BAB 2 PENGERTIAN ILMU SOSIAL, METODE ILMIAH, DAN KEBENARAN ILMIAH

A.PENGERTIAN ILMU Mungkin tidak berlebihan jika seorang filsuf Oxford University kontemporer Jerome R.Ravert dalam karyanya The Philosophy of science ,sanpai saat ini mungkin mengakui bahwa ilmu merupakan sebuah kisah suksea luar biasa .Kemenanga-kemenangan ilmu melambangkansuatu proses kumulatif peningkatan pengetahuan dan rangkaian kemenangan tehadap kebodohan dan takhayul dan dari ilmulah kemudian mengalir arus penemuan yang yang berguna untuk kemajuan hidup manusia. Di Indonesia menurut The Liang Gie istilah ilmu atau scien merupakan suatu perkatan yang bermakna jamak ,yaitu sebagai berikut:
1.

ilmiah yang mengacu pada ilmu umum (science in general) tetentu,ilmu biologi ,antropologi,psikologi ,geograpi,sejarah,ekonomi,dan sebagainya.

2. Pengertian imu yang menunjuk pada salah satu bidang pengetahuan ilmiah

1.Ilmu sebagai kumpulan pengetahuan sistematis Pengetian ini lebih menekankan bahwa ilmu merupakan pengetahuan yang sistematis.Ilmu menunjuk pertama-tam a pada kumpulan yang disusun secara sistematis dari pengetahuan yang dihimpun tentang alam semesta yang selalu diperoleh melalui teknik-teknik pengamata yang objektif. Tidak semua pengetahuan adalah ilmu sebab ilmu hanya terbatas pada pengetahuan yang diperoleh secara sistermatis. 2. Ilmu sebagai Metode Penelitian

1. Pengertian ini mengemukakan penekananya bahwa ilmu itu pada hakikatnya sebagai metode penelitian.Para ahli yang nengemukakaan hal tersebut diantaranya: ➢ William J.Goode dalam bukunya Method In Social Research mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode pendekatan terhadap seluruh dunia pengalaman, yakni dunia yang dapat terkena pengalaman oleh manusia.

Caraghan

delangles

dalam

bukunya’’a

guide

historical

Method’’mengemukakan bahwa ilmu pada dasarnya suatu metode untuk menangani masalah.

Harold

H.Titus

dalam

bukunya

‘’Living

Issues

in

Philosophy’’mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode untuk memperoleh pengetahuan yang objektif dan dapat diperiksa kebenaranya. 3.Ilmu sebagai aktivitas penelitian Tokoh yang mengatakan ilmu sebagai aktivitas penelitian diantaranya:

I Charles Singer yang pengetahuan .

yang dikutip dalam bukunya ‘’Critical

Thinking’’mengemukakan bahwa ilmah adalah proses pembuat

John Warfield dalam bukunya ‘’Social Sistem’’ mengatakan tetapi ilmu pun dipandang sebagai proses.Pandangan proses ini paling berkaitan dengan perhatian terhadap penyelidikan karena penyelidikan adalah suatu bagian besar dari ilmu sebagai suatu proses .Dengan demikan jelas bahwa ilmu merupakan aktivitas penelitian .

Kesimpulan ilmu dipandang sebagai keseluruhan pengetahuan kita saat ini ,atau sebagai suatu aktivitas penelitian ,atau sebagai suatu metode untuk memperoleh pengetahuan. B.PENGERTIAN SOSIAL

Istilah sosial (social dalam bahasa inggris )dalam ilmu sosil memiliki arti yang berbeda –beda ,misalkan istilah sosial dalam sosialialisme dengan istilah bepartemen sosial ,jelas keduanya menunjukan makna yang sangat jauh berbeda.Menurut Soekanto apabila istilah sosial pada ilmu sosial mrnunjuk pada objeknya,yaiti masyarakat sosialisme adalah suatu ideologi yang pokok pada prinsip pemilikan umum alat-alat atau produksi dan jasa –jasa bidang ekonomi .sedangkan istilah sosial pada departemen sosial menunjuk pada kegiatan –kegiatan di lapangan sosial .Artinya kegiatan –kegiatan yang ditunjukan untuk mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat dalam bidang kesejahteraan ,sepeti tuna karya,tuna susila,tuna wisma,orang jompo,anak yatim piatu,dan lain-lain.Selain itu Soekanto mengemukakan bahwa istilah sosial pun berkenaan dengan prilaku interpersonal,atau yang berkaitan dengan proses-proses sosial.Secara keilmuan,masyarakat yang menjadi objek kajian ilmu-ilmu sosial ,dapat dilihat sebagai suatu yang terdiri dari berbagai segi .Dilihat dari segi ekonomi akan bersangkut paut dengan paktor produkdi ,distribusi,penggunaan barang-barang serta jasa-jasa .Dari segi politik antaralain berhubungan dengan penggunaan kekuasan dalam masayarakat.Dari segi antropologi budaya lebih menekanka pada masyarakat dan kebudayaanya,dan begitu seterusnya untuk ilmu-ilmu sosial yang lainya,seperti geografi sosial,sejarah,maupun sosiologi. Begitupun tentang pengertian masyarakat (societi)banyak sarjana terdahulu yang mendepinisikan apa itu masyarakat dintaranya: ➢ Menurut Mac Iver dan Page mengemukakan bahwa masyarakat adalah suatu sistem dari kebiasaan dan tata cara, dari wewenang dan kerjasama antara berbagai kelompok dan penggolongan, dari pengawasan tingkah laku serta kebebasan-kebebasan manusia.

Menurut Ralph Linton dalam bukunya yang bejudul “The Study of Man“ mengemukakan bahwa masyarakat merupakan setiap kelompok manusia uang telah hidup dan bekerja bersama cukup lama sehingga mereka dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka

sebagai suatu kesatuan sosial dengan batas-batas yang di rumuskan dengan jelas. ➢ Menurut Selo Soemarjan Menyatakan bahwa masyarakat adalah orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan. Dari pendapat-pendapat di atas dapat di simpulkan bahwa pengertian masyarakat terdiri atas beberapa unsur. a. Manusia yang hidup bersama b. Bercampur untuk waktu yang lama c. Mereka merupakan suatu sistem hidup bersama Sedangkan yang merupakan bentuk umum pada proses-proses sosial adalah interaksi sosial, bahkan ahli sosiologi berpendapat bahwa interaksi sosial tersebut merupakan syarat utama terjadinya aktivitas-aktivitas sosial. Berlangsungnya suatu proses interaksi sosial yang di dasarkan pada berbagai faktor, dan menurut Soekanto di sebabkan melalui : 1. Imitasi Mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses interaksi interaksi sosial tersebut. Sebab salah satu peran positifnya adalah bahwa proses imitasi dapat mendorong seseorang untuk mematuhi kaidah-kaidah dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. 2. Sugesti Berlangsungnya apabila seseorang memberi suatu pandangan atau sikap yang berasal dari dirinya yang kemudian di terima oleh pihak lain secara emosi. 3. Identifikasi Merupakan kecenderungan-kecenderungan ataupun keinginan-keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi identik atau sama dengan orang lain.

4. Simpati

psikologi. Sebagai critical discourse ( wacana kritis ) artinya pada kajian ini membahas tentang adanya yang keabsahannya tergantung pada kesetiaan pada persyaratan sistem rasionalitas yang kritis dan pada konvensi akademis yang berlaku. Sebagai academic interprise memiliki pengertian “ bagiman mestinya “. maupun karena merasa adanya keterikatan dengan dirinya. politik. baik itu sebatas kerjasama. RUANG LINGKUP. Contohnya kemakmuran maupun mengurangi atau meniadakn sesutu yang tidak di inginka contohnya kemiskinan. antropologi. ekonomi.METODE ILMIAH . DAN PERKEMBANGAN ILMUILMU SOSIAL Istilah ilmu sosial menurut Ralf Dahrendorf seorang ahli sosiologi Jerman dan penulis buku “ class and Class Conflict Industrial Society yang di kenal sebagai pencetus teori konflik Non-Marxis.Sebenarnya merupakan suatu proses yang di sebabkan oleh ketertarikan seseorang oleh pihak lain. ilmuilmu sosial. PENGERTIAN. C. 3. geografi sosial. Bentuk tunggal ilmu sosial menunjukan sebuah komunitas dan pendekatan yang saat ini hanya di klaim oleh beberapa orang saja . Sebagai applied science artinya bahwa dalm ilmu sosial itu di perlukan untuk mendapatkan atau mencapai hal-hal yang praktis dan berguna entah untuk mewujudkan sesuatu yang di cita-citakan. D. Merupakan suatu konsef yang ambisius untuk mendefinisikan seperangkat disiplin akademik yang memberikan perhatian pada aspek-aspek kemasyarakatan manusia. mungkin istilah tersebut merupakan bentik yang lebih tepat. sedangkan bentuk jamaknya. bahkan sejarah walaupun di satu sisi ia termasuk ilmu humaniora. merasa senang dan tertarik karena faktor-faktor yang menyebabkan ia patut di kaguminya. Ilmuilmu sosial mencakup sosiologi. 2. Pendapat Bung Hatta mengenai ilmu sosial : 1.

Istilah pendekatan menurut Vernon Van Dyke dalam bukunya yang berjudul “political science”dikemukakan bahwa suatu pendekatan pada prinsipnya adalah ukuran –ukuran untuk memilih masalah dan data yang berkaitan satu sama lain Hal ini diperjelas oleh Kerlinger bahwa pendekata atau rancangan ilmiah merupakan bentuk sistematis yang khusus dari seluruh pemikiran .sebagai contoh.berbagai teknik yang digunakan misalkan wawancara.maupun menyebarkan angket .politik dan sebagainya.Antropologi.ekonomi .suatu penelitian tentang gjala-gejala kemasyarakatan dapat menggunakan metode survei.118) dalam karyanya “Science as a Human Endeavor “mengemukakan bahwa dengan metode ilmiah kami maksudkan struktur rasional dari penyelidikan ilmiah yang hipotesisnya disusun dan diuji .observasi. Menurut George Kneller (1978 .atauj untuk menangani penelitian.mekanis.geografi . Metode merupakan prosedur yang mewujudkan pla-pola dan tata langkah dalam suatu penelitian ilmiah(the Liang Gie1999) Teknik adalah suatu spesipik cara operasional dan yang seringkali data bersipat dalam rutin. Secara etimologi metide dari bahasa Yunani “meta”yang berarti sesudah dan hodos yang berarti jalan Dengan demikian metode merupakan langkahlangkah yang diambil menurut urutan tertentu . Suatu pendekata dalam menelaah sesuatu dapat dilakukan berdasarkan sudut pandang ataupun tinjauan dari berbagai satu kesatuan karakteristik maupun cabang ilmu seperti sosiologi. .untuk mencapai pengetahuan yang telah dirancang dan dipakai dalam proses memperoleh pengetahuan (Soeprapto 2003:128) Menurut rumusan “the World Of Science Encyclopedia”(volume 17:181)metode ilmiah diartikan sebagai prosedur yang dipergunakan oleh ilmuan-ilmuan dalam pencarian sistematis terhadap pengrtahuan baru dan peninjauan kembali pengetahuan yang ada.

Oleh karena itu membutuhkan strategi penelitian atau inkuiri yang beragam pula antara ilmu-ilmu sosial .Pengumpulan data 4. Pendapat yang sangat berbeda mengenai metode ilmiah diantaranya: 1. Langkah-langkah metode ilmiah menurut Sheldon J.jadi tidak benar jika kita memutlakan apa yang disebut metode ilmiah.ilmu pun begitu luas dan kompleka.Menurut Arturo Rosenblueth (1970 :1)dalam bukunya”Mind and Brain”mengemukakan bahwa metode ilmiah sebagai proswdur dan ukuran yang dipakai oleh ilmuwan-ilmuwan dalam penyusunan dan pengembangan cabang pengetahuan khusus mereka . Menurut Harold titus metode ilmiah sebagai proses-proses dan langkahlangkah yang membuat ilmu-ilmu menghasilkan pengetetahuan .penggolongan data dan pengembangan generalisasi 5.kealaman maupun humaniora.pemeriksaan kebenara terhadap hasil-hasil yaitu terhadap data dan generalisasi-generalisasi Kaplan kebenaran ilmiah itu beragam rentang penomena yang perlu dipelajari.Perumusan hipotesis spesipik atau pertanyaan spesifik untuk penyelidikan 2.Lachman diantarnya: 1.Perancangan penyelidikan 3.Menurut Kaplan:Kekhawatiran saya dengan konspsi kesatuan “metode ilmiah”hal itu terasa oleh saya sesuatu justifikasi progmatis yang sungguh mengada ada terus menerus analisis logika kita tidak mampu untuk menerima segalanya secara penuh kedalam catatan . .Menurut Gold Stein :sesungguhnya istilah metode ilmiah adalah menyesatkan 2.

knowen) .T2. Kebenaran keempat(T4)adalah kebenaran empirik . E. .1998:5)oleh karena itu harus diterima apa adanya sebagai suatu given. Kebenaran Kedua (T2) adalah kebenaran etik.sesuatu dianggap benar apabila secara ligis atau matematis konsisten dan koheren dengan apa yang telah diakui sebagai sesuatu yang benar (dalam pengertian T3) atau sesuai dengan apa yang benar menurut kepercayaan metafisik. 1. Teori korespondensi(Correspondence Theory)teori ini beranggapan bahwa seluruh pernyataan itu benar jika apa yang diungkapkanya itu merupaka fakta.dan setelah dicocokan dengan realitanya memang Jakarta adalah ibu kota negara Republik Indonesia.dalam arti adanya suatu kenyataan yang interaksionaj antara teori dengan realita (Kattsoff.Jakarta adalah ibu kota Indonesia.knower . Kebenaran ketiga(T3) kebenaran logis.dan observer)dan objek (fakta.KEBENARAN ILMIAH Julie Rord dalam :”Paradigms and Fairy Tales(1975)”mengemukakan bahwa istilah kebenaran memiliki 4 arti yang berbeda yang ia simbolkan dalam T1.T3. Kebenaran pertama (T1)adalah kebenaran metafisik.yang lazimnya dipercayai ssebagai landasan pekerjaan para ilmuwan dalam melakukan penelitian .yaitu kebenaran yang paling mendasar dan puncak dari seluruh kebenaran atau basic ultimate truth (Supriadi .realitas. 4.yaitu yang menunjuk pada perangkat standar moral atau profesional tentang prilaku yang pantas dilakukan termasuk kode etik atau”Code of Conduct” 3.terdapat tiga teori utama kebenaran.yaitu : 1.Sanggahan-sanggahan tersebut mengingatkan kita untuk tidak tergesa-gesa memutlakan keampuha metode ilmiah sebagaimana dekemukaka sebagian orang.T4. Dalam konteks kebenaran ilmiah yang melibatkan subjek(manusia . kebenaran iman dan doktrin-doktrin sbsolut agama. 2.1998:7)Contoh.

Contoh. Teori Pragmatis(Pragmatism Theory). Teori Koherensi(Coherence Theori)yang beranggapan bahwa sesuatu dianggap benar jika terdapan koherensi atau konsistensi.antara dua atau lebih logika. 3.dalam arti tidak terjadi kontradiktif pada saat bersaman .yang beranggapan bahwa kebenaran itu tersimpul pada asfek fungsional secara praktis (Kattsoff.1996:130-131) BAB 3 STUKTUR DAN PERANAN ILMU .pernyataan”orang yang sederhanakecil kemungkinan untuk berprilaku swrakah maupun materialistik “.2.

PENGERTIAN STRUKTUR ILMU Menurut Joseph J. . 4. Sesuatu yang digunakan untuk mengacu pada situasi tertentu atau khusus 2. kriteria yang dipakai dalam menetapkan kualitas data.Syntactial Structure menyangkut masalh-masalah jalan mana yang akan ditempuh dalam penelitian?cara mengumpulkan data. B.cara menguji data.A.ukuran untuk menentukan bahwa dat yang diperoleh relevan atau mungkin tidak relevan .PENGERTIAN DAN PERANAN FAKTA Menurut Oxford Advanced Learners Dictionary of Current English(2000:449-450)yang dimaksud dengan fakta adalah: 1. Hal yang terjadi dapay dibuktikan oleh hal-hal yang benar.Syntactial Stucture berhubungsn dengan penelitian yang dilakukan oleh disiplin itu.Subtantive conceptual Struktur adalah konsep-konsep yang menjadi kerangka berfikir dalan meneliti sesuatu .Menurutnya suatu disiplin ilmu adalah bentuk konsepsi yang membatasi pokok masalah yang diselidiki dari suatu disiplin dan pengawasan atau pengendalian terhadap penelitianya Struktur suatu disiplin ilmu meliputi dua bagian yaitu subtantive conceptual strukture dan syntactial strukture. Kualiatas atau sifat yang aktual atau dibuat atas dasar fakta-fakta 3.Schwab dalam tulisanya “Structur Of The Disciplines Meaning and Significance”konsep struktur bukanlah konsep yang mudah dipahami hal itu mengacu pada bagian –bagian dari suatu objek dan tata cara yang saling berhubungan . Sesuatu hal yang dikenal sebagai yang benar-benar ada dan terjadi terutama yang dapat dibuktikan oleh bukti yang benar atau dinyatakan benar-benar terjadi .bukan oleh berbagai hal yang telah ditemukan .

yaitu suatu konsep yang tidak hanya memberikan penjelasan tentang suatu karakteristik yang dimiliki oleh benda . Suatu penegasan.yang sifatnya terbatas dan dapat diuji kebenaranya secara empiris. Kosep deskriptif. 1996:5) Menurut James A.erupakan abstraksi.atau informasi yang berisi atau berartimengandung sesuatu yang memiliki kenyataan objektif.PENGERTIAN DAN PERANAN KONSEP 1.dalam arti luas adalah sesuatu yang ditampilkan dengan benar atau salah karena memiliki realitas objektif.mencerminkan adanya alternatif-alternatif yang beragam. Jenis-jenis konsep menurut Fraenkel: 1. Menurut Schwab (1969:12-14)konsep . 2.yang memiliki arti mengandung suatu hubungan khusus antara dua atribut maupun lebih yang dinyatakan secara eksplisit dengan bilngan tertentu. Konaep evaluatif.cantik atau jelek. Konsep disjungtif. Konsep campuran.yaitu konsep yang berfunhsi untuk menghubungkan dari keberadaan dua atau lebih atribut yang semuanya harus ada(Fraenkel.kontruksi logis yang terbentuk dari kesan.1980:58) 2. Konsep relasional. Konsep konjungtif.pernyatan.Bank (977:84)fakta adalah kejadian berbagai hal atau peristawa tertentuyang pada giliranya menjadi data mentah atau pengamatan dari ilmuwan-ilmuwan sosial.kapan.di mana dan juga dapat berupa benda-benda yang benarbenar ada dan atau peristiwa yang pernah terjadi pada masa lalu(Sjamsudin . C.5. 3. 6.adalah konsep yang menuntut jawaban tentang gambaran suatu benda. Menurut James Bank konsep adalah suatu kata abstrak atau kata yang bermanfaat untuk mengklasifikasikan atau menggolongkan suatu kelompok berbagai hal gagasan atau peristiwa. Menurut Sjamsudin fakta adalah erat hubunganya dengan jawaban atas apa. 5. 4.tanggapan dan pengalaman kompleks. Menurut Bachtiar fakta merupakan abstraksi dari kenyataan yang diamati.yaitu konssep yang berhubungan dengan pertimbangan baik atau buruk .siapa.salah atau benar.

Konsep dapat berfungsi untuk mereduksi keperluan yang sering dikatakan berulang uiang terhadap sesuatu kajian yang serupa dan sudah diketahui . 3. Generalisasi Kausal . Kegunaan konsep bagi kehidupan manusia: 1. Ntermediat Level Generalization yaitu generalisasi yang digunakan dikawasan tertentu dan kebudayaan tertentu 3. Konsep berguna untuk mengonseptualisasikan sesuatu secara cermat melalui simbol-simbol. Generalisasi adlah kesimpulan yang ditarik secara induktif mengenai dua hubungan fakta-fakta atau lebih yang melahirkan teori 4.PENGERTIAN DAN PERANA GENERALISASI Pengertian generalisasi : 1. Konsep mengandung konotasi negatif dinamakan stereotif 8. Generalisasi deskriftip yaitu suatu generalisasi yang hanya mendeskripsikan suatu hubungan yang ada 2. High Order Generalization yaitui generalisasi yang pemakaianya secara universal. Generalisasi merupakan pernyataan yang menjelaskan hubungan antara konsep-konsep yang berfungsi sebagai penbantu berfikir dan memahami Tingkatan generalisasi: 1. Law order Generalization yaitu generalisasi yang digunakan atas data dari dua data atau tiga sampel kecil misalkan tentang kelompok kota pada suatu kawasan tertentu Tipe-tipe generalisasi: 1. Melalui konsep itupun adanya klasifikasi atas beberapa individu. 7. Konsep berguna untuk melakukan episiensi dan efektivitas bagi manusia. 2. 2.yaitu suatu generalisasi yang menjelaskan hubungan sebab akibat terjadi suatu peristiwa .tersebut. 4. Konsep berguna sebagai mata rantai penghubung ataupun katalisator antardisiplin ilmu D. 6. 5. Generalisasi adalah pernyataan hubungan dua konsep atau lebih 2. Generalisasi merupakan pernyataan tentang hubungan antara konsepkonsep dan berfugsi untuk membantu dalam memudahkan pemahaman suatu maksud pernyataan itu 3.tetapi juga sekaligus memberikan sikap ataupun penilaian terhadap pernyataan tersebut. Konsep berguna untuk menjelaskan sesuatu yang dianggap rumit ataupun memerlukan keterangan yang cukup panjang dan rinci. Konsep dapat berfungsi memudahkan kita untuk memecahkan masalah.

dan saumsi berdasarkan mertode keilmuwan. 3. Berguna sebagai kerangka kerja untuk melakukan penelitia 2. Definisi. PENGERTIAN. DAN RUANG LINGKUP SOSIOLOGI Secara terminologi Sosiologi berasal dari bahasa Yunani. Penjelasan. Unsur-unsur teori menurut Capbell: 1.yaitu generalisasi yang menunjukan adanya hubungan satu sama lain 4. Socius yang berarti kawan. 4. Generalisasi korelatif. ataupun socius bermasyarakat. Sedangkan logos berarti ilmu atau dapat juga berbicara tentang sesuatu. BAB 4 SOSIOLOGI A.merupakan sebuah kegiatan yang tanpa ajhir dan selalu belum selesai serta tanpa batas.PENGERTIAN DAN PERANAN TEORI Teori adalah suatu suatu preposisi dari masalah yang mengandung variable. berkawan. 3. secara harfiah istilah Sosiologi dapat . 5. yakni kata dan logos. KARAKTERISTIK. Teori mengemukakan kompleksitas peristiwa-peristiwa yang tamoaknta sederhana.yaitu suatu generalsasi yang menyarankan apa yang akan terjadi jika seandainya suatu khusus dilaksanakan dengan drmikian adanya suatu persyaratan khusus E. Fungsi teori menurut Suppes dan Kerling: 1. Teori memberika suatu keragka kerja bagi pengorganisasian butir-butir informasi tertentu. Teori berfunhsi untuk melakukan prediksi kontrol.memberitahu kita bagaimana prnulis akan memakai istilahistilah kuncinya 2.3. Teori mengorganisasikan kembalio pengalaman –pengalama sebelumnya. Dengan demikian. Generalisasi kondisional.hipotesis. harus melampaui makna deskripsi denga mengatakan hal-hal apakah yang dapat memberikan pada kita suatu pemahaman tertentu mengenai mengapa suatu kenyataan seperti itu. Deskripsi.

dan sebagainya.J. contohnya antara gejala ekonomi dengan non ekonomi.A. 1987: 1). serta lapisan sosial.A. Nimkoff (1959: 12 – 13) berpendapat bahwa Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya. hukum dengan ekonomi. David Popenoe (1983: 107 – 108) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang interaksi manusia dalam masyarakat sebagai suatu keseluruhan. Di bawah ini terdapat beberapa definisi Sosiologi menurut beberapa ahli: 1. 7. Meta Spencer dan Alex Inkeles (1982: 4) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang kelompok hidup manusia. Abdulsyani. 5.diartikan ilmu tentang masyarakat (Spencer dan Inkeles. umpamanya pengaruh timbal balik antara segi . William Ogburn dan Meyer F. Selanjutnya. seperti agama. yaitu organisasi sosial. Sedangkan proses sosial adalah pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama. van Doom dan C. 4. Lammers (1964: 24) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang struktur – struktur dan proses – proses kemasyarakatan yang bersifat stabil. termasuk perubahan – perubahan sosial. kelompok – kelompok. 3. lembaga – lembaga sosial. gejala keluarga dengan moral. 6. 2. Roucekj dan Warren (1962: 3) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang hubungan antara manusia dalam kelompok – kelompoknya. yaitu kaidah – kaidah sosial (norma – norma sosial). Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi (1982: 14) menyatakan bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang struktur sosial dan proses –proses sosial. menurut mereka bahwa struktur sosial keseluruhan jalinan antara unsur – unsur sosial yang pokok. 1982: 4. Pitirim Sorokin (1928: 760 – 761) mengemukakan bahwa Sosiologi adalah suatu ilmu tentang hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala – gejala sosial. J.

sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi saat ini. melainkan suatu disiplin yang bersifat kategoris. proses sosial. Sosiologi bukan merupakan disiplin yang normatif. serta bukan mengenai apa yang terjadi seharusnya terjadi. serta menganalisis pengaruh kegiatan kelompok terhadap para anggotanya. gejala – gejala sosial. 2. Dengan demikian. politik. Kelompok tersebut mencakup keluarga. sebagai objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia yang dilihat dari sudut hubungan antarmanusia dan proses – proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. mapun perubahan sosial. Artinya. kehidupan hukum dengan agama. Sosiologi bertujuan untuk menghasilkan pengertian – pengertian dan pola – pola umum (nomotetik). Sosiologi merupakan bagian dari ilmu sosial. bukan merupakan bagian ilmu pengetahuan alam maupun kerohanian.kehidupan ekonomi dengan segi kehidupan politik. menelusuri asal usul pertumbuhannya. struktur sosial. Sebagai ilmu murni sosiologi bukan disiplin yang normatif. Sosiologi dapat didefinisikan sebagai disiplin ilmu tentang interaksi sosial. etnis atau suku bangsa. 1. dan sebagainya. sosiologi dapat dikategorikan sebagai ilmu murni (pure science). Dengan demikian. dan bukan mengenai apa yang semestinya terjadi atau seharusnya terjadi. 1959: 13. 1991: 4). dan berbagai organisasi sosial. Sosiologi pun mempelajari perilaku dan interaksi kelompok. komunitas pemerintahan. organisasi sosial. kelompok sosial. Sosiologi mencari apa yang menjadi prinsip – prinsip atau hukum – hukum umum dari interaksi antarmanusia individu . bukan merupakan ilmu terapan (applied science). dan organisasi lainnya (Ogburn dan Nimkoff. budaya. 3. Artinya. agama. tentang karakteristik sosiologi menurut Soekanto (1986: 17) mencakup hal – hal berikut. Dengan demikian. Objek kajian sosiologi adalah masyarakat dan perilaku sosial manusia dengan meneliti kelompok – kelompoknya. bisnis. Horton dan Hunt. Jika ditelaah lebih lanjut. sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi pada saat ini.

Sosiologi merupakan disiplin ilmu yang memiliki cakupan luas dan banyak cabang yang dipersatukan. dan bukan wujudnya tentang masyarakat yang konkret. bukan tentang ilmu pengetahuan yang konkret. faktual. Artinya. spesialisasi bentuk pengetahuan terakumulasi dengan fokus pada penyimpangan dan kebijakan korektif atau hukuman. Garis batas bidang tersebut mengikuti divisi fungsional serta lembaga di dalam organisasi masyarakat yang menjawab tuntutan efektif dari bidang manajemen yang telah mapan. serta masyarakat sebagai batasan sehari – hari terhadap tindakan dari kegiatan individu. 6. struktur. yang berubah menjadi individu dan menjadi subjek tindakan otonom. 1. politik dan institusi politik. Mungkin satu – satunya denominator umum dari sejumlah besar mazhab pemikiran dan strategi riset yang mengklaim mengandung sumber sosiologis adalah fokusnya pada masyarakat. maupun proses dari masyarakat manusia. . dan rasional.maupun kelompok dan perihal sifat hakiki. tentara dan perang. bentuk. isi. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang menghasilkan pengertian – pengertian dan pola – pola umum. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang abstrak. 2. perkawinan dan keluarga. 4. ras dan etnis. bahan kajian yang diperhatikan dalam sosiologi adalah bentuk – bentuk dan pola – pola peristiwa dalam masyarakat. meskipun tidak terlalu kuat oleh strategi hermeneutika dan ambisi untuk mengoreksi kepercayaan umum. 5. Sosiologi merupakan ilmu sosial yang empiris. Jadi. Fenomena modern lainnya yang khas adalah ketegangan konstan antarmanusia yang muncul dari latar belakang tradisional dan komunal. Sosiologi sebagai ilmu yang memfokuskan pada kajian pola – pola interaksi manusia. dalam perkembangannya sering kali lebih banyak dihubungkan dengan kebangkitan modernitas. Menurut Zygmunt Bauman (2000: 1023) keterkaitan tersebut didasarkan beberapa alasan.

industri dan pekerjaan. agama dan institusi agama. Secara sistematis. 2000: 1032). sosiologi wanita (woman sociology). sosiologi pendidikan (educational sociology). sosiologi pedesaan tidak pernah dapat secara efektif menyatakan statusnya sebagai disiplin ilmu tersendiri yang memiliki objek penyelidikan dan metode penjelasan yang khusus. Adapun kerangka yang paling sering digunakan untuk mengenali berbagai temuan empiris adalah gagasan tentang suatu “kontinum pedesaan – perkotaan”. sosiologi medis (medical sociology). Salah satu aspek yang paling mengganggu dalam sejarah sosiologi pedesaan adalah kegagalan ilmu ini mengembangkan analisis sistematis tentang produksi pertanian. sosiologi keluarga (family sociology). 1980). serta kesehatan dan kedokteran (Bauman. 1. Sepanjang sejarahnya. sosiologi industri (industrial sociology). sosiologi medis (medical sociology). pada tingkat perusahaan maupun struktur agraria(Newby. ruang lingkup sosiologi dapat dibedakan menjadi beberapa subdisiplin sosiologi. Sehingga nasib sosiologi pedesaan saat ini terperangkap dalam sejumlah kontroversi dan harapan. Jika tradisi . Sosiologi Pedesaan (Rural Sociology) Jurusan yang pertama kali mengkhususkan sosiologi pedesaan muncul di Amerika Serikat tahun 1930-an. seperti sosiologi pedesaan (rural sociology). yang berusaha menjelaskan berbagai pendekatan pola sosial dan kultural dengan mengacu kepada tempat masyarakat tersebut di sepanjang kontinum yang bergerak dari tipe pemukiman yang paling kota (the most urban) hingga yang paling desa (the most rural). teknologi informasi. kehidupan urban dan persoalan – persoalannya. dan sosiologi seni (sociology of art).pendidikan dan media kultural. 1973). sosiologi perkotaan (urban sociology). sosiologi militer (military sociology). kemudian muncul beberapa Akademi Land Grant yang dibentuk dalam wilayah kewenangan Departemen Pertanian Amerika Serikat untuk meneliti masalah pedesaan dan melatih ahli sosiologi serta ekstensionis pedesaan untuk kerjasama lembaga – lembaga pemerintah beserta organisasi petani (Hightower.

sosiologi industri lahir pada kurun waktu antara Perang Dunia I dan II. serta secara matang tahun 1960-an dan awal tahun 1970-an (Grint. tetapi sangat tergantung pada jenis masalah teoretis dan metodologis yang dikandungnya. 1992). yakni feminisme dalam riset. Namun. Sosiologi industri yang hanya menekankan gaya tradisional yang patriarkat. a. Sosiologi Industri (Industrial Sociology) Kelahiran bidang ini mendapat inspirasi dari pemikiran – pemikiran Karl Marx. 2. dan tidak semata – mata didasarkan pada kenyataan yang sama – sama memiliki pengalaman pedesaan (Long.awal mengasumsikan bahwa ada perbedaan menyolok antarlokasi pedesaan yang membuat lokasi – lokasi itu memiliki perbedaan dalam hal sosial dan budaya dibandingkan dengan bentuk – bentuk kehidupan sosial perkotaan. 2000: 942). pergeseran dari Fordisme (keadaan ekonomi seusai perang) menuju post Fordisme. c. telah mendorong bangkitnya kembali minat untuk menerapkan gagasan – gagasan konstruktivis sosial dari sosiologi ilmu pengetahuan serta teknologi ke sosiologi kerja dan industri (Grint dan Woolgar. Emile Durkheim. memberikan peluang munculnya lini baru. dan Max Weber. sosiologi industri sejak tahun 1980-an terdapat empat tema baru yang muncul dari riset – riset sosiologi industri. Keadaan desa tidak mensyaratkan teori atau implikasi metodologis khusus untuk penelitian. Runtuhnya komunisme di Eropa Timur. akhirnya makin banyak peneliti yang berpandangan bahwa lokasi pedesaan hanya sekadar entitas empiris atau geografis tempat seseorang bekerja. 1994). walaupun secara formal. . b. Dalam perkembangannya. Perkembangan teknologi informasi dan aplikasi – aplikasinya di bidang manufaktur serta perdagangan. 2000: 488). perkembangan – perkembangan teknologi pengawasan dan bangkitnya individualisme tanpa ikatan tahun 1980-an. mengantarkan bangkitnya minat pada peran norma dan dominasi diri yang sering kali dikaitkan dengan gagasan – gagasan Foulcault dan tokoh pascamodernis lainnya (Reed dan Hughes. adanya globalisasi industri.

1. Meningkatkan minat terhadap pengobatan dalam aspek – aspek sosial dari kondisi sakit (illness). Setidaknya ada dua alasan yang mendorong pesatnya perkembangan bidang ini. terutama pada epidemiologi sosial yang berusaha mengidentifikasi peran dari faktor – faktor sosial terhadap berjangkitnya penyakit menular yang dilakukan oleh para ahli medis dan sosiologi. Dalam perspektif medis. dan psikologi sosial. 2000: 644). Dalam perkembangan selanjutnya. 2000: 643 – 644). 1992: 114). khususnya tahun 1990-an. Hasil kajian awal menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari struktur sosial (kelas sosial) terhadap etiologi dari penyakit psikiatris maupun organis (Amstrong. praktik umum (pengobatan keluarga). dan pengobatan komunitas (Amstrong. Sosiologi Perkotaan (Urban sociology) Sosiologi urban atau perkotaan adalah studi sosiologi yang menggunakan berbagai statistik di antara populasi dalam kota – kota besar. terutama berkaitan dengan psikiatri (berhubungan dengan penyakit jiwa). a. Berhubungan dengan asumsi – asumsi dan kesadaran bahwa masalah yang terkandung dalam perawatan kesehatan masyarakat modern adalah sebagai bagian integral masalah – masalah sosial. 2000: 643).d. psikologi. Bidang ini berkembang pesat pada sejak tahun 1950-an sampai sekarang. khususnya pada masyarakat modern (Amstrong. Kajiannya terutama . geriatrik (perawatan usia lanjut). Pada awal kelahirannya yang dominan adalah perspektif medis. 1. Asumsi bahwa pekerjaan dan produksi merupakan kunci identitas sosial tentang argumen – argumen bahwa pola – pola konsumsi merupakan sumber identitas individual (Hall. Sosiologi Medis (Medical Sociology) Sosiologi medis merupakan bagian dari sosiologi yang kajiannya memfokuskan pada pelestarian ilmu kedokteran. pediatri (kesehatan anak). b. minat terhadap studi detail kehidupan sosial pun dilibatkan yang meneliti ekspresi dalam pengalaman sakit pasien.

terdiri atas tiga kelompok kontributor pemikiran sosiologi utama yang terpilih. Dari 1992 sampai sekarang. dan lain – lain. perintisannya sejak tahun 1920an dan 1930-an walaupun resminya sejak awal tahun 1970-an yang kemudian menyebar ke berbagai wilayah khususnya Amerika Serikat. 1. ekonomi. 2002). perdagangan. terutama sekali teori Manuael Castell pernyataannya sangat berpengaruh. b. c. Kelompok teoretisi positivis atau fungsionalis. Hal itu pun memengaruhi studi masyarakat lainnya sampai ke kota – kota besar di Jepang pada tahun 1970-an. Sosiologi Wanita (Woman Sociology) Lahir dan berkembangnya sosiologi wanita. di antaranya populasi. Dilihat dari perspektif pendorong teori sosiologi wanita tersebut. Selama dua puluh tahun sejak pengenalannya dari Barat. a. Beberapa tema yang relevan dalam kajian sosiologi urban tersebut. terutama kota – kota di Jepang. . ditandai oleh suatu perubahan bentuk sosiologi perkotaan dalam suatu teori ruang kemasyarakatan di bawah globalisasi yang telah begitu besar memengaruhi pekerjaan David Harvey (Kazutaka Hashimoto. dapat dibagi menjadi tiga tahapan. memusatkan pada teori pergerakan sosial dan konsep global di kota besar dalam suatu konteks pembaruan. a. di mana sejarah perintisannya sejalan dengan perkembangan gerakan feminisme yang dipelopori oleh Mary Wollstonecraft dalam bukunya A Vindication of The Right of Woman (1779). Dari 1986 – 1992. Periode dari 1977 – 1985. dan tempat tinggal terpusat.dipusatkan pada studi wilayah perkotaan di mana zona industri. kendati akar – akar historisnya dapat dilacak sejak lahirnya sosiologi sebagai disiplin akademik. menegaskan bahwa tatanan alamiah dominasi laki – laki sebagai suatu perbedaan terhadap argumen – argumen mengenai hak – hak kaum wanita. ketika sosiologi urban Prancis. geopolitik. Sosiologi perkotaan baru dimulai di Eropa.

Militer dan politik.b. dan evaluasi motivasi pertempuran. dan administrasi lainnya. dianalisis ada suatu perbandingan bahwa pada demokrasi Barat rriset militer. 1. memfokuskan berbagai sebab dan konsekuensi dari kudeta militer yang diperankannya dengan membawa . kepangkatan. kekuatan. profil rekrutmen angkatan bersenjata. terdapat lima bidang utama kajian sosiologi militer. di mana dalam hal ini dianalisis termasuk seleksi para petinggi militer. Sosiologi militer tersebut berkembang pesat khususnya di Amerika Serikat. terfokus pada kontrol politik terhadap jaringan militer. serta kekerasan. Angkatan bersenjata dan masyarakat yang mengkaji tentang citra profesi yang berkaitan dengan dampak perubahan sosial dan teknologi. 2000: 664). Kelompok para teoretisi konflik. masalah – masalah seperti itu sudah lama didiskusikan oleh para sosiolog. b. Fungsi – fungsi tersebut bertolak dari suatu tujuan organisasi keamanan dan sarana – sarananya. d. Akan tetapi. seperti August Comte maupun Herbert Spencer. melukiskan sistem – sistem penindasan yang secara sistematis membatasi kaum wanita. Sebenarnya. Sosiologi Militer (Military Sociology) bertipe khusus dengan fungsi sosial spesifik (Bredow. Problem organisasional internal dalam pertempuran. kepentingan ekonomi. a. Dalam hal ini. yang menurut Bredow (2000: 665). serta peran wanita dalam angkatan bersenjata. yakni kelompok aktivis karya sosial dan interaksionis. serta menguraikan cara – cara subkultur militer dibentuk. Bidang kajian ini menyoroti angkatan bersenjata sebagai suatu organisasi c. Kelompok altenatif. bagi negara – negara berkembang. secara formal studi sosiologi militer tersebut baru dimulai selama Perang Dunia II. problem pelatihan dan pendidikan tentara. Namun. Problem organisasi internal yang menganalisis proses – proses dalam kelompok kecil dan ritual militer dengan tujuan untuk mengidentifikasi problem disiplin dan motivasi. c.

ekonomi.dan peran agama dalam masyarakat (Goddijn. Angkatan bersenjata dalam sistem internasional. profan. disertai peralatan atau perlengkapan dan pengendaliannya. disorganisasi keluarga. perkembangan. Sosiologi Keluarga (Family Sociology) Mempelajari pembentukan dan perkembangan keluarga. interaksi. Dengan kata lain. Mencakup hubungan keluarga dengan sistemsosial lainnya. hubungan keluarga dengan sistem nilai dan organisasi lainnya. 2002: 37). dan positif yang menuju kepada praktik.atribut – atribut pembangunan dan Praetorisme (bentuk yang biasanya diterapkan oleh militerisme negara berkembang). fungsi dan struktur keluarga. danfungsi keluargadalamera modernisasi maupun pembangunan (Goode. pengembangan. tema universal. Dari definisi di atas. arah perkembangan keluarga pada masa mendatang. Para ahli sosiologi agama mencoba untuk menjelaskan efek masyarakat itu pada agama maupun efek agama terhadap masyarakat. terdapat hubungan yang bersifat dialektis antara keduanya. serta berbagai operasi pemeliharaan perdmaian internasional. Sosiologi Agama Sosiologi agama merupakan studi sosiologis yang mempelajari studi ilmu budaya secara empiris. 1. pemerintahan. tema universal. seperti sistem pendidikan. dan masalah keluarga berencana. e. struktur sosial. Pendekatan sosiologis dalam melihat keluarga. Dalam hal ini. dapat dikemukakan bahwa sosiologi agama merupakan cabang dari sosiologi umum yang bertujuan untuk mencari keterangan ilmiah tentang masyarakat agama khususnya.permasalahanyang dihadapi keluarga serta penyelesaiannya. struktur sosial. bentuk keluarga. . peranan. latar belakang historis. 2002). 2. dan peran agama dalam masyarakat (Wikipedia. dalam kaitannya dengan agama ini terutama tertuju pada studi praktis. masalah penyimpangan hubungan dengan sosialisasi. 1966: 36). latar belakang historis. serta implikasinya terhadap anggota keluarga. dianalisis tentang aspek – aspek keamanan nasional dan internasional.

Selanjutnya. 1983: 11). (d) pengaruh sekolah terhadap perilaku anak didik . Perkembangan ternyata bidang baru tersebut sangat pesat. Sebab perbedaan pemilikan kesempatan untuk memperoleh pendidikan tersebut mengarah kepada monopoli pemilikan sumber – sumber sosial maupun keadilan. hal ini terlihat pada tahun 1914. (b) hubungan sekolah dengan komunitas sekitarnya. 1988: 2). yang menegaskan bahwa untuk memperbaiki masyarakat diperlukan pendidikan (Ballantine. terutama kesempatan dalam memperoleh pendidikan. khususny di Amerika Serikat telah 14 universitas yang mengadakan program perkuliahan bidang tersebut. Sosiologi Pendidikan (Educational Sociology yang Kemudian Menjadi Sociology of Education) Merupakan bidang kajian sosiologi yang perintisannya selalu dikaitkan dengan sosiolog pendidikan bernama Lester Frank Ward pada tahun 1883. muncul semangat yang kuat untuk mendirikan sebuah cabang sosiologi yang dinamakan educational sociology (Brookover dalam Pavalko. muncul istilah baru. 1976: 6). Pada abad ke-20. bidang – bidang kajian materi sociology of education tersebut mencakup (a) hubungan sistem pendidikan dengan sistem sosial lain. yaitu sociology of education. ia tidak perlu menjanjikan jawaban sosiologis untuk mengatasi permasalahan sosial yang dihadapi dunia pendidikan. terutama Robert Angell terhadap nama subdisiplin itu. Ward menegaskan bahwa perbedaan kelas yang terjadi dalam masyarakat bersumber kepada perbedaan pemilikan kesempatan. Timbul ketidakpuasan atas educational sociology tersebut dari sosiolog lainnya. maupun terhadap metodenya sehingga pada tahun 1928. Bagi Angell. Bidang ini cukup bertugas untuk melakukan berbagai riset dan menjadikan institusi pendidikan sebagai sumber data ilmiah. di mana bidang educational sociology mengandalkan pada problem solving sosial sebagai metodenya (Adiwikarta. sociology of education.3. Menurut Brookover. (c) hubungan antarmanusia dalam sistem pendidikan.

10.Sosiologi Seni Istilah sosiologi seni (sociology of art) digunakan dari sosiologi berbagai seni (sociology of art) atau soiologi seni dan literatur (sociology of art and literature). Sedangkan, sosiologi seni visual relatif jarang dikembangkan dibandingkan sosiologi literatur, drama, maupun film. Implikasinya, sifat generik dari bidang kajian ini mau tidak mau menimbulkan kesulitan dalam analisisnya karena tidak selalu terdapat hubungan linear antara musik dan novel dengan konteks atau politiknya (Wolff, 2000: 41). Namun demikian, sosiologi seni dapat dikatakan sebagai wilayah kajian yang cair karena di dalamnya tidak ada suatu model analisis atau teori yang dominan. A. PENDEKATAN, METODE, TEKNIK, ILMU BANTU, DAN JENIS PENELITIAN 1. Pendekatan Walaupun sosiologi di awal kelahirannya pada abad ke-19 sangat dipengaruhi oleh pemikiran – pemikiran yang bersifat positivistik, khususnya bagi pendirinya Auguste Comte, namun dalam pendekatan sosiologi tidaklah absolut bersifat kuantitatif, melainkan juga dapat menggunakan pendekatan kualitatif (Soekanto, 1986: 36). Dalam pendekatan kuantitatif, sosiologi mengutamakan bahan dan keterangan dengan angka sehingga gejala – gejala yang ditelitinya dapat diukur dengan mempergunakan skala, indeks, tabel, dan formula yang menggunakan statistik. Sedangkan dalam pendekatan kualitatif, sosiologi selalu dikaitkan dengan epistemologi interpretatif dengan penekanan pada makna – makna yang terkandung di dalamnya atau yang ada di balik kenyataan yang teramati. 2. Metode Para ahli sosiologi dalam penelitiannya banyak menggunakan beberapa metode penelitian. a. Metode Deskriptif

Metode ini sering disebut bagian metode empiris yang menekankan pada kajian masa kini. Secara sngkat, metode deskriptif ini adalah suatu metode yang berupaya untuk mengungkap pengejaran atau pelacakan pengetahuan. Metode tersebut dirancang untuk menemukan apa yang sedang terjadi, tentang siapa, di mana, dan kapan. Dengan demikian, dalam metode ini pun termasuk metode survei dengan jumlah sampel yang begitu banyak untuk mengungkap dan mengukur sikap sosial maupun politik, seperti yang dirintis George Gallup dalam The Literary Digest (1936). Dalam metode tersebut, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pertanyaan – pertanyaan yang disusun melalui angket (kuesioner) terhadap responden untuk mengukur pendapat atau tanggapan publik tentang sesuatu yang diteliti (Bailey, 1982: 110; Spencer dan Inkeles, 1982: 32). b. Metode Eksplanatori Metode ini pun merupakan bagian metode empiris. Popenoe (1983: 28) mengemukakan bahwa jika saja dalam studi deskriptif lebih banyak bertanya tentang apa, siapa, kapan, dan di mana maka dalam studi eksplanatori lebih banyak menjawab mengapa dan bagaimana. Oleh karena itu, metode ini bersifat menjelaskan atas jawaban dari pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana”. c. Metode Historis Komparatif Metode ini menekankan pada analisis atas peristiwa – peristiwa masa silam untuk merumuskan prinsip – prinsip umum, yang kemudian digabungkan dengan metode komparatif, dengan menitikberatkan pada perbandingan antara berbagai masyarakat beserta bidangnya untuk memperoleh perbedaan dan persamaan, serta sebab – sebabnya. d. Metode Fungsionalisme Metode ini bertujuan untuk meneliti fungsi lembaga – lembaga kemasyarakatan dan struktur sosial dalam masyarakat. e. Metode Studi Kasus Metode studi kasus merupakan suatu penyelidikan mendalam dari suatu individu, kelompok, atau institusi untuk menentukan variabel itu, dan

hubungannya di antara variabel memengaruhi status atau perilaku yang saat itu menjadi pokok kajian (Fraenkel dan Wallen, 1993: 548). f. Metode Survei Penelitian survei adalah salah satu bentuk dari penelitian yang umum dalam ilmu – ilmu sosial. 1. Teknik Pengumpulan Data Beberapa teknik pengumpulan data yang banyak digunakan dalam kajian sosiologi, di antaranya adalah sosiometri, wawancara, observasi,dan observasi partisipan. a. Sosiometri Dalam sosiometri berusaha meneliti masyarakat secara kuantitatif dengan menggunakan skala dan angka untuk mempelajari hubungan antarmanusia dalam suatu masyarakat. Bidang ini merupakan bidang keahlian psikologi yang mempelajari, mengukur, dan membuat diagram hubungan sosial yang ada pada kelompok kecil (Horton dan Hunt, 1991: 235). b. Wawancara atau Interview Teknik ini adalah situasi peran antarpribadi yang bertemu muka (face to face) ketika seseorang, yakni pewawancara mengajukan pertanyaan – pertanyaan yang dirancang untuk memperoleh jawaban yang relevan dengan masalah penelitian kepada seseorang yang diwawancarai atau responden (Supardan, 2004:159). c. Observasi Observasi adalah pengamatan yang diperoleh secara langsung dan teratur untuk memperoleh data penelitian. d. Observasi Partisipan Bentuk pengamatan yang menyeluruh dari semua jenis metode atau strategi (Patton, 1980). Dalam hal ini, peneliti turut serta dalam berbagai peristiwa dan kegiatan sesuai dengan yang dilakukan oleh subjek penelitian.

1. Ilmu Bantu Beberapa ilmu bantu yang sering digunakan dalam sosiologi, seperti statistik, psikologi, etnologi, arkeologi, dan antropologi, di samping ilmu – ilmu sosial lainnya, seperti sejarah, ekonomi, antropologi, politik, hukum, maupun geografi. a. Statistik Statistik sangat diperlukan dalam sosiologi terutama dalam perhitungan – perhitungan yang menyangkut pendekatan kuantitatif agar hasil – hasil penelitiannya lebih valid, akurat, dan terukur. b. Psikologi Psikologi pun sangat diperlukan dalam kajian sosiologi karena dalam psikologi dapat diperoleh keterangan, baik latar belakang seseorang berperilaku maupun proses – proses mentl yang diperlukan keterangan – keterangannya. c. Etnologi Etnologi adalah ilmu tentang adat istiadat suatu bangsa. Ilmu tersebut sangat diperlukan dalam sosiologi karena menyangkut tradisi – tradisi yang berkembang pada bangsa tersebut. Oleh karena itu, etnologi sering disebut juga sosial antropologi (Shadily, 1984: 20). d. Arkeologi Arkeologi adalah ilmu tentang peninggalan ataupun kebudayaan klasik dari suatu bangsa yang telah silam. e. Antropologi Antropologi telah memasuki kajian kelompok maupun etnis atau ras masyarakat kota ataupun yang lebih maju. Maksud dari hasil penelitian bidang antropologi adalah untuk lebih mudah memahami tentang beberapa keunikan secara ideografis serta memberikan pengertian yang mendalam mengenai masyarakat modern yang lebih luas dan kompleks. 1. Jenis Penelitian Sosiologi

C. di balik itu semua tampak juga yang menekankan bahwa jika sosiologi ingin tetap merupakan sebuah ilmu pengetahuan maka harus merupakan suatu ilmu pengetahuan yang jelas nyata (Popenoe. 1986: 339 – 340). Dari sisi fokus kajian mikro. setidaknya kita mengenal tiga macam penelitian sosiologi. 1983: 5). . berasal dari kata Latin socius yang berarti kawan. SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU YANG NYATA (OBVIOUS) Banyak orang sering memperdebatkan tentang sifat ilmu sosiologi itu. Tidak sedikit yang mengemukakan bahwa sosiologi sebagaimana layaknya ilmu sosial. KEGUNAAN SOSIOLOGI Kegunaan sosiologi secara praktis dapat berfungsi untuk mengetahui. a. SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI Sosiologi yang lahir tahun 1839. dan logos yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti kata atau berbicara. dan mengatasi problema sosial (Soekanto. dan penelitian interpretasi kritis. sosiologi berarti berbicara mengenai masyarakat.Dalam penelitian sosiologi (Shadily. mengidentifikasi. tidak jauh berbeda dengan ilmu – ilmu sosial lainnya. 1984: 50 – 52). seperti disorganisasi keluarga. sosiologi juga berfungsi dalam memberikan informasi untuk mengatasi masalah – masalah keluarga. bahwa kita dapat mengetahui dengan penuh percaya diri dalam menjawab banyak pertanyaan tentang tingkah laku manusia dan masyarakat kita. Penelitian Interpretasi Kritis A. penelitian fact finding. yakni penelitian lengkap. Sosiologi sebagai science of the obvious hanya dapat dilakukan melalui kajian – kajian yang penuh kehati – hatian dan objektif. Penelitian Fact Finding c. Penelitian Lengkap b. Dengan demikian. B. Adapun beberapa problema sosial tersebut jika dilihat fokus kajiannya secara makro dapat dibedakan berdasarkan bidang – bidang keilmuannya. Akan tetapi.

khususnya di Prancis. Tokoh ahli kemasyarakatan dari Inggris. Rechtshogeschool atau Sekolah Tinggi Hukum yang berkedudukan di Jakarta merupakan lembaga perguruan tinggi di Indonesia yang pertama kali memberikan kuliah – kuliah sosiologi sebelum meletusnya Perang Dunia !!. Talcot Parsons. Pitirim Sorokin (Rusia). 1986:4). Manheim. Untuk perkembangan sosiologi di Inggris.Bagi Comte sosiologi merupakan ilmu pengetahuan kemasyarakatan umum yang merupakan hasil terakhir dari perkembangan ilmu pengetahuan. ternyata sosiologi kurang berkembang pesat di sana. Jerman. beserta tokoh sosiolog lainnya yang terkemuka dalam perkembangan sosiologi di Eropa dan Amerika. Lewis Coser. walaupun arah perkembangan dari ketiga negara tersebut berbeda– beda. dan Amerika Serikat. Charles Horton Cooley. dan hal ini berbeda dengan di Prancis.seperti Auguste Comte dan Emile Durkheim (Prancis). Sosiologi berkembang dengan pesatnya pada abad ke-20. Max Weber. Di Indonesia. Nama – nama. Ralf Dahrendorf (Jerman). Herbert Spencer (Inggris). Lester F. Jerman. 1967). merupakan tokoh yang pertama – tama menulis tentang masyarakat atas dasar data empiris yang konkret dan dituangkan dalam bukunya yang berjudul Principles of Sosiology. Georg Simmel. yaitu Herbert Spencer (1820 – 1830). namun menurut Selo Soemardjan banyak diantara para pujangga dan pemimpin – pemimpin kita yang telah memasukkan unsur – unsur sosiologi dalam ajaran – ajarannya (1965). dan Amerika Serikat (Soekanto. Erving Goffman. Randall Collins (Amerika Serikat). Vilfredo Pareto (Italia). walaupun secara formal sebelum kemerdekaan belum berkembang sosiologi sebagai ilmu pengetahuan.begitu pun yang mengajar bukan sarjana – sarjana sosiologi.Ward. walaupun dipopulerkan oleh John Stuart Mill dan Herbert Spencer. tetapi lebih bersifat filsafat sosial dan teoretis berdasarkan buku – buku karya Alfred . Ia mengemukakan bahwa kunci memahami gejala sosial atau gejala alamiah itu adalah hukum evolusi universal (Spencer. George Herbert Mead. Karl Marx.

urutan. dan makna tentang peristiwa yang lampau itu. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Politik Ilmu politik memusatkan perhatiannya pada pemerintah dan penggunaan kekuatan politis. ilmu sejarah melihat kita ke belakang untuk menggambarkan suatu peristiwa. Akan tetapi. para ahli sosiologi banyak meminjam peranan penyelidikan historis. Para ahli sosiologi mengakui bahwa ekonomi dan material itu memiliki pengaruh atas minat serta motivasi kerja pada masyarakat (Popenoe. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Sejarah Dalam hal ini. psikologi sosial kajiannya dengan . para ahli sosiologi menjadi lebih tertarik pada pertanyaan perilaku politik. dan Bierens de Haan (Soemardjan. begitu pun para ahli sosiologi. Hubungan Sosiologi dengan Psikologi Psikologi jelas berbeda dengan sosiologi karena dalam kajian psikologi memusatkan pada pengalaman individu dibandingkan dengan sosiologi yang menekankan kelompok sosial. seperti alasan orang – orang ikut serta berpolitik bergabung dalam pergerakan politik atau mendukung isu – isu politik. Pada sisi lain. Para akademisi melihat ilmu politik terutama dari gagasan di belakang sistem pemerintah pada operasi proses politik itu. Lepold von Wise Steinmezt. Soekanto.1986: 43 HUBUNGAN SOSIOLOGI DENGAN ILMU SOSIAL LAINNYA 1. 3. 1983: 7).Vierkandt. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Ekonomi Hubungan antara ekonomi dan sosiologi bahwa ekonomi yang merupakan basis perilaku sosial yang ikut menentukan tipe dan bentuk interaksi mereka. Di dalam putaran mereka. Penyelidikan sejarah telah bergeser dari laporan tentang orang – orang dan tempat – tempat untuk menggambarkan kecenderungan sosial yang luas dari waktu ke waktu. dan hubungan antara politik dan institusi sosial lainnya. 1965. 4. 2.

Sebagai perbandingan. Sanderson mengemukakan bahwa paling tidak terdapat enam strategi teoretis berkaitan dengan luasnya kajian sosiologi makro. 2) Idealisme. sosiologi lebih memusatkan pada peradaban modern yang relatif maju. mengasumsikan bahwa kondisi – kondisi material dari eksistensi manusia. . Dengan semikian. Hubungan Sosiologi dengan Antropologi Antropologi adalah studi biologi manusia dan kebudayaannya dalam semua periode dan dalam semua bagian – bagian dari dunia itu.cara memahami kepribadian dan perilaku yang dipengaruhi oleh individu – individu sosial adalah hubungan erat dengan sosiologi. walaupun sekarang objek kajian yang demikian banyak terjadi pergeseran. menurut sosiolog Popenoe (1983: 8 – 9) serta Spencer dan Inkeles (1982: 20). A. 5. Para ahli sosiologi banyak yang memunjam konsep – konsep dan pendekatan antropologi. Ilmu antropologi fisik berkonsentrasi pada dua aspek. Sosiologi makro menurut Popenoe (1983: 9) sebagai “… the study of the large scale structures of society and how they relate to one another”. Sedangkan ilmu antropologi budaya mengkaji pengembangan dan kultur yang sebagian besar difokuskan pada masyarakat dan budaya pramodern. DAN PERSPEKTIF DOMINAN DALAM SOSIOLOGI Untuk memudahkan pemahaman fokus kajian dalam sosiologi. 1) Materialisme. FOKUS ANALISIS. yakni evolusi biologi manusia dan perbedaan fisik antara orang – orang did dunia. Hal itu mendukung metode dan disiplin pengetahuan kedua – duanya. menegaskan signifikasi pikiran manusia dan kreasinya. cakupannya dapat dibedakan menjadi dua macam. KLASIFIKASI KENYATAAN SOSIAL. jelas dalam sosiologi makro tersebut struktur kajian masyarakatnya berskala luas dan mempertanyakan bagaimana mereka berhubungan satu sama lain. yaitu sosiologi makro dan sosiologi mikro.

Tingkat Interpersonal 4. “… the study of the individual as social being”. yang diasumsikan akan memperlihatkan arah transformasi untuk seluruh perubahan dalam masyarakat manusia. khususnya dalam keluarga. Kita harus mengetahui dan waspada terhadap . 5) Strategi evolusioner. Tidaklah cukup dengan bersedia mengetahui sesuatu sebagaimana adanya. 6) Strategi elektisisme. dalam arti lebih memfokuskan pada kajian individual sebagai makhluk sosial. memandang masyarakat sebagai arena di mana masing – masing individu dan kelompok bertarung untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan keinginannya. berusaha menjelaskan ciri – ciri dasar kehidupan manusia sebagai respons terhadap kebutuhan dan permintaan masyarakat sebagai sistem sosial yang pernah tetap. 4) Strategi konflik. OBJEKTIVITAS DALAM SOSIOLOGI Objektif merupakan sosiologi merupakan hal yang utama jika bukan pertama dalam keharusan ilmiah. memusatkan perhatian kepada upaya mendeskripsikan dan menjelaskan transformasi sosial jangka panjang. Tingkat Budaya 2. yang dalam praktiknya berarti menggunakan bagian – bagian dari setiap yang ada untuk menjelaskan banyak kehidupan sosial.3) Fungsionalisme. Tingkat Individual 3. Tingkat Struktur Sosial A. Sosiologi mikro tersebut menurut Douglas (1980) sering disebut sebagai the sosiology of everyday life yang bersifat mikro. menurut Johnson (1986: 61 – 62) dapat dibedakan menjadi 4 (empat) tingkatan 1. Untuk memudahkan pemahaman dalam mengklasifikasikan berbagai tingkatan dalam kenyataan sosial. Sedangkan untuk kajian sosiologi mikro menurut Popenoe (1983). memberikan toleransi kepada semua sudut pandang yang ada.

At present there are so many different . harapan. Para ilmuan memiliki juga sekutu yang kuat. KONSEP – KONSEP SOSIOLOGI Herbert Blumer. B. ambigu. beberapa bahaya umum terhadap objektivitas adalah kepentingan pribadi. Zetterberg menuliskan dengan jernih tentang masalah ini sebagai berikut. usaha untuk membuat terminologi yang lebih tepat telah menjadikan sebagian besarnya tanpa hasil (Quated dalam Gitter dan Manheim. seorang pengamat pada akhirnya mungkin dapat mengembangkan kemampuannya untuk menembus berbagai lapisan penipuan diri dan memandang fakta dengan objektivitas ilmiah pada tingkat yang lebih tinggi. namun hal tersebut dapat dipelajari. Dengan demikian. Kita akan dapat lebih objektif apabila kita semakin waspada terhadap preferensi – preferensi pribadi kita untuk kemudian menyingkirkannya. 1947. karya yang bermutu rendah akan segera terlihat dan para ilmuan yang membiarkan preferensinya mengatur penggunaan data akan mendapt kritik tajam. kepentingan dan nilai – nilai seseorang. Secara sederhana penyimpangan adalah suatu kecenderungan. Sebab bagi seorang pengamat objektivitas tidaklah datang sedemikian mudah. yaitu kritik dari rekan sejawat. melihat fakta dalam suatu arah tertentu karena pengaruh kebiasaan. 2). Berkat proses penerbitan dan kritik tersebut.penyimpangan – penyimpangan yang mungkin kita lakukan. seorang ahli sosiologi yang terpandang menetapkan bahwa konsep – konsep yang menjadi kunci dalam sosiologis adalah samar – samar. serta mencatat contoh – contoh penggunaan data. biasanya secara tidak sadar. dan penyimpangan. studi ilmiah di atas kebanyakan eksperimen. Sosiologists have spent much energy in developing technical definitions. but to date they have not achieved a consensus about them that is commensurate with their effort. dan tidak tentu. kedapatan. Ilmuan menerbitkan hasil penelitiannya sehingga dengan demikian karya mereka dapat diperiksa oleh para sejawat ilmuan lainnya. baik secara objektif maupun subjektif. Melalui latihan yang tepat dalam metodologi.

permasalahan sosial. dan hierarki. Kita memerlukan konsep yang diutarakan dengan teliti untuk melangsungkan suatu diskusi ilmiiah. norma. Adapun konsep – konsep yang terdapat dalam sosiologi tersebut. Horton dan Hunt (1991: 48-49) mengemukakan pendapat yang jauh berbeda. patriarki. Sebaliknya. mencakup masyarakat. peran. sanksi. 1993: 446). konflik sosial. Norma Suatu norma adalah suatu standar atau kode yang memandu perilaku masyarakat. globalisasi. Peran Peran adalah satuan keteraturan perilaku yang diharapkan dari individu. . Sanksi Sansksi adalah suatu rangsangan untuk melakukan atau tidak melakukan suatu perbuatan (Soekanto. 1984:31. 4. Masyarakat Masyarakat adalah golongan besar atau kecil yang terdiri dari beberapa manusia yang dengan sendirinya bertalian secara golongan dan merupakan sistem sosial yang saling memengaruhi satu sama lain (Shadily. In everyday speech” (Zetterberg. Perumusan konser menyebabkan ilmu pengetahuan bertambah. perubahan sosial. penyimpangan.competing definitions for key sociological notions such as “status” and “social role” that these terms are no more valuable than their counterparts …. 3. Mereka beranggapan bahwa studi sosiologi yang menggunakan konsep – konsep tersebut paling tidak ada dua manfaat: 1. 1. 2. 1993: 466). interaksi sosial. 2. 1966: 30). Soekanto. kelompok. patronase.

ofensif. disensor. yakni pendekatan realis dan objektif dan konstruksionalisme sosial (Pawluch. 9. Dalam pendekatannya. makna sosiologisnya baru muncul belakangan. 1983: 104.para sosiolog dan kriminolog mengartikan sebagai perilaku yang terlarang .5. 1993: 247). dan masyarakat pada waktu tertentu (Ritzer. 1987: 560). Soekanto. kultur. 6. 8. diancam hukuman atau label lain yang dianggap buruk sehingga istilah tersebut sering di padankan dengan pelanggaran aturan (Rock. studi tentang permasalahan sosial dapat dibagi menjadi dua kelompok. Perubahan Sosial Perubahan sosial mengacu pada variasi hubungan antarindividu. tidak adail berbahaya. Akan tetapi. 7. perlu dibatasi . Namun demikian. 2000:227228).Globalisasi . organisasi. kelompok. Konflik Sosial Konflik sosial adalah pertentangan sosial yang bertujuan untuk menguasai atau menghancurkan pihak lain. maupun pribadi dengan kelompok (Popenoe. kelompok. Penyimpangan Istilah penyimpangan atau deviance sebenarnya dalam sosiologi telah lama ada sejak awal kelahiran ilmu tersebut. 2000: 995). istilah penyimpangan tersebut tetap lebih luas dari pada kriminalitas karena menyimpang itu tidak sepenuhnya melanggar secara kriminal. Permasalahan Sosial Istilah permasalahan sosial merujuk kepada suatu kondisi yang tidak diinginkan. 10. Interaksi Sosial Interaksi sosial adalah proses sosial yang menyangkut hubungan timbala balik antar pribadi. dan dalam pengertian tertentu mengancam kehidupan masyarakat.

prestise. Teori Tindakan Sosial dan Sistem Sosial Talcot Parsons . bukan jaminan bahwa kejadian atau peristiwa tersebut tidak membawa pengaruh di tempat lain (Ohmae. 2000:421). dan biasanya Gereja Katolik Roma. di mana patron adalah gusti atau juragan. Istilah ini memiliki penggunaan yang cukup luas. 13. maupun teritorial sehingga apapun yang terjadi dan berlangsung di satu tempat.Patriarki Secara harfiah patriarki berarti aturan dari pihak ayah. Dalam birokrasi patrimonial ini serupa dengan lembaga perkawulaan. peringkat kekuatan.Patronase Istilah patronase dalam istilah ilmu – ilmu sosial lebih banyak dikaitkan dengan bitokrasi sehingga dikenal birokrasi patrimonial. dan klien adalah kawula. A. 2002: 3-30). tatanan. Ditinjau dari historisnya. 2000: 433). dengan loyalitas primordial sebagai dasar tali perhubungan (Kuntjoro-Jakti. 2000: 734).Istilah globalisasi merujuk pada implikasi tidak berartinya lagi jarak nasional. 1980: 6). namun umumnya memiliki kecenderungan untuk mendeskripsikan kondisi superioritas laki – laki atas perempuan (Cannel. 14. 11. atau prioritas. seumur hidup. merujuk pada organisasi bertingkat dari para pendeta atau paderi (Halsey.Kelompok Konsep kelompok atau group secara umum dapat didefinisikan sebagai sekumpulan orang yang disatukan oleh suatu prinsip dengan pola rekrutmen hak dan kewajiban tertentu (Holy. 12.Hierarki Konsep hierarki merujuk kepada suatu jenjang. pemerintahan pendeta. secara umum konsep hierarki diserap oleh ilmu – ilmu sosial pada mulanya hanya mengacu kepada gereja. Hubungan antara gusti dan kawula tersebut bersifat ikatan pribadi. TEORI – TEORI SOSIOLOGI 1. regional. Dalam pengertian yang lebih luas. implisit dianggap mengikat seluruh hidup.

Teori Sistem Sosial 1. Teori Teknologi dan Ketinggalan Budaya (Cultural Lag) William F. Ogburn 3. Teori Tindakan Sosial b. Teori Evolusi Sosial Herbert Spencer 2. Teori Globalisasi “of Nothing” George Ritzer BAB 5 ANTROPOLOGI . Teori Strukturasi Anthony Giddens 5.a. Teori Dramaturgi Erving Goffman 4.

A. Secara khusus ilmu antropologi terbagi kedalam 5 sub ilmu yang mempelajari : 1.Pengertian dan Ruang Lingkup Antropologi Istilah antropologi berasal dari bahasa Yunani. asal kata anthropos berarti maberarti ilmu. terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam bahasa yang diucapkan di seluruh dunia Masalah mengenai asas-asas dari masyarakat dan kebudayaan manusia dari aneka ragam suku bangsa yang tersebar di seluruh dunia masa kini. Masalah terjadinya aneka ragam ciri fisik manusia 3. Masalah 5. Para antropologi sering mengemukakan antropologi merupakan studi tentang umat manusia dan prilakunya. Masalah terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam kebudayaan manusia 4. 2. dan untuk memperolah pengertian atupnusia dan logos un pemahaman yang lengkap tentang keanekaragaman manusia. Antropologi fisik Mempelajari manusia sebagai organisme biologis yang melacak perkembangan manusia menurut evolusinya dan menyelidiki variasi biologisnya dalam berbagai jenis. Masalah asal dan perkembangan manusia secara biologis 2. 1. Antropolgi budaya lebih menekankan kepada 4 aspek yang tersusun : . Antropologi budaya Memfokuskan perhatiannya pada kebudayaan manusia ataupun cara hidupnya dalam masyarakat.

serta sarana-sarana diluar diri manusia. Preferensi dan pemikiran individual dimana terjadi hubungan antara jati diri dan emosi. Etnologi Pendekatan etnologi adalah etnografi. Secara keseluruhan. b.dapat kita ketahui alasan perbedaan keyakinan. dialami serta didiskusikan dengan pendukung kebudayaannya. yakni alat yang digunakan manusia untuk mentransformasikan dirinya sendiri. nilai. Disinilah antropologilinguistik berperan. Ia merupakan deskripsi suatu bahasa maupun sejarah bahasa yang digunakan. Arkeologi Adalah cabang antropologi kebudayaan yang mempelajari benda-benda peninggalan lama dengan maksud untuk menggambarkan serta menerangkan prilaku manusia karena dalam peninggalan-peninggalan lama itulah terpantul ekspresi kebudayaannya. cabang antropologi budaya ini dibagi menjadi 3 bagian. c.selain antropologi fisik dan kebudayaan adalah : .a. Menyangkut bahasa dalam antropologi budaya d. lebih memusatkan perhatiannya pada kebudayaan-kebudayaannya zaman sekarang. struktur. yang termasuk bidang-bidang khusus secara tematis dalam antropologi lainnya. Menyangkut hubungan kebudayaan dengan kekuasaan c. Antropologi linguistik Ernest cassirer mengatakan bahwa manusia adalah mahluk yang paling mahir dalam menggunakan simbol-simbol sehingga manusia disebut homo symbolicum. yaitu : a. Seperti yang telah dikemukakan diatas. Hanya dengan mempelajari mekanisme. sebagaimana yang dapat disaksikan langsung. telaahnya pun terpusat pada prilku manusia. prilaku. Pertimbangan politik b.dan bentuk sosial antara kelompok satu dengan yang lainnya.

dan Jenis Penelitian Antropologi Menurut Gopala.sedikitnya ada 4 macam penelitian komparatif. Antropologi psikologi Bidang ini merupakan wilayah antropologi yang mengkaji tentang hubungan antara individu dengan makna dan nilai dengan kebiasaan sosial dari sistem budaya yang ada. Metode. Teknik.Pendekatan. 4. Antropologi ekonomi Bidang ini merupakan cara manusia dalam mempertahankan dan mengekspresikan diri melalui penggunaan barang dan jasa material. Penelitian komparatif dengan tujuan menyusun sejarah kebudayaan manusia secara inferesial . 3. Antropologi sosial Dalam kajiannya. Konsumsi. Antropologi medis Antropologi medis ini banyak membahas hubungan antara penyakit dan kebudayaan yang tampak mempengaruhi evolusi manusia tertuma berdasarkan hasi-hasil penemuan paleopatologi. Begitu luasnya ruang lingkup antropologi medis ini.1. A. sarana dalam ilmu antropologi. sampai sekarang tiadak mudah untuk mendefinisikan subjek kajiannya.perdagangan. 2. Ilmu Bantu.produksi.serta tinjauan tentang berbagai bentuk pengaturan sosial dan ideologis manusia untuk mendukung kehidupan materi manusia. Ruang lingkup antropologi ekonomi tersebut mencakup riset tentang teknologi. antropologi sosial mendeskripsikan proyek evolusionis yang bertujuan merekontruksi masyarakat primitif asli dan mencatat perkembangannya melalui berbagai tingkat peradaban. yaitu 1.

Penelitian komparatif untuk menggambarkan suatu kebudayaan 3. baik lahir maupun sifat bagian dalam. mempelajari kebudayaan-kebudayaan dalam kehidupan masyarakat dari . antar pranata. dengan berbagiai metode analisis kebudayaan yang berupa daftar kata-kata. Paleoantropologi Merupakan ilmu tentang asal usul atau soal terjadinya evolusi makhluk manusia dengan mempergunakan bahan penelitian melalui sisa-sisa tubuh yang telah membatu. Etnolinguistik atau antropologi linguistik Suatu ilmu yang berkaitan erat dengan ilu antropologi. 4. Antropologi fisik Merupakan bagian ilmu antropologi yang mempelajari suatu pengertian tentang sejarah terjadinya aneka warna makhluk manusia jika dipandang dari sudut ciri-ciri tubuhnya. Kemudian jika dilihat dari beberapa ilmu yang merupakan bagian dalam ilmu antropologi. menurut Koentjaratningrat mencakup 5 disiplin ilmu. atau fosil-fosil manusia dari zaman ke zaman yang tersimpan dalam lapisan bumi dan didapat dengan berbagai penggalian. dan antar gejala kebudayaan untuk membuat generalisasigeneralisasi mengenai tingkah laku manusia pada umumnya. 2.2. 3. Prehistori Merupakan ilmu tentang perkembangan dan penyebaran semua kebudayaan manusia sejak sebelum manusia mengenal tulisan atau huruf 5. etnologi Merupakan bagian ilmu atropologi tentang asas-asas manusia . Penelitian komparatif untuk taksonomi kebudayaan 4. Penelitian komparatif untik menguji korelasi-korelasi antar unsur. pelukisan tentang ciri dan tata bahasa dari beratus-ratus bahasa suku bangsa yang tersebar di berbagai tempat dimuka bumi ini. yaitu 1.

antropologi bermaksud mempelajari umat manusia secara objektif. Sedangkan Antropologi budaya berusaha mempelajari manusia berdasarkan kebudayaan nya.bangsa-bangsa tertentu yang tersebar dimuka bumi ini pada masa sekarang. Antropologi memang merupakan studi tentang manusia. Hubungan antropologi dengan psikologi . 2. Tujuannya sudah jelas adalah untuk memperluas arena perbandingan di samping untuk merekam berbagai budaya sebelum budaya-budaya itu lenyap. Hubungan antropologi dengan sosiologi Objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia terutama dari sudut hubungan antar manusia dan proses-proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. Ia tidak hanya sebagai suatu disiplin ilmu yang bersifat akademis tetapi juga merupakan suatu cara hidup yang berusaha menyampaikan kepada para mahasiswa apa yang telah diketahui orang. pada umumnya mencari suatu bangsa atau kelompok yang belum pernah di teliti. Selain itu. Sedangkan data yang digunakan ahli antropologi dapat berupa data dari suatu masyarakat atau studi komparatif diantara sejumlah besar masyarakat. B. paling tidak mendekati objektif dan sistematis. A.Tujuan dan Kegunaan Antropologi Setiap antropologi yang memulai penelitian lapangan perdana nya. Antropologi fisik memusatkan perhatiannya pada manusia sebagai organisme biologis yang tekanannya pada upaya melacak evolusi perkembangan manusia dan mempelajari pariasi-pariasi biologis dalam spesies manusia. Hubungan Antropologi dengan Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya 1.

dan lain-lain. sikap. akan memberi pengertian banyak kepada seorang ahli sejarah untuk mengisi latar belakang dari peristiwa polotik dalam sejarah yang menjadi objek penyelidikannya. yaitu lingkungan fisik. misalnya sikap terhadap kerja. Untuk pengumpulan keterangan komparatif tersebut. psikologi membahas faktor-faktor penyebab prilaku manusia secara internal. lingkungan keluarga. A. konsep diri. khususnya antropologi budaya lebih bersifat faktor eksternal. 5. 4. ilmu antropologi memiliki manfaat yang tinggi bagi . sistem gotongroyong.Hal itu tampak karena dalam psikologi pada hakikatnya mempelajari prilaku manusia dan proses-proses mentalnya. tentu akan memerlukan bahan komparatif mengenai. Hubungan antroplogi dengan ilmu sejarah Konsep-konsep tentang kehidupan masyarakat yang di kembangkan oleh antropologi dan ilmu-ilmu sosial alinnya. dan sebagainya yang menyangkut bahan komparatif tentang berbagai unsur dari sistem kemasyarakatan seorang ekonom. sikap terhadap kekayaan. dan lingkungan sosial dalam arti luas.Objektifitas Dalam Antropologi di negara-negara. minat. Hubungan antropologi dengan ilmu geografi Antropologi berusaha menyelami keanekaragaman manusia jika dilihat dari ras. maupun budayanya. 6. Hubungan antara antropologi dengan ilmu politik Agar dapat memahami latar belakang dan adat istiadat tradisional dari suku bangsa itulah maka metode analisis antropologi menjadi penting bagi seorang ahli ilmu politik untuk mendapat pengertian tentang tingkahlaku dari partai politik yang di telitinya. 3. Sedangkan dalam antropologi. Hubungan antropologi dengan ilmu ekonomi Seorang ahli ekonomi yang akan membangun ekonomi di negara-negara. Dengan demikian. seperti motifasi. etnis.

B. Secara tradisional menurut David Kapplan dan Albert A Manners. orang-orang yang di anggap primitif itu secara kesejarahan dapat memberikan pemahaman tentang cara hidup nenek moyang manusia. yaitu: 1.unsur kemanusiaan yang universal. 2. mengamati lembaga-lembaga. Sejarah Perkembangan Antropologi Dalam sejarah lahirnya antropologi. boleh jadi etnografi merupakan bagian yang paling sukses dalam antropologi sosial dan budaya. Melihat gambaran ilmu-ilmu sosial. Sejumlh ahli antropologi yang dipengaruhi oleh etnologi dan kemudian sosio biologi. banyak ahli antropologi berpendirian bahwa penelitian dan perbandingan etnografi akan memudahkan perkambangan ilmu sosial yang benar-benar universal. Jika disimak tentang perkembangan ilmu-ilmu bagian antropologi. perkembangan ilmu tersebut melalui suatu tahapan yang panjang. meyakini bahwasannya etnografi komparatif akan mengangkat unsur. Menurut pemikiran evolusionistis. Akan tetapi apa sebenarnya manfaat yang dapat di petik dari studistudi etnografi yang umumnya menangani komunitas-komunitas kecil terasing itu ? menurut Kuper ada 4 jawaban. pranata. antropologi berkecimplung selama satu tahun atau lebih dalam kancah suatu budaya yang eksotik yang dipelajarinya. . Barangkali soal inilah yang paling sulit dan menjadi kendala. menyentuh umat manusia.Masalah lama dalam ilmu-ilmu sosial yang belum terpecahkan sampai sekarang adalah mengenai kesenjangan peneliti. terutama dalam antropologi karena dalam cara pengumpulan data dasarnya yang rumit dalam persoalan tersebut. dan cara hidup. 3. dan tidak membatasi diri pada studi-studi tentang masyarakay modern barat. Koentjaraningrat memaparkan bahwa lembagalembaga antropologi etnologi merupakan awal lahirnya antropologi.

Kebudayaan 2.Kekerabatan 12. Ras dan etnik 10.Konsep-Konsep Antropologi Konsep kebudayaan yang paling umum. Akulturasi 7. kebudayaan sebagai keterkaitan dalam proses-proses Kelompok kebudayaan sebagai sistem simbol. yaitu : 1.Tabu . berpendapat bahwa pemahaman terhadap kehidupan yang asing itu sendiri akan banyak gunanya.Stereotip 11. Adapun yang merupakan contoh konsep antropologi di antaranya. Para humanis yang acap kali skeptis terhadap generalisasi-generalisasi mengenai prilaku manusia. Kebudayaan sebagai struktur atau pola-pola kebudayan 6. Kelompok kebudayaan sebagai keseluruhan kompleks kehidupan manusia 2. Etnosentrisme 8. Culture area 4.4. Kelompok kebudayaan sebagai warisan sosial atau tradisi 3. dan kelakuan. 4. Difusi 6. A. Kelompok kebudayaan sebagai cara dan aturan termasuk cita-cita. paling tidak terdapat 7 kelompok pengertiaan kebudayaan. Enkulturasi 5. 5. Kelompok psikologis. Evolusi 3.Magis 13. nilainilai. 1. Kelompok kebudayaan sebagai hasil perbuatan atau kecerdasan manusia 7. Tradisui 9.

Ras dan etnik Ras merupakan suatu konsep biologi yang valid. setiap kebudayaan di samping memiliki kelemahan juga memiliki keunggulan. Sedangkan konsep etnik lebih merujuk kepada kesatuan-kesatuan sosial dalam sistem sosial. Akulturasi Perpaduan dua budaya tanpa menghilangkan budaya aslinya.Generalisasi-Generalisasi Antropologi 1. Evolusi Evolusi tidak terbatas pada bidang biologi saja. 7. Tradisi Aktivitas kebudayaan yang bermaksud untuk memuaskan suatu rangkaian dari sejumlah kebutuhan naluri makhluk manusia yang berhubungan dengan seluruh kehidupannya. 9. melainkan meluas pada bidang sosial dan kebudayaan 3. Kebudayaan Dalam mengapresiasi budaya bangsa. . Difusi Orang dapat saja beranggapan bahwa dengan meluasnya unsur-unsur budaya menyimpulkan bahwa telah terjadi proses difusi budaya 6. 8.14. sekeliling daerah pusat pertumbuhan budaya itu 4. Enkulturasi Proses enkulturasi seseorang terhadap budaya orang lain itu di perlukan 5. 2. Etnosentrisme Penilaian yang baik terhadap sikap-sikap dan pola kebudayaan kelompoknya sendiri. Culture area Pertumbuhan kebudayaan menyebabkan timbulmnya unsur-unsur baru yang akan mendesak unsur-unsur budaya lama ke arah pinggir.Perkawinan A.

.Kekerabatan Ikatan ibu dan anak dapat diamati dan dinilai secara universal. Berkenaan dengan hubungan manusia dengan alam sekitarnya.Teori-Teori Antropologi 1. d. Dalam kaitannya dengan persepsi manusia dengan waktu. e. Teori orientasi nilai budaya a. b. b.Stereotip Berkembangnya prasangka dan stereotip antar etnik yang terjadi di indonesia akan memperlemah rasa persatuan dan kesatuan bangsa indonesia 11. c.Magis Magis memang kejam. Teori evolusi sosiokultural a. 12. Dalam kaitannya dengan makna hidup manusia. 14. Evolusi sosiokultural meliputi seluruh sistem sosiokultural maupun komponen-komponen yang terpisah dari sistem tersebut. jahat dan mudah disalah gunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan 13. Dalam kaitannya dengan hubungan antar sesama manusia.Perkawinan Untuk mengatur proses pemilihan pasangan dan perkawinan memiliki norma yang begitu kompleks. Evolusi sosiokultural bukanlah proses tunggal. 1. Dalam kaitannya dengan makna dari pekerjaan. tabu memilki nilai-nilai kegunaan yang perlu dijaga oleh masyarakat dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidupnya. A.Tabu Dalam pandangan kaum fungsionalis. tetapi peranan ayah maupun ibu dalam masyarakat tradisional sangatlah bervariasi.10.

Asal mula religi adalah kesadaran manusia akan adanya jiwa c. Ilmu gaib mulanya hanya untuk mengatasi pemecahan masalah hidup yang berada diluar kemampuan akal dan sistem pengetahuannya. e.c. Zaman barbar tua e. namun akhirnya mengikuti pola yang serupa kemajuannya. d. Teori evolusi animisme dan magic a. terjadi ketika berbagai masyarakat berbeda perkembangannya. terjadi ketika berbagi masyarakat yang semula mengikuti banyak persamaan yang serupa. e. Zaman barbar madya f. namun akhirnya mencapai tingkat perkembangan yang jauh berbeda. Evolusi divergen. Karena penggunaan magic tidak selalu berhasil maka mulailah diyakini bahwa alam semesta dihuni oleh makhluk-makhluk halus yang lebih berkuasa daripada manusia. . Manusia memecahkan beberapa persoalan hidupnya selalu dengan akal dan sisitem pengetahuannya. b. merupakan evolusi yang terjadi dalam dua atau lebih sosiobudaya tang berkembang dengan cara yang sama dan dengan tingkat yang pada dasarnya sama. Zaman liar madya c. Zaman liar muda d. Zaman liar tua b. Teori evolusi kebudayaan a. dan evolusi divergen. d. Evolusi paralel. Zaman barbar muda g. Animisme adalah suatu kepercayaan pada semua benda. Zaman peradaban masa kini 1. Evolusi konvergen. Zaman peradaban purba h. 1. evolusi konvergen. Perbedaan tersebut dapat dirinci sebagai evolusi paralelel. f.

c. dimana manusia menyajikan sebagian dari seekor binatang.f. Disamping sistem keyakinan dan doktrin sisitem upacara pun merupakan suatu perwujudan dan religi yang memerlukan studi analisis khusus. d. . Teori evolusi keluarga a. tetapi dapat juga dari dalam kelompok yang sama. Teori upacara sesaji a. Upacara religi tersebut. terutama darahnya kepada dewa. Perkawinan tidak selalu dari luar kelompok. Pada prinsipnya. biasnya dilaksanakan oleh banyak warga masyarakat dan memiliki fungsi sosial untuk mengintensifkan solidaritas masyarakat. Antara agama dan magic itu berbeda. b. 1. kedua magic senggol. Magic memiliki 2 prinsip utama. 1. Lambat laun manusia sadar akan hubungan antara ibu dengan anaknya sebagai suatu kelompok keluarga inti dalam masyarakat. Tahap promiskuitas b. upacara sesaji. g. kemudian memakan sendiri sisa daging dan darahnya. Pertama magic simpatetis. dimana ayah menjadi kepala keluarga. c. Sistem patriarchate.

. binatang. maupun gejala proses kehidupannya.BAB 6 ILMU GEOGRAFI A. Gejala diproses kehidupan melibatkan kehidupan tumbuh-tumbuhan. geografika berarti tulisan tentang bumi. Pengerian bumi dalam geografi. dan manusia sebagai penghuni bumi. baik itu gejala dan proses alamnya. melainkan juga meliputi gejala dan prosesnya. tidak hanya berkenaan dengan fisik alamiah bumi saja.PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP GEOGRAFI Geografi berasal dari bahasa Yunani. yaitu geo yang berarti bumi dan graphein yang berarti lukisan atau tulisan. Menurut pengertian yang dikemukakan Eratosthenes.

b. lingkungan. Fokusnya adalah sifat dan saling berkaitan antara tiga konsep yaitu. dan how. pembahasan geografi itu pada hakikatnya dapat menjawab substansi pertanyaan-pertanyaaan tentang what. 1. dan . Lapisan tanah yang menutupi permukaan itu. dan tempat.Secara sederhana. when. Geografi sebagai bidang ilmu penelitian Hal itu dimaksudkan agar dua haldapat tercapai. why. dapat dikemukakan bahwa cakupan dan peranan geografi itu setidaknya memiliki 4 hal yang dikemukakan dari hasil penelitian UNESCO (1965: 12-35) maupun Lousbury (1975: 1-6) yaitu: 1. where. Ilmu geografi kontemporer bahwa secara sederhana geografi merupakan disiplin akademik yang terutama berkaitan dengan penguraian dan pemahaman atas perbedaan-perbedaan kewilayahan dalam distribusi lokasi dipermukaan bumi. yaitu sebagai berikut: a. 4. Geografi sebagai disiplin tata guna lahan Di sini. 3. Lingkungan Lingkungan alamiah pada suatu wilayah terdiri atas permukaan lahan itu sendiri. Meningkatkan penelitian praktis untuk kepentingan kehidupan dalam meningkatkan kesejahteraan umat manusia (Sumaatmadja. Geografi sebagai suatu sintesis Artinya. 2. tata ruang. baik alamiah maupu insaniah. Geografi sebagai suatu penelaahan gejala dan relasi keruangan Dalam hal ini geografi berperan sebagai “pisau” analisis terhadap fenomenafenomena. Sebab pertumbuhan penduduk yang begitu pesat. flora dan fauna yang tertinggal didalamnya. hidrologi permukaan air di wilayah itu. titik beratnya pada aspek pemanfaatan atau pendayagunaan ruang geografi yang harus semakin ditingkatkan. Meningkatkan pelaksanaan penelitian ilmiah demi disiplin geografi itu sendiri yang dinamis sesuai dengan kebutuhan pengembangan ilmu yang makin pesat. 1988:41).

Identitas fisik dan sosial budaya dipengaruhi oleh tempat. Tempat Tempat merupakan pusat bagi geografi karena peranannya sebagai faktor pembatas dalam perkembangan manusia. 2. 3. Geografi Ekonomi ( Ecnomic Goegraphy) Geografi ekonomi menguraikan tentang produksi. juga didasarkan pada tempat. diciptakan oleh manusia dalam konteks persepsi mereka mengenai alam dan sosialnya. sejak awal terjadinya geografi politik sebagai suatu bangunan pengetahuan yang koheren pada akhir ke-19. Semua unsure itu terjalin dalam suatu sistem lingkungan yang kompleks. sub disiplin ini telah mengalami empat fase . Tata Ruang Tata ruang merupakan fokus kajian bagi para ahli geografi manusia. 2. distribusi. serta mengingat pentingnya tempat sebagai kontruksi dunia ( Johnston. 2000:408). Geografi ekonomi mulai diakui sebagai bidang studi tersendiri pada akhir abad ke-19 dan kebangkitannya bertolak dari kolonialisme Eropa ( Barnes. selain dengan lingkungan fisiknya juga sosialnya.atmosfer yang terdapat di atasnya. Adapun cabang-cabang dari geografi manusia ( human man geography) mencakup: 1. 2000: 267). Sebab mengenal siapa dirinya dan orang lain. tetapi juga esensi dalam berbagai skala ( antara perkotaan dan perdesaan) terdapat hubungan yang erat. Geografi Politik ( Political Geography) Geografi politik menekankan bahwa teritorial ditafsirkan sebagai hubungan mendasar antara kedaulatan negara dengan tanah air nasional yang terletak di jantung legitimasi dan praktik negara modern. Dalam sejaranhya. Tempat merupakan lingkungan pergaulan. serta konsumsi atas berbagai barang dan jasa yang dilakukan pada tempat-tempat yang saling berjauhan. pertukaran atau perdagangan. Hal ini bukan semata-mata karena penggunaan lahan oleh manusia selama sekian decade menjadi topik yang penuh perhatian.

sosial. serta meliputi topic-topik mulai dari tektonik samapai psikoanalisis( Smith. ekonomi. Sistem Informasi Geografi ( Geograpical Information Sistem) . politik. biologi manusia. 5. 3. Geografi Sejarah (Hystorical Geography) Geografi sejarah sebagai studi mengenai masa lalu yang mencerminkan keanekaragaman geografi itu sendiri. Geografi Urban ( Urban Geography) Geografi urban berkaitan dengan sifat-sifat. Dalam geografi sosial menyetarakan keseluruhan dengan geografi manusia yaitu dengan kekuatan ilmu-ilmu sosial dari disiplin ilmu tersebut dalam hubungan manusia ( masyarakat) dengan alam. demografi. analisis wilayah. tata ruang. terutama dengan sosiologi serta ilmu ekonomi.perkembangan utama. bahkan menuntut pentingnya hubungan antara demografi. 6. budaya. bidang ini menempati tempat yang berbeda dan terpisah diantara sub bidang geografi. Ia tidak hanya mencakup geografi tradisional yang berhubungan dengan tempat. dengan karya yang berusaha memahami faktorFaktor yang mempengaruhi variasi dalam penyebaran tersebut. 2000: 981). dan ilmu kedokteran dengan ilmu-ilmu sosial lain. lokasi. Geografi Populasi ( Population Geography) Bagian geografi dapat dibedakan tentang karya para ahli yang terfokus pada penyebaran populasi. yakni lingkunan. kotak kecil dan besar. 7. melainkan juga masalah-masalah modern. Dengan demikian. dan lingkugan. dan pluralistik. 4.fungional. dan berbagai cara yang mempengaruhi atau dipengaruhi oleh proses fisik. serta lansekap. Geografi Sosial ( Social Geography) Geografi sosial merupakan sebuah sub disiplin dari geografi sebagai sebuah subjek yang mengaitkan ilmu-ilmu sosial dengan ilmu-ilmu alamiah. Seperti ekologi. tata ruang.

Pendekan Kompleks Wilayah • Pedekatan keruangan • Pendekatan ekologi ( ecological approach) • Pendekatan historis ataupun kronologi • Pendekatan sistem (sistem approach) 1. menganalisis. Pendekatan Ekologi c. perangkat keras. Pada setiap sistem informasi geografi harus menyertakan data. Pendekatan Gegrafi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kuatifikasi dan keyakinan pada keteraturan statistic yang merupakan bukti adanya sebaba akibat empiris. A. METODE.PENDEKATAN. Pendekatan Analisis Keruangan b. dan personil pelaksanaanya. Sistem informasi geografi ini dikembangkan oleh para ahli geografi sejak tahun 1960-an. seperti yang disyratkan oleh teorinya. Metode diskriptif Metode diskriptif banyak digunakan sejk ilmu geografi lahir sebagai disiplin ilmu yang bersifat akademis. menyimpan. dan menampilkan semua bentuk informasi mengenai masalah geogrfis ( Unwin 2000:402). memanipulasi. menambah. DAN TEKNIK PENELITIAN GEOGRAFI 1. Metode Penelitian Geografi a. Tujuan metode deskriptif adalah untuk mendeskriptikan atau menjelaskan peristiwa dan kejadian yang ada pada masa . namun penggunaan sistem ini secara lengkap baru menyebar luas tahun 1980-an ketika biaya pengadaan komputermenurun tajam dan perangkat komputer sudah menjaadi hal yang umum.Sistem informasi geografi adalah sistem komputer yang terintegrasi yang digunakan untuk mengumpulkan. Beberapa macam pendekatan geografi yang sering digunakan diantaranya: a.

Observasi Lapangan (Field Observation) Observasi lapangan merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmugeografi yang berusaha melihat langsung tentang gejala dan masalah geografis.sekarang. dan studi literatur. dimana variable yang dikaji telah terjadi sebelumnya atau tidak diberiperlakuan khusus. baik formal maupun informal. keyakinan pada keteraturan statistikmerupakan bukti adanya hubungan sebab akibat empiris sseperti yang disyaratka oleh teorinya. Teknik ini banyak sekali digunakan untuk penlitia-penelitian geografis. b. Kuesioner atau Angket . 1988:105). studi dokumentasi. Wawancara (Interview) Wawwancara merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmu geografi yang dilakukan oleh peneliti(interviewer) terhadap respon (interviewee) untuk memperoleh keterangan yang lebih jauh dari sekedar observasi. bahkan merupakan teknik pengumpulan data yang paling dominan ( Sumaatmadja. Ex Post Facto artinya sesudah fakta karena dalam penelitian ini peneliti tidak perlu melakuakn manipulasi atau perlakuan terhadap variable bebas. misalnya observasi lapangan. a. c. Teknik Penelitian Geografi Teknik penelitian yang banyak digunakan dalam ilmu geografi. Metode Eksperimen dan Korelasi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kantifikasi. b. 1. dan studi pengembangan. wawancara.Metode ex Post Facto Metode ini untuk melihat dan mengkaji hubungan antara dua variabel atau lebih. survey. kuesioner. Dalam metode deskriptif terbagi-bagi lagi menjadi metode studi kasus. c. Teknik ini dilakukan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan langsung terhadap responden secara verbal.

yaitu untuk mengkontruksi mengenai orang. pengetahuan mengenai suatu wilayah yang meliputi aspek-aspek alamiah dan insaniah. (Moleong. 1998: 161). . terutama mitos kosmogonis ( keterangan tentang asal usul serta sifat kejadiankejadian dalam alam semesta) (Bertens. Studi Dokumentar Studi dokumentar merupakan teknik pengumpulan data yang merupakan upaya untuk mengkaji setiap bahan tertulis. kejadian. Sifat dokumen adalah tidak reaktif sehinga tidak sukar diperoleh dengan teknik kajian isi. perasaan. tuntutan. Studi Kepustakaan Studi kepustakaan merupakan teknik pengumpulan data dengan megkaji berbagai teori. serta catatan (record) dokumen dapat dibagi dalam dua kelompok. dan hokum-hukum yang berlaku dalam ilmu geografi. prinsip. (Fraenkel dan Wallen. Oleh karena itu. pada mulanya disiplin geografi tidak tersusun secara sistematis seperti sekarang ini. konsep. 1999: 19). A.SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU GEOGRAFI Seperti halnya ilmu-ilmu sosial lainnya. motivasi. sebagian orang menganggap pengetahuan tentang bumi masih sangat dipengaruhi oleh mitologi.Kuesioner atau angket merupakan teknik pengumpulan data dengan menyebarkan sejumlah pertanyaan-pertanyaan. pada mulanya hanya dalam bentuk cerita yang disampaikan oleh seseorang kepada yang lainnya. Selain itu.pada zaman Homeros dan Hesiodos. Tujuannya hampir sama dengan wawancara. Semuanya ini diperlukan sebagai data teritik yang releven dengan kebutuhan kajian atau penelitian. kepedulian dan lain-lain. yaitu dokumen pribadi dan dokumen resmi.baik yang bersifat terbuka maupun tertutup dan dilakukan melalui pertanyaan-pertanyaan tertulis. kegiatan organisasi. sustu penelitian geografi musthail dilakukan tanpa disertai kajian kepustakaan (Sumaatmadja. Pada abad ke-9 sampai ke-8 sebelum Masehi. d. film. e. 1988: 110).1993:112-113).

1979:2). telah menjadi perhatian para ahli geografi. regional. secara sederhana pengalaman perjalan itu dilukiskan kedalam bentuk peta. Pendapat itu hilang seabad kemudian setelah Parmenides (515-455 SM) mengemukakan pendapatnya bahwa bumi memiliki bentuk bulat.maupun global. Hal ini tampak dalam usaha penaksiran dampak lingkungan. terdapat beberapa pendapat. Pada zaman Yunani kuno. nasional. Sejak itu. dan pertahanan. Makin meningkatnya minat pada isu-isu lingkungan. MANFAAT TERAPAN GEOGRAFI Sebagai disiplin akademis yang memiliki potensi terapan untuk memahami mengenai dunia. Bagi kepentingan perjalanan. penyelidikan tentang bumi dilakukan dengan memakai logika. Kemudian terdorong oleh kebutuhan untuk mempermudah perjalanan berikutnya. sehingga corak pengetahuan tentang bumi tersebut mulai memiliki dasar ilmu pasti/ alam yang lebih baik. Banyak karya mereka menekankan kedua sisi. Tidak sedikit uraian geografi bersifat sejarah. perdagangan. . baik tingkat lokal. atau sebaliknya uraian sejarah bersifat geografi. yakni proses yang terjadi dalam lingkungan fisik dan dampak aktivitas manusia terhadap proses tersebut serta hasilnya. Dengan demikian. masih beranggapan bahwa bumi berbentuk silinder yang terapung di atas air dengan separuh bola hampa diatasnya. Lambat laun pengaruh mitologi itu semakin berkurang dengan berkembangnya pengaruh ilmu alam sejak abad ke-6 SM. peta tersebut sangat membantu dalam memvisualisasikan suatu objek telaahan. peperangan. seberapa perlunya segi terapan ini karena beragamnya tuntutan yang dikemukakan kepada disiplin ini maupun kepada akademisinya secara umum.Pada zaman Thales (640-548 SM). pandangan paham geografi sangat dipengaruhi oleh pandangan filsafat spekulatif maupun sejarawan yang berusaha memadukan ilmu pengetahuan geografi dengan sejarah. B. logos (akal budi dan rasio) mengganti mitos (Bintarto dan Hadisumarno.

Sensus Penduduk Sensus penduduk merupakan suatu konsep geografi sosial yang jika dilihat dari sejarah aktivitasnya. Dalam analisis geografi. dibuat klafikasi iklim. Sensus pu dikembangkan untuk mengumpulkan informasi mengenai perumahan. perdagangan maupun perindustrian. 2000: 99). 4. 2. Unsure-unsur yang menggambarkan keadaan cuaca atau iklim meliputi suhu udara kelembaban udara. sektor manufaktur. dahulunya lebih berorientasi untuk taksiran kekuatan militer dan perpajakan. pertanian industry pertambangan. Iklim Iklim menurut Ensiklopedia Indonesia (1984: 1376-1377) adalah keadaaan rata-rata dari cuaca di suatu daerah dalam periode tertentu. Biasanya.KONSEP-KONSEP GEOGRAFI 1. curah hujaan dan penyinaran matahari. dan dunia bisnis (Taeuber. Klafikasi iklim memiliki tujuan yang berbeda-beda. angin. untuk menggambarkan keadaan iklim. 3. keadaan variasinya dari tahun ke tahun dan keadaan ekstremnya. Tempat Konsep tempat (place) merujuk kepada suatu wilayah di mana orang hidup berada.C. konsep tempat memiliki peran penting karena kedudukan dan konstribusi tempat member banyak arti dan makna bagi manusia serta bagi organisasi lainnya. Ada yang bertujuan untuk digunakan dalam bidang pertanian. Laut . merupakan salah satu kegiatan statistik tertua dan terluas yang dilakukan oleh pemerintah di seluruh dunia.

dan lain-lain. meliputi lingkungan benda mati (abiotk) dan lingkungan hidup (biotik). dan manusia. dan Australia. gravitasi. kemiringan itu menjadi lebih besar berupa lereng kontinental. cahaya. suhu. pembagian benua tersebut terbagi atas 3 benua. Afrika. Dari pantai ke laut dalam. 5. yaitu Asia. Afrika. dalam mentuk cekungan besar yang dipisahkan oleh punggung-punggung dibawah permukaan laut. Sedangkan secara geografis. dan sisannya (71%) adalah luas samudera . luas benua tersebut mencapai lebih kurang 29% dari seluruh permukaan bumi. Lingkungan benda mati atau fisik adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas benda atau faktor alam yang tidak hidup. mengelilingi semua sisi daratan di bumi. Dalam sejarah. seperti tumbuh-tumbuhan. Amerika.000 meter baru terdapat dasar laut yang dalam. dikenal 5 benua yang dihuni manusia. atmosfer. Dari kedalaman lebih kurang 180 meter. 6.Laut dalam Ensiklopedia Indonesia (1984: 1974-1975) diartikan sebagai keseluruhan massa air yang saling berhubungan. yaitu lanjutan lereng daratan di bawah permukaan laut.0006. hewwan. Lingkungan hidup (biaotik) adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas organism hidup. Pada kedalaman 3. yakni dataran kontinental yang merupakan lanjutan tanah daratan di bawah permukaan laut. Laut yang besar dinyatakan sebagai samudera (lautan). Benua Istilah benua dalam Ensiklopedia Indonesia (1984:449)merujuk pada suatu daratan yang begitu luas sehingga bagian tengah daratan yang luas tersebut tidak mendapat pengaruh angin laut sama sekali. seperti bahan kimia. dan Australia. Lingkungan Linkungan dalam ensiklopedia Indonesia (1984: 2021) didefinisikan sebagai segala sesuatu yang ada di luar suatu organism. Secara keseluruhan. yakni Erasia. Eropa. pertama-tama terdapat suatu jalur dasar laut yang datar.

Pada kajian ini. tiap titik peta itu menunjukan kedudukan geografis menurut skala dan proyeksiyang telah ditentukan. terutama ekonomi. Urbanisasi Konsep urbanisasi memiliki dua pengertian. Studi tentang masyarakat kota tidak hanya terbatas menelaah masyarakat secara luas. Peta Peta adalah pola permukaan bumi yang dilukiskan pada bidang datar (Esiklopedia Indonesia. 9. secara umum istilah kota adalah tempat di wilayah tertentu yang dihuni oleh cukup banyak banyak orang dengan tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi. 2000: 1116). geografi. ekonomi bahkan politik sekalipun. 8. Kota Konsep kota sebenarnya merujuk kepada fenomena yang sangat bervariasi sesuai dengan perbedaan sejarah dan wilayahnya.Mortalitas . dan sosiologi. namun juga karakterisik-karakteristik tertentu dikehidupan internalnya (Hannerz. Pertama. urbanisasi merujuk kepada struktur morfologik yang sedang berubah dari berbagai pemusatan (agglomeration) perkotaan dan perkembangannya (Sly. Kedua. Namun. dalam beberapa ilmu sosial lainnya. 2000:110). Jika terdapat aspek-aspek kajian kedua. Biasanya. Gambar itu dapat menyatakan keadaan fisik bumi. keadaan budaya. memberikan makna yang oaling spesifik pada tingkat konseptua. hanyalah sebagai supplement karena satu sama lainnya berkaitan. 10. para ahli demografi lebih banyak menggunakan istilah ini untuk menunjukan redistribusi penduduk ataupun perpindahan dari wilayah-wilayah pedesaan ke perkotaan.7. 1984: 2698-2699). tentu saja lebih didasarkan pada kajian yang pertama.

Dari garis lintang nol derajat tersebut. dan jumlah serta komposisi penduduk atau populasi (Keyfitz. Kongo. Oleh karena itu tidak akan banyak berguna membandingkan mortalitas pada masyarakat yang memiliki tingkat fertilitas yang berbeda atau pada masyarakat yang terpengaruh oleh migrasi. Uganda. Mortalitas atau CDR dipengaruhi oleh distribusi umum dari populasi.Konsep mortalitas merujuk kepada rangkuman tingkat kematian kotor ratarata (crude death rate di singkat CDR) penduduk. Teluk Gorontalo. garis ekuator melintasi kota Pontianak (Kalimantan Barat). Kalimantan Timur. Rangkuman yang sederhana tersebut mengukur efek mortalitas pada laju pertumbuhan penduduk.Demografi Konsep demografi merujuk kepada analisis terhadap berbagai variabel kependudukan. untuk kearah utara disebut gris lintang utara. Beberapa yang dilalui garis khatulistiwa tersebut adalah Indonesia. 11.Tanah . Ekuador. angka kelahiran (natalitas) migrasi. 12. Colombia.Khatulistiwa (Ekuator) Khatulistiwa atau ekuator adalah sebuah konsep yang merujuk kepada garis khayal yang melingkari bola bumi dan membelahnya menjadi dua bagian yang sama besar. dan Gabon. dan kearah selatan disebut garis lintang selatan. Di dalamnya mencakup berbagai metode perhitungan dan hasil substantif dalam riset mengenai angka kematian (mortalitas). Garis ekuator inilah yang sering disebut garis khatulistiwa atau garis lintang nol derajat (Shadily. Di Indonesia. Zaire. 2000:684). serta pesisir utara Pulau Waigeo di Papua Barat. 13. Bagian Selatan Pulau Halmahera. Sasak (Sumatera Barat). yaitu jumlah kematian per tahun per seribu penduduk ( Ewbank. 1984:905). 2000: 219). Kenya. masing-masing 180 derajat. Brazilia.

upaya untuk mencapai keseimbangan penyebaran penduduk. 15.Transmigrasi Transmigrasi adalah suatu sistem pembangunan terpadu. menciptakan kawasan-kawassan sehingga kajian kawasan menyoroti tentang pembentukan kumpulankumpulan tersebut dan menguraikan cirri-ciri khas berbagai bagian dunia. GENERALISASI-GENERALISAI GEOGRAFI . ia mencakup udara di atasnya. bumi dan geologi yang melandasinya. 2000: 910). D. Dengan demikian. hirologi.Istilah tanah merujuk kepada suatu wilayah permukaan bumi dengan ciri khas mencakup segala sifat yang sepatutnya stabil atau diperkirakan selalu terulang kembali dari lingkungan hidup yang lurus. Berbagai jenis kumpulan fenomena berada dalam berbagai wilayah. 1986: 180). Jadi. dan hewan yang ada akibat kegiatan manusia di masa lalu dan masa kini. sejauh semua hal tersebutm menimbulkan pengaruh yang berarti atas penggunaan tanah tersebut oleh manusia. 1986: 194). di atas atau di bawah wilayah tersebut.Wilayah Konsep wilayah merujuk pada suatu area di permukaan bumi yang relatif homogen dan berbeda dengan sekelilingnya berdasarkan beberapa kritera tertentu (Johnston. 14. Madura. juga dimaksudkan untuk menciptakan perluasan kesempatan kerja sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan melalui perpindahan penduduk dari darah yang padat ( jawa. dan Bali) ke daerah-daerah yang jarang penduduknya (Martono. kini dan kelak kemudian hari (Vink. tumbuhan. kunci dalam geografi kawasan adalah kawasan yang dibangun di atas sebuah unit spasial yang homoddden. Konsep itu tampil sebagai kajian tentang bagaimana bagian-bagian bumi begitu beragam akibat distribusi yang tidak merata dari fenomena alam dan manusianya (termasuk interkasi keduanya).

Tempat Nilai penting karakteristik suatu tempat dalam masa lalu. pertambangan. mereka yang terlibat dalam manajemennya harus bekerja dengan tujuan tersebut. dunia bisnis. Sepanjang tahun mungkin dapat digunakan untuk pertanian. karena darihasil tersebut dapat memberikan informasi tentang penduduk.1. pertanian. selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi pengembangan politik-ekonomi. 2. Suatu tempat harus memiliki daya tarik bagi investasi dan pekerja. perindustrian. 3. Hal itu disebabkan makin meningkatnya mobilitas ddan faktor utama produksi. 4. Hal itu telah menimbulkan ketertarikan untuk menciptakan dan menjual tempat kepada berbagai kelompok bisnis. 2000:100). Dalam praktiknya. sekarang maupun masa sepan terhadap suatu tempat-tempat yang strategis secara ekonomi. Sensus Penduduk Sensus penduduk memiliki makna multidimensi. tetapi sebagian tanah tanah itu tidak cocok untuk didayagunakan menurut pola pertanianmodrn yang mengandalkan penggunakan teknologi mutakhir karena tidak dapat dipupuk secara efektif dengan pupuk mineral (Weischet. angkatan kerja prouktif. 1986: 1). perumahan sector manufaktor. yaitu modal dan tenaga kerja. sensus penduduk dapat dilakukan secara de facto maupun de jure (di mana ia dihitung walaupu tidak ada ketika sensus berlangsung) (Taeuber. Laut . dan lain-lain. Iklim Masalah-masalah yang sering muncul dalam pembangunan pertanian di daerah tropis dari segi iklim adalah tanah di daerah tropis beriklim lembab.

bisnis. kaum profesional. Dsri keperluan untuk pembangunan ekonomi. 6. maupun intelektual. (Evers. 2000: 299). bangsa Indonesia belum optimal dalam melakukan peberdayaan kelautan atau apa yang dinamakan Revolusi biru masih jalan ditempat. bangsa asia lebih kompleks menghadapi tantangan kehidupan mendatang disbanding ddenga bangsa Australia yang lebih sedikit dan rendah tingkat kepadatan penduduknya. telah menunjukan pelipat gandaan pertumbuhan demografis yang memprihatinkan.Sebagai Negara bahari. Lingkungan Dalam setiap proyek pembangunan. pertahanan nasional. khususnya bagi kegiatan-kegiatan yang dianggap peka lingkungan. 8. khususnya di negara-negara berkembang bahkan dunia. tetapi juga perusahaan-perusahaan swasta. 5. Benua Sebagai penduduk dari benua yang paling banyak dan padat penduduknya. Hal itu bukan hanya kepada perisahaan-perusahaan pemerintah. 7. sebelumnya perlu dilakukan analisis menyeluruh tentang dampak lingkungan yang ditimbulkannya. pada hakikatnya memerlukan peta. 1995:49). . Peta Para birokrat pemerintah. Urbanisasi Urbanisasi merupakan salah satu proses perubahan sosial yang tercepat. (O’ Riodan. terutama sanagat berperan dalam memperoleh izin resmi usaha tersebut. ekonomi. perlindungan lingkungan. Tranformasitransformasi sosial dan demografis yang tumbuh bersamaan dengan tumbuhnya penduduknya kota di Negara-negara berkembang tersebut.

Demografi Ledakan demografi dunia. 12. tidak ada alasan untuk merasa takut kekurangan sinar matahari. khususnya di Negara-negara berkembang. 10.wisata. . Di tahun 1825. dan segmental. Apalagi jika peta itu bentuk dan desainnya lebih bersifat dinamis dan interaktif karena dibuat dengan teknologi yang kian canggih dan menarik. jelas sangat diperlukan (Monmonier. 2000: 218). maupun untuk memberikan eksplanasi visual dalam ranah-ranah abstrak yang perlu dipahami secara mendalam. 11. 2000: 96). menggambarkan proses perubahan tingkat mortalitas dan natalitas pada suatu masyarakat dari suatu situasi di mana keduanya menunjukan angka yang tinggi (Caldwel. 9. saat Malthus membuat perubahan akhir atas karya aslinya Essay on Population. hanya pada bulan-bulan tertentu mereka dapat menikmati hangatnya sinar matahari. Khatulistiwa/Ekuator Bagi negara-negara yang dilalaui dengan garis khatulistiwa. sementara. Mortalitas Terjadinya transisi demografis (demographic transition) yang dikenal sebagai lingakran siklus demografis. memperhatikan kecenderungan yang mencemaskan. industry. Hal ini pula yang dikhawatirkan oleh beberapa sosiolog yang cenderung pesismis mengenai kemungkinan terciptanya kehidupan manusiawi di perkotaan yang dipenuhi industry (Hannerz. supervisal. Kota Banyak hal tentang kontak-kontak sosial diperkotaan sebagai sesuatu yang bersifat impersonal. 2000: 111). Hal ini jelas berbeda dengan daerah-daerah subtropis yang jauh dari garis khatulistiwa.

dan menjelang tahun 1990 angka itu melaju sampai 5. Dalam seratus tahun berikutnya. pemerintah segera mencanangkan Transmigrasi. terutama untuk mengatasi ketidakseimbangan demografis antara Pulau Jawa (termasuk Madura da Bali) yang padat penduduknya dengan pulau-pulau luar Jawa yang jarang penduduknya (Swasono. penduduk dunia berlipat ganda menjadi dua miliar. walaupun pelaksanaanya bukan semata-mata atas dasar kemanusiaan. sungai. 1986: 199). Tanah Banyak pekerjaan dilaksanakan diatas tanah yang diolah melalui sistemsistem hidrologi.kira-kira satu miliyar umat manusia mendiami planet bumi. Begitupun ketika Indonesia memasuki Program pascakemerdekaan. 13. Akan tetapi. Etische Politik telah mempengaruhi parlemen Belanda untuk mengetuk dan membuat penelitian tentang kemakmuran rakyat daerah-daerah pedesaan di Jawa (demindere wel vaart onderzoek) yang akhirnya mencanangkan dan melaksanakan program transmigrasi (purboadiwidjojo). industrialisasi dan kedokteran modern memungkinkan penduduk bertambah dengan laju kecepatan yang makin meningkat. menjelang itu. 1986: 287). setengah abad berikutnya (dari tahun 1925 ke tahun 1976) berlipat ganda lagi menjadi 4 miliar. 1986:9). danau. 1995: 28-29).3 miliar (Kennedy. dan samudera memiliki ekosistem sendiri-sendiri yang juga dapat diteliti dan dipetakan serta sangat dipengaruhi oleh kegiatan manusia di daratan (Vink. . 1986:xi. Perairan terbuka. Transmigrasi Bagi bangsa Indonesia. 14. Scholz. Sistem-sistem ini kerap kali menghubungkan tanah dengan perairan terbuka. program transigrasi bukan sesuatu yang baru. Sejak pertengahan abad ke-19. laut.

mortalitas. Masyarakat manusia akan tetap miskin karena kecendrungan pertambahan penduduk berjalan lebih cepat daripada persediaan makanan. jumlah penduduk memang diusahakan sesuai dengan sarana kehidupan yang tersedia. ia terdorong untuk membuat postulat tentang mengeringnya bumi yang terjadi dalam pulsasi ritmik.15. Proses semacam ini menjadi bagian dari suatu proses yang lebih besar dari fenomena-fenomena yang lebih umum. sedangkan peningkatan sarana-sarana kehidupan berjalan lebih lambat. H. Menurutnya. sekarang kondisi dari daerah-daerah tersebut mengerikan. Namun. c. Willayah Kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Asia jauh melebihi kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Australia. kelihatannya tidak sesuai posisinya dahulu sebagai pusat kerajaan. yakni menurut deret hitung atau deret tambah. Teori Ledakan Penduduk Thomas Robert Malthus a. Mengeringnya wilayah itu saat ini. dan bencana alam. pada awal abad ke-20 diperkirakan terjadinya kemerosotan peradaban yang disebabkan. . Sesuai dengan hal itu. melalui tindakan pantang seksual atau pantangan kawin. proyeksi kependudukan. b. cara itu tidak cukup untukmeningkatkan kehidupan masyarakat samapai di atas batas minimum. b. iklim yang dahulu jauh lebih lembap dan pada wilayah itu terjadi suatu proses pengeringan yang terusmenerus dan progresif. Teori Pengaruh Iklim Terhadap Peradaban Ellsworth Hunting Pokok-pokok pikiran Hunting sebagai berikut: a. serta kesejahteraan. Peradaban besar yang ada di kawasan Asia Tengah dan Asia Barat Daya pada zaman kuno. bahaya. perang. kelaparan. baik melalui natalitas. Pertambahan penduduk dapat diibaratkan deret kali atau deret ukur sehingga pelipatgandaan jumlah penduduk dalam setiap 25 tahun. 2. c. TEORI-TEORI GEOGRAFI 1. dengan periode-periodedari udara kering dan basah.

dan daerah tandus. dan berat dalam kaitannya dengan transportasi. Perlu dibuat kombinasi transportasi darat dan sungai sehingga akan sama biaya tranpor darat bagi daerah yang tidak dapat menikmati adanya sungai. Dengan mengambil satu pusat kota sebagai satu-satunya tempat memproduksi barang-barang yang dibutuhkan oleh seliruh Negara. akan di pakai untuk kegiatan-kegiatan intensif bagi jenis tanaman yang hasilnya cepat rusak. Hal itu ternyata dapat menghemat 1/6 tranfortasi darat sehingga lahan pertama akan berkembang sepanjang sungai. mengingat pada masa itu kebutuhan hasil hutan untuk kayu dan bahan bakar memiliki sifat yang memakan tempat dan berat sehingga harus ditempatkan dekat dari pusat kota. Lahan pertama berada di pusat kota (pasar). 2. Proses pengeringan yang progresif dari bumi mengikuti arah tertentu. Lahan kelima adalah daerah three field system yang merupakan daerah ilalang. 8. Lahan keempat berupa daerah penggembalaan ternak. 3.memakan tempat. Teori Lokasi Lahan Johann Heinrich von Thunen Johann Heinrich von Thunen dalam Der Isolierte Staat (1826) mengemukakan bahwa pada dasarnya penggunaan lahan dapat dibagi dalam beberapa penggunaan. Hal itu dapat dipahami. . Lahan ketiga digunakan untuk menanam tanaman sejenis gandum atau padi-padi. 5. Lahan keenam merupakan daerah perburuan. Teori Daya Sentrifugal dan Senttripetal Charles O. diperlukan sungai yang membelah kota. 4. 1. Colby Adapun isi pokok teori yang menyebabkan pada mayarakat kota terjadi daya dan sentrifugal sebagai berikut: 3. 6. umumnya dari timur ke barat. Untuk memudahkan dan efesiensi transportasi. Lahan kedua merupakan daerah hutan. Begitu pun cerita pengembaraan bangsa Ibrahim (Yahudi) dalam kitab suci berhubungan dengan titik tengah antara masa kekeringan dan masa kebasahan. 7.d. e. 3. ssedangkan daerah-daerah di sekitarnya hanya sebagai pemasok bahan mentah ke kota.

Berbeda dengan pinggir atau luar kota. pelabuhan. Hal itu hanya dapat dilakukan di pinggiran kota sebab kondisi kota-kota tua sangat padat. biasanya lebih menyukai lokasi-lokasi ddekat stasiun kereta api.a) Terdapat gangguan yang sering berulang. dan murah. mainan anak dan sebagainya. seperti took-toko. b) Berbagai perusahaan dan bisnis. dan berjubel. Namun sebaliknya. pakaian jadi. segar. tukang gigi. kecuali dengan biaya yang tinggi. seperti penjahit. b) Dalam pengembangan industry modern dan bessar-besaran. dan nyaman. penat. sangat cocok untuk pengembangan industri dan merupakan kemudahan tersendiri dalam operasi industry. lebih menyukai dan kecendrungan adanya konsentrasi-konsentrasi penjual jasa. makanan dan minuman. c) Dalam dunia bisnis. e) Banyaknya flat-flat atau rumah tersusun untuk masyarakat kecil. barang-barang kelontong. e) Kondisi perumahan kota umumnya padat dan sempit. maupun pusat-pusat keramaian public lainnya. serba mungkin untuk memperoleh perumahan yang lebih nyaman. perhiassan (emas dan perak). d) Di kota sudah penuh dengan gedung-gedung bertingkat tinggi. seperti kemacetan lalu lintas serta polusi udara dan bunyi menyebabkan penduduk kota merasa tidak nyaman bertempat tinggal di tempat itu. elektronik. sunyi. biassanya terdapat pada lokasi yang berdekatan. terminal bus. f) Hidup di kota terasa sesak. a) Memiliki tempat-tempat di pusat kota yang strategis. c) Harga sewa atau harga beli tanah di pinggir atau diluar kota jauh lebih murah daripada di kota. banyak juga penduduk di luar atau di pinggir kota yang justtru senang tinggal di kota. segar. memerlukan lahan relarif luas serta menjamin kelancaran transportasi dan lalu lintas. Penyebabnya berkaitan dengan gaya sentripetal. pengacara. setidaknya dapat meringankan harga sewa bagi penduduk kota. d) Selain itu. tidak mungkin lagi dapat dibangun baru. Sedangkan di pinggir atau diluar kota lebih terasa asri.tekstil. di kota-kota sudah tersusun pusat-pusat perbelanjaan. tempat praktik para dokter. kecuali dengan biaya yang sangat tinggi. . sulit untuk dikembangakan labih lanjut. pemangkas rambut dan kecantikan.

Pada hakikatnya. pendidikan. cukup rapi. 3. kota meluas secara seimbang dan merata dari suatu pusat atau inti sehingga muncul zona-zona baru sebagai perluasannya. tidak memungkinkan pengolahan alam yang intensif. olahraga. Teori Konflik Antara Suku Bangsa Nomadik Sedenter Jean Bunhes Adapun isi pokok teori Jean Bunhes sebagai berikut. g) Para pegawai dan pekerja kota lainnya. dan kemasyarakatan. Karena dihadapkan dengan suasana keharusan untuk berkeliling untuk mengetahui tentang wilayah perumputan serta sumber-sumber . memiliki jarak sanitasi yang lebih memadai sebagai tempat tinggal yang nyaman dan baik. seni budaya. Zona ketiga. Zona kedua sebgai terdapat Zona Peralihan (transtitional zone) yang merupakan kawasan perindustrian. c.f) Kota pun menyediakan sejumlah tempat hiburan. Artinya. dan mewah serta berfungsi sebagai kota kecil untuk beristirahat dan tidur atau disebut dormitory towns. Teori Kota Konsentris Burgess Inti teori kota konsentris tersebut sebagai berikut a. Stepa-stepa padang rumput di Asia dengan musim dingin yang kejam. b. bahkan jika Chicago telah berubah menjadi Chines Town maupun pertokoan dan perkantoran berskala kecil.perekonomian. Tanah secara alami sangat sesuai dengan jenis pastoral (pastoralart) untuk memelihara kawanan ternak dan hewan. disertai oleh rumah-rumah pribadi yang kuno. Zona kelima merupakan Commuters Zone atau tempat orang yang pergi pulang setiap hari untuk bekerja. lebih menyukai tempat tinggal yang tidak berjauhan dengan tempat kerjanya. b. sebagai kawasan perumahan para buruh yang kebanyakan kaum imigran. c. pada setiap saat dapat ditemukan sejumlah zona yang konsentris letaknya sehingga struktur kota menjadi bergelang (melingkar). kota tetap diminati sebagai kebutuhan untuk bertempat tinggal karena dekat dengan tempat bekerja. disebut demikian karena perumahan untuk orangorang kaya. luas. Dengan demikian. penghuninya kelas menengah. Fungsi loop sebagai pusat atau jantung kehidupan perdagangan. Zona Keempat. Kondisi alamnya masih asri. 3. Di pusat kota terdapat Zona Pertama sebagai Central Bisnis Dictrict (disingkat CBD) jika di Chicago di sebut loop. a. di samping menyediakan pekerjaan.

dan dari subordinasi geografis pada lingkungannya. PENGERTIAN EKONOMI Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja. subyek dalam ekonomi dapat dibagi dengan beberapa cara. Permasalahan tersebut kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity). mereka meperoleh rasa gerakan taktis dan strategi yang menempatkan mereka dalam posisi mendaulat terhadap ruang dan menguasai para tetangga mereka. Kelompok pengembala ini bukan massa petani-petani kelompok kecil yang mengerumuni seluruh Asia Selatan Timur yang memimpin dunia. Selain itu. hukum. yang paling terkenal adalah” mikroekonomi vs makroekonomi”. Secara umum. e. aturan." dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga. atau "peraturan.Kata "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. dan Khubilai Kan. d. dari keterampilan yang dianugerahkan kepada pastoral. muncul dari stepa-stepa Jengis Khan. f. subyek ekonomi juga bisa dibagi menjadi positif (deskriptif) vs normatif. Beberapa dari penakluk yang paling besar dan apling beerani dalam sejarah. BAB 8 ILMU EKONOMI A.air untuk jarak yang jauh. rumah tangga" dan νόμος (nomos).” . Timur Lang. Kualitas dan kemampuan yang menjadi alasan bagi kekuasaanya diperoleh dari stepa.

with its emphasis on economics being an empirical science aimed at explaining realworld phenomena. Ilmu ekonomi akan mengalami perubahan besar dalam ide. keluarga dan lainnya. politik. perang. dan metodenya. merkantilisme. Hal ini menimbulkan pertanyaan "apa seharusnya dilakukan para ahli ekonomi?" The traditional Chicago School. seperti misalnya penelitian perilaku kriminal. Fokus analisa ekonomi adalah "pembuatan keputusan" dalam berbagai bidang dimana orang dihadapi pada pilihan-pilihan. konsep. invisble hand. kematian. informatic economy. dan agama. Banyak teori yang dipelajari dalam ilmu ekonomi diantaranya adalah teori pasar bebas. kesehatan. pendidikan. tetapi sebaiknya ditegaskan sebagai pendekatan untuk menerangkan perilaku manusia. penelitian ilmiah. daya tahan ekonomi. Ekonomi juga difungsikan sebagai ilmu terapan dalam manajemen keluarga. pernikahan. Hal ini dimungkinkan karena pada dasarnya ekonomi — seperti yang telah disebutkan di atas — adalah ilmu yang mempelajari pilihan manusia. Banyak ahli ekonomi” mainstream” merasa bahwa kombinasi antara teori dengan data yang ada sudah cukup untuk membuat kita mengerti fenomena yang ada di dunia. teori lingkaran ekonomi.mainstream vs heterodox”. walaupun menurut pendapat kritikus. Dalam artikel-artikelnya ia menerangkan bahwa ekonomi seharusnya tidak ditegaskan melalui pokok persoalannya. misalnya bidang pendidikan. briton woods. kadang-kadang perubahan tersebut malah merusak konsep yang benar sehingga tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. dan lainnya. Ada sebuah peningkatan trend untuk mengaplikasikan ide dan metode ekonomi dalam konteks yang lebih luas. Gary Becker dari University of Chicago adalah seorang perintis trend ini. Teori ekonomi juga dapat digunakan dalam bidang-bidang selain bidang moneter. hukum. has insisted on the powerfulness of price theory as the tool of . kriminal. dan pemerintah. dan sebagainya. Pendapatnya ini kadang-kadang digambarkan sebagai ekonomi imperialis oleh beberapa kritikus. bisnis. kesehatan.

new keynesian.M. Melalui karya besarnya Wealth of Nations. SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU EKONOMI Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. and Money yang menyatakan bahwa pasar tidak selalu mampu menciptakan keseimbangan. perkembangan aliran pemikiran dalam ilmu ekonomi diawali oleh apa yang disebut sebagai” aliran klasik”. Konsep “invisble hand” ini kemudian direpresentasikan sebagai mekanisme pasar melalui harga sebagai instrumen utamanya. On the other hand. Secara garis besar. Aliran klasik mengalami kegagalannya setelah terjadi Depresi Besar tahun 1930-an yang menunjukkan bahwa pasar tidak mampu bereaksi terhadap gejolak di pasar saham. Keynes. Karl Marx. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokoh-tokoh seperti Alfred Marshall. Sebagai penanding aliran klasik. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. Dua aliran ini kemudian saling "bertarung" dalam dunia ilmu ekonomi dan menghasilkan banyak varian dari keduanya seperti: new classical. Sebagai seorang ekonom. J. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. neo klasik. some economic theorists have formed the view that a consistent economic theory may be useful even if at present no real world economy bears out its prediction B. dan oleh karenanya peran pemerintah menjadi sangat dibatasi karena akan mengganggu proses ini. monetarist.analysis. dan karena itu intervensi pemerintah harus dilakukan agar distribusi sumber daya mencapai sasarannya. dan lain sebagainya. . Aliran yang terutama dipelopori oleh Adam Smith ini menekankan adanya” invisible hand” dalam mengatur pembagian sumber daya. Interest. Keynes mengajukan teori dalam bukunya General Theory of Employment. Edmund Phelps.

Masyarakat dikatakan makmur apabila semua kebutuhan materi dapat dipenuhi dengan sebaik-baiknya. dan tingkat kemakmuran dapat diukur . Ilmu ekonomi dapat dikatakan memegang peranan penting dalam kehidupan sosial. Di lain pihak. seperti teori pertentangan kelas dari Karl Marx dan Friedrich Engels. terkait dengan kemakmuran. Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. C. yang mengkombinasikan matematika. dari satu agen ekonomi ke agen yang lain. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. North. Jika masyarakat sejahtera berarti masyarakat tersebut mengalami kemakmuran. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan.Namun perkembangan dalam pemikiran ini juga berkembang ke arah lain. serta aliran institusional yang pertama dikembangkan oleh Thorstein Veblen dkk dan kemudian oleh peraih nobel Douglass C. Jan Tinbergen pada masa setelah Perang Dunia II merupakan salah satu pelopor utama ilmu ekonometri. Kemakmuranitu sendiri diartikan sebagai kondisi dimana semua kebutuhan materi dapat terpenuhi dengan baik. yang menggunakan konsep aliran uang dalam masyarakat. dan teori ekonomi. Kubu lain dari metode kuantitatif dalam ilmu ekonomi adalah model General equilibrium (keseimbangan umum). statistik. METODOLOGI Sering disebut sebagai” The queen of social sciences”. ilmu ekonomi telah mengembangkan serangkaian metode kuantitatif untuk menganalisis fenomena ekonomi. Dua metode kuantitatif ini kemudian berkembang pesat hingga hampir semua makalah ekonomi sekarang menggunakan salah satu dari keduanya dalam analisisnya. metode kualitatif juga sama berkembangnya terutama didorong oleh keterbatasan metode kuantitatif dalam menjelaskan perilaku agen yang berubah-ubah. Ilmu ini mengkaji upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran.

ilmu ekonomi kemudian bercabang-cabang mengikuti perkembangan kehidupan ekonomi itu sendiri. Karl Marx.dari banyaknya barang dan jasa yang dihasilkan serta banyak barang dan jasa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. karena filsafat tidak lagi sanggup memecahkan seluruh masalah yang berkembang di masyarakat.M. Misalnya: • Ekonomi Indonesia pada tahun 70-an. Dalam perkembangannya. Sebagai seorang ekonom. raja-raja dan para cerdik pandai pada jaman dahulu menggunakan ilmu filsafat sebagai dasar untuk mengatur dan memecahkan persoalan ekonomi. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokohtokoh seperti Alfred Marshall. Melalui karya besarnya Wealth of Nations. Diantaranya yaitu : Ilmu ekonomi deskriptif adalah kajian yang memaparkan secara apa adanya tentang kehidupan ekonomi suatu daerah atau negara pada suatu masa tertentu. Dengan semakin pentingnya peranan ekonomi dalam kehidupan. Selain itu ilmu ini juga dibahas khusus secara teori yaitu makro ekonomi dan mikro ekonomi. Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. Ilmu ekonomi teori ini membahas gejala-gejala yang timbul . J. Keynes. Sebelum orang mengenal ilmu ekonomi. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. • Ekonomi Jepang pasca perang dunia II. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. mulailah banyak ahli yang tertarik untuk memecahkan persoalan ekonomi. Edmund Phelps.

inflasi. dsb. Cabang yang ketiga dari ilmu ini adalah ekonomi terapan. Di samping itu statistik adalah alat analisis untuk mengumpulkan fakta dan menguji kebenaran teori ekonomi. Ilmu ekonomi terapan merupakan cabang ilmu yang membahas secara khusus tentang penerapan teori ekonomi dalam suatu rumah tangga produksi. dsb. rumah tangga produksi. misalnya: ekonomi perusahaan. Ilmu ekonomi memerlukan beberapa alat analisis untuk menerangkan teoriteorinya dan untuk menguji kebenaran teori-teori tersebut. pengangguran. hanya mempelajari bagian-bagian dari teori ekonomi secara lebih mendalam seperti: pembentukan harga. ekonomi perbankan. PENGERTIAN PSIKOLOGI Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya. Dalam teori yang lebih mendalam. Dalam hal ini makro ekonomi.sebagai akibat perbuatan manusia dalam usahanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. kesempatan kerja. ekonomi moneter. dsb. Menurut asalnya katanya. Grafik dan kurva adalah alat analisis yang utama dalam teori ekonomi. konsumen. psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno: "ψυχή" (Psychē yang berarti jiwa) dan "-λογία" (-logia yang artinya ilmu) . mengkaji tentang pendapatan nasional. matematika dan persamaan matematika memegang peranan yang sangat penting. BAB 9 ILMU PSIKOLOGI A. Mikro ekonomi.

Bahkan sebelum Wundt mendeklarasikan laboratoriumnya tahun 1879. Setelah itu St.) Tetapi. B.sehingga secara etimologis. Peneliti mempunyai kontrol sepenuhnya terhadap jalannya suatu eksperimen. Banyak ahli filsafat terkenal lain dalam abad tujuh belas dan delapan belasLeibnits. SEJARAH PSIKOLOGI Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan. dan mendapatkan bentuk pragmatisnya di benua Amerika. Descartes (1596-1650) mengajukan teori bahwa hewan adalah mesin yang dapat dipelajari sebagaimana mesin lainnya. Locke. METODE PSIKOLOGI Beberapa metodologi dalam psikologi. di antaranya sebagai berikut : 1. pandangan tentang manusia dapat ditelusuri jauh ke masa Yunani kuno. Pada waktu itu psikologi masih berbentuk wacana belum menjadi ilmu pengetahuan. manusia di sepanjang sejarah telah memperhatikan masalah psikologi. Hobbes. Ilmu Psikologi adalah ilmu yang tergolong muda (sekitar akhir 1800an. Metodologi Eksperimental Cara ini dilakukan biasanya di dalam laboratorium dengan mengadakan berbagai eksperimen. Dapat dikatakan bahwa sejarah psikologi sejalan dengan perkembangan intelektual di Eropa. yang dipandang sebagai kelahiran psikologi sebagai ilmu. Ia juga memperkenalkan konsep kerja refleks. Augustine (354-430) dianggap tokoh besar dalam psikologi modern karena perhatiannya pada intropeksi dan keingintahuannya tentang fenomena psikologi. psikologi melalui sebuah perjalanan panjang. Yaitu menentukan akan melakukan apa pada . Kant. dan Hume-memberikan sumbangan dalam bidang psikologi. psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa. C. Seperti filsuf yunani terutama Plato dan Aristoteles.

Observasi alamiah ini dapat diterapkan pula pada tingkah laku yang lain. Observasi Ilmiah Pada observasi ilmiah. seberapa sering melakukan penelitiannya. dan sebagainya. seorang anak yang tidak naik kelas mungkin diketahui bahwa dia bukannya kurang pandai tetapi minatnya sejak kecil memang dibidang musik sehingga dia tidak cukup serius untuk mengikuti pendidikan di sekolahnya. 4. . dan sebagainya. 5. Angket Angket merupakan wawancara dalam bentuk tertulis. 3. Semua pertanyaan telah di susun secara tertulis pada lembar-lembar pertanyaan itu. tingkah laku anak yang sedang bermain. Agar orang diperiksa itu dapat menemukan isi hatinya itu sendiri. 2. pendapatnya dan lain-lain sedemikian rupa sehingga orang yang mewawancarai dapat menggali semua informasi yang dibutuhkan. kapan akan melakukan penelitian. misalnya dari cerita ibunya. perilaku orang dalam bencana alam. Wawancara Wawancara merupakan tanya jawab si pemeriksa dan orang yang diperiksa. suatu hal pada situasi-situasi yang ditimbulkan tidak dengan sengaja. misalnya saja : tingkah laku orang-orang yang berada di toko serba ada. Melainkan dengan proses ilmiah dan secara spontan.sesuatu yang akan ditelitinya. Sejarah Kehidupan Sejarah kehidupan seseorang dapat merupakan sumber data yang penting untuk lebih mengetahui “jiwa” orang yang bersangkutan. tingkah laku pengendara kendaraan bermotor dijalan raya. dan orang yang diwawancarai tinggal membaca pertanyaan yang diajukan. pandangan-pandangannya.

lalu menjawabnya secara tertulis pula. Pemeriksaan Psikologi Dalam bahasa populernya pemeriksaan psikologi disebut juga dengan psikotes Metode ini menggunakan alat-alat psikodiagnostik tertentu yang hanya dapat digunakan oleh para ahli yang benar-benar sudah terlatih. Dari pendekatan ini terlihat adanya data yang diperoleh secara keseluruhan perkembangan atau hanya beberapa aspek saja dan bisa juga melihat dengan berbagai faktor dari bawaan dan lingkungan khususnya kebudayaan Sedangkan pada metode khusus merupakan suatu metode yang akan diselidiki dengan suatu proses alat atau perhitungan yang cermat dan pasti. sikap seseorang. Fakultas ini terbagi lagi menjadi beberapa subfakultas. alat-alat itu dapat dipergunakan unntuk mengukur dan untuk mengetahui taraf kecerdasan seseorang. kemampuan psikologi terkotak-kotak dalam beberapa ‘fakultas’ yang meliputi berpikir. merasa. struktur kepribadian seeorang. menurut teori ini. D. Psikologi kontemporer Diawali pada abad ke 19.METODE PSIKOLOGI PERKEMBANGAN Pada Metode Psikologi Perkembangan memiliki 2 metode. Dalam pendekatan ini dapat digunakan dengan pendekatan eksperimen dan observasi. arah minat seseorang. dan lintas budaya. dan lain-lain dari orang yang diperiksa itu. yaitu metode umum dan metode khusus. 6. Jawaban-jawabannya akan dianalisis untuk mengetahui hal-hal yang diselidiki. dimana saat itu berkembang 2 teori dalam menjelaskan tingkah laku. pada metode umum ini pendekatan yang dipakai dengan pendekatan longitudinal. Psikologi Fakultas Psikologi fakultas adalah doktrin abad 19 tentang adanya kekuatan mental bawaan. dan berkeinginan. transversal. yaitu: 1. Kita mengingat .

Psikologi sebagai ilmu pengetahuan Walaupun sejak dulu telah ada pemikiran tentang ilmu yang mempelajari manusia dalam kurun waktu bersamaan dengan adanya pemikiran tentang ilmu yang mempelajari alam. dan kedekatan. Psikologi Asosiasi Bagian dari psikologi kontemporer abad 19 yang mempercayai bahwa proses psikologi pada dasarnya adalah asosiasi ide yaitu bahwa ide masuk melalui alat indera dan diasosiasikan berdasarkan prinsip-prinsip tertentu seperti kemiripan.melalui subfakultas memori. maka metode ilmiah untuk lebih mamahami manusia telah ditemukan walau tidak terlalu memadai. dan pengamatan klinis. sehingga tahun berdirinya laboratorium Wundt diakui pula sebagai tanggal berdirinya psikologi sebagai ilmu pengetahuan. Berdirinya Aliran Psikoanalisa Semenjak tahun 1890an sampai kematiannya di 1939. dokter berkebangsaan Austria bernama Sigmund Freud mengembangkan metode psikoterapi yang dikenal dengan nama psikoanalisis. maka psikologi baru tercipta sebagai ilmu sejak akhir 1800-an yaitu sewaktu Wilhem Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama didunia. akan tetapi karena kerumitan dan kedinamisan manusia untuk dipahami. Jerman. Pemahaman Freud tentang pikiran didasarkan pada metode penafsiran. lengkaplah syarat psikologi untuk menjadi ilmu pengetahuan. dengan berdirinya laboratorium ini pula. 2. dan sebagainya. kontras. introspeksi. Ditandai oleh berdirinya laboratorium ini. pembayangan melalui subfakultas imaginer. Laboratorium Wundt Pada tahun 1879 Wilhem Wundt mendirikan laboratorium Psikologi pertama di” University of Leipzig”. serta .

Individu menerima stimulus lalu melakukan proses mental sebelum memberikan reaksi atas stimulus yang datang. FUNGSI PSIKOLOGI SEBAGAI ILMU Psikologi memiliki tiga fungsi sebagai ilmu yaitu: • Menjelaskan. Yaitu mampu meramalkan atau memprediksikan apa. prediksi atau estimasi • Pengendalian. menilai. seperti B.B. D. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. Hasilnya penjelasan berupa deskripsi atau bahasan yang bersifat deskriptif • Memprediksikan. intervensi atau treatment serta rehabilitasi atau perawatan.xx . Hasil prediksi berupa prognosa.Skinner. Pendekatan kognitif Pendekatan kognitif menekankan bahwa tingkah laku adalah proses mental. Watson kemudian dikembangkan oleh banyak ahli. dan mengapa tingkah laku itu terjadi.Respon. Pendekatan ini dipelopori oleh J. Pendekatan perilaku Menurut pendekatan perilaku. ketegangan mental. dan gangguan psikis lainnya. dan melahirkan banyak sub-aliran. Perwujudannya berupa tindakan yang sifatnya preventif atau pencegahan.R atau suatu kaitan Stimulus . Ini berarti tingkah laku itu seperti reflek tanpa kerja mental sama sekali. bagaimana. Secara sederhana dapat digambarkan dalam model S .F. bagaimana. dan menanggapi stimulus sebelum melakukan reaksi. pada dasarnya tingkah laku adalah respon atas stimulus yang datang. Yaitu mengendalikan tingkah laku sesuai dengan yang diharapkan. membandingkan.terfokus pada menyelesaikan konflik alam bawah sadar. yaitu mampu menjelaskan apa. dimana individu (organisme) aktif dalam menangkap.

Psikologi perkembangan Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktor-faktor yang membentuk prilaku seseorang sejak lahir sampai lanjut usia. dilengkapi oleh biologi dan ilmu saraf pada perbatasannya dengan ilmu alam dan dilengkapi oleh sosiologi dan anthropologi pada perbatasannya dengan ilmu sosial. Psikologi sosial Bidang ini mempunyai 3 ruang lingkup. Ia meyakini bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadar. karena perkembangan individu dapat membentuk kepribadian khas dari individu tersebut 2. impuls.Pendekatan psikoanalisa Pendekatan psikoanalisa dikembangkan oleh Sigmund Freud. Pendekatan fenomenologi Pendekatan fenomenologi ini lebih memperhatikan pada pengalaman subyektif individu karena itu tingkah laku sangat dipengaruhi oleh pandangan individu terhadap diri dan dunianya. E. karena sebagian besar perkembangan terjadi dalam konteks adanya interaksi sosial. Dan juga berkaitan erat dengan psikologi kepribadian. Keinginan atau dorongan yang ditekan akan tetap hidup dalam alam bawah sadar dan sewaktu-waktu akan menuntut untuk dipuaskan. Kajian psikologi Psikologi adalah ilmu yang luas dan ambisius. seperti keinginan. konsep tentang dirinya. Sehingga tingkah laku banyak didasari oleh hal-hal yang tidak disadari. yaitu : . Beberapa kajian ilmu psikologi diantaranya adalah: 1. harga dirinya dan segala hal yang menyangkut kesadaran atau aktualisasi dirinya. Ini berarti melihat tingkah laku seseorang selalu dikaitkan dengan fenomena tentang dirinya. atau dorongan. Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi sosial.

psikologi kepribadian berkaitan erat dengan psikologi perkembangan dan psikologi sosial. komunikasi hubungan kekuasaan. WILAYAH TERAPAN PSIKOLOGI Wilayah terapan psikologi adalah wilayah-wilayah dimana kajian psikologi dapat diterapkan. kemampuan bahasa dan emosi. walaupun demikian. seperti: Persepsi. misalnya : studi tentang persepsi. proses belajar. atensi. misalnya kepemimpinan. kerjasama dalam kelompok. atribusi (sifat) • studi tentang proses-proses individual bersama. belum terbiasanya orang-orang Indonesia dengan spesialisasi membuat wilayah terapan ini rancu. misalnya. kemampuan memori. Psikologi kognitif Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari kemampuan kognisi. seorang ahli psikologi pendidikan mungkin saja bekerja pada HRD sebuah perusahaan. 3. sikap sosial. Psikologi kepribadian Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. 4. atau sebaliknya.• studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individu. F. dan persaingan. karena kepribadian adalah hasil dari perkembangan individu sejak masih kecil dan bagaimana cara individu itu sendiri dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya. motivasi proses belajar. seperti bahasa. Psikologi sekolah . perilaku meniru dan lain-lain • studi tentang interaksi kelompok. 1.

dan emosi. Psikologi kerekayasaan Penerapan psikologi yang berkaitan dengan interaksi antara manusia dan mesin untuk meminimalisasikan kesalahan manusia ketika berhubungan dengan mesin (human error) 4. KARAKTERISTIK. sedangkan psikologi organisasi mempelajari bagaimana suatu organisasi memengaruhi dan berinteraksi dengan anggota-anggotanya 3. mengevaluasi dan memprediksi kinerja suatu pekerjaan yang dikerjakan oleh individu. PENGERTIAN. Psikologi klinis Adalah bidang studi psikologi dan juga penerapan psikologi dalam memahami. mencegah dan memulihkan keadaan psikologis individu ke ambang normal. DAN RUANG LINGKUP POLITIK . Psikologi industri dan organisasi Psikologi industri memfokuskan pada menggembangan. sosialisasi.Psikologi sekolah berusaha menciptakan situasi yang mendukung bagi anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademik. BAB 10 ILMU POLITIK A. Yang bertujuan untuk membentuk mind set anak 2.

teori politik.organisasi pemerintahan yang semu.teori kenegaraan. tujuan. 4. Banyak para ahli kontemporer yang menghabiskan waktunya untuk memonitor. ekonomi politik. Lembaga. mengepaluasi. Ilmu politik adalah kajian tentang Negara. 3. dan system pemilihan. dan konsekuensi lembaga politik. dan menghipotesiskan tentang asal usul. 2. Ruang lingkup disiplin ilmu politik kontemporer sangat luas. Sejarah Politik Banyak para ilmuan politik yang menjelaskan tentang sejarah politik walaupun sering bias terhadap sejarah kontemporer. birokrasi.tujuan itu .Istilah politik sering dikaitkan dengan bermacam. eksekutif. Subbidang utama dari penyelidikan ilmu politik meliputi : pemikiran politik.lembaga politik. 1. yudikatif. seperti aturan pluralitas system pemilihan atau organisasi. . tugas pemikiran politik adalah untuk menemukan makna dan yang asli dari wacana klasik.tujuan Negara. dan lembaga. politik perbandingan. kendati memiliki cirri umum yang bersifat normative dalan orientasi teori politiknya yang telah lama berevolusi. administrasi public. lembaga. Bagi mereka. Teori Politik Para ahli teori politik biasanya memiliki gaya sendiri.lembaga politik.macam kegiatan dalam system politik ataupun Negara yang menyangkut prosespenentuan tujuan sampai dalam melaksanakan tujuan tersebut. perkembangan. sejarah politik.Lembaga Politik Merupakan kajian terhadap lembaga. partai politik. teori. hubungan internasional. Pemikiran Politik Subbidang ini merupakan akumulasi bangunan teks dan tulisanpara filsuf besar yang membingkai pendidikan intelektual.lembaga yang akan melaksanakan tujuan.sendiri. hubungan antara Negara dengan warga negaranya serta dengan Negara lain. khususnya peranan konstitusi.

Beberapa bidang kajian bidang kajian ilmu politik secara tematis yang berkembang dewasa ini demikian luas dan banyak ragam seperti . 5.Secara garis besar politik cenderung terbagi dua kubu : a.satunya cara untuk menjadi ilmu social murni. pemikiran politik. Administrasi Publik dan Kebijakan Umum Keduanya merupakan cabang empiris dan normative dari ilmu politik yang tumpang. Teori Kenegaraan Teori ini sering diduga merupakan teori politik yang paling padu dalam memerikan perhatian bagi teori politik kontemporer. Ekonomi Politik Subidang ini bertolak dari suatu pemikiran bahwa teori perilaku politik sebagaimana teori perilaku ekonomi. Low politics 1. 2. Politik Perbandingan Merupakan asumsi dari para ilmuan politik bahwa focus perbandingan memberikan satu. Hubungan Internasional Hubungan antarnegara merupakan hubungan internasional. dimana manusia tidak pernah puas menggapai kepentingan diri yang rakus tersebut. administrasi politik. Hight politics b.di sinilah letak hubungan ilmu politik dan ekonomi. 3. serta perang maupun damai. dan hubungan internasional. transaksi ekonomi. 4.tindih dengan hukum dan ekonomi. jelas istilah tersebut sangat menyesatkan bagi subdisiplin ilmu politik yang mempokuskan pada hubungan lintas Negara dan internegara dalam diplomasi. harus bermula dari premis sederhana tentang manusia yang suka membangun prediksi dari perilaku mereka.

metode deskriftif b.psikologi politik. questionare. Ilmu Bantu a. Sejarah b. Ilmu Hukum h. A. metode analisis c. dan action research. 4. partai politik. Ilmu Ekonomi g. participant observer. schedule. Psikologi Sosial f. DAN ILMU BANTU 1. Pendekatan a. rekruitmen politik. POLITIK METODE. Antropologi d. Filsafat c. pendekatan kualitatif 2. ekonomi politik. metode klasifikasi e. sampling. perwakilan politik. pluralisme politik. Ilmu Geografi A. dan birokrasi politik. infestigation. interview. Perspektip Ilmu Politik B. Metode a. pendekatan kuantitatif b. politik etnik.case study. opinionnaire. antropologi politik. Sosiologi e. direct observation. metode evaluatif d. Teknik Teknik yang banyak digunakan dalam ilmu politik sebenarnya banyak ragamnya seperti field work. metode perbandingan 3. SEJARAH PERKEMBANGAN POLITIK . budaya politik. Perspektip Politik 3. PENDEKATAN. TEKNIK. Perpektif Intelektual 2. TUJUAN DAN FUNGSI ILMU POLITIK Secara umum terdapat tiga makna tujuan mempelajari ilmu politik 1.

HAM dan voting. Singkatnya.GENERALISASI POLITIK Generalisasi itu merupakan pernyataan hubungan dua konsep atau lebih. behaviorisme.mazhab ilmu politik terbagi menjadi 5 mazhab. Dari pernyataan tersebut maka generalisasi. pemerintah. kekuasaan. persamaan. G. partai politik. Teori Politik Empiris . Negara. Hubungan Antropologi dengan Politik 3. Hubungan Psikologi dengan Politik ILMU SOSIAL D. legitimasi. plurarisme. C. demokrasi.generalisasi dalam ilmu politik yang sering dikembangkan di tingkat pendidikan menengah berkaitan dengan konsep yang telah dibahas sebelumnya. strukturalisme. TEORI. F. E. Hubungan sejarah dengan Politik 4. Hubungan Ekonomi dengan Politik 6.MAZHAB POLITIK Dalam pengelompokan mazhab. GENERALISASI. MAZHAB.KONSEP POLITIK Adapun konsep. demonstrasi. oposisi.Ilmu politik lahir sejak abad ke. desentralisasi. dalam paradigma politik waktu itu yang terpenting adalah bagaimana untuk mencari suatu keselarasan atau keseimbangan antara penguasa dan yang dikuasai. Apabila ilmu politik merupakan disiplin ilmu yang bercorak Amerika maka cikal bakalnya adalah eropa klasik. kedaulatan kontrak social.19. dan developmentalisme. Hubungan Geografi dengan Ilmu Politik 5. KONSEP. pemilihan umum.TEORI ILMU POLITIK 1.konsep yang dimaksud seperti. yakni mazhab institusionalisme. system politik. Hubungan Sosiologi dengan Politik 2. HUBUNGAN POLITIK DENGAN ILMULAINNYA 1.

Teori Politik Normatif . Teori Politik Formal 3.2.

3 3907.3 1034203.3.32: 5844/./:/. 0502253.  .3 :. .9: O 89:/ 9039.947 1.33.3 20250.2 43908 .  805079 -.33. . -07.  !844 50702-.3.3.5 848.3 07./03.  8.3.35078.35078058 249. 89:/ 9039.39745445...507-.5 40 -44 /.3 503.9.3 O 89:/ 9039.3 2.2/.7 .3 .3 /.3 574808 574808 3/. /./.3 /73.507-.3 /03.332025:3.:2037:/.8 /..3.2. 9039.3   !844057-.8 04254  28./. /. 3907.32:848./.9 93.7. -078.3  42:3.9./:.8 :-:3.3  .7:.  !84450702-.7 8.../.73/. 2: .3 202-039: 57./.9.5 574808 3/.32:.3.: 808047./03.: 808047.3 3/./.. -/..  .3 2:8..3 -08..3/03./.3 5844 057-../:90780-:9  !844848.7: 848.8.8/.9  O 89:/ 9039.20. ... 50702-.3 .9.9202-039:057-. 507.3 07.25./:  28.7 50702-.2-8:8  /03.3 89:/ 5844 . 80-.8.8.204254 /.   .3 1.3..7 50702-.3 80.5.8 848.3:./. 0-07.97-:8 81.703.8574808-0.8.3.3:9 :8.5.3 5844 848.3 80.9 /03.9 /03.3 -07.3 907.3.: /.7./.3.3.39.3./.9.54084844 /. 907.15.947 .30:.2.3:8.3 07../ /.3.33:5 .3..35844 !844 .703..8.

9.8  /.507:8.2 20302-.-07:8.3-079::.3.: 2... ..3:8..  .3 5844 848./2.8...33. .     !8444391 /..5.9 .8.9038  02.3 /7 /03.3.3 3:3.2 -073907.3203/::3-.3 -./...:  28..7 93.3 .9/907.32:338..3 .25:.3 20247  .3 .. 2./.3 20250.907. 3/.3 3/.907../: 80.25:.8 848.8.3.7  02.  5844 057-..3 -.3.3 89:/ 5844 .3 0248  .33.337.3.:5:3/02.25:..#80-:.3 02. /03.8.3 5844 50702-. 5844503//.3 47./02  848.3../.9 /03.3.   !844804.3 89:/ 5844 .35844./: 9: 803/7 /..5. /.../.8 /. 8047...3.: 80-. ./. 057-.8 202-:.389:.38508.2.25:.8.35844 /..3:39:202-039:23/809.3 /..8 0.3.-007.3 20250.203.7.. -/.30248     %#!!$   . -/.3 -07..9./.703.3 438  805079 !078058  574808 -0. /..3 -0:2907-.33/4308.5. ..3.3 07. !844804.3.7 02. // /.5. . .3.47.59..7 50702-. /03./.2 20308:.5.3 3:3.3 .

38.3584483/...3/03..3 202570/8307..3 2083:39:20232. /.2.3 3907.. 20302-.8..3 /03..3 3472.307747   !84438 /.820203.3.3 5844 /.3  2030.    &! %    !#% #%#$% #&&! ! %  .3.349.3 -07.3 !0307.9:47. !8443/:897/.8:.. 50307./.820250.3 2083 :2.8.30.3:8.0.349.7-.3:8.8 . -/.-07:-:3. ..7.3403/.3 5.:.3/07..3.7:/.3 -073907../:0.3.308.9.5.9:5007.3 89:/ 5844 /.8/03.2 202.2-.8:.8 !844 3/:897 20214:8.39.8./.09..3.38.8 /.    !844070.3.32.3 584447..38./.5.3 5844 . 2.2 203.347.3 :./: 80/.3202:.

3:9.89.3.3 9::.3 /.79.0.9.-8.3.4:8     02-.9:7..  9:.549 80.7.25.3.3549.8 -.7.843.3 202-3..3  9::..7.3 9:  :-:3... 4390254707 .3 88902 502.3  :-:3.9 202 .7.:39:20302:. :8:  50702-..390.3..8 88902502.!49 . 549  :8:83.9. /./.3 39073.38.2.  02-././.  9047  9047 030. 202 ..3802:    $0.3 ..8     %047!49 !.:. 549  805079 . 9047 549 -..8 47. .2  2.3.7.390780-:9  2:549.220.8 5:-.8 9047 5493.3 203. 02-.3 .7 .30.3.3 5:7.3.3 907.3 39009:.3 4380:038 02-.77 :2:2 .549 /.39.3 3 207:5..:2:.7.3 .3 .30.3 /03. 549 8073 /.3 3:5 /853 2: 549 4390254707 8. :39: 20243947  20305.2 88902 549 .39039.7.3 203549088.32. 02-..7.3  04342 549  .8 :/.9 3472.3549  9047549 02-.38.:47. 9::. .30.7.3 908 /. ..3 9039.7.549 549507-.8.3 9::..9:3.3. 18:1 -08.5 02-.3 9::.8  $:--/.32:549205:95027.8  /.9..8.8..3 20.3 .-070.9.8079.3 02-..3 .9.3.3..3 -072.7.2 0.39::./23897.3:3.2. 507.  02-.35.  .3/3..3:9 574808503039:.30.3  .8.3 -0781..3.8/.7.7.3.9 :.3 9:8.75030/.. .3  /./.3!49 $:--/. 803/7  803/7  03/..0 /..3.3 43899:8 080:91 -747..:5:3 0... 503//..91 5..85020739.9.8 5027.3 47039./.3  #:.. 5.3.3.!49 07:5..7./03. 2070.../.../03. .3 203.38.     !027.7.

3 507.8907.843..7.3 8:. . 9047 549 4390254707  5027.3/7.7 2: 549.0 /.:-: . 207:5...5. :39: 203. 202-.3:8.9.8.:890780-:9     /23897.7 507.730.3.5.3549.9: 5027..7:8 -072:./ 2: 84. :-:3.9 20308.2.3 2.30-.2:.:8 507-.. 2:73     4342!49 $:-/.3 %047 3 8073 //:. 207:5.380.843.339073../:.3 -.5:.3 3 -0794.3 -.3 5.: 04342  ...3 :-:3..7 5. 9039.09...3.8!:-/.7 57028 80/07.9:  8.7549.3.3 549 -.-..3:3 570/8 /.32:549/. 2:.3 .8 -  4549. 207:5.304342      %047030.050393. /.8    !49!07-.37.8 89.:5:38073-.3. ./23897.304342 /2..2.3.     :-:3.3 .2 20207. 90780-:9 8. 8:-/853 2: 549 .3/3.39:25.9..549 ..3 202-07. /./: /.8:28 /. /83.9.3 .7.7.580.7.3 -.78-08.:-:3.39.3:8. 14..  0.3 8.9:3.3 39073.: 2070. 9047 507.7 8:.3 93//03.5073.39039.3/3.3 549 .: 549 80-. 9047 507.3::2/.843.7.7. 9/.3 5./.3 07:5.  9549.7.3 02578 /.4390254707  $0.8203.32030.3 .3 3472.8549 /.3:-:3.3 9047 549 .3..03/07:3907-.7.3&2:2 0/:.339073.

3 .3/3...9437080...23.79.3/.7..:.3..3 2: 549 80.820 549  -:/.8 97.91 -  503/0..3-747.8 0.70 8.3   %03 %03.3 :.5.  $0.  3974544 /  $4844 0  !844$48.943 6:08943. 3 /02.81.88 .3974544 549  549 093  707:9203 549  5.8549    !%  %   %   & %& ! %    !03/0..5.72:549   !07509139009:.399.2 805079 5844 549  5:7.3.1.73..8 0  2094/0507-. -  8. 902.:5:3/.0  453433. 7.07  8.3 5.9 4-807.7.39: ..8. -/.  503/0.320250..3.3 -/.3 39.3-. 549  507.507.9 .3.  2094/0/087191 -  2094/0.91 /  2094/0.5.8 /...9. 549  04342 549  .99.7.70  5.38./.  2094/00.20254:8.3. /.3 .9.    2:. .3:. :-:3.9.3549 /.943 .80 89:/  /.9::..  0-07./:3.80507910/47 31089.:2:2907/.7.22:54980-03. 1  2:4342   2:::2   2:047.7.2.2.3:.32..3 /0.39 4-807.3.-.804342 8079..9.98 .3 .3 -0702-.91   094/0 .79.253 3907.3 -.0/:0  /70. /.3 390730.1   %&&&$&! % $0. 7.2 /542.7.

: 0-  .8  0307.-  2.820      $!  $!! % /.820 /... -.-..3 .. 2.79.3 . -.5:343805 43805. . . /.3.8 /..3 2.8  5078.3 :2:2  5.93.39.3.3  /0243897. . 0307.3. 203.  !0785095!49   !07850952:!49   $#!#! % 2: 549 .: 0802-../.3!49   :-:3.33974544/03.7.8  502.3 90780-:9 2.3!49     ! % .32:!49   :-:3.    && ! %  &  & $ $    :-:3.380.820  -0.8./2. 503:.. 2:549 207:5.8 /.3 4397.- 3899:843.390750393.2 2: .7.2.9.3!49   :-:3.9:9:.25.9.3 -07.8...- 2:549907-.8  $3.8./.3/0.8:/805079 0:...3$4844/03..3047.9.7 8:..549..  092.8.. 43805 ..0452039.47820  5:7.7. .9.8.3.3 /853 2: .3!49   :-:3.3 0/.7820  897:9:7.250304254.3!49   :-:3.493    #$$ #$$! % 0307..1/03.  0.3!844/03. :39: 203.. 207.9: 080.7.8  45488  88902 549  /0247.8 9: 207:5.3 5073./.8.3/:.7 5073./03. 549  /080397...9..7 80./ 0   5..3 :-:3.34342/03.3.2.8.-.47.  5020739.7.3 2.8.3 /:. 0745...:.3/2. 84. ./  2.

9.   %047!49472.9503//.3/93.549.3 /03.-07.     % # % #&! %   %047!492578   %047!49472.390./-.320303.91                  .880-0:23.343805.38073/02-..3.