You are on page 1of 5

MANAJEMEN PENGECEKAN INVENTARIS PERUSAHAAN

BERBASIS PROGRAM DINAMIS

Ibnu Hikam
Laboratorium Ilmu dan Rekayasa Komputasi
Departemen Teknik Informatika, Institut Teknologi Bandung
Jl. Ganesha 10, Bandung
e-mail: if15038@students.if.itb.ac.id

ABSTRAK menguraikan solusi menjadi sekumpulan
langkah,
Prinsip dunia industri adalah bagaimana
mengoptimalkan output yang dihasilkan Pemrograman Dinamis (Dynamic Programming)
suatu perusahaan dengan biaya yang dan karakteristik rekursifnya merupakan
minimum. Sejalan dengan prinsip ekonomi algoritma yang tepat untuk menyelesaikan
yaitu mendapatkan untung yang maksimum permasalahan optimasi tersebut.
dengan pengorbanan yang seminimumnya.
Maka pengelolaan barang atau inventaris hingga kini persoalan ini banyak sekali
perusahaan dapat menjadi salah satu solusi ditemukan dalam permasalahan sehari-hari,
bagaimana meminimumkan biaya yang misalnya memilih barang apa saja yang akan
dikeluarkan oleh perusahaan. Pada makalah dimasukkan ke dalam koper untuk dibawa
ini akan dibahas pengecekan inventaris bepergian, sampai pada masalah yang akan kita
perusahaan dengan menggunakan pende- bahas, pengecekan inventaris peruahaan.
katan program dinamis atau dynamic
programming. Dimana pada program dinamis
Dalam persoalan ini, kita ambil contoh
terdapat karakteristik rekursif, dimana penerapan sistem ini pada perusahaan yang
proses rekursif ini mengoptimalakan atau bernama jeppesen sanderson, Inc. Perusahaan
meminimumkan biaya yang dikeluarkan
yang bergerak dibidang penyedia produk-produk
setiap tahap atau state-nya dalam pengelolaan
yang berkaitan dengan teknologi informasi.
pengecekan inventaris perusahaan. Untuk Dimana Jeppesen mengoptimalisasi manajemen
mempermudah pendekatan rumus dan
pengelolaan inventarisnya sehingga mampu
numerik digunakan suatu kasus pada mana- memangkas pengeluarannya sampai 800.000
jemen inventaris pada perusahaan Jeppesen USD tiap tahunnya mulai dari tahun 1998..
Sandersen, Inc pada makalah ini.

Kata kunci: program dinamis, boundary, 2. PENGECEKAN INVENTARIS
interior, fixed cost, variable cos, plate
DENGAN PROGRAM DINAMIS
2.1 Definisi Program Dinamis
1. PENDAHULUAN
Dynamic Programming (Program Dinamis)
Dalam dunia bisnis, khususnya industri setiap
adalah metode pemecahan masalah dengan cara
petarung bisnis pasti mengorientasikan bisnisnya
menguraikan solusi menjadi sekumpulan langkah
untuk mendapatkan keuntungan semaksimal
(step) atau tahapan (stage) sedemikian sehingga
mungkin dengan pengorbanan seminimal
solusi dari persoalan dapat dipandang dari
mungkin. Salah satu cara untuk mendapatkan
serangkaian keputusan yang saling berkaitan.
keuntungan semaksimal mungkin adalah dengan
melakukan mimalisisir penganggaran biaya pada
proses operasi produksi nya salah satunya Dynamic Programming biasanya digunakan
operasi pengecekan inventarisnya. Oleh karena untuk memecahkan masalah optimasi, yakni
itu, tiap instansi bisnis dituntut untuk memiliki masalah yangmemiliki banyak kemungkinan
suatu strategi optimasi untuk mengelola dan solusi, dan DynamicProgramming diminta untuk
memenej proses pengecekan gudanya, Sebagai mencari solusi yang paling optimal.
algoritma yang memecahkan masalah dengan

