P. 1
Pengantar ilmu sosial

Pengantar ilmu sosial

5.0

|Views: 101,716|Likes:
Published by Kamal Mild

More info:

Published by: Kamal Mild on Mar 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/26/2014

pdf

text

original

Sections

  • A.PENGERTIAN ILMU
  • 1.Ilmu sebagai kumpulan pengetahuan sistematis
  • 2. Ilmu sebagai Metode Penelitian
  • 3.Ilmu sebagai aktivitas penelitian
  • B.PENGERTIAN SOSIAL
  • C. PENGERTIAN, RUANG LINGKUP, DAN PERKEMBANGAN ILMU-
  • ILMU SOSIAL
  • D.METODE ILMIAH
  • E.KEBENARAN ILMIAH
  • 1. Teori korespondensi(Correspondence Theory)teori ini beranggapan bahwa
  • 2. Teori Koherensi(Coherence Theori)yang beranggapan bahwa sesuatu
  • A.PENGERTIAN STRUKTUR ILMU
  • B.PENGERTIAN DAN PERANAN FAKTA
  • C.PENGERTIAN DAN PERANAN KONSEP
  • D.PENGERTIAN DAN PERANA GENERALISASI
  • E.PENGERTIAN DAN PERANAN TEORI
  • 2. William Ogburn dan Meyer F. Nimkoff (1959: 12 ± 13) berpendapat
  • 4. J.A.A. van Doom dan C.J. Lammers (1964: 24) mengemukakan bahwa
  • 7. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi (1982: 14) menyatakan
  • 1. Sosiologi Pedesaan (Rural Sociology)
  • 2. Sosiologi Industri (Industrial Sociology)
  • 3. Sosiologi Medis (Medical Sociology)
  • 4. Sosiologi Perkotaan (Urban sociology)
  • 5. Sosiologi Wanita (Woman Sociology)
  • 6. Sosiologi Militer (Military Sociology)
  • 7. Sosiologi Keluarga (Family Sociology)
  • 8. Sosiologi Agama
  • 9. Sosiologi Pendidikan (Educational Sociology yang Kemudian Menjadi
  • 10.Sosiologi Seni
  • B. PENDEKATAN, METODE, TEKNIK, ILMU BANTU, DAN JENIS
  • PENELITIAN
  • 1. Pendekatan
  • 2. Metode
  • 3. Teknik Pengumpulan Data
  • 4. Ilmu Bantu
  • 5. Jenis Penelitian Sosiologi
  • C. KEGUNAAN SOSIOLOGI
  • D. SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU YANG NYATA (OBVIOUS)
  • E. SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI
  • HUBUNGAN SOSIOLOGI DENGAN ILMU SOSIAL LAINNYA
  • 1. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Ekonomi
  • 2. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Politik
  • 3. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Sejarah
  • 4. Hubungan Sosiologi dengan Psikologi
  • F. FOKUS ANALISIS, KLASIFIKASI KENYATAAN SOSIAL, DAN
  • PERSPEKTIF DOMINAN DALAM SOSIOLOGI
  • 1. Tingkat Budaya
  • 2. Tingkat Individual
  • 3. Tingkat Interpersonal
  • 4. Tingkat Struktur Sosial
  • G. OBJEKTIVITAS DALAM SOSIOLOGI
  • H. KONSEP ± KONSEP SOSIOLOGI
  • 1. Masyarakat
  • 2. Peran
  • 3. Norma
  • 4. Sanksi
  • 5. Interaksi Sosial
  • 6. Konflik Sosial
  • 7. Perubahan Sosial
  • 8. Permasalahan Sosial
  • 9. Penyimpangan
  • 10. Globalisasi
  • 11. Patronase
  • 12. Kelompok
  • 13. Patriarki
  • 14. Hierarki
  • I. TEORI ± TEORI SOSIOLOGI
  • 1. Teori Tindakan Sosial dan Sistem Sosial Talcot Parsons
  • a. Teori Tindakan Sosial
  • b. Teori Sistem Sosial
  • 2. Teori Evolusi Sosial Herbert Spencer
  • 3. Teori Teknologi dan Ketinggalan Budaya (Cultural Lag) William F
  • Ogburn
  • 4. Teori Dramaturgi Erving Goffman
  • 5. Teori Strukturasi Anthony Giddens
  • A. Pengertian dan Ruang Lingkup Antropologi
  • 1. Antropologi fisik
  • 2. Antropologi budaya
  • a. Arkeologi
  • b. Antropologi linguistik
  • c. Etnologi
  • 2. Antropologi medis
  • 3. Antropologi psikologi
  • 4. Antropologi sosial
  • Antropologi
  • C. Tujuan dan Kegunaan Antropologi
  • D. Hubungan Antropologi dengan Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya
  • 1. Hubungan antropologi dengan sosiologi
  • 2. Hubungan antropologi dengan psikologi
  • 3. Hubungan antroplogi dengan ilmu sejarah
  • 4. Hubungan antropologi dengan ilmu geografi
  • 5. Hubungan antropologi dengan ilmu ekonomi
  • 6. Hubungan antara antropologi dengan ilmu politik
  • E. Objektifitas Dalam Antropologi
  • F. Sejarah Perkembangan Antropologi
  • G. Konsep-Konsep Antropologi
  • H. Generalisasi-Generalisasi Antropologi
  • 1. Kebudayaan
  • 2. Evolusi
  • 3. Culture area
  • 4. Enkulturasi
  • 5. Difusi
  • 6. Akulturasi
  • 7. Etnosentrisme
  • 8. Tradisi
  • 9. Ras dan etnik
  • 10. Stereotip
  • 11. Kekerabatan
  • 12. Magis
  • 13. Tabu
  • 14. Perkawinan
  • I. Teori-Teori Antropologi
  • 1. Teori orientasi nilai budaya
  • 2. Teori evolusi sosiokultural
  • 3. Teori evolusi kebudayaan
  • 4. Teori evolusi animisme dan magic
  • 5. Teori evolusi keluarga
  • 6. Teori upacara sesaji
  • A. PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP GEOGRAFI
  • B. PENDEKATAN, METODE, DAN TEKNIK PENELITIAN GEOGRAFI
  • 1. Pendekatan Gegrafi
  • 2. Metode Penelitian Geografi
  • 3. Teknik Penelitian Geografi
  • C. SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU GEOGRAFI
  • D. MANFAAT TERAPAN GEOGRAFI
  • E. KONSEP-KONSEP GEOGRAFI
  • 1. Tempat
  • 2. Sensus Penduduk
  • 3. Iklim
  • 4. Laut
  • 5. Lingkungan
  • 6. Benua
  • 7. Urbanisasi
  • 8. Peta
  • 9. Kota
  • 10. Mortalitas
  • 11. Khatulistiwa (Ekuator)
  • 12. Demografi
  • 13. Tanah
  • 14. Transmigrasi
  • 15. Wilayah
  • D. GENERALISASI-GENERALISAI GEOGRAFI
  • 11. Khatulistiwa/Ekuator
  • 15. Willayah
  • H. TEORI-TEORI GEOGRAFI
  • 1. Teori Ledakan Penduduk Thomas Robert Malthus
  • 2. Teori Pengaruh Iklim Terhadap Peradaban Ellsworth Hunting
  • 3. Teori Lokasi Lahan Johann Heinrich von Thunen
  • 4. Teori Daya Sentrifugal dan Senttripetal Charles O. Colby
  • 5. Teori Kota Konsentris Burgess
  • 6. Teori Konflik Antara Suku Bangsa Nomadik Sedenter Jean
  • Bunhes
  • A. PENGERTIAN EKONOMI
  • B. SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU EKONOMI
  • C. METODOLOGI
  • A. PENGERTIAN PSIKOLOGI
  • B. SEJARAH PSIKOLOGI
  • C. METODE PSIKOLOGI
  • D.METODE PSIKOLOGI PERKEMBANGAN
  • Psikologi kontemporer
  • Psikologi sebagai ilmu pengetahuan
  • D. FUNGSI PSIKOLOGI SEBAGAI ILMU
  • Pendekatan perilaku
  • Pendekatan kognitif
  • Pendekatan psikoanalisa
  • Pendekatan fenomenologi
  • E. Kajian psikologi
  • 1. Psikologi perkembangan
  • 2. Psikologi sosial
  • 4. Psikologi kognitif
  • F. WILAYAH TERAPAN PSIKOLOGI
  • 1. Psikologi sekolah
  • 2. Psikologi industri dan organisasi
  • 3. Psikologi kerekayasaan
  • 4. Psikologi klinis
  • A. PENGERTIAN, KARAKTERISTIK, DAN RUANG LINGKUP
  • 1. Pemikiran Politik
  • 2. Teori Politik
  • 3. Lembaga- Lembaga Politik
  • 5. Politik Perbandingan
  • 6. Ekonomi Politik
  • 7. Administrasi Publik dan Kebijakan Umum
  • 8. Teori Kenegaraan
  • 9. Hubungan Internasional
  • B. PENDEKATAN, METODE, TEKNIK, DAN ILMU BANTU
  • POLITIK
  • C. TUJUAN DAN FUNGSI ILMU POLITIK
  • D. SEJARAH PERKEMBANGAN POLITIK
  • E. HUBUNGAN POLITIK DENGAN ILMU- ILMU SOSIAL
  • LAINNYA
  • F. MAZHAB- MAZHAB POLITIK
  • G. KONSEP- KONSEP POLITIK
  • H. GENERALISASI- GENERALISASI POLITIK
  • I. TEORI- TEORI ILMU POLITIK

BAB 2 PENGERTIAN ILMU SOSIAL, METODE ILMIAH, DAN KEBENARAN ILMIAH

A.PENGERTIAN ILMU Mungkin tidak berlebihan jika seorang filsuf Oxford University kontemporer Jerome R.Ravert dalam karyanya The Philosophy of science ,sanpai saat ini mungkin mengakui bahwa ilmu merupakan sebuah kisah suksea luar biasa .Kemenanga-kemenangan ilmu melambangkansuatu proses kumulatif peningkatan pengetahuan dan rangkaian kemenangan tehadap kebodohan dan takhayul dan dari ilmulah kemudian mengalir arus penemuan yang yang berguna untuk kemajuan hidup manusia. Di Indonesia menurut The Liang Gie istilah ilmu atau scien merupakan suatu perkatan yang bermakna jamak ,yaitu sebagai berikut:
1.

ilmiah yang mengacu pada ilmu umum (science in general) tetentu,ilmu biologi ,antropologi,psikologi ,geograpi,sejarah,ekonomi,dan sebagainya.

2. Pengertian imu yang menunjuk pada salah satu bidang pengetahuan ilmiah

1.Ilmu sebagai kumpulan pengetahuan sistematis Pengetian ini lebih menekankan bahwa ilmu merupakan pengetahuan yang sistematis.Ilmu menunjuk pertama-tam a pada kumpulan yang disusun secara sistematis dari pengetahuan yang dihimpun tentang alam semesta yang selalu diperoleh melalui teknik-teknik pengamata yang objektif. Tidak semua pengetahuan adalah ilmu sebab ilmu hanya terbatas pada pengetahuan yang diperoleh secara sistermatis. 2. Ilmu sebagai Metode Penelitian

1. Pengertian ini mengemukakan penekananya bahwa ilmu itu pada hakikatnya sebagai metode penelitian.Para ahli yang nengemukakaan hal tersebut diantaranya: ➢ William J.Goode dalam bukunya Method In Social Research mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode pendekatan terhadap seluruh dunia pengalaman, yakni dunia yang dapat terkena pengalaman oleh manusia.

Caraghan

delangles

dalam

bukunya’’a

guide

historical

Method’’mengemukakan bahwa ilmu pada dasarnya suatu metode untuk menangani masalah.

Harold

H.Titus

dalam

bukunya

‘’Living

Issues

in

Philosophy’’mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode untuk memperoleh pengetahuan yang objektif dan dapat diperiksa kebenaranya. 3.Ilmu sebagai aktivitas penelitian Tokoh yang mengatakan ilmu sebagai aktivitas penelitian diantaranya:

I Charles Singer yang pengetahuan .

yang dikutip dalam bukunya ‘’Critical

Thinking’’mengemukakan bahwa ilmah adalah proses pembuat

John Warfield dalam bukunya ‘’Social Sistem’’ mengatakan tetapi ilmu pun dipandang sebagai proses.Pandangan proses ini paling berkaitan dengan perhatian terhadap penyelidikan karena penyelidikan adalah suatu bagian besar dari ilmu sebagai suatu proses .Dengan demikan jelas bahwa ilmu merupakan aktivitas penelitian .

Kesimpulan ilmu dipandang sebagai keseluruhan pengetahuan kita saat ini ,atau sebagai suatu aktivitas penelitian ,atau sebagai suatu metode untuk memperoleh pengetahuan. B.PENGERTIAN SOSIAL

Istilah sosial (social dalam bahasa inggris )dalam ilmu sosil memiliki arti yang berbeda –beda ,misalkan istilah sosial dalam sosialialisme dengan istilah bepartemen sosial ,jelas keduanya menunjukan makna yang sangat jauh berbeda.Menurut Soekanto apabila istilah sosial pada ilmu sosial mrnunjuk pada objeknya,yaiti masyarakat sosialisme adalah suatu ideologi yang pokok pada prinsip pemilikan umum alat-alat atau produksi dan jasa –jasa bidang ekonomi .sedangkan istilah sosial pada departemen sosial menunjuk pada kegiatan –kegiatan di lapangan sosial .Artinya kegiatan –kegiatan yang ditunjukan untuk mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat dalam bidang kesejahteraan ,sepeti tuna karya,tuna susila,tuna wisma,orang jompo,anak yatim piatu,dan lain-lain.Selain itu Soekanto mengemukakan bahwa istilah sosial pun berkenaan dengan prilaku interpersonal,atau yang berkaitan dengan proses-proses sosial.Secara keilmuan,masyarakat yang menjadi objek kajian ilmu-ilmu sosial ,dapat dilihat sebagai suatu yang terdiri dari berbagai segi .Dilihat dari segi ekonomi akan bersangkut paut dengan paktor produkdi ,distribusi,penggunaan barang-barang serta jasa-jasa .Dari segi politik antaralain berhubungan dengan penggunaan kekuasan dalam masayarakat.Dari segi antropologi budaya lebih menekanka pada masyarakat dan kebudayaanya,dan begitu seterusnya untuk ilmu-ilmu sosial yang lainya,seperti geografi sosial,sejarah,maupun sosiologi. Begitupun tentang pengertian masyarakat (societi)banyak sarjana terdahulu yang mendepinisikan apa itu masyarakat dintaranya: ➢ Menurut Mac Iver dan Page mengemukakan bahwa masyarakat adalah suatu sistem dari kebiasaan dan tata cara, dari wewenang dan kerjasama antara berbagai kelompok dan penggolongan, dari pengawasan tingkah laku serta kebebasan-kebebasan manusia.

Menurut Ralph Linton dalam bukunya yang bejudul “The Study of Man“ mengemukakan bahwa masyarakat merupakan setiap kelompok manusia uang telah hidup dan bekerja bersama cukup lama sehingga mereka dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka

sebagai suatu kesatuan sosial dengan batas-batas yang di rumuskan dengan jelas. ➢ Menurut Selo Soemarjan Menyatakan bahwa masyarakat adalah orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan. Dari pendapat-pendapat di atas dapat di simpulkan bahwa pengertian masyarakat terdiri atas beberapa unsur. a. Manusia yang hidup bersama b. Bercampur untuk waktu yang lama c. Mereka merupakan suatu sistem hidup bersama Sedangkan yang merupakan bentuk umum pada proses-proses sosial adalah interaksi sosial, bahkan ahli sosiologi berpendapat bahwa interaksi sosial tersebut merupakan syarat utama terjadinya aktivitas-aktivitas sosial. Berlangsungnya suatu proses interaksi sosial yang di dasarkan pada berbagai faktor, dan menurut Soekanto di sebabkan melalui : 1. Imitasi Mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses interaksi interaksi sosial tersebut. Sebab salah satu peran positifnya adalah bahwa proses imitasi dapat mendorong seseorang untuk mematuhi kaidah-kaidah dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. 2. Sugesti Berlangsungnya apabila seseorang memberi suatu pandangan atau sikap yang berasal dari dirinya yang kemudian di terima oleh pihak lain secara emosi. 3. Identifikasi Merupakan kecenderungan-kecenderungan ataupun keinginan-keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi identik atau sama dengan orang lain.

4. Simpati

merasa senang dan tertarik karena faktor-faktor yang menyebabkan ia patut di kaguminya. Sebagai applied science artinya bahwa dalm ilmu sosial itu di perlukan untuk mendapatkan atau mencapai hal-hal yang praktis dan berguna entah untuk mewujudkan sesuatu yang di cita-citakan.Sebenarnya merupakan suatu proses yang di sebabkan oleh ketertarikan seseorang oleh pihak lain. antropologi. politik. sedangkan bentuk jamaknya. baik itu sebatas kerjasama. Sebagai academic interprise memiliki pengertian “ bagiman mestinya “. geografi sosial. Contohnya kemakmuran maupun mengurangi atau meniadakn sesutu yang tidak di inginka contohnya kemiskinan.METODE ILMIAH . D. Ilmuilmu sosial mencakup sosiologi. C. Pendapat Bung Hatta mengenai ilmu sosial : 1. bahkan sejarah walaupun di satu sisi ia termasuk ilmu humaniora. ilmuilmu sosial. Sebagai critical discourse ( wacana kritis ) artinya pada kajian ini membahas tentang adanya yang keabsahannya tergantung pada kesetiaan pada persyaratan sistem rasionalitas yang kritis dan pada konvensi akademis yang berlaku. PENGERTIAN. Bentuk tunggal ilmu sosial menunjukan sebuah komunitas dan pendekatan yang saat ini hanya di klaim oleh beberapa orang saja . DAN PERKEMBANGAN ILMUILMU SOSIAL Istilah ilmu sosial menurut Ralf Dahrendorf seorang ahli sosiologi Jerman dan penulis buku “ class and Class Conflict Industrial Society yang di kenal sebagai pencetus teori konflik Non-Marxis. 2. 3. mungkin istilah tersebut merupakan bentik yang lebih tepat. Merupakan suatu konsef yang ambisius untuk mendefinisikan seperangkat disiplin akademik yang memberikan perhatian pada aspek-aspek kemasyarakatan manusia. psikologi. ekonomi. maupun karena merasa adanya keterikatan dengan dirinya. RUANG LINGKUP.

Suatu pendekata dalam menelaah sesuatu dapat dilakukan berdasarkan sudut pandang ataupun tinjauan dari berbagai satu kesatuan karakteristik maupun cabang ilmu seperti sosiologi.atauj untuk menangani penelitian.berbagai teknik yang digunakan misalkan wawancara. .118) dalam karyanya “Science as a Human Endeavor “mengemukakan bahwa dengan metode ilmiah kami maksudkan struktur rasional dari penyelidikan ilmiah yang hipotesisnya disusun dan diuji .geografi .suatu penelitian tentang gjala-gejala kemasyarakatan dapat menggunakan metode survei.sebagai contoh. Menurut George Kneller (1978 .untuk mencapai pengetahuan yang telah dirancang dan dipakai dalam proses memperoleh pengetahuan (Soeprapto 2003:128) Menurut rumusan “the World Of Science Encyclopedia”(volume 17:181)metode ilmiah diartikan sebagai prosedur yang dipergunakan oleh ilmuan-ilmuan dalam pencarian sistematis terhadap pengrtahuan baru dan peninjauan kembali pengetahuan yang ada.maupun menyebarkan angket .observasi.ekonomi .mekanis. Secara etimologi metide dari bahasa Yunani “meta”yang berarti sesudah dan hodos yang berarti jalan Dengan demikian metode merupakan langkahlangkah yang diambil menurut urutan tertentu . Metode merupakan prosedur yang mewujudkan pla-pola dan tata langkah dalam suatu penelitian ilmiah(the Liang Gie1999) Teknik adalah suatu spesipik cara operasional dan yang seringkali data bersipat dalam rutin.politik dan sebagainya.Istilah pendekatan menurut Vernon Van Dyke dalam bukunya yang berjudul “political science”dikemukakan bahwa suatu pendekatan pada prinsipnya adalah ukuran –ukuran untuk memilih masalah dan data yang berkaitan satu sama lain Hal ini diperjelas oleh Kerlinger bahwa pendekata atau rancangan ilmiah merupakan bentuk sistematis yang khusus dari seluruh pemikiran .Antropologi.

. Langkah-langkah metode ilmiah menurut Sheldon J.Menurut Gold Stein :sesungguhnya istilah metode ilmiah adalah menyesatkan 2.jadi tidak benar jika kita memutlakan apa yang disebut metode ilmiah. Pendapat yang sangat berbeda mengenai metode ilmiah diantaranya: 1.ilmu pun begitu luas dan kompleka.Menurut Kaplan:Kekhawatiran saya dengan konspsi kesatuan “metode ilmiah”hal itu terasa oleh saya sesuatu justifikasi progmatis yang sungguh mengada ada terus menerus analisis logika kita tidak mampu untuk menerima segalanya secara penuh kedalam catatan .kealaman maupun humaniora.Pengumpulan data 4.pemeriksaan kebenara terhadap hasil-hasil yaitu terhadap data dan generalisasi-generalisasi Kaplan kebenaran ilmiah itu beragam rentang penomena yang perlu dipelajari.Oleh karena itu membutuhkan strategi penelitian atau inkuiri yang beragam pula antara ilmu-ilmu sosial .penggolongan data dan pengembangan generalisasi 5.Perumusan hipotesis spesipik atau pertanyaan spesifik untuk penyelidikan 2.Lachman diantarnya: 1.Menurut Arturo Rosenblueth (1970 :1)dalam bukunya”Mind and Brain”mengemukakan bahwa metode ilmiah sebagai proswdur dan ukuran yang dipakai oleh ilmuwan-ilmuwan dalam penyusunan dan pengembangan cabang pengetahuan khusus mereka . Menurut Harold titus metode ilmiah sebagai proses-proses dan langkahlangkah yang membuat ilmu-ilmu menghasilkan pengetetahuan .Perancangan penyelidikan 3.

