P. 1
Pengantar ilmu sosial

Pengantar ilmu sosial

5.0

|Views: 101,716|Likes:
Published by Kamal Mild

More info:

Published by: Kamal Mild on Mar 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/26/2014

pdf

text

original

Sections

  • A.PENGERTIAN ILMU
  • 1.Ilmu sebagai kumpulan pengetahuan sistematis
  • 2. Ilmu sebagai Metode Penelitian
  • 3.Ilmu sebagai aktivitas penelitian
  • B.PENGERTIAN SOSIAL
  • C. PENGERTIAN, RUANG LINGKUP, DAN PERKEMBANGAN ILMU-
  • ILMU SOSIAL
  • D.METODE ILMIAH
  • E.KEBENARAN ILMIAH
  • 1. Teori korespondensi(Correspondence Theory)teori ini beranggapan bahwa
  • 2. Teori Koherensi(Coherence Theori)yang beranggapan bahwa sesuatu
  • A.PENGERTIAN STRUKTUR ILMU
  • B.PENGERTIAN DAN PERANAN FAKTA
  • C.PENGERTIAN DAN PERANAN KONSEP
  • D.PENGERTIAN DAN PERANA GENERALISASI
  • E.PENGERTIAN DAN PERANAN TEORI
  • 2. William Ogburn dan Meyer F. Nimkoff (1959: 12 ± 13) berpendapat
  • 4. J.A.A. van Doom dan C.J. Lammers (1964: 24) mengemukakan bahwa
  • 7. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi (1982: 14) menyatakan
  • 1. Sosiologi Pedesaan (Rural Sociology)
  • 2. Sosiologi Industri (Industrial Sociology)
  • 3. Sosiologi Medis (Medical Sociology)
  • 4. Sosiologi Perkotaan (Urban sociology)
  • 5. Sosiologi Wanita (Woman Sociology)
  • 6. Sosiologi Militer (Military Sociology)
  • 7. Sosiologi Keluarga (Family Sociology)
  • 8. Sosiologi Agama
  • 9. Sosiologi Pendidikan (Educational Sociology yang Kemudian Menjadi
  • 10.Sosiologi Seni
  • B. PENDEKATAN, METODE, TEKNIK, ILMU BANTU, DAN JENIS
  • PENELITIAN
  • 1. Pendekatan
  • 2. Metode
  • 3. Teknik Pengumpulan Data
  • 4. Ilmu Bantu
  • 5. Jenis Penelitian Sosiologi
  • C. KEGUNAAN SOSIOLOGI
  • D. SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU YANG NYATA (OBVIOUS)
  • E. SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI
  • HUBUNGAN SOSIOLOGI DENGAN ILMU SOSIAL LAINNYA
  • 1. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Ekonomi
  • 2. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Politik
  • 3. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Sejarah
  • 4. Hubungan Sosiologi dengan Psikologi
  • F. FOKUS ANALISIS, KLASIFIKASI KENYATAAN SOSIAL, DAN
  • PERSPEKTIF DOMINAN DALAM SOSIOLOGI
  • 1. Tingkat Budaya
  • 2. Tingkat Individual
  • 3. Tingkat Interpersonal
  • 4. Tingkat Struktur Sosial
  • G. OBJEKTIVITAS DALAM SOSIOLOGI
  • H. KONSEP ± KONSEP SOSIOLOGI
  • 1. Masyarakat
  • 2. Peran
  • 3. Norma
  • 4. Sanksi
  • 5. Interaksi Sosial
  • 6. Konflik Sosial
  • 7. Perubahan Sosial
  • 8. Permasalahan Sosial
  • 9. Penyimpangan
  • 10. Globalisasi
  • 11. Patronase
  • 12. Kelompok
  • 13. Patriarki
  • 14. Hierarki
  • I. TEORI ± TEORI SOSIOLOGI
  • 1. Teori Tindakan Sosial dan Sistem Sosial Talcot Parsons
  • a. Teori Tindakan Sosial
  • b. Teori Sistem Sosial
  • 2. Teori Evolusi Sosial Herbert Spencer
  • 3. Teori Teknologi dan Ketinggalan Budaya (Cultural Lag) William F
  • Ogburn
  • 4. Teori Dramaturgi Erving Goffman
  • 5. Teori Strukturasi Anthony Giddens
  • A. Pengertian dan Ruang Lingkup Antropologi
  • 1. Antropologi fisik
  • 2. Antropologi budaya
  • a. Arkeologi
  • b. Antropologi linguistik
  • c. Etnologi
  • 2. Antropologi medis
  • 3. Antropologi psikologi
  • 4. Antropologi sosial
  • Antropologi
  • C. Tujuan dan Kegunaan Antropologi
  • D. Hubungan Antropologi dengan Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya
  • 1. Hubungan antropologi dengan sosiologi
  • 2. Hubungan antropologi dengan psikologi
  • 3. Hubungan antroplogi dengan ilmu sejarah
  • 4. Hubungan antropologi dengan ilmu geografi
  • 5. Hubungan antropologi dengan ilmu ekonomi
  • 6. Hubungan antara antropologi dengan ilmu politik
  • E. Objektifitas Dalam Antropologi
  • F. Sejarah Perkembangan Antropologi
  • G. Konsep-Konsep Antropologi
  • H. Generalisasi-Generalisasi Antropologi
  • 1. Kebudayaan
  • 2. Evolusi
  • 3. Culture area
  • 4. Enkulturasi
  • 5. Difusi
  • 6. Akulturasi
  • 7. Etnosentrisme
  • 8. Tradisi
  • 9. Ras dan etnik
  • 10. Stereotip
  • 11. Kekerabatan
  • 12. Magis
  • 13. Tabu
  • 14. Perkawinan
  • I. Teori-Teori Antropologi
  • 1. Teori orientasi nilai budaya
  • 2. Teori evolusi sosiokultural
  • 3. Teori evolusi kebudayaan
  • 4. Teori evolusi animisme dan magic
  • 5. Teori evolusi keluarga
  • 6. Teori upacara sesaji
  • A. PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP GEOGRAFI
  • B. PENDEKATAN, METODE, DAN TEKNIK PENELITIAN GEOGRAFI
  • 1. Pendekatan Gegrafi
  • 2. Metode Penelitian Geografi
  • 3. Teknik Penelitian Geografi
  • C. SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU GEOGRAFI
  • D. MANFAAT TERAPAN GEOGRAFI
  • E. KONSEP-KONSEP GEOGRAFI
  • 1. Tempat
  • 2. Sensus Penduduk
  • 3. Iklim
  • 4. Laut
  • 5. Lingkungan
  • 6. Benua
  • 7. Urbanisasi
  • 8. Peta
  • 9. Kota
  • 10. Mortalitas
  • 11. Khatulistiwa (Ekuator)
  • 12. Demografi
  • 13. Tanah
  • 14. Transmigrasi
  • 15. Wilayah
  • D. GENERALISASI-GENERALISAI GEOGRAFI
  • 11. Khatulistiwa/Ekuator
  • 15. Willayah
  • H. TEORI-TEORI GEOGRAFI
  • 1. Teori Ledakan Penduduk Thomas Robert Malthus
  • 2. Teori Pengaruh Iklim Terhadap Peradaban Ellsworth Hunting
  • 3. Teori Lokasi Lahan Johann Heinrich von Thunen
  • 4. Teori Daya Sentrifugal dan Senttripetal Charles O. Colby
  • 5. Teori Kota Konsentris Burgess
  • 6. Teori Konflik Antara Suku Bangsa Nomadik Sedenter Jean
  • Bunhes
  • A. PENGERTIAN EKONOMI
  • B. SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU EKONOMI
  • C. METODOLOGI
  • A. PENGERTIAN PSIKOLOGI
  • B. SEJARAH PSIKOLOGI
  • C. METODE PSIKOLOGI
  • D.METODE PSIKOLOGI PERKEMBANGAN
  • Psikologi kontemporer
  • Psikologi sebagai ilmu pengetahuan
  • D. FUNGSI PSIKOLOGI SEBAGAI ILMU
  • Pendekatan perilaku
  • Pendekatan kognitif
  • Pendekatan psikoanalisa
  • Pendekatan fenomenologi
  • E. Kajian psikologi
  • 1. Psikologi perkembangan
  • 2. Psikologi sosial
  • 4. Psikologi kognitif
  • F. WILAYAH TERAPAN PSIKOLOGI
  • 1. Psikologi sekolah
  • 2. Psikologi industri dan organisasi
  • 3. Psikologi kerekayasaan
  • 4. Psikologi klinis
  • A. PENGERTIAN, KARAKTERISTIK, DAN RUANG LINGKUP
  • 1. Pemikiran Politik
  • 2. Teori Politik
  • 3. Lembaga- Lembaga Politik
  • 5. Politik Perbandingan
  • 6. Ekonomi Politik
  • 7. Administrasi Publik dan Kebijakan Umum
  • 8. Teori Kenegaraan
  • 9. Hubungan Internasional
  • B. PENDEKATAN, METODE, TEKNIK, DAN ILMU BANTU
  • POLITIK
  • C. TUJUAN DAN FUNGSI ILMU POLITIK
  • D. SEJARAH PERKEMBANGAN POLITIK
  • E. HUBUNGAN POLITIK DENGAN ILMU- ILMU SOSIAL
  • LAINNYA
  • F. MAZHAB- MAZHAB POLITIK
  • G. KONSEP- KONSEP POLITIK
  • H. GENERALISASI- GENERALISASI POLITIK
  • I. TEORI- TEORI ILMU POLITIK

BAB 2 PENGERTIAN ILMU SOSIAL, METODE ILMIAH, DAN KEBENARAN ILMIAH

A.PENGERTIAN ILMU Mungkin tidak berlebihan jika seorang filsuf Oxford University kontemporer Jerome R.Ravert dalam karyanya The Philosophy of science ,sanpai saat ini mungkin mengakui bahwa ilmu merupakan sebuah kisah suksea luar biasa .Kemenanga-kemenangan ilmu melambangkansuatu proses kumulatif peningkatan pengetahuan dan rangkaian kemenangan tehadap kebodohan dan takhayul dan dari ilmulah kemudian mengalir arus penemuan yang yang berguna untuk kemajuan hidup manusia. Di Indonesia menurut The Liang Gie istilah ilmu atau scien merupakan suatu perkatan yang bermakna jamak ,yaitu sebagai berikut:
1.

ilmiah yang mengacu pada ilmu umum (science in general) tetentu,ilmu biologi ,antropologi,psikologi ,geograpi,sejarah,ekonomi,dan sebagainya.

2. Pengertian imu yang menunjuk pada salah satu bidang pengetahuan ilmiah

1.Ilmu sebagai kumpulan pengetahuan sistematis Pengetian ini lebih menekankan bahwa ilmu merupakan pengetahuan yang sistematis.Ilmu menunjuk pertama-tam a pada kumpulan yang disusun secara sistematis dari pengetahuan yang dihimpun tentang alam semesta yang selalu diperoleh melalui teknik-teknik pengamata yang objektif. Tidak semua pengetahuan adalah ilmu sebab ilmu hanya terbatas pada pengetahuan yang diperoleh secara sistermatis. 2. Ilmu sebagai Metode Penelitian

1. Pengertian ini mengemukakan penekananya bahwa ilmu itu pada hakikatnya sebagai metode penelitian.Para ahli yang nengemukakaan hal tersebut diantaranya: ➢ William J.Goode dalam bukunya Method In Social Research mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode pendekatan terhadap seluruh dunia pengalaman, yakni dunia yang dapat terkena pengalaman oleh manusia.

Caraghan

delangles

dalam

bukunya’’a

guide

historical

Method’’mengemukakan bahwa ilmu pada dasarnya suatu metode untuk menangani masalah.

Harold

H.Titus

dalam

bukunya

‘’Living

Issues

in

Philosophy’’mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode untuk memperoleh pengetahuan yang objektif dan dapat diperiksa kebenaranya. 3.Ilmu sebagai aktivitas penelitian Tokoh yang mengatakan ilmu sebagai aktivitas penelitian diantaranya:

I Charles Singer yang pengetahuan .

yang dikutip dalam bukunya ‘’Critical

Thinking’’mengemukakan bahwa ilmah adalah proses pembuat

John Warfield dalam bukunya ‘’Social Sistem’’ mengatakan tetapi ilmu pun dipandang sebagai proses.Pandangan proses ini paling berkaitan dengan perhatian terhadap penyelidikan karena penyelidikan adalah suatu bagian besar dari ilmu sebagai suatu proses .Dengan demikan jelas bahwa ilmu merupakan aktivitas penelitian .

Kesimpulan ilmu dipandang sebagai keseluruhan pengetahuan kita saat ini ,atau sebagai suatu aktivitas penelitian ,atau sebagai suatu metode untuk memperoleh pengetahuan. B.PENGERTIAN SOSIAL

Istilah sosial (social dalam bahasa inggris )dalam ilmu sosil memiliki arti yang berbeda –beda ,misalkan istilah sosial dalam sosialialisme dengan istilah bepartemen sosial ,jelas keduanya menunjukan makna yang sangat jauh berbeda.Menurut Soekanto apabila istilah sosial pada ilmu sosial mrnunjuk pada objeknya,yaiti masyarakat sosialisme adalah suatu ideologi yang pokok pada prinsip pemilikan umum alat-alat atau produksi dan jasa –jasa bidang ekonomi .sedangkan istilah sosial pada departemen sosial menunjuk pada kegiatan –kegiatan di lapangan sosial .Artinya kegiatan –kegiatan yang ditunjukan untuk mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat dalam bidang kesejahteraan ,sepeti tuna karya,tuna susila,tuna wisma,orang jompo,anak yatim piatu,dan lain-lain.Selain itu Soekanto mengemukakan bahwa istilah sosial pun berkenaan dengan prilaku interpersonal,atau yang berkaitan dengan proses-proses sosial.Secara keilmuan,masyarakat yang menjadi objek kajian ilmu-ilmu sosial ,dapat dilihat sebagai suatu yang terdiri dari berbagai segi .Dilihat dari segi ekonomi akan bersangkut paut dengan paktor produkdi ,distribusi,penggunaan barang-barang serta jasa-jasa .Dari segi politik antaralain berhubungan dengan penggunaan kekuasan dalam masayarakat.Dari segi antropologi budaya lebih menekanka pada masyarakat dan kebudayaanya,dan begitu seterusnya untuk ilmu-ilmu sosial yang lainya,seperti geografi sosial,sejarah,maupun sosiologi. Begitupun tentang pengertian masyarakat (societi)banyak sarjana terdahulu yang mendepinisikan apa itu masyarakat dintaranya: ➢ Menurut Mac Iver dan Page mengemukakan bahwa masyarakat adalah suatu sistem dari kebiasaan dan tata cara, dari wewenang dan kerjasama antara berbagai kelompok dan penggolongan, dari pengawasan tingkah laku serta kebebasan-kebebasan manusia.

Menurut Ralph Linton dalam bukunya yang bejudul “The Study of Man“ mengemukakan bahwa masyarakat merupakan setiap kelompok manusia uang telah hidup dan bekerja bersama cukup lama sehingga mereka dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka

sebagai suatu kesatuan sosial dengan batas-batas yang di rumuskan dengan jelas. ➢ Menurut Selo Soemarjan Menyatakan bahwa masyarakat adalah orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan. Dari pendapat-pendapat di atas dapat di simpulkan bahwa pengertian masyarakat terdiri atas beberapa unsur. a. Manusia yang hidup bersama b. Bercampur untuk waktu yang lama c. Mereka merupakan suatu sistem hidup bersama Sedangkan yang merupakan bentuk umum pada proses-proses sosial adalah interaksi sosial, bahkan ahli sosiologi berpendapat bahwa interaksi sosial tersebut merupakan syarat utama terjadinya aktivitas-aktivitas sosial. Berlangsungnya suatu proses interaksi sosial yang di dasarkan pada berbagai faktor, dan menurut Soekanto di sebabkan melalui : 1. Imitasi Mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses interaksi interaksi sosial tersebut. Sebab salah satu peran positifnya adalah bahwa proses imitasi dapat mendorong seseorang untuk mematuhi kaidah-kaidah dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. 2. Sugesti Berlangsungnya apabila seseorang memberi suatu pandangan atau sikap yang berasal dari dirinya yang kemudian di terima oleh pihak lain secara emosi. 3. Identifikasi Merupakan kecenderungan-kecenderungan ataupun keinginan-keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi identik atau sama dengan orang lain.

4. Simpati

Pendapat Bung Hatta mengenai ilmu sosial : 1. ilmuilmu sosial. mungkin istilah tersebut merupakan bentik yang lebih tepat. Ilmuilmu sosial mencakup sosiologi. baik itu sebatas kerjasama. antropologi. Merupakan suatu konsef yang ambisius untuk mendefinisikan seperangkat disiplin akademik yang memberikan perhatian pada aspek-aspek kemasyarakatan manusia. sedangkan bentuk jamaknya. politik.Sebenarnya merupakan suatu proses yang di sebabkan oleh ketertarikan seseorang oleh pihak lain. C. 3. RUANG LINGKUP. maupun karena merasa adanya keterikatan dengan dirinya.METODE ILMIAH . Sebagai academic interprise memiliki pengertian “ bagiman mestinya “. Contohnya kemakmuran maupun mengurangi atau meniadakn sesutu yang tidak di inginka contohnya kemiskinan. D. geografi sosial. Bentuk tunggal ilmu sosial menunjukan sebuah komunitas dan pendekatan yang saat ini hanya di klaim oleh beberapa orang saja . 2. Sebagai critical discourse ( wacana kritis ) artinya pada kajian ini membahas tentang adanya yang keabsahannya tergantung pada kesetiaan pada persyaratan sistem rasionalitas yang kritis dan pada konvensi akademis yang berlaku. bahkan sejarah walaupun di satu sisi ia termasuk ilmu humaniora. ekonomi. merasa senang dan tertarik karena faktor-faktor yang menyebabkan ia patut di kaguminya. DAN PERKEMBANGAN ILMUILMU SOSIAL Istilah ilmu sosial menurut Ralf Dahrendorf seorang ahli sosiologi Jerman dan penulis buku “ class and Class Conflict Industrial Society yang di kenal sebagai pencetus teori konflik Non-Marxis. PENGERTIAN. psikologi. Sebagai applied science artinya bahwa dalm ilmu sosial itu di perlukan untuk mendapatkan atau mencapai hal-hal yang praktis dan berguna entah untuk mewujudkan sesuatu yang di cita-citakan.

observasi.118) dalam karyanya “Science as a Human Endeavor “mengemukakan bahwa dengan metode ilmiah kami maksudkan struktur rasional dari penyelidikan ilmiah yang hipotesisnya disusun dan diuji . .sebagai contoh.suatu penelitian tentang gjala-gejala kemasyarakatan dapat menggunakan metode survei.untuk mencapai pengetahuan yang telah dirancang dan dipakai dalam proses memperoleh pengetahuan (Soeprapto 2003:128) Menurut rumusan “the World Of Science Encyclopedia”(volume 17:181)metode ilmiah diartikan sebagai prosedur yang dipergunakan oleh ilmuan-ilmuan dalam pencarian sistematis terhadap pengrtahuan baru dan peninjauan kembali pengetahuan yang ada. Suatu pendekata dalam menelaah sesuatu dapat dilakukan berdasarkan sudut pandang ataupun tinjauan dari berbagai satu kesatuan karakteristik maupun cabang ilmu seperti sosiologi.mekanis.geografi .atauj untuk menangani penelitian. Menurut George Kneller (1978 .berbagai teknik yang digunakan misalkan wawancara.Istilah pendekatan menurut Vernon Van Dyke dalam bukunya yang berjudul “political science”dikemukakan bahwa suatu pendekatan pada prinsipnya adalah ukuran –ukuran untuk memilih masalah dan data yang berkaitan satu sama lain Hal ini diperjelas oleh Kerlinger bahwa pendekata atau rancangan ilmiah merupakan bentuk sistematis yang khusus dari seluruh pemikiran .ekonomi . Secara etimologi metide dari bahasa Yunani “meta”yang berarti sesudah dan hodos yang berarti jalan Dengan demikian metode merupakan langkahlangkah yang diambil menurut urutan tertentu .politik dan sebagainya.Antropologi.maupun menyebarkan angket . Metode merupakan prosedur yang mewujudkan pla-pola dan tata langkah dalam suatu penelitian ilmiah(the Liang Gie1999) Teknik adalah suatu spesipik cara operasional dan yang seringkali data bersipat dalam rutin.

ilmu pun begitu luas dan kompleka.pemeriksaan kebenara terhadap hasil-hasil yaitu terhadap data dan generalisasi-generalisasi Kaplan kebenaran ilmiah itu beragam rentang penomena yang perlu dipelajari. Pendapat yang sangat berbeda mengenai metode ilmiah diantaranya: 1.Lachman diantarnya: 1.penggolongan data dan pengembangan generalisasi 5.Menurut Arturo Rosenblueth (1970 :1)dalam bukunya”Mind and Brain”mengemukakan bahwa metode ilmiah sebagai proswdur dan ukuran yang dipakai oleh ilmuwan-ilmuwan dalam penyusunan dan pengembangan cabang pengetahuan khusus mereka .Menurut Gold Stein :sesungguhnya istilah metode ilmiah adalah menyesatkan 2. Menurut Harold titus metode ilmiah sebagai proses-proses dan langkahlangkah yang membuat ilmu-ilmu menghasilkan pengetetahuan .Perancangan penyelidikan 3.Oleh karena itu membutuhkan strategi penelitian atau inkuiri yang beragam pula antara ilmu-ilmu sosial .Menurut Kaplan:Kekhawatiran saya dengan konspsi kesatuan “metode ilmiah”hal itu terasa oleh saya sesuatu justifikasi progmatis yang sungguh mengada ada terus menerus analisis logika kita tidak mampu untuk menerima segalanya secara penuh kedalam catatan .kealaman maupun humaniora. .Perumusan hipotesis spesipik atau pertanyaan spesifik untuk penyelidikan 2.Pengumpulan data 4. Langkah-langkah metode ilmiah menurut Sheldon J.jadi tidak benar jika kita memutlakan apa yang disebut metode ilmiah.

1.dalam arti adanya suatu kenyataan yang interaksionaj antara teori dengan realita (Kattsoff. Dalam konteks kebenaran ilmiah yang melibatkan subjek(manusia .yang lazimnya dipercayai ssebagai landasan pekerjaan para ilmuwan dalam melakukan penelitian . Kebenaran ketiga(T3) kebenaran logis. Teori korespondensi(Correspondence Theory)teori ini beranggapan bahwa seluruh pernyataan itu benar jika apa yang diungkapkanya itu merupaka fakta.yaitu kebenaran yang paling mendasar dan puncak dari seluruh kebenaran atau basic ultimate truth (Supriadi . Kebenaran pertama (T1)adalah kebenaran metafisik. E.1998:5)oleh karena itu harus diterima apa adanya sebagai suatu given. .dan setelah dicocokan dengan realitanya memang Jakarta adalah ibu kota negara Republik Indonesia.dan observer)dan objek (fakta.knower . kebenaran iman dan doktrin-doktrin sbsolut agama.1998:7)Contoh.T3.terdapat tiga teori utama kebenaran.yaitu : 1.KEBENARAN ILMIAH Julie Rord dalam :”Paradigms and Fairy Tales(1975)”mengemukakan bahwa istilah kebenaran memiliki 4 arti yang berbeda yang ia simbolkan dalam T1.yaitu yang menunjuk pada perangkat standar moral atau profesional tentang prilaku yang pantas dilakukan termasuk kode etik atau”Code of Conduct” 3.realitas. 4.knowen) . Kebenaran Kedua (T2) adalah kebenaran etik.sesuatu dianggap benar apabila secara ligis atau matematis konsisten dan koheren dengan apa yang telah diakui sebagai sesuatu yang benar (dalam pengertian T3) atau sesuai dengan apa yang benar menurut kepercayaan metafisik. Kebenaran keempat(T4)adalah kebenaran empirik .T4.Jakarta adalah ibu kota Indonesia. 2.Sanggahan-sanggahan tersebut mengingatkan kita untuk tidak tergesa-gesa memutlakan keampuha metode ilmiah sebagaimana dekemukaka sebagian orang.T2.

yang beranggapan bahwa kebenaran itu tersimpul pada asfek fungsional secara praktis (Kattsoff.dalam arti tidak terjadi kontradiktif pada saat bersaman . 3. Teori Pragmatis(Pragmatism Theory).Contoh.pernyataan”orang yang sederhanakecil kemungkinan untuk berprilaku swrakah maupun materialistik “.antara dua atau lebih logika. Teori Koherensi(Coherence Theori)yang beranggapan bahwa sesuatu dianggap benar jika terdapan koherensi atau konsistensi.1996:130-131) BAB 3 STUKTUR DAN PERANAN ILMU .2.

ukuran untuk menentukan bahwa dat yang diperoleh relevan atau mungkin tidak relevan .Syntactial Stucture berhubungsn dengan penelitian yang dilakukan oleh disiplin itu. Sesuatu yang digunakan untuk mengacu pada situasi tertentu atau khusus 2.Menurutnya suatu disiplin ilmu adalah bentuk konsepsi yang membatasi pokok masalah yang diselidiki dari suatu disiplin dan pengawasan atau pengendalian terhadap penelitianya Struktur suatu disiplin ilmu meliputi dua bagian yaitu subtantive conceptual strukture dan syntactial strukture.Syntactial Structure menyangkut masalh-masalah jalan mana yang akan ditempuh dalam penelitian?cara mengumpulkan data.A. 4. Kualiatas atau sifat yang aktual atau dibuat atas dasar fakta-fakta 3. B.bukan oleh berbagai hal yang telah ditemukan . kriteria yang dipakai dalam menetapkan kualitas data.cara menguji data. Sesuatu hal yang dikenal sebagai yang benar-benar ada dan terjadi terutama yang dapat dibuktikan oleh bukti yang benar atau dinyatakan benar-benar terjadi .Schwab dalam tulisanya “Structur Of The Disciplines Meaning and Significance”konsep struktur bukanlah konsep yang mudah dipahami hal itu mengacu pada bagian –bagian dari suatu objek dan tata cara yang saling berhubungan . .PENGERTIAN DAN PERANAN FAKTA Menurut Oxford Advanced Learners Dictionary of Current English(2000:449-450)yang dimaksud dengan fakta adalah: 1.Subtantive conceptual Struktur adalah konsep-konsep yang menjadi kerangka berfikir dalan meneliti sesuatu .PENGERTIAN STRUKTUR ILMU Menurut Joseph J. Hal yang terjadi dapay dibuktikan oleh hal-hal yang benar.

Kosep deskriptif.atau informasi yang berisi atau berartimengandung sesuatu yang memiliki kenyataan objektif. Suatu penegasan. C.kapan.pernyatan. 3. 1996:5) Menurut James A. 4.5.yaitu konsep yang berfunhsi untuk menghubungkan dari keberadaan dua atau lebih atribut yang semuanya harus ada(Fraenkel.di mana dan juga dapat berupa benda-benda yang benarbenar ada dan atau peristiwa yang pernah terjadi pada masa lalu(Sjamsudin .1980:58) 2. 5.yang sifatnya terbatas dan dapat diuji kebenaranya secara empiris. 2.mencerminkan adanya alternatif-alternatif yang beragam.dalam arti luas adalah sesuatu yang ditampilkan dengan benar atau salah karena memiliki realitas objektif.adalah konsep yang menuntut jawaban tentang gambaran suatu benda.PENGERTIAN DAN PERANAN KONSEP 1.erupakan abstraksi.cantik atau jelek. 6. Menurut Schwab (1969:12-14)konsep . Konsep campuran.tanggapan dan pengalaman kompleks. Menurut Sjamsudin fakta adalah erat hubunganya dengan jawaban atas apa.yang memiliki arti mengandung suatu hubungan khusus antara dua atribut maupun lebih yang dinyatakan secara eksplisit dengan bilngan tertentu. Menurut Bachtiar fakta merupakan abstraksi dari kenyataan yang diamati.salah atau benar. Menurut James Bank konsep adalah suatu kata abstrak atau kata yang bermanfaat untuk mengklasifikasikan atau menggolongkan suatu kelompok berbagai hal gagasan atau peristiwa. Konsep relasional. Konaep evaluatif.yaitu suatu konsep yang tidak hanya memberikan penjelasan tentang suatu karakteristik yang dimiliki oleh benda .yaitu konssep yang berhubungan dengan pertimbangan baik atau buruk . Konsep disjungtif.Bank (977:84)fakta adalah kejadian berbagai hal atau peristawa tertentuyang pada giliranya menjadi data mentah atau pengamatan dari ilmuwan-ilmuwan sosial. Jenis-jenis konsep menurut Fraenkel: 1. Konsep konjungtif.kontruksi logis yang terbentuk dari kesan.siapa.

Konsep dapat berfungsi memudahkan kita untuk memecahkan masalah. Kegunaan konsep bagi kehidupan manusia: 1. Konsep berguna untuk melakukan episiensi dan efektivitas bagi manusia. Konsep berguna untuk mengonseptualisasikan sesuatu secara cermat melalui simbol-simbol. Generalisasi merupakan pernyataan tentang hubungan antara konsepkonsep dan berfugsi untuk membantu dalam memudahkan pemahaman suatu maksud pernyataan itu 3. Generalisasi Kausal . 6. Konsep berguna sebagai mata rantai penghubung ataupun katalisator antardisiplin ilmu D. 3. Konsep berguna untuk menjelaskan sesuatu yang dianggap rumit ataupun memerlukan keterangan yang cukup panjang dan rinci.tersebut. Konsep dapat berfungsi untuk mereduksi keperluan yang sering dikatakan berulang uiang terhadap sesuatu kajian yang serupa dan sudah diketahui .PENGERTIAN DAN PERANA GENERALISASI Pengertian generalisasi : 1. Generalisasi deskriftip yaitu suatu generalisasi yang hanya mendeskripsikan suatu hubungan yang ada 2. 4. 7. 2. High Order Generalization yaitui generalisasi yang pemakaianya secara universal. Ntermediat Level Generalization yaitu generalisasi yang digunakan dikawasan tertentu dan kebudayaan tertentu 3. 5. Generalisasi adlah kesimpulan yang ditarik secara induktif mengenai dua hubungan fakta-fakta atau lebih yang melahirkan teori 4. Generalisasi merupakan pernyataan yang menjelaskan hubungan antara konsep-konsep yang berfungsi sebagai penbantu berfikir dan memahami Tingkatan generalisasi: 1.yaitu suatu generalisasi yang menjelaskan hubungan sebab akibat terjadi suatu peristiwa . Law order Generalization yaitu generalisasi yang digunakan atas data dari dua data atau tiga sampel kecil misalkan tentang kelompok kota pada suatu kawasan tertentu Tipe-tipe generalisasi: 1. Generalisasi adalah pernyataan hubungan dua konsep atau lebih 2. 2. Konsep mengandung konotasi negatif dinamakan stereotif 8. Melalui konsep itupun adanya klasifikasi atas beberapa individu.tetapi juga sekaligus memberikan sikap ataupun penilaian terhadap pernyataan tersebut.

5. Teori mengemukakan kompleksitas peristiwa-peristiwa yang tamoaknta sederhana. Teori memberika suatu keragka kerja bagi pengorganisasian butir-butir informasi tertentu. 3. Deskripsi. Socius yang berarti kawan. BAB 4 SOSIOLOGI A. Penjelasan. KARAKTERISTIK. harus melampaui makna deskripsi denga mengatakan hal-hal apakah yang dapat memberikan pada kita suatu pemahaman tertentu mengenai mengapa suatu kenyataan seperti itu.3. Sedangkan logos berarti ilmu atau dapat juga berbicara tentang sesuatu. Dengan demikian. berkawan. Unsur-unsur teori menurut Capbell: 1.merupakan sebuah kegiatan yang tanpa ajhir dan selalu belum selesai serta tanpa batas. Teori mengorganisasikan kembalio pengalaman –pengalama sebelumnya.dan saumsi berdasarkan mertode keilmuwan. Fungsi teori menurut Suppes dan Kerling: 1. yakni kata dan logos. Generalisasi kondisional.PENGERTIAN DAN PERANAN TEORI Teori adalah suatu suatu preposisi dari masalah yang mengandung variable. Teori berfunhsi untuk melakukan prediksi kontrol. secara harfiah istilah Sosiologi dapat . Definisi.yaitu generalisasi yang menunjukan adanya hubungan satu sama lain 4. Berguna sebagai kerangka kerja untuk melakukan penelitia 2. DAN RUANG LINGKUP SOSIOLOGI Secara terminologi Sosiologi berasal dari bahasa Yunani.memberitahu kita bagaimana prnulis akan memakai istilahistilah kuncinya 2. PENGERTIAN.hipotesis. Generalisasi korelatif. ataupun socius bermasyarakat. 3. 4.yaitu suatu generalsasi yang menyarankan apa yang akan terjadi jika seandainya suatu khusus dilaksanakan dengan drmikian adanya suatu persyaratan khusus E.

van Doom dan C. yaitu organisasi sosial.A. 1987: 1). 7. 2. 5. hukum dengan ekonomi. Sedangkan proses sosial adalah pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi (1982: 14) menyatakan bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang struktur sosial dan proses –proses sosial. termasuk perubahan – perubahan sosial. lembaga – lembaga sosial.A. 6. Meta Spencer dan Alex Inkeles (1982: 4) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang kelompok hidup manusia. Roucekj dan Warren (1962: 3) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang hubungan antara manusia dalam kelompok – kelompoknya. dan sebagainya. Di bawah ini terdapat beberapa definisi Sosiologi menurut beberapa ahli: 1. Pitirim Sorokin (1928: 760 – 761) mengemukakan bahwa Sosiologi adalah suatu ilmu tentang hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala – gejala sosial. Abdulsyani. serta lapisan sosial. gejala keluarga dengan moral. umpamanya pengaruh timbal balik antara segi . yaitu kaidah – kaidah sosial (norma – norma sosial). 4. 1982: 4. contohnya antara gejala ekonomi dengan non ekonomi. William Ogburn dan Meyer F.diartikan ilmu tentang masyarakat (Spencer dan Inkeles. Lammers (1964: 24) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang struktur – struktur dan proses – proses kemasyarakatan yang bersifat stabil.J. Selanjutnya. menurut mereka bahwa struktur sosial keseluruhan jalinan antara unsur – unsur sosial yang pokok. Nimkoff (1959: 12 – 13) berpendapat bahwa Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya. kelompok – kelompok. J. David Popenoe (1983: 107 – 108) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang interaksi manusia dalam masyarakat sebagai suatu keseluruhan. seperti agama. 3.

mapun perubahan sosial. Dengan demikian. proses sosial. etnis atau suku bangsa. Jika ditelaah lebih lanjut. politik. Sosiologi bertujuan untuk menghasilkan pengertian – pengertian dan pola – pola umum (nomotetik). 1991: 4). komunitas pemerintahan. Sosiologi mencari apa yang menjadi prinsip – prinsip atau hukum – hukum umum dari interaksi antarmanusia individu . 1. budaya. 1959: 13. sosiologi dapat dikategorikan sebagai ilmu murni (pure science). serta bukan mengenai apa yang terjadi seharusnya terjadi. sebagai objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia yang dilihat dari sudut hubungan antarmanusia dan proses – proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. struktur sosial. sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi pada saat ini. Dengan demikian. agama. Artinya. organisasi sosial. kehidupan hukum dengan agama. bukan merupakan ilmu terapan (applied science). dan sebagainya. Dengan demikian. 2. sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi saat ini. Objek kajian sosiologi adalah masyarakat dan perilaku sosial manusia dengan meneliti kelompok – kelompoknya. Kelompok tersebut mencakup keluarga. bisnis. Sosiologi merupakan bagian dari ilmu sosial. gejala – gejala sosial. Horton dan Hunt. Sosiologi dapat didefinisikan sebagai disiplin ilmu tentang interaksi sosial. dan bukan mengenai apa yang semestinya terjadi atau seharusnya terjadi. Sosiologi pun mempelajari perilaku dan interaksi kelompok. tentang karakteristik sosiologi menurut Soekanto (1986: 17) mencakup hal – hal berikut. dan berbagai organisasi sosial. Sebagai ilmu murni sosiologi bukan disiplin yang normatif. 3. bukan merupakan bagian ilmu pengetahuan alam maupun kerohanian. menelusuri asal usul pertumbuhannya. serta menganalisis pengaruh kegiatan kelompok terhadap para anggotanya. Artinya. melainkan suatu disiplin yang bersifat kategoris. dan organisasi lainnya (Ogburn dan Nimkoff. kelompok sosial.kehidupan ekonomi dengan segi kehidupan politik. Sosiologi bukan merupakan disiplin yang normatif.

Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang abstrak. meskipun tidak terlalu kuat oleh strategi hermeneutika dan ambisi untuk mengoreksi kepercayaan umum. faktual. Artinya. Sosiologi sebagai ilmu yang memfokuskan pada kajian pola – pola interaksi manusia. tentara dan perang. serta masyarakat sebagai batasan sehari – hari terhadap tindakan dari kegiatan individu. struktur. Garis batas bidang tersebut mengikuti divisi fungsional serta lembaga di dalam organisasi masyarakat yang menjawab tuntutan efektif dari bidang manajemen yang telah mapan. ras dan etnis. isi. . Sosiologi merupakan ilmu sosial yang empiris. bentuk. politik dan institusi politik. spesialisasi bentuk pengetahuan terakumulasi dengan fokus pada penyimpangan dan kebijakan korektif atau hukuman. dan bukan wujudnya tentang masyarakat yang konkret. bukan tentang ilmu pengetahuan yang konkret. Jadi. 1. dalam perkembangannya sering kali lebih banyak dihubungkan dengan kebangkitan modernitas. Sosiologi merupakan disiplin ilmu yang memiliki cakupan luas dan banyak cabang yang dipersatukan. perkawinan dan keluarga. 6. dan rasional. yang berubah menjadi individu dan menjadi subjek tindakan otonom. Fenomena modern lainnya yang khas adalah ketegangan konstan antarmanusia yang muncul dari latar belakang tradisional dan komunal.maupun kelompok dan perihal sifat hakiki. 4. 2. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang menghasilkan pengertian – pengertian dan pola – pola umum. Menurut Zygmunt Bauman (2000: 1023) keterkaitan tersebut didasarkan beberapa alasan. Mungkin satu – satunya denominator umum dari sejumlah besar mazhab pemikiran dan strategi riset yang mengklaim mengandung sumber sosiologis adalah fokusnya pada masyarakat. 5. maupun proses dari masyarakat manusia. bahan kajian yang diperhatikan dalam sosiologi adalah bentuk – bentuk dan pola – pola peristiwa dalam masyarakat.

1980). Salah satu aspek yang paling mengganggu dalam sejarah sosiologi pedesaan adalah kegagalan ilmu ini mengembangkan analisis sistematis tentang produksi pertanian. ruang lingkup sosiologi dapat dibedakan menjadi beberapa subdisiplin sosiologi. sosiologi medis (medical sociology). sosiologi keluarga (family sociology). sosiologi pendidikan (educational sociology). Sosiologi Pedesaan (Rural Sociology) Jurusan yang pertama kali mengkhususkan sosiologi pedesaan muncul di Amerika Serikat tahun 1930-an. 1. seperti sosiologi pedesaan (rural sociology). Sepanjang sejarahnya. sosiologi militer (military sociology). 1973). yang berusaha menjelaskan berbagai pendekatan pola sosial dan kultural dengan mengacu kepada tempat masyarakat tersebut di sepanjang kontinum yang bergerak dari tipe pemukiman yang paling kota (the most urban) hingga yang paling desa (the most rural). agama dan institusi agama. sosiologi industri (industrial sociology). sosiologi wanita (woman sociology).pendidikan dan media kultural. Sehingga nasib sosiologi pedesaan saat ini terperangkap dalam sejumlah kontroversi dan harapan. pada tingkat perusahaan maupun struktur agraria(Newby. sosiologi medis (medical sociology). industri dan pekerjaan. kehidupan urban dan persoalan – persoalannya. kemudian muncul beberapa Akademi Land Grant yang dibentuk dalam wilayah kewenangan Departemen Pertanian Amerika Serikat untuk meneliti masalah pedesaan dan melatih ahli sosiologi serta ekstensionis pedesaan untuk kerjasama lembaga – lembaga pemerintah beserta organisasi petani (Hightower. sosiologi perkotaan (urban sociology). sosiologi pedesaan tidak pernah dapat secara efektif menyatakan statusnya sebagai disiplin ilmu tersendiri yang memiliki objek penyelidikan dan metode penjelasan yang khusus. Jika tradisi . 2000: 1032). Secara sistematis. serta kesehatan dan kedokteran (Bauman. teknologi informasi. dan sosiologi seni (sociology of art). Adapun kerangka yang paling sering digunakan untuk mengenali berbagai temuan empiris adalah gagasan tentang suatu “kontinum pedesaan – perkotaan”.

akhirnya makin banyak peneliti yang berpandangan bahwa lokasi pedesaan hanya sekadar entitas empiris atau geografis tempat seseorang bekerja. c. Dalam perkembangannya. Namun. adanya globalisasi industri. Sosiologi Industri (Industrial Sociology) Kelahiran bidang ini mendapat inspirasi dari pemikiran – pemikiran Karl Marx. pergeseran dari Fordisme (keadaan ekonomi seusai perang) menuju post Fordisme. Perkembangan teknologi informasi dan aplikasi – aplikasinya di bidang manufaktur serta perdagangan. Runtuhnya komunisme di Eropa Timur. . memberikan peluang munculnya lini baru. Keadaan desa tidak mensyaratkan teori atau implikasi metodologis khusus untuk penelitian. 2. sosiologi industri sejak tahun 1980-an terdapat empat tema baru yang muncul dari riset – riset sosiologi industri. dan tidak semata – mata didasarkan pada kenyataan yang sama – sama memiliki pengalaman pedesaan (Long. 2000: 488). mengantarkan bangkitnya minat pada peran norma dan dominasi diri yang sering kali dikaitkan dengan gagasan – gagasan Foulcault dan tokoh pascamodernis lainnya (Reed dan Hughes. walaupun secara formal. 2000: 942). serta secara matang tahun 1960-an dan awal tahun 1970-an (Grint. yakni feminisme dalam riset. perkembangan – perkembangan teknologi pengawasan dan bangkitnya individualisme tanpa ikatan tahun 1980-an. Emile Durkheim. tetapi sangat tergantung pada jenis masalah teoretis dan metodologis yang dikandungnya. dan Max Weber. b. 1994). a.awal mengasumsikan bahwa ada perbedaan menyolok antarlokasi pedesaan yang membuat lokasi – lokasi itu memiliki perbedaan dalam hal sosial dan budaya dibandingkan dengan bentuk – bentuk kehidupan sosial perkotaan. 1992). telah mendorong bangkitnya kembali minat untuk menerapkan gagasan – gagasan konstruktivis sosial dari sosiologi ilmu pengetahuan serta teknologi ke sosiologi kerja dan industri (Grint dan Woolgar. sosiologi industri lahir pada kurun waktu antara Perang Dunia I dan II. Sosiologi industri yang hanya menekankan gaya tradisional yang patriarkat.

