. luas benua tersebut mencapai lebih kurang 29% dari seluruh permukaan bumi. Secara keseluruhan. Pada kedalaman 3. dikenal 5 benua yang dihuni manusia. pertama-tama terdapat suatu jalur dasar laut yang datar. atmosfer. dan Australia. Dalam sejarah. yakni Erasia. gravitasi. meliputi lingkungan benda mati (abiotk) dan lingkungan hidup (biotik). mengelilingi semua sisi daratan di bumi. Eropa. Amerika. Dari kedalaman lebih kurang 180 meter.0006. pembagian benua tersebut terbagi atas 3 benua. Afrika. 5. cahaya. dan sisannya (71%) adalah luas samudera . seperti bahan kimia. seperti tumbuh-tumbuhan. dan lain-lain. Afrika. dan Australia. Lingkungan hidup (biaotik) adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas organism hidup.

Urbanisasi Konsep urbanisasi memiliki dua pengertian. ekonomi bahkan politik sekalipun. 9. Jika terdapat aspek-aspek kajian kedua. para ahli demografi lebih banyak menggunakan istilah ini untuk menunjukan redistribusi penduduk ataupun perpindahan dari wilayah-wilayah pedesaan ke perkotaan. 2000:110). terutama ekonomi. 10. dan sosiologi.7. tiap titik peta itu menunjukan kedudukan geografis menurut skala dan proyeksiyang telah ditentukan. Pertama. geografi. Biasanya. dalam beberapa ilmu sosial lainnya. urbanisasi merujuk kepada struktur morfologik yang sedang berubah dari berbagai pemusatan (agglomeration) perkotaan dan perkembangannya (Sly. hanyalah sebagai supplement karena satu sama lainnya berkaitan. secara umum istilah kota adalah tempat di wilayah tertentu yang dihuni oleh cukup banyak banyak orang dengan tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Gambar itu dapat menyatakan keadaan fisik bumi. Kota Konsep kota sebenarnya merujuk kepada fenomena yang sangat bervariasi sesuai dengan perbedaan sejarah dan wilayahnya. Peta Peta adalah pola permukaan bumi yang dilukiskan pada bidang datar (Esiklopedia Indonesia. 8. 1984: 2698-2699).Mortalitas . namun juga karakterisik-karakteristik tertentu dikehidupan internalnya (Hannerz. Studi tentang masyarakat kota tidak hanya terbatas menelaah masyarakat secara luas. keadaan budaya. tentu saja lebih didasarkan pada kajian yang pertama. Pada kajian ini. memberikan makna yang oaling spesifik pada tingkat konseptua. 2000: 1116). Kedua. Namun.

1984:905). Uganda. masing-masing 180 derajat. 11. dan Gabon. Di Indonesia. Oleh karena itu tidak akan banyak berguna membandingkan mortalitas pada masyarakat yang memiliki tingkat fertilitas yang berbeda atau pada masyarakat yang terpengaruh oleh migrasi.Tanah . dan kearah selatan disebut garis lintang selatan.Konsep mortalitas merujuk kepada rangkuman tingkat kematian kotor ratarata (crude death rate di singkat CDR) penduduk.Demografi Konsep demografi merujuk kepada analisis terhadap berbagai variabel kependudukan. Colombia. Teluk Gorontalo. Di dalamnya mencakup berbagai metode perhitungan dan hasil substantif dalam riset mengenai angka kematian (mortalitas). Sasak (Sumatera Barat). 13. Garis ekuator inilah yang sering disebut garis khatulistiwa atau garis lintang nol derajat (Shadily. 2000:684). untuk kearah utara disebut gris lintang utara. Beberapa yang dilalui garis khatulistiwa tersebut adalah Indonesia. Brazilia. Rangkuman yang sederhana tersebut mengukur efek mortalitas pada laju pertumbuhan penduduk. garis ekuator melintasi kota Pontianak (Kalimantan Barat). Kongo. Kenya.Khatulistiwa (Ekuator) Khatulistiwa atau ekuator adalah sebuah konsep yang merujuk kepada garis khayal yang melingkari bola bumi dan membelahnya menjadi dua bagian yang sama besar. Dari garis lintang nol derajat tersebut. Ekuador. angka kelahiran (natalitas) migrasi. 12. Zaire. Kalimantan Timur. serta pesisir utara Pulau Waigeo di Papua Barat. yaitu jumlah kematian per tahun per seribu penduduk ( Ewbank. 2000: 219). Bagian Selatan Pulau Halmahera. Mortalitas atau CDR dipengaruhi oleh distribusi umum dari populasi. dan jumlah serta komposisi penduduk atau populasi (Keyfitz.

sejauh semua hal tersebutm menimbulkan pengaruh yang berarti atas penggunaan tanah tersebut oleh manusia. Dengan demikian. di atas atau di bawah wilayah tersebut. dan hewan yang ada akibat kegiatan manusia di masa lalu dan masa kini. Konsep itu tampil sebagai kajian tentang bagaimana bagian-bagian bumi begitu beragam akibat distribusi yang tidak merata dari fenomena alam dan manusianya (termasuk interkasi keduanya). bumi dan geologi yang melandasinya. 2000: 910).Wilayah Konsep wilayah merujuk pada suatu area di permukaan bumi yang relatif homogen dan berbeda dengan sekelilingnya berdasarkan beberapa kritera tertentu (Johnston. tumbuhan. juga dimaksudkan untuk menciptakan perluasan kesempatan kerja sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan melalui perpindahan penduduk dari darah yang padat ( jawa. D. 1986: 194). GENERALISASI-GENERALISAI GEOGRAFI . 1986: 180).Istilah tanah merujuk kepada suatu wilayah permukaan bumi dengan ciri khas mencakup segala sifat yang sepatutnya stabil atau diperkirakan selalu terulang kembali dari lingkungan hidup yang lurus. hirologi. Madura. 15. kini dan kelak kemudian hari (Vink. Berbagai jenis kumpulan fenomena berada dalam berbagai wilayah. dan Bali) ke daerah-daerah yang jarang penduduknya (Martono. upaya untuk mencapai keseimbangan penyebaran penduduk. 14. Jadi. menciptakan kawasan-kawassan sehingga kajian kawasan menyoroti tentang pembentukan kumpulankumpulan tersebut dan menguraikan cirri-ciri khas berbagai bagian dunia. kunci dalam geografi kawasan adalah kawasan yang dibangun di atas sebuah unit spasial yang homoddden. ia mencakup udara di atasnya.Transmigrasi Transmigrasi adalah suatu sistem pembangunan terpadu.

Sensus Penduduk Sensus penduduk memiliki makna multidimensi. 2000:100). Sepanjang tahun mungkin dapat digunakan untuk pertanian. Hal itu telah menimbulkan ketertarikan untuk menciptakan dan menjual tempat kepada berbagai kelompok bisnis. sekarang maupun masa sepan terhadap suatu tempat-tempat yang strategis secara ekonomi. pertambangan. selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi pengembangan politik-ekonomi. dunia bisnis. Laut . perindustrian. dan lain-lain. mereka yang terlibat dalam manajemennya harus bekerja dengan tujuan tersebut. Hal itu disebabkan makin meningkatnya mobilitas ddan faktor utama produksi. karena darihasil tersebut dapat memberikan informasi tentang penduduk. perumahan sector manufaktor. Dalam praktiknya. pertanian. 3. 1986: 1). 2.1. tetapi sebagian tanah tanah itu tidak cocok untuk didayagunakan menurut pola pertanianmodrn yang mengandalkan penggunakan teknologi mutakhir karena tidak dapat dipupuk secara efektif dengan pupuk mineral (Weischet. Iklim Masalah-masalah yang sering muncul dalam pembangunan pertanian di daerah tropis dari segi iklim adalah tanah di daerah tropis beriklim lembab. sensus penduduk dapat dilakukan secara de facto maupun de jure (di mana ia dihitung walaupu tidak ada ketika sensus berlangsung) (Taeuber. 4. Tempat Nilai penting karakteristik suatu tempat dalam masa lalu. angkatan kerja prouktif. Suatu tempat harus memiliki daya tarik bagi investasi dan pekerja. yaitu modal dan tenaga kerja.

