TAJUK RENCANA Jurus Berkelit Pertamina

Selasa, 8 Maret 2011 08:49 magang Senin 7 Maret 2011. Seketika aktivitas warga Kota Pontianak lumpuh lantaran stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh SPBU tutup. Kejadian itu juga dirasakan warga di sejumlah daerah Kalbar. Tidak sedikit warga yang merugi akibat kelangkaan BBM akibat ulah Pertamina. Hitung saja, berapa jumlah pegawai yang mangkir kerja gara- gara kendaraan dinasnya tidak mendapatkan BBM. Dampaknya, pelayanan publik menjadi terganggu. Para orang tua tidak bisa mengantarkan anaknya bersekolah lantaran antre BBM. Belum lagi pewagai swasta yang telat ngantor atau buruh dan supir angkot yang tidak bisa menjalankan roda rezekinya gara- gara tidak mendapatkan BBM. Jika bisa dihitung, angka kerugian bisa mencapai miliaran rupiah. Pertanyaannya, jika kejadian sudah begini, siapa yang menangung dosa mereka. Pertamina? ..eiit. tunggu dulu. Pertamina sebagai BUMN melayani BBM masyarakat punya jurus ampuh menepis kelangkaan BBM bukan kinerja mereka. Jurus itu selalu digunakan ketika terjadi kelangkaan BBM di sejumlah daerah Kalbar. Kalau bukan kapal pengangkut BBM terlambat datang, pendangkalan muara sungai atau kapal karam. Kalau kita cermati, sebelum kejadian karamnya KM Ramatia Sentosa di Muara Jungkat, kelangkaan BBM sudah terjadi di sejumlah daerah, seperti Ketapang, Sambas, Sanggau, Sintang, Bengkayang dan daerah lain dengan harga Rp 8.000-15.000/liter. Tapi Pertamina punya jurus lagi bagaimana masyarakat tidak bergejolak dengan kelangkaan BBM, salah satunya tetap menyediakan stok BBM di Ibukota Pontianak. Daerah luar..biarkan saja…mungkin begitu teori Pertamina. Nah, kejadian kelangkaan BBM Senin kemarin juga masih mengundang tanda tanya kinerja Pertamina. Meski Sales Repersentatif Pertamina Kalbar, John Haidir berdalih, krisis BBM terjadi karena efek domino tenggelamnya kapal KM Ramatia Sentosa. Dan muara sungai yang dangkal sehingga kapal mengangkut BBM tidak bisa masuk ke pelabuhan. Pertanyaannya, apa benar begitu? Karena sejumlah daerah luar Kalimantan seperti di Jawa, kelangkan BBM juga terjadi paska pertamina dan pemerintah menerapkan pembatasan BBM subsidi bagi kendaraan rodam empat berdasarkan tahun produksi di daerah Jakarta, Bekasi dan sekitarnya sebagai daerah percontohan. Sekenario ini yang harus dibongkar oleh tugas bersama semua elemen masyarakat, dan para pekerja pers. Salah satunya mendesak DPRD Kalbar memanggil perwakilan Pertamina berapa sebenarnya quota BBM di Kalbar dengan kalkulasi jumlah pemilik kendaraan dan berapa untuk industri.

. sehingga elemen masyarakat bisa mengontrol alur distribusi BBM Pertamina agar sampai ke daerah. Sampai pada akhirnya Pertamina tidak bisa berkelit dengan segudang alasan jika sampai terjadi lagi kelangkaan BBM di sejumlah daerah. Data itu harus didapat.Pertanyaan lain. berapa suplay BBM setiap harinya dari dan untuk daerah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful