You are on page 1of 16

c  

| 


                                           !Y    .

    .

           .

   .

.

 .

.

.

ë" |  #$$% &     '  #$ .

()                        *             ! .

       .

     .

.

   .

         .

    .

   .

  ë"    #$%                               ! .

   .

                .

  .

    .

  ë" ' #+.% )                       !!.

.

 "#  $        .

| .   ë"  #+-% .

ë         012    .                   !!.(           !/         .

       .

      .

 % &'(  !.

 %  .

   .

    .

 $  .

.

 .

    ) .

   %    .

.

  .

       .

  ë"01) 3% . |        !|           ë    !    .

      .

   ë *                    4          "    %  .

                                 .

.                  4                *          5/    6  6    .

|       .

  |    2   *       6  5            6                  .

                   5)        5                 *              .

    5       0                                             !7 8ë 6 82          6       5                     .             5          .

()                      5     !     .

  .

   .

       .

  *+ë"01|  % &                  |      0      !!   .

          .

 .

.

  .

  ë! .

  .

    .

)        + 24 ".    ë    9     /     :      &                       " 6 #  %            5 6       2  9  |   .

       $  5 5  &                  < 9      2     == 4 5   | /9    .  %    $4 5  0              +   +      &  6 :       "  #  %      -  4 5  33 |         $.    $.

.      /9   &   /9  <>5          &        4  3      !  ë" 6.        1  !ë  6     =--+.‘   .++?.  %         1            |                 !  ë          ‘  4         .+    1  @*                         #%.

                         " $%             1  "       %       .

 4  3           "      %      "   % < 4   6       !  ë             |  " 7 % 2                  # ..=  % 2      .?  "     .

 "96  %      5)       A  B   :  "   $$=%   3 1   6      >5      ‘  1 3"1 3 %          2           5  5  5         ‘      1 "9  %    5 5  2        6            4           16  A0  .

  .

                       1 16            5"    5      ‘   %   .

  .

                     4   16           ‘      .

  .

                  16                   *   5 10 &6 5) 9   4 94            10     6      |    .

)       /                               0               /         |  B 3         5 ' "    |  %     5 5  "                              6                *          |    6           *                 ?     .                       /                         6    @        5                                                         5  5  &               .

                    " .3  1 5   # $ '/       B 3  *        1 B   .

  # #CC   69 6 C  D  6 C #CC    6  p p p p p p p p p .

^       ^             .

.

Lalai Menghadiri Majelis Ilmu Jika kita tidak memanfaatkan majelis ilmu yang dibentuk dan pelajaran yang disampaikan. Sebagaimana sabda Rasulullah ³Amal itu tergantug niatnya.´ 2. di batu hitam pada malam yang gelap. 2007.´4 Naudzubillahi mindzalik. Kalau kebaikan yang ada di majelis ilmu hanya berupa ketenangan dan rahmat Allah yang meliputi mereka.´3 Mahmud bin Ar-Rabi berkata : ³syahwat yang tersembunyi maksudnya adalah seseorang ingin / senang apabila kebaikannya dipuji oleh orang lain. Karena seringkali penyakit itu halus hingga muncul tanpa kita sadari. Nah lho. tidak juga dirham.´«. Hendaknya kita behati-hati terhadap penyakit ini. Apabila niat itu rusak maka rusaklah seluruh amalannya. no gain´ (tidak ada yang akan kita dapatkan tanpa pengorbanan).sesuatu yang paling aku takutkan menimpa kalian adalah kesyirikan dan syahwat tersembunyi.130 H) rahimahullah mengatakan. Dikirim febri dalam Studi Islam | 11 komentar Ilmu adalah cahaya yang dikaruniakan Allah kepada manusia.´Barangsiapa mencari ilmu bukan karena Allah Ta¶ala maka ilmu itu akan menolaknya hingga ia dicari hanya karena Allah.1 Siapa sich orang yang ga mau di doakan oleh malaikat dan makhluk-makhluk Allah yang ada di bumi?? Sungguh hal tersebut adalah suatu kemuliaan yang besar. Seperti kata pepatah ³No pain. hingga Rasulullah mengibaratkan bahwa penyakit riya itu seperti semut hitam. Dan banrangsiapa yang beramal karena riya maka Allah akanmembuka niatnya di hadapan manusia pada hari kiamat. Ingin Terkenal dan Ingin Tampil Coba kita ingat mungkin terkadang saat kita belajar terbersit di hati kita ³Supaya jadi rangking 1 atau jadi juara umum dan dikenal orang?? Ya. maka untuk mencapai kemuliaan yang bernama ilmu itu pasti ada tantangan yang harus kita hadapi. Dan sesungguhnya seorang yang mengajarkan kebaikan akan dimohonkan ampun oleh makhluk yang ada di langit maupun di bumi hingga ikan yang berada di air.   October 22. niscaya kita akan gigit jari sepenuh penyesalan. dan seseorang akan mendapatkan apa yang diniatkan«´2) Imam Malik bin Dinar (wafat th. Hal itu lebih dikeal dengan sebutan riya. Tidak seorang pun yang bisa selamat darinya kecuali orang-orang yang dijaga oleh Allah Subhana Wa Ta¶ala. Sesungguhnya keutamaan orang alim atas ahli ibadah seperti keutamaan bulan di atas seluruh bintang. maka Allah akan menyiarkan aibnya. be careful« Rasulullah bersabda. maka dua alasan itu saja seharusnya sudah cukup sebagai pendorong untuk menghadirinya. Dan barangsiapa yangmengambil ilmu itu. Tidak diragukan lagi kedudukan orang yang berilmu disisi Allah adalah lebih tinggi beberapa derajat. karena Allah memperingatkan dalam sebuah hadist yang diampaikan oleh Rasulullah Salallahu¶alaihi Wassallam : ³Barangsiapa yang menyiarkan amalnya. ia telahmendapatkan bagian yang paling banyak. bayangin hampir ga keliatan khan?? So. maka sungguh. Dan sesungguhnya para Nabi tidak mewariskan dinar. Demikian mulia kedudukan orang yang berilmu sehingga Rasulullah meriwayatkan dalam sebuah hadist : ³Barangsiapa yang berjalan menuntut ilmu maka Allah mudahkan jalannya menuju syurga.. Yang mereka wariskan hanyalah ilmu. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat menghalangi sampainya kemuliaan ilmu kepada seseorang : 1. Hanya orang-orang yang berilmu & berakal lah manusia dapat memahami kebesaran Allah melalui penciptaan alam semesta beserta segala isinya.p Niat yang rusak Niat adalah dasar dan rukun amal. Sesungguhnya malaikat akan membuka sayapnya untuk orang yang menuntut ilmu karena ridha dengan apa yang mereka lakukan. ingin terkenal dan ingin tampil adalah penyakit kronik. . Rasulullah sangat mengkhawatirkan adanya penykit ini pada umatnya. Sesungguhnya para ulama itu pewaris para Nabi. 3.