6. (O’ Riodan. 8. pada hakikatnya memerlukan peta. Lingkungan Dalam setiap proyek pembangunan. bisnis. 1995:49). terutama sanagat berperan dalam memperoleh izin resmi usaha tersebut. 7. bangsa Indonesia belum optimal dalam melakukan peberdayaan kelautan atau apa yang dinamakan Revolusi biru masih jalan ditempat. (Evers. perlindungan lingkungan. Benua Sebagai penduduk dari benua yang paling banyak dan padat penduduknya. maupun intelektual. 2000: 299). Tranformasitransformasi sosial dan demografis yang tumbuh bersamaan dengan tumbuhnya penduduknya kota di Negara-negara berkembang tersebut. Urbanisasi Urbanisasi merupakan salah satu proses perubahan sosial yang tercepat. . kaum profesional. pertahanan nasional. bangsa asia lebih kompleks menghadapi tantangan kehidupan mendatang disbanding ddenga bangsa Australia yang lebih sedikit dan rendah tingkat kepadatan penduduknya. tetapi juga perusahaan-perusahaan swasta. Dsri keperluan untuk pembangunan ekonomi. khususnya di negara-negara berkembang bahkan dunia. ekonomi. 5. khususnya bagi kegiatan-kegiatan yang dianggap peka lingkungan. telah menunjukan pelipat gandaan pertumbuhan demografis yang memprihatinkan. Hal itu bukan hanya kepada perisahaan-perusahaan pemerintah. Peta Para birokrat pemerintah. sebelumnya perlu dilakukan analisis menyeluruh tentang dampak lingkungan yang ditimbulkannya.Sebagai Negara bahari.

industry. memperhatikan kecenderungan yang mencemaskan. dan segmental. supervisal. jelas sangat diperlukan (Monmonier. 10. 2000: 96). Demografi Ledakan demografi dunia. maupun untuk memberikan eksplanasi visual dalam ranah-ranah abstrak yang perlu dipahami secara mendalam. 12. khususnya di Negara-negara berkembang. Hal ini pula yang dikhawatirkan oleh beberapa sosiolog yang cenderung pesismis mengenai kemungkinan terciptanya kehidupan manusiawi di perkotaan yang dipenuhi industry (Hannerz. Kota Banyak hal tentang kontak-kontak sosial diperkotaan sebagai sesuatu yang bersifat impersonal. Di tahun 1825. 2000: 111). hanya pada bulan-bulan tertentu mereka dapat menikmati hangatnya sinar matahari. saat Malthus membuat perubahan akhir atas karya aslinya Essay on Population. 9. Khatulistiwa/Ekuator Bagi negara-negara yang dilalaui dengan garis khatulistiwa. 11. Mortalitas Terjadinya transisi demografis (demographic transition) yang dikenal sebagai lingakran siklus demografis. Apalagi jika peta itu bentuk dan desainnya lebih bersifat dinamis dan interaktif karena dibuat dengan teknologi yang kian canggih dan menarik. sementara. menggambarkan proses perubahan tingkat mortalitas dan natalitas pada suatu masyarakat dari suatu situasi di mana keduanya menunjukan angka yang tinggi (Caldwel. 2000: 218). tidak ada alasan untuk merasa takut kekurangan sinar matahari. Hal ini jelas berbeda dengan daerah-daerah subtropis yang jauh dari garis khatulistiwa. .wisata.

penduduk dunia berlipat ganda menjadi dua miliar. setengah abad berikutnya (dari tahun 1925 ke tahun 1976) berlipat ganda lagi menjadi 4 miliar. 1986:xi. Begitupun ketika Indonesia memasuki Program pascakemerdekaan. Dalam seratus tahun berikutnya.3 miliar (Kennedy. Perairan terbuka. laut. 1986: 199). menjelang itu. 13. . 14. danau. Sejak pertengahan abad ke-19. Scholz. dan samudera memiliki ekosistem sendiri-sendiri yang juga dapat diteliti dan dipetakan serta sangat dipengaruhi oleh kegiatan manusia di daratan (Vink. 1995: 28-29). pemerintah segera mencanangkan Transmigrasi. industrialisasi dan kedokteran modern memungkinkan penduduk bertambah dengan laju kecepatan yang makin meningkat. Sistem-sistem ini kerap kali menghubungkan tanah dengan perairan terbuka. walaupun pelaksanaanya bukan semata-mata atas dasar kemanusiaan. terutama untuk mengatasi ketidakseimbangan demografis antara Pulau Jawa (termasuk Madura da Bali) yang padat penduduknya dengan pulau-pulau luar Jawa yang jarang penduduknya (Swasono. program transigrasi bukan sesuatu yang baru. Transmigrasi Bagi bangsa Indonesia. sungai. Etische Politik telah mempengaruhi parlemen Belanda untuk mengetuk dan membuat penelitian tentang kemakmuran rakyat daerah-daerah pedesaan di Jawa (demindere wel vaart onderzoek) yang akhirnya mencanangkan dan melaksanakan program transmigrasi (purboadiwidjojo). Akan tetapi. 1986:9). 1986: 287).kira-kira satu miliyar umat manusia mendiami planet bumi. dan menjelang tahun 1990 angka itu melaju sampai 5. Tanah Banyak pekerjaan dilaksanakan diatas tanah yang diolah melalui sistemsistem hidrologi.

Mengeringnya wilayah itu saat ini. perang. b. TEORI-TEORI GEOGRAFI 1. cara itu tidak cukup untukmeningkatkan kehidupan masyarakat samapai di atas batas minimum. proyeksi kependudukan.15. Teori Ledakan Penduduk Thomas Robert Malthus a. 2. kelaparan. Menurutnya. Sesuai dengan hal itu. . sekarang kondisi dari daerah-daerah tersebut mengerikan. b. Teori Pengaruh Iklim Terhadap Peradaban Ellsworth Hunting Pokok-pokok pikiran Hunting sebagai berikut: a. H. yakni menurut deret hitung atau deret tambah. dengan periode-periodedari udara kering dan basah. melalui tindakan pantang seksual atau pantangan kawin. c. pada awal abad ke-20 diperkirakan terjadinya kemerosotan peradaban yang disebabkan. Peradaban besar yang ada di kawasan Asia Tengah dan Asia Barat Daya pada zaman kuno. kelihatannya tidak sesuai posisinya dahulu sebagai pusat kerajaan. serta kesejahteraan. bahaya. c. dan bencana alam. Proses semacam ini menjadi bagian dari suatu proses yang lebih besar dari fenomena-fenomena yang lebih umum. iklim yang dahulu jauh lebih lembap dan pada wilayah itu terjadi suatu proses pengeringan yang terusmenerus dan progresif. Namun. jumlah penduduk memang diusahakan sesuai dengan sarana kehidupan yang tersedia. Pertambahan penduduk dapat diibaratkan deret kali atau deret ukur sehingga pelipatgandaan jumlah penduduk dalam setiap 25 tahun. Willayah Kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Asia jauh melebihi kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Australia. Masyarakat manusia akan tetap miskin karena kecendrungan pertambahan penduduk berjalan lebih cepat daripada persediaan makanan. ia terdorong untuk membuat postulat tentang mengeringnya bumi yang terjadi dalam pulsasi ritmik. mortalitas. sedangkan peningkatan sarana-sarana kehidupan berjalan lebih lambat. baik melalui natalitas.