dan psikologi sosial. 2000: 643). minat terhadap studi detail kehidupan sosial pun dilibatkan yang meneliti ekspresi dalam pengalaman sakit pasien. psikologi. 1. Sosiologi Perkotaan (Urban sociology) Sosiologi urban atau perkotaan adalah studi sosiologi yang menggunakan berbagai statistik di antara populasi dalam kota – kota besar. khususnya tahun 1990-an. praktik umum (pengobatan keluarga). Kajiannya terutama . pediatri (kesehatan anak). Sosiologi Medis (Medical Sociology) Sosiologi medis merupakan bagian dari sosiologi yang kajiannya memfokuskan pada pelestarian ilmu kedokteran. Dalam perspektif medis. Berhubungan dengan asumsi – asumsi dan kesadaran bahwa masalah yang terkandung dalam perawatan kesehatan masyarakat modern adalah sebagai bagian integral masalah – masalah sosial. b. geriatrik (perawatan usia lanjut). terutama berkaitan dengan psikiatri (berhubungan dengan penyakit jiwa). Asumsi bahwa pekerjaan dan produksi merupakan kunci identitas sosial tentang argumen – argumen bahwa pola – pola konsumsi merupakan sumber identitas individual (Hall. 1. Hasil kajian awal menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari struktur sosial (kelas sosial) terhadap etiologi dari penyakit psikiatris maupun organis (Amstrong. Meningkatkan minat terhadap pengobatan dalam aspek – aspek sosial dari kondisi sakit (illness). 1992: 114). 2000: 643 – 644). a. terutama pada epidemiologi sosial yang berusaha mengidentifikasi peran dari faktor – faktor sosial terhadap berjangkitnya penyakit menular yang dilakukan oleh para ahli medis dan sosiologi. dan pengobatan komunitas (Amstrong. Pada awal kelahirannya yang dominan adalah perspektif medis. khususnya pada masyarakat modern (Amstrong.d. Bidang ini berkembang pesat pada sejak tahun 1950-an sampai sekarang. Dalam perkembangan selanjutnya. 2000: 644). Setidaknya ada dua alasan yang mendorong pesatnya perkembangan bidang ini.

di antaranya populasi. di mana sejarah perintisannya sejalan dengan perkembangan gerakan feminisme yang dipelopori oleh Mary Wollstonecraft dalam bukunya A Vindication of The Right of Woman (1779). menegaskan bahwa tatanan alamiah dominasi laki – laki sebagai suatu perbedaan terhadap argumen – argumen mengenai hak – hak kaum wanita. perdagangan. Beberapa tema yang relevan dalam kajian sosiologi urban tersebut. dan tempat tinggal terpusat. a. Kelompok teoretisi positivis atau fungsionalis. memusatkan pada teori pergerakan sosial dan konsep global di kota besar dalam suatu konteks pembaruan. c.dipusatkan pada studi wilayah perkotaan di mana zona industri. 2002). Selama dua puluh tahun sejak pengenalannya dari Barat. . ditandai oleh suatu perubahan bentuk sosiologi perkotaan dalam suatu teori ruang kemasyarakatan di bawah globalisasi yang telah begitu besar memengaruhi pekerjaan David Harvey (Kazutaka Hashimoto. perintisannya sejak tahun 1920an dan 1930-an walaupun resminya sejak awal tahun 1970-an yang kemudian menyebar ke berbagai wilayah khususnya Amerika Serikat. Dari 1992 sampai sekarang. a. Dilihat dari perspektif pendorong teori sosiologi wanita tersebut. 1. terutama sekali teori Manuael Castell pernyataannya sangat berpengaruh. Periode dari 1977 – 1985. ketika sosiologi urban Prancis. terutama kota – kota di Jepang. b. dapat dibagi menjadi tiga tahapan. geopolitik. Sosiologi Wanita (Woman Sociology) Lahir dan berkembangnya sosiologi wanita. terdiri atas tiga kelompok kontributor pemikiran sosiologi utama yang terpilih. ekonomi. Sosiologi perkotaan baru dimulai di Eropa. dan lain – lain. Dari 1986 – 1992. Hal itu pun memengaruhi studi masyarakat lainnya sampai ke kota – kota besar di Jepang pada tahun 1970-an. kendati akar – akar historisnya dapat dilacak sejak lahirnya sosiologi sebagai disiplin akademik.

Fungsi – fungsi tersebut bertolak dari suatu tujuan organisasi keamanan dan sarana – sarananya. kepangkatan. Kelompok para teoretisi konflik. Angkatan bersenjata dan masyarakat yang mengkaji tentang citra profesi yang berkaitan dengan dampak perubahan sosial dan teknologi. terfokus pada kontrol politik terhadap jaringan militer. Kelompok altenatif. masalah – masalah seperti itu sudah lama didiskusikan oleh para sosiolog. serta menguraikan cara – cara subkultur militer dibentuk. yang menurut Bredow (2000: 665). serta kekerasan. profil rekrutmen angkatan bersenjata. Sebenarnya. di mana dalam hal ini dianalisis termasuk seleksi para petinggi militer. Akan tetapi. 2000: 664). a.b. kekuatan. Problem organisasi internal yang menganalisis proses – proses dalam kelompok kecil dan ritual militer dengan tujuan untuk mengidentifikasi problem disiplin dan motivasi. 1. bagi negara – negara berkembang. serta peran wanita dalam angkatan bersenjata. dan evaluasi motivasi pertempuran. dan administrasi lainnya. Namun. Bidang kajian ini menyoroti angkatan bersenjata sebagai suatu organisasi c. b. secara formal studi sosiologi militer tersebut baru dimulai selama Perang Dunia II. d. Sosiologi militer tersebut berkembang pesat khususnya di Amerika Serikat. c. melukiskan sistem – sistem penindasan yang secara sistematis membatasi kaum wanita. problem pelatihan dan pendidikan tentara. Militer dan politik. Problem organisasional internal dalam pertempuran. Dalam hal ini. dianalisis ada suatu perbandingan bahwa pada demokrasi Barat rriset militer. seperti August Comte maupun Herbert Spencer. terdapat lima bidang utama kajian sosiologi militer. memfokuskan berbagai sebab dan konsekuensi dari kudeta militer yang diperankannya dengan membawa . yakni kelompok aktivis karya sosial dan interaksionis. Sosiologi Militer (Military Sociology) bertipe khusus dengan fungsi sosial spesifik (Bredow. kepentingan ekonomi.

masalah penyimpangan hubungan dengan sosialisasi. Dalam hal ini. ekonomi. struktur sosial. pemerintahan. hubungan keluarga dengan sistem nilai dan organisasi lainnya. dalam kaitannya dengan agama ini terutama tertuju pada studi praktis. struktur sosial. serta implikasinya terhadap anggota keluarga. terdapat hubungan yang bersifat dialektis antara keduanya. 1966: 36). serta berbagai operasi pemeliharaan perdmaian internasional. latar belakang historis. interaksi. Mencakup hubungan keluarga dengan sistemsosial lainnya.dan peran agama dalam masyarakat (Goddijn. dan positif yang menuju kepada praktik. tema universal. pengembangan. dan masalah keluarga berencana. peranan. dapat dikemukakan bahwa sosiologi agama merupakan cabang dari sosiologi umum yang bertujuan untuk mencari keterangan ilmiah tentang masyarakat agama khususnya. Dari definisi di atas. 2002). Pendekatan sosiologis dalam melihat keluarga. Sosiologi Agama Sosiologi agama merupakan studi sosiologis yang mempelajari studi ilmu budaya secara empiris. danfungsi keluargadalamera modernisasi maupun pembangunan (Goode. disertai peralatan atau perlengkapan dan pengendaliannya. Sosiologi Keluarga (Family Sociology) Mempelajari pembentukan dan perkembangan keluarga. profan. Angkatan bersenjata dalam sistem internasional. fungsi dan struktur keluarga. disorganisasi keluarga. perkembangan. . tema universal. Dengan kata lain.permasalahanyang dihadapi keluarga serta penyelesaiannya.atribut – atribut pembangunan dan Praetorisme (bentuk yang biasanya diterapkan oleh militerisme negara berkembang). dan peran agama dalam masyarakat (Wikipedia. latar belakang historis. 2002: 37). bentuk keluarga. 1. e. arah perkembangan keluarga pada masa mendatang. dianalisis tentang aspek – aspek keamanan nasional dan internasional. seperti sistem pendidikan. 2. Para ahli sosiologi agama mencoba untuk menjelaskan efek masyarakat itu pada agama maupun efek agama terhadap masyarakat.

Bidang ini cukup bertugas untuk melakukan berbagai riset dan menjadikan institusi pendidikan sebagai sumber data ilmiah. hal ini terlihat pada tahun 1914. (b) hubungan sekolah dengan komunitas sekitarnya. yang menegaskan bahwa untuk memperbaiki masyarakat diperlukan pendidikan (Ballantine. sociology of education. Menurut Brookover. Perkembangan ternyata bidang baru tersebut sangat pesat. terutama Robert Angell terhadap nama subdisiplin itu. Sebab perbedaan pemilikan kesempatan untuk memperoleh pendidikan tersebut mengarah kepada monopoli pemilikan sumber – sumber sosial maupun keadilan. 1983: 11). muncul semangat yang kuat untuk mendirikan sebuah cabang sosiologi yang dinamakan educational sociology (Brookover dalam Pavalko. muncul istilah baru. (d) pengaruh sekolah terhadap perilaku anak didik . yaitu sociology of education. ia tidak perlu menjanjikan jawaban sosiologis untuk mengatasi permasalahan sosial yang dihadapi dunia pendidikan. (c) hubungan antarmanusia dalam sistem pendidikan.3. maupun terhadap metodenya sehingga pada tahun 1928. Bagi Angell. Pada abad ke-20. di mana bidang educational sociology mengandalkan pada problem solving sosial sebagai metodenya (Adiwikarta. Selanjutnya. Ward menegaskan bahwa perbedaan kelas yang terjadi dalam masyarakat bersumber kepada perbedaan pemilikan kesempatan. 1988: 2). Timbul ketidakpuasan atas educational sociology tersebut dari sosiolog lainnya. khususny di Amerika Serikat telah 14 universitas yang mengadakan program perkuliahan bidang tersebut. bidang – bidang kajian materi sociology of education tersebut mencakup (a) hubungan sistem pendidikan dengan sistem sosial lain. 1976: 6). Sosiologi Pendidikan (Educational Sociology yang Kemudian Menjadi Sociology of Education) Merupakan bidang kajian sosiologi yang perintisannya selalu dikaitkan dengan sosiolog pendidikan bernama Lester Frank Ward pada tahun 1883. terutama kesempatan dalam memperoleh pendidikan.

10.Sosiologi Seni Istilah sosiologi seni (sociology of art) digunakan dari sosiologi berbagai seni (sociology of art) atau soiologi seni dan literatur (sociology of art and literature). Sedangkan, sosiologi seni visual relatif jarang dikembangkan dibandingkan sosiologi literatur, drama, maupun film. Implikasinya, sifat generik dari bidang kajian ini mau tidak mau menimbulkan kesulitan dalam analisisnya karena tidak selalu terdapat hubungan linear antara musik dan novel dengan konteks atau politiknya (Wolff, 2000: 41). Namun demikian, sosiologi seni dapat dikatakan sebagai wilayah kajian yang cair karena di dalamnya tidak ada suatu model analisis atau teori yang dominan. A. PENDEKATAN, METODE, TEKNIK, ILMU BANTU, DAN JENIS PENELITIAN 1. Pendekatan Walaupun sosiologi di awal kelahirannya pada abad ke-19 sangat dipengaruhi oleh pemikiran – pemikiran yang bersifat positivistik, khususnya bagi pendirinya Auguste Comte, namun dalam pendekatan sosiologi tidaklah absolut bersifat kuantitatif, melainkan juga dapat menggunakan pendekatan kualitatif (Soekanto, 1986: 36). Dalam pendekatan kuantitatif, sosiologi mengutamakan bahan dan keterangan dengan angka sehingga gejala – gejala yang ditelitinya dapat diukur dengan mempergunakan skala, indeks, tabel, dan formula yang menggunakan statistik. Sedangkan dalam pendekatan kualitatif, sosiologi selalu dikaitkan dengan epistemologi interpretatif dengan penekanan pada makna – makna yang terkandung di dalamnya atau yang ada di balik kenyataan yang teramati. 2. Metode Para ahli sosiologi dalam penelitiannya banyak menggunakan beberapa metode penelitian. a. Metode Deskriptif

Metode ini sering disebut bagian metode empiris yang menekankan pada kajian masa kini. Secara sngkat, metode deskriptif ini adalah suatu metode yang berupaya untuk mengungkap pengejaran atau pelacakan pengetahuan. Metode tersebut dirancang untuk menemukan apa yang sedang terjadi, tentang siapa, di mana, dan kapan. Dengan demikian, dalam metode ini pun termasuk metode survei dengan jumlah sampel yang begitu banyak untuk mengungkap dan mengukur sikap sosial maupun politik, seperti yang dirintis George Gallup dalam The Literary Digest (1936). Dalam metode tersebut, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pertanyaan – pertanyaan yang disusun melalui angket (kuesioner) terhadap responden untuk mengukur pendapat atau tanggapan publik tentang sesuatu yang diteliti (Bailey, 1982: 110; Spencer dan Inkeles, 1982: 32). b. Metode Eksplanatori Metode ini pun merupakan bagian metode empiris. Popenoe (1983: 28) mengemukakan bahwa jika saja dalam studi deskriptif lebih banyak bertanya tentang apa, siapa, kapan, dan di mana maka dalam studi eksplanatori lebih banyak menjawab mengapa dan bagaimana. Oleh karena itu, metode ini bersifat menjelaskan atas jawaban dari pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana”. c. Metode Historis Komparatif Metode ini menekankan pada analisis atas peristiwa – peristiwa masa silam untuk merumuskan prinsip – prinsip umum, yang kemudian digabungkan dengan metode komparatif, dengan menitikberatkan pada perbandingan antara berbagai masyarakat beserta bidangnya untuk memperoleh perbedaan dan persamaan, serta sebab – sebabnya. d. Metode Fungsionalisme Metode ini bertujuan untuk meneliti fungsi lembaga – lembaga kemasyarakatan dan struktur sosial dalam masyarakat. e. Metode Studi Kasus Metode studi kasus merupakan suatu penyelidikan mendalam dari suatu individu, kelompok, atau institusi untuk menentukan variabel itu, dan

hubungannya di antara variabel memengaruhi status atau perilaku yang saat itu menjadi pokok kajian (Fraenkel dan Wallen, 1993: 548). f. Metode Survei Penelitian survei adalah salah satu bentuk dari penelitian yang umum dalam ilmu – ilmu sosial. 1. Teknik Pengumpulan Data Beberapa teknik pengumpulan data yang banyak digunakan dalam kajian sosiologi, di antaranya adalah sosiometri, wawancara, observasi,dan observasi partisipan. a. Sosiometri Dalam sosiometri berusaha meneliti masyarakat secara kuantitatif dengan menggunakan skala dan angka untuk mempelajari hubungan antarmanusia dalam suatu masyarakat. Bidang ini merupakan bidang keahlian psikologi yang mempelajari, mengukur, dan membuat diagram hubungan sosial yang ada pada kelompok kecil (Horton dan Hunt, 1991: 235). b. Wawancara atau Interview Teknik ini adalah situasi peran antarpribadi yang bertemu muka (face to face) ketika seseorang, yakni pewawancara mengajukan pertanyaan – pertanyaan yang dirancang untuk memperoleh jawaban yang relevan dengan masalah penelitian kepada seseorang yang diwawancarai atau responden (Supardan, 2004:159). c. Observasi Observasi adalah pengamatan yang diperoleh secara langsung dan teratur untuk memperoleh data penelitian. d. Observasi Partisipan Bentuk pengamatan yang menyeluruh dari semua jenis metode atau strategi (Patton, 1980). Dalam hal ini, peneliti turut serta dalam berbagai peristiwa dan kegiatan sesuai dengan yang dilakukan oleh subjek penelitian.

1. Ilmu Bantu Beberapa ilmu bantu yang sering digunakan dalam sosiologi, seperti statistik, psikologi, etnologi, arkeologi, dan antropologi, di samping ilmu – ilmu sosial lainnya, seperti sejarah, ekonomi, antropologi, politik, hukum, maupun geografi. a. Statistik Statistik sangat diperlukan dalam sosiologi terutama dalam perhitungan – perhitungan yang menyangkut pendekatan kuantitatif agar hasil – hasil penelitiannya lebih valid, akurat, dan terukur. b. Psikologi Psikologi pun sangat diperlukan dalam kajian sosiologi karena dalam psikologi dapat diperoleh keterangan, baik latar belakang seseorang berperilaku maupun proses – proses mentl yang diperlukan keterangan – keterangannya. c. Etnologi Etnologi adalah ilmu tentang adat istiadat suatu bangsa. Ilmu tersebut sangat diperlukan dalam sosiologi karena menyangkut tradisi – tradisi yang berkembang pada bangsa tersebut. Oleh karena itu, etnologi sering disebut juga sosial antropologi (Shadily, 1984: 20). d. Arkeologi Arkeologi adalah ilmu tentang peninggalan ataupun kebudayaan klasik dari suatu bangsa yang telah silam. e. Antropologi Antropologi telah memasuki kajian kelompok maupun etnis atau ras masyarakat kota ataupun yang lebih maju. Maksud dari hasil penelitian bidang antropologi adalah untuk lebih mudah memahami tentang beberapa keunikan secara ideografis serta memberikan pengertian yang mendalam mengenai masyarakat modern yang lebih luas dan kompleks. 1. Jenis Penelitian Sosiologi

B. Adapun beberapa problema sosial tersebut jika dilihat fokus kajiannya secara makro dapat dibedakan berdasarkan bidang – bidang keilmuannya. bahwa kita dapat mengetahui dengan penuh percaya diri dalam menjawab banyak pertanyaan tentang tingkah laku manusia dan masyarakat kita. mengidentifikasi. Tidak sedikit yang mengemukakan bahwa sosiologi sebagaimana layaknya ilmu sosial. dan mengatasi problema sosial (Soekanto. di balik itu semua tampak juga yang menekankan bahwa jika sosiologi ingin tetap merupakan sebuah ilmu pengetahuan maka harus merupakan suatu ilmu pengetahuan yang jelas nyata (Popenoe. dan logos yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti kata atau berbicara. . Penelitian Fact Finding c. setidaknya kita mengenal tiga macam penelitian sosiologi. Sosiologi sebagai science of the obvious hanya dapat dilakukan melalui kajian – kajian yang penuh kehati – hatian dan objektif. Penelitian Lengkap b. Penelitian Interpretasi Kritis A. a.Dalam penelitian sosiologi (Shadily. berasal dari kata Latin socius yang berarti kawan. Akan tetapi. Dari sisi fokus kajian mikro. SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU YANG NYATA (OBVIOUS) Banyak orang sering memperdebatkan tentang sifat ilmu sosiologi itu. C. dan penelitian interpretasi kritis. sosiologi juga berfungsi dalam memberikan informasi untuk mengatasi masalah – masalah keluarga. KEGUNAAN SOSIOLOGI Kegunaan sosiologi secara praktis dapat berfungsi untuk mengetahui. 1986: 339 – 340). 1984: 50 – 52). sosiologi berarti berbicara mengenai masyarakat. penelitian fact finding. tidak jauh berbeda dengan ilmu – ilmu sosial lainnya. seperti disorganisasi keluarga. Dengan demikian. SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI Sosiologi yang lahir tahun 1839. 1983: 5). yakni penelitian lengkap.

khususnya di Prancis. dan Amerika Serikat. Ia mengemukakan bahwa kunci memahami gejala sosial atau gejala alamiah itu adalah hukum evolusi universal (Spencer. Erving Goffman.begitu pun yang mengajar bukan sarjana – sarjana sosiologi. Pitirim Sorokin (Rusia). yaitu Herbert Spencer (1820 – 1830). Untuk perkembangan sosiologi di Inggris. Rechtshogeschool atau Sekolah Tinggi Hukum yang berkedudukan di Jakarta merupakan lembaga perguruan tinggi di Indonesia yang pertama kali memberikan kuliah – kuliah sosiologi sebelum meletusnya Perang Dunia !!. Max Weber. Charles Horton Cooley. tetapi lebih bersifat filsafat sosial dan teoretis berdasarkan buku – buku karya Alfred . George Herbert Mead. dan Amerika Serikat (Soekanto. Randall Collins (Amerika Serikat). walaupun secara formal sebelum kemerdekaan belum berkembang sosiologi sebagai ilmu pengetahuan. Manheim. Jerman. 1967). walaupun dipopulerkan oleh John Stuart Mill dan Herbert Spencer. Ralf Dahrendorf (Jerman). namun menurut Selo Soemardjan banyak diantara para pujangga dan pemimpin – pemimpin kita yang telah memasukkan unsur – unsur sosiologi dalam ajaran – ajarannya (1965).Ward. 1986:4). beserta tokoh sosiolog lainnya yang terkemuka dalam perkembangan sosiologi di Eropa dan Amerika.Bagi Comte sosiologi merupakan ilmu pengetahuan kemasyarakatan umum yang merupakan hasil terakhir dari perkembangan ilmu pengetahuan. Lewis Coser.seperti Auguste Comte dan Emile Durkheim (Prancis). dan hal ini berbeda dengan di Prancis. Herbert Spencer (Inggris). Sosiologi berkembang dengan pesatnya pada abad ke-20. walaupun arah perkembangan dari ketiga negara tersebut berbeda– beda. merupakan tokoh yang pertama – tama menulis tentang masyarakat atas dasar data empiris yang konkret dan dituangkan dalam bukunya yang berjudul Principles of Sosiology. Lester F. Nama – nama. Tokoh ahli kemasyarakatan dari Inggris. Karl Marx. Vilfredo Pareto (Italia). Di Indonesia. ternyata sosiologi kurang berkembang pesat di sana. Georg Simmel. Talcot Parsons. Jerman.

1986: 43 HUBUNGAN SOSIOLOGI DENGAN ILMU SOSIAL LAINNYA 1. dan Bierens de Haan (Soemardjan. seperti alasan orang – orang ikut serta berpolitik bergabung dalam pergerakan politik atau mendukung isu – isu politik. Penyelidikan sejarah telah bergeser dari laporan tentang orang – orang dan tempat – tempat untuk menggambarkan kecenderungan sosial yang luas dari waktu ke waktu. 1983: 7). 4. begitu pun para ahli sosiologi. 3. 2. Para ahli sosiologi mengakui bahwa ekonomi dan material itu memiliki pengaruh atas minat serta motivasi kerja pada masyarakat (Popenoe. Lepold von Wise Steinmezt. para ahli sosiologi banyak meminjam peranan penyelidikan historis. Soekanto. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Politik Ilmu politik memusatkan perhatiannya pada pemerintah dan penggunaan kekuatan politis.Vierkandt. para ahli sosiologi menjadi lebih tertarik pada pertanyaan perilaku politik. urutan. dan hubungan antara politik dan institusi sosial lainnya. Di dalam putaran mereka. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Ekonomi Hubungan antara ekonomi dan sosiologi bahwa ekonomi yang merupakan basis perilaku sosial yang ikut menentukan tipe dan bentuk interaksi mereka. Akan tetapi. 1965. Pada sisi lain. ilmu sejarah melihat kita ke belakang untuk menggambarkan suatu peristiwa. Para akademisi melihat ilmu politik terutama dari gagasan di belakang sistem pemerintah pada operasi proses politik itu. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Sejarah Dalam hal ini. psikologi sosial kajiannya dengan . Hubungan Sosiologi dengan Psikologi Psikologi jelas berbeda dengan sosiologi karena dalam kajian psikologi memusatkan pada pengalaman individu dibandingkan dengan sosiologi yang menekankan kelompok sosial. dan makna tentang peristiwa yang lampau itu.

A. Sedangkan ilmu antropologi budaya mengkaji pengembangan dan kultur yang sebagian besar difokuskan pada masyarakat dan budaya pramodern. 5. 1) Materialisme. Para ahli sosiologi banyak yang memunjam konsep – konsep dan pendekatan antropologi. sosiologi lebih memusatkan pada peradaban modern yang relatif maju. mengasumsikan bahwa kondisi – kondisi material dari eksistensi manusia. Ilmu antropologi fisik berkonsentrasi pada dua aspek. Sebagai perbandingan. walaupun sekarang objek kajian yang demikian banyak terjadi pergeseran. Dengan semikian. FOKUS ANALISIS. yakni evolusi biologi manusia dan perbedaan fisik antara orang – orang did dunia. DAN PERSPEKTIF DOMINAN DALAM SOSIOLOGI Untuk memudahkan pemahaman fokus kajian dalam sosiologi. Sanderson mengemukakan bahwa paling tidak terdapat enam strategi teoretis berkaitan dengan luasnya kajian sosiologi makro. . Hal itu mendukung metode dan disiplin pengetahuan kedua – duanya. yaitu sosiologi makro dan sosiologi mikro. menurut sosiolog Popenoe (1983: 8 – 9) serta Spencer dan Inkeles (1982: 20). jelas dalam sosiologi makro tersebut struktur kajian masyarakatnya berskala luas dan mempertanyakan bagaimana mereka berhubungan satu sama lain.cara memahami kepribadian dan perilaku yang dipengaruhi oleh individu – individu sosial adalah hubungan erat dengan sosiologi. cakupannya dapat dibedakan menjadi dua macam. 2) Idealisme. Sosiologi makro menurut Popenoe (1983: 9) sebagai “… the study of the large scale structures of society and how they relate to one another”. KLASIFIKASI KENYATAAN SOSIAL. menegaskan signifikasi pikiran manusia dan kreasinya. Hubungan Sosiologi dengan Antropologi Antropologi adalah studi biologi manusia dan kebudayaannya dalam semua periode dan dalam semua bagian – bagian dari dunia itu.

memandang masyarakat sebagai arena di mana masing – masing individu dan kelompok bertarung untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan keinginannya. Untuk memudahkan pemahaman dalam mengklasifikasikan berbagai tingkatan dalam kenyataan sosial. “… the study of the individual as social being”. yang dalam praktiknya berarti menggunakan bagian – bagian dari setiap yang ada untuk menjelaskan banyak kehidupan sosial. khususnya dalam keluarga. Tidaklah cukup dengan bersedia mengetahui sesuatu sebagaimana adanya. 6) Strategi elektisisme. Sedangkan untuk kajian sosiologi mikro menurut Popenoe (1983). Tingkat Struktur Sosial A. memberikan toleransi kepada semua sudut pandang yang ada. Kita harus mengetahui dan waspada terhadap . 4) Strategi konflik. Tingkat Individual 3. Tingkat Budaya 2. yang diasumsikan akan memperlihatkan arah transformasi untuk seluruh perubahan dalam masyarakat manusia. Tingkat Interpersonal 4. dalam arti lebih memfokuskan pada kajian individual sebagai makhluk sosial. Sosiologi mikro tersebut menurut Douglas (1980) sering disebut sebagai the sosiology of everyday life yang bersifat mikro.3) Fungsionalisme. OBJEKTIVITAS DALAM SOSIOLOGI Objektif merupakan sosiologi merupakan hal yang utama jika bukan pertama dalam keharusan ilmiah. berusaha menjelaskan ciri – ciri dasar kehidupan manusia sebagai respons terhadap kebutuhan dan permintaan masyarakat sebagai sistem sosial yang pernah tetap. menurut Johnson (1986: 61 – 62) dapat dibedakan menjadi 4 (empat) tingkatan 1. memusatkan perhatian kepada upaya mendeskripsikan dan menjelaskan transformasi sosial jangka panjang. 5) Strategi evolusioner.

B. seorang pengamat pada akhirnya mungkin dapat mengembangkan kemampuannya untuk menembus berbagai lapisan penipuan diri dan memandang fakta dengan objektivitas ilmiah pada tingkat yang lebih tinggi. kedapatan. karya yang bermutu rendah akan segera terlihat dan para ilmuan yang membiarkan preferensinya mengatur penggunaan data akan mendapt kritik tajam. serta mencatat contoh – contoh penggunaan data. Para ilmuan memiliki juga sekutu yang kuat. Berkat proses penerbitan dan kritik tersebut. biasanya secara tidak sadar. dan tidak tentu. KONSEP – KONSEP SOSIOLOGI Herbert Blumer. yaitu kritik dari rekan sejawat. Secara sederhana penyimpangan adalah suatu kecenderungan. seorang ahli sosiologi yang terpandang menetapkan bahwa konsep – konsep yang menjadi kunci dalam sosiologis adalah samar – samar. kepentingan dan nilai – nilai seseorang. Melalui latihan yang tepat dalam metodologi.penyimpangan – penyimpangan yang mungkin kita lakukan. Kita akan dapat lebih objektif apabila kita semakin waspada terhadap preferensi – preferensi pribadi kita untuk kemudian menyingkirkannya. Zetterberg menuliskan dengan jernih tentang masalah ini sebagai berikut. beberapa bahaya umum terhadap objektivitas adalah kepentingan pribadi. studi ilmiah di atas kebanyakan eksperimen. namun hal tersebut dapat dipelajari. 1947. dan penyimpangan. Dengan demikian. At present there are so many different . 2). Ilmuan menerbitkan hasil penelitiannya sehingga dengan demikian karya mereka dapat diperiksa oleh para sejawat ilmuan lainnya. usaha untuk membuat terminologi yang lebih tepat telah menjadikan sebagian besarnya tanpa hasil (Quated dalam Gitter dan Manheim. ambigu. but to date they have not achieved a consensus about them that is commensurate with their effort. Sebab bagi seorang pengamat objektivitas tidaklah datang sedemikian mudah. melihat fakta dalam suatu arah tertentu karena pengaruh kebiasaan. baik secara objektif maupun subjektif. Sosiologists have spent much energy in developing technical definitions. harapan.

In everyday speech” (Zetterberg. perubahan sosial. mencakup masyarakat. sanksi. Kita memerlukan konsep yang diutarakan dengan teliti untuk melangsungkan suatu diskusi ilmiiah. interaksi sosial. norma. Soekanto. globalisasi. Adapun konsep – konsep yang terdapat dalam sosiologi tersebut. 3. patronase. Perumusan konser menyebabkan ilmu pengetahuan bertambah. Horton dan Hunt (1991: 48-49) mengemukakan pendapat yang jauh berbeda. kelompok. dan hierarki. Sanksi Sansksi adalah suatu rangsangan untuk melakukan atau tidak melakukan suatu perbuatan (Soekanto. permasalahan sosial. Sebaliknya. 1993: 446). Peran Peran adalah satuan keteraturan perilaku yang diharapkan dari individu. peran. Mereka beranggapan bahwa studi sosiologi yang menggunakan konsep – konsep tersebut paling tidak ada dua manfaat: 1. 2. patriarki. 2. konflik sosial. 1. 1966: 30). Masyarakat Masyarakat adalah golongan besar atau kecil yang terdiri dari beberapa manusia yang dengan sendirinya bertalian secara golongan dan merupakan sistem sosial yang saling memengaruhi satu sama lain (Shadily. 1993: 466). . Norma Suatu norma adalah suatu standar atau kode yang memandu perilaku masyarakat. penyimpangan.competing definitions for key sociological notions such as “status” and “social role” that these terms are no more valuable than their counterparts …. 4. 1984:31.

kultur. Konflik Sosial Konflik sosial adalah pertentangan sosial yang bertujuan untuk menguasai atau menghancurkan pihak lain. 2000:227228). perlu dibatasi .5. Dalam pendekatannya. istilah penyimpangan tersebut tetap lebih luas dari pada kriminalitas karena menyimpang itu tidak sepenuhnya melanggar secara kriminal. Soekanto. studi tentang permasalahan sosial dapat dibagi menjadi dua kelompok. kelompok. tidak adail berbahaya. yakni pendekatan realis dan objektif dan konstruksionalisme sosial (Pawluch. organisasi. kelompok. 8. diancam hukuman atau label lain yang dianggap buruk sehingga istilah tersebut sering di padankan dengan pelanggaran aturan (Rock. 9. 2000: 995). 1987: 560). 10. maupun pribadi dengan kelompok (Popenoe. makna sosiologisnya baru muncul belakangan.para sosiolog dan kriminolog mengartikan sebagai perilaku yang terlarang . disensor.Globalisasi . dan masyarakat pada waktu tertentu (Ritzer. 1983: 104. 1993: 247). Namun demikian. Permasalahan Sosial Istilah permasalahan sosial merujuk kepada suatu kondisi yang tidak diinginkan. 7. Penyimpangan Istilah penyimpangan atau deviance sebenarnya dalam sosiologi telah lama ada sejak awal kelahiran ilmu tersebut. dan dalam pengertian tertentu mengancam kehidupan masyarakat. ofensif. Interaksi Sosial Interaksi sosial adalah proses sosial yang menyangkut hubungan timbala balik antar pribadi. 6. Perubahan Sosial Perubahan sosial mengacu pada variasi hubungan antarindividu. Akan tetapi.

pemerintahan pendeta. di mana patron adalah gusti atau juragan. Hubungan antara gusti dan kawula tersebut bersifat ikatan pribadi. Teori Tindakan Sosial dan Sistem Sosial Talcot Parsons . seumur hidup. prestise. peringkat kekuatan. atau prioritas. 14. dan biasanya Gereja Katolik Roma. implisit dianggap mengikat seluruh hidup. 2000: 433). dan klien adalah kawula. bukan jaminan bahwa kejadian atau peristiwa tersebut tidak membawa pengaruh di tempat lain (Ohmae. 1980: 6).Istilah globalisasi merujuk pada implikasi tidak berartinya lagi jarak nasional.Kelompok Konsep kelompok atau group secara umum dapat didefinisikan sebagai sekumpulan orang yang disatukan oleh suatu prinsip dengan pola rekrutmen hak dan kewajiban tertentu (Holy. tatanan. Istilah ini memiliki penggunaan yang cukup luas. dengan loyalitas primordial sebagai dasar tali perhubungan (Kuntjoro-Jakti. Dalam pengertian yang lebih luas. 13. 12.Patronase Istilah patronase dalam istilah ilmu – ilmu sosial lebih banyak dikaitkan dengan bitokrasi sehingga dikenal birokrasi patrimonial. 2000: 734). regional. merujuk pada organisasi bertingkat dari para pendeta atau paderi (Halsey. TEORI – TEORI SOSIOLOGI 1.Hierarki Konsep hierarki merujuk kepada suatu jenjang. namun umumnya memiliki kecenderungan untuk mendeskripsikan kondisi superioritas laki – laki atas perempuan (Cannel. Dalam birokrasi patrimonial ini serupa dengan lembaga perkawulaan. 2002: 3-30). 2000:421). maupun teritorial sehingga apapun yang terjadi dan berlangsung di satu tempat. secara umum konsep hierarki diserap oleh ilmu – ilmu sosial pada mulanya hanya mengacu kepada gereja. Ditinjau dari historisnya.Patriarki Secara harfiah patriarki berarti aturan dari pihak ayah. 11. A.

Teori Strukturasi Anthony Giddens 5. Teori Dramaturgi Erving Goffman 4. Teori Globalisasi “of Nothing” George Ritzer BAB 5 ANTROPOLOGI . Teori Teknologi dan Ketinggalan Budaya (Cultural Lag) William F. Teori Sistem Sosial 1. Teori Tindakan Sosial b. Ogburn 3.a. Teori Evolusi Sosial Herbert Spencer 2.

Antropolgi budaya lebih menekankan kepada 4 aspek yang tersusun : . 1. 2.A. dan untuk memperolah pengertian atupnusia dan logos un pemahaman yang lengkap tentang keanekaragaman manusia. Masalah terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam kebudayaan manusia 4. Masalah 5. terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam bahasa yang diucapkan di seluruh dunia Masalah mengenai asas-asas dari masyarakat dan kebudayaan manusia dari aneka ragam suku bangsa yang tersebar di seluruh dunia masa kini. Masalah terjadinya aneka ragam ciri fisik manusia 3.Pengertian dan Ruang Lingkup Antropologi Istilah antropologi berasal dari bahasa Yunani. asal kata anthropos berarti maberarti ilmu. Antropologi fisik Mempelajari manusia sebagai organisme biologis yang melacak perkembangan manusia menurut evolusinya dan menyelidiki variasi biologisnya dalam berbagai jenis. Secara khusus ilmu antropologi terbagi kedalam 5 sub ilmu yang mempelajari : 1. Antropologi budaya Memfokuskan perhatiannya pada kebudayaan manusia ataupun cara hidupnya dalam masyarakat. Para antropologi sering mengemukakan antropologi merupakan studi tentang umat manusia dan prilakunya. Masalah asal dan perkembangan manusia secara biologis 2.

telaahnya pun terpusat pada prilku manusia. b. struktur. lebih memusatkan perhatiannya pada kebudayaan-kebudayaannya zaman sekarang.a. dialami serta didiskusikan dengan pendukung kebudayaannya. prilaku. yaitu : a. Secara keseluruhan. Menyangkut hubungan kebudayaan dengan kekuasaan c. Pertimbangan politik b. Hanya dengan mempelajari mekanisme. serta sarana-sarana diluar diri manusia. Antropologi linguistik Ernest cassirer mengatakan bahwa manusia adalah mahluk yang paling mahir dalam menggunakan simbol-simbol sehingga manusia disebut homo symbolicum. Arkeologi Adalah cabang antropologi kebudayaan yang mempelajari benda-benda peninggalan lama dengan maksud untuk menggambarkan serta menerangkan prilaku manusia karena dalam peninggalan-peninggalan lama itulah terpantul ekspresi kebudayaannya.dan bentuk sosial antara kelompok satu dengan yang lainnya. Seperti yang telah dikemukakan diatas. cabang antropologi budaya ini dibagi menjadi 3 bagian.selain antropologi fisik dan kebudayaan adalah : . Ia merupakan deskripsi suatu bahasa maupun sejarah bahasa yang digunakan. sebagaimana yang dapat disaksikan langsung. nilai. Preferensi dan pemikiran individual dimana terjadi hubungan antara jati diri dan emosi. Etnologi Pendekatan etnologi adalah etnografi. Menyangkut bahasa dalam antropologi budaya d. yakni alat yang digunakan manusia untuk mentransformasikan dirinya sendiri.dapat kita ketahui alasan perbedaan keyakinan. c. yang termasuk bidang-bidang khusus secara tematis dalam antropologi lainnya. Disinilah antropologilinguistik berperan.

Ruang lingkup antropologi ekonomi tersebut mencakup riset tentang teknologi. Metode. antropologi sosial mendeskripsikan proyek evolusionis yang bertujuan merekontruksi masyarakat primitif asli dan mencatat perkembangannya melalui berbagai tingkat peradaban. Antropologi ekonomi Bidang ini merupakan cara manusia dalam mempertahankan dan mengekspresikan diri melalui penggunaan barang dan jasa material.Pendekatan. Teknik. Antropologi sosial Dalam kajiannya. Antropologi medis Antropologi medis ini banyak membahas hubungan antara penyakit dan kebudayaan yang tampak mempengaruhi evolusi manusia tertuma berdasarkan hasi-hasil penemuan paleopatologi. sampai sekarang tiadak mudah untuk mendefinisikan subjek kajiannya.sedikitnya ada 4 macam penelitian komparatif. Penelitian komparatif dengan tujuan menyusun sejarah kebudayaan manusia secara inferesial . 2. dan Jenis Penelitian Antropologi Menurut Gopala.perdagangan. sarana dalam ilmu antropologi. yaitu 1.serta tinjauan tentang berbagai bentuk pengaturan sosial dan ideologis manusia untuk mendukung kehidupan materi manusia. 3.produksi.1. Ilmu Bantu. Begitu luasnya ruang lingkup antropologi medis ini. 4. Antropologi psikologi Bidang ini merupakan wilayah antropologi yang mengkaji tentang hubungan antara individu dengan makna dan nilai dengan kebiasaan sosial dari sistem budaya yang ada. Konsumsi. A.

4. antar pranata. baik lahir maupun sifat bagian dalam. dan antar gejala kebudayaan untuk membuat generalisasigeneralisasi mengenai tingkah laku manusia pada umumnya. Prehistori Merupakan ilmu tentang perkembangan dan penyebaran semua kebudayaan manusia sejak sebelum manusia mengenal tulisan atau huruf 5. Antropologi fisik Merupakan bagian ilmu antropologi yang mempelajari suatu pengertian tentang sejarah terjadinya aneka warna makhluk manusia jika dipandang dari sudut ciri-ciri tubuhnya. Etnolinguistik atau antropologi linguistik Suatu ilmu yang berkaitan erat dengan ilu antropologi. Kemudian jika dilihat dari beberapa ilmu yang merupakan bagian dalam ilmu antropologi. 3. atau fosil-fosil manusia dari zaman ke zaman yang tersimpan dalam lapisan bumi dan didapat dengan berbagai penggalian. mempelajari kebudayaan-kebudayaan dalam kehidupan masyarakat dari . 2.2. yaitu 1. Penelitian komparatif untuk taksonomi kebudayaan 4. etnologi Merupakan bagian ilmu atropologi tentang asas-asas manusia . pelukisan tentang ciri dan tata bahasa dari beratus-ratus bahasa suku bangsa yang tersebar di berbagai tempat dimuka bumi ini. Penelitian komparatif untik menguji korelasi-korelasi antar unsur. Penelitian komparatif untuk menggambarkan suatu kebudayaan 3. Paleoantropologi Merupakan ilmu tentang asal usul atau soal terjadinya evolusi makhluk manusia dengan mempergunakan bahan penelitian melalui sisa-sisa tubuh yang telah membatu. dengan berbagiai metode analisis kebudayaan yang berupa daftar kata-kata. menurut Koentjaratningrat mencakup 5 disiplin ilmu.

B.bangsa-bangsa tertentu yang tersebar dimuka bumi ini pada masa sekarang.Tujuan dan Kegunaan Antropologi Setiap antropologi yang memulai penelitian lapangan perdana nya. antropologi bermaksud mempelajari umat manusia secara objektif. Tujuannya sudah jelas adalah untuk memperluas arena perbandingan di samping untuk merekam berbagai budaya sebelum budaya-budaya itu lenyap. Ia tidak hanya sebagai suatu disiplin ilmu yang bersifat akademis tetapi juga merupakan suatu cara hidup yang berusaha menyampaikan kepada para mahasiswa apa yang telah diketahui orang. Hubungan antropologi dengan psikologi . Sedangkan data yang digunakan ahli antropologi dapat berupa data dari suatu masyarakat atau studi komparatif diantara sejumlah besar masyarakat. Hubungan antropologi dengan sosiologi Objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia terutama dari sudut hubungan antar manusia dan proses-proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. A. Antropologi memang merupakan studi tentang manusia. Hubungan Antropologi dengan Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya 1. pada umumnya mencari suatu bangsa atau kelompok yang belum pernah di teliti. paling tidak mendekati objektif dan sistematis. 2. Antropologi fisik memusatkan perhatiannya pada manusia sebagai organisme biologis yang tekanannya pada upaya melacak evolusi perkembangan manusia dan mempelajari pariasi-pariasi biologis dalam spesies manusia. Sedangkan Antropologi budaya berusaha mempelajari manusia berdasarkan kebudayaan nya. Selain itu.

misalnya sikap terhadap kerja. konsep diri. maupun budayanya. sikap terhadap kekayaan. Hubungan antropologi dengan ilmu geografi Antropologi berusaha menyelami keanekaragaman manusia jika dilihat dari ras. minat. tentu akan memerlukan bahan komparatif mengenai. dan lain-lain. 4. 5. dan lingkungan sosial dalam arti luas. sikap. ilmu antropologi memiliki manfaat yang tinggi bagi . Untuk pengumpulan keterangan komparatif tersebut. 6. Hubungan antroplogi dengan ilmu sejarah Konsep-konsep tentang kehidupan masyarakat yang di kembangkan oleh antropologi dan ilmu-ilmu sosial alinnya. akan memberi pengertian banyak kepada seorang ahli sejarah untuk mengisi latar belakang dari peristiwa polotik dalam sejarah yang menjadi objek penyelidikannya. Hubungan antropologi dengan ilmu ekonomi Seorang ahli ekonomi yang akan membangun ekonomi di negara-negara. A. Hubungan antara antropologi dengan ilmu politik Agar dapat memahami latar belakang dan adat istiadat tradisional dari suku bangsa itulah maka metode analisis antropologi menjadi penting bagi seorang ahli ilmu politik untuk mendapat pengertian tentang tingkahlaku dari partai politik yang di telitinya.Hal itu tampak karena dalam psikologi pada hakikatnya mempelajari prilaku manusia dan proses-proses mentalnya. lingkungan keluarga. Sedangkan dalam antropologi. sistem gotongroyong. khususnya antropologi budaya lebih bersifat faktor eksternal. yaitu lingkungan fisik. dan sebagainya yang menyangkut bahan komparatif tentang berbagai unsur dari sistem kemasyarakatan seorang ekonom. seperti motifasi. Dengan demikian. etnis. psikologi membahas faktor-faktor penyebab prilaku manusia secara internal.Objektifitas Dalam Antropologi di negara-negara. 3.

Koentjaraningrat memaparkan bahwa lembagalembaga antropologi etnologi merupakan awal lahirnya antropologi. Menurut pemikiran evolusionistis.Masalah lama dalam ilmu-ilmu sosial yang belum terpecahkan sampai sekarang adalah mengenai kesenjangan peneliti. perkembangan ilmu tersebut melalui suatu tahapan yang panjang. orang-orang yang di anggap primitif itu secara kesejarahan dapat memberikan pemahaman tentang cara hidup nenek moyang manusia. pranata. meyakini bahwasannya etnografi komparatif akan mengangkat unsur. Melihat gambaran ilmu-ilmu sosial. antropologi berkecimplung selama satu tahun atau lebih dalam kancah suatu budaya yang eksotik yang dipelajarinya. Sejumlh ahli antropologi yang dipengaruhi oleh etnologi dan kemudian sosio biologi. . dan cara hidup. Barangkali soal inilah yang paling sulit dan menjadi kendala. banyak ahli antropologi berpendirian bahwa penelitian dan perbandingan etnografi akan memudahkan perkambangan ilmu sosial yang benar-benar universal. Jika disimak tentang perkembangan ilmu-ilmu bagian antropologi. boleh jadi etnografi merupakan bagian yang paling sukses dalam antropologi sosial dan budaya. Sejarah Perkembangan Antropologi Dalam sejarah lahirnya antropologi. terutama dalam antropologi karena dalam cara pengumpulan data dasarnya yang rumit dalam persoalan tersebut. Akan tetapi apa sebenarnya manfaat yang dapat di petik dari studistudi etnografi yang umumnya menangani komunitas-komunitas kecil terasing itu ? menurut Kuper ada 4 jawaban. menyentuh umat manusia. 3. mengamati lembaga-lembaga. dan tidak membatasi diri pada studi-studi tentang masyarakay modern barat. B. Secara tradisional menurut David Kapplan dan Albert A Manners.unsur kemanusiaan yang universal. 2. yaitu: 1.

Kelompok kebudayaan sebagai keseluruhan kompleks kehidupan manusia 2. Ras dan etnik 10. dan kelakuan. kebudayaan sebagai keterkaitan dalam proses-proses Kelompok kebudayaan sebagai sistem simbol. Etnosentrisme 8. Para humanis yang acap kali skeptis terhadap generalisasi-generalisasi mengenai prilaku manusia.Stereotip 11. Difusi 6. 1. 4. paling tidak terdapat 7 kelompok pengertiaan kebudayaan. Kelompok psikologis. Culture area 4. Kebudayaan sebagai struktur atau pola-pola kebudayan 6. Enkulturasi 5. Kebudayaan 2.Magis 13.Kekerabatan 12.4. Akulturasi 7. Kelompok kebudayaan sebagai hasil perbuatan atau kecerdasan manusia 7.Konsep-Konsep Antropologi Konsep kebudayaan yang paling umum. 5. Tradisui 9.Tabu . A. Adapun yang merupakan contoh konsep antropologi di antaranya. nilainilai. Evolusi 3. yaitu : 1. Kelompok kebudayaan sebagai cara dan aturan termasuk cita-cita. berpendapat bahwa pemahaman terhadap kehidupan yang asing itu sendiri akan banyak gunanya. Kelompok kebudayaan sebagai warisan sosial atau tradisi 3.

. setiap kebudayaan di samping memiliki kelemahan juga memiliki keunggulan.14. 2. Tradisi Aktivitas kebudayaan yang bermaksud untuk memuaskan suatu rangkaian dari sejumlah kebutuhan naluri makhluk manusia yang berhubungan dengan seluruh kehidupannya. sekeliling daerah pusat pertumbuhan budaya itu 4.Perkawinan A. Sedangkan konsep etnik lebih merujuk kepada kesatuan-kesatuan sosial dalam sistem sosial. Kebudayaan Dalam mengapresiasi budaya bangsa. 8. Akulturasi Perpaduan dua budaya tanpa menghilangkan budaya aslinya. melainkan meluas pada bidang sosial dan kebudayaan 3. Evolusi Evolusi tidak terbatas pada bidang biologi saja.Generalisasi-Generalisasi Antropologi 1. Difusi Orang dapat saja beranggapan bahwa dengan meluasnya unsur-unsur budaya menyimpulkan bahwa telah terjadi proses difusi budaya 6. Enkulturasi Proses enkulturasi seseorang terhadap budaya orang lain itu di perlukan 5. 7. 9. Culture area Pertumbuhan kebudayaan menyebabkan timbulmnya unsur-unsur baru yang akan mendesak unsur-unsur budaya lama ke arah pinggir. Etnosentrisme Penilaian yang baik terhadap sikap-sikap dan pola kebudayaan kelompoknya sendiri. Ras dan etnik Ras merupakan suatu konsep biologi yang valid.

.Teori-Teori Antropologi 1. jahat dan mudah disalah gunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan 13. Dalam kaitannya dengan persepsi manusia dengan waktu. c. Evolusi sosiokultural meliputi seluruh sistem sosiokultural maupun komponen-komponen yang terpisah dari sistem tersebut.10. Teori orientasi nilai budaya a. d. b. Teori evolusi sosiokultural a.Tabu Dalam pandangan kaum fungsionalis.Kekerabatan Ikatan ibu dan anak dapat diamati dan dinilai secara universal. Evolusi sosiokultural bukanlah proses tunggal. 12. Berkenaan dengan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Dalam kaitannya dengan makna hidup manusia. tabu memilki nilai-nilai kegunaan yang perlu dijaga oleh masyarakat dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidupnya. Dalam kaitannya dengan hubungan antar sesama manusia. 1. 14. Dalam kaitannya dengan makna dari pekerjaan. A.Stereotip Berkembangnya prasangka dan stereotip antar etnik yang terjadi di indonesia akan memperlemah rasa persatuan dan kesatuan bangsa indonesia 11. e. b.Magis Magis memang kejam. tetapi peranan ayah maupun ibu dalam masyarakat tradisional sangatlah bervariasi.Perkawinan Untuk mengatur proses pemilihan pasangan dan perkawinan memiliki norma yang begitu kompleks.

c. merupakan evolusi yang terjadi dalam dua atau lebih sosiobudaya tang berkembang dengan cara yang sama dan dengan tingkat yang pada dasarnya sama. Karena penggunaan magic tidak selalu berhasil maka mulailah diyakini bahwa alam semesta dihuni oleh makhluk-makhluk halus yang lebih berkuasa daripada manusia. Evolusi konvergen. Zaman barbar muda g. Perbedaan tersebut dapat dirinci sebagai evolusi paralelel. Zaman barbar tua e. dan evolusi divergen. d. Evolusi paralel. Animisme adalah suatu kepercayaan pada semua benda. Zaman liar tua b. e. f. Zaman barbar madya f. Teori evolusi kebudayaan a. b. Asal mula religi adalah kesadaran manusia akan adanya jiwa c. Manusia memecahkan beberapa persoalan hidupnya selalu dengan akal dan sisitem pengetahuannya. Evolusi divergen. namun akhirnya mencapai tingkat perkembangan yang jauh berbeda. terjadi ketika berbagi masyarakat yang semula mengikuti banyak persamaan yang serupa. . terjadi ketika berbagai masyarakat berbeda perkembangannya. namun akhirnya mengikuti pola yang serupa kemajuannya. e. d. Zaman peradaban masa kini 1. evolusi konvergen. 1. Zaman liar muda d. Zaman liar madya c. Teori evolusi animisme dan magic a. Ilmu gaib mulanya hanya untuk mengatasi pemecahan masalah hidup yang berada diluar kemampuan akal dan sistem pengetahuannya. Zaman peradaban purba h.

Perkawinan tidak selalu dari luar kelompok. g. Pada prinsipnya. kedua magic senggol. tetapi dapat juga dari dalam kelompok yang sama. Teori upacara sesaji a. dimana ayah menjadi kepala keluarga. 1. biasnya dilaksanakan oleh banyak warga masyarakat dan memiliki fungsi sosial untuk mengintensifkan solidaritas masyarakat. Upacara religi tersebut. c. d. kemudian memakan sendiri sisa daging dan darahnya. Magic memiliki 2 prinsip utama. Sistem patriarchate. Tahap promiskuitas b. Antara agama dan magic itu berbeda. upacara sesaji. Disamping sistem keyakinan dan doktrin sisitem upacara pun merupakan suatu perwujudan dan religi yang memerlukan studi analisis khusus. . b. 1. c. Pertama magic simpatetis. terutama darahnya kepada dewa.f. dimana manusia menyajikan sebagian dari seekor binatang. Teori evolusi keluarga a. Lambat laun manusia sadar akan hubungan antara ibu dengan anaknya sebagai suatu kelompok keluarga inti dalam masyarakat.

binatang. Menurut pengertian yang dikemukakan Eratosthenes. melainkan juga meliputi gejala dan prosesnya. yaitu geo yang berarti bumi dan graphein yang berarti lukisan atau tulisan. .PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP GEOGRAFI Geografi berasal dari bahasa Yunani. Gejala diproses kehidupan melibatkan kehidupan tumbuh-tumbuhan. geografika berarti tulisan tentang bumi. baik itu gejala dan proses alamnya. maupun gejala proses kehidupannya.BAB 6 ILMU GEOGRAFI A. dan manusia sebagai penghuni bumi. tidak hanya berkenaan dengan fisik alamiah bumi saja. Pengerian bumi dalam geografi.

yaitu sebagai berikut: a. Geografi sebagai bidang ilmu penelitian Hal itu dimaksudkan agar dua haldapat tercapai. Sebab pertumbuhan penduduk yang begitu pesat. Lingkungan Lingkungan alamiah pada suatu wilayah terdiri atas permukaan lahan itu sendiri. Meningkatkan penelitian praktis untuk kepentingan kehidupan dalam meningkatkan kesejahteraan umat manusia (Sumaatmadja. when. 1988:41). dan tempat. dan how. lingkungan. Fokusnya adalah sifat dan saling berkaitan antara tiga konsep yaitu. Meningkatkan pelaksanaan penelitian ilmiah demi disiplin geografi itu sendiri yang dinamis sesuai dengan kebutuhan pengembangan ilmu yang makin pesat. flora dan fauna yang tertinggal didalamnya. 1. Lapisan tanah yang menutupi permukaan itu. b. Geografi sebagai disiplin tata guna lahan Di sini.Secara sederhana. why. Ilmu geografi kontemporer bahwa secara sederhana geografi merupakan disiplin akademik yang terutama berkaitan dengan penguraian dan pemahaman atas perbedaan-perbedaan kewilayahan dalam distribusi lokasi dipermukaan bumi. Geografi sebagai suatu sintesis Artinya. 4. titik beratnya pada aspek pemanfaatan atau pendayagunaan ruang geografi yang harus semakin ditingkatkan. pembahasan geografi itu pada hakikatnya dapat menjawab substansi pertanyaan-pertanyaaan tentang what. where. 2. dapat dikemukakan bahwa cakupan dan peranan geografi itu setidaknya memiliki 4 hal yang dikemukakan dari hasil penelitian UNESCO (1965: 12-35) maupun Lousbury (1975: 1-6) yaitu: 1. tata ruang. 3. baik alamiah maupu insaniah. hidrologi permukaan air di wilayah itu. dan . Geografi sebagai suatu penelaahan gejala dan relasi keruangan Dalam hal ini geografi berperan sebagai “pisau” analisis terhadap fenomenafenomena.

atmosfer yang terdapat di atasnya. Identitas fisik dan sosial budaya dipengaruhi oleh tempat. sejak awal terjadinya geografi politik sebagai suatu bangunan pengetahuan yang koheren pada akhir ke-19. tetapi juga esensi dalam berbagai skala ( antara perkotaan dan perdesaan) terdapat hubungan yang erat. 2. Dalam sejaranhya. 3. 2. diciptakan oleh manusia dalam konteks persepsi mereka mengenai alam dan sosialnya. pertukaran atau perdagangan. serta mengingat pentingnya tempat sebagai kontruksi dunia ( Johnston. Tempat Tempat merupakan pusat bagi geografi karena peranannya sebagai faktor pembatas dalam perkembangan manusia. Semua unsure itu terjalin dalam suatu sistem lingkungan yang kompleks. Geografi Ekonomi ( Ecnomic Goegraphy) Geografi ekonomi menguraikan tentang produksi. distribusi. Hal ini bukan semata-mata karena penggunaan lahan oleh manusia selama sekian decade menjadi topik yang penuh perhatian. Geografi ekonomi mulai diakui sebagai bidang studi tersendiri pada akhir abad ke-19 dan kebangkitannya bertolak dari kolonialisme Eropa ( Barnes. serta konsumsi atas berbagai barang dan jasa yang dilakukan pada tempat-tempat yang saling berjauhan. Geografi Politik ( Political Geography) Geografi politik menekankan bahwa teritorial ditafsirkan sebagai hubungan mendasar antara kedaulatan negara dengan tanah air nasional yang terletak di jantung legitimasi dan praktik negara modern. Tempat merupakan lingkungan pergaulan. sub disiplin ini telah mengalami empat fase . juga didasarkan pada tempat. 2000: 267). selain dengan lingkungan fisiknya juga sosialnya. Adapun cabang-cabang dari geografi manusia ( human man geography) mencakup: 1. 2000:408). Sebab mengenal siapa dirinya dan orang lain. Tata Ruang Tata ruang merupakan fokus kajian bagi para ahli geografi manusia.

Geografi Populasi ( Population Geography) Bagian geografi dapat dibedakan tentang karya para ahli yang terfokus pada penyebaran populasi. sosial. analisis wilayah. 4. 7. 2000: 981). terutama dengan sosiologi serta ilmu ekonomi. bidang ini menempati tempat yang berbeda dan terpisah diantara sub bidang geografi. melainkan juga masalah-masalah modern. Geografi Sejarah (Hystorical Geography) Geografi sejarah sebagai studi mengenai masa lalu yang mencerminkan keanekaragaman geografi itu sendiri.perkembangan utama. Seperti ekologi. Sistem Informasi Geografi ( Geograpical Information Sistem) . biologi manusia. dan berbagai cara yang mempengaruhi atau dipengaruhi oleh proses fisik. ekonomi.fungional. Geografi Sosial ( Social Geography) Geografi sosial merupakan sebuah sub disiplin dari geografi sebagai sebuah subjek yang mengaitkan ilmu-ilmu sosial dengan ilmu-ilmu alamiah. dan lingkugan. yakni lingkunan. 6. dan pluralistik. budaya. serta lansekap. tata ruang. kotak kecil dan besar. dengan karya yang berusaha memahami faktorFaktor yang mempengaruhi variasi dalam penyebaran tersebut. tata ruang. 3. demografi. bahkan menuntut pentingnya hubungan antara demografi. 5. Dengan demikian. Dalam geografi sosial menyetarakan keseluruhan dengan geografi manusia yaitu dengan kekuatan ilmu-ilmu sosial dari disiplin ilmu tersebut dalam hubungan manusia ( masyarakat) dengan alam. Geografi Urban ( Urban Geography) Geografi urban berkaitan dengan sifat-sifat. politik. Ia tidak hanya mencakup geografi tradisional yang berhubungan dengan tempat. serta meliputi topic-topik mulai dari tektonik samapai psikoanalisis( Smith. dan ilmu kedokteran dengan ilmu-ilmu sosial lain. lokasi.

Pendekatan Gegrafi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kuatifikasi dan keyakinan pada keteraturan statistic yang merupakan bukti adanya sebaba akibat empiris. A. Tujuan metode deskriptif adalah untuk mendeskriptikan atau menjelaskan peristiwa dan kejadian yang ada pada masa . menambah. Sistem informasi geografi ini dikembangkan oleh para ahli geografi sejak tahun 1960-an. Pendekatan Ekologi c. menganalisis. memanipulasi. perangkat keras. seperti yang disyratkan oleh teorinya. Pada setiap sistem informasi geografi harus menyertakan data. DAN TEKNIK PENELITIAN GEOGRAFI 1. Pendekatan Analisis Keruangan b. Metode Penelitian Geografi a. menyimpan. dan personil pelaksanaanya. Metode diskriptif Metode diskriptif banyak digunakan sejk ilmu geografi lahir sebagai disiplin ilmu yang bersifat akademis. Pendekan Kompleks Wilayah • Pedekatan keruangan • Pendekatan ekologi ( ecological approach) • Pendekatan historis ataupun kronologi • Pendekatan sistem (sistem approach) 1. METODE.Sistem informasi geografi adalah sistem komputer yang terintegrasi yang digunakan untuk mengumpulkan. namun penggunaan sistem ini secara lengkap baru menyebar luas tahun 1980-an ketika biaya pengadaan komputermenurun tajam dan perangkat komputer sudah menjaadi hal yang umum.PENDEKATAN. dan menampilkan semua bentuk informasi mengenai masalah geogrfis ( Unwin 2000:402). Beberapa macam pendekatan geografi yang sering digunakan diantaranya: a.

bahkan merupakan teknik pengumpulan data yang paling dominan ( Sumaatmadja. Ex Post Facto artinya sesudah fakta karena dalam penelitian ini peneliti tidak perlu melakuakn manipulasi atau perlakuan terhadap variable bebas. a. studi dokumentasi. Dalam metode deskriptif terbagi-bagi lagi menjadi metode studi kasus. Kuesioner atau Angket . Observasi Lapangan (Field Observation) Observasi lapangan merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmugeografi yang berusaha melihat langsung tentang gejala dan masalah geografis. c. b. misalnya observasi lapangan. dimana variable yang dikaji telah terjadi sebelumnya atau tidak diberiperlakuan khusus. 1.Metode ex Post Facto Metode ini untuk melihat dan mengkaji hubungan antara dua variabel atau lebih. b. baik formal maupun informal. keyakinan pada keteraturan statistikmerupakan bukti adanya hubungan sebab akibat empiris sseperti yang disyaratka oleh teorinya. Teknik Penelitian Geografi Teknik penelitian yang banyak digunakan dalam ilmu geografi. Teknik ini banyak sekali digunakan untuk penlitia-penelitian geografis. Wawancara (Interview) Wawwancara merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmu geografi yang dilakukan oleh peneliti(interviewer) terhadap respon (interviewee) untuk memperoleh keterangan yang lebih jauh dari sekedar observasi. dan studi literatur. c. dan studi pengembangan. 1988:105). Teknik ini dilakukan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan langsung terhadap responden secara verbal. Metode Eksperimen dan Korelasi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kantifikasi.sekarang. survey. wawancara. kuesioner.

perasaan. 1998: 161). sustu penelitian geografi musthail dilakukan tanpa disertai kajian kepustakaan (Sumaatmadja. pada mulanya hanya dalam bentuk cerita yang disampaikan oleh seseorang kepada yang lainnya. Semuanya ini diperlukan sebagai data teritik yang releven dengan kebutuhan kajian atau penelitian.1993:112-113). Tujuannya hampir sama dengan wawancara. A.baik yang bersifat terbuka maupun tertutup dan dilakukan melalui pertanyaan-pertanyaan tertulis. pada mulanya disiplin geografi tidak tersusun secara sistematis seperti sekarang ini. kejadian. (Fraenkel dan Wallen. (Moleong. 1999: 19). Oleh karena itu. film.SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU GEOGRAFI Seperti halnya ilmu-ilmu sosial lainnya. Studi Kepustakaan Studi kepustakaan merupakan teknik pengumpulan data dengan megkaji berbagai teori. tuntutan. konsep. e. sebagian orang menganggap pengetahuan tentang bumi masih sangat dipengaruhi oleh mitologi.Kuesioner atau angket merupakan teknik pengumpulan data dengan menyebarkan sejumlah pertanyaan-pertanyaan. Pada abad ke-9 sampai ke-8 sebelum Masehi. yaitu dokumen pribadi dan dokumen resmi. 1988: 110). Selain itu. terutama mitos kosmogonis ( keterangan tentang asal usul serta sifat kejadiankejadian dalam alam semesta) (Bertens. d. . prinsip. kegiatan organisasi. kepedulian dan lain-lain. Sifat dokumen adalah tidak reaktif sehinga tidak sukar diperoleh dengan teknik kajian isi.pada zaman Homeros dan Hesiodos. motivasi. serta catatan (record) dokumen dapat dibagi dalam dua kelompok. yaitu untuk mengkontruksi mengenai orang. dan hokum-hukum yang berlaku dalam ilmu geografi. Studi Dokumentar Studi dokumentar merupakan teknik pengumpulan data yang merupakan upaya untuk mengkaji setiap bahan tertulis. pengetahuan mengenai suatu wilayah yang meliputi aspek-aspek alamiah dan insaniah.

Hal ini tampak dalam usaha penaksiran dampak lingkungan. telah menjadi perhatian para ahli geografi. Pada zaman Yunani kuno. Tidak sedikit uraian geografi bersifat sejarah. B. yakni proses yang terjadi dalam lingkungan fisik dan dampak aktivitas manusia terhadap proses tersebut serta hasilnya. Sejak itu. Banyak karya mereka menekankan kedua sisi. peperangan. dan pertahanan. terdapat beberapa pendapat. sehingga corak pengetahuan tentang bumi tersebut mulai memiliki dasar ilmu pasti/ alam yang lebih baik. Kemudian terdorong oleh kebutuhan untuk mempermudah perjalanan berikutnya. MANFAAT TERAPAN GEOGRAFI Sebagai disiplin akademis yang memiliki potensi terapan untuk memahami mengenai dunia. Bagi kepentingan perjalanan.maupun global. nasional. secara sederhana pengalaman perjalan itu dilukiskan kedalam bentuk peta. seberapa perlunya segi terapan ini karena beragamnya tuntutan yang dikemukakan kepada disiplin ini maupun kepada akademisinya secara umum. masih beranggapan bahwa bumi berbentuk silinder yang terapung di atas air dengan separuh bola hampa diatasnya. Pendapat itu hilang seabad kemudian setelah Parmenides (515-455 SM) mengemukakan pendapatnya bahwa bumi memiliki bentuk bulat. regional.Pada zaman Thales (640-548 SM). peta tersebut sangat membantu dalam memvisualisasikan suatu objek telaahan. pandangan paham geografi sangat dipengaruhi oleh pandangan filsafat spekulatif maupun sejarawan yang berusaha memadukan ilmu pengetahuan geografi dengan sejarah. Dengan demikian. logos (akal budi dan rasio) mengganti mitos (Bintarto dan Hadisumarno. baik tingkat lokal. Makin meningkatnya minat pada isu-isu lingkungan. perdagangan. penyelidikan tentang bumi dilakukan dengan memakai logika. . Lambat laun pengaruh mitologi itu semakin berkurang dengan berkembangnya pengaruh ilmu alam sejak abad ke-6 SM. 1979:2). atau sebaliknya uraian sejarah bersifat geografi.

untuk menggambarkan keadaan iklim. sektor manufaktur. Ada yang bertujuan untuk digunakan dalam bidang pertanian. Iklim Iklim menurut Ensiklopedia Indonesia (1984: 1376-1377) adalah keadaaan rata-rata dari cuaca di suatu daerah dalam periode tertentu. Biasanya. 4. Klafikasi iklim memiliki tujuan yang berbeda-beda. 2. 3. dan dunia bisnis (Taeuber. pertanian industry pertambangan. Dalam analisis geografi. dibuat klafikasi iklim. Unsure-unsur yang menggambarkan keadaan cuaca atau iklim meliputi suhu udara kelembaban udara. Laut . merupakan salah satu kegiatan statistik tertua dan terluas yang dilakukan oleh pemerintah di seluruh dunia. keadaan variasinya dari tahun ke tahun dan keadaan ekstremnya. curah hujaan dan penyinaran matahari. Sensus pu dikembangkan untuk mengumpulkan informasi mengenai perumahan. dahulunya lebih berorientasi untuk taksiran kekuatan militer dan perpajakan. angin. perdagangan maupun perindustrian. 2000: 99).KONSEP-KONSEP GEOGRAFI 1. Sensus Penduduk Sensus penduduk merupakan suatu konsep geografi sosial yang jika dilihat dari sejarah aktivitasnya. konsep tempat memiliki peran penting karena kedudukan dan konstribusi tempat member banyak arti dan makna bagi manusia serta bagi organisasi lainnya.C. Tempat Konsep tempat (place) merujuk kepada suatu wilayah di mana orang hidup berada.

0006. seperti bahan kimia. 6. Afrika. Lingkungan benda mati atau fisik adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas benda atau faktor alam yang tidak hidup. Lingkungan Linkungan dalam ensiklopedia Indonesia (1984: 2021) didefinisikan sebagai segala sesuatu yang ada di luar suatu organism. hewwan. atmosfer. dan Australia. Afrika. luas benua tersebut mencapai lebih kurang 29% dari seluruh permukaan bumi. Eropa. yakni Erasia. dan Australia.Laut dalam Ensiklopedia Indonesia (1984: 1974-1975) diartikan sebagai keseluruhan massa air yang saling berhubungan. dan lain-lain. Benua Istilah benua dalam Ensiklopedia Indonesia (1984:449)merujuk pada suatu daratan yang begitu luas sehingga bagian tengah daratan yang luas tersebut tidak mendapat pengaruh angin laut sama sekali. yaitu lanjutan lereng daratan di bawah permukaan laut. dan sisannya (71%) adalah luas samudera . pembagian benua tersebut terbagi atas 3 benua.000 meter baru terdapat dasar laut yang dalam. gravitasi. kemiringan itu menjadi lebih besar berupa lereng kontinental. yakni dataran kontinental yang merupakan lanjutan tanah daratan di bawah permukaan laut. mengelilingi semua sisi daratan di bumi. dalam mentuk cekungan besar yang dipisahkan oleh punggung-punggung dibawah permukaan laut. Secara keseluruhan. Dari pantai ke laut dalam. Dari kedalaman lebih kurang 180 meter. Dalam sejarah. Laut yang besar dinyatakan sebagai samudera (lautan). Lingkungan hidup (biaotik) adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas organism hidup. suhu. meliputi lingkungan benda mati (abiotk) dan lingkungan hidup (biotik). dan manusia. Amerika. Sedangkan secara geografis. cahaya. pertama-tama terdapat suatu jalur dasar laut yang datar. seperti tumbuh-tumbuhan. 5. yaitu Asia. Pada kedalaman 3. dikenal 5 benua yang dihuni manusia.

Pertama. para ahli demografi lebih banyak menggunakan istilah ini untuk menunjukan redistribusi penduduk ataupun perpindahan dari wilayah-wilayah pedesaan ke perkotaan. secara umum istilah kota adalah tempat di wilayah tertentu yang dihuni oleh cukup banyak banyak orang dengan tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi. 8. Kota Konsep kota sebenarnya merujuk kepada fenomena yang sangat bervariasi sesuai dengan perbedaan sejarah dan wilayahnya. hanyalah sebagai supplement karena satu sama lainnya berkaitan. 2000: 1116). 1984: 2698-2699). 10. tentu saja lebih didasarkan pada kajian yang pertama. urbanisasi merujuk kepada struktur morfologik yang sedang berubah dari berbagai pemusatan (agglomeration) perkotaan dan perkembangannya (Sly. keadaan budaya. 2000:110).Mortalitas . geografi. Biasanya. dalam beberapa ilmu sosial lainnya. memberikan makna yang oaling spesifik pada tingkat konseptua. Peta Peta adalah pola permukaan bumi yang dilukiskan pada bidang datar (Esiklopedia Indonesia. 9. Pada kajian ini. Namun. namun juga karakterisik-karakteristik tertentu dikehidupan internalnya (Hannerz. Studi tentang masyarakat kota tidak hanya terbatas menelaah masyarakat secara luas. Jika terdapat aspek-aspek kajian kedua. Gambar itu dapat menyatakan keadaan fisik bumi.7. Urbanisasi Konsep urbanisasi memiliki dua pengertian. ekonomi bahkan politik sekalipun. dan sosiologi. tiap titik peta itu menunjukan kedudukan geografis menurut skala dan proyeksiyang telah ditentukan. Kedua. terutama ekonomi.

masing-masing 180 derajat. Teluk Gorontalo. Garis ekuator inilah yang sering disebut garis khatulistiwa atau garis lintang nol derajat (Shadily. dan jumlah serta komposisi penduduk atau populasi (Keyfitz. Di dalamnya mencakup berbagai metode perhitungan dan hasil substantif dalam riset mengenai angka kematian (mortalitas).Tanah . Beberapa yang dilalui garis khatulistiwa tersebut adalah Indonesia. 12. Bagian Selatan Pulau Halmahera. 13. Rangkuman yang sederhana tersebut mengukur efek mortalitas pada laju pertumbuhan penduduk. 11. Kenya. serta pesisir utara Pulau Waigeo di Papua Barat. 1984:905). Kalimantan Timur. Zaire. untuk kearah utara disebut gris lintang utara. angka kelahiran (natalitas) migrasi. Dari garis lintang nol derajat tersebut. Ekuador. Colombia. 2000:684). Uganda. 2000: 219).Khatulistiwa (Ekuator) Khatulistiwa atau ekuator adalah sebuah konsep yang merujuk kepada garis khayal yang melingkari bola bumi dan membelahnya menjadi dua bagian yang sama besar. yaitu jumlah kematian per tahun per seribu penduduk ( Ewbank. dan kearah selatan disebut garis lintang selatan. Sasak (Sumatera Barat). Mortalitas atau CDR dipengaruhi oleh distribusi umum dari populasi. Brazilia.Konsep mortalitas merujuk kepada rangkuman tingkat kematian kotor ratarata (crude death rate di singkat CDR) penduduk. Kongo.Demografi Konsep demografi merujuk kepada analisis terhadap berbagai variabel kependudukan. garis ekuator melintasi kota Pontianak (Kalimantan Barat). Di Indonesia. dan Gabon. Oleh karena itu tidak akan banyak berguna membandingkan mortalitas pada masyarakat yang memiliki tingkat fertilitas yang berbeda atau pada masyarakat yang terpengaruh oleh migrasi.

Dengan demikian. ia mencakup udara di atasnya. upaya untuk mencapai keseimbangan penyebaran penduduk. hirologi. 1986: 194). 15.Istilah tanah merujuk kepada suatu wilayah permukaan bumi dengan ciri khas mencakup segala sifat yang sepatutnya stabil atau diperkirakan selalu terulang kembali dari lingkungan hidup yang lurus. GENERALISASI-GENERALISAI GEOGRAFI . juga dimaksudkan untuk menciptakan perluasan kesempatan kerja sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan melalui perpindahan penduduk dari darah yang padat ( jawa. menciptakan kawasan-kawassan sehingga kajian kawasan menyoroti tentang pembentukan kumpulankumpulan tersebut dan menguraikan cirri-ciri khas berbagai bagian dunia. sejauh semua hal tersebutm menimbulkan pengaruh yang berarti atas penggunaan tanah tersebut oleh manusia. Konsep itu tampil sebagai kajian tentang bagaimana bagian-bagian bumi begitu beragam akibat distribusi yang tidak merata dari fenomena alam dan manusianya (termasuk interkasi keduanya).Wilayah Konsep wilayah merujuk pada suatu area di permukaan bumi yang relatif homogen dan berbeda dengan sekelilingnya berdasarkan beberapa kritera tertentu (Johnston. kini dan kelak kemudian hari (Vink. Madura. 14.Transmigrasi Transmigrasi adalah suatu sistem pembangunan terpadu. 2000: 910). Jadi. dan Bali) ke daerah-daerah yang jarang penduduknya (Martono. 1986: 180). kunci dalam geografi kawasan adalah kawasan yang dibangun di atas sebuah unit spasial yang homoddden. D. tumbuhan. bumi dan geologi yang melandasinya. Berbagai jenis kumpulan fenomena berada dalam berbagai wilayah. di atas atau di bawah wilayah tersebut. dan hewan yang ada akibat kegiatan manusia di masa lalu dan masa kini.

perindustrian.1. karena darihasil tersebut dapat memberikan informasi tentang penduduk. angkatan kerja prouktif. pertanian. Hal itu disebabkan makin meningkatnya mobilitas ddan faktor utama produksi. 1986: 1). 3. 2000:100). Tempat Nilai penting karakteristik suatu tempat dalam masa lalu. sensus penduduk dapat dilakukan secara de facto maupun de jure (di mana ia dihitung walaupu tidak ada ketika sensus berlangsung) (Taeuber. dunia bisnis. sekarang maupun masa sepan terhadap suatu tempat-tempat yang strategis secara ekonomi. dan lain-lain. Laut . Dalam praktiknya. selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi pengembangan politik-ekonomi. Sensus Penduduk Sensus penduduk memiliki makna multidimensi. 2. perumahan sector manufaktor. mereka yang terlibat dalam manajemennya harus bekerja dengan tujuan tersebut. pertambangan. 4. Hal itu telah menimbulkan ketertarikan untuk menciptakan dan menjual tempat kepada berbagai kelompok bisnis. Suatu tempat harus memiliki daya tarik bagi investasi dan pekerja. yaitu modal dan tenaga kerja. Sepanjang tahun mungkin dapat digunakan untuk pertanian. tetapi sebagian tanah tanah itu tidak cocok untuk didayagunakan menurut pola pertanianmodrn yang mengandalkan penggunakan teknologi mutakhir karena tidak dapat dipupuk secara efektif dengan pupuk mineral (Weischet. Iklim Masalah-masalah yang sering muncul dalam pembangunan pertanian di daerah tropis dari segi iklim adalah tanah di daerah tropis beriklim lembab.

Tranformasitransformasi sosial dan demografis yang tumbuh bersamaan dengan tumbuhnya penduduknya kota di Negara-negara berkembang tersebut. khususnya bagi kegiatan-kegiatan yang dianggap peka lingkungan. 8. terutama sanagat berperan dalam memperoleh izin resmi usaha tersebut. bangsa asia lebih kompleks menghadapi tantangan kehidupan mendatang disbanding ddenga bangsa Australia yang lebih sedikit dan rendah tingkat kepadatan penduduknya. Dsri keperluan untuk pembangunan ekonomi. telah menunjukan pelipat gandaan pertumbuhan demografis yang memprihatinkan. pada hakikatnya memerlukan peta. pertahanan nasional. (Evers. maupun intelektual. Benua Sebagai penduduk dari benua yang paling banyak dan padat penduduknya. tetapi juga perusahaan-perusahaan swasta. bangsa Indonesia belum optimal dalam melakukan peberdayaan kelautan atau apa yang dinamakan Revolusi biru masih jalan ditempat. perlindungan lingkungan. bisnis. Hal itu bukan hanya kepada perisahaan-perusahaan pemerintah. sebelumnya perlu dilakukan analisis menyeluruh tentang dampak lingkungan yang ditimbulkannya. ekonomi.Sebagai Negara bahari. 1995:49). Urbanisasi Urbanisasi merupakan salah satu proses perubahan sosial yang tercepat. Lingkungan Dalam setiap proyek pembangunan. 2000: 299). khususnya di negara-negara berkembang bahkan dunia. 7. . 5. (O’ Riodan. kaum profesional. Peta Para birokrat pemerintah. 6.

memperhatikan kecenderungan yang mencemaskan. Mortalitas Terjadinya transisi demografis (demographic transition) yang dikenal sebagai lingakran siklus demografis. 10. maupun untuk memberikan eksplanasi visual dalam ranah-ranah abstrak yang perlu dipahami secara mendalam. khususnya di Negara-negara berkembang. supervisal. 12. industry. 2000: 218). jelas sangat diperlukan (Monmonier. 2000: 96). 9. Demografi Ledakan demografi dunia. . sementara. Kota Banyak hal tentang kontak-kontak sosial diperkotaan sebagai sesuatu yang bersifat impersonal. Di tahun 1825. hanya pada bulan-bulan tertentu mereka dapat menikmati hangatnya sinar matahari. Apalagi jika peta itu bentuk dan desainnya lebih bersifat dinamis dan interaktif karena dibuat dengan teknologi yang kian canggih dan menarik. Hal ini pula yang dikhawatirkan oleh beberapa sosiolog yang cenderung pesismis mengenai kemungkinan terciptanya kehidupan manusiawi di perkotaan yang dipenuhi industry (Hannerz. saat Malthus membuat perubahan akhir atas karya aslinya Essay on Population. 2000: 111). dan segmental. 11. menggambarkan proses perubahan tingkat mortalitas dan natalitas pada suatu masyarakat dari suatu situasi di mana keduanya menunjukan angka yang tinggi (Caldwel.wisata. Hal ini jelas berbeda dengan daerah-daerah subtropis yang jauh dari garis khatulistiwa. tidak ada alasan untuk merasa takut kekurangan sinar matahari. Khatulistiwa/Ekuator Bagi negara-negara yang dilalaui dengan garis khatulistiwa.

walaupun pelaksanaanya bukan semata-mata atas dasar kemanusiaan. pemerintah segera mencanangkan Transmigrasi. . 14. Akan tetapi. Sejak pertengahan abad ke-19.kira-kira satu miliyar umat manusia mendiami planet bumi. 1986: 287). Transmigrasi Bagi bangsa Indonesia. terutama untuk mengatasi ketidakseimbangan demografis antara Pulau Jawa (termasuk Madura da Bali) yang padat penduduknya dengan pulau-pulau luar Jawa yang jarang penduduknya (Swasono. dan menjelang tahun 1990 angka itu melaju sampai 5. Scholz. danau.3 miliar (Kennedy. sungai. dan samudera memiliki ekosistem sendiri-sendiri yang juga dapat diteliti dan dipetakan serta sangat dipengaruhi oleh kegiatan manusia di daratan (Vink. penduduk dunia berlipat ganda menjadi dua miliar. Tanah Banyak pekerjaan dilaksanakan diatas tanah yang diolah melalui sistemsistem hidrologi. 1986:9). Begitupun ketika Indonesia memasuki Program pascakemerdekaan. Sistem-sistem ini kerap kali menghubungkan tanah dengan perairan terbuka. laut. 1995: 28-29). 1986:xi. industrialisasi dan kedokteran modern memungkinkan penduduk bertambah dengan laju kecepatan yang makin meningkat. Etische Politik telah mempengaruhi parlemen Belanda untuk mengetuk dan membuat penelitian tentang kemakmuran rakyat daerah-daerah pedesaan di Jawa (demindere wel vaart onderzoek) yang akhirnya mencanangkan dan melaksanakan program transmigrasi (purboadiwidjojo). Perairan terbuka. setengah abad berikutnya (dari tahun 1925 ke tahun 1976) berlipat ganda lagi menjadi 4 miliar. 13. Dalam seratus tahun berikutnya. 1986: 199). menjelang itu. program transigrasi bukan sesuatu yang baru.

proyeksi kependudukan. Willayah Kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Asia jauh melebihi kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Australia. mortalitas. H. iklim yang dahulu jauh lebih lembap dan pada wilayah itu terjadi suatu proses pengeringan yang terusmenerus dan progresif. b. Teori Pengaruh Iklim Terhadap Peradaban Ellsworth Hunting Pokok-pokok pikiran Hunting sebagai berikut: a. c. yakni menurut deret hitung atau deret tambah. ia terdorong untuk membuat postulat tentang mengeringnya bumi yang terjadi dalam pulsasi ritmik. Peradaban besar yang ada di kawasan Asia Tengah dan Asia Barat Daya pada zaman kuno. serta kesejahteraan. dengan periode-periodedari udara kering dan basah. kelaparan.15. kelihatannya tidak sesuai posisinya dahulu sebagai pusat kerajaan. dan bencana alam. Pertambahan penduduk dapat diibaratkan deret kali atau deret ukur sehingga pelipatgandaan jumlah penduduk dalam setiap 25 tahun. Proses semacam ini menjadi bagian dari suatu proses yang lebih besar dari fenomena-fenomena yang lebih umum. TEORI-TEORI GEOGRAFI 1. cara itu tidak cukup untukmeningkatkan kehidupan masyarakat samapai di atas batas minimum. sekarang kondisi dari daerah-daerah tersebut mengerikan. perang. c. bahaya. baik melalui natalitas. Mengeringnya wilayah itu saat ini. . melalui tindakan pantang seksual atau pantangan kawin. 2. sedangkan peningkatan sarana-sarana kehidupan berjalan lebih lambat. Menurutnya. jumlah penduduk memang diusahakan sesuai dengan sarana kehidupan yang tersedia. Sesuai dengan hal itu. Masyarakat manusia akan tetap miskin karena kecendrungan pertambahan penduduk berjalan lebih cepat daripada persediaan makanan. Namun. b. Teori Ledakan Penduduk Thomas Robert Malthus a. pada awal abad ke-20 diperkirakan terjadinya kemerosotan peradaban yang disebabkan.

Lahan pertama berada di pusat kota (pasar). Hal itu ternyata dapat menghemat 1/6 tranfortasi darat sehingga lahan pertama akan berkembang sepanjang sungai. 6. Hal itu dapat dipahami. Dengan mengambil satu pusat kota sebagai satu-satunya tempat memproduksi barang-barang yang dibutuhkan oleh seliruh Negara. umumnya dari timur ke barat. Teori Lokasi Lahan Johann Heinrich von Thunen Johann Heinrich von Thunen dalam Der Isolierte Staat (1826) mengemukakan bahwa pada dasarnya penggunaan lahan dapat dibagi dalam beberapa penggunaan. dan daerah tandus. Lahan keenam merupakan daerah perburuan. Proses pengeringan yang progresif dari bumi mengikuti arah tertentu. Untuk memudahkan dan efesiensi transportasi. 1. ssedangkan daerah-daerah di sekitarnya hanya sebagai pemasok bahan mentah ke kota. Begitu pun cerita pengembaraan bangsa Ibrahim (Yahudi) dalam kitab suci berhubungan dengan titik tengah antara masa kekeringan dan masa kebasahan. . diperlukan sungai yang membelah kota. akan di pakai untuk kegiatan-kegiatan intensif bagi jenis tanaman yang hasilnya cepat rusak. dan berat dalam kaitannya dengan transportasi. Colby Adapun isi pokok teori yang menyebabkan pada mayarakat kota terjadi daya dan sentrifugal sebagai berikut: 3.d. 8. 5. 3. Perlu dibuat kombinasi transportasi darat dan sungai sehingga akan sama biaya tranpor darat bagi daerah yang tidak dapat menikmati adanya sungai. 2. 3. mengingat pada masa itu kebutuhan hasil hutan untuk kayu dan bahan bakar memiliki sifat yang memakan tempat dan berat sehingga harus ditempatkan dekat dari pusat kota. e. Teori Daya Sentrifugal dan Senttripetal Charles O.memakan tempat. Lahan kedua merupakan daerah hutan. Lahan keempat berupa daerah penggembalaan ternak. Lahan kelima adalah daerah three field system yang merupakan daerah ilalang. Lahan ketiga digunakan untuk menanam tanaman sejenis gandum atau padi-padi. 4. 7.

memerlukan lahan relarif luas serta menjamin kelancaran transportasi dan lalu lintas. Penyebabnya berkaitan dengan gaya sentripetal. tukang gigi. Sedangkan di pinggir atau diluar kota lebih terasa asri. pakaian jadi. c) Dalam dunia bisnis. Berbeda dengan pinggir atau luar kota. seperti kemacetan lalu lintas serta polusi udara dan bunyi menyebabkan penduduk kota merasa tidak nyaman bertempat tinggal di tempat itu. sangat cocok untuk pengembangan industri dan merupakan kemudahan tersendiri dalam operasi industry. biasanya lebih menyukai lokasi-lokasi ddekat stasiun kereta api. barang-barang kelontong. b) Berbagai perusahaan dan bisnis. b) Dalam pengembangan industry modern dan bessar-besaran. sunyi. . segar. tempat praktik para dokter. perhiassan (emas dan perak). pemangkas rambut dan kecantikan. dan murah. serba mungkin untuk memperoleh perumahan yang lebih nyaman. f) Hidup di kota terasa sesak. dan berjubel. seperti penjahit.a) Terdapat gangguan yang sering berulang. e) Kondisi perumahan kota umumnya padat dan sempit. maupun pusat-pusat keramaian public lainnya. sulit untuk dikembangakan labih lanjut. lebih menyukai dan kecendrungan adanya konsentrasi-konsentrasi penjual jasa. elektronik. dan nyaman. kecuali dengan biaya yang tinggi. Hal itu hanya dapat dilakukan di pinggiran kota sebab kondisi kota-kota tua sangat padat. d) Di kota sudah penuh dengan gedung-gedung bertingkat tinggi. terminal bus. d) Selain itu. e) Banyaknya flat-flat atau rumah tersusun untuk masyarakat kecil. biassanya terdapat pada lokasi yang berdekatan. setidaknya dapat meringankan harga sewa bagi penduduk kota. c) Harga sewa atau harga beli tanah di pinggir atau diluar kota jauh lebih murah daripada di kota. segar. makanan dan minuman. mainan anak dan sebagainya. pelabuhan. penat.tekstil. banyak juga penduduk di luar atau di pinggir kota yang justtru senang tinggal di kota. pengacara. seperti took-toko. kecuali dengan biaya yang sangat tinggi. Namun sebaliknya. a) Memiliki tempat-tempat di pusat kota yang strategis. tidak mungkin lagi dapat dibangun baru. di kota-kota sudah tersusun pusat-pusat perbelanjaan.

g) Para pegawai dan pekerja kota lainnya. Zona ketiga. Zona Keempat. c. di samping menyediakan pekerjaan. kota tetap diminati sebagai kebutuhan untuk bertempat tinggal karena dekat dengan tempat bekerja. 3. Di pusat kota terdapat Zona Pertama sebagai Central Bisnis Dictrict (disingkat CBD) jika di Chicago di sebut loop.f) Kota pun menyediakan sejumlah tempat hiburan. seni budaya. bahkan jika Chicago telah berubah menjadi Chines Town maupun pertokoan dan perkantoran berskala kecil. disertai oleh rumah-rumah pribadi yang kuno. pendidikan. luas.perekonomian. disebut demikian karena perumahan untuk orangorang kaya. kota meluas secara seimbang dan merata dari suatu pusat atau inti sehingga muncul zona-zona baru sebagai perluasannya. c. Dengan demikian. Pada hakikatnya. Artinya. Stepa-stepa padang rumput di Asia dengan musim dingin yang kejam. Tanah secara alami sangat sesuai dengan jenis pastoral (pastoralart) untuk memelihara kawanan ternak dan hewan. sebagai kawasan perumahan para buruh yang kebanyakan kaum imigran. b. Zona kelima merupakan Commuters Zone atau tempat orang yang pergi pulang setiap hari untuk bekerja. lebih menyukai tempat tinggal yang tidak berjauhan dengan tempat kerjanya. penghuninya kelas menengah. dan kemasyarakatan. pada setiap saat dapat ditemukan sejumlah zona yang konsentris letaknya sehingga struktur kota menjadi bergelang (melingkar). Fungsi loop sebagai pusat atau jantung kehidupan perdagangan. cukup rapi. Karena dihadapkan dengan suasana keharusan untuk berkeliling untuk mengetahui tentang wilayah perumputan serta sumber-sumber . Teori Konflik Antara Suku Bangsa Nomadik Sedenter Jean Bunhes Adapun isi pokok teori Jean Bunhes sebagai berikut. memiliki jarak sanitasi yang lebih memadai sebagai tempat tinggal yang nyaman dan baik. Kondisi alamnya masih asri. 3. tidak memungkinkan pengolahan alam yang intensif. dan mewah serta berfungsi sebagai kota kecil untuk beristirahat dan tidur atau disebut dormitory towns. olahraga. Teori Kota Konsentris Burgess Inti teori kota konsentris tersebut sebagai berikut a. a. b. Zona kedua sebgai terdapat Zona Peralihan (transtitional zone) yang merupakan kawasan perindustrian.

Kualitas dan kemampuan yang menjadi alasan bagi kekuasaanya diperoleh dari stepa. Permasalahan tersebut kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity). dari keterampilan yang dianugerahkan kepada pastoral. rumah tangga" dan νόμος (nomos). Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. subyek dalam ekonomi dapat dibagi dengan beberapa cara. dan Khubilai Kan. e. dan dari subordinasi geografis pada lingkungannya.Kata "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga.” . yang paling terkenal adalah” mikroekonomi vs makroekonomi”. d. muncul dari stepa-stepa Jengis Khan. f. Beberapa dari penakluk yang paling besar dan apling beerani dalam sejarah. subyek ekonomi juga bisa dibagi menjadi positif (deskriptif) vs normatif. Secara umum. atau "peraturan.air untuk jarak yang jauh. mereka meperoleh rasa gerakan taktis dan strategi yang menempatkan mereka dalam posisi mendaulat terhadap ruang dan menguasai para tetangga mereka." dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga. Kelompok pengembala ini bukan massa petani-petani kelompok kecil yang mengerumuni seluruh Asia Selatan Timur yang memimpin dunia. Selain itu." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja. PENGERTIAN EKONOMI Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. aturan. hukum. Timur Lang. BAB 8 ILMU EKONOMI A.

Ilmu ekonomi akan mengalami perubahan besar dalam ide. dan pemerintah. Ekonomi juga difungsikan sebagai ilmu terapan dalam manajemen keluarga. politik.mainstream vs heterodox”. Ada sebuah peningkatan trend untuk mengaplikasikan ide dan metode ekonomi dalam konteks yang lebih luas. kesehatan. seperti misalnya penelitian perilaku kriminal. dan lainnya. walaupun menurut pendapat kritikus. Hal ini menimbulkan pertanyaan "apa seharusnya dilakukan para ahli ekonomi?" The traditional Chicago School. has insisted on the powerfulness of price theory as the tool of . perang. tetapi sebaiknya ditegaskan sebagai pendekatan untuk menerangkan perilaku manusia. Hal ini dimungkinkan karena pada dasarnya ekonomi — seperti yang telah disebutkan di atas — adalah ilmu yang mempelajari pilihan manusia. pendidikan. misalnya bidang pendidikan. bisnis. briton woods. dan metodenya. kadang-kadang perubahan tersebut malah merusak konsep yang benar sehingga tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. konsep. invisble hand. Teori ekonomi juga dapat digunakan dalam bidang-bidang selain bidang moneter. teori lingkaran ekonomi. Dalam artikel-artikelnya ia menerangkan bahwa ekonomi seharusnya tidak ditegaskan melalui pokok persoalannya. with its emphasis on economics being an empirical science aimed at explaining realworld phenomena. merkantilisme. keluarga dan lainnya. Fokus analisa ekonomi adalah "pembuatan keputusan" dalam berbagai bidang dimana orang dihadapi pada pilihan-pilihan. penelitian ilmiah. Pendapatnya ini kadang-kadang digambarkan sebagai ekonomi imperialis oleh beberapa kritikus. daya tahan ekonomi. kriminal. dan agama. pernikahan. hukum. dan sebagainya. Gary Becker dari University of Chicago adalah seorang perintis trend ini. kesehatan. Banyak teori yang dipelajari dalam ilmu ekonomi diantaranya adalah teori pasar bebas. Banyak ahli ekonomi” mainstream” merasa bahwa kombinasi antara teori dengan data yang ada sudah cukup untuk membuat kita mengerti fenomena yang ada di dunia. kematian. informatic economy.

SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU EKONOMI Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. Aliran klasik mengalami kegagalannya setelah terjadi Depresi Besar tahun 1930-an yang menunjukkan bahwa pasar tidak mampu bereaksi terhadap gejolak di pasar saham. Sebagai penanding aliran klasik. Konsep “invisble hand” ini kemudian direpresentasikan sebagai mekanisme pasar melalui harga sebagai instrumen utamanya. and Money yang menyatakan bahwa pasar tidak selalu mampu menciptakan keseimbangan. Edmund Phelps.analysis. dan karena itu intervensi pemerintah harus dilakukan agar distribusi sumber daya mencapai sasarannya. . Sebagai seorang ekonom. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. dan lain sebagainya. dan oleh karenanya peran pemerintah menjadi sangat dibatasi karena akan mengganggu proses ini. J. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. Keynes. some economic theorists have formed the view that a consistent economic theory may be useful even if at present no real world economy bears out its prediction B. Karl Marx. Aliran yang terutama dipelopori oleh Adam Smith ini menekankan adanya” invisible hand” dalam mengatur pembagian sumber daya. monetarist. Interest. new keynesian. Keynes mengajukan teori dalam bukunya General Theory of Employment. Secara garis besar. On the other hand. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokoh-tokoh seperti Alfred Marshall. perkembangan aliran pemikiran dalam ilmu ekonomi diawali oleh apa yang disebut sebagai” aliran klasik”. Melalui karya besarnya Wealth of Nations.M. Dua aliran ini kemudian saling "bertarung" dalam dunia ilmu ekonomi dan menghasilkan banyak varian dari keduanya seperti: new classical. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. neo klasik.

yang mengkombinasikan matematika. North. terkait dengan kemakmuran. Ilmu ini mengkaji upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran. Dua metode kuantitatif ini kemudian berkembang pesat hingga hampir semua makalah ekonomi sekarang menggunakan salah satu dari keduanya dalam analisisnya. Kubu lain dari metode kuantitatif dalam ilmu ekonomi adalah model General equilibrium (keseimbangan umum). Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. ilmu ekonomi telah mengembangkan serangkaian metode kuantitatif untuk menganalisis fenomena ekonomi. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Jan Tinbergen pada masa setelah Perang Dunia II merupakan salah satu pelopor utama ilmu ekonometri. metode kualitatif juga sama berkembangnya terutama didorong oleh keterbatasan metode kuantitatif dalam menjelaskan perilaku agen yang berubah-ubah. METODOLOGI Sering disebut sebagai” The queen of social sciences”. Kemakmuranitu sendiri diartikan sebagai kondisi dimana semua kebutuhan materi dapat terpenuhi dengan baik. Masyarakat dikatakan makmur apabila semua kebutuhan materi dapat dipenuhi dengan sebaik-baiknya. C. yang menggunakan konsep aliran uang dalam masyarakat. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan. Ilmu ekonomi dapat dikatakan memegang peranan penting dalam kehidupan sosial. Jika masyarakat sejahtera berarti masyarakat tersebut mengalami kemakmuran.Namun perkembangan dalam pemikiran ini juga berkembang ke arah lain. statistik. dari satu agen ekonomi ke agen yang lain. dan tingkat kemakmuran dapat diukur . serta aliran institusional yang pertama dikembangkan oleh Thorstein Veblen dkk dan kemudian oleh peraih nobel Douglass C. seperti teori pertentangan kelas dari Karl Marx dan Friedrich Engels. dan teori ekonomi. Di lain pihak.

M. J. raja-raja dan para cerdik pandai pada jaman dahulu menggunakan ilmu filsafat sebagai dasar untuk mengatur dan memecahkan persoalan ekonomi.dari banyaknya barang dan jasa yang dihasilkan serta banyak barang dan jasa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Keynes. karena filsafat tidak lagi sanggup memecahkan seluruh masalah yang berkembang di masyarakat. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokohtokoh seperti Alfred Marshall. • Ekonomi Jepang pasca perang dunia II. Ilmu ekonomi teori ini membahas gejala-gejala yang timbul . Selain itu ilmu ini juga dibahas khusus secara teori yaitu makro ekonomi dan mikro ekonomi. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. Melalui karya besarnya Wealth of Nations. Sebagai seorang ekonom. Sebelum orang mengenal ilmu ekonomi. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. Misalnya: • Ekonomi Indonesia pada tahun 70-an. mulailah banyak ahli yang tertarik untuk memecahkan persoalan ekonomi. Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. Diantaranya yaitu : Ilmu ekonomi deskriptif adalah kajian yang memaparkan secara apa adanya tentang kehidupan ekonomi suatu daerah atau negara pada suatu masa tertentu. ilmu ekonomi kemudian bercabang-cabang mengikuti perkembangan kehidupan ekonomi itu sendiri. Dengan semakin pentingnya peranan ekonomi dalam kehidupan. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. Dalam perkembangannya. Edmund Phelps. Karl Marx.

Cabang yang ketiga dari ilmu ini adalah ekonomi terapan. mengkaji tentang pendapatan nasional. Menurut asalnya katanya. dsb. Ilmu ekonomi terapan merupakan cabang ilmu yang membahas secara khusus tentang penerapan teori ekonomi dalam suatu rumah tangga produksi. ekonomi moneter.sebagai akibat perbuatan manusia dalam usahanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. konsumen. Dalam teori yang lebih mendalam. Ilmu ekonomi memerlukan beberapa alat analisis untuk menerangkan teoriteorinya dan untuk menguji kebenaran teori-teori tersebut. Dalam hal ini makro ekonomi. Mikro ekonomi. dsb. matematika dan persamaan matematika memegang peranan yang sangat penting. pengangguran. rumah tangga produksi. dsb. BAB 9 ILMU PSIKOLOGI A. ekonomi perbankan. hanya mempelajari bagian-bagian dari teori ekonomi secara lebih mendalam seperti: pembentukan harga. Grafik dan kurva adalah alat analisis yang utama dalam teori ekonomi. Di samping itu statistik adalah alat analisis untuk mengumpulkan fakta dan menguji kebenaran teori ekonomi. PENGERTIAN PSIKOLOGI Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya. inflasi. misalnya: ekonomi perusahaan. kesempatan kerja. psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno: "ψυχή" (Psychē yang berarti jiwa) dan "-λογία" (-logia yang artinya ilmu) .

Kant. psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa. Setelah itu St. Seperti filsuf yunani terutama Plato dan Aristoteles.sehingga secara etimologis. manusia di sepanjang sejarah telah memperhatikan masalah psikologi. Peneliti mempunyai kontrol sepenuhnya terhadap jalannya suatu eksperimen. Banyak ahli filsafat terkenal lain dalam abad tujuh belas dan delapan belasLeibnits. yang dipandang sebagai kelahiran psikologi sebagai ilmu. Locke. Metodologi Eksperimental Cara ini dilakukan biasanya di dalam laboratorium dengan mengadakan berbagai eksperimen.) Tetapi. dan mendapatkan bentuk pragmatisnya di benua Amerika. pandangan tentang manusia dapat ditelusuri jauh ke masa Yunani kuno. B. Ia juga memperkenalkan konsep kerja refleks. METODE PSIKOLOGI Beberapa metodologi dalam psikologi. dan Hume-memberikan sumbangan dalam bidang psikologi. C. SEJARAH PSIKOLOGI Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan. di antaranya sebagai berikut : 1. Pada waktu itu psikologi masih berbentuk wacana belum menjadi ilmu pengetahuan. Hobbes. psikologi melalui sebuah perjalanan panjang. Augustine (354-430) dianggap tokoh besar dalam psikologi modern karena perhatiannya pada intropeksi dan keingintahuannya tentang fenomena psikologi. Descartes (1596-1650) mengajukan teori bahwa hewan adalah mesin yang dapat dipelajari sebagaimana mesin lainnya. Dapat dikatakan bahwa sejarah psikologi sejalan dengan perkembangan intelektual di Eropa. Yaitu menentukan akan melakukan apa pada . Ilmu Psikologi adalah ilmu yang tergolong muda (sekitar akhir 1800an. Bahkan sebelum Wundt mendeklarasikan laboratoriumnya tahun 1879.

2. 4.sesuatu yang akan ditelitinya. misalnya saja : tingkah laku orang-orang yang berada di toko serba ada. seorang anak yang tidak naik kelas mungkin diketahui bahwa dia bukannya kurang pandai tetapi minatnya sejak kecil memang dibidang musik sehingga dia tidak cukup serius untuk mengikuti pendidikan di sekolahnya. Melainkan dengan proses ilmiah dan secara spontan. Agar orang diperiksa itu dapat menemukan isi hatinya itu sendiri. misalnya dari cerita ibunya. . Sejarah Kehidupan Sejarah kehidupan seseorang dapat merupakan sumber data yang penting untuk lebih mengetahui “jiwa” orang yang bersangkutan. Angket Angket merupakan wawancara dalam bentuk tertulis. kapan akan melakukan penelitian. Wawancara Wawancara merupakan tanya jawab si pemeriksa dan orang yang diperiksa. Semua pertanyaan telah di susun secara tertulis pada lembar-lembar pertanyaan itu. 3. dan sebagainya. Observasi Ilmiah Pada observasi ilmiah. pendapatnya dan lain-lain sedemikian rupa sehingga orang yang mewawancarai dapat menggali semua informasi yang dibutuhkan. suatu hal pada situasi-situasi yang ditimbulkan tidak dengan sengaja. pandangan-pandangannya. tingkah laku pengendara kendaraan bermotor dijalan raya. Observasi alamiah ini dapat diterapkan pula pada tingkah laku yang lain. dan orang yang diwawancarai tinggal membaca pertanyaan yang diajukan. dan sebagainya. seberapa sering melakukan penelitiannya. perilaku orang dalam bencana alam. tingkah laku anak yang sedang bermain. 5.

Kita mengingat . dimana saat itu berkembang 2 teori dalam menjelaskan tingkah laku.lalu menjawabnya secara tertulis pula. yaitu metode umum dan metode khusus. Dari pendekatan ini terlihat adanya data yang diperoleh secara keseluruhan perkembangan atau hanya beberapa aspek saja dan bisa juga melihat dengan berbagai faktor dari bawaan dan lingkungan khususnya kebudayaan Sedangkan pada metode khusus merupakan suatu metode yang akan diselidiki dengan suatu proses alat atau perhitungan yang cermat dan pasti. dan berkeinginan. pada metode umum ini pendekatan yang dipakai dengan pendekatan longitudinal.METODE PSIKOLOGI PERKEMBANGAN Pada Metode Psikologi Perkembangan memiliki 2 metode. Psikologi kontemporer Diawali pada abad ke 19. dan lain-lain dari orang yang diperiksa itu. kemampuan psikologi terkotak-kotak dalam beberapa ‘fakultas’ yang meliputi berpikir. struktur kepribadian seeorang. D. Psikologi Fakultas Psikologi fakultas adalah doktrin abad 19 tentang adanya kekuatan mental bawaan. Pemeriksaan Psikologi Dalam bahasa populernya pemeriksaan psikologi disebut juga dengan psikotes Metode ini menggunakan alat-alat psikodiagnostik tertentu yang hanya dapat digunakan oleh para ahli yang benar-benar sudah terlatih. arah minat seseorang. menurut teori ini. Fakultas ini terbagi lagi menjadi beberapa subfakultas. merasa. alat-alat itu dapat dipergunakan unntuk mengukur dan untuk mengetahui taraf kecerdasan seseorang. transversal. dan lintas budaya. 6. Dalam pendekatan ini dapat digunakan dengan pendekatan eksperimen dan observasi. Jawaban-jawabannya akan dianalisis untuk mengetahui hal-hal yang diselidiki. sikap seseorang. yaitu: 1.

maka psikologi baru tercipta sebagai ilmu sejak akhir 1800-an yaitu sewaktu Wilhem Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama didunia. lengkaplah syarat psikologi untuk menjadi ilmu pengetahuan. dan sebagainya. Psikologi Asosiasi Bagian dari psikologi kontemporer abad 19 yang mempercayai bahwa proses psikologi pada dasarnya adalah asosiasi ide yaitu bahwa ide masuk melalui alat indera dan diasosiasikan berdasarkan prinsip-prinsip tertentu seperti kemiripan. dan kedekatan. dokter berkebangsaan Austria bernama Sigmund Freud mengembangkan metode psikoterapi yang dikenal dengan nama psikoanalisis. serta . Ditandai oleh berdirinya laboratorium ini. dengan berdirinya laboratorium ini pula. sehingga tahun berdirinya laboratorium Wundt diakui pula sebagai tanggal berdirinya psikologi sebagai ilmu pengetahuan. Laboratorium Wundt Pada tahun 1879 Wilhem Wundt mendirikan laboratorium Psikologi pertama di” University of Leipzig”. Berdirinya Aliran Psikoanalisa Semenjak tahun 1890an sampai kematiannya di 1939. pembayangan melalui subfakultas imaginer. 2. akan tetapi karena kerumitan dan kedinamisan manusia untuk dipahami. maka metode ilmiah untuk lebih mamahami manusia telah ditemukan walau tidak terlalu memadai. Pemahaman Freud tentang pikiran didasarkan pada metode penafsiran. kontras.melalui subfakultas memori. Jerman. dan pengamatan klinis. Psikologi sebagai ilmu pengetahuan Walaupun sejak dulu telah ada pemikiran tentang ilmu yang mempelajari manusia dalam kurun waktu bersamaan dengan adanya pemikiran tentang ilmu yang mempelajari alam. introspeksi.

Yaitu mengendalikan tingkah laku sesuai dengan yang diharapkan. Pendekatan kognitif Pendekatan kognitif menekankan bahwa tingkah laku adalah proses mental. ketegangan mental. Secara sederhana dapat digambarkan dalam model S . Ini berarti tingkah laku itu seperti reflek tanpa kerja mental sama sekali.xx . seperti B.Respon.R atau suatu kaitan Stimulus . yaitu mampu menjelaskan apa. dimana individu (organisme) aktif dalam menangkap. dan melahirkan banyak sub-aliran.Skinner. Pendekatan ini dipelopori oleh J. Hasil prediksi berupa prognosa. D. membandingkan. prediksi atau estimasi • Pengendalian. bagaimana. menilai. FUNGSI PSIKOLOGI SEBAGAI ILMU Psikologi memiliki tiga fungsi sebagai ilmu yaitu: • Menjelaskan. pada dasarnya tingkah laku adalah respon atas stimulus yang datang. Individu menerima stimulus lalu melakukan proses mental sebelum memberikan reaksi atas stimulus yang datang. bagaimana.B. Watson kemudian dikembangkan oleh banyak ahli. Yaitu mampu meramalkan atau memprediksikan apa. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. Pendekatan perilaku Menurut pendekatan perilaku. dan mengapa tingkah laku itu terjadi.F. Perwujudannya berupa tindakan yang sifatnya preventif atau pencegahan. Hasilnya penjelasan berupa deskripsi atau bahasan yang bersifat deskriptif • Memprediksikan. intervensi atau treatment serta rehabilitasi atau perawatan. dan menanggapi stimulus sebelum melakukan reaksi.terfokus pada menyelesaikan konflik alam bawah sadar. dan gangguan psikis lainnya.

E. Beberapa kajian ilmu psikologi diantaranya adalah: 1. harga dirinya dan segala hal yang menyangkut kesadaran atau aktualisasi dirinya. Psikologi sosial Bidang ini mempunyai 3 ruang lingkup.Pendekatan psikoanalisa Pendekatan psikoanalisa dikembangkan oleh Sigmund Freud. dilengkapi oleh biologi dan ilmu saraf pada perbatasannya dengan ilmu alam dan dilengkapi oleh sosiologi dan anthropologi pada perbatasannya dengan ilmu sosial. konsep tentang dirinya. yaitu : . Keinginan atau dorongan yang ditekan akan tetap hidup dalam alam bawah sadar dan sewaktu-waktu akan menuntut untuk dipuaskan. Dan juga berkaitan erat dengan psikologi kepribadian. Pendekatan fenomenologi Pendekatan fenomenologi ini lebih memperhatikan pada pengalaman subyektif individu karena itu tingkah laku sangat dipengaruhi oleh pandangan individu terhadap diri dan dunianya. Sehingga tingkah laku banyak didasari oleh hal-hal yang tidak disadari. seperti keinginan. impuls. Ini berarti melihat tingkah laku seseorang selalu dikaitkan dengan fenomena tentang dirinya. Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi sosial. Psikologi perkembangan Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktor-faktor yang membentuk prilaku seseorang sejak lahir sampai lanjut usia. karena sebagian besar perkembangan terjadi dalam konteks adanya interaksi sosial. Ia meyakini bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadar. Kajian psikologi Psikologi adalah ilmu yang luas dan ambisius. atau dorongan. karena perkembangan individu dapat membentuk kepribadian khas dari individu tersebut 2.

3. atribusi (sifat) • studi tentang proses-proses individual bersama. atensi. 4. Psikologi sekolah . kemampuan bahasa dan emosi. kerjasama dalam kelompok. seperti bahasa. WILAYAH TERAPAN PSIKOLOGI Wilayah terapan psikologi adalah wilayah-wilayah dimana kajian psikologi dapat diterapkan. proses belajar. Psikologi kognitif Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari kemampuan kognisi. walaupun demikian. Psikologi kepribadian Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. belum terbiasanya orang-orang Indonesia dengan spesialisasi membuat wilayah terapan ini rancu. dan persaingan. sikap sosial. misalnya kepemimpinan. kemampuan memori. komunikasi hubungan kekuasaan. motivasi proses belajar. F. misalnya. seperti: Persepsi.• studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individu. seorang ahli psikologi pendidikan mungkin saja bekerja pada HRD sebuah perusahaan. psikologi kepribadian berkaitan erat dengan psikologi perkembangan dan psikologi sosial. atau sebaliknya. perilaku meniru dan lain-lain • studi tentang interaksi kelompok. 1. misalnya : studi tentang persepsi. karena kepribadian adalah hasil dari perkembangan individu sejak masih kecil dan bagaimana cara individu itu sendiri dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya.

Psikologi sekolah berusaha menciptakan situasi yang mendukung bagi anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademik. mengevaluasi dan memprediksi kinerja suatu pekerjaan yang dikerjakan oleh individu. Psikologi klinis Adalah bidang studi psikologi dan juga penerapan psikologi dalam memahami. dan emosi. BAB 10 ILMU POLITIK A. sedangkan psikologi organisasi mempelajari bagaimana suatu organisasi memengaruhi dan berinteraksi dengan anggota-anggotanya 3. mencegah dan memulihkan keadaan psikologis individu ke ambang normal. Psikologi kerekayasaan Penerapan psikologi yang berkaitan dengan interaksi antara manusia dan mesin untuk meminimalisasikan kesalahan manusia ketika berhubungan dengan mesin (human error) 4. sosialisasi. Psikologi industri dan organisasi Psikologi industri memfokuskan pada menggembangan. PENGERTIAN. Yang bertujuan untuk membentuk mind set anak 2. DAN RUANG LINGKUP POLITIK . KARAKTERISTIK.

politik perbandingan. Lembaga. dan menghipotesiskan tentang asal usul. Ruang lingkup disiplin ilmu politik kontemporer sangat luas. 2. dan system pemilihan. 1.sendiri. hubungan antara Negara dengan warga negaranya serta dengan Negara lain. lembaga. partai politik. hubungan internasional. Bagi mereka. teori politik. sejarah politik. Subbidang utama dari penyelidikan ilmu politik meliputi : pemikiran politik.macam kegiatan dalam system politik ataupun Negara yang menyangkut prosespenentuan tujuan sampai dalam melaksanakan tujuan tersebut. Ilmu politik adalah kajian tentang Negara. kendati memiliki cirri umum yang bersifat normative dalan orientasi teori politiknya yang telah lama berevolusi. Teori Politik Para ahli teori politik biasanya memiliki gaya sendiri. .tujuan Negara. perkembangan. eksekutif. dan konsekuensi lembaga politik. 4. ekonomi politik.tujuan itu .lembaga politik. administrasi public. Pemikiran Politik Subbidang ini merupakan akumulasi bangunan teks dan tulisanpara filsuf besar yang membingkai pendidikan intelektual. Banyak para ahli kontemporer yang menghabiskan waktunya untuk memonitor.teori kenegaraan. tujuan. seperti aturan pluralitas system pemilihan atau organisasi. tugas pemikiran politik adalah untuk menemukan makna dan yang asli dari wacana klasik. mengepaluasi.Istilah politik sering dikaitkan dengan bermacam.lembaga politik.lembaga yang akan melaksanakan tujuan. Sejarah Politik Banyak para ilmuan politik yang menjelaskan tentang sejarah politik walaupun sering bias terhadap sejarah kontemporer.organisasi pemerintahan yang semu. birokrasi.Lembaga Politik Merupakan kajian terhadap lembaga. dan lembaga. 3. teori. khususnya peranan konstitusi. yudikatif.

administrasi politik. serta perang maupun damai. dimana manusia tidak pernah puas menggapai kepentingan diri yang rakus tersebut. Hubungan Internasional Hubungan antarnegara merupakan hubungan internasional. pemikiran politik. jelas istilah tersebut sangat menyesatkan bagi subdisiplin ilmu politik yang mempokuskan pada hubungan lintas Negara dan internegara dalam diplomasi. Politik Perbandingan Merupakan asumsi dari para ilmuan politik bahwa focus perbandingan memberikan satu. Beberapa bidang kajian bidang kajian ilmu politik secara tematis yang berkembang dewasa ini demikian luas dan banyak ragam seperti . harus bermula dari premis sederhana tentang manusia yang suka membangun prediksi dari perilaku mereka. Ekonomi Politik Subidang ini bertolak dari suatu pemikiran bahwa teori perilaku politik sebagaimana teori perilaku ekonomi. dan hubungan internasional. Low politics 1.tindih dengan hukum dan ekonomi.Secara garis besar politik cenderung terbagi dua kubu : a. Hight politics b. Administrasi Publik dan Kebijakan Umum Keduanya merupakan cabang empiris dan normative dari ilmu politik yang tumpang. 4. 2. transaksi ekonomi. 3.di sinilah letak hubungan ilmu politik dan ekonomi. Teori Kenegaraan Teori ini sering diduga merupakan teori politik yang paling padu dalam memerikan perhatian bagi teori politik kontemporer. 5.satunya cara untuk menjadi ilmu social murni.

Ilmu Bantu a. Ilmu Geografi A. direct observation. Perpektif Intelektual 2. Filsafat c. Metode a. questionare. partai politik. infestigation. politik etnik. opinionnaire. TUJUAN DAN FUNGSI ILMU POLITIK Secara umum terdapat tiga makna tujuan mempelajari ilmu politik 1. metode perbandingan 3. interview. antropologi politik. POLITIK METODE. metode analisis c. metode klasifikasi e. pluralisme politik. participant observer. Ilmu Ekonomi g. Teknik Teknik yang banyak digunakan dalam ilmu politik sebenarnya banyak ragamnya seperti field work. DAN ILMU BANTU 1.psikologi politik. metode evaluatif d. Sosiologi e. budaya politik. perwakilan politik. dan birokrasi politik.case study. ekonomi politik. A. metode deskriftif b. Antropologi d. TEKNIK. dan action research. Perspektip Politik 3. PENDEKATAN. pendekatan kuantitatif b. 4. sampling. schedule. Ilmu Hukum h. Pendekatan a. pendekatan kualitatif 2. Psikologi Sosial f. SEJARAH PERKEMBANGAN POLITIK . Perspektip Ilmu Politik B. Sejarah b. rekruitmen politik.

behaviorisme. kedaulatan kontrak social. Hubungan Geografi dengan Ilmu Politik 5. Apabila ilmu politik merupakan disiplin ilmu yang bercorak Amerika maka cikal bakalnya adalah eropa klasik. desentralisasi.generalisasi dalam ilmu politik yang sering dikembangkan di tingkat pendidikan menengah berkaitan dengan konsep yang telah dibahas sebelumnya. Dari pernyataan tersebut maka generalisasi. F. MAZHAB. Singkatnya.KONSEP POLITIK Adapun konsep. HAM dan voting. Hubungan sejarah dengan Politik 4. kekuasaan. pemilihan umum. Hubungan Psikologi dengan Politik ILMU SOSIAL D. persamaan. Negara. C. demonstrasi.Ilmu politik lahir sejak abad ke.19. Teori Politik Empiris . system politik. partai politik.MAZHAB POLITIK Dalam pengelompokan mazhab. Hubungan Antropologi dengan Politik 3. Hubungan Ekonomi dengan Politik 6. E. KONSEP. pemerintah.konsep yang dimaksud seperti. oposisi. yakni mazhab institusionalisme. dalam paradigma politik waktu itu yang terpenting adalah bagaimana untuk mencari suatu keselarasan atau keseimbangan antara penguasa dan yang dikuasai. HUBUNGAN POLITIK DENGAN ILMULAINNYA 1. TEORI.mazhab ilmu politik terbagi menjadi 5 mazhab. dan developmentalisme. Hubungan Sosiologi dengan Politik 2. legitimasi.TEORI ILMU POLITIK 1.GENERALISASI POLITIK Generalisasi itu merupakan pernyataan hubungan dua konsep atau lebih. G. plurarisme. strukturalisme. GENERALISASI. demokrasi.

Teori Politik Normatif .2. Teori Politik Formal 3.

2.9 93.3 907.3. 0-07.9202-039:057-. 9039./.3 1034203.7.3 3907.8/..3:.3.5.9./.20.3:9 :8./:.25.3 5844 057-./.3.3 80.9 /03.8.7 .947 . 3907.5 40 -44 /.8.507-./. /.33.3 /73./:  28.9  O 89:/ 9039.5.3  42:3./.39745445.7:..33.3.3 202-039: 57.3.3 07.5 848.:2037:/.  8.32:848.2 43908 .9./. ./:/.8.3 O 89:/ 9039.3:8.35078058 249.54084844 /.. -07.73/.  805079 -.7.32:.3   !844057-.: 808047.3 /03.  !844 50702-.8574808-0.3 503.3 1.3 07.. 89:/ 9039.3 -08. -/.3 80.. 50702-.97-:8 81. /.5 574808 3/.9 /03.7 50702-.9: O 89:/ 9039./.. 0502253.3.3 -07.2/.3 /.9.  .2.30:. 907.. .204254 /.8 04254  28.3.   . .  .703.  !84450702-./:90780-:9  !844848.947 1./03..: 808047.39.3 3/.3.3 07./. -078..3.35844 !844 ../ /.8.8 :-:3.8 /.3 .3.3 . 80-.3 20250..33:5 ./03.3.2-8:8  /03.3.3 2:8.3 :.507-../.32: 5844/.3/03.3 2.7 50702-.3 89:/ 5844 .9.3.9.15.3 5844 848.8 848..3  . 2: .332025:3.: /.35078.7: 848.703.3 574808 574808 3/./. 507..8.7 8..3..

/02  848.3 47.3. .3 20250. // /.../.7 93.8.3 -.2 20308:.  5844 057-. 8047. .337.33/4308.. .33.25:..3 20250./. /03.8.3 02.38508.3 /.8 202-:.-07:8....5.8 848.#80-:..7 02.5.3:39:202-039:23/809..8..9.33./. .7..35844.3 07.3.3 /7 /03.8  /.2 20302-.3 89:/ 5844 ..3. 3/./: 80.     !8444391 /. .3.8..907.9 /03.3 3:3.3.9 .-007.3 0248  .: 2..3.:5:3/02.8 /.25:.3 -0:2907-.9038  02.3...3 3:3.3.5.   !844804.907.. -/.25:.3.3 5844 848.3-079::.3:8. 5844503//.3 438  805079 !078058  574808 -0.3 ./: 9: 803/7 /.3 ./.507:8.3 89:/ 5844 .: 80-.3203/::3-.7 50702-..47.3 -./.8 0.. 057-..3./.35844 /./.5..3 5844 50702-..3 -07. !844804..25:.  .9/907. .32:338. /.7  02. /03..3.8.:  28../2.2.3 3/. /.389:.203..5.59.. -/.3 ..703.3.30248     %#!!$   .9.2 -073907. 2.3 20247  .3 .

-07:-:3.3 3472.3.39.09..7:/.3 3907.8.8 .3 5.5.3 202570/8307.349.. 2.3:8. -/.2-.3403/.2 203.3 !0307.3  2030.3 89:/ 5844 /.3.8:.9.3.    !844070.    &! %    !#% #%#$% #&&! ! %  .347.3 /03.3.349....8 /.. .3.8:..8.8/03. 20302-.30. /./:0.2 202..820203.9:5007. !8443/:897/.38.38...38..3 2083:39:20232..308./.3 -07.3 5844 .3 2083 :2.3/03.32.820250.3:8.3.307747   !84438 /. 50307.7-./: 80/.3202:./.7./.:.3584483/.9:47.3 :.3 5844 /.8.3/07.3 584447.2.3 -073907.8 !844 3/:897 20214:8.5..0.

 507.:39:20302:.3  /.30...3.8079.:47.3 .3 .3 39009:.9 202 . 202 .. 4390254707 .0 /.  02-.3  .3549./03.7.3  04342 549  .3 3:5 /853 2: 549 4390254707 8.79.3 5:7.9.3 9::.7./.-8.89..3.3 47039.4:8     02-.!49 07:5....3:9.8 5:-.9.3 . 9::.3 203.     !027.3  9::.38.2.3 9::.9:3..9.2  2..3.32:549205:95027..:. 02-.3.3..3.7.3  #:.3 9::.!49 .3 88902 502..3802:    $0. 549  805079 . ..7 .0.8  /. 9047 549 -.843..8/.3.7.3 202-3. 549 8073 /.8 88902502.39039.30..91 5. . .7./. :39: 20243947  20305.2 0.2..3:3.38..7..3 02-.2 88902 549 .8 9047 5493.-070.3 -0781.3./.3!49 $:--/..3/3.549 549507-..3:9 574808503039:.39::./.3.:2:.3 .3  :-:3. .25.8.85020739.30././.  .3 43899:8 080:91 -747.3 39073.77 :2:2 .549 /..3 9:  :-:3..8. 2070.:5:3 0...8 47.3 20.9. /.7.7.9:7.3../03.3..3 3 207:5.../23897.7.3 .3 203.8.3 4380:038 02-.5 02-.3 908 /.3 /.7.3.390.8     %047!49 !.8 -.3 .38.3 -072.7.  9047  9047 030. :8:  50702-..9 3472.3.3 907.8  $:--/.8.7.  02-.9.390780-:9  2:549.3 9039.8 5027. 18:1 -08.8 :/.7.3549  9047549 02-..3.9.35. 549  :8:83..9 :.  9:..7. 02-. .3.39.32.3 9:8. 803/7  803/7  03/.220.3 /03.75030/.30.549 80.7.3 203549088... 5. 503//.

8!:-/.3 39073.3..3 .3/3.304342 /2..7.3 07:5.3 202-07.8.03/07:3907-.7549..3.380.3 .: 04342  ./: /.3 .7:8 -072:..9..3.2:..4390254707  $0.3 93//03.3 2.0 /.: 549 80-.7 507.: 2070.9: 5027.:8 507-. 8:-/853 2: 549 .8549 /.39.30-.. 2:.3&2:2 0/:.7 57028 80/07.3 549 .3:8.7.3 549 -.3 8.3 .3 :-:3.8 89.3.37. 207:5.7..  0.     :-:3./23897.3:8. /83. 207:5.-.:890780-:9     /23897.7 5.2. 9047 507.8 -  4549.3 5..3549.3 3472.9.3 5.:-: .3 -.7 8:.843. .7.8:28 /. 90780-:9 8. 207:5. 9039.3 9047 549 .3/3.9 20308.050393.2. :-:3.. .5073.339073.9:3.3::2/.9:  8.5.39039.39:25./ 2: 84..3.9. /.5.32:549/.7. 14.3:3 570/8 /.3 -. 9/.32030.304342      %047030.2 20207.3/7.843.09.3 507.3 -.:-:3..7.7.78-08. 202-.8907. 9047 549 4390254707  5027.3.580.3 8:./:...7.3 3 -0794. 2:73     4342!49 $:-/. /.730.8    !49!07-..5:.7 2: 549.843..:5:38073-.3:-:3.. :39: 203. 9047 507./.3 %047 3 8073 //:.339073.8203.  9549.549 .3 02578 /.

8 0  2094/0507-. -  8.80 89:/  /.2. 1  2:4342   2:::2   2:047.8 97.320250.8549    !%  %   %   & %& ! %    !03/0.3.3   %03 %03.3-.507.22:54980-03..9.3 2: 549 80.3 -0702-. :-:3. ./:3.98 .3549 /.  2094/00.820 549  -:/.0/:0  /70. /.3/..9 4-807.8 0. 3 /02.70  5.3-747.88 .3 :.79.7. -/.2..91 -  503/0.3 .20254:8.3974544 549  549 093  707:9203 549  5.3 -.  $0.3.3 390730.79.3.7..3 39.91 /  2094/0.1   %&&&$&! % $0.1.7..99....91   094/0 .9.7.5.9.0  453433.3/3.3 -/.81..3:.3 .9::.3 5.73.943 . 549  507.72:549   !07509139009:.  2094/0/087191 -  2094/0.38.7.3:.9437080.-.70 8..  3974544 /  $4844 0  !844$48.3 /0.:...399.23. 902.8.2 /542..3.3.    2:.07  8. 549  04342 549  .80507910/47 31089.9 .39: .7. 7.32.5.943 6:08943.3 .:5:3/.8 /. /.  0-07.9.804342 8079..39 4-807.:2:2907/..  503/0. 7./.2 805079 5844 549  5:7.5..253 3907.3.

7.3  /0243897.0452039.3!49   :-:3.8. .820 /.9. -.3.7820  897:9:7.93.820  -0.3$4844/03./  2. 549  /080397./.8.3/2.1/03.8 /.5:343805 43805./03.9..7..9.2.. 0307..32:!49   :-:3. 43805 .7...3 4397.3 .8  5078. 503:.3!49   :-:3.9.9.: 0802-. 203. :39: 203.8.3/0..-.8.25.47.8  45488  88902 549  /0247.8.820      $!  $!! % /.7.3 2.47820  5:7.    && ! %  &  & $ $    :-:3.  0.. .3047./.8  502.380. -.3.7 80.3...3 2.3. 207..549./ 0   5..7 8:.8.390750393.- 2:549907-.  5020739.-  2..3 90780-:9 2./.3!49   :-:3.- 3899:843. .  !0785095!49   !07850952:!49   $#!#! % 2: 549 . .3!844/03.8  $3..3 /853 2: .2 2: .3 5073.. 2..34342/03..8 9: 207:5. .9: 080.3 ...33974544/03.8.3 /:.:.3!49     ! % .3 -07.8 /.3 :2:2  5.9:9:.7 5073..250304254. 0745.3 0/...7.: 0-  .-.8:/805079 0:.493    #$$ #$$! % 0307. 84.3 :-:3.39.  092.3!49   :-:3. /.79.8../2.3/:.3. 2:549 207:5.2..8  0307.

-07.91                  .3 /03.9503//.9.3.     % # % #&! %   %047!492578   %047!49472.   %047!49472..343805.549.390.880-0:23.38073/02-.3/93./-.320303.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->