2.KEBENARAN ILMIAH Julie Rord dalam :”Paradigms and Fairy Tales(1975)”mengemukakan bahwa istilah kebenaran memiliki 4 arti yang berbeda yang ia simbolkan dalam T1.yaitu : 1. Kebenaran keempat(T4)adalah kebenaran empirik . Teori korespondensi(Correspondence Theory)teori ini beranggapan bahwa seluruh pernyataan itu benar jika apa yang diungkapkanya itu merupaka fakta. Kebenaran ketiga(T3) kebenaran logis. 4.terdapat tiga teori utama kebenaran.dalam arti adanya suatu kenyataan yang interaksionaj antara teori dengan realita (Kattsoff.T4. . 1. E.realitas.dan setelah dicocokan dengan realitanya memang Jakarta adalah ibu kota negara Republik Indonesia.1998:5)oleh karena itu harus diterima apa adanya sebagai suatu given. kebenaran iman dan doktrin-doktrin sbsolut agama.dan observer)dan objek (fakta. Dalam konteks kebenaran ilmiah yang melibatkan subjek(manusia .knower . Kebenaran pertama (T1)adalah kebenaran metafisik.1998:7)Contoh. Kebenaran Kedua (T2) adalah kebenaran etik.T2.knowen) .sesuatu dianggap benar apabila secara ligis atau matematis konsisten dan koheren dengan apa yang telah diakui sebagai sesuatu yang benar (dalam pengertian T3) atau sesuai dengan apa yang benar menurut kepercayaan metafisik.yaitu kebenaran yang paling mendasar dan puncak dari seluruh kebenaran atau basic ultimate truth (Supriadi .Jakarta adalah ibu kota Indonesia.yaitu yang menunjuk pada perangkat standar moral atau profesional tentang prilaku yang pantas dilakukan termasuk kode etik atau”Code of Conduct” 3.T3.yang lazimnya dipercayai ssebagai landasan pekerjaan para ilmuwan dalam melakukan penelitian .Sanggahan-sanggahan tersebut mengingatkan kita untuk tidak tergesa-gesa memutlakan keampuha metode ilmiah sebagaimana dekemukaka sebagian orang.

antara dua atau lebih logika.yang beranggapan bahwa kebenaran itu tersimpul pada asfek fungsional secara praktis (Kattsoff.pernyataan”orang yang sederhanakecil kemungkinan untuk berprilaku swrakah maupun materialistik “. Teori Koherensi(Coherence Theori)yang beranggapan bahwa sesuatu dianggap benar jika terdapan koherensi atau konsistensi. Teori Pragmatis(Pragmatism Theory).1996:130-131) BAB 3 STUKTUR DAN PERANAN ILMU .2.Contoh.dalam arti tidak terjadi kontradiktif pada saat bersaman . 3.

Subtantive conceptual Struktur adalah konsep-konsep yang menjadi kerangka berfikir dalan meneliti sesuatu . .PENGERTIAN DAN PERANAN FAKTA Menurut Oxford Advanced Learners Dictionary of Current English(2000:449-450)yang dimaksud dengan fakta adalah: 1. Sesuatu yang digunakan untuk mengacu pada situasi tertentu atau khusus 2.Schwab dalam tulisanya “Structur Of The Disciplines Meaning and Significance”konsep struktur bukanlah konsep yang mudah dipahami hal itu mengacu pada bagian –bagian dari suatu objek dan tata cara yang saling berhubungan . Hal yang terjadi dapay dibuktikan oleh hal-hal yang benar. B.Menurutnya suatu disiplin ilmu adalah bentuk konsepsi yang membatasi pokok masalah yang diselidiki dari suatu disiplin dan pengawasan atau pengendalian terhadap penelitianya Struktur suatu disiplin ilmu meliputi dua bagian yaitu subtantive conceptual strukture dan syntactial strukture. kriteria yang dipakai dalam menetapkan kualitas data.Syntactial Structure menyangkut masalh-masalah jalan mana yang akan ditempuh dalam penelitian?cara mengumpulkan data. 4.PENGERTIAN STRUKTUR ILMU Menurut Joseph J. Sesuatu hal yang dikenal sebagai yang benar-benar ada dan terjadi terutama yang dapat dibuktikan oleh bukti yang benar atau dinyatakan benar-benar terjadi . Kualiatas atau sifat yang aktual atau dibuat atas dasar fakta-fakta 3.cara menguji data.bukan oleh berbagai hal yang telah ditemukan .ukuran untuk menentukan bahwa dat yang diperoleh relevan atau mungkin tidak relevan .Syntactial Stucture berhubungsn dengan penelitian yang dilakukan oleh disiplin itu.A.

Kosep deskriptif. Menurut James Bank konsep adalah suatu kata abstrak atau kata yang bermanfaat untuk mengklasifikasikan atau menggolongkan suatu kelompok berbagai hal gagasan atau peristiwa.yang sifatnya terbatas dan dapat diuji kebenaranya secara empiris. Konsep relasional.atau informasi yang berisi atau berartimengandung sesuatu yang memiliki kenyataan objektif.dalam arti luas adalah sesuatu yang ditampilkan dengan benar atau salah karena memiliki realitas objektif.pernyatan. Menurut Sjamsudin fakta adalah erat hubunganya dengan jawaban atas apa. Jenis-jenis konsep menurut Fraenkel: 1.5.kapan.cantik atau jelek. 1996:5) Menurut James A.yang memiliki arti mengandung suatu hubungan khusus antara dua atribut maupun lebih yang dinyatakan secara eksplisit dengan bilngan tertentu. C. 5.PENGERTIAN DAN PERANAN KONSEP 1.di mana dan juga dapat berupa benda-benda yang benarbenar ada dan atau peristiwa yang pernah terjadi pada masa lalu(Sjamsudin . Konsep disjungtif. 4.yaitu konsep yang berfunhsi untuk menghubungkan dari keberadaan dua atau lebih atribut yang semuanya harus ada(Fraenkel.erupakan abstraksi. Menurut Schwab (1969:12-14)konsep .tanggapan dan pengalaman kompleks.yaitu konssep yang berhubungan dengan pertimbangan baik atau buruk . 3. Suatu penegasan.salah atau benar.mencerminkan adanya alternatif-alternatif yang beragam. 6. 2. Konaep evaluatif.kontruksi logis yang terbentuk dari kesan. Konsep campuran.Bank (977:84)fakta adalah kejadian berbagai hal atau peristawa tertentuyang pada giliranya menjadi data mentah atau pengamatan dari ilmuwan-ilmuwan sosial.adalah konsep yang menuntut jawaban tentang gambaran suatu benda.siapa.1980:58) 2.yaitu suatu konsep yang tidak hanya memberikan penjelasan tentang suatu karakteristik yang dimiliki oleh benda . Konsep konjungtif. Menurut Bachtiar fakta merupakan abstraksi dari kenyataan yang diamati.

tersebut.tetapi juga sekaligus memberikan sikap ataupun penilaian terhadap pernyataan tersebut. 3. 6. 4. Generalisasi adlah kesimpulan yang ditarik secara induktif mengenai dua hubungan fakta-fakta atau lebih yang melahirkan teori 4. 7. Melalui konsep itupun adanya klasifikasi atas beberapa individu. Kegunaan konsep bagi kehidupan manusia: 1. Generalisasi deskriftip yaitu suatu generalisasi yang hanya mendeskripsikan suatu hubungan yang ada 2. Generalisasi merupakan pernyataan yang menjelaskan hubungan antara konsep-konsep yang berfungsi sebagai penbantu berfikir dan memahami Tingkatan generalisasi: 1. Generalisasi adalah pernyataan hubungan dua konsep atau lebih 2. Konsep berguna sebagai mata rantai penghubung ataupun katalisator antardisiplin ilmu D. 2. Konsep dapat berfungsi untuk mereduksi keperluan yang sering dikatakan berulang uiang terhadap sesuatu kajian yang serupa dan sudah diketahui . Konsep dapat berfungsi memudahkan kita untuk memecahkan masalah. Konsep berguna untuk melakukan episiensi dan efektivitas bagi manusia. Generalisasi Kausal . Konsep berguna untuk mengonseptualisasikan sesuatu secara cermat melalui simbol-simbol. Konsep mengandung konotasi negatif dinamakan stereotif 8. Ntermediat Level Generalization yaitu generalisasi yang digunakan dikawasan tertentu dan kebudayaan tertentu 3. Generalisasi merupakan pernyataan tentang hubungan antara konsepkonsep dan berfugsi untuk membantu dalam memudahkan pemahaman suatu maksud pernyataan itu 3.yaitu suatu generalisasi yang menjelaskan hubungan sebab akibat terjadi suatu peristiwa . 5. 2. Law order Generalization yaitu generalisasi yang digunakan atas data dari dua data atau tiga sampel kecil misalkan tentang kelompok kota pada suatu kawasan tertentu Tipe-tipe generalisasi: 1. Konsep berguna untuk menjelaskan sesuatu yang dianggap rumit ataupun memerlukan keterangan yang cukup panjang dan rinci. High Order Generalization yaitui generalisasi yang pemakaianya secara universal.PENGERTIAN DAN PERANA GENERALISASI Pengertian generalisasi : 1.

3. Generalisasi kondisional. harus melampaui makna deskripsi denga mengatakan hal-hal apakah yang dapat memberikan pada kita suatu pemahaman tertentu mengenai mengapa suatu kenyataan seperti itu. yakni kata dan logos.dan saumsi berdasarkan mertode keilmuwan. ataupun socius bermasyarakat. Teori memberika suatu keragka kerja bagi pengorganisasian butir-butir informasi tertentu. BAB 4 SOSIOLOGI A. Berguna sebagai kerangka kerja untuk melakukan penelitia 2. berkawan. Fungsi teori menurut Suppes dan Kerling: 1.hipotesis. Penjelasan. Unsur-unsur teori menurut Capbell: 1. Teori mengemukakan kompleksitas peristiwa-peristiwa yang tamoaknta sederhana. KARAKTERISTIK. 3. Teori berfunhsi untuk melakukan prediksi kontrol.yaitu suatu generalsasi yang menyarankan apa yang akan terjadi jika seandainya suatu khusus dilaksanakan dengan drmikian adanya suatu persyaratan khusus E. PENGERTIAN.merupakan sebuah kegiatan yang tanpa ajhir dan selalu belum selesai serta tanpa batas. Sedangkan logos berarti ilmu atau dapat juga berbicara tentang sesuatu. DAN RUANG LINGKUP SOSIOLOGI Secara terminologi Sosiologi berasal dari bahasa Yunani.3. Teori mengorganisasikan kembalio pengalaman –pengalama sebelumnya.memberitahu kita bagaimana prnulis akan memakai istilahistilah kuncinya 2. Dengan demikian.PENGERTIAN DAN PERANAN TEORI Teori adalah suatu suatu preposisi dari masalah yang mengandung variable. 5. secara harfiah istilah Sosiologi dapat . Generalisasi korelatif. Definisi. Socius yang berarti kawan.yaitu generalisasi yang menunjukan adanya hubungan satu sama lain 4. 4. Deskripsi.

lembaga – lembaga sosial. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi (1982: 14) menyatakan bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang struktur sosial dan proses –proses sosial. Selanjutnya. seperti agama.J. 1987: 1). Abdulsyani. Lammers (1964: 24) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang struktur – struktur dan proses – proses kemasyarakatan yang bersifat stabil. kelompok – kelompok. menurut mereka bahwa struktur sosial keseluruhan jalinan antara unsur – unsur sosial yang pokok. Pitirim Sorokin (1928: 760 – 761) mengemukakan bahwa Sosiologi adalah suatu ilmu tentang hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala – gejala sosial.diartikan ilmu tentang masyarakat (Spencer dan Inkeles. gejala keluarga dengan moral. 5. Roucekj dan Warren (1962: 3) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang hubungan antara manusia dalam kelompok – kelompoknya.A. 3. David Popenoe (1983: 107 – 108) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang interaksi manusia dalam masyarakat sebagai suatu keseluruhan. J. Sedangkan proses sosial adalah pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama. yaitu organisasi sosial. hukum dengan ekonomi. Di bawah ini terdapat beberapa definisi Sosiologi menurut beberapa ahli: 1. umpamanya pengaruh timbal balik antara segi . yaitu kaidah – kaidah sosial (norma – norma sosial).A. 6. 7. contohnya antara gejala ekonomi dengan non ekonomi. 4. dan sebagainya. termasuk perubahan – perubahan sosial. serta lapisan sosial. William Ogburn dan Meyer F. Meta Spencer dan Alex Inkeles (1982: 4) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang kelompok hidup manusia. 2. Nimkoff (1959: 12 – 13) berpendapat bahwa Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya. van Doom dan C. 1982: 4.

3. dan berbagai organisasi sosial. sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi pada saat ini. 1. serta menganalisis pengaruh kegiatan kelompok terhadap para anggotanya. etnis atau suku bangsa. Kelompok tersebut mencakup keluarga. dan organisasi lainnya (Ogburn dan Nimkoff. Dengan demikian. Artinya. Sosiologi merupakan bagian dari ilmu sosial. Horton dan Hunt. Artinya. kehidupan hukum dengan agama. dan sebagainya. Sebagai ilmu murni sosiologi bukan disiplin yang normatif. dan bukan mengenai apa yang semestinya terjadi atau seharusnya terjadi. serta bukan mengenai apa yang terjadi seharusnya terjadi. Dengan demikian. gejala – gejala sosial. kelompok sosial. 1959: 13. Jika ditelaah lebih lanjut. Sosiologi mencari apa yang menjadi prinsip – prinsip atau hukum – hukum umum dari interaksi antarmanusia individu . Sosiologi bukan merupakan disiplin yang normatif. tentang karakteristik sosiologi menurut Soekanto (1986: 17) mencakup hal – hal berikut. Dengan demikian. mapun perubahan sosial.kehidupan ekonomi dengan segi kehidupan politik. melainkan suatu disiplin yang bersifat kategoris. organisasi sosial. agama. komunitas pemerintahan. bisnis. sosiologi dapat dikategorikan sebagai ilmu murni (pure science). sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi saat ini. 1991: 4). Sosiologi bertujuan untuk menghasilkan pengertian – pengertian dan pola – pola umum (nomotetik). sebagai objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia yang dilihat dari sudut hubungan antarmanusia dan proses – proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. Sosiologi pun mempelajari perilaku dan interaksi kelompok. bukan merupakan ilmu terapan (applied science). struktur sosial. Objek kajian sosiologi adalah masyarakat dan perilaku sosial manusia dengan meneliti kelompok – kelompoknya. proses sosial. Sosiologi dapat didefinisikan sebagai disiplin ilmu tentang interaksi sosial. menelusuri asal usul pertumbuhannya. politik. bukan merupakan bagian ilmu pengetahuan alam maupun kerohanian. budaya. 2.

. Jadi. Mungkin satu – satunya denominator umum dari sejumlah besar mazhab pemikiran dan strategi riset yang mengklaim mengandung sumber sosiologis adalah fokusnya pada masyarakat. Artinya. 2. Sosiologi sebagai ilmu yang memfokuskan pada kajian pola – pola interaksi manusia. 4. isi. bahan kajian yang diperhatikan dalam sosiologi adalah bentuk – bentuk dan pola – pola peristiwa dalam masyarakat. faktual. meskipun tidak terlalu kuat oleh strategi hermeneutika dan ambisi untuk mengoreksi kepercayaan umum. politik dan institusi politik. bentuk. ras dan etnis. 1. Sosiologi merupakan disiplin ilmu yang memiliki cakupan luas dan banyak cabang yang dipersatukan. maupun proses dari masyarakat manusia. dan rasional. Garis batas bidang tersebut mengikuti divisi fungsional serta lembaga di dalam organisasi masyarakat yang menjawab tuntutan efektif dari bidang manajemen yang telah mapan. serta masyarakat sebagai batasan sehari – hari terhadap tindakan dari kegiatan individu. Fenomena modern lainnya yang khas adalah ketegangan konstan antarmanusia yang muncul dari latar belakang tradisional dan komunal. bukan tentang ilmu pengetahuan yang konkret. Menurut Zygmunt Bauman (2000: 1023) keterkaitan tersebut didasarkan beberapa alasan. Sosiologi merupakan ilmu sosial yang empiris. yang berubah menjadi individu dan menjadi subjek tindakan otonom. dan bukan wujudnya tentang masyarakat yang konkret. spesialisasi bentuk pengetahuan terakumulasi dengan fokus pada penyimpangan dan kebijakan korektif atau hukuman. 5. struktur.maupun kelompok dan perihal sifat hakiki. 6. tentara dan perang. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang abstrak. perkawinan dan keluarga. dalam perkembangannya sering kali lebih banyak dihubungkan dengan kebangkitan modernitas. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang menghasilkan pengertian – pengertian dan pola – pola umum.

seperti sosiologi pedesaan (rural sociology). ruang lingkup sosiologi dapat dibedakan menjadi beberapa subdisiplin sosiologi. agama dan institusi agama. 1973). dan sosiologi seni (sociology of art). Secara sistematis. sosiologi pendidikan (educational sociology). teknologi informasi. kehidupan urban dan persoalan – persoalannya. sosiologi wanita (woman sociology). industri dan pekerjaan. Adapun kerangka yang paling sering digunakan untuk mengenali berbagai temuan empiris adalah gagasan tentang suatu “kontinum pedesaan – perkotaan”. Sosiologi Pedesaan (Rural Sociology) Jurusan yang pertama kali mengkhususkan sosiologi pedesaan muncul di Amerika Serikat tahun 1930-an. serta kesehatan dan kedokteran (Bauman. 2000: 1032). sosiologi medis (medical sociology). Sepanjang sejarahnya. Jika tradisi . sosiologi perkotaan (urban sociology). 1980). yang berusaha menjelaskan berbagai pendekatan pola sosial dan kultural dengan mengacu kepada tempat masyarakat tersebut di sepanjang kontinum yang bergerak dari tipe pemukiman yang paling kota (the most urban) hingga yang paling desa (the most rural). sosiologi industri (industrial sociology).pendidikan dan media kultural. sosiologi pedesaan tidak pernah dapat secara efektif menyatakan statusnya sebagai disiplin ilmu tersendiri yang memiliki objek penyelidikan dan metode penjelasan yang khusus. sosiologi keluarga (family sociology). sosiologi medis (medical sociology). 1. Sehingga nasib sosiologi pedesaan saat ini terperangkap dalam sejumlah kontroversi dan harapan. sosiologi militer (military sociology). pada tingkat perusahaan maupun struktur agraria(Newby. kemudian muncul beberapa Akademi Land Grant yang dibentuk dalam wilayah kewenangan Departemen Pertanian Amerika Serikat untuk meneliti masalah pedesaan dan melatih ahli sosiologi serta ekstensionis pedesaan untuk kerjasama lembaga – lembaga pemerintah beserta organisasi petani (Hightower. Salah satu aspek yang paling mengganggu dalam sejarah sosiologi pedesaan adalah kegagalan ilmu ini mengembangkan analisis sistematis tentang produksi pertanian.

awal mengasumsikan bahwa ada perbedaan menyolok antarlokasi pedesaan yang membuat lokasi – lokasi itu memiliki perbedaan dalam hal sosial dan budaya dibandingkan dengan bentuk – bentuk kehidupan sosial perkotaan. yakni feminisme dalam riset. perkembangan – perkembangan teknologi pengawasan dan bangkitnya individualisme tanpa ikatan tahun 1980-an. Keadaan desa tidak mensyaratkan teori atau implikasi metodologis khusus untuk penelitian. 2000: 942). 2000: 488). Emile Durkheim. Runtuhnya komunisme di Eropa Timur. . akhirnya makin banyak peneliti yang berpandangan bahwa lokasi pedesaan hanya sekadar entitas empiris atau geografis tempat seseorang bekerja. 1992). Sosiologi industri yang hanya menekankan gaya tradisional yang patriarkat. Namun. dan Max Weber. dan tidak semata – mata didasarkan pada kenyataan yang sama – sama memiliki pengalaman pedesaan (Long. mengantarkan bangkitnya minat pada peran norma dan dominasi diri yang sering kali dikaitkan dengan gagasan – gagasan Foulcault dan tokoh pascamodernis lainnya (Reed dan Hughes. pergeseran dari Fordisme (keadaan ekonomi seusai perang) menuju post Fordisme. c. Perkembangan teknologi informasi dan aplikasi – aplikasinya di bidang manufaktur serta perdagangan. b. tetapi sangat tergantung pada jenis masalah teoretis dan metodologis yang dikandungnya. Dalam perkembangannya. 2. memberikan peluang munculnya lini baru. 1994). sosiologi industri sejak tahun 1980-an terdapat empat tema baru yang muncul dari riset – riset sosiologi industri. sosiologi industri lahir pada kurun waktu antara Perang Dunia I dan II. telah mendorong bangkitnya kembali minat untuk menerapkan gagasan – gagasan konstruktivis sosial dari sosiologi ilmu pengetahuan serta teknologi ke sosiologi kerja dan industri (Grint dan Woolgar. adanya globalisasi industri. serta secara matang tahun 1960-an dan awal tahun 1970-an (Grint. Sosiologi Industri (Industrial Sociology) Kelahiran bidang ini mendapat inspirasi dari pemikiran – pemikiran Karl Marx. walaupun secara formal. a.

khususnya pada masyarakat modern (Amstrong. Dalam perkembangan selanjutnya. terutama pada epidemiologi sosial yang berusaha mengidentifikasi peran dari faktor – faktor sosial terhadap berjangkitnya penyakit menular yang dilakukan oleh para ahli medis dan sosiologi. minat terhadap studi detail kehidupan sosial pun dilibatkan yang meneliti ekspresi dalam pengalaman sakit pasien. a.d. Bidang ini berkembang pesat pada sejak tahun 1950-an sampai sekarang. terutama berkaitan dengan psikiatri (berhubungan dengan penyakit jiwa). psikologi. Sosiologi Perkotaan (Urban sociology) Sosiologi urban atau perkotaan adalah studi sosiologi yang menggunakan berbagai statistik di antara populasi dalam kota – kota besar. 2000: 644). 1. geriatrik (perawatan usia lanjut). Pada awal kelahirannya yang dominan adalah perspektif medis. b. 1. dan pengobatan komunitas (Amstrong. Kajiannya terutama . Hasil kajian awal menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari struktur sosial (kelas sosial) terhadap etiologi dari penyakit psikiatris maupun organis (Amstrong. praktik umum (pengobatan keluarga). Sosiologi Medis (Medical Sociology) Sosiologi medis merupakan bagian dari sosiologi yang kajiannya memfokuskan pada pelestarian ilmu kedokteran. Berhubungan dengan asumsi – asumsi dan kesadaran bahwa masalah yang terkandung dalam perawatan kesehatan masyarakat modern adalah sebagai bagian integral masalah – masalah sosial. Setidaknya ada dua alasan yang mendorong pesatnya perkembangan bidang ini. Asumsi bahwa pekerjaan dan produksi merupakan kunci identitas sosial tentang argumen – argumen bahwa pola – pola konsumsi merupakan sumber identitas individual (Hall. dan psikologi sosial. Dalam perspektif medis. 2000: 643). pediatri (kesehatan anak). 1992: 114). 2000: 643 – 644). Meningkatkan minat terhadap pengobatan dalam aspek – aspek sosial dari kondisi sakit (illness). khususnya tahun 1990-an.

geopolitik. dan tempat tinggal terpusat. terutama sekali teori Manuael Castell pernyataannya sangat berpengaruh. di mana sejarah perintisannya sejalan dengan perkembangan gerakan feminisme yang dipelopori oleh Mary Wollstonecraft dalam bukunya A Vindication of The Right of Woman (1779). Periode dari 1977 – 1985. c. 2002). Beberapa tema yang relevan dalam kajian sosiologi urban tersebut. terdiri atas tiga kelompok kontributor pemikiran sosiologi utama yang terpilih. kendati akar – akar historisnya dapat dilacak sejak lahirnya sosiologi sebagai disiplin akademik. ditandai oleh suatu perubahan bentuk sosiologi perkotaan dalam suatu teori ruang kemasyarakatan di bawah globalisasi yang telah begitu besar memengaruhi pekerjaan David Harvey (Kazutaka Hashimoto. memusatkan pada teori pergerakan sosial dan konsep global di kota besar dalam suatu konteks pembaruan. Dilihat dari perspektif pendorong teori sosiologi wanita tersebut. perdagangan. a. Selama dua puluh tahun sejak pengenalannya dari Barat. Sosiologi perkotaan baru dimulai di Eropa. b. dan lain – lain. di antaranya populasi. Sosiologi Wanita (Woman Sociology) Lahir dan berkembangnya sosiologi wanita. ekonomi. dapat dibagi menjadi tiga tahapan. Hal itu pun memengaruhi studi masyarakat lainnya sampai ke kota – kota besar di Jepang pada tahun 1970-an. menegaskan bahwa tatanan alamiah dominasi laki – laki sebagai suatu perbedaan terhadap argumen – argumen mengenai hak – hak kaum wanita. 1. . a. Dari 1992 sampai sekarang. Kelompok teoretisi positivis atau fungsionalis. Dari 1986 – 1992. perintisannya sejak tahun 1920an dan 1930-an walaupun resminya sejak awal tahun 1970-an yang kemudian menyebar ke berbagai wilayah khususnya Amerika Serikat. ketika sosiologi urban Prancis. terutama kota – kota di Jepang.dipusatkan pada studi wilayah perkotaan di mana zona industri.

Fungsi – fungsi tersebut bertolak dari suatu tujuan organisasi keamanan dan sarana – sarananya. 2000: 664). seperti August Comte maupun Herbert Spencer. yakni kelompok aktivis karya sosial dan interaksionis. profil rekrutmen angkatan bersenjata. kekuatan. Sebenarnya. kepangkatan. Dalam hal ini. Sosiologi militer tersebut berkembang pesat khususnya di Amerika Serikat. dianalisis ada suatu perbandingan bahwa pada demokrasi Barat rriset militer. Angkatan bersenjata dan masyarakat yang mengkaji tentang citra profesi yang berkaitan dengan dampak perubahan sosial dan teknologi. d. yang menurut Bredow (2000: 665). di mana dalam hal ini dianalisis termasuk seleksi para petinggi militer. bagi negara – negara berkembang. serta menguraikan cara – cara subkultur militer dibentuk. c. masalah – masalah seperti itu sudah lama didiskusikan oleh para sosiolog. Akan tetapi. serta peran wanita dalam angkatan bersenjata. secara formal studi sosiologi militer tersebut baru dimulai selama Perang Dunia II. serta kekerasan. terdapat lima bidang utama kajian sosiologi militer. Bidang kajian ini menyoroti angkatan bersenjata sebagai suatu organisasi c.b. Kelompok para teoretisi konflik. 1. Problem organisasional internal dalam pertempuran. a. terfokus pada kontrol politik terhadap jaringan militer. memfokuskan berbagai sebab dan konsekuensi dari kudeta militer yang diperankannya dengan membawa . Militer dan politik. b. Namun. problem pelatihan dan pendidikan tentara. Problem organisasi internal yang menganalisis proses – proses dalam kelompok kecil dan ritual militer dengan tujuan untuk mengidentifikasi problem disiplin dan motivasi. kepentingan ekonomi. dan evaluasi motivasi pertempuran. melukiskan sistem – sistem penindasan yang secara sistematis membatasi kaum wanita. dan administrasi lainnya. Kelompok altenatif. Sosiologi Militer (Military Sociology) bertipe khusus dengan fungsi sosial spesifik (Bredow.

dan peran agama dalam masyarakat (Goddijn. hubungan keluarga dengan sistem nilai dan organisasi lainnya. ekonomi. seperti sistem pendidikan. Dalam hal ini. Mencakup hubungan keluarga dengan sistemsosial lainnya. pemerintahan. serta berbagai operasi pemeliharaan perdmaian internasional. arah perkembangan keluarga pada masa mendatang. 2002). 1966: 36). Dari definisi di atas. 1. terdapat hubungan yang bersifat dialektis antara keduanya. Para ahli sosiologi agama mencoba untuk menjelaskan efek masyarakat itu pada agama maupun efek agama terhadap masyarakat. Sosiologi Keluarga (Family Sociology) Mempelajari pembentukan dan perkembangan keluarga. 2002: 37). interaksi. tema universal. dapat dikemukakan bahwa sosiologi agama merupakan cabang dari sosiologi umum yang bertujuan untuk mencari keterangan ilmiah tentang masyarakat agama khususnya. latar belakang historis. Angkatan bersenjata dalam sistem internasional. Dengan kata lain. tema universal. struktur sosial. dan masalah keluarga berencana. peranan. e. masalah penyimpangan hubungan dengan sosialisasi. dan peran agama dalam masyarakat (Wikipedia. disorganisasi keluarga. struktur sosial.atribut – atribut pembangunan dan Praetorisme (bentuk yang biasanya diterapkan oleh militerisme negara berkembang). dalam kaitannya dengan agama ini terutama tertuju pada studi praktis. danfungsi keluargadalamera modernisasi maupun pembangunan (Goode. perkembangan. Sosiologi Agama Sosiologi agama merupakan studi sosiologis yang mempelajari studi ilmu budaya secara empiris. disertai peralatan atau perlengkapan dan pengendaliannya. 2. dianalisis tentang aspek – aspek keamanan nasional dan internasional. profan. dan positif yang menuju kepada praktik. pengembangan. Pendekatan sosiologis dalam melihat keluarga. bentuk keluarga. . fungsi dan struktur keluarga.permasalahanyang dihadapi keluarga serta penyelesaiannya. latar belakang historis. serta implikasinya terhadap anggota keluarga.

Sebab perbedaan pemilikan kesempatan untuk memperoleh pendidikan tersebut mengarah kepada monopoli pemilikan sumber – sumber sosial maupun keadilan.3. Sosiologi Pendidikan (Educational Sociology yang Kemudian Menjadi Sociology of Education) Merupakan bidang kajian sosiologi yang perintisannya selalu dikaitkan dengan sosiolog pendidikan bernama Lester Frank Ward pada tahun 1883. Perkembangan ternyata bidang baru tersebut sangat pesat. Menurut Brookover. yang menegaskan bahwa untuk memperbaiki masyarakat diperlukan pendidikan (Ballantine. hal ini terlihat pada tahun 1914. terutama Robert Angell terhadap nama subdisiplin itu. 1988: 2). Bagi Angell. bidang – bidang kajian materi sociology of education tersebut mencakup (a) hubungan sistem pendidikan dengan sistem sosial lain. (c) hubungan antarmanusia dalam sistem pendidikan. Ward menegaskan bahwa perbedaan kelas yang terjadi dalam masyarakat bersumber kepada perbedaan pemilikan kesempatan. ia tidak perlu menjanjikan jawaban sosiologis untuk mengatasi permasalahan sosial yang dihadapi dunia pendidikan. Bidang ini cukup bertugas untuk melakukan berbagai riset dan menjadikan institusi pendidikan sebagai sumber data ilmiah. muncul semangat yang kuat untuk mendirikan sebuah cabang sosiologi yang dinamakan educational sociology (Brookover dalam Pavalko. muncul istilah baru. (b) hubungan sekolah dengan komunitas sekitarnya. (d) pengaruh sekolah terhadap perilaku anak didik . di mana bidang educational sociology mengandalkan pada problem solving sosial sebagai metodenya (Adiwikarta. 1976: 6). Pada abad ke-20. 1983: 11). yaitu sociology of education. Selanjutnya. khususny di Amerika Serikat telah 14 universitas yang mengadakan program perkuliahan bidang tersebut. Timbul ketidakpuasan atas educational sociology tersebut dari sosiolog lainnya. maupun terhadap metodenya sehingga pada tahun 1928. sociology of education. terutama kesempatan dalam memperoleh pendidikan.

10.Sosiologi Seni Istilah sosiologi seni (sociology of art) digunakan dari sosiologi berbagai seni (sociology of art) atau soiologi seni dan literatur (sociology of art and literature). Sedangkan, sosiologi seni visual relatif jarang dikembangkan dibandingkan sosiologi literatur, drama, maupun film. Implikasinya, sifat generik dari bidang kajian ini mau tidak mau menimbulkan kesulitan dalam analisisnya karena tidak selalu terdapat hubungan linear antara musik dan novel dengan konteks atau politiknya (Wolff, 2000: 41). Namun demikian, sosiologi seni dapat dikatakan sebagai wilayah kajian yang cair karena di dalamnya tidak ada suatu model analisis atau teori yang dominan. A. PENDEKATAN, METODE, TEKNIK, ILMU BANTU, DAN JENIS PENELITIAN 1. Pendekatan Walaupun sosiologi di awal kelahirannya pada abad ke-19 sangat dipengaruhi oleh pemikiran – pemikiran yang bersifat positivistik, khususnya bagi pendirinya Auguste Comte, namun dalam pendekatan sosiologi tidaklah absolut bersifat kuantitatif, melainkan juga dapat menggunakan pendekatan kualitatif (Soekanto, 1986: 36). Dalam pendekatan kuantitatif, sosiologi mengutamakan bahan dan keterangan dengan angka sehingga gejala – gejala yang ditelitinya dapat diukur dengan mempergunakan skala, indeks, tabel, dan formula yang menggunakan statistik. Sedangkan dalam pendekatan kualitatif, sosiologi selalu dikaitkan dengan epistemologi interpretatif dengan penekanan pada makna – makna yang terkandung di dalamnya atau yang ada di balik kenyataan yang teramati. 2. Metode Para ahli sosiologi dalam penelitiannya banyak menggunakan beberapa metode penelitian. a. Metode Deskriptif

Metode ini sering disebut bagian metode empiris yang menekankan pada kajian masa kini. Secara sngkat, metode deskriptif ini adalah suatu metode yang berupaya untuk mengungkap pengejaran atau pelacakan pengetahuan. Metode tersebut dirancang untuk menemukan apa yang sedang terjadi, tentang siapa, di mana, dan kapan. Dengan demikian, dalam metode ini pun termasuk metode survei dengan jumlah sampel yang begitu banyak untuk mengungkap dan mengukur sikap sosial maupun politik, seperti yang dirintis George Gallup dalam The Literary Digest (1936). Dalam metode tersebut, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pertanyaan – pertanyaan yang disusun melalui angket (kuesioner) terhadap responden untuk mengukur pendapat atau tanggapan publik tentang sesuatu yang diteliti (Bailey, 1982: 110; Spencer dan Inkeles, 1982: 32). b. Metode Eksplanatori Metode ini pun merupakan bagian metode empiris. Popenoe (1983: 28) mengemukakan bahwa jika saja dalam studi deskriptif lebih banyak bertanya tentang apa, siapa, kapan, dan di mana maka dalam studi eksplanatori lebih banyak menjawab mengapa dan bagaimana. Oleh karena itu, metode ini bersifat menjelaskan atas jawaban dari pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana”. c. Metode Historis Komparatif Metode ini menekankan pada analisis atas peristiwa – peristiwa masa silam untuk merumuskan prinsip – prinsip umum, yang kemudian digabungkan dengan metode komparatif, dengan menitikberatkan pada perbandingan antara berbagai masyarakat beserta bidangnya untuk memperoleh perbedaan dan persamaan, serta sebab – sebabnya. d. Metode Fungsionalisme Metode ini bertujuan untuk meneliti fungsi lembaga – lembaga kemasyarakatan dan struktur sosial dalam masyarakat. e. Metode Studi Kasus Metode studi kasus merupakan suatu penyelidikan mendalam dari suatu individu, kelompok, atau institusi untuk menentukan variabel itu, dan

hubungannya di antara variabel memengaruhi status atau perilaku yang saat itu menjadi pokok kajian (Fraenkel dan Wallen, 1993: 548). f. Metode Survei Penelitian survei adalah salah satu bentuk dari penelitian yang umum dalam ilmu – ilmu sosial. 1. Teknik Pengumpulan Data Beberapa teknik pengumpulan data yang banyak digunakan dalam kajian sosiologi, di antaranya adalah sosiometri, wawancara, observasi,dan observasi partisipan. a. Sosiometri Dalam sosiometri berusaha meneliti masyarakat secara kuantitatif dengan menggunakan skala dan angka untuk mempelajari hubungan antarmanusia dalam suatu masyarakat. Bidang ini merupakan bidang keahlian psikologi yang mempelajari, mengukur, dan membuat diagram hubungan sosial yang ada pada kelompok kecil (Horton dan Hunt, 1991: 235). b. Wawancara atau Interview Teknik ini adalah situasi peran antarpribadi yang bertemu muka (face to face) ketika seseorang, yakni pewawancara mengajukan pertanyaan – pertanyaan yang dirancang untuk memperoleh jawaban yang relevan dengan masalah penelitian kepada seseorang yang diwawancarai atau responden (Supardan, 2004:159). c. Observasi Observasi adalah pengamatan yang diperoleh secara langsung dan teratur untuk memperoleh data penelitian. d. Observasi Partisipan Bentuk pengamatan yang menyeluruh dari semua jenis metode atau strategi (Patton, 1980). Dalam hal ini, peneliti turut serta dalam berbagai peristiwa dan kegiatan sesuai dengan yang dilakukan oleh subjek penelitian.

1. Ilmu Bantu Beberapa ilmu bantu yang sering digunakan dalam sosiologi, seperti statistik, psikologi, etnologi, arkeologi, dan antropologi, di samping ilmu – ilmu sosial lainnya, seperti sejarah, ekonomi, antropologi, politik, hukum, maupun geografi. a. Statistik Statistik sangat diperlukan dalam sosiologi terutama dalam perhitungan – perhitungan yang menyangkut pendekatan kuantitatif agar hasil – hasil penelitiannya lebih valid, akurat, dan terukur. b. Psikologi Psikologi pun sangat diperlukan dalam kajian sosiologi karena dalam psikologi dapat diperoleh keterangan, baik latar belakang seseorang berperilaku maupun proses – proses mentl yang diperlukan keterangan – keterangannya. c. Etnologi Etnologi adalah ilmu tentang adat istiadat suatu bangsa. Ilmu tersebut sangat diperlukan dalam sosiologi karena menyangkut tradisi – tradisi yang berkembang pada bangsa tersebut. Oleh karena itu, etnologi sering disebut juga sosial antropologi (Shadily, 1984: 20). d. Arkeologi Arkeologi adalah ilmu tentang peninggalan ataupun kebudayaan klasik dari suatu bangsa yang telah silam. e. Antropologi Antropologi telah memasuki kajian kelompok maupun etnis atau ras masyarakat kota ataupun yang lebih maju. Maksud dari hasil penelitian bidang antropologi adalah untuk lebih mudah memahami tentang beberapa keunikan secara ideografis serta memberikan pengertian yang mendalam mengenai masyarakat modern yang lebih luas dan kompleks. 1. Jenis Penelitian Sosiologi

C. sosiologi berarti berbicara mengenai masyarakat. dan penelitian interpretasi kritis. KEGUNAAN SOSIOLOGI Kegunaan sosiologi secara praktis dapat berfungsi untuk mengetahui. Tidak sedikit yang mengemukakan bahwa sosiologi sebagaimana layaknya ilmu sosial. setidaknya kita mengenal tiga macam penelitian sosiologi. penelitian fact finding. dan mengatasi problema sosial (Soekanto. B. Dengan demikian. berasal dari kata Latin socius yang berarti kawan. Adapun beberapa problema sosial tersebut jika dilihat fokus kajiannya secara makro dapat dibedakan berdasarkan bidang – bidang keilmuannya.Dalam penelitian sosiologi (Shadily. seperti disorganisasi keluarga. Akan tetapi. 1986: 339 – 340). a. Penelitian Interpretasi Kritis A. 1984: 50 – 52). Dari sisi fokus kajian mikro. SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI Sosiologi yang lahir tahun 1839. Penelitian Fact Finding c. tidak jauh berbeda dengan ilmu – ilmu sosial lainnya. bahwa kita dapat mengetahui dengan penuh percaya diri dalam menjawab banyak pertanyaan tentang tingkah laku manusia dan masyarakat kita. SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU YANG NYATA (OBVIOUS) Banyak orang sering memperdebatkan tentang sifat ilmu sosiologi itu. Sosiologi sebagai science of the obvious hanya dapat dilakukan melalui kajian – kajian yang penuh kehati – hatian dan objektif. 1983: 5). yakni penelitian lengkap. Penelitian Lengkap b. . dan logos yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti kata atau berbicara. sosiologi juga berfungsi dalam memberikan informasi untuk mengatasi masalah – masalah keluarga. di balik itu semua tampak juga yang menekankan bahwa jika sosiologi ingin tetap merupakan sebuah ilmu pengetahuan maka harus merupakan suatu ilmu pengetahuan yang jelas nyata (Popenoe. mengidentifikasi.

Ia mengemukakan bahwa kunci memahami gejala sosial atau gejala alamiah itu adalah hukum evolusi universal (Spencer. Talcot Parsons. Manheim. ternyata sosiologi kurang berkembang pesat di sana. 1967). Georg Simmel. Nama – nama. Untuk perkembangan sosiologi di Inggris. Pitirim Sorokin (Rusia). dan Amerika Serikat (Soekanto. tetapi lebih bersifat filsafat sosial dan teoretis berdasarkan buku – buku karya Alfred . Tokoh ahli kemasyarakatan dari Inggris. walaupun secara formal sebelum kemerdekaan belum berkembang sosiologi sebagai ilmu pengetahuan.Bagi Comte sosiologi merupakan ilmu pengetahuan kemasyarakatan umum yang merupakan hasil terakhir dari perkembangan ilmu pengetahuan. walaupun arah perkembangan dari ketiga negara tersebut berbeda– beda. Charles Horton Cooley. merupakan tokoh yang pertama – tama menulis tentang masyarakat atas dasar data empiris yang konkret dan dituangkan dalam bukunya yang berjudul Principles of Sosiology. Lewis Coser. Max Weber. Jerman. yaitu Herbert Spencer (1820 – 1830). Jerman. Di Indonesia. George Herbert Mead. Ralf Dahrendorf (Jerman). Lester F. beserta tokoh sosiolog lainnya yang terkemuka dalam perkembangan sosiologi di Eropa dan Amerika.seperti Auguste Comte dan Emile Durkheim (Prancis). dan hal ini berbeda dengan di Prancis. namun menurut Selo Soemardjan banyak diantara para pujangga dan pemimpin – pemimpin kita yang telah memasukkan unsur – unsur sosiologi dalam ajaran – ajarannya (1965). Karl Marx.Ward.begitu pun yang mengajar bukan sarjana – sarjana sosiologi. Sosiologi berkembang dengan pesatnya pada abad ke-20. Vilfredo Pareto (Italia). walaupun dipopulerkan oleh John Stuart Mill dan Herbert Spencer. Rechtshogeschool atau Sekolah Tinggi Hukum yang berkedudukan di Jakarta merupakan lembaga perguruan tinggi di Indonesia yang pertama kali memberikan kuliah – kuliah sosiologi sebelum meletusnya Perang Dunia !!. Randall Collins (Amerika Serikat). Herbert Spencer (Inggris). dan Amerika Serikat. 1986:4). Erving Goffman. khususnya di Prancis.

Para akademisi melihat ilmu politik terutama dari gagasan di belakang sistem pemerintah pada operasi proses politik itu. Pada sisi lain. begitu pun para ahli sosiologi. Hubungan Sosiologi dengan Psikologi Psikologi jelas berbeda dengan sosiologi karena dalam kajian psikologi memusatkan pada pengalaman individu dibandingkan dengan sosiologi yang menekankan kelompok sosial. 1965. Akan tetapi. dan Bierens de Haan (Soemardjan. Penyelidikan sejarah telah bergeser dari laporan tentang orang – orang dan tempat – tempat untuk menggambarkan kecenderungan sosial yang luas dari waktu ke waktu. 1983: 7). 2. psikologi sosial kajiannya dengan . Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Sejarah Dalam hal ini. para ahli sosiologi banyak meminjam peranan penyelidikan historis. 3.1986: 43 HUBUNGAN SOSIOLOGI DENGAN ILMU SOSIAL LAINNYA 1. Lepold von Wise Steinmezt. para ahli sosiologi menjadi lebih tertarik pada pertanyaan perilaku politik. urutan. ilmu sejarah melihat kita ke belakang untuk menggambarkan suatu peristiwa.Vierkandt. dan makna tentang peristiwa yang lampau itu. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Ekonomi Hubungan antara ekonomi dan sosiologi bahwa ekonomi yang merupakan basis perilaku sosial yang ikut menentukan tipe dan bentuk interaksi mereka. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Politik Ilmu politik memusatkan perhatiannya pada pemerintah dan penggunaan kekuatan politis. Para ahli sosiologi mengakui bahwa ekonomi dan material itu memiliki pengaruh atas minat serta motivasi kerja pada masyarakat (Popenoe. Di dalam putaran mereka. dan hubungan antara politik dan institusi sosial lainnya. 4. Soekanto. seperti alasan orang – orang ikut serta berpolitik bergabung dalam pergerakan politik atau mendukung isu – isu politik.

. menegaskan signifikasi pikiran manusia dan kreasinya. Ilmu antropologi fisik berkonsentrasi pada dua aspek. FOKUS ANALISIS. yakni evolusi biologi manusia dan perbedaan fisik antara orang – orang did dunia. menurut sosiolog Popenoe (1983: 8 – 9) serta Spencer dan Inkeles (1982: 20). KLASIFIKASI KENYATAAN SOSIAL. sosiologi lebih memusatkan pada peradaban modern yang relatif maju. 1) Materialisme. cakupannya dapat dibedakan menjadi dua macam. Sanderson mengemukakan bahwa paling tidak terdapat enam strategi teoretis berkaitan dengan luasnya kajian sosiologi makro. 5. Para ahli sosiologi banyak yang memunjam konsep – konsep dan pendekatan antropologi. yaitu sosiologi makro dan sosiologi mikro. DAN PERSPEKTIF DOMINAN DALAM SOSIOLOGI Untuk memudahkan pemahaman fokus kajian dalam sosiologi. walaupun sekarang objek kajian yang demikian banyak terjadi pergeseran. mengasumsikan bahwa kondisi – kondisi material dari eksistensi manusia. Hubungan Sosiologi dengan Antropologi Antropologi adalah studi biologi manusia dan kebudayaannya dalam semua periode dan dalam semua bagian – bagian dari dunia itu. jelas dalam sosiologi makro tersebut struktur kajian masyarakatnya berskala luas dan mempertanyakan bagaimana mereka berhubungan satu sama lain. Sebagai perbandingan. Sedangkan ilmu antropologi budaya mengkaji pengembangan dan kultur yang sebagian besar difokuskan pada masyarakat dan budaya pramodern. A. Hal itu mendukung metode dan disiplin pengetahuan kedua – duanya. Dengan semikian. Sosiologi makro menurut Popenoe (1983: 9) sebagai “… the study of the large scale structures of society and how they relate to one another”. 2) Idealisme.cara memahami kepribadian dan perilaku yang dipengaruhi oleh individu – individu sosial adalah hubungan erat dengan sosiologi.

berusaha menjelaskan ciri – ciri dasar kehidupan manusia sebagai respons terhadap kebutuhan dan permintaan masyarakat sebagai sistem sosial yang pernah tetap. menurut Johnson (1986: 61 – 62) dapat dibedakan menjadi 4 (empat) tingkatan 1. memandang masyarakat sebagai arena di mana masing – masing individu dan kelompok bertarung untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan keinginannya.3) Fungsionalisme. dalam arti lebih memfokuskan pada kajian individual sebagai makhluk sosial. Sedangkan untuk kajian sosiologi mikro menurut Popenoe (1983). yang dalam praktiknya berarti menggunakan bagian – bagian dari setiap yang ada untuk menjelaskan banyak kehidupan sosial. yang diasumsikan akan memperlihatkan arah transformasi untuk seluruh perubahan dalam masyarakat manusia. Tingkat Individual 3. OBJEKTIVITAS DALAM SOSIOLOGI Objektif merupakan sosiologi merupakan hal yang utama jika bukan pertama dalam keharusan ilmiah. Kita harus mengetahui dan waspada terhadap . Tingkat Budaya 2. memusatkan perhatian kepada upaya mendeskripsikan dan menjelaskan transformasi sosial jangka panjang. Tingkat Interpersonal 4. 6) Strategi elektisisme. “… the study of the individual as social being”. khususnya dalam keluarga. memberikan toleransi kepada semua sudut pandang yang ada. Tidaklah cukup dengan bersedia mengetahui sesuatu sebagaimana adanya. Untuk memudahkan pemahaman dalam mengklasifikasikan berbagai tingkatan dalam kenyataan sosial. 5) Strategi evolusioner. Tingkat Struktur Sosial A. Sosiologi mikro tersebut menurut Douglas (1980) sering disebut sebagai the sosiology of everyday life yang bersifat mikro. 4) Strategi konflik.

studi ilmiah di atas kebanyakan eksperimen. Melalui latihan yang tepat dalam metodologi. dan tidak tentu. namun hal tersebut dapat dipelajari. karya yang bermutu rendah akan segera terlihat dan para ilmuan yang membiarkan preferensinya mengatur penggunaan data akan mendapt kritik tajam. Sosiologists have spent much energy in developing technical definitions. serta mencatat contoh – contoh penggunaan data. dan penyimpangan. baik secara objektif maupun subjektif. melihat fakta dalam suatu arah tertentu karena pengaruh kebiasaan. 1947. beberapa bahaya umum terhadap objektivitas adalah kepentingan pribadi. yaitu kritik dari rekan sejawat. Secara sederhana penyimpangan adalah suatu kecenderungan. ambigu. Dengan demikian. but to date they have not achieved a consensus about them that is commensurate with their effort. kedapatan. biasanya secara tidak sadar. harapan. Para ilmuan memiliki juga sekutu yang kuat. usaha untuk membuat terminologi yang lebih tepat telah menjadikan sebagian besarnya tanpa hasil (Quated dalam Gitter dan Manheim. Berkat proses penerbitan dan kritik tersebut. Sebab bagi seorang pengamat objektivitas tidaklah datang sedemikian mudah. Kita akan dapat lebih objektif apabila kita semakin waspada terhadap preferensi – preferensi pribadi kita untuk kemudian menyingkirkannya. 2).penyimpangan – penyimpangan yang mungkin kita lakukan. Zetterberg menuliskan dengan jernih tentang masalah ini sebagai berikut. B. At present there are so many different . Ilmuan menerbitkan hasil penelitiannya sehingga dengan demikian karya mereka dapat diperiksa oleh para sejawat ilmuan lainnya. KONSEP – KONSEP SOSIOLOGI Herbert Blumer. seorang pengamat pada akhirnya mungkin dapat mengembangkan kemampuannya untuk menembus berbagai lapisan penipuan diri dan memandang fakta dengan objektivitas ilmiah pada tingkat yang lebih tinggi. kepentingan dan nilai – nilai seseorang. seorang ahli sosiologi yang terpandang menetapkan bahwa konsep – konsep yang menjadi kunci dalam sosiologis adalah samar – samar.

penyimpangan. mencakup masyarakat. globalisasi. Sebaliknya. 2. 1993: 466). 1966: 30). 2. 1. perubahan sosial. peran. 3. Perumusan konser menyebabkan ilmu pengetahuan bertambah. In everyday speech” (Zetterberg. dan hierarki. Norma Suatu norma adalah suatu standar atau kode yang memandu perilaku masyarakat. Adapun konsep – konsep yang terdapat dalam sosiologi tersebut. 1993: 446). norma. Mereka beranggapan bahwa studi sosiologi yang menggunakan konsep – konsep tersebut paling tidak ada dua manfaat: 1. 4. . konflik sosial. Kita memerlukan konsep yang diutarakan dengan teliti untuk melangsungkan suatu diskusi ilmiiah.competing definitions for key sociological notions such as “status” and “social role” that these terms are no more valuable than their counterparts …. sanksi. 1984:31. Soekanto. permasalahan sosial. Horton dan Hunt (1991: 48-49) mengemukakan pendapat yang jauh berbeda. Peran Peran adalah satuan keteraturan perilaku yang diharapkan dari individu. interaksi sosial. patriarki. patronase. Sanksi Sansksi adalah suatu rangsangan untuk melakukan atau tidak melakukan suatu perbuatan (Soekanto. kelompok. Masyarakat Masyarakat adalah golongan besar atau kecil yang terdiri dari beberapa manusia yang dengan sendirinya bertalian secara golongan dan merupakan sistem sosial yang saling memengaruhi satu sama lain (Shadily.

10. 2000: 995). yakni pendekatan realis dan objektif dan konstruksionalisme sosial (Pawluch. 1993: 247). Dalam pendekatannya. 9. Penyimpangan Istilah penyimpangan atau deviance sebenarnya dalam sosiologi telah lama ada sejak awal kelahiran ilmu tersebut. diancam hukuman atau label lain yang dianggap buruk sehingga istilah tersebut sering di padankan dengan pelanggaran aturan (Rock. Interaksi Sosial Interaksi sosial adalah proses sosial yang menyangkut hubungan timbala balik antar pribadi. ofensif. Akan tetapi. kelompok. Soekanto. kelompok. 6. tidak adail berbahaya. kultur. perlu dibatasi . maupun pribadi dengan kelompok (Popenoe. makna sosiologisnya baru muncul belakangan. 8.Globalisasi .5.para sosiolog dan kriminolog mengartikan sebagai perilaku yang terlarang . dan dalam pengertian tertentu mengancam kehidupan masyarakat. istilah penyimpangan tersebut tetap lebih luas dari pada kriminalitas karena menyimpang itu tidak sepenuhnya melanggar secara kriminal. dan masyarakat pada waktu tertentu (Ritzer. 1983: 104. 7. disensor. 1987: 560). Permasalahan Sosial Istilah permasalahan sosial merujuk kepada suatu kondisi yang tidak diinginkan. studi tentang permasalahan sosial dapat dibagi menjadi dua kelompok. Konflik Sosial Konflik sosial adalah pertentangan sosial yang bertujuan untuk menguasai atau menghancurkan pihak lain. Perubahan Sosial Perubahan sosial mengacu pada variasi hubungan antarindividu. organisasi. 2000:227228). Namun demikian.

1980: 6). Ditinjau dari historisnya. peringkat kekuatan. Dalam pengertian yang lebih luas. prestise. TEORI – TEORI SOSIOLOGI 1. 2000:421). bukan jaminan bahwa kejadian atau peristiwa tersebut tidak membawa pengaruh di tempat lain (Ohmae. 2000: 734). regional. 2002: 3-30). maupun teritorial sehingga apapun yang terjadi dan berlangsung di satu tempat. 12. implisit dianggap mengikat seluruh hidup. atau prioritas. Teori Tindakan Sosial dan Sistem Sosial Talcot Parsons . Dalam birokrasi patrimonial ini serupa dengan lembaga perkawulaan.Istilah globalisasi merujuk pada implikasi tidak berartinya lagi jarak nasional. Hubungan antara gusti dan kawula tersebut bersifat ikatan pribadi. namun umumnya memiliki kecenderungan untuk mendeskripsikan kondisi superioritas laki – laki atas perempuan (Cannel. 2000: 433).Patronase Istilah patronase dalam istilah ilmu – ilmu sosial lebih banyak dikaitkan dengan bitokrasi sehingga dikenal birokrasi patrimonial. dengan loyalitas primordial sebagai dasar tali perhubungan (Kuntjoro-Jakti. A. 14. tatanan.Hierarki Konsep hierarki merujuk kepada suatu jenjang. dan biasanya Gereja Katolik Roma. 11. secara umum konsep hierarki diserap oleh ilmu – ilmu sosial pada mulanya hanya mengacu kepada gereja. dan klien adalah kawula.Patriarki Secara harfiah patriarki berarti aturan dari pihak ayah. merujuk pada organisasi bertingkat dari para pendeta atau paderi (Halsey. 13. Istilah ini memiliki penggunaan yang cukup luas. di mana patron adalah gusti atau juragan. pemerintahan pendeta.Kelompok Konsep kelompok atau group secara umum dapat didefinisikan sebagai sekumpulan orang yang disatukan oleh suatu prinsip dengan pola rekrutmen hak dan kewajiban tertentu (Holy. seumur hidup.

Teori Strukturasi Anthony Giddens 5. Teori Teknologi dan Ketinggalan Budaya (Cultural Lag) William F. Teori Globalisasi “of Nothing” George Ritzer BAB 5 ANTROPOLOGI . Teori Sistem Sosial 1. Ogburn 3. Teori Tindakan Sosial b.a. Teori Evolusi Sosial Herbert Spencer 2. Teori Dramaturgi Erving Goffman 4.

Masalah asal dan perkembangan manusia secara biologis 2. asal kata anthropos berarti maberarti ilmu. Masalah 5. Antropologi fisik Mempelajari manusia sebagai organisme biologis yang melacak perkembangan manusia menurut evolusinya dan menyelidiki variasi biologisnya dalam berbagai jenis. terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam bahasa yang diucapkan di seluruh dunia Masalah mengenai asas-asas dari masyarakat dan kebudayaan manusia dari aneka ragam suku bangsa yang tersebar di seluruh dunia masa kini. dan untuk memperolah pengertian atupnusia dan logos un pemahaman yang lengkap tentang keanekaragaman manusia. 1. Masalah terjadinya aneka ragam ciri fisik manusia 3. 2. Para antropologi sering mengemukakan antropologi merupakan studi tentang umat manusia dan prilakunya. Masalah terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam kebudayaan manusia 4.A. Secara khusus ilmu antropologi terbagi kedalam 5 sub ilmu yang mempelajari : 1. Antropolgi budaya lebih menekankan kepada 4 aspek yang tersusun : .Pengertian dan Ruang Lingkup Antropologi Istilah antropologi berasal dari bahasa Yunani. Antropologi budaya Memfokuskan perhatiannya pada kebudayaan manusia ataupun cara hidupnya dalam masyarakat.

cabang antropologi budaya ini dibagi menjadi 3 bagian. nilai. dialami serta didiskusikan dengan pendukung kebudayaannya.dan bentuk sosial antara kelompok satu dengan yang lainnya. serta sarana-sarana diluar diri manusia.selain antropologi fisik dan kebudayaan adalah : . Preferensi dan pemikiran individual dimana terjadi hubungan antara jati diri dan emosi. Arkeologi Adalah cabang antropologi kebudayaan yang mempelajari benda-benda peninggalan lama dengan maksud untuk menggambarkan serta menerangkan prilaku manusia karena dalam peninggalan-peninggalan lama itulah terpantul ekspresi kebudayaannya. Secara keseluruhan. yakni alat yang digunakan manusia untuk mentransformasikan dirinya sendiri. lebih memusatkan perhatiannya pada kebudayaan-kebudayaannya zaman sekarang. c. Ia merupakan deskripsi suatu bahasa maupun sejarah bahasa yang digunakan. b. Etnologi Pendekatan etnologi adalah etnografi. Disinilah antropologilinguistik berperan. Pertimbangan politik b. telaahnya pun terpusat pada prilku manusia. yaitu : a. Menyangkut bahasa dalam antropologi budaya d.a. Seperti yang telah dikemukakan diatas. Menyangkut hubungan kebudayaan dengan kekuasaan c.dapat kita ketahui alasan perbedaan keyakinan. sebagaimana yang dapat disaksikan langsung. Hanya dengan mempelajari mekanisme. yang termasuk bidang-bidang khusus secara tematis dalam antropologi lainnya. struktur. Antropologi linguistik Ernest cassirer mengatakan bahwa manusia adalah mahluk yang paling mahir dalam menggunakan simbol-simbol sehingga manusia disebut homo symbolicum. prilaku.

Penelitian komparatif dengan tujuan menyusun sejarah kebudayaan manusia secara inferesial . Teknik. A. 3.sedikitnya ada 4 macam penelitian komparatif. 2. yaitu 1. Antropologi ekonomi Bidang ini merupakan cara manusia dalam mempertahankan dan mengekspresikan diri melalui penggunaan barang dan jasa material. dan Jenis Penelitian Antropologi Menurut Gopala.perdagangan. antropologi sosial mendeskripsikan proyek evolusionis yang bertujuan merekontruksi masyarakat primitif asli dan mencatat perkembangannya melalui berbagai tingkat peradaban. Antropologi psikologi Bidang ini merupakan wilayah antropologi yang mengkaji tentang hubungan antara individu dengan makna dan nilai dengan kebiasaan sosial dari sistem budaya yang ada. 4. Antropologi medis Antropologi medis ini banyak membahas hubungan antara penyakit dan kebudayaan yang tampak mempengaruhi evolusi manusia tertuma berdasarkan hasi-hasil penemuan paleopatologi. Begitu luasnya ruang lingkup antropologi medis ini. Metode. sarana dalam ilmu antropologi. Konsumsi. Ilmu Bantu.serta tinjauan tentang berbagai bentuk pengaturan sosial dan ideologis manusia untuk mendukung kehidupan materi manusia.1.Pendekatan. Antropologi sosial Dalam kajiannya. Ruang lingkup antropologi ekonomi tersebut mencakup riset tentang teknologi. sampai sekarang tiadak mudah untuk mendefinisikan subjek kajiannya.produksi.

etnologi Merupakan bagian ilmu atropologi tentang asas-asas manusia . pelukisan tentang ciri dan tata bahasa dari beratus-ratus bahasa suku bangsa yang tersebar di berbagai tempat dimuka bumi ini. 4.2. 2. mempelajari kebudayaan-kebudayaan dalam kehidupan masyarakat dari . Penelitian komparatif untik menguji korelasi-korelasi antar unsur. Prehistori Merupakan ilmu tentang perkembangan dan penyebaran semua kebudayaan manusia sejak sebelum manusia mengenal tulisan atau huruf 5. Penelitian komparatif untuk menggambarkan suatu kebudayaan 3. menurut Koentjaratningrat mencakup 5 disiplin ilmu. antar pranata. Etnolinguistik atau antropologi linguistik Suatu ilmu yang berkaitan erat dengan ilu antropologi. Kemudian jika dilihat dari beberapa ilmu yang merupakan bagian dalam ilmu antropologi. 3. dan antar gejala kebudayaan untuk membuat generalisasigeneralisasi mengenai tingkah laku manusia pada umumnya. Paleoantropologi Merupakan ilmu tentang asal usul atau soal terjadinya evolusi makhluk manusia dengan mempergunakan bahan penelitian melalui sisa-sisa tubuh yang telah membatu. atau fosil-fosil manusia dari zaman ke zaman yang tersimpan dalam lapisan bumi dan didapat dengan berbagai penggalian. dengan berbagiai metode analisis kebudayaan yang berupa daftar kata-kata. baik lahir maupun sifat bagian dalam. Penelitian komparatif untuk taksonomi kebudayaan 4. yaitu 1. Antropologi fisik Merupakan bagian ilmu antropologi yang mempelajari suatu pengertian tentang sejarah terjadinya aneka warna makhluk manusia jika dipandang dari sudut ciri-ciri tubuhnya.

antropologi bermaksud mempelajari umat manusia secara objektif. A.bangsa-bangsa tertentu yang tersebar dimuka bumi ini pada masa sekarang. B. Hubungan antropologi dengan sosiologi Objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia terutama dari sudut hubungan antar manusia dan proses-proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. Hubungan antropologi dengan psikologi . Tujuannya sudah jelas adalah untuk memperluas arena perbandingan di samping untuk merekam berbagai budaya sebelum budaya-budaya itu lenyap. pada umumnya mencari suatu bangsa atau kelompok yang belum pernah di teliti. Sedangkan data yang digunakan ahli antropologi dapat berupa data dari suatu masyarakat atau studi komparatif diantara sejumlah besar masyarakat. 2. Hubungan Antropologi dengan Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya 1.Tujuan dan Kegunaan Antropologi Setiap antropologi yang memulai penelitian lapangan perdana nya. Selain itu. Antropologi fisik memusatkan perhatiannya pada manusia sebagai organisme biologis yang tekanannya pada upaya melacak evolusi perkembangan manusia dan mempelajari pariasi-pariasi biologis dalam spesies manusia. Antropologi memang merupakan studi tentang manusia. Ia tidak hanya sebagai suatu disiplin ilmu yang bersifat akademis tetapi juga merupakan suatu cara hidup yang berusaha menyampaikan kepada para mahasiswa apa yang telah diketahui orang. paling tidak mendekati objektif dan sistematis. Sedangkan Antropologi budaya berusaha mempelajari manusia berdasarkan kebudayaan nya.

Sedangkan dalam antropologi. Hubungan antara antropologi dengan ilmu politik Agar dapat memahami latar belakang dan adat istiadat tradisional dari suku bangsa itulah maka metode analisis antropologi menjadi penting bagi seorang ahli ilmu politik untuk mendapat pengertian tentang tingkahlaku dari partai politik yang di telitinya. 3. maupun budayanya. A. sikap. tentu akan memerlukan bahan komparatif mengenai. Untuk pengumpulan keterangan komparatif tersebut. lingkungan keluarga. dan lingkungan sosial dalam arti luas. sikap terhadap kekayaan. 6. seperti motifasi. psikologi membahas faktor-faktor penyebab prilaku manusia secara internal.Hal itu tampak karena dalam psikologi pada hakikatnya mempelajari prilaku manusia dan proses-proses mentalnya. Hubungan antropologi dengan ilmu geografi Antropologi berusaha menyelami keanekaragaman manusia jika dilihat dari ras. etnis. sistem gotongroyong. yaitu lingkungan fisik. 5. 4. Dengan demikian. misalnya sikap terhadap kerja. ilmu antropologi memiliki manfaat yang tinggi bagi . Hubungan antropologi dengan ilmu ekonomi Seorang ahli ekonomi yang akan membangun ekonomi di negara-negara.Objektifitas Dalam Antropologi di negara-negara. khususnya antropologi budaya lebih bersifat faktor eksternal. minat. dan sebagainya yang menyangkut bahan komparatif tentang berbagai unsur dari sistem kemasyarakatan seorang ekonom. konsep diri. Hubungan antroplogi dengan ilmu sejarah Konsep-konsep tentang kehidupan masyarakat yang di kembangkan oleh antropologi dan ilmu-ilmu sosial alinnya. dan lain-lain. akan memberi pengertian banyak kepada seorang ahli sejarah untuk mengisi latar belakang dari peristiwa polotik dalam sejarah yang menjadi objek penyelidikannya.

2. Menurut pemikiran evolusionistis. dan tidak membatasi diri pada studi-studi tentang masyarakay modern barat. banyak ahli antropologi berpendirian bahwa penelitian dan perbandingan etnografi akan memudahkan perkambangan ilmu sosial yang benar-benar universal. meyakini bahwasannya etnografi komparatif akan mengangkat unsur. Koentjaraningrat memaparkan bahwa lembagalembaga antropologi etnologi merupakan awal lahirnya antropologi. Sejarah Perkembangan Antropologi Dalam sejarah lahirnya antropologi. terutama dalam antropologi karena dalam cara pengumpulan data dasarnya yang rumit dalam persoalan tersebut. Barangkali soal inilah yang paling sulit dan menjadi kendala. yaitu: 1. menyentuh umat manusia. orang-orang yang di anggap primitif itu secara kesejarahan dapat memberikan pemahaman tentang cara hidup nenek moyang manusia. Jika disimak tentang perkembangan ilmu-ilmu bagian antropologi. perkembangan ilmu tersebut melalui suatu tahapan yang panjang. B. Melihat gambaran ilmu-ilmu sosial. pranata.Masalah lama dalam ilmu-ilmu sosial yang belum terpecahkan sampai sekarang adalah mengenai kesenjangan peneliti. Secara tradisional menurut David Kapplan dan Albert A Manners. 3. antropologi berkecimplung selama satu tahun atau lebih dalam kancah suatu budaya yang eksotik yang dipelajarinya. boleh jadi etnografi merupakan bagian yang paling sukses dalam antropologi sosial dan budaya. . Akan tetapi apa sebenarnya manfaat yang dapat di petik dari studistudi etnografi yang umumnya menangani komunitas-komunitas kecil terasing itu ? menurut Kuper ada 4 jawaban. mengamati lembaga-lembaga. Sejumlh ahli antropologi yang dipengaruhi oleh etnologi dan kemudian sosio biologi.unsur kemanusiaan yang universal. dan cara hidup.

Akulturasi 7. Tradisui 9. nilainilai.Kekerabatan 12. Kelompok kebudayaan sebagai keseluruhan kompleks kehidupan manusia 2. Kebudayaan sebagai struktur atau pola-pola kebudayan 6.Konsep-Konsep Antropologi Konsep kebudayaan yang paling umum.Tabu .4. Enkulturasi 5. Difusi 6. Para humanis yang acap kali skeptis terhadap generalisasi-generalisasi mengenai prilaku manusia. Kelompok kebudayaan sebagai warisan sosial atau tradisi 3. Evolusi 3. Kelompok kebudayaan sebagai hasil perbuatan atau kecerdasan manusia 7.Stereotip 11. yaitu : 1. Kelompok psikologis. Kebudayaan 2. Ras dan etnik 10. A. Etnosentrisme 8. kebudayaan sebagai keterkaitan dalam proses-proses Kelompok kebudayaan sebagai sistem simbol. Culture area 4. dan kelakuan. Adapun yang merupakan contoh konsep antropologi di antaranya. 1. 5. paling tidak terdapat 7 kelompok pengertiaan kebudayaan. berpendapat bahwa pemahaman terhadap kehidupan yang asing itu sendiri akan banyak gunanya.Magis 13. 4. Kelompok kebudayaan sebagai cara dan aturan termasuk cita-cita.

Perkawinan A. Kebudayaan Dalam mengapresiasi budaya bangsa. .Generalisasi-Generalisasi Antropologi 1. setiap kebudayaan di samping memiliki kelemahan juga memiliki keunggulan. Etnosentrisme Penilaian yang baik terhadap sikap-sikap dan pola kebudayaan kelompoknya sendiri. 8.14. Sedangkan konsep etnik lebih merujuk kepada kesatuan-kesatuan sosial dalam sistem sosial. Akulturasi Perpaduan dua budaya tanpa menghilangkan budaya aslinya. 9. melainkan meluas pada bidang sosial dan kebudayaan 3. sekeliling daerah pusat pertumbuhan budaya itu 4. Enkulturasi Proses enkulturasi seseorang terhadap budaya orang lain itu di perlukan 5. Tradisi Aktivitas kebudayaan yang bermaksud untuk memuaskan suatu rangkaian dari sejumlah kebutuhan naluri makhluk manusia yang berhubungan dengan seluruh kehidupannya. Culture area Pertumbuhan kebudayaan menyebabkan timbulmnya unsur-unsur baru yang akan mendesak unsur-unsur budaya lama ke arah pinggir. Evolusi Evolusi tidak terbatas pada bidang biologi saja. Difusi Orang dapat saja beranggapan bahwa dengan meluasnya unsur-unsur budaya menyimpulkan bahwa telah terjadi proses difusi budaya 6. Ras dan etnik Ras merupakan suatu konsep biologi yang valid. 7. 2.

Dalam kaitannya dengan makna hidup manusia.Magis Magis memang kejam. tetapi peranan ayah maupun ibu dalam masyarakat tradisional sangatlah bervariasi. Teori evolusi sosiokultural a. Evolusi sosiokultural meliputi seluruh sistem sosiokultural maupun komponen-komponen yang terpisah dari sistem tersebut. Dalam kaitannya dengan hubungan antar sesama manusia. b. Dalam kaitannya dengan persepsi manusia dengan waktu. 14. Evolusi sosiokultural bukanlah proses tunggal.Teori-Teori Antropologi 1. Teori orientasi nilai budaya a.Tabu Dalam pandangan kaum fungsionalis.10. tabu memilki nilai-nilai kegunaan yang perlu dijaga oleh masyarakat dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidupnya.Kekerabatan Ikatan ibu dan anak dapat diamati dan dinilai secara universal. . c.Stereotip Berkembangnya prasangka dan stereotip antar etnik yang terjadi di indonesia akan memperlemah rasa persatuan dan kesatuan bangsa indonesia 11. d. b. e. Berkenaan dengan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. 1. jahat dan mudah disalah gunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan 13. 12. A. Dalam kaitannya dengan makna dari pekerjaan.Perkawinan Untuk mengatur proses pemilihan pasangan dan perkawinan memiliki norma yang begitu kompleks.

dan evolusi divergen. d. 1. . terjadi ketika berbagi masyarakat yang semula mengikuti banyak persamaan yang serupa. Asal mula religi adalah kesadaran manusia akan adanya jiwa c. Teori evolusi kebudayaan a.c. b. Evolusi paralel. Manusia memecahkan beberapa persoalan hidupnya selalu dengan akal dan sisitem pengetahuannya. Evolusi konvergen. Teori evolusi animisme dan magic a. terjadi ketika berbagai masyarakat berbeda perkembangannya. e. namun akhirnya mengikuti pola yang serupa kemajuannya. Evolusi divergen. namun akhirnya mencapai tingkat perkembangan yang jauh berbeda. Zaman liar madya c. Karena penggunaan magic tidak selalu berhasil maka mulailah diyakini bahwa alam semesta dihuni oleh makhluk-makhluk halus yang lebih berkuasa daripada manusia. Zaman peradaban purba h. Zaman peradaban masa kini 1. Perbedaan tersebut dapat dirinci sebagai evolusi paralelel. Animisme adalah suatu kepercayaan pada semua benda. evolusi konvergen. e. merupakan evolusi yang terjadi dalam dua atau lebih sosiobudaya tang berkembang dengan cara yang sama dan dengan tingkat yang pada dasarnya sama. Zaman barbar tua e. Zaman liar tua b. Ilmu gaib mulanya hanya untuk mengatasi pemecahan masalah hidup yang berada diluar kemampuan akal dan sistem pengetahuannya. Zaman liar muda d. d. Zaman barbar muda g. f. Zaman barbar madya f.

Teori upacara sesaji a. biasnya dilaksanakan oleh banyak warga masyarakat dan memiliki fungsi sosial untuk mengintensifkan solidaritas masyarakat. Pada prinsipnya. c. d. Magic memiliki 2 prinsip utama. Teori evolusi keluarga a. dimana manusia menyajikan sebagian dari seekor binatang. Sistem patriarchate. Lambat laun manusia sadar akan hubungan antara ibu dengan anaknya sebagai suatu kelompok keluarga inti dalam masyarakat. tetapi dapat juga dari dalam kelompok yang sama. Upacara religi tersebut. Disamping sistem keyakinan dan doktrin sisitem upacara pun merupakan suatu perwujudan dan religi yang memerlukan studi analisis khusus. b. Pertama magic simpatetis. Perkawinan tidak selalu dari luar kelompok. Antara agama dan magic itu berbeda. kemudian memakan sendiri sisa daging dan darahnya. 1. . kedua magic senggol. terutama darahnya kepada dewa. c. Tahap promiskuitas b. 1. g. dimana ayah menjadi kepala keluarga.f. upacara sesaji.

maupun gejala proses kehidupannya. binatang. Menurut pengertian yang dikemukakan Eratosthenes. melainkan juga meliputi gejala dan prosesnya. Pengerian bumi dalam geografi.PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP GEOGRAFI Geografi berasal dari bahasa Yunani. yaitu geo yang berarti bumi dan graphein yang berarti lukisan atau tulisan. dan manusia sebagai penghuni bumi.BAB 6 ILMU GEOGRAFI A. Gejala diproses kehidupan melibatkan kehidupan tumbuh-tumbuhan. baik itu gejala dan proses alamnya. geografika berarti tulisan tentang bumi. . tidak hanya berkenaan dengan fisik alamiah bumi saja.

dan tempat. dapat dikemukakan bahwa cakupan dan peranan geografi itu setidaknya memiliki 4 hal yang dikemukakan dari hasil penelitian UNESCO (1965: 12-35) maupun Lousbury (1975: 1-6) yaitu: 1. 1988:41). Geografi sebagai suatu sintesis Artinya. dan how. Sebab pertumbuhan penduduk yang begitu pesat. Meningkatkan pelaksanaan penelitian ilmiah demi disiplin geografi itu sendiri yang dinamis sesuai dengan kebutuhan pengembangan ilmu yang makin pesat. flora dan fauna yang tertinggal didalamnya. when. lingkungan. tata ruang. 1. hidrologi permukaan air di wilayah itu. Geografi sebagai suatu penelaahan gejala dan relasi keruangan Dalam hal ini geografi berperan sebagai “pisau” analisis terhadap fenomenafenomena. yaitu sebagai berikut: a. baik alamiah maupu insaniah. pembahasan geografi itu pada hakikatnya dapat menjawab substansi pertanyaan-pertanyaaan tentang what. where.Secara sederhana. Fokusnya adalah sifat dan saling berkaitan antara tiga konsep yaitu. 4. Ilmu geografi kontemporer bahwa secara sederhana geografi merupakan disiplin akademik yang terutama berkaitan dengan penguraian dan pemahaman atas perbedaan-perbedaan kewilayahan dalam distribusi lokasi dipermukaan bumi. Geografi sebagai disiplin tata guna lahan Di sini. 3. why. Meningkatkan penelitian praktis untuk kepentingan kehidupan dalam meningkatkan kesejahteraan umat manusia (Sumaatmadja. Lapisan tanah yang menutupi permukaan itu. titik beratnya pada aspek pemanfaatan atau pendayagunaan ruang geografi yang harus semakin ditingkatkan. Lingkungan Lingkungan alamiah pada suatu wilayah terdiri atas permukaan lahan itu sendiri. dan . b. Geografi sebagai bidang ilmu penelitian Hal itu dimaksudkan agar dua haldapat tercapai. 2.

Tata Ruang Tata ruang merupakan fokus kajian bagi para ahli geografi manusia. 2. Adapun cabang-cabang dari geografi manusia ( human man geography) mencakup: 1. Geografi Politik ( Political Geography) Geografi politik menekankan bahwa teritorial ditafsirkan sebagai hubungan mendasar antara kedaulatan negara dengan tanah air nasional yang terletak di jantung legitimasi dan praktik negara modern. juga didasarkan pada tempat. Semua unsure itu terjalin dalam suatu sistem lingkungan yang kompleks.atmosfer yang terdapat di atasnya. 3. sub disiplin ini telah mengalami empat fase . serta konsumsi atas berbagai barang dan jasa yang dilakukan pada tempat-tempat yang saling berjauhan. pertukaran atau perdagangan. sejak awal terjadinya geografi politik sebagai suatu bangunan pengetahuan yang koheren pada akhir ke-19. serta mengingat pentingnya tempat sebagai kontruksi dunia ( Johnston. Dalam sejaranhya. selain dengan lingkungan fisiknya juga sosialnya. Hal ini bukan semata-mata karena penggunaan lahan oleh manusia selama sekian decade menjadi topik yang penuh perhatian. Geografi ekonomi mulai diakui sebagai bidang studi tersendiri pada akhir abad ke-19 dan kebangkitannya bertolak dari kolonialisme Eropa ( Barnes. Identitas fisik dan sosial budaya dipengaruhi oleh tempat. Geografi Ekonomi ( Ecnomic Goegraphy) Geografi ekonomi menguraikan tentang produksi. 2000: 267). 2000:408). tetapi juga esensi dalam berbagai skala ( antara perkotaan dan perdesaan) terdapat hubungan yang erat. diciptakan oleh manusia dalam konteks persepsi mereka mengenai alam dan sosialnya. Tempat Tempat merupakan pusat bagi geografi karena peranannya sebagai faktor pembatas dalam perkembangan manusia. distribusi. Tempat merupakan lingkungan pergaulan. 2. Sebab mengenal siapa dirinya dan orang lain.

Geografi Urban ( Urban Geography) Geografi urban berkaitan dengan sifat-sifat. 3. 7. dan pluralistik. tata ruang. Geografi Sejarah (Hystorical Geography) Geografi sejarah sebagai studi mengenai masa lalu yang mencerminkan keanekaragaman geografi itu sendiri. Sistem Informasi Geografi ( Geograpical Information Sistem) . 5. 4. dan lingkugan. ekonomi. Dalam geografi sosial menyetarakan keseluruhan dengan geografi manusia yaitu dengan kekuatan ilmu-ilmu sosial dari disiplin ilmu tersebut dalam hubungan manusia ( masyarakat) dengan alam. serta meliputi topic-topik mulai dari tektonik samapai psikoanalisis( Smith.fungional. tata ruang. biologi manusia. Dengan demikian. 2000: 981). politik.perkembangan utama. analisis wilayah. Geografi Sosial ( Social Geography) Geografi sosial merupakan sebuah sub disiplin dari geografi sebagai sebuah subjek yang mengaitkan ilmu-ilmu sosial dengan ilmu-ilmu alamiah. Geografi Populasi ( Population Geography) Bagian geografi dapat dibedakan tentang karya para ahli yang terfokus pada penyebaran populasi. terutama dengan sosiologi serta ilmu ekonomi. lokasi. Ia tidak hanya mencakup geografi tradisional yang berhubungan dengan tempat. bidang ini menempati tempat yang berbeda dan terpisah diantara sub bidang geografi. dengan karya yang berusaha memahami faktorFaktor yang mempengaruhi variasi dalam penyebaran tersebut. demografi. serta lansekap. dan ilmu kedokteran dengan ilmu-ilmu sosial lain. melainkan juga masalah-masalah modern. sosial. yakni lingkunan. dan berbagai cara yang mempengaruhi atau dipengaruhi oleh proses fisik. budaya. kotak kecil dan besar. 6. Seperti ekologi. bahkan menuntut pentingnya hubungan antara demografi.

DAN TEKNIK PENELITIAN GEOGRAFI 1. METODE. perangkat keras. memanipulasi. Pendekan Kompleks Wilayah • Pedekatan keruangan • Pendekatan ekologi ( ecological approach) • Pendekatan historis ataupun kronologi • Pendekatan sistem (sistem approach) 1. menganalisis. seperti yang disyratkan oleh teorinya. dan menampilkan semua bentuk informasi mengenai masalah geogrfis ( Unwin 2000:402). dan personil pelaksanaanya. Metode Penelitian Geografi a.Sistem informasi geografi adalah sistem komputer yang terintegrasi yang digunakan untuk mengumpulkan. Pendekatan Ekologi c. A. menambah. menyimpan. Metode diskriptif Metode diskriptif banyak digunakan sejk ilmu geografi lahir sebagai disiplin ilmu yang bersifat akademis. Beberapa macam pendekatan geografi yang sering digunakan diantaranya: a. namun penggunaan sistem ini secara lengkap baru menyebar luas tahun 1980-an ketika biaya pengadaan komputermenurun tajam dan perangkat komputer sudah menjaadi hal yang umum.PENDEKATAN. Sistem informasi geografi ini dikembangkan oleh para ahli geografi sejak tahun 1960-an. Pada setiap sistem informasi geografi harus menyertakan data. Tujuan metode deskriptif adalah untuk mendeskriptikan atau menjelaskan peristiwa dan kejadian yang ada pada masa . Pendekatan Gegrafi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kuatifikasi dan keyakinan pada keteraturan statistic yang merupakan bukti adanya sebaba akibat empiris. Pendekatan Analisis Keruangan b.

b. Dalam metode deskriptif terbagi-bagi lagi menjadi metode studi kasus.sekarang. 1988:105). kuesioner. Metode Eksperimen dan Korelasi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kantifikasi. bahkan merupakan teknik pengumpulan data yang paling dominan ( Sumaatmadja. a. c. baik formal maupun informal. Teknik Penelitian Geografi Teknik penelitian yang banyak digunakan dalam ilmu geografi. Teknik ini dilakukan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan langsung terhadap responden secara verbal. misalnya observasi lapangan. studi dokumentasi. 1. Teknik ini banyak sekali digunakan untuk penlitia-penelitian geografis. Observasi Lapangan (Field Observation) Observasi lapangan merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmugeografi yang berusaha melihat langsung tentang gejala dan masalah geografis. c. wawancara. dan studi literatur. Wawancara (Interview) Wawwancara merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmu geografi yang dilakukan oleh peneliti(interviewer) terhadap respon (interviewee) untuk memperoleh keterangan yang lebih jauh dari sekedar observasi. keyakinan pada keteraturan statistikmerupakan bukti adanya hubungan sebab akibat empiris sseperti yang disyaratka oleh teorinya. Kuesioner atau Angket . dan studi pengembangan. b. Ex Post Facto artinya sesudah fakta karena dalam penelitian ini peneliti tidak perlu melakuakn manipulasi atau perlakuan terhadap variable bebas. survey.Metode ex Post Facto Metode ini untuk melihat dan mengkaji hubungan antara dua variabel atau lebih. dimana variable yang dikaji telah terjadi sebelumnya atau tidak diberiperlakuan khusus.

kejadian.SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU GEOGRAFI Seperti halnya ilmu-ilmu sosial lainnya. yaitu dokumen pribadi dan dokumen resmi. 1999: 19). Studi Kepustakaan Studi kepustakaan merupakan teknik pengumpulan data dengan megkaji berbagai teori. tuntutan. Tujuannya hampir sama dengan wawancara. film. Sifat dokumen adalah tidak reaktif sehinga tidak sukar diperoleh dengan teknik kajian isi. yaitu untuk mengkontruksi mengenai orang. A. pengetahuan mengenai suatu wilayah yang meliputi aspek-aspek alamiah dan insaniah. dan hokum-hukum yang berlaku dalam ilmu geografi. Oleh karena itu.Kuesioner atau angket merupakan teknik pengumpulan data dengan menyebarkan sejumlah pertanyaan-pertanyaan. kepedulian dan lain-lain. d. sustu penelitian geografi musthail dilakukan tanpa disertai kajian kepustakaan (Sumaatmadja. sebagian orang menganggap pengetahuan tentang bumi masih sangat dipengaruhi oleh mitologi. pada mulanya hanya dalam bentuk cerita yang disampaikan oleh seseorang kepada yang lainnya. konsep.pada zaman Homeros dan Hesiodos. (Moleong. Studi Dokumentar Studi dokumentar merupakan teknik pengumpulan data yang merupakan upaya untuk mengkaji setiap bahan tertulis. 1988: 110). (Fraenkel dan Wallen. e. terutama mitos kosmogonis ( keterangan tentang asal usul serta sifat kejadiankejadian dalam alam semesta) (Bertens. Semuanya ini diperlukan sebagai data teritik yang releven dengan kebutuhan kajian atau penelitian. Pada abad ke-9 sampai ke-8 sebelum Masehi. perasaan. pada mulanya disiplin geografi tidak tersusun secara sistematis seperti sekarang ini. kegiatan organisasi. Selain itu. prinsip.baik yang bersifat terbuka maupun tertutup dan dilakukan melalui pertanyaan-pertanyaan tertulis.1993:112-113). motivasi. 1998: 161). serta catatan (record) dokumen dapat dibagi dalam dua kelompok. .