MAKALAH IF2251 STRATEGI ALGORITMIK TAHUN 2007 1

x2. 24. Namun secara sederhana kita dapat mengasumsikan selang waktu acak(R) dengan Kita formulasikan masalah Jeppesen ini sebagai nilai kt. sehingga kt. sehingga kita biarkan nilainya nol. Maka : tetap atau fixed cost (A) pada tiap pemesanan barang. Yang berarti periode itu.2. b-1 dan i = 1. 2.b yang sebagai usia waktu pengecekan. …. dan melakukan pemesanan tiap minggu.sehingga kita dapatkan Di di inventaris. pengecekan.. minggu ke 40 dan minggu ke 48. 2. b.. yang kita jadikan sebagai biaya masing-masing tahap 1. n sampai akhir periode.3. biaya selama proses pengecekan barang.. Sehingga kita tidak menggunakan variabel cost pada contoh ini. 3 dan sterusnya sampai dipesan. Dapat batas atas. Dynamic Programming Backward.2. t = 0. Sehingga A merupakan nilai biaya grafik. minggu ke 16. memesan ulang jika inventaris sedang kosong Dimana tiap R mewakili selang waktu pada atau nol.. kita dapat menggunakan umum) sebuah plate harus dibuat terlebih dua pendekatan berbeda .. yang mana minggu dan b = 6 kali pengecekan. maka state system adalah x. c(y) sebagai berikut. Agar menjadi sederhana.. ke tahap 2. Tujuan utama kita adalah dapat meminimalisir minggu ke 32. terus mundur ke tahap n -1. xn menyatakan peubah menghabiskan waktu prosess untuk (variable) keputusan yang harus dibuat untuk pengerjaannya. x2. sebelum hasil pengecekan dapat dipublikasikan Dalam menyelesaikan persoalan dengan (entah untuk kalangan sendiri ataupun ke masa DynamicProgramming..  A cy when y  0. V1(0) merepresentasikan dimana i == 1. Membuat plate pun Misalkan x1.. xn.. Setelah plate selesai dibuat maka sisa a. Sehingga dapat kita definisikan fungsi tahap n. (Program c( y )   Dinamis Mundur ) program dinamis bergerak  0 when y  0. dengan satu atau lebih gambaran negatif tentang hasil pengecekan yang akan dipublikasikan. dimana k adalah angka integer yang masalah program dinamis atau dynamic merepresentasikan selang waktu dari siklus programming (DP). 32. kita asumsikan dapat Pada Permasalahan ini kita akan menggunakan diisi secara instant.3. 16. b. buat sama dilambangkan dengan D.. 40.. dahulu. dan t = 1. Jeppesen sebagai sistem pengecekan inventaris Sehingga kita asumsikan bahwa pemesan harus periodik. pengecekan inventaris dilakukan setiap 8 minggu sekali yaitu pada minggu ke 8.. vendor Program Dinamis Maju. Dalam prakteknya. dari tahap ke n. 48. Dynamic Programming Forward. . …. Runtunan variable keputusan adalah x1. Sehingga bisa ditemukan banyak sekali penalti jika pemesanan dilakukan dengan waktu kemungkinan. pengelolaan barang inventaris Kita modelkan persoalan pengecekan inventaris diabaikan.. n. . dilambangkan oleh n..1. yang singkat atau mendadak. MAKALAH IF2251 STRATEGI ALGORITMIK TAHUN 2007 2 . (Program biaya pengecekan inventaris kita sebut c. yang dihitung melambangkan indeks siklus dengan b sebagai sejak permintaan dilayangkan. sangat responsif. 2. yang Dinamis Maju) program dinamis bergerak mulai merupakan biaya variabel tiap unit barang yang dari tahap 1. .2. dengan durasi periode acak (R). tahap n-2 sampai tahap 1. Kita rumuskan menjadi Vn(x) menjadi biya minimum Variabel yang lain adalah jumlah permintaan yang diharapkan dari usia pengecekan inventaris barang setiap minggunya dilambangkan oleh Di.3 Formulasi Program Dinamis Di Jeppesen. merupakan awal permulaan inventaris pada nya adalah 8..2 Jenis-Jenis Program Dinamis Pengecekan inventaris memiliki dua biaya. diformulasikan sebagai n = kt + i. Kita sederhanakan saja biaya minimum yang diharapkan dari total waktu bahwa jumlah permintaan barang setiap minggu yang dialokasikan pada pengecekan barang atau nya sama yaitu D.k Jika usia pengecekan sekarang Sebagai contoh kita masukkan nilai k = 8 n.

..2. Persamaan optimal diatas dapat dipahami sebagai berikut: c(y) adalah biaya yang terjadi Lalu peluang kondisi pengecekan yang pada periode boundary k(t +1). 17.  c ( y )  P( Rkt  k ) EVk (t 1) 1  7.. i= kedalam periode boundary (periode akhir siklus) 1.. Dengan probabilitas atau peluang P(Rkt=k). . k-1.3 . 1.2. Kita sebut periode boundary jika dengan pengecekan berakhir. kita turunkan persamaan optimal dari proses rekursif program dinamis dengan P(Rk(b-1) periode interior dan boundary. 2. . Proses rekursif tidak bisa di kaji pada akhir periode.. b  t.D). Vkb(x) memberikan kondisi boundary dari Lalu.2. b  1.... Program dinamis = k)=1. dan ketika inventaris nol. dan periode yang lain adalah periode interior... dan proses P ( Rkt  kt ' )  P ( R  k (t  t ' )) R  kt . dengan asumsi dapat optimal pada masa depan. dan pengecekan berakhir (t+1) yang pertama. 16.2. yaitu t  0. dan EVkt  i 1 ( x  y  D ) adalah biaya yang diharapkan dari kt + i +1. Dan biaya berlangsung. . 24. 15. Dalam kasus Jeppesen. (2) Rkt  R  kt R  kt .. Dengan peluang P(Rkt>k).. Yaitu (1. yang dihasilkan dari barang pada akhir periode... b- Vk (t 1) ( x)  min y  x  0. c(y) adalah biaya yang dibutuhkan pada periode interior kt + i jika Jeppesen memesan sejumlah barang dengan nilai y... b  1. Gambar 1.. seperti nilai i  1. (1) iterasi..1. t  1.2. .. Periode program dinamis mengkores-pondensikan interior memiliki indeks waktu n = kt + i.a}. dan 48 . persamaan (1) dan (2) digunakan Vkt i ( x)  min c( y)  EVkt i1 ( x  y  D).    ( x  y  D )  P( Rkt  k )  ( AP( D  x  y ))  cE[ D  x  y ]   Kita notasikan sisa waktu dari pengecekan. 9. b  1. Peluang kondisi diatas dapat ditentukan Dengan peluang P(D > x + y) dan biaya produksi berdasarkan distribusi impiris angka random R...   dengan usia kt. cE[D – x .Kita sebut periode interor jika hasil pengecekan Kita definiskan [a]+ = max {0. maka harus segera dipesan kembali.. Ketika t = b-1 pada persamaan (2).masalah pada periode kt+1 adalah memilih y yang dapat meminimalisir jumlah biaya yang dibutuhkan pada saat ini dan yang akan datang.....2.. disini.. 40. 23. y  x  0.. menyisakan siklus kedepan tergantung pada hasil pengecekan waktu t’. t = 0... dan selnjutnya). hasil pengecekan dengan usia kt akan minimal bertahan pada siklus lainnya. setelah periode interior k(t+1)+1 dengan minimum perkiraan biaya EVk(t+1)+1(x + y . b  1. t  1. y  0 untuk pemecahan masalah menggunakan teknik program dinamis secara komputasi. Proses Pengecekan Inventaris Perusahaan MAKALAH IF2251 STRATEGI ALGORITMIK TAHUN 2007 3 . t '  1.. k  1. Sehingga perumusan atau constraint jumlah barang yang dipesan (y) pada perumusan (1) berarti perusahaan tidak pernah bersentuhan tangan dengan inventaris pada tengah siklus.2... periode boundary adalah 8.. Dengan kata lain periode boundary adalah periode terakhir dalam siklus pengecekan tiap indeks k(t + 1). b  1. y  0 1. dengan usia kt.. secara rekursif memformulasikan menjadi Secara teori.y]+. 32.

Perusahaan yang bergerak dibidang penyedia produk-produk yang berkaitan dengan teknologi informasimengemplimentasikan manajemen pengelolaan inventarisnya dengan pendekatan program dinamis sehingga mampu memangkas pengeluarannya sampai 800. produksi sampai dengan 500. 2006. “Strategi Algoritmik”. Dan pada akhirnya sistem pengecekan berbasis program dinamis ini [3] Rinaldi Munir. Maka pengelolaan barang atau inventaris perusahaan dapat menjadi salah satu solusi bagaimana meminimumkan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan. Pada bulan Programming Dalam Perencanaan dan Januari 1999 berhasil memengkas biaya operasi Pengendalian Proyek dengan PERT/CPM”. Inc. Perusahaan Jeppesen Sanderson.000 USD untuk “Penggunaan Metode Dynamic membangun sistem pengecekan ini. 4 halaman laporan tahunannya.4 Keuntungan Yang Diperoleh REFERENSI [1] Elena Katok.. Dimana pada program dinamis terdapat karakteristik rekursif.000 USD pada Informatika ITB. dkk. Pada bulan Juni dan desember1998 Jeppessen [2] Reza Rahman Mohammad. Sejalan dengan prinsip ekonomi yaitu mendapatkan untung yang maksimum dengan pengorbanan yang seminimumnya. dkk..00 USD per tahunnya.000 USD. mampu memangkas biaya pada tahun-tahun Informatika ITB. Hasil Pencetakan Pengecekan Inventaris Perusahaan 2. Volume 1 Copyright _ berhasil mengurangi biaya operasi produksi 2001 INFORMS. Gambar 2. dimana proses rekursif ini mengoptimalakan atau meminimumkan biaya yang dikeluarkan setiap tahap atau state-nya dalam pengelolaan pengecekan inventaris perusahaan. 12 halaman sampai sebesar 800. 3. “Jeppesen Uses a Dengan mengimplementasikan sistem penge- Dynamic-Programming-Based DSS to cekan berbasis program dinamis ini jeppesen Manage Inventory”. mengeluarkan biaya sebesar 250.000 USD tiap tahunnya mulai dari tahun 1998. MAKALAH IF2251 STRATEGI ALGORITMIK TAHUN 2007 4 . 2007 berikutnya sampai sebesar 800. Pada makalah ini akan dibahas pengecekan inventaris perusahaan dengan menggunakan pende-katan program dinamis atau dynamic programming. KESIMPULAN Prinsip dunia industri adalah bagaimana mengoptimalkan output yang dihasilkan suatu perusahaan dengan biaya yang minimum.

MAKALAH IF2251 STRATEGI ALGORITMIK TAHUN 2007 .