An-Nahl : 78) Putus Asa dan Rendah Diri adalah salah satu penghalang ilmu. Coba dihitung.Apalagi jika seseorang mengetahui bahwa orang yang menghadiri majelis ilmu ±insyaAllah. Tidaklah musibah terjadi melainkan ada penyelesaiannya dalam Al-Qur¶an dan Sunnah. Oleh karena itu.Al-Hijr : 99) Karena itu. 7. lambat membaca atau cepat lupa.´ (QS. Ketika ditanya pada Imam Ahmad. maupun orang tua. Tidak Mengamalkan Ilmu Tidak Mengamalkan Ilmu merupakan salah satu sebab hilangnya keberkahan ilmu. menghadiri majelis ta¶lim. Menyia-nyiakan kesempatan belajar di waktu kecil. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa. masih sisa 8 jam lagi« apa yang selama ini telah kita lakukan untuk memanfaatkan sisa waktu itu??? 5. laki-laki maupun wanita.Ash-Shaff : 3) 9. kita bertaubat pada Allah Ta¶ala atas apa yang telah luput dan berlalu. Putus Asa dan Rendah Diri Allah berfirman : ³Dan Allah mengeluarkankamu dari perut ibumu dlam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun dan Dia memberi kamu pendengaran. Allah Ta¶ala berfirman : ´Dan beribadahlah kepada Rabb-mu hingga datangnya kematian. Sekarang. yaitu ilmu yang bermanfaat dan ganjaran pahala di akhirat??! 4. Terbiasa Menunda-Nunda . Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit melainkan ada obatnya. 8 jam untuk istirahat. mengapa kamu mengatakan hal yang tidak kamu perbuat.´ 6. Menilai Baik Diri Sendiri Maksudnya adalah merasa bangga apabila dipuji dan merasa senang apabila mendengar oranglain memujinya. Allah Ta¶ala benar-benar mencela orang yang melakukan ini dalam firmanNya : ´Hai orang-orang yang beriman. Ilmu yang kita cari seharusnya mendorong kita untuk mengetahui keadaan kita sendiri. An-Najm : 32) 8. Belajarlah sampai Anda mendapatkan nikmatnya ilmu. Semua manusia dicptakan dalam keadaan sama yang tidak mengetahui sesuatupun. Beralasan dengan banyaknya kesibukan Alasan ini sewringkali dijadikan syaitan sebagai alasan menjadi penghalang dalam menuntut ilmu. ´Sampai kapankah seseorang harus menuntut ilmu?´ Beliau pun menjawab ´sampai meninggal dunia. Selain itumenjauhi maksiat adalah sebab paling utama dalammenguatkan hapalan dan memperoleh ilmu. Allah TA¶ala berfirman : ´Maka janganlah kamu merasa dirimu suci. mari kita semua para remaja. Allah memberikan kita 24 jam.mendapatkan dua keberuntungan. kita harus melawan rasa bosan yang terkadang timbul saat kita belajar. Bosan dalam menuntut ilmu Diantara penghalang menuntut ilmu adalah merasa bosan dan beralasan dengan berkonsentrasi mengikuti peristiwa yang sedang terjadi. belajar dengan benar dan sungguh-sungguh dan menggunakan kesempatan sebaik-baiknya sebelum ajal tiba.´ (QS. 10. Seorang penyair mengatakan : ´ Syariat adalah timbangan semua permasalahan dan saksi ata akar masalah dan pokoknya´5 Bosan itu adalah penyakit. Kita tidak akan bisa mengatasi berbagai masalah dan musibah yang menimpa kecuali dengan meletakkannya pada timbangan syariat.´ (QS. penglihatan danhati agar kamu bersyukur. Jangan merasa rendah diri dengan lemahnya kemampuan menghapal. kita mulai menuntut ilmu. Amat besar kebencian Allah bahwa kamu mengatakan apa saja yang tidak kamu kerjakan (QS. 8 jam untuk bekerja.

Tergesa-gesa ingin memetik buah ilmu. Imam Yahya bin Abi Katsir rahimahullah mengatakan. karena belajar adalah proses seumur hidup.Yusuf bin Asbath rahimahullah mengatakan : ´Muhammad bin samurah pernah menulis surat kepadaku sebagai berikut : ´ Wahai saudaraku janganlah sifat menunda-nunda menguasai jiwamu dan tertanam di hatimu karena ia membuat lesu an merusak hati. Ia memendekkan umur kita. Terutama yang berkaitan dalam masalah agama tidak cukup dilakukan dlam waktu satu atau dua tahun belajar. menjelajahi berbagai negeri. sedangkan ajal segera tiba« Bangkitlah dari tidurmu dan sadarlah dari kelalaianmu! Ingatlah apa yang telah engkau kerjakan. dan berpagi-pagi mencarinya seperti pagi-paginya burung gagak. engkau sepelekan. engkau sia-siakan.´Ilmu tidak bisa diperoleh dengan tubuh yang dimanjakan´ Imam Ibnu Madini rahimahullah mengatakan. 12. atau menyesali apa yang telah engkau sia-siakan.´6 11. bersabar seperti sabarnya benda mati. Sungguh semua itu akan dicatat dan dihisab sehingga seolah-olah engkau terkejut dengannya dan engkau sadar dengan apa yang telah engkau lakukan. Belajar kepada Ahlul Bid¶ah Seorang penuntut ilmu tidak boleh belajar pada ahlul bid¶ah karena ahlul bid¶ah merasa ridha terhadap sesuatu yang menyelisishi agama Allah. Seorang penuntut ilmu tidak boleh tergesa-gesa dalam usahanya memperoleh ilmu.´ Disarikan dari :  .¶Dengan tidak bergantung pada manusia.´Dikatakan kepada Imam As-Sya¶bi ¶Darimana Anda peroleh semua ilmu ini?¶ Beliau menjawab. engkau hasilkan dan apa yang telah engkau lakukan. seolah-olah ia mengatakan bahwa Allah Ta¶ala belum menyempurnakan agama ini dan Rasulullah belum menyampaikan seluruh risalah.

.

karya Yazid bin Abdul Qadir Jawas (Pustaka At-Takwa : 1428 H) .      .

.

110. abu Dawud. attirmidzi.p Ishlaahul Masaajid minal Bida¶ wal Awaa¶id hal.p HR. Ibnu Majjah dan Ibnu Hibban [š± 2. diriwayatkan oleh ahmad.p Hadist Shahih.p hadist shahih riwayat Al-Bukhari [š± 3.p dari Iqtida al-Ilmi al¶amal p p p p p p p p p .p hadist shahih riwayat Thabrani [š± 4.Bukhari-shahih [š± 5. 1. karya al-Allamah Muhammad bin Jamaluddin al- Qasimi rahimahullah [š± 6.

ppppp .

 p  p p   p  p p p pp ?    .

  .

       ?        .

     p              .

       .

     ?          ?           .

.

         p .

 .

             .

            !              ".

         p      .

         .

 .

             #   $    % &          .

        '     .

   .

 '     $      .

               #    p                              #          .

            .

      #   (.

)     .

   .

  .

 .

%       .

 .

  .

       .

              !    .

    .

            .

p  ?  .

&*              .

          #          .

 +  +   $   .

  .   ?                               #               .

       .

 p     +                 -      .

               .

          +   +      .

                ?                 !          $   $  ?  .

     $     ?   '   .

  $+   .

$.$$/      .

?  '  .

        '     ?       ?        '           0$   .

              ?     .

                             .

 ?      .

     ? p &*      $ .

      .

    (    .

         .

          .

 %                 .

       -        .

)                      .

    .

      +  1  p                        )      .

    .

              $               $  .

     $          $              .

      %                   ?             '                .

                     .

   .

      ? 2*#         3 4             $ $ .

      !         .

        !  .

    ! .

          5p     ?  .

                   %      #    # % .

   #   # $# $ .

     .

       .

  #p `       .

.

  .

  p ^$#  .

  .

.

 6    + #p (Rek.

 .

ers.

 eheran-Iran)p .

| |   .

   Ê    .

 .

    ! " #$%   &$&'()) !%*  "+$   %$ !! !  %$"Ê% %$!  !!% $ ( !%! !%. / ! & ! 0 ! &12  !3 $ $ ."-!.

.

4.

5" +   !%)  %    "6  % !  $ !&12   7 $"#"Ê!  .!$!$8 8 !  /"39&:.

 8&8  ! %$  $  !! ! !/"3&.($ .$ !$ !$3 %$5!% % !$! .5 7 $"#"Ê!  .

    ! !   $) !  ! !!    $ !%!  !!$$%$ ! % $)$ .5  7 &.68!!%$ $8 /"3& 7 <5      8% )!!% $! !$$"#"Ê %  ! ! "  $  !  ! $) "."   %)  !! !&$  !   !=  8$!$! 3 8$" 6 . !  .

.

< .

5" .

  ) $%  $&'(! $ 3  =&$ (!5 3 $ $ .

.

4.

5" %* 9$   ) !8$$$! %*  ">   !! %* !%! ! !!"6  )  = $"#"Ê ?$ ) !!!@$!!!@    !)$ 3% 5 !  ! 3% 5 ! $ ! 3% 5 ! " ! %  !$!! $ " ! $8&8$"?3&'( 0.

5   -.

|   ?Ê$ %% ! A ?"3&6 5 &!! %!%!  ! )% %$! "$    !! !%%$!!   "6 ! !?7 ( $? !"6" 8$"B = "    % ! %$ !  &12&6 %%$ ) !  %  !! &! $%%%!  88) *)$ !!)$  !88$"   $) $ "- $!)  %$ .  $""#"  ?.  $ ""#"!C  ?  $=$  %& %   !! &! $% %%"?36B" 5  $   ! %8$% $) !%! ) 8 %$$ !$ )!=C $! !% )   % % 8$ !$ '( $ $8&8!  !%$ %" . %  !8&8$ ) $    !  C %  3$ 5 !$  ) $ $  %C %  !!& ) $   !  !&%"?36B".!$   5 .

) !!  &   = !! $&$$!$ %!    %&  %  ! !8 ! !! % %  ! %! %$%!)  %$    & $ $" ! % ) !!  & $ ! )$ % !! % $&% $2" 6!) % $  !) ' ! ) ! =$"   ) !!  &   = !! $&$$!$ %!    %&  %  ! !8 ! !! % %  ! %! %$%!)  %$    & $ $" ! % ) !!  & $ ! )$ % !! % $&% $2" 6!) % $  !) ' ! ) ! =$"     2$ !$     =$' =$ ! =$"7$'  )!!% )  !$ 8$ %8 ?!=?$  %)"7$! =$ % $  ) !!$ !  ) !%$ $ !%$!) %   %) " =$' 8$ $ !!%%$    !  ! ! $!$!! %!& %! $!! %$ $ 3 "B$ .

.

 & 5"7$! =$% $    )  %!9"$   ) !!$  ! !!!!% ! $% !  !* !" ) '  %) 8$!=  % !$ ! !'( $)  %* 8$$  C%  !$ !!!%!)&%!) =$!%  $%9!$) "  %  % %)  !$!!$ 8% %! !! !$!$!  !" %   $%$ !% !% ) 8!$ %" %%!)&%!) ! !)!$ &$ ! ) ! .

%) ! !$! !!!% 8 $!! $% &!&!  $! $!   " `   !! !! %*  !" !!!! %9%$! %"   !  !% !% 9D!%* Ê$&!!" !! )% ) !$ $ !!"&12$$ " & )! ?$?"% $! !!    $  $$36 > .

%=! 8$"6 3 .< <5".

<<5)!%* $ !%  .($  5  .(  BE83#$5'( *( 83!5"7 $ "#"Ê! ?  $!8B!%  $8  !*!& !% $!! 3 %!! ! !5)! $ !$!%  )!%&%!!$ "?3&.

   Ê) !$ &%  %!  $3)5!$   !! $ !%$"#"Ê"Ê) )$!!!%)! $"#"Ê" $ $=$  %   B$""#"!C ?  $=$  %   ?"  )  $! !!$ !* !$! "  !! %!$)%%!!$! % %  %"+$ ! !$$! !%% % !% % "     )  $! !!$ !* !$! "  !! %!$)%%!!$! % %  %"+$ ! !$$! !%% % !% % " 8&8)*  $  %$ !%  !!   %$  !8$$"#"Ê"  .

 %! ! ! .!  !$!* $    $!%  %!$! !%!   $$!$ =$$"#"Ê" !   " -  $$ $!)  !% !!!!! !)  *  !  $  "- )% $%! ) !  ! %!) %2$!$$ !$  9% %!!$ %"$"#"Ê"= &12!C ?#$ 8&8 !$!!!$""? 3&.  !   % ) C  ?!   !) %)"?36B". $( 5   ! $ !! !B!)    $  !88$%)"#%!8!  ! $ !  %$ $) $&$ !% )!  $&$ ! " ! $B$ ! !    "  % %  %$!% F!*! ! !88$8!%! %!! %  !  !)!$   !$ "." $ $! % $$ !  %)!!%8&8!= ?"3&  $ 05 $ $"#"Ê"= !C   % $8$$ ! ! $)$ %!)&".($ <5 - )!  !8$%$ 8   $!!2=  )!  !!!)$"#"Ê"*$!!     !!$"#"Ê" !* &!* %! $ $&%!"    B$""#"!C ? % $!!$!$ *$3!5 !  !%*$$    !%)C *$$ $  % $ "? $ $"#"Ê"= !C  ?#$ % !$%&% !!%! B!" ) !! !)!! !$!% ! $.

 ""#"C  ?. %  !  !3 !$  !)%5!$!!!35!! $  ! !!3! 5 % !"?36B$5     $!  %$%!  ! $ %9!  % ! ! !$! !!!%!! % $ $ !$  " p .%* .