Untuk memudahkan dan efesiensi transportasi. 8. Proses pengeringan yang progresif dari bumi mengikuti arah tertentu. Hal itu ternyata dapat menghemat 1/6 tranfortasi darat sehingga lahan pertama akan berkembang sepanjang sungai. akan di pakai untuk kegiatan-kegiatan intensif bagi jenis tanaman yang hasilnya cepat rusak.d. Lahan pertama berada di pusat kota (pasar). mengingat pada masa itu kebutuhan hasil hutan untuk kayu dan bahan bakar memiliki sifat yang memakan tempat dan berat sehingga harus ditempatkan dekat dari pusat kota. Lahan keenam merupakan daerah perburuan. Lahan ketiga digunakan untuk menanam tanaman sejenis gandum atau padi-padi.memakan tempat. dan berat dalam kaitannya dengan transportasi. ssedangkan daerah-daerah di sekitarnya hanya sebagai pemasok bahan mentah ke kota. diperlukan sungai yang membelah kota. Begitu pun cerita pengembaraan bangsa Ibrahim (Yahudi) dalam kitab suci berhubungan dengan titik tengah antara masa kekeringan dan masa kebasahan. 6. 4. Colby Adapun isi pokok teori yang menyebabkan pada mayarakat kota terjadi daya dan sentrifugal sebagai berikut: 3. Teori Lokasi Lahan Johann Heinrich von Thunen Johann Heinrich von Thunen dalam Der Isolierte Staat (1826) mengemukakan bahwa pada dasarnya penggunaan lahan dapat dibagi dalam beberapa penggunaan. Teori Daya Sentrifugal dan Senttripetal Charles O. Lahan kedua merupakan daerah hutan. 1. e. umumnya dari timur ke barat. dan daerah tandus. 2. Hal itu dapat dipahami. Lahan kelima adalah daerah three field system yang merupakan daerah ilalang. . Dengan mengambil satu pusat kota sebagai satu-satunya tempat memproduksi barang-barang yang dibutuhkan oleh seliruh Negara. Lahan keempat berupa daerah penggembalaan ternak. 3. Perlu dibuat kombinasi transportasi darat dan sungai sehingga akan sama biaya tranpor darat bagi daerah yang tidak dapat menikmati adanya sungai. 3. 7. 5.

terminal bus. pemangkas rambut dan kecantikan. banyak juga penduduk di luar atau di pinggir kota yang justtru senang tinggal di kota. Penyebabnya berkaitan dengan gaya sentripetal. mainan anak dan sebagainya. kecuali dengan biaya yang sangat tinggi. seperti penjahit. e) Kondisi perumahan kota umumnya padat dan sempit. c) Harga sewa atau harga beli tanah di pinggir atau diluar kota jauh lebih murah daripada di kota. biassanya terdapat pada lokasi yang berdekatan. di kota-kota sudah tersusun pusat-pusat perbelanjaan. kecuali dengan biaya yang tinggi. dan murah. penat. barang-barang kelontong. segar. seperti kemacetan lalu lintas serta polusi udara dan bunyi menyebabkan penduduk kota merasa tidak nyaman bertempat tinggal di tempat itu. pelabuhan. f) Hidup di kota terasa sesak. biasanya lebih menyukai lokasi-lokasi ddekat stasiun kereta api. tempat praktik para dokter. sunyi. segar. sulit untuk dikembangakan labih lanjut. memerlukan lahan relarif luas serta menjamin kelancaran transportasi dan lalu lintas. b) Berbagai perusahaan dan bisnis. Sedangkan di pinggir atau diluar kota lebih terasa asri. Namun sebaliknya.tekstil. serba mungkin untuk memperoleh perumahan yang lebih nyaman. seperti took-toko. perhiassan (emas dan perak). pengacara. . setidaknya dapat meringankan harga sewa bagi penduduk kota. pakaian jadi. c) Dalam dunia bisnis. maupun pusat-pusat keramaian public lainnya. makanan dan minuman. e) Banyaknya flat-flat atau rumah tersusun untuk masyarakat kecil. dan nyaman. elektronik. d) Di kota sudah penuh dengan gedung-gedung bertingkat tinggi. Hal itu hanya dapat dilakukan di pinggiran kota sebab kondisi kota-kota tua sangat padat. dan berjubel.a) Terdapat gangguan yang sering berulang. d) Selain itu. tukang gigi. lebih menyukai dan kecendrungan adanya konsentrasi-konsentrasi penjual jasa. a) Memiliki tempat-tempat di pusat kota yang strategis. Berbeda dengan pinggir atau luar kota. sangat cocok untuk pengembangan industri dan merupakan kemudahan tersendiri dalam operasi industry. tidak mungkin lagi dapat dibangun baru. b) Dalam pengembangan industry modern dan bessar-besaran.

Dengan demikian. Zona ketiga. lebih menyukai tempat tinggal yang tidak berjauhan dengan tempat kerjanya. Kondisi alamnya masih asri. Karena dihadapkan dengan suasana keharusan untuk berkeliling untuk mengetahui tentang wilayah perumputan serta sumber-sumber . Stepa-stepa padang rumput di Asia dengan musim dingin yang kejam. Zona kedua sebgai terdapat Zona Peralihan (transtitional zone) yang merupakan kawasan perindustrian. c. memiliki jarak sanitasi yang lebih memadai sebagai tempat tinggal yang nyaman dan baik. disertai oleh rumah-rumah pribadi yang kuno.f) Kota pun menyediakan sejumlah tempat hiburan. dan mewah serta berfungsi sebagai kota kecil untuk beristirahat dan tidur atau disebut dormitory towns. pendidikan. b. Tanah secara alami sangat sesuai dengan jenis pastoral (pastoralart) untuk memelihara kawanan ternak dan hewan. Artinya. tidak memungkinkan pengolahan alam yang intensif. Pada hakikatnya. g) Para pegawai dan pekerja kota lainnya. Zona kelima merupakan Commuters Zone atau tempat orang yang pergi pulang setiap hari untuk bekerja. cukup rapi. pada setiap saat dapat ditemukan sejumlah zona yang konsentris letaknya sehingga struktur kota menjadi bergelang (melingkar). sebagai kawasan perumahan para buruh yang kebanyakan kaum imigran. a. Di pusat kota terdapat Zona Pertama sebagai Central Bisnis Dictrict (disingkat CBD) jika di Chicago di sebut loop. disebut demikian karena perumahan untuk orangorang kaya. kota tetap diminati sebagai kebutuhan untuk bertempat tinggal karena dekat dengan tempat bekerja. Fungsi loop sebagai pusat atau jantung kehidupan perdagangan. b. 3. Zona Keempat. Teori Konflik Antara Suku Bangsa Nomadik Sedenter Jean Bunhes Adapun isi pokok teori Jean Bunhes sebagai berikut. kota meluas secara seimbang dan merata dari suatu pusat atau inti sehingga muncul zona-zona baru sebagai perluasannya. bahkan jika Chicago telah berubah menjadi Chines Town maupun pertokoan dan perkantoran berskala kecil. Teori Kota Konsentris Burgess Inti teori kota konsentris tersebut sebagai berikut a. olahraga. c.perekonomian. 3. penghuninya kelas menengah. di samping menyediakan pekerjaan. luas. seni budaya. dan kemasyarakatan.

Permasalahan tersebut kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity). aturan. subyek ekonomi juga bisa dibagi menjadi positif (deskriptif) vs normatif. dan dari subordinasi geografis pada lingkungannya." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja. mereka meperoleh rasa gerakan taktis dan strategi yang menempatkan mereka dalam posisi mendaulat terhadap ruang dan menguasai para tetangga mereka. f. rumah tangga" dan νόμος (nomos). dan Khubilai Kan. yang paling terkenal adalah” mikroekonomi vs makroekonomi”.” .Kata "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga. PENGERTIAN EKONOMI Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. BAB 8 ILMU EKONOMI A. Kualitas dan kemampuan yang menjadi alasan bagi kekuasaanya diperoleh dari stepa. Selain itu. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. muncul dari stepa-stepa Jengis Khan. Timur Lang. d. atau "peraturan. Beberapa dari penakluk yang paling besar dan apling beerani dalam sejarah. hukum. dari keterampilan yang dianugerahkan kepada pastoral. Kelompok pengembala ini bukan massa petani-petani kelompok kecil yang mengerumuni seluruh Asia Selatan Timur yang memimpin dunia. Secara umum." dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga.air untuk jarak yang jauh. e. subyek dalam ekonomi dapat dibagi dengan beberapa cara.

seperti misalnya penelitian perilaku kriminal. politik. Ilmu ekonomi akan mengalami perubahan besar dalam ide. pendidikan. merkantilisme. bisnis. has insisted on the powerfulness of price theory as the tool of . konsep. kesehatan. Banyak ahli ekonomi” mainstream” merasa bahwa kombinasi antara teori dengan data yang ada sudah cukup untuk membuat kita mengerti fenomena yang ada di dunia. dan sebagainya. Ada sebuah peningkatan trend untuk mengaplikasikan ide dan metode ekonomi dalam konteks yang lebih luas. kesehatan. Banyak teori yang dipelajari dalam ilmu ekonomi diantaranya adalah teori pasar bebas. Pendapatnya ini kadang-kadang digambarkan sebagai ekonomi imperialis oleh beberapa kritikus. keluarga dan lainnya. Gary Becker dari University of Chicago adalah seorang perintis trend ini. walaupun menurut pendapat kritikus. perang. teori lingkaran ekonomi. daya tahan ekonomi. Dalam artikel-artikelnya ia menerangkan bahwa ekonomi seharusnya tidak ditegaskan melalui pokok persoalannya. dan metodenya. invisble hand. tetapi sebaiknya ditegaskan sebagai pendekatan untuk menerangkan perilaku manusia. penelitian ilmiah. kriminal. with its emphasis on economics being an empirical science aimed at explaining realworld phenomena. dan pemerintah. dan lainnya. Hal ini menimbulkan pertanyaan "apa seharusnya dilakukan para ahli ekonomi?" The traditional Chicago School. kematian.mainstream vs heterodox”. Teori ekonomi juga dapat digunakan dalam bidang-bidang selain bidang moneter. dan agama. misalnya bidang pendidikan. kadang-kadang perubahan tersebut malah merusak konsep yang benar sehingga tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. pernikahan. informatic economy. briton woods. Hal ini dimungkinkan karena pada dasarnya ekonomi — seperti yang telah disebutkan di atas — adalah ilmu yang mempelajari pilihan manusia. hukum. Fokus analisa ekonomi adalah "pembuatan keputusan" dalam berbagai bidang dimana orang dihadapi pada pilihan-pilihan. Ekonomi juga difungsikan sebagai ilmu terapan dalam manajemen keluarga.

On the other hand. J. new keynesian.M. Sebagai seorang ekonom. dan lain sebagainya. Aliran yang terutama dipelopori oleh Adam Smith ini menekankan adanya” invisible hand” dalam mengatur pembagian sumber daya. Melalui karya besarnya Wealth of Nations. and Money yang menyatakan bahwa pasar tidak selalu mampu menciptakan keseimbangan. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokoh-tokoh seperti Alfred Marshall. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. Aliran klasik mengalami kegagalannya setelah terjadi Depresi Besar tahun 1930-an yang menunjukkan bahwa pasar tidak mampu bereaksi terhadap gejolak di pasar saham. Keynes mengajukan teori dalam bukunya General Theory of Employment. monetarist. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. Konsep “invisble hand” ini kemudian direpresentasikan sebagai mekanisme pasar melalui harga sebagai instrumen utamanya. dan oleh karenanya peran pemerintah menjadi sangat dibatasi karena akan mengganggu proses ini.analysis. some economic theorists have formed the view that a consistent economic theory may be useful even if at present no real world economy bears out its prediction B. Edmund Phelps. Interest. . Sebagai penanding aliran klasik. perkembangan aliran pemikiran dalam ilmu ekonomi diawali oleh apa yang disebut sebagai” aliran klasik”. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. Secara garis besar. dan karena itu intervensi pemerintah harus dilakukan agar distribusi sumber daya mencapai sasarannya. Keynes. neo klasik. Karl Marx. Dua aliran ini kemudian saling "bertarung" dalam dunia ilmu ekonomi dan menghasilkan banyak varian dari keduanya seperti: new classical. SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU EKONOMI Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan.

Ilmu ini mengkaji upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran. C. metode kualitatif juga sama berkembangnya terutama didorong oleh keterbatasan metode kuantitatif dalam menjelaskan perilaku agen yang berubah-ubah. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Jika masyarakat sejahtera berarti masyarakat tersebut mengalami kemakmuran. statistik.Namun perkembangan dalam pemikiran ini juga berkembang ke arah lain. Dua metode kuantitatif ini kemudian berkembang pesat hingga hampir semua makalah ekonomi sekarang menggunakan salah satu dari keduanya dalam analisisnya. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan. seperti teori pertentangan kelas dari Karl Marx dan Friedrich Engels. serta aliran institusional yang pertama dikembangkan oleh Thorstein Veblen dkk dan kemudian oleh peraih nobel Douglass C. Masyarakat dikatakan makmur apabila semua kebutuhan materi dapat dipenuhi dengan sebaik-baiknya. Di lain pihak. dan tingkat kemakmuran dapat diukur . yang menggunakan konsep aliran uang dalam masyarakat. yang mengkombinasikan matematika. Kubu lain dari metode kuantitatif dalam ilmu ekonomi adalah model General equilibrium (keseimbangan umum). Jan Tinbergen pada masa setelah Perang Dunia II merupakan salah satu pelopor utama ilmu ekonometri. dari satu agen ekonomi ke agen yang lain. Kemakmuranitu sendiri diartikan sebagai kondisi dimana semua kebutuhan materi dapat terpenuhi dengan baik. ilmu ekonomi telah mengembangkan serangkaian metode kuantitatif untuk menganalisis fenomena ekonomi. dan teori ekonomi. terkait dengan kemakmuran. Ilmu ekonomi dapat dikatakan memegang peranan penting dalam kehidupan sosial. North. METODOLOGI Sering disebut sebagai” The queen of social sciences”.

J. raja-raja dan para cerdik pandai pada jaman dahulu menggunakan ilmu filsafat sebagai dasar untuk mengatur dan memecahkan persoalan ekonomi. mulailah banyak ahli yang tertarik untuk memecahkan persoalan ekonomi. Sebelum orang mengenal ilmu ekonomi. Misalnya: • Ekonomi Indonesia pada tahun 70-an. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. • Ekonomi Jepang pasca perang dunia II. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokohtokoh seperti Alfred Marshall. Selain itu ilmu ini juga dibahas khusus secara teori yaitu makro ekonomi dan mikro ekonomi. Dalam perkembangannya. Sebagai seorang ekonom. Melalui karya besarnya Wealth of Nations. Ilmu ekonomi teori ini membahas gejala-gejala yang timbul . karena filsafat tidak lagi sanggup memecahkan seluruh masalah yang berkembang di masyarakat. Edmund Phelps. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. Karl Marx. Keynes.dari banyaknya barang dan jasa yang dihasilkan serta banyak barang dan jasa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments.M. Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. Dengan semakin pentingnya peranan ekonomi dalam kehidupan. ilmu ekonomi kemudian bercabang-cabang mengikuti perkembangan kehidupan ekonomi itu sendiri. Diantaranya yaitu : Ilmu ekonomi deskriptif adalah kajian yang memaparkan secara apa adanya tentang kehidupan ekonomi suatu daerah atau negara pada suatu masa tertentu.

PENGERTIAN PSIKOLOGI Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya. dsb. BAB 9 ILMU PSIKOLOGI A. Mikro ekonomi. Ilmu ekonomi memerlukan beberapa alat analisis untuk menerangkan teoriteorinya dan untuk menguji kebenaran teori-teori tersebut. dsb. Di samping itu statistik adalah alat analisis untuk mengumpulkan fakta dan menguji kebenaran teori ekonomi. konsumen. rumah tangga produksi. misalnya: ekonomi perusahaan. matematika dan persamaan matematika memegang peranan yang sangat penting. Menurut asalnya katanya. hanya mempelajari bagian-bagian dari teori ekonomi secara lebih mendalam seperti: pembentukan harga. Dalam teori yang lebih mendalam. psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno: "ψυχή" (Psychē yang berarti jiwa) dan "-λογία" (-logia yang artinya ilmu) . Ilmu ekonomi terapan merupakan cabang ilmu yang membahas secara khusus tentang penerapan teori ekonomi dalam suatu rumah tangga produksi. mengkaji tentang pendapatan nasional. Dalam hal ini makro ekonomi. inflasi. pengangguran. kesempatan kerja.sebagai akibat perbuatan manusia dalam usahanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Cabang yang ketiga dari ilmu ini adalah ekonomi terapan. dsb. Grafik dan kurva adalah alat analisis yang utama dalam teori ekonomi. ekonomi moneter. ekonomi perbankan.

di antaranya sebagai berikut : 1. Peneliti mempunyai kontrol sepenuhnya terhadap jalannya suatu eksperimen. psikologi melalui sebuah perjalanan panjang. yang dipandang sebagai kelahiran psikologi sebagai ilmu. Ilmu Psikologi adalah ilmu yang tergolong muda (sekitar akhir 1800an. dan mendapatkan bentuk pragmatisnya di benua Amerika. Ia juga memperkenalkan konsep kerja refleks. SEJARAH PSIKOLOGI Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan. Banyak ahli filsafat terkenal lain dalam abad tujuh belas dan delapan belasLeibnits. METODE PSIKOLOGI Beberapa metodologi dalam psikologi. Augustine (354-430) dianggap tokoh besar dalam psikologi modern karena perhatiannya pada intropeksi dan keingintahuannya tentang fenomena psikologi. Dapat dikatakan bahwa sejarah psikologi sejalan dengan perkembangan intelektual di Eropa. Yaitu menentukan akan melakukan apa pada . Kant. Seperti filsuf yunani terutama Plato dan Aristoteles. C.) Tetapi.sehingga secara etimologis. Setelah itu St. dan Hume-memberikan sumbangan dalam bidang psikologi. pandangan tentang manusia dapat ditelusuri jauh ke masa Yunani kuno. psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa. manusia di sepanjang sejarah telah memperhatikan masalah psikologi. Locke. Bahkan sebelum Wundt mendeklarasikan laboratoriumnya tahun 1879. Descartes (1596-1650) mengajukan teori bahwa hewan adalah mesin yang dapat dipelajari sebagaimana mesin lainnya. Hobbes. B. Pada waktu itu psikologi masih berbentuk wacana belum menjadi ilmu pengetahuan. Metodologi Eksperimental Cara ini dilakukan biasanya di dalam laboratorium dengan mengadakan berbagai eksperimen.

Angket Angket merupakan wawancara dalam bentuk tertulis. perilaku orang dalam bencana alam.sesuatu yang akan ditelitinya. kapan akan melakukan penelitian. Observasi Ilmiah Pada observasi ilmiah. 4. 3. misalnya dari cerita ibunya. tingkah laku pengendara kendaraan bermotor dijalan raya. 2. Wawancara Wawancara merupakan tanya jawab si pemeriksa dan orang yang diperiksa. seberapa sering melakukan penelitiannya. dan sebagainya. dan orang yang diwawancarai tinggal membaca pertanyaan yang diajukan. 5. seorang anak yang tidak naik kelas mungkin diketahui bahwa dia bukannya kurang pandai tetapi minatnya sejak kecil memang dibidang musik sehingga dia tidak cukup serius untuk mengikuti pendidikan di sekolahnya. Semua pertanyaan telah di susun secara tertulis pada lembar-lembar pertanyaan itu. dan sebagainya. misalnya saja : tingkah laku orang-orang yang berada di toko serba ada. Observasi alamiah ini dapat diterapkan pula pada tingkah laku yang lain. . Agar orang diperiksa itu dapat menemukan isi hatinya itu sendiri. pendapatnya dan lain-lain sedemikian rupa sehingga orang yang mewawancarai dapat menggali semua informasi yang dibutuhkan. pandangan-pandangannya. tingkah laku anak yang sedang bermain. Melainkan dengan proses ilmiah dan secara spontan. suatu hal pada situasi-situasi yang ditimbulkan tidak dengan sengaja. Sejarah Kehidupan Sejarah kehidupan seseorang dapat merupakan sumber data yang penting untuk lebih mengetahui “jiwa” orang yang bersangkutan.

Dari pendekatan ini terlihat adanya data yang diperoleh secara keseluruhan perkembangan atau hanya beberapa aspek saja dan bisa juga melihat dengan berbagai faktor dari bawaan dan lingkungan khususnya kebudayaan Sedangkan pada metode khusus merupakan suatu metode yang akan diselidiki dengan suatu proses alat atau perhitungan yang cermat dan pasti. struktur kepribadian seeorang. kemampuan psikologi terkotak-kotak dalam beberapa ‘fakultas’ yang meliputi berpikir. yaitu metode umum dan metode khusus. alat-alat itu dapat dipergunakan unntuk mengukur dan untuk mengetahui taraf kecerdasan seseorang. dan lain-lain dari orang yang diperiksa itu. D. Pemeriksaan Psikologi Dalam bahasa populernya pemeriksaan psikologi disebut juga dengan psikotes Metode ini menggunakan alat-alat psikodiagnostik tertentu yang hanya dapat digunakan oleh para ahli yang benar-benar sudah terlatih. 6. Psikologi kontemporer Diawali pada abad ke 19. Fakultas ini terbagi lagi menjadi beberapa subfakultas. yaitu: 1. dan berkeinginan. merasa. dimana saat itu berkembang 2 teori dalam menjelaskan tingkah laku. Dalam pendekatan ini dapat digunakan dengan pendekatan eksperimen dan observasi. menurut teori ini. Jawaban-jawabannya akan dianalisis untuk mengetahui hal-hal yang diselidiki. Psikologi Fakultas Psikologi fakultas adalah doktrin abad 19 tentang adanya kekuatan mental bawaan. pada metode umum ini pendekatan yang dipakai dengan pendekatan longitudinal.lalu menjawabnya secara tertulis pula. Kita mengingat . arah minat seseorang. dan lintas budaya. transversal. sikap seseorang.METODE PSIKOLOGI PERKEMBANGAN Pada Metode Psikologi Perkembangan memiliki 2 metode.

akan tetapi karena kerumitan dan kedinamisan manusia untuk dipahami. maka psikologi baru tercipta sebagai ilmu sejak akhir 1800-an yaitu sewaktu Wilhem Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama didunia. Pemahaman Freud tentang pikiran didasarkan pada metode penafsiran. dokter berkebangsaan Austria bernama Sigmund Freud mengembangkan metode psikoterapi yang dikenal dengan nama psikoanalisis. Laboratorium Wundt Pada tahun 1879 Wilhem Wundt mendirikan laboratorium Psikologi pertama di” University of Leipzig”. Psikologi sebagai ilmu pengetahuan Walaupun sejak dulu telah ada pemikiran tentang ilmu yang mempelajari manusia dalam kurun waktu bersamaan dengan adanya pemikiran tentang ilmu yang mempelajari alam. dan pengamatan klinis. sehingga tahun berdirinya laboratorium Wundt diakui pula sebagai tanggal berdirinya psikologi sebagai ilmu pengetahuan. serta . maka metode ilmiah untuk lebih mamahami manusia telah ditemukan walau tidak terlalu memadai. dan sebagainya. pembayangan melalui subfakultas imaginer. Jerman. lengkaplah syarat psikologi untuk menjadi ilmu pengetahuan. Psikologi Asosiasi Bagian dari psikologi kontemporer abad 19 yang mempercayai bahwa proses psikologi pada dasarnya adalah asosiasi ide yaitu bahwa ide masuk melalui alat indera dan diasosiasikan berdasarkan prinsip-prinsip tertentu seperti kemiripan. Ditandai oleh berdirinya laboratorium ini. Berdirinya Aliran Psikoanalisa Semenjak tahun 1890an sampai kematiannya di 1939. dan kedekatan. 2. introspeksi. kontras. dengan berdirinya laboratorium ini pula.melalui subfakultas memori.

dan melahirkan banyak sub-aliran.F.B.Skinner. Perwujudannya berupa tindakan yang sifatnya preventif atau pencegahan.xx .R atau suatu kaitan Stimulus . Pendekatan ini dipelopori oleh J. intervensi atau treatment serta rehabilitasi atau perawatan. ketegangan mental. Individu menerima stimulus lalu melakukan proses mental sebelum memberikan reaksi atas stimulus yang datang. Pendekatan perilaku Menurut pendekatan perilaku. pada dasarnya tingkah laku adalah respon atas stimulus yang datang. membandingkan. menilai.Respon. prediksi atau estimasi • Pengendalian. dimana individu (organisme) aktif dalam menangkap. Yaitu mengendalikan tingkah laku sesuai dengan yang diharapkan. Yaitu mampu meramalkan atau memprediksikan apa. Pendekatan kognitif Pendekatan kognitif menekankan bahwa tingkah laku adalah proses mental. dan menanggapi stimulus sebelum melakukan reaksi. bagaimana. Ini berarti tingkah laku itu seperti reflek tanpa kerja mental sama sekali. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. Hasilnya penjelasan berupa deskripsi atau bahasan yang bersifat deskriptif • Memprediksikan. FUNGSI PSIKOLOGI SEBAGAI ILMU Psikologi memiliki tiga fungsi sebagai ilmu yaitu: • Menjelaskan. Hasil prediksi berupa prognosa. D. seperti B. Secara sederhana dapat digambarkan dalam model S . dan mengapa tingkah laku itu terjadi. bagaimana. dan gangguan psikis lainnya.terfokus pada menyelesaikan konflik alam bawah sadar. Watson kemudian dikembangkan oleh banyak ahli. yaitu mampu menjelaskan apa.

Kajian psikologi Psikologi adalah ilmu yang luas dan ambisius. Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi sosial. Ia meyakini bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadar. Pendekatan fenomenologi Pendekatan fenomenologi ini lebih memperhatikan pada pengalaman subyektif individu karena itu tingkah laku sangat dipengaruhi oleh pandangan individu terhadap diri dan dunianya. impuls. dilengkapi oleh biologi dan ilmu saraf pada perbatasannya dengan ilmu alam dan dilengkapi oleh sosiologi dan anthropologi pada perbatasannya dengan ilmu sosial. E. Ini berarti melihat tingkah laku seseorang selalu dikaitkan dengan fenomena tentang dirinya. Keinginan atau dorongan yang ditekan akan tetap hidup dalam alam bawah sadar dan sewaktu-waktu akan menuntut untuk dipuaskan. Dan juga berkaitan erat dengan psikologi kepribadian. atau dorongan. Beberapa kajian ilmu psikologi diantaranya adalah: 1. Psikologi sosial Bidang ini mempunyai 3 ruang lingkup. Psikologi perkembangan Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktor-faktor yang membentuk prilaku seseorang sejak lahir sampai lanjut usia. Sehingga tingkah laku banyak didasari oleh hal-hal yang tidak disadari. harga dirinya dan segala hal yang menyangkut kesadaran atau aktualisasi dirinya. seperti keinginan. karena perkembangan individu dapat membentuk kepribadian khas dari individu tersebut 2.Pendekatan psikoanalisa Pendekatan psikoanalisa dikembangkan oleh Sigmund Freud. konsep tentang dirinya. karena sebagian besar perkembangan terjadi dalam konteks adanya interaksi sosial. yaitu : .

misalnya : studi tentang persepsi. atensi. perilaku meniru dan lain-lain • studi tentang interaksi kelompok. belum terbiasanya orang-orang Indonesia dengan spesialisasi membuat wilayah terapan ini rancu. motivasi proses belajar. psikologi kepribadian berkaitan erat dengan psikologi perkembangan dan psikologi sosial. dan persaingan. karena kepribadian adalah hasil dari perkembangan individu sejak masih kecil dan bagaimana cara individu itu sendiri dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya. kemampuan memori. 1. seperti bahasa. proses belajar. Psikologi sekolah . 4.• studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individu. komunikasi hubungan kekuasaan. F. seorang ahli psikologi pendidikan mungkin saja bekerja pada HRD sebuah perusahaan. seperti: Persepsi. Psikologi kepribadian Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. atau sebaliknya. misalnya. walaupun demikian. atribusi (sifat) • studi tentang proses-proses individual bersama. WILAYAH TERAPAN PSIKOLOGI Wilayah terapan psikologi adalah wilayah-wilayah dimana kajian psikologi dapat diterapkan. kerjasama dalam kelompok. Psikologi kognitif Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari kemampuan kognisi. misalnya kepemimpinan. kemampuan bahasa dan emosi. sikap sosial. 3.

Psikologi kerekayasaan Penerapan psikologi yang berkaitan dengan interaksi antara manusia dan mesin untuk meminimalisasikan kesalahan manusia ketika berhubungan dengan mesin (human error) 4. DAN RUANG LINGKUP POLITIK . Psikologi klinis Adalah bidang studi psikologi dan juga penerapan psikologi dalam memahami. PENGERTIAN. mengevaluasi dan memprediksi kinerja suatu pekerjaan yang dikerjakan oleh individu. Yang bertujuan untuk membentuk mind set anak 2.Psikologi sekolah berusaha menciptakan situasi yang mendukung bagi anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademik. BAB 10 ILMU POLITIK A. mencegah dan memulihkan keadaan psikologis individu ke ambang normal. Psikologi industri dan organisasi Psikologi industri memfokuskan pada menggembangan. KARAKTERISTIK. sedangkan psikologi organisasi mempelajari bagaimana suatu organisasi memengaruhi dan berinteraksi dengan anggota-anggotanya 3. sosialisasi. dan emosi.

Sejarah Politik Banyak para ilmuan politik yang menjelaskan tentang sejarah politik walaupun sering bias terhadap sejarah kontemporer. seperti aturan pluralitas system pemilihan atau organisasi.lembaga politik.Istilah politik sering dikaitkan dengan bermacam. Banyak para ahli kontemporer yang menghabiskan waktunya untuk memonitor. Bagi mereka.macam kegiatan dalam system politik ataupun Negara yang menyangkut prosespenentuan tujuan sampai dalam melaksanakan tujuan tersebut. 3. dan system pemilihan. yudikatif. ekonomi politik. Teori Politik Para ahli teori politik biasanya memiliki gaya sendiri. teori. perkembangan. khususnya peranan konstitusi. partai politik. dan menghipotesiskan tentang asal usul. tujuan. kendati memiliki cirri umum yang bersifat normative dalan orientasi teori politiknya yang telah lama berevolusi.lembaga yang akan melaksanakan tujuan. sejarah politik. 1. .sendiri. birokrasi. teori politik. mengepaluasi. administrasi public. dan lembaga. tugas pemikiran politik adalah untuk menemukan makna dan yang asli dari wacana klasik. hubungan antara Negara dengan warga negaranya serta dengan Negara lain.tujuan itu . lembaga.lembaga politik. Pemikiran Politik Subbidang ini merupakan akumulasi bangunan teks dan tulisanpara filsuf besar yang membingkai pendidikan intelektual. eksekutif. Lembaga.tujuan Negara. Ilmu politik adalah kajian tentang Negara. dan konsekuensi lembaga politik.organisasi pemerintahan yang semu. politik perbandingan.teori kenegaraan.Lembaga Politik Merupakan kajian terhadap lembaga. Subbidang utama dari penyelidikan ilmu politik meliputi : pemikiran politik. Ruang lingkup disiplin ilmu politik kontemporer sangat luas. 2. hubungan internasional. 4.

5.tindih dengan hukum dan ekonomi.Secara garis besar politik cenderung terbagi dua kubu : a. Hubungan Internasional Hubungan antarnegara merupakan hubungan internasional. dimana manusia tidak pernah puas menggapai kepentingan diri yang rakus tersebut. pemikiran politik. harus bermula dari premis sederhana tentang manusia yang suka membangun prediksi dari perilaku mereka. transaksi ekonomi. Politik Perbandingan Merupakan asumsi dari para ilmuan politik bahwa focus perbandingan memberikan satu. Teori Kenegaraan Teori ini sering diduga merupakan teori politik yang paling padu dalam memerikan perhatian bagi teori politik kontemporer. Administrasi Publik dan Kebijakan Umum Keduanya merupakan cabang empiris dan normative dari ilmu politik yang tumpang.satunya cara untuk menjadi ilmu social murni. jelas istilah tersebut sangat menyesatkan bagi subdisiplin ilmu politik yang mempokuskan pada hubungan lintas Negara dan internegara dalam diplomasi. Beberapa bidang kajian bidang kajian ilmu politik secara tematis yang berkembang dewasa ini demikian luas dan banyak ragam seperti . serta perang maupun damai. dan hubungan internasional.di sinilah letak hubungan ilmu politik dan ekonomi. 2. 3. Hight politics b. 4. administrasi politik. Low politics 1. Ekonomi Politik Subidang ini bertolak dari suatu pemikiran bahwa teori perilaku politik sebagaimana teori perilaku ekonomi.

psikologi politik. Sosiologi e. schedule. metode evaluatif d. metode analisis c. Antropologi d. PENDEKATAN. TUJUAN DAN FUNGSI ILMU POLITIK Secara umum terdapat tiga makna tujuan mempelajari ilmu politik 1. SEJARAH PERKEMBANGAN POLITIK . perwakilan politik. participant observer. Perpektif Intelektual 2. budaya politik. direct observation. infestigation. Filsafat c. Ilmu Hukum h. Perspektip Politik 3. Sejarah b. metode klasifikasi e. 4. antropologi politik. opinionnaire. dan action research. politik etnik. Pendekatan a. POLITIK METODE. interview. Perspektip Ilmu Politik B. metode deskriftif b. metode perbandingan 3. DAN ILMU BANTU 1. ekonomi politik.case study. TEKNIK. sampling. pluralisme politik. pendekatan kuantitatif b. Psikologi Sosial f. questionare. partai politik. Ilmu Ekonomi g. Teknik Teknik yang banyak digunakan dalam ilmu politik sebenarnya banyak ragamnya seperti field work. Metode a. Ilmu Bantu a. A. pendekatan kualitatif 2. dan birokrasi politik. rekruitmen politik. Ilmu Geografi A.

MAZHAB. Hubungan Geografi dengan Ilmu Politik 5. HUBUNGAN POLITIK DENGAN ILMULAINNYA 1.MAZHAB POLITIK Dalam pengelompokan mazhab.TEORI ILMU POLITIK 1. demonstrasi.19. pemilihan umum.mazhab ilmu politik terbagi menjadi 5 mazhab. kekuasaan. oposisi.Ilmu politik lahir sejak abad ke. Hubungan Sosiologi dengan Politik 2. behaviorisme. desentralisasi. KONSEP. pemerintah. Hubungan sejarah dengan Politik 4.KONSEP POLITIK Adapun konsep. partai politik.GENERALISASI POLITIK Generalisasi itu merupakan pernyataan hubungan dua konsep atau lebih. kedaulatan kontrak social. Apabila ilmu politik merupakan disiplin ilmu yang bercorak Amerika maka cikal bakalnya adalah eropa klasik. yakni mazhab institusionalisme. Hubungan Psikologi dengan Politik ILMU SOSIAL D. C. E. Negara. Dari pernyataan tersebut maka generalisasi. Teori Politik Empiris . TEORI. persamaan. dalam paradigma politik waktu itu yang terpenting adalah bagaimana untuk mencari suatu keselarasan atau keseimbangan antara penguasa dan yang dikuasai. plurarisme.konsep yang dimaksud seperti. Singkatnya. Hubungan Antropologi dengan Politik 3. strukturalisme. dan developmentalisme. system politik. Hubungan Ekonomi dengan Politik 6. G.generalisasi dalam ilmu politik yang sering dikembangkan di tingkat pendidikan menengah berkaitan dengan konsep yang telah dibahas sebelumnya. GENERALISASI. F. legitimasi. demokrasi. HAM dan voting.

Teori Politik Formal 3. Teori Politik Normatif .2.

5.3 202-039: 57.8.   .33:5 .3 5844 057-.507-.3 89:/ 5844 .3 80.9.204254 /.9.3 07.32: 5844/.97-:8 81. 0502253.3 07.8 /.332025:3.9.3.3 80.5 848...3 .3/03.3 5844 848./.703.: /.35078058 249.3 -07.7 50702-.54084844 /.3 574808 574808 3/.33.33.5 574808 3/.2.9  O 89:/ 9039./03.: 808047.3  .8./:90780-:9  !844848.3.3 907.30:.2.3:8.: 808047. 80-.  . -07./:./:  28.  8.3 20250.  !844 50702-.947 1.5 40 -44 /.8 :-:3.20.8./:/. 507.3 /73.2/..3:9 :8.3.3 .9202-039:057-.9 /03.7.9: O 89:/ 9039. ./.. 3907. 2: .25.8.3.2 43908 ..947 .5.3 /03..703./.3.507-.15. /.7 .39745445../.3   !844057-.:2037:/.3 503. -/.3  42:3. 0-07...9 /03.3.3 2:8..35844 !844 ./ /. .  805079 -./03.3.8574808-0./.9.3 :.73/.7: 848.3.9 93.3..3 1.3 2.3 O 89:/ 9039.7 8.39. /.9./.7./.32:.8.3 3/./. 9039..  .. 89:/ 9039.7 50702-..3 07..3.3.3./..8/.3 -08. 50702-.3.3 3907.8 04254  28.3. -078. 907./.  !84450702-.2-8:8  /03.3 1034203.3:.32:848.35078.3 /.8 848.7:. .

.47.3 -...3.8.3.3 89:/ 5844 .32:338.35844 /./. !844804.3 /7 /03..-007.     !8444391 /.3 .5.3 20250..2 20308:.3 -0:2907-.#80-:./.5.3 5844 50702-.3 .3:39:202-039:23/809..3 20247  . /03. .3 438  805079 !078058  574808 -0..9038  02. // /. 057-./: 9: 803/7 /.3 89:/ 5844 . /./..  .3203/::3-. 2..3 20250.3.203.3 3:3. /...337..3.25:.2.:5:3/02.  5844 057-.3 0248  .9 .3..5. .3.3-079::./02  848.3 .3 3/.907../.7 93.5.-07:8.3.3 ...8. .   !844804.3.8.33/4308.9 /03.25:. /03.3 47.3 3:3..7.8.703. -/.9.3 -. .33.8 /...3:8.8 848.: 2.25:.2 -073907..9.25:.3. 5844503//./..8 202-:..8 0../.38508.3 /././2.:  28.2 20302-.33..35844.3 5844 848.3. 3/.907.30248     %#!!$   .: 80-.7  02.59. . -/.9/907.7 50702-. .507:8.7 02..8  /.389:.3 02.3.. 8047../: 80.3 07.5.8.3.3 -07..