seberapa perlunya segi terapan ini karena beragamnya tuntutan yang dikemukakan kepada disiplin ini maupun kepada akademisinya secara umum. yakni proses yang terjadi dalam lingkungan fisik dan dampak aktivitas manusia terhadap proses tersebut serta hasilnya. peta tersebut sangat membantu dalam memvisualisasikan suatu objek telaahan.maupun global. peperangan. Banyak karya mereka menekankan kedua sisi. 1979:2). regional. Dengan demikian. Makin meningkatnya minat pada isu-isu lingkungan. telah menjadi perhatian para ahli geografi. atau sebaliknya uraian sejarah bersifat geografi. logos (akal budi dan rasio) mengganti mitos (Bintarto dan Hadisumarno. Pada zaman Yunani kuno. baik tingkat lokal. masih beranggapan bahwa bumi berbentuk silinder yang terapung di atas air dengan separuh bola hampa diatasnya. Tidak sedikit uraian geografi bersifat sejarah. Hal ini tampak dalam usaha penaksiran dampak lingkungan. Bagi kepentingan perjalanan. Kemudian terdorong oleh kebutuhan untuk mempermudah perjalanan berikutnya.Pada zaman Thales (640-548 SM). Sejak itu. penyelidikan tentang bumi dilakukan dengan memakai logika. MANFAAT TERAPAN GEOGRAFI Sebagai disiplin akademis yang memiliki potensi terapan untuk memahami mengenai dunia. terdapat beberapa pendapat. Pendapat itu hilang seabad kemudian setelah Parmenides (515-455 SM) mengemukakan pendapatnya bahwa bumi memiliki bentuk bulat. . B. secara sederhana pengalaman perjalan itu dilukiskan kedalam bentuk peta. nasional. sehingga corak pengetahuan tentang bumi tersebut mulai memiliki dasar ilmu pasti/ alam yang lebih baik. Lambat laun pengaruh mitologi itu semakin berkurang dengan berkembangnya pengaruh ilmu alam sejak abad ke-6 SM. pandangan paham geografi sangat dipengaruhi oleh pandangan filsafat spekulatif maupun sejarawan yang berusaha memadukan ilmu pengetahuan geografi dengan sejarah. dan pertahanan. perdagangan.

perdagangan maupun perindustrian. Biasanya. curah hujaan dan penyinaran matahari. Sensus Penduduk Sensus penduduk merupakan suatu konsep geografi sosial yang jika dilihat dari sejarah aktivitasnya. 4. konsep tempat memiliki peran penting karena kedudukan dan konstribusi tempat member banyak arti dan makna bagi manusia serta bagi organisasi lainnya. keadaan variasinya dari tahun ke tahun dan keadaan ekstremnya. Laut . dan dunia bisnis (Taeuber. merupakan salah satu kegiatan statistik tertua dan terluas yang dilakukan oleh pemerintah di seluruh dunia. untuk menggambarkan keadaan iklim. 2000: 99). Dalam analisis geografi. Ada yang bertujuan untuk digunakan dalam bidang pertanian. angin. pertanian industry pertambangan. Unsure-unsur yang menggambarkan keadaan cuaca atau iklim meliputi suhu udara kelembaban udara. Klafikasi iklim memiliki tujuan yang berbeda-beda. 3. Iklim Iklim menurut Ensiklopedia Indonesia (1984: 1376-1377) adalah keadaaan rata-rata dari cuaca di suatu daerah dalam periode tertentu. Sensus pu dikembangkan untuk mengumpulkan informasi mengenai perumahan. dahulunya lebih berorientasi untuk taksiran kekuatan militer dan perpajakan.KONSEP-KONSEP GEOGRAFI 1. sektor manufaktur. Tempat Konsep tempat (place) merujuk kepada suatu wilayah di mana orang hidup berada.C. 2. dibuat klafikasi iklim.

Dari pantai ke laut dalam. Lingkungan hidup (biaotik) adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas organism hidup. dalam mentuk cekungan besar yang dipisahkan oleh punggung-punggung dibawah permukaan laut. dan Australia. seperti tumbuh-tumbuhan. Lingkungan benda mati atau fisik adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas benda atau faktor alam yang tidak hidup. Amerika. atmosfer. kemiringan itu menjadi lebih besar berupa lereng kontinental. Eropa. Dalam sejarah. Afrika. pertama-tama terdapat suatu jalur dasar laut yang datar.0006. dan lain-lain.Laut dalam Ensiklopedia Indonesia (1984: 1974-1975) diartikan sebagai keseluruhan massa air yang saling berhubungan. dikenal 5 benua yang dihuni manusia. Lingkungan Linkungan dalam ensiklopedia Indonesia (1984: 2021) didefinisikan sebagai segala sesuatu yang ada di luar suatu organism. dan manusia. pembagian benua tersebut terbagi atas 3 benua. dan Australia. 5. Pada kedalaman 3. meliputi lingkungan benda mati (abiotk) dan lingkungan hidup (biotik). dan sisannya (71%) adalah luas samudera . yakni dataran kontinental yang merupakan lanjutan tanah daratan di bawah permukaan laut. hewwan. Dari kedalaman lebih kurang 180 meter. mengelilingi semua sisi daratan di bumi. gravitasi. yakni Erasia. suhu. Sedangkan secara geografis. luas benua tersebut mencapai lebih kurang 29% dari seluruh permukaan bumi. 6. Afrika. Benua Istilah benua dalam Ensiklopedia Indonesia (1984:449)merujuk pada suatu daratan yang begitu luas sehingga bagian tengah daratan yang luas tersebut tidak mendapat pengaruh angin laut sama sekali. Secara keseluruhan.000 meter baru terdapat dasar laut yang dalam. yaitu lanjutan lereng daratan di bawah permukaan laut. cahaya. Laut yang besar dinyatakan sebagai samudera (lautan). seperti bahan kimia. yaitu Asia.

Namun. 9. 1984: 2698-2699). Pertama. terutama ekonomi. 8. memberikan makna yang oaling spesifik pada tingkat konseptua. ekonomi bahkan politik sekalipun. tiap titik peta itu menunjukan kedudukan geografis menurut skala dan proyeksiyang telah ditentukan. secara umum istilah kota adalah tempat di wilayah tertentu yang dihuni oleh cukup banyak banyak orang dengan tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi. urbanisasi merujuk kepada struktur morfologik yang sedang berubah dari berbagai pemusatan (agglomeration) perkotaan dan perkembangannya (Sly. Biasanya. geografi.7. dan sosiologi. dalam beberapa ilmu sosial lainnya. keadaan budaya. Kedua. Gambar itu dapat menyatakan keadaan fisik bumi. para ahli demografi lebih banyak menggunakan istilah ini untuk menunjukan redistribusi penduduk ataupun perpindahan dari wilayah-wilayah pedesaan ke perkotaan. tentu saja lebih didasarkan pada kajian yang pertama.Mortalitas . Kota Konsep kota sebenarnya merujuk kepada fenomena yang sangat bervariasi sesuai dengan perbedaan sejarah dan wilayahnya. 10. Pada kajian ini. Jika terdapat aspek-aspek kajian kedua. hanyalah sebagai supplement karena satu sama lainnya berkaitan. 2000: 1116). namun juga karakterisik-karakteristik tertentu dikehidupan internalnya (Hannerz. Studi tentang masyarakat kota tidak hanya terbatas menelaah masyarakat secara luas. Peta Peta adalah pola permukaan bumi yang dilukiskan pada bidang datar (Esiklopedia Indonesia. Urbanisasi Konsep urbanisasi memiliki dua pengertian. 2000:110).

Colombia. serta pesisir utara Pulau Waigeo di Papua Barat. Rangkuman yang sederhana tersebut mengukur efek mortalitas pada laju pertumbuhan penduduk. Uganda. 11. dan jumlah serta komposisi penduduk atau populasi (Keyfitz. Dari garis lintang nol derajat tersebut. Garis ekuator inilah yang sering disebut garis khatulistiwa atau garis lintang nol derajat (Shadily. yaitu jumlah kematian per tahun per seribu penduduk ( Ewbank. Beberapa yang dilalui garis khatulistiwa tersebut adalah Indonesia. Bagian Selatan Pulau Halmahera. Sasak (Sumatera Barat). Kongo. Di Indonesia.Khatulistiwa (Ekuator) Khatulistiwa atau ekuator adalah sebuah konsep yang merujuk kepada garis khayal yang melingkari bola bumi dan membelahnya menjadi dua bagian yang sama besar.Konsep mortalitas merujuk kepada rangkuman tingkat kematian kotor ratarata (crude death rate di singkat CDR) penduduk. untuk kearah utara disebut gris lintang utara. Brazilia. masing-masing 180 derajat. Zaire. 1984:905). Kenya. Ekuador. dan Gabon. Teluk Gorontalo.Tanah . 12. 13.Demografi Konsep demografi merujuk kepada analisis terhadap berbagai variabel kependudukan. Mortalitas atau CDR dipengaruhi oleh distribusi umum dari populasi. 2000: 219). angka kelahiran (natalitas) migrasi. Oleh karena itu tidak akan banyak berguna membandingkan mortalitas pada masyarakat yang memiliki tingkat fertilitas yang berbeda atau pada masyarakat yang terpengaruh oleh migrasi. garis ekuator melintasi kota Pontianak (Kalimantan Barat). 2000:684). dan kearah selatan disebut garis lintang selatan. Kalimantan Timur. Di dalamnya mencakup berbagai metode perhitungan dan hasil substantif dalam riset mengenai angka kematian (mortalitas).

sejauh semua hal tersebutm menimbulkan pengaruh yang berarti atas penggunaan tanah tersebut oleh manusia.Wilayah Konsep wilayah merujuk pada suatu area di permukaan bumi yang relatif homogen dan berbeda dengan sekelilingnya berdasarkan beberapa kritera tertentu (Johnston. menciptakan kawasan-kawassan sehingga kajian kawasan menyoroti tentang pembentukan kumpulankumpulan tersebut dan menguraikan cirri-ciri khas berbagai bagian dunia. upaya untuk mencapai keseimbangan penyebaran penduduk. 1986: 194). 2000: 910). Jadi. juga dimaksudkan untuk menciptakan perluasan kesempatan kerja sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan melalui perpindahan penduduk dari darah yang padat ( jawa. kunci dalam geografi kawasan adalah kawasan yang dibangun di atas sebuah unit spasial yang homoddden. Madura. 15. Berbagai jenis kumpulan fenomena berada dalam berbagai wilayah. D. Konsep itu tampil sebagai kajian tentang bagaimana bagian-bagian bumi begitu beragam akibat distribusi yang tidak merata dari fenomena alam dan manusianya (termasuk interkasi keduanya). Dengan demikian. di atas atau di bawah wilayah tersebut. 14. bumi dan geologi yang melandasinya. hirologi. dan hewan yang ada akibat kegiatan manusia di masa lalu dan masa kini. ia mencakup udara di atasnya. dan Bali) ke daerah-daerah yang jarang penduduknya (Martono.Istilah tanah merujuk kepada suatu wilayah permukaan bumi dengan ciri khas mencakup segala sifat yang sepatutnya stabil atau diperkirakan selalu terulang kembali dari lingkungan hidup yang lurus. GENERALISASI-GENERALISAI GEOGRAFI .Transmigrasi Transmigrasi adalah suatu sistem pembangunan terpadu. 1986: 180). tumbuhan. kini dan kelak kemudian hari (Vink.

Dalam praktiknya. mereka yang terlibat dalam manajemennya harus bekerja dengan tujuan tersebut. Laut . 2. dan lain-lain. yaitu modal dan tenaga kerja. pertanian. 3. sensus penduduk dapat dilakukan secara de facto maupun de jure (di mana ia dihitung walaupu tidak ada ketika sensus berlangsung) (Taeuber. tetapi sebagian tanah tanah itu tidak cocok untuk didayagunakan menurut pola pertanianmodrn yang mengandalkan penggunakan teknologi mutakhir karena tidak dapat dipupuk secara efektif dengan pupuk mineral (Weischet. selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi pengembangan politik-ekonomi. perumahan sector manufaktor. sekarang maupun masa sepan terhadap suatu tempat-tempat yang strategis secara ekonomi. pertambangan. 1986: 1).1. Hal itu disebabkan makin meningkatnya mobilitas ddan faktor utama produksi. perindustrian. Iklim Masalah-masalah yang sering muncul dalam pembangunan pertanian di daerah tropis dari segi iklim adalah tanah di daerah tropis beriklim lembab. karena darihasil tersebut dapat memberikan informasi tentang penduduk. Sensus Penduduk Sensus penduduk memiliki makna multidimensi. Hal itu telah menimbulkan ketertarikan untuk menciptakan dan menjual tempat kepada berbagai kelompok bisnis. 4. Sepanjang tahun mungkin dapat digunakan untuk pertanian. angkatan kerja prouktif. Suatu tempat harus memiliki daya tarik bagi investasi dan pekerja. dunia bisnis. Tempat Nilai penting karakteristik suatu tempat dalam masa lalu. 2000:100).

8. 6. Tranformasitransformasi sosial dan demografis yang tumbuh bersamaan dengan tumbuhnya penduduknya kota di Negara-negara berkembang tersebut. . bangsa Indonesia belum optimal dalam melakukan peberdayaan kelautan atau apa yang dinamakan Revolusi biru masih jalan ditempat. (O’ Riodan. Hal itu bukan hanya kepada perisahaan-perusahaan pemerintah. terutama sanagat berperan dalam memperoleh izin resmi usaha tersebut. Peta Para birokrat pemerintah. Benua Sebagai penduduk dari benua yang paling banyak dan padat penduduknya. sebelumnya perlu dilakukan analisis menyeluruh tentang dampak lingkungan yang ditimbulkannya. telah menunjukan pelipat gandaan pertumbuhan demografis yang memprihatinkan. pertahanan nasional. 5. kaum profesional. 2000: 299). (Evers. tetapi juga perusahaan-perusahaan swasta. perlindungan lingkungan. khususnya di negara-negara berkembang bahkan dunia. bisnis. Dsri keperluan untuk pembangunan ekonomi. Urbanisasi Urbanisasi merupakan salah satu proses perubahan sosial yang tercepat. bangsa asia lebih kompleks menghadapi tantangan kehidupan mendatang disbanding ddenga bangsa Australia yang lebih sedikit dan rendah tingkat kepadatan penduduknya. pada hakikatnya memerlukan peta.Sebagai Negara bahari. Lingkungan Dalam setiap proyek pembangunan. khususnya bagi kegiatan-kegiatan yang dianggap peka lingkungan. ekonomi. maupun intelektual. 7. 1995:49).

Hal ini pula yang dikhawatirkan oleh beberapa sosiolog yang cenderung pesismis mengenai kemungkinan terciptanya kehidupan manusiawi di perkotaan yang dipenuhi industry (Hannerz. Di tahun 1825. jelas sangat diperlukan (Monmonier. 2000: 111). Demografi Ledakan demografi dunia. Kota Banyak hal tentang kontak-kontak sosial diperkotaan sebagai sesuatu yang bersifat impersonal. 2000: 96). khususnya di Negara-negara berkembang. 9. 12.wisata. 11. maupun untuk memberikan eksplanasi visual dalam ranah-ranah abstrak yang perlu dipahami secara mendalam. industry. dan segmental. Apalagi jika peta itu bentuk dan desainnya lebih bersifat dinamis dan interaktif karena dibuat dengan teknologi yang kian canggih dan menarik. 2000: 218). Mortalitas Terjadinya transisi demografis (demographic transition) yang dikenal sebagai lingakran siklus demografis. . hanya pada bulan-bulan tertentu mereka dapat menikmati hangatnya sinar matahari. Khatulistiwa/Ekuator Bagi negara-negara yang dilalaui dengan garis khatulistiwa. saat Malthus membuat perubahan akhir atas karya aslinya Essay on Population. menggambarkan proses perubahan tingkat mortalitas dan natalitas pada suatu masyarakat dari suatu situasi di mana keduanya menunjukan angka yang tinggi (Caldwel. 10. supervisal. Hal ini jelas berbeda dengan daerah-daerah subtropis yang jauh dari garis khatulistiwa. memperhatikan kecenderungan yang mencemaskan. sementara. tidak ada alasan untuk merasa takut kekurangan sinar matahari.

13. Scholz. 1986: 199). Transmigrasi Bagi bangsa Indonesia. menjelang itu. setengah abad berikutnya (dari tahun 1925 ke tahun 1976) berlipat ganda lagi menjadi 4 miliar. Dalam seratus tahun berikutnya. penduduk dunia berlipat ganda menjadi dua miliar. Perairan terbuka. Tanah Banyak pekerjaan dilaksanakan diatas tanah yang diolah melalui sistemsistem hidrologi. 14. 1986: 287). industrialisasi dan kedokteran modern memungkinkan penduduk bertambah dengan laju kecepatan yang makin meningkat. sungai. 1986:xi. terutama untuk mengatasi ketidakseimbangan demografis antara Pulau Jawa (termasuk Madura da Bali) yang padat penduduknya dengan pulau-pulau luar Jawa yang jarang penduduknya (Swasono. walaupun pelaksanaanya bukan semata-mata atas dasar kemanusiaan. Sejak pertengahan abad ke-19. Sistem-sistem ini kerap kali menghubungkan tanah dengan perairan terbuka.kira-kira satu miliyar umat manusia mendiami planet bumi. 1995: 28-29). dan samudera memiliki ekosistem sendiri-sendiri yang juga dapat diteliti dan dipetakan serta sangat dipengaruhi oleh kegiatan manusia di daratan (Vink. laut. . Etische Politik telah mempengaruhi parlemen Belanda untuk mengetuk dan membuat penelitian tentang kemakmuran rakyat daerah-daerah pedesaan di Jawa (demindere wel vaart onderzoek) yang akhirnya mencanangkan dan melaksanakan program transmigrasi (purboadiwidjojo). danau. Akan tetapi. dan menjelang tahun 1990 angka itu melaju sampai 5.3 miliar (Kennedy. 1986:9). pemerintah segera mencanangkan Transmigrasi. Begitupun ketika Indonesia memasuki Program pascakemerdekaan. program transigrasi bukan sesuatu yang baru.

sedangkan peningkatan sarana-sarana kehidupan berjalan lebih lambat. cara itu tidak cukup untukmeningkatkan kehidupan masyarakat samapai di atas batas minimum. ia terdorong untuk membuat postulat tentang mengeringnya bumi yang terjadi dalam pulsasi ritmik. Peradaban besar yang ada di kawasan Asia Tengah dan Asia Barat Daya pada zaman kuno. sekarang kondisi dari daerah-daerah tersebut mengerikan. TEORI-TEORI GEOGRAFI 1. yakni menurut deret hitung atau deret tambah. iklim yang dahulu jauh lebih lembap dan pada wilayah itu terjadi suatu proses pengeringan yang terusmenerus dan progresif. Menurutnya. Teori Pengaruh Iklim Terhadap Peradaban Ellsworth Hunting Pokok-pokok pikiran Hunting sebagai berikut: a. kelaparan. b. Proses semacam ini menjadi bagian dari suatu proses yang lebih besar dari fenomena-fenomena yang lebih umum. proyeksi kependudukan. bahaya. serta kesejahteraan. Masyarakat manusia akan tetap miskin karena kecendrungan pertambahan penduduk berjalan lebih cepat daripada persediaan makanan. Sesuai dengan hal itu. pada awal abad ke-20 diperkirakan terjadinya kemerosotan peradaban yang disebabkan. baik melalui natalitas. Pertambahan penduduk dapat diibaratkan deret kali atau deret ukur sehingga pelipatgandaan jumlah penduduk dalam setiap 25 tahun. perang. mortalitas. dengan periode-periodedari udara kering dan basah. Willayah Kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Asia jauh melebihi kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Australia. H.15. Mengeringnya wilayah itu saat ini. dan bencana alam. jumlah penduduk memang diusahakan sesuai dengan sarana kehidupan yang tersedia. melalui tindakan pantang seksual atau pantangan kawin. . Namun. b. Teori Ledakan Penduduk Thomas Robert Malthus a. c. c. kelihatannya tidak sesuai posisinya dahulu sebagai pusat kerajaan. 2.

Untuk memudahkan dan efesiensi transportasi. Teori Daya Sentrifugal dan Senttripetal Charles O. mengingat pada masa itu kebutuhan hasil hutan untuk kayu dan bahan bakar memiliki sifat yang memakan tempat dan berat sehingga harus ditempatkan dekat dari pusat kota. Perlu dibuat kombinasi transportasi darat dan sungai sehingga akan sama biaya tranpor darat bagi daerah yang tidak dapat menikmati adanya sungai. Lahan pertama berada di pusat kota (pasar). umumnya dari timur ke barat. 8. 2. Dengan mengambil satu pusat kota sebagai satu-satunya tempat memproduksi barang-barang yang dibutuhkan oleh seliruh Negara. Hal itu ternyata dapat menghemat 1/6 tranfortasi darat sehingga lahan pertama akan berkembang sepanjang sungai. Begitu pun cerita pengembaraan bangsa Ibrahim (Yahudi) dalam kitab suci berhubungan dengan titik tengah antara masa kekeringan dan masa kebasahan. Lahan keenam merupakan daerah perburuan. 4. 3. Lahan ketiga digunakan untuk menanam tanaman sejenis gandum atau padi-padi. dan daerah tandus. dan berat dalam kaitannya dengan transportasi. Lahan kedua merupakan daerah hutan. diperlukan sungai yang membelah kota. 6. 1. . Lahan kelima adalah daerah three field system yang merupakan daerah ilalang. Colby Adapun isi pokok teori yang menyebabkan pada mayarakat kota terjadi daya dan sentrifugal sebagai berikut: 3.d. ssedangkan daerah-daerah di sekitarnya hanya sebagai pemasok bahan mentah ke kota. 7. 5. 3. Hal itu dapat dipahami. Teori Lokasi Lahan Johann Heinrich von Thunen Johann Heinrich von Thunen dalam Der Isolierte Staat (1826) mengemukakan bahwa pada dasarnya penggunaan lahan dapat dibagi dalam beberapa penggunaan. e. Lahan keempat berupa daerah penggembalaan ternak.memakan tempat. Proses pengeringan yang progresif dari bumi mengikuti arah tertentu. akan di pakai untuk kegiatan-kegiatan intensif bagi jenis tanaman yang hasilnya cepat rusak.

d) Selain itu. pengacara. e) Kondisi perumahan kota umumnya padat dan sempit. pelabuhan. segar. c) Harga sewa atau harga beli tanah di pinggir atau diluar kota jauh lebih murah daripada di kota. terminal bus. segar. biasanya lebih menyukai lokasi-lokasi ddekat stasiun kereta api. seperti kemacetan lalu lintas serta polusi udara dan bunyi menyebabkan penduduk kota merasa tidak nyaman bertempat tinggal di tempat itu. di kota-kota sudah tersusun pusat-pusat perbelanjaan. mainan anak dan sebagainya. pemangkas rambut dan kecantikan. Berbeda dengan pinggir atau luar kota. penat. seperti penjahit. elektronik. a) Memiliki tempat-tempat di pusat kota yang strategis. maupun pusat-pusat keramaian public lainnya. f) Hidup di kota terasa sesak. kecuali dengan biaya yang sangat tinggi.tekstil. seperti took-toko. memerlukan lahan relarif luas serta menjamin kelancaran transportasi dan lalu lintas. tempat praktik para dokter. Sedangkan di pinggir atau diluar kota lebih terasa asri. Hal itu hanya dapat dilakukan di pinggiran kota sebab kondisi kota-kota tua sangat padat. perhiassan (emas dan perak). Penyebabnya berkaitan dengan gaya sentripetal. banyak juga penduduk di luar atau di pinggir kota yang justtru senang tinggal di kota. lebih menyukai dan kecendrungan adanya konsentrasi-konsentrasi penjual jasa. c) Dalam dunia bisnis. b) Dalam pengembangan industry modern dan bessar-besaran. dan nyaman. makanan dan minuman. setidaknya dapat meringankan harga sewa bagi penduduk kota. sangat cocok untuk pengembangan industri dan merupakan kemudahan tersendiri dalam operasi industry. tukang gigi. barang-barang kelontong.a) Terdapat gangguan yang sering berulang. . dan berjubel. tidak mungkin lagi dapat dibangun baru. e) Banyaknya flat-flat atau rumah tersusun untuk masyarakat kecil. b) Berbagai perusahaan dan bisnis. dan murah. sulit untuk dikembangakan labih lanjut. kecuali dengan biaya yang tinggi. d) Di kota sudah penuh dengan gedung-gedung bertingkat tinggi. Namun sebaliknya. sunyi. serba mungkin untuk memperoleh perumahan yang lebih nyaman. pakaian jadi. biassanya terdapat pada lokasi yang berdekatan.

tidak memungkinkan pengolahan alam yang intensif. penghuninya kelas menengah. dan kemasyarakatan. pendidikan. Stepa-stepa padang rumput di Asia dengan musim dingin yang kejam. pada setiap saat dapat ditemukan sejumlah zona yang konsentris letaknya sehingga struktur kota menjadi bergelang (melingkar). c. Zona ketiga. disertai oleh rumah-rumah pribadi yang kuno. c. Di pusat kota terdapat Zona Pertama sebagai Central Bisnis Dictrict (disingkat CBD) jika di Chicago di sebut loop. g) Para pegawai dan pekerja kota lainnya. disebut demikian karena perumahan untuk orangorang kaya. Zona Keempat. Teori Kota Konsentris Burgess Inti teori kota konsentris tersebut sebagai berikut a. 3. Karena dihadapkan dengan suasana keharusan untuk berkeliling untuk mengetahui tentang wilayah perumputan serta sumber-sumber . kota tetap diminati sebagai kebutuhan untuk bertempat tinggal karena dekat dengan tempat bekerja. Dengan demikian. sebagai kawasan perumahan para buruh yang kebanyakan kaum imigran. dan mewah serta berfungsi sebagai kota kecil untuk beristirahat dan tidur atau disebut dormitory towns. memiliki jarak sanitasi yang lebih memadai sebagai tempat tinggal yang nyaman dan baik. Kondisi alamnya masih asri. Pada hakikatnya. Tanah secara alami sangat sesuai dengan jenis pastoral (pastoralart) untuk memelihara kawanan ternak dan hewan. luas. Zona kelima merupakan Commuters Zone atau tempat orang yang pergi pulang setiap hari untuk bekerja. seni budaya. Teori Konflik Antara Suku Bangsa Nomadik Sedenter Jean Bunhes Adapun isi pokok teori Jean Bunhes sebagai berikut. cukup rapi. Zona kedua sebgai terdapat Zona Peralihan (transtitional zone) yang merupakan kawasan perindustrian. kota meluas secara seimbang dan merata dari suatu pusat atau inti sehingga muncul zona-zona baru sebagai perluasannya.perekonomian. Artinya. 3. b. b. olahraga. lebih menyukai tempat tinggal yang tidak berjauhan dengan tempat kerjanya. a.f) Kota pun menyediakan sejumlah tempat hiburan. Fungsi loop sebagai pusat atau jantung kehidupan perdagangan. di samping menyediakan pekerjaan. bahkan jika Chicago telah berubah menjadi Chines Town maupun pertokoan dan perkantoran berskala kecil.

muncul dari stepa-stepa Jengis Khan. subyek dalam ekonomi dapat dibagi dengan beberapa cara. subyek ekonomi juga bisa dibagi menjadi positif (deskriptif) vs normatif. Selain itu.air untuk jarak yang jauh.Kata "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga. BAB 8 ILMU EKONOMI A. Permasalahan tersebut kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity). Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. aturan. yang paling terkenal adalah” mikroekonomi vs makroekonomi”. f. atau "peraturan. Beberapa dari penakluk yang paling besar dan apling beerani dalam sejarah. e. Kualitas dan kemampuan yang menjadi alasan bagi kekuasaanya diperoleh dari stepa. hukum.” . Secara umum." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja. rumah tangga" dan νόμος (nomos). d. dan dari subordinasi geografis pada lingkungannya." dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga. PENGERTIAN EKONOMI Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. dan Khubilai Kan. Kelompok pengembala ini bukan massa petani-petani kelompok kecil yang mengerumuni seluruh Asia Selatan Timur yang memimpin dunia. dari keterampilan yang dianugerahkan kepada pastoral. Timur Lang. mereka meperoleh rasa gerakan taktis dan strategi yang menempatkan mereka dalam posisi mendaulat terhadap ruang dan menguasai para tetangga mereka.

has insisted on the powerfulness of price theory as the tool of . dan agama. kesehatan. kesehatan. dan lainnya. dan pemerintah. Dalam artikel-artikelnya ia menerangkan bahwa ekonomi seharusnya tidak ditegaskan melalui pokok persoalannya. keluarga dan lainnya. seperti misalnya penelitian perilaku kriminal. Teori ekonomi juga dapat digunakan dalam bidang-bidang selain bidang moneter. Ada sebuah peningkatan trend untuk mengaplikasikan ide dan metode ekonomi dalam konteks yang lebih luas. perang. kadang-kadang perubahan tersebut malah merusak konsep yang benar sehingga tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Ekonomi juga difungsikan sebagai ilmu terapan dalam manajemen keluarga. konsep. kematian. pernikahan. with its emphasis on economics being an empirical science aimed at explaining realworld phenomena. politik. Banyak teori yang dipelajari dalam ilmu ekonomi diantaranya adalah teori pasar bebas. bisnis. Hal ini dimungkinkan karena pada dasarnya ekonomi — seperti yang telah disebutkan di atas — adalah ilmu yang mempelajari pilihan manusia. misalnya bidang pendidikan. Hal ini menimbulkan pertanyaan "apa seharusnya dilakukan para ahli ekonomi?" The traditional Chicago School. teori lingkaran ekonomi. Gary Becker dari University of Chicago adalah seorang perintis trend ini. invisble hand. tetapi sebaiknya ditegaskan sebagai pendekatan untuk menerangkan perilaku manusia. dan sebagainya. Pendapatnya ini kadang-kadang digambarkan sebagai ekonomi imperialis oleh beberapa kritikus. daya tahan ekonomi. briton woods. hukum. dan metodenya.mainstream vs heterodox”. walaupun menurut pendapat kritikus. Ilmu ekonomi akan mengalami perubahan besar dalam ide. merkantilisme. kriminal. penelitian ilmiah. Fokus analisa ekonomi adalah "pembuatan keputusan" dalam berbagai bidang dimana orang dihadapi pada pilihan-pilihan. Banyak ahli ekonomi” mainstream” merasa bahwa kombinasi antara teori dengan data yang ada sudah cukup untuk membuat kita mengerti fenomena yang ada di dunia. informatic economy. pendidikan.

monetarist. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. some economic theorists have formed the view that a consistent economic theory may be useful even if at present no real world economy bears out its prediction B. . dan lain sebagainya. Keynes. Sebagai penanding aliran klasik. Sebagai seorang ekonom. new keynesian. SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU EKONOMI Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. Interest. and Money yang menyatakan bahwa pasar tidak selalu mampu menciptakan keseimbangan. Aliran klasik mengalami kegagalannya setelah terjadi Depresi Besar tahun 1930-an yang menunjukkan bahwa pasar tidak mampu bereaksi terhadap gejolak di pasar saham. Karl Marx. perkembangan aliran pemikiran dalam ilmu ekonomi diawali oleh apa yang disebut sebagai” aliran klasik”. dan oleh karenanya peran pemerintah menjadi sangat dibatasi karena akan mengganggu proses ini. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. Aliran yang terutama dipelopori oleh Adam Smith ini menekankan adanya” invisible hand” dalam mengatur pembagian sumber daya. Secara garis besar. On the other hand.M. neo klasik. J. Keynes mengajukan teori dalam bukunya General Theory of Employment. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. Melalui karya besarnya Wealth of Nations. Dua aliran ini kemudian saling "bertarung" dalam dunia ilmu ekonomi dan menghasilkan banyak varian dari keduanya seperti: new classical.analysis. Konsep “invisble hand” ini kemudian direpresentasikan sebagai mekanisme pasar melalui harga sebagai instrumen utamanya. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokoh-tokoh seperti Alfred Marshall. dan karena itu intervensi pemerintah harus dilakukan agar distribusi sumber daya mencapai sasarannya. Edmund Phelps.

terkait dengan kemakmuran. Jan Tinbergen pada masa setelah Perang Dunia II merupakan salah satu pelopor utama ilmu ekonometri. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas.Namun perkembangan dalam pemikiran ini juga berkembang ke arah lain. Kemakmuranitu sendiri diartikan sebagai kondisi dimana semua kebutuhan materi dapat terpenuhi dengan baik. yang menggunakan konsep aliran uang dalam masyarakat. Jika masyarakat sejahtera berarti masyarakat tersebut mengalami kemakmuran. dan tingkat kemakmuran dapat diukur . dan teori ekonomi. serta aliran institusional yang pertama dikembangkan oleh Thorstein Veblen dkk dan kemudian oleh peraih nobel Douglass C. C. Kubu lain dari metode kuantitatif dalam ilmu ekonomi adalah model General equilibrium (keseimbangan umum). ilmu ekonomi telah mengembangkan serangkaian metode kuantitatif untuk menganalisis fenomena ekonomi. Masyarakat dikatakan makmur apabila semua kebutuhan materi dapat dipenuhi dengan sebaik-baiknya. Di lain pihak. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan. metode kualitatif juga sama berkembangnya terutama didorong oleh keterbatasan metode kuantitatif dalam menjelaskan perilaku agen yang berubah-ubah. statistik. North. METODOLOGI Sering disebut sebagai” The queen of social sciences”. seperti teori pertentangan kelas dari Karl Marx dan Friedrich Engels. Ilmu ini mengkaji upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran. yang mengkombinasikan matematika. Dua metode kuantitatif ini kemudian berkembang pesat hingga hampir semua makalah ekonomi sekarang menggunakan salah satu dari keduanya dalam analisisnya. Ilmu ekonomi dapat dikatakan memegang peranan penting dalam kehidupan sosial. dari satu agen ekonomi ke agen yang lain. Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran.

Dalam perkembangannya. Keynes. Sebelum orang mengenal ilmu ekonomi.M. mulailah banyak ahli yang tertarik untuk memecahkan persoalan ekonomi. J. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. Diantaranya yaitu : Ilmu ekonomi deskriptif adalah kajian yang memaparkan secara apa adanya tentang kehidupan ekonomi suatu daerah atau negara pada suatu masa tertentu. Misalnya: • Ekonomi Indonesia pada tahun 70-an. Selain itu ilmu ini juga dibahas khusus secara teori yaitu makro ekonomi dan mikro ekonomi. Ilmu ekonomi teori ini membahas gejala-gejala yang timbul . raja-raja dan para cerdik pandai pada jaman dahulu menggunakan ilmu filsafat sebagai dasar untuk mengatur dan memecahkan persoalan ekonomi. Karl Marx. Sebagai seorang ekonom. Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. Melalui karya besarnya Wealth of Nations. karena filsafat tidak lagi sanggup memecahkan seluruh masalah yang berkembang di masyarakat. • Ekonomi Jepang pasca perang dunia II.dari banyaknya barang dan jasa yang dihasilkan serta banyak barang dan jasa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. Edmund Phelps. ilmu ekonomi kemudian bercabang-cabang mengikuti perkembangan kehidupan ekonomi itu sendiri. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. Dengan semakin pentingnya peranan ekonomi dalam kehidupan. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokohtokoh seperti Alfred Marshall.

mengkaji tentang pendapatan nasional.sebagai akibat perbuatan manusia dalam usahanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. inflasi. PENGERTIAN PSIKOLOGI Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya. Menurut asalnya katanya. dsb. Mikro ekonomi. psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno: "ψυχή" (Psychē yang berarti jiwa) dan "-λογία" (-logia yang artinya ilmu) . BAB 9 ILMU PSIKOLOGI A. konsumen. dsb. Ilmu ekonomi terapan merupakan cabang ilmu yang membahas secara khusus tentang penerapan teori ekonomi dalam suatu rumah tangga produksi. pengangguran. Cabang yang ketiga dari ilmu ini adalah ekonomi terapan. hanya mempelajari bagian-bagian dari teori ekonomi secara lebih mendalam seperti: pembentukan harga. matematika dan persamaan matematika memegang peranan yang sangat penting. rumah tangga produksi. ekonomi moneter. Dalam teori yang lebih mendalam. misalnya: ekonomi perusahaan. ekonomi perbankan. dsb. Di samping itu statistik adalah alat analisis untuk mengumpulkan fakta dan menguji kebenaran teori ekonomi. Dalam hal ini makro ekonomi. Grafik dan kurva adalah alat analisis yang utama dalam teori ekonomi. kesempatan kerja. Ilmu ekonomi memerlukan beberapa alat analisis untuk menerangkan teoriteorinya dan untuk menguji kebenaran teori-teori tersebut.

Locke. Augustine (354-430) dianggap tokoh besar dalam psikologi modern karena perhatiannya pada intropeksi dan keingintahuannya tentang fenomena psikologi. di antaranya sebagai berikut : 1. Setelah itu St. Yaitu menentukan akan melakukan apa pada . Kant. Dapat dikatakan bahwa sejarah psikologi sejalan dengan perkembangan intelektual di Eropa. yang dipandang sebagai kelahiran psikologi sebagai ilmu.sehingga secara etimologis. SEJARAH PSIKOLOGI Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan. Ilmu Psikologi adalah ilmu yang tergolong muda (sekitar akhir 1800an. Descartes (1596-1650) mengajukan teori bahwa hewan adalah mesin yang dapat dipelajari sebagaimana mesin lainnya. dan mendapatkan bentuk pragmatisnya di benua Amerika. psikologi melalui sebuah perjalanan panjang. Pada waktu itu psikologi masih berbentuk wacana belum menjadi ilmu pengetahuan. manusia di sepanjang sejarah telah memperhatikan masalah psikologi. Ia juga memperkenalkan konsep kerja refleks.) Tetapi. Metodologi Eksperimental Cara ini dilakukan biasanya di dalam laboratorium dengan mengadakan berbagai eksperimen. B. Banyak ahli filsafat terkenal lain dalam abad tujuh belas dan delapan belasLeibnits. Bahkan sebelum Wundt mendeklarasikan laboratoriumnya tahun 1879. Seperti filsuf yunani terutama Plato dan Aristoteles. psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa. C. Peneliti mempunyai kontrol sepenuhnya terhadap jalannya suatu eksperimen. METODE PSIKOLOGI Beberapa metodologi dalam psikologi. Hobbes. dan Hume-memberikan sumbangan dalam bidang psikologi. pandangan tentang manusia dapat ditelusuri jauh ke masa Yunani kuno.

dan orang yang diwawancarai tinggal membaca pertanyaan yang diajukan. suatu hal pada situasi-situasi yang ditimbulkan tidak dengan sengaja. perilaku orang dalam bencana alam. Agar orang diperiksa itu dapat menemukan isi hatinya itu sendiri. kapan akan melakukan penelitian. Wawancara Wawancara merupakan tanya jawab si pemeriksa dan orang yang diperiksa. dan sebagainya.sesuatu yang akan ditelitinya. 3. tingkah laku anak yang sedang bermain. seorang anak yang tidak naik kelas mungkin diketahui bahwa dia bukannya kurang pandai tetapi minatnya sejak kecil memang dibidang musik sehingga dia tidak cukup serius untuk mengikuti pendidikan di sekolahnya. Semua pertanyaan telah di susun secara tertulis pada lembar-lembar pertanyaan itu. pendapatnya dan lain-lain sedemikian rupa sehingga orang yang mewawancarai dapat menggali semua informasi yang dibutuhkan. misalnya dari cerita ibunya. . tingkah laku pengendara kendaraan bermotor dijalan raya. misalnya saja : tingkah laku orang-orang yang berada di toko serba ada. Observasi alamiah ini dapat diterapkan pula pada tingkah laku yang lain. dan sebagainya. Sejarah Kehidupan Sejarah kehidupan seseorang dapat merupakan sumber data yang penting untuk lebih mengetahui “jiwa” orang yang bersangkutan. 5. seberapa sering melakukan penelitiannya. Melainkan dengan proses ilmiah dan secara spontan. Observasi Ilmiah Pada observasi ilmiah. 4. pandangan-pandangannya. 2. Angket Angket merupakan wawancara dalam bentuk tertulis.

Psikologi Fakultas Psikologi fakultas adalah doktrin abad 19 tentang adanya kekuatan mental bawaan. transversal. arah minat seseorang. dan lain-lain dari orang yang diperiksa itu. Kita mengingat . dan berkeinginan. dimana saat itu berkembang 2 teori dalam menjelaskan tingkah laku. yaitu: 1. pada metode umum ini pendekatan yang dipakai dengan pendekatan longitudinal. alat-alat itu dapat dipergunakan unntuk mengukur dan untuk mengetahui taraf kecerdasan seseorang. menurut teori ini. Jawaban-jawabannya akan dianalisis untuk mengetahui hal-hal yang diselidiki. Dari pendekatan ini terlihat adanya data yang diperoleh secara keseluruhan perkembangan atau hanya beberapa aspek saja dan bisa juga melihat dengan berbagai faktor dari bawaan dan lingkungan khususnya kebudayaan Sedangkan pada metode khusus merupakan suatu metode yang akan diselidiki dengan suatu proses alat atau perhitungan yang cermat dan pasti. Dalam pendekatan ini dapat digunakan dengan pendekatan eksperimen dan observasi. Fakultas ini terbagi lagi menjadi beberapa subfakultas. 6. sikap seseorang. dan lintas budaya. Pemeriksaan Psikologi Dalam bahasa populernya pemeriksaan psikologi disebut juga dengan psikotes Metode ini menggunakan alat-alat psikodiagnostik tertentu yang hanya dapat digunakan oleh para ahli yang benar-benar sudah terlatih. Psikologi kontemporer Diawali pada abad ke 19. D.METODE PSIKOLOGI PERKEMBANGAN Pada Metode Psikologi Perkembangan memiliki 2 metode.lalu menjawabnya secara tertulis pula. merasa. struktur kepribadian seeorang. kemampuan psikologi terkotak-kotak dalam beberapa ‘fakultas’ yang meliputi berpikir. yaitu metode umum dan metode khusus.

Berdirinya Aliran Psikoanalisa Semenjak tahun 1890an sampai kematiannya di 1939. dan sebagainya. maka metode ilmiah untuk lebih mamahami manusia telah ditemukan walau tidak terlalu memadai. Ditandai oleh berdirinya laboratorium ini. Laboratorium Wundt Pada tahun 1879 Wilhem Wundt mendirikan laboratorium Psikologi pertama di” University of Leipzig”. dan kedekatan. dokter berkebangsaan Austria bernama Sigmund Freud mengembangkan metode psikoterapi yang dikenal dengan nama psikoanalisis. Pemahaman Freud tentang pikiran didasarkan pada metode penafsiran.melalui subfakultas memori. lengkaplah syarat psikologi untuk menjadi ilmu pengetahuan. serta . maka psikologi baru tercipta sebagai ilmu sejak akhir 1800-an yaitu sewaktu Wilhem Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama didunia. sehingga tahun berdirinya laboratorium Wundt diakui pula sebagai tanggal berdirinya psikologi sebagai ilmu pengetahuan. Jerman. dan pengamatan klinis. Psikologi Asosiasi Bagian dari psikologi kontemporer abad 19 yang mempercayai bahwa proses psikologi pada dasarnya adalah asosiasi ide yaitu bahwa ide masuk melalui alat indera dan diasosiasikan berdasarkan prinsip-prinsip tertentu seperti kemiripan. Psikologi sebagai ilmu pengetahuan Walaupun sejak dulu telah ada pemikiran tentang ilmu yang mempelajari manusia dalam kurun waktu bersamaan dengan adanya pemikiran tentang ilmu yang mempelajari alam. akan tetapi karena kerumitan dan kedinamisan manusia untuk dipahami. kontras. dengan berdirinya laboratorium ini pula. 2. introspeksi. pembayangan melalui subfakultas imaginer.

B.xx . pada dasarnya tingkah laku adalah respon atas stimulus yang datang. D. yaitu mampu menjelaskan apa. membandingkan. intervensi atau treatment serta rehabilitasi atau perawatan. bagaimana. Hasil prediksi berupa prognosa. Hasilnya penjelasan berupa deskripsi atau bahasan yang bersifat deskriptif • Memprediksikan.Skinner. Yaitu mengendalikan tingkah laku sesuai dengan yang diharapkan. menilai.F. Individu menerima stimulus lalu melakukan proses mental sebelum memberikan reaksi atas stimulus yang datang. dan menanggapi stimulus sebelum melakukan reaksi. bagaimana. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. ketegangan mental. Perwujudannya berupa tindakan yang sifatnya preventif atau pencegahan. Pendekatan kognitif Pendekatan kognitif menekankan bahwa tingkah laku adalah proses mental. dan melahirkan banyak sub-aliran. Pendekatan ini dipelopori oleh J. Watson kemudian dikembangkan oleh banyak ahli.R atau suatu kaitan Stimulus . dan gangguan psikis lainnya. dimana individu (organisme) aktif dalam menangkap. FUNGSI PSIKOLOGI SEBAGAI ILMU Psikologi memiliki tiga fungsi sebagai ilmu yaitu: • Menjelaskan.terfokus pada menyelesaikan konflik alam bawah sadar. prediksi atau estimasi • Pengendalian. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. seperti B.Respon. Secara sederhana dapat digambarkan dalam model S . Pendekatan perilaku Menurut pendekatan perilaku. Ini berarti tingkah laku itu seperti reflek tanpa kerja mental sama sekali. Yaitu mampu meramalkan atau memprediksikan apa.

Ia meyakini bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadar. Ini berarti melihat tingkah laku seseorang selalu dikaitkan dengan fenomena tentang dirinya. Dan juga berkaitan erat dengan psikologi kepribadian. dilengkapi oleh biologi dan ilmu saraf pada perbatasannya dengan ilmu alam dan dilengkapi oleh sosiologi dan anthropologi pada perbatasannya dengan ilmu sosial. Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi sosial. E. impuls. seperti keinginan. Sehingga tingkah laku banyak didasari oleh hal-hal yang tidak disadari. karena sebagian besar perkembangan terjadi dalam konteks adanya interaksi sosial. atau dorongan. Psikologi sosial Bidang ini mempunyai 3 ruang lingkup. Keinginan atau dorongan yang ditekan akan tetap hidup dalam alam bawah sadar dan sewaktu-waktu akan menuntut untuk dipuaskan. Beberapa kajian ilmu psikologi diantaranya adalah: 1. Psikologi perkembangan Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktor-faktor yang membentuk prilaku seseorang sejak lahir sampai lanjut usia. konsep tentang dirinya. yaitu : . karena perkembangan individu dapat membentuk kepribadian khas dari individu tersebut 2. Kajian psikologi Psikologi adalah ilmu yang luas dan ambisius. harga dirinya dan segala hal yang menyangkut kesadaran atau aktualisasi dirinya.Pendekatan psikoanalisa Pendekatan psikoanalisa dikembangkan oleh Sigmund Freud. Pendekatan fenomenologi Pendekatan fenomenologi ini lebih memperhatikan pada pengalaman subyektif individu karena itu tingkah laku sangat dipengaruhi oleh pandangan individu terhadap diri dan dunianya.

atribusi (sifat) • studi tentang proses-proses individual bersama. atensi. WILAYAH TERAPAN PSIKOLOGI Wilayah terapan psikologi adalah wilayah-wilayah dimana kajian psikologi dapat diterapkan. dan persaingan. belum terbiasanya orang-orang Indonesia dengan spesialisasi membuat wilayah terapan ini rancu. walaupun demikian. proses belajar. sikap sosial. kemampuan memori. Psikologi kepribadian Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. perilaku meniru dan lain-lain • studi tentang interaksi kelompok. Psikologi sekolah . misalnya : studi tentang persepsi. seperti: Persepsi. 3. F.• studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individu. 4. kerjasama dalam kelompok. misalnya kepemimpinan. seperti bahasa. seorang ahli psikologi pendidikan mungkin saja bekerja pada HRD sebuah perusahaan. kemampuan bahasa dan emosi. Psikologi kognitif Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari kemampuan kognisi. psikologi kepribadian berkaitan erat dengan psikologi perkembangan dan psikologi sosial. 1. atau sebaliknya. misalnya. komunikasi hubungan kekuasaan. karena kepribadian adalah hasil dari perkembangan individu sejak masih kecil dan bagaimana cara individu itu sendiri dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya. motivasi proses belajar.

BAB 10 ILMU POLITIK A. KARAKTERISTIK. sosialisasi. mengevaluasi dan memprediksi kinerja suatu pekerjaan yang dikerjakan oleh individu. Psikologi klinis Adalah bidang studi psikologi dan juga penerapan psikologi dalam memahami. DAN RUANG LINGKUP POLITIK . Psikologi industri dan organisasi Psikologi industri memfokuskan pada menggembangan. mencegah dan memulihkan keadaan psikologis individu ke ambang normal. Yang bertujuan untuk membentuk mind set anak 2.Psikologi sekolah berusaha menciptakan situasi yang mendukung bagi anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademik. sedangkan psikologi organisasi mempelajari bagaimana suatu organisasi memengaruhi dan berinteraksi dengan anggota-anggotanya 3. Psikologi kerekayasaan Penerapan psikologi yang berkaitan dengan interaksi antara manusia dan mesin untuk meminimalisasikan kesalahan manusia ketika berhubungan dengan mesin (human error) 4. PENGERTIAN. dan emosi.

administrasi public. yudikatif. Ruang lingkup disiplin ilmu politik kontemporer sangat luas.lembaga politik. teori politik. seperti aturan pluralitas system pemilihan atau organisasi. dan menghipotesiskan tentang asal usul. khususnya peranan konstitusi.teori kenegaraan. 3. Subbidang utama dari penyelidikan ilmu politik meliputi : pemikiran politik.Lembaga Politik Merupakan kajian terhadap lembaga.organisasi pemerintahan yang semu. mengepaluasi. Ilmu politik adalah kajian tentang Negara. dan system pemilihan.sendiri. Bagi mereka.lembaga yang akan melaksanakan tujuan. Lembaga. . eksekutif.tujuan itu . lembaga. dan lembaga.tujuan Negara. Pemikiran Politik Subbidang ini merupakan akumulasi bangunan teks dan tulisanpara filsuf besar yang membingkai pendidikan intelektual.lembaga politik. politik perbandingan. partai politik. 1. tugas pemikiran politik adalah untuk menemukan makna dan yang asli dari wacana klasik. teori.macam kegiatan dalam system politik ataupun Negara yang menyangkut prosespenentuan tujuan sampai dalam melaksanakan tujuan tersebut. hubungan internasional. ekonomi politik. Teori Politik Para ahli teori politik biasanya memiliki gaya sendiri. Banyak para ahli kontemporer yang menghabiskan waktunya untuk memonitor. perkembangan. birokrasi. dan konsekuensi lembaga politik. hubungan antara Negara dengan warga negaranya serta dengan Negara lain. tujuan. Sejarah Politik Banyak para ilmuan politik yang menjelaskan tentang sejarah politik walaupun sering bias terhadap sejarah kontemporer. 4. kendati memiliki cirri umum yang bersifat normative dalan orientasi teori politiknya yang telah lama berevolusi. 2. sejarah politik.Istilah politik sering dikaitkan dengan bermacam.

Politik Perbandingan Merupakan asumsi dari para ilmuan politik bahwa focus perbandingan memberikan satu.tindih dengan hukum dan ekonomi. 3. jelas istilah tersebut sangat menyesatkan bagi subdisiplin ilmu politik yang mempokuskan pada hubungan lintas Negara dan internegara dalam diplomasi. serta perang maupun damai. 2. 4.Secara garis besar politik cenderung terbagi dua kubu : a. harus bermula dari premis sederhana tentang manusia yang suka membangun prediksi dari perilaku mereka.di sinilah letak hubungan ilmu politik dan ekonomi. Beberapa bidang kajian bidang kajian ilmu politik secara tematis yang berkembang dewasa ini demikian luas dan banyak ragam seperti . administrasi politik. pemikiran politik. Hubungan Internasional Hubungan antarnegara merupakan hubungan internasional. dan hubungan internasional. Hight politics b. 5. Low politics 1. Administrasi Publik dan Kebijakan Umum Keduanya merupakan cabang empiris dan normative dari ilmu politik yang tumpang.satunya cara untuk menjadi ilmu social murni. dimana manusia tidak pernah puas menggapai kepentingan diri yang rakus tersebut. Teori Kenegaraan Teori ini sering diduga merupakan teori politik yang paling padu dalam memerikan perhatian bagi teori politik kontemporer. transaksi ekonomi. Ekonomi Politik Subidang ini bertolak dari suatu pemikiran bahwa teori perilaku politik sebagaimana teori perilaku ekonomi.

ekonomi politik. PENDEKATAN. participant observer. 4. Filsafat c. metode deskriftif b. Ilmu Bantu a. pluralisme politik. metode perbandingan 3. partai politik. dan birokrasi politik. metode analisis c. TEKNIK. DAN ILMU BANTU 1. Perspektip Ilmu Politik B. schedule. direct observation. perwakilan politik. metode evaluatif d. infestigation. POLITIK METODE. pendekatan kualitatif 2. Metode a. antropologi politik. Perspektip Politik 3. sampling.case study. pendekatan kuantitatif b. Pendekatan a. questionare. Ilmu Ekonomi g. TUJUAN DAN FUNGSI ILMU POLITIK Secara umum terdapat tiga makna tujuan mempelajari ilmu politik 1. rekruitmen politik.psikologi politik. opinionnaire. Ilmu Hukum h. interview. dan action research. Sosiologi e. Perpektif Intelektual 2. Ilmu Geografi A. Teknik Teknik yang banyak digunakan dalam ilmu politik sebenarnya banyak ragamnya seperti field work. A. Sejarah b. Psikologi Sosial f. Antropologi d. politik etnik. SEJARAH PERKEMBANGAN POLITIK . budaya politik. metode klasifikasi e.

HUBUNGAN POLITIK DENGAN ILMULAINNYA 1.mazhab ilmu politik terbagi menjadi 5 mazhab.generalisasi dalam ilmu politik yang sering dikembangkan di tingkat pendidikan menengah berkaitan dengan konsep yang telah dibahas sebelumnya.19. Dari pernyataan tersebut maka generalisasi. Hubungan Geografi dengan Ilmu Politik 5. MAZHAB. TEORI. Hubungan Sosiologi dengan Politik 2. Hubungan Psikologi dengan Politik ILMU SOSIAL D. demokrasi. dalam paradigma politik waktu itu yang terpenting adalah bagaimana untuk mencari suatu keselarasan atau keseimbangan antara penguasa dan yang dikuasai. F.GENERALISASI POLITIK Generalisasi itu merupakan pernyataan hubungan dua konsep atau lebih. GENERALISASI.KONSEP POLITIK Adapun konsep. yakni mazhab institusionalisme. legitimasi. E. G.konsep yang dimaksud seperti. C. kekuasaan. Hubungan Antropologi dengan Politik 3.MAZHAB POLITIK Dalam pengelompokan mazhab. pemerintah. dan developmentalisme. HAM dan voting. Hubungan sejarah dengan Politik 4. behaviorisme. persamaan. Singkatnya. desentralisasi. pemilihan umum. partai politik.Ilmu politik lahir sejak abad ke. KONSEP. system politik. demonstrasi. kedaulatan kontrak social. plurarisme. Teori Politik Empiris . Apabila ilmu politik merupakan disiplin ilmu yang bercorak Amerika maka cikal bakalnya adalah eropa klasik. oposisi.TEORI ILMU POLITIK 1. Hubungan Ekonomi dengan Politik 6. strukturalisme. Negara.

2. Teori Politik Normatif . Teori Politik Formal 3.

8/..3./.8574808-0.9 /03.9.9.25.  .8 /./03.97-:8 81. 907.3 2.3.5 848..2/.3 1034203.8 848.33.35078.7 50702-./03.8 :-:3.73/.  805079 -.39.9.507-./. 89:/ 9039.35078058 249.3.3 3907.3 O 89:/ 9039.3 80.3.32:848.3 -08..3/03. 50702-.  . 3907./:/.39745445.   . 2: .3 2:8.5. -07.3 .. ..3.3 5844 848.3 574808 574808 3/.9 93.3 20250.  8.54084844 /./:90780-:9  !844848.8.  !84450702-.3 07.3.33:5 .. /.15.3.947 1.3.32: 5844/.3   !844057-..5 40 -44 /.7. 0502253.8.3 89:/ 5844 .3 907...9202-039:057-.2 43908 .7:.8.8 04254  28..8..2./.2. 507.: /.: 808047.:2037:/.3 80./ /.. -/.3.7 8.3 5844 057-.3 .3 503./:.703.35844 !844 ./:  28. -078.3 -07.  !844 50702-.3 /. 80-.3:9 :8.32:.7 .332025:3.7: 848.30:.3:8.3 :. ./.3  42:3.204254 /. 9039.3 1.5 574808 3/..3 07.3 3/.9: O 89:/ 9039./.9.3.3. /.3 07.7.9.947 ./.507-./.3 /03.9  O 89:/ 9039..3.. 0-07.: 808047.3:.33./.20.7 50702-.5.3.3 202-039: 57.703.3 /73. .3  .3./.2-8:8  /03..8.9 /03./.

 .337.. /.507:8.: 80-.203./: 80.3.3 3:3.9038  02.8 /.. .7 02...8.8  /.2 -073907.3 5844 848.3 3:3.59. .5.8./.703.2..3 438  805079 !078058  574808 -0. !844804..7.47.3. 5844503//./.-07:8. 2.3 .3:8..../.907..38508.:  28.3-079::.3 .9 . /03..33. .3 20247  .9.3./.8.8 0.8.25:./02  848.3.389:.9 /03. /./: 9: 803/7 /.3 -07./2..3 /. -/.3./.: 2./.3 47..3 5844 50702-.25:.9/907.3 89:/ 5844 .7  02. 8047. // /.. -/.30248     %#!!$   .:5:3/02..3 89:/ 5844 .3.35844../.3203/::3-.3. /03.907. .25:.3 .3.3 20250..8 848.3..3 -0:2907-.2 20302-.   !844804..7 93.5.3 0248  .8.3.3..3 -. .35844 /.3 3/.#80-:..3..25:.-007.     !8444391 /.3 20250.33..2 20308:.3 .  .7 50702-. 3/.8 202-:.5.3 07..3 -.3 /7 /03.5... 057-.33/4308.9..3:39:202-039:23/809.3 02.5.32:338.  5844 057-..

3 89:/ 5844 /.307747   !84438 /.3 -07.38.:. 2....8 /.820203.3.5.349..3403/.3.3 :.8/03.9.8:.3584483/.30.3  2030.347.8:.9:47.3/07.3.3 5844 .820250.2-.308.7.3 5../.3/03.2 203.09.5.3. !8443/:897/.3:8.    !844070.3 2083:39:20232.3 584447.3 5844 /.8 . /.2.8.3 3472..349./: 80/./:0.3 /03.2 202.8 !844 3/:897 20214:8.3 !0307..38.3 2083 :2./. .3 -073907.38.3.    &! %    !#% #%#$% #&&! ! %  . 20302-.3202:.0.-07:-:3... -/.3:8.3 3907.8./. 50307.9:5007.8..3 202570/8307...7:/.32.39.7-.3..

3. 803/7  803/7  03/.3.3  :-:3. ...8 :/. 02-../03.  9:.3.7.3 . .89.7./03.  02-..3 9::.9:3.2  2.3 9::. 549  :8:83../.3.0.8079.549 549507-..3549.3 43899:8 080:91 -747.3 .     !027.3 203.9 202 ./23897.4:8     02-. 503//. 5. :8:  50702-.2 88902 549 ..3 39009:. 549  805079 .3.3.-070.8  $:--/.3 .2.3 . 9::.8 9047 5493.3 907..3:9 574808503039:.8 47.3 /03.3:9.25..2.3:3...3 3 207:5.3..3802:    $0.8 5027.3.3 -0781.30../.-8.3549  9047549 02-.7.8  /..9....390780-:9  2:549.../.549 /. 9047 549 -. /. .7.390.3.30. ..77 :2:2 .3 9:8.9.9:7.3 908 /.. 02-.7.3 9::.7.3.39. 549 8073 /.:5:3 0.9.38.:2:.3  #:. 2070.79. 507.8 5:-.3 /.3 .8/.9.3 5:7./.7.32..8.7.8.30.7 .2 0.7.!49 07:5.8 88902502.3 -072..7.549 80.3 02-.7.3 3:5 /853 2: 549 4390254707 8.7.38.:.3.  02-.3 .8.8     %047!49 !.3 9039.  .. 202 ..3/3.843.9..75030/.3 203549088.39::.3 39073.8.7.  9047  9047 030.8 -.9 :..5 02-. .3  ..3.3 4380:038 02-.3. :39: 20243947  20305.3.3.3 203.3  04342 549  .3 47039.9..7.3!49 $:--/.3 202-3.:39:20302:.3 88902 502.3 9:  :-:3.30.3  9::.91 5.:47. 4390254707 ..39039.3 20..0 /.38../. 18:1 -08./.9 3472..220.35.3  /.!49 ..7.85020739.32:549205:95027.

5.3 -.7 2: 549.7. :-:3.8549 /./:..7.3 9047 549 .9 20308.7549.     :-:3..730.9.3 8:.3:3 570/8 /./ 2: 84.3.: 549 80-.3&2:2 0/:..  9549.3 .3 5.3 8.30-. 9047 549 4390254707  5027.37.8    !49!07-.: 04342  .-..8 89.. 9047 507.3 549 .304342 /2.3 .8!:-/.8203.../: /.7.9. . 9039.3.2.3.:-:3.304342      %047030.843.32:549/..2:.3.3 549 -.32030. :39: 203./23897.3 2..9: 5027.843.4390254707  $0.2. . 202-.843.39. 207:5.5.39:25.050393.  0.7 507.7.: 2070.8.5073.7.2 20207.7 8:.3./.549 ..3/3..7.3 -..09.3 39073.3/3.3 3 -0794.39039.3 507.3 93//03.3 202-07.3/7.339073.580.. /83.:5:38073-.9.:8 507-..3:8.5:.7.3 5.3::2/.3 3472.7 57028 80/07. 207:5.380. 8:-/853 2: 549 .3 %047 3 8073 //:.8:28 /.:-: .:890780-:9     /23897.78-08.3:8.3.3 02578 /.. 14. /.3 .03/07:3907-.3 -. 2:..7. 90780-:9 8.9:  8.339073.9:3.3 :-:3. 2:73     4342!49 $:-/.3:-:3.8 -  4549.3549.3 .3 07:5.0 /.. 207:5.7:8 -072:. 9047 507.7 5. /.8907. 9/.

81.88 .91   094/0 .3 :..  $0.  0-07.3 5...3.3 -/.3:.8.  2094/0/087191 -  2094/0.3/3.3.:.20254:8.2 /542. 7.820 549  -:/.98 . 3 /02.70  5.-.8 0  2094/0507-.3974544 549  549 093  707:9203 549  5.253 3907.0  453433./.  503/0.2. /.9..72:549   !07509139009:.91 -  503/0.79.9.3.804342 8079.9.5.7. 7.7.7.3...80507910/47 31089. 549  507.39: .23.8 /.3 -. .943 ..79./:3.1   %&&&$&! % $0. 549  04342 549  .8549    !%  %   %   & %& ! %    !03/0.:5:3/.  3974544 /  $4844 0  !844$48...3 390730.9437080. /.7.3 /0..5.3549 /..8 0.  2094/00.99.399.2 805079 5844 549  5:7.3-747. 1  2:4342   2:::2   2:047.91 /  2094/0..07  8.9.1..80 89:/  /.0/:0  /70.3-.73.3 .3 39. -  8.3:.3/.3 2: 549 80.70 8.9 4-807.9 ..38.32.507.9::.2.7..22:54980-03.320250.. -/.:2:2907/.3 .7.    2:.8 97.5.943 6:08943.3 -0702-. :-:3.39 4-807.3 .3   %03 %03. 902.3.3.

3!49     ! % .390750393.820 /.9.7.9.79. 2:549 207:5.8./ 0   5.8:/805079 0:.7 8:..  092.8  $3.9:9:./03.5:343805 43805.8  5078.7.3 2./...9.25. 207.3..9: 080..8.8  45488  88902 549  /0247.820      $!  $!! % /. 503:.: 0-  ./.549. 0745. .2 2: .380.3 :-:3.- 2:549907-. 0307.- 3899:843.3047..-.-.7.3/0.3 -07.8 /. /.:.34342/03.93.3 5073.  5020739.47820  5:7.3 /:.....-  2. ..3/2.8 9: 207:5..3 90780-:9 2.  0.8.3 :2:2  5. . 2. 43805 .3!49   :-:3./  2. -..3!49   :-:3..8..7.0452039.8 /./..3!49   :-:3. .33974544/03..3 4397. :39: 203.8./2.2.250304254.7820  897:9:7.  !0785095!49   !07850952:!49   $#!#! % 2: 549 .7 80. .. -.7.9.8  502.: 0802-. 84. 203.32:!49   :-:3.9.1/03..3!49   :-:3.3/:..3 /853 2: .8.2..3.3.493    #$$ #$$! % 0307.3!844/03.. 549  /080397.3  /0243897.3 2..39.47.3 ..8.820  -0.3 0/.    && ! %  &  & $ $    :-:3.3.3$4844/03.3 .8.3.7 5073.8  0307.

3 /03.880-0:23..91                  .     % # % #&! %   %047!492578   %047!49472.3.343805.320303.9503//./-.   %047!49472.9.38073/02-.3/93.549.390.-07.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->