3 5844 .3.30.3.7-. -/.3:8.3.. !8443/:897/.8 /./.3584483/.3 5.3 -073907..2.8:.3 89:/ 5844 /.3 584447.3 202570/8307..3 /03.38.820203.0.38.8:.. /.349.820250.39.3403/.349.308.3/07./.7..8. 50307.9.3 3472.8 !844 3/:897 20214:8.8. 20302-.5.3 -07.347.3 5844 /./:0.3 2083 :2.2-.8 ..3 :.8.3:8.09.3.    &! %    !#% #%#$% #&&! ! %  ..-07:-:3. 2..307747   !84438 /.3 !0307.3 3907.3.38.9:5007.3.3 2083:39:20232.8/03.3/03.3  2030.2 202. ..9:47.7:/..:.32..    !844070.5.../.2 203.3202:./: 80/.

.3 9::.3 -0781.7..3 9039.3802:    $0. .-8.3..7..3  #:..3:9.3 .3 3:5 /853 2: 549 4390254707 8..79.3.3  9::.32.3. :8:  50702-.8/.549 /.7.-070.9:7.3. 18:1 -08.:39:20302:.3 88902 502. 02-.. . .8 88902502.3549.39.8.0.7.8  $:--/.8.30./.549 549507-..3. 507. 202 . 02-./23897.. 549  :8:83. 549  805079 .7 . 503//.39039./03..:47.3 4380:038 02-./..3 203.7.3:9 574808503039:..8079.3 908 /.7.3/3.9:3.3 ..7.39::. 5../.3  04342 549  .3 203.8 9047 5493.30.85020739.3 43899:8 080:91 -747.3.89..38.:5:3 0..3 02-.3.7.2..390.2  2.. 4390254707 .3!49 $:--/.3 203549088.  02-..3.7.8 -.3 . 2070.549 80.9 3472.9 :.3  :-:3.3 39009:.3549  9047549 02-.32:549205:95027.3 /03.8  /./.9.3 3 207:5.7.  9:. 549 8073 /.:.  02-.35.3..2.7. .3 202-3.25.8 5:-..3 5:7.5 02-.0 /.3 47039.8. 9::..     !027../.3:3. 803/7  803/7  03/.3 .75030/.9.3.3.3 20./.38..  9047  9047 030./03..3  /.3 -072...3.3.390780-:9  2:549..7.8 5027. 9047 549 -.8 :/.8     %047!49 !.9.:2:.7.3.8 47.3 9:  :-:3.3 39073.2 88902 549 . /.4:8     02-.9.3  .30.9 202 .2 0.77 :2:2 .843.7.!49 07:5. .3 9::...8.3 907.38.9.220.3.3 9:8.9.  .7..91 5.!49 .30. :39: 20243947  20305.3 /.3 ....3 9::.3 .

339073.7 5.3 3472.3../:.3.843. :39: 203..32:549/.3:-:3.  0.: 04342  ./: /..37.. 2:.3 5.549 .7549.8!:-/.:-:3.8:28 /.050393.3 07:5.3 2./ 2: 84.9. 207:5. 9039.3 . 14.03/07:3907-.843.39039. 2:73     4342!49 $:-/.7.8 -  4549.3.9:  8. 9047 549 4390254707  5027.730.8907.3.9: 5027..8203.843.3 02578 /.9.2 20207.9 20308.2..3 549 -. /.39. /83..3/3.3 %047 3 8073 //:.3 9047 549 .3 5.09. 90780-:9 8...380.2:./23897.580.3 .:-: .8549 /.5.3 3 -0794.7.3&2:2 0/:. 9/. 207:5.7.3 :-:3.30-. 8:-/853 2: 549 .8    !49!07-..304342      %047030..3549.:5:38073-. 9047 507.3.7.5.3 -.3:3 570/8 /.3 507.5:...9:3.7.3 . :-:3.9.3 .7.7 507.7./.3 39073. .3..7 8:. 9047 507. .5073.7:8 -072:.339073. 207:5.3:8..39:25.32030.3 -.8 89.-.3/7.: 2070.3:8. 202-.3 -.: 549 80-.:890780-:9     /23897.:8 507-. /.3 202-07.     :-:3..3/3.0 /.3::2/.4390254707  $0.2.3 549 .7.7 2: 549.3 8.3 93//03.78-08.  9549..8.304342 /2.7 57028 80/07.3 8:.

3 39.3974544 549  549 093  707:9203 549  5.. 1  2:4342   2:::2   2:047.91 /  2094/0.7.3..2 805079 5844 549  5:7.  0-07.70  5.. 3 /02.3-747.3.3:..9 .804342 8079. 549  04342 549  .3 /0.7.:5:3/.3-.3 .9..8 0  2094/0507-.8 /..88 .81..  2094/0/087191 -  2094/0.2.9.8.99.8 97.20254:8.8 0. /.3.9 4-807.:. 7..    2:.8549    !%  %   %   & %& ! %    !03/0.9::.73.943 .2...  $0...5.3 :.79./.3 -/.72:549   !07509139009:.79. 549  507.3549 /.3 .3 390730.  2094/00.5./:3. 7.3.3/. 902.7.-.7..91   094/0 .0  453433.22:54980-03.91 -  503/0.39: .  503/0.38.253 3907..3. /..70 8. -  8.  3974544 /  $4844 0  !844$48.39 4-807.9437080..5. .320250.07  8.3/3.1.7.2 /542.9.:2:2907/.943 6:08943.820 549  -:/.23.3 .0/:0  /70.3 -0702-.3:.80 89:/  /.7.9.3   %03 %03. -/.32.3.3 5.399.3 -.80507910/47 31089.3 2: 549 80.507.98 . :-:3.1   %&&&$&! % $0.

. 203..2.32:!49   :-:3.7 8:. 84.    && ! %  &  & $ $    :-:3./  2. 2:549 207:5. 0745.0452039.25.8  5078.3.9: 080.9.3$4844/03.  092. 549  /080397. 0307.- 3899:843.3!49   :-:3.7.3 0/. .3 2.3!49   :-:3.8  0307.  !0785095!49   !07850952:!49   $#!#! % 2: 549 . .8.7. :39: 203.8 /.3.8 9: 207:5..3 /:.3 :2:2  5.39.3 /853 2: .: 0-  .7820  897:9:7.8.3!49   :-:3...33974544/03.-  2.3.8./.8:/805079 0:.3.3 .380.3 5073.3/0. .../03.7..8..9..3 4397.820      $!  $!! % /.3047.8.93../2.3/:.3!49   :-:3.3  /0243897.- 2:549907-.47. 43805 .549. 503:..3 90780-:9 2.250304254. -.47820  5:7..: 0802-.9.-..3!844/03..9.3 :-:3.7 80.7.. 2.7 5073.. -.8.390750393..820  -0.8  45488  88902 549  /0247.8.:.3 -07.-.3!49     ! % .8. /../..2 2: ..493    #$$ #$$! % 0307.7.9:9:.34342/03.3 .3..820 /.  5020739.79.. .3 2.3/2.2.8 /.  0. .8  502../.5:343805 43805. 207.1/03.9.8  $3./ 0   5.

343805.9503//.   %047!49472.3 /03.390./-.     % # % #&! %   %047!492578   %047!49472..320303.3.-07.3/93.549.880-0:23.91                  .38073/02-.